P. 1
LAPORAN dinding sel

LAPORAN dinding sel

5.0

|Views: 1,775|Likes:
Published by Galang Syahya

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Galang Syahya on Apr 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/21/2015

pdf

text

original

SEL

1. PIT / NOKTAH SEDERHANA TUJUAN: Melihat dan mengenal bentuk pit sederhana pada dinding sel Mengamati struktur dinding sel serta penebalannya. Mengamati macam-macam noktah. Mengamati letak noktah pada dinding sel.

LANDASAN TEORI Noktah adalah tempat sitoplasma sel berhubungan dengan sitoplasma sel di sampingnya. Lapangan noktah primer juga disebut noktah primodial atau noktah primer. Jadi, noktah primer adalah bagian yipis pada dinding yang ditembus oleh benang sitoplasma halus atau plasmodesmata. Pada waktu pembentukan dinding sekunder, bahan lapisan dinding tersebut tidak menutupi daerah lapangan noktah primer, sehingga plasmodesmata tetap dapat melaksanakan fungsinya. Baik noktah seperti itu maupun lapangan noktah primer senantiasa terdapat berpasangan karena melibatkan bagian dinding antara dua sel yang berdampingan. Kedua noktah yang berpasangan itu disebut pasangan noktah. Setiap bagian dari apsangan itu memiliki ruang noktah, dan selaput yang memisahkan disebut selaput noktah. Jadi, selaput noktah tipis yang ditembus oleh plasmodesmata itu terdiri dari lamela tengah dengan dinding primer tipis di setiap sisinya Ada beberapa macam noktah : noktah sederhana, berhalaman. Selain itu ada sebutan noktah noktah buta, noktah majemuk

unilateral, noktah bercabang. Struktur noktah berhalaman lebih kompleks disbanding noktah sederhana. Noktah sederhana biasanya dijumpai pada sel-sel parenkim yang dindingnya menebal, sklereid. Noktah berhalaman biasanya dijumpai pada sel-sel serat trakeid dan unsur-unsur trakeal.

ALAT DAN BAHAN Bahan : Tempurung kelapa ( Coccos nucifera ) Phloroglucinol HCl pekat Alat : Pipet Object glass Cover glass Mikroskop CARA KERJA 1. Buatlah preparat dari tempurung kelapa (Coccos nucifera). Supaya agak lunak, rendamlah tempurung tersebut selama = 12 jam. 2. Teteskan phloroglucinol + HCl pekat 3. Amati, kemudian gambar beberapa buah sel & berilah keterangan tentang pitnya.

HASIL PENGAMATAN Pencitraan lebih gelap terlihat sel pada dinding yang merupakan

tanda terdapat noktah atau pit.

Melalui noktah inilah aliran sitoplasma selsel yang berdampingan (plasmodesmata) dapat berhubungan. saling

Plasmodesmata merupakan saluran komunikasi dan sirkulasi di antara sel-sel tumbuhan yang berdampingan

PEMBAHASAN Kelapa (Cocos nucifera) memiliki bagian yang berfungsi sebagai pelindung inti buah yang disebut tempurung kelapa. Tempurung kelapa terletak di bagian dalam kelapa setelah sabut, dan merupakan lapisan yang keras dengan ketebalan 3-5 mm. Tempurung kelapa termasuk golongan kayu keras dengan kadar air sekitar sembilan sampai sepuluh persen (dihitung berdasarkan berat kering). Karena termasuk golongan kayu keras, tempurung kelapa secara kimiawi memiliki komposisi kimiawi yang hampir mirip dengan kayu yaitu tersusun dari lignin, cellulose dan hemicellulose, dengan komposisi yang berbeda-beda (Bambang, n.d.) Tempurung kelapa merupakan endocarp pada buah kelapa itu sendiri yang merupakan bagian keras dan kaku karena tersusun atas jaringan sklereida (sel batu) yang mengandung banyak zat lignin (zat kayu) sehingga tahan terhadap tekanan. Pada praktikum kali ini, bahan yang digunakan untuk melihat noktah atau pit pada dinding sel adalah tempurung kelapa (Coccos nucifera) yang masih muda. Sebelum tempurung kelapa dijadikan preparat pengamatan, tempurung kelapa tersebut direndam pada air semalaman (sekitar 12 jam) agar tempurung kelapa tersebut sedikit lebih lunak sehingga lebih mudah untuk dijadikan preparat. Ukuran dan struktur noktah beragam, namun terdapat 3 jenis noktah pada tanaman, yang pertama adalah noktah sederhana yaitu noktah yang dinding sekundernya berakhir tepat di tepi cekungan yang dibentuk oleh lapangan.noktah primer. Kombinasi dua buah noktah sederhana disebut pasangan noktah sederhana. Dinding sekunder dapat melebihi tepi cekungan lapangan noktah primer sehingga terdapat bagian terlingdung atau bertepi khusus. Noktah seperti itu disebut noktah terlindung dan pasangannya adalah pasangan noktah terlindung. Ruang noktah yang terlindung oleh tepi tersebut bermuara di lumen sel melalui lubang noktah

terlindung di satu sisi dan di sisi lain, dinamakan pasangan noktah setengah terlindung. Noktah seperti itu terdapat dalam xylem. (Estiti, 1995) Lignin merupakan senyawa kimia yang umumnya didapat dari semua tumbuhan vaskuler, yang biasanya terdapat dalam sel, antar sel dan dalam dinding sel. Lignin berfungsi untuk mengatur peredaran cairan dalam tumbuhan serta sebagai penguat dinding sel. Lignin sebenarnya terdiri dari banyak senyawa kompleks yang tidak berbentuk, berupa polimer tiga dimensi dengan struktur phenylpropane. Semakin banyak kadar lignin dalam tempurung kelapa maka tempurung kelapa tersebut akan semakin keras. (The nature of lignin, 1991). Pada kayu lignin akan mulai terdeformasi (sudah tidak berwujud lagi) pada temperature 300°C – 500°C (Kusnetsov, 2005). Lignin merupakan zat yang biasa ditemukan pada dinding sel sekunder. Zat lignin diketahui bereaksi terhadap phloroglucinol dan HCl yang memberikan warna merah keunguan (Gahan, 1974), Walaupun begitu, reaksi yang terjadi tidak terlalu sensitive, karena kemudahan dalam pewarnaan. KESIMPULAN Tempurung kelapa termasuk golongan kayu keras dengan kadar air sekitar sembilan sampai sepuluh persen (dihitung berdasarkan berat kering). Karena termasuk golongan kayu keras, tempurung kelapa secara kimiawi memiliki komposisi kimiawi yang hampir mirip dengan kayu yaitu tersusun dari lignin, cellulose dan hemicellulose, dengan komposisi yang berbeda-beda. Tempurung kelapa merupakan endocarp pada buah kelapa itu sendiri. Sebelum tempurung kelapa dijadikan preparat pengamatan, tempurung kelapa tersebut direndam pada air semalaman (sekitar 12

jam) agar tempurung kelapa tersebut sedikit lebih lunak sehingga lebih mudah untuk dijadikan preparat. Lignin merupakan senyawa kimia yang umumnya didapat dari semua tumbuhan vaskuler, yang biasanya terdapat dalam sel, antar sel dan dalam dinding sel. Pada kayu lignin akan mulai terdeformasi (sudah tidak berwujud lagi) pada temperature 300°C – 500°C (Kusnetsov, 2005). Noktah pada tumbuhan terdapat 3 jenis yaitu noktah sederhana, noktah berpasangan dan noktah terlindung. Lignin merupakan senyawa kimia yang umumnya didapat dari semua tumbuhan vaskuler, yang biasanya terdapat dalam sel, antar sel dan dalam dinding sel. Semakin banyak kadar lignin dalam tempurung kelapa maka tempurung kelapa tersebut akan semakin keras. Pada kayu lignin akan mulai terdeformasi (sudah tidak berwujud lagi) pada temperature 300°C – 500°C

DAFTAR PUSTAKA http://www.scribd.com/doc/38151374/biologi (Dikutip tanggal 12 Maret 2011) http://en.wikipedia.org/wiki/Coconut (Dikutip tanggal 12 Maret 2011) B. Hidayat, Estiti. ( 1995). Anatomi Tumbuhan Berbiji. Bandung: Institute Tehnik Bandung. Mulyani, Sri. (2006). Anatomi Tumbuhan. Yogyakarta : KANISIUS.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->