P. 1
PERANAN+SUAMI+DALAM+MEMBINA

PERANAN+SUAMI+DALAM+MEMBINA

|Views: 900|Likes:
Published by Tedi Sophatika

More info:

Published by: Tedi Sophatika on Apr 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2012

pdf

text

original

Sections

  • A. Latar Belakang Masalah
  • B. Identifikasi, Pembatasan dan Perumusan Masalah
  • C. Tujuan dan Manfaat Penulisan
  • D. Metode Pembahasan
  • E. Tinjauan Pustaka
  • A. Fungsi Suami
  • B. Kedudukan Suami
  • C. Kewajiban Suami
  • A. Memberikan Teladan
  • B. Bertanggung Jawab
  • C. Menciptakan Rumah Tangga Sakinah
  • A. Kesimpulan
  • B. Saran-saran
  • DAFTAR PUSTAKA

PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008/1429 H

LEMBAR PERNYATAAN
Bismillahirrahmanirrahim Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Nim Jurusan Fakultas : Asral Puadi : 104011000046 : Pendidikan Agama Islam : Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dengan ini saya menyatakan 1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar strata satu (S1) di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Jika kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan karya asli saya atau merupakan jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima sangsi berdasarkan Undang-undang yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Jakarta, 15 Juli 2008

Asral Puadi

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING SKRIPSI

PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

Di bawah bimbingan

Prof. Dr. H. Salman Harun, M. A NIP. 150 062 568

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008 M/1429 H

Lembar Pengesahan Panitia Ujian

LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi berjudul: “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan telah dinyatakan lulus dalam Ujian Munaqasyah pada 22 Juli 2008 di hadapan dewan penguji. Karena itu, penulis berhak memperoleh gelar sarjana S1 (S. Pd.I) dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

Jakarta, 22 Juli 2008 Panitia Ujian Munaqasyah Ketua Panitia (Ketua Jurusan/Program Studi) Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Sekretaris (Sekretaris Jurusan/Prodi) Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Penguji I Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Penguji II Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Mengetahui: Dekan, …………… ……………………. ………….. ……………………. ………….. ……………………. Tanggal ………….. Tanda tangan …………………….

Prof. Dr. Dede Rosyada, M. A. NIP. 150 231 356

yang akhirnya menjadi tanggung jawabnya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar suami tidak merasa sebagai kepala rumah tangga yang berhak melakukan apa saja terhadap keluarganya sesuai dengan yang ia inginkan. apalagi melakukan kekerasan dalam rumah tangga. serta mendidiknya. sehingga angota keluarga itu merasa tentram berada di dalam keluarganya. Justru sebaliknya suami harus bisa menjaga dan mengayomi seluruh anggota keluarganya. tidak semua suami mengerti dan memahami tentang peranannya dalam rumah tangga yang menjadi tanggung jawabnya. Menghadapi kenyataan tersebut suami terlebih dahulu harus mengetahui kedudukan dan fungsinya dalam keluarga. sesuai dengan kedudukan suami dalam rumah tangga. baru kemudian suami itu akan mengetahui peranan yang menjadi tanggung jawabnya. terkadang suami cenderung ingin lepas dari peranannya itu. terutama dalam membina keluarga yang sakinah juga akan terlihat pada masyarakat. yang umumnya dilakukan oleh kaum pria. maka diperoleh data-data bahwa Islam telah menetapkan peranan-peranan yang dimiliki oleh suami.ABSTRAK Asral Puadi “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” Islam telah menetapkan bahwa suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga dan bertanggung jawab terhadap apa yang ia pimpin. bahkan tidak mau peduli sama sekali. Peranan suami dalam hal ini memegang kedudukan yang sangat penting dalam menciptakan keluarga yang sakinah. yaitu suami. i . Sehingga suami akan lebih mudah dalam melaksanakan peranannya dalam membina rumah tangga yang sakinah. dimana peranan itu akan menjadi tangung jawab suami dan akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah di akhirat kelak. Dengan menggunakan metode Tafsir Maudhu’i (Tematik). mawaddah warahmah. Namun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Oleh sebab itu dirasa sangat perlu adanya pemahaman tentang peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Peranan suami. Selain itu dampak dari ketidak mengertian dan pemahaman suami tentang peranannya sebagai kepala rumah tangga.

Segenap Bapak dan Ibu dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya kepada penulis selama menjalankan kuliah. telah mengantar penulis menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Jakarta. Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam dan Sekretaris Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. segala puja dan puji hanya milik Allah Tuhan Semesta Alam. berkat Rahmat. kerja kerasnya. Taufik dan Inayah-Nya. walaupun waktu. Oleh karena itu. semoga Allah selalu menjaga serta memberikan rahmat. demi selesainya skripsi ini dan agar bermanfaat bagi penulis dan pembaca sekalian. tenaga dan pikiran telah diperjuangkan dengan segala keterbatasan kemampuan yang penulis miliki. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada kekasih Allah pejuang agama Islam dan teladan teladan yang terbaik Nabi Muhammad saw. nikmat beserta karunia-Nya kepada mereka. penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada: 1. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan sebagaimana yang diharapkan. Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. ii . dengan curahan cinta dan kasih sayangnya. Sebelumnya penulis mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada kedua orang tua tercinta. serta doa yang selalu dipanjatkan. 2. motivasi serta bimbingan dari berbagai pihak. Selama penyusunan skripsi ini dan selama penulis belajar di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam. beserta keluarga. skripsi ini dapat terselesaikan. sahabat-sahabatnya dan kepada seluruh umat Islam di seluruh alam. penulis banyak mendapatkan bantuan.KATA PENGANTAR Alhamdulillah. pada kesempatan yang berbahagia ini.

Bapak Drs. 7. Kepada segenap teman-teman seperjuangan PAI kelas B-04 dan temanteman kosan di Bait An-Najwa. sebagai penasehat akademik yang telah membimbing penulis selama menjadi mahasiswa. Seluruh keluarga di rumah khususnya orang tua tercinta “My Endless Love” Apak (Muris) dan Amak (Nurisna) yang telah mencurahkan segala kasih sayang dan tenaganya. memberikan pengalaman dan motivasi serta doa kepada penulis. 5. membalas kebaikan dan bantuan yang telah mereka berikan selama penulisan. serta yang selalu memberikan semangat dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Kepada semuanya yang telah membantu penulisan skripsi ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Apabila terdapat kekurangan dan kekhilafan dalam penulisan skripsi ini mohon dimaafkan.4. mencurahkan tenaga. penulis mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. dan kemudahan dalam memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berharga bagi penulis dengan penuh kesabaran dan dedikasi yang tinggi dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini. serta special for Vera Fauziah yang selama ini selalu saling melengkapi.. MA. Semoga skripsi ini dapat membuka cakrawala yang lebih luas bagi pembaca serta menambah pengetahuan dan semoga bermanfaat untuk kita semua. yang telah meluangkan waktu. Amin… Jakarta. 15 Juli 2008 Penulis iii . sebagai dosen pembimbing materi dan teknik penulisan skripsi ini. 6. Salman Harun. Elman Sadri. Bapak Prof. H. pengertian. Dr. perhatian. semoga Allah swt.

........ Bertanggung Jawab ....... B.... Menciptakan Rumah Tangga Sakinah .............................. i ii iv BAB I PENDAHULUAN .................... 1 1 11 12 12 13 BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA .................... C................. 15 15 23 29 BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH ......................................................................... Saran-saran ................................. ................................................................. D................................. Fungsi Suami ..................................... Latar Belakang Masalah............................. Tinjauan Pustaka .................... A..... A............. B............................. Pembatasan dan Perumusan Masalah ............ B............................................................... 73 73 74 DAFTAR PUSTAKA ...... Daftar Isi .. Kesimpulan ........................................................................................................................................ 45 45 58 67 BAB IV PENUTUP ........................................ Memberikan Teladan .......................... B.......... E........................................................................................................... Kedudukan Suami ............................. Metode Pembahasan .......................................................................................DAFTAR ISI Abstrak ........................................................................................................ A............................... A.................................. Identifikasi.......................................................................................... Tujuan dan Manfaat Penulisan .............. Kewajiban Suami .................................................................. C........... 75 LAMPIRAN ............ Kata Pengantar .............................. C............................................................

h. dan sebagainya.2 Nasy’at Al-Masri. Ke-8. Dan Islam pulalah yang telah membawa dunia menuju revolusi besar dalam berbagai aspek kehidupan. (Jakarta: Gema Insani Press. dengan izin Allah. sehingga umat yang patuh pada aturan yang dibuat akan menemukan suatu kebahagiaan dan kedamaian. Latar Belakang Masalah Islam merupakan risalah terakhir dari langit ke bumi yang universal. Islam menata hidup perkawinan dengan sempurna. Terj. Salim Basyarahil. maka lahirlah putera-puteri yang mungil. h. Cet. Nabi Suami Teladan. Melalui perkawinan manusia dapat saling mengasihi. dengan perantaraan seorang suami dan istri.BAB I PENDAHULUAN A. Islam tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dengan penciptanya tetapi juga mengatur hubungan antara manusia dengan manusia.1 Aturan itu diramu dengan sangat sempurna. karena masalah ini adalah masalah pokok yang sangat vital. menjalin hubungan kekeluargaan dan meneruskan keturunan. 11 1 . 1993). 11. Nabi Suami Teladan…. Kehidupan perkawinan merupakan industri pertama bagi umat sesudahnya untuk meningkatkan industri selanjutnya. 2 1 Nasy’at. Bayangkan. dengan perantaraan hubungan material dan individual.

saling memerlukan. Karena itu. pernikahan adalah salah satu di antara tandatanda kekuasaan Allah.4 Menurut pasal 1 undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974. menjelaskan bahwa “perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang lakilaki dengan perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”.5 Perjanjian yang dibuat oleh seorang muslim untuk menjadikan seorang muslimah sebagai istri.3 Mendambakan pasangan merupakan fitrah sebelum dewasa.6 ˱ ˴ ˸Σ˴ ˴ ˱ ͉ ˴ ͉ Ϣ˵ ˴ ˸ϴ˴ ˴ ˴ ˴ ˴ Ύ˴ ˸ϴ˴˶΍Ϯ˵ ˵ ˸δ˴ ͋˱ Ο΍˴ ˸ί˴˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴˸Ϧ͋ Ϣ˵ ˴˴ ˴˴ ˸ϥ˴˶ ˶ Ύ˴ ΁˸Ϧ˶ ˴ ΔϤ έϭ ΓΩϮϣ ϜϨ Α ϞόΟϭ Ϭ ϟ· ϨϜ Θϟ Ύ ϭ ΃ Ϝδϔ ΃ ϣ Ϝϟ ϖϠΧ ΃ ϪΗ ϳ ϣϭ ˻˺ϡϭήϟ΍. Oleh karena itu.2 Hikmah diciptakan oleh Allah manusia berpasang-pasangan yang berlainan bentuk dan sifat. serta dengan perempuan itu sendiri. merupakan perjanjian yang dibuat atas nama Allah. akan tetapi yang lebih penting lagi adalah membuat perjanjian dengan Allah. sehingga dapat hidup berkembang selanjutnya. Karena itu hidup sebagai suami istri bukanlah semata-mata sebuah ikatan yang dibuat berdasarkan perjanjian dengan manusia. yaitu dengan wali dari pihak perempuan dan dengan keluarga perempuan itu secara keseluruhan. dan dorongan yang sulit dibendung. agama mensyariatkan dijalinnya pertemuan antara laki-laki dan perempuan. adalah agar masing-masing saling membutuhkan. mengarahkan pertemuan itu sehingga terlaksananya “perkawinan” dan beralihlah kerisauan laki-laki dan perempuan menjadi ketentraman dan sakinah.

h. Cet. berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 21: Amir Taat Nasution. 14. Ke-11. 192. 4 3 M. 1. (Bandung: Mizan. h. Quraish Shihab. h. 1994). 6 . Cet.˴ ϭ˵ ͉ ˴ ˴ ˴ ˳ ˸Ϯ˴ ͋˳ Ύ˴ ΂˴˴ ˶˴ ϲ˶ ͉ ˶ ϥ ήϜϔΘϳ ϡ Ϙϟ Ε ϳ ϟ ϚϟΫ ϓ ϥ· Allah Swt. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. Cet. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 5 Rusli Amin. Cet. Ke-1. 2000). Ke-11. Wawasan Al-Qur’an. 1999). (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 2003). Ke-3. h. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Alisuf Sabri. Ilmu Pendidikan. 24.

supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. ada ketenangan. dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Maka dari itu. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. yaitu menciptakan ketentraman dan keselamatan dari segala bentuk kejahatan yang ditimbulkan oleh orang lain. rasa kasih dan rasa sayang sebagai suatu ketenangan yang dibutuhkan oleh masing-masing individu – lakilaki dan perempuan . karena tidak dapat dipungkiri bahwa kualitas hubungan suami dan istri dalam rumah tangga sangat mempengaruhi keluarga menjadi sakinah mawaddah wa rahmah.ketika jauh dari pasangannya. A. Rumah tangga yang menjadi surga dunia! tidaklah identik dengan limpahan materi. Ar-Rum: 21). An-Nahl: 80). 1990).8 Lembaga Darut-Tauhid.. 82. S. haruslah bersama-sama antara suami dan istri untuk mengekalkan cinta yang merupakan anugerah dari Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Q. Chumaidi Umar..7 Islam menjadikan keluarga sebagai tempat untuk menjaga diri. sehingga keluarga harus dijadikan tempat tinggal yang penuh dengan kebahagiaan agar seluruh anggota keluarga betah di rumah dan selalu merindui. Ayat tersebut menggambarkan jalinan ketentraman. Cet. S. Untuk mewujudkan keluarga seperti yang di atas. hanya dengan pasangannyalah ia dapat menikmati manisnya cinta dan indahnya kasih sayang dan kerinduan. ketentraman. Setiap suami istri yang menikah.3 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri. Sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 80: “Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal . 8 7 ́˹ϞΤϨϟ΍. Terj. kebahagiaan bukanlah sebuah kemustahilan untuk dicapai. Ke-1. kenyamanan dan kasih sayang. sebab kebahagiaan merupakan pilihan dan buah dari cara berfikir dan bersikap.“ (Q. (Bandung: Mizan. h. tentu sangat menginginkan kebahagiaan hadir dalam kehidupan rumah tangga mereka.

Kado Cinta untuk Istri. h. 91. 2005).˱ ΎϨ˴ ˴ ˸Ϣ˵ ˶ Ϯ˵ ˵ Ϧ͋ Ϣ˵ ˴˴ ˴ ˴ ˵ ˷ϟ΍˴  Ϝγ ϜΗ ϴΑ ϣ Ϝϟ ϞόΟ ϪϠ ϭ Sholeh Gisymar. (Yogyakarta: Arina. Cet. . Ke-1.

196. suami istri harus sama-sama menjaga dan menghormati ikatan perkawinan yang telah dibuat sebagai sebuah ikatan yang suci. Prof. Quraish Shihab mengatakan: “Rahmah” kondisi psikologis yang muncul di dalam hati akibat menyaksikan ketidakberdayaan. Wawasan Al-Qur’an…. apakah bahagia atau tidak. murah hati. Ini disebabkan hatinya begitu lapang dan kosong dari keburukan.4 “Kehidupan suami istri itu adalah rumus dari kebahagiaan dunia”. diperlukan pengikat yang kuat pula. yang dipupuk oleh suami dan istri sangat menentukan bagaimana kondisi rumah tangga tersebut. 195. Quraish Shihab mengatakan: “Mawaddah” adalah “cinta plus”. Karakteristik Lelaki Shalih. Ke-3.11 Kualitas mawaddah wa rahmah di dalam rumah tangga. 2000). h. 10 9 M. tidak bisa kita Abu Mohammad Jibril Abdurrahman.9 Oleh sebab itu. seperti apa yang terjadi pada orang bercinta.10 2. tidak mencari keuntungan sendiri. tidak menjadi pemarah apalagi pendendam. badan berdekatan namun ruh berjauhan”. Wawasan Al-Qur’an…. DR. Rahmah menghasilkan kesabaran. sehingga pintu-pintunya pun tertutup untuk dimasuki keburukan. Quraish Shihab. DR. Cet. Mawaddah Mawaddah adalah kelapangan dada dan kekosongan jiwa dari kehendak buruk. Maka ciptakanlah keluarga yang bahagia agar hidup di dunia juga bahagia. Orang yang di dalam hatinya ada mawaddah tidak akan memutuskan hubungan. Adapun pengikat perkawinan yaitu: 1. h. 21. Lebih tegas Dr. Rahmah Prof. Agar perkawinan itu menjadi kuat. Yusuf Al-Qardlawy mengatakan “bahwa tidak ada artinya hubungan suami istri yang tidak didasarkan pada cinta dan kasih sayang. h. Jadi. M. Quraish Shihab. tidak cemburu buta. (Yogyakarta: Wihdah Press. 11 .

ϭνέϷ΍ϲϓΔϨΘϓϦϜΗ΍ϮϠόϔΗϻϥ΍ϩϮΟϭΰϓ ϪϨϳΩϭ ϪϘϠΧϥϮοήΗϦϣϢϛΎΗ΃΍Ϋ΍ Sebagaimana Rasulullah. tetapi perempuan pun diberi hak untuk memilih laki-laki yang akan dijadikannya suami. kepahitan dalam hidup.14 Selama ini. kerjasama. Ibnu Hibban). tidak hanya perempuan yang harus dipilih oleh lakilaki. Dan yang terbaik itu adalah yang bagus agamanya. minuman. saling menasehati dan toleran meletakkan pondasi mengangkat keluarga Islam dalam suatu lingkungan yang lestari dan sehat. Pernikahan dalam Islam menawarkan ketenangan jiwa dan kedamaian pikiran. karena dia memang dianggap sebagai yang paling bertanggung ϥΎΒΣϦΑ΍ϩ΍ϭέ. senyum yang ceria. perkataan yang halus. bahkan itu semua melebihi daripada kebutuhan material12. namun istri juga sangat mengharapkan dari suami perhatian yang tulus. R. kasih sayang. bersabda: “Jika datang seorang pelamar yang bagus agamanya kepadamu. tempat tinggal dan segala kebutuhan material belaka. wajah yang cerah. orang yang selalu di sorot dalam kehidupan rumah tangga adalah seorang istri. akan terjadi fitnah di atas bumi dan banyak kerusakan” (H. sehingga laki-laki dan perempuan bisa hidup bersama dalam cinta. pakaian.13 Untuk mewujudkan itu. harmonis. saw. ciuman yang mesra serta berbagai perilaku mulia yang menyejukkan hati dan mendinginkan gundahnya. sentuhan yang lembut. maka kawinkanlah dia.5 sangkal bahwa istri tidak hanya membutuhkan makanan. Karena jika tidak. senda gurau yang menyenangkan.

ξϳήϋΩΎδϓ jawab tentang kehidupan di dalam rumah. Juz. 12 Muhammad Ali Al-Hasyimi. (Pasuruan: Hilal Pustaka. Ahmad Baidowi. 2007). 1999). 93. mulai dari melayani suami. Menjadi Muslim Ideal. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. Cet. 1. . 144. Ke-1. Cet. Jami’ Al-Hadis. (Beirut: Daar Al-Fikr). h. Ke-1. merawat ‘Adil Fathi Abdulloh. 14 13 Jalaluddin Abdurahman Suyuti. Terj. Terj. xiii. Menjadi Suami Tercinta. h. h. Bukhori Abu Syauqi.

h.16 Dalam kamus besar bahasa Indonesia.6 dan mendidik anak. nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran serta saling keterikatan. h. Ida Nursida. Kamus Besar Bahasa Indonesia.19 Jadi. h. (Bandung: Al-Bayan. Tidak becusnya seorang istri dalam melayani suami. karena itulah Islam menetapkan kriteria khusus baginya. Dengan demikian. menjadi teman hidup serta sebagai saudara bagi istrinya. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Cet. kasih sayang. Cet. Tetapi suami dan istri itu akan jalan bersama. juga menggambarkan bahwa suami tidak bisa menjadi pemimpin dalam rumah tangga tersebut. menjadi bapak bagi anak-anaknya. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. peran memiliki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat. peranan suami dalam membina keluarga sakinah adalah 15 Abu Mohammad. (Jakarta: Balai Pustaka. 1996). 769. ini berakibat ketika ada sesuatu kesalahan di rumah tangga itu. istri lah yang sering disalahkan. saling melengkapi untuk tercapainya cita-cita menjadi keluarga yang sakinah15. 21. tidak berhasil dalam mendidik anak dan lain sebagainya. ketentraman dan kebahagiaan. 1988). 1996). Abdul Hamid. Terj. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan. (Jakarta: Balai Pustaka. Edisi ke-2. 19 18 17 16 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. yang dimaksud suami yaitu “Laki-laki yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan”17. 1. Kamus Besar Bahasa Indonesia. istri bukanlah menjadi saingan bagi suami. . Sedangkan Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. sehingga ia tidak bisa membimbing istrinya. Suami istri adalah pondasi dasar bagi sebuah bangunan rumah tangga. Sejujurnya tidaklah pantas untuk selalu menyalahkan istri. Dalam kehidupan rumah tangga adakalanya laki-laki menjadi pemimpin bagi keluarganya. 751.18 Dan sakinah disini adalah kedamaian. Ke-3. h. hingga menimbulkan rasa cinta. Karakteristik Lelaki Shalih…. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. Ke-1. apalagi sebagai musuh. 860. h. karena suami pun ikut bertanggung jawab.

suami yang bertanggung jawab adalah suami yang bergaul dengan istrinya secara baik dan sabar atas apa yang tidak disukai darinya. tulang dan darahnya. bentuk dan sifatnya. sayang menyayangi dan selanjutnya mereka juga dapat saling kuasa menguasai.21 Menurut Al-Quran. kepala dan rambutnya. mereka dapat saling mengerti. kekuatan tubuh dan anggotanya.22 Sesuai ˶ ˸ό˴ ˶ ˸΍Ϯ˵ ˴ ˸ά˴ ˶͉ ˵ Ϯ˵˵ ˸ό˴ ˴ ˴ ˱ ϫ˸ή˴ ˯Ύ˴ ͋ ϟ΍˸΍Ϯ˵ ˶ ˴ ϥ˴˸Ϣ˵ ˴͊ ˶ ˴ ˴ ˸΍Ϯ˵ ˴ ΁˴ ϳ˶ ͉΍Ύ˴ ͊ ˴Ύ˴ ξ ΒΑ Βϫ Θϟ Ϧϫ Ϡπ Η ϻϭ Ύ ϛ δϨ ΛήΗ ΃ Ϝϟ ϞΤϳ ϻ Ϩϣ Ϧ άϟ Ϭϳ΃ ϳ dengan firman Allah swt. “dalam susunan badannya. ketentraman. Dan kekurangan itu membuktikan bahwa manusia tidak ada yang sempurna dan sifat yang sempurna itu hanyalah ada pada Allah swt. cinta mencintai. Pada diri manusia mempunyai kelebihan dan juga kekurangan. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. juga telah menciptakan perbedaan antara laki-laki dan perempuan. tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya.7 bagian dari tugas utama yang harus dilakukan oleh suami (laki-laki yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan) untuk mewujudkan keluarga yang penuh dengan kedamaian. dalam surat An-Nisa ayat 19: ͉ ˵ Ϯ˵ ˵ ˸ϫ˶ ˴  ϥ˶ ˴  ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˵ ϭ˵ ˶ Ύ˴ ˴  ˳ ˴ ͋ ˴ ͊  ˳ ˴ ˶ Ύ˴ ˶  ˴ ϴ˶ ˸΄˴  ϥ˴ ͉ ˶ ͉ ˵ Ϯ˵ ˵ ˸ϴ˴ ΁ Ύ˴ Ϧϫ ϤΘ ήϛ Έϓ ϑ ή Ϥ Α Ϧϫ ήη ϋϭ ΔϨϴΒϣ ΔθΣ ϔΑ Ϧ Η ϳ ΃ ϻ· Ϧϫ ϤΘ Η ϣ “Hai orang-orang yang beriman. kulit dan dagingnya. akal dan pikirannya. kelebihan. Maka dari itu pendamping istri yang baik adalah suami yang bertanggung jawab. untuk itulah manusia hidup di dunia ini harus saling tolong menolong dan lengkap melengkapi. terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Kemudian bila kamu tidak 20 ˺̂˯ΎδϨϟ΍. sehingga dengan perbedaan itu. Allah swt. ketenangan dan kebahagiaan.20 Perbedaan-perbedaan itu tentu mempunyai hikmah yang banyak dan laki-laki maupun perempuan tidak akan dapat membantah dan menyangkalnya. jenis kelamin dan seterusnya”.

h. Abu Mohammad. 12. 2005). Karakteristik Lelaki Shalih…. (Jakarta: Aillah. Bingkai Cinta Sepasang Merpati: Bahagia Menjadi Suami Ideal dan Istri Ideal”.˱ήϴ˶ ˴ ˱ή˸ϴ˴ ˶ ϴ˶ ˵ ˷ϟ΍˴ ˴ ˸Π˴ ˴ ˱ Ό˸ϴ˴ ˸΍Ϯ˵ ˴ ˸Ϝ˴ ϥ˴ϰ˴ ˴ ˴ ΍ Μϛ ΍ Χ Ϫ ϓ ϪϠ Ϟό ϳϭ Ύ η ϫή Η ΃ δόϓ Abu Mohammad. Karakteristik Lelaki Shalih…. h. Ibnu Ali. 21 Majdi Fathi Al-Sayyid. 22 . 12. Terj. 185. Ke-1. h. Cet.

27 23 ϯάϣήΘϟ΍ϩ΍ϭέ.23 Sejalan dengan Al-Qur’an dan hadis di atas. yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. hampir sama dengan pendapat Kasmuri Selamat: “yang melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. Timidzi). dan memperlakukannya dengan patut seperti yang diperintahkan oleh Allah”.26 Di lain pihak Sholeh Gisymar menyebut suami sebagai “suami yang dapat mendidik dan mengarahkan istri pada kebaikan yang dapat menuntunnya menggapai ridha Ilahi”.: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. R.24 mengatakan: “Yang selalu menunaikan kewajiban-kewajiban Allah. yang selalu berusaha membahagiakan istrinya”. dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. dengan ikhlas penuh semangat dan lapang dada. keluarga dan semua orang yang ada dalam tanggungannya. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’ mengatakan bahwa suami “akan menjaga istrinya. sama dengan pandangan hadis dari Rasulullah saw. bersemangat. Pandangan Al-Quran di atas tentang suami yang bertanggung jawab.8 menyukai mereka. penuh perhatian serta berlapang dada”.25 Penuturan Ahmad Kusyairi tersebut. S. An-Nisa: 19).

2007). Kado Cinta untuk Istri. Terj.. Juz. Cet.. 9. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. 1. 2007). Ke-6. Suami Idaman Istri Impian: Membina Keluarga Sakinah. h. Cet. h. Menghadirkan Surga di Rumah. 109. 2007). . 27 26 25 24 Sholeh Gisymar. Ke-1. h.. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Abdul Roysad Shiddiq.ϢϬ΋ΎδϨϟϢϛέΎϴΧϢϛέΎϴΧϭΎϘϠΧϢϬϨδΣ΃ΎϧΎϤϳ·ϦϴϨϣΆϤϟ΍ϞϤϛ΃ Ahmad Kusyairi. Ke-8. h. h. (Jakarta: Kalam Mulia. Ahmad Kusyairi Suhail. 2. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Jami’ Al-Hadis …. 63. Kasmuri Selamat. 83. yang menyebut suami dengan istilah “Suami yang Shalih” Abdurahman Suyuti. Cet. Kado Pernikahan.

tentu kita tidak bisa melupakan sosok anak. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Jelas sekali tanggung jawab orang tua terhadap anak tidaklah kecil. Dalam Islam.9 Berdasarkan dari penjelasan-penjelasan tersebut di atas dapat penulis simpulkan bahwa ada peranan yang harus dilakukan oleh suami.28 Dengan demikian. Sebagaimana dinyatakan oleh Ki Hajar Dewantara. anak dipandang sebagai amanat dari Allah swt. Berbicara tentang keluarga. pertanggung jawaban amanat tersebut. untuk pertama kali seorang anak mengalami pembentukan watak (kepribadian) dan mendapatkan pengarahan moral. keluarga merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan anak selain sekolah dan masyarakat. terutama dari ibunya. Apalagi dalam keseluruhannya. yaitu 3 (tiga) lingkungan (lembaga) pendidikan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian anak didik. secara umum inti tanggung jawab itu ialah penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak dalam rumah tangga”. (Bandung: Remaja Rosda Karya. Karena dalam proses pendidikan. kehidupan anak juga lebih banyak dihabiskan dalam pergaulan keluarga. dimana segala tingkah lakunya akan ditiru. sebelum mengenal masyarakat yang lebih luas dan sebelum mendapat bimbingan dari sekolah. “Amanat yang wajib dipertanggung jawabkan. Walaupun demikian peran dari seorang ayah tidak bisa dilupakan. Tiga lembaga pendidikan tersebut adalah: pendidikan keluarga. h. karena ayah lah yang membimbing Istri tersebut dan dia menjadi figur sebagai seorang pemimpin sekaligus pembimbing bagi anak-anak. Dari kedua orang tua. Cet. 28 . Itulah sebabnya pendidikan keluarga disebut sebagai pendidikan pertama dan yang utama serta merupakan Ahmad Tafsir. langsung berhubungan dengan Allah swt. Ke-2. 160. lingkungan keluarga yang paling penting pengaruhnya dalam pendidikan agama. 1994). Dalam dunia pendidikan. sebagai pemberi amanat. dikenal adanya Tri Logy Pendidikan atau Tri Pusat Pendidikan. maka hadirlah di tengah-tengah keluarga kebaikan dan keberkahan. sekolah dan masyarakat. Ketika peranan itu dilakukan. Di antara 3 (tiga) lingkungan tersebut. seorang anak lebih dulu memperoleh bimbingan dari keluarganya.

orang tua yang berperan dan bertanggung jawab atas kehidupan keluarga harus memberikan dasar dan pengarahan yang benar terhadap anak. Karena itu. yakni dengan menanamkan ajaran agama dan akhlak karimah”. “Demikianlah keluarga mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan anak.29 Ketika kita membicarakan pendidikan keluarga merupakan pendidikan awal ϩ΍ϭέ.10 peletak pondasi dari watak dan pendidikan setelahnya.

Cet. banyaknya suami yang melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).: “Tidak ada seorang anak pun kecuali dilahirkan sesuai dengan fitrah. lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya beragama Yahudi. 21. 869. Suami merupakan pemimpin dalam kehidupan rumah tangga yang memiliki peranan yang sangat besar dalam membimbing istri dan mempersiapkan pendidikan untuk anak-anaknya. 29 Wahjoetomo. Rais Lathief. Terj. Ke-1. penulis mencoba menuangkan permasalahan tersebut 1. 30 . atau Nasrani. Adapun alasan penulis memilih judul skripsi ini sebagai berikut: ϢϠδϣϭϱέΎΨΒϟ΍ Atas pemikiran di atas.30 pada skripsi ini dengan judul “PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH”. Inti dari sebuah keluarga itu adanya suami. Al-Bukhari dan Muslim). Khusus. Cet. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. (Jakarta: Gema Insani Press. istri dan anak. 1997). h. R. ini sangat sesuai dengan hadis Rasulullah saw. 2. 2003). yaitu membentuk keluarga yang sakinah. 3. maka suami yang bertanggung jawab sangat mutlak diperlukan untuk mencapai citacita dari perkawinan. Shahih Imam Muslim. Melihat realita yang ada. ϪϧΎδΠϤϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ήμϨϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ΩϮϬϳ ϩ΍ϮΑ΄ϓ Γήτϔϟ΍ ϰϠϋ ΪϟϮϳ ΩϮϟϮϣ Ϧϣ Ύϣ yang sangat penting. penuh dengan mawaddah wa rahmah. (Jakarta: Keluarga Lathief. dkk. atau Majusi” (H. h. Muslim.

Suami sebagai kepala rumah tangga. 2. Bagaimana peranan suami sebagai kepala rumah tangga dalam membina keluarga sakinah? 2. Pembatasan Masalah Kemudian dalam penulisan skripsi ini penulis merasa perlu untuk memberikan suatu pembatasan masalah agar tidak melebar. Bagaimana peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah? 3. 2. Untuk memperkaya khazanah keilmuan tentang konsep-konsep Islam. diharapkan menjadi sumbangan pemikiran yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang membutuhkan. B.11 4. Suami yang dimaksud adalah yang berstatus sebagai individu dan anggota masyarakat yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan yang diikat dengan tali pernikahan. Identifikasi Masalah Dari permasalahan-permasalahan yang dapat diidentifikasi di atas. penulis merumuskan masalah menjadi: 1. Untuk dapat menjadikan sebuah karya tulis yang baik pembatasan terhadap masalah yang akan dikaji merupakan salah satu bagian penting demi terciptanya fokus pembahasan. Peranan yang dimaksud adalah bagian dari tugas utama (kepala keluarga) yang harus dilakukan oleh suami. untuk itu objek kajian yang akan dituangkan ke dalam skripsi ini diidentifikasikan pada hal-hal berikut: 1. 3. 2. yaitu: 1. kiranya harus dicarikan jawaban dari masalah-masalah tersebut dan menyelesaikannya. Bagaimana karakteristik suami yang bertanggung jawab? . Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. Perumusan Masalah Dari pembatasan masalah di atas. Karakteristik Suami yang bertanggung jawab 3. Peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Identifikasi.

Ahmad Rofi’i. 115. 31 . Untuk mengetahui kriteria suami yang bertanggung jawab. b. Tujuan penulisan Setiap karya tulis yang bernilai ilmiah tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai. b. 2. (Bandung: Pustaka Setia. Yaitu cara-cara menafsirkan ayat-ayat Al-Quran yang dilakukan dengan cara tertentu31. Ke1.12 C. Sedangkan tujuan akademis dari penulisan skripsi ini adalah untuk memperluas paradigma berpikir dan wacana keilmuan dalam bidang pendidikan. Memberi acuan bagi para pelajar laki-laki untuk menjadi laki-laki yang shaleh/bertanggung jawab dan mampu mengatasi berbagai masalah dalam rumah tangga. Untuk mengetahui kedudukan dan fungsi suami sebagai kepala rumah tangga. Ulumul Quran II. Dari tulisan ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan para orang tua dalam upaya membentuk keluarga yang sakinah. c. maka secara spesifik tujuan yang akan dicapai dari penulisan ini adalah sebagai berikut: a. 1997). begitu juga dengan penulisan skripsi ini. Cet. terutama pendidikan keluarga.. Untuk mengetahui peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. h. Manfaat penulisan Adapun hasil penulisan skripsi ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: a. D. Tujuan dan Manfaat Penulisan 1. Berdasarkan seluruh permasalahan yang dirumuskan dalam perumusan masalah. Metode Pembahasan Metode pembahasan yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode maudhu’i (tematik). Untuk itu harus dilakukan komparasi dan Ahmad Syadali.

33 32 Rosihon Anwar. banyak hal khususnya teori dan pendapat yang menjadi perhatian penulis untuk dijadikan penunjang penulisan dan menjadi perbandingan bagi penulis selanjutnya.13 penghimpunan ayat yang saling berkaitan.” Orang yang pertama kali memperkenalkan metode ini adalah al-Jalil Ahmad As-Sa’id al-Kumi. Kemudian.qalam. ketua jurusan tafsir di Universitas al-Azhar33. h. 20 Nopember 2007. 161.id/?pilih=news&aksi=lihat&id=341. Dr. M. memberikan defenisi tafsir maudhu’i secara lebih rinci: “…menghimpun ayat-ayat Al-Quran dari berbagai surah dan yang berkaitan dengan persoalan atau topik yang ditetapkan sebelumnya. Ilmu Tafsir. Cet. . Husain Syahatah merupakan penulis sebuah buku dengan judul Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. Maka tidak menutup kemungkinan ketika skripsi yang disusun oleh penulis ini memiliki kemiripan dengan skripsi penulis lainnya. 2000). Selasa.or. (Bandung: Pustaka Setia. kemudian dibahas atau ditafsirkan sesuai dengan kaedah yang berlaku. oleh Hamid. Dan sebagai tinjauan pustaka penulis dalam menyusun teori-teorinya mengambil dari buku-buku dan skripsi yang bersangkutan dengan kewajiban suami dalam pandangan Islam. Antara Kewajiban dan Realitas yang menjadi referensi penulis dalam rangka mengetahui berbagai teori tentang peranan http://www. penafsir membahas dan menganalisis kandungan ayat-ayat tersebut sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh32. Tinjauan Pustaka Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang disusun dalam rangka menyelesaikan studi tingkat sarjana program strata 1 (S1). di dalam karyanya Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Mizan). E. Dalam beberapa buku dan skripsi yang saya baca. Quraish Shihab. Ke-1. Adapun pedoman yang di jadikan sandaran penulis dalam penulisan skripsi ini adalah pedoman penulisan skripsi yang diterbitkan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru.

14 suami dalam membina keluarga yang sakinah. Dalam buku ini dijelaskan bahwa peranan suami itu tidak jauh berbeda dengan peranan istri dalam Islam. Dari skripsi yang penulis susun ini terdapat perbedaan dengan tinjauan pustaka yang penulis tunjukan yaitu karya Husain Syahatah Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. pendidik dan pendamping istri dalam rumah tangga. perbedaannya adalah suami merupakan pemimpin di dalam keluarga dan besar larangannya jika suami tidak memperhatikan urusan keluarga (istri dan anak). apalagi tidak memberi nafkah kepada mereka. . Antara Kewajiban dan Realitas perbedaan tersebut terletak pada penjabaran teori yang lebih melihat dengan jelas kepada kewajiban suami sebagai kepala.

Logika ini tidak bisa diganti dengan sebaliknya. Ke-1.1 Tampaknya. 1 Majid Sulaiman Daudin. Hanya untuk Suami. Di sinilah kadang seorang kepala rumah tangga kurang menyadari tugas-tugas ibu rumah tangga. dan urusan-urusan lain yang melibatkan rumah tangga dengan kehidupan sosial. Disini. tugas ibu rumah tangga tersebut ringan dan “kecil. 1996). 15 . penjagaan hubungan rumah tangga dengan masyarakat. h. Fungsi Suami Sudah jamak dipahami bahwa suami adalah kepala rumah tangga. dan istri adalah ibu rumah tangga. Problemya adalah apa yang dimaksud dengan kepala rumah tangga dan apa yang dimaksud dengan ibu rumah tangga.BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA A. yakni yang menyangkut pencarian nafkah. 276. Cet. pengaturan urusan keuangan rumah tangga.” tetapi pada kenyataannya. seorang ibu rumah tangga dihabiskan waktunya untuk disibukkan dalam rumah tangga tersebut.” seperti pengaturan rumah dan perabotan. pengaturan kesejahteraan anggota-anggota rumah tangga dan pengaturan anak. defenisi ibu rumah tangga adalah bahwa seorang ibu mempunyai tugas-tugas pengaturan rumah tangga berskala “kecil. yang berlaku umum dalam masyarakat kita adalah bahwa kepala rumah tangga mengurusi urusan-urusan “besar” dalam rumah tangga. (Jakarta: Gema Insani. pengaturan urusan dapur. Sementara.

oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). An-Nisa: 34). kerelaan seorang istri untuk menjadi ibu rumah tangga dan keikhlasannya menganggap suami menjadi kepala rumah tangga. Maka. S.16 Jadi. yang memerlukan seseorang pemimpin. bertujuan untuk menciptakan negara yang maju. (˼˽˯ΎδϨϟ΍. adalah penghormatan yang setinggi-tingginya yang dapat diberikan oleh seorang istri kepada suaminya. mawaddah wa rahmah. Dan hal ini memang telah dimekanismekan oleh alam. bahwa pembagian yang seperti itu adalah pembagian yang alamiah2. maka suami akan menyadari bahwa tugas-tugas konkrit seorang istri lebih berat daripada tugastugas seorang suami. kalau para suami mau jujur terhadap dirinya sendiri. ini tergambar jelas dalam firman Allah: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. aman dan sejahtera. Keluarga bisa dianggap sebagai miniatur dari sebuah sistem pemerintahan. yang memerlukan seorang pemimpin yang biasa disebut dengan kepala rumah tangga untuk menciptakan keluarga yang diimpikan yaitu keluarga yang sakinah. Agama Islam menganggap bahwa pemimpin atau kepala dalam rumah tangga ˸Ϧ˶  ˸΍Ϯ˵ ˴ ϧ˴ Ύ˴ ˶ ˴  ˳ ˸ό˴  ϰ˴˴  ˸Ϣ˵ ˴ ˸ό˴  ˵ ˷ϟ΍ ˴ ͉ ˴  Ύ˴ ˶  ˯Ύ˴ ͋ ϟ΍ ϰ˴˴  ˴ Ϯ˵ ΍͉ ˴  ˵ Ύ˴ ͋ ϟ΍ ϣ Ϙϔ ΃ ϤΑϭ ξ Α Ϡϋ Ϭπ Α ϪϠ Ϟπϓ ϤΑ δϨ Ϡϋ ϥ ϣ Ϯϗ ϝ Οή itu adalah seorang suami. Begitu juga dengan keluarga. dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (Q.

. 277. Ibnu Abbas – pakar tafsir yang terkenal di kalangan sahabat – menafsirkan bahwa laki-laki (suami) adalah pihak yang mempunyai kekuasaan dan wewenang untuk mendidik perempuan (istri). sebagaimana penguasa terhadap raknyatnya. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. h.. Kemudian Az-Zamaksyari menjelaskan bahwa laki-laki berkewajiban melaksanakan amar makruf nahi mungkar kepada perempuan. Hanya untuk Suami.˸Ϣ˶ ˶΍˴ ˸ϣ˴ Ϭϟ Ϯ ΃ ˯Ύ˴ ͋ ϟ΍ ϰ˴˴  ˴ Ϯ˵ ΍͉ ˴  ˵ Ύ˴ ͋ ϟ΍. . δϨ Ϡϋ ϥ ϣ Ϯϗ ϝ Οή Para lelaki. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. Al-Alusi menyatakan hal yang senada bahwa tugas laki-laki adalah memimpin perempuan. sebagaimana 2 Majid Sulaiman.

3 Kata (˵ Ύ˴ ͋ ϟ΍) ar-rijal adalah bentuk jamak dari kata ϝ Οή (ϞΟέ. larangan dan semacamnya.17 pemimpin memimpin raknyatnya dalam bentuk perintah. Jalaluddin as-Suyuthi memaknainya dengan “laki-laki sebagai penguasa (musallithun) atas perempuan.” sedangkan Ibnu Katsir memaknainya dengan “laki-laki adalah pemimpin yang dituakan dan pengambil kebijakan bagi perempuan.

adalah “karena mereka mereka. dikemukakan bahwa ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa’. bahkan bahasa Al-Quran dalam arti suami. seperti ditegaskan pada lanjutan ayat. Quraish Shihab menemukan bahwa Muhammad Thahir Ibn Asyur dalam tafsirnya mengemukakan satu pendapat yang amat perlu dipertimbangkan yaitu bahwa kata ar-rijal tidak digunakan oleh bahasa Arab. yang diterjemahkan lelaki. Dalam buku wawasan Al-Quran. Berbeda dengan kata (˯ΎδϨϟ΍. bukan berarti lelaki secara umum karena konsideran pernyataan di atas. maka tentu konsiderannya tidak demikian4. walaupun Al-Quran tidak selalu menggunakannya dalam arti tersebut. Tetapi kemudian M. Seandainya yang dimaksud dengan kata “lelaki” adalah kaum pria secara umum.

an-nisa’ atau (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni untuk istri-istri Γ΃ήϣ΍.

imra’ah yang digunakan untuk makna istri5. yaitu suami. Namun. Kata yang terambil dari kata (ϡΎϗ. kata ar-rijal yang dimaksud oleh Quraish Shihab dalam bukunya wawasan al-Quran adalah lelaki secara khusus. karena konsideran dengan lanjutan ayat yaitu “karena mereka (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni istri-istri mereka.

Kata ini berkaitan dengannya. h. Ke-X. (Jakarta: Lentera Hati. Cet. 5 3 (ϥϮϣ΍Ϯϗ. Tafsir Al-Misbah: Pesan. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). dan Keserasian Al-Quran. qama. h. Kesan. 42. Perintah shalat –misalnya – juga menggunakan akar kata itu. 2007). Jil. 4 M. Quraish Shihab. Perintah tersebut bukan berarti Sri Mulyati. UIN Syarif Hidayatullah. Relasi Suami dalam Islam. 424. 2004). 2.

qawwamun adalah bentuk jamak dari kata

(ϡ΍Ϯϗ

qawwam,

Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah…, h. 424

18

perintah mendirikan shalat, tetapi melaksanakannya dengan sempurna, memenuhi segala syarat, rukun dan sunah-sunahnya. Seorang yang melaksanakan tugas dan atau apa yang diharapkan darinya dinamai

(Ϣ΋Ύϗ

qa’im. Kalau dia melaksanakan

tugas itu sesempurna mungkin, berkesinambungan dan berulang-ulang, maka dia dinamai qawwam. Ayat di atas menggunakan bentuk jamak, yakni qawwamun sejalan dengan makna kata ini diterjemahkan dengan pemimpin. Tetapi – seperti terbaca dari maknanya

(ϝΎΟήϟ΍

Dengan ditunjuknya suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga. Seiring dengan pendapat di atas. (Jakarta: Gema Insani Pres. h. Hery Noer Aly. 1993). Tafsir Al-Misbah…. dan pembinaan6. kemudian menjelaskan keistimewaan-keistimewaan peraturannya agar tidak terjadi keberantakan antar anggotanya. Sayyid Quthub menjelaskan bahwa ayat di atas merupakan ayat yang mengatur organisasi dalam keluarga. walau harus diakui bahwa kepemimpinan marupakan satu aspek yang dikandungnya. dkk. 424 Ahmad Mustafa Al-Maragi. Cet. 353 – 354. Terj. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. pembelaan. perasaan dan keinginan pribadi. Atau dengan kata lain dalam pengertian “kepemimpinan” tercakup pemenuhan kebutuhan. Jil. 42. (Semarang: CV. 2. bukan hukum hawa nafsu. Sayyid Quthb. Toha Putra. Ke-2. memberikan batasan bahwa kepemimpinan dalam organisasi rumah tangga ini berada di tangan lakilaki8. yaitu dengan mengembalikan mereka semua kepada hukum Allah. perhatian. Sebab makna Al-Qiyam tidak lain adalah bimbingan dan pengawasan di dalam melaksanakan apa-apa yang ditunjukkan oleh suami dan memperhatikan segala perbuatannya7. Ke-2. maka suami harus mampu membimbing keluarga tersebut dan menjaganya dari keberantakan yang akan menyebabkan kehancuran rumah tangga. Seringkali di atas – agaknya terjemahan itu belum menggambarkan seluruh makna yang dikehendaki. h. 8 7 . dkk. yakni orang yang dipimpin bertindak sesuai dengan kehendak dan pilihan pemimpin. Ahmad Mustafa Al-Maragi juga mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Al-Qiyam ialah kepemimpinan. 5. pemeliharaan. Cet. Lebih tegas lagi. 2000) Jil. ar-rijal yang berarti banyak lelaki.h. 6 Quraish Shihab. Tafsir Al-Maragi. Terj: As’ad Yasin.

h. ξ Α Ϡϋ Ϭπ Α ϪϠ Ϟπϓ ϤΑ ˳ ˸ό˴ ϰ˴˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˸ό˴ ˵ ˷ϟ΍˴ ͉ ˴ Ύ˴ ˶ “karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. Tetapi keistimewaan yang dimiliki lelaki. seringkali muncul dari sikap jiwa yang tercermin dalam keceriaan wajah atau cemberutnya. serta diikat oleh perjanjian rinci yang dapat diselesaikan melalui pengadilan. Disisi lain keistimewaan yang dimiliki perempuan lebih menunjang tugasnya sebagai pemberi rasa damai dan tenang kepada lelaki serta lebih mendukung fungsinya dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. lebih menunjang tugas kepemimpinan daripada keistimewaan yang dimiliki perempuan. suamilah yang akan bertanggung jawab terhadap keluarga tersebut.” Yakni masing-masing memiliki keistimewaan-keistimewaan. serta latar belakang perbedaan itu. 426. Quraish Shihab. 10 . Kini. bukan dengan perasaan. Tafsir Al-Misbah…. menetapkan laki-laki sebagai pemimpin dengan dua pertimbangan pokok. Allah swt. yakni laki-laki secara umum atau suami telah menafkahkan sebagian dari harta mereka untuk membayar mahar dan biaya hidup untuk istri dan anak-anaknya. fungsi dan kewajiban masing-masing jenis kelamin. yaitu9: Pertama. Murthadha Muthahhari seorang ulama terkemuka Iran dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Abu Az-Zahra An-Najafi ke dalam bahasa Arab dengan judul Nizham Huquq al-Mar’ah menulis bahwa keistimewaan antara laki-laki dan perempuan adalah sebagai berikut10: 9 Quraish Shihab. Dengan demikian.19 Allah telah menetapkan adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan. tapi boleh jadi juga sirna seketika. Persoalan yang dihadapi suami istri. Tafsir Al-Misbah…. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. h. sehingga persesuaian dan perselisihan dapat muncul seketika. 425. disinggung oleh ayat ini dengan menyatakan bahwa: para lelaki. oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain dan karena mereka. karena suami merupakan pemimpinnya. melebihi kebutuhan satu perusahaan yang bergelut dengan angka-angka. Kondisi seperti ini membutuhkan adanya seorang pemimpin.

Dari segi psikis Secara umum lelaki lebih cenderung kepada olahraga. tetapi jika dibandingkan dari segi bentuk tubuhnya. h. termasuk tanda-tanda seksual keduanya11. Menghadirkan Surga di Rumah…. dan lebih cepat berbicara. Perempuan menghindari penggunaan kekerasan terhadap dirinya atau orang lain. Di sisi lain. karena itu jumlah wanita yang bunuh diri lebih sedikit dari jumlah pria. Dari segi fisik Lelaki secara umum lebih besar dan lebih tinggi dari perempuan. Lelaki secara umum cenderung kepada tantangan dan perkelahian. 197. Kemampuan paru-paru lelaki menghirup udara lebih besar/banyak dari perempuan. suara lelaki dan telapak tangannya kasar. biasanya lelaki menggunakan cara yang keras – pistol. Perasaan wanita lebih cepat bangkit dari lelaki. Rata-rata bentuk kepala lelaki lebih besar dari perempuan. tali gantungan atau meloncat dari ketinggian – sementara wanita menggunakan obat tidur. berbeda dengan suara dan telapak tangan perempuan. Perempuan biasanya lebih cenderung kepada upaya menghiasi diri. tetapi perempuan lebih mampu membentengi diri dari penyakit dibanding lelaki. Sangat adil pula jika Allah melengkapi laki-laki dan wanita dengan perangkat reproduksi yang berbeda. bahkan dewasa dari lelaki. sehingga sentimen dan rasa takutnya segera muncul. sementara wanita lebih tenang dan tentram. 2. kecantikan. lelaki lebih agresif dan suka ribut. dan semacamnya. Caranya pun berbeda.20 1. dan denyut jantung perempuan lebih cepat dari denyut lelaki. sedangkan perempuan cenderung kepada perdamaian dan keramahan. racun. berbeda dengan lelaki. yang biasanya lebih berkepala dingin. maka sebenarnya perempuan lebih besar. perasaan perempuan secara umum kurang konsisten 11 Ahmad Kusyairi. pertumbuhan perempuan lebih cepat dari lelaki. . pekerjaan yang melibatkan gerakan dibanding wanita. dan mode yang beraneka ragam serta berbeda bentuk. berburu.

Quraish Shihab. Wanita secara psikologis enggan diketahui membelanjai suami. h. 13 . Penyebutan konsideran itu oleh ayat ini menunjukkan bahwa kebiasaan lama itu masih berlaku hingga kini13. bahkan kekasihnya. lebih tekun beragama. Keistimewaan itu amat dibutuhkan oleh keluarga. Bentuk kata kerja past tense/masa lampau yang digunakan ayat ini “telah menafkahkan” menunjukkan bahwa memberi nafkah kepada wanita telah menjadi suatu kelaziman bagi lelaki. namun adalah sewajarnya untuk tidak menilai perasaan wanita yang sangat halus itu sebagai kelemahan.21 dibanding dengan lelaki. h. Perasaan perempuan lebih keibuan. agama Islam yang tuntunan- 12 Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. sehingga langsung digambarkan dengan bentuk kata kerja masa lalu yang menunjukkan terjadinya sejak dahulu. Tafsir Al-Misbah…. cerewet. di sisi lain pria malu jika ada yang mengetahui bahwa kebutuhan hidupnya ditanggung oleh istrinya. Karena itu. Sedemikian lumrah hal tersebut. 428. Cintanya kepada keluarga serta kesadarannya tentang kepentingan lembaga keluarga lebih besar dari lelaki. Perlu dicatat bahwa walaupun secara umum pendapat di atas sejalan dengan petunjuk ayat yang sedang ditafsirkan ini. ˸Ϣ˶ ˶΍˴ ˸ϣ˴ ˸Ϧ˶  ˸΍Ϯ˵ ˴ ϧ˴ Ύ˴ ˶ ˴ . serta kenyataan umum dalam masyarakat umat manusia sejak dahulu hingga kini. takut. Kedua. Perempuan lebih berhati-hati. Ϭϟ Ϯ ΃ ϣ Ϙϔ ΃ ϤΑϭ disebabkan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebahagian harta mereka. 427-428. Justru itulah salah satu keistimewaan yang tidak dan kurang dimiliki oleh pria. Perbedaan antara laki-laki dan wanita secara fisik dan psikis serta fenomena kodrati di atas sesungguhnya diatur sedemikian rupa oleh Allah untuk menunjang tugas masing-masing. dan lebih banyak berbasa-basi. khususnya dalam rangka memelihara dan membimbing anak-anak12. ini jelas nampak sejak kanak-kanak.

Tafsir Al-Misbah…. h. 15 . Yaitu hubungan untuk saling mengondisikan munculnya sakinah (ketentraman dan ketenangan) jiwa. akad perdata yang berkonsentrasi pada kawin kontrak atau akad ijarah (sewa menyewa) sehingga istri ibarat budak bagi suami untuk dipekerjakan. Bukan pula seperti hubungan polisi dan pencuri. otoriter dan zalim. serta tidak bertentangan dengan hak pribadi sang istri. bahkan akan mendapatkan lebih baik dari apa yang telah diberikan oleh suami terhadap istri dan anggota keluarganya. mawaddah dan rahmah. Hal ini tidak 14 Disinilah barangkali hikmah mengapa redaksi atas tidak berbunyi “ar-rijalu Quraish Shihab. sehingga istri selalu terancam dan diteror. 428 Ahmad Kusyairi. Paradigma pemimpin kaum adalah pelayan mereka. mewajibkan suami untuk menanggung biaya hidup istri dan anak-anaknya14. Suami wajib ditaati oleh istrinya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama.22 tuntunannya sesuai dengan fitrah manusia. serta . kewajiban memenuhi kebutuhan dan anak-anak – lahir hak-hak suami yang harus pula dipenuhi oleh istri. aimmat an-nisa.” melainkan berbunyi “ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa” padahal kedua redaksi mempunyai pengertian yang hampir sama. suami akan menjadi pengayomi yang baik. Dengan demikian. h. Sebab. Perlu digarisbawahi bahwa kepemimpinan yang dianugerahkan Allah kepada suami. serta akan mendapatkan pelayanan baik dari istri dan anggota keluarga. sebagaimana dijelaskan Taqiyyuddin an-Nabhani dalam buku an-Nizham alIjtima’i. tidak boleh mengantarnya kepada kesewenang-wenangan. bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam sebuah rumah tangga bukanlah akad syirkah (perusahaan). dan rahmah (rasa sayang) 15 Dari kedua faktor yang disebut di atas – keistimewaan fisik dan psikis. Tetapi hubungan keduanya adalah hubungan sakinah. 199. harus dipraktekkan oleh laki-laki dalam memimpin kaum perempuan atau keluarga. agar ia tidak mengembangkan kepemimpinan yang diktator. Menghadirkan Surga di Rumah…. dan suami selalu merasa superior. mawaddah (cinta kasih).

Kedudukan Suami Walaupun suami merupakan pemimpin dalam keluarga.23 lain karena makna yang terdapat dalam kata “qawwamah” jauh lebih mendalam dan integral daripada kata “imamah. membina dan mendidik16. tanpa memikirkan apa yang diinginkan oleh istri dan anggota keluarganya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (Q. B. kepemimpinan suami di sini tidak sampai memutlakkan seorang istri tunduk sepenuhnya. bukan berarti ia harus menjadi otoriter dalam memimpin.” Termasuk dalam makna “qawwamah” adalah memimpin. meluruskan jika ia (perempuan) itu bengkok (salah). melindungi. Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Istri tetap mempunyai hak untuk bermusyawarah dan melakukan tawar menawar keinginan dengan suami berdasarkan argumen-argumen rasional-kondisional. juga lebih sesuai dengan ˲ ϴ˵ ˴  ˲ ϳ˶ ˴  ˵ ˷ϟ΍˴  ˲ ˴ ˴ ˴  ͉ ˶ ˸ϴ˴˴  ˶ Ύ˴ ͋ Ϡ˶˴  ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˶ ˸ϴ˴˴  ϱ˶ ͉΍ ˵ ˸Μ˶  ͉ ˵ ˴˴   Ϣ ϜΣ ΰ ΰϋ ϪϠ ϭ ΔΟέΩ ϦϬ Ϡϋ ϝ Οή ϟϭ ϑ ή Ϥ Α ϦϬ Ϡϋ άϟ Ϟ ϣ ϦϬϟϭ “Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma`ruf. menjaga. mengayomi. S. firman Allah: ˻˻́ΓήϘΒϟ΍. Kepemimpinan suami atas keluarganya tidak menghilangkan hak-hak mereka dalam berbagai hal. Al-Baqarah: 228). Hal ini selain selaras dengan realitas. Maka jelaslah bahwa suami menjadi pemimpin.

h. 16 Ahmad Kusyairi. serta sesuai dengan sikap orang yang berbudi17. 490. Vol. Menghadirkan Surga di Rumah…. 17 . h. Sebagaimana pria mempunyai hak untuk rujuk kepada istri yang diceraikannya. yakni sesuai dengan tuntunan agama. 199. Quraish Shihab. 1. ϑ ή Ϥ Α ϦϬ Ϡϋ άϟ Ϟ ϣ ϦϬϟϭ ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˶ ˸ϴ˴˴  ϱ˶ ͉΍ ˵ ˸Μ˶  ͉ ˵ ˴˴ Para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Tafsir Al-Misbah…. sejalan dengan akal sehat. sang istri pun mempunyai hak untuk diperlakukan secara ma’ruf.

Hak istri  Mendapatkan mahar Hak istri yang pertama kali yang harus dipenuhi oleh seorang suami adalah diberi mahar dengan penuh kerelaan. Ketika istri menghendaki mahar tertentu suami harus memenuhinya tanpa menguranginya sedikit pun. terhadap istri-istrinya. h. 18 Quraish Shihab. Oleh karena itu.. pada beberapa suku masyarakat Jahiliyah. perempuan berhak mendapatkan perlakuan yang lembut dari suaminya saat menghadapinya.  Mendapatkan pergaulan dengan sebaik-baiknya Secara naluri perempuan memang memiliki perasaan yang halus. 1. 490. apalagi selama ini. Bahkan istri berhak menolak ketika suaminya ingin menyentuhnya apabila mahar belum diberikan.  Mendapatkan nafkah Istri sangat berhak untuk mendapatkan nafkah dari suaminya. meskipun misalnya istri tersebut adalah orang yang kaya. Itulah yang dilakukan oleh Rasulullah saw. Namun. 117-137. Vol.24 Mendahulukan penyebutan hak wanita atas kewajiban wanita dinilai sebagai penegasan tentang hal tersebut. sebaiknya mempermudah lamaran dan tidak memberatkan mahar. Adapun hak dan kewajiban istri kepada suami adalah19: 1.. Syaikh Hafiz Ali.. 19 . wanita hampir dapat dikatakan tidak mempunyai hak sama sekali. h. tetapi ia mudah marah. Ayat ini secara tegas menyatakan adanya hak tersebut18. Secara umum termasuk nafkahnya ialah memberi makan dan pakaian. Kado Pernikahan. Tafsir Al-Misbah…. jika ingin menjadi perempuan yang shalehah. sekaligus menunjukkan betapa pentingnya hak itu diperhatikan.

Sebagaimana Rasulullah saw. Ahmad). menyiapkan makanan untuk anak dan suaminya.20  Wajib taat dan patuh kepada suami ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. bagaimana nanti nasib dari anak-anaknya.25  Mendapatkan pendidikan Pendidikan juga menjadi hak istri. seperti mengatur keuangan rumah tangga.  Berkewajiban menjaga kehormatan dan ridha suami Suami merupakan surga dan sekaligus juga neraka bagi istri. Kewajiban istri  Seorang istri harus mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. apalagi seorang istri nantinya akan menjadi ibu bagi anak-anaknya. serta yang lainya. R. untuk itulah istri harus menjaga kehormatan dan ridha suami. dan apabila ibunya tidak berpendidikan. 2. Sudah menjadi rahasia umum bahwa istri mempunyai kewajiban mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. karena sesungguhnya ia adalah surgamu dan juga nerakamu” (H. bersabda: “Pikirkanlah sikapmu kepadanya.

asalkan tidak termasuk perbuatan durhaka kepada Allah. 4.ϙέΎϧϭϚΘϨΟϮϫΎϤϧΈϓϪϨϣΖϧ΃Ϧϳ΃ϱήψϧΎϓ Secara mutlak seorang istri wajib taat kepada suaminya terhadap segala yang diperintahkannya. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. (Beirut: Daar Al-Fikr). bersabda: 20 Ahmad bin Hanbal. . ia akan masuk ke surga Tuhannya. 341. Setiap istri yang taat kepada suaminya yang mukmin. Sebagaimana Rasulullah saw. Sebab memang tidak ada alasan sama sekali bagi makhluk untuk taat kepada sesama makhluk dalam berbuat durhaka kepada Allah. Jilid. h.

dan taat kepada suaminya. Ahmad). dan memberinya nasehat demi mencari keridhaan Allah. menjaga kemaluannya.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. R.21  Membantu suami bertakwa dan taat kepada Allah Seorang istri wajib membantu suaminya untuk taat kepada Allah. maka niscaya ia akan masuk surga dari pintu mana pun yang ia inginkan” (H.26 ϦϣΖϠΧΩΎϬϠόΑΖϋΎσ΃ϭΎϬΟήϓΖϨμΣϭΎϬδϤΧΓ΃ήϤϟ΍ΖϠλ΍Ϋ· “Apabila seorang wanita sudah menjalankan shalat lima waktu.

Ε˯ΎηΔϨΠϟ΍Ώ΍ϮΑ΃ϱ΃ ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍Ϧϣ ΖϣΎϗ ϩ΃ήϣ΍ Ϳ΍ ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ΢πϧ ΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

21 Ahmad bin Hanbal. Ia tidak mau membebani suaminya dengan tuntutantuntutannya.22  Setia dan ikhlas kepada suami Setia adalah bukti keikhlasan dan cinta sejati. 191. Jami’ Al-Hadis…. Ahmad). dan jika suaminya tidak mau bangun. Ia rela menghadapi kesulitan dengan sabar dan ridha. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat.˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ Sebagaimana Rasulullah saw. h. Abdurahman Suyuti. Seorang istri yang sholehah akan selalu ikhlas kepada suaminya dan menjaga perasaannya. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. R. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Juz. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. Jilid. 22 . 4. ia mau membantu suaminya yang miskin. bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat. h. 416. ia memercikkan air pada wajahnya. dan jika istrinya tidak mau bangun. 1. Jika ia kaya. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat.

Bahkan belum pernah dicapai oleh satu umat pun yang menganggap diri mereka telah mencapai puncak peradaban dan kebudayaan. Tafsir Al-Misbah…. Abu Mohammad. 491-492. h. Meskipun mereka telah menghormati dan memuliakan kedudukan wanita serta memberikan pendidikan kepada mereka dalam bidang sains dan ilmu kemasyarakatan. 24 . bukan diberikan kepada wanita. ingatlah Ϣ ϜΣ ΰ ΰϋ ϪϠ ϭ ˲ ϴ˵ ˴ ˲ ϳ˶ ˴ ˵ ˷ϟ΍˴ Allah itu Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Agama Islam telah mengangkat derajat kaum wanita pada suatu tingkatan yang belum pernah dilakukan oleh agama lain dan syari’at-syari’at lain sebelumnya. agar mereka dapat memperoleh derajat itu23. Karakteristik Lelaki Shalih…. Jika tidak. bukan istri yang memimpin suami. atau membangga-banggakan harta kekayaannya di hadapannya sampai menyinggung perasaannya. Jadi.27  Tidak menyakiti suami Seorang istri tidak boleh menyakiti suaminya. tetapi maksudnya adalah perintah bagi para suami untuk memperlakukan istri mereka dengan sikap terpuji. ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa suami itulah yang memimpin istri. 1. karena itu Ath-Thabari menulis. Dengan dibebankannya kepemimpinan kepada suami itulah. sifatnya “fitrah”. dalam bukunya Suami Idaman Istri Impian mengemukakan empat sifat 23 Quraish Shihab. h. jika suami meminta sesuatu dari istrinya. Dan terlihat juga bahwa dibebankannya kepemimpinan kepada suami. maksudnya. Vol. ia pun harus mengingat bahwa ia mempunyai kewajiban yang harus dipenuhi terhadap istrinya. ΔΟέΩ ϦϬ Ϡϋ ϝ Οή ϟϭ ˲ ˴ ˴ ˴  ͉ ˶ ˸ϴ˴˴  ˶ Ύ˴ ͋ Ϡ˶˴ Para suami mempunyai satu derajat (tingkatan) atas mereka para istri. misalnya dengan cara membangga-banggakan kecantikannya. Derajat yang dimaksud adalah derajat kepemimpinan. 302. Tetapi kepemimpinan yang berlandaskan kelapangan dada suami untuk meringankan sebagian kewajiban istri. maka Kasmuri Kasim. walaupun ayat ini disusun dalam redaksi berita.24 Adapun hak dan kewajiban atas kedua belah pihak harus seimbang.

. karena lemahnya kemampuan tenaga batin akan membawa rumah tangga menjadi tidak bahagia. shalat. d.28 yang harus dimiliki oleh seorang laki-laki yang membuatnya layak menjadi pemimpin di dalam rumah tangga: a. Sempurna akal dan pemikiran Jika seorang itu ingin menjadi suami maka hendaklah ia berpikiran positif. karena Islam adalah agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan dan sesuai untuk seluruh zaman. Disamping mengerjakan perintah agama yang mendasar seperti. seorang suami harus memikirkan cara yang terbaik dalam memenuhi segala keperluan rumah tangganya. Berpengetahuan agama dan mengamalkannya secara sempurna Yang akan dipercayai sebagai kepala rumah tangga ialah suami. puasa. b. haruslah terlebih dahulu memperhatikan kemampuan fisiknya. Sehat lahir dan batin Bagi seorang laki-laki yang ingin berumah tangga. baik secara lahiriah maupun batiniah. akan tetapi kewajiban ini harus dilaksanakan oleh kaum laki-laki untuk menyediakan sesuai kesanggupannya. zakat dan lain-lain. Begitu juga jika sekiranya tidak mampu untuk bekerja karena penyakit dan sebagainya akan menjadikan laki-laki tersebut tidak dapat memberikan nafkah dan tanggung jawab lainnya kepada keluarganya. Karena apabila telah berumah tangga. Islam tidak membebankan kaum wanita supaya mencari nafkah. Memberikan nafkah sesuai dengan kesanggupan Dalam kehidupan berumah tangga. c. oleh karena itu ia harus mempersiapkan dirinya dengan memperbanyak pengetahuan agama. kemudian harus memahami pula bidang yang lain.

sehingga satu kewajiban tidak mengurangi kewajiban yang lain. istri adalah ratunya dan anak-anak adalah raknyatnya. a. Suami adalah raja yang memimpin kerajaan dan mengendalikan semua urusannya. Nafkah lahir Allah swt. C. Pada dirinya terletak responsibilitas yang besar. dirinya dan agamanya yang harus ia letakkan secara seimbang. Dalam artian. karena dialah yang menerima beban tanggung jawab serta amanat25. kewajiban yang bermacam-macam terhadap keluarganya. kehidupan rumah tangga adalah sebuah kerajaan iman. Karenanya sangat adil. 1. melahirkan dan menyusui tugas yang amat besar. Kewajiban Suami Suami adalah kepala rumah tangga. Sesungguhnya Allah swt. Telah berkehendak memberikan amanah kepada perempuan untuk hamil.29 Pada hakikatnya. Memberi nafkah lahir dan batin/pergaulan suami istri Ajaran Islam menetapkan bahwa suami bertanggung jawab untuk menafkahi istrinya. telah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 233 ͉ ˶ ˲ ˸ϔ˴  ˵ ͉˴ ˵  ˴  ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˵ ˵ ˴ ˸δ˶ ˴  ͉ ˵ ˵ ˸ί˶  ˵ ˴ ˶ Ϯ˵˸Ϯ˴ ˸ϟ΍ ϰ˴ϋ˴ ϻ· β ϧ ϒϠϜΗ ϻ ϑ ή Ϥ Α ϦϬΗϮ ϛϭ ϦϬϗ έ Ϫϟ Ω ϟ Ϥ Ϡ ϭ ˴ ˴ Ύ˴ ͉ ϟ΍͉ ˶ ˵ ϥ˴˴ ΍˴ ˴˸Ϧ˴ ˶˶ ˸ϴ˴˶ Ύ˴ ˶ ˸ϴ˴˸Ϯ˴ ͉ ˵ ˴ ˴ ˸ϭ˴˴ ˸ό˶ ˸ή˵ ˵ ΍˴ ˶΍˴ ˸ϟ΍˴ Δϋ οή ϢΘϳ ΃ Ω έ΃ Ϥϟ Ϧ Ϡϣ ϛ Ϧ ϟ Σ ϦϫΩϻ ΃ Ϧ ο ϳ Ε Ϊϟ Ϯ ϭ ˻˼˼ΓήϘΒϟ΍. suami adalah rajanya. baik nafkah lahir maupun nafkah batin. untuk memenuhi kebutuhan utama keluarganya dan memberikan perlindungan kepada perempuan sehingga dapat berkonsentrasi menjalankan tugas mulianya. jika kemudian Allah membebankan tugas kepada laki-laki untuk mencari nafkah.

Ύ˴ ˴ ˸γ˵ Ϭό ϭ yaitu: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. h. 9. . yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Hanya untuk Suami…. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan 25 Majid Sulaiman.

Ayat ini menggunakan kata al-walidat. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. tentunya air susu ibu kandung lebih baik dari selainnya. 301 Quraish Shihab. Namun demikian. Δϋ οή ϢΘϳ ΃ Ω έ΃ Ϥϟ Ϧ Ϡϣ ϛ Ϧ ϟ Σ ϦϫΩϻ ΃ Ϧ ο ϳ ˴ ˴ Ύ˴ ͉ ϟ΍ ͉ ˶ ˵  ϥ˴ ˴ ΍˴ ˴ ˸Ϧ˴ ˶ ˶ ˸ϴ˴˶ Ύ˴  ˶ ˸ϴ˴˸Ϯ˴  ͉ ˵ ˴ ˴ ˸ϭ˴ ˴ ˸ό˶ ˸ή˵ Sejak kelahiran hingga dua tahun penuh. Ini berarti bahwa Al-Quran sejak dini telah menggariskan bahwa air susu ibu. sebab menurut penelitian ilmuan. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. (Q. h. Dengan menggunakan redaksi berita. Kata ummahat digunakan untuk menunjuk kepada para ibu kandung. baik ibu kandung maupun bukan. S. ˴ ˴ Ύ˴ ͉ ϟ΍͉ ˶ ˵ ϥ˴˴ ΍˴ ˴˸Ϧ˴ ˶˶ ˸ϴ˴˶ Ύ˴ ˶ ˸ϴ˴˸Ϯ˴ ͉ ˵ ˴ ˴ ˸ϭ˴˴ ˸ό˶ ˸ή˵ ˵ ΍˴ ˶΍˴ ˸ϟ΍˴ Δϋ οή ϢΘϳ ΃ Ω έ΃ Ϥϟ Ϧ Ϡϣ ϛ Ϧ ϟ Σ ϦϫΩϻ ΃ Ϧ ο ϳ Ε Ϊϟ Ϯ ϭ Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. Itu suatu kewajiban yang ditetapkan oleh Allah dan tidak dibiarkan-Nya meskipun fitrah dan kasih sayangnya mengalami kerusakan oleh pertengkaran urusan rumah tangganya. baik ibu kandung maupun bukan.. sehingga merugikan si kecil ini26. 27 . Tafsir Al-Misbah…. h. karena dalam hal ini adalah seorang ibu yang telah diceraikan oleh suaminya itu masih mempunyai kewajiban terhadap anaknya yang masih menyusu. Jil. Kata (˵ ΍˴ ˶΍˴ ˸ ΍˴ ) al-walidat dalam penggunaan Al-Quran berbeda Ε Ϊϟ Ϯϟ ϭ dengan kata (ΕΎϬϣ΃) ummahat yang merupakan bentu jamak dari kata (ϡ΃) umm. Dengan menyusu pada ibu kandung.”. anak merasa lebih tentram. Al-Baqarah: 233).. adalah makanan terbaik buat bayi hingga usia dua tahun. sedang kata al-walidat maknanya adalah para ibu. ketika itu bayi mendengar suara detak jantung ibu yang telah dikenalnya secara khusus sejak dalam perut27. Vol 1. Cet. para ibu diperintahkan untuk 26 Sayyid Quthub. 503-504. ayat ini memerintahkan dengan sangat kukuh kepada para ibu agar menyusukan anak-anaknya.30 cara yang ma`ruf. Tafsir Fi Zhilalil Quran…. I. II.

maka kewajiban memberi makan dan pakaian adalah kewajiban atas dasar hubungan suami istri. seakan-akan anak itu lahir untuk ayahnya. dikarenakan anak itu membawa nama ayah. Tafsir Al-Misbah…. Al-Maragi. Adapun jika ibu anak itu masih berstatus istri walau telah ditalak secara raj’iy. h. 29 30 . 504. Dalam ayat lain yang berhubungan dengan ayat di atas yaitu dalam 28 Quraish Shihab. dengan tujuan sang ibu bisa melakukan kewajibannya terhadap bayinya dengan sebaikbaiknya dan menjaganya dari serangan penyakit30. sehingga bila mereka menuntut imbalan penyusuan anaknya. 504. bukan raj’iy. yakni dinisbahkan kepada ayahnya. Ύ˴ ˴ ˸γ˵ ͉ ˶˲ ˸ϔ˴ ˵ ͉˴ ˵ ˴ Seseorang tidak dibebani melainkan menurut Ϭό ϭ ϻ· β ϧ ϒϠϜΗ ϻ kadar kesanggupannya. Tafsir Al-Maragi…. Quraish Shihab. 321. Di sisi lain. memberi makan dan pakaian kepada para ibu kalau ibu anak-anak yang disusukannya itu telah diceraikannya secara ba’in. h. Jatuhnya kewajiban memberikan kebutuhan hidup sehari-hari bagi istri. 2. bilangan itu juga mengisyaratkan bahwa yang menyusu setelah usia tersebut bukanlah penyusuan yang mempunyai dampak hukum yang telah mengakibatan anak yang disusui berstatus sama dalam sejumlah hal dengan anak kandung yang menyusunya28. nama ayah pun akan disandang oleh sang anak. yakni ayah. Kewajiban memberi makan dan pakaian itu hendaknya dilaksanakan dengan cara yang ma’ruf. Jil. Tafsir Al-Misbah…. ϑ ή Ϥ Α ϦϬΗϮ ϛϭ ϦϬϗ έ Ϫϟ Ω ϟ Ϥ ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˵ ˵ ˴ ˸δ˶ ˴  ͉ ˵ ˵ ˸ί˶  ˵ ˴ ˶ Ϯ˵˸Ϯ˴ ˸ϟ΍ ϰ˴ϋ˴ Ϡ ϭ Dan merupakan kewajiban atas yang dilahirkan untuknya. Maka diwajibkanlah kepada seorang ayah menanggung kebutuhan hidup istrinya berupa makanan dan pakaian. Dua tahun adalah batas maksimal dari kesempurnaaan penyusuan.31 menyusui anak-anaknya. h. maka suami wajib memenuhinya selama tuntutan imbalan itu dinilai wajar29.

Al-Ahqaf: 15). khususnya pada masa-masa pertumbuhan dan perkembangan jiwanya. telah dinyatakan bahwa masa penyusuan yang sempurna adalah dua tahun. tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. S. ϝ ϗ ΔϨγ Ϧ όΑ ΃ ώϠΑϭ ϩΪη΃ ώϠΑ Ϋ· ΘΣ ΍ η ϥ Λ ϠΛ Ϫϟ μϓϭ ϪϠ Σϭ Q. yakni 24 bulan. S. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri" (Q. .32 ˴ Ύ˴ ˱ ˴ ˴ ˴ ϴ˶ ˴ ˸έ˴˴ ˴˴ ˴ ˵ ͉ ˵ ˴˴ ˴˴ ΍˴ ˶ϰ͉ ˴ ˱ή˸Ϭ˴ ˴ Ϯ˵ Ύ˴˴ ˵ ˵Ύ˴ ˶ ˴ ˵ ˵˸Ϥ˴ ˴ . Sikap kejiwaan seorang dewasa banyak sekali ditentukan oleh perlakuan yang dialaminya pada saat kanak-kanak. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. karena masa kandungan yang normal adalah sembilan bulan. Al-Baqarah ayat 2. ΍ η ϥ Λ ϠΛ Ϫϟ μϓϭ ϪϠ Σ ˱ή˸Ϭ˴  ˴ Ϯ˵ Ύ˴˴  ˵ ˵Ύ˴ ˶ ˴  ˵ ˵˸Ϥ˴ .. Betapapun ayat di atas menunjukkan betapa pentingnya ibu menyusukan anak dengan ASI (Air Susu Ibu). Di sisi lain dapat dikatakan bahwa penyusuan minimal adalah sembilan bulan. ayat ini mengisyaratkan bahwa masa kandungan minimal adalah enam bulan. karena pada Q.. sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo`a: "Ya Tuhanku. Betapapun banyak kasih sayang yang dapat diberikan oleh orang lain. tetap saja kasih sayang ibu bapak masing sangat mereka butuhkan. karena itu tidaklah tepat membiarkan mereka hidup terlepas dari ibu bapak kandungnya. menjelaskan: ˴ ˶  ϲ͋ ˶˴  ˴ ˸ϴ˴˶ ˵ ˸Β˵  ϲ͋ ˶ ϲ˶ ͉ ͋ ˵  ϲ˶  ϲ˶ ˸΢˶˸λ˴˴  ˵ Ύ˴ ˸ή˴  ˱ Τ˶Ύ˴  ˴ ˴ ˸ϋ˴ Ϧϣ ϧ·ϭ Ϛ ϟ· Ζ Η ϧ· ΘϳέΫ ϓ ϟ Ϡ ΃ϭ ϩ ο Η Ύ ϟ λ ϞϤ ΃ ͼ˺˾ϑΎϘΣϷ΍ͽ˴ ϴ˶ ˶˸δ˵ ˸ϟ΍ Ϧ ϤϠ Ϥ ˸ϥ˴˴  ͉ ˴ ˶΍˴  ϰ˴˴ ˴  ͉ ˴˴  ˴ ˸Ϥ˴ ˸ϧ˴ ϲ˶ ͉΍ ˴ ˴ ˴ ˸ό˶  ˴ ˵ ˸η˴ ˸ϥ˴ ϲ˶ ˸ϋ˶ ˸ϭ˴ ͋ ˴ ΃ϭ ϱΪϟ ϭ Ϡϋϭ ϲϠϋ Ζ ό ΃ Θϟ ϚΘϤ ϧ ήϜ ΃ ΃ Ϩ ί ΃ Ώέ “Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. S. Ayat di atas juga menunjukkan betapa pentingnya ibu kandung memberikan perhatian yang cukup terhadap anak-anaknya. Al-Ahqaf ayat 15.

namun bakti tersebut harus terus berlanjut dan terus meningkat. Tafsir Al-Misbah…. 303. At-Talaq: 7). h. Betapapun maknanya. dan bahwa walaupun seseorang telah mencapai usia kedewasaan dan memiliki tanggung jawab terhadap istri dan anakanaknya. h. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan” (Q. Untuk masalah pemberian nafkah ini. yakni mampu dan memiliki banyak rezeki memberi nafkah untuk istri dan anak-anaknya dari yang sebatas kadar kemampuannya dan dengan demikian hendaknya ia memberi sehingga anak dan istrinya itu memiliki pula kelapangan dan keluasan berbelanja32. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. anak yang dilahirkan mendapat jaminan pertumbuhan fisik dan perkembangan jiwa dengan baik. Bahkan jaminan tersebut harus tetap diperolehnya walau ayahnya telah meninggal dunia31. Quraish Shihab. Dengan tuntutan ini. 31 Quraish Shihab. yang jelas ayat di atas menuntut peningkatan pengabdian dan bakti kepada orang tua dari saat ke saat. (̀ϕϼτϟ΍)˱ή˸δ˵ ˳ ˸δ˵ ˴ ˸ό˴ ˵ ͉ϟ΍˵ ˴ ˸Π˴ ˴ Ύ˴ Ύ˴ ΁Ύ˴ Ύ͉˶˱ δ˸ϔ˴ ˵ ͉ϟ΍˵ ͋˴ ˵ ΍ ϳ ή ϋ Ϊ Α ϪϠ Ϟό ϴγ ϫ Η ϣ ϟ· Ύ ϧ ϪϠ ϒϠϜϳ ϪΘόγ ϣ Δόγ ˶ ˶ ˴ ˴  Ϧ͋  ˳ ˴ ˴  ϭΫ ˸ϖ˶ Ϩ˵ ˶ ϔ ϴϟ Hendaklah yang lapang.33 ϩΪη΃ ώϠΑ Ϋ· ΘΣ ˵ ͉ ˵ ˴ ˴ ˴˴  ΍˴ ˶ ϰ͉ ˴ . 505. Banyak ulama yang menyatakan bahwa itu terpenuhi pada usia 33 tahun. Tafsir Al-Misbah…. Allah lebih menjelaskannya lagi Ύ˴ ˵ ͉ϟ΍ ˵ Ύ˴ ΁ Ύ͉ ˶  ˸ϖ˶ Ϩ˵ ˸Ϡ˴  ˵ ˵ ˸ί˶  ˶ ˸ϴ˴˴  ˴ ˶ ˵  Ϧ˴ ˴  ˶ ˶ ˴ ˴  Ϧ͋  ˳ ˴ ˴  ϭΫ ˸ϖ˶ Ϩ˵ ˶ ϟ ϪϠ ϩ Η Ϥϣ ϔ ϴ ϓ Ϫϗ έ Ϫ Ϡϋ έΪϗ ϣϭ ϪΘόγ ϣ Δόγ ϔ ϴϟ pada surat At-Talaq ayat 7: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. 32 . S. Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Vol 1.

Ini kembali kepada kondisi masing-masing dan adat kebiasaan yang berlaku pada satu masyarakat35. 34 35 36 . maka istri – yang rela hidup bersama suami yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya secara wajar – dapat menuntut cerai36. 303. Tafsir Al-Misbah…. 303. h. Tafsir Al-Misbah…. Tetapi kalau seandainya suami tidak mendapatkannya. Ύ˴ Ύ˴ ΁ Ύ˴  Ύ͉˶ ˱ δ˸ϔ˴  ˵ ͉ϟ΍ ˵ ͋˴ ˵  Ύ˴ ϫ Η ϣ ϟ· Ύ ϧ ϪϠ ϒϠϜϳ ϟ itu janganlah wahai istri Allah tidak akan memikulkan beban kepada seseorang sesuai apa yang Allah berikan kepadanya. h. Quraish Shihab. Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Misbah…. Suami yang tidak dapat menutupi biaya hidup keluarganya. Quraish Shihab. Karena menuntut terlalu banyak dan pertimbangkanlah keadaan suami atau bekas suami kamu. Di sisi lain hendaklah semua pihak selalu optimis dan mengharap kiranya Allah memberinya kelapangan34. Jangan sampai ia memaksakan diri untuk nafkah itu dengan mencari rezeki dari sumber yang tidak direstui Allah33.34 ϪϠ ϩ Η Ϥϣ ϔ ϴ ϓ Ϫϗ έ Ϫ Ϡϋ έΪϗ ϣϭ ˵ ͉ϟ΍˵ Ύ˴ ΁Ύ͉ ˶ ˸ϖ˶ Ϩ˵ ˸Ϡ˴ ˵ ˵ ˸ί˶ ˶ ˸ϴ˴˴ ˴ ˶ ˵ Ϧ˴ ˴ Dan siapa yang disempitkan rezekinya yakni terbatas penghasilannya. maka hendaklah ia memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Tidak ada jumlah tertentu untuk kadar nafkah bagi keluarga. Al-Biqa’i mengomentari penggalan ayat ini bahwa: 33 Quraish Shihab. h. 303. ΍ ϳ ή ϋ Ϊ Α ϪϠ Ϟό ϴγ ˱ή˸δ˵  ˳ ˸δ˵  ˴ ˸ό˴  ˵ ͉ϟ΍ ˵ ˴ ˸Π˴ ˴ Allah akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. ada ulama yang memahaminya sebagai janji yang pasti terlaksana. mestinya memperoleh sumbangan dari Bait al-Mal atau kini dikenal dengan Departement Sosial. 303. h.

35 “karena itu tidak ada seseorang yang terus menerus sepanjang usia hidupnya dalam keadaan kesempitan37. Kemudian Rasulullah saw. juga bersabda: ϩ΍ϭέ.

Bukhari dan Muslim).39 Seorang ibu mengandung demi seorang ayah (suami) dan menyusui juga demi sang suami. aturan ini tidaklah kemudian menjadikan seorang 37  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. agar ia dapat melaksanakan kewajibannya dalam menjaga dan memelihara bayinya. R. dalam artian melewati batas kemampuan suami itu. Sesungguhnya Islam melarang seorang suami “menikmati” hasil usaha istrinya. Akan tetapi.38  ϯέΎΨΒϟ΍ ΎϬϠόΠΗΔϤϘϠϟ΍ϰΘΣ ΎϬΑΕήΟ΃ϻ·Ϳ΍ϪΟϭΎϬΑϰϐΘΒΗΔϘϔϧϖϔϨΗΖδϟϭ “Sungguh. tetapi sesuai dengan dalil yang di atas. yang nantinya akan berakibat memberatkan sang istri. Walaupun memberi nafkah itu merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang suami yang merupakan kepala rumah tangga. yang nantinya akan membuat suami itu sengsara. maka nafkah tersebut termasuk sedekah. ΔϗΪλ Ϫϟ ΖϧΎϛ ΎϬΒδΘΤϳ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϠϋ ΔϘϔϧ ϢϠδϤϟ΍ ϖϔϧ΃ ΍Ϋ· “Apabila seorang suami memberi nafkah kepada keluarganya dengan mengharap pahala. Dan tidak boleh juga kurang. memberi nafkah itu tidak boleh berlebih-lebihan. Oleh karena itu wajib bagi suami memberi nafkah secukupnya kepada istriya berupa sandang dan papan. termasuk juga makanan yang kamu berikan ke mulut istrimu.” (H. kecuali kamu akan mendapatkan pahalaNya. Bukhari).” (H. tidak ada nafkah yang kamu berikan dengan maksud mendapatkan ridha Allah. R.

Fathu Bari: Sarah Shahih Bukhari. Juz. Shahih Muslim. h. h. 2. Tafsir Al-Misbah…. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). 1013. (Beirut: Daar ibn Hazm).ϚΗ΃ήϣ΍ϲϓϰϓ Quraish Shihab. 38 Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. . h. 3. 1135. 39 Abi Husain Muslim. 303. Juz.

Jadi. pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri hanya bersifat “membantu” suaminya. sekiranya memang nafkah yang diberikan oleh suaminya tersebut tidak mencukupi kebutuhan rumah tangganya.36 istri tidak bekerja mencari nafkah. Lentera Basritama. karena kalau tidak itu akan memberatkan istri. Dan pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri itu terwujud karena dua hal40: Pertama. Cet. melainkan juga untuk kegunaan suaminya (misal. Dan sang suami pun harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan istri agar dalam memenuhi kebutuhan itu cukup untuk istri. 40 . Ke-I. h. harta yang diberikan oleh seorang suami pada intinya merupakan harta yang digunakan untuk kepentingan bersama. pemenuhan akan kebutuhan bersama ini tidak mencukupi. Dengan demikian. Bantuan dalam pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri kepada suaminya di sini “tidak penting” untuk dilakukan (yakni tidak sebagaimana dalam kasus yang pertama). tetapi kegunaan nafkah itu tidak semata-mata untuk kebutuhan istrinya saja (misal. maka seorang istri tidak boleh harus memaksakan diri untuk tidak mau tahu terhadap kekurangan tersebut dengan hanya mengharapkan pemberian nafkah suaminya saja. 260-261. untuk membeli perhiasan atau pakaian). 2003). karena nafkah yang diberikan oleh suaminya telah mencukupi kebutuhan istri dan kebutuhan rumah tangga mereka. Oleh karena itu. Muhammad Muhyidin. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. prinsip yang harus dipegang di sini adalah bahwa walaupun nafkah itu diberikan oleh seorang suami kepada istrinya sebagai hak bagi istrinya. (Jakarta: PT. Kedua. dan bukan merupakan kewajiban. makan dan minum). ia ‘wajib’ mencari nafkah bersama-sama suaminya demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga mereka.

Hak berhubungan suami istri ini ditetapkan oleh syara’.” (Q. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. Ada juga yang mengatakan bahwa melakukan hubungan suami istri itu wajib dilakukan setiap empat hari sekali. Nafkah batin / Pergaulan Suami Istri Tidak dapat dipungkiri bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki nafsu syahwat. Sebenarnya berbagai macam pendapat ulama di atas itu sejalan dengan anjuran Rasulullah saw. Selain hanya untuk memenuhi kebutuhan nafsu syahwat. 41 ˻˻˼ΓήϘΒϟ΍. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu. salah satu dari suami atau istri tidak boleh menghalangi yang lainnya untuk memenuhi hak berhubungan suami istri. maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. beribadah dan jihad. dengan adanya nafsu syahwat itu maka setiap orang ingin memiliki keturunan. Karena perbuatan yang demikian itu pada hakikatnya akan menyiksa perasaan istri42.37 b. Al-Baqarah: 223). S. yang akhirnya disyariatkanlah perkawinan. Allah swt. walaupun untuk tujuan berzikir. Oleh karena itu. ˴ ˷ϟ΍ ˸΍Ϯ˵ ͉ ΍˴  ˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴  ˸΍Ϯ˵ ͋ ˴ ˴  ˸Ϣ˵ ˸Ό˶  ϰ͉ ˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˸ή˴  ˸΍Ϯ˵ ˸΄˴  ˸Ϣ˵ ͉ ˲ ˸ή˴  ˸Ϣ˵ ˵ ΂˴ ˶ ϪϠ ϘΗ ϭ Ϝδϔ Ϸ ϣΪϗϭ Θ η ϧ΃ ϜΛ Σ Η ϓ Ϝϟ Ι Σ ϛ΅ δϧ berfirman: “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam. memiliki keturunan merupakan salah satu tujuan dari ikatan perkawinan. yang melarang setiap suami meninggalkan istrinya dalam waktu yang terlalu lama. Ada ulama berpendapat bahwa hukum memberikan nafkah batin (hubungan suami istri) bagi seorang suami apabila tidak ada halangan adalah wajib. tetapi ada juga yang berpendapat enam hari sekali41. dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya.

Kasmuri Selamat. Suami Idaman Istri Impian…. Suami Idaman Istri Impian….˴ ϴ˶ ˶ ˸Ά˵ ˸ϟ΍˶ ͋ ˴ ˴ ˵ Ϯ˵ ˴ ͊ Ϣ˵ ͉ ˴˸΍Ϯ˵ ˴˸ϋ΍˴ Ϧ Ϩϣ Ϥ ήθΑϭ ϩ ϗϼϣ Ϝϧ΃ ϤϠ ϭ Kasmuri Selamat. h. 79. h. 80 42 .

Quraish Shihab. Karena istri adalah ladang tempat bercocok tanam. Datangi ia kapan dan dari mana saja. Tafsir Al-Misbah…. Vol 1. bukan semata-mata untuk melampiaskan nafsu46. maka datangilah. disertai oleh nilai-nilai suci45. 2. lahir. 274. Quraish Shihab. garaplah tanah tempat bercocok tanam kamu. Tafsir Al-Maragi…. h. bukan arah yang lain. ˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴  ˸΍Ϯ˵ ͋ ˴ ˴ Ϝδϔ Ϸ ϣΪϗϭ Dan kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemaslahatan untuk diri kamu di dunia dan akhirat. h. tumbuh dan berkembang. Sperma adalah sesuatu yang suci dan menumpahkannya pun harus suci. Tafsir Al-Misbah…. Berdoalah ketika melakukannya. jika hal ini kalian lakukan untuk mendapatkan keturunan dan kalian melakukannya pada tempat yang sebenarnya. Jil. Arah yang lain berfungsi mengeluarkan najis dan kotoran. syariat agama tidak bermaksud memberati kalian dan melarang kalian untuk menikmati kelezatan ini. 44 45 46 . Istri hanya berfungsi sebagai ladang yang menerima benih44. Ciptakanlah suasana kerohanian agar benih yang diharapkan berbuah itu. Tafsir Al-Misbah…. Sebaliknya syariat justru ingin mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi kalian43. bukan saja mengisyaratkan bahwa anak yang lahir adalah buah dari benih yang ditanam ayah. 480. 481. Vol 1. karena itu lakukanlah ia dengan tujuan memelihara diri dari terjerumus kepada dosa. Sebab. yang menegaskan bahwa istri adalah tempat bercocok tanam. h. 43 Al-Maragi. asal sasarannya ke arah sana. bukan untuk menerima yang suci dan bersih. h. 481. Quraish Shihab. Ayat di atas. Vol 1.38 ˸Ϣ˵ ˸Ό˶ ϰ͉ ˴˸Ϣ˵ ˴ ˸ή˴ ˸΍Ϯ˵ ˸΄˴ ˸Ϣ˵ ͉˲ ˸ή˴ ˸Ϣ˵ ˵ ΂˴ ˶ Θ η ϧ΃ ϜΛ Σ Η ϓ Ϝϟ Ι Σ ϛ΅ δϧ tidak ada dosa bagi kalian untuk mendatangi istri-istri kalian dengan cara apapun yang kalian sukai.

Tafsir Al-Misbah…. jangan membohonginya. serta ciptakanlah suasana 47 Quraish Shihab. 48 49 . 637 H. Ayat ini menjelaskan bahwa hikmah menggauli wanita adalah untuk menjaga kelestarian jenis manusia melalui kelahiran. Di sisi lain. Jangan menduga Allah tidak mengetahui keadaan kamu tentang segala sesuatu yang kamu rahasiakan47. Karena itulah dilarang untuk menggauli wanita yang sedang haid dan pada tempat yang lain. Vol 1. yang penting tujuan dari petani tercapai. Tafsir Al-Misbah…. Kalaupun ada cekcok selesaikan ke dalam. dan jangan selesaikan melalui orang lain. Jil. seorang ulama dan pengamal tashawuf (w. jangan sembunyikan sesuatu terhadap pasangan yang seharusnya ia ketahui. h.) yang banyak dikutip pendapatnya oleh Al-Biqa’i. kecuali kalau terpaksa. 274. 481-482. bahkan dalam segala hal. 481.39 Ϫ˷ϟ΍ ˸΍Ϯ˵ ͉ ΍˴ Ϡ ϘΗ ϭ Serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami istri. Dan petani harus bisa menggarap ladangnya dan menjaganya dari segala hama. Al-Maragi. 2. Tafsir Al-Maragi…. Jika demikian. karena kelak kamu akan menemui-Nya. sebab keadaan keduanya itu tidak akan pernah menghasilkan keturunan49. Allah kelak akan menyelesaikannya. h. Penyebutan istri sebagai “ladang” secara tidak langsung juga mengatakan bahwa suami itu adalah “petani” untuk itulah petani bebas mendatangi ladangnya kapan pun dan darimana pun. Vol 1. ϩ ϗϼϣ Ϝϧ΃ ϤϠ ϭ ˵ Ϯ˵ ˴ ͊  Ϣ˵ ͉ ˴ ˸΍Ϯ˵ ˴˸ϋ΍˴ Ketahuilah. Demikian kesan Al-Harrali. Berilah kabar gembira orang-orang yang beriman yang imannya mengantarkan mereka mematuhi tuntutan-tuntutan ini48. bahwa kamu kelak akan menemui- Nya. h. Quraish Shihab. bukan sekedar untuk memperoleh kelezatan semata-mata. jangan membongkar rahasia rumah tangga yang seharusnya dirahasiakan.

Mencapai Pernikahan yang Barakah. 51 Mohammad Fauzil Adhim. . Suami Idaman Istri Impian…. 52 Kasmuri Selamat. Ke-XXI. Cet. Karena itu suami dan istri saling membutuhkan. Dengan melihat kedua ayat di atas. dan memberikan yang terbaik. Kemudian Umar pun bertanya tentang kemana suaminya. Vol 1. disertai dengan nilai-nilai suci50. Ketika nafkah bathin ini tidak dilaksanakan oleh seorang suami dan jiwa terlalu lama menantikan belaian cinta dari suami.51 Adapun tentang berapa lama boleh suami meninggalkan istri. maka kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemasalahatan untuk dunia dan akhirat. bahkan dalam segala hal. Bahkan pada tingkat tertentu bisa menyebabkan munculnya ketegangan rumah tangga. Sementara tidak ada kekasih yang menguak hasratnya. bukan hanya untuk memuaskan nafsu yang tidak pernah kenyang. Umar bin Khattab bertanya: Wahai anakku. Oleh karena itu. nafkah batin harus diberikan oleh suami dengan baik. Kemudian kepada anaknya Hafsah. h. tumbuh dan berkembang. yang isinya tentang keluhan kesedihan karena sudah terlalu lama ditinggalkan oleh suaminya. Untuk menciptakan itu. air mata bisa mengalir karena tidak kuat menahan rasa sepi yang mencekam. Tafsir Al-Misbah…. h. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. h. 81-82. orang seperti ayah bertanya kepadaku 50 Quraish Shihab. 481. sebagaimana petani membutuhkan ladang dan ladang membutuhkan petani. Besoknya Umar mengirim surat kepada suaminya dan menyuruhnya pulang. dari luar ia mendengar wanita tersebut mendendangkan syairnya. berapa lamakah kaum wanita boleh bersabar apabila ditinggal oleh suaminya? Hafsah Menjawab: Subhanullah. Saib bin Jubair berkata52: “Pada suatu malam. maka seks merupakan kebutuhan laki-laki dan perempuan. serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami-istri. Perempuan itu menjawab bahwa suaminya sedang berjihad fi sabilillah. 2005). khalifah Umar bin Khattab berjalan-jalan keliling kota Madinah dan hal yang demikian itu sering ia lakukan.40 kerohanian yang agar benih yang diharapkan berbuah itu lahir. Secara kebetulan di dekat rumah salah seorang wanita yang pintunya terkunci. 193.

Mempergauli istri dengan baik Islam memandang rumah tangga dengan mengidentifikasinya sebagai tempat ketenangan.Dan bergaullah dengan mereka secara patut. ˺̂˯Ύδϧ΍. Hafsah menjawab: Lima bulan atau enam bulan. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. maka mulai saat itu khalifah Umar bin Khattab menetapkan untuk mujahidin berperang waktunya paling lama enam bulan. waktu berangkat sebulan..” 2. padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. S. ˴ ˴ ˸Π˴ ˴ ˱ Ό˸ϴ˴ ˸΍Ϯ˵ ˴ ˸Ϝ˴ ϥ˴ϰ˴ ˴ ˴ ͉ ˵ Ϯ˵ ˵ ˸ϫ˶ ˴ ϥ˶ ˴ ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶ ͉ ˵ ϭ˵ ˶ Ύ˴ ˴  Ϟό ϳϭ Ύ η ϫή Η ΃ δόϓ Ϧϫ ϤΘ ήϛ Έϓ ϑ ή Ϥ Α Ϧϫ ήη ϋϭ Tentang hal ini Allah swt. tentu saya tidak akan bertanya tentang masalah ini kepadamu. sayang menyayangi dan cinta mencintai. Kewajiban yang harus selalu diperhatikan oleh suami sebagai kepala rumah tangga adalah menjaga kemuliaan istrinya dari hal-hal yang menyebabkan kehormatannya dihina atau hal-hal yang merendahkan martabatnya sebagai manusia. kasih dan sayang. dan menegakkan unsur ini di atas pilihan dan kemauan mutlak agar semuanya dapat berjalan dengan sambut menyambut. keamanan dan kesejahteraan.41 tentang perkara ini? Umar menjawab: Kalau bukan karena saya ingin memperhatikan permasalahan kaum muslimin. tinggal di medan perang selama empat bulan dan kembali pulang selama sebulan. Sang suami harus menjauhi hal-hal yang bisa melukai perasaannya dan berusaha sekuat mungkin untuk tidak mengingkari janji yang telah dibuat bersama53.. Berfirman: “. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka. Islam juga memandang hubungan dan jalinan suami-istri dengan menyifatinya sebagai hubungan cinta. Mendengar jawaban dari anaknya itu. An-Nisaa: 19).

h. 306.˱ήϴ˶ ˴ ˱ή˸ϴ˴ ˶ ϴ˶ ˵ ˷ϟ΍ ΍ Μ ϛ ΍ Χ Ϫ ϓ ϪϠ  ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶ ͉ ˵ ϭ˵ ˶ Ύ˴ ˴ ϑ ή Ϥ Α Ϧϫ ή η ϋϭ Dan bergaullah dengan mereka secara makruf. . Tafsir Fi Zhilalil Quran…. ada ulama yang memahaminya dalam arti perintah untuk berbuat baik 53 Sayyid Quthb. Jil 2.

42 kepada istri yang dicintai maupun tidak. Kata ϑϭήόϣ.

383. Asy-Sya’rawi merujuk kepada firman Allah yang menafikan adanya mawaddah atau cinta kepada orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya sekalipun orang-orang itu bapak. Mawaddah pastilah disertai dengan cinta. Sebagaimana ketika seseorang yang ingin menceraikan istrinya karena tidak mencintainya lagi. Tafsir Al-Misbah…. Ini berarti berbeda antara makruf dengan cinta55. Padahal katanya. Penggalan ayat di atas melarang menyusahkan atau menyakiti istri oleh sebab apapun. Vol 2…. Asy-Sya’rawi mengatakan. anak atau saudara-saudara. 382. sungguh tepat. ‘Umar bin 54 Quraish Shihab. 383. kecuali istri tersebut melakukan perbuatan yang keji yang nyata. Vol 2. Almawaddah menurutnya adalah berbuat baik kepadanya. 55 56 . Apa yang dikemukakan Asy-Sya’rawi di atas. membedakan antara mawaddah yang seharusnya menghiasi hubungan suami istri dengan ma’ruf yang diperintahkan di sini. dalam ayat yang lain. Dia memerintahkan anak untuk bergaul dengan makruf kepada ibu bapak yang memaksa anak untuk tidak percaya keesaan Allah. Quraish Shihab. sedang makruf tidak mengharuskan adanya cinta54. Bahkan mawaddah yang diharapkan terjalin antara suami istri. Walau cinta pupus. Ulama Mesir yang meninggal tahun 1999. agar kehidupan rumah tangga tidak berantakan hanya karena cinta suami istri telah pupus. bukan saja dalam arti cinta. tidak memaksa. Tafsir Al-Misbah…. Quraish Shihab. ma’ruf mereka pahami mencakup tidak menganggu. dan juga lebih dari itu. h. sedang ma’ruf tidak harus demikian. Vol 2…. Asy-Sya’rawi memiliki pandangan lain. h. tetapi berbuat baik masih harus diperintahkan. tetapi ia adalah cinta plus56. seperti berzina atau nusyuz. yakni berbuat ihsan dan berbaik-baik kepadanya. Dia menjadikan perintah di atas tertuju kepada suami yang tidak mencintai lagi istrinya. h. Tafsir Al-Misbah…. merasa senang bersamanya serta bergembira dengan kehadirannya.

Atau menyambut mereka dengan wajah yang muram dan menyambut mereka dengan mengerutkan dahi58. Rasulullah pernah ditanya oleh seseorang. tutur kata yang lembut. untuk itu harus menggauli mereka dengan cara yang mereka senangi. maka penuhilah botol itu dengan minuman yang engkau sukai. “Apa hak istri yang wajib kita ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ penuhi?” Rasulullah saw. kita memerlukan sedikit humor.” Orang saleh yang lain pernah berkata. “Dalam menghadapi seorang wanita. menjawab. mana amanah yang engkau terima?”57 Suami harus memperbaiki pergaulannya dengan istri. bersabarlah.” (H. Jangan memperketat nafkah mereka. Ahmad Daud dan Nasaa’i). Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. 57  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. jangan menyakiti mereka melalui perkataan maupun perbuatan. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. R.43 Khatab mengecamnya sambil berkata: “Apakah rumah tangga hanya dibina atas dasar cinta? Kalau demikian mana nilai-nilai luhur? Mana pemeliharaan. dan perhatian yang cukup. tutur kata yang baik termasuk sedekah.” Juga diingat. karena Allah menjadikan kebaikan itu menyeluruh. “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. “Seorang istri itu laksana botol. menyangkut segala sesuatu. Dan apabila suami tidak menyenangi istrinya karena keaiban akhlak atau fisik mereka yang tidak menyenangkan.60 Orang-orang saleh pernah berkata. melipur lara. termasuk pada mereka yang tidak disukai itu59.

383. Tafsir Al-Maragi…. h. Jil 4. Al-Maragi. Ahmad bin Hanbal. h. h.ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· Quraish Shihab. Tafsir Al-Maragi…. 384. 384. Jilid. 4. Vol 2. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Al-Maragi. 447. 58 59 60 . h. Tafsir Al-Misbah…. Jil 4.

walaupun dalam batas-batas yang dibenarkan oleh syariat karena istri tidak taat kepada suaminya boleh memukulnya. Sebab larangan itu merupakan rasa kasihan dan sayang kepada mereka. Karena memukul merupakan perubahan hukum dari kesulitan kepada kemudahan karena suatu alasan disebabkan latar belakang hukum asli. . mawaddah dan rahmah serta menunaikan hak-haknya ketika hak-hak mereka ditinggalkan. Menegakkan keadaan yang membolehkan karena suatu alasan. yaitu demi kelanggengan suami istri dan terciptanya keluarga yang sakinah. selain harus memberikan nafkah kepada istrinya. Karena hal itu yang akan membuka terjadinya pemukulan dan kekerasan lain oleh suami kepada istri. akibatnya istri akan tersakiti secara fisik juga mentalnya. baik lahir maupun batin. seorang kepala rumah tangga mempunyai kewajiban. secara tidak langsung Islam melarang suami melukai perasaan istri dengan perkataan.44 Dengan melihat hadis di atas. juga harus menjaga kehormatan dan perasaan istrinya itu. Jadi.

sayangnya ternyata seringkali orang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Sesungguhnya orang tua adalah teladan yang paling dekat dengan anak-anaknya. h. (Jakarta: Balai Pustaka. Dan “suami” memiliki arti pria yang menjadi pasangan hidup resmi seorang wanita2. peran memiliki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat. Sehingga yang dimaksud dengan peranan suami adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan oleh suami. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan1. Adapun peranan suami dalam rumah tangga menurut Ahmadi Sofyan dalam bukunya The Best Husband in Islam meliputi. A. memberikan teladan. dan menciptakan rumah tangga teladan. bertanggung jawab. 860. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Edisi ke-2. 751. tidak lepas dari kemerosotan akhlak para orang tua.BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. 2 1 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. bahwa merosotnya moral generasi muda saat ini. 45 . Kamus Besar Bahasa Indonesia. Memberikan Teladan Harus diakui. Namun. h. 1996).

Begitu juga akhlak suami dalam rumah tangga terhadap isterinya dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya. Seorang suami diperintahkan untuk menasehati keluarganya. maka ia tidak patut dikatakan sebagai manusia. Akibatnya anak-anak menjadi korban dari kelalaian seorang pendidik dalam rumah tangga4. Akhlak ini pun akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah swt. 3 Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam…. Cet. h. 77. Membangun sebuah keluarga bukan hanya untuk sehari atau dua hari. Kelalaian ini terjadi ketika sang suami tidak mampu memberikan teladan kepada istrinya dalam mendidik sebuah keluarga bahagia yang didambakan. Keutuhan dan kesuksesan dalam berumah tangga akan menjadi cermin bagi anak-anak yang dilahirkan ketika mereka berkeluarga nantinya. mencegah mereka dari kemungkaran. Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam…. (Jakarta: Lintas Pustaka. Manusia yang tidak memiliki akhlak. 29-30. yang harus diperlakukan dengan baik oleh seorang suami. 29. Oleh karena itu memberikan teladan kepada anak merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan generasi yang dilahirkan orang tua dari benih-benih cinta mereka. 2006). Manusia dikatakan sebagai makhluk mulia di antara makhluk-makhluk ciptaan lainNya. h. akan tetapi sepanjang hayat dikandung badan. sedangkan sang istri pun lalai dalam memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga yang baik. Karena isteri dan anak adalah amanah Allah swt. memerintahkan mereka untuk melakukan kebaikan. karena Ia menganugerahkan dengan akhlak. The Best Husband in Islam. 4 Ahmadi Sofyan. h. Di antara kewajiban seorang suami adalah mendidik keluarganya tentang hukumhukum agama5. Ke-I. 5 .46 tua lalai membimbing mereka dengan akhlak yang baik dalam perlakuan dan tindakan kita sehari-hari3.

dan tidak meninggalkan bekas luka. maka ia memiliki hak untuk memukul.47 Adapun akhlak suami kepada istrinya adalah sebagai berikut6: 1. tidak mengucurkan darah. Memperlakukannya dengan baik Allah swt. agar isterinya tidak membangkang seperti yang diperintahkan Allah swt. S. yakni memukul bukan untuk menyakiti atau melukai. ia pisah ranjang dengannya. dan mendidiknya dengan didikan Islam. maka ia memberi makan isterinya dengan makanan yang baik. memberinya pakaian yang sopan. Seorang suami yang memiliki akhlak dan memahami sang isteri tercinta. berfirman: “Dan bergaulah dengan mereka dengan cara yang baik” (Q. dan tidak sampai membuat salah satu organ tubuhnya tidak dapat menjalankan tugas. An-Nisa: 19). kepadanya dengan menasehatinya tanpa mencaci-maki atau menjelekjelekannya. Jika isteri tidak taat kepadanya.  ˺̂˯ΎδϨϟ΍. jika isteri tetap tidak taat kepadanya.

An-Nisa: 34).˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶ ͉ ˵ ϭ˵ ˶ Ύ˴ ˴  ϑ ή Ϥ Α Ϧϫ ήη ϋϭ ͉ ˵ Ϯ˵ ˶ ˸ο΍˴ ˶ ˶ Ύ˴ ˴ ˸ϟ΍ϲ˶ ͉ ˵ ϭ˵ ˵ ˸ϫ΍˴ ͉ ˵ Ϯ˵ ˶ ˴ ͉ ˵ ˴ Ϯ˵ ˵ ˴ Ϯ˵ Ύ˴ ˴ ϲ˶ ͉ ϟ΍˴ Ϧϫ Αή ϭ ϊΟ πϤ ϓ Ϧϫ ήΠ ϭ Ϧϫ ψόϓ Ϧϫί θϧ ϥ ϓ ΨΗ Ηϼ ϭ “Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya (Pembangkangannya). maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka. S. bersabda: Allah swt. dan pukullah mereka. maka janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka” (Q. berfirman:  ˼˽˯ΎδϨϟ΍. Kemudian jika mereka mentaati kalian. Dalam hal ini Rasulullah saw.

˱ήϴ˶ ˴ ˱ ˷˶˴ ˴ Ύ˴ ˴ ˷ϟ΍͉ ˶˱ ϴ˶ ˴ ͉ ˶ ˸ϴ˴˴ ˸΍Ϯ˵ ˸Β˴ ˴ ˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˸ό˴ ˴˸ϥ˶ ˴ ΍ Βϛ ΎϴϠϋ ϥ ϛ ϪϠ ϥ· ϼ Βγ ϦϬ Ϡϋ ϐ Η ϼϓ ϜϨ σ΃ Έϓ ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

. . 34-38.. The Best Husband in Islam. h.ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· 6 Ahmadi Sofyan..

jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan.” (H. Daud dan Nasaa’i).7 ϩήϴϏ ϝΎϗ ϭ΍ ήΧ΃ ΎϬϨϣ ϲοέ ΎϘϠΧ ΎϬϨϣ ϩήϛ ϥ· ΔϨϣΆϣ ϦϣΆϣ ϙήϔϳϻ “Laki-laki mukmin tidak boleh membenci wanita mukminah. R. Muslim). jika ia membenci sesuatu pada fisiknya. Jika tidak mampu untuk mengajari sendiri. ia menyenangi yang lainnya” (H. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. R. maka hendaknya memberinya izin untuk menghadiri pengajian.48 “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan.8 2. Mengerjakan persoalan-persoalan yang urgen dalam agama kepada isterinya jika belum mengetahui Seorang suami wajib hukumnya memberikan kemudahan kepada isterinya dalam mempelajari agama. dan minuman yang wajib diberikannya. majelis ta’lim. Ahmad. dan menyucikan jiwanya itu tidak lebih sedikit dari kebutuhannya terhadap makanan. forum-forum ilmiah dan lain-lain.  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. Sebab kebutuhan untuk memperbaiki kualitas agama.

Shahih Muslim. Ύ˴ ˸ϴ˴˴ ˵ ˴ Ύ˴ ˶ ˸ϟ΍˴ ˵ Ύ͉ϟ΍Ύ˴ ˵ Ϯ˵ ˴ ˱έΎ˴ ˸Ϣ˵ ϴ˶˸ϫ˴˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˵ ϧ˴΍Ϯ˵ ΍Ϯ˵ ˴ ΁˴ ϳ˶ ͉΍Ύ˴ ͊ ˴Ύ˴ Ϭ Ϡϋ Γέ ΠΤ ϭ α Ϩ ϫΩ ϗϭ ΍ ϧ Ϝ Ϡ ΃ϭ Ϝδϔ ΃ ϗ Ϩϣ Ϧ άϟ Ϭϳ΃ ϳ Allah swt. 8 . Jilid. II. (Semarang: CV. 871. h. berfirman: “Hai orang-orang yang beriman. S. Adib Bisri Musthofa. Terj. . At-Tahrim: 6). Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (Q.˴ ϭ˵ ˴ ˸Ά˵ Ύ˴ ˴ Ϯ˵˴ ˸ϔ˴ ˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˴ ˴Ύ˴ ˴ ͉ϟ΍˴ Ϯ˵ ˸ό˴ Ύ˴˲ ΍˴ ˶ ˲ Ύ˴˶ ˲ ˴ ˶ Ύ˴˴ ϥ ήϣ ϳ ϣ ϥ Ϡό ϳϭ ϫήϣ΃ ϣ ϪϠ ϥ μ ϳ ϟ Ω Ϊη υ ϠϏ ΔϜ΋ Ϡϣ 7 Ahmad bin Hanbal. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar. 1993) Juz. 4. Muslim. yang keras. h. Asy-Syifa. 447. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.

Hal ini sebagaimana sabda Nabi saw. Allah memerintahkan kaum mukmin pada umumnya untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka yang kayu bakarnya adalah manusia dan berhalaberhala pada hari kiamat.   Membina keluarga dengan pembinaan yang terpadu dan kontinyu. Ini berarti ia harus selalu mengondisikan dan memfasilitasi terwujudnya iklim yang mendorong semua anggota keluarga menjadi orang-orang yang bertakwa. 259. Tafsir Al-Maragi…. Membentengi keluarga dari api neraka dapat dilakukan dengan berbagai cara di antaranya10:  Membentuk mereka menjadi manusia yang bertakwa pada Allah dengan senantiasa menyeru mereka untuk mentaati Allah dan melarang mereka dari maksiat kepadaNya. 9 Al-Maragi. 208-209. 10 11 .49 ˸Ϣ˵ ˴ ˵ ϧ˴΍Ϯ˵ Quu anfusakum. Jil. Menghadirkan Surga di Rumah…. Menyiapkan sandang. maka neraka lebih berhak untuk (tempat tinggal) nya. Jami’ Al-Hadis …. h. ketika orang tua membiasakan anak-anaknya shalat. Sebab. membaca Al-Quran dan lain-lain sesungguhnya mereka telah membentengi anak-anak dari api neraka. yaitu suami harus membawa keluarganya kepada penjagaan dari api neraka dengan nasehat dan pelajaran.11 Wa ahlikum. puasa. Juz. Abdurahman Suyuti. 450. pangan dan papan keluarga dengan cara yang halal. 9. h. Ahmad Kusyairi. “Setiap daging yang tumbuh (dalam tubuh manusia) dari sesuatu yang ϪΑϰϟϭ΃έΎϨϟΎϓΖΤδϟ΍ϪΘΒϧ΃ϢΤϟϞϛ ˸Ϣ˵ ϴ˶˸ϫ˴˴ Ϝ Ϡ ΃ϭ haram. Jadilah dirimu yaitu suami pelindung dari api Ϝδϔ ΃ ϗ neraka dengan meninggalkan maksiat9. 28. h. Untuk itu. harta yang haram di dapat dari cara yang haram justru menjerumuskan mereka ke dalam neraka.

Al-Maragi. peliharalah diri kamu antara lain dengan meneladani Nabi dan pelihara juga keluarga kamu yakni istri. 326. Tafsir Al-Misbah…. yaitu ketaatan kepada Allah dan menuruti segala perintah-Nya. h. Tafsir Al-Misbah…. Dan hendaklah kamu mengajarkan kepada keluargamu perbuatan yang dengannya mereka dapat menjaga diri mereka dari api neraka dan bawalah mereka kepada yang demikian ini melalui nasehat dan pengajaran13. Jil. yang tidak mendurhakai Allah menyangkut apa yang Dia perintahkan kepada mereka sehingga siksa yang mereka jatuhkan – Allah. 14. “Wahai Rasulullah. Tetapi bagaimana kita menjaga 12 kendati mereka kasar – tidak juga berlebih dari apa yang diperintahkan Quraish Shihab. 28. ϥ ήϣ ϳ ϣ ϥ Ϡό ϳϭ ϫήϣ΃ ϣ ϪϠ ϥ μ ϳ ϟ Ω Ϊη υ ϠϏ ΔϜ΋ Ϡϣ Ϭ Ϡϋ ˴ ϭ˵ ˴ ˸Ά˵ Ύ˴ ˴ Ϯ˵˴ ˸ϔ˴ ˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˴ ˴Ύ˴ ˴ ͉ϟ΍˴ Ϯ˵ ˸ό˴ Ύ˴˲ ΍˴ ˶ ˲ Ύ˴˶ ˲ ˴ ˶ Ύ˴˴ Ύ˴ ˸ϴ˴˴ Di atasnya yakni yang menangani neraka itu dan bertugas menyiksa penghuni-penghuninya adalah Malaikat-malaikat yang kasar-kasar hati dan perlakuannya. Vol. anak-anak dan seluruh yang berada di bawah tanggung jawab kamu dengan membimbing dan mendidik mereka agar kamu semua terhindar dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia-manusia yang kafir dan juga batu-batu antara lain yang dijadikan berhala-berhala12. bahwa Umar berkata ketika turun ayat itu. 14. Tafsir Al-Maragi…. Telah diriwayatkan. 13 14 . 326. Wahai orang-orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya hendaklah sebagian dari kamu memberitahukan kepada sebagian yang lain. Vol. kita menjaga diri kita sendiri. yakni sesuai dengan dosa dan kesalahan masing-masing penghuni neraka dan mereka juga senantiasa dan dari saat ke saat mengerjakan dengan mudah apa yang diperintahkan Allah kepada mereka14. h. yang keras-keras perlakuannya dalam melaksanakan tugas penyiksaan.50 ˵ ˴ Ύ˴ ˶ ˸ϟ΍˴ ˵ Ύ͉ ϟ΍Ύ˴ ˵ Ϯ˵ ˴ ˱έΎ˴ ˸Ϣ˵ ϴ˶˸ϫ˴˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˵ ϧ˴΍Ϯ˵ ΍Ϯ˵ ˴ ΁˴ ϳ˶ ͉΍Ύ˴ ͊ ˴Ύ˴ Γέ ΠΤ ϭ α Ϩ ϫΩ ϗϭ ΍ ϧ Ϝ Ϡ ΃ϭ Ϝδϔ ΃ ϗ Ϩϣ Ϧ άϟ Ϭϳ΃ ϳ Hai orang-orang yang beriman. 259 Quraish Shihab. apa yang dapat menjaga dirimu dari api neraka dan menjauhkan kamu daripadanya. h.

dan kamu perintahkan kepada mereka apa yang diperintahkan Allah kepadamu. Di dalam ayat ini terdapat isyarat mengenai kewajiban seorang suami mempelajari fardhu-fardhu agama yang diwajibkan baginya mengajarkannya pada keluarga mereka. 327 Ahmad Kusyairi. h. h. Berbeda dengan persepsi kebanyakan orang yang menilai kesuksesan seseorang dengan standar materi. Jil. Tafsir Al-Misbah…. Menghadirkan Surga di Rumah…. 262 Al-Maragi.16 Ayat enam di atas menggambarkan bahwa dakwah dan pendidikan harus bermula dari rumah. “Kamu larang mereka mengerjakan apa yang dilarang Allah untukmu. Ini berarti kedua orang tua bertanggung jawab terhadap anak-anak dan juga pasangan masing-masing sebagaimana masing-masing bertanggung jawab atas kelakuannya. h. Ayat di atas juga secara langsung mengingatkan betapa tinggi dan penting kedudukan keluarga dalam Islam dan betapa perhatian terhadap keluarga harus diberikan dalam porsi yang besar. menjawab. sehingga tidak berlebihan sampai ada yang menyebutnya sebagai kitab keluarga18. Vol. 262 Quraish Shihab. Itulah penjagaan antara diri mereka dengan neraka15. Tafsir Al-Maragi…. 28. Jil. Tafsir Al-Maragi…. tetapi itu bukan berarti hanya tertuju kepada mereka.51 keluarga kita?” Rasulullah saw. seperti kekayaan tampilan fisik. Ayat ini tertuju kepada perempuan dan lelaki (ibu dan ayah) sebagaimana ayat-ayat yang serupa (misalnya ayat yang memerintahkan berpuasa) yang juga tertuju kepada lelaki dan perempuan. 16 17 18 . 207. Ayat di atas walau secara redaksional tertuju kepada kaum pria (ayah). 28. h. gelar 15 dan Al-Maragi. Ayah atau ibu sendiri tidak cukup untuk menciptakan satu rumah tangga yang diliputi oleh nilai-nilai agama serta dinaungi oleh hubungan yang harmonis17. Al-Qur’an telah memberikan perhatian yang amat besar terhadap kehidupan keluarga. 14.

S. dan pengetahuan sehingga ia bisa mengerjakannya seperti yang diperintahkan syariat. Allah swt. Oleh karena itu seorang suami berkewajiban untuk mengajarkan dan melaksanakan ajaran Islam beserta etikanya kepada isterinya. Taha: 132). Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Wanita termasuk bagian dari keluarga laki-laki dan penjagaan dirinya dari api neraka ialah dengan iman. Kami tidak meminta rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa” (Q.52 serta jabatan. ΍Ϯ˵ ˴ ΁ ˴ ϳ˶ ͉΍ Ύ˴ ͊ ˴ Ύ˴ (Hai orang-orang Ϩϣ Ϧ άϟ Ϭϳ΃ ϳ yang beriman)19. berfirman: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Karenanya ayat  tersebut diawali dengan panggilan. isterinya melaksanakan ajaran-ajaran Islam beserta Sikap dan perilaku istri bisa menjadi cermin bagi kehidupan rumah tangga. Melarangnya untuk mengumbar aurat dan berhubungan bebas (ikhtilat) dengan laki-laki yang bukan muhrimnya. Mewajibkan etikanya. ˺˼˻Ϫσ. 3. ˵ ˴ ˶ Ύ˴ ˸ϟ΍˴ ˴ ˵ ˵ ˸ή˴ ˵ ˸Τ͉ ˱ ϗ˸ί˶ ˴ ˵˴ ˸δ˴ Ύ˴Ύ˴ ˸ϴ˴˴ ˸ή˶ ˴ ˸λ΍˴ ˶ Ύ˴͉ ϟΎ˶ ˴ ˴˸ϫ˴˸ή˵ ˸΃˴ ΔΒϗ ό ϭ Ϛϗί ϧ Ϧ ϧ Ύ έ Ϛϟ΄ ϧ ϟ Ϭ Ϡϋ Βτ ϭ Γ Ϡμ Α ϚϠ ΃ ϣ ϭ Selain itu. dan amal shaleh. memberikan perlindungan yang memadai kepadanya dengan tidak mengizinkannya untuk merusak akhlak atau agamanya. dan tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk menjadi wanita fasiq terhadap perintah Allah swt. Amal shaleh harus berdasarkan ilmu. maka ayat di atas sesungguhnya juga memberikan pemahaman bahwa standar kesempurnaan dan kesuksesan seorang mukmin adalah sejauh mana ia sukses dalam menciptakan stabilitas keluarga setelah mampu menciptakan stabilitas diri.

ϯ˴ ˸Ϙ͉ Ϡ˶ ϮΘϟ 19 Ahmad Kusyairi. h. Menghadirkan Surga di Rumah…. . 207.

dan setiap kepala keluarga muslim agar Ύ˴ ˸ϴ˴˴  ˸ή˶ ˴ ˸λ΍˴  ˶ Ύ˴͉ ϟΎ˶  ˴ ˴˸ϫ˴ ˸ή˵ ˸΃˴ Ϭ Ϡϋ Βτ ϭ Γ Ϡμ Α ϚϠ ΃ ϣ ϭ dan perintahkanlah keluargamu melaksakan shalat secara baik dan bersinambung pada setiap waktunya dan bersungguh-sungguhlah engkau wahai Nabi Muhammad dalam bersabar atasnya. Jil. Allah memerintahkan Nabi saw. Vol. Kamilah yang memberi jaminan rezeki kepadamu. 402. Tafsir Al-Maragi…. Kenikmatan dari kehadiran mereka dalam satu rumah tangga diperoleh melalui hubungan harmonis masing-masing anggota keluarga satu dengan yang lain serta hubungan yang harmonis dengan Allah swt. termasuk semua istri dan anak cucu beliau. dan hendaklah kamu sendiri memeliharanya. Tetapi bila dilihat dari penggunaan kata ahlaka yang dapat mencakup keluarga besar. maka ia dapat mencakup keluarga besar Nabi Muhammad saw. ϯ˴ ˸Ϙ͉ Ϡ˶ ˵ ˴ ˶ Ύ˴ ˸ϟ΍˴  ˴ ˵ ˵ ˸ή˴  ˵ ˸Τ͉  ˱ ϗ˸ί˶  ˴ ˵˴ ˸δ˴  Ύ˴ Ϯ Θ ϟ ΔΒϗ ό ϭ Ϛϗί ϧ Ϧ ϧ Ύ έ Ϛϟ΄ ϧ ϟ Kami tidak meminta kepadamu rezeki dengan perintah shalat ini. 28. Dan kesudahan yang baik di dunia dan di akhirat adalah bagi orang-orang yang menghiasi dirinya dengan ketakwaan. yakni dalam melaksanakannya20. maka ia hanya terbatas pada istri Nabi yaitu Khadijah ra. lalu menyadari bahwa perintah tersebut berlanjut sepanjang hayat. yang tercermin antara lain dalam pelaksanaan shalat. dan beberapa putera beliau bersama ‘Ali ibn Abi Thalib ra. h. hai Rasul keluargamu untuk mendirikan shalat. yang beliau pelihara sepeninggal Abu Thalib. atau Kami tidak membebanimu untuk menanggung rezeki bagi dirimu atau keluargamu. jika ditinjau dari masa turunnya ayat ini. karena nasehat dengan perbuatan akan lebih membekas dibanding dengan perkataan21. Bahkan 20 Quraish Shihab. Al-Maragi.53 Pada ayat ini disebut pasangan orang-orang beriman dan keluarganya. h. 8. Kata ϚϠ ΃ ˴ ˴˸ϫ˴ keluarga. Tafsir Al-Misbah…. Suruhlah. 259. 21 .

dan jika suaminya tidak mau bangun. Di antara hal yang dapat melanggengkan hubungan suami istri adalah saling membantu dalam ketaatan kepada Allah swt. juga bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat. karena shalat yang wajib bagi beliau adalah shalat lima waktu. dan jika istrinya tidak mau bangun. dengan penambahan huruf Penambahan itu mengandung makna penekanan. dengan mengalokasikan waktu khusus untuk beribadah secara berjamaah. Ini memerlukan kesabaran dan ketekunan melebihi apa yang diwajibkan atas keluarga dan umat beliau23. Nabi saw. ΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣΖϣΎϗϩ΃ήϣ΍Ϳ΍ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ ΢πϧΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ Kemudian Rasulullah saw. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. R. mampu menempatkan keluarganya untuk menjadi generator dan inspirator bagi dirinya dalam  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. tetapi juga shalat malam yang diperintahkan kepada beliau. Kata ρ). ia memercikkan air pada wajahnya. ˸ή˶ ˴ ˸λ΍ Βτ dari kata (ήΒλ΍) bersabarlah. seorang suami yang sukses dalam kehidupan berumah tangga adalah suami yang sukses dalam mengayomi keluarga.54 sementara ulama memperluasnya sehingga mencakup seluruh umat beliau22.24 Jadi. belajar secara bersama. Ahmad). lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. diperintahkan untuk lebih bersabar dalam melaksanakan shalat.

h. h. 23 24 . 8.˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓ 22 Quraish Shihab. 4. 403. 402 Quraish Shihab. 416. Tafsir Al-Misbah…. Juz. Vol. h. Abdurahman Suyuti. Jami’ Al-Hadis…. 8. Vol. Tafsir Al-Misbah….

perbuatan dan lain sebagainya26. 4. Muslim).55 memproduksi beraneka macam kebajikan. Rasulullah saw. begitu pula sebaliknya. Mampu mewujudkan keluarganya menjadi keluarga sakinah. dan isterinya bergaul dengannya. ϭϪΗ΃ήϣ΍ϰϟ·ϲπϔϳϞΟήϟ΍ΔϣΎϴϘϟ΍ϡϮϳΔϟΰϨϣͿ΍ΪϨϋαΎϨϟ΍ήηϦϣϥ· “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di sisi Allah ialah suami yang menggauli isterinya. sebab suami yang diberi kepercayaan terhadapnya. Tidak membuka rahasia dan tidak membeberkan aib isteri. bersabda:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. Tidak membuka rahasia isterinya dan tidak membeberkan aibnya.25 Hadist di atas merupakan dalil atas keharaman seseorang menyiarkan rahasia hubungannya di atas ranjang dengan istrinya baik berupa ucapan. Seorang suami hendaknya menjadi orang yang paling dipercaya oleh isteri. dituntut menjaga dan melindunginya. mawaddah dan rahmah. Kemudian ia membeberkan rahasia hubungan suami isteri tersebut” (H. R.

398. minuman. Jika seorang suami kebetulan memiliki isteri lebih dari satu orang. Juz. Berlaku adil terhadap isteri-isterinya. Kado Pernikahan…. Jami’ Al-Hadis…. Seorang suami harus bisa berlaku adil terhadap istri-istrinya supaya tidak timbul perpecahan di antara mereka. Suami berkewajiban untuk berbuat adil terhadap mereka dalam hal makanan. maka ia memiliki tanggung jawab yang sangat besar yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. pakaian. h. jika memiliki isteri lebih dari satu orang. 130. 2. 26 . Syaikh Hafiz Ali. h. tempat tinggal 25 Abdurahman Suyuti.ΎϫήγήθϨϳϢΛϪϴϟ·ϲπϔΗ 5.

.” (Q. maka kawinilah satu orang saja. tidaklah tepat karena keadilan yang dimaksudnya adalah dalam hal ˼˯ΎδϨϟ΍. Dalam Al-Quran Allah swt. Jelas sekali bahwa keadilan yang maksud oleh ayat di atas merupakan keadilan dalam hal material..56 dan tidur. Ia tidak boleh bersikap curang atau dzolim sedikit pun.. S. berfirman: “Kemudian jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil. Karena hal tersebut bisa menimbulkan kemurkaan Allah swt. An-Nisa: 3). Jadi apabila ada orang yang ingin menutup rapat-rapat pintu poligami dengan berdasarkan Q. S. An-Nisa: 129..

˱ ˴ ˶ ΍˴ ˴ ˸΍Ϯ˵˶ ˸ό˴ ͉ ˴˸Ϣ˵ ˸ϔ˶ ˸ϥ˶ ˴  ΓΪΣ Ϯϓ ϟΪ Η ϻ΃ Θ Χ Έϓ ˶ ˸ϴ˴ ˸ϟ΍ ͉ ˵  ˸΍Ϯ˵ϴ˶ ˴  ˴ ˴  ˸Ϣ˵ ˸λ˴ ˴  ˸Ϯ˴˴  ˯Ύ˴ ͋ ϟ΍ ˴ ˸ϴ˴  ˸΍Ϯ˵˶ ˸ό˴  ϥ˴ ˸΍Ϯ˵ ϴ˶ ˴ ˸δ˴  Ϧ˴˴ Ϟ Ϥ Ϟϛ Ϡ ϤΗ ϼϓ Θ ήΣ ϟϭ δϨ Ϧ Α ϟΪ Η ΃ ό τΘ Η ϟϭ ˯ΎδϨϟ΍.

bahwa sesungguhnya hanya Rasulullah saw. 15. S.27 Sebenarnya poligami sudah ada jauh sebelum Islam. Persi dan Romawi. Pada zaman Nazi. h.. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan). .. Musuh-musuh Islam menuduh. China. yang menganjurkan. Bahkan para uskup 27 Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. Mongol. Poligami sudah tersebar luas di kalangan bangsa-bangsa terdahulu. seperti bangsa Tibet. yang menganjurkan manusia untuk melakukan poligami. maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q.. walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. An-Nisa: 129). poligami juga sudah dikenal di kalangan orang-orang Jerman. Mesir. Tujuan mereka ialah untuk memperburuk citra Islam. bukan Allah swt. sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai). Kado Pernikahan.˱ Ϥϴ˶ ͉ ˱έϮ˵ ˴ ˴ Ύ˴ ˴ ˷ϟ΍͉ ˶ ˴ ˸΍Ϯ˵ ͉ ˴ ˴ ˸΍Ϯ˵ ˶˸μ˵ ϥ˶˴ ˶ ˴ ͉˴ ˵ ˸ϟΎ˴ Ύ˴ ϭ˵ ˴ ˴ ˴ Ύ Σέ ΍ ϔϏ ϥ ϛ ϪϠ ϥΈϓ ϘΘΗϭ ΤϠ Η ·ϭ ΔϘϠόϤ ϛ ϫ έάΘϓ  ˺˻̂ imaterial (cinta): “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteriisteri (mu).

adalah sosok suami yang sangat adil terhadap isteri-isterinya. Dalam hal ini beliau mewasiatkan perlakuannya yang baik terhadap isteriisterinya: “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ.29 Selain itu. seperti: kemungkinan mandulnya seorang istri. memiliki beberapa orang isteri karena alasan untuk perlindungan terhadap janda-janda yang ditinggal mati oleh suaminya. R. merupakan satu kemungkinan yang tidak aneh? Apakah jalan keluar bagi suami yang dapat diusulkan untuk menghadapi kemungkinan itu? Bagamana ia menyalurkan kebutuhan biologis atau memperoleh dambaannya untuk memiliki anak? Poligami ketika itu adalah jalan yang paling ideal. banyak kondisi yang merupakan alasan logis untuk tidak menutup pintu poligami dengan syarat-syarat yang tidak ringan. Sedangkan Rasulullah saw. dan kemampuan untuk berbuat adil harus kepada semua istri harus dimiliki. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. Ath-Thabrani). Rasulullah saw.57 memperbolehkan poligami kepada beberapa orang raja setelah masuknya agama Kristen ke Eropa. Jadi tidak benar tuduhan orang-orang yang mengatakan bahawa: Islam adalah yang mempelopori poligami28. seperti Napoleon. atau terjangkiti penyakit parah.

29 . Jami’ Al-Hadis….. 16. Abdurahman Suyuti. Kado Pernikahan. Juz. 308. h.. h..ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 28 Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. 4.

(Jakarta: AMZAH. Ia harus mempertanggung jawabkan apa yang telah ia lakukan kepada dirinya sendiri. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. keluarga. masyarakat dan juga tentunya kepada Allah swt. Sebelum menikah. Pada saat itu. Cet. pekerjaan dan dirinya secara seimbang. juga bertanggung jawab atas anak-anaknya. 31 . Oleh sebab itu. Bertanggung Jawab Menjadi seorang suami bukanlah hal yang gampang. Dalam hal ini para ahli fiqih dan ulama telah membahas banyak masalah tanggung jawab laki-laki dalam Islam. 2005). yang tentu akan bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya. 10. melakukan amal sholeh. h. dan berdakwah dengan bijaksana (bil hikmah) dan tutur kata yang ramah (mau’izah hasanah). sehingga tidak terjadi tindakan ekstrem dalam pengimplementasiannya.58 B. Laki-laki adalah pemimpin. 2000). Terj. (Jakarta: Gema Insani. setelah ia menyelesaikan masa lajangnya. tuntutan yang menjadi beban bagi seorang laki-laki semakin menumpuk. Mereka menyimpulkan bahwa macam-macam tanggung jawab tersebut sebagai berikut30: 1. karena agama merupakan pilar utama dalam kehidupan seorang muslim31. Arif Chasanul Muna. Tanggung jawab ini bertambah. kategori ini adalah menjalankan ibadah. 4. Ke-I. h. Oleh karena itu ruang lingkup pertanggung jawabannya semakin luas. baik dengan berlebih-lebihan maupun sebaliknya. 30 Husain Syahatah. Syariat Islam memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini dan menjadikannya sebagai salah satu tujuan mulia. Yang bisa menjadi indikasi terpenuhinya tanggung jawab. seorang laki-laki bertanggung jawab untuk memenuhi tuntutan-tuntutan agama. Tanggung jawab terhadap Allah swt dan agamanya Salah satu tanggung jawab seorang laki-laki adalah menegakkan dan menjaga agamanya. Cet. Husain Syahatah. Ke-I. begitupula dalam masalah tanggung jawab yang harus diemban. seorang laki-laki harus mengetahui dengan baik karakter dan macam-macam tanggung jawab yang harus diembannya. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Di samping itu harus bertanggung jawab atas isterinya.

amal baik. Dengan terjaganya kesehatan. Bertanggung jawab terhadap anggota keluarga dalam posisinya sebagai pemimpin dalam rumah tangga Tanggung jawab ini terbagi menjadi beberapa bagian32:  Tanggung jawab terhadap isteri dengan memberikannya nafkah. menggaulinya dengan baik.  Tanggung jawab terhadap anak-anaknya dan memberi mereka nafkah. Tanggung jawab terhadap dirinya sendiri. h. dan usaha mencari nafkah yang halal.  Mempererat hubungan baik dengan orang lain dengan memenuhi hakhaknya dan membantu penyelesaian kepentingan-kepentingan mereka. Pendidikan jasmani untuk memperkuat kemampuan jasmani. bisa dilakukan dengan semangat dan wacana baru. dengan menjaga dan memenuhi tuntutan-tuntutannya33. Tanggung jawab terhadap sanak kerabatnya dengan menjalin silaturrahmi.   Tanggung jawab terhadap kedua orang tua dengan berbakti. Ahmadi Sofyan. menebarkan rasa kasih sayang. dan membimbingnya dengan penuh kecintaan. mempersiapkan kemampuan mereka dan mengemban tanggung jawab mereka di masa mendatang. 32 Husain Syahatah. memperhatikan pendidikan mereka.  Memberikan waktu-waktu luang untuk istirahat. 3. Dengan memperhatikan hal ibadah. …. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. amal baik dan usaha mencari nafkah yang halal bisa terlaksana dengan baik. h. ibadah.59 2. Yang termasuk dalam kategori tanggung jawab ini adalah sebagai berikut:   Pendidikan rohani untuk memperkuat intensitas dan kualitas ibadah kepada Allah swt. dan berbuat baik kepada mereka. 41 33 . menjaga dan memberikannya nafkah kepada keduanya. 10. The Best Husband in Islam….

Seiring dengan pendapat di atas. Hukum itu meliputi poin-poin sebagai berikut: 1. dalam Islam terdapat hukum-hukum tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya. Tanggung jawab terhadap profesi yang digelutinya dalam mencari rezeki yang baik dan halal. An-Nahl: 93). dengan disertai niat beribadah. disebutkan: ̂˼ϞΤϨϟ΍. Bekerja dengan optimal dan sempurna.60 4. Dalam sabda Rasulullah saw. Sebagai dalil tentang hal itu. dan ia akan dimintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya itu di hadapan Allah swt35. Suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga. dari Ibnu Umar ra. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:     Mencari pekerjaan yang halal yang akan menjadi sumber pendapatan finansial yang baik. firman Allah swt: “Mereka akan ditanya tentang apa yang kalian pernah lakukan” (Q. S. Menjaga keikhlasan dalam bekerja dengan berniat untuk ibadah. Menularkan keahlian yang dimiliki kepada orang lain (berbagi keahlian atau ilmu)34.

˴ Ϯ˵˴ ˸ό˴ ˸Ϣ˵ Ϩ˵ Ύ͉ ˴ ͉ ˵˴ ˸δ˵ ˴˴  ϥ ϠϤ Η Θ ϛ Ϥϋ Ϧϟ΄ Θϟϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϭ ω΍έ ϡΎϣϹ΃ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϢϜϠϛϭ ω΍έ ϢϜϠϛ Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϩΪϴγ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϡΩΎΨϟ΍ϭ ΎϬΘϴϋέ Ϧϋ ΔϟϮΌδϣϭ ΎϬΟϭί Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϪϴΑ΃ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ ϝΎϗ Ϊϗ ϥ΃ ΖΒΣϭ ϝΎϗ ϪΘϴϋέ  ϢϠδϣϭέΎΨΒϟ΍ϩ΍ϭέ.

The Best Husband in Islam…. 35 . Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses.ϪΘϴϋέϦϋϝϮΌδϣϭω΍έϢϜϠϛϭϪΘϴϋέ ΖϴΑ ϲϓ Δϴϋ΍έ Γ΃ήϤϟ΍ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ “Masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan masing-masing dari kamu bertanggung jawab atas kepemimpinannya. 11 Ahmadi Sofyan. …. Imam itu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. 151. h. Seorang lakilaki pemimpin terhadap keluarganya dan bertanggung jawab atas 34 Husain Syahatah. h.

Suami hendaknya berusaha mewujudkan keseimbangan antara tugas dan tanggung jawab. istrinya. Seorang suami memiliki kewajiban dan tanggung jawab kepada istrinya. 3. Ia berkata: Dan saya menduga bahwa beliau teah bersabda: Seorang lakilaki (anak) adalah pemimpin dalam harta ayahnya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. dirinya. Dalil tentang hal ini terdapat ˱ ͉ ˴ ͉ Ϣ˵ ˴ ˸ϴ˴ ˴ ˴ ˴ ˴ Ύ˴ ˸ϴ˴˶΍Ϯ˵ ˵ ˸δ˴ ͋˱ Ο΍˴ ˸ί˴˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴˸Ϧ͋ Ϣ˵ ˴˴ ˴˴  ˸ϥ˴˶ ˶ Ύ˴ ΁˸Ϧ˶ ˴ ΓΩϮϣ ϜϨ Α ϞόΟϭ Ϭ ϟ· ϨϜ Θϟ Ύ ϭ ΃ Ϝδϔ ΃ ϣ Ϝϟ ϖϠΧ ΃ ϪΗ ϳ ϣϭ dalam firman-Nya: ˻˺ϡϭήϟ΍. Perempuan itu pemimpin dalam rumah suaminya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya.61 kepemimpinannya.36 2. ilmunya dan pekerjaannya37. anaknya. menggaulinya dengan baik. Semua itu merupakan dasar dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. Dan masing-masing dari kamu adalah pemimpin da bertanggung jawab akan kepemimpinannya” (H. jangan sampai tanggung jawab itu membuat pekerjaan lain terbengkalai38. Pelayan itu pemimpin dalam harta tuannya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. hartanya. menyambungkan hubungan silaturrahim39. membantunya dalam urusan rumah tangga jika diperlukan. Keluarganya. Tanggung jawab suami dalam Islam memiliki cakupan yang sangat luas. Bukhari dan Muslim). R. 4. menafklahi. seperti membantunya melaksanakan ajaran agama. meliputi tanggung jawab terhadap agamanya. menjaga kehormatan dan menghiburnya.

Sunarto. h.˴ ϭ˵ ͉ ˴ ˴ ˴ ˳ ˸Ϯ˴ ͋˳ Ύ˴ ΂˴˴ ˶˴ ϲ˶ ͉ ˶˱ ˴ ˸Σ˴ ˴ ϥ ήϜϔΘϳ ϡ Ϙϟ Ε ϳ ϟ ϚϟΫ ϓ ϥ· ΔϤ έϭ 36 Bukhari. h. h. 113. Vol. 2. 1993). The Best Husband in Islam…. Shahih Bukhari. 9-10. h. dkk. Asy-Syifa. Ahmadi Sofyan. Terj. 37 Husain Syahatah. Husain Syahatah. 38 39 . 134. (Semarang: CV. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga…. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. 152.

jika dipandang ia menyenangkan hati.: ϪϟΎϣϭ ΎϬδϔϧϲϓ ϩήϜϳ ΎϤϴϓ ϪϔϟΎΨΗϻϭήϣ΃ ΍Ϋ΍ ϪόϴτΗϭ ήψϧ΍Ϋ΍ ϩήδΗϱάϟ΍ “Abu Huraira. jika diberi kebaikan dia membalas dengan kebaikan. R. Sebagai hasilnya nanti. tidak keluar rumah tanpa izin suaminya.62 “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. berdandan untuk suami. menjaga kehormatan. Ahmad). lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. ia menjaga diri dan harta suaminya” (H. melahirkan anak. Ar-Rum: 21). ketentraman. akan tercipta kedamaian. S. mengurus rumah. Tentang bagaimanakan istri yang baik? Rasulullah menjawab: Jika disuruh dia taat. keharmonisan dan rasa cinta. ϝΎϗˮήϴΧ˯ΎδϨϟ΍ϱ΃ϢϠγϭϪϴϠϋͿ΍ϞλͿ΍ϝϮγέϞΌγΓήϳήϫϲΑ΃Ϧϋ Hal itu dijelaskan dalam hadits Rasulullah saw.41  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. ra. seperti zakat atau sedekah40. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. membantu suami mengeluarkan nafkah. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. 5. jika ia ditinggal pergi oleh suami. menjaga harta. Bertanya kepada Rasulullah saw. ikut berpartisipasi dalam acara-acara kekeluargaan dan masyarakat. Kewajiban-kewajiban istri terhadap suaminya menurut syariat adalah taat kepadanya selama bukan maksiat.

6. menurunkan bakat. 154. menafkahi dan menyekolahkan. h. Jilid. The Best Husband in Islam…. dan 40 Ahmadi Sofyan. memberikan latihan tentang urusan rumah tangga dan kehidupan. menjaga amalan ibadah. 41 . memberikan pendidikan moral. Ahmad bin Hanbal. Kewajiban dan tanggung jawab sebagai orang tua kepada anak. 2. h. seperti memberikan pendidikan yang Islami. 251. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal ….

memuliakan dan menghormatinya. berperilaku baik. melakukan haji dan umrah untuk keduanya.63 mengajar berdakwah di jalan Allah swt42. Sebagai hasil dari tanggung jawab ini maka akan terlahir anak-anak yang shaleh. menggantikannya dalam urusan agama. Kewajiban anak terhadap orang tua dalam Islam adalah berbuat baik. menafkahi keduanya saat keduanya membutuhkan. taat selama tidak dalam kemaksiatan. 7. serta berdoa untuk keduanya43. ˴ ˴ ˶ ˸ϟ΍ ˴ ˴ Ϩ˶  ͉ ˴ ˵˸Β˴  Ύ͉ ˶ ˱ ϧΎ˴ ˸Σ˶ ˶ ˸ϳ˴ ˶΍˴ ˸ϟΎ˶ ˴  ˵ Ύ͉ ˶ ͉ ˶ ˸΍ϭ˵ ˵ ˸ό˴  ͉ ˴ ˴ ͊ ˴  ϰ˴ ˴ ˴ ήΒϜ ϙΪ ϋ ϦϐϠ ϳ ϣ· Ύ δ · Ϧ Ϊϟ Ϯ Αϭ ϩ ϳ· ϻ· ΪΒ Η ϻ΃ ϚΑέ πϗϭ ˱ Ϥϳ˶ ˴  ˱ ˸Ϯ˴  Ύ˴ ˵ ͉ Ϟ˵ ˴  Ύ˴ ˵ ˸ή˴ ˸Ϩ˴  ˴ ˴  ͈ ˵ Ύ˴ ˵ ͉ Ϟ˵ ˴  ˴ ˴  Ύ˴ ˵ ˴ ˶  ˸ϭ˴ Ύ˴ ˵ ˵ ˴ ˴ Ύ ήϛ ϻ ϗ ϤϬϟ ϗϭ Ϥϫ Ϭ Η ϻϭ ϑ΃ ϤϬϟ ϘΗ ϼϓ Ϥϫϼϛ ΃ ϤϫΪΣ΃ ˻˼˯΍ήγϹ΍.

sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Q. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. kasihilah mereka keduanya.” (Q. maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Juga firmanNya: ˻˽˯΍ήγϹ΍. Al-Isra: 23). S. S ϲ˶ Ύ˴ ͉ ˴  Ύ˴ ˴  Ύ˴ ˵ ˸Ϥ˴ ˸έ΍ ͋ ͉  Ϟ˵ ˴  ˶ ˴ ˸Σ͉ ϟ΍ ˴ ˶  ͋ ͊ ϟ΍ ˴ Ύ˴ ˴  Ύ˴ ˵ ˴ ˸ξ˶ ˸Χ΍˴ ϧ ϴΑέ Ϥϛ ϤϬ Σ Ώέ ϗϭ ΔϤ ή Ϧϣ ϝά Ρ ϨΟ ϤϬϟ ϔ ϭ “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku. Dalil mengenai hal ini adalah firman Allah: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. ˳ . AlIsra’: 24).

h. 136. Husain Syahatah. mengurangi. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses….˱ήϴ˶ ˴ ΍ ϐλ 8. 43 . dan melampaui batas dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawab. Menyia-nyiakan. h. merupakan perbuatan yang bertentangan 42 Ahmadi Sofyan. 154. The Best Husband in Islam….

akibatnya kehidupan menjadi sempit. serta beberapa kesalahan lain. Adanya tekanan jiwa dan rusaknya urusan rumah tangga. dan sikap saling hormat dalam rumah tangga. maka ia kan mendapatkan kehidupan yang sempit” (Q. sakit. Perangai-perangai di atas bertentangan dengan syariat Allah swt. Membuka rahasia rumah tangga.64 dengan syari’at. dan ditimpa masalah. Rusaknya nama baik Islam dan kaum muslimin. kelembutan. S.  ˺˻˽Ϫσ. adalah seperti berikut ini44:        Pasangan suami istri dan anak-anak yang memiliki perangai jahat yang bertentangan dengan syariat Allah swt. Thaha: 124). kasih sayang. dan teman-teman.    Anak-anak lari dari rumah dan melenceng dari jalan yang lurus. Seperti dalam firmanNya: “Dan barang siapa yang menentang peringatanku. Membiarkan keluarga saat keluarga tertimpa bencana yang pelik. Ia membiarkan begitu saja tanpa ada penyelesaian. Menyebarluaskan kehormatan rumah tangga di antara keluargakeluarga dekat. dosa dan kejahatankejahatan dalam rumah. tetangga. Hilangnya tanggung jawab kepemimpinan suami terhadap keluarga dan anaknya. Lemahnya keharmonisan. Sebagai contoh bentuk kemaksiatan. Tersebarnya kejahatan sosial.

Perangai-perangai yang tidak sesuai dengan syariat dan kelalaian tanggung jawab suami dalam rumah tangganya.˱ ϜϨ˴ ˱ ˴ ϴ˶ ˴ ˵ ˴͉ ˶ ˴ ϱ˶ ˸ϛ˶ Ϧ˴ ˴ ˴ ˸ϋ˴˸Ϧ˴ ˴ Ύ ο Δθ όϣ Ϫϟ ϥΈϓ ή Ϋ ϋ νή ΃ ϣϭ 9. h. Persoalan ini dapat diselesaikan 44 Husain Syahatah. 137. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. .

Adanya program untuk menenangkan jiwa. Selain itu. Adanya aturan sebagai pengontrol dan pengawas untuk rumah tangga. teman-teman dan tetangga. dengan saran ini juga akan dapat menghindarkan perasaan takut dan akan memperoleh keberkahan hidup. berlandaskan kepada asas pendidikan yang formal. Adanya sanksi yang Islami dalam menindak sikap yang terlarang menurut syariat. sesuai dengan ajaran dan cara-cara yang baik. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. S. Langkah-langkah penyelesaian secara Islami yang dapat ditempuh untuk menanggulangi pengaruh kurangnya tanggung jawab suami terhadap 45 Allah swt. Mengadakan silaturrahmi dan menunaikan hak-hak mereka. Adanya sistem pahala dan sanksi. Saran-saran ini dapat mewujudkan rumah tangga muslim yang harmonis dan penuh kasih sayang. Kebersamaan dan mengemban tanggung jawab masyarakat terhadap keluarga. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. ˱ ͉ ˴ ͉ Ϣ˵ ˴ ˸ϴ˴ ˴ ˴ ˴ ˴ Ύ˴ ˸ϴ˴˶΍Ϯ˵ ˵ ˸δ˴ ͋˱ Ο΍˴ ˸ί˴˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴˸Ϧ͋ Ϣ˵ ˴˴ ˴˴ ˸ϥ˴˶ ˶ Ύ˴ ΁˸Ϧ˶ ˴ ΓΩϮϣ ϜϨ Α ϞόΟϭ Ϭ ϟ· ϨϜ Θϟ Ύ ϭ ΃ Ϝδϔ ΃ ϣ Ϝϟ ϖϠΧ ΃ ϪΗ ϳ ϣϭ “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. membenarkan dalam firmanNya: ˻˺ϡϭήϟ΍.65 dengan melakukan langkah-langkah penyelesaian secara Islami seperti berikut ini45:         Memberikan pendidikan yang Islami untuk seluruh anggota keluarga. sesuai dengan aturan syariat. Ar-Rum: 21). setahap demi setahap. Menerapkan prinsip musyawarah dalam urusan rumah tangga. 10.

˴ ϭ˵ ͉ ˴ ˴ ˴ ˳ ˸Ϯ˴ ͋˳ Ύ˴ ΂˴˴ ˶˴ ϲ˶ ͉ ˶˱ ˴ ˸Σ˴ ˴ ϥ ήϜϔΘϳ ϡ Ϙϟ Ε ϳ ϟ ϚϟΫ ϓ ϥ· ΔϤ έϭ Ahmadi Sofyan. . 157. h. The Best Husband in Islam….

Al-Hajj: 41). dan terciptanya kepemimpinan yang senantiasa mengajak masyarakat kepada dakwah di jalan Allah swt46. menunaikan zakat. pendidikan akhlak. menjelaskan hal itu dalam firmanNya: “(Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi. menyuruh berbuat yang makruf. konsistensi terhadap perangai-perangai yang baik. dan mencegah dari perbuatan yang mungkar. dan kepada Allahlah kembali segala urusan” (Q. niscaya mereka mendirikan sembahyang. menciptakan kelompok yang mengajak kepada yang baik dan mencegah yang mungkar yang dapat diterima oleh orang banyak dengan baik. ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶ ΍ϭ˵ ˴ ˴˴ ˴ Ύ˴ ͉ ϟ΍΍˵ ˴ ΁˴ ˴ Ύ˴͉ ϟ΍΍Ϯ˵ Ύ˴ ˴˶ ˸έ˴ ˸ϟ΍ϲ˶ ˸Ϣ˵ Ύ͉ ͉ ͉ ϥ˶˴ ϳ˶ ͉΍ ϑ ή Ϥ Α ήϣ΃ϭ Γ ϛΰ ϮΗ ϭ Γ Ϡμ ϣ ϗ΃ ν ΄ ϓ ϫ ϨϜϣ · Ϧ άϟ Allah swt.66 rumah tangganya. Alangkah lebih baik jika kami menutup hukum-hukum Islam tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya ini dengan firman Allah  ˽˺ΞΤϟ΍. mendalami ajaran agama. S. adalah meningkatkan pendidikan rohani.

AthThur: 21). dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan. Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka. S. swt: ˻˺έϮτϟ΍. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” (Q.˶ Ϯ˵ ˵˸ϟ΍˵ ˴ ˶ Ύ˴ ˶ ͉˶˴ ˶ ˴ Ϩ˵ ˸ϟ΍˶ ˴ ΍˸Ϯ˴ ˴ ˴ έ ϣ΄ ΔΒϗ ϋ ϪϠϟϭ ήϜ Ϥ Ϧϋ Ϭϧϭ ˸Ϧ͋  Ϣ˵ Ύ˴ ˸Θ˴˴ Ύ˴ ˴  ˸Ϣ˵ ˴ ͉ ͋ ˵  ˸Ϣ˶ ˶  Ύ˴ ˸Ϙ˴ ˸ϟ˴ ˳ Ύ˴ ϳ˶ ˶  Ϣ˵ ˵ ͉ ͋ ˵  ˸Ϣ˵ ˸Θ˴ ˴ ͉ ΍˴  ΍Ϯ˵ ˴ ΁ ˴ ϳ˶ ͉΍˴ ϣ ϫ Ϩ ϟ΃ ϣϭ ϬΘϳέΫ ϬΑ Ϩ Τ ΃ ϥ Ϥ ΈΑ ϬΘϳέΫ Ϭ όΒΗ ϭ Ϩϣ Ϧ άϟ ϭ “Dan orang-orang yang beriman. dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka.

˲ ϴ˶ ˴ ˴ ˴ ˴ Ύ˴ ˶ ˳ ˶ ˸ϣ΍͊ ˵ ˳ ˸ϲ˴ Ϧ͋ Ϣ˶ ˶˴ ˴ Ϧ ϫέ ΐδϛ ϤΑ Ήή Ϟϛ ˯ η ϣ ϬϠϤϋ ϊϠπϟ΍ϰϓΊηΝϮϋ΃ϥ΍ϭϊϠοϦϣΖϘϠΧΓ΃ήϤϟ΍ϥΈϓ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ϭ ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ΝϮϋ΃ϝΰϳϢϟϪΘϛήΗϥ·ϭϪΗήδϛϪϤϴϘΗΖΒϫΫϥ·ϩϼϋ΃  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.

158.΍ήϴΧ ΖϜδϴϟϭ΃ήϴΨΑϢϠϜΘϴϠϓ΍ήϣ΃ΪϬη΍ΫΈϓ ήΧϷ΍ϡϮϴϟ΍ϭͿ΍ΎΑϦϣΆϳ ϥΎϛ Ϧϣ Rasulullah saw pun pernah berwasiat kepada seorang laki-laki: 46 Ahmadi Sofyan. . The Best Husband in Islam…. h.

Ia tunaikan kewajiban-kewajiban yang Allah telah tentukan keduanya. ketentraman. Terj. agar suami sukses membentuk keluarga sakinah. Sebelum menciptakan rumah tangga yang sakinah.67 “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat. bersemangat. ketentraman. kebahagiaan. Adib Bisri Musthofa …. ketenangan. Menciptakan Rumah Tangga Sakinah Rumah tangga adalah sesuatu yang berkenaan dengan keluarga48. Jika anda mencoba meluruskannya. dia akan patah. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita. ketenangan dan kebahagiaan. Juz. Sedangkan sakinah adalah kedamaian. h. II. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Shahih Muslim. ditanggapinya dengan kata yang baik. seorang suami harus memiliki kepribadian suami yang shaleh. Sesungguhnya membangun rumah tangga itu membutuhkan perjuangan yang luar biasa beratnya. yaitu menciptakan rumah tangga (sesuatu yang berkenaan dengan keluarga) yang penuh dengan kedamaian. 870. 758. Muslim). Berpegang Teguh Kepada Syariat Allah Laki-laki yang shaleh adalah seorang laki-laki yang senantiasa berpegang teguh kepada syariat Allah dalam segala urusan kehidupannya.. Jika ia menjadi seorang suami. Berhubungan dengan itu. 1. 47 Muslim. penuh perhatian serta berlapang dada. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 48 49 50 . karena jenis itu diciptakan dari tulang rusuk yang terbengkok. 769.47 C. dia akan tetap bengkok.. R. Kasmuri Selamat. h. Kasmuri Selamat mengemukakan beberapa kepribadian suami shaleh50: 1. dan jika dibiarkan. atau diam. Suami Idaman Istri Impian. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. h.49 Jadi menciptakan rumah tangga sakinah. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. dimulai dari pemancangan pondasi aqidah dan pilar-pilar akhlak. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita sebaik-baiknya” (H.. ia akan melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. h. ialah orang yang apabila melihat suatu keadaan.

Seimbang antara Hak dan Kewajiban Dalam kehidupan sehari-hari sikapnya tidak tamak. Berpedoman Kepada Petunjuk Rasulullah saw. Dalam kehidupan berumah tangga ia senantiasa berpedoman kepada hadis ϩ΍ϭέ. kewajiban tersebut ia tunaikan sebelum menuntut haknya. Ia tidak pernah menyia-nyiakan kewajibannya.68 2. Laki-laki yang shaleh tentu akan membahagiakan istrinya. bahkan ia menerima dengan rela terhadap kekurangan-kekurangan yang ada. tidak menuntut lebih banyak dari yang semestinya. 3.

Ath-Thabrani).51 ϯάϣήΘϟ΍ “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. Timidzi). R. bagi suami yang shaleh.52 Ituah kesaksian agung Rasulullah saw. Yang maksudnya: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. R. dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. ϢϬ΋ΎδϨϟ ϢϛέΎϴΧ ϢϛέΎϴΧϭ ΎϘϠΧ ϢϬϨδΣ΃ ΎϧΎϤϳ· ϦϴϨϣΆϤϟ΍ ϞϤϛ΃ Rasulullah saw. kesaksian kebajikan yang diiringi dengan kesempurnaan iman serta akhlak yang mulia. Disamping itu ciri-ciri dari laki-laki shaleh yang membahagiakan kehidupan rumah tangga itu ialah53:  Mendirikan rumah tangga semata-mata karena Allah swt.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ.

Juz. h.. Jami’ Al-Hadis…. Suami Idaman Istri Impian.. Juz. 63. 4. Abdurahman Suyuti.. 308. 52 53 . 2.ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 51 Abdurahman Suyuti. 2. Kasmuri Selamat. h. Jami’ Al-Hadis …. h.

mawaddah. Membina sebuah rumah tangga yang sakinah.      Memberi nafkah kepada istri dan anak-anak menurut kadar kemampuan. Senantiasa bertenggang rasa dan tidak menuntut sesuatu di luar kemampuan istri. Bersabar dan menghindari memukul istri dengan pukulan yang memudaratkan.69       Melayani dan menasehati Istri dengan sebaik-baiknya. Memberi kasih sayang dan rel berkorban apa saja demi kepentingan dan kebahagiaan bersama.  Mengelakkan agar jangan terlalu mengikuti kemauan istri. agar mahligai rumah tangga yang dibangun dengan landasan cinta dan kasih sayang menjadi teladan bagi penghuninya maupun generasi yang akan lahirkan. Bersabar dan menerima kelemahan istri dengan hati yang terbuka. adalah dambaan dari setiap suami istri yang berikrar dalam cinta dan kasih sayang. wa rahmah. Semua orang Islam berharap dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. karena ia akan melunturkan nama baik dan prestasi suami selaku pemimpin rumah tangga. Menyediakan keperluan dan tempat tinggal yang layak untuk mereka. Bertanggung jawab menidik akhlak istri dan anak-anak sesuai dengan kehendak Islam. Menjaga hati dan perasaan istri. Tidak mencaci istri di hadapan orang lain dan tidak memuji wanita lain di hadapannya. Menciptakan rumah tangga sakinah tidak semudah membalikkan telapak tangan. . Senantiasa menjaga tentang keselamatan mereka. Namun. serta meyakini bahwa segala sesuatu yang dijadikan Allah swt pasti terdapat hikmah yang tersembunyi di sebaliknya.

Ahmadi Sofyan mengatakan ada empat kiat minimal menuju keluarga yang sakinah54: 1. yakni mengerahkan segala daya dan upaya dalam pengertian yang sebenarnya. bersimbah peluh. 54 Ahmadi Sofyan. Keluarga/rumah tangga adalah sebuah institusi terkecil di dalam masyarakat yang berfungsi sebagai wahana untuk mewujudkan kehidupan yang tentram. h. ia akan selalu merindukan untuk pulang ke rumah. aman. Begitu banyak di antara kita yang merindukan berumah tangga menjadi suatu yang teramat indah. kegelisahan dan penderitraan. kenyataan yang ada. Mereka berusaha menjadi nakhoda yang handal. Sehingga ketika sang suami sudah berlumuran keringat. Sesungguhnya rumah tangga itu bisa dijadikan pusat ketenangan. bahagia. kekerasan. Ternyata merindukan rumah tangga sakinah harus benar-benar disertai dengan kesungguhan. 39. dan bersikeras menunjukkan arah tujuan yang diarungi. dan sejahtera dalam suasana cinta dan kasih sayang diantara anggota-anggotanya55. 43-46. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. h. Bahkan tidak jarang diakhiri dengan kenistaan yang berujung dengan perceraian sehingga melahirkan penderitaan yang berkepanjangan. Relasi Suami Istri dalam Islam…. bekerja keras.70 ternyata ketika bahtera itu mulai mengarungi lautan yang luas. seringkali kemudi menjadi rebutan antara suami istri. damai. The Best Husband in Islam…. ketentraman dan kenyamanan bathin para penghuninya. 55 . ketakutan. Hari demi harinya hanya diisi kecemasan. terutama bagi anak-anak yang dilahirkan. Akan tetapi. Sri Mulyati. kita saksikan deretan antrian orang-orang yang gagal dalam menciptakan rumah tangga bahagia. penuh dengan pesona cinta dan kasih sayang.

Untuk itulah kita membutuhkan orang lain agar bisa melengkapi kekurangan kita guna memperbaiki kesalahan kita. Merawat dan mendidik anak merupakan tugas bersama suami istri56. Tidak jarang pula rumah tangga yang berlimpah dengan kekayaan justru membuat penghuninya di “miskinkan” oleh keinginan-keinginan. akan mampu menjadi pelepas dahaga. 3. maka anak-anak pun akan rindu berkumpul bersama dengan orang tuanya. 54 .71 Ketika rumah mampu dijadikan sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. maka kekayaan yang harus dimiliki dalam berkeluarga adalah ilmu. Jadikan rumah tangga sebagai pusat nasehat Suami istri hendaknya mengetahui bahwa semakin hari semakin banyak yang harus dilakukan. diperbudak dan dinistakan oleh apa yang dimilikinya. Seperti yang terdapat dalam firman Allah Q. 2. Tidak pula rumah tangga yang para penghuninya adalah penuh dengan deretan titel dan gelar. Menciptakan rumah sebagai pusat ketenangan bathin dan ketenangan jiwa. bukanlah rumah tangga yang memiliki status sosial keduniawian. h. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ilmu Rumah tangga yang ditingkatkan derajatnya oleh Allah swt. Hal ini dapat dipahami dari teks-teks Al-Quran dan Hadis. Hendaknya sesudah memantapkan niat kita kepada Allah untuk mengarungi bahtera rumah tangga. S. serta saling mengoreksi 56 Sri Mulyati. Bahkan justru hal seperti itu seringkali memisahkan kita dengan kebahagiaan bathin dan ketentraman jiwa. At-Tahrim: 6. saling memperbaiki. Rumah tangga bahagia adaah rumah tangga yang dengan sadar menjadikan sikap saling menasehati. Relasi suami istri dalam Islam….

Sehingga tidak ada yang diucapkan selain kebaikan tentang keluarga yang telah dibangun. yang tentu cermin akan mampu membuat sebuah penampilan penghuninya menjadi lebih baik. Karena betapa memilukan sekaligus memalukan jika ada keluarga muslim yang melakukan tindakan kekerasan rumah tangga seperti yang akhir-akhir ini terjadi. Karena keduanya tidaklah boleh merasa lebih baik dan lebih berjasa dalam membangun rumah tangga. selalu dinanti cahayanya dan membuat gembira bagi yang terkena pancaran cahayanya. maka rumah tangga tersebut bagaikan cermin. Suami yang baik adalah suami yang mau dinasehatin oleh sang istri. mawaddah wa rahmah yang hendaknya dilakukan oleh keluarga muslim di era modern in. Menerangi kegelapan. menumbuhkan bibit-bibit. 4. . menyegarkan yang layu.72 dalam kebenaran dan kesabaran sebagai kekayaan yang berharga dalam rumah tangga. Keluarga yang mulia adalah keluarga yang bisa menjadi contoh kebaikan bagi keluarga yang lainnya. begitupula sebaliknya. Demikianlah empat kiat menuju keluarga sakinah. Tidak ada koreksi yang paling aman selain koreksi dari keluarga kita sendiri. Apabila sebuah rumah tangga mulai saling menasehati. Jadikan rumah tangga sebagai pusat kemuliaan Hendaknya suami istri mampu menjadikan rumah tangga seperti cahaya matahari.

Apabila suami telah melaksanakannya dengan baik. karena ia tahu semua itu akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. karena antara suami dan istri akan saling melengkapi. maka suami itu akan memimpin. sehingga ia bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi peranannya. Ketiga: Islam melalui Al-Quran dan Sunnah telah memberikan tuntunan yang sangat jelas bagi seorang laki-laki berupa karakter-karakter yang saling melengkapi 73 . Kedua: seorang suami yang shaleh pasti tahu peranannya. mendidik dan memberikan teladan bagi anak-anaknya dalam segala hal. bahkan ia akan selalu lebih memperhatikan kewajibannya terlebih dahulu dibanding dengan haknya. Kesimpulan Dari uraian skripsi ini dapat ditarik tiga kesimpulan: Pertama: seorang suami yang sholeh. maka suami itu akan sukses sebagai kepala rumah tangga dan rumah tangganya akan menjadi rumah tangga yang sakinah. jika demikian maka rumah tangga yang sakinah akan terwujud. kedudukan dan kewajibannya. bukan berarti peranan istri tidak menentukan. yang menjadi kewajibannya dan sangat menentukan akan terwujudnya rumah tangga yang sakinah. Walaupun peranan suami sangat menentukan. sebagai kepala rumah tangga pasti tahu fungsi.BAB IV PENUTUP A.

Hak memimpin keluarga yang dimiliki oleh seorang suami. Sebelum melangsungkan pernikahan sebaiknya teliti dalam memilih pasangan. Seperti memilih sekolah yang Islami. saling melengkapi dan menghargai. mawaddah wa rahmah sulit. suami dan istri harus bisa bekerjasama dengan baik. Untuk itu pendidikan harus menjadi suatu kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi. mawaddah wa rahmah. Amanah tersebut pun akan dimintakan pertanggung jawabannya di akhirat kelak. apalagi mentelantarkannya. tidak boleh disalahgunakan. . sehingga suami semena-mena terhadap anggota keluarga.74 dalam membentuk laki-laki yang shaleh. B. karena apabila rumah tangga yang dibangun berdasarkan beda agama maka akan menimbulkan berbagai masalah pemberian pendidikan agama pada anak dan rumah tangga yang sakinah. Anak adalah amanah Allah yang harus dijaga dan dipelihara bersama. Karena tanggung jawab suami dan istri sama besar dan beratnya. rumah tangga yang sakinah. apalagi pendidikan agama. 3. Dalam menciptakan keluarga yang sakinah. 4. Ingat semua itu akan dipertanggung jawabkan kepada Allah swt. memperhatikan pergaulan anak dan menciptakan suasana keberagamaan di dalam rumah. 2. baik itu dari pihak laki-laki atau perempuan. bahkan tidak mungkin untuk dicapai. yang akhirnya akan menjadi suami shaleh. Apabila laki-laki tersebut mampu memiliki karakter-karakter itu. Saran-saran 1. mawaddah wa rahmah pasti akan terwujud. Yang paling utama haruslah yang seagama.

Ke-XXI. Ali. (Semarang: CV. (Bandung: Pustaka Setia. Amin. Ke-3.75 DAFTAR PUSTAKA Abdulloh. Cet. Toha Putra. Ke-2. Jibril. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. dkk. Cet. Fauzil. Lembaga Darut-Tauhid. Kado Cinta untuk Istri. Sholeh. Abdul. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Terj. Ke-1. . (Beirut: Daar Kutab Alamiya). Ke-3. Maragi. Fathu Al-Bari: Sarah Shahih Bukhari. Masri. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. Anwar. Nasy’at. 2000). Ahmad bin Hanbal. 2003). Cet. 1999). ‘Adil. Cet. Ke-1. Gisymar. Hasyimi. (Bandung: Al-Bayan. Muhammad. Hanya untuk Suami. Adhim. Cet. Ilmu Tafsir. Cet. Kisyik. 1988). Rosihan. Karakteristik Lelaki Shalih. (Jakarta: Gema Insani Press. Rusli. Cet. 2000). Ida Nursida. Salim Basyarahil. 2005). Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. 1996). Cet. Muhammad. Fathi. Tafsir Al-Maragi. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Abdurrahman. (Jakarta: Balai Pustaka. Hamid. dkk. 1993). 2007). Ke-1. Cet. Ke-1. Terj. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. Menjadi Suami Tercinta. (Yogyakarta: Wihdah Press. Nabi Suami Teladan. A. (Semarang: CV. Terj. 1993). Bukhori Abu Syauqi. Mencapai Pernikahan yang Barakah. Cet. 1993). Mohammad. (Beirut: Daar Al-Fikr). Abu. Chumaidi Umar. (Pasuruan: Hilal Pustaka. Sulaiman. Ahmad Baidowi. Sunarto. Menjadi Muslim Ideal. Ke-11. Cet. Ke-8. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. (Bandung: Mizan. M. Asy-Syifa. Shahih Bukhari. Ke-1. Terj. 1990). (Yogyakarta: Arina. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. 1996). Bukhari. Ahmad. Ke-1. (Jakarta: Gema Insani. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Daudin. Majid. 2005). Terj. Terj. Ke-1. Cet. Hery Noer Aly. Terj. Cet.

Adib Bisri Musthofa. Quthb. Kasmuri. Syadali. Cet. Quraish. Shihab. Ke-11. Ke-I. 2005). Terj. Ke-I. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Ke-I. Amir. _________________. Majdi. M. Lentera Basritama. Tafsir Al-Misbah: Pesan. (Jakarta: AMZAH. Cet. Cet. Ilmu Pendidikan. Relasi Suami dalam Islam. 2000). Cet. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. (Bandung: Pustaka Setia. The Best Husband in Islam. Menghadirkan Surga di Rumah. Suami Idaman Istri Impian. Ke-I. Syahatah. Taat. 1993). Cet. Alisuf. 1994). (Jakarta: Kalam Mulia. (Beirut: Daar ibn Hazm). (Jakarta: Aillah.. (Beirut: Daar Al-Fikr). (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Kusyairi. Sayyid. Selamat. Terj. Arif Chasanul Muna. 2007). Ahmad. Abdurrahman. Cet. Bingkai Cinta Sepasang Merpati. 2007). Rofi’I. Suyuti.76 Muhyidin. ________________. Cet. (Semarang: CV. (Jakarta: Gema Insani Pres. Ke-1. Fathi. dan Keserasian Al-Quran. Shahih Muslim. Nasution. Ahmad. Wawasan Al-Qur’an. . Sofyan. “Bahagia Menjadi Suami Ideal dan Istri Ideal”. Ibnu Ali. Ke-1. Husain. Muhammad. Sri. 2003). 2000). Asy-Syifa. UIN Syarif Hidayatullah. Shahih Muslim. (Jakarta: PT. Cet. Suhail. Ke-X. 2000). Sayyid. Cet. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia. Terj: As’ad Yasin. Sabri. “Membina Keluarga Sakinah”. Ke-1. Mulyati. 1997). Husain Syahatah. (Bandung: Mizan. dkk. Ke-1. 2005). Ahmad. Cet. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya.. 2004). Cet. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. Jalaluddin. Ke-6. 2006). Cet. (Jakarta: Gema Insani. Ke-3. Ke-2. Husain. Ulumul Quran II. Jami’ Al-Hadis. Terj. ______________. (Jakarta: Lintas Pustaka. 2007). Muslim. (Jakarta: Lentera Hati. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). Kesan. Abi. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. 1999). Cet. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Ahmadi.

Wahjoetomo. oleh Hamid. 2007). Ahmad. Ke-8. Cet.77 Syuasyi’. 1994). Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru.or. Ali. . Terj. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. 1997). Abdul Roysad Shiddiq. (Bandung: Remaja Rosda Karya. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.id. (Jakarta: Gema Insani Press. Hafizh. Selasa. Kado Pernikahan.qalam. Cet. www. 20 Nopember 2007. Ke-1. Tafsir. Cet. Ke-2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->