I.

SURAH ALI-IMRAN 3:159 TENTANG MUSYAWARAH

A. Bacaan dan Artinya

³Maka disebabkan dari rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.´ (Q.S. Ali-Imran 3:159)

B. Penjelasan Ayat-Ayat dan Maknanya Firman Allah: Allah Ta'ala meng-khithabi Rasulullah SAW. sambil mengingatkan beliau dan kaum mukmin terhadap karunia Allah, yaitu Allah telah melembutkan hati beliau dalam menghadapi umatnya yang mengikuti perintahnya dan meninggalkan larangannya serta tutur kata beliau yang baik kepada mereka. "Maka lantaran rahmat Allahlah engkau bersikap lembut terhadap mereka" sebagai rahmat dari Allah. Hasan Al-Bashri berkata, " Ini merupakan akhlak MuhammadSAW. yang diutus Allah membawa akhlak demikian. Ayat yang mulia ini seperti "Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belaskasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin" (At-Taubah:128). Kemudian Allah berfirman, "Jika kamu bersikap keras dan berhati kasar, niscaya mereka menjauhkan diri darimu". Maksudnya jika bahasamu buruk dan kasar
1

Maka Abu Bakr ash-Shidiq berkata kepada beliau. maka di dalam pergaulan hidup bermasyarakat. khususnya dalam bermusyawarah. menyetujui pandangan Abu Bakar. maka beliau pun pergi bersama mereka." Maka Rasulullah saw. Kemudian mayoritas sahabat menyarankan untuk pergi menghadapi musuh. Namun Allah menyatukan mereka kepadamu dan melembutkan perilakumu demi menyatukan hati mereka. maka bertawakallah kepada Allah. "Sesungguhnya. "Jika kamu telah bertekad bulat. Kami datang untuk berumrah. Rasulullah SAW juga bermusyawarah dalam peristiwa alAhzab ihwal perdamaian dengan mendapatkan sepertiga dari kekayaan Madinah. Namun As'ad bin Muadz dan Sa'ad bin Ubadah menolak. "Kami datang tidak untuk membunuh seorang pun.hati kepada mereka.´ Allah Ta'ala berfirman. Maka beliau pun tidak menyetujui imbalan itu. niscaya mereka akan menjauhkan diri dan meninggalkanmu. Sebagaimana Rasulullah bermusyawarah dalam peristiwa Badar atau ihwal keberangkatan menghadang kafilah musyrikin. hendaknya diterapkan prinsipprinsip umum berikut ini: 2 . jika kamu telah bermusyawarah dengan mereka mengenai suatu persoalan dan kamu telah meyakininya. dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam suatu urusan. Allah Ta'ala berfirman. maka bertawakallah kepada Allah mengenai persoalan itu. mohonkanlah ampunan untuk mereka. 'Sesungguhnya tutur katanya tidak kasar. yaitu tetap tinggal di Madinah atau pergi menghadapi musuh. C. dan tidak suka membalas kejahatan lagi. Nabi juga bermusyawarah dengan para sahabat pada peristiwa Hubidiyah ihwal penyerangan terhadap keturunan kaum musyrik. "Maka maafkanlah mereka. saya menemukan sifat Rasulullah SAW dalam kitab-kitab terdahulu itu demikian." Artinya. namun dia memaafkan dan mengampuninya." Oleh karena itu Rasulullah SAW suka bermusyawarah dengan para sahabatnya mengenai suatu persoalan yang terjadi guna menyenangkan mereka supaya mereka lebih giat dalam melaksanakan tugasnya. "Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal. Abdullah bin Umar berkata. hatinya tidak keras. Nabi pun bermusyawarah dengan para sahabat berkaitan dengan peristiwa Uhud. tidak suka berteriakteriak di pasar. Kesimpulan Mengacu kepada surah Ali-Imran Ayat 159.

Sesungguhnya Allah SWT itu menyukai orang-orang yang bertawakal. y Para peserta musyawarah hendaknya berlapang dada. dan bahkan terlontar ucapan-ucapan yang menyinggung perasaan. lemah lembut. bersedia member maaf apabila dalam musyawarah itu terjadi perbedaan-perbedaan pendapat. y Hasil musyawarah yang telah disepakati bersama hendaknya dilaksanakan dengan bertawakal kepada Allah SWT. saling menghormati. dan saling menghargai. dan penuh kasih sayang. sedangkan hasilnya diserahkan kepada Allah SWT. dengan tutur kata yang sopan. jika memang bersalah. tidak kasar. y Dalam bermusyawarah hendaknya bersikap dan berperilaku baik. 3 . Orang-orang yang bertawakal tentu akan berusaha sekuat tenaga. juga bersedia memohonkan ampun atas kesalahan para peserta musyawarah. seperti: tidak berperilaku keras.y Melandasi musyawarah dengan hati yang bersih. diiringi dengan doa kepada Allah Azza Wajalla.

Kalimat. sedangkan urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. 4 . 42:38) Surah Asy-Syura adalah surah ke-42 dalam al-Qur'an.S. terdiri atas 53 ayat.´ dan kata-kata semisalnya. dan mendirikan salat. Dalam ayat tersebut diletakkan salah satu dari dasar-dasar pemerintahan Islam ialah musyawarah. diambil dari kata Syawara yang terdapat pada ayat 38 pada surah ini. ³Dan urusan mereka adalah syura.´ ³Laksanakanlah syura olehmu. Akan tetapi. harus sudah menjadi budaya yang melekat di dalam kehidupan bermasyarakat. mungkin melaksanakannya.´ (Q. Surah ini kadang kala disebut juga Ha Mim 'Ain Sin Qaf karena surah ini dimulai dengan huruf-huruf hijaiyah itu.´ ³Kamu wajib bermusyawarah. dan ketika dilaksanakan pun belum tentu berkelanjutan. ³dan urusan mereka adalah syura. SURAH ASY-SYURA 42:38 TENTANG ANJURAN BERMUSYAWARAH A. Sedangkan kalimat. Nash ini menegaskan bahwa syura dalam masyarakat Islam bukan hanya teori. Surah ini tergolong surah makkiyah. Bacaan dan Artinya .´ lebih tinggi tingkatannya dari kata yang menunjukkan perintah. Dalam ayat ini Allah SWT berfirman (dan urusan mereka adalah syura). Asy-Syura. apalagi hanya sekedar wacana. ³Bersyuralah kalian.II. seperti misalnya. ³Dan bagi orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhann ya. Bisa jadi hanya dilaksanakan sekali kemudian terputus tidak pernah dilakukan lagi. Kalimat.´ adalah kata perintah yang menuntut respon dari yang menerima perintah. ³Bersyuralah kalian.´ konotasinya bahwa mereka sudah membiasakan syura dalam kehidupan sehari-hari mereka dan sudah menjadi sistem kehidupan. Dinamakan Asy-Syura yang berarti Musyawarah. mungkin juga tidak.

y Selalu bermusyawarah. y Disiplin dalam mengerjakan salat yang hukumnya wajib. 5 . Melaksanakan perintah Allah SWT dan meninggalkan segala larangan-Nya atau bertaqwa kepada-Nya hukumnya adalah fardu µain. Kesimpulan Kesimpulan dari isi atau kandungan Surah Asy-Syura Ayat 38 tersebut adalah menjelaskan sifat-sifat orang beriman yang akan memasuki surge yaitu: y Senantiasa melaksanakan perintah Allah SWT dan meninggalkan segala larangan-Nya. dalam hal-hal yang perlu dimusyawarahkan (urusan dunia). untuk hal-hal yang diridhaiNya (infaq fi sabilillah). dan Al-Mujadilah 58:9. y Menafkahkan sebagian rezeki karunia Allah SWT. An-Nisa 4:1.B. Banyak ayat Al-Qur¶an dan Hadis yang isi kandungannya mewajibkan untuk bertakwa. Di antara ayat -ayat AlQur¶an tersebut antara lain Al-Baqarah 2:197.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful