Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG MASALAH Negara Kesatuan Republik Indonesia atau sering disingkat dengan NKRI merupakan negara yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa dengan budaya dan adat istiadat yang berbeda-beda. Perbedaan-perbedaan ini lah yang kemudian menjadikan Indonesia sebagai bangsa dan Negara yang kaya. Ini juga lah yang menjadi alasan mengapa bangsa-bangsa asing menginginkan Indonesia sebagai daerah kekuasaannya selain karena kekayaan alamnya yang melimpah ruah. Namun, seperti halnya kita ketahui bahwa perbedaan ini memiliki peran dari dua sisi yang berbeda. Sisi yang pertama adalah sebagai kekayaan dan cirri khas bangsa Indonesia yang tidak dimiliki oleh bangsa dan Negara lainnya. Sisi yang kedua adalah sebagai pemicu terjadinya konflik dan pertikaian antar suku bangsa di Indonesia. Perbedaan yang dimaksud apabila tidak dikelola dengan baik sangat berpotensial terjadinya perbedaan pendapat yang mengarah pada perselisihan yang apabila tidak segera dilakukan tindakan yang bernuansa menyejukan akan membesar menjadi konflik. Bukti dari perbedaan menyebabkan konflik adalah telah terjadi pertikaian yang bernuansa SARA di berbagai wilayah seperti Ambon, Poso dan lainnya yang jelas mengarah pada Disintegrasi Bangsa. Disintegrasi bangsa ini pada awalnya terlihat transparan karena tidak terjadi secara tiba-tiba dan kemudian semakin terlihat secara sedikit demi sedikit karena gejolaknya yang semakin membesar. Pada akhirnya hal tersebut akan menjadi ancaman terhadap kesatuan Negara Republik Indonesia atau NKRI yang sewaktu-waktu bisa meledak. Ledakan gejolak ini juga diikuti oleh kemunculan kelompok-kelompok masyarakat yang berusaha mempengaruhi pemikiran masyarakat dengan dalih untuk mewujudkan Hak Asasi Manusia (HAM) sesuai dengan pemikiran pribadi mereka. Padahal mereka melakukan itu semua bukan karena untuk membela kepentingan secara universal melainkan untuk membela dan memperoleh keuntungan

1

Salah satu upaya peningkatan wawasan nusantara ini dengan pemberian pendidikan bela negara untuk menjamin keutuhan Nagara Kesatuan Republik Indonesia di masa depan. Disintegrasi bangsa ini perlu kita selesaikan bahkan seharusnya kita cegah sebelumnya. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka rumusan masalah yang bisa diambil antara lain: 1. B. adanya kelompok-kelompok kepentingan ini hanya akan menginjak-injak kepentingan-kepentingan universal saja. Peningkatan wawasan nusantara merupakan kata kunci untuk mencegah terjadinya disintegrasi bangsa dan menjamin tetap tetap tegaknya persatuan dan kesatuan bangsa untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kebanyakan dari mereka berusaha menghilangkan kelompok masyarakat lain didaerahnya atau bahkan menginginkan kemerdekaan sebagai suatu negara yang berdiri sendiri.Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan untuk kepentingan mereka sendiri sehingga secara tidak langsung baik disadari maupun tidak. Bagaimana Wawasan Nusantara masyarakat saat ini? 3. Apa yang dimaksud dengan Wawasan Nusantara? 2. Kita bisa melakukannya dengan mengantisipasi munculnya bibitbibit yang menyebabkan terjadinya disintegrasi bangsa yang biasanya ditandai dengan munculnya kelompok-kelompok kepentingan di daerah tertentu yang bertindak seolah-olah merekalah orang-orang yang tertindas di negara ini sehingga mereka perlu memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM) tertutama dilakukan dengan cara-cara anarkis atau melalui kekerasan yang sebenarnya itu sendiri merupakan bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia karena hal tersebut lebih banyak menimbulkan korban jiwa dari pihak-pihak yang tidak mengerti apa-apa dalam permasalahan tersebut. Bagaimana Wawasan Nusantara yang diharapkan? 2 . Faktor-faktor yang mempengaruhi Wawasan Nusantara? 4.

Untuk mengetui bagaimana Wawasan Nusantara masyarakat saat ini. 3. Bagian ini terdiri dari pengertian wawasan nusantara. Bagian ini terdiri dari latar belakang masalah. dan kerangka penulisan. 4. tujuan penulisan. rumusan masalah. faktor-faktor yang mempengaruhi wawasan nusantara. Untuk bangsa. wawasan nusantara saat ini. KERANGKA PENULISAN Makalah ini terdiri atas tiga bab antara lain: a. prosedur pemecahan masalah. Untuk mengetahui maksud dari Wawasan Nusantara. D. 5. PROSEDUR PEMECAHAN MASALAH Prosedur pemecahan masalah yang saya gunakan adalah dengan mencari dari berbagai sumber di internet dan melalui study pustaka. dan upaya peningkatan wawasan nusantara. Bab II yang merupakan pembahasan. E. mengetahui upaya dalam meningkatkan Wawasan Nusantara yang berguna untuk mecegah terjadiya disintegrasi Nusantara yang 3 . Untuk mengetahui seperti apa Wawasan diharapakan.Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan 5. b. TUJUAN PENULISAN Berdasarkan latar belakang masalah dan rumusan masalah yang tercantum di atas maka tujuan dari penulisan makalah ini antara lain: 1. Upaya peningkatan Wawasan Nusantara untuk mencegah terjadinya disintegrasi bangsa? C. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Wawasan Nusantara. Bab I yang merupakan pendahuluan. wawasan nusantara yang diharapkan. 2.

Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan c. Bab III yang merupakan penutup Bagian ini berisi kesimpulan serta saran dari penulis 4 .

Isi dari wawasan nusantara ini terdiri dari tiga unsur. memajukan kesejahteraan umum. sesuai dengan maksna sesanti Bhinneka Tunggal Ika yang merupakan sifat asasi dari negara Pancasila. Pengertian Wawasan Nusantara Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungan sekitarnya berdasarkan ide nasionalnya yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945 (Undang-Undang Dasar 1945) yang merupakan aspirasi bangsa Indonesia yang merdeka. Cita-cita Cita-cita yang terkandung dalam wawasan nusantara adalah seperti yang dirumuskan di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1995 yang intinya adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia. Utuh menyeluruh Utuh menyeluruh bagi nusantara dan rakyat Indonesia sehingga merupakan satu kesatuan yang utuh bulat dan tidak dapat dipecahpecahkan oleh kekuatan apa pun dan bagaimana pun. yaitu: 1. dan satu bahasa. antara lain: 1. berdaulat. Segenap aspek kehisupan sosial itu selalu menuntut untuk dimanunggalkan secara serasi dan berimbang.Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan BAB II PEMBAHASAN A. Sifat dan ciri-ciri Wawasan nusantara memiliki sifat atau ciri-ciri. mencerdaskan kehidupan bangsa. baik aspek alamiah maupun aspek sosia. 2. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia. Manunggal Keserasian dan keseimbangan yang dinamis dalam segenap aspek kehidupan. satu bangsa. 5 . bermartabat serta menjiawai tata hidup dalam mencapai tujuan perjuangan nasional. 2. sesuai dengan satu nusa.

Merupakan ajaran dasar nasional yang melandasi kebijakan dan strategi pembangunan nasional. antara lain: 1. keadilan sosial. Mewujudkan suatu kesatuan dan persatuan yang bersifat manunggal dan utuh. Ke dalam ialah untuk mewujudakan kesatuan dalam segenap aspek kehidupan nasional yaitu aspek alamiah dan aspek sosial. 3. Mawas ke dalam dengan upaya mewujudkan segenap aspek kehidupan bangsa dan negara. Tujuan dari wawasan nusantara. dan nilai-nilai filosofis. Cara kerja Cara kerja dalam wawasan nusantara berpedoman pada pancasila sebagai kebulatan pandangan hidup bangsa Indonesia. antara lain: 1. pada lingkungan bangsa dan negara yang mengelilingi Indonesia ialah untuk ikut serta mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia berdasarkan kemerdekaan. dan tata laku. B. asasasas. 2. antara lain: 1. Fungsi wawasan nusantara. 2. Ciri-ciri pokok wawasan nusantara. Kristalisasi kepribadiannya berwujud tata pergaulan dalam hidup yang dicita-citakan bersama serta asas kenegaraan menurut Undang-Undang Dasar 1945. Mawas ke luar dengan penampilan wibawa sebagai wujud sikap kesatuan. dan perdamaian dunia. Ke luar. isi. Untuk membentuk dan membina persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia. persatuan dan kebulatan wadah.Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan 3. Wawasan Nusantara Masyarakat Saat Ini Salah satu yang paling menonjol pada Era Reformasi saat ini adalah meningkatnya keberanian masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan 6 . bahwa dalam pandangan hidup bangsa Indonesia yaitu Pancasila terkandung pula cita-cita. 2.

sifat. kelompok ataupun golongan. Hal ini sungguh patut disayangkan apabila kelompok-kelompok kepentingan ini hanya menjadikan Hak Asasi Manusia atau HAM sebagai alibi untuk memperoleh kepentingan-kepentingan individu mereka sendiri. karena menjadi tanggung jawab seluruh komponen Bangsa Indonesia. dan agama dari masing-masing suku tersebut.Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan kritikan keras kepada pihak Pemerintah tanpa memperhitungkan kerawanan dan ancaman Disintegrasi. Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nusantara yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku masyarakat muda tadi juga akibat dipicu oleh pemberitaan-pemberitaan media masa yang masih ditambah dengan pemberitaan yang kurang bahkan tidak benar. akibat dari sifat yang dibawa tersebut adalah pertengkaran antar 7 . Konflik ini terjadi karena perbedaan adat. Ormas. Adat carok dan solidaritas kuat. Bila kita melihat keadaan pada saat ini ternyata masih ada masyarakat yang menyalahgunakan tujuan mulia Reformasi demi kepentingan pribadi. dan Perguruan Tinggi pun masih kurang dalam melakukan pembinaan terhadap masyarakat. Parpol. Kebanyakan pemberitaanpemberitaan tersebut telah dimanipulasi secara politik oleh pihak-pihak tertentu sehingga sebagai akibatnya timbul lah sikap apatis masyarakat terhadap upaya Bela Negara dan perilaku Cinta Tanah Air yang kurang tepat. Seperti yang kita ketahui bahwa suku Madura merupakan imigran di Kalimantan Barat. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus. seperti halnya yang terjadi di Kalimantan Barat antara suku Madura dan Suku Dayak. Hal ini tentunya menjadi sesuatu yang sangat disayangkan karena bahkan kepentingan-kepentingan tersebut sudah mengarah pada Disintegrasi Bangsa yang secara langsung maupun tidak langsung mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sikap arogan dari masyarakat tidak pernah mendapat perhatian yang serius dari pimpinannya sehingga timbul sikap tidak peduli terhadap lingkungan. Oleh karena itu. meski acap membabi buta. mereka bawa ke Kalimantan Barat. Selama ini juga banyak terjadi konflik antar suku dan ras yang terjadi di Indonesia. Mereka membawa sifat kedaerahan mereka kertika mereka berimigrasi.

Intonasi meledak-ledak sebagai pencerminan sifat etnis Madura yang keras. Rendahnya kemampuan berbahasa Indonesia pada kedua suku itu menambah kekurangharmonisan. dan hanya mampu menguasai sektor formal. C. dan masih ada beberapa konflik antar suku lain yang terjadi di Indonesia. yaitu antara kelompok masyarakat Kampung Banti dan Kimbeli. konflik yang terjadi di Papua yaitu antara suku Damal dan suku Dani yang kemudian semakin lama malah semakin meluas. Orang Madura menggunakan bahasa Indonesia dialek Madura yang kurang sempurna sedangkan orang Dayak berbahasa Indonesia dengan aksen Dayak yang juga kurang sempurna. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Wawasan Nusantara Pengaruh perkembangan lingkungan tidak bisa diabaikan terhadap tata kehidupan Nasional. Konflik-konflik ini tidak hanya terjadi di antara suku Madura dan suku Dayak saja tetapi juga terjadi di daerah lain seperti halnya konflik antar kelompok yang terjadi di Jambi (konflik dalam suku Kubu atau suku Anak Dalam) yang berawal dari hal sepele yaitu masalah utang piutang mesin pemotong pohon (chainsaw). konflik antar suku yang terjadi di Mimika. Ada alasan lain terjadinya konflik antar suku ini. Konflik antar suku ini merupakan disintegrasi bangsa yang mestinya kita cegah. yaitu pola pemukiman orang-orang Madura ini adalah pola pemukiman berkelompok dan bukan merupakan pola pemukiman sisipan sehingga sulit sekali terjadi proses asimilasi antara suku Madura sendiri dengan suku Dayak yang merupakan penduduk asli di Kalimantan Barat. Secara logis juga berpengaruh terhadap perkembangannya.Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan individu segera menjelma menjadi pertengkaran antar kelompok. Globalisasi yang membawa sistim nilai baru dapat menimbulkan benturan-benturan terhadap nilai sistem yang sudah ada di suatu masyarakat. konfli yang terjadi di Kalimantan Tengah. mudah menimbulkan salah paham. Perkembangan penting yang terjadi dalam proses globalisasi antara lain : 8 . Perkelahian antar kelompok kontan berkobar menjadi perang suku. Tingkat pendidikan para migran (suku Madura) sangat rendah sehingga mereka sulit mengolah informasi. beradaptasi.

lingkungan Nasional perlu ditinjau dari aspek sebagai 9 . dari yang dulu didominasi oleh Pemerintah. b. b. Para pemain baru tidak hanya memikirkan kepentingan Nasional tetapi juga memikirkan kepentingan Organisasinya. jenis makanan bisa merubah adat istiadat dan cara kehidupan generasi muda Indonesia. Potensi Generasi Muda dimanfaatkan oleh mereka sebagai corong kegiatan dan tameng Idealisme. Kekayaan Alam Indonesia menjadi incaran negara-negara luar untuk menanamkan modalnya ke Indonesia dengan membawa budaya mereka masing-masing. transparasi komunikasi dan masuknya budaya asing melalui film. suku. Geografi. lambat laun akan mempengaruhi nilai-nilai luhur kehidupan masyarakat Indonesia. Pembahasan berikut: a. sekarang didominasi oleh Non Pemerintah (LSM).Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan a. Dampak Globalisasi juga menyebabkan kehidupan Generasi Muda egois. Terjadinya pergantian pemain dalam tatanan Organisasi. Secara langsung maupun tidak langsung ada kecenderungan utama yang mempengaruhi masyarakat utamanya Generasi Muda yaitu seperti kerja sama ekonomi. Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu pulau dan letak yang sangat strategis merupakan kepulauan yang bisa diakses dari berbagai penjuru dunia yang belum bisa terkontrol oleh Aparat Keamanan. dan kebudayaan yang semuanya itu untuk mengantisipasi perdagangan bebas dan meningkatkan kemampuan SDM dan pemahaman terhadap budaya masing-masing Bangsa Regional disamping dampak positifnya ada juga dampak negatifnya. pendidikan. etnis. dan ras. Sumber Kekayaan Alam. golongan maupun kelompoknya. seperti munculnya konflik Regional yang sering kita sebut sebagai konflik antar daerah.

Sebenarnya dalam wawasan ke depan Ormas. D. Budaya. Namun. Sejak bergulirnya Reformasi tahun 1997 sampai saat ini politik di Indonesia belum menunjukan tanda-tanda membaik. f. hendaknya seluruh masyarakat sadar akan tugas dan tanggung jawab untuk menjaga keutuhan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai tugas dan tanggung jawab bersama. Kegiatan negatif yang dilakukan akan mempengaruhi situasi dan kondisi Bangsa. Artinya kehidupan ekonomi rakyat Indonesia masih memberikan optimisme untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. sehingga membuat krisis multi dimensional tak kunjung selesai. Orpol maupun Perguruan Tinggi yang memikul tanggung jawab besar untuk mengembangkan rasa Kebangsaan dan Nasionalisme terhadap masyarakat. pada dasarnya bisa menjadi hal yang baik apabila diarahkan untuk perubahan yang konstruktif. Pancasila masih tetap sebagai pedoman hidup Bangsa Indonesia dan Dasar Negara Indonesia dianggap bisa mempersatukan seluruh bangsa yang ada di Indonesia. Arah perhatian cukup jelas yaitu membantu masyarakat dalam 10 . d. Tertib budaya dan lingkungan harus terus dipicu dan dikembangkan melalui pendidikan agar tercipta kembali kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap pemerintah. hal ini bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah dan aparatur negara melainkan juga merupakan tanggung jawab semua komponen masyarakat yang ada di Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan pertentangan Elit Politik. Ekonomi. Ideologi. Begitu juga Media masa harus ikut aktif dalam membentuk opini tentang pentingnya Kesadaran Bernegara dan perilaku Cinta Tanah Air bagi masyarakat dan Generasi mudanya. e. Walau dilanda krisis Ekonomi multi dimensional namun ekonomi kerakyatan masih dapat berjalan baik. Oleh karena itu. Politik.Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan c. Wawasan Nusantara yang Diharapkan Keberanian masyarakat untuk berpikir kritis dan kecenderungan untuk berbuat anarkis.

2) Mengembangkan jaringan kerja sama TNI dan Perguruan Tingi. E. Kebijakan dan strategi yang dilakukan antara lain: a. Pemberdayaan kebijaksanaan ditempuh dengan Strategi. Memasyarakatkan Wawasan dan Kesadaran Bernegara dan perilaku Cinta Tanah Air. Masyarakat juga diharapkan untuk memiliki wawasan kebangsaan yang tinggi dan kuat sehingga mereka menyadari bahwa adanya perbedaan suku dan adat istiadat ini merupakan kekayaan bangsa dan bukan merupakan ajang untuk unjuk kehebatan dan persaingan antar suku yang akan menimbulkan konflik-konflik yang seharusnya mampu kita cegah. Memberdayakan semua masyarakat agar tumbuh kesadaran akan potensi yang dimiliki dan terdorong untuk mengembangkan kepentingan Persatuan dan Kesatuan Bangsa. c. demi 11 . Kebijaksanaan Pemasyarakatan Wawasan dan Kesadaran Bernegara ditempuh dengan jalan. 3) Meningkatkan peran TNI dalam upaya pembinaan masyarakat guna mendorong terwujudnya Persatuan dan Kesatuan e. Upaya Peningkatan Wawasan Nusantara Membangun Wawasan Kebangsaan masyarakat merupakan usaha peningkatan dan perilaku mulai dari Generasi Muda secara berkelanjutan dengan tujuan untuk mencegah Disintegrasi Bangsa. 1) Mengembangkan sikap positif masyarakat. b.Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan menumbuhkembangkan Wawasan Kebangsaan terhadap segala bentuk ancaman yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). d. Organisasi masyarakat dan Lembaga Pendidikan agar tumbuh sikap dan perilaku Kewarganegaraan yang bebas tetapi tanggung jawab dan Cinta Tanah Air. Menyelenggarakan Pendidikan Bela Negara secara Proposional mulai dari Generasi Muda melalui Partai Politik.

Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan 1) Mengefektifkan sistim komunikasi dan informasi tentang Wawasan dan Kesadaran Bernegara. 2) Memberikan peran kepada Ormas dan Parpol sebagai mitra TNI dalam pembinaan masyarakat mulai dari Generasi Mudanya. 3) Membina hubungan antara pemerintahI dan Generasi Muda Sipil melalui berbagai wadah kegiatan yang positif. 12 .

c. Memasyarakatkan Wawasan dan Kesadaran Bernegara serta Perilaku Cinta Tanah Air kepada segenap masyarakat. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan yang telalh kita lakukan di awal. Memberdayakan potensi masyarakat mulai dari Generasi Muda agar tumbuh kesadaran untuk mengembangkan potensi yang dimiliki demi kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 3) Potensi masyarakat utamanya Generasi Muda dapat dimanfaatkan sebagai tameng bagi terwujudnya kepentingan kelompok maupun golongan. maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1) Perbedaan antar suku di Indonesia bila tidak kita kelola dengan baik maka memiliki potensi terjadinya disintegrasi bangsa yang mana akan menjadi ancaman bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 5) Secara konsepsional sangat perlu dilakukan suatu upaya untuk membangun sikap Wawasan Kebangsaan masyarakat dengan acuan kebijaksanaan dan Strategi sebagai berikut : a.Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan BAB III PENUTUP A. Menyelenggarakan Pendidikan Bela Negara secara proposional terhadap masyarakat mulai dari Generasi Muda Ormas/Parpol. 4) Perilaku masyarakat yang demikian berani dapat membahayakan disintegrasi bangsa kalau tidak diwaspadai. melalui 13 . b. 2) Perlu mengembangkan pemuliran bahwa perbedaan merupakan kekayaan bangsa dan bukan merupakan alasan untuk menjadi lebih baik atau lebih hebat dari yang lain.

Parpol. 14 .Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan B. Lembaga Pendidikan dan media masa guna menyampaikan visi bersama yaitu masa depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). maka seluruh kebijaksanaan. Membangun sikap cinta tanah air dan persaudaraan antar suku-suku bangsa di Indonesia. 4. aparatur negara. Membangun Sikap Wawasan Kebangsaan Masyarakat ditentukan oleh banyak faktor. dan Sipil melalui kegiatan-kegiatan yang positif. 3. strategi harus ditempuh secara simultan. Jalin komunikasi yang baik terhadap Ormas. Perlu dilakukan suatu pembinaan yang berkelanjutan untuk menyatukan Generasi Muda. SARAN 1. 2.

C.Disintegrasi Bangsa sebagai Ancaman Keutuhan Bangsa di Masa Depan DAFTAR PUSTAKA http://www.html Kansil.com/mod. Jakarta.T.S.antara.id/view/?i=1229242577&c=NAS&s http://www.com/msg07984.endonesia.co.com/kuli-tinta@indoglobal. 2005 15 . S.php? mod=publisher&op=viewarticle&cid=12&artid=76 http://www. Christine.T dan Kansil. Pendidikan kewarganegaraan di Perguruan Tinggi.mail-archive. PT Pradnya Paramita.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful