BAB I

ELEKTRONIKA Dalam kehidupan sehari-hari kita banyak menemui suatu alat yang mengadopsi elektronika sebagai basis teknologinya contoh ; Dirumah, kita sering melihat televisi, mendengarkan lagu melalui tape atau CD, mendengarkan radio, berkomunikasi dengan telephone. Dikantor kita menggunakan komputer, mencetak dengan printer, mengirim pesan dengan faximile, berkomunikasi dengan telephone. Dipabrik kita memakai alat deteksi, mengoperasikan robot perakit, dan sebagainya. Bahkan dijalan raya kita bisa melihat lampu lalu-lintas, lampu penerangan jalan yang secara otomatis hidup bila malam tiba, atau papan reklame yang terlihat indah berkelap-kelip dan masih banyak contoh yang lainnya. Dari semua uraian diatas kita dapat membuktikan bahwa pada zaman sekarang ini kita tidak akan lepas dari perangkat yang menggunakan elektronika sebagai dasar teknologinya. Alat-alat yang menggunakan dasar kerja elektronika seperti diatas biasanya disebut sebagai peralatan elektronik (electronic devices)

Gambar 1. Peralatan elektronik (Electronic Device)

Elektronika merupakan ilmu yang mempelajari alat listrik arus lemah yang dioperasikan dengan cara mengontrol aliran elektron atau partikel bermuatan listrik dalam suatu alat seperti komputer, peralatan elektronik, termokopel, semikonduktor, dan lain sebagainya. Ilmu yang mempelajari alat-alat seperti ini merupakan cabang dari ilmu fisika, sementara bentuk desain dan pembuatan sirkuit elektroniknya adalah bagian dari teknik elektro, teknik komputer, dan ilmu/ teknik elektronika dan instrumentasi. Revolusi besar-besaran terhadap elektronika terjadi sekitar tahun 1960-an, dimana saat itu mulai ditemukan suatu alat elektronika yang dinamakan Transisor, sehingga dimungkinkan untuk membuat suatu alat dengan ukuran yang kecil dimana sebelumnya alatalat tersebut masih menggunakan tabung-tabung facum yang ukurannya besar serta mengkonsumsi listrik yang besar. Hanya dalam kurun waktu 10 tahun sejak ditemukan nya transistor, ditemukan sebuah rangkaian terintegrasi yang dikenal dengan IC ( Integrated 1|Page

Circuit ) merupakan sebuah rangkaian terpadu yang berisi puluhan bahkan jutaan transistor di dalamnya. Sehingga kita bisa melihat sebuah perangkat elektronika semakin kecil bentuknya tetapi semakin banyak fungsinya sebagai contoh telephone genggam ( Handphone ) yang anda pakai saat ini dengan telephone genggam yang anda pakai beberapa tahun yang lalu. Yah semua itu berkat revolusi Silikon sebagai bahan dasar pembuatan Transistor dan IC atau CHIP. Elektronika mempunyai 2 komponen diantaranya yaitu : 1. Komponen Pasif Komponen pasif merupakan komponen yang dapat bekerja tanpa sumber tegangan. Komponen pasif terdiri dari Hambatan atau tahanan, kapasitor atau kondensator, induktor atau kumparan dan transformator. 2. Komponen Aktif Komponen aktif merupakan komponen yang tidak dapat bekerja tanpa adanya sumber tegangan. Komponen aktif terdiri dari dioda dan transistor. Pada pembuatan rangkaian elektronika diperlukan peralatan (seperti Obeng, tang, bor dan sebagainya) dan juga papan sirkuit yang digunakan untuk tempat menempelnya komponen elektronika (seperti PCB, Wishboard, dan sebagainya).

2|Page

BAB II
TEORI DASAR Atom Atom adalah satuan yang amat kecil dalam setiap bahan yang ada di sekitar kita. Atom terdiri atas tiga jenis partikel subatom:  elektron, yang memiliki muatan negatif;  proton, yang memiliki muatan positif;  netron, yang tidak bermuatan. Setiap unsur adalah unik yang dibedakan oleh jumlah proton yang terdapat dalam atom dari unsur tersebut. Setiap atom memiliki jumlah elektron yang sama dengan jumlah proton; bila ada perbedaan atom tersebut disebut ion.

Gambar 2. Model Atom

Banyak unsur lain yang diciptakan manusia, namun mereka biasanya tidak stabil dan dengan spontan berubah menjadi unsur kimia natural yang stabil melalui proses radioaktifitas. Meskipun hanya terdapat 91 unsur di alam, tetapi atom-atom tersebut dapat terjadi ikatan satu sama lain menjadi molekul dan jenis senyawa kimia lainnya. Molekul terbentuk dari banyak atom. Molekul air merupakan kombinasi dari 2 atom hidrogen dan 1 atom oksigen. Inti atom Pusat dari atom disebut inti atom atau nukleus. Inti atom terdiri dari proton dan neutron. Banyaknya proton dalam inti atom disebut nomor atom, dan menentukan berupa elemen apakah atom itu.

3|Page

Ukuran inti atom jauh lebih kecil dari ukuran atom itu sendiri, dan hampir sebagian besar tersusun dari proton dan neutron, hampir sama sekali tidak ada sumbangan dari elektron. Proton dan netron memiliki massa yang hampir sama, dan jumlah dari kedua massa tersebut disebut nomor massa, dan beratnya hampir sama dengan. Massa dari elektron sangat kecil dan tidak menyumbang banyak kepada massa atom. Jumlah proton dan netron menentukan tipe dari nukleus atau inti atom. Proton dan neutron hampir memiliki massa yang sama, dan kombinasi jumlah, jumlah massa, rata-rata sama dengan massa atomik sebuah atom. Kombinasi massa dari elektron sangat kecil secara perbandingan terhadap massa nukleus, di karenakan berat dari proton dan neutron hampir 2000 kali massa elektron. Neutron Neutron atau netron adalah partikel subatomik yang tidak bermuatan (netral) dan memiliki massa 1.6749 × 10-27 kg, sedikit lebih berat dari proton. Inti atom dari kebanyakan atom terdiri dari proton dan neutron. Perbedaan utama dari neutron dengan partikel subatomik lainya adalah mereka tidak bermuatan. Sifat netron ini membuat penemuannya lebih terbelakang, dan sangat menembus, membuatnya sulit diamati secara langsung dan membuatnya sangat penting sebagai agen dalam perubahan nuklir. Proton Dalam fisika, proton adalah partikel subatomik dengan muatan positif sebesar 1.6 × 10-19 coulomb dan massa 1.6726231 × 10-27 kg, atau sekitar 1800 kali massa sebuah elektron. Suatu atom biasanya terdiri dari sejumlah proton dan netron yang berada di bagian inti (tengah) atom, dan sejumlah elektron yang mengelilingi inti tersebut. Dalam atom bermuatan netral, banyaknya proton akan sama dengan jumlah elektronnya. Banyaknya proton di bagian inti biasanya akan menentukan sifat kimia suatu atom. Inti atom sering dikenal juga dengan istilah nuklei, nukleus, atau nukleon (bhs Inggris: nucleon), dan reaksi yang terjadi atau berkaitan dengan inti atom ini disebut reaksi nuklir.

4|Page

Jika terdapat kekurangan elektron dibanding proton. maka benda tadi dikatakan sebagai "bermuatan negatif". aliran ini dikenal sebagai arus listrik. benda tersebut dikatakan "netral".J. Jika jumlah elektron dan proton adalah sama. Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang mengalir tiap satuan waktu.6 × 1019 coulomb. pada tahun 1897. serta terdapat suatu aliran (net flow). Universitas Cambridge. Ini lebih tepat disebut sebagai sebuah "muatan statik". Elektron memiliki partikel lawan yang dikenal sebagai positron. Arus Listrik Jika elektron bergerak. yang identik dengan dirinya namun bermuatan positif. Arus listrik dapat diukur secara langsung menggunakan galvanometer. Sebutir proton sekitar 1800 kali lebih berat daripada elektron. Sejarah Elektron pertama kali ditemukan oleh J. benda tersebut dikatakan "bermuatan positif". lepas bebas dari pengaruh inti atom. Jika terdapat kelebihan elektron. Thomson di Laboratorium Cavendish.10 × 10-31 kg.Elektron Elektron adalah partikel subatomik. Apa yang dikenal dengan "listrik statis" bukanlah aliran elektron sama sekali. dan massanya 9. pada saat beliau sedang mempelajari "sinar katoda". Memiliki muatan listrik negatif sebesar -1. Elektron umumnya ditulis sebagai e-. Muatan listrik bisa mengalir melalui kabel atau penghantar listrik lainnya. Muatan listrik dapat diukur secara langsung menggunakan elektrometer. mengacu pada sebuah benda yang memiliki lebih banyak atau lebih sedikit elektron daripada yang dibutuhkan untuk mengimbangi muatan positif sang inti. Elektron sangat ringan jika dibandingkan dengan proton dan neutron. Ini dapat dibayangkan sebagai serombongan domba yang bergerak bersama-sama ke utara namun tanpa diikuti oleh penggembalanya. Sehingga dapat dirumuskan menjadi : 5|Page . Atom tersusun dari inti berupa proton dan neutron serta elektron-elektron yang mengelilingi inti tadi.

Muatan listrik Muatan listrik. jika atomnya kekurangan elektron. 6|Page . yang merupakan 6. Satuan SI untuk arus listrik adalah ampere (A). Muatan listrik total suatu atom atau materi ini bisa positif. Dalam atom yang netral. adalah pengukuran muatan dasar yang dimiliki suatu benda. Q. jumlah proton akan sama dengan jumlah elektron yang mengelilinginya (membentuk muatan total yang netral atau tak bermuatan). Sementara atom yang kelebihan elektron akan bermuatan negatif. Q adalah sifat dasar yang dimiliki oleh materi baik itu berupa proton (muatan positif) maupun elektron (muatan negatif). Besarnya muatan tergantung dari kelebihan atau kekurangan elektron ini. Arus konvensional didefinisikan sebagai aliran muatan positif. Satuan Q adalah coulomb. oleh karena itu muatan materi/atom merupakan kelipatan dari satuan Q dasar. sekalipun kita sekarang tahu bahwa arus listrik itu dihasilkan dari aliran elektron yang bermuatan negatif ke arah yang sebaliknya.24 x 1018 muatan dasar.Pada zaman dulu.

Kuat arus yang mengalir dalam suatu penghantar sebanding dengan beda potensial antara ujung-ujung penghantar itu jika suhu penghantar tetap.BAB III LISTRIK Hukum Ohm Seperti yang telah saya bahas diatas bahwa ahli fisika berkebangasaan Jerman yang bernama George Simon Ohm. aliran arusnya menuju (masuk) titik percabangan dan arus berwarna biru meninggalkan (keluar) dari titik percabangan. Hukum Kirchoff I ” Jumlah arus yang menuju (masuk) titik percabangan sama dengan arus yang meninggalkan (keluar) dari titik percabangan ” sehingga dapat dirumuskan sebagai berikut. V = I . Rangkaian majemuk mengikuti hukum Kirchhof diantaranya yaitu: 1. Maka dapat kita hitung bahwa i1 Gambar 3. Pernyataan Ohm yang dikenal dengan nama hokum Ohm berbunyi.R Keterangan : V = Beda Potensial (volt) I = Kuat arus (ampere) R = Hambatan (Ohm) Hukum Kirchhoff Pada rangkaian listrik kita dapat menggabungkan beberapa rangkaian sederhana yang disebut dengan rangkaian majemuk. telah berhasil menemukan hubungan antara besar beda potensial dengan besarnya kuat arus yang mengalir. i4 i5 i6 Kamu bisa lihat bahwa arus yang berwarna Hijau. Aliran Arus ∑i Masuk = ∑ ikeluar I1 + I2 + I3 = I4 + I5 7|Page . ∑i i3 i2 Masuk = ∑ ikeluar Sebagai contoh perhatikan gambar 3 disamping. Dari pernyataan Ohm diatas dapat dirumuskan bahwa.

R ).I Keterangan : P adalah daya (watt atau W) I adalah arus (ampere atau A) V adalah perbedaan potensial (volt atau V) Sebagai contoh: 15A. Pada rangkaian arus DC.R atau 2 V  V P = V .2. yang pertama kali menunjukkan bahwa energi listrik dapat berubah menjadi energi mekanik. P = V . dilambangkan oleh huruf P dalam persamaan listrik.2V = 30W Hukum Joule dapat digabungkan dengan hukum Ohm untuk menghasilkan dua persamaan tambahan P = ( I . Perumusan matematis daya listrik Daya listrik. Daya resistor merupakan kekuatan yang dimiliki oleh resistor dalam menerima kuat arus listrik. daya listrik sesaat dihitung menggunakan Hukum Joule. sesuai nama fisikawan Britania James Joule. Satuan SI daya listrik adalah watt.  = R R Keterangan : R adalah hambatan listrik (Ohm atau Ω). 8|Page . seperti daya mekanik. Daya listrik didefinisikan sebagai laju hantaran energi listrik dalam rangkaian listrik.R = I 2 . dan sebaliknya.R Daya /Power Listrik (W) Hal lain yang penting setelah besar tahanan (hambatan) adalah besar daya resistor. ∑E = ∑ i.R)” sehingga dapat dirumuskan. Hukum Kirchoff II ” Dalam sebuah rangkaian tertutup jumlah gaya gerak listrik (E) sama dengan jumlah penurunan potensial (i.

emas dan merah. misalnya charger Handphone anda atau radio saku anda. dari yang berbentuk bulat panjang seperti gambar 4. Gambar 4. Gambar 5. seperti tapal kuda. untuk lebih jelasnya perhatikan uraian dibawah ini. Tentunya anda bertanya-tanya. Sekarang anda lihat gambar 4. yang menemukan adalah George Simon Ohm (1787-1854). bahkan ada yang berbentuk seperti beras. cincin ketiga (multiflier). itu juga Hambatan. Hambatan 9|Page . nah itu adalah salah satu bentuk dari Hambatan. apa itu Hambatan ?. cincin kedua.?. coba saja anda buka salah satu alat elektronika yang sudah rusak dan tidak terpakai. merah. Pada gambar 5 kita dapatkan bahwa Hambatan tersebut berwarna biru. dan cincin kelima (kualitas). persegi empat. cincin keempat (toleransi). seperti apa bentuknya ?. sebuah Hambatan mempunyai jumlah cincin sebanyak 5 diantaranya yaitu cincin pertama.BAB IV KOMPONEN ELEKTRONIKA 1. atau tombol pengatur suara yang ada di radio tape. Berbagai macam bentuk Hambatan Perhatikan gambar 5 disamping. apa ada yang lain. masih banyak bentuk dan jenis dari Hambatan. bagaimna cara kerjanya ?. Hambatan disingkat dengan huruf "R" (huruf R besar). merah. Satuan Hambatan adalah Ohm. disitu anda akan lihat banyak sekali Hambatan bertebaran. Hambatan (Resistor) Hambatan adalah komponen elektronika yang selalu digunakan dalam setiap rangkaian elektronika karena dia berfungsi sebagai pengatur arus listrik. Nah sekarang mari kita mencoba membaca nilai suatu Hambatan. Hambatan listrik dapat didistribusikan sesuai dengan kebutuhan. seorang ahli fisika bangsa Jerman.

25% (C) ±0. bahkan pabrik sendiri tidak memproduksinya. Pertama cara SERI. Akurasi dari Hambatan tersebut berarti 6200 X ( 10 : 100 ) 6200 X ( 1 : 10 ) 620. perkalian dengan 10 pangkat 2. kita mulai menerjemahkan satu persatu kode tersebut.1 ×0.620 = 5580 Ohm. Lalu bagaimana solusinya. Koefisien 100 ppm 50 ppm 15 ppm 25 ppm ±0.1% (B) ±0. dan yang kedua cara PARALEL.01 Gelang ke Empat (toleransi) ±1% (F) ±2% (G) Temp. Untuk itulah pabrik menyantumkan nilai toleransi dari sebuah Hambatan agar para designer dapat memperkirakan seberapa besar faktor x yang harus mereka fikirkan agar menghasilkan yang mereka kehendaki.. kalau diterjemahkan 62 X 10 2 62 X 100 6200.?. dapat dilakukan dua cara . 10 | P a g e .05% (A) ±5% (J) ±10% (K) ±20% (M) Di dalam praktek para designer sering kali membutuhkan sebuah Hambatan dengan nilai tertentu. Nilai warna pada Hambatan Warna Hitam Coklat Merah Jingga Kuning Hijau Biru Ungu Abu-abu Putih Emas Perak Polos Gelang Pertama 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Gelang Kedua 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Gelang Ketiga (multiplier) ×100 ×101 ×102 ×103 ×104 ×105 ×106 ×107 ×108 ×109 ×0. Berarti 1200 Ohm. untuk mendapatkan nilai Hambatan dengan resistansi yang unik atau tidak diproduksi. Dengan cara demikian maka massalah designer diatas dapat terpecahkan. walaupun pabrik sudah mengusahakan agar dapat menjadi standart tetapi apa daya prosesnya menjadi tidak standart. Akan tetapi nilai Hambatan tersebut tidak ada di toko penjual. Untuk dapat menentukan nilai warna yang terdapat Hambatan dapat kamu lihat pada tabel 1. dengan nilai toleransi sebesar 10 %. Karakteristik dari bahan baku Hambatan tidak sama.Untuk membaca kode warna Hambatan seperti yang dipermassalahkan diatas. Warna pertama biru berarti angka 6. Bagaimana cara Serial dan bagaimana pula cara Paralel.5% (D) ±0. warna kedua warna merah. Tabel 1. sedangkan nilai minimumnya adalah 6200 . Nilai sebenarnya dari Hambatan tersebut adalah maximum 6200 + 620 = 6820 Ohm. berarti angka 2. warna ketiga warna merah berarti multiflier.

. R1 R2 R3 Gambar 7.. Bagaimana cara mentukan hambatan penggantinya? Perhatikan gambar 7 berikut. Rangkaian Pararel Pada rangkaian pararel 2 atau lebih hambatan disusun secara bertingkat. 1 1 1 1 1 = + + + . rangkaian pararel dapat juga dijadikan menjadi 1 yang disebut hambatan pengganti yang besarnya.a. Rangkaian Seri Pada Hambatan berada di belakang Hambatan yang lain. seperti dapat dilihat pada gambar 8. Hambatan yang disusun seri dapat dijadikan menjadi 1 Hambatan. + Rn = hambatan Pengganti (Ohm) = hambatan ke-1 = hambatan ke-2 = hambatan ke-3 = hambatan ke-n b. Gambar 8. Hambatan yang satu Gambar 6. rangkaian seri Dari rangkaian pada gambar 7 dapat diperoleh hubungan yaitu atau Rp = R1 + R2 + R3 Keterangan : Rp R1 R2 R3 Rn Rp = R1 + R2 + R3 + . Rangkaian Pararel Seperti halnya rangkaian seri... Rangkaian Seri Rangkaian seri terdiri dari 2 atau lebih Hambatan yang disusun secara berurutan. yang disebut dengan hambatan pengganti. + R P R1 R2 R3 Rn Keterangan : Rp R1 R2 R3 Rn 11 | P a g e = = = = = hambatan Pengganti (Ohm) hambatan ke-1 hambatan ke-2 hambatan ke-3 hambatan ke-n .

Tahanan dalam potensiometer dapat dibuat dari bahan carbon dan ada juga dibuat dari gulungan kawat yang disebut potensiometer wirewound. NTC resistansinya kecil bila panas dan makin dingin makin besar. bila pengaturan dapat dilakukan setiap saat oleh operator (ada tombol pengatur) dinamakan potensiometer dan apabila pengaturan dilakukan dengan obeng dinamakan trimmer potensiometer (trimpot).Resistor Variable (VR) Gambar 9. 12 | P a g e . Resistor Peka Suhu dan Resistor Peka Cahaya Gambar 10. Ada lagi resistor jenis lain ialah LDR (Light Depending Resistor) yang nilai resistansinya tergantung pada sinar / cahaya. Macam-Macam Resistor Variabel Nilai resistansi resistor jenis ini dapat diatur dengan tangan. Untuk digunakan pada voltage yang tinggi biasanya lebih disukai jenis wirewound. Ada dua jenis yaitu NTC (negative temperature coefficient) dan PTC (positive temperature coefficient). Resistor Peka Terhadap suhu dan cahaya Nilai resistansi thermistor tergantung dari suhu. Sebaliknya PTC resistensi kecil bila dingin dan membesar bila panas.

susunan dan symbol dioda Sebagai contoh pemassangan dioda pada suatu rangkaian sebagai berikut: Gambar 12. Tegangan sebesar 0. Diode yang terbuat dari bahan Germanium memiliki tegangan halang kira-kira 0. LED 13 | P a g e .7V (untuk diode yang terbuat dari bahan silikon) pada anode terhadap katode agar diode dapat menghantarkan arus listrik.7V ini disebut sebagai tegangan halang (barrier voltage). Cara Pemasangan Dioda Macam. Dioda Dioda atau diode adalah sambungan bahan p-n yang berfungsi terutama sebagai penyearah. Pada diode faktual (riil). Bergantung pada polaritas tegangan yang diberikan kepadanya.3V. Bahan tipe-p akan menjadi sisi anode sedangkan bahan tipe-n akan menjadi katode.2. perlu tegangan lebih besar dari 0. Kondisi tersebut terjadi hanya pada diode ideal-konseptual.macam diantaranya yaitu:  dioda pemancar cahaya atau LED Light Emmiting Dioda atau lebih dikenal dengan sebutan LED (light-emitting diode) adalah suatu semikonduktor yang memancarkan cahaya monokromatik Gambar 13. A K P N Gambar 11. diode bisa berlaku sebagai sebuah saklar tertutup (apabila bagian anode mendapatkan tegangan positif sedangkan katodenya mendapatkan tegangan negatif) dan berlaku sebagi saklar terbuka (apabila bagian anode mendapatkan tegangan negatif sedangkan katode mendapatkan tegangan positif).

Komponen ini mempunyai sensitivitas yang lebih baik jika dibandingkan dengan Dioda Foto.  dioda laser Dioda laser adalah sejenis laser di mana media aktifnya sebuah semikonduktor persimpangan p-n yang mirip dengan yang terdapat pada dioda pemancar cahaya. Pada kedua jenis ini sering dihasilkan 2 tegangan. pengukur cahaya pada kamera serta beberapa peralatan di bidang medis. Gambar 15. Cahaya yang dapat dideteksi oleh dioda foto ini mulai dari cahaya infra merah. Simbol dari dioda foto Alat yang mirip dengan Dioda foto adalah Transistor foto (Phototransistor). waktu respons dari Transistor-foto secara umum akan lebih lambat dari pada Dioda-Foto. Namun demikian. Aplikasi dioda foto mulai dari penghitung kendaraan di Gambar 14. Hal ini disebabkan karena elektron yang ditimbulkan oleh foton cahaya pada junction ini di-injeksikan di bagian Base dan diperkuat di bagian Kolektornya. bentuk gelombang di atas ( + ). biased forward. Dioda Foto jalan umum secara otomatis. yang terdiri dari jenis p dan n. Dioda Foto Dioda foto adalah jenis dioda yang berfungsi mendeteksi cahaya. cahaya tampak. Berbeda dengan dioda biasa. Transistor foto ini pada dasarnya adalah jenis transistor bipolar yang menggunakan kontak (junction) base-collector untuk menerima cahaya. Dioda laser baru ditemukan pada akhir abad ini oleh ilmuwan Universitas Harvard. 14 | P a g e . komponen elektronika ini akan mengubah cahaya menjadi arus listrik. ultra ungu sampai dengan sinar-X. arus dihasilkan searah dengan nilai 0. yaitu: 1.707 utk pembagian v puncak. Prinsip kerja dioda ini sama seperti dioda lainnya yaitu melalui sirkuit dari rangkaian elektronika. Dioda laser kadang juga disingkat LD atau ILD.

2 Volt akan menunjukan tegangan jatuh pada 3. namun Dioda Zener dibuat sedemikian rupa sehingga arus dapat mengalir ke arah yang berlawanan jika tegangan yang Gambar 16. yang memungkinkan elektron untuk tembus (tunnel) dari pita valensi material tipe-p ke dalam pita konduksi material tipe-n. atau untuk menstabilisasi tegangan untuk aplikasi-aplikasi arus kecil. Sebuah dioda Zener memiliki sifat yang hampir sama dengan dioda biasa. disebut tegangan Zener. Simbol Dioda Zener diberikan melampaui batas "tegangan rusak" (breakdown voltage) atau "tegangan Zener". kecuali bahwa alat ini sengaja dibuat dengan tengangan rusak yang jauh dikurangi. ini merupakan tegangan berbalik yang dapat merusak suatu kom­ ponen elektronika. sebuah diode zener 3.  diode Zener Sebuah dioda biasanya dianggap sebagai alat yang menyalurkan listrik ke satu arah. Namun.2. Jika melampaui batas tegangan rusaknya. backforward biased. Dalam kasus pencatuan-maju (sesuai dengan arah gambar panah). sehingga dioda zener biasanya digunakan untuk membangkitkan tegangan referensi. Sebuah dioda zener yang dicatu-balik akan menunjukan perilaku rusak yang terkontrol dan akan melewatkan arus listrik untuk menjaga tegangan jatuh supaya tetap pada tegangan zener.  dioda Schottky (SCR) 15 | P a g e . Sebuah dioda Zener memiliki p-n junction yang memiliki doping berat. Dioda yang biasa tidak akan mengijinkan arus listrik untuk mengalir secara berlawanan jika dicatu-balik (reverse-biased) di bawah tegangan rusaknya. karena arusnya tidak terbatasi. dioda biasa akan menjadi rusak karena kelebihan arus listrik yang menyebabkan panas. dioda ini akan memberikan tegangan jatuh (drop voltage) sekitar 0.6 Volt yang biasa untuk dioda silikon. Namun proses ini adalah reversibel jika dilakukan dalam batas kemampuan.2 Volt jika diberi catu-balik. Tegangan jatuh ini tergantung dari jenis dioda yang dipakai. Sebagai contoh.

SCR atau Tyristor masih termasuk keluarga semikonduktor dengan karateristik yang serupa dengan tabung thiratron. Adalah Dioda yang mempunyai fungsi sebagai pengendali. SCR sebetulnya dari bahan campuran P dan N. Simbol SCR Guna SCR: • • Sebagai rangkaian Saklar (switch control) Sebagai rangkaian pengendali (remote control) Diagram dan skema SCR: 16 | P a g e . Sebagai pengendalinya adalah gate (G). SCR Logo pada skema elektronik untuk SCR: Gambar 18. sedangkan katoda pada kaki yang panjang Gambar 17. Pada gambar 15 terlihat SCR dengan anoda pada kaki yang berulir. Isi SCR terdiri dari PNPN (Positif Negatif Positif Negatif) dan biasanya disebut PNPN Trioda. Gerbang gate pada kaki yang pendek. SCR sering disebut Therystor.SCR singkatan dari Silicon Control Rectifier.

DIAC dan TRIAC.Gambar 19. tidak seperti SCR yang hanya mengalirkan arus searah (dari terminal anoda ke terminal katoda). Sedangkan untuk terminal lainnya dinamakan main terminal 1 dan main terminal 2 (disingkat mt1 dan mt2). Ketiga kelompok tersebut adalah SCR ini sendiri. maka TRIAC pun dapat mengaliri arus bolak-balik.  TRIAC TRIAC mempunyai kontruksi sama dengan DIAC. Seperti halnya pada DIAC. hanya saja pada TRIAC terdapat terminal pengontrol (terminal gate). Gambar 20. Diagram dan Skema SCR Ada tiga kelompok besar untuk semikonduktor ini yang sama-sama dapat berfungsi sebagai Saklar (Switching) pada tegangan 120 volt sampai 240 volt. dua diantaranya terminal MT1 (T1) dan MT2 (T2) dan lainnya terminal Gate (G) 17 | P a g e . memiliki tiga kaki. Simbol Skematik TRIAC Lambang TRIAC di dalam skema elektronika.

Simbol DIAC pada skema elektronik: Gambar 23.Triac adalah setara dengan dua SCR yang dihubungkan paralel. Artinya TRIAC dapat menjadi saklar keduanya secara langsung. Gambar 25. TRIAC. Gambar 24. Polaritas pada DIAC 18 | P a g e .000 volt. TRIAC digolongkan menurut kemampuan pengontakan. namun memiliki dua terminal (elektroda) saja. berbeda dengan "saudaranya" yang memiliki tiga terminal.  DIAC DIAC merupakan salah satu jenis dioda SCR. Ada dua jenis TRIAC. TRIAC tidak mempunyai kemampuan kuasa yang sangat tinggi untuk jenis SCR. Pada gambar disamping diperlihatkan polaritas pada DIAC. Konstuksi Simbol TRIAC Low-Current TRIAC dapat mengontak hingga kuat arus 1 ampere dan mempunyai maksimal tegangan sampai beberapa ratus volt. Medium-Current TRIACS dapat mengontak sampai kuat arus 40 ampere dan mempunyai maksimal tegangan hingga 1. Gambar 21. memiliki dua terminal yaitu terminal 1 (T1) and terminal 2 (T2). Struktur DIAC Pada diagram menunjukkan ada lima lapisan dalam DIAC. DIAC Gambar diagram disamping memperlihatkan struktur dalam pada DIAC. LowCurrent dan Medium-Current. Simbol DIAC Gambar 22.

tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya.untuk dapat menentukan dioda dalam keadaan baik atau tidak. 19 | P a g e . Kapasitor (Kondensator) Kondensator (Capasitor) adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi di dalam medan listrik. hijau dan lainnya seperti tablet atau kancing baju yang sering disebut kapasitor (capacitor). Kondensator memiliki satuan yang disebut Farad. Gambar 26. Lambang kondensator (mempunyai kutub positif dan negatif) pada skema elektronika. merah. seperti bahasa Perancis condensateur. kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat. Tabel 2. M = merah 3. Indonesia dan Jerman Kondensator atau Spanyol Condensador • Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung. namun kata "kondensator" masih dipakai hingga saat ini. Kebanyakan bahasa dan negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris masih mengacu pada perkataan bahasa Italia "condensatore". Ditemukan oleh Michael Faraday (17911867). Pertama disebut oleh Alessandro Volta seorang ilmuwan Italia pada tahun 1782 (dari bahasa Itali condensatore). berkenaan dengan kemampuan alat untuk menyimpan suatu muatan listrik yang tinggi dibanding komponen lainnya. Kondensator kini juga dikenal sebagai "kapasitor". dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Hasil Pengujian dioda Kaki I H M Kaki II M H Gejala ON OFF Kesimpulan I : Anoda II : Katoda Keadaan Baik Keterangan : H = hitam. Salah satu jenis Kondensator beserta lambangnya • Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah. kamu dapat melakukan pengujian pada dioda tersebut dengan menggunakan ohmmeter.

000 µF (mikro Farad) 1 µF = 1.000 pF (piko Farad) 1 µF = 1.000.Lambang kapasitor (tidak mempunyai kutub) pada skema elektronika.000 µµF (mikro-mikro Farad) Seperti halnya resistor.000 pF (piko Farad) 1 pF = 1. Gambar 27.000 nF (nano Farad) 1 nF = 1. Satuan-satuan sentimeter persegi (cm²) jarang sekali digunakan karena kurang praktis. Pada massa kini. Kini kebiasaan orang tersebut hanya menyebutkan salah satu nama yang paling dominan digunakan atau lebih sering didengar. kondensator sering disebut kapasitor (capacitor) ataupun sebaliknya yang pada ilmu elektronika disingkat dengan huruf (C). kapasitor mempunyai kode warna untuk menentukan besarnya kapasitansi. Pada Tabel 4 berikut merupakan kode warna dari Kapasitor Tabel 3. jadi 1 µF = 9 x 105 cm². Salah satu jenis kapasitor beserta lambangnya Namun kebiasaan dan kondisi serta artikulasi bahasa setiap negara tergantung pada masyarakat yang lebih sering menyebutkannya. Kode Warna Pada Kapasitor Warna Nomor Faktor Perkalian Toleransi Voltase maksimum Hitam 0 ×1 ±20% 1 Coklat 1 100V ×10 Merah 2 250V ×102 Jingga 20 | P a g e 3 ×103 250V . Satuan dalam kondensator disebut Farad.000. Satu Farad = 9 x 1011 cm² yang artinya luas permukaan kepingan tersebut menjadi 1 Farad sama dengan 106 mikroFarad (µF). satuan yang banyak digunakan adalah: • • • • • 1 Farad = 1.

Memakai bahan dengan daya tembus besar Wujud dan Macam kondensator Berdasarkan kegunaannya kondensator kita bagi dalam: 1. boleh Gambar 28. Kondensator tetap ada tiga macam bentuk: a. Mempunyai kapasitas mulai dari beberapa piko Farad sampai dengan ratusan Kilopiko Farad (KpF). ada yang persegi empat berwarna merah. Contoh misal pada badannya tertulis = 203. Dengan tegangan kerja maksimal 25 volt sampai 100 volt. 3.005 µF 21 | P a g e . 2. tetapi ada juga yang sampai ribuan volt. Jika pada badannya tertulis = 502. hijau. Kondensator tetap (nilai kapasitasnya tetap tidak dapat diubah) Kondensator tetap ialah suatu kondensator yang nilainya konstan dan tidak berubahubah.02 µF. Menyusunnya berlapis-lapis. Kondensator keramik (Ceramic Capacitor) Bentuknya ada yang bulat tipis.Kuning Hijau Biru Ungu Abu-abu Putih 4 5 6 7 8 9 ×104 ×105 400V 400V 630V 630V 630V 630V ±10% Adapun cara memperluas kapasitor atau kondensator dengan jalan: 1.000 pF = 5 KpF = 0. Dalam pemasangan di papan rangkaian (PCB).000 pF = 20 KpF = 0. Memperluas permukaan variabel. coklat dan lain-lain. Kapasitor Keramik beserta lambangnya dibolak-balik karena tidak mempunyai kaki positif dan negatif. nilai kapasitasnya = 5. nilai kapasitasnya = 20.

22 | P a g e . Bentuknya persegi empat seperti permen. 2. Biasanya mempunyai warna merah.  Kapasitas 2.500 meter. 3 dan 4. Misal pada radio dipasang seri dari spul osilator ke variabel condensator. coklat dan sebagainya. hijau.500 pF untuk daerah gelombang menengah (Medium Wave / MW) = 190 meter .b.130 meter.  Kapasitas 1. Kondensator kertas Kondensator kertas ini sering disebut juga kondensator padder.200 pF untuk daerah gelombang pendek (Short Wave / SW) SW 1 = 40 meter .2.000 pF .800 pF untuk daerah gelombang SW 1. Nilai kapasitas yang dipakai pada sirkuit oscilator antara lain:  Kapasitas 200 pF . c.49 meter.6. Kondensator polyester Pada dasarnya sama saja dengan kondensator keramik begitu juga cara menghitung nilainya.700 pF . = 13 me­ ter .

2 Macam Kondensator Variabel • Kondensator variabel 23 | P a g e . Berbagai macam lambang gambar untuk Kapasitor Elektrolit pada skema elektronika Tampak pada gambar 26 diatas polaritas negatif pada kaki Kondensator Elektrolit. Gambar 30.2. ada juga kondensator yang berpolaritas yaitu kondensator solid tantalum. mempunyai dua kutub kaki berpolaritas positif dan negatif. Gambar 29.47 µF (mikroFarad) sampai ribuan mikroFarad dengan voltase kerja dari beberapa volt hingga ribuan volt. Kondensator ini dapat berubah kapasitasnya karena secara fisik mempunyai poros yang dapat diputar dengan menggunakan obeng. jika batas maksimum voltase dilampaui juga bisa meledak. Kondensator elektrolit (Electrolite Condenser = Elco) Kondensator elektrolit atau Electrolytic Condenser (sering disingkat Elco) adalah kondensator yang biasanya berbentuk tabung. Nilai kapasitasnya dari 0. Kerusakan umum pada kondensator elektrolit di antaranya adalah:  Kering (kapasitasnya berubah)  Konsleting  Meledak. 3.) adalah kaki negatif. yang dikarenakan salah dalam pemberian tegangan positif dan negat­ ifnya. ditandai oleh kaki yang panjang positif sedangkan yang pendek negatif atau yang dekat tanda minus ( . Selain kondensator elektrolit yang mempunyai polaritas pada kakinya. Kondensator variabel (nilai kapasitasnya dapat diubah-ubah) Kondensator variabel dan trimmer adalah jenis kondensator yang kapasitasnya bisa diubah-ubah.

Rangkaian Pararel Pada kapasitor 24 | P a g e .Kondensator trimer mempunyai kapasitas dibawah 100 pF (pikoFarad).0001µF). mempunyai kapasitas maksimum sekitar 100 pF (pikoFarad) sampai 500 pF (100pF = 0. Gambar 33. dapat dicari kapasintasi total dari kapasitor. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar 33 dan 34 dibawah ini. masing-masing mempunyai nilao beda potensial yang sama. Setengah korsleting (penangkapan gelombang pemancar menjadi tidak normal) Rangkaian Seri dan Pararel pada Kapasitor Seperi halnya pada resistor. Lambang gambar untuk Kondensator Variable pada skema elektronika • Kondensator trimer Sedangkan kondensator trimer dipasang paralel dengan variabel kondensator berfungsi untuk menepatkan pemilihan gelombang frekuensi tersebut. Kondensator variabel dengan spul antena dan spul osilator berfungsi sebagai pemilih gelombang frekuensi tertentu yang akan ditangkap. Lambang gambar untuk Kondensator Trimer pada skema elektronika Kerusakan umumnya terjadi jika: 1. kapasitor dapat dirangkai secara seri dan pararel. Gambar 32. Korsleting 2.Kondensator variabel terbuat dari logam. Sehingga. Kapasitor dalam rangkaian pararel. Gambar 31.

Dari gambar tersebut dapat dirumuskan C p = C1 + C 2 + .. Kapasitor nonpolar Caranya sama dengan kapasitor berpolaritas hanya saja kamu tidak perlu memperhatikan kutub positif dan kutub negatif. Bila jarum menunjukkan harga tertentu kemudian kembali ke tak terhingga (Sangat besar sekali) dikatakan kapasitor baik. 25 | P a g e . meningkatkan kapasitansi itu juga meningkatkan jumlah itu energi yang dapat disimpan. b. + C n Alasan untuk merangkai kapasitor secara paralel adalah untuk meningkatkan total jumlah beban penyimpanan.ubah atau berbeda oleh: Gambar 34.. Sehingga dapat dirumuskan sebagai berikut: 1 1 1 1 = + . Bila menunjukkan harga tertentu dan tidak bergerak ke tak terhingga dikatakan kapasitor bocor dan bila tidak bergerak sama sekali kemungkinan kapsitor putus atau range ohmmeter kurang besar. Rangkaian Kapasitor secara seri Cara menguji kapasitor adalah sebagai berikut: a. kita dapatkan bahwa arus yang melewati kapasitor bernilai tetap sedangkan tegangan yang melewatinya berubah. Dengan kata lain. + C p C1 C2 Cn Pada penyusunan kapasitor secara seri seperti pada gambar 13. Kapasitor yang mempunyai polaritas (mempunyai kutub negatif dan positif) Untuk menguji kapasitor berpolaritas digunakan ohmmeter dimana jolok merah dihubungakan dengan kutub negatif dan kolok hitam pada kutub positif...

Sedangkan untuk menentukan kaki emitor dan kolektor. Macam-macam Transistor E P N P C B Gambar 36. 26 | P a g e .emitor dan kolektor dengan secara tidak langsung adalah sebagai berikut: Tabel 4. Gambar 35. Transistor Merupakan komponen elektronika yang terdiri dari tiga lapisan semikonduktor sebagai contoh NPN dan PNP. Apabila kaki II hambatannya lebih besar dari kaki III maka dapat kita simpulkan bahwa kaki II merupaka kolektor dan kaki III merupakan emitor. Basis/Base (B) dan Kolektor/collector (C). ON kemudian bila dibalik polaritasnya menunjukkan gejala OFF. yang mana selama pengukuran harus ada kaki acuan (patokan) dan menunjukkan gejala ON. Transistor NPN Untuk menentukan kaki basis.OFF maka kaki basis ON pada saat dipasang polaritas negative atau OFF saat dipasang polaritas positif maka jenis transistor adalah PNP. kita harus menghitung nilai hambatan yang dimiliki oleh emitor dan kolektor.4. ditemukan bahwa kaki I adalah kaki Basis. Transistor mempunyai tiga kaki yang disebut dengan Emitor (E). Hasil Pengujian Transistor Kaki I M M H H Kaki II H M Kaki III H M Gejala ON ON OFF OFF Dari hasil Tabel 4. Transistor PNP E N P N C B Gambar 37.

Uni Junktion Transistor Uni Junktion Transistor (UJT) adalah transistor yang mempunyai satu kaki emitor dan dua basis.Sebagai penguat arus.Sebagai mixer 4. Ujud fisik FET ada berbagai macam yang mirip dengan transistor. Gambar 39. 27 | P a g e .Transistor dapat dipergunakan antara lain untuk: 1. Tidak seperti transistor biasa. Kegunaan transistor ini adalah terutama untuk switch elektronis. Field Effect Transistor (FET) Field Effect Transistor (FET) adalah suatu jenis transistor khusus. Ada Dua jenis UJT ialah UJT Kanal N dan UJT Kanal P. maka hanya digunakan pada bagianbagian yang memang memerlukan. tegangan dan daya (AC dan DC) 2. Field Effect Transistor Beberapa Kelebihan FET dibandingkan dengan transistor biasa ialah antara lain penguatannya yang besar.Sebagai penyearah 3. Drain (D) dan Source (S).Sebagai osilator 5.Sebagai switch Transistor mempunyai 3 jenis diantaranya yaitu: 1. yang akan menghantar bila diberi arus di basis. transistor jenis FET akan menghantar bila diberikan tegangan (jadi bukan arus). Kaki-kakinya diberi nama Gate (G). 2. serta desah yang rendah. Karena harga FET yang lebih tinggi dari transistor. Uni Junktion Transistor (UJT) Gambar 38.

Penggunaannya misalnya sebagai RF amplifier pada receiver untuk memperoleh amplifikasi yang tinggi dengan desah yang rendah. ada dua jenis FET yaitu Kanal N dan Kanal P. Mengingat harga yang cukup tinggi.Seperti halnya transistor. MOSFET Metal Oxide Semiconductor FET (MOSFET) adalah suatu jenis FET yang mempunyai satu Drain. 3. maka MOSFET hanya digunakan pada bagian bagian yang benarbenar memerlukannya. mengemasnya menggunakan kertas timah. 28 | P a g e . Kecuali itu terdapat beberapa macam FET ialah Junktion FET (JFET) dan Metal Oxide Semiconductor FET (MOSFET). terdapat dua macam MOSFET ialah Kanal P dan Kanal N. Gambar 40. Seperti halnya pada FET. MOSFET Gambar 40. MOSFET mempunyai input impedance yang sangat tinggi. pematriannya menggunakan jenis solder yang khusus untuk pematrian MOSFET. Simbol MOSFET Dalam pengemasan dan perakitan dengan menggunakan MOSFET perlu diperhatiakan bahwa komponen ini tidak tahan terhadap elektrostatik. satu Source dan satu atau dua Gate.

Pada bagian primer atau pun bagian sekunder terdiri dari lilitan-lilitan Gambar 41. Sehingga didapatkan hubungan bahwa: Vp Np Is = = Vs Ns Ip Keterangan: Vp Vs Np Ns Is Ip = tegangan primer (volt) = tegangan sekunder (volt) = jumlah lilitan primer (lilitan) = jumlah lilitan sekunder (lilitan) = Arus Primer (Ampere) = Arus Sekunder (Ampere) Jenis-jenis trafo:        Trafo Step down digunakan untuk menurunkan tegangan Trafo step up digunakan untuk menaikkan tegangan Adaptor digunakan untuk mengubah arus AC (alternating current) menjadi DC (direct current) Trafo input Trafo output Trafo filter Dan lain-lain 29 | P a g e . Trafo mempunyai dua bagian diantaranya yaitu bagian input (primer) dan bagian output (sekunder). Transformator (TRAFO) Transormator (atau yang lebih dikenal dengan nama trafo) adalah suatu alat elektronik yang memindahkan energi dari satu sirkuit elektronik ke sirkuit lainnya melalui pasangan magnet. tegangan yang masuk disebut dengan tegangan primer (Vp) dengan lilitannya disebut dengan lilitan primer (Np). sedangkan pada bagian sekunder tegangan yang masuk disebut dengan tegangan sekunder (Vs) dengan lilitannya disebut dengan lilitan sekunder (Ns).5. Pada bagian primer. Trafo tembaga.

yang banyak digunakan pada radio adalah inti udara dan inti ferrite. saklar berbentuk kecil juga dipakai untuk alat komponen elektronika arus lemah. Macam-macam saklar Secara sederhana. Sebagai filter 4. nilai induktansinya dinyatakan dalam besaran Henry (H).6. Saklar Saklar adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memutuskan jaringan listrik. Sebagai pengatur frekuensi 3. Selain untuk jaringan listrik arus kuat. Sebagai alat kopel (penyambung) 30 | P a g e . Tergantung pada kebutuhan. Dalam pesawat radio. coil digunakan : 1. dan bisa terhubung atau terpisah sesuai dengan keadaan sambung (on) atau putus (off) dalam rangkaian itu. atau untuk menghubungkannya. Jadi saklar pada dasarnya adalah alat penyambung atau pemutus aliran listrik. Coil juga disebut inductor. Sebagai kumparan redam 2. Kumparan Inti udara dan inti Besi Coil adalah suatu gulungan kawat di atas suatu inti. 7. maka saklar akan sering tidak bekerja. saklar terdiri dari dua bilah logam yang menempel pada suatu rangkaian. Kalau logam yang dipakai terbuat dari bahan oksida biasa. Material kontak sambungan umumnya dipilih agar supaya tahan terhadap korosi. Untuk mengurangi efek korosi ini. Kumparan (Coil) Gambar 43. paling tidak logam kontaknya harus disepuh dengan logam anti korosi dan anti karat. Gambar 42.

Reley 6 Volt 31 | P a g e . dilakukan dengan menumpuk tiga kawat. primer dan sekunder dapat digulung secara terpisah atau dapat juga digulung bersusun. perubahan dilakukan dengan memutar posisi inti ferrite. Seperti halnya pada power trafo. Penyambungan dilakukan sedemikian sehingga kedua gulungan sebelum dan sesudah tap mempunyai arah gulungan yang sama. bila diberi dua tap disebut trifilar. bila Gambar 45. 9.8. cenderung akan memberikan impedansi yang berbeda pula. bentuk coil ini serupa dengan trafo IF. dalam pesawat radio transceiver digunakan untuk memindah-mindah aliran listrik dari bagian receiver ke bagian transmitter dan memindah-­ mindah antena dari receive ke transmit. Gambar 46. Trafo Kopel Trafo kopel digunakan untuk meneruskan listrik AC disertai perubahan impedansi. Cara penggulungan trafo bifilar dilakukan dengan menumpuk dua kawat dan digulung bersamasama. Coil Variabel frekuensi dapat diaturatur. 10. Suatu trafo dengan tap bila gulungan sebelum tap dan sesudah tap symetris disebut bifilar. Coil Variabel Coil variabel adalah coil dengan induktansi yang dapat diubah-ubah. kemudian kedua ujungnya dihubungkan kembali (disolder). Coil semacam ini banyak digunakan pada osilator agar Gambar 44. Demikian juga untuk trifilar. Kita ketahui bahwa gulungan kawat pada suatu inti tertentu. Reley Reley adalah suatu switch yang digerakkan secara elektris. Trafo Kopel jumlah gulungannya berbeda.

Bagian-Bagian Microphone mic (ECM). Speaker Gambar 48. Dalam speaker terdapat magnet dan suatu kumparan yang dapat bergerak bebas.5 Inchi terdapat pada radio kecil . yang dinyatakan dalam satuan OHM. Jenis microphone yang lain lagi adalah carbon mic dan crystal mic. Microphone Berbagai jenis microphone dipakai pada transceiver. 32 | P a g e . Gambar 49. Kumparan tersebut dihubungkan dengan suatu membran audio. akan tetapi yang banyak dipakai adalah dynamic mic dan condensor mic atau electret condensor Gambar 47. Bagian-bagian Kabel dikenal karena mudah menggarapnya dan terdapat banyak di pasaran.11. Suatu parameter penting dari suatu coaxial cable adalah impedansinya. Coaxial Cable Untuk menghubungkan transmitter dengan antena bisa digunakan twin lead atau coaxial cable. akan bergerak-gerak dan menggetarkan membran audio. Speaker dengan ukuran 3. akan tetapi coaxial cable lebih Gambar 50. 12. Gambar 50. Loudspeaker system Speaker pada radio digunakan untuk mengubah getaran listrik yang berasal dari detector menjadi getaran suara. Bagian-bagian Speaker 13. Bila kumparan dilalui oleh arus AC audio.

14. masing-masing pempunyai impedansi 50 OHM. ada yang berkaki 3 misalnya LM7805. ringan dan lebih hemat energi. Material science berkembang terus dengan pesat dan komponen elektronik menjadi makin kecil dengan kemampuan yang makin besar. Perkembangan teknologi material seperti sekarang ini yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi peroketan memberi peluang melajunya perkembangan di bidang satelit. germanium dan sebagainya serta pengetahuan tentang sifat-sifatnya. outer ini dihubungkan dengan ground. sedikit demi sedikit ditinggalkan dan digantikan dengan komponen semiconductor yang kecil. Suatu IC yang kecil dapat memuat ratusan bahkan ribuan komponen. 33 | P a g e . Komponen Aktif Radio Selanjutnya akan di perkenalkan beberapa komponen aktif yang banyak digunakan di radio. Satelit dapat memuat berbagai peralatan elektroinik yang canggihcanggih dengan sumber daya dari solar cell yang bobotnya tidak terlalu besar. Komponen disebut semiconductor karena bahan utama untuk membuatnya adalah bahan semiconductor. ada yang seperti transistor dengan kaki banyak misalnya LM741. komponen tersebut umumnya merupakan komponen semikonduktor.Dalam coaxial cable terdapat dua konduktor. Macam-macam IC rangkaian yang besar dapat diintegrasikan menjadi satu dan dikemas dalam kemasan yang kecil. satu berada ditangah disebut inner dan yang satunya menyelubungi konduktor yang ditengah tadi yang disebut outer. Integrated Circuit Integrated Circuit (IC) sebenarnya adalah suatu rangkaian elektronik yang dikemas menjadi satu kemasan yang kecil. memberikan era baru bagi perkembangan peralatan komunikasi radio. Beberapa Gambar 51. ialah suatu bahan yang dapat bersifat konductor akan tetapi dapat pula bersifat isolator. Bentuk IC bisa bermacam-macam. Teknologi radio dengan tabung-tabung elektron. Dengan perkembangan di bidang ilmu bahan (material science) yang pesat sehingga diketemukannya bahan-bahan semiconductor seperti silicon. Coaxial cable yag banyak terdapat di pasaran dikenal dengan nomor seri RG8/U dengan diameter luar 10.3 MM dan RG58A/U dengan diamater luar 5 MM.

jadi bila nomornya sama maka IC tersebut sama fungsinya. kaki-kakinya diberi bernomor urut dengan urutan sesuai arah jarum jam. RM741 SN72741 dan sebagainya. IC yang berbentuk bulat dan dual in line. IC Kaki Tunggal kebanyakan IC berbentuk dual in line (DIL). bentuk lain adalah segi empat dengan kaki-kaki berada pada ke empat sisinya. akan tetapi Gambar 52. Setiap IC ditandai dengan nomor type. misalnya operational amplifier type 741 dapat muncul dengan tanda uA741. LM741. nomor ini biasanya menunjukkan jenis IC. IC Kaki ganda pembuatnya. Kode lain menunjukkan pabrik Gambar 53. 34 | P a g e .Bentuk IC ada juga yang menyerupai sisir (single in line). MC741. kaki nomor SATU diberikan bertanda titik.

Beberapa gergaji memiliki sumber tenaga lainnya dan amat kuat.BAB V PERKAKAS ELEKTRONIKA Gergaji Gergaji ialah alat yang digunakan untuk memotong sesuatu. Solder Gambar 55. Bagian suatu benda yang dipotong gergaji bisa terbang kabur dan berbahaya buat pernapasan. Gambar 54. mata dan kulit. solder 35 | P a g e . Ada banyak jenis gergaji. seperti gergaji dalam gambar diatas. Menggunakan gergaji untuk memotong bahan berbahaya karena tepinya yang tajam dan dan jangan sampai menyenuh kulit ketika menggunakannya. seperti sinso yang biasa digunakan menggergaji pohon. Gergaji biasa menimbulkan suara ribut. Beberapa merupakan peralatan tangan yang bekerja dengan kekuatan otot. Salah satu jenis gergaji.

Ujung solder biasanya dilapisi dengan lapisan anti size (anti menempel) dimaksudkan agar timah patri mau melekat di barang yang dipatri dan tidak nempel ikut dengan ujung solder. Penggarapan komponen jenis MOS ini umumnya digunakan solder battery dan tidak menggunakan listrik PLN. ada yang kecil runcing. Timah Patri 36 | P a g e . Ujungnya solder yang runcing itu merupakan tempat berkumpulnya muatan listrik. Solder dengan berukuran 30 Watt biasanya sudah cukup baik digunakan untuk patri komponen elektronik. ada yang berbentuk pensil dan ada yang berbentuk pistol. Timah Patri Gambar 56. Jadi kalau ujung solder kotor. pipih lurus. ia mudah rusak karena listrik.Di pasaran dapat dijumpai berbagai macam bentuk solder. Biasanya solder pistol mempunyai dua macam voltage. Solder bentuk pensil kebanyakan digunakan untuk pekerjaan yang kontinue sedang solder pistol biasanya digunakan untuk pekerjaan yang tidak kontinue. Solder mempunyai berbagai bentuk ujung. pada posisi standby biasanya voltage kecil dan bila ditekan voltage menjadi maksimum. maka ujung solder harus di ground. pipih bengkok dan sebagainya. Untuk keperluan pematrian komponen jenis MOS. sebagai baterry biasanya digunakan NiCd. pembersihan dilakukan dengan menghapus dengan spons basah dan tidak boleh sekalikali diampelas atau dikikir. Beberapa komponen elektronik seperti jenis MOS sangat peka terhadap elektrostatik.

dalam pekerjaan patri mematri sering diperlukan pasta patri. Bahan patri yang baik digunakan untuk komponen elektronik adalah jenis alloy yang terdiri atas bahan perak dan timah. biasanya timah patri untuk keperluan pematrian komponen elektronik berbentuk seperti kawat. Cara Mematri / Menyolder Sewaktu akan digunakan. solder ditunggu hingga panasnya mencukupi dan ujung solder dibersihkan dahulu dengan spons. sedangkan alloy eutetic yang terdiri atas 63% perak dan 37% timah mempunyai titik leleh sekitar 180C. ditunggu sebentar 37 | P a g e . kedua jenis timah patri ini jarang digunakan untuk komponen elektronik dan jenis ini digunakan untuk mematri barangbarang yang tahan panas misalnya sambungan kawat ground dan sebagainya. bebas dari lemak. Tempat yang akan disolder dipanasi terlebih dahulu dengan ujung soler sehingga cukup panas kemudian dengan ujung solder tetap menempel pada barang yang dipatri. Komponen terletak erat pada PCB dan PCB harus erat pula sehingga tidak goyang sewaktu dipatri. Bahan alloy itu berbentuk buluh panjang yang berisi bahan organik berupa pasta yang disebut rosin. Bahan yang akan disolder harus bersih. Untuk solder yang baru. Timah patri 50/50 mempunyai titik leleh 213C dan timah patri 40/60 mempunyai titik leleh 235C.Ada berbagai jenis timah patri terjual di toko-toko elektronik. ujung solder dilapisi terlebih dahulu dengan timah patri sehingga tipis dan merata. Olesan pasta juga berfungsi untuk mencegah oksidasi pada waktu barang yang dipatri itu dipanasi. Untuk keperluan sehari-hari digunakan timah patri rosin 60/40 berbentuk kawat dengan diameter 1 MM atau 0. digunakan untuk memudahkan patri menempel misalnya pada pematrian kawat atau terminal. Selain timah patri. Alloy yang terdiri atas campuran 60 % perak dan 40% timah akan meleleh pada suhu 190C. tempelkan timah patri sehingga meleleh dengan jumlah secukupnya. karat atau kotoran lainya.85 MM. Kedua jenis digunakan untuk patri komponen elektronik.

Gambar 57. Karena patri komponen elektronik kecuali harus menempel erat. Untuk pematrian komponen semiconductor. Setelah pematrian selesai semua. 38 | P a g e . Ditunggu beberapa saat sampai timah mengeras dan tidak boleh goyang. Bila perlu body komponen dibungkus dengan kain basah sehingga panas dari kaki komponen tidak menjalar kebody komponen. Prosedur ini sama sekali tidak dianjurkan. akhirnya timah patri ditarik dan kemudian solder ditarik pula. baru dibawa ke tempat yang akan dipatri. Pekerjaan pematrian kelihatannya memang mudah. baru patri dilelehkan di atasnya. diusahakan proses pemanasan sesingkat mungkin. akan tetapi agar hasilnya baik memerlukan latihan yang benar dan cukup banyak.sehingga patri terlihat mengepyar. komponen komponen harus terhubung secara elektris dengan baik. karena kedua barang yang akan dipatri harus samassama dalam keadaan panas. ialah dengan menunggu terlebih dahulu solder mencapai panas yang cukup tinggi sebelum ditempelkan. muka PCB bekas patrian dibersihkan dengan thinner untuk menghilangkan sisasisa pasta yang masih menempel di PCB. Hasil Patrian Disini sering terjadi kesalahan ialah timah patri ditempel dahulu di ujung solder.

Obeng Gambar 59. Jenis obeng lain yang digunakan di negara-negara lain antara lain Torx (bintang segi enam). Kecuali dengan sedotan timah. Penyedot Timah Dalam kegiatan patri mematri sering diperlukan penyedot timah untuk misalnya pencabutan komponen yang harus diganti. Bor 39 | P a g e . Robertson (kotak).Penyedot Timah Gambar 58. Hex (segi enam). Jenis yang sangat umum di Indonesia adalah model Phillips (+) and slotted (-). Ada beberapa model obeng yang digunakan di seluruh dunia. menghilangkan patrian dapat dilakukan dengan dengan cara kapiler misalnya dengan kawat kasa halus atau dengan ujung kawat serabut. Berbagai macam obeng Obeng adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengencangkan atau mengendorkan baut.

40 | P a g e .Gambar 60. Setiap bor mempunyai berbagai ukuran mata bor. Apabila kita ingin membuat lubang. kita harus memilih mata bor agar lubang yang kita buat sesuai dengan keinginan. Bor ada dua macam yaitu bor tangan dan bor listrik. Bor listrik dan Bor Tangan Bor digunakan untuk membuat lubang pada chasis atau PCB.

digunakan untuk memutar atau memegang mur dari baut yang sedang kita keraskan. Tang pemotong digunakan untuk memotong atau mengupas kabel. Tang besar. Tang runcing digunakan untuk membengkokkan kaki – kaki komponen yang akan kita pasang pada chasis atau PCB Gambar 63. Tang ini dapat juga digunakan untuk membengkokkan plat logam yang tipis. Tang Besar b. Tang ini dapat juga digunakan sebagai pemotong kaki – kaki pada komponen elektronika yang terlalu panjang. Gambar 62. yaitu : a. Tang Pemotong c. Tang Runcing 41 | P a g e . Gambar 61.Tang Tang dibedakan menjadi tiga (3) macam.

Amerika Serikat menggunakan papan sirkuit dengan jumlah besar dalam radio militer mereka.BAB VI PAPAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA Papan sirkuit cetak Gambar 64. Kronologi sejarah • 1936 . ilmuwan Austria yang memasukkan penggunaan papan sirkuit ini ke dalam sebuah radio.Papan sirkuit cetak pertama kali ditemukan oleh Paul Eisler. 1943 . Papan sirkuit ini mendapatkan namanya Gambar 65.Komersialisasi papan sirkuit cetak di Amerika Serikat. Foto dari desain sirkuit dan realisasinya Papan sirkuit cetak (bahasa Inggris: printed circuit board atau PCB) adalah sebuah papan yang penuh dengan sirkuit dari logam yang menghubungkan komponen elektronik satu sama lain tanpa kabel. 1948 . • • 42 | P a g e . papan sirkuit Berlubang karena diproduksi secara massal dengan cara pencetakan.

Dengan menggunakan Project board kita dapat memasang komponen elektronika secara tidak permanen. 43 | P a g e . Pada project board. Keistimewaan lainnya dari Project board dapat dipakai untuk menampung berbagai macam komponen elektronika yang berbeda.Setelah tahun 1950. dan 4. untuk menghubungkan antar komponen tidak perlu di solder karena pada papan ini sistem hubungnya (interkoneksi) yang dapat menjepit komponen. Transistor 3. papan sirkuit cetak telah digunakan secara massal di dalam industri elektronik. Dioda. dan memperbaiki suatu rangkaian yang dianggap belum sempurna atau mengalami salah hubung Gambar 66. Komponen atau kawat penghubung dengan mudah dapat dilepas dan di tancapkan kembali berulang kali. IC(intregated Circuit) 2. antara lain: 1. Project Board/Bread Board/Wish Board Cara penggunaan papan rangkaian ini sangatlah sederhana dan praktis. Komponen lainnya. Dengan menggunakan papan rangkaian ini kita dapat dengan mudah memasang. merubah. Project Board sehingga kesalahan-kesalahan fatal tidak terjadi.

Amper-meter analog jenis analog. atau A·m dalam satuan SI. Ohm-meter Ohm-meter adalah alat pengukur hambatan listrik. Lempengan luar berperan sebagai anoda sedangkan yang di tengah sebagai katoda.BAB VII ALAT UKUR Voltmeter Merupakan alat/perkakas untuk mengukur besar tegangan listrik dalam suatu rangkaian listrik. Alat ohm-meter ini menggunakan galvanometer untuk mengukur besarnya arus listrik yang lewat pada suatu hambatan listrik (R). A-m. Voltmeter digital Amper-meter Amper-meter adalah alat pengukuran untuk mengukur arus listrik baik untuk listrik DC maupun AC. Untuk Gambar 68. Alat amper-meter ini mempunyai simbol A m. yang kemudian dikalibrasikan ke satuan ohm. untuk model lama) maupun alat ukur digital (untuk yang baru dan yang lebih akurat). Gambar 67. amper-meter ini menggunakan kekuatan magnit yang biasanya tidak bisa mengukur secara tepat. Umumnya tabung tersebut berukuran 15 x 10cm (tinggi x diameter). Besarnya satuan hambatan yang diukur oleh alat ini dinyatakan dalam ohm. Alat ini terdiri dari tiga buah lempengan tembaga yang terpasang pada sebuah bakelite yang dirangkai dalam sebuah tabung kaca atau plastik. yaitu daya untuk menahan mengalirnya arus listrik dalam suatu konduktor. dan dapat berupa alat ukur analog (jarum. 44 | P a g e .

Alat ini dilengkapi dengan dua kabel penyidik yang berwarna Gambar 72. Sebagai penunjuk besaran. dan multimeter analog. hambatan (ohm-meter). Masing-masing kategori dapat mengukur listrik AC. Bagian-bagian Multimeter 45 | P a g e . Ada dua kategori multimeter: multimeter digital atau DMM (digital multimeter)(untuk yang baru dan lebih akurat hasil pengukurannya). maupun listrik DC. Multimeter digital Gambar 71. maupun arus (amper-meter). Gambar 69. avometer ada yang menggunakan jarum dan ada yang menggunakan display angka. Ohm-meter Multimeter / AVOMeter Gambar 70. Multimeter analog Multimeter adalah alat pengukur listrik yang sering dikenal sebagai VOM (Volt/Ohm meter) yang dapat mengukur tegangan (voltmeter).Besarnya hambatan listrik ini ditentukan mengikuti rumusan: V menyatakan voltase dan I menyatakan besarnya arus listrik yang mengalir.

kemudian ujung kabel penyidik merah dan hitam disentuhkan dan lakukan zero seting dengan memutar tombol nol.masing-masing merah dan hitam. maka akibatnya akan fatal. tombol NOL diatur sehingga jarum menjukkan tepat pada angka NOL. Dalam penyimpanan yang cukup lama. harus dibiasakan memilih jangkah tertinggi. jarum harus menunjukkan tepat angka NOL. avometer memerlukan sumber listrik berupa battery. Saklar Jangkah Saklar jangkah digunakan untuk memilih jenis besaran yang diukur dan jangkah pengukuran. Sekerup Kontrol NOL Sebelum pengukuran. Setiap selesai pengukuran. battery ini harus dilepaskan. Kesalahan pemilihan jangkah dapat mengakibatkan kerusakan avometer misalnya pengukuran voltage dengan jangkah pada OHM. Bila besaran yang diukur tidak dapat diperkirakan sebelumnya. . bila tidak sekerup kontrol NOL diatur ulang. MENGUKUR RESISTANSI Pilih jangkah pada OHM. Untuk dapat bekerja. Umumya pada avometer terdapat tombol-tombol sebagai berikut ini. Kabel Penyidik Kabel MERAH dipasang pada lubang PLUS dan kabel hitam dipasang pada lubang MINUS atau COMMON. Tombol NOL Setiap pengukuran resistansi. Pada penggunaan alat ini perlu selalu diperhatikan pemilihan jangkah yang tepat. dibiasakan meletakkan jangkah pada posisi OFF atau VDC angka tertinggi. 46Gambar e Cara mengukur Resistor | P a g 73.

penyidik merah pada positif dan hitam pada negative. kondensator putus dan bila jarum mentok ke kanan dan tidak balik. Dengan jangkah pada OHM. Pada umumnya avometer hanya dapat mengukur arus berbentuk sinus dengan frekuensi antara 30 Hz30 KHz. Cara mengukur Arus DC muatan semua elco didischarge. Gambar 74. letakkan jangkah pada skala yang lebih tinggi. Hasil pengukuran adalah tegangan efektif (Veff). perkirakan tegangan yang akan diukur. MENGUJI KONDENSATOR Sebelumnya muatan kondensator didischarge. dan melalui kedua titik yang terputus tadi arus dilewatkan melalui avometer. Bila jarum tidak bergerak.MENGUKUR TEGANGAN DC MENGUKUR TEGANGAN DC Perkirakan tegangan yang akan diukur. letakkan jangkah pada skala yang lebih tinggi. MENGUKUR ARUS (SEARAH) Rangkaian yang akan diukur diputuskan pada salah satu titik. di atas 1000 F. Cara Menguji Kondensator Bila jarum menyimpang ke KANAN dan kemudian secara berangsurangsur kembali ke KIRI. Cara mengukur Tegangan DC MENGUKUR DAYA Daya dihitung dari hasil pengukuran arus dan tegangan. tempelkan penyidik merah pada kutub POS dan hitam pada MIN. kemungkinan kondensator bocor. sebelumnya Gambar 75. Gambar 76. berarti kondensator baik. jangkah x1 dan menguji kondensator non elektrolit 47 | P a g e . MENGUKUR TEGANGAN AC Seperti halnya pada pengukuran VDC. jangkah pada x100 .

jarum harus ke kanan. jarum Gambar 77. dan koneksi baik bila resistansinya menunjukkan angka NOL. bahan suatu dioda dapat juga diperkirakan dengan circuit pada gambar 57. jarum harus meyimpang ke kanan. Gambar 79. Cara demikian juga dapat digunakan untuk mengetahui mana anoda dan mana katoda dari suatu diode yang gelangnya terhapus. sehingga ekivalen prisip dengan dua buah dioda yang pengujian dioda diterapkan pada pengujian transistor. jarum 48 | P a g e . MENGUJI TRANSISTOR Transistor digabung. pengujian dengan jangkah pada x100 harus ke kanan lagi.jangkah pada x10 k. penyidik hitam ditempel pada Basis dan merah pada Kolektor. Panyidik dibalik ialah merah ke anoda dan hitam ke katoda. Cara Menguji Dioda harus tidak bergerak. Dengan jangkah OHM x1 k atau x100 penyidik merah ditempel pada katoda (ada tanda gelang) dan hitam pada anoda.2 V. Cara Menguji Dioda Dengan jangkah VDC. Untuk menguji elco 10 F jangkah pada x10 k atau 1 k.6 V kemungkinan dioda silicon. Bila tegangan katodaanoda 0. Bila penyidik merah dipindah ke Emitor. . MENGUJI DIODA. Cara Menguji Transistor Untuk transistor jenis NPN. maka kemungkinan dioda germanium. Bila tidak demikian berarti kemungkinan diode rusak. dan bila 0. untuk kapasitas sampai 100 F MENGUJI HUBUNGAN PADA CIRCUIT Suatu circuit atau bisa juga kumparan trafo diperiksa resistansinya. Gambar 78.

Bila salah satu peristiwa tersebut tidak terjadi. FET adalah kanalN. jarum harus meyimpang ke kanan. maka janis FET adalah kanalP dan bila tidak.6 V maka kemungkinan silicon. MENGUJI FET Penentuan jenis FET dilakukan dengan jangkah pada x100 penyidik hitam pada Source dan merah pada Gate. jarum harus tidak menyimpang dan bila penyidik hitam dipindah ke Emitor jarum juga harus tidak menyimpang. Selanjutnya dengan jangkah pada 1 k. bila voltage 0. maka kemungkinan transistor rusak. Untuk transitor jenis PNP. Pengujian cukup dilakukan antara Basis dan Emitor. ialah salah parameter penting suatu transistor.Kemudian penyidik merah pada Basis dan hitam pada Kolektor. penyidik hitam ditempel pada kolektor dan merah pada emitor. Cara Menguji Jenis Transistor Kita dapat menggunakan cara tersebut untuk mengetahui mana Basis. pengujian dilakukan dengan penyidik merah pada Basis dan hitam pada Kolektor. Dengan circuit seperti pada gambar 59. Gambar 81. Bila jarum menyimpang. mana Kolektor dan mana Emitor suatu transistor dan juga apakah jenis transistor PNP atau NPN.2 V germanium dan bila 0. Beberapa jenis multimeter dilengkapi pula fasilitas pengukur hFE. jarum harus sedikit menyimpang ke kanan dan bila dibalik jarum harus tidak menyimpang. jarum arus menyimpang ke kanan lagi. Gambar 80. jarum harus tidak menyimpang dan bila penyidik hitam dipindah ke Emitor jarum juga harus tidak menyimpang. Cara Menguji FET 49 | P a g e . Demikian pula bila penyidik merah dipindah ke Emitor. Kemudian penyidik merah pada Basis dan hitam pada Kolektor. dapat diperkirakan bahan transistor. Selanjutnya analog dengan pangujian NPN.

Bila potensio diputar ke kanan. Gambar 82. Cara Menguji UJT Jangkah pada 10 VDC dan potensio pada minimum. Jangkah diletakkan pada x1k atau x10k. tang potong dan tang buaya. tegangan harus kecil. UJT kalau masih bisa on off berarti masih baik.Kerusakan FET dapat diamati dengan rangkaian pada gambar 60. maka kemungkinan FET rusak. MENGUJI UJT Cara kerja UJT (Uni Junktion Transistor) adalah seperti switch. 50 | P a g e . Bila jaum diputar pelanpelan ke arah minimum lagi. potensio pada minimum. obeng kembang berbagai ukuran. Peralatan dasar lainnya yang harus ada pada meja kerja seorang amatir radio adalah. pada suatu posisi tertentu tibatiba jarum bergerak ke kiri dan bila putaran potensio diteruskan sampai minimum jarum tetap disitu. Setelah potensio diputar pelanpelan jarum naik sampai posisi tertentu dan kalau diputar terus jarum tetap disitu. Bila peristiwa tersebut terjadi. maka UJT masih baik. obeng min. resistansi harus tak terhingga. resistansi harus kecil. Bila peristiwa ini tidak terjadi.

BAB VIII DAFTAR SIMBOL KOMPONEN ELEKTRONIKA 51 | P a g e .

52 | P a g e .

Relay 53 | P a g e .

Potentiometer (Dual-gang for stereo) R8 = 1K 1/4W Resistor 1/4W Resistor C1 = 470nF 1/4W Resistor C2.C5 = 1/4W Resistor 100µF 1/4W Resistor 1/2W Resistor 4W Resistor (wirewound) 1/2W Trimmer Cermet (optional) 63V Polyester Capacitor 3V Tantalum bead Capacitors 54 | P a g e .BAB IX RANGKAIAN ELEKTRONIKA 18W Audio Amplifier Circuit diagram: Amplifier parts: P1 = 22K R1 = 1K R2 = 4K7 R3 = 100R R4 = 4K7 R5 = 82K R6 = 10R R7 = R22 Log.

Red LED 220V Primary. Binding Posts (For Output).1uf 25V Ceramic Capacitor C6 1 2200uf 25V Electrolytic Capacitor U1 1 TDA1554 Two Channel Audio Amp Chip MISC 1 Heatsink For U1.C8 = 25V Electrolytic Capacitors 4700µF D2 D3 T1 PL1 SW1 100V 4A Diode bridge 5mm.C4 = 25V Electrolytic Capacitors 470µF C6 = 100nF 63V Polyester Capacitor D1 = 1N4148 75V 150mA Diode IC1 = TLE2141C Low noise. RCA Jacks (For 55 | P a g e .high voltage. 15 + 15V Secondary 50VA Mains transformer Male Mains plug SPST Mains switch Q1 = BC182 50V 100mA NPN Transistor Q2 = BC212 50V 100mA PNP Transistor Q3 = TIP42A 60V 6A PNP Transistor Q4 = TIP41A 60V 6A NPN Transistor J1 RCA audio input socket Power supply parts: 22 Watt Audio Amplifier Schematic Parts Part Total Qty.high slew-rate Opamp R9 = 2K2 1/4W Resistor C7.C2 2 10uf 25V Electrolytic Capacitor C3 1 100uf 25V Electrolytic Capacitor C4 1 47uf 25V Electrolytic Capacitor C5 1 0. Description R1 1 39K 1/4 Watt Resistor C1.C3.

Input). Wire. Board 56 | P a g e .

4 Ohm 5 W Resistor 10K Pot 51K 1/4 W Resistor 47K 1/4 W Resistor 100uF 35V Electrolytic Capacitor 57 | P a g e .R13 R14 C1 Total Qty.50 Watt Amplifier Schematic Parts Part R1 R2 R3 R5 R6 R7. 1 1 1 1 1 2 2 1 2 1 1 Description 200 Ohm 1/4 W Resistor 200K 1/4 W Resistor 30K 1/4 W Resistor 1K 1/4 W Resistor 5K 1/4 W Resistor 1 Meg (5%) 1/2 W Resistor 0.R9 R11 R12.R10 R8.

U2 U3 Q1 Q2 1 1 2 3 1 1 2 2 1 1 1 0.C2 C3 C4.C12 U1.011uF Capacitor 3750pF Capacitor 1000pF Capacitor 0.C8 C9 C10 C11.001uF Capacitor 50pF Capacitor 0.C7.000uF 50V Electrolytic Capacitor 741 Op Amp ICL8063 Audio Amp Transister Driver thingy 2N3055 NPN Power Transistor 2N3791 PNP Power Transistor 58 | P a g e .C6 C5.3uF Capacitor 10.

100W Audio Amplifier 59 | P a g e .

60 | P a g e .

2 = 220nF C3 = 10uF C4 = 22uF C5 = 100nF C6 = 100nF IC1 = 7812 Q1 = BC547 Q2 = BC547 D1 = Led D2 = TIL81 61 | P a g e .Infrared Detector Theoretical circuit Parts R1 = 47K R2 = 220 R3 = 220K R4 = 1K R5 = 180 C1.

62 | P a g e .

R8______________ R9.R16____________ C1__________________ C2________________ D1-D4 etc.R14.R13_____________ R12.R15_ R7. LEDs (any type and color) (See Notes) 63 | P a g e .R10.Fading LEDs Parts: R1.R11.R2_______________ R3_________________ R4__________________ R5__________________ R6._________ 4K7 1/4W Resistors 22K 1/4W Resistor 1M 1/4W Resistor (See Notes) 2M2 1/4W Carbon Trimmer (See Notes) 10K 1/4W Resistors 47K 1/4W Carbon Trimmers (See Notes) 27K 1/4W Resistors 56R 1/4W Resistors 1µF 63V Polyester Capacitor 100µF 25V Electrolytic Capacitor 5 or 3mm.

Q2.IC1_______________ Q1.Q6__________ SW1________________ B1___________________ LM358 Low Power Dual Op-amp BC327 45V 800mA PNP Transistors BC337 45V 800mA NPN Transistors SPST miniature Slider Switch 9V PP3 Battery 64 | P a g e .Q5.Q4__________ Q3.

C3_________ C2_____________ C4____________ C5____________ D1___________ D2-D11_________ IC1___________ IC2____________ M1_____________ SW1____________ B1_______________ Clip for PP3 Battery 10K 1/4W Resistor 47K 1/4W Resistors 1K 1/4W Resistor 100K 1/4W Resistors 820R 1/4W Resistor 100nF 63V Ceramic or Polyester Capacitors 10µF 50V Electrolytic Capacitor 330nF 63V Polyester Capacitor (See Notes) 100µF 25V Electrolytic Capacitor 1N4148 75V 150mA Diode 5 or 3mm.Dancing LEDs Parts: R1_____________ R2.R6. LEDs (any type and color) LM358 Low Power Dual Op-amp 4017 Decade counter with 10 decoded outputs IC Miniature electret microphone SPST miniature Slider Switch 9V PP3 Battery 65 | P a g e .R3__________ R4______________ R5.R7______ R8____________ C1.

D13 etc.____ Q1. LEDs (any type and color) BC327 45V 800mA PNP Transistors BC337 45V 800mA NPN Transistor 66 | P a g e .R10_________ R11____________ D12.Q2_________ Q3____________ 10K 1/4W Resistors 56R 1/4W Resistor 5 or 3mm.Additional circuit parts (see Notes): R9.

Black Light Theoritical Diagramm 67 | P a g e .

D2 FTB IC1 P1 Q1 R1 R2 T1 MISC 1 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 Total Qty. Nut. Description 0. Heat Sink For Q1. Wire and PC Board 68 | P a g e . Screw.1uf Disc Capacitor 1N4007 Diode Filtered Blacklight Tube 555 Timer IC 10k Trim Pot TIP30 PNP Power Transistor 470 Ohm Resistor 270 Ohm Resistor Medium Yellow Inverter Transformer IC Socket.PARTS Part C1 C2 D1.0047uf Mono Capacitor 0.

Emergency Light & Alarm Parts: R1____________ R2____________ R3____________ R4______________ R5______________ R6_____________ R7____________ R8____________ R9____________ C1____________ C2_____________ C3____________ C4_____________ D1-D5________ D6______________ 220K 1/4W Resistor 470R 1/2W Resistor 390R 1/4W Resistor 1K5 1/4W Resistor 1R 1/4W Resistor 10K 1/4W Resistor 330K 1/4W Resistor 470R 1/4W Resistor 100R 1/4W Resistor 330nF 400V Polyester Capacitor 10µF 63V Electrolytic Capacitor 100nF 63V Polyester Capacitor 10nF 63V Polyester Capacitor 1N4007 1000V 1A Diodes LED Green (any shape) 69 | P a g e .

SW2________ SW3____________ LP1____________ SPKR___________ B1_____________ PL1____________ 1N4148 75V 150mA Diode BC547 45V 100mA NPN Transistors BC327 45V 800mA PNP Transistors SPST Switches SPDT Switch 2.Q3.Q4______ Q2.5V Battery (two AA NI-CD rechargeable cells wired in series) Male Mains plug 70 | P a g e .2V or 2.D7___________ Q1.Q5_________ SW1.5V 250-300mA Torch Lamp 8 Ohm Loudspeaker 2.

(D2)__ Q1_____ Q2_____ 33K 1/4W Resistor 47R 1/4W Resistors 10µF 25V Electrolytic Capacitor LED(s) (Any type and color) BC560 45V 100mA PNP Transistor BC337 45V 800mA NPN Transistor 71 | P a g e .LED or Lamp Flasher Parts: R1_______ R2.R3____ C1_______ D1.

LED or Lamp Pulser

Parts: R1,R2___________ R3_____________ R4______________ R5_____________ R6_____________ C1______________ D1_____________ IC1__________ Q1___________ 4K7 22K 2M2 10K 47R 1/4W Resistors 1/4W Resistor 1/4W Resistor (See Notes) 1/4W Resistor 1/4W Resistor (See Notes)

1µF 63V Polyester Capacitor 5mm. Red LED (See Notes) LM358 Low Power Dual Op-amp BC337 45V 800mA NPN Transistor

72 | P a g e

Light switch
Electronic Diagrams.

Part :

R R1 R2 R3 R4 R5 R6 R7

= light resistor = 4,7 K = 1,2 K = 2,2 K = 1,2 K = 1,2 K = 2,7 K = 100 K

73 | P a g e

C1 TR1 TR2 TR3 D1 RELAY

= 10 μf/16V = BC107-BC108 NPN (CV7644) = BC107-BC108 NPN (CV7644) = BC557-BC558-BC327 PNP = 1N4148 Diode = 12V relay

74 | P a g e

Mini-box 2W Amplifier
Circuit diagram:

Parts: P1 = 10K R1,R2 = 33K R3 = 33R R4 = 15K R5,R6 = 1K R7 = 680R R8 = 120R R9 = 100R C1,C2 = 10µF C3 = 100µF C4,C7 = 470µF C5 = 47pF C6 = 220nF C8 = 1000µF D1 = 1N4148 Log.Potentiometer 1/4W Resistors 1/4W Resistor 1/4W Resistor 1/4W Resistors 1/4W Resistor 1/2W Resistor 1/2W Trimmer Cermet 63V Electrolytic Capacitors 25V Electrolytic Capacitor 25V Electrolytic Capacitors 63V Ceramic Capacitor 63V Polyester Capacitor 25V Electrolytic Capacitor 75V 150mA Diode

75 | P a g e

8. 4 or 2 Ohm impedance 76 | P a g e .Q1 = BC560C Q2 = BC337 Q3 = TIP31A Q4 = TIP32A SW1 SPKR 45V 100mA PNP Low noise High gain Transistor 45V 800mA NPN Transistor 60V 4A NPN Transistor 60V 4A PNP Transistor SPST switch 3-5 Watt Loudspeaker.

wikipedia. Rusmadi.org/wiki/Kapasitor http://id.Dedy.wikipedia. Surabaya : Penerbit Indah.org/wiki/Dioda http://id. Panduan Praktis belajar Elektronika.wikipedia.org/wiki/Kondensator_tetap http://id.org/wiki/SCR http://id. Efvy Zam.org/wiki/Obeng http://id. Surabaya : Penerbit Indah.wikipedia.wikipedia.wikipedia. 2007.org/wiki/Voltmeter http://id.org/wiki/Kondensator_variabel http://id. Barry. Belajar Rangkaian elektronika tanpa guru. Pradnya Paramita Zadmira.wikipedia.wikipedia. Zadmira. Woollard.wikipedia.org/wiki/Kondensator_elektrolit http://id. 2002.org/wiki/DIAC http://id. 2005. Jakarta : PT.org/wiki/Dioda_Zener http://id. Mudah Menguasai Elektronika.wikipedia.wikipedia.Dedy & Deny Prihadi.wikipedia.Dedy.org/wiki/Komponen_elektronik http://id. Efvy Zam. elektronika Praktis (terjemahan). Bandung : Penerbit Pionir Jaya.wikipedia.wikipedia.org/wiki/Dioda_laser http://en. Bandung : Penerbit Del Fajar Utama.org/wiki/Dioda_foto http://id. 1988. Rusmadi. Bandung : Penerbit Pionir Jaya. Aneka Hobi Elektronika 1.org/wiki/Dioda_pemancar_cahaya http://id. 1995.wikipedia.org/wiki/Amper-meter http://id.DAFTAR PUSTAKA Rusmadi.wikipedia.org/wiki/TRIAC http://id. 2001.org/wiki/Multimeter http://id.wikipedia. Sumber Rujukan dari Internet http://id.wikipedia. Hobi Elektronika Aneka Rangkaian Populer.org/wiki/Gergaji http://id.org/wiki/Laser_diode http://id.org/wiki/Ohm-meter 77 | P a g e .wikipedia.wikipedia.

org/wiki/Transistor http://id.wikipedia.wikipedia.org/wiki/Resistor http://id.wikipedia.com/wiki/index.wikipedia.org/wiki/Saklar http://id.wikipedia.php/Pengenalan_Wajah_Komponen_ Elektronika http://en.org/wiki/Loudspeaker 78 | P a g e .org/wiki/Resistor_peka_cahaya http://id.org/wiki/Proton http://id.org/wiki/Speaker http://en.wikipedia.wikipedia.wikipedia.org/wiki/Muatan_listrik http://id.org/wiki/Switch http://en.org/wiki/Electron http://id.wikipedia.org/wiki/Elektronika http://id.telkomspeedy.org/wiki/Atom http://id.org/wiki/Elektron http://en.wikipedia.wikipedia.wikipedia.http://id.org/wiki/Transistor http://en.wikipedia.org/wiki/Transformer http://opensource.wikipedia.wikipedia.wikipedia.org/wiki/Papan_sirkuit_cetak http://id.org/wiki/Transformator http://en.org/wiki/Breadboard http://id.wikipedia.wikipedia.wikipedia.org/wiki/Netron http://id.

KATA PENGANTAR Puji Syukur kehadirat Allah S. 11 Mei 2008 Moch.W. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan modul elektronika ini terdapat banyak kekurangan. oleh karena itu apabila ada kesalahan atau kekurangan diharapkan pembaca dapat memberikan saran sehingga modul ini dapat digunakan sebagai mana mestinya. Dengan membaca modul ini diharapkan para siswa dapat memahami komponen elektronika serta dapat membuat suatu peralatan elektronika. alat-alat ukur yang digunakan dalam pembuatan peralatan elektronika beserta papan rangkaiannya. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselesainya modul elektronika untuk SMP ini.T yang telah mengizinkan penulis untuk dapat menyelesaikan Modul Elektronika Untuk SMP. Modul ini berisikan tentang pengetahuan mengenai komponen elektronika yang sering digunakan dalam pembuatan peralatan elektronika. 79 | P a g e . Choirul Anam. Pasuruan.

............ Rangkaian Elektronika ................................................................ 80 | P a g e .............................................................................................................................................................................................................................................. Alat Ukur ..................... i ii 1 3 7 9 34 40 41 48 51 67 Bab VIII Daftar Simbol Komponen Elektronika .....................................................Daftar Isi Halaman Kata Pengantar ................................................................................... Papan Rangkaian Elektronika ................................................................................................................... Komponen Elektronika ................................................................................................ Daftar Isi ... Perkakas Elektronika .............. Teori Dasar ... Bab I Bab II Bab III Bab IV Bab V Bab VI Bab VII Bab IX Elektronika ...................................................... Listrik .... Daftar Pustaka .....

Balaikota No. 7 Pasuruan Kode Post 67125 81 | P a g e .MODUL ELEKTRONIKA OLEH Moch. Choirul Anam SMP NEGERI 1 PASURUAN Jl.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful