TUGAS SOSIOLOGI

“Pengertian Kebudayaan, Kebudayaan Indonesia dan Contoh Kebudayaan Indonesia”

Disusun oleh : • • • • • • SUSANTI DEWI KARTIKA HISSYAM SEPTIADI AGUS ASEP PURNAMA ABDULLAH NURALIYUDIN MA’ARUF BILI KURNIAWAN AZIZ KELAS XI Is 1

SMA NEGERI 1 SUMBERJAYA
2011

Budaya
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Lukisan musisi wanita Persia dari Istana Hasht-Behesht (Istana 8 surga). Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.

Definisi Budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.[1] Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.[1] Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.[1] Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.[2] Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilainilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" d Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina. Citra budaya yang brsifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya

yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka. Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.

Pengertian kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Unsur-Unsur
Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut: 1. Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu: o alat-alat teknologi o sistem ekonomi o keluarga o kekuasaan politik 2. Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi: o sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya

o o o

organisasi ekonomi alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama) organisasi kekuatan (politik)

Wujud dan komponen
Wujud
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.

Gagasan (Wujud ideal) Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut. Aktivitas (tindakan) Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan seharihari, dan dapat diamati dan didokumentasikan. Artefak (karya) Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret diantara ketiga wujud kebudayaan.

Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.

Komponen
Berdasarkan wujudnya tersebut, kebudayaan dapat digolongkan atas dua komponen utama:

Kebudayaan material Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhisalan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci.

serta memelihara segala peralatan dan perlengkapan. yaitu: • • • • • alat-alat produktif senjata wadah alat-alat menyalakan api makanan . cerita rakyat. misalnya berupa dongeng. dan lagu atau tarian tradisional. dalam cara-cara mengekspresikan rasa keindahan. atau dalam memproduksi hasil-hasil kesenian.• Kebudayaan nonmaterial Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi. Masyarakat kecil yang berpindah-pindah atau masyarakat pedesaan yang hidup dari pertanian paling sedikit mengenal delapan macam teknologi tradisional (disebut juga sistem peralatan dan unsur kebudayaan fisik). Hubungan Antara Unsur-Unsur Kebudayaan Komponen-komponen atau unsur-unsur utama dari kebudayaan antara lain: Peralatan dan perlengkapan hidup (teknologi) Teknologi merupakan salah satu komponen kebudayaan. memakai. Teknologi menyangkut cara-cara atau teknik memproduksi. Teknologi muncul dalam cara-cara manusia mengorganisasikan masyarakat.

Bahasa memiliki beberapa fungsi yang dapat dibagi menjadi fungsi umum dan fungsi khusus. dan keluarga unilateral. baik lewat tulisan. yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. paman. manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri. manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat. Bahasa Bahasa adalah alat atau perwujudan budaya yang digunakan manusia untuk saling berkomunikasi atau berhubungan. dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuk masyarakat. Sedangkan fungsi bahasa secara khusus adalah untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari. keluarga bilateral. menantu. baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum. nenek dan seterusnya. Di masyarakat umum kita juga mengenal kelompok kekerabatan lain seperti keluarga inti. di antaranya: • • • • Berburu dan meramu Beternak Bercocok tanam di ladang Menangkap ikan Sistem kekerabatan dan organisasi sosial Sistem kekerabatan merupakan bagian yang sangat penting dalam struktur sosial. Dalam kajian sosiologiantropologi.• • • pakaian tempat berlindung dan perumahan alat-alat transportasi Sistem mata pencaharian Perhatian para ilmuwan pada sistem mata pencaharian ini terfokus pada masalah-masalah mata pencaharian tradisional saja. . keluarga luas. cucu. dan paroh masyarakat. Meyer Fortes mengemukakan bahwa sistem kekerabatan suatu masyarakat dapat dipergunakan untuk menggambarkan struktur sosial dari masyarakat yang bersangkutan. Kekerabatan adalah unit-unit sosial yang terdiri dari beberapa keluarga yang memiliki hubungan darah atau hubungan perkawinan. dan alat untuk mengadakan integrasi dan adaptasi sosial. Anggota kekerabatan terdiri atas ayah. Melalui bahasa. bibi. dengan tujuan menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya atau orang lain. tingkah laku. adik. ada beberapa macam kelompok kekerabatan dari yang jumlahnya relatif kecil hingga besar seperti keluarga ambilineal. mempelajari naskah-naskah kuno. ataupun gerakan (bahasa isyarat). Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama. fatri. Fungsi bahasa secara umum adalah sebagai alat untuk berekspresi. ibu. organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat. berkomunikasi. lisan. tata krama masyarakat. mewujudkan seni (sastra). kakek. kakak. klan. anak. dan untuk mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Sementara itu.

[3] Agama biasanya memiliki suatu prinsip. Agama dan sistem kepercayaan lainnya seringkali terintegrasi dengan kebudayaan. Agama juga memengaruhi kesenian. seperti misalnya dalam sistem teokrasi. pemahaman. Sehubungan dengan itu. yang berarti "menambatkan"). yang berasar dari bahasa Latin religare. manusia tidak dapat dilepaskan dari religi atau sistem kepercayaan kepada penguasa alam semesta. Kristen dan Islam. Ketiganya telah memberikan pengaruh yang besar dalam kebudayaan manusia di berbagai belahan dunia.Kesenian Karya seni dari peradaban Mesir kuno.. manusia menghasilkan berbagai corak kesenian mulai dari yang sederhana hingga perwujudan kesenian yang kompleks. baik secara individual maupun hidup bermasyarakat. Kesenian mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga. sebuah institusi dengan keanggotaan yang diakui dan biasa berkumpul bersama untuk beribadah. Sistem Kepercayaan Artikel utama untuk bagian ini adalah: Agama Ada kalanya pengetahuan. muncul keyakinan akan adanya penguasa tertinggi dari sistem jagad raya ini.. adalah sebuah unsur kebudayaan yang penting dalam sejarah umat manusia. sering dikelompokkan sebagai agama Samawi[4] atau agama Abrahamik. Agama (bahasa Inggris: Religion. Kadang-kadang agama dilibatkan dalam sistem pemerintahan. . dan menerima sebuah paket doktrin yang menawarkan hal yang terkait dengan sikap yang harus diambil oleh individu untuk mendapatkan kebahagiaan sejati. seperti "10 Firman" dalam agama Kristen atau "5 rukun Islam" dalam agama Islam. Dictionary of Philosophy and Religion (Kamus Filosofi dan Agama) mendefinisikan Agama sebagai berikut: . Secara bersamaan. Yahudi.[5] Ketiga agama tersebut memiliki sejumlah tradisi yang sama namun juga perbedaan-perbedaan yang mendasar dalam inti ajarannya. dan daya tahan fisik manusia dalam menguasai dan mengungkap rahasia-rahasia alam sangat terbatas. Sebagai makhluk yang mempunyai cita rasa tinggi. Agama Samawi Tiga agama besar. yang juga mengendalikan manusia sebagai salah satu bagian jagad raya.

Hinduisme adalah sumber dari Buddhisme. Saat ini terdapat lebih dari 1. Pemikiran para filsuf modern pun banyak terpengaruh oleh para filsuf Kristen semacam St. yang jika tidak disebut sebagai yang pertama.5 s. Myanmar. seperti Kristen dan Islam. 2. Agama Hindu dari India. cabang Mahāyāna yang menyebar di sepanjang utara dan timur India sampai Tibet.d. dan menyebar di sepanjang benua Asia melalui difusi kebudayaan dan migrasi.Yahudi adalah salah satu agama.[7] Islam memiliki nilai-nilai dan norma agama yang banyak memengaruhi kebudayaan Timur Tengah dan Afrika Utara. Terdapat nilainilai dan sejarah umat Yahudi yang juga direferensikan dalam agama Abrahamik lainnya. termasuk Sri Lanka. Theravāda Buddhisme menyebar di sekitar Asia Tenggara. . Kamboja. dan sebagian wilayah Asia Tenggara. Mongolia. dewa api agama Hindu Artikel utama untuk bagian ini adalah: Agama dari timur dan Filosofi Timur Agama dan filosofi seringkali saling terkait satu sama lain pada kebudayaan Asia. bagian barat laut China. dan Thailand. menekankan untuk mencari kenikmatan di dunia.5 milyar pemeluk agama Islam di dunia. Laos. Saat ini umat Yahudi berjumlah lebih dari 13 juta jiwa. mengajarkan pentingnya elemen nonmateri sementara sebuah pemikiran India lainnya.[6] Kristen (Protestan dan Katolik) adalah agama yang banyak mengubah wajah kebudayaan Eropa dalam 1. Carvaka. adalah agama monotheistik dan salah satu agama tertua yang masih ada sampai sekarang. Thomas Aquinas dan Erasmus. Agama dan filosofi di Asia kebanyakan berasal dari India dan China.700 tahun terakhir. China.[8] Agama dan filsafat dari Timur Agni. Saat ini diperkirakan terdapat antara 1. Jepang dan Korea dan China selatan sampai Vietnam.1 milyar pemeluk agama Kristen di seluruh dunia.

dan kebulatan tekad. agama tradisional menjawab kebutuhan rohani manusia akan ketentraman hati di saat bermasalah. Sistem ilmu dan pengetahuan Secara sederhana. keadaan. Umat Kristen juga melihat hubungan antara Yesus Kristus dengan gerejanya. [9] Gagasan ini berakar dari sebuah keyakinan bahwa Amerika Serikat adalah sebuah "kota di atas bukit" (atau city upon a hill"). pengorbanan. seperti misalnya agama Shinto. di kedua negara berpenduduk paling padat se-Asia. gereja biasanya memasukkan acara pengucapan janji pernikahan di hadapan tamu. tertimpa musibah. tanpa memedulikan status sosial. Pernikahan Agama sering kali memengaruhi pernikahan dan perilaku seksual. Islam menganjurkan untuk tidak melakukan perceraian. dan harapan-harapan. wahyu. Pengaruh bereka cukup besar. Mahatma Gandhi memberikan pengertian baru tentang Ahimsa. "American Dream" American Dream. seseorang dapat mendapatkan kehidupan yang lebih baik. sifat. pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui manusia tentang benda. . inti dari kepercayaan Hindu maupun Jaina. Kebanyakan gereja Kristen memberikan pemberkatan kepada pasangan yang menikah. dan memberikan definisi baru tentang konsep antikekerasan dan antiperang. Pada abad ke-20. atau kadang-kadang disebut sebagai "agama nenek moyang". adalah sebuah kepercayaan. sebagai bukti bahwa komunitas tersebut menerima pernikahan mereka. politik. Agama tradisional Artikel utama untuk bagian ini adalah: Agama tradisional Agama tradisional. Pengetahuan dimiliki oleh semua suku bangsa di dunia. Afrika. Seperti kebanyakan agama lainnya. dan Amerika. Mereka percaya. intuisi. dianut oleh sebagian suku pedalaman di Asia. Pada periode yang sama. yang dipercayai oleh banyak orang di Amerika Serikat.Konghucu dan Taoisme. Sementara Agama Islam memandang pernikahan sebagai suatu kewajiban. dua aliran filosofi politik tercipta. melalui kerja keras. Gereja Katolik Roma mempercayai bahwa sebuah perceraian adalah salah. dan berpikir menurut logika. filosofi komunisme Mao Zedong menjadi sistem kepercayaan sekuler yang sangat kuat di China. maupun tradisi filosofi di seluruh Asia. memengaruhi baik religi. Mereka memperoleh pengetahuan melalui pengalaman. seni. tertimpa musibah dan menyediakan ritual yang ditujukan untuk kebahagiaan manusia itu sendiri.[10] yang memiliki nilai dan kekayaan yang telah ada sejak kedatangan para penjelajah Eropa sampai generasi berikutnya. "cahaya untuk negara-negara" ("a light unto the nations"). dua filosofi yang berasal dari Cina. mungkin bisa dianggap telah menyerap kedalam kebudayaan atau bahkan menjadi agama negara. dan orang yang bercerai tidak dapat dinikahkan kembali di gereja. namun memperbolehkannya. atau percobaan-percobaan yang bersifat empiris (trial and error). atau "mimpi orang Amerika" dalam bahasa Indonesia.

Ada tiga faktor yang dapat memengaruhi perubahan sosial: 1. dan kontak dengan kebudayaan lain. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. berakhirnya zaman es berujung pada ditemukannya sistem pertanian. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. penemuan baru. tekanan kerja dalam masyarakat 2. Sebagai contoh.Sistem pengetahuan tersebut dikelompokkan menjadi: • • • • pengetahuan tentang alam pengetahuan tentang tumbuh-tumbuhan dan hewan di sekitarnya pengetahuan tentang tubuh manusia. keefektifan komunikasi 3.[11] Perubahan budaya juga dapat timbul akibat timbulnya perubahan lingkungan masyarakat. perubahan lingkungan alam. . Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan. pengetahuan tentang sifat dan tingkah laku sesama manusia pengetahuan tentang ruang dan waktu Perubahan sosial budaya Artikel utama untuk bagian ini adalah: Perubahan sosial budaya Perubahan sosial budaya dapat terjadi bila sebuah kebudayaan melakukan kontak dengan kebudayaan asing. Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial dan pola budaya dalam suatu masyarakat. dan kemudian memancing inovasi-inovasi baru lainnya dalam kebudayaan.

Penetrasi kebudayaan dapat terjadi dengan dua cara: Penetrasi damai (penetration pasifique) Masuknya sebuah kebudayaan dengan jalan damai. Menurut cara pikir ini. Penerimaan kedua macam kebudayaan tersebut tidak mengakibatkan konflik. Akulturasi adalah bersatunya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur kebudayaan asli. Cara pandang terhadap kebudayaan Kebudayaan sebagai peradaban Saat ini. masuknya kebudayaan Barat ke Indonesia pada zaman penjajahan disertai dengan kekerasan sehingga menimbulkan goncangan-goncangan yang merusak keseimbangan dalam masyarakat[rujukan?]. . Asimilasi. Asimilasi adalah bercampurnya dua kebudayaan sehingga membentuk kebudayaan baru. Budaya warisan Belanda masih melekat di Indonesia antara lain pada sistem pemerintahan Indonesia. masuknya pengaruh kebudayaan Hindu dan Islam ke Indonesia[rujukan?]. Wujud budaya dunia barat antara lain adalah budaya dari Belanda yang menjajah selama 350 tahun lamanya. atau Sintesis.Penetrasi kebudayaan Yang dimaksud dengan penetrasi kebudayaan adalah masuknya pengaruh suatu kebudayaan ke kebudayaan lainnya. Misalnya. bentuk bangunan Candi Borobudur yang merupakan perpaduan antara kebudayaan asli Indonesia dan kebudayaan India. Contohnya. Sedangkan Sintesis adalah bercampurnya dua kebudayaan yang berakibat pada terbentuknya sebuah kebudayaan baru yang sangat berbeda dengan kebudayaan asli. Penetrasi kekerasan (penetration violante) Masuknya sebuah kebudayaan dengan cara memaksa dan merusak. kebanyakan orang memahami gagasan "budaya" yang dikembangkan di Eropa pada abad ke-18 dan awal abad ke-19. salah satu kebudayaan pasti lebih tinggi dari kebudayaan lainnya. Gagasan tentang "budaya" ini merefleksikan adanya ketidakseimbangan antara kekuatan Eropa dan kekuatan daerah-daerah yang dijajahnya. kebudayaan satu dengan kebudayaan lain dapat diperbandingkan. tetapi memperkaya khasanah budaya masyarakat setempat. Penyebaran kebudayaan secara damai akan menghasilkan Akulturasi. Contohnya. Pengaruh kedua kebudayaan ini pun tidak mengakibatkan hilangnya unsur-unsur asli budaya masyarakat. Mereka menganggap 'kebudayaan' sebagai "peradaban" sebagai lawan kata dari "alam".

fine art. dari aktivitas-aktivitas di atas. budaya tidak dapat diperbandingkan. elit. mereka percaya bahwa kebudayaan hanya ada satu dan menjadi tolak ukur norma dan nilai di seluruh dunia. Pengamat sosial membedakan beberapa kebudayaan sebagai kultur populer (popular culture) atau pop kultur. dan musik klasik sebagai suatu kemunduran dan kemerosotan. Kebudayaan sebagai "sudut pandang umum" Selama Era Romantis.dapat menekan interpretasi perbaikan dan interpretasi pengalaman sebagai perkembangan yang merusak dan "tidak alami" yang mengaburkan dan menyimpangkan sifat dasar manusia. Orang yang menggunakan kata "kebudayaan" dengan cara ini tidak percaya ada kebudayaan lain yang eksis. atau mendengarkan musik klasik." dan para pengamat seringkali mempertahankan elemen dari kebudayaan tingkat tinggi (high culture) untuk menekan pemikiran "manusia alami" (human nature) Sejak abad ke-18. para cendekiawan di Jerman. kata kebudayaan merujuk pada benda-benda dan aktivitas yang "elit" seperti misalnya memakai baju yang berkelas." Orang yang "tidak berkebudayaan" dikatakan lebih "alam. khususnya mereka yang peduli terhadap gerakan nasionalisme . sementara musik tradisional dianggap sebagai musik yang kampungan dan ketinggalan zaman. seseorang yang memiliki kebiasaan yang berbeda dengan mereka yang "berkebudayaan" disebut sebagai orang yang "tidak berkebudayaan". gagasan ini masih mengakui adanya pemisahan antara "berkebudayaan" dengan "tidak berkebudayaan" atau kebudayaan "primitif.Artefak tentang "kebudayaan tingkat tinggi" (High Culture) oleh Edgar Degas.seperti misalnya perjuangan nasionalis untuk menyatukan Jerman. Meskipun begitu. dan mengambil bagian. dan perjuangan nasionalis dari etnis minoritas melawan Kekaisaran Austria-Hongaria mengembangkan sebuah gagasan kebudayaan dalam "sudut pandang umum". beberapa kritik sosial telah menerima adanya perbedaan antara berkebudayaan dan tidak berkebudayaan. Pemikiran ini menganggap suatu budaya dengan budaya lainnya memiliki perbedaan dan kekhasan masing-masing. dan bercita rasa seni. Karenanya. mereka mengasumsikan bahwa setiap manusia tumbuh dan berevolusi bersama. jika seseorang berpendendapat bahwa musik klasik adalah musik yang "berkelas". tetapi perbandingan itu -berkebudayaan dan tidak berkebudayaan. Bertolak dari teori evolusi. musik tradisional (yang diciptakan oleh masyarakat kelas pekerja) dianggap mengekspresikan "jalan hidup yang alami" (natural way of life). Sebagai contoh. . sementara kata berkebudayaan digunakan untuk menggambarkan orang yang mengetahui. maka timbul anggapan bahwa ia adalah orang yang sudah "berkebudayaan". dan dari evolusi itulah tercipta kebudayaan. Pada prakteknya. para ahli antropologi telah memakai kata kebudayaan dengan definisi yang lebih luas. yang berarti barang atau aktivitas yang diproduksi dan dikonsumsi oleh banyak orang. Mereka menganggap bahwa kebudayaan yang sebelumnya dianggap "tidak elit" dan "kebudayaan elit" adalah sama masing-masing masyarakat memiliki kebudayaan yang tidak dapat diperbandingkan. bukan sebagai orang "dari kebudayaan yang lain. Dalam hal ini. Menurut cara pandang ini." Pada akhir abad ke-19. Saat ini kebanyak ilmuwan sosial menolak untuk memperbandingkan antara kebudayaan dengan alam dan konsep monadik yang pernah berlaku.

etnisitas. Ada beberapa cara yang dilakukan masyarakat ketika berhadapan dengan imigran dan kebudayaan yang berbeda dengan kebudayaan asli. Kebudayaan sebagai mekanisme stabilisasi Teori-teori yang ada saat ini menganggap bahwa (suatu) kebudayaan adalah sebuah produk dari stabilisasi yang melekat dalam tekanan evolusi menuju kebersamaan dan kesadaran bersama dalam suatu masyarakat. hubungan dan saling keterkaitan kebudayaan-kebudayaan di dunia saat ini sangat tinggi. Selain kemajuan teknologi dan informasi. hal tersebut juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi.kelompok dengan perilaku yang sedikit berbeda dari kebudayaan induknya .Pada tahun 50-an. migrasi. Dalam Leitkultur. Pada abad ini pula. Multikulturalisme: Sebuah kebijakan yang mengharuskan imigran dan kelompok minoritas untuk menjaga kebudayaan mereka masing-masing dan berinteraksi secara damai dengan kebudayaan induk. seberapa banyak imigran yang datang. kelas. • Monokulturalisme: Pemerintah mengusahakan terjadinya asimilasi kebudayaan sehingga masyarakat yang berbeda kebudayaan menjadi satu dan saling bekerja sama. ras. diantaranya karena perbedaan umur. pekerjaan. dan tipe pemerintahan yang berkuasa. aesthetik. watak dari penduduk asli. keefektifan dan keintensifan komunikasi antar budaya. atau biasa disebut dengan tribalisme.perbedaan dan bakat dalam konteks pekerja organisasi atau tempat bekerja. pandangan politik dan gender. tanpa bertentangan dengan kebudayaan induk yang ada dalam masyarakat asli. kelompok minoritas dapat menjaga dan mengembangkan kebudayaannya sendiri. Munculnya sub-kultur disebabkan oleh beberapa hal. Melting Pot: Kebudayaan imigran/asing berbaur dan bergabung dengan kebudayaan asli tanpa campur tangan pemerintah. Leitkultur (kebudayaan inti): Sebuah model yang dikembangkan oleh Bassam Tibi di Jerman. terjadi popularisasi ide kebudayaan perusahaan . . yaitu sebuah kebudayaan yang memiliki sedikit perbedaan dalam hal perilaku dan kepercayaan dari kebudayaan induknya. dan agama. subkebudayaan . agama.mulai dijadikan subyek penelitian oleh para ahli sosiologi. • • • Kebudayaan menurut wilayah Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kebudayaan menurut wilayah Seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi. Cara yang dipilih masyarakat tergantung pada seberapa besar perbedaan kebudayaan induk dengan kebudayaan minoritas. Kebudayaan di antara masyarakat Sebuah kebudayaan besar biasanya memiliki sub-kebudayaan (atau biasa disebut subkultur).

norma dan nilai Agama Islam juga turut memengaruhi kebudayaan terutama di wilayah Asia Selatan dan tenggara. Inggris. dan para imigran Eropa terutama Spanyol. Jerman. Australia Kebanyakan budaya di Australia masa kini berakar dari kebudayaan Eropa dan Amerika. Kebudayaan Eropa dan Amerika tersebut kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan lingkungan benua Australia. agama Budha dan Taoisme banyak memengaruhi kebudayaan di Asia Timur. orang-orang dari Afrika (terutama di Amerika Serikat). . Selain kedua Agama tersebut. seperti kebudayaan Sub-Sahara. Orang Hopi yang sedang menenun dengan alat tradisional di Amerika Serikat. beberapa dari kebudayaan tersebut memiliki pengaruh yang menonjol terhadap kebudayaan lain. Perancis.Afrika Beberapa kebudayaan di benua Afrika terbentuk melalui penjajahan Eropa. wilayah Afrika Utara lebih banyak terpengaruh oleh kebudayaan Arab dan Islam. seperti misalnya pengaruh kebudayaan Tiongkok kepada kebudayaan Jepang. Korea. serta diintegrasikan dengan kebudayaan penduduk asli benua Australia. meskipun begitu. Dalam bidang agama. Sementara itu. Asia Asia memiliki berbagai kebudayaan yang berbeda satu sama lain. Aborigin. dan Belanda. dan Vietnam. Portugis. Amerika Kebudayaan di benua Amerika dipengaruhi oleh suku-suku Asli benua Amerika.

Selain dipengaruhi oleh kebudayaan negara yang pernah dijajah. Kebudayaan ini dikenal juga dengan sebutan "kebudayaan barat". Kebudayaan ini telah diserap oleh banyak kebudayaan. Romawi kuno. kebudayaan ini juga dipengaruhi oleh kebudayaan Yunani kuno. . meskipun tidak hanya agama Islam yang berkembang di daerah ini.Eropa Kebudayaan Eropa banyak terpengaruh oleh kebudayaan negara-negara yang pernah dijajahnya. meskipun kepercayaan akan agama banyak mengalami kemunduran beberapa tahun ini. dan agama Kristen. hal ini terbukti dengan banyaknya pengguna bahasa Inggris dan bahasa Eropa lainnya di seluruh dunia. Timur Tengah dan Afrika Utara Kebudayaan didaerah Timur Tengah dan Afrika Utara saat ini kebanyakan sangat dipengaruhi oleh nilai dan norma agama Islam.

sehingga ketunggalikaan makin lebih dirasakan daripada kebhinekaan. serta bahasa nasional. Definisi yang diberikan oleh Koentjaraningrat dapat dilihat dari peryataannya: “yang khas dan bermutu dari suku bangsa mana pun asalnya. Arti dan Puncak-Puncak Kebudayaan Lama dan Asli bai Masyarakat Pendukukungnya.Budaya Indonesia Dari Wikipedia bahasa Indonesia. kebudayaan lokal. Definisi kebudayaan nasional menurut TAP MPR No. bagian dari budaya daerah yang menyusun kebudayaan nasional Indonesia Budaya Indonesia adalah seluruh kebudayaan nasional. maupun kebudayaan asal asing yang telah ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945. ekonomi nasional.Nunus Supriadi. serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. 199 ” kebudayaan nasional dalam pandangan Ki Hajar Dewantara adalah “puncak-puncak dari kebudayaan daerah”. Kutipan pernyataan ini merujuk pada paham kesatuan makin dimantapkan. karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa. asal bisa mengidentifikasikan diri dan menimbulkan rasa bangga. Wujud. Semarang: P&K.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Wujudnya berupa negara kesatuan. “Kebudayaan Daerah dan Kebudayaan Nasional” . hukum nasional. Dengan demikian Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berbudaya.II tahun 1998. Pernyataan ini merujuk pada puncak-puncak kebudayaan daerah dan kebudayaan suku bangsa yang bisa menimbulkan rasa bangga bagi orang Indonesia jika ditampilkan untuk mewakili identitas bersama. Kebudayaan nasional Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional. yakni: “ Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta. ensiklopedia bebas Tari tradisional. itulah kebudayaan nasional”.

Kongres Kebudayaan 1991: Kebudayaan Nasional Kini dan di Masa Depan. rumah adat sumatera barat • • • • • Aceh: Rumoh Aceh Sumatera Barat : Rumah Gadang Sumatera Selatan : Rumah Limas Jawa : Joglo Papua : Honai . Direktorat Sejarah dan Nilai Tradsional.Pernyataan yang tertera pada GBHN tersebut merupakan penjabaran dari UUD 1945 Pasal 32. Sebelum di amandemen. Rumah adat Rumah gadang. Di dalamnya terdapat unsur kebudayaan bangsa dan unsur kebudayaan asing. Mereka mempersoalkan adanya kemungkinan perpecahan oleh kebudayaan daerah jika batasan mengenai kebudayaan nasional tidak dijelaskan secara gamblang. ialah kebudayaankebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagi puncak-puncak di daerah-daerah di seluruh Indonesia. Wujud kebudayaan daerah di Indonesia Kebudayaan daerah tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di seluruh daerah di Indonesia. Dalam kebudayaan nasional terdapat unsur pemersatu dari Banga Indonesia yang sudah sadar dan menglami persebaran secara nasional. Dewasa ini tokoh-tokoh kebudayaan Indonesia sedang mempersoalkan eksistensi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional terkait dihapuskannya tiga kalimat penjelasan pada pasal 32 dan munculnya ayat yang baru. serta unsur kreasi baru atau hasil invensi nasional. sedangkan kebudayaan nasional sendiri dipahami sebagai kebudayaan angsa yang sudah berada pada posisi yang memiliki makna bagi seluruh bangsa Indonesia. UUD 1945 menggunakan dua istilah untuk mengidentifikasi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional. Kebudayaan bangsa. Setiap saerah memilki ciri khas kebudayaan yang berbeda.

Tari Payung Riau : Persembahan. Reog Bali: Kecak. Tarian daerah Jawa Barat • • • • • • • • • Timor NTT: Likurai. Tari Lilin Betawi: Yapong Sunda: Jaipong. Pendet Maluku: Cakalele. Tayuhan. Tari Adok . Seudati Minangkabau: Tari Piring. Tebe. Tari Padduppa. Tari Anak . Tarian Anging Mamiri. Kuda Lumping. Tari Topeng Tari jaipong. Bidu. Katreji Aceh: Saman. Balla Lompoa (Makassar Gowa) Sulawesi Tenggara: Istana buton Sulawesi Utara: Rumah Panggung Kalimantan Barat: Rumah Betang Nusa Tenggara Timur: Lopo Maluku : Balieu (dari bahasa Portugis) Tarian Tarian Pakarena di pulau Selayar di masa Hindia Belanda • • • • • • • Jawa: Bedaya. Bola Soba (Bugis Bone). Pado'a. Tari Payung. Tari Randai. Tari Lagu Duo . Labu Kayu Irian Jaya: ( Musyoh. Tari Pahlawan . Orlapei. Tari Perak . Tari Indang. Barong/ Barongan. Sigegh. Rentak Bulian. Selamat Datang ) Nias : Famaena . Rokatenda. Tari 4 Etnis Sulawesi Tengah: Dero Pesisir Sibolga/Tapteng: Tari Sapu Tangan . Zapin. Bonet.• • • • • • Sulawesi Selatan : Tongkonang (Tana Toraja). Caci Batak Toba & Suku Simalungun: Tortor Sulawesi Selatan: Tari Pakkarena. Serampang Dua Belas Lampung : Bedana. Sembah.

Indang Sungai Garinggiang Aceh : Bungong Jeumpa Kalimantan Selatan : Ampar-Ampar Pisang Nusa Tenggara Timur : Anak Kambing Saya. Jali-jali. Ofalangga. Lewo Ro Piring Sina. Dago Inang Sarge. Kalimantan Barat : Cik-Cik Periuk Sumatera Selatan : Cuk Mak Ilang. Buka Pintu. Butet. Gaila Ruma Radha.Lagu • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Jakarta: Kicir-kicir. Cikala Le Pongpong. Gending Sriwijaya.Goro-Gorone. Es Lilin. Jambi: Batanghari Jawa Barat : Bubuy Bulan. Bolelebo. Bungo Bangso. Cing Cangkeling. Ayo Mama. Lenggang Kangkung Maluku : Rasa Sayang-sayange. Desaku Sulawesi Selatan : Angin Mamiri Sumatera Utara : Anju Ahu. Kambanglah Bungo. Gundul Pacul. Papua/Irian Barat : Apuse Sumatera Barat : Ayam Den Lapeh. Kabile-bile. Burung Tantina. Kampuang Nan Jauh Di Mato. Barek Solok. Tebe Onana. Gek Kepriye. Tanjung Katung Minangkabau : Kampuang nan Jauh di Mato. Ilir-ilir. Bengu Re Le Kaju. Jamuran Nusa Tenggara Barat : Helele U Ala De Teang Kalimantan Timur : Indung-Indung Jambi : Injit-Injit Semut Kalimantan Tengah : Kalayar Karatagan Pahlawan (Jawa Barat) Keraban Sape (Jawa Timur) Keroncong Kemayoran (Jakarta) Kole-Kole (Maluku) Lalan Belek (Bengkulu) Lembah Alas (Aceh) Lisoi (Sumatera Utara) Madekdek Magambiri (Sumatera Utara) Malam Baiko (Sumatera Barat) Mande-Mande (Maluku) Manuk Dadali (Jawa Barat) Ma Rencong (Sulawesi Selatan) Mejangeran (Bali) Mariam Tomong (Sumatera Utara) Moree (Nusa Tenggara Barat) Nasonang Dohita Nadua (Sumatera Utara) O Ina Ni Keke (Sulawesi Utara) Ole Sioh (Maluku) Orlen-Orlen (Nusa Tenggara Barat) . Kambanglah Bungo. Banten : Dayung Sampan Sulawesi Utara : Esa Mokan Jawa Tengah : Gambang Suling. Dek Sangke. Do Hawu. Huhatee Melayu : Soleram. Karatagan Pahlawan. Sonbilo. Aku Retang. Oras Loro Malirin. Ka Parak Tingga. Dayung Palinggam. Bungo Bangso.

malluya. Sulawesi Parasanganta (Sulawesi Selatan) bulu londong. ma'pararuk (Sulawesi Barat) . io-io. Didi Kempot (Jawa Tengah) Anging Mamiri.• • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • O Ulate (Maluku) Pai Mura Rame (Nusa Tenggara Barat) Pakarena (Sulawesi Selatan) Panon Hideung (Jawa Barat) Paris Barantai (Kalimantan Selatan) Peia Tawa-Tawa (Sulawesi Tenggara) Peuyeum Bandung (Jawa Barat) Pileuleuyan (Jawa Barat) Pinang Muda (Jambi) Piso Surit (Aceh) Pitik Tukung (Yogyakarta) Flobamora. Potong Bebek Angsa (Nusa Tenggara Timur) Rambadia (Sumatera Utara) Rang Talu (Sumatera Barat) Rasa Sayang-Sayange (Maluku) Ratu Anom (Bali) Saputangan Bapuncu Ampat (Kalimantan Selatan) Sarinande (Maluku) Selendang Mayang (Jambi) Sengko-Sengko (Sumatera Utara) Siboga Tacinto (Sumatera Utara) Sinanggar Tulo (Sumatera Utara) Sing Sing So (Sumatera Utara) Sinom (Yogyakarta) Si Patokaan (Sulawesi Utara) Sitara Tillo (Sulawesi Utara) Soleram (Riau) Surilang (Jakarta) Suwe Ora Jamu (Yogyakarta) Tanduk Majeng (Jawa Timur) Tanase (Maluku) Tapian Nauli (Sumatera Utara) Tari Tanggai (Sumatera Selatan) Tebe Onana (Nusa Tenggara Barat) Te Kate Dipanah (Yogyakarta) Tokecang (Jawa Barat) Tondok Kadadingku (Sulawesi Tengah) Tope Gugu (Sulawesi Tengah) Tumpi Wayu (Kalimantan Tengah) Tutu Koda (Nusa Tenggara Barat) Terang Bulan (Jakarta) Yamko Rambe Yamko (Papua) Bapak Pucung (Jawa Tengah) Yen Ing Tawang Ono Lintang (Jawa Tengah) Stasiun Balapan.

Makyong. Nusa Tenggara Timur: Sasando. Gong dan Tambur. Gitar Lio. Maluku : Melayu : Hadrah. Gendang Bali Gendang simalungun Gendang Melayu Gandang Tabuik Sasando Talempong Tifa Saluang Rebana Bende Kenong Keroncong Serunai Jidor Suling Lembang Suling Sunda Dermenan .Musik • • • • • • • Jakarta: Keroncong Tugu. Sinrilik Pesisir Sibolga/Tapteng : Sikambang Alat musik Gamelan • • • • • • • • • • • • • • • • • • • Jawa: [[Gamelan][kendang jawa]]. Ronggeng Minangkabau : Aceh : Makassar : Gandrang Bulo. Juk Dawan.

patung Budha. Sumatra bagian timur (Melayu): Hang Tuah Sulawesi Selatan Naskah Tua Lontara . Sumatra Barat/ Melayu: sumatra selatanSongket Lampung : Tapis Sasiringan Tenun Ikat Nusa Tenggara Timur Bugis . Sumatra: Tukang cerita.MakassarBaju Bodo dan Jas Tutup. Bali: Garuda. Pakaian • • • • • • • • • Jawa: Batik. Baju La'bu Suara • • • Jawa: Sinden.• • • • • • • • • • • • • Saron Kecapi Bonang Kendang Jawa Angklung Calung Kulintang Gong Kemada Gong Lambus Rebab Tanggetong Gondang Batak Kecapi. dan sebagainya Gambar • • Jawa: Wayang. Tortor: Batak Patung • • • Jawa: Patung Buto. Irian Jaya: Asmat. Talibun : (Sibolga. Sibolga: Anak Daro & Marapule. kesok-Kesok Bugis-makassar. Gotong. Suri-suri. Sumatera Utara) Sastra/tulisan • • • • Jawa: Babad Tanah Jawa. Bali: karya tulis di atas Lontar. Sumatra Utara. karya-karya Ronggowarsito. Sumatra Utara: Ulos.

Ubi Tumis. Film Indonesia: "Daun di Atas Bantal" (1998) yang mendapat penghargaan Film terbaik di "Asia Pacific Film Festival" di Taipei. .• Timor Ai Babelen. Daging Se'i. Ai Kanoik Makanan Artikel utama untuk bagian ini adalah: Daftar masakan Indonesia Timor Jagung Bose. Sastra: Pujangga Baru. Rhoma Irama. Kebudayaan Modern Khas Indonesia • • • Musik Dangdut: Elvie Sukaesih.

CONTOH KEBUDAYAAN INDONESIA .

budaya sunda terasa kental sekali melekat pada masyarakat jawa barat mulaia dari bahasa yang unik . yang tidak kalah mengagumkan adalah angklung ini adalah alat musik yang terbuat dari bambu yang menghasilkan suara khas yang tiada duanya. tarian jaipongnya yang sudah terkenal dan wayang goleknya yang juga unik dan mengagumkan. ini adalah ciri khas jawa barat berikut beberapa foto dari budaya jawa barat Angklung .BUDAYA JAWA BARAT Jabar Jawa Barat yang terkenal dengan budaya sunda.

Tari Jaipong Wayang Golek Sisingaan .

Angklung Angklung .

Wayang Golek Tari Topeng .

Tari Jaipong Sisingaan .

Kecapi Tari Merak .

keunikan dan keagungan budaya batak membuat kita berdecak kagum ini adalah budaya bangsa yang perlu kita kenal dan kita lestarikan jangan sampai hilang karena kita bangga mempunyai budaya yang unik dan indah ini.BUDAYA SUMATRA UTARA Sumatera Utara Propinsi Sumatra Utara yang terkenal dengan danau tobanya yang indah serta budaya batak. dibawah iini ada beberapa foto keunikan budaya batak Tari Tor tor . budaya yang melekat pada masyarakat sumatara utara .

Rumah Adat Batak Karo Baju Adat Batak Karo .

BUDAYA KALIMANTAN BARAT KALIMANTAN BARAT Kalimantan Barat semua pasti sudah tahu letaknya ada di kalimantan bagian barat. budaya yang unik dari pakain adat samapai tariannya juga kehidupan masyarakatnya yang menyatu dengan alam sungguh budaya yang tiada duanya. provinsi ini mempunyai kebudayaan yang unik karena berbatasan langsung dengan negara tetangga disini akan kita lihat ada berbgai budaya yang ada di kalimantan barat ada budaya dayak yang eksotis dan magis. inilah beberapa foto budaya kalimantan barat budaya bumi borneo sebutan untuk pulau kalimantan Tari Ajat Temuai Datai . ada juga budaya melayu yang unik juga disini ada juga budaya tionghoa tepatnya di kota singkawang yang sudah menjadi bagian dari kalimantan barat.

Tari Perang Pakaian Adat Dayak Kalbar .

Dayak Budaya Dayak Kalbar .

Budaya Dayak Dayak Kalbar .

Tarian Dayak Alat Musik Suku Dayak .

Pakaian Adat Budaya Melayu Yang Ada Di Kalimantan Barat .

Budaya Melayu Kalbar .

Istana Kerajaan Sangau .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful