MEKANIKA

12
II. Peralatan
1. 2. 3. 4. 5. 6.

Koefisien Kekentalan Zat Cair

I. Tujuan Percobaan
1. Memahami adanya gesekan yang disebabkan benda begerak di dalam fluida (zat cair). 2. Mempelajari dan menentukan Koefisien Kekentalan Zat Cair (Coeficient of Viscosity).

Zat Cair (Oli bekas, gliserin) Bola - bola kecil (zat padat) Tabung tempat zat cair beserta saringan Stopwatch Alat ukur : mistar, jangka sorong, mikrometer dan timbangan Termometer

III. Teori
Setiap benda yang bergerak di dalam fluida mendapat gaya gesek Fs yang besarnya : FS = 6πηr v (1) dengan : Fs = Gaya gesek Stokes yang bekerja pada benda bola η = Koefisien kekentalan fluida r = Jari -jari bola ν = Kecepatan bola relatif terhadap fluida Bola yang dijatuhkan dalam fluida akan mengalami gaya berat sebesar :
W= 4 3 πr ρ g 3

(2) zat cair FS FA W d

dengan :

W r ρ g

= = = =

gaya berat jari - jari bola rapat massa bola percepatan gravitasi bumi

1

5. Tentukan massa gelas ukur Masukkan cairan kedalam gelas ukur dan tentukan massanya Catat temperatur zat yang dipergunakan Buatlah tanda pada tabung sejauh d sebagai jarak jatuh yang ditempuh bola Ukurlah jarak d dengan mempergunakan penggaris Jatuhkan bola kedalam zat cair dan catat waktu t saat bola melalui jarak d di atas. Menetukan koefisien kekentalan zat cair (η) η 1. Tentukan massa tiap . 2 . Ukur diameter benda bola sebayak 10 buah dengan mempergunakan mikrometer sekrup. B. Mencari rapat massa bola (ρ) ρ 1.tiap bola tersebut. 7. Ulangi langkah 1 s/d 6 untuk bola yang lain. 6. Cara Kerja A.Dan gaya apung (gaya Archimides) sebesar : 4 FA = π r 3 ρ o g (3) 3 FA = gaya apung ρo = rapat massa zat cair Dengan menganalisa gaya-gaya yang bekerja pada bola yang bergerak dalam zat cair maka kecepatan bola dalam fluida dapat dinyatakan dalam persamaan : v = 2 9η r 2 g(ρ − ρ o ) (4) Jika kecepatan bola konstan maka v = tx r 2 = d dan persamaan (4) dapat ditulis sebagai : t 9η d { 2 g ( ρ − ρ o )} (5) dengan : t = waktu yang diperlukan bola jatuh sejauh d d = jarak yang ditempuh dengan kecepatan konstan Secara matematis dapat dihitung besar koefisien kekentalan zat cair η yaitu sebesar : η = 2g (ρ − ρ 9d o ) tr 2 (6) IV. 2. 3. 4. 2.

Buat grafiknya pada kertas milimeter ! Buat analisa dan kesimpulan dari percobaan yang sudah anda lakukan ! 3 . satuan dan dimensinya ? Jelaskan kapan sebuah benda bisa berada dalam keadaan : tenggelam. Tugas Akhir 1. dan kapan terjadinya ? Jelaskan apa yang dimasud dengan : Koefisien kekentalan zat cair (η).bidang apa saja? dan peristiwa . VI. 3. 6. Gaya Archimedes (FA). 2. Tuliskan hasil pengukuran diameter untuk setiap bola dengan cara penulisan yang benar dan tentukan massa jenis bola tersebut beserta kesalahan relatifnya ! Hitung besar koefisien kekentalan zat cair dengan metode matematis ! Hitung besar koefisien kekentalan zat cair dengan metode kuadrat terkecil (least square). tuliskan rumus.peristiwa apa saja yang mempergunakan prinsip Fluida tersebut. 4. berikan contoh yang ada dalam kehidupan sehari-hari ? Sebuah benda yang dijatuhkan dalam fluida yang kental akan mengalami “Kecepatan Terminal “. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Fluida dan zat apa saja yang termasuk Fluida? Fluida terbagi atas dua bidang. Tugas Pendahuluan 1. 4.V. coba anda jelaskan bidang . 5. jelaskan apa yang dimaksud dengan “Kecepatan Terminal “. Gaya gesek Stokes (FS). melayang dan terapung? Untuk bisa menentukan besarnya “koefisien kekentalan zat cair” pada percobaan ini data .data apa yang harus anda ukur? 3. 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful