PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008/1429 H

LEMBAR PERNYATAAN
Bismillahirrahmanirrahim Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama Nim Jurusan Fakultas : Asral Puadi : 104011000046 : Pendidikan Agama Islam : Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Dengan ini saya menyatakan 1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar strata satu (S1) di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Jika kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan karya asli saya atau merupakan jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima sangsi berdasarkan Undang-undang yang berlaku di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Jakarta, 15 Juli 2008

Asral Puadi

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING SKRIPSI

PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH

Skripsi Ini diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Untuk memenuhi syarat-syarat mencapai Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S. Pd.I)

Oleh:

Asral Puadi NIM. 104011000046

Di bawah bimbingan

Prof. Dr. H. Salman Harun, M. A NIP. 150 062 568

JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2008 M/1429 H

Lembar Pengesahan Panitia Ujian

LEMBAR PENGESAHAN
Skripsi berjudul: “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan telah dinyatakan lulus dalam Ujian Munaqasyah pada 22 Juli 2008 di hadapan dewan penguji. Karena itu, penulis berhak memperoleh gelar sarjana S1 (S. Pd.I) dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

Jakarta, 22 Juli 2008 Panitia Ujian Munaqasyah Ketua Panitia (Ketua Jurusan/Program Studi) Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Sekretaris (Sekretaris Jurusan/Prodi) Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Penguji I Dr. H. Abd. Fatah Wibisono, M. A NIP. : 150 236 009 Penguji II Drs. Sapiudin Shidiq, M. Ag NIP. : 150 299 477 Mengetahui: Dekan, …………… ……………………. ………….. ……………………. ………….. ……………………. Tanggal ………….. Tanda tangan …………………….

Prof. Dr. Dede Rosyada, M. A. NIP. 150 231 356

Oleh sebab itu dirasa sangat perlu adanya pemahaman tentang peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. yang umumnya dilakukan oleh kaum pria. Peranan suami dalam hal ini memegang kedudukan yang sangat penting dalam menciptakan keluarga yang sakinah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Dengan menggunakan metode Tafsir Maudhu’i (Tematik). tidak semua suami mengerti dan memahami tentang peranannya dalam rumah tangga yang menjadi tanggung jawabnya. maka diperoleh data-data bahwa Islam telah menetapkan peranan-peranan yang dimiliki oleh suami. serta mendidiknya. yang akhirnya menjadi tanggung jawabnya harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab agar suami tidak merasa sebagai kepala rumah tangga yang berhak melakukan apa saja terhadap keluarganya sesuai dengan yang ia inginkan. Menghadapi kenyataan tersebut suami terlebih dahulu harus mengetahui kedudukan dan fungsinya dalam keluarga. mawaddah warahmah. sesuai dengan kedudukan suami dalam rumah tangga. Justru sebaliknya suami harus bisa menjaga dan mengayomi seluruh anggota keluarganya. Sehingga suami akan lebih mudah dalam melaksanakan peranannya dalam membina rumah tangga yang sakinah. sehingga angota keluarga itu merasa tentram berada di dalam keluarganya. bahkan tidak mau peduli sama sekali. Peranan suami. terkadang suami cenderung ingin lepas dari peranannya itu. yaitu suami. Namun. i . dimana peranan itu akan menjadi tangung jawab suami dan akan diminta pertanggung jawabannya oleh Allah di akhirat kelak. Selain itu dampak dari ketidak mengertian dan pemahaman suami tentang peranannya sebagai kepala rumah tangga. baru kemudian suami itu akan mengetahui peranan yang menjadi tanggung jawabnya. terutama dalam membina keluarga yang sakinah juga akan terlihat pada masyarakat. apalagi melakukan kekerasan dalam rumah tangga.ABSTRAK Asral Puadi “Peranan Suami dalam Membina Keluarga Sakinah” Islam telah menetapkan bahwa suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga dan bertanggung jawab terhadap apa yang ia pimpin.

telah mengantar penulis menyelesaikan pendidikan S1 di UIN Jakarta. Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. sahabat-sahabatnya dan kepada seluruh umat Islam di seluruh alam. skripsi ini dapat terselesaikan. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan sebagaimana yang diharapkan. penulis menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada: 1. penulis banyak mendapatkan bantuan. segala puja dan puji hanya milik Allah Tuhan Semesta Alam. semoga Allah selalu menjaga serta memberikan rahmat. serta doa yang selalu dipanjatkan. berkat Rahmat. Selama penyusunan skripsi ini dan selama penulis belajar di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam. Segenap Bapak dan Ibu dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan pengalamannya kepada penulis selama menjalankan kuliah. Oleh karena itu. kerja kerasnya. motivasi serta bimbingan dari berbagai pihak. beserta keluarga. tenaga dan pikiran telah diperjuangkan dengan segala keterbatasan kemampuan yang penulis miliki. Shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada kekasih Allah pejuang agama Islam dan teladan teladan yang terbaik Nabi Muhammad saw. demi selesainya skripsi ini dan agar bermanfaat bagi penulis dan pembaca sekalian. walaupun waktu. Taufik dan Inayah-Nya. Sebelumnya penulis mengucapkan jazakumullah khairan katsiran kepada kedua orang tua tercinta. Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam dan Sekretaris Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. 2. 3. ii .KATA PENGANTAR Alhamdulillah. dengan curahan cinta dan kasih sayangnya. pada kesempatan yang berbahagia ini. nikmat beserta karunia-Nya kepada mereka.

Dr. Bapak Prof.. 15 Juli 2008 Penulis iii . Semoga skripsi ini dapat membuka cakrawala yang lebih luas bagi pembaca serta menambah pengetahuan dan semoga bermanfaat untuk kita semua. memberikan pengalaman dan motivasi serta doa kepada penulis. membalas kebaikan dan bantuan yang telah mereka berikan selama penulisan. Seluruh keluarga di rumah khususnya orang tua tercinta “My Endless Love” Apak (Muris) dan Amak (Nurisna) yang telah mencurahkan segala kasih sayang dan tenaganya. Apabila terdapat kekurangan dan kekhilafan dalam penulisan skripsi ini mohon dimaafkan. semoga Allah swt. penulis mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya. sebagai dosen pembimbing materi dan teknik penulisan skripsi ini. sebagai penasehat akademik yang telah membimbing penulis selama menjadi mahasiswa.4. Kepada semuanya yang telah membantu penulisan skripsi ini yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Amin… Jakarta. Elman Sadri. dan kemudahan dalam memberikan bimbingan dan arahan yang sangat berharga bagi penulis dengan penuh kesabaran dan dedikasi yang tinggi dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini. Bapak Drs. 5. yang telah meluangkan waktu. 7. 6. H. mencurahkan tenaga. MA. Salman Harun. serta special for Vera Fauziah yang selama ini selalu saling melengkapi. pengertian. Kepada segenap teman-teman seperjuangan PAI kelas B-04 dan temanteman kosan di Bait An-Najwa. perhatian. serta yang selalu memberikan semangat dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.

................ Tujuan dan Manfaat Penulisan ............................ Kata Pengantar .............................................................................. B.................................................. Identifikasi........................ B.......DAFTAR ISI Abstrak ..................................................................................... B.......................... A................ Bertanggung Jawab ....... Kedudukan Suami ............................................ A............................................................... i ii iv BAB I PENDAHULUAN ......................................................................... 73 73 74 DAFTAR PUSTAKA ......................................... Metode Pembahasan ............................... B.......................................... Tinjauan Pustaka .. E................ Kewajiban Suami ............. C............ Latar Belakang Masalah........................................................ D.......... 45 45 58 67 BAB IV PENUTUP ............................................................................................................... Daftar Isi .............................. 1 1 11 12 12 13 BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA ........... Kesimpulan ............................ A........................... C............. Pembatasan dan Perumusan Masalah ........................................... Memberikan Teladan ........................................................................................ Menciptakan Rumah Tangga Sakinah ............................................................... 15 15 23 29 BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH ... 75 LAMPIRAN ............................. Fungsi Suami ........................................... C............................................................................................................... Saran-saran .. ......................................... A..............................

Melalui perkawinan manusia dapat saling mengasihi.2 Nasy’at Al-Masri. 1993). 2 1 Nasy’at. karena masalah ini adalah masalah pokok yang sangat vital. sehingga umat yang patuh pada aturan yang dibuat akan menemukan suatu kebahagiaan dan kedamaian. (Jakarta: Gema Insani Press. dan sebagainya. Nabi Suami Teladan. dengan perantaraan hubungan material dan individual. Nabi Suami Teladan….1 Aturan itu diramu dengan sangat sempurna. 11 1 . Terj. Islam menata hidup perkawinan dengan sempurna. Salim Basyarahil. Ke-8. h. menjalin hubungan kekeluargaan dan meneruskan keturunan. dengan izin Allah. Bayangkan.BAB I PENDAHULUAN A. 11. Islam tidak hanya mengatur hubungan antara manusia dengan penciptanya tetapi juga mengatur hubungan antara manusia dengan manusia. maka lahirlah putera-puteri yang mungil. Latar Belakang Masalah Islam merupakan risalah terakhir dari langit ke bumi yang universal. Kehidupan perkawinan merupakan industri pertama bagi umat sesudahnya untuk meningkatkan industri selanjutnya. Dan Islam pulalah yang telah membawa dunia menuju revolusi besar dalam berbagai aspek kehidupan. Cet. h. dengan perantaraan seorang suami dan istri.

2 Hikmah diciptakan oleh Allah manusia berpasang-pasangan yang berlainan bentuk dan sifat. saling memerlukan.4 Menurut pasal 1 undang-undang perkawinan nomor 1 tahun 1974.3 Mendambakan pasangan merupakan fitrah sebelum dewasa. serta dengan perempuan itu sendiri.5 Perjanjian yang dibuat oleh seorang muslim untuk menjadikan seorang muslimah sebagai istri. akan tetapi yang lebih penting lagi adalah membuat perjanjian dengan Allah. adalah agar masing-masing saling membutuhkan. sehingga dapat hidup berkembang selanjutnya. dan dorongan yang sulit dibendung. Oleh karena itu. menjelaskan bahwa “perkawinan adalah ikatan lahir bathin antara seorang lakilaki dengan perempuan sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa”.6 ˱ ˴ ˸Σ˴ ˴ ˱ ͉ ˴ ͉ Ϣ˵ ˴ ˸ϴ˴ ˴ ˴ ˴ ˴ Ύ˴ ˸ϴ˴˶΍Ϯ˵ ˵ ˸δ˴ ͋˱ Ο΍˴ ˸ί˴˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴˸Ϧ͋ Ϣ˵ ˴˴ ˴˴ ˸ϥ˴˶ ˶ Ύ˴ ΁˸Ϧ˶ ˴ ΔϤ έϭ ΓΩϮϣ ϜϨ Α ϞόΟϭ Ϭ ϟ· ϨϜ Θϟ Ύ ϭ ΃ Ϝδϔ ΃ ϣ Ϝϟ ϖϠΧ ΃ ϪΗ ϳ ϣϭ ˻˺ϡϭήϟ΍. merupakan perjanjian yang dibuat atas nama Allah. Karena itu. agama mensyariatkan dijalinnya pertemuan antara laki-laki dan perempuan. yaitu dengan wali dari pihak perempuan dan dengan keluarga perempuan itu secara keseluruhan. Karena itu hidup sebagai suami istri bukanlah semata-mata sebuah ikatan yang dibuat berdasarkan perjanjian dengan manusia. pernikahan adalah salah satu di antara tandatanda kekuasaan Allah. mengarahkan pertemuan itu sehingga terlaksananya “perkawinan” dan beralihlah kerisauan laki-laki dan perempuan menjadi ketentraman dan sakinah.

Ke-11. h. 5 Rusli Amin. 1. 4 3 M. Ke-1. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Ke-3. Quraish Shihab. (Bandung: Mizan. h. Cet. Ilmu Pendidikan.˴ ϭ˵ ͉ ˴ ˴ ˴ ˳ ˸Ϯ˴ ͋˳ Ύ˴ ΂˴˴ ˶˴ ϲ˶ ͉ ˶ ϥ ήϜϔΘϳ ϡ Ϙϟ Ε ϳ ϟ ϚϟΫ ϓ ϥ· Allah Swt. Ke-11. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. Wawasan Al-Qur’an. 192. (Jakarta: Al-Mawardi Prima. h. berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 21: Amir Taat Nasution. 14. 6 . Cet. Alisuf Sabri. h. Cet. 2000). 1999). Cet. 2003). 24. 1994). (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya.

yaitu menciptakan ketentraman dan keselamatan dari segala bentuk kejahatan yang ditimbulkan oleh orang lain.ketika jauh dari pasangannya. Terj. Sesuai dengan firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 80: “Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal .3 “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri. 82. Ke-1. An-Nahl: 80). (Bandung: Mizan. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. S. ada ketenangan. kebahagiaan bukanlah sebuah kemustahilan untuk dicapai. Ar-Rum: 21). sehingga keluarga harus dijadikan tempat tinggal yang penuh dengan kebahagiaan agar seluruh anggota keluarga betah di rumah dan selalu merindui. Ayat tersebut menggambarkan jalinan ketentraman. h. karena tidak dapat dipungkiri bahwa kualitas hubungan suami dan istri dalam rumah tangga sangat mempengaruhi keluarga menjadi sakinah mawaddah wa rahmah.8 Lembaga Darut-Tauhid.“ (Q. 1990). Chumaidi Umar. kenyamanan dan kasih sayang. S. Cet. supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Q. dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Untuk mewujudkan keluarga seperti yang di atas. A.7 Islam menjadikan keluarga sebagai tempat untuk menjaga diri. Rumah tangga yang menjadi surga dunia! tidaklah identik dengan limpahan materi.. tentu sangat menginginkan kebahagiaan hadir dalam kehidupan rumah tangga mereka. hanya dengan pasangannyalah ia dapat menikmati manisnya cinta dan indahnya kasih sayang dan kerinduan. rasa kasih dan rasa sayang sebagai suatu ketenangan yang dibutuhkan oleh masing-masing individu – lakilaki dan perempuan . haruslah bersama-sama antara suami dan istri untuk mengekalkan cinta yang merupakan anugerah dari Allah. ketentraman. Setiap suami istri yang menikah.. Maka dari itu. sebab kebahagiaan merupakan pilihan dan buah dari cara berfikir dan bersikap. 8 7 ́˹ϞΤϨϟ΍.

Kado Cinta untuk Istri. 91. . Ke-1. Cet. (Yogyakarta: Arina.˱ ΎϨ˴ ˴ ˸Ϣ˵ ˶ Ϯ˵ ˵ Ϧ͋ Ϣ˵ ˴˴ ˴ ˴ ˵ ˷ϟ΍˴  Ϝγ ϜΗ ϴΑ ϣ Ϝϟ ϞόΟ ϪϠ ϭ Sholeh Gisymar. h. 2005).

10 2. suami istri harus sama-sama menjaga dan menghormati ikatan perkawinan yang telah dibuat sebagai sebuah ikatan yang suci. Wawasan Al-Qur’an…. 196. diperlukan pengikat yang kuat pula. murah hati. (Yogyakarta: Wihdah Press. Adapun pengikat perkawinan yaitu: 1. Mawaddah Mawaddah adalah kelapangan dada dan kekosongan jiwa dari kehendak buruk. 195. sehingga pintu-pintunya pun tertutup untuk dimasuki keburukan. tidak bisa kita Abu Mohammad Jibril Abdurrahman. Ke-3. Yusuf Al-Qardlawy mengatakan “bahwa tidak ada artinya hubungan suami istri yang tidak didasarkan pada cinta dan kasih sayang. seperti apa yang terjadi pada orang bercinta. Prof. Quraish Shihab mengatakan: “Mawaddah” adalah “cinta plus”. Orang yang di dalam hatinya ada mawaddah tidak akan memutuskan hubungan. Quraish Shihab. Jadi.11 Kualitas mawaddah wa rahmah di dalam rumah tangga. Cet. Maka ciptakanlah keluarga yang bahagia agar hidup di dunia juga bahagia. h. badan berdekatan namun ruh berjauhan”. yang dipupuk oleh suami dan istri sangat menentukan bagaimana kondisi rumah tangga tersebut. Ini disebabkan hatinya begitu lapang dan kosong dari keburukan.4 “Kehidupan suami istri itu adalah rumus dari kebahagiaan dunia”. Lebih tegas Dr. Karakteristik Lelaki Shalih. M.9 Oleh sebab itu. h. Rahmah menghasilkan kesabaran. h. Quraish Shihab. Wawasan Al-Qur’an…. DR. Rahmah Prof. 11 . tidak menjadi pemarah apalagi pendendam. apakah bahagia atau tidak. 10 9 M. 2000). tidak mencari keuntungan sendiri. 21. tidak cemburu buta. Agar perkawinan itu menjadi kuat. DR. Quraish Shihab mengatakan: “Rahmah” kondisi psikologis yang muncul di dalam hati akibat menyaksikan ketidakberdayaan.

ciuman yang mesra serta berbagai perilaku mulia yang menyejukkan hati dan mendinginkan gundahnya. sentuhan yang lembut. pakaian. Ibnu Hibban).14 Selama ini. perkataan yang halus. kerjasama. Karena jika tidak. sehingga laki-laki dan perempuan bisa hidup bersama dalam cinta. akan terjadi fitnah di atas bumi dan banyak kerusakan” (H. orang yang selalu di sorot dalam kehidupan rumah tangga adalah seorang istri. kasih sayang. saling menasehati dan toleran meletakkan pondasi mengangkat keluarga Islam dalam suatu lingkungan yang lestari dan sehat.13 Untuk mewujudkan itu. Dan yang terbaik itu adalah yang bagus agamanya.5 sangkal bahwa istri tidak hanya membutuhkan makanan. minuman. wajah yang cerah. tetapi perempuan pun diberi hak untuk memilih laki-laki yang akan dijadikannya suami. namun istri juga sangat mengharapkan dari suami perhatian yang tulus. tidak hanya perempuan yang harus dipilih oleh lakilaki. bersabda: “Jika datang seorang pelamar yang bagus agamanya kepadamu. bahkan itu semua melebihi daripada kebutuhan material12. tempat tinggal dan segala kebutuhan material belaka. harmonis. maka kawinkanlah dia. karena dia memang dianggap sebagai yang paling bertanggung ϥΎΒΣϦΑ΍ϩ΍ϭέ. senda gurau yang menyenangkan. senyum yang ceria. ϭνέϷ΍ϲϓΔϨΘϓϦϜΗ΍ϮϠόϔΗϻϥ΍ϩϮΟϭΰϓ ϪϨϳΩϭ ϪϘϠΧϥϮοήΗϦϣϢϛΎΗ΃΍Ϋ΍ Sebagaimana Rasulullah. kepahitan dalam hidup. Pernikahan dalam Islam menawarkan ketenangan jiwa dan kedamaian pikiran. saw. R.

xiii. (Pasuruan: Hilal Pustaka. 1. Ke-1. h. Juz. (Jakarta: PT Mitra Pustaka. Ke-1. Terj. 14 13 Jalaluddin Abdurahman Suyuti.ξϳήϋΩΎδϓ jawab tentang kehidupan di dalam rumah. Terj. Bukhori Abu Syauqi. 93. Cet. h. Menjadi Muslim Ideal. Menjadi Suami Tercinta. merawat ‘Adil Fathi Abdulloh. 1999). 12 Muhammad Ali Al-Hasyimi. Ahmad Baidowi. h. Cet. mulai dari melayani suami. 144. . 2007). (Beirut: Daar Al-Fikr). Jami’ Al-Hadis.

19 18 17 16 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. yang dimaksud suami yaitu “Laki-laki yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan”17. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Karakteristik Lelaki Shalih…. Kamus Besar Bahasa Indonesia. karena suami pun ikut bertanggung jawab. Dalam kehidupan rumah tangga adakalanya laki-laki menjadi pemimpin bagi keluarganya. istri lah yang sering disalahkan. Ke-3. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1988). hingga menimbulkan rasa cinta. h. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan. Cet. juga menggambarkan bahwa suami tidak bisa menjadi pemimpin dalam rumah tangga tersebut. (Jakarta: Balai Pustaka. ini berakibat ketika ada sesuatu kesalahan di rumah tangga itu. 1996). Suami istri adalah pondasi dasar bagi sebuah bangunan rumah tangga. Edisi ke-2. Cet. Tidak becusnya seorang istri dalam melayani suami. tidak berhasil dalam mendidik anak dan lain sebagainya.19 Jadi. ketentraman dan kebahagiaan. Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. h. peran memiliki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat. Tetapi suami dan istri itu akan jalan bersama.16 Dalam kamus besar bahasa Indonesia. Sejujurnya tidaklah pantas untuk selalu menyalahkan istri. saling melengkapi untuk tercapainya cita-cita menjadi keluarga yang sakinah15. 21. menjadi bapak bagi anak-anaknya. kasih sayang. 769. h. . Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.6 dan mendidik anak. Abdul Hamid. karena itulah Islam menetapkan kriteria khusus baginya. Ida Nursida. peranan suami dalam membina keluarga sakinah adalah 15 Abu Mohammad. nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran serta saling keterikatan. 860. Dengan demikian. Sedangkan Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. 1. h. apalagi sebagai musuh. sehingga ia tidak bisa membimbing istrinya. Terj. (Bandung: Al-Bayan. 751. h. 1996). Kamus Besar Bahasa Indonesia…. menjadi teman hidup serta sebagai saudara bagi istrinya. istri bukanlah menjadi saingan bagi suami. Ke-1.18 Dan sakinah disini adalah kedamaian. (Jakarta: Balai Pustaka.

Kemudian bila kamu tidak 20 ˺̂˯ΎδϨϟ΍. tulang dan darahnya. dalam surat An-Nisa ayat 19: ͉ ˵ Ϯ˵ ˵ ˸ϫ˶ ˴  ϥ˶ ˴  ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˵ ϭ˵ ˶ Ύ˴ ˴  ˳ ˴ ͋ ˴ ͊  ˳ ˴ ˶ Ύ˴ ˶  ˴ ϴ˶ ˸΄˴  ϥ˴ ͉ ˶ ͉ ˵ Ϯ˵ ˵ ˸ϴ˴ ΁ Ύ˴ Ϧϫ ϤΘ ήϛ Έϓ ϑ ή Ϥ Α Ϧϫ ήη ϋϭ ΔϨϴΒϣ ΔθΣ ϔΑ Ϧ Η ϳ ΃ ϻ· Ϧϫ ϤΘ Η ϣ “Hai orang-orang yang beriman. terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. bentuk dan sifatnya. Dan kekurangan itu membuktikan bahwa manusia tidak ada yang sempurna dan sifat yang sempurna itu hanyalah ada pada Allah swt.21 Menurut Al-Quran. Allah swt. akal dan pikirannya. cinta mencintai.22 Sesuai ˶ ˸ό˴ ˶ ˸΍Ϯ˵ ˴ ˸ά˴ ˶͉ ˵ Ϯ˵˵ ˸ό˴ ˴ ˴ ˱ ϫ˸ή˴ ˯Ύ˴ ͋ ϟ΍˸΍Ϯ˵ ˶ ˴ ϥ˴˸Ϣ˵ ˴͊ ˶ ˴ ˴ ˸΍Ϯ˵ ˴ ΁˴ ϳ˶ ͉΍Ύ˴ ͊ ˴Ύ˴ ξ ΒΑ Βϫ Θϟ Ϧϫ Ϡπ Η ϻϭ Ύ ϛ δϨ ΛήΗ ΃ Ϝϟ ϞΤϳ ϻ Ϩϣ Ϧ άϟ Ϭϳ΃ ϳ dengan firman Allah swt.7 bagian dari tugas utama yang harus dilakukan oleh suami (laki-laki yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan) untuk mewujudkan keluarga yang penuh dengan kedamaian. ketentraman. sayang menyayangi dan selanjutnya mereka juga dapat saling kuasa menguasai. mereka dapat saling mengerti. kekuatan tubuh dan anggotanya. kelebihan. kulit dan dagingnya. sehingga dengan perbedaan itu. Maka dari itu pendamping istri yang baik adalah suami yang bertanggung jawab. tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya.20 Perbedaan-perbedaan itu tentu mempunyai hikmah yang banyak dan laki-laki maupun perempuan tidak akan dapat membantah dan menyangkalnya. jenis kelamin dan seterusnya”. suami yang bertanggung jawab adalah suami yang bergaul dengan istrinya secara baik dan sabar atas apa yang tidak disukai darinya. “dalam susunan badannya. untuk itulah manusia hidup di dunia ini harus saling tolong menolong dan lengkap melengkapi. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. kepala dan rambutnya. Pada diri manusia mempunyai kelebihan dan juga kekurangan. juga telah menciptakan perbedaan antara laki-laki dan perempuan. ketenangan dan kebahagiaan.

h.˱ήϴ˶ ˴ ˱ή˸ϴ˴ ˶ ϴ˶ ˵ ˷ϟ΍˴ ˴ ˸Π˴ ˴ ˱ Ό˸ϴ˴ ˸΍Ϯ˵ ˴ ˸Ϝ˴ ϥ˴ϰ˴ ˴ ˴ ΍ Μϛ ΍ Χ Ϫ ϓ ϪϠ Ϟό ϳϭ Ύ η ϫή Η ΃ δόϓ Abu Mohammad. Abu Mohammad. (Jakarta: Aillah. Ibnu Ali. Ke-1. Terj. Karakteristik Lelaki Shalih…. h. 21 Majdi Fathi Al-Sayyid. 22 . 12. Karakteristik Lelaki Shalih…. 12. Cet. 185. Bingkai Cinta Sepasang Merpati: Bahagia Menjadi Suami Ideal dan Istri Ideal”. 2005). h.

yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra. hampir sama dengan pendapat Kasmuri Selamat: “yang melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. keluarga dan semua orang yang ada dalam tanggungannya. Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’ mengatakan bahwa suami “akan menjaga istrinya. Pandangan Al-Quran di atas tentang suami yang bertanggung jawab.: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. An-Nisa: 19). penuh perhatian serta berlapang dada”.26 Di lain pihak Sholeh Gisymar menyebut suami sebagai “suami yang dapat mendidik dan mengarahkan istri pada kebaikan yang dapat menuntunnya menggapai ridha Ilahi”.23 Sejalan dengan Al-Qur’an dan hadis di atas. bersemangat.24 mengatakan: “Yang selalu menunaikan kewajiban-kewajiban Allah. dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. S. Timidzi). padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q.25 Penuturan Ahmad Kusyairi tersebut. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu.27 23 ϯάϣήΘϟ΍ϩ΍ϭέ. yang selalu berusaha membahagiakan istrinya”. dengan ikhlas penuh semangat dan lapang dada.8 menyukai mereka. dan memperlakukannya dengan patut seperti yang diperintahkan oleh Allah”. sama dengan pandangan hadis dari Rasulullah saw. R.

Suami Idaman Istri Impian: Membina Keluarga Sakinah. Jami’ Al-Hadis …. 2007). Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. 63. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. h. Ahmad Kusyairi Suhail. 2. h. 83. Kado Pernikahan. 2007). Menghadirkan Surga di Rumah.ϢϬ΋ΎδϨϟϢϛέΎϴΧϢϛέΎϴΧϭΎϘϠΧϢϬϨδΣ΃ΎϧΎϤϳ·ϦϴϨϣΆϤϟ΍ϞϤϛ΃ Ahmad Kusyairi. (Jakarta: Kalam Mulia. Cet. 109. Ke-8. h. Kasmuri Selamat. Ke-6. 2007). Juz. Ke-1. Terj. 27 26 25 24 Sholeh Gisymar. Abdul Roysad Shiddiq.. Kado Cinta untuk Istri. h. Cet. yang menyebut suami dengan istilah “Suami yang Shalih” Abdurahman Suyuti. Cet. 1.. 9.. h. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. .

sebelum mengenal masyarakat yang lebih luas dan sebelum mendapat bimbingan dari sekolah. terutama dari ibunya. Walaupun demikian peran dari seorang ayah tidak bisa dilupakan. Berbicara tentang keluarga. Sebagaimana dinyatakan oleh Ki Hajar Dewantara. maka hadirlah di tengah-tengah keluarga kebaikan dan keberkahan. keluarga merupakan salah satu lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan anak selain sekolah dan masyarakat. sebagai pemberi amanat. Di antara 3 (tiga) lingkungan tersebut. dimana segala tingkah lakunya akan ditiru. Ketika peranan itu dilakukan.9 Berdasarkan dari penjelasan-penjelasan tersebut di atas dapat penulis simpulkan bahwa ada peranan yang harus dilakukan oleh suami. karena ayah lah yang membimbing Istri tersebut dan dia menjadi figur sebagai seorang pemimpin sekaligus pembimbing bagi anak-anak.28 Dengan demikian. seorang anak lebih dulu memperoleh bimbingan dari keluarganya. 28 . tentu kita tidak bisa melupakan sosok anak. Karena dalam proses pendidikan. langsung berhubungan dengan Allah swt. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. 1994). (Bandung: Remaja Rosda Karya. h. Dari kedua orang tua. lingkungan keluarga yang paling penting pengaruhnya dalam pendidikan agama. kehidupan anak juga lebih banyak dihabiskan dalam pergaulan keluarga. Apalagi dalam keseluruhannya. Dalam Islam. “Amanat yang wajib dipertanggung jawabkan. 160. Dalam dunia pendidikan. secara umum inti tanggung jawab itu ialah penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak dalam rumah tangga”. dikenal adanya Tri Logy Pendidikan atau Tri Pusat Pendidikan. yaitu 3 (tiga) lingkungan (lembaga) pendidikan yang sangat berpengaruh dalam perkembangan kepribadian anak didik. Jelas sekali tanggung jawab orang tua terhadap anak tidaklah kecil. anak dipandang sebagai amanat dari Allah swt. sekolah dan masyarakat. Ke-2. pertanggung jawaban amanat tersebut. Itulah sebabnya pendidikan keluarga disebut sebagai pendidikan pertama dan yang utama serta merupakan Ahmad Tafsir. Tiga lembaga pendidikan tersebut adalah: pendidikan keluarga. Cet. untuk pertama kali seorang anak mengalami pembentukan watak (kepribadian) dan mendapatkan pengarahan moral.

29 Ketika kita membicarakan pendidikan keluarga merupakan pendidikan awal ϩ΍ϭέ. Karena itu. orang tua yang berperan dan bertanggung jawab atas kehidupan keluarga harus memberikan dasar dan pengarahan yang benar terhadap anak. “Demikianlah keluarga mempunyai peranan penting dalam proses pendidikan anak.10 peletak pondasi dari watak dan pendidikan setelahnya. yakni dengan menanamkan ajaran agama dan akhlak karimah”.

atau Nasrani. Rais Lathief. Cet. h. ϪϧΎδΠϤϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ήμϨϳ ϭ΃ Ϫϧ΍ΩϮϬϳ ϩ΍ϮΑ΄ϓ Γήτϔϟ΍ ϰϠϋ ΪϟϮϳ ΩϮϟϮϣ Ϧϣ Ύϣ yang sangat penting. (Jakarta: Keluarga Lathief. yaitu membentuk keluarga yang sakinah. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan. ini sangat sesuai dengan hadis Rasulullah saw.30 pada skripsi ini dengan judul “PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA KELUARGA SAKINAH”. 21. Terj. maka suami yang bertanggung jawab sangat mutlak diperlukan untuk mencapai citacita dari perkawinan. istri dan anak. 2. Khusus. 869. penulis mencoba menuangkan permasalahan tersebut 1. lalu kedua orang tuanya yang menjadikannya beragama Yahudi. 1997). Suami merupakan pemimpin dalam kehidupan rumah tangga yang memiliki peranan yang sangat besar dalam membimbing istri dan mempersiapkan pendidikan untuk anak-anaknya. h. dkk. Inti dari sebuah keluarga itu adanya suami. penuh dengan mawaddah wa rahmah. 30 . 3. Al-Bukhari dan Muslim). 29 Wahjoetomo. 2003). Ke-1. R. Adapun alasan penulis memilih judul skripsi ini sebagai berikut: ϢϠδϣϭϱέΎΨΒϟ΍ Atas pemikiran di atas. Cet. Muslim. (Jakarta: Gema Insani Press. banyaknya suami yang melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).: “Tidak ada seorang anak pun kecuali dilahirkan sesuai dengan fitrah. Melihat realita yang ada. atau Majusi” (H. Shahih Imam Muslim.

Identifikasi Masalah Dari permasalahan-permasalahan yang dapat diidentifikasi di atas. Peranan yang dimaksud adalah bagian dari tugas utama (kepala keluarga) yang harus dilakukan oleh suami. Bagaimana peranan suami sebagai kepala rumah tangga dalam membina keluarga sakinah? 2. penulis merumuskan masalah menjadi: 1.11 4. Suami sebagai kepala rumah tangga. Perumusan Masalah Dari pembatasan masalah di atas. 3. Peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Pembatasan Masalah Kemudian dalam penulisan skripsi ini penulis merasa perlu untuk memberikan suatu pembatasan masalah agar tidak melebar. Untuk dapat menjadikan sebuah karya tulis yang baik pembatasan terhadap masalah yang akan dikaji merupakan salah satu bagian penting demi terciptanya fokus pembahasan. Suami yang dimaksud adalah yang berstatus sebagai individu dan anggota masyarakat yang menjadi pasangan hidup resmi seorang perempuan yang diikat dengan tali pernikahan. 2. 2. 2. yaitu: 1. diharapkan menjadi sumbangan pemikiran yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang membutuhkan. Untuk memperkaya khazanah keilmuan tentang konsep-konsep Islam. Identifikasi. B. Pembatasan dan Perumusan Masalah 1. Bagaimana karakteristik suami yang bertanggung jawab? . untuk itu objek kajian yang akan dituangkan ke dalam skripsi ini diidentifikasikan pada hal-hal berikut: 1. Bagaimana peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah? 3. kiranya harus dicarikan jawaban dari masalah-masalah tersebut dan menyelesaikannya. Karakteristik Suami yang bertanggung jawab 3.

maka secara spesifik tujuan yang akan dicapai dari penulisan ini adalah sebagai berikut: a.. c. (Bandung: Pustaka Setia. Tujuan dan Manfaat Penulisan 1. Untuk mengetahui peranan suami dalam membina keluarga yang sakinah. Manfaat penulisan Adapun hasil penulisan skripsi ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: a. 2. Sedangkan tujuan akademis dari penulisan skripsi ini adalah untuk memperluas paradigma berpikir dan wacana keilmuan dalam bidang pendidikan. terutama pendidikan keluarga. Dari tulisan ini dapat berguna bagi penulis khususnya dan para orang tua dalam upaya membentuk keluarga yang sakinah. Metode Pembahasan Metode pembahasan yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode maudhu’i (tematik). 31 . begitu juga dengan penulisan skripsi ini. Untuk mengetahui kedudukan dan fungsi suami sebagai kepala rumah tangga. D. b. Ulumul Quran II. Memberi acuan bagi para pelajar laki-laki untuk menjadi laki-laki yang shaleh/bertanggung jawab dan mampu mengatasi berbagai masalah dalam rumah tangga. Untuk itu harus dilakukan komparasi dan Ahmad Syadali. 115. Ke1.12 C. 1997). Ahmad Rofi’i. Tujuan penulisan Setiap karya tulis yang bernilai ilmiah tentunya memiliki tujuan yang ingin dicapai. Yaitu cara-cara menafsirkan ayat-ayat Al-Quran yang dilakukan dengan cara tertentu31. Berdasarkan seluruh permasalahan yang dirumuskan dalam perumusan masalah. h. Cet. b. Untuk mengetahui kriteria suami yang bertanggung jawab.

memberikan defenisi tafsir maudhu’i secara lebih rinci: “…menghimpun ayat-ayat Al-Quran dari berbagai surah dan yang berkaitan dengan persoalan atau topik yang ditetapkan sebelumnya. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. penafsir membahas dan menganalisis kandungan ayat-ayat tersebut sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh32. ketua jurusan tafsir di Universitas al-Azhar33.id/?pilih=news&aksi=lihat&id=341.” Orang yang pertama kali memperkenalkan metode ini adalah al-Jalil Ahmad As-Sa’id al-Kumi. Adapun pedoman yang di jadikan sandaran penulis dalam penulisan skripsi ini adalah pedoman penulisan skripsi yang diterbitkan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. kemudian dibahas atau ditafsirkan sesuai dengan kaedah yang berlaku. E. 2000). M. banyak hal khususnya teori dan pendapat yang menjadi perhatian penulis untuk dijadikan penunjang penulisan dan menjadi perbandingan bagi penulis selanjutnya. 33 32 Rosihon Anwar.qalam. Dr. Ilmu Tafsir. Husain Syahatah merupakan penulis sebuah buku dengan judul Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. Quraish Shihab. Ke-1. Tinjauan Pustaka Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang disusun dalam rangka menyelesaikan studi tingkat sarjana program strata 1 (S1). di dalam karyanya Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat (Mizan).13 penghimpunan ayat yang saling berkaitan. oleh Hamid. (Bandung: Pustaka Setia. Dan sebagai tinjauan pustaka penulis dalam menyusun teori-teorinya mengambil dari buku-buku dan skripsi yang bersangkutan dengan kewajiban suami dalam pandangan Islam. h. Antara Kewajiban dan Realitas yang menjadi referensi penulis dalam rangka mengetahui berbagai teori tentang peranan http://www. Kemudian. Cet. Maka tidak menutup kemungkinan ketika skripsi yang disusun oleh penulis ini memiliki kemiripan dengan skripsi penulis lainnya. 20 Nopember 2007.or. Selasa. Dalam beberapa buku dan skripsi yang saya baca. 161. .

Dalam buku ini dijelaskan bahwa peranan suami itu tidak jauh berbeda dengan peranan istri dalam Islam. Antara Kewajiban dan Realitas perbedaan tersebut terletak pada penjabaran teori yang lebih melihat dengan jelas kepada kewajiban suami sebagai kepala. perbedaannya adalah suami merupakan pemimpin di dalam keluarga dan besar larangannya jika suami tidak memperhatikan urusan keluarga (istri dan anak). pendidik dan pendamping istri dalam rumah tangga. .14 suami dalam membina keluarga yang sakinah. Dari skripsi yang penulis susun ini terdapat perbedaan dengan tinjauan pustaka yang penulis tunjukan yaitu karya Husain Syahatah Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga. apalagi tidak memberi nafkah kepada mereka.

Logika ini tidak bisa diganti dengan sebaliknya. pengaturan urusan dapur. Di sinilah kadang seorang kepala rumah tangga kurang menyadari tugas-tugas ibu rumah tangga. dan istri adalah ibu rumah tangga. Hanya untuk Suami. 1 Majid Sulaiman Daudin. Disini. pengaturan kesejahteraan anggota-anggota rumah tangga dan pengaturan anak. Cet. 276. penjagaan hubungan rumah tangga dengan masyarakat.” tetapi pada kenyataannya. Fungsi Suami Sudah jamak dipahami bahwa suami adalah kepala rumah tangga. 1996).BAB II SUAMI SEBAGAI KEPALA RUMAH TANGGA A. 15 .1 Tampaknya. pengaturan urusan keuangan rumah tangga. yang berlaku umum dalam masyarakat kita adalah bahwa kepala rumah tangga mengurusi urusan-urusan “besar” dalam rumah tangga. h. Ke-1. (Jakarta: Gema Insani. seorang ibu rumah tangga dihabiskan waktunya untuk disibukkan dalam rumah tangga tersebut. Sementara. tugas ibu rumah tangga tersebut ringan dan “kecil.” seperti pengaturan rumah dan perabotan. dan urusan-urusan lain yang melibatkan rumah tangga dengan kehidupan sosial. Problemya adalah apa yang dimaksud dengan kepala rumah tangga dan apa yang dimaksud dengan ibu rumah tangga. yakni yang menyangkut pencarian nafkah. defenisi ibu rumah tangga adalah bahwa seorang ibu mempunyai tugas-tugas pengaturan rumah tangga berskala “kecil.

bahwa pembagian yang seperti itu adalah pembagian yang alamiah2. maka suami akan menyadari bahwa tugas-tugas konkrit seorang istri lebih berat daripada tugastugas seorang suami. An-Nisa: 34). oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita). Dan hal ini memang telah dimekanismekan oleh alam. Agama Islam menganggap bahwa pemimpin atau kepala dalam rumah tangga ˸Ϧ˶  ˸΍Ϯ˵ ˴ ϧ˴ Ύ˴ ˶ ˴  ˳ ˸ό˴  ϰ˴˴  ˸Ϣ˵ ˴ ˸ό˴  ˵ ˷ϟ΍ ˴ ͉ ˴  Ύ˴ ˶  ˯Ύ˴ ͋ ϟ΍ ϰ˴˴  ˴ Ϯ˵ ΍͉ ˴  ˵ Ύ˴ ͋ ϟ΍ ϣ Ϙϔ ΃ ϤΑϭ ξ Α Ϡϋ Ϭπ Α ϪϠ Ϟπϓ ϤΑ δϨ Ϡϋ ϥ ϣ Ϯϗ ϝ Οή itu adalah seorang suami. S. yang memerlukan seorang pemimpin yang biasa disebut dengan kepala rumah tangga untuk menciptakan keluarga yang diimpikan yaitu keluarga yang sakinah. Keluarga bisa dianggap sebagai miniatur dari sebuah sistem pemerintahan. (˼˽˯ΎδϨϟ΍. kalau para suami mau jujur terhadap dirinya sendiri. mawaddah wa rahmah. aman dan sejahtera. Maka. yang memerlukan seseorang pemimpin. kerelaan seorang istri untuk menjadi ibu rumah tangga dan keikhlasannya menganggap suami menjadi kepala rumah tangga. adalah penghormatan yang setinggi-tingginya yang dapat diberikan oleh seorang istri kepada suaminya. Begitu juga dengan keluarga. dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (Q. ini tergambar jelas dalam firman Allah: “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita.16 Jadi. bertujuan untuk menciptakan negara yang maju.

Al-Alusi menyatakan hal yang senada bahwa tugas laki-laki adalah memimpin perempuan. δϨ Ϡϋ ϥ ϣ Ϯϗ ϝ Οή Para lelaki. . h. sebagaimana 2 Majid Sulaiman. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. sebagaimana penguasa terhadap raknyatnya. 277.. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita.˸Ϣ˶ ˶΍˴ ˸ϣ˴ Ϭϟ Ϯ ΃ ˯Ύ˴ ͋ ϟ΍ ϰ˴˴  ˴ Ϯ˵ ΍͉ ˴  ˵ Ύ˴ ͋ ϟ΍. Kemudian Az-Zamaksyari menjelaskan bahwa laki-laki berkewajiban melaksanakan amar makruf nahi mungkar kepada perempuan. Ibnu Abbas – pakar tafsir yang terkenal di kalangan sahabat – menafsirkan bahwa laki-laki (suami) adalah pihak yang mempunyai kekuasaan dan wewenang untuk mendidik perempuan (istri). Hanya untuk Suami..

3 Kata (˵ Ύ˴ ͋ ϟ΍) ar-rijal adalah bentuk jamak dari kata ϝ Οή (ϞΟέ. larangan dan semacamnya.17 pemimpin memimpin raknyatnya dalam bentuk perintah.” sedangkan Ibnu Katsir memaknainya dengan “laki-laki adalah pemimpin yang dituakan dan pengambil kebijakan bagi perempuan. Jalaluddin as-Suyuthi memaknainya dengan “laki-laki sebagai penguasa (musallithun) atas perempuan.

Tetapi kemudian M. bukan berarti lelaki secara umum karena konsideran pernyataan di atas. yang diterjemahkan lelaki. adalah “karena mereka mereka. bahkan bahasa Al-Quran dalam arti suami. Quraish Shihab menemukan bahwa Muhammad Thahir Ibn Asyur dalam tafsirnya mengemukakan satu pendapat yang amat perlu dipertimbangkan yaitu bahwa kata ar-rijal tidak digunakan oleh bahasa Arab. seperti ditegaskan pada lanjutan ayat. walaupun Al-Quran tidak selalu menggunakannya dalam arti tersebut. maka tentu konsiderannya tidak demikian4. dikemukakan bahwa ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa’. Berbeda dengan kata (˯ΎδϨϟ΍. Seandainya yang dimaksud dengan kata “lelaki” adalah kaum pria secara umum. Dalam buku wawasan Al-Quran.

an-nisa’ atau (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni untuk istri-istri Γ΃ήϣ΍.

kata ar-rijal yang dimaksud oleh Quraish Shihab dalam bukunya wawasan al-Quran adalah lelaki secara khusus. imra’ah yang digunakan untuk makna istri5. karena konsideran dengan lanjutan ayat yaitu “karena mereka (para suami) menafkahkan sebagian dari harta mereka” yakni istri-istri mereka. yaitu suami. Kata yang terambil dari kata (ϡΎϗ. Namun.

Ke-X. 5 3 (ϥϮϣ΍Ϯϗ. h. (Jakarta: Lentera Hati. 2004). qama. 4 M. 424. Tafsir Al-Misbah: Pesan. Perintah shalat –misalnya – juga menggunakan akar kata itu. Perintah tersebut bukan berarti Sri Mulyati. Kesan. 42. Quraish Shihab. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). Relasi Suami dalam Islam. UIN Syarif Hidayatullah. Kata ini berkaitan dengannya. h. Jil. dan Keserasian Al-Quran. Cet. 2007). 2.

qawwamun adalah bentuk jamak dari kata

(ϡ΍Ϯϗ

qawwam,

Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah…, h. 424

18

perintah mendirikan shalat, tetapi melaksanakannya dengan sempurna, memenuhi segala syarat, rukun dan sunah-sunahnya. Seorang yang melaksanakan tugas dan atau apa yang diharapkan darinya dinamai

(Ϣ΋Ύϗ

qa’im. Kalau dia melaksanakan

tugas itu sesempurna mungkin, berkesinambungan dan berulang-ulang, maka dia dinamai qawwam. Ayat di atas menggunakan bentuk jamak, yakni qawwamun sejalan dengan makna kata ini diterjemahkan dengan pemimpin. Tetapi – seperti terbaca dari maknanya

(ϝΎΟήϟ΍

Ke-2. perhatian. bukan hukum hawa nafsu. 1993). Jil. Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. kemudian menjelaskan keistimewaan-keistimewaan peraturannya agar tidak terjadi keberantakan antar anggotanya. walau harus diakui bahwa kepemimpinan marupakan satu aspek yang dikandungnya. Hery Noer Aly. 6 Quraish Shihab. Tafsir Al-Maragi. Terj. Ke-2. Ahmad Mustafa Al-Maragi juga mengatakan bahwa yang dimaksud dengan Al-Qiyam ialah kepemimpinan. 5. Cet. Sebab makna Al-Qiyam tidak lain adalah bimbingan dan pengawasan di dalam melaksanakan apa-apa yang ditunjukkan oleh suami dan memperhatikan segala perbuatannya7. Atau dengan kata lain dalam pengertian “kepemimpinan” tercakup pemenuhan kebutuhan. 353 – 354. dan pembinaan6.h. yaitu dengan mengembalikan mereka semua kepada hukum Allah. yakni orang yang dipimpin bertindak sesuai dengan kehendak dan pilihan pemimpin. 42. 8 7 . Seiring dengan pendapat di atas. perasaan dan keinginan pribadi. Cet. memberikan batasan bahwa kepemimpinan dalam organisasi rumah tangga ini berada di tangan lakilaki8. Sayyid Quthub menjelaskan bahwa ayat di atas merupakan ayat yang mengatur organisasi dalam keluarga. dkk. pemeliharaan. (Jakarta: Gema Insani Pres. Dengan ditunjuknya suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga. Lebih tegas lagi. 2000) Jil. Sayyid Quthb. (Semarang: CV. maka suami harus mampu membimbing keluarga tersebut dan menjaganya dari keberantakan yang akan menyebabkan kehancuran rumah tangga. h. Tafsir Al-Misbah…. h. pembelaan. ar-rijal yang berarti banyak lelaki. dkk. 2. Toha Putra. Seringkali di atas – agaknya terjemahan itu belum menggambarkan seluruh makna yang dikehendaki. 424 Ahmad Mustafa Al-Maragi. Terj: As’ad Yasin.

karena suami merupakan pemimpinnya. ξ Α Ϡϋ Ϭπ Α ϪϠ Ϟπϓ ϤΑ ˳ ˸ό˴ ϰ˴˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˸ό˴ ˵ ˷ϟ΍˴ ͉ ˴ Ύ˴ ˶ “karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain.h. suamilah yang akan bertanggung jawab terhadap keluarga tersebut.” Yakni masing-masing memiliki keistimewaan-keistimewaan. Tetapi keistimewaan yang dimiliki lelaki. 426. 425. seringkali muncul dari sikap jiwa yang tercermin dalam keceriaan wajah atau cemberutnya. Murthadha Muthahhari seorang ulama terkemuka Iran dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Abu Az-Zahra An-Najafi ke dalam bahasa Arab dengan judul Nizham Huquq al-Mar’ah menulis bahwa keistimewaan antara laki-laki dan perempuan adalah sebagai berikut10: 9 Quraish Shihab. bukan dengan perasaan. 10 . oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain dan karena mereka. yakni jenis kelamin atau suami adalah qawwamun. serta latar belakang perbedaan itu. menetapkan laki-laki sebagai pemimpin dengan dua pertimbangan pokok. Quraish Shihab. Disisi lain keistimewaan yang dimiliki perempuan lebih menunjang tugasnya sebagai pemberi rasa damai dan tenang kepada lelaki serta lebih mendukung fungsinya dalam mendidik dan membesarkan anak-anaknya. Kini. h. Allah swt. serta diikat oleh perjanjian rinci yang dapat diselesaikan melalui pengadilan. Tafsir Al-Misbah…. Dengan demikian. Persoalan yang dihadapi suami istri. Tafsir Al-Misbah…. sehingga persesuaian dan perselisihan dapat muncul seketika. disinggung oleh ayat ini dengan menyatakan bahwa: para lelaki. lebih menunjang tugas kepemimpinan daripada keistimewaan yang dimiliki perempuan. yakni laki-laki secara umum atau suami telah menafkahkan sebagian dari harta mereka untuk membayar mahar dan biaya hidup untuk istri dan anak-anaknya. melebihi kebutuhan satu perusahaan yang bergelut dengan angka-angka. yaitu9: Pertama. pemimpin dan penanggung jawab atas para wanita. fungsi dan kewajiban masing-masing jenis kelamin. Kondisi seperti ini membutuhkan adanya seorang pemimpin.19 Allah telah menetapkan adanya perbedaan antara laki-laki dan perempuan. tapi boleh jadi juga sirna seketika.

berburu.20 1. dan mode yang beraneka ragam serta berbeda bentuk. Rata-rata bentuk kepala lelaki lebih besar dari perempuan. maka sebenarnya perempuan lebih besar. lelaki lebih agresif dan suka ribut. tetapi jika dibandingkan dari segi bentuk tubuhnya. kecantikan. suara lelaki dan telapak tangannya kasar. sehingga sentimen dan rasa takutnya segera muncul. dan semacamnya. dan lebih cepat berbicara. tetapi perempuan lebih mampu membentengi diri dari penyakit dibanding lelaki. termasuk tanda-tanda seksual keduanya11. pekerjaan yang melibatkan gerakan dibanding wanita. tali gantungan atau meloncat dari ketinggian – sementara wanita menggunakan obat tidur. biasanya lelaki menggunakan cara yang keras – pistol. Di sisi lain. yang biasanya lebih berkepala dingin. h. 2. bahkan dewasa dari lelaki. Caranya pun berbeda. . berbeda dengan lelaki. 197. Perempuan menghindari penggunaan kekerasan terhadap dirinya atau orang lain. Sangat adil pula jika Allah melengkapi laki-laki dan wanita dengan perangkat reproduksi yang berbeda. perasaan perempuan secara umum kurang konsisten 11 Ahmad Kusyairi. dan denyut jantung perempuan lebih cepat dari denyut lelaki. sedangkan perempuan cenderung kepada perdamaian dan keramahan. pertumbuhan perempuan lebih cepat dari lelaki. Kemampuan paru-paru lelaki menghirup udara lebih besar/banyak dari perempuan. Dari segi fisik Lelaki secara umum lebih besar dan lebih tinggi dari perempuan. Menghadirkan Surga di Rumah…. Perasaan wanita lebih cepat bangkit dari lelaki. berbeda dengan suara dan telapak tangan perempuan. sementara wanita lebih tenang dan tentram. Dari segi psikis Secara umum lelaki lebih cenderung kepada olahraga. karena itu jumlah wanita yang bunuh diri lebih sedikit dari jumlah pria. Lelaki secara umum cenderung kepada tantangan dan perkelahian. Perempuan biasanya lebih cenderung kepada upaya menghiasi diri. racun.

21 dibanding dengan lelaki. Karena itu. 427-428. h. Ϭϟ Ϯ ΃ ϣ Ϙϔ ΃ ϤΑϭ disebabkan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebahagian harta mereka. Perlu dicatat bahwa walaupun secara umum pendapat di atas sejalan dengan petunjuk ayat yang sedang ditafsirkan ini. namun adalah sewajarnya untuk tidak menilai perasaan wanita yang sangat halus itu sebagai kelemahan. h. Kedua. serta kenyataan umum dalam masyarakat umat manusia sejak dahulu hingga kini. agama Islam yang tuntunan- 12 Quraish Shihab. Bentuk kata kerja past tense/masa lampau yang digunakan ayat ini “telah menafkahkan” menunjukkan bahwa memberi nafkah kepada wanita telah menjadi suatu kelaziman bagi lelaki. ˸Ϣ˶ ˶΍˴ ˸ϣ˴ ˸Ϧ˶  ˸΍Ϯ˵ ˴ ϧ˴ Ύ˴ ˶ ˴ . Tafsir Al-Misbah…. Perasaan perempuan lebih keibuan. takut. sehingga langsung digambarkan dengan bentuk kata kerja masa lalu yang menunjukkan terjadinya sejak dahulu. bahkan kekasihnya. Tafsir Al-Misbah…. lebih tekun beragama. 428. dan lebih banyak berbasa-basi. cerewet. Cintanya kepada keluarga serta kesadarannya tentang kepentingan lembaga keluarga lebih besar dari lelaki. di sisi lain pria malu jika ada yang mengetahui bahwa kebutuhan hidupnya ditanggung oleh istrinya. Sedemikian lumrah hal tersebut. khususnya dalam rangka memelihara dan membimbing anak-anak12. Perbedaan antara laki-laki dan wanita secara fisik dan psikis serta fenomena kodrati di atas sesungguhnya diatur sedemikian rupa oleh Allah untuk menunjang tugas masing-masing. 13 . Quraish Shihab. Wanita secara psikologis enggan diketahui membelanjai suami. Keistimewaan itu amat dibutuhkan oleh keluarga. Justru itulah salah satu keistimewaan yang tidak dan kurang dimiliki oleh pria. Penyebutan konsideran itu oleh ayat ini menunjukkan bahwa kebiasaan lama itu masih berlaku hingga kini13. Perempuan lebih berhati-hati. ini jelas nampak sejak kanak-kanak.

22 tuntunannya sesuai dengan fitrah manusia. sehingga istri selalu terancam dan diteror. Hal ini tidak 14 Disinilah barangkali hikmah mengapa redaksi atas tidak berbunyi “ar-rijalu Quraish Shihab. harus dipraktekkan oleh laki-laki dalam memimpin kaum perempuan atau keluarga. Suami wajib ditaati oleh istrinya dalam hal-hal yang tidak bertentangan dengan ajaran agama. dan rahmah (rasa sayang) 15 Dari kedua faktor yang disebut di atas – keistimewaan fisik dan psikis. agar ia tidak mengembangkan kepemimpinan yang diktator. h. sebagaimana dijelaskan Taqiyyuddin an-Nabhani dalam buku an-Nizham alIjtima’i. tidak boleh mengantarnya kepada kesewenang-wenangan. Sebab. Tafsir Al-Misbah…. 428 Ahmad Kusyairi. Bukan pula seperti hubungan polisi dan pencuri. mawaddah dan rahmah. mawaddah (cinta kasih). h. Yaitu hubungan untuk saling mengondisikan munculnya sakinah (ketentraman dan ketenangan) jiwa. serta . Dengan demikian.” melainkan berbunyi “ar-rijalu qawwamuna ‘ala an-nisa” padahal kedua redaksi mempunyai pengertian yang hampir sama. mewajibkan suami untuk menanggung biaya hidup istri dan anak-anaknya14. bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam sebuah rumah tangga bukanlah akad syirkah (perusahaan). Menghadirkan Surga di Rumah…. suami akan menjadi pengayomi yang baik. bahkan akan mendapatkan lebih baik dari apa yang telah diberikan oleh suami terhadap istri dan anggota keluarganya. dan suami selalu merasa superior. kewajiban memenuhi kebutuhan dan anak-anak – lahir hak-hak suami yang harus pula dipenuhi oleh istri. 199. 15 . Paradigma pemimpin kaum adalah pelayan mereka. aimmat an-nisa. serta tidak bertentangan dengan hak pribadi sang istri. Tetapi hubungan keduanya adalah hubungan sakinah. akad perdata yang berkonsentrasi pada kawin kontrak atau akad ijarah (sewa menyewa) sehingga istri ibarat budak bagi suami untuk dipekerjakan. serta akan mendapatkan pelayanan baik dari istri dan anggota keluarga. otoriter dan zalim. Perlu digarisbawahi bahwa kepemimpinan yang dianugerahkan Allah kepada suami.

kepemimpinan suami di sini tidak sampai memutlakkan seorang istri tunduk sepenuhnya. Kedudukan Suami Walaupun suami merupakan pemimpin dalam keluarga. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (Q. firman Allah: ˻˻́ΓήϘΒϟ΍. Maka jelaslah bahwa suami menjadi pemimpin. membina dan mendidik16. meluruskan jika ia (perempuan) itu bengkok (salah). melindungi. Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. juga lebih sesuai dengan ˲ ϴ˵ ˴  ˲ ϳ˶ ˴  ˵ ˷ϟ΍˴  ˲ ˴ ˴ ˴  ͉ ˶ ˸ϴ˴˴  ˶ Ύ˴ ͋ Ϡ˶˴  ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˶ ˸ϴ˴˴  ϱ˶ ͉΍ ˵ ˸Μ˶  ͉ ˵ ˴˴   Ϣ ϜΣ ΰ ΰϋ ϪϠ ϭ ΔΟέΩ ϦϬ Ϡϋ ϝ Οή ϟϭ ϑ ή Ϥ Α ϦϬ Ϡϋ άϟ Ϟ ϣ ϦϬϟϭ “Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma`ruf. tanpa memikirkan apa yang diinginkan oleh istri dan anggota keluarganya. Al-Baqarah: 228). bukan berarti ia harus menjadi otoriter dalam memimpin. Istri tetap mempunyai hak untuk bermusyawarah dan melakukan tawar menawar keinginan dengan suami berdasarkan argumen-argumen rasional-kondisional.23 lain karena makna yang terdapat dalam kata “qawwamah” jauh lebih mendalam dan integral daripada kata “imamah. menjaga. B. mengayomi. Hal ini selain selaras dengan realitas.” Termasuk dalam makna “qawwamah” adalah memimpin. S. Kepemimpinan suami atas keluarganya tidak menghilangkan hak-hak mereka dalam berbagai hal.

h. ϑ ή Ϥ Α ϦϬ Ϡϋ άϟ Ϟ ϣ ϦϬϟϭ ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˶ ˸ϴ˴˴  ϱ˶ ͉΍ ˵ ˸Μ˶  ͉ ˵ ˴˴ Para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. 199. Menghadirkan Surga di Rumah…. Quraish Shihab. serta sesuai dengan sikap orang yang berbudi17. 17 . sejalan dengan akal sehat. Vol. Tafsir Al-Misbah…. sang istri pun mempunyai hak untuk diperlakukan secara ma’ruf. 490. Sebagaimana pria mempunyai hak untuk rujuk kepada istri yang diceraikannya. yakni sesuai dengan tuntunan agama. h. 1. 16 Ahmad Kusyairi.

wanita hampir dapat dikatakan tidak mempunyai hak sama sekali. Kado Pernikahan. 18 Quraish Shihab.24 Mendahulukan penyebutan hak wanita atas kewajiban wanita dinilai sebagai penegasan tentang hal tersebut. Namun. meskipun misalnya istri tersebut adalah orang yang kaya. Oleh karena itu. Syaikh Hafiz Ali.. Bahkan istri berhak menolak ketika suaminya ingin menyentuhnya apabila mahar belum diberikan. Vol.  Mendapatkan nafkah Istri sangat berhak untuk mendapatkan nafkah dari suaminya. Adapun hak dan kewajiban istri kepada suami adalah19: 1. h. perempuan berhak mendapatkan perlakuan yang lembut dari suaminya saat menghadapinya. Ayat ini secara tegas menyatakan adanya hak tersebut18. 1.  Mendapatkan pergaulan dengan sebaik-baiknya Secara naluri perempuan memang memiliki perasaan yang halus. Secara umum termasuk nafkahnya ialah memberi makan dan pakaian. apalagi selama ini. 117-137. sekaligus menunjukkan betapa pentingnya hak itu diperhatikan. Hak istri  Mendapatkan mahar Hak istri yang pertama kali yang harus dipenuhi oleh seorang suami adalah diberi mahar dengan penuh kerelaan. Tafsir Al-Misbah…. Ketika istri menghendaki mahar tertentu suami harus memenuhinya tanpa menguranginya sedikit pun. sebaiknya mempermudah lamaran dan tidak memberatkan mahar. 19 . tetapi ia mudah marah. terhadap istri-istrinya. h... Itulah yang dilakukan oleh Rasulullah saw. 490. jika ingin menjadi perempuan yang shalehah. pada beberapa suku masyarakat Jahiliyah.

R. dan apabila ibunya tidak berpendidikan. apalagi seorang istri nantinya akan menjadi ibu bagi anak-anaknya.  Berkewajiban menjaga kehormatan dan ridha suami Suami merupakan surga dan sekaligus juga neraka bagi istri. Sebagaimana Rasulullah saw. untuk itulah istri harus menjaga kehormatan dan ridha suami.25  Mendapatkan pendidikan Pendidikan juga menjadi hak istri. serta yang lainya. Ahmad). Kewajiban istri  Seorang istri harus mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari. seperti mengatur keuangan rumah tangga. 2. bersabda: “Pikirkanlah sikapmu kepadanya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa istri mempunyai kewajiban mengatur urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan hidup sehari-hari.20  Wajib taat dan patuh kepada suami ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. karena sesungguhnya ia adalah surgamu dan juga nerakamu” (H. menyiapkan makanan untuk anak dan suaminya. bagaimana nanti nasib dari anak-anaknya.

Sebab memang tidak ada alasan sama sekali bagi makhluk untuk taat kepada sesama makhluk dalam berbuat durhaka kepada Allah. ia akan masuk ke surga Tuhannya. Setiap istri yang taat kepada suaminya yang mukmin. h. Jilid. . Sebagaimana Rasulullah saw. 4. (Beirut: Daar Al-Fikr). asalkan tidak termasuk perbuatan durhaka kepada Allah. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. 341. bersabda: 20 Ahmad bin Hanbal.ϙέΎϧϭϚΘϨΟϮϫΎϤϧΈϓϪϨϣΖϧ΃Ϧϳ΃ϱήψϧΎϓ Secara mutlak seorang istri wajib taat kepada suaminya terhadap segala yang diperintahkannya.

menjaga kemaluannya.26 ϦϣΖϠΧΩΎϬϠόΑΖϋΎσ΃ϭΎϬΟήϓΖϨμΣϭΎϬδϤΧΓ΃ήϤϟ΍ΖϠλ΍Ϋ· “Apabila seorang wanita sudah menjalankan shalat lima waktu. Ahmad). R.21  Membantu suami bertakwa dan taat kepada Allah Seorang istri wajib membantu suaminya untuk taat kepada Allah.  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. dan taat kepada suaminya. maka niscaya ia akan masuk surga dari pintu mana pun yang ia inginkan” (H. dan memberinya nasehat demi mencari keridhaan Allah.

Ε˯ΎηΔϨΠϟ΍Ώ΍ϮΑ΃ϱ΃ ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍Ϧϣ ΖϣΎϗ ϩ΃ήϣ΍ Ϳ΍ ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ΢πϧ ΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

416. R. Juz. 4. 22 . Jika ia kaya. dan jika suaminya tidak mau bangun. ia mau membantu suaminya yang miskin. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. h. h. Ahmad). Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. dan jika istrinya tidak mau bangun.22  Setia dan ikhlas kepada suami Setia adalah bukti keikhlasan dan cinta sejati. Ia tidak mau membebani suaminya dengan tuntutantuntutannya. 191. Seorang istri yang sholehah akan selalu ikhlas kepada suaminya dan menjaga perasaannya. Ia rela menghadapi kesulitan dengan sabar dan ridha. 1. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat.˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ Sebagaimana Rasulullah saw. 21 Ahmad bin Hanbal. Jami’ Al-Hadis…. Jilid. Abdurahman Suyuti. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. ia memercikkan air pada wajahnya. bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat.

Bahkan belum pernah dicapai oleh satu umat pun yang menganggap diri mereka telah mencapai puncak peradaban dan kebudayaan. Dengan dibebankannya kepemimpinan kepada suami itulah. ingatlah Ϣ ϜΣ ΰ ΰϋ ϪϠ ϭ ˲ ϴ˵ ˴ ˲ ϳ˶ ˴ ˵ ˷ϟ΍˴ Allah itu Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. agar mereka dapat memperoleh derajat itu23. Meskipun mereka telah menghormati dan memuliakan kedudukan wanita serta memberikan pendidikan kepada mereka dalam bidang sains dan ilmu kemasyarakatan. Derajat yang dimaksud adalah derajat kepemimpinan. karena itu Ath-Thabari menulis. Tetapi kepemimpinan yang berlandaskan kelapangan dada suami untuk meringankan sebagian kewajiban istri. Jadi.27  Tidak menyakiti suami Seorang istri tidak boleh menyakiti suaminya. ayat di atas menjelaskan kepada kita bahwa suami itulah yang memimpin istri. bukan diberikan kepada wanita. Agama Islam telah mengangkat derajat kaum wanita pada suatu tingkatan yang belum pernah dilakukan oleh agama lain dan syari’at-syari’at lain sebelumnya. Abu Mohammad. ΔΟέΩ ϦϬ Ϡϋ ϝ Οή ϟϭ ˲ ˴ ˴ ˴  ͉ ˶ ˸ϴ˴˴  ˶ Ύ˴ ͋ Ϡ˶˴ Para suami mempunyai satu derajat (tingkatan) atas mereka para istri. Vol. maka Kasmuri Kasim. atau membangga-banggakan harta kekayaannya di hadapannya sampai menyinggung perasaannya.24 Adapun hak dan kewajiban atas kedua belah pihak harus seimbang. h. Karakteristik Lelaki Shalih…. 24 . tetapi maksudnya adalah perintah bagi para suami untuk memperlakukan istri mereka dengan sikap terpuji. walaupun ayat ini disusun dalam redaksi berita. sifatnya “fitrah”. ia pun harus mengingat bahwa ia mempunyai kewajiban yang harus dipenuhi terhadap istrinya. dalam bukunya Suami Idaman Istri Impian mengemukakan empat sifat 23 Quraish Shihab. Jika tidak. maksudnya. 302. Dan terlihat juga bahwa dibebankannya kepemimpinan kepada suami. bukan istri yang memimpin suami. jika suami meminta sesuatu dari istrinya. h. 491-492. 1. Tafsir Al-Misbah…. misalnya dengan cara membangga-banggakan kecantikannya.

baik secara lahiriah maupun batiniah.28 yang harus dimiliki oleh seorang laki-laki yang membuatnya layak menjadi pemimpin di dalam rumah tangga: a. oleh karena itu ia harus mempersiapkan dirinya dengan memperbanyak pengetahuan agama. d. zakat dan lain-lain. Begitu juga jika sekiranya tidak mampu untuk bekerja karena penyakit dan sebagainya akan menjadikan laki-laki tersebut tidak dapat memberikan nafkah dan tanggung jawab lainnya kepada keluarganya. haruslah terlebih dahulu memperhatikan kemampuan fisiknya. shalat. Berpengetahuan agama dan mengamalkannya secara sempurna Yang akan dipercayai sebagai kepala rumah tangga ialah suami. Islam tidak membebankan kaum wanita supaya mencari nafkah. Sehat lahir dan batin Bagi seorang laki-laki yang ingin berumah tangga. akan tetapi kewajiban ini harus dilaksanakan oleh kaum laki-laki untuk menyediakan sesuai kesanggupannya. Memberikan nafkah sesuai dengan kesanggupan Dalam kehidupan berumah tangga. Disamping mengerjakan perintah agama yang mendasar seperti. karena lemahnya kemampuan tenaga batin akan membawa rumah tangga menjadi tidak bahagia. . Sempurna akal dan pemikiran Jika seorang itu ingin menjadi suami maka hendaklah ia berpikiran positif. seorang suami harus memikirkan cara yang terbaik dalam memenuhi segala keperluan rumah tangganya. c. b. karena Islam adalah agama yang mencakup seluruh aspek kehidupan dan sesuai untuk seluruh zaman. puasa. Karena apabila telah berumah tangga. kemudian harus memahami pula bidang yang lain.

Pada dirinya terletak responsibilitas yang besar. Karenanya sangat adil. suami adalah rajanya. 1. Dalam artian. kehidupan rumah tangga adalah sebuah kerajaan iman. karena dialah yang menerima beban tanggung jawab serta amanat25. a. kewajiban yang bermacam-macam terhadap keluarganya. Memberi nafkah lahir dan batin/pergaulan suami istri Ajaran Islam menetapkan bahwa suami bertanggung jawab untuk menafkahi istrinya. dirinya dan agamanya yang harus ia letakkan secara seimbang. Suami adalah raja yang memimpin kerajaan dan mengendalikan semua urusannya. jika kemudian Allah membebankan tugas kepada laki-laki untuk mencari nafkah. Kewajiban Suami Suami adalah kepala rumah tangga. baik nafkah lahir maupun nafkah batin. istri adalah ratunya dan anak-anak adalah raknyatnya.29 Pada hakikatnya. untuk memenuhi kebutuhan utama keluarganya dan memberikan perlindungan kepada perempuan sehingga dapat berkonsentrasi menjalankan tugas mulianya. telah berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 233 ͉ ˶ ˲ ˸ϔ˴  ˵ ͉˴ ˵  ˴  ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˵ ˵ ˴ ˸δ˶ ˴  ͉ ˵ ˵ ˸ί˶  ˵ ˴ ˶ Ϯ˵˸Ϯ˴ ˸ϟ΍ ϰ˴ϋ˴ ϻ· β ϧ ϒϠϜΗ ϻ ϑ ή Ϥ Α ϦϬΗϮ ϛϭ ϦϬϗ έ Ϫϟ Ω ϟ Ϥ Ϡ ϭ ˴ ˴ Ύ˴ ͉ ϟ΍͉ ˶ ˵ ϥ˴˴ ΍˴ ˴˸Ϧ˴ ˶˶ ˸ϴ˴˶ Ύ˴ ˶ ˸ϴ˴˸Ϯ˴ ͉ ˵ ˴ ˴ ˸ϭ˴˴ ˸ό˶ ˸ή˵ ˵ ΍˴ ˶΍˴ ˸ϟ΍˴ Δϋ οή ϢΘϳ ΃ Ω έ΃ Ϥϟ Ϧ Ϡϣ ϛ Ϧ ϟ Σ ϦϫΩϻ ΃ Ϧ ο ϳ Ε Ϊϟ Ϯ ϭ ˻˼˼ΓήϘΒϟ΍. C. melahirkan dan menyusui tugas yang amat besar. Nafkah lahir Allah swt. sehingga satu kewajiban tidak mengurangi kewajiban yang lain. Sesungguhnya Allah swt. Telah berkehendak memberikan amanah kepada perempuan untuk hamil.

. h.Ύ˴ ˴ ˸γ˵ Ϭό ϭ yaitu: “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan 25 Majid Sulaiman. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Hanya untuk Suami…. 9.

Cet.. anak merasa lebih tentram. h. h. Tafsir Al-Misbah…. Al-Baqarah: 233). Tafsir Fi Zhilalil Quran….. yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. tentunya air susu ibu kandung lebih baik dari selainnya. 503-504. Namun demikian. Dengan menyusu pada ibu kandung. Kata ummahat digunakan untuk menunjuk kepada para ibu kandung. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. sehingga merugikan si kecil ini26.”.30 cara yang ma`ruf. Dengan menggunakan redaksi berita. (Q. Itu suatu kewajiban yang ditetapkan oleh Allah dan tidak dibiarkan-Nya meskipun fitrah dan kasih sayangnya mengalami kerusakan oleh pertengkaran urusan rumah tangganya. S. para ibu diperintahkan untuk 26 Sayyid Quthub. II. ayat ini memerintahkan dengan sangat kukuh kepada para ibu agar menyusukan anak-anaknya. Δϋ οή ϢΘϳ ΃ Ω έ΃ Ϥϟ Ϧ Ϡϣ ϛ Ϧ ϟ Σ ϦϫΩϻ ΃ Ϧ ο ϳ ˴ ˴ Ύ˴ ͉ ϟ΍ ͉ ˶ ˵  ϥ˴ ˴ ΍˴ ˴ ˸Ϧ˴ ˶ ˶ ˸ϴ˴˶ Ύ˴  ˶ ˸ϴ˴˸Ϯ˴  ͉ ˵ ˴ ˴ ˸ϭ˴ ˴ ˸ό˶ ˸ή˵ Sejak kelahiran hingga dua tahun penuh. baik ibu kandung maupun bukan. karena dalam hal ini adalah seorang ibu yang telah diceraikan oleh suaminya itu masih mempunyai kewajiban terhadap anaknya yang masih menyusu. Ayat ini menggunakan kata al-walidat. 27 . ketika itu bayi mendengar suara detak jantung ibu yang telah dikenalnya secara khusus sejak dalam perut27. ˴ ˴ Ύ˴ ͉ ϟ΍͉ ˶ ˵ ϥ˴˴ ΍˴ ˴˸Ϧ˴ ˶˶ ˸ϴ˴˶ Ύ˴ ˶ ˸ϴ˴˸Ϯ˴ ͉ ˵ ˴ ˴ ˸ϭ˴˴ ˸ό˶ ˸ή˵ ˵ ΍˴ ˶΍˴ ˸ϟ΍˴ Δϋ οή ϢΘϳ ΃ Ω έ΃ Ϥϟ Ϧ Ϡϣ ϛ Ϧ ϟ Σ ϦϫΩϻ ΃ Ϧ ο ϳ Ε Ϊϟ Ϯ ϭ Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh. Vol 1. sebab menurut penelitian ilmuan. I. Kata (˵ ΍˴ ˶΍˴ ˸ ΍˴ ) al-walidat dalam penggunaan Al-Quran berbeda Ε Ϊϟ Ϯϟ ϭ dengan kata (ΕΎϬϣ΃) ummahat yang merupakan bentu jamak dari kata (ϡ΃) umm. sedang kata al-walidat maknanya adalah para ibu. Jil. adalah makanan terbaik buat bayi hingga usia dua tahun. 301 Quraish Shihab. Ini berarti bahwa Al-Quran sejak dini telah menggariskan bahwa air susu ibu. baik ibu kandung maupun bukan.

Tafsir Al-Misbah…. dengan tujuan sang ibu bisa melakukan kewajibannya terhadap bayinya dengan sebaikbaiknya dan menjaganya dari serangan penyakit30. bilangan itu juga mengisyaratkan bahwa yang menyusu setelah usia tersebut bukanlah penyusuan yang mempunyai dampak hukum yang telah mengakibatan anak yang disusui berstatus sama dalam sejumlah hal dengan anak kandung yang menyusunya28. memberi makan dan pakaian kepada para ibu kalau ibu anak-anak yang disusukannya itu telah diceraikannya secara ba’in. bukan raj’iy. 2. maka kewajiban memberi makan dan pakaian adalah kewajiban atas dasar hubungan suami istri. Quraish Shihab. Di sisi lain. 504. Maka diwajibkanlah kepada seorang ayah menanggung kebutuhan hidup istrinya berupa makanan dan pakaian. 321. Dalam ayat lain yang berhubungan dengan ayat di atas yaitu dalam 28 Quraish Shihab. Adapun jika ibu anak itu masih berstatus istri walau telah ditalak secara raj’iy. Jil. Kewajiban memberi makan dan pakaian itu hendaknya dilaksanakan dengan cara yang ma’ruf. dikarenakan anak itu membawa nama ayah. seakan-akan anak itu lahir untuk ayahnya. 504. Jatuhnya kewajiban memberikan kebutuhan hidup sehari-hari bagi istri. maka suami wajib memenuhinya selama tuntutan imbalan itu dinilai wajar29. sehingga bila mereka menuntut imbalan penyusuan anaknya. 29 30 .31 menyusui anak-anaknya. Tafsir Al-Maragi…. Ύ˴ ˴ ˸γ˵ ͉ ˶˲ ˸ϔ˴ ˵ ͉˴ ˵ ˴ Seseorang tidak dibebani melainkan menurut Ϭό ϭ ϻ· β ϧ ϒϠϜΗ ϻ kadar kesanggupannya. h. nama ayah pun akan disandang oleh sang anak. ϑ ή Ϥ Α ϦϬΗϮ ϛϭ ϦϬϗ έ Ϫϟ Ω ϟ Ϥ ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶  ͉ ˵ ˵ ˴ ˸δ˶ ˴  ͉ ˵ ˵ ˸ί˶  ˵ ˴ ˶ Ϯ˵˸Ϯ˴ ˸ϟ΍ ϰ˴ϋ˴ Ϡ ϭ Dan merupakan kewajiban atas yang dilahirkan untuknya. yakni dinisbahkan kepada ayahnya. Tafsir Al-Misbah…. Dua tahun adalah batas maksimal dari kesempurnaaan penyusuan. yakni ayah. h. Al-Maragi. h.

sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo`a: "Ya Tuhanku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri" (Q. menjelaskan: ˴ ˶  ϲ͋ ˶˴  ˴ ˸ϴ˴˶ ˵ ˸Β˵  ϲ͋ ˶ ϲ˶ ͉ ͋ ˵  ϲ˶  ϲ˶ ˸΢˶˸λ˴˴  ˵ Ύ˴ ˸ή˴  ˱ Τ˶Ύ˴  ˴ ˴ ˸ϋ˴ Ϧϣ ϧ·ϭ Ϛ ϟ· Ζ Η ϧ· ΘϳέΫ ϓ ϟ Ϡ ΃ϭ ϩ ο Η Ύ ϟ λ ϞϤ ΃ ͼ˺˾ϑΎϘΣϷ΍ͽ˴ ϴ˶ ˶˸δ˵ ˸ϟ΍ Ϧ ϤϠ Ϥ ˸ϥ˴˴  ͉ ˴ ˶΍˴  ϰ˴˴ ˴  ͉ ˴˴  ˴ ˸Ϥ˴ ˸ϧ˴ ϲ˶ ͉΍ ˴ ˴ ˴ ˸ό˶  ˴ ˵ ˸η˴ ˸ϥ˴ ϲ˶ ˸ϋ˶ ˸ϭ˴ ͋ ˴ ΃ϭ ϱΪϟ ϭ Ϡϋϭ ϲϠϋ Ζ ό ΃ Θϟ ϚΘϤ ϧ ήϜ ΃ ΃ Ϩ ί ΃ Ώέ “Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan. . berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku.32 ˴ Ύ˴ ˱ ˴ ˴ ˴ ϴ˶ ˴ ˸έ˴˴ ˴˴ ˴ ˵ ͉ ˵ ˴˴ ˴˴ ΍˴ ˶ϰ͉ ˴ ˱ή˸Ϭ˴ ˴ Ϯ˵ Ύ˴˴ ˵ ˵Ύ˴ ˶ ˴ ˵ ˵˸Ϥ˴ ˴ . yakni 24 bulan. Betapapun ayat di atas menunjukkan betapa pentingnya ibu menyusukan anak dengan ASI (Air Susu Ibu). ΍ η ϥ Λ ϠΛ Ϫϟ μϓϭ ϪϠ Σ ˱ή˸Ϭ˴  ˴ Ϯ˵ Ύ˴˴  ˵ ˵Ύ˴ ˶ ˴  ˵ ˵˸Ϥ˴ .. ϝ ϗ ΔϨγ Ϧ όΑ ΃ ώϠΑϭ ϩΪη΃ ώϠΑ Ϋ· ΘΣ ΍ η ϥ Λ ϠΛ Ϫϟ μϓϭ ϪϠ Σϭ Q. Ayat di atas juga menunjukkan betapa pentingnya ibu kandung memberikan perhatian yang cukup terhadap anak-anaknya. karena itu tidaklah tepat membiarkan mereka hidup terlepas dari ibu bapak kandungnya. karena pada Q. Al-Baqarah ayat 2. karena masa kandungan yang normal adalah sembilan bulan.. tetap saja kasih sayang ibu bapak masing sangat mereka butuhkan. Al-Ahqaf ayat 15. ayat ini mengisyaratkan bahwa masa kandungan minimal adalah enam bulan. Di sisi lain dapat dikatakan bahwa penyusuan minimal adalah sembilan bulan. khususnya pada masa-masa pertumbuhan dan perkembangan jiwanya. Betapapun banyak kasih sayang yang dapat diberikan oleh orang lain. tunjukilah aku untuk mensyukuri ni`mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. S. Al-Ahqaf: 15). telah dinyatakan bahwa masa penyusuan yang sempurna adalah dua tahun. S. Sikap kejiwaan seorang dewasa banyak sekali ditentukan oleh perlakuan yang dialaminya pada saat kanak-kanak. S.

yakni mampu dan memiliki banyak rezeki memberi nafkah untuk istri dan anak-anaknya dari yang sebatas kadar kemampuannya dan dengan demikian hendaknya ia memberi sehingga anak dan istrinya itu memiliki pula kelapangan dan keluasan berbelanja32. yang jelas ayat di atas menuntut peningkatan pengabdian dan bakti kepada orang tua dari saat ke saat.33 ϩΪη΃ ώϠΑ Ϋ· ΘΣ ˵ ͉ ˵ ˴ ˴ ˴˴  ΍˴ ˶ ϰ͉ ˴ . 303. Dan orang yang disempitkan rezkinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. anak yang dilahirkan mendapat jaminan pertumbuhan fisik dan perkembangan jiwa dengan baik. Tafsir Al-Misbah…. At-Talaq: 7). (̀ϕϼτϟ΍)˱ή˸δ˵ ˳ ˸δ˵ ˴ ˸ό˴ ˵ ͉ϟ΍˵ ˴ ˸Π˴ ˴ Ύ˴ Ύ˴ ΁Ύ˴ Ύ͉˶˱ δ˸ϔ˴ ˵ ͉ϟ΍˵ ͋˴ ˵ ΍ ϳ ή ϋ Ϊ Α ϪϠ Ϟό ϴγ ϫ Η ϣ ϟ· Ύ ϧ ϪϠ ϒϠϜϳ ϪΘόγ ϣ Δόγ ˶ ˶ ˴ ˴  Ϧ͋  ˳ ˴ ˴  ϭΫ ˸ϖ˶ Ϩ˵ ˶ ϔ ϴϟ Hendaklah yang lapang. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Betapapun maknanya. Vol 1. 31 Quraish Shihab. Quraish Shihab. Untuk masalah pemberian nafkah ini. h. Bahkan jaminan tersebut harus tetap diperolehnya walau ayahnya telah meninggal dunia31. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan” (Q. S. Allah lebih menjelaskannya lagi Ύ˴ ˵ ͉ϟ΍ ˵ Ύ˴ ΁ Ύ͉ ˶  ˸ϖ˶ Ϩ˵ ˸Ϡ˴  ˵ ˵ ˸ί˶  ˶ ˸ϴ˴˴  ˴ ˶ ˵  Ϧ˴ ˴  ˶ ˶ ˴ ˴  Ϧ͋  ˳ ˴ ˴  ϭΫ ˸ϖ˶ Ϩ˵ ˶ ϟ ϪϠ ϩ Η Ϥϣ ϔ ϴ ϓ Ϫϗ έ Ϫ Ϡϋ έΪϗ ϣϭ ϪΘόγ ϣ Δόγ ϔ ϴϟ pada surat At-Talaq ayat 7: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. 505. dan bahwa walaupun seseorang telah mencapai usia kedewasaan dan memiliki tanggung jawab terhadap istri dan anakanaknya. Tafsir Al-Misbah…. 32 . h. Banyak ulama yang menyatakan bahwa itu terpenuhi pada usia 33 tahun. Dengan tuntutan ini. namun bakti tersebut harus terus berlanjut dan terus meningkat.

303. ada ulama yang memahaminya sebagai janji yang pasti terlaksana. ΍ ϳ ή ϋ Ϊ Α ϪϠ Ϟό ϴγ ˱ή˸δ˵  ˳ ˸δ˵  ˴ ˸ό˴  ˵ ͉ϟ΍ ˵ ˴ ˸Π˴ ˴ Allah akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. Di sisi lain hendaklah semua pihak selalu optimis dan mengharap kiranya Allah memberinya kelapangan34. maka istri – yang rela hidup bersama suami yang tidak mampu memenuhi kebutuhannya secara wajar – dapat menuntut cerai36. mestinya memperoleh sumbangan dari Bait al-Mal atau kini dikenal dengan Departement Sosial. h.34 ϪϠ ϩ Η Ϥϣ ϔ ϴ ϓ Ϫϗ έ Ϫ Ϡϋ έΪϗ ϣϭ ˵ ͉ϟ΍˵ Ύ˴ ΁Ύ͉ ˶ ˸ϖ˶ Ϩ˵ ˸Ϡ˴ ˵ ˵ ˸ί˶ ˶ ˸ϴ˴˴ ˴ ˶ ˵ Ϧ˴ ˴ Dan siapa yang disempitkan rezekinya yakni terbatas penghasilannya. 303. Suami yang tidak dapat menutupi biaya hidup keluarganya. Quraish Shihab. h. 303. Quraish Shihab. Al-Biqa’i mengomentari penggalan ayat ini bahwa: 33 Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. Ύ˴ Ύ˴ ΁ Ύ˴  Ύ͉˶ ˱ δ˸ϔ˴  ˵ ͉ϟ΍ ˵ ͋˴ ˵  Ύ˴ ϫ Η ϣ ϟ· Ύ ϧ ϪϠ ϒϠϜϳ ϟ itu janganlah wahai istri Allah tidak akan memikulkan beban kepada seseorang sesuai apa yang Allah berikan kepadanya. 34 35 36 . h. Tafsir Al-Misbah…. h. 303. Tidak ada jumlah tertentu untuk kadar nafkah bagi keluarga. Tafsir Al-Misbah…. Tetapi kalau seandainya suami tidak mendapatkannya. Tafsir Al-Misbah…. Ini kembali kepada kondisi masing-masing dan adat kebiasaan yang berlaku pada satu masyarakat35. Quraish Shihab. Karena menuntut terlalu banyak dan pertimbangkanlah keadaan suami atau bekas suami kamu. Jangan sampai ia memaksakan diri untuk nafkah itu dengan mencari rezeki dari sumber yang tidak direstui Allah33. maka hendaklah ia memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya.

Kemudian Rasulullah saw.35 “karena itu tidak ada seseorang yang terus menerus sepanjang usia hidupnya dalam keadaan kesempitan37. juga bersabda: ϩ΍ϭέ.

Oleh karena itu wajib bagi suami memberi nafkah secukupnya kepada istriya berupa sandang dan papan.” (H. aturan ini tidaklah kemudian menjadikan seorang 37  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. dalam artian melewati batas kemampuan suami itu. Sesungguhnya Islam melarang seorang suami “menikmati” hasil usaha istrinya. termasuk juga makanan yang kamu berikan ke mulut istrimu. R. Bukhari). kecuali kamu akan mendapatkan pahalaNya. agar ia dapat melaksanakan kewajibannya dalam menjaga dan memelihara bayinya. maka nafkah tersebut termasuk sedekah. tidak ada nafkah yang kamu berikan dengan maksud mendapatkan ridha Allah. tetapi sesuai dengan dalil yang di atas. yang nantinya akan berakibat memberatkan sang istri. Walaupun memberi nafkah itu merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang suami yang merupakan kepala rumah tangga.” (H. yang nantinya akan membuat suami itu sengsara. Dan tidak boleh juga kurang. Bukhari dan Muslim). Akan tetapi. ΔϗΪλ Ϫϟ ΖϧΎϛ ΎϬΒδΘΤϳ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϠϋ ΔϘϔϧ ϢϠδϤϟ΍ ϖϔϧ΃ ΍Ϋ· “Apabila seorang suami memberi nafkah kepada keluarganya dengan mengharap pahala.39 Seorang ibu mengandung demi seorang ayah (suami) dan menyusui juga demi sang suami.38  ϯέΎΨΒϟ΍ ΎϬϠόΠΗΔϤϘϠϟ΍ϰΘΣ ΎϬΑΕήΟ΃ϻ·Ϳ΍ϪΟϭΎϬΑϰϐΘΒΗΔϘϔϧϖϔϨΗΖδϟϭ “Sungguh. R. memberi nafkah itu tidak boleh berlebih-lebihan.

Tafsir Al-Misbah…. 303. h. Shahih Muslim. (Beirut: Daar ibn Hazm). 38 Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. .ϚΗ΃ήϣ΍ϲϓϰϓ Quraish Shihab. Juz. h. Fathu Bari: Sarah Shahih Bukhari. h. (Beirut: Daar Kutab Alamiya). 1135. 1013. 39 Abi Husain Muslim. 2. Juz. 3.

ia ‘wajib’ mencari nafkah bersama-sama suaminya demi memenuhi kebutuhan-kebutuhan rumah tangga mereka. pemenuhan akan kebutuhan bersama ini tidak mencukupi. melainkan juga untuk kegunaan suaminya (misal. Cet. harta yang diberikan oleh seorang suami pada intinya merupakan harta yang digunakan untuk kepentingan bersama. Bantuan dalam pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri kepada suaminya di sini “tidak penting” untuk dilakukan (yakni tidak sebagaimana dalam kasus yang pertama). maka seorang istri tidak boleh harus memaksakan diri untuk tidak mau tahu terhadap kekurangan tersebut dengan hanya mengharapkan pemberian nafkah suaminya saja. Dan sang suami pun harus berusaha untuk memenuhi kebutuhan istri agar dalam memenuhi kebutuhan itu cukup untuk istri. untuk membeli perhiasan atau pakaian). dan bukan merupakan kewajiban. Oleh karena itu. karena nafkah yang diberikan oleh suaminya telah mencukupi kebutuhan istri dan kebutuhan rumah tangga mereka. tetapi kegunaan nafkah itu tidak semata-mata untuk kebutuhan istrinya saja (misal. 40 . Lentera Basritama. karena kalau tidak itu akan memberatkan istri. Ke-I. sekiranya memang nafkah yang diberikan oleh suaminya tersebut tidak mencukupi kebutuhan rumah tangganya. h. (Jakarta: PT. Dengan demikian. Muhammad Muhyidin. 2003). Dan pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri itu terwujud karena dua hal40: Pertama. pencarian nafkah yang dilakukan oleh seorang istri hanya bersifat “membantu” suaminya. makan dan minum). prinsip yang harus dipegang di sini adalah bahwa walaupun nafkah itu diberikan oleh seorang suami kepada istrinya sebagai hak bagi istrinya. Jadi. Kedua.36 istri tidak bekerja mencari nafkah. 260-261. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami.

yang melarang setiap suami meninggalkan istrinya dalam waktu yang terlalu lama. dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. dengan adanya nafsu syahwat itu maka setiap orang ingin memiliki keturunan. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu. walaupun untuk tujuan berzikir. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. S. Allah swt. tetapi ada juga yang berpendapat enam hari sekali41. 41 ˻˻˼ΓήϘΒϟ΍. Hak berhubungan suami istri ini ditetapkan oleh syara’. maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. beribadah dan jihad.” (Q. Ada ulama berpendapat bahwa hukum memberikan nafkah batin (hubungan suami istri) bagi seorang suami apabila tidak ada halangan adalah wajib. ˴ ˷ϟ΍ ˸΍Ϯ˵ ͉ ΍˴  ˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴  ˸΍Ϯ˵ ͋ ˴ ˴  ˸Ϣ˵ ˸Ό˶  ϰ͉ ˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˸ή˴  ˸΍Ϯ˵ ˸΄˴  ˸Ϣ˵ ͉ ˲ ˸ή˴  ˸Ϣ˵ ˵ ΂˴ ˶ ϪϠ ϘΗ ϭ Ϝδϔ Ϸ ϣΪϗϭ Θ η ϧ΃ ϜΛ Σ Η ϓ Ϝϟ Ι Σ ϛ΅ δϧ berfirman: “Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam. Ada juga yang mengatakan bahwa melakukan hubungan suami istri itu wajib dilakukan setiap empat hari sekali. salah satu dari suami atau istri tidak boleh menghalangi yang lainnya untuk memenuhi hak berhubungan suami istri. Al-Baqarah: 223). memiliki keturunan merupakan salah satu tujuan dari ikatan perkawinan. Karena perbuatan yang demikian itu pada hakikatnya akan menyiksa perasaan istri42.37 b. Selain hanya untuk memenuhi kebutuhan nafsu syahwat. Sebenarnya berbagai macam pendapat ulama di atas itu sejalan dengan anjuran Rasulullah saw. yang akhirnya disyariatkanlah perkawinan. Oleh karena itu. Nafkah batin / Pergaulan Suami Istri Tidak dapat dipungkiri bahwa laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki nafsu syahwat.

h. 80 42 . Suami Idaman Istri Impian….˴ ϴ˶ ˶ ˸Ά˵ ˸ϟ΍˶ ͋ ˴ ˴ ˵ Ϯ˵ ˴ ͊ Ϣ˵ ͉ ˴˸΍Ϯ˵ ˴˸ϋ΍˴ Ϧ Ϩϣ Ϥ ήθΑϭ ϩ ϗϼϣ Ϝϧ΃ ϤϠ ϭ Kasmuri Selamat. 79. Kasmuri Selamat. Suami Idaman Istri Impian…. h.

44 45 46 . lahir. 2. Vol 1. Ciptakanlah suasana kerohanian agar benih yang diharapkan berbuah itu. disertai oleh nilai-nilai suci45. h. Tafsir Al-Misbah…. jika hal ini kalian lakukan untuk mendapatkan keturunan dan kalian melakukannya pada tempat yang sebenarnya. Ayat di atas. Berdoalah ketika melakukannya. 480.38 ˸Ϣ˵ ˸Ό˶ ϰ͉ ˴˸Ϣ˵ ˴ ˸ή˴ ˸΍Ϯ˵ ˸΄˴ ˸Ϣ˵ ͉˲ ˸ή˴ ˸Ϣ˵ ˵ ΂˴ ˶ Θ η ϧ΃ ϜΛ Σ Η ϓ Ϝϟ Ι Σ ϛ΅ δϧ tidak ada dosa bagi kalian untuk mendatangi istri-istri kalian dengan cara apapun yang kalian sukai. Tafsir Al-Misbah…. Istri hanya berfungsi sebagai ladang yang menerima benih44. bukan arah yang lain. Tafsir Al-Misbah…. yang menegaskan bahwa istri adalah tempat bercocok tanam. Quraish Shihab. 43 Al-Maragi. Karena istri adalah ladang tempat bercocok tanam. bukan untuk menerima yang suci dan bersih. asal sasarannya ke arah sana. 481. h. bukan semata-mata untuk melampiaskan nafsu46. Vol 1. Quraish Shihab. tumbuh dan berkembang. syariat agama tidak bermaksud memberati kalian dan melarang kalian untuk menikmati kelezatan ini. Tafsir Al-Maragi…. Jil. Arah yang lain berfungsi mengeluarkan najis dan kotoran. bukan saja mengisyaratkan bahwa anak yang lahir adalah buah dari benih yang ditanam ayah. 274. Sperma adalah sesuatu yang suci dan menumpahkannya pun harus suci. garaplah tanah tempat bercocok tanam kamu. Datangi ia kapan dan dari mana saja. Sebab. maka datangilah. h. 481. Vol 1. h. Sebaliknya syariat justru ingin mendatangkan kebaikan dan manfaat bagi kalian43. karena itu lakukanlah ia dengan tujuan memelihara diri dari terjerumus kepada dosa. Quraish Shihab. ˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴  ˸΍Ϯ˵ ͋ ˴ ˴ Ϝδϔ Ϸ ϣΪϗϭ Dan kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemaslahatan untuk diri kamu di dunia dan akhirat.

h. Jil. jangan membongkar rahasia rumah tangga yang seharusnya dirahasiakan. 2.39 Ϫ˷ϟ΍ ˸΍Ϯ˵ ͉ ΍˴ Ϡ ϘΗ ϭ Serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami istri. 481-482. 48 49 . serta ciptakanlah suasana 47 Quraish Shihab. Berilah kabar gembira orang-orang yang beriman yang imannya mengantarkan mereka mematuhi tuntutan-tuntutan ini48. Vol 1. Vol 1. Jangan menduga Allah tidak mengetahui keadaan kamu tentang segala sesuatu yang kamu rahasiakan47. Allah kelak akan menyelesaikannya. Kalaupun ada cekcok selesaikan ke dalam. ϩ ϗϼϣ Ϝϧ΃ ϤϠ ϭ ˵ Ϯ˵ ˴ ͊  Ϣ˵ ͉ ˴ ˸΍Ϯ˵ ˴˸ϋ΍˴ Ketahuilah. Di sisi lain. sebab keadaan keduanya itu tidak akan pernah menghasilkan keturunan49. Karena itulah dilarang untuk menggauli wanita yang sedang haid dan pada tempat yang lain. Quraish Shihab. bahwa kamu kelak akan menemui- Nya. kecuali kalau terpaksa. karena kelak kamu akan menemui-Nya. bukan sekedar untuk memperoleh kelezatan semata-mata. h. h. jangan sembunyikan sesuatu terhadap pasangan yang seharusnya ia ketahui. Demikian kesan Al-Harrali. Jika demikian. Ayat ini menjelaskan bahwa hikmah menggauli wanita adalah untuk menjaga kelestarian jenis manusia melalui kelahiran. seorang ulama dan pengamal tashawuf (w. Dan petani harus bisa menggarap ladangnya dan menjaganya dari segala hama. Tafsir Al-Maragi…. dan jangan selesaikan melalui orang lain. Al-Maragi. bahkan dalam segala hal. yang penting tujuan dari petani tercapai. Tafsir Al-Misbah…. 274. Tafsir Al-Misbah…. Penyebutan istri sebagai “ladang” secara tidak langsung juga mengatakan bahwa suami itu adalah “petani” untuk itulah petani bebas mendatangi ladangnya kapan pun dan darimana pun. 637 H. jangan membohonginya. 481.) yang banyak dikutip pendapatnya oleh Al-Biqa’i.

khalifah Umar bin Khattab berjalan-jalan keliling kota Madinah dan hal yang demikian itu sering ia lakukan. Kemudian kepada anaknya Hafsah. Cet. dan memberikan yang terbaik. nafkah batin harus diberikan oleh suami dengan baik. Dengan melihat kedua ayat di atas. Saib bin Jubair berkata52: “Pada suatu malam. Mencapai Pernikahan yang Barakah. tumbuh dan berkembang. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. 2005). 51 Mohammad Fauzil Adhim. berapa lamakah kaum wanita boleh bersabar apabila ditinggal oleh suaminya? Hafsah Menjawab: Subhanullah. bahkan dalam segala hal. 81-82. yang isinya tentang keluhan kesedihan karena sudah terlalu lama ditinggalkan oleh suaminya. Bahkan pada tingkat tertentu bisa menyebabkan munculnya ketegangan rumah tangga. maka seks merupakan kebutuhan laki-laki dan perempuan. maka kedepankanlah hubungan seks dengan tujuan kemasalahatan untuk dunia dan akhirat. Karena itu suami dan istri saling membutuhkan. Umar bin Khattab bertanya: Wahai anakku. serta bertakwalah kepada Allah dalam hubungan suami-istri. Untuk menciptakan itu. h. Vol 1. Secara kebetulan di dekat rumah salah seorang wanita yang pintunya terkunci. orang seperti ayah bertanya kepadaku 50 Quraish Shihab. . bukan hanya untuk memuaskan nafsu yang tidak pernah kenyang. h. Sementara tidak ada kekasih yang menguak hasratnya. Oleh karena itu. disertai dengan nilai-nilai suci50.51 Adapun tentang berapa lama boleh suami meninggalkan istri. 193. air mata bisa mengalir karena tidak kuat menahan rasa sepi yang mencekam. Ke-XXI. sebagaimana petani membutuhkan ladang dan ladang membutuhkan petani. 481.40 kerohanian yang agar benih yang diharapkan berbuah itu lahir. dari luar ia mendengar wanita tersebut mendendangkan syairnya. Besoknya Umar mengirim surat kepada suaminya dan menyuruhnya pulang. 52 Kasmuri Selamat. h. Suami Idaman Istri Impian…. Tafsir Al-Misbah…. Perempuan itu menjawab bahwa suaminya sedang berjihad fi sabilillah. Kemudian Umar pun bertanya tentang kemana suaminya. Ketika nafkah bathin ini tidak dilaksanakan oleh seorang suami dan jiwa terlalu lama menantikan belaian cinta dari suami.

padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak” (Q. ˺̂˯Ύδϧ΍. (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka. tentu saya tidak akan bertanya tentang masalah ini kepadamu. maka mulai saat itu khalifah Umar bin Khattab menetapkan untuk mujahidin berperang waktunya paling lama enam bulan. Mendengar jawaban dari anaknya itu.Dan bergaullah dengan mereka secara patut. dan menegakkan unsur ini di atas pilihan dan kemauan mutlak agar semuanya dapat berjalan dengan sambut menyambut. An-Nisaa: 19). Kewajiban yang harus selalu diperhatikan oleh suami sebagai kepala rumah tangga adalah menjaga kemuliaan istrinya dari hal-hal yang menyebabkan kehormatannya dihina atau hal-hal yang merendahkan martabatnya sebagai manusia. waktu berangkat sebulan. Berfirman: “. Mempergauli istri dengan baik Islam memandang rumah tangga dengan mengidentifikasinya sebagai tempat ketenangan. tinggal di medan perang selama empat bulan dan kembali pulang selama sebulan. Sang suami harus menjauhi hal-hal yang bisa melukai perasaannya dan berusaha sekuat mungkin untuk tidak mengingkari janji yang telah dibuat bersama53.. Islam juga memandang hubungan dan jalinan suami-istri dengan menyifatinya sebagai hubungan cinta.. ˴ ˴ ˸Π˴ ˴ ˱ Ό˸ϴ˴ ˸΍Ϯ˵ ˴ ˸Ϝ˴ ϥ˴ϰ˴ ˴ ˴ ͉ ˵ Ϯ˵ ˵ ˸ϫ˶ ˴ ϥ˶ ˴ ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶ ͉ ˵ ϭ˵ ˶ Ύ˴ ˴  Ϟό ϳϭ Ύ η ϫή Η ΃ δόϓ Ϧϫ ϤΘ ήϛ Έϓ ϑ ή Ϥ Α Ϧϫ ήη ϋϭ Tentang hal ini Allah swt.” 2. keamanan dan kesejahteraan. Hafsah menjawab: Lima bulan atau enam bulan. S.41 tentang perkara ini? Umar menjawab: Kalau bukan karena saya ingin memperhatikan permasalahan kaum muslimin. sayang menyayangi dan cinta mencintai. kasih dan sayang.

h. 306. Jil 2. ada ulama yang memahaminya dalam arti perintah untuk berbuat baik 53 Sayyid Quthb. Tafsir Fi Zhilalil Quran….˱ήϴ˶ ˴ ˱ή˸ϴ˴ ˶ ϴ˶ ˵ ˷ϟ΍ ΍ Μ ϛ ΍ Χ Ϫ ϓ ϪϠ  ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶ ͉ ˵ ϭ˵ ˶ Ύ˴ ˴ ϑ ή Ϥ Α Ϧϫ ή η ϋϭ Dan bergaullah dengan mereka secara makruf. .

42 kepada istri yang dicintai maupun tidak. Kata ϑϭήόϣ.

membedakan antara mawaddah yang seharusnya menghiasi hubungan suami istri dengan ma’ruf yang diperintahkan di sini. Dia menjadikan perintah di atas tertuju kepada suami yang tidak mencintai lagi istrinya. Ini berarti berbeda antara makruf dengan cinta55. dalam ayat yang lain. Vol 2…. Walau cinta pupus. Quraish Shihab. Mawaddah pastilah disertai dengan cinta. h. 383. Quraish Shihab. ma’ruf mereka pahami mencakup tidak menganggu. Tafsir Al-Misbah…. h. dan juga lebih dari itu. bukan saja dalam arti cinta. Asy-Sya’rawi memiliki pandangan lain. Bahkan mawaddah yang diharapkan terjalin antara suami istri. Tafsir Al-Misbah…. tidak memaksa. Padahal katanya. Dia memerintahkan anak untuk bergaul dengan makruf kepada ibu bapak yang memaksa anak untuk tidak percaya keesaan Allah. sedang makruf tidak mengharuskan adanya cinta54. h. 382. seperti berzina atau nusyuz. Sebagaimana ketika seseorang yang ingin menceraikan istrinya karena tidak mencintainya lagi. Ulama Mesir yang meninggal tahun 1999. ‘Umar bin 54 Quraish Shihab. Almawaddah menurutnya adalah berbuat baik kepadanya. Vol 2. Asy-Sya’rawi merujuk kepada firman Allah yang menafikan adanya mawaddah atau cinta kepada orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya sekalipun orang-orang itu bapak. 383. tetapi berbuat baik masih harus diperintahkan. sedang ma’ruf tidak harus demikian. sungguh tepat. tetapi ia adalah cinta plus56. kecuali istri tersebut melakukan perbuatan yang keji yang nyata. merasa senang bersamanya serta bergembira dengan kehadirannya. Asy-Sya’rawi mengatakan. Penggalan ayat di atas melarang menyusahkan atau menyakiti istri oleh sebab apapun. Vol 2…. 55 56 . Tafsir Al-Misbah…. Apa yang dikemukakan Asy-Sya’rawi di atas. anak atau saudara-saudara. yakni berbuat ihsan dan berbaik-baik kepadanya. agar kehidupan rumah tangga tidak berantakan hanya karena cinta suami istri telah pupus.

“Seorang istri itu laksana botol. mana amanah yang engkau terima?”57 Suami harus memperbaiki pergaulannya dengan istri. “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. 57  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. Ahmad Daud dan Nasaa’i). Rasulullah pernah ditanya oleh seseorang. tutur kata yang baik termasuk sedekah. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. jangan menyakiti mereka melalui perkataan maupun perbuatan. menjawab. karena Allah menjadikan kebaikan itu menyeluruh.43 Khatab mengecamnya sambil berkata: “Apakah rumah tangga hanya dibina atas dasar cinta? Kalau demikian mana nilai-nilai luhur? Mana pemeliharaan. kita memerlukan sedikit humor. bersabarlah. Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan. “Dalam menghadapi seorang wanita. R. “Apa hak istri yang wajib kita ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ penuhi?” Rasulullah saw. termasuk pada mereka yang tidak disukai itu59. maka penuhilah botol itu dengan minuman yang engkau sukai. melipur lara. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah. tutur kata yang lembut.” Juga diingat. untuk itu harus menggauli mereka dengan cara yang mereka senangi.60 Orang-orang saleh pernah berkata. Dan apabila suami tidak menyenangi istrinya karena keaiban akhlak atau fisik mereka yang tidak menyenangkan. menyangkut segala sesuatu. Atau menyambut mereka dengan wajah yang muram dan menyambut mereka dengan mengerutkan dahi58.” Orang saleh yang lain pernah berkata. Jangan memperketat nafkah mereka. dan perhatian yang cukup.” (H.

383. h. Vol 2. 58 59 60 . h. Tafsir Al-Misbah…. 384. 384. Tafsir Al-Maragi…. Jil 4. Tafsir Al-Maragi…. Al-Maragi. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Jilid. Jil 4. 447.ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· Quraish Shihab. Ahmad bin Hanbal. Al-Maragi. h. 4. h.

Karena memukul merupakan perubahan hukum dari kesulitan kepada kemudahan karena suatu alasan disebabkan latar belakang hukum asli. . Jadi. yaitu demi kelanggengan suami istri dan terciptanya keluarga yang sakinah. Sebab larangan itu merupakan rasa kasihan dan sayang kepada mereka. seorang kepala rumah tangga mempunyai kewajiban. Menegakkan keadaan yang membolehkan karena suatu alasan. walaupun dalam batas-batas yang dibenarkan oleh syariat karena istri tidak taat kepada suaminya boleh memukulnya. akibatnya istri akan tersakiti secara fisik juga mentalnya. mawaddah dan rahmah serta menunaikan hak-haknya ketika hak-hak mereka ditinggalkan. secara tidak langsung Islam melarang suami melukai perasaan istri dengan perkataan. Karena hal itu yang akan membuka terjadinya pemukulan dan kekerasan lain oleh suami kepada istri.44 Dengan melihat hadis di atas. selain harus memberikan nafkah kepada istrinya. juga harus menjaga kehormatan dan perasaan istrinya itu. baik lahir maupun batin.

Sehingga yang dimaksud dengan peranan suami adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan oleh suami. 1996). bertanggung jawab. h. tidak lepas dari kemerosotan akhlak para orang tua. 2 1 Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Adapun peranan suami dalam rumah tangga menurut Ahmadi Sofyan dalam bukunya The Best Husband in Islam meliputi. peran memiliki arti seperangkat tingkat yang diharapkan dimiliki oleh orang yang berkedudukan di masyarakat. 751. Sesungguhnya orang tua adalah teladan yang paling dekat dengan anak-anaknya. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Namun. 860. Dan “suami” memiliki arti pria yang menjadi pasangan hidup resmi seorang wanita2. Kamus Besar Bahasa Indonesia. (Jakarta: Balai Pustaka. A. dan menciptakan rumah tangga teladan. h. bahwa merosotnya moral generasi muda saat ini. Edisi ke-2.BAB III PERANAN SUAMI DALAM MEMBINA RUMAH TANGGA YANG SAKINAH Peranan adalah dari kata dasar “peran” yang ditambahkan akhiran “an”. sayangnya ternyata seringkali orang Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. memberikan teladan. Memberikan Teladan Harus diakui. Sedangkan “peranan” adalah bagian dari tugas utama yang harus dilaksanakan1. 45 .

Karena isteri dan anak adalah amanah Allah swt. sedangkan sang istri pun lalai dalam memenuhi kewajibannya sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga yang baik. memerintahkan mereka untuk melakukan kebaikan. 2006). maka ia tidak patut dikatakan sebagai manusia. Keutuhan dan kesuksesan dalam berumah tangga akan menjadi cermin bagi anak-anak yang dilahirkan ketika mereka berkeluarga nantinya. h. 4 Ahmadi Sofyan. 5 .46 tua lalai membimbing mereka dengan akhlak yang baik dalam perlakuan dan tindakan kita sehari-hari3. Kelalaian ini terjadi ketika sang suami tidak mampu memberikan teladan kepada istrinya dalam mendidik sebuah keluarga bahagia yang didambakan. h. 3 Ahmadi Sofyan. 29-30. (Jakarta: Lintas Pustaka. Akhlak ini pun akan dimintai pertanggung jawabannya di hadapan Allah swt. Di antara kewajiban seorang suami adalah mendidik keluarganya tentang hukumhukum agama5. The Best Husband in Islam. Membangun sebuah keluarga bukan hanya untuk sehari atau dua hari. Begitu juga akhlak suami dalam rumah tangga terhadap isterinya dan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya. h. The Best Husband in Islam…. Manusia dikatakan sebagai makhluk mulia di antara makhluk-makhluk ciptaan lainNya. 29. Manusia yang tidak memiliki akhlak. The Best Husband in Islam…. akan tetapi sepanjang hayat dikandung badan. Ke-I. 77. Oleh karena itu memberikan teladan kepada anak merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan generasi yang dilahirkan orang tua dari benih-benih cinta mereka. Akibatnya anak-anak menjadi korban dari kelalaian seorang pendidik dalam rumah tangga4. Seorang suami diperintahkan untuk menasehati keluarganya. mencegah mereka dari kemungkaran. Ahmadi Sofyan. yang harus diperlakukan dengan baik oleh seorang suami. Cet. karena Ia menganugerahkan dengan akhlak.

S. kepadanya dengan menasehatinya tanpa mencaci-maki atau menjelekjelekannya.47 Adapun akhlak suami kepada istrinya adalah sebagai berikut6: 1. Seorang suami yang memiliki akhlak dan memahami sang isteri tercinta. dan tidak meninggalkan bekas luka. maka ia memiliki hak untuk memukul. yakni memukul bukan untuk menyakiti atau melukai. An-Nisa: 19). jika isteri tetap tidak taat kepadanya. berfirman: “Dan bergaulah dengan mereka dengan cara yang baik” (Q. dan mendidiknya dengan didikan Islam. Jika isteri tidak taat kepadanya.  ˺̂˯ΎδϨϟ΍. tidak mengucurkan darah. Memperlakukannya dengan baik Allah swt. dan tidak sampai membuat salah satu organ tubuhnya tidak dapat menjalankan tugas. agar isterinya tidak membangkang seperti yang diperintahkan Allah swt. maka ia memberi makan isterinya dengan makanan yang baik. ia pisah ranjang dengannya. memberinya pakaian yang sopan.

˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶ ͉ ˵ ϭ˵ ˶ Ύ˴ ˴  ϑ ή Ϥ Α Ϧϫ ήη ϋϭ ͉ ˵ Ϯ˵ ˶ ˸ο΍˴ ˶ ˶ Ύ˴ ˴ ˸ϟ΍ϲ˶ ͉ ˵ ϭ˵ ˵ ˸ϫ΍˴ ͉ ˵ Ϯ˵ ˶ ˴ ͉ ˵ ˴ Ϯ˵ ˵ ˴ Ϯ˵ Ύ˴ ˴ ϲ˶ ͉ ϟ΍˴ Ϧϫ Αή ϭ ϊΟ πϤ ϓ Ϧϫ ήΠ ϭ Ϧϫ ψόϓ Ϧϫί θϧ ϥ ϓ ΨΗ Ηϼ ϭ “Wanita-wanita yang kalian khawatirkan nusyuznya (Pembangkangannya). An-Nisa: 34). Dalam hal ini Rasulullah saw. S. Kemudian jika mereka mentaati kalian. maka janganlah kalian mencari-cari jalan untuk menyusahkan mereka” (Q. berfirman:  ˼˽˯ΎδϨϟ΍. maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka. dan pukullah mereka. bersabda: Allah swt.

˱ήϴ˶ ˴ ˱ ˷˶˴ ˴ Ύ˴ ˴ ˷ϟ΍͉ ˶˱ ϴ˶ ˴ ͉ ˶ ˸ϴ˴˴ ˸΍Ϯ˵ ˸Β˴ ˴ ˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˸ό˴ ˴˸ϥ˶ ˴ ΍ Βϛ ΎϴϠϋ ϥ ϛ ϪϠ ϥ· ϼ Βγ ϦϬ Ϡϋ ϐ Η ϼϓ ϜϨ σ΃ Έϓ ήΠϬΗϻϭΞϘΗϻϭϪΟϮϟ΍ΏήπΗϻϭΖϴδΘϛ΍Ϋ·ΎϫϮδϜΗϭΖϤόσ΍Ϋ·ΎϬϤόσ  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ.

The Best Husband in Islam. 34-38.. h.. .ΖϴΒϟ΍ϲϓϻ· 6 Ahmadi Sofyan..

Jangan kamu pukul wajahnya! Jangan kamu cela! Dan.48 “Kamu memberi makan kepadanya apabila kamu makan. ia menyenangi yang lainnya” (H. Mengerjakan persoalan-persoalan yang urgen dalam agama kepada isterinya jika belum mengetahui Seorang suami wajib hukumnya memberikan kemudahan kepada isterinya dalam mempelajari agama. Ahmad. Sebab kebutuhan untuk memperbaiki kualitas agama.” (H.  ϢϠδϣϩ΍ϭέ. Daud dan Nasaa’i).8 2. forum-forum ilmiah dan lain-lain. majelis ta’lim. dan minuman yang wajib diberikannya. dan menyucikan jiwanya itu tidak lebih sedikit dari kebutuhannya terhadap makanan. R. Jika tidak mampu untuk mengajari sendiri. Muslim). R. maka hendaknya memberinya izin untuk menghadiri pengajian. Kamu memberi pakaian kepadanya apabila kamu berpakaian. jika ia membenci sesuatu pada fisiknya. jangan kamu pisah ranjang (hajr) kecuali di dalam rumah.7 ϩήϴϏ ϝΎϗ ϭ΍ ήΧ΃ ΎϬϨϣ ϲοέ ΎϘϠΧ ΎϬϨϣ ϩήϛ ϥ· ΔϨϣΆϣ ϦϣΆϣ ϙήϔϳϻ “Laki-laki mukmin tidak boleh membenci wanita mukminah.

871. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. Jilid. Shahih Muslim. peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Muslim. II. Asy-Syifa. Terj. yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan” (Q. h. berfirman: “Hai orang-orang yang beriman. 8 . 4. At-Tahrim: 6). 1993) Juz. . S. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar. Adib Bisri Musthofa.˴ ϭ˵ ˴ ˸Ά˵ Ύ˴ ˴ Ϯ˵˴ ˸ϔ˴ ˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˴ ˴Ύ˴ ˴ ͉ϟ΍˴ Ϯ˵ ˸ό˴ Ύ˴˲ ΍˴ ˶ ˲ Ύ˴˶ ˲ ˴ ˶ Ύ˴˴ ϥ ήϣ ϳ ϣ ϥ Ϡό ϳϭ ϫήϣ΃ ϣ ϪϠ ϥ μ ϳ ϟ Ω Ϊη υ ϠϏ ΔϜ΋ Ϡϣ 7 Ahmad bin Hanbal. Ύ˴ ˸ϴ˴˴ ˵ ˴ Ύ˴ ˶ ˸ϟ΍˴ ˵ Ύ͉ϟ΍Ύ˴ ˵ Ϯ˵ ˴ ˱έΎ˴ ˸Ϣ˵ ϴ˶˸ϫ˴˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˵ ϧ˴΍Ϯ˵ ΍Ϯ˵ ˴ ΁˴ ϳ˶ ͉΍Ύ˴ ͊ ˴Ύ˴ Ϭ Ϡϋ Γέ ΠΤ ϭ α Ϩ ϫΩ ϗϭ ΍ ϧ Ϝ Ϡ ΃ϭ Ϝδϔ ΃ ϗ Ϩϣ Ϧ άϟ Ϭϳ΃ ϳ Allah swt. yang keras. 447. h. (Semarang: CV.

Menyiapkan sandang. Juz. Membentengi keluarga dari api neraka dapat dilakukan dengan berbagai cara di antaranya10:  Membentuk mereka menjadi manusia yang bertakwa pada Allah dengan senantiasa menyeru mereka untuk mentaati Allah dan melarang mereka dari maksiat kepadaNya. Jami’ Al-Hadis …. membaca Al-Quran dan lain-lain sesungguhnya mereka telah membentengi anak-anak dari api neraka. Jadilah dirimu yaitu suami pelindung dari api Ϝδϔ ΃ ϗ neraka dengan meninggalkan maksiat9. yaitu suami harus membawa keluarganya kepada penjagaan dari api neraka dengan nasehat dan pelajaran. 10 11 . harta yang haram di dapat dari cara yang haram justru menjerumuskan mereka ke dalam neraka. maka neraka lebih berhak untuk (tempat tinggal) nya. 28. 9. Untuk itu. ketika orang tua membiasakan anak-anaknya shalat.49 ˸Ϣ˵ ˴ ˵ ϧ˴΍Ϯ˵ Quu anfusakum. 9 Al-Maragi. 450. Allah memerintahkan kaum mukmin pada umumnya untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka yang kayu bakarnya adalah manusia dan berhalaberhala pada hari kiamat. h. Menghadirkan Surga di Rumah…. h. 259.   Membina keluarga dengan pembinaan yang terpadu dan kontinyu. 208-209.11 Wa ahlikum. Ahmad Kusyairi. Jil. Hal ini sebagaimana sabda Nabi saw. “Setiap daging yang tumbuh (dalam tubuh manusia) dari sesuatu yang ϪΑϰϟϭ΃έΎϨϟΎϓΖΤδϟ΍ϪΘΒϧ΃ϢΤϟϞϛ ˸Ϣ˵ ϴ˶˸ϫ˴˴ Ϝ Ϡ ΃ϭ haram. Abdurahman Suyuti. puasa. Sebab. pangan dan papan keluarga dengan cara yang halal. Ini berarti ia harus selalu mengondisikan dan memfasilitasi terwujudnya iklim yang mendorong semua anggota keluarga menjadi orang-orang yang bertakwa. Tafsir Al-Maragi…. h.

14. Wahai orang-orang yang percaya kepada Allah dan RasulNya hendaklah sebagian dari kamu memberitahukan kepada sebagian yang lain. 28. Al-Maragi. peliharalah diri kamu antara lain dengan meneladani Nabi dan pelihara juga keluarga kamu yakni istri. h. Jil. apa yang dapat menjaga dirimu dari api neraka dan menjauhkan kamu daripadanya. h. h. yaitu ketaatan kepada Allah dan menuruti segala perintah-Nya. Tafsir Al-Misbah…. yang tidak mendurhakai Allah menyangkut apa yang Dia perintahkan kepada mereka sehingga siksa yang mereka jatuhkan – Allah. Vol. bahwa Umar berkata ketika turun ayat itu. 13 14 . anak-anak dan seluruh yang berada di bawah tanggung jawab kamu dengan membimbing dan mendidik mereka agar kamu semua terhindar dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia-manusia yang kafir dan juga batu-batu antara lain yang dijadikan berhala-berhala12. 326. 326. yang keras-keras perlakuannya dalam melaksanakan tugas penyiksaan. 14. 259 Quraish Shihab. yakni sesuai dengan dosa dan kesalahan masing-masing penghuni neraka dan mereka juga senantiasa dan dari saat ke saat mengerjakan dengan mudah apa yang diperintahkan Allah kepada mereka14. Tafsir Al-Misbah…. Telah diriwayatkan. ϥ ήϣ ϳ ϣ ϥ Ϡό ϳϭ ϫήϣ΃ ϣ ϪϠ ϥ μ ϳ ϟ Ω Ϊη υ ϠϏ ΔϜ΋ Ϡϣ Ϭ Ϡϋ ˴ ϭ˵ ˴ ˸Ά˵ Ύ˴ ˴ Ϯ˵˴ ˸ϔ˴ ˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˴ ˴Ύ˴ ˴ ͉ϟ΍˴ Ϯ˵ ˸ό˴ Ύ˴˲ ΍˴ ˶ ˲ Ύ˴˶ ˲ ˴ ˶ Ύ˴˴ Ύ˴ ˸ϴ˴˴ Di atasnya yakni yang menangani neraka itu dan bertugas menyiksa penghuni-penghuninya adalah Malaikat-malaikat yang kasar-kasar hati dan perlakuannya. Dan hendaklah kamu mengajarkan kepada keluargamu perbuatan yang dengannya mereka dapat menjaga diri mereka dari api neraka dan bawalah mereka kepada yang demikian ini melalui nasehat dan pengajaran13. Tetapi bagaimana kita menjaga 12 kendati mereka kasar – tidak juga berlebih dari apa yang diperintahkan Quraish Shihab. “Wahai Rasulullah. Vol. Tafsir Al-Maragi….50 ˵ ˴ Ύ˴ ˶ ˸ϟ΍˴ ˵ Ύ͉ ϟ΍Ύ˴ ˵ Ϯ˵ ˴ ˱έΎ˴ ˸Ϣ˵ ϴ˶˸ϫ˴˴ ˸Ϣ˵ ˴ ˵ ϧ˴΍Ϯ˵ ΍Ϯ˵ ˴ ΁˴ ϳ˶ ͉΍Ύ˴ ͊ ˴Ύ˴ Γέ ΠΤ ϭ α Ϩ ϫΩ ϗϭ ΍ ϧ Ϝ Ϡ ΃ϭ Ϝδϔ ΃ ϗ Ϩϣ Ϧ άϟ Ϭϳ΃ ϳ Hai orang-orang yang beriman. kita menjaga diri kita sendiri.

Jil. 327 Ahmad Kusyairi. 14. Itulah penjagaan antara diri mereka dengan neraka15. Menghadirkan Surga di Rumah…. Ayat di atas walau secara redaksional tertuju kepada kaum pria (ayah). 28. dan kamu perintahkan kepada mereka apa yang diperintahkan Allah kepadamu. Vol. 16 17 18 . sehingga tidak berlebihan sampai ada yang menyebutnya sebagai kitab keluarga18. Di dalam ayat ini terdapat isyarat mengenai kewajiban seorang suami mempelajari fardhu-fardhu agama yang diwajibkan baginya mengajarkannya pada keluarga mereka. Ini berarti kedua orang tua bertanggung jawab terhadap anak-anak dan juga pasangan masing-masing sebagaimana masing-masing bertanggung jawab atas kelakuannya.51 keluarga kita?” Rasulullah saw. Ayah atau ibu sendiri tidak cukup untuk menciptakan satu rumah tangga yang diliputi oleh nilai-nilai agama serta dinaungi oleh hubungan yang harmonis17. 28. menjawab. 207. h. “Kamu larang mereka mengerjakan apa yang dilarang Allah untukmu. Tafsir Al-Maragi…. gelar 15 dan Al-Maragi. Al-Qur’an telah memberikan perhatian yang amat besar terhadap kehidupan keluarga. h. h. Ayat ini tertuju kepada perempuan dan lelaki (ibu dan ayah) sebagaimana ayat-ayat yang serupa (misalnya ayat yang memerintahkan berpuasa) yang juga tertuju kepada lelaki dan perempuan. 262 Al-Maragi.16 Ayat enam di atas menggambarkan bahwa dakwah dan pendidikan harus bermula dari rumah. Jil. Ayat di atas juga secara langsung mengingatkan betapa tinggi dan penting kedudukan keluarga dalam Islam dan betapa perhatian terhadap keluarga harus diberikan dalam porsi yang besar. Berbeda dengan persepsi kebanyakan orang yang menilai kesuksesan seseorang dengan standar materi. 262 Quraish Shihab. Tafsir Al-Misbah…. h. seperti kekayaan tampilan fisik. tetapi itu bukan berarti hanya tertuju kepada mereka. Tafsir Al-Maragi….

Kami tidak meminta rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa” (Q. dan amal shaleh. 3. maka ayat di atas sesungguhnya juga memberikan pemahaman bahwa standar kesempurnaan dan kesuksesan seorang mukmin adalah sejauh mana ia sukses dalam menciptakan stabilitas keluarga setelah mampu menciptakan stabilitas diri. Wanita termasuk bagian dari keluarga laki-laki dan penjagaan dirinya dari api neraka ialah dengan iman. isterinya melaksanakan ajaran-ajaran Islam beserta Sikap dan perilaku istri bisa menjadi cermin bagi kehidupan rumah tangga. dan pengetahuan sehingga ia bisa mengerjakannya seperti yang diperintahkan syariat. Taha: 132). Karenanya ayat  tersebut diawali dengan panggilan. Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Allah swt. Melarangnya untuk mengumbar aurat dan berhubungan bebas (ikhtilat) dengan laki-laki yang bukan muhrimnya. Mewajibkan etikanya. Amal shaleh harus berdasarkan ilmu. Oleh karena itu seorang suami berkewajiban untuk mengajarkan dan melaksanakan ajaran Islam beserta etikanya kepada isterinya. dan tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk menjadi wanita fasiq terhadap perintah Allah swt. ˵ ˴ ˶ Ύ˴ ˸ϟ΍˴ ˴ ˵ ˵ ˸ή˴ ˵ ˸Τ͉ ˱ ϗ˸ί˶ ˴ ˵˴ ˸δ˴ Ύ˴Ύ˴ ˸ϴ˴˴ ˸ή˶ ˴ ˸λ΍˴ ˶ Ύ˴͉ ϟΎ˶ ˴ ˴˸ϫ˴˸ή˵ ˸΃˴ ΔΒϗ ό ϭ Ϛϗί ϧ Ϧ ϧ Ύ έ Ϛϟ΄ ϧ ϟ Ϭ Ϡϋ Βτ ϭ Γ Ϡμ Α ϚϠ ΃ ϣ ϭ Selain itu. memberikan perlindungan yang memadai kepadanya dengan tidak mengizinkannya untuk merusak akhlak atau agamanya. ΍Ϯ˵ ˴ ΁ ˴ ϳ˶ ͉΍ Ύ˴ ͊ ˴ Ύ˴ (Hai orang-orang Ϩϣ Ϧ άϟ Ϭϳ΃ ϳ yang beriman)19. ˺˼˻Ϫσ. S. berfirman: “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.52 serta jabatan.

207. h.ϯ˴ ˸Ϙ͉ Ϡ˶ ϮΘϟ 19 Ahmad Kusyairi. Menghadirkan Surga di Rumah…. .

28. Tetapi bila dilihat dari penggunaan kata ahlaka yang dapat mencakup keluarga besar. yakni dalam melaksanakannya20. 259. 8. Kenikmatan dari kehadiran mereka dalam satu rumah tangga diperoleh melalui hubungan harmonis masing-masing anggota keluarga satu dengan yang lain serta hubungan yang harmonis dengan Allah swt. Kamilah yang memberi jaminan rezeki kepadamu. dan setiap kepala keluarga muslim agar Ύ˴ ˸ϴ˴˴  ˸ή˶ ˴ ˸λ΍˴  ˶ Ύ˴͉ ϟΎ˶  ˴ ˴˸ϫ˴ ˸ή˵ ˸΃˴ Ϭ Ϡϋ Βτ ϭ Γ Ϡμ Α ϚϠ ΃ ϣ ϭ dan perintahkanlah keluargamu melaksakan shalat secara baik dan bersinambung pada setiap waktunya dan bersungguh-sungguhlah engkau wahai Nabi Muhammad dalam bersabar atasnya. h. maka ia dapat mencakup keluarga besar Nabi Muhammad saw. Al-Maragi.53 Pada ayat ini disebut pasangan orang-orang beriman dan keluarganya. dan hendaklah kamu sendiri memeliharanya. h. ϯ˴ ˸Ϙ͉ Ϡ˶ ˵ ˴ ˶ Ύ˴ ˸ϟ΍˴  ˴ ˵ ˵ ˸ή˴  ˵ ˸Τ͉  ˱ ϗ˸ί˶  ˴ ˵˴ ˸δ˴  Ύ˴ Ϯ Θ ϟ ΔΒϗ ό ϭ Ϛϗί ϧ Ϧ ϧ Ύ έ Ϛϟ΄ ϧ ϟ Kami tidak meminta kepadamu rezeki dengan perintah shalat ini. atau Kami tidak membebanimu untuk menanggung rezeki bagi dirimu atau keluargamu. Vol. Tafsir Al-Misbah…. Tafsir Al-Maragi…. hai Rasul keluargamu untuk mendirikan shalat. 402. Allah memerintahkan Nabi saw. lalu menyadari bahwa perintah tersebut berlanjut sepanjang hayat. maka ia hanya terbatas pada istri Nabi yaitu Khadijah ra. jika ditinjau dari masa turunnya ayat ini. Suruhlah. dan beberapa putera beliau bersama ‘Ali ibn Abi Thalib ra. yang tercermin antara lain dalam pelaksanaan shalat. Bahkan 20 Quraish Shihab. Dan kesudahan yang baik di dunia dan di akhirat adalah bagi orang-orang yang menghiasi dirinya dengan ketakwaan. Jil. karena nasehat dengan perbuatan akan lebih membekas dibanding dengan perkataan21. Kata ϚϠ ΃ ˴ ˴˸ϫ˴ keluarga. 21 . yang beliau pelihara sepeninggal Abu Thalib. termasuk semua istri dan anak cucu beliau.

ΎϬΟϭίΖψϘϳ΃ϭΖϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣΖϣΎϗϩ΃ήϣ΍Ϳ΍ϢΣέϭ˯ΎϤϟ΍ΎϬϬΟϭϲϓ ΢πϧΖΑ΃ϥΈϓΖϠμϓϪΗ΃ήϣ΍φϘϳ΃ϭϲϠμϓϞϴϠϟ΍ϦϣϡΎϗϼΟέͿ΍ϢΣέ Kemudian Rasulullah saw. lalu ia membangunkan istrinya agar ikut shalat. Kata ρ). dan jika istrinya tidak mau bangun.54 sementara ulama memperluasnya sehingga mencakup seluruh umat beliau22. Dan Allah juga merahmati seorang wanita yang bangun tengah malam untuk shalat. dengan mengalokasikan waktu khusus untuk beribadah secara berjamaah. karena shalat yang wajib bagi beliau adalah shalat lima waktu. Nabi saw. Di antara hal yang dapat melanggengkan hubungan suami istri adalah saling membantu dalam ketaatan kepada Allah swt. R.24 Jadi. diperintahkan untuk lebih bersabar dalam melaksanakan shalat. ia memercikkan air pada wajahnya. maka ia memercikkan air pada wajahnya” (H. lalu ia membangunkan suaminya agar ikut shalat. belajar secara bersama. seorang suami yang sukses dalam kehidupan berumah tangga adalah suami yang sukses dalam mengayomi keluarga. Ahmad). mampu menempatkan keluarganya untuk menjadi generator dan inspirator bagi dirinya dalam  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. tetapi juga shalat malam yang diperintahkan kepada beliau. Ini memerlukan kesabaran dan ketekunan melebihi apa yang diwajibkan atas keluarga dan umat beliau23. dan jika suaminya tidak mau bangun. dengan penambahan huruf Penambahan itu mengandung makna penekanan. juga bersabda: “Allah merahmati seorang suami yang bangun tengah malam untuk melakukan shalat. ˸ή˶ ˴ ˸λ΍ Βτ dari kata (ήΒλ΍) bersabarlah.

Jami’ Al-Hadis…. Tafsir Al-Misbah…. h. Vol. Juz. Vol. h. 4.˯ΎϤϟ΍ϪϬΟϭϲϓΖΤπϧϲΑ΃ϥΈϓϲϠμϓ 22 Quraish Shihab. 403. 8. 23 24 . 402 Quraish Shihab. h. Abdurahman Suyuti. Tafsir Al-Misbah…. 416. 8.

sebab suami yang diberi kepercayaan terhadapnya. Tidak membuka rahasia dan tidak membeberkan aib isteri. mawaddah dan rahmah. Tidak membuka rahasia isterinya dan tidak membeberkan aibnya. Seorang suami hendaknya menjadi orang yang paling dipercaya oleh isteri. ϭϪΗ΃ήϣ΍ϰϟ·ϲπϔϳϞΟήϟ΍ΔϣΎϴϘϟ΍ϡϮϳΔϟΰϨϣͿ΍ΪϨϋαΎϨϟ΍ήηϦϣϥ· “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di sisi Allah ialah suami yang menggauli isterinya. R.25 Hadist di atas merupakan dalil atas keharaman seseorang menyiarkan rahasia hubungannya di atas ranjang dengan istrinya baik berupa ucapan. dan isterinya bergaul dengannya. Mampu mewujudkan keluarganya menjadi keluarga sakinah. 4. bersabda:  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.55 memproduksi beraneka macam kebajikan. Rasulullah saw. perbuatan dan lain sebagainya26. dituntut menjaga dan melindunginya. Muslim). Kemudian ia membeberkan rahasia hubungan suami isteri tersebut” (H. begitu pula sebaliknya.

pakaian. Berlaku adil terhadap isteri-isterinya. 130. Seorang suami harus bisa berlaku adil terhadap istri-istrinya supaya tidak timbul perpecahan di antara mereka. Jika seorang suami kebetulan memiliki isteri lebih dari satu orang. Jami’ Al-Hadis…. 26 . Syaikh Hafiz Ali. h. Kado Pernikahan…. 398. tempat tinggal 25 Abdurahman Suyuti.ΎϫήγήθϨϳϢΛϪϴϟ·ϲπϔΗ 5. h. minuman. jika memiliki isteri lebih dari satu orang. Juz. maka ia memiliki tanggung jawab yang sangat besar yang harus dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. 2. Suami berkewajiban untuk berbuat adil terhadap mereka dalam hal makanan.

. Karena hal tersebut bisa menimbulkan kemurkaan Allah swt. Ia tidak boleh bersikap curang atau dzolim sedikit pun. tidaklah tepat karena keadilan yang dimaksudnya adalah dalam hal ˼˯ΎδϨϟ΍. Dalam Al-Quran Allah swt. maka kawinilah satu orang saja. An-Nisa: 129. S. S.” (Q. Jelas sekali bahwa keadilan yang maksud oleh ayat di atas merupakan keadilan dalam hal material.56 dan tidur... Jadi apabila ada orang yang ingin menutup rapat-rapat pintu poligami dengan berdasarkan Q.. berfirman: “Kemudian jika kalian takut tidak akan dapat berlaku adil. An-Nisa: 3).

˱ ˴ ˶ ΍˴ ˴ ˸΍Ϯ˵˶ ˸ό˴ ͉ ˴˸Ϣ˵ ˸ϔ˶ ˸ϥ˶ ˴  ΓΪΣ Ϯϓ ϟΪ Η ϻ΃ Θ Χ Έϓ ˶ ˸ϴ˴ ˸ϟ΍ ͉ ˵  ˸΍Ϯ˵ϴ˶ ˴  ˴ ˴  ˸Ϣ˵ ˸λ˴ ˴  ˸Ϯ˴˴  ˯Ύ˴ ͋ ϟ΍ ˴ ˸ϴ˴  ˸΍Ϯ˵˶ ˸ό˴  ϥ˴ ˸΍Ϯ˵ ϴ˶ ˴ ˸δ˴  Ϧ˴˴ Ϟ Ϥ Ϟϛ Ϡ ϤΗ ϼϓ Θ ήΣ ϟϭ δϨ Ϧ Α ϟΪ Η ΃ ό τΘ Η ϟϭ ˯ΎδϨϟ΍.

S.27 Sebenarnya poligami sudah ada jauh sebelum Islam. Mesir. maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q. yang menganjurkan manusia untuk melakukan poligami. Mongol. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan). Poligami sudah tersebar luas di kalangan bangsa-bangsa terdahulu. bahwa sesungguhnya hanya Rasulullah saw. Bahkan para uskup 27 Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. Tujuan mereka ialah untuk memperburuk citra Islam. yang menganjurkan. An-Nisa: 129). bukan Allah swt. Pada zaman Nazi. Persi dan Romawi. China. 15.˱ Ϥϴ˶ ͉ ˱έϮ˵ ˴ ˴ Ύ˴ ˴ ˷ϟ΍͉ ˶ ˴ ˸΍Ϯ˵ ͉ ˴ ˴ ˸΍Ϯ˵ ˶˸μ˵ ϥ˶˴ ˶ ˴ ͉˴ ˵ ˸ϟΎ˴ Ύ˴ ϭ˵ ˴ ˴ ˴ Ύ Σέ ΍ ϔϏ ϥ ϛ ϪϠ ϥΈϓ ϘΘΗϭ ΤϠ Η ·ϭ ΔϘϠόϤ ϛ ϫ έάΘϓ  ˺˻̂ imaterial (cinta): “Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteriisteri (mu). . Musuh-musuh Islam menuduh.. karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai). seperti bangsa Tibet.. Kado Pernikahan.. walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. poligami juga sudah dikenal di kalangan orang-orang Jerman. h.

merupakan satu kemungkinan yang tidak aneh? Apakah jalan keluar bagi suami yang dapat diusulkan untuk menghadapi kemungkinan itu? Bagamana ia menyalurkan kebutuhan biologis atau memperoleh dambaannya untuk memiliki anak? Poligami ketika itu adalah jalan yang paling ideal. Dalam hal ini beliau mewasiatkan perlakuannya yang baik terhadap isteriisterinya: “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. Rasulullah saw. atau terjangkiti penyakit parah. R. seperti Napoleon. Sedangkan Rasulullah saw. Ath-Thabrani). banyak kondisi yang merupakan alasan logis untuk tidak menutup pintu poligami dengan syarat-syarat yang tidak ringan. memiliki beberapa orang isteri karena alasan untuk perlindungan terhadap janda-janda yang ditinggal mati oleh suaminya. seperti: kemungkinan mandulnya seorang istri. adalah sosok suami yang sangat adil terhadap isteri-isterinya. Jadi tidak benar tuduhan orang-orang yang mengatakan bahawa: Islam adalah yang mempelopori poligami28. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H.29 Selain itu.57 memperbolehkan poligami kepada beberapa orang raja setelah masuknya agama Kristen ke Eropa. dan kemampuan untuk berbuat adil harus kepada semua istri harus dimiliki.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ.

Kado Pernikahan. Abdurahman Suyuti. 16. 4.. Juz... h. 29 .ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 28 Syaikh Hafizh Ali Syuaisyi’. h. Jami’ Al-Hadis…. 308.

Bertanggung Jawab Menjadi seorang suami bukanlah hal yang gampang. keluarga. Oleh karena itu ruang lingkup pertanggung jawabannya semakin luas. Cet. Ke-I. Arif Chasanul Muna. juga bertanggung jawab atas anak-anaknya. setelah ia menyelesaikan masa lajangnya. seorang laki-laki harus mengetahui dengan baik karakter dan macam-macam tanggung jawab yang harus diembannya. dan berdakwah dengan bijaksana (bil hikmah) dan tutur kata yang ramah (mau’izah hasanah). begitupula dalam masalah tanggung jawab yang harus diemban. melakukan amal sholeh. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. 30 Husain Syahatah. pekerjaan dan dirinya secara seimbang. Husain Syahatah. (Jakarta: AMZAH. Sebelum menikah. Ia harus mempertanggung jawabkan apa yang telah ia lakukan kepada dirinya sendiri. (Jakarta: Gema Insani. Tanggung jawab terhadap Allah swt dan agamanya Salah satu tanggung jawab seorang laki-laki adalah menegakkan dan menjaga agamanya. Laki-laki adalah pemimpin. karena agama merupakan pilar utama dalam kehidupan seorang muslim31. yang tentu akan bertanggung jawab terhadap kepemimpinannya. Oleh sebab itu. Cet. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. Ke-I. Syariat Islam memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini dan menjadikannya sebagai salah satu tujuan mulia. 4. Tanggung jawab ini bertambah. 2005). Di samping itu harus bertanggung jawab atas isterinya.58 B. seorang laki-laki bertanggung jawab untuk memenuhi tuntutan-tuntutan agama. Dalam hal ini para ahli fiqih dan ulama telah membahas banyak masalah tanggung jawab laki-laki dalam Islam. h. kategori ini adalah menjalankan ibadah. Terj. 10. 31 . Mereka menyimpulkan bahwa macam-macam tanggung jawab tersebut sebagai berikut30: 1. tuntutan yang menjadi beban bagi seorang laki-laki semakin menumpuk. baik dengan berlebih-lebihan maupun sebaliknya. h. Pada saat itu. sehingga tidak terjadi tindakan ekstrem dalam pengimplementasiannya. Yang bisa menjadi indikasi terpenuhinya tanggung jawab. masyarakat dan juga tentunya kepada Allah swt. 2000).

Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. mempersiapkan kemampuan mereka dan mengemban tanggung jawab mereka di masa mendatang. menggaulinya dengan baik. Dengan terjaganya kesehatan. Bertanggung jawab terhadap anggota keluarga dalam posisinya sebagai pemimpin dalam rumah tangga Tanggung jawab ini terbagi menjadi beberapa bagian32:  Tanggung jawab terhadap isteri dengan memberikannya nafkah. Ahmadi Sofyan.59 2. bisa dilakukan dengan semangat dan wacana baru. dan usaha mencari nafkah yang halal. h.   Tanggung jawab terhadap kedua orang tua dengan berbakti. Pendidikan jasmani untuk memperkuat kemampuan jasmani. h. 32 Husain Syahatah. The Best Husband in Islam…. …. menebarkan rasa kasih sayang. dengan menjaga dan memenuhi tuntutan-tuntutannya33. 3. memperhatikan pendidikan mereka. amal baik. Yang termasuk dalam kategori tanggung jawab ini adalah sebagai berikut:   Pendidikan rohani untuk memperkuat intensitas dan kualitas ibadah kepada Allah swt. dan berbuat baik kepada mereka. menjaga dan memberikannya nafkah kepada keduanya. 41 33 .  Mempererat hubungan baik dengan orang lain dengan memenuhi hakhaknya dan membantu penyelesaian kepentingan-kepentingan mereka. ibadah. 10. amal baik dan usaha mencari nafkah yang halal bisa terlaksana dengan baik. Dengan memperhatikan hal ibadah. dan membimbingnya dengan penuh kecintaan.  Memberikan waktu-waktu luang untuk istirahat. Tanggung jawab terhadap sanak kerabatnya dengan menjalin silaturrahmi. Tanggung jawab terhadap dirinya sendiri.  Tanggung jawab terhadap anak-anaknya dan memberi mereka nafkah.

Bekerja dengan optimal dan sempurna. Dalam sabda Rasulullah saw.60 4. dan ia akan dimintai pertanggung jawabannya atas kepemimpinannya itu di hadapan Allah swt35. Seiring dengan pendapat di atas. Suami merupakan pemimpin dalam rumah tangga. Sebagai dalil tentang hal itu. S. dengan disertai niat beribadah. Tanggung jawab terhadap profesi yang digelutinya dalam mencari rezeki yang baik dan halal. Menularkan keahlian yang dimiliki kepada orang lain (berbagi keahlian atau ilmu)34. firman Allah swt: “Mereka akan ditanya tentang apa yang kalian pernah lakukan” (Q. Menjaga keikhlasan dalam bekerja dengan berniat untuk ibadah. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:     Mencari pekerjaan yang halal yang akan menjadi sumber pendapatan finansial yang baik. disebutkan: ̂˼ϞΤϨϟ΍. An-Nahl: 93). dari Ibnu Umar ra. Hukum itu meliputi poin-poin sebagai berikut: 1. dalam Islam terdapat hukum-hukum tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya.

˴ Ϯ˵˴ ˸ό˴ ˸Ϣ˵ Ϩ˵ Ύ͉ ˴ ͉ ˵˴ ˸δ˵ ˴˴  ϥ ϠϤ Η Θ ϛ Ϥϋ Ϧϟ΄ Θϟϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϭ ω΍έ ϡΎϣϹ΃ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ ϢϜϠϛϭ ω΍έ ϢϜϠϛ Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϩΪϴγ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϡΩΎΨϟ΍ϭ ΎϬΘϴϋέ Ϧϋ ΔϟϮΌδϣϭ ΎϬΟϭί Ϧϋ ϝϮΌδϣϭ ϪϴΑ΃ ϝΎϣ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ ϝΎϗ Ϊϗ ϥ΃ ΖΒΣϭ ϝΎϗ ϪΘϴϋέ  ϢϠδϣϭέΎΨΒϟ΍ϩ΍ϭέ.

h. h. 11 Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam…. 151. Seorang lakilaki pemimpin terhadap keluarganya dan bertanggung jawab atas 34 Husain Syahatah. 35 . …. Imam itu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses.ϪΘϴϋέϦϋϝϮΌδϣϭω΍έϢϜϠϛϭϪΘϴϋέ ΖϴΑ ϲϓ Δϴϋ΍έ Γ΃ήϤϟ΍ϭ ϪΘϴϋέ Ϧϋ ϝϮΌδϣ Ϯϫϭ ϪϠϫ΃ ϲϓ ω΍έ ϞΟήϟ΍ϭ “Masing-masing dari kamu adalah pemimpin dan masing-masing dari kamu bertanggung jawab atas kepemimpinannya.

Dan masing-masing dari kamu adalah pemimpin da bertanggung jawab akan kepemimpinannya” (H. menggaulinya dengan baik. Dalil tentang hal ini terdapat ˱ ͉ ˴ ͉ Ϣ˵ ˴ ˸ϴ˴ ˴ ˴ ˴ ˴ Ύ˴ ˸ϴ˴˶΍Ϯ˵ ˵ ˸δ˴ ͋˱ Ο΍˴ ˸ί˴˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴˸Ϧ͋ Ϣ˵ ˴˴ ˴˴  ˸ϥ˴˶ ˶ Ύ˴ ΁˸Ϧ˶ ˴ ΓΩϮϣ ϜϨ Α ϞόΟϭ Ϭ ϟ· ϨϜ Θϟ Ύ ϭ ΃ Ϝδϔ ΃ ϣ Ϝϟ ϖϠΧ ΃ ϪΗ ϳ ϣϭ dalam firman-Nya: ˻˺ϡϭήϟ΍. meliputi tanggung jawab terhadap agamanya. Bukhari dan Muslim). Pelayan itu pemimpin dalam harta tuannya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. Seorang suami memiliki kewajiban dan tanggung jawab kepada istrinya. ilmunya dan pekerjaannya37. menjaga kehormatan dan menghiburnya. 3. Ia berkata: Dan saya menduga bahwa beliau teah bersabda: Seorang lakilaki (anak) adalah pemimpin dalam harta ayahnya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya.36 2. jangan sampai tanggung jawab itu membuat pekerjaan lain terbengkalai38. 4. Suami hendaknya berusaha mewujudkan keseimbangan antara tugas dan tanggung jawab. Perempuan itu pemimpin dalam rumah suaminya dan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. membantunya dalam urusan rumah tangga jika diperlukan.61 kepemimpinannya. menafklahi. Keluarganya. seperti membantunya melaksanakan ajaran agama. dirinya. istrinya. Tanggung jawab suami dalam Islam memiliki cakupan yang sangat luas. anaknya. menyambungkan hubungan silaturrahim39. Semua itu merupakan dasar dalam mewujudkan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang. hartanya. R.

Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. Sunarto. 37 Husain Syahatah. 1993). dkk. h. 152. Husain Syahatah. Terj. (Semarang: CV. Vol. The Best Husband in Islam…. h. Ahmadi Sofyan.˴ ϭ˵ ͉ ˴ ˴ ˴ ˳ ˸Ϯ˴ ͋˳ Ύ˴ ΂˴˴ ˶˴ ϲ˶ ͉ ˶˱ ˴ ˸Σ˴ ˴ ϥ ήϜϔΘϳ ϡ Ϙϟ Ε ϳ ϟ ϚϟΫ ϓ ϥ· ΔϤ έϭ 36 Bukhari. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga…. 134. Shahih Bukhari. 38 39 . h. 2. 113. h. 9-10. Asy-Syifa.

ketentraman. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya.: ϪϟΎϣϭ ΎϬδϔϧϲϓ ϩήϜϳ ΎϤϴϓ ϪϔϟΎΨΗϻϭήϣ΃ ΍Ϋ΍ ϪόϴτΗϭ ήψϧ΍Ϋ΍ ϩήδΗϱάϟ΍ “Abu Huraira. Sebagai hasilnya nanti. seperti zakat atau sedekah40. ia menjaga diri dan harta suaminya” (H. Kewajiban-kewajiban istri terhadap suaminya menurut syariat adalah taat kepadanya selama bukan maksiat. mengurus rumah. keharmonisan dan rasa cinta. ra. jika diberi kebaikan dia membalas dengan kebaikan. Ar-Rum: 21).41  ΪϤΣ΃ϩ΍ϭέ. Ahmad). tidak keluar rumah tanpa izin suaminya. melahirkan anak. berdandan untuk suami. jika ia ditinggal pergi oleh suami. Tentang bagaimanakan istri yang baik? Rasulullah menjawab: Jika disuruh dia taat. membantu suami mengeluarkan nafkah. Bertanya kepada Rasulullah saw. 5. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. akan tercipta kedamaian. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. R. menjaga harta. ikut berpartisipasi dalam acara-acara kekeluargaan dan masyarakat. jika dipandang ia menyenangkan hati. menjaga kehormatan. ϝΎϗˮήϴΧ˯ΎδϨϟ΍ϱ΃ϢϠγϭϪϴϠϋͿ΍ϞλͿ΍ϝϮγέϞΌγΓήϳήϫϲΑ΃Ϧϋ Hal itu dijelaskan dalam hadits Rasulullah saw.62 “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. S.

Kewajiban dan tanggung jawab sebagai orang tua kepada anak. seperti memberikan pendidikan yang Islami. menjaga amalan ibadah. 251. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal …. The Best Husband in Islam…. memberikan latihan tentang urusan rumah tangga dan kehidupan. memberikan pendidikan moral. dan 40 Ahmadi Sofyan. h. menurunkan bakat. menafkahi dan menyekolahkan. h. 154. 6. 41 . Ahmad bin Hanbal. Jilid. 2.

Kewajiban anak terhadap orang tua dalam Islam adalah berbuat baik. taat selama tidak dalam kemaksiatan. ˴ ˴ ˶ ˸ϟ΍ ˴ ˴ Ϩ˶  ͉ ˴ ˵˸Β˴  Ύ͉ ˶ ˱ ϧΎ˴ ˸Σ˶ ˶ ˸ϳ˴ ˶΍˴ ˸ϟΎ˶ ˴  ˵ Ύ͉ ˶ ͉ ˶ ˸΍ϭ˵ ˵ ˸ό˴  ͉ ˴ ˴ ͊ ˴  ϰ˴ ˴ ˴ ήΒϜ ϙΪ ϋ ϦϐϠ ϳ ϣ· Ύ δ · Ϧ Ϊϟ Ϯ Αϭ ϩ ϳ· ϻ· ΪΒ Η ϻ΃ ϚΑέ πϗϭ ˱ Ϥϳ˶ ˴  ˱ ˸Ϯ˴  Ύ˴ ˵ ͉ Ϟ˵ ˴  Ύ˴ ˵ ˸ή˴ ˸Ϩ˴  ˴ ˴  ͈ ˵ Ύ˴ ˵ ͉ Ϟ˵ ˴  ˴ ˴  Ύ˴ ˵ ˴ ˶  ˸ϭ˴ Ύ˴ ˵ ˵ ˴ ˴ Ύ ήϛ ϻ ϗ ϤϬϟ ϗϭ Ϥϫ Ϭ Η ϻϭ ϑ΃ ϤϬϟ ϘΗ ϼϓ Ϥϫϼϛ ΃ ϤϫΪΣ΃ ˻˼˯΍ήγϹ΍. melakukan haji dan umrah untuk keduanya. Sebagai hasil dari tanggung jawab ini maka akan terlahir anak-anak yang shaleh. menafkahi keduanya saat keduanya membutuhkan. berperilaku baik. 7. memuliakan dan menghormatinya. menggantikannya dalam urusan agama.63 mengajar berdakwah di jalan Allah swt42. serta berdoa untuk keduanya43.

kasihilah mereka keduanya. Jika salah seorang di antara keduanya atau keduaduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu. AlIsra’: 24). maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. ˳ . sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (Q. S ϲ˶ Ύ˴ ͉ ˴  Ύ˴ ˴  Ύ˴ ˵ ˸Ϥ˴ ˸έ΍ ͋ ͉  Ϟ˵ ˴  ˶ ˴ ˸Σ͉ ϟ΍ ˴ ˶  ͋ ͊ ϟ΍ ˴ Ύ˴ ˴  Ύ˴ ˵ ˴ ˸ξ˶ ˸Χ΍˴ ϧ ϴΑέ Ϥϛ ϤϬ Σ Ώέ ϗϭ ΔϤ ή Ϧϣ ϝά Ρ ϨΟ ϤϬϟ ϔ ϭ “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku. S.” (Q. Juga firmanNya: ˻˽˯΍ήγϹ΍. Dalil mengenai hal ini adalah firman Allah: “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Al-Isra: 23).

43 . dan melampaui batas dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawab.˱ήϴ˶ ˴ ΍ ϐλ 8. mengurangi. 136. 154. The Best Husband in Islam…. merupakan perbuatan yang bertentangan 42 Ahmadi Sofyan. Husain Syahatah. h. h. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses…. Menyia-nyiakan.

tetangga. kelembutan. Seperti dalam firmanNya: “Dan barang siapa yang menentang peringatanku. serta beberapa kesalahan lain. Adanya tekanan jiwa dan rusaknya urusan rumah tangga. Sebagai contoh bentuk kemaksiatan. Menyebarluaskan kehormatan rumah tangga di antara keluargakeluarga dekat. dan teman-teman. dan sikap saling hormat dalam rumah tangga. Rusaknya nama baik Islam dan kaum muslimin.64 dengan syari’at. akibatnya kehidupan menjadi sempit. Membuka rahasia rumah tangga. Lemahnya keharmonisan. sakit. Membiarkan keluarga saat keluarga tertimpa bencana yang pelik. adalah seperti berikut ini44:        Pasangan suami istri dan anak-anak yang memiliki perangai jahat yang bertentangan dengan syariat Allah swt. Perangai-perangai di atas bertentangan dengan syariat Allah swt. Thaha: 124). dosa dan kejahatankejahatan dalam rumah. dan ditimpa masalah.    Anak-anak lari dari rumah dan melenceng dari jalan yang lurus. Hilangnya tanggung jawab kepemimpinan suami terhadap keluarga dan anaknya.  ˺˻˽Ϫσ. kasih sayang. Ia membiarkan begitu saja tanpa ada penyelesaian. Tersebarnya kejahatan sosial. maka ia kan mendapatkan kehidupan yang sempit” (Q. S.

. 137. h. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses….˱ ϜϨ˴ ˱ ˴ ϴ˶ ˴ ˵ ˴͉ ˶ ˴ ϱ˶ ˸ϛ˶ Ϧ˴ ˴ ˴ ˸ϋ˴˸Ϧ˴ ˴ Ύ ο Δθ όϣ Ϫϟ ϥΈϓ ή Ϋ ϋ νή ΃ ϣϭ 9. Perangai-perangai yang tidak sesuai dengan syariat dan kelalaian tanggung jawab suami dalam rumah tangganya. Persoalan ini dapat diselesaikan 44 Husain Syahatah.

Adanya sanksi yang Islami dalam menindak sikap yang terlarang menurut syariat. ˱ ͉ ˴ ͉ Ϣ˵ ˴ ˸ϴ˴ ˴ ˴ ˴ ˴ Ύ˴ ˸ϴ˴˶΍Ϯ˵ ˵ ˸δ˴ ͋˱ Ο΍˴ ˸ί˴˸Ϣ˵ ˶ ˵ ϧ˴˸Ϧ͋ Ϣ˵ ˴˴ ˴˴ ˸ϥ˴˶ ˶ Ύ˴ ΁˸Ϧ˶ ˴ ΓΩϮϣ ϜϨ Α ϞόΟϭ Ϭ ϟ· ϨϜ Θϟ Ύ ϭ ΃ Ϝδϔ ΃ ϣ Ϝϟ ϖϠΧ ΃ ϪΗ ϳ ϣϭ “Dari sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah. Adanya sistem pahala dan sanksi. Sesungguhnya hal itu menjadi tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Q. Mengadakan silaturrahmi dan menunaikan hak-hak mereka. Adanya program untuk menenangkan jiwa. lalu menjadikan kalian karenanya berkasih sayang. berlandaskan kepada asas pendidikan yang formal. Kebersamaan dan mengemban tanggung jawab masyarakat terhadap keluarga. Saran-saran ini dapat mewujudkan rumah tangga muslim yang harmonis dan penuh kasih sayang.65 dengan melakukan langkah-langkah penyelesaian secara Islami seperti berikut ini45:         Memberikan pendidikan yang Islami untuk seluruh anggota keluarga. membenarkan dalam firmanNya: ˻˺ϡϭήϟ΍. 10. S. Adanya aturan sebagai pengontrol dan pengawas untuk rumah tangga. Selain itu. teman-teman dan tetangga. dengan saran ini juga akan dapat menghindarkan perasaan takut dan akan memperoleh keberkahan hidup. diciptakanNya bagi kalian pasangan-pasangan dari jenismu sendiri supaya kamu dapat bersenangsenang dengannya. Langkah-langkah penyelesaian secara Islami yang dapat ditempuh untuk menanggulangi pengaruh kurangnya tanggung jawab suami terhadap 45 Allah swt. Menerapkan prinsip musyawarah dalam urusan rumah tangga. sesuai dengan ajaran dan cara-cara yang baik. setahap demi setahap. sesuai dengan aturan syariat. Ar-Rum: 21).

The Best Husband in Islam…. . 157.˴ ϭ˵ ͉ ˴ ˴ ˴ ˳ ˸Ϯ˴ ͋˳ Ύ˴ ΂˴˴ ˶˴ ϲ˶ ͉ ˶˱ ˴ ˸Σ˴ ˴ ϥ ήϜϔΘϳ ϡ Ϙϟ Ε ϳ ϟ ϚϟΫ ϓ ϥ· ΔϤ έϭ Ahmadi Sofyan. h.

pendidikan akhlak. dan mencegah dari perbuatan yang mungkar. menciptakan kelompok yang mengajak kepada yang baik dan mencegah yang mungkar yang dapat diterima oleh orang banyak dengan baik. niscaya mereka mendirikan sembahyang. dan terciptanya kepemimpinan yang senantiasa mengajak masyarakat kepada dakwah di jalan Allah swt46. adalah meningkatkan pendidikan rohani. mendalami ajaran agama. menjelaskan hal itu dalam firmanNya: “(Yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi. menyuruh berbuat yang makruf. ˶ ϭ˵ ˸ό˴ ˸ϟΎ˶ ΍ϭ˵ ˴ ˴˴ ˴ Ύ˴ ͉ ϟ΍΍˵ ˴ ΁˴ ˴ Ύ˴͉ ϟ΍΍Ϯ˵ Ύ˴ ˴˶ ˸έ˴ ˸ϟ΍ϲ˶ ˸Ϣ˵ Ύ͉ ͉ ͉ ϥ˶˴ ϳ˶ ͉΍ ϑ ή Ϥ Α ήϣ΃ϭ Γ ϛΰ ϮΗ ϭ Γ Ϡμ ϣ ϗ΃ ν ΄ ϓ ϫ ϨϜϣ · Ϧ άϟ Allah swt. konsistensi terhadap perangai-perangai yang baik. Alangkah lebih baik jika kami menutup hukum-hukum Islam tentang tanggung jawab suami terhadap rumah tangganya ini dengan firman Allah  ˽˺ΞΤϟ΍. S. dan kepada Allahlah kembali segala urusan” (Q. menunaikan zakat. Al-Hajj: 41).66 rumah tangganya.

swt: ˻˺έϮτϟ΍. Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka. AthThur: 21). dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. S. dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan.˶ Ϯ˵ ˵˸ϟ΍˵ ˴ ˶ Ύ˴ ˶ ͉˶˴ ˶ ˴ Ϩ˵ ˸ϟ΍˶ ˴ ΍˸Ϯ˴ ˴ ˴ έ ϣ΄ ΔΒϗ ϋ ϪϠϟϭ ήϜ Ϥ Ϧϋ Ϭϧϭ ˸Ϧ͋  Ϣ˵ Ύ˴ ˸Θ˴˴ Ύ˴ ˴  ˸Ϣ˵ ˴ ͉ ͋ ˵  ˸Ϣ˶ ˶  Ύ˴ ˸Ϙ˴ ˸ϟ˴ ˳ Ύ˴ ϳ˶ ˶  Ϣ˵ ˵ ͉ ͋ ˵  ˸Ϣ˵ ˸Θ˴ ˴ ͉ ΍˴  ΍Ϯ˵ ˴ ΁ ˴ ϳ˶ ͉΍˴ ϣ ϫ Ϩ ϟ΃ ϣϭ ϬΘϳέΫ ϬΑ Ϩ Τ ΃ ϥ Ϥ ΈΑ ϬΘϳέΫ Ϭ όΒΗ ϭ Ϩϣ Ϧ άϟ ϭ “Dan orang-orang yang beriman. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya” (Q.

˲ ϴ˶ ˴ ˴ ˴ ˴ Ύ˴ ˶ ˳ ˶ ˸ϣ΍͊ ˵ ˳ ˸ϲ˴ Ϧ͋ Ϣ˶ ˶˴ ˴ Ϧ ϫέ ΐδϛ ϤΑ Ήή Ϟϛ ˯ η ϣ ϬϠϤϋ ϊϠπϟ΍ϰϓΊηΝϮϋ΃ϥ΍ϭϊϠοϦϣΖϘϠΧΓ΃ήϤϟ΍ϥΈϓ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ϭ ˯ΎδϨϟΎΑ΍ϮλϮΘγ΍ΝϮϋ΃ϝΰϳϢϟϪΘϛήΗϥ·ϭϪΗήδϛϪϤϴϘΗΖΒϫΫϥ·ϩϼϋ΃  ϢϠδϣϩ΍ϭέ.

The Best Husband in Islam…. . h. 158.΍ήϴΧ ΖϜδϴϟϭ΃ήϴΨΑϢϠϜΘϴϠϓ΍ήϣ΃ΪϬη΍ΫΈϓ ήΧϷ΍ϡϮϴϟ΍ϭͿ΍ΎΑϦϣΆϳ ϥΎϛ Ϧϣ Rasulullah saw pun pernah berwasiat kepada seorang laki-laki: 46 Ahmadi Sofyan.

ketentraman. 1. 47 Muslim.. II. atau diam. h. 769. kebahagiaan.. Terj.47 C. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita. h. dia akan patah. karena jenis itu diciptakan dari tulang rusuk yang terbengkok. ketenangan dan kebahagiaan. Juz. Jika anda mencoba meluruskannya. Muslim). ketentraman. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. Berpegang Teguh Kepada Syariat Allah Laki-laki yang shaleh adalah seorang laki-laki yang senantiasa berpegang teguh kepada syariat Allah dalam segala urusan kehidupannya. Sedangkan sakinah adalah kedamaian. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. dimulai dari pemancangan pondasi aqidah dan pilar-pilar akhlak. Adib Bisri Musthofa …. Sesungguhnya membangun rumah tangga itu membutuhkan perjuangan yang luar biasa beratnya. Saya wasiatkan supaya kamu memperhatikan nasib kaum wanita sebaik-baiknya” (H. Jika ia menjadi seorang suami. Kasmuri Selamat mengemukakan beberapa kepribadian suami shaleh50: 1. dia akan tetap bengkok. dan jika dibiarkan. penuh perhatian serta berlapang dada. ia akan melaksanakan kewajiban terhadap keluarganya dengan penuh tanggung jawab. Kamus Besar Bahasa Indonesia…. ditanggapinya dengan kata yang baik. 870. Shahih Muslim. 48 49 50 .49 Jadi menciptakan rumah tangga sakinah. Kasmuri Selamat. Ia tunaikan kewajiban-kewajiban yang Allah telah tentukan keduanya. Suami Idaman Istri Impian. 758. agar suami sukses membentuk keluarga sakinah. h. R. seorang suami harus memiliki kepribadian suami yang shaleh. Sebelum menciptakan rumah tangga yang sakinah. Menciptakan Rumah Tangga Sakinah Rumah tangga adalah sesuatu yang berkenaan dengan keluarga48.. Berhubungan dengan itu. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. h. yaitu menciptakan rumah tangga (sesuatu yang berkenaan dengan keluarga) yang penuh dengan kedamaian. ialah orang yang apabila melihat suatu keadaan. ketenangan. bersemangat.67 “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat.

Dalam kehidupan berumah tangga ia senantiasa berpedoman kepada hadis ϩ΍ϭέ.68 2. tidak menuntut lebih banyak dari yang semestinya. 3. Ia tidak pernah menyia-nyiakan kewajibannya. Seimbang antara Hak dan Kewajiban Dalam kehidupan sehari-hari sikapnya tidak tamak. bahkan ia menerima dengan rela terhadap kekurangan-kekurangan yang ada. Berpedoman Kepada Petunjuk Rasulullah saw. kewajiban tersebut ia tunaikan sebelum menuntut haknya. Laki-laki yang shaleh tentu akan membahagiakan istrinya.

 ϢϬ΋ΎδϨϟ ϢϛέΎϴΧ ϢϛέΎϴΧϭ ΎϘϠΧ ϢϬϨδΣ΃ ΎϧΎϤϳ· ϦϴϨϣΆϤϟ΍ ϞϤϛ΃ Rasulullah saw. kesaksian kebajikan yang diiringi dengan kesempurnaan iman serta akhlak yang mulia. Disamping itu ciri-ciri dari laki-laki shaleh yang membahagiakan kehidupan rumah tangga itu ialah53:  Mendirikan rumah tangga semata-mata karena Allah swt.  ϰϧήΒτϟ΍ϩ΍ϭέ.51 ϯάϣήΘϟ΍ “Orang terbaik dari kalian adalah orang yang paling baik terhadap keluarganya. Yang maksudnya: “Sesungguhnya mukmin yang sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. dan aku orang yang terbaik dari kalian terhadap keluarganya” (H. R.52 Ituah kesaksian agung Rasulullah saw. R. dan sebaik-baik kalian adalah kalian yang baik terhadap istriistri kalian” (H. bagi suami yang shaleh. Timidzi). Ath-Thabrani).

Jami’ Al-Hadis…. Juz.. 2. 4. 63. Jami’ Al-Hadis …. Abdurahman Suyuti. 52 53 . Suami Idaman Istri Impian.. 2. 308.ϲϠϫϷϢϛήϴΧΎϧ΃ϭϪϠϫϷϢϛήϴΧϢϛήϴΧ 51 Abdurahman Suyuti. h. Kasmuri Selamat. Juz.. h. h.

Memberi kasih sayang dan rel berkorban apa saja demi kepentingan dan kebahagiaan bersama. Bersabar dan menerima kelemahan istri dengan hati yang terbuka. wa rahmah. serta meyakini bahwa segala sesuatu yang dijadikan Allah swt pasti terdapat hikmah yang tersembunyi di sebaliknya. Bertanggung jawab menidik akhlak istri dan anak-anak sesuai dengan kehendak Islam. Senantiasa menjaga tentang keselamatan mereka. Semua orang Islam berharap dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. karena ia akan melunturkan nama baik dan prestasi suami selaku pemimpin rumah tangga. mawaddah.      Memberi nafkah kepada istri dan anak-anak menurut kadar kemampuan.69       Melayani dan menasehati Istri dengan sebaik-baiknya. Namun. . Membina sebuah rumah tangga yang sakinah. Menyediakan keperluan dan tempat tinggal yang layak untuk mereka. adalah dambaan dari setiap suami istri yang berikrar dalam cinta dan kasih sayang. agar mahligai rumah tangga yang dibangun dengan landasan cinta dan kasih sayang menjadi teladan bagi penghuninya maupun generasi yang akan lahirkan. Senantiasa bertenggang rasa dan tidak menuntut sesuatu di luar kemampuan istri. Menjaga hati dan perasaan istri.  Mengelakkan agar jangan terlalu mengikuti kemauan istri. Menciptakan rumah tangga sakinah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bersabar dan menghindari memukul istri dengan pukulan yang memudaratkan. Tidak mencaci istri di hadapan orang lain dan tidak memuji wanita lain di hadapannya.

penuh dengan pesona cinta dan kasih sayang. bahagia. Akan tetapi. Sri Mulyati. 55 . bersimbah peluh. ketakutan. h. Hari demi harinya hanya diisi kecemasan. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. yakni mengerahkan segala daya dan upaya dalam pengertian yang sebenarnya. aman. dan sejahtera dalam suasana cinta dan kasih sayang diantara anggota-anggotanya55. 43-46. damai. dan bersikeras menunjukkan arah tujuan yang diarungi. ia akan selalu merindukan untuk pulang ke rumah. seringkali kemudi menjadi rebutan antara suami istri. bekerja keras. Ternyata merindukan rumah tangga sakinah harus benar-benar disertai dengan kesungguhan.70 ternyata ketika bahtera itu mulai mengarungi lautan yang luas. Mereka berusaha menjadi nakhoda yang handal. Keluarga/rumah tangga adalah sebuah institusi terkecil di dalam masyarakat yang berfungsi sebagai wahana untuk mewujudkan kehidupan yang tentram. ketentraman dan kenyamanan bathin para penghuninya. kita saksikan deretan antrian orang-orang yang gagal dalam menciptakan rumah tangga bahagia. terutama bagi anak-anak yang dilahirkan. Bahkan tidak jarang diakhiri dengan kenistaan yang berujung dengan perceraian sehingga melahirkan penderitaan yang berkepanjangan. Ahmadi Sofyan mengatakan ada empat kiat minimal menuju keluarga yang sakinah54: 1. Relasi Suami Istri dalam Islam…. 39. Begitu banyak di antara kita yang merindukan berumah tangga menjadi suatu yang teramat indah. kekerasan. Sehingga ketika sang suami sudah berlumuran keringat. h. kegelisahan dan penderitraan. Sesungguhnya rumah tangga itu bisa dijadikan pusat ketenangan. 54 Ahmadi Sofyan. The Best Husband in Islam…. kenyataan yang ada.

h. maka anak-anak pun akan rindu berkumpul bersama dengan orang tuanya. 2. Rumah tangga bahagia adaah rumah tangga yang dengan sadar menjadikan sikap saling menasehati. Hendaknya sesudah memantapkan niat kita kepada Allah untuk mengarungi bahtera rumah tangga. saling memperbaiki. Menciptakan rumah sebagai pusat ketenangan bathin dan ketenangan jiwa. Tidak jarang pula rumah tangga yang berlimpah dengan kekayaan justru membuat penghuninya di “miskinkan” oleh keinginan-keinginan. S. bukanlah rumah tangga yang memiliki status sosial keduniawian. Untuk itulah kita membutuhkan orang lain agar bisa melengkapi kekurangan kita guna memperbaiki kesalahan kita. Jadikan rumah tangga sebagai pusat nasehat Suami istri hendaknya mengetahui bahwa semakin hari semakin banyak yang harus dilakukan. Seperti yang terdapat dalam firman Allah Q. diperbudak dan dinistakan oleh apa yang dimilikinya. 3. At-Tahrim: 6. Bahkan justru hal seperti itu seringkali memisahkan kita dengan kebahagiaan bathin dan ketentraman jiwa. maka kekayaan yang harus dimiliki dalam berkeluarga adalah ilmu. Relasi suami istri dalam Islam…. Merawat dan mendidik anak merupakan tugas bersama suami istri56. serta saling mengoreksi 56 Sri Mulyati. Tidak pula rumah tangga yang para penghuninya adalah penuh dengan deretan titel dan gelar. 54 . akan mampu menjadi pelepas dahaga.71 Ketika rumah mampu dijadikan sebagai pusat ketentraman bathin dan ketenangan jiwa. Jadikan rumah tangga sebagai pusat ilmu Rumah tangga yang ditingkatkan derajatnya oleh Allah swt. Hal ini dapat dipahami dari teks-teks Al-Quran dan Hadis.

Jadikan rumah tangga sebagai pusat kemuliaan Hendaknya suami istri mampu menjadikan rumah tangga seperti cahaya matahari. Suami yang baik adalah suami yang mau dinasehatin oleh sang istri. selalu dinanti cahayanya dan membuat gembira bagi yang terkena pancaran cahayanya. Menerangi kegelapan. Apabila sebuah rumah tangga mulai saling menasehati. maka rumah tangga tersebut bagaikan cermin. yang tentu cermin akan mampu membuat sebuah penampilan penghuninya menjadi lebih baik. Karena keduanya tidaklah boleh merasa lebih baik dan lebih berjasa dalam membangun rumah tangga. menyegarkan yang layu. mawaddah wa rahmah yang hendaknya dilakukan oleh keluarga muslim di era modern in. menumbuhkan bibit-bibit. begitupula sebaliknya. Demikianlah empat kiat menuju keluarga sakinah.72 dalam kebenaran dan kesabaran sebagai kekayaan yang berharga dalam rumah tangga. Keluarga yang mulia adalah keluarga yang bisa menjadi contoh kebaikan bagi keluarga yang lainnya. Karena betapa memilukan sekaligus memalukan jika ada keluarga muslim yang melakukan tindakan kekerasan rumah tangga seperti yang akhir-akhir ini terjadi. . Sehingga tidak ada yang diucapkan selain kebaikan tentang keluarga yang telah dibangun. Tidak ada koreksi yang paling aman selain koreksi dari keluarga kita sendiri. 4.

Ketiga: Islam melalui Al-Quran dan Sunnah telah memberikan tuntunan yang sangat jelas bagi seorang laki-laki berupa karakter-karakter yang saling melengkapi 73 . maka suami itu akan sukses sebagai kepala rumah tangga dan rumah tangganya akan menjadi rumah tangga yang sakinah. Kesimpulan Dari uraian skripsi ini dapat ditarik tiga kesimpulan: Pertama: seorang suami yang sholeh. Kedua: seorang suami yang shaleh pasti tahu peranannya. maka suami itu akan memimpin. bukan berarti peranan istri tidak menentukan.BAB IV PENUTUP A. yang menjadi kewajibannya dan sangat menentukan akan terwujudnya rumah tangga yang sakinah. mendidik dan memberikan teladan bagi anak-anaknya dalam segala hal. karena ia tahu semua itu akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah swt. kedudukan dan kewajibannya. Apabila suami telah melaksanakannya dengan baik. sebagai kepala rumah tangga pasti tahu fungsi. jika demikian maka rumah tangga yang sakinah akan terwujud. karena antara suami dan istri akan saling melengkapi. sehingga ia bertanggung jawab terhadap apa yang menjadi peranannya. bahkan ia akan selalu lebih memperhatikan kewajibannya terlebih dahulu dibanding dengan haknya. Walaupun peranan suami sangat menentukan.

rumah tangga yang sakinah. saling melengkapi dan menghargai. sehingga suami semena-mena terhadap anggota keluarga.74 dalam membentuk laki-laki yang shaleh. Hak memimpin keluarga yang dimiliki oleh seorang suami. mawaddah wa rahmah sulit. mawaddah wa rahmah pasti akan terwujud. Ingat semua itu akan dipertanggung jawabkan kepada Allah swt. 2. . Anak adalah amanah Allah yang harus dijaga dan dipelihara bersama. Untuk itu pendidikan harus menjadi suatu kewajiban yang tidak bisa ditawar lagi. Karena tanggung jawab suami dan istri sama besar dan beratnya. tidak boleh disalahgunakan. Sebelum melangsungkan pernikahan sebaiknya teliti dalam memilih pasangan. 4. apalagi mentelantarkannya. Yang paling utama haruslah yang seagama. karena apabila rumah tangga yang dibangun berdasarkan beda agama maka akan menimbulkan berbagai masalah pemberian pendidikan agama pada anak dan rumah tangga yang sakinah. apalagi pendidikan agama. B. bahkan tidak mungkin untuk dicapai. suami dan istri harus bisa bekerjasama dengan baik. 3. Saran-saran 1. yang akhirnya akan menjadi suami shaleh. mawaddah wa rahmah. Amanah tersebut pun akan dimintakan pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Dalam menciptakan keluarga yang sakinah. baik itu dari pihak laki-laki atau perempuan. Seperti memilih sekolah yang Islami. Apabila laki-laki tersebut mampu memiliki karakter-karakter itu. memperhatikan pergaulan anak dan menciptakan suasana keberagamaan di dalam rumah.

Terj. Ahmad Baidowi. Masri. Ke-1. (Semarang: CV. Nasy’at. Muhammad. Ke-XXI. (Semarang: CV. Gisymar. Ahmad bin Ali bin Hajr Asqalani. Cet. Fathu Al-Bari: Sarah Shahih Bukhari. 2005). (Jakarta: Al-Mawardi Prima. Daudin. Ke-1. Mohammad. 1990). Salim Basyarahil. Terj. Lembaga Darut-Tauhid. Shahih Bukhari. (Bandung: Pustaka Setia. Adhim. (Pasuruan: Hilal Pustaka. Chumaidi Umar. Ke-1. Cet. Menjadi Muslim Ideal. (Yogyakarta: Mitra Pustaka. (Yogyakarta: Wihdah Press. Bukhari. Cet. 1993). Rusli. Maragi. Anwar. Cet. (Yogyakarta: Arina. Cet. A. Terj. M. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Asy-Syifa. Nabi Suami Teladan. Cet. Ke-11. . (Jakarta: PT Mitra Pustaka. Jibril. Sholeh. Tafsir Al-Maragi. Cet. 1996). Toha Putra. Cet. Hanya untuk Suami. Cet. Fathi. Terj. Ilmu Tafsir. Ahmad bin Hanbal. 2000). Terj. Ke-1. Ida Nursida. Hasyimi. 1993). Terj. Mencapai Pernikahan yang Barakah. Rumahku Surgaku: Sukses Membangun Keluarga Islami. Hamid. Ke-8. Sunarto. Abdurrahman. (Jakarta: Gema Insani Press. Cet. 1993). ‘Adil. (Bandung: Mizan. Muhammad.75 DAFTAR PUSTAKA Abdulloh. Cet. Kiprah Muslimah dalam Keluarga Islam. Menjadi Suami Tercinta. dkk. Cet. 1988). Terj. Kisyik. (Jakarta: Gema Insani. Ke-3. Ke-1. 1999). Fauzil. Kado Cinta untuk Istri. Ke-3. Abdul. dkk. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1996). Sulaiman. (Beirut: Daar Al-Fikr). (Beirut: Daar Kutab Alamiya). Rosihan. 2003). 2005). (Bandung: Al-Bayan. Abu. Ahmad. Ke-1. Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. Hery Noer Aly. Cet. 2007). Bimbingan Islam untuk Mencapai Keluarga Sakinah. Majid. Karakteristik Lelaki Shalih. Ali. Ke-1. Amin. Ke-2. 2000). (Jakarta: Balai Pustaka. Bukhori Abu Syauqi.

dkk. Husain. Alisuf. Cet. 2005). Tafsir Fi Zhilalil Quran: Di Bawah Naungan Al-Quran. UIN Syarif Hidayatullah. 2007). 2006). 2003). 2000). (Semarang: CV. Cet. . Jami’ Al-Hadis. Cet. Husain. (Jakarta: Lintas Pustaka. Terj. Kesan. Abi.76 Muhyidin. Ibnu Ali. (Beirut: Daar ibn Hazm). Quraish. Amir. Bingkai Cinta Sepasang Merpati. (Jakarta: Pusat Studi Wanita (PSW). (Beirut: Daar Al-Fikr). (Jakarta: Gema Insani Pres. Cet. Taat. Fathi. Cet. Rahasia Perkawinan dalam Islam: Tuntunan Keluarga Bahagia. Ke-2. Jalaluddin. Suhail. Asy-Syifa. 1997). (Bandung: Pustaka Setia. Cet. (Jakarta: Kalam Mulia. Menghadirkan Surga di Rumah. Sayyid. Majdi. Tafsir Al-Misbah: Pesan. Tanggung Jawab Suami dalam Rumah Tangga: Antara kewajiban dan Realitas. ________________. Suami Idaman Istri Impian. (Jakarta: Aillah. Muslim. Shihab. Ulumul Quran II. Cet.. Ke-1. Arif Chasanul Muna. (Jakarta: AMZAH. _________________. Ke-I. Ke-X. (Jakarta: Lentera Hati. Rofi’I. (Bandung: Mizan. Shahih Muslim. 1993). Quthb. Suyuti. Sri. Cet. Syahatah. Cet.. 2005). The Best Husband in Islam. 1994). 2000). Wawasan Al-Qur’an. Terj. Cet. Ke-6. (Jakarta: Maghfirah Pustaka. Sabri. dan Keserasian Al-Quran. Relasi Suami dalam Islam. Muhammad. Meraih Mahkota Pengantin: Kiat-kiat Praktis Mendidik Istri & Mengajar Suami. Ke-I. Nasution. Mulyati. Sofyan. Terj. 2000). Kusyairi. Kasmuri. Lentera Basritama. Ahmadi. Cet. Ilmu Pendidikan. Ahmad. Terj: As’ad Yasin. Shahih Muslim. M. Cet. Ke-1. Selamat. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. 2007). 2004). ______________. Adib Bisri Musthofa. 1999). Ke-1. Ke-3. Ke-1. Husain Syahatah. Ahmad. Syadali. Sayyid. Ke-I. (Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya. Abdurrahman. Ahmad. (Jakarta: Gema Insani. Cet. Menjadi Kepala Rumah Tangga yang Sukses. Ke-I. “Bahagia Menjadi Suami Ideal dan Istri Ideal”. 2007). (Jakarta: PT. Ke-11. “Membina Keluarga Sakinah”.

Ali. Hafizh. Cet. 1994). Ke-1. Pengenalan Singkat Tentang Metode Tafsir Tematik Sebagai Salah Satu Metode Tafsir Terbaru. Perguruan Tinggi Pesantren Pendidikan Alternatif Masa Depan.or. Terj.qalam. Kado Pernikahan. Cet.77 Syuasyi’. Ahmad. . 2007). Abdul Roysad Shiddiq. (Jakarta: Pustaka Al-Kautsar. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Selasa. Ke-8. Tafsir. oleh Hamid. (Bandung: Remaja Rosda Karya. www. 1997). 20 Nopember 2007. (Jakarta: Gema Insani Press. Cet.id. Ke-2. Wahjoetomo.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful