Makalah Manajemen Pemasaran

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya baik perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa maupun barang mempunyai tujuan yang sama yaitu memperoleh keuntungan. Selain itu perusahaan juga ingin memberikan kepuasan kepada konsumen atas produk yang yang dihasilkannya, karena kepuasan konsumen menjadi tolak ukur dari keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan produk yang berkualitas, dan yang diinginkan oleh konsumen. Dalam mencapai strategi pemasaran yang tepat dan terbaik untuk diterapkan, salah satunya perusahaan dapat melihat dari faktor bauran pemasaran. Hal tersebut penting karena bauran pemasaran merupakan salah satu pokok pertimbangan konsumen dalam melakukan keputusan pembelian suatu produk. Jika perusahaan tidak peka terhadap apa yang dibutuhkan oleh konsumen, maka dapat dipastikan bahwa perusahaan akan kehilangan banyak kesempatan untuk menjaring konsumen dan produk yang ditawarkan akan sia-sia. Pemasaran merupakan salah satu ilmu ekonomi yang telah lama berkembang, dan sampai pada saat sekarang ini pemasaran sangat mempengaruhi keberhasilan suatu perusahaan untuk bisa bertahan di dalam pangsa pasar. oleh karena itu diperlukan strategi pemasaran yang dapat memberikan pengaruh untuk menentukan berhasil atau tidaknya dalam memasarkan produknya. Apabila strategi pemasaran yang dilaksanakan perusahaan tersebut mampu memasarkan produknya dengan baik, hal ini akan berpengaruh terhadap tujuan perusahaan. 1.2. Tujuan Pembahasan Makalah. 1. Untuk mengetahui apa yang di maksud dengan teori pemasaran dan semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. 2. Untuk memberikan pengetahuan dasar bagaimana cara melakukan kegiatan pemasaran dan apa saja yang harus dilakukan dalam kegiatan pemasaran. 3. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan bauran pemasaran atau marketing mix. BAB II PEMBAHASAN 2.1. Landasan Teori 2.1.1 Pengertian Pemasaran. Pemasaran adalah suatu proses sosial manajerial di mana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan, menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain. Definisi ini berdasarkan pada konsep inti, yaitu : kebutuhan, keinginan dan permintaan; pasar, pemasaran dan pemasar. Tujuan Pemasaran adalah mengenal dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga produk

yang di jual akan cocok sesuai dengan keinginan pelanggan,sehingga produk tersebut dapat terjual dengan sendirinya. Idealnya pemasaran menyebabkan pelanggan siap membeli sehingga yang harus di fikirkan selanjutnya adalah bagaimana membuat produk tersebut tersedia. Pengertian pemasaran oleh beberapa ahli diartikan menjadi : 1. William J Stanton, menyatakan bahwa: Pemasaran adalah keseluruhan intern yang berhubungan dengan kegiatan-kegiatan usaha yang bertujuan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang akan memuaskan kebutuhan pembeli baik pembeli yang ada maupun pembeli yang potensial. 2. Philip dan Duncan. Pemasaran meliputi semua langkah yang digunakan atau diperlukan untuk menempatkan barangbarang berwujud kepada konsumen. 3. American Marketing Association. Pemasaran meliputi pelaksanaan kegiatan usaha niaga yang diarahkan pada arus aliran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen. Fungsi utama mengapa kegiatan pemasaran dilakukan : 1. Untuk memberikan informasi tentang produk yang dijual perusahaan. 2. Untuk mempengaruhi keputusan membeli konsumen. 3. Untuk menciptakan nilai ekonomis suatu barang. 2.1.2 Kegiatan Utama pemasaran Kegiatan utama pemasaran atau juga disebut marketing mix adalah suatu perangkat perusahaan yang terdiri dari 4 variable yaitu produk, struktur harga, kegiatan promosi dan saluran distribusi dengan tujuan untuk menentukan tingkat keberhasilan pemasaran perusahaan yang bisa memberikan kepuasan dalam pemenuhan kebutuhan konsumen yang dipilih atau segmen pasar yang di harapkan.

2.2 Pembahasan. 2.2.1 Bauran Pemasaran Kotler (2000) mendefinisikan bahwa ³bauran pemasaran adalah kelompok kiat pemasaran yang digunakan perusahaan untuk mencapai sasaran pemasarannya dalam pasar sasaran³. Sedangkan Jerome Mc-Carthy dalam Fandy Tjiptono (2004) merumuskan bauran pemasaran menjadi 4 P (Product, Price, Promotion dan Place). 1. Product (Produk). Merupakan bentuk penawaran organisasi jasa yang ditujukan untuk mencapai tujuan melalui pemuasan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Produk disini bisa berupa apa saja (baik yang berwujud fisik maupun tidak) yang dapat ditawarkan kepada pelanggan potensial untuk.memenuhi kebutuhan dan keinginan tertentu. Produk merupakan semua yang ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, diperoleh dan digunakan atau dikonsumsi untuk dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan yang berupa fisik, jasa, orang, organisasi dan ide. Produk merupakan hasil dari kegiatan produksi perusahaan yang nantinya akan di jual perusahaan atau barang yang dibeli perusahaan untuk dijual kembali kepada konsumen akhir (bagi perusahaan dagang). Dalam membahas apa itu produk sebagai salah satu dari keempat

variable marketing mix maka kita bagi menjadi 3 bagian : a. Pemilihan produk b. Pembungkus barang c. Merk barang a. Pemilihan barang/produk Kebijaksanaan perusahaan dalam memilih produk yang akan dijual atau produk yang akan dibeli (bagi perusahaan dagang) amat berpengaruh pada penentuan harga, strategi, promosi, yang akan dilakukan agar berhasil dalam melaksanakan fungsi penjualan dari bidang pemasaran. Pemilihan barang atau produk yang tepat untuk dipasarkan atau sesuai dengan perilaku pembeli ataupun daya beli konsumen akan menguntungkan perusahaan sehingga hasil kegiatan perusahaan yang dicapai akan dapat mempertahankan atau ditingkatkan demi kelangsungan hidup perusahaan. Yang penting disini adalah bagaimana cara mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin dihadapi perusahaan karena terjadi proses tahapan siklus kehidupan barang. Siklus kehidupan barang ini akan selalu terjadi di mana pada suatu saat kalau produk tersebut sudah mencapai tahap kejenuhan akan mengalami penurunan penjualan yang berarti juga terjadi turunnya tingkat pendapatan perusahaan. Oleh karena itu sebelum perusahaan terlambat dalam mengatasi perjalanan produk dalam siklus kehidupan produk maka tindakan yang harus dilakukan adalah strategi apa yang akan dilakukan atau kebijaksanaan apa yang akan dilakukan agar sebelum produk tersebut sudah tidak laku lagi perusahaan sudah menyiapkan produk baru,sebagai pengganti atau strategi baru. Tahap-tahap siklus kehidupan dibagi menjadi 5 tahapan di mana untuk masing-masing tahap suatu perusahaan harus memasang strategi atau kebijaksanaan yang berlainan untuk menjaga agar kelangsungan hidup perusahaan terjamin. Lima tahap tersebut adalah sebagai berikut : 1. Tahap perkenalan 2. Tahap pertumbuhan 3. Tahap kedewasaan 4. Tahap kejenuhan 5. Tahap penurunan Apabila di gambarkan maka akan menjadi sebagai berikut: Penjualan

12345 Waktu Gambar 1. Daur siklus kehidupan barang. (Produck life cycle)

1. Tahap Perkenalan Tahap perkenalan ini menunjukan bahwa barang yang dipasarkan benar-benar baru atau masyarakat belum tahu atau belum mengenalnya sehingga perlu memperkenalkan barang tersebut pada masyarakat melalui penyampaian informasi dengan kegiatan promosi yang gencar dan agresif menekankan merk penjualan, kelebihannya dibandingkan dengan produk sejenis

Tambahan volume penjualan sudah dilakukan sedangkan bagian pasar yang kita kuasai sudah banyak yang dimasuki produk-produk pesaing yang sedikit demi sedikit mulai mengikis segmen pasar kita. b. sehingga usaha promosi amat sedikit peranannya dalam meningkatkan atau menambah volume penjualan. Kalau alternatif ini tidak dapat dilakukan perusahaan harus dapat membuat barang yang benar-benar baru yang memerlukan penelitian dari awal baik dari segi mutu. Pada tahap ini produk perusahaan sudah dikenal dengan baik oleh konsumen. yaitu : 1. Tahap Pertumbuhan Tahap pertunbuhan ditunjukan dengan meningkatnya volume penjualan dengan cepat karena produk sudah menempatkan pada segmen pasar yang sesuai.ataupun bagaimana kegunaanya bagi konsumen dan lain-lain. 2. Tujuan utama promosi adalah agar konsumen tahu dan mengenal dengan baik produk perusahaan dan mulai menyukainya. kreasi. Tetap mempertahankan barang lama tetapi memperbaharui atribut-atribut lamanya baik dari segi kemasan atau dapat juga menonjolkan kelebihan lain. . Tahap kemunduran/penurunan Akibat buruk perilaku konsumen tersebut menurunkan volume penjualan perusahaan sehingga perusahaan harus cepat-cepat mengambil kebijaksanaan agar perusahaan tidak bangkrut. 4. Menghentikan produk yang sudah tidak dapat bersaing dengan digantikan oleh barang yang benar-benar baru dan lain dibandingkan dengan produk lama. Oleh karena itu bungkus juga memegang peranan penting dalam penjualan produk. Pembungkus barang Bungkus barang merupakan pertimbangan ke dua setelah produk yang sejenis ternyata mempunyai kualitas yang sama kualitas yang sama. Pada tahap ini bermunculan perusahaan-perusahaan pesaing yang mencoba merebut segmen pasar yang kita kuasai dengan menggunakan strategi-strategi yang dengan perlahan dan pasti dapat menggeser kedudukan perusahaan yang lebih dulu masuk pasar. Usaha yang dilakukan dalam tahap ini adalah menurunkan kegiatan promosinya untuk diganti dengan memperluas dan meningkatkan distribusi ke daerah-daerah (lokasi-lokasi segmen pasar) yang belum dimasuki atau kegiatan promosi digantikan dengan persaingan harga dengan perusahaan pesaing. merk dagang. rasa yang sama atau kegiatan yang relative berbeda. Kebijaksanaan ini dapat berjalan dengan lancar asalkan perusahaan mempunyai tenaga yang punya kemampuan dalam membuat motivasi baru. 3. atau menciptakan barang yang akan menggantikannya. Maka bagi pembeli yang merasa bingung dengan berbagai merk tersebut akhirnya akan mempertimbangkan bungkus luar produk yang akan dipilih. Adapun kebijaksanaan yang akan di ambil oleh perusahaan pada umumnya terdiri dari 2. pembungkus. cara mendistribusikan dan lain-lain. Tahap perkenalan ini biasanya memerlukan ongkos promosi yang sangat tinggi sedangkan hasil penjualan masih berjumlah sedikit dalam memberikan tambahan pendapatan produsen. ditambah lagi dengan konsumen sudah mulai melirik produk sejenis lainnya yang sekiranya mempunyai keunggulan lebih banyak atau dengan kata lain konsumen sudah mulai jenuh dengan produk yang kita jual. 2. Tahap kedewasaan dan kejenuhan Tahap kedewasaan merupakan titik puncak kejayaan perusahaan yang ditunjukan dengan peningkatan volume penjualan yang sangat tinggi.

price is the sum of all the value that consumers exchange for the benefits of having or using the product or service´. penyusunan di rak took. Jika . Dengan merk yang sudah menjadi langganan pemakai dapat menghemat waktu dalam membeli karena dapat menyuruh orang lain untuk membelinya (praktis) dan membuat anggaran tertentu dalam memakainya. memudahkanš pengangkutan.š Bungkus yang tidak menambah harga jual sehingga tidak dapat besaingš dengan produk sejenis yang lain. Secara lebih luas. dimana suatu saat harga akan stabil dalam waktu tertentu tetapi dalam seketika harga dapat juga meningkat atau menurun dan juga merupakan satu-satunya elemen yang menghasilkan pendapatan dari penjualan. keindahan maupun praktisnya. 1990). Definisi harga menurut Philip Kotler adalah : ³price is the amount of money charged for a product or service. atau memmpunyai kegiatan setelah dipakai habis (ada kegiatan ganda). Dengan melihat merk seseorang yang sudah menggemari atau fanatic terhadap rasanya. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembungkusan diantaranya: Bungkus yang membangkitkan hasrat untuk membeli.Untuk membuat bungkus agar menarik pembeli maka perusahaan harus mempertimbangkan dari berbagai aspek baik aspek ekonomis. Price (Harga) Bauran harga berkenaan dcngan kebijakan strategis dan taktis seperti tingkat harga. Dengan kata lain seseorang akan membeli barang kita jika pengorbanan yang dikeluarkan (uang dan waktu) sesuai dengan manfaat yang diperoleh dari prouksi tersebut (Moenroe. Harga menggambarkan besarnya rupiah yang harus dikeluarkan seorang konsumen untuk memperoleh satu buah produk dan hendaknya harga akan dapat terjangkau oleh konsumen. Sedangkan Stanton mendefinisikan harga: ³Price is the amount of money and or goods needed to acquire some combination of another goods and its companying services´. 2. hal ini dilakukan untuk menguasai pasar. harga adalah keseluruhan nilai yang ditukarkan konsumen untuk mendapatkan keuntungan dari kepemilikan terhadap sebuah produk atau jasa. Pengertian di atas mengandung arti bahwa harga adalah sejumlah uang dan atau barang yang dibutuhkan untuk mendapatkan kombinasi dari barang yang lain yang disertai dengan pemberian jasa.š Bungkus yang mudah diingat. Harga adalah sejumlah uang yang harus dibayar oleh pengguna untuk mendapatkan produk. struktur diskon. syarat pembayaran dan tingkat diskriminasi harga diantara berbagai kelompok pelanggan. More broadly. penyimpanan. mutunya atau keadaanya tidak akan nemilih lagi dalam memilih lagi dalam membeli barang cukup hanya dengan melihat gambar tertentu atau kata-kata tertentu dalam suatu prroduk menganggap sudah cukup memutuskan untuk membeli. Harga merupakan elemen dari bauran pemasaran yang bersifat fleksibel. c. Bungkus di design agar dapat menjaga mutu barang. Harga adalah sejumlah uang yang dibebankan untuk sebuah produk atau jasa. Merk Barang Merk barang yang dinyatakan dengan kata-kata saja atau disertai dengan gambar tertentu untuk mempertegaskan adalah sangat penting bagi perusahaan untuk membedakan perusahaan yang satu dengan yang lain. Banyaknya manfaat yang dapat diperoleh konsumen ini ternyata terlihat juga oleh produsen sehingga sering sekali produsen menggunakan merk tersebut sebagai salah satu strategi pemasarannya dengan jalan perusahaan memproduksi barang yang tidak terlalu berbeda setiap memakai berbagai merk.

menentukan tingkat permintaan. termasuk di dalamnya adalah biaya langsung dan tidak langsung. ³«apabila pengenaan biaya (charging) merupakan suatu keharusan. Perusahaan harus mempertimbangkan sejumlah faktor dalam menetapkan harganya. sealed-bid. kreatifitas dan keahlian manajemen paling banyak dibutuhkan dalam masalah penetapan harga. Harga adalah satu-satunya variabel strategi pemasaran yang berkaitan dengan pemasukan. 7. 6. Prinsip penetapan harga barang dapat juga diterapkan daam penetapan harga jasa. 2. 3. memakasimumkan pertumbuhan penjualan. Sasaran lain yang bisa mereka capai adalah mencakup survival. Berbagai jenis biaya harus sipertimbangkan dalam menetapkan harga. pendapatan total. nilai yang bisa diterima. penggunaan fasilitas dan mungkin juga naiknya laba bersih. 5. perusahaan menyesuikan harganya dengan menggunakan harga geografis. pemilihan metode penetapan harga. dan biaya-biaya yang teralokasi. Untuk mengevaluasi sensitifitas harga. dan harga psikologis. bagaimanapun harga mendatangkan masalah tersendiri. dan menentukan harga akhir. Akan tetapi mereka lalai bertindak yang sebaliknya. maka besarnya harus disesuaikan dengan kemampuan pengguna. prakiraan biaya. memakasimumkan penguasaan (skimming) pasar dan kepemimpinan produk atau kualitas. Harga dan kebijaksanaan harga adalah elemen yang paling banyak diperdebatkan dalam pemasaran. serta harga bauran produk. Perusahaan tidak selalu harus berupaya mencari profit makasimum melalui penetapan harga. Hal yang menarik sekali adalah bahwa para penjual kerap kali mengetahui permintaan in-elastis. Bila suatu produk atau jasa harus mendatangkan keuntungan bagi perusahaan. Dalam situasi tertentu. pengguna melakukan penilaian atau menghitung-hitung tentang apa yang . sasaran perolehan. Secara singkat prinsip-prinsip penetapan harga menurut Zeithaml dan Bitner (1996) adalah sebagai berikut: 1. Harga-harga para pesaing akan mempengaruhi tingkat permintaan barang dan jasa yang ditawarkan peruasahaan dan karenanya harus dipertimbangkan dalam proses penetapan harga. Berbagai cara penetapan yang ada mencakup mark-up. walaupun harga lebih rendah akan menaikkan penjualan unit. para pemasar bisa menghitung elastisitas permintaan. biaya tidak langsung yang bisa dilacak. yang dapat dirumuskan sebagai berikut: Elastisitas = Persen (%) perubahan dalam kuantitas yang dibeli Persentase perubahan dalam harga 4. Oleh karena itu mereka menetapkan harga yang paling tinggi.´ Dalam hal pemasaran jasa. yang mencakup: pemilihan tujuan penetapan harga. Condous (1983) menyarankan. diskon harga. Para pemasar hendaknya memahami seberapa responsif permintaan terhadap perubahan harga. dan harga diskrimiasi. harga harus mampu menutup semua biaya mencakup mark-upnya.hal ini dikaitkan dengan produk layanan. menganalisis harga yang ditetapkan dan produk yang ditawarkan pesaing. jika menghadpi permintaan yang elastis. biaya tetap dan biaya variabel. Setelah menetapkan struktur harga. memakasimumkan penerimaan sekarang. maka seseorang akan datang ke tempat kita jika waktu atau dana yang dikorbankan untuk mendapatkan produk layanan kita sesuai dengan produk layanan yang ditawarkan. Ciri-ciri yang dimiliki jasa menyebabkan dampak yang penting dalam penetapan harga. harga promosi. Ciri-ciri yang dimiliki jasa menyebabkan dampak yang penting dalam penetapan harga. going rate.

tempat duduk yang tidak nyaman. bau tidak sedap. karena barangkali waktu yang terbuang itu sebenarnya dapat digunakan untuk keperluan lain.akan mereka peroleh sebagai balasan dari apa yang mereka berikan. seperti upaya yang bersifat mental (berpikir). mereka akan memperhitungkan biaya terhadap waktu yang digunakan dalam mencari/memburu suatu jasa. Upaya-upaya yang bersifat fisik. 4. khususnya bila penyajian jasa dilakukan secara swalayan. ekonomisnya. lingkungan yang terkesan jorok. Biaya-biaya ini kadang-kadang dikenakan untuk penggunaan suatu jasa tertentu. Biaya untuk melakukan upaya-upaya fisik yang diperlukan unruk memperoleh sejumlah jasa bisa saja dimasukkan. Penjualan Tatap Muka dan Hubungan Masyarakat. Pusat informasi yang menghendaki profit harus mampu menutup semua biaya yang berkaitan dengan proses memproduksi dan memasarkan suatu jasa. Promosi merupakan kegiatan terakhir dari marketing mix yang sangat penting karena sekarang ini kebanyakan pasar lebih banyak bersifat pasar pembeli di mana keputusan terakhir terjadinya transaksi jual beli sangat dipengaruhi oleh konsumen. terlalu panas atau terlalu dingin ruangannya. Yazid (1999) yang mengatakan bahwa. Tetapi bisa juga pembeli membeli secara rasional seperti: karena mempertimbangkan riwatnya. Selanjutnya menetapkan marjin secukupnya sehingga mampu memberikan keuntungan yang memuaskan. Harga yang bersifat moneter mempuyai peranan penting bagi bagian pemasaran untuk mengukur tingkat atau porsi penerimaan dari konsumen´. sugesti. Waktu. Promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dapat mengarahkan organisasi atau seseorang untuk menciptakan transaksi antara pembeli dan penjual. harga merupakan pembatas (trade-of) untuk sejumlah benefit (nilai) yang akan diberikan oleh suatu produk (barang atau jasa) dengan sejumlah biaya yang dikaitkan dengan sejumlah biaya yang dikaitkan dengan penggunaan produk tersebut (Yazid). . Para produsen berbagai barang bersaing untuk merebut hati pembeli agar tertarik dan mau membeli barang yang dijualnya. yaitu Iklan. 3. 1999) 3. 1999). Waktu merupakan komoditas utama bagi sejumlah orang. di samping itu beberapa biaya nonmoneter yang mungkin diperhitungkan konsumen ketika menggunakan suatu jasa mencakup: 1. Pada dasarnya keputusan membeli sangat dipengaruhi oleh motif-motif pertimbangan secara emosional. dan bagi seseorang yang menawarkan jasa dengan pelayanan yang berbeda kepada setiap individu. Dengan demikian. Menggambarkan berbagai macam cara yang ditempuh perusahaan dalam rangka menjual produk ke konsumen. Biaya-biaya psikologis. perasaan adanya ketimpangan atau ketidakadilan bahkan rasa takut. angan-angan dan sebagainya. ³Harga atau biaya sebuah jasa akan mencakup harga yang bersifat moneter dan harga yang bersifat non-moneter. Pengertian Promosi. Selanjutnya dikatakan bahwa. Promotion (Promosi) Bauran promosi meliputi berbagai metode. tetapi mempunyai keterbatasan waktu. Oleh karena itu pembeli adalah raja. Biaya-biaya ini bisa saja dikenakan sehubungan dengan adanya kebisingan. aliran udara yang tidak lancar. seperti : merasa bangga. 3.1 Promosi 1. (Yazid. 2. Promosi Penjualan. Biaya-biaya sensor.1. bahkan rasa yang tidak mengenakkan.

pos langsung atau bahkan melalui biro periklanan. Saluran Distribusi ( Place ) Merupakan keputusan distribusi menyangkut kemudahan akses terhadap jasa bagi para pelanggan. d. . demonstrasi. Berbagai kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk membuat produknya mudah diperoleh dan tersedia untuk konsumen sasaran. Periklanan (Advertensi) Periklanan merupakan salah satu bentuk kegiatan promosi yang sering dilakukan perusahaan melalui komunikasi non individu dengan sejumlah biaya seperti iklan melalui media masa. harganya. Dalam promosi terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan. individu-individu yang membuat poster dan sebagainya. Promosi penjualan. Promosi penjualan Promosi penjualan adalah salah satu bentuk kegiatan promosi dengan menggunakan alat peraga seperti: Peragaan. contoh barang dan sebagainya. place / distribusi mempunyai peranan yang sangat penting dalam membantu perusahaan memastikan produknya. hadiah. pada umumnya ada 4 kegiatan yang biasa dilakukan yaitu: a. Pengertian Saluran Distribusi. a. Definisi menurut Philip Kotler mengenai distribusi adalah : ³The various the company undertakes to make the product accessible and available to target customer´. pengangkutannya dan sebagainya.*) Proses personal selling adalah sebagai berikut: Pelayanan sesudah penjualan *) Nichles : ³Principles of marketing´ Prentice Hall 1978. Sebagai salah satu variabel marketing mix. Publisitas Publisitas merupakan kegiatan promosi yang hampir sama dengan periklanan yaitu melalui media masa tetapi informasi yang diberikan tidak dalam bentuk iklan tetapi berupa berita. menguasai atau mempertahankan hubungan pertukaran yang saling menguntungkan kedua belah pihak. b. Personal selling Personal selling adalah kegiatan promosi yang dilakukan antar individu yang sering bertemu muka yang ditujukan untuk menciptakan. c. perusahaan iklan. Personal selling. Periklanan. pameran. Tempat dimana produk tersedia dalam sejumlah saluran distribusi dan outlet yang memungkinkan konsumen dapat dengan mudah memperoleh suatu produk. 4. c. Biasanya lembaga yang dipublisitaskan tidak mengeluarkan biaya sedikitpun tetapi bisa merugikan kalau lembaga yang dipublisitaskan diberitakan kejelekannya. lembaga non laba. memasuki segmen pasar yang baru atau yang tidak terjangkau oleh salesman maupun personal selling.1. Periklanan dilakukan untuk memasarkan produk baru. karena tujuan dari distribusi adalah menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen pada waktu dan tempat yang tepat.segi kepraktisan. memperbaiki. Publisitas dan humas. d. radio dan TV. Periklanan sering dilakukan baik melalui surat kabar. b. 4.

frekuensi pembelian.3 Alternatif pemilihan saluran distribusi. pasar yang dituju dan sebagainya menjadi faktor yang penting dalam memilih saluran distribusi yang akan digunakan perusahaan. Pada dasarnya ada 3 jenis perantara yaitu : 1. dan sebagainya Sifat pembeli sangat mempengaruhi keputusan produsen dalam memilih saluran distribusi yang dipakai. Sifat perusahaan. kalau jumlah pembeli hanya. Saluran distribusi adalah saluran yang dipakai produsen untuk menyalurkan barang hasil produksinya kepada konsumen. penjualan. Misalnya. Sebagai contohnya. Sifat produk. Ini harus dipertimbangkan karena dalam bidang jasa sering kali tidak dapat ditentukan tempat dimana akan diproduksi dan dikonsumsi pada saat bersamaan. Kalau fungsi pemasaran yang dilakukan perantara ternyata lebih efisien disbanding dengan kalau fungsi pemasaran dilakukan oleh produsen maka produsen yang bersangkutan biasanya memasukan perantara kedalam saluran distribusi yang dipilihnya. Sifat pembeli. Untuk memakai saluran distribusi tertentu di samping mempertimbangkan faktor-faktor di atas perusahaan juga perlu mengetahui unsure apa saja yang sebenarnya juga mempengaruhi pemilihan saluran distribusi. Saluran distribusi yang digunakan itu dengan tujuan agar barang yang ditawarkan sampai pada konsumen industry maupun konsumen akhir. 4. harganya dan sebagainya. Pedagang (Wholesaler) adalah perantara yang secara nyata mempunyai barang dagangan dan melakukan fungsi pemasaran di mana barang yang di dagangkan dalam jumlah volume penjualan yang besar sehingga pedagang besar ini biasanya hanya melayani pembelian dalam jumlah yang banyak atau dengan kata lain tidak melayani kosumen akhir yang membeli untuk memenuhi kebutuhan pribadinnya (atau besifat non-bisnis). b. pembelian dan sebagainya. Pemilihan saluran distribusi harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: a. perusahaan. . c. pengangkutan. Perantara dalam kenyataannya juga melakukan beberapa macam fungsi pemasaran seperti penyimpanan. Penyampaian dalam perusahaan jasa harus dapat mencari agen dan lokasi untuk menjangkau populasi yang tersebar luas. Sifat pesaing e. Kesemuanya itu perlu dijadikan bahan pertimbangan yang penting juga. seperti kebiasaan membeli. apakah barang tersebut mudah rusak atau tidak. diantaranya: a. bagaimana ukurannya. Demikian juga sifat produk juga merupakan pertimbangan produsen yang tidak kalah pentingnya. d. Tipe perantara. letak geografis dsb. frekuensi pembelian dalam jumlah yang kecilkecil maka akan membuat produsen cenderung memilih saluran distribusi yang panjang. bagaimana kualitas barang kalau dilihat dari segi konsumen. Demikian juga masalah sifat perantara.2 Pemilihan saluran distribusi Keputusan penentuan lokasi dan saluran yang digunakan untuk memberikan jasa kepada pelanggan melibatkan pemikiran tentang bagaimana cara mengirimkan atau menyampaikan jasa kepada pelanggan dan dimana hal tersebut akan dilakukan. pesaing. Sifat perantara. Saluran distribusi dapat dilihat sebagai kumpulan organisasi yang saling bergantungan satu sama lainnya yang terlibat dalam proses penyediaan sebuah produk/pelayanan untuk digunakan atau dikonsumsi. baik sampai berpindahnya hak (penguasaan) sampai dengan pemindahan barang maupun hanya pemindahan hak kepemilikannya saja.4.

[1] Perencanaan saluran distribusi dilakukan dengan maksud untuk memperlancar penyaluran produk agar sampai kepada konsumen. Saluran distribusi pemasaran. Kebijaksanaan yang dipakai perusahaan dengan jalan memakai sebanyak mungkin penyalur atau pengecer untuk mencapai dengan cepat kebutuhan konsumen dapat terpenuhi dengan segera. 2.2. Distribusi yang dipilih produsen dengan hanya memilih satu perantara saja dalam wilayah geografis tertentu. Dengan kegiatan distribusi ini diharapkan dapat mempermudah konsumen untuk memperoleh produk setiap saat. untuk memudahkan pengawasan terhadap penyalur. Sehingga dalam pemakaian saluran distribusi ini produsen berusaha memilih berapa penyalur yang benar-benar baik dan mampu melaksanakan fungsi pemasaran. b. Kalau digambarkan saaluran distribusi tersebut adalah sebagai berikut: Gambar 5. Hal ini diperlihatkan pada masalah hak kepemilikan barang yang dijualnya. Distribusi eksklusif. Pengecer (retailer) adalah perantara yang berhubungan langsung dengan konsumen akhir baik konsumen untuk keperluan pribadi maupun konsumen industri. Hal ini digunakan untuk pengawasan yang lebih intensif dan mendorong semangat penyalur agar agresif dalam melaksanakan fungsi pemasarannya. Process (Proses). Agen merupakan perantara yang ketiga. Dalam perkembangannya. Physical Evidence (Bukti Fisik). Jumlah Perantara. misalnya. dikenal juga istilah 7P dimana 3P yang selanjutnya adalah People (Orang). Kalau ditinjau dari jumlah perantara. Distribusi ini dipakai produsen penghasil barang-barang yang relatif mahal/berat. Saluran distribusi yang memasukan agen dan langsung ke konsumen akhir. agen mempunyai perbedaan baik dengan pedagang besar mupun pengecer. 3. Kalau pedagang besar dan pengecer memiliki hak milik pada barang yang dijual maka kalau pada agen sebaliknya. ini menyangkut untuk tingkat penyebaran pasar yang diinginkan oleh produsen. Kecepatan dan ketepatan dari saluran distribusi yang dilakukan oleh perusahaan akan sangat membantu konsumen dalam . konvinen atau kebutuhan pokok sehari-hari. Distribusi yang dipilih produsen dengan hanya memakai beberapa perantara saja. Distribusi ini dipakai untuk memasarkan barangbarang baru. teori Marketing mix juga terus berkembang. Biasanya kebijaksanaan ini dilakukan kalau produsen menjual barang-barang konsumsi sejenis.4. yaitu: 1. Dengan mempertimbangkan jumlah perantara/penyalur maka produsen mempunyai 3 jenis kebijaksanaan alternative pemakaian saluran distribusi. barang spesial maupun barang industri jenis peralatan ekstra. juga menawarkan teori P baru yaitu Purple Cow.3. Penulis buku Seth Godin. Kalau digambarkan sebagai berikut: Gambar 5. Karena pemasaran bukanlah ilmu pasti seperti keuangan (finance). Distribusi Insentif. 3. Agen. Biarpun sebagai agen mereka bisa menjual dalam partai besar tetapi tetap hak miliknya ada pada produsennya. Distribusi selektif.

karyawan. Hal tersebut agar sesuai dengan tujuan perusahaan yang mana produk yang dihasilkan dapat diterima dan sesuai dengan kebutuhan konsumen dan dapat memuaskan konsumen. 2002.Kotler.seri. Perencanaan. Bauran pemasaran yang terdiri dari produk. Seri Pemasaran dan Promosi. keberhasilan suatu perusahaan dapat diketahui dari respon yang ditunjukkan oleh konsumen. Rethinking Marketing. BAB III PENUTUP 3. pemegang saham. produk yang dihasilkan harus mencerminkan kualitas yang baik. Penerbit Salemba Empat. 1996. Manajemen Pemasaran. ekonomi. hal ini agar dapat menaikkan citra keberadaan produk dan perusahaan itu sendiri. dan promotion). melainkan harus diintegrasikan dengan strategi perusahaan secara keseluruhan. Jilid I. Artinya pemasaran tidak lagi sekadar marketing as it is. Pemasaran harus dilihat sebagai suatu konsep bisnis strategi (strategic business concept). harga. Selain itu. Sustainable Marketing Enterprise in Asia.Hermawan Kartajaya dan Philip Kotler. . . periklanan atau bahkan konsep bauran pemasaran 4P (product. Pengantar Bisnis. seperti masalah budaya perusahaan.Gruenwald. Alexander Sindoro Jilid 1. sosial kultural dan pasar. .1 Kesimpulan Dalam konsep pemasaran modern banyak perusahaan yang mengacu pada bauran pemasaran di dalam merancang program pemasarannya. secara internal perusahaan menghadapi perubahan organisasi yang tak kalah peliknya.Dan Berbagai sumber lainnya.Cetakan ke IV edisi 1. Jakarta: Prenhallindo.mendapatkan produk perusahaan. P. Karena produk merupakan titik sentral dari kegiatan pemasaran.Depok. Analisa. pricing.1995.Widyatmini. struktur. edisi kedelapan. Pengembangan Produk Baru. Perencanaan produk yang dihasilkan oleh perusahaan harus benar.Keegan. 1985. Implementasi dan Pengendalian. Dengan melakukan perencanaan terhadap empat bauran pemasaran diharapkan perusahaan dapat merumuskan program pemasaran yang tepat bagi produk yang akan ditawarkan kepada konsumen. . Jakarta .Seri Diktat Kuliah: Gunadarma . Manajemen Pemasaran Global: Alih Bahasa. Warren J. G. Pada situasi persaingan dan perubahan yang bergerak begitu cepat ini perusahaan ditekan oleh faktor-aktor eksternal seperti perubahan teknologi. PT Alex Media Komputindo. Jakarta. promosi dan saluran distribusi mempunyai peranan yang sangat penting guna mensukseskan program pemasaran dari suatu perusahaan. place. DAFTAR PUSTAKA . Dalam situasi seperti ini konsep pemasaran tidak lagi cukup hanya berbicara tentang penjualan. 1995. Jakarta: Prenhallindo.benar sesuai dengan kebutuhan konsumen. Di sisi lain.

c. Menurut W Stanton pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. Keinginan adalah kehendak yang kuat akan pemuas yang spesifik terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam. KONSEP. Menurut Philip Kotler dan Amstrong pemasaran adalah sebagai suatu proses sosial dan managerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain. Konsep Pemasaran Konsep-konsep inti pemasaran meluputi: kebutuhan. Pemasaran adalah suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan. nilai dan kepuasan. pertukaran. permintaan. B. pemasaran dan pasar. keinginan. . produksi. Philip Kotler (Marketing) pemasaran adalah kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran. Kita dapat membedakan antara kebutuhan. Pengertian Pemasaran Ada beberapa definisi mengenai pemasaran diantaranya adalah : a. menentukan harga. utilitas.barang yang dapat memuaskan keinginan dan mencapai pasar sasaran serta tujuan perusahaan.BAB I PENGERTIAN. transaksi dan hubungan pasar. d. promosi dan mendistribusikan barang. menentukan harga. Kebutuhan adalah suatu keadaan dirasakannya ketiadaan kepuasan dasar tertentu. DEFINISI PEMASARAN DAN MANAJEMEN PEMASARAN A. b. mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan pembeli maupun pembeli potensial. keinginan dan permintaan.

C. Manajemen Pemasaran Manajemen pemasaran berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran. penerapan. Sedangakan manajemen adalah proses perencanaan (Planning). membangun. Menurut Kotler dan Armstrong pemasaran adalah analisis. dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan. Jadi dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah sebagai analisis. Konsep Pemasaran Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasaan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing. implementasi. penetapan harga dan dilakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dibuat yang tujuannya untuk mendapatkan tempat dipasar agar tujuan utama dari pemasaran dapat tercapai. . dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan dengan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan ± tujuan organisasi. dan pengendalian program yang dirancang untuk menciptakan. Kesimpulan : Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pemasaran adalah sebagai kegiatan yang direncanakan. membangun. dan diorganisasiknan yang meliputi pendistribusian barang. perencanaan. dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan.Sedangkan Permintaan adalah keinginan akan produk yang spesifik yang didukung dengan kemampuan dan kesediaan untuk membelinya. BAB II MACAM-MACAM KONSEP PEMASARAN I. pengorganisasian (organizing) penggerakan (Actuating) dan pengawasan. perencanaan.

Disini tugas manajemen adalah memproduksi barang sebanyak mungkin. Penney). konsep produk. Konsep produksi Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah. konsep pemasaran sosial. Andalah yang menentukan (United Airlines) 6. Temukan keinginan pasar dan penuhilah. karena konsumen dianggap menyukai produk berkualitas tinggi dalam penampilan dengan ciri ± ciri terbaik . Konsep produk Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu. bukan produk anda. konsep penjualan. konsep pemasaran.Konsep pemasaran yang telah diungkapkan dengan berbagai cara: 1. performansi dan ciri-ciri yang terbaik. karena konsumen dianggap akan menerima produk yang tersedia secara luas dengan daya beli mereka. 3. mutu dan kepuasan (JC. 2. Melakukan segalanya dalam batas kemampuan untuk menghargai uang pelanggan yang sarat dengan nilai. Lakukanlah menurut cara anda (Burger king) 5. Cintailah pelanggan. 1. dan konsep pemasaran global. 2. Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu : konsep produksi. 4. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efesiensi produk tinggi dan distribusi yang luas. Buatlah apa yang dapat dijual dan jangan berusaha menjual apa yang dapat dibuat. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas.

manajer eksekutif berupaya memahami semua faktorfaktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap. dengan dibiarkan begitu saja. Konsep penjualan Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan. . 6.3. keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripasda para pesaing dengan tetap melestarikan atau meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat. Jadi dapat diartikan sistem pemasaran adalah kumpulan lembaga-lembaga yang melakukan tugas pemasaran barang. BAB III SISTEM PEMASARAN A. Konsep Pemasaran Global Pada konsep pemasaran global ini. Pengertian Sistem Pemasaran Sistem adalah sekolompok item atau bagian-bagia yang saling berhubungan dan saling berkaitan secara tetap dalam membentuk satu kesatuan terpadu. Konsep pemasaran sosial Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan. organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif. 4. Konsep pemasaran Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunsi untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing. 5. jasa.

Bekerja secara terpisah. grosir. gagasan atau manusia yang dipasarkan. Perantara (pengecer. agen transportasi. B. Unsur-unsur dalam sebuah sistem pemasaran serupa dengan unsur-unsur yang ada pada sistem radio stereo. tetapi pada waktu dipertemukan secara tepat. Dalam pemasaran kelompok item yang saling berhubungan dan saling berkaitan itu mencakup : 1. orang. 5. dan faktor-faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya. Sistem pemasaran dengan saluran vertikal Pada sistem ini produsen. dan pengecer bertindak dalam satu keterpaduan. Gabungan organisasi yang melaksanakan kerja pemasaran. 2. Macam ± Macam Sistem Pemasaran a. Sistem pemasaran yang paling sederhana terdiri dari dua unsur yang saling berkaitan.. Kendala lingkungan (environmental constraints). grosir. jasa. Tujuan : Mengendalikan perilaku saluran Mencegah perselisihan antara anggota saluran b. Sistem pemasaran dengan saluran horizontal .ide. Produk. lembaga keuangan). yaitu organisasi pemasaran dan target pasarnmya. Target pasar. 3. 4.

f.± Pemasaran Intern . Pemasok c. Lingkungan makro ekstern. Lingkungan mikro eksternal a. Pasar (market) b. C. Lingkungan Sebuah Sistem Pemasaran a.Pada sistem ini. d. Kekuatan politik dan legal. b. Pialang (marketing intermediaries) c. Kondisi ekonomi. Sistem pemasaran dengan saluran ganda Pada sistem ini beberapa gaya pengeceran dengan pengaturan fungsi distribusi dan manajemen digabungkan. c. Persaingan. Demografi (kependudukan). c. Lingkungan makro tersebut ialah: a. b. Kekuatan sosial dan budaya. kemudian dari belakang dipimpin secara sentral. Teknologi. e. ada suatu kerjasama antara dua atau lebih perusahaan yang bergabung untuk memanfaatkan peluang pemasaran yang muncul. Lingkungan Non.

yaitu tahap perkenalan. Dalam strategi pemasaran. BAB IV STRATEGI PEMASARAN A. 3. apakah ekonomi berada dalam situasi makmur atau inflasi tinggi. tahap pertumbuhan. ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu : 1. alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan.Kekuatan non ± pemasaran lainnya adalah lokasi perusahaan. menantang. Pengertian Strategi Pemasaran Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran. 2. Situasi ekonomi Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan pandangan kedepan. bauran pemasaran. B. apakah memimpin. tahap kedewasaan dan tahap kemunduran. Daur hidup produk Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup. Macam-Macam Strategi Pemasaran macam strategi pemasaran diantaranya: 1. ketangguhan bagian penelitian dan pengembangan. Posisi persaingan perusahaan di pasar Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam persaingan. mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar. Kekuatan intern bersifat menyatu (interest) dalam organisasi dan dikendalikan oleh manajemen. Strategi kebutuhan primer .

strategi pemasaran dapat dibagi kedalam empat jenis yaitu: 1. Menyederhanakan proses pembelian. Mengurangi daya tarik atau jelang untuk beralih merk. 3. 3. Merangsang kebutuhan primer dengan menambah jumlah pemakai. Mengambil posisi berhadapan (head ± to heas positioning) 2. b. C. Merangsang kebutuhgan selektif dengan menjaring pelanggan baru. Strategi Kebutuhan Selektif Yaitu dengan cara : a. Mempertahankan pelanggan misalnya: 1. Segmentasi Pasar . Merangsang kebutuhan primer dengan memperbesar tingkat pembelian. Merangsang kebutuhan selektif dengan mempertahankan pelanggan yang ada. 2. Menambah jumlah pemakai dan 2. Mengambil posisi berbeda (differentiated positin) Secara lebih jelas. 2. 2. Menjaring pelanggan (Acquistion Strategier) 1. Memelihara kepuasan pelanggan.Strategi-strategi pemasaran untuk merancang kebutuah primer yaitu: 1. Meningkatkan jumlah pembeli. 4.

ukuran kota. ciri ± ciri kepribadian. karakteristik. lokasi geografis. 2. 1. Variabel demografi. b. dan pelanggan. Dapat diukur . diantaranya : umur. b. menganalisia perbedaan antara pembeli di pasar. dan kepribadian. dll c. dan banyaknya langganan. pendidikan. Dasar ± dasar segmentasi pada pasar industri a. d. Tahap 1: menetapkan segmentasi makro. status pemakai. Dasar-dasar dalam penetapan Segmentasi Pasar Dalam penetapan segmentasi pasar ada beberapa hal yang menjadi dasarnya yaitu: 1. kualitas produk. Dasar ± dasar segmentasi pasar pada pasar konsumen a. pendapatan. diantaranya : manfaat yang dicari. 2. Variabel geografi. status kesetiaan dan sikap pada produk. atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. diantaranya : wilayah. gaya hidup. Syarat segmentasi Pasar Ada beberapa syarat segmentasi yang efektif yaitu : a. Tahap 2: yaitu sikap terhadap penjual. Variabel psikologis. siklus hidup.Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan. Variabel perilaku pembeli. diantaranya :kelas sosial. dan kepadatan iklim. tingkat pemakaian. keluarga. Atau segmentasi pasar bisa diartikan segmentasi pasar adalah proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk. ukuran daerah. yaitu pasar pemakai akhir.

c. a. Dapat dilaksanakan 3.Dapat dibedakan e. 4. distribusi massal. Manfaat Segmentasi Pasar . dan promosi massal untuk produk yang sama dalam cara yang hampir sama keseluruh konsumen. dan perilaku pembelian. Setiap pembeli. Oleh karena itu segmentasi pasar dapat dibangun pada beberapa tingkat yang berbeda. Pemasaran segmen Pemasarn segmen menyadari bahwa pembeli berbeda dalam kebutuhan. Pemasaran ceruk Pemasaran ceruk (marketing niche) berfokus pada sub group didalam segmen-segmen.Dapat dicapai c. Cukup besar atau cukup menguntungkan d. Tingkat Segmentasi Pasar Karena pembelian mempunyai kebutuhan dan keinginan yang unik. d. Suatu ceruk adalah suatu group yang didefiniskan dengan lebih sempit. Pemasaran mikro Praktek penyesuaian produk dan program pemasaran agar cocok dengan citarasa individu atau lokasi tertentu. Pemasaran massal Pemasaran massal berfokus pada produksi massal. persepsi. berpotensi menjadi pasar yang terpisah. Termasuk dalam pemasaran mikro adalah pemasaran lokal dan pemasaran individu.b. b.

Penjual atau produsen dapat mengatur produk lebih baik dan daya tarik pemasarannya D. sehingga dapat mengalokasikan anggarannya secara lebih tepat pada berbagai segmen.Sedangakan manfaat dari segmentasi pasar adalah: a. pelayanan dari sumber lainnya. Penjual atau produsen berada dalam posisi yang lebih baik untuk memilih kesempatankesempatan pemasaran. B. Faktor ± Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen . Langkah kedua Mencatat hasil penjualan tahun lalu dan memperkirakan untuk tahun yang akan datang. Menentukan Pasar Sasaran Langkah-langkah dalam menetukan pasar sasaran yaitu : 1. Penjual atau produsen dapat menggunakan pengetahuannya terhadap respon pemasaran yang berbeda-beda. Pengertian Perilaku Konsumen Perilaku konsumen merupakan tindakan-tindakan individu yang melibatkan pembelian penggunaan barang dan jasa termasuk proses pengambilan keputusan yang mendahului dan menentukan tindakan-tindakan tersebut sebagai pengalaman dengan produk. b. c. Langkah pertama Menghitung dan menilai potensi keuntungan dari berbagai segmen yang ada 2. BAB V PERILAKU KONSUMEN A.

gaya hidup dan kepribadian serta konsep diri. kepentingan dan perilaku yang sama.Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen adalah : 1. Kelas sosial : hampir setiap masyarakat memiliki beberapa bentuk struktur kelas sosial. pengetahuan dan keyakinan serta sikap. keluarga serta aturan dan status sosial konsumen. Perilaku konsumen juga dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial. situasi ekonomui. dan daerah gegrafis. yang meliputi motivasi. Kelas-kelas sosial adalah bagian-bagian masyarakat yang relatif permanen dan tersusun rapi yang anggota-anggotanya mempunyai nilai-nilai. seperti kelompok kecil. ras. agama. pekerjaan. C. Subbudaya : setiap kebudayaan mengandung sub kebudayaan yang lebih kecil. Budaya : faktor-faktor budaya memberikan pengaruhnya paling luas pada keinginan dan perilaku konsumen. Proses Pengambilan Keputusan Pembeli Terhadap produk Baru . Selain dari beberapa faktor diatas yang mempengaruhi perilaku konsumen juga dipengaruhi juga oleh faktor-faktor psikologis seseorang. Faktor kebudayaan Faktor kebudayaan meliputi : a. c. atau sekelompok orang yang mempunyai sistem nilai yang sama berdasarkan pengalaman dan situasi kehidupan yang sama. persepsi. b. Budaya (culture) adalah penyebab paling mendasar teori keinginan dan perilaku seseorang. Proses Pengambilan Keputusan Pembeli a. Keputusan orang ingin membeli juga dipenggaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahap siklus hidup. Sub kebudayaan meliputi: kewarganegaraan. Disini keluarga merupakan organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat.

yaitu: pertama. jarang dibeli. 5. Proses adopsi adalah proses mental yang dilalui seseorang. Kedua. harga produk tinggi. 2. tetapi kekurangan informasi mengenainya. 3. mengembangkan keyakinan tentang produk tersebut. Adopsi : konsumen memutuskan secara penuh dan teratur menggunakan produk baru tersebut. dan ketiga melakukan pilihan. atau ide yang dianggap baru oleh pembeli potensial. Sadar : konsumen menjadi sadar akan adanya produk baru. 4. Perilaku pembelian yang mengurangi ketidakefisienan . Terkadang produk yang beredar dipasaran telah lama ada. Tipe-Tipe Perilaku Membeli Ada empat tipe perilaku membeli. membangun sikap. disini konsumen dapat membuat keputusan untuk menerima / mengadopsinya. Perilaku pembelian yang kompleks Disini konsumen mengakui keterikatan yang tinggi dalam proses pembeliannya. b. memiliki resiko yang tinggi. jasa.Sebuah produk baru adalah barang. mulai dari pengenalan pertama sampai pada penerimaan / adopsi final. Tertarik : konsumen akan menjadoi tertarik untuk mencari informasi mengenai produk baru. Tahap-tahap proses adopsi: 1. b. Evalusi : konsumen harus mempertimbangkan apakah produk baru tersebut masuk akal atau tidak untuk dikonsumsi. Mencoba : konsumen mencoba produk baru tersebut dalam skala kecil untuk meningkatkan perkiraan nilai produk tersebut. Perilaku konsumen melalui proses tiga langkah. yaitu : a.

2. a. tetangga. penjual kemasan dan pemajangan.Disini konsumen mengalami keterlibatan tinggi akan tetapi melihat sedikit perbedaan. Tahap-Tahap Proses Membeli Tahap-tahap dalam proses membeli mwliputi : a. Pengenalan kebutuhan/masalah Disini orang yang akan memasarkan produk meneliti mengenai apa yang dibutuhkan. meliputi: pernah menangani. Sumber pengalaman. b. diantara merek-merek. apa yang menyebabkan semua itu muncul dan mengapa seseorang membutuhkan sesuatu. Konsumen mengunjungi beberapa tempat untuk mencari yang lebih cocok. 4. dan kenalan. meliputi: keluarga. Seorang pemasar akan mengenalkan pada konsumen agar lebih tertarik. Pencarian informasi Sumber informasi konsumen terbagi dalam empat kelompok. meliputi : media massa dan organisasi konsumen. teman-teman. 3. Sumber pribadi. meliputi : periklanan. c. yaitu : 1. petugas penjualan. menguji. dan mempergunakan produk. Sumber niaga. Perilaku pembelian karena kebiasaan Disini konsumen rendah sekali dalam proses pembelian karena tidak ada perbedaan nyata diantara berbagai merek dan harga barang relatif rendah a. Sumber umum. Perilaku pembelian yang mencari keragaman Disini keterlibatan konsumen yang rendah akan dihadapkan pada berbagai pemilihan merek. .

Sifat-sifat produk. yaitu : 1. Selanjutnya Stanton beranggapan bahwa keberhasilan pelayanan dalam pemasaran menentukan keberhasilan perusahaan. Pengertian pemasaran dari pendapat beberapa ahli telah mengemukakan definisi tentang pemasaran yang kelihatannya berbeda meskipun sebenarnya sama. tetangga. Pemasar lebih memperhatikan pentingnya ciri-ciri produk daripada penonjolan Ciri-ciri produk. 2. Stanton.1994) yaitu: 4. 5. yaitu : 1. Perbedaan ini disebabkan karena mereka meninjau pemasaran yang paling luas. atau siapa saja yang dipercayai 2. d. Untuk itu kegiatan pemasaran harus dikoordinasikan dan dikelola dengan cara yang baik. Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. Dari definisi tersebut di atas terlihat bahwa pemasaran mencakup usaha perusahaan yang dimulai antara lain dengan mengidentifikasikan kebutuhan debitur yang perlu dipuaskan melalui pelayanan yang bermutu. 2000). ada beberapa pendapat mengenai definisi pemasaran diantaranya dikemukakan oleh (William J. Pencarian alternatif Terdapat lima konsep dasar bagi pemasar dalam penilaian alternatif konsumen. Faktor-faktor situasi yang tidak terduga : seperti faktor harga pendapatan 3. Sikap orang lain : keputusan membeli itu banyak dipengaruhi oleh teman-teman. mempromosikan. Kepercayaan konsumen terhadap ciri merek yang menonjol 4. apa yang menjadi ciri-ciri khusus dan perhatian konsumen terhadap produk atau jasa tersebut. yaitu bagaimana konsumen mengharapkan kepuasan yang diperoleh dari produk dengan tingkat alternatif yang berbeda-beda setiap hari 5. Keputusan membeli Ada dua faktor yang menyebabkan seseorang mengambil keputusan untuk membeli. Manajemen pemasaran menurut . dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial (Basu Swasta. menentukan harga.c. Bagaimana prosedur penilaian yang dilakukan konsumen dari sekian banyak ciri-ciri barang. Fungsi kemanfaatan. 3.

demi kelangsungan hidup perusahaan. maka faktor pelayanan menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan. dapat diambil makna bahwa seluruh kegiatan dalam perusahaan harus ditujukan kepada pemuas kebutuhan debitur. 2000). menentukan harga. Dari definisi di atas. maka konsep pemasaran dapat didefinisikan sebagai berikut: Konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuas kebutuhan debitur merupakan syarat ekonomis dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan (Herry Assael. Perbedaan ini disebabkan karena mereka meninjau pemasaran yang paling luas. Manajemen pemasaran menurut Philip Kotler didefinisikan sebagai berikut: Manajemen pemasaran adalah analisis perencanaan.Konsep Pemasaran Pemasaran merupakan faktor penting bagi keberhasilan suatu perusahaan. Dengan demikian. dan pengawasan terhadap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar. Selanjutnya Stanton beranggapan bahwa keberhasilan pelayanan dalam pemasaran menentukan keberhasilan perusahaan. Untuk itu kegiatan pemasaran harus dikoordinasikan dan dikelola dengan cara yang baik. membangun. 1990). manajemen pemasaran dirumuskan sebagai suatu proses manajemen yang meliputi penganalisaan. perencanaan. Angel . 1990). serta mendorong proses pertukaran secara sempurna dan menguntungkan pihak-pihak yang terlibat. dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial (Basu Swasta. penerapan dan pengendalian terhadap program yang dirancang untuk menciptakan.Philip Kotler didefinisikan sebagai berikut:Pengertian pemasaran dari pendapat beberapa ahli telah mengemukakan definisi tentang pemasaran yang kelihatannya berbeda meskipun sebenarnya sama. sehingga dapat diperoleh laba maksimum dalam jangka panjang. ada beberapa pendapat mengenai definisi pemasaran diantaranya dikemukakan oleh (William J.1994) yaitu: Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. mempromosikan. dan mempertahankan pertukaran dan hubungan yang menguntungkan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan organisasi (James F. Menurut Basu Swasta dalam bukunya ³Asas-asas marketing´ disebutkan bahwa ada tiga faktor yang mendasari . Stanton. Berdasarkan definisi tersebut. Dari definisi tersebut di atas terlihat bahwa pemasaran mencakup usaha perusahaan yang dimulai antara lain dengan mengidentifikasikan kebutuhan debitur yang perlu dipuaskan melalui pelayanan yang bermutu. pelaksanaan.

Konsep yang dianut oleh perusahaan yang berada pada tahap ini adalah konsep produk. maka konsep pemasaran ini mempunyai hubungan yang erat dengan perkembangan manajemen pemasaran. 1.Volume 3. maka timbul permasalahan bagaimana agar dapat menjual produkproduk yang telah dihasilkan.Berdasarkan hal tersebut.Tahap Orientasi yaitu: Produksi Pada tahap ini perusahaan mempunyai masalah utama bagaimana caranya untuk meningkatkan produksi.Tahap akan mengulang Orientasi pembeliannya.Tahap Orientasi Penjualan Setelah masalah produksi teratasi jumlah produk menjadi berlimpah. yaitu: 1. Oleh karena pangsa pasarnya terbatas. Perusahaan yang berada pada tahap ini menganut sebuah konsep yaitu konsep penjualan.konsep pemasaran. dan perusahaan pemasaran dikoordinasikan diintegrasikan secara organisasi. manajemen pemasaran telah mengalami beberapa tahap perkembangan. yang menyatakan bahwa debitur tidak akan bersedia membeli suatu produk dalam jumlah yang cukup banyak tanpa didorong dengan usahausaha promosi yang kuat.Seluruh penjualan kegiatan yang menguntungkan dalam harus menjadi harus tujuan perusahaan. Perusahaan yang mengaplikasikan konsep ini lebih mementingkan penjualan dari pada kepuasan debitur. yang menyatakan bahwa produk yang dijual dengan harga yang layak. dan diperlukan sedikit usaha pemasaran agar tercapai penjualan yang memuaskan. faktor layanan yang baik dengan harga yang layak agar dapat diperoleh laba yang besar. 2.Seluruh perencanaan dan kegiatan perusahaan harus berorientasi pada debitur atau pasar. maka orientasi penjualan tidak dapat lagi memberikan pemecahan atau jawaban secara keseluruhan terhadap usaha-usaha untuk mencapai tujuan perusahaan. Pemasaran Dengan adanya berbagai perubahan masyarakat yang cepat. 2. kemajuan teknologi yang semakin maju dan rasa jenuh debitur. Cara seperti ini pada hakekatnya justru merugikan perusahaan sendiri. sebab pembeli merasa tertipu dan kecewa sehingga tidak 3. Untuk mencapai tujuan perusahaan harus lebih . Sejak terjadinya revolusi industri.

Sosial Perusahaan yang berupaya memberikan kepuasan kepada debitur dan kemakmuran masyarakat dalam jangka panjang menganut konsep pemasaran kemasyarakatan. perusahaan berusaha memberikan kepuasan debitur dan kesejahteraan masyarakat untuk jangka panjang. 6. Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. Pengertian pemasaran dari pendapat beberapa ahli telah mengemukakan definisi tentang pemasaran yang kelihatannya berbeda meskipun sebenarnya sama. Konsep ini menyatakan bahwa perusahaan harus menghasilkan kepuasan debitur dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang sebagai kunci untuk mencapai tujuan perusahaan yang banyak berhubungan dengan masalah penciptaan dan pencapaian faktor hidup yang lebih baik.mementingkan kebutuhan dan keinginan debitur. Stanton. mempromosikan. yang menyatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan perusahaan terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan debitur dan pemberian kepuasaan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dari yang dilakukan oleh pesaing. Sekarang ini perusahaan dituntut untuk dapat menanggapi cara-cara atau kebiasaan masyarakat.1994) yaitu: 7. tetapi juga harus berorientasi kepada masyarakat. . Dengan konsep pemasaran sosial (Social Market Concept). ada beberapa pendapat mengenai definisi pemasaran diantaranya dikemukakan oleh (William J. maka konsep ini dipandang sebagai konsep pemasaran yang baru. Perbedaan ini disebabkan karena mereka meninjau pemasaran yang paling luas. dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial (Basu Swasta.Perkembangan masyarakat dan teknlogi telah menyebabkan perkembangan konsep pemasaran. Jadi konsep pemasaran adalah suatu orientasi pada debitur yang didukung oleh pemasaran yang terpadu dan ditujukan untu mecapai kepuasan yang semakin meningkat sebagai 4. Perusahaan tidak hanya berorientasi pada debitur saja. Perusahaan yang demikian ini menganut orientasi pemasaran. menentukan harga. 2000).Orientasi kunci Manusia tercapainya dan Tanggung tujuan Jawab perusahaan. Dari definisi tersebut di atas terlihat bahwa pemasaran mencakup usaha perusahaan yang dimulai antara lain dengan mengidentifikasikan kebutuhan debitur yang perlu dipuaskan melalui pelayanan yang bermutu.

maka faktor pelayanan menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan. ada beberapa pendapat mengenai definisi pemasaran diantaranya dikemukakan oleh (William J. Untuk itu kegiatan pemasaran harus dikoordinasikan dan dikelola dengan cara yang baik. 2000). penerapan dan pengendalian terhadap program yang dirancang untuk menciptakan. Dengan demikian. 1990). dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial (Basu Swasta. Manajemen pemasaran menurut Philip Kotler didefinisikan sebagai berikut:Pengertian pemasaran dari pendapat beberapa ahli telah mengemukakan definisi tentang pemasaran yang kelihatannya berbeda meskipun sebenarnya sama. pelaksanaan. mempromosikan. Selanjutnya Stanton beranggapan bahwa keberhasilan pelayanan dalam pemasaran menentukan keberhasilan perusahaan. Dari definisi di atas. manajemen pemasaran dirumuskan sebagai suatu proses manajemen yang meliputi penganalisaan. membangun. dan mempertahankan pertukaran dan hubungan yang menguntungkan pasar sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan organisasi (James F. Selanjutnya Stanton beranggapan bahwa keberhasilan pelayanan dalam pemasaran menentukan keberhasilan perusahaan.8. Dari definisi tersebut di atas terlihat bahwa pemasaran mencakup usaha perusahaan yang dimulai antara lain dengan mengidentifikasikan kebutuhan debitur yang perlu dipuaskan melalui pelayanan yang bermutu.1994) yaitu: Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. 1990). Angel . Berdasarkan definisi tersebut. Stanton. perencanaan. maka konsep pemasaran dapat didefinisikan sebagai berikut: Konsep pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuas kebutuhan debitur merupakan syarat ekonomis dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan (Herry Assael. serta mendorong proses pertukaran secara sempurna dan menguntungkan pihak-pihak yang terlibat. dan pengawasan terhadap kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan dalam memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar. Manajemen pemasaran menurut Philip Kotler didefinisikan sebagai berikut: Manajemen pemasaran adalah analisis perencanaan. Perbedaan ini disebabkan karena mereka meninjau pemasaran yang paling luas. Untuk itu kegiatan pemasaran harus dikoordinasikan dan dikelola dengan cara yang baik. dapat diambil makna bahwa seluruh kegiatan dalam perusahaan harus . menentukan harga.Konsep Pemasaran Pemasaran merupakan faktor penting bagi keberhasilan suatu perusahaan.

1. Pemasaran Dengan adanya berbagai perubahan masyarakat yang cepat.Tahap Orientasi Penjualan Setelah masalah produksi teratasi jumlah produk menjadi berlimpah. Cara seperti ini pada hakekatnya justru merugikan perusahaan sendiri. Perusahaan yang mengaplikasikan konsep ini lebih mementingkan penjualan dari pada kepuasan debitur. maka konsep pemasaran ini mempunyai hubungan yang erat dengan perkembangan manajemen pemasaran. manajemen pemasaran telah mengalami beberapa tahap perkembangan. sebab pembeli merasa tertipu dan kecewa sehingga tidak 3.Volume 3. demi kelangsungan hidup perusahaan. yang menyatakan bahwa produk yang dijual dengan harga yang layak.Tahap akan mengulang Orientasi pembeliannya. kemajuan teknologi yang . Menurut Basu Swasta dalam bukunya ³Asas-asas marketing´ disebutkan bahwa ada tiga faktor yang mendasari konsep pemasaran. maka timbul permasalahan bagaimana agar dapat menjual produkproduk yang telah dihasilkan. Perusahaan yang berada pada tahap ini menganut sebuah konsep yaitu konsep penjualan.Seluruh perencanaan dan kegiatan perusahaan harus berorientasi pada debitur atau pasar. faktor layanan yang baik dengan harga yang layak agar dapat diperoleh laba yang besar.Tahap Orientasi yaitu: Produksi Pada tahap ini perusahaan mempunyai masalah utama bagaimana caranya untuk meningkatkan produksi. dan perusahaan pemasaran dikoordinasikan diintegrasikan secara organisasi. dan diperlukan sedikit usaha pemasaran agar tercapai penjualan yang memuaskan. sehingga dapat diperoleh laba maksimum dalam jangka panjang. Konsep yang dianut oleh perusahaan yang berada pada tahap ini adalah konsep produk.Berdasarkan hal tersebut. Oleh karena pangsa pasarnya terbatas. yaitu: 1. 2.Seluruh penjualan kegiatan yang menguntungkan dalam harus menjadi harus tujuan perusahaan. yang menyatakan bahwa debitur tidak akan bersedia membeli suatu produk dalam jumlah yang cukup banyak tanpa didorong dengan usahausaha promosi yang kuat. 2. Sejak terjadinya revolusi industri.ditujukan kepada pemuas kebutuhan debitur.

C. Nystrom 12. Pengertian Pemasaran Menurut Philip dan Duncan 14. Pemasaran yaitu sesuatu yang meliputi semua langkah yang dipakai atau dibutuhkan untuk menempatkan barang yang bersifat tangible ke tangan konsumen. maka orientasi penjualan tidak dapat lagi memberikan pemecahan atau jawaban secara keseluruhan terhadap usaha-usaha untuk mencapai tujuan perusahaan. Jadi konsep pemasaran adalah suatu orientasi pada debitur yang didukung oleh pemasaran yang terpadu dan ditujukan untu mecapai kepuasan yang semakin meningkat sebagai 4.Perkembangan masyarakat dan teknlogi telah menyebabkan perkembangan konsep pemasaran. Pemasaran merupakan suatu kegiatan penyaluran barang atau jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. perusahaan berusaha memberikan kepuasan debitur dan kesejahteraan masyarakat untuk jangka panjang. Stanton 10. tetapi juga harus berorientasi kepada masyarakat. 9. Untuk mencapai tujuan perusahaan harus lebih mementingkan kebutuhan dan keinginan debitur. Perusahaan tidak hanya berorientasi pada debitur saja. Dengan konsep pemasaran sosial (Social Market Concept). 11. Sosial Perusahaan yang berupaya memberikan kepuasan kepada debitur dan kemakmuran masyarakat dalam jangka panjang menganut konsep pemasaran kemasyarakatan.semakin maju dan rasa jenuh debitur. Pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial. . Sekarang ini perusahaan dituntut untuk dapat menanggapi cara-cara atau kebiasaan masyarakat. Perusahaan yang demikian ini menganut orientasi pemasaran. Pengertian Pemasaran Menurut WY. B. Pengertian Pemasaran Menurut H. yang menyatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan perusahaan terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan debitur dan pemberian kepuasaan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dari yang dilakukan oleh pesaing. . 13. maka konsep ini dipandang sebagai konsep pemasaran yang baru.Orientasi kunci Manusia tercapainya dan Tanggung tujuan Jawab perusahaan. Konsep ini menyatakan bahwa perusahaan harus menghasilkan kepuasan debitur dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang sebagai kunci untuk mencapai tujuan perusahaan yang banyak berhubungan dengan masalah penciptaan dan pencapaian faktor hidup yang lebih baik.

Ph. khususnya bagi penulis sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Pemasaran adalah pelaksanaan kegiatan usaha pedagangan yang diarahkan pada aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Bapak Nesaci.D. pengarahan. petunjuk. 2. Semoga materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan. Amiin. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. S.. tenaga dan pkiran dalam pelaksanaan bimbingan. yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul ³Pengaruh Kesejahteraan dan Motivasi Terhadap Kinerja Guru SMP Nesaci Ciawi Kabupaten Tasikmalaya´. selaku Wali Kelas X SMPN Nesaci Ciawi Tasikmalaya 3. tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Dalam penyusunan tugas atau materi ini. bahwa penulis telah menyelesaikan tugas mata pelajaran mulok PLH dengan membahas penyakit endemik dalam bentuk makalah. membimbing. Contoh 2 : Kata Pengantar untuk Makalah Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Alloh SWT. Rekan-rekan semua di Kelas X SMPN Nesaci Ciawi Tasikmalaya . D.Pd. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. dorongan dalam rangka penyelesaian penyusunan makalah ini 4. Orang tua yang telah turut membantu. mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Nesaci Ciawi Tasikmalaya. khususnya kepada : 1. Ibu guru bidang studi Mulok PLH yang telah memberikan tugas. sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi. dan mengatasi berbagai kesulitan sehingga tugas ini selesai. Ibu Nesaci Selaku Kepala Sekolah SMP Negeri Nesaci Ciawi Tasikmalaya serta segenap jajarannya yang telah memberikan kemudahan-kemudahan baik berupa moril maupun materiil selama mengikuti pendidikan di SMP Nesaci Ciawi Tasikmalaya. kepada penulis sehingga penulis termotivasi dan menyelesaikan tugas ini. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan. dorongan dan bimbingan orang tua. Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Alloh SWT. 2. Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini. selaku Guru Mata Pelajaran yang telah meluangkan waktu.15. Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi. Pengertian Pemasaran Menurut Asosiasi Pemasaran Amerika Serikat / American Merketing Association 16. Ibu Nesaci.

yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini. . Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Secara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada keluarga tercinta yang telah memberikan dorongan dan bantuan serta pengertian yang besar kepada penulis. Amiin Yaa Robbal µAlamiin. Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan. dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah.5. baik selama mengikuti perkuliahan maupun dalam menyelesaikan makalah ini 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful