Pengertian Peramalan Ramalan pada dasarnya merupakan dugaan atau perkiraan mengenai terjadinya suatu kejadian atau peristiwa

di waktu yang akan datang. Peramalan merupakan sebuah alat bantu yang penting dalam perencanaan yang efesien dan efektif. Peramalan adalah proses untuk memperkirakan berapa kebutuhan di masa datang yang meliputi kebutuhan dalam ukuran kuantitas, kualitas, waktu dan lokasi yang dibutuhkan dalam rangka memenuhi permintaan barang ataupun jasa. Kegunaan Peramalan Data ramalan dipergunakan sebagai perkiraan, bukan merupakan suatu angka atau bilangan yang harus dipergunakan begitu saja. Penggunaannya masih memerlukan pertimbangan dari para pemakai. Hal ini disebabkan oleh karena hasil ramalan biasanya didasarkan atas dasar asumsi-asumsi, kalau keadaan tidak berubah seperti waktu sebelumnya Metode Peramalan Aspek-aspek yang menggunakan peramalan cukup luas baik secara waktu, faktor-faktor penentu kejadian sebenarnya, jenis-jenis pola data dan beberapa pola lain. Hal yang sangat mempengaruhi terhadap kesuksesan dalam menentukan ramalan adalah pemilihan teknik yang tepat. Jenis-jenis Pola Data Tahapan yang penting dalam pemilihan metode time series yang tepat adalah membuat asumsi terhadap jenis bentuk pola data. Pola data itu dikelompokkan menjadi empat jenis yaitu : a. Pola data horizontal Terjadi bilamana data berfluktuasi disekitar nilai rata-rata yg konstan. Suatu produk yg penjualannya tdk meningkat atau menurun selama waktu tertentu termasuk jenis ini. Pola khas dari data horizontal atau stasioner seperti ini dapat dilihat dalam Gambar 1.1. b. Pola data musiman Terjadi bilamana suatu deret dipengaruhi oleh faktor musiman (misalnya kuartal tahun tertentu, bulanan, atau hari-hari pada minggu tertentu). Penjualan dari produk seperti

c. Pola data siklis Terjadi bilamana datanya dipengaruhi oleh fluktuasi ekonomi jangka panjang seperti yang berhubungan dengan siklus bisnis. baja. Contoh Metode Musiman . Contoh: Penjualan banyak perusahaan. Contoh: Penjualan produk seperti mobil. Untuk pola musiman kuartalan dapat dilihat Gambar 1.3. Pola data trend Terjadi bilamana terdapat kenaikan atau penurunan sekuler jangka panjang dalam data. dan peralatan utama lainnya. es krim. GNP dan berbagai indikator bisnis atau ekonomi lainnya. dan bahan bakar pemanas ruang semuanya menunjukkan jenis pola ini.minuman ringan.2. d.4. Jenis pola ini dapat dilihat pada Gambar 1. Jenis pola ini dapat dilihat pada Gambar 1.

3 t Untuk tahun 1995 (t =4) diperoleh 58.3 10.3 42 Kwartal-2 8.1 15.5 Kwartal-3 6.20 S3 = 0.3 7.3 y = 40.97 + 4.7)= 16.9 Kwartal-4 17. Peramalan utk tiap kwartal: SF1 = S1. b = 4.6 14.6 55.1 53.F5 = .3 Total 45 50.6 29.17.5 8.28 S2 = 0.28 .6 10.1 21.7 = 0.2 19.6 148.37 a = 40.5 18.28 (58.7 a= ∑ d t − b∑ t t =1 t =1 n n n b= n∑ td t − ∑ d t ∑ t t =1 t =1 n n n   n∑ t 2 −  ∑ t  t =1  t =1  n n t =1 2 Perhitungan faktor bobot: S1= D1/SD = 42/148.97 .15 S4 = 0.Demand (x 1000) Year Kwartal-1 1992 1993 1994 12.

500 Peni 2 (P2) 15.100 10.000 17.000 X2 16 .63 SF3 = 8.Cahaya Cemerlang Abadi Persiapan Peramalan Penjualan P1 N0 1 X 10.000 10. Cahaya Cemerlang Abadi adalah perusahaan yang bergerak dibidang bola lampu.200 10.300 10. Perusahaan ini memproduksi dan sekaligus memasarkan 2 (dua) jenis produk yang masingmasing produk itu adalah Peru 1 (PI) dan Peru 2 (P2).000 X2 4 X2Y 40.Cahaya Cemerlang Abadi Datan Penjualan Tahun 1994-1998 (dalam unit) No 1 2 3 4 5 Tahun 1994 1995 1996 1997 1998 Peni 1 (P1) 10.73 SF4 = 21.000 18.000 16.000 PT.SF2= 11. PT.000 Y -2 XY -20.000 19.53 Contoh Peralaman dalam dunia Industri PT. Data penjualan perusahaan tersebut pada waktu-waktu yang lalu adalah sebagaimanadigambarkan dalam tabel berikut ini.

x=4 Y 00 = 10.100 10.220 + 120x Peramalan P1 untuk tahun 1999.200 1 0 1 4 10 10.100/5 .300 21.220 + 120 (4) Y 00 = 10. b = ∑XY/∑X2 a = 51.100 0 10.000 102.220 + 360 Y99 = 10.100 0 10.100 -1 0 1 2 0 -10.200/10 a = 10.400 1 0 1 16 34 Trend Garis Lurus Y = a + bx a = ∑Y/n .500 51. b = 1.300 42.000 1.300 10.220 + 120 (4) Y99 = 10. x=3 Y99 = 10.200 10.220 . b = 120 Y = 10.580 Peramalan P1 untuk tahun 2000.220 + 120 (3) Y99 = 10.2 3 4 5 ∑ 10.700 Trend Garis Lengkung .220 + 360 Y 00 = 10.

000 = 5a + 10c.86 51..220 = 10a + 20c 51.28 + 120 (3) + 12.000 .400= 10a + 34c.00 = 5a + 10c 51..28 + 120x + 12.194.. x =3 Y99 = 10.00 = 5a + 10 (12.4 a = 10..86x2 Peramalan P1 untuk tahun 1999... 128....Y = a+ bx +cx2 ∑Y = na + c ∑x2 51..86) 5a = 51...(1) ∑XY = b∑X2 1.400 = 10a + 34c 180 = -14c c = 12.200 = 10b..6 5a = 50...(2) ∑X2Y = a∑X2 + c∑X4 102.194.86 (3)2 ..971.194..28 Y = 10.(3) Persamaan 1 dan 3 102......000 = 5a + 34c 102..

000 16.100 b= ∑XY/∑X2 b= 11.Cahaya Cemerlang Abadi Persiapan Peramalan Penjualan P2 N0 1 2 3 4 5 ∑ X 15.000 X2 4 1 0 1 4 10 X2Y 60.000 0 18.000 85.670 Peramalan P1 untuk tahun 2000.500/5 a = 17.86 (4)2 Y 00 = 10.Y99 = 10.100 (3) Peramalan P2 untuk tahun 1999.000 18.28 + 480 + 205.28 + 120 (4) + 12.880. x=4 Y 00 = 10.02 dibulatkan jadi 10.76 Y 00 = 10.74 Y99 = 10.100 + 1.000/10 b= 1.000 -16.000 16.100 Y = 17.000 17.000 X4 16 1 0 1 16 34 Trend Garis Lurus a = ∑Y/n a = 85.880 PT.194. x=3 Y 99 = 17.670.000 0 18.100 (3) .000 11.28 + 480 + 205.000 19.000 78.194.04 dibulatkan jadi 10.100 +1.000 39.194.000 Y -2 -1 0 1 2 0 XY -30.000 172.

.500 = 5a + 10c..100 + 3.....000 = 10a + 20c 172..000 = 10b.....Y 99 = 17..500 Trend Garis Lengkung ∑Y = na + c ∑x2 85.400 Y 00 = 21..000 = -14c c = 71.100 + 4...000 = 10a + 34c.000 = 10a + 34c 172.100 +1......(3) Persamaan 1 dan 3 85.(2) b = 1....000 = 5a + 10c 171..(1) ∑XY = b∑X2 11.. x=4 Y 00 = 17..100 (4) Y 00 = 17..400 Peramalan P2 untuk tahun 2000.....300 Y 99 = 20.100 ∑X2Y = a∑X2 + c∑X4 172.43 .000 = 10a + 34c -1..

14 + 3.14 = 16.300 + 642.43 (3)2 Y 99 = 16.87 Y 99 = 20.957.500 .957.957.100 (4) + 71.43x2 Peramalan P2 untuk tahun 1999. x = 4 Y 00 = 16.88 Y 00 = 22.400 + 1.14 + 1.85.14 + 1.43) 5a 5a a Y = 85.7 = 16.14 + 4.957.100 (3) + 71.500 = 5a + 10 (71. 714.957.500 = 5a + 10c 85.957.500 .100x + 71.02 dibulatkan jadi 22.43 (3)2 Y 00 = 16.900 Peramalan P2 untuk tahun 2000.142.787.14 + 1.3 = 84.500.900.01 dibulatkan jadi 20. x = 3 Y 99 = 16.