PERAN MINAT TERHADAP JABATAN Pengertian Minat Menurut John Holland, minat adalah aktivitas atau tugas-tugas

yang membangkitkan perasaan ingin tahu, perhatian, dan memberi kesenangan atau kenikmatan. Minat dapat menjadi indikator dari kekuatan seseorang di area tertentu di mana dia akan termotivasi untuk mempelajarinya dan menunjukkan kinerja yang tinggi. Bakat akan sulit berkembang dengan baik apabila tidak diawali dengan adanya minat pada bidang yang akan ditekuni. Minat, menurut Chauhan (1978) pada orang dewasa menentukan aturan penting dalam perkembangan pribadi dan prilaku mereka. Minat adalah hal penting untuk mengerti individu dan menuntun aktivitas dimasa yang akan datang. Krapp, Hidi, dan Renninger (Pintrich dan Schunk, 1996) membagi definisi minat secara umum menjadi tiga, yaitu: minat pribadi, minat situasi dan minat dalam ciri psikologi. Diantaranya adalah sebagai berikut : a) Minat pribadi, diartikan sebagai karakteristik kepribadian seseorang yang relatif stabil, yang

cendrung menetap pada diri seseorang. Minat pribadi biasanya dapat langsung membawa seseorang pada beberapa aktifitas atau topik yang spesifik. Minat pribadi dapat dilihat ketika seseorang menjadikan sebuah aktivitas atau topik sebagai pilihan untuk hal yang pasti, secara umum menyukai topik atau aktivitas tersebut, menimbulkan kesenangan pribadi serta topik atau aktivitas yang dijalani memiliki arti penting bagi seseorang tersebut. b) c) Minat situasi merupakan minat yang sebagian besar dibangkitkan oleh konsisi lingkungan. Minat dalam ciri psikologi merupakan interaksi dari minat pribadi seseorang dengan ciri-ciri

minat lingkungan. Renninger menjelaskan bahwa minat pada definisi ini tidak hanya pada karena seseorang lebih menyukai sebuah aktivitas atau topik, tetapi karena aktivitas atau topik tersebut memiliki nilai yang tinggi dan mengetahui lebih banyak mengenai topik atau aktivitas tersebut. Menurut Dewa Ketut Sukardi (1984: 46) minat adalah suatu perangkat mental yang terdiri dari kombinasi, perpaduan dan campuran dari perasaan, harapan, prasangka, cemas, takut dan

yaitu minat terhadap pekerjaan yang berkaitan dengan mesin-mesin atau alat teknis. dan tumbuhan. mengelompokkan minat menjadi 10.kecenderungan-kecenderungan lain yang bisa mengarahkan individu kepada suatu pilihan tertentu. Minat berkaitan dengan perasaan suka atau senang dari seseorang terhadap sesuatu obyek. tanpa ada yang menyuruh. Minar pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. Minat sangat besar pengaruhnya dalam mencapai prestasi dalam suatu pekerjaan. yaitu minat terhadap jabatan yang membutuhkan perhitungan. dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBD) karangan WJS Poerwadarminta. 4. Minat terhadap pengetahuan. binatang. 2003: 100). Minat mekanis. Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. yaitu: 1. 3. Semakin kuat atau semakin dekat hubungan tersebut. Hal ini dikemukakan oleh Slameto (1995: 180) yang menyatakan bahwa minat sebagai suatu rasa lebih suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas. jabatan. semakin besar minat. Berbicara tentang minat. Minat merupakan suatu rasa suka dan rasa keterikatan pada suatu hal atau aktivitas tanpa ada yang menyuruh. 2. Tidak akan mungkin orang tidak berminat akan suatu pekerjaan akan dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan baik. semakin besar minat. Minat hitung-menghitung. minat diartikan sebagai perhatian. yaitu minat untuk menemukan fakta-akta baru dan pemecahan problem. kesukaan (kecenderungan hati) kepada sesuatu. atau karir. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut. Minat dapat diartikan sebagai rasa senang atau tidak senang dalam menghadapi suatu obyek (Mohamad Surya. 1994:14). yaitu minat terhadap pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan alam. Minat terhadap alam sekitar. Macam-macam Minat Kuder dalam (Purwaningrum. .

yaitu minat terhadap pekerjaan yang berhubungan dengan kesenian. guru dan teman sebaya terhadap kegiatan yang berkaitan dengan minat tersebut dan . kerajinan. yaitu minat yang berhubungan dengan masalah-masalah membaca dan menulis berbagai karangan. 7. sekolah dan masyarakat serta dan berbagai jenis media massa. Minat layanan sosial. yaitu minat terhadap masalah-masalah musik. dan kreasi tangan. Berkembang dari pengalaman pribadi dari sikap orang yang penting yaitu orang tua. minat dinyatakan dalam sikap terhadap kegiatan yang ditimbulkan minat. Minat musik. 1995 : 117) a) Aspek Kognitif Berdasarkan atas pengalaman pribadi dan apa yang pernah dipelajari baik di rumah. 10. Minat persuasif. 9. yaitu minat terhadap pekerjaan membantu orang lain. 6. yaitu minat yang berhubungan dengan pekerjaan administratif.5. yaitu: (Hurlock. Minat literer. Minat klerikal. lain. seperti menonton konser. 8. dan memainkan alat-alat musik. Aspek-aspek Minat Minat terbagi menjadi 3 aspek. yaitu minat terhadap pekerjaan yang berhubungan mempengaruhi orang Minat seni. b) Aspek Afektif Konsep yang membangun aspek kognitif.

b) Pendidikan Semakin tinggi dan semakin formal tingkat pendidikan yang dimiliki seseorang maka semakin besar pula kegiatan yang bersifat intelek yang dilakukan. .dari sikap yang dinyatakan atau tersirat dalam berbagai bentuk media massa terhadap kegiatan itu. maka ia mencari pelayanan yang lebih kompeten atau lebih aman baginya”. c) Tempat tinggal Dimana orang tinggal banyak dipengaruhi oleh keinginan yang biasa mereka penuhi pada kehidupan sebelumnya masih dapat dilakukan atau tidak.W. urutannya tepat. Seperti yang dikutip Notoatmojo. maka orang cenderung untuk mempersempit minat mereka. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pelayanan kesehatan akan mempengaruhi pemanfaatan fasilitas pelayanan yang ada sehingga berpengaruh pada kondisi kesehatan mereka. orang cenderung memperluas minat mereka untuk mencakup hal yang semula belum mampu mereka laksanakan. 1997 dari L. Green mengatakan bahwa “Jika ada seseorang yang mempunyai pengetahuan yang baik. Namun kemajuan tetap memungkinkan sehingga keluwesan dan keunggulan meningkat meskipun ini semua berjalan lambat. Ø Beberapa kondisi yang mempengaruhi minat : a) Status ekonomi Apabila status ekonomi membaik. c) Aspek Psikomotor Berjalan dengan lancar tanpa perlu pemikiran lagi. Sebaliknya kalau status ekonomi mengalami kemunduran karena tanggung jawab keluarga atau usaha yang kurang maju.

sikap terhadap pekerjaannya. apalagi kalau sampai menjadi penganggur. saling bantu dapat meningkatkan produksi. c) Pribadi pekerja Semangat kerja. Demikian pula banyak orang yang mengalami stres dan frustrasi dalam hidup ini karena masalah pekerjaan. kesempatan promosi. . 1985) menunjukkan bahwa komponen terpenting dari kehidupan manusia dewasa adalah: (1) keluarga. dan (2) pekerjaan. sehingga tidak mengherankan jika masalah pekerjaan dan keluarga praktis menyita seluruh perhatian. pandangan pekerja terhadap pekerjaannya. vocation. energi.faktor utama yang mempengaruhi minat seseorang a) Kondisi pekerjaan Tempat kerja yang memiliki suasana yang menyenangkan dengan didukung oleh kerja sama yang profesional. b) Sistem pendukung Dalam bekerja sangat diperlukan sistem pendukung yang memadai bagi para pekerjanya sehingga diperoleh hasil produksi yang maksimal. career) merupakan salah satu aspek terpenting dalam kehidupan manusia dewasa yang sehat. kenaikan pangkat/kedudukan. Betapa orang akan merasa sangat susah dan gelisah jika tidak memiliki pekerjaan yang jelas.Ø Faktor . perlengkapan pekerjaan yang memadai. di mana pun dan kapan pun mereka berada. kebanggan memakai atribut bekerja. Dua komponen tersebut sangat menentukan kebahagian hidup manusia. pengertian Jabatan Pekerjaan (occupation. dan waktu orang dewasa. misalnya fasilitas kendaraan. Penelitian Levinson (dalam Isaacson.

middle. Klerikal 5. Pengertian jabatan disini adalah menyangkut penempatan seseorang pada suatu pekerjaan tertentu. Professional 2. Manajerial 3.Pengertian jabatan disini bukan menunjukkan pada kedudukan sebagai manajer (fisrt line. Seorang yang memiliki minat terhadap subyek tertentu cenderung untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap . Teknisi 8. Lain-lain Peran Minat terhadap Jabatan Minat pada hakikatnya merupakan pernyataan kepribadian seseorang yang diwujudkan dalam kalimat terhadap sebuah jabatan atau pekerjaan. Minat jabatan merupakan pernyataan yang menggambarkan kepribadian dalam pekerjaan. Menurut Klasifikasi Jabatan Indonesia. Pekerja pertanian 6. Tenaga produksi 4. operasional. Suatu minat dapat diekspresikan melalui suatu pernyataan yang menunjukkan bahwa seseorang lebih menyukai satu hal dan pada hal lainnya dapat pula dimanifestasikan melalui partisipasi dalam suatu aktivitas. Jenis jabatan yang digunakan sebagai dasar analisis adalah Klasifikasi Jabatan Indonesia (KJI) yang merupakan adopsi dari International Standard Clasification of Ocuption (ISCO). top) dalam perusahaan. hobi. aktivitas-aktivitas. apakah itu manajerial. Pramuniaga 7. atau profesi. yang berhubungan dengan rekreasi dan preferensi. jenis jabatan dibedakan menjadi delapan yaitu : 1.

b. Memiliki klien/objek layanan tetap seperti dokter dengan pasiennya guru dengan muridnya. Memuliki kode etik sebagai acuan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Dalam memutuskan mengambil atau melakukan sesuatu. Termasuk juga ketika seseorang memilih suatu jabatan atau pekerjaan tertentu. . Menurut Djarhidin Ancok. tanggung jawab dan kesetiaan terhadap pekerjaan itu.subyek tersebut Menurut Crow & Crow. Anne Roe menambahkan bahwa minat yang dimiliki oleh seseorang dapat membantu mencapai kesuksesan seseorang. karena dengan minat maka seseorang akan mempunyai suka terhadap pekerjaan itu. karena dengan adanya minat pada diri seseorang dapat menimbulkan perasaan suka. pasti seseorang tak akan lepas dari dua hal. Profesi menurut Sutjipto (2004) diartikan sebagai suatu pekerjaan yang bersifat relatif lama dan perlu pendidikan yang khusus serta perlu adanya latihan khusus pula. Menurut Dedi Supriadi (1998) profesi menunjukkan pada suatu pekerjaan atau jabatan yang menuntu keahlian. serta adanya rasa tertarik yang dapat berpengaruh terbadap intensitas. minat seseorang dalam memilih suatu jenis pekerjaan adalah merupakan suatu hal yang penting bagi kesuksesan seseorang dalam pekerjaannya. minat dapat membantu seseorang untuk meringankan pekerjaan yang sifatnya menuntut usaha fisik maupun mental yang cukup ketat. Sahertian (1994) profesi adalah suatu pernyataan atau janji yang terbuka yang menyatakan bahwa seseorang itu mengabdikan dirinya pada suatu profesi atau pelayanan karena orang tersebut merasa terpanggil untuk menjabat pekerjaan itu. respon yang diberikan oleh seseorang atas kondisi atau stimulus yang terjadi di lingkungannya. yakni karena dia memang menginginkannya dan karena terpaksa melakukannya. Yaitu karena dia memang punya keinginan atau minat atau dia terpaksa memilih pekerjaan atau jabatan tersebut secara terpaksa karena tidak ada pekerjaan yang bisa dilakukan. Berbagai rumusan tentang minat di atas dapat kita kaitkan terhadap profesi Pekerjaan sebagai sebuah profesi karena sekurang-kurangnya sudah memenuhi syarat-syarat sebagaimana dikatakan oleh Mohammad Uzer Usman berikut: a.

c. Memberikan porsi waktu yang lebih terkait dengan tugas-tugas profesinya. Suasana hati selama melaksanakan tugas . Apabila seseorang berminat terhadap pekerjaan tertentu maka dia akan melaksanakan dengan perasaan bahagia. tertarik dan keterikatan yang kuat terhadap segala aktivitas yang ditimbulkan dari profesi atau pekerjaan yang dipilih. e. maka minat bisa menentukan langkah-langkah atau aktivitas yang akan diperbuat oleh seseorang. mengerahkan segenap tenaga dan pikiran demi tercapainya tujuan/sasaran pembelajaran yang telah direncanakan. Menekankan pada suatu keahlian dalam bidang tertentu sesuai dengan bidang profesinya. Maka minat terhadap pekerjaan mengandung implikasi munculnya perasaan suka. Minat merupakan dorongan kejiwaan yang mampu memberi kekuatan besar dalam . d. Kerja keras/usaha dalam menyelesaikan pekerjaan Sebagaimana dijelaskan di atas bahwa minat dapat berperan sebagai variabel motivasional. Perasaan tertarik terhadap pekerjaan. Menuntut adanya keterampilan yang berdasarkan konsep dan teori ilmu pengetahuan yang mendalam. Diakui oleh masyarakat karena memang diperlukan jasanya di masyarakat d. Disini dapat dikatakan bahwa minat merupakan variabel motivasional yang dapat mengaktifkan prilaku dan respon seseorang dalam melaksanakan pekerjaannya Dari uraian di atas dapat disimpulkan indikator minat terhadap pekerjaan adalah sebagai berikut: a.c. senang. b. Perhatian terhadap pekerjaan . penuh tanggung jawab dan disiplin yang tinggi terhadap tugas-tugas yang diberikan.

terutama pada pekerjaan yang sifatnya monoton. F. Sebagaimana disampaikan oleh Cruze. Untuk mencapai sukses dalam melaksanakan sga1a aktivitas /pekerjaannya. maka minat menjadi faktor pendorong yang penting. kemampuan rata-rata akan sangat berhasil dalam pekerjaannya apabila seseorang tersebut mempunyai minat terhadap pekerjaannya. dapat bekerja dengan perasaan gembira. Metode pengukuran minat . sehingga dapat mengurangi atau menekan keluhan-keluhan serta kejenuhan. penuh tanggung jawab (responsibility) dan bersedia menyumbangkan tenaga dan pikiran demi tercapainya tujuan aktivitas tersebut. sebagaimana dikatakan oleh Djamaludin Ancok. rasa bosan atas suatu pekerjaan.dengan adanya minat yang tinggi dapat membantu atau mendorong seseorang untuk lebih termotivasi dalam berusaha mencapai suatu keberhasilan. tidak akan dirasa sebagai pekerjaan yang berat. karena . Hal senada dikatakan oleh Anne Roe bahwa minat yang dimiliki oleh seseorang dapat membantu mencapai kesuksesan seseorang.melaksanakan aktivitas. bahwa orang yang punya. stimulus yang terjadi di lingkungannya. serta adanya rasa tertarik yang dapat berpengaruh terhadap intensitas respon yang diberikan oleh seseorang atas kondisi atau. lebih hati-hati. Minat juga dapat membantu seseorang untuk mengurangi rasa lelah. karena dengan adanya minat pada did seseorang dapat menimbulkan perasaan seks. Orang yang memiliki minat terhadap pekerjaannya akan bekerja dengan perasaan gembira dan bersemangat. Maka dapat dikatakan bahwa minat seseorang terhadap pekerjaannya merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil kerjanya. Lebih jlentreh dikatakan oleh Flippo bahwa orang yang mempunyai minat yang tinggi terhadap pekerjaan akan mempunyai kecenderungan untuk bekerja lebih baik. Orang yang mempunyai minat terhadap profesi tertentu akan selalu memperhatikan dan akan bekerja dengan perasaan bahagia.

bentuk teori dan penteorian yang menekankan interpretasi dan pemahaman eksistensi manusia. sebagai contoh dapat dikemukakan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui proses belajar mengajar di kelas. pendekatan dan rancangan yang mendalam. fondasi penelitian dan metodenya adalah kedisinian dan kekinian kehidupan sehari-hari.Ada beberapa metode yang digunakan untuk mengadakan pengukuran minat. oportunistik. menurut Nurkancana dan Sumartana (dalam Tomi Darmawan. kemudian di tally kemunculannya. Teknik observasi ini digunakan untuk mengamati secara langsung dan tidak langsung tentang perilaku personel sekolah terutama kepala sekolah yang terkait dengan kinerja dan kompetensi jabatannya. metode pengukuran minat yaitu: 1. penggunaan pengamatan langsung bersama metode lainnya dalam mengumpulkan informasi. 2007). dan jika perlu kualitas kejadian itu dijabarkan lebih lanjut. berdasarkan fakta yang diperoleh dalam situasi nyata eksustensi manusia. Terlepas dari jenis pengamatan. luwes.Ternyata ada beberapa tipologi pengamatan. dan studi kasus. Observasi Observasi atau pengamatan merupakan salah satu teknik penelitian yang sangat penting. dapat dikatakan bahwa pengamatan terbatas dan tergantungpada jenis dan variasi pendekatan (Moleong. kualitatif. Menurut Arikunto (2006:229). jadi tidak dibuat-buat. Observasi dapat dilakukan dalam setiap situasi dan pencatatan hasil-hasil observasi dapat dilakukan selama observasi berlangsung. logika dan proses penelitian yang terbuka. mengemukakan bahwa metode pengamatan berperanserta dapat didefinisikan berdasarkan tujuhciri berikut : minat khusus pada makna dan interaksi manusia berdasarkan perspektif orangorang dalam atau anggota-anggota situasi atau keadaan tertentu.Jorgensen dalam Mulyana (2004:164). Wawancara . Variabel akan diungkap didaftar. Pengukuran minat dengan metode observasi mempunyai satu keuntungan karena dapat mengamati dalam kondisi yang wajar. 2. 2007: 242). penerapan peran partisipan yang menuntut hubungan langsung dengan pribumi lapangan. dan menuntut redefinisi apa yang problematic. Pengamatan itu digunakan karena berbagai alasan.

sarana prasarana. menafsirkan. dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan. Menurut Arikunto (2007:231).Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu. 5. prasasti. bahkan untuk meramalkan. dan mendorong. 2007: 228). Teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data . kaya. dan siswa dalam rangka memperoleh penjelasan atau informasi tentang hal-hal yang belum tercantum dalam observasi dan dokumentasi.lahir dan berada dalam konteks. yang ada hubungannya dengan penelitian tersebut. Dokumen digunakan untuk keperluan penelitian menurut Guba dan Lincoln (dalam Moleong. 2) berguna sebagai bukti untuk suatu pengujian. agenda dan sebagainya. notulen rapat. 2007: 186). surat kabar. 4) dokumen harus dicari dan ditemukan. transkrip.)hasil pengkajian isi akan membuka kesempatan untuk lebih memperluas tubuh pengetahuan terhadap sesuatu yang diselidiki. pengurus komite sekolah. Pelaksanaan interview biasanya lebih baik dilakukan dalam situasi yang tidak formal. 3) berguna dan sesuai dengan penelitian kualitatif karena sifatnya yang alamiah. karena alasan : 1) Dokumen digunakan karena merupakan sumber yang stabil. sehingga percakapan akan dapat berlangsung lebih bebas. Dokumentasi Analisis dokumen dilakukan untuk mengumpulkan data yang bersumber dari arsip dan dokumen baik yang berada di sekolah ataupun yang berada berada diluar sekolah. pembantu kepala sekolah urusan kurikulum. sesuai dengan konteks. yaitu pewawancara (interviewer) yangmengajukan pertanyaan dan pewawancara (interviewee) yang memberikanjawaban atas pertanyaan itu (Moleong.Teknik wawancara dipergunakan untuk mnengadakan komunikasidengan pihak-pihak terkait atau subjek penelitian. Wawancara ini dilakukan peneliti dengan subjek penelitian yangterkait dengan kepentingan pengendalian mutu kinerja dan kompetensi jabatan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Klaten sekaligus digunakan untuk mengkonfirmasikan data yang telah terkumpul melalui observasi dan dokumentasi.guru. majalah. 3.Peneliti harus mencatat teknik yang mana kondisi dan situasi yangmana mendukung penerimaan informasinya yang paling tepat. Percakapandilakukan oleh dua pihak. buku. 2007:217). antara lain kepalasekolah. Sebaiknyapada waktu uji coba. digunakan tape recorder (Arikunto. Dokumen dalam penelitian sebagai sumber data karena dalam banyak hal dokumen sebagai sumber data dimanfaatkan untuk menguji.

mengingat banyaknya subjek penelitian yang digunakan. karena teknik ini sangat efektif dan efisien dalam pengggunaan waktu. lingkaran atau tanda yang lain yang berupa jawaban-jawaban singkat. perbedaannya dalam kuesioner responden menulis jawaban yang relative panjang. kepala sekolah. sedangkan inventori responden memberi jawaban dengan memberi tanda cek. untuk menentukan karakteristikkarakteristik kepribadian. sikap (attitude). 5. komite sekolah. Tes inventori adalah tes-tes yang terutama menggunakan paper and pencil. isi pertanyaan dalam kuesioner pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan pertanyaan dengan interview. Dokumentasi digunakan untuk mempelajari berbagai sumber dokumentasi terutama yang berada di sekolah itu sendiri dan didukung oleh sumber-sumber yang representatif.tentang pengendalian mutu kinerja dan kompetensi jabatan kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Klaten. Metode pengukuran minat yang digunakan dalam penelitian ini mengggunakan teknik angket atau kuesioner. Tes inventori sangat berguna untuk mengetahui karakteristik kepribadian seperti minat. Tes inventori merupakan self report Questionnare. Angket atau kuesioner Angket atau kuesioner jauh lebih efisien dalam penggunaan waktu. Namun perlu di ingat bahwa alat-alat tes yang digunakan umumnya tidak ada yang sempurna dan masing-masing tes hanya menjelaskan satu atau beberapa aspek kepribadian. Ø Macam-macam Tes Minat . penyesuaian diri. dan prasangka. yaitu siswa kelas 3 SMP Negeri se-kota Malang Tahun Ajaran 2007-2008.dan prestasi akademik (hasil semester dan Ujian Akhir Nasional). Inventori Inventori adalah suatu metode untuk mengadakan pengukuran sejenis kuesioner. Dokumen antara lain berupa kebijakan-kebijakan pemerintah. dan nilai-nilai (value). minat (interested). 4. motivasi.

Tipe orang : 24 item (contoh item : perwira militer. dan konvensional. ekonomi) (3).Diantara berbagai tes minat. berikut ini akan diuraikan secara ringkas 5 tes minat yang dipandang memiliki prospek penggunaan yang cerah. SCII Tes ini dibuat untuk mengatasi kelemahan SVIB. Hal ini diteliti antara lain pada mahasiswa kedokteran. Pekerjaan : 131 item (contoh item : aktris. Karakteristik anda : 14 item (contoh item : sabar ketika mengajar) . Studi yang impresif dilakukan untuk 437 macam pekerjaan. 1. 2. enterprising. Tes minat ini bertahan sampai 22 tahun. artistic. Bentuk yang lain digunakan khusus untuk 32 macam pekerjaan wanita. pengacara. sekretaris) (2). Bentuk untuk pria yang terpisah dari wanita disatukan dalam SCII. ternyata minat mereka tetap tinggi setelah bekerja lama sebagai dokter (riset di Stanford). penari) (6). Aktivitas : 51 item (contoh item : memasak. Subjek sekolah : 36 item (contoh item : aljabar. investigative. social. Pada edisi tahun 1966 terdapat 399 item yang mengukur 54 macam pekerjaan untuk pria. tinju) (5). Lebih jauh dalam SCII hal tersebut diterjemahkan menjadi : (1). Strong Vocational Interest Blank (SVIB) Pertama kali dipublikasikan tahun 1927. operasi) (4). Hiburan : 39 item (contoh item : memancing. Preferensi antara 2 aktivitas : 30 item (contoh item : jadi pilot atau petugas biro perjalanan) (7). melihat. yaitu : realistic. Terdapat 6 faktor kepribadaian yang berkaitan dengan minat.

Mekanik (3). yaitu : (1).Vocational (KPR-V) (2). antara lain : (1). Kuder General Interest Survey (KGIS) (3). Kuder Preference Record . Komputasi (4). Artistik (7). Sastra (8). Kuder Occupational Interest Survey (KOIS) Tes Kuder yang sering digunakan di Indonesia adalah dengan bentuk KPR-V. Ilmiah (Science) (5). Musik . Pekerjaan lapangan (Outdoor) (2). Kuder Preference Record .3.Vocational (KPR-V) KPR-V menyajikan 10 macam/kelompok/bidang pekerjaan yang luas. Persuasif (6). Tes Kuder Terdiri dari atas berbagai macam format/ bentuk.

RMIB (Rothwell Miller Interest Blank) Menurut sejarahnya. Pelayanan Sosial (10). Sejak saat itu. Minnesota Vocational Interest Inventory (MVII) Dasarnya adalah 9 minat dasar seperti SVIB. Setiap pernyataan merupakan satu aktivitas dalam pekerjaan tertentu. Saat itu tes ini hanya memiliki 9 jenis katagori dari jenis-jenis pekerjaan yang ada. yang bukan merupakan pengukur minat pekerjaan. yaitu 60 menit. Kemudian pada tahun 1958. Setiap nomor pada KPR-V terdiri atas 3 pernyataan. Ke-10 bidang pekerjaan ditambah dengan subskala Verifikasi itu diukur melalui 168 pasang pernyataan (14 pasang x 12 halaman). elektronik. yaitu verifikasi.(9). tetapi pada bentuk skala yang berbahasa Indonesia memerlukan waktu 2 kali lipat. Klerikal (Sekretaris/ kantoran) Selain 10 bidang pekerjaan itu terdapat subskala. tes diperluas dari 9 katagori menjadi 12 katagori oleh Kenneth Miller. termasuk mekanik. Verifikasi digunakan sebagai cek kejujuran dan kecermatan dalam memberikan jawaban. Hal ini dapat dipahami. subjek disuruh memilih 1 pernyataan yang paling disukai dan 1 pernyataan yang paling tidak disukai. 4. dan catering (pelayanan makanan). tes minat tersebut menjadi Test Interest Rothwell-Miller atau yang lebih dikenal dengan Tes RMIB (Rothwell Miller Interest Blank).40 menit. karena pengukuran minat (kemampuan non kognitif) memiliki kelemahan yang sukar dihindari. Waktu untuk mengerjakan pada skala yang asli hanya berkisar 30 . tes tersebut disusun oleh Rothwell pertama kali pada tahun 1947. Yaitu kemungkinan subjek memberikan jawaban yang sebenarnya tidak cocok dengan keadaan dirinya. 5. . tetapi merupakan jawaban yang dikehendaki oleh orang lain.

maka penafsiran ita akan berasal dari dalam diri orang itu sendiri diproyeksikan ke luar.Test personalitas. . yang kemudian diminta. ia akan menerima laporan yang menunjukkan minatnya dalam hubungan dengan minat orang-orang yang telah bekerja dalam keahlian seperti akuntan. stabilitas. Dengan demikian apabila seseorang mengikuti strong. Kuiesioner minat membandingkan minat orang-orang dalam berbagai keahlian. apakah ia senang atau tidak tentang suatu obyek . Dalam pelaksanaan pekerjaan. manajer atau teknisi kedokteran.G. dan motivasi. untuk menafsirkan atau bereaksi terhadap stimulus itu.terutama jenis yang proyektif merupakan test yang paling sulit untuk dinilai den digunakan. dg menanyakan kpd subyek yg bersangkutan. Kuesioner itu dapat bermanfaat dalam perencanaan karier. Campbell Inventory.seperti introversi. Manifest interest : dg melihat obyek atau aktivitas apa yg paling sering dilakukan 3. suatu stimulus yang tidak jelas seperti noda tinta atau gambar yang kabur disajikan kepada orang yang mengikuti test. karena seseorang kemungkinan akan melaksanakan pekerjaan lebih baik apabila pekerjaan itu mencakup aktivitas-aktivitas yang ia minati. Karena gambar-gambar itu tidak jelas.Menggunakan alat yg telah distandarisasi. seorang ahli harus menilai penafsiran dan reaksi penguji dan menarik kesimpulan dari situ untuk memutuskan personalitas orang yang bersangkutan. Ø Cara Melihat Minat 1. Banyak test personalitas yang proyektif. insinyur. PENGUKURAN PERSONALITAS DAN MINAT Test personalitas digunakan untuk mengukur aspek-aspek dasar personalitas pelamar. la diperkirakan memproyeksikan sikap dan ide emosinya tentang kehidupan ke dalam gambar itu. Kegunaan test seperti itu bagi keperluan seleksi terletak pada asumsi bahwa dapat ditemukan hubungan antara beberapa ciri personalitas yang dapat diukur (seperti introversi) dengan keberhasilan. Expressed interest : dg melihat ekspresi seseorg terhadap suatu obyek 2. dll. Misalnya dg menggunakan tes Kuder atau RMIB.

MATERIAL TEST Tes Interest Rothwell-Miller merupakan suatu formulir yang berisikan suatu daftar pekerjaan yang disusun menjadi 9 kelompok dengan kode huruf dari A sampai I. Penjurusan Siswa H. Masing-masing kelompok terdiri dari 12 jenis pekerjaan. Konseling Pekerjaan c. Konseling Karier b. yang masing-masing mewakili kategori pekerjaan tertentu. dengan alasan bahwa banyak pekerjaan-pekerjaan yang relatif homogen . dan dibedakan antara pria dan wanita.Ø Berikut ini 3 bidang terapan hasil tes minat : a.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful