P. 1
Bab 16 Statistik Non Parametrik Tip Trik Uji Dua Sampel Berhubungan

Bab 16 Statistik Non Parametrik Tip Trik Uji Dua Sampel Berhubungan

|Views: 162|Likes:
Published by endrowy

More info:

Published by: endrowy on Apr 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2013

pdf

text

original

TIPS dan TRIK NONPARAMETRIK UJI DUA SAMPEL BERHUBUNGAN

1 UJI TANDA (SIGN)
Pada uji Sign tidak dilakukan proses pengurutan (ranking) data terlebih dahulu seperti yang dilakukan pada uji Wilcoxon. Kasus: Seorang Guru ingin mengetahui apakah ada perbedaan antara nilai ujian seorang Murid pada mata ajar tertentu jika ia belajar sendirian dan jika ia belajar berkelompok. Untuk itu, diadakan dua kali uji mata ajar, pertama murid belajar sendiri-sendiri, dan yang kedua sebelum ujian para murid bisa dengan bebas belajar secara berkelompok. Berikut hasil nilai keduanya: (angka dalam range nilai 0 sampai 100) sendiri 1 2 3 4 5 6 7 70 72 74 76 70 74 73 kelompok 68 75 72 68 74 79 73 9 10 11 12 13 14 15 sendiri 72 70 73 74 72 71 70 kelompok 80 68 75 72 76 81 70

1

Demikian selanjutnya untuk kolom kelompok. Pengolahan Data dengan SPSS Langkah-langkah: o o Buka file Sign.8 71 71 NB: baris pertama menerangkan murid nomor 1 mendapat nilai 70 ketika belajar sendiri. dan tekan CTRL-T untuk kembali ke DATA VIEW. tekan tombol CTRL sambil klik mouse pada variabel kelompok.. karena setiap subyek (dalam hal ini para murid) mendapat pengukuran-pengukuran yang sama. Penyelesaian: Kasus diatas terdiri dari dua sampel yang berhubungan satu sama lain. Pengisian variabel KELOMPOK: ⇒ Name. Data diatas bisa disimpan dengan nama sign. klik mouse pada variabel sendiri. Sesuai kasus. letakkan pointer pada baris 1 kolom tersebut. Mengisi Data: Untuk mengisi Kolom sendiri. dan ketika belajar berkelompok ia mendapat nilai 68. lalu ketik menurun kebawah sesuai data (15 data). ketik kelompok. 2. kemudian. Sesuai kasus. 1. ketik sendiri. 3. Terlihat kedua variabel tersorot dan berubah warna. Pengisian: ⇒ Test Variable List. Abaikan bagian yang lain. Pemasukan Data ke SPSS Pengisian variabel SENDIRI: ⇒ Name. Disini data hanya sedikit dan dianggap tidak diketahui distribusi datanya (berdistribusi bebas). yaitu diukur ‘sendiri’ dan diukur ‘kelompok’. Demikian seterusnya untuk data yang lain. 2 . Lalu masukkan kedua variabel tersebut ke dalam kotak TEST PAIR(S) LIST. Menu Analyze Nonparametric Tests 2 Related Samples… Tampak di layar kotak dialog uji 2 sampel. Maka digunakan uji nonparametrik dengan dua sampel yang dependen.

Tekan OK untuk proses data.774 a a. SENDIRI > KELOMPOK c. Atau bisa dikatakan Nilai Murid jika ia belajar sendiri tidak berbeda dengan jika ia belajar berkelompok.⇒ Untuk Test Type atau tipe uji. b. SENDIRI < KELOMPOK b. Atau bisa dikatakan Nilai Murid jika ia belajar sendiri berbeda secara nyata dengan jika ia belajar berkelompok. Binomial distribution used. KELOMPOK = SENDIRI Test Statisticsb SENDIRI KELOMPOK Exact Sig. o 3 . Sedang 3 pilihan uji yang lain diabaikan saja. Hi = Median Populasi beda-beda tidak sama dengan nol. Sign Test ANALISIS: Hipotesis: Hipotesis untuk kasus ini: o Ho = Median Populasi beda-beda adalah sama dengan nol. maka klik mouse pada pilihan Sign. karena dalam kasus akan diuji dengan Sign. NB: non aktifkan kotak uji Wilcoxon. Output SPSS dan Analisis: Berikut output dari Sign test: NPar Tests Sign Test Frequencies N SENDIRI KELOMPOK Negative a Differences Positive b Differences Tiesc Total 7 5 3 15 a. (2-tailed) .

ingin mengetahui apakah beberapa presentasi 4 . Maka Ho diterima. maka Ho ditolak Keputusan: Terlihat bahwa pada kolom Exact. agar SPSS bisa melakukan analisis dengan tepat. bukan ingin mengetahui cara mana yang lebih bagus dalam menaikkan nilai. lalu sub menu SAVE AS…) dengan nama sign. Sig. uji McNemar disajikan dalam bentuk tabel kontingensi (selalu dalam bentuk tabel kontingensi 2x2 atau 2 baris dan 2 kolom).05. Pengambilan Keputusan berdasar probabilitas: Dasar Pengambilan Keputusan: o o Jika probabilitas > 0. UJI McNEMAR Berbeda dengan Uji Wilcoxon atau Sign test. Karena itu.05. 2. Karena dalam output hanya menyajikan nilai probabilitas. Disini didapat probabilitas diatas 0. (2-tailed)/significance untuk uji dua sisi adalah 0.Perhatikan pengujian pada kasus ini yang menggunakan uji dua sisi. atau sesungguhnya tidak ada perbedaan yang nyata pada nilai ujian seorang murid. pada output SPSS terlihat ada 7 data dengan perbedaan negatif. maka Ho diterima Jika probabilitas < 0. baik jika ia belajar sendiri ataupun jika ia belajar berkelompok. Didalam banyak buku statistik.05).774 < 0. Uji McNemar mensyaratkan adanya skala pengukuran data nominal atau kategori binari (seperti 1 untuk ‘tidak’ dan 0 untuk ‘ya’ dan contoh lainnya).774. sedangkan dalam SPSS input data tetap dalam baris dan kolom. maka pengambilan keputusan berdasar probabilitas saja. Kasus: Sebuah Perusahaan yang memasarkan produknya dengan cara multi level (MLM/Multi Level marketing). karena yang dicari adalah apakah ada perbedaan nilai karena perbedaan cara belajar. juga cara melakukan input datanya secara benar.05 (0. NB: simpan output diatas (menu utama FILE . 5 data dengan perbedaan positif dan 3 data dengan perbedaan data nol (pasangan data sama nilainya atau ties). Pengambilan Keputusan: Dari 15 data. dalam kasus berikut selain ditampakkan tabel kontingensi.

Lihat baris tiga (Negatif). Lihat baris dua (Positif). kembali mereka ditanya sikap mereka. Positif 2 4 6 Negatif 1 3 4 Total 3 7 10 o 5 . apakah berubah ataukah tetap seperti semula. Hasilnya sebagai berikut: Sikap responden sebelum presentasi MLM: o o Sikap Positif (1) ada 3 orang Sikap Negatif (0) ada 7 orang Kemudian kepada mereka diberi beberapa presentasi secara intensif. yaitu 1 untuk sikap yang positif terhadap MLM. dan kepada mereka ditanya pendapat mereka tentang bisnis secara MLM. 2 diantaranya tetap bersikap positif terhadap MLM (lihat titik temu positif-positif yang berisi angka 2). setelah menghadiri presentasi. Sedang 4 responden berubah sikap dari negatif ke positif (lihat titik temu negatif-positif yang berisi angka 4).mengenai MLM yang benar mampu mengubah persepsi masyarakat terhadap MLM selama ini. setelah menghadiri presentasi. Berikut adalah hasil lengkap persepsi responden: Setelah Presentasi Sebelum Presentasi Positif Negatif Total Keterangan: o o Terlihat pada kolom Total paling kanan terdapat angka 3 dan 7 seperti penjelasan terdahulu. terlebih dahulu dikumpulkan 10 responden yang diambil acak. Sikap mereka dibagi dua. dan setelah presentasi. 3 diantaranya tetap bersikap negatif terhadap MLM (lihat titik temu negatif-negatif yang berisi angka 3). Dari 3 responden yang sebelumnya bersikap positif. Sedang 1 responden berubah sikap dari positif ke negatif (lihat titik temu positif-negatif yang berisi angka 1). Untuk itu. Dari 7 responden yang sebelumnya bersikap negatif. dan 0 untuk Sikap yang negatif.

Itu adalah input untuk responden nomor 1 dan 2. Sedangkan pada kolom sesudah. Itu adalah input untuk responden nomor 4. dimana akan dilihat apakah presentasi MLM oleh perusahaan berpengaruh terhadap perubahan sikap responden.9 dan 10. Jika pengisian benar.5. Jadi sebelum dan sesudah sikap tetap 1 (positif). Itu adalah input untuk responden nomor 3. Untuk itu tabel kontingensi diatas bisa diubah bentuknya menjadi demikian: Res. Itu adalah input untuk responden nomor 8. Ada empat responden yang sebelum presentasi bersikap negatif (0) dan sesudah presentasi menjadi positif (1).6 dan 7. Hasil ini sama dengan kolom total pada tabel kontingensi didepan. Sebelum 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 Sesudah 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 o o o o 6 . maka pada kolom sebelum. Ada tiga responden yang sebelum presentasi bersikap negatif dan sesudah presentasi tetap negatif. Jadi sebelum dan sesudah sikap tetap 0 (negatif). total ada 3 sikap positif dan 7 negatif. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 NB: o Ada dua responden yang sebelum presentasi bersikap positif dan sesudah presentasi tetap positif. total terdapat 6 sikap positif dan 4 negatif. Ada satu responden yang sebelum presentasi bersikap positif (1) dan sesudah presentasi menjadi negatif (0).Ini adalah tabel kontingensi dari kasus diatas.

Sesuai kasus. 3. yaitu diukur ‘positif’ dan diukur ‘negatif’. o Mengisi Data: Untuk mengisi Kolom sebelum. jika pada kotak dialog masih terdapat variabel lain. Menu Analyze Nonparametric Tests 2 Related Samples… Tampak di layar kotak dialog uji 2 sampel. dengan nama McNemar. Pengisian: 7 . 2. lalu ketik menurun kebawah sesuai data berat badan sebelum diberi obat (8 data). Pengolahan Data dengan SPSS Langkah-langkah: o o Buka file McNemar. o Pemasukan Data ke SPSS Menu File New Data Kemudian klik mouse pada sheet tab Variable View. Tekan tombol RESET untuk menghapus pengisian sebelumnya. Maka digunakan uji nonparametrik dengan dua sampel yang dependen. dan tekan CTRL-T untuk kembali ke DATA VIEW. ketik sesudah. Disini data hanya sedikit dan dianggap tidak diketahui distribusi datanya (berdistribusi bebas). 1. letakkan pointer pada baris 1 kolom tersebut. Abaikan bagian yang lain. Penyelesaian: Kasus diatas terdiri dari dua sampel yang berhubungan satu sama lain.Perhatikan jika pemasukan angka 1 atau 0 salah maka analisis juga akan salah. Sesuai kasus. Pengisian variabel SESUDAH: ⇒ Name. karena setiap subyek (dalam hal ini para responden) mendapat pengukuranpengukuran yang sama. Pengisian variabel SEBELUM: ⇒ Name. Data diatas bisa disimpan. ketik sebelum. Demikian selanjutnya untuk kolom sesudah.

kemudian. Tekan OK untuk proses data. klik mouse pada variabel sebelum. dengan 0 adalah sikap negatif dan 1 adalah sikap positif. klik pada pilihan McNemar. Sedang pilihan uji yang lain diabaikan saja. Output SPSS dan Analisis: Berikut output dari McNemar: ANALISIS: Perhatikan output SPSS yang membuat tabel kontingensi. dan jika ada di non aktifkan. ⇒ Untuk Test Type atau tipe uji. Terlihat kedua variabel tersorot dan berubah warna. tekan tombol CTRL sambil klik mouse pada variabel sesudah. Lalu masukkan kedua variabel tersebut ke dalam kotak TEST PAIR(S) LIST. Hanya SPSS selalu mendahulukan angka yang 8 .⇒ Test Variable List. Tabel diatas sama dengan tabel kontingensi diawal kasus.

statistik uji McNemar bisa disamakan dengan mencari z hitung. sehingga urutan pada SPSS agak berbeda dengan input tabel pada kasus (yang mendahulukan sikap positif / 1). Atau dalam kasus ini Proporsi responden yang bersikap positif-negatif sebelum diberi presentasi adalah sama dengan sesudah diberi presentasi. Mencari z hitung: Rumus z hitung: z= b−c b+c Dimana: b dan c adalah nilai pada tabel kontingensi yang tidak ‘konsisten’. Terlihat angka tersebut adalah b = 4 dan c = 1.. Jika Statistik Hitung (angka z output) < Statistik Tabel (tabel z). maka Ho ditolak. Maka: 9 .lebih kecil (0 kemudian 1). Hi = Proporsi subyek-subyek dengan karateristik yang diminati akibat kedua kondisi / perlakuan adalah tidak sama besar. Atau dalam kasus ini Proporsi responden yang bersikap positif-negatif sebelum diberi presentasi adalah berbeda secara nyata dengan sesudah diberi presentasi. karena hanya akan dicari apakah ada perbedaan ataukah tidak. Dalam kasus ini b dan c adalah jumlah responden yang semula bersikap 0 menjadi 1 atau sebaliknya. maka Ho diterima. Berdasarkan Angka Z Dasar pengambilan keputusan sama dengan uji z: o o Jika Statistik Hitung (angka z output) > Statistik Tabel (tabel z). o Perhatikan pengujian pada kasus ini yang menggunakan uji dua sisi. Hipotesis untuk kasus ini: o Ho = Proporsi subyek-subyek dengan karateristik yang diminati akibat kedua kondisi / perlakuan adalah sama besar. Pengambilan Keputusan: Dalam hal ini. Namun hasil tetap sama.

Gambar: Ho ditolak Ho diterima Ho ditolak . atau Kegiatan presentasi tidak mengubah sikap responden terhadap MLM secara nyata. maka luas kurva normal adalah 50% .375 > 0.64 ). lalu sub menu SAVE AS…) dengan nama McNemar. maka Ho diterima.05.345 < 1.345 4 +1 Mencari z tabel: Z tabel bisa dihitung pada tabel z.345 + 1.375. Pengambilan Keputusan berdasar probabilitas: Dasar Pengambilan Keputusan: o o Jika probabilitas > 0. Maka Ho diterima.45. bisa diambil kesimpulan yang sama. atau Kegiatan presentasi tidak mengubah sikap responden terhadap MLM secara nyata. Keputusan: Terlihat bahwa pada kolom Exact.64 Dari kedua analisis diatas. maka Ho ditolak. dengan α = 10% dan uji dua sisi (10% dibagi 2 menjadi 5%). yaitu Ho diterima.z= (4 − 1) = +1. NB: simpan output diatas (menu utama FILE .64 + 1. (2-tailed) / significance untuk uji dua sisi adalah 0.5 % = 45 % atau 0.1. Jika probabilitas < 0. maka menjadi Pada tabel z.05. Karena uji dua sisi. 10 . maka Ho diterima. Disini didapat probabilitas diatas 0.45 didapat angka z tabel sekitar + 1. Sig. untuk luas 0. Karena z hitung < z tabel (1.05).64.05 (0.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->