P. 1
Skripsi Aluminium

Skripsi Aluminium

|Views: 5,378|Likes:
Published by Topan Sandi

More info:

Published by: Topan Sandi on Apr 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/08/2014

pdf

text

original

KARAKTERISTIK KEKUATAN FATIK

PADA PADUAN ALUMINIUM TUANG

SKRIPSI

Diajukan dalam rangka penyelesaian studi strata I

Untuk memperoleh gelar Sarjana Teknik

Disusun Oleh :

Nama

: Charis Sonny Harsono

NIM

: 5250401053

Program Studi : Teknik Mesin S1

Jurusan

: Teknik Mesin

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2006

ii

ABSTRAK

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sifat fisis, mekanis dan

karakteristik kekuatan fatik pada paduan aluminium tuang, baik yang material

dasar (raw material) ataupun material yang sudah mengalami proses remelting.

Bahan yang digunakan adalah sekrap aluminium terpilih dari pelek mobil

atau motor bekas. Bahan dilebur dan dituang dengan suhu 725°C dengan cetakan

logam, kemudian dibuat spesimen standar ASTM E.8 untuk pengujian tarik dan

JIZ Z2201 No.14 A untuk pengujian fatik. Remelting dilakukan setelah material

dasar (raw material) dibuat dengan kondisi penuangan yang sama. Pengujian fatik

dilakukan dengan menggunakan 2 variasi bahan, yaitu material dasar (raw

material) dan paduan aluminium setelah mengalami proses remelting. Pengujian

fatik dilakukan dengan menggunakan tegangan yang sama pada masing-masing

jenis kelompok spesimen.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa remelting mengakibatkan terjadinya

perubahan sifat fisis paduan aluminium yang ditandai dengan bertambahnya

porositas pada struktur mikro tetapi relatif tidak mengubah komposisi kimia.

Remelting mempengaruhi sifat mekanis paduan aluminium, yaitu terdapat

penurunan kekerasan (raw material = 59,06 BHN dan remelting = 58,1 BHN),

penurunan kekerasan ini sebesar 1,62 %. Remelting juga mengakibatkan

penurunan terhadap siklus (N) fatik raw material dengan persamaan S = 476,6

EMBED Equation.3 setelah di lakukan remelting persamaannya menjadi S

= 409,26 EMBED Equation.3 . Jika hal ini dilakukan pada level tegangan

tinggi sebesar 103,488 MPa yang sama antara raw material dan paduan aluminium

setelah dilakukan proses remelting, maka terjadi penurunan siklus (N) sebanyak

19,8 %. Sedangkan pengujian tarik dilakukan hanya untuk mendapatkan besarnya

tegangan yang diperlukan untuk penentuan beban pada pengujian fatik, besaran

itu adalah 143,76 Mpa.

Kata kunci: Struktur komposisi bahan, remelting, foto struktur mikro dan
makro, kekerasan, tarik dan fatik.

iii

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

Motto :

“YAKINLAH” semua usaha yang pernah kita

lakukan tidak akan pernah sia-sia.

Suatu kegagalan adalah tolak ukur dari sebuah

keberhasilan

Jangan takut GAGAL apabila ingin mencapai suatu

kesuksesan

IKHTIARlah kepada Allah bila kita telah berusaha

keras

Segala sesuatu ada waktunya, apapun yang tercipta

merupakan jawaban dari putaran waktu yang Tuhan

telah berikan. Emosi, ego, luapan tawa, tetes air

mata dan impian semua lebur jadi satu, menjadi

pengakuan penuh arti buat perjalanan hidup ini.

Mungkin terasa sederhana, namun ini adalah sisi

hidup yang harus kita jalani.

Persembahan :

Ayah nan jauh di alam sana dan ibu tercinta terima kasih atas kasih sayang dan

doa’nya

Keluarga besarku semua tercinta

Spesial untuk ”Nok Eecha”

Teman-teman angkatan 2001, 2002 dan 2003 serta sahabat-sahabatku

Almamaterku.

iv

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahi Robbil 'alamiin syukur pada Allah SWT, atas selesainya

penyusunan skripsi yang berjudul "Karakteristik Kekuatan Fatik Pada Paduan

Aluminium Tuang” Skripsi ini untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai

derajat Sarjana S-1 di Program Studi Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang.

Remelting merupakan kasus yang terdapat di industri kecil dengan memanfaatkan

bahan sekrap (bekas). Dengan keterbatasan alat dan teknologi yang dimiliki,

namun produk yang dihasilkan harus sudah diteliti memalui perhitungan-

perhitungan yang matang dan diperlukan perencanaan produksi yang baik,

sehingga dihasilkan produk yang mcmpunyai kualitas tinggi. Melalui skripsi ini,

penulis berusaha mengungkap fenomena yang terjadi pada kasus tersebut.

Dalam penyusunan tesis ini tidak lepas dari dukungan dan bantuan dari

berbagai pihak, untuk itu penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Soesanto, selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri

Semarang.

2. Bapak Drs. Pramono, selaku Ketua Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri

Semarang.

3. Bapak Ir. Jamasri, Ph.D. atas bimbingan yang telah diberikan.

4. Bapak Drs. Aris Budiyono, M.T. atas bimbingan yang telah diberikan.

5. Bapak Heri Yudiono, S. Pd, M.T. atas pengarahan yang diberikan.

6. Bapak Widi Widayat, S.T., M.T atas revisinya.

7. Bapak Sunhaji, selaku teknisi di Laboratorium Bahan Teknik, Teknik Mesin

Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Pimpinan lndustri Pengecoran "Kripton Gama Jaya" Banguntapan

Bantul, atas bantuan dan kerjasamanya.

Rekan-rekan yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu atas

bantuannya

Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan Skripsi ini masih banyak

kekurangan dan masih jauh dari sempurna, sehingga penulis sangat

mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca untuk perbaikan

v

penulis dimasa yang akan datang. Semoga penelitian ini dapat bermanfaat bagi

semua pihak.

Semarang, 12 Agustus 2006

Charis Sonny Harsono

Penulis

vi

DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL .................................................................................

i

ABSTRAK ................................................................................................

ii

HALAMAN PENGESAHAN ...................................................................

iii

MOTO DAN PERSEMBAHAN ..............................................................

iv

KATA PENGANTAR ..............................................................................

v

DAFTAR ISI .................................................................................. ..........

vii

DAFTAR TABEL .....................................................................................

ix

DAFTAR GAMBAR ................................................................................

x

DAFTAR LAMPIRAN .............................................................................

xii

BAB I. PENDAHULUAN .....................................................................

1

A. Latar Belakang .....................................................................

1

B. Batasan Masalah ..................................................................

2

C. Tujuan Penelitian .................................................................

3

D. Manfaat Penelitian ...............................................................

3

E. Penegasan Istilah ..................................................................

4

BAB II. LANDASAN TEORI .................................................................

5

A. Aluminium ...........................................................................

5

1. Aluminium dan Paduannya ..............................................

5

2. Remelting .........................................................................

13

B. Sifat-sifat Bahan ...................................................................

17

1. Komposisi ........................................................................

17

2. Kekuatan Tarik .................................................................

17

3. Kekerasan .........................................................................

23

4. Struktur Mikro ..................................................................

26

5. Fatique ..............................................................................

27

BAB III. METODE PENELITIAN ...........................................................

33

A. Bahan Penelitian ...................................................................

33

B. Alat-alat Penelitian .................................................. ............

34

C. Proses Pengecoran ................................................................

35

vii

D. Langkah-langkah Pengujian .................................................

36

E. Teknik Pengumpulan Data ...................................................

44

F. Diagram Alur Penelitian ......................................................

46

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN..........................

47

Hasil Penelitian ..........................................................................

47

1. Komposisi Kimia .............................................................

47

2. Struktur Mikro ..................................................................

48

3. Uji Kekerasan ...................................................................

52

4. Uji Tarik ...........................................................................

54

5. Uji Fatik ...........................................................................

55

BAB V. PENUTUP ..................................................................................

59

A. Simpulan ..............................................................................

59

B. Saran .....................................................................................

60

DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................

61

LAMPIRAN ..............................................................................................

62

viii

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 1. Sifat mekanik aluminium ……………………………...

6

Tabel 2. Klasifikasi paduan aluminium tempaan .........................

6

Tabel 3. Klasifikasi perlakuan bahan ...........................................

7

Tabel 4. Penggunaan diameter penetrator ………………………

25

Tabel 5. Nilai kekerasan brinell pada masing-masing beban …..

25

Tabel 6. Gaya maksimal masing-masing diameter penetrator …

25

Tabel 7. Lembar pengamatan uji tarik ………………………....

44

Tabel 8. Lembar pengamatan uji fatik …………………………

45

Tabel 9. Hasil Uji Komposisi raw material ................................

47

Tabel 10. Hasil Uji Komposisi setelah di remelting......................

48

Tabel 11. Spesimen raw material ................................................

53

Tabel 12. Spesimen paduan aluminium setelah di remelting ......

53

Tabel 13. Data hasil uji tarik .......................................................

55

Tabel 14. Data hasil uji tarik .......................................................

55

ix

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 1. Pengaruh suhu pada kelarutan hidrogen dalam aluminium..

7

Gambar 2. Diagram fasa Al-Si dan perbaikan sifat-sifat mekanik

oleh modifikasi Al-Si ...........................................................

11

Gambar 3. Pembebanan tarik ………………………………….............

18

Gambar 4. Diagram tegangan-regangan ………………………............

19

Gambar 5. Penentuan tegangan luluh dengan metode offset 0,2%.........

22

Gambar 6. Prinsip Uji kekerasan brinell (Dieter : 1986) .......................

24

Gambar 7. Grafik kegagalan material setelah mengalami beban

dengan siklus tak hingga …………………………..............

28

Gambar 8. Gambar komponen alat uji fatik ...........................................

29

Gambar 9. Gambar kurfa fatik aluminium tipe S-N …………..............

29

Gambar 10. Alat uji fatik ……………………………………….............

30

Gambar 11. Sketsa alat uji Fatik ………………………………..............

30

Gambar 12. Ilustrasi tekanan berulang …………………………............

32

Gambar 13. Dimensi uji fatik JIS Z2201 No. 14 A …………….............

33

Gambar 14. Dimensi uji tarik ASTM E8 .................................................

34

Gambar 15. Urutan proses pengecoran aluminium ……………..............

35

Gambar 16. Mesin foto struktur mikro ....................................................

38

Gambar 17. Mesin uji kekerasan brinell ..................................................

39

Gambar 18. Mesin uji tarik servopulser ...................................................

41

Gambar 19. Mesin uji fatik Rotary Bending ……………………............

41

Gambar 20. Alur penelitian ……………………………………..............

46

Gambar 21. Foto mikro raw material perbesaran 200 kali ......................

49

Gambar 22. Foto mikro raw material perbesaran 500 kali ......................

49

Gambar 23. Foto mikro paduan aluminium setelah di remelting

dengan perbesaran 200 kali ..................................................

50

Gambar 24. Foto mikro paduan aluminium setelah di remelting

dengan perbesaran 500 kali ..................................................

50

x

Gambar 25. Foto mikro raw material perbesaran 200 kali yang

menunjukkan porositas ........................................................

51

Gambar 26. Foto mikro paduan aluminium setelah di remelting

perbesaran 200 kali yang menunjukkan porositas ...............

52

Gambar 27. Nilai kekerasan paduan aluminium ......................................

54

Gambar 28. Kurva S – N hasil pengujian lelah ........................................

56

Gambar 29. Penampang patah lelah pada spesimen raw material............

58

Gambar 30. Penampang patah lelah pada spesimen remelting ................

58

xi

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1. Komposisi Kimia Paduan Aluminium raw material ........

62

Lampiran 2. Komposisi Kimia Paduan Aluminium remelting .............

62

Lampiran 3. Data dan Perhitungan Kekerasan .....................................

64

Lampiran 4. Data dan Perhitungan Uji Tarik .......................................

69

Lampiran 5. Data dan Perhitungan Uji Fatik ........................................

79

Lampiran 6. Foto Makro .......................................................................

81

Lampiran 7. Tabel Paduan dan sifat mekanik paduan aluminium

(Ramsden, 2004) ..............................................................

83

1

BAB I

PENDAHULUAN

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->