PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008/1429 H

LEMBAR PERNYATAAN
Bismillahirrahmanirrahim Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Nim Jurusan Fakultas : Asral Puadi : 104011000046 : Pendidikan Agama Islam : Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dengan ini saya menyatakan 1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar strata satu (S1) di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Jika kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan karya asli saya atau merupakan jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima sangsi berdasarkan Undang-undang yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Jakarta, 15 Juli 2008

Asral Puadi

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING SKRIPSI

PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

Di bawah bimbingan

Prof. Dr. H. Salman Harun, M. A NIP. 150 062 568

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008 M/1429 H

Lembar Pengesahan Panitia Ujian

LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi berjudul: “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan telah dinyatakan lulus dalam Ujian Munaqasyah pada 22 Juli 2008 di hadapan dewan penguji. Karena itu, penulis berhak memperoleh gelar sarjana S1 (S. Pd.I) dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

Jakarta, 22 Juli 2008 Panitia Ujian Munaqasyah Ketua Panitia (Ketua Jurusan/Program Studi) Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Sekretaris (Sekretaris Jurusan/Prodi) Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Penguji I Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Penguji II Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Mengetahui: Dekan, …………… ……………………. ………….. ……………………. ………….. ……………………. Tanggal ………….. Tanda tangan …………………….

Prof. Dr. Dede Rosyada, M. A. NIP. 150 231 356

Peranan suami dalam hal ini memegang kedudukan yang sangat penting dalam menciptakan keluarga yang sakinah. terkadang suami cenderung ingin lepas dari peranannya itu. mawaddah warahmah. yang umumnya dilakukan oleh kaum pria. terutama dalam membina keluarga yang sakinah juga akan terlihat pada masyarakat. i . Oleh sebab itu dirasa sangat perlu adanya pemahaman tentang peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Namun. yaitu suami. sesuai dengan kedudukan suami dalam rumah tangga. apalagi melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Selain itu dampak dari ketidak mengertian dan pemahaman suami tentang peranannya sebagai kepala rumah tangga. bahkan tidak mau peduli sama sekali. maka diperoleh data-data bahwa Islam telah menetapkan peranan-peranan yang dimiliki oleh suami. serta mendidiknya. Peranan suami. Sehingga suami akan lebih mudah dalam melaksanakan peranannya dalam membina rumah tangga yang sakinah. tidak semua suami mengerti dan memahami tentang peranannya dalam rumah tangga yang menjadi tanggung jawabnya.ABSTRAK Asral Puadi “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” Islam telah menetapkan bahwa suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga dan bertanggung jawab terhadap apa yang ia pimpin. dimana peranan itu akan menjadi tangung jawab suami dan akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah di akhirat kelak. Menghadapi kenyataan tersebut suami terlebih dahulu harus mengetahui kedudukan dan fungsinya dalam keluarga. Justru sebaliknya suami harus bisa menjaga dan mengayomi seluruh anggota keluarganya. Dengan menggunakan metode Tafsir Maudhu’i (Tematik). yang akhirnya menjadi tanggung jawabnya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar suami tidak merasa sebagai kepala rumah tangga yang berhak melakukan apa saja terhadap keluarganya sesuai dengan yang ia inginkan. baru kemudian suami itu akan mengetahui peranan yang menjadi tanggung jawabnya. sehingga angota keluarga itu merasa tentram berada di dalam keluarganya.

serta doa yang selalu dipanjatkan. ii . nikmat beserta karunia-Nya kepada mereka. tenaga dan pikiran telah diperjuangkan dengan segala keterbatasan kemampuan yang penulis miliki. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan sebagaimana yang diharapkan. segala puja dan puji hanya milik Allah Tuhan Semesta Alam. Oleh karena itu. Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada kekasih Allah pejuang agama Islam dan teladan teladan yang terbaik Nabi Muhammad saw. beserta keluarga. kerja kerasnya. Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam dan Sekretaris Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.KATA PENGANTAR Alhamdulillah. 3. pada kesempatan yang berbahagia ini. walaupun waktu. skripsi ini dapat terselesaikan. penulis banyak mendapatkan bantuan. semoga Allah selalu menjaga serta memberikan rahmat. Taufik dan Inayah-Nya. penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada: 1. telah mengantar penulis menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Jakarta. demi selesainya skripsi ini dan agar bermanfaat bagi penulis dan pembaca sekalian. sahabat-sahabatnya dan kepada seluruh umat Islam di seluruh alam. 2. motivasi serta bimbingan dari berbagai pihak. berkat Rahmat. Selama penyusunan skripsi ini dan selama penulis belajar di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam. dengan curahan cinta dan kasih sayangnya. Segenap Bapak dan Ibu dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya kepada penulis selama menjalankan kuliah. Sebelumnya penulis mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada kedua orang tua tercinta.

Kepada segenap teman-teman seperjuangan PAI kelas B-04 dan temanteman kosan di Bait An-Najwa. MA. sebagai penasehat akademik yang telah membimbing penulis selama menjadi mahasiswa. Bapak Drs. serta yang selalu memberikan semangat dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. serta special for Vera Fauziah yang selama ini selalu saling melengkapi. 5. Kepada semuanya yang telah membantu penulisan skripsi ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Dr. dan kemudahan dalam memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berharga bagi penulis dengan penuh kesabaran dan dedikasi yang tinggi dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini. sebagai dosen pembimbing materi dan teknik penulisan skripsi ini. Elman Sadri. 7. Bapak Prof. Amin… Jakarta. membalas kebaikan dan bantuan yang telah mereka berikan selama penulisan. Seluruh keluarga di rumah khususnya orang tua tercinta “My Endless Love” Apak (Muris) dan Amak (Nurisna) yang telah mencurahkan segala kasih sayang dan tenaganya. 6. 15 Juli 2008 Penulis iii . pengertian.4.. Salman Harun. H. perhatian. semoga Allah swt. yang telah meluangkan waktu. mencurahkan tenaga. memberikan pengalaman dan motivasi serta doa kepada penulis. penulis mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. Apabila terdapat kekurangan dan kekhilafan dalam penulisan skripsi ini mohon dimaafkan. Semoga skripsi ini dapat membuka cakrawala yang lebih luas bagi pembaca serta menambah pengetahuan dan semoga bermanfaat untuk kita semua.

..... Metode Pembahasan ........................................................................... Kata Pengantar .................................................................................DAFTAR ISI Abstrak ................. Kedudukan Suami ............................................................................................................................................. D................................... Kesimpulan .................... Saran-saran .............. i ii iv BAB I PENDAHULUAN .......................... A..... 15 15 23 29 BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH .... B..... 45 45 58 67 BAB IV PENUTUP ................................................ B................. B........................... 73 73 74 DAFTAR PUSTAKA ........................................ Kewajiban Suami ........................................... A....................... Memberikan Teladan ............................................................................. 75 LAMPIRAN .................................................... Pembatasan dan Perumusan Masalah ........................ Identifikasi..................................... C........ A......................................... Tinjauan Pustaka ......................... 1 1 11 12 12 13 BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA .............. E............................. C........................................................... Daftar Isi ............................................................ Menciptakan Rumah Tangga Sakinah ................................................. ................... C.................................................................................................. B.. Bertanggung Jawab ........... Tujuan dan Manfaat Penulisan .......................... A..................................................................... Latar Belakang Masalah................................... Fungsi Suami ....................................................

Melalui perkawinan manusia dapat saling mengasihi. Dan Islam pulalah yang telah membawa dunia menuju revolusi besar dalam berbagai aspek kehidupan. dengan perantaraan seorang suami dan istri.BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Islam merupakan risalah terakhir dari langit ke bumi yang universal. dan sebagainya.1 Aturan itu diramu dengan sangat sempurna. Nabi Suami Teladan…. 1993). 11. menjalin hubungan kekeluargaan dan meneruskan keturunan. h. Ke-8. dengan izin Allah. Cet. h. karena masalah ini adalah masalah pokok yang sangat vital. Nabi Suami Teladan. Bayangkan. 11 1 . Salim Basyarahil. Islam menata hidup perkawinan dengan sempurna. (Jakarta: Gema Insani Press.2 Nasy’at Al-Masri. maka lahirlah putera-puteri yang mungil. Terj. dengan perantaraan hubungan material dan individual. Kehidupan perkawinan merupakan industri pertama bagi umat sesudahnya untuk meningkatkan industri selanjutnya. sehingga umat yang patuh pada aturan yang dibuat akan menemukan suatu kebahagiaan dan kedamaian. 2 1 Nasy’at. Islam tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dengan penciptanya tetapi juga mengatur hubungan antara manusia dengan manusia.

3 Mendambakan pasangan merupakan fitrah sebelum dewasa. Karena itu hidup sebagai suami istri bukanlah semata-mata sebuah ikatan yang dibuat berdasarkan perjanjian dengan manusia.6 ˱ ˴ ˸Σ˴ ˴ ˱ ͉ ˴ ͉ Ϣ˵ ˴ ˸ϴ˴ ˴ ˴ ˴ ˴ Ύ˴ ˸ϴ˴˶΍Ϯ˵ ˵ ˸δ˴ ͋˱ Ο΍˴ ˸ί˴˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴˸Ϧ͋ Ϣ˵ ˴˴ ˴˴ ˸ϥ˴˶ ˶ Ύ˴ ΁˸Ϧ˶ ˴ ΔϤ έϭ ΓΩϮϣ ϜϨ Α ϞόΟϭ Ϭ ϟ· ϨϜ Θϟ Ύ ϭ ΃ Ϝδϔ ΃ ϣ Ϝϟ ϖϠΧ ΃ ϪΗ ϳ ϣϭ ˻˺ϡϭήϟ΍. adalah agar masing-masing saling membutuhkan. dan dorongan yang sulit dibendung. pernikahan adalah salah satu di antara tandatanda kekuasaan Allah. akan tetapi yang lebih penting lagi adalah membuat perjanjian dengan Allah. saling memerlukan. menjelaskan bahwa “perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang lakilaki dengan perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”. yaitu dengan wali dari pihak perempuan dan dengan keluarga perempuan itu secara keseluruhan. sehingga dapat hidup berkembang selanjutnya. agama mensyariatkan dijalinnya pertemuan antara laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu. serta dengan perempuan itu sendiri.5 Perjanjian yang dibuat oleh seorang muslim untuk menjadikan seorang muslimah sebagai istri. merupakan perjanjian yang dibuat atas nama Allah.2 Hikmah diciptakan oleh Allah manusia berpasang-pasangan yang berlainan bentuk dan sifat. mengarahkan pertemuan itu sehingga terlaksananya “perkawinan” dan beralihlah kerisauan laki-laki dan perempuan menjadi ketentraman dan sakinah.4 Menurut pasal 1 undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974. Karena itu.

5 Rusli Amin. h. Cet. Ke-3. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. h. 2003). (Bandung: Mizan. 2000). h. h. Ke-1. 6 . Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Ke-11. 14. 1994).˴ ϭ˵ ͉ ˴ ˴ ˴ ˳ ˸Ϯ˴ ͋˳ Ύ˴ ΂˴˴ ˶˴ ϲ˶ ͉ ˶ ϥ ήϜϔΘϳ ϡ Ϙϟ Ε ϳ ϟ ϚϟΫ ϓ ϥ· Allah Swt. Quraish Shihab. Alisuf Sabri. 1999). Cet. Cet. 192. 24. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 1. Ilmu Pendidikan. Ke-11. 4 3 M. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Wawasan Al-Qur’an. Cet. berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 21: Amir Taat Nasution.

7 Islam menjadikan keluarga sebagai tempat untuk menjaga diri. supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. Terj.3 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri. Setiap suami istri yang menikah. 8 7 ́˹ϞΤϨϟ΍. ada ketenangan. h. Rumah tangga yang menjadi surga dunia! tidaklah identik dengan limpahan materi. yaitu menciptakan ketentraman dan keselamatan dari segala bentuk kejahatan yang ditimbulkan oleh orang lain. 1990). An-Nahl: 80). Sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 80: “Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal . sebab kebahagiaan merupakan pilihan dan buah dari cara berfikir dan bersikap. A. Ayat tersebut menggambarkan jalinan ketentraman. kebahagiaan bukanlah sebuah kemustahilan untuk dicapai. (Bandung: Mizan. Maka dari itu. Untuk mewujudkan keluarga seperti yang di atas. ketentraman. tentu sangat menginginkan kebahagiaan hadir dalam kehidupan rumah tangga mereka. dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. rasa kasih dan rasa sayang sebagai suatu ketenangan yang dibutuhkan oleh masing-masing individu – lakilaki dan perempuan .8 Lembaga Darut-Tauhid. haruslah bersama-sama antara suami dan istri untuk mengekalkan cinta yang merupakan anugerah dari Allah. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. karena tidak dapat dipungkiri bahwa kualitas hubungan suami dan istri dalam rumah tangga sangat mempengaruhi keluarga menjadi sakinah mawaddah wa rahmah.“ (Q. hanya dengan pasangannyalah ia dapat menikmati manisnya cinta dan indahnya kasih sayang dan kerinduan. Ke-1. S. kenyamanan dan kasih sayang. sehingga keluarga harus dijadikan tempat tinggal yang penuh dengan kebahagiaan agar seluruh anggota keluarga betah di rumah dan selalu merindui. S. Ar-Rum: 21). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Q.ketika jauh dari pasangannya. Cet. Chumaidi Umar. 82...

91. . Cet. h.˱ ΎϨ˴ ˴ ˸Ϣ˵ ˶ Ϯ˵ ˵ Ϧ͋ Ϣ˵ ˴˴ ˴ ˴ ˵ ˷ϟ΍˴  Ϝγ ϜΗ ϴΑ ϣ Ϝϟ ϞόΟ ϪϠ ϭ Sholeh Gisymar. Ke-1. (Yogyakarta: Arina. Kado Cinta untuk Istri. 2005).

Prof. DR. 21. Rahmah Prof.9 Oleh sebab itu. Wawasan Al-Qur’an…. Orang yang di dalam hatinya ada mawaddah tidak akan memutuskan hubungan. Adapun pengikat perkawinan yaitu: 1. Karakteristik Lelaki Shalih. 2000).10 2. (Yogyakarta: Wihdah Press.4 “Kehidupan suami istri itu adalah rumus dari kebahagiaan dunia”. sehingga pintu-pintunya pun tertutup untuk dimasuki keburukan. Quraish Shihab. yang dipupuk oleh suami dan istri sangat menentukan bagaimana kondisi rumah tangga tersebut. 195. badan berdekatan namun ruh berjauhan”. Agar perkawinan itu menjadi kuat. Jadi. Maka ciptakanlah keluarga yang bahagia agar hidup di dunia juga bahagia. Ke-3. seperti apa yang terjadi pada orang bercinta.11 Kualitas mawaddah wa rahmah di dalam rumah tangga. M. murah hati. Rahmah menghasilkan kesabaran. Wawasan Al-Qur’an…. Lebih tegas Dr. tidak mencari keuntungan sendiri. Quraish Shihab mengatakan: “Rahmah” kondisi psikologis yang muncul di dalam hati akibat menyaksikan ketidakberdayaan. tidak bisa kita Abu Mohammad Jibril Abdurrahman. tidak menjadi pemarah apalagi pendendam. h. h. suami istri harus sama-sama menjaga dan menghormati ikatan perkawinan yang telah dibuat sebagai sebuah ikatan yang suci. Mawaddah Mawaddah adalah kelapangan dada dan kekosongan jiwa dari kehendak buruk. h. apakah bahagia atau tidak. tidak cemburu buta. Quraish Shihab. Ini disebabkan hatinya begitu lapang dan kosong dari keburukan. diperlukan pengikat yang kuat pula. 196. Yusuf Al-Qardlawy mengatakan “bahwa tidak ada artinya hubungan suami istri yang tidak didasarkan pada cinta dan kasih sayang. 11 . Cet. Quraish Shihab mengatakan: “Mawaddah” adalah “cinta plus”. DR. 10 9 M.

minuman. Pernikahan dalam Islam menawarkan ketenangan jiwa dan kedamaian pikiran. orang yang selalu di sorot dalam kehidupan rumah tangga adalah seorang istri. akan terjadi fitnah di atas bumi dan banyak kerusakan” (H. wajah yang cerah. Karena jika tidak. maka kawinkanlah dia. bahkan itu semua melebihi daripada kebutuhan material12. ϭνέϷ΍ϲϓΔϨΘϓϦϜΗ΍ϮϠόϔΗϻϥ΍ϩϮΟϭΰϓ ϪϨϳΩϭ ϪϘϠΧϥϮοήΗϦϣϢϛΎΗ΃΍Ϋ΍ Sebagaimana Rasulullah. namun istri juga sangat mengharapkan dari suami perhatian yang tulus. kasih sayang. tidak hanya perempuan yang harus dipilih oleh lakilaki. saling menasehati dan toleran meletakkan pondasi mengangkat keluarga Islam dalam suatu lingkungan yang lestari dan sehat. sehingga laki-laki dan perempuan bisa hidup bersama dalam cinta. R. Dan yang terbaik itu adalah yang bagus agamanya. perkataan yang halus. Ibnu Hibban). tetapi perempuan pun diberi hak untuk memilih laki-laki yang akan dijadikannya suami. kepahitan dalam hidup. harmonis.13 Untuk mewujudkan itu. tempat tinggal dan segala kebutuhan material belaka. sentuhan yang lembut. bersabda: “Jika datang seorang pelamar yang bagus agamanya kepadamu. kerjasama.14 Selama ini. pakaian. ciuman yang mesra serta berbagai perilaku mulia yang menyejukkan hati dan mendinginkan gundahnya.5 sangkal bahwa istri tidak hanya membutuhkan makanan. senyum yang ceria. karena dia memang dianggap sebagai yang paling bertanggung ϥΎΒΣϦΑ΍ϩ΍ϭέ. senda gurau yang menyenangkan. saw.

(Jakarta: PT Mitra Pustaka. h. Bukhori Abu Syauqi. 93. Cet. Cet. Terj. merawat ‘Adil Fathi Abdulloh. mulai dari melayani suami. 2007). . Menjadi Suami Tercinta. 144.ξϳήϋΩΎδϓ jawab tentang kehidupan di dalam rumah. 1. Ke-1. Ke-1. 1999). (Pasuruan: Hilal Pustaka. (Beirut: Daar Al-Fikr). Terj. 12 Muhammad Ali Al-Hasyimi. Ahmad Baidowi. Juz. Jami’ Al-Hadis. xiii. Menjadi Muslim Ideal. h. 14 13 Jalaluddin Abdurahman Suyuti. h.

nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran serta saling keterikatan. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. h. Ke-1. karena itulah Islam menetapkan kriteria khusus baginya. kasih sayang.6 dan mendidik anak. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. sehingga ia tidak bisa membimbing istrinya. karena suami pun ikut bertanggung jawab. Edisi ke-2. h. Kamus Besar Bahasa Indonesia….16 Dalam kamus besar bahasa Indonesia. apalagi sebagai musuh. (Bandung: Al-Bayan. Cet. (Jakarta: Balai Pustaka. 751. Sejujurnya tidaklah pantas untuk selalu menyalahkan istri. 1. Tetapi suami dan istri itu akan jalan bersama. 19 18 17 16 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (Jakarta: Balai Pustaka. h. Tidak becusnya seorang istri dalam melayani suami. ini berakibat ketika ada sesuatu kesalahan di rumah tangga itu. menjadi bapak bagi anak-anaknya.18 Dan sakinah disini adalah kedamaian. peranan suami dalam membina keluarga sakinah adalah 15 Abu Mohammad. hingga menimbulkan rasa cinta. Dengan demikian. Suami istri adalah pondasi dasar bagi sebuah bangunan rumah tangga. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. istri bukanlah menjadi saingan bagi suami. peran memiliki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat. 1996). Kamus Besar Bahasa Indonesia. 769. Cet. menjadi teman hidup serta sebagai saudara bagi istrinya. Ke-3. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan. Terj. . Ida Nursida. 21. Abdul Hamid. istri lah yang sering disalahkan. ketentraman dan kebahagiaan. Dalam kehidupan rumah tangga adakalanya laki-laki menjadi pemimpin bagi keluarganya. yang dimaksud suami yaitu “Laki-laki yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan”17. Sedangkan Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. Kamus Besar Bahasa Indonesia. tidak berhasil dalam mendidik anak dan lain sebagainya. saling melengkapi untuk tercapainya cita-cita menjadi keluarga yang sakinah15. 860. juga menggambarkan bahwa suami tidak bisa menjadi pemimpin dalam rumah tangga tersebut. 1996). Karakteristik Lelaki Shalih…. h. h. 1988).19 Jadi.

suami yang bertanggung jawab adalah suami yang bergaul dengan istrinya secara baik dan sabar atas apa yang tidak disukai darinya. cinta mencintai. Kemudian bila kamu tidak 20 ˺̂˯ΎδϨϟ΍. Pada diri manusia mempunyai kelebihan dan juga kekurangan. juga telah menciptakan perbedaan antara laki-laki dan perempuan. ketentraman. sayang menyayangi dan selanjutnya mereka juga dapat saling kuasa menguasai. tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya. ketenangan dan kebahagiaan. Dan kekurangan itu membuktikan bahwa manusia tidak ada yang sempurna dan sifat yang sempurna itu hanyalah ada pada Allah swt.20 Perbedaan-perbedaan itu tentu mempunyai hikmah yang banyak dan laki-laki maupun perempuan tidak akan dapat membantah dan menyangkalnya. mereka dapat saling mengerti. Maka dari itu pendamping istri yang baik adalah suami yang bertanggung jawab.21 Menurut Al-Quran. terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. kekuatan tubuh dan anggotanya. tulang dan darahnya. kulit dan dagingnya.22 Sesuai ˶ ˸ό˴ ˶ ˸΍Ϯ˵ ˴ ˸ά˴ ˶͉ ˵ Ϯ˵˵ ˸ό˴ ˴ ˴ ˱ ϫ˸ή˴ ˯Ύ˴ ͋ ϟ΍˸΍Ϯ˵ ˶ ˴ ϥ˴˸Ϣ˵ ˴͊ ˶ ˴ ˴ ˸΍Ϯ˵ ˴ ΁˴ ϳ˶ ͉΍Ύ˴ ͊ ˴Ύ˴ ξ ΒΑ Βϫ Θϟ Ϧϫ Ϡπ Η ϻϭ Ύ ϛ δϨ ΛήΗ ΃ Ϝϟ ϞΤϳ ϻ Ϩϣ Ϧ άϟ Ϭϳ΃ ϳ dengan firman Allah swt.7 bagian dari tugas utama yang harus dilakukan oleh suami (laki-laki yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan) untuk mewujudkan keluarga yang penuh dengan kedamaian. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. jenis kelamin dan seterusnya”. Allah swt. bentuk dan sifatnya. “dalam susunan badannya. akal dan pikirannya. kelebihan. sehingga dengan perbedaan itu. untuk itulah manusia hidup di dunia ini harus saling tolong menolong dan lengkap melengkapi. kepala dan rambutnya. dalam surat An-Nisa ayat 19: ͉ ˵ Ϯ˵ ˵ ˸ϫ˶ ˴  ϥ˶ ˴  ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˵ ϭ˵ ˶ Ύ˴ ˴  ˳ ˴ ͋ ˴ ͊  ˳ ˴ ˶ Ύ˴ ˶  ˴ ϴ˶ ˸΄˴  ϥ˴ ͉ ˶ ͉ ˵ Ϯ˵ ˵ ˸ϴ˴ ΁ Ύ˴ Ϧϫ ϤΘ ήϛ Έϓ ϑ ή Ϥ Α Ϧϫ ήη ϋϭ ΔϨϴΒϣ ΔθΣ ϔΑ Ϧ Η ϳ ΃ ϻ· Ϧϫ ϤΘ Η ϣ “Hai orang-orang yang beriman.

Ke-1. Karakteristik Lelaki Shalih…. 2005). Bingkai Cinta Sepasang Merpati: Bahagia Menjadi Suami Ideal dan Istri Ideal”. 185. Terj. h. Ibnu Ali. 12. 22 . h. h.˱ήϴ˶ ˴ ˱ή˸ϴ˴ ˶ ϴ˶ ˵ ˷ϟ΍˴ ˴ ˸Π˴ ˴ ˱ Ό˸ϴ˴ ˸΍Ϯ˵ ˴ ˸Ϝ˴ ϥ˴ϰ˴ ˴ ˴ ΍ Μϛ ΍ Χ Ϫ ϓ ϪϠ Ϟό ϳϭ Ύ η ϫή Η ΃ δόϓ Abu Mohammad. 21 Majdi Fathi Al-Sayyid. 12. Cet. Abu Mohammad. (Jakarta: Aillah. Karakteristik Lelaki Shalih….

: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’ mengatakan bahwa suami “akan menjaga istrinya. yang selalu berusaha membahagiakan istrinya”. keluarga dan semua orang yang ada dalam tanggungannya.23 Sejalan dengan Al-Qur’an dan hadis di atas. S. dan memperlakukannya dengan patut seperti yang diperintahkan oleh Allah”.8 menyukai mereka. bersemangat. dengan ikhlas penuh semangat dan lapang dada. An-Nisa: 19). dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H.24 mengatakan: “Yang selalu menunaikan kewajiban-kewajiban Allah. yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. hampir sama dengan pendapat Kasmuri Selamat: “yang melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. Pandangan Al-Quran di atas tentang suami yang bertanggung jawab. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. R.25 Penuturan Ahmad Kusyairi tersebut. penuh perhatian serta berlapang dada”.27 23 ϯάϣήΘϟ΍ϩ΍ϭέ.26 Di lain pihak Sholeh Gisymar menyebut suami sebagai “suami yang dapat mendidik dan mengarahkan istri pada kebaikan yang dapat menuntunnya menggapai ridha Ilahi”. sama dengan pandangan hadis dari Rasulullah saw. Timidzi).

109. 2007).. Cet. Cet. Jami’ Al-Hadis …. 1. 2007). 83. Juz. 2. . Ke-1. Suami Idaman Istri Impian: Membina Keluarga Sakinah.. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. Ke-6. h. h. h. 2007).ϢϬ΋ΎδϨϟϢϛέΎϴΧϢϛέΎϴΧϭΎϘϠΧϢϬϨδΣ΃ΎϧΎϤϳ·ϦϴϨϣΆϤϟ΍ϞϤϛ΃ Ahmad Kusyairi. yang menyebut suami dengan istilah “Suami yang Shalih” Abdurahman Suyuti. h. Abdul Roysad Shiddiq. 27 26 25 24 Sholeh Gisymar. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Kado Pernikahan. 9. (Jakarta: Kalam Mulia. Cet. Terj. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Ke-8. h. Kasmuri Selamat. Kado Cinta untuk Istri. Menghadirkan Surga di Rumah. 63. Ahmad Kusyairi Suhail..

Ketika peranan itu dilakukan. Dalam dunia pendidikan. secara umum inti tanggung jawab itu ialah penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak dalam rumah tangga”. Jelas sekali tanggung jawab orang tua terhadap anak tidaklah kecil. untuk pertama kali seorang anak mengalami pembentukan watak (kepribadian) dan mendapatkan pengarahan moral. 28 . h. lingkungan keluarga yang paling penting pengaruhnya dalam pendidikan agama. dikenal adanya Tri Logy Pendidikan atau Tri Pusat Pendidikan. Ke-2. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. kehidupan anak juga lebih banyak dihabiskan dalam pergaulan keluarga. sekolah dan masyarakat. seorang anak lebih dulu memperoleh bimbingan dari keluarganya. maka hadirlah di tengah-tengah keluarga kebaikan dan keberkahan. 1994). anak dipandang sebagai amanat dari Allah swt. sebelum mengenal masyarakat yang lebih luas dan sebelum mendapat bimbingan dari sekolah. Karena dalam proses pendidikan. Walaupun demikian peran dari seorang ayah tidak bisa dilupakan. pertanggung jawaban amanat tersebut. terutama dari ibunya. Dari kedua orang tua. 160. Tiga lembaga pendidikan tersebut adalah: pendidikan keluarga. Berbicara tentang keluarga. Cet.9 Berdasarkan dari penjelasan-penjelasan tersebut di atas dapat penulis simpulkan bahwa ada peranan yang harus dilakukan oleh suami. Sebagaimana dinyatakan oleh Ki Hajar Dewantara. Dalam Islam. (Bandung: Remaja Rosda Karya. dimana segala tingkah lakunya akan ditiru. yaitu 3 (tiga) lingkungan (lembaga) pendidikan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian anak didik. karena ayah lah yang membimbing Istri tersebut dan dia menjadi figur sebagai seorang pemimpin sekaligus pembimbing bagi anak-anak. Itulah sebabnya pendidikan keluarga disebut sebagai pendidikan pertama dan yang utama serta merupakan Ahmad Tafsir. keluarga merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan anak selain sekolah dan masyarakat. sebagai pemberi amanat. langsung berhubungan dengan Allah swt. tentu kita tidak bisa melupakan sosok anak. Apalagi dalam keseluruhannya. “Amanat yang wajib dipertanggung jawabkan.28 Dengan demikian. Di antara 3 (tiga) lingkungan tersebut.

“Demikianlah keluarga mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan anak.29 Ketika kita membicarakan pendidikan keluarga merupakan pendidikan awal ϩ΍ϭέ. yakni dengan menanamkan ajaran agama dan akhlak karimah”. orang tua yang berperan dan bertanggung jawab atas kehidupan keluarga harus memberikan dasar dan pengarahan yang benar terhadap anak.10 peletak pondasi dari watak dan pendidikan setelahnya. Karena itu.

yaitu membentuk keluarga yang sakinah. ini sangat sesuai dengan hadis Rasulullah saw. 2003). atau Nasrani. Khusus. Inti dari sebuah keluarga itu adanya suami. lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya beragama Yahudi. Rais Lathief. penuh dengan mawaddah wa rahmah. atau Majusi” (H. istri dan anak. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. 21. Terj. 3. penulis mencoba menuangkan permasalahan tersebut 1. dkk. 30 . 1997).: “Tidak ada seorang anak pun kecuali dilahirkan sesuai dengan fitrah. Cet. (Jakarta: Gema Insani Press. ϪϧΎδΠϤϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ήμϨϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ΩϮϬϳ ϩ΍ϮΑ΄ϓ Γήτϔϟ΍ ϰϠϋ ΪϟϮϳ ΩϮϟϮϣ Ϧϣ Ύϣ yang sangat penting. Adapun alasan penulis memilih judul skripsi ini sebagai berikut: ϢϠδϣϭϱέΎΨΒϟ΍ Atas pemikiran di atas. Cet. (Jakarta: Keluarga Lathief. Suami merupakan pemimpin dalam kehidupan rumah tangga yang memiliki peranan yang sangat besar dalam membimbing istri dan mempersiapkan pendidikan untuk anak-anaknya. Al-Bukhari dan Muslim). Ke-1. Shahih Imam Muslim.30 pada skripsi ini dengan judul “PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH”. Muslim. Melihat realita yang ada. 29 Wahjoetomo. maka suami yang bertanggung jawab sangat mutlak diperlukan untuk mencapai citacita dari perkawinan. banyaknya suami yang melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). h. 869. 2. h. R.

2. 2. 3. Karakteristik Suami yang bertanggung jawab 3. Peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Suami sebagai kepala rumah tangga. Untuk memperkaya khazanah keilmuan tentang konsep-konsep Islam. Bagaimana peranan suami sebagai kepala rumah tangga dalam membina keluarga sakinah? 2. kiranya harus dicarikan jawaban dari masalah-masalah tersebut dan menyelesaikannya. Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. diharapkan menjadi sumbangan pemikiran yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang membutuhkan. yaitu: 1. Suami yang dimaksud adalah yang berstatus sebagai individu dan anggota masyarakat yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan yang diikat dengan tali pernikahan. B. Pembatasan Masalah Kemudian dalam penulisan skripsi ini penulis merasa perlu untuk memberikan suatu pembatasan masalah agar tidak melebar. untuk itu objek kajian yang akan dituangkan ke dalam skripsi ini diidentifikasikan pada hal-hal berikut: 1. Peranan yang dimaksud adalah bagian dari tugas utama (kepala keluarga) yang harus dilakukan oleh suami. Bagaimana karakteristik suami yang bertanggung jawab? . Perumusan Masalah Dari pembatasan masalah di atas.11 4. Untuk dapat menjadikan sebuah karya tulis yang baik pembatasan terhadap masalah yang akan dikaji merupakan salah satu bagian penting demi terciptanya fokus pembahasan. Identifikasi. Bagaimana peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah? 3. Identifikasi Masalah Dari permasalahan-permasalahan yang dapat diidentifikasi di atas. penulis merumuskan masalah menjadi: 1. 2.

Untuk mengetahui kedudukan dan fungsi suami sebagai kepala rumah tangga. Yaitu cara-cara menafsirkan ayat-ayat Al-Quran yang dilakukan dengan cara tertentu31. 1997). begitu juga dengan penulisan skripsi ini. Manfaat penulisan Adapun hasil penulisan skripsi ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: a. terutama pendidikan keluarga. Tujuan penulisan Setiap karya tulis yang bernilai ilmiah tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai. Ulumul Quran II. 31 . Memberi acuan bagi para pelajar laki-laki untuk menjadi laki-laki yang shaleh/bertanggung jawab dan mampu mengatasi berbagai masalah dalam rumah tangga. Cet. D. Untuk itu harus dilakukan komparasi dan Ahmad Syadali. Ke1. b. Ahmad Rofi’i. 2. h. Untuk mengetahui peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. b. Berdasarkan seluruh permasalahan yang dirumuskan dalam perumusan masalah. (Bandung: Pustaka Setia. c. maka secara spesifik tujuan yang akan dicapai dari penulisan ini adalah sebagai berikut: a. Sedangkan tujuan akademis dari penulisan skripsi ini adalah untuk memperluas paradigma berpikir dan wacana keilmuan dalam bidang pendidikan.. Untuk mengetahui kriteria suami yang bertanggung jawab. Metode Pembahasan Metode pembahasan yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode maudhu’i (tematik).12 C. Dari tulisan ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan para orang tua dalam upaya membentuk keluarga yang sakinah. Tujuan dan Manfaat Penulisan 1. 115.

h. 2000). Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. 33 32 Rosihon Anwar. ketua jurusan tafsir di Universitas al-Azhar33.13 penghimpunan ayat yang saling berkaitan.or. (Bandung: Pustaka Setia. Adapun pedoman yang di jadikan sandaran penulis dalam penulisan skripsi ini adalah pedoman penulisan skripsi yang diterbitkan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Dan sebagai tinjauan pustaka penulis dalam menyusun teori-teorinya mengambil dari buku-buku dan skripsi yang bersangkutan dengan kewajiban suami dalam pandangan Islam. Ke-1. penafsir membahas dan menganalisis kandungan ayat-ayat tersebut sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh32. 20 Nopember 2007. Quraish Shihab. Kemudian. memberikan defenisi tafsir maudhu’i secara lebih rinci: “…menghimpun ayat-ayat Al-Quran dari berbagai surah dan yang berkaitan dengan persoalan atau topik yang ditetapkan sebelumnya.qalam. oleh Hamid. Maka tidak menutup kemungkinan ketika skripsi yang disusun oleh penulis ini memiliki kemiripan dengan skripsi penulis lainnya. M. Cet. E. Husain Syahatah merupakan penulis sebuah buku dengan judul Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. Selasa. Dalam beberapa buku dan skripsi yang saya baca. . Dr. 161. kemudian dibahas atau ditafsirkan sesuai dengan kaedah yang berlaku. di dalam karyanya Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Mizan).” Orang yang pertama kali memperkenalkan metode ini adalah al-Jalil Ahmad As-Sa’id al-Kumi.id/?pilih=news&aksi=lihat&id=341. banyak hal khususnya teori dan pendapat yang menjadi perhatian penulis untuk dijadikan penunjang penulisan dan menjadi perbandingan bagi penulis selanjutnya. Antara Kewajiban dan Realitas yang menjadi referensi penulis dalam rangka mengetahui berbagai teori tentang peranan http://www. Tinjauan Pustaka Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang disusun dalam rangka menyelesaikan studi tingkat sarjana program strata 1 (S1). Ilmu Tafsir.

pendidik dan pendamping istri dalam rumah tangga. .14 suami dalam membina keluarga yang sakinah. Antara Kewajiban dan Realitas perbedaan tersebut terletak pada penjabaran teori yang lebih melihat dengan jelas kepada kewajiban suami sebagai kepala. Dalam buku ini dijelaskan bahwa peranan suami itu tidak jauh berbeda dengan peranan istri dalam Islam. perbedaannya adalah suami merupakan pemimpin di dalam keluarga dan besar larangannya jika suami tidak memperhatikan urusan keluarga (istri dan anak). Dari skripsi yang penulis susun ini terdapat perbedaan dengan tinjauan pustaka yang penulis tunjukan yaitu karya Husain Syahatah Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. apalagi tidak memberi nafkah kepada mereka.

(Jakarta: Gema Insani. Sementara.” tetapi pada kenyataannya. h. yakni yang menyangkut pencarian nafkah. 1996). Fungsi Suami Sudah jamak dipahami bahwa suami adalah kepala rumah tangga. Di sinilah kadang seorang kepala rumah tangga kurang menyadari tugas-tugas ibu rumah tangga. pengaturan urusan keuangan rumah tangga. pengaturan kesejahteraan anggota-anggota rumah tangga dan pengaturan anak. tugas ibu rumah tangga tersebut ringan dan “kecil.” seperti pengaturan rumah dan perabotan. 276. 15 . seorang ibu rumah tangga dihabiskan waktunya untuk disibukkan dalam rumah tangga tersebut.BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA A. Disini. dan istri adalah ibu rumah tangga.1 Tampaknya. yang berlaku umum dalam masyarakat kita adalah bahwa kepala rumah tangga mengurusi urusan-urusan “besar” dalam rumah tangga. defenisi ibu rumah tangga adalah bahwa seorang ibu mempunyai tugas-tugas pengaturan rumah tangga berskala “kecil. pengaturan urusan dapur. Cet. Hanya untuk Suami. Ke-1. Logika ini tidak bisa diganti dengan sebaliknya. dan urusan-urusan lain yang melibatkan rumah tangga dengan kehidupan sosial. penjagaan hubungan rumah tangga dengan masyarakat. 1 Majid Sulaiman Daudin. Problemya adalah apa yang dimaksud dengan kepala rumah tangga dan apa yang dimaksud dengan ibu rumah tangga.

ini tergambar jelas dalam firman Allah: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. Dan hal ini memang telah dimekanismekan oleh alam. bertujuan untuk menciptakan negara yang maju. yang memerlukan seorang pemimpin yang biasa disebut dengan kepala rumah tangga untuk menciptakan keluarga yang diimpikan yaitu keluarga yang sakinah. kerelaan seorang istri untuk menjadi ibu rumah tangga dan keikhlasannya menganggap suami menjadi kepala rumah tangga. Begitu juga dengan keluarga. oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). An-Nisa: 34). (˼˽˯ΎδϨϟ΍. S. bahwa pembagian yang seperti itu adalah pembagian yang alamiah2. yang memerlukan seseorang pemimpin. maka suami akan menyadari bahwa tugas-tugas konkrit seorang istri lebih berat daripada tugastugas seorang suami. mawaddah wa rahmah. Agama Islam menganggap bahwa pemimpin atau kepala dalam rumah tangga ˸Ϧ˶  ˸΍Ϯ˵ ˴ ϧ˴ Ύ˴ ˶ ˴  ˳ ˸ό˴  ϰ˴˴  ˸Ϣ˵ ˴ ˸ό˴  ˵ ˷ϟ΍ ˴ ͉ ˴  Ύ˴ ˶  ˯Ύ˴ ͋ ϟ΍ ϰ˴˴  ˴ Ϯ˵ ΍͉ ˴  ˵ Ύ˴ ͋ ϟ΍ ϣ Ϙϔ ΃ ϤΑϭ ξ Α Ϡϋ Ϭπ Α ϪϠ Ϟπϓ ϤΑ δϨ Ϡϋ ϥ ϣ Ϯϗ ϝ Οή itu adalah seorang suami. Keluarga bisa dianggap sebagai miniatur dari sebuah sistem pemerintahan. aman dan sejahtera. adalah penghormatan yang setinggi-tingginya yang dapat diberikan oleh seorang istri kepada suaminya. kalau para suami mau jujur terhadap dirinya sendiri.16 Jadi. dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (Q. Maka.

Kemudian Az-Zamaksyari menjelaskan bahwa laki-laki berkewajiban melaksanakan amar makruf nahi mungkar kepada perempuan. h.˸Ϣ˶ ˶΍˴ ˸ϣ˴ Ϭϟ Ϯ ΃ ˯Ύ˴ ͋ ϟ΍ ϰ˴˴  ˴ Ϯ˵ ΍͉ ˴  ˵ Ύ˴ ͋ ϟ΍. δϨ Ϡϋ ϥ ϣ Ϯϗ ϝ Οή Para lelaki.. Al-Alusi menyatakan hal yang senada bahwa tugas laki-laki adalah memimpin perempuan. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. Hanya untuk Suami. 277. sebagaimana penguasa terhadap raknyatnya. . sebagaimana 2 Majid Sulaiman. Ibnu Abbas – pakar tafsir yang terkenal di kalangan sahabat – menafsirkan bahwa laki-laki (suami) adalah pihak yang mempunyai kekuasaan dan wewenang untuk mendidik perempuan (istri). yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun..

17 pemimpin memimpin raknyatnya dalam bentuk perintah. Jalaluddin as-Suyuthi memaknainya dengan “laki-laki sebagai penguasa (musallithun) atas perempuan.” sedangkan Ibnu Katsir memaknainya dengan “laki-laki adalah pemimpin yang dituakan dan pengambil kebijakan bagi perempuan.3 Kata (˵ Ύ˴ ͋ ϟ΍) ar-rijal adalah bentuk jamak dari kata ϝ Οή (ϞΟέ. larangan dan semacamnya.

walaupun Al-Quran tidak selalu menggunakannya dalam arti tersebut. Seandainya yang dimaksud dengan kata “lelaki” adalah kaum pria secara umum. maka tentu konsiderannya tidak demikian4. dikemukakan bahwa ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa’. Berbeda dengan kata (˯ΎδϨϟ΍. seperti ditegaskan pada lanjutan ayat. bahkan bahasa Al-Quran dalam arti suami. Dalam buku wawasan Al-Quran. bukan berarti lelaki secara umum karena konsideran pernyataan di atas. Quraish Shihab menemukan bahwa Muhammad Thahir Ibn Asyur dalam tafsirnya mengemukakan satu pendapat yang amat perlu dipertimbangkan yaitu bahwa kata ar-rijal tidak digunakan oleh bahasa Arab. adalah “karena mereka mereka. Tetapi kemudian M. yang diterjemahkan lelaki.

an-nisa’ atau (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni untuk istri-istri Γ΃ήϣ΍.

kata ar-rijal yang dimaksud oleh Quraish Shihab dalam bukunya wawasan al-Quran adalah lelaki secara khusus. karena konsideran dengan lanjutan ayat yaitu “karena mereka (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni istri-istri mereka. Namun. yaitu suami. imra’ah yang digunakan untuk makna istri5. Kata yang terambil dari kata (ϡΎϗ.

Kata ini berkaitan dengannya. Perintah shalat –misalnya – juga menggunakan akar kata itu. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). Cet. Kesan. 42. h. (Jakarta: Lentera Hati. 5 3 (ϥϮϣ΍Ϯϗ. 2. dan Keserasian Al-Quran. Jil. Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah: Pesan. qama. Ke-X. 2004). Relasi Suami dalam Islam. Perintah tersebut bukan berarti Sri Mulyati. 424. 4 M. UIN Syarif Hidayatullah. h. 2007).

qawwamun adalah bentuk jamak dari kata

(ϡ΍Ϯϗ

qawwam,

Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah…, h. 424

18

perintah mendirikan shalat, tetapi melaksanakannya dengan sempurna, memenuhi segala syarat, rukun dan sunah-sunahnya. Seorang yang melaksanakan tugas dan atau apa yang diharapkan darinya dinamai

(Ϣ΋Ύϗ

qa’im. Kalau dia melaksanakan

tugas itu sesempurna mungkin, berkesinambungan dan berulang-ulang, maka dia dinamai qawwam. Ayat di atas menggunakan bentuk jamak, yakni qawwamun sejalan dengan makna kata ini diterjemahkan dengan pemimpin. Tetapi – seperti terbaca dari maknanya

(ϝΎΟήϟ΍

Tafsir Al-Misbah…. Cet. 2000) Jil. Sayyid Quthb. (Semarang: CV. Jil. Hery Noer Aly. kemudian menjelaskan keistimewaan-keistimewaan peraturannya agar tidak terjadi keberantakan antar anggotanya. dkk. 6 Quraish Shihab. 424 Ahmad Mustafa Al-Maragi. dan pembinaan6. perasaan dan keinginan pribadi. Toha Putra. 1993). maka suami harus mampu membimbing keluarga tersebut dan menjaganya dari keberantakan yang akan menyebabkan kehancuran rumah tangga.h. 5. Seringkali di atas – agaknya terjemahan itu belum menggambarkan seluruh makna yang dikehendaki. bukan hukum hawa nafsu. pemeliharaan. Terj: As’ad Yasin. Seiring dengan pendapat di atas. Ahmad Mustafa Al-Maragi juga mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Al-Qiyam ialah kepemimpinan. Atau dengan kata lain dalam pengertian “kepemimpinan” tercakup pemenuhan kebutuhan. Dengan ditunjuknya suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga. walau harus diakui bahwa kepemimpinan marupakan satu aspek yang dikandungnya. Lebih tegas lagi. Sebab makna Al-Qiyam tidak lain adalah bimbingan dan pengawasan di dalam melaksanakan apa-apa yang ditunjukkan oleh suami dan memperhatikan segala perbuatannya7. Tafsir Al-Maragi. 353 – 354. Terj. perhatian. yaitu dengan mengembalikan mereka semua kepada hukum Allah. 42. 2. pembelaan. 8 7 . Ke-2. memberikan batasan bahwa kepemimpinan dalam organisasi rumah tangga ini berada di tangan lakilaki8. yakni orang yang dipimpin bertindak sesuai dengan kehendak dan pilihan pemimpin. ar-rijal yang berarti banyak lelaki. Ke-2. dkk. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. (Jakarta: Gema Insani Pres. Cet. h. h. Sayyid Quthub menjelaskan bahwa ayat di atas merupakan ayat yang mengatur organisasi dalam keluarga.

Disisi lain keistimewaan yang dimiliki perempuan lebih menunjang tugasnya sebagai pemberi rasa damai dan tenang kepada lelaki serta lebih mendukung fungsinya dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. fungsi dan kewajiban masing-masing jenis kelamin. Kondisi seperti ini membutuhkan adanya seorang pemimpin. disinggung oleh ayat ini dengan menyatakan bahwa: para lelaki. yakni laki-laki secara umum atau suami telah menafkahkan sebagian dari harta mereka untuk membayar mahar dan biaya hidup untuk istri dan anak-anaknya. Persoalan yang dihadapi suami istri. bukan dengan perasaan. Tetapi keistimewaan yang dimiliki lelaki. sehingga persesuaian dan perselisihan dapat muncul seketika. 10 . Allah swt. melebihi kebutuhan satu perusahaan yang bergelut dengan angka-angka.” Yakni masing-masing memiliki keistimewaan-keistimewaan. ξ Α Ϡϋ Ϭπ Α ϪϠ Ϟπϓ ϤΑ ˳ ˸ό˴ ϰ˴˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˸ό˴ ˵ ˷ϟ΍˴ ͉ ˴ Ύ˴ ˶ “karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain. Kini. 426. seringkali muncul dari sikap jiwa yang tercermin dalam keceriaan wajah atau cemberutnya. yaitu9: Pertama. h. menetapkan laki-laki sebagai pemimpin dengan dua pertimbangan pokok.h. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. serta latar belakang perbedaan itu. serta diikat oleh perjanjian rinci yang dapat diselesaikan melalui pengadilan. oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain dan karena mereka. 425. Tafsir Al-Misbah…. Murthadha Muthahhari seorang ulama terkemuka Iran dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Abu Az-Zahra An-Najafi ke dalam bahasa Arab dengan judul Nizham Huquq al-Mar’ah menulis bahwa keistimewaan antara laki-laki dan perempuan adalah sebagai berikut10: 9 Quraish Shihab. lebih menunjang tugas kepemimpinan daripada keistimewaan yang dimiliki perempuan. karena suami merupakan pemimpinnya. Dengan demikian. Tafsir Al-Misbah…. Quraish Shihab. tapi boleh jadi juga sirna seketika.19 Allah telah menetapkan adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan. suamilah yang akan bertanggung jawab terhadap keluarga tersebut.

lelaki lebih agresif dan suka ribut. dan mode yang beraneka ragam serta berbeda bentuk. pertumbuhan perempuan lebih cepat dari lelaki. sehingga sentimen dan rasa takutnya segera muncul. tali gantungan atau meloncat dari ketinggian – sementara wanita menggunakan obat tidur. Perempuan menghindari penggunaan kekerasan terhadap dirinya atau orang lain. berbeda dengan suara dan telapak tangan perempuan. dan lebih cepat berbicara. Dari segi psikis Secara umum lelaki lebih cenderung kepada olahraga. . pekerjaan yang melibatkan gerakan dibanding wanita.20 1. kecantikan. Menghadirkan Surga di Rumah…. sedangkan perempuan cenderung kepada perdamaian dan keramahan. racun. dan semacamnya. Di sisi lain. berbeda dengan lelaki. maka sebenarnya perempuan lebih besar. Lelaki secara umum cenderung kepada tantangan dan perkelahian. termasuk tanda-tanda seksual keduanya11. Caranya pun berbeda. dan denyut jantung perempuan lebih cepat dari denyut lelaki. berburu. tetapi jika dibandingkan dari segi bentuk tubuhnya. perasaan perempuan secara umum kurang konsisten 11 Ahmad Kusyairi. bahkan dewasa dari lelaki. sementara wanita lebih tenang dan tentram. h. 197. Perempuan biasanya lebih cenderung kepada upaya menghiasi diri. biasanya lelaki menggunakan cara yang keras – pistol. Dari segi fisik Lelaki secara umum lebih besar dan lebih tinggi dari perempuan. karena itu jumlah wanita yang bunuh diri lebih sedikit dari jumlah pria. suara lelaki dan telapak tangannya kasar. tetapi perempuan lebih mampu membentengi diri dari penyakit dibanding lelaki. Sangat adil pula jika Allah melengkapi laki-laki dan wanita dengan perangkat reproduksi yang berbeda. yang biasanya lebih berkepala dingin. Kemampuan paru-paru lelaki menghirup udara lebih besar/banyak dari perempuan. Perasaan wanita lebih cepat bangkit dari lelaki. Rata-rata bentuk kepala lelaki lebih besar dari perempuan. 2.

Wanita secara psikologis enggan diketahui membelanjai suami. Perasaan perempuan lebih keibuan. Sedemikian lumrah hal tersebut. ˸Ϣ˶ ˶΍˴ ˸ϣ˴ ˸Ϧ˶  ˸΍Ϯ˵ ˴ ϧ˴ Ύ˴ ˶ ˴ . Perbedaan antara laki-laki dan wanita secara fisik dan psikis serta fenomena kodrati di atas sesungguhnya diatur sedemikian rupa oleh Allah untuk menunjang tugas masing-masing. Bentuk kata kerja past tense/masa lampau yang digunakan ayat ini “telah menafkahkan” menunjukkan bahwa memberi nafkah kepada wanita telah menjadi suatu kelaziman bagi lelaki. Cintanya kepada keluarga serta kesadarannya tentang kepentingan lembaga keluarga lebih besar dari lelaki. Quraish Shihab. Karena itu. takut. sehingga langsung digambarkan dengan bentuk kata kerja masa lalu yang menunjukkan terjadinya sejak dahulu. lebih tekun beragama. dan lebih banyak berbasa-basi. namun adalah sewajarnya untuk tidak menilai perasaan wanita yang sangat halus itu sebagai kelemahan.21 dibanding dengan lelaki. agama Islam yang tuntunan- 12 Quraish Shihab. Kedua. di sisi lain pria malu jika ada yang mengetahui bahwa kebutuhan hidupnya ditanggung oleh istrinya. serta kenyataan umum dalam masyarakat umat manusia sejak dahulu hingga kini. Perempuan lebih berhati-hati. ini jelas nampak sejak kanak-kanak. 428. Perlu dicatat bahwa walaupun secara umum pendapat di atas sejalan dengan petunjuk ayat yang sedang ditafsirkan ini. khususnya dalam rangka memelihara dan membimbing anak-anak12. Tafsir Al-Misbah…. bahkan kekasihnya. Tafsir Al-Misbah…. Justru itulah salah satu keistimewaan yang tidak dan kurang dimiliki oleh pria. Keistimewaan itu amat dibutuhkan oleh keluarga. h. Ϭϟ Ϯ ΃ ϣ Ϙϔ ΃ ϤΑϭ disebabkan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebahagian harta mereka. cerewet. 13 . 427-428. h. Penyebutan konsideran itu oleh ayat ini menunjukkan bahwa kebiasaan lama itu masih berlaku hingga kini13.

serta . h. suami akan menjadi pengayomi yang baik. Bukan pula seperti hubungan polisi dan pencuri. agar ia tidak mengembangkan kepemimpinan yang diktator. Dengan demikian.” melainkan berbunyi “ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa” padahal kedua redaksi mempunyai pengertian yang hampir sama. Yaitu hubungan untuk saling mengondisikan munculnya sakinah (ketentraman dan ketenangan) jiwa. aimmat an-nisa. bahkan akan mendapatkan lebih baik dari apa yang telah diberikan oleh suami terhadap istri dan anggota keluarganya. h. 15 . mewajibkan suami untuk menanggung biaya hidup istri dan anak-anaknya14. Sebab. Menghadirkan Surga di Rumah…. sehingga istri selalu terancam dan diteror. sebagaimana dijelaskan Taqiyyuddin an-Nabhani dalam buku an-Nizham alIjtima’i. kewajiban memenuhi kebutuhan dan anak-anak – lahir hak-hak suami yang harus pula dipenuhi oleh istri. akad perdata yang berkonsentrasi pada kawin kontrak atau akad ijarah (sewa menyewa) sehingga istri ibarat budak bagi suami untuk dipekerjakan. Paradigma pemimpin kaum adalah pelayan mereka. mawaddah dan rahmah. Suami wajib ditaati oleh istrinya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama. dan rahmah (rasa sayang) 15 Dari kedua faktor yang disebut di atas – keistimewaan fisik dan psikis. harus dipraktekkan oleh laki-laki dalam memimpin kaum perempuan atau keluarga. Hal ini tidak 14 Disinilah barangkali hikmah mengapa redaksi atas tidak berbunyi “ar-rijalu Quraish Shihab. serta tidak bertentangan dengan hak pribadi sang istri.22 tuntunannya sesuai dengan fitrah manusia. bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam sebuah rumah tangga bukanlah akad syirkah (perusahaan). Tetapi hubungan keduanya adalah hubungan sakinah. serta akan mendapatkan pelayanan baik dari istri dan anggota keluarga. 199. 428 Ahmad Kusyairi. mawaddah (cinta kasih). Tafsir Al-Misbah…. otoriter dan zalim. tidak boleh mengantarnya kepada kesewenang-wenangan. dan suami selalu merasa superior. Perlu digarisbawahi bahwa kepemimpinan yang dianugerahkan Allah kepada suami.

B. Kepemimpinan suami atas keluarganya tidak menghilangkan hak-hak mereka dalam berbagai hal. Al-Baqarah: 228). membina dan mendidik16. tanpa memikirkan apa yang diinginkan oleh istri dan anggota keluarganya. Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. bukan berarti ia harus menjadi otoriter dalam memimpin. Kedudukan Suami Walaupun suami merupakan pemimpin dalam keluarga. firman Allah: ˻˻́ΓήϘΒϟ΍. mengayomi. meluruskan jika ia (perempuan) itu bengkok (salah). menjaga. kepemimpinan suami di sini tidak sampai memutlakkan seorang istri tunduk sepenuhnya. Maka jelaslah bahwa suami menjadi pemimpin. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (Q. Istri tetap mempunyai hak untuk bermusyawarah dan melakukan tawar menawar keinginan dengan suami berdasarkan argumen-argumen rasional-kondisional. Hal ini selain selaras dengan realitas. juga lebih sesuai dengan ˲ ϴ˵ ˴  ˲ ϳ˶ ˴  ˵ ˷ϟ΍˴  ˲ ˴ ˴ ˴  ͉ ˶ ˸ϴ˴˴  ˶ Ύ˴ ͋ Ϡ˶˴  ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˶ ˸ϴ˴˴  ϱ˶ ͉΍ ˵ ˸Μ˶  ͉ ˵ ˴˴   Ϣ ϜΣ ΰ ΰϋ ϪϠ ϭ ΔΟέΩ ϦϬ Ϡϋ ϝ Οή ϟϭ ϑ ή Ϥ Α ϦϬ Ϡϋ άϟ Ϟ ϣ ϦϬϟϭ “Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma`ruf. S. melindungi.” Termasuk dalam makna “qawwamah” adalah memimpin.23 lain karena makna yang terdapat dalam kata “qawwamah” jauh lebih mendalam dan integral daripada kata “imamah.

serta sesuai dengan sikap orang yang berbudi17. 1. sejalan dengan akal sehat. Vol. 16 Ahmad Kusyairi. 17 . 490. yakni sesuai dengan tuntunan agama. ϑ ή Ϥ Α ϦϬ Ϡϋ άϟ Ϟ ϣ ϦϬϟϭ ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˶ ˸ϴ˴˴  ϱ˶ ͉΍ ˵ ˸Μ˶  ͉ ˵ ˴˴ Para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. h. sang istri pun mempunyai hak untuk diperlakukan secara ma’ruf. Menghadirkan Surga di Rumah…. h. Tafsir Al-Misbah…. Quraish Shihab. Sebagaimana pria mempunyai hak untuk rujuk kepada istri yang diceraikannya. 199.

Adapun hak dan kewajiban istri kepada suami adalah19: 1. Vol.  Mendapatkan nafkah Istri sangat berhak untuk mendapatkan nafkah dari suaminya. Syaikh Hafiz Ali. sekaligus menunjukkan betapa pentingnya hak itu diperhatikan. Hak istri  Mendapatkan mahar Hak istri yang pertama kali yang harus dipenuhi oleh seorang suami adalah diberi mahar dengan penuh kerelaan. 19 . Itulah yang dilakukan oleh Rasulullah saw. 18 Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. h. Secara umum termasuk nafkahnya ialah memberi makan dan pakaian.. Ketika istri menghendaki mahar tertentu suami harus memenuhinya tanpa menguranginya sedikit pun.24 Mendahulukan penyebutan hak wanita atas kewajiban wanita dinilai sebagai penegasan tentang hal tersebut.  Mendapatkan pergaulan dengan sebaik-baiknya Secara naluri perempuan memang memiliki perasaan yang halus. sebaiknya mempermudah lamaran dan tidak memberatkan mahar. Ayat ini secara tegas menyatakan adanya hak tersebut18. 1. jika ingin menjadi perempuan yang shalehah. apalagi selama ini. 490. terhadap istri-istrinya. h.. Kado Pernikahan. Bahkan istri berhak menolak ketika suaminya ingin menyentuhnya apabila mahar belum diberikan. Namun. wanita hampir dapat dikatakan tidak mempunyai hak sama sekali. pada beberapa suku masyarakat Jahiliyah. perempuan berhak mendapatkan perlakuan yang lembut dari suaminya saat menghadapinya. meskipun misalnya istri tersebut adalah orang yang kaya. tetapi ia mudah marah. 117-137.. Oleh karena itu.

R. menyiapkan makanan untuk anak dan suaminya. bagaimana nanti nasib dari anak-anaknya.20  Wajib taat dan patuh kepada suami ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. bersabda: “Pikirkanlah sikapmu kepadanya. Ahmad). serta yang lainya. dan apabila ibunya tidak berpendidikan. Sebagaimana Rasulullah saw. Sudah menjadi rahasia umum bahwa istri mempunyai kewajiban mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari.25  Mendapatkan pendidikan Pendidikan juga menjadi hak istri. untuk itulah istri harus menjaga kehormatan dan ridha suami. seperti mengatur keuangan rumah tangga.  Berkewajiban menjaga kehormatan dan ridha suami Suami merupakan surga dan sekaligus juga neraka bagi istri. Kewajiban istri  Seorang istri harus mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. karena sesungguhnya ia adalah surgamu dan juga nerakamu” (H. 2. apalagi seorang istri nantinya akan menjadi ibu bagi anak-anaknya.

Jilid. Sebab memang tidak ada alasan sama sekali bagi makhluk untuk taat kepada sesama makhluk dalam berbuat durhaka kepada Allah. h. ia akan masuk ke surga Tuhannya. bersabda: 20 Ahmad bin Hanbal. 4. Setiap istri yang taat kepada suaminya yang mukmin. Sebagaimana Rasulullah saw.ϙέΎϧϭϚΘϨΟϮϫΎϤϧΈϓϪϨϣΖϧ΃Ϧϳ΃ϱήψϧΎϓ Secara mutlak seorang istri wajib taat kepada suaminya terhadap segala yang diperintahkannya. 341. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. (Beirut: Daar Al-Fikr). . asalkan tidak termasuk perbuatan durhaka kepada Allah.

26 ϦϣΖϠΧΩΎϬϠόΑΖϋΎσ΃ϭΎϬΟήϓΖϨμΣϭΎϬδϤΧΓ΃ήϤϟ΍ΖϠλ΍Ϋ· “Apabila seorang wanita sudah menjalankan shalat lima waktu. R. menjaga kemaluannya. dan taat kepada suaminya. dan memberinya nasehat demi mencari keridhaan Allah. maka niscaya ia akan masuk surga dari pintu mana pun yang ia inginkan” (H.21  Membantu suami bertakwa dan taat kepada Allah Seorang istri wajib membantu suaminya untuk taat kepada Allah.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. Ahmad).

Ε˯ΎηΔϨΠϟ΍Ώ΍ϮΑ΃ϱ΃ ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍Ϧϣ ΖϣΎϗ ϩ΃ήϣ΍ Ϳ΍ ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ΢πϧ ΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

Juz. 416. dan jika suaminya tidak mau bangun. Jilid. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat. Abdurahman Suyuti. Jami’ Al-Hadis…. h. 191. Jika ia kaya. 22 . h. Seorang istri yang sholehah akan selalu ikhlas kepada suaminya dan menjaga perasaannya. Ia rela menghadapi kesulitan dengan sabar dan ridha. ia memercikkan air pada wajahnya.22  Setia dan ikhlas kepada suami Setia adalah bukti keikhlasan dan cinta sejati. 4. dan jika istrinya tidak mau bangun. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. R. Ia tidak mau membebani suaminya dengan tuntutantuntutannya. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. ia mau membantu suaminya yang miskin. Ahmad). 21 Ahmad bin Hanbal. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H.˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ Sebagaimana Rasulullah saw. 1.

Jika tidak. tetapi maksudnya adalah perintah bagi para suami untuk memperlakukan istri mereka dengan sikap terpuji. walaupun ayat ini disusun dalam redaksi berita. 24 . atau membangga-banggakan harta kekayaannya di hadapannya sampai menyinggung perasaannya. ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa suami itulah yang memimpin istri. Dan terlihat juga bahwa dibebankannya kepemimpinan kepada suami. sifatnya “fitrah”.24 Adapun hak dan kewajiban atas kedua belah pihak harus seimbang. Tafsir Al-Misbah…. h. Abu Mohammad. 491-492. Vol. h. 1. Derajat yang dimaksud adalah derajat kepemimpinan. Dengan dibebankannya kepemimpinan kepada suami itulah. bukan istri yang memimpin suami. agar mereka dapat memperoleh derajat itu23. Meskipun mereka telah menghormati dan memuliakan kedudukan wanita serta memberikan pendidikan kepada mereka dalam bidang sains dan ilmu kemasyarakatan. ia pun harus mengingat bahwa ia mempunyai kewajiban yang harus dipenuhi terhadap istrinya. ingatlah Ϣ ϜΣ ΰ ΰϋ ϪϠ ϭ ˲ ϴ˵ ˴ ˲ ϳ˶ ˴ ˵ ˷ϟ΍˴ Allah itu Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Agama Islam telah mengangkat derajat kaum wanita pada suatu tingkatan yang belum pernah dilakukan oleh agama lain dan syari’at-syari’at lain sebelumnya. Karakteristik Lelaki Shalih…. jika suami meminta sesuatu dari istrinya. Tetapi kepemimpinan yang berlandaskan kelapangan dada suami untuk meringankan sebagian kewajiban istri. dalam bukunya Suami Idaman Istri Impian mengemukakan empat sifat 23 Quraish Shihab. Jadi. maka Kasmuri Kasim.27  Tidak menyakiti suami Seorang istri tidak boleh menyakiti suaminya. misalnya dengan cara membangga-banggakan kecantikannya. 302. ΔΟέΩ ϦϬ Ϡϋ ϝ Οή ϟϭ ˲ ˴ ˴ ˴  ͉ ˶ ˸ϴ˴˴  ˶ Ύ˴ ͋ Ϡ˶˴ Para suami mempunyai satu derajat (tingkatan) atas mereka para istri. bukan diberikan kepada wanita. karena itu Ath-Thabari menulis. maksudnya. Bahkan belum pernah dicapai oleh satu umat pun yang menganggap diri mereka telah mencapai puncak peradaban dan kebudayaan.

oleh karena itu ia harus mempersiapkan dirinya dengan memperbanyak pengetahuan agama. kemudian harus memahami pula bidang yang lain. haruslah terlebih dahulu memperhatikan kemampuan fisiknya. Disamping mengerjakan perintah agama yang mendasar seperti. c. Memberikan nafkah sesuai dengan kesanggupan Dalam kehidupan berumah tangga. karena Islam adalah agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan dan sesuai untuk seluruh zaman. shalat. .28 yang harus dimiliki oleh seorang laki-laki yang membuatnya layak menjadi pemimpin di dalam rumah tangga: a. Islam tidak membebankan kaum wanita supaya mencari nafkah. zakat dan lain-lain. puasa. d. seorang suami harus memikirkan cara yang terbaik dalam memenuhi segala keperluan rumah tangganya. b. baik secara lahiriah maupun batiniah. Sempurna akal dan pemikiran Jika seorang itu ingin menjadi suami maka hendaklah ia berpikiran positif. karena lemahnya kemampuan tenaga batin akan membawa rumah tangga menjadi tidak bahagia. Begitu juga jika sekiranya tidak mampu untuk bekerja karena penyakit dan sebagainya akan menjadikan laki-laki tersebut tidak dapat memberikan nafkah dan tanggung jawab lainnya kepada keluarganya. Berpengetahuan agama dan mengamalkannya secara sempurna Yang akan dipercayai sebagai kepala rumah tangga ialah suami. akan tetapi kewajiban ini harus dilaksanakan oleh kaum laki-laki untuk menyediakan sesuai kesanggupannya. Sehat lahir dan batin Bagi seorang laki-laki yang ingin berumah tangga. Karena apabila telah berumah tangga.

Kewajiban Suami Suami adalah kepala rumah tangga. C. untuk memenuhi kebutuhan utama keluarganya dan memberikan perlindungan kepada perempuan sehingga dapat berkonsentrasi menjalankan tugas mulianya. Sesungguhnya Allah swt. istri adalah ratunya dan anak-anak adalah raknyatnya. kehidupan rumah tangga adalah sebuah kerajaan iman. Suami adalah raja yang memimpin kerajaan dan mengendalikan semua urusannya. baik nafkah lahir maupun nafkah batin. a. Karenanya sangat adil. Telah berkehendak memberikan amanah kepada perempuan untuk hamil. Memberi nafkah lahir dan batin/pergaulan suami istri Ajaran Islam menetapkan bahwa suami bertanggung jawab untuk menafkahi istrinya. Nafkah lahir Allah swt. Dalam artian. telah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 233 ͉ ˶ ˲ ˸ϔ˴  ˵ ͉˴ ˵  ˴  ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˵ ˵ ˴ ˸δ˶ ˴  ͉ ˵ ˵ ˸ί˶  ˵ ˴ ˶ Ϯ˵˸Ϯ˴ ˸ϟ΍ ϰ˴ϋ˴ ϻ· β ϧ ϒϠϜΗ ϻ ϑ ή Ϥ Α ϦϬΗϮ ϛϭ ϦϬϗ έ Ϫϟ Ω ϟ Ϥ Ϡ ϭ ˴ ˴ Ύ˴ ͉ ϟ΍͉ ˶ ˵ ϥ˴˴ ΍˴ ˴˸Ϧ˴ ˶˶ ˸ϴ˴˶ Ύ˴ ˶ ˸ϴ˴˸Ϯ˴ ͉ ˵ ˴ ˴ ˸ϭ˴˴ ˸ό˶ ˸ή˵ ˵ ΍˴ ˶΍˴ ˸ϟ΍˴ Δϋ οή ϢΘϳ ΃ Ω έ΃ Ϥϟ Ϧ Ϡϣ ϛ Ϧ ϟ Σ ϦϫΩϻ ΃ Ϧ ο ϳ Ε Ϊϟ Ϯ ϭ ˻˼˼ΓήϘΒϟ΍. dirinya dan agamanya yang harus ia letakkan secara seimbang. kewajiban yang bermacam-macam terhadap keluarganya. sehingga satu kewajiban tidak mengurangi kewajiban yang lain. Pada dirinya terletak responsibilitas yang besar. melahirkan dan menyusui tugas yang amat besar. jika kemudian Allah membebankan tugas kepada laki-laki untuk mencari nafkah. suami adalah rajanya. 1.29 Pada hakikatnya. karena dialah yang menerima beban tanggung jawab serta amanat25.

9. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan 25 Majid Sulaiman. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Hanya untuk Suami…. . h.Ύ˴ ˴ ˸γ˵ Ϭό ϭ yaitu: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh.

Ini berarti bahwa Al-Quran sejak dini telah menggariskan bahwa air susu ibu.. Δϋ οή ϢΘϳ ΃ Ω έ΃ Ϥϟ Ϧ Ϡϣ ϛ Ϧ ϟ Σ ϦϫΩϻ ΃ Ϧ ο ϳ ˴ ˴ Ύ˴ ͉ ϟ΍ ͉ ˶ ˵  ϥ˴ ˴ ΍˴ ˴ ˸Ϧ˴ ˶ ˶ ˸ϴ˴˶ Ύ˴  ˶ ˸ϴ˴˸Ϯ˴  ͉ ˵ ˴ ˴ ˸ϭ˴ ˴ ˸ό˶ ˸ή˵ Sejak kelahiran hingga dua tahun penuh. Namun demikian. Kata (˵ ΍˴ ˶΍˴ ˸ ΍˴ ) al-walidat dalam penggunaan Al-Quran berbeda Ε Ϊϟ Ϯϟ ϭ dengan kata (ΕΎϬϣ΃) ummahat yang merupakan bentu jamak dari kata (ϡ΃) umm. 27 . ayat ini memerintahkan dengan sangat kukuh kepada para ibu agar menyusukan anak-anaknya. Dengan menggunakan redaksi berita. Dengan menyusu pada ibu kandung. sebab menurut penelitian ilmuan. sedang kata al-walidat maknanya adalah para ibu. S.”. h. 301 Quraish Shihab.. baik ibu kandung maupun bukan. II. I.30 cara yang ma`ruf. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. h. 503-504. Vol 1. ketika itu bayi mendengar suara detak jantung ibu yang telah dikenalnya secara khusus sejak dalam perut27. Itu suatu kewajiban yang ditetapkan oleh Allah dan tidak dibiarkan-Nya meskipun fitrah dan kasih sayangnya mengalami kerusakan oleh pertengkaran urusan rumah tangganya. Jil. baik ibu kandung maupun bukan. tentunya air susu ibu kandung lebih baik dari selainnya. Tafsir Al-Misbah…. karena dalam hal ini adalah seorang ibu yang telah diceraikan oleh suaminya itu masih mempunyai kewajiban terhadap anaknya yang masih menyusu. Tafsir Fi Zhilalil Quran…. sehingga merugikan si kecil ini26. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Al-Baqarah: 233). para ibu diperintahkan untuk 26 Sayyid Quthub. Cet. Ayat ini menggunakan kata al-walidat. (Q. adalah makanan terbaik buat bayi hingga usia dua tahun. anak merasa lebih tentram. ˴ ˴ Ύ˴ ͉ ϟ΍͉ ˶ ˵ ϥ˴˴ ΍˴ ˴˸Ϧ˴ ˶˶ ˸ϴ˴˶ Ύ˴ ˶ ˸ϴ˴˸Ϯ˴ ͉ ˵ ˴ ˴ ˸ϭ˴˴ ˸ό˶ ˸ή˵ ˵ ΍˴ ˶΍˴ ˸ϟ΍˴ Δϋ οή ϢΘϳ ΃ Ω έ΃ Ϥϟ Ϧ Ϡϣ ϛ Ϧ ϟ Σ ϦϫΩϻ ΃ Ϧ ο ϳ Ε Ϊϟ Ϯ ϭ Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. Kata ummahat digunakan untuk menunjuk kepada para ibu kandung.

Jatuhnya kewajiban memberikan kebutuhan hidup sehari-hari bagi istri.31 menyusui anak-anaknya. Kewajiban memberi makan dan pakaian itu hendaknya dilaksanakan dengan cara yang ma’ruf. sehingga bila mereka menuntut imbalan penyusuan anaknya. Al-Maragi. dengan tujuan sang ibu bisa melakukan kewajibannya terhadap bayinya dengan sebaikbaiknya dan menjaganya dari serangan penyakit30. seakan-akan anak itu lahir untuk ayahnya. Di sisi lain. Maka diwajibkanlah kepada seorang ayah menanggung kebutuhan hidup istrinya berupa makanan dan pakaian. maka kewajiban memberi makan dan pakaian adalah kewajiban atas dasar hubungan suami istri. h. Tafsir Al-Maragi…. ϑ ή Ϥ Α ϦϬΗϮ ϛϭ ϦϬϗ έ Ϫϟ Ω ϟ Ϥ ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˵ ˵ ˴ ˸δ˶ ˴  ͉ ˵ ˵ ˸ί˶  ˵ ˴ ˶ Ϯ˵˸Ϯ˴ ˸ϟ΍ ϰ˴ϋ˴ Ϡ ϭ Dan merupakan kewajiban atas yang dilahirkan untuknya. Ύ˴ ˴ ˸γ˵ ͉ ˶˲ ˸ϔ˴ ˵ ͉˴ ˵ ˴ Seseorang tidak dibebani melainkan menurut Ϭό ϭ ϻ· β ϧ ϒϠϜΗ ϻ kadar kesanggupannya. 321. nama ayah pun akan disandang oleh sang anak. Tafsir Al-Misbah…. Dalam ayat lain yang berhubungan dengan ayat di atas yaitu dalam 28 Quraish Shihab. bilangan itu juga mengisyaratkan bahwa yang menyusu setelah usia tersebut bukanlah penyusuan yang mempunyai dampak hukum yang telah mengakibatan anak yang disusui berstatus sama dalam sejumlah hal dengan anak kandung yang menyusunya28. 2. Adapun jika ibu anak itu masih berstatus istri walau telah ditalak secara raj’iy. memberi makan dan pakaian kepada para ibu kalau ibu anak-anak yang disusukannya itu telah diceraikannya secara ba’in. maka suami wajib memenuhinya selama tuntutan imbalan itu dinilai wajar29. Quraish Shihab. Dua tahun adalah batas maksimal dari kesempurnaaan penyusuan. yakni dinisbahkan kepada ayahnya. dikarenakan anak itu membawa nama ayah. 504. h. 504. yakni ayah. Tafsir Al-Misbah…. bukan raj’iy. h. Jil. 29 30 .

. S. Sikap kejiwaan seorang dewasa banyak sekali ditentukan oleh perlakuan yang dialaminya pada saat kanak-kanak. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri" (Q. sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo`a: "Ya Tuhanku. Al-Baqarah ayat 2. . Betapapun ayat di atas menunjukkan betapa pentingnya ibu menyusukan anak dengan ASI (Air Susu Ibu). ΍ η ϥ Λ ϠΛ Ϫϟ μϓϭ ϪϠ Σ ˱ή˸Ϭ˴  ˴ Ϯ˵ Ύ˴˴  ˵ ˵Ύ˴ ˶ ˴  ˵ ˵˸Ϥ˴ .. menjelaskan: ˴ ˶  ϲ͋ ˶˴  ˴ ˸ϴ˴˶ ˵ ˸Β˵  ϲ͋ ˶ ϲ˶ ͉ ͋ ˵  ϲ˶  ϲ˶ ˸΢˶˸λ˴˴  ˵ Ύ˴ ˸ή˴  ˱ Τ˶Ύ˴  ˴ ˴ ˸ϋ˴ Ϧϣ ϧ·ϭ Ϛ ϟ· Ζ Η ϧ· ΘϳέΫ ϓ ϟ Ϡ ΃ϭ ϩ ο Η Ύ ϟ λ ϞϤ ΃ ͼ˺˾ϑΎϘΣϷ΍ͽ˴ ϴ˶ ˶˸δ˵ ˸ϟ΍ Ϧ ϤϠ Ϥ ˸ϥ˴˴  ͉ ˴ ˶΍˴  ϰ˴˴ ˴  ͉ ˴˴  ˴ ˸Ϥ˴ ˸ϧ˴ ϲ˶ ͉΍ ˴ ˴ ˴ ˸ό˶  ˴ ˵ ˸η˴ ˸ϥ˴ ϲ˶ ˸ϋ˶ ˸ϭ˴ ͋ ˴ ΃ϭ ϱΪϟ ϭ Ϡϋϭ ϲϠϋ Ζ ό ΃ Θϟ ϚΘϤ ϧ ήϜ ΃ ΃ Ϩ ί ΃ Ώέ “Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. tetap saja kasih sayang ibu bapak masing sangat mereka butuhkan. khususnya pada masa-masa pertumbuhan dan perkembangan jiwanya. Ayat di atas juga menunjukkan betapa pentingnya ibu kandung memberikan perhatian yang cukup terhadap anak-anaknya. tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. S. yakni 24 bulan. S.32 ˴ Ύ˴ ˱ ˴ ˴ ˴ ϴ˶ ˴ ˸έ˴˴ ˴˴ ˴ ˵ ͉ ˵ ˴˴ ˴˴ ΍˴ ˶ϰ͉ ˴ ˱ή˸Ϭ˴ ˴ Ϯ˵ Ύ˴˴ ˵ ˵Ύ˴ ˶ ˴ ˵ ˵˸Ϥ˴ ˴ . ϝ ϗ ΔϨγ Ϧ όΑ ΃ ώϠΑϭ ϩΪη΃ ώϠΑ Ϋ· ΘΣ ΍ η ϥ Λ ϠΛ Ϫϟ μϓϭ ϪϠ Σϭ Q. ayat ini mengisyaratkan bahwa masa kandungan minimal adalah enam bulan. karena itu tidaklah tepat membiarkan mereka hidup terlepas dari ibu bapak kandungnya. telah dinyatakan bahwa masa penyusuan yang sempurna adalah dua tahun. karena pada Q. Di sisi lain dapat dikatakan bahwa penyusuan minimal adalah sembilan bulan. Al-Ahqaf: 15). Al-Ahqaf ayat 15. karena masa kandungan yang normal adalah sembilan bulan. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Betapapun banyak kasih sayang yang dapat diberikan oleh orang lain.

Dengan tuntutan ini. Quraish Shihab. 31 Quraish Shihab. Untuk masalah pemberian nafkah ini. Bahkan jaminan tersebut harus tetap diperolehnya walau ayahnya telah meninggal dunia31. Vol 1. Tafsir Al-Misbah….33 ϩΪη΃ ώϠΑ Ϋ· ΘΣ ˵ ͉ ˵ ˴ ˴ ˴˴  ΍˴ ˶ ϰ͉ ˴ . Betapapun maknanya. dan bahwa walaupun seseorang telah mencapai usia kedewasaan dan memiliki tanggung jawab terhadap istri dan anakanaknya. Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Banyak ulama yang menyatakan bahwa itu terpenuhi pada usia 33 tahun. S. h. Tafsir Al-Misbah…. 303. Allah lebih menjelaskannya lagi Ύ˴ ˵ ͉ϟ΍ ˵ Ύ˴ ΁ Ύ͉ ˶  ˸ϖ˶ Ϩ˵ ˸Ϡ˴  ˵ ˵ ˸ί˶  ˶ ˸ϴ˴˴  ˴ ˶ ˵  Ϧ˴ ˴  ˶ ˶ ˴ ˴  Ϧ͋  ˳ ˴ ˴  ϭΫ ˸ϖ˶ Ϩ˵ ˶ ϟ ϪϠ ϩ Η Ϥϣ ϔ ϴ ϓ Ϫϗ έ Ϫ Ϡϋ έΪϗ ϣϭ ϪΘόγ ϣ Δόγ ϔ ϴϟ pada surat At-Talaq ayat 7: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. anak yang dilahirkan mendapat jaminan pertumbuhan fisik dan perkembangan jiwa dengan baik. namun bakti tersebut harus terus berlanjut dan terus meningkat. yakni mampu dan memiliki banyak rezeki memberi nafkah untuk istri dan anak-anaknya dari yang sebatas kadar kemampuannya dan dengan demikian hendaknya ia memberi sehingga anak dan istrinya itu memiliki pula kelapangan dan keluasan berbelanja32. h. 32 . Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan” (Q. (̀ϕϼτϟ΍)˱ή˸δ˵ ˳ ˸δ˵ ˴ ˸ό˴ ˵ ͉ϟ΍˵ ˴ ˸Π˴ ˴ Ύ˴ Ύ˴ ΁Ύ˴ Ύ͉˶˱ δ˸ϔ˴ ˵ ͉ϟ΍˵ ͋˴ ˵ ΍ ϳ ή ϋ Ϊ Α ϪϠ Ϟό ϴγ ϫ Η ϣ ϟ· Ύ ϧ ϪϠ ϒϠϜϳ ϪΘόγ ϣ Δόγ ˶ ˶ ˴ ˴  Ϧ͋  ˳ ˴ ˴  ϭΫ ˸ϖ˶ Ϩ˵ ˶ ϔ ϴϟ Hendaklah yang lapang. yang jelas ayat di atas menuntut peningkatan pengabdian dan bakti kepada orang tua dari saat ke saat. At-Talaq: 7). 505.

34 ϪϠ ϩ Η Ϥϣ ϔ ϴ ϓ Ϫϗ έ Ϫ Ϡϋ έΪϗ ϣϭ ˵ ͉ϟ΍˵ Ύ˴ ΁Ύ͉ ˶ ˸ϖ˶ Ϩ˵ ˸Ϡ˴ ˵ ˵ ˸ί˶ ˶ ˸ϴ˴˴ ˴ ˶ ˵ Ϧ˴ ˴ Dan siapa yang disempitkan rezekinya yakni terbatas penghasilannya. Al-Biqa’i mengomentari penggalan ayat ini bahwa: 33 Quraish Shihab. Karena menuntut terlalu banyak dan pertimbangkanlah keadaan suami atau bekas suami kamu. 303. mestinya memperoleh sumbangan dari Bait al-Mal atau kini dikenal dengan Departement Sosial. h. h. Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. 34 35 36 . h. Tetapi kalau seandainya suami tidak mendapatkannya. Quraish Shihab. 303. maka istri – yang rela hidup bersama suami yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya secara wajar – dapat menuntut cerai36. h. Ύ˴ Ύ˴ ΁ Ύ˴  Ύ͉˶ ˱ δ˸ϔ˴  ˵ ͉ϟ΍ ˵ ͋˴ ˵  Ύ˴ ϫ Η ϣ ϟ· Ύ ϧ ϪϠ ϒϠϜϳ ϟ itu janganlah wahai istri Allah tidak akan memikulkan beban kepada seseorang sesuai apa yang Allah berikan kepadanya. Tafsir Al-Misbah…. ada ulama yang memahaminya sebagai janji yang pasti terlaksana. Jangan sampai ia memaksakan diri untuk nafkah itu dengan mencari rezeki dari sumber yang tidak direstui Allah33. Suami yang tidak dapat menutupi biaya hidup keluarganya. Tafsir Al-Misbah…. 303. Ini kembali kepada kondisi masing-masing dan adat kebiasaan yang berlaku pada satu masyarakat35. Di sisi lain hendaklah semua pihak selalu optimis dan mengharap kiranya Allah memberinya kelapangan34. Tidak ada jumlah tertentu untuk kadar nafkah bagi keluarga. 303. maka hendaklah ia memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. ΍ ϳ ή ϋ Ϊ Α ϪϠ Ϟό ϴγ ˱ή˸δ˵  ˳ ˸δ˵  ˴ ˸ό˴  ˵ ͉ϟ΍ ˵ ˴ ˸Π˴ ˴ Allah akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah….

35 “karena itu tidak ada seseorang yang terus menerus sepanjang usia hidupnya dalam keadaan kesempitan37. Kemudian Rasulullah saw. juga bersabda: ϩ΍ϭέ.

Oleh karena itu wajib bagi suami memberi nafkah secukupnya kepada istriya berupa sandang dan papan. agar ia dapat melaksanakan kewajibannya dalam menjaga dan memelihara bayinya.” (H.38  ϯέΎΨΒϟ΍ ΎϬϠόΠΗΔϤϘϠϟ΍ϰΘΣ ΎϬΑΕήΟ΃ϻ·Ϳ΍ϪΟϭΎϬΑϰϐΘΒΗΔϘϔϧϖϔϨΗΖδϟϭ “Sungguh. Walaupun memberi nafkah itu merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang suami yang merupakan kepala rumah tangga. dalam artian melewati batas kemampuan suami itu. R. tidak ada nafkah yang kamu berikan dengan maksud mendapatkan ridha Allah. Sesungguhnya Islam melarang seorang suami “menikmati” hasil usaha istrinya. yang nantinya akan membuat suami itu sengsara.39 Seorang ibu mengandung demi seorang ayah (suami) dan menyusui juga demi sang suami. memberi nafkah itu tidak boleh berlebih-lebihan. maka nafkah tersebut termasuk sedekah.” (H. kecuali kamu akan mendapatkan pahalaNya. Akan tetapi. termasuk juga makanan yang kamu berikan ke mulut istrimu. ΔϗΪλ Ϫϟ ΖϧΎϛ ΎϬΒδΘΤϳ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϠϋ ΔϘϔϧ ϢϠδϤϟ΍ ϖϔϧ΃ ΍Ϋ· “Apabila seorang suami memberi nafkah kepada keluarganya dengan mengharap pahala. Dan tidak boleh juga kurang. aturan ini tidaklah kemudian menjadikan seorang 37  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. R. Bukhari dan Muslim). Bukhari). yang nantinya akan berakibat memberatkan sang istri. tetapi sesuai dengan dalil yang di atas.

Juz. 1135. 3. Fathu Bari: Sarah Shahih Bukhari. . (Beirut: Daar ibn Hazm). h.ϚΗ΃ήϣ΍ϲϓϰϓ Quraish Shihab. 303. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). Juz. 38 Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. 2. 1013. Tafsir Al-Misbah…. 39 Abi Husain Muslim. h. Shahih Muslim. h.

untuk membeli perhiasan atau pakaian). maka seorang istri tidak boleh harus memaksakan diri untuk tidak mau tahu terhadap kekurangan tersebut dengan hanya mengharapkan pemberian nafkah suaminya saja. Dan sang suami pun harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan istri agar dalam memenuhi kebutuhan itu cukup untuk istri. dan bukan merupakan kewajiban. ia ‘wajib’ mencari nafkah bersama-sama suaminya demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga mereka. pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri hanya bersifat “membantu” suaminya. h. Muhammad Muhyidin. Jadi. 40 . 2003). Ke-I. Cet. Dan pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri itu terwujud karena dua hal40: Pertama. (Jakarta: PT. prinsip yang harus dipegang di sini adalah bahwa walaupun nafkah itu diberikan oleh seorang suami kepada istrinya sebagai hak bagi istrinya. Oleh karena itu. sekiranya memang nafkah yang diberikan oleh suaminya tersebut tidak mencukupi kebutuhan rumah tangganya. 260-261. melainkan juga untuk kegunaan suaminya (misal. karena kalau tidak itu akan memberatkan istri. pemenuhan akan kebutuhan bersama ini tidak mencukupi. tetapi kegunaan nafkah itu tidak semata-mata untuk kebutuhan istrinya saja (misal. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. makan dan minum). Dengan demikian. Kedua. harta yang diberikan oleh seorang suami pada intinya merupakan harta yang digunakan untuk kepentingan bersama.36 istri tidak bekerja mencari nafkah. karena nafkah yang diberikan oleh suaminya telah mencukupi kebutuhan istri dan kebutuhan rumah tangga mereka. Bantuan dalam pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri kepada suaminya di sini “tidak penting” untuk dilakukan (yakni tidak sebagaimana dalam kasus yang pertama). Lentera Basritama.

41 ˻˻˼ΓήϘΒϟ΍. Sebenarnya berbagai macam pendapat ulama di atas itu sejalan dengan anjuran Rasulullah saw. tetapi ada juga yang berpendapat enam hari sekali41. S. yang melarang setiap suami meninggalkan istrinya dalam waktu yang terlalu lama. Karena perbuatan yang demikian itu pada hakikatnya akan menyiksa perasaan istri42. Ada juga yang mengatakan bahwa melakukan hubungan suami istri itu wajib dilakukan setiap empat hari sekali.37 b. maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Selain hanya untuk memenuhi kebutuhan nafsu syahwat. Oleh karena itu. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. walaupun untuk tujuan berzikir. salah satu dari suami atau istri tidak boleh menghalangi yang lainnya untuk memenuhi hak berhubungan suami istri. memiliki keturunan merupakan salah satu tujuan dari ikatan perkawinan. dengan adanya nafsu syahwat itu maka setiap orang ingin memiliki keturunan.” (Q. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu. ˴ ˷ϟ΍ ˸΍Ϯ˵ ͉ ΍˴  ˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴  ˸΍Ϯ˵ ͋ ˴ ˴  ˸Ϣ˵ ˸Ό˶  ϰ͉ ˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˸ή˴  ˸΍Ϯ˵ ˸΄˴  ˸Ϣ˵ ͉ ˲ ˸ή˴  ˸Ϣ˵ ˵ ΂˴ ˶ ϪϠ ϘΗ ϭ Ϝδϔ Ϸ ϣΪϗϭ Θ η ϧ΃ ϜΛ Σ Η ϓ Ϝϟ Ι Σ ϛ΅ δϧ berfirman: “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam. Hak berhubungan suami istri ini ditetapkan oleh syara’. Al-Baqarah: 223). yang akhirnya disyariatkanlah perkawinan. Ada ulama berpendapat bahwa hukum memberikan nafkah batin (hubungan suami istri) bagi seorang suami apabila tidak ada halangan adalah wajib. beribadah dan jihad. Nafkah batin / Pergaulan Suami Istri Tidak dapat dipungkiri bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki nafsu syahwat. Allah swt.

h. Suami Idaman Istri Impian….˴ ϴ˶ ˶ ˸Ά˵ ˸ϟ΍˶ ͋ ˴ ˴ ˵ Ϯ˵ ˴ ͊ Ϣ˵ ͉ ˴˸΍Ϯ˵ ˴˸ϋ΍˴ Ϧ Ϩϣ Ϥ ήθΑϭ ϩ ϗϼϣ Ϝϧ΃ ϤϠ ϭ Kasmuri Selamat. 80 42 . 79. h. Kasmuri Selamat. Suami Idaman Istri Impian….

38 ˸Ϣ˵ ˸Ό˶ ϰ͉ ˴˸Ϣ˵ ˴ ˸ή˴ ˸΍Ϯ˵ ˸΄˴ ˸Ϣ˵ ͉˲ ˸ή˴ ˸Ϣ˵ ˵ ΂˴ ˶ Θ η ϧ΃ ϜΛ Σ Η ϓ Ϝϟ Ι Σ ϛ΅ δϧ tidak ada dosa bagi kalian untuk mendatangi istri-istri kalian dengan cara apapun yang kalian sukai. 480. ˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴  ˸΍Ϯ˵ ͋ ˴ ˴ Ϝδϔ Ϸ ϣΪϗϭ Dan kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemaslahatan untuk diri kamu di dunia dan akhirat. Vol 1. bukan semata-mata untuk melampiaskan nafsu46. maka datangilah. garaplah tanah tempat bercocok tanam kamu. bukan saja mengisyaratkan bahwa anak yang lahir adalah buah dari benih yang ditanam ayah. Arah yang lain berfungsi mengeluarkan najis dan kotoran. h. Sebaliknya syariat justru ingin mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi kalian43. Tafsir Al-Maragi…. Vol 1. Ayat di atas. Sperma adalah sesuatu yang suci dan menumpahkannya pun harus suci. Tafsir Al-Misbah…. jika hal ini kalian lakukan untuk mendapatkan keturunan dan kalian melakukannya pada tempat yang sebenarnya. Tafsir Al-Misbah…. 274. Quraish Shihab. Ciptakanlah suasana kerohanian agar benih yang diharapkan berbuah itu. Istri hanya berfungsi sebagai ladang yang menerima benih44. Sebab. Jil. h. Datangi ia kapan dan dari mana saja. asal sasarannya ke arah sana. yang menegaskan bahwa istri adalah tempat bercocok tanam. Berdoalah ketika melakukannya. karena itu lakukanlah ia dengan tujuan memelihara diri dari terjerumus kepada dosa. Vol 1. Tafsir Al-Misbah…. 43 Al-Maragi. bukan arah yang lain. lahir. h. h. 481. disertai oleh nilai-nilai suci45. 44 45 46 . 2. Quraish Shihab. 481. tumbuh dan berkembang. Quraish Shihab. syariat agama tidak bermaksud memberati kalian dan melarang kalian untuk menikmati kelezatan ini. Karena istri adalah ladang tempat bercocok tanam. bukan untuk menerima yang suci dan bersih.

Tafsir Al-Maragi…. Berilah kabar gembira orang-orang yang beriman yang imannya mengantarkan mereka mematuhi tuntutan-tuntutan ini48. Kalaupun ada cekcok selesaikan ke dalam. Di sisi lain. yang penting tujuan dari petani tercapai.39 Ϫ˷ϟ΍ ˸΍Ϯ˵ ͉ ΍˴ Ϡ ϘΗ ϭ Serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami istri. bahwa kamu kelak akan menemui- Nya. bukan sekedar untuk memperoleh kelezatan semata-mata. 637 H. Jil. Penyebutan istri sebagai “ladang” secara tidak langsung juga mengatakan bahwa suami itu adalah “petani” untuk itulah petani bebas mendatangi ladangnya kapan pun dan darimana pun. Tafsir Al-Misbah…. Karena itulah dilarang untuk menggauli wanita yang sedang haid dan pada tempat yang lain. Vol 1. sebab keadaan keduanya itu tidak akan pernah menghasilkan keturunan49. 481. Tafsir Al-Misbah…. h. Allah kelak akan menyelesaikannya. bahkan dalam segala hal. jangan sembunyikan sesuatu terhadap pasangan yang seharusnya ia ketahui. jangan membongkar rahasia rumah tangga yang seharusnya dirahasiakan. kecuali kalau terpaksa. h. Dan petani harus bisa menggarap ladangnya dan menjaganya dari segala hama. Jika demikian. ϩ ϗϼϣ Ϝϧ΃ ϤϠ ϭ ˵ Ϯ˵ ˴ ͊  Ϣ˵ ͉ ˴ ˸΍Ϯ˵ ˴˸ϋ΍˴ Ketahuilah. dan jangan selesaikan melalui orang lain.) yang banyak dikutip pendapatnya oleh Al-Biqa’i. 48 49 . h. karena kelak kamu akan menemui-Nya. Ayat ini menjelaskan bahwa hikmah menggauli wanita adalah untuk menjaga kelestarian jenis manusia melalui kelahiran. Jangan menduga Allah tidak mengetahui keadaan kamu tentang segala sesuatu yang kamu rahasiakan47. 2. Demikian kesan Al-Harrali. 274. Al-Maragi. serta ciptakanlah suasana 47 Quraish Shihab. Vol 1. Quraish Shihab. 481-482. jangan membohonginya. seorang ulama dan pengamal tashawuf (w.

sebagaimana petani membutuhkan ladang dan ladang membutuhkan petani. Tafsir Al-Misbah…. bahkan dalam segala hal. tumbuh dan berkembang. 51 Mohammad Fauzil Adhim. disertai dengan nilai-nilai suci50. . 193.51 Adapun tentang berapa lama boleh suami meninggalkan istri. Oleh karena itu. yang isinya tentang keluhan kesedihan karena sudah terlalu lama ditinggalkan oleh suaminya. berapa lamakah kaum wanita boleh bersabar apabila ditinggal oleh suaminya? Hafsah Menjawab: Subhanullah. 481. 81-82. Suami Idaman Istri Impian…. maka kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemasalahatan untuk dunia dan akhirat. Perempuan itu menjawab bahwa suaminya sedang berjihad fi sabilillah. Mencapai Pernikahan yang Barakah. Sementara tidak ada kekasih yang menguak hasratnya. nafkah batin harus diberikan oleh suami dengan baik. orang seperti ayah bertanya kepadaku 50 Quraish Shihab. Umar bin Khattab bertanya: Wahai anakku. Saib bin Jubair berkata52: “Pada suatu malam. 52 Kasmuri Selamat. Cet. bukan hanya untuk memuaskan nafsu yang tidak pernah kenyang. Vol 1. Karena itu suami dan istri saling membutuhkan. serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami-istri. Bahkan pada tingkat tertentu bisa menyebabkan munculnya ketegangan rumah tangga. Kemudian Umar pun bertanya tentang kemana suaminya. Ketika nafkah bathin ini tidak dilaksanakan oleh seorang suami dan jiwa terlalu lama menantikan belaian cinta dari suami.40 kerohanian yang agar benih yang diharapkan berbuah itu lahir. Dengan melihat kedua ayat di atas. dan memberikan yang terbaik. Ke-XXI. Besoknya Umar mengirim surat kepada suaminya dan menyuruhnya pulang. Untuk menciptakan itu. air mata bisa mengalir karena tidak kuat menahan rasa sepi yang mencekam. Kemudian kepada anaknya Hafsah. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. 2005). maka seks merupakan kebutuhan laki-laki dan perempuan. h. khalifah Umar bin Khattab berjalan-jalan keliling kota Madinah dan hal yang demikian itu sering ia lakukan. dari luar ia mendengar wanita tersebut mendendangkan syairnya. Secara kebetulan di dekat rumah salah seorang wanita yang pintunya terkunci. h. h.

Dan bergaullah dengan mereka secara patut. kasih dan sayang. Kewajiban yang harus selalu diperhatikan oleh suami sebagai kepala rumah tangga adalah menjaga kemuliaan istrinya dari hal-hal yang menyebabkan kehormatannya dihina atau hal-hal yang merendahkan martabatnya sebagai manusia. ˺̂˯Ύδϧ΍.. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka. Islam juga memandang hubungan dan jalinan suami-istri dengan menyifatinya sebagai hubungan cinta. tinggal di medan perang selama empat bulan dan kembali pulang selama sebulan. tentu saya tidak akan bertanya tentang masalah ini kepadamu. keamanan dan kesejahteraan. sayang menyayangi dan cinta mencintai. An-Nisaa: 19).. maka mulai saat itu khalifah Umar bin Khattab menetapkan untuk mujahidin berperang waktunya paling lama enam bulan.41 tentang perkara ini? Umar menjawab: Kalau bukan karena saya ingin memperhatikan permasalahan kaum muslimin. Berfirman: “. Hafsah menjawab: Lima bulan atau enam bulan. waktu berangkat sebulan. Mendengar jawaban dari anaknya itu. dan menegakkan unsur ini di atas pilihan dan kemauan mutlak agar semuanya dapat berjalan dengan sambut menyambut. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. Mempergauli istri dengan baik Islam memandang rumah tangga dengan mengidentifikasinya sebagai tempat ketenangan. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. S.” 2. Sang suami harus menjauhi hal-hal yang bisa melukai perasaannya dan berusaha sekuat mungkin untuk tidak mengingkari janji yang telah dibuat bersama53. ˴ ˴ ˸Π˴ ˴ ˱ Ό˸ϴ˴ ˸΍Ϯ˵ ˴ ˸Ϝ˴ ϥ˴ϰ˴ ˴ ˴ ͉ ˵ Ϯ˵ ˵ ˸ϫ˶ ˴ ϥ˶ ˴ ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶ ͉ ˵ ϭ˵ ˶ Ύ˴ ˴  Ϟό ϳϭ Ύ η ϫή Η ΃ δόϓ Ϧϫ ϤΘ ήϛ Έϓ ϑ ή Ϥ Α Ϧϫ ήη ϋϭ Tentang hal ini Allah swt.

306. . Jil 2. h.˱ήϴ˶ ˴ ˱ή˸ϴ˴ ˶ ϴ˶ ˵ ˷ϟ΍ ΍ Μ ϛ ΍ Χ Ϫ ϓ ϪϠ  ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶ ͉ ˵ ϭ˵ ˶ Ύ˴ ˴ ϑ ή Ϥ Α Ϧϫ ή η ϋϭ Dan bergaullah dengan mereka secara makruf. Tafsir Fi Zhilalil Quran…. ada ulama yang memahaminya dalam arti perintah untuk berbuat baik 53 Sayyid Quthb.

Kata ϑϭήόϣ.42 kepada istri yang dicintai maupun tidak.

Bahkan mawaddah yang diharapkan terjalin antara suami istri. Vol 2…. Quraish Shihab. 55 56 . tetapi berbuat baik masih harus diperintahkan. h. Sebagaimana ketika seseorang yang ingin menceraikan istrinya karena tidak mencintainya lagi. Penggalan ayat di atas melarang menyusahkan atau menyakiti istri oleh sebab apapun. Tafsir Al-Misbah…. tidak memaksa. Padahal katanya. 383. sedang makruf tidak mengharuskan adanya cinta54. ma’ruf mereka pahami mencakup tidak menganggu. tetapi ia adalah cinta plus56. Tafsir Al-Misbah…. Vol 2…. Apa yang dikemukakan Asy-Sya’rawi di atas. h. merasa senang bersamanya serta bergembira dengan kehadirannya. Asy-Sya’rawi merujuk kepada firman Allah yang menafikan adanya mawaddah atau cinta kepada orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya sekalipun orang-orang itu bapak. dalam ayat yang lain. seperti berzina atau nusyuz. Dia menjadikan perintah di atas tertuju kepada suami yang tidak mencintai lagi istrinya. agar kehidupan rumah tangga tidak berantakan hanya karena cinta suami istri telah pupus. Asy-Sya’rawi mengatakan. yakni berbuat ihsan dan berbaik-baik kepadanya. kecuali istri tersebut melakukan perbuatan yang keji yang nyata. anak atau saudara-saudara. Ulama Mesir yang meninggal tahun 1999. Walau cinta pupus. dan juga lebih dari itu. bukan saja dalam arti cinta. 383. Asy-Sya’rawi memiliki pandangan lain. Quraish Shihab. 382. Dia memerintahkan anak untuk bergaul dengan makruf kepada ibu bapak yang memaksa anak untuk tidak percaya keesaan Allah. sedang ma’ruf tidak harus demikian. ‘Umar bin 54 Quraish Shihab. Vol 2. Tafsir Al-Misbah…. Almawaddah menurutnya adalah berbuat baik kepadanya. Mawaddah pastilah disertai dengan cinta. h. Ini berarti berbeda antara makruf dengan cinta55. membedakan antara mawaddah yang seharusnya menghiasi hubungan suami istri dengan ma’ruf yang diperintahkan di sini. sungguh tepat.

Dan apabila suami tidak menyenangi istrinya karena keaiban akhlak atau fisik mereka yang tidak menyenangkan. menjawab. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. menyangkut segala sesuatu. Ahmad Daud dan Nasaa’i). Jangan memperketat nafkah mereka. tutur kata yang baik termasuk sedekah. “Seorang istri itu laksana botol.” Juga diingat. bersabarlah. tutur kata yang lembut. Atau menyambut mereka dengan wajah yang muram dan menyambut mereka dengan mengerutkan dahi58. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. maka penuhilah botol itu dengan minuman yang engkau sukai. R. melipur lara. 57  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. jangan menyakiti mereka melalui perkataan maupun perbuatan.” Orang saleh yang lain pernah berkata. Rasulullah pernah ditanya oleh seseorang. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. mana amanah yang engkau terima?”57 Suami harus memperbaiki pergaulannya dengan istri. untuk itu harus menggauli mereka dengan cara yang mereka senangi. “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan.60 Orang-orang saleh pernah berkata. termasuk pada mereka yang tidak disukai itu59.” (H.43 Khatab mengecamnya sambil berkata: “Apakah rumah tangga hanya dibina atas dasar cinta? Kalau demikian mana nilai-nilai luhur? Mana pemeliharaan. karena Allah menjadikan kebaikan itu menyeluruh. kita memerlukan sedikit humor. “Dalam menghadapi seorang wanita. “Apa hak istri yang wajib kita ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ penuhi?” Rasulullah saw. dan perhatian yang cukup.

h. Tafsir Al-Misbah….ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· Quraish Shihab. Vol 2. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Jil 4. Tafsir Al-Maragi…. Jilid. h. Al-Maragi. Al-Maragi. 384. h. Jil 4. 58 59 60 . 4. Tafsir Al-Maragi…. h. 383. 447. 384. Ahmad bin Hanbal.

44 Dengan melihat hadis di atas. juga harus menjaga kehormatan dan perasaan istrinya itu. Jadi. secara tidak langsung Islam melarang suami melukai perasaan istri dengan perkataan. Sebab larangan itu merupakan rasa kasihan dan sayang kepada mereka. yaitu demi kelanggengan suami istri dan terciptanya keluarga yang sakinah. walaupun dalam batas-batas yang dibenarkan oleh syariat karena istri tidak taat kepada suaminya boleh memukulnya. baik lahir maupun batin. akibatnya istri akan tersakiti secara fisik juga mentalnya. Karena hal itu yang akan membuka terjadinya pemukulan dan kekerasan lain oleh suami kepada istri. Menegakkan keadaan yang membolehkan karena suatu alasan. selain harus memberikan nafkah kepada istrinya. . seorang kepala rumah tangga mempunyai kewajiban. Karena memukul merupakan perubahan hukum dari kesulitan kepada kemudahan karena suatu alasan disebabkan latar belakang hukum asli. mawaddah dan rahmah serta menunaikan hak-haknya ketika hak-hak mereka ditinggalkan.

Sehingga yang dimaksud dengan peranan suami adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan oleh suami. 1996). h. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan1. (Jakarta: Balai Pustaka. Adapun peranan suami dalam rumah tangga menurut Ahmadi Sofyan dalam bukunya The Best Husband in Islam meliputi. h. dan menciptakan rumah tangga teladan. memberikan teladan.BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. Dan “suami” memiliki arti pria yang menjadi pasangan hidup resmi seorang wanita2. 751. bahwa merosotnya moral generasi muda saat ini. Memberikan Teladan Harus diakui. Sesungguhnya orang tua adalah teladan yang paling dekat dengan anak-anaknya. sayangnya ternyata seringkali orang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. bertanggung jawab. A. tidak lepas dari kemerosotan akhlak para orang tua. 860. Edisi ke-2. Kamus Besar Bahasa Indonesia. peran memiliki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat. Namun. 45 . 2 1 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Kamus Besar Bahasa Indonesia….

Cet. akan tetapi sepanjang hayat dikandung badan. Manusia dikatakan sebagai makhluk mulia di antara makhluk-makhluk ciptaan lainNya. The Best Husband in Islam…. Oleh karena itu memberikan teladan kepada anak merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan generasi yang dilahirkan orang tua dari benih-benih cinta mereka. The Best Husband in Islam…. yang harus diperlakukan dengan baik oleh seorang suami. Keutuhan dan kesuksesan dalam berumah tangga akan menjadi cermin bagi anak-anak yang dilahirkan ketika mereka berkeluarga nantinya. (Jakarta: Lintas Pustaka. mencegah mereka dari kemungkaran. h. 77. karena Ia menganugerahkan dengan akhlak. 5 . 3 Ahmadi Sofyan. Membangun sebuah keluarga bukan hanya untuk sehari atau dua hari. Karena isteri dan anak adalah amanah Allah swt. The Best Husband in Islam. 29-30. Ke-I. sedangkan sang istri pun lalai dalam memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga yang baik. maka ia tidak patut dikatakan sebagai manusia.46 tua lalai membimbing mereka dengan akhlak yang baik dalam perlakuan dan tindakan kita sehari-hari3. 4 Ahmadi Sofyan. Akhlak ini pun akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah swt. Ahmadi Sofyan. h. h. Begitu juga akhlak suami dalam rumah tangga terhadap isterinya dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya. 29. 2006). Di antara kewajiban seorang suami adalah mendidik keluarganya tentang hukumhukum agama5. Seorang suami diperintahkan untuk menasehati keluarganya. Kelalaian ini terjadi ketika sang suami tidak mampu memberikan teladan kepada istrinya dalam mendidik sebuah keluarga bahagia yang didambakan. Manusia yang tidak memiliki akhlak. Akibatnya anak-anak menjadi korban dari kelalaian seorang pendidik dalam rumah tangga4. memerintahkan mereka untuk melakukan kebaikan.

Jika isteri tidak taat kepadanya. Memperlakukannya dengan baik Allah swt. tidak mengucurkan darah. S. dan tidak meninggalkan bekas luka. memberinya pakaian yang sopan. jika isteri tetap tidak taat kepadanya. agar isterinya tidak membangkang seperti yang diperintahkan Allah swt.  ˺̂˯ΎδϨϟ΍. dan mendidiknya dengan didikan Islam. berfirman: “Dan bergaulah dengan mereka dengan cara yang baik” (Q.47 Adapun akhlak suami kepada istrinya adalah sebagai berikut6: 1. maka ia memiliki hak untuk memukul. An-Nisa: 19). ia pisah ranjang dengannya. dan tidak sampai membuat salah satu organ tubuhnya tidak dapat menjalankan tugas. yakni memukul bukan untuk menyakiti atau melukai. maka ia memberi makan isterinya dengan makanan yang baik. kepadanya dengan menasehatinya tanpa mencaci-maki atau menjelekjelekannya. Seorang suami yang memiliki akhlak dan memahami sang isteri tercinta.

˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶ ͉ ˵ ϭ˵ ˶ Ύ˴ ˴  ϑ ή Ϥ Α Ϧϫ ήη ϋϭ ͉ ˵ Ϯ˵ ˶ ˸ο΍˴ ˶ ˶ Ύ˴ ˴ ˸ϟ΍ϲ˶ ͉ ˵ ϭ˵ ˵ ˸ϫ΍˴ ͉ ˵ Ϯ˵ ˶ ˴ ͉ ˵ ˴ Ϯ˵ ˵ ˴ Ϯ˵ Ύ˴ ˴ ϲ˶ ͉ ϟ΍˴ Ϧϫ Αή ϭ ϊΟ πϤ ϓ Ϧϫ ήΠ ϭ Ϧϫ ψόϓ Ϧϫί θϧ ϥ ϓ ΨΗ Ηϼ ϭ “Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya (Pembangkangannya). Kemudian jika mereka mentaati kalian. dan pukullah mereka. An-Nisa: 34). maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka. berfirman:  ˼˽˯ΎδϨϟ΍. S. maka janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka” (Q. bersabda: Allah swt. Dalam hal ini Rasulullah saw.

˱ήϴ˶ ˴ ˱ ˷˶˴ ˴ Ύ˴ ˴ ˷ϟ΍͉ ˶˱ ϴ˶ ˴ ͉ ˶ ˸ϴ˴˴ ˸΍Ϯ˵ ˸Β˴ ˴ ˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˸ό˴ ˴˸ϥ˶ ˴ ΍ Βϛ ΎϴϠϋ ϥ ϛ ϪϠ ϥ· ϼ Βγ ϦϬ Ϡϋ ϐ Η ϼϓ ϜϨ σ΃ Έϓ ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

.. The Best Husband in Islam. h... 34-38.ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· 6 Ahmadi Sofyan.

forum-forum ilmiah dan lain-lain. Daud dan Nasaa’i).  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.” (H. Ahmad. R. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. Sebab kebutuhan untuk memperbaiki kualitas agama. Mengerjakan persoalan-persoalan yang urgen dalam agama kepada isterinya jika belum mengetahui Seorang suami wajib hukumnya memberikan kemudahan kepada isterinya dalam mempelajari agama. maka hendaknya memberinya izin untuk menghadiri pengajian. Jika tidak mampu untuk mengajari sendiri. Muslim). R. jika ia membenci sesuatu pada fisiknya. ia menyenangi yang lainnya” (H. dan minuman yang wajib diberikannya.7 ϩήϴϏ ϝΎϗ ϭ΍ ήΧ΃ ΎϬϨϣ ϲοέ ΎϘϠΧ ΎϬϨϣ ϩήϛ ϥ· ΔϨϣΆϣ ϦϣΆϣ ϙήϔϳϻ “Laki-laki mukmin tidak boleh membenci wanita mukminah.8 2. dan menyucikan jiwanya itu tidak lebih sedikit dari kebutuhannya terhadap makanan.48 “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. majelis ta’lim. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian.

447. 8 . h. Adib Bisri Musthofa. (Semarang: CV. yang keras. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. At-Tahrim: 6). h.˴ ϭ˵ ˴ ˸Ά˵ Ύ˴ ˴ Ϯ˵˴ ˸ϔ˴ ˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˴ ˴Ύ˴ ˴ ͉ϟ΍˴ Ϯ˵ ˸ό˴ Ύ˴˲ ΍˴ ˶ ˲ Ύ˴˶ ˲ ˴ ˶ Ύ˴˴ ϥ ήϣ ϳ ϣ ϥ Ϡό ϳϭ ϫήϣ΃ ϣ ϪϠ ϥ μ ϳ ϟ Ω Ϊη υ ϠϏ ΔϜ΋ Ϡϣ 7 Ahmad bin Hanbal. 871. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (Q. Shahih Muslim. S. Ύ˴ ˸ϴ˴˴ ˵ ˴ Ύ˴ ˶ ˸ϟ΍˴ ˵ Ύ͉ϟ΍Ύ˴ ˵ Ϯ˵ ˴ ˱έΎ˴ ˸Ϣ˵ ϴ˶˸ϫ˴˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˵ ϧ˴΍Ϯ˵ ΍Ϯ˵ ˴ ΁˴ ϳ˶ ͉΍Ύ˴ ͊ ˴Ύ˴ Ϭ Ϡϋ Γέ ΠΤ ϭ α Ϩ ϫΩ ϗϭ ΍ ϧ Ϝ Ϡ ΃ϭ Ϝδϔ ΃ ϗ Ϩϣ Ϧ άϟ Ϭϳ΃ ϳ Allah swt. 4. Terj. Asy-Syifa. . berfirman: “Hai orang-orang yang beriman. Muslim. Jilid. II. 1993) Juz.

h. membaca Al-Quran dan lain-lain sesungguhnya mereka telah membentengi anak-anak dari api neraka. Jil. Sebab. 208-209. 9 Al-Maragi. Ahmad Kusyairi. 450.   Membina keluarga dengan pembinaan yang terpadu dan kontinyu. Jadilah dirimu yaitu suami pelindung dari api Ϝδϔ ΃ ϗ neraka dengan meninggalkan maksiat9. pangan dan papan keluarga dengan cara yang halal. Hal ini sebagaimana sabda Nabi saw. 10 11 . puasa. 28. Ini berarti ia harus selalu mengondisikan dan memfasilitasi terwujudnya iklim yang mendorong semua anggota keluarga menjadi orang-orang yang bertakwa. h. yaitu suami harus membawa keluarganya kepada penjagaan dari api neraka dengan nasehat dan pelajaran. Jami’ Al-Hadis …. 259. h. Juz. Allah memerintahkan kaum mukmin pada umumnya untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka yang kayu bakarnya adalah manusia dan berhalaberhala pada hari kiamat. Untuk itu.49 ˸Ϣ˵ ˴ ˵ ϧ˴΍Ϯ˵ Quu anfusakum. Tafsir Al-Maragi…. harta yang haram di dapat dari cara yang haram justru menjerumuskan mereka ke dalam neraka. Membentengi keluarga dari api neraka dapat dilakukan dengan berbagai cara di antaranya10:  Membentuk mereka menjadi manusia yang bertakwa pada Allah dengan senantiasa menyeru mereka untuk mentaati Allah dan melarang mereka dari maksiat kepadaNya.11 Wa ahlikum. ketika orang tua membiasakan anak-anaknya shalat. 9. Menyiapkan sandang. maka neraka lebih berhak untuk (tempat tinggal) nya. Abdurahman Suyuti. “Setiap daging yang tumbuh (dalam tubuh manusia) dari sesuatu yang ϪΑϰϟϭ΃έΎϨϟΎϓΖΤδϟ΍ϪΘΒϧ΃ϢΤϟϞϛ ˸Ϣ˵ ϴ˶˸ϫ˴˴ Ϝ Ϡ ΃ϭ haram. Menghadirkan Surga di Rumah….

yakni sesuai dengan dosa dan kesalahan masing-masing penghuni neraka dan mereka juga senantiasa dan dari saat ke saat mengerjakan dengan mudah apa yang diperintahkan Allah kepada mereka14. Tetapi bagaimana kita menjaga 12 kendati mereka kasar – tidak juga berlebih dari apa yang diperintahkan Quraish Shihab. 14. bahwa Umar berkata ketika turun ayat itu. peliharalah diri kamu antara lain dengan meneladani Nabi dan pelihara juga keluarga kamu yakni istri. yang tidak mendurhakai Allah menyangkut apa yang Dia perintahkan kepada mereka sehingga siksa yang mereka jatuhkan – Allah.50 ˵ ˴ Ύ˴ ˶ ˸ϟ΍˴ ˵ Ύ͉ ϟ΍Ύ˴ ˵ Ϯ˵ ˴ ˱έΎ˴ ˸Ϣ˵ ϴ˶˸ϫ˴˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˵ ϧ˴΍Ϯ˵ ΍Ϯ˵ ˴ ΁˴ ϳ˶ ͉΍Ύ˴ ͊ ˴Ύ˴ Γέ ΠΤ ϭ α Ϩ ϫΩ ϗϭ ΍ ϧ Ϝ Ϡ ΃ϭ Ϝδϔ ΃ ϗ Ϩϣ Ϧ άϟ Ϭϳ΃ ϳ Hai orang-orang yang beriman. Jil. yaitu ketaatan kepada Allah dan menuruti segala perintah-Nya. Vol. “Wahai Rasulullah. Vol. Tafsir Al-Misbah…. Wahai orang-orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya hendaklah sebagian dari kamu memberitahukan kepada sebagian yang lain. Dan hendaklah kamu mengajarkan kepada keluargamu perbuatan yang dengannya mereka dapat menjaga diri mereka dari api neraka dan bawalah mereka kepada yang demikian ini melalui nasehat dan pengajaran13. Tafsir Al-Maragi…. ϥ ήϣ ϳ ϣ ϥ Ϡό ϳϭ ϫήϣ΃ ϣ ϪϠ ϥ μ ϳ ϟ Ω Ϊη υ ϠϏ ΔϜ΋ Ϡϣ Ϭ Ϡϋ ˴ ϭ˵ ˴ ˸Ά˵ Ύ˴ ˴ Ϯ˵˴ ˸ϔ˴ ˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˴ ˴Ύ˴ ˴ ͉ϟ΍˴ Ϯ˵ ˸ό˴ Ύ˴˲ ΍˴ ˶ ˲ Ύ˴˶ ˲ ˴ ˶ Ύ˴˴ Ύ˴ ˸ϴ˴˴ Di atasnya yakni yang menangani neraka itu dan bertugas menyiksa penghuni-penghuninya adalah Malaikat-malaikat yang kasar-kasar hati dan perlakuannya. Tafsir Al-Misbah…. 14. h. Telah diriwayatkan. Al-Maragi. yang keras-keras perlakuannya dalam melaksanakan tugas penyiksaan. anak-anak dan seluruh yang berada di bawah tanggung jawab kamu dengan membimbing dan mendidik mereka agar kamu semua terhindar dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia-manusia yang kafir dan juga batu-batu antara lain yang dijadikan berhala-berhala12. apa yang dapat menjaga dirimu dari api neraka dan menjauhkan kamu daripadanya. 326. h. 13 14 . h. 326. 259 Quraish Shihab. 28. kita menjaga diri kita sendiri.

Menghadirkan Surga di Rumah…. 327 Ahmad Kusyairi. Itulah penjagaan antara diri mereka dengan neraka15. Jil. h. Jil. 14. menjawab. Berbeda dengan persepsi kebanyakan orang yang menilai kesuksesan seseorang dengan standar materi. 262 Quraish Shihab. h. Ayah atau ibu sendiri tidak cukup untuk menciptakan satu rumah tangga yang diliputi oleh nilai-nilai agama serta dinaungi oleh hubungan yang harmonis17. 28. seperti kekayaan tampilan fisik. Ayat di atas juga secara langsung mengingatkan betapa tinggi dan penting kedudukan keluarga dalam Islam dan betapa perhatian terhadap keluarga harus diberikan dalam porsi yang besar. Ayat ini tertuju kepada perempuan dan lelaki (ibu dan ayah) sebagaimana ayat-ayat yang serupa (misalnya ayat yang memerintahkan berpuasa) yang juga tertuju kepada lelaki dan perempuan. tetapi itu bukan berarti hanya tertuju kepada mereka. “Kamu larang mereka mengerjakan apa yang dilarang Allah untukmu. gelar 15 dan Al-Maragi. Tafsir Al-Maragi…. sehingga tidak berlebihan sampai ada yang menyebutnya sebagai kitab keluarga18. Di dalam ayat ini terdapat isyarat mengenai kewajiban seorang suami mempelajari fardhu-fardhu agama yang diwajibkan baginya mengajarkannya pada keluarga mereka. 28. Al-Qur’an telah memberikan perhatian yang amat besar terhadap kehidupan keluarga. Tafsir Al-Maragi…. h. dan kamu perintahkan kepada mereka apa yang diperintahkan Allah kepadamu. Ini berarti kedua orang tua bertanggung jawab terhadap anak-anak dan juga pasangan masing-masing sebagaimana masing-masing bertanggung jawab atas kelakuannya. h.51 keluarga kita?” Rasulullah saw. Tafsir Al-Misbah…. Ayat di atas walau secara redaksional tertuju kepada kaum pria (ayah). Vol. 207.16 Ayat enam di atas menggambarkan bahwa dakwah dan pendidikan harus bermula dari rumah. 16 17 18 . 262 Al-Maragi.

52 serta jabatan. memberikan perlindungan yang memadai kepadanya dengan tidak mengizinkannya untuk merusak akhlak atau agamanya. Karenanya ayat  tersebut diawali dengan panggilan. isterinya melaksanakan ajaran-ajaran Islam beserta Sikap dan perilaku istri bisa menjadi cermin bagi kehidupan rumah tangga. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa” (Q. berfirman: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Melarangnya untuk mengumbar aurat dan berhubungan bebas (ikhtilat) dengan laki-laki yang bukan muhrimnya. Wanita termasuk bagian dari keluarga laki-laki dan penjagaan dirinya dari api neraka ialah dengan iman. Mewajibkan etikanya. Kamilah yang memberi rezki kepadamu. ΍Ϯ˵ ˴ ΁ ˴ ϳ˶ ͉΍ Ύ˴ ͊ ˴ Ύ˴ (Hai orang-orang Ϩϣ Ϧ άϟ Ϭϳ΃ ϳ yang beriman)19. Taha: 132). dan amal shaleh. 3. dan tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk menjadi wanita fasiq terhadap perintah Allah swt. Allah swt. Kami tidak meminta rezki kepadamu. dan pengetahuan sehingga ia bisa mengerjakannya seperti yang diperintahkan syariat. maka ayat di atas sesungguhnya juga memberikan pemahaman bahwa standar kesempurnaan dan kesuksesan seorang mukmin adalah sejauh mana ia sukses dalam menciptakan stabilitas keluarga setelah mampu menciptakan stabilitas diri. S. ˺˼˻Ϫσ. ˵ ˴ ˶ Ύ˴ ˸ϟ΍˴ ˴ ˵ ˵ ˸ή˴ ˵ ˸Τ͉ ˱ ϗ˸ί˶ ˴ ˵˴ ˸δ˴ Ύ˴Ύ˴ ˸ϴ˴˴ ˸ή˶ ˴ ˸λ΍˴ ˶ Ύ˴͉ ϟΎ˶ ˴ ˴˸ϫ˴˸ή˵ ˸΃˴ ΔΒϗ ό ϭ Ϛϗί ϧ Ϧ ϧ Ύ έ Ϛϟ΄ ϧ ϟ Ϭ Ϡϋ Βτ ϭ Γ Ϡμ Α ϚϠ ΃ ϣ ϭ Selain itu. Oleh karena itu seorang suami berkewajiban untuk mengajarkan dan melaksanakan ajaran Islam beserta etikanya kepada isterinya. Amal shaleh harus berdasarkan ilmu.

h. . 207. Menghadirkan Surga di Rumah….ϯ˴ ˸Ϙ͉ Ϡ˶ ϮΘϟ 19 Ahmad Kusyairi.

maka ia dapat mencakup keluarga besar Nabi Muhammad saw. Tafsir Al-Maragi…. dan hendaklah kamu sendiri memeliharanya. 8. lalu menyadari bahwa perintah tersebut berlanjut sepanjang hayat. Bahkan 20 Quraish Shihab. yang tercermin antara lain dalam pelaksanaan shalat. dan setiap kepala keluarga muslim agar Ύ˴ ˸ϴ˴˴  ˸ή˶ ˴ ˸λ΍˴  ˶ Ύ˴͉ ϟΎ˶  ˴ ˴˸ϫ˴ ˸ή˵ ˸΃˴ Ϭ Ϡϋ Βτ ϭ Γ Ϡμ Α ϚϠ ΃ ϣ ϭ dan perintahkanlah keluargamu melaksakan shalat secara baik dan bersinambung pada setiap waktunya dan bersungguh-sungguhlah engkau wahai Nabi Muhammad dalam bersabar atasnya. termasuk semua istri dan anak cucu beliau. Tafsir Al-Misbah…. hai Rasul keluargamu untuk mendirikan shalat. 402. Tetapi bila dilihat dari penggunaan kata ahlaka yang dapat mencakup keluarga besar. atau Kami tidak membebanimu untuk menanggung rezeki bagi dirimu atau keluargamu. dan beberapa putera beliau bersama ‘Ali ibn Abi Thalib ra. yakni dalam melaksanakannya20. yang beliau pelihara sepeninggal Abu Thalib. 21 . Kamilah yang memberi jaminan rezeki kepadamu. Al-Maragi. h. Kenikmatan dari kehadiran mereka dalam satu rumah tangga diperoleh melalui hubungan harmonis masing-masing anggota keluarga satu dengan yang lain serta hubungan yang harmonis dengan Allah swt. Jil. 28. h. Dan kesudahan yang baik di dunia dan di akhirat adalah bagi orang-orang yang menghiasi dirinya dengan ketakwaan. maka ia hanya terbatas pada istri Nabi yaitu Khadijah ra. karena nasehat dengan perbuatan akan lebih membekas dibanding dengan perkataan21. Kata ϚϠ ΃ ˴ ˴˸ϫ˴ keluarga. jika ditinjau dari masa turunnya ayat ini. Allah memerintahkan Nabi saw. Suruhlah. 259. ϯ˴ ˸Ϙ͉ Ϡ˶ ˵ ˴ ˶ Ύ˴ ˸ϟ΍˴  ˴ ˵ ˵ ˸ή˴  ˵ ˸Τ͉  ˱ ϗ˸ί˶  ˴ ˵˴ ˸δ˴  Ύ˴ Ϯ Θ ϟ ΔΒϗ ό ϭ Ϛϗί ϧ Ϧ ϧ Ύ έ Ϛϟ΄ ϧ ϟ Kami tidak meminta kepadamu rezeki dengan perintah shalat ini. Vol.53 Pada ayat ini disebut pasangan orang-orang beriman dan keluarganya.

juga bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat. Nabi saw. dan jika istrinya tidak mau bangun. Kata ρ). Ahmad). R.54 sementara ulama memperluasnya sehingga mencakup seluruh umat beliau22. seorang suami yang sukses dalam kehidupan berumah tangga adalah suami yang sukses dalam mengayomi keluarga. diperintahkan untuk lebih bersabar dalam melaksanakan shalat. ia memercikkan air pada wajahnya. karena shalat yang wajib bagi beliau adalah shalat lima waktu. mampu menempatkan keluarganya untuk menjadi generator dan inspirator bagi dirinya dalam  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. belajar secara bersama. Ini memerlukan kesabaran dan ketekunan melebihi apa yang diwajibkan atas keluarga dan umat beliau23. dengan penambahan huruf Penambahan itu mengandung makna penekanan. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. ˸ή˶ ˴ ˸λ΍ Βτ dari kata (ήΒλ΍) bersabarlah. Di antara hal yang dapat melanggengkan hubungan suami istri adalah saling membantu dalam ketaatan kepada Allah swt.24 Jadi. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. tetapi juga shalat malam yang diperintahkan kepada beliau. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. dengan mengalokasikan waktu khusus untuk beribadah secara berjamaah. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. dan jika suaminya tidak mau bangun. ΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣΖϣΎϗϩ΃ήϣ΍Ϳ΍ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ ΢πϧΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ Kemudian Rasulullah saw.

416. 8. 4. h. Abdurahman Suyuti. 402 Quraish Shihab.˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓ 22 Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. Jami’ Al-Hadis…. h. h. 23 24 . 403. Tafsir Al-Misbah…. Vol. 8. Juz. Vol.

Mampu mewujudkan keluarganya menjadi keluarga sakinah.55 memproduksi beraneka macam kebajikan. mawaddah dan rahmah. sebab suami yang diberi kepercayaan terhadapnya. Kemudian ia membeberkan rahasia hubungan suami isteri tersebut” (H. perbuatan dan lain sebagainya26. Seorang suami hendaknya menjadi orang yang paling dipercaya oleh isteri. bersabda:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. begitu pula sebaliknya. Muslim). Tidak membuka rahasia isterinya dan tidak membeberkan aibnya. 4. Tidak membuka rahasia dan tidak membeberkan aib isteri. dan isterinya bergaul dengannya.25 Hadist di atas merupakan dalil atas keharaman seseorang menyiarkan rahasia hubungannya di atas ranjang dengan istrinya baik berupa ucapan. Rasulullah saw. dituntut menjaga dan melindunginya. ϭϪΗ΃ήϣ΍ϰϟ·ϲπϔϳϞΟήϟ΍ΔϣΎϴϘϟ΍ϡϮϳΔϟΰϨϣͿ΍ΪϨϋαΎϨϟ΍ήηϦϣϥ· “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di sisi Allah ialah suami yang menggauli isterinya. R.

Seorang suami harus bisa berlaku adil terhadap istri-istrinya supaya tidak timbul perpecahan di antara mereka. jika memiliki isteri lebih dari satu orang. pakaian. minuman. Kado Pernikahan…. h. tempat tinggal 25 Abdurahman Suyuti. Berlaku adil terhadap isteri-isterinya. Jami’ Al-Hadis….ΎϫήγήθϨϳϢΛϪϴϟ·ϲπϔΗ 5. 130. Jika seorang suami kebetulan memiliki isteri lebih dari satu orang. h. 26 . 398. 2. Syaikh Hafiz Ali. Juz. Suami berkewajiban untuk berbuat adil terhadap mereka dalam hal makanan. maka ia memiliki tanggung jawab yang sangat besar yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt.

. S.” (Q.. berfirman: “Kemudian jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil.56 dan tidur.. An-Nisa: 3). Ia tidak boleh bersikap curang atau dzolim sedikit pun. tidaklah tepat karena keadilan yang dimaksudnya adalah dalam hal ˼˯ΎδϨϟ΍. Dalam Al-Quran Allah swt. S. maka kawinilah satu orang saja. An-Nisa: 129. Jadi apabila ada orang yang ingin menutup rapat-rapat pintu poligami dengan berdasarkan Q.. Jelas sekali bahwa keadilan yang maksud oleh ayat di atas merupakan keadilan dalam hal material. Karena hal tersebut bisa menimbulkan kemurkaan Allah swt.

˱ ˴ ˶ ΍˴ ˴ ˸΍Ϯ˵˶ ˸ό˴ ͉ ˴˸Ϣ˵ ˸ϔ˶ ˸ϥ˶ ˴  ΓΪΣ Ϯϓ ϟΪ Η ϻ΃ Θ Χ Έϓ ˶ ˸ϴ˴ ˸ϟ΍ ͉ ˵  ˸΍Ϯ˵ϴ˶ ˴  ˴ ˴  ˸Ϣ˵ ˸λ˴ ˴  ˸Ϯ˴˴  ˯Ύ˴ ͋ ϟ΍ ˴ ˸ϴ˴  ˸΍Ϯ˵˶ ˸ό˴  ϥ˴ ˸΍Ϯ˵ ϴ˶ ˴ ˸δ˴  Ϧ˴˴ Ϟ Ϥ Ϟϛ Ϡ ϤΗ ϼϓ Θ ήΣ ϟϭ δϨ Ϧ Α ϟΪ Η ΃ ό τΘ Η ϟϭ ˯ΎδϨϟ΍.

Mongol. 15. yang menganjurkan. China. sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung.27 Sebenarnya poligami sudah ada jauh sebelum Islam. yang menganjurkan manusia untuk melakukan poligami. Bahkan para uskup 27 Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. S. seperti bangsa Tibet. poligami juga sudah dikenal di kalangan orang-orang Jerman. Kado Pernikahan.˱ Ϥϴ˶ ͉ ˱έϮ˵ ˴ ˴ Ύ˴ ˴ ˷ϟ΍͉ ˶ ˴ ˸΍Ϯ˵ ͉ ˴ ˴ ˸΍Ϯ˵ ˶˸μ˵ ϥ˶˴ ˶ ˴ ͉˴ ˵ ˸ϟΎ˴ Ύ˴ ϭ˵ ˴ ˴ ˴ Ύ Σέ ΍ ϔϏ ϥ ϛ ϪϠ ϥΈϓ ϘΘΗϭ ΤϠ Η ·ϭ ΔϘϠόϤ ϛ ϫ έάΘϓ  ˺˻̂ imaterial (cinta): “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteriisteri (mu).. maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q.. Pada zaman Nazi. . karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai). walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. An-Nisa: 129). Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan). bukan Allah swt. Mesir. Persi dan Romawi. h. Tujuan mereka ialah untuk memperburuk citra Islam. bahwa sesungguhnya hanya Rasulullah saw.. Poligami sudah tersebar luas di kalangan bangsa-bangsa terdahulu. Musuh-musuh Islam menuduh.

Rasulullah saw. seperti: kemungkinan mandulnya seorang istri. R. Ath-Thabrani). atau terjangkiti penyakit parah. seperti Napoleon. Sedangkan Rasulullah saw.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ. dan kemampuan untuk berbuat adil harus kepada semua istri harus dimiliki. memiliki beberapa orang isteri karena alasan untuk perlindungan terhadap janda-janda yang ditinggal mati oleh suaminya. adalah sosok suami yang sangat adil terhadap isteri-isterinya. Dalam hal ini beliau mewasiatkan perlakuannya yang baik terhadap isteriisterinya: “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. merupakan satu kemungkinan yang tidak aneh? Apakah jalan keluar bagi suami yang dapat diusulkan untuk menghadapi kemungkinan itu? Bagamana ia menyalurkan kebutuhan biologis atau memperoleh dambaannya untuk memiliki anak? Poligami ketika itu adalah jalan yang paling ideal.29 Selain itu. Jadi tidak benar tuduhan orang-orang yang mengatakan bahawa: Islam adalah yang mempelopori poligami28. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. banyak kondisi yang merupakan alasan logis untuk tidak menutup pintu poligami dengan syarat-syarat yang tidak ringan.57 memperbolehkan poligami kepada beberapa orang raja setelah masuknya agama Kristen ke Eropa.

308.. 4.. Abdurahman Suyuti. Jami’ Al-Hadis…. 29 . h. Juz. h. 16.ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 28 Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’.. Kado Pernikahan.

Yang bisa menjadi indikasi terpenuhinya tanggung jawab. Terj. Oleh sebab itu. (Jakarta: AMZAH. Cet. pekerjaan dan dirinya secara seimbang. Husain Syahatah. Pada saat itu. 10. juga bertanggung jawab atas anak-anaknya. Ke-I. Laki-laki adalah pemimpin. Ia harus mempertanggung jawabkan apa yang telah ia lakukan kepada dirinya sendiri. masyarakat dan juga tentunya kepada Allah swt. 31 . Tanggung jawab ini bertambah. dan berdakwah dengan bijaksana (bil hikmah) dan tutur kata yang ramah (mau’izah hasanah). yang tentu akan bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya. kategori ini adalah menjalankan ibadah. sehingga tidak terjadi tindakan ekstrem dalam pengimplementasiannya. tuntutan yang menjadi beban bagi seorang laki-laki semakin menumpuk. Tanggung jawab terhadap Allah swt dan agamanya Salah satu tanggung jawab seorang laki-laki adalah menegakkan dan menjaga agamanya. begitupula dalam masalah tanggung jawab yang harus diemban. h. h. baik dengan berlebih-lebihan maupun sebaliknya. Dalam hal ini para ahli fiqih dan ulama telah membahas banyak masalah tanggung jawab laki-laki dalam Islam. 4. Ke-I. Mereka menyimpulkan bahwa macam-macam tanggung jawab tersebut sebagai berikut30: 1. 30 Husain Syahatah. karena agama merupakan pilar utama dalam kehidupan seorang muslim31. melakukan amal sholeh. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. 2000). keluarga. setelah ia menyelesaikan masa lajangnya. Arif Chasanul Muna. seorang laki-laki harus mengetahui dengan baik karakter dan macam-macam tanggung jawab yang harus diembannya. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. Cet. Sebelum menikah. Di samping itu harus bertanggung jawab atas isterinya. Bertanggung Jawab Menjadi seorang suami bukanlah hal yang gampang. (Jakarta: Gema Insani.58 B. 2005). Oleh karena itu ruang lingkup pertanggung jawabannya semakin luas. seorang laki-laki bertanggung jawab untuk memenuhi tuntutan-tuntutan agama. Syariat Islam memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini dan menjadikannya sebagai salah satu tujuan mulia.

 Tanggung jawab terhadap anak-anaknya dan memberi mereka nafkah. The Best Husband in Islam…. Yang termasuk dalam kategori tanggung jawab ini adalah sebagai berikut:   Pendidikan rohani untuk memperkuat intensitas dan kualitas ibadah kepada Allah swt. h. memperhatikan pendidikan mereka. bisa dilakukan dengan semangat dan wacana baru. 10. Dengan memperhatikan hal ibadah.   Tanggung jawab terhadap kedua orang tua dengan berbakti.  Memberikan waktu-waktu luang untuk istirahat. …. menjaga dan memberikannya nafkah kepada keduanya. dan membimbingnya dengan penuh kecintaan. Pendidikan jasmani untuk memperkuat kemampuan jasmani. menggaulinya dengan baik. Ahmadi Sofyan. Tanggung jawab terhadap sanak kerabatnya dengan menjalin silaturrahmi. 32 Husain Syahatah. h. dan berbuat baik kepada mereka. amal baik dan usaha mencari nafkah yang halal bisa terlaksana dengan baik. dengan menjaga dan memenuhi tuntutan-tuntutannya33. Tanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Dengan terjaganya kesehatan. mempersiapkan kemampuan mereka dan mengemban tanggung jawab mereka di masa mendatang.59 2. Bertanggung jawab terhadap anggota keluarga dalam posisinya sebagai pemimpin dalam rumah tangga Tanggung jawab ini terbagi menjadi beberapa bagian32:  Tanggung jawab terhadap isteri dengan memberikannya nafkah. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. 3. ibadah. dan usaha mencari nafkah yang halal. menebarkan rasa kasih sayang. amal baik. 41 33 .  Mempererat hubungan baik dengan orang lain dengan memenuhi hakhaknya dan membantu penyelesaian kepentingan-kepentingan mereka.

Seiring dengan pendapat di atas. dengan disertai niat beribadah. Dalam sabda Rasulullah saw. dari Ibnu Umar ra. Suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga. disebutkan: ̂˼ϞΤϨϟ΍. dan ia akan dimintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya itu di hadapan Allah swt35. Tanggung jawab terhadap profesi yang digelutinya dalam mencari rezeki yang baik dan halal. firman Allah swt: “Mereka akan ditanya tentang apa yang kalian pernah lakukan” (Q. dalam Islam terdapat hukum-hukum tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya. Menularkan keahlian yang dimiliki kepada orang lain (berbagi keahlian atau ilmu)34. Menjaga keikhlasan dalam bekerja dengan berniat untuk ibadah. Sebagai dalil tentang hal itu.60 4. An-Nahl: 93). Hukum itu meliputi poin-poin sebagai berikut: 1. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:     Mencari pekerjaan yang halal yang akan menjadi sumber pendapatan finansial yang baik. S. Bekerja dengan optimal dan sempurna.

˴ Ϯ˵˴ ˸ό˴ ˸Ϣ˵ Ϩ˵ Ύ͉ ˴ ͉ ˵˴ ˸δ˵ ˴˴  ϥ ϠϤ Η Θ ϛ Ϥϋ Ϧϟ΄ Θϟϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϭ ω΍έ ϡΎϣϹ΃ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϢϜϠϛϭ ω΍έ ϢϜϠϛ Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϩΪϴγ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϡΩΎΨϟ΍ϭ ΎϬΘϴϋέ Ϧϋ ΔϟϮΌδϣϭ ΎϬΟϭί Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϪϴΑ΃ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ ϝΎϗ Ϊϗ ϥ΃ ΖΒΣϭ ϝΎϗ ϪΘϴϋέ  ϢϠδϣϭέΎΨΒϟ΍ϩ΍ϭέ.

The Best Husband in Islam…. …. 35 . h. 151. 11 Ahmadi Sofyan. Imam itu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya.ϪΘϴϋέϦϋϝϮΌδϣϭω΍έϢϜϠϛϭϪΘϴϋέ ΖϴΑ ϲϓ Δϴϋ΍έ Γ΃ήϤϟ΍ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ “Masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan masing-masing dari kamu bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Seorang lakilaki pemimpin terhadap keluarganya dan bertanggung jawab atas 34 Husain Syahatah. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. h.

hartanya. menafklahi. menyambungkan hubungan silaturrahim39. Suami hendaknya berusaha mewujudkan keseimbangan antara tugas dan tanggung jawab. dirinya. Semua itu merupakan dasar dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. Dan masing-masing dari kamu adalah pemimpin da bertanggung jawab akan kepemimpinannya” (H. anaknya. Perempuan itu pemimpin dalam rumah suaminya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. Tanggung jawab suami dalam Islam memiliki cakupan yang sangat luas. Bukhari dan Muslim). meliputi tanggung jawab terhadap agamanya. 3. istrinya. jangan sampai tanggung jawab itu membuat pekerjaan lain terbengkalai38.61 kepemimpinannya. seperti membantunya melaksanakan ajaran agama. ilmunya dan pekerjaannya37. Keluarganya. 4. menggaulinya dengan baik. Pelayan itu pemimpin dalam harta tuannya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya.36 2. R. membantunya dalam urusan rumah tangga jika diperlukan. menjaga kehormatan dan menghiburnya. Dalil tentang hal ini terdapat ˱ ͉ ˴ ͉ Ϣ˵ ˴ ˸ϴ˴ ˴ ˴ ˴ ˴ Ύ˴ ˸ϴ˴˶΍Ϯ˵ ˵ ˸δ˴ ͋˱ Ο΍˴ ˸ί˴˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴˸Ϧ͋ Ϣ˵ ˴˴ ˴˴  ˸ϥ˴˶ ˶ Ύ˴ ΁˸Ϧ˶ ˴ ΓΩϮϣ ϜϨ Α ϞόΟϭ Ϭ ϟ· ϨϜ Θϟ Ύ ϭ ΃ Ϝδϔ ΃ ϣ Ϝϟ ϖϠΧ ΃ ϪΗ ϳ ϣϭ dalam firman-Nya: ˻˺ϡϭήϟ΍. Seorang suami memiliki kewajiban dan tanggung jawab kepada istrinya. Ia berkata: Dan saya menduga bahwa beliau teah bersabda: Seorang lakilaki (anak) adalah pemimpin dalam harta ayahnya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya.

134. Vol. dkk. 37 Husain Syahatah. Sunarto.˴ ϭ˵ ͉ ˴ ˴ ˴ ˳ ˸Ϯ˴ ͋˳ Ύ˴ ΂˴˴ ˶˴ ϲ˶ ͉ ˶˱ ˴ ˸Σ˴ ˴ ϥ ήϜϔΘϳ ϡ Ϙϟ Ε ϳ ϟ ϚϟΫ ϓ ϥ· ΔϤ έϭ 36 Bukhari. Husain Syahatah. h. 1993). 9-10. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga…. 113. 2. (Semarang: CV. h. Ahmadi Sofyan. h. Asy-Syifa. The Best Husband in Islam…. Shahih Bukhari. h. Terj. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. 152. 38 39 .

ϝΎϗˮήϴΧ˯ΎδϨϟ΍ϱ΃ϢϠγϭϪϴϠϋͿ΍ϞλͿ΍ϝϮγέϞΌγΓήϳήϫϲΑ΃Ϧϋ Hal itu dijelaskan dalam hadits Rasulullah saw. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. Bertanya kepada Rasulullah saw. ketentraman. Tentang bagaimanakan istri yang baik? Rasulullah menjawab: Jika disuruh dia taat.62 “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. ra. Sebagai hasilnya nanti. seperti zakat atau sedekah40. R. tidak keluar rumah tanpa izin suaminya. menjaga kehormatan. Kewajiban-kewajiban istri terhadap suaminya menurut syariat adalah taat kepadanya selama bukan maksiat. ikut berpartisipasi dalam acara-acara kekeluargaan dan masyarakat. melahirkan anak. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. ia menjaga diri dan harta suaminya” (H. 5.: ϪϟΎϣϭ ΎϬδϔϧϲϓ ϩήϜϳ ΎϤϴϓ ϪϔϟΎΨΗϻϭήϣ΃ ΍Ϋ΍ ϪόϴτΗϭ ήψϧ΍Ϋ΍ ϩήδΗϱάϟ΍ “Abu Huraira. keharmonisan dan rasa cinta. Ar-Rum: 21). S. Ahmad). jika diberi kebaikan dia membalas dengan kebaikan. akan tercipta kedamaian. jika dipandang ia menyenangkan hati. jika ia ditinggal pergi oleh suami.41  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. mengurus rumah. berdandan untuk suami. membantu suami mengeluarkan nafkah. menjaga harta. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya.

menurunkan bakat. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. 2. menjaga amalan ibadah. memberikan pendidikan moral. 251. 6. Jilid. h. 154. dan 40 Ahmadi Sofyan. Ahmad bin Hanbal. 41 . h. seperti memberikan pendidikan yang Islami. memberikan latihan tentang urusan rumah tangga dan kehidupan. Kewajiban dan tanggung jawab sebagai orang tua kepada anak. The Best Husband in Islam…. menafkahi dan menyekolahkan.

taat selama tidak dalam kemaksiatan. menggantikannya dalam urusan agama.63 mengajar berdakwah di jalan Allah swt42. berperilaku baik. ˴ ˴ ˶ ˸ϟ΍ ˴ ˴ Ϩ˶  ͉ ˴ ˵˸Β˴  Ύ͉ ˶ ˱ ϧΎ˴ ˸Σ˶ ˶ ˸ϳ˴ ˶΍˴ ˸ϟΎ˶ ˴  ˵ Ύ͉ ˶ ͉ ˶ ˸΍ϭ˵ ˵ ˸ό˴  ͉ ˴ ˴ ͊ ˴  ϰ˴ ˴ ˴ ήΒϜ ϙΪ ϋ ϦϐϠ ϳ ϣ· Ύ δ · Ϧ Ϊϟ Ϯ Αϭ ϩ ϳ· ϻ· ΪΒ Η ϻ΃ ϚΑέ πϗϭ ˱ Ϥϳ˶ ˴  ˱ ˸Ϯ˴  Ύ˴ ˵ ͉ Ϟ˵ ˴  Ύ˴ ˵ ˸ή˴ ˸Ϩ˴  ˴ ˴  ͈ ˵ Ύ˴ ˵ ͉ Ϟ˵ ˴  ˴ ˴  Ύ˴ ˵ ˴ ˶  ˸ϭ˴ Ύ˴ ˵ ˵ ˴ ˴ Ύ ήϛ ϻ ϗ ϤϬϟ ϗϭ Ϥϫ Ϭ Η ϻϭ ϑ΃ ϤϬϟ ϘΗ ϼϓ Ϥϫϼϛ ΃ ϤϫΪΣ΃ ˻˼˯΍ήγϹ΍. melakukan haji dan umrah untuk keduanya. serta berdoa untuk keduanya43. Kewajiban anak terhadap orang tua dalam Islam adalah berbuat baik. menafkahi keduanya saat keduanya membutuhkan. memuliakan dan menghormatinya. Sebagai hasil dari tanggung jawab ini maka akan terlahir anak-anak yang shaleh. 7.

Dalil mengenai hal ini adalah firman Allah: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. ˳ . AlIsra’: 24). sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Q. maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. kasihilah mereka keduanya. Al-Isra: 23). Juga firmanNya: ˻˽˯΍ήγϹ΍.” (Q. S. S ϲ˶ Ύ˴ ͉ ˴  Ύ˴ ˴  Ύ˴ ˵ ˸Ϥ˴ ˸έ΍ ͋ ͉  Ϟ˵ ˴  ˶ ˴ ˸Σ͉ ϟ΍ ˴ ˶  ͋ ͊ ϟ΍ ˴ Ύ˴ ˴  Ύ˴ ˵ ˴ ˸ξ˶ ˸Χ΍˴ ϧ ϴΑέ Ϥϛ ϤϬ Σ Ώέ ϗϭ ΔϤ ή Ϧϣ ϝά Ρ ϨΟ ϤϬϟ ϔ ϭ “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu.

Menyia-nyiakan. 154. Husain Syahatah. dan melampaui batas dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawab. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. 136. mengurangi. 43 . h. h. The Best Husband in Islam…. merupakan perbuatan yang bertentangan 42 Ahmadi Sofyan.˱ήϴ˶ ˴ ΍ ϐλ 8.

akibatnya kehidupan menjadi sempit. tetangga. Seperti dalam firmanNya: “Dan barang siapa yang menentang peringatanku. Hilangnya tanggung jawab kepemimpinan suami terhadap keluarga dan anaknya.    Anak-anak lari dari rumah dan melenceng dari jalan yang lurus. dan sikap saling hormat dalam rumah tangga. Thaha: 124). dosa dan kejahatankejahatan dalam rumah. Membiarkan keluarga saat keluarga tertimpa bencana yang pelik.64 dengan syari’at.  ˺˻˽Ϫσ. kelembutan. kasih sayang. adalah seperti berikut ini44:        Pasangan suami istri dan anak-anak yang memiliki perangai jahat yang bertentangan dengan syariat Allah swt. sakit. maka ia kan mendapatkan kehidupan yang sempit” (Q. S. Adanya tekanan jiwa dan rusaknya urusan rumah tangga. Menyebarluaskan kehormatan rumah tangga di antara keluargakeluarga dekat. serta beberapa kesalahan lain. Rusaknya nama baik Islam dan kaum muslimin. Sebagai contoh bentuk kemaksiatan. Perangai-perangai di atas bertentangan dengan syariat Allah swt. Lemahnya keharmonisan. Membuka rahasia rumah tangga. dan teman-teman. dan ditimpa masalah. Tersebarnya kejahatan sosial. Ia membiarkan begitu saja tanpa ada penyelesaian.

. h. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. Persoalan ini dapat diselesaikan 44 Husain Syahatah. 137.˱ ϜϨ˴ ˱ ˴ ϴ˶ ˴ ˵ ˴͉ ˶ ˴ ϱ˶ ˸ϛ˶ Ϧ˴ ˴ ˴ ˸ϋ˴˸Ϧ˴ ˴ Ύ ο Δθ όϣ Ϫϟ ϥΈϓ ή Ϋ ϋ νή ΃ ϣϭ 9. Perangai-perangai yang tidak sesuai dengan syariat dan kelalaian tanggung jawab suami dalam rumah tangganya.

sesuai dengan aturan syariat. ˱ ͉ ˴ ͉ Ϣ˵ ˴ ˸ϴ˴ ˴ ˴ ˴ ˴ Ύ˴ ˸ϴ˴˶΍Ϯ˵ ˵ ˸δ˴ ͋˱ Ο΍˴ ˸ί˴˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴˸Ϧ͋ Ϣ˵ ˴˴ ˴˴ ˸ϥ˴˶ ˶ Ύ˴ ΁˸Ϧ˶ ˴ ΓΩϮϣ ϜϨ Α ϞόΟϭ Ϭ ϟ· ϨϜ Θϟ Ύ ϭ ΃ Ϝδϔ ΃ ϣ Ϝϟ ϖϠΧ ΃ ϪΗ ϳ ϣϭ “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. Langkah-langkah penyelesaian secara Islami yang dapat ditempuh untuk menanggulangi pengaruh kurangnya tanggung jawab suami terhadap 45 Allah swt. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. Adanya sistem pahala dan sanksi. S. 10. Adanya sanksi yang Islami dalam menindak sikap yang terlarang menurut syariat. Ar-Rum: 21). Mengadakan silaturrahmi dan menunaikan hak-hak mereka. Menerapkan prinsip musyawarah dalam urusan rumah tangga. dengan saran ini juga akan dapat menghindarkan perasaan takut dan akan memperoleh keberkahan hidup. Kebersamaan dan mengemban tanggung jawab masyarakat terhadap keluarga. Selain itu. Adanya aturan sebagai pengontrol dan pengawas untuk rumah tangga. Adanya program untuk menenangkan jiwa. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. membenarkan dalam firmanNya: ˻˺ϡϭήϟ΍. sesuai dengan ajaran dan cara-cara yang baik. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang.65 dengan melakukan langkah-langkah penyelesaian secara Islami seperti berikut ini45:         Memberikan pendidikan yang Islami untuk seluruh anggota keluarga. teman-teman dan tetangga. Saran-saran ini dapat mewujudkan rumah tangga muslim yang harmonis dan penuh kasih sayang. berlandaskan kepada asas pendidikan yang formal. setahap demi setahap.

˴ ϭ˵ ͉ ˴ ˴ ˴ ˳ ˸Ϯ˴ ͋˳ Ύ˴ ΂˴˴ ˶˴ ϲ˶ ͉ ˶˱ ˴ ˸Σ˴ ˴ ϥ ήϜϔΘϳ ϡ Ϙϟ Ε ϳ ϟ ϚϟΫ ϓ ϥ· ΔϤ έϭ Ahmadi Sofyan. h. . 157. The Best Husband in Islam….

adalah meningkatkan pendidikan rohani. menyuruh berbuat yang makruf.66 rumah tangganya. konsistensi terhadap perangai-perangai yang baik. dan terciptanya kepemimpinan yang senantiasa mengajak masyarakat kepada dakwah di jalan Allah swt46. niscaya mereka mendirikan sembahyang. menciptakan kelompok yang mengajak kepada yang baik dan mencegah yang mungkar yang dapat diterima oleh orang banyak dengan baik. Alangkah lebih baik jika kami menutup hukum-hukum Islam tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya ini dengan firman Allah  ˽˺ΞΤϟ΍. S. pendidikan akhlak. menjelaskan hal itu dalam firmanNya: “(Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi. Al-Hajj: 41). dan mencegah dari perbuatan yang mungkar. menunaikan zakat. ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶ ΍ϭ˵ ˴ ˴˴ ˴ Ύ˴ ͉ ϟ΍΍˵ ˴ ΁˴ ˴ Ύ˴͉ ϟ΍΍Ϯ˵ Ύ˴ ˴˶ ˸έ˴ ˸ϟ΍ϲ˶ ˸Ϣ˵ Ύ͉ ͉ ͉ ϥ˶˴ ϳ˶ ͉΍ ϑ ή Ϥ Α ήϣ΃ϭ Γ ϛΰ ϮΗ ϭ Γ Ϡμ ϣ ϗ΃ ν ΄ ϓ ϫ ϨϜϣ · Ϧ άϟ Allah swt. dan kepada Allahlah kembali segala urusan” (Q. mendalami ajaran agama.

swt: ˻˺έϮτϟ΍. Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka. S. dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan.˶ Ϯ˵ ˵˸ϟ΍˵ ˴ ˶ Ύ˴ ˶ ͉˶˴ ˶ ˴ Ϩ˵ ˸ϟ΍˶ ˴ ΍˸Ϯ˴ ˴ ˴ έ ϣ΄ ΔΒϗ ϋ ϪϠϟϭ ήϜ Ϥ Ϧϋ Ϭϧϭ ˸Ϧ͋  Ϣ˵ Ύ˴ ˸Θ˴˴ Ύ˴ ˴  ˸Ϣ˵ ˴ ͉ ͋ ˵  ˸Ϣ˶ ˶  Ύ˴ ˸Ϙ˴ ˸ϟ˴ ˳ Ύ˴ ϳ˶ ˶  Ϣ˵ ˵ ͉ ͋ ˵  ˸Ϣ˵ ˸Θ˴ ˴ ͉ ΍˴  ΍Ϯ˵ ˴ ΁ ˴ ϳ˶ ͉΍˴ ϣ ϫ Ϩ ϟ΃ ϣϭ ϬΘϳέΫ ϬΑ Ϩ Τ ΃ ϥ Ϥ ΈΑ ϬΘϳέΫ Ϭ όΒΗ ϭ Ϩϣ Ϧ άϟ ϭ “Dan orang-orang yang beriman. dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” (Q. AthThur: 21).

˲ ϴ˶ ˴ ˴ ˴ ˴ Ύ˴ ˶ ˳ ˶ ˸ϣ΍͊ ˵ ˳ ˸ϲ˴ Ϧ͋ Ϣ˶ ˶˴ ˴ Ϧ ϫέ ΐδϛ ϤΑ Ήή Ϟϛ ˯ η ϣ ϬϠϤϋ ϊϠπϟ΍ϰϓΊηΝϮϋ΃ϥ΍ϭϊϠοϦϣΖϘϠΧΓ΃ήϤϟ΍ϥΈϓ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ϭ ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ΝϮϋ΃ϝΰϳϢϟϪΘϛήΗϥ·ϭϪΗήδϛϪϤϴϘΗΖΒϫΫϥ·ϩϼϋ΃  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.

The Best Husband in Islam…. h. 158. .΍ήϴΧ ΖϜδϴϟϭ΃ήϴΨΑϢϠϜΘϴϠϓ΍ήϣ΃ΪϬη΍ΫΈϓ ήΧϷ΍ϡϮϴϟ΍ϭͿ΍ΎΑϦϣΆϳ ϥΎϛ Ϧϣ Rasulullah saw pun pernah berwasiat kepada seorang laki-laki: 46 Ahmadi Sofyan.

758. 47 Muslim. dan jika dibiarkan. Jika ia menjadi seorang suami. Muslim). atau diam. yaitu menciptakan rumah tangga (sesuatu yang berkenaan dengan keluarga) yang penuh dengan kedamaian. h. R. 769.. h.. bersemangat. Sedangkan sakinah adalah kedamaian. Suami Idaman Istri Impian. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Sebelum menciptakan rumah tangga yang sakinah. Juz. ketentraman. II. h. ia akan melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. seorang suami harus memiliki kepribadian suami yang shaleh. agar suami sukses membentuk keluarga sakinah. 48 49 50 . dia akan tetap bengkok. 1. penuh perhatian serta berlapang dada. Kasmuri Selamat. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita. Sesungguhnya membangun rumah tangga itu membutuhkan perjuangan yang luar biasa beratnya.47 C. kebahagiaan. ditanggapinya dengan kata yang baik. Berpegang Teguh Kepada Syariat Allah Laki-laki yang shaleh adalah seorang laki-laki yang senantiasa berpegang teguh kepada syariat Allah dalam segala urusan kehidupannya. ketenangan. Jika anda mencoba meluruskannya.67 “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita sebaik-baiknya” (H. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 870. Adib Bisri Musthofa …. ketentraman.. Ia tunaikan kewajiban-kewajiban yang Allah telah tentukan keduanya. karena jenis itu diciptakan dari tulang rusuk yang terbengkok. ketenangan dan kebahagiaan. h. Shahih Muslim. ialah orang yang apabila melihat suatu keadaan. dimulai dari pemancangan pondasi aqidah dan pilar-pilar akhlak. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Terj. Kasmuri Selamat mengemukakan beberapa kepribadian suami shaleh50: 1. Menciptakan Rumah Tangga Sakinah Rumah tangga adalah sesuatu yang berkenaan dengan keluarga48.49 Jadi menciptakan rumah tangga sakinah. Berhubungan dengan itu. dia akan patah.

Seimbang antara Hak dan Kewajiban Dalam kehidupan sehari-hari sikapnya tidak tamak. tidak menuntut lebih banyak dari yang semestinya. Ia tidak pernah menyia-nyiakan kewajibannya. Laki-laki yang shaleh tentu akan membahagiakan istrinya.68 2. kewajiban tersebut ia tunaikan sebelum menuntut haknya. bahkan ia menerima dengan rela terhadap kekurangan-kekurangan yang ada. 3. Berpedoman Kepada Petunjuk Rasulullah saw. Dalam kehidupan berumah tangga ia senantiasa berpedoman kepada hadis ϩ΍ϭέ.

R.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ.52 Ituah kesaksian agung Rasulullah saw. bagi suami yang shaleh. Yang maksudnya: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Ath-Thabrani). Timidzi). Disamping itu ciri-ciri dari laki-laki shaleh yang membahagiakan kehidupan rumah tangga itu ialah53:  Mendirikan rumah tangga semata-mata karena Allah swt. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. R. dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. ϢϬ΋ΎδϨϟ ϢϛέΎϴΧ ϢϛέΎϴΧϭ ΎϘϠΧ ϢϬϨδΣ΃ ΎϧΎϤϳ· ϦϴϨϣΆϤϟ΍ ϞϤϛ΃ Rasulullah saw. kesaksian kebajikan yang diiringi dengan kesempurnaan iman serta akhlak yang mulia.51 ϯάϣήΘϟ΍ “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya.

63.. Jami’ Al-Hadis….. Kasmuri Selamat. Juz. 4. Suami Idaman Istri Impian. 2. Abdurahman Suyuti.. 2. Juz. h. 308. h. Jami’ Al-Hadis …. 52 53 .ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 51 Abdurahman Suyuti. h.

Bersabar dan menerima kelemahan istri dengan hati yang terbuka. Senantiasa menjaga tentang keselamatan mereka.69       Melayani dan menasehati Istri dengan sebaik-baiknya. Membina sebuah rumah tangga yang sakinah. wa rahmah. karena ia akan melunturkan nama baik dan prestasi suami selaku pemimpin rumah tangga. agar mahligai rumah tangga yang dibangun dengan landasan cinta dan kasih sayang menjadi teladan bagi penghuninya maupun generasi yang akan lahirkan. Menyediakan keperluan dan tempat tinggal yang layak untuk mereka. Namun. serta meyakini bahwa segala sesuatu yang dijadikan Allah swt pasti terdapat hikmah yang tersembunyi di sebaliknya. mawaddah. Memberi kasih sayang dan rel berkorban apa saja demi kepentingan dan kebahagiaan bersama. Senantiasa bertenggang rasa dan tidak menuntut sesuatu di luar kemampuan istri.      Memberi nafkah kepada istri dan anak-anak menurut kadar kemampuan. Bertanggung jawab menidik akhlak istri dan anak-anak sesuai dengan kehendak Islam.  Mengelakkan agar jangan terlalu mengikuti kemauan istri. Tidak mencaci istri di hadapan orang lain dan tidak memuji wanita lain di hadapannya. Semua orang Islam berharap dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. adalah dambaan dari setiap suami istri yang berikrar dalam cinta dan kasih sayang. . Menciptakan rumah tangga sakinah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bersabar dan menghindari memukul istri dengan pukulan yang memudaratkan. Menjaga hati dan perasaan istri.

39. seringkali kemudi menjadi rebutan antara suami istri. Akan tetapi. dan bersikeras menunjukkan arah tujuan yang diarungi. Sehingga ketika sang suami sudah berlumuran keringat. ketentraman dan kenyamanan bathin para penghuninya. bekerja keras. Sri Mulyati. kegelisahan dan penderitraan.70 ternyata ketika bahtera itu mulai mengarungi lautan yang luas. dan sejahtera dalam suasana cinta dan kasih sayang diantara anggota-anggotanya55. Ternyata merindukan rumah tangga sakinah harus benar-benar disertai dengan kesungguhan. yakni mengerahkan segala daya dan upaya dalam pengertian yang sebenarnya. Begitu banyak di antara kita yang merindukan berumah tangga menjadi suatu yang teramat indah. The Best Husband in Islam…. kenyataan yang ada. Hari demi harinya hanya diisi kecemasan. kekerasan. 43-46. Bahkan tidak jarang diakhiri dengan kenistaan yang berujung dengan perceraian sehingga melahirkan penderitaan yang berkepanjangan. ketakutan. penuh dengan pesona cinta dan kasih sayang. Keluarga/rumah tangga adalah sebuah institusi terkecil di dalam masyarakat yang berfungsi sebagai wahana untuk mewujudkan kehidupan yang tentram. Sesungguhnya rumah tangga itu bisa dijadikan pusat ketenangan. Ahmadi Sofyan mengatakan ada empat kiat minimal menuju keluarga yang sakinah54: 1. 54 Ahmadi Sofyan. 55 . bahagia. Relasi Suami Istri dalam Islam…. h. aman. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. kita saksikan deretan antrian orang-orang yang gagal dalam menciptakan rumah tangga bahagia. bersimbah peluh. damai. ia akan selalu merindukan untuk pulang ke rumah. h. Mereka berusaha menjadi nakhoda yang handal. terutama bagi anak-anak yang dilahirkan.

Seperti yang terdapat dalam firman Allah Q. At-Tahrim: 6. Untuk itulah kita membutuhkan orang lain agar bisa melengkapi kekurangan kita guna memperbaiki kesalahan kita. diperbudak dan dinistakan oleh apa yang dimilikinya. Rumah tangga bahagia adaah rumah tangga yang dengan sadar menjadikan sikap saling menasehati. Jadikan rumah tangga sebagai pusat nasehat Suami istri hendaknya mengetahui bahwa semakin hari semakin banyak yang harus dilakukan. bukanlah rumah tangga yang memiliki status sosial keduniawian.71 Ketika rumah mampu dijadikan sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. 2. saling memperbaiki. 3. Tidak pula rumah tangga yang para penghuninya adalah penuh dengan deretan titel dan gelar. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ilmu Rumah tangga yang ditingkatkan derajatnya oleh Allah swt. serta saling mengoreksi 56 Sri Mulyati. Tidak jarang pula rumah tangga yang berlimpah dengan kekayaan justru membuat penghuninya di “miskinkan” oleh keinginan-keinginan. maka anak-anak pun akan rindu berkumpul bersama dengan orang tuanya. Hendaknya sesudah memantapkan niat kita kepada Allah untuk mengarungi bahtera rumah tangga. akan mampu menjadi pelepas dahaga. Merawat dan mendidik anak merupakan tugas bersama suami istri56. Relasi suami istri dalam Islam…. maka kekayaan yang harus dimiliki dalam berkeluarga adalah ilmu. Hal ini dapat dipahami dari teks-teks Al-Quran dan Hadis. Bahkan justru hal seperti itu seringkali memisahkan kita dengan kebahagiaan bathin dan ketentraman jiwa. Menciptakan rumah sebagai pusat ketenangan bathin dan ketenangan jiwa. S. h. 54 .

begitupula sebaliknya. Suami yang baik adalah suami yang mau dinasehatin oleh sang istri. yang tentu cermin akan mampu membuat sebuah penampilan penghuninya menjadi lebih baik. menyegarkan yang layu. 4. selalu dinanti cahayanya dan membuat gembira bagi yang terkena pancaran cahayanya. mawaddah wa rahmah yang hendaknya dilakukan oleh keluarga muslim di era modern in. Sehingga tidak ada yang diucapkan selain kebaikan tentang keluarga yang telah dibangun. Karena betapa memilukan sekaligus memalukan jika ada keluarga muslim yang melakukan tindakan kekerasan rumah tangga seperti yang akhir-akhir ini terjadi. Tidak ada koreksi yang paling aman selain koreksi dari keluarga kita sendiri. Apabila sebuah rumah tangga mulai saling menasehati. maka rumah tangga tersebut bagaikan cermin. Demikianlah empat kiat menuju keluarga sakinah. . menumbuhkan bibit-bibit. Jadikan rumah tangga sebagai pusat kemuliaan Hendaknya suami istri mampu menjadikan rumah tangga seperti cahaya matahari. Menerangi kegelapan. Keluarga yang mulia adalah keluarga yang bisa menjadi contoh kebaikan bagi keluarga yang lainnya.72 dalam kebenaran dan kesabaran sebagai kekayaan yang berharga dalam rumah tangga. Karena keduanya tidaklah boleh merasa lebih baik dan lebih berjasa dalam membangun rumah tangga.

maka suami itu akan memimpin. yang menjadi kewajibannya dan sangat menentukan akan terwujudnya rumah tangga yang sakinah. sehingga ia bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi peranannya. maka suami itu akan sukses sebagai kepala rumah tangga dan rumah tangganya akan menjadi rumah tangga yang sakinah. Ketiga: Islam melalui Al-Quran dan Sunnah telah memberikan tuntunan yang sangat jelas bagi seorang laki-laki berupa karakter-karakter yang saling melengkapi 73 . Kedua: seorang suami yang shaleh pasti tahu peranannya. bahkan ia akan selalu lebih memperhatikan kewajibannya terlebih dahulu dibanding dengan haknya. Apabila suami telah melaksanakannya dengan baik. bukan berarti peranan istri tidak menentukan. kedudukan dan kewajibannya.BAB IV PENUTUP A. Walaupun peranan suami sangat menentukan. karena ia tahu semua itu akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. jika demikian maka rumah tangga yang sakinah akan terwujud. mendidik dan memberikan teladan bagi anak-anaknya dalam segala hal. karena antara suami dan istri akan saling melengkapi. Kesimpulan Dari uraian skripsi ini dapat ditarik tiga kesimpulan: Pertama: seorang suami yang sholeh. sebagai kepala rumah tangga pasti tahu fungsi.

Yang paling utama haruslah yang seagama. suami dan istri harus bisa bekerjasama dengan baik. Seperti memilih sekolah yang Islami. Ingat semua itu akan dipertanggung jawabkan kepada Allah swt. Untuk itu pendidikan harus menjadi suatu kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi. apalagi pendidikan agama. yang akhirnya akan menjadi suami shaleh. Amanah tersebut pun akan dimintakan pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Apabila laki-laki tersebut mampu memiliki karakter-karakter itu. tidak boleh disalahgunakan. Anak adalah amanah Allah yang harus dijaga dan dipelihara bersama. B. 4. Hak memimpin keluarga yang dimiliki oleh seorang suami. mawaddah wa rahmah pasti akan terwujud. Karena tanggung jawab suami dan istri sama besar dan beratnya. sehingga suami semena-mena terhadap anggota keluarga. bahkan tidak mungkin untuk dicapai. baik itu dari pihak laki-laki atau perempuan.74 dalam membentuk laki-laki yang shaleh. memperhatikan pergaulan anak dan menciptakan suasana keberagamaan di dalam rumah. karena apabila rumah tangga yang dibangun berdasarkan beda agama maka akan menimbulkan berbagai masalah pemberian pendidikan agama pada anak dan rumah tangga yang sakinah. Dalam menciptakan keluarga yang sakinah. Saran-saran 1. mawaddah wa rahmah. apalagi mentelantarkannya. Sebelum melangsungkan pernikahan sebaiknya teliti dalam memilih pasangan. saling melengkapi dan menghargai. rumah tangga yang sakinah. . 2. 3. mawaddah wa rahmah sulit.

Muhammad. (Yogyakarta: Wihdah Press. Nasy’at. Terj. Bukhori Abu Syauqi. Kisyik. Cet. Cet. 1993). (Semarang: CV. Ke-1. Chumaidi Umar. Abdurrahman. 2005).75 DAFTAR PUSTAKA Abdulloh. Salim Basyarahil. 1990). Cet. ‘Adil. (Bandung: Al-Bayan. 1993). Asy-Syifa. Ke-1. Cet. Ke-3. Maragi. Majid. (Bandung: Mizan. Terj. Mencapai Pernikahan yang Barakah. Ke-1. Hery Noer Aly. Ke-8. Cet. Cet. Terj. Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. M. Abdul. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. dkk. Toha Putra. Daudin. Masri. Hasyimi. Karakteristik Lelaki Shalih. Ke-1. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Cet. Cet. Muhammad. (Jakarta: Gema Insani. . Cet. Rusli. (Yogyakarta: Arina. Tafsir Al-Maragi. (Jakarta: Gema Insani Press. 1993). Menjadi Suami Tercinta. Rosihan. Fauzil. Hamid. Terj. Ke-XXI. Gisymar. Shahih Bukhari. Ke-3. Ke-11. 2007). 2000). Cet. Bukhari. 1996). Fathi. Sholeh. 1996). Menjadi Muslim Ideal. Adhim. Ilmu Tafsir. Ke-1. Ida Nursida. Amin. Terj. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). (Jakarta: PT Mitra Pustaka. Ke-1. Kado Cinta untuk Istri. Hanya untuk Suami. Nabi Suami Teladan. 1999). 2003). (Bandung: Pustaka Setia. (Pasuruan: Hilal Pustaka. Terj. Jibril. Sulaiman. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (Semarang: CV. Ke-1. dkk. (Jakarta: Balai Pustaka. A. Ahmad. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Lembaga Darut-Tauhid. Ke-2. Ali. 2000). (Beirut: Daar Al-Fikr). Cet. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. Ahmad Baidowi. Sunarto. 2005). Mohammad. Cet. Fathu Al-Bari: Sarah Shahih Bukhari. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. Terj. Abu. Ahmad bin Hanbal. Anwar. 1988). Cet.

Sabri. “Membina Keluarga Sakinah”. ______________. Ahmad. Cet. Ilmu Pendidikan. Shahih Muslim. Abdurrahman.. 2007). Sayyid. Ke-X. (Jakarta: Kalam Mulia. Ke-I. Kusyairi. Ke-I. dkk. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Bingkai Cinta Sepasang Merpati. Husain. (Semarang: CV.76 Muhyidin. Shahih Muslim. Ke-3. Ke-1. 2005). . M. Alisuf. Ke-1. 2005). (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). 1999). 2007). Relasi Suami dalam Islam. Sofyan. “Bahagia Menjadi Suami Ideal dan Istri Ideal”. Ahmadi. Selamat. Cet. Jami’ Al-Hadis. Cet. Asy-Syifa. Suyuti. Kasmuri. Cet. (Beirut: Daar Al-Fikr). Terj. Adib Bisri Musthofa. Husain Syahatah. Shihab. Terj: As’ad Yasin. Suami Idaman Istri Impian. Ibnu Ali. (Jakarta: Lintas Pustaka. 2000). Ke-1. The Best Husband in Islam. 1993). Ulumul Quran II. Cet. Majdi. Abi. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Husain. Muhammad. (Jakarta: Gema Insani Pres. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. ________________. dan Keserasian Al-Quran. 2000). Rofi’I. Cet. Lentera Basritama. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia. 2003). Cet. Terj. Ke-2. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Sayyid. (Jakarta: AMZAH. _________________. (Jakarta: Gema Insani. Ke-I.. Mulyati. Taat. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. 2007). (Jakarta: PT. Ke-1. 2006). 1994). Cet. Syahatah. (Jakarta: Aillah. Amir. (Jakarta: Lentera Hati. (Beirut: Daar ibn Hazm). Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. (Bandung: Pustaka Setia. Ke-11. Wawasan Al-Qur’an. (Bandung: Mizan. 1997). Cet. 2004). Nasution. Quthb. Ahmad. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. Ke-6. Jalaluddin. Cet. Terj. Arif Chasanul Muna. Cet. Tafsir Al-Misbah: Pesan. Suhail. Syadali. Ahmad. 2000). Quraish. Cet. Kesan. Fathi. Ke-I. Sri. Cet. UIN Syarif Hidayatullah. Menghadirkan Surga di Rumah. Muslim.

Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. 1994). Selasa.qalam. Tafsir. Ali. Cet. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.77 Syuasyi’. 2007). Abdul Roysad Shiddiq. 1997). (Jakarta: Gema Insani Press.id. . Ke-2. Ke-8. Hafizh. Terj. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. oleh Hamid. Cet. Ahmad. Ke-1. www. 20 Nopember 2007. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Cet. Kado Pernikahan. (Bandung: Remaja Rosda Karya.or. Wahjoetomo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful