P. 1
besaran-dan-satuan

besaran-dan-satuan

|Views: 258|Likes:
Published by Priyono Haryono

More info:

Published by: Priyono Haryono on Apr 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2014

pdf

text

original

BESARAN DAN SATUAN

Model, Teori, Hukum dan Prinsip Tahukah anda apa yang dimaksudkan dengan model, teori dan hukum ? Ketika mempelajari fisika, kita selalu menggunakan istilah-istilah ini. Kata “model” yang digunakan dalam fisika berbeda pengertiannya dengan kata “model” yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti “model iklan” atau “foto model”. Mungkin hingga saat ini anda juga masih kebingungan atau bahkan tidak mengetahui pengertian model, teori dan hukum dari sudut pandang ilmu fisika. Oleh karena itu pada kesempatan ini GuruMuda ingin membantu anda untuk lebih memahami makna beberapa istilah tersebut. Model Ketika fisikawan ingin memahami suatu fenomena tertentu, mereka selalu menggunakan model. Dalam fisika, model adalah suatu analogi alias perbandingan mengenai suatu hal dengan sesuatu yang sudah kita ketahui dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, model juga merupakan sebuah bentuk sederhana dari suatu sistem yang sulit untuk dianalisis secara keseluruhan. Para fisikawan selalu menggunakan perbandingan mengenai suatu hal atau fenomena yang rumit tersebut dengan sesuatu yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya model gelombang cahaya. Dalam kenyataannya cahaya bersifat sebagai gelombang dan hal ini telah dibuktikan melalui eksperimen di laboratorium. Walaupun demikian, cahaya yang kita lihat langsung dengan mata tidak menunjukkan bentuk sebagai gelombang. Untuk mengatasi hal ini, para fisikawan menggunakan analogi alias perbandingan gelombang cahaya dengan gelombang air, karena kita sudah mengetahui dan sering melihat gelombang air. Jadi kita bisa membayangkan bahwa cahaya seolaholah terbuat dari gelombang-gelombang, karena dalam berbagai eksperimen di laboratorium para fisikawan mengamati bahwa cahaya juga berprilaku sebagai gelombang. Selain contoh model gelombang cahaya, ada juga contoh lain yaitu model partikel. Misalnya kita menganalisis bola yang melakukan gerak parabola di udara. Dalam kenyataannya, bola tersebut tidak benar-benar bulat, tetapi ada lapisan-lapisan di kulitnya (anda dapat mengamati bola sepak). Ketika bergerak di udara, gerakan bola tersebut dihambat oleh gesekan udara dan dipengaruhi oleh tiupan angin. Berat bola juga selalu berubah-ubah, sesuai dengan ketinggiannya dari permukaan bumi dan bumi juga sedang berotasi. Apabila kita memasukan semua hal itu dalam perhitungan maka akan menjadi persoalan yang sangat rumit. Oleh karena itu kita menganggap bola sebagai obyek atau partikel, di mana gerakannya seolah-olah dalam ruang hampa (gesekan udara diabaikan), beratnya dianggap tetap alias tidak berubah, dan rotasi bumi juga kita abaikan. Sekarang kita dengan mudah menganalisis gerakan bola menggunakan model ini. Walaupun banyak hal diabaikan dalam model di atas, tidak berarti kita juga mengabaikan semua hal

yang mempengaruhi gerakan bola. Dalam menganalisis gerak parabola yang dilaukan bola, kita tidak bisa mengabaikan gravitasi yang membuat gerakan bola berbentuk parabola. jadi intinya, model yang kita pilih harus difokuskan aspek penting yang ingin kita analisis. Model yang baru dijelaskan secara panjang lebar ini dikenal dengan julukan model ideal. Tujuan adanya model adalah memberikan kita gambaran atau pendekatan. Teori Makhluk apakah teori itu ? jika anda pernah mendengar nama eyang Einstein maka anda mungkin mengetahui salah satu teorinya yang luar biasa, yakni teori relativitas khusus. Mengapa disebut teori, bukan model ? apakah perbedaan antara teori dengan model ? Model relatif lebih sederhana dan mempunyai kesamaaan struktur dengan fenomena yang dipelajari, sedangkan teori lebih luas, lebih mendetail dan memberikan ramalan yang dapat diuji dan sering hasil pengujian memiliki ketepatan yang tinggi. Terkadang karena sebuah model dikembangkan dan mempunyai cakupan fenomena yang lebih luas maka dapat disebut sebagai teori. Contohnya dalah teori gelombang cahaya dan teori atom. Hukum Bagaimanakah dengan hukum, misalnya Hukum I Newton ? Hukum merupakan pernyataan yang singkat tapi bersifat umum dalam menjelaskan perilaku alam. Terkadang pernyataan itu membentuk suatu persamaan atau hubungan, misalnya Hukum II Newton. Suatu pernyataan disebut hukum jika secara eksperimental berlaku secara luas. Hukum-hukum ilmiah bersifat deskriptif; menjelsakan bagaimana alam berprilaku, tidak menjelsakan bagaimana alam harus berprilaku. Berbeda dengan hukum politik yang preskriptif, di mana menjelaskan bagaimana manusia harus beprilaku. Suatu pernyataan disebut hukum jika validitasnya telah teruji secara luas. Walaupun demikian, jika terdapat informasi-informasi baru yang muncul maka hukumhukum tertentu harus disesuaikan, bahkan harus dilenyapkan. Prinsip Jika hukum mempunyai cakupan yang luas, maka prinsip mempunyai cakupan yang terbatas, misalnya prinsip Archimedes atau prinsip Pascal. Prinsip dan hukum memiliki kemiripan, hanya pernyataan sebuah prinsip kurang umum, sedangkan pernyataan yang dikategorikan ke dalam hukum memiliki cakupan yang luas.

Besaran turunan amat sangat buanyak sekali… Selengkapnya akan kita pelajari dalam pokok bahasan tersebut… Singkat. Dalam notasi ilmiah.98 x1024 Massa elektron = 9. Jumlah molekul.35 x 10-6 345000000 = 3. gurumuda balu bangun tidur.000 kg atau hasil pengukuran partikel sangat kecil.000.Bagaimana belajar besaran pokok dan besaran turunan secara efektif dan efisien ? olong dong paak… minta tabel besaran turunan. Intensitas Cahaya. misalnya massa sebuah elektron kira-kira 0. Saya tidak tahu.000. . terdapat 7 besaran pokok yakni Panjang.000. .000. Penulisan hasil pengukuran benda sangat besar. x 10n di mana : a adalah bilangan asli mulai dari 1 – 9 (angka penting) n disebut eksponen dan merupakan bilangan bulat dalam persamaan tersebut. Notasi Ilmiah Pengukuran dalam fisika terbentang mulai dari ukuran partikel yang sangat kecil.000. sampai dengan ukuran yang sangat besar. .000 000.000.000. Di dalam fisika. misalnya massa bumi kira-kira 6.1 x 10-31 0. seperti massa bumi.000.000.000. seperti massa elektron.sekalian sama Rumus… saya terharu membaca komentar dari… dari sp ya… hiks2… (masih kelas X).000. Massa. semua besaran fisika lainnya termasuk besaran turunan.45×108 . Waktu.000. Suhu. 10n disebut orde besar Contoh : Massa bumi = 5. .000..000. hasil pengukuran dinyatakan sebagai : a. Kuat Arus.000. Untuk mengatasi masalah tersebut. Disebut besaran pokok karena satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu… Besaran turunan ? selain ke tujuh besaran pokok di atas.911 kg memerlukan tempat yang lebar dan sering salah dalam penulisannya. kita dapat menggunakan notasi ilmiah atau notasi baku. padat dan jelas… Wakakakak. apakah adik saya ini mengerti akan apa yang dilakukannya atau tidak… jangan-jangan cuma hafal saja nantinya ? Saya punya tips bagaimana belajar besaran pokok dan besaran turunan secara efektif.00000435 = 4.

yakni 4. tetapi hanya ditaksir. 5.40 mm. yakni 3 dan 2. Ketentuan Angka Penting : 1. 5 dan 0 Ketentuan perkalian dan pembagian angka penting : Hasil akhir dari perkalian atau pembagian harus memiliki bilangan sebanyak angka dengan jumlah angka penting paling sedikit yang digunakan dalam perkalian atau pembagian tersebut… Contoh perkalian : . 3. 2. yaitu 114.5 mm.5 mm) dan melaporkan hasilnya dalam 4 angka penting. Semua angka sebelum orde (Pada notasi ilmiah) termasuk angka penting. yaitu 3.1 mm) maka hasilnya dilaporkan dalam 5 angka penting. sedangkan satu angka terakhir. dan jika diukur dengan mikrometer sekrup (Mikrometer sekrup mempunyai batas ketelitian 0. Jika panjang benda tersebut kita ukur dengan jangka sorong (jangka sorong mempunyai batas ketelitian 0.01 mm) maka hasilnya dilaporkan dalam 6 angka penting.2 x 105 memiliki dua angka penting. Semua angka nol yang terletak pada deretan terakhir dari angka-angka yang ditulis di belakang koma desimal merupakan angka penting. dan 4 adalah angka eksak/pasti karena dapat dibaca pada skala. yakni 2 dan 4 4. 1. Makin banyak angka penting yang dapat dilaporkan.0024 memiliki dua angka penting. Tiga angka pertama. Ini menunjukkan bahwa banyak angka penting yang dilaporkan sebagai hasil pengukuran mencerminkan ketelitian suatu pengukuran.Angka Penting Angka penting adalah bilangan yang diperoleh dari hasil pengukuran yang terdiri dari angka-angka penting yang sudah pasti (terbaca pada alat ukur) dan satu angka terakhir yang ditafsir atau diragukan. misalnya 113. 2 dan dua angka nol setelah angka 32. Contoh : 3.0067 memiliki lima angka penting. Bila kita mengukur panjang suatu benda dengan mistar berskala mm (mempunyai batas ketelitian 0. yaitu: 1.5 mm. makin teliti pengukuran tersebut. Angka nol yang terletak di antara dua angka bukan nol merupakan angka penting. yaitu 5 adalah angka taksiran karena angka ini tidak bisa dibaca pada skala. 4. misalnya 114.50 x 103 memiliki tiga angka penting.390 mm. Contoh : 2. Tentu saja pengukuran panjang dengan mikrometer sekrup lebih teliti dari jangka sorong dan mistar. Contoh : 0. Semua angka nol yang digunakan hanya untuk tempat titik desimal bukan merupakan angka penting.003200 memiliki empat angka penting. Pada hasil pengukuran mistar tadi dinyatakan dalam bilangan penting yang mengandung 4 angka penting : 114. Contoh : 0. Semua angka bukan nol merupakan angka penting.

2 = … ? Jumlah angka penting paling sedikit adalah dua (2.7 = … ? Jumlah angka penting paling sedikit adalah dua (3.7 = 23 Contoh 2 : 2.7… harus ditambahkan nol sehingga terdapat dua angka penting : 2.70 (dua angka penting.1 : 3. Hasil ini harus dibulatkan menjadi 23 (dua angka penting) 3.0 = 2. yakni 7 dan 0) .0 : 3.4 x 6.5 dan 3.67 (dua angka penting.0 (dua angka penting).4 x 6. yakni 6 dan 7) Contoh 2 : 2.0 x 2. Harus ditambahkan nol. bukan 2 Pembagiannya juga mirip seperti perkalian… Contoh pembagian : Contoh 1 : 2.0 = ….Contoh 1 : 3.2 punya dua angka penting) Kalo kita hitung pakai kalkulator.0 = 0.0 : 3. hasilnya adalah 8.66666666666666666 dan seterusnya… harus dibulatkan hingga hanya ada dua angka penting : 2.5 x 3.0 = ….0 (dua angka penting) Contoh 3 : 1.78.0 = 0. ? (angka penting paling sedikit adalah dua) Kalo anda pakai kalkulator maka hasilnya adalah 0.4 dan 6.7 punya dua angka penting) Hasil perkaliannya adalah 22.5 x 3. ? (angka penting paling sedikit adalah dua) Kalo anda pakai kalkulator maka hasilnya adalah 0.2 = 8.1 : 3. 2.

457 + 2. kita biasanya melakukan pengamatan yang disertai dengan pengukuran.24 karenanya harus dibulatkan menjadi : 42. seorang ahli fisika berkata. Hasil ini lebih akurat dari 10.57 = 3.3 Banyak atau sedikitnya angka penting dalam hasil penjumlahan atau pengurangan gak ngaruh… Contohnya sudah gurumuda bahas….24 paling tidak akurat) Kalau pakai kalkulator.6 = 45.457 + 2. bila kita dapat mengukur yang sedang kita bicarakan dan . Pengukuran Untuk mencapai suatu tujuan tertentu di dalam fisika.7 – 0.69 10. Pengamatan suatu gejala secara umum tidak lengkap apabila tidak ada data yang didapat dari hasil pengukuran.3 10.451 = 42.24 + 32.Ketentuan penjumlahan dan pengurangan angka penting : Dalam penjumlahan atau pengurangan.7 karenanya harus dibulatkan menjadi : 3.13. ? (2.297.69 Contoh 3 : 10. Lord Kelvin.6 karenanya harus dibulatkan menjadi : 45.57 = … ? (3. Contoh 1 : 3.7 paling tidak akurat…) Kalau pakai kalkulator.24 + 32. hasilnya adalah 3.1 3. Hasil ini lebih akurat dari 3. hasilnya tidak boleh lebih akurat dari angka yang paling tidak akurat. Nah.24 + 32. Hasil ini lebih akurat dari 2. hasilnya adalah 42. dirimu bisa mengembangkannya….7 – 0.451 = …… ? (10.24 + 32.6 = ….6 paling tidak akurat) Kalau dijumlahkan maka hasilnya adalah 45.1 Contoh 2 : 10.691.

terlebih dahulu diukur massa zat tersebut. ALAT UKUR BESARAN Alat Ukur Besaran Pokok Besaran Pokok Panjang Massa Waktu Suhu Kuat Arus Jumlah molekul Intensitas Cahaya Alat Ukur Mistar. Kenyataan dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang Anda lakukan sewaktu melakukan pengukuran? Misalnya anda mengukur panjang meja belajar dengan menggunakan jengkal. Misalnya.1 mm. kita sering melakukan pengukuran terhadap besaran tertentu menggunakan alat ukur yang telah ditetapkan. Jangka sorong. selengkapnya dapat anda pelajari pada bidang studi Kimia. Mistar : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0.menyatakannya dengan angka-angka. . dan mendapatkan bahwa panjang meja adalah 7 jengkal. Untuk mengetahui jumlah zat.5 mm. mikrometer sekrup Neraca (timbangan) Stop Watch Termometer Amperemete Tidak diukur secara langsung * Light meter * Jumlah zat tidak diukur secara langsung seperti anda mengukur panjang dengan mistar. kita menggunakan mistar untuk mengukur panjang. berarti kita mengetahui apa yang sedang kita bicarakan itu. Dalam pengukuran di atas Anda telah mengambil jengkal sebagai satuan panjang. Jangka sorong : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0. Pengukuran sebenarnya merupakan proses pembandingan nilai besaran yang belum diketahui dengan nilai standar yang sudah ditetapkan.

.01 mm. Termometer : untuk mengukur suhu.Mikrometer : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0.01 detik. Stop Watch : untuk mengukur waktu mempunyai batas ketelitian 0. Neraca : untuk mengukur massa suatu benda.

.Amperemeter : untuk mengukur kuat arus listrik (multimeter) Alat Ukur Besaran Turunan Speedometer : untuk mengukur kelajuan Dinamometer : untuk mengukur besarnya gaya. Higrometer : untuk mengukur kelembaban udara.

. Hidrometer : untuk mengukur berat jenis larutan. Ohm meter dan voltmeter dan amperemeter biasa menggunakan multimeter. Barometer : untuk mengukur tekanan udara luar.Ohm meter : untuk mengukur tahanan ( hambatan ) listrik Volt meter : untuk mengukur tegangan listrik.

. Dengan memberikan suatu nilai tertentu pada besaran fisis. Kepekaan adalah ukuran minimal yang masih dapat dikenal oleh instrumen/alat ukur Ketepatan (akurasi) adalah suatu ukuran kemampuan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang sama. Kalorimeter : untuk mengukur besarnya kalor jenis zat.Manometer : untuk mengukur tekanan udara tertutup. Istilah dalam Pengukuran Ketelitian adalah suatu ukuran yang menyatakan tingkat pendekatan dari nilai yang diukur terhadap nilai benar x0.

yaitu bagian terkecil pada penggaris tersebut. Dalam hal ini. Di antara yang paling penting. hasilnya dapat dipastikan akurat sampai 0.2 cm. walaupun demikian tidak ada pengukuran yang benar-benar tepat. Sebagai contoh. adalah sulit untuk memastikan suatu nilai di antara garis pembagi terkecil tersebut. dianggap bahwa panjang benda tersebut mungkin antara 5. karena hal itu menyatakan ketidakpastian sebesar 0. Misalnya anda memakai sebuah penggaris centimeter untuk mengukur lebar sebuah papan. Alasannya.1 cm.1 dan 5. jika panjang sebuah benda dinyatakan sebagai 5.3 cm.01 cm. ketidakpastian dianggap sebesar 0. Seringkali. Ketidakpastian muncul dari sumber yang berbeda. Pada kasus seperti ini. Ada ketidakpastian yang berhubungan dengan setiap pengukuran.21 cm. sementara sebenarnya anda menyangka nilainya antara 5.1 cm (atau mungkin 0. AKURASI / KETELITIAN HASIL PENGUKURAN Pengukuran yang akurat merupakan bagian penting dari fisika.2 cm).20 cm. selain kesalahan. dan penggaris itu sendiri mungkin tidak dibuat atau dikalibrasi sampai ketepatan yang lebih baik dari ini.ketepatan merupakan suatu ukuran yang menunjukkan perbedaan hasil-hasil pengukuran pada pengukuran berulang. ketidakpastian pada suatu nilai terukur tidak dinyatakan secara eksplisit. adalah keterbatasan ketepatan setiap alat pengukur dan ketidakmampuan membaca sebuah alat ukur di luar batas bagian terkecil yang ditunjukkan. penting untuk tidak menulis 5. . ketidakpastian biasanya dianggap sebesar satu atau dua satuan (atau bahkan tiga) dari angka terakhir yang diberikan.19 dan 5.

(2) dapat digunakan untuk . panjang (length) dan waktu (time). L. Dimensi Sekunder adalah dimensi dari semua Besaran Turunan yang dinyatakan dalam Dimensi Primer. Manfaat Dimensi dalam Fisika antara lain : (1) dapat digunakan untuk membuktikan dua besaran sama atau tidak. Sebagaimana terdapat Satuan Besaran Turunan yang diturunkan dari Satuan Besaran Pokok. L (untuk satuan panjang) dan T (untuk satuan waktu). Dimensi Primer meliputi M (untuk satuan massa). T yang mewakili massa (mass). Berikut adalah tabel yang menunjukkan dimensi dan satuan tujuh besaran dasar dalam sistem SI. Ada dua macam dimensi yaitu Dimensi Primer dan Dimensi Sekunder. Dua besaran sama jika keduanya memiliki dimensi yang sama atau keduanya termasuk besaran vektor atau skalar.Ketidakpastian Mutlak dan Relatif Dimensi Besaran Dimensi besaran diwakili dengan simbol. Catatan : Semua besaran fisis dalam mekanika dapat dinyatakan dengan tiga besaran pokok (Dimensi Primer) yaitu panjang. Contoh : Dimensi Gaya : M L T-2 atau dimensi Percepatan : L T-2. demikian juga terdapat Dimensi Primer dan Dimensi Sekunder yang diturunkan dari Dimensi Primer. misalnya M. massa dan waktu.

kaki. Dua satuan yang berbeda dapat dikonversikan satu sama lain (contohnya: 1 m = 39. angka 39. Jika besaran berdimensi dipangkatkan. (b) massa jenis. Tetapi perlu diingat. dimensi besaran-besaran tersebut juga terkalikan atau terbagi.37 ini disebut sebagai faktor konversi).menentukan persamaan yang pasti salah atau mungkin benar. namun dimensi besaran panjang hanya satu.r] = L kita dengan cepat dapat menyatakan bahwa rumus tersebut salah karena dimensi kedua ruasnya tidak sama. Hanya besaranbesaran berdimensi sama yang dapat saling ditambahkan. itu tidak berarti bahwa rumus tersebut benar. (3) dapat digunakan untuk menurunkan persamaan suatu besaran fisis jika kesebandingan besaran fisis tersebut dengan besaran-besaran fisis lainnya diketahui. Seringkali kita dapat menentukan bahwa suatu rumus salah hanya dengan melihat dimensi atau satuan dari kedua ruas persamaan. kimia dan teknik untuk memahami keadaan fisis yang melibatkan besaran yang berbeda-beda. Sebagai contoh. (c) percepatan. Dengan melihat dimensi kedua ruas persamaan. persamaan tersebut tidak tepat.phi.r untuk menghitung luas. jika kedua ruas memiliki dimensi yang sama. Satuan besaran fisis didefinisikan dengan perjanjian. sementara tidak ada faktor konversi antarlambang dimensi.Phi. di mana 1/2 tidak bisa diperoleh dari analisis dimensi. besaran panjang dapat memiliki satuan meter. Hal ini disebabkan pada rumus tersebut mungkin terdapat suatu angka atau konstanta yang tidak memiliki dimensi. inci. berhubungan dengan standar tertentu (contohnya. yaitu [A] = L2 dan [2. maka angka tersebut diwakili dengan suatu konstanta tanpa dimensi. Jika besaran-besaran berbeda dimensi terdapat di dalam persamaan dan satu sama lain dibatasi tanda “+” atau “-” atau “=”. Analisis dimensi selalu digunakan untuk memeriksa ketepatan penurunan persamaan. mil. yaitu L.37 in. Anda harus ingat karena dalam suatu persamaan mungkin muncul angka tanpa dimensi. Misalnya. Contoh Soal : menentukan dimensi suatu besaran Tentukan dimensi dari besaran-besaran berikut ini : (a) volum. Jika besaran-besaran berdimensi sama maupun berbeda dikalikan atau dibagi. atau mikrometer). persamaan tersebut harus dikoreksi terlebih dahulu sebelum digunakan. misalnya konstanta k. (d) usaha . Satuan dan dimensi suatu variabel fisika adalah dua hal berbeda. ANALISIS DIMENSI Analisis dimensi adalah cara yang sering dipakai dalam fisika. dikurangkan atau disamakan. misalnya Ek = 1/2 mv2 . jika suatu besaran fisis memiliki satuan massa dibagi satuan volume namun persamaan hasil penurunan hanya memuat satuan massa. dimensi besaran tersebut juga dipangkatkan. ketika kita menggunakan rumus A= 2.

sedang Gaya adalah hasil kali massa (dimensi = [M]) dengan percepatan (besaran turunan). Massa memiliki dimensi [M] dan volum memiliki dimensi [L]3. di mana Kecepatan adalah hasil bagi Perpindahan dengan Waktu. yakni [L]. lebar dan tinggi di mana ketiganya memiliki dimensi panjang. Oleh karena itu. kemudian dimensi Gaya dan terakhir dimensi Usaha. Dengan demikian. Karena itu kita tentukan dahulu dimensi Percepatan (lihat (c)). Dimensi Volum : (b) Persamaan Massa Jenis adalah hasil bagi massa dan volum. Selanjutnya rumus tersebut diuraikan sampai hanya terdiri dari besaran pokok. Jawaban : (a) Persamaan Volum adalah hasil kali panjang. kita terlebih dahulu menentukan dimensi Kecepatan. . (d) Persamaan Usaha adalah hasil kali Gaya (besaran Turunan) dan Perpindahan (dimensi = [L]).Petunjuk : anda harus menulis rumus dari besaran turunan yang akan ditentukan dimensinya terlebih dahulu. Dengan demikian Dimensi massa jenis : (c) Persamaan Percepatan adalah hasil bagi Kecepatan (besaran turunan) dengan Waktu. kemudian dimensi Percepatan.

Misalnya kita mengukur berat badan kita dalam satuan kg dan kita ingin mengetahui berat badan kita dalam satuan ons atau pon. antara lain awalan-awalan metrik yang digunakan dalam satuan dan faktor konversi. Konversi Satuan SI .Konversi Satuan Konversi = Mengubah Besaran apapun yang kita ukur. Konversi berarti mengubah. Untuk mengkonversi satuan. Demikian pula dengan massa benda. terdiri dari angka dan satuan. Misalnya kita mengetahui jarak dua kota dalam satuan kilometer dan kita ingin mengetahui berapa jaraknya dalam satuan meter. seperti panjang. Awalan-awalan satuan yang sering digunakan dapat anda lihat pada tabel berikut ini. Sering kita diberikan besaran dalam satuan tertentu dan kita kita ingin menyatakannya dalam satuan lain. terlebih dahulu harus diketahui beberapa hal yang penting. Untuk itu kita harus mengkonversi satuan tersebut. massa atau kecepatan.

01 meter atau 1 kilogram sama dengan 1000 gram. . Untuk kemudahan mengubah suatu satuan ke satuan lain dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan tangga konversi seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini. Misalnya.Kelebihan sistem Satuan Internasional (SI) adalah kemudahan dalam pemakaiannya karena menggunakan sistem desimal (kelipatan 10) dan hanya ada satu satuan pokok untuk setiap besaran dengan penambahan awalan untuk satuan yang lebih besar atau lebih kecil. 1 centimeter = 0.

Jadi 7000 km = 7000 : 1000 = 7 km 300 gr = …. Jadi 10 km = 10 x 100000 = 1000.000 (5 nol). bilangan asal dibagi 1000. cm ? Perhatikan Tangga Konversi Satuan Panjang. Dengan demikian kita membaginya dengan 1000 (3 nol). dan seterusnya Contoh soal : Ubahlah satuan berikut ini : 10 km = …. kita menaiki 3 anak tangga. Jika satuan baru berada di bawah satuan asal ( menuruni tangga ).Cara mengkonversi satuan-satuan SI dengan tangga konversi : Pertama. km ? Perhatikan Tangga Konversi Satuan Panjang. Dari m (meter) ke km (kilometer).000 cm 7000 m = …. bilangan asal dikali 10 Setiap turun dua tangga. maka : • • • Setiap naik satu tangga.. bilangan asal dibagi 100 Setiap naik tiga tangga. kg ? . Hitung jumlah langka yang harus ditempuh dari satuan asal ke satuan baru a. Jika satuan baru berada di atas satuan asal ( menaiki tangga ). bilangan asal dikali 1000. bilangan asal dibagi 10 Setiap naik dua tangga.. bilangan asal dikali 10 Setiap turun tiga tangga. maka : • • • Setiap turun satu tangga. Dengan demikian kita mengalikannya dengan 100. dan seterusnya b. kita menuruni 5 anak tangga. Dari km (kilometer) ke cm (centimeter). Letakkan satuan asal yang akan dikonversi dan satuan baru yang akan dicari pada tangga sesuai dengan urutan tangga konversi Kedua.

kita mengukur panjang sebuah meja dalam satuan inchi dan kita ingin menyatakannya dalam centimeter. Dari gr (gram) ke kg (kilogram). kita menuruni 6 anak tangga. Untuk itu kita perlu mengetahui faktor konversi. mg ? Perhatikan Tangga Konversi Satuan massa. . Faktor konversi dapat anda lihat pada tabel di bawah ini. Dengan demikian kita membaginya dengan 1000 (3 nol). antara lain dari satuan Sistem Internasional ke Sistem British atau sebaliknya.3 kg 5 kg = ….000 (6 nol).000. kita juga harus mengetahui konversi satuan dalam sistem yang berbeda. Sebagai contoh.000 = 5.000. kita menaiki 3 anak tangga. Jadi 300 gr = 300 : 1000 = 0. Dari kg (kilogram) ke mg (miligram). Jadi 5 kg = 5 x 1000.Perhatikan Tangga Konversi Satuan massa.000 kg FAKTOR KONVERSI Selain mengkonversi satuan dalam sistem internasional. Dengan demikian kita mengalikannya dengan 1.

cm ? Perhatikan Faktor Konversi Panjang..000 cm.61 km.1 x 0. m ? Perhatikan Faktor Konversi Panjang.54 cm.000 cm (lihat tangga konversi panjang) Jadi.01 m = 0. 1 mil = 1.61 km = 161 km —. —– 1 km = 100.Contoh Soal : Ubahlah satuan panjang berikut ini : 15 inchi = …. 100 mil = 100 x 1.100. 100 mil = …. 15 inchi = 15 x 2.381 meter. mil ? Perhatikan Faktor Konversi Panjang. —– 1 cm = 0.1 cm —— 38. 100 km = …. .01 m (lihat tangga konversi panjang) Jadi.000 cm = 16.1 cm = 38.161 km = 161 x 100. 1 inchi = 2.54 cm = 38.

Lord Kelvin. hampir tiap negara menetapkan sistem satuannya sendiri. Suatu perjanjian internasional telah .61 km (lihat Faktor Konversi Panjang) Jadi.621 mil. Satuan Besaran Fisis Untuk mencapai suatu tujuan tertentu di dalam fisika. dan mendapatkan bahwa panjang meja adalah 6 jengkal. Km/jam ? 1 mil = 1. 1 knot = 1.1 km = 0. misalnya dari jengkal ke kaki.1 mil. km/jam ? Perhatikan Faktor Konversi Panjang.5 km/jam. Jadi. bila kita dapat mengukur yang sedang kita bicarakan dan menyatakannya dengan angka-angka. Ini disebabkan tidak adanya keteraturan yang mengatur konversi satuan-satuan tersebut. Sebelum adanya standar internasional.61 km/jam 50 Knot = 50 x 1.61 km/jam = 80. seorang ahli fisika berkata. kita biasanya melakukan pengamatan yang disertai dengan pengukuran. 100 km = 100 x 0.621 mil = 62. 1 mil/jam = 1. Penggunaan bermacam-macam satuan untuk suatu besaran ini menimbulkan kesukaran. Kesukaran kedua adalah kerumitan konversi dari satu satuan ke satuan lainnya. Pengamatan suatu gejala secara umum tidak lengkap apabila tidak disertai data kuantitatif yang didapat dari hasil pengukuran. Ubahlah satuan Kelajuan berikut ini : (Catatan : Knot merupakan satuan kelajuan yang biasa digunakan Kapal Laut) 50 Knot = …. Jadi. Dalam pengukuran di atas Anda telah mengambil jengkal sebagai satuan panjang. Apa yang Anda lakukan sewaktu melakukan pengukuran? Misalnya anda mengukur panjang meja belajar dengan menggunakan jengkal. Akibat kesukaran yang ditimbulkan oleh penggunaan sistem satuan yang berbeda maka muncul gagasan untuk menggunakan hanya satu jenis satuan saja untuk besaran-besaran dalam ilmu pengetahuan alam dan teknologi.151 mil/jam —– 1 mil/jam = …. Kesukaran pertama adalah diperlukannya bermacam-macam alat ukur yang sesuai dengan satuan yang digunakan. berarti kita mengetahui apa yang sedang kita bicarakan itu. mengukur adalah membandingkan sesuatu yang diukur dengan sesuatu lain yang sejenis yang ditetapkan sebagai satuan.

Sistem dinamis besar biasa disebut “MKS” atau “sistem praktis” atau “sistem Giorgie”. dibedakan atas statis dan dinamis. SISTEM INTERNASIONAL (SI) Satuan pengukuran dalam Sistem Internasional (SI). yaitu suatu badan yang bernaung di bawah organisasi Internasional Timbangan dan Ukuran (OIPM-Organisation Internationale des Poids et Measures ). Tugas badan ini adalah mengadakan konferensi sedikitnya satu kali dalam enam tahun dan mengesahkan ketentuan baru dalam bidang metrologi dasar. sedangkan sistem dinamis kecil biasa kita sebut “CGS” atau “sistem Gauss”. Meter Definisi lama : Satu meter adalah 1. Kilogram . Definisi baru (yang digunakan saat ini) : satu meter adalah jarak yang ditempuh cahaya (dalam vakum) dalam selang waktu 1/299 792 458 sekon 2.73 kali panjang gelombang cahaya merah jingga yang dipancarkan isotop krypton 86.763. Satuan Besaran Pokok (Sistem Internasional/SI) Karena hanya ada tujuh besaran pokok maka hanya terdapat tujuh satuan pokok yang dapat anda dilihat pada tabel di bawah ini : Besaran Pokok Lambang Satuan MKS dan Singkatan Meter (m) Kilogram (Kg) Detik / Sekon (s) Kelvin (K) Ampere (A) Mole (Mol) Candela (Cd) Satuan CGS dan Singkatan Panjang massa Waktu Suhu Kuat Arus Jumlah Molekul Intensitas Cahaya l (length) m (mass) t (time) T (Temperature) I Centimeter (cm) Gram (gr) Sekon (s) Penetapan Satuan / Definisi Satuan Penetapan satuan SI dilakukan oleh CGPM.menetapkan satuan sistem internasional (Internasional System of Units) disingkat satuan SI. Selain Sistem Internasional (SI). Satuan SI ini diambil dari sistem metrik yang telah digunakan di Perancis.650. 1. terdapat juga Sistem Satuan Britania (British System) yang juga sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sistem dinamis terdiri dari dua jenis yaitu sistem satuan dinamis besar dan dinamis kecil.

16 kali suhu termodinamika titik tripel air (CGPM ke-13. 1967) 4. Penjelasan mengenai bagaimana memperoleh satuan Besaran Turunan akan dipelajari pada pembahasan tentang Dimensi Besaran. menghasilkan gaya 2 X 10-7 newton pada setiap meter kawat. 6. Titik tripel air adalah suhu dimana air murni berada dalam keadaan seimbang dengan es dan uap jenuhnya. . Ampere Satu Ampere (A) adalah kuat arus tetap yang jika dialirkan melalui dua buah kawat yang sejajar dan sangat panjang.16 K. 5. Perancis.Satu kilogram (Kg) adalah massa sebuah kilogram standar (silinder platina iridium) yang aslinya disimpan di lembaga Timbangan dan Ukuran Internasional (CGPM ke-1. (gambar kilogram standar) 3. Candela Satu Candela (Cd) adalah intensitas cahaya suatu sumber cahaya yang memancarkan radiasi monokromatik pada frekuensi 540 X 1012 hertz dengan intensitas radiasi sebesar 1/683 watt per steradian dalam arah tersebut (CGPM ke-16. Mol Satu mol zat terdiri atas 6. 1979) 7. Dengan demikian. dengan tebal yang dapat diabaikan dan diletakkan pada jarak pisah 1 meter dalam vakum. ( 6. Kelvin Satu Kelvin (K) adalah 1/273. suhu termodinamika titik tripel air adalah 273. Sekon / Detik Satu sekon (s) adalah selang waktu yang diperlukan oleh atom sesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9 192 631 770 kali dalam transisi antara dua tingkat energi di tingkat energi dasarnya (CGPM ke-13. 1899) di Serves. 1967).025 x 1023 buah partikel. Satuan Besaran Turunan (Sistem Internasional/SI) Contoh satuan-satuan besaran turunan dapat anda lihat pada tabel di bawah ini.025 x 1023 disebut dengan bilangan avogadro ).

yang secara umum dapat digunakan untuk mengukur banyaknya materi yang terdapat dalam suatu benda. cantik. Panjang adalah dimensi suatu benda yang menyatakan jarak antar ujung. dll. Suhu. Sebagai contoh: masyarakat Barat melihat waktu sebagai sebuah garis lurus (linier). Intensitas Cahaya. Konsep garis lurus tentang waktu diikuti dengan terbentuknya konsep tentang urutan kejadian. Jumlah molekul. Panjang dapat dibagi menjadi tinggi. Massa. Tiap masyarakat memilki pandangan yang relatif berbeda tentang waktu yang mereka jalani. Waktu menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997) adalah seluruh rangkaian saat ketika proses. waktu. skala waktu merupakan interval antara dua buah keadaan/kejadian. bukan merupakan besaran karena tidak dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. perbuatan atau keadaan berada atau berlangsung. Kuat Arus. Massa merupakan konsep utama dalam mekanika klasik dan subyek lain yang berhubungan. dengan simbol “l” atau “L” (singkatan dari bahasa Inggris length). kecepatan. yaitu jarak dari satu sisi ke sisi yang lain. Waktu. yaitu jarak vertikal. diukur pada sudut tegak lurus terhadap panjang benda. misalnya panjang. massa.Besaran pokok dan Besaran Turunan Besaran merupakan segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Ada tujuh besaran pokok dalam sistem Satuan Internasional yaitu Panjang. Besaran dibagi menjadi dua yaitu besaran pokok dan besaran turunan. serta lebar. Dalam ilmu fisika dan teknik. Dalam hal ini. indah. kata “panjang” biasanya digunakan secara sinonim dengan “jarak”. Massa adalah sifat fisika dari suatu benda. berat. BESARAN POKOK Besaran Pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Warna. atau bisa merupakan lama berlangsungnya suatu kejadian. volume. luas. Dengan kata lain sejarah manusia dilihat .

semakin tinggi suhu suatu benda. sekalipun kita sekarang tahu bahwa arus listrik itu dihasilkan dari aliran elektron yang bermuatan negatif ke arah yang sebaliknya. Volume. Berat jenis. Makin tingginya energi atom-atom penyusun benda. Muatan listrik bisa mengalir melalui kabel atau penghantar listrik lainnya. Mudahnya. Luas. Berbeda dengan masyarakat Barat. dll. Daya. Gaya. Dalam fisika. Untuk lebih memperjelas pengertian besaran turunan. Kecepatan. selain tujuh besaran pokok yang disebutkan di atas. Jumlah molekul Intensitas Cahaya BESARAN TURUNAN Besaran turunan adalah besaran yang satuannya diturunkan dari besaran pokok atau besaran yang didapat dari penggabungan besaran-besaran pokok. Tekanan. perhatikan beberapa besaran turunan yang satuannya diturunkan dari satuan besaran pokok berikut ini. semakin panas benda tersebut. Momentum. Momen inersia. baik itu dalam bentuk perpindahan maupun gerakan di tempat berupa getaran. Energi Potensial. Besaran Turunan selengkapnya akan dipelajari pada masingmasing pokok bahasan dalam pelajaran fisika. Luas = panjang x lebar = besaran panjang x besaran panjang =mxm = m2 Volume = panjang x lebar x tinggi = besaran panjang x besaran panjang x besaran Panjang =mxmxm . Usaha. Suhu menunjukkan derajat panas benda. Secara mikroskopis. suhu menunjukkan energi yang dimiliki oleh suatu benda. Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir tiap satuan waktu. Massa Jenis. Arus konvensional didefinisikan sebagai aliran muatan positif. Setiap atom dalam suatu benda masing-masing bergerak. Percepatan. Energi Kinetik.sebagai sebuah proses perjalanan dalam sebuah garis waktu sejak zaman dulu. lainnya merupakan besaran turunan. Contoh besaran turunan adalah Berat. Pada zaman dulu. Impuls. masysrakat Hindu melihat waktu sebagai sebuah siklus yang terus berulang tanpa akhir. zaman sekarang dan zaman yang akan datang. makin tinggi suhu benda tersebut.

= m3 Kecepatan = jarak / waktu = besaran panjang / besaran waktu =m/s .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->