Permainan tradisional

Mar 28, '07 1:39 AM for everyone

Siapa yang tak pernah bermain permainan diatas? mungkin hampir semua anak-anak
di era sebelum 1990an pernah bermain permainan ini. Petak umpet, salah satu permainan tradisional yang telah berumur ratusan tahun, bahkan mungkin ribuan tahun, karena belum pernah ada data akurat yang menerangkan kapan pertama kali mainan tersebut dimainkan. Kini, di era milenium tidak banyak anak-anak yang memainkannya, arena yang tak memadai untuk bermain menjadi salah satu kendala selain banyaknya permainan bernuansa teknologi yang menjadi pilihan.

Petak umpet, egrang, galasin, bentengan, lompat tali, congklak, gunungan, nenek ubi, koladi, bekel adalah beberapa macam permainan tradisional yang ada di Indonesia. Permainan-permainan tradisional yang dahulu banyak dimainkan oleh anak-anak dihalaman rumah. Permainan yang mulai dilibas oleh perkembangan jaman, karena semakin sempitnya ruang publik untuk anak-anak bermain.

Peningkatan laju pertumbuhan penduduk pun turut andil dalam menjadikan pemukiman yang semakin padat di kota-kota besar, jalan-jalan sempit, tak ada lapangan maupun pekarangan untuk bermain, membuat anak memilih permainan yang lebih praktis, permainan-permainan yang cenderung menjadikan mereka manusia-manusia individual yang tak mengenal cara bersosialisasi di dalam masyarakat.

Petak umpet

Petak umpet menurut Wikipedia Indonesia adalah sejenis permainan mencari teman yang bersembunyi, bisa dimainkan oleh minimal 2 orang, namun jika semakin banyak akan semakin seru.

Dimulai dengan hompimpah untuk menentukan siapa yang menjadi "kucing" (berperan sebagai pencari teman-temannya yang bersembunyi). Si kucing ini nantinya akan memejamkan mata atau berbalik sambil berhitung sampai 25, biasanya dia menghadap tembok, pohon atau apasaja supaya dia tidak melihat teman-temannya bergerak untuk bersembunyi. Setelah hitungan sepuluh, mulailah ia beraksi mencari teman-temannya

Akan tetapi untuk bermain egrang. Yang seru adalah. mulai dari menggunakan pilar yang menjadi tempat / base. di mana-teman-teman yang sudah ketemu dibebaskan dan akan bersembunyi lagi. Dan yang pertama ditemukanlah yang menjadi kucing berikutnya.tersebut. ketika ia mencari ia biasanya harus meninggalkan tempatnya (base?). nanti dulu. . Egrang TUBUHNYA yang kekar itu memang menjadi modal untuk aksi laganya dalam sinetron atau film layar lebar. Dan aturan lainnya sama dengan permainan petak umpet yang kita kenal. artinya ia harus mengulang lagi. Permainan selesai setelah semua teman ditemukan. Teman kucing yang akan menjatuhkannya dengan bola kasti. Tempat tersebut jika disentuh oleh teman lainnya yang bersembunyi maka batallah semua teman-teman yang ditemukan. Jika menggunakan pecahan genting yang ditumpuk si kucing akan berusaha untuk menjaga agar genting-genting itu selalu menumpuk. Ada satu istilah lagi dalam permainan ini. Ada banyak versi permainan petak umpet. ada juga yang menggunakan pecahan genting yang ditumpuk dan ditaruh di tengah dan harus dijaga. Dia terjatuh ketika mencoba melangkah dengan egrang yang sebenarnya tidak begitu tinggi. Jika ia menemukan temannya. Lalu si kucing akan menghitung dan mencari lagi. yaitu 'kebakaran' yang dimaksud di sini adalah bila teman kucing yang bersembunyi ketahuan oleh si kucing disebabkan diberitahu oleh teman kucing yang telah ditemukan lebih dulu dari persembunyiannya. yang menjadi mainan favoritnya pada masa kecil. ia akan menyebut nama temannya yang dia temukan tersebut.

Mereka lebih pandai bermain sepak bola pada play station daripada di lapangan bola. ."Badanku berat banget. gue juga jago tuh. Waktu mau mengangkat kaki. Dede bersyukur karena dirinya sempat menikmati masa-masa indah memainkan permainan tradisional itu. asalnya dari gasing biasa. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup. Eh sekarang. Akhirnya jatuh deh. 14 September 1966 ini. di mana masing-masing tim terdiri dari 3 . seperti loncat tali dan galasin." kata Dede Yusuf (37). egrang pendek saja tidak bisa.5 orang. Caranya. idenya diambil dari gasing Thailand. (ARN) Galah Asin Galah Asin atau di daerah lain disebut Galasin atau Gobak Sodor menurut Wikipedia Indonesia adalah sejenis permainan daerah yang berasal dari Indonesia. ya ampun. "Wah. Minggu (5/10). sama sekali tidak mengenal permainan seperti itu. gue bisa. Jakarta. Bahkan egrang yang tinggi banget itu." kata aktor laga kelahiran Jakarta. "Sebenarnya. ini sih keberatan badan. Hanya saja. "Waktu kecil. banyak permainan tradisional yang bisa dikenalkan kepada anak sekarang. Contohnya Beyblade. egrang itu mainan favorit gue." kata Dede yang mengaku sampai SMA masih suka main galasin bersama teman-teman di sekitar rumahnya. yang harus pakai tangga buat naiknya pun. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik." ujar Dede sambil geleng-geleng kepala. lalu dibuat lebih modern dengan besi dan plastik. Selain egrang. dengan membuatnya menjadi modern. Anak-anak sekarang. ketika ditantang main egrang di Museum Nasional. kalau loncat tali. dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan. Dede juga gemar bermain permainan anak tradisional.

Pada era tahun 1980an. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal. Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih 'benteng' lawan dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih oleh lawan dan meneriakkan kata benteng.Permainan ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian. biasanya sebuah tiang atau pilar sebagai 'benteng'. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua. Kemenangan juga bisa diraih dengan 'menawan' seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka. Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur. masing-masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang. hampir di setiap sudut perkampungan-perkampungan di Jakarta masih terdapat banyak lapangan bulu tangkis. yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Masing . Di area benteng biasanya ada area aman dimana untuk group yang memiliki tiang atau pilar itu sudah berada di area aman tanpa takut terkena lawan. Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi 'penawan' dan yang 'tertawan' ditentukan dari waktu terakhir saat si 'penawan' atau 'tertawan' menyentuh 'benteng' mereka masing-masing. .masing grup memilih suatu tempat sebagai markas. Benteng Benteng atau Bentengan menurut Wikipedia Indonesia adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup. maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yang juga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas. fungsinya berubah menjadi arena bermain anak-anak. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas vertical (umumnya hanya satu orang). maka orang ini mempunyai akses untuk keseluruhan garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Galasin menjadi salah satu permainan yang sering dimainkan di lapangan ini. Demam piala Thomas dan Uber menjadi salah satu hal yang membuat lapangan ini bermunculan. Permainan ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan. Ketika lapangan tersebut tidak digunakan. Orang yang paling dekat waktunya ketika menyentuh benteng berhak menjadi 'penawan' dan bisa mengejar dan menyentuh anggota lawan untuk menjadikannya tawanan.

'mata-mata. yaitu memegang kedua ujung tali kemudian mengayunkannya melewati kepala dan kaki sambil melompatinya. "main karet" mulai dilirik kembali antara lain karena ada sekolah dasar menugaskan murid-muridnya membuat roncean tali dari karet gelang untuk dijadikan sarana bermain dan berolahraga. Dua anak yang kalah akan memegang ujung tali. lalu gagal melompati tali. Permainan secara soliter bisa juga dengan cara skipping. Lompat Tali Permainan lompat tali secara fisik akan menjadikan anak lebih kuat dan tangkas. Permainan lompat tali ini menjadi favorit saat "keluar main" di sekolah dan setelah mandi sore di rumah. batang pohon atau pada apa pun yang memungkinkan. Permainan ini sangat membutuhkan kecepatan berlari dan juga kemampuan strategi yang handal.Dalam permainan ini. maka anak tersebut akan berganti dari posisi pelompat menjadi pemegang tali.masing anggota mempunyai tugas seperti 'penyerang'. Diawali dengan gambreng atau hompipah untuk menentukan dua anak yang kalah sebagai pemegang kedua ujung tali. satu di bagian kiri. Belum lagi manfaat emosional. Bisa berupa tali yang terbuat dari untaian karet gelang atau tali yang banyak dijual di pasaran yang dikenal dengan tali skipping. Lompat tali atau "main karet" pernah populer di kalangan anak angkatan 70-an hingga 80-an. intelektual. Alat yang dibutuhkan cukup sederhana. dan sosialnya yang akan berkembang dalam diri anak tersebut. biasanya masing . satu anak lagi di bagian kanan untuk meregangkan atau mengayunkan tali. Jika bermain secara berkelompok biasanya melibatkan minimal 3 anak. . Jika hanya bermain seorang diri biasanya anak akan mengikatkan tali pada tiang. Aturan permainannya simpel. Sekarang. Lalu anak lainnya akan melompati tali tersebut. dan penjaga 'benteng'. bisa dilakukan perorangan ataupun berkelompok. 'pengganggu'. Cara bermainnya masih tetap sama. lalu melompatinya. bagi anak yang sedang mendapat giliran melompat.

murah. tangkas dan dinamis. menurut Anggani. Lompat tali yang santai kebanyakan dimainkan anak perempuan. permainan ini tak banyak memakan waktu. bila sering dilakukan. 'Kok sudah besar masih main lompat tali!' Padahal justru dengan semakin sering anak-anak bermain lompat tali mereka akan semakin sigap dan terampil. Apalagi bermain lompat tali dapat menutupi keingintahuan mereka akan bagaimana rasanya melompat. karena bisa belajar cara dan teknik melompat yang dalam permainan ini memang memerlukan keterampilan tersendiri. lompat tali sudah bisa dimainkan semenjak anak usia TK. Jadi sekitar 4-5 tahun karena motorik kasar mereka telah siap. Dengan bermain lompat tali motorik kasar akan terstimulasi sehingga secara fisik anak jadi lebih terampil. Entah kenapa. Bukan apa-apa. Grafik kegemaran mereka akan lompat tali ini akan menurun seiring bertambahnya usia.Sebenarnya. "Biasanya anak kelas 5-6 sudah malu untuk main lompat tali karena orang dewasa di sekitarnya sering mencemooh. Lama-kelamaan. yaitu menyuburkan kembali kegiatan lompat tali terutama di sekolah-sekolah. anak dapat tumbuh menjadi cekatan. menurut dosen Universitas Negeri Jakarta ini. Tapi umumnya permainan ini memang baru populer di usia sekolah atau sekitar usia 6 tahunan. Jadi cocok untuk mengisi waktu senggang para murid ketimbang mereka main lari-larian tanpa tujuan. selain menyenangkan. lompat tali yang bersifat santai dan yang berbau sport. Satu hal yang disarankan anggota Badan Pengembangan Akademik Perguruan Islam Al Izhar Pondok Labu Jakarta ini. MA. Anggani menjabarkan beberapa perkembangan anak yang dapat distimulasi dengan permainan lompat tali ini: Motorik kasar Main lompat tali merupakan suatu kegiatan yang baik bagi tubuh. segala permainan lompat tali sebetulnya bisa dimainkan anak lakilaki maupun perempuan tanpa memandang jender. Otot-ototnya pun padat dan . Atau saat ada pertemuan siswa. Anggani Sudono. Meski demikian. seperti skipping umumnya digemari anak laki-laki. jenis permainan lompat tali dapat dibagi menjadi dua. lakukan perlombaan lompat tali sehingga para murid makin bergairah memainkannya. Salah satu cara yang diimbau Anggani dengan memberi kesempatan anak untuk main lompat tali di waktu istirahat. Terlepas dari itu. menurut DR. Sedangkan yang untuk olahraga." ujar Anggani. dan menyehatkan.

secara emosi ia dituntut untuk membuat suatu keputusan besar. menaati aturan. Berarti. Misalnya. kuat serta terlatih. . semakin cepat ia harus melompat. Ia dapat belajar berempati. anak harus melakukan tujuh kali lompatan saat tali diayunkan. Umpamanya. bagaimana ketika tali diayunkan. mau melakukan tindakan melompat atau tidak. Ketelitian dan Akurasi Anak juga belajar melihat suatu ketepatan dan ketelitian. Intelektual Saat melakukan lompatan. ia harus menjadi pemegang tali. terkadang anak perlu berhitung secara matematis agar lompatannya sesuai dengan jumlah yang telah ditentukan dalam aturan permainan. anak membutuhkan teman yang berarti memberi kesempatannya untuk bersosialisasi. Bila lebih atau kurang. Emosi Untuk melakukan suatu lompatan dengan tinggi tertentu dibutuhkan keberanian dari si anak.berisi. Sosialisasi Untuk bermain tali secara berkelompok. dan lainnya. ia dapat melompat sedemikian rupa sehingga tak sampai terjerat tali dengan berusaha mengikuti ritme ayunan. Lompat tali juga dapat membantu mengurangi kejadian obesitas pada anak. Semakin cepat gerak ayunan tali. bergiliran.

. Jadi hendaknya ukuran tali dibuat pas dan tak banyak bersisa sehingga anak akan lebih mudah dan nyaman melompat. Atau anak dapat meningkatkan keahlian gerakannya dengan melakukan gerakan akrobatik. Tentu saja ruangan tersebut harus cukup lega dan lapang serta aman dari benda-benda yang dapat membahayakan seperti barang pecah belah. terlebih untuk lompat tali secara perorangan. Lantaran itu. waktu permainan lompat tali biasanya sangat terbatas. bisa juga dengan memutar-mutar tali dan anak melompat bersamaan dengan temannya. Variasi permainan Semakin bervariasi permainan lompat tali ini. di ruangan tertutup pun bisa. Anggani mengimbau agar dalam setiap permainan masing-masing anak mendapatkan gilirannya. Ukuran tali Tali yang digunakan harus sesuai ukuran. Arti bervariasi di sini adalah anak tak hanya main tali yang dipegang lurus kedua ujungnya dan kemudian anak melompatinya. Pastikan para murid mendapat giliran yang telah disepakati bersama sebelumnya.Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam bermain lompat tali antara lain : Ruangan Idealnya lompat tali dilakukan di ruang terbuka. Misalnya dengan melakukan koprol untuk mencapai tali dengan ketinggian tertentu. Namun kalau tidak memungkinkan. tidak terlalu panjang dan tidak terlalu pendek. Waktu Terutama saat di sekolah. makin anak mahir dan terampil dalam melakukan gerakan-gerakannya.

permainan ini disebut Mancala. congklak dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh Indonesia. Permainan ini sangat menyenangkan karena ada lagu berbalas yang menyertainya. Di Malaysia permainan ini lebih dikenal dengan nama congkak dan istilah ini juga dikenal di beberapa daerah di Sumatera dengan kebudayaan title=Melayu href="http://id. memiliki kekuatan dalam berhitung dan memilih peluang akan pembagian biji-biji kedalam masing-masing cekungan yang terdapat dalam alat bermainnya. Kadang juga biji-bijian. Aggalacang dan Nogarata. sekitar 50 10 anak. Nenek ubi Permainan ini lebih menyenangkan jika dimainkan oleh banyak anak. mencari siapa yang akan menjadi nenek dan siapa yang akan menjadi ubinya. dakon.org/wiki/Melayu" target=_blank rel=nofollow>Melayu. Dan permainan terus berulang seperti diatas. Aturan permainannya beragam. Selain itu di Lampung permainan ini lebih dikenal dengan nama dentuman lamban sedangkan di Sulawesi permainan ini lebih dikenal dengan nama Mokaotan.Congklak Menurut Wikipedia Indonesia. Di Jawa. dan setiap lubang selalu diisi kecuali lumbung lawan. Nenek ubi berada didepan barisan ubi sambil bernyanyi. Permainan diawali secara bersamaan. Congklak. permainan ini lebih dikenal dengan nama Congklak. Dalam bahasa Inggris. si pemain dapat mengambil semua biji tersebut dan menaruhnya pada lumbung. Nama yang paling umum adalah. Permainan ini dimainkan oleh dua orang. Jika pada biji terakhir masih ada biji didalam lubang permainan dapat dilanjutkan hingga jatuh pada lubang yang kosong. Sejenis cangkang kerang lokan biasanya digunakan sebagai biji congklak dalam permainan. Nenek ubi adalah anak yang kalah pada seleksi di hompipah. dll.wikipedia. yang lainnya menjadi ubi dengan anak yang terbesar menjadi ketua dari barisan ubi. dhakon atau dhakonan. Pemain congklak yang mahir. . Di awali dengan hompipah atau dikenal juga oleh anak-anak dengan istilah gambreng. namun yang biasa dimainkan satu pemain hanya memiliki satu lumbung dan harus diisi dalam setiap kali berputar. Jika biji jatuh pada lubang didaerah kekuasaan dan pada daerah diseberang (lawan) ada biji lainnya. Maggaleceng.

⼠tuk tuk geneng keresek kedebong ⼠kata nenek ⼠apa itu⼠ujar ubi serentak ⼠gelondongan⼠kata nenek lagi ⼠minta apa?⼠ujar anak-anak serempak ⼠minta ubi⼠kata si nenek sambil melihat kebarisan belakang. Keladi Alat permainannya cukup sederhana hanya dua buah batang kayu berukuran 30 sm dan 15 cm juga sebuah batu sebagai penyangga. Semakin banyak semakin menyenangkan. Setelah ditemukan siapa yang bermain terlebih dahulu. permainan diawali dengan mencari siapa yang akan bermain terlebih dahulu. pertama-tama batang kayu yang berukuran 15 cm ditaruh miring pada sebuah batu. Dapat dimainkan oleh dua orang maupun lebih. . ⼠ubinya belum mateng⼦⼠ujar serempak anak-anak sambil berusaha agar tak tertarik oleh si nenek. si pemilik ubi akan berusaha untuk menyelamatkan ubi-ubi yang diambil oleh si nenek. Bisa dengan hompimpah atau suit. Jika ada anak yang dapat ditarik ubi itu akan menjadi milik nenek dan permainan dimulai lagi hingga habis ubi yang dimiliki. Seperti permainan lainnya permainan ini cukup sederhana dan mudah dilakukan. Ketika habis.

Permainan dapat diawali dengan hompimpah jika yang bermain lebih dari dua orang. dan terus bertambah satu hingga jumlah keseluruhan. pemain kemudian harus memukul batang kayu kecil itu seperti bermain golf. Pada tahap ngaspel ini permainan sedikit berbeda. Apabila berhasil memukul dengan jarak lebih dari tiga kali panjang batang kayu yang panjang. Batang kayu berada diantara kedua kaki dan kemudian dipukul kebelakang menjauh hingga si pemain tak berhasil memukul batang kayu tersebut. Tingkat kesulitan pada permainan ini adalah jika kita tak mampu memprediksi pantulan bola dan kemungkinan pengambilan biji yang tebarannya terlalu luas.Untuk pemain yang bermain terlebih dahulu. Awalnya buah bekel tersebut diambil satu persatu dan pada buah terakhir dengan cepat dilemparkan berbarengan. kemudian posisi buah bekel yang memiliki titik disisinya (pheng) dan dilanjutkan sama seperti sebelumnya. berikutnya adalah merubah semua buah bekel menjadi bentuk pit dan diambil satu-satu seperti sebelumnya dan meningkat hingga jumlah keseluhan. setelah itu posisi buah bekel yang tak memiliki titik disisinya (chin) kemudian diambil seperti sebelumnya. Dengan menggunakan bola karet kecil dan buah bekel yang berbentuk unik dan khas dengan jumlah sekitar lima sampai sepuluh buah. Setelah pengambilan satu-satu hingga jumlah keseluruhan. dan terakhir dirubah menjadi pheng. Jika hanya dua orang permainan dapat diawali dengan suit untuk menentukan siapa yang jalan duluan. Setelah chin menjadi rho dan kemudian teknik yang sama digunakan kembali. Bekel Permainan yang dapat dilakukan perseorangan maupun beregu. Jika dia tak berhasil memukul atau jarak pukulannya tidak jauh pemain digantikan dengan pemain lainnya. Ketika semua tahapan telah dilalui tahapan berikutnya adalah tahapan terakhir. dia harus melempar keatas kayu yang ditaruh miring dan memukulnya kedepan dan jaraknya harus melebihi tiga kali ukuran kayu yang panjang. Cara bermainnya pun mudah. kemudian dirubah menjadi chin. buah bekel di genggam dan dilemparkan ke lantai bersamaan ketika bola dilemparkan. Jika sudah tak berhasil memukul maka si pemain kemudian di gendong oleh pemain yang sejak tadi tak ikutan memukul. Selanjutnya diambil dua-dua. yaitu ngaspel. Setelah itu semua harus dilalui dengan melintasi melalui jari jempol dan telunjuk berbentuk U kebalik dan . kemudian dirubah menjadi rho. Di gendong ke arah batu tempat permainan dimulai. diawali dengan membentuk buah bekel menjadi barisan diawali dengan pit yang sejajar.

atau bahan-bahan lain. walaupun sering dibuat dari plastik. Tali gasing umumnya dibuat dari nilon. gasing . walaupun sejarah penyebarannya belum diketahui secara pasti. Kayu diukir dan dibentuk hingga menjadi bagian badan gasing. Sedangkan di Sulawesi Utara. Gasing Menurut Wikipedia Indonesia. Gerakan gasing berdasarkan efek giroskopik. Gasing biasanya berputar terhuyunghuyung untuk beberapa saat hingga interaksi bagian kaki (paksi) dengan permukaan tanah membuatnya tegak. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali. Setelah selesai semua biji diambil dan membentuk tandatangan sebelum bola jatuh kelantai. Di Indonesia gasing merupakan salah satu permainan tradisional Nusantara. Kepulauan Riau. momentum sudut dan efek giroskopik berkurang sedikit demi sedikit hingga akhirnya bagian badan terjatuh secara kasar ke permukaan tanah. Gasing di berbagai negara berbeda-beda jenisnya. Ketika semua tahapan ini sudah dilalui berarti si pemain telah melalui satu rangkaian dan menang. Permainan ini dilakukan oleh anak-anak dan orang dewasa. Biasanya. permainan gasing telah ada jauh sebelum penjajahan Belanda. gasing juga digunakan untuk berjudi dan ramalan nasib. Panjang tali gasing berbeda-beda bergantung pada panjang lengan orang yang memainkan. gasing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. sedangkan tali gasing tradisional dibuat dari kulit pohon. Hingga kini. Setelah gasing berputar tegak untuk sementara waktu. menurut kebiasaan di daerah masing-masing. Selain merupakan mainan anak-anak dan orang dewasa. Permainan gasing dapat dilakukan secara perorangan ataupun beregu dengan jumlah pemain yang bervariasi. dilakukan di pekarangan rumah yang kondisi tanahnya keras dan datar. Di wilayah Pulau Tujuh (Natuna). gasing mulai dikenal sejak 1930-an.tak lupa memantulkan bola bekel. Sebagian besar gasing dibuat dari kayu.

Sedangkan masyarakat Bolaang Mangondow di daerah Sulawesi Utara mengenal gasing dengan nama Paki. lilit kuat dan berputar. mulai dari bagian paksi sampai bagian badan gasing. kerucut. Hanya masyarakat Jambi. Nama maggasing atau aggasing juga dikenal masyarakat bugis di Sulawesi Selatan. ada yang berbentuk seperti jantung. Tanjungpinang dan Kepulauan Riau yang menyebut gasing. Gasing terdiri dari bagian kepala. Masyarakat Jawa Barat dan DKI Jakarta menyebutnya gangsing atau panggal. Yang penting. adu putar dan adu pukul. silinder. . tergantung daerahnya. Sejumlah daerah memiliki istilah berbeda untuk menyebut gasing. juga ada yang berbentuk seperti piring terbang. sedangkan tangan kanan memegang tali. Sementara di Demak. Masyarakat Lampung menamaninya pukang. ukuran danbgain gasing. Sementara paksi gasing natuna. Gasing dapat dibedakan menjadi gasing adu bunyi. tidak nampak. Bengkulu. Jika terbuat dari bambu disebut gangsingan. sedangkan di Maluku disebut Apiong dan di Nusatenggara Barat dinamai Maggasing. gasing di Jakarta dan Jawa Barat hanya memiliki bagian kepala dan paksi yang tampak jelas. Bahkan warga di kepulauan Rian rutin menyelenggarakan kompetisi. Gasing di pegang di tangan kiri.biasanya gasing dimainkan saat pergantian musim hujan ke musim kemarau. gasing disebut dengan dua nana berbeda. Lilitkan tali pada gasing. bagian badan dan bagian kaki (paksi). tidaklah sulit. warga Kalimantan Timur menyebutnya begasing. Gasing memiliki beragam bentuk.Sedangkan di Yogyakarta. 1 Muharram. Masyarakat bengkulu ramai-ramai memainkan gasing saat perayaan Tahun Baru Islam. Ada yang bulat lonjong. Cara memainkan gasing. berbeda-beda menurut daerah masingmasing. Orang jawa timur menyebut gasing sebagai kekehan. Sumatera Barat. terbuat dari paku atau logam. Namun. pemain gasing tidak boleh ragu-ragu saat melempar gasing ke tanah. Namun umumnya. bentuk.masih sangat populer dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia. Gasing di Ambon (apiong) memiliki kepala dan leher. dan jika terbuat dari kayu dinamai pathon.

Semua permainan itu adalah permainan masa kecil yang pernah saya mainkan bersama teman-teman kecil saya dahulu. Mengingat masa kecil dengan semua permainannya mengingatkan saya pada temanteman di masa sekolah dasar dahulu. Rambut merah terbakar matahari. Pernah suatu hari saya harus pulang dengan menahan gatal akibat bulu-bulu halus yang terdapat pada batang pohon bamboo menempel pada kaki dan tangan saya ketika mencoba membuat egrang bersama teman-teman. bermain gambaran. Sebuah nostalgia indah yang mengundang senyum ketika kita mengingatnya. Teman-teman sepermainan yang saat ini tersebar hampir diseluruh Indonesia. yang menurut saya tidak membahayakan malah sebaliknya dari semua pengalaman itulah saya banyak belajar dan membuat kita menjadi manusia yang berpikir kreatif. main gundu. membuat rumah pohon diatas pohon belimbing untuk membaca buku komik. bermain ke kebun â¼×engkong⼌ (sebutan kakek teman saya yang asli Betawi ) hanya untuk memetik tebu atau buah jambu biji yang banyak terdapat di kebunnya. kulit yang menjadi hitam. Resiko dari sebuah permainan. Masih banyak lagi permainan dan aktivitas lain yang saya lakukan usai pulang sekolah. bekas luka akibat sering terjatuh atau luka memar akibat terkena hantaman bola kasti ketika bermain bukan hal yang aneh di setiap harinya. main layang-layang dan masih banyak lagi permainan lainnya yang saya lakukan di masa kecil. Bukankah demikian? [v] (Materi : Majalah Nakita. Wikipedia Indonesia dan dari berbagai sumber ) Tags: makalah Prev: Allah Tuhanku . Mencuri waktu tidur siang dengan bermain di luar bersama teman-teman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful