P. 1
Pemrograman Bahasa Assembly

Pemrograman Bahasa Assembly

4.89

|Views: 24,081|Likes:
Published by Affandy
Edisi Online dari pemrogrman bahasa assembly ditulis oleh S'to (sto@poboxes.com)

Bahasan bahasa "susah" yang disajikan dengan sangat ringan, cocok buat reader yang baru belajar bahasa assembly. Sebagai saran silahkan reader belajar terlebih dahulu mengenai sistem bilangan, konsep kerja dan organisasi komputer (terutama kerja processor), dan sedikit algoritma.

Kunci tambahan buat belajar assembly adalah "have fun" karena memprogram dalam assembly hampir sama dengan main puzzle :) trus "sabar" soalnya environmentnya yang serba minim (tapi maskulin lho) bikin beberapa programmer yang sudah terbiasa dengan developer yang multi fitur jadi agak mudah sewot.

selamat belajar
.: Affandy :.

mas_affandy@yahoo,com


mas_affandy
Edisi Online dari pemrogrman bahasa assembly ditulis oleh S'to (sto@poboxes.com)

Bahasan bahasa "susah" yang disajikan dengan sangat ringan, cocok buat reader yang baru belajar bahasa assembly. Sebagai saran silahkan reader belajar terlebih dahulu mengenai sistem bilangan, konsep kerja dan organisasi komputer (terutama kerja processor), dan sedikit algoritma.

Kunci tambahan buat belajar assembly adalah "have fun" karena memprogram dalam assembly hampir sama dengan main puzzle :) trus "sabar" soalnya environmentnya yang serba minim (tapi maskulin lho) bikin beberapa programmer yang sudah terbiasa dengan developer yang multi fitur jadi agak mudah sewot.

selamat belajar
.: Affandy :.

mas_affandy@yahoo,com


mas_affandy

More info:

Published by: Affandy on Sep 01, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2014

pdf

text

original

Assembler mengizinkan penggunaan beberapa bentuk angka , yaitu :

1. DESIMAL

Untuk menuliskan angka dalam bentuk desimal, bisa digunakan tanda 'D'

pada akhir angka tersebut atau bisa juga tidak diberi tanda sama sekali,

contoh : 298D atau 298 saja.

21

2. BINER

Untuk menuliskan angka dalam bentuk biner(0..1), harus ditambahkan tanda

'B' pada akhir angka tersebut, contoh : 01100111B.

3. HEXADESIMAL

Untuk menuliskan angka dalam bentuk hexadesimal(0..9,A..F), harus

ditambahkan tanda 'H' pada akhir angka tersebut. Perlu diperhatikan bahwa bila

angka pertama dari hexa berupa karakter(A..F) maka angka nol harus ditambahkan

didepannya. Bila hal ini tidak dilakukan, assembler akan menganggapnya sebagai

suatu label, bukannya sebagai nilai hexa. Contoh penulisan yang benar: 0A12H,

2A02H.

4. KARAKTER

Penulisan karakter atau string diapit oleh tanda petik dua (") atau

tanda petik satu('), Contoh: ' Ini adalah karakter '.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->