P. 1
20090904001216-kelas2_ipa_dianapuspita

20090904001216-kelas2_ipa_dianapuspita

|Views: 25,941|Likes:
Published by Dadang Erawan

More info:

Published by: Dadang Erawan on Apr 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/11/2014

pdf

text

original

Jika kamu tidak sanggup untuk mendorong lemari
pakaian yang akan kamu pindahkan, tentunya kamu akan
meminta bantuan orang lain untuk mendorong bersama
lemari itu dari arah yang sama. Dengan demikian, lemari
akan terasa lebih ringan dan mudah untuk dipindahkan.
Tapi, jika kamu dan temanmu mendorong dari arah yang
berlawanan, lemari akan terasa lebih berat, dan mungkin
tidak akan berpindah. Saat lemari didorong dari arah yang
sama, maka gaya yang diberikan temanmu akan memperbesar
gaya yang telah kamu berikan. Sebaliknya, jika arah
dorongan kamu berlawanan, maka gaya yang diberikan
temanmu akan mengurangi gaya yang kamu berikan.
Keseluruhan gaya yang diberikan pada suatu benda
dapat diganti oleh sebuah gaya yang disebut resultan gaya.
Resultan gaya merupakan besaran vektor. Arahnya adalah
arah dari sebuah gaya yang nilainya lebih besar dari gaya
yang lainnya. Secara matematis, resultan gaya ditulis:

R = F1 + F2 + F3 + ... + Fn

1. Sebuah gaya F1 = 2 N ke kiri dilukiskan dengan diagram vektor yang
panjangnya 1 cm dengan arah ke kiri. Lukiskan diagram vektor gaya-gaya
berikut.
a. F2 = 5 N ke kanan

c. F5 = 10 N ke atas

b. F4 = 7 N ke kiri

d. F6 = 13 N ke bawah

2. Lukislah penjumlahan dan selisih gaya-gaya berikut!

a.

b.

Menguji Diri

Info

Gaya yang bekerja
dengan arah yang sama
akan saling menguatkan.
Sedangkan, gaya yang
bekerja dengan arah
berlawanan akan saling
melemahkan.

dengan:
R = resultan gaya
F = gaya yang dijumlahkan
n = banyaknya gaya
Untuk mempermudah perhitungan, berikan tanda
positif untuk gaya yang mengarah ke kanan dan ke atas,
serta tanda negatif untuk gaya yang mengarah ke kiri dan

Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VIII

152

ke bawah. Misalkan, pada saat mendorong lemari dengan
arah berlawanan, gaya yang kamu berikan adalah F1 = 22 N
mengarah ke kiri. Sementara, gaya yang temanmu berikan
adalah F2 = 20 N mengarah ke kanan.
Sehingga, resultan gaya itu adalah
R = F1 + F2
= (-22 N) + 20 N
= (-2 N)
Diperoleh resultan gaya (-2 N). Artinya, besar resultan
gaya adalah 2 N dan arahnya sama dengan arah F1, yaitu
ke kiri.

Jika resultan gaya (R) yang bekerja pada suatu benda
sama dengan nol, maka benda tidak akan bergerak (diam).
Dengan kata lain, benda berada pada keadaan seimbang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->