P. 1
Resume Skenario 1kel b Blok 14

Resume Skenario 1kel b Blok 14

|Views: 598|Likes:
Published by Putu Ricca Tiara

More info:

Published by: Putu Ricca Tiara on Apr 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/24/2013

pdf

text

original

Daftar Isi 1. Skenario................................................................................................ 2. Embriologi Sistem Saraf.......................................................................

2 3

3. Anatomi Sistem Saraf........................................................................... 18 4. Histologi Sistem Saraf.......................................................................... 43 5. Tumbuh Kembang Anak....................................................................... 48 6. Gangguan Perkembangan Psikologis a. Gangguan Perkembangan Khas Berbicara & Berbahasa................. 48 b. Gangguan Perkembangan Belajar Khas........................................... 58 c. Gangguan Perkembangan Motorik yang Khas................................. 61 d. Gangguan Perkembangan Khas Campuran...................................... 64 e. Gangguan Perkembangan Pervasif................................................... 64 f. Eneuresis.......................................................................................... 68 g. Enkorporesis..................................................................................... 71 h. Pika................................................................................................... 73 i. Gangguan Tingkah Laku.................................................................. 74 j. Retardasi Mental.............................................................................. 80 k. Insomnia pada anak.......................................................................... 84 7. Neurologi Anak a. Kejang.............................................................................................. 93 b. Cerebral Palsy.................................................................................. 97

1

c. Epilepsi ............................................................................................ 102 d. Ikterus Neonatorum.......................................................................... 111 e. Meningitis........................................................................................ 118 f. Encephalitis...................................................................................... 123 g. Meningochele .................................................................................. 129 h. Hydrocephalus.................................................................................. 136 i. Mikrocephalus.................................................................................. 140

2

Skenario 1: Gangguan Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Seorang ibu membawa anak laki-lakinya berusia 3 tahun ke dokter dengan keluhan belum bisa berjalan dengan baik, yaitu masih berjalan dengan berjingkatjingkat. Selain itu juga belum bisa berbicara dengan lancar, hanya dapat mengeluarkan kata-kata yang sulit dimengerti. Akhir-akhir ini juga tidak bisa diam dan sulit tidur. Ibu sudah berupaya untuk melatih dan menjaga anaknya dengan baik tapi anak kurang merespon ibunya. Dokter segera melakukan pemeriksaan fisik dan motorik anak tersebut, serta menanyakan riwayat kehamilan, perkembangan dan kesehatan anak tersebut mulai bayi Peta Konsep

3

Piameter. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. sel-sel neuroglia. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak. 3. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis. materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. 2. Araknoid.Embriologi Sistem Saraf Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. 1. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. Durameter. Pada otak. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. 4 . Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. semacam cairan limfa yang mengisi sela sela membran araknoid. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak.

Setelah tepi-tepi lempeng ini melipat. lipatan saraf ini saling mendekat satu sama lain digaris tengah kemudian bersatu menjadi tabung saraf.Embriologi Sistem Saraf Pusat ( OTAK ) Sistem saraf pusat (SSP) berasal dari ektoderm dan tampak sebagai lempeng saraf pada pertengahan minggu ke-3. 5 .

dan lempeng lantai serta lempeng atap sebagai lempeng penghubung antara kedua sisi.Ujung cranial menutup kurang lebih pada hari ke-25. lamina alaris untuk neuron sensorik. medulla spinalis. SSP selanjutnya membentuk sebuah struktur tubuler dengan bagian sefalik yang lebar. dan bagian kaudal yang panjang. dan ujung kaudalnya pada hari ke-27. otak. 6 . Kegagalan tabung saraf untuk menutup menyebabkan cacat seperti spina bifida dan anensefalus. Medulla spinalis membentuk ujung kaudal SPP dan ditandai dengan lamina basalis yang mengandung neuron motorik.

Rhombensefalon dibagi menjadi: 1. mesensefalon (otak tengah). Otak membentuk bagian cranial SSP dan asalnya terdiri dari tiga gelembung otak.Ciri-ciri dasar ini dapat dikenali pada sebagian besar gelembung otak.. Myelensefalon yang membentuk medulla oblongata (daerah ini mempunyai lamina basalis untuk neuron eferen somatic dan visceral. dan lamina alarisnya mempunyai neuron aferen somatic dan visceral). dan prosensefalon (otak depan). 7 . rhombensefalon (otak belakang).

2. gelembung otak ini ditandai dengan pembentukan serebelum. pusat koordinasi sikap tubuh dan pergerakan. 8 . jalur untuk serabut-serabut saraf antara medulla spinalis dan korteks serebri serta korteks serebeli. Selain itu. dan fons. Metensefalon dengan lamina basalis (eferen) dan lamina alaris (aferen) yang khas.

Mesensefalon (otak tengah) adalah gelembung otak yang paling primitive dan sangat mirip medulla spinalis dengan lamina basalis eferennya serta lamina alaris aferennya. 9 . Lamina alarisnya membentuk colliculus inferior dan posterior sebagai stasiun relai untuk pusat reflex pendengaran dan penglihatan.

Diensefalon. 10 . bagian posterior otak depan. terdiri atas sebuah lempeng atap tipis dan lamina alaris yang tebal tempat berkembangnya thalamus dan hypothalamus.

11 .

yang juga berkembang dari kantong ratkhe membentuk adenohipofisis. diensefalon membentuk lobus posterior yang mengadung neuroglia dan menerima serabut-serabut saraf dari hypothalamus. 12 .Diensefalon ikut berperan dlam pembentukan kelenjar hipofisis. lobus intermedius. dan pars tuberalis.

gelembung otak yang paling rostral. terdiri dari dua kantong lateral. dan bagian tengah lamina terminalis.Telensefalon. hemisfer serebri. 13 .

14 . Hemisfer serebri. mesensefalon dan metensefalon. yang semula berupa dua kantong kecing. Akhirnya. daerah-daerah inti telensefalon sangat berdekatan dengan daerah-daerah inti diensefalon. secara berangsur-angsur mengembang dan menutupi permukaan lateral diensefalon.Lamina terminalis ini digunakan oleh commissural sebagai suatu jalur penghubung untuk berkas-berkas serabut antara hemisfer kanan dan kiri.

Sistem ventrikel yang berisi cairan cerebrospinal. 15 . sistem ventrikel meluas dari ventrikel ke-3 ke ventrikel lateral hemisfer. ke-3 dan ventrikel lateral. SUMSUM TULANG BELAKANG (MEDULLA SPINALIS) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih. Cairan serebrospinal dihasilkan diplexus choroideus ventrikel ke-4. Melalui foramina monro. dapat menimbulkan hidrosefalus. dan selanjutnya ke ventrikel ketiga dalam diensefalon. sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. Sumbatan cairan otak baik di dalam sistem ventrikel maupun diruang subarachnoid. membentang dari lumen medulla spinalis hingga ke ventrikel ke-4 di dalam rhombensefalon. melalui saluran kecil di mesensefalon.

MENINGEN SPINAL Meningen Spinal terdiri atas tiga lapis yaitu: Dura mater. 12 Pasang syaraf Torakal. 12 Pasang syaraf Torakal. Syaraf Spinal dilindungi oleh tulang vertebra dan ligamen dan juga oleh meningen spinal dan CSF. di L1 melonjong dan agak melebar yang disebut conus terminalis atau conus medullaris. 5 Pasang syaraf Sakral dan 1 pasang syaraf koksigeal. Duramater yang merupakan lapisan yang kuat. Akar syaraf lumbal dan sakral terkumpul yang disebut dengan Cauda Equina. arachnoid dan piamater. 5 Pasang syaraf Lumbal. Terdapat 31 pasang syaraf spinal: 8 pasang syaraf servikal. Akar syaraf lumbal dan sakral terkumpul yang disebut dengan Cauda Equina. Setiap pasangan syaraf keluar melalui Intervertebral foramina. nyambung dengan medula spinalis. Terbentang dari foramen magnum sampai dengan L1. Terbentang dari foramen magnum sampai dengan L1.Medulla Spinalis merupakan bagian dari Susunan Syaraf Pusat. Terbentang dibawah conu terminalis serabut-serabut bukan syaraf yang disebut filum terminale yang merupakan jaringan ikat. Setiap pasangan syaraf keluar melalui Intervertebral foramina. DASAR ANATOMI MEDULA SPINALIS Medulla Spinalis merupakan bagian dari Susunan Syaraf Pusat. Rongga antara periosteum dengan duramater disebut 16 . Membran fibrosa. di L1 melonjong dan agak melebar yang disebut conus terminalis atau conus medullaris. Terbentang dibawah conu terminalis serabut-serabut bukan syaraf yang disebut filum terminale yang merupakan jaringan ikat. Piamater berupa lapisan tipis. Terdapat 31 pasang syaraf spinal: 8 pasang syaraf servikal. 5 Pasang syaraf Lumbal. 5 Pasang syaraf Sakral dan 1 pasang syaraf koksigeal. Bersatu dengan filum terminale. kaya pembuluh darah. Syaraf Spinal dilindungi oleh tulang vertebra dan ligamen dan juga oleh meningen spinal dan CSF.

Struktur Internal Terdapat substansi abu abu dan substansi putih. Substansi abu-abu mengandung badan sel dan dendrit dan neuron efferen. oksigen dan karbondioksida.Ca. Sistem piramidal dan ekstrapiramidal 17 . protein dalam jumlah kecil. Jalur sensoris 3. comissura abu-abu untuk refleks silang dan substansi putih merupakan kumpulan serat syaraf bermyelin. anterior sebagai Output/efferent. Rongga antara duramater dengan arachnoid disebut dengan subdural. Sel darah putih dalam jumlah kecil. Rongga antara Arachnoid dan Piamater disebut dengan Subarachnoid. Cairan ini selalu dipertahankan dalam keadaan seimbangan antara produksi dan reabsorpsi oleh pembuluh darah. dan material organik lainnya.dengan epidural yang merupakan area yang mengandung banyak pembuluh darah dan lemak. syaraf sensoris dan motoris dan akson terminal dari neuron.Cl. Na. glukosa. Terbagi menjadi bagian kiri dan kanan oleh anterior median fissure san median septum yang disebut dengan posterior median septum.K. Substansi Abu-abu membentuk seperti kupu-kupu dikelilingi bagian luarnya oleh substansi putih. Pembuluh Darah dan akar-akar syaraf CAIRAN SEREBRO SPINAL Cairan Serebro Spinal merupakan Cairan bening hasil ultrafiltrasi dari pembuluh darah di kapiler otak. PERAN MEDULA SPINALIS 1. Pada rongga ini terdapat Cerebro Spinal Fluid. Sub dural tidak mengandung CSF. CSF engandung air. Substansi abu-abu membentuk seperti huruf H dan terdiri dari tiga bagian yaitu: anterior. Bagian Posterior sebagai input /afferent. Pusat prosesing data 2. akson tak bermyelin.Mg. Keluar dari medula spinalis merupakan akar ventral dan dorsal dari syaraf spinal. posterior dan Comissura abu-abu.

3). Data di Amerika Serikat menunjukkan urutan frekuensi disabilitas neurologis karena cedera medula spinalis traumatika sbb : (1) tetraplegi inkomplet (29.3%).000 penduduk.5%)(4). Refleks yang melibatkan otot rangka disebut dengan refleks somatis dan Refleks yang melibatkan otot polos. Kecelakaan kendaraan bermotor merupakan penyebab utama cedera medula spinalis(1).000 per tahunnya. Cedera medula spinalis dapat dibagi menjadi komplet dan tidak komplet berdasarkan ada/tidaknya fungsi yang dipertahankan di bawah lesi(2). dengan angka tetraplegia 200.000 kasus baru cedera medula spinalis setiap tahunnya di Amerika Serikat. otot jantung atau kelenjar disebut refleks otonom atau visceral.REFLEKS SPINAL Refleks merupakan respon bawah sadar terhadap adanya suatu stimulus internal ataupun eksternal untuk mempertahankan keadaan seimbang dari tubuh. CEDERA MEDULA SPINALIS Cedera medula spinalis merupakan salah satu penyebab utama disabilitas neurologis akibat trauma. 18 . dan (4) tetraplegi komplet (18. Teknik yang paling sering digunakan adalah pemeriksaan sacral sparing(2. Angka insidensi paralisis komplet akibat kecelakaan diperkirakan 20 per 100. (3) paraplegi inkomplet (21. Pembagian ini penting untuk meramalkan prognosis dan penanganan selanjutnya. Pusat Data Nasional Cedera Medula Spinalis (The National Spinal Cord Injury Data Research Centre) memperkirakan ada 10. (2) paraplegi komplet (27.5%).3%).

Sering terjadi pada individu di usia pertengahan dengan spondilosis cervicalis. Predileksi lesi yang paling sering adalah medula spinalis segmen servikal. terutama pada vertebra C4-C6.Klasifikasi Cedera medula spinalis dapat dibagi menjadi komplet dan tidak komplet berdasarkan ada/tidaknya fungsi yang dipertahankan di bawah lesi. Pada Central Cord Syndrome. bagian yang paling menderita gaya trauma dapat mengalami nekrosis traumatika yang permanen. dan (5) Conus Medullaris Syndrome. Edema yang ditimbulkan dapat meluas sampai 1-2 segmen di bawah dan di atas titik pusat cedera. (4) Cauda Equina Syndrome. Terdapat 5 sindrom utama cedera medula spinalis inkomplet menurut American Spinal Cord Injury Association yaitu : (1) Central Cord Syndrome. 19 . Sebagian kasus tidak ditandai oleh adanya kerusakan tulang. Mekanisme terjadinya cedera adalah akibat penjepitan medula spinalis oleh ligamentum flavum di posterior dan kompresi osteofit atau material diskus dari anterior. Central Cord Syndrome (CCS) biasanya terjadi setelah cedera hiperekstensi. Bagian medula spinalis yang paling rentan adalah bagian dengan vaskularisasi yang paling banyak yaitu bagian sentral. Lee (6) menambahkan lagi sebuah sindrom inkomplet yang sangat jarang terjadi yaitu Posterior Cord Syndrome. (2) Anterior Cord Syndrome. (3) Brown Sequard Syndrome.

Gambaran khas Central Cord Syndrome adalah kelemahan yang lebih prominen pada ekstremitas atas dibanding ektremitas bawah. Pemulihan fungsi ekstremitas bawah biasanya lebih cepat. Hal ini terutama disebabkan karena pusat cedera paling sering adalah setinggi VC4-VC5 dengan kerusakan paling hebat di medula spinalis C6 dengan ciri LMN. sementara pada ekstremitas atas (terutama tangan dan jari) sangat sering dijumpai disabilitas neurologik permane. pada beberapa kasus dilaporkan disabilitas permanen yang unilateral. Gambaran klinik dapat bervariasi. 20 .

Otak hampir memenuhi semua ruang yang tersedia di dalam cavum cranii sehingga struktur permukaan tertentu membentuk crista. terdiri dari: . Mesencephalon B. Pons 3. Telensefalon (ujung otak) 2. Diensefalon (jembatan otak) 21 . OTAK Otak berukuran jauh lebih besar dibandingkan medulla spinalis. terdiri dari: 1. Otak berhubungan dengan medulla spinalis melalui foramen magnum dan dibagi menjadi lima bagian utama yaitu secara berurutan: A. Medulla oblongata 2. Cerebellum C.Otak .31 pasang saraf spinalis Secara fungsional dibagi menjadi: 1. Otak depan (prosensefalon). Sistem saraf somatik  mengontrol aktifitas secara sadar Sistem saraf otonom (viseral)  mengontrol aktivitas secara tidak sadar SISTEM SARAF PUSAT 1. Sistem Saraf Tepi . Cerebrum (hemispherium cerebri) Tapi ada juga yang membagi otak menjadi tiga bagian yaitu: A.Anatomi Sistem Saraf SISTEM SARAF secara anatomi dibagi menjadi: 1. 2. Sistem Saraf Pusat.Medulla spinalis 2. dibagi menjadi dua: 1.12 pasang saraf cranialis . Batang otak.

Vagus (N. dan terletak pada dua per tiga canalis dimulai pada ketinggian foramen magnum serta berakhir pada ujung bawah spons. Di depan oliva antara oliva dan fissura mediana anterior terdapat crista longitudinal tempat lewatnya fibrae corticospinale yang disebut pyramis. nucleus nervi cranialis 22 . Pada daerah dimana pons berhubungan dengan substantia cerebellum disebut horizontal akan membentuk bundle yang berbatas jelas disebut pedunculus cerebellaris medius. XI) keluar berurutan dari atas ke bawah pada sulcus di belakang tonjolan oliva. N. BATANG OTAK 1.B. Otak tengah (mesensefalon) C. 2. MEDULLA OBLONGATA Merupakan lanjutan dari medulla spinalis dengan panjang kirakira 1 inchi. Beberapa serabutnya berjalan horizontal melintasi linea media. berbentuk konus. Anterior berhubungan dengan pars basilaris ossis occipitalis. Glossopharingeus (N. Accesorius (N. menghubungkan kedua hemispherium cerebelli. Hypoglosus (N. Permukaan lateralnya mempunyai pembengkakan oval (oliva) yang berhubungan dengan substantia grisea dari nukleus olivarius inferior. IX). XII) keluar secara linier antara oliva dan pyramis N. X). N. Otak belakang (rombensefalon). dibagi menjadi dua: 1. Nervus cranialis yang keluar dari permukaan medulla dalam hubungannya dengan oliva yaitu: N. yang kelihatan pada penampang transversal sebagai tiga lingkaran besar. PONS Pons terletak di antara medulla dan linea media di sebelah anterior cerebellum. Mielensefalon (otak sumsum) A. berseberangan dengan nucleus nervi facialis. Metensefalon (after brain) 2.

Berkualitas viseromotorik umum yang memelihara glandula lacrimalis. intermedius yang kemudian dalam canalis n. terletak di bagian bawah pons yang berkualitas somatomotorik dan memelihara salah satu otot ekstrinsik dengan axonnya keluar dari permukaan ventral pons dekat garis mediana dan perbatasan antara pons dengan medulla oblongata Nuclei facialis. trigeminus. dan buccales. Axonnya keluar dari permukaan lateral pons dekat n. facialis yang mengikuti n. labialis. terletak dalam formatio reticularis dorsolateral dari ujung caudal nuclei n. lingualis. Pada bagian dorsal terdiri atas nuclei nn. Lingkaran yang kecil terletak pada sisi medial pedunculus medius dan disebut pedunculus cerebellaris inferior dan superior yang juga mengeluarkan serabut saraf yang menghubungkan batang otak. sublingualis. trigemini. abducen sebagai genu internum n. abducens tapi agak ke ventral. Berkualitas brachiomotorik yang memelihara otot-otot mimik dan axonnya keluar dari permukaan lateral setelah mengelilingi n. facialis Nuclei salivatorius superior.ketujuh dan nucleus salivatorius. terletak kira-kira setinggi nuclei n. facialis Nuclei sensoris n. terletak di tengah-tengah pons veroli berkualitas brachiomotorik yang memelihara otot-otot masticatorica dengan axon keluar dari sebelah ventrolateral pons sebagai portio minor Nuclei abducen. Cranialis yang terdiri dari: Nuclei motoris n. Pons varoli dibagi menjadi bagian dorsal (tegmentum) dan bagian basal yang dibentuk oleh nuclei dan serat-serat penghubung. facialis bergabung dengan n. facialis. merupakan nuclei principalis sebagai kelanjutan dari begian caudal neclei mesencephalis dan berkualitas somatosensorik umum untuk rangsangan epikritik dan bagian rostral nuclei tractus spinalis yang merupakan 23 .

Nuclei lemnicus lateralis modifikasi dari formatio reticularis yang letaknya dekat lemnicus lateralis. fasciculus longitudinal medialis. Nuclei vestibularis berkualitas propioseptif khusus dan terletak di daerah paling lateral. tractus rubrospinalis. Permukaan dorsalis terdiri dari pons bersama dengan permukaan dorsalis dari medulla oblongata membentuk fossa rhomboidea yang merupakan dasar dari ventriculus quartus. Serat-serat penghubung dari dorsal ke ventral terdiri atas fasciculus lungitudinal dorsalis. Kedua nuclei ini terletak pada bagian caudal dan berhubungan dengan fungsi pendengaran. 24 . Nuclei lainnya adalah nuclei olivaris superior yang merupakan modifikasi dari formatio reticularis. tractus tectospinalis dan yractus reticulospinalis. terletak pada perbatasan antara pons dan medulla oblongata. Formatio reticularis tergabung sepanjang batak otak. Bagian bawah terdapat stria medullaris yang disebabkan karena adanya serat-serat yang berasal dari nuclei arcuatus menuju cerebellum ialah fibrae arcuatae externae dalam medulla oblongata. Sedangkan nuclei cochlearis berkualitas somatosensorik khusus dan terletak bersama-sama nuclei vestibularis. Bagian tengahnya terdapat sulcus mediana dorsalis yang sebelah kanan kirinya terdapat penonjolan yang disebut eminentia mediana yang di caudalnya terdapat colliculus facialis yang disebabkan adanya seratserat dari nuclei facialis yang mengelilingi n.lanjutan - dari nuclei principitalis yang berkualitas somatosensorik umum untuk rangsangan protopatik Nuclei vestibularis dan cochlearis. Nuclei corporis trapezoidi yang juga merupakan modifikasi formatio reticularis. Bagian caudal ada penonjolan area cochlearis dan vestibularis akibat adanya nuklei cochlearis dan vestibularis. abducen yang disebut genu internum.

MESENCEPHALON Mesencephalon membentuk bagian atas batang otak. panjangnya sekitar 1 inchi dan terperforasi oleh canalis centralis atau aquaductus. 2. Cerebellum dapat dibagi menjadi: Bagian tengah (vermis) 25 . Ikut dalam pengintegrasian fungsi motorik. dan serat longitudinal disebut tractus corticobulbaris dan corticospinalis. Cranialis yang keluar dari permuaan mesencephali adalah n. B. Serat transversal dari nuclei ini menuju cerebellum dan disebut tractus pontocereballaris 3. terutama koordinasi gerakan-garakan dan membentuk fungsi keseimbangan Ikut dalam pengintegrasian sistem sensorik dan motorik dalam arti rangsangan dapat diteruskan ke cerebellum yang kemudian diolah akhirnya keluar sebagai gerakan.Bagian basal dari pons terdiri serat penghubung transversal dan longitudinal yang diantaranya terdapat nuclei pontes. Cranialis keempat yang keluar dari aspek posterior mesencephalon tepat di bawah corpora quadrigemina inferior. Nuclei mesencephali adalah nuclei snsorik yang erat hubungannya dengan n. Di sebelah rostral berhubungan dengan diencephalons dan di sebelah caudal berhubungan dengan pons varoli dan dibagi menjadi beberapa bagian yaitu: Tectum mesencephali Tegmen mesencephali Basis mesencephali (basis Pedunculi) Beberapa nn. CEREBELLUM Cerebellum adalah bagian otak yang mempunyai fungsi untuk: 1. trochearis atau nn. Satu-satunya nn. Cranialis ketiga yang keluar dari mesencephalon pada fossa interpeduncularis tepat di atas pons. trigemini.

CEREBRUM Adalah bagian anterior atau cephalic dari sistem nervosum centrale membentuk lebih dari tiga per empat bagian otak dan terbagi menjadi dua hemispheria cerebri yang besarnya setara. Serat komisurra menghubungkan bagian yang identik kanan kiri dan serat assosiasi menghubungkan daerah yang setingkat hemispheria yang sam atau vermis saja. Bagian luarnya dibentuk oleh substantia alba (corpus medullare) yang di dalamnya terdapat kelompok nuclei dan mempunyai serat-serat penghubungnya merupakan serat penghubung intrinsik yang terdiri dari serat-serat assosiasi. cerebelli superior. menghubungkan dengan pons varoli Pedenculus mesencephalon Pada pedunculus cerebellaris terdapat nucleus dentatus yang juga berhubungan dengan thalamus melalui fibrae dentate rubrales. C. Untuk serat proyeksi afferens berasal dari sel-sel purkinye cortex cerebelli menuju nuclei cerebelli.- Bagian lateral (hemispheria cerebelli) Permukaan keduanya menunjukkan adanya lipatan-lipatan kecil transversal yang disebut folia. berbeda dengan hemispheria dari cerebri. Cortex cerebelli umumnya mempunyai pkica dan terdiri dari tiga lapisan yaitu: Stratum moleculare Lapisan sel-sel purkinya Lapisan sel-sel granular Cerebellum dihubungkan dengan bagian otak lainnya melalui ketiga pedunculi cerebelli yaitu: Pedenculus cerebelli inferior. menghubungkan dengan medulla spinalis dan medulla oblongata Pedenculus cerebelli medius. Bagian otak depan ini terbagi menjadi telencephalon dan diencephalon. menghubungkan dengan 26 . komissura dan proyeksi. Seluruh lapisan bagian cerebellum mempunyai lapisan yang sama.

c. Permukaan cortex berlekuk-lekuk dan permukaan dalam lekukan jauh lebih luas dari yang luar. Disini terletak pusat-pusat tertinggi fungsi-fungsi dalam tubuh.5 mm dan pada umumnya yang ada dipermukaan lebih tebal. Luas permukaan cortex cerebri antara 200. Lekukan tersebut ada yang dangkal (sulcus) dan ada pula yang dalam (fissura). corpus medullare dan basal ganglia. cerebri Tiap sagitalis/longitudinalis hemispherium cerebri terdiri atas cortex cerebri (pallium). b. terletak di belakang sulcus parietoocccipitalis Lobus temporalis. Tebal ratarata cortex cerebri rataa-rata 2. Bagian yang dibentuk oleh kortex cerebri dan corpus medullare dapat dibagi menjadi: a.000-250. terletak di depan sulcus centralis dan di atas sulcus lateralis Lobus parietalis. Telencephalon seluruhnya terletak di atas tentorium cerebelli dan terbagi menjadi 2 belahan yang masing-masing disebut sebagia hemispherium cerebri kiri dan kanan yang satu dipisahkan terhadap oleh yang fissura lainnya.- Telencephalon Merupakan bagian yang paling rostral dan menempati sebagian besar cavum cranii kecuali fossa cranii posterior.000 cm2 dan pembagiannya adalah 41% lobus frontalis 21% lobus parietalis 17% lobus occipitalis 21% lobus temporalis 27 . terletak di depan incisura preoccipitalis dan di bawah sulcus lateralis Cortex cerebri pada telencephalon mempunyai lapisan berwarna keabu-abuan dan disebut sebagai substantia grisea (gray mater) yang terdiri dari sel-sel saraf dan sedikit serat-serat penghubung. Lobus frontalis. d. terletak di belakang sulcus centralis dan di atas sulcus lateralis Lobus occipitalis.

Sulci dan fissura dari telencephalon antara lain: Sulcus longitudinal cerebri Sulcus lateral cerebri (sylvius) Sulcus calcarinus Sulcus perietooccipitalis Sulcus hippocampi Sulcus-sulcus lain yang memiliki arti fungsional dan topografik yang penting antara lain: Sulcus centralis (Rolandi) Sulcus precentralis Sulcus postcentralis Sulcus frontalis superior dan inferior Sulcus intra parietalis Sulcus temporalis inferior. yang terdiri dari sel cagal dan sel galgi type II Lamina granularis enterna. dan superior Sulcus lunatus Sulcus cinguli Sulcus collateralis Berdasarkan pertumbuhan fungsi secara filogenik dan ontogenetic dapat dibedakan beberapa macam cortex cerebri yaitu: Archiocortex/archipallium Paleocortex/palleopallium Mesocortex/mesopallium Neocortex/neopallium Secara struktural keempat macam cortex tersebut juga berbeda yaitu mengenai susunan sel-selnya. banyak mengandung sel pyramida kecil dan sel granular 28 . medius. Neocortex terdiri atas 6 lapisan yang berturut-turut dari luar ke dalam diberi nama menurut brodman: Lamina molecullaris.

dan sel martinotti Lamina ganglionare (pyramidalis internus).- Lamina pyramidalis. stellata. Daerah-daerah fungsional cortex cerebri terdiri dari: Lobus frontalis a. Area motoris primaries atau area 4 Brodmann. b. Serta proyeksi yang tidak spesifik yang berasal dari bagian thalamus yang tidak spesifik dan formatio reticularis bercabang-cabang di berbagai lapisan sampai pada lamina molecularis. Selain itu dibentuk pula oleh axon-axon sel-sel spindle/polymorf yang berupa serat-serat asosiasi atau serat-serat commisura. Sedangkan serat aferens yang masuk ke dalam cortex cerebri berupa serat-serat proyeksi spesifik yang berasal dari bagian thalamus yang spesifik dan berakhir pada lapisan granularis interna dan bercabang-cabang pada bagian ini. terdiri atas sel multiforme atau polymorf dan mengandung sedikit sel stellata dan sel martinotti Serat-serat eferens yang keluar dari cortex cerebri sebagian besar dibentuk oleh axon-axon sel-sel pyramidan yang sebagian besar berupa serat-serat proyeksi menuju ke pusat-pusat subcortical dan hanya sebagian kecil yang berupa serat-serat assosiasi atau serat commisura menuju cortex lainnya. terletak di belakang lobus frontalis Area premotorius. dan sel martinotti - Lamina multiforme. bagian belakang merupakan gerakan halus dan terlatih. terletak di depan area 4 dan area 6 Brodmann. berlainan dengan bagian depan yang merupakan pusat gerakan kasar 29 . lebih banyak mengandung sel pyramida daripada sel granular dan terdapat pula sel stelatta Lamina granularis interna. sebagian besar terdiri dari sel granular sedikit sel pyramida. terutama mengandung sel pyramida besar (giant cell of betz) dan sedikit sel stellata.

Kualitas. 11. 10. Daerah ini merupakan pusat bicara motorik. pusat asosiasi tertinggi untuk fungsi intelektual dan fungsi kejiwaan yang membentuk kepribadian (personality) - Lobus parietalis Korteks parietalis mempunyai peran utama pada kegiatan memproses dan mengintegrasi informasi sensorik yg lebih tinggi tingkatnya. paralel korteks motorik dan posterior sulkus centralis. e. Bagian ini tersusun somatotopik dg menyirip. tekan. proprioseptik. Area somestetik primer (area 1-3)terletak pada gyrus postcentralis. Lesi bagian ini menyebabkan ggn sensorik kontralateral. 30 . Cortex prefrontalis Area ini meliputi area 9. Area asosiasi somestetik (area 5 &7) menduduki lobus parietalis superior meluas sampai permukaan medial hemisfer. terletak di sebelah frontalis cortex area premotoris dan bersangkutan dengan gerakan bulbus oculi di bawah pengendalian kemauan (pergerakan konjugasi atau asosiasi) dan pusat gerakan otot kasar. tapi tidak identik dg korteks motorik primer. dan 12 merupakan cortex asosiasi yang terletak di depan area 4. Pusat bicara motorik broca Meliputi area 44 dan 45 yang meliputi bagian pars opercularis dan pars triangularis gyrus frontalis inferior pada hemispherium cerebri yang dominan oleh karena pada manusia sebagian besar juga terletak di sebelah kiri. 6. Sensasi semua bagian tubuh diterima korteks sensorik primer dan disinilah menggapai kesadaran. raba. bentuk. Mempunyai banyak hub dg area lain korteks sensorik. d. suhu. Area 8 Brodmann atau daerah optokinetik frontal (frontal eye field). Sensasi ini mencakup nyeri.c. Korteks asosiasi sensorik menerima dan mengintegrasi modalitas sensorik. dan 8 yang bersifat motorik.

Lesi girus angularis (area 39) hemisfer dominant mengakibatkan aleksia (ketdkmampuan memahami bhsa tulisan) dan agrafia (tdk mampu menulis) meski dapat bicara normal. Kesadaran akan bentuk tubuh. shg informasi dpt ditanggapi dandiinteprestasikan. Lesi sisi dominan mengakibatkan kehilangan kemampuan mengenali benda dan kegunaannya. lesi sisi tak dominan tjd kegagalan mengenali wajah. Korteks asosiasi visual disebelah area 39 lobus temporalis berfungsi unt memahami simbol-simbol bahasa. Lesi gyrus supramarginalis (area 40) korteks parietalis mengakibatkan lewat astereognosis selain (ketdkmampuan kontralateral lesi Lobus temporalis Adalah area sensorik reseptif unt impuls pendengaran. sedang korteks asosiasi pendengaran (area 22/ area Wernick)sbg proses pemahaman. jk rusak mengenal benda sentuhan) memungkinkan stroke dan ggn kesadaran tbuh terhadap sisi 31 . Korteks area Werniks penting untmengerti bhsa ucap. dikelilingi korteks asosiasi visual (area 18&19) yg berperan dlm refleks gerak mata bila sedang memandang atau mengikuti objek. sikap tubuh. atau mungkin ucapan penderita scr fonetik dan tata bhs benar tapi katakata yg dipilih tdk sesuai dan terdiri atas kata yg tak bermakna. Lobus occipitalis Korteks penglihatan primer (area 17) menerima informasi penglihatan dan sensasi warna. lesi mengakibatkan sulit unt mengerti bahasa ucap(afacia sensorik/afacia Wernics). dan suhu berkaitan dg pengalaman sensorik masa lalu. Selain memiliki peranan unt ingatn tertentu. tp masih tetap mampu mengenali wajah. Korteks pendengaran primer (area 41&42) sebagai penerima suara. letak anggota tubuh. berat. bahasa.tekstur.

crus posterior 3.mengakibatkan aleksia sensorik/ hilangnyakemampuan memahami apa yg dibaca Susunan Substansia Alba Hemispherium Cerebralis Mengisi daerah antara corteks cerebri dan subcorticales dan derat antara berbagai nuklei subcorticales. commisura anterior c. commisura hipocampi III. serat-serat asosiasi menghub daerah korteks yg berbeda satu dg lainnya pd hemisfer yg sama. merupakan gab: 1. I. genu c. crus anterior b. serat asosiasi. fasciculus uncinatus c. corona radiata 2. beberapa berkas asosiasi: a. Serat yg membentuk substansia alba hemispherium cerebri berselubung myelin dibagi3 : serat proyeksi . Capsula eksterna II. serat-serat commisura terutama menghub pusat/daerah yg sama pd kedua hemisfer: a. Terdiri atas 3 bagian: 32 . corpus callosum b. fasciculus fronto-occipitalis superior dan inferior Basal ganglia Sekelompok substansis grisea yg terletak basal dari corpus medullare yg sebagian bsrdibentuk sel-sel sarafdan serat penghubung. serat cimmisura. cingulum yg membentuk sebagian substansia alba gyrus cinguli b. serat-serat proyeksi. capsula interna a.

serebelum.1. serebelum & dg berbagai kompleks nuklear subkortikal. archistriatum yg meliputi amygdala bekerja untuk integrasi dan ekspresi emosi. Dibagi jd 4 wilayah: a. perasaan. suhu ekstrim) dan integrasi ekspresi motorik oleh karena hub fungsinya terhadap pusat motorik utama dalam korteks serebri. tekan. nukleus amydaloid secara phylogenetika ganglia basalis tdd: a. paleostriatum yg meliputiglobus pallidus c. Merupakan stasiun relai yg penting dlm otak & merupakan pengintegrasi subkortikal yg penting semua jaras sensorik kec sist olfactorius membentuk sinaps dg nukleus talamus dalam perjalanan menuju korteks cerebri. ganglia basalis. getar. talamus terdiri atas 2 struktur ovoid yg besar . hasrat. masing-masing mempunyai kompleks nukleus yg slg berhub dg korteks ipsilateral . neostriatum meliputi nucleus caudatus dan putamen b. raba. Berfungsi sbg pusat sensorik primitif (individu dpt merasakan samar-samar nyeri. claustrum 3. corpus striatum 2. Memproses rangsang sensorik dan membantu memulai atau memodifikasi reaksi tubuh terhadap rangsang tersebut. Rhinencephalon Meliputi struktur susunan saraf pusat yg menerima serat-serat dari bulbus olfactorius DIENCEPHALON Adalah struktur disekitar ventrikel ke-3 dan membentuk inti bag dlm cerebrum. 33 .

lapar. substansia nigra. epitalamus berupa pita sempit yg membentuk atap diensephalon.b. c. Hipotalamus juga berfungsi dlm pengaturan hormon-hormon. piamater terletak erat dg permukaan otak & medspin. mensekresi melatonin dan membantu irama sirkardian tubuh dan menghambat hormon gonadotropin. MENINGEN Terdiri atas 3 lapisan: 1. Mempunyai perluasan ke lateral antara radix dorsal dan ventral saraf spinal (lig dentikulata/dentate). globus palidus dari ganglia basalis. berhub dg sist limbik. berkaitan dg pengaturan rangsang dr SS otonom perifer yg menyertai ekspresi tingkahlaku dan emosi. berperan pd dorongan emosi dasar dan integrasi informasi olfactorius. Jika lesi menyebabkan diskineksia dramatis (hemibasalismus) ditandai dg gerakan kaki/tangan yg terhempas kuat pd satu sisi tubuh d. hipotalamus di bawah talamus. Menyertai pembuluh darah pada permukaan otak dan medspin (piamater spinalis vaskularisasinya lebih sedikit dari cerebralis) 2. Arakhnoid Adl lapisan spt film. D. suhu tubuh. subtalamus merupakan nukleus ekstrapiramidal diencephalon yg penting. terdapat granulasiones arakhnoid yg merupakan kumpulan spt bulu dg sangat mendekap arakhnoid yg berproyeksi ke duramater 34 . mempunyai hub dg nuklus ruber. spt jala dan dihub ke piamater oleh trabekulasi seperti lilin. transparan. haus. Mempunyai satium (subarakhnoid) yg merup interval antara arakhnoid dg piamater & diisi CSF. pengaturan cairan tubuh.

posteior. Apertura mediana (foramen magendi) membuka ke cavum subarakhnoid yg membesar disebut cisterna magna (antar cerebellum dan medula) F. Terdapat spatium epidural mengandung pleksus venosus vertebralis dan a meningea media pd cavitas cranialis. diukur melalui punksi lumbal. Ventrikulus lateralis berhub dg ventrikulus tertius melelui foramen interventrikularis dari mUNRO yg terletak pd bag antrior dinding lateral ventrikulus tertius di bawah ujung anterior fornix. inferius.3. Ventrikulus berhub dg ruang sub arakhnoid pd meningen melalui apertura mediana ventriculi quarti dan 2 apertura lateralis ventriculi quarti (foramina luschka). quartus. Beberapa nn cranialess terletak pd regio ini. Ventrikulus otak adl kavitas dlm jar otak yg merup mpembesaran canalis centralis tubulus neuralis embryonicus. dibentuk pleksus koroid dalam ventrikel otak. diambil untuk pemeriksaan kandungan kimia dan selnya. Ventriculus lateralis terletak di dlm subtantia hemisfer cerebri dan tdd pars centralis dan 3 buah cornu anterior. Mempunyai 2 lapisan stratum periostealis dan stratum meningealis. Sirkulasinya melalui ventrikel memasuki spatium subarakhnoid dan akhirnya disaring ke sistem venosa. Cavitas ini adl ventriculus lateralis. Tekanan CSF biasanya 100 dan 200 mmH2O. Membentuk sinus-sinus venosus duralis antara 2 stratum atau antara duplikasi strtum meningeal E. CSF dan ventrikulus otak Terletak dlm spatium subarakhnoid. Ventrikulus quartus adl cavitas spt tenda dg dasar spt intan. tertius. Vaskularisasi Oleh a carotis interna dan a vertebralis cabang cerebral sedang mening divaskularisasi a mxillaris cabang meningea media. Medspin dan akarnya divaskularisasi cabang-cabang kecil sepanjang saraf tsb 35 . Duramater Lapisan luar meningen yg keras dan fibrosa.

Tractus dorsalis Meneruskan informasi ke cerebellum yang dapat membantu koordinasi otot (aktivitas sinergik) dan tonus otot juga sentuhan dan tekanan. Pada tractus asendens terdiri atas tiga tractus yaitu: 1. Serabut keluar dari sel yang terletak pada cornu posterior subatantia grisea sisi seberangannya dan terutama berjalan naik pada columna lateralis. Tractus spinothalamicus anterior atau ventralis Meneruskan impuls taktil dan tekanan dari medulla ke thalamus. Serabut-serabut saraf mulai keluar pada cornu posterius dari sisi spinothalamicus anterior posterior atau ventralis 36 .SUMSUM TULANG (MEDULLA SPINALIS) Merupakan kelanjutan dari otak dimulai setinggi foramen occipitalis magnum melanjutkan ke bawah di dalam canalis spinalis dan beakhir pada conus medullaris setinggi V. Serabutnya dimulai pada collumna posterior substantia grisea dari sisi berseberangan dan melintas diatas commisura alba anterior sebelum naik pada columna alba anterior. 3. Sebagaimana otak medulla spinalis juga dilapisi oleh selaput meningen dan mengandung cairan otak.Lumbalis I. Serabutnya bergabung pada medulla dengan serabut dari tractus spinothalamicus anterior untuk membentuk lemnicus spinalis. Pada medulla spinalis terdapat rute utama pada setiap ketiga columna alba. Tractus spinothalamicus lateralis Membawa impuls sakit dan temperatur ke thalamus. Bagian tepi atau cortex mengandung serat-serat saraf (white matter) dan bagian tengahnya berwarna gelap (grey matter) yang mengandung sel-sel body dan bentuknya seperti kupu-kupu. Medulla spinalis ini mempunyai bentuk seperti tabung silindris dan didalamnya terdapat lubang atau canalis centralis. Kemudian hanya berupa serabut-serabut saraf yang disebut caudal aquina. Dari medulla spinalis ini keluar masuk serabut saraf sebanyak 31 pasang yang melalui foramen intervertebralis. 2.

Tractus menjadi lebih kecil ketika berjalan naik dan hampir hilang pada regio thoracis media karena pada ketinggian ini sebagian besar serabut pembentuknya sudah menyeberang ke sisi berlawanan untuk berakhir dengan cara membentuk sinaps di sekitar cornu anterior dari neuron motoris inferior. Serabut saraf mulai keluar pada medulla di sisi yang sama dari gabungan sel-sel yang disebut nucleus vestibularis. 37 . Tractus vestibulospinalis Juga berjalan turun pada columna anterior substantia alba. Tractus desendens terdiri atas: 1. Tractus rubrospinalis Terletak tepat di depan tractus corticospinalis lateralis. Tractus ini mempunyai hubungan dengan fungsi keseimbangan dan postur. Medulla terletak didekat fissura antero-media dan berhubungan dengan kontrol voluntaris dari otot skeletal. Tractus lateralis atau tractus pyramidalis transverse Mengandung sejumlah besar serabut untuk mengontrol gerak otot volunter. Serabutnya keluar pada cortex motoris dan melintang diatas atau bergabung dengan tractus sisi seberangnya pada medulla. 2.yang sama dan berjalan menuju columna alba lateralis. Berhubungan dengan kontrol aksi otot dan merupakan bagian utama dari sistem extrapyramidal. t r a c t u s c o r t i c o s p i n a l i s a t a u cerebrospinalis anterior atau ventralis atau disebut juga tractus pyramidalis direk Tersusun atas serabut-serabut yang berjalan turun melalui otak dari cortex cerebri. 3. 4. serabutnya dimulai pada mesenchepalon dan berjalan turun untuk berakhir di sekitar sel-sel cornu anterius. Beberapa serabut yang masih tersisa akan berakhir pada columna anterior substantia grisea pada sisi chorda yang sama.

Impuls-impuls motorik ini dapat disalurkan melalui jalur-jalur saraf yang termasuk dalam susunan pyramidal dan susunan ekstrapyramidal oleh karena itu dalam area yang luas sel-sel neuron yang membentuk jalur desendens pyramidal (tractus corticobulbaris dan corticospinalis) dan ekstrapyramidal (tractus reticulospinalis dan rubrospinalis) dapat disebut sebagai neuron motor atas sedangkan neuron-neuron motorik di dalam nuclei motorii di dalam batang otak dan medulla spinalis dapat disebut neuron motor bawah (lower motor neuron). sensasi rasa sakit. Tractus cortico ventralis mengendalikan neuron-neuron motorik yang melayani otot-otot pada truncus termasuk mm. temperatur dan sentuhan dari organ-organ indera pada kulit dan impuls propioseptif dari otot dan sendi. Tractus corticospinalis atau pyramidalis atau motoris berasal dari cortex motoriius precentralis. Semua neuron yang menyalurkan impul-impuls motorik ke nuclei motorii di dalam batang otak dan medulla spinalis dapat disebut sebagai neuron motor atas (upper motor neuron).intercostalis dan abdominalis.Tractus motoris dan sensoris merupakan tractus yang paling penting di dalam otak dan medulla spinalis dan mempunyai hubungan yang erat untuk gerakan motoris voluntaris. serabutnya berjalan turun melalui capsula interna pada genu dan duapertiga anterior limbus posterior. 38 .

dan ujungnya beakhir 39 . Saraf Cranial 1.SISTEM SARAF TEPI Saraf yang kasat mata adalah kumpulan serabut saraf.II atau Opticus Penting untuk persarafan penglihatan dan ujungnya berakhir di retina pembauan. Jaringan ikat ini bercabang ke dalam menyelubungi berkas-berkas serabut yang disebut funikuli.Terdapat 31 pasang saraf spinal yang meninggalkan medulla spinalis melalui foramina intervertebralis pada columna vertebralis dimana mereka ditemukan 8 saraf cervical. Dalam setiap saraf terdapat ratusan atau ribuan serabut saraf. 2.Olfactorius Berfungsi untuk mempersarafi pada atap cavum nasi.I atau N. Akhirnya setiap serabut saraf dibungkus oleh sarung jaringan ikat yang disebut endoneurium. 5 lumbal. Jaringan ikat ini memberi kekuatan pada saraf dan mengandung pembuluh darah yang memasok darah untuk saraf. Saraf diselaputi oleh sarung jaringan ikat yang disebut epineurium. saraf dapat halus atau tebal. N. 5 sacral dan 1 coccegeal. Terdapat 12 pasang saraf cranial yang meninggalkan otak dan melewati foramina pada tengkorak. Jadi tergantung banyaknya serabut saraf yang terkandung. Akar spinal tidak memiliki sarung yang baik sehingga lebih rapuh. Masing-masing serabut yang hanya terlihat dengan mikroskop ini dikelilingi oleh sarung yang terdiri dari selsel neurilema (identik dengan sel glia di sistem saraf pusat). Permukaan dalam perineurium yang halus dibentuk oleh membran sel mesotelia yang gepeng. A. Serabut ini diikat jadi satu oleh jaringan ikat. Saraf yang kecil mungkin hanya mengandung satu funikulus. Jaringan ikat yang menyelimuti funikuli disebut perineurium. 12 thoracal. N.

dan sensori mata. gigi dan gingival atas serta bibir atas. nervus ini masuk ke dalam rongga mata /cavum orbita t e r u s k e l u a r u n t u k m e m b e r i k a n p e r s a r a f a n s e ns o r i k p a d a k u l i t dahi.Oculomotorius Memberikan persarafan untuk otot-otot penggerak bola mata 4. 2). 3).bola mata. Saraf ini bercabang 3 yaitu 1).Trochlearis Merupakan saraf terkecil dari nervi cranialis yang juga mempersarafi otot mata. memberikan persarafan sensoris gingival. 6. palatum molle. hidung. N.VII atau N. N. memberikan persarafan sensoris pada kulit muka bagian tengah /pipi.N. dari pharynx.Trigeminal Merupakan saraf paling besar dari nervi cranialis yang mempersarafi daerah muka sebagai saraf sensorik dan saraf motorik untuk otot masticatorii. sinus para nasalis. sekitar mata dan mukosa (selaput lendir) dari hidung. palatum molle. Ophtalmicus. bawah mata. 3.VI atau N.Abducens Memberikan persarafan motoris otot bola mata. N.IV atau N. gigi bawah dan lidah.N. pada daerah temporal. 7. bibir bawah dan mukosa pipi. lateral hidung.Facialis Nervus yang cabang motorisnya paling besar dan untuk persarafan otot-otot mimik (expression muscle) dan sensoris 2/3 depan lidah. 5. N. mukosa nasopharing. dagu.Maxillaris.III atau N. telinga.V atau N. N. tonsil.Mandibularis. 40 . N.

ginjaI dan kulit telinga dan lubangnya. Sel asalnya terletak pada cornu anterius medulla spinalis. Radix anterior terdiri atas berkas serabut saraf yang membawa impuls saraf menjauhi susunan saraf pusat. N. XI atau N. 11. Radix posterior terdiri atas berkas serabut-serabut saraf yang membawa impuls 41 .Glossopharingeus Bersifat sensoris pada 1/3 belakang lidah. Serabut efferens yang menuju ke otot bercorak dan menyebabkan otot ini berkontraksi dinamakan serabut motoris. Vestibularis 9. ke cavum thoracalis clan terus ke abdomen. jantung. otot-otot palatum molle. Sedangkan persarafan motoris untuk otot laring.IX atau N.Accusticus Terdiri dari N. N.XII atau N. 12. Hypoglossal Saraf motorius untuk otot-otot larynx dan pharynx serta otot-otot leher. Accesorius N.8.VIII atau N. usus. mukosa pharing dan tonsil.Cochlearis dan N. oesophagus. Merupakan saraf motorik untuk otot-otot intrinsic. paru-paru. Sedangkan persarafan motorisnya untuk kelenjar parotis dan kelenjar mulut lainnya. 10. Saraf ini memberikan persarafan sensori pada muka. B. N. laring. radix anterior clan radix posterior.Vagus Merupakan nervus cranialis yang terpanjang dari cavum cranii ke leher. pharynx. Saraf Spinal Masing-masing saraf spinal dihubungkan dengan medulla spinalis oleh 2 radix. Spesial motoris bersama nervus parasimpatis. mukosa pharynx. N. gaster. Serabut saraf seperti ini dinamakan serabut saraf efferens. X atau N.

Waktu keluar dari foramen saraf spinalis dibagi menjadi ramus ventralis yang besar dan ramus dorsalis yang lebih kecil. Pada setiap foramen intervertebralis radix anterior dan posterior bersatu menjadi saraf spinalis. Karena serabut ini berkaitan dengan penghantran informasi tentang substansi raba. Dengan kata lain setiap saraf spinal memiliki pola sebaran yang biasa disebut bersifat meruas atau sesuai dermatom. Pada pangkal ekstremitas rami ventralis satu sama lainnya bersatu membentuk plexus saraf yang rumit.ke susunan saraf pusat dan dinamakan serabut afferens. Ramus dorsalis berjalan ke posterior mengelilingi columna vertebralis untuk mempersarafi otot-otot dan kulit punggung. Suatu dermatom adalah daerah kulit yang dipersarafi serabut sensorik dari satu akar dorsal melalui cabang dorsal dan ventral saraf spinal. 42 . Pada pangkal lengan atas terdapat plexus cervicalis dan brachialis dan pada pangkal tungkai atas terdapat plexus lumbalis dan sacralis. suhu dan vibrasi maka disebut serabut sensoris. Ramus ventralis terus berjalan ke anterior untuk mempersarafi otot-otot dan kulit sekitar dinding anterolateral tubuh dan semua otot dan kulit ekstremitas. Badan selnya terletak pada suatu pembesaran pada radix posterior yang disebut ganglion radix posterior. Di sini serabut motoris dan sensoris bercampur menjadi satu sehingga saraf spinal dibentuk oleh campuran serabut motoris dan sensoris. nyeri.

eferens. 3. Simpatis mempercepat frekuensi jantung. jantung. Susunan saraf otonom dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu susunan saraf simpatis dan susunan saraf parasimpatis. Aspek Simpatis pada cornu lateralis medulla 1. kecuali a. Bagian parasimpatis susunan saraf otonom melakukan redistribusi darah sehingga darah meninggalkan kulit dan usus menuju otak. otot polos dan kelenjar di seluruh tubuh. 4. IX. Pada saat yang bersamaan ia juga menghambat peristaltic saluran pencernaan dan menutup sfingter. Cranialis III. coronaria pada jantung 5. Beda saraf simpatis dan parasimpatis No. dan otot bercorak.SUSUNAN SARAF OTONOM Susunan saraf otonom merupakan bagian susunan saraf yang berhubungan dengan persarafan struktur involunter seperti otot jantung. Aktivitas bagian simpatis susunan saraf otonom menyiapkan tubuh untuk keadaan gawat.d. Parasimpatis mengikuti nukleus dari nn. nukleus spinalis segmen Th1-L2. dan meningkatkan tekanan darah. intestinum melemahkan peristaltik uterus/vu kontraksi menurun bronchus paru melebarkan pupil mata melebarkan Sistem Saraf Simpatis 2. kontriksi pembuluh darah perifer. disebut intermedio lateralis disebut juga sistem Thoraco-lumbal ganglion jauh dari organ kerjanya saat kerja keras fungsi pada organ jantung mempercepat menyempitkan. VII. dan X dan cornu lateralis medula spinalis segmen S2-S3 sistem cranio-sacral dekat organ istirahat memperlambat melebarkan memperkuat kontraksi bertambah menyempitkan menyempitkan 43 . Kedua bagian saraf ini terdapat saraf aferens dan. Susunan saraf otonom tersebar di seluruh susunan saraf pusat dan perifer. p.

Daerah lumbal (4 pasang) 4.• Nukleus intermediolateralis. cornu lateralis segmen Th1-L2 • Ganglion para vertebralis. maka serat-serat preganglioner berasal dari segmen Th1-Th4. maka serat-serat preganglioner berasal dari segmen L1L2. Truncus sympaticus adalah rangkaian ganglion paravertebralis yang dihubungkan oleh saraf interganglionelis yang dibagi menjadi :  Segmen/pars cervical  Segmen/pars thoracal  Segmen/pars lumbal  Segmen/pars sacral Sistem Saraf Parasimpatis • Untuk organ thorax dilayani oleh n. intercostalis • Ganglionnya : 1. 2. • Dan juga di daerah L2 ke bawah tidak terdapat nukleus intermediolateralis. akan keluar serat-serat preganglioner yang sesuai dengan segmennya menuju ganglion Th1-L2 • Serat2 postganglioner berjalan mengikuti n. yang turun ke bawah ikut trunchus sympaticus sehingga akhirnya synaps dengan ganglion S2-S4. Daerah cerviks 3 ganglion :  Ganglion cervicalis superior  Ganglion cervicalis medius  Ganglion cervicalis inferior 2. medius dan inferior. yang bergabung menjadi satu dan naik ke atas mengikuti jalannya trunchus sympaticus sehingga akhirnya synaps dengan ganglion cervical superior. Daerah sacral (4 pasang) • Karena di daerah cervical tidak ada nukleus intermediolateralis. X 44 . vagus/n. Daerah thorax (11 pasang) 3.

laryngicus inferior Di sekitar oesophagus membentuk plexus oesophagus Cabang untuk jantung pulmo oesophagus : r. cardiacus : r. Pelvicus (pars sacralis) 45 .d. intestinum yang disebut colon tranversum atau tepatnya berhenti pada flexura coli sinistra. oesophagus • Serat preganglioner dari n. vagus terletak di kiri (ventral oesophagus) dan kanan (dorsal oesophagus) • Di daerah cervical bercabang:  N. • Pada oesophagus s. vagus • Pada thorax n. vagus akan synaps pada ganglion-ganglion parasimpatis yang berada di dekat atau dalam dinding organ. • Dari flexura ke bawah asalnya dari nn. • N. colon sigmoid terdapat ganglia parasimpatis yang berada dalam plexus submucosa dari Meisner dan plexus intramural dari Aurbuch. pulmonalis : r.• Nukleusnya disebut nukleus dorsalis n. laryngicus superior  N. vagus. keluar serat preganglioner yang mengikuti n. vagus melayani organ2 thorax dan abdomen s.d.

Neurofibril  Kumpulan mikrotubulus dan mikrofilamen  Tampak seperti sabut-sabut halus  Fungsi : sarana transportasi intraselluler dan sebagai penyangga agar bentuk neuron tidak mudah berubah  Terdapat pada sitoplasma perikaryon. NEURON Neuron terdiri atas : 1. akson. dendrite Bentukan lain dalam sitoplasma :  Mitokondria dan apparatus golgi yang tampak dengan pengecatan khusus  Inklusi : lipofusin  makin tua. PERIKARYON a) Inti seperti gelembung ( vesikuler ) dengan nucleolus yang jelas ( open face type ) b) Sitoplasma mengandung bentukan-bentukan khas : 1. Juluran sitoplasma ( dendrit dan akson ) 1. polysome. makin banyak Melanin  pada substansi nigra Besi  pada globus palidus 46 . tidak terdapat pada akson dan akson hillock  pada trauma neuron akan menghilang ( chromatolysis ) 2. kasar  Tampak sebagai granula kasar. warna basofil  fungsi : sintesa protein sitoplasma  terdapat pada sitoplasma dari perikaryon dan dendrit. Badan sel saraf / cell body neuron / perikaryon 2.R. dan E. Badan dari Nissl / Nissl’s body / chromidial substance  Kumpulan ribosom.Histologi Sistem Saraf Jaringan saraf terdiri atas : sel saraf ( neuron ) . dan jaringan penyangga.

biasanya tunggal meneruskan rangsang dari perikaryon ke perifer ( eferen ) 3.AKSON  juluran panjang dimulai dari akson hillock. sel ganglion otonom 5. Menurut panjang aksonnya 1. Golgi tipe I : aksonnya panjang 2. Neuron multipoler  punya 1 akson dan beberapa dendrit. Neuron bipolar  punya 1 akson dan 1 dendrit.DENDRIT  juluran pendek ≥ 1 menghantar rangsang dari perifer ke perikaryon ( aferen ) JENIS NEURON A. sel tanduk depan. Neuron unipoler  punya 1 akson. Terdapat pada sel ganglion spinalis 3. Neuron pseudounipoler  punya 1 akson yang bercabang jadi 2. cabang yang 1 sebagai dendrit dan yang lain sebagai akson. Terdapat pada sel pembau. Menurut jumlah juluran sitoplasmanya 1. sel bipolar pada retina 4. Terdapat pada sel pyramid.Peri-neural space : rongga yang terdapat di sekeliling perikaryon 2. Terdapat pada sel purkinje di dalam serebelum B. Terdapat pada neuron embryonal 2. Golgi tipe II : aksonnya pendek 47 . Sel purkinje  punya 1 akson dan 1 dendrit yang bercabang-cabang dalam 1 bidang ( seperti kipas ).

Mempunyai sekat-sekat yang menjorok ke dalam ( trabekulae perineurium ) 3. dendritnya panjang. Sistem saraf pusat ( SSP ) SISTEM SARAF TEPI a) Ganglion b) Sabut-sabut saraf c) Akhiran saraf Jaringan ikat yang membungkus saraf tepi : 1. Bersifat motoris. SEL PENYANGGA PADA JARINGAN SARAF Pada SST : sel Schwann. Perineurium Terdiri atas jaringan ikat padat yang membungkus 1 fasikel saraf tepi / 1 berkas sabut saraf tepi. dendritnya pendek. Endoneurium Terdiri atas jaringan ikat kendor yang terlatak antara sabut saraf satu dengan lainnya 2. Neuron eferen : perikaryonnya di dalam SSP. Epineurium Jaringan ikat kendor yang membungkus beberapa fasikel saraf tepi 48 . Menurut fungsinya 1. Sistem saraf tepi ( SST ) 2. sel satelit ( sel amfisit ) Pada SSP : sel neuroglia PEMBAGIAN JARINGAN SARAF 1. Neuron aferen : perikaryonnya di dalam ganglion spinalis. Hubungan antar selnya berupa hubungan okludens yang berfungsi sebagai barier.C. Bersifat sensoris 2.

yaitu : 1. Sel epindem MENINGES  Jaringan ikat yang membungkus organ-organ pada SSP Terdiri atas 3 lapis. Akso-aksonik : synaps antara akson dengan akson yang lain 4. Cerebellum NEUROGLIA / SEL GLIA  Sel-sel penyangga di dalam SSP yang analog dengan sel Schwann pada SST dan sel amfisit pada ganglion Macamnya . Akso-dendritik : synaps antara akson dengan dendrit yang lain 2. Akso-somatik : synaps antara akson dengan perikaryon yzng lain 3. 1. Makroglia 2. Medula spinalis / spinal cord 2. Piameter 49 .SYNAPS  Kontak khusus antar membran dari sel saraf dengan sel saraf yang lain / sel saraf dengan organ efektor Jenis synaps : 1. Mikroglia 3. Synaps antara akson dengan organ efektor : motor end plates SISTEM SARAF PUSAT 1. Durameter 2. Arachnoid / arachnoidmeter 3. Cerebrum 3.

kanalis sentralis. sel Schwann. Sel ini akan mengisi ruang bekas sel saraf yang mati. Neuron tidak dapat membelah diri 2. Sabut saraf perifer dapat regenerasi asal perikaryonnya tidak rusak 3. ruang perivaskuler Sifat CSS : • • • Cairan yang jernih Bila keruh / purulent  ada infeksi dalam SSP Bila aliran terganggu  pada janin : hydrocephalus Pada dewasa : penekanan pada SSP dengan segala DEGENERASI DAN REGENERASI 1. atap ventrikel 4 dan pada dinding ventrikel lateral Fungsi epitel plexus koroideus :  Menghasilkan cairan serebro spinal ( CSS )  Absorbs kembali dari CSS yang berlebih Fungsi CSS :   Media untuk metabolisme SSP Protektif terhadap trauma CSS ini mengisi ventrikel otak. akibatnya 50 .PLEXUS KOROIDEUS  Lipatan-lipatan piameter yang sangat vaskuler dan menembus sampai atap ventrikel 3. Sabut saraf pusat sulit regenasi meskipun perikaryonnya masih baik 4. sel amfisit. ruang sub-arachnoid. tapi tidak bisa menggantikan fungsi sel saraf. Yang dapat membelah diri : sel glia.

Perkembangan (development) adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan. jumlah. Bila dalam masa oral bayi itu sangat pasif dan bergantung pada ibunya. Rasa lapar mendorongnya mengenal dunia luar melalui mulutnya. yaitu dia harus menyetujui keinginan ibunya dengan mengeluarkan tinja dan air seninya pada waktu dan tempat yang tertentu  umur 2 sampai 4 tahun ☼ Fase falik dilalui dengan pergolakan pencarian obyek cinta. pound).Tumbuh Kembang Anak TUMBUH KEMBANG ANAK Pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar. meter). Perkembangan kepribadian menurut Freud: ☼ Fase oral ialah fase pertama yang menunjukkan bahwa bayi itu mendapat kepuasan melalui mulutnya. intelektual dan tingkah laku sebagai hasil interaksi dengan lingkungannya. organ maupun individu. ukuran panjang (cm. Di sini menyangkut adanya proses diferensiasi dari sel-sel tubuh. yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram. Dalam fase ini diletakkan dasar untuk pola pemilihan obyek di kemudian hari 51 . kilogram. umur tulang dan keseimbangan metabolic (retensi kalsium dan nitrogen tubuh). maka dalam fase anal dia dituntut agar melepaskan salah satu aspek kebebasannya. sebagai hasil dari proses pematangan. Menelan sesuatu berarti member kepuasan dan memuntahkan sesuatu mengakibatkan ketegangan  mulai lahir sampai tahun kedua ☼ Fase anal menunjukkan kesenangan dalam mengeluarkan tinja dan kencing. Termasuk juga perkembangan emosi. ukuran atau dimensi tingkat sel. jaringan tubuh. organ-organ dan system organ yang berkembang sedemikian rupa sehingga masing-masing dapat memenuhi fungsinya.

Anak puber memulai dengan persiapan untuk peranan seksual dewasa. Waktu pubertas alat kelamin mulai tumbuh dan berkembang dan dorongan seksual mulai muncul lagi. perkembangan seksual berhenti hingga anak itu masa pubertas ☼ Fase pubertas mulai kira-kira umur 11 tahun.☼ Fase latent mulai umur 5 tahun. 52 .

Bereaksi terhadap bicara berdeguk dan mendengkur Kepala jatuh ke belakang tetapi segera menjatuhkan barang dapat menahannya untuk beberapa detik Sikap simetris menonjol Mengikuti dengan baik suatu Tertawa keras Mempertahankan kepala yang barang yang bergerak Dapat mendengkut lurus Lengan digerakkan bila melihat berdeguk lebih lama Kepala diangkat sampai 900 bila barang yang terjuntai (bergoyang) tiarap di atas lengan bagian bawah 28 minggu Duduk stabil.Umur Perilaku motorik Perilaku penyesuaian diri Bahasa Perilaku pribadi dan sosial Di bawah 4 Melakukan gerakan pelan2 Bereaksi terhadap suara kertak2 Suara2 kecil dari tenggorok Menjadi tenang bila minggu bolak-balik mainan yang tidak dapat dibeda. bersandar depan pada tangan Melambangkan kaki aktif bila diberdirikan 40 minggu Duduk sendiri ke Dengan satu tangan memegang Mengatakan ‘m-m-m’ bila Memasukkan kaki ke mulut mainan menangis Menepuk bayangannya di secara Menggoyangkan mainan Membuat suara terbuka dalam kaca Memberi ke orang lain mainaanya seperti ‘ah’ terhadap 53 Senyum ‘sosial’ yang dan spontan Sadar akan keadaan yang asing tonik 16 minggu dengan Mencocokkan dua benda di depan Mengatakan ‘da-da’ atau Bereaksi .diangkat Memiringkan kepala Memandang sebentar pada barang bedakan Roman muka yang tenang yang sedang bergerak 4 minggu Reflek kuduk menonjol yang Mengikuti barang yang bergerak Mulai membentuk suara Memperhatikan muka dan sampai ke depannya seperti mendengkut mengurangi aktivitas Tangan menggenggam Tak menunjukkan minat dan (seperti burung merpati).

memegang botol susunya Memakai logat khusus Membentu bila dipakaikan untuk mengekspresikan bajunya sesuatu Memberikan bila diminta mainannya kata Menunjuk atau bersuara untuk meminta sesuatu 15 bulan Bertatih (berjalan demi selangkah) selangkah Mengatakan 3-5 dengan ada artinya Merangkak naik tangga Menepuk gambar dalam Melempar barang bila buku bermain atau bila tidak Memperlihatkan sepatu mau bila diminta Menyusun 3-4 menjadi menara buah kubus Mengatakan 10 buah kata. tanpa terjatuh Membangun menara dari Membawa atau menyeret suatu mainan khusus. Umpamanya ‘taruh di atas meja’ 2 tahun Berlari baik. jarang jatuh Melemparkan bola Berjalan naik tangga dengan Menulis spontan secara cakar Mengenal satu benda yang ayam dan meniru gerakan menulis biasa dalam buku gambar dipegang pada satu tangan Menjalankan dua buah petunjuk.koordinasi yang baik Merangkak Menarik diri sampai berdiri 52 minggu Berjalan dengan dipegang pada satu tangan Berdiri sendiri sebentar mukanya Meniru tulisan cakar ayam seperti itu permainan social spt menyembunyikan muka Bereaksi terhadap namanya Memasukkan sendiri kue ke dalam mulutnya. misal boneka 6-7 Memakai kalimat 3 buah Memakai sendiri baju yang 54 . termasuk nama dan menumpahkan Menarik talinya mainan pada 18 bulan Berjalan. Makan sendiri sebagian.

di belakang. bawah. di Bermain dengan anak2 lain depan dan di samping’ secara kooperatif Memakai dan membuka baju sendiri Menulis beberapa huruf Bersaing dlm permainan 5 tahun Meloncat dengan kaki berganti. di Menggosok gigi dalam.kubus Menyepak bola besar Naik turun tangga sendiri kata sederhana buah Meniru pekerjaan rumah tangga Menunjuk pada dirinya sendiri dengan namanya Memakai sepatu Membuka dikancing baju yang Mengatur kubus menjadi rentetean Menjalankan 4 seperti kereta api petunjuk sederhana Meniru gerakan menggaris vertical atau lingkaran 3 tahun Naik sepeda roda 3 Membangun menara dari 9-10 Mengatakan jenis kubus kelaminnya dan nama Meloncat dari anak tangga lengkapnya paling bawah Meniru jembatan dengan 3 kubus Memakai kata majemuk Berganti-ganti kaki naik tangga Menyalin lingkaran Makan sendiri dengan baik Memerikan apa yang Mengerti menunggu sedang terjadi dalam buku gilirannya bergambar Menamakan warna. paling Mencuci sedikit 1 betul mengeringkan Mengerti 5 buah kata sendiri dan mukanya 4 tahun Turun tangga selangkah demi Mengulangi bilangan 4 angka selangkah Menghitung 3 buah benda dengan Berdiri pada 1 kaki untuk 4-8 menunjuk tanpa salah detik depan ‘atas. badan dan ekstremitas Menanyakan arti kata2 sfingter dengan baik Menghitung 10 benda tanpa salah 55 .Menyalin bujur sangkar Menamakan warna2 primer ganti Menggambar orang scr dpt dikenal Menamakan uang Biasa sudah dapat mengontrol dg kepala.

pendengaran dan fungsi motorik lainnya. Gangguan bicara pada anak dapat disebabkan karena kelainan organik yang mengganggu beberapa sistem tubuh seperti otak.anak menderita gangguan bicara dan bahasa. bicara Keterlambatan maturasi disebut keterlambatan fungsional. status ekonomi sosial. Pada umumnya kemampuan bicara akan tampak membaik setelah memasuki usia 2 tahun. semua gangguan mulai dari proses pendengaran. otot atau organ pembuat suara.Keterlambatan bicara fungsional merupakan penyebab yang cukup sering dialami oleh sebagian anak. penerusan impuls ke otak. 56 . Keterlambatan bicara golongan ini disebabkan karena keterlambatan maturitas (kematangan) dari proses saraf pusat yang dibutuhkan untuk memproduksi kemampuan bicara pada anak. gangguan ini pendengaran sering juga dan keterlambatan maturasi. Adapun beberapa penyebab gangguan atau keterlambatan bicara adalah gangguan pendengaran. Biasanya hal ini merupakan keterlambatan bicara yang ringan dan prognosisnya baik. afasia reseptif dan deprivasi lingkungan.anak. Deteksi dini perlu ditegakkan agar penyebabnya dapat segera dicari sehingga pengobatan serta pemulihannya dapat dilakukan seawal mungkin. autis. kelainan organ bicara. retardasi mental. sikap orangtua. tehnik pengajaran salah. Gangguan ini sering dialami oleh laki-laki dan sering terdapat riwayat keterlambatan bicara pada keluarga. Keterlambatan bicara fungsional sering juga diistilahkan keterlambatan maturasi atau keterlambatan perkembangan bahasa. mutism selektif. Penyebab gangguan perkembangan bahasa sangat banyak dan luas. Terdapat tiga penyebab keterlambatan bicara terbanyak diantaranya adalah retardasi mental. otak.Gangguan Perkembangan Khas Berbicara & Berbahasa Gangguan bicara merupakan salah satu masalah yang sering terjadi pada anak . Deprivasi lingkungan terdiri dari lingkungan sepi. Diperkirakan sekitar 4-5% anak . kelainan genetik atau kromosom. keterlambatan fungsional.

Pada usia 18 bulan tidak dapat menyebut sepuluh kata tunggal. Aram DM (1987) dan Towne (1983).bagian tubuh. Pada umur 15 bulan tidak mengerti dan memberi reaksi terhadap kata . 7. Pada usia 21 bulan tidak memberi reaksi terhadap perintah (misalnya duduk. 4. kalau diketemukan gejala . Pada usia 24 bulan tidak dapat menyebut bagian . maka kesempatan untuk mengajarinya agar mampu berbicara yang dapat dimengerti telah hilang. 10. 57 . berdiri). 3. Pada usia 6 bulan anak tidak mampu memalingkan mata serta kepalanya terhadap suara yang datang dari belakang atau samping. 11.kata jangan. 2. da -da.kata hurf z pada frase. dan sebagainya. Pada usia 10 bulan anak tidak memberi reaksi terhadap panggilan namanya sendiri. Pada usia 30 bulan ucapannya tidak dapat dimengerti oleh anggota keluarga.gejala sebagai berikut : 1. kemari. mengatakan bahwa dicurigai adanya gangguan perkembangan kemampuan bahasa pada anak. 5. 6. Pada usia 36 bulan belum dapat mempergunakan kalimat kalimat sederhana.Anak yang mengalami gangguan pendengaran pada usia dibawah 3 tahun yang terlambat untuk ditangani atau diberi alat bantu dengar akan kehilangan kesempatan untuk mengembangkan system komunikasi non verbal oleh dirinya sendiri. Pada usia 36 bulan tidak bisa bertanya dengan menggunakan kalimat Tanya yang sederhana. 9. 8. Setelah usia 24 bulan hanya mempunyai perbendaharaan kata yang sangat sedikit/tidak mempunyai kata . Pada usia 24 bulan belum mampu mengetengahkan ungkapn yang terdiri dari 2 buah kata.

Setelah usia 4 tahun tidak lancar berbicara ( gagap). Pada usia 36 bulan ucapannya tidak dimengerti oleh orang di luar keluarganya. Setelah usia 7 tahun masih ada kesalahan ucapan. sangat keras dan tidak dapat didengar serta terus menerus memperdengarkan suara serak.12. Pada usia 3. ba untuk ban dan lain . 14. 16. 15.lain ). 13. 58 . Pada usia berapa saja terdapat hipernasalitas atau hiponasalitas (sengau/bindeng) yang nyata atau mempunyai suara yang monoton tanpa berhenti.5 tahun selalu gagal untuk menyebutkan kata akhir (ca untuk cat.

seorang anak dengan gangguan belajar bisa mengalami kesulitan memahami dan mempelajari matematika yang signifikan. koordinasi. atau menggunakan keahlian khusus atau informasi secara luas. Gangguan belajar sangat berbeda dari keterlambatan mental dan terjadi dengan normal atau bahkan fungsi intelektual tinggi. Terdapat tiga jenis gangguan belajar : gangguan membaca. gangguan menuliskan ekspresi. Mereka termasuk kelainan pada proses dasar yang berhubungan dalam memahami atau menggunakan ucapan atau penulisan bahasa atau numerik dan pertimbangan ruang. Meskipun begitu. PENYEBAB Meskipun penyebab gangguan belajar tidak sepenuhnya dimengerti. dihasilkan dari kekurangan perhatian.GANGGUAN BELAJAR DEFINISI Gangguan belajar meliputi kemampuan untuk memperoleh. menulis. tetapi tidak memiliki kesulitan untuk membaca. Gangguan belajar hanya mempengaruhi fungsi tertentu. Dengan demikian. kesulitan mempengaruhi fungsi kognitif secara luas. pendengaran. Kebanyakan anak dengan masalah tingkah laku tampak kurang baik di sekolah dan diperiksa dengan psikologis pendidikan untuk gangguan belajar. Diseleksia adalah gangguan belajar yang paling dikenal. menyimpan. sedangkan pada anak dengan keterlambatan mental. dan melakukan dengan baik pada subjek yang lain. dan gangguan matematik. Gangguan belajar tidak termasuk masalah belajar yang disebabkan terutama masalah penglihatan. beberapa anak dengan jenis gangguan belajar tertentu 59 . ingatan. atau gangguan emosional. atau pertimbangan dan mempengaruhi performa akademi.

untuk menyebutkan kata-kata untuk objek yang dikenal. dan oleh karena itu pengobatan. Beberapa anak mulanya menjadi frustasi dan kemudian mengalami masalah tingkah laku. baik verbal maupun non verbal. seperti mencetak dan mengkopi. Gejala-gejala lain dapat berupa perhatian dengan jangka waktu yang pendek dan kemampuan yang kacau. untuk menghitung. karena masalah pikiran sehat ini bisa juga berhubungan dengan keahlian membaca dan menulis.menyembunyikan gangguan mereka dengan baik. perlu waktu yang lama. Pemeriksaan pendengaran dan penglihatan harus dijalankan. menghindari diagnosa. seperti menjadi mudah kacau. DIAGNOSA Anak yang tidak membaca atau belajar pada tingkatan yang diharapkan untuk kemampuan verbal atau kecerdasan harus dievaluasi. hiperaktif. Cara seperti membatasi makanan aditif. dan 60 . Anak tersebut bisa mengalami kesulitan dengan aktifitas yang membutuhkan koordinasi motor yang baik. berhenti bicara. Anak tersebut melakukan rangkaian tes kecerdasan. Belajar untuk membaca dan menulis kemungkinan tertunda. dan untuk kemajuan pada awal keahlian belajar lain. Dokter meneliti anak tersebut untuk berbagai gangguan fisik. dan keahlian aritmatik. atau agresif. Anak dengan gangguan belajar bisa mengalami kesulitan komunikasi. menggunakan vitamin dalam jumlah besar. dan tes akademik pada membaca. malu. menulis. menarik diri. GEJALA Anak kecil kemungkinan lambat untuk mempelajari nama-nama warna atau huruf. dan ingatan dengan jangka waktu yang pendek. PENGOBATAN Pengobatan yang paling berguna untuk gangguan belajar adalah pendidikan yang secara hati-hati disesuaikan dengan individu anak.

intelegensi. bisa meningkatkan perhatian dan konsentrasi. dan kemampuan pembelajaran umum. Karena beberapa anak dengan gangguan belajar juga mengalami ADHD. obat-obatan tertentu. seperti methylphenidate.menganalisa sistem anak untuk trace mineral seringkali dicoba tetapi tidak terbukti. Tidak ada obat-obatan yang cukup efektif pada pencapaian akademis. meningkatkan kemampuan anak untuk belajar. 61 .

“Tic” jenis motorik dan jenis vocal mungkin dapat dibagi dalam golongan yang sederhana dan yang kompleks. khususnya. Kurang beriramanya “tic” itu yang membedakannya dari gerakan yang stereotipik berulang yang tampak pada beberapa kasus autisme dan retardasi mental. sekejab dan terbatasnya gerakan. berlangsung cepat. Tidak terdapat garis pemisah yang jelas antara gangguan "tic" dengan berbagai gangguan emosional dan gangguan emosional disertai "tic". • "Tic" seringkali terjadi sebagai fenomena tunggal namun tidak jarang disertai variasi gangguan emosional yang luas. dan berulang-ulang tidak berirama (misalnya gerakan kepala mengelakkan atau menundukkan. Namun ada pula beberapa hambatan perkembangan khas disertai "tic". walaupun demikian acapkali sulit juga untuk membedakannya. aktivitas motorik manneristik yang tampak pada gangguan ini cenderung mencakup gerakan yang lebih rumit dan lebih bervariasi daripada gejala "tic". Gerakan obsesifkompulsif sering menyerupai "tic" yang kompleks namun berbeda karena bentuknya cenderung ditentukan oleh tujuannya (misalnya menyentuh atau memutar benda secara berulang) daripada oleh kelompok otot yang terlibat. kedua / satu mata berkedip). (biasanya terhenti saat tidur). sifatnya yang berulang-ulang. • Ciri khas terpenting yang membedakan “Tic” dari gangguan motorik lainnya ialah gerakan motorik yang mendadak. sekalipun penggarisan batasannya kurang jelas. fenomena obsesi dan hipokondrik. tanpa bukti gangguan neurologis yang mendasari. cepat. Diagnosisnya mencerminkan gangguan utamanya. mengerutkan dahi. dan mudahnya gejala itu ditimbulkan kembali atau ditekan dengan kemauan. 62 . ataupun suatu hasil vocal yang timbul mendadak dan tidak ada tujuannya yang nyata.Gangguan Perkembangan Motorik yang Khas Tic” / Habit spasm  suatu gerakan motorik (yang lazimnya mencakup suatu kelompok otot khas tertentu) yang tidak di bawah pengendalian.

Penyebab: genetic.

Pada neurochemistry & neuroimaging  ditemukan interaksi abnormal dopaminergic-excitatory asam amino pada bagian jembatan kortex frontal, basal ganglia, thalamus. Gangguan "tic" sementara Gangguan ini pada umumnya memenuhi criteria untuk diagnosis gangguan “tic”, tetapi tidak melampui 12 bulan. Bentuk ini paling sering dijumpai pada anak usia 4-5 tahun; biasanya berupa kedipan mata, muka menyeringai, atau kedutan kepala. Pada sebagian kasus hanya berupa episode tunggal, namun pada beberapa kasus lain hilang timbul selama beberapa bulan. Gangguan “Tic” Motorik atau Vokal Kronik Umumnya memenuhi criteria untuk suatu gangguan “tic” motorik atau vocal (namun bukan kedua-duanya) dan berlangsung lebih dari setahun. Dapat tunggal atau multiple (lebih sering multiple).

Gangguan Campuran “tic” motorik dan vocal multiple (syndrome de la Tourette) “ tic” motorik multiple dengan satu atau beberapa “tic” vocal yang tidak harus timbul secara serentak dan dalam riwayatnya hilang timbul. Onset hampir selalu ada pada masa kanak dan atau remaja. Lazimnya ada riwayat “tic” motorik sebelum timbulnya “tic” vocal; sindrom ini sering memburuk pada usia remaja dan lazim pula menetap sampai usia dewasa. “tic vocal sering bersifat multiple dengan letupan vocal yang berulangulang, seperti suara mendehem, bunyi ngorok, dan ada kalanya diucapkan kata-kata atau kalimat cabul. Ada kalanya diiringi gerakan isyarat ekopraksia, yang dapat juga bersifat cabul (copropraxia). Seperti juga pada “tic” motorik, “tic” vocal mungkin ditekan dengan kemauan untuk jangka waktu singkat, bertambah parah saat stress dan berhenti saat tidur. 63

Pengobatan Ialah menyelidiki keadaan emosional anak. Sejumlah anak segera menunjukkan perbaikan, akan tetapi segolongan lain sukar disembuhkan. Dapat juga diberi haloperidol.

64

Gangguan perkembangan khas campuran

Keadaan ini merupakan sisa kategori gangguan yang batasannya tak jelas, konsepnya tidak adekuat (tetapi perlu) dengan gangguan perkemabnagn khas campuran dari berbicara dan berbahasa, keterampilan skolastik, dan/atau fungsi motorik, tetapi tidak ada satu gejala yang cukup dominant untuk dibuat sebgai diagnosisi utama

Gangguan perkembangan pervasive

Kelompok gangguan ini ditandai dengan kelainan kualitatif dalam interaksi social yang timbale balik dan dalam pola komunikasi, serta minat dan aktivitas yang terbatas, stereotipik, berulang. Kelainan kualitatif ini menunjukkan gambaran yang pervasive dari fungsi-fungsi individu dalam semua situasi, meskipun dapat berbeda dalam derajat keparahannya.

Autisme masa anak Pedoman diagnostic:

Gangguan perkembangan pervasive yang ditandai oleh adanya kelainan dan/atau hendaya perkembangan yang muncul sebelum usia 3tahun, dan dengan cirri kelainan fungsi dalam tiga bidang: interaksi social, komunikasi, dan perilaku yang terbatas dan berulang.

Biasanya tidak jelas ada periode perkembangan yang normal sebelumnya, tetapi bila ada, kelainan perkembangan sudah menjadi jelas sebelum usia 3 tahun, sehingga diagnosis sudah dapat ditegakkan. Tetapi gejal-gejalanya (sindrom) dapat di diagnosis pada semua kelompok umur.

Selalu ada hendaya kualitatif dalam interaksi social yang timbale balik (reciprocal social interaction). Ini berbentuk apresiasi yang tidak adekuat terhadap isyarat sosio-emosional, yang tampak sebagai kurangnya respon terhadap perilaku dalam konteks social; buruk dalam menggunakan isyarat 65

social dan integrasi yang lemah dalam perilaku social, emosional dan komunikatif; dan khususnya, kurangnya respons timbale balik sosioemosional.

Demikian juga terdapat hendaya kualitatif dalm komunikasi. Ini berbentuk kurangnya penggunaan keterampilan bahsa yang dilmiliki di dalam hubungan sosial; hendaya dalam permainan imaginatif dan imitasi timbal balik dalam percakapan; buruknya keluwesan dalam bahasa ekspresif dan kreativitas dan fantasi dalam proses pikir yang relatif kurang; kurangnya respons emosional terhadap ungkapan verbal dan non-verbal orang lain; hendaya dalam menggunakan variasi irama atau penekanan sebagai modulasi komunikatif; dan kurangnya isyarat tubuh untuk menekankan atau memberi arti tambahan dalam komunikasi lisan.

Kondisi ini juga ditandai oleh pola perilaku, minat dan kegiatan yang terbatas, berulang dan stereotipik. Ini berbentuk kecenderungan untuk bersikap kaku dan rutin dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari; ini biasanya berlaku untuk kegiatan baru dan juga kebiasaan sehari-hari serta pola bermain. Terutama sekali dalam masa kanank yang dini, dapat terjadi kelekatan yang khas terhadap benda-benda yang aneh, khususnya benda yang tidak lunak. Anak dapat memaksakan suatu kegiatan rutin dalam ritual yang sebetulnya tidak perlu; dapat terjadi preokpasi yang stereotipik terhdap suatu minat seperti tanggal, rute atau jadwal; sering terdapat stereotipi motorik; sering menunjukkan minat khusus terhadap segi-segi non fungsional dari benda-benda (misalnya bau atau rasanya); dan terdapat penolakan terhadap perubahan dari rutinitas atau dalam detil dari lingkungan hidup pribadi (seperti perpindahan mebel atau hiasan dalam rumah).

Semua tingkatan IQ dapat ditemukan dalam hubungannya dengan autisme, tetapi pada tiga perempat kasus secara signifikan terdapat retardasi mental.

Autisme tak khas 66

ini juga tampak pada individu dengan gangguan perkembangan yang khas dari bahasa reseptif yang berta. Jadi kelianan dan atau hendaya perkembangan menjadi jelas untuk pertama kalinya pada usia setelah 3 tahun. dan perilaku adaptif. dan berulang) meskipun terdapat kelaiana yang khas dalam bidang lain. keadaan tersebut bersamaan dengan hilangnya secara menyeluruh perhatian/minat terhadap lingkungan. dari autisme dalam hal usia onset maupun tidak terpenuhinya ketiga kriteria diagnostik. serta hendaya dalam interaksi sosial dan komunikasi yang mirip dengan autisme. 67 . • Autisme tidak khas sering muncul pada individu dengan retardasi mental yang berat. Gangguan disintegratif masa kanak lainnya Pedoman diagnostik • Diagnosis ditegakkan berdasarkan suatu perkembangan normal yang jelas sampai usia minimal 2 tahun. • Yang khas. keterampilan sosial.Pedoman diagnostik • Gangguan perkembangan pervasif yang berbeda.disertai dengan kelainan kualitatif dalam fungsi-fungsi sosial • Biasanya terjdai regresi yang berta atau kehilangan kemampuan berbahasa. adanya mannerisme motorik yang stereotipik dan berulang. yang sangat rendah kemampuannya. dan perilaku terbatas. dan/atau tidak cukup menunjukkan kelaianan dalam satu atau dua dari tiga bidang psikopatologi yang dibutuhkan untuk diagnosis autisme (interaksi sosial timbal-balik. regresi dalam kemampuan bermain. komunikasi. sehingga pasien tidak mampu menampakkan gejala yang cukup untuk menegakkan diagnosis autisme. stereotipik. kadang-kadang disertai dengan kemerosotan pengendalian motorik. yang diikuti dengan kehilangan yang nyata dari keterampilan yang sudah diperoleh sebelumnya. dan sering dengan hilangnya pengendalian BAB atau BAK.

tetapi berbeda dalam tiga hal: biasanya tidak ada bukti penyakit atau kerusakan organik yang dapat ditemukan (walaupun beberapa tipe disfungsi otak organik dapat ditelusuri). kehilangan keterampialan dapat diikuti dengan beberapa derajat perbaikan. hendaya dalam fungsi sosial dan komunikasi mempunyai kualitas lebih berciri autistik daripada kemunduran intelektual. 68 .Dalam hal-hal tertentu sindrom ini mirip dengan dementia pada orang dewasa.

Enuresis tetap pada malam hari sering akibat pelatihan untuk buang air tidak tepat atau tidak memadai.Enuresis Definisi Suatu keadaan tidak dapat menahan kencing sesudah umur 3-4 tahun tanpa gangguan organik.dimana anak yang telah dapat mengendalikan untuk sekurang-kurangnya 1 tahun mulai ngompol lagi.Namun lebih dari 50% dari anak usia sekolah akhir yang enuretik menderita enuresis sekunder.anak secara tidak sadar menentangnya dengan mengompol.prognosisnya lebih baik dan penatalaksanaanya lebih mudah daripada ngompol primer.dimana pada malam hari anak tidak pernah kering (selalu mengompol) dan tipe regresif (sekunder).Ngompol yang seperti ini adalah intermitten dan sementara. 69 .Orang tua yang menuntut secara paksa anak dilatih buang air segera dapat menimbulkan respon marah.dapat mengurangi upaya untuk menahan kencing. Manifestasi Klinik Enuresis ini dapat dibagi menjadi tipe menetap (primer).konflik perkawinan.Pada usia 10 tahun adalah 3% untuk laki-laki dan 2% untuk wanita.Stres sosial seperti kepadatan penghuni yang berlebihan kadang dihubungkan dengan ngompol Enuresis juga terkait dengan imigrasi. Dan pada usia 18 tahun adalah 1% untuk laki-laki dan sangat jarang pada wanita.dan kondisi psikopatologi keluarga.Enuresis nokturna terjadi pada malam hari dan enuresis diurna pada siang hari.Sebaliknya orang tua yang tidak cukup dekat pada kebutuhan anak untuk memberi dukungan secara tepat latihan buang air.kelahiran saudara kandung atau kematian dalam keluarga.Sekitar 75% dari semua anak yang enuretik adalah enuresis primer.seperti pindah ke rumah baru. Epidemiologi Prevalensi pada usia 5 tahun adalah 7% untuk laki-laki dan 3% untuk wanita. Tipe ngompol regresif dipercepat oleh peristiwa-peristiwa lingkungan yang penuh tekanan.ketidakberuntungan sosioekonomi.

mungkin karena latihan yang tidak adekuat dan predisposisi genetik.Atau adanya irritable bladder yang biasanya familial 2.hadiah kecil dapat diberikan. Anak yang lebih tua diharapkan untuk mencuci seprei dan piamanya sendiri yang dikotori.anak harus buang air 5. Setelah makan malam.anak tidak tidak boleh diberi makanan cair 4.kondisi patologi organik dapat ditemukan hanya pada sejumlah kasus yang sangat kecil.misalnya iritasi lokal:balanitis.Pemeriksaan fisik dan analisis urin terindikasi. 3.Pemberian imbalan pada anak yang tidak mengompol pada malam hari. Berikut ini adalah beberapa saran umum : 1.Penelitian terbaru memberi kesan bahwa enuresis menggambarkan perkembangan imatur. Mencari faktor irganik.Namun ada kenaikan yang nyata infeksi saluran kencing pada anak yang enuretik. 70 . Sebelum tidur. Mencari gangguan emosional.Hadiah yang lebih besar harus diberikan untuk keberhasilan yang semakin meningkat 2. Membangunkan anak secara berulang untuk mengantarkannya ke kamar mandi adalah berguna hanya pada beberapa anak dan lebih lanjut dapat menimbulkan dan membangkitkan amarah pada anak atau orang tua.Banyak anak yang enuresis ternyata mempunyai kapasita kandung kemih yang kurang.sistitis atau anomali SSP seperti spina bifida.Faktor lingkungan memberi stres tambahan.misalnya keadaan di rumah atau di sekolah yang tidak memuaskan sehingga menimbulkan ketegangan.namun prosedur seperti urografi dan sitoskopi biasanya tidak dibenarkan dan tidak harus dilakukan kecuali kalau ada beberapa indikasi lesi organik. Penanganan Bagaiman sikap kita terhadap anak dengan enuresis 1.fimosis. Penting untuk membantu kerja sama anak untuk mengatasi masalahnya. Pada kedua tipe ngompol.

Persetujuan anak untuk penggunaan alat tersebut merupakan syarat mutlak.tetapi menurut pediatri yang lain.Ada yang mengatakan obat ini untuk meninggikan tonus sfingter.6.alarm yang berbunyi apabila ank membasahi sprei ) biasanya tidak perlu dan harus dicadangkan untuk kasus-kasus menetap dan refrakter dimana rasa harga diri anak terkikis secara serius.Selain itu juga bisa diberikan imipramin (tofranil 25mg/24 jam sebelum waktu tidur). Hukuman atau penghinaan terhadap anak oleh orang tua atau orang lain harus benar-benar dihindari.karena ngompol biasanya terjadi pada waktu tingkat tidur ringan.Di samping ini tentu juga dicari sumber ketegangan dan diusahakan untuk menghilangkannya bila ada.obat ini cepat membuat anak masuk ke dalam tingkat tidur lebih dalam sehingga ia tidak sempat ngompol. 71 . Penggunaan alat-alat pembantu (misalnya .

misalnya rasa iri hati terhadap adik yang baru lahir.Enkopresis Definisi Adalah lewatnya tinja pada tempat yang tidak semestinya pada setiap usia (2-3 tahun) setelah kontrol usus seharusnya telah mapan.Enkopresis biasanya menggambarkan amarah dan tantangan yang tidak disadari pada anak.Gangguan organik jarang ditemukan.tinja keras. Manifestasi Klinik Pengotoran kronis dapat berlangsung lama dari masa bayi (primer) dan selanjutnya atau dapat muncul sebagai fenomena regresif (sekunder).dan orang tua dapat merespon dengan pembalasan.tindakan hukuman.Enkopresis menunjukkan gangguan emosi yang lebih serius daripada ngompol dan sering terkait dengan amarah. Adanya gangguan emosional. Epidemiologi Gangguan ini terutama pada laki-laki mengenai sedikit lebih dari 1% anak usia sekolah.sehingga anak menjadi bingung dan takut. Etiologi Adanya gangguan organik atau retardasi mental Latihan yang salah : ibu yang tergesa-gesa melatih anaknya sebelum waktu (sebelum umur 1tahun seorang anak memang belum dapat mengontrol sfingternya).Atau anak itu kurang diperhatikan sehingga juga kurang dilatih.Kelainan ini sering terkait dengan konstipasi kronis.dan mencret terus menrus (pada sekitar 2/3 kasus) dan dapat memperburuk ke megacolon psikogenik.Gangguan ini lebih lazim ditemukan pada anak dari latar belakang sosioekonomi rendah.Kinerja sekolah dan kehadiran mungkin terpengaruh karena anak 72 .

Hadiah untuk yang taat harus diberikan. 73 .Penanganan enkopresis sekunder dapat dipermudah dengan penggunaan minyak mineral yang tepat dan diet serat yang tinggi.Angka respon terapetik dikatakan menjadi 80-90%.Pada mulanya enema mungkin diperlukan untuk mengosongkan kolon.Duduk pada toilet 10-15 menit setiap selesai makan sering diperlukan.mungkin diperlukan supositoria gliserin.Meringankan konstipasi dan mengambil tinja yang keras menghasilkan perbaikan yang berarti pada sekitar 3/4 dari semua kasus.telah membantu.Umpan balik biologis.Namun penggunaan enema dan obat pencahar (laksatif) yang lama harus dihindari.yang digunakan untuk melatih otot sfingter ani. Penanganan Tindakan sejenis dengan tindakan yang digunakan untuk penanganan enuresis mungkin berguna.namun sifat gejala tertentu dan cacat sering kali memerlukan intervensi psikoterapik pada anak dan keluarga.Hadiah diberikan bagi yang tidak mengotori ringan.Perlu pemeriksaan pakaian anak yang tidak memalukan di akhir hari.konsekuensi tanpa pendapat digunakan bagi yang kotor .Anak didorong untuk menggunakan kamar mandi pada saat-saat tertentu dan diberi hadiah yang Sesuai.Jika anak tidak mengeluarkan sejumlah bahan tinja yang layak.menjadi sasaran cemoohan dan ejekan teman sekolahnya akibat bau yang menusuk hidung. Enkopresis primer lebih sulit ditangani.

Pika Gangguan makanan ini melibatkan penelanan berulang atau kronis bahan bukan nutrien,yang meliputi plester,arang,tanah liat,wool,abu,cat,dan tanah.Umur mulainya biasanya pada umur 1-2 tahun,tetapi mungkin lebih awal.Pika biasanya berhenti pada masa anak-anak,tetapi dapat berlanjut sampai pada masa remaja dan dewasa.Retardasi mental dan tiadanya perawatan orang tua (psikologis dan nutrisi) merupakan faktor predisposisi.Meskipun pengecapan (rasa) dan pengunyahan obyek adalah normal pada bayi dan anak yang baru belajar jalan,pika setelah umur tahun kedua memerlukan pemeriksaan.Sering ada gejala disorganisasi keluarga,pengawasan yang jelek dan pengabaian akan kasih sayang.Pika muncul lebih menonjol pada kelas sosioekonomi lebih rendah.Anakanak dengan pika menambah resiko keracuna timah dan infeksi parasit.Diagnosis banding meliputi autisme,skizofrenia,dan gangguan fisik tertentu seperti sindrom Kleine-Levin.

74

Gangguan Tingkah Laku
Gangguan tingkah laku berciri khas dengan adanya suatu pola tingkah laku yang dissosial, agresif atau menentang, yang berulang dan menetap. Penilaian adanya gangguan tingkah laku perlu memperhitungkan tingkat perkembangan anak. Contoh perilaku yang menjadi dasar diagnosis mencakup hal-hal berikut: perkelahian; kejam terhadap hewan atau sesama manusia; perusakan yang hebat atas barang milik orang; membakar; mencuri; pendustaan berulang-ulang; membolos dari sekolah; lari dari rumah; perilaku provokatif yang berlebihan; sikap menetang yang berat. Masing-masing dari kategori ini, apabila ditemukan, adalah cukup untuk menjadi alasan bagi diagnosis ini, namun demikian perbuatan dissosial bukan merupakan alasan kuat. Diagnosis ini tak dianjurkan kecuali bila tingkah laku seperti yang diuraikan berlanjut selama 6 bulan atau lebih. Klasifikasi gangguan tingkah laku: 1. Gangguan tingkah laku yang terbatas pada lingkungan keluarga Pedoman diagnostiknya apabial memenuhi kriteri yang dijelaskan pada gangguan tingkah laku secar menyeluruh. Selain itu tidak ada gangguan tingkah laku yang signifikan diluar lingkungan keluarga dan juga hubungan sosial ank di luar lingkungan keluarga masih berada dalam batas-batas normal. 2. Gagguan tingkah laku tak berkelompok Ciri khas adanya gagguan tingkah laku tak berkelompok adalah adanya kombinasi perilaku dissosial dan agresig berkelanjutan, dengan sifat kelainan pervasif yang bermakna dalam hubungan anak yang bersangkutan dengan anak-anak lainnya. Tiadanya keterpaduan yang efektif dengan kelompok sebaya merupakan perbedaan penting dengan gangguan tingkah laku yang berkelompok dan ini diutamakan diatas segala perbedaan lainnya.

75

Rusaknya hubungan dengan kelompok sebaya terutama dibuktikan dengan keterkucilan atau kurang disenanginya oleh anak-anak sebayanya, dan karena ia tak punya sahabat karib atau hubungan empatik maka hubungan dengan orang dewasa ditandai dengan perselisihan, dendam, dan permusuhan. Tindak kejahatan lazim dilakukan sendirian. Perilaku yang khas terdiri dari: tingkah laku menggertak, sering berkelahi, dan sering melakukan pemerasan, membangkang, berbuat kasar, tak mau kerjasama, sering menentang otoritas. Namun ada pula anak yang terisolasi, juga dapat terlibat pada tindak kejahatan berkelompok. 3. Gagguan tingkah laku berkelompok Kategori ini berlaku terhadap gangguan tingkah laku yang ditandai oleh perilaku dissosial atau agresif berkelanjutan yang terjadi pada anak yang umumnya cukup terintegrasi di dalam kelompok sebayanya. Kunci perbedaan terpenting adalah terdapatnya ikatan persahabatan langgeng dengan anak yang seusia. Sering kali, namun tak terlalu, kelompok sebaya itu terdiri atas anak-anak yang juga terlibat dalam kegiatan kejahatan atau dissosial. Namun hal ini bukan merupakan hal yang mutlak untuk diagnosisnya; bisa saja anak itu menjadi warga kelompok sebaya yang tidak terlibat dalam tindak kejahatan sementara prilaku dissosialnya dilakukan di luar lingkungan kelompok itu. Bila perilaku dissosial itu pada khususnya, merupakan penggertakan terhadap anak lain, boleh jadi hubungan dengan korbannya atau beberapa anak lain terganggu. Perlu ditegaskan lagi, bahwa hal ini tidak membatalkan diagnosisnya, asal saja anak itu memang termasuk dalam kelompok sebaya dan ia merupakan anggota yang setia dan mengadakan ikatan persahabatan yang langgeng. 4. Gangguan sikap menentang Ciri khas dari jenis gangguan tingkah laku ini ialah berawal pada anak dibawah usia 9 dan 10 tahun. Ditandai oleh adanya perilaku 76

namun tidak memenuhi kriteria untuk salah satu subtipe lainnya. Gagguan tingkah laku lainnya 6. Pola perilaku nagativistk. Gangguan campuran tingkah laku dan emosi lainnya 77 . Macam-macam Gangguan campuran tingkah laku dan emosi: 1. Gangguan Campuran Tingkah Laku dan Emosi Ciri khas dari gangguan kelompok ini adalah adanya gabungan dari perilaku agresif. Anak dengan gangguan ini cenderung sering kali dan secara aktif membangkang terhadap permintaan atau peraturan dari orang dewasa serta dengan sengaja mengusik orang lain. ketidakpatuhan. perilaku provokatif dan tidak adanya tindakan dissosial dan agresif yang lebih berat yang melanggar hukum ataupun melanggar hak asasi orang lain. menentang. sikap menyesali diri sendiri dan keputus asaan.menentang. provokasi. 2. 5. Gangguan ini harus cukup berat untuk memenuhi kriteria gangguan tingkah laku pada masa kanak dan gangguan emosional pada masa kanak atau bentuk gangguan neurotik pada masa dewasa atau gangguan suasan perasaan. anxietas atau gangguan emosi lainnya. Gangguan tingkah laku depresif Kombinasi dari gangguan tingkah laku pada masa kanak dengan keadaan depresif yang berkelanjutan dan menetap. dissosial. hilangnya minat dan kesenangan terhadap kegiatan sehari-hari. bermusushan. Sering juga mengalami susah tidur atau kurang nafsu makan. yang dinyatakan dalam hejala seperti rasa duka nestapa yang berlebihan. Gagguan tingkah laku YTT Hanya digunakan untuk gangguan yang memenuhi kriteria umum untuk Gagguan tingkah laku. dan merusak tersebut berlangsung secara berkelanjutan. atau menentang yang menetap dengan gejala yang nyata dari depresi.

Tidak realistik. Terus menerus enggan atau menolak masuk sekolah. Anxietas dapat berbentuk sebagai berikut: a. seperti misalnya anak akan kesasar. atau terbunuh. sakit kepala. yang bukan hanya bagian dari anxietas umum berkenaan dengan aneka situasi. semata-mata karena takut akan perpisahan. diculik. e. takut. Gangguan Anxietas Perpisahan Masa Kanak Ciri diagnostik yang terpenting ialah anxietas yang berlebihan yang terfokus dan berkaitan dengan perpisahan dari tokoh yang akrab hubungannya dengan si anak. Gangguan campuran tingkah laku dan emosi YTT Gangguan Emosional dengan Onset khas pada Masa Kanak 1. Terus menerus takut untuk ditinggalakan seorang diri. 3. depersonalisasi. Sering timbulnya gejala fisik ( rasa mual. kekhawatiran yang mendalam kalau-kalau ada bencana yang akan menimpatokoh yang lekat atau kekhawatiran orang itu akan pergi dan tidak kembali lagi. obsesi. g. b. muntah. sakit perut. f. kekhawatiran yang mendalam akan terjadi peristiwa buruk.) pada peristiwa perpisahan dari tokoh yang akrab dengan dirinya. Terus menerus enggan untuk tidur tanpa ditemani oleh tokoh kesayangannya. d. c. Berulang mimpi buruk tentang perpisahan. Tidak realistik. dsb. yang akan memisahkannya dari tokoh yang lekat dengan dirinya. atau ditemani oleh orang yang akarab dirumah pada siang hari.Kombinasi dari gangguan tingkah laku pada masa kanak dengan gejala emosional menetap dan nyata seperi anxietas. atau dimasukkan dalam rumah sakit. 78 . berbagai fobia.

Kriteria gangguan ini: a. yang tak lazim derajatnya dan disertai aneka masalah berkenaan dengan fungsi secara sosial.h. Gangguan Persaingan Antar Saudara Ciri khas dari gangguan ini mencakup gabungan dari: a. 4. selama. Onset pada masa usia perkembangan yang sesuai b. atau sehabis berlangsungnya perpisahan dengan tokoh yang akrab dengannya. Onset selama beberapa bulan setelah kelahiran adik c. Gangguan Anxietas Fobik Masa Kanak Kategori ini hanya berlaku terhadap rasa takut yang khas timbul pada suatu fase perkembangan yang spesifik pada ank. 3. dan yang tidak merupakan bagian dari gangguan emosional yang bersifat lebih menyeluruh. Diagnosis ini mengisyaratkan tidak adanya gangguan umum pada perkembangan fungsi kepribadian. Kecenderungan menghindar atau rasa takut terhadap perpisahan sosial melebihi batas normal bagi anak seusia itu dan berhubungan dengan masalah fungsi sosial yang secara klinis bermakna. Anxietas itu tidak merupakan bagian dari suatu gangguan yang menyeluruh. Bukti adanya rasa persaingan dan iri hati terhadap saudara b. Anak dengan gangguan ini senantiasa dan berulang kali mengalami rasa waswas dan takut dan menghindari orang yang tak dikenal. Mengalami rasa susah berlebihan pada saat sebelum. Gangguan Anxietas Sosial Masa Kanak Kategori ini hanya berlaku pada gangguan yang timbul sebelum usia 6 tahun. Gangguan emosional melampaui taraf normal dan berkelanjutan dan berhubungan dengan masalah psikososial 79 . 2. Taraf anxietas itu secara klinis tidak normal c.

Gangguan Emosional Masa Kanak Lainnya 6. Gangguan Emosional Masa Kanak YTT 80 .Rasa persaingan antara saudara mungkin ditandai oleh upaya bersaing yang nyata antar saudara untuk merebut perhatiaan orang tuanya 5.

KLASIFIKASI . Fungsi intelektual umum dinyatakan sebagai IQ yang di peroleh dengan mengadakan pengkajian satu atau lebih tes inteligensia umum secara individual. kesulitan berbicara sering menyebabkan kesulitan mandiri pada masa dewasa. Penggunaan pengertian bahasa sering terlambat. Pada saat dewasa dapat mencapai kedudukan sosial dan kemampuan kerja minimal untuk dapat hidup secara mandiri. 2. 2. Fungsi intelektual dibawah rata-rata dinyatakan bermakna apabila IQ sama dengan atau dibawah 70. 1. IQ sekitar 35 – 49 ( umur mental dewasa sekitar 6 sampai < 9 th ). Retardasi Mental Ringan . IQ sekitar 50 sampai mendekati 70 ( umur mental dewasa 8 – 9 th sampai dibawah 12 th ). 3. melainkan gangguan fungsi intelek pada masa perkembangan yang bermanifestasi pd gangguan belajar dan gangguan penyesuaian diri dengan lingkungannya.Retardasi Mental Bukanlah suatu penyakit. Retardasi Mental Sedang. DIAOGNOSA Gambaran utama terdiri dari : 1. Kemampuan kognitif sangat bervariasi. hanya dijumpai gangguan minimal dari fungsi sensori-motorik. Beberapa diantaranya menunjukkan inkoordinasi motorik tetapi secara sosial masih dapat 81 perilaku adaptif. Pada usia balita. sering disebut golongan mampu didik. beberapa diantaranya mempunyai kemampuan visiospatial lebih tinggi dari kemampuan berbahasanya. Fungsi intelektual umum dibawah rata-rata Mengakibatkan atau berhubungan dengan kekurangan atau hendaya dalam Timbul sebelum usia 18 tahun. baru kemudian sesudah kelas 5 atau 6 tampak nilai akademiknya berkurang dan dijumpai kesukaran belajar. keterampilan komunikasi dan sosial secara umum berkembang.

Kehidupan mandiri pada waktu dewasa jarang dicapai. Penggunaan bahasa sangat terbatas untuk dapat mengerti perintah dan mengajukan permintaan yang sederhana. Perkembangan berbahasa sangat bervariasi. Predisposisi genetik seseorang. dari kemampuan untuk berpartisipasi konversasi sederhana sampai kemampuan terbatas melakukan komunikasi untuk kebutuhan dasar. tetapi mereka masih dapat mengerjakan pekerjaan praktis yang sederhana dengan pengawasan.melakukan pembicaraan sederhana. 4. Kelainan otak dan gangguan neurologis tampak jelas. dan berhitung terbatas setingkat dengan kelas 2 SD. IQ sekitar dibawah 20 ( usia mental dewasa < 3 th ). Pada masa sekolah hanya mampu belajar bicara dan dasar-dasar perawatan diri dan melakukan tugas-tugas sederhana dengan pengawasan melekat. Kemampuan membaca. Tampak adanya kelainan motorik yang jelas pada masa balita dan sulit berkomunikasi. gangguan penglihatan dan pendengaran dapat mempengaruhi mobilitasnya.. termasuk kepekaan genetik yang unik terhadap pengaruh ekologi. 3. 82 . Retardasi Mental Berat. IQ sekitar 25 – 34 ( usia mental dewasa 3 sampai < 6 th ). atau mengerti perintah yang sederhana atau menggunakan isyarat untuk mengkompensasikan kesukaran bicaranya. PENYEBAB Retardasi Mental harus ditinjau dari 3 faktor di bawah ini : 1. Pada saat dewasa sering mendapat kesukaran berhubungan dengan masyarakat.menulis. kejang. Selain itu terdapat pula keterbatasan dalam merawat dirinya dan keterampilan motoriknya. Dijumpai adanya abnormalitas otak dengan gejala sisa yang menyulitkan. Retardasi Mental Sangat Berat.

lekukan epikantus bagian luar dan dalam. termasuk keadaan nutrisi. • • • • • • • • • • • • Pemeriksaan Fisik : Parameter pertumbuhan (berat. garis sutura) Bau tubuh dan urine 83 . Faktor lingkungan yang mempengaruhi pertumbuhan organisme. perubahan pigmentasi) Rambut (tekstur. tinggi. posisi fontanela. 3. PEMERIKSAAN Pengambilan riwayat yang komperhensif dan pemeriksaan fisik yang teliti merupakan sarana untuk mendiagnosa penyebab dari retardasi mental. mikroorganisme. pengaruh bahan-bahan kimia endogen dan eksogen. radiasi dan status psikososial. warna. sedang pada akhir masa kehamilan atau pada periode pasca natal Hanya berpengaruh sedikit pada janin atau bayi. misal infeksi virus rubella pada semester pertama kehamilan sangat mempengaruhi morfogenesis janin. bentuk. perkembangan kuku) Genitalia (perkembangan dan ukuran) Tengkorak (ukuran dan bentuk. 1. konfigurasi palatum. fibroma. Waktu yang potensial dimana bahan itu dapat memberikan pengaruh pada pertumbuhan. lingkar kepala) Kulit (angioma. distribusi) Mata (ukuran dan celah fissura palpebralis. posisi dan panjang frenulum. ketebalan jari kaki dan tangan. bibir. letak daun telinga) Hidung (datar dan lebar batang hidung.2. “webbed neck”) Ekstrimitas (panjang. hiper dan hipotelorisme. lubang hidung) Mulut (ukuran. ukuran dan bentuk gigi) Leher (pendek. bintik Brushfields) Telinga (perkembangan heliks. klinodaktili. ukuran.

• • Psikoterapi. teknik genetik molekuler TATA LAKSANA • Penanganan Retardasi Mental seharusnya dilakukan secara komprehensif. yang menyertai dan mempersulit kehidupan penderita yang harus ditangani secara semestinya (melibatkan partisipasi pemerintah dan masyarakat). masih merupakan terapi yang controversial. sosialisasi. asam amino dan organik. timah. piruvate. ceruloplasmin. amoniak. • Program pendidikan meliputi ketrampilan sosial. tembaga. prosedur ini dapat meningkatkan kemampuan beradaptasi. vakasional dan adaptasi dengan tujuan mengurangi perilaku maladaptasi pada penderita. multi disiplin karena faktor yang menyebabkan. hanya digunakan pada penderita dengan Retardasi Mental yang ringan. asam urat. asam lemak rantai panjang. laktat. 84 . Intervensi perilaku.mukopolisakarida) Analisa kromosom. • • • Enzim lisosomal Pemeriksaan urine (ketoasid. mengurangi perilaku maladaptasi dan meningkatkan ketrampilan melalui latihan dan pendidikan Psikofarmakologi. komunikasi.Pemeriksaan Laboratorium • Pemeriksaan darah (gula darah.

Meski demikian sampai saat ini masih diyakini bahwa tenaga yang hilang karena aktivitas sehari-hari dipulihkan kembali. 85 . Menurut berbagai penelitian. Ternyata hal tersebt tidak sepenuhnya benar. justru saat tidur berbagai fungsi oragan tubuh meningkat pesat. Gelombang otak (EEG) seseorang pada waktu terjaga berbentuk gelombang alpha dengan volage rendah dalam berbagai frekuensi. sedang pada lanjut usia sebaliknya. sedang pada waktu tertidur gelombang alpha menghilang. Hal lain yang diyakini bahwa saat seseorang tidur terjadi restorasi tubuh dan fungsi homeostasis. Lama tidur tergantung dari usia. Banyak pendapat baik dari masyarakat awam dan sebagian klinisi atau dokter yang masih mengatakan bahwa gangguan tidur adalah hal yang biasa pada anak yang nantinya pada usia tertentu akan membaik dengan sendirinya. Telah dilaporkan bahwa berbagai hormon penting ternyata meningkat pesat yang juga berakibat meningkatkan fungsi otak selama tidur. semakin bertambah usia seseorang kebutuhan untuk tidurnya semakin berkurang. seperti fungsi otak. Padahal gangguan ini bila tidak tertangani dengan baik dapat mengganggun tumbuh dan berkembangnya anak. Keadaan tidur juga diyakini sebagai regulasi panas tubuh dan konservasi energi.Insomnia pada anak Aktifitas tidur merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia khususnya usia anak. Pendapat seperti itu timbul karena sampai sekarang gangguan tidur pada anak masih belum terungkap dengan jelas. pelemasan otot dan pelepasan ketegangan. Pada bayi dan anak kecil sebagian besar waktu digunakan untuk tidur. metablolisme hormon dan berbagai fungsi tubuh lainnya. Sebelumnya banyak dipercaya bahwa saat tidur berbagai organ tubuh yang penting juga istirahat.

Tetapi perlahan-lahan akan bergeser sehingga lebih banyak waktu tidur di malam hari dibandingkan dengan siang hari. Diduuga sekitar 20-40 anak usia di bawah 3 bulan mengalami ganggan tidur. Kebutuhan tidur normal pada anak • • • • • • usia 1-4 bulan : 14 ½ – 15 ½ jam per hari usia 4-12 bulan : 14 – 15 jam per hari usia 1-3 tahun : 12 – 14 jam per hari usia 3-6 tahunn : 10 ¾ – 12 jam per hari usia 7-12 tahunn : 10 . Pola tidur bayi masih belum teratur. Untuk mengetahui tidur pada anak sudah bukan merupakan keadaan yang normal apabila : 86 . Bi. hal ini bisa disebabkan karena banyak faktor.11 jam per hari usia 12-18 tahun : 8 ¼ – 9 ½ jam per hari Gangguan Tidur pada Anak Gangguan tidur pada anak ternyata cukup sering dialami oleh orangtua tetapi sayangnya kondisi ini jarang ditangani secara serius dan dianggap biasa. Dalam usia 6 bulan sampai 2 tahun sekitar 30% anak diduga mengalami gangguan tidur dan sekitar 20% anak usia 2-5 tahun mengalaminya.Pola tidur normal Bayi baru lahir biasanya tidur selama 16-20 jam yang dibagi menjadi 4-5 periode.a gangguan ini tidak tertangani serius ternyata dapat disertai berbagai gangguan perilaku dan gangguan belajar di sekolah Membedakan apakah pola tidur anak normal atau merupakan ganggan tidur dapat ditentukan oleh berbagai hal.

dan biasanya hilang dengan sendirinya saat berusia 7 tahun. Gangguan tidur pada anak seperti malam gelisah. Parasomnia seperti ini disebut night terror. Dalam memulai tidur harus dibutuhkan bantuan orangtua padahal • • sebelumnya bisa tidur sendiri. dimana anak berpindah tidur ke tempat tidur orang tua Anak menolak tidur sedikitnya 30 menit saat waktu tidur. Sedangkan diatas usia 7 tahun semakin jarang.• Anak bangun selama 3 kjali atau lebih dalam satu malam atau beberapa malam. pavor nocturnus atau teror malam. Di atas usia 3 hingga 5 tahun semkian berkurang. marah atau gelisah. Atau sedikitnya empat kali dalam seminggu gangguan tersebut ada. sleep terror. untuk memulai tidur diawali sedikitv tantrum. Insomnia adalah gangguan untuk memulai tidur dan mempertahankan kualitas tidur yang disebabkan berbagai faktor. . • Dalam aktifitas tidurnya diluar biasanya. Pada beberapa kasus gangguan tidur ini menetap hingga dewasa. maupun gangguan pada fungsi lainnya. Gangguan tidur yang sering terjadi adalah insomia adalah gangguan untuk memulai tidur dan mempertahankan tidur yang baik. sering terbangun. Terdapat berbagai jenis insomnia tergantung beberapa kondisi dan penyakit yang melatarbelakangi gangguan tidur tersebut. Gangguan tidur tersebut menimbulkan penderitaan dan gangguan dalam berbagai fungsi sosial. Penderitanya berusia antara 2 – 5 tahun. pertumbuhan dan perkembangan anak. tidur bolak-balik dari ujung ke ujung. GEJALA INSOMNIA PADA ANAK • Sulit untuk memulai tidur : o Sebelum tidur posisi anak bolak-balik mencari posisi yang nyaman 87 . rewel dan mengigau lebih sering terjadi pada usia 6 bulan sampai dengan 2 tahun.

stres atau posisi tidur yang terganggu. masih belum banyak terungkap. demam yang tinggi.52-2.0+T78. Insomnia Alergi makanan Menurut penelitian penulis gangguan tidur pada anak seringkali disebabkan karena insomnia Alergi makanan. Berbagai penyebab sering disebut adalah gangguan keadaan emosialpsikologi. menangis atau berteriak saat tidur Bolak balik tidur dari ujung kasur ke ujung yang lain (lasak) Mimpi buruk pada malam hari (nightmare) Berjalan saat tidur     PENYEBAB GANGGUAN TIDUR Ilmu pengetehauan dan penelitian tentang tidur berkembang cukup pesat.4 sebagai Disorders of Initiating and Maintaining Sleep 88 .o o o o Tidak bisa memejamkan mata Menolak untuk tidur Rewel atau tantrum sebelum tidur Gangguan mempertahankan kualitas tidur  Saat tengah malam terbangun duduk kemudian tidur lagi (seringkali dikira minta minum atau haus) Mengigau. Insomnia Alergi makanan adalah gangguan untuk memulai tidur dan mempertahankan kualitas tidur yang disebabkan akibat manifestasi atau respon karena alergi makanan. Meski demikian penelitian tentang masalah tidur pada anak. Sehingga masih belum jelas terungkap penyebab gangguan tidur pada anak. The International Classification of Sleep Disorders mencamtukan Food Allergy Insomnia dengan klasifikasi ICSD : 780. Berbagai dugaan dan asumsi berkembang dalam menyikapi gangguan tidur pada anak. sedangkan ICD 10 menggolongkan dalam G47.

sedangkan DSM IV menggolongkan dalam kelompok 780. Penyebab gangguan tidur lain yang selama ini diyakini banyak orang sebagai penyebab gangguan tidur banyak masih diragukan. setelah dilakukan eliminasi makanan penyebab alergi selama 3 minggu didapatkan perbaikan. terlalu keras tertawa atau bersendau gurau. 89 . Penelitian yang telah dilakukan Widodo Judarwanto tahun 2004 yang telah diajukan dalam acara ilmiah internasional 24th International Congress of Pediatric Cancun Mexico August 15th-20th 2004. Kondisi tersebut adalah karena siang terlalu lelah bermain. menunjukkan bahwa dari 64 anak dengan gangguan alergi makanan dan gangguan tidur. Berbagai perilaku meningkat yang sering dilaporkan adalah • • • • • • agresifitas anak Emosi meningkat Anak sangat aktif tidak bisa diam gangguan konsentrasi gangguan belajar Pada penderita Autism dan ADHD.(Insomnias). karena kehausan atau seiring minta minum. 8 (13%) anak dengan night terror. Didapatkan 97% anak perbaikkan dari pola tidurnya. Ternyata setelah dilakukan penghindaran makanan yang beresiko alergi maka gangguan tersebut menghilang meskipun berbagai penyebab tersebut tidak dilakukan intervensi. Didapatkan 42 (66%) anak mengalami insomnia food allergy. saat terjadi gangguan tidur ternyata membuat gangguan perilaku juga meningkat Tetapi banyak penelitian menunjukkan bahwa gangguan tersebut terutama bukan karena akibat langsung gangguan tidur itu sendiri tetapi lebih disebabkan karena pengaruh alergi makanan yang terjadi.52 sebagai Sleep Disorder Due to a General Medical Condition: Insomnia Type. 12 (19%) anak dengan somnambulisme. 32(50%) anak dengan nocturnal myoclonus.

berbicara. napas tersumbat. batuk dan sesak. bau dan bulat. Sewaktu tidur penderita kadang melakukan aktivitas motorik yang biasa dilakukan seperti berjalan. fenomena tidur-bangun terjadi pada saat bersamaan. hijau. kemudian sejenak kebingungan dan tertidur kembali. Gangguan aliran listrik di otak. tulang dan fibromyalgia. berpakaian atau pergi ke kamar mandi. Penderita dermatitis alergi sering timbul keluhan gatal pada malam hari. Akhir kegiatan tersebut kadang penderita terjaga. Gangguan kulit. menjerit. Nyeri perut pada anak yang mengalami gangguan saluran cerna karena alergi diduga sebagai penyebabnya. Nyeri otot. 90 . tidak tiap hari) berak hitam. Tetapi petunjuk klinis yang bisa diungkapkan sebagai nyeri perut. bahkan mengendarai mobil. Keadaan ini terjadi pada anak dengan rhinitis aleri dan asma. muntah. sulit BAB(ngeden. Namun sayangnya pada usia di bawah 2 tahun keluhan ini tidak bisa diungkapkan anak. • • • JENIS GANGGUAN TIDUR LAIN • Somnambulisme adalah suatu keadaan perubahan kesadaran. • Gangguan saluran napas : hidung buntu. biasanya anak dengan gangguan perut tidak nyaman sering disertai posisi tyidur yang nungging (seperti orang sujud) atau tengkurap. Pada pemeriksaan EEG pada penderita alergi dan asma didapatka aktifitas gelombang tertentu yang meningkat saat malam hari. sering buang angina. Gejala saluran cerna biasanya berupa kembung. Ia tidak ingat kejadian tersebut. Pada penderita alergi makanan sering mengalami nyeri otot dan tulang.Gangguan pada organ tubuh penderita alergi yang diduga dapat mengganggu tidur pada anak adalah : • Gangguan saluran cerna.

harus dilakukan pendekatan pencarian penyebab dan mengatasi penyebabnya Penanganan gangguan tidur karena alergi makanan pada anak haruslah dilakukan secara benar. • Mudah Tertidur (Hipersomnia) Gangguan akibat tidur yang berlebihan disebut hipersomnia. Mereka yang sering mengalami episode nightmare dalam hidupnya mempunyai risiko yang lebih besar untuk mengalami gangguan skizofrenia. namun juga mereka ini adalah orang yang kreatif dan artistik. Penderita kadang terjaga tetapi mengalami kebingungan dan disorientasi. dengan gejala tibatiba terbangun tengah malam disertai teriakan. Yang termasuk kelompok ini antara lain sleep apnea. narkolepsi.• Night terror biasanya terjadi pada sepertiga awal tidur. Akibat mimpinya yang menakutkan itu penderita akan terbangun dalam keadaan ketakutan. tahap REM pun tidak akan terjadi. meski tidur malamnya cukup. ketika bangun merasa lelah. • Nocturnal myoclonus adalah keadaan dimana terdapat pergerakan periodik dari tungkai ke bawah ketika tidur PENATALAKSANAAN • Penanganan gangguan tidur pada anak .Bisa menyerang laki-laki maupun perempuan dewasa dan muda. OSA. Jika seseorang tidak dapat tidur dalam. Gejala utamanya mengantuk di siang hari. kepanikan atau menangis disertai ketakutan dan kecemasan dengan menangis histeris dan pandangan yang mengarah ke satu titik seolah-olah takut akan sesuatu yang tak terlihat. pada kejadian seperti ini banyak sekali yang menghubungkan dengan hal-hal mistis. nocturnal myoclonus. • Narkolepsi merupakan keinginan tidur yang tidak tertahankan pada siang hari. paripurna dan berkesinambungan. • Sedang nightmare adalah tidur dengan mimpi yang menakutkan. Pemberian obat terus menerus bukanlah jalan terbaik dalam penanganan gangguan tersebut 91 • . Pada saat serangan sulit dibangunkan atau ditenangkan. dan sebagainya.

konsumsi susu formula yang mengklaim bisa membuat nyenyak tidur.tetapi yang paling ideal adalah menghindari penyebab yang bisa menimbulkan keluhan alergi tersebut. tempe. Untuk mencegah dari bahaya yang dapat terjadi sebaiknya di kamar penderita sleepwalking dihindarkan dari barang-barang yang mudah pecah dan tajam. daging sapi atau daging kambing dapat dipakai sebagai pengganti telur. Tahu. • Obat-obatan simtomatis anti histamin dapat digunakan dalam keadaan yang tidak ringan dan sulit untuk diatasi dengan pendekatan biasa. menjaga hubungan antara anggota keluarga yang baik. karena beresiko untuk terjadi gangguan gizi. formula hidrolisat kasein atau hidrolisat whey. terapi tradisional ataupun beberapa cara dan strategi untuk membuat tidur nyenyak pada anak tidak akan berhasil selama penyebab utama gangguan tidur pada anak karena alergi makanan tidak diperbaiki. Penghindaran terhadap susu sapi dapat diganti dengan susu soya. ayam atau ikan. • Orang tua secara psikologis harus memberi perhatian dan dorongan baik langsung maupun dari sikap kita seperti menciptakan keharmonisan. Pemberian makanan jadi atau di rumah makan harus dibiasakan mengetahui kandungan isi makanan atau membaca label makanan. Sayur dapat dipakai sebagai pengganti buah. Penggunaan obat sebaiknya digunakan hanya sementara dan bila sangat perlu bukan untuk digunakan jangka panjang • Konsumsi obat-obatan. • • Bagi orangtua hal penting lainnya adalah memperhatikan jadwal tidurnya.. • Penghindaran makanan penyebab alergi pada anak harus dicermati secara benar. Sehingga orang tua penderita harus diberitahu tentang makanan pengganti yang tak kalah kandungan gizinya dibandingklan dengan makanan penyebab alergi. meskipun anak alergi terhadap susu sapi 30% diantaranya alergi terhadap susu soya. dan sebaiknya menaruh kunci-kunci yang sedikit susah 92 . Usahakan untuk mengunci rapat semua pintu dan jendela saat hendak tidur.

• Berbagai terapi non medis dan alternative yang biasa dilakukan adalah terapi yang dapat dilakukan seperti psikoterapi. relaksasi. • Secara medis. parasomnia tidak memiliki standar cara pengobatan yang baku. hipnotis dan meditasi. Namun ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari oleh penderita.untuk dijangkau. Seorang anak karena asyik bermain akan melupakan tidurnya. seperti porsi tidur yang kurang. Karena biasanya penderita dapat mengenali pintu dan jalan-jalan dalam rumah. 93 .

Penderita biasanya tidak dapat mengingat apa yang terjadi selama dia mengalami kejang. yang merupakan sensasi yang tidak biasa dari penciuman. sensasi yang tidak biasa. di kemudian hari tidak pernah mengalami kejang lagi. Sesudahnya penderita bisa merasakan sakit kepala. rasa atau penglihatan atau perasaan yang kuat bahwa akan terjadi kejang. Kadang sensasi ini menyenangkan dan kadang sangat tidak menyenangkan. Sepertiganya mengalami kejang kambuhan (suatu keadaan yang disebut epilepsi). Kejang biasanya berlangsung selama 2-5 menit. jika melibatkan daerah yang luas. Secara pasti. apa yang terjadi selama kejang tergantung kepada bagian otak yang memiliki muatan listrik abnormal.Kejang DEFINISI Kejang merupakan respon terhadap muatan listrik abnormal di dalam otak. 2 jenis kejang yang paling sering terjadi pada anak-anak adalah Kejang Infantil 94 . Sekitar 20% penderita epilepsi mengalami aura. Jika hanya melibatkan daerah yang sempit. Dua pertiga orang yang pernah mengalami kejang. sakit otot. maka akan terjadi sentakan dan kejang otot di seluruh tubuh. kehilangan pengendalian otot atau kandung kemih dan menjadi linglung. kehilangan kesadaran. Penderita juga bisa merasakan perubahan kesadaran. maka penderita hanya merasakan bau atau rasa yang aneh. linglung dan kelelahan. Kejang seringkali didahului oleh aura.

Sebagian anak yang mengalami kejang infantil mengalami gangguan intelektual atau perkembangan sarafnya tertunda. PENYEBAB 1.dan Kejang Demam. infeksi) 95 . KEJANG DEMAM Kejang demam terjadi karena demam pada anak-anak yang berusia 3 bulan-5 tahun. keterbelakangan mental biasanya terus berlanjut sampai dewasa. KEJANG INFANTIL Seorang anak yang berbaring terlentang tiba-tiba bangun dan melipat lengannya. lehernya ditekuk dan badannya membungkuk. Biasanya berlangsung kurang dari 15 menit. Kejang ini terjadi pada 4% anak-anak dan cenderung diturunkan. dan banyak yang berkembang menjadi bentuk kejang lainnya di kemudian hari. Demam tinggi (heatstroke. sedangkan tungkainya lurus. Kejang ini biasanya terjadi pada anak-anak berusia kurang dari 3 tahun. Anak-anak yang mengalami kejang demam lebih mudah menderita epilepsi. Kejang ini sulit dihentikan dengan obat anti-epilepsi. Serangan berlangsung hanya selama beberapa detik tetapi bisa terjadi beberapa kali dalam sehari.

Kadar gula atau natrium yang tinggi di dalam darah .Kadar gula.Tetanus .AIDS . Kelainan metabolik . magnesium atau natrium yang rendah di dalam darah . kalsium.Ensefalitis karena virus 3. Kerusakan jaringan otak .2.Toksoplasmosis .Hampir tenggelam .Berkurangnya aliran darah ke otak . Penyakit lainnya .Perdarahan intrakranial . Otak kekurangan oksigen .Stroke 5.Fenilketonuria 4.Tumor otak .Hampir tercekik .Malaria .Cedera kepala .Rabies .Sifilis . Infeksi otak .Stroke 6.Keracunan karbon monoksida .Gagal ginjal atau gagal hati .Hipoparatiroidisme .Meningitis .Eklamsi 96 .

Pentilenetetrazol .Obat penenang 9.Fenitoin .Amfetamin ..Imipenem .Timah hitam .Alkohol (dalam jumlah besar) .Lupus eritematosus 7.Meperidin .Obat tidur . Gejala putus obat .Seftazidim .Kapur barus .Striknin 8. Reaksi balik terhadap obat-obat yang diresepkan .Alkohol .Teofilin 97 .Klorpromazin . Pemaparan oleh obat atau bahan beracun .Klorokuin .Overdosis kokain .Indometasin .Ensefalopati hipertensif .

anak berumur kurang dari 5 tahun.bayi baru lahir . Cedera otak bisa disebabkan oleh:  Kadar bilirubin yang tinggi di dalam darah (sering ditemukan pada bayi baru 98 . kekakuan. Tetapi kebanyakkan penyebabnya tidak diketahui. PENYEBAB CP bisa disebabkan oleh cedera otak yang terjadi pada saat: .proses persalinan berlangsung . selama dan segera setelah bayi lahir.000 bayi. tetapi 10 kali lebih sering ditemukan pada bayi prematur dan lebih sering ditemukan pada bayi yang sangat kecil. Bayi prematur sangat rentan terhadap CP. kemungkinan karena pembuluh darah ke otak belum berkembang secara sempurna dan mudah mengalami perdarahan atau karena tidak dapat mengalirkan oksigen dalam jumlah yang memadai ke otak. bagian otak yang mengendalikan pergerakan otot sangat rentan terhadap cedera CP terjadi pada 1-2 dari 1. CP bukan merupakan penyakit dan tidak bersifat progresif (semakin memburuk). Pada bayi dan bayi prematur. Kelumpuhan Otak Besar) adalah suatu keadaan yang ditandai dengan buruknya pengendalian otot.bayi masih berada dalam kandungan . 10-15% kasus terjadi akibat cedera lahir dan berkurangnya aliran darah ke otak sebelum. kelumpuhan dan gangguan fungsi saraf lainnya.Cerebral Palsy DEFINISI Cerebral Palsy (CP.

20% dari semua kasus CP). terdiri dari tremor.Hemiplegia (lengan dan tungkai pada satu sisi tubuh) 2. yang menyebabkan perubahan bentuk lengan dan tungkai sehingga anak harus memakai kursi roda. Tipe Diskinetik (Koreoatetoid. tetapi bisa juga timbul gerakan yang kasar dan mengejang.Kuadriplegia (kedua lengan dan kedua tungkai) . Tipe Spastik (50% dari semua kasus CP). trauma dan dehidrasi berat)  Cedera kepala karena hematom subdural  Cedera pembuluh darah. Luapan emosi menyebabkan keadaan semakin memburuk. menggeliat dan tak terkendali. tungkai dan badan secara spontan bergerak perlahan. meningitis.Diplegia (kedua tungkai) . gangguan koordinasi dan gerakan abnormal. Tipe Ataksik. Tipe Campuran (20% dari semua kasus CP). (10% dari semua kasus CP).lahir). bisa menyebabkan kernikterus dan kerusakan otak  Penyakit berat pada tahun pertama kehidupan bayi (misalnya ensefalitis. bisa muncul pada saat anak berumur 3 bulan. langkah yang goyah dengan kedua tungkai terpisah jauh. CP dibagi menjadi 4 kelompok: 1. mulai dari kejanggalan yang tidak tampak nyata sampai kekakuan yang berat. Gejalanya bervariasi. sepsis. gerakan akan menghilang jika anak tidur 3. 4. GEJALA Gejala biasanya timbul sebelum anak berumur 2 tahun dan pada kasus yang berat. yang sering ditemukan adalah gabungan dari tipe spastik dan 99 . merupakan gabungan dari 2 jenis diatas. otot-otot menjadi kaku dan lemah. otot lengan. Kekakuan yang terjadi bisa berupa: .

Kecerdasan di bawah normal .Kejang/epilepsi (terutama pada tipe spastik) .Gangguan berbicara (disartria) .Gangguan pendengaran . Refleks infantil (misalnya menghisap dan terkejut) tetap ada meskipun seharusnya sudah menghilang. Berbagai pemeriksaan laboratorium bisa dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lainnya:  MRI kepala menunjukkan adanya kelainan struktur maupun kelainan bawaan  CT scan kepala menunjukkan adanya kelainan struktur maupun kelainan bawaan 100 .Gangguan penglihatan .Gangguan perkembangan kemampuan motorik (misalnya menggapai sesuatu. duduk.Pernafasan yang tidak teratur .Gerakan menjadi terbatas. DIAGNOSA Pada pemeriksaan akan ditemukan tertundanya perkembangan kemampuan motorik. berguling. tungkainya bergerak seperti gunting atau gerakan abnormal lainnya.Gangguan menghisap atau makan .Kontraktur persendian . Gejala lain yang juga bisa ditemukan pada CP: .Keterbelakangan mental . merangkak.koreoatetoid. Tremor otot atau kekakuan tampak dengan jelas. berjalan) . dan anak cenderung melipat lengannya ke arah samping.

braces (penyangga) . PENGOBATAN CP tidak dapat disembuhkan dan merupakan kelainan yang berlangsung seumur hidup.kaca mata .terapi fisik .obat anti-kejang .bedah ortopedik . untuk membebaskan kontraktur persendian yang semakin memburuk akibat kekakuan otot.perawatan (untuk kasus yang berat). Anak lainnya memerlukan terapi fisik yang luas. mungkin perlu dilakukan pembedahan.alat bantu dengar . Jika tidak terdapat gangguan fisik dan kecerdasan yang berat.obat pengendur otot (untuk mengurangi tremor dan kekakuan) . Tetapi banyak hal yang dapat dilakukan agar anak bisa hidup semandiri mungkin. pendidikan khusus dan selalu memerlukan bantuan dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Pengobatan yang dilakukan biasanya tergantung kepada gejala dan bisa berupa: . banyak anak dengan CP yang tumbuh secara normal dan masuk ke sekolah biasa.terapi okupasional .pendidikan dan sekolah khusus . 101 .terapi wicara bisa memperjelas pembicaraan anak dan membantu mengatasi masalah makan . Pada beberapa kasus. Pemeriksaan pendengaran (untuk menentukan status fungsi pendengaran)  Pemeriksaan penglihatan (untuk menentukan status fungsi penglihatan)  EEG  Biopsi otot.

Pembedahan juga perlu dilakukan untuk memasang selang makanan dan untuk mengendalikan refluks gastroesofageal. PROGNOSIS Prognosis biasanya tergantung kepada jenis dan beratnya CP. 102 . Lebih dari 90% anak dengan CP bisa bertahan hidup sampai dewasa.

maka lengan kanan akan bergoyang dan mengalami sentakan. Sepertiga dari kelompok tersebut mengalami epilepsi. Pada penderita yang mengalami kelainan psikis bisa mengalami déjà vu (merasa pernah mengalami keadaan sekarang di masa yang lalu). Jika terjadi di bagian otak yang mengendalikan gerakan otot lengan kanan.Epilepsi DEFINISI Epilepsi adalah suatu penyakit yang ditandai dengan kecenderungan untuk mengalami kejang berulang. Penderita mengalami sensasi. 103 . gerakan atau kelainan psikis yang abnormal. tergantung kepada daerah otak yang terkena. PENYEBAB Epilepsi adalah suatu penyakit yang ditandai dengan kecenderungan untuk mengalami kejang berulang. Kejang Jacksonian gejalanya dimulai pada satu bagian tubuh tertentu (misalnya tangan atau kaki) dan kemudian menjalar ke anggota gerak. Sepertiga dari kelompok tersebut mengalami epilepsi. 2% dari penduduk dewasa pernah mengalami kejang. sejalan dengan penyebaran aktivitas listrik di otak. GEJALA Kejang parsial simplek dimulai dengan muatan listrik di bagian otak tertentu dan muatan ini tetap terbatas di daerah tersebut. jika terjadi pada lobus temporalis anterior sebelah dalam. 2% dari penduduk dewasa pernah mengalami kejang. maka penderita akan mencium bau yang sangat menyenangkan atau sangat tidak menyenangkan.

linglung sementara dan merasa sangat lelah. Pada kejang konvulsif. kepala berpaling ke satu sisi. menggerakkan lengan dan tungkainya dengan cara yang aneh dan tanpa tujuan. Muatan listrik ini segera menyebar ke daerah otak lainnya dan menyebabkan seluruh daerah mengalami kelainan fungsi. mengeluarkan suara-suara yang tak berarti. Kebingungan berlangsung selama beberapa menit. grand mal) biasanya dimulai dengan kelainan muatan listrik pada daerah otak yang terbatas. Kejang konvulsif (kejang tonik-klonik. yang sejak awal menyebabkan penyebaran kelainan fungsi. Sesudahnya penderita bisa mengalami sakit kepala. tidak mampu memahami apa yang orang lain katakan dan menolak bantuan. Biasanya penderita tidak dapat mengingat apa yang terjadi selama kejang. Epilepsi primer generalisata ditandai dengan muatan listrik abnormal di daerah otak yang luas. Pada kedua jenis epilepsi ini terjadi kejang sebagai reaksi tubuh terhadap muatan yang abnormal. gigi dikatupkan kuat-kuat dan hilangnya pengendalian kandung kemih. kejang otot yang hebat dan sentakan-sentakan di seluruh tubuh. dan diikuti dengan penyembuhan total. 104 . terjadi penurunan kesadaran sementara. Penderita menjadi goyah.Kejang parsial (psikomotor) kompleks dimulai dengan hilangnya kontak penderita dengan lingkungan sekitarnya selama 1-2 menit.

pingsan maupun menyentak-nyentak.Kejang petit mal dimulai pada masa kanak-kanak. Penderita hanya menatap. Kontraksi otot sangat kuat. kelopak matanya bergetar atau otot wajahnya berkedutkedut selama 10-30 detik. tidak berhenti. biasanya sebelum usia 5 tahun. tidak mampu bernafas sebagaimana mestinya dan muatan listrik di dalam otaknya menyebar luas. Gejala kejang berdasarkan sisi otak yang terkena 105 . Jika tidak segera ditangani. Status epileptikus merupakan kejang yang paling serius. Penderita tidak memberikan respon terhadap sekitarnya tetapi tidak terjatuh. dimana kejang terjadi terus menerus. bisa terjadi kerusakan jantung dan otak yang menetap dan penderita bisa meninggal. Tidak terjadi kejang dan gejala dramatis lainnya dari grand mal.

Elektroda ditempelkan pada kulit kepala untuk mengukur impuls listrik di dalam otak.mengukur kadar gula. gerakan bibir mencium Lobus temporalis anterior Halusinasi bau.menghitung jumlah sel darah putih (jumlah yang meningkat menunjukkan adanya infeksi). Setelah terdiagnosis. 106 maupun yg tidak menyenangkan . Pemeriksaan darah rutin dilakukan untuk: .menilai fungsi hati dan ginjal . kalsium dan natrium dalam darah . biasanya dilakukan pemeriksaan lainnya untuk menentukan penyebab yang bisa diobati.Sisi otak yg terkena Lobus frontalis Lobus oksipitalis Lobus parietalis Gejala Kedutan pada otot tertentu Halusinasi kilauan cahaya Mati rasa atau kesemutan di bagian tubuh tertentu Halusinasi gambaran dan perilaku repetitif Lobus temporalis yang kompleks misalnya berjalan berputar-putar Lobus temporalis anterior Gerakan mengunyah. baik yg menyenangkan sebelah dalam DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala yang disampaikan oleh orang lain yang menyaksikan terjadinya serangan epilepsi pada penderita. Pemeriksaan ini tidak menimbulkan rasa sakit dan tidak memiliki resiko. EEG (elektroensefalogram) merupakan pemeriksaan yang mengukur aktivitas listrik di dalam otak.

sisanya biasanya hanya mengalami 1 kali serangan. Pemeriksaan CT scan dan MRI dilakukan untuk menilai adanya tumor atau kanker otak. Jika keadaan tersebut sudah teratasi. Jika penyebabnya tidak dapat disembuhkan atau dikendalikan secara total. infeksi atau kadar gula maupun natrium yang abnormal. Kadang dilakukan pungsi lumbal utnuk mengetahui apakah telah terjadi infeksi otak. maka keadaan tersebut harus diobati terlebih dahulu. maka diperlukan obat anti-kejang untuk mencegah terjadinya kejang lanjutan. Dilakukan pemeriksaan darah secara rutin untuk memantau fungsi ginjal.EKG (elektrokardiogram) dilakukan untuk mengetahui adanya kelainan irama jantung sebagai akibat dari tidak adekuatnya aliran darah ke otak. Sekitar sepertiga penderita mengalami kejang kambuhan. Salah satu diantaranya adalah menimbulkan kantuk. Obat-obatan biasanya diberikan kepada penderita yang mengalami kejang kambuhan. jaringan parut dan kerusakan karena cedera kepala. tetapi juga bisa menimbulkan efek samping. maka kejangnya sendiri tidak memerlukan pengobatan. Status epileptikus merupakan keadaan darurat. Obat anti-kejang sangat efektif. sedangkan pada anak-anak menyebabkan hiperaktivitas. hati dan sel -sel darah. PENGOBATAN Jika penyebabnya adalah tumor. karena itu obat anti-kejang diberikan dalam dosis tinggi secara intravena. yang bisa menyebabkan seseorang mengalami pingsan. stroke. 107 .

sebaiknya posisinya dimiringkan agar lebih mudah bernafas dan tidak boleh ditinggalkan sendirian sampai benar-benar sadar dan bisa bergerak secara normal. melonggarkan pakaiannya (terutama di daerah leher) dan memasang bantal di bawah kepala penderita. Efek samping yg mungkin terjadi Jumlah sel darah putih & sel darah merah berkurang Jumlah sel darah putih & sel darah merah berkurang Tenang Ruam kulit 108 Etoksimid Gabapentin Lamotrigin . parsial Petit mal Parsial Generalisata. Pemakaian obat lain bersamaan dengan obat anti-kejang harus seizin dan sepengetahuan dokter. Jika ditemukan kelainan otak yang terbatas. Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati kejang Obat Karbamazepin Jenis epilepsi Generalisata. Langkah yang penting adalah menjaga agar penderita tidak terjatuh. Jika penderita tidak sadarkan diri.Obat anti-kejang diminum berdasarkan resep dari dokter. karena bisa merubah jumlah obat anti-kejang di dalam darah. Keluarga penderita hendaknya dilatih untuk membantu penderita jika terjadi serangan epilepsi. Pembedahan dilakukan jika obat tidak berhasil mengatasi epilepsi atau efek sampingnya tidak dapat ditoleransi. biasanya dilakukan pembedahan untuk mengangkat serat-serat saraf yang menghubungkan kedua sisi otak (korpus kalosum).

parsial Generalisata. petit mal Tenang Fenitoin Pembengkakan gusi Primidon Tenang Penambahan berat badan. 109 . parsial Kejang infantil. rambut rontok Valproat PENCEGAHAN Obat anti-kejang bisa sepenuhnya mencegah terjadinya grand mal pada lebih dari separuh penderita epilepsi. parsial Generalisata.parsial Fenobarbital Generalisata.

Kern ikterus secara klinis berbentuk kelainan syaraf spatis yang terjadi secara kronik. • Perdarahan tertutup misalnya pada trauma kelahiran • Ikatan bilirubin dengan protein terganggu seperti gangguan metabolic yang terdapat pada bayi hipoksia atau asidosis • Defisiensi G6PD (Glukosa 6 Phostat Dehidrogenase) • Breast milk jaundice yang disebabkan oleh kekurangannya pregnan 3 110 . B. bilirubin terkonjugasi atau bilirubin direk atau bilirubin terikat yaitu bilirubin larut dalam air dan tidak toksik untuk otak. Jenis Bilirubin Menuru Klous dan Fanaraft (1998) bilirubin dibedakan menjad dua jenis yaitu: 1. berikatan dengan albumin untuk transport dan komponen bebas larut dalam lemak serta bersifat toksik untuk otak karena bisa melewati sawar darah otak.A. Kern Ikterus Adalah suatu kerusakan otak akibat perlengketan bilirubin indirek pada otak. C. Etiologi Etiologi hiperbilirubin antara lain : 1. Bilirubin tidak terkonjugasi atau bilirubin indirek atau bilirubin bebas yaitu bilirubin tidak larut dalam air. Kern Ikterus ialah ensefalopati bilirubin yang biasanya ditemukan pada neonatus cukup bulan dengan ikterus berat (bilirubin lebih dari 20 mg %) dan disertai penyakit hemolitik berat dan pada autopsy ditemukan bercak bilirubin pada otak. Peningkatan produksi • Hemolisis. 2. misalnya pada inkompalibilitas yang terjadi bila terdapat ketidaksesuaian golongan darah dan anak pada penggolongan rhesus dan ABO.

Gangguan pemecahan bilirubin plasma juga dapat menimbulkan peningkatan kadar bilirubin tubuh. D. Keadaan lain yang memperlihatkan peningkatan kadar bilirubin adalah apabila ditemukan gangguan konjugasi hepar atau neonatus yang mengalami gangguan ekskresi misalnya sumbatan saluran empedu. 4. Pada umumnya dianggap bahwa kelainan pada syaraf pusat tersebut mungkin akan timbul apabila kadarbilirubin indirek lebih dari 20 111 . Keadaan yang sering ditemukan adalah apabila terdapat penambahan beban bilirubin pada sel hepar yang berlebihan. Gangguan transportasi akibat penurunan kapasitas pengangkutan misalnya hipoalbuminemia atau karena pengaruh obat-obat tertentu misalnya sulfadiazine. 3. Hal ini dapat terjadi apabila kadar protein Y dan Z berkurang. Pada derajat tertentu bilirubin ini akan bersifat toksik dan merusak jaringan tubuh. Sifat ini memungkinkan terjadinya efek patologis pada sel otak apabilabilirubin tadi dapat menembus darah otak. atau pada bayi hipoksia. Toksisitas terutama ditemukan ada bilirubin indirek yang bersifat sukar larut dalam air tapi mudah larut dalam lemak. Patofisiologi Peningkatan kadar bilirubin tubuh dapat terjadi pada beberapa keadaan. Kelainan yang terjadi pada otak disebut Kernikterus. syphilis. Peningkatan sirkulasi enterohepatik. Gangguan fungsi hati yang disebabkan oleh beberapa mikroorganisme atau toksin yang dapat langsung merusak sel hati dan darah merah seperti infeksi. 20 (beta). Gangguan ekskresi yang terjadi intra atau ektra hepatic. toksoplasmasiss. polisitemia. 5. asidosis. sehingga kadar bilirubin indirek meningkat misalnya pada BBLR • Kelainan congenital 2.(alfa). Hal ini dapat ditemukan bila terdapat peningkatan penghancuran eritrosit. misalnya pada ileus obstruktif. diol (steroid) • Kurangnya enzim glukoronil transferase.

tidak mau minum dan hipotoni. letargi. Sedangakan menurut Handoko (2003) gejalanya adalah warna kuning (ikterik) pada kulit. G. Pada kern ikterus gejala klinik pada permulaan tidak jelas antara lain : bayi tidak mau menghisap. Bilirubin indirek akan mudak melewati darah otak apabila bayi terdapat keadaan Berat Badan Lahir Rendah. leher kaku.mg/dl. paralysis sebagian otot matadan displasia dentalis). gengguan pendengaran. dan hipolikemia. hipoksia. maka dapat dilakukan pemeriksaan penunjang sebagai berikut : • Pemeriksaan golongan darah ibu pada saat kehamilan dan bayi pada saat kelahiran 112 . F. Mudah tidaknya kadar bilirubin melewati darah otak ternyata tidak hanya tergantung pada keadaan neonatus. gerakan tidak menentu (involuntary movements). Pemeriksaan Penunjang Bila tersedia fasilitas. b. E. Gejala akut : gejala yang dianggap sebagai fase pertama kernikterus pada neonatus adalah letargi. Tanda dan Gejala Menurut Surasmi (2003) gejala hiperbilirubinemia dikelompokkan menjadi : a. dn akhirnya opistotonus. mata berputarputar. membrane mukosa dan bagian putih (sclera) mata terlihat saat kadar bilirubin darah mencapai sekitar 40 µmol/l. Komplikasi Terjadi kern ikterus yaitu keruskan otak akibat perlangketan bilirubin indirek pada otak. Gejala kronik : tangisan yang melengking (high pitch cry) meliputi hipertonus dan opistonus (bayi yang selamat biasanya menderita gejala sisa berupa paralysis serebral dengan atetosis. kejang tonus otot meninggi.

4 4 Kepala. Kemudian penilaian kadar bilirubin dari tiap-tiap nomor disesuaikan dengan angka rata-rata didalam gambar di bawah ini : Tabel hubungan kadar bilirubin dengan ikterus Derajat Ikterus Daerah Ikterus Perkiraan kadar Bilirubin (rata-rata) Aterm Prematur 1 Kepala sampai leher 5.3 5 Kepala. Diagnosis Banding Ikterus Anamnesis Pemeriksaan Pemeriksaan penunjang atau diagnosis lain yang sudah diketahui Kemungkinan diagnosis • Timbul saat lahir hari ke-2 • Riwayat ikterus pada bayi sebelumnya 113 . badan sampai dengan umbilicus 8.8 13. leher dan seterusnya. lutut dan lain-lain. Cara pemeriksaannya ialah dengan menekan jari telunjuk ditempat yang tulangnya menonjol seperti tulang hidung. badan. ekstremitas sampai dengan tangan dan kaki 15.4 3 Kepala. tumitpergelangan kaki dan bahu pergelanagn tangan dan kaki seta tangan termasuk telapak kaki dan telapak tangan.4 2 Kepala. semua ekstremitas sampai dengan ujung jari I. badan. tulang dada.8 11. sampai dengan lutut 11.• Bila ibu mempunyai golongan darah O dianjurkan untuk menyimpan darah tali pusat pada setiap persalinan untuk pemeriksaan lanjutan yang dibutuhkan • Kadar bilirubin serum total diperlukan bila ditemukan ikterus pada 24 jam pertama kelahiran H. badan. paha.9 9. Dan membagi tubuh bayi baru lahir dalam lima bagian bawah sampai tumut. Penilaian Ikterus Menurut Kramer Ikterus dimulai dari kepala.

kurang aktif. pembesaran hati. trombositopenia Ikterus diduga karena infeksi berat/sepsis • Timbul pada hari 1 • Riwayat ibu hamil pengguna obat • Ikterus hebat timbul pada hari ke2 • Ensefalopati timbul pada hari ke 3-7 • Ikterus hebat yang tidak atau terlambat diobati • Ikterus menetap setelah usia 2 minggu • Timbul hari ke2 arau lebih • Bayi berat lahir rendah Ikterus Sangat ikterus. Ht<39% Bilirubin>8 mg/dl pada hari ke-1 atau kadar Bilirubin>13 mg/dl pada hari ke-2 ikterus/kadar bilirubin cepat Bila ada fasilitas: Coombs tes positif Defisiensi G6PD Inkompatibilitas golongan darah ABO atau Rh Ikterus hemolitik akibat inkompatibilitas darah • Timbul saat lahir sampai dengan hari ke2 atau lebih • Riwayat infeksi maternal Sangat ikterus Tanda infeksi/sepsis: malas minum. tangis lemah. leukopeni. defisiensi G6PD Sangat ikterus Sangat pucat Hb<13 g/dl. letragi Ikterus berlangsung > 2 minggu pada bayi cukup bulan dan > 3 minggu pada bayi kurang bulan Bayi tampak sehat Bila ada fasilitas: Hasil tes Coombs positif 114 . suhu tubuh abnormal Lekositosis. postur abnormal. pengangkatan limfa.• Riwayat penyakit keluarga: ikterus. kejang. anemia.

Fotobilirubin bergerak dari jaringan ke pembuluh darah melalui mekanisme difusi. Memaparkan neonatus pada cahaya dengan intensitas yang tinggi ( a bound of fluorescent light bulbs or bulbs in the blue light spectrum) akan menurunkan bilirubin dalam kulit. Di dalam darah fotobilirubin berikatan dengan albumin dan di kirim ke hati. Menurunkan serum bilirubin Metode terapi hiperbilirubinemia meliputi : fototerapi. Menghilangkan anemia 2.Faktor pendukung: Urine gelap. Meningkatkan badan serum albumin 4. peningkatan bilirubin direks Ikterus akibat obat Ensefalopati Ikterus berkepenjangan (Prolonged Ikterus) Ikterus pada bayi prematur J. Fototherapi Fototerapi dapat digunakan sendiri atau dikombinasi dengan transfuse pengganti untuk menurunkan bilirubin. Penatalaksanaan Berdasarkan pada penyebabnya maka manajemen bayi dengan hiperbilirubinemia diarahkan untuk mencegah anemia dan membatasi efek dari hiperbilirubinemia. infuse albumin dan therapi obat. Hal ini terjadi jika cahaya yang diabsorpsi jaringan merubah bilirubin tak terkonjugasi menjadi dua isomer yang disebut fotobilirubin. Menghilangkan antibody maternal dan eritrosit teresensitisasi 3. Pengobatan mempunyai tujuan : 1. a. transfuse pangganti. feses pucat. Fototerapi menurunkan kadar bilirubin dengan cara memfasilitasi ekskresi bilirubin tak terkonjugasi. Fotobilirubin kemudian bergerak ke empedu dan di ekskresikan kedalam duodenum untuk di buang bersama feses tanpa proses 115 .

48 > 5 > 7 > 8 49 . tetapi tidak dapat mengubah penyebab kekuningan dan hemolisis dapat menyebabkan anemia. Tabel Terapi Berikut tabel yang menggambarkan kapan bayi perlu menjalani fototerapi dan penanganan medis lainnya.72 > 7 > 8 > 10 > 72 > 8 > 9 > 12 116 . Fototerapi mempunyai peranan dalam pencegahan peningkatan kadar bilirubin.konjugasi oleh hati. sesuai The American Academy of Pediaatrics (AAP) tahun 1994 Bayi lahir cukup bulan (38 – 42 minggu) Usia bayi (jam) Pertimbangan terapi sinar Terapi sinar Transfuse tukar bila terapi sinar intensif gagal Transfuse tukar dan terapi sinar intensif Kadar bilirubin Indirek serum Mg/dl <24 25 -48 >9 >12 >20 >25 49 – 72 >12 >15 >25 >30 >72 >15 >17 >25 >30 Bayi lahir kurang bulan perlu fototerapi jika: Usia (jam) Berat lahir < 1500 g kadar bilirubin BL 1500 – 2000 g kadar bilirubin BL >2000 g kadar bilirubin < 24 > 4 > 4 > 5 25 . Hasil fotodegradasi terbentuk ketika sinar mengoksidasi bilirubin dapat dikeluarkan melalui urine. Beberapa ilmuwan mengarahkan untuk memberikan fototerapi profilaksasi pada 24 jam pertama pada bayi resiko tinggi dan berat badan lahir rendah. Noenatus yang sakit dengan berat badan kurang dari 1000 gram harus difototerapi dengan konsentrasi bilirubin 5 mg/dl. Secara umum fototerapi harus diberikan pada kadar bilirubin indirek 45 mg/dl.

Penyakit hemolisis berat pada bayi baru lahir 3. Meningkatkan albumin bebas bilirubin dan meningkatkan keterikatan dangan bilirubin Pada Rh Inkomptabilitas diperlukan transfuse darah golongan O segera (kurang dari 2 hari). Mengatasi anemia sel darah merah yang tidak susceptible (rentan) terhadap sel darah merah terhadap antibody maternal 2.5 mg/dl di minggu pertama 5. Kadar bilirubin direk labih besar 3. Hemoglobin harus diperiksa setiap hari sampai stabil 117 . Menghilangkan serum ilirubin 4. setiap 4 -8 jam kadar bilirubin harus di cek. Serum bilirubin indirek lebih dari 20 mg/dl pada 48 jam pertama 6.Panduan terapi sinar berdasarkan kadar bilirubin serum Saat timbul ikterus Bayi cukup bulan sehat kadar bilirubin. Transfusi Pengganti Transfuse pengganti atau imediat didindikasikan adanya faktor-faktor : 1. Darah yang dipilih tidak mengandung antigen A dan antigen B. Hemoglobin kurang dari 12 gr/dl 7. Rh negative whole blood. Bayi pada resiko terjadi kern Ikterus Transfusi pengganti digunkan untuk: 1. Penyakit hemolisis pada bayi saat lahir perdarahan atau 24 jam pertama 4. mg/dl:µmol/l) Hari ke 1 Setiap terlihat ikterus Setiap terlihat ikterus Hari ke 2 15 (260) 13 (220) Hari ke 3 18 (310) 16 (270) Hari ke 4 dst 20 (340) 17 (290) b. mg/dl: (µmol/l) Bayi denagn factor resiko (kadar bilirubin. Titer anti Rh lebih dari 1 : 16 pada ibu 2. Menghilangkan sel darah merah untuk yang tersensitisasi (kepekaan) 3.

Obat ini efektif baik diberikan pada ibu hamil untuk beberapa hari sampai beberapa minggu sebelum melahirkan. Penggunaan Phenobarbital pada post natal masih menjadi pertentangan karena efek sampingnya (letargi). Therapi Obat Phenobarbital dapat menstimulus hati untuk menghasilkan enzim yang meningkatkan konjugasi bilirubin dan mengekskresikannya.c. Coloistrin dapat mengurangi bilirubin dengan mengeluarkannya lewat urine sehingga menurunkan siklus enterohepatika 118 .

Kerusakan sistem saraf pusat sebenarnya tidak hanya karena adanya mikroorganisme. Klebsiella pneumoniae. tetapi lebih diakibatkan oleh proses inflamasi sebagai respon adanya mikroorganisme tersebut. Mycobacterium tuberculosa. Meningokok. bakteri atau organ-organ jamur(Smeltzer.Etiologi 1. infeksi maternal pada minggu 119 .namun kalangan usia muda lebih rentan terserang penyakit ini. Penyakit meningitis dapat terjadi pada semua tingkat.Meningitis Infeksi pada sistem saraf pusat (SSP) dapat terjadi di beberapa tempat. 2001). 2001).Faktor maternal : ruptur membran fetal. B. Bagian SSP yang sering terinfeksi adalah otak (encephalitis). Peudomonas aeruginosa 2. Diplococcus pneumoniae (pneumokok). 1996). Toxoplasma gondhii dan Ricketsia 3. A. Stafilokok. Virus. Hemophilus influenza dan bahan aseptis (virus) (Long.Penyebab lainnya lues. rongga-rongga di otak (ventriculitis) serta peradangan kombinasi pada medula spinalis dan otak( myeloencephalitis). Meningitis adalah peradangan pada selaput meningen. usia. Staphylococcus aureus. Streptokok. Streptococus haemolyticuss. Haemophilus influenzae. cairan serebrospinal dan spinal column yang menyebabkan proses infeksi pada sistem saraf pusat (Suriadi & Rita.Bakteri. Meningitis merupakan infeksi akut dari meninges.Definisi Meningitis adalah radang pada meningen (membran yang mengelilingi otak dan medula spinalis) dan disebabkan oleh virus. membran yang membungkus otak dan medula spinalis (meningitis). Neisseria meningitis (meningokok).Faktor predisposisi : jenis kelamin lakilaki lebih sering dibandingkan dengan wanita 4. biasanya ditimbulkan oleh salah satu dari mikroorganisme pneumokok. Escherichia coli.

trauma kepala dan pengaruh imunologis. anemia sel sabit dan hemoglobinopatis lain. Neisseria meningitis (meningokok). Penyebab terseringnya adalah Mycobacterium tuberculosa. semuanya ini penghubung yang menyokong perkembangan bakteri. yaitu : 1. 6. Faktor predisposisi mencakup infeksi jalan nafas bagian atas.terakhir kehamilan 5. yang dapat menyebabkan trombus dan penurunan aliran darah serebral. Organisme masuk ke dalam aliran darah dan menyebabkan reaksi radang di dalam meningen dan di bawah korteks. Haemophilus influenzae. Virus. Penyebab lainnya lues. mastoiditis.Klasifikasi Meningitis dibagi menjadi 2 golongan berdasarkan perubahan yang terjadi pada cairan otak. 2. yang menyebar ke meningen otak dan medula spinalis bagian atas. Staphylococcus aureus. C. otitis media.Faktor imunologi : defisiensi mekanisme imun. Peudomonas aeruginosa. Saluran vena yang melalui nasofaring posterior. Klebsiella pneumoniae. defisiensi imunoglobulin.Meningitis purulenta Adalah radang bernanah arakhnoid dan piameter yang meliputi otak dan medula spinalis. Penyebabnya antara lain : Diplococcus pneumoniae (pneumokok). Toxoplasma gondhii dan Ricketsia.Patofisiologi Meningitis bakteri dimulai sebagai infeksi dari oroaring dan diikuti dengan septikemia. prosedur bedah saraf baru.Kelainan sistem saraf pusat.Meningitis serosa Adalah radang selaput otak araknoid dan piameter yang disertai cairan otak yang jernih. pembedahan atau injury yang berhubungan dengan sistem persarafan C. Jaringan serebral mengalami 120 . Streptococus haemolyticuss. Escherichia coli. telinga bagian tengah dan saluran mastoid menuju otak dan dekat saluran vena-vena meningen.

tidak responsif. pernafasan tidak teratur. Meningitis bakteri dihubungkan dengan perubahan fisiologis intrakranial. daerah pertahanan otak (barier oak). 121 . Radang juga menyebar ke dinding membran ventrikel serebral. Upaya untuk fleksi kepala mengalami kesukaran karena adanya spasme otot-otot leher. b)Tanda kernik positip: ketika pasien dibaringkan dengan paha dalam keadan fleksi kearah abdomen. 5. c)Tanda brudzinki : bila leher pasien di fleksikan maka dihasilkan fleksi lutut dan pinggul.Sakit kepala dan demam (gejala awal yang sering) 2. yang terdiri dari peningkatan permeabilitas pada darah.Iritasi meningen mengakibatkan sejumlah tanda sbb: a)Rigiditas nukal ( kaku leher ).gangguan metabolisme akibat eksudat meningen. 3. edema serebral dan peningkatan TIK.Mengalami foto fobia. sakit kepala.Perubahan pada tingkat kesadaran dapat terjadi letargik. muntah dan penurunan tingkat kesadaran. dan koma. vaskulitis dan hipoperfusi. kaki tidak dapat di ekstensikan sempurna. 4. kolaps sirkulasi dan dihubungkan dengan meluasnya hemoragi (pada sindromWaterhouse-Friderichssen) sebagai akibat terjadinya kerusakan endotel dan nekrosis pembuluh darah yang disebabkan oleh meningokokus.Kejang akibat area fokal kortikal yang peka dan peningkatan TIK akibat eksudat purulen dan edema serebral dengan tanda-tanda perubahan karakteristik tanda-tanda vital(melebarnya tekanan pulsa dan bradikardi). Eksudat purulen dapat menyebar sampai dasar otak dan medula spinalis. atau sensitif yang berlebihan pada cahaya. Infeksi terbanyak dari pasien ini dengan kerusakan adrenal. Bila dilakukan fleksi pasif pada ekstremitas bawah pada salah satu sisi maka gerakan yang sama terlihat peda sisi ektremita yang berlawanan. D.Manifestasi klinis Gejala meningitis diakibatkan dari infeksi dan peningkatan TIK : 1. Pada infeksi akut pasien meninggal akibat toksin bakteri sebelum terjadi meningitis.

ESR/LED : meningkat pada meningitis 7.Komplikasi 1.Adanya ruam merupakan ciri menyolok pada meningitis meningokokal.Infeksi fulminating dengan tanda-tanda septikimia : demam tinggi tiba-tiba muncul. 7. kultur virus biasanya dengan prosedur khusus.Elektrolit darah : Abnormal .6. cairan CSS biasanya jernih. jumlah sel darah putih dan protein meningkat glukosa meningkat. melihat ukuran/letak ventrikel. kultur biasanya negatif.Sindrome water-friderichen (septik syok. 6. b)Meningitis virus : tekanan bervariasi. hemoragik atau tumor 9. DIC.Pemeriksaan Diagnostik 1.Analisis CSS dari fungsi lumbal : a)Meningitis bakterial : tekanan meningkat. F.LDH serum : meningkat ( meningitis bakteri ) 4.SIADH ( Syndrome Inappropriate Antidiuretic hormone ) 5.Sel darah putih : sedikit meningkat dengan peningkatan neutrofil ( infeksi bakteri ) 5. cairan keruh/berkabut.Kultur darah/ hidung/ tenggorokan/ urine : dapat mengindikasikan daerah pusat infeksi atau mengindikasikan tipe penyebab infeksi 8.Glukosa serum : meningkat ( meningitis ) 3.Hidrosefalus obstruktif 2.MeningococcL Septicemia ( mengingocemia ) 3.Ronsen dada/kepala/ sinus . glukosa dan protein biasanya normal. lesi purpura yang menyebar. 2.MRI/ skan CT : dapat membantu dalam melokalisasi lesi. syok dan tanda koagulopati intravaskuler diseminata E. hematom daerah serebral. kultur positip terhadap beberapa jenis bakteri. mungkin ada indikasi sumber infeksi intra kranial.Efusi subdural 122 .perdarahan adrenal bilateral) 4. sel darah putih meningkat.

Edema dan herniasi serebral 8.Gangguan mental 10.Gangguan belajar 11.Cerebral palsy 9.Kejang 7.Attention deficit disorder 123 .6.

C. CMV. 1981 I. 1. B. alergi Penyakit “Slow-virus” Penyebab tidak diketahui (50%) Klasifikasi Steigman. Varisella-zooster. mump. Penyakit morbilli. “Slow virus” 124 . 1. Rubella.Ensefalitis Infeksi jaringan otak oleh berbagai macam mikro organisme I. rubela. Kloriomeningitis II. vaksinia III. Virus B Limpositik. influenza. 2. Antar manusia Virus RNA Virus DNA Melalui serangga Arbovirus Flafivirus Melalui mamalia Mumps. Para-infeksius – post infeksius. varisella zoster. alergi A. Morbili. B. V. Virus EP Rabies. II. influensa Vaksinasi : Rabies. morbili. IV. Infeksi langsung A. Enterovirus Herpes virus. III. 2. Etiologi: Infeksi – virus Infeksi non virus Para-infeksi-post-infeksi.

kerusakan vaskuler & perivaskuler PATOGENE 125 . Progresif multifokal lekoensepalopati PATOGENESIS Virus  tubuh  susunan limfatik berkembang biak  darah  susunan saraf pusat  kelainan neurologis Antigen virus (virusnya sendiri sudah tidak ada di otak) Reaksi jaringan saraf  demielinisasi.A. SSPE B.

Faktor umur 6. Luas lesi 4. Faktor imunitas 5. Gangguan metabolik 7. Lokalisasi lesi 3. Virus 2. Penyakit penyerta Gejala Klinis: Gejala umum • • • • • Panas mendadak Hiperpireksia Sakit kepala Mual Muntah 126 R .Perjalanan penyakit bergantung dari : 1.

serum / CSF 4. sopor.GEJALA NEUROLOGIK  Kesadaran  Kejang : Apatis. diplopia. somnolen. lama  Saraf otak  Piramidal  Ekstrapiramidal LABORATORIUM  Cairan serebrospinal kadang-kadang normal / peninggian sel / glukosa sedikit  Virologik dan serologik  Autopsi post mortem DIAGNOSIS 1. Serologik. Gejala klinis – anamnesis 2. strabismus. nistagmus : Hemiparesis : Khorea. Patologi anatomi DIAGNOSIS BANDING/DD: 1. Biopsi otak 5. uremia ensefalopati 127 : Ptosis. hipoglikemia. Rigiditas . Penyakit metabolik. Biakan darah / CSF 3. Athetosis. Ensefalitis Non-virus 2. koma : Twitching Focal/umum.

3. Membrantas kejang Valium I.5 mg/kgbb Dosis : 5 – 10 mg .V Rektal Penobarbital Awal Maintenance 2. Multipel sklerosis akut 7. Status epileptikus PENGOBATAN Simptomatik 1. Tumor / Abses otak 5.3 – 0. Intoksikasi – Reye sindrom 4. Edema otak  Deksametason 0. Keseimbangan air dan elektrolit  Glukosa 5-10 % + NaCl Fisiologis 3 : 1  KCl dan “Base Corrector” 128 8-10 mg/kgbb/hari 4-5 mg/kgbb/hari Dosis : 0. Perdarahan subaraknoid 6. Hiperpireksia  Surface cooling  Khlorpromazine 2-4 mg/kgbb/hari  Prometazine 4-6 mg/kgbb/hari 3.5 mg/kgbb/hari 4.

10 hari PROGNOSIS  Angka kematian 35% . Tekanan intrakranial  Manitol  Gliserol 6. – 10 hari 2. perlahan. Acyclovir (ACV)  Dosis 10 mg/kgbb tiap 8 jam I.5.50%  Gejala sisa 20% .V.V dalam infus. Infeksi sekunder  Antibiotik PENGOBATAN ETIOLOGIK 1. Adenosin Arabinoside (ARA-A)  Dosis 15 mg/kgbb/hari I.40% yang hidup berupa :  Paresis / paralisis  Epilepsi  Retardasi mental  Gangguan tingkah laku  Gerakan khoreo athetoid  Gangguan penglihatan  Gangguan pendengaran PENCEGAHAN 129 .

. Hal ini menyebabkan cacat penonjolan tulang belakang dan penutup melalui cacat pada kulit. struktur embrionik yang memunculkan sumsum tulang belakang dan tulang punggung.000 kelahiran. Namun. Vaksinasi : a.Meningocele adalah suatu istilah yang dapat digunakan untuk merujuk pada lebih dari satu syarat. spina bifida adalah kedua yang paling umum dan cacat tabung saraf yang paling sering mengakibatkan cacat lahir cacat tetap. Hal ini terjadi ketika janin tulang belakang tidak menutup dengan benar selama bulan pertama 130 .meningocele adalah anomali perkembangan dari unsur meningothelial pengungsi ke dalam kulit dan jaringan subkutan. Meningocele dan myelomeningocele yang terlihat pada saat kelahiran dan dipasangkan bersama sebagai spina bifida manifesta.Menurut spina bifida Association of America. Sebuah perbaikan meningocele adalah prosedur bedah dilakukan untuk memperbaiki pembukaan abnormal di tulang belakang (disebut spina bifida) dengan mengeringkan kelebihan cairan dan menutup lubang. morbili b. rubella  Pembasmian vektor serangga Meningocele Definisi . Ini adalah cacat tabung saraf. Diperkirakan bahwa sekitar 40% dari Amerika telah spina bifida occulta. sehingga persentase adalah sebuah perkiraan. mump c. beberapa orang yang memiliki hal itu mungkin karena tidak ada gejala dan karenanya mungkin tidak menyadari kondisi mereka. dengan 4-5% menjadi 95-96% meningocele dan menjadi myelomeningocele . Spina bifida manifesta terjadi pada sekitar satu dalam 1. Spina bifida adalah suatu cacat lahir tabung saraf yang melibatkan pembukaan yang abnormal di tulang belakang.

dan infeksi dalam cairan tulang belakang dan otak dengan sebuah lubang di tulang belakang.myelomeningocele adalah jenis yang paling parah spina bifida karena sumsum tulang belakang yang menonjol herniated ke dalam kantung. di mana daerah lumbalis dan sakral bergabung. pembedahan 131 . Dalam spina bifida occulta pembuka tulang di tulang belakang ada. Beberapa orang menyebut myelomeningocele spina bifida. Sekitar 80% dari myelomeningoceles terjadi pada punggung bagian bawah. dapat diperbaiki oleh ahli bedah saraf yang berpengalaman.perkembangan janin. Karena jaringan saraf terkena. Hydrocephalus jarang hadir. Ini mungkin terletak di dekat otak atau di sepanjang tulang belakang. dengan hasil yang sangat baik. dan pemeriksaan neurologis mungkin saja normal. Ada kemungkinan bahwa sementara tidak ada pembukaan. dan tidak mengandung jaringan saraf. Kantung tersebut dapat dilindungi dengan kulit atau dengan meninges. . pembengkakan. yang berisi beberapa cairan tulang belakang dan meninges. cacat mungkin muncul sebagai sebuah lesung pipi. vertebra hilang dan ada kerusakan pada jaringan saraf. Tanda lain dari spina bifida occulta adalah keberadaan gumpalan rambut di sakrum. atau depresi. . Karena jaringan saraf tetap utuh. di dasar tulang punggung (sakrum).meningocele adalah kantung menonjol dari kolom tulang belakang. Jaringan saraf dan saraf mungkin terkena. tapi jaringan saraf dan membran yang menutupi tulang belakang (meninges) tidak terekspos. yang dikenal sebagai hidrosefalus Karena risiko kerusakan jaringan saraf. gejala penting hadir. Karena tidak ada pembukaan. Gejala-gejala ini dapat mencakup: • • • • kelemahan atau kelumpuhan otot di pinggul dan tungkai bawah tidak ada sensasi di bagian tubuh di bawah cacat kurangnya fungsi usus dan kandung kemih cairan build-up di otak.

meskipun pembukaan ditutup. kerusakan apa pun yang telah dilakukan ke jaringan saraf permanen. sebuah sayatan bedah dibuat ke dalam kantung. hal itu mungkin akan terus basah dengan perban steril sampai operasi dimulai. Namun. mungkin ada hanya disfungsi usus dan kandung kemih. dan meninges dibungkus di sekitar tulang belakang untuk melindunginya. Jika hidrosefalus adalah berkembang. Kalau saja bagian bawah tulang belakang yang terlibat (Conus).untuk memperbaiki meningocele atau myelomeningocele biasanya dilakukan dalam waktu 24 jam setelah kelahiran. Kemudian. beberapa hari kemudian. Pembukaan. kemudian ditutup dengan jahitan Kondisi ini sering dikaitkan dengan gangguan dari jalur cairan serebrospinal dengan akibat hidrosefalus. sedangkan yang paling luas lesi dapat mengakibatkan total kelumpuhan kaki disertai disfungsi usus dan kandung kemih Epidemiologi INSIDEN Patogenesis Embrio cacat KARAKTERISTIK 1 / 1000 kelahiran hidup Karakterisasi Dimulai sebelum minggu ke-4 kehamilan sejak neurulation (proses penutupan normal janin otak dan sumsum tulang belakang) biasanya lengkap pada saat itu Pasti apakah gangguan ini merupakan kegagalan 132 . Jika hidrosefalus hadir pada saat lahir. yang meningocele dapat dilakukan perbaikan terlebih dahulu. Kelebihan fluida dikeringkan. Tingkat defisit neurologis secara langsung berhubungan dengan tingkat cacat sumsum tulang belakang dan sejauh mana. Setelah anestesi telah meletakkan bayi tidur dan operasi bebas rasa sakit. Untuk mencegah pengeringan dari kantung. kedua operasi dapat dilakukan pada waktu yang sama untuk mengurangi risiko yang terkait dengan peningkatan tekanan pada otak.. shunt dapat dimasukkan untuk menyelesaikan hidrosefalus.

Shapiro S. mirip dengan epidermis Nevi atau aplasia Cutis Kadang-kadang sel-sel raksasa syncytial disebabkan oleh fusi meningocytes Karakterisasi PERAWATAN Suplementasi Am J Epidemiol 1999 Oktober 1. vitamin B. Hayes folat. 150 (7) :675-82 Abstrak multivitamin risiko cacat lahir. 137:45-50 Meningeal sering mensimulasikan jaringan vaskular atau jaringan ikat. (NTDs). atau pecah di sana setelah neurulation telah menjadi lengkap Histologis JENIS Umum Varian Karakterisasi Arch Dermatol 2001.neurulation di dasar tulang belakang. Mitchell AA. Jaringan longgar ruang pseudovascular Rudimenter meningocele Langka tubuh psammoma mungkin ada Meningocytes dapat mengepung bundel kolagen Penurunan atau peningkatan adnexal struktur. Diterima secara luas bahwa suplementasi dengan asam Werler MM. School of Public selain NTDs. mengurangi risiko cacat tabung saraf C. Boston MA. University. Health. Ini studi kasus kontrol menguji hipotesis bahwa Epidemiologi Slone multivitamin mengurangi risiko cacat lahir yang dipilih Unit. Louik C. Bayi dengan dan tanpa cacat lahir dan diaborsi janin 133 dan kutipan Prognosis DAN .

3) dan kelainan bentuk kontrol (OR = 0. Kontrol adalah 521 bayi lahir tanpa cacat (nonmalformed kontrol) dan 442 bayi dengan cacat selain yang dari kasus (cacat kontrol).6) dan kelainan bentuk kontrol (OR = 0. dan stenosis pilorus (n's berkisar 31-186). Delapan kelompok kasus disertakan: bibir sumbing dengan atau tanpa langit-langit sumbing. conotruncal cacat. cacat saluran kemih.5). dengan cacat lahir yang dipastikan di wilayah metropolitan yang lebih besar dari Boston. Odds ratio (ORS) di bawah 1. hidrosefalus kongenital. terlepas dari jenis kontrol. ORS signifikan secara statistik untuk digunakan yang dimulai setelah periode yang diamati periconceptional untuk langit-langit 134 . termasuk rincian tentang penggunaan vitamin. Ibu yang diwawancarai dalam waktu 6 bulan setelah melahirkan mengenai berbagai faktor. sumbing langit-langit mulut saja.2) dan untuk cacat saluran kemih menggunakan kedua nonmalformed kontrol (OR = 0.0 dikecualikan untuk pengurangan cacat anggota tubuh menggunakan kedua nonmalformed kontrol (OR = 0. Suplemen multivitamin harian yang dievaluasi sesuai dengan waktu kehamilan kategori. Philadelphia. cacat septum ventrikel. Untuk periconceptional digunakan. dan Toronto selama 1993-1996. termasuk periconceptional gunakan (28 hari sebelum lewat 28 hari setelah menstruasi terakhir). ORS dengan 95% confidence interval yang diperkirakan 1. cacat reduksi tungkai.Amerika Serikat.0 yang diamati untuk semua kelompok kasus kecuali cacat jantung.

USG dapat diandalkan mengungkapkan struktur tulang belakang janin. Namun. Seorang bisa dilakukan amniosentesis untuk memeriksa kelainan kromosom. kondisi mungkin tak terdeteksi. fetoprotein alfa tingkat di sekitar 85% dari perempuan dengan janin dengan spina bifida. selain asam folat yang melindungi terhadap NTDs. Kantong yang menonjol keluar yang terkait dengan meningocele dan myelomeningocele cukup terlihat saat lahir. peningkatan kadar dapat hadir tanpa spina bifida. penting untuk diagnosis yang jelas. tidak jelas apa yang gizi atau kombinasi zat gizi yang mungkin mempengaruhi resiko cacat spesifik lainnya Diagnosis Jika seseorang mempunyai spina bifida occulta. Dalam amniosentesis. Untuk memahami sejauh mana cacat x ray. sebagai hasil yang diantisipasi dari dua kondisi ini sangat berbeda 135 . Ada peningkatan sehingga tes lebih lanjut harus dilakukan jika tes positif. tes darah akan menunjukkan peningkatan fetoprotein alfa. ultrasound. Spina bifida dapat didiagnosis pada masa ibu masih hamil. Karena kantung menonjol dari meningocele dan myelomeningocele bisa terlihat sama di luar. tanpa tanda-tanda luar dari cacat tabung saraf dan tidak ada gejala. jarum suntik yang panjang digunakan untuk menarik cairan ketuban keluar dari rahim melalui perut ibu. melalui penyaringan pralahir. atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) tulang belakang dapat diambil. Namun. Data ini mendukung hipotesis bahwa suplemen vitamin periconceptional dapat memperpanjang manfaat melebihi pengurangan risiko NTD.sumbing saja dan cacat saluran kemih. Jika spina bifida ditunjukkan. computed tomography (CT) scan.

Risiko infeksi dan kerusakan pada tulang belakang dan otak tinggi dengan bukaan ke tulang belakang. kritis bulan pertama tabung saraf pembangunan sudah masa lalu. dan asam folat tidak dapat menyembuhkan kerusakan apapun yang telah dilakukan. sehingga diperlukan pembedahan untuk menutup pembukaan dan menguras kelebihan cairan yang dapat memberikan tekanan pada otak.4 mg asam folat setiap hari. Sekali seorang wanita menyadari sedang hamil.Alternatif Penatalaksanaan Ada alternatif untuk bedah perbaikan. karena jumlah ini telah terbukti mengurangi kemungkinan cacat tabung saraf. 136 . Spina bifida the Association of America merekomendasikan bahwa semua wanita usia subur mengambil 0.

Pada anak besar yang ubun-ubun sudah tertutup. Selain kepala yang membesar.Hydrocephalus Definisi . Dengan diagnosis dini dan pengobatan yang tepat maka anak dengan hidrosefalus dapat pulih kembali. Cairan otak berfungsi mengalirkan makanan dan membuang hasil metabolisme dari otak dan disalurkan ke dalam pembuluh darah.Jika tidak dilakukan tindakan maka hidrosefalus dapat menyebabkan kerusakan otak. gangguan fisik dan mental bahkan kematian. . hidrosefalus dapat menyebabkan sakit yang amat sangat di kepala karena peningkatan tekanan dalam rongga kepala.Hidrosefalus adalah keadaan saat cairan otak (cairan jernih yang mengelilingi otak dan susunan saraf dan sebagai bantalan) tidak dapat dialirkan keluar dari otak. . Bayi di bawah 1 tahun akan memberikan gejala pembesaran kepala karena tulang tengkorak belum bersatu (ubun-ubun belum menutup). Penumpukan cairan otak juga bisa terjadi jika pleksus koroidales/korodeus (penghasil cairan otak) memproduksi cairan otak secara berlebihan atau cairan otak tidak dapat disalurkan ke pembuluh darah. Manifestasi klinis Tanda dari hidrosefalus tergantung dari usia bayi atau anak. Etiologi hidrosefalus Cairan otak normalnya akan mengalir melalui saluran (ventrikel) dan keluar melalui penampungan kecil (sisterna) yang berada di dasar otak. tanda lainnya : 137 .Hidrosefalus dapat menyebabkan kepala bayi dan anak kecil membesar karena cairan otak yang berlebih. Jika ada sumbatan di ventrikel maka cairan otak akan menumpuk mengakibatkan hidrosefalus. Cairan tersebut menumpuk di dalam otak.

rewel.• • • • • Ubun-ubun membonjol Ada celah antara tulang tengkorak Peningkatan lingkar kepala Pembuluh darah yang membesar di kulit Mata yang turun ke dalam kelopak mata bawah (sehingga tidak terlihat seluruhnya) Bayi/anak dapat juga mengalami muntah. tidur terus-menerus.Pada anak yang sudah tertutup ubun-ubunnya maka tidak mudah mengenali pembesaran kepala karena penumpukan cairan di dalamnya. . 138 . kejang. Diagnosis Anak yang menunjukkan tanda dan gejala di atas sebaiknya diperiksa oleh dokter sesegera mungkin. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan pemeriksaan tambahan seperti USG (bila ubun-ubun kepala belum tertutup). kehilangan kemampuan seperti berjalan atau berbicara dan gangguan ingatan dapat muncul pada keadaan yang sudah lanjut. CT scan dan MRI untuk mendapat gambaran di kepala. Pada keadaan ini peningkatan tekanan pada otak menyebabkan sakit kepala berat pada tengah malam atau pagi hari. Pada kasus yang berat anak dapat gagal tumbuh atau tidak berkembang sesuai usianya. Proses USG dan CT scan memancarkan frekuensi atau radiasi atau gelombang suara yang sangat rendah dan tidak berbahaya. Sakit kepala dapat disertai : • • • • • • Mual dan muntah Tidur terus menerus Gangguan keseimbangan dan motorik Pandangan ganda Juling Kejang Perubahan perilaku.

2. Infeksi terjadi 5-10% pembuatan saluran. Ventrikulektomi Pembedahan minimal dengan membuat saluran/lubang pengeluaran cairan otak yang baru di ventrikel. apakah karena sumbatan. Tanda infeksi seperti demam dan kaku leher (kuduk) dan merasakan nyeri tekan pada saluran yang dipasang dan perut. Pembuatan saluran (shunt) Jika diagnosis ditegakkan hidrosefalus maka tatalaksana akan disesuaikan dengan usia anak dan penyebab penumpukan cairan otak. produksi berlebihan atau penyebab lainnya. rongga jantung atau ruang di sekitar paru-paru tempat cairan dapat diserap oleh pembuluh darah. dan kondisi kesehatan anak secara keseluruhan Proses pembuatan saluran untuk mengalirkan cairan otak dilakukan dengan pembedahan dengan memasang selang (kateter) ke dalam saluran cairan otak (ventrikel) dan ujung lainnya di tanam di rongga perut. namun terdapat kemungkinan kegagalan dan komplikasi. Pada anak dengan masalah kesehatan yang kompleks seperti spina bifida atau perdarahan dalam otak pada prematuritas dapat mengalami komplikasi 139 . Katup pada sistem saluran tersebut untuk mengatur alirannya. Dengan tatalaksana yang tepat maka anak dengan hidrosefalus dapat hidup dengan normal.Penatalaksaan 1. Infeksi umumnya terjadi pada bulan-bulan pertama setelah pemasangan saluran dan memerlukan pencopotan saluran untuk sementara dan anak mendapat antibiotik selama 2 minggu. Langkah ini sebagai pilihan pada anak >6 bulan dengan angka keberhasilan yang lebih tinggi dan angka infeksi yang lebih rendah. Pembuatan saluran adalah tatalaksana yang efektif untuk hidrosefalus. mencegah agar tidak berlebihan atau kekurangan dalam aliran pengeluaran cairan otak. Sekitar 30% saluran yang dibuat dapat berhenti bekerja dalam 1 tahun dengan kegagalan sekitar 5% setiap tahun berikutnya.

Pada anak-anak dengan kondisi kesehatan tersebut tatalaksana dini dapat meningkatkan kemungkinan pemulihan. 140 .karena penyakit yang mendasarinya.

Mikrosefalus seringkali terjadi akibat kegagalan pertumbuhan otak pada kecepatan yang normal. Dikatakan lebih kecil jika ukuran lingkar kepala kurang dari 42 cm atau lebih kecil dari standar deviasi 3 dibawah angka rata-rata. Mikrosefalus seringkali berhubungan dengan keterbelakangan mental. Berbagai keadaan dan penyakit yang mempengaruhi pertumbuhan otak bisa menyebabkan mikrosefalus.MIKROSEFALUS DEFINISI Mikrosefalus adalah suatu keadaan dimana ukuran kepala (lingkar puncak kepala) lebih kecil dari ukuran kepala rata-rata pada bayi berdasarkan umur dan jenis kelamin. ETIOLOGI Penyebab utama: 141 . Mikrosefalus bisa terjadi setelah infeksi yang menyebabkan kerusakan pada otak pada bayi yang sangat muda (misalnya meningitis dan meningoensefalitis).

gangguan koordinasi otot dan kejang. 142 .• Sindroma Down • Sindroma cri du chat • Sindroma Seckel • Sindroma Rubinstein-Taybi • Trisomi 13 • Trisomi 18 • Sindroma Smith-Lemli-Opitz • Sindroma Cornelia de Lange Penyebab sekunder: • Fenilketonuria pada ibu yang tidak terkontrol • Keracunan metil merkuri • Rubella congenital • Toksoplasmosis congenital • Sitomegalovirus congenital • Penyalahgunaan obat oleh ibu hamil • Kekurangan gizi (malnutrisi). Bayi yang menderita mikrosefalus seringkali bisa bertahan hidup tetapi cenderung mengalami keterbelakangan mental. TERAPI Perawatan pada mikrosefalus tergantung kepada penyebabnya.

SINDROM ASPERGER
DEFINISI Kondisi yang dikenal sebagai sindrom Asperger ( juga dikenal sebagai Pervasive Developmental Disorder) ditandai dengan ketidakmampuan berfungsi normal dalam interaksi sosial dgn orang lain. Orang yang menderita Asperger s menunjukkan kemampuan komunikasi nonverbal yang lemah, tidak sukses mengembangkan hubungan dengan teman sebaya, tidak memberikan reaksi yang tepat dalam situasi sosial, dan tidak memiliki kemampuan untuk ikut gembira saat yang lain gembira.

INSIDENSI Sindrom ini lebih banyak diderita pria. Sering terjadi, penderita sindrom Asperger s tampak janggal dalam lingkungannya. Tapi saat dites, banyak penderita yang memiliki tingkat intelektual di atas rata-rata dan mereka sering sukses dalam bidang-bidang sains, membuat program komputer, dan musik. Ciri - cirinya termasuk :  Komunikasi nonverbal yang abnormal, bermasalah dgn melakukan kontak mata, ekspresi sosial, postur tubuh, atau gerakan-gerakan yang tak terkendali.  Ketidakmampuan membangun hubungan dengan teman sebaya, bahkan sulit berinteraksi dengan lawan jenis.  Oleh anak-anak lain dijuluki aneh atau culun.  Kurangnya respons kepada sosial atau perasaan emosional. 143

 Ketidakmampuan yang sangat mencolok untuk ikut bergembira saat orang lain gembira.  Ketidakmampuan mengabaikan kesalahan-kesalahan kecil.  Secara kontinue mengetukkan jari tangan, atau menggerakkan tangan, menggerakkan lutut, atau seluruh tubuh.  Perhatian atau ketertarikan obsesif pada subjek-subjek seperti sejarah dunia, atau cenderung mengkoleksi sesuatu.  Perhatian obsesif pada satu bagian objek dan bukan keseluruhan.  Tingkah laku repetitif, kadang suka melukai diri sendiri. Ciri-ciri yang tidak termasuk dalam Asperger s :  Tidak ada indikasi dari retardasi bahasa atau retardasi dalam rasa ingin tahu yang tipikal pada usianya. Pertama kali di identifikasikan tahun 1944 sebagai Autistic Psychopathy oleh Hans Asperger, penyebab penyakit ini masih belum diketahui pasti. Sindrom ini mungkin berhubungan dengan autisme. Tidak ada obat yang tepat bagi penderita ini, dan memang dalam bbrp kasus mereka yang menderita ini sama sekali tidak menganggap kelainan ini sebagai sesuatu yang mengganggu.

144

SINDROMA RETT
DEFINISI Gangguan Rett atau dikenal dengan Rett syndrome (RS) merupakan gangguan genetika yang mengakibatkan adanya gangguan perkembangan otak. Gangguan ini muncul lebih banyak pada anak perempuan dibandingkan pria. Gangguan ini mirip sekali dengan gangguan autis, sehingga sindrom Rett juga dikenal sebagai gangguan spektrum autisme (autism spectrum disorders; ASDs). American Psychiatric Association (APA) mengklasifikasikan gangguan Rett dalam gangguan perkembangan pervasif (pervasive development disorders; PDD) bersama dengan beberapa gangguan lain; gangguan autisme, sindrom Asperger, gangguan disintegratif pada anak, dan gangguan perkembangan pervasif yang tidak terdefinisikan.

ETIOLOGI Penyebab gangguan ini tidak diketahui dengan pasti, kebanyakan kasus disebabkan oleh faktor mutasi genetik yang terjadi secara tiba-tiba. Sampai saat ini masih terus dilakukan penelitian yang lebih mendalam penyebab dan pencegahan terjadinya gangguan ini. Bayi dengan sindrom Rett pada awal perkembangannya terlihat normal, akan tetapi gangguan ini sebenarnya sudah dibawa sejak lahir, selama itu, gangguan berkembang lambat namun gangguan barulah akan tampak jelas pada usia anak menjelang 18 bulan kemudian. Gangguan yang muncul berupa fungsi motorik dalam menggunakan tangan, berjalan, berbicara, mengunyah dan bahkan adanya gangguan dalam bernafas. 145

MANIFESTASI KLINIS Gejala kemunculan adanya gangguan Rett sifatnya sangat bervariatif antara satu anak dengan anak yang lainnya. Pada tahap ini bayi mengalami keterlambatan dalam merangkak dan duduk. disertai dengan gangguan komunikasi dan penarikan diri secara sosial. Pada tahap ini bayi mulai menghindari kontak mata dan kehilangan minat pada benda-benda mainan. Bentuk-bentuk kemunduran dapat berupa gerakan tangan menjadi tak terkendali. gangguan tersebut mulai terlihat nyata ketika usia mencapai 5 bulan dan tahun-tahun berikutnya. Beberapa bayi kadang secara langsung menunjukkan adanya gangguan pada awal kelahiran. gerakan yang terarah hilang. sementara lainnya beberapa bayi dapat diketahui adanya gangguan dikemudian hari.  Stage II Gejala gangguan dimulai pada usia 1-4 tahun. Beberapa gangguan yang muncul : • • Kehilangan kemampuan untuk berbicara Mengulang-ulang perbuatan yang sama 146 .Gangguan tersebut merupakan kemunduran dalam perkembangan. Gerakan-gerakan otot tampak makin tidak terkoordinasi. bayi dengan gangguan Rett pada awalnya terlihat normal layaknya bayi-bayi normal lainnya. Gangguan Rett atau Rett sindrom terdiri dari beberapa tahap gangguan :  Stage I Gejala gangguan ini dimulai pada usia 6 sampai 18 bulan usia bayi.

Banyak pasien dengan gangguan Rett meninggal secara tiba-tiba pada saat tidur.• • • Suka menggerakan tangan seperti sedang mencuci Menangis atau menjerit tanpa adanya provokasi Hambatan atau kesulitan dalam berjalan  Stage III Gejala gangguan dimulai berkisar antara usia 2-10 tahun. Beberapa fakta. Diperkirakan adanya kerusakan syaraf otak yang berhubungan dengan sistem pernafasan. Beberapa gangguan lain pada tahap ini : • • • • Sering menangis atau menjerit tanpa sebab yang jelas Perilaku waspada Permasalahan atensi Hambatan dalam komunikasi nonverbal  Stage IV Tahap gangguan ini merupakan lanjutan dari stage sebelumnya. Gangguan yang muncul berupa gangguan komunikasi. Meskipun gangguan gerak terus berlanjut. kesulitan dalam memahami bahasa. Penderita gangguan Rett terlihat lemah dan beberapa diantaranya didiagnosa mengidap scoliosis. gejala yang muncul pada usia relatif terutama pada ebilitas (kemampuan) mobilitas diri. gangguan psikomotorik pada tangan. anak dengan gangguan Rett masih mengalami perkembangan perilaku. kondisi ini disebut dengan sudden infant death syndrome 147 . pada tahap ini terjadinya penurunan perilaku mengulang ―bermain-main jari-jari tangan seperti mencuci..

Beberapa komplikasi anak dengan gangguan Rett : 1. mutasi gen disebabkan oleh ketidakmampuan sel-sel dalam tubuh untuk bekerja atau tidak berfungsi salah satu kromosom tersebut. Perubahan bentuk tubuh kurang normal dibandingkan anak / orang seusiany 2. sehingga anak dengan gangguan ini memiliki berat badan dibawah ratarata anak normal. Hampir keseluruhan hidup pasien membutuhkan pertolongan dari orang lain. satu dari dua kromosom sebagai pembeda jenis kelamin seseorang.(SIDS). Gen MECP2 terbentuk dari kromosom X. 148 . Sekitar 20% wanita yang memiliki RS mengalami gangguan mutasi gen MECP2. namun banyak kasus yang terdeteksi disebabkan oleh mutasi dari gen MECP2. Untuk mendapatkan makanan bergizi. Gangguan pernafasan (cardiac dysrhythmias) 3. KOMPLIKASI Kebanyakan anak dengan gangguan Rett memiliki permasalahan dalam makan. Rata-rata usia pasien dengan sindrom Rett dapat bertahan hidup 40-50 tahun. Scoliosis ETIOLOGI Penyebab utama gangguan ini tidak diketahui secara pasti. Sehingga sel-sel tersebut gagal memutasikan dirinya untuk memiliki 2 kromosom yang sama setiap selnya. beberapa anak harus mendapatkan makanan melalui infus. Pada wanita terdapat 2 kromosom X dalam setiap sel. Rapuh tulang 4. merupakan gen yang terlibat dalam pembuatan protein untuk perkembangan otak secara normal.

Anak juga diharuskan mengikuti beberapa tes sebagai studi banding dari beberapa simtom yang hampir serupa. kebanyakan dari mereka (anak laki-laki) meninggal lebih dahulu pada masa perkembangan kehamilan atau awal-awal kelahiran. TEST dan DIAGNOSIS Diagnosa RS dilakukan dengan hati-hati. Gangguan disebabkan oleh tidak berfungsinya kromosom X.Menurut penelitian ditemukan perbedaan dalam setiap sel yang ada. Developmental Milestones) untuk 149 . Beda halnya pada anak laki-laki yang memiliki kromosom X dan Y. Beberapa anak laki-laki dengan gangguan Rett yang dapat bertahan hidup karena memiliki mutasi gen MECP2 dengan kromosom X lebih. Sindrom Rett merupakan penyimpangan genetik. sangat sedikit kasus yang muncul akibat faktor turunan. orangtua mestilah memperhatikan tanda-tanda yang tidak lazim yang tampak pada anak seusianya. observasi perkembangan dan pertumbuhkan. Sangat sedikit dari anak laki-laki dapat memutasikan gen tersebut hanya beberapa sel saja. Disebabkan karena gangguan RS ini mulai tampak pada usia-usia awal kelahiran. sehingga anak lakilaki memiliki dampak yang lebih parah dibandingkan anak perempuan. Tingkat Perkembangan Mental dan Fisik Anak. diantaranya dapat bertahan hingga usia dewasa. juga didalam catatan medis serta latar belakang keluarga perlu dilakukan. mutasi genetik tersebut sifatnya random dan terjadi dengan spontan saat konsepsi terjadi. Perbedaan antar sel ini masih dalam penelitian para ahli. Setidaknya orangtua mengetahui pola-pola perkembangan anak baik secara fisik maupun mental (lihat: mendeteksi secara dini adanya gangguan tersebut.

Dibutuhkan biaya sangat besar untuk perawatan anak dengan sindrom Rett sehingga kebanyak anak dengan RS lebih banyak dirawat di rumah. ahli syaraf dan ahli perkembangan anak. berjalan dan menggunakan kamar mandi. seperti MECP2 TREATMENT Sejauh ini belum diketemukan treatment yang dapat menyembuhkan dari gangguan Rett. Banyak orangtua merasa tertekan dan mengalami stres sepanjang harinya dalam anak dengan gangguan ini.Anak yang diduga mengidap RS juga perlu mengikuti tes darah dan urin. dokter anak. dalam keseharian anak RS memerlukan bantuan dalam melakukan tugas-tugas rutin. pemetaan susunan syaraf dan uji imajinasi anak dengan CT scan (computerized tomography) atau MRI (magnetic resonance imaging) serta beberapa tes lainnya untuk diagnosa yang lebih tepat. Beberapa diagnosa banding lainnya : • • • • • • • • • • Petunjuk perkembangan normal untuk usia 6 bulan Perkembangan otak normal pada usia 3-4 bulan Penggunaan bahasa Kebiasaan pergerakan tangan Gerakan kerangka badan Cara berjalan Bentuk tubuh Kesulitan tidur Kesulitan dalam pernafasan Uji genetik. 150 . Orangtua haruslah memonitor anak secara lengkap dengan bantuan para ahli. hampir semua pekerjaan anak dengan diagnosa RS memerlukan bantuan dari orang lain seperti makan.

oleh karenanya tidak ada obat-obatan khusus untuk penderita gangguan ini. Beberapa anak RS mendapatkan kebutuhan makanan bergizi melalui suntikan infus melalui selang sepanjang hidupnya. Disamping itu anak dengan RS juga mendapatkan diet makanan yang sehat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan sehingga anak meningkat kemampuan sosial dan sehat secara fisik dan mental. dan penggunaan fungsi-fungsi tangan. latihan berjalan. dokter hanya memberikan obat-obatan terntentu dari simtom yang muncul. 151 .Sampai saat ini tidak ada obat-obatan yang dapat menyembuhkan sindrom Rett. Terapi bahasa dan bicara dilatih pada anak dengan RS bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan mengenal komunikasi nonverbal. Terapi fisik diberikan untuk mengurangi dampak dari scoliosis. Terapi ini juga membantu anak mengurangi dampak-dampak pengurangan kebiasaan mengulang. keseimbangan dan fleksibiltas badan.

Tumbuh Kembang Anak. Wiliam & Wilkins Lippincot.. Robert M.Synopsis of Psychiatri.Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya 1995 152 . dan Hal B.Daftar Pustaka Soetjiningsih. Airlangga Universty Press. 2003. editor..BJ and Sadock VA. Jakarta: EGC Sadock.1998.2007 Richard E. Maramis. Edisi Ke-6. Jenson. 17th edition. Nelson Textbook of Pediatrics. USA: W B Saunders. Behrman. PPDGJ III W. Kliegman. 10thedition.F.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->