Ikan mas (Cyorinus carpio, L.

) merupakan spesies ikan air tawar yang sudah lama dibudidayakandan terdomestikasi dengan baik di dunia. Di Cina, para petani telah membudidayakan sekitar 4000 tahun yang lalu sedangkan di Eropa beberapa ratus tahun yang lalu. Sejumlah varietas dansubvarietas ikan mas telah banyak dibudidayakan Asia Tenggara sebagai ikan konsumsi dan ikan hias. Berdasarkan keanekaragaman genetik, ikan mas memiliki keistimewaan karena banyak strain/ras.Hal ini disebabkan karena: 1) penyebaran daerah asal mulai dari Cina sampai ke daratan Eropa sangat luas dengan keadaan lingkungan yang bervariasi dan secara geografis terisolasi, 2) daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan, 3) akumulasi mutasi dan 4) seleksi secara alami maupun oleh karya manusia (Hulata, 1995). Daya adaptasi yang tinggi juga menyebabkan ikan mas dapat hidup dalam ekosistem dataran rendah sampai dataran tinggi (sampai ketinggian 1800 m dpl.). Strain tersebut tampak dari keragaman bentuk sisik, bentuk tubuh dan warna. Beberapa strainyang sudah di kenal di tanah air diantaranya adalah Majalaya, Punten, Sinyonya, Domas, Merah/Cangkringan, Kumpai dan sebagainya (Hardjamulia, 1995).
Usaha pemeliharaan ikan mas makin berkembang, dengan ditemukannnya teknologi pembesaran secara intensif di KJA (karamba jaring apung) dan KAD (kolam air deras). Dengan demikian kebutuhan benih makin meningkat.

LITERATUR IKAN
IKTIOLOGI berasal dari gabungan dua kata Yunani yaitu “Ichthyes” yang artinya ikan dan “Logos” artinya ilmu. Dengan demikian Ikhtiology adalah suatui ilmu pengetahuan yang mempelajari ikan dengan segala aspek kehidupannya (Buku Diktat Ikhtiology, 1989) Ikan Sebelah Ikan Sebelah (Psettodes erumeri) memiliki klasifikasi yaitu: Ordo: Heterosomata, Famili: Psettodidae, Genus: Psettodes, Spesies: Psettodes erumeri. Ikan sebelah merupakan ikan yang tergolong ke dalam kelompok ikan yang memiliki tubuh non bilateral simetris, karena apabila tubuh ikan ini dibelah dua secara membujur, maka belahan sebelah kanan tidak mencerminkan bagian yang sebelah kiri. Ikan ini memiliki bentuk tubuh pipih mendatar.memiliki rahang dan susunan gigi pada kedua belah pihak dari tubuhnya hampir sama. Ikan-ikan ini di iIndonesia tidak begitu ekonomis disebabkan tubuhnya tidak begitu besar dan jumlahnya tidak banyak (Djuhanda, 1981). Djuhanda(1981), menyatakanikan sebelah adalah ikan yang tergolong ikan non bilateral simetris, karena

apbila ikan tersebut dibelah secara membujur/ memanjang mulai dari ujung tengah mulut sampai kepangkal ekor tidak menghasilkan kedua bagian yang serupa.ikan ini mempunyai rahang dan susunan gigi pada kedua bibir hanpir sama. ikan ini kurang di minati oleh pembeli, dan sedikit susah mendapatkannya dipasaran. Djuhanda (1984), menyatakan ikan sebelah rahang dan susunan gigi pada kedua belah pihak dari tubuh hampir serupa. Jenis-jenis ikan ini di Indonesia tidak begitu penting dalam ekonomi, disebabkan tubuhnya tidak begitu besar dan jumlahnya pun tidak banyak. Lain lagi dengan di Eropa, ikan sebelah dari laut utara, adalah yang panjangnya dua meter. Ikan sebelah di Indonesia yang besarnya cukup lumayan misalnya psettodes eumei yang disebut ikan langkau, panjangnya dapat mencapai 50 cm, tetapi terdapat jarang sekali. Di luar Indonesia ikan langkau terdapat juga di Jepang, Madagaskar dan pantai Timur Afrika. Yang lainnya ukuran tubuhnmya kecil-kecil, antara 10-20 cm dan didapatkannya tidak begitu banyak. Axelrod et al.(1987) mengatakan ikan Bawal (Stromateus Sp) merupakan ikan karnivora, panjang tubuh maksimum 40 cm, hidup pada perairan optimum dan Ph optimum 5,8 . Ikan Bawal Ikan Bawal (Stromateus Sp) ikan tergolong stromatidea yang berkerabat dengan Carangidae. Bentuk badan pipih dengan badan yang panjang sehigga hampir menyerupai bentuk belah ketupat . Ikan Bawal ini merupakan herbivora yang cendrung bersifatomnivora, selain suka melalap tumbuhan ia juga suka memakan udang ataupun ikan-ikan kecil dan hewan lainnya (Tatang, 1981) Ikan Bawal hitam (Stromateus niger) ciri-ciri marfologinya adalah badan sangat besar dan gepeng seperti belah ketupat. Sirip ekor bercagak kuat dengan lembaran lebuh panjang D VII-VIII : 28-30, A III : 28-30. Termasuk pemakan plankton, hidupnya didasar perairan yang berlumpur sampai kedalaman 100 meter, umumnya dimuara-muara sungai besar. Warnanya abu-abu keunguan bagian atas, putih perak bagian bawah. Siripnya agak gelap. Perbedaanya dengan bawal hitam selain sirip dubur yang lebih panjang. Ikan ini termasuk ikan ekonomis yang banyak dijual dipasar-pasar(Saanin, 1984). Ikan Gabus Menurut Kotelat et al (1993) Ikan gabus mempunyai klasifikasi sebagai berikut: Kelas: Pisces, Ordo: Channadei, Family: Channidae, Genus: Channa, Spesies: Channa striata. Weber Dan Beaufort (1992), sertaSaanin (1984)Mengklasifikasikan Ikan Gabus (Channa striata) dalam kelas Osteichthyes, ordo Labirinthici, Sub Ordo Ophiochepaloide, famili Ophiocephilidae, dan genus Ophiochepalus serta spesies Ophiochepalus striatus. Ikan Gabus termasuk kedalam kingdom animalia, Phylum Chordata, Kelas pisces, Ordo Ophiochephaloidae, Famili Ophicepholidae, Genus Channa dan Spesies Channa striata (Saanin, 1968).

Djuhanda (1981),mendeskripsikan Ikan Gabus ( Channa striata) memiliki bentuk tubuh hampir bulat panjang, makin kebelakang makin menjadi gepeng. Punggungnya cembung, perutnya rata, sirip punggung lebih panjang dari sirip dubur, sirip yang pertama disokong oleh 38-45 jari-jari lunak, sirip yang disebut belakangan disokong oleh 23-27 jari-jari sirip dada lebar dengan ujung membulat disokong oleh 15-17 jari-jari lunak. Gurat sisi ada 52-57 keping, panjang tubuhnya dapat mencapai 100 cm. Kottelat et al (1993), Menyebutkan bahwa ikan gabus mempunayai warna gelap danseluruh tubuhnya ditutupi dengan sisik. Di bagian dadanya kulit tubuhnya berwarna putih. Ikan Merah SAANIN (1984)mengklasifikasikan ikan merah ke dalam Ordo Acantopterygii, famili lutianidae, Genus Lutianus, dan spesies Lutianus erypthopterus. Dan ikan merah (Lutianus erythropterus) berhabitat di air tawar. Daerah penyebaran Ikan Merah (Lutianus erythropterus) ialah di perairan pantai seluruh Indonesia, meluas ke utara sampai TI. Benggala, TI. Siam, sepanjang pantai, laut cina selatan, ke selatan sampai perairan tropis Australia. Perikanan dan aspek ekonomi ikan merah (Lutianus erythroterus) tergolong ikan demersial (dasar). Penangkapan dengan pancing, trawl dasar, bubu. Dipasarkan dalam bentuk segar, asin-kering. Harga sedang (SARDJONO, 1979). Ikan Sepat Rawa Ikan Sepat Rawa merupakan kelompok ikan yang mempunyai pernafasan tambahan berupa tulang tipis yang berlekuk-lekuk eperti buangan karang yang disebut Labirin dengan menggunakan dan mengambil oksigen langsung dari udara. Sebagian dapat membangun karang berbusa yang berguna untuk menyimpan telurnya di dalam mulut. Warna tubuh ikan ini dipengaruhi oleh jenis kelamin reproduksi dan umurnya. Sirip punggung lebih kecil dari pada sirip dubur, mempunyai 6-8 jari-jari keras dan 8-10 jari-jari lunak. Sirip duburnya mempunayi 10-12 jari-jari keras 33-38 jari-jari lunak. Sirip perut memiliki 1 jari-jari keras dan 3-4 jari-jari lunak, satu diantaranya menjadi alat peraba yang panjang seperti ijuk. Sirip dada mempunyai 9-10 jari-jari lunak. Terkadang pada bagian sirip punggung dan sirip ekor yang lunak ada bulatan hitam. (Djuhanda, 1981). Ikan Kapas-kapas Rahardjo (1980) mengatakan bahwa secara taksonomi ikan kapas-kapas diklasifikasikan kedalam ordo Percomorphi, famili Gerreidae, genus Geres, spesies Geres punctatus Saanin (1984) mengungkapkan klasifikasi ikan kapas-kapas dengan ordo Percomorphi, familli Leiognathidae, genus Geres dan Species Geres punctatus. Kemudian Hasibuan (1998) juga menyatakan ikan kapas-kapas merupakan

kelompok ikan yang memiliki ukuean tubuh yang relatif kecil, bentuk tubuh pipih dan kepala meruncing, dengan mulut yang agak runcing kedepan. Ikan Ompok Ikan Ompok (Ompok hypopthalmus) merupakan ikan air tawar yang tergolong kedalam Famili Siluridae. Jenis-jenis ikan ini sudah dikenali sebagian masyakat yang berada dikawsan Sunda plat. Akan tetapi nama yang diberikan kepada ikan selai sangat berfariasi dengan asal dimana jemnis-jenis Ikan Ompok ini di dapat (Pulungan, 1985). Ikan Ompok (Ompok hypopthalmus)mempunyai ciri-ciri sebagai berikut bentuk penampang punggung agak cembung dengan bentuk pipih memanjang dibedakan dari semua jenis, Ompok hypopthalmuskepalanya pnjang 4,6-5,3 kali lebih pendek dari panjang standar,sungut-sungutnya memendek , kira-kira sampai setengah atau sepanjang diameter mata,sirip dada jauh lebih pendek dari peda kepala, rahang bawah meruncing melampaui rahang atas, ketika mulut ditutupi sirip punggung tidak terdapat (Weber dan Debeaufort, 1916; Saanin, 1984; Kottelatet al, 1993). Ikan Ompok danau merupakan salah satu jenis ikan selais yang ada di Riau dan termasuk jenis ikan air tawar yang hidup di sungai, anak sungai dan danau (oxbow lake) yang terdapat disekitar aliran sungai utama di daerah Riau (Pulungan et al, 1985). Ikan Pantau IkanPantau (Rasbora borneesis) adalah ikan pelagik yang terdapat di sungai-sungai (air tawar). Mulutnya terminal, mempunyai tutup insang , berwarna kuning keemasan,liniea literalis sempurna, mempunyai sirip punggung, sirip dada, sirip perut, sirip anus, dan sirip ekor. Sirip ekor berbentuk cagak, sirip punggung dan sirip anus tidak bersatu hubungan sirip dada dan sirip perut abdominal,sisik berbentuk cycloid, tidak berbahaya (Saanin, 1968). Menurut Saanin (1995)mengklasifikaikan ikan sardin berdasarkan sistem bleeker yatu:phylum chordata, kelas piscas, sub kelas teleostei, ordo percomorfes, sub ordo combroidea, famili serranidae, genus Sardinella, spesies Sardinella sirin. Ikan Sardin Ikan Sardin (Sardinella sirin). Merupakan ikan yang tergolong pada keluarga Stromidae yang berkerabat dengan keluarga Carangidae, bentuk badan panah dengan badan yang rendah. Merupakan ikan herbivora yang cenderung bersifat omnivora, selain suka melahap tumbuhan air, ia juga suka memakan udang atau ikan-ikan kecil dan hewan-hewan air lainnya. (Djuhanda, 1981). Ikan Sardin memiliki bentuk mulut non protaktil dengan ukuran sedang , Posisi sudut mulut satu garis lurus dengan sisi bawah bola mata, tubuh

berbentuk torpedo, sirip punggung berbentuk sempurna dan terletak dipertengahan dengan permulaan dasar didepan sirip perut, sirip dada dibawah linea lateralis, sirip perut sub abdominal, sirip ekor berbentuk bulan sabit (Saanin, 1986). Ikan Patin Ikan patin (Pangasius pangasius) merupakan ikan liar tawar yang potensial di dosmestikasi yang cukup di kenal masyarakat (Cahyono, 2000). Kottelat et al (1993), menyebutkan bahwa ikan patinmempunyai warna gelap dan tidak bersisik. Ikan adalah bahan pangan yang mudah sekali rusak dan busuk, terutama dalam keadaan segar ikan cepat sekali mengalami biokimia sehingga mutunya akan berkurang (Hadiwiyoto, 1993). Ikan Barau Klasifikasi dari ikan barau yaitu ordo Cypriniformes, famili Cyprinidae, genusHampala dan spesiesHampala macrolepidota. Ciri-ciri ikan barau yaitu bentuk tubuh bilateral simetris, mempunyai satu pasang sungut. Warna tubuh keperak-perakan, punggungnya berwarna gelap, mempunyai bercak hitam diantara sirip punggung. (Kotelat et al, 1993). Ikan Tongkol Ikan Tongkol yang merupakan ikan pelagis dan perenang cepat ini mempunyai kepala simetris, bentuk tubuhnya seperti cerutu, dan memiliki kulit yang licin. Sisiknya dari jenis sikloid. Sirip punggung ada dua yang letaknya berdekatan. Gurat sisi berjalan di sebelah atas daripada sirip dada. Sirip dada melengkung, ujungnya tirus dan pangkalnya lebar. Sirip ekor bercagak dua dengan kedua ujungnya yang panjang, dan pangkalnya bulat kecil. Sirip-sirip punggung, dubur, perut, dan dada pada pangkalnya mempunyai lekukan pada tubuh, sehingga sirip-sirip ini dapat dilipat masuk ke dalam lekukan tersebut, sehingga dapat memperkecil daya gesekkan dari air pada waktu ikan tersebut sedang berenang cepat (Djuhanda, 1981). Ikan Senangin Ikan senangin (Polynemus tetradactilus) mempunyai ciri khusus yaitu memiliki sirip dada yang terdiri dari dua bagian, bagian bawah berjari – jari sangt panjang seperti filament. Panjang filament ini dapat mencapai panjang badannya. Dan dapat digunakan untuk mendeteksi mangsa. Bagian atas sirip dada jauh dibawah pertengan garis tengah badan, gurat sisik agak sedikit melengkung, hampir lurus. Badannya agak memenjang gepeng, pada bagian kepala monncong yang tumpul menonjol kedepan, sedankan mulutnya berada dibawah yang dilengkapi gigi kecil. (Kotelat, 1993). Ikan senangin (Polynemus tetradactylus) termasuk kelas Pisces, ordo percesoces, Famili Polynemidae, genus Polynemus, spesies Polynemus tetradactylus. (Sannin, 1986) Ikan Lele Dumbo Ikan Lele Dumbo (clarias gariepinus)

Ikan ini sejak lama dikenal sebagai ikan kosumsi yang cukup populer di semua pasar (Cahyono. Dari hasil penyilangan itu ternyata keturunan ikan Lele yang dihasilkan mempunyai sifat-sifat yang unggul (SUYANTO. panjang tubuhnya dapat mencapai 100 cm. Maka wajar jika ia dapat mengambil/ menghirup oksigen langsung dari udara dengan bergerak vertikal. Genus Clarias. perutnya rata. Menyebutkan bahwa ikan gabus mempunayai warna gelap danseluruh tubuhnya ditutupi dengan sisik. spesies Clarias gariepinus (SUYANTO. lokal pun dikaruniai alat pernafasan tambahan disebut arborescent organ. Famili Ophicepholidae. Pada mulanya nama ilmiah ikan Lele Dumbo adalah Clarias fuscus dan kemudian diganti menjadi Clarias gariepinus. sub ordo Siluroidae.bila dalam keadaan stress kulitnya seperti mosaic berwarna gelap dan tolol putih (terang). ordo Ostariophysi. kelas Pisces. Pengganti nama ini berdasarkan atas sifat-sifat induk jantan yang dominan diturunkan kepada anaknya. Famili Calridae.Mulut lebar sehingga memakan mangsannya yang panjangnyaseperempat panjang tubuh ikan lele dumbo.termasuk kedalam filum Chordata. makin kebelakang makin menjadi gepeng. Di bagian dadanya kulit tubuhnya berwarna putih. 2002). sirip yang pertama disokong oleh 38-45 jari-jari lunak. genus Clarias. Ikan Tambakan Ikan . diklasifikasikan sebagai berikut Filum Chordata. Gurat sisi ada 52-57 keping. 1968). Ordo Ophiochephaloidae. Menurut VIVIEW et al (1985) bahwa cirri-ciri ikan lele dumbo mempunyai kulit yang tidak bersisik (licin). berwarna gelap pada bagian punggung dan sisi tubuh. Genus Channa dan Spesies Channa striata (SAANIN. 1992). sirip punggung lebih panjang dari sirip dubur. Suyanto. Ikan Gabus Ikan Gabus termasuk kedalam kingdom animalia. Ikan Gabus (Channa striata) merupakan ikan liar tawar yang potensial di dosmestikasi. Kottelat et al (1993). sirip yang disebut belakangan disokong oleh 23-27 jari-jari sirip dada lebar dengan ujung membulat disokong oleh 15-17 jari-jari lunak. Punggungnya cembung. (1993) Sama halnya dengan lele dumbo. Phylum Chordata. sub kelas Teleoistei. Ikan Lele dumbo (Clarias graepinus) mempunyai menurut SUYANTO (1989). 2000). DJUHANDA (1981). Disekitar tubuhnya terdapat delapan buah sungut yang berfungsi sebagai peraba. mendeskripsikan Ikan Gabus ( Channa striata) memiliki bentuk tubuh hampir bulat panjang. Kelas pisces. family Clariidae.

Ikan Hias Air Tawar. Freswater Fishes of Western Indonesia and Sulawesi (Ikan Air Tawar Indonesia Bagian Barat dan Sulawesi). Jakarta. Ikan air tawar di Semenanjung Malaysia. 1993. Sub Phylum: Craniata. Nyabakken. 1986. Fardiaz. S. sirip dubur terdiri dari sebaris duri-duri kecil yang lepas-lepas. M.Tambakan Klasifikasinya. 168 halaman. Ordo: Labirinthia. Bogor.. 1992. Kulitnya tidak bersisik. M dan M. Mikrobiologi Pangan I. Klas: Pisces. Abdul Malik. 293 hal Kriswantoro. B. H. Jakarta. 520 hal Saanin. 2000. Armiko Bandung. bentuk tubuh panjang gepeng. Genus: Holostoma dan spesies: Helostoma teminck. Whitten. Ikan-ikan Diposkan oleh Alex Cyber di 23:30 1 komentar Label: Manik_Cyber Jumat. 1997). S. Ichthyology sistematika. Ambak. Sub Ordo: Anabontaidei. 1992. warnanya memutih keperak-perakkan sedikit kuning. Tidak mempunyai sirip perut dan ikan ini bersifat karnivor. N. bagian I dan II. Kuala Lumpur. Biologi laut suatu pendekatan ekologi. M dan Y. Sub Klas: Gnathostomata.. (Djuhanda. IPB. Mengenal Ikan Laut. Kartikasari dan S. H.. P. DAFTAR PUSTAKA Alamsyah. J. Binacipta.. bibir tebal dan mempunyai deretan gigi yang ujungnya tajam (Susanto. 1981. H. T. rahang atas dan bawah sama. Jakarta Mohsin. 320 hal. B. Taksonomi dan kunci identifikasi ikan. Famili: Anabontaidea. Jakarta. dimulai dari belakang kepala terus sampai di ekor. 1974. 1992. Kottelat. 1981). I. Press. Suherman dan Asnawati (1995)Pengenalan Jenis ikan di Perairan Umum Jambi Bagian I. Fakultas Perikanan Departemen Perikanan. Sirip ekor tidak tumbuh. Buku Tahunan statistik II. Gramedia. ekornya panjang seperti pecut. celah mulut horizintal sangat kecil. A. Djuhanda. A. Gramedia Pustaka Utama. jumlah jari-jari sirip lunaknya antara 140-150 buah. 1986. Taksonomi danKunci Identifikasi Ikan Jilid 1 dan 2. 1984. Sirip punggungnnya satu. 245 hal Subardja. Munich.T. Phylum: Chordata. Cahyono. Dunia Ikan. 1986). Wirdjoatmodjo.A Sunyoto. (Saanin. S. 2008 Maret 14 Ikan Cupang Ikan cupang berasal dari Negara Thailand sekitartahun 1960 yaitu cupang adu dengan bentuk tubuh kekar. Jakarta Saanin. A. 393 hal. Ikan Layur Ikan Layur (Trychiurus savala) tergolong kepada keluarga Trichiuridae. Ikan Tambakan (Helostoma temmincki) Bentuk mulut proctractile yaitu mullut dapat disembulkan. 1997. Periplus Editions Limited. Cupang sawah (Trichopis schalleri) merupakan ikan pertama penyandang nama cupang. Karya baru. Dewan Bahasa dan Balai Pustaka Kementerian Pendidikan Malaysia. 190 hal Dinas Perikanan Tingkat I Propinsi Riau. . 281 Halaman. D. Germany. Sub Klas: Teleostei. warna hitam legam dengan sirip pendek dan bersifat kaku. K. Jakarta. Bina Cipta.

IKAN GURAMI Kottelat. Sitanggang (1987) mengemukakan bahwa ikan guramitermasuk golongan iknan labyrinthici yaitu sebangsa ikan yang memiliki alat pernafasan berupa insang dan insang tambahan (labyrinth).. Spesies lainnya adalah Betha anabatoides dan Betha unimaculata yang berwarana keemasan. Jamur putih merupakan jenis penyakit yang banyak menyerang ikan cupang disamping penyakit busung dan veluet. dimana tinggi badan lebih ½ kali dari panjang tubuhnya. Ikan cupang terbagi dua menurut sifatnya yaitu cupang agresif dan cupang damai. Betha smaragdina (Emerald Betha) dan Betha foerschi (Purple Saphire Betha). Jakarta 2001. Penyakit bakterial umumnya sangat berbahaya dan banyak menimbulkan kerugian usaha perikanan ikan hias. Perkembangan dunia perikanan telah melahirkan strain baru dari ikan cupang. genus Ospronemus dan spesies Ospronemus gouramy.(1993) menyatakan bahwa ikan gurami memiliki ciri-ciri bentuk tubuh pipih lebar. Bambang Eka Perkasa Penebar Swadaya. Gurat sisi sempurna mulai kepala hingga ekor yang terdiri dari 30-33 keping sisik. sirip dubur 9-11 jari-jari keras dan 9-21 jari-jarilemah.al. Jamur putih (Inchtyophtirius multifiliis) dapat dicegah dengan pemberian anti vaksin dan menjaga kebersihan wadah pengembangan. Labyrinth adalah alat pernafasan yang berupa selaput tambahan yang berbentuk . Saat ini juga ada dikenal cupang bangka dan cupang afrika yang spesiesnya seperti Belontia Sp dan Malpalutta Sp. Penyakit pada ikan cupang dibagi atas penyakit bakterial dan non bakterial. Kottelat et. Betha macrostoma mempunyai warna tubuh merah. biru bercampur hijau dengan julukan Brunai Beauty. Spesiesnya meliputi Betha imbellis (Slugger Betha). Jenis dari cupang damai atau Peaceful Betha memiliki warna yang lebih beragam.. sirip perut 1 jari-jari keras dan 2 diantaranya jari-jari lemahnya memanjang seperti benang yang berfungsi sebagai alat peraba. Warna kelabu umumnya dimiliki oleh Serawak Betha seperti Betha akarensis. Sedangkan penyakit non bakterial muncul karena lingkungan yang membuat ikan stress. Contohnya adalah penyakit gigit ekor dan bacul.al. et. sirip punggung panjangnya terdiri 12-13 jari-jari keras dan tajam 11-13 jari-jari lemah. (1993) mengklasifikasikan ikan Gurami ke dalam kelas Pisces. famili Ospronemidae.Makananan ikan cupang yang umum adalah kutu air (Daphinia Sp). Sumber : Merawat Cupang Hias Untuk Kontes. Cupang agresif atau lebih dikenal dengan nama Sianese Fighting Fish merupakan jenis ikan cupang dari marga Betha. sirip dada 2 jari-jari keras yang kecil dan 13-14 jari-jari lemah. Cupang Paradise (Macropodus opercularis) warna tubuhnya hijau tua sedangkan cupang surga memiliki warna tubuh kuning coklat.

kelas Pisces. ordo Cypriniformes (Kottelat et al. Djuhanda (1981) menyatakan bahwa ikan Baung memiliki 4 sungut peraba dan satu diantaranya panjang sekali terletak pada sudut rahang atas. IKAN MOTAN Menurut DJUHANDA (1989). sub kelas Teleostei. tapi pada ikan yang sudah tua kedua garis tersebut hilang. Satimah. famili Bagridae. satu daripadanya besar dan meruncing menajdi patel. (1993) mengklasifikasikan ikan Baung kedalam phylum Chordata. genus Ophiocephalus dan species Ophiocephalus micropeltes. genus Mystus. Arifin (1977) menambahkan bentuk badan panjang. Sirip lemah di punggung mempunyai jari-jari keras.al. sirip dubur memiliki 12-13 jari-jari lunak dan sirip dada memiliki 8-9 jari-jari dan jari-jari keras yang menjadi patel dan kepalanya besar. subordo Siluridae.tonjolan pada tepi-tepi atas lapisan insang pertama. panjangnya sampai mencapai sirip dubur. pada ikan Toman muda disepanjang tubuhnya terdapat 2 garis hitam yang membujur. species Mystus nemurus. famili Cyprinidae. Djajadireja. Sitanggang (1987) mengemukakan bahwa ikan gurami adalah makhluk vegetarian yang hanya mau menyantap makanan yang berasal dari tumbuhan. 1984) sub ordo Cyprinoidea. moncongnya dapat ditonjolkan ke depan dan mempunyai gelembung renang yang terbagi dalam dua bagian. Badan berwarna kecoklatan. IKAN BAUNG Kottelat et.5 panjang kepala. ikan Motan tergolong famili Cyprimidae. IKAN TOMAN Saanin (1986) mengklasifikasikan ikan Toman sebagai berikut kelas Osteichthyes. mulutnya terletak di ujung depan kepala atau agak ke bawah.. Djajadireja (1977) menyatakan bahwa ikan baung hidup di habitat air tawar terutama di derah banjir (lebak lebung). ukuran panjang tubuhnya lebih besar dari pada tinggi tubuhnya. panjang maximum 350 mm. famili Ophiocephalidae. 1993) atau Ostariophysi (Saanin. bentuknya bilateral simetris. subkelas Teleostei. bagian belakang lebih kecil dari pada bagian depan. ordo Ostariophysci. Jumlah jari-jari lunaknya ada 7 buah. ordo labyrinthici. Ikan Motan di klasifikasikan kedalam kelas Pisces. tidak bersisik. Pada selaput terdapat pembuluh darah kapiler (zat asam) langsung dari udara dan pernafasannya. subordo Ophiocephaloidei. genus Thynnichthys dan spesies Thynnichthys polylepis . Asmawi (1986) menyatakan bahwa ikan toman memiliki cirri-ciri sebagai berikut : tubuhnya ditutupi oleh sisik yang berwarna biru kehitam-hitaman pada bagian punggung dan bagian perut berwarna putih cerah . panjang total 5x tinggi atau 3-3.

perutnya rata. (Saanin. Di Palembang. overculum mempunyai kelopak yang besar. 1984) IKAN GABUS Saanin (1984). Genus: Holostoma dan spesies: Helostoma teminck. 1993) atau Thynnichthys polylepis. sirip yang disebut belakangan disokong oleh 23-27 jari-jari sirip dada lebar dengan ujung membulat disokong oleh 15-17 jari-jari lunak. IKAN TAMBAKAN Ikan Tambakan Klasifikasinya. Maka wajar jika ia dapat mengambil/ menghirup oksigen langsung dari udara dengan bergerak . 2000). Ikan ini sejak lama dikenal sebagai ikan kosumsi yang cukup populer di semua pasar (Cahyono. Ordo: Labirinthia. mempunyai lipatan bibir yang kecil pada sudut rahang. genus Channa. ikan ini dikenal juga dengan nama Kendie. (Saanin. tidak ada pseudobrranchia (Mohsin dan Ambak. Ringan. Menurut(Saanin. Sirip dorsal kecil dan terletak sejajar dengan sirip ventral. Sub Phylum: Craniata. mendeskripsikan Ikan Gabus ( Channa striata) memiliki bentuk tubuh hampir bulat panjang. Gurat sisi ada 52-57 keping. mulut dianterior dan kecil. Kisaran temperatur 25 – 30 derajat celsius dan pH netral ( SUSANTO. tidak ada bibir atas dan rahang bawah. Ikan Tambakan (Helostoma temmincki) Bentuk mulut proctractile yaitu mullut dapat disembulkan. DJUHANDA (1981). bibir tebal dan mempunyai deretan gigi yang ujungnya tajam (Susanto.1992). Sub Ordo: Anabontaidei. (Suyanto. 1984). Ikan motan mempunyai ciri morfologis sbb: Kepala meruncing. 1993) Sama halnya dengan lele dumbo. Garis rusuk lurus dan memanjang ketengah-tengah ekor. makin kebelakang makin menjadi gepeng.1995). Ikan Gabus (Channa striata) merupakan ikan liar tawar yang potensial di dosmestikasi. sirip yang pertama disokong oleh 38-45 jari-jari lunak. Punggungnya cembung. family Ophiocephaloidae. Lumoh dan Pingan. Sub Klas: Gnathostomata.(Kottelat et al. ikan ini di namakan Damaian / Lumopoko dan di Kalimantan disebut Ketup atau bau ketup (Subardja et al. Sub Klas: Teleostei. Lambak. Spesies Channa striata. 1984). Phylum: Chordata. rahang atas dan bawah sama. panjang tubuhnya dapat mencapai 100 cm. Tidak ada sisir insang dan lamna insang panjang. Menangin. Famili: Anabontaidea. Ikan tambakan menyukai keadaan yang sedikit agak hangat yang biasanya terletak pada ketinggian 150 – 750 meter dari permukaan laut. 1986). celah mulut horizintal sangat kecil. Tidak mempunyai lebih dari 8 ruji bercabang. Klas: Pisces. Ikan gabus diklasifikasikan kedalam ordo Labyrintichi. 1997). lokal pun dikaruniai alat pernafasan tambahan disebut arborescent organ. sirip punggung lebih panjang dari sirip dubur.

Warna tubuh biru kehijauan. putih perak bagian bawah.vertikal. Laceh (Madura). spesies Polynemus tetradactylus. ukuran bibir tipis dan tidak memiliki sungut. dan Tikus-Tikus (Ambon). dapat mencapai panjang 23 cm.(Djuhanda. Baling. Terdapat sirip tambahan pada sirip perutnya. genus Sardinella. lepas pantai. sedang sirip duburnya 18-20. Ikan Sardin (Sardinella sirin). famili Polynemidae. Ikan Gabus (Channa striata) merupakan ikan liar tawar yang potensial di dosmestikasi. Siregar (1979). Direktorat (1979). ordo percomorfes. Daging dari jenis ini tidak begitu banyak. moncong dan bagian sirip ditutupi oleh sisik yang halus IKAN SARDIN Menurut Saanin (1995)mengklasifikaikan ikan sardin berdasarkan sistem bleeker yatu:phylum chordata.mengatakan bahwa ikan senangin adalah ikan dengan badan yang panjang dan sedikit gepeng. famili serranidae. Ikan Senangin mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: bentuk mulut non proctractile. Pemakan plankton halus. sub kelas teleostei. lebih dekat kearah moncong daripada kebatang sirip ekor. Kuro (Jawa). Kottelat et al (1993). nama lain Ikan Senangin di Inggris adalah Giant threadfin (tasselfish). Ikan ini sejak lama dikenal sebagai ikan kosumsi yang cukup populer di semua pasar (Cahyono. Panjang tubuhnya tidak lebih dari 15 cm. sub ordo combroidea. Tapisan insang halus berjumlah 36-42 pada bagian bawah busur insang pertama. kelas piscas. 2000). gelap bagian atas badan. spesies Sardinella sirin. umumnya 17-18 cm. Badanya tinggi dan bentuknya pipih. Tubuh ditutupi oleh sisik yang besar-besar. Di bagian dadanya kulit tubuhnya berwarna putih. posisi mulut didepan bola mata. Selangih (Sumatra Timur). ukuran mulut lebar. Bentuk badan memanjang. Senangin (Sumatra). Sirip punggung berjari-jari lemah 15-18. Sedangkan tutup insang. Jenis ini merupakan jenis ikan yang kecil. IKAN PEPETEK Ikan pepetek (Leiognathus dussummieri). Ikan Senangin (Polynemus tetradactylus ) diklasifikasikan kedalam ordo Percesoces. Indian Salmon. IKAN SENANGIN Menurut Kriswantoro dan Sunyoto (1986). Menyebutkan bahwa ikan gabus mempunayai warna gelap danseluruh tubuhnya ditutupi dengan sisik. Merupakan ikan yang tergolong pada keluarga Stromidae yang berkerabat . Hidup di perairan pantai. 1981). perut agak bulat dengan sisik duri (16-18) + (12-14). tergolong pada keluarga leiognathidae yang masih berkerabat dengan keluarga Carangiadae. genus Polynemus. Awal sirip punggung sedikit kemuka dari pertengahan badan. Di Indonesia disebut Kurau (Jabar).

mempunyai sirip punggung. pada rahang atasa terdapat dua lipatan bibir. mempunyai tutup insang . tubuh berbentuk torpedo. IKAN KAPIEK Ikan Kapiek menurut (PULUNGAN. selain suka melahap tumbuhan air. sirip ekor berbentuk bulan sabit Saanin (1986). garis rusuk sempurna 34-36 sisik. DJUHANDA ( 1981). Ikan ini suka hidup secara bergerombol. Ikan kapiek bentuk tubuh gepeng dan berbadan tinggi. 2000)Adalah moncong menonjol kedepan dan tumpul. Ikan kembung laki-laki (Rasterliger branchysoma) termasuk . genus Scomber. bibir luar rahang atas di sudut mulut menutupi lipatan bibir bawah. Ikan kembung laki-laki tergolong ikan pelagik yang menghendaki perairan yang bersalinitas tinggi. sirip perut. 1981). sirip ekor berwarma orange atau merah dengan pinggiran garis hitam atau putihsepanjang cuping sirip ekor.sisik berbentuk cycloid. mulut sub terminal. sirip punggung berbentuk sempurna dan terletak dipertengahan dengan permulaan dasar didepan sirip perut. sirip punggung dan sirip anus tidak bersatu hubungan sirip dada dan sirip perut abdominal. permukaan kepalah licin. sirip dadqa dan perut berwarna nmerah. Gurat sisi sempurna. kebiasaan makanan adalah memakan plankton besar/kasar.bentuk tubuh gepeng dan badannya tinggi. sirip dada. tidak berbahaya (SAANIN. 1968). IKAN PANTAU IkanPantau (Rasbora borneesis) adalah ikan pelagik yang terdapat di sungai-sungai (air tawar). dan spesiesnya adalah (Scomber canagorta) . Djuhanda. (SAANIN 1984) IKAN KEMBUNG LAKI-LAKI SAANIN (1968). Posisi sudut mulut satu garis lurus dengan sisi bawah bola mata. Pada ujungnya.Dalam tasoknomi mengklasifikasikanikan kembung laki-laki (Scomber canagorta) sebagai Ordo Scombriformes.dengan keluarga Carangidae.kepalah bersegi tidak bersisik mata di bawah garis segi. sirip punggung merah dengan bercak kehitaman. Copepode atau Crustacea (KRISWANTORO dan SUNYOTO. sirip perut sub abdominal. Warna tubuh putih seperti petak dengan punggungyang abu-abukecoklatan dan perutnya putih mengkilat jumlah gurat sisiada 35-36 keping. bentuk badan panah dengan badan yang rendah. berwarna kuning keemasan. sirip dada dibawah linea lateralis. ia juga suka memakan udang atau ikan-ikan kecil dan hewan-hewan air lainnya. sirip anus. Merupakan ikan herbivora yang cenderung bersifat omnivora. famili Scombridae.liniea literalis sempurna. warna tubuh putih seperti perak dan punggung abu-abu kecoklatan dan perutnya putih mengkilat (DJUHANDA. Sirip ekor berbentuk cagak. Ikan Sarden memiliki bentuk mulut non protaktil dengan ukuran sedang . Mulutnya terminal. pada rahang bawah terdapat satu lipatan bibir. dan sirip ekor. pada pertemuan lipatan bibir atas terdapat sungut pendek di atas bibir atas terdapat sungut pendekdan kecil. 1986). (1981).

rahang bawah lebih pendek dari pada rahan atas. ketam. makanan berupa tumbuhan. Di indonesia ikan ini terdapat di jawa. finlet. pectoralis. pinggir badan dan perutnya bewarna lebih cerah.II sirip perut. pada sudut-sudut mulutnya terdapat dua pasang sungut peraba. dan hidup di perairan yang jernih. mulutnya lebar sampai lewat belakang mata .pinggiran depan dari sirip punggung dan pinggiran luar dari sirip ekor bewarna hitam. sirip-sirip bewarna kuning. Ikan kembung laki-laki (Rasterliger branchysoma)juga memiliki sirip punggung I. Ikan kembung laki-laki (Rasterliger branchysoma) juga memilikiliniea lateralis. moncongnya tumpul.warna tubuh putih keperakan punggung bewarna gelap. (DJUHANDA. juga suka memakan hewan-hewan lain. tetepi jika kita perhatikan baik-baik ikan barau ini bentuknya lebih ramping dan lebih lansing. memiliki lubang hidung dua buah (dirhinous).. Dari ujung depan pangkal sirip punggung berjalan garis hitam yang tebal melintang menujuh pangkal sirip ekor (DJUHANDA. dan serangga. IKAN NILEM/PAWEH Ikan Nilem /Paweh (Osteochilus hasselti) bentuk tubuh hampir serupah dengan ikan mas. tubuh bilateral simetris. anak-anak sungai maupun danau-danau ukuran kecil (bekas aliran sungai) dan sangat bersembunyi disela-sela daun tanaman air yang terdapat disekitar tempat hidupnya. ikan ini adalah ikan pemangsa ikan kecil.kedalam kelas Condrichthyes yang memmiliki rahang. Ikan ini yang bernilai ekonomis ikan ini banyak sekali terdapat disungai-sungai bentuknya berpariasi dan bahkan dijadikan ikan hias. IKAN TERI Ikan Teri (Stolephorus commersoni) tubuhnya ramping kecil. hanya kepalah relatif kecil. sirip anal dan sirip ekor bercagak. sumatra. panjang kurang dari 12 meter. dan memiliki tutup insang.sirip dubur dimulai dari tepat di bawah belakang dari sirip punggung. bersisik dan tidak memiliki sunngut. Jenis ikan teri ini umumnya hidup di . Sirip dubur di sokong oleh 3 jari-jari keras dan 5 jari-jari lunak.sirip punggung dari ikan nilem ini di sokong jari-jari keras dan 12-18 jari-jari lunak. seperti udang. 1981) PULUNGAN (1987) mengemukakan bahwa jenis-jenis ikan dari famili siluridae merupakan air tawar yang pada umumnya menghuni perairan sungai. Warna tubuh ikan ini hijau abu-abuan. Sirip ekor bercagakbentuknya simetris. rudimeter. muliutnya terminal. dan kalimantan di luar indonesia terdapat di malaysia dan siam. moncong lebih tirus dan di sudut mulutnya ada satu pasang sungut peraba.sirip perut disokong 1 jari-jari keras dan 8 jari lunak. sirip dada di sokong 1 jari-jari keras dan 13-15 jari-jari lunak. IKAN BARAU Ikan Barau (Hampala macrolepidota) bentuk tubuhnya hampir sama dengan ikan mas. 1981).

1981) IKAN SELAR Ikan selar tetengkek(caranx rottleri)selain mempunyai sirip tambahan dari sirip dubur dan sirip punggung bagian belakangnya. juga mempunyai tanda khas yang merupakan sisik besar. IKAN SEPAT RAWA Ikan Sepat Rawa (Trichogaster trichopterus) memiliki ciri-ciri bentuk tubuhnya seperti ikan sepat siam yaitu .dan berduri pada gurat sisinya. Tumbuh-tumbuhan hakus. Klass Osteichtyes.memiliki rahang dan susunan gigi pada kedua belah pihak dari tubuhnya hampir sama. Ikan ini di dapat jauh ketengah-tengah lautan. Ordo Labyrinthisi. Sebetulnya banyak sekali nama ikan teri ini atau spesiesnya. 1981) IKAN PUYUH Ikan puyuh (Anabas testudineus)adalah ikan air tawar yang termasuk kedalam Kelas Teleufei. IKAN SEBELAH Ikan sebelah (Psettodes erumeri) memiliki klasifikasi yaitu: Ordo: Heterosomata. Ikan seperti ini terdapat di seluruh daerah indo-pasifik (DJUHANDA. Famili: Psettodidae. ikan teri ini memmpunyai ari yang besar dalam perdagang indonesia dan bernilai ekonomis (DJUHANDA . 1986). Subordo Perciodea. Famili Anabantidae. Kelas pisces. Ikan Nila bersifat omnivora tapi cenderung untuk mengkonsumsi makanan yang berasal dari Plankton. 1968). melebar keatas dan kebawah badan. IKAN NILA Djarijah (1995)mengklasifikasikan ikan Nila sebagai berikut : Phylum Chordata. Phylum Chordata. Ikan puyuh termasuk kedalam kingdom animalia.dekat pantai. Ordo Percopmorpa. 1993). Family Chiclidea. 1981). Subklass Achanthoptherigi.Pol dan Species Anabas tustidineus (KOTTELAT et al. dedak tepung bungkil kacang. ampas kelapa dan lain sebagainya ( Asmawi.panjang tubuh ikan ini mencapai40 cm lebih. maka belahan sebelah kanan tidak mencerminkan bagian yang sebelah kiri. 1993).Ordo Labyrinthisi (SAANIN 1984) . Spesies: Psettodes erumeri. Atau perciformes (KOTTELAT et al. Subphylum Vertebtara.Genus anabas. Genus Anabas dan Spesies Anabas testudineus(SAANIN. dan Spesies Oreochromis niloticus. Ikan-ikan ini di iIndonesia tidak begitu ekonomis disebabkan tubuhnya tidak begitu besar dan jumlahnya tidak banyak(Djuhanda. kebanyakan ikan teri hidup dalambergerombolan sangat besar. Ikan ini memiliki bentuk tubuh pipih mendatar. Ikan sebelah merupakan ikan yang tergolong ke dalam kelompok ikan yang memiliki tubuh non bilateral simetris. Genus Oreochromis. karena apabila tubuh ikan ini dibelah dua secara membujur.Famili Anabantidae. tetapi anak-anaknya sering terdapat di muara-muara sungai yang besar. Genus: Psettodes. tetapi pula yang masuk ke muara –muara sungai di air payau.

Mempunyai bentuk tubuh seperti torpedo. sirip ekor bercagak. IKAN KERAPU MACAN LAGLER et al. IKAN BANDENG Ikan bandeng Menurut Djuhanda(1981) mempunyai tubuh yang ramping dan ditutupi oleh sisik dengan jari-jari yang lunak. Ikan Selar kuning Menurut Alamsyah (1974). kepalanya mirip dengan ikan gurami muda yaitu lancip. Dengan ciri-ciri kepala tumpul dan ekor berlekuk. 1993). genus Geres dan Species Geres punctatus. XI – X (XII).Pada tubuhnya ada dua bulatan hitam. genus: Caranx dan spesies: caranx leptolepis. genus: Lucanus dan spesies: Lutianus erythropterus. ujung belakang dari rahang atas terletak dibawah sudut dari depan bola mata. bentuk tubuh pipih dan kepala meruncing. Sirip ekor yang panjang dan bercagak. bagian kepala dibelakang mata dua kali lebih dari permulaan sirip punggung di atas bagian berjari-jari keras dari sirip dubur ( Saanin. IKAN MERAH Menurut Saanin (1984). A. familiy: Carangidae.bentuk tubuh bilateral simetris dengan klasifikasinya adalah Ordo Percomorphi. dengan mulut yang agak runcing kedepan. satu di tengah-tengah dan satu di pangkal sirip ekor. family: Lucanidae. IKAN KAPAS-KAPAS Saanin (1984) mengungkapkan klasifikasi ikan kapas-kapas dengan ordo Percomorphi. . habitat di laut. Genus lutjanus.(Haridiwiyoto. familli Leiognathidae. dalam ANONIMOUS (1998)Ikan kerapu macan (Ephinephelus lauvina) adalah ikan yang termasuk kedalam Fanili serranidae.tubuhnya pipih. Dan Ikan Sepat Rawa memiliki permulaan sirip punggung atas yang lemah dari sirip duburnya. Pada ikan merah mulutnya besar. mengklasifikasikan ikan Merah dalam ordo: Percomorphi. Sirip ekor terbagi ke adalan dua lekukan yang dangkal. sirip dada. 33-38. Famili Lucanidae. sirip perut. permulaan sirip punggungterdapat di atas bagian yang lemah dari sirip dubur. dan ekor. 1968). 1981). yaitu sirip punggung. Ikan merah ini mempunyai empat buah sirip. Kemudian Hasibuan (1998) juga menyatakan ikan kapas-kapas merupakan kelompok ikan yang memiliki ukuean tubuh yang relatif kecil. Panjang tubuhnya tidak dapat lebih besar dari 15 cm. ikan Selar Kuning (Caranx leptolepis) termasuk dalam ordo: Percomorphi. Warna sirip tersebut bewarna merah kelam(DJUHANDA. Ikan ini mempunyai sifat hermaprodite protoginous yaitu pada perkembangan mencapai dewasa (matang gonat) berjenis kelamin betina dan akan berubah kelamin jantan . dapat disembulkan kedepan. Mulut sedang dan non protractile dengan posisi mulut satu garis dengan sisi bawah bola mata dan tidak memiliki sungut. Spesies Lutjanus eryptropterus. tubuh berwarna merah agak keputihan Ikan merah (Lutjanus eryptropterus) adalah ikan yang berada di perairan luat.

Sirip punggung mempunyai 10 jari-jari keras dan 13 jari-jari lunak. yang belakang disokomg oleh 3-4 jari-jari keras dan 13-14 jari-jari lunak. Jenis ikan ini tergolong pada ikan yang besar. sedangkan secara kimia daging merah banyak mengandung lemak. Warna punggungnya kebiru-biruan. Laut-laut India. sirip pungung ada dua. bentuk tubuhnya hampir sama dengan ikan merah. Mulut nya lebar. panjang tubuhnya dapat sampai 150 cm (DJUHANDA. yaitu pembagian sirip punggung bagian depan dengan bagian belakang tidak jelas. tidak bersisik kecuali sisik-sisk pada gurat sisi yang kecil-kecil. Genus ephinephelus. dapat disembulkan ke muka. Ikan tenggiri (Cybium commersoni) merupakan salah satu jenis ikn yang banyak terdapat di Propinsi Riau dari hasil utama bagi para nelayan. Gigi-gigi pada rahang runcing-runcing dan tersebar merata.ikan kerapu macan termasuk kedalam Ordo Percomorphi. ujung belakang dari rahang atas terletak dibawah sudut depan dari mata. Ikan ini termasuk ikan perenang tercepat dan juga termasuk ikan buas. hanya ada sedikit perbedaan. Indonesia dan sekitarnya yang banyak disukai orang-orang dan dipasar selain dijual segar banyak jua yang diasin dan dipindang bahkan ada yang dibuat empek-empek dan kerupuk karena dagingnya yang begitu halus dan gurih. Ikan tenggiri tergolong kedalam famili Scombridae yang mempunyai bentuk memanjang.Sirip punggung dan sirip anus bersisik sedikit. Sirip ekor berlekuk. langit-langit bergigi kecil-kecil. Sirip dubur memiliki tiga jari-jari keras. Famili serranidae. letaknay berdekatan sekali yang depan disokong oleh jari-jari keras yang lemah sebanyak 16-17 buah. Secara fisik ikan tenggiri mempunyai dua jenis daging yaitu daging merah (gelap) dan daging putih (terang). Sirip dubur sama besar nya dengan sirip punggung yang belakang. rahang atas dan rahang bawah begerigi tajam dan kuat. Sirip ekor cagak dua berlekuk dalam dengan kedua ujung sirip-siripnya yang panjang. glikogen dan vitamin dan untuk daging putih banyak terdapat protein (HASAN. 1981). Penyebarannya terdapat di laut Merah. 1984). mulutnya besar. Linnea lateralisnya berlekuk keatas dan pada bagian bawah kepala didekat tenggorakanterdapat sepasang sungut . dan jumlah jari-jari keras ada antara 7-9. Keping tulang lengkung insang depan berlekuk. Kedua macam keluarga ini mempunyai banyak sifat-sifat yang sama.. pinggiran tubuh dan perut beawarna seperti perak. daging kulit yang licin. dan disebelah belakangnya terdapat sirip-sirip tambahan sebanyak 9-10 buah. sirip dada tidak lebih panjang dari kepala. Spesies (Ephinephelus lauvina) IKAN TENGGIRI. IKAN BIJINANGKA Ikan Biji Nangka (Upeneus mullocensin) tergolong kedalam keluarga mugilidae.setelah dewasa. sama seperti pada sirp punggung. Malaysia. dekat pantai Timur Afrika. predator dan karnivor.

Morfologi ikan Jambal siam mempunyai badan memanjang dan pipih. Sirip dubur besarnya hampir sama dengan sirip punggung. 1984) IKAN PATIN Jambal siam (patin) terklasifikasikan dalam ordo Ostariophyri. spesies Pangsius sutchi. 1984). Panjang tubuhnya dapat mencapai 60 cm.dan dilengkapi dengan 4 buah sungut. Jenis ikan-ikan ini terdapat di laulaut India. Ikan Bawal hitam dapat berenang dalam posisi miring seperti ikan Sebelah. genus Pangasius. IKAN BAWAL HITAM Ikan Bawal hitam (Stromateus niger) tergolong pada keluarga Stromatidae yang berkerabat dengan keluarga Carangidae. Ikan Bawal (Stromateus Sp) ikan tergolong stromatidea yang berkerabat dengan Carangidae. iakn ini mempunyai persamaan dengan ikan-ikan dari keluarga Carangidae. bentuknya melengkung dengan ujung-ujungnya yang tirus dan pangkalnya yang kuat dan lebar. putih perak bagian bawah. (Saanin. dan Cina. Kalau di lihat dari bentuk sirip dada. hidupnya didasar perairan yang berlumpur sampai kedalaman 100 meter. Siripnya agak gelap. Ikan ini tidak banyak terdapat di dekat-dekat muara sungai. selain suka melalap tumbuhan ia juga suka memakan udang ataupun ikan-ikan kecil dan hewan lainnya (Tatang. Bentuk tubuhnya pipih dengan badannya yang tinggi sehingga hampir menyerupai bentuk belah ketupat. dan mempunyai pasaran yang baik. posisi mulut sub terminal. Ikan Bawal ini merupakan herbivora yang cendrung bersifatomnivora. Sirip punggung berduri dan bersirip . Sirip ekor bercagak kuat dengan lembaran lebuh panjang D VII-VIII : 28-30. Malaysia. 1981) . dagingnya baik sebagai bahan makanan. 1981). umumnya dimuara-muara sungai besar. Gurat sisi dibangunkan oleh sisik-sisik yang lebih besar dari pada sisik-sisik yang lainnya dari tubuh. pangkal siripekor danstruktur gurat sisi. disokong oleh 3 jari-jari keras dan 35-39 jai-jari lunak. A III : 28-30. pangkal sirip ekor bulat kecil. Ikan ini tubuhnya berwarna hitam. Sirip perut tidak ada. Ikan Jambal siam termasuk ke dalam genus Pangasius dan famili Pangasidae (Robert and Vidthayanon. sub ordo Siluroide.(Djuhanda. 1991). 1981). Sirip ekor cagak dua dengan lekukan yang dalam. Ikan Bawal hitam (Stromateus niger) ciri-ciri marfologinya adalah badan sangat besar dan gepeng seperti belah ketupat. Perbedaanya dengan bawal hitam selain sirip dubur yang lebih panjang. sirip punggung hanya satu mempunyai 5 jari-jari keras dan 42-44 jari-jari lunak. Bentuk badan pipih dengan badan yang panjang sehigga hampir menyerupai bentuk belah ketupat . Djuhanda. (T. Indonesia. Sirip dada mempunyai 22 jari-jari lunak. Ikan ini termasuk ikan ekonomis yang banyak dijual dipasar-pasar(Saanin. biasanya bergerombol banyak di tengah-tengah lautan. Warnanya abu-abu keunguan bagian atas. Termasuk pemakan plankton. famili Pangasidae.

species Sphyraena jello. family Scombridae. Ikan ini mempunyai panjang maksimum 150 cm. dengan kulit yang licin . biasanya hidup di laut tropis dan sub tropis. Dan dibelakang sirippunggung dan sirip dubur terdapat sirip-sirip tambahan yang kecil-kecil yang disebut finlet. Djuhanda. pinggir tubuh dan perutnya berwarna perak dan mengkilat. Djuhanda. Sirip-sirip punggung. bentuk tubuh seperti betuto. IKAN HIU Ikan Hiu (Carcharias menissorah). mulut superior. Ikan tongkol merupakan perenang yang tercepat diantara ikan-ikan laut yang berangka tulang. Djuhanda. 1981). 1981) IKAN SELAR COMO Ikan Selar como (Caranx mate). 1993) IKAN TONGKOL Ikan tongkol terklasifikasi dalam ordo Goboioida. sehingga sirip-sirip ini dapat dilipat masuk kedalam lekukan tersebut. genus Carcharias. rahang bawah lebih panjang dari pada rahang atas. IKAN ALU-ALAU Ikan alu-alu terklarifikasi dalam phylum Chordate. genus Euthynnus. genus Sphyraena. dan memiliki lima kantung insang. Bentuk sirip tersebut agak bercagak dengan bagian tepi berwarna putih dengan garis hitam ditengah. sirip ekor bercagak. (T. family Sphyraenidae. memiliki bentuk tubuh bilateral simetris yang sagitiform. mulutnya lebar. berlekuk dua dan mempunyai 17 jari-jari lunak. terklasifikasi dalam phylum Chordata. . (T. dan yang belakang hanya mempunyai satu jari-jari keras dan sebanyak sembilan jari-jari lunak. Hiu jenis ini panjang tubuhnya tidak dapat melebihi dari 1 meter. (Sumantadinata. 1981). dan spesies Carcharias menissorah.Sirip dada melengkung. sub kelas Elasmobranchii. badan dan kepala pada pipi dan tutup insang ditutupi dengan sisik-sisik kecil. mempunyai dua sirip punggung yang di depan seluruhnya disokong oleh jari-jari keras dan sebanyak lima buah.tambahan serta terdapat garis lengkung mulai dari kepala sampai pangkal sirip ekor.spesies Euthynnus pelamis . (T. sirip dada letaknya lebih ke bawah. dubur. ordo Selachi. ordo Perciformes. famili Carcharidae. kedua rahang serta langit-langit mempunyai gigi yan relatifbesar dan tajam. memiliki satu gigi runcing.Ikan tongkol masih tergolong pada ikanScombridae. tetapi punggungnya berwrna hijau abu-abu. kelas Pisces. perut. sirip dubur mempunyai satu jari-jari keras dan 8-9 jari-jari lunak. kelas Pisces. ujngnya lurus dan pangkalnya sangat kecil. sehingga dapat memperkecil daya gesekan dari air pada waktu ikan tersebut berenang cepat. Ciri-ciri ikan hiu berhabitat di perairan laut di sekitar gosong-gosong karang dan di depan muara sungai. Bentuk tubuhnya bulat panjang dengan kepalanya menirus kebagian moncong. dan dada pada pangkalnya mempunyai lekukan pada tubuh.

Tubuh ikan-ikan dari keluarga ini bentuknya ada yang sedikit gepeng. yang depan disokong oleh jari-jari keras saja. terletak lebih ke bawah. dan ada juga yang tinggi. spesies Clarias gariepinus (SUYANTO. lidah dan langit-langit. pada bagian belakang melurus sampai di ujung ekor. kelas Pisces. bentuknya halus dan kecil-kecil. Djuhanda. sedangkan yang belakang mempunyai satu atau beberapa jari-jari keras saja dan banyak jari-jari lunak. Sirip perut terletak tepat di bawah sirip dada dan sirip dadanya besar dan kuat. Padamulanya nama ilmiah ikan Lele Dumbo adalah Clarias fuscus dan kemudian diganti menjadi Clarias gariepinus. sub ordo Siluroidae. Ikan ini telah menjadi jenis ikan yang sangat digemari oleh masyarakat. Dari hasil penyilangan itu ternyata keturunan ikan Lele yang dihasilkan mempunyai sifat-sifat yang unggul (SUYANTO. yang merupakan jari-jari sirip lunak yang lepas-lepas dan membentuk sirip kecil-kecil. Biasanya mempunyai sisik-sisik kecil tipis dari jenis sikloid. Ikan ini masih tergolong ikan air tawar yang hidup secara liar. IKAN JUARO Ikan Juaro (Pangasius polyuranodon) termasuk ke dalam keluarga Pangasidae (SAANIN. 2002). Sirip punggung ada dua yang terpisah secara jelas. 1981). Birma. sirip punggung berjari-jari keras dan tajam (KOTTELAT et al. 1992). bentuknya bulat panjang. Sirip duburnya lebar dan panjang. Pada beberapa jenis terdapat sirip tambahanpada sirip punggung dan sirip duburnya bagian belakang sekali. Gurat sisi sempurna. pada bagian depan melengkug ke atas. IKAN LELE DUMBO Ikan Lele Dumbo (clarias gariepinus) termasuk kedalam filum Chordata. Pengganti nama ini berdasarkan atas sifat-sifat induk jantan yang dominan diturunkan kepada anaknya. Thailand (SOETIKNO dalam HENNYWATI. 1984). family Clariidae. Bentuk sirip dada pinggiran depannya melengkung ciut ke ujung dengan bagaian pangkalnya yang kuat dan lebar.tergolong pada keluarga Carangidae. Gigi-gigi terdapat pada rahang-rahang. 1998). (T. atau ada juga yang tidak bersisik. Sirip ekor cagak dua dengan lekukan yang sangat dalam. Daerah penyebaran ikan juaro di Indonesia yaitu Sumatera dam Kalimantan namun untuk penyebaran genus Pangasius di mulai dari India. ada yang lonjong. atau lebih dikenal dengan nama Selais Panjang Lampung merupakan salah satu bagian potensi perairan Riau. 1993). Memiliki ciri-ciri yaitu tidak memiliki sisik. . genus Clarias. Pangkal ekor kecil. namun demikian ikan ini mempunyai nilai ekonomi yang sangat penting. IKAN SELAIS Ikan selais kryptopterus apogon Blkr. sama besarnya dengn sirip punggung bagaianbelakang. ordo Ostariophysi. sub kelas Teleoistei. Ada segolongan ikan-ikan dari keluarga Carangidae yang mempuntai sisik-sisik gurat sisi yang besar-besar dan pada pinggiran belakangnya seolah-olah merupakan duri.

famili Ophiocephilidae. sirip dubur terdiri dari sebaris duri-duri kecil yang lepas-lepas. Saanin.WEBER DAN BEAUFORT (1992). IKAN OMPOK Ikan Ompok (Ompok hypopthalmus) merupakan ikan air tawar yang tergolong kedalam Famili Siluridae. karnivora dan omnivora. Kulitnya tidak bersisik. pergerakan dan keseimbangan tubuhnya menggunakan sirip dan bernafas dengan insang (Raharjo. 1984. Sub Ordo Ophiochepaloide.Ikan Ompok danau merupakan salah satu jenis ikan selais yang ada di Riau dan termasuk jenis ikan air tawar yang hidup di sungai.bila dalam keadaan stress kulitnya seperti mosaic berwarna gelap dan tolol putih (terang). Menurut VIVIEW et al (1985) bahwa cirri-ciri ikan lele dumbo mempunyai kulit yang tidak bersisik (licin).3 kali lebih pendek dari panjang standar. jumlah jari-jari sirip lunaknya antara 140-150 buah. 1916. IKAN LAYUR Ikan Layur (Trychiurus savala) tergolong kepada keluarga Trichiuridae. Jika dilihat dari jenis makanannya maka ikan dapat dibagi menjadi tiga golongan yaitu herbivor. Ikan adalah hewan bertulang belakang yang berdarah dingin. rahang bawah meruncing melampaui rahang atas. anak sungai dan danau (oxbow lake) yang terdapat disekitar aliran sungai utama di daerah Riau (Pulungan et al. dan genus Ophiochepalus serta spesies Ophiochepalus striatus. berwarna gelap pada bagian punggung dan sisi tubuh. Sirip punggungnnya satu. ordo Labirinthici. 1980). kira-kira sampai setengah atau sepanjang diameter mata. Kottelatet al.Mulut lebar sehingga memakan mangsannya yang panjangnyaseperempat panjang tubuh ikan lele dumbo. bentuk tubuh panjang gepeng. ekornya panjang seperti pecut. Disekitar tubuhnya terdapat delapan buah sungut yang berfungsi sebagai peraba. ketika mulut ditutupi sirip punggung tidak terdapat (Weber dan Debeaufort.6-5. 1985). 1981). (Djuhanda. hidup di air. Ikan Ompok (Ompok hypopthalmus)mempunyai ciri-ciri sebagai berikut bentuk penampang punggung agak cembung dengan bentuk pipih memanjang dibedakan dari semua jenis. Jenis-jenis ikan ini sudah dikenali sebagian masyakat yang berada dikawsan Sunda plat. warnanya memutih keperak-perakkan sedikit kuning. 1985). Menurut Mudjiman (2001)setiap ikan mempunyai makanan yang berbeda. .sirip dada jauh lebih pendek dari peda kepala.sungut-sungutnya memendek . sertaSAANIN (1984) Mengklasifikasikan Ikan Gabus (Channa striata) dalam kelas Osteichthyes. dimulai dari belakang kepala terus sampai di ekor. 1993). Tidak mempunyai sirip perut dan ikan ini bersifat karnivor. Akan tetapi nama yang diberikan kepada ikan selai sangat berfariasi dengan asal dimana jemnis-jenis Ikan Ompok ini di dapat (Pulungan. Ompok hypopthalmuskepalanya pnjang 4. Sirip ekor tidak tumbuh.

ikan dapat kita bedakan menjadi lima macam golongan yaitu pemakan tumbuh-tumbuhan (herbivor atau vegetaris. bentuk serta ukuran lubang pelepasan alat kelamin. pemakan plankton dan detritus (hancuran bahan organik) dan pemakan dasar (Effendi 1997 Dan Pulungan. 1980). Tahapan-tahapan perubahan dan perkembangan gonad dari suatu individu ikan adalah pengetahuan yang sangat penting dalam biologi perikanan. bentuk sirip ekor. Dari data perubahan perkembangan ovari dan testes dapat dibandingkan antara ikan yang belum dewasa dan ikan sudah dewasa. Ikan jantan mempunyai kelenjar yang berwarna putih yang permukaan licin.. yaitu golongan ikan phytopil yang memijah pada tanaman. Tingkat kematangan gonad dari suatu spesies ikan ada kaitannyua dengan pertumbuhan ikan itu sendiri dan faktor lingkungan.Berdasarkan cara makannya ikan dibedakan menjadi lima golongan yaitu pemangsa (predator). Golongan ikan pelagopil memijah pada kolam air diperairan dan golongan ikan ostracopil pada cakang yang telah mati (Raharjo. pemakan tumbuhan dan hewan (omnivor). Bahkan dapat diketahui pada ukuran berapa . Efriyeldi Dan Efizon. bentuk badan. berisi sel-sel kelamin jantan (sperma) dan saluran pelepasan disebut vasdeferens. Dan apabila yang menjadi tanda itu adalah warna. 1980) Berdasarkan tempat pemijahan. antara ikan yang akan bereproduksi dengan yang sudah bereproduksi. antara ikan yang sudah matang gonad dan yang belum. dasar sirip dada. pemakan hewan (karnivor). berbintik bintik. penggerogot (grazer). Effendie (1979)menyatakan bahwa sifat seksualitas primer pada ikan ditandai dengan adanya yang secara langsung berhubungan dengan proses reproduksi. Saluran ini bertemu dan bersatu dengan saluran kencing. maka spesies itu mempunyai seksual dimorphisme. Kebanyakan testes transparan dan putih. berisi sel telur dan saluran pelepasan disebut dengan oviduct. 2001). Apabila suatu spesies ikan mempunyai sifat morfologi yang dapat dipakai untuk membedakan jantan dan betina. bentuk sirip perut dan sirip aus. permukaan tengkorak kepala. Sedangkan ovari kuning. yaitu ovarium dan pembuluhnya. (1977) menyatakan bahwa perbedaan antara ikan jantan dan ikan betina pada jenis ikan yang sama dapat dilihat pada ukuran kepala. Sifat seksual sekunder adalah tanda-tanda luar yang dipakai untuk membedakan jantan dan betina. bentuk perut. bentuk kepala. Golongan psamopil memijah dipasir. (Ridwan. penghisap (sucker) dan parasit. penyaring (strainer). Ikan dapat dimasukkan kedalam beberapa golongan. maka ikan tersebut mempunyai sifat dicromatisme. Lagler et al. Beratnya bisa mencapai 12% dari berat tubuhnya. (Suripto 1982) Ukuran warna gonad bervariasi tergantung kematangan sel telur tersebut. Pada ikan jantan mempunyai warna yang lebih cerah dan mebarik dari pada ikan betina. Sedangkan pada ikan betina kelenjar kelaminnya mempunyai permukaan kasar. Putra. Berdasarkan macam makanannya. bentuk sirip anus.

ikan herbivor memerlukan usus yang lebih pangjang yang bisa mencapai 3X panjang tubuhnya (Mudjiman. kerongkongan. Telur-telur yang mengalami pemusnahan itu dapat terjadi pada telur-telur ikan yang belum ataupun yang sudah dubuahi. 2001 dan putra et al. penyakit. Dan metode yang kedua adalah metode tidak langsung dalam metode ini dilakukan dengan memperhatikan pengurangan cath perunit effort (CPUE). MenurutBond (1979).. lambung dan usus. ikan dewasa dan ikan yang tua siap untuk mati secara alami. Sedbgakan pengaruh yang tidak langsung adalah dari faktor makanan. sebab bahan makanan nabati lebih sukar dicerna. paa ikan-ikan tertentu esophagus bersambung dengan usus.. Kematian individu ikan didalam populasi pada habitat tertentu dapat terjadi mulai dari telur ikan yang baru dilepas keperairan atau yang lelah di buahi.. kondisi lingkungan yang kurang menyenangkan. Adapun penyebab mortalitas atau kematian secara masal yang berada disuatu habitat tertentu adalah predasi. memijah dan bisa pula diketahui saat ikan itu selesai memijah (Lagler et al. 2001 dan Putra et al. 2001).. Pemusbahan pada masih dalam bentuk telur selalu terjadi pada telur-telur ikan ovipar yang bersifat pelagis. beberapa jenis parasit dan tekanan sosial (Pulungan et al. Saluran pencernaan pada ikan terdiri dari dua bagian yaitu saluran pencernaan (tractus digestivus) dan kelenjar pencernaan (glandula digestoria). Dengan adanya dinding selulosa yang alot pada tumbuh-tumbuhan. pada umumnya esophagus ikan adalah pendek dan bisa membesar agar makanan yang agak besar dapat ditelan. 2001). Angka mortalitas yang tinggi selalu terjadi pada tahap tahap larva sampai individu ikan menjadi dewasa. dinding-dinding esophagus dilengkapi dengan lapisan otot dan memanjang. Dalam menentukan pendugaan populasi suatu jenis ikan digunakan dua metode yaitu metode langsung dan metode tidak langsung. dimasa larva. . 2005). esofagus. Penyebab tingginya rendahnya angka mortalitas ini selain karena faktor kematian secra alami juga disebkan oleh faktor-faktor lain. Untuk janis-jenis ikan yang bernilai ekonomis tinggi faktor yang lain dapat berperan sebagai penyumbang terbesar angka mortalitasnyua terjadi daripada kematian terjadi secara alami (Pulungan et al. 1997). Dalam hal pendugaan populasi ini dilakukan metode penandaan yang fungsinya adalah sebagai parameter populasi terdiri atas kepadatan. maka untuk mempermudah proses pencernaannya. Saluran pencernaan tersebut terdiri dari mulut. 2005). mortalitas. Saluran pencernaan ikan karnivor biasanya lebih pendek dari pada saluran pencernaan ikan herbivor. Lambung dan usus juga berfungsi sebagai kelenjar pencernaan(Mudjiman.pertama kali ikan itu mulai matang gonad. metode yang pertama adalah metode langsung yang dilakukan pada suatu kolam yang luasnya terbatas sebab kolam terebut dapat dikeringkan airnya dan ikannya dapat dihitung dan ditangkap satu persatu. Sedangkan kelenjar pencernaan terdiri dari hati dan kantong empedu.. pemusnahan secra fisik oleh mesin atau manusia dan gejala alam yang berpengaruh secara langsung. pencemaran.

Sistem pernapasan dan peredaran darahnya belum sempurna. Sirip dada dan sirip ekor sudah ada tetapi belum sempurna bentuknya dan kebanyakan prolarva yang baru keluar dari cangkang telur ini tidak mempunyai sirip perut yang nyata melainkan hanya bentuk tonjolan saja. Metode penandaan itu sendiri dibagi atas marking yaitu berupa penandaan tanda pada tubuh ikan tanpa menggunakan benda-benda asing. posisi larva tersebut akan kembali seperti biasa. Anak ikan yang baru ditetaskan dinamakan larva. penentuan umur dan pertumbuhan. Adapun bagian-bagian tubuh yang diberi tag adalah bagian kepala meliputi tulang rahang bawah dan tutup insang dan bagian tubuh yang meliputi bagian depan depan sirip punggung bagian belakang sirip punggung. plastik. dalam garis besarnya dibagi menjadi 2 tahap yaitu prolarva dan postlarva. tanda yang diberikan berupa pemotongan sirip dan pembuatan tato. Berenangnya sudah lebih aktif dan kadang-kadang memperlihatkan sifat bergerombol walaupun tidak selamanya demikian. tingkah laku serta daerah penyebaran (Effendie. Kecepatan dan arah ruaya. 1995). Sirip dorsal sudah dapat dibedakan.recruitment dan laju ekploitasi. . sirip lemak dan batang ekor. Sehubungan dengan perkembangan larva ini. 1995). bagian tengah badan. Apabila kuning telurnya sudah habis dihisap. elbonit dan selloid. Larva ikan yang baru ditetaskan pergerakannya hanya sewaktu-waktu saja dengan menggerakkan bagian ekornya ke kiri dan ke kanan dengan banyak diselingi oleh istirahat karena tidak dapat mempertahankan keseimbangan posisi tegak (Effendie. nomor seri dan kode-kode lainnya. Untuk membedakannya. tubuhnya belum dalam keadaan sempurna baik organ luar maupun organ dalamnya. demikian juga sirip ekor sudah ada garis bentuknya. Benda yang digunakan adalah yang tidak mudah berkarat seperti perak. tubuhnya transparan dengan beberapa butir pigmen yang fungsinya belum diketahui. Pada tag diberikan tangggal pelepasan. Mulut dan rahang belum berkembang dan usunya masih merupakan tabung yang lurus. nikel. aluminium. Sedangkan tagging yaitu pemberian tanda pada tubuh ikan dengan memberikan benda-benda asing. prolarva masih mempunyai kantung kuning telur. Dan utuk metode perhitungan didalam pendugaan populasi adalah metode petersen. Adakalanya larva ikan yang baru ditetaskan letaknya dalam keadaan terbalik karena kuning telurnya masih mengandung minyak. Masa postlarva ikan adalah masa larva mulai dari hilangnya kantung kuning telur sampai terbentuknya organ-organ baru atau selesainya taraf penyempurnaan organ-organ yang telah ada sehingga pada masa akhir dari postlarva tersebut secara morphologis sudah mempunyai bentuk hampir seperti induknya. metode zoe schanabel dan metode schumecher dan eschmeyer.

AgroMedia Pustaka. Di ujung dalam mulut terdapat gigi kerongkongan (pharyngeal teeth) yang terbentuk atas tiga baris gigi geraham. Secara umum hampir seluruh tubuh ikan mas ditutupi sisik kecuali pada beberapa varietas yang hanya memiliki sedikit sisik. Sirip duburnya (anal) mempunyai ciri seperti sirip punggung.P. yaitu berjari keras dan bagian akhirnya bergerigi. Di bagian anterior mulut terdapat dua pasang sungut. sumber : Khairul Amri. garis rusuknya (linea lateralis atau gurat sisi) tergolong lengkap.Pi. berada di pertengahan tubuh dengan bentuk melintang dari tutup insang sampai ke ujung belakang pangkal ekor. sirip punggungnya (dorsal) memanjang dengan bagian belakang berjarikeras dan di bagian akhir (sirip ketiga dan keempat) bergerigi. Letak sirip punggung berseberangan dengan permukaan sisip perut (ventral).Bentuk tubuh ikan mas agak memanjang dan memipih tegak (comprossed). S. S. 2008 . Mulutnya terletak di bagian tengah ujung kepala (terminal) dan dapat disembulkan (protaktil). sisik ikan mas berukuran besar dan digolongkan ke dalam sisik tipe sikloid (lingkaran). M.Si dan Khairuman.

Golongan pertama yakni yang bersisik normal dikelompokkan lagi menjadi dua yakni pertama kelompok ikan karper yang bersisik biasa dan kedua. tikeu. Ikan karper sebagai ikan konsumsi dibagi menjadi dua kelompok yakni ras ikan karper bersisik penuh dan ras ikan karper bersisik sedikit. A. rayo. biru.org/wiki/Ikan_mas Ikan mas atau Ikan karper (Cyprinus carpio) adalah ikan air tawar yang bernilai ekonomis penting dan sudah tersebar luas di Indonesia. Sedangkan yang tergolong dalam ras karper bersisik sedikit adalah ikan karper kaca yang oleh petani di Tabanan biasa disebut dengan nama karper gajah. bersisik kecil. berdasarkan fungsinya.http://id. ikan karper mempunyai bentuk tubuh agak memanjang dan memipih tegak. merah. ikan mas memiliki beberapa nama sebutan yakni kancra. Sistematika dan Morfologi Ahli perikanan Dr. Sedangkan Djoko Suseno (2000) mengemukakan. Mulut terletak di ujung tengah dan dapat disembulkan. Secara umum. ikan karper si nyonya dan ikan karper merah atau mas. Kelompok pertama merupakan ras-ras ikan konsumsi dan kelompok kedua adalah ras-ras ikan hias. Ardiwinata (1981) menggolongkan jenis ikan karper menjadi dua golongan. tersusun teratur dan menyelimuti seluruh tubuh. hampir seluruh tubuh ikan karper ditutupi sisik dan hanya sebagian kecil saja yang tubuhnya tidak ditutupi sisik. Kelompok ras ikan karper yang bersisik penuh adalah ras-ras ikan karper yang memiliki sisik normal. kaca. kuning keemasan atau kombinasi dari warna-warna tersebut sesuai dengan rasnya. ikan karper punten. tombro. yakni pertama. Secara morfologis. raja. mas merah dan koi. jenis-jenis karper yang bersisik normal dan kedua. Sisik ikan karper berukuran relatif besar dan digolongkan dalam tipe sisik sikloid berwarna hijau. Bagian anterior mulut terdapat dua pasang sungut berukuran pendek.wikipedia. Ras ikan karper yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah ikan karper majalaya. .L Buschkiel dalam RO. Di Indonesia. Untuk kelompok ras ikan karper hias. ameh atau nama lain sesuai dengan daerah penyebarannya. jenis kumpai yang memiliki ukuran sisrip memanjang. ras-ras ikan karper yang ada di Indonesia dapat digolongkan menjadi dua kelompok. beberapa di antaranya adalah karper kumpay.

badan. saya akan mencoba menyajikan secara lengkap. kehijauan. memanjang mulai dari belakang tutup insang sampai pangkal ekor. mahasiswa. ada merah. Sirip perut hanya satu terletak pada perut. Ikan mas memiliki lima buah sirip. Data ini akan membantu mereka dalam penelitiannya. yaitu kepala. dengan satu jari-jari keras. Sirip punggung panjang terletak di bagian punggung. sepasang mata. Sirip dubur hanya terletak di belakang dubur. Sepasang mata bisa dibilang cukup besar terletak di bagian tengah kepala di kiri. hidung. sirip perut. Bila dipotong di bagian tengah badan memilki perbandingan antara tinggi badan dan lebar badan 3 : 2 (tergantung varitas). dan berjenis ctenoid. Pada bagian itu terlihat ada garis linea lateralis. . Mulut kecil. Warna tubuh ikan mas juga tergantung dari varitas. Sepasang lubang hidung terletak di bagian kepala. dan kanan. dan sirip ekor. kuning. dan ekor. sirip dada. membelah bagian depan kepala. Selain itu. abu-abu. Mulut.com/2008/03/morfologi-ikan-mas. Seluruh bagian tubuh ikan mas ditutupi dengan sisik yang besar. Sepasang tutup insang terletak di bagian belakang kepala.http://solusiikanmas. dan tutup insang terletak di kepala. Ikan mas berbadan panjang dengan perbandingan antara panjang total dengan tinggi badan 3 : 1 (tergantung varitas). Tubuh ikan mas terbagi tiga bagian. siswa dan kalangan masyarakat lainnya. sirip dubur.blogspot.Morfologi ikan mas Identifikasi morfologi ikan mas perlu disajikan secara lengkap pada setiap publikasi. dengan bentuk cagak. yaitu sirip punggung. mengingat hewan ini masih menjadi bahan uji para peneliti. Lewat artikel ini. Sirip dada sepasang terletak di belakang tutup insang. dan ada juga yang belang.html 18 March 2008 Budidaya Ikan Mas . Sirip ekor juga hanya satu. terletak di belakang. pada bagian bawah kepala memiliki dua pasang kumis sungut yang pendek. dan yang lainnya berjari-jari lemah.

2. amfibi. hati. Bentuk tubuh pada mahluk hidup. gigi. dan sebagainya. cekung hidung. otak. termasuk di dalamnya warna tubuh yang kelihatan dari luar. Organ yang terdapat pada bagian ini antara lain adalah sirip punggung. Namun demikian pada sebagian besar ikan bentuk tubuhnya relatif tetap. sirip dada. perubahan bentuk tubuhnya relatif sangat sedikit. Bagian badan yakni dari ujung operkulum (tutup insang) paling belakang sampai pangkal awal sirip belang atau sering dikenal dengan istilah sirip dubur. Pada dasarnya kita mengenal berbagai jenis hewan air. Pada dasarnya bentuk luar dari ikan dan berbagai jenis hewan air lainnya mulai dari lahir hingga ikan tersebut tua dapat berubah-ubah. Hal yang sama juga akan kita dapati pada berbagai jenis ikan serta pada berbagai jenis hewan lainya. gelembung renang. Bentuk tubuh pada mahluk hidup. Adapun yang dimaksud dengan bentuk luar organisme ini adalah bentuk tubuh.blogspot. diantaranya yang paling umum kita kenal adalah ikan. terutama pada ikan dan hewan air lainnya yang mengalami metamorfosis dan mengalami proses adaptasi terhadap lingkungan (habitat). Adapun organ yang terdapat pada bagian kepala ini antara lain adalah mulut. Pada dasarnya morfologi dari setiap jenis hewan air yang masih dekat kekerabatanya mempunyai kemiripan-kemiripan. Adapun organ-organ yang terdapat pada setiap bagian tersebut adalah: 1.http://smartsains. jantung. terlebih dahulu kita melihat bentuk tubuh atau penampilan (morfologi) hewan air tersebut. dan pada beberapa ikan terdapat alat pernapasan tambahan. lambung.com/2008/06/morfologi. ginjal. badan dan ekor (Gambar 1). termasuk pada hewan air erat kaitannya dengan anatomi. moluska. namun selain menggunakan insang ada juga ikan yang memiliki alat pernafasan tambahan yang fungsinya sama dengan “paru-paru”.html Morfologi adalah ilmu yang mempelajari bentuk luar suatu organisme. Adapun yang dimaksud dengan ikan adalah hewan bertulang belakang (vertebrata) yang berdarah dingin. limpa. rahang. sehingga kalaupun terjadi perubahan. insang. Ikan Pada ikan dan pada hewan air lainnya pada umumnya bagian tubuh dibagi menjadi tiga bagian yakni bagian kepala. yakni bagian yang berada diantara pangkal awal sirip belakang/dubur . termasuk pada hewan air juga erat kaitannya dengan anatomi. usus. udang. mata. gonad. Bagian kepala yakni bagian dari ujung mulut terdepan hingga hingga ujung operkulum (tutup insang) paling belakang. sungut. Bagian ekor. dan sebagainya. bergerak dan mempertahankan keseimbangan tubuhnya dengan menggunakan sirip. sehingga ada baiknya sebelum melihat anatominya. operkulum. dan bernafas dengan insang. 3. Bentuk luar dari organisme ini merupakan salah satu ciri yang mudah dilihat dan diingat dalam mempelajari organisme. namun pada setiap jenis ikan ukuran bagian-bagian tubuh tersebut berbeda-beda tergantung jenis ikannya (perhatikan morfologi ikan pada Gambar 3) . terlebih dahulu kita melihat bentuk tubuh atau penampilan (morfologi) hewan air tersebut. seperti anatomi dan morfologi udang. kepiting dan lobster hampir mirip. Morfologi adalah bentuk tubuh (termasuk warna) yang kelihatan dari luar. sirip perut. sehingga ada baiknya sebelum melihat anatominya. hidup diair. dan sebagainya. empedu.

Bentuk tubuh atau morfologi ikan erat kaitannya dengan anatomi. Dengan melihat hal ini. maka kita akan mendapatkan hasil yang berbeda antara bagian kiri dan bagian kanannya a. Perbedaan bentuk tubuh ini pada umumnya disebabkan oleh adanya adaptasi terhadap habitat dan cara hidupnya. maka sistematika atau taksonomi ini merupakan ilmu yang digunakan untuk mengklasifikasikan ikan/hewan air atau hewan lainnya. dan pada ikan-ikan tertentu terdapat scute dan finlet. Pada identifikasi yaitu usaha pengenalan dan deskripsi yang teliti dan tepat terhadap suatu jenis/spesies untuk selanjutnya memberi nama ilmiahnya sehingga dapat diakui oleh para ahli di seluruh dunia. ada tiga pekerjaan yang biasa dilakukan. Dengan demikian. maka dapat dikatakan bahwa pada saat kita melakukan identifikasi sama halnya dengan kita melakukan analisis. Bentuk tubuh ikan Antara jenis yang satu dengan jenis lainnya berbeda-beda. maka kita akan mendapatkan hasil yang sama persis antara bagian kiri dan bagian kanannya b. dan sirip ekor. dan sebagainya. Non simetri bilateral yaitu ikan yang apabila dibeah ditengah dengan potongan sagital. Simetri bilateral Dilihat dari bentuk tubuh terutama dari penampang melintangnya ada beberapa macam bentuk tubuh ikan simetri bilateral. bentuk dari sirip-sirip tersebut serta warna badan dan atau bagian-bagian badan tersebut. Dengan melihat morfologi ikan maka kita akan dapat mengelompok-ngelompokan ikan/hewan air. sehingga ada baiknya sebelum melihat anatominya. cekung hidung. tutup insang. pada tahap ini dilakukan penyususnan kategori-kategori yang lebih tinggi dan menetapkan ciri-cirinya sehingga pada akhirnya akan diketemukan klasifikasinya. bentuk-bentuk tersebut adalah: 1 Pipih/kompres yakni ikan yang bertubuh pipih atau dengan kata lain lebar tubuh jauh lebih kecil dibanding tinggi tubuh dan panjang tubuh seperti yang tertera pada Gambar 4 2 Picak/depres yakni ikan yang lebar tubuhnya jauh lebih besar dari tinggi tubuhnya (Gambar 5) . mulut. sisik. dimana sistem atau caranya mengelompokan ikan ini dikenal dengan istilah sistematika atau taksonomi ikan. Adapun bentuk-bentuk tubuh ikan tersebut dibagi dua yakni ikan yang bersifat a. Adapun yang ada pada bagian ini antara lain adalah anus. 1. Dengan demikian. sirip belakang. terlebih dahulu kita lihat bentuk tubuh atau penampilan (morfologi) ikan tersebut. Pada sistematika/taksonomi ini. sirip punggung. sirip ekor. Adapun pada penelitian terjadinya spesies dan pengamatan terhadap faktor-faktor evolusi. Adapun morfologi ikan yang terlihat dengan jelas dari luar antara lain adalah bentuk badan. gurat sisi (linea lateralis/LL). Simetri bilateral yaitu ikan yang apabila dibeah ditengah dengan potongan sagital. Untuk mencapai tujuan ini maka dilakukan penelaahan kemungkinan terjadinya perubahan pada saat terjadi perubahan kondisi dan menelaah faktor pendorong dan penghambat perubahan tersebut. mata. klasifikasi dan pengamatan evolusi. sirip dada. yakni identifikasi.sampai dengan ujung terbelakang sirip ekor. sirip perut. maka dapat dikatakan bahwa klasifikasi merupakan taraf untuk melakukan sintesis. Setelah melakukan identifikasi selanjutnya melakukan klasifikasi. bertujuan untuk mengetahui pembentukan spesies lain yang sudah ada dan menelaah kemungkinan terjadinya perubahan-perubahan di kemudian hari. sirip dubur.

sirip belakang (dubur) maupun sirip ekor beraneka ragam untuk lebih jelasnya bisa diperhatikan Gambar 3 sampai dengan Gambar 20. yakni: 1. Bentuk seperti terompet Mulut Dapat Disembul dan Tidak Berdasarkan dapat tidaknya disembulkan. sirip perut. Bentuk seperti gergaji (saw like) 4. Dapat disembulkan (Gambar 16) 2. Sirip ekor bercagak seperti pada ikan mas (Cyprinus carpio). Bentuk Sirip Bentuk sirip pada ikan baik sirip punggung. mulut ikan dibedakan menjadi 2. ikan tawes (Puntius javanicus). Sirip ekor berpinggiran tegak. ikan bawal (Pampus sp).3 Cerutu/fusiform yakni ikan dengan tinggi tubuh yang hampir sama dengan lebar dan panjang tubuhnya beberapa kali ukuran tingginya (Gambar 6) 4 Ular/sidat yakni ikan yang bentuk tubuhnya menyerupaibelut atau ular (Gambar 7) 5 Tali/filiform yakni ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai tali (Gambar 8) 6 Pita/taeniform/flattedform yakni ikan yang bentuk tubuhnya memanjang dan tipis menyerupai pita (Gambar 9) 7 Panah/sagittiform yakni ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai anak panah (Gambar 10) 8 Bola/globiform yakni ikan yang bentuk tubuhnyamenyerupai bola (Gambar 11) 9 Kotak/ostraciform yakni ikan yang bentuk tubuhnya menyerupai kotak (Gambar 12) b. Dari semua sirip-sirip tersebut yang lebih khas bentuknya dan terdapat pada berjenis-jenis ikan adalah sirip ekor. seperti pada ikan buntal (Tetraodon sp) 3. Posisi terminal. Posisi sub terminal.Non simetri bilateral Ikan yang non simetri bilateral diantaranya adalah ikan sebelah dan ikan lidah 2. yakni: 1. yaitu mulut yang terletak dekat ujung hidung (Gambar 18) 3. sirip dada. Ada empat macam posisi mulut ikan yakni 1. Secara umum ada empat jenis mulut ikan yaitu: 1. yaitu mulut yang terletak di atas hidung (Gambar 19) Posisi inferior. Tidak dapat disembulkan Posisi Mulut Posisi mulut pada ikan juga bervariasi tergantung dimana letak habitat makanan yang akan dimakannya. seperti pada ikan tambakan (Helostoma temmincki) . Pada dasarnya ada sepuluh macam bentuk sirip ekor (Gambar 1-20 dan Gambar 21). Bentuk mulut ikan antara jenis ikan satu dengan jenis ikan lainnya berbeda-beda tergantung pada jenis makanan yang dimakannya. dan sebagainya. Bentuk seperti tabung (tube like) 2. Sirip ekor berpinggiran tegak. yaitu mulut yang terletak di bawah hidung (Gambar 20 3. Bentuk seperti paruh (beak like) 3. Bentuk Mulut Ikan Ada beberapa macam bentuk mulut ikan. yaitu mulut yang terletak di ujung hidung (Gambar 17) 2. 2. Posisi superior.

dan sebagainya. Sirip ekor berbentuk membundar. seperti pada ikan bloso (Glossogobius sp) 7. dalam hal ini ada ikan yan mempunyai finlet. seperti pada ikan Scatophagus argus 5. panjang kepala. • Finlet adalah sirip-sirip kecil yang terdapat di belakang sirip punggung dan sirip belakang (dubur). Sirip ekor berbentuk hiposerkal.4. skut atau kil dengan definisi sebagai berikut. Sirip ekor berbentuk episerkal. Linealateralis (LL) Kalau kita perhatikan morfologi ikan. LL ini berfungsi LL untuk mendeteksi keadaan linkungan. Adapun yang dimaksud dengan meristik adalah ciri yang berkaitan dengan jumlah bagian tubuh tertentu seperti jumlah jari-jari keras dan jumlah jari-jari lemah pada sirip punggung. seperti pada ikan belut (Monopterus albus) 8. seperti pada ikan gurame (Osphronemus gouramy) 6. terutama kualitas air dan juga berperan dalam proses osmoregulasi. Selain hal tersebut di atas. kita eringkali mendapatkan ada semacam garis titik-titik pada ikan yang dikenal dengan istilah lineateralis (LL). Pada umumnya ikan mempunyai satu buah garis LL. Sirip ekor berbentuk meruncing. namun demikian adapula ikan yan mempunyai beberapa buah LL. seperti pada ikan tongkol (Euthynus sp) 9. ikan seringkali mempunyai ciri-ciri khusus. seperti yang terdapat pada ikan tongkol (Gambar 24) • Sirip lunak (adipose fin) adalah sirip tambahan berupa lapisan lemak yang ada di belakang sirip punggung atau sirip belakang seperti pada ikan jambal (Ketengus sp) (Gambar 25) 5. Linealateralis adalah garis yang dibentuk oleh pori-pori. contohnya akan kita dapati pada ikan kembung (Rastrelliger sp) (Gambar 22) • Skut adalah kelopak tebal pada bagian perut atau bagian pangkal ekor ikan selar (Caranx sp) (Gambar 23) • Kil adalah rigi-rigi yang puncaknya meruncing dan terdapat pada pada batang ekor. Sirip ekor berbentuk bajir. Ciri Meristik dan Ciri Morfometrik Dalam menentukan identifikasi seringkali kita melakukan pengukuran-pengukuran dan penghitungan yang dikenal dengan ciri meristik dan morfometrik. dan sebagainya. Pada ikan yang tidak bersisik LL terbentuk oleh poripori yang terdapat pada kulitnya. dalam hal ini ekor bagian bawah lebih panjang dibanding ekor bagian atasnya seperti yang terdapat pada ikan caracas (Tylosurus sp) 4. sehingga LL ini terdapat baik pada ikan yang bersisik maupun ikan yang tidak bersisik. sedangkan pada ikan yang bersisik LL terbentuk oleh sisik yang berpori. Adapun yang dimaksud dengan morfometrik adalah ciri yang berkaitan dengan ukuran tubuh seperti panjang total. Sirip ekor berbentuk sabit. dalam hal ini ekor bagian atasnya lebih panjang dibanding ekor bagian bawahnya seperti yang terdapat pada ikan atlantik sturgeon (Acipencer oxyrhynchus) 10. Sirip ekor berlekuk kembar. Adapun ukuran yang biasa dilakukan pada ikan (Gambar 26) adalah • Panjang total yakni jarak antara ujung kepala yang terdepan (biasanya ujung rahang terdepan) dengan ujung sirip ekor paling belakang • Panjang baku adalah jarak antara ujung kepala yang terdepan dengan pelipatan pangkal sirip ekor • Panjang ke pangkal cabang sirip ekor yakni jarak antara ujung kepala terdepan dengan lekuk cabang sirip ekor .

• Tinggi badan yakni ukuran tertinggi antara dorsal dengan ventral • Panjang kepala adalah jarak antara ujung kepala terdepan dengan ujung operkulum terbelakang Krustase Hewan air yang bernilai ekonomis penting adalah udang. mata majemuk yang bertangkai dan dapat digerakan. Sefalotoraks diselaputi oleh karapas yang menyelubungi baik bagian dorsal dan laterial. mulut. Kelas Krustase ini merupakan satu-satunya kelas dari Filum Arthropoda yang anggotanya banyak hidup di lingkungan perairan. plepoid ini berfungsi untuk berenang. Dalam hal ini krustase mempunyai eksoskeleton (kerangka luar) dari bahan kitin yang keras. mandibula dan insang. Krustase berasal dari kata crusta yang berarti cangkang keras. Selain itu juga terdapat kaki jalan sebanyak lima pasang. Di bagian abdomen udang terdapat kaki renang yang sering disebut plepoid. Kelas Krustase ini merupakan satu-satunya klas dari filum Arthropoda yang anggotanya banyak hidup di lingkungan perairan. khususnya di laut. Kaki jalan ini juga disebut pereiopod. Tepat dibawah telson terdapat lubang anus yang berfungsi untuk melakukan ekskresi. Pada sefalotoraks terdapat antena dan antenula yang berfungsi sebagai indera (sensori). toraks dan abdomen. Dan di bagian ujung terdapat telson dan urorod yang berfungsi untuk berenang. sehingga tubuh udang hanya terdiri dari sefalotoraks dan abdomen. Adapun morfologi udang (tubuh udang) terdiri dari kepala. . kepiting dan lobster yang termasuk pada Kelas Krustase. namun antaranya kepala dan toraks bersatu dan gabungan keduanya dinamakan sefalotoraks.

Tasikmalaya. bahkan ada yang dipelihara dalam keramba di perairan umum. di sawah. SEJARAH SINGKAT Ikan mas merupakan jenis ikan konsumsi air tawar. 2. Purwakarta 3. waduk. Cianjur. Ikan mas sudah dipelihara sejak tahun 475 sebelum masehi di Cina. Sampai saat ini sudah terdapat 10 ikan mas yang dapat diidentifikasi berdasarkan karakteristik morfologisnya. berbadan memanjang pipih kesamping dan lunak. Eropa. Adapun sentra produksi ikan mas adalah: Ciamis. Bogor.http://sutanmuda. SENTRA PERIKANAN Budidaya ikan mas telah berkembang pesat di kolam biasa. Ikan mas Punten dan Majalaya merupakan hasil seleksi di Indonesia. Ikan mas yang terdapat di Indonesia merupakan merupakan ikan mas yang dibawa dari Cina. Sukabumi. sungai air deras.wordpress. Garut. JENIS . Di Indonesia ikan mas mulai dipelihara sekitar tahun 1920. Bandung. 2007 oleh sutanmuda 1.com/2007/10/22/budidaya-ikan-mas/ BUDIDAYA IKAN MAS Oktober 22. Taiwan dan Jepang.

gerakannya gesit. bagian punggung tinggi melebar.Dalam ilmu taksonomi hewan. punggung tinggi.3:1. potongan badan paling pendek. Saat ini ikan mas mempunyai banyak ras atau stain. klasifikasi ikan mas adalah sebagai berikut: Kelas : Osteichthyes Anak kelas : Actinopterygii Bangsa : Cypriniformes Suku : Cyprinidae Marga : Cyprinus Jenis : Cyprinus carpio L. musim dan cara pemeliharaan yang terlihat dari penampilan bentuk fisik. perbandingan antara panjang badan dan tinggi badan antara 2. badannya relatif pendek. perbandingan panjang . Adapun ciri-ciri dari beberapa strain ikan mas adalah sebagai berikut: 1) Ikan mas punten: sisik berwarna hijau gelap. gerakannya lamban. 2) Ikan mas majalaya: sisik berwarna hijau keabu-abuan dengan tepi sisik lebih gelap. bila diberi makanan suka berenang di permukaan air. bentuk tubuh dan warnanya. Perbedaan sifat dan ciri dari ras disebabkan oleh adanya interaksi antara genotipe dan lingkungan kolam. mata agak menonjol.

atau kombinasi dari warna-warna tersebut. taishusanshoku nshikigoi dan long tail taishusanshoku nishikigoi. badan relatif panjang. Beberapa ras koi adalah long tail Indonesian carp. long tail shusui nishikigoi. sedangkan ikan dewasa bermata sipit. 5) Ikan mas koi: bentuk badan bulat panjang dan bersisisk penuh. di Jawa Barat ikan mas punten kurang berkembang karena diduga orang Jawa Barat lebih menyukai ikan mas yang .6:1.badan dengan tinggi badan antara 3. 3) Ikan mas si nyonya: sisik berwarna kuning muda.2:1. perbandingan panjang badan dengan tinggi badan antara 3. merah menyala. mata pada ikan muda tidak menonjol. 4) Ikan mas taiwan: sisik berwarna hijau kekuning-kuningan. mata agak menonjol. gerakannya lamban. lonh tail hishikigoi. kohaku hishikigoi. penampang punggung membulat. platinum nishikigoi.5:1. long tail platinm nishikigoi. shusi nishikigoi. perbandingan panjang badan dengan tinggi badan antara 3. lebih suka berada di permukaan air. gerakan lebih gesit dan aktif. Dari sekian banyak strain ikan mas. badan relatif panjang. warna sisik bermacam-macam seperti putih. kuning.

Ikan mas majalaya termasuk jenis unggul yang banyak dibudidayakan. 4. 2) Sebagai ikan hias. . MANFAAT 1) Sebagai sumber penyediaan protein hewani.berbadan relatif panjang.