Pentingnya Bimbingan Konseling Guna Meningkatkan Mutu Pendidikan

Disusun Oleh :

Fitriana
0906103010026 FKIP Biologi Reguler A

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Universitas Syiah Kuala
4/19/2011

berdasarkan norma-norma yang berlaku. C. Tujuan layanan informasi adalah membantu peserta did agar ik dapat mengambil keputusan secara tepat tentang sesuatu. untuk mempermudah dan memperlancar berperannya peserta didik di lingkungan yang baru itu. baik secara perorangan maupun kelompok. dalam bidang pribadi. kegiatan layanan bimbingan dan konseling tidak bisa dilakukan secara sembarangan. namun harus berangkat dan berpijak dari suatu landasan yang kokoh. belajar maupun karier berdasarkan informasi yang diperolehnya yang memadai. kehidupan sosial.dalam bidang pengembangan kehidupan pribadi. pergaulan. sosial. kemampuan belajar. terutama lingkungan sekolah dan obyek-obyek yang dipelajari. . khususnya bagi para penerima jasa layanan (klien).P i Bi bi K u uP li didi u i A. B. diantaranya: Layanan Orientasi. pendidikan lanjutan). Layanan informasi pun berfungsi untuk pencegahan dan pemahaman. Pengertian Bimbingan dan Konseling Bimbingan dan Konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik. yang berfungsi untuk pencegahan danpemahaman. layanan yang memungkinan peserta didik memahami lingkungan baru. layanan yang memungkinan peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi (seperti : informasi belajar.dan perencanaan karir. karier. agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal. Sebagai sebuah layanan profesional. Layanan Informasi. Tujuan layanan orientasi adalah agar peserta didik dapat beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru secara tepat dan memadai. dapat semakin lebih mantap dan bisa dipertanggungjawabkan serta mampu memberikan manfaat besar bagi kehidupan. sekurang-kurangnya diberikan dua kali dalam satu tahun yaitu pada setiap awal semester. Dengan adanya pijakan yang jelas dan kokoh diharapkan pengembangan layanan bimbingan dan konseling. baik dalam tataran teoritik maupun praktek. Jenis Layanan Bimbingan Konseling Dalam rangka pencapaian tujuan Bimbingan dan Konseling di sekolah. melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung. terdapat beberapa jenis layanan yang diberikan kepada siswa. Latar Belakang Layanan bimbingan dan konseling merupakan bagian integral dari pendidikan di Indonesia. yang didasarkan pada hasil-hasil pemikiran dan penelitian yang mendalam.

layanan yang memungkinan peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran di dalam kelas. layanan yang memungkinan peserta didik mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik dalam penguasaan kompetensi yang cocok dengan kecepatan dan kemampuan dirinya serta berbagai aspek tujuan dan kegiatan belajar lainnya. serta untuk pengambilan keputusan atau tindakan tertentu melalui dinamika kelompok. Mediasi. magang. kegiatan ko/ekstra kurikuler. mencakup : . Layanan Bimbingan Kelompok berfungsi untuk pemahaman dan Pengembangan Layanan Konseling Kelompok.Layanan Konten. program latihan. Layanan pembelajaran berfungsi untuk pengembangan. Layanan Penempatan dan Penyaluran berfungsi untuk pengembangan. layanan yang memungkinan sejumlah peserta didik secara bersama-sama melalui dinamika kelompok memperoleh bahan dan membahas pokok bahasan (topik) tertentu untuk menunjang pemahaman dan pengembangan kemampuan sosial. Tujuan layanan konseling perorangan adalah agar peserta didik dapat mengentaskan masalah yang dihadapinya. Layanan Bimbingan Kelompok. pemahaman. dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik. Layanan Penempatan dan Penyaluran. Konsultasi. Layanan Konseling Kelompok berfungsi untuk pengentasan dan advokasi. Untuk menunjang kelancaran pemberian layanan-layanan seperti yang telah dikemukakan di atas. dengan tujuan agar peserta didik dapat memperoleh bahan dan membahas pokok bahasan (topik) tertentu untuk menunjang pemahaman dan pengembangan kemampuan sosial. Layanan Konseling Perorangan. jurusan/program studi. Layanan Konseling Perorangan berfungsi untuk pengentasan dan advokasi. kelompok belajar. dengan tujuan agar peserta didik dapat memperoleh kesempatan untuk pembahasan dan pengentasan permasalahan pribadi melalui dinamika kelompok. yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan. layanan yang memungkinan peserta didik (masingmasing anggota kelompok) memperoleh kesempatan untuk pembahasan dan pengentasan permasalahan pribadi melalui dinamika kelompok. perlu dilaksanakan berbagai kegiatan pendukung. dengan tujuan agar peserta didik dapat mengembangkan sikap dan kebiasaan belajar yang baik. yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antarmereka. layanan yang memungkinan peserta didik mendapatkan layanan langsung tatap muka (secara perorangan) untuk mengentaskan permasalahan yang dihadapinya dan perkembangan dirinya. minat dan segenap potensi lainnya. serta untuk pengambilan keputusan atau tindakan tertentu melalui dinamika kelompok. dengan tujuan agar peserta didik dapat mengembangkan segenap bakat.

merupakan kegiatan untuk memperoleh data. Himpunan Data.Aplikasi Instrumentasi Data. Pemeliharaan dan pengembangan. komprehensif. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mengatasi masalah yang dialaminya. merupakan kegiatan untuk membahas permasalahan peserta didik dalam suatu pertemuan yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan keterangan. merupakan kegiatan untuk untuk memperoleh penanganan yang lebih tepat dan tuntas atas permasalahan yang dialami klien dengan memindahkan penanganan kasus ke pihak lain yang lebih kompeten. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya permasalahan klien. dan komitmen bagi terentaskannya permasalahan peserta didik melalui kunjungan rumah klien. Himpunan data diselenggarakan secara berkelanjutan. Kunjungan Rumah. sistematik. Pencegahan. Fungsi Bimbingan dan Konseling y y y y Pemahaman. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memahami diri dan lingkungannya. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik mampu mencegah atau menghindarkan diri dari berbagai permasalahan yang dapat menghambat perkembangan dirinya. baik tes maupun non tes. Alih Tangan Kasus. Kerja sama dengan orang tua sangat diperlukan. Pengentasan. dokter serta ahli lainnya. dengan tujuan untuk memperoleh keterangan dan membangun komitmen dari pihak orang tua/keluarga untuk mengentaskan permasalahan klien. seperti kepada guru mata pelajaran atau konselor. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memelihara dan menumbuh-kembangkan berbagai potensi dan kondisi positif yang dimilikinya. Tujuan konferensi kasus adalah untuk memperoleh keterangan dan membangun komitmen dari pihak yang terkait dan memiliki pengaruh kuat terhadap klien dalam rangka pengentasan permasalahan klien. Pertemuan konferensi kasus bersifat terbatas dan tertutup. yang dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai instrumen. tentang lingkungan peserta didik dan lingkungan lainnya. D. merupakan kegiatan untuk menghimpun seluruh data dan keterangan yang relevan dengan keperluan pengembangan peserta didik. dengan tujuan untuk memahami peserta didik dengan segala karakteristiknya dan memahami karakteristik lingkungan. Konferensi Kasus. keterangan. dengan tujuan agar peserta didik dapat memperoleh penanganan yang lebih tepat dan tuntas atas permasalahan yang dihadapinya melalui pihak yang lebih kompeten. kemudahan. merupakan kegiatan untuk mengumpulkan data dan keterangan tentang peserta didik. terpadu dan sifatnya tertutup. .

yakni administrasi sekolah. kurikulum bisa menjadi lebih personal bagi siswa. dimana kemudian tujuannya adalah menyediakan pengalaman belajar bagi siswa. pihak BK diharapkan mengerti dan memahami apa yang menjadi kebutuhan siswa secara komperehensif untuk disampaikan pada pihak sekolah. sehingga bisa dilihat peran bimbingan konseling dalam meningkatkan mutu pendidikan. Tan (2004: 232) menyebutkan bahwa kesuksesan bimbingan konseling juga sangat tergantung pada administrasi. bidang pengajaran menyajikan pengalaman belajar. Secara nyata. baik dalam hal pendidikan maupun aspek pelayanan yang lainnya. melainkan lebih pada aspek manajerial dan kepemimpinan sekolah. dimana yang dimaksud dengan administrasi sekolah bukanlah aspek tata usaha. fasilitas. Dengan melakukan bimbingan dan konseling pada siswa. Bimbingan konseling juga dapat membantu peningkatan aspek pengajaran dan pembelajaran dalam hal pengembangan kurikulum (agar sesuai dengan kebutuhan dan kapabilitas siswa) dan juga dalam penentuan penjurusan siswa. kepemimpinan di sekolah.y Advokasi. etika. dan seluruh sumber daya yang ada di sekolah. Secara khusus bimbingan konseling dan administrasi sekolah mempunyai hubungan yang bersifat mutualistik. Dengan kata lain. dam laporan-laporan yang terutama berkaitan dengan kebutuhan siswa. bimbingan konseling mempunyai kaitan erat dengan ketiga hal ini. 2005: 89). terutama agar penjurusan siswa tidak hanya didasarkan . Pentingnya Bimbingan Konseling dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Dalam hal apa dan bagaimanakah bimbingan konseling bisa berperan dalam peningkatan mutu pendidikan ? Jawabannya harus dimulai dari tiga hal yang bisa menjadi indikator dari kesuksesan pendidikan itu sendiri. Sedangkan bimbingan konseling juga terutama membutuhkan dukungan dan antusiasme dari pihak administrator sekolah baik dalam segi moral. tujuannya adalah supaya terjadi peningkatan mutu dan layanan yang diberikan pihak sekolah terhadap siswa (Winkel. saran-saran. Kedua. 2005: 85). maupun profesionalitas. Sedangkan bimbingan konseling membantu siswa untuk meresapi pengalaman belajar tersebut. Artinya dengan masukan dari bimbingan konseling. kaitan antara bimbingan konseling dengan administrasi sekolah. pengajaran dan pembelajaran yang dilakukan. dan tentu saja hasil yang diperoleh oleh siswa. Pertama. yaitu fungsi untuk membantu peserta didik memperoleh pembelaan atas hak dan atau kepentingannya yang kurang mendapat perhatian. sedangkan bimbingan konseling mengajak siswa untuk merefleksikan pengalaman belajar itu dalam konteks personal dan sosialnya (Winkel. kaitan antara bimbingan konseling dengan aspek pengajaran dan pembelajaran di sekolah. F. Aspek pengajaran dan pembelajaran di sekolah identik dengan kurikulum yang ada. Dua kaitan ini sebenarnya mengindikasikan diperlukannya bimbingan konseling dalam hal meningkatkan kualitas layanan sekolah bagi siswa. Administrasi sekolah membutuhkan bimbingan konseling dalam hal masukan.

dan pergumulan anak mereka (Kartono. Bimbingan konseling juga dapat membantu siswa mengatasi permasalahannya dengan melakukan pemeliharaan pribadi dan mewujudkan prinsip keseimbangan. pendidikan. Kedelapan kecerdasan itu di antaranya kecerdasan linguistik. Bimbingan konseling menjadi tempat yang aman bagi setiap siswa untuk datang membuka diri tanpa waswas akan privacy-nya. spasial. pilihan. 2007). Bimbingan konseling bertugas untuk membantu siswa dalam hal perkembangan belajar di sekolah (perkembangan akademis). Dimana sesungguhnya. psikologis. Bimbingan konseling juga membantu siswa menemukan kapabilitas dan kecerdasannya masing-masing tanpa diukur hanya dari IQ sebagai harga mati. 2004: 114). Hal ini sejalan dengan tujuan utama dari bimbingan dan konseling di sekolah yakni untuk membantu individu (siswa) mengembangkan diri secara optimal sesuai dengan tahap perkembangan dan predisposisi yang dimilikinya (seperti: kemampuan dasar dan bakat-bakatnya). status sosial ekonomi) serta sesuai dengan tuntutan positif lingkungannya. kebutuhan. Ketiga. 2007). berbagai latar belakang yang ada (seperti: latar belakang keluarga. serta menyusun rencana yang tepat untuk mencapai tujuan-tujuan itu. mengenal diri sendiri dan mengerti kemungkinan-kemungkinan yang terbuka bagi mereka. tetapi juga memperhitungkan aspek minat. bimbingan konseling punya peran besar dalam meningkatkan kualitas siswa. keterkaitan antara bimbingan konseling dengan siswa. Karena di dalam masing-masing siswa setidaknya tersimpan delapan kecerdasan dasar yang bisa dioptimalkan dengan bantuan bimbingan konseling. menentukan cita-cita dan tujuan dalam hidupnya. bakat. atau yang mengaburkan cita-cita hidup (Kartono. psikologis maupun sosial. intrapersonal. dan kompetensi siswa. dan kecerdasan naturalis (Armstrong. setiap problem dibantu untuk diuraikan. pandan gan. maka bimbingan konseling mengakomodasi keberagaman siswa. . serta mengatasi masalah pribadi yang mengganggu belajar di sekolah atau hubungan dengan orang lain. sekarang maupun kelak. serta membantu siswa untuk mengalami pembelajaran yang terkait dan relevan dengan kehidupan mereka. penyesuaian dan keterampilan yang tepat berkenaan dengan diri sendiri dan lingkungannya (Prayitno. kinestetis-jasmani. sekaligus setiap kebanggaan diri diteguhkan. interpersonal. 2008: 21). Dalam kaitan ini bimbingan dan konseling membantu individu untuk menjadi insan yang berguna dalam hidupnya yang memiliki wawasan. Bahkan orangtua siswa juga dapat mengambil manfaat dari bimbingan konseling di sekolah. Dengan mengenal dan memahami siswa secara personal. dimana hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip pendidikan yang kontekstual (Johnson. musikal. matematis-logis. interpretasi.pada hasil tes IQ semata. Di sana menjadi tempat setiap persoalan diadukan. dalam rangka untuk lebih mengerti akan pribadi. 2004: 2-4).

. W. & Erman Amti. 2004. Thomas. Sekolah Para Juara: Menerapkan Multiple Intelligences dalam Pendidikan. Winkel. Prayitno.M. Singapore: McGraw Hill.Daftar Pustaka : Armstrong. Tan. Yogyakarta: Media Abadi.S. Sri Hastuti. 2004. 2004. Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Esther. & M. Processes dan Techniques. Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Counselling in Schools: Theories. Jakarta : RinekaCipta. 2004. Bandung: Kaifa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful