P. 1
Perawatan CVT (Continous Variabel Transmission)

Perawatan CVT (Continous Variabel Transmission)

5.0

|Views: 1,933|Likes:
Published by Yoko Dwi S
A. Pelumasan Colar pada pulley primer
Sebab :
Jika tidak ada pelumasan, akselerasi / percepatan tidak halus karena gerakan penyesuai pada primary sheave tidak bekerja dengan baik .

Service point :
Pertama, lumasi gemuk pada permukaan collar, selanjutnya sebelum dipasang pada Pulley primer tetap, bersihkan gemuk yang berlebihan pada bagian luar dari seal oli agar tidak terjadi slip.
B. Bagian dalam starter wheel gear , starter idle gear, drive axle dari secondary sheave.
Sebab : Putaran tidak lancar , lihat CVT poster untuk pedoman pelumasan .
A. Pelumasan Colar pada pulley primer
Sebab :
Jika tidak ada pelumasan, akselerasi / percepatan tidak halus karena gerakan penyesuai pada primary sheave tidak bekerja dengan baik .

Service point :
Pertama, lumasi gemuk pada permukaan collar, selanjutnya sebelum dipasang pada Pulley primer tetap, bersihkan gemuk yang berlebihan pada bagian luar dari seal oli agar tidak terjadi slip.
B. Bagian dalam starter wheel gear , starter idle gear, drive axle dari secondary sheave.
Sebab : Putaran tidak lancar , lihat CVT poster untuk pedoman pelumasan .

More info:

Published by: Yoko Dwi S on Aug 31, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2012

pdf

text

original

Perawatan System C V T

A. Pelumasan Colar pada pulley primer Sebab : Jika tidak ada pelumasan, akselerasi / percepatan tidak halus karena gerakan penyesuai pada primary sheave tidak bekerja dengan baik .

Service point : Pertama, lumasi gemuk pada permukaan collar, selanjutnya sebelum dipasang pada Pulley primer tetap, bersihkan gemuk yang berlebihan pada bagian luar dari seal oli agar tidak terjadi slip. B. Bagian dalam starter wheel gear , starter idle gear, secondary sheave. drive axle dari

Sebab : Putaran tidak lancar , lihat CVT poster untuk pedoman pelumasan .
Edc-new model-nouvo II-03-ris

Perawatan System C V T

(1) Point pelumasan
•Pulley primer yang bergeser •Collar

Gemuk yang disarankan

Shell Sunlight 3 ® Shell Sunlight 3 : adalah gemuk serbaguna dan sangat cocok untuk melumasi roller dan plain bearing. Ketahanan suhu : 20 * C sampai dengan 135 * C . Perhatian : Jangan sampai gemuk menyentuh permukaan pulley .
Jika pulley terkena gemuk, bersihkan dengan ALKOHOL
Edc-new model-nouvo II-03-ris

Perawatan System C V T
C. Pelumasan Torsi cam pada Pulley sekunder . Sebab : Jika tidak terdapat gemuk atau pelumas bagian ini : 1. Akselerasi tidak lembut 2. Mendaki kurang kuat karena pulley sekunder tidak bekerja dengan baik 3. Pin guide dan alur pin guide terjadi keausan . Service point : - Lumasi dengan gemuk disekitar pin guide dan pulley sekunder bergerak - Bersihkan gemuk yang berlebihan pada bagian luar pulley sekunder, untuk menghindari agar gemuk tidak menyentuh kopling centrifugal dan rumah kopling .

Edc-new model-nouvo II-03-ris

Perawatan System C V T
2. Pelumasan pada bagian Pulley sekunder
•Pulley sekunder tetap 1 •Pulley sekunder bergerak 2 •Bearing / celah torsi cam ② ①

Pelumas yang dianjurkan Shell Dolium grease R ®

Perhatian : Jangan sampai gemuk menyentuh permukaan pulley .
Jika pulley terkena gemuk, bersihkan dengan ALKOHOL
Edc-new model-nouvo II-03-ris

Perawatan System C V T
(3) Pelumasan Torsi Cam
• Alur pin 1 •O-rings 2

Pelumas yang dianjurkan Shell Dolium grease R ®

Shell Dolium R grease dipakai pada bagian pin guide pada secondary sheave . Gemuk ini tahan terhadap panas dan tahan terhadap kebocoran karena bersifat lengket .

Perhatian : Jangan sampai gemuk menyentuh permukaan pulley .
Jika pulley terkena gemuk, bersihkan dengan ALKOHOL
Edc-new model-nouvo II-03-ris

Perawatan System C V T
4. Penggantian oli gear
Cara Penggantian : 1. Jalankan terlebih dahulu sepeda motor untuk beberapa saat, selanjutnya matikan mesin. Buka baut penguras oli gear yang berada dibagian bawah . Kapasitas oli gear ( 100 cc ) Penggantian pertama pada jarak tempuh 500 km selanjutnya setiap 10.000 km .
Oil drain bolt
Edc-new model-nouvo II-03-ris

2. 3. 4.

Plug

Service Point
Perubahan akan terjadi pada beberapa bagian dan menimbulkan masalah : Bagian
Primer

Part/jenis problem
Weight / Pemberat Bentuk / alur Cam Hambatan gerak

Pemeriksaan
Bagian yang bergerak kesamping Bagian pemberat / Weight Bagian tetap (Collar dan pulley bergerak) Permukaan pulley dan V belt

Per Sekunder Torsi cam

Bentuk Alur Karakteristik V-belt Kemampuan mesin

Hambatan pergerakan

Bagian torsi cam alur)

(Pin dan

Permukaan pulley dan V belt Bagian tetap (pulley tetap )
Edc-new model-nouvo II-03-ris

Service Point
Perhatian pada saat Perawatan CVT
Bagian Oil Seal

- Kehalusan permukaan as (crankcase,collar,bos pulley sekunder) - Periksa kondisi oil seal saat pemasangan. - V Belt ,Permukaan pulley primer dan sekunder

Komponen yang tidak boleh tersentuh oli

Akibat : Timbul suara noise/berisik karena slip - Kopling sentrifugal dan rumah kopling Akibat : Clutch judder / kopling bergetar - Proses pemasangan yang kurang tepat.

Bagian dalam ruang Vbelt

- Kebersihan yang tidak terjaga / kotor pada pemasangan - Pemberian grease yang tidak yang tidak benar/sesuai standar - Gasket yang tidak terpasang, ‘ O ‘ ring yang putus / sobek
Edc-new model-nouvo II-03-ris

Service Point
Akibat yang Ditimbulkan karena Slip pada CVT
Kegagalan pemindahan tenaga Selip (V Belt) (Kopling) Suhu meningkat pada permukaan gesek ( Suhu dalam ruang CVT meningkat ) Kemampuan berlari menurun • Umur V belt lebih pendek Panas pada V belt Selip • Kemampuan berlari kurang

Perubahan pada permukaan gesek Selip Meleleh pada parts (Pemberat) (Slider) Kerusakan pada oil seal (Panas)

• Kegagalan start • Kemampuan berlari kurang

• Noise / berisik • Kemampuan berlari kurang

Kekurangan pelumas • Aus, etc

Oli / Grease bocor
Edc-new model-nouvo II-03-ris

Service Point
Pemeriksaan V-belt
Gambar A ( V-belt kondisi baik )
Ada kelebihan V-belt check gauge
18,2 mm

Harus ada kelebihan dari V-belt antara V-belt bagian bawah dan bagian bawah alat pemeriksa Vbelt .

Cross section of V-belt

Gambar B ( Kondisi V-belt saatnya harus diganti )
Jika bagian bawah alat pemeriksa sudah rata dengan V belt Artinya Vbelt telah aus. Rekomendasi penggantian :
Tidak ada kelebihan
17,2 mm

Tiap 25.000 km .

Edc-new model-nouvo II-03-ris

Service Point
Pemeriksaan V-belt

Buka Baut pemeriksa pada cover crankcase dan masukan alat pemeriksa .

Ukur ketebalan V belt dengan cara yang benar (lihat hal sebelumnya)

Edc-new model-nouvo II-03-ris

Service Point
Mengatasi V-belt slip
Apabila ada suara berdecit saat akselerasi, maka periksa keausan dan permukaan singgung dari Vbelt . Jika kondisi baik uintuk dipakai lagi , pergunakan V-belt cleaner / larutan pembersih V-belt untuk menghilangkan suara berdecit / noise .

V-belt

Permukaan pulley

Untuk menghilangkan suara noise / berdecit pergunakan larutan pembersih V-belt

Edc-new model-nouvo II-03-ris

Service Point
(1) Jangan sampai terbalik pada saat memasang ring payung (conical spring washer) pada crankshaft . Akibat : Jika memasang dengan posisi terbalik maka akan mempermudah kendornya baut pengikat poros engkol .

Maka akan merusakkan poros engkol dan harus mengganti satu set poros engkol dengan biaya yang cukup mahal .

Sisi pulley primer

Sisi mur

Arah memasang

Edc-new model-nouvo II-03-ris

Service Point
(2) Pemasangan dua buah conical spring washers pada bagian gear transmisi . Akibat :
Sisi cir clip Sisi gear 1

Jika pemasangan terbalik , akan timbul suara berisik / tidak normal pada bagian gearbox .

Arah pemasangan

Sisi Main axle

Sisi Ring

Aran pemasangan

Edc-new model-nouvo II-03-ris

Service Point
3. Pemasangan mur kopling sentrifugal
Kencangkan mur kopling sentrifugal sesuai dengan standart torsi pengencangan . Akibat : Jika mur kopling sentrifugal kendor akan menyentuh rumah kopling dan putaran mesin akan diteruskan keroda belakang meskipun dalam kondisi langsam dan timbul suara noise . Torsi standart : 50Nm (5.0mkg)

Edc-new model-nouvo II-03-ris

Service Point
4. Mengatasi kopling bergetar / clutch
- Clutch juddering : adalah kondisi saat sepeda motor mulai berjalan terjadi getaran sehingga kurang halus . - Cara mengatasinya : (1) Periksa permukaan singgung sepatu kopling dan permukaan dalam rumah kopling Jika terdapat oli / gemuk pada permukaannya : bersihkan dengan cairan pembersih . Catatan : Lakukan analisa penyebab adanya oli dan kotoran lain kemungkinan adanya kebocoran seal oli dan lain-lain . (2) Jika bukan dari kotoran lain / oli kemungkinan dikarenakan tidak ratanya permukaan singgung kopling dan rumah kopling , Jika permukaan tidak rata : gosok permukaan kopling agar rata dengan amplas .
Permukaan sepatu kopling Permukaan dalam rumah kopling
Edc-new model-nouvo II-03-ris

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->