Pengetahuan Bahan Hasil Pertanian

Kuliah ke-2

BENTUK DAN UKURAN
Lukmanul Hakim, STP, M.Sc

lebar dan tebal. misalnya produk bubuk : kopi. . Komoditi yang bentuk dan ukurannya hanya dapat dibedakan dengan alat. garam. ‡ keragaman bentuk secara umum poros orthogonal yang ditentukan sesuai tujuan: misalnya. susu bubuk dll.Pendahuluan ‡ Bentuk komoditi hasil pertanian/pangan umumnya tidak beraturan (irregular) ‡ Dibedakan atas 2 kasus : a. Komoditi yang bentuk dan ukurannya dapat dibedakan dengan mata telanjang b. benih biasanya dikarakteristikkan oleh panjang.

penyimpanan ataupun pengangkutannya c) Kualitas dan penerimaan konsumen . b) Pada proses pengolahan bahan pangan. dan penyimpanan. mempermudah pengepakan. misalnya pada proses pengepakan. misalnya pada proses pemotongan curd (jendalan) pada pembuatan tahu p penyeragaman bentuk dan ukuran guna memberi kenampakan yang lebih baik. pengangkutan.Arti penting bentuk dan ukuran a) Proses penanganan bahan pangan.

volume .lebar .panjang ‡ Ukuran produk tepung dinyatakan dengan mesh.berat . . yaitu jumlah lubang persatuan luas (n/in2) atau N/cm2 ‡ Penentuan ukuran buah dan sayuran : pengukuran panjang/berat atau volume.diameter .tebal .luas .‡ Ukuran menyatakan besaran materi atau isi pada suatu komoditas yang dimanifestasikan dalam bentuk besaran : .

1) atau dengan menggunakan skala probabilitas (Gb. 2) .Distribusi ukuran ‡ Distribusi ukuran pada umumnya ditunjukkan dalam bentuk diagram distribusi (Gb.

2. Distribusi ukuran butiran gandum pada skala probabilitas.1. Distribusi ukuran cacahan rumput untuk dua jenis mata pisau. (2) lebar. (1) silinder. (3) panjang . (2) flywheel Gb.Gb. (1) tebal.

diameter) Mengukur ketajaman sudut Kemiripan secara geometris . c. Dengan menentukan lokasi semua titik di permukaan luar bahan p SULIT ! 2. Dengan Food Graders (standar bentuk komoditi) p dengan menyebutkan nomor standar bentuk atau dengan deskripsi kata-kata 3. tinggi. Mengukur dimensi aksial (panjang. lebar. Dengan pendekatan lain : a.Cara Pengukuran Bentuk 1. Dengan persamaan sperisitas p tingkat kebulatan bentuknya 4. b.

persamaan sperisitas Spericity = (de/dc) x 100% de = diameter benda terpendek dc = diameter benda terpanjang % spherisitas besar p makin bulat % spherisitas kecil p makin lonjong .

tinggi. lebar. berat satuan Dengan mengukur isi atau volumenya ISI ABSOLUTE dan ISI RELATIF Dengan mengukur panjang.Cara Pengukuran Ukuran Dengan ayakan Ukuran bahan = ukuran lubang ayakan yang dapat dilalui (dalam satuan mesh) Dengan mengukur beratnya Dinyatakan dalam berat total. bebart rerata. diameter .

agak lebar di ujung tangkai Aksis yang menghubungkan tangkai dan apeks ramping Ovat terbalik Mendekati elipsoid Kedua ujung datar Setengah bagian > dari setengah bagian lainnya Pada potongan melintang sisinya kurang lebih angular Potongan melintang horizontal mendekati lingkaran Potongan melintang horizontal menjauhi lingkaran Deskripsi .Bentuk dan ukuran juga dapat dinyatakan dengan menggunakan Tabel Standar (Standard Chart) Bentuk Bulat Oblat Oblong Konik Ovat Blik Abovat Eliptikal Trunkat Unekual Ribbed Regular Irregular Mendekati bola Pipih pada ujung tangkai dan ujung tanpa tangkai Diameter vertikal > diameter horizontal Mengecil ke arah ujung Bentuk telur.

Potongan Membujur Bulat Trunkat Potongan Melintang Blik Regular Oblat Oblong Ribbed Irregular Unequal Konik .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful