JADWAL SEMENTARA

Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tanggal Efektif Tanggal Terakhir Perdagangan Saham Dengan HMETD (Cum-Right) • Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi • Pasar Tunai Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (ExRight) • Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi • Pasar Tunai Tanggal Terakhir Pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham yang berhak atas HMETD Distribusi Sertifikat Bukti HMETD Tanggal Pencatatan Saham di Bursa Efek Indonesia Periode Perdagangan HMETD Periode Pendaftaran, Pembayaran dan Pelaksanaan HMETD Periode Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan Tanggal Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan Pembelian Saham Tambahan dan Distribusi Saham hasil Penjatahan : : : : : : : : : : : : : : : 26 Maret 2010 26 Maret 2010 5 April 2010 8 April 2010 6 April 2010 9 April 2010 8 April 2010 9 April 2010 12 April 2010 12 - 16 April 2010 12 - 16 April 2010 14 - 20 April 2010 20 April 2010 21 April 2010 23 April 2010

INFORMASI PENAWARAN UMUM TERBATAS V KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU
PENAWARAN UMUM TERBATAS V INI BELUM MEMPEROLEH PERSETUJUAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM, INFORMASI DALAM DOKUMEN INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH, PERNYATAAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA BADAN PENGAWAS PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN (“BAPEPAM DAN LK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI BAPEPAM DAN LK. EFEK INI TIDAK DAPAT DIJUAL SEBELUM MEMPEROLEH PERSETUJUAN DARI RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM DAN PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KEPADA BAPEPAM DAN LK. BAPEPAM DAN LK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI PENAWARAN UMUM TERBATAS V INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM. PT BANK INTERNASIONAL INDONESIA Tbk (“PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA KETERANGAN, DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI PENAWARAN UMUM TERBATAS V INI.

RISIKO USAHA
RISIKO TERKAIT DENGAN KEGIATAN USAHA PERSEROAN 1. Risiko Kredit 5. Risiko Reputasi 2. Risiko Pasar 6. Risiko Hukum 3. Risiko Likuiditas 7. Risiko Kepatuhan 4. Risiko Operasional 8. Risiko Stratejik

KETERANGAN TENTANG PERSEROAN DAN ANAK PERUSAHAAN
A. Riwayat Singkat Perseroan Perseroan didirikan pada tahun 1959 berdasarkan Akta Pendirian No. 53 tanggal 15 Mei 1959 yang dibuat dihadapan Soeleman Ardjasasmita, SH, Notaris pengganti Eliza Pondaag, SH, Notaris di Jakarta. Akta Pendirian tersebut kemudian diubah seluruhnya berdasarkan Akta Perubahan No. 9 tanggal 4 Agustus 1959 dan No. 21 tanggal 6 Oktober 1959 yang dibuat di hadapan Eliza Pondaag, SH, Notaris di Jakarta. Akta-akta tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Muda Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Penetapan No. J.A.5/112/18 tanggal 2 November 1959 dan telah didaftarkan pada Kantor Pengadilan Negeri Jakarta di bawah No. 2114, 2115 dan 2116 semuanya tertanggal 5 November 1959, serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 37 tanggal 6 Mei 1960 Tambahan No. 122. Anggaran Dasar Perseroan telah disesuaikan dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang dimuat di dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 10 tanggal 16 Juli 2008 dibuat di hadapan Notaris Engawati Gazali, SH,dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat No. AHU-56218.AH.01.02.Tahun.2008 tanggal 28 Agustus 2008 dan didaftarkan dalam daftar Perseroan di bawah No. AHU-076858.AH.01.09 Tahun 2008 tanggal 28 Agustus 2009, serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 2 tanggal 6 Januari 2009 Tambahan No. 527. Selanjutnya beberapa ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan juga telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 6 tanggal 7 April 2009 yang dibuat di hadapan Engawati Gazali, SH, Notaris di Jakarta yang telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, serta telah diterima dan dicatat dibawah bukti penerimaan dan pemberitahuan No. AHU-AH.01.10-05099 tanggal 1 Mei 2009. Perseroan memperoleh ijin usaha sebagai Bank Umum sejak tahun 1959 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 138412/U.M.II tanggal 13 Oktober 1959. Pada tahun 1979, Perseroan melakukan penggabungan usaha (merger) dengan PT Bank Tabungan Untuk Umum 1859, Surabaya, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik lndonesia No.KEP-44/KM.11/l979 pada tanggal 25 Desember 1979. Sejak tanggal 31 Maret 1980, PT Bank Tabungan Untuk Umum 1859, Surabaya secara resmi diambil-alih dan digunakan sebagai kantor cabang Perseroan di Surabaya. Pada tahun 1988, Perseroan telah dinyatakan memenuhi syarat untuk ditingkatkan statusnya dari Bank Umum menjadi Bank Devisa tahun 2002, Perseroan memutuskan untuk menambah aktivitas perbankan syariah dan Perseroan telah mendapat persetujuan dari BI untuk melakukan pembukaan kantor-kantor cabang syariah berdasarkan Surat BI No. 5/257/DPIP/Prz, tanggal 2 Mei 2003. Pada akhir tahun 2008, Maybank mengambil alih seluruh pengendalian saham Perseroan melalui akuisisi Sorak dan pembelian saham Perseroan oleh MOCS melalui mekanisme penawaran tender. B. Kepemilikan Saham Emiten Susunan permodalan Perseroan dan pemegang saham per 31 Desember 2009 adalah sebagai berikut :
Keterangan Modal Dasar: Berdasarkan Seri: Saham Seri A Saham Seri B Saham Seri D Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh: Berdasarkan Seri: Saham Seri A Saham Seri B Saham Seri D Jumlah Berdasarkan Susunan Pemegang Saham: 1. Sorak 2. MOCS 3. Masyarakat Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Modal Dalam Portepel Jumlah Saham Nilai Nominal (Jutaan Rp)

Direksi atas nama Perseroan dengan ini melakukan PUT V dalam rangka penerbitan HMETD kepada para pemegang saham Perseroan dengan sejumlah 6.253.554.529 (enam miliar dua ratus lima puluh tiga juta lima ratus lima puluh empat ribu lima ratus dua puluh sembilan) Saham Seri D Atas Nama dengan nilai nominal Rp22,5 (dua puluh dua koma lima Rupiah) dengan Harga Penawaran Rp225 (dua ratus dua puluh lima Rupiah) setiap saham, sehingga seluruhnya berjumlah Rp1.407.049.769.025 (satu triliun empat ratus tujuh miliar empat puluh sembilan juta tujuh ratus enam puluh sembilan ribu dua puluh lima Rupiah). Setiap pemegang 8 (delapan) Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal 8 April 2010 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 (satu) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Penawaran Rp225 (dua ratus dua puluh lima Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan Pembelian Saham melalui pelaksanaan HMETD. Jumlah saham yang ditawarkan dalam PUT V dengan cara penerbitan HMETD ini adalah sebesar 6.253.554.529 (enam miliar dua ratus lima puluh tiga juta lima ratus lima puluh empat ribu lima ratus dua puluh sembilan) saham yang seluruhnya akan dikeluarkan dari portepel serta akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku. Saham hasil PUT V memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan Saham seri lainnya yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). HMETD dapat diperdagangkan baik di dalam maupun di luar bursa efek sesuai Peraturan Bapepam IX.D.1 selama 5 (lima) Hari Bursa mulai tanggal 12 April 2010 sampai dengan 16 April 2010. Pencatatan saham hasil pelaksanaan HMETD akan dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 April 2010. Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah tanggal 16 April 2010 sehingga HMETD yang tidak dilaksanakan sampai dengan tanggal tersebut tidak akan berlaku. Apabila saham yang ditawarkan dalam PUT V ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang bukti HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek berdasarkan Harga Penawaran. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, maka MOCS, selaku Pembeli Siaga akan membeli semua sisa saham yang tidak diambil bagian tersebut dengan Harga Penawaran Rp225 (dua ratus dua puluh lima Rupiah) setiap saham yang seluruhnya akan dibayar penuh berdasarkan Akta Perjanjian Pembelian Sisa Saham Dalam Rangka Penawaran Umum Terbatas V PT Bank Internasional Indonesia Tbk No. 21 tanggal 18 Februari 2010 yang dibuat dihadapan Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, Notaris di Jakarta. Permodalan Perseroan sebelum PUT V Susunan pemegang saham Perseroan pada saat Prospektus ini diterbitkan berdasarkan ringkasan atas Daftar Pemegang Saham pada tanggal 31 Desember 2009 yang dikeluarkan oleh PT Sinartama Gunita adalah sebagai berikut: Modal Saham Terdiri dari Saham Biasa Atas Nama Dengan Nilai Nominal Rp900 (sembilan ratus Rupiah) untuk setiap saham Seri A, Rp225 (dua ratus dua puluh lima Rupiah) untuk setiap saham Seri B dan Rp22,5 (dua puluh dua koma lima Rupiah) untuk setiap saham Seri D
Keterangan Modal Dasar: Berdasarkan Seri: Saham Seri A Saham Seri B Saham Seri D Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh: Berdasarkan Seri: Saham Seri A Saham Seri B Saham Seri D Jumlah Berdasarkan Susunan Pemegang Saham: 1. Sorak 2. MOCS 3. Masyarakat Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Modal Dalam Portepel Jumlah Saham Nilai Nominal (Jutaan Rp)

PENAWARAN UMUM TERBATAS V

PT BANK INTERNASIONAL INDONESIA Tbk
Kegiatan Usaha: Bergerak dalam bidang usaha Jasa Perbankan Berkedudukan di Jakarta, Indonesia Alamat Kantor Pusat: Kantor Cabang: Plaza BII, Tower 2 Memiliki 256 kantor domestik yang terdiri dari 67 kantor cabang, Jl. M.H. Thamrin Kav. 2 No.51 184 kantor cabang pembantu, 5 kantor cabang syariah yang tersebar di Jakarta 10350, Indonesia 6 kantor wilayah di seluruh Indonesia dan 3 kantor cabang luar negeri Telepon: (021) 2300888; Faksimili: (021) 31934609 yang berlokasi di Cayman Islands, Mauritius dan Mumbai. Website: www.bii.co.id PENAWARAN UMUM TERBATAS V (”PUT V”) KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (”HMETD”) Sejumlah 6.253.554.529 (enam miliar dua ratus lima puluh tiga juta lima ratus lima puluh empat ribu lima ratus dua puluh sembilan) Saham Seri D Atas Nama dengan nilai nominal Rp22,5 (dua puluh dua koma lima Rupiah) setiap saham. Setiap pemegang 8 (delapan) Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 8 April 2010 pukul 16.00 WIB berhak atas 1 (satu) HMETD, dimana setiap 1 (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 (satu) Saham Baru dengan Harga Penawaran Rp225 (dua ratus dua puluh lima Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham. Jumlah saham yang ditawarkan dalam PUT V dengan cara penerbitan HMETD ini adalah jumlah maksimum saham yang seluruhnya akan dikeluarkan dari portepel serta akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. Saham hasil PUT V memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak dividen dengan saham yang telah disetor penuh lainnya. Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). Jumlah dana yang akan diterima Perseroan dalam PUT V ini adalah sebesar Rp1.407.049.769.025 (satu triliun empat ratus tujuh miliar empat puluh sembilan juta tujuh ratus enam puluh sembilan ribu dua puluh lima Rupiah). PUT V INI MENJADI EFEKTIF SETELAH DISETUJUI OLEH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM LUAR BIASA (“RUPSLB”) PERSEROAN YANG AKAN DIADAKAN PADA TANGGAL 26 MARET 2010. DALAM HAL RUPSLB TIDAK MENYETUJUI PUT V, MAKA SEGALA KEGIATAN DAN/ATAU TINDAKAN LAIN BERUPA APAPUN JUGA YANG TELAH DILAKSANAKAN DAN/ATAU DIRENCANAKAN OLEH PERSEROAN DALAM RANGKA PENERBITAN HMETD SESUAI DENGAN JADWAL TERSEBUT DI ATAS MAUPUN DALAM INFORMASI PENAWARAN UMUM TERBATAS V INI ATAU DOKUMEN LAIN YANG BERHUBUNGAN DENGAN RENCANA PUT V INI, DIANGGAP TIDAK PERNAH ADA DAN TIDAK DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI DASAR ATAU ALASAN APAPUN JUGA OLEH SIAPAPUN UNTUK MELAKUKAN TINDAKAN HUKUM BERUPA APAPUN TERHADAP PIHAK MANAPUN TERMASUK PERSEROAN SERTA LEMBAGA PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL YANG DITUNJUK DALAM RANGKA PUT V INI. HMETD DAPAT DIPERDAGANGKAN BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR BURSA EFEK INDONESIA SELAMA TIDAK KURANG DARI 5 (LIMA) HARI KERJA MULAI TANGGAL 12 APRIL 2010 SAMPAI DENGAN 16 APRIL 2010. PENCATATAN SAHAM BARU HASIL PELAKSANAAN HMETD AKAN DILAKUKAN DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TANGGAL 12 APRIL 2010. TANGGAL TERAKHIR PELAKSANAAN HMETD ADALAH TANGGAL 16 APRIL 2010 DENGAN KETERANGAN BAHWA HAK YANG TIDAK DILAKSANAKAN SAMPAI DENGAN TANGGAL TERSEBUT TIDAK BERLAKU LAGI. PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PARA PEMEGANG SAHAM PEMEGANG SAHAM LAMA YANG TIDAK MELAKSANAKAN HAKNYA UNTUK MEMBELI SAHAM BARU YANG DITAWARKAN DALAM PUT V INI SESUAI DENGAN HMETD-NYA AKAN MENGALAMI PENURUNAN PERSENTASE KEPEMILIKAN SAHAMNYA (DILUSI) DALAM JUMLAH MAKSIMUM SEBESAR 11,11%. Apabila saham yang ditawarkan dalam PUT V ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham atau pemegang bukti HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek berdasarkan Harga Penawaran. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, maka Mayban Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn., Bhd., selaku Pembeli Siaga akan membeli semua sisa saham yang tidak diambil bagian tersebut dengan Harga Penawaran Rp225 (dua ratus dua puluh lima Rupiah) setiap saham yang seluruhnya akan dibayar penuh berdasarkan Akta Perjanjian Pembelian Sisa Saham dalam rangka Penawaran Umum Terbatas V PT Bank Internasional Indonesia Tbk No. 21 tanggal 18 Februari 2010 yang dibuat dihadapan Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, Notaris di Jakarta. RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT YAITU RISIKO YANG TERJADI AKIBAT KEGAGALAN DEBITUR/ ATAU PIHAK LAIN DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN. PERSEROAN TIDAK MENERBITKAN SURAT KOLEKTIF SAHAM DALAM PUT V INI, TETAPI SAHAM-SAHAM TERSEBUT AKAN DIDISTRIBUSIKAN SECARA ELEKTRONIK YANG AKAN DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA. Informasi Penawaran Umum Terbatas V ini diterbitkan tanggal 19 Februari 2010
2. Pendapatan Operasional Lainnya Pendapatan operasional lainnya merupakan pendapatan non-bunga yang terutama diperoleh dari kegiatan layanan transaksi perbankan yang semakin berkembang. Sejalan dengan membaiknya kondisi usaha, total pendapatan operasional lainnya konsolidasian pada tahun 2009 meningkat 12% dari Rp1.479.714 juta menjadi Rp1.657.483 juta dimana kenaikan ini akibat dari meningkatnya pendapatan administrasi atas kredit yang diberikan, transaksi kartu kredit, transaksi treasury dan transaksi ritel lainnya. 3. Beban Operasional Lainnya Beban operasional lainnya merupakan beban non-bunga yang terdiri atas beban umum dan administrasi, beban tenaga kerja, serta kerugian akibat penurunan nilai dan kerugian penjualan efek-efek serta obligasi rekapitalisasi Pemerintah. Beban operasional lainnya konsolidasian, di luar beban penyisihan kerugian aset produktif dan non-produktif serta estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi pada tahun 2009 tercatat sebesar Rp3.023.744 juta, meningkat 10% dari sebesar Rp2.752.830 juta pada tahun 2008. Peningkatan tersebut disebabkan dari kerugian akibat penurunan nilai efekefek dan obligasi rekapitalisasi Pemerintah sebesar Rp17.175 juta dibandingkan dengan kenaikan nilai efek-efek dan obligasi rekapitalisasi Pemerintah sebesar Rp88.590 juta pada tahun 2008, sedangkan beban umum dan administrasi meningkat sebesar 14% dan beban tenaga kerja sebesar 6%. Beban tenaga kerja dan tunjangan mengalami peningkatan sebesar 6% atau Rp75.743 juta. Kenaikan ini terutama disebabkan penambahan karyawan pada Anak Perusahaan dan pembentukan cadangan untuk mengakui manfaat atas imbalan kerja karyawan jangka panjang lainnya yang belum pernah dicadangkan. Rasio cost to income mengalami perbaikan dari sebesar 66,65% pada tahun 2008 menjadi sebesar 63,81% pada tahun 2009. 4. Beban Penyisihan Kerugian Aset Produktif dan Non Produktif Serta Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Beban penyisihan kerugian aset produktif dan non produktif serta estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi konsolidasian pada tahun 2009 sebesar Rp1.692.826 juta, meningkat 56% dibandingkan tahun sebelumnya (yang dijelaskan pada bagan A. Umum paragrap empat). 5. (Rugi)/Laba Bersih Perseroan mencatat kerugian konsolidasian sebesar Rp40.969 juta pada tahun 2009, merupakan penurunan berarti dari laba bersih tahun 2008. Penurunan yang signifikan ini terutama disebabkan karena pada tahun 2008 Perseroan memperoleh pendapatan non operasional “one off” dari pelepasan dan penjualan aset kantor luar negeri yang tidak beroperasi lagi dan beberapa investasi tertentu sementara pada tahun 2009 terdapat pembentukan beban penyisihan kerugian aset produktif dan non produktif (termasuk estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi) sebesar Rp1.692.826 juta (yang dijelaskan pada bagan A. Umum paragrap empat). C. Perkembangan Pengelolaan Aset, Kewajiban dan Ekuitas Konsolidasian 1. Aset Jumlah aset konsolidasian meningkat sebesar Rp4.097.484 juta atau 7% dari Rp56.868.290 juta pada tanggal 31 Desember 2008 menjadi Rp60.965.774 juta pada tanggal 31 Desember 2009. Peningkatan jumlah aset terutama disebabkan oleh peningkatan kredit yang diberikan sebesar 6% dari Rp35.245.225 juta pada tanggal 31 Desember 2008 menjadi Rp37.370.282 juta, sedangkan jumlah obligasi rekapitalisasi Pemerintah hanya meningkat 1% dari Rp5.304.434 juta pada tanggal 31 Desember 2008 menjadi Rp5.338.303 juta pada tanggal 31 Desember 2009. Guna mempertahankan kecukupan likuiditas jangka pendek sehubungan dengan ekspansi usaha, aset likuid selama tahun 2009 mengalami peningkatan. Saldo giro pada BI meningkat 128% menjadi Rp6.188.335 juta pada tanggal 31 Desember 2009 dari Rp2.712.139 juta pada tanggal 31 Desember 2008. Demikian juga halnya dengan giro pada bank lain meningkat sebesar Rp641.317 juta atau 139% dari Rp461.464 juta pada tanggal 31 Desember 2008 menjadi Rp1.102.781 juta. 2. Klasifikasi Kredit Di tengah kondisi ekonomi yang penuh dengan tantangan, rasio kredit bermasalah (gross) Perseroan pada akhir tahun 2009 hanya sebesar 2,39% sedangkan rasio kredit bermasalah bersih sebesar 1,57%, lebih rendah dari ketentuan maksimum BI. Dengan pengendalian kredit yang ketat, program restrukturisasi kredit yang lebih cepat dan pengawasan seksama terhadap debitur, Perseroan dapat mengendalikan kualitas kreditnya. Selain itu, Perseroan juga menerapkan kebijakan yang lebih konservatif pada penyisihan kerugian kreditnya. Provision coverage konsolidasian Perseroan pada tahun 2009 mengalami peningkatan dari sebesar 80,36% per 31 Desember 2008 menjadi 97,20% per 31 Desember 2009. 3. Komposisi kredit: Rupiah dan valuta asing Rasio kredit terhadap simpanan (Loan to deposit Ratio - LDR) Perseroan pada tahun 2009 adalah sebesar 78,11% lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2008 sebesar 79,45% dimana hal ini mencerminkan kehati-hatian Perseroan. Pada tahun 2009, LDR Rupiah Perseroan adalah sebesar 76,60%, sedangkan LDR dalam mata uang asing pada periode yang sama tercatat sebesar 84,30%. 4. Kewajiban Jumlah kewajiban konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Desember 2009 sebesar Rp55.538.722 juta, dimana jumlah simpanan nasabah sebesar Rp47.341.248 juta merupakan komponen terbesar kewajiban yang mencapai 85% dari jumlah kewajiban konsolidasian. Jumlah kewajiban konsolidasian Perseroan meningkat 7% atau sebesar Rp3.731.263 juta dibandingkan posisi pada tanggal 31 Desember 2008. Peningkatan ini terutama disebabkan meningkatnya kewajiban segera dan simpanan dari bank lain masing-masing meningkat sebesar 96% dan 94%. 5. Simpanan Nasabah Simpanan nasabah adalah dana-dana yang dihimpun dari simpanan masyarakat dalam bentuk Giro, Tabungan, dan Deposito (Deposito Berjangka maupun Sertifikat Deposito). Pada tanggal 31 Desember 2009 total simpanan nasabah konsolidasian tercatat sebesar Rp47.341.248 juta, meningkat sebesar Rp3.816.022 juta atau 9% dibandingkan pada tanggal 31 Desember 2008. Peningkatan terjadi pada semua jenis simpanan yaitu giro sebesar Rp1.729.100 juta juta atau 24%, tabungan sebesar Rp 1.226.586 juta atau 12%, dan deposito sebesar Rp860.336 juta atau 3%. Giro & tabungan (CASA) yang berbiaya lebih rendah memberikan kontribusi sebesar 43% terhadap total simpanan nasabah. 6. Ekuitas Per 31 Desember 2009 jumlah ekuitas konsolidasian Perseroan sebesar Rp5.258.959 juta, meningkat 7% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ekuitas terutama disebabkan oleh penurunan kerugian yang belum direalisasi atas efek dan obligasi rekapitalisasi Pemerintah yang tersedia untuk dijual sebesar Rp525.924 juta dari rugi Rp882.486 juta per 31 Desember 2008 menjadi rugi Rp356.562 juta per 31 Desember 2009. D. Capital adequacy, Asset quality, Management, Earnings, Liquidity and Sensitivity to market risk (“CAMELS”) Prinsip-prinsip Perbankan Yang Sehat Penilaian tingkat kesehatan bank dilaksanakan sesuai dengan Peraturan BI No. 6/10/ PBI/2004 tanggal 12 April 2004 tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum dan Surat Edaran BI No.6/23/DPNP tanggal 31 Mei 2004. Sesuai ketentuan BI, Tingkat Kesehatan Bank adalah hasil penilaian kualitatif atas berbagai aspek yang berpengaruh terhadap kondisi atau kinerja suatu Bank melalui penilaian kuantitatif dan atau penilaian kualitatif terhadap faktor-faktor permodalan (C - Capital), kualitas aset (A - Asset Quality), manajemen (M - Management), rentabilitas (E - Earning), likuiditas (L - Liquidity) dan sensitivitas terhadap risiko pasar (S - Sensitivity to Market Risk) yang seluruhnya disingkat menjadi “CAMELS”. Adapun keterangan rinci mengenai CAMELS Perseroan dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (Capital Adequacy Ratio/CAR) CAR risiko kredit dan risiko pasar dihitung sebagai berikut.
Keterangan Modal Modal Inti Modal Pelengkap Dikurangi penyertaan pada Anak Perusahaan Jumlah modal untuk risiko kredit Modal pelengkap tambahan yang dialokasikan untuk mengantisipasi risiko pasar Jumlah modal untuk risiko kredit dan risiko pasar Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Kredit Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Pasar Jumlah ATMR untuk risiko kredit dan risiko pasar CAR untuk risiko kredit CAR untuk risiko kredit dan risiko pasar CAR minimum 31 Desember 2009 2008 5.397.526 499.239 (257.662) 5.639.103 5.639.103 38.013.130 320.143 38.333.273 14,83% 14,71% 8,00% 5.447.590 1.925.182 (261.443) 7.111.329 7.111.329 35.939.165 640.919 36.580.084 19,79% 19,44% 8,00%

388.146.231 8.891.200.000 467.329.511.000 476.608.857.231 Jumlah Saham 388.146.231 8.891.200.000 40.749.090.000 50.028.436.231 Jumlah Saham 27.179.506.578 21.607.133.689 1.241.795.964 50.028.436.231 426.580.421.000

349.332 2.000.520 10.514.914 12.864.766 Nilai Nominal (Jutaan Rp) 349.332 2.000.520 916.854 3.266.706 Persentase (%) 54,33 43,19 2,48 100,00

388.146.231 8.891.200.000 467.329.511.000 476.608.857.231 Jumlah Saham 388.146.231 8.891.200.000 40.749.090.000 50.028.436.231 Jumlah Saham 27.179.506.578 21.607.133.689 1.241.795.964 50.028.436.231 426.580.421.000

349.332 2.000.520 10.514.914 12.864.766 Nilai Nominal (Jutaan Rp) 349.332 2.000.520 916.854 3.266.706 Persentase (%) 54,33 43,19 2,48 100,00

C. Pengurusan dan Pengawasan Perseroan Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan No. 25 tanggal 28 Januari 2010 yang dibuat di hadapan Engawati Gazali, SH, Notaris di Jakarta, susunan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris: Presiden Komisaris* : Tan Sri Dato’ Megat Zaharuddin bin Megat Mohd Nor Komisaris : Dato’ Sri Abdul Wahid bin Omar Komisaris : Spencer Lee Tien Chye Komisaris Independen : Putu Antara Komisaris Independen : Umar Juoro Komisaris Independen : Taswin Zakaria
* Akan efektif setelah memperoleh persetujuan proses Fit & Proper Test BI

Permodalan Perseroan setelah PUT V Apabila seluruh HMETD yang ditawarkan dalam PUT V ini dilaksanakan seluruhnya oleh Pemegang Saham Perseroan, maka susunan Modal Saham Perseroan sesudah PUT V secara proforma adalah sebagai berikut:
Keterangan Modal Dasar: Berdasarkan Seri: Saham Seri A Saham Seri B Saham Seri D Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh: Berdasarkan Seri: Saham Seri A Saham Seri B Saham Seri D Jumlah Berdasarkan Susunan Pemegang Saham: 1. Sorak 2. MOCS 3. Masyarakat Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Modal Dalam Portepel Jumlah Saham Nilai Nominal (Jutaan Rp)

388.146.231 8.891.200.000 467.329.511.000 476.608.857.231 Jumlah Saham 388.146.231 8.891.200.000 47.002.644.529 56.281.990.760 Jumlah Saham 30.576.944.900 24.308.025.400 1.397.020.460 56.281.990.760 420.326.866.471

349.332 2.000.520 10.514.914 12.864.766 Nilai Nominal (Jutaan Rp) 349.332 2.000.520 1.057.559 3.407.411 Prosentase (%) 54,33 43,19 2,48 100,00

Berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 63, tanggal 29 Mei 2009, dibuat oleh Poerbaningsih Adi Warsito, SH, Notaris di Jakarta. Akta ini telah diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan bukti penerimaan pemberitahuan No. AHU-AH.01.10-12348, tanggal 6 Agustus 2009, dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan Nomor AHU-0049768.AH.01.09.Tahun 2009, tanggal 6 Agustus 2009, susunan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut: Direksi: Presiden Direktur : Ridha DM Wirakusumah Direktur Risk Management* : Direktur Operations : Ghazali Bin Mohd Rasad Direktur Finance, Financial Planning, and Procurement : Thilagavathy Nadason Direktur Corporate Banking : Rahardja Alimhamzah Direktur Perbankan Konsumer : Stephen Liestyo Direktur Legal and Compliance : Rita Mirasari Direktur Human Capital and Corporate Communication : I Gusti Made Mantera Direktur Chief Operating Officer : Lim Eng Khim Direktur SME, Commercial and Sharia Banking : Jenny Wiryanto
* Satinder Pal Singh Ahluwalia telah mengundurkan diri berdasarkan surat per tanggal 13 Januari 2010 dan berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan pengunduran diri tersebut efektif sejak 13 Februari 2010.

b. Kualitas Aset (Asset Quality) Kualitas aset dinilai berdasarkan dua rasio sebagai berikut:
Tahun 2009 2008 Rasio Kualitas Aset Produktif Bermasalah terhadap Aset Produktif 2,13% 2,00% Rasio pemenuhan PPA produktif 114,38% 111,05%

KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN
A. Umum Perseroan merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia dengan jaringan nasional yang memiliki 256 cabang (termasuk cabang syariah) dan lebih dari 808 ATM Perseroan di seluruh Indonesia, dan juga sudah terkoneksi dengan lebih dari 20.000 ATM yang tergabung dalam Jaringan ATM PRIMA, ATM BERSAMA, ALTO, CIRRUS dan DBS/POSB Bank Singapura, Malaysia Electronic Payment Service (MEPS) dan sekaligus juga terhubung dengan lebih dari 2.000 ATM Maybank di Malaysia dan Singapura. Perseroan memiliki kantor cabang luar negeri yang berlokasi di Mauritius, Mumbai dan Cayman Islands. Perseroan menyediakan serangkaian jasa keuangan melalui kantor cabang dan jaringan ATM, phone banking dan internet banking. Perseroan memiliki fokus pada 3 (tiga) sektor bisnis yaitu UKM/Komersial, Konsumer dan Korporasi. Perseroan menyediakan produk dan jasa untuk perusahaan berskala menengah dan komersial serta menyediakan kepada individu produk-produk kartu kredit, KPR, deposito, pinjaman dan layanan perbankan prioritas. Sedangkan untuk nasabah korporasi Perseroan menawarkan layanan berupa trade finance, cash management, pinjaman, kustodian, investment banking dan foreign exchange. Pada saat ini, Perseroan memiliki rangkaian produk yang kompetitif serta didukung oleh keahlian, pengalaman serta jasa layanan yang handal, dimana Perseroan telah menerima berbagai penghargaan berkaitan dengan kualitas layanan perbankan. Berdasarkan laporan dari Institute of Service Management Studies (ISMS) Perseroan berada pada peringkat ketiga dari 10 Bank teratas dalam hal layanan. Pada bulan Desember 2009 Perseroan juga berhasil meraih Peringkat Pertama dalam ’10 Bank Terbaik dalam Kualitas Pelayanan’ 2009, yang juga diselenggarakan oleh lembaga survei independen ISMS bekerja sama dengan majalah Infobank. Unit usaha syariah Perseroan berhasil meraih peringkat pertama dalam Banking Service Excellence Award 2009 yang diselenggarakan oleh Market Research Indonesia (MRI) dan majalah Infobank. Perseroan mendapat penghargaan terbaik Domestic FX provider untuk innovative FX products and structured ideas dari ASIAMONEY pada tahun 2009. Layanan Wealth Management Perseroan pada saat ini telah hadir pada cabang-cabang Platinum Access yang berada di berbagai lokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang dan Medan. Perseroan juga terpilih sebagai salah satu perusahaan publik terbaik dengan penghargaan Best Wealth Creators Award 2009 dan masuk peringkat SWA 100 pada tahun 2009. Perseroan telah melakukan berbagai penyempurnaan teknologi informasi dan aplikasi bisnis yang penting guna mendukung pertumbuhan kinerja Perseroan. Dukungan Maybank selaku pemegang saham pengendali, yang merupakan bank terbesar di Malaysia serta memiliki jaringan perbankan internasional dan berkomitmen tinggi terhadap perkembangan Perseroan akan memberikan nilai tambah bagi Perseroan dan nasabahnya. B. Keunggulan Kompetitif Keunggulan kompetitif utama Perseroan meliputi: 1) Skala bisnis yang besar, basis nasabah yang kuat dan jangkauan layanan yang luas 2) Produk dan layanan Perseroan dapat diakses dengan mudah 3) Pangsa pasar yang dominan segmen konsumer, UKM dan Komersial yang menjadi basis untuk meningkatkan pertumbuhan di segmen ritel dengan agresif 4) Kebijakan penyaluran kredit yang konservatif dan keberhasilan penurunan NPL secara signifikan 5) Budaya pelayanan menjadikan Perseroan sebagai bank dengan kualitas layanan terbaik di Indonesia 6) Manajemen yang berpengalaman dengan fokus pada proses transformasi yang mempunyai 3 phase pendekatan C. Kegiatan Usaha Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan menempatkan pelayanan kepada nasabah sebagai unsur penting dalam pencapaian target finansial, yang pada akhirnya membangun loyalitas nasabah dan menghasilkan pertumbuhan pendapatan. Dengan dukungan dari seluruh jajaran manajemen dan karyawan, Perseroan senantiasa berusaha untuk mencapai standar pelayanan dengan yang prima dengan tujuan menjadi bank swasta terkemuka di Indonesia dengan tingkat profitabilitas yang optimal. Tiga hal yang menjadi prioritas Perseroan dalam upaya meningkatkan kinerja Perseroan menjadi bank terkemuka di Indonesia yaitu: 1. Memperbaiki fundamental untuk menciptakan platform yang kuat agar dapat mendukung pengembangan bisnis yang berkelanjutan. 2. Mengembangkan bisnis yang unggul dan berkelanjutan. 3. Menjadi salah satu dari lima bank terkemuka di Indonesia dan menjadi pemimpin atau penyedia jasa keuangan terbaik pada segmen pasar yang dilayani. Pada saat ini, Perseroan menjalankan kegiatan usahanya melalui 4 (empat) Direktorat Strategic Business Unit yang dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Direktorat Consumer Banking Direktorat Consumer Banking menawarkan beragam produk mulai dari simpanan hingga pembiayaan kepada individu baik dalam bentuk pinjaman perorangan maupun kartu kredit. Untuk meningkatkan pangsa pasar Consumer Banking Perseroan fokus pada (i) penajaman target market di wilayah potensial, (ii) pengembangan produk yang variatif dan inovatif, (iii) strategi pemasaran yang terfokus, (iv) pricing strategy, (v) fitur produk yang inspiratif dan (vi) manajemen risiko yang dinamis. Berikut merupakan keterangan mengenai produk maupun layanan yang ditawarkan Perseroan melalui Direktorat Consumer Banking. Produk Simpanan (Funding) Produk untuk simpanan yang ditawarkan oleh Perseroan mencakup tabungan, giro dan deposito. a. Tabungan Perseroan menyediakan berbagai jenis tabungan berdasarkan segmentasi nasabah, mulai dari Tabungan untuk masyarakat umum (yang juga dikenal dengan nama SuperPundi), Tabungan Gold untuk nasabah yang aktif bertransaksi, Tabungan Pro untuk memberikan imbal hasil yang paling tinggi, Woman One yang khusus untuk wanita, SuperKidz untuk anak-anak serta Eduplan/Multiplan untuk mempersiapkan kebutuhan dana yang besar di masa depan. b. ATM/Debit Card Nasabah dapat menggunakan ATM Perseroan tidak terbatas di 808 mesin ATM Perseroan sendiri, tapi juga di puluhan ribu mesin ATM yang tergabung dalam jaringan ALTO, ATM Bersama dan Prima. Untuk jaringan Internasional, ATM Perseroan juga terkoneksi dengan jutaan ATM yang berlogo Cirrus dan MEPS. Kartu ATM BII juga berfungsi sebagai kartu Debit untuk melakukan pembayaran transaksi di berbagai merchant yang tergabung dalam jaringan Maestro dan PRIMA (Jaringan debit card local oleh BCA). c. Giro Untuk Rekening Giro, Perseroan memberikan berbagai fitur yang atraktif seperti fasilitas autosweep, ATM card (untuk nasabah individu), program enterpreneur, fasilitas cash management dan layanan cash pickup. Dengan demikian, Giro sangat atraktif dalam memenuhi kebutuhan nasabah baik individu maupun perusahaan. d. Deposito Produk Deposito Berjangka juga menawarkan berbagai fleksibilitas untuk pembayaran imbal hasil, cara perpanjangan dan pilihan mata uang valas dalam 7 (tujuh) currency. Wealth Management Salah satu bisnis utama Perseroan dalam sektor konsumer adalah Wealth Management Platinum Access yang makin dikenal dengan rangkaian produk yang kompetitif. Perseroan memperkuat tim penjualan dan memperluas jangkauan layanan dengan menambah jumlah cabang Platinum Access melalui pembukaan kantor-kantor baru di Surabaya dan Bandung. Sepanjang tahun 2009, Perseroan bersama mitra strategis seperti: Danareksa, Schroders, Fortis, Mandiri Management Investasi, Manulife dan OSK Nusadana menawarkan berbagai produk investasi yang menarik. Perseroan juga membentuk kerjasama bancassurance dengan Asuransi Jiwa SinarMas dan AIA Finansial untuk menyediakan beragam pilihan mulai dari produk asuransi tradisional hingga Unit Link. Kredit Konsumer Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Produk KPR yang disediakan terdiri dari fasilitas kredit pemilikan rumah, apartemen, rumah susun, rumah kantor (rukan) dan rumah toko (ruko) baik baru maupun tidak baru.

Apabila seluruh HMETD yang ditawarkan dalam PUT V seluruhnya tidak diambil oleh masyarakat, maka susunan Modal Saham Perseroan sesudah PUT V secara proforma adalah sebagai berikut:
Keterangan Modal Dasar: Berdasarkan Seri: Saham Seri A Saham Seri B Saham Seri D Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh: Berdasarkan Seri: Saham Seri A Saham Seri B Saham Seri D Jumlah Berdasarkan Susunan Pemegang Saham: 1. Sorak 2. MOCS 3. Masyarakat Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Modal Dalam Portepel Jumlah Saham Nilai Nominal (Jutaan Rp)

388.146.231 8.891.200.000 467.329.511.000 476.608.857.231 Jumlah Saham 388.146.231 8.891.200.000 47.002.644.529 56.281.990.760 Jumlah Saham 30.576.944.900 24.463.249.896 1.241.795.964 56.281.990.760 420.326.866.471

349.332 2.000.520 10.514.914 12.864.766 Nilai Nominal (Jutaan Rp) 349.332 2.000.520 1.057.559 3.407.411 Persentase (%) 54,33 43,46 2,21 100,00

Dana yang diperoleh Perseroan dari hasil PUT V ini setelah dikurangi dengan seluruh estimasi biaya yang terkait dengan PUT V akan digunakan seluruhnya untuk ekspansi kredit dalam rangka pengembangan usaha Perseroan serta peningkatan modal inti Perseroan. Tabel di bawah ini menyajikan posisi kewajiban konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Desember 2009 yang bersumber dari laporan keuangan konsolidasian auditan Perseroan tanggal 31 Desember 2009 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, yang tercantum dalam Informasi Penawaran Umum Terbatas V ini dan telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sarwoko & Sandjaja, berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh IAPI, dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Saldo kewajiban konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Desember 2009 sebesar Rp55.538.722 juta dengan perincian sebagai berikut: (dalam jutaan Rupiah)
KETERANGAN Kewajiban segera Simpanan nasabah Pihak terkait Pihak ketiga Simpanan dari bank lain Pihak terkait Pihak ketiga Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali - Bersih Kewajiban derivatif Kewajiban akseptasi Surat berharga yang diterbitkan Pinjaman diterima Estimasi kerugian komitmen dan kontijensi Hutang pajak Kewajiban pajak tangguhan Beban yang masih harus dibayar dan kewajiban lain-lain Pinjaman subordinasi JUMLAH KEWAJIBAN JUMLAH 622.824 35.519 47.305.729 2.305 1.169.344 875.491 22.196 406.009 1.157.300 1.188.102 40.789 108.408 2.649 1.212.509 1.389.548 55.538.722

RENCANA PENGGUNAAN DANA

PERNYATAAN HUTANG

Perhitungan rasio kredit bermasalah pada tanggal 31 Desember 2009 sesuai dengan Surat Edaran BI (SE BI) No. 7/10/DPNP tanggal 31 Maret 2005 (dihitung secara bruto) adalah 2,39% per tanggal 31 Desember 2009 dan 2,75% per tanggal 31 Desember 2008. c. Manajemen (Management) Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan beranggotakan para profesional dengan latar belakang pengalaman yang memadai dalam industri perbankan. Direksi, Dewan Komisaris dan seluruh karyawan Perseroan berkomitmen untuk melaksanakan praktek-praktek tata kelola perusahaan yang baik dan transparan serta menerapkan prinsip-prinsip etika dan moral secara bersungguh-sungguh. Good Corporate Governance diyakini sangat penting bagi Perseroan untuk mencapai tujuannya menjadi organisasi yang kompetitif yang dijalankan oleh sumber daya manusia yang handal dan menghargai nilai-nilai kerjasama tim, integritas, pertumbuhan, kesempurnaan dan efisiensi serta relationship building. d. Rentabilitas/Profitabilitas (Earnings) Rentabilitas/Profitabilitas merupakan kemampuan Perseroan dalam meraih laba. Rasio yang digunakan secara umum adalah ROA, ROE, NIM serta BOPO. ROA Perseroan pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar 0,09% dan 1,23%. ROE Perseroan pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar (0,75)% dan 8,98%. NIM Perseroan pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar 5,93% dan 5,18%. BOPO Perseroan pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008 masing-masing sebesar 101,25% dan 94,18%. e. Likuiditas (Liquidity) Likuiditas merupakan kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban finansial yang sudah diperjanjikan secara tepat waktu dengan harga wajar. LDR Perseroan secara berturut-turut pada tanggal 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008 adalah 78,11% dan 79,45% yang menunjukan bahwa pengelolaan atas simpanan dana pihak ketiga yang digunakan untuk memberikan pinjaman semakin membaik, sehingga dapat diperoleh laba secara optimal dan menghindari dana idle. f. Sensitivitas terhadap Risiko Pasar (Sensitivity to Market Risk) Faktor sensitivitas terhadap risiko pasar ditentukan oleh komponen-komponen antara lain: modal atau cadangan yang dibentuk untuk meng-cover fluktuasi suku bunga dibandingkan dengan potential loss sebagai akibat fluktuasi (adverse movement) suku bunga, modal atau cadangan yang dibentuk untuk meng-cover fluktuasi nilai tukar dibandingkan potential loss sebagai akibat fluktuasi (adverse movement) nilai tukar dan kecukupan penerapan manajemen risiko pasar. Penilaian yang dilakukan terhadap kategori-kategori untuk menilai sensitivitas terhadap risiko pasar menunjukkan bahwa Perseroan tidak rentan terhadap fluktuasi pergerakan suku bunga maupun terhadap pergerakan nilai tukar. Kemampuan modal Perseroan juga cukup untuk meng-cover risiko suku bunga dan nilai tukar. Maturity Gap Maturity gap Perseroan pada tanggal 31 Desember 2008 dan 31 Desember 2009, didasarkan pada jangka waktu yang tersisa sejak tanggal-tanggal tersebut. Secara historis, terdapat bagian dari simpanan dalam jumlah yang cukup besar yang diperpanjang pada saat jatuh tempo. Selain itu, jika terdapat keperluan likuiditas, Obligasi Pemerintah (portofolio diperdagangkan dan tersedia untuk dijual) dapat dicairkan dengan menjual atau menggunakannya sebagai jaminan dalam pasar antar bank. Langkah yang diambil oleh Perseroan sehubungan dengan maturity gap antara aset dan kewajiban moneter adalah dengan menetapkan gap limit yang disesuaikan dengan kemampuan Perseroan dan Anak Perusahaan untuk memperoleh likuiditas segera. Belanja Modal Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008, Perseroan melakukan belanja modal masing-masing sebesar Rp135.480 juta dan Rp112.422 juta dengan rincian sebagai berikut: (Dalam Jutaan Rupiah)
Keterangan Bangunan, termasuk renovasi Peralatan kantor Instalasi Kendaraan bermotor Aset dalam penyelesaian Total Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 2008 14.226 11.436 48.199 48.495 24.507 17.589 18.600 15.468 29.948 19.434 135.480 112.422

ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN
A. Umum Berdasarkan laporan Statistik Perbankan Indonesia Vol 8 No.1 Desember 2009, Perseroan merupakan bank umum terbesar kedelapan di Indonesia dari segi aset. Dalam menjalankan usaha dalam bidang perbankan Perseroan menghimpun dana dari masyarakat melalui berbagai produk simpanan dan penghimpunan dana lain, menyalurkan dana melalui pemberian kredit kepada berbagai sektor usaha di Masyarakat, serta memberikan layanan jasa transaksi perbankan dan keuangan lainnya. Portofolio kredit konsolidasian Perseroan per 31 Desember 2009 sebesar Rp39.643.435 juta (termasuk Rp2.273.153 juta dari piutang pembiayaan konsumen), sedangkan jumlah simpanan nasabah konsolidasian mencapai Rp47.341.248 juta. Total pendapatan operasional konsolidasian Perseroan per 31 Desember 2009 adalah sebesar Rp4.753.600 juta, sedangkan total beban operasional konsolidasian (diluar beban penyisihan kerugian aset produktif dan non produktif serta estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi) sebesar Rp3.023.744 juta. Perseroan menetapkan kebijakan yang lebih konservatif terhadap penyisihan kerugian aset produktif setelah melakukan penilaian menyeluruh terhadap portofolio yang ada dan menambah penyisihan beberapa debitur besar yang sudah memburuk kondisinya sejak tahun sebelumnya, sehingga beban penyisihan kerugian aset produktif dan non produktif termasuk estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi konsolidasi tahun 2009 Perseroan mencapai Rp1.692.826 juta. Akibat dari kebijakan tersebut, Perseroan mencatat kerugian sebesar Rp40.969 juta untuk periode yang berakhir 31 Desember 2009. B. Informasi Keuangan Konsolidasian Pertumbuhan Pendapatan, Beban dan Laba Konsolidasian (dalam jutaan Rupiah)
Keterangan Pendapatan Bunga – Bersih Pendapatan Operasional Lainnya – Bersih Beban Operasional Lainnya (Rugi)/ Laba bersih Dividen Tunai * Telah disajikan kembali Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 2008* 3.096.117 2.755.981 1.657.483 1.479.714 (3.059.087) (2.360.670) (40.969) 468.697 (144.141) (202.379)

Pada tahun 2010, Perseroan secara konsolidasi merencanakan investasi belanja modal (capital expenditure) – non proyek Informasi Teknologi (IT) sebesar Rp600 miliar dimana sebagian besar investasi tersebut ditujukan untuk pengembangan jaringan kantor dan infrastruktur. Selain itu, Perseroan secara konsolidasi juga merencanakan proyek IT sebesar Rp330 miliar, yang mencakup proyek inisiatif strategis untuk infrastruktur dan peningkatan kapasitas, peningkatan high yield, low cost fund, fee & transactional banking, risk & compliance operational effectiveness, infrastructure dan enhancement DRC. Giro Wajib Minimum Selama ini Perseroan selalu memenuhi GWM atas dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun oleh Perseroan. Untuk tanggal 31 Desember 2009 dan 31 Desember 2008, rasio GWM Utama dalam mata uang Rupiah masing-masing sebesar 5,27% dan 5,14%. Untuk rasio GWM dalam valuta asing masing-masing sebesar 29,61% dan 7,48%, sedangkan rasio GWM Sekunder dalam mata uang Rupiah untuk tanggal 31 Desember 2009 adalah 21,00%. Posisi Devisa Neto Berdasarkan Peraturan BI, rasio Posisi Devisa Neto (PDN) Perseroan secara keseluruhan adalah setinggi-tingginya sebesar 20% dari modal. Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 dan 2008, rasio PDN Perseroan masing-masing adalah 4,28% dan 3,18%. E. Arus kas Konsolidasian
Keterangan Arus Kas Dari Aktivitas Operasi Arus Kas Dari Aktivitas Investasi Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas Kas dan Setara Kas Awal Tahun Pengaruh Perubahan Kurs Mata Uang Asing Kas dan Setara Kas Akhir Tahun * Telah disajikan kembali Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 2008* 4.403.489 (765.457) 187.582 3.610.237 (538.444) (2.597.445) 4.052.627 247.335 4.941.345 4.584.652 (270.801) 109.358 8.723.171 4.941.345

1. Pendapatan Bunga – Bersih Pada tahun 2009 pendapatan bunga bersih konsolidasian meningkat sebesar 12% dari Rp2.755.981 juta pada tahun 2008 menjadi Rp3.096.117 juta pada tahun 2009, sebagai akibat makin melebarnya selisih bunga (spread) kredit dan simpanan, dimana pendapatan bunga meningkat 5% sedangkan beban bunga mengalami penurunan sebesar 2%. Peningkatan ini juga didorong oleh membaiknya rasio komposisi dana berbiaya rendah di tahun 2009. Kenaikan pendapatan bunga sejalan dengan kebijakan Perseroan untuk meningkatkan kinerja Perseroan melalui peningkatan aset produktif yang memberikan yield lebih baik terutama kredit. Hal ini tercermin dari kenaikan pendapatan bunga kredit sebesar 16% di tahun 2009 sebesar Rp609.739 juta menjadi Rp4.436.332 juta. Disamping itu, kontribusi pendapatan bunga kredit meningkat menjadi 73% dari total pendapatan bunga tahun 2009, dibandingkan kontribusi tahun 2008 yang sebesar 66%. Beban bunga (termasuk beban provisi dan komisi) konsolidasian di tahun 2009 mengalami penurunan sebesar 2% atau Rp50.875 juta dari Rp3.186.666 juta di tahun 2008 menjadi Rp3.135.791 juta di tahun 2009. Hal ini disebabkan oleh penurunan suku bunga pasar dan membaiknya rasio komposisi dana berbiaya rendah. Komposisi terbesar beban bunga berasal dari beban bunga deposito berjangka sebesar Rp2.043.346 juta atau 65% dari total beban bunga. Sedangkan total seluruh beban bunga simpanan nasabah mencapai 78% dari total beban bunga. Komposisi dana berbiaya rendah yaitu giro dan tabungan pada tahun 2009 mencapai 43%. Perseroan berusaha meningkatkan komposisi dana yang optimal untuk meningkatkan kinerja Perseroan.

F. Manajemen Risiko Manajemen risiko dan pengawasan risiko pada Perseroan dimulai dari Risk Oversight Committee (ROC) pada tingkat Dewan Komisaris, yang menyetujui dan mengevaluasi kebijakan manajemen risiko, melakukan review atas aktivitas-aktivitas manajemen risiko dan kepatuhannya terhadap prinsip dan kebijakan manajemen risiko, dan mendelegasikan wewenang manajemen dan pengawasan risiko harian kepada Direksi serta Risk Management Committee (RMC) dan Asset & Liability Committee (ALCO), yang merupakan komite pada tingkat direksi. Secara berkala, Perseroan membuat profil risiko yang mencerminkan tingkat risiko yang dimiliki Perseroan berdasarkan 8 (delapan) jenis risiko yang ditetapkan BI. Sejalan dengan road map BI dalam implementasi Basel 2, Perseroan saat ini sedang membangun sistem perhitungan kecukupan modal menggunakan Basel 2-Standardised Approach yang saat ini memasuki tahapan implementasi akhir. Sebagai bagian dari implementasi manajemen risiko kredit, khususnya dalam penggunaan metode yang lebih advance (Internal Rating Based Approach/IRBA) untuk mendukung proses keputusan kredit, Perseroan telah melakukan validasi model rating yang dimiliki dan mengembangkan model rating baru untuk portofolio yang berada diluar cakupan model rating saat ini.

723 20.615 3. sebelum dilakukan penyajian kembali laporan keuangan konsolidasian tersebut oleh Perseroan pada tahun 2009 sehubungan dengan penyisihan kerugian atas kredit yang diberikan dan kewajiban imbalan kerja karyawan jangka panjang lainnya. Repo serta transaksi surat berharga.000 saham biasa dengan nilai nominal RM1 per saham .384. e. general contractor. dari rekening bank yang ditunjuk KSEI ke dalam rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan.748) (586.093 137.659) 3.788 637.597 (575. • Asli formulir penyetoran Efek yang diterbitkan KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan lengkap.314.34% -90.00% 1.651 36.478.259. akan membeli saham yang masih tersisa tersebut pada Harga Penawaran sebesar Rp225 (dua ratus dua puluh lima Rupiah) per saham yang akan dibayarkan tunai.408 81.84% 0.5 milyar dengan jangka waktu selama maksimal 10 tahun dan portfolio Perseroan adalah sebesar Rp0.811) (59. distributor dan dealer yang memerlukan pemenuhan kebutuhan modal kerja secara cepat.bersih Obligasi rekapitalisasi pemerintah Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Dikurangi: Pendapatan bunga yang belum diamortisasi Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali – bersih Tagihan derivatif Dikurangi: Penyisihan kerugian Tagihan derivatif – bersih Kredit yang diberikan Pihak terkait Pihak ketiga Dikurangi: Penyisihan kerugian Kredit yang diberikan – bersih Piutang pembiayaan konsumen Dikurangi: Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui Penyisihan kerugian Piutang pembiayaan konsumen – bersih Tagihan akseptasi Dikurangi: Penyisihan kerugian Tagihan akseptasi – bersih Penyertaan saham Dikurangi: Penyisihan kerugian Penyertaan saham – bersih Aset pajak tangguhan Aset tetap Dikurangi: Akumulasi penyusutan Aset tetap – bersih Goodwill Dikurangi: Akumulasi amortisasi Goodwill – bersih Beban dibayar dimuka dan aset lainlain . tetapi tidak menjamin bahwa hasil perhitungan nilai HMETD yang diperoleh adalah nilai HMETD yang sesungguhnya berlaku di pasar.491 35. Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di kantor pusat BAE. Unit usaha syariah mengalami pertumbuhan aset 42.933) (1. Kredit investasi ini diberikan dalam mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat dan umumnya berjangka waktu antara 3 (tiga) sampai 5 (lima) tahun.56% 2.71% Penyisihan Penghapusan Aset Produktif Terhadap Aset Produktif 2.647 3. Bentuk Dari Sertifikat Bukti HMETD Bagi pemegang saham yang sahamnya belum dimasukkan dalam sistem penitipan kolektif di KSEI. Sedangkan SKS hasil penjatahan saham dapat diambil mulai tanggal 21 April 2010.2 Tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan Efek Atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan Bapepam No.161 2.561.043 586.402 36.968) (1.349 (195.5 (dua puluh dua koma lima Rupiah) setiap Saham dengan Harga Penawaran Rp225 (dua ratus dua puluh lima Rupiah) setiap Saham.524 5. berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh IAPI. serta tanggal 31 Desember 2007 dan 2006 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut yang telah disajikan kembali.383 (11.000 3.965. berdasarkan permintaan dan penawaran dari pasar yang ada.242 (297) 9.367) (17.809.558 45. distributor. Yogyakarta.262 2.841.909. berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta pemesanan saham tambahan.067 (203. oil & gas.21% 6.306) 3.272 1. dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.37% 4.642.Modal Dasar : RIM100. SE-006/BEJ/1998.082.855.398 336. antara lain dengan dibukanya fasilitas airport lounge gratis menggunakan penukaran point rewards.852 21. Prosedur Pelaksanaan HMETD yang berada dalam Penitipan Kolektif 1.500.83% 19.350) 468.615 1.464 (5.338.39% -3.45% 0.463 1.13% 2.807.3 di atas.196 134.853. Pengisian SBHMETD tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan saham yang ditawarkan dalam PUT V yang tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus.728) (1. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat menyetorkan pembayaran.859 1.759.377.905.2 di atas.4 triliun atau mengalami pertumbuhan mendekati 10% dibandingkan posisi akhir tahun 2008.625.799) 63. BAE akan menerbitkan/mendepositokan sejumlah Saham Baru ke dalam rekening khusus yang telah disiapkan KSEI dan KSEI akan langsung mendistribusikan Saham Baru dengan menggunakan fasilitas C-BEST.722) 21.114 597.060 37.110. sebaiknya anda berkonsultasi dengan penasehat investasi.469.309) (124.775 948. Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/SBHMETD yang menginginkan saham hasil penjatahannya tetap dalam bentuk warkat/fisik SKS. Classic Visa dan MasterCard Credit Card. termasuk pemesanan saham tambahan melebihi jumlah seluruh saham yang ditawarkan dalam PUT V ini.723 (25) 46. Asli instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai atas nama pemegang HMETD tersebut (khusus bagi pemegang HMETD dalam penitipan kolektif KSEI yang telah melaksanakan haknya melalui system C-Best). Fotokopi anggaran dasar (bagi lembaga/badan hukum) dan susunan direksi/dewan komisaris atau pengurus yang masih berlaku. 2.212.704 (3.706 332. Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa/Bank Kustodian untuk mengajukan permohonan pemesanan pembelian saham tambahan dan melakukan pengelolaan efek atas saham hasil penjatahan dalam penitipan kolektif KSEI dan kuasa lainnya yang mungkin diberikan sehubungan dengan pemesanan pembelian saham tambahan atas nama pemberi kuasa. setelah melakukan pendistribusian Saham Baru tersebut maka KSEI akan memberikan laporan hasil distribusi Saham Baru tersebut kepada Perseroan dan BAE. Kegiatan Usaha Bergerak sebagai perusahaan induk penanaman modal (investment holding company) untuk perusahaan-perusahaan dan institusi-institusi yang bergerak dalam bidang perbankan dan jasa keuangan.396 3. SME & Commercial Banking dan ritel.491) 3.492.002) 831. Perseroan pada akhir tahun 2009 berhasil membukukan kredit mikro kecil menengah dan komersial sebesar Rp14.426 300.303 18. cash management. 2.725.254 5.198 8. forward dan swap). dengan alamat kantor terdaftar di Lantai 14.967) 574. Pengembalian uang pemesanan dilakukan dalam mata uang Rupiah dengan pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan.44% -16. Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) KKB merupakan fasilitas pembiayaan kendaraan bermotor dan mobil baik baru maupun bekas.009 614. Adapun saham hasil penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam penitipan kolektif KSEI selambat-selambatnya 2 (dua) hari bursa setelah tanggal penjatahan. BII Platinum. Permodalan Susunan permodalan MOCS terdiri dari: .467 (70. yaitu sebelum batas akhir pencatatan dalam DPS yakni sebelum tanggal 8 April 2010. Perseroan akan menerbitkan SBHMETD yang mencantumkan nama dan alamat pemegang HMETD.407. Kartu Kredit Perseroan menerbitkan berbagai jenis kartu kredit sesuai dengan segmentasi pasar yaitu BII Visa Infinite Credit Card. 3. 021 – 392 3003 Dengan menunjukkan KTP asli atau Tanda Bukti Jati Diri asli lainnya (bagi perorangan) yang masih berlaku. Kecil. 3.175 1. 51.01% 16. dengan target market Platinum (high network individual) dengan nama BII Syariah Platinum Access (BSPA).05%. d.305. Selain itu sepanjang tahun 2009.698.437.253. Pemesan yang berhak membeli Saham Baru adalah pemegang HMETD yang sah. maka: • KSEI akan mendebet HMETD dari masing-masing sub rekening pemegang HMETD yang memberikan instruksi pelaksanaan HMETD ke dalam rekening KSEI dengan menggunakan fasilitas C-BEST. Pengembalian Uang Pemesanan Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruh pemesanan saham yang lebih besar daripada haknya atau dalam hal terjadi pembatalan pemesanan saham.050.45 triliun per 31 Desember 2009.33% 24. Fotokopi identitas diri yang masih berlaku (bagi pemegang saham perorangan) dan fotokopi anggaran dasar (bagi pemegang saham badan hukum/lembaga). logam dan peralatan.139 52.985 (46. rumah sakit. c.550 3. 1.823. hingga perusahaan penerbangan. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 31 Desember 2005 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit oleh KAP Prasetio.955) 2. yang dibuat dihadapan Ny. kecuali bila keterlambatan tersebut disebabkan oleh force majeur (kejadian diluar kemampuan dan kekuasaan) atau apabila keterlambatan tersebut disebabkan oleh pemesan yang tidak mengambil pengembalian sesuai dengan waktu yang ditentukan. Sertifikat BI. rukan atau gudang.491) 780.773) 875.setelah pajak tangguhan Opsi Saham Cadangan umum Saldo laba (Saldo rugi sebesar Rp15.675 115. status kewarganegaraan dan domisili) pemegang HMETD yang melakukan pelaksanaan HMETD.708.849 1.865 201.025 3.416. 3. Bandung. 4) Community Financing adalah produk yang didesain untuk pengusaha yang bergerak dalam bidang usaha sejenis.303 228. 7) Linkage Program merupakan kompromi antara keinginan Perseroan untuk membantu masyarakat mikro kecil memenuhi kebutuhan pembiayaan dengan keterbatasan jaringan cabang dan sumber daya yang tersedia.911 50. Direktorat SME & Commercial Banking and Syariah Banking Nasabah SME dan Commercial Banking dikelompokkan dalam 2 (dua) sub segment.12% CAR (Credit and Market Risk Charge)** 14.774 56.434 143. batubara dan perkebunan. Semarang.828. Pemegang HMETD dapat melakukan pecahan SBHMETD mulai tanggal 12 April 2010 sampai dengan tanggal 16 April 2010.288 1. Berdasarkan hal ini.142 600. Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang berperan dalam PUT V ini adalah sebagai berikut: Akuntan Publik : Purwantono Sarwoko & Sandjaja (Ernst & Young) Notaris : Ny. plafond kredit > Rp5 miliar hingga Rp25 miliar b. d.68% LDR 82. Sedangkan produk Financing/pembiayaan terdiri dari pembiayaan konsumer (Pembiayaan Kepemilikan Rumah Syariah dan Pembiayaan Kepemilikan Kendaraan Syariah) dan Pembiayaan SME & Commercial (Pembiayaan Modal Kerja & Pembiayaan Investasi).00 WIB berhak mengajukan pemesanan Saham Baru dan/atau dalam rangka Penawaran Umum Terbatas V ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang 8 (delapan) Saham Lama berhak atas 1 (satu) HMETD dimana setiap 1 (satu) HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru dengan nilai nominal Rp22.677 6.63% -108.344 1. dibentuk unit kerja khusus yang fokus pada penciptaan dan pengembangan produk program yang khusus ditujukan untuk memenuhi kelompok nasabah tertentu yang memiliki kesamaan karakteristik dan kebutuhan kredit. berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh IAPI. Mayban Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn.840.706 566.693 53.Selain itu.098) (722.00% 100.491 162.000 6.372 (506.981 5.485) 696.807) 402. Bila pemegang HMETD mengalami keragu-raguan dalam mengambil keputusan. termasuk tetapi tidak terbatas pada ketentuan perpajakan dan ketentuan di bidang Pasar Modal termasuk peraturan Bursa di mana HMETD tersebut diperdagangkan. BII XPay Merchant dan BII XPay Catalog dengan berbagai macam pilihan jangka waktu mulai dari 3. serta peraturan KSEI.12% 83.00% 100.027.01% * Telah disajikan kembali ** Perseroan saja Sampai dengan tanggal diterbitkannya Informasi Penawaran Umum Terbatas V ini. maka pemesanan pembelian saham yang bersangkutan otomatis menjadi batal.00 – 15.382 2006* 822. pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana pembayaran tersebut harus sudah diterima dengan baik (in good fund) di rekening Perseroan tersebut di atas paling lambat tanggal 20 April 2010.582 47.292.000 (enam ribu Rupiah) dilengkapi dengan fotokopi KTP/paspor/ KITAS dari pemberi dan penerima kuasa.198 1.01% 1.290 55. dan tanggal 31 Desember 2005 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.005 saham biasa dengan nilai nominal RM1 per saham Seluruh saham MOCS dimiliki oleh Maybank (100%).225 28. mining dan transportasi.009 (3.73% 4. telekomunikasi. Bila pembayaran dilakukan dengan cek atau pemindahbukuan atau bilyet giro.694 Pinjaman subordinasi 1. 2 No.207) 1.IX.959.01% 70.H Thamrin No.694. b. maka pengembalian uang oleh Perseroan akan dilakukan selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah tanggal penjatahan yaitu pada tanggal 23 April 2010.213 2.158 1.57% 32.966 20. Segera setelah BAE menerima dokumen-dokumen KSEI sebagaimana dimaksud dalam butir A.355 2. termasuk pemesanan saham tambahan tidak melebihi jumlah seluruh saham yang ditawarkan dalam PUT V ini. Berikut ini adalah persyaratan dan tata cara pemesanan pembelian saham : 1. Perdagangan HMETD Pemegang HMETD dapat memperdagangkan SBHMETD yang dimilikinya selama periode perdagangan. Saat ini porsi pembiayaan sindikasi banyak dilakukan pada pembiayaan property.21% NIM 6.685 1.583 112.266) (79. e.750) 3.015.487 183.300 1.160.23% 2. Jakarta (4).971. dengan rata-rata pertumbuhan pertahun 41.74% 7.189.29% 90. 11. dokumen sebagai berikut: • Daftar rincian instruksi pelaksanaan HMETD yang diterima KSEI.384 3.09% 5.560 (11. 5.445 1.166) 1.907. Pemesanan yang tidak memenuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan pemesanan.204) (26. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 31 Desember 2006 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit oleh KAP Purwantono. d. SME mencakup nasabah MKM dan Menengah Besar (emerging business) dengan penjabaran sebagai berikut: i. 6.862 111. 2.776 127. 50050 Kuala Lumpur. BII XBill. Untuk pemesanan pembelian saham tambahan.631 4. kecuali data saham) 2009 31 Desember 2008* 2007* 2006* 2005 622.317) (40. Corporate Banking. sehingga pengembangan bisnis tidak lagi hanya diarahkan pada peningkatan volume penyaluran kredit. 9.560 (15. Sukuk).918 406.904. hotel dan restoran. b.00 WIB.001.940) 31.574 (4.550 2. SBHMETD tidak dapat ditukarkan dengan uang atau apapun pada Perseroan.607. Alokasi Terhadap HMETD Yang Tidak Dilaksanakan Jika saham yang ditawarkan dalam PUT V tersebut tidak seluruhnya diambil bagian oleh pemegang SBHMETD maka sisa saham akan dialokasikan kepada para pemegang saham lainnya yang melakukan pemesanan melebihi haknya sebagaimana tercantum dalam SBHMETD atau Formulir Pemesanan dan Pembelian Saham Tambahan secara proporsional berdasarkan HMETD yang telah dilaksanakan. 4. Strategi ini bertujuan untuk mengoptimalkan peluang bisnis agar dapat meningkatkan profitabilitas Perseroan melalui pengendapan dana dan pendapatan fee transaksi.037) (10.00 waktu Jakarta Automated System (“JATS”) kecuali hari Jumat dari pukul 09.544 349.881 235.00% dibandingkan posisi Desember 2008 sebesar Rp411 miliar. Asumsi: Harga pasar satu saham : Rpa Harga saham yang ditawarkan dalam PUT V : Rpr Jumlah saham yang beredar sebelum PUT V : A Jumlah saham yang ditawarkan dalam PUT V : R Jumlah saham yang beredar sesudah PUT V : A+R Nilai Teoritis Saham Baru ex-HMETD : (Rpa x A) + (Rpr x R) = RpX (A + R) Maka nilai HMETD adalah = RpX – Rpr 7. Penerima HMETD Yang Berhak Para Pemegang Saham yang berhak memperoleh HMETD adalah Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 8 April 2010 pukul 16. Jl.459 49. Asli surat kuasa yang sah (jika dikuasakan) bermererai Rp6000 (enam ribu Rupiah) dilampirkan dengan fotokopi KTP/Paspor/KITAS dari pemberi dan penerima kuasa.568.397 2005 698. plafond kredit maksimal Rp50 juta ii.264 (13.925 Kewajiban derivatif 22. juga dilakukan penetapan target sektor ekonomi yang ditetapkan berdasarkan portfolio guideline secara internal dengan pertimbangan sektor ekonomi tersebut memiliki potensi yang tinggi dan peluang bertumbuh di pasar yang tinggi juga.916.337 (673.090 118.003 3. portfolio KPR Perseroan adalah sebesar Rp4.903. Kredit sindikasi ini umumnya berjangka waktu 3 (tiga) sampai 5 (lima) tahun.680. security agent.209 327.268 605. multifinance dan property. IX. Segala biaya dan pajak yang mungkin timbul akibat perdagangan dan pemindahtanganan HMETD menjadi tanggung jawab dan beban pemegang HMETD atau calon pemegang HMETD.091. Perseroan senantiasa melakukan inovasi dan pengembangan fitur kartu kredit guna mengantisipasi persaingan dalam industri. SMEC dan ritel yang tersebar di seluruh Indonesia.254) 2.769.957.373.643 4. berdasarkan Akta Perjanjian Pembelian Sisa Saham Dalam Rangka Penawaran Umum Terbatas V PT Bank Internasional Indonesia Tbk No.412.657 6. Uang yang dikembalikan dalam bentuk cek dapat diambil di: PT Sinartama Gunita Plaza BII Tower 3. jumlah yang akan dikembalikan akan disertai bunga dengan memperhatikan tingkat suku bunga jasa giro rata-rata Rupiah Perseroan.829 19.067 (109.198 1. 6) Franchise Financing adalah pembiayaan yang ditujukan kepada franchisee skala kecil menengah yang direferensikan oleh francisor untuk set up dan pembiayaan stock barang. SMEC dan ritel yang saat ini dilayani melalui 13 Branch Treasury Sales (BTS) yang tersebar di 10 kota besar di Indonesia.834 (1.000 242.322 559.199 14. pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 55. b.117 5.000 5. 3.102 1.904 3.995) 2.00 WIB. HMETD dapat diperdagangkan selama masa perdagangan melalui pengalihan kepemilikan HMETD dengan sistem pemindahbukuan HMETD antar Pemegang Rekening Efek di KSEI.51% 5.135 (690) 142.337.403) 6. Deposito Syariah. baik untuk kepentingan internal maupun terkait value chain-nya (supplier.868. manufaktur khususnya industri makanan dan minuman. Asli surat kuasa sah (bagi lembaga/badan hukum atau perorangan yang dikuasakan) bermeterai Rp6. BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung dari instruksi pelaksanaan HMETD.089.697.142 5. fotokopi Anggaran Dasar dan surat kuasa (bagi badan hukum/lembaga) serta menyerahkan Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham Tambahan asli 10. Sarwoko & Sandjaja.075 Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi 40.818 6.741) 179.293. rata-rata pertumbuhan dalam 4 tahun terakhir) sedangkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 53. Segala biaya yang mungkin timbul dalam rangka pembelian saham dalam rangka PUT V ini menjadi beban pemesan.H Thamrin No.540. berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh IAPI.426 (59.000 terdiri dari 100.002.226 23.966 1.04% 1.45% 2. Perseroan tidak akan menerbitkan SBHMETD.005 terdiri dari 25.876 (27.935) 6.067 (156.59% 5. Sertifikat BI.389 47.282 35. yang dapat diambil oleh pemegang saham yang berhak atau kuasanya di BAE pada setiap hari dan jam kerja mulai tanggal 9 April 2010 dengan membawa: a.181 6.D.087) (2. Asli SBHMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap. Prosedur Pendaftaran/Pelaksanaan HMETD Pelaksanaan HMETD dapat dilakukan mulai tanggal 12 April 2010 sampai dengan tanggal 16 April 2010.247 15.874. Warga Negara Indonesia dan/atau Asing dan/atau Lembaga dan/atau Badan Hukum/Badan Usaha baik Indonesia/Asing sebagaimana diatur dalam UUPM berikut dengan peraturan pelaksanaannya. Global Markets Group juga memberikan pelayanan transaksi valuta asing dan pasar uang kepada segmen nasabah yang terdiri dari nasabah Institusi Keuangan. customer).VIII.332 3. jasa keuangan.734 57.348) (1.07% 0.202 1.657.290 55. Repo) dan surat berharga (SUN.767.712.012 916.659 14.378 941. tertanggal 30 Juni 1997. dan BII Corporate Credit Card.501) 1. Per 31 Desember 2009.889) (30. Pemegang HMETD memberikan instruksi pelaksanaan HMETD kepada Anggota Bursa/Bank Kustodian dan membayar Harga Penawaran HMETD dengan memasukkannya ke dalam rekening yang khusus ditunjuk oleh KSEI. Kredit Multiguna diberikan dengan limit antara Rp25 juta sampai dengan Rp2. KKB Perseroan merupakan KKB pola kerja sama (joint financing) dimana pembiayaan kepada end user disalurkan melalui perusahaan multifinance. para Pemegang Saham dipersilahkan menghubungi: PT Bank Internasional Indonesia Tbk Plaza BII.218 (11. tempat hiburan.007.79% 21.065 1.562) 30.363 (8.285.99% -25.699 (7.252 (66.455 120.514 114. KSEI akan menyampaikan kepada BAE. 1. Tabel di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan konsolidasian Perseroan yang bersumber dari laporan keuangan konsolidasian auditan Perseroan tanggal 31 Desember 2009 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.03% 2.437) 78. nama.665.643) 154.21% 7. Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan (“FPPS”) dan formulir lainnya tersedia dan dapat diperoleh pemegang saham di kantor BAE.id • Laporan Laba Rugi Konsolidasian Keterangan PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL Pendapatan dan beban bunga Pendapatan bunga Pendapatan provisi dan komisi Jumlah pendapatan bunga Beban bunga Beban provisi dan komisi Jumlah beban bunga Pendapatan bunga bersih Pendapatan/(beban) operasional lainnya: Pendapatan operasional lainnya: Provisi dan komisi selain dari kredit yang diberikan Keuntungan transaksi mata uang asing – bersih Ekuitas atas bagian rugi laba dari Anak Perusahaan dan perusahaan asosiasi bersih Lain-lain Jumlah pendapatan operasional lainya Beban operasional lainnya: Penyisihan kerugian atas aset produktif dan non produktif Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi Beban umum dan administrasi Penurunan/(kenaikan) nilai efek-efek dan obligasi rekapitalisasi pemerintah .51 Jakarta 10350 Telepon : (021) 2300888.41% 21. hingga berbagai produk jasa seperti trade finance. dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.863 4.039.305 1. Mikro.109.015.335 1. Syariah Banking Unit usaha syariah Perseroan mulai beroperasi pada tanggal 20 Mei 2003.246. Poerbaningsih Adi Warsito.456 6.082) 606.469 31.888 11.652 (2.1 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam No. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan. Pemesanan saham yang tidak memenuhi persyaratan pembayaran akan dibatalkan.677 5.646. cek atau wesel bank ditolak oleh pihak bank. KETERANGAN TENTANG HMETD Saham yang ditawarkan dalam PUT V ini diterbitkan berdasarkan HMETD yang akan dikeluarkan Perseroan kepada pemegang saham yang berhak.409 548. B. Produk Jasa Perbankan Perseroan juga menyediakan fasilitas bank garansi.866) (490. Perdagangan HMETD harus memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.350. Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek Saham hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai dengan haknya melalui KSEI akan dikreditkan pada rekening efek dalam 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI dan dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening Perseroan.312 102.113.375 (5.505) 177.790. Poerbaningsih Adi Warsito.149 304.470 (23. 4. b. c.639 22.951) 3.052) (10.795) 37.657 511.489 350.21 tanggal 18 Februari 2010 yang dibuat dihadapan Ny.38% 111. 8.230.237 89.472 1.615 1. yaitu Medan. electronic billing statetement.838 3. Surabaya.572 3.200 691. Perdagangan yang tidak memenuhi satuan perdagangan HMETD dilakukan di Pasar Negosiasi dengan berpedoman pada harga HMETD yang terbentuk.147 997.174.491 6.00 WIB dan yang HMETD-nya tidak dijual.420 2.360.216 1. Selanjutnya.688 1.099 (158.171.678) (40.287. Fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemegang HMETD (perorangan) yang akan melakukan pelaksanaan HMETD (Kartu Tanda Penduduk/paspor/ Kartu Izin Tinggal Terbatas).82% 11.622 1. Gold.304.548 1. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 31 Desember 2007 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah disajikan kembali telah diaudit oleh KAP Haryanto Sahari & Rekan. energy dan transportasi laut yang berkaitan dengan energy dan komoditas.231) 1. SKS baru hasil pelaksanaan HMETD dapat diambil pada setiap hari kerja (Senin . Aktivitas Jasa Treasury (Global Markets Group) Bisnis Global Markets Group mencakup aktivitas transaksi valuta asing dan produk lindung nilai (hedging). Hal ini sejalan dengan strategi jangka panjang Perseroan untuk menggali semua transaksi keuangan/pembayaran yang merupakan saluran arus dana nasabah.447) 456.039 3.768 15. Bagi pemegang HMETD dalam penitipan kolektif KSEI.208. letter of credit maupun fasilitas transaksi forex dan cash management kepada nasabah korporasi. S.258.879. 4.720 47. electricity. yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus ini.565 352. Pengambilan dilakukan di kantor BAE dengan menunjukkan/menyerahkan dokumen-dokumen sebagai berikut: a. Asli surat kuasa (jika dikuasakan) dilengkapi fotokopi identitas diri lainnya yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima kuasa (asli identitas pemberi dan penerima kuasa wajib diperlihatkan).240 20.742 2.446) 447.517 57. 4. kolom endorsemen dan keterangan lain yang diperlukan.226 36. misal pembiayaan alat berat. dan Giro Syariah. Pemasaran dan Nasabah Prioritas target utama nasabah Corporate Banking adalah “best business” yaitu perusahaan dan industri yang prospektif dan memiliki potensi terbaik.bersih JUMLAH ASET * Telah disajikan kembali Keterangan KEWAJIBAN DAN EKUITAS KEWAJIBAN Kewajiban segera Simpanan nasabah Pihak terkait Pihak ketiga Simpanan dari bank lain Pihak terkait Pihak ketiga Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali Dikurangi: Beban bunga yang belum diamortisasi Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali – bersih 2009 1.014 1. pukul 09.656 103.43% (year on year. (“MOCS”) Pendirian Mayban Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn. aktivitas Global Markets Group selain dilakukan di Kantor Pusat. Perseroan akan memindahkan uang tersebut langsung ke dalam rekening atas nama pemesan sehingga pemesan tidak dikenakan biaya pemindahbukuan.022 (dalam jutaan Rupiah.089 HAK MINORITAS 168. Pemegang saham juga wajib menunjukkan asli dari fotokopi tersebut.266. automatic credit limit increase program (AutoCLIP). giro atau pemindahbukuan atau transfer dengan mencantumkan Nomor SBHMETD atau Nomor FPPS Tambahan dan pembayaran dilakukan ke rekening Perseroan pada: Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan setelah diterima.186. Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI dan uang Harga Penawaran HMETD telah dibayar penuh (in good funds) di rekening bank khusus.851 telah dieliminasi melalui kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Desember 2003) JUMLAH EKUITAS JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS * Telah disajikan kembali 3.652 (2. yaitu Bursa Efek Indonesia.207 39. plafond kredit > Rp50 juta hingga Rp500 juta iii.133 5.883 (92.74% 20. berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh IAPI. department store.574.081. Kualitas portfolio ini secara terus menerus dipantau dan diperbaiki di tahun 2010 dan tahun-tahun mendatang. ORI. sebelum dilakukan penyajian kembali laporan keuangan konsolidasian tersebut oleh Perseroan pada tahun 2008 sehubungan dengan perubahan metode pengakuan pendapatan bunga dan rekonsiliasi data nasabah joint financing.333 2.883. c. portfolio KKB telah mencapai Rp6. Produk funding/dana pihak ketiga mencakup Tabungan Musafir.611 2.965.157.00% 2. 8. sebagaimana termaktub dalam Akta Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham dan Agen Pelaksanaan Dalam Rangka Penawaran Umum Terbatas V PT Bank Internasional Indonesia Tbk No.302. Pemesan dapat terdiri atas perorangan.875.239 (2.619 6. 6. Direktorat Corporate & Investment Banking Direktorat Corporate & Investment Banking menawarkan beragam produk dan jasa yang lengkap.696. Persyaratan kelengkapan dokumen permohonan tidak terpenuhi.069 156. 100 Jalan Tun Perak.118 Rasio Keuangan Konsolidasian Penting Keterangan Rasio Pertumbuhan Pendapatan bunga – bersih Pendapatan operasional Laba bersih Jumlah aset Jumlah kewajiban Jumlah ekuitas 31 Desember dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut 2009 2008* 2007* 2006* 2005 12. maka Pembeli Siaga yaitu MOCS.923.223. Jakarta 10350 dengan menunjukkan bukti identitas atas nama pemegang saham yang tercatat dari masing-masing Anggota Bursa atau Bank Kustodiannya.980 (31) 2. SH. Kondisi NPL kredit SME dan Commercial Banking di akhir tahun 2009 terjaga pada level 3.329 31 Desember 2008* 2007* 1. Apabila terdapat hal-hal yang kurang jelas dari Informasi Penawaran Umum Terbatas V ini atau apabila Pemegang Saham menginginkan tambahan informasi sehubungan dengan PUT V ini. 6.856 888.162 1. M. Asli KTP/paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan). BII Co Branded Credit Card.949 32.485. maka permohonan pelaksanaan HMETD kepada BAE harus diajukan melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian yang ditunjuk dengan menyerahkan dokumen berupa: • Asli surat kuasa dari pemegang HMETD kepada Anggota Bursa/Bank Kustodian untuk mengajukan permohoan pelaksanaan HMETD dan melakukan pengelolaan Efek atas Saham Baru dalam Penitipan Kolektif KSEI atas nama pemberi kuasa.44% 20. Pemberitahuan pembatalan pemesanan saham akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman penjatahan atas pemesanan saham. atau penasehat profesional lainnya.727) 3.032 134.19% 23.135. harus mengajukan permohonan kepada BAE dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut: a.644 452.bersih Penempatan pada BI dan bank lain Dikurangi: Penyisihan kerugian Penempatan pada BI dan bank lain – bersih Efek-efek Dimiliki hingga jatuh tempo Tersedia untuk dijual Diperdagangkan (Dikurangi)/ditambah: Saldo yang belum diamortisasi (Kerugian)/keuntungan yang belum direalisasi Penyisihan kerugian Efek-efek . b.432 2. c.96% 60. maka tanggal pembayaran dihitung berdasarkan tanggal penerimaan cek/pemindahbukuan/giro yang dananya telah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan tersebut di atas.577 5.516.269 851.93% dibandingkan posisi Desember 2008 sebesar Rp288 miliar.731. transaksi pasar uang yang antara lain adalah penempatan dan pinjaman antar bank. bekerjasama dengan lebih dari 5.05% 109. Penjelasan di bawah ini diharapkan dapat memberikan gambaran umum untuk menghitung nilai HMETD.593 53.679 1.38% 111.554. HMETD akan didistribusikan secara elektronik melalui rekening efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Bursa setelah tanggal pencatatan pada DPS yang berhak atas HMETD. bukti pemindahbukuan uang Harga INFORMASI TAMBAHAN . MH. Saham hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD sesuai haknya akan mendapatkan SKS atau saham dalam bentuk warkat selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah permohonan diterima oleh BAE dan dana pembayaran telah diterima dengan baik oleh Perseroan. rata-rata pertumbuhan 4 tahun terakhir).727) 2.68% 16.86% -62.39% -6.266.836.218. Treasury (Global Markets Group) = Global Markets Group menawarkan jasa pelayanan transaksi valuta asing (spot. Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran pemegang saham yang berhak. Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan.839 35.300.693 53.19% 5.098 (5. Sarwoko & Sandjaja.287.031 1.302 2. yaitu PT Sinartama Gunita dengan alamat Plaza BII Tower 3.368 4. Penyelesaian perdagangan HMETD yang dilakukan melalui bursa akan dilaksanakan dengan cara pemindahbukuan atas nama rekening efek atas nama Bank Kustodian atau Perusahaan Efek di KSEI.71% 19.021.003. perhitungan nilai HMETD di bawah ini merupakan salah satu cara untuk menghitung nilai HMETD.706 566.055 5.005 terdiri dari 25. BII XPay Just Call.040. dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.698 14.222. consumer.17% ROE -0.424) 125.570 3.00 WIB) yang dimulai tanggal 12 April – 16 April 2010. dimaksudkan agar Perseroan dapat memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan nasabah di masing-masing segmen. sehingga memerlukan jenis pembiayaan yang sama.770 614.BERSIH HAK MINORITAS (RUGI)/ LABA BERSIH * Telah disajikan kembali (dalam jutaan Rupiah) Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2009 2008* 2007* 2006* 2005 6.Jumat.247) (23. melainkan akan melakukan pengkreditan rekening efek atas nama Bank Kustodian atau perusahaan efek yang ditunjuk masingmasing pemegang saham di KSEI. Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima oleh BAE dan uang Harga Penawaran HMETD telah dibayar penuh (in good funds) ke dalam rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan.025 (satu triliun empat ratus tujuh miliar empat puluh sembilan juta tujuh ratus enam puluh sembilan ribu dua puluh lima Rupiah). Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham Perseroan melalui BAE yang ditunjuk Perseroan menerima pengajuan pemesanan pembelian saham akan menyerahkan Bukti Tanda Terima Pemesanan Saham yang telah dicap di tandatangani yang merupakan bukti pada saat mengambil saham dan pengembalian uang untuk pemesanan yang tidak dipenuhi.26% 6.A.995) 2.891 (61) 5.61% 1.659 768. Neraca Konsolidasian (dalam jutaan Rupiah) Keterangan ASET Kas Giro pada BI Giro pada bank lain Dikurangi: Penyisihan kerugian Giro pada bank lain .035 PERPAJAKAN PERSYARATAN PEMESANAN PEMBELIAN SAHAM 325.105 (4.202 929.071 1.804 39.169. Hal-hal yang menyebabkan dibatalkannya pemesanan antara lain: a. Setiap pemegang 8 (delapan) Saham Lama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”) Perseroan pada tanggal 8 April 2010 pukul 16. Melalui produk program supply chain diharapkan adanya multiplier effect karena adanya paket pembiayaan modal kerja dari hulu ke hilir.454 1.050 3. juga dilakukan melalui 13 cabang BTS yang tersebar di 10 kota besar.133. mengisi dan menyerahkan FPPS Tambahan dengan melampirkan dokumen sebagai berikut: a.509 1.315.344.807 197.637 1.807 5.933 (88.260 40.53% 88.381.. meningkatkan loyalitas nasabah sehingga pada gilirannya mempercepat pencapaian target kredit dan income yang digariskan manajemen.814 1.999 4.10% 20. b. 2.405.658 (882.005 saham biasa dengan nilai nominal RM1 per saham .292 Saham yang ditawarkan dalam rangka PUT V ini sejumlah 6.757. Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang.63% BOPO 99.864 4.022 1.594) (669. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat menyetorkan pembayaran. sebelum dilakukan penyajian kembali laporan keuangan konsolidasian tersebut oleh Perseroan pada tahun 2008 sehubungan dengan perubahan metode pengakuan pendapatan bunga dan rekonsiliasi data nasabah joint financing. c. Denpasar.370. Penyelesaian transaksi bursa atas HMETD dilakukan pada hari bursa yang sama dengan dilakukannya transaksi bursa (T+0) selambat-lambatnya pukul 16.145.805. jasa treasury serta produk-produk structured finance.399 1.026. Menara Maybank.214. 3.578.364.868.063 1. dan selanjutnya hasil penjualan HMETD pecahan tersebut dimasukkan ke dalam rekening Perseroan.288. 5. Pemegang HMETD dalam bentuk warkat/Sertifikat Bukti HMETD yang menginginkan saham hasil penjatahannya dalam bentuk elektronik harus mengajukan permohonan kepada BAE melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut: a.41% 5.746 178. jika pemegang Sertifikat Bukti HMETD tidak menginginkan Saham Baru dimasukkan ke dalam Penitipan Kolektif. Pengurusan dan Pengawasan Direksi dari MOCS adalah sebagai berikut: Lim Hong Tat Mohd Nazlan Mohd Ghazali Razin Murat Calon pembeli saham dalam PUT V ini diharapkan untuk berkonsultasi dengan konsultan pajak masing-masing mengenai akibat perpajakan yang timbul dari pembelian. Unit usaha syariah menawarkan beragam produk (funding/dana pihak ketiga dan financing/ pembiayaan) dan jasa.153.830 2.00% ROA -0.714 351. Lantai 12. atau pembeli/pemegang SBHMETD terakhir yang namanya tercantum di dalam kolom endorsemen pada SBHMETD.096.529 (enam miliar dua ratus lima puluh tiga juta lima ratus lima puluh empat ribu lima ratus dua puluh sembilan) Saham Baru dengan nilai nominal Rp22. Perseroan dapat bertindak sebagai arranger. Menengah.181 10.019 477.484.7 tentang Tanggung Jawab Manajer Penjatahan Dalam Rangka Pemesanan dan Penjatahan Efek Dalam Penawaran Umum.129 36.265.73% 12.479.105 327.339.022 Penawaran HMETD ke dalam rekening bank khusus berdasarkan data pada rekening bank khusus serta instruksi untuk mendepositokan sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD.93% 22.867 (273.845. Prospektus Final. Perseroan akan menerbitkan SBHMETD atas nama pemegang saham. mulai dari produk kredit (baik berupa kredit bilateral maupun kredit sindikasi). Lain-lain Segala biaya yang timbul dalam rangka pemindahan hak atas pemindahan HMETD menjadi beban tanggungan Pemegang SBHMETD atau calon pemegang HMETD. yaitu: a.944.248 43. maka seluruh pesanan atas saham tambahan akan dipenuhi.75% Pemenuhan PPA Produktif** 114. Perdagangan HMETD dilakukan pada setiap hari bursa dari pukul 09. bilyet.037 (396. Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam sistem penitipan kolektif di KSEI. atau fotokopi anggaran dasar dan lampiran susunan terakhir anggota Direksi/pengurus dari pemegang HMETD (lembaga/badan hukum) yang akan melakukan Pelaksanaan HMETD.258. Pembayaran atas pemesanan tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima pada rekening bank Perseroan selambat-lambatnya pada tanggal 20 April 2010 dalam keadaan tersedia (in good funds).683 452.030 2. Pemegang HMETD yang hendak melakukan perdagangan wajib memiliki rekening pada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi Pemegang Rekening Efek di KSEI.627 154.687.314) 848.000 merchant yang tersebar lebih di 45 kota di seluruh Indonesia yang berasal dari berbagai industri antara lain hotel. yang seluruhnya tidak tercantum dalam Prospektus ini.121.163 5. Lantai 12 Jl. plafond kredit > Rp500 juta hingga Rp5 miliar iv.898 3.62% Aset Produktif Yang Diklasifikasikan Terhadap Total Aset Produktif** 2. namun akan dikumpulkan oleh Perseroan untuk dijual sehingga Perseroan akan mengeluarkan HMETD dalam bentuk bulat.096.463. tidak ada kejadian dan transaksi penting yang material yang terjadi setelah tanggal laporan auditor independen atas laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 31 Desember 2009 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut yang harus diungkapkan dalam Informasi Penawaran Umum Terbatas V ini. Selain sebagai penerbit kartu kredit. Persyaratan Pembayaran Bagi Para Pemegang Sertifikat Bukti HMETD (Di luar Penitipan Kolektif KSEI) Dan Pemesanan Saham Baru Tambahan Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PUT V yang permohonan pemesanannya diajukan langsung kepada BAE harus dibayar penuh (in good funds) dalam mata uang Rupiah di rekening Perseroan di bawah ini pada saat pengajuan pemesanan secara tunai. Pada Hari Bursa yang sama dengan saat disampaikannya instruksi pelaksanaan HMETD oleh Anggota Bursa/Bank Kustodian kepada KSEI. 3.483) (25. 7.316. corporate banking.649 57. 2.908 3. Asli bukti pembayaran Harga Penawaran HMETD.898 17.324 (189.654. berdasarkan standar auditing yang ditetapkan oleh IAPI. trading & retailing.784. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar. Program ini memiliki beberapa jenis penawaran dengan spesifikasi peruntukan sesuai kebutuhan nasabah antara lain BII XCash.791 3.274 (1.041) 3.993 1. Apabila pemegang HMETD menghendaki Saham Baru dimasukkan dalam Penitipan Kolektif.824 105.812 (16.579 7.751 598. Pemesan Yang Berhak Para Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (“DPS”) Perseroan pada tanggal 8 April 2010 pukul 16.965 1.139) 4.302 17. Perseroan memiliki merchant business untuk kartu kredit.230 60.425 60. berikut rincian data Pemegang HMETD (nomor identitas.755. cek.070 119.564 37.666 2.139 461.478 218.039. serta fasilitas non cash loan seperti bank garansi dan letter of credit.943) (1. KSEI akan melakukan pemindahbukuan uang Harga Penawaran HMETD dari rekening bank yang ditunjuk oleh KSEI tersebut ke rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan pada hari yang sama.155 9.048) 608. Asli FPPS Tambahan yang telah diisi dengan lengkap dan benar.460 9. Dari segmen nasabah ini Perseroan memaksimalkan potensi hampir 800 perusahaan melalui cross selling produk perbankan yang diperlukan baik dari sisi lending.722 51. Bukti kepemilikan HMETD untuk pemegang HMETD dalam penitipan kolektif KSEI akan diberikan oleh KSEI melalui Anggota Bursa Efek atau Bank Kustodiannya.615 (54.598 235.767. Commercial adalah nasabah yang usahanya mampu menyerap kredit diatas Rp25 miliar hingga Rp100 miliar.99% 19. Bila jumlah seluruh saham yang dipesan.93% -41.911 50.805 24.784.447. 5.306 1.480 Beban yang masih harus dibayar dan kewajiban lain-lain 1.574 Surat berharga yang diterbitkan 1. maka para pemegang saham yang memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya untuk memperoleh HMETD dan belum melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan untuk mendaftar Surat Kolektif Sahamnya untuk diregistrasi.781 (11.44% Pemenuhan PPA Non Produktif** 100.84% 3. maka kepada pemesan yang melakukan pemesanan saham tambahan akan diberlakukan sistem penjatahan secara proporsional.93% 86.636) 738.519 1. jika pelaksanaan HMETD dilakukan oleh pemegang HMETD melalui kuasanya dan dilampirkan fotokopi identitas yang masih berlaku dari pemberi dan penerima kuasa (Kartu Tanda Penduduk/paspor/Kartu Izin Tinggal Terbatas). b. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 31 Desember 2009 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit oleh KAP Purwantono.46% (year on year. Perseroan juga telah melakukan konversi kartu kredit dengan chip EMV (Europay. BAE akan menerbitkan sejumlah Saham Baru dalam bentuk fisik Surat Kolektif Saham (”SKS”).701 235.546) 2.746 97. dll. jumlah saham yang dimiliki dan jumlah HMETD yang dapat digunakan untuk membeli saham serta kolom jumlah saham yang akan dibeli.335 (20.bii.00% 2.970 396.487 2.434. KETERANGAN TENTANG HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU KETERANGAN TENTANG PEMBELI SIAGA (356. Sebagai contoh. dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. melainkan juga melalui bentuk pembiayaan sindikasi yang diberikan kepada debitur melalui kerjasama antara dua atau lebih bank dengan mempergunakan ketentuan.901.127 2. Asli Formulir Penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk pendistribusian saham hasil pelaksanaan HMETD oleh BAE.bersih Tenaga kerja Jumlah beban operasional lainnya Beban operasional lainnya – bersih PENDAPATAN OPERASIONAL – BERSIH PENDAPATAN NON-OPERASIONAL – BERSIH LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN BEBAN PAJAK .65% 1. atau pemegang HMETD yang tercatat dalam penitipan kolektif di KSEI sampai dengan tanggal terakhir periode perdagangan HMETD.038.235) (84.231.670) (2. Poerbaningsih Adi Warsito.014) 943.909 1. Batam.140 896.644 (11.973. komputer.965 (14. Balikpapan dan Makassar.138 (212.832 20. Pemegang HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif yang akan melakukan pelaksanaan HMETD harus membayar Harga Penawaran HMETD ke dalam rekening bank khusus serta menyerahkan dokumen sebagai berikut: a.437.716. HMETD yang berada dalam penitipan kolektif di KSEI diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia sedangkan HMETD yang berbentuk SBHMETD hanya bisa diperdagangkan di luar bursa.119) 323.94% 0.20% 6. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum).455 2. Bhd. Asli bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat menyetorkan pembayaran.53% 94.79% 3. Pemegang HMETD Yang Sah Pemegang HMETD yang sah adalah para Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam DPS atau memiliki Saham Perseroan di Rekening Efek Perusahaan Efek/Bank Kustodian pada tanggal 8 April 2010 sampai dengan pukul 16.525. = Target market utama dari Global Markets Group adalah nasabah institusi. • Instruksi untuk mendapatkan sejumlah Saham Baru hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening khusus yang telah disediakan oleh KSEI.34% Aset Tetap Terhadap Modal** 22.344.916) (153. Notaris di Jakarta. 9. adalah produk program yang didesain sedemikian rupa sehingga mempercepat proses kredit yang diajukan nasabah kecil menengah (SME) untuk memenuhi kebutuhan modal kerja atau investasi.501 46.237 (49.102.999) 763.00 WIB berhak atas 1 (satu) HMETD dimana setiap 1 (satu) HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru dalam rangka PUT V ini dengan Harga Penawaran sebesar Rp225 (dua ratus dua puluh lima Rupiah) setiap saham.681.69% 9. Prosedur Pelaksanaan HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif 1.co. Di kantor pusat.475 184.Modal Ditempatkan : RM25.652 128. restoran. c. paling lambat 30 hari sejak tanggal penjatahan. Konsultan Hukum : Melli Darsa & Co.529 67.432.057 Pinjaman diterima 1.000 600.611 (11.847.620 (870.212. konstruksi.261 1.572 (6.17% dibandingkan posisi Desember 2008 sebesar Rp354 miliar dengan rata-rata pertumbuhan per tahun 43.942.985) (39. Perseroan memberikan kredit dalam mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat dengan jangka waktu sampai dengan 1 (satu) tahun dan pemberian fasilitas tersebut dapat diperpanjang berdasarkan persetujuan dari kedua belah pihak.979. Apabila terdapat pecahan atas saham hasil pelaksanaan HMETD maka akan diadakan pembulatan ke bawah dan pecahan tersebut menjadi milik Perseroan dan harus dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya dimasukkan ke rekening Perseroan. Bhd. Untuk kredit menengah besar telah dibentuk sentra-sentra emerging yang berpusat di kantor-kantor wilayah berfungsi untuk memberikan bimbingan dan pembinaan kepada karyawan cabang untuk memastikan pertumbuhan kredit secara cepat tanpa mengorbankan kualitas serta kuantitas. Asli surat kuasa.721 1.19% 59.538. rata-rata pertumbuhan dalam 4 tahun terakhir). jumlah harga yang harus dibayar dan jumlah pemesanan saham tambahan.bersih Kerugian/(keuntungan) penjualan efek-efek dan obligasi rekapitalisasi pemerintah . pasar uang (interbank taking/placement. 021 – 392 2332 Fax.987.194 4.03 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 4% dibandingkan per tanggal 31 Desember 2008.499.30 waktu JATS. sehingga pelayanan dapat diberikan secara masal melalui asosiasi ataupun principal antara lain: 1) BII Suka.202 5.338 103.019 111. Sektor-sektor ekonomi yang saat ini menjadi fokus pembiayaan adalah sektor yang berkaitan dengan perkebunan. maka HMETD tersebut tidak diserahkan kepada pemegang saham. Tabungan Investasi Syariah. KPR Perseroan dapat juga diberikan untuk keperluan renovasi/ kontruksi rumah maupun pembelian kavling tanah. 9 hingga 12 bulan.532 1.059. serta diluncurkannya program bancassurance baru yaitu Hospital Protection Plus.H.590) 1. Faksimili : (021) 31934609 Website: www.878 5. Laporan keuangan konsolidasian Perseroan tanggal 31 Desember 2008 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut telah diaudit oleh KAP Haryanto Sahari & Rekan. 2) Supply Chain Financing. Pembagian kredit di atas.149 34.236.905 (65.479 28. Pembatalan Pemesanan Saham Perseroan berhak membatalkan pemesanan Saham Baru baik secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan persyaratan yang berlaku. Penetapan target ekonomi ditentukan berdasarkan portfolio guideline yang disusun secara internal dengan mempertimbangkan potensi dan proyeksi perkembangan pasar dalam upaya mendukung program-program Pemerintah. Bilamana pada saat pencairan. unit usaha syariah memperluas target market ke retail/reguler dengan tetap mempertahankan nasabah-nasabah platinum serta fokus kepada pembiayaan SME & Commercial.825) 78.719 (22.624.870 8.848 1. Berdasarkan Surat Edaran PT Bursa Efek Jakarta No.389. Per tanggal 31 Desember 2009.592 3. Malaysia.713 1.80% 9.673) (13. yaitu pemegang saham yang memperoleh HMETD dari Perseroan dan belum menjual HMETD tersebut dan pembeli HMETD yang namanya tercantum dalam SBHMETD atau dalam kolom endorsemen pada SBHMETD atau daftar pemegang HMETD yang tercatat dalam penitipan kolektif KSEI.729 43.188.300.176. Bagi pemegang saham yang sahamnya tidak dimasukan dalam penitipan kolektif di KSEI.422 (40) 14. serta tidak dapat diperdagangkan dalam bentuk fotokopi.017 2.853 (143. VISA & MasterCard) untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi nasabah dalam bertransaksi dengan kartu kredit. • Segera setelah uang Harga Penawaran HMETD diterima di dalam rekening bank yang ditunjuk oleh KSEI.618 (1. funding maupun jasa perbankan lainnya.789 32. Kredit Multiguna Produk Kredit Multiguna adalah fasilitas kredit yang ditujukan untuk membiayai berbagai kebutuhan konsumsi dengan menggunakan rumah/apartmen/ruko yang ditinggali oleh nasabah sebagai agunan.205) 1.220.67% 96.349 3.114 790.005.632. Perseroan menawarkan bentuk kredit sindikasi baik dalam bentuk mata uang Rupiah maupun Dolar Amerika Serikat.467 (98) 494.791 30. Selain mengelompokkan kredit berdasarkan skala kebutuhan kredit. 51 Jakarta 10350 Telp.697 247. alamat. fasilitas rekening kartu kredit. maka fungsi utama dari Global Markets Group adalah untuk mengelola likuiditas secara efisien dengan tetap menerapkan prinsip kepatuhan terhadap peraturan BI mengenai Giro Wajib Minimum (GWM) dan Posisi Devisa Neto (PDN).889 18.515 3. satu satuan perdagangan HMETD ditetapkan sebanyak 500 (lima ratus) HMETD. SBHMETD hanya diterbitkan bagi pemegang saham yang belum melakukan konversi saham dan digunakan untuk memesan Saham Baru.551 21. Persyaratan pembayaran tidak terpenuhi. 1 (satu) Hari Bursa setelah KSEI menerima instruksi pelaksanaan HMETD. Distribusi Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI.548 1.454) (52. Corporate Banking.392. BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung untuk pelaksanaan HMETD sebagaimana dimaksud dalam butir B. Perseroan memberikan kredit modal kerja terutama untuk pembiayaan terhadap kebutuhan biaya operasional nasabah.341.540 6. Fotokopi KTP/Paspor/KITAS yang masih berlaku (untuk perorangan) atau fotokopi Anggaran Dasar dan lampiran susunan direksi/pengurus (bagi lembaga/badan hukum).649 889.574 1.49% Net NPL 1.496 13.320.148 219.271. 4. yaitu tanggal 9 April 2010. Pada tahun 2005.225.508 EKUITAS Modal ditempatkan dan disetor penuh Tambahan modal disetor Selisih kurs penjabaran laporan keuangan (Kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar efek-efek dan obligasi rekapitalisasi pemerintah yang tersedia untuk dijual .872 1.774 4.226.730 1. atau b.056 37. Sarwoko & Sandjaja.101) (1.639 1. Tower 2 Jl.451. telekomunikasi.133) (900.052.G.774 56. 5) Commercial Property adalah jenis kredit investasi yang diberikan kepada pengusaha untuk membiayai pembelian ruko.326 37.846 1.23% 3. 3) Paket produk ini di desain khusus dan dapat dimanfaatkan oleh para supplier. Biro Administrasi Efek : PT Sinartama Gunita Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal yang terlibat dalam PUT V ini menyatakan tidak ada hubungan afiliasi dengan Perseroan sebagaimana definisi hubungan afiliasi pada Undang-Undang Pasar Modal.291 21.959 4. Notaris di Jakarta. Pada saat ini. Menengah Besar (emerging business).395 3. M.21 tanggal 18 Februari 2010. dengan pendapat wajar tanpa pengecualian.271.117.825) 725.828 668.282 3.630.788.812) 227.481 (152) 18.400 5.455 15.996 4.889) 826.652 (3.078.845 2.340.969) 395. escrow agent dan ikut sebagai pemberi fasilitas kredit.824 317.836 1. Fasilitas kredit yang diberikan oleh Perseroan tidak hanya dalam bentuk pembiayaan bilateral ke nasabah. yang diperhitungkan sejak tanggal 23 April 2010.657 203. Program lainnya adalah program BII XPay. Pemesanan Saham Tambahan Pemegang saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD yang terakhir yang namanya tercantum dalam SBHMETD atau pemegang HMETD dalam penitipan kolektif KSEI dapat memesan saham tambahan melebihi hak yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan pembelian saham tambahan dan/atau FPPS Tambahan yang telah disediakan. Permohonan Pemecahan Sertifikat Bukti HMETD Bagi pemegang SBHMETD yang ingin menjual atau mengalihkan sebagian dari jumlah yang tercantum dalam SBHMETD yang dimilikinya. didirikan di Malaysia berdasarkan Memorandum and Articles of Association of Mayban Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn Bhd.109 764.628 1. persyaratan dan dokumen yang sama dan diadministrasikan oleh suatu agent yang ditunjuk oleh para peserta sindikasi. Penggunaan Sertifikat Bukti HMETD SBHMETD adalah bukti hak yang diberikan Perseroan kepada pemegangnya untuk membeli Saham Baru.27% 109.197.261 Kewajiban akseptasi 406.917.957 21.486) 25. KEJADIAN DAN TRANSAKSI PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL Perseroan telah menunjuk PT Sinartama Gunita sebagai Pelaksana Pengelola Administrasi Saham dan sebagai Agen Pelaksana Penawaran Umum Terbatas V Perseroan. Asli Formulir Penyetoran Efek yang diterbitkan oleh KSEI yang telah diisi dan ditandatangani secara lengkap untuk keperluan pendistribusian saham hasil pelaksanaan oleh BAE.570) 36. BII Lion Air Credit Card.311 241.98% (year on year. pemilikan maupun penjualan saham yang dibeli melalui PUT V ini.252 11.59 triliun dimana terjadi peningkatan sebesar 10% dibandingkan per tanggal 31 Desember 2008. BII MC2 Credit Card.674 2.Modal Disetor : RM25.741. SH.824 26.188.170. Nilai HMETD Nilai Bukti HMETD yang ditawarkan oleh pemegang HMETD yang sah akan berbedabeda antara pemegang HMETD satu dengan yang lainnya.665 448.043 646.629.31% IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING CAR (Credit Risk Charge)** 14.581 23.10% 10.477 27. Sektor-sektor lain yang juga menjadi perhatian untuk tumbuh diantaranya sektor manufaktur.39% 1.519 119. dimana segmentasi pasar ini meliputi nasabah Institusi Keuangan. Perseroan menyediakan kredit investasi untuk pembelanjaan barang modal dan pembiayaan proyek.104. produk kimia. Kep-26/ PM/2003 tanggal 17 Juli 2003 tentang Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu bahwa dalam hal pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan.960 JUMLAH KEWAJIBAN 55. • Surat atau bukti pemindahbukuan uang Harga Penawaran HMETD yang dilakukan oleh KSEI.572 586.048 78.245. selain menawarkan produk-produk kredit.483 354. maka pemegang HMETD yang bersangkutan dapat membuat surat Permohonan pemecahan SBHMETD dan menyerahkan kepada BAE untuk mendapatkan pecahan SBHMETD dengan denominasi HMETD yang diinginkan.350) 592. Produk-produk Kredit Produk-produk kredit Perseroan kepada nasabah korporasi meliputi jenis fasilitas kredit untuk modal kerja dan kredit investasi. Bagi pemegang HMETD dalam penitipan kolektif KSEI akan mendapatkan konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD dari C-BEST melalui pemegang rekening KSEI.966 1.084 4. sehingga Perseroan akan memiliki customer base dan penyebaran risiko kredit yang lebih baik. Penjatahan Atas Pemesanan Saham Tambahan dalam PUT V Penjatahan atas pemesanan saham tambahan akan ditentukan pada tanggal 21 April 2010 dengan ketentuan sebagai berikut: a. d. facility agent.630 4. Pecahan HMETD Berdasarkan Peraturan No.620) 140..5 (dua puluh dua koma lima Rupiah) per saham dengan Harga Penawaran Rp225 (dua ratus dua puluh lima Rupiah) setiap saham sehingga seluruhnya berjumlah sebesar Rp1. Thamrin Kav.065) (215. dengan rata-rata pertumbuhan pertahun 50. A.30 sampai dengan pukul 11.33% 100. Beberapa sektor ekonomi yang menjadi fokus Perseroan sektor ekonomi adalah perdagangan. tanggal 31 Desember 2008 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah disajikan kembali. Pemegang HMETD yang bermaksud mengalihkan HMETD-nya tersebut dapat melaksanakannya melalui Anggota Bursa/Bank Kustodian. Asli Bukti Tanda Terima Pemesanan Saham.657. Manajer penjatahan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada Bapepam dan LK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan Bapepam No.080 Kewajiban pajak tangguhan 2.055 6.027 (37.30 sampai dengan pukul 12.734 64.399. 2.979.349 6.307.049.573 Hutang pajak 108. yaitu mulai tanggal 12 April 2010 sampai dengan tanggal 16 April 2010.522.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful