UJIAN NASIONAL SEBAGAI BAGIAN DARI SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL

Abstrak Ujian nasional sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional, sedang mendapat sorotan dari banyak pihak, menjadi momok yang ditakuti banyak siswa, orang tua, dan guru. Sesuai dengan teori sistem yang diusung oleh Luhmann, yang mengandung sistem otopoises, diharapkan agar ke depan, ujian nasional sungguh dapat menjadi seperti yang diharapkan, yaitu menjadi standar mutu anak -anak Indonesia.

Pendahuluan Ujian nasional merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh pemerintah Indonesia setiap akhir tahun ajaran. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan menguji kemampuan siswa-siswa Indonesia yang telah menempuh pendidikan di bangku sekolah, entah tingkat dasar atau menengah, selama tiga tahun. Alasan atau tujuan yang selalu disampaikan apabila ada yang mempertanyakan: untuk apa diadakan ujian nasional? adalah dirasakan perlu ada standar nasional untuk mengawal mutu pendidikan Indonesia. Maka, dibuatlah soal ujian di pusat, lalu disebarkan ke seluruh pelosok Indonesia. Bukan hanya soal ujian dan standar nilai kelulusan yang ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga hak untuk menentukan kelulusan siswa diambil alih oleh pemerintah, dengan argument, jika tidak dilakukan demikian, maka mutu lulusan tetap tidak terjamin. Banyak suara yang muncul sehubungan dengan kejadian ini, ada yang pro, banyak pula yang kontra. Ujian nasional merupakan salah satu kebijakan yang tertuang dalam undang-undang sistem pendidikan nasional. Dalam tulisan ini, penulis ingin

mencoba melihat UAN dan sistem pendidikan nasional dari sudut pandang teori sistem Niklas Luhmann. Sejauh mana komplesitas yang terdapat dalam sistem pendidikan nasional? Apakah melebihi lingkungannya?

Bukan hanya kurikulum. Pelaksanaan pendidikan nasional berlandaskan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jika semua tersebut di atas sudah terlaksana penyaluran dan pemanfaatannya. termasuk di dalamnya masalah pendidikan. dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. mandiri. pemerintah membentuk suatu lembaga pendidikan. berakhlak mulia. cakap.Sistem Pendidikan Nasional Sesuai dengan amanat dalam UUD 1945. tetapi juga tenaga guru. Setelah masa penjajahan berakhir. yang bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sebenarnya lembaga pendidikan di Indonesia sudah ada sejak jaman penjajahan.1 Dari penjelasan tentang pendidikan nasional seperti yang diuraikan di atas. Untuk memenuhi amanat tersebut. Hanya. sehat. pemerintah Indonesia mempunyai tanggungjawab yang cukup berat yaitu mencerdaskan bangsa. yaitu untuk menjamin agar cita cita bangsa seperti yang tercantum dalam UUD 1945 terwujud. pada masa tersebut tidak semua anak Indonesia diijinkan penjajah untuk mencerdaskan dirinya. jelaslah mengapa ujian nasional perlu diadakan. dan lain sebagainya. menjadi tugas pemerintah untuk memikirkan nasib bangsa ini. Hanya orang-orang terpilihlah yang boleh mengenyam dunia pendidikan. ujian nasional tidak akan menjadi momok lagi bagi banyak 1 Depdiknas . tempat anak-anak Indonesia menimba ilmu agar menjadi cerdas dan berbudaya. Ujian nasional diselenggarakan dengan asumsi bahwa kegiatan pendidikan di Indonesia sudah merata sampai ke pelosok daerah. kreatif. dan pemerintah Indonesia terbentuk. sarana-prasarana pendidikan yang dibutuhkan agar dapat mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. standar kompetensi. berilmu. dan kompetensi dasar yang sama rata dibagikan ke seluruh daerah. Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. kesejahteraan guru.

Jerman. Namun. Luhmann melengkapi teori sistem Parson. Tak lama ia pun diangkat menjadi guru besar penuh sosiologi di Universitas Bielefeld. Setelah enam tahun. khususnya dalam pemahaman tentang teori system. Gambaran di atas hanyalah sebuah gambar kecil tentang kekacauan yang terjadi dalam dunia sistem pendidikan di Indonesia. dan diberi dukungan. Pendidikan sebagai suatu sistem. Budi Hardiman. dari seorang keluarga yang menjalankan bisnis keluarga untuk beberapa generasi. Dua tahun setelahnya ia menjadi pengganti Theodor Adorno untuk mengajar di Universitas Frankfurt. diperhatikan. yaitu bahwa sistem-sistem sosial dapat menghasilkan keutuhan 2 mereka sendiri. Teori Sistem Niklas Luhman . Sistem-sistem sosial. Luhmann belajar sosiologi selama satu semester di Universitas Münster. menurut Luhmann. Tahun 1955 ia bekerja untuk Menteri Kebudayaan di Saxony. pada kenyataannya. Hanya daerah-daerah tertentu yang sudah dijangkau. dan pada tahun 1966 ia meraih gelar professor. Mereka akan siap dan dengan tenang menghadapi ujian nasional. sebelum kemudian ia merasa bosan dengan segala kerutinan yang terus berulang dalam pekerjaannya. di Luneburg. sementara ujian nasional akan tetap diselenggarakan dan kebijakan penentu kelulusan tetap berlaku seperti sekarang. Teori Sistem Luhmann Luhmann lahir pada tahun 1927. Luhmann melakukan terobosan dalam teori sistem dengan mengadopsi konsep otopoises sebagai cirri sistem-sistem sosial. ia masuk bekerja sebagai sarjana hukum di Peradilan Administratif Luneburg. sampai dengan tahun 1993.siswa seluruh Indonesia. hal-hal tersebut di atas belum terlaksana secara merata. Sistem sosial juga mereduksi kompleksitas F. 2 didefinisikan berdasarkan interaksi sosial. ia pergi ke Harvard dan menempuh studi di bawah bimbingan Talcott Parsons. yang kemudian dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam studi sosiologi. tentu dapat dikenakan dengan pengertian sistem yang ada. Setelah lulus dari Universitas Freiburg pada tahun 1949.

seorang ahli sistem Luhmann. menurut David J. hal.4 terjadi karena adanya diferensiasi. merupakan salah satu kekompleksan. ia harus juga memiliki kompleksitas internal. agar tidak menjadi seperti orang gila. berarti. Jadi. tetapi tidak lebih kompleks dari lingkungannya. sistem adalah hasil reduksi dari kompleksitas atau kekacauan. 2 . kalau tidak boleh dikatakan kekacauan. ujian nasional. suatu sistem adalah hasil reduksi dari kompleksitas lingkungannya. Kesimpulan Ujian nasional memang dibutuhkan untuk menjadi standar / pedoman / penjaga mutu pendidikan di Indonesia.6. Agar sebuah sistem dapat mereduksi kompleksitas lingkungnya yang kompleks. dalam sistem pendidikan.lingkungannya. Jika internal suatu sistem menjadi lebih kompleks dari lingkungannya. masih ada harapan bagi sistem pendidikan nasional untuk terus berbenah. mulai disusun bagian-bagian tertentu yang membentuk tatanan tersendiri. masih banyak tokoh3 4 Ibid. hal. dan diferensiasi tersebut terjadi kalau dalam suatu kekacauan. Untunglah. yang kekacauan dalam dirinya melebihi kekacauan/kekompleks-an lingkungannya. maka sistem itu gagal. Menurut pendapat saya. Sistem Pendidikan Nasional dilihat dari Sistem Niklas Luhmann Berdasarkan pengertian teori sistem Niklass Luhman. Berdasar pada teori Niklas Luhmann yang memasukkan unsur otopoises dalam teori sistemnya. dengan kata lain. Ibid. Dan di dalam sistem pendidikan sendiri juga mengandung unsur kompleksitas yang cukup tinggi. 3 Suatu sistem. Sistem bisa kompleks juga. namun tidak boleh melebihi kekompleks-an lingkungannya agar ia dapat membedakan diri dari lingkungannya. Namun diharapkan pemerintah tidak melupakan unsur-unsur lain yang juga sangat butuh untuk diperhatikan agar ujian nasional dapat menjalankan fungsi sebenarnya. dapat dikatakan bahwa sistem pendidikan nasional merupakan suatu hasil reduksi dari lingkungan yang sangat kompleks di Indonesia ini. Krieger.

Mungkin merekalah sel-sel (seperti dalam tubuh manusia) yang bergerak melakukan perbaikan dan penyembuhan dari dalam sistem. .tokoh di Indonesia yang sudah mau turun tangan membantu mengkritisi pemerintah sehubungan ujian naisonal ini. sehingga otopoiesis juga terjadi dalam sistem pendidikan nasional ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful