PERAN MINAT TERHADAP JABATAN Pengertian Minat Menurut John Holland, minat adalah aktivitas atau tugas-tugas

yang membangkitkan perasaan ingin tahu, perhatian, dan memberi kesenangan atau kenikmatan. Minat dapat menjadi indikator dari kekuatan seseorang di area tertentu di mana dia akan termotivasi untuk mempelajarinya dan menunjukkan kinerja yang tinggi. Bakat akan sulit berkembang dengan baik apabila tidak diawali dengan adanya minat pada bidang yang akan ditekuni. Minat, menurut Chauhan (1978) pada orang dewasa menentukan aturan penting dalam perkembangan pribadi dan prilaku mereka. Minat adalah hal penting untuk mengerti individu dan menuntun aktivitas dimasa yang akan datang. Krapp, Hidi, dan Renninger (Pintrich dan Schunk, 1996) membagi definisi minat secara umum menjadi tiga, yaitu: minat pribadi, minat situasi dan minat dalam ciri psikologi. Diantaranya adalah sebagai berikut : a) Minat pribadi, diartikan sebagai karakteristik kepribadian seseorang yang relatif stabil, yang

cendrung menetap pada diri seseorang. Minat pribadi biasanya dapat langsung membawa seseorang pada beberapa aktifitas atau topik yang spesifik. Minat pribadi dapat dilihat ketika seseorang menjadikan sebuah aktivitas atau topik sebagai pilihan untuk hal yang pasti, secara umum menyukai topik atau aktivitas tersebut, menimbulkan kesenangan pribadi serta topik atau aktivitas yang dijalani memiliki arti penting bagi seseorang tersebut. b) c) Minat situasi merupakan minat yang sebagian besar dibangkitkan oleh konsisi lingkungan. Minat dalam ciri psikologi merupakan interaksi dari minat pribadi seseorang dengan ciri-ciri

minat lingkungan. Renninger menjelaskan bahwa minat pada definisi ini tidak hanya pada karena seseorang lebih menyukai sebuah aktivitas atau topik, tetapi karena aktivitas atau topik tersebut memiliki nilai yang tinggi dan mengetahui lebih banyak mengenai topik atau aktivitas tersebut. Menurut Dewa Ketut Sukardi (1984: 46) minat adalah suatu perangkat mental yang terdiri dari kombinasi, perpaduan dan campuran dari perasaan, harapan, prasangka, cemas, takut dan

Macam-macam Minat Kuder dalam (Purwaningrum. yaitu minat terhadap pekerjaan yang berkaitan dengan mesin-mesin atau alat teknis. 2003: 100). yaitu minat terhadap pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan alam. Minat dapat diartikan sebagai rasa senang atau tidak senang dalam menghadapi suatu obyek (Mohamad Surya. Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. . 4. Berbicara tentang minat. 2. Minat hitung-menghitung. Minar pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. atau karir. minat diartikan sebagai perhatian. dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBD) karangan WJS Poerwadarminta. Minat mekanis. Minat terhadap pengetahuan. Tidak akan mungkin orang tidak berminat akan suatu pekerjaan akan dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan baik. tanpa ada yang menyuruh. Hal ini dikemukakan oleh Slameto (1995: 180) yang menyatakan bahwa minat sebagai suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas. kesukaan (kecenderungan hati) kepada sesuatu. binatang. semakin besar minat. semakin besar minat. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut. dan tumbuhan. Minat merupakan suatu rasa suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh. mengelompokkan minat menjadi 10. 3. Minat sangat besar pengaruhnya dalam mencapai prestasi dalam suatu pekerjaan. 1994:14). Minat berkaitan dengan perasaan suka atau senang dari seseorang terhadap sesuatu obyek.kecenderungan-kecenderungan lain yang bisa mengarahkan individu kepada suatu pilihan tertentu. jabatan. Minat terhadap alam sekitar. yaitu minat terhadap jabatan yang membutuhkan perhitungan. Semakin kuat atau semakin dekat hubungan tersebut. yaitu: 1. yaitu minat untuk menemukan fakta-akta baru dan pemecahan problem.

5. kerajinan. yaitu minat terhadap pekerjaan membantu orang lain. 8. Minat klerikal. dan kreasi tangan. Minat literer. 7. yaitu minat yang berhubungan dengan masalah-masalah membaca dan menulis berbagai karangan. dan memainkan alat-alat musik. seperti menonton konser. minat dinyatakan dalam sikap terhadap kegiatan yang ditimbulkan minat. 6. Minat musik. Aspek-aspek Minat Minat terbagi menjadi 3 aspek. guru dan teman sebaya terhadap kegiatan yang berkaitan dengan minat tersebut dan . b) Aspek Afektif Konsep yang membangun aspek kognitif. yaitu minat terhadap pekerjaan yang berhubungan mempengaruhi orang Minat seni. 9. Berkembang dari pengalaman pribadi dari sikap orang yang penting yaitu orang tua. lain. Minat layanan sosial. yaitu minat terhadap pekerjaan yang berhubungan dengan kesenian. yaitu: (Hurlock. 10. Minat persuasif. 1995 : 117) a) Aspek Kognitif Berdasarkan atas pengalaman pribadi dan apa yang pernah dipelajari baik di rumah. yaitu minat yang berhubungan dengan pekerjaan administratif. yaitu minat terhadap masalah-masalah musik. sekolah dan masyarakat serta dan berbagai jenis media massa.

orang cenderung memperluas minat mereka untuk mencakup hal yang semula belum mampu mereka laksanakan. c) Tempat tinggal Dimana orang tinggal banyak dipengaruhi oleh keinginan yang biasa mereka penuhi pada kehidupan sebelumnya masih dapat dilakukan atau tidak. Ø Beberapa kondisi yang mempengaruhi minat : a) Status ekonomi Apabila status ekonomi membaik. Seperti yang dikutip Notoatmojo. urutannya tepat. maka orang cenderung untuk mempersempit minat mereka. . Green mengatakan bahwa “Jika ada seseorang yang mempunyai pengetahuan yang baik.W. maka ia mencari pelayanan yang lebih kompeten atau lebih aman baginya”. b) Pendidikan Semakin tinggi dan semakin formal tingkat pendidikan yang dimiliki seseorang maka semakin besar pula kegiatan yang bersifat intelek yang dilakukan. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pelayanan kesehatan akan mempengaruhi pemanfaatan fasilitas pelayanan yang ada sehingga berpengaruh pada kondisi kesehatan mereka. Namun kemajuan tetap memungkinkan sehingga keluwesan dan keunggulan meningkat meskipun ini semua berjalan lambat. Sebaliknya kalau status ekonomi mengalami kemunduran karena tanggung jawab keluarga atau usaha yang kurang maju. 1997 dari L.dari sikap yang dinyatakan atau tersirat dalam berbagai bentuk media massa terhadap kegiatan itu. c) Aspek Psikomotor Berjalan dengan lancar tanpa perlu pemikiran lagi.

1985) menunjukkan bahwa komponen terpenting dari kehidupan manusia dewasa adalah: (1) keluarga. . dan (2) pekerjaan. c) Pribadi pekerja Semangat kerja. sehingga tidak mengherankan jika masalah pekerjaan dan keluarga praktis menyita seluruh perhatian. vocation. dan waktu orang dewasa. Penelitian Levinson (dalam Isaacson. Betapa orang akan merasa sangat susah dan gelisah jika tidak memiliki pekerjaan yang jelas. di mana pun dan kapan pun mereka berada. kenaikan pangkat/kedudukan. kesempatan promosi. b) Sistem pendukung Dalam bekerja sangat diperlukan sistem pendukung yang memadai bagi para pekerjanya sehingga diperoleh hasil produksi yang maksimal. kebanggan memakai atribut bekerja. Demikian pula banyak orang yang mengalami stres dan frustrasi dalam hidup ini karena masalah pekerjaan. pandangan pekerja terhadap pekerjaannya. perlengkapan pekerjaan yang memadai. saling bantu dapat meningkatkan produksi. apalagi kalau sampai menjadi penganggur. career) merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia dewasa yang sehat.Ø Faktor . Dua komponen tersebut sangat menentukan kebahagian hidup manusia. energi. misalnya fasilitas kendaraan. pengertian Jabatan Pekerjaan (occupation.faktor utama yang mempengaruhi minat seseorang a) Kondisi pekerjaan Tempat kerja yang memiliki suasana yang menyenangkan dengan didukung oleh kerja sama yang profesional. sikap terhadap pekerjaannya.

Seorang yang memiliki minat terhadap subyek tertentu cenderung untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap . aktivitas-aktivitas. apakah itu manajerial. Professional 2. Suatu minat dapat diekspresikan melalui suatu pernyataan yang menunjukkan bahwa seseorang lebih menyukai satu hal dan pada hal lainnya dapat pula dimanifestasikan melalui partisipasi dalam suatu aktivitas. operasional. Minat jabatan merupakan pernyataan yang menggambarkan kepribadian dalam pekerjaan. top) dalam perusahaan. Manajerial 3. Klerikal 5. jenis jabatan dibedakan menjadi delapan yaitu : 1. Pengertian jabatan disini adalah menyangkut penempatan seseorang pada suatu pekerjaan tertentu. atau profesi. Jenis jabatan yang digunakan sebagai dasar analisis adalah Klasifikasi Jabatan Indonesia (KJI) yang merupakan adopsi dari International Standard Clasification of Ocuption (ISCO). Teknisi 8. hobi. Pekerja pertanian 6. Menurut Klasifikasi Jabatan Indonesia. middle. yang berhubungan dengan rekreasi dan preferensi. Tenaga produksi 4. Lain-lain Peran Minat terhadap Jabatan Minat pada hakikatnya merupakan pernyataan kepribadian seseorang yang diwujudkan dalam kalimat terhadap sebuah jabatan atau pekerjaan.Pengertian jabatan disini bukan menunjukkan pada kedudukan sebagai manajer (fisrt line. Pramuniaga 7.

respon yang diberikan oleh seseorang atas kondisi atau stimulus yang terjadi di lingkungannya. karena dengan adanya minat pada diri seseorang dapat menimbulkan perasaan suka.subyek tersebut Menurut Crow & Crow. tanggung jawab dan kesetiaan terhadap pekerjaan itu. Memuliki kode etik sebagai acuan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Yaitu karena dia memang punya keinginan atau minat atau dia terpaksa memilih pekerjaan atau jabatan tersebut secara terpaksa karena tidak ada pekerjaan yang bisa dilakukan. karena dengan minat maka seseorang akan mempunyai suka terhadap pekerjaan itu. minat seseorang dalam memilih suatu jenis pekerjaan adalah merupakan suatu hal yang penting bagi kesuksesan seseorang dalam pekerjaannya. b. . Termasuk juga ketika seseorang memilih suatu jabatan atau pekerjaan tertentu. yakni karena dia memang menginginkannya dan karena terpaksa melakukannya. pasti seseorang tak akan lepas dari dua hal. Anne Roe menambahkan bahwa minat yang dimiliki oleh seseorang dapat membantu mencapai kesuksesan seseorang. Memiliki klien/objek layanan tetap seperti dokter dengan pasiennya guru dengan muridnya. Berbagai rumusan tentang minat di atas dapat kita kaitkan terhadap profesi Pekerjaan sebagai sebuah profesi karena sekurang-kurangnya sudah memenuhi syarat-syarat sebagaimana dikatakan oleh Mohammad Uzer Usman berikut: a. Sahertian (1994) profesi adalah suatu pernyataan atau janji yang terbuka yang menyatakan bahwa seseorang itu mengabdikan dirinya pada suatu profesi atau pelayanan karena orang tersebut merasa terpanggil untuk menjabat pekerjaan itu. minat dapat membantu seseorang untuk meringankan pekerjaan yang sifatnya menuntut usaha fisik maupun mental yang cukup ketat. Menurut Dedi Supriadi (1998) profesi menunjukkan pada suatu pekerjaan atau jabatan yang menuntu keahlian. Menurut Djarhidin Ancok. serta adanya rasa tertarik yang dapat berpengaruh terbadap intensitas. Profesi menurut Sutjipto (2004) diartikan sebagai suatu pekerjaan yang bersifat relatif lama dan perlu pendidikan yang khusus serta perlu adanya latihan khusus pula. Dalam memutuskan mengambil atau melakukan sesuatu.

b. Minat merupakan dorongan kejiwaan yang mampu memberi kekuatan besar dalam . Menuntut adanya keterampilan yang berdasarkan konsep dan teori ilmu pengetahuan yang mendalam. Perasaan tertarik terhadap pekerjaan. Perhatian terhadap pekerjaan . Kerja keras/usaha dalam menyelesaikan pekerjaan Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa minat dapat berperan sebagai variabel motivasional. penuh tanggung jawab dan disiplin yang tinggi terhadap tugas-tugas yang diberikan. e. c. Apabila seseorang berminat terhadap pekerjaan tertentu maka dia akan melaksanakan dengan perasaan bahagia. senang. Maka minat terhadap pekerjaan mengandung implikasi munculnya perasaan suka. mengerahkan segenap tenaga dan pikiran demi tercapainya tujuan/sasaran pembelajaran yang telah direncanakan. tertarik dan keterikatan yang kuat terhadap segala aktivitas yang ditimbulkan dari profesi atau pekerjaan yang dipilih. Diakui oleh masyarakat karena memang diperlukan jasanya di masyarakat d. Memberikan porsi waktu yang lebih terkait dengan tugas-tugas profesinya. d. Menekankan pada suatu keahlian dalam bidang tertentu sesuai dengan bidang profesinya. maka minat bisa menentukan langkah-langkah atau aktivitas yang akan diperbuat oleh seseorang.c. Disini dapat dikatakan bahwa minat merupakan variabel motivasional yang dapat mengaktifkan prilaku dan respon seseorang dalam melaksanakan pekerjaannya Dari uraian di atas dapat disimpulkan indikator minat terhadap pekerjaan adalah sebagai berikut: a. Suasana hati selama melaksanakan tugas .

Lebih jlentreh dikatakan oleh Flippo bahwa orang yang mempunyai minat yang tinggi terhadap pekerjaan akan mempunyai kecenderungan untuk bekerja lebih baik. Hal senada dikatakan oleh Anne Roe bahwa minat yang dimiliki oleh seseorang dapat membantu mencapai kesuksesan seseorang. dapat bekerja dengan perasaan gembira. stimulus yang terjadi di lingkungannya. sebagaimana dikatakan oleh Djamaludin Ancok. Orang yang memiliki minat terhadap pekerjaannya akan bekerja dengan perasaan gembira dan bersemangat. karena dengan adanya minat pada did seseorang dapat menimbulkan perasaan seks. Maka dapat dikatakan bahwa minat seseorang terhadap pekerjaannya merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil kerjanya. tidak akan dirasa sebagai pekerjaan yang berat. sehingga dapat mengurangi atau menekan keluhan-keluhan serta kejenuhan. maka minat menjadi faktor pendorong yang penting. Sebagaimana disampaikan oleh Cruze. Metode pengukuran minat . Minat juga dapat membantu seseorang untuk mengurangi rasa lelah. penuh tanggung jawab (responsibility) dan bersedia menyumbangkan tenaga dan pikiran demi tercapainya tujuan aktivitas tersebut. F.dengan adanya minat yang tinggi dapat membantu atau mendorong seseorang untuk lebih termotivasi dalam berusaha mencapai suatu keberhasilan. Untuk mencapai sukses dalam melaksanakan sga1a aktivitas /pekerjaannya. rasa bosan atas suatu pekerjaan. terutama pada pekerjaan yang sifatnya monoton.melaksanakan aktivitas. bahwa orang yang punya. serta adanya rasa tertarik yang dapat berpengaruh terhadap intensitas respon yang diberikan oleh seseorang atas kondisi atau. karena . kemampuan rata-rata akan sangat berhasil dalam pekerjaannya apabila seseorang tersebut mempunyai minat terhadap pekerjaannya. Orang yang mempunyai minat terhadap profesi tertentu akan selalu memperhatikan dan akan bekerja dengan perasaan bahagia. lebih hati-hati.

dan jika perlu kualitas kejadian itu dijabarkan lebih lanjut. 2007). dan menuntut redefinisi apa yang problematic. kualitatif.Ada beberapa metode yang digunakan untuk mengadakan pengukuran minat. mengemukakan bahwa metode pengamatan berperanserta dapat didefinisikan berdasarkan tujuhciri berikut : minat khusus pada makna dan interaksi manusia berdasarkan perspektif orangorang dalam atau anggota-anggota situasi atau keadaan tertentu. Pengukuran minat dengan metode observasi mempunyai satu keuntungan karena dapat mengamati dalam kondisi yang wajar. Variabel akan diungkap didaftar. kemudian di tally kemunculannya. dapat dikatakan bahwa pengamatan terbatas dan tergantungpada jenis dan variasi pendekatan (Moleong. Pengamatan itu digunakan karena berbagai alasan. dan studi kasus. menurut Nurkancana dan Sumartana (dalam Tomi Darmawan.Ternyata ada beberapa tipologi pengamatan. oportunistik. pendekatan dan rancangan yang mendalam.Jorgensen dalam Mulyana (2004:164). Observasi dapat dilakukan dalam setiap situasi dan pencatatan hasil-hasil observasi dapat dilakukan selama observasi berlangsung. Terlepas dari jenis pengamatan. Teknik observasi ini digunakan untuk mengamati secara langsung dan tidak langsung tentang perilaku personel sekolah terutama kepala sekolah yang terkait dengan kinerja dan kompetensi jabatannya. penggunaan pengamatan langsung bersama metode lainnya dalam mengumpulkan informasi. logika dan proses penelitian yang terbuka. berdasarkan fakta yang diperoleh dalam situasi nyata eksustensi manusia. Observasi Observasi atau pengamatan merupakan salah satu teknik penelitian yang sangat penting. 2007: 242). metode pengukuran minat yaitu: 1. 2. sebagai contoh dapat dikemukakan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui proses belajar mengajar di kelas. luwes. penerapan peran partisipan yang menuntut hubungan langsung dengan pribumi lapangan. Menurut Arikunto (2006:229). bentuk teori dan penteorian yang menekankan interpretasi dan pemahaman eksistensi manusia. fondasi penelitian dan metodenya adalah kedisinian dan kekinian kehidupan sehari-hari. Wawancara . jadi tidak dibuat-buat.

bahkan untuk meramalkan. notulen rapat. dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan. digunakan tape recorder (Arikunto. pengurus komite sekolah. sarana prasarana. Dokumen digunakan untuk keperluan penelitian menurut Guba dan Lincoln (dalam Moleong. dan mendorong.)hasil pengkajian isi akan membuka kesempatan untuk lebih memperluas tubuh pengetahuan terhadap sesuatu yang diselidiki. kaya. 2007: 228). 2) berguna sebagai bukti untuk suatu pengujian. Pelaksanaan interview biasanya lebih baik dilakukan dalam situasi yang tidak formal. surat kabar. dan siswa dalam rangka memperoleh penjelasan atau informasi tentang hal-hal yang belum tercantum dalam observasi dan dokumentasi.Teknik wawancara dipergunakan untuk mnengadakan komunikasidengan pihak-pihak terkait atau subjek penelitian. 2007: 186). 5. Dokumentasi Analisis dokumen dilakukan untuk mengumpulkan data yang bersumber dari arsip dan dokumen baik yang berada di sekolah ataupun yang berada berada diluar sekolah. 4) dokumen harus dicari dan ditemukan.Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu.Peneliti harus mencatat teknik yang mana kondisi dan situasi yangmana mendukung penerimaan informasinya yang paling tepat. antara lain kepalasekolah. 2007:217). Wawancara ini dilakukan peneliti dengan subjek penelitian yangterkait dengan kepentingan pengendalian mutu kinerja dan kompetensi jabatan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Klaten sekaligus digunakan untuk mengkonfirmasikan data yang telah terkumpul melalui observasi dan dokumentasi. yang ada hubungannya dengan penelitian tersebut.lahir dan berada dalam konteks. Sebaiknyapada waktu uji coba. menafsirkan. buku. Percakapandilakukan oleh dua pihak. Menurut Arikunto (2007:231). 3. sesuai dengan konteks. prasasti. transkrip. sehingga percakapan akan dapat berlangsung lebih bebas. 3) berguna dan sesuai dengan penelitian kualitatif karena sifatnya yang alamiah. yaitu pewawancara (interviewer) yangmengajukan pertanyaan dan pewawancara (interviewee) yang memberikanjawaban atas pertanyaan itu (Moleong.guru. pembantu kepala sekolah urusan kurikulum. agenda dan sebagainya. majalah. karena alasan : 1) Dokumen digunakan karena merupakan sumber yang stabil. Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data . Dokumen dalam penelitian sebagai sumber data karena dalam banyak hal dokumen sebagai sumber data dimanfaatkan untuk menguji.

kepala sekolah. sedangkan inventori responden memberi jawaban dengan memberi tanda cek. dan nilai-nilai (value). Dokumentasi digunakan untuk mempelajari berbagai sumber dokumentasi terutama yang berada di sekolah itu sendiri dan didukung oleh sumber-sumber yang representatif.tentang pengendalian mutu kinerja dan kompetensi jabatan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Klaten. karena teknik ini sangat efektif dan efisien dalam pengggunaan waktu. Metode pengukuran minat yang digunakan dalam penelitian ini mengggunakan teknik angket atau kuesioner. penyesuaian diri. Namun perlu di ingat bahwa alat-alat tes yang digunakan umumnya tidak ada yang sempurna dan masing-masing tes hanya menjelaskan satu atau beberapa aspek kepribadian. mengingat banyaknya subjek penelitian yang digunakan. 4. Ø Macam-macam Tes Minat . komite sekolah. Angket atau kuesioner Angket atau kuesioner jauh lebih efisien dalam penggunaan waktu.dan prestasi akademik (hasil semester dan Ujian Akhir Nasional). sikap (attitude). Inventori Inventori adalah suatu metode untuk mengadakan pengukuran sejenis kuesioner. isi pertanyaan dalam kuesioner pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan pertanyaan dengan interview. lingkaran atau tanda yang lain yang berupa jawaban-jawaban singkat. dan prasangka. 5. Tes inventori sangat berguna untuk mengetahui karakteristik kepribadian seperti minat. motivasi. Tes inventori adalah tes-tes yang terutama menggunakan paper and pencil. untuk menentukan karakteristikkarakteristik kepribadian. Dokumen antara lain berupa kebijakan-kebijakan pemerintah. Tes inventori merupakan self report Questionnare. perbedaannya dalam kuesioner responden menulis jawaban yang relative panjang. yaitu siswa kelas 3 SMP Negeri se-kota Malang Tahun Ajaran 2007-2008. minat (interested).

Hal ini diteliti antara lain pada mahasiswa kedokteran. social. ternyata minat mereka tetap tinggi setelah bekerja lama sebagai dokter (riset di Stanford). Karakteristik anda : 14 item (contoh item : sabar ketika mengajar) . sekretaris) (2). Pada edisi tahun 1966 terdapat 399 item yang mengukur 54 macam pekerjaan untuk pria. Tes minat ini bertahan sampai 22 tahun. berikut ini akan diuraikan secara ringkas 5 tes minat yang dipandang memiliki prospek penggunaan yang cerah.Diantara berbagai tes minat. 2. Lebih jauh dalam SCII hal tersebut diterjemahkan menjadi : (1). pengacara. 1. Terdapat 6 faktor kepribadaian yang berkaitan dengan minat. ekonomi) (3). penari) (6). enterprising. Subjek sekolah : 36 item (contoh item : aljabar. Tipe orang : 24 item (contoh item : perwira militer. Hiburan : 39 item (contoh item : memancing. Bentuk untuk pria yang terpisah dari wanita disatukan dalam SCII. Bentuk yang lain digunakan khusus untuk 32 macam pekerjaan wanita. melihat. investigative. dan konvensional. Pekerjaan : 131 item (contoh item : aktris. Studi yang impresif dilakukan untuk 437 macam pekerjaan. yaitu : realistic. Preferensi antara 2 aktivitas : 30 item (contoh item : jadi pilot atau petugas biro perjalanan) (7). SCII Tes ini dibuat untuk mengatasi kelemahan SVIB. Strong Vocational Interest Blank (SVIB) Pertama kali dipublikasikan tahun 1927. Aktivitas : 51 item (contoh item : memasak. tinju) (5). operasi) (4). artistic.

Kuder Preference Record . Mekanik (3). Artistik (7). Pekerjaan lapangan (Outdoor) (2).3. Sastra (8). Kuder Occupational Interest Survey (KOIS) Tes Kuder yang sering digunakan di Indonesia adalah dengan bentuk KPR-V. Tes Kuder Terdiri dari atas berbagai macam format/ bentuk. Musik .Vocational (KPR-V) (2). Kuder Preference Record .Vocational (KPR-V) KPR-V menyajikan 10 macam/kelompok/bidang pekerjaan yang luas. yaitu : (1). Komputasi (4). antara lain : (1). Persuasif (6). Ilmiah (Science) (5). Kuder General Interest Survey (KGIS) (3).

Waktu untuk mengerjakan pada skala yang asli hanya berkisar 30 . 5. tes tersebut disusun oleh Rothwell pertama kali pada tahun 1947. tes minat tersebut menjadi Test Interest Rothwell-Miller atau yang lebih dikenal dengan Tes RMIB (Rothwell Miller Interest Blank). tetapi pada bentuk skala yang berbahasa Indonesia memerlukan waktu 2 kali lipat. yang bukan merupakan pengukur minat pekerjaan. subjek disuruh memilih 1 pernyataan yang paling disukai dan 1 pernyataan yang paling tidak disukai. Kemudian pada tahun 1958. Sejak saat itu. Ke-10 bidang pekerjaan ditambah dengan subskala Verifikasi itu diukur melalui 168 pasang pernyataan (14 pasang x 12 halaman). tetapi merupakan jawaban yang dikehendaki oleh orang lain. yaitu verifikasi.(9). elektronik. Saat itu tes ini hanya memiliki 9 jenis katagori dari jenis-jenis pekerjaan yang ada. Yaitu kemungkinan subjek memberikan jawaban yang sebenarnya tidak cocok dengan keadaan dirinya. karena pengukuran minat (kemampuan non kognitif) memiliki kelemahan yang sukar dihindari. termasuk mekanik. Hal ini dapat dipahami.40 menit. 4. Setiap pernyataan merupakan satu aktivitas dalam pekerjaan tertentu. tes diperluas dari 9 katagori menjadi 12 katagori oleh Kenneth Miller. Pelayanan Sosial (10). Klerikal (Sekretaris/ kantoran) Selain 10 bidang pekerjaan itu terdapat subskala. Minnesota Vocational Interest Inventory (MVII) Dasarnya adalah 9 minat dasar seperti SVIB. RMIB (Rothwell Miller Interest Blank) Menurut sejarahnya. yaitu 60 menit. Setiap nomor pada KPR-V terdiri atas 3 pernyataan. . dan catering (pelayanan makanan). Verifikasi digunakan sebagai cek kejujuran dan kecermatan dalam memberikan jawaban.

insinyur. Dengan demikian apabila seseorang mengikuti strong. karena seseorang kemungkinan akan melaksanakan pekerjaan lebih baik apabila pekerjaan itu mencakup aktivitas-aktivitas yang ia minati. . Banyak test personalitas yang proyektif. Manifest interest : dg melihat obyek atau aktivitas apa yg paling sering dilakukan 3.G. Campbell Inventory.seperti introversi. dg menanyakan kpd subyek yg bersangkutan. untuk menafsirkan atau bereaksi terhadap stimulus itu. ia akan menerima laporan yang menunjukkan minatnya dalam hubungan dengan minat orang-orang yang telah bekerja dalam keahlian seperti akuntan. Expressed interest : dg melihat ekspresi seseorg terhadap suatu obyek 2. Misalnya dg menggunakan tes Kuder atau RMIB. dan motivasi. la diperkirakan memproyeksikan sikap dan ide emosinya tentang kehidupan ke dalam gambar itu. seorang ahli harus menilai penafsiran dan reaksi penguji dan menarik kesimpulan dari situ untuk memutuskan personalitas orang yang bersangkutan.Menggunakan alat yg telah distandarisasi. Kegunaan test seperti itu bagi keperluan seleksi terletak pada asumsi bahwa dapat ditemukan hubungan antara beberapa ciri personalitas yang dapat diukur (seperti introversi) dengan keberhasilan.Test personalitas. dll. maka penafsiran ita akan berasal dari dalam diri orang itu sendiri diproyeksikan ke luar. Kuiesioner minat membandingkan minat orang-orang dalam berbagai keahlian. PENGUKURAN PERSONALITAS DAN MINAT Test personalitas digunakan untuk mengukur aspek-aspek dasar personalitas pelamar. suatu stimulus yang tidak jelas seperti noda tinta atau gambar yang kabur disajikan kepada orang yang mengikuti test. apakah ia senang atau tidak tentang suatu obyek . manajer atau teknisi kedokteran. Ø Cara Melihat Minat 1.terutama jenis yang proyektif merupakan test yang paling sulit untuk dinilai den digunakan. yang kemudian diminta. Dalam pelaksanaan pekerjaan. stabilitas. Kuesioner itu dapat bermanfaat dalam perencanaan karier. Karena gambar-gambar itu tidak jelas.

dan dibedakan antara pria dan wanita. Konseling Pekerjaan c. yang masing-masing mewakili kategori pekerjaan tertentu. MATERIAL TEST Tes Interest Rothwell-Miller merupakan suatu formulir yang berisikan suatu daftar pekerjaan yang disusun menjadi 9 kelompok dengan kode huruf dari A sampai I. dengan alasan bahwa banyak pekerjaan-pekerjaan yang relatif homogen .Ø Berikut ini 3 bidang terapan hasil tes minat : a. Konseling Karier b. Masing-masing kelompok terdiri dari 12 jenis pekerjaan. Penjurusan Siswa H.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful