P. 1
PNPM Per Lokasi Periode April 2010

PNPM Per Lokasi Periode April 2010

|Views: 479|Likes:
Published by Andri Lintang

More info:

Published by: Andri Lintang on Apr 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/26/2011

pdf

text

original

Sections

PNPM - MANDIRI PERDESAAN

LAPORAN PENANGANAN MASALAH PER LOKASI - IMPLEMENTASI
KABUPATEN Kecamatan Desa TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan KEMAJUAN PENANGANAN STATUS

NO.

DM

PELAKU

LOKASI - 1101 : SIMEULUE
1 KODE KASUS : 1101-2-28042010-006-PNPM Perdesaan 2 6, Simeulue Simeulue Timur 24-Des-08 24-Des-08
Terjadi pelanggaran prosedur pelelangan alat berat oleh TPK di Desa Sebbe. Pencairan dan penyaluran dana harus dihentikan ke Desa Sebbe Lakukan MD/MAD khusus guna mengetahui kasus posisi dan seberapa jauh nilai penyimpangan dan siapa pelaku yang terlibat.

30/06/2009 Keputusan hasil MD/MAD khusus dilaksanakan sesuai
ketetapan dan pelurusan masalah sedangkan pelaku yang melanggar harus diberikan sanksi. Apabila terdapat dana yang disalahgunakan maka dana harus dikembalikan.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1102 : ACEH SINGKIL
1 KODE KASUS : 1102-2-29042010-005-PNPM Perdesaan 2 9, Aceh Singkil Singkil Utara Gosong Telaga Bar 01-Apr-09 01-Apr-09
Pembangunan Balai Pertemuan di tunda karena ada kelompok SPP yang menunggak penggembalian pinjaman selama 4 bulan Pinjaman perguliran wajib dikembalkan setiap klpk peminjam sesuai ketentuan segera lakukan identifikasi penyebab terjadinya tunggakan perguliran (rescedulling)

30/08/2009 Kelompok berjanji akan segera melunasi tunggakan.

Surat peringatan sudah diberikan. Pengembalian tunggakan dana pinjaman SPP paling lambat minggu II Juni 2009. Sampai 30/11/2009 belum ada pengemabalian dana dari Kelompok SPP sehingga pembangunan physik Balai Pertemuan ditunda. Implementasi

Selesai 31-Jan-10

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database

Nilai Penyimpangan Rp.

7.112.000

Nilai Pengembalian Rp.

7.112.000

Sisa Rp.

0

LOKASI - 1104 : ACEH TENGGARA
1 KODE KASUS : 1104-2-29042010-002-PNPM Perdesaan 2 8, Aceh Tenggara Bukit Tusam Kute Lingga 13-Feb-09 13-Feb-09
Telah terjadi penyimpangan dana sebesar Rp 5.750.000,- Peruntukan Saluran Irigasi sepanjang 230 meter oleh TPK dan Perangkat Desa Musdes khusus sudah digelar guna mengetahui kasus posisi dan terbentuknya Tim Penyelesaian Masalah dan masyarakat mendapat informasi sesungguhnya. Dana yang diselewengkan disetorkan ke Rekening BPPK terlebih dahulu Pekerjaan saluran Irigasi 230 meter harus dilanjutkan sesuai kesepakatan antara Tim Penyelesaian Maslaah dengan warga Desa Kute Lingga

30/06/2009 Pada tanggal 30 Mei 2009 dilakukan MD khusus dgn

hasil TPK berjanji melanjutkan pekerjaan (nihil), tagl 22 Juli 20009 Mukim & Kades melaporkan TPK ke Polsek Polres (dalam proses) Tgl 30 Juli 2009 Faskab, FK/FT melakukan pertemuan guna memastikan tgl 13 Agustus 2009 namun TPK belum melakukan kegiatan juga. Tgl 14 Spt. 2009 SP2M berkoordinasi dengan Camat untuk minta dukungan penyelesaian masalah dan dihadiri Fastekkab, FT, UPK dan Kades (Sukaimi) sendir. Camat menegaskan pekerjaan saluran irigasi harus dilanjutkan usai Hari Raya Idul Fitri 1430 H minggu kedua. Sampai tgl 30/11/2009 TPK belum melanjutkan pekerjaannya, dan kembali berjanji akan mengembalikan uang yang diselewengkannya namun sampai 30/10/2009 belum ada realisasinya. Tidak ada Progress bulan ini

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 1 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui Nilai Penyimpangan Rp. 5.750.000 Nilai Pengembalian Rp.
Fk yang bersangkutan akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku dan dana yang dikutip harus dikembalikan ke 9 rekening kelompok SPP

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal 0 Upaya Penanganan Sisa Rp. 5.750.000 STATUS

2

KODE KASUS : 1104-2-29042010-003-PNPM BKPG 2 4, Aceh Tenggara Deleng Pokhisen 25-Agust-09 FK Melakukan pengutipan dana dari 9 05-Okt-09
PJOK, Faskab, Fastekab dan Faskeu telah Kelompok SPP untuk pembuatan proposal dan memberi teguran keras kepada ybs, untuk pembukuan dana SPP program PNPM - BKPG, mempertanggun jawabkan perbuatannya dan @Rp 500.000,- per kelompok berkewajiban mengembalikan dana yang telah dikutip tersebut seluruhnya kepada masingmasing kelompok.

31/10/2009 Berdasarkan informasi dari Faskab tgl 18 November

2009, dana Rp 4.500.000 telah dikembalikan ke masingmasing kelompok tetapi belum ada bukti yang sah, Faskab harus menindak lanjuti keabsahan pengembaliannya melalui setoran rekening bank kelompok SPP dan membuat rekomendasi kepada FK tersebut yang terindikasi kuat melanggar kode etik. Sampai dengan 30/11/2009 ternyata beleum ada pengembalian dana dari pelaku, SP2M akan menindak lanjuti bulan Desember 2009.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1104-2-29042010-004-PNPM Perdesaan 2 9, Aceh Tenggara Badar 13-Feb-09 13-Feb-09
Penyimpangan dana oleh kelompok SPP Bintang Sepakat Ds. Gusung Batu sebesar Rp.7,7 jt.

4.500.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana pinjaman bergulir harus dikembalikan sesuai mekanisme program

0

Sisa Rp.

4.500.000

Selenggarakan Musdes khusus untuk menetukan pilihan sanksi terhadap klmpok yang tdk punya itikat baik mengembalikan pinjaman

30/08/2009 Surat Pjok diketahui Camat tertanggal, 12 Mei 2009
sudah disampaikan kepada kelompok SPP tetapi kelompok belum mengembalikan cicilan pinjaman.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

7.700.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

7.700.000

LOKASI - 1108 : ACEH BESAR
1 KODE KASUS : 1108-1-28042010-003-PNPM Perdesaan 2 11, Aceh Besar Pulo Aceh 21-Jan-08 21-Jan-08
Anggota KPA (Rafli) di Kec. Pulo Aceh melakukan pengrusakan di Kantor UPK. 1 Unit monitor komputer dibanting dan rusak. KM-Kab perlu memonitor perkembangan tindaklanjut penanganan masalah oleh KPA dalam batas waktu yang disepakati Komputer yang dirusak harus diganti sesuai dengan speknya

30/09/2008 Hal ini terjadi karena Anggota KPA tersebut

memaksakan kehendak agar kegiatan BRR-PPK dikontrakkan kepada mereka. Masalah sudah dimusyawarahkan Muspika, pelaku PPK dan Tokoh Masyarakat. Kptsnya : (1). Komputer yang rusak harus diganti agt KPA (Rafli); (2). Masalah ini juga dilaporkan ke KPA; (3). Apa bila KPA tidak dpt selesaikan Forum MAD akan menempuh prosedur huku. Belum ada realisasi pengembalian dana dimaksud. Implementasi

Selesai 31-Jan-10

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1111 : ACEH UTARA
1 KODE KASUS : 1111-2-13072010-001-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 2 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Aceh Utara Matangkuli

TANGGAL Kejadian Diketahui 09-Okt-09 31-Des-09
FK meminjam dana SPP Perguliran Kelompok Setangkai Bunga Mawar sebesar Rp.33.000.000,- utnuk kepentingan pribadi dan meminjam dana BLM dari UPK Matangkuli sebesar RP 7.500.000,- untuk kepentingan pribadi, peminjaman dilakukan secara bertahap Dana yang dipinjam FK harus dikembalikan ke rekening SPP UPK seutuhnya dan FK Ybs dikeluarkan dari program Dana dapat dikembalikan sepenuhnya dan pelaku di Putuskan Hubungan kerja dengan program karena melanggar kode Etik Konsultan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
sebesar Rp.8.250.000,-masih tersisa sebesar Rp 24.750.000,- dan terhitung Tgl 25 Feb. 2010 Satker Prov Aceh telah Memutuskan Hubungan Kerja dengan FK Saiful Amri, SHI. Karena melanggar kode etik konsultan

STATUS 25/02/2010 Dana telah dikembalikan Bulan S/d Januari 2010

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

40.500.000

Nilai Pengembalian Rp.

8.250.000

Sisa Rp.

32.250.000

LOKASI - 1112 : ACEH BARAT DAYA
1 KODE KASUS : 1112-1-13072010-001-PNPM BKPG 1 6, Aceh Barat Daya Setia Ujung Tanah 07-Jan-10 11-Feb-10
Pihak Kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap kasus Adm. ADG di Desa Ujung Tanah dan kegiatan BKPG terhenti karena buku rekening BKPG turut di periksa Semestinya pihak polisi hanya memeriksa rekening ADG sedangkan rekening BKPG tidak terkait kasus sehingga kegiatan BKPG dapat berjalan sesuai rencana Faskab harus memastikan kegiatan BKPG dapat berjalan sesuai perencanaan

21/04/2010 Pemeriksaan di Kepolisian sedang berlangsung, belum

ada hasilnya, Faskab terus memonitor dan melaporkan progressnya ke RMC 1 secara berkala. Hasil pemeriksaan Kepolisian tidak ditemukan indikasi penyelewengan dana ADG, buku rekening yang disita telah dikembalikan ke Desa, Koordinasi telah dilakukan dengan baik oleh Faskab sehingga kasusnya telah dinyatakan selesai, berita acara terlampir

Selesai 21-Mar-10

Nilai Penyimpangan Rp.

0

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

0

LOKASI - 1113 : GAYO LUES
1 KODE KASUS : 1113-2-29042010-003-PNPM Perdesaan 3 5,2, Gayo Lues Blang Pegayon 15-Agust-09 Ketua UPK dan PJOK mengutip dana SPP 30-Agust-09
sebesar Rp 97.869.000,- dari Kelompok SPP Dana yang dikutip harus dikembalikan ke rekening SPP UPK, Ketua UPK diganti dengan yang baru Seluruh informasi penanganan diseminasikan dalam MAD khusus untuk mengganti ketua UPK

30/12/2009 Dana telah dikembalikan: Tgl 15/12/09 Rp 75.000.000,16/12/09 Rp 10.000.000,- 17/12/09 Rp 6.000.000,19/12/09 Rp 4.300.000,- 28/12/09 Rp 2.569.000,-

Selesai 30-Des-09

Nilai Penyimpangan Rp.

97.869.000

Nilai Pengembalian Rp.

97.869.000

Sisa Rp.

0

LOKASI - 1114 : ACEH TAMIANG
1 KODE KASUS : 1114-2-13072010-002-PNPM BKPG 2 8, Aceh Tamiang Bandar Pusaka Sunting 22-Jan-10 09-Feb-10
TP-BKPG & Datok menggelapkan dana BKPG Tahap I sebesar Rp.29.530.000,Kegiatan BKPG terhenti. Dana yang diselewengkan harus dikembalikan ke rekening Desa dan pelaku harus mendapat sanksi MD khusus sgr dilaksanakan dan kasus sudah dilaporkan ke polisi

25/02/2010 Kasus dalam proses penyidikan Polres Aceh Taming

, FK/FT memantau proses di Kepolisian, Kegiatan phisik dan penyaluran dana ke Desa di hentikan sementara . Musdes Khusus tgl 22/2/2010, Pelaku ditahan Polisi, Rencana Musdes khusus kedua tgl 14 April 2010 untuk mencari solusi terbaik, agar kegiatan parit beton 1,275 meter yang terhenti dapat dilanjutkan karena progress 10% proses hukum tetap berjalan. Ketua TP BKPG Masih ditahan Polisi. Hasil Musdes Khusus tgl 10 April 2010 Masyarakat Desa Sunting bersedia memberi swadaya terhadap pekerjaan saluran sepanjang 540 meter yg belum selesai dari 700 meter yang direncanakan (telah selesai 160 meter)

Proses Litigasi (Kepolisian)

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1114-2-13072010-003-PNPM BKPG

29.530.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

29.530.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 3 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,6,

KABUPATEN Kecamatan Desa Aceh Tamiang Seruway

TANGGAL Kejadian Diketahui 05-Feb-10 15-Feb-10
TP-BKPG & Datok selewengkan dana sebesar Rp.19.533.000,Kegiatan BKPG terhenti. Dana yang diselewengkan harus dikembalikan ke rekening Desa pelaku harus mendapat sanksi MD khusus sgr dilaksanakan, Kasus sudah dilaporkan ke polisi

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Kab. Aceh Tamiang.

STATUS 01/03/2010 kasus dalam proses penyidikan Polsek Karang Baru

Selesai 03-Mar-10

02/03/2010

FK/FT memantau proses di Kepolisian Kegiatan phisik dan penyaluran dana ke Desa dihentikan sementara. Saran pihak berwajib kasus ini tidak dilanjutkan lebih baik diselesaikan secara kekeluargaan dengan pihak Desa, hasilnya Datok (Kepala Desa) sudah mengganti dana tersebut dalam bentuk bahan material yang dibutuhkan senilai dana yang hilang Rp 19.533.000, kegiatan sedang berlanjut. Berita Acara dan Bukti-bukti terlampir

Nilai Penyimpangan Rp.

19.533.000

Nilai Pengembalian Rp.

19.533.000

Sisa Rp.

0

LOKASI - 1201 : NIAS
1 KODE KASUS : 1201-1-28042010-016-PNPM R2PN 1 9, Nias Idano Gawo 01-Apr-08 04-Feb-08
Data pnrm manfaat myp dr aturan, ada yg tdk pny rmh tp dpt mmbangun di kec. lain (Bawolato) lakukan validasi ulang jika terbukti penerima manfaat memalsuka data dan ket berlakukan sanksi sprt tertuang dlm srt pernyataan yg ditd tangani oleh calon pnrm manfaat bantuan hrs ditrm oleh masy yg benar2 layak mnrmnya, pekerjaan dpt berjalan lancar sesuai prinsip dn prosedur

11/04/2008 F Kab sdh merekomendasikan ke FK/FT spy pemb rmh Proses Non bg yg tdk layak segera dihentikan Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1201-1-28042010-017-PNPM R2PN 2 9, Nias Tuhemberua 02-Jun-08 23-Jun-08
Ds Onozitoli,Sanawuyu, Gawugawu Bawuzo,Ombolata Sawo byk pemanfaat yg tdk melakukan relokasi sesuai prosedure

Nilai Pengembalian Rp.
PjOK,FT Kab dn ass turun unt memastikan kebenaran lap tsb,dan jika terbukti tjd penyalahgunaan prosedur pekerjaan hrs dihentikan smp mslh diselesaikan bantuan hrs ditrm oleh masy yg benar2 layak mnrmnya, pekerjaan dpt berjalan lancar sesuai prinsip dn prosedur

0

Sisa Rp.

23/06/2008 F Kab memfasilitasi PjOKab agar mengeluarkan surat
kekec atas rekomendasi tim Validasi

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1201-1-30042010-020-PNPM Perdesaan

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 4 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Nias Lahewa Marafala

TANGGAL Kejadian Diketahui 07-Apr-09 07-Apr-09
TPK tidak melakukan pekerjaan dengan baik dimana campuran semen yang seharusnya 1:3:5 dan ketebalan 12 CM , dalam pekerjaan di buat campuran yang tidak sesuai dengan speksifikasi , sedangkan ketebalannya hanya 5 CM, sehingga masyarakat menjadi marah dengan merusak rabat beton sepanjang 30 m. 1. FT di perintahkan untuk menghitung jumlah pasir,kerikil dan semen dengan ketebaln rata rata 5 cm, jadi tidak mengacu pada laporan TPK, FT mengacu pada volume terpasang selisih hasil dri laporan TPK dengan volume terpasang harus dikembalikan oleh TPK dan atau menambah ketebalan jalan rabat beton yang sudah dikerjakan dan harus diawasi oleh FT. 2. FK memfasilitasi administrasi dengan melakukan croscek dengan upah yang di terima masyarakat dan jumlah material yang di terima tukang/pekerjaan. 3. dilakukan penghentian pekerjaan sebelum permasalah di selesaikan oleh TPK TPK dapat memperbaiki pekerjaan dengan menambah ketebal volume rabat beton atau mengembalikan dana dari selisih antara volume terpasang dengan laporan TPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
berdasarkan laporan FK/FT dan proses percepatan penyelesaian masalah di lapangan

STATUS 07/04/2009 Faskab mengeluarkan rekomendasi penyelesaian

Proses Non Litigasi

17/04/2009 kepala BPM menyuratai camat untuk segera

memfasilitasi proses penyelesaian masalah dan mengambil langkah langkah kebijakan dan apabila masalah tidak terselesaikan maka di rancang MAD khusus untuk dilakukan pemindahan sisa dana kepada desa rangking selanjutnya yang bersedia dan mampu melaksanakan sifaoroasi dan memerintahkan penghentian kegiatan pnpm mp 2008 di desa sifaroasi dan segera dilakukan MAD khusus untuk memindahkan sisa dana kegiatan ke desa rangkin berikutnya, penyelesaian pekerjaan selanjutnya menjadi tangung jawab TPK menunggu hasil MAD untuk memindahkan kegiatan pada lokasi lainnya .dan penyelesaian lanjutan menjadi tanggung jawab TPK.

28/04/2009 surat camat lahewa yang di tujukan kepada TPK desa

30/05/2009 proses penghentian kegiatan di desa sifaroasi dan

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1201-1-30042010-021-PNPM R2PN 2 11, Nias Sitolu Ori Hilisaloo 30-Apr-09 30-Apr-09
keberatan masyarakat desa Hilisalo'o kecamatan sitoli ori pemekaran Kec.Tuhemberua atas penerima manfaat perumahan PPK R2PN yang dianggap tidak sesuai dengan kriteria penerima manfaat yang sebenarnya.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

fas kab berkoordinasi dengan TK PPK Kab nias dan kecamatan induk ( tuhemberua untuk melakukan upaya mediasi berupa pertemuan keseluruh pihak terkait di desa hilisalo'o, dan menghadirkan masyarakat yang berselisih faham tentang peneriam manfaat bangunan perumahan R2PN TA 2007.

masyarakat dapat memahami proses dan mekanisme program dan mengawasi pelaksnaan yang telah berjalan agar tidak terjadi kesalahan

02/05/2009 korpun mengeluarkan memorandum terhadap proses
penyelesaian yang di fasilitasioleh faskab dengan berkoordinasi dengan TK PPK.

Proses Non Litigasi

30/05/2009 proses fasilitasi penyelesaian oleh kecamatan dan
faskab.

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp. Halaman 5 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

5

KODE KASUS : 1201-1-30042010-023-PNPM R2PN 2 8,11, Nias Gido Lahemo 12-Mei-09 12-Mei-09
Laporan LSM TIPANRI tentang pembangunan rumah pada kelompok perumahan Simalambuo sarat dengan KKN, pengurus di duga keras sengaja melakukan hal yang merugikan para penerima manfaat serta pengurus melakukan kerja sama dengan PJOK,Camat,FK/FT Gido. proses mediasi penyelesaian kepada KP Simalambuo, dengan memeriksa laporan pembukuan, bukti penerimaan bahan dan progres phisik di lapangan yang dilakukan oleh FK/FT kec.Gido FK/FT membuktikan indikasi penyimpangan pembangunan perumahan berdasarkan audit pembukuan dan progres phisik dilapangan dan dapat menjelaskan kepada masyarakat terhadap permasalahan yang sebenarnya terjadi

12/05/2009 berita dari Harian Analisa Sumut, laporan LSM TIPANRI Proses Non terhadap penyimpangan pembangunan rumah pada Litigasi
kelopok perumahan Simalambuo Desa Lahemo Kec.GIDO yang sarat dengan KKN

13/05/2009 kunjungan lapangan untuk memastikan permasalahan

yang sebenarnya dan melakukan pemeriksaan laporan keuangan oleh FMS

21/05/2009 fasilitasi penyelesaian dan verifikasi lapangan yang

dilakukan FK/FT terhadap permasalahan KP Simalambuo dengan melakukan pembandingan antara progres phisik dan realisasi keuangan

26/05/2009 sp2m, melakukan kunjungan ke lokasi KP Simalambuo

dan melakukan fasilitasi penyelesaian masalah dengan memverifikasi phisik dan laporan keuangan dan memastikan permasalahan tidak sama dengan laporan yang telah di lakukan ole penerima manfaat tidak peduli dengan pembangunan rumahnya dan tidak memberikan swadaya baik dalam pengangkutan material dari servive point menuju rumahnya maupun swadaya apabila bahan material harganya tinggi pembangunan rumah KP simalambuo terbengkalai dinyatakan tidak benar karena hanya 3 rumah saja dan itu akibat dari ulah dan tindakan 3 pemanfaat tersebut yang telah di uraikan di atas.. rumahnya terbengkalai melakukan pengrusakan rumah ketua KP sehingga permasalahan ini di laporkan pada pihak kepolisian.

02/06/2009 masalah 3 unit rumah yang terhambat akibat dari

02/06/2009 berdasarkan berita media ANALISA terhadap

02/06/2009 salah seorang penerima manfaat yang pembangunan

02/06/2009 terhadap 3 pemanfaat yang pembangunan rumahnya

terhambat , untuk material telah di berikan namun tidak dilakukan pembangunan sehingga bahan material tersebut menjadi rusak,beku dan berkarat

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 6 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Nias Gido Lahemo

TANGGAL Kejadian Diketahui 12-Mei-09 12-Mei-09
Laporan LSM TIPANRI tentang pembangunan rumah pada kelompok perumahan Simalambuo sarat dengan KKN, pengurus di duga keras sengaja melakukan hal yang merugikan para penerima manfaat serta pengurus melakukan kerja sama dengan PJOK,Camat,FK/FT Gido. proses mediasi penyelesaian kepada KP Simalambuo, dengan memeriksa laporan pembukuan, bukti penerimaan bahan dan progres phisik di lapangan yang dilakukan oleh FK/FT kec.Gido FK/FT membuktikan indikasi penyimpangan pembangunan perumahan berdasarkan audit pembukuan dan progres phisik dilapangan dan dapat menjelaskan kepada masyarakat terhadap permasalahan yang sebenarnya terjadi

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
KP.simalambuo, terdapat 3 unit yang progres pengerjaan sangat terlambat sedangkan 7 unit telah sampai pada pemasangan rangka baja ringan dengan volume 78%/98%

STATUS 02/06/2009 Pembangunan 10 unit rumah R2pn TA.2007 di

Proses Non Litigasi

02/06/2009 penjelasan secara tertulis oleh Camat terhadap laporan

LSM TIPANRI terhadap permasalahan KP Simalambuo Desa Lahemo Kec.Gido.:

02/06/2009 telah di lakukan fasilitasi penyelesaian terhadap 3

pemanfaat tersebut oleh kecamatan dan telah di buat berita acara penyelesaian namun tidak pernah di indahkan oleh ke 3 penerima manfaat.

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 1201-2-27042010-010-PNPM R2PN 2 8, Nias Lolofaoso Lalai 01-Feb-07
Ketua TPK Yasofati II Mendrofa tdk mnyerahkan uang PPK Pasca Bencana Kpd.Bendahara TPK sebesar Rp.35.086.800 ( Penarikan ke III ). Sudah dilaporkan oleh masy ke Kejaksaan Negeri Gunung Sitoli.

Nilai Pengembalian Rp.
Peran serta semua Pelaku PPK dan masyarakat sgt mendukung upaya percepatan masalah, jaksa sdh beberapa kali memnggil pelaku dan bbrp org saksi, dan jaksa hrs lbh aktif dlm penyidikan konfrontir ket pelaku dan saksi hrs dilakukan unt membuktikan kebenaran masing masing pihak krn ada dugaan pelaku memalsukan bukti penyerahan uang kpd bendahara. Jika keterangan saksi saksi sdh cukup serta bukti bukti mendukung maka pihak Kejaksaan sdh dpt melakukan penahanan spy pelaku tdk melarikan diri dan menghilangkan brg bukti. Uang harus dikembalikan, pelaku hars mdpt hukuman yg jelas, pengurus TPK terutama ketua hrs diganti

0

Sisa Rp.

06/07/2007 KM,FK dan FMS sdh melakukan pertemuan dg kades
unt memanggil pelaku tp pelaku sdh meninggalkan desa tsb dan pertemuan belum terlaksana. Smp saat ini pelaku dinyatakan buron tdk diket keberadaanya

Hili Serangkai/ Hilis 01-Feb-07

Proses Litigasi (Kejaksaan)

11/10/2007 Korpun Bpk. Samuel Wungo brsm PjOK tlh menemui
pelaku dan saat itu pelaku berjkanji akan mengembalikan uang tsb tgl 8 Okt

01/05/2008 Atas lap masy ke Kejaksaan Neg Gn Sitoli, pelaku sdh
diperiksa oleh Kejaksaan diduga menunjukan bukti palsu bhw uang sdh diserahkan kpd bendahara. Proses berjalan lamban.

01/05/2008 Bendahara TPK diperiksa oleh Kejaksaan Neg dan

mengatakan ketua TPK tdk pernah menyerahkan uang tsb, diduga bukti, tanda tangan dan cap dlm bukti tsb dipalsukan.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 7 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Nias Lolofaoso Lalai

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Feb-07
Ketua TPK Yasofati II Mendrofa tdk mnyerahkan uang PPK Pasca Bencana Kpd.Bendahara TPK sebesar Rp.35.086.800 ( Penarikan ke III ). Sudah dilaporkan oleh masy ke Kejaksaan Negeri Gunung Sitoli. Peran serta semua Pelaku PPK dan masyarakat sgt mendukung upaya percepatan masalah, jaksa sdh beberapa kali memnggil pelaku dan bbrp org saksi, dan jaksa hrs lbh aktif dlm penyidikan konfrontir ket pelaku dan saksi hrs dilakukan unt membuktikan kebenaran masing masing pihak krn ada dugaan pelaku memalsukan bukti penyerahan uang kpd bendahara. Jika keterangan saksi saksi sdh cukup serta bukti bukti mendukung maka pihak Kejaksaan sdh dpt melakukan penahanan spy pelaku tdk melarikan diri dan menghilangkan brg bukti. Uang harus dikembalikan, pelaku hars mdpt hukuman yg jelas, pengurus TPK terutama ketua hrs diganti

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
diperiksa oleh pihak Kejaksaan dan tanda tangan serta cap Kades tlh dipalsukan oleh pelaku. Menurut Kepala Desa ada informasi uang yg dipakai olek ketua TPK dipakai unt membeli mobil jenis Pick Up.

STATUS 16/06/2008 Kepala desa dtg kektr korpun melaporkan bahwa tlh

Hili Serangkai/ Hilis 01-Feb-07

Proses Litigasi (Kejaksaan)

Nilai Penyimpangan Rp. 7 KODE KASUS : 1201-2-27042010-011-PNPM R2PN 2 8, Nias Hiliduho Lasara Botomuzoi 12-Mar-07 12-Mar-07
Lap FK/KM (Maret 2007) Ketua TPK (Mareti Lase) melarikan dana PPK Pasca Bencana sebesar Rp. 23.800.000,-

35.086.800

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

35.086.800

1. Dana PPK Pasca Bencana yang dilarikan harus dikembalikan 2. Camat diminta untuk memanggil kembali yang bersangkutan. 3. Jika Mareti Lase tidak memenuhi panggilan tersebut, maka yang bersangkutan akan dilimpahkan kepada pihak yang berwajib.

Dana kembali dan pelaku diberi sanksi, pekerjaan dilanjutkan

12/03/2007 FK telah memfasilitasi Desa bersama Kades untuk

meminta pertanggungjawaban dari keluarga Ketua TPK (Mareti Lase)

Proses Non Litigasi

10/03/2008 Pelaku sdh tidak tinggal didesa tsb lg dan

keluarganyapun tdk tahu keberadaanya skrg.

23/01/2009 Camat Botomuzoi telah melakukan fasilitasi

penyelesaian pada tanggal 23 Januari 2009, akan tetapi Mareti Lase tidak hadir. Yang hadir saat itu adalah Kades, Sekretaris TPK dan Bendahara TPK. Mengingat Mareti Lase tidak hadir maka peserta forum sepakat untuk mendatangi langsung ke desa (ke rumah yang bersangkutan) untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat. Akan tetapi sesampai di desa, Mareti Lase tidak ditemukan (melarikan diri). Selanjutnya Camat meminta Kades bersama masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak yang berwajib. kantor BPM Kab. Nias untuk meminta petunjuk jalan keluar. Disepakati bahwa yang bersangkutan diminta untuk mengembalikan segera uang yang telah digunakannya. Yang bersangkutan saat itu sanggup membayar dengan cara mencicil sebesar Rp 250,000/bulan. Tetapi Ketua TK-PNPM meminta bahwa pelunasan uang tersebut harus dapat dilunasi selama 1 tahun yang berarti harus dapat dikembalikan dengan cicilan sebesar Rp 2 juta/bulan, jika tidak akan diserahkan kepada pihak yang berwajib.

29/01/2009 Mareti Lase didampingi Camat Botomuzoi datang ke

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 8 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Nias Hiliduho Lasara Botomuzoi

TANGGAL Kejadian Diketahui 12-Mar-07 12-Mar-07
Lap FK/KM (Maret 2007) Ketua TPK (Mareti Lase) melarikan dana PPK Pasca Bencana sebesar Rp. 23.800.000,1. Dana PPK Pasca Bencana yang dilarikan harus dikembalikan 2. Camat diminta untuk memanggil kembali yang bersangkutan. 3. Jika Mareti Lase tidak memenuhi panggilan tersebut, maka yang bersangkutan akan dilimpahkan kepada pihak yang berwajib. Dana kembali dan pelaku diberi sanksi, pekerjaan dilanjutkan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
tetapi Mareti Lase tidak datang.

STATUS 11/02/2009 dilakukan pertemuan di kantor Camat Botomuzoi, akan

Proses Non Litigasi

31/03/2009 proses penyelesaian dengan meminta

pertanggungjawaban pelaku untuk mengganti dana yang di fasilitasi camat,PJOK dan FK/FT

30/04/2009 fasilitasi yang dilakukan camat,pjok dan fk terhadap

proses penyelesaian belum berjalan baik akibat adanya pengingkaran yang dilakukan mareti lase

30/05/2009 proses pengembalian dana tidak dilakukan oleh mareti
lase sehingga proses fasilitasi yang dilakukan kecamatan,faskab dan FK menjadi terhambatdan tbelum ada inisiati dan niat baik dari mareti lase terhadap pengembalian dana

Nilai Penyimpangan Rp. 8 KODE KASUS : 1201-2-27042010-012-PNPM R2PN 1 8, Nias Sirombu Ombolata 01-Mei-07 01-Mei-08

23.800.000

Nilai Pengembalian Rp.
Pekerjaan dpt diselesaikan , dana yg telah dikeluarkan dpt dipertanggungjawabkan dan MDST dpt terlaks

0

Sisa Rp.

23.800.000

TPK tidak transparan kepada masyarakat, - Fisik bangunan MCK sebanyak 6 unit harus Bantuan Rp. 316.571.000,- unt pemb 6 u-MCK seudah selesai mengingat dana untuk tp dana tlh dihabiskan progress fisik tdk sesuai. pelaksanaan bangunan tersebut sudah terserap ke desa 100%. - FK dan FT melakukan sertifikasi pembukuan dan fisik bangunan yang telah dikerjakan TPK. - Selanjutnya diminta kepada Camat untuk melakukan fasilitasi pertemuan di desa, sekaligus meminta pertanggungjawaban TPK untuk penyelesaian pekerjaan tersebut.

01/05/2008 SP2M bersm FK dan Ketua UPK, melakukan pertemuan Proses Non dg pengurus TPK mrk berjanji akan segera melaks MD Litigasi
khusus dg menghadirkan kades lama unt melanjutkan pekerjaan yg belum selesai dg megupayakan swadaya masy unt menambah kekurangan dana.

27/01/2009 Dari hasil pertemuan di aula kantor Camat tanggal 27

Januari 2009, dibenarkan oleh Kades dan TPK bahwa fisik bangunan MCK dari 6 unit target awal, baru selesai sebanyak 1 unit sedangkan 5 lagi belum. Kades dan TPK berjanji sampai akhir Februari 2009 akan dapat diselesaikan dan dilakukan serahterima. Hingga saat ini realisasi fisik belum terlaksana Nias memerintahkan segera untuk dilakukan penyelesaian MCK sesuai perencanaan dengan memanfaatkan sisa dana yang ada .

31/03/2009 berdasarkan hasil audit BPKP, maka kepala BPMDK

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 9 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Nias Sirombu Ombolata

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Mei-07 01-Mei-08
TPK tidak transparan kepada masyarakat, - Fisik bangunan MCK sebanyak 6 unit harus Bantuan Rp. 316.571.000,- unt pemb 6 u-MCK seudah selesai mengingat dana untuk tp dana tlh dihabiskan progress fisik tdk sesuai. pelaksanaan bangunan tersebut sudah terserap ke desa 100%. - FK dan FT melakukan sertifikasi pembukuan dan fisik bangunan yang telah dikerjakan TPK. - Selanjutnya diminta kepada Camat untuk melakukan fasilitasi pertemuan di desa, sekaligus meminta pertanggungjawaban TPK untuk penyelesaian pekerjaan tersebut. Pekerjaan dpt diselesaikan , dana yg telah dikeluarkan dpt dipertanggungjawabkan dan MDST dpt terlaks

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
TPK dengan mempergunakan dana sisa dan swadaya masyarakat , menunggu sertifikasi dari FT dan laporan pembukuan untuk dilakukan MDST

STATUS 30/04/2009 proses pembangunan MCK telah selesai dilakukan oleh

Proses Non Litigasi

30/05/2009 proses sertifikasi dan pemeriksaan laporan keuangan
dari FK/FT

Nilai Penyimpangan Rp. 9 KODE KASUS : 1201-2-27042010-013-PNPM R2PN 3 4,9,7, Nias Sirombu Tetehosi 25-Mei-07 25-Mei-07
TPK tidak transparan dan ada sisa dana PPKPB yang masih berada di TPK tetapi belum dipertanggungjawabkan (hasil hitungan KMT) - sisa pelelangan semen Rp. 11.258.000,- sisa pekerjaan sumur gali Rp. 40.472.595,- sisa pekerjaan lantai ubin Rp. 9.772.450, sisa HOK Rp.791.335,- total Rp. 62.294.380.

316.571.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

316.571.000

- Penghentian kegiatan sementara untuk memastikan total sisa dana. - Dilakukan penghentian sementara terhadap semua transaksi di Desa. - Dilakukan audit menyeluruh terhadp PPK di Kecamatan. - Kepada pelaku diberi sanksi sebagaimana sanksi PPK. - Uang yang telah disalahgunakan harus dikembalikan - FK dan FT melakukan pemeriksaan administrasi keuangan sekali lagi, serta melakukan fasilitasi musyawarah desa. - Camat diminta melakukan pemanggilan terhadap Kades dan Pengurus TPK. - FT diminta untuk melakukan sertifikasi fisik bangunan yang telah dikerjakan.

Dana dikembalikan kepada masyarakat dan disepakati penggunaannya melalui Musyawarah Desa Khusus. TPK harus bisa mempertanggung jawabkan nominal sisa dana yang sesuai realisasi di lapangan. Penya lahgunaan dana dpt dipertanggung jawabkan, pelaku diberi sanksi dan hukuman setimpal dan pekerjaan dpt dilanjutkan spy masy tdk mjd korban

30/05/2005 proses sertifikasi dan pemeriksaan laporan keuangan
dari FK/FT

Proses Non Litigasi

25/05/2007 Supervisi KMT melaporkan ada kegiatan sisa anggaran
yang belum direalisasikan dalam 1 unit MCK

04/03/2008 TPK mengakui adanya penggunaan dana yang tidak

semestinya (FK Bakhtiar Zebua Rp. 3.017/03/08 SP2M, brsm FK,FT Ketua UPK berkoordinasi dg sekcam (Camat, PjOK mnrt ket sulit dijumpai krn lbh bny berada di Gn Sitoli). Unt mencari solusi upaya penyelesaian mslh. Mandan Sekretaris TPK yg dijumpai tlh memberi ket ttg adanya penyalahgunaan dana oleh pelaku PPK didesa saat itu. Mslh ini sdh ditangani oleh TK PPK

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 10 dari 223

NO.

DM 3

PELAKU 4,9,7,

KABUPATEN Kecamatan Desa Nias Sirombu Tetehosi

TANGGAL Kejadian Diketahui 25-Mei-07 25-Mei-07
TPK tidak transparan dan ada sisa dana PPKPB yang masih berada di TPK tetapi belum dipertanggungjawabkan (hasil hitungan KMT) - sisa pelelangan semen Rp. 11.258.000,- sisa pekerjaan sumur gali Rp. 40.472.595,- sisa pekerjaan lantai ubin Rp. 9.772.450, sisa HOK Rp.791.335,- total Rp. 62.294.380. - Penghentian kegiatan sementara untuk memastikan total sisa dana. - Dilakukan penghentian sementara terhadap semua transaksi di Desa. - Dilakukan audit menyeluruh terhadp PPK di Kecamatan. - Kepada pelaku diberi sanksi sebagaimana sanksi PPK. - Uang yang telah disalahgunakan harus dikembalikan - FK dan FT melakukan pemeriksaan administrasi keuangan sekali lagi, serta melakukan fasilitasi musyawarah desa. - Camat diminta melakukan pemanggilan terhadap Kades dan Pengurus TPK. - FT diminta untuk melakukan sertifikasi fisik bangunan yang telah dikerjakan. Dana dikembalikan kepada masyarakat dan disepakati penggunaannya melalui Musyawarah Desa Khusus. TPK harus bisa mempertanggung jawabkan nominal sisa dana yang sesuai realisasi di lapangan. Penya lahgunaan dana dpt dipertanggung jawabkan, pelaku diberi sanksi dan hukuman setimpal dan pekerjaan dpt dilanjutkan spy masy tdk mjd korban

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
menyurati Bupati unt menyerahkan penyelidikan mslh tsb kph Bawasda spy dpt diproses sesuai aturan hukum yg berlaku.

STATUS 02/05/2008 Rakor di TK PPK, Ketua TK PPK menyatakan sdh

Proses Non Litigasi

27/05/2008 SP2M brsm FK, ketua UPK kmbl berkunjung ke

Kecamatan, Camat,PjOK jg tdk berada ditempat. Masy yg dijumpai mgharap sanksi lokal sgr dicabut spy pekerjaan dpt dilanjutkan.

27/01/2009 Telah dilakukan pertemuan di tingkat kecamatan pada

tanggal 27 Januari 2009, dengan menghadirkan Kades & TPK Laporan Kades, pelaksanaan fisik telah selesai 100 % dan dana yang seharusnya dikembalikan telah digunakan untuk penambahan fisik MCK sebanyak 1 unit lagi. 3. Kades dan TPK meminta Camat dan FT untuk melihat fisik bangunan yang telah dikerjakan dari sisa dana tersebut. Hingga akhir Februari 2009 FT belum melakukan Sertifikasi fisik MCK yang telah dikerjakan. proses verifikasi dari FT .sehingga tidak bisa dilakukan MDST

31/03/2009 pekerjaan telah diselesaikan namun belum dilakukan

Nilai Penyimpangan Rp. 10 KODE KASUS : 1201-2-27042010-015-PNPM R2PN 1 9,8, Nias Idano Gawo Hilimbowo 08-Apr-08 01-Mei-08
Masyarakat pekerja tidak melaksanakan pekerjaannya pembukaan badan jalan, sedangkan biaya upah pekerjaan sudah dibayarkan TPK. ada sisa dana ditangan Ketua TPK sebesar Rp 10.000.000

62.294.380

Nilai Pengembalian Rp.
Pekerjaan dpt diselesaikan , dana yg telah dikeluarkan dpt dipertanggungjawabkan dan MDST dpt terlaksana ana

0

Sisa Rp.

62.294.380

MAD Khusus hrs segera dilak unt upaya penyelesaian pekerjaan dan lakukan audit keuangan TPK dana yg telah diberikan hrs dipertanggungjawabkan

17/06/2008 Camat telah menyurati TPK agar dapat mengerjakan

pekerjaan dilapangan sesuai dengan aturan main PPK. Serta mempertanggungjawabkan pekerjaan kepada masyarakat dengan menempelkan pertanggungjawaban di papan informasi faskab.

Proses Non Litigasi

30/05/2009 proses fasilitasi penyelesaian oleh kecamatan dan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 11 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui Nilai Penyimpangan Rp. 10.000.000 Nilai Pengembalian Rp.
sisa pekerjaan dapat segera di selesaikan oleh TPK dan apabila pekerjaan tidak sanggup dilakukan oleh TPK maka di lakukan pengembalian dana dari sisa pekerjaan .

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal 0 Upaya Penanganan Sisa Rp. 10.000.000 STATUS

11

KODE KASUS : 1201-2-30042010-019-PNPM Perdesaan 1 8, Nias Lahewa Sifaoro'asi 07-Apr-09 07-Apr-09
terdapat kelebihan dana yang belum dapat dipertanggungg jawabkan oleh TPK ,yakni RPD untuk kegiatan duiker plat dan TPT, dan adanya kendala pembangunan jalan yang dilalui oleh kontraktor yang membangun sekolah unicef FT segera melakukan opname penghitungan ulang pekerjaan perpatok untuk menghitung volume batu dan tenaga kerja dan dituangkan dalam bentuk sertifikasi , melakukan sertifikasi administrasi ,hasil sertifikasi diinformasikan kepada PJOK agar camat segera menyurati TPK untuk dapat mengembalikan sisa dana dan atau menyelesaiakan kegiatan kurun waktu tertentu.

07/04/2009 Faskab mengeluarkan rekomendasi penyelesaian

berdasarkan laporan FK/FT dan proses percepatan penyelesaian masalah di lapangan

Proses Non Litigasi

17/04/2009 kepala BPM menyuratai camat untuk segera

memfasilitasi proses penyelesaian masalah dan mengambil langkah langkah kebijakan dan apabila masalah tidak terselesaikan maka di rancang MAD khusus untuk dilakukan pemindahan sisa dana kepada desa rangking selanjutnya yang bersedia dan mampu melaksanakan sifaoroasi dan memerintahkan penghentian kegiatan pnpm mp 2008 di desa sifaroasi dan segera dilakukan MAD khusus untuk memindahkan sisa dana kegiatan ke desa rangkin berikutnya, penyelesaian pekerjaan selanjutnya menjadi tangung jawab TPK sanksi kepada TPK / desa akibat keterlambatan pelaksaan pekerjaan

28/04/2009 surat camat lahewa yang di tujukan kepada TPK desa

30/05/2009 proses pekerjaan lanjutan oleh TPK sebagai bentuk

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1210 : DAIRI
1 KODE KASUS : 1210-2-04052010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Dairi Siempat Nempu 31-Agust-09 "Laporan KM Kab.(31/10/2009)UPK 31-Okt-09
Kecamatan Siempat Nempu memakai dana pengembalian kelompok SPP dan masingmasing pengurus belum mengakui besaran yang diterima oleh pribadi masing-masing." Adakan segera Musyawarah khusus di Kecamatan dengan menghadiri pengurus kelompok SPP sekaligus melakukan identifikasi tentang penyerahan dana SPP kepada siapa saja diberikan oleh pengurus kelompok ke UPK. Dana kembali., adanya sanksi tegas kepada UPK

31/10/2009 Mustawarah desa khusus dilaksanakan tapiu batal
karena sedikit masyarakat yang hadir

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1210-2-13072010-003-PNPM Perdesaan 1 5,8,6, Dairi Tualang 09-Mei-09
"Laporan KM Kab.(31/10/2009)Ketua TPK melakukan penyelewengan dana yang melibatkan Kepala Desa, TPK, dan mantan Ketua UPK. Sebesar Rp 11.150.000,-"

10.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana kembali., adanya sanksi tegas kepada TPK,Kepala Desa, Ex Ketua UPK

0

Sisa Rp.

10.000.000

Siempat Nempu Hu 09-Mei-09

Dilakukan Musyawarah Khusus di tingkat desa kembali dan bila hasilnya juga tidak maksimal maka dibawa ke MAD khusus di Kecamatan.

09/05/2009 Telah dilakukan investigasi ke pengurus TPK dan

hasilnya dituangkan kedalam surat keterangan yang ditandatangani oleh ketua TPK sendiri yang disalahgunakan Rp 11,150,000,-

Selesai 31-Mar-10

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 12 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,8,6,

KABUPATEN Kecamatan Desa Dairi Tualang

TANGGAL Kejadian Diketahui 09-Mei-09
"Laporan KM Kab.(31/10/2009)Ketua TPK melakukan penyelewengan dana yang melibatkan Kepala Desa, TPK, dan mantan Ketua UPK. Sebesar Rp 11.150.000,-" Dilakukan Musyawarah Khusus di tingkat desa kembali dan bila hasilnya juga tidak maksimal maka dibawa ke MAD khusus di Kecamatan. Dana kembali., adanya sanksi tegas kepada TPK,Kepala Desa, Ex Ketua UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Siempat Nempu Hulu

STATUS 11/08/2009 Dilakukan MD Khusus kembali yang dihadiri oleh Camat

Selesai 31-Mar-10

Siempat Nempu Hu 09-Mei-09

14/10/2009 Melakukan Musyawarah khusus yang dihadiri oleh PjOK
Kec,Faskab,FK/FT, TPK desa dan Kades serta masyarakat desa lainnya.

31/03/2010 Telah dilaksanakan MDSTdi desa

Nilai Penyimpangan Rp.

10.150.000

Nilai Pengembalian Rp.

10.150.000

Sisa Rp.

0

LOKASI - 1211 : KARO
1 KODE KASUS : 1211-2-13072010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Karo Simpang Empat Cinta Rakyat 28-Agust-09 Dana pengembalian anggota kelompok 18-Sep-09
disalahgunakan oleh ketua kelompok SPKP dipinjamkan kepada pihak lain (bukan anggota kelompok) sebesar Rp 24.340.850,Dana yang disalahggunakan harus dikembalikan kerekening UPK Dana kembali., adanya sanksi tegas kepada Penlok

08/08/2009 Telah diadakan musyawarah di desas Cinta Rakyat

tentang pengembalian tunggakan agar masyarakat desa mengetahhuinya.

Proses Non Litigasi

28/08/2009 Diadakan musyawarh di desa khusus anggota kelompok
dan ketua kelompok begitu juga ibu Camat,PjOK,FK/FT,Faskab, menentukan batas akhir pembayaran.

01/12/2009 Ketua kelompok berjanji melunasi tanggal 12/12/2009.

Musyawarah diadakan di rumah ketua kelompok tentang pelunasan yang tertunda dan hal ini ketua kelompok berjanji melunasi akhir bulan Desember 2009.

11/01/2010 TKK,Faskab,FK/FT,UPK,Ketua kelompok dan kepala

desa Cinta Rakyat mengadakan klarifikasi masalah SPP cinta rakyat dan tidak ada kesepakatan dilanjutkan sesuai dengan proses hukum yang berlaku.

03/02/2010 Hasil MAD khusus menyepakati Kecamatan Simpang

empat sudah bisa dicairkan dana kegiatan PNPM-MP TA 2009 dan desa Cinta Rakyat tidak ikut lagi berpartisipasi di Kecamatan Simpang Empat karena telah mekar menjadi Kecamatan Merdeka. Ketua , sekretaris dan bendahara UPK dan TPK telah dipanggil oleh kepolisian untuk diminta keterangan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 13 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Karo Simpang Empat Cinta Rakyat

TANGGAL Kejadian Diketahui 28-Agust-09 Dana pengembalian anggota kelompok 18-Sep-09
disalahgunakan oleh ketua kelompok SPKP dipinjamkan kepada pihak lain (bukan anggota kelompok) sebesar Rp 24.340.850,Dana yang disalahggunakan harus dikembalikan kerekening UPK Dana kembali., adanya sanksi tegas kepada Penlok

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
pengembalian sebesar Rp 200.500) total Rp.13.639.450

STATUS 30/04/2010 FK diminta keterangan oleh Polres Karo (telah ada

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

24.340.000

Nilai Pengembalian Rp.

13.639.450

Sisa Rp.

10.700.550

LOKASI - 1214 : NIAS SELATAN
1 KODE KASUS : 1214-1-27042010-005-PNPM R2PN 3 9, Nias Selatan Teluk Dalam Siwalawa 01-Okt-07 01-Mar-08
Sekelp masy melaporkan bhw byk penerima manfaat PPK R2PN yg tdk layak tp mendapat bantuan, keterlibatan PjOK dan Camat berperan dlm mslh tsb ada bbrp penerima manfaat yg tdk layak mrpkan saudara kandung PjOK dan Camat. Kelayakan pemanfaat hrs diuji kebenarannya validasi hrs dilakukan dan jika laporan msy itu benar pekerjaan dan penyaluran bagi pemanfaat yg tdk layak hrs dihentikan unt mencegah permasalahan terus berkembang Bantuan harus benar benar sampai kpd yg berhak menerimanya, Pemanfaat yg tdk layak dan tlh membuat pernyataan palsu hrs diberi sangsi unt mengganti biaya yg telah dikeluarkan sesuai dg bunyi sanksi yg tercantum dlm Surat Pernyataan yg telah ditd tangani/disepakati pd saat dilakukan verifikasi didesa

18/03/2008 Tim konsultan sdh turun unt melalukan validasi dan

memeriksa kebenaran kelayakan penerima manfaat tp kedatangan Tim dihadang oleh sekelp masy yg menentang dilakukan pemeriksaan ulang.

Proses Non Litigasi

25/03/2008 Hasil rekomendasi sdh diserahkan ke TK PPK,

Penyaluran tahap ke II bagi yg tdk layak hrs dihentikan dan bagi pemanfaat yg melakukan relokasi unt sementara penyalurannya dipending smp permasalahan selesai ,perlu ditinjau ulang kelayakan relokasi. rekomendasi tsb ke pihak Kecamatan dan samapi saat ini kecamatan belum melaksanakan hasil rekomendasi tsb.

25/05/2008 Sdh berselang 2 bulan TK PPK baru mengirim hasil

04/07/2008 SP2M kembl berkoordinasi dg PjOKab. Terkait hsl

rekomendasi kekec.mnrt PjOKab Camat sdh menyurati TK PPK bhw penanganan didesa Siwalawa tlh dilakukan tp laporan realisasi hsl nya belum ada.

31/03/2009 proses fasilitasi dan penjelasan ke masyarakat terhadap
laporan yang di fasilitasi Camat dan PJOK

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1214-1-27042010-007-PNPM R2PN

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 14 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 2,

KABUPATEN Kecamatan Desa Nias Selatan Lolowa'u

TANGGAL Kejadian Diketahui 13-Apr-08 15-Apr-08
Terjadi pencairan dana 2.029 000 000, dan terjadi pembayaran dimuka kpd supplier pdhl belum tau jumlah bahan material yg sdh dikirm, dan harga besi 12 yg ada dlm kontrak 106.000 per batang dirubah oleh PjOK mjd 109 000 perbatang, trdptb kelebihan jumlahada sisa dana sekitar 269.000 000 diduga berada titangan PjOK unt melakukan pembayaran material local Indikasi penyalahgunaan wewenang sgt kuat dilakukan oleh PjOK. PjOK terkesan menghalangi dan melarang Konsultan Korpun unt melakukan pemeriksaan di KP KP di Desa. Terjadi pencairan dana 2.029 000 000, dan terjadi pembayaran dimuka kpd supplier pdhl belum tau jumlah bahan material yg sdh dikirm, dan harga besi 12 yg ada dlm kontrak 106.000 per batang dirubah oleh PjOK mjd 109 000 perbatang, trdptb kelebihan jumlahada sisa dana sekitar 269.000 000 diduga berada titangan PjOK unt melakukan pembayaran material local Indikasi penyalahgunaan wewenang sgt kuat dilakukan oleh PjOK. PjOK terkesan menghalangi dan melarang Konsultan Korpun unt melakukan pemeriksaan di KP KP di Desa. Penggunaan Dana hrs jelas dan dpt dipertanggungjawabkan, pencairan,penyaluran dan oekerjaan hrs sesuai aturan dan mekanisme, dlm PTO dan Protap, PjOK hrs mdpt sanksi yg jelas dr TK PPK/Pemerintah. Sangsi Kecamat hrs diberikan krn PjOK dan Camat sgt tdk koperstive unt diajak kordinasi mnyelesaikan mslh disana

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
lain telah dilakukan pemeriksaan pembukuan UPK dan KP serta dokumen lain terkait penyaluyan dana serta pemeriksaanjumlah bahan material yg ada serta kesiapan dilapangan.

STATUS 15/04/2008 SP2M, Korpun, KM Kab dan Tim konsultan spesialis

Proses Non Litigasi

17/04/2008 Pemeriksaan lanjutan kembali dilakukan, jumlah umlah
bahan2 material yg masuk tetap tdk sesuai dg jumlah dana yg telah dibayarkan

30/04/2008 Sdh dilporkan ke TK PPK krn indikasi penyalahgunaan
wewenanang oleh PjOK sangat kuat.

07/06/2008 Rapat Internal di Korpun brsm KM/KMT/FK/FT

dilakukan unt membahas tindak lanjut permasalahan di Lolowau, Tgl 19 juni 08 Tim Korpun brsm TK PPK akan kembali turun kelap unt mdpt data dan bukti bukti yg lbh lengkap, unt merekomendasikan Lolowau sbg Kecamatan Bermasalah. memastikan ketersediaan material dilap apakah sesuai dg jml yg tlh dibyr.

21/06/2008 Supervisi kembl dilakukan tim FMS turun unt kembl

26/06/2008 Korpun bersm Tin berkoordinasi dg TK PPK bdsrkan hsl
kunj lap unt merekomendasikan Lolowau sbg. Kec bermasalah.

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1214-1-27042010-008-PNPM Perdesaan 2 8, Nias Selatan Teluk Dalam 24-Jun-08 28-Jun-08
Penarikan uang oleh Bendahara perumahan dengan alasan transfer uang semen KP Boli dan KP Suka Maju desa Hilifalago Rp. 2.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

- Mantan Bendahara UPK Perumahan an.Fitri mengiakan bahwa uang yang ditariknya dikembalikannya tanggal 24 Des 2008. - Pemanggilan terhadap Ketua UPK dan mantan Bend.UPK serta mengaudit langsung kedesa.

Dana harus dikembalikan ke rekening KP

13/12/2008 Kecamatan sudah mengundang FMS dengan

menghadirkan semua pelaku PPK Kecamatan untuk membuat suatu kesepakatan dan dihadiri oleh mantan Bend. Perumahan Fitri

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 15 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Nias Selatan Teluk Dalam

TANGGAL Kejadian Diketahui 24-Jun-08 28-Jun-08
Penarikan uang oleh Bendahara perumahan dengan alasan transfer uang semen KP Boli dan KP Suka Maju desa Hilifalago Rp. 2.000.000 - Mantan Bendahara UPK Perumahan an.Fitri mengiakan bahwa uang yang ditariknya dikembalikannya tanggal 24 Des 2008. - Pemanggilan terhadap Ketua UPK dan mantan Bend.UPK serta mengaudit langsung kedesa. Dana harus dikembalikan ke rekening KP

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
memeriksa Desa/KP dalam hal mencari Desa/KP mana saja yang ada Dana Pending atau yang lain.

STATUS 31/01/2009 Membentuk Tim Audit sebanyak 7 orang untuk

Proses Non Litigasi

31/03/2009 Sudah mengadakan rapat oleh FK/FT dan UPK untuk

membuat suatu kesepakatan kapan pengembalian uang tersebut dengan menghadirkan Fitri.

30/05/2009 proses akhir audit dan penyiapan laporan akhir hasil
pertemuan antara mantan pengurus UPK dengan Pengurus UPK yang telah terbentuk

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1214-1-28042010-009-PNPM R2PN 3 11, Nias Selatan 04-Agust-08 Belum tersedianya dana Cost Sharing PNPM04-Agust-08

2.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Terdianya dana cost sharing daerah Kab. Nias Selatan sebesar 20% dari total BLM untuk program PNPM-MP TA. 2008

0

Sisa Rp.

2.000.000

Fas/T-Kab. Nias Selatan harus lebih intensif lagi MP TA. 2008 sehingga program PNPM-MP TA. bertanya kepada TK-PNPM dan Pemkab. Nias 2008 terancam batal dilaksanakan di Kab. Nias Selatan dalam penyediaan dana cost sharing Selatan daerah.

18/09/2008 Korpun telah bertemu dengan Wakil Bupati untuk

mencari solusi dalam pengadaan dana cost sharing daerah Nias Selatan untuk Program PNPM-MP TA. 2008

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 1214-1-30042010-011-PNPM R2PN 2 10,8, Nias Selatan Lahusa 13-Mar-09 13-Mar-09
terjadi pengurangan ukuran pemasangan rangka baja ringan, pengurangan pemasangan atap seng gelombang pada pembangunan rumah type 36, belum dilakukan pemasangan siku teras rumah , dan dengan sengaja merubah bestek/desain oleh suplayer An.Ade Rizki dan Samsudi Sinaga pada KP.Luas Desa Bawo'otalua Kec.Lahusa

Nilai Pengembalian Rp.
suplayer An.Cv.Ade Rizki dan Samsudi Sinaga untuk segera melakukan perbaikan pembangunan rumah type 36 yang sesuai dengan bestek dan desain pada KP.Luas Desa Bawo'alotua dan tidak dilakukan pembayaran tahap berikutnya sebelum dilakukan perbaikan telah dilakukan verifikasi yang dilakukan oleh FT dan dilakukan penyelesaian oleh suplayer hingga Mei 2009

0

Sisa Rp.

31/03/2009 Proses penyelesaian dan pengawasan pekerjaan yang
di fasilitasi oleh FK / FT

Proses Non Litigasi

30/04/2009 proses sertifikasi yang dilakukan FT terhadap

pemasangan rangka baja ringan , seng gelombang pada rumah type 36 , dan belum dilakukan pemasangan siku rumah teras rumah dan perubahan bestek rumah

30/05/2009 proses penghentian pembangunan akibat adanya
pemutusan kontrak secara sepihak oleh KP

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 1214-1-30042010-012-PNPM R2PN

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 16 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Nias Selatan Lahusa Hili Simaetano

TANGGAL Kejadian Diketahui 11-Jun-09 11-Jun-09
pemutusan kontrak yang dilakukan KP pada Desa Hilisaematno untuk proses pengadaan bahan perumahan TA.2007 kepada suplayer CV.Ade Rezky proses pengumpulan bahan dan materi permasalahan, fasilitasi penyelesaian dilakukan oleh Faskab/T-Kab, pemanggilan para pihak untuk proses penyelesaian dan penghentian sementara proses pembanguan rumah pada Desa Hilisimaetano untuk TA . 2007 penyeelsaian masalah dengan pemanggilan para pihak , penjelasan proses pemutusan kontak pengadaan bahan material dan menjalankan proses kegiatan sesuai dengan mekanisme program

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
bahan material dari KP pada Desa Hilisamaetano kepada CV Ade Rezky

STATUS 20/04/2009 dilakukan pemutusan hubungan kontrak pengadaan

Proses Non Litigasi

11/06/2009 CV Rezky mengeluarkan surat sanggahan dan

penjelasan terhadap pemutusan kontak pengadaan material dan pihak CV rezky telah membangun 111 unit rumah , keterlambatan pembangunan perumahan bukan akibat dari Cv rezky tapi dari masyarakat, dan bekerja sesuai kontrak yang telah di sepakati.

Nilai Penyimpangan Rp. 7 KODE KASUS : 1214-2-27042010-004-PNPM R2PN 2 5, Nias Selatan Lahusa 01-Jul-07 25-Des-07
Mantan Bendahara UPK menggunakan dana UPK dan tdk pernah dimasukkan dlm buku kas

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

KM hrs beri tindakan tegas spy dana dikembalikan jika tdk ada itikad baik dr pelaku segera laporkan kepihak berwajib unt diproses sesuai aturan hukum - TK-Kab harus aktif mengupayakan pengembalian dana BLM melalui instansi tempat ybs bertugas saat ini.

Supaya dana segera dikembalikan dan bendara tsb sgr diganti. Pengawasan administrasi keuangan diperketat.

09/01/2008 SP2M brsm Korpun dan TK PPK sdh mengundang

pelaku unt musyawarah mnyelesaikan mslh tsb tp ybs tdk datang.

Proses Non Litigasi

03/04/2008 SP2M sdh berkoordinasi dg Korpun,KM dan TK PPK ,

brsm FK sdh menyampaikan kpd PjOK agar sgr dilaks MAD khusus. Smp skr pihak kec belum melaks MAD Khusus tsb.

15/06/2008 amat hny berjanji dan berjanji akan segera

mnyelesaikan mslh tsb tp tdk pernah ada realisasinya

18/02/2009 Dilaksanakan Musyawarah Khusus Penanganan

Masalah di Kecamatan dengan dihadiri oleh TK-Kab Nias Selatan, Fas-Kab Nias Selatan, Kades, TPK, Camat dan PJOK dan FK/FT Kec Lahusa. Mantan Bend UPK tidak hadir untuk memenuhi undangan dalam Musyawarah tersebut. di Kecamatan, kembali diminta kehadirannya ke ktr Camat melalui surat Camat dgn tembusan ke Kepala Sekolah lokasi tugas, namun ybs tidak hadir. Rencana penanganan selanjutnya adalah upaya TK-Kab menghadirkan ybs melalui surat Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan. Bila tetap tidak bersedia hadir utk penyelesaian masalah, akan dimintakan persetujuan Bupati agar pengembalian dana R2PN dilakukan melalui pemotongan gaji ybs sebagai guru (PNS).

24/02/2009 Mantan Bend UPK yang kini sudah menjadi PNS (Guru)

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 17 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Nias Selatan Lahusa

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Jul-07 25-Des-07
Mantan Bendahara UPK menggunakan dana UPK dan tdk pernah dimasukkan dlm buku kas KM hrs beri tindakan tegas spy dana dikembalikan jika tdk ada itikad baik dr pelaku segera laporkan kepihak berwajib unt diproses sesuai aturan hukum - TK-Kab harus aktif mengupayakan pengembalian dana BLM melalui instansi tempat ybs bertugas saat ini. Supaya dana segera dikembalikan dan bendara tsb sgr diganti. Pengawasan administrasi keuangan diperketat.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 24/02/2009 Mantan Bend UPK yang kini sudah menjadi PNS (Guru) Proses Non di Kecamatan, kembali diminta kehadirannya ke ktr Litigasi
Camat melalui surat Camat dgn tembusan ke Kepala Sekolah lokasi tugas, namun ybs tidak hadir. Rencana penanganan selanjutnya adalah upaya TK-Kab menghadirkan ybs melalui surat Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan. Bila tetap tidak bersedia hadir utk penyelesaian masalah, akan dimintakan persetujuan Bupati agar pengembalian dana R2PN dilakukan melalui pemotongan gaji ybs sebagai guru (PNS). FK/FT

31/03/2009 Proses penyelesaian yang difasilitasi oleh Faskab dan

31/03/2009 Proses penyelesaian yang difasilitasi oleh Faskab dan
FK/FT

20/04/2009 Camat Lahusa Menyuratai Bupati cq.Kesbanglinmas

Nias Selatan untuk meminta bantuan tindak lanjut penyelesaian masalah mantan bendahara UPK yang telah menjadi PNS dan tindak lanjut penanganan berada pada kesbanglinmas Kesbanglinmas Kab.Nias Selatan

30/05/2009 proses penyelesaian yang di fasilitasi oleh

Nilai Penyimpangan Rp. 8 KODE KASUS : 1214-2-27042010-006-PNPM R2PN 3 2, Nias Selatan Lolowa'u 10-Jan-07 01-Jan-08
PjOK menyimpan dana sisa pembuatan jln rabat beton ds Hilinamazihono sebesar 16.200.000, PjOK sll berkelit dg brbgai alasan unt tdk meng embalikan dana tsb, pdh sdh diper ingatkan scr tertulis oleh TK PPK.

8.591.750

Nilai Pengembalian Rp.
Dana harus dikembalikan ke rek, pelaku hrs diberi sanksi spy kejadian serupa tdk terus berulang dan pekerjaan tdk terganggu. Audit pembukuan dan keuangan hrs diperketat

0

Sisa Rp.

8.591.750

K PPK harus segera melaporkan mslh tsb kpd Bupati unt dilakukan penyidikan oleh pihak Bawasda, krn Camat terkesan melindungi PjOK dan TK PPK jg tdk ada upaya unt membantu penyelesaian mslh tsb scr serius.

08/02/2008 SP2M,FMS, KM sdh bertemu lags dan meminta spy
dana tsb segera dikembalikan, pelaku berjanji tgl 11 maret akan mengembalikanya melalui acara MD, tp kembali diingkari. Dg berbagai alasan yg dibuat buat PjOK memeng sdh terlihat tdk berniat unt mengembalikan

Proses Non Litigasi

25/04/2008 Berdasarkan hsl audit di lap, Rekomendasi sdh dikirim

ke TK PPK dan TK PPK sdh menyurati pelaku unt segera mengembalikan dan tsb ke rek UPK tp belum jg dikembalikan

Nilai Penyimpangan Rp. 9 KODE KASUS : 1214-2-28042010-010-PNPM R2PN

16.200.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

16.200.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 18 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Nias Selatan Lahusa

TANGGAL Kejadian Diketahui 23-Feb-09 28-Feb-09
Dana UPK TA 2008 sebesar Rp.3.000.000,tidak disetor ke rekening tetapi di pegang oleh FK untuk pembuatan RAB ,Dana DOK pasca bencana telah di gunakan untuk operasional UPK Dana segera di kembalikan kepada UPK , FK tidak diperkenankan mengelola keuangan dan Faskab segera memfasilitasi proses penyelesaian proses penyelesaian masalah hingga dinyatakan selesai april 2009 dan dana di kembalikan pada dana UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
terhadap penggunaan dana UPK

STATUS 28/02/2009 FMS meminta klarifikasi kepada FK dan Faskab

Proses Non Litigasi

01/04/2009 Rakor internal Korpun untuk membahas hasil temuan
FMS dan memintan penjelasan Faskab Bias Selatan

02/04/2009 Faskab Nias Selatan memberikan surat peringatan

kepada FK Kec.Lahusa ( Roni Linda M.Gultom ) terhadap tindakannya dalam pengelolaan dana masyarakat ( dan Ops.UPK ) untuk penggandaan RAB sebelum di setor ke Rek.Ops.UPK jadwal hearing kepada FK Kec.lahusa

13/04/2009 Rakor Korpun dan Faskab untuk merekomendasikan

05/05/2009 Proses di hearing terhadap FK Lahusa dan

mengeluarkan suatu keputusan dengan merekomendasikan PHK terhadap FK Lahusa akibat kesalahan Kode Etik ( bertindak sebagai juru bayar )

30/05/2009 proses rekomendasi PHK yang sudah berada pada
satker provinsi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1217 : SAMOSIR
1 KODE KASUS : 1210-2-03052010-001-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 19 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Samosir Pangururan Tualang

TANGGAL Kejadian Diketahui 30-Agust-08 "Lap. KM-KabSekretaris UPK (Melina Sinurat) 30-Agust-08
telah menyelewengkan dana pengembalian SPP sebesar Rp. 21.064.000 (dari kel. Indah bawah Desa Sianting-anting sebesar Rp. 2.506.500 dari kel. Bunga Mawar Desa Hutanamora sebesar Rp. 3.112.500 dari Kel. Teratai I desa Lumban Suhi Toruan sebesar Rp. 2.921.000 dari Kel. Teratai II Desa Lumban Suhi toruan sebesar Rp. 2.051.000 dari Kel. Saroha Kelurahan Pintusona sebesar Rp. 2.464.000 dari kel. Dosroha kelurahan Pintusona sebesar Rp. 2.431.000 dari kel. Sahata desa Panampangan sebesar Rp. 1.120.000 dari Kel. Ina Saroha kelurahan Pasar sebesar Rp. 1.135.000 Kel. Tenun desa Sitoluhuta Rp. 2.875.000 dari Kel. Satahi Marsada desa Parbaba Dolok sebesar Rp. 448.000)" Disarankan Kepada BKAD/FK agar segera Menjumpai yang bersangkutan untuk menagih janji atau membuat surat pernyataan. Jika sampai MAD pendanaan hal itu tidak terlaksanan akan disekomendasikan penyelesaiannya melalui jalur hukum. Lanjutkan pemeriksaan ke kelompok lainnya Dana kembali., adanya sanksi tegas kepada Sekretaris UPK.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
bersangkutan, dan berjanji akan segera melunasinya.

STATUS 30/08/2008 FK Sudah melakukan penagihan kepada yang

Proses Non Litigasi

30/08/2008 F-Kab Mendesak FK/UPK agar yang besangkutan

membuat surat pernyataan namun yang bersangkutan tidak mau menandatangani surat pernyataan.

26/09/2008 F-Kab Mensosialisasikan penyalahgunaan dana oleh

Melina Sinurat dihadapan Forum MAD dan meminta agar Forum MAD mengambil langkah penyelesaian. Diusulkan agar forum merekomendasikan kepada BKAD untuk mengajukan yang bersangkutan kepada pihak Polres Samosir Karena F-Kab tidak mengindahkan Panggilan F-Kab kepada yang bersangkutan untuk membuat surat pernyataan dan perjanjian pembayaran. Namun Forum MAD memutuskan agar BKAD terlebih dahulu menghubungi yang bersangkutan ke rumahnya dan berbicara dengan pihak keluarga. segera menyelesaikan. Namun dijawab agar yang bersangkutan terlebih dahulu membuat surat pernyataan sebagai dasar pembahasan pada MD pendanaan pertengahan Oktober 2008Pada Forum MAD tanggal 26 September 2008 yang bersangkutan tidak diperpanjang lagi sesudah dilakukan pemilihan penggantinya. keluarga yang bersangkutan. Dijanjikan akan mengangsur sebagian yang disalah gunakan

30/09/2008 Yang bersangkutan Via SMS kembali berjanji akan

15/10/2008 Anggota BKAD asal Desa Sitoluhuta menghubungi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 20 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Samosir Pangururan Tualang

TANGGAL Kejadian Diketahui 30-Agust-08 "Lap. KM-KabSekretaris UPK (Melina Sinurat) 30-Agust-08
telah menyelewengkan dana pengembalian SPP sebesar Rp. 21.064.000 (dari kel. Indah bawah Desa Sianting-anting sebesar Rp. 2.506.500 dari kel. Bunga Mawar Desa Hutanamora sebesar Rp. 3.112.500 dari Kel. Teratai I desa Lumban Suhi Toruan sebesar Rp. 2.921.000 dari Kel. Teratai II Desa Lumban Suhi toruan sebesar Rp. 2.051.000 dari Kel. Saroha Kelurahan Pintusona sebesar Rp. 2.464.000 dari kel. Dosroha kelurahan Pintusona sebesar Rp. 2.431.000 dari kel. Sahata desa Panampangan sebesar Rp. 1.120.000 dari Kel. Ina Saroha kelurahan Pasar sebesar Rp. 1.135.000 Kel. Tenun desa Sitoluhuta Rp. 2.875.000 dari Kel. Satahi Marsada desa Parbaba Dolok sebesar Rp. 448.000)" Disarankan Kepada BKAD/FK agar segera Menjumpai yang bersangkutan untuk menagih janji atau membuat surat pernyataan. Jika sampai MAD pendanaan hal itu tidak terlaksanan akan disekomendasikan penyelesaiannya melalui jalur hukum. Lanjutkan pemeriksaan ke kelompok lainnya Dana kembali., adanya sanksi tegas kepada Sekretaris UPK.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
13.598.500 (untuk Kel. Kel.Indah Bawah Desa Siantinganting sebesar Rp.2.206.500, untuk Kel Teratai I Desa Lumban Suhi Toruan sebesar Rp 2.637.000, untuk Kel Teratai II Desa Lumban Suhi Toruan sebesar Rp. 1.881.000, untuk Kel. Dosroha Kelurahan Pintusona sebesar Rp. 2.431.000, untuk Kel Sahata Desa Panampangan sebesar Rp. 1.120.000, untu Kel. Tenun Desa Sitoluhuta 2.875.000, dan untuk Kel Satahi Marsada Desa Parbaba Dolok sebesar Rp 448.000."Pada saat penyerahan dana tersebut yang bersangkutan komplein terhadap angka Rp. 21.064.000. Menurutnya tidak sebesar itu.Disampaikan agar mendatangi Kantor UPK untuk bersama-sama menanyakan kepada Pengurus kelompok atau bersama F-Kab ke kelompok."

STATUS 20/10/2008 Pengembalian dari yang bersangkutan sebesar Rp.

Proses Non Litigasi

11/11/2008 Ybs kepada F-Kab. Pengembalian dari yang

bersangkutan untuk Kel. Tenun Desa Sitolu Huta Pokok. Rp. 600.000.- dan Bunga Rp. 81.000.- dan untuk Kel. Bungan Mawar Desa Huta Namora Rp. 95.500.Pertemuan dengan Kelompok Bunga Mawar untuk mencocokan saldo pinjaman ternyata yang belum dikembalikan oleh Ybs adalah Rp. 3.000.000.- bukan Rp. 1.500.000.- pada kesembapatan ini Ybs mengembalikan Bunga Rp. 95.500.tidak dapat bertemu, mencari informasi keberadaannya dan ada informasi yang bersangkutan sudah menjadi tenaga honorer di kabupaten.

30/01/2009 F-Kab Dua kali menghubungi yang bersangkutan namun

31/03/2009 Menghubungi ybs di kantornya, ybs berjanji setelah
gajian akan diangsur, karena sampai sat ini belum pernah menerima gaji

Nilai Penyimpangan Rp.

21.064.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

21.064.000

LOKASI - 1301 : KEPULAUAN MENTAWAI
1 KODE KASUS : 1301-2-21052010-003-PNPM Perdesaan 1 9, Kepulauan Menta Sikakap ( Sipora) Sikakap 30-Okt-09 20-Feb-10
Dana Kelompok SPP tidak disetorkan oleh Ketua UPK ke Rek. Pengembalian SPP Rp. 52.779.000 Dana dikembalikan ke Rek. Pengembalian SPP dan diambil tindakan secara Program dan hukum terhadap yang berangkutan awal Maret 2010

25/02/2010 PjOK dan Camat telah melaporkan yang bersangkutan
kepada pihak yang berwajib

Proses Non Litigasi 09-Apr-10

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 21 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Kepulauan Menta Sikakap ( Sipora) Sikakap

TANGGAL Kejadian Diketahui 30-Okt-09 20-Feb-10
Dana Kelompok SPP tidak disetorkan oleh Ketua UPK ke Rek. Pengembalian SPP Rp. 52.779.000 Dana dikembalikan ke Rek. Pengembalian SPP dan diambil tindakan secara Program dan hukum terhadap yang berangkutan awal Maret 2010

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
merencanakan mengadakan MAD khusus Untuk membahas masalah oknum ketua UPK

STATUS 01/04/2010 PjOK, camat dan FK serta tim kecamatan lainnya

Proses Non Litigasi 09-Apr-10

01/04/2010 Sdr. Junaidi Saat ini dalam kondisi sakit sehingga sisa

dana yang belum dikembalikan tidak dapat direlisasikan

10/04/2010 MAD Khusus tentag masalah oknum UPK yang dihadiri

oleh Pihak Kecamatan dan utusan desa, yang memutuskan: 1. Ketua UPK atas nama Junaidi diberhentikan dengan tidak hormat dari jabatan ketua UPK 2. Jabatan Ketua UPK selanjutnya disepakati dan ditetapkan Kepada Sdr; JOSKAMATIR yang merupakan cadangan Ketua UPK tahun Lalu 3. Masalah Penyelewengan yang dilakukan Junaidi akan diselesaikan paling lambat 31 Maret 2010 diselewenkannya dengan Jumlah Rp. 35.000.000,kepada UPK

17/04/2010 Sdr. Junaidi Telah mengembalikan sebagian dana yang

22/04/2010 PjOK, Camat, dan FK telah Memnaggil yang
Bersangkutan.

24/04/2010 Sdr. Junaidi Telah mengembalikan sebagian dana yang
diselewenkannya dengan Jumlah Rp. 16.000.000,kepada UPK. Dan berjanji kana mengembalikan sisa dana jika sudah ditemukan buktinya

29/04/2010 sisa dana yang belum dikembalikan berdasarkan bukti
yang ada sampai saat ini Rp.1.799.000,-

Nilai Penyimpangan Rp.

52.779.000

Nilai Pengembalian Rp.

51.000.000

Sisa Rp.

1.779.000

LOKASI - 1302 : PESISIR SELATAN
1 KODE KASUS : 1302-1-20042010-003-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 22 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 10,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pesisir Selatan Sungai Gambia

TANGGAL Kejadian Diketahui 30-Okt-08
'Adanya pemasok alat berat excavator yang ingin memasukan alat berat tetapi tidak sesuai dengan type yang ada dalam SPPB dan SPK Koordinator dengan Camaty, PjOK, dan UPK untuk melakukan komunikasi dengan pemasok yang akan memasukan alat berat tersebut kekampung Sungai Gambia bahwa sanya alat yang akan dipakai harus sesuai dengan type yang ada dalam SPK.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dengan type yang ada di SPK

STATUS 31/01/2008 Pada akhit tahun 2008 alat berat sudah diganti sesuai

Selesai 31-Jan-09

Basa IV Balai Tapa 30-Okt-08

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1302-2-12072010-008-PNPM Perdesaan 2 2, Pesisir Selatan Lunang Silaut Lubuk Sitepung Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1302-2-21042010-006-PNPM Perdesaan 1 6, Pesisir Selatan Ranah Pesisir Air Baru 29-Jun-08 29-Jun-08
Penyalahgunaan dana setoran kelompok oleh kepala kampung

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

14-Nop-08 31-Mar-10

terjadi pemotongan dana beasisa 12 juta

Melakukan konfrontir antara PJOK, TPK, FK & FT yang bertugas pada tahun 2008

Pengembalian Dana yang diselewengkan oleh PJOK

13/05/2010 Melakukan investigasi data

Proses Non Litigasi

12.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

12.000.000

10/11/2008 Diketahui dari PjOK bahwa permasalahan masih dalam
tahap penyelesaian oleh bapak camat

Selesai 27-Feb-10

15/11/2008 Telah disampaikan oleh PjOK ranh pesisir ketingkat
kabupaten untuk bantuan penyelesaian masalah

31/12/2008 Sampai tanggal 31 Desember 2008 penyelesaian

masalah kampung air batu masih dalam proses menunggu tanggapan dari kabupaten yang telah akan memberikan bantuan dalam penyelesaian masalah

27/02/2010 Uang sudah dikembalikan oleh Kepala Kampung Rp

7.050.000,- sisanya sudah dibayar di tingkat kelompok

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1302-2-26042010-007-PNPM Perdesaan 1 8, Pesisir Selatan Lengayang Padang Limau Ma 05-Mar-09 30-Apr-09
Indikasi penyimpangan dana oleh TPK,melalui pinjaman pribadi TPK sehingga panjang jalan rabat beton berkurang 17 meter dan masyarakat belum mau laksanakan MDST

13.065.000

Nilai Pengembalian Rp.

13.065.000

Sisa Rp.

0

1.TPK harus mengembalikan pinjaman pribadi yang digunakan dari dana fisik. 2.Wali Nagari agar memfasilitasi penyelesaian masalah,agar tidak terkena sanksi PNPM-MP 2009

1. Laksanakan audit bersama 2.TPK wajib mengembalikan pinjaman 3. Kerjakan kekurangan panjang jalan

Selesai 25-Feb-10

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 23 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pesisir Selatan Lengayang Padang Limau Ma

TANGGAL Kejadian Diketahui 05-Mar-09 30-Apr-09
Indikasi penyimpangan dana oleh TPK,melalui pinjaman pribadi TPK sehingga panjang jalan rabat beton berkurang 17 meter dan masyarakat belum mau laksanakan MDST 1.TPK harus mengembalikan pinjaman pribadi yang digunakan dari dana fisik. 2.Wali Nagari agar memfasilitasi penyelesaian masalah,agar tidak terkena sanksi PNPM-MP 2009 1. Laksanakan audit bersama 2.TPK wajib mengembalikan pinjaman 3. Kerjakan kekurangan panjang jalan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Rp.2.500.000 yang direncanakan akan dibayar dengan OP TPK tidak direalisasikan dilapangan,bahkan TPK berencana tidak akan mengembalikan pinjaman tersebut karena menganggap pinjaman tersebut sebagai HOK TPK.(2) selisih harga pembelian semen sebesar Rp.821.000 dapat diterima oleh masyarakat. PNPM MP Kabupaten dengan informasi yang simpang siur,menurut PjOK penyimpangan dana sebesar 11 juta,namun menurut FK/FT hanya sebesar Rp.2195.000

STATUS 30/04/2009 Hasil Mk khusus sbb:(1)Pinjaman TPK sebesar

Selesai 25-Feb-10

07/05/2009 Pembahasan penyelesaian masalah dalam rakor TK-

09/06/2009 Pekerjaan tambahan sedang dikerjakan oleh TPK

25/02/2010 Pekerjaan tambahan sedang dikerjakan oleh TPK,
Kegiatan sudah diserahterimakan ke masyarakat

Nilai Penyimpangan Rp.

2.195.000

Nilai Pengembalian Rp.

2.195.000

Sisa Rp.

0

LOKASI - 1303 : SOLOK
1 KODE KASUS : 1303-1-20042010-003-PNPM Perdesaan 1 9, Solok X Koto Singkarak 08-Nop-08 18-Agust-08
Pembatalan Penyerahan tanah untuk pembangunan pondok promasi. Diadakan musyawarah penggantian lokasi, asalkan masih dalam jorong Pasia Nagari Tikalak.

21/11/2008 Koordinasi dengan Wali Nagari dan tokoh-tokoh

masyarakat belum tercapainya kata mufakat tentang lokasi penggantian pembangunan pondok promosi.

Proses Non Litigasi

28/11/2008 Dilanjutkan musyawarah sudah tercapai kesepakatan

tentang lokasi tempat pembangunann pondok promosi menunggu surat perjanjian penyerahan tanah.

28/01/2009 Menyerahkan surat pemberitahuan secara tertulis

kepada pengurus TPK jorong Pasia Nagari Tikalak dengan tembusan diserahkan kepada wali nagari untuk mempercepat penyelesaian masalah tanah pondok promosi.

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1303-2-20052010-005-PNPM Perdesaan

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 24 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Solok Lembang Jaya Taratak Baru

TANGGAL Kejadian Diketahui 09-Feb-10 09-Feb-10
Ketua Kelompok SPP Mekar Jaya tidak menyetorkan pengembalian anggota kelompok yang sudah lunas kepada UPK sebesar. Lebih kurang sbesar Rp. 6.000.000,FK dan UPK agar melakukan konsolidasi tentang kebenarannya dan melakukan klarifikasi ke kelompok SPP Mekar Jaya. Kemudian buat laporannya serta upaya yang akan dilakukan. Bulan Maret 2010

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
klarifikasi laporan Anggota kelompok yang sudah melunasi cicilannya.

STATUS 11/02/2010 Memanggil pengurus Kelompok Mekar Jaya untuk

Selesai 15-Apr-10

13/02/2010 Ketua kelompok SPP Mekar Jaya datang ke kantor

UPK, dan mengakui keenarannya serta berjanji secara lisanke UPK untuk melunasinya dengan cara mencicil

15/02/2010 Ketua Kelompok SPP Mekar Jaya sudah mulai mencicil
tunggakannya, namun julahnya belum diketahui

18/03/2010 Konfirmasi ke ketua UPK bahwa Ketua Kelompok SPP

Mekr Jaya belum juga melunasi pijamannya. Namun ketua UPK menyatakan bahwa kemungkinan besar Ketua Kelompok tersebut akan segera melunasi karena snksi lokal terhadap jorong yang bisa didanai tahun 2010 jaya datang mengantarkan cicilan tunggakan, tetapi belum lunas dan berjanji melunasi sisanya pada tanggal 15 April 2010

12/04/2010 KepalaJorong taratak Baru, pengurus Kelompok Mekar

15/04/2010 Kepala Jorong dan pengurus kelompok SPP Mekar

Jaya datang ke UPK untuk melunasi sisa tunggakannya.

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1303-2-20052010-006-PNPM Perdesaan 1 8, Solok Kubung Gando 23-Jan-10 30-Apr-10
Penyalahgunaan dana phisik sebesar Rp.1.000.000,- yang digunakan oleh TPK untuk biaya peresmian kegiatan pembangunan Jalan Jorong Gando Nagari Gaung

6.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

6.000.000

Sisa Rp.

0

FK harus memfasilitasi bahwa dana untuk peresmian tersebut harus diganti oleh TPK dengan bukti pengembalian kepada UPK. Untuk selanutnya TPK kembali mengajukan dana tersebut dengan menggunakan RPD dengan sub pekerjaan penmbahan volume Timbunan bahu jalan dengaan Tasirtu setelah disetujui oleh FT. Masalah ini harus dibahas pada Musyawarah Jorong Khusus termasuk kegunaan dana tersebut untuk menambah volume timbunan bahu jalan.

15 Mei 2010 dana harus dikembalikan oleh TPK

30/04/2010 FK melaporkan secara lisan kepada FasKab bahwa

hasil pemeriksaan Buku Kas oleh FK dan FT ditemukan bahwa dana Phisik sebesar Rp. 1.000.000,- telah digunakan oleh TPK untuk biaya peresmian Kegiatan Jalan yang sudah selesei 100% dan belum MDST. Menurut FK bahwa sebelumnya TPK sudah menanyakan kepada FK tentang rencana penggunaan tersebut, namun dengan tegas FK menjawab Tidak Boleh. Akan tetapi TPK tetap menggunakan dana tersebut untuk biaya peresmian.

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 25 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Solok Kubung Gando

TANGGAL Kejadian Diketahui 23-Jan-10 30-Apr-10
Penyalahgunaan dana phisik sebesar Rp.1.000.000,- yang digunakan oleh TPK untuk biaya peresmian kegiatan pembangunan Jalan Jorong Gando Nagari Gaung FK harus memfasilitasi bahwa dana untuk peresmian tersebut harus diganti oleh TPK dengan bukti pengembalian kepada UPK. Untuk selanutnya TPK kembali mengajukan dana tersebut dengan menggunakan RPD dengan sub pekerjaan penmbahan volume Timbunan bahu jalan dengaan Tasirtu setelah disetujui oleh FT. Masalah ini harus dibahas pada Musyawarah Jorong Khusus termasuk kegunaan dana tersebut untuk menambah volume timbunan bahu jalan. 15 Mei 2010 dana harus dikembalikan oleh TPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
TPK akan langsung mengganti dana tersebut dengan mengadakan Tasirtu untuk timbunan Badan jalan. Pada saat itu juga Faskab menegaskan kembali bahwa TPK harus mengembalikan dana sebesar Rp. 1.000.000 ke UPK dengan bukti penyerahan. FK harus memfasilitasi Musyawarah Jorong Khusus untuk membuat kesepakatan kegunaan dana tersebut (menambah volume timbunan bahu jalan dengan Tasirtu). Sedangkan proses pengajuan dana tersebut kembali oleh TPK dengan membuat RPD.

STATUS 03/05/2010 Pada saat rakor Internal FK juga melaporkan bahwa

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1303-4-20052010-007-PNPM Perdesaan 1 11, Solok Gunung Talang Gurah 17-Mar-10 17-Mar-10
Terjadinya Galodo atau Banjir Bandang, sehingga semen hanyut 20 Zak bersama gudang semen. Galodo juga merobohkan Jembatan (jalan kabupaten), sehingga akses untuk mobilisasi material (semen, pasir dan Kerikil) untuk Cor Beton jalan Gurah tidak bisa dilaksanakan (terhenti). Untuk memperjelas bahwa kerugian khusus untuk kegiatan PNPMMP tahun 2009 yang sedang berjalan adalah sebanyak 20 Zak Semen, sedangkan jalan Rabat Beton yang sedang dibangun tidak menglami kerusakan.

1.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

1.000.000

Pemda setempat segera membuat Jembatan Drurat, agar transportasi ke Gurah dapat berjalan lancar, dan juga mobilisasi material untuk pembangunan jalan Rigit Beton bisa dilanjutkan (50 meter) lagi

Bulan April 2010 sudah selesei kegiatannya, serta kerugian akan ditanggung oleh masyarakat melalui musyawarah

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1305 : TANAH DATAR
1 KODE KASUS : 1305-2-13072010-005-PNPM Perdesaan 2 5, Tanah Datar Sungai Tarab 09-Jan-09 28-Jan-10
jumlah uang yang di rekening SPP tidak semestinya Agar melakukan audit untuk mengetahui sebarapa besar dana yang diselewengkan Dana yang diselewengkan agar dapat dikembalikan lagi ke UPK dan proses hukum dilaksanakan

28/01/2010 FK/FT melapor ke FASKab

Proses Non Litigasi

30/01/2010 Keluarga Michelia dipanggil ke kantor Camat Sungai
Tarab guna bermusyawarah untuk mencari solusi

02/02/2010 Ketua UPK melaporkan kasus ini ke kepolisian

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 26 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Tanah Datar Sungai Tarab

TANGGAL Kejadian Diketahui 09-Jan-09 28-Jan-10
jumlah uang yang di rekening SPP tidak semestinya Agar melakukan audit untuk mengetahui sebarapa besar dana yang diselewengkan Dana yang diselewengkan agar dapat dikembalikan lagi ke UPK dan proses hukum dilaksanakan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 06/02/2010 Ketua UPK dipanggil ke POLSEk Sungai Tarab STATUS

15/02/2010 PJoK Sungai Tarab Dipanggil ke Polsek dan secara

bersamaan Afri Joni Zubir ( Tersangka) menyerahkan diri

17/02/2010 Bendahara UPK Sungai Tarab menyerahkan diri ke
POLSEK Sungai Tarab

17/02/2010 Bendahara UPK Sungai Tarab menyerahkan diri ke
POLSEK Sungai Tarab

18/02/2010 Gelar PERKARA di Polres Tanaha Datar dan diketahui
kasus ini adalah kasus TIPIKOR dan Penangguhan Penahanan terhadap Bendahara UPK

24/02/2010 Penagguhan Penahanan terhadap Afri Joni Zubir yang
dijamin istrinya

09/03/2010 Pemanggilan FK, FT dan UPK ke Polres Tanah Datar
dan memberikan yang diperlukan untuk penyidikan

17/03/2010 Tim penyidik Polres Tanah Datar melakukan Ekspos
kasus ini di POLDA Sumatera Barat

27/03/2010 FK Koordinasi dengan TIM pNeyidik Polres Tanah Datar
dan TIM Penyidik menyatakan BPKP tidak akan turun ke Kecamatan Sungai Tarab tapi hanya menunggu hasil penghitungan kerugian negara dan akan dikeluarkan SP2HP ( Surat Pemberitauan Perkembangan Hasil Penyidikan) dan penyidik terus melakukan pemanggilan terhadap Kelompok SPP

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 27 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Tanah Datar Sungai Tarab

TANGGAL Kejadian Diketahui 09-Jan-09 28-Jan-10
jumlah uang yang di rekening SPP tidak semestinya Agar melakukan audit untuk mengetahui sebarapa besar dana yang diselewengkan Dana yang diselewengkan agar dapat dikembalikan lagi ke UPK dan proses hukum dilaksanakan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Tanah Datar didampingi SekCam dan Mantan Camat Sungai Tarab

STATUS 28/03/2010 Pemanggilan Michelia dan keluarga ke rumah Bupati

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1305-2-26042010-003-PNPM Perdesaan 1 8, Tanah Datar Lintau Buo Utara Aur Duri 22-Apr-09 25-Apr-09
TPK didukung Wali Nagari melakukan pembayaran sewa alat berat sebesar 8 Juta. Pembayaran tersebut tidak ada dialokasikan dalam RAB

381.412.851
TPK dan Wali Nagari harus mencari dana pengganti

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

381.412.851

13/05/2009 Koordinasi dengan Camat, Wali Nagari dan TPK.

Penegasan jika pekerjaan tidak diselesaikan maka jorong tersebut tidak mendapat alokasi pada tahun ini.

Selesai 31-Jan-10

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1305-2-26042010-004-PNPM Perdesaan 1 9, Tanah Datar Lintau Buo Utara Kenanga 06-Mar-09 06-Apr-09
Kelompok SPP menunggak ansuran sebanyak tiga kali. Tunggakan 1 7 2 disebabkan merosottnya harga karet. Tunggakan ke 3 penyimpangan dana oleh sekretaris yang bekerjasama dengan suami bendahara melarikan uang tersebut

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Mendata jumlah ansuran yang masih tersisa terhadap setiap anggota. Penegasan kepda keluarga agar membayar ansuran tersebut dalam tiga kali pembayaran.

Kelompok melunasi ansuran ke-7 pada jatuh tempo ke-10, tgl 5 Juni.

01/05/2009 Dilakukan pertemuan dengan keluarga yang

menghasilkan kesepakatan untuk memperpanjang waktu pembayaran dari 10 Kali menjadi 12 kali.

Selesai 25-Feb-10

25/02/2010 Dilakukan pertemuan dengan keluarga yang

menghasilkan kesepakatan untuk memperpanjang waktu pembayaran dari 10 Kali menjadi 12 kali.Kelompok sudah melunasi pinjaman

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1305-4-22042010-001-PNPM Perdesaan 1 11, Tanah Datar Sungai Tarab Babussalam Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 1305-4-26042010-002-PNPM Perdesaan 30-Mar-09 30-Mar-09
'Prasarana drainase yang dibangun PNPM-MP terkena galodo

Nilai Pengembalian Rp.
Melakukan identifikasi terhadap prasarana yang terkena dampak bencana banjir bandang Mengetahui seberapa besar kerusakan serta volume pada prasarana drainase tersebut

0

Sisa Rp.

30/04/2009 Dilakukan identifikasi terhadap dampak galodo terhadap Proses Non tingkat kemampuan pengembalian anggota kelompok Litigasi

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 28 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Tanah Datar Sungai Tarab

TANGGAL Kejadian Diketahui 30-Mar-09 01-Apr-09
Anggota SPP Dasa Wisma Angrek jrg. Babussalam terkena dampak bencana galodo Identifikasi atas kerugian anggota kelompok Mengetahui seberapa besar kerusakan serta kerugian masingmasing anggota kelompok

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
kewajiban kepda UPK walaupun ada kekurangan dari jumlah pinjaman yang seharusnya

STATUS 02/05/2009 Pengurus kelompok SPP berusaha tetap membayar

Selesai 25-Feb-10

25/02/2010 Pengurus kelompok SPP berusaha tetap membayar

kewajiban kepda UPK walaupun ada kekurangan dari jumlah pinjaman yang seharusnya; Kelompok sudah melunasi pinjaman

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1306 : PADANG PARIAMAN
1 KODE KASUS : 1306-1-21042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Padang Pariaman Batang Gasan Tanjuang 04-Des-08 04-Des-08
Pelaksanaan Kegiatan Jalan Evakuasi Tsunami FK, Ft Fasilitasi TPK dan Pemerintahan Lokal Belum dapat dimulai terkait pembebasan Lahan terkait masalah Pembebasan Lahan serta mengingatkan batas waktu Pelaksanaan dan Konsekuensi atas masalah diatas Pelaksanaan Kegiatan bderjalan sesuai dengan yang telah direncanakan dan Hasil Kelayakan saat Verifikasi atas keberadaan lahan direalisir

09/12/2008 FK/FT menemui Wali Korong Tanjung bersama UPK

dan TPK serta meminta masalah pembebasan lahan ini dapat diselesaikan karena sesuai Hasil Verifikasi ini sudah disepakati penggunaan lahan tidak dikenakan ganti rugi pada pemilik dari dana PNPM Kegiatan ini dapat dilaksanakan sesuai hasil Penetapan SPC PNPM-MP 2008 serta kemungkinan terburuk pembatalan kegiatan jika lahan tidak bebas sebagaimana Verifikasi dulu lebih Pro Aktif memfasilitasi masyarakat yang lahannya dikenai Prasarana jalan Lanjutan Evakuasi Tsunami agar bisa segera dilaksanakan

Selesai 31-Jan-10

11/12/2008 Menginformasikan pada Masyarakat agar Pelaksanaan

27/12/2008 Koordinasikan dengan Upk dan Wali Korong untuk bisa

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1306-1-22042010-002-PNPM Perdesaan 1 10, Padang Pariaman Sungai Garingging 14-Jun-08 14-Jun-08
Dana suplier tidak dibayarkan sebanyak 20 juta rupiah oleh TPK karena hasil kerjanya tidak dinilai layak oleah FT suplier tidak menuntut tetapi timbul tuntutan dari beberapa pihak agar dana tersebut dibayarkan karena mereka dijanjikan uang oleh suplier atau uang 20 juta tersebt akan dibagi-bagikan kepada fihak yang dijanjikan

Nilai Pengembalian Rp.
Adanya musyawarah khusus yang menghadirkan oleh pelaku PNPM dan dari suplaer sendiri

0

Sisa Rp.

16/01/2009 Mengetahui permasalahan dari TPK dan kader sewaktu

menghadiri acara pelelangan sirtu dan menjanjikan pada TPK untuk membicarakan dahulu dengan FK lama

Selesai 31-Jan-10

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 29 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 10,

KABUPATEN Kecamatan Desa Padang Pariaman Sungai Garingging

TANGGAL Kejadian Diketahui 14-Jun-08 14-Jun-08
Dana suplier tidak dibayarkan sebanyak 20 juta rupiah oleh TPK karena hasil kerjanya tidak dinilai layak oleah FT suplier tidak menuntut tetapi timbul tuntutan dari beberapa pihak agar dana tersebut dibayarkan karena mereka dijanjikan uang oleh suplier atau uang 20 juta tersebt akan dibagi-bagikan kepada fihak yang dijanjikan Adanya musyawarah khusus yang menghadirkan oleh pelaku PNPM dan dari suplaer sendiri

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dan beliau menyarankan untuk membuat musyawarah yang dihadiri oleh fihak yang terkait

STATUS 17/01/2009 Membicarakan masalah tersebut dengan Fastek-Kab

Selesai 31-Jan-10

21/01/2009 Mengadakan pertemuan dengan Camat, PjOK, UPK, FK
lam, FK/FT baru untuk mencari pemecahan masalah tersebut dan didapat kesepakatan untuk menghadiri suplier dengan waktu yang belum ditentukan

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1306-1-22042010-004-PNPM Perdesaan 1 10, Padang Pariaman 2 x 11 Enam Lingk 02-Des-08 02-Des-08
Pelaksanaan Kegiatan terhenti karena Pihak Suplayer pengadaan Alat berat untuk Pembukaan Jalan menolak hasil Sertifikasi FT atas hasil akhir Pemotongan Tebing dan Pembentukan Badan Jalan yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal (Tebing dengan ketinggian diatas 4 m harus dibuat Trap agar tidak mudah Longsor dan kemiringan Tebing Jalan minimal 1:2,

Nilai Pengembalian Rp.
Fasilitasi untuk pelaksanaan Opname secara bersama dengan mengacu pada Kesepakatan awal Pelaksanaan Pekerjaan Pekerjaan dilaksanakan kembali dan Pihak Suplayer Harus memahami aturan Pelaksanaan Pekerjaan sesuai kesepakatan, Perubahan Pekerjaan harus sepengetahuan FT

0

Sisa Rp.

03/12/2008 Pertemuan Khusus antara Suplayer dengan Camat,

Wali Nagari, Wali Korong dan FT serta PjOK dan UPK membahas Hasil Opname FT yang ditolak Suplayer, disepakati Suplayer tetap menyelesaikan tanggungjawabnya untuk membersihkan Longsoran akibat kemiringan tebing yang terlalu curam dan melakukan profil badan jalan

Proses Non Litigasi

31/01/2010 masalah selesai karena suplier sudah menyepakati
hasil verifikasi FT dan dikerjakan

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1306-1-26042010-007-PNPM Perdesaan 1 4,5, Padang Pariaman Batang Anai Pauh 22-Mei-09 22-Mei-09
Salah satu tokoh masyarakat pauh melaporkan kepada Kepala BM kab. Pdg Pariaman bahwa kayu untuk jembatan gelagar di korong pauh bukan kayu kelas 1 dan disana dalam pengadaan kayu FK, FT, UPK ikut bermain dengan dalam hal pengadaan kayu dengan suplier yang mana menurut beliau harga kayu tersebut RP 1.000.000,-an per M3 sedangkan yang dibayarkan Rp 3.000.000,- per M3.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Dilakukan tindak lanjut masalah kepada kepala BPM lewat Fas-Kab, FK, FT dan UPK ditinggkat korong.

Meninjalanjuti segera ke Korong dan ke Kabupaten

22/05/2009 Fastek-Kab menemui kepala BPM Kab. Pdg Pariaman

dan menjelaskan bahwasanya pengadaan kayu tersebut telah melalui pelelangan dan kayu tersebut telah disertifikasi uleh FK,FT, dan UPK

Selesai 25-Feb-10

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 30 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 4,5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Padang Pariaman Batang Anai Pauh

TANGGAL Kejadian Diketahui 22-Mei-09 22-Mei-09
Salah satu tokoh masyarakat pauh melaporkan kepada Kepala BM kab. Pdg Pariaman bahwa kayu untuk jembatan gelagar di korong pauh bukan kayu kelas 1 dan disana dalam pengadaan kayu FK, FT, UPK ikut bermain dengan dalam hal pengadaan kayu dengan suplier yang mana menurut beliau harga kayu tersebut RP 1.000.000,-an per M3 sedangkan yang dibayarkan Rp 3.000.000,- per M3. Dilakukan tindak lanjut masalah kepada kepala BPM lewat Fas-Kab, FK, FT dan UPK ditinggkat korong. Meninjalanjuti segera ke Korong dan ke Kabupaten

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
senin tanggal 25 mei 2009. Ft membuat laporan khusus dengan melampirkan datadata pendukung berupa berita acara lelang, dokumen kontak, serta berita acara sertifikasi kayu.

STATUS 23/05/2009 Fastek-Kab diminta menemi wakil bupati pada hari

Selesai 25-Feb-10

23/05/2009 Ft meninta keterangan keada fastek-Kab hasil

pertemuan beliau dengan wakil Bupati. Fastek-Kab memberikan informasi kepada FK bahwa data yang telah diberikan FK,FT telah dapat menjawab semua pertanyaan mengenai pengadaan kayu dan sertifikasi kayu, memang kayu tersebut klas 1. Pihak pelapor tidak memiliki bukti yang kuatyang menyatakan kayu tersebut bukan kayu klas 1. senin tanggal 25 mei 2009Ft membuat laporan khusus dengan melampirkan data-data pendukung berupa berita acara lelang, dokumen kontak, serta berita acara sertifikasi kayu.Ft meninta keterangan keada fastek-Kab hasil pertemuan beliau dengan wakil BupatiPihak pelapor tidak memiliki bukti yang kuatyang menyatakan kayu tersebut bukan kayu klas 1.Pekerjaan sudah diserahterimakan ke masyarakat

25/02/2010 Fastek-Kab diminta menemi wakil bupati pada hari

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 1306-2-22042010-003-PNPM Perdesaan 1 8, Padang Pariaman Padang Sago Sei. Puar Tj. Mutuih Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 1306-3-26042010-006-PNPM Perdesaan 1 11, Padang Pariaman Batang Anai Kuliek 04-Mei-09 04-Mei-09
Disaaat meminta valisidasi SPC pada sekcam selaku PjOK untuk TA 2009 dimana PjOK belum memahami konsep program dimana SPC telah terbit tetapi PjOK meragukan kelayakan kelompok tersebut, padahal beliau sebelumnya adalah Keua tim veifikasi dan beliau ikut dalam pembahasan akhir Diberikan pemahamandan konsep tentang program

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

30-Des-08 30-Des-08

Informasi FT ttg Indikasi Penyimpangan Dana Oleh TPK Sei Pua Tj Mutuih dari Pengadaan Semen diperkirakan 100 Zak

FK Lakukan Pembimbingan untuk penggunaan Format-format Pelaporan, jika terkendala Cari Sumber Bantuan ke Faskab/FastekKab

UPK mampu membuat Laporan Bulanan dengan baik dan benar tepat Waktu

31/12/2008 FT Lakukan pemeriksaan Pembukuan TPK diakui TPK

memang terdapat Dana tidak bisa dipertanggungjawabkan senilai 100 Zak Semen, yang bersangkutan berjanji membayar kembali Dana tersebut

Proses Non Litigasi

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Sekcam paham konsep program sekcam memahami ati sebuah SPC

04/05/2009 Sekcam meminta untuk dipertemukan kembali dengan
Tim verifiksi yang turun kelapangan.

Selesai 31-Jan-10

04/05/2009 Sekcam meminta koordinasi unlang dengan Tim
verifikasi yang telah turun

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 31 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Padang Pariaman Batang Anai Kuliek

TANGGAL Kejadian Diketahui 04-Mei-09 04-Mei-09
Disaaat meminta valisidasi SPC pada sekcam selaku PjOK untuk TA 2009 dimana PjOK belum memahami konsep program dimana SPC telah terbit tetapi PjOK meragukan kelayakan kelompok tersebut, padahal beliau sebelumnya adalah Keua tim veifikasi dan beliau ikut dalam pembahasan akhir Diberikan pemahamandan konsep tentang program Sekcam paham konsep program sekcam memahami ati sebuah SPC

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
pemahaman bahwasanya SPC telah terbit dan telah disepakati oleh forum MAN/D pada tanggal 29 April 2009 di Coca-cola

STATUS 04/05/2009 FK, FT, UPK menemuai Sekcam dan memberikan

Selesai 31-Jan-10

04/05/2009 Kelompok yang diyatakan layak olek tim verifikasi telah
memenuhi sayrat dari ketentuan program seperti administrasi, umur kelompok, mekanisme simpan pinjam, simpanan kelompok dan simpanan wajib

05/05/2009 FK, FT UPK mendatangkan Tim verifikasi yang telah

melakukan verifikasi kelompok. Tim verifikasi menjelaskan bahwasanya kelompok tersebut memang sudah layak untuk diberikan penambahan modal bagi dana PNPM-MP TA 2009 karena kelompok telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan program PNPMMP Implementasi

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database

Nilai Penyimpangan Rp. 7 KODE KASUS : 1306-4-22042010-005-PNPM Perdesaan 1 11, Padang Pariaman Tanjuang Pisang 15-Mar-09
'alat dan material untuk pembangunan jalan korong tanjung pisang hilang dicuri sebanyak 2 buah gerobak dan 8 sak semen

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Sintuk Toboh Gada 15-Mar-09

FK dan Ft memberikan penekanan kepada masyarakat bahwa keamanan material dan alat yang dibutuhkan untuk kegiatan pembangunan jalan merupakan tanggung jawab masyarakat secara swadaya. Maka terjadinya kehilangan tersebut menjadi tangung jawab masyarakat

Agar alat dan material yang hilang dapat diganti masyarakat secara swadaya

16/03/2009 TPK memberi laporan kepda FK dan FT bahwa gudang
tempat penyimpanan alat dan material telah dibuka paksa oleh orang yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan hilangnya 2 buah gerobak dan 8 sak semen

Selesai 31-Jan-10

19/03/2009 Kegiatan dilanjudkan kembali sambil menunggu proses
hukum dari kepolisian dan realisasi janji korong untuk menggati sejumlah alat dan material yang hilang tersebut diatas

20/05/2009 Sudah diganti sebanyak jumlah yang hilang dengan

swadaya masyarakat yang diserahkan oleh wali koong ke TPK.

31/01/2010 Sudah diganti sebanyak jumlah yang hilang dengan

swadaya masyarakat yang diserahkan oleh wali koong ke TPK

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 32 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui Nilai Penyimpangan Rp. Nilai Pengembalian Rp. URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan 0 Sisa Rp.

LOKASI - 1307 : AGAM
1 KODE KASUS : 1307-1-20042010-002-PNPM Perdesaan 1 8, Agam Baso Simarasok 25-Nop-08 25-Nop-08
Almarhum ketua TPK Jorong Simarasok Nagari Simarasok mengambil uang titipan pada UPK sebesar Rp 92.930.000,- untuk pembayaran pembelian pipa dan mesin pompa air.Dalam perjalanan sehabis mengambil uang almarhum mengalami Kecelakaan. Kecelakaan mengakibatkan almarhum meninggal dunia,pada kejadian tersebut diketahui uang sebesar Rp 20.000.000 tidak diketahui keberadaannya/hilang.Hal tersebut mempengaruhi terhadap pelaksanaan kegiatan di jorong tersebut. Adanya dana sebesar Rp. 23.000.000,- direkening pribadi Alm. Suarman Rais yang dibuka 10 menit sebelum alm. Mengalami kecelakaan dan dana tersebut sampai saat ini belum dapat dicairkan berhubung menyangkut dengan ahli waris. Segera adakan musyawarah khusus untuk mencari solusinya,lacak kemana hilangnya uang tersebut,laporkan kepada kepolisian. Pertemuan dengan Camat, Walinagari, PjOK, FK/FT dan pelaku lainnya serta ahli waris alm. dalam menindak lanjuti dana tsb. Sebelum MPJ II Dana Rp. 23.000.000,- bisa dicairkan dari rek. BRI Baso.

27/11/2008 Dilakukan pengamanan kelapangan terhadap sisa dana

BLM sebesar Rp 25.000.000 yang belum diamankan oleh KPM yang disaksikan oleh kepala jorong simarasok dan FK dan uang ditipkan pada UPK.Dilakukan penelusuran sisa dana pada BRI Unit Baso sebesar Rp 23.000.00,- dan pada keluarga korban sebesar Rp 24.930.000,-.Turun kr jorong bersama PjOK,FK,FT dan UPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap ADM TPK Simarasok yang dihadiri oleh walinagari,kepala jorong, dan kader jorong simarasok,sekaligus diadakan penarikan dana pada keluarga korban sebesar Rp 24.930.000,-.Melaporkan kepihak kepolisian dan Berita Acara kehilangan telah diterbitkan oleh aparat kepolisian.

Selesai 31-Jan-10

01/12/2008 Dilakukan pemeriksaan serta kelengkapan Adm

terhadap bendahara TPK Simarasok yang dihadiri oleh walinagari,PjOK,Kepala Jorong,FK/FT,KPM dan UPK

16/03/2009 Dilakukan musyawarah ditingkat jorong untuk

melakukan pendekatan kekeluargaan dengan ahli waris oleh walinagari, wali jorong, PjOK dan didampingi oleh FK/FT serta UPK.

24/04/2009 dilakukan Musyarawah ditingkat kecamatan dengan

menghadirkan Satker Kabupaten dan Pjok Kabupaten dalam penanganan masalah dan Wali Nagari akan mencoba melakukan Renbug nagari dalam mencari solusi untuk mengganti dana kekurangan sebesar Rp 23 juta. Implementasi

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1307-2-20042010-001-PNPM Perdesaan

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 33 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Agam Tilatang Kamang Koto Tangah Lamo

TANGGAL Kejadian Diketahui 06-Jun-08 01-Sep-08
Setoran kelompok yang dipungut oleh KPMD tidak disetorkan ke UPK dan Uang Kas Kelompokpun di bawa oleh KPMD (Yurnalis) dengan total sebesar Rp. 2.964.500,- dengan rincian : - Setoran untuk angsuran bulan Juni sebesar Rp. 1.527.000,- Setoran untuk angsuran bulan Juli sebesar Rp. 937.500,- Uang kas kelompok sebesar Rp. 500.000,Segera diserahkan ke UPK dan Kas Kelompok diserahkan ke kelompok, dan apabila tidak dipenuhi untuk ditindaklanjuti proses hukum yang berlaku. Dana kembali pada Nopember 2008

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
STNK sebagai jaminan terhadap uang yang dipungutnya yang belum dia kembalikan dan paling lambat kata Yurnalis ; dana tersebut akan dikembalikan.

STATUS 10/09/2008 Kader Koto Tangah Hilia (Yurnalis) menyerahkan

Proses Non Litigasi

03/10/2008 FK bersama Bendahara UPK Mengunjungi Kel SPP

Permata Bunda,hanya bertemu dengan Bendahara kelompok,Menurut bendahara kelompok akan melunasi tunggakan pinjaman pada tanggal 14 Nopember 2008

04/02/2009 Diadakan lagi pertemuan tindak lanjut penanganan

maslaha SPP Permata Bunda di kantor Camat dan disebutkan 7 orang yang menunggak. Anggota kel. SPP Rahmadani Rp. 730.000,- tidak ada angsuran karena suami dalam penjara, Sami yang RTM Rp. 608.000,ada angsurannya, Zarima sisa tunggakannya Rp. 200.000,- Mengenai honda KPMJ sudah ada pembeli, tanggal 5 Febr-09 dan akan diperlihatkan bersama ketua UPK kepada calon pembeli. Dari hasil penjualan tersebut akan dipergunakan untuk angsuran dana yang telah disalah gunakan. Ketua kelompok Aisyah berjanji mengangsur sisa tunggak pribadi sebesar Rp. 3.000.000,- dengan angsuran Rp. 200.000,- per bulan jika tidak ada angsuran maka sepeda motor milik pribadi BA 5808 ZG disita sebagai ganti pembayaran hutang. Hilia dan juga akan dihadiri oleh Camat dalam rangka menindaklanjuti permasalahan kelompok SPP Permata Bunda.

07/02/2009 Akan diadakan lagi pertemuan di jorong Koto Tangah

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1307-2-22042010-003-PNPM Perdesaan 1 9, Agam Lubuk Basung Parit Panjang 17-Jul-08 20-Jul-08
Anggota Kelompok SPP Majlis Taklim ada yang pindah lokasi tempat tinggal yang mengakibatkan tersendatnya pembayaran angsuran SPP kelompok ke UPK

2.964.500

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

2.964.500

Segera adakan musyawarah khusus di kelompok,hadirkan anggota kelompok,kepala jorong,TPK,kader,pengurus UPK dan fasilitator untuk membahas tentang masalah pindah domisili beberapa anggota kelompok.

26/05/2009 Menindak lanjuti surat sebelumnya dikeluarkan kembali

surat Penegasan oleh Pjok Nomor 400/873 Pemb-2009

Selesai 31-Jan-10

28/05/2009 Rencana akan dilaksanakan Musyawarah ditingkat

Nagari yang dihadiri oleh Camat, Pjok dan UPK serta Wali Nagari dan Wali Jorong dan Pengurus Kelompok di kantor Wali Nagari Lubuk Basung, Tetapi pertemuan Gagal karena Ketua Kelompok Silayang meninggal dunia.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 34 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Agam Lubuk Basung Parit Panjang

TANGGAL Kejadian Diketahui 17-Jul-08 20-Jul-08
Anggota Kelompok SPP Majlis Taklim ada yang pindah lokasi tempat tinggal yang mengakibatkan tersendatnya pembayaran angsuran SPP kelompok ke UPK Segera adakan musyawarah khusus di kelompok,hadirkan anggota kelompok,kepala jorong,TPK,kader,pengurus UPK dan fasilitator untuk membahas tentang masalah pindah domisili beberapa anggota kelompok.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
Implementasi

STATUS Upaya Penanganan Selesai 31-Jan-10 0 Sisa Rp. 31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

LOKASI - 1308 : LIMA PULUH KOTO
1 KODE KASUS : 1308-1-21042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Lima Puluh Koto Harau Tigo Balai 31-Des-08 31-Des-08
Usulan pembangunan jalan simpang tapai dari jorong Padang Ambacang melewati jorong III Alur, namun masyarakat jorong III Alur belum merealisasikan swadyanya sampai sekarang. Koordinasi dengan Wali Jorong dan Wali Nagari yang bersangkutan untuk merealisasikan swadaya masyarakat. Wali Jorong dan Wali Nagari

31/12/2008 TPK melaporkan bahwa untuk memulai pekerjaandari
arah jorong III Alur sulit dilaksnakan karena swadaya masyarakat belum terealisasikan.

Selesai 31-Jan-10

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1308-1-21042010-003-PNPM Perdesaan 1 8, Lima Puluh Koto Kociak 31-Des-08
adanya pekerjaan yang galian pondasi pada pembangunan jembatan yang tidak sesuai dengan RAB yang ada.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Situjuah Limo Naga 31-Des-08

Telah koordinasi dan menyurati Wali Nagari dan Wali Jorong serta TPK setempat mengenai kronologis berita tersebut.

31/12/2008 Sedang diadakan jadwal pertemuan Wali Nagari dan
Wali Jorong yang bersangkutan.

Selesai 31-Jan-10

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1308-1-21042010-004-PNPM Perdesaan 1 8, Lima Puluh Koto Guguak Lakuang 02-Des-08 02-Des-08
'Terjadinya kesalahan pembelian semen oleh TPK. Menukar semen tersebut sesuai spek.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

02/12/2008 Meminta kepada TPK untuk menuka semen tersebut
Menyurati TPK, Tim 18, Wali Jorong dan Wali Nagari untuk menyelesaikan masalah tersebut. Karena masalah tidak bisa diselesaikan ditingkat jorong , maka masalah naik ketingkat Nagari

Selesai 31-Jan-10

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 35 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lima Puluh Koto Guguak Lakuang

TANGGAL Kejadian Diketahui 02-Des-08 02-Des-08
'Terjadinya kesalahan pembelian semen oleh TPK. Menukar semen tersebut sesuai spek.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dana kegiatan untuk nagari Simpang Sugiran tersebut di oending sampai masalah semen tersebut selesai.

STATUS 17/12/2008 Karena belum selesai masalah semen tersebut, maka

Selesai 31-Jan-10

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1308-1-21042010-005-PNPM Perdesaan 1 8, Lima Puluh Koto Mungka 28-Nop-08 28-Nop-08
Ditemukan adanya pengadaan material yang tidak sesuai dengan mutu, jumlah pembelian material yang dibayarkan tidak sesuai dengan kubikasi yang ada dilapangan, rusaknya badn jalan yang telah dikerjakan.

Nilai Pengembalian Rp.
Melakukan musyawarah penyelesaian masalah di tingkat jorong, pendekatn secar persuasif. Masyarkat melakukan material sesuai dengan mutu. Memperbaiki badan jalan yang rusak dan mencukupi jumlah material sesuai dengan volume yang semestinya.

0

Sisa Rp.

01/12/2008 Melakukan musyawarh di tingkat jorong untuk
mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

Proses Non Litigasi

12/12/2008 Melakukan rapat koordinasi dengan camat di tingkat

Kecamatan, melakukan musyawarah ditingkat Nagari.

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 1308-1-21062010-011-PNPM Perdesaan 2 10,8, Lima Puluh Koto Akabiluru 06-Jan-09 06-Jan-09
Pekerjaan yang tidak sesuai dengan rencana dan peengambilan tambang galian C (sirtu) dilokasi pondasi tiang pilon jembatan gantung.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

24/04/2009 FT mendapat kabar dari TPK bahwasanya semen yang

sebanyak 178 zak belum direalisasikan tapi menurut ketrangan TPK bahwasanya suplier yang bersangkutan dalam keadaan sakit, dan TPK juga mengatakan/memberi keterangan masih ada niat baik suplier untuk merealisasikan semen tersebut dengan cara menjual mollennya dan menggadaikan sertifikat tanahnya.FT merekomendasikan kepada TPK supaya ini harus ditindak lanjuti sesuai dengan aturan program, karena suplier biasa berjanji tanpa merealisasikannya, bahkan sudah dua kali diadakan pertemuan oleh camat & wali nagari akan tetapi masih tidak diindahkan oleh supplier yang bersangkutan, jadi diminta kepada TPK segera membuat surat penyataan pengaduan kepada pihak yang berwajib apabila masih lewat batas waktu yang telah ditentukan (tanggal 4 mei 2009)

Selesai 31-Jan-10

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 36 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 10,8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lima Puluh Koto Akabiluru

TANGGAL Kejadian Diketahui 06-Jan-09 06-Jan-09
Pekerjaan yang tidak sesuai dengan rencana dan peengambilan tambang galian C (sirtu) dilokasi pondasi tiang pilon jembatan gantung.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
Implementasi

STATUS Upaya Penanganan Selesai 31-Jan-10 31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 1308-1-23042010-007-PNPM Perdesaan 1 9, Lima Puluh Koto Sialang 01-Mei-09
Adanya anggota kelompok yang keluar dari Harus diadakan musyawarah kelompoknya dikarenakan dana SPP lambat keluar, setelah dana keluar mereka ingin masuk anggota kembali dan kelompok dan anggota lain tidak mau menerima mereka, akhirnya terjadi pertengkaran dan anggota yang keluar melaporkannya kemedia dan kepihak kepolisian

Nilai Pengembalian Rp.
Telah diselesaikan dengan walinagari, jorong, TPK dan kelompok serta anggota yang bersangkutan

0

Sisa Rp.

01/05/2009 Diadakan musyawarah pada tanggal 11 Mei 2009 di

Situjuah Limo Naga 01-Mei-09

kantor walinagari untuk penyelesaian masalah tersebut dan telah dilakukan klarifikasi oleh pihak walinagari lewat media Padang Ekspres (data terlampir)

Selesai 31-Jan-10

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

Nilai Penyimpangan Rp. 7 KODE KASUS : 1308-1-23042010-009-PNPM Perdesaan 1 8, Lima Puluh Koto Akabiluru 06-Jun-09 06-Jun-09
Pekerjaan yang tidak sesuai dengan rencana dan peengambilan tambang galian C (sirtu) dilokasi pondasi tiang pilon jembatan gantung.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Penghentian sementara terhadap pelaksanaan pekerjaan oleh pihak suplier dan rekomendasi daerah tambang galian C.

Pelaksanaan musy. Jorong dan Nagari untuk memberikan batasan aman pengambilan daerah galian C.

12/01/2009 Pada kunjungan lapangan juga ditemui oleh FT bahwa

material untuk batu tidak dapat diterima karena batu yang ada dilapangan adalah batu dengan unsur tanah lebih banyak dari pada unsur batunya, sehingga FT mengeluarkan rekomendasi untuk TPK supaya menolak batu yang telah dikirim oleh rekanan/ suplier. pembangunan jembatan gantung dan jalan di jorong Bawah Nagrri Sei, Balantiak,setelah mendapat konfirmasi dari FT yang bertugas sebelumnya bahwa suplier sudah melakukan pekerjaan pengecoran stamp/lantai kerja pondasi blok angker jembatan dan menggali pondasi tiang pilon. Oleh FT monitoring ini dilakukan dalam upaya sertifikasi dan pengecekan desain terhadap pekerjaan yang sudah dilaksanakan. Dari hasil temuan lapangan oleh FK/FT ternyata galian pondasi belum sampai ketanah dasar, Ft merekomendasikan untuk menambah dalam galian sehingga sampai ketanah keras untuk pondasi.

Proses Non Litigasi

12/01/2009 FK-FT memonitoring pelaksanaan kegiatan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 37 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lima Puluh Koto Akabiluru

TANGGAL Kejadian Diketahui 06-Jun-09 06-Jun-09
Pekerjaan yang tidak sesuai dengan rencana dan peengambilan tambang galian C (sirtu) dilokasi pondasi tiang pilon jembatan gantung. Penghentian sementara terhadap pelaksanaan pekerjaan oleh pihak suplier dan rekomendasi daerah tambang galian C. Pelaksanaan musy. Jorong dan Nagari untuk memberikan batasan aman pengambilan daerah galian C.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Camat, Sekcam, PjOK, WaNag, WaJor, FK, FT, UPK, Tokoh Masyarakat dan TPK untuk tindak lanjut penyelesaian masalah galian C.

STATUS 30/01/2009 Diadakan pertemuan di ruang Camat yang dihadiri oleh

Proses Non Litigasi

30/01/2009 Dari hasil pertemuan ini diputuskan semacam

rekomendasi bahwa pelaksanaan pembangunan jembatan gantung harus tetap dilaksanakan dengan memperhatikan aspek teknis, sosial kultur masyarakat, aspek ekonomi dan melihat dari berbagai sisi pandang bagi penyelesaian kegiatan. Kabupaten sebagai tindak lanjut dalam upaya mencarikan solusi perlindungan tebing pondasi. Oleh FT diminta untuk tidak melanjutkan pelaksanaan kegiatan sampai ada rekomendasi dari pihak Kabupaten apakah pekerjaan sudah dapat dilanjutkan atau belum.

30/01/2009 Camat akan membuat semacam surat kepada pihak

Nilai Penyimpangan Rp. 8 KODE KASUS : 1308-2-19052010-010-PNPM Perdesaan 1 10, Lima Puluh Koto 13-Jan-09 13-Jan-09
Sup[lier meminta pembayaran penuh terhadap kesepakatan kontrak.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

30/01/2009 T meminta TPK untuk berkoordinasi dengan suplier
yang telah berkontrak dengan TPK. Jika ini jtidak ditindak lanjuti dalam 2x24 jam , maka TPK direkomendasikanmembuat surat teguran kepada suplier/rekanan.

Selesai 31-Jan-10

29/05/2009 TPK melaporkan kepada FT/FK bahwa kasus tersebut
sudah dilaporkan kepihak yang berwajib (kepolisian) dan sekarang permasalahan ini sudah ditangani kepolisian

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

Nilai Penyimpangan Rp. 9 KODE KASUS : 1308-2-23042010-006-PNPM Perdesaan 1 5, Lima Puluh Koto Pangkalan 01-Apr-09 01-Apr-09
'Adanya dana TPK sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu) dan DOK Pelatihan Masyarakat sebesar Rp. 455.500,- (empat ratus lima puluh lima ribu lima ratus rupiah) yang belum dikembalikan oleh Chelsea selaku bendahara UPK.

1

Nilai Pengembalian Rp.
Uang kembali.

1

Sisa Rp.

0

Agar pihak keluarga segera menghubungi/memanggil saudara Chelsea (karena yang bersangkutan dihubungi tidak bisa) Melakukan pertemuan dengan BP UPK, BKAN untuk permasalahan ini

29/04/2009 Melaksanakan musyawarah khusus dengan BKAN dan

BP UPK di kantor UPK, serta memberitahukan kepada BKAN dan BP UPK kronologis kejadian. Kemudian salah seorang BKAN memanggil salah satu pihak keluarga yang bersangkutan dan menceritakan masalah ini kepada pihak keluarga. Dari hasil musyawarah ini disepakati penyelesaian secara kekeluargaan. Dengan ini pihak keluarga diberi waktu 1 minggu. Pihak keluarga berjanji akan memanggil saudari Chelsea dari Pekanbaru untuk menyelesaikan masalah.

Selesai 27-Jul-09

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 38 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lima Puluh Koto Pangkalan

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Apr-09 01-Apr-09
'Adanya dana TPK sebesar Rp. 500.000,- (lima ratus ribu) dan DOK Pelatihan Masyarakat sebesar Rp. 455.500,- (empat ratus lima puluh lima ribu lima ratus rupiah) yang belum dikembalikan oleh Chelsea selaku bendahara UPK. Agar pihak keluarga segera menghubungi/memanggil saudara Chelsea (karena yang bersangkutan dihubungi tidak bisa) Melakukan pertemuan dengan BP UPK, BKAN untuk permasalahan ini Uang kembali.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Handphone dan berbicara langsung dengan PjOk. PjOK meminta saudara Chelsea untuk datang ke Kecamatan Pangkalan menyelesaikan permasalahan keuangan. Tanggapan dari Saudara Chelsea adalah dia tidak bisa datang karena alasan yang mengkhawatirkan umur kandungannya yang masih muda, dan menyatakan akan memenuhi panggilan setelah kondisi kehamilannya memungkinkan untuk melakukan perjalanan Pekan Baru- Pangkalan dan menyatakan sanggup menjelaskan duduk persoalan yang ditujukan kepadanya. Saudari Chelsea menjanjikan untuk datang memberikan klarifikasi di Kantor UPK menjelang Pemilu Pilpres (sebelum tanggal 8 Juli 2009) Pangkalan untuk meminta sikat/tanggapan mengenai permasalahan ini, uang sudah dibayar lunas

STATUS 08/05/2009 Pihak keluarga telah menghubungi saudara chelsea via

Selesai 27-Jul-09

01/07/2009 Saudari Chelsea telah menghubungi Fasilitator Teknik

27/07/2009 Pihak UPK, FK & FT serta PL menemui wali nagari

27/07/2009 Pihak UPK, FK & FT serta PL menemui wali nagari

Pangkalan untuk meminta sikat/tanggapan mengenai permasalahan ini. Tetapi sampai saat ini umpan balik dari wali nagari belum ada.

Nilai Penyimpangan Rp. 10 KODE KASUS : 1308-2-26042010-010-PNPM Perdesaan 1 10,8, Lima Puluh Koto Akabiluru 13-Jan-09 13-Jan-09
Suplier meminta pembayaran penuh terhadap kesepakatan kontrak.

955.500

Nilai Pengembalian Rp.
Opname sertifikasi kegiatan

955.500

Sisa Rp.

0

Dilakukan pemilihan kembali kepengurusan TPK pada saat musyawarah jorong informasi

13/01/2009 Oleh FT ditanyakan apakah dalam perjanjian

dibenarkan untuk pembayaran dimuka. Pada aturan program pembayaran terhadap material dilakukan sesuai dengan material yang dikirimkan kelapangan dan terhadap upah sesuai dengan volume pekerjaannya. koordinasi dan konsolidasi antara TPK dengan FT yang baru bertugasdi Kecamatan Akabiluru.

Proses Non Litigasi

13/01/2009 FT dan FK melakukan kunjungan lapangan untuk

13/01/2009 Dari hasil kunjungan lapangan dan informasi koordinasi,
Ketua TPK bahwa Suplier mendesak untuk meminta dana supaya dibayarkan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 39 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 10,8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lima Puluh Koto Akabiluru

TANGGAL Kejadian Diketahui 13-Jan-09 13-Jan-09
Suplier meminta pembayaran penuh terhadap kesepakatan kontrak. Dilakukan pemilihan kembali kepengurusan TPK pada saat musyawarah jorong informasi Opname sertifikasi kegiatan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
kelebihan pembayaran seperti semen. Sesuai kontrak kebutuhan semen adalah ± 3200 zak, namun yang baru sampai dilapangan 960 Zak dan sudah dibayarkan sebanyak 1308 zak. Artinya masih ada kekurangan pengiriman oleh pihak suplier/rekanan. jternyata sejak pencairan dana pertanggal 12 Desember 2008 saldo kas TPK masih ada Rp. 130 Jutaan. Hal ini diumpan balikin oleh FT kepada pengurus TPK dan menurut informasi TPK dananya berada direkening ketua TPK sebanyak Rp. 100 Juta dan sisanya dipegang oleh bendahara untuk membayar material yang masuk. kembali dana pada kas TPK sebesar Rp. 100 Juta.

STATUS 13/01/2009 Dari informasi TPK, ternyata sudah ada semacam

Proses Non Litigasi

13/01/2009 Setelah dilakukan audit terhadap pembukuan TPK

20/01/2009 FT/FK merekomendasikan kepada UPK untuk menarik

20/01/2009 Oleh UPK hal ini dikonfirmasikan kepada TPK dan
meminta TPK untuk bisa mengambil dana yang disimpan pada rekening Ketua TPK serta mengembaliknnya kepada UPK.

21/01/2009 UPK menarik kembali saldo kas yang pada TPK

sebesar Rp. 100 Juta dan menyetorkan kembali pada rekening BLM PNPM.

27/01/2009 TPK menginformasikan kepada FT bahwa suplier
meminta uang untuk pembayaran upah.

27/01/2009 FT menjanjikan akan melakukan kunjungan lapangan

untuk melakukan opname/sertifikasi terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh rekanan/suplier pemborong jasa konstruksi.

28/01/2009 Dilakukan opname dan pengukuran lapangan oleh
FT/FK bersama suplier dan TPK.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 40 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 10,8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lima Puluh Koto Akabiluru

TANGGAL Kejadian Diketahui 13-Jan-09 13-Jan-09
Suplier meminta pembayaran penuh terhadap kesepakatan kontrak. Dilakukan pemilihan kembali kepengurusan TPK pada saat musyawarah jorong informasi Opname sertifikasi kegiatan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 28/01/2009 Dari hasil opname dan perhitungan terhadap penawaran Proses Non jasa konstruksi ternyata suplier/rekanan belum berhak Litigasi
menerima uang untuk upah karena sudah berlebih dana yang diberikan TPK sebelumnya.

28/01/2009 Dari hasil pengukuran pekerjaan yang telah diselesaikan
oleh suplier adalah volume pasanga batu kali sebanyak 261,62 M ³ dan galian jalan sebanyak 826M³.

29/01/2009 FT ditelepon oleh seorang suplier yang bernama

Yeflaizar. Kejadian ini sesuai dengan kejadian yang terjadi dijorong Bawah Nagari Sei Balantiak.

30/01/2009 FT meminta TPK untuk berkoordinasi dengan suplier
yang telah berkontrak dengan TPK. Jika ini jtidak ditindak lanjuti dalam 2x24 jam , maka TPK direkomendasikanmembuat surat teguran kepada suplier/rekanan.

30/01/2009 TPK menginformasikan kepada FT bahwa masyarkat
dan pekerja tidak melakukan pekerjaan karena ada larangan pemakaian semen oleh Yeflaizar.

Nilai Penyimpangan Rp. 11 KODE KASUS : 1308-4-21042010-002-PNPM Perdesaan 1 11, Lima Puluh Koto Luhak Sikabu-Kabu Nilai Penyimpangan Rp. 21-Des-08 22-Des-08
Material berupa sirtu hanyut kesaluran samping kiri dan kanan, kira-kira 10 M³

Nilai Pengembalian Rp.

1

Sisa Rp.

Masyarakat berswadya mengambil sirtu yang ada disaluran.

1 Hari

22/12/2008 Hujan yang tiada hentinya dari pagi sampai malam

mengakibatkan material berupa sirtu hanyut kedalam saluran kiri dan kanan. Semua sirtu tersebut telah diambil kembali dengan swadaya masyarakat/goro.

Proses Non Litigasi

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1309 : PASAMAN
1 KODE KASUS : 1309-1-23042010-002-PNPM Perdesaan 1 8, Pasaman Mapat Tunggul Malancar 03-Mar-09 03-Mar-09
'Tidak dikerjakannya pekerjaan Rabat Beton untuk menuju jalan ke MDA sMalancar nagari Pintu Padang Harus dilaksanakannya musyawarah agar pekerjaan rabat beton menuju MDA Malancar sepanjang 25 M dengan lebar 1M segera direalisasikan Paling lambat jalan rabat beton tersebut harus selesai

18/03/2009 FK melakukan kunjungan lapangan memastikan

permasalahan tesebut dan melakukan koordinasi dengan TPK untuk mencari langkah - langkah penyelesaiannya

Selesai 31-Jan-10

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 41 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pasaman Mapat Tunggul Malancar

TANGGAL Kejadian Diketahui 03-Mar-09 03-Mar-09
'Tidak dikerjakannya pekerjaan Rabat Beton untuk menuju jalan ke MDA sMalancar nagari Pintu Padang Harus dilaksanakannya musyawarah agar pekerjaan rabat beton menuju MDA Malancar sepanjang 25 M dengan lebar 1M segera direalisasikan Paling lambat jalan rabat beton tersebut harus selesai

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dan dihasilkan alternatif akan dialihkan ketanah lain yang kebetulan tanah itu milik pak Jorong dan pekerjaan rabat beton akan dilaksanakan

STATUS 08/04/2009 Dilakukan kunjungan lapangan oleh Fkke TPK Malancar

Selesai 31-Jan-10

29/04/2009 Diterima laporan dari TPK malancar bahwa pekerjaan

rabat beton belum dilaksanakan karena ahli waris dari kepala jorong tidak setuju

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1309-1-23042010-003-PNPM Perdesaan 1 9, Pasaman Bonjol Kampuang Melayu 07-Mar-09 07-Mar-09
Pernyataan lisan pihak pemilik lahan untuk ganti rugi lahan, sebagaimana dilakukan TPK kepada pemilik lahan yang lain ( Pengakuan pemilik lahan )

Nilai Pengembalian Rp.
Melakukan cross cek atas pernyataan pemilik lahan yang menyampaikan ganti rugi lahan

0

Sisa Rp.

07/03/2009 Dilakukan pertemuan yaitu antara PJOK, FK,FT dengan
kepala Jorong, Wali Nagari

Selesai 31-Jan-10

27/03/2009 Sudah dikeluarkan surat teguran PJOK,FK/FT,UPK

03/07/2009 Rapat Khusus yang dihadiri Muspika, PjOK,

FK,FT,UPK,PL, PjOKab dan Sekrt TK PNPM MP dengan penegasan kpd jorong kamp Melayu dan Wali Nagari Limo Koto, agar pek TPT pd lahan yang bermasalah terpasang pada patok 11 dan12 dengan waktu penyelesaian sampai tgl 6 Juli 2009, jika tdk dilaksanakan akan ditetapkan sanksi lokal pada MAN Pendanaan jika perlu sanksi kecamatan pengunduran wakktu sampai hari Jumat tgl 9 Juli 2009.

05/07/2009 Informasi Wali Nagari Limo Koto masih ada

07/07/2009 Wali Nagari Limo Koto mengedarkan surat undangan

kepada tokoh masyarakat dg isi permasalahan sudah selesai dan pada hari Jumat 9 Juli 2009 akan diadakan Gotong Royong utuk pembuatan TPT

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 42 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pasaman Bonjol Kampuang Melayu

TANGGAL Kejadian Diketahui 07-Mar-09 07-Mar-09
Pernyataan lisan pihak pemilik lahan untuk ganti rugi lahan, sebagaimana dilakukan TPK kepada pemilik lahan yang lain ( Pengakuan pemilik lahan ) Melakukan cross cek atas pernyataan pemilik lahan yang menyampaikan ganti rugi lahan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
royong tgl 10 s.d 12 Juli 2009

STATUS 09/07/2009 Hasil pertemuan pihak nagari akan mengadakan gotong

Selesai 31-Jan-10

13/07/2009 Dari pemantauan FK/FT tidak ada realisasi gotong

royong di kampung melayu. Sattus penyelesaian lahan masih pada status bermasalah.

22/07/2009 Pelaksanaan MAN Pendanaan, Wali Nagari

menyampaikan pada Camat Bonjol bahwa dikampung melayu sedang dilaksanakan Gotong Royong mengerjakan lahan yang bermasalah, dalam MAN diputuskan oleh peserta Forum bahwa sanksi Nagari bagi Nagari Limo Koto Limo Koto untuk meninjau ulang sanksi yang telah ditetapkan pada tanggal 22 Juni 2009 dengan adanya pencabutan sansi pada Nagari Limo Koto. Pelaksanaan MAN Khusus ini dtanggapi dg beragam pendapat dari masyarakat. Sampai dg akhir Juli 2009 belum ada kepastian untuk penerapan Hasil MAN yang digunakan Implementasi

27/07/2009 Dilaksanakan MAN Khusus atas permintaan Nagari

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1309-1-26042010-004-PNPM Perdesaan 1 8, Pasaman Bonjol Batu Badinding Uta 25-Feb-09 25-Feb-09

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Stagnan pekerjaan pembukaan jalan di Batu TPK agar menyiapkan LPD dana terakhir dan Badinding Utara dan pemakaian dana TPK rincian hutang TPK yang memakai dana alokasi yang dialihkan kejalan yang sedang ada hutang TK TPK kepada Suplayer

07/03/2009 akukan pembahasan antara PJOK, FK/FT dengan
kepala jorong , Wali Nagari

Selesai 31-Jan-10

27/03/2009 Sudah dikeluarkan surat teguran PJOK

24/04/2009 Dilakukan MPJ Khusus

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 43 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pasaman Bonjol Batu Badinding Uta

TANGGAL Kejadian Diketahui 25-Feb-09 25-Feb-09
Stagnan pekerjaan pembukaan jalan di Batu TPK agar menyiapkan LPD dana terakhir dan Badinding Utara dan pemakaian dana TPK rincian hutang TPK yang memakai dana alokasi yang dialihkan kejalan yang sedang ada hutang TK TPK kepada Suplayer

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dengan terlebih dahulu dilaksanakan revisi sesuia dengan kebutuhan di lapangan

STATUS 03/07/2009 Pelaksanaan MPJ Khusus, pekerjaan dilanjutkan

Selesai 31-Jan-10

31/01/2010 Kasus Manajerial shg dikeluarkan dari Database
Implementasi

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1309-2-20042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Pasaman Panti Bahagia Pdg Gelug 07-Apr-08 10-Jul-08
Dana SPP sejumlah Rp 10,000,000 hanya dipakai oleh ketua kelompok saja dengan cara memalsukan tanda tangan 2 orang peminjam lainnya pada Dokumen SP3K hingga macet Rp 8.333.300

Nilai Pengembalian Rp.
Segera UPK mendatangi pengurus kelompok tersebut dan menjelaskan bahwa tindakannya memalsukan tanda tangan menyalahi hukum Dilakukan pendekatan dan penyelesaian musyawarah ditingkat kelompok secepatnya Agar diberikan teguran terhadap kelompok dan upayakan pengenaan sanksi terhadap kelompok dan jorong

0

Sisa Rp.

30/07/2008 Dilakukan penagihan

Proses Non Litigasi

30/09/2008 Tetap dilaksanakan penagihan tunggakan kembali

29/10/2008 Ketua kelompok tidak memenuhi janjinya untuk

melunasi 50 % tunggakan sampai akhir Oktober 2008

13/11/2008 Ketua Kelompok membayar tunggakanya sebesar Rp
1,000,000 sisanya dibayar bulan depan

28/12/2008 Kelompok mengangsur tunggakannya sebesar Rp
500,000 sisa hutang tinggal Rp 6,833.300

13/02/2009 FK, UPK menemui kelompok tapi ketua tidak membayar
cicilannya

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 44 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pasaman Panti Bahagia Pdg Gelug

TANGGAL Kejadian Diketahui 07-Apr-08 10-Jul-08
Dana SPP sejumlah Rp 10,000,000 hanya dipakai oleh ketua kelompok saja dengan cara memalsukan tanda tangan 2 orang peminjam lainnya pada Dokumen SP3K hingga macet Rp 8.333.300 Segera UPK mendatangi pengurus kelompok tersebut dan menjelaskan bahwa tindakannya memalsukan tanda tangan menyalahi hukum Dilakukan pendekatan dan penyelesaian musyawarah ditingkat kelompok secepatnya Agar diberikan teguran terhadap kelompok dan upayakan pengenaan sanksi terhadap kelompok dan jorong

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Penyelamat Asset

STATUS 16/02/2009 Koordinasi dengan PJOK untuk menurunkan Tim

Proses Non Litigasi

17/03/2009 Pembentukan Tim Penyelamat Asset

01/05/2009 Koordinasi dengan Camat Pembentukan Tim
Penyelamat Asset

18/06/2009 FK berkoordinasi dengan Camat tentang pembentukan
Tim Penyelamat Asset dan Camat menyarankan sebaiknya dilakukan setelah MAD Penetapan

22/07/2009 Diforum MAD disepakati Pembentukan Tim Penyelamat
Aset

28/08/2009 Koordinasi dengan Camat tentang pembentukan Tim
Penyelamat Asset, Camat menyarankan dibentuk setelah lebaran, tidak mungkin diadakan dalam bulan puasa

20/10/2009 FK berkoordinasi tentang penetapan dan pelatihan Tim
Penyelamat Aset dengan PjOK, disepakati awal November 2009.

11/11/2009 Koordinasi dengan Kapolsek, Kapolsek meminta surat
resmi dari Camat tetapi pada saat tersebut Camat sedang berada di Jakarta.

22/01/2010 Tim Penyelamat Asset melakukan pemanggilan kepada
ketua kelompok

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 45 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pasaman Panti Bahagia Pdg Gelug

TANGGAL Kejadian Diketahui 07-Apr-08 10-Jul-08
Dana SPP sejumlah Rp 10,000,000 hanya dipakai oleh ketua kelompok saja dengan cara memalsukan tanda tangan 2 orang peminjam lainnya pada Dokumen SP3K hingga macet Rp 8.333.300 Segera UPK mendatangi pengurus kelompok tersebut dan menjelaskan bahwa tindakannya memalsukan tanda tangan menyalahi hukum Dilakukan pendekatan dan penyelesaian musyawarah ditingkat kelompok secepatnya Agar diberikan teguran terhadap kelompok dan upayakan pengenaan sanksi terhadap kelompok dan jorong

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
memenuhi panggilan UPK & TPA

STATUS 29/01/2010 Pengurus / Penanggungjawab kelompok tidak

Proses Non Litigasi

23/03/2010 UPK dan TPA melakukan pemanggilan kepada ketua
kelompok

24/03/2010 Ada pengembalian cicilan sebesar Rp. 100.000,-

23/04/2010 Dilakukan penagihan tapi tidak bertemu dengan pelaku

Nilai Penyimpangan Rp.

10.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

10.000.000

LOKASI - 1310 : SOLOK SELATAN
1 KODE KASUS : 1310-2-22042010-003-PNPM Perdesaan 1 8, Solok Selatan Koto Parik Gadang 28-Des-08 14-Jan-09
'Penyimpangan dana kegiatan TK/PAUD dan polindes sebesar Rp. 10.310.000 Agar segera dana yang digunakan untuk segera dikembalikan Dana harus dikembalikan

15/07/2008 Koordinasi bersama PjOK, FK, Upk, TPK dan Kepala

Jorong dengan kesepakatan ;1 Berhubungan kegiatan sapan salak tidak selesai Sesuai dengan kesepakatan pada tanggal 15 juli 2009 maka nagari Pakan Rabaa Timur dinyatakan tidak dapat berpartisipasi untuk tahun 2009 dana yang dilakukan oleh ketua TPK dan ketua telah mengakui adanya dana yang terpakai sebesar Rp. 10.310.000,- dan berjanji akan mengganti dana tersebut sebagaimana yang terdapat dalam surat pernyataan kesepakatan : 1. Kegiatan agar diselesaikan sampai tanggal 8 Juli 2009 2. Pihak Kecamatan Mendatangkan Tukang untuk Menyelesaikan Kegiatan

Selesai 25-Feb-10

25/01/2009 Pemerintahan nagari telah memproses penyimpangan

03/07/2009 Koordinasi bersama PjOk, Fk, dan UPK dengan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 46 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Solok Selatan Koto Parik Gadang

TANGGAL Kejadian Diketahui 28-Des-08 14-Jan-09
'Penyimpangan dana kegiatan TK/PAUD dan polindes sebesar Rp. 10.310.000 Agar segera dana yang digunakan untuk segera dikembalikan Dana harus dikembalikan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
berikut : 1. Pelaksanaan Kegiatan TK/PAUD dan Polindes belum juga dapat diselesaikan 100 % 2. TPK sapan salak berjanji akan menyelesaiakan kegiatan pada sampai tanggal 15 Juli 2009 Jorong dengan kesepakatan ;1 Berhubungan kegiatan sapan salak tidak selesai Sesuai dengan kesepakatan pada tanggal 15 juli 2009 maka nagari Pakan Rabaa Timur dinyatakan tidak dapat berpartisipasi untuk tahun 2009; Dana sudah dapat dipertanggungjawabkan dan pekerjaan sudah diserahterimakan ke masyarakat

STATUS 08/07/2009 Sertifikasi pekerjaan Sapan Salak dengan hasil sebagai

Selesai 25-Feb-10

25/02/2010 Koordinasi bersama PjOK, FK, Upk, TPK dan Kepala

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1310-2-22042010-004-PNPM Perdesaan 1 8, Solok Selatan Sangir Batang Hari 12-Jan-09 17-Feb-09
'Laporan Penggunaan Dana TPK yang tidak sesuai dengan kenyataan dan hasil Sertifikasi yang dilakukan

10.310.000

Nilai Pengembalian Rp.

10.310.000

Sisa Rp.

0

FK/FT, PJOK, dan UPK Kordinasi dengan Pak Wali untuk menemui TPK

Selisih dana yang tidak sesuai dikembalikan oleh TPK

17/02/2009 Dari hasil kunjungan Tim Kecamatan Ke Jorong

Talantam,Tim tidak menemukan TPK dilokasi Kegiatan, Tim mendapatkan temuan tidak sesuainya laporan penggunaan dengan realisasi yang ada dilapangan, telah terjadinya penyalah gunaan dana oleh TPK sebesar Rp. 17,250.000,pada tanggal 03 mei 2009 dan sampai saat laporan dibuat kondisi pelaksanaan kegiatan telah mencapai 5% dari total pekerjaan dan didanai dari uang tersebut

Selesai 25-Feb-10

14/04/2009 TPK dan suplier telah berjanji akan memulai pekerjaan

25/02/2010 Dari hasil kunjungan Tim Kecamatan ke Jorong

Talantam, Tim tidak menemukan TPK dilokasi kegiatan, Tim mendapatkan temuan tidk sesuainya laporan penggunaan dana dengan realisasi yang ada dilapangan, telah terjadinya penyalahgunaan dana oleh TPK sebesar Rp. 17.2500.000. Dana sudah dapat dipertanggungjawabkan dan pekerjaan sudah diserahterimakan ke masyarakat

Nilai Penyimpangan Rp.

17.250.000

Nilai Pengembalian Rp.

17.250.000

Sisa Rp.

0

LOKASI - 1311 : DHARMAS RAYA
1 KODE KASUS : 1311-2-21042010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Dharmas Raya Pulau Punjung Silago 27-Nop-08 27-Nop-08
Menindaklanjuti tunggakan kelompok SPP di Jorong Silago yang telah mencapai 5 kelompok maka FK berinisiatif berencana untuk memberikan surat teguran atau pemberitahuan kepada Walinagari Silago maka hal tersebut disampaikan kepada UPK.Dan Ketua UPK mengakui kepada FK memakai dana setoran kelompok SPP jorong Silago tersebut lebih kurang 10 juta. Menindaklanjuti hal tersebut dengan melaksanakan Musyawarah. Ketua UPK berjanji tidak akan mengulangi lagi hal tersebut.

12/12/2008 dilakukan rapat khusus yang dihadiri oleh BKAN, PjOK,

TK-PNPM, FK yang memutuskan ketua UPK segera mengembalikan dana yang dibawanya, dan ketua UPK berjanji untuk melunasi pada tanggal 26 Desember 2008

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

12.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

12.000.000 Halaman 47 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

LOKASI - 1404 : PELALAWAN
1 KODE KASUS : 1404-2-14042010-001-PNPM Perdesaan 2 5, Pelalawan Kuala Kampar 20-Agust-09 Bendahara UPK ( Liza ) menggunakan Dana 16-Nop-09
pengembalian Klp Usaha maju Desa tj Sum sebesar Rp.6.000.000,1.Agar FK meminta kepada Bendahara UPK untuk membuat surat pernyataan ditanda tangani diatas matray 6.000.000 untuk mengembalikan uang yg digunakannya kepada UPK 2.Agar Masaalah Penyimpangan Dana oleh Liza dikoordinasikan dg BP-UPK dan BK-AD Agar Dana Yang dipakai oleh Bendahara UPK ( Liza ) di kembalikan kepada UPK

18/11/2009 Fas-Kab Meminta kpd Liza agar mengembalikan dana

yg dipakainya kpd UPK dan Bendahara UPK ( Liza ) telah membuat pernyataan benar telah menggunakan Dana sebesar Rp.6.000.000 dan berjaniji mengembalikannya paling lambat tanggal 25 Desember 2009 dan ditanda tangani diatas Matray 6.000.

Proses Non Litigasi

19/11/2009 Fas-Kab,FK,FT mengkoordinasikan permasaalahan
UPK kepada Pjok dan Sekcam untuk ditindak lanjuti

20/11/2009 Faskab melakukan rapat bersama dg UPK,BP-

UPK,BKAD,FK dan FT agar amaasalah UPK bisa di selesaikan dan BP-UPK harus membuat rekomendasi kepada BKAD Untuk me Non aktifkan Bendahara UPK ( Liza ) karena sudah melakukan penyimpangan dana, Walaupun Sudah Non Aktif maka Uangnya tetap di kembalikan kpd UPK sisa hutangnya Rp.Rp.3.200.000

16/12/2009 Liza mengembalikan kpd UPK Sebesar Rp.2.800.000

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1404-2-14042010-002-PNPM Perdesaan 2 2, Pelalawan Kuala Kampar 20-Mei-09 12-Nop-09
Pjok Kec Kuala kampar ( Bp Khairuddin) menggunakan dana pengembalian SPP usaha maju ds Tj Sum Sebesar Rp.5.500.000,-

6.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Agar Uang yang digunakan oleh Pjok dikembalikan kepada UPK paling lambat Tgl 25 Desember 2009

0

Sisa Rp.

6.000.000

1.FK/F meminta kpd Pjok untukmembuat surat pernyataan untuk mengembalikan Dana SPP tsb kpd UK 2.Agar di Croschek ulang kpd klp jumlah dana yg disetorkan kpd PjOK

16/11/2009 FK/FT meminta Pjok membuat surat pernyataan untuk
mengembalikan dana SPP yg di pakainya, akan tetapi surat yg dibuat pjok mengembaliakn dg cara cicilan Rp.700.000 per bulan

Proses Non Litigasi

17/11/2009 Fas-Kab.Fas-Keu.FK/FT koordinasi dg Pjok agar dana
yg digunakannya dikembalikan kpd UPK paling lambat tgl 25 Des 2009 bukan dg cara cicilan perbulan, dan Pjok menyanggupi

25/12/2009 Fas-kab komfirmasi pd FK ttg realisasi pengembalian dr
Pjok ternyata belum di bayarnya pada UPK sesuai perjanjiannya

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

5.500.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

5.500.000 Halaman 48 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

LOKASI - 1405 : SIAK
1 KODE KASUS : 1405-2-13042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Siak Kandis Simpang Belutu 25/12/2008 FK menghubungi ybs tapi tdk tahu dimana sekarang
yang bersangkutan berada

25-Des-08 26-Des-08

Pengembalian kelompok SPP KLUB sebesar Rp 15.000.000 dilarikan oleh salah satu anggota kelompok

pengurus kelompok agar segera mencari dan menghubungi ybs dan masalah cepat selesai

Uang kembali

31/08/2008 Pak Kribo bilang harga tanah tersebut hanya Rp

6.000.000 sedangkan hutang yang harus dilunasi sebesar Rp 15.000.000

Proses Non Litigasi

22/01/2009 Faskab konfirmasi progres penanganan masalah ke FK,
diinformasi kan bahwa Pengurus KUB sedang dalam proses menjual tanah milik Rasiyem untuk membayar hutangnya

26/01/2009 Masalah ini dibahas dalam MAD Sos TA 2009, agar
desa dapat menyelesaikan masalahnya sebelum perengkinan, jika tidak akan dikenakan sanksi

21/02/2009 Dikembalikan Rp 3.042.000

29/03/2009 FK tetap mengusahakan pengembalian tersebut dengan
ikut memfasilitasi penjualan tanah milik Rasiyem

29/04/2009 FK minta keterangan anggota kelompok dimana ybs
sekarang berada

14/05/2009 Ketua LPM (Pak Kribo) menyerahkan tanah tersebut
dan dijual pada Pak Sahlan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 49 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Siak Kandis Simpang Belutu

TANGGAL Kejadian Diketahui 25-Des-08 26-Des-08
Pengembalian kelompok SPP KLUB sebesar Rp 15.000.000 dilarikan oleh salah satu anggota kelompok pengurus kelompok agar segera mencari dan menghubungi ybs dan masalah cepat selesai Uang kembali

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
mengatakan pak Sahlan akan membeli tanah tersebut

STATUS 01/06/2009 FK menghubungi pak Kribo via telepjone, ia

Proses Non Litigasi

01/06/2009 Ketua LPM akan menemui pak Sahlan pada tanggal 3
Juni 2009 untuk menjualkan tanah tersebut

03/06/2009 Fk mendatangi rumah pak Kribo, tidak ketemu

30/11/2009 FK mendatangi ketua kelompok, masih belum ada
pengembalaian

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1405-2-14042010-002-PNPM Perdesaan 1 9, Siak Kandis Simpang Belutu 26-Apr-09 26-Apr-09
Ketua kelompok cinta damai (Sofwinar) pindah rumah dengan membawa kabur uang SPP sebesar Rp 5.093.000,-

15.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

15.000.000

Agar segera mencari info dimana ia sekarang

Dana pengembalian harus disetorkan

21/05/2009 Disepakati dalam MDKP pinjaman SPP Kelompok Cinta Proses Non Damai akan dilunasi selambat-lambatnya tanggal 31 Litigasi
Agustus 2009

22/06/2009 Hasil investigasi FK uang pengembalian kelompok yang
dibawa kabur sejumlah Rp 2.409.500,- serta tunggakannya sebesar Rp 2.683.500,-

29/11/2009 Anggota kelompok berjanji akan mengembalikan
tunggakan pada bulan Desember 2009

14/12/2009 Sudah ada pengembalian angsuran sebesar Rp.
1.230.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 50 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Siak Kandis Simpang Belutu

TANGGAL Kejadian Diketahui 26-Apr-09 26-Apr-09
Ketua kelompok cinta damai (Sofwinar) pindah rumah dengan membawa kabur uang SPP sebesar Rp 5.093.000,Agar segera mencari info dimana ia sekarang Dana pengembalian harus disetorkan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 16/12/2009 Sudah ada pengembalian angsuran sebesar Rp. 400.000 Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

5.093.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

5.093.000

LOKASI - 1407 : ROKAN HULU
1 KODE KASUS : 1407-2-14042010-001-PNPM Perdesaan 2 5, Rokan Hulu Kepenuhan 28-Apr-09 28-Apr-09
Ketua UPK menyelewengkan dana setoran kelompok SPP sebesar Rp 3.248.000 Dana kembali kepada UPK

28/04/2009 Telah dilakukan rapat pelaku Kecamatan kelembagaan
UPK untuk mengevaluasi Pengurus UPK

Proses Non Litigasi

26/05/2009 dibuat surat pernyataan yang bersangkutan dan telah

dibayar Rp.500.000,- sisanya akan dilunasi paling lambat25 Juli 2009 dengan pembayaran 2 tahap. Yang bersangkutan telah dinonaktifkan BKAD atas penyelewengan dana tersebut dan ketidakaktifan kehadiran di Kecamatan yang belum dikembalikan Rp. 1.628.000,-

30/09/2009 telah dibayarkan oleh ybs Rp. 1.500.000,- (SPP), Total

23/10/2009 Ada pengembalian dana DOK Microfinance oleh Ybs
Rp. 300.000,-

24/10/2009 Ada pngembalian dana DOK Mcfs oleh ybs Rp. 80.000,jadi dana DOK Microfinance Lunas

Nilai Penyimpangan Rp.

3.248.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

3.248.000

LOKASI - 1408 : BENGKALIS
1 KODE KASUS : 1408-2-14042010-002-PNPM Perdesaan 2 5, Bengkalis Rupat 25-Jul-09 25-Jul-09
Terjadi penyalahgunaan dana DOK oleh Sdr: BUDIMAN ( Bendahara UPK yang sudah mengundurkan diri pada tanggal 28 Juli 2009 )sebesar Rp: 2.100.000.000,yang bersangkutan membuat surat pernyataan Dana kembali

29/10/2009 - Saat kunjungan Fastek-Kab bersama

SP2M, Sdr.Erwanto telah mengem balikan uang sebesar Rp.200.000,-

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 51 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkalis Rupat

TANGGAL Kejadian Diketahui 25-Jul-09 25-Jul-09
Terjadi penyalahgunaan dana DOK oleh Sdr: BUDIMAN ( Bendahara UPK yang sudah mengundurkan diri pada tanggal 28 Juli 2009 )sebesar Rp: 2.100.000.000,yang bersangkutan membuat surat pernyataan Dana kembali

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
meminta mengembalikan angsuran sesuai dg surat perjanjian yang dibuat.Manum BUDIMAN tdk dijumpai dirumah.

STATUS 16/12/2009 FT mendatangangi kediaman Sdr. BUDIMAN,untuk

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1408-2-14042010-003-PNPM Perdesaan 2 5, Bengkalis Pinggir 04-Sep-09 06-Sep-09
Terjadi penyelewengan dana pengembalian SPP oleh Bendahara UPK ( Sdi:ERLINAWATI ) sebesar 32.392.700, yang dilaporkasecara tertulis oleh FK/FT pada tanggal 5 Oktober 2009

2.100.000
yang bersangkutan harus membuat surat pernyataan dan bersedia mengembalikan dananya

Nilai Pengembalian Rp.
Dana kembali

0

Sisa Rp.

2.100.000

23/10/2009 - Pada Tanggal 22 Oktober Fas-Kab,

FK dan UPK Proses Non Melakukan : 1) pertemuan dg PJOK untuk minta Litigasi dukungan penyelesaian masalah tersebut, 2) pertemuan dg Camat untuk minta dukungan penyelesaian masalah tersebut, 3) Menjumpai Sdr; ERLINAWATI dan suaminya di rumah, dan yang bersangkutan kembali membuat pernyataan akan mengembalikan dana tersebut pada Tgl 30 Nopember 2009 penyelewengan yang dilakukan oleh Sdi.ERLINAWATI untuk laporan ke Polsek Pinggir (Tanggal 5/1/2010 sudah keluar surat tanda lapor polisi, dengan Nomor:POL.STPL/03/1/2010/RIAU/RES/BKLS/SekPinggir)

30/12/2009 FK/FT dan UPK melengkapi seluruh berkas/bukti

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1408-2-14042010-004-PNPM Perdesaan 2 5, Bengkalis Rupat 27-Mei-09 29-Mei-09
Terjadi penyalahgunaan dana pengembalian SPP oleh Sdr: ERWANTO. ketua UPK yang lama ( yang bersangktan telah mengundurkan diri ) sebesar Rp: 8.000.000,-

32.392.700

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

32.392.700

Yang bersangkutan membuat pernyataan dan harus mengembalikan dananya

Dana kembali

29/10/2009 Saat kunjungan Fastek-Kab bersama SP2M,

Sdr.Erwanto telah mengembalikan uang sebesar Rp.3 Juta

Proses Non Litigasi

16/12/2009 FK telah berulangkali menghubungi

Sdr.Erwanto, namun tidak bisa,maka melalui TPK dingatkan agar yang bersangkutan mengembalikan dan sesuai dengan surat perjanjian yang telah dibuat

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1408-2-14042010-005-PNPM Perdesaan 2 9, Bengkalis Rangsang 18-Agust-09 Terjadi penyelewengan dana pengembalian 20-Agust-09
SPP oleh Norman ( Suami Jamiah anggota Kelompok SPP ) Sebesar Rp:1.962.000,-

8.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

8.000.000

Yang bersangkutan membuat pernyataan dan bersedia untuk mengembalikan dana tersebut

Dana dikembalikan

29/10/2009 - Pada tanggal 20-Agstus 2009 MD khusus di Desa

Bungur, selanjut hasil dari musyawarah tersebut sdr.Norma membuat surat pernyataan akan mengembalikan uang tanggal 30 Agustus 2009. Namun sampai pada tanggal tersebut sdr Norman belum dapat mengembalikan dana tersebut Bungur tapi sdr.Norman tidak ditemui,pihak desa memberi keterangan bahwa rumah sdr.Norman telah di sita oleh Bank

Proses Non Litigasi

29/10/2009 Pada Tanggal 16 Oktober 09 UPK berkunjng ke Desa

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 52 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkalis Rangsang

TANGGAL Kejadian Diketahui 18-Agust-09 Terjadi penyelewengan dana pengembalian 20-Agust-09
SPP oleh Norman ( Suami Jamiah anggota Kelompok SPP ) Sebesar Rp:1.962.000,Yang bersangkutan membuat pernyataan dan bersedia untuk mengembalikan dana tersebut Dana dikembalikan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
kecamatan ( FK/FT dan UPK ) meminta bantuan kepada Kepala Desa Bungur,namun Sdr NORMAN tidak dapat di jumpai

STATUS 30/11/2009 - Pada Tanggal 21 Nopember 2009 Pelaku PNPM-MP

Proses Non Litigasi

31/12/2009 Tgl 14/12/2009 Bapak Camat menyurati Kepada Desa
Repan agar kepala Desa memfasilitasi pengembalian dan yang diselewengkan oleh Sdr.Norman

Nilai Penyimpangan Rp.

1.962.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

1.962.000

LOKASI - 1409 : ROKAN HILIR
1 KODE KASUS : 1409-2-14042010-001-PNPM Perdesaan 2 5,2, Rokan Hilir Rimba Melintang 15-Agust-09 Penyelewengan dana DOK Perencanaan dan 18-Jul-09
DOK Pelmas olen Mantan Pengurus UPK dan Mantan PJOK Kec. Rimbo Melintang Sebesar Rp 7.101.900 1. Agar FK dan PJOK dapat melakukan investigasi dan bukti-bukti serta melakukan klarifikasi dengan pelaku 2. Agar FT dapat membuat laporan berupa kronologis kejadian dan dilaporkan kepada Fas Kab Dana dikembalikan ke UPK dan para pelaku menyadari kesalahannya

18/07/2009 FT memeriksa hasil print out rekening koran DOK

Perencanaan dan DOK Pelmas. Dietahui ada transaksi penarikan dari Bank untuk kedua DOK. Transaksi dilakukan pada tanggal 15 Agustus 2008, dari Rekening DOK Perencanaan ditarik Rp 3.000.000 dan DOK Pelmas Rp 3.700.000. Uang tunai di kas Ketua UPK sebelum penarikan ini masih ada sebesar Rp 101.200 DOK Pelmas dan Rp 300.700 DOK Perencanaan. FT menemui mantan PJOK (Bapak Hasbullah) menurut PJOK benar ada penarikan dana DOK tersebut diatas karena UPK dan PJOK tidak mendapat honor/Gaji. Menurut Mantan PJOK ini Penarikan dapat dilakukan karena masih ada slip kosong yang sudah ditandatangani oleh FT dan FK lama Katerangan yang diberikan oleh Siti sama dengan keterangan yang diberikan oleh Bapak Hasbullah

Proses Non Litigasi

22/07/2009 FT menelpon Mantan Ketuan UPK (Siti Juariah, Spi).

24/07/2009 FT kembali menemui Mantan PJOK Bapak Hasbullah

dan menceritakan tentang aturan program dan FT meminta kepada Bapak Hasbullah agar mengembalikan dana yang telah diambil. Namun Pak Habusllah tidak mau mengembalikan karena dia merasa itu haknya (Honor PJOK Rp 300/Bulan). setelah menemui Mantan PJOK, FT kembali menelpon Mantan Ketua UPK bahwa dia harus mengembalikan uang yang diterima itu. Siti mengatakan dia berseedia mengembalikan dana ini dengan cara mengangsur. Untuk diketahui saat ini Siti Juariah bekerja pada sebuah program pemberdayaan masyarakat di Tanjung Pinang, Kepri.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 53 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,2,

KABUPATEN Kecamatan Desa Rokan Hilir Rimba Melintang

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Agust-09 Penyelewengan dana DOK Perencanaan dan 18-Jul-09
DOK Pelmas olen Mantan Pengurus UPK dan Mantan PJOK Kec. Rimbo Melintang Sebesar Rp 7.101.900 1. Agar FK dan PJOK dapat melakukan investigasi dan bukti-bukti serta melakukan klarifikasi dengan pelaku 2. Agar FT dapat membuat laporan berupa kronologis kejadian dan dilaporkan kepada Fas Kab Dana dikembalikan ke UPK dan para pelaku menyadari kesalahannya

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Rekomendasi Faskab adalah agar FT membuat kronologis permasalahan dan mengumpulkan buktibukti (print out rek koran) dan kwitansi Pembayaran honor sebagaimana yang dikatakan oleh Mantan PJOK untuk mengetahui masing-masing terima berapa penyelewengan dana di Kec. Rimba Melintang. SP2M meminta Faskab untuk mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan klarifikasi ke mantan PJOK dan Mantan Pengurus UPK dan FK menelusuri permasalahan dan mengumpulkan semua bukti-bukti pendukung.

STATUS 26/07/2009 FT berkoordinasi dengan Faskab dan Fastekab.

Proses Non Litigasi

12/08/2009 Faskab berkoordinasi dengan SP2M tentang terjadinya

21/11/2009 Berkoordinasi dengan SP2M Riau. SP2M meminta FT

Nilai Penyimpangan Rp.

7.101.900

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

7.101.900

LOKASI - 1501 : KERINCI
1 KODE KASUS : 1501-1-30042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Kerinci Siulak Mukai Tengah 12-Mei-09 15-Mei-09
Tunggakan kelompok SPP yang disebabkan oleh penyalahan gunaaan angsuran yang telah disetor oleh anggota kelompok oleh KPMD yang dipergunakan untuk kepentingan Pribadi. 1.FK bersama UPK melakukan pengecekan lansung ke kelompok. 2.Berkoordinasi dengan aparat desa dan TPK. 3.Melakukan pemanggilan terhadap KPMD yang bersangkutan. 1.Uang yang terpakai dikembalikan kekelompok dan disetor ke UPK. 2.Yang bersangkutan direkomnedasikan diberhentikan sebagai KPMD.

17/12/2009 Adanya angsuran Dari Kelompok melati sebesar

Rp.885.000,- Sedangkan kelompok lain dalam Proses penannganan oleh Tim Kecamatan.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1502 : MERANGIN
1 KODE KASUS : 1502-1-03052010-006-PNPM Perdesaan 1 10, Merangin Tabir Ulu Medan Baru 19-Des-09 19-Des-09
Terjadi Keterlambatan Dalam Pelaksanaan pekerjaan pembangunan Madrasah karena pemenang Lelang (Supliyer) Kayuterlambat mensuplai kayu yang dibutuhkan Lakukan Koordinasi dengan TPK, untuk dapat meminta supliyer agar dapat mengadakan kayu secepatnya sehingga pekerjaan tersebut tidak terhambat Pekerjaan dapat segera dilakukan dengan baik dan diselesaikan sesuai target waktu yang telah disepakati

19/12/2009 FK/FT memberikan surat kepada TPK Ds. Medan Baru
agar segera melaksanakan pekerjaan dan segera mengambil tindakan terhadap segala sesuatu yang menghambat pekerjaan

Selesai

22/12/2009 FK/FT kembali melayangkan surat kepada TPK agar

mendesak Supliyer Pemenang Lelang untuk melaksanakan kewajibanya mensuplai kayu, jika tidak juga diindahkan oleh Supliyer tersebut agar dilakukan pemutusan kontrak dan mencari Supliyer lain. hasilnya Supliyer tersebut membuat pernyataan diatas matrai untuk secepatnya mensuplai kayu paling lambat 1 minggu terhitung dari surat pernyataan tersebut dibuat.

24/12/2009 FK,FT, TPK dan PL menemui Supliyer kayu tersebut,

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 54 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 10,

KABUPATEN Kecamatan Desa Merangin Tabir Ulu Medan Baru

TANGGAL Kejadian Diketahui 19-Des-09 19-Des-09
Terjadi Keterlambatan Dalam Pelaksanaan pekerjaan pembangunan Madrasah karena pemenang Lelang (Supliyer) Kayuterlambat mensuplai kayu yang dibutuhkan Lakukan Koordinasi dengan TPK, untuk dapat meminta supliyer agar dapat mengadakan kayu secepatnya sehingga pekerjaan tersebut tidak terhambat Pekerjaan dapat segera dilakukan dengan baik dan diselesaikan sesuai target waktu yang telah disepakati

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
bisa mulai dikerjakan.

STATUS 28/12/2009 Supliyer sudah mensuplai kayunya dan pekerjaanpun

Selesai

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1502-1-30042010-001-PNPM Perdesaan 1 8, Merangin Tabir Seling 14-Des-08 14-Des-08
Kurangnya Pengelolaan dan Pemeliharaan bangunan yang sudah ada. Lakukan Fasilitasi tentang pentingnya pengelolaan dan pemeliharaan terhadap bangunan yang sudah ada.

Nilai Pengembalian Rp.
Pengelolaan dan pemeliharaan bangunan dapat di realisasikan secara terus menerus sehingga kondisi bangunan tetap bagus.

0

Sisa Rp.

14/12/2008 Sudah dilakukan musyawarah disetiap RT yang

dilaksanakan dari tanggal 23 sampai 30 Desember 2008 Kecuali RT. 2 & RT. 3 dengan hasil keputusan yaitu disetiap RT telah dibentuk Tim Pengelola dan Pemelihara agar pengelolaan dan pemeliharaan yang ada ditiap RT bisa lebih terkendali. memperbaiki Sumur Bor di RT. 03, RT. 05 dan RT. 08 agar MCK dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Proses Non Litigasi

31/01/2009 Fasilitasi TPK agar menemui supliyer untuk

28/02/2009 Kegiatan masih belum menampakkan perkembangan
kearah yang lebih baik khususnya terhadap tiga RT tersebut dan akan selalu difasilitasi untuk menyelesaikan masalah ini.

31/03/2009 Fasilitasi TPK agar menemui supliyer untuk

memperbaiki Sumur Bor di RT. 03, RT. 05 dan RT. 08 agar MCK dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, ketiga RT ini akan selalu difasilitasi untuk segera menyelesaikan perbaikan tersebut. masih belum ada kepastian

18/04/2009 FK Koordinasi dengan TPK masalah tersebut, dan

30/05/2009 Fasilitasi TPK agar menemui supliyer untuk

memperbaiki Sumur Bor di RT. 03, RT. 05 dan RT. 08 agar MCK dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, dan sampai sekarang juga masih belum ada perkembangan dari pekerjaan tersebut.

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1502-1-30042010-002-PNPM Perdesaan 1 8, Merangin Tabir Sido Rukun 14-Des-08 14-Des-08
penyelesaian Swadaya

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Berikan Fasilitasi terhadap TPK agar Swadaya dapat segera direalisasikan.

Swadaya dapat segera direalisasikan dan kegiatan pembangunan secara utuh dapat segera diselesaikan sebaik mungkin.

14/12/2008 Setelah dilakukan fasilitasi terhadap TPK maka pada
tanggal 14 Desember 2008 dengan membuat Surat Perjanjian bahwa penyelesaian Swadaya pembuatan tiang sumur dan penyelesaian mobiler akan diselesaikan paling lambat tanggal 14 Januari 2009.

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 55 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Merangin Tabir Sido Rukun

TANGGAL Kejadian Diketahui 14-Des-08 14-Des-08
penyelesaian Swadaya Berikan Fasilitasi terhadap TPK agar Swadaya dapat segera direalisasikan. Swadaya dapat segera direalisasikan dan kegiatan pembangunan secara utuh dapat segera diselesaikan sebaik mungkin.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
berjanji akan mengangsur penyelesaian mobiler akan tetapi pada tanggal 23/01/2009 belum ada realisasi penyelesaian mobiler tersebut.

STATUS 23/01/2009 Dilakukan fasilitasi terhadap TPK dan Supliyer. Supliyer

Proses Non Litigasi

28/02/2009 Sampai pada tanggal yang sudah dijanjikan oleh
Supliyer mobiler mesih juga belum ditambah.

25/03/2009 Koordinasi dan kunjungan langsung kelokasi oleh

Forum BKAD Kab. Merangin dan Supliyer berjanji lagi sampai akhir bulan Maret ini.

15/04/2009 FK dan Ketua UPK koordinasi dengan Kades desa

tersebut untuk mencari solusi penyelesaian masalah tersebut

29/05/2009 Sdr. Rustam Aji mengangsur tunggakan SPP sebesar

Rp.200.000,- yang terpakai dan dia berjanji akan terus membayar angsuran tersebut. FK dan UPK akan selalu memfasilitasi penyelesaian baik Fisik maupun SPP

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1502-1-30042010-003-PNPM Perdesaan 1 9, Merangin Muara Siau Lubuk Beringin 14-Apr-09 14-Apr-09
Lambatnya pelaksanaan swadaya galian saluran tali Air PLTMH, karena adanya sebagian masyarakat yang tidak mau ikut bergotongroyong untuk membuat saluran tersebut sesuai jadwal yang telah ditetapkan melalui musyawarah.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Koordinasikan dengan PjOK, Kades dan TPK untuk mengajak masyarakat bergotong royong dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut agar pekerjaan tersebut dapat segera diselesaikan

Pekerjaan swadaya masyarakat dapat segera direalisasikan dan segera diselesaikan agar tidak menghambat jalannya pekerjaan yang lain dan kegiatan Fisik tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan secepatnya

14/04/2009 Telah dibuat kesepakatan dalam musyawarah desa

khusus untuk penegasan kepada masyarakat dalam pelaksanaan gotong royong/swadaya masyarakat. Dalam musyawarah tersebut telah disepakati bahwa semua masyarakat wajib ikut dalam melaksanakan pekerjaan galian saluran sesui jadwal yang telah dibuat desa, dan apabila ada masyarakat yang tidak ikut melaksanakan pekerjaan galian tali air PLTMH tersebut, maka yang bersangkutan tidak akan dilayani dalam penyambungan listrik di desa tersebut.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 1502-1-30042010-004-PNPM Perdesaan 1 10, Merangin Jangkat Lubuk Pungguk 15-Agust-09 Pelaksanaan Fisik desa telah dilakukan MDST 15-Agust-09

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Lakukan Koordinasi dengan PjOK, Camat, TPK, tetapi Dinamo yang diadaka Supliyer pemenang dan masyarakat untuk dapat meminta supliyer lelang tidak berfungsi dan sementara ini desa agar dapat memperbaiki Dinamo yang rusak masih menggunakan Dinamo yang lama tersebut

Dinamo Dapat diperbaiki dan PLTMH tersebut dapat berjalan dan difungsikan sebagaimana mestinya.

15/08/2009 Melakukan Koordinasi dengan PjOK, Camat dan Pelaku Proses Non Program ditingkat Desa Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 56 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 10,

KABUPATEN Kecamatan Desa Merangin Jangkat Lubuk Pungguk

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Agust-09 Pelaksanaan Fisik desa telah dilakukan MDST 15-Agust-09
Lakukan Koordinasi dengan PjOK, Camat, TPK, tetapi Dinamo yang diadaka Supliyer pemenang dan masyarakat untuk dapat meminta supliyer lelang tidak berfungsi dan sementara ini desa agar dapat memperbaiki Dinamo yang rusak masih menggunakan Dinamo yang lama tersebut Dinamo Dapat diperbaiki dan PLTMH tersebut dapat berjalan dan difungsikan sebagaimana mestinya.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
pertemuan dengan mengundang Supliyer untuk mengadakan musyawarah, dari hasil pertemuan tersebut supliyer bersedia melakukan perbaikan terhadap Dinamo yang rusak tersebut, tetapi Supliyer juga memohon bantuan masyarakat dalam melakukan perbaikan tersebut dalam hal biaya pembelian alat yang rusak tersebut. berkoordinasi dengan Pengurus Lampu didesa sehingga perbaikan dinamo dapat dilaksanakan secepatnya.

STATUS 16/08/2009 FK, FT & Pelaku Program ditingkat desa melakukan

Proses Non Litigasi

15/09/2009 Melakukan Fasilitasi Kepada Supliyer agar terus

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 1502-4-03052010-006-PNPM Perdesaan 2 11, Merangin Sungai Manau Sungai Pinang Nilai Penyimpangan Rp. 30-Okt-09 30-Okt-09
Longsornya Dam Pelimpahan saluran PLTMH Desa Sungai Pinang Lakukan koordinasi dengan Camat, PjOK, Kades dan TPK untuk mencari solusi penyelesaian masalah tersebut

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Masalah dapat diselesaikan dengan baik sehingga tidak mengganggu progres kegiatan Fisik desa tersebut

Proses Non Litigasi

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1503 : SAROLANGUN
1 KODE KASUS : 1503-1-30042010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Sarolangun Mandiangin 11-Jul-08 11-Jul-08
Validitas laporan UPK yang diragukan dan belum selesainya laporan secara fisik, tetapi hanya ada berupa file dikomputer, serta kinerja pengurus UPK yang buruk beberapa bulan terakhir. Agar UPK membuat laporan bulanan yang telah selesai berupa dokumen, melakukan klarifikasi dan perbaikan terhadap laporan tersebut, serta memeperbaiki kinerja dan kehadiran kerja Selesainya laporan bulanan UPK yang bisa dipertanggungjawabkan validitasnya. Serta aktifnya pengurus UPK dalam melaksanakan tupoksinya

12/07/2008 FK dan FT melakukan instuksi kepada pengurus UPK

namun laporan tidak juga selesai dikarenakan sekretaris tidak tahu tentang file laporan yang ada dikomputer, bendahara sakit, dan ketua tidak ada dilokasi kecamatan. tanggungan Bpk Suroso sebesar Rp. 5.000.000,- tetapi tidak ada angsuran dari ex. Pengurus UPK yang lain, sehingga total tunggakan kelompok fiktif sebesar Rp. 142.000.000.- dan Sdr. Taufik juga menyerahkan copy surat tanda penerimaan laporan dari Kepolisian, no pol STPL/B-1/14/VI/2009 tertanggal 30 april 2009 dengan aduan larinya Pak Ismono dari domisilinya berakibat tidak melakukan pembayaran SPP fiktif.

Proses Non Litigasi

04/06/2009 Ada pembayaran dari Sdr. Taufik atas nama kelompok

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1503-1-30042010-003-PNPM Perdesaan

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 57 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 6,

KABUPATEN Kecamatan Desa Sarolangun Limun Napal Melintang

TANGGAL Kejadian Diketahui 20-Feb-09 20-Feb-09
Uang setoran Kelompok Daurat, dan daurat III yang dititip M. Lutri sebesar 3.000.000,Uang tersebut dipakai oleh M. Lutri (mantan Kades). Desa Segera menyelesaikan/memangil M. Lutri Untuk Mengembalikan Dana Yang dititip Oleh Kelp Desa segera melaksanakan musyawarah khusus penyelesaian masalah setoran dana SPP yang dipakai oleh M. Lutri (Mantan Kades) Dana setoran SPP yang dipakai oleh M. Lutri (Mantan Kades) segeara dikembalikan sesuai dengan dana yang dititp oleh kelompok

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
kades untuk memberi tahu akan diadakannya lelang rumah M. Lutri

STATUS 28/12/2009 Pada Tanggal 28 Desember 2009 UPK Menyurati

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1503-2-03052010-006-PNPM Perdesaan 1 9, Sarolangun Pelawan Pelawan 15-Jul-09 17-Jul-09

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Penyimpangan Dana oleh Ketua Kelompok Agar UPK melakukan penagihan secara intensif SPP UP2K Rp. 2.130.000,- dan Rp 2.845.000,-

Lunasnya semua tunggakan yang dipakai oleh ketua kelompok.

26/07/2009 FK bersama UPK membuat surat perjanjian

kesanggupan melunasi dana yang terpakai dengan ketua kelompok

Proses Non Litigasi

15/08/2009 Ketua Kelompok membuat surat perjanjian
kesanggupan membayar.

15/09/2009 FK, PjOK dan UPK melakukan penagihan

10/11/2009 Adanya angsuran dari saudara Tabroni Rp 1,185,000

15/12/2009 Adanya angsuran dari ketua kelompok Rp. 185.000,-

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1503-2-03052010-009-PNPM Perdesaan 1 9, Sarolangun Pelawan Pelawan 15-Mei-09 17-Mei-09
Penyimpangan Dana oleh Ketua Kelompok SPP UP2K Rp. 2,950,000,-

4.975.000

Nilai Pengembalian Rp.
Lunasnya semua tunggakan yang dipakai oleh ketua kelompok.

0

Sisa Rp.

4.975.000

Agar UPK melakukan penagihan secara intensif

26/05/2009 FK bersama UPK melakukan penagihan ke ketua
Kelompok

Proses Non Litigasi

12/06/2009 FK bersama UPK melakukan penagihan ke ketua
Kelompok

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 58 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Sarolangun Pelawan Pelawan

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Mei-09 17-Mei-09
Penyimpangan Dana oleh Ketua Kelompok SPP UP2K Rp. 2,950,000,Agar UPK melakukan penagihan secara intensif Lunasnya semua tunggakan yang dipakai oleh ketua kelompok.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
Kelompok

STATUS Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 30/06/2009 PjOK mengirim Surat Tugur ke Kepala Desa dan Ketua

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 1503-2-06052010-008-PNPM Perdesaan 1 6, Sarolangun Batang Asai Datuk Nan Duo 02-Jun-09 04-Jun-09

2.950.000

Nilai Pengembalian Rp.
Uang Yang dipakai oleh Saudara Tobrani segera dikembalikan sesuai dengan jumlah yang dipakai.

0

Sisa Rp.

2.950.000

Penyimpangan Dana SPP atas nama kelompok 1. UPK diminta segera melakukan Setia Budi Rp.7.000.000 dan Kelompok Bambu pemanggilan Sdr.Tobrani. Serumpun Rp. 6.000.000 2. Berkoordinasi dengan PjOK, BKAD dan Kepala Desa. 3. Mendatangi Sdr. Tobrani di Desa Datuk Nan Duo.

10/06/2009 PjOK, BKAD dan UPK telah mengirim surat

pemanggilan kepada saudara Tobrani agar menghadap untuk menyelesaikan permasalahan tersebut

Proses Non Litigasi

15/06/2009 PjOK, BKAD, FT dan UPK menghadap Camat untuk
berkoordinasi.

22/06/2009 UPK dan BKAD telah mendatangi Saudara Tabroni

dengan membawa surat pernyataan kesanggupan membayar uang yang dipakai oleh saaudara Tobrani.

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 1503-2-06052010-009-PNPM Perdesaan 1 6, Sarolangun Batang Asai Datuk Nan Duo 02-Jun-09 02-Jun-09

13.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

13.000.000

Penyimpangan Dana SPP atas nama kelompok 1. UPK diminta segera melakukan pemanggilan Setia Budi Rp.7.000.000 dan Kelompok Bambu Sdr. Tobrani. Serumpun Rp. 6.000.000 2. Berkoordinasi dengan PjOK, BKAD dan Kepala Desa. 3. Mendatangi Sdr. Tobrani di Desa Datuk Nan Duo.

Uang Yang dipakai oleh Saudara Tobrani segera dikembalikan sesuai dengan jumlah yang dipakai.

10/06/2009 PjOK, BKAD dan UPK telah mengirim surat

pemanggilan kepada saudara Tobrani agar menghadap untuk menyelesaikan permasalahan tersebut

Selesai

15/06/2009 PjOK, BKAD, FT dan UPK menghadap Camat untuk
berkoordinasi.

22/06/2009 UPK dan BKAD telah mendatangi Saudara Tobrani

dengan membawa surat pernyataan kesanggupan membayar uang yang dipakai oleh saudara Tobrani.

27/07/2009 UPK dan BKAD telah mendatangi Saudara Tabroni dan
ada angsuran sebesar Rp 1,150,000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 59 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 6,

KABUPATEN Kecamatan Desa Sarolangun Batang Asai Datuk Nan Duo

TANGGAL Kejadian Diketahui 02-Jun-09 02-Jun-09
Penyimpangan Dana SPP atas nama kelompok 1. UPK diminta segera melakukan pemanggilan Setia Budi Rp.7.000.000 dan Kelompok Bambu Sdr. Tobrani. Serumpun Rp. 6.000.000 2. Berkoordinasi dengan PjOK, BKAD dan Kepala Desa. 3. Mendatangi Sdr. Tobrani di Desa Datuk Nan Duo. Uang Yang dipakai oleh Saudara Tobrani segera dikembalikan sesuai dengan jumlah yang dipakai.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Selesai 14/08/2009 Adanya angsuran dari saudara Tabroni Rp 1,150,000 STATUS

14/09/2009 Sudah ditanda tangani perjanjian antara saudara

Tabroni dan UPK dimana saudara Tabroni berjanji akan melunasi uang yang terpakai dalam waktu 4 bulan sejak perjanjian ditandatangani

31/10/2009 Tidak adak perubahan

26/11/2009 Ada Angsuran dari saudara Tabrani sebesar Rp
1.150.000

27/12/2009 Pada tanggal 27 Desember 2009 saudara Tabroni

sudah membayar sebanyak Rp. 11.500.000,- dari total dana sebanyak Rp.13.000.000,- dan untuk sisa dana sdra. tobrani berjanji untuk melunasi pada bulan Januari 2010.

Nilai Penyimpangan Rp. 7 KODE KASUS : 1503-2-30042010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Sarolangun Mandiangin 13-Jul-08 13-Jul-08
Adanya dugaan kelompok Fiktif dan penyimpangan prosedur yang dilakukan oleh UPK dalam penyaluran dana SPP perguliran.

13.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Ditemukannya bukti-bukti otentik penyimpangan prosedur yang dilakukan oleh UPK

0

Sisa Rp.

13.000.000

Agar dilakukan audit terhadap UPK, dilakukan kroscek dilapangan

03/11/2009 Pada tanggal 3 november 2009 telah dilakukan

pembayaran angsuran kelompok fiktif yang menjadi tanggungan sdr taufik, untuk kelompok SPP putri putih desa bukit peranginan sebesar Rp. 3.000.000,sebelumnya beliau bermaksud melunasi semua tunggakan kelompok SPP yang menjadi tanggungannya itu tetapi pembayaran hanya terhadap pokoknya saja, sehingga dilakukan pemotongan terhadap bunga yang mesti dibayarkan untuk 3 bulan sebesar Rp. 375.000,sehingga pokok yang dibayar menjadi Rp. 2.625.000,- dan masih tersisa saldo tunggakan dikelompok tersebut sebesar bunga yang diambil yaitu Rp. 375.000,kelompok fiktif yang ada Rp.134.875.000,-

Proses Non Litigasi

30/11/2009 Sampai dengan akhir bulan ini saldo tunggakan

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp. Halaman 60 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

8

KODE KASUS : 1503-4-03052010-004-PNPM Perdesaan 2 8, Sarolangun Limun Meribung 15-Feb-09 18-Feb-09
Dam Intake PLTMH Meribung Kec. Limun Retak dan Roboh akibat Sungai Ma. Limun Banjir karena Hari Hujan sangat Lebat, sedangkan Beton belum cukup umur maka dikatogorikan Musibah (Force Majure) -Identifikasi Masalah & Pengecekan langsung dan Musyawarah Penyelesaian masalah oleh FK, PJOK, TPK, UPK,Kades dan Masyarakat Dam akan diperbaiki dengan swadaya Masyarakat

30/05/2008 Pada Tangal 30 Mei 2009 Kunjungan FK/FT

Kelapangan meninjau pelaksanaan PLTMH Meribung, sesuai dengan bantuan aparat desa, semangat masyarakat untuk mewujudkan pembangunan PLTMH semakin tinggi, hal ini ditunjukkan dengan banyaknya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan, baik untuk pengangkutan peralatan maupun dalam pengumpulan material. adapun sampai minggu ini kegiatan pembangunan meliputi pemasangan turbin dan pemasangan tiang penyangga pipa pesat. masalah Dam Intake PLTMH Meribung Retak dan Roboh menindaklanjuti permasalahan tersebut FK dan PJOK memeinta Kades, TPK dan Masyarakat Musyarawah penanganan masalah masalah Dam Intake PLTMH Meribung Retak dan Roboh menindaklanjuti permasalahan tersebut FK dan PJOK memeinta Kades, TPK dan Masyarakat Musyarawah penanganan masalah sebagai berikut : 1. Batu Kali sebanyak 315 M3, 2. Semen sebanyak 643 Zak, 3. Upah sebanyak 525 Hok, 4. Pasir sebanyak 143 M3. Kades dan Masyarakat tentang Dam, masyarakat sepakat karna masih hujan untuk mengumpulkan material dan mengerjakan Dam, maka masyarakat melaksanakan pekerjaan lain sambil menunggu hari panas. Budi) mengadakan pertemuan Di Kantor Fas-Kab membahas Tindak Lanjut Permasalahan Dam Intake, keputusan Pertemuan Pak Budi Menyanggupi meminjamkan Dana Kepada Desa untuk Pelaksanaan Dam Intake dan Pemasangan Turbin dan harus di bicarakan di Tinggkat Desa melaksanakan Pertemuan di Desa membahas Permasalahan Dam Intake, dan Masarakat Setuju Meminjam Dana kepada Pak Budi untuk Melaksanakan pekerjaan Dam Intake, dan uang pak budi dikembalikan apabila dana ADD Desa Meribung Cair, dan mulai Senin Pekerjaan Dam dimulai begitu Juga Pemasangan Turbin dan Tranmisi musyawarah di desa Untuk menjelaskan pendanaan PLTMH dan permintaan untuk segera memulai pengumpulan material (Batu Kali) untuk Pekerjaan dam Intake.

Proses Non Litigasi

20/02/2009 FK, dan PJOK, meminta keterangan kepada TPK,

20/02/2009 FK, dan PJOK, meminta keterangan kepada TPK,

10/03/2009 Pada MAD Sosialisasi telah disampaikan kepada

24/04/2009 FK, UPK, FT-Kab, TPK, Kades, Pihak Teknis (Pak

30/04/2009 FK, PjOK, UPK, TPK, Kades dan Masyarakat

08/05/2009 FK UPK, TPK, Kades dan Masyarakat FK menfasilitasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 61 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Sarolangun Limun Meribung

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Feb-09 18-Feb-09
Dam Intake PLTMH Meribung Kec. Limun Retak dan Roboh akibat Sungai Ma. Limun Banjir karena Hari Hujan sangat Lebat, sedangkan Beton belum cukup umur maka dikatogorikan Musibah (Force Majure) -Identifikasi Masalah & Pengecekan langsung dan Musyawarah Penyelesaian masalah oleh FK, PJOK, TPK, UPK,Kades dan Masyarakat Dam akan diperbaiki dengan swadaya Masyarakat

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Kelapangan meninjau pelaksanaan PLTMH Meribung, sesuai dengan bantuan aparat desa, dan masyarakat pada Pekerjaan Dam Intake PLTMH Meribung sudah berjalan dengan baik, hal ini ditunjukkan dengan banyaknya keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan, baik untuk pengangkutan peralatan maupun dalam pengumpulan material. Akhir Bulan Juni ini sudah Memasang Batu Kali sudah Mencapai 25 % dari Dam yang runtuh . Desa Meribung menengok pekerjaan Dam PLTMH Meribung, waktu FT kelokasi pekerjaan Dam tidak aktip karena para tukang tidak bekerja dikarenakan Swadaya masyarakat habis. INTAKE, Pengerjaan DAM terhenti karena swadaya masyarakat tidak dapat di cairkan.

STATUS 30/06/2009 Pada Tangal 30 Juni 2009 Kunjungan FK/FT

Proses Non Litigasi

22/07/2009 Pada Tanggal 22 Juli 2009 FT kunjungan Lapangan ke

06/08/2009 FT kunjungan lapangan untuk melihat pengerjaan DAM

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1505 : MUARO JAMBI
1 KODE KASUS : 1505-1-03052010-002-PNPM Perdesaan 1 9, Muaro Jambi Kumpeh Sungai Aur Nilai Penyimpangan Rp. Nilai Pengembalian Rp. 0 Sisa Rp. 10-Jun-09 20-Jun-09
Kelompok SPP Al-Hikmah, Ali Ikhlas dan Al Hidayah menunggak dalam pengembalian angsurannya ke UPK Re Schedule Pengembalian Lancar

29/12/2009 Kelompok menyetor pengembalian untuk Bulan ketiga

dan ke empat yang sudah terlambat, namun demikian kelompok masih menunggak sebanyak Rp. 4.945.000,-

Proses Non Litigasi

LOKASI - 1506 : TANJUNG JABUNG TIMUR
1 KODE KASUS : 1506-1-21062010-001-PNPM Perdesaan 1 6, Tanjung Jabung T 02-Nop-09 Muara Sabak Timur 04-Nop-09
Belum dilaksanakan pengadaan bahan dan pekerjaan, karena kepala Desa keberatan atas harga bahan dalam RAB

Selesai 16-Jun-10

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1506-4-21062010-002-PNPM Perdesaan 1 9, Tanjung Jabung T 19-Sep-09 Nipah Panjang 22-Sep-09
Seorang anggota kelompok SPP Kel. Nipah Panjang I meninggal dunia

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Selesai 16-Jun-10

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 62 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui Nilai Penyimpangan Rp. Nilai Pengembalian Rp. URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan 0 Sisa Rp.

LOKASI - 1507 : TANJUNG JABUNG BARAT
1 KODE KASUS : 1507-2-30042010-001-PNPM Perdesaan 3 4, Tanjung Jabung Pengabuan 19-Feb-08 21-Feb-08
Dana masyarakat dilarikan oleh Nofriza (FT Kec. Pengabuan) melalui transfer ilegal dari rek BPPK Kec. Pengabuan ke rekening pribadi, 20% sisa dana bagi desa yang mendapat kegiatan fisik di 5 desa Penanganan dilakukan oleh Polsek Pengabuan dan ditindaklanjuti oleh polres Tanjung Jabung Barat untuk diproses secara hukum. Telah dilaporkan pengaduan ke Polsek Kec. Pengabuan dan ditindaklanjuti oleh Polres Tanjung Jabung Barat dan mengadakan MAD Khusus dan menyerahkan pada proses hukum yang berlaku.

29/10/2009 Koordinasi dengan pihak BRI tetapi belum ada

kepastian tentang penyediaan dana CSR untuk talangan Dana BLM kec. Pengabuan yang dilarikan.

Proses Litigasi (Kepolisian)

Nilai Penyimpangan Rp.

309.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

309.000.000

LOKASI - 1509 : BUNGO
1 KODE KASUS : 1509-2-03052010-002-PNPM Perdesaan 1 8, Bungo Muko-muko Bathin Tebat Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1509-2-06052010-007-PNPM Perdesaan 1 9, Bungo Jujuhan Rantau Ikil 25-Jan-09 25-Jan-09
Tunggakan pengembalian SPP perguliran Agar dilakukan pembinaan kelompok yang Bulan Januari 2009 sebesar Rp. 984.000, menunggak tunggakan disebabkan angsuran anggota tidak di setor oleh ketua kpd UPK dan digunakan utk kepentingan pribadi. Tunggakan harus dilunasi

07-Nop-09 07-Nop-09

Pembelian material yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang terdapat dalam RAB (Besi dan Batu Bata)

Agar dilakukan klarifikasi kepada TPK dan adakan MD khusus

Material sesuai dengan specifikasi didalam RAB dan pelaksanaan kegiatan harus tetap berlangsung

31/12/2009 Mememanggil TPK yang baru untuk segera

menyelesaikan sisa dana yang disalahgunakannya

Proses Non Litigasi

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

24/10/2009 Berkoordinasi dengan TPK dan disepakati akan

diadakan pertemuan dengan kelompok SPP pada tanggal 02 Nopember 2009

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

984.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

984.000

LOKASI - 1601 : OGAN KOMERING ULU
1 KODE KASUS : 1601-2-24042010-001-PNPM Perdesaan 1 8, Ogan Komering U 30-Sep-09 Peninjauan Makarti Tama 30-Nop-09
Penyelewengan dana SPP oleh ketua kelompok lakukan identifikasi penyebab terjadinya tunggakan dan fasilitasi kesanggupan kelompok mengembalian dana pinjaman SPP serta lakukan MD khusus Pengembalian dana dan sanksi kelompok

30/11/2009 Pengembalian pada bulan Desember

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1601-2-24042010-002-PNPM Perdesaan 1 9, Ogan Komering U 01-Apr-09 Semidang Aji Padang Bindu 05-Okt-09
Dana angsuran SPP menunggak karena dipakai oleh Ketua untuk biaya rumah sakit

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Segera koordinasi dengan Camat PJOK, BKAD dan UPK dan bulan depan harus melunasi pinjaman

Segera melunasi semua angsuran pokok dan bunga pinjaman SPP

23/10/2009 FK dan UPK sudah menemui ketua klpk dan sudah ada Proses Non angsuran bulan ini walaupun tidak lunas semua Litigasi
tunggakan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 63 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui
Dana angsuran SPP menunggak karena dipakai oleh Ketua untuk biaya rumah sakit Segera koordinasi dengan Camat PJOK, BKAD dan UPK dan bulan depan harus melunasi pinjaman Segera melunasi semua angsuran pokok dan bunga pinjaman SPP

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Desa, ketua kelompok belum mengangsur tunggakan

STATUS 02/12/2009 Camat sudah memanggil ketua kelompok dan Kepala

Ogan Komering U 01-Apr-09 Semidang Aji Padang Bindu 05-Okt-09

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1602 : OGAN KOMERING ILIR
1 KODE KASUS : 1602-2-20052010-009-PNPM Perdesaan 1 5, Ogan Komering Ili 05-Jan-09 Mesuji 14-Jan-09
Dana pelatihan masayarakat sebesar Rp. 30.230.250,- belum bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya, Rp. 15.005.000,- diantaranya merupakan cash in hand yang tidak ada berita acara cash on handnya Lakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan Kabupaten dengan melibatkan BKAD dan BP UPK untuk segera melakukan pertemuan khusus dalam upaya meminta pertanggungjawaban kepada UPK untuk segera mengembalikan dana yang telah dipakainya Dana kembali dan digunakan untuk kepentingan perguliran sesuai dengan mekanisme yang ada di program

21/08/2009 PJOK dan Tim Pemantau permasalahan sudah

berusaha menghubungi ybs walaupun belum berhasil

Proses Non Litigasi

31/10/2009 Tim pemantau Penanganan Masalah (BKAD)

melakukan pemanggilan kepada Sdr. Wahid Sapta melalui surat pemanggilan Nomor : 002/kec.Mes/X/2009 tanggal 27 Oktober 2009 Perihal : Pertanggung jawaban dan penyelesaian masalah PNPM-MP T.A 2008. Sapta menyatakan tidak dapat hadir pada tanggal yang ditentukan, dan menyanggupi hadir pada tanggal 28 Nopember 2009, Surat terlampir.

06/11/2009 Adanya tanggapan/umpan balik melalui surat dari Wahid

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1602-2-22042010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Ogan Komering Ili 12-Jan-09 Mesuji 14-Jan-09
indikasi penyelewengan dana pengembalian SPP oleh pengurus UPK sebesar Rp. 93.847.500,-

15.005.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

15.005.000

Lakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan Kabupaten dengan melibatkan BKAD dan BP UPK untuk segera melakukan pertemuan khusus dalam upaya meminta pertanggungjawaban kepada UPK untuk segera mengembalikan dana yang telah dipakainya

Dana kembali dan digunakan untuk kepentingan perguliran sesuai dengan mekanisme yang ada di program

16/06/2009 Melaksanakan MAD Khusus dalam penyelesaian

masalah dengan hasil forum menyepakati pengembalian dana tersebut paling lambat tanggal 23 Juni 2009. Ada pengembalian Rp 2.000.000

Proses Non Litigasi

18/06/2009 Ada pembayaran dari yang bersangkutan sebesar Rp.
61.035.000,- untuk pelunasan sisa dana yang telah dipakainya

19/06/2009 Mengadakan rapat kelembagaan BKAD untuk

membahas masalah tersebut, hasilnya sertifikat tanah sebagai jaminan di UPK masih ditahan sambil menunggu proses penyelesaian masalah lebih lanjut. Ada pengembalian dana Rp 15.000.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 64 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui
indikasi penyelewengan dana pengembalian SPP oleh pengurus UPK sebesar Rp. 93.847.500,Lakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan Kabupaten dengan melibatkan BKAD dan BP UPK untuk segera melakukan pertemuan khusus dalam upaya meminta pertanggungjawaban kepada UPK untuk segera mengembalikan dana yang telah dipakainya Dana kembali dan digunakan untuk kepentingan perguliran sesuai dengan mekanisme yang ada di program

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
UPK ) tetapi ybs sudah tidak berada di wilayah Mesuji.( sertifikat tanah sebagai jaminan masih di pegang oleh PJOK )

STATUS 30/09/2009 Bersama PJOK menemui Retna Susanti ( bendahara

Ogan Komering Ili 12-Jan-09 Mesuji 14-Jan-09

Proses Non Litigasi

30/11/2009 Melakukan Koordinasi dengan keluarga Retno Susanti
mengenai tindak lanjut permasalahan yang ada, hasil nya Retno Susanti masih belum diketahui tempat keberdaan nya.

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1602-2-22042010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Ogan Komering Ili 05-Jan-09 Mesuji 14-Jan-09
DOK Pelatihan masyarakat sejumlah Rp 15.005.000 tidak dapat dipertanggunngjawabkan penggunaannya oleh UPK

93.847.500

Nilai Pengembalian Rp.
Dana kembali dan digunakan untuk kepentingan pelatihan

0

Sisa Rp.

93.847.500

Lakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan Kabupaten dengan melibatkan BKAD dan BP UPK untuk segera melakukan pertemuan khusus dalam upaya meminta pertanggungjawaban kepada UPK untuk segera mengembalikan dana yang telah dipakainya

21/08/2009 PJOK dan Tim Pemantau permasalahan sudah

berusaha menghubungi ybs walaupun belum berhasil

Proses Non Litigasi

31/10/2009 Tim pemantau Penanganan Masalah (BKAD)

melakukan pemanggilan kepada Sdr. Wahid Sapta melalui surat pemanggilan Nomor : 002/kec.Mes/X/2009 tanggal 27 Oktober 2009 Perihal : Pertanggung jawaban dan penyelesaian masalah PNPM-MP T.A 2008. Sapta menyatakan tidak dapat hadir pada tanggal yang ditentukan, dan menyanggupi hadir pada tanggal 28 Nopember 2009, Surat terlampir.

06/11/2009 Adanya tanggapan/umpan balik melalui surat dari Wahid

28/11/2009 Berdasarkan surat kesanggupan untuk hadir

menyelesaikan masalah, ternyata Wahid Sapta tetap tidak hadir.

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1602-2-22042010-003-PNPM Perdesaan 2 4, Ogan Komering Ili 20-Mar-09 Mesuji 20-Mar-09
Adanya indikasi pelanggaran kode etik oleh FK/FT dalam bentuk melakukan kutipan dana ke TPK-TPK yang desanya terdanai untuk periode 2008 sebesar Rp 56.500.000

15.005.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

15.005.000

lakukan konfirmasi dan investigasi kesemua desa yang terdanai

Dana harus dikembalikan oleh yang bersangkutan ke TPK untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya

16/06/2009 Melaksanakan MAD khusus penyelesaian masalah

dengan hasil forum menyepakati dan memutuskan yang bersangkutan harus mengembalilan paling lambat 23 Juni 2009

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 65 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui
Adanya indikasi pelanggaran kode etik oleh FK/FT dalam bentuk melakukan kutipan dana ke TPK-TPK yang desanya terdanai untuk periode 2008 sebesar Rp 56.500.000 lakukan konfirmasi dan investigasi kesemua desa yang terdanai Dana harus dikembalikan oleh yang bersangkutan ke TPK untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Rp. 44.500.000,- tetapi masih ada 2 Desa lagi yang belum mengembalikan dan sampai dengan MAD II ( 15 Agustus 2009 ) peserta forum menyepakati menyerahkan semua permasalahan kepada Tim Pemantau Permasalahan

STATUS 14/08/2009 Sampai dengan akhir juni Dana sudah kembali sebesar

Ogan Komering Ili 20-Mar-09 Mesuji 20-Mar-09

Proses Non Litigasi

16/09/2009 Melakukan Pembahasan permasalahan PNPM-MP

Pada MAD Penetapan Usulan yang salah satu agenda pertemuan adalah penyampaian dan pembahasan permasalahan dan kutipan PNPM-MP tahun 2008, akan disalurkan ke desa-desa setelah dilakukan pemeriksaaan kembali fisik dan administrasi. melakukan pemanggilan kepada Sdr. Wahid Sapta melalui surat pemanggilan Nomor : 002/kec.Mes/X/2009 tanggal 27 Oktober 2009 Perihal : Pertanggung jawaban dan penyelesaian masalah PNPM-MP T.A 2008.

27/10/2009 Tim pemantau Penanganan Masalah (BKAD)

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 1602-2-22042010-004-PNPM Perdesaan 1 5, Ogan Komering Ili 20-Mar-09 Mesuji 20-Mar-09
Adanya dana - dana di UPK yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dengan total Rp. 694.900.276,-

56.500.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana harus dikembalikan oleh yang bersangkutan ke TPK untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya

0

Sisa Rp.

56.500.000

lakukan konfirmasi dan investigasi kesemua desa yang terdanai

30/06/2009 Hasil investiigasi dana - dana di UPK yang tidak bisa

dipertanggungjawabkan sejumlah Rp. 694.900.276,dengan rincian dan SPP Rp. 212.291.517,- Dana Kas BPNPM 2008 sebesar Rp. 73.258.509,-, Kas DOK Perencanan Rp. 21.750.000,- kas DOK Polmas Rp. 45..235.250,-, dana pengeluaran dari kas DOK perencanaan Rp. 118.734.000, dana pengeluaran dari Kas OP UPK Rp. 14.866.000,- dana pengeluaran dari Kas SPP Rp. 150.265.000,-, insentif KPMD Rp. 1.200.000,- Kutipan daan RAB dan Desain Rp. 10.000.000,- Kutipan dana untuk pemerioksaaan akhir Rp. 5.000.000,- serta kutipan dana dari TPK desa yang terdanai Rp. 42.300.000,penyelesaian masalah

Proses Non Litigasi

30/07/2009 Tidak ada penanganan dan perkembangan kemajuan

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 1602-2-22042010-005-PNPM Perdesaan 1 5, Ogan Komering Ili 12-Jan-09 Mesuji 12-Mei-09

694.900.276

Nilai Pengembalian Rp.
Dana kembali dan digunakan untuk kepentingan kegiatan sesuai dengan mekanisme yang ada di program

0

Sisa Rp.

694.900.276

staf UPK menggunakan dana BPNPM sebesar Lakukan koordinasi dengan pihak kecamatan Rp 19.753.300 dan Kabupaten dengan melibatkan BKAD dan BP UPK untuk segera melakukan pertemuan khusus dalam upaya meminta pertanggungjawaban kepada UPK untuk segera mengembalikan dana yang telah dipakainya

16/06/2009 Melaksanakan MAD khusus penyelesaian masalah

dengan hasil forum menyepakati dan memutuskan pengurus UPK yang akan mengganti dana tersebut karena disebabkan kelalaian

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 66 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui
staf UPK menggunakan dana BPNPM sebesar Lakukan koordinasi dengan pihak kecamatan Rp 19.753.300 dan Kabupaten dengan melibatkan BKAD dan BP UPK untuk segera melakukan pertemuan khusus dalam upaya meminta pertanggungjawaban kepada UPK untuk segera mengembalikan dana yang telah dipakainya Dana kembali dan digunakan untuk kepentingan kegiatan sesuai dengan mekanisme yang ada di program

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 19/06/2009 Mengadakan rapat dengan kelembagaan BKAD, PJOK, Proses Non FK, PL dan staf UPK untuk menindaklanjuti dari MAD Litigasi
khusus, hasil dari pertemuan bahwa hilangnya dana BLM disebabkan karena penyelewengan dana oleh Sumarwanto untuk kepentingan pribadi. Dari hasil kesepakatan rapat dana tersebut harus dikembalikan ke UPK paling lambat tanggal 23 Juni 2009 sesuai dengan keputusan MAD khusus tanggal 6 Juni 2009, yang bersangkutan meminta waktu paling lambat tanggal 20 Agustus 2009, surat pernyataan terlampir dana akan dibayar pada 16 September 2009.

Ogan Komering Ili 12-Jan-09 Mesuji 12-Mei-09

31/08/2009 Adanya pengembalian sebesar Rp. 4000.000,- sisa

28/10/2009 Melakukan Koordinasi dengan kepala desa utnuk

mengetahui kebenaran SPH Tanah Sumarwanto dan meminta bantuan untuk segera menjualkan tanah tersebut.

Nilai Penyimpangan Rp. 7 KODE KASUS : 1602-2-22042010-006-PNPM Perdesaan 1 5, Ogan Komering Ili 20-Mar-09 Mesuji 20-Mar-09
UPK menggunakan dana titipan desa sebesar Rp 14.000.000

19.753.300

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

19.753.300

lakukan konfirmasi dan investigasi kesemua desa yang terdanai

Dana harus dikembalikan oleh yang bersangkutan ke TPK untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya

16/06/2009 Melaksanakan MAD khusus penyelesaian masalah

dengan hasil forum menyepakati dan memutuskan pengurus UPK yang akan mengganti dana tersebut karena disebabkan kelalaian

Proses Non Litigasi

16/06/2009 Melaksanakan MAD khusus penyelesaian masalah

dengan hasil forum menyepakati dan memutuskan pengurus UPK yang akan mengganti dana tersebut karena disebabkan kelalaian

23/06/2009 Ketua TPK desa Jaya Bakti dan Karya Mukti telah
mengembalikan dana tersebut ke UPK

26/06/2009 Ketua TPK desa Surya Adi telah mengembalikan dana
tersebut ke UPK

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 67 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui
UPK menggunakan dana titipan desa sebesar Rp 14.000.000 lakukan konfirmasi dan investigasi kesemua desa yang terdanai Dana harus dikembalikan oleh yang bersangkutan ke TPK untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
rekening UPK, dan sesuai dengan kesepakatan MAD akan dicairkan ke desa setelah masalah selesai dan desa melaksanakan MAD Khusus penggunaan dana tersebut.

STATUS 19/10/2009 Semua desa sudah mengembalikan dana titipan ke

Ogan Komering Ili 20-Mar-09 Mesuji 20-Mar-09

Proses Non Litigasi

Semua desa sudah mengembalikan dana titipan ke rekening UPK, dan sesuai dengan kesepakatan MAD akan dicairkan ke desa setelah masalah selesai

forum menyepakati menyerahkan semua permasalahan kepada Tim Pemantau Permasalahan

Nilai Penyimpangan Rp. 8 KODE KASUS : 1602-2-22042010-007-PNPM Perdesaan 2 4, Ogan Komering Ili 20-Mar-09 Mesuji 20-Mar-09
Pemotongan dana insentif KPMD oleh FT sebesar Rp 5.300.000

14.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

14.000.000

lakukan konfirmasi dan investigasi kesemua desa yang terdanai

Dana harus dikembalikan oleh yang bersangkutan ke KPMD untuk digunakan sesuai dengan peruntukannya

09/07/2008 Ketua BKAD mengirim surat kepada sdr. Wahid Sapta
untuk meminta pertanggung jawaban terkait masalah yang melibatkannya.

Proses Non Litigasi

13/06/2009 Melakukan koordinasi dengan Wahid dan Atik mengenai
proses pembayaran tunjangan transportasi KPMD hasilnya bahwa bendahara sudah membayar tunjangan KPMD selama 3 bulan(Rp 900.000 dan sisanya 4 bulan lagi adalah dibayarkan oleh Wahid.

16/06/2009 Melaksanakan MAD khusus penyelesaian masalah

dengan hasil forum menyepakati dan memutuskan yang bersangkutan harus mengembalikan paling lambat tanggal 23 Juni 2009 yang belum dibayarkan sebesar Rp. 2.200.000,bersangkutan akan melunasi paling lambat Juli 2009

19/06/2009 Melakukan koordinasi dengan Wahid dan yang

Nilai Penyimpangan Rp. 9 KODE KASUS : 1602-2-22042010-008-PNPM Perdesaan

5.300.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

5.300.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 68 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui
adanya penyelewengan dana pembayaran angsuran kelompok sebesar Rp.8.123.000,oleh UPK Dilakukan pendekatan secara kekeluargaan dengan tujuan dana dapat dikembalikan ke Rekening SPP. Dana kembeli ke rekening SPP

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
800.000,- dan yang bersangkutan meminta waktu unutk beberapa bulan mengangsur dana tersebut

STATUS 28/12/2009 Dana yang dipakai sudah di angsur sebesar Rp.

Ogan Komering Ili 30-Nop-09 Lempuing 30-Nop-09

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

8.123.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

8.123.000

LOKASI - 1603 : MUARA ENIM
1 KODE KASUS : 1603-2-26042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Muara Enim Sungai Rotan Modong 25-Jun-09 29-Sep-09
Indikasi penyalahgunaan angsuran kelompok oleh ketua kelompok yang belum disetorkan ke UPK UPK dan FK segera menelusuri secara detail apakah ada bukti bahwa Anggota sudah membayar kepda ketua kelompok dan kalau memang benar, ketua Kelompok membuat surat pengakuan Telah memakai dana Pelunasan Angsuran Kepada UPK Dana Kembali dan segera di setor kepada Upk sesuai Dg Jumlah yang di pakai Baik Pokok maupun Bungannya, serta Ketua Kelompok tersebut segera di musyawarahkan untuk melanjutkan kepengurusannya

27/09/2009 Identifikasi terhadap Tunggakan Pinjaman kepada
Kelompok maupun Anggota peminjam

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1603-2-26042010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Muara Enim Sungai Rotan Petar Dalam 30-Apr-09 29-Sep-09
penyalah gunaan dana pengembalian pinjamankelompok di desa Petar dalam, Paya Angus , dan suka merindu sebesar Rp 16.308.900 oleh mantan Bendahara UPK dan tidak disetor dalam rekening bank

Nilai Pengembalian Rp.
UPK dan FK /FT PL, PJOK serta Camat segera melakukan Penelusuran kepada Kelompok Untuk Meminta Surat Pengakuan Bahwa Sudah Membayar, lalu di tindaklanjuti Ke Mantan Bendahara UPK juga di harapkan membuat Surat Pengakuan Hutang dan Diminta kapan kesanggupan untuk membayar. Dana kembali sesuai jumlah yang ada sesuai dengan target batas waktu pinjaman masing-masing kelompok tersebut

0

Sisa Rp.

27/09/2009 Dari hasil identifikasi yang dipakai oleh Bendahara UPK Proses Non lama dan tidak disetor ke rekening adalah : Dana Litigasi
Pengembalian Kelompok Seroja Sebesar Rp 7.866.400 + Putri Salju sbesar Rp 5.607.000 ((Ds.Suka merindu) + Klp Cempaka( Ds Paya Angus) sebesar Rp 2.054.000 + Klp. Melati (Ds. Petar dalam)Rp 781.500

27/09/2009 Identifikasi terhadap Tunggakan Pinjaman kepada

Kelompok maupun Anggota peminjam/ telah Melakukan surat teguran kepada Mantan bendahara tersebut namun belum ada tanggapan walaupunsempat berjanji akan melunasi hutang2nya tersebut.

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1603-2-26042010-003-PNPM Perdesaan 1 9, Muara Enim Penukal Abab Mangkunegara 25-Jul-09 27-Sep-09
Indikasi penggunaan pengembalian pinjaman oleh pengurus kelompok cempaka, asoka, teratai (ds. Mangkunagara) dan klpk teratai,Mawar ( Ds. Purun)

16.308.900

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

16.308.900

UPK dan FK segera menelusuri secara detail apakah ada bukti bahwa Anggota sudah membayar kepda ketua kelompok dan kalau memang benar, ketua Kelompok membuat surat pengakuan Telah memakai dana Pelunasan Angsuran Kepada UPK

Dana Kembali dan segera di setor kepada Upk sesuai Dg Jumlah yang di pakai Baik Pokok maupun Bungannya, serta Ketua Kelompok tersebut segera di musyawarahkan untuk melanjutkan kepengurusannya

27/09/2009 Identifikasi terhadap Tunggakan Pinjaman kepada
Kelompok maupun Anggota peminjam

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1603-2-26042010-004-PNPM Perdesaan

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 69 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Muara Enim Penukal Abab Gunung Raja

TANGGAL Kejadian Diketahui 25-Apr-09 29-Sep-09
Adanya inndikasi penggunaan pengembalian kelompok Kelompok Pelangi Desa Gunung Raja (Lunas) Oleh Ketua UPK Lama Sdr. Mukhlisani. Dan dari Klp. Mawar oleh Mantan Ketua UPK Sdr. Yopie Triandi FK , UPK serta PJOK dan Camat Melakukan Cross Chek Kepada Mantan UPK tersebut agar segera mengembalikan dana yang telah di pakai tersebut. Dg di buktikan Administrasi yang lengkap Dana yang telah di pakai oleh Mantan Ketua UPK tersebut dapat kembali Utuh

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Kelompok maupun Anggota peminjam

STATUS 27/09/2009 Identifikasi terhadap Tunggakan Pinjaman kepada

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 1603-2-26042010-005-PNPM Perdesaan 1 9, Muara Enim Penukal Abab Babat 25-Apr-09 27-Sep-09
Indikasi penggunaan pengembalian pinjaman kelompok Jaya Aren oleh ketua Kelompokdan belum disetor kepada UPK

Nilai Pengembalian Rp.
FK,UPK dan PJOK memberikan Penjelasan Kepada Ketua Kelompok Bahwa Dana yang telah di pakai segera di kembalikan karena dana tersebut milik masyarakat sekecamatan untuk di Gilirkan kembali bagi kelompok2 yang membutuhkan Dana Yang telah dipakai segera kembali dg Utuh sesuai dengan target batas jatuh tempo pengembalian

0

Sisa Rp.

27/09/2009 FK dan UPK mengadakan pertemuan dengan Ketua
kelompok untuk mengklarifikasi dan Identifikasi terhadap Tunggakan Pinjaman kepada Kelompok.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 1603-2-26042010-006-PNPM Perdesaan 1 9, Muara Enim Rambang Dangku Air Limau 25-Apr-09 27-Sep-09

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Indikasi penggunaan angsuran kelompok oleh UPK, FK/FT segera melakukan tindakan untuk ketua kelompok yang tidak disetor kepada UPK berkoordinasi dengan PJOK dan Camat untuk membuat surat teguran kepada Ketua kelompok tersebut lewat Kepala desa kalau tidak ada tindak lanjut maka Desa tersebut akan terkena sanksi Program

Dana Kembali dan segera di setor kepada Upk sesuai Dg Jumlah yang di pakai Baik Pokok maupun Bungannya, serta Ketua Kelompok tersebut segera di musyawarahkan untuk melanjutkan kepengurusannya

19/09/2009 Fk/Ft dan Pengurus UPK telah Mendatangi Ke Ketua

Kelompok namaun Tidak berada di Tempat lalu ditindaklanjuti Untuk Memanggil ke Kantor UPK namun Ketua kelompok tersebut tidak datang

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 7 KODE KASUS : 1603-2-26042010-007-PNPM Perdesaan 1 9, Muara Enim Rambang Dangku Lubuk Raman 25-Mei-09 19-Sep-09
Pengakuan Anggota Kelompok Mereka sudah mebayar ke Ketua kelompok Namun Kata ketua Kelompok Memang Anggota belum mengangsur kepada Ketua kelompok. Sehingga sampai saat ini utang Kelompok sesesar Rp 5.883.000 pokok+bunga

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Segera lakukan Klarifikasi dg cara buat masingmasing Baik anggota kelompok maupun ketua kelompok Surat Pengakuan Hutang ( Dana Yang terpakai )

Dana Kembali dan segera di setor kepada Upk sesuai Dg Jumlah yang di pakai Baik Pokok maupun Bungannya, serta Ketua Kelompok tersebut segera di musyawarahkan untuk melanjutkan kepengurusannya

25/09/2009 FK dan UPK telam melakukan Klarifikasi kepada

Anggota dan Ketua Kelompok karena Anggota pada saat itu belum cukup maka belum membuahkan hasil

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 8 KODE KASUS : 1603-2-26042010-008-PNPM Perdesaan 1 5, Muara Enim Rambang Dangku 29-Jun-09 29-Jun-09
Penyalahgunaan pengembalian Kelompok Bogenvil Desa Lubuk Raman sebesar Rp 5.605.200 pokok + bunga oleh bendahara upk terpakai dan tidak di setor ke bank

5.883.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana kembali sesuai dana yang telah di pakai sesuai dengan target waktu pengembalian sehingga kelompok tersebut dapat melakukan peminjaman kembali

0

Sisa Rp.

5.883.000

Segera lakukan penagihan sesuai dengan dana yang telah terpakai dan segera di setorkan ke bank SPP

29/09/2009 FK/FT & UPK telak melakukan pemanggilan kepada

mantan Bendahara UPK tersebut dan dia berjanji akan melunasi uang telah di pakainya

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 9 KODE KASUS : 1603-2-26042010-009-PNPM Perdesaan

5.605.200

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

5.605.200

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 70 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Muara Enim Rambang Dangku Siku

TANGGAL Kejadian Diketahui 20-Jun-09 20-Jun-09
Uang setoran Kelompok sebesar Rp 9 jt an Melati dan Kelopmpok Mawar telah terpakai oleh Ibu Kepala Desa Siku Segera berkoordinasi dengan bapak PJOK dan Camat untuk melakukan penagihan dan desa tersebut harus tekena sanksi baik hukum maupun Program Dana Kembali sesuai target dan batas waktu pengembalian kelompok.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dengan ibu kepala desa dan pada saat itu sudah membuat surat perjanjian akan segera melunasi hutang tersebut namun sampai saat ini belum membuahkan hasil

STATUS 22/09/2009 FK/FT & UPK telah mengklarifikasi persoaalan tersebut

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 10 KODE KASUS : 1603-4-20052010-011-PNPM Perdesaan 1 8, Muara Enim Penukal Abab Tanjung Kurung 25-Mar-09 25-Mar-09
Tehnik pelaksanaan pada TPT lobang peresapan kurang banyak dan tidak maksimal, tanah belum ditimbun sehingga pada waktu hujan sangat deras dari biasanya dan TPT roboh sepanjang 18 M dan 8 M

9.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

9.000.000

Melakukan pemeriksaan dan pengukuran dilapangan terhadap kondisi TPT tersebut dan minta TPK mengajak masyarakat bermusyawarah tentang kejadian tersebut untuk segera mengambil tindakan perbaikan

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1604 : LAHAT
1 KODE KASUS : 1604-1-22042010-001-PNPM Perdesaan 1 8, Lahat Kikim Timur Lubuk Tampang 03-Sep-09 03-Okt-09
Pertanggunganjawaban Penggunaan Dana tidak sesuai dengan pekerjaaan fisik kegiatan. Agar FK dn FT beserta UPK melakukan identifikasi dan Audit fisik kegiatan serta administrasi yang ada di TPK Laporan Penggunaan Dana (LPD) dibuat riil sesuai kondisi yang di lapangan (sebenarnya)

12/10/2009 Fas-T Kab. Memanggil kades Lubuk Tampang, meminta Proses Non agar melakukan identifikasi dan klarifikasi terhadap TPK Litigasi
tentang penggunaan dana yang dikeluarkan oleh bendahara TPK.

26/10/2009 FK dan PjOK mendatangi TPK desa, agar TPK desa

menyelesaikan dan membuat LPD sesuai dengan yang sebenarnya dan segera menyelesaikan kigiatan fisik kegiatan yang belum diselesaikan.

29/10/2009 Fas-Kab. Bersama SP2M melakukan cros cek kegiatan
fisik di lapangan, dan kegiatan tersebut masih belum menyelesaikan plasteran dan masih menyisahkan kegiatan fisik sepanjang 10 meter dan plasteran.

25/11/2009 FT/PL melakukan setifikasi lapangan terhadap

pekerjaan fisik desa Lubuk Tampang skarang pekerjaan fisik sudah berjalan tapi belum selesai mudah mudahan bulan desember ini selesai.

31/12/2009 TPK Lubuk tampang melaporkan bahwa kegiatan fisik
TPT desa lubuk Tampang sudah selesai tapi belum MDST dan sudah disetifikasi oleh FT .

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1604-2-22042010-002-PNPM Perdesaan

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 71 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lahat Tanjung Sakti

TANGGAL Kejadian Diketahui 11-Mar-09 11-Mar-09
Adanya indikasi pengembalian angsuran pinjaman beberap[a kelompok SPP yang dananya masih belum diserahkan kepada pengurus UPK yang lama, dengan nilai Rp 2.950.000 Lakukan pendekatan secara personal terhadap mantan bendahara UPK dengan melibatkan birokrasi dikecamatan Pumi. Dana harus kembali dan di setor Ke Bank

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
kebenaran dana yang dipakai oleh mantan bendahara UPK namun masih dalam proses klarifikasi kepada kelompok yang telah membayar cicilannya kepada yang bersangkutan yang membayar angsuran kepada mantan UPK saudara Feri sebesar 1.180.000.-dan dana yang lama setoran kelompok SPP juga ada pada Feri sebesar 1.770.000.sehingga jumlah setoran kelompok SPP yang ada pada mantan UPK (FERI) sebesar Rp. 2.950.000,- sampai sekarang belum dikembali/disetor ke UPK sedangkan yang bersangkutan tidak berada di tempat.

STATUS 23/06/2009 Fas kab/SP2M.telah mengidentifikasi terhadap

Proses Non Litigasi

20/10/2009 Ada Anggota kelompok dari desa Gunung Kembang

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1604-2-22042010-003-PNPM Perdesaan 2 4, Lahat Gumay Talang 28-Des-09 30-Des-09
Permintaan uang kepada beberapa TPK yang ada dalam kecamatan Gumay talang dengan Jumlah keseluruhan Rp 4.300.000. oleh FK

2.950.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

2.950.000

karifikasi kepada FK masalah dana yang di ambilnya

Dana harus kembali ke TPK TPK yang bersangkutan.

30/12/2009 Fas-T Kab dan Fas Kab Memanggil FK Gumay Talang ( Proses Non Sunandar ) , ybs mengakui telah meminta uang kepada Litigasi
TPK TPK dengan Alasan untuk memperbanyak Desain dan RAB dan Tanpa sepengetahuan FT gumay Talang namun dan bersedia mengembalikan uang yang dimintanya. Sementara hasil klarifikasi dengan FT (Hendra Sepriadi) mengaku tidak mengetahui apa yang sudah dilakukan FK

30/12/2009 Hasil investigasi Fas-T Kab. Dan Fas Kab di kantor

UPK Gumay talang dan memperoleh informasi dari ketua UPK bahwa FK telah meminta uang kebeberapa TPK yaitu TPK desa SK makmur sebesar Rp 1.500.000. TPK Tanjung Priuk Rp 1.200.000.- Tpk Tanjung Baru Rp 1.400.000.-dan TPK Muara Tanding Rp 200.000.-

Nilai Penyimpangan Rp.

4.300.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

4.300.000

LOKASI - 1605 : MUSI RAWAS
1 KODE KASUS : 1605-2-02052010-015-PNPM Perdesaan 1 9, Musi Rawas Megang Sakti Tegal Sari 19-Sep-08 19-Sep-08
Tunggakan anggota kelompok Barokah II Dipakai Ketu Kelompok tunggakan 3.503.500 bunga 138.500 lakukan identifikasi penyebab terjadinya tunggakan dan fasilitasi kesanggupan kelompok mengembalian dana pinjaman SPP serta lakukan MD khusus Pengembalian dana dan sanksi kelompok

26/08/2009 Tim penyehatan pinjaman menemui kelompok dan
mengharuskan membuat surat perjanjian dan ada pembayaran Rp. 1.800.000,-

Proses Non Litigasi

08/09/2009 Ada angsuran Rp. 2.000.000,- sehingga tunggakan
menjadi Rp. 1.473.500,-

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1605-2-02052010-016-PNPM Perdesaan

3.642.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

3.642.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 72 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Musi Rawas Megang Sakti Campur Sari

TANGGAL Kejadian Diketahui 21-Sep-08 21-Sep-08
Angsuran dipakai ketua kelompok 6.000.000 lakukan identifikasi penyebab terjadinya tunggakan dan fasilitasi kesanggupan kelompok mengembalian dana pinjaman SPP serta lakukan MD khusus Pengembalian dana dan sanksi kelompok

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
mengharuskan membuat surat perjanjian

STATUS 22/08/2009 Tim penyehatan pinjaman menemui kelompok dan

Proses Non Litigasi

10/09/2009 Ada angsuran sebesar Rp. 7.982.000,-

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1605-2-02052010-017-PNPM Perdesaan 1 9, Musi Rawas Megang Sakti Jajaran Baru I Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1605-2-25042010-002-PNPM Perdesaan 1 9,11, Musi Rawas Muara Kelingi Tugu Sempurna 05-Okt-09 07-Okt-09
Penyelewengan dana oleh mantan Ketua BKAD (Sri Saryono) dengan tidak menyetorkan dana pengembalian SPP kelompok Kenanga sebesar Rp. 1.150.000,Aangsuran dipkai Ketua kelompok sebesar Rp 5.000.000

6.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Pengembalian dana dan sanksi kelompok

0

Sisa Rp.

6.000.000

16-Sep-08 21-Sep-08

lakukan identifikasi penyebab terjadinya tunggakan dan fasilitasi kesanggupan kelompok mengembalian dana pinjaman SPP serta lakukan MD khusus

24/08/2009 Tim penyehatan pinjaman menemui kelompok dan

mengharuskan membuat surat perjanjian dan ada angsuran Rp 6.800.000,-

Proses Non Litigasi

5.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

5.000.000

Mengidentifikasi ulang terhadap jumlah dana yhang dipakai dan fasilitasi surat pernyataan untuk pengembalian dan membuat jaminan pengembalian dana dengan melakukan MD khusus

Dana Kembali dan digunakan untuk perguliran berikutnya

25/08/2009 yang bersangkutan minta waktu pengembalian selama 3 Proses Non bulan terhitung 25 Agustus 2009 sampai 25 November Litigasi
2009

25/09/2009 Belum ada realisasi dari yang bersangkutan dan tidak
ada penanganan

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 1605-2-25042010-003-PNPM Perdesaan 1 5, Musi Rawas Karang Jaya 29-Jul-09 29-Jul-09

1.150.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

1.150.000

Adanya selesih dana yang harus di Lakukan crosscek lapangan atas hasil temuan pertanggungjawabkan oleh UPK dari hasil audit audit internal SP2M kepada pengurus UPK internal SP2M sebesar Rp. 115.117.477,-. Untuk dana SPP, dan Rp. 5.094.075,-. Untuk dana BLM

Adanya pengembalian dana atau penjelasan pertanggungjawaban terhadap selisih yang cukup besar dari rekening yang di audit

31/07/2009 Belum ada klarifikasi oleh Faskab ke lapangan karena
padatnya agenda di lapangan

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 1605-2-25042010-004-PNPM Perdesaan 1 8, Musi Rawas Rawas Ulu Teladas 31-Jul-09 25-Nop-09

120.211.552

Nilai Pengembalian Rp.
Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

0

Sisa Rp.

120.211.552

Terjadinya pengurangan volume pekerjaan TPT Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik yang tidak direalisasikan sebesar 19,5 M dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat dengan nilai Rp. 9.200.000,pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 73 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui Nilai Penyimpangan Rp. 9.200.000 Nilai Pengembalian Rp.
Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal 0 Upaya Penanganan Sisa Rp. 9.200.000 STATUS

7

KODE KASUS : 1605-2-25042010-005-PNPM Perdesaan 1 8, Musi Rawas Rawas Ulu Sungai Baung 31-Jul-09 25-Nop-09
Terjadinya pengurangan volume pekerjaan TPT Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik yang tidak direalisasikan sebesar 26,9 M dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat dengan nilai Rp. 12.700.000,pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 8 KODE KASUS : 1605-4-25042010-001-PNPM Perdesaan 2 11, Musi Rawas Muara Kelingi 05-Jan-09 05-Jan-09
Dana BLM PNPM-MP di Jambret Orang Tidak Dikenal sebesar Rp. 100.000.000,-

12.700.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

12.700.000

1. Pengaduan Ke Kepolisian 2. Mengadakan MAD Khusus

1. MAD KHusus 2. Untuk Penyelesaian Kegiatan Menggunakan dana sisa DIPA 2008 10% pengurangan. 3. Menunggu Hasil penyidikan Kepolisian.

30/06/2009 Tidak ada penanganan dan perkembangan kemajuan
penyelesaian masalah

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1606 : MUSI BANYUASIN
1 KODE KASUS : 1604-2-22042010-004-PNPM Perdesaan 1 11, Musi Banyuasin Sanga Desa Ngulak I Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1604-2-22042010-005-PNPM Perdesaan 2 4, Musi Banyuasin Sungai Lilin Supat 16-Apr-09 24-Des-09
FK memakai dana SPP atas nama kelompok Melati sebesar Rp. 9.500.000 sampai saat ini sisa pinjaman pokok + bunga sebesar Rp.7.790.000,-. PHK dan pengembalian dana SPP yang di pinjam PHK dan pernyataan pengembalian dana SPP yang di pinjam dengan batas wakti Januari 2010

01-Des-09 28-Des-09

Ketua BKAD ( Bpk. Hamdani ) memakai uang setoran SPP sebesar Rp 15.300.000

Adanya pergantian pengurus BKAD dan pengembalian dana

Pengembalian setoran yang sudah di pakai

31/12/2009 UPK menyampaikan tagihan secara tertulis kepada ybs

dengan rincian p.2.300.000,kel Merpati sebesar Rp. 500.000,kel Cempaka sebesar Rp. 500.000,kel Simpati sebesar Rp.3.000.000 ( tetapi atas pengakuan ybs sdh di kembalikan untuk kel simpati ) dan ybs bersedia mengembalikan pada tanggal 10 Januari 2010

Proses Non Litigasi

15.300.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

15.300.000

24/12/2009 Adanya surat pernyataan dari kelompok bahwa

kelompok tidak pernah menunggak membayar angsuran ternyata untuk penyaluran pinjaman kelompok Melati mengalihkan pinjaman atas nama kelompok desa Pinang Banjar padahal desa pinang banjar tidak pernah menerima pinjaman

Proses Non Litigasi

31/12/2009 yang bersangkutan telah dilakukan PHK

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1604-2-22042010-006-PNPM Perdesaan

17.290.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

17.290.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 74 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Musi Banyuasin Plakat Tinggi

TANGGAL Kejadian Diketahui 20-Nop-09 29-Des-09
FK membawa titipan dana OP UPK sebesar Rp.6000.000,-. untuk pembelian Laptop dan printer selama lebih 1 bulan PHK dan uang kembali Dana dikembalikan ke UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
pernyataan dari ybs sanggup menegembalikan dana paling lambat akhir bulan Januari 2010

STATUS 31/12/2009 Adanya rekomendasi PHK dari Faskab dan ada surat

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1606-2-22042010-001-PNPM Perdesaan 1 11, Musi Banyuasin Bayung Lencir Bayung Lencir 19-Jan-09 09-Nop-09
Mantan Ketua BKAD Sdr. Herman memakai dana SPP atas nama kel Bayung Permai sebesar Rp.23.000.000 untuk kepentingan pribadi Lakukan penagihan

6.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana kembali

0

Sisa Rp.

6.000.000

09/12/2009 Dilakukan penagihan dan di berikan surat teguran
kepada ybs

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

23.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

23.000.000

LOKASI - 1607 : BANYUASIN
1 KODE KASUS : 1607-2-22042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Banyuasin Banyuasin I Mariana 25-Jun-09 25-Jun-09
Adanya penyimpangan dana pengembalian Lakukan koordinasi dengan Camat,BKAD , pinjaman SPP Gading sebesar Rp. 4.566.600,- Kades, untuk mencari solusi secara . Dan kelompok Melati Jati sebesar Rp. kekeluargaan 3.600.000,-. Yang dilakukan oleh ketua kelompok Dana di kembalikan / di setor ke UPK

30/06/2009 Dilakukan penagihan langsung kepada ybs, namun
belum ada pengembalian

Proses Non Litigasi

18/08/2009 FK dan UPK melakukan koordinasi dengan Camat dan
PJOK untuk menyelesaikan permasalahan tunggakan dan ada setoran Rp. 2.000.000,-

10/09/2009 Koordinasi dengan BKAD, PJOK, Camat diberikan
Surat Pernyatasan ke kelompok

28/10/2009 Ada surat pernyataan dari kelompok bahwa tunggapan
kelompok Melati Jati ada di ketua kelompok. Saldo pinjaman Kelompok Gading Rp. 3.100.000 dan Melati Jati Rp 6.350.000 + bunga Rp.250.000

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1607-2-22042010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Banyuasin Banyuasin I 07-Jul-09 07-Jul-09

8.166.600

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

8.166.600

Adanya selesih dana yang harus di Lakukan crosscek lapangan atas hasil temuan pertanggungjawabkan oleh UPK dari hasil audit supervisi SP2M kepada pengurus UPK internal SP2M sebesar Rp. 43.019.409,-. Untuk dana SPP, Rp. 10.354.684,-. Untk dana UEP dan Rp. 9.589.900,-. Untuk dana BLM

Adanya pengembalian dana penjelasan pertanggungjawaban terhadap selisih yang cukup besar dari ke 3 rekening yang di audit

19/08/2009 menindaklanjuti ke lapangan guna mencari tahu posisi
selisih baik di UPK maupun di kelompok

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 75 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Banyuasin Banyuasin I

TANGGAL Kejadian Diketahui 07-Jul-09 07-Jul-09
Adanya selesih dana yang harus di Lakukan crosscek lapangan atas hasil temuan pertanggungjawabkan oleh UPK dari hasil audit supervisi SP2M kepada pengurus UPK internal SP2M sebesar Rp. 43.019.409,-. Untuk dana SPP, Rp. 10.354.684,-. Untk dana UEP dan Rp. 9.589.900,-. Untuk dana BLM Adanya pengembalian dana penjelasan pertanggungjawaban terhadap selisih yang cukup besar dari ke 3 rekening yang di audit

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Untuk dana BLM TA 2008 temuan selisih Rp. 9.589.900,- dikarenakan terjadi salah catat pada saat audit al. 1. kurang catat untuk desa sebubus Rp. 90.000, mariana ilir Rp.900,- desa nusa makmur tidak tercatat Rp. 9.500.000,- untuk tanggal 27 nov 2008 dan desa tirtosari kelebihan catat Rp. 1000,- sedangkan selisih Rp.4.811.231,- adalah bunga bank BPPK

STATUS 30/09/2009 Hasil klarifikasi oleh FK dan UPK sebagai berikut ; 1.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1607-2-22042010-003-PNPM Perdesaan 1 5, Banyuasin Banyuasin II 07-Jul-09 07-Jul-09

43.019.409

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

43.019.409

Adanya selisih dana yang cukup besar Lakukan crosscek lapangan atas hasil temuan direkening SPP dan BLM hasil dari audit audit internal SP2M kepada pengurus UPK internal SP2M, Dna SPP Rp. 147.278.915,dana BLM 23.914.857

Adanya pengembalian dana atau penjelasan pertanggungjawaban terhadap selisih yang cukup besar dari ke 2 rekening yang di audit

19/08/2009 FK menindaklanjuti ke lapangan guna mencari tahu
posisi selisih baik di UPK maupun di kelompok

Proses Non Litigasi

30/09/2009 Hasil setelah dilakukan klarifikasi oleh FK dan Upk

sebagai berikut : ..1. Utk Dana BLM T.A. 2008 temuan selisih Rp.9.589.900 dikarenakan terjadi salah catat pada saat audit a.l : 1.Kurang catat di audit utk ds Sebubus Rp90.000,- (Shrusnya 36.496.000 tercatat 36.406.000) 2. Mryna Ilir kurang catat Rp900,-,- (Shrsnya 2.000.900 tercatat 2.000.000) . 3.Utk ds Nusa Makmur tidak tercatat Rp9.500.000,- utk dana SPP tgl 27 Nop'08 4. Ds Tirto sari kelebihan catat Rp1.000,- (Shrsnya 29.455.800 tercatat 29.456.800) Sedangkan Selisih Rp4.811.231 adalah bunga bank BPPK dari desa akan ditransfer pada bulan Nov 09 demikian pula cash on hand akan ditransfer pada bulan Nov 09.

30/10/2009 Adanya klarifikasi dari FK dan FT, kelebihan pencairan

30/11/2009 Cash on hand telah ditransfer ke rek UPK sebesar Rp

1.995.500,- pada tanggal 9 November 2009. Sedangkan uang dari Desember baru akan disetor dari desa pada bulan Desember 2009.

31/12/2009 Uang dari Desa Tanjung Baru akan disetor pada tanggal
11 Januari 2010

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1607-2-24042010-004-PNPM Perdesaan

171.193.772

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

171.193.772

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 76 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Banyuasin Talang Kelapa Pangkalan Benteng

TANGGAL Kejadian Diketahui 31-Jul-09 25-Nop-09
Terjadinya pengurangan volume pekerjaan Badan Jalan untuk tanah timbunan yang tidak direalisasikan sebesar 193,5 M3 dengan nilai Rp. 14.500.000,Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
ditindaklanjuti

STATUS Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 1607-2-24042010-005-PNPM Perdesaan 1 8, Banyuasin Talang Kelapa Air Batu 31-Jul-09 25-Nop-09
Terjadinya pengurangan volume pekerjaan Rabat Beton untuk pasir alas terpasangyang tidak direalisasikan sebesar 60 M3 dengan nilai Rp. 3.900.000,- dan volume rabat beton yang tidak terpasang 30 M3 senilai Rp. 24.900.000,-

14.500.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

0

Sisa Rp.

14.500.000

Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

28.800.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

28.800.000

LOKASI - 1608 : OGAN KOMERING ULU SELATAN
1 KODE KASUS : 1608-1-24042010-001-PNPM Perdesaan 2 9,8, Ogan Komering U 03-Mar-09 Buay Sandang Aji Madura Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1608-2-24042010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Ogan Komering U 09-Nop-17 Simpang 09-Nop-18
Penggelapan uang spp Sdr.Denny diberhentikan dan uang yg digelapkan harus dikembalikan uang kembali Sebagian masyarakat desa Madura mengadukan ke Pemda OKU selatan bahwa Pekerjaan Sumur kurang Dalam Kepada TPK untuk menambah kedalaman sesuai ukuran sumur yang direncanakan, Sumur tergali dan terisi air

20/10/2009 musyawarah desa khusus telah dilakukan dan

03-Mar-09

masyarakat telah bisa menerima karena prasarana telah bisa digunakan, tinggal laporan secara administrasi kekabupaten

Proses Non Litigasi

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

30/12/2009 Menemui Deny dan dia membuat pernyataan untuk
mengembalikan uang paling lambat tgl 30 jan 2010

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1608-2-24042010-003-PNPM Perdesaan 2 4, Ogan Komering U 09-Nop-14 Buay Runjung 09-Nop-23
Adanya pungutan liar oleh FT

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Prlu ada identifiaksi, jika terbukti rekomendasi PHK

PHK dan menggembalikan uang yg sudah diminta

30/12/2009 Telah dilakukan PHK dan mengambil pernyataan
TPK_TPK tentang jumlah punggutan

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1608-2-24042010-004-PNPM Perdesaan 1 5, Ogan Komering U 28-Des-09 Muara Dua 09-Des-09
Adanya pemotongan dana BLM oleh UPK sebesar 5% dari pencairan kedua

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

UPK mengembalikan uang pemotongan tersebut dan MAD khusus pemberhentian pengurus UPK

uang kembali dan bergantinya pengurus UPK baru

30/12/2009 melakukan pengumpulan bukti-bukti mengenai uang

BLM yg dipotong oelh UPKdan mengganti pengurus UPK

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 77 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui Nilai Penyimpangan Rp. Nilai Pengembalian Rp. URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan 0 Sisa Rp.

LOKASI - 1609 : OGAN KOMERING ULU TIMUR
1 KODE KASUS : 1609-2-27042010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Ogan Komering U 27-Jul-09 Buay Madang 27-Jul-09
Adanya selisih dana pada BLM 2008 hasil dari audit internal SP2M, dana BLM Rp. 4.202.120,Lakukan crosscek lapangan atas hasil temuan audit internal SP2M kepada pengurus UPK Adanya pengembalian dana atau penjelasan pertanggungjawaban terhadap selisih yang cukup besar dari rekening yang di audit

27/07/2009 Belum ada klarifikasi oleh Faskab ke lapangan di
sebabkan padatnya agenda di lapangan

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1609-2-27042010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Ogan Komering U 27-Jul-09 Cempaka 27-Jul-09
Adanya selisih dana yang cukup besar pada BLM 2008 hasil dari audit internal SP2M, dana BLM Rp. 61.638.000,-

4.202.120

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

4.202.120

Lakukan crosscek lapangan atas hasil temuan audit internal SP2M kepada pengurus UPK

Adanya pengembalian dana atau penjelasan pertanggungjawaban terhadap selisih yang cukup besar dari rekening yang di audit

27/07/2009 Belum ada klarifikasi oleh Faskab ke lapangan di
sebabkan padatnya agenda di lapangan

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

61.638.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

61.638.000

LOKASI - 1610 : OGAN ILIR
1 KODE KASUS : 1610-2-26042010-001-PNPM Perdesaan 2 8, Ogan Ilir Rantau Alai Sirah Pulau Kilip Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1610-2-26042010-002-PNPM Perdesaan 1 8, Ogan Ilir Tanjung Raja Tanjung Temiang 31-Jul-09 25-Nop-09
Terdapat selisih nilai pekerjaan antara RAB dengan realisasi fisik dilapangan sebesar Rp. 32..000.000,- untuk kegiatan pintu air dan saluran air Ta 2008 Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

23-Des-09 23-Des-09

Pekerjaan pembuatan Gedung PAUD terlambat karena adanya masa transisi kepala desa yang baru dilantiktanggal 31 Desember 2009.

23/12/2009 Dilakukan pemanggilan terhadap Ketua TPK desa yang
bersangkutan untuk segera melaksanakan dan mempercepat pekerjaan.

Proses Non Litigasi

8.176.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

8.176.000

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

07/12/2009 Pada rakor Kabupaten hasil audit dari Tim Supervisi

dibahas pada rakor tersebut yg dihadiri oleh FK,FT, UPK, PJOK serta Kepala Badan BPMD OI agar segera ditindaklanjuti.

08/12/2009 Bertempat di kantor Fas-Kab membagi Tim Kerja untuk

Meng-Opname kembali 3 kegiatan yang dikunjungi oleh Tim Supervisi diantaranya MCK di Desa Ulak Bedil Kec. Indralaya, RIS JALAN Aurstanding Kec. Pemulutan, Irigasi dan DAM Tanjung Temiang Kec. Tanjung Raja

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 78 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Ogan Ilir Tanjung Raja Tanjung Temiang

TANGGAL Kejadian Diketahui 31-Jul-09 25-Nop-09
Terdapat selisih nilai pekerjaan antara RAB dengan realisasi fisik dilapangan sebesar Rp. 32..000.000,- untuk kegiatan pintu air dan saluran air Ta 2008 Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
menyerahkan dana sebesar Rp. 14.150.000,- ke UPK selanjutnya dimasukkan ke rekening tersendiri, dana tersebut adalah dana kegiatan PNPM-MP berupa Irigasi akan tetapi digunakan untu kepentingan pribadi (kades) melakukan Opname ke desa Tanjung Temiang Kec. Tanjung Raja 2)Jailani Ketua TPK Tanjung Temiang Kec. Tanjung Raja menyerahkan dana sebesar Rp. 12.000.000,- ke UPK selanjutnya dimasukkan ke rekening tersendiri, dana tersebut adalah dana kegiatan PNPM-MP berupa Irigasi akan tetapi digunakan untu kepentingan pribadi. (TPK) Opname yang terdiri dari keg. MCK di desa Ulak Bedil, RIS Jalan di Aurstanding, Irigasi di Tanjung Temiang serta membuat klarifikasi dan dokumentasi yang telah dilakukan. menyampaikan hasil klarifikasi hasil audit setelah melakukan opname dan pemeriksaan kembali administrasi berupa RAB, RPD dan LPD serta Data Pendukung lainnya. Selanjutnya dokumen tersebut diserahkan ke Propinsi .

STATUS 11/12/2009 Jailani Ketua TPK Tanjung Temiang Kec. Tanjung Raja

Proses Non Litigasi

14/12/2009 1) Tim Audit Kabupaten bersama masyarakat desa

15/12/2009 Bertempat di Kantor Fas-Kab OI Membahas hasil dari

28/12/2009 Tim Audit kab. OI menghadap Kaban PMD untuk

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1610-2-26042010-003-PNPM Perdesaan 1 8, Ogan Ilir Pemulutan Aur Standing Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1610-2-26042010-004-PNPM Perdesaan 1 8, Ogan Ilir Indralaya Ulak Bedil Nilai Penyimpangan Rp. 31-Jul-09 25-Nop-09
Terdapat selisih nilai pekerjaan antara RAB dengan realisasi fisik dilapangan sebesar Rp. 20.000.000 an,- untuk kegiatan MCK Ta 2008 Terdapat selisih nilai pekerjaan antara RAB dengan realisasi fisik dilapangan sebesar Rp. 64.828.760,- untuk kegiatan Jalan Ta 2008

32.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

0

Sisa Rp.

32.000.000

31-Jul-09 25-Nop-09

Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

64.828.760

Nilai Pengembalian Rp.
Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

0

Sisa Rp.

64.828.760

Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

20.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

20.000.000

LOKASI - 1611 : EMPAT LAWANG
1 KODE KASUS : 1611-1-02052010-009-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 79 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Empat Lawang

TANGGAL Kejadian Diketahui 30-Agust-08 Dari hasil audit yang dilakukan, Ketua UPK 18-Sep-08
diduga melakukan penyimpangan dana yang saat ini diperkirakan sebesar Rp. 40.000.000,dari pengembalian kelompok SPP Lakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan Kabupaten dengan melibatkan BKAD dan BP UPK untuk segera melakukan pertemuan khusus dalam upaya meminta pertanggungjawaban kepada UPK untuk segera mengembalikan dana yang telah dipakainya Dana kembali dan digunakan untuk kepentingan perguliran sesuai dengan mekanisme yang ada di program

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
bantuan untuk menurunkan inspektorat untuk melakukan audit terhadap UPK tebing Tinggi

STATUS 31/08/2009 Mengirim surat ke Bupati Empat Lawang mohon

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1611-2-02052010-010-PNPM Perdesaan 1 5, Empat Lawang 30-Agust-08 Ketua UPK menyalahgunakan dana
pengembalian kelompok SPP lebih kurang Rp. 62.000.000,- ini diketahui dari hasil audit yang dilakukan pada Agustus 2008

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Pasemah Air Keruh 18-Sep-08

Lakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan Kabupaten dengan melibatkan BKAD dan BP UPK untuk segera melakukan pertemuan khusus dalam upaya meminta pertanggungjawaban kepada UPK untuk segera mengembalikan dana yang telah dipakainya

Dana kembali dan digunakan untuk kepentingan perguliran sesuai dengan mekanisme yang ada di program

29/06/2009 Terhadap dana yang diduga digunakan oleh mantan

ketua UPK sebesar Rp. 62.000.000,- dan telah diangsur sebesar Rp. 57.000.000,- namun setelah dilakukan audit ke kelompok ternyata dana yang disetor tersebut dana pengembalian kelompok yang tidak dicatat. Hasil audit sementara dana yang ada di ketua UPK sebesar Rp. 40.000.000,FK dan UPK termasuk mantan ketua UPK bahwa dana yang diduga digunakan oleh UPK akan diganti paling lambat tanggal 10 Agustus 2009 serta ketua lama meminta dana tersebut dibantu oleh sekretaris dan bendahara UPK bantuan untuk menurunkan inspektorat untuk melakukan audit terhadap UPK tebing Tinggi

Proses Non Litigasi

29/07/2009 Diadakan pertemuan dengan Camat, BP.UPK, BKAD,

31/08/2009 Mengirim surat ke Bupati Empat Lawang mohon

30/09/2009 Atas dana yang diduga dipakai mantan ketua UPK

selain mengirim surat ke Bupati pada bulan Agustus 2009, dilakukan audit ke kecamatan dana yang dipakai adalah Rp.57.695.395. dana tersebut dana Op UPK.Rp.202.022.245, dana SPP Rp.37.695.395

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1611-2-02052010-012-PNPM Perdesaan 1 9,11, Empat Lawang Ulu Musi Muara Kalangan 01-Nop-08 10-Nop-08

62.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

62.000.000

pengembalian dana Kelompok Mawar dan Sinar Melakukan koordinasi kepada PJOK dan Camat Tani dana dipakai oleh istri Kades dan Oknum untuk memanggil Oknum istri kepala desa dan Pegawai negeri sebesar Rp.14.359.000,oknum pegawai negeri tersebut

Dana tersebutdikembalikan kepada UPK

13/07/2009 sebelumnya ada pengembalian Rp 4.100.000,

Kelompok ada mengangsur sebesar Rp. 1.459.000,-

Proses Non Litigasi

13/09/2009 Sampai dengan saat ini muara kalangan kelompok sinar
tani telah melakukan angsuran sebesar Rp.5.000,000,sehingga sisa tunggakannya sebesar Rp.5.000.000,-

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1611-2-27042010-001-PNPM Perdesaan

14.359.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

14.359.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 80 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Empat Lawang Muara Pinang

TANGGAL Kejadian Diketahui 20-Okt-09 20-Okt-09
Setoran dari kelompok jagung desa Muara Timbuk sebesar Rp. 9.000.000,- namun tidak disetor ke rekening oleh mantan Ketua UPK Melakukan koordinasi kepada PJOK dan Camat untuk memanggil Oknum UPK tersebut untuk penyelesaian masalah Dana tersebutdikembalikan kepada UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
memang benar terpakai mantan ketua UPK dan yang bersangkutan mengangsur sebesar Rp 2.000.000,sisanya dijanjikan bulan November 2009

STATUS 25/02/2009 dari dana yang dikembalikan oleh kelompok tersebut

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 1611-2-27042010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Empat Lawang Bandar Agung 31-Jul-09
Terdapat selisih nilai pekerjaan antara RAB dengan realisasi fisik dilapangan sebesar Rp. 36.465.500,- untuk kegiatan jembatan gelagar besi Ta 2008

9.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

0

Sisa Rp.

9.000.000

Pasemah Air Keruh 25-Nop-09

Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 1611-2-27042010-003-PNPM Perdesaan 1 8, Empat Lawang Muara Aman 31-Jul-09

36.465.500

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

36.465.500

Pasemah Air Keruh 25-Nop-09

Terdapat selisih nilai pekerjaan antara RAB Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dengan realisasi fisik dilapangan sebesar Rp. dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat 49.265.500,- untuk kegiatan rabat beton Ta 2008 pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus

Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 7 KODE KASUS : 1611-2-27042010-004-PNPM Perdesaan 1 8, Empat Lawang Air Mayan 31-Jul-09

49.265.500

Nilai Pengembalian Rp.
Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

0

Sisa Rp.

49.265.500

Pasemah Air Keruh 25-Nop-09

Terdapat selisih nilai pekerjaan antara RAB Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dengan realisasi fisik dilapangan sebesar Rp. dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat 58.085.000,- untuk kegiatan rabat beton Ta 2008 pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 8 KODE KASUS : 1611-2-27042010-005-PNPM Perdesaan 1 8, Empat Lawang Padang Gelai 31-Jul-09
Terdapat selisih nilai pekerjaan antara RAB dengan realisasi fisik dilapangan sebesar Rp. 21.763.000,- untuk kegiatan perkerasan sirtu Ta 2008

58.085.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

0

Sisa Rp.

58.085.000

Pasemah Air Keruh 25-Nop-09

Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 9 KODE KASUS : 1611-2-27042010-006-PNPM Perdesaan 1 8, Empat Lawang Ulu Musi Padang Tepung 31-Jul-09 25-Nop-09
Terdapat selisih nilai pekerjaan antara RAB dengan realisasi fisik dilapangan sebesar Rp. 21.380.000,- untuk kegiatan perkerasan sirtu Ta 2008

21.763.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

21.763.000

Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus

Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

21.380.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

21.380.000 Halaman 81 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

10

KODE KASUS : 1611-2-27042010-007-PNPM Perdesaan 1 8, Empat Lawang Ulu Musi Lubuk Puding Baru 31-Jul-09 25-Nop-09
Terdapat selisih nilai pekerjaan antara RAB Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dengan realisasi fisik dilapangan sebesar Rp. dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat 61.213.000,- untuk kegiatan rabat beton Ta 2008 pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 11 KODE KASUS : 1611-2-27042010-008-PNPM Perdesaan 1 8, Empat Lawang Ulu Musi Martapura 31-Jul-09 25-Nop-09

61.213.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

61.213.000

Terdapat selisih nilai pekerjaan antara RAB Perlu dilakukan Opname terhadap realisasi fisik dengan realisasi fisik dilapangan sebesar Rp. dan Fasilitasi pengembalian dana selisih akibat 16.163.000,- untuk kegiatan rabat beton Ta 2008 pengurangan realisasi fisik pekerjaan dilapangan untuk disepakati penggunaannya melalui MD Khusus

Dana Kembali dan digunakan sesuai dengan peruntukannya

03/12/2009 Telah diinformasikan ke Satker Provinsi untuk dapat
ditindaklanjuti

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

16.163.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

16.163.000

LOKASI - 1703 : BENGKULU UTARA
1 KODE KASUS : 1703-1-20042010-003-PNPM Perdesaan 2 8,11, Bengkulu Utara Napal Putih Teluk Agung 15-Sep-09 16-Sep-09
Jembatan gantung hanyut terseret air karena seling kendor akibat kesalahan teknis pengerjaanya Agar dilakukan Musyawarah dan bentuk tim invertigasi untuk memastikan penyebab jembatan roboh Tindaklanjuti hasil tim investigasi dengan MD dan MAD khusus dan tetapkan solusi penangananya Fungsi penyeberangan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat

29/09/2009 Tim koordinasi Kabupaten (Kepala BPMPD dan

PJOKab), Faskab, Faskeu melakukan tinjauan lapangan dan mengadakan pertemuan dengan Camat, PJOK, Kades, TPK, FK/FT, UPK, PL dan masyarakat di kantor Camat mencari solusi perbaikan jembatan gantung, namun Kades mengatasnamakan masyarakat tidak sanggup menyanggupi untuk berswadaya, akhirnya disepakati untuk diusulkan perbaikan ke Dinas PU dan Transmigrasi menemukan ada kelalaian teknis dalam pengerjaan jembatan gantung dan lemahnya pengawasan dan pengendalian lapangan baik secara teknis maupun keuangan mengkaji secara teknis akibat robohnya jembatan gantung

Proses Non Litigasi

02/10/2009 Fastekab melakukan investigasi lapangan dan

08/10/2009 Dibentuk Tim investigasi sebanyak 8 orang untuk

14/10/2009 Diadakan MD Khusus di Desa Teluk Anggung untuk

mencari solusi penanganan masalah, penyelamatan asset dan mencari alternatif agar masyarakat tetap bisa menyebrang sungai kelahan pertanianya

28/10/2009 Diadakan MD Khusus di Kecamatan membahas hasil

tim investigasi, penyelamatan asset, dan menyepakati pembangunan ponton untuk penyeberangan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 82 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkulu Utara Napal Putih Teluk Agung

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Sep-09 16-Sep-09
Jembatan gantung hanyut terseret air karena seling kendor akibat kesalahan teknis pengerjaanya Agar dilakukan Musyawarah dan bentuk tim invertigasi untuk memastikan penyebab jembatan roboh Tindaklanjuti hasil tim investigasi dengan MD dan MAD khusus dan tetapkan solusi penangananya Fungsi penyeberangan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 04/11/2009 Faskeu melakukan audit ke TPK dan UPK dengan hasil Proses Non administrasi pembukuan penggunaan dana yang tidak Litigasi
sesuai prosedural dan ditemukan indikasi penyalahgunaan dana yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sebesar Rp. 14.750.000,-

16/11/2009 Faskab memberikan Surat Peringatan kepada FK/FT
atas kelalaian dalam pengawasan dan pengendalian lapangan baik secara teknis maupun administrasi keuangan TPK dan UPK

30/01/2010 FK,FT, Fastekab,TPK, UPK, Tenaga Teknis (Erwin) dan
wakil masyarakat Desa Teluk Anggung mengadakan pertemuan dan membahas kesanggupan Erwin untuk memenuhi tanggung jawabnya seperti tenaga kerja yang belum dibayar serta menegakkan tiang pilon yang ambruk diseberang sungai, kesanggupan dari Erwin tanggal 6 Pebruari 2010 akan mulai melaksanakan halhal yang disepakati diatas

22/02/2010 Bawasda Kabupaten Bengkulu Utara melakukan

pemeriksaan terhadap pelaku tingkat Desa Teluk Anggung, Kecamatan Napal Putih, yaitu Ketua TPK, Kades, Erwin (Tim Teknis Pelaksana Pembangunan Jembatan Gantubg) dan pelaku tingkat kecamatan, yaitu FK, FT, UPK, dan PJOK Kecamatan Napal Putih melakukan supervisi lapangan progress penyelesaian masalah jembatan gantung yang roboh. Dan memfasilitasi musyawarah khusus bersama-sama Forum Kades Kecamatan Napal Putih solusi penanganan masalah. Forum Kades menyanggupi untuk membantu penyelesaian masalah dan Kades Teluk Agung bersedia mengadakan MD Khusus permasalahan jembatan gantung diserahterimakan Kepada masyarakat Desa Teluk Angung

11/03/2010 SP2M dan Faskab bersama-sama dengan FK/FT

20/03/2010 FK/FT memfasilitasi MDST Khusus penyelesaian

31/03/2010 Kades dan wakil masyarakat berkoordinasi dengan

FK/FT agar pencairan dana sisa pembangunan jembatan gantung dapat dilanjutkan sesuai musyawarah masyarakat untuk pembangunan ponton penyeberangan

30/04/2010 MD Khusus menyepakati revisi kegiatan menjadi rakit
penyeberangan dan pelaksanaan kegiatannya akan dilakukan di awal Bulan Mei 2010

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 83 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui Nilai Penyimpangan Rp. Nilai Pengembalian Rp.
- Agar FK melakukan fasilitasi penanganan masalah dengan melibatkan masyarakat - Lakukan MD Khusus penanganan masalah Dana dikembalikan ke TPK untuk penyelesaian kegiatan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal 0 Upaya Penanganan Sisa Rp. STATUS

2

KODE KASUS : 1703-2-20042010-001-PNPM Perdesaan 2 8, Bengkulu Utara Padang Jaya Talang Tuo 28-Feb-09 05-Mar-09
TPK Desa Talang Tua Kecamatan Padang Jaya tidak dapat mempertanggungjawabkan dana kegiatan sebesar Rp. 13.521.700,-

05/03/2009 a) Melaksanakan MD Khusus penyeledaian masalah di
desa Talang Tua -b) TPK membuat surat pernyataan akan mengembalikan dana tersebut paling lambat tanggal 25 Maret 2009

Selesai 19-Des-09

25/04/2009 Faskab, FK dan FT Koordinasi dengan PJOK

Kecamatan Padang Jaya agar FT melakukan sertifikasi dan klarifikasi kepada TPK, jika TPK belum memenuhi kewajibannya maka lakukan MD Khusus untuk tindak lanjut penanganan masalah sudah membayar upah pemecahan batu 400 M3 tetapi material batu 400 M3 belum dibayar ke suplier

29/04/2009 FT melakukan sertifikasi ke Desa Talang Tua TPK

15/05/2009 TPK di undang ke Kecamatan untuk menyelesaikan

masalah pembayaran material batu dan TPK bersedia membayar material batu ke suplier

22/05/2009 Diadakan MD Khusus penyelesaian masalah dan

disampaikan hasil sertifikasi FT tentang kekurangan material batu

26/06/2009 Dilakukan pertemuan dengan Camat Kec. Padang Jaya
dan Camat mendukung penyelesaian masalah ini, sehingga dilanjutkan pertemuan di Desa dengan TPK, TPK membuat Surat Pernyataan akan mempertanggungjawabkan dana tersebut paling lambat Tgl. 06 Juli 2009 untuk penyelesaian masalah Desa Talang Tua, agar dibuat surat resmi ke camat untu menindak lanjuti penyelesaian masalah di desa Talang Tua

15/07/2009 Faskab Koordinasi dengan PJOKab Bengkulu Utara

21/07/2009 Tim Koordinasi Kab. Bengkulu Utara mengirim surat
kepada Camat Padang Jaya untuk memfasiliatsi penyelesaian masalah Desa Talang Tua

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 84 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkulu Utara Padang Jaya Talang Tuo

TANGGAL Kejadian Diketahui 28-Feb-09 05-Mar-09
TPK Desa Talang Tua Kecamatan Padang Jaya tidak dapat mempertanggungjawabkan dana kegiatan sebesar Rp. 13.521.700,- Agar FK melakukan fasilitasi penanganan masalah dengan melibatkan masyarakat - Lakukan MD Khusus penanganan masalah Dana dikembalikan ke TPK untuk penyelesaian kegiatan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
penggantian pengurus TPK sehingga pekerjaan dapat dilanjutkan

STATUS 04/08/2009 Melaksanakan MD Khusus dan menyepakati

Selesai 19-Des-09

16/08/2009 Dilakukan pencairan dana kepada TPK baru dan TPK
sudah melaksanakan pekerjaan

14/09/2009 FK mengadakan koordinasi dengan PJOK dan
melakukan monitoring lapangan

18/09/2009 FK mendampingi TPK memberikan penjelasan kepada

suplier tentang mekanisme pelelangan dan pengadaan bahan dan alat yang belum ada dilokasi kegiatan

29/10/2009 Fastekkab melakukan koordinasi dengan PJOK

Kecamatan untuk pertanggungjawaban dana oleh TPK Lama, namun TPK lama tidak dapat dihubungi

04/11/2009 FK/FT menemui sekreteris TPK lama menanyakan

pembayaran material dan HOK kepada suplier dan masyarakat tapi tidak didapat titik temu penyelesaian

11/11/2009 FK/FT menemui Kades tindaklanjut penyelesaian

pembayaran batu dan HOK kepada masyarakat, Kades tidak memberikan solusi pemecahan masalah

15/11/2009 FK/FT berkoordinasi dengan Camat dan PJOK untuk
penyelesaian masalah dan disepakati akan dilaksanakan MAD Khusus

25/11/2009 Dilaksanakan MAD Khusus yang dihadiri Faskab,

Camat, PJOK, Polsek Padang Jaya, FK/FT, UPK, PL dan wakil masyarakat, wakil-wakil desa tidak bersedia berswadaya dan masalah ini diajukan ke pihak penyidik (Polsek Padang Jaya)

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 85 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkulu Utara Padang Jaya Talang Tuo

TANGGAL Kejadian Diketahui 28-Feb-09 05-Mar-09
TPK Desa Talang Tua Kecamatan Padang Jaya tidak dapat mempertanggungjawabkan dana kegiatan sebesar Rp. 13.521.700,- Agar FK melakukan fasilitasi penanganan masalah dengan melibatkan masyarakat - Lakukan MD Khusus penanganan masalah Dana dikembalikan ke TPK untuk penyelesaian kegiatan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
Padang Jaya

STATUS Upaya Penanganan Selesai 19-Des-09 19/12/2009 Kades Talang Tua telah melunasi hutangnya terhadap
suplier dan upah tenaga pecah batu sebesar Rp. 13.521.700 yang difasilitasi oleh FK dan PJOK Kecamatan Padang Jaya

27/11/2009 Bendahara UPK diminta keterangan oleh pihak Polsek

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1703-2-20042010-002-PNPM Perdesaan 2 8, Bengkulu Utara Arga Makmur Taba Tembilang 28-Apr-09 30-Apr-09
Hasil sertifikasi FK/FT material batu pecah kurang 262 M3 tidak sesuai dengan bukti pembayaran Revisi Kasus : Berdasarkan hasil Audit Inspektorat Kabupaten Bengkulu Utara Nomor LHP : 16/LHP.K/Inspektorat/2009 kekurangan kubikasi batu pecah sebanyak 298 M3 dan apabila dinilai dengan uang sebesar Rp. 41.785.000,-

13.521.700

Nilai Pengembalian Rp.
Material batu 262 M3 terpenuhi

0

Sisa Rp.

13.521.700

TPK harus memenuhi kekurangan material batu sebanyak 262 M3

01/05/2009 Melakukan sertifikasi material di lapangan dan didapat
material batu kurang 262 M3

Proses Non Litigasi 02-Mar-01

25/05/2009 Dilakukan pembahasan hasil sertifikasi di kantor Camat
dan TPK menolak hasil sertifikasi

11/07/2009 Dilakukan sertifikasi ulang dan hasilnya sama dengan
sertifikasi awal

16/07/2009 Rapat evaluasi di kecamatan tetapi TPK tidak hadir

11/08/2009 Koordinasi dengan Camat, PjOK dan Faskab di Kantor
Camat dan disepakti melaksanakan MD Khusus

13/08/2009 Dilaksanakan MD Khusus yang dihadiri PJO Kab,

SP2M, Faskab, Camat, PjOK, Kades, FK/FT, UPK, TPK, dan masyarakat, karena TPK tetap menolak maka disepakti kasus ini dilaporkan ke inspektorat

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 86 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkulu Utara Arga Makmur Taba Tembilang

TANGGAL Kejadian Diketahui 28-Apr-09 30-Apr-09
Hasil sertifikasi FK/FT material batu pecah kurang 262 M3 tidak sesuai dengan bukti pembayaran Revisi Kasus : Berdasarkan hasil Audit Inspektorat Kabupaten Bengkulu Utara Nomor LHP : 16/LHP.K/Inspektorat/2009 kekurangan kubikasi batu pecah sebanyak 298 M3 dan apabila dinilai dengan uang sebesar Rp. 41.785.000,TPK harus memenuhi kekurangan material batu sebanyak 262 M3 Material batu 262 M3 terpenuhi

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
pemeriksaan

STATUS Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 02-Mar-01 03/09/2009 FK/FT koordinasi dengan Bawasda pembahasan hasil

08/09/2009 FK/FT koordinasi dengan Bawasda membahas rencana
uji petik

09/09/2009 FK/FT bersama-sama dengan Bawasda melakukan uji
petik

26/10/2009 Bupati Bengkulu Utara menyurati Camat Kecamatan
Arga Makmur agar menindaklanjuti laporan hasil pemeriksaan kasus penyelesaian masalah kegiatan PNPM-MP TA. 2008 di Desa Taba Tembilang

29/10/2009 Faskab berkoordinasi dengan PjO Kab dan PjOK

Kecamatan tentang perkemabnagan LHP Bawasda, namun belum ada kejelasan

20/11/2009 Diadakan MD Khusus yang dihadiri Camat, PJOK,

Inspektorat, Faskab, Fastekab, Kades, BPD, FK/FT, UPK, PL, TPK dan masyarakat. TPK tetap tidak mau mengakui hasil sertifikasi dan LHP Bawasda, disepakati kasus ini akan dilanjutkan ke jalur hukum, akan dibentuk TPK baru dan TPK lama tetap mempertanggungjawabkan dana sebelumnya untuk dimintai keterangan terkait permasalahan PNPM Mandiri Perdesaan Desa Taba Tembilang

09/12/2009 FK & FT Memenuhi pangglian Polres Bengkulu Utara

21/12/2009 Pihak Desa meminta kepada FK/FT untuk mencairkan

dana agar desa dapat melanjutkan pekerjaan gedung PAUD dan disarankan agar desa membentuk TPK baru

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 87 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkulu Utara Arga Makmur Taba Tembilang

TANGGAL Kejadian Diketahui 28-Apr-09 30-Apr-09
Hasil sertifikasi FK/FT material batu pecah kurang 262 M3 tidak sesuai dengan bukti pembayaran Revisi Kasus : Berdasarkan hasil Audit Inspektorat Kabupaten Bengkulu Utara Nomor LHP : 16/LHP.K/Inspektorat/2009 kekurangan kubikasi batu pecah sebanyak 298 M3 dan apabila dinilai dengan uang sebesar Rp. 41.785.000,TPK harus memenuhi kekurangan material batu sebanyak 262 M3 Material batu 262 M3 terpenuhi

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Kades, BPD, UPK, Suplier dan Masyarakat, membahas kesanggupan Suplier untuk memenuhi kekurangan volume batu yang kurang, dan disepakati untuk dikembalikan dalam jangka waktu 1,5 bulan terhitung tanggal 8 Pebruari 2010

STATUS 05/01/2010 MD Khusus yang dihadiri Fastekab, PjOK, FK/FT,

Proses Non Litigasi 02-Mar-01

04/02/2010 Polisi melakukan pemeriksaan volume batu di lokasi

kegiatan bersama FK-FT, TPK, Kades dan BPD. Hasil pemeriksaan bahwa volume memang benar kurang dan suplier menyatakan sanggup untuk memenuhi kekurangan material batu tersebut. yang harus dipertanggungjawabkan supplier. Hasil musyawarah ; supplier menyanggupi memenuhi kekurangan batu sejumlah 232 M3 selama 1,5 bulan dan akan dikirim ke lokasi mulai tanggal 8 Februari 2010. melakukan penge-dropan material ke lokasi sampai tanggal 25 Februari dengan volume yang telah sesuai.

05/02/2010 MD khusus dilaksanakan membahas kekurangan batu

25/02/2010 Sejak tanggal 11 Februari 2010 supplier mulai

02/03/2010 FT bersama-sama dengan Fastekab melakukan

sertifikasi lapangan dan kekurangan material telah terpenuhi dan pada sore hari dilaksanakan MD Khusus yang dihadiri Camat, Faskab, PJOK, FK/FT, UPK, PL, Kades, BPD, TPK Lama, TPK Baru, Suplier dan masyarakat dan dilaksanakan serah terima kegiatan dari TPK lama ke TPK baru.

Nilai Penyimpangan Rp.

42.785.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

42.785.000

LOKASI - 1704 : KAUR
1 KODE KASUS : 1704-3-20042010-001-PNPM Perdesaan 3 11, Kaur Nasal 30-Agust-09 Bupati belum memberikan rekomendasi 30-Agust-09
pencairan dana Daerah karena berharap desa yang tidak terdanai dialokasi dana PNPM Mandiri Perdesaan Bapak Bupati segera memberikan rekomendasi untuk pencairan DDUPB/cost Sharing.untuk kec : Nasal, Maje, Kaur Selatan, Kemal, Tj. Kemuning, Kaur Utara, Lungkang Kule Dana DDUPB/Cost sharingcair, pelaksanaan kegiatan dapat berjalan kembali

30/08/2009 Dilakukan pengajuan DDUB (Faskab dan Keuangan

BPMP-KB) dan direkomendasikan oleh Bupati untuk menyelesaikan 3 desa di Kecamatan Kaur Utara dan baru dibayar

Proses Non Litigasi

01/09/2009 a)Pertemuan Camat, Konsultan dan tokoh

masyarakat/ Kepala Desa dipimpin langsung oleh BPMP-KB dan terjadi keributan karena pemaksaan terdanai tiga 3 desa. Rapat dibubarkan-b)Koordinasi dengan Sekda hasil musyawarah dan disarankan untuk menghadap langsung Bupati

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 88 dari 223

NO.

DM 3

PELAKU 11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Kaur Nasal

TANGGAL Kejadian Diketahui 30-Agust-09 Bupati belum memberikan rekomendasi 30-Agust-09
pencairan dana Daerah karena berharap desa yang tidak terdanai dialokasi dana PNPM Mandiri Perdesaan Bapak Bupati segera memberikan rekomendasi untuk pencairan DDUPB/cost Sharing.untuk kec : Nasal, Maje, Kaur Selatan, Kemal, Tj. Kemuning, Kaur Utara, Lungkang Kule Dana DDUPB/Cost sharingcair, pelaksanaan kegiatan dapat berjalan kembali

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 12/09/2009 Musyawarah forum Kades, TPK dan BKAD di Kec Kaur Proses Non Utara menyepakati desa yang tidak terdanai TA 2009 Litigasi
diprioritaskan TA 2010 dengan syarat menjalankan alur dan tahapan dan prosedur PNPM-MP

14/09/2009 Kepala BPMP-KB berkoordinasi dengan Bupati untuk

menyampaikan hasil musyawarah forum kades dan membahas ancar-ancar TA2010. Disarankan membuat laporan aspek manfaat PNPM-MP

17/09/2009 Penyusunan dan pelaksanaan evaluasi pemanfaatan
PNPM-MP

29/09/2009 bersama PjOProv koordinasi dengan Wabup dan

direkomendasikan segera dicairkan DDUPB dan hal tersebut akan disampaikan dengan Bupati karena pada saat tersebut Bupati dan Sekda Dinas Luar (Jakarta)

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1704-4-20042010-002-PNPM Perdesaan 1 8, Kaur Nasal 11-Sep-09 12-Sep-09

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Bendung, Bak penenang dan pipa hancur akibat Dilakukan perhitungan kerugian dan dilakukan banjir dan tanah longsor perbaikan kembali

PLTMH berfungsi kembali

12/09/2009 Dilakukan identifikasi kerusakan oleh TPK dan Kades
serta tim pemelihara dan dilakukan musdes.Kerugian sekitar Rp.26 juta

Proses Non Litigasi

13/09/2009 Koordinasi dengan dinas pertambangan dan energi

bahwakerusakan bendung bukan dinas tersebut yang menangani, tetapi jika kerusakan instalansi listrik maka dinas tersebut dapat membantu

30/09/2009 Koordinasi Pelaku desa dan Fasilitator untuk mencari
solusi dana perbaikan. Disarankan bekerja sama denagn pihak lain dan ditambah dengan suadaya masyarakat

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1705 : SELUMA
1 KODE KASUS : 1705-2-07072010-003-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 89 dari 223

NO.

DM 3

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Seluma Ilir Talo

TANGGAL Kejadian Diketahui 09-Jan-09 23-Jan-09
FK (Saiderman) meminjam Dana DOK peruntukan transportasi KPMD dan KTD Lakukan klarifikasi dan investigasi dilapangan . Agar lakukan tindaklanjut penanganan sesuai dengan prosedur Dana dikembalikan pada UPK untuk disalurkan pada KPMD dan KTD

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
bersangkutan mengakuinya dan mengembalikan pada pengurus UPK sebesar Rp 500.000

STATUS 23/01/2010 Faskab melakukan klarifikasi dengan FK dan yang

Selesai 02-Feb-10

28/01/2010 FK menyerahkan uang pinjaman DOK pada UPK
sebesar Rp. 1.500.000,-

02/02/2010 FK (Saiderman) mengundurkan diri karena pelanggaran
kode etik

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1705-2-07072010-004-PNPM Perdesaan 3 8, Seluma Ulu Talo 25-Jan-10 30-Jan-10
Bendahara TPK menjual 10 sak semen dan membawa kabur uang BLM sebesar Rp 8.000.000,-. Revisi Masalah : Bendahara TPK Desa Muara Simpur menjual 9 sak semen dan membawa kabur Dana Kegiatan Rp. 8.300.000,-

2.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Uang dan semen sebanyak 10 sak dikembalikan pada masyarakat

0

Sisa Rp.

2.000.000

1. Agar FK/T melakukan investigasi dan klarifikasi pada TPK & Kepala Desa serta stake holder lainya. 2. Agar dilakukan MD khusus untuk membahas solusi penangannya

30/01/2009 FT dan UPK melakukan klarifikasi dengan Sekretaris

dan Ketua TPK, bendahara TPK tidak berada di desa lagi

Selesai 17-Apr-10

02/02/2010 FT melakukan koordinasi dengan PjOK dan Camat

04/02/2010 PjOK, FT dan UPK melakukan Klarifikasi kepada TPK
dan Kepala Desa Muara Simpur

06/02/2010 FT,UPK dan PjOK bersama Faskab melakukan

koordinasi di Kabupaten dengan Satker Kabupaten

17/03/2010 Faskab bersama, FK/FT serta UPK memberikan

masukan-masukan perihal penyelesaian masalah karena yang bersangkutan tidak menunjukan itikat yang baik setelah beberapa kali dipanggil kades tidak datang dan keberadaanya tidak diketahui

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 90 dari 223

NO.

DM 3

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Seluma Ulu Talo

TANGGAL Kejadian Diketahui 25-Jan-10 30-Jan-10
Bendahara TPK menjual 10 sak semen dan membawa kabur uang BLM sebesar Rp 8.000.000,-. Revisi Masalah : Bendahara TPK Desa Muara Simpur menjual 9 sak semen dan membawa kabur Dana Kegiatan Rp. 8.300.000,1. Agar FK/T melakukan investigasi dan klarifikasi pada TPK & Kepala Desa serta stake holder lainya. 2. Agar dilakukan MD khusus untuk membahas solusi penangannya Uang dan semen sebanyak 10 sak dikembalikan pada masyarakat

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
pemantauan penyelesaian masalah

STATUS 19/03/2010 Fastekab dan Faskeu bersama FK/FT melakukan

Selesai 17-Apr-10

30/03/2010 Faskab, Faskeu dan FK/FT berkoordinasi dengan Ketua
TPK, Kepala Desa dan PJOK

31/03/2010 UPK, PL, PJOK dan BKAD melaporkan masalah ini
kepada Kepolisian

16/04/2010 Bendahara TPK melalui keluarganya mengembalikan
dana pada UPK sebesar Rp. 8.300.000,-

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1705-2-20042010-001-PNPM Perdesaan 1 8, Seluma Air Periukan Dermayu 20-Okt-09 28-Des-09
Bendahara TPK memungut dana pada Kelompok SPP sebesar Rp. 20.000,- per kelompok sebanyak 3 kelompok

8.300.000

Nilai Pengembalian Rp.
Uang sebesar Rp.20.000 per kelompok dikembalikan oleh ketua TPK

0

Sisa Rp.

8.300.000

Uang harus dikembalikan pada kelompok SPP

30/12/2009 Melakukan klarifikasi pada Ketua Kelompok SPP

Proses Non Litigasi 08-Jan-10

02/01/2010 Faskab dan FK klarifikasi pada Ketua TPK dan Ketua
TPK akan memfasilitasi bendahara mengembalikan dana tersebut

08/01/2010 Bendahara TPK mengembalikan uang pada Kelompok
SPP uang senilai Rp. 60.000,-

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 1705-2-20042010-002-PNPM Perdesaan 1 9, Seluma Air Periukan Talang Benuang REPORT PENANGANAN MASALAH 30-Jun-09 05-Sep-09
Ketua kelompok SPP Desa Talang Benuang tidak menyetor ke UPK pengembalian dari anggota sebesar Rp. 6.950.000,- dan digunakan untuk kepentingan pribadi

60.000

Nilai Pengembalian Rp.
Uang harus disetor ke UPK dan dimasukan kerekening SPP untuk digulirkan kembali

0

Sisa Rp.

60.000

Lakukan pendekatan pada Ketua Kelompok tersebut Lakukan Musywarah kelompok atau musyawarah desa

25/09/2009 FK dan UPK melakukan penagihan pada Ibu Siti / Ketua Proses Non Kelompok Litigasi 18-Nop-09 Halaman 91 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Seluma Air Periukan Talang Benuang

TANGGAL Kejadian Diketahui 30-Jun-09 05-Sep-09
Ketua kelompok SPP Desa Talang Benuang tidak menyetor ke UPK pengembalian dari anggota sebesar Rp. 6.950.000,- dan digunakan untuk kepentingan pribadi Lakukan pendekatan pada Ketua Kelompok tersebut Lakukan Musywarah kelompok atau musyawarah desa Uang harus disetor ke UPK dan dimasukan kerekening SPP untuk digulirkan kembali

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
penagihan tunggakan pada Pengurus Kelompok, uang disetor sebesar Rp.1.200.000,

STATUS 23/10/2009 Faskab,UPK,FK/T dan BKAD melakukan klarifikasi dan

Proses Non Litigasi 18-Nop-09

30/10/2009 UPK melakukan penagihan kembali dan ada setoran
dari Ibu Badriah Rp. 200.000

12/11/2009 Faskab, UPK, TPK, FK/T melakukan koordinasi dengan
Kepala Desa Tl. Benuang dan Kepala Desa yang akan melakukan penagihan dengan ibu Badriah

18/11/2009 Kepala Desa membayar semua sisa dana yang dipakai
ketua kelompok SPP (Badriah) kepada UPK dengan menggunakan uang desa, selanjutnya Ibu Badriah punya hutang pada desa Talang Benuang

Nilai Penyimpangan Rp.

6.950.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

6.950.000

LOKASI - 1706 : MUKOMUKO
1 KODE KASUS : 1706-1-07072010-001-PNPM Perdesaan 2 4, Mukomuko Teras Terunjam 31-Jul-09 28-Jan-10
Pembelanjaan Dana Operasional UPK untuk pembelian mainboard, genset, stavolt dan papan tabel neraca oleh FK ( Imron Rosadi) tanpa ada bukti transaksi Agar dilakukan klarifikasi lanjutan ditempat pembelian dan kepada Imron Rosadi. Agar Semua pengelolaan dana dilakukan oleh UPK

28/01/2010 Audit internal dari Tim Propinsi, ditemukan bahwa FK
(A.Imron Rosyadi, SE) membelanjakan dana Operasional UPK tidak ada bukti transaksi

Selesai 01-Mar-10

30/01/2010 Faskab melakukan pemanggilan terhadap FK agar

melengkapi nota pembelanjaan yang tidak lengkap serta FK akan dikenakan sanksi kode etik konsultan

02/02/2010 FK Teras Terunjam (A.Imron Rosyadi, SE)
mengundurkan diri dari PNPM-MP

03/02/2010 Faskab menemui FK (A. Imron Rosyadi, SE) lakukan

serah terima barang inventaris FK, UPK dan melengkapi bukti transaksi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 92 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Mukomuko Teras Terunjam

TANGGAL Kejadian Diketahui 31-Jul-09 28-Jan-10
Pembelanjaan Dana Operasional UPK untuk pembelian mainboard, genset, stavolt dan papan tabel neraca oleh FK ( Imron Rosadi) tanpa ada bukti transaksi Agar dilakukan klarifikasi lanjutan ditempat pembelian dan kepada Imron Rosadi. Agar Semua pengelolaan dana dilakukan oleh UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Rosyadi, SE karena belum serah terima inventaris UPK (Kamera)

STATUS 05/02/2010 Faskab merekomendasikan penundaan gaji A.Imron

Selesai 01-Mar-10

18/02/2010 Faskab melakukan konfirmasi kepada A.Imron Rosyadi,
SE via telepon berkaitan permasalahan Teras Terunjam, namun tidak ada jawaban

28/02/2010 FK sudah melengkapi bukti transaksi tersebut dan
sudah diserahkan pada UPK

01/03/2010 Semua transaksi di UPK dilakukan oleh Pengurus UPK
dan FK (A. Imron Rosyadi, SE) sudah keluar dari Program (Mengundurkan diri)

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1706-2-07072010-002-PNPM Perdesaan 1 9, Mukomuko Muko-Muko Selata Semundam 30-Jan-10 30-Jan-10

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Pemakaian setoran anggota kelompok oleh Agar dilakukan klarifikasi dan pendekatan pada Ketua Kelompok SPP desa Semundam selama ketua kelompok agar dana dikembalikan ke 2 Bulan sebesar Rp. 3.340.000,UPK. Agar dilakukan musyawarah desa membahas masalah pemakaian dana anggota oleh Ketua Kelompok

Dana dikembalikan ke UPK dan dimasukan kerekening pengembalian SPP

30/01/2010 FK cek data tunggakan SPP di kantor UPK.

Disampaikan bahwa tunggakan terjadi Desa Semundam Kelompok Jaya Mandiri

Selesai 03-Mar-10

03/02/2010 FK mengkonfirmasi kepada anggota tentang tunggakan
kelompok. Anggota menjelaskan bahwa setoran sudah lunas dari anggota

08/02/2010 FK konfirmasi ke Kades berkaitan penggunaan dana
SPP oleh Ketua Kelompok (Nora) dan menjelaskan sanksi program terhadap Desa

Kades menyampaikan kepada ketua kelompok agar mengembalikan dana terpakai ke UPK

20/02/2010 FK menemui Ketua Kelompok bahwa akan di setor ke
UPK pada tanggal 05 Maret 2010 dan akan dilakukan Musyawarah Desa

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 93 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Mukomuko Muko-Muko Selata Semundam

TANGGAL Kejadian Diketahui 30-Jan-10 30-Jan-10
Pemakaian setoran anggota kelompok oleh Agar dilakukan klarifikasi dan pendekatan pada Ketua Kelompok SPP desa Semundam selama ketua kelompok agar dana dikembalikan ke 2 Bulan sebesar Rp. 3.340.000,UPK. Agar dilakukan musyawarah desa membahas masalah pemakaian dana anggota oleh Ketua Kelompok Dana dikembalikan ke UPK dan dimasukan kerekening pengembalian SPP

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
oleh Pengurus UPK dan Dilakukan musyawarah Desa.

STATUS 03/03/2010 Dana dikembalikan ke UPK sebesar Rp. 3.340.000,-

Selesai 03-Mar-10

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1706-2-07072010-003-PNPM Perdesaan 2 5,11, Mukomuko Muko-Muko Utara 20-Jan-10 03-Feb-10
Pemakaian Dana Setoran SPP Kelompok oleh Bendahara UPK dan PL sebesar Rp. 3.500.000,-

3.340.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

3.340.000

Agar dilakukan klarifikasi pada bendahara UPK dan PL. Jika dana tidak dikembalikan maka lakukan pembahasan bersama PJOK, BP Upk dan BKAD

Dana dikembalikan ke UPK dan masukan kerekening pengembalian SPP

03/02/2010 FK memeriksa Laporan Pengembalian SPP, ditemukan
tunggakan SPP Ujung Padang. FK konfirmasi dengan KPMD bahwa setoran dari kelompok sudah lunas.

Selesai 28-Feb-10

20/02/2010 FT konfirmasi dengan PL bahwa dana setoran SPP

yang digunakan oleh PL sebesar Rp. 500.000,- dan oleh Bendahara UPK sebesar Rp. 3000.000,-

26/02/2010 FT Koordinasi dengan Ketua UPK bahwa penggunaan
dana tersebut tidak diketahui oleh Ketua UPK

28/02/2010 Ketua UPK melakukan konfirmasi ke Bendahara UPK

dan PL bahwa benar dana dipakai dan telah dikembalikan oleh PL dan Bendahara UPK pada tanggal 25 Februari 2010

Nilai Penyimpangan Rp.

3.500.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

3.500.000

LOKASI - 1707 : LEBONG
1 KODE KASUS : 1707-2-07072010-002-PNPM Perdesaan 2 4, Lebong Lebong Atas 27-Jan-10 29-Jan-10
Adanya indikasi pelanggaran Kode Etik oleh Mantan FT yang sekarang bertugas di Kecamatan Lebong Atas dengan modus meminta biaya kompensasi pembuatan Disain RAB sebesar Rp. 300.000,- kepada TPK. Revisi Masalah : Berdasarkan klarifikasi dan investigasi baik ke TPK maupun ke FT (Iwan Setiawan) jumlah dana yang diterima oleh FT sebesar Rp. 600.000,Lakukan Investigasi penelusuran masalah untuk mencari kebenaran indikasi pelanggaran Kode Etik. dana dikembalikan ke TPK dan FT (Iwan Setiawan) dikenakan sanksi sesuai dengan mekanisme yang ada

29/01/2010 Ada surat pernyataan dari TPK yang menyatakan FT

Lebong Atas memang benar meminta Dana sebesar Rp. 1.000.000,- sebagai biaya pembuatan Disain RAB dan sudah diberikan sebesar Rp. 300.000,-

Proses Non Litigasi

30/01/2010 Permasalahan yang sama juga terjadi di Desa

Semelako, Tanjung Bunga dan Pagar Agung dimana FT meminta biaya kompensasi pembuatan Disain RAB akan tetapi TPK belum memberikan dana ke FT

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 94 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lebong Lebong Atas

TANGGAL Kejadian Diketahui 27-Jan-10 29-Jan-10
Adanya indikasi pelanggaran Kode Etik oleh Mantan FT yang sekarang bertugas di Kecamatan Lebong Atas dengan modus meminta biaya kompensasi pembuatan Disain RAB sebesar Rp. 300.000,- kepada TPK. Revisi Masalah : Berdasarkan klarifikasi dan investigasi baik ke TPK maupun ke FT (Iwan Setiawan) jumlah dana yang diterima oleh FT sebesar Rp. 600.000,Lakukan Investigasi penelusuran masalah untuk mencari kebenaran indikasi pelanggaran Kode Etik. dana dikembalikan ke TPK dan FT (Iwan Setiawan) dikenakan sanksi sesuai dengan mekanisme yang ada

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
lanjut penanganan. Dengan melakukan investigasi dan klarifikasi lapangan

STATUS 15/02/2010 Koordinasi dengan SP2M untuk mendiskusikan tindak

Proses Non Litigasi

04/03/2010 Tim Audit Internal RMC 2 Bengkulu dan Tim Faskab

melakukan identifikasi dan klarifikasi permasalahan Ke TPK Desa Karang Anyar ketua TPK menyatakan telah memberi sdr Iwan Setiawan uang sebesar Rp 300.000

05/03/2010 Klarifikasi dan investigasi langsung ke FT yang

bersangkutan oleh FMS dan SP2M dan tim Faskab Kab Lebong, terungkap bahwa Saudara FT tidak hanya mendapat dana dari TPK Desa Karang Anyar sebesar Rp. 300.000,- tetapi juga menerima dana dari TPK Desa Semelako sebesar Rp. 300.000,- dengan bukti Surat Pernyataan dari yang bersangkutan. pengakuan secara tertulis oleh sdr Iwan Setiawan maka direkomendasi PHK dan Penundaan Pembayaran Gaji FT Lebong Atas untuk Bulan Maret 2010 kepada Satker Provinsi Karang Anyar dan Semelako untuk mencocokkan kebenaran data dan informasi

30/03/2010 Atas dasar klarifikasi, investigasi lapangan dan

22/04/2010 Adprov melakukan klarifikasi dan validasi data ke TPK

24/04/2010 Hearing/forum pembuktian untuk penyampaian hasil

penyelidikan atas dugaan Pelanggaran Kode Etik yang dipimpin langsung oleh Korprov dan dihadiri oleh yang diduga, Adprov, PjOkab, Faskab. Dari hasil Sidang Pembuktian FT (Iwan Setiawan) mengajukan Sidang Majelis Kode Etik (MKE)

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1707-2-20042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Lebong Lebong Utara 02-Jul-09 04-Jul-09

600.000

Nilai Pengembalian Rp.
Angsuran anggota yang dipakai bendahara kelompok segera disetor ke UPK

0

Sisa Rp.

600.000

Bendahara kelompok SPP Desa Muara Ketayu Lakukan audit buku kas kelompok oleh FK dan tidak menyetor angsuran anggota ke UPK UPK dan minta pernyataan dari bendahara sebesar Rp.untuk membayar angsuran anggota yang 2.132.500 terpakai.

02/07/2009 UPK dan PL melakukan penagihan ke anggota

kelompok dan mereka mengatakan kalau sebagian ada yang membayar ke bendahara setiap bulan

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 95 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lebong Lebong Utara

TANGGAL Kejadian Diketahui 02-Jul-09 04-Jul-09
Bendahara kelompok SPP Desa Muara Ketayu Lakukan audit buku kas kelompok oleh FK dan tidak menyetor angsuran anggota ke UPK UPK dan minta pernyataan dari bendahara sebesar Rp.untuk membayar angsuran anggota yang 2.132.500 terpakai. Angsuran anggota yang dipakai bendahara kelompok segera disetor ke UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dan menghitung nilai pembayaran dari setiap anggota dan ditemukan selisih antara setoran ke UPK dan dari anggota

STATUS 04/07/2009 FK, UPK dan PL mengambil buku kas dari bendahara

Proses Non Litigasi

09/07/2009 FK, UPK dan PL dan BKAD menemui Ketua dan

Bendahara untuk klarifikasi jumlah setoran dan bendahara mengaku kalau uang setoran terpakai sebesar Rp. 2.132.500

19/07/2009 Telah dikembalikan uang setoran sebesar Rp. 70.000,-

oleh Bendahara Kelompok SPP Desa Muara Ketayu ke UPK dan sisa penggunaa uang setoran sebesar Rp. 2.062.500,-

29/08/2009 FK, UPK dan PL BKAD menemui Ketua dan Bendahara
untuk melakukan penagihan tetapi yang bersangkutan menyatakan belum ada uang

09/09/2009 FK, PL dan Sekretaris UPK datang ke rumah

Bendahara Kelompok, tapi yang bersangkutan berjanji akan membayar seminggu setelah lebaran

28/09/2009 Bendahara kelompok di datangai kembali oleh FK dan

UPK sesuai perjanjian, tapi yang bersangkutan berjanji lagi akan membayar di awal Oktober 2009

16/10/2009 Ada angsuran dari Bendahara kelompok sebesar
400.000,- dan sidanya akan dibayar selambatlambatnya minggu ke IV Desember 2009

Rp.

03/11/2009 FK dan UPK mendatangi Ibu Ruslaini dan dia berjanji
akan membayar pada tgl 10 November 2009

10/11/2009 Pada tanggal 10 November 2009 ada angsuran

sebesar Rp. 100.000,- sehingga total dana yang dikembalikan sebesar Rp. 570.000,-

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 96 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lebong Lebong Utara

TANGGAL Kejadian Diketahui 02-Jul-09 04-Jul-09
Bendahara kelompok SPP Desa Muara Ketayu Lakukan audit buku kas kelompok oleh FK dan tidak menyetor angsuran anggota ke UPK UPK dan minta pernyataan dari bendahara sebesar Rp.untuk membayar angsuran anggota yang 2.132.500 terpakai. Angsuran anggota yang dipakai bendahara kelompok segera disetor ke UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
menyatakan tidak mampu lagi membayar hutang

STATUS 08/12/2009 Melakukan penaguhan kepada Ibu Ruslaini, dan dia

Proses Non Litigasi

22/12/2009 Menemui Ibu Ruslaini untuk menanyakan surat

perjanjian yang sudah ditandatanganinya yang jatuh tempo tanggal 26 Desember 2009, tapi yang bersangkutan menyatakansedang susah dan tidak ada uang sama sekali masih belum melakukan pembayaran

30/01/2010 Kondisi permasalahan masih tetap sama, Ibu Ruslaini

27/02/2010 Belum ada pembayaran dari Ibu Ruslaili.

30/03/2010 Belum ada pembayaran dari Ibu Ruslaili., walaupun
sudah dilakukan penagihan

30/04/2010 Tidak ada progress penanganan yang dilakukan
Fasilitator maupun UPK

Nilai Penyimpangan Rp.

2.132.500

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

2.132.500

LOKASI - 1803 : LAMPUNG SELATAN
1 KODE KASUS : 1803-2-18052010-001-PNPM Perdesaan 2 5, Lampung Selatan Natar 03-Sep-10 03-Sep-10
Adanya penyimpangan dana yang dilakukan oleh bendahara UPK (sdr dedi) sebesar Rp. 32.000.000 Melakukan investigasi besarnya dana yang diselewengkan oleh pelaku. Melakukan pergantian pengurus melalui forum MAD dan melakukan pemblokiran dana yang tersimpan di Bank serta menemui pelaku/keluarga untuk mempertanggungjawabkan perbuatan Pelaku untuk mengembalikan dana yang dipakai, menyerahkan semua dokumen kepada pengurus baru dan apabila tidak ada itikad baik melaporkan kepada pihak berwajib

19/03/2010 Keluarga pelaku belum bisa menghadirkan dedi dengan Proses Non pengurus UPK, FK dan BKAD maka dibuat surat Litigasi
perjanjian dengan pengembalian dana secara angsuran dimulai bulan Mei sebasar RP. 1.000.000

23/03/2010 Adanya surat perjanjian yang ditandatangani pelaku

diatas materai yang menyatakan melakukan pengembalian perbulan sebesar Rp. 1.000.000 mulai bulan Mei 2010

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 97 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lampung Selatan Natar

TANGGAL Kejadian Diketahui 03-Sep-10 03-Sep-10
Adanya penyimpangan dana yang dilakukan oleh bendahara UPK (sdr dedi) sebesar Rp. 32.000.000 Melakukan investigasi besarnya dana yang diselewengkan oleh pelaku. Melakukan pergantian pengurus melalui forum MAD dan melakukan pemblokiran dana yang tersimpan di Bank serta menemui pelaku/keluarga untuk mempertanggungjawabkan perbuatan Pelaku untuk mengembalikan dana yang dipakai, menyerahkan semua dokumen kepada pengurus baru dan apabila tidak ada itikad baik melaporkan kepada pihak berwajib

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 03/09/2010 FK dan Ketua UPK melakukan verifikasi data keuangan Proses Non adanya selisih dan menemukan kelompok fiktif di desa Litigasi

03/10/2010 Keluarga dedi dipanggil oleh FK, BKAD di kator UPK

agar dedi mengembalikan atau keluarga turut bertanggungjawab sesuai dengan surat perjanjian yang dibuat pada tanggal 13 Oktober 2009 dengan janji akan dipertemukan dengan pelaku pengurus UPK , FK dan BKAD di kecamatan untuk menhadirkan pelaku selama 3 hari

03/12/2010 Ada pertemuan kembali antara keluarga pelaku dengan

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1803-3-22062010-001-PNPM Perdesaan 2 2, Lampung Selatan Kedondong 03-Jan-08 04-Jan-08
Penyalahgunaan dana SPP (pinjaman & pengembalian) oleh mantan PjOK (Muthador) sebesar Rp 3.750.000,00, Kades Babakan Loa sebesar Rp 3.750.000,00, Sekretaris UPK (Suhaibi) Sebesar Rp 7.291.500,00, dan PL (Aris ) sebesar Rp 5.234.000,- Kec. Kedondong, Kab. Lampung Selatan

32.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

32.000.000

14/10/2004 Telah dilakukan MAD Sosialisasi menghasilkan sanksi-

sanksi local khusus untuk SPP pengembalian harus 100 % dan telah dibahas dalam MAD Sosialisasi untuk masing-masing desa tentang kemacetan di kelompok.

Proses Non Litigasi

30/06/2008 PjOK (Muthador) telah mengembalikan dana sebesar
Rp. 3.750.000,00

31/10/2008 Hasil identifikasi ditemukan penyalahgunaan dana oleh

PL Rp. 12.389.100,00, Ketua Kelompok Mangga II (Tu'ama) Rp. 5.189.200,00 dan ada pengembalian dana dari Ketua kelompok Melati (Agustina) Desa Babakan Loak Rp. 500.000,00 sehingga total pengembalian sebesar Rp. 11.140.500,00

31/12/2008 Pengembalian bulan ini sebesar Rp. 3.400.000,00,

28/02/2009 Ada tambahan pengembalian sebesar Rp. 1.909.500,00,
sehingga total pengembalian sebesar Rp. 13.050.000,00

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 98 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 2,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lampung Selatan Kedondong

TANGGAL Kejadian Diketahui 03-Jan-08 04-Jan-08
Penyalahgunaan dana SPP (pinjaman & pengembalian) oleh mantan PjOK (Muthador) sebesar Rp 3.750.000,00, Kades Babakan Loa sebesar Rp 3.750.000,00, Sekretaris UPK (Suhaibi) Sebesar Rp 7.291.500,00, dan PL (Aris ) sebesar Rp 5.234.000,- Kec. Kedondong, Kab. Lampung Selatan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
setempat dan dibantu oleh Faskab dalam memfasilitasi penanganan masalah tersebut dan melaporkan perkembangan TL penanganan masalah tersebut

STATUS 31/05/2009 Masalah tersebut perlu perhatian dari TK PNPM

Proses Non Litigasi

21/01/2010 Melakukan koordinasi dengan camat dan PJOK seta
seluruh kepala desa membahas tindal lanjut penyelesaian masalah

02/10/2010 Dalam MAD sos dibentuk Tim penanganan masalah
dengan menyusun agenda kerja tim untuk memulai upaya penyelesaian penanganan masalah

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1804 : LAMPUNG TIMUR
1 KODE KASUS : 1804-2-03052010-005-PNPM Perdesaan 2 5, Lampung Timur Way Jepara 01-Jan-09 03-Jan-09
Penyalahgunaan dana oleh Ketua UPK Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur (sdri. Esty Ari) sebesar Rp. 34.882.000,00 dari setoran kelompok, Rp. 46.025.000,00 dari kelompok fiktif, sehingga total dana yang disalahgunakan sebesar Rp. 80.902.000,000 Dana tersebut dapat dikembalikan ke UPK Segera melakukan MAD Khusus untuk menyelesaikan masalah tersebut, kecamatan tersebut akan menjadi kecamatan bermasalah apabila tidak ada tindak lanjut

31/05/2009 Masalah tersebut perlu perhatian dari TK PNPM

setempat dan dibantu oleh Faskab dalam memfasilitasi penanganan masalah tersebut dan melaporkan perkembangan TL penanganan masalah tersebut

Proses Non Litigasi

31/07/2009 Bahwa Ketua UPK yaitu Sdri Esty Ar yang

menyelewengkan dana telah memberikan jaminan sertifikat tanah milik ortunya dengan luas 5.453 M2 yang berada di desa sukajawa Kec. Bumi ratu nuban Kab. Lamteng milik orang tuannya dengan seluas 5.453 M2 yang berada di desa sukajawa, bumi ratu nuban kab. Lampung Tengah.

31/08/2009 Sisa dana pengembailan berupa jaminan sertifikat tanah

31/10/2009 Belum ada sisa dana yang dikembalikan dan tanah

jaminan belum dilakukan penjualan maka masalah tersebut perlu mendapat perhatian dari TK PNPM dan Faskab setempat

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 99 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lampung Timur Way Jepara

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Jan-09 03-Jan-09
Penyalahgunaan dana oleh Ketua UPK Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur (sdri. Esty Ari) sebesar Rp. 34.882.000,00 dari setoran kelompok, Rp. 46.025.000,00 dari kelompok fiktif, sehingga total dana yang disalahgunakan sebesar Rp. 80.902.000,000 Dana tersebut dapat dikembalikan ke UPK Segera melakukan MAD Khusus untuk menyelesaikan masalah tersebut, kecamatan tersebut akan menjadi kecamatan bermasalah apabila tidak ada tindak lanjut

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Tanah jaminan dan dalam proses penawaran lelang kepada masyarakat dan sisa kekurangan akan diangsur selama 10 bulan

STATUS 31/12/2009 Adanya nilai taksiran sebesar Rp. 54.000.000 terhadap

Proses Non Litigasi

27/02/2010 Tanah Jaminan telah dieksekusi dengan nilai taksiran

sebesar Rp. 54.000.000,- sedangkan sisa kekurangan sebesar Rp. 15.445.000,- akan diangsur setiap bulan sebasar Rp. 1.544.500,- selama 10 bulan

14/04/2010 Berdasarkan hasil MAD 2 maka UPK diberikan

wewenang untuk menjual tanah jaminan tersebut secepatnya

Nilai Penyimpangan Rp.

80.902.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

80.902.000

LOKASI - 1805 : LAMPUNG TENGAH
1 KODE KASUS : 1805-2-03052010-004-PNPM Perdesaan 1 5, Lampung Tengah Bangun Rejo 01-Jan-04 06-Jan-08
"Terdapat laporan keuangan UPK Kecamatan Dana-dana tersebut dapat diklarifikasi dan Bangunrejo yang tidak valid, penyaluran dana divalidasi sesuai dengan prosedur yang ada perguliran tidak lengkap dan penarikan dana dari rekening yang tidak dicatat dalam Buku Kas Harian UPK, sbb :Penarikan dana dari rekening Operasional UPK sebesar Rp. 6.685.375,00 tidak dicatat dalam Buku Kas Harian dan bukti pengeluaran tidak ada.""Penarikan dana dari rekening DOK Program mulai Pebruari 2004 - September 2005 sebesar Rp. 46.203.000,00 tidak dicatat dalam Buku Kas UPK.Penarikan dana dari rekening DOK Pelatihan Masyarakat sebesar Rp. 4.150.000,00 tidak dicatat dalam Buku Kas UPK." Segera melakukan Internal Audit Keuangan UPK maupun di TPK/Kelompok dan dilaporkan serta dibahas dalam MAD Khusus atau bersamaan dengan MAD II.

30/06/2008 Data masih terus berkembang dan dokumen yang

hilang belum ditemukan dan jumlah dana yang disalahgunakan belum pasti nominalnya dan ada indikasi penyalahgunaan dana oleh pengurus UPK yang lama.

Selesai 30-Sep-09

30/07/2008 Hasil Identifikasi di kelompok-kelompok oleh FK,

diketahui tTotal dana yang disalahgunakan sebesar Rp. 79.257.200,00

31/07/2008 "Hasil Identifikasi di kelompok-kelompok oleh FK,

diketahui tTotal dana yang disalahgunakan sebesar Rp. 95.960.500,00, sbb :1) Indah (mantan Bend. UPK) Rp. 55.513.500,00. 2) Sudarto (mantan Ketua UPK) Rp. 6.294.000,00. 3) Tarmono (suami Indah) Rp. 3.980.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 100 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lampung Tengah Bangun Rejo

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Jan-04 06-Jan-08
"Terdapat laporan keuangan UPK Kecamatan Dana-dana tersebut dapat diklarifikasi dan Bangunrejo yang tidak valid, penyaluran dana divalidasi sesuai dengan prosedur yang ada perguliran tidak lengkap dan penarikan dana dari rekening yang tidak dicatat dalam Buku Kas Harian UPK, sbb :Penarikan dana dari rekening Operasional UPK sebesar Rp. 6.685.375,00 tidak dicatat dalam Buku Kas Harian dan bukti pengeluaran tidak ada.""Penarikan dana dari rekening DOK Program mulai Pebruari 2004 - September 2005 sebesar Rp. 46.203.000,00 tidak dicatat dalam Buku Kas UPK.Penarikan dana dari rekening DOK Pelatihan Masyarakat sebesar Rp. 4.150.000,00 tidak dicatat dalam Buku Kas UPK." Segera melakukan Internal Audit Keuangan UPK maupun di TPK/Kelompok dan dilaporkan serta dibahas dalam MAD Khusus atau bersamaan dengan MAD II.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Kab. Lampung Tengah sudah dinyatakan tidak masuk dalam kecamatan bermasalah

STATUS 05/01/2009 Bahwa kecamatan bermasalah di Kec. Bangun Rejo

Selesai 30-Sep-09

31/01/2009 "Pengembalian dari pelaku :- Subandi Rp.

2.000.000,00- Sudarto Rp. 1.000.000,00- Halim T Rp. 3.000.000,00"

04/03/2009 Orang Tua sdri. Indah Mukti Rahayu (Ibu Rohayati)

telah menyerahkan satu bidang tanah lagi seluas +/230 m2. Total tanah yang diserahkan ke UPK adalah dua bidang tanah masing-masing +/- 230 m2 dan +/275 m2 yang diserahkan tanggal 24 Maret 2008. Nilai J kepala kampung sebesar Rp. 13.000.000

31/07/2009 Adanya penggembalian dana secara swadaya semua

30/09/2009 Bahwa kecamatan bermasalah di Kec. Bangun Rejo

Kab. Lampung Tengah sudah dinyatakan tidak masuk dalam kecamatan bermasalah

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1805-2-03052010-008-PNPM Perdesaan 2 5,6,11, Lampung Tengah Terusan Nunyai 01-Jan-09 29-Jan-09

57.038.375

Nilai Pengembalian Rp.
FK dan Fas-Kab. Segera memfasilitasi penyelesaian masalah tersebut dan melaporkan secara tertulis kepada provinsi

0

Sisa Rp.

57.038.375

Berdasarkan laporan Fasilitator dan hasil Dana tersebut dapat dikembalikan ke UPK internal audit oleh FMS dan SP2M pada tanggal 29 Januari 2009, telah ditemukan penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh ketua UPK, Kepala Desa, KPMD: - Dana Pengembalian UEP Rp. 5.000.000,00 - Dana Pengembalian SP

05/01/2009 adanya kesepakatan mengangsur oleh pelaku setiap
bulan sebesar Rp. 1.000.000

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 101 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,6,11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lampung Tengah Terusan Nunyai

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Jan-09 29-Jan-09
Berdasarkan laporan Fasilitator dan hasil Dana tersebut dapat dikembalikan ke UPK internal audit oleh FMS dan SP2M pada tanggal 29 Januari 2009, telah ditemukan penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh ketua UPK, Kepala Desa, KPMD: - Dana Pengembalian UEP Rp. 5.000.000,00 - Dana Pengembalian SP FK dan Fas-Kab. Segera memfasilitasi penyelesaian masalah tersebut dan melaporkan secara tertulis kepada provinsi

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Rp 6.261.000Ketua Kel.Melati Desa Gunung Batin Udik Rp 6.990.000Ketua Kel.Arrahmah Desa Gunung Batin Udik Rp 2.242.000Ketua Kel.Melati Zaitun Desa Gunung Batin Ilir Rp 6.525.000Ketua Kel.Desa Gunung Batin Baru (istri Kepala.Kampung) Rp 4.830.000KPMD Desa Gunung Batin Baru Rp 2.545.100Ketua Kel.Flamboyan Desa Bandar Agung Rp 3.363.000Ketua Kel.Melati Desa Bandar Agung Rp 4.084.000Ketua Kel.Dahlia Desa Bandar Agung Rp 1.845.000KPMD Desa Bandar Agung Rp 2.940.000Ketua RT Desa Tanjung Anom Rp 14.303.000Ketua Kel.Anggrek Desa Tanjung Anom Rp 1.060.000Total Rp. Rp 86.134.100" irwan uang yang dipakai dan meberikan jaminan tanah seluas 2 ha (bukti ada di UPK)

STATUS 28/02/2009 "Ketua UPK Rp 29.146.000Ketua TPK Tanjung Anom

Proses Non Litigasi

30/03/2009 Ada pengembalian dana sebesar Rp. 10.000.000 dari

20/06/2009 Ada pengembalian dana dari saudara irwan sebasar Rp.
1.000.000

20/07/2009 Ada pengembalian dari irwan sebanyak Rp. 1.000.000

23/10/2009 ada penggembalian dari irwan sebanyak Rp. 2.000.000

31/12/2009 Adanya sisa dana yang belum dikembalikan dari pelaku
dan masih menjadi perhatian dari TK PNPM setempat untuk menyelesaikannya

20/01/2010 Perkembangan masalah sudah ada pengembalian

dana sebesar Rp. 15,000,000,- tanah jaminan dalam proses pelelangan dan dana yang harus dikembalikan sebesar Rp. 24.776.000,- serta adanya data pendukung

20/01/2010 Berdasarkan hasil pengumpulan bukti dan klarifikasi

dalam penelusuran kepada kelompok pengurus UPK ada selisih dana dari Rp. 86,134,100,- dan yang harus dikembalikan oleh saudara Irwan dalam pengembalian kelompok SPP adalah sebesar Rp. 39.776.000,-

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 102 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,6,11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lampung Tengah Terusan Nunyai

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Jan-09 29-Jan-09
Berdasarkan laporan Fasilitator dan hasil Dana tersebut dapat dikembalikan ke UPK internal audit oleh FMS dan SP2M pada tanggal 29 Januari 2009, telah ditemukan penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh ketua UPK, Kepala Desa, KPMD: - Dana Pengembalian UEP Rp. 5.000.000,00 - Dana Pengembalian SP FK dan Fas-Kab. Segera memfasilitasi penyelesaian masalah tersebut dan melaporkan secara tertulis kepada provinsi

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
10.000.000

STATUS Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 31/03/2010 Adanya pengembalian dana dari sdr Irwan sebesar Rp.

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1805-4-18052010-010-PNPM Perdesaan 2 11, Lampung Tengah Pubian 31-Mar-10 31-Mar-10
Telah terjadi banjir bandang pada jam 19.00 WIB di Kec. Pubian yang mengakibatkan jembatan Plat Beton ukuran 30X2,5 m yang dibangun PNPM MP T.A. 2009 rusak berat dana akibat kejadian tersebut masyarakat terkena dampak kerugian yang tidak sedikit

86.134.100

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

86.134.100

Perlunya melakukan investigasi dan Fastkab turun kelapangan bersama dengan satker kabupaten untuk melihat dampak dari kejadian tersebut

Melakukan verifikasi perencanaan awal pembuatan jembatan, menghitung kerugian akibat bencana dan melakukan koordinasi dengan satker Pemerintah setempat dan melakukan MAD khusus penyelesaian masalah

03/01/2010 adanya Musyawarah antar Kampung di rumah kepala

kampung Desa Payung Mulya mengenai peristiwa banjir akibatnya adanya jembatan yang rusak dengan rekomendasi keruskan jembatan karena peristiwa banjir dan masyarakat menginginkan perbaikan kembali karena sarana tersebut sangat dibutuhkan

Proses Non Litigasi

16/04/2010 Faskab membuat laporan kronologis peristiwa bencana
alam yang didukung dengan data dan bukti visual terjadinya bencana

16/04/2010 Adanya Koordinasi satkorlak Kabupaten Lamteng

dengan Faskab Dalam upaya penyelesaian dan perbaikan jembatan yang rusak yang sesuai dengan perencanaan dalam PNPM MP

04/05/2010 Camat Pubian membuat surat perihal Laporan bencana
banjir bandang yang berdampak pada hasil pembautan jembatan oleh PNPM MP kepada Satker pemda, Faskab dan satkorlak bencana di Kab. Lamteng

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1806 : LAMPUNG UTARA
1 KODE KASUS : 1806-2-08072010-008-PNPM Perdesaan 3 5, Lampung Utara Muara Sungkai 10-Jul-09 23-Jul-09
Telah dilakukan penarikan dana perguliran SPKP oleh Sulistiyowati (mantan Bdhr UPK) pada tangal 10 dan 14 Juli 2009 dengan total dana Rp. 120 juta di BRI Unit Bunga Mayang dengan memalsukan tanda tangan Ketua UPK,. Ketua UPK dan FK melaporkan kejadian ke kepolisian setempat dan melakukan pemblokiran seluruh rekening yang dikelola UPK. Selain itu melakukan penelusuran ke kelompok-kelompok untuk mengidentifikasi kemungkinan dana pengembalian kelompok yang tidak dicata Dana kembali dan yang bersangkutan diproses secara hukum

09/04/2009 Pada forum MAD III,permasalahan ini dibahas, Forum
memutuskan untuk mempertanyakan tindak lanjut penanganan yang sudah dilaporkan kepada Kapolsek Sungkai Selatan

Proses Litigasi (Kepolisian)

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 103 dari 223

NO.

DM 3

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lampung Utara Muara Sungkai

TANGGAL Kejadian Diketahui 10-Jul-09 23-Jul-09
Telah dilakukan penarikan dana perguliran SPKP oleh Sulistiyowati (mantan Bdhr UPK) pada tangal 10 dan 14 Juli 2009 dengan total dana Rp. 120 juta di BRI Unit Bunga Mayang dengan memalsukan tanda tangan Ketua UPK,. Ketua UPK dan FK melaporkan kejadian ke kepolisian setempat dan melakukan pemblokiran seluruh rekening yang dikelola UPK. Selain itu melakukan penelusuran ke kelompok-kelompok untuk mengidentifikasi kemungkinan dana pengembalian kelompok yang tidak dicata Dana kembali dan yang bersangkutan diproses secara hukum

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
oleh UPK, Faskab melaporkan kejadian tsb kepada TK PNPM-MPd Lampung Utara dan Korprov.

STATUS 24/07/2009 Dilakukan pemblokiran seluruh rekening yang dikelola

Proses Litigasi (Kepolisian)

25/07/2009 UPK didampingi oleh FK dan Faskab melaporkan
permasalahan tsb ke Polsek Ketapang.

28/07/2009 Dilakukan pertemuan antara Camat, Faskab, Ketua

UPK, dan suami Sulistyowati, membahas keberadaan Sulistyowati.

19/08/2009 Pada MAD II disepakati jadwal identifikasi

pengembalian dana UEP/SPP di kelompok-kelompok untuk mengcroscek antara bukti pengembalian kelompok dengan yang tercatat dipembukuan UPK

25/08/2009 Fakab berkoordinasi dengan TK Kabupaten membahas
masalah tsb, Tim Koordinasi Kabupaten akan melaporkan ke Bupati.

27/08/2009 Bupati menginstruksikan kepada TK Kab untuk

melakukan langkah-langkah penyelesaian terhadap masalah tsb.

09/09/2009 Ketua UPK (sdr Sarjani) atas nama masyarakat Kec.

Muara Sungkai membuat surat prihal tindak lanjut penanganan masalah kepada Kapolsek Sungkai Selatan

14/09/2009 Gubernur Lampung membuat surat kepada Bupati

Lampung utara untuk menindaklanjuti masalah penyalahgunaan dana di Kecamatan Muara Sungkai.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 104 dari 223

NO.

DM 3

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lampung Utara Muara Sungkai

TANGGAL Kejadian Diketahui 10-Jul-09 23-Jul-09
Telah dilakukan penarikan dana perguliran SPKP oleh Sulistiyowati (mantan Bdhr UPK) pada tangal 10 dan 14 Juli 2009 dengan total dana Rp. 120 juta di BRI Unit Bunga Mayang dengan memalsukan tanda tangan Ketua UPK,. Ketua UPK dan FK melaporkan kejadian ke kepolisian setempat dan melakukan pemblokiran seluruh rekening yang dikelola UPK. Selain itu melakukan penelusuran ke kelompok-kelompok untuk mengidentifikasi kemungkinan dana pengembalian kelompok yang tidak dicata Dana kembali dan yang bersangkutan diproses secara hukum

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
ke dua dangan ditembuskan kepada institusi yang lebih Litigasi tinggi, yang berisi Surat Pengembangan Penyidikan (Kepolisian) Hasil Perkara dari Polsek Sungkai Selatan mengenai sejauh mana penanganan kasus dari pihak kepolisian yang sudah dilaporkan oleh Ketua UPK kepada mantan bendahara UPK yang sudah menggelapkan dana PNPM Md. masalah yang ditembuskan kepada Polda Lampung dan Mabes Polri Jakarta

STATUS 14/10/2009 Segera dibuat Surat Permohonan Tindak Lanjut Laporan

Proses

30/11/2009 Dibuatnya surat permohonan tindak lanjut penanganan

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1806-3-03052010-006-PNPM Perdesaan 2 1, Lampung Utara 06-Jan-08 06-Jan-08

120.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

120.000.000

Telah terjadi intervensi negatif terhadap FK Pelaksanaan PNPM_MP tetap berjaan sesuai yang dilakukan oleh oknum kontraktor setempat dengan prinsip dan prosedur yang telah termasuk Camat Sungkai Jaya, bahwa ditetapkan jembatan yang telah selesai dibangun yang seharusnya dibiayai oleh program PPIP tetapi tidak jadi didanai, sehingga menekan kepad

FK/Fas_Kab agar melakukan pendekatan dengan para pelaku untuk memberikan pencerahan dan melakukan koordinasi dengan TK PNPM MP Kabupaten untuk menyelesaikan masalah tersebut

31/07/2009 Telah dilakukan klarifikasi dan penjelasan oleh PNPM

MP kabupaten bahwa kegiatan yang sudah dibiayai oleh program lain tidak bisa didanai oleh program PNPM MP karena sesuai dengan prosedur yang ada

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1807 : WAY KANAN
1 KODE KASUS : 1807-1-03052010-002-PNPM Perdesaan 1 11, Way Kanan 10-Mei-09
Telah terjadi banjir di Sungai Umpu, Desa Segara Mider, Kecamatan Blambangan Umpu, yang mengakibatkan kerusakan struktur bangunan atas jembatan gantung (besi U, gelagar, papan lantai, seling pengaku, seling sandaran dan besi penggantung) dan erosi pada salah satu tebing sungai Jembatan tersebut dapat diperbaiki dan difungsikan sehingga masyarakat dapat memanfaatkan jembatan tersebut Segera melakukan MD khusus dan membentuk tim Tim Investigasi di desa maupun di kecamatan dan dilaporkan di MAD

Blambangan Umpu 11-Mei-09

31/08/2009 Perkembangan terjadinya bencana yang mengakibatkan Proses Non rusaknya jembatan sudah melakukan proses perbaikan Litigasi
penyelesaian secara fisik sekitar 92 %

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1902 : BELITUNG
1 KODE KASUS : 1902-2-20042010-001-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 105 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Belitung Badau Pegantungan

TANGGAL Kejadian Diketahui 20-Jun-08 20-Jun-08
Ketua Kelompok Nyiur Melambai II telah memakai secara pribadi uang cicilan anggota yang semestinya disetorkan ke UPK pada bulan Juni 2008. Jumlah tertunggak khusus bulan Juni menjadi Rp. 934.000,- termasuk di dalamnya cicilan ketua sebagai peminjam. Jumlah penyimpangan dana Rp 561.000 1)Agar FK bersama stakeholder di kecamatan melakukan persuasi kepada ketua kelompok guna menyepakati dan menjadwal pengembalian dan pembayaran dana tsb. 2)Fas Kab agar melakukan IST dan penguatan kepada FK dan UPK terkait pengelolan dana SPP dan pendampingan kelompok . Serta UPK dan FK agar senantiasa bekoordinasi kepada TK PNPM Kecamatan dalam melakukan tahapan penanganan masalah, 3)Perlu kiranya masalah ini dibahas di musyawarah desa sebagi pembelajaran masyarakat dan menjadi media penyelesaian masalah., 4)Fas Kab agar merekomendasikan kepada FK dan FT untuk bersama-sama UPK dan PjOK memfasilitasi masyarakat membentuk Tim Penanganan Pinjaman Bermasalah di desa atau Kecamatan, sehingga dapat diperoleh langkah penanganan yang paling tepat. Dana cicilan pinjaman dari setoran anggota lainnya (4 orang anggota) sejumlah Rp. 747.200 disetorkan ke UPK termasuk cicilan pribadi sebagai peminjam sebanyak Rp. 186.800 dibayar lunas.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Dilakukan pertemuan dengan ketua kelompok serta meminta kesanggupannya untuk mengembalikan dan membayarkan cicilan bulan Juni 2008.

STATUS 21/06/2008 Sebelumnya sudah ada pengembalian Rp. 373.000.

Proses Non Litigasi

12/07/2008 FK bersama UPK mencoba untuk menemui ketua

kelompok Nyiur Melambai, namun ybs tidak berada di tempat.

21/07/2008 FK bersama UPK kembali mencoba untuk menemui
ketua kelompok Nyiur Melambai, namun ybs tidak berada di tempat dan mengalami sakit.

22/07/2008 Dilakukan Koordinasi bersama Fas Kab, FK, UPK, PjOK
dan PL terkait pengelolaan dana PPK dan cara kerja UPK..

20/09/2008 Fas Kab melakukan pertemuan dengan kades

didampingi FK untuk melakukan penekanan penanganan penyalahgunaan dana oleh ketua kelompok ( Ibu Magdalena ) dan menyampaikan dampak serta akibat dalam penyalahgunaan dana , Kepada Desa berjanji akan menindaklanjuti membahas masalah tersebut dengan beberapa tokoh masyarakat. pengembalian pinjaman SPP dari kelompok ke UPK dan penyalahgunaan dana yang dilakukan oelah ketua kelompok maka pada saat pelaksanaan MAD Penetapan Usulan di kecamatan Badau desa Pegantungan dikenakan sanksi lokal tidak dapat ikut terdanai di PNPM 2008 dan wajib tetap mengembalikan tunggakan pinjaman dan menyelesaikan permasalahan penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh ketua kelompok.

22/09/2008 Sebagai akibat belum terselesaikannya permasalahan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 106 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Belitung Badau Pegantungan

TANGGAL Kejadian Diketahui 20-Jun-08 20-Jun-08
Ketua Kelompok Nyiur Melambai II telah memakai secara pribadi uang cicilan anggota yang semestinya disetorkan ke UPK pada bulan Juni 2008. Jumlah tertunggak khusus bulan Juni menjadi Rp. 934.000,- termasuk di dalamnya cicilan ketua sebagai peminjam. Jumlah penyimpangan dana Rp 561.000 1)Agar FK bersama stakeholder di kecamatan melakukan persuasi kepada ketua kelompok guna menyepakati dan menjadwal pengembalian dan pembayaran dana tsb. 2)Fas Kab agar melakukan IST dan penguatan kepada FK dan UPK terkait pengelolan dana SPP dan pendampingan kelompok . Serta UPK dan FK agar senantiasa bekoordinasi kepada TK PNPM Kecamatan dalam melakukan tahapan penanganan masalah, 3)Perlu kiranya masalah ini dibahas di musyawarah desa sebagi pembelajaran masyarakat dan menjadi media penyelesaian masalah., 4)Fas Kab agar merekomendasikan kepada FK dan FT untuk bersama-sama UPK dan PjOK memfasilitasi masyarakat membentuk Tim Penanganan Pinjaman Bermasalah di desa atau Kecamatan, sehingga dapat diperoleh langkah penanganan yang paling tepat. Dana cicilan pinjaman dari setoran anggota lainnya (4 orang anggota) sejumlah Rp. 747.200 disetorkan ke UPK termasuk cicilan pribadi sebagai peminjam sebanyak Rp. 186.800 dibayar lunas.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
FK/FT agar segera memfasilitasi kecamatan untuk membentuk Tim Penyehatan Pinjaman Bermasalah

STATUS 07/11/2008 Dalam rakor dan IST kabupaten disampaikan kepada

Proses Non Litigasi

15/11/2008 Berdasarkan investigasi FK dan UPK menemui ibu

Magdalena ( ketua kelompok Nyiur Melambai II ) bahwa yang bersangkutan masih beritikad baik akan mengembalikan dana yang terpakai dan melunasi sisa angsuran yang menunggak dengan Camat dan PJOK Kec. Agar segera membentuk Tim Penyehatan Pinjaman Bermasalah

21/11/2008 Fas Kab bersama PJOK Kabupaten berkoordinasi

18/12/2008 FK mensosialisasikan Tim Penyehatan pinjaman

bermasalah kepada Pemdes, TPK, KPMD agar segera dibentuk di tingkat desa

19/12/2008 Tim Penyehatan Pinjaman bermasalah di bentuk

dengan keanggotaan dari unsur BPD,Kadus,Tomas,TPK, KPMD dan salah satu Ketua Kelompok SPP

29/12/2008 Ibu Magdalena beritikad baik dan menyanggupi untuk
membayar angsuran dan dana yang sudah dipakai dengan kesanggupan Rp 50.000/bln

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1902-2-21042010-002-PNPM Perdesaan

934.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

934.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 107 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Belitung Selat Nasik Pulau Gersik

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Apr-09 30-Apr-09
Penyelesaian kegiatan berupa Rehab Gedung Serba Guna di desa Gresik Kecamatan Selat Nasik saat ini masih dalam tahap pelaksanaan, dan statusnya saat terhenti, Perubahan dari rencana awal hanya rehap menjadi bangunan baru menjadi salah satu alasan gedung tersebut belum bisa diselesaiakan Penanganan tindaklanjutnya diperbantukan ke Fas Kab Kabupaten Belitung Timur, Fas Kab agar melakukan koordinasi dengan Kepala Kantor BPMD Kabupaten Belitung terkait tindak lanjut penanganannya, lakukan rencana penanganan bersama pelaku PNPM MP di Kecamatan dan desa sehingga pekerjaan dapat tetap diselesaikan dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, lakukan langkah-langkah Pekerjaan dapat selesai sesuai dengan usulan masyarakat serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
mengunjungi Pulau Gresik, dengan harapan dapat diperoleh gambaran tentang maslah yang sebenarnya terjadi

STATUS 30/05/2009 Dilakukan identifikasi masalah oleh Fas Kab dengan

Proses Non Litigasi

30/06/2009 Dilakukan Musyawah Khuss guna membahas

tindaklanjut penangan permasalahan di desa Gresik dengan melibatkan Fasilitator, Satker Kabupaten, PjOK, UPK dan Tokoh Masyarakat desa Gresik

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 1903 : BANGKA BARAT
1 KODE KASUS : 1903-2-20042010-002-PNPM Perdesaan 2 9, Bangka Barat Kelapa Dendang 01-Okt-08 01-Apr-09
Jumlah anggota yang tertera dlm proposal tdk sama dgn jumlah anggota yg menerima dana (dana hanya dipakai oleh ketua kelompok, sementara 9 anggota lainnya hanya dipakai namanya saja oleh ketua kelompok/fiktif) dan menunggak s/d bulan Juni 2009 sebesar Rp. 10.000.000,(Rp. 1.375.000,- yg merupakan kekurangan angsuran bulan Feb'09 dan Rp. 8.625.000,- untuk angsuran bln Maret '09 s/d Juni 2009) 1. FK, FT dan TV agar tdk menyetujui proposal dari kelompok ybs dlm permohonan pinjaman yg bersumber dr dana BLM dan dana bergulir dikemudian hari, dan diminta lebih intens dalam memverifikasi setiap proposal yg masuk. 2. Diminta kpd FK dan FT dan UPK lebih intensif melakukan penagihan kpd kelompok ybs. Tunggakan angsuran pengembalian SPP kembali sesuai dengan tanggal jatuh tempo.

01/04/2009 Investigasi oleh FK yang baru, dari 8 orang nama2 yg

tertera dlm proposal di ketahui bahwa nama mereka hanya dipinjam untuk memenuhi syarat permohonan pinjaman, padahal dana sebesar Rp. 25.000.000,semuanya digunakan oleh Dewi Harahap selaku Ketua Kelompok, dan sisanya sebesar Rp. 5.000.000,digunakan oleh Suhartono teman dari ketua kelompok tsb. Pada saat dilakukan konfirmasi thd dewi Harahap, dia mengakui hal tsb dan berjanji akan membayar tunggakan angsuran tsb. kelompok belum mengangsur tunggakannya, maka FK Kecamatan mengumpulkan semua nama2 peminjam yg tertera dalam proposal usulan dan mengundang juga Kades serta ketua kelompok (dewi harahap) untuk membahas tunggakan tsb. Pertemuan ini dihadiri oleh Sekdes, kedelapan org yg namanya digunakan oleh dewi harahap dan ybs sendiri. Pada pertemuan ini Ketua Kelompok membuat surat pernyataan yg isinya akan membayar semua tunggakannya dan melunasi s/d akhir jatuh tempo pinjamannya. dua kali membayar tunggakan sebesar Rp. 3.000.000,dan Rp. 2.875.000,- sehingga total tunggakannya tinggal Rp. 4.125.000,-

Proses Non Litigasi

22/05/2009 Sampai dengan awal Bulan Mei 2009, ternyata ketua

01/06/2009 Pada Bulan Juni 2009 ketua Kelompok (Dewi Harahap)

31/08/2009 Untuk Bulan Agustus '09 ada pengembalian tunggakan

sebesar Rp. 2 875.000,- sehingga tunggakannya masih ada sebesar Rp. 7.125.000,- dan ybs berjanji akan melunasi bulan depan.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 108 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bangka Barat Kelapa Dendang

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Okt-08 01-Apr-09
Jumlah anggota yang tertera dlm proposal tdk sama dgn jumlah anggota yg menerima dana (dana hanya dipakai oleh ketua kelompok, sementara 9 anggota lainnya hanya dipakai namanya saja oleh ketua kelompok/fiktif) dan menunggak s/d bulan Juni 2009 sebesar Rp. 10.000.000,(Rp. 1.375.000,- yg merupakan kekurangan angsuran bulan Feb'09 dan Rp. 8.625.000,- untuk angsuran bln Maret '09 s/d Juni 2009) 1. FK, FT dan TV agar tdk menyetujui proposal dari kelompok ybs dlm permohonan pinjaman yg bersumber dr dana BLM dan dana bergulir dikemudian hari, dan diminta lebih intens dalam memverifikasi setiap proposal yg masuk. 2. Diminta kpd FK dan FT dan UPK lebih intensif melakukan penagihan kpd kelompok ybs. Tunggakan angsuran pengembalian SPP kembali sesuai dengan tanggal jatuh tempo.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
maka ybs bersedia melunasi tunggakannya dgn membayar Rp. 2.000.000,- tiap bulannya dan diatas tgl 15 setiap blnnya. Untuk Bulan Okt '09 tunggakan dibayar sebesar Rp. 2.000.000,-

STATUS 10/10/2009 Sth Ketua klpk (Dewi Harahap) ditemui dirumahnya,

Proses Non Litigasi

31/12/2009 Untuk Bulan Nov '09 dan Des '09, ada pengembalian
dari ketua kelompok eforbia, sesuai dengan yang dijanjikan pada bulan lalu.

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1903-2-20042010-003-PNPM Perdesaan 2 9, Bangka Barat Kelapa Kayu Arang 01-Okt-08 01-Apr-09

30.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

30.000.000

Jumlah anggota yang tertera dlm proposal tdk 1. FK, FT dan TV agar tdk menyetujui proposal sama dgn jumlah anggota yg menerima dana dari kelompok ybs dlm permohonan pinjaman yg (dana hanya dipakai oleh ketua kelompok bersumber dr dana BLM dan dana bergulir sebesar Rp. 20.000.000,- sementara 9 anggota dikemudian hari, dan diminta lebih intens dalam lainnya hanya dipakai namanya saja oleh ketua memverifikasi setiap proposal yg masuk. 2. kelompok/fiktif) dan menunggak s/d bulan Juni Diminta kpd FK dan FT dan UPK lebih intensif 2009 sebesar Rp. 2.833.400,(yg melakukan penagihan kpd kelompok ybs. merupakan kekurangan angsuran bulan April '09 sebesar Rp. 916.700,- dan untuk angsuran bln Juni '09 sebesar Rp. 1.916.700,- )

Tunggakan angsuran pengembalian SPP kembali sesuai dengan tanggal jatuh tempo.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 1903-2-21042010-005-PNPM Perdesaan 2 2, Bangka Barat Kelapa Tugang 01-Apr-09 01-Mei-09
Angsuran ke-empat (bulan april 2009) sebesar Rp. 3.833.400,- disetor oleh kelompok ke PjOK (Kwitansi ada), dan oleh PjOK tdk disetor ke UPK.

20.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana angsuran kelompok Perguliran Desa Tugang yg ada pada PjOK dapat dikembalikan dan disetor ke rekening SPP

0

Sisa Rp.

20.000.000

Agar FK, FT dan UPK tetap menagih kpd PjOK angsuran dari kelompok tsb, dgn membawa dan menunjukkan kwitansi pembayaran yg telah di ttd oleh PjOK

01/06/2009 Setelah dilakukan penagihan ke klpk SPP maka

diketahui bahwa kelompok sdh menyetor ke PjOK dilengkapi dgn kwitansi pembayaran, tetapi PjOK menyangkal hal tsb.

Proses Non Litigasi

31/08/2009 Sampai akhir Agustus belum ada pengembalian dana

30/09/2009 Setelah ditemukan antara TPK dan PjOK maka akhirnya
PjOK mengakui bahwa memang angsuran tsb dibayar ke dia dan PjOK berjanji akan mengembalikan dana pengembalian SPP yg telah dibayarkan dan terpakai olehnya dengan cara mencicil, tp sd akhir bulan sept PjOK belum mencicil angsuran yg telah terpakai olehnya tsb.

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

3.688.400

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

3.688.400 Halaman 109 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

LOKASI - 1904 : BANGKA TENGAH
1 KODE KASUS : 1904-2-21042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Bangka Tengah Simpang Katis 31-Mar-09 31-Mar-09
Terjadi tunggakan angsuran SPP beberapa kelompok di desa Katis, Simpang Katis dan Teru 1. Lakukan identifikasi langsung ke kelompok2 utk mengetahui penyebab terjadinya pinjaman bermasalah. 2. Lakukan penilaian utk menentukan Kategori Masalah pinjaman. 3. Fasilitasi diadakannya pertemuan kelompok guna umpan balik dan membahas upaya penyelesaian pinjaman bermasalah Kelompok2 melunasi angsuran kredit yang tertunggak dan mampu membayar kewajiban kredit secara tepat waktu

31/03/2009 FK dan UPK mendatangi pengurus2 kelompok utk

menanyakan penyebab tunggakan kredit. Penyebab : Rata2 kegiatan usaha anggota mengalami penurunan selama bbrp bulan terakhir ini

Proses Non Litigasi

22/04/2009 Pengurus Kelompok yang menunggak meminta

kelonggaran, yaitu tanggal jatuh tempo angsuran yang jatuh di akhir bulan agar dimundurkan menjadi tanggal di awal bulan berikutnya

13/05/2009 FK berkordinasi dg PJOK untuk mengeluarkan surat yg
sifatnya mengingatkan kepada kelompok2 yang menunggak agar segera melunasi pembayaran angsuran SPP yg tertunggak

26/08/2009 Dilaksanakan Pertemuaan Kelompok SPP Dagang

untuk membahas permasalahan Tunggakan Angsuran kredit Kelompok. Disepakati utk membayar angsuran tunggakan sebesar Rp. 14.800.000,-

20/09/2009 Kelompok Dagang Desa Teru membayar angsuran

tunggakan sebesar Rp. 6,5 juta. Demikian juga dgn Kelompok2 lain telah mengangsur pelunasan tunggakan dalam jumlah yang signifikan

31/12/2009 Kelompok2 SPP yang menunggak angsuran SPP
sebagian besar telah melunasi tunggakkannya. Sedangkan kelompok Dagang Desa Teru masih menyisakan tunggakkan sebesar 800 ribu dan berkomitmen untuk segera melunasinya.

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 1904-2-21042010-002-PNPM Perdesaan 1 9, Bangka Tengah Sungai Selan 31-Mar-09 31-Mar-09
Terjadi tunggakan (satu bulan) angsuran SPP beberapa kelompok di Kelurahan Sungai Selan dan Desa Sungaiselan Atas

Nilai Pengembalian Rp.
1. Lakukan identifikasi langsung ke kelompok2 utk mengetahui penyebab terjadinya pinjaman bermasalah. 2. Lakukan penilaian utk menentukan Kategori Masalah pinjaman. 3. Fasilitasi diadakannya pertemuan kelompok guna umpan balik dan membahas upaya penyelesaian pinjaman bermasalah Kelompok2 melunasi angsuran kredit yang tertunggak dan mampu membayar kewajiban kredit secara tepat waktu

0

Sisa Rp.

31/03/2009 FK dan UPK mendatangi pengurus2 kelompok utk

menanyakan penyebab tunggakan kredit. Penyebab : Rata2 kegiatan usaha anggota mengalami penurunan selama bbrp bulan terakhir ini

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 110 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bangka Tengah Sungai Selan

TANGGAL Kejadian Diketahui 31-Mar-09 31-Mar-09
Terjadi tunggakan (satu bulan) angsuran SPP beberapa kelompok di Kelurahan Sungai Selan dan Desa Sungaiselan Atas 1. Lakukan identifikasi langsung ke kelompok2 utk mengetahui penyebab terjadinya pinjaman bermasalah. 2. Lakukan penilaian utk menentukan Kategori Masalah pinjaman. 3. Fasilitasi diadakannya pertemuan kelompok guna umpan balik dan membahas upaya penyelesaian pinjaman bermasalah Kelompok2 melunasi angsuran kredit yang tertunggak dan mampu membayar kewajiban kredit secara tepat waktu

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
ikut memfasilitasi kelompok yang menunggak agar memprioritaskan pembayaran angsuran SPP yang tertunggak

STATUS 28/04/2009 FK dan UPK berkordinasi dgn Kades dan TPK untuk

Proses Non Litigasi

30/05/2009 FK berkordinasi dg PJOK untuk mengeluarkan surat yg
sifatnya mengingatkan kepada kelompok2 yang menunggak agar segera melunasi pembayaran angsuran SPP yg tertunggak

22/07/2009 Diadakan pertemuan Kelompok2 SPP Kelurahan

Sungai Selan utk bahas permsalahan dan upaya penyelesaian tunggakan. Disepakati Kelompok2 akan diberi perpanjangan waktu pengembalian kredit dari 10 bulan jadi 12 bulan sebagian telah melunasi tunggakkannya sedangkan kelompok2 yang belum lunas masih mengangsur cicilan dan tetap berkomitmen untuk melunasinya.

31/12/2009 Kelompok2 SPP yang menunggak angsuran SPP

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 2102 : BINTAN
1 KODE KASUS : 2102-2-12072010-002-PNPM Perdesaan 1 4, Bintan Tambelan 23-Nop-09 28-Des-09
Surat Peringatan (SP 1) Kepada Saudara Yudi segera dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja Astira Yusuf (Fasilitator Teknik Kec. Tambelan), (PHK), dari Fasilitator Kabupaten Bintan, No : 36/FasKab.Bintan/PNPM-MPd/XII-2009, Tentang : Pemangkiran dan atau telah meninggalkan lokasi tugas tanpa sepengetahuan supervisor sejak Tanggal :23 s/d 26 September 2009 dan 23 November 2009 s/d 31 Desember 2010, dan Pelanggaran Kode Etik Konsultan, bahwa yang bersangkutan tersebut telah meminjam dan atau menggunakan Dana (DOK Pelatihan Masyarakat),

29/10/2009 UPK dan TPK Kp. Melayu Malepor ke PjOK untuk
ditindaklanjuti PjOK membuat laporan ke Satker

Proses Non Litigasi

25/12/2009 FT (Yudi Astra Yusuf) menjanjikan akan membayar

pada wal Maret 2010 kepada TPK dengan membuat surat pernyataan ditas materai.

15/01/2010 FT (Yudi Astira Yusuf) telah di PHK oleh Program
pertengahan Februari 2010

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 111 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bintan Tambelan

TANGGAL Kejadian Diketahui 23-Nop-09 28-Des-09
Surat Peringatan (SP 1) Kepada Saudara Yudi segera dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja Astira Yusuf (Fasilitator Teknik Kec. Tambelan), (PHK), dari Fasilitator Kabupaten Bintan, No : 36/FasKab.Bintan/PNPM-MPd/XII-2009, Tentang : Pemangkiran dan atau telah meninggalkan lokasi tugas tanpa sepengetahuan supervisor sejak Tanggal :23 s/d 26 September 2009 dan 23 November 2009 s/d 31 Desember 2010, dan Pelanggaran Kode Etik Konsultan, bahwa yang bersangkutan tersebut telah meminjam dan atau menggunakan Dana (DOK Pelatihan Masyarakat),

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dana yang masih terutang akibat pinjaman yudi astira yusuf dan untuk dana UPK akan ditanggung oleh pengurus UPK.

STATUS 28/04/2010 Desa akan melakukan MD Khusus untuk mengganti

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 2102-2-12072010-003-PNPM Perdesaan 1 4, Bintan Teluk Bintan 31-Des-09 10-Feb-10
1. Meminjam dana TPK Desa Penaga Kec. PHK Teluk Bintan untuk kepentingan pribadi sejumlah Rp. 3.000.000,- dan telah dikembalikan Rp. 1.000.000,-, sisa yang belum dikembalikan sejumlah Rp. 2.000.000,2. Meminjam dana TPK Desa Tembeling Kec. Teluk Bintan untuk kepentingan pribadi sejumlah Rp. 2.000.000,-; 3. Dan atas temuan tersebut ada indikasi lebih dari yang tersebut, dan hal ini masih menunggu hasil investigasi lanjutan

6.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

6.000.000

28/02/2010 Dari masing-masing Ketua TPK telah membuat

pernyataan atas peminjaman uang tersebut oleh M.Faisal (FK Kec. Teluk Bintan), dan hal ini akan kami tindaklanjuti dengan melakukan investigasi lanjutan. Dari proses pemanggilan yang dihadiri oleh Satker Provinsi, Faskab dan Faskeu, pada tanggal 08 Maret 2010, yang bersangkutan (M. Faisal) telah mengakui atas perbuatan dan atau tindakan yang telah dilakukan. Dan yang bersangkutan bersedia akan mengganti dana program yang telah dipakai

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 2102-2-19042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Bintan Gunung Kijang 01-Mar-09 01-Apr-09

5.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

5.000.000

Penyimpangan dana Setoran SPP kelompok Al FK supaya mempasilitasi penanganan masalah Iman sebesar Rp. 3.500.000 (Dua juta sembilan tersebut agar ada kejelasan dalam penanganan ratus dua belas ribu dua ratus lima puluh masalah. rupiah).

Dana Kembali

Akan dibahas kembali pada MAD prioritas usulan tahun 2009

Proses Non Litigasi

30/04/2009 UPK, TPK beserta FK berkoordinasi dengan Kepala

Desa BPD, RT, RW serta seluruh kelompok yang ada di Desa Teluk Bakau dengan membuat surat pernyataan bersama keberatan dari seluruh kelompok.

Nilai Penyimpangan Rp.

3.500.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

3.500.000

LOKASI - 2103 : NATUNA
1 KODE KASUS : 2103-2-19042010-002-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 112 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Natuna Bunguran Timur

TANGGAL Kejadian Diketahui 09-Mei-10 09-Mei-10
FK teridentifikasi menyalahgunakan dana bantuan dari Pemda untuk Inventaris UPK, dimana dana sebesar Rp. 35.000.000,langsung dikelola (dipegang) oleh FK (Farahwati) dengan alasan karena minta untuk dibelanjakan inventaris di Tanjungpinang karena harga lebih murah. Ada tambahan hasil investigasi ybs menggunakan Setoran Kelompok SPP dan sebagai Pemanfaat (Peminjam) sebesar : Rp. 49.169.600,Untuk dilakukan proses klarifikasi dan investigasi, dan jika dikemudian hari terbukti secara sah melakukan tindakan penyalahgunaan dan atau penyelewengan dana, maka hal tersebut untuk ditindaklanjuti pada proses lanjutan (MKE) dan atau PHK Dana Kembali

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dijanjikan FK sangat lamban dan sampai saat itu masih ada beberapa barang yang belum teralisasi namun sudah dimasukan dalam daftar inventaris UPK Rp. 780.000,- serta ada biaya renovasi kantor UPK (Rp. 2.250.000) belum terealisasikan namun danya dipegang oleh FK, sehingga Faskab membuat Surat Teguran I untuk FK (Farahwati) agar segera merealisasikan dan mengembalikan sisa dana inventaris tersebut serta membuat LPD lengkap. (Farahwati) karena sampai beberapa kali teguran lisan baik saat rakor bulanan atau saat monitoring ternyata masih belum ada tindak lanjut terhadap Surat Teguran I, selain itu dari beberapa barang yang dibelanjakan masih belum dilengkapi dengan bukti pembelian dan ada indikasi mark up harga. penggunaan dana inventaris UPK serta berjanji akan membuat LPD paling lambat pada hari Sabtu tanggal 17 Oktober 2009.

STATUS 15/06/2009 Realisasi pembelian barang inventaris UPK yang

Proses Non Litigasi

01/10/2009 Faskab membuat Surat Teguran II kepada FK

14/10/2009 FK (Farahwati) membuat surat pernyataan tentang

19/10/2009 Farahwati menyampaikan LPD dan ternyata dari LPD

dan ternyata dari LPD tersebut terindikasi kuat mark up harga. Dana yang dilaporkan Rp 6.682.399

09/11/2009 Sdri. Farahwati (FK Kecamatan Bunguran Timur) telah
melakukan pembayaran cicilan penggunaan dan atau penyelewengan Dana Setoran dan Dana Bantuan Operasional UPK sejumlah Rp. 6.682.399,-.

09/11/2009 Klarifikasi Farahwati didepan SP2M, Faskab, Faskeu

dan Fastekab dimana Farahwati mengakui bahwa dia yang membelanjakan dana bantuan inventaris UPK dan akan mengembalikan sisa dana yang belum di belanjakan Rekomendasi PHK Farah Wati atas tindakannya melanggar kode etik.

11/11/2009 Faskab membuat surat kepada Korprov Kepri tentang

03/12/2009 Ada pengakuan dari Ketua Kelompok Anugrah

Kelurahan Ranai Darat (JARIANA) yang menyatakan bahwa FARAHWATI ikut meminjam dana SPP di kelompok tersebut sebesar Rp. 10.000.000,- dan sampai saat ini belum dibayar. Kejadianini tanpa sepengetahuan UPK.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 113 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Natuna Bunguran Timur

TANGGAL Kejadian Diketahui 09-Mei-10 09-Mei-10
FK teridentifikasi menyalahgunakan dana bantuan dari Pemda untuk Inventaris UPK, dimana dana sebesar Rp. 35.000.000,langsung dikelola (dipegang) oleh FK (Farahwati) dengan alasan karena minta untuk dibelanjakan inventaris di Tanjungpinang karena harga lebih murah. Ada tambahan hasil investigasi ybs menggunakan Setoran Kelompok SPP dan sebagai Pemanfaat (Peminjam) sebesar : Rp. 49.169.600,Untuk dilakukan proses klarifikasi dan investigasi, dan jika dikemudian hari terbukti secara sah melakukan tindakan penyalahgunaan dan atau penyelewengan dana, maka hal tersebut untuk ditindaklanjuti pada proses lanjutan (MKE) dan atau PHK Dana Kembali

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
menyampaikan bahwa Tanahnya sudah ada yang akan membelinya dan sudah memberi uang muka Rp. 2.500.000,- dan uang tersebut diserahkan ke FasKab sebagai angsuran pengembalian. Sisa yang belum dibayar akan dilunasi bila tanah tersebut sudah dibayar lunas oleh pembelinya karena yang membeli tanah masih berada di Jakarta urusan dinas. Hal ini katanya sudah disampaikan ke SP2M diprovinsi.

STATUS 24/12/2009 Pada tanggal 24 Desember 2009 Farahwati

Proses Non Litigasi

05/03/2010 Faskeu, faskab bersama SP2M menjumpai orang tua

sdr. Farahwati ditanjungpinang dan menyampaikan permasalahan penyimpangan dana yang dilakukan farahwati. Orang tua sdr. Farahwati berjanji akan bertanggungjawab dan akan mengadakan musyawarah dengan keluarga untuk menyelesaikan masalah tersebut

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 2103-2-19052010-003-PNPM Perdesaan 2 4, Natuna Palmatak 22-Agust-08 Penyelewengan dana SPP dan DOK oleh Andi 26-Okt-08

84.169.600

Nilai Pengembalian Rp.
Dana Kembali

9.182.399

Sisa Rp.

74.987.201

FK, Fas Kab/Fas T Kab dan pelaku PNPM Refansyah (Fasilitator Teknik) Kec. Palmatak lainnya supaya memantau perkembangan Kab. Natuna sebesar Rp.24.495.800 (Dua puluh penanganan kasus yang telah ada dikepolisian. empat juta empat ratus sembilan puluh lima delapan ratus rupiah)

Menindaklanjuti hasil temuan tersebut maka Faskab menyampaikan rekomendasi kepada Adwil untuk Penundaan Gaji FT yang bersangkutan

Proses Non Litigasi

28/10/2008 Faskab melakukan investigasi awal dan mendapatkan

pengakuan dari Bendahara dan Sekretaris UPK bahwa FT (Andi Reffansyah Putra) telah beberapa kali meminta dana SPP dan DOK. FT meminta dana dari bendahara UPK (Era Soparia) sebanyak 3 kali sejak tanggal 25 September 2008 s/d 23 Oktober 2008 total sebesar Rp. 19.461.700,- sedangkan dari sekretaris UPK (Maharani) sebanyak 6 kali sejak tanggal 22 Agustus 2008 s/d 25 Oktober 2008 total sebesar Rp. 9.107.400,- (kronologis dan surat pernyataan terlampir). tanggal 5 November 2008 dia akan langsung berangkat dari Palembang ke Ranai Natuna untuk mengikuti rakor kabupaten, karena pamannya juga meninggal dunia.

02/11/2008 Faskab mendapat informasi dari FT bahwa rencananya

10/11/2008 1) Berdasarkan temuan hasil investigasi awal, Faskab

menyampaikan Surat Peringatan II (SP II) kepada FT (Andi Reffansyah Putra) , 2) Hasil koordinasi dengan SP2M, Faskab menyampaikan kepada KM Prov rekomendasi PHK terhadap FT (Andi Reffansyah Putra)

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 114 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Natuna Palmatak

TANGGAL Kejadian Diketahui 22-Agust-08 Penyelewengan dana SPP dan DOK oleh Andi 26-Okt-08
FK, Fas Kab/Fas T Kab dan pelaku PNPM Refansyah (Fasilitator Teknik) Kec. Palmatak lainnya supaya memantau perkembangan Kab. Natuna sebesar Rp.24.495.800 (Dua puluh penanganan kasus yang telah ada dikepolisian. empat juta empat ratus sembilan puluh lima delapan ratus rupiah) Dana Kembali

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Putra) yang juga dihadiri oleh SP2M, Faskab dan Fas T kab. Dan FT mengakui perbuatannya dan akan mengembalikan dana yang dipinjamnya Rp. 7.500.000,paling lambat tanggal 20 November 2008. Sedangkan dana-dana lain telah dimasukan ke Rekening dan sebagian direalisasikan untuk penggunaan DOK. 2)Hasil klarifikasi tersebut akan ditindaklanjuti dengan mempertemukan FT dan UPK dan mengadakan audit keuangan UPK serta pengecekan terhadap print out Rekening telah menyetor Dana DOK dan pengembalian SPP kerekening pada tanggal 10 Desember 2008 ternyata tidak ada setoran.

STATUS 13/11/2008 1)Diadakan klarifikasi dengan FT (Andi Reffansyah

Proses Non Litigasi

22/11/2008 Fas-kab melakukan Cross cek atas pengakuan Andi

24/11/2008 Fas-kab berkoordinasi dengan Camat dan PjOK tindak
lanjut permasalahan dan disepakati diadakan MAD Khusus pada tanggal 26 November 2008.

25/11/2008 Faskab mempertemukan Andi dengan Ketua UPK dan
menanyakan kesungguhan untuk pengembalian dana dengan membuat Surat pernyataan mengembalikan uang yang dipakainya paling lambat tanggal 1 Desember 2008 dengan Jaminan Ijazah S1 milik Andi

26/11/2008 Telah diadakan MAD Khusus yang dihadiri utusan desa,
Camat, Kapolsek, Ketua BKAD, BP-UPK,FK dan Fas Kab. Menyampaikan kronologis kejadian dan penanganan yang telah dilakukan dan meminta pertanggungjawaban Andi kepada Masyarakat dan Andi mengakui dana yang disalah gunakan sebesar Rp. 24.495.800,- dengan Rincian dari Bendahara UPK (Rp. 8.461.700,- + Rp. 5.000.000,- + Rp. 2.000.000,-) dari Sekretaris UPK (Rp. 933.400,- + Rp. 2.500.000,-), dari Kelompok SPP Mawar (Rp. 1.167.000,- + Rp. 1.167.000,-) dari kelompok Kelinci (Rp. 1.866.700,- dan Kelompok Hadroh (Rp. 1.400.000,-) dan dana DOK masih perlu bukti pertanggung jawaban Rp. 7.170.000,dan Forum menyepakati diberikan waktu kepada Andi paling lambat tanggal 1 Desember 2008 dengan membuat perjanjian tertulis bermaterai, jika tidak dilunasi pada batas waktu tersebut diproses secara Hukum dengan kesepakatan Ketua BKAD atas nama masyarakat yang akan membuat pengaduan kepada Kepolisian. Palmatak. Diperoleh informasi bahwa masalah Andi sudah dikoordinasikan oleh Kapolsek Palmatak dengan Kapolres Kab. Natuna serta Kapolres Kab. Lingga.

02/12/2008 FK berkoordinasi dengan Kapolsek Kecamatan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 115 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Natuna Palmatak

TANGGAL Kejadian Diketahui 22-Agust-08 Penyelewengan dana SPP dan DOK oleh Andi 26-Okt-08
FK, Fas Kab/Fas T Kab dan pelaku PNPM Refansyah (Fasilitator Teknik) Kec. Palmatak lainnya supaya memantau perkembangan Kab. Natuna sebesar Rp.24.495.800 (Dua puluh penanganan kasus yang telah ada dikepolisian. empat juta empat ratus sembilan puluh lima delapan ratus rupiah) Dana Kembali

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 26/12/2008 FK berkoordinasi dengan Kapolsek Palmatak. Diperoleh Proses Non informasi bahwa status Andi sudah terdaftar sebagai Litigasi
Daftar Pencarian Orang (DPO).

22/01/2009 SP2M berkoordinasi dengan Kanit Sersan Kecamatan

Palmatak (Gultom). Gultom mengatakan bahwa masyarakat Palmatak telah melaporkan Sdr. Andi Refansyah Putra (Mantan Fasilitator Teknik Palmatak) ke Mapolsek Palmatak dengan kasus penggelapan dana selanjutnya Gultom mengatakan bahwa status adalah Buron dan termasuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Surat keterangan bahwa Andi Reffansyah Putra termasuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) akan segera diterbitkan. Daftar Pencarian Orang (DPO) ditandatangani Kepala Kepolisian Sektor Palmatak (Dedi Suryaman).

11/02/2009 Keterangan bahwa Andi Refansyah Putra masuk dalam

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 2103-2-20052010-004-PNPM Perdesaan 2 9, Natuna Bunguran Timur Sepempang 31-Jan-09 31-Jan-09
Penyimpangan dana Setoran SPP oleh Ketua Kelompok Cempaka (FATIMAH) sebesar Rp. 3.866.000 (Tiga juta delapan ratus enam puluh enam ribu rupiah)

24.495.800

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

24.495.800

FK supaya mempasilitasi penanganan masalah tersebut agar ada kejelasan dalam penanganan masalah.

Dana Kembali

20/01/2009 Ketua kelompok cempaka mengakui bahwa dana

tersebut dipakai untuk keperluan pribadi, yang bersangkutan siap mengangsur Rp. 500.000 perbulan.

Proses Non Litigasi

01/02/2009 Fatimah membayar dana sebesar Rp. 100.000 (Seratus
ribu rupiah) sehingga sisa dana yang belum dibayar sebesar Rp. 3.266.000,- (tiga juta dua ratus ribu enam puluh enam ribu rupiah)

01/04/2009 Camat mengirim surat kepada Kepala Desa

Sepempang agar Kepala Desa mengambil langkah penanganan yang terjadi pada kelompok. Kepala Desa berjanji akan menindaklanjuti surat dari camat tersebut.

08/05/2009 Upaya Kades (baru terpilih) mengambil langkah

penyelesaian dengan mengumpulkan anggota kelompok/pengurus, hasil kesepakatan dana akan dikembalikan pada bulan Juni 2009. Pelaku membuat surat perjanjian yang ketahui Kades.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 116 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Natuna Bunguran Timur Sepempang

TANGGAL Kejadian Diketahui 31-Jan-09 31-Jan-09
Penyimpangan dana Setoran SPP oleh Ketua Kelompok Cempaka (FATIMAH) sebesar Rp. 3.866.000 (Tiga juta delapan ratus enam puluh enam ribu rupiah) FK supaya mempasilitasi penanganan masalah tersebut agar ada kejelasan dalam penanganan masalah. Dana Kembali

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Kec. Bunguran Tengah, FK Kec. Bunguran Timur bersama FK Kec. Bunguran Tengah mengadakan peretmuan dengan Kades dan Kelompok menghasilkan kelompok belum dapat melunasi tunggakan SPP dan Kepala Desa Harapan Jaya menyatakan bertanggung jawab terhadap penyelesaiaan kegiatan paling lambat pada Bulan Desember 2009 tunggakan sudah lunas. permasalahan Tunggakan SPP desa Harapan Jaya Sebesar Rp. 39.000.000,- disepakati Desa Harapan Jaya tetap diikutkan pada perioritas usulan dengan catatan sebagai penanggung jawab penyelesain permasalahan adalah Kepala Desa, Jika proposal desa Harapan Jaya didanai, sebelum pencairan dana BLM tahap I tunggakan harus Lunas minimal 50 % dan sebelum pencairan dana Tahap ke III telah Lunas 100 % dan propoasal kegiatan SPP tidak diikutkan pada perioritas usulan

STATUS 27/07/2009 Desa Harapan Jaya masuk ke wilayah Kec. Pemekaran

Proses Non Litigasi

28/07/2009 Pada Kegiatan MAD II perioritas usulan dibahas status

Nilai Penyimpangan Rp.

3.866.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

3.866.000

LOKASI - 2104 : LINGGA
1 KODE KASUS : 2104-2-12072010-003-PNPM Perdesaan 1 4, Lingga Lingga 04-Sep-08 12-Des-09
Memalsukan tandatangan kuitansi dana bantuan Disain RAB TA. 2008 pada Ketua TPK, yang sebenarnya Ketua TPK tersebut tidak pernah menerima dana bantuan Disain RAB tersebut ; Berinisiatif mengambil dan atau meminta dana DOK Perencanaan yang peruntukannya untuk Dana Bantuan Disain RAB, kepada UPK, dengan perincian pengambilan dua (2) kali pengambilan, Pengambilan I : pada tanggal 11 Juni 2009, sejumlah Rp. 2.000.000,-, pengambilan II : Rp. 3.600.000,- pada tanggal 04 September 2009. FK dan FT Kec. Lingga Kab. Lingga untuk melakukan klarifikasi dan investigasi lapang terhaddap temuan tersebut, dan hasil klarifikasi dan investigasi menyatakan bahwa Sdr. Raihan Mufti (FK Kec. Lingga Kab. Lingga, terbukti melakukan tindakan yang benar nyatanya sesuai dengan atas dugaan dalam materi pelaporan (sudah)

29/10/2009 FT dan FK telahmengidentifikasi dan klarifikasi tentang
hasil temuan adanya penyalahgunaan dana oleh ketua UPK dan telah dikoordinasikan dengan PjOK dan telah dilaporkan kepada Fas-kab. Permasalahan sudah ditangani olehprovinsi

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 2104-2-12072010-004-PNPM Perdesaan 1 5, Lingga Senayang 25-Feb-10 25-Feb-10
Sdr. Wisang Adhi Saputra Alias Bintang. (Mantan Ketua UPK Kec. Senayang Kabupaten Lingga) Menyelewengkan atau menggunakan dan atau melakukan penggelapan dana setoran SPKP sebesar Rp.66.040.051,-, antara periode waktu yang bersangkutan bertugas sebagai Ketua UPK antara bulan Januari dan pebruari

5.600.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

5.600.000

berdasarkan keputusan MAD Khusus pada Tanggal 12 April 2010, memutuskan untuk dilaporkan pada pihak yang berwajib (Polisi), dan pada Tanggal 13 April 2010, yang bersangkutan dilaporkan di Kantor Polsek Senayang

12/04/2010 Yang bersangkutan bersikeras tidak mau

mengembalikan dana tersebut, dan tetap menginginkan proses ini dibawa pada wilayah hukum, dan selanjutnya berdasarkan keputusan MAD Khusus pada Tanggal 12 April 2010, memutuskan untuk dilaporkan pada pihak yang berwajib (Polisi), dan pada Tanggal 13 April 2010, yang bersangkutan dilaporkan di Kantor Polsek Senayang

Proses Litigasi (Kepolisian)

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 117 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lingga Senayang

TANGGAL Kejadian Diketahui 25-Feb-10 25-Feb-10
Sdr. Wisang Adhi Saputra Alias Bintang. (Mantan Ketua UPK Kec. Senayang Kabupaten Lingga) Menyelewengkan atau menggunakan dan atau melakukan penggelapan dana setoran SPKP sebesar Rp.66.040.051,-, antara periode waktu yang bersangkutan bertugas sebagai Ketua UPK antara bulan Januari dan pebruari berdasarkan keputusan MAD Khusus pada Tanggal 12 April 2010, memutuskan untuk dilaporkan pada pihak yang berwajib (Polisi), dan pada Tanggal 13 April 2010, yang bersangkutan dilaporkan di Kantor Polsek Senayang

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Polsek Senayang dan saat ini telah menjadi tahanan titipan di Lapas Lingga. Sambil menunggu proses lanjutan

STATUS 23/04/2010 Yang bersangkutan telah ditahan oleh 23 April 2010, di

Proses Litigasi (Kepolisian)

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 2104-2-12072010-005-PNPM Perdesaan 1 5, Lingga Lingga 16-Okt-09 17-Okt-09
Penyalahgunaan Dana Pengembalian Kelompok SPP oleh Mantan Ketua UPK (Sdr. Bahrumazi)

66.040.051

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

66.040.051

PHK / Non aktif menandatangani kesanggupan pengembalian dana yang telah diselewengkan, dengan mencantumkam batas waktu penyelesaian pengembalian atas penggunaan dana yang telah diselewengkan;

Dana Kembali

03/03/2010 Koordinasi dengan Faskab tentang realisasi

pengembalian dana yang sangat lambat, disarankan agar cepat koordinasi dengan Camat dan PjOK agar Kecamatan Lingga tidak masuk "Kecamatan Bermalah"

Proses Non Litigasi

05/03/2010 Koordinasu dengan PjOK tentang hasil koordinasi
dengan Faskab, agar segera dilakukan dilakukan klarifikasi realisasi pengembalian dana yang diselewengkan oleh Sdr. Bahrumazi

06/03/2010 Pemanggilan Sdr. Bahrumazi oleh Camat dengan hasil :
'- Rencana pelelangan aset Sdr. Bahrumazi diforum MAD Khusus apabila dibulan April 2010 tidak segera dilunasi - Rencana dilaksanakan MAD Khusus untuk penyelesaian kasus ini - Alternatif pelunasan oleh pihak ketiga

10/03/2010 Pelaporan perkembangan kasus ini ke Faskab dan

SP2M (Bpk. Taufik) di Rakor Kabupaten, dengan hasil segera didampingi untuk koordinasi dengan PjOK secepatnya

11/03/2010 Koordinasi dengan PjOK tentang penyelesaian masalah
didampingi Faskeu, Fastekab, SP2M dan RMC2 Microfinance & Finacial Support (Bpk Pralambang Wicaksono) dihasilkan 2 alternatif penyelesaian masalah : 1. Dicarikan alternatif pinjaman pihak ketiga paling lambat bulan April 2010 2. Dilakukan pelelangan aset Sdr. Bahrumazi di Forum MAD Khusus mencari pihak ketiga untuk melunasi dana yang diselewengkan Sdr. Bahrumazi.

17/04/2010 Koordinasi dengan PjOK penggunaan alternatif 1 yaitu

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 118 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lingga Lingga

TANGGAL Kejadian Diketahui 16-Okt-09 17-Okt-09
Penyalahgunaan Dana Pengembalian Kelompok SPP oleh Mantan Ketua UPK (Sdr. Bahrumazi) PHK / Non aktif menandatangani kesanggupan pengembalian dana yang telah diselewengkan, dengan mencantumkam batas waktu penyelesaian pengembalian atas penggunaan dana yang telah diselewengkan; Dana Kembali

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
oleh pihak ketiga Rp. 25.000.000,- (Dua Puluh lima Juta Rupiah Tunai)

STATUS 28/04/2010 Pelunasan dana yang diselewengkan Sdr. Bahrumazi

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 2104-2-19042010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Lingga Senayang 01-Jan-09 01-Apr-09

46.048.335

Nilai Pengembalian Rp.

25.000.000

Sisa Rp.

21.048.335

Penyelewengan dana UEP, SPP, DOK FK supaya mempasilitasi penanganan masalah pelatihan dan Operasional UPK oleh bendahara tersebut agar yang bersangkutan UPK sebesar Rp. 6.669.848,mengembalikan dana tepat waktu sesuai dengan pernyataan yang dibuat.

Dana Kembali

23/04/2009 FK, UPK, PL dan BKAD, memanggil bendahara UPK

untuk menanyakan kesanggupan pembayaran uang tersebut.Yang bersangkutan siap mengembalikan dana pada tanggal 31 Mei 2009.

Proses Non Litigasi

30/05/2009 Di MAD sosialisasi 2009 di bahas dan forum

memutuskan bahwa ybs diberi penegasan batas waktu pengembalian yaitu 2 bulan terhitung Juni 2009 (pengembalian awal Agustus 2009.

31/10/2009 FK dan FT telah menindaklanjuti dengan menemui dan

telah difasilitasi agar Lurah memanggil ybs dalam forum MD III. Namun sampai saat ini ybs belum membayar dana yg telah disalahgunakan.

Nilai Penyimpangan Rp.

6.669.848

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

6.669.848

LOKASI - 3204 : BANDUNG
1 KODE KASUS : 3204-2-29042010-002-PNPM Perdesaan 2 9, Bandung Cimaung 01-Jul-08 01-Agust-08
Terjadi penyalahgunaan dana beberapa ketua kelompok di di 8 desa dengan total sebesar Rp 103.268.397 1. FK agar melakukan MAD khusus untuk menyepakati penjualan aset yang diserahkan pelaku melalui pelelangan sederhana. Dana kembali seluruhnya ke UPK atau dengan cara kompensasi harta

10/09/2008 Melakukan rapat koordiasi tingkat kecamatan yang

dihadiri oleh Sekcam, UPK, TP2, Kepala desa untuk menindaklajuti penyelesaian masalah di desa-desa kepada pelaku.

Proses Non Litigasi

23/09/2008 Ada pengembalian dana sebesar Rp.662.000;

28/10/2008 Ada pengembalian dana sebesar Rp.2.055.000;

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 119 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bandung Cimaung

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Jul-08 01-Agust-08
Terjadi penyalahgunaan dana beberapa ketua kelompok di di 8 desa dengan total sebesar Rp 103.268.397 1. FK agar melakukan MAD khusus untuk menyepakati penjualan aset yang diserahkan pelaku melalui pelelangan sederhana. Dana kembali seluruhnya ke UPK atau dengan cara kompensasi harta

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Rp.10.150.000,-

STATUS 31/12/2008 Ada pengembalian dana sebesar Rp.10.113.000 +

Proses Non Litigasi

29/01/2009 Ada pengembalian dana sebesar Rp.2.758.500;

03/07/2009 Ada pengembalian dana sebesar Rp.49.204.600; Jadi,
total pengembalian dana s/d tgl 03 Juli 2009 sebesar Rp.74.903.100;

Nilai Penyimpangan Rp.

103.268.397

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

103.268.397

LOKASI - 3205 : GARUT
1 KODE KASUS : 3205-2-03032010-002-PNPM Perdesaan 1 9, Garut Cisompet 29-Nop-08 29-Nop-08
Penyalewengan yang dilakukan oleh ketua kelompok dari setoran anggota sebesar Rp 20.000.000; 1. Membuat surat pernyataan telah menyelewengkan dana dan siap megembaliokan dan yang diselewengkan dalam 30 hari. Dana kembalu ke UPK paling lambat tanggal 30 Mei 2009 mellaui pengembalian tunai atau kompensasi harta.

30/04/2009 Ada pengembalian dana dari pelaku ke UPK sebesar
Rp.270.000;

Proses Non Litigasi

31/05/2009 Ada pengembalian dana dari pelaku ke UPK sebesar
Rp.5.000.000;

30/06/2009 Ada pengembalian dana dari pelaku ke UPK sebesar
Rp.5.000.000;

31/07/2009 Ada pengembalian dana dari pelaku ke UPK sebesar

Rp.2.000.000; Jadi, total dana yang telah dikembalikan s/d 31 Juli 2009 sebesar Rp. 12.270.000;

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3205-2-03032010-003-PNPM Perdesaan

20.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

20.000.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 120 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Garut Cihurip

TANGGAL Kejadian Diketahui 21-Mar-09 27-Apr-09
Dari hasil supervisi dan audit serta identifikasi oleh tim khusus terhadap penyelesaian penyelewengan di TPK yang tidak kunjung selesai, ditemukan bahwa terjadi penyelewengan dana yang dilakukan oleh Ketua UPK sebesar Rp 113.764.500 FK, PJOK/ Camat agar memfasilitasi penyelesaian masalah penyelwengan dana yang dilakukan oleh UPK dan harus selesai sampai dengan 30 April 2009 Dana kembali seluruhnya ke UPK.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 31/03/2009 laporan Fas-kab, ada pengembalian dana dari pelaku ke Proses Non UPK sebesar Rp 25,610,000 Litigasi

30/04/2009 laporan Fas-kab, ada pengembalian dana dari pelaku ke
UPK sebesar Rp 26,189,000; yang diambil dari Rekening UEP dan SPP 4 desa dan sebesar Rp. 1.799.000 diambil dari Opersional UPK. Dengan demikian, total dana yang telah dikembalikan sebesar Rp.51.799.000;

Nilai Penyimpangan Rp.

113.764.500

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

113.764.500

LOKASI - 3209 : CIREBON
1 KODE KASUS : 3209-2-28042010-006-PNPM Perdesaan 1 11, Cirebon Waled 01-Apr-08 24-Apr-08
Terjadi penggelapan setoran pinjman dari pemanfaat oleh para ketua kelompok dan TPK sebesar Rp 150,072,750 1. Dilakukan evaluasi progres terhadap up date terakhir penanganan permasalahan 2. Mendorong tindaklanjut kepada dana talangan Pemerintah Daerah. Dana kembali seluruhnya ke UPK.

30/05/2008 Tidak ada profres pengembalian dan ke UPK.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

205.130.220

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

205.130.220

LOKASI - 3210 : MAJALENGKA
1 KODE KASUS : 3210-2-29042010-003-PNPM Perdesaan 1 9, Majalengka Rajagaluh 01-Jan-08 10-Mar-08
Penyalahgunaan dana sebesar Rp 15.328.510 yang dilakukan oleh 2 orang ketua kelompok (Sdr. Soliha dan Sdr. Aam ) , dan jumlah pinjaman bermasalah sebesar Rp 294,346,862. TP2 telah dibentuk. Hasil kalrifikasi terhaap tingkat kolektibilitas v ditemukan penyelewengan sebesar Rp 98,068,470 1. Faskab agar memfailitasi MAD khusus evaluasi penanganan masalah guna mengambil langkah-langkah dan tindak lanjut penanganan ,karena sampai saat ini pennaganan permaslahan di Kecamatan rajagaluh cenderung stagnan 2. Terhadap palaku yang tidak ada niat untuk mengembalikan agar dilakukan proses hukum 1. Dana kembali ke UPK. Pelaku diproses secara hukum dan diberikan sanksi hukum.

30/05/2008 Ada pengembalian dana dari pelaku ke UPK
Rp.1.500.000;

Proses Non Litigasi

06/01/2009 Ada pengembalian dana oleh pelaku ke UPK sebesar
Rp.310.000; Dengan demikian, total dana yang telah dikembalikan s/d tgl 6 Januari 2009 sebesar Rp.62.976.300;

01/04/2009 Ada pengembalian dana oleh pelaku ke PK sebesar
Rp.13.044.000;

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 121 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Majalengka Rajagaluh

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Jan-08 10-Mar-08
Penyalahgunaan dana sebesar Rp 15.328.510 yang dilakukan oleh 2 orang ketua kelompok (Sdr. Soliha dan Sdr. Aam ) , dan jumlah pinjaman bermasalah sebesar Rp 294,346,862. TP2 telah dibentuk. Hasil kalrifikasi terhaap tingkat kolektibilitas v ditemukan penyelewengan sebesar Rp 98,068,470 1. Faskab agar memfailitasi MAD khusus evaluasi penanganan masalah guna mengambil langkah-langkah dan tindak lanjut penanganan ,karena sampai saat ini pennaganan permaslahan di Kecamatan rajagaluh cenderung stagnan 2. Terhadap palaku yang tidak ada niat untuk mengembalikan agar dilakukan proses hukum 1. Dana kembali ke UPK. Pelaku diproses secara hukum dan diberikan sanksi hukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Rp.48.122.300;;

STATUS 30/04/2009 Ada pengembalian dana oleh pelaku ke PK sebesar

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

98.068.470

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

98.068.470

LOKASI - 3213 : SUBANG
1 KODE KASUS : 3213-2-03032010-007-PNPM Perdesaan 1 9,8, Subang Cibogo 01-Jan-08 07-Nop-08
Terjadi penggelapan setoran pinjman dari pemanfaat oleh para ketua kelompok dan TPK sebesar Rp 154,189.408; 1. Faskab bersama FK agar memfasilitasi MAD khusus penanganan masalah utrnuk mendorong masyarakat menyelesaikan sisa dana penyelewengan yang masih berada di pelaku dan membuat langkah-langkah penanganan lebih lanjut. Dana kembali seluruhnya ke UPK.

12/05/2009 Ada pengembalian dana dari pelaku ke PK sebesar
Rp.37.674.200;

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3213-2-03032010-008-PNPM Perdesaan 1 9,8, Subang Tanjungsiang 14-Mar-08 08-Nop-08
Terjadi penggelapan setoran pinjaman kelompok oleh para ketua kelompok dan TPK sebesar Rp 50,774,320;

154.189.408

Nilai Pengembalian Rp.
Dana kembali seluruhnya ke UPK.

0

Sisa Rp.

154.189.408

1. Faskab bersama FK agar memfasilitasi MAD khusus penanganan masalah guna mendorong masyarakat menyelesaikan dana penyelewengan yang masih berada di pelaku.

16/08/2008 Ada pengembalian dana dari pelaku ke UPK Rp.50.000; Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

50.774.320

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

50.774.320

LOKASI - 3215 : KARAWANG
1 KODE KASUS : 3215-2-03032010-007-PNPM Perdesaan 1 5, Karawang Pedes 01-Jan-08 28-Feb-09
Terjadi penyelewengan dana yang dilakukan oleh pengurus UPK ( Ketua, Bendahara, dan Sekretaris ) dengan indikasi dana yang diselewengkan sebesar Rp 412.131.117 BP UPK melaporkan kasus ini kepada BKAD, agar BKAD segera memfasilitasi MAD khusus pertanggungjawaban UPK terhadap selisih dana yang terindikasi melakukan penyelewengan dana di UPK. 1. Ada pengakuan UPK tentang indikasi penyimpangan dana sebesar Rp 412.131.117. 2. Dana kembali seluruhnya ke Rekening BPPK UPK kec. Pedes.

02/05/2009 MAD Pertanggungjawaban UPK dilaksanakan dengan

kesepakatan, Pengurus UPK segera didemisioner da segera memilih pengurus baru dan Pengurus UPK yang didemisioner tsb. Wajib mengembalikan dana yang disalahgunakan. sebagai Ketua dan sekretasis UPK dengan surat nomor: :553.3/251/Kec/2009 yang isinya : memerintahkan kepada : 1. Sdr Ruhyani, SPd.I. sebagai : Plh Ketua UPK 2. sdr. Husen sebagai : Plh Bendahara UPK. pengurus UPK baru kec. Pedes, menyepakati : 1.Sdr Ruhyani, SPd.I. sebagai Ketua UPK 2.sdr. Husen sebagai : Bendahara UPK 3. UPK baru membantu pelaku PNPM Kecamatan dalam upaya penyelesaian masalah.

Proses Non Litigasi

01/06/2009 Camat menunjuk Pelaksana Tugas Harian sementara

02/06/2009 MAD khusus penanganan masalah dan pemilihan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 122 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui Nilai Penyimpangan Rp. 412.131.117 Nilai Pengembalian Rp. URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan 0 Sisa Rp. 412.131.117

LOKASI - 3304 : BANJARNEGARA
1 KODE KASUS : 3304-1-19052010-006-PNPM Perdesaan 1 5, Banjarnegara Karangkobar 03-Jun-09 30-Nop-09
sekretaris merekayasa dengan mekinjam dengan merekayasa kelompok pendekatan kepada pelaku untuk mengembalikan uangnya unag kembali dan pelaku mendapat sanksi

07/07/2009 ada pengembalian 25 juta

Selesai 30-Des-09

25/08/2009 pengembalian 25 juta

25/10/2009 pengembalian 25 juta

30/11/2009 pengembalian 13,5 juta

30/12/2009 pengembalian 10 juta

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3304-2-27042010-003-PNPM Perdesaan 4 9, Banjarnegara Mandiraja 10-Jun-09 10-Nop-09
Terjadi penyimpangan dana oleh para koordinator di 4 desa dari angsuran kelompok yang tidak disetor ke rekening UPK pendekatan kepada pelaku untuk mengembalikan uangnya

0

Nilai Pengembalian Rp.
unag kembali dan pelaku mendapat sanksi

0

Sisa Rp.

0

31/12/2009 ada pengembalian seluruhnya/lunas

Selesai 31-Des-09

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 3304-2-27042010-004-PNPM Perdesaan 2 9, Banjarnegara Sigaluh 11-Nop-09 12-Des-09
peminjam meminjamkan kembali uang pinjamannya

28.688.500

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

28.688.500

pendekatan kepada pelaku untuk mengembalikan uangnya

unag kembali dan pelaku mendapat sanksi

15/12/2009 ada pengembaklian

Selesai 15-Des-09

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

54.588.800

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

54.588.800 Halaman 123 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

4

KODE KASUS : 3304-2-27042010-005-PNPM Perdesaan 2 9, Banjarnegara Banjarmangu 07-Nop-09 07-Des-09
peminjaman dana tidak sesuai prosedur pendekatan kepada pelaku untuk mengembalikan uangnya unag kembali dan pelaku mendapat sanksi

12/12/2009 ada pengembalian keseluruhan/lunas

Selesai 12-Des-09

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 3304-2-27042010-006-PNPM Perdesaan 2 9, Banjarnegara Wanayasa Pandansari Nilai Penyimpangan Rp. 12-Nop-09 12-Des-09
penggelapan angsuran anggota oleh pengurus kelompok

8.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

8.000.000

pendekatan kepada pelaku untuk mengembalikan uangnya

unag kembali dan pelaku mendapat sanksi

15/12/2009 ada pengembalian seluruhnya/lunas

Selesai 15-Des-09

7.400.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

7.400.000

LOKASI - 3307 : WONOSOBO
1 KODE KASUS : 3307-2-13072010-002-PNPM Perdesaan 1 9, Wonosobo Garung Kayugiyang 15/04/2010 Ada angsuran dari pelaku sebesar Rp. 6.000.000 01-Jan-10 12-Feb-10
Penyalahgunaan Pinjaman oleh Ibu Sri Rejeki (Istri Kades) , di 4 kelompok sebesar Rp. 50.000.000 Lakukan pendekatan kepada pelaku dengan berkoordinasi dengan camat dan PjOK Uang kembali atau pemberian sanksi kepada pelaku

19/03/2010 Ibu Sri Rejeki membayar penyalahgunaan sebesar Rp.
14.000.000,-

Proses Non Litigasi

sehingga total pengembalian Rp. 20.000.000,- sisa yang masih harus dikembalikan adalah Rp. 30.000.000,-

Nilai Penyimpangan Rp.

50.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

20.000.000

Sisa Rp.

30.000.000

LOKASI - 3308 : MAGELANG
1 KODE KASUS : 3308-2-21042010-001-PNPM Perdesaan 2 5, Magelang Ngablak 03-Jun-09 31-Agust-09
penyalahgunaan dana oleh sekretarius kelompok terhadap angsuran kelompok yang tidak disetor ke rek UPK Melakukan klarifikasi dan pelaku agar mengembalikan dana uang kembali atau pelaku mendapat sanksi

30/11/2009 dalam proses pemeirksaan kejaksaan

Selesai Keputusan Tetap 05-Apr-10

28/02/2010 Masalah mulai masuk dalam pemeriksaan Pengadilan
Negeri Magelang.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 124 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Magelang Ngablak

TANGGAL Kejadian Diketahui 03-Jun-09 31-Agust-09
penyalahgunaan dana oleh sekretarius kelompok terhadap angsuran kelompok yang tidak disetor ke rek UPK Melakukan klarifikasi dan pelaku agar mengembalikan dana uang kembali atau pelaku mendapat sanksi

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
18 bl penjara dan diwajibkan membayar denda Rp. 50 Keputusan juta subsider 3 bl penjara dan membayar uang Tetap pengganti sebesar Rp. 63.187.500 subsider 3 bl penjara

STATUS 05/04/2010 Telah ada putusan Pengadilan Negeri Mungkit divonis

Selesai -

05-Apr-10

Nilai Penyimpangan Rp.

64.851.500

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

64.851.500

LOKASI - 3309 : BOYOLALI
1 KODE KASUS : 3309-2-08072010-002-PNPM Perdesaan 2 5, Boyolali 01-Jan-09 22-Feb-10
Terjadi penyimpangan dana yang dilakukan oleh Ketua UPK sebesar Rp.4.903.500,sebagai akibat Ketua UPK melakukan perguliran sendiri dengan membuka rekening sendiri atas nama Ketua UPK (Bentur Nur Rahmat) Pemblokiran rekening dan melaksanakan langkah-langkah penanganan agar dana kembali Uang kembali dan aturan program dijalankan sebagaimana mestinya

25/02/2010 Ketua UPK mengembalikan Dana sebesar Rp. Rp.
600.000

Selesai 30-Apr-10

30/04/2010 Pelaku yang juga Ketua UPK ( Sdr. Bentur Nur Rahmat)
telah mengembalikan dana yang disalahgunakan tersebut dan masalah dinyatakan selesai

Nilai Penyimpangan Rp.

4.903.500

Nilai Pengembalian Rp.

4.903.500

Sisa Rp.

0

LOKASI - 3310 : KLATEN
1 KODE KASUS : 3310-2-08072010-001-PNPM Perdesaan 2 5,11, Klaten Kebonarum 30-Nop-09 01-Apr-10
Penyalahgunaan dana yang dilakukan Ketua dan Sekretaris UPK beserta 13 kader ekonomi desa bentuk Tim pengembalian asset masyarakat yang langsung dipimpin langsung oleh Bapak Camat Uang kembali atau pelaku diberi sanksi

29/04/2010 Terdapat pengembalian sebesar Rp 8.000.000,-

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

283.299.300

Nilai Pengembalian Rp.

8.000.000

Sisa Rp.

275.299.300

LOKASI - 3312 : WONOGIRI
1 KODE KASUS : 3312-2-08072010-001-PNPM Perdesaan 2 9,5, Wonogiri Jatiroto 28-Mei-08 05-Mar-10
UPK meminjamkan uang kepada BMT Baitul Amal, dengan modus operandi membentuk kelompok fiktif dana yang disalahgunakan adalah Rp. 230.596.000,upayakan dana dengan jalan kompensasi bagi pelaku dana kembali atau diberikan sanksi

31/03/2010 Negosiasi dengan pelaku memutuskan gantirugi

dilakukan dengan cara penjadwalan ulang dengan masa angsuran 3 tahun tanpa bunga dan tanpa jaminan. Usulan solusi ditolak ditingkat kabupaten. Solusi lain yang dilakukan dengan menekan pihak pelaku dengan mengerahkan polisi dan masyarakat.

Proses Non Litigasi

09/04/2010 Ada angsuran dari pelaku sebesar Rp.70.012.000,-

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

230.596.000

Nilai Pengembalian Rp.

70.012.000

Sisa Rp.

160.584.000 Halaman 125 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

LOKASI - 3313 : KARANGANYAR
1 KODE KASUS : 3313-1-19052010-004-PNPM Perdesaan 2 9, Karanganyar Jumapolo 23-Sep-08 30-Mei-09
Peminjaman yang tidak sesuai prosedur pendekatan kepada pelaku untuk dimana pinjaman diberikan kepada CV. Bangun mengembalikan uangnya Mulyo uang kembali ke kas UPK

13/05/2009 Dibentuk tim investigasi

Proses Non Litigasi

28/12/2009 pengurus UPK dan CU. Bangun Mulyo menghadap

notaris untuk menandatangani Surat Pengakuan Pinjaman dengan agunan 4 (empat) sertifikat tanah atas nama : 1. Suparman (SHM No.00732, L = 1215 m2) ;2. Y. Wardi (SHM No. 629, L = 1045 m2) ; 3. Nurhadi (SHM No. 1361, L = 630 m2) ; 4. Purwanto (SHM No. 427, L = 700 m2). Ke-empat sertifikat tersebut disimpan oleh Notaris Kabupaten; Karanganyar "Dewi Cahyani Edy Sud, SH". Isi Surat Pengakuan Pinjaman antara lain : Tunggakan/tanggungan CU. Bangun Mulyo Rp 224.083.300,- akan dibayar tanggal 24 setiap bulan sebesar Rp 44.816.700,- mulai Nopember 2009 s/d Maret 2010. Apabila terlambat dikenai denda 0,5% per bulan dari saldo pinjaman dan apabila sampai batas waktu pinjaman berakhir angsuran sebesar Rp. 45.083.300,-

31/03/2010 Per Maret 2010, CU Bangun Mulyo melakukan

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3313-2-19042010-001-PNPM Perdesaan 1 8, Karanganyar 04-Feb-08 20-Mar-08
Adanya penyimpangan dana oleh sekretaris TPK pelestarian desa Kalijirak Sdr. Tri Joko Susilo dari angsuran kelompok yang tidak disetor ke UPK dan pinjaman non prosedural sebesar Rp. 53,386,900,-

0

Nilai Pengembalian Rp.
Dana kembali dan pelaku diberi sanksi hukum

0

Sisa Rp.

0

Dana dikembalikan atau ompensasi harta pelaku atau penyelesaian melalui jalur hukum

30/04/2008 pelaku menyerahkan sertifikat tanah

Proses Non Litigasi

31/08/2008 ada pengembalian Rp.6.500.000,-

15/06/2009 sd Juni 2009 ada pengembalian sebesar Rp.3.000.000,-

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 126 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Karanganyar

TANGGAL Kejadian Diketahui 04-Feb-08 20-Mar-08
Adanya penyimpangan dana oleh sekretaris TPK pelestarian desa Kalijirak Sdr. Tri Joko Susilo dari angsuran kelompok yang tidak disetor ke UPK dan pinjaman non prosedural sebesar Rp. 53,386,900,Dana dikembalikan atau ompensasi harta pelaku atau penyelesaian melalui jalur hukum Dana kembali dan pelaku diberi sanksi hukum

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 29/12/2009 Setelah kunjungan lapangan oleh Ast SP2M ada koreksi Proses Non jumlah pengembalian yang tercatat di UPK, sbb : Litigasi
Tanggal 29 Desember 2009 Sdr. Tri Joko mengembalikan dana lagi sebesar Rp. 4.000.000,-, sehingga komulatif pengembalian Rp 13.500.000,- Jadi komitmen yang belum dikembalikan sebesar Rp 53.386.900,00 -Rp. 13.500.000,00 = Rp. 39.886.900.00. pengembalian adalah Rp 33.500.000,- sisa yang masih harus dikembalikan adalah Rp. 19.886.900,-

13/03/2010 Ada angsuran sebesar Rp. 20.000.000,- sehingga total

Nilai Penyimpangan Rp.

53.386.900

Nilai Pengembalian Rp.

33.500.000

Sisa Rp.

19.886.900

LOKASI - 3314 : SRAGEN
1 KODE KASUS : 3314-2-08072010-001-PNPM Perdesaan 2 8, Sragen Jenar Mlale 02-Des-08 01-Apr-10
Penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh Ketua TPK, dengan modus operandi tidak menyetor angsuran kelompok ke rek UPK sebesar Rp.79.112.400,UPK, BKAD dan PjOKec agar segera menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan TPK Desa Mlale dan Kepala Desa Mlale uang kembali dan atau pelaku mendapat sanksi

30/04/2010 Pada tanggal 30 April 2010 telah dikembalikan dana
sebesar Rp 10.012.400,-

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

79.112.400

Nilai Pengembalian Rp.

10.012.400

Sisa Rp.

69.100.000

LOKASI - 3317 : REMBANG
1 KODE KASUS : 3317-2-27042010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Rembang 13-Okt-09 13-Nop-09
uang angsuran dipakai oleh sekretais UPK pendekatan kepada pelaku untuk mengembalikan uangnya unag kembali dan pelaku mendapat sanksi

13/11/2009 Rapat koordninasi penanganan permasalahan

Proses Non Litigasi

30/01/2010 Rapat tindaklanjut penyelesaian dengan hasil adanya

kesanggupan keluarga untuk menjamin penyelewengan dana Sdr. Sugeng dengan menjaminkan sertifikat tanah dan bangunan diatasnya sampai batas waktu pengembalian 14 April 2010 waktu pengembalian sdr. Sugeng telah habis dan menghasilkan keputusan pemberian kuasa kepada BKAD untuk melakukan penjualan/pelelangan tanah dan bangunan SHM nomor 1119 a.n. ibu Suhartini berlokasi Desa Gedongmulyo Kecamatan Lasem untuk menutup penyelewengan dana.

14/04/2010 dilaksanakan rapat penanganan masalah karena batas

Nilai Penyimpangan Rp.

89.033.617

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

89.033.617

LOKASI - 3318 : PATI
1 KODE KASUS : 3318-2-13072010-001-PNPM Perdesaan Halaman 127 dari 223

REPORT PENANGANAN MASALAH

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pati Gunungwungkal

TANGGAL Kejadian Diketahui 30-Jan-10 30-Jan-10
Penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh Berkoordinasi dgn TK PNPM-MD Kab, sekretaris UPK. Modus Operandi dengan PJOKKAb, Camat Gunung wungkal dan FK dan mengutip uang pengembalian SPP/UEP, FasKab untuk melakukan penanganan tabungan tanggungrenteng kelompok, pinjaman fiktif dan menggadaikan BPKB motor milik UPK dengan total dana sebesar Rp. 85.153.500,Dana Kembali atau pelaku diproses secara hukum

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
10.000.000,-

STATUS Upaya Penanganan Selesai 30-Apr-10 25/03/2010 Bapak kandung Sdri. Suciwati memberikan setoran
kepada UPK Rp 4.400.000,-

08/02/2010 Sdri. Suciwati mengangsur dari hasil pinjaman fiktif Rp

26/03/2010 Ternyata sisa dana yang belum dikembalikan adalah Rp
68.889.500,-

12/04/2010 sisa dana yang diselewengkan ditutup dengan dana

talangan paguyuban kepala desa, Dana talangan sesuai dengan rencana sudah dipenuhi dan disetorkan ke rekening UPK.

Nilai Penyimpangan Rp.

85.153.500

Nilai Pengembalian Rp.

85.153.500

Sisa Rp.

0

LOKASI - 3321 : DEMAK
1 KODE KASUS : 3321-2-13072010-002-PNPM Perdesaan 2 9, Demak Karangawen Brambang 30-Mar-08 31-Mar-08
Penyalahgunaan dana yang dilakukan Ketua TPK yang meninggal dan pengurus kelompok (Ibu Suworo dan Ibu Rohmatun) sebesar Rp. 140125.000,Pastikan kesanggupan pengembalian dana dengan tenggat waktu yang tegas berikut konsekuensinya. Dana kembali atau pelaku diberi sanksi

24/01/2010 Pengembalian dana oleh pelaku Rp 4.130.000,-

Proses Non Litigasi

19/02/2010 Pengembalian dana oleh pelaku Rp 1.940.000-

31/03/2010 Pengembalian dana oleh pelaku Rp 25.892.000,-

30/04/2010 Pengembalian dana oleh pelaku Rp 18.525.000,-

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

140.125.000

Nilai Pengembalian Rp.

50.487.000

Sisa Rp.

89.638.000 Halaman 128 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

LOKASI - 3323 : TEMANGGUNG
1 KODE KASUS : 3323-2-08072010-001-PNPM Perdesaan 2 6, Temanggung Tretep Sigedong 19-Des-08 31-Mar-10
Penyalahgunaan Dana UEP Perguliran oleh Kepala Desa melalui Dana perguliran yang telah disalurkan oleh UPK ke pemanfaat kelompok Muslimat Sigedong diminta oleh Ibu Kepala Desa dengan total dana sebesar Rp. 20.500.000,upayakan pengembalian dana dengan kompensasi asset uang kembali dan atau pelaku diberikan sanksi

05/03/2010 Kepala Bapermasdes melakukan supervisi dan fasilitasi
ke Kec.Tretep. Pelaku membuat surat pernyataan kesanggupan mengembalikan dana sampai dengan akhir Maret 2010

Proses Non Litigasi

31/03/2010 Identifikasi dan pengumpulan data akan kebenaran dari
masalah diatas difasilitasi oleh Fas Keu, Asisten bersama FK dan UPK

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3323-2-08072010-002-PNPM Perdesaan 2 5, Temanggung Kaloran 30-Nop-09 01-Feb-10
Penyelewengan dana perguliran oleh Pengurus UPK. Data sementara dana yang disalahgunakan adalah Rp. 58.750.000,-

20.500.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

20.500.000

adakan validasi data, bentuk Tim Penanganan Masalah, adakan MAD untuk memutuskan langkah penyelesaian

Dana kembali dan atau pelaku mendapatkan sanksi

04/02/2010 Identifikasi tunggakan di desa dan kelompok oleh FK
dan UPK

Proses Litigasi (Kepolisian) 29-Apr-10

29/04/2010 Penyitaan dokumen UPK oleh Kepolisian Sektor

Kaloran dengan dipimpin oleh Kapolsek dan Kanit Reskrim

30/04/2010 Sampai dengan akhir bulan April 2010, dana yang telah
dikembalikan oleh pelaku adalah Rp.24.500.000

Nilai Penyimpangan Rp.

58.750.000

Nilai Pengembalian Rp.

24.500.000

Sisa Rp.

34.250.000

LOKASI - 3324 : KENDAL
1 KODE KASUS : 3324-2-08072010-002-PNPM Perdesaan 2 9, Kendal Plantungan 30-Jun-09 09-Mar-10
Penyimpangan yang dilakukan oleh ketua Adanya surat pengakuan dari ybs dan rencana kelompok Desa wonodadi dan Ds. Karanganyar pengembalian yang jelas dan tegas untuk keperluan pribadi sebesar Rp. 65.386.000,uang kembali per Juni 2010 dan atau pelaku dikenakan sanksi

31/03/2010 BPKP yang melakukan audit pada tanggal 18 dan 19

Maret 2010 menegaskan kembali akan penanganan permasalahan. Dari pertemuan tersebut akhirnya dibuatkan kembali surat pernyataan bahwa tunggakan akan dilunasi sampai batas akhir bulan Juni 2010 diatas meterai dan apabila tidak, maka akan langsung diproses melalui jalur hukum.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3324-2-08072010-003-PNPM Perdesaan

65.386.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

65.386.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 129 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Kendal Singorojo Singorojo

TANGGAL Kejadian Diketahui 30-Jun-09 19-Mar-10
Terjadi penyalahgunaan dana di ketua kelompok Flamboyan atas pinjaman UEP di desa Singorojo sebesar Rp. 14.000.000,- pada Januari 2010. UPK dan Kades melakukan penagihan kepada pelaku uang kembali dan atau pelaku mendapat sanksi

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
desa sehingga masuk angsuran Rp. 4.470.000,-.

STATUS 19/03/2010 Terjadi pendekatan dengan keluarga dan perangkat

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

14.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

4.470.000

Sisa Rp.

9.530.000

LOKASI - 3325 : BATANG
1 KODE KASUS : 3325-2-08072010-002-PNPM Perdesaan 1 9, Batang Wonotunggal Kemligi 03-Des-09 03-Des-09
penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh ketua kelompok Melati (ibu Khotimah) Ds Kemligi dengan modus operandi melakukan pemotongan pinjaman anggota kelompok dengan jumlah nominal Rp. 29.500.000,Realisasikan pernyataan sanggup mengembalikan dana dan lakukan penagihan secara rutin kpd pelaku Dana kembali ke rekening UPK dan berikan sanksi jika ada pelanggaran kesepakatan

31/01/2010 Pelaku telah mengangsur sebesar Rp. 15.000.000,-

Proses Non Litigasi

31/03/2010 ada permohonan ulang suami pelaku meminta
keringanan pengembalian hingga 15/09/2010

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3325-2-21042010-001-PNPM Perdesaan 2 9, Batang Limpung 27-Feb-09 07-Mar-09
penyimpangan dana oleh ketua kelompok terhadap angsuran anggota kelompok

29.500.000

Nilai Pengembalian Rp.

15.000.000

Sisa Rp.

14.500.000

Pemanggilan pelaku pada rapat di desa guna mempertanggung jawabkan uang yang diselewengkan

uang kembali atau pelaku mendapat sanksi

02/03/2009 pengakuan pelaku terhadap besar uang yang digunakan Proses Non Litigasi

30/05/2009 ada pengembalian

31/07/2009 ada pengembalian

23/03/2010 Masalah akan dilimpahkan ke Kejaksaan oleh

masyarakat, karena tidak ada itikad baik dari pelaku

Nilai Penyimpangan Rp.

113.879.740

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

113.879.740

LOKASI - 3402 : BANTUL
1 KODE KASUS : 3402-2-13072010-002-PNPM Perdesaan Halaman 130 dari 223 REPORT PENANGANAN MASALAH

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bantul Kasihan

TANGGAL Kejadian Diketahui 24-Jun-09 01-Agust-09
Bendahara UPK yang bernama Farida menggunakan uang UPK di Rek. BPPK, Rek. Oprs. UPK, Rek. SPP, Rek. DOK, Rek. DOK Pelatihan, DOK PNPM dan Kas UPK serta angsuran pengembalian kelompok untuk kepentingan pribadi Segera dilakukan penanganan yang melibatkan aparat di kecamatan dan MAD dana segera dikembalikan oleh yang bersangkutan dan segera dilakukan penggantian bendahara UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 30/01/2010 Telah mengembalikan dana sebesar Rp 49.000.000,00 STATUS

28/02/2010 pengembalian sebesar Rp 200.000.000,00

30/12/2010 Telah disepakati dalam foeum MAD dengan Camat,

PJOK dan yang bersangkutan bahwa dana akan dikembalikan dengan menjual tanah orangtua oleh karenanya orang tua yang bersangkutan menyepakati ikut bertanggung jawab dalam penyelesaian pemakaian dana untuk kepentingan pribadi anaknya

Nilai Penyimpangan Rp.

417.818.535

Nilai Pengembalian Rp.

249.000.000

Sisa Rp.

168.818.535

LOKASI - 3403 : GUNUNG KIDUL
1 KODE KASUS : 3403-2-13072010-003-PNPM Perdesaan 2 5, Gunung Kidul Playen 12-Jan-10 13-Jan-10
Ketua UPK a.n. Eko Purnomo menggunakan dana pengembalian dari kelompok yang disetor melalui ybs untuk kepentingan pribadi Pelaku di kecamatan membentuk tim untuk penyelesaian masalah ini. FK dan pengurus UPK melakukan klarifikasi ke kelompok untuk memastikan jumlah pengembalian kelompok yang disalahgunakan Dana UPK yang disalahgunakan kembali ke UPK

28/01/2010 Ketua UPK mengajukan surat pengunduran diri

Proses Non Litigasi

24/02/2010 Orangtua yang bersangkutan mengembalikan dana
sebesar Rp 26.950.000,00 kepada UPK

31/03/2010 Terdapat pengembalian dana sebesar Rp 2.850.000,00

Nilai Penyimpangan Rp.

31.750.000

Nilai Pengembalian Rp.

29.800.000

Sisa Rp.

1.950.000

LOKASI - 3502 : PONOROGO
1 KODE KASUS : 3502-2-21042010-003-PNPM Perdesaan 1 5, Ponorogo Sampung 23-Jul-09 23-Jul-09
penyalahgunaan dana oleh ketua UPK Semua pelaku PNPM tingkat desa dan kecamatan untuk mendukung penanganan masalah dana kembali dan pelaku diberi sanksi

30/12/2009 lunas dibayar

Selesai 30-Des-09

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

46.730.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

46.730.000 Halaman 131 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

LOKASI - 3503 : TRENGGALEK
1 KODE KASUS : 3503-2-21042010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Trenggalek Pule Sukokidul Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3503-2-27042010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Trenggalek Pule 28-Jan-08 28-Apr-08
Terjadi penyalahgunaan dana kelompok SPP dan UEP oleh Pengurus UPK (Sekretaris) sebesar Rp. 14.600.000,- Revisi pelaku sebenarnya adalah ketua kelompok dan sekretaris (2.586.000) di desa Jumbo sebesar Rp. 7.300.000 Koordinasikan dengan PjOK, BP-UPK, Kades Untuk mencari Jalan penyelesaiannya Pelunasan tunggakan

11-Jul-09 11-Jul-09

terdapat penyimpangan dana di beberapa kelompok SP{ oleh ketua kelompok

Semua pelaku PNPM tingkat desa dan kecamatan untuk mendukung penanganan masalah

dana kembali dan pelaku diberi sanksi

23/08/2009 Ibu pelaku telah menyerahkan sertifikat tanah kepada
UPK sebagai kompensasi, tetapi belum ada pembeli

Proses Non Litigasi

34.225.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

34.225.000

31/08/2009 ada pengembalian sebesar 4.150,000,-

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 3503-2-27042010-003-PNPM Perdesaan 1 5, Trenggalek Kampak Bogoran 28-Jan-08 28-Apr-08
Terdapat penyimpangan dana kelompok SPP desa Senden Rp. 6.697.000,- desa Bogoran 10.355.000,- oleh Pengurus UPK (Sekretaris) Revisi yang melakukan penyimpangan sebenarnya adalah anggota kelompok Desa senden kec. Kampak atasnama (ibu Fanila) sebesar Rp. 7.56.000

14.600.000

Nilai Pengembalian Rp.
Pelunasan tunggakan

0

Sisa Rp.

14.600.000

Koordinasikan dengan PjOK, BP-UPK, Kades Untuk mencari Jalan penyelesaiannya

30/06/2009 UPK melakukan koordinasi dengan PjOK dan FK

mencari strategi dan cara penagihan di kelompok penunggak, kunjungan langsung ke kelompok sasaran di desa yang bermasalah dan memberi peringatan dan dibuatkan surat pernyataan kesangupan.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

17.052.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

17.052.000

LOKASI - 3505 : BLITAR
1 KODE KASUS : 3505-2-21042010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Blitar Panggungrejo 26-Agust-09 penyelahgunaan dana oleh bendahara terhadap Semua pelaku PNPM tingkat desa dan 26-Agust-09
angsuran kelompok kecamatan untuk mendukung penanganan masalah dana kembali dan pelaku diberi sanksi

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3505-2-21042010-003-PNPM Perdesaan 1 5, Blitar Wonotirto 11-Apr-09 11-Apr-09
penyalahgunaan dana oleh bendahara UPK

54.320.900
Semua pelaku PNPM tingkat desa dan kecamatan untuk mendukung penanganan masalah

Nilai Pengembalian Rp.
dana kembali dan pelaku diberi sanksi

0

Sisa Rp.

54.320.900

24/11/2009 Rapat khusus penanganan masalah dengan berbagai

putusan dan pelaku menandatanganu surat pernyataan

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 132 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Blitar Wonotirto

TANGGAL Kejadian Diketahui 11-Apr-09 11-Apr-09
penyalahgunaan dana oleh bendahara UPK Semua pelaku PNPM tingkat desa dan kecamatan untuk mendukung penanganan masalah dana kembali dan pelaku diberi sanksi

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
penyerahan sertifikat rumah

STATUS 31/12/2009 ada pengembalian sebesar Rp.7.000.000,- dan

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 3505-2-27042010-004-PNPM Perdesaan 1 9, Blitar Talun Jabung 03-Agust-08 Terjadi Penyalahgunaan dana oleh ketua 03-Agust-08
kelompok Pratida (Sdr. Moh. Khoirul Ahsan Dh.) sebesar Rp 97.637.500 yang terdiri dari kegiatan SPP Rp 1.720.900 dan UEP Rp 95.916.600

265.626.100

Nilai Pengembalian Rp.
Tunggakan angsuran di kelompok Pratida segera dibayarkan ke UPK (lunas)

0

Sisa Rp.

265.626.100

UPK didampingi FK dan Pengurus BKAD segera melakukan koordinasi dan penagihan pada kelompok Pratida

10/12/2009 Tgl 10 Des 09, ada pengembalian dari pihak keluarga

sebesar Rp. 15.000.000,-.Tgl 15 Des 09 Bupati meluncurkan surat kpd Polrest tembusan ke Inspektorat. Tgl 16 Des 09 ada kunjungan Tim Bank Dunia yang merekomendasikan agar proses partisipatif dan hukum, sisa dana yang belum dikembalikan sebesar Rp. 82,637,7500

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

97.637.500

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

97.637.500

LOKASI - 3506 : KEDIRI
1 KODE KASUS : 3506-2-21042010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Kediri Plemahan 01-Apr-09 07-Apr-09
penyalahgunaan dana perguliran oleh Bendahara UPK Rapat bersama dengan pelaku di kecamatan untuk menyelesaikan permasalahan dana kembali atau pelaku diproses hukum

31/05/2009 dana yang sudah kembali Rp.66375.000

Proses Litigasi (Pengadilan

04/08/2009 Putusan PN Kediri bahwa pelaku telah diputus tahanan
penjara selama 3 tahun

Nilai Penyimpangan Rp.

390.644.509

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

390.644.509

LOKASI - 3507 : MALANG
1 KODE KASUS : 3507-2-20042010-003-PNPM Perdesaan 2 9, Malang Dampit 10-Jun-08 11-Jul-08
Penyalahgunaan dana oleh ketua kelompok Desa Pakisjajar (Yatim) Agar dilakukan penanganan intensif uang kembali dan pelaku mendapat sanksi

23/06/2009 masih terus diupayakan penagihan kepada yang

bersangkutan oleh UPK dan pamong desa untuk mendapatkan kepastian pengembalian dana

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3507-2-21042010-005-PNPM Perdesaan 1 5, Malang Pujon 15-Apr-09 24-Apr-09
penyalahgunaan dana perguliran

2.064.550
Pelaku agar membuat surat pernyataan

Nilai Pengembalian Rp.
surat pernyataan ditandatangani di atas materai

0

Sisa Rp.

2.064.550

16/07/2009 sampai saat ini ada pengembalian sebesar 23.974.000

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 133 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui Nilai Penyimpangan Rp. 384.740.518 Nilai Pengembalian Rp.
Adanya putusan yang jelas dan ditandatanganinya Surat Pernyataan di atas materai

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal 0 Upaya Penanganan Sisa Rp. 384.740.518 STATUS

3

KODE KASUS : 3507-2-27042010-006-PNPM Perdesaan 2 9, Malang Dampit 02-Agust-08 Penyalahgunaan dana oleh Ketua Kelompok 06-Agust-08 6.526.000,Desa Pakisjajar (Rahayu L Dyah) senilai Rp. Ketua UPK agar menindaklanjuti serta menyelesaikan sesuai dg dibuatnya pernyataan.

23/06/2009 Hasil koordinasi dg UPK ; Ada progres meskipun tidak

besar, ada angsuran sebesar Rp. 100.000,-shg sisa dana yang belum dikembalikan sebesar Rp. 3.276.600,-

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

6.526.000

Nilai Pengembalian Rp.

3.249.400

Sisa Rp.

3.276.600

LOKASI - 3508 : LUMAJANG
1 KODE KASUS : 3508-1-19052010-012-PNPM Perdesaan 1 7, Lumajang Pasrujambe 08-Mar-09 08-Mar-09
penyalahgunaan dana oleh BKAD Pelaku diberhentikan dari kepengurusan BKAD Dana kembali dan pelaku diberi sanksi

12/06/2009 Belum ada pengembalian walaupun UPK telah
melakukan penagihan

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

0

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

0

LOKASI - 3509 : JEMBER
1 KODE KASUS : 3509-1-20052010-008-PNPM Perdesaan 1 8, Jember Kalisat 18-Feb-09 18-Mar-09
Pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan telford tidak sesuai desain

31/12/2009 30/09/2009. Pekerjaan fisik jalan telah selesai
dikerjakan (Finis)

Selesai 30-Sep-09

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3509-1-20052010-009-PNPM Perdesaan 2 9, Jember Ledokombo 11-Jan-09 11-Jan-09
Pekerjaan Pembangunan Jalan Rabat Beton tertunda akibat pemilik lahan (H. Waris) tidak memberikan lahan yang terkena bangunan jalan.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 3509-1-21042010-005-PNPM Perdesaan 1 11, Jember Ledokombo Slateng Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 3509-1-21042010-006-PNPM Perdesaan 10-Jan-09 10-Jan-09
akibat banjir hingga menyebabkan kerusakan bangunan dan hilangnya pipa

Nilai Pengembalian Rp.
TPK segera koordinasi dnegan pihak terakit dan segera mengadakan MD khusus bangunan yang rusak segera dibangun kembali

0

Sisa Rp.

30/12/2009 Masih ditindaklanjuti oleh masyarakat dengan gotong
royong

Proses Non Litigasi

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 134 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Jember Mayang Sumber Kejayan

TANGGAL Kejadian Diketahui 18-Jan-09 18-Jan-09
kayu yang dipasangan pada pekerjaan gedung TK tidak sesuai dengan standart teknis TPK harus menjelaskan permasalahan yang terjadi Selisih harga kayu harus dapat dipertanggung jawabkan di dedepan masyarakat desa

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
ebesar Rp 5.112.000,- kepada Bendahara TPK disaksikan oleh Kades, BPD, dan wakil masyarakat

STATUS 30/04/2009 Lap Faskab: Supalyer (P.Dafit) mengembalikan uang

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 3511 : BONDOWOSO
1 KODE KASUS : 1 9, Bondowoso Curah Dami Petung Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3511-2-21042010-003-PNPM Perdesaan 1 9, Bondowoso Curah Dami Poncogati 20-Mei-09 30-Mei-09
penyelahgunaan dana angsuran kelompok oleh ketua kelompok Koordinasi dengan PjOK, Kades dan BP-UPK untuk menyelesaikan masalah dana kembali ke UPK

26-Apr-09 26-Apr-09

penyelahgunaan dana angsuran kelompok oleh ketua kelompok

Koordinasi dengan PjOK, Kades dan BP-UPK untuk menyelesaikan masalah

dana kembali ke UPK

30/05/2009 pendekatan ke pelaku sexara kekeluarfaan

Proses Non Litigasi

2.459.950

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

2.459.950

20/05/2009 FK, FT dan UPK melakukan kordinasi dan penagihan

kepada kelompok Diba'Annur .FK, FT dan UPK melakukan identifikasi tunggakan dan diakui oleh ketua kelompok bahwa telah menggunakan angsuran anggota untuk kepentingan pribadi sebesar Rp. 2.232.500,-.Diakui oleh ketua kelompok dengan membuat surat pernyataa tetanggal 20 Mei 2009

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 3511-2-27042010-009-PNPM Perdesaan 1 9, Bondowoso Curah Dami Kupang 31-Mei-08 20-Agust-08
Terjadi Penyalahgunaan oleh kelompok Harapan Jaya di desa Kupang sebesar Rp 18.716.000,- bukan tunggakan murni melainkan penyalahgunaan dana oleh : 1. Sdr. Sudiyarto, anggota kelompok & ketua BKAD Rp 12.966.000,- 2. Sdr. Abdul Haris, suami ketua kelompok sebesar Rp 3.080.000, 3. Sdr. Sukaryadi, koordinator angsuran sebesar Rp 2.670.000,-

2.232.500

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

2.232.500

1. Koordinasi dengan Camat dan pelaku PNPMMP dan pelaku PNPM-MP di tingkat kecamatan & desa berkenaan dengan upaya penanganan masalah penyalahgunaan dana 2. Lakukan validasi tunggakan hingga di tingkat anggota, dan back up dengan data pendukung,a. Form Validasi Tunggakan b. Berita Acara & Daftar Hadir Validasi Tunggakan c. Surat Pernyataan d. Surat Pengakuan

Adanya pelunasaan dari dana yang disalahgunakan

28/02/2009 ada pengembalian 3 juta

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 3511-2-27042010-010-PNPM Perdesaan

18.716.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

18.716.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 135 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bondowoso Curah Dami Kupang

TANGGAL Kejadian Diketahui 31-Mar-08 20-Agust-08
Terjadi Penyalahgunaan dana oleh suami dari ketua kelompok Diba Putri Harapan (Bpk Hasbullah) untuk kepentingan pribadi sebesar Rp 3.290.000,1. Koordinasi dengan Camat dan pelaku PNPM-MP di tingkat kecamatan & desa berkenaan dengan upaya penanganan masalah penyalahgunaan dana 2. Lakukan validasi tunggakan hingga di tingkat anggota, dan back up dengan data pendukung, 1. Form Validasi Tunggakan 2. Berita Acara & Daftar Hadir Validasi Tunggakan 3. Surat Pernyataan 4. Surat Pengakuan" Adanya pelunasan dari dana yang disalahgunakan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
800.000 sisa tunggakan Rp 2.490.000

STATUS 31/01/2009 Pembayaran dari P hasbullah s/d januari adalah Rp

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 3511-2-27042010-011-PNPM Perdesaan 1 9, Bondowoso Curah Dami Poncogati 31-Mar-08 31-Mar-08
Penyalahgunaan oleh Ketua Kel.Putra Bangsa desa Poncogati sebesar Rp. 21.100.000

3.290.000

Nilai Pengembalian Rp.

800.000

Sisa Rp.

2.490.000

Tim desa baik Kades, TPK maupun KPM-D/K harus segera berkoordinasi dengan pengurus kelompok agar tunggakan dpt segera diselesaikan

Dana yang disalahgunakan kembali ke UPK dapat segera dilunasi

28/02/2009 UPK, FK, FT, Fas Kab, Fas Tek Kab dan PJOK Kab. Proses Non Melakukan identifikasi dan validasi. Litigasi
- Dari hasil identifikasi dan Validasi diakui 0leh Ketua Kelompok bahwa dia telah menggunakan dana sebesar Rp. 22.540.000 yang dibuktikan dengan surat pengakuan dari Ketua Kelompok ( Wahdiyono ). - Dari hasil identifikasi dan Validasi bahwa ketua Kelompok ( Wahdiyono ) akan melunasi pada tanggal 10 Maret 2009"

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 3511-2-27042010-012-PNPM Perdesaan 1 9, Bondowoso Tlogosari Jebung Lor Nilai Penyimpangan Rp. 7 KODE KASUS : 3511-2-27042010-013-PNPM Perdesaan 1 9, Bondowoso Tlogosari Jebung Kidul Nilai Penyimpangan Rp. 22-Jun-08 12-Mar-09 22-Jun-08 12-Mar-09
Kel. Al Najli desa Jebung Lor, menyalagunaan dana pokok Rp 955.000,-

22.540.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

22.540.000

Identifikasi tunggakan dengan dukungan administrasi => Form identifikasi,B.A tunggakan dan surat pernyataan anggota

Dana yang disalahgunakan kembali ke UPK dapat segera dilunasi

13/03/2009 pengembalian/pembayaran dana yang disalah gunakan
dengan batas waktu angsuran tiga bulan kedepan.

Proses Non Litigasi

955.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana yang disalahgunakan kembali ke UPK dapat segera dilunasi

0

Sisa Rp.

955.000

Kel. SPP Az Zahro desa Jebung Identifikasi tunggakan dengan dukungan kidul,penyalagunaan daa pokok Rp. 1.898.100,- administrasi => Form identifikasi,B.A tunggakan dan surat pernyataan anggota

12/05/2009 Pengembalian/pembayaran dana yang disalah gunakan
dengan batas waktu angsuran tiga bulan kedepan.

Proses Non Litigasi

1.898.100

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

1.898.100

LOKASI - 3514 : PASURUAN
1 KODE KASUS : 3514-2-20052010-004-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 136 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pasuruan Lekok

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Jul-09 01-Agust-09
Penyalahgunaan dana oleh ketua UPK Kecamatan Lekok sebesar Rp. 67.000.000,yang dipinjamkan kepada BKAD untuk Calon Legislatif

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Proses Non Litigasi STATUS

Nilai Penyimpangan Rp.

67.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

50.000.000

Sisa Rp.

17.000.000

LOKASI - 3516 : MOJOKERTO
1 KODE KASUS : 3516-2-21042010-002-PNPM Perdesaan 1 9, Mojokerto Trowulan 10-Jun-09 01-Jul-09
penyelahgunaan dana oleh ketua kelompok terhadap angsuran anggota Semua pelaku PNPM tingkat desa dan kecamatan untuk mendukung penanganan masalah dana kembali dan pelaku diberi sanksi

31/12/2009 kumulatif oengembalian sebesar 13.225.331

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

17.350.699

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

17.350.699

LOKASI - 3517 : JOMBANG
1 KODE KASUS : 3517-2-20042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Jombang 21-Jan-08 09-Sep-09
Penyalahgunaan dana oleh ketua kelompok Hanoman terhadap uang angsuran anggota (Eko Yulianto) Agar dilakukan penanganan intensif uang kembali dan pelaku mendapat sanksi

09/09/2009 rapat bersama UPK, BKAD dan BP-UPK untuk mencari Proses Non solusi penanganan Litigasi

30/11/2009 pelaku tidak berada di rumahnya (minggat)

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3517-2-21042010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Jombang 01-Jul-09 04-Nop-09
penyalahgunaan dana dengan membuat kelompok fiktf

17.052.000
Semua pelaku PNPM tingkat desa dan kecamatan untuk mendukung penanganan masalah

Nilai Pengembalian Rp.
dana kembali dan pelaku diberi sanksi

0

Sisa Rp.

17.052.000

30/12/2009 kumulatif pengembalian adalah 4.800.000,-

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 3517-2-27042010-003-PNPM Perdesaan 1 5, Jombang 01-Jan-09 04-Nop-09
Adanya penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh Bagian keuangan UPK / Bendahara UPK (Didik Y) sebesar Rp 6.000.000,- dengan menggunakan pinjaman fiktif atas nama kelompok Batok.

8.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

8.000.000

Dana yang disalahgunakan segera dikembalikan dan difungsikan kembali untuk memberikan pinjaman kepada kelompok sasaran program

Dana yang disalhagunakan dikembalikan

30/11/2009 Sampai dengan akhir bulan Nopember 2009, Sdr. Didik
Y baru mengembalikan sebesar Rp 500.000,-

Selesai 11-Des-09

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 137 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Jombang

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Jan-09 04-Nop-09
Adanya penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh Bagian keuangan UPK / Bendahara UPK (Didik Y) sebesar Rp 6.000.000,- dengan menggunakan pinjaman fiktif atas nama kelompok Batok. Dana yang disalahgunakan segera dikembalikan dan difungsikan kembali untuk memberikan pinjaman kepada kelompok sasaran program Dana yang disalhagunakan dikembalikan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Selesai 11-Des-09 6.000.000 Nilai Pengembalian Rp. 0 Sisa Rp. 6.000.000 11/12/2009 ada pelunasan hingga selesai STATUS

Nilai Penyimpangan Rp.

LOKASI - 3525 : GRESIK
1 KODE KASUS : 3525-2-21042010-001-PNPM Perdesaan 1 6, Gresik Sangkapura 23-Nop-09 23-Nop-09
penyalahgunaan dana angsuran 2 kelompok telah dilakukan pertemuan dengan pelaku dan mengakui penyimpangan dan akan mengembalikan paling lambat akhir desember 2009 dana kembali dan pelaku diberi sanksi

31/12/2009 Sampai Akhir Desember 2009 Pelaku Belum Dapat

Melunasi Tunggakan sehingga dilakukan kesepakatan ulang dengan surat pernyataan bermaterai

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

28.200.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

28.200.000

LOKASI - 3528 : PAMEKASAN
1 KODE KASUS : 3528-1-20052010-002-PNPM Perdesaan 1 8, Pamekasan Proppo Kodik Nilai Penyimpangan Rp. Nilai Pengembalian Rp. 0 Sisa Rp. 01-Jan-09 01-Jan-09
jalan lapen 2,5 x 90 m dikerjakan tidak sesuai RAB dan design TPK dan kepala desa harus memperbaiki dan meenambah kekekrangan, FK/Ft harus intensif dalam pengawasan jalan dibangun sesuai Rab dan design

Proses Non Litigasi

LOKASI - 3529 : SUMENEP
1 KODE KASUS : 3529-2-21042010-006-PNPM Perdesaan 1 5, Sumenep Bluto 06-Okt-09 06-Okt-09
penyalahgunaan dana pengembalian UEP Semua pelaku PNPM tingkat desa dan kecamatan untuk mendukung penanganan masalah dana kembali dan pelaku diberi sanksi

30/10/2009 dilakukan klarifikasi dengan pihak yang bersangkutan

dan terdapat selisih dana yang diselewengkan sebesar Rp.2.650.000,- sehingga dana yang diakui sebesar Rp. 13.233.809,- yang bersangkutan membuat surat peryataan kesanggupan untuk mengembalikan dana

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

13.233.809

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

13.233.809

LOKASI - 3601 : PANDEGLANG
1 KODE KASUS : 3601-2-12052010-2-PNPM Perdesaan 1 6, Pandeglang Menes Koranji 15-Apr-08 01-Mar-09
Telah terjadi penyalahgunaan dana perguliran UEP oleh Kades Koranji sebesar Rp. 25.000.000,Agar FK/FT bersama Fas Kab segera melakukan penanganan atas masalah penyalahgunaan dana perguliran UEP. Dana kembali ke UPK

31/03/2009 Belum ada Progres

Selesai 28-Des-09

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 138 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 6,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pandeglang Menes Koranji

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Apr-08 01-Mar-09
Telah terjadi penyalahgunaan dana perguliran UEP oleh Kades Koranji sebesar Rp. 25.000.000,Agar FK/FT bersama Fas Kab segera melakukan penanganan atas masalah penyalahgunaan dana perguliran UEP. Dana kembali ke UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dana kepada Kades Koranji

STATUS 30/04/2009 Pengursus UPK telah membuat kronologis penyaluran

Selesai 28-Des-09

30/05/2009 Status Masalah : Stagnan

28/12/2009 Melakukan pelunasan

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3601-2-21062010-005-PNPM Perdesaan 1 5, Pandeglang Menes 01-Apr-09 10-Jun-09
Terjadi penyalahgunaan dana perguliran SPP oleh ex. Bendahara UPK (Sdr. Tb. A. Rosid) senilai Rp.4.100.000,-

25.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana harus dikembalikan kepada UPK

25.000.000

Sisa Rp.

0

FK/FT dan Pelaku yg lain segera melakukan penanganan terhadap pelaku

28/12/2009 Ybs. Mengembalikan dana yang disalahgunakan

Selesai 28-Des-09

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 3601-2-28042010-006-PNPM Perdesaan 1 6, Pandeglang Menes Koranji Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 3601-4-28042010-005-PNPM Perdesaan 1 11, Pandeglang Cimanggu Cimanggu 13-Jan-09 13-Jan-09 15-Apr-08 31-Mar-09
Telah terjadi penyalahgunaan dana perguliran UEP oleh Kades Koranji sebesar Rp. 25.000.000,-

4.100.000
Agar FK/FT bersama Fas Kab segera melakukan penanganan atas masalah penyalahgunaan dana perguliran UEP.

Nilai Pengembalian Rp.
Dana kembali ke UPK

4.100.000

Sisa Rp.

0

30/04/2009 Pengursus UPK telah membuat kronologis penyaluran
dana kepada Kades Koranji Status Masalah : Stagnan

Proses Non Litigasi

25.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

25.000.000

Satu buah jembatan dan 300m jalan kena banjir 1.Bentuk tim untuk meneliti dan memastikan bandang (force majeur) terjadinya hancurnya jembatan dan rusaknya jalan 2. Buat berita Acara besera lampiran dokumen pendukung 3. Susun rencana penanganan langkah selanjutnnya. 4. Laporkan kepada fihak-fihak terkait termasuk ke PMU.

1. Adanya jembatan darurat yang dapat dijadikan alternatif sarana transportasi. 2. Sarana jembatan dan jalan dapat berfungsi kembali

14/01/2009 Adanya surat resmi dari TPK yang ditandatangani
Kades Cimanngu Kec.Cimanggu

Proses Non Litigasi

15/01/2009 Dilaksanakan MD Khusus yang dilengkapi Berita Acara
dan Daftar Hadir FK/FT melaporkan ke Fas Kab dan Satker Kab.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 139 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pandeglang Cimanggu Cimanggu

TANGGAL Kejadian Diketahui 13-Jan-09 13-Jan-09
Satu buah jembatan dan 300m jalan kena banjir 1.Bentuk tim untuk meneliti dan memastikan bandang (force majeur) terjadinya hancurnya jembatan dan rusaknya jalan 2. Buat berita Acara besera lampiran dokumen pendukung 3. Susun rencana penanganan langkah selanjutnnya. 4. Laporkan kepada fihak-fihak terkait termasuk ke PMU. 1. Adanya jembatan darurat yang dapat dijadikan alternatif sarana transportasi. 2. Sarana jembatan dan jalan dapat berfungsi kembali

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
Provinsi

STATUS Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 16/01/2009 FK melaporkan ke Fas kab dan Satker Kab dan Satker

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 3602 : LEBAK
1 KODE KASUS : 3602-2-12052010-4-PNPM Perdesaan 1 8,22, Lebak Cibadak Cibadak 01-Jun-09 28-Jul-09
Dana pengembalian perguliran SPP klp. Anggrek, Kenanga, Pertiwi Desa Cibadak diselewengkan oleh ketua Klpk dan Ketua TPK Ds.Cibadak sebesar Rp. 10.000.000,Ketua Kpk dan Ketua TPK Desa Cibadak harus mengembalikan dana kepada UPK Dana harus kembali ke UPK dan pelakunya diberi sanksi/teguran.

31/07/2009 Proses penanganan sdh dilakukan oleh FK/FT dan

PJOK, para pelaku berjanji akan mengembalikan dana pada bulan Agustus 2009

Selesai 30-Des-09

30/12/2009 Para pelaku sdh mengembalikan dana sebesar Rp.
9.800.000,- Sisa Rp. 200.000,

30/12/2009 Lunas

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 3602-2-21062010-006-PNPM Perdesaan 1 9, Lebak Malingping Sukaraja 01-Jan-09 30-Jan-09
Ketua Klpk anggur Ibu Yoyoh telah menyelewengkan dana angsuran SPP sebesar Rp. 4.300.000,-

10.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

10.000.000

Sisa Rp.

0

1. Ybs agar bertanggungjawab dan segera mengembalikannya ke UPK. 2. Selama belum menyelesaikan masalahnya tidak akan diberikan perguliran untk Desa Pasindangan sukaraja. 3. dan apabila Ybs sampai dgn batas waktu yang dijanjikan tidak dapat mengembalikan dana SPP, akan diproses secara hukum yang berlaku

Dana harus kembali ke UPK dan pelakunya diberi sanksi/teguran.

07/05/2009 Pelaku telah mengembalikan dana sebesar Rp.
450.000,-

Selesai 12-Sep-09

28/06/2009 Telah mengembalikan dana sebesar Rp. 2.000.000,-

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 140 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lebak Malingping Sukaraja

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Jan-09 30-Jan-09
Ketua Klpk anggur Ibu Yoyoh telah menyelewengkan dana angsuran SPP sebesar Rp. 4.300.000,1. Ybs agar bertanggungjawab dan segera mengembalikannya ke UPK. 2. Selama belum menyelesaikan masalahnya tidak akan diberikan perguliran untk Desa Pasindangan sukaraja. 3. dan apabila Ybs sampai dgn batas waktu yang dijanjikan tidak dapat mengembalikan dana SPP, akan diproses secara hukum yang berlaku Dana harus kembali ke UPK dan pelakunya diberi sanksi/teguran.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dan masalah dinyatakan selesai

STATUS 12/09/2009 Ybs membayar sisa dana yang dipertanggungjawabkan

Selesai 12-Sep-09

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 3602-2-21062010-007-PNPM Perdesaan 1 9, Lebak Cijaku Kandangsapi 28-Mei-09 01-Jul-09
Sdr. Unus telah menyelewengkan dana angsuran SPP dari Klp.Apel 3 sebesar Rp. 5.880.000,-

4.300.000

Nilai Pengembalian Rp.

4.300.000

Sisa Rp.

0

Pelaku segera dipanggil dan segera mengembalikan dana ke UPK.

Dana harus kembali ke UPK dan pelakunya diberi sanksi/teguran.

31/07/2009 Sdh dilakukan pemanggilan kpd pelaku dan pelaku sdh
mengakui dan telah ada kesanggupan untuk mengembalikan pd bulan agustus 2009.

Selesai 25-Des-09

05/08/2009 Sdr. Unus sdh mengembalikan dana Rp. 3 Jt, dan
sisanya Rp. 2.880.000,-

25/12/2009 Pengembalian terakhir dari ybs. Sehingga seluruh dana
sudah dikembalikan

25/12/2009 Lunas

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 3602-2-21062010-008-PNPM Perdesaan 1 5, Lebak Warunggunung 01-Agust-07 Terjadi penyalahgunaan dana angsuran SPP 27-Mar-09

5.880.000

Nilai Pengembalian Rp.

5.880.000

Sisa Rp.

0

FK dan Fas Kab segera melakukan penanganan yang dilakukan oleh Ketua UPK sebesar Rp. sehingga dana dikembalikan dan pelaku 15.812.000 dan dilakukan oleh bendahara UPK diberikan sanksi. sebesar Rp. 19.500.000,- Total Rp.35.312.000,REVISI : Jumlah dana yang disahgunakan bertambah menjadi Rp. 48.900.000,-

Dana Kembali dan pelakunya diberikan sanksi

31/03/2009 Status : Dalam Proses Penanganan; Masing-masing

Pelaku sdh membuat surat pengakuan dan kesanggupan mengembalikan dana. Bendahara UPK sdh mengembalikan dana sebesar Rp. 11.000.000,-

Proses Non Litigasi

05/05/2009 Ada pengembalian Rp. 2.900.000,-

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 141 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lebak Warunggunung

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Agust-07 Terjadi penyalahgunaan dana angsuran SPP 27-Mar-09
FK dan Fas Kab segera melakukan penanganan yang dilakukan oleh Ketua UPK sebesar Rp. sehingga dana dikembalikan dan pelaku 15.812.000 dan dilakukan oleh bendahara UPK diberikan sanksi. sebesar Rp. 19.500.000,- Total Rp.35.312.000,REVISI : Jumlah dana yang disahgunakan bertambah menjadi Rp. 48.900.000,Dana Kembali dan pelakunya diberikan sanksi

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dikembalikan Rp. 34.000.000,Belum ada Perkembangan

STATUS 03/07/2009 Ada pengembalian Rp. 1.000.000,- Sisa yang belum

Proses Non Litigasi

01/09/2009 Ada pengembalian total Rp 14.900.000,- ditambah Mobil
berikut surat-suratnya dengan nilai Rp 4.500.000,-

28/02/2010 Belum ada Perkembangan

31/03/2010 serahkan kendaraan+BPKB Nilai taksir 3,500.000, hasil
penjualan Motor 3500.000. disetor ke UPK Setoran Macet

30/04/2010 musibah Ibukandung meninggal akan menggadekan
tanah dibantu Camat

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 3602-2-27042010-004-PNPM Perdesaan 3 5, Lebak Wanasalam 14-Des-08 16-Jan-09

48.900.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana Kembali, pelaku diberikan sanksi.

14.900.000

Sisa Rp.

34.000.000

Penyalahgunaan dana oleh sdr. Bendahara Fas Kab dan FK melakukan penanganan UPK dari dana BLM Rp. 12.800.000. dari DOK sampai masalah selesai Rp. 800.000,- dana Tanggungrenteng Klpk Rp. 3.600.000,- TOTAL Rp. 17.400.000,-

16/01/2009 Sdh dilakukan musyawarah dengan fihak keluarga,

PJOK,UPK,BKAD,FK/T,FAS/Teknik Kab. Dan pihak keluarga menyanggupi untuk mengganti dana yang disalahgunakan sdr. A. Hernawan yang kini tdk diketahui keberadaannyanya.

Proses Non Litigasi

31/01/2009 Status : Belum ada Progres.

28/02/2009 Status : Belum ada Progres.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 142 dari 223

NO.

DM 3

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lebak Wanasalam

TANGGAL Kejadian Diketahui 14-Des-08 16-Jan-09
Penyalahgunaan dana oleh sdr. Bendahara Fas Kab dan FK melakukan penanganan UPK dari dana BLM Rp. 12.800.000. dari DOK sampai masalah selesai Rp. 800.000,- dana Tanggungrenteng Klpk Rp. 3.600.000,- TOTAL Rp. 17.400.000,Dana Kembali, pelaku diberikan sanksi.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 31/03/2009 Status : Belum ada Progres. STATUS

30/04/2009 Status : Belum ada Progres.

30/05/2009 Status Masalah Stagnan

30/07/2009 Ada Pengembalian dana Rp. 1000.000,-

31/08/2009 Proses Baliknama Tanah ke UPK

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 3602-2-27042010-006-PNPM Perdesaan 3 4,5, Lebak Panggarangan 17-Des-08 13-Jan-09
Pencairan dana SPP tdk dilengkapi RPD dan Terjadinya pemotongan dana SPP yang dilakukan oleh UPK, FK dan TPK sebesar Rp. 8.450.000

17.400.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

17.400.000

RPD segera dilengkapi dan dana yang disalahgunakan dapat dikembalikan. FK diberhentikan krn sdh terbukti melakukan pelanggaran kode etik

Dana Kembali dan pelakunya diberikan sanksi kode etik.

21/01/2009 Dana sdh dikembalikan sebesar Rp. 1.550000,dan sisa Rp. 6.350.000,-

Proses Non Litigasi

31/01/2009 Sudah ada pengembalian dana ke UPK sebesar
Rp.2.100.000,-

28/02/2009 Status : Belum ada Progres

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 143 dari 223

NO.

DM 3

PELAKU 4,5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lebak Panggarangan

TANGGAL Kejadian Diketahui 17-Des-08 13-Jan-09
Pencairan dana SPP tdk dilengkapi RPD dan Terjadinya pemotongan dana SPP yang dilakukan oleh UPK, FK dan TPK sebesar Rp. 8.450.000 RPD segera dilengkapi dan dana yang disalahgunakan dapat dikembalikan. FK diberhentikan krn sdh terbukti melakukan pelanggaran kode etik Dana Kembali dan pelakunya diberikan sanksi kode etik.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
650.000,- Sisa Rp. 5.700.000,-

STATUS 31/03/2009 Pada tgl. 11 Maret 2009 ada pengembalian Rp.

Proses Non Litigasi

06/04/2009 Desa Pondokpanjang mengembalikan dana Rp.
450.000,- Desa Cihara Rp. 350.000.

14/04/2009 Desa Mekarsari mengembalikan Rp. 350.000,-

30/05/2009 Total dana yg dikembalikan Rp. 3.900.000, sehingga
masih tersisas Rp. 4.550.000,-

30/06/2009 Sudah ada pengembalian Rp. 4.600.000,- Sisa yang

ada Rp. 3.800.000,- masih dimantan FK yg sdh terkena PHK.

31/01/2010 Dana Rp. 3.800.000,- ada dimantan FK dan sulit
dihubungi

31/03/2010 diupayakan melcak alamat pelaku

Nilai Penyimpangan Rp. 7 KODE KASUS : 3602-2-28042010-008-PNPM Perdesaan 1 11, Lebak Cileles Banjarsari Nilai Penyimpangan Rp. 8 KODE KASUS : 3602-2-28042010-009-PNPM Perdesaan 05-Feb-09 05-Feb-09

8.450.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

8.450.000

Uang setoran SPP dari Klpk Melati tidak disetor Agar UPK/FK melakukan penanganan sehingga ke UPK selama 2 bulan sebesar Rp. 840.000,- dana cepat dikembalikan

Dana kembali

28/01/2009 Sudah ada pengembalian dana sebesar Rp. 620.000,dan sisa yang belum dikembalikan sebesar Rp. 220.000,-

Proses Non Litigasi

840.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

840.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 144 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lebak Malingping Cipeundeuy

TANGGAL Kejadian Diketahui 22-Jan-09 22-Jan-09
Penyalahgunaan dana angsuran SPP oleh Ketua Klpk Ibu Yoyoh Susilawati Ketua Klpk segera mengembalikan dana yang disalhgunakan. Selama belum kembali , maka Klpk yang bersangkutan tidak akan menerima perguliran Dana kembali, dan pelaku dikenakan sanksi kelompok

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 22/01/2009 Adanya laporan penyimpangan dana dari kader desa STATUS

28/01/2009 Pengecekan data pengembalian di UPK & di Desa.

30/01/2009 Dibuat surat Perjanjian oleh Pelaku
Ada pengembalian Rp.500.000,-

Nilai Penyimpangan Rp.

2.030.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

2.030.000

LOKASI - 3603 : TANGERANG
1 KODE KASUS : 3603-1-12052010-1-PNPM Perdesaan 1 22, Tangerang Sindang Jaya Sindang Asih 01-Des-09 01-Des-09
Dana untuk pekerjaan gorong-gorong diambil oleh lurah fasilitasi dan komunikasikan ke kepala desa dan tpk,berapa dana yang dipake kades.fasilitasi agar dana diperuntukkan kembali untuk membangun gorong-gorong dana dikembalikan ke TPK dan dibangunkan untuk saluran air tsb

01/05/2009 melalui tlpn TPK dan kades menyatakan akan segera
membangun saluran air

Selesai 02-Mei-10

31/12/2009 TPK akan segera menemui kades untuk mengambil

kembali dana yang dipakai untuk membangun goronggorong

30/01/2010 kades menyatakan meminta maaf kepada masyarakat
dan akan segera berkoordinasi dengan TPK agar saluran segera dibangun

02/02/2010 surat pernyataan Ketua TPK untuk menyelesaikan
kegiatan fisik saluran sampai tgl 9 feb 2010

02/05/2010 Kegiatan pembangunan saluran sudah dimulai kembali
oleh TPK

Nilai Penyimpangan Rp.

0

Nilai Pengembalian Rp.

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 145 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

2

KODE KASUS : 3603-2-12052010-2-PNPM Perdesaan 3 7, Tangerang Kresek 20-Mar-10 20-Mar-10
adanya bukti pinjaman kepada kelompok ,sudah diakui FK tsb sebesar Rp.3,000,000(surat terlampir) pelanggaran kode etik yang dilakukan mantan fk kresek ,diminta keoada yang bersangkutan untuk melunasi sisa yang digunakan Uang Kembali

23/03/2010 adanya surat pengakuan dari mantan FK kresek ttg

dana sebesar Rp,3000,000 yang digunakan dan telah dibayar sebesar Rp.624,000

Selesai 30-Apr-10

01/04/2010 mantan fk membayar lagi sebesar Rp.700,000,- jadi
tersisa Rp.1,676,000

30/04/2010 Dana sudah kembali 100%

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 3603-2-12052010-3-PNPM Perdesaan 1 5, Tangerang Kresek 01-Feb-10 01-Feb-10
Ex. Ketua Upk melakukan penyimpangan dana SPP tahun 2007-2009 sebesar 55.066.167

3.000.000
Dana kembali di setor ke UPK sebesar penyimpangan

Nilai Pengembalian Rp.
dana saldo kas disetorkan ke rekening spp

3.000.000

Sisa Rp.

0

28/02/2010 proses fasilitasi ke pengurus upk lama tentang dana
saldo kas

Proses Non Litigasi

23/04/2010 pelaku mengembalikan 5.000.000

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 3603-2-12052010-4-PNPM Perdesaan 1 5, Tangerang Kresek 01-Feb-10 01-Feb-10

55.066.167

Nilai Pengembalian Rp.

Sisa Rp.

Ex. Sekretaris Upk melakukan penyimpangan Dana kembali 100% di setor ke UPK dana SPP tahun 2007-2009 sebesar 80.825.000

dana saldo kas disetorkan ke rekening spp

23/04/2010 pelaku mengembalikan 3.000.000

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 3603-2-12052010-5-PNPM Perdesaan 1 7, Tangerang Jambe 15-Mar-10 15-Mar-10

80.825.000

Nilai Pengembalian Rp.

Sisa Rp.

pemotongan dana BLM untuk fisik pada Dana kembali 100% dan pelaku diberi sanksi pencairan, tahap I dan II sebesar 5% di 10 desa PHK dg total penyimpangan RP 21.500.000. rincian FK 2.200.000.

Dana dikembalikan ke fisik

15/03/2010 informasi TPK menyatakan benar telah terjadi

penyimpangan dana sebesar 5% saat pencairan dana

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 146 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 7,

KABUPATEN Kecamatan Desa Tangerang Jambe

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Mar-10 15-Mar-10
pemotongan dana BLM untuk fisik pada Dana kembali 100% dan pelaku diberi sanksi pencairan, tahap I dan II sebesar 5% di 10 desa PHK dg total penyimpangan RP 21.500.000. rincian FK 2.200.000. Dana dikembalikan ke fisik

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
terjadi pemotongan 5%

STATUS 17/03/2010 konfirmasi ke UPK via telepon menyatakan benar telah

Proses Non Litigasi

04/04/2010 ketua UPK,FK mengakui pemotongan dana 5% dg
total 21.500.000

07/04/2010 pelaku diproses forum pembuktian pelaku mengakui
untuk ditindaklanjuti PHK

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 3603-2-12052010-6-PNPM Perdesaan 1 5, Tangerang Pakuhaji 02-Feb-10 02-Feb-10
ketua UPK menggunakan dana SPP/ 2009 sebesar 21.027.000

22.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
dana saldo kas disetorkan ke rekening spp

Sisa Rp. 02/02/2010 diberi surat teguran oleh pjok dan diadakan rapat

Dana kembali 100% dan pelaku diberi sanksi PHK

khusus dimana ketua upk membuat surat pernyataan siap mengembalikan dana dengan batas waktu 20 maret 2010

Proses Non Litigasi

30/04/2010 surat pernyataan ketua UPK sdr. Ayudin siap

mengembalikan dana tanggal 15 April 2010. Ketua UPK mengundurkan diri

Nilai Penyimpangan Rp.

21.027.000

Nilai Pengembalian Rp.

Sisa Rp.

LOKASI - 3604 : SERANG
1 KODE KASUS : 3604-1-12052010-3-PNPM Perdesaan 1 8, Serang Kragilan Silebu 02-Des-08 02-Mar-09
Pada pekerjaan pengaspalan jalan di Desa TPK harus bertanggungjawab atas kekurangan volume 1300 x 2,7m telah terjadi penyimpangan aspal yang tidak dibangunkan dan pelaku sejumlah aspal dari volume 59 drum yang diproses sesuai hukum. digunakan hanya 34 drum Kualitas pengaspalan jalan dilaksanakan sesuai RAB Standar yang sudah ditetapkan

25/05/2009 Masalah ini pada saat ini dalam penanganan Pihak
yang berwajib ( Polres Serang)

Proses Litigasi (Kepolisian)

30/05/2009 Proses di Polres Serang

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 147 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Serang Kragilan Silebu

TANGGAL Kejadian Diketahui 02-Des-08 02-Mar-09
Pada pekerjaan pengaspalan jalan di Desa TPK harus bertanggungjawab atas kekurangan volume 1300 x 2,7m telah terjadi penyimpangan aspal yang tidak dibangunkan dan pelaku sejumlah aspal dari volume 59 drum yang diproses sesuai hukum. digunakan hanya 34 drum Kualitas pengaspalan jalan dilaksanakan sesuai RAB Standar yang sudah ditetapkan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Proses Litigasi (Kepolisian) 30/06/2009 Prose s di Polres Serang STATUS

31/08/2009 Permasalahan lapangan udah selesai, namun kasus
hukum stagnan di POLRES Serang.

31/01/2010 Proses Hukum Stagnan di POLSEK

28/02/2010 Proses Hukum Stagnan di POLSEK

30/03/2010 Proses Hukum Stagnan di POLSEK

30/04/2010 Proses Hukum Stagnan di POLSEK

Nilai Penyimpangan Rp.

0

Nilai Pengembalian Rp.

Sisa Rp.

LOKASI - 3690 : KOTA TANGERANG SELATAN
1 KODE KASUS : 3690-2-12052010-1-PNPM Perdesaan 1 7, Kota Tangerang S 26-Mar-10 Ciputat Timur 30-Apr-10
FK menggunakan dana setoran SPP sebesar Rp. 2.012.500 uang kembali dan pelaku di proses diberi sanksi dana kembali 100%

30/04/2010 dana telah kembali 100% , pelaku diproses

Selesai 30-Apr-10

Nilai Penyimpangan Rp.

2.012.500

Nilai Pengembalian Rp.

2.012.500

Sisa Rp.

0

LOKASI - 5101 : JEMBRANA
1 KODE KASUS : 5101-2-02052010-001-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 148 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Jembrana Negara

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Nop-09 15-Nop-09
Terjadi penyalahgunaan dana SPP oleh Bendahara UPK Kec. Negara dg modus operandi peminjaman nama kelompok untuk kepentingan pribadi. Segera lakukan identifikasi dan bentuk Tim Penyelamat Pinjaman Dana kembali seluruhnya ke UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 22/11/2009 Sedang dipastikan berapa nilai yang disimpangkan. STATUS

Nilai Penyimpangan Rp.

17.900.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

17.900.000

LOKASI - 5108 : BULELENG
1 KODE KASUS : 5108-2-02052010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Buleleng Sukasada Pegayaman 01-Jun-08 05-Feb-08
Adanya pengakuan koordinator kelompok di desa menggunakan dana pengembalian dari kelompok sebesar Rp 24.000.000 + bunga Rp 6.000.000, dimana dana pengembalian dari kelompok tidak disetorkan ke UPK 1. Segera dibentuk tim penyelamat untuk melakukan investigasi ; 2. Buat rencana penanganan bersama masyarakat. 3. Terapkan aturan dan sanksi yang disepakati masyarakat Dana kembali ke UPK.

05/02/2008 Yang bersangkutan sudah menandatangani surat

pengakuan menggunakan dana pengembalian dari kelompok SPP.

Proses Non Litigasi

06/02/2008 Yang bersangkutan menyerahkan jaminan BPKB mobil
dan uang sebesar Rp. 300.000 ke UPK.

12/02/2008 Yang bersangkutan menyerahkan jaminan BPKB mobil
dan uang sebesar Rp. 300.000 ke UPK untuk pembayaran bunga

29/05/2009 Adanya pembayaran dari koordinator kelompok ke UPK
sebesar Rp. 3,000,000,- dan ada pengembalian sebelumnya sebesar Rp.22.179.650;

11/11/2009 FK dan UPK berkoordinasi dan monev ke pengurus
kelompok dan mereka berjanji akan melunasi paling lambat Tgl 31 Desember 2009.

Nilai Penyimpangan Rp.

30.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

30.000.000

LOKASI - 5201 : LOMBOK BARAT
1 KODE KASUS : 5201-2-03052010-003-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 149 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lombok Barat Narmada

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Mar-06 01-Okt-08
Terjadi penyelewengan dana yang dilakukan oleh Pengurus UPK Kec. Narmada, Kab. Lombok Barat dengan cara tidak membukukan agsuran dari kelompok maupun dengan meyalurkan pinjaman pada kelompok fiktif. 1. Segera dilakukan klarifikasi disemua kelompojk untuk mengidentifikasi mana yang tunggakan dan mana yang penyelewengan. 2. Segera dilakukan penggantian pengurus UPK. 3. Segera dilakukan pertemuan dengan pelaku untuk mengetahui uang yang dipakai oleh masing masing pengurus UPK. 4. Segera dilakukan MAD Khusus untuk: a. Mensosialisasikan masalah penyelewengan dana ini kepada masyarakat. b.Segera dibentuk pengurus UPK baru. c. Membentuk tim penyelesaian kasus tersebut. Uang kembali dan atau pelaku dihukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Khusus dengan agenda membentuk pengurus UPK Litigasi yang baru dan Tim Formatur untuk menyelesaikan (Kepolisian) masalah penyelewengan uang. 2. Pada tanggal 25 Oktober 2008 juga dilakukan Musyawarah Penyelesaian SPP yang memutuskan untuk segera dilakukan identifikasi ke semua kelompok. 3. Juga sudah dilakukan identifikasi terhadap semua kelompok dan ternyata ada Rp. 129.255.600,- diselewengkan oleh Dedi (Ketua UPK), Rp. 232.544.000,- diselewengkan oleh Bendahara UPK (Sumaini/Omik) dan Rp. 19.026.200,- diselewengkan oleh Sekretaris UPK ( Baiq Purniwati). Sehingga total uang yang diselewengkan Rp. 380.825.800,-. Nilai tersebut masih bisa berubah tergantung hasil klarifikasi dan identifikasi lebih lanjut. dipanggil, dua kali panggilan tersangka mantan bendahara tdk hadir, dan dikhabarkan menghilang dr kediamanya, mantan sekretaris datang dgn pengacaranya bahkan mengancan akan menuntut balik. masalah

STATUS 01/10/2008 1. Pada tanggal 20 Oktober 2008 sudah dilakukan MAD

Proses

01/11/2009 Prosas hukum terus berlanjut tersangka kembali

01/12/2009 Belum ada laporan perkembangan penyelesaian

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 5201-2-03052010-004-PNPM Perdesaan 2 4, Lombok Barat Narmada 01-Jan-08 01-Okt-08
Menurut informasi pengurus UPK, pada awal tahun 2007, dengan difasilitasi oleh Pengurus UPK, pelaku meminjam uang dari rentenir sebesar Rp 11.000.000,- dan dana DOK Rp. 4.700,000,-. Karena pengembalian seret sedangkan bunga sangat tinggi, oleh Pengurus UPK pinjaman sebesar Rp. 15.700.000,tersebut dibayar dengan uang SPP dengan modus membentuk kelompok fiktif. Oleh pelaku, uang SPP tersebut baru dikembalikan Rp. 16.000.000,- dimana yang Rp. 2.000.000,untuk melunasi utang ke rentenir, sisanya Rp. 14.000.000,- dipergunakan untuk membayar uang SPP tersebut. Jadi masih tersisa Rp. 6.000.000,-

380.825.800

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

380.825.800

1. Segera lakukan penarikan uang tersebut kepada pelaku untuk segera dimasukan ke kas SPP.2. Apabila pelaku tidak kooperatif, karena pelaku mempunyai banyak kasus, segera laporkan ke polisi.

Uang kembali agar bisa segera digulirkandan atau pelaku dihukum.

01/02/2009 Karena pelaku sudah pindah lokasi tugas ke

Kab.Sumbawa, klarifikasi akan dilakukan kalau ada perjalanan dinas ke kab. Sumbawa.

Proses Non Litigasi

01/11/2009 Proses Hukum berjalan di Polsek Lunyuk kab

Sumbawa, ketika tersangka dipanggil oleh pihak kepolisian tersangka tdk hadir namun keesokan harinya langsung mengembalikan semua uang program yg pernah diselewengkanya, namun menurut tersngka yg dihub via tlp uang yg di narmada Rp.6000.000, sdh diselesaikan dgn mantan bendahara UPK Narmada tp skr sdh menghilang kediamnnya krn sdh dlm proses hukum di Polres Lombok Barat.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 150 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Lombok Barat Narmada

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Jan-08 01-Okt-08
Menurut informasi pengurus UPK, pada awal tahun 2007, dengan difasilitasi oleh Pengurus UPK, pelaku meminjam uang dari rentenir sebesar Rp 11.000.000,- dan dana DOK Rp. 4.700,000,-. Karena pengembalian seret sedangkan bunga sangat tinggi, oleh Pengurus UPK pinjaman sebesar Rp. 15.700.000,tersebut dibayar dengan uang SPP dengan modus membentuk kelompok fiktif. Oleh pelaku, uang SPP tersebut baru dikembalikan Rp. 16.000.000,- dimana yang Rp. 2.000.000,untuk melunasi utang ke rentenir, sisanya Rp. 14.000.000,- dipergunakan untuk membayar uang SPP tersebut. Jadi masih tersisa Rp. 6.000.000,1. Segera lakukan penarikan uang tersebut kepada pelaku untuk segera dimasukan ke kas SPP.2. Apabila pelaku tidak kooperatif, karena pelaku mempunyai banyak kasus, segera laporkan ke polisi. Uang kembali agar bisa segera digulirkandan atau pelaku dihukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
masalah

STATUS Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 01/12/2009 Belum ada laporan perkembangan penyelesaian

Nilai Penyimpangan Rp.

6.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

6.000.000

LOKASI - 5205 : DOMPU
1 KODE KASUS : 5205-2-03052010-009-PNPM Perdesaan 2 5, Dompu Pekat 01-Jan-06 01-Jan-08
Terjadi penyelewengan dana yang dilakukan oleh Bendahara UPK Kec.Pekat, Kab.Dompu dengan cara tidak membukukan agsuran dari kelompok maupun dengan meyalurkan pinjaman pada kelompok fiktif. Dari audit yang dilakukan oleh BP-UPK, uang yang saat ini tidak bisa dipertanggung jawabkan adalah lebih kurang Rp. 160.299.266,- tetapi yang sudah diakui oleh Bendahara UPK an. Nurrussamawati baru sebesar Rp.37.234.550,-. Sehingga untuk sementara angka terakhir inilah yang dianggap sebagai kerugian program. 1. Segera dilakukan klarifikasi disemua kelompok untuk mengidentifikasi mana yang tunggakan dan mana yang penyelewengan. 2. . Segera dilakukan pertemuan dengan pelaku untuk mengetahui uang yang dipakai. 4. Segera dilakukan MAD Khusus untuk mensosialisasikan masalah penyelewengan dana ini kepada masyarakat. 5.Membentuk tim penyelesaian kasus tersebut. Uang kembali dan atau pelaku dihukum.

01/02/2009 Pada 28 Januari 2009 sudah dilakukan MAD Khusus

dengan keputusan bahwa sementara bisa diterima nominal yang diakui oleh Pelaku tetapi akan tetap dilakukan audit secara menyeluruh oleh BP-UPK dibantu oleh Konsultan. Ditingkat masyarakat, masalah ini secara intens sedang ditangani oleh oleh BKAD mestinya dengan mendapat dukungan penuh dari jajaran konsultan.Pada Februari 2009 diadakan audit ulang oleh BPKP tetapi pelaku tidak berada ditempat.

Proses Litigasi (Kepolisian)

01/11/2009 Laporan diPolsek pekat sdh berjalan saksi-saksi sdh

diperiksa namun tersangka belum kunjung diperiksa, masalah ini sdh dikordinasikan langsung dg Direskrim Polda NTB unt minta dukungan dan dorongan spy kepolisian pro aktif dlm melakukan proses hukum terhadap laporan program, sehingga masyarakat tdk mrs putus asa ketika melaporkan setiap bentuk kerugian yg dialami program yg berarti kerugian pula bagi masyarakat. proses hukum, ahirnya pelaku dibantu oleh orang tuanya mengembalikan dana program sebesar 20jt rupiah, sisa dana yang belum dikembalikan masih dalam proses penyelesaian.

01/12/2009 Pendekatan intensif terus dilakukan sambil melakukan

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 5205-2-03052010-010-PNPM Perdesaan

37.234.550

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

37.234.550

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 151 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Dompu Woja Matua

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Okt-08 01-Feb-09
Anggota masyarakat Desa Matua datang ke UPK menemui SP2M untuk melaporkan bahwa material yang dibeli oleh TPK Desa Matua jauh dari yang tercantum dalam RAB, sedangkan uang sudah relatif habis. Orang tersebut memberikan contoh misalnya dari semen yang didroping ke lokasi, dari cacatan yang dibuatnya dengan yang dicatat dalam buku material sangat jauh berbeda. SP2M mengambil inisiatip apakah mungkin sekarang sekarang juga mengadakan pertemuan di Kantor Desa Matua antara TPK, FK, SP2M dan beberapa anggota masyarakat yang mencermati dan mencatat setiap ada material yang datang. Hari itu juga langsung diadakan pertemuan dan menghasilkan kesepakatan bahwa untuk mendapatkan angka yang pasti berapa uang seharusnya tersisa akan dilakukan audit fisik talud yang sudah dibangun oleh TPK. 1. Segera lakukan audit fisik untuk mengetahui berapa selisih antara rencana dan realisasi termasuk pembayaran penggunaan HOK. 2. Apabila terbukti ada uang yang tidak dialokasikan sesuai rencana, uang harus segera dikembalikan dan dalam pengawasan FT digunakan sesuai dengan perencanaa awal. 3. Segera ganti pengurus TPK lewat Musdes Khusus. Uang segera kembali untuk dipergunakn sebagaimana mestinya dan atau pelaku dikenai sanksi hukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Desa Matua dan menyepakati bahwa : 1. Memang benar terjadi ketidak cocokan antara yang dicatat masyarakat dan TPK ttg pembelian semen. 2. Telah terjadi kesalahan prosedur pembelian semen tersebut dan semua jg sepakat akan memperbaiki prosedur yang salah. 3. Berkaitan adanya indikasi pemangkasan volume pekerjaan, disepakati akan ditunjuk pihak independen yang akan melakukan audit yaitu Sdr. Asrul (FT Woja) dan Sdr. Mawardi (FastekKab Dompu) 4. Semua peserta pertemuan sepakat akan tunduk dan menghormati hasil audit . Karena saat itu berbarengan dengan kunjungan BPKP, BPKP menawarkan diri untuk ikut melakukan audit terhadap sarana yang dibangun di Desa Matua. Dari hasil audit didapat ada selisih pekerjaan yang tidak dilaksanakan senilai Rp. 59.082.000,-N62

STATUS 01/02/2009 Pada 23-2-2009 telah diadakan pertemuan di Balai

Proses Non Litigasi

01/11/2009 Masalah tsb sampai skr msh dikejaksaan negeri dompu,
menurut Ketua Seksi Penuntutan Bpk Aldi yg ditemui bahwa perkara tsb sdh siap dilimpahkan ke Pengadilan unt disidangkan.

01/12/2009 Perkara ini sudah digelar diPengadilan Negeri Dompu,
masih dlm acara pemeriksaan saksi-saksi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 5205-2-19052010-012-PNPM Perdesaan 2 5, Dompu Kempo 01-Nop-09 01-Nop-09
Bendahara dan sekretaris UPK membuat 5 kelompok SPP fiktif, dengan total dana yang diselewengkan Rp. 30.000.000.

59.082.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

59.082.000

Segera lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pembukuan di UPK, klarifikasi pengurus UPK, supaya uang yang diselewengkan dengan menggunakan kelompok SPP fiktif tersebuit dapat segera dikembalikan.

Dana dikembalikan seluruhnya dan pelaku diganti

01/11/2009 Hasil pemeriksaan ulang yg kembali dilakukan ternyata

jumlah dana yang telah disalahgunakan dgn cara membuat kelompok fiktif berjumlah Rp 73.155.000. sdh dilakukan penanganan awal bersama Sekcam, PjOK dan bbrp pelaku dikecamatan, dua orang pengurus UPK bendahara dan sekretaris UPK telah menjaminkan BPkB kendaraan bermotornya untuk meyakinkan bahwa mrk punya niat baik mau mengembalikan dana tsb, untuk bendahara orang tuannya sdh dilibatkan supaya dapat membantu menyelesaikan maslah ini krn jumlah dana yg telah disalahgunakan oleh bendahara tsb cukup besar tdk mgk bisa diselesaikan sendiri olehnya krn ybs tdk mempunyai sumber penghasilan lain.

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 152 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Dompu Kempo

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Nop-09 01-Nop-09
Bendahara dan sekretaris UPK membuat 5 kelompok SPP fiktif, dengan total dana yang diselewengkan Rp. 30.000.000. Segera lakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pembukuan di UPK, klarifikasi pengurus UPK, supaya uang yang diselewengkan dengan menggunakan kelompok SPP fiktif tersebuit dapat segera dikembalikan. Dana dikembalikan seluruhnya dan pelaku diganti

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
FasKab/FasTKab/FasKeu/BPUPK dan BKAD, dari hasil pemeriksaan ahirnya Bendahara dan Sekretaris UPK mengakui perbuatanya bahwa uang Rp.30.000.000 tersebut mereka bagi berdua masing-masing Rp. 15.000.000 dan sekretaris UPK telah mengembalikan uang Rp.15.000.000,- yg Rp.15.000.000 belum dikembalikan oleh bendahara UPK. mengembalikan 5 juta rupiah, namun berjanji akan menyelesaikannya paling lama sampai tanggal 15 Jan 2010, sedangkan berdasarka hasil audit terahir jumlah angka penyelewengan terus bertambah, menjadi 85jt rupiah sekretaris UPK yg jg sdh diberhentikan belum ada pengembalian sama-sekali, namun surat kendaraan bermotornya masih tetap dijadikan jaminan.

STATUS 01/11/2009 Telah dilakukan pemeriksaan bersama oleh

Proses Non Litigasi

01/12/2009 Bendahara Upk yang sdh iberhentikan tersebut baru

Nilai Penyimpangan Rp.

30.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

30.000.000

LOKASI - 5206 : BIMA
1 KODE KASUS : 5206-1-19052010-003-PNPM Perdesaan 2 4, Bima Ambalawi 01-Feb-09 01-Feb-09
Seorang peserta pelelangan melaporkan bahwa telah merasa dirugikan akibat proses pelelangan yang diduga telah terjadi pelanggaran, karena pelapor sebagai peserta pelelangan yg menawarkan harga terendah namun digugurkan dengan alasan yg tidak jelas. Segera lakukan identifikasi dan Klarifikasi dengan FasKab/FasTKab/FK,/FT danj Suplier yg melapor, jika terbukti telah terjadi pelanggaran prosedur maka sangsi harus diberikan untuk mencegah hal-hal serupa terus terjadi. Setiap prpses pelelangan harus dapat berjalan sesuai aturan yg telah ditentukan, sehingga tidak merugikan program dan masyarakat Telah dilakukan klarifikasi langsung dan pelapor sdh membuat surat pernyataan sbg hak jawabnya terhadap alasan FK/FT menggugurkan CV Sepakat milik pelapor, SP2M sdh membuat Resume untuk menyimpulkan bahwa memang benar telah terjadi pelanggaran prosedur yg telah dilakukan oleh FK/FT sbg bahan pertimbangan Korprov untuk menjatuhkan sanksi.

Proses Non Litigasi

01/11/2009 Telah dilakukan identifikasi dan Klarifikasi dengan

FasKab/FasTKab/FK,/FT, telah dibuat berita acara tentang hal-hal yang dilanggar dalam proses pelelangan tsb dan disertai pernyataan dari FK/FT apa alasan mengugurkan suplier yg menawarkan harga terendah tersebut, namun klarifikasi dengan suplier hanya secara lisan via telepon. melengkapi bahan yang sudah ada sebagai dasar pijakan Korprov dalam menentukan putusanya.

01/12/2009 Masih dalam proses melengkapi bukti-bukti untuk

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 5206-2-19052010-003-PNPM Perdesaan 2 4, Bima Sanggar

0

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

0

01-Agust-09 Pelelangan pengadaan barang dan jasa didesa Lakukan klarifikasi lgs dengan suplier pemenang 01-Nop-09
oisaro yg dimenangkan bukan harga terendah dan cek fisik dan audit internal terhadap penggunaan dana untuk pekerjaan yg telah dilakukan.

Pelelangan hrs berjln sesuai aturan dan pekerjaan fisik tdk ada keterlambatan dan tdk ada kerugian masyarakat yg timbul akibat pelelangan tsb.

01/12/2009 Sdh dilakukan pertemuan dg masyarakat desa Oisaro
yg melaporkan pelanggaran prosedure proses pelelangan pengadaan barang dan jasa tsb.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

1

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

1 Halaman 153 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

LOKASI - 5208 : LOMBOK UTARA
1 KODE KASUS : 5208-2-03052010-001-PNPM Perdesaan 2 5, Lombok Utara Gangga 01-Nop-09 01-Jan-10
Terjadi penyalahgunaan dana setoran kelompok SPP yang dilakukan oleh sekretaris UPK Kec. Gangga yang saat in telah di non aktifkan oleh Pemeritah Kecamatan Setempat. Dana yg diselewengkan sebesar Rp. 26.123.700,Segera lakukan pemeriksaan langsung kepada anggota kelompokkrn dikhawatirkan jumlah dana yang diselewengkan akan terus bertambah. Uang kembali sekretaris UPK diganti.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

26.123.700

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

26.123.700

LOKASI - 5307 : ALOR
1 KODE KASUS : 5307-2-24052010-001-PNPM Perdesaan 2 5, Alor Teluk Mutiara 01-Jan-10 02-Jan-10
Penyalah gunaan dana sebesar Rp 37.260.000,- ,oleh mantan sekretaris , dengan rincian , pengembalian pinjaman SPP Rp 32.971.000,- dan IPTW Rp 1.125.000,- cash bond di UPK Rp 459.000,- dan setoran rekening kelompok Rp 605.000,BKAD, UPK, PjOK, FK perlu melakukan pertemuan khusus dgn kel. Pelaku agar ada partisipasi nyata dari kel utk segera mengembalikan sisa dana yg diselewengkan. Dengan cara sertifikat yg dijadikan jaminan oleh pelaku segera dijadikan jaminan kredit bank. Dana harus dikembalikan ke Kas UPK, sesuai batas waktu yg telah ditentukan pelaku.

02/02/2010 Dilakukan pertemuan di kantor UPK Teluk Mutiara,

dihadiri oleh ketua UPK , bendahara UPK, sekretaris UPK, BKAD,PJOK FT dan pelaku-pelaku , membuat surat pernyataan pengakuan dan menyatakan batas akhir pelunasan/ pengembalian dana sampai tgl 23 Februari 2010.

Proses Non Litigasi

10/02/2010 Cicilan pengembalian sebesar Rp.3,000,000

29/03/2010 Permohonan perpanjangan waktu pembayaran oleh

pelaku sampai dg Sept 10. Permohonan ini disetujui BKAD dg surat persetujuan tgl 05-04-10.

26/04/2010 SP2M, Faskab, UPK, FT, BKAD lakukan klarifikasi dg

pelaku di ktr UPK, pelaku membenarkan permasalahan dan penyelesaian yg telah dilakukan.

27/04/2010 SP2M, Faskab, UPK, FT,BKAD, Sekcam, PjOK

lakukan pertemuan di ktr UPK, membahas strategi lanjutan penyelesaian kasus penyelewengan dana, disepakati BKAD, UPK, FT, PjOK melakukan pendekatan dg kel pelaku agar sertifikat yg dijadikan jaminan oleh pelaku dpt dijadikan jaminan kredit bank untuk mempercepat penyelesaian dana yg diselewengkan.

Nilai Penyimpangan Rp.

27.260.000

Nilai Pengembalian Rp.

1.000.000

Sisa Rp.

26.260.000

LOKASI - 5311 : ENDE
1 KODE KASUS : 5311-2-03062010-001-PNPM Perdesaan Halaman 154 dari 223

REPORT PENANGANAN MASALAH

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Ende Maurole

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Jan-10 25-Jan-10
Penyalah gunaan dana oleh ketua UPK Maurole a/n Sdr Yulius Mangu sebesar Rp 14.370.500,-dari pengembalian dana SPP dan dana tanggung renteng * FK dan BKAD segera melakukan pendekatan kepada pelaku agar pelaku dapat segera mngembalikanuang terebut kepada kas UPK Uang kembali ke UPK dan bagi pelaku yang tidak segera mengembalikan agar dikenai sanksi yng tegas.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
pengurus UPK agar uang tsb dikembalikan paling lambat tgl 25 Februari 2010

STATUS 02/01/2010 pertemuan internal antara BKAD PJOK ,FK-FT dan

Proses Non Litigasi

25/01/2010 MAD Optimalisasi diputuskan bahwa ybs segera

melakukan pencicilan sebelum maret 2010 dan jika terpenuhi maka forum akan melakukan proses hukum

29/03/2010 MAD LPJ UPK memutuskan agar ybs segera

mengembalikan dengan cara mencicil dgn jaminan sertifikat tanah kebun diserahkan kepada pengurus UPK. Dan ada pengembalian sebesar Rp 3850000,-

Nilai Penyimpangan Rp.

14.370.500

Nilai Pengembalian Rp.

3.850.000

Sisa Rp.

10.520.500

LOKASI - 5314 : ROTE NDAO
1 KODE KASUS : 5314-2-03062010-001-PNPM Perdesaan 2 10, Rote Ndao Rote Selatan Dodaek 27-Nop-09 30-Mar-10
pengadaan PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) di desa Dodaek, sejumlah 20 bh ternyata yang terpasang tidak sesuai dg spesifikasi ,dalam RAB , dan terdapat selisih dana sebesar Rp 192.000.000,-(hasil Klarifikasi sementara) * Faskab, Fastkab,Segera memfasilitasi pertemuan dengan semua pihak, yang terkait terutama antara masyarakat dan Suplier agar Suplier mempertanggung jawabkan yang menjadi kelebihan. * Hasil klarifikasi terhadap sisa dana yang ada, suplier agar bisa menambah Unit PLTS sesuai dengan harga yang ada. dana yang sudah terlanjur di cairkan harus segera di kembalikan atau dibelikan lagi sejumlah uang yang tersisa.

12/03/2009 Sp2m berkordinasi dengan Faskab,FasTkab dan
PJOkab Rotendao di rapat Kordinasi Propinsi

Proses Non Litigasi

21/12/2009 dilakukan pertemuan di kantor Camat yang dihadiri oleh
TPK Desa Dodaek, ketua BKAD, Kepala desa,PJOK Faskab, faskeu dan FasTkab.

22/12/2009 Dilakukan MD Khusus, untuk membahas PLTS yang

tidak sesuai dengan speksifikasi yang ada di kontrak, dan disepakati untuk menambah volume barang sesuai dengan sisa uang yang ada.

27/03/2010 Sp2M melakukan kunjungan ke kab. Rote hasil

klarifikasi , ditemukan , bahwa : 1.dari tahapan persiapan dan perencanaan, ada beberapa ketentuan di PTO yang tdk dilaksanakan. 2. berdasarkan perubahan Spesifikasi yang telah dipasang ternyata ada sisa uang sebesar Rp 192.000.000,-

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 155 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 10,

KABUPATEN Kecamatan Desa Rote Ndao Rote Selatan Dodaek

TANGGAL Kejadian Diketahui 27-Nop-09 30-Mar-10
pengadaan PLTS (pembangkit listrik tenaga surya) di desa Dodaek, sejumlah 20 bh ternyata yang terpasang tidak sesuai dg spesifikasi ,dalam RAB , dan terdapat selisih dana sebesar Rp 192.000.000,-(hasil Klarifikasi sementara) * Faskab, Fastkab,Segera memfasilitasi pertemuan dengan semua pihak, yang terkait terutama antara masyarakat dan Suplier agar Suplier mempertanggung jawabkan yang menjadi kelebihan. * Hasil klarifikasi terhadap sisa dana yang ada, suplier agar bisa menambah Unit PLTS sesuai dengan harga yang ada. dana yang sudah terlanjur di cairkan harus segera di kembalikan atau dibelikan lagi sejumlah uang yang tersisa.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Camat Rote Selatan , PJO kab dan Sp2m melakukan klarifikasi dengan suplier bertempat di kantor BPMD , dan menghasilkan beberapa hal terutama bahwa suplier harus mengembalikan uang yang elah terlanjur dibayarkan , dengan cara menambah Unit PLTS , belum ada kesepakatan dari supler, kemudian menunggu MD khusus untuk membahas hal tersebut dan apabila tidak bisa mengembalikan maka jalur hukum merupakan pilihan terschir.

STATUS 21/05/2010 Faskab,fasTkab dan faskeu , FK,FT, Ketua BKAD,

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 5314-2-03062010-003-PNPM Perdesaan 1 2, Rote Ndao Pantai Baru 01-Jan-09 08-Apr-09
Adanya pinjaman pribadi oleh mantan PJOk dan istrinya yang sekarang menjadi kabid disnakertrans kab Rote ndao

192.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

192.000.000

* Perlu adanya pendekatan kepada pelaku *berkordinasi dengan Bupati agar bisa dikeluarkan surat teguran untuk menangani masalah, dan uang bisa kembali ke UPK

* Uang kembali ke UPK, dan segera digulirkan dan tidak ada lagi PNS yang boleh pinjam ke UPK baik atas nama pribadi maupun kelompok.

10/03/2009 Kaban PMD, Faskab, FasTkab ,faskeu dan UPK ,
berkordinasi dengan Bupti untuk menyampaikan permasalahan ini, dan akan ada tindak lanjutnya.

Selesai 31-Mar-10

08/04/2009 Sp2 M , faskab, Fas Tkab berkordinasi dg PJOKab,

untuk membicarakan strategi penanganan masalah. Dan disepakati untuk bertemu dengan Bupati untuk membicarakan adanya surat teguran dari Bupati, mengingat kasus ini sudah lama terjadi dan pelaku sulit untuk ditagih. Rotendao untuk melakukan pemotongan Gaji PNS melalui Instansi YBS dan telah ada pengembalian sebesar Rp9.500.000,-

31/03/2010 SP2M telah melakukan kordinasi dengan Bupati

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 5314-2-20042010-001-PNPM Generasi 2 5, Rote Ndao Rote Timur 18-Jul-08 20-Jul-08

9.500.000

Nilai Pengembalian Rp.

9.500.000

Sisa Rp.

0

penyelewengan dana kegiatan di desa Sotimori MAD khusus penyelesaian masalah oleh pengurus UPK

dana harus kembali dan pelaku diberi sanksi

30/05/2009 Pada awalnya ada pengakuan utk mengembalikan

Dana yang diselewengkan namun pelaku tdk menepati janji. Sehingga masyarakat melalui Pengurus PK melaporkan ke pihak Kejaksaan dan pelaku sementara dalam penahanan kejaksaan Negeri Ba"a

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

7.200.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

7.200.000

LOKASI - 5316 : SUMBA BARAT DAYA
1 KODE KASUS : 5316-2-05062010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Sumba Barat Day Kodi 10-Feb-09 02-Jun-10
Ketua dan bendahara UPK kec Kodi Menggunakan dana pengembalian SPP yaitu : ketua UPK Sebesar Rp 10.415.700,- dan Bendahara Rp 5.733.300,* Faskab, Perlu adanya pendekatan kepada pelaku , Ketua dan Bendahara UPK agar segera mengembalikan uang tersebut. * Uang kembali ke UPK,

10/02/2009 Faskab meminta ketua UPK dan bendahara UPK telah
membuat surat pernyataan kesanggupan untuk mengembalikan dana secara mencicil selama 3 bulan sampai dengan tangl 31 Januari 2010

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 156 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Sumba Barat Day Kodi

TANGGAL Kejadian Diketahui 10-Feb-09 02-Jun-10
Ketua dan bendahara UPK kec Kodi Menggunakan dana pengembalian SPP yaitu : ketua UPK Sebesar Rp 10.415.700,- dan Bendahara Rp 5.733.300,* Faskab, Perlu adanya pendekatan kepada pelaku , Ketua dan Bendahara UPK agar segera mengembalikan uang tersebut. * Uang kembali ke UPK,

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
sebesar Rp 3.250.000,- dan Bendahara UPK sebesar Rp 2.500.000,-

STATUS 12/07/2009 Ket UPK telah mengembalikan dana ke rek UPK

Proses Non Litigasi

02/06/2010 Ket UPK telah mengembalikan dana ke rek UPK

sebesar Rp 1.300.00,- dari Gaji bulan Nop dan Des dan Bendahara UPK sebesar Rp 1.000.000,- sehingga sampai saat ini sisa hutang ketua Rp 5.865.700,- dan bendahara Rp 2.233.300,-

Nilai Penyimpangan Rp.

16.159.900

Nilai Pengembalian Rp.

8.050.000

Sisa Rp.

8.109.900

LOKASI - 6101 : SAMBAS
1 KODE KASUS : 6101-2-21042010-006-PNPM Perdesaan 1 5,11, Sambas Paloh 04-Des-09 05-Des-09
Terjadinya Penyelewengan Dana Pengembalian SPP oleh Pengurus UPK & PL sejak April '09 yang dilaporkan sebagai tunggakan. Diadakan investigasi langsung kepada pelaku & dimintakan kesediaan untuk mengembalikan dana yang diselewengkannya Uang yang diselewengkan kembali kepada masyarakat ( UPK ).

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 6101-2-21042010-007-PNPM Perdesaan 2 5, Sambas Paloh 04-Nop-09 04-Nop-09
Terjadinya Penyelewengan Dana BLM TA.2009 oleh Bendahara UPK ( mantan ketua UPK ) sebesar Rp. 150.000.000, yang di jadikan barang sitaan oleh kejaksaan Negeri sambas akibat permasalahan pada program P2WP.

36.800.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

36.800.000

Diadakan investigasi langsung kepada pelaku & dimintakan kesediaan untuk mengembalikan dana yang diselewengkannya

Uang yang diselewengkan kembali kepada masyarakat

Proses Litigasi (Kejaksaan)

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 6101-2-30042010-001-PNPM Perdesaan 2 8, Sambas Sajingan Besar Sungai Bening 26-Feb-09 03-Mar-09
Diterimanya laporan masyarakat dan hasil temuan lapangan terjadinya penyelewengan dana program oleh Ketua TPK Desa Sungai Bening

150.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana Kembali ke UPK atau pelaku diproses secara hukum dan diberikan sanksi hukum.

0

Sisa Rp.

150.000.000

FK dan UPK segera Koordinasikan kepada PJOK untuk melimpahkan kasus ke keolisia sektor Sanjingan Besar.

28/05/2008 Polsek Sajingan melakukan koordinasi dan pelimpahan
penanganan kasus dengan Polres Sambas mengingat lokasi desa lokasi tinggal pelaku yang jauh dari pusat kecamatan, sehingga proses pencarian orang akan dapat dilanjutkan sesuai prosedurnya pencarian orang sesuai protap DPO Kepolisian yang dilandaskan pada permintaan pihak Kepolisian Sektor Sajingan Besar

Proses Litigasi (Kepolisian)

30/06/2008 Polsek Sambas mulai melakukan prosedur penanganan

03/03/2009 Berdasarkan hasil koreksi data SPC dan realisasi dana
dalam pembukuan pada bendahara TPK, dipastikan bahwa nilai yang telah disalahgunakan ketua TPK senilai Rp 15.315.500. Dan dana dipergunakan untuk kepentingan pribadi tana melibatkan pengurus TPK Desa Sungai Bening lainnya.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 157 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Sambas Sajingan Besar Sungai Bening

TANGGAL Kejadian Diketahui 26-Feb-09 03-Mar-09
Diterimanya laporan masyarakat dan hasil temuan lapangan terjadinya penyelewengan dana program oleh Ketua TPK Desa Sungai Bening FK dan UPK segera Koordinasikan kepada PJOK untuk melimpahkan kasus ke keolisia sektor Sanjingan Besar. Dana Kembali ke UPK atau pelaku diproses secara hukum dan diberikan sanksi hukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
agenda mencari solusi bersama terkait tindakan penyelahgunaan daa yang dilakukan Ketua TPK. Hasil kesepakatan menetapkan pelaku segera mengembalikan semua dana, dan diberhentikan dari semua tugas dan kewajibannya sebagai TPK. Dan jika tidak diindahkan, maka masyarakat akan melanjutkan kasus ke jalur hukum dengan melaporkan kasusnya ke pihak berwajib.

STATUS 19/03/2009 Dilakukan Musdes khusus Desa Sungai Bening dengan

Proses Litigasi (Kepolisian)

31/03/2009 Karena pelaku tidak mengindahkan hasil ketetapan

dalam Musdes Khusus tanggal 19 Maret 2009 lalu, maka masyarakat Desa Sungai Bening melakukan pelaporan perbuatan Ketua TPK yang meyalahgunakan dana program ke pihak kepolisian sektor Sajingan Besar mengembangkan penyelidikan dengan memanggil ketua TPK untuk diminta keterangan terkait pengaduan penyalahgunaan dana program tersebut

30/04/2009 Pihak kepoliian sektor Sajingan Besar masih

10/05/2009 Dilakukan pemanggilan kedua oleh pihak Kepolisain

Sajingan kepada pelaku (bpk Suvianto-ketua TPK),dan jika tetap tidak hadir, maka akan dilakukan kunjungan UPK bersama anggota polsek Sajingan ke rumah yang bersangkutan di Dusun Asuansang, Desa Sei Bening pada tanggal 14 Mei 2009 mendatang guna menyelesaikan persoalan penyalahgunaan yang telah dilakukannya Polsek Sajingan melakukan kunjungan ke rumah pelaku di Dusun Asuansang, Desa Sei Bening guna menyelesaikan persoalan penyalahgunaan yang telah dilakukannya. Namun yang bersangkutan tidak berada di rumah, dan disinyalir melakukan upaya melarikan diri, sehingga atas anjuran angota polsek, kasus akan ditingkatkan ke tahapan lebih lanjut bersama Polres Sambas mengingat lokasi desa lokasi yang jauh dari pusat kota kecamatan Sajingan dilakukan Polsek Sajingan bekerjasama dengan Polres Sambas, ditemukan bahwa pelaku (sdr. Suvianto) telah menghilang dari dusunnya dan disinyalir melarikan diri ke wilayah negara Malaysia lewat jalur non-reguler yang ada di Sambas. Tahapan berikutnyaa akan dilakukan pihak kepolisian dengan mneyebarkan daftar pencarian orang (DPO) ke wilayah tuganya di lingkup perbatasan sambas dan melakukan pengawasan sesuai protap pencarian orang hingga yang bersangkutan dapat diketahui pasti dimana posisinya.

14/05/2009 Pengurus UPK bersama FK Sajingan dan anggota

31/07/2009 Berdasarkan penanganan pencarian orang yang

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 158 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Sambas Sajingan Besar Sungai Bening

TANGGAL Kejadian Diketahui 26-Feb-09 03-Mar-09
Diterimanya laporan masyarakat dan hasil temuan lapangan terjadinya penyelewengan dana program oleh Ketua TPK Desa Sungai Bening FK dan UPK segera Koordinasikan kepada PJOK untuk melimpahkan kasus ke keolisia sektor Sanjingan Besar. Dana Kembali ke UPK atau pelaku diproses secara hukum dan diberikan sanksi hukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
Kab. )

STATUS Upaya Penanganan
( dari Lap. Rakor

06/08/2009 Masih menjadi DPO Kepolisian

Proses Litigasi (Kepolisian)

05/09/2009 Masih menjadi DPO Kepolisian
Kab. )

( dari Lap. Rakor

07/10/2009 Masih menjadi DPO Kepolisian
Kab. )

( dari Lap. Rakor

07/12/2009 Ada pernyataan dari Suvianto bahwa dia bersedia untuk
membayar secara menyicil setiap bulan selama 1 tahun.

28/02/2010 Sdra. Suvianto ingkar janji dan kembali menjadi DPO.

30/04/2010 Dibuat Laporan Kepada Kepolisian terjadi

Penyalahgunaan dana oleh Sdra Suvianto

06/05/2010 Masalah sebenarnya adalah hutang Suvianto kepada

Desa krn secara program telah dibayarkan oleh desa.

Nilai Penyimpangan Rp.

15.315.500

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

15.315.500

LOKASI - 6102 : BENGKAYANG
1 KODE KASUS : 6102-2-26042010-004-PNPM Perdesaan 1 5, Bengkayang Sungai Betung 12-Des-08 23-Des-08
Berdasarkan penjelasan Sekretaris dan Bendahara UPK Kec. Sungai Betung serta pengakuan pelaku telah terjadi tindakan penyalahgunaan dana Operasional 2% UPK oleh Ketua UPK dengan nilai kerugian program sebesar Rp. 2.250.000,Dilakukan pendalaman kasus dengan melakukan audit keuangan pada pembukuan UPK untuk mengetahui jumlah rinci dana yang disalahgunakan, terjadi proses pengembalian dana oleh pelaku (ketua UPK) sesuai jumlah kerugian program, dan diberikan sanksi sesuai kor Dikembalikannya semua dana operasional 2% UPK yang diselewengkan oleh pelaku (Ketua UPK Kec. Sungai Betung) dan pelaku dikenakan sanksi sesuai kesalahannya dengan ketetapan dalam MAD di tingkat kecamatan

Selesai 03-Mar-09

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 159 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui Nilai Penyimpangan Rp. 2.250.000 Nilai Pengembalian Rp.
Pelaku mengembalikan seluruh Dana ke UPK atau Pelaku diproses dan diberikan sanksi hukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal 2.250.000 Upaya Penanganan Sisa Rp. 0 STATUS

2

KODE KASUS : 6102-2-30042010-001-PNPM Perdesaan 2 5, Bengkayang Seluas 15-Sep-08 25-Okt-08
Ditemukan saat kunjungan lapangan supervisi dari fasilitator kabupaten berupa tindakan penyalahgunan dana TPK oleh mantan Ketua UPK Seluas senilai Rp Rp 99.500.000,- yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi Dilakukan audit keuangan pada pembukuan UPK, dan dilakukan langkah-langkah penanganan lanjutan bersama masyarakat jika benar terjadi penyalahgunaan danaTPK

25/10/2008 Faskab Bengkayang melakukan pendalaman kasus

dengan melakukan audit keuangan dari semua pembukuan keuangan UPK Seluas. Hasilnya menguatkan dugaan hingga terbentuk kesimpulan telah terjadi penyalahgunaan kewenangan oleh Ketua UPK Seluas dengan menyalahgunakan dana TPK senilai Rp 83.000.000,audit kepada ketua UPK Seluas. Hasilnya pelaku (Ketua UPK) membenarkan hasil temuan dan membuat pernyataan tertulis di atas meterai dengan menyatakan telah menyalahgunakan dana keuangan TPK senilai Rp. 83.000.000,Seluas, PjOK,Kades,TPK,KPMD, Klpk SPP, dan suplier (absensi terlampir), disampaikan agenda dalam mencari solusi penyelesaian pengembalian dana yang telah diselewengkan oleh Ketua UPK Seluas. Hasilnya disepakati bahwa pelaku diberi waktu tempo pengembalian tiga (3) bulan terhitung mulai tanggal 30 Okt 2008 s/d 30 Jan 2009, dan sebagai jaminan untuk pengembalian tersebut, pelaku bersedia menjaminkan sertifikat atas sebidang tanah seluas 1,1 ha serta bangunan diatasnya senilai sama dengan uang yang diselewengkan (jaminan lainnya akan di tambah jika hasil taksiran/penjualan nilainya kurang) dan pelaku juga membuat surat kuasa penjualan kepada kecamatan jika sampai jatuh tempo tidak dapat diselesaikan pelunasannya dan kepala desa Sentangau jaya serta pealaku (Subroto), bahwa pak subroto akan memberikan informasi sebelum tanggal 10 November 2009, sebelum pelaporan ke pihak yang berwajib. FT Kab Bengkayang bahwa yang bersangkutan tidak dapat memenuh kewajibannya membayar pelunasan dana yang diselewengkan dan meminta agar jaminan yang telah diserahkan saat MDST untuk diuangkan dan dananya dipergunakan sebagai pembayaran dana yang diselewengkan.

Proses Non Litigasi

29/10/2008 Dilakukan klarifikasi dengan melakukan konfrontir hasil

30/10/2008 Dalam Musyawarah khusus yang dihadiri Camat

25/11/2008 Fas kab mengadakan pertemuan dengan masyarakat

17/12/2008 Pelaku (ketua UPK) menyampaikan kepada Faskab dan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 160 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkayang Seluas

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Sep-08 25-Okt-08
Ditemukan saat kunjungan lapangan supervisi dari fasilitator kabupaten berupa tindakan penyalahgunan dana TPK oleh mantan Ketua UPK Seluas senilai Rp Rp 99.500.000,- yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi Dilakukan audit keuangan pada pembukuan UPK, dan dilakukan langkah-langkah penanganan lanjutan bersama masyarakat jika benar terjadi penyalahgunaan danaTPK Pelaku mengembalikan seluruh Dana ke UPK atau Pelaku diproses dan diberikan sanksi hukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
saat MDST oleh pelaku penyelewengan (ketua UPK) dibahas oleh perangkat kecamatan (UPK, PjOK, dan FK/FT) dan Faskab Bengkayang. Disepakati penjualan akan dilakukan secara lelang terbuka dengan perencanaan tanggal 29 Januari 2009 sebagai waktu pelelangan dan minimal 1 minggu sebelumnya pengumuman dan undangan lelang telah dapat disebarluaskan ke publik di seputar Kecamatan Seluas. berakhir, namun pelaku tidak dapat memenuhi kewajibannya. Sehingga proses lelang yang dilakukan panitia yang telah dibentuk mulai akan diberlakukan seiring dengan disusunnya surat pelepasan hak oleh pemilik lahan. Proses penawaran yang telah mulai diumumkan sebelumnyaoleh panitia lelang juga mulai kembali digiatkan secara intensif lewat kecamatan. Tim juga sepakat akan melakukan lelang pada tanggal 30 Jan 2009 di aula kecamatan sehingga disepakati akan dicari waktu yang tepat dalam waktu dekat pasca kendala banjir dilalui

STATUS 31/12/2008 Mekanisme penjualan jaminan yang telah diserahkan

Proses Non Litigasi

29/01/2009 Batas akhir pembayaran sebagai awal proses lelang

30/01/2009 Proses rencana lelang batal dilakukan karena banjir,

02/02/2009 Ada penawar yang tertarik membeli, namun tidak

diperoleh kesepakatan harga karena tawarannya terlalu rendah (hanya ditaksir senilai Rp 20 juta oleh penawar). Proses penawaran kepada para pihak lainnya terus dilakukan secara intensif oleh panitia lelang. rencananya setelah melakukan survei akan mengajukan penawaran dengan kisaran harga berkisar Rp 40 s/d 60 juta rupiah tergantung kondisi pasca survei lahan. pelaksanaan survei disepakati akan dilakukan pada hari Sabtu, 14 Peb. 2009 mendatang bersama tim lelang kecamatan dan fasilitator kabupaten.

12/02/2009 Ada penawar baru yang tertarik membeli, dan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 161 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkayang Seluas

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Sep-08 25-Okt-08
Ditemukan saat kunjungan lapangan supervisi dari fasilitator kabupaten berupa tindakan penyalahgunan dana TPK oleh mantan Ketua UPK Seluas senilai Rp Rp 99.500.000,- yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi Dilakukan audit keuangan pada pembukuan UPK, dan dilakukan langkah-langkah penanganan lanjutan bersama masyarakat jika benar terjadi penyalahgunaan danaTPK Pelaku mengembalikan seluruh Dana ke UPK atau Pelaku diproses dan diberikan sanksi hukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dengan SP2M Kalbar, yang menghasilkan beberapa langkah rekomendasi tindak lanjut antara lain: proses mencari pembeli tanah yang dijadikan jaminan tetap dilakukan paling tidak hingga pertenmgahan April mendatang guna mendapatkan penawar tanah tertinggi sehingga semua dana dapat dikembalikan secara utuh, apabila hingga April belum ada penawar yang melebihi angka kerugian program, maka dlakukan penjualan pada penawar yang paling mendekati angka kerugian, dan sisanya dilakukan pertemuan lanjutan dengan pelaku dan keluarganya guna diperoleh tambahan pelunasan dari sisa dana kerugian program. Disamping itu untuk memberikan penjelasan proses penanganan serta opsi yang dlakukan, maka disepakati juga FK dan UPK bersama PjOK Kec. Seluas mengupayakan pertemuan dengan desa-desa yang dananya disalahgunakan, dan dilakukan langkah-langkah penjelasan jika penanganan dilakukan pada jalur hukum. komunikasi ke desa bersama UPK secara informal juga telah dilakukan FK sambil mempersiapkan waktu pertemuan yang tepat bersama masyarakjat yang sebagian besar masih sibuk bekerja di ladang bersama Tim audit dari BPKP perwakilan Kalbar ditemukan jumlah pasti uang yang diselewengkan oleh mantan ketua UPK sebesar Rp. 99.500.000,- dan Tim audit BPKP perwakilan Kalbar juga merekomendasikan agar segera dilakukan pelelangan barang jaminan tanah dan dilakukan kalkulasi ulang sisanya yang harus dikembalikan yang bersangkutan pasca pelelangan Bupati ke Camat/PjOK serta Kades dan UPK.Informasi terakhir dari UPK bahwa perusahaan perkebunan batal membeli tanah tersebut karena kesulitan keuangan di perusahaan, telah dilakukan konfirmasi ulang kepada istri tersangka yang pernah mengajukan penawaran untuk menebus tanah tersebut. UPK, PJOK dan FK serta Faskab. Hasilnya disepakati bahwa akan dicari jalan keluar dengan menawarkan lagi tanah jaminan tersebut ke pihak ke tiga untuk membelinya.Masukan lainnya adalah dari fasilitator yang memberikan saran agar pelaku mencoba menggadaikan jaminan tersebut ke pihak Bank atau kepihak pegadaian.

STATUS 13/03/2009 Dilakukan pemantauan penanganan masalah bersama

Proses Non Litigasi

31/03/2009 Proses negosiasi harga masih berlangsung dan

03/04/2009 Berdasarkan kajian mendalam Faskab Bengkayang

03/05/2009 Hasil ekspose BPKP ditindak lanjuti dengan surat dari

12/05/2009 Dilakukan pertermuan dengan pelaku dengan perangkat

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 162 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkayang Seluas

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Sep-08 25-Okt-08
Ditemukan saat kunjungan lapangan supervisi dari fasilitator kabupaten berupa tindakan penyalahgunan dana TPK oleh mantan Ketua UPK Seluas senilai Rp Rp 99.500.000,- yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi Dilakukan audit keuangan pada pembukuan UPK, dan dilakukan langkah-langkah penanganan lanjutan bersama masyarakat jika benar terjadi penyalahgunaan danaTPK Pelaku mengembalikan seluruh Dana ke UPK atau Pelaku diproses dan diberikan sanksi hukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Jaya mengadakan pertemuan kembali dengan pelaku, dalam rangka penjualan jaminan kepada pihak lain dan sekaligus untuk menjajaki penjualan dengan cara digadai kepada lembaga keuangan yang ada di Kabupaten Bengkayang. Monitoring telah bertemu dengan Pjok Kecamatan Seluas, dalam ranka tindak lanjut dari penyelesaian masalah. Pada tanggal 12 Oktober akan diadakan MAD Khusus untuk memmbahas aberbagai masalah dan penyelesaian jaminan. PJOK, Kades, Camat menypakati bahwa pelaku akan mengembalikan dana pada tanggal 25 Nov 2009 dan jika pada tanggal 25 -11-09 tidak ada realisasi dari peaku, maka akan di bawa ke ranah hukum. PJOK, Kades, Camat, bahwa akan diadakan pertemuan lanjutan pada bulan November karena pelaku tidak hadir dan jika pada tanggal 25 -11-09 tidak ada realisasi dari peaku, maka akan di bawa ke ranah hukum. faskab telah bermusyawarah untuk mmenyikapi adanya tawaran dari pihak pembeli sebesar Rp. 25 jt. Dan sudah dilakukan klarifiksi kepada pelaku untuk menanggulangi sisa dana yang disewengkan sebesar Rp. 60 jt. Tidak ada kejelasan, maka bersama dengan PJOK telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Namun tanggal 6-1-2010 pelaku tidak hadir, maka disepakati lagi tanggal 12 jan 2010 akan dipanggil semua pihak yang terkait (TPK,UPK,PJOK, serta pelaku) untuk hadir di Polsek Seluas.

STATUS 28/07/2009 Faskab Bengkayang bersama kepala Desa Sentangau

Proses Non Litigasi

28/09/2009 Faskab, fas keu dan KM Prov, saat supervisi dan

12/10/2009 Diadakan pertemuan di Kecamatan yang dihadiri oleh

12/10/2009 Diadakan pertemuan di Kecamatan yang dihadiri oleh

25/12/2009 Bersama dengan UPK dan kepala desa Sentangau jaya,

12/01/2010 Fas Kab memfasilitasi pertemuan antara UPK, dengan

pembeli jaminnan dan pihak - pihak yang dan perwakilan masyarakat, dalam rangka musyawarah dan mupakat tentang jumlah pembelian jaminan serta waktu pembayaran. Disepakati pembayaran akan dilaksanakan pertengahan februari dengan pembayaran dimuka dan sisanya akan diangsur perbulan. pembeli, UPK< TPK serta PJOK, untuk menyepakati harga pembelian jaminan yaitu sebesar Rp 70 juta serta cara pembayarannya, dengan cara uang muka sebesar Rp 55 Juta serta sisaynya sebesar Rp 15 Juta akan dibayar secara cicilan hingga bulan juli 2010.Dengan demikian sisa dana yang masih terhutang dari pelaku (Ketua UPK) sebesar Rp 20 Juta tetap menjadi tanggungannya.

13/02/2010 Fas Kab memfasilitasi musyawarah anatara pihak

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 163 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkayang Seluas

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Sep-08 25-Okt-08
Ditemukan saat kunjungan lapangan supervisi dari fasilitator kabupaten berupa tindakan penyalahgunan dana TPK oleh mantan Ketua UPK Seluas senilai Rp Rp 99.500.000,- yang dipergunakan untuk kepentingan pribadi Dilakukan audit keuangan pada pembukuan UPK, dan dilakukan langkah-langkah penanganan lanjutan bersama masyarakat jika benar terjadi penyalahgunaan danaTPK Pelaku mengembalikan seluruh Dana ke UPK atau Pelaku diproses dan diberikan sanksi hukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
pembayaran UPK kepada pihak TPK Mayak Sebesar Rp 15.600.000 serta TPK Desa Bengkawan sebesar Rp 33.527.750, .Sisa dana sebesqar Rp 5,9 juta dipegang oleh UPK.

STATUS 23/03/2010 Fas Kab memfasilitasi musyawarah untuk menyepakati

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 6102-2-30042010-002-PNPM Perdesaan 1 8, Bengkayang Sungai Betung Suka Maju 12-Des-08 23-Des-08
Berdasarkan informasi dan pengakuan Ketua TPK, sekretaris TPK telah menyalahgunakan dana kegiatan fisik di Desa Suka maju yang diakui sebesar Rp. 4.380.000,-

99.500.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana kembali ke UPK

0

Sisa Rp.

99.500.000

FK, UPK dan PJOK segera memfaslitasi palaku ntuk mengembalikan dana yang telah digunakannya.

05/01/2009 Dilakukan serangkaian audit khusus keuangan dan

mekanisme pelaksanaan kegiatan TPK Desa Suka maju oleh Fasilitator Sungai Betung

Proses Non Litigasi

19/01/2009 Telah melakukan MD pertanggungjawaban, dan

sekretaris TPK (Pelaku) bersedia mengganti dana yang digunakan secara mencicil selama 3 bulan dan dengan jaminan SPT Tanah.

19/01/2009 Dilakukan Musdes Pertanggungjawaban, dengan hasil

kesepakatan antara lain : pelaku (ketua TPK) bersedia mengganti anggaran yang disalahgunakan dengan cara mencicil selama 3 bulan (kemampuan pengembalian pelaku senilai Rp.1.460.000,- /bln) dan pelaku memberikan jaminan berupa SPT tanah kepada desa. Kemudian Ketua TPK dinonaktifkan, dan tugas keseharian dilimpahkan kewenangannya kepada Sekretaris dan Bendahara TPK. Proses audit oleh fasilitator juga belum selesai dilakukan dan untuk sementara nilai kerugian program masih mengacu pada pernyataan pelaku dengan SP2M Kalbar, yang menghasilkan beberapa langkah rekomendasi tindak lanjut antara lain: melakukan koordinasi kedua lanjutan dengan kades Suka Maju guna mencari waktu yang pas untuk mengundang pelaku dan keluarga sebagai bagian dukungan penyelesaian masalah, serta saat pertemuan dibahas jaminan yang diberikan pelaku dipertegas dengan bentuk surat riil serta didukung dengan surat pelepasan hak pemilik jika pelaku kembali wanprestasi terhadap kesepakatan, dan komunikasi dengan masyarakat melalui musyawarah untuk membahas perkembangan penanganan dan saartegi penyelesaian kegiatan secara partisipatif.

12/03/2009 Dilakukan pemantauan penanganan masalah bersama

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 164 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkayang Sungai Betung Suka Maju

TANGGAL Kejadian Diketahui 12-Des-08 23-Des-08
Berdasarkan informasi dan pengakuan Ketua TPK, sekretaris TPK telah menyalahgunakan dana kegiatan fisik di Desa Suka maju yang diakui sebesar Rp. 4.380.000,FK, UPK dan PJOK segera memfaslitasi palaku ntuk mengembalikan dana yang telah digunakannya. Dana kembali ke UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
didamingi FK dengan Kades Suka Maju, materi pertemuan membahas waktu yang pas untuk mengundang pelaku dan keluarga sebagai bagian dukungan penyelesaian masalah, serta membahas bentuk jaminan yang disampaikan pelaku dengan bentuk yang lebih riil serta didukung dengan surat pelepasan hak pemilik jika pelaku kembali wanprestasi terhadap kesepakatan, serta komunikasi untuk mencari waktu yang tepat guna mengadakan musyawarah bersama masyarakat untuk membahas perkembangan penanganan dan stategi penyelesaian kegiatan secara partisipatif. kunjungan lapangan merekomendasi agar segera dilakukan pelelangan barang jaminan tanah pelaku dan dilakukan percepatan penyelesaian administrasi terkait kegiatan yang tertunda Camat/PjOK serta Kades dan UPK, Ketua UPK dipanggil ke Kecamatan Sei Betung, pertemuan tersebut dihadiri Camat, PjOK,Sekcam,FK serta ketua UPK. Dalam pertemuan ketua UPK menyatakan tidak mampu membayar dalam bentuk uang tunai, dan mengajukan permintaan agar uang tersebut diganti dengan material sirtu senilai dengan total jumlah uang yang disalahgunakan. Berdasarkan kesepakatan masyarakat dan keseriusan yang bersangkutan untuk memenuhi kewajiban tersebut, serta pandangan beberapa pihak yang tahu dan kenal pelaku, maka permintaan di kabulkan dengan dikuatkan berkas penyataan baru yang berisikan kesanggupan pelaku untuk menyediakan material dengan batas waktu terbatas serta kualitas & kuantitas diverifikasi oleh PjOK serta FK. Pertemuan untuk memastikan proses realisassi dari pernyataan pelaku akan dilakukan kembali sesuai kesepakatan masyarakat pada tanggal 8 Juni 2009 mendatang pemanggilan, namun belum ada respon dari pelaku. Fas Kab telah memberikan rekomendasi agar diadakan kembali musdes khusus, jika belum ada titik terang, maka masalah tersebut akan di bawa keforum MAD Prioritas usulan dengan agenda membahas penyelesaian hingga kemungkinan sanksi tidak disertakan pada siklus mendatang kepada desa penyelesaian selama 1 bulan sejak MAD prioritas usulan 2009 dan jika tidak ada realisasi maka sanksi akan dikenakan kepada desa untuk tidak dilibatkan di PNPM-MP 2009.

STATUS 31/03/2009 Dilakukan serangkaian koordinasi oleh TPK dengan

Proses Non Litigasi

04/04/2009 Tim audit dari BPKP perwakilan Kalbar pasca

19/05/2009 Hasil ekspose BPKP ditindak lanjuti surat dari Bupati Ke

08/06/2009 Kepala desa telah memanggil pelaku dengan surat

15/07/2009 MAD prioritas menyepakati adendum waktu

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 165 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkayang Sungai Betung Suka Maju

TANGGAL Kejadian Diketahui 12-Des-08 23-Des-08
Berdasarkan informasi dan pengakuan Ketua TPK, sekretaris TPK telah menyalahgunakan dana kegiatan fisik di Desa Suka maju yang diakui sebesar Rp. 4.380.000,FK, UPK dan PJOK segera memfaslitasi palaku ntuk mengembalikan dana yang telah digunakannya. Dana kembali ke UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
tenggang waktu pengembalian dengan cara mengganti material pasir (sesuai dengan surat pernyataan pelaku tgl 14 juli 09) hanya diberikan hingga satu (1) bulan setelan surat pernyataan. Dan jika sanksi tersebut tidak dijalankan, maka masyarakat akan memberikan sanksi lain yang lebih berat saat pelaksanaan Musyawarah Antar Desa (MAD) Penetapan usulan mendatang, termasuk membatalkan keterlibatan desa yang bersangkutan jika dianggap kurang cermat mengatasi masalah di wilayahnya. telah disepakati selesai, karena Ketua TPK telah mengganti kerugian penyelewengan dana dengan cara mengadakan material sirtu dilokasi Proyek. BA penyelesaian masalah ada.

STATUS 15/07/2009 Dalam forum MAD Prioritas Usulan, disepakati bahwa

Proses Non Litigasi

01/09/2009 Di Forum MAD 3, permasalahan TPK Desa Suka maju

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 6102-2-30042010-003-PNPM Perdesaan 1 8, Bengkayang Sungai Betung 01-Feb-09 01-Feb-09
Berdasarkan informasi masyarakat, ketua TPK dan pengakuan dari pelaku (Ketua TPK) telah terjadi tindakan penyalahgunaan dana kegiatan fisik di Desa Sei Pangkalan I yang diakui sebesar Rp. 9.000.000,-

4.380.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

4.380.000

FK dan PJOK koordinasikan masalah kepada Fas-Kab dan PJO Kabupaten untuk membahas langkah-langkah penyelesaian masalah.

Dana kembali ke UPK.

02/02/2009 Dilakukan serangkaian audit khusus keuangan dan
mekanisme pelaksanaan kegiatan TPK Desa Sei Pangkalan I oleh Fasilitator Kabupaten

Proses Non Litigasi

05/02/2009 Dilakukan Musdes Pertanggungjawaban, dengan hasil

kesepakatan antara lain : pelaku (ketua TPK) bersedia mengganti anggaran yang disalahgunakan dengan cara mencicil selama 6 bulan (kemampuan pengembalian pelaku senilai + Rp.1.500.000,- /bln) dan Kades bersama tokoh masyarakat memberikan jaminan bahwa pelaku akan membayar uang yang diselewengkan. Kemudian Ketua TPK dinonaktifkan, dan tugas keseharian dilimpahkan kewenangannya kepada Sekretaris dan Bendahara TPK. Proses audit oleh fasilitator juga belum selesai dilakukan dan untuk sementara nilai kerugian program masih mengacu pada pernyataan pelaku. Oleh masyarakat disepakati bangunan yang sudah selesai bisa diterima dalam proses MDST dan penggunaannya serta pemeliharaannya di berikan tanggung jawab kepada kader posyandu untuk mengelolanya. mengangsur selama 2 bulan ini dan disepakati bersama masyarakat untuk menagih di rumah kediaman ketua TPK.

03/04/2009 Informasi dari kader posyandu, ketua TPK belum

04/05/2009 Informasi dari kader posyandu, ketua TPK tidak berada

di rumah kediaman saat ditagih. Masyarakat berencana mencari ke rumah orang tuanya

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 166 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkayang Sungai Betung

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Feb-09 01-Feb-09
Berdasarkan informasi masyarakat, ketua TPK dan pengakuan dari pelaku (Ketua TPK) telah terjadi tindakan penyalahgunaan dana kegiatan fisik di Desa Sei Pangkalan I yang diakui sebesar Rp. 9.000.000,FK dan PJOK koordinasikan masalah kepada Fas-Kab dan PJO Kabupaten untuk membahas langkah-langkah penyelesaian masalah. Dana kembali ke UPK.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dan BKAD membahas penanganan masalah yang dilakukan. Dari kesepakatan terungkap untuk lebih mempercapat proses dan memberikan kesempatan pelaku melakukan pembelaan diri (karena kondisi terakhir yang bersangkutan berkelit tidak melakukan tindakan tersebut tapi karena ditekan masyarakat maka terpaksa mengaku), disepakati penyelesaian akan dibawa ke tingkat MAD melalui mekanisme program pada bulan akhir Juli 2009 mendatang dan BKAD membahas penanganan masalah yang dilakukan. Dari kesepakatan terungkap untuk lebih mempercapat proses dan memberikan kesempatan pelaku melakukan pembelaan diri (karena kondisi terakhir yang bersangkutan berkelit tidak melakukan tindakan tersebut tapi karena ditekan masyarakat maka terpaksa mengaku), disepakati penyelesaian akan dibawa ke tingkat MAD melalui mekanisme program pada bulan akhir Juli 2009 mendatang berwajib, jika pelaku tidak mengembalikan dana setelah tanggal 19 Agustus 09 sesuai dengan hasil pertemuan Fas kab dengan masyarakat.

STATUS 30/06/2009 Faskab mengadakan pertemuan dengan Masyarakat

Proses Non Litigasi

30/06/2009 Faskab mengadakan pertemuan dengan Masyarakat

22/07/2009 Akan diambil tindakan berupa laporan kepada pihak yan

03/09/2009 Fas Kab dasn Faskeu menindak lanjuti hasil

kesepakatan awal. Informasi dari Ketua BKAD bahwa berkas sudah ditangan kepala desa dan masyarakat masih meninggu tindakan lanjutan.

29/10/2009 Masyarakat desa Sui Pangkalan 2 telah mengadakan

rapat dan dihadiri juga oleh pihak kepolisian n pelaku telah membuat pernyataan bersedia dilaporkan kephak yang berwajin.

30/10/2009 Di MAD Khusus juga telah dibahas dan disepakati

bahwa permasalahan ini akan di rembuk Kecamatan dan semua desa akan membantu menyelesaikan dengan cara mengganti sesuai dengan permintaan awal masyarakat dengan mengganti kerugian tesebut dengan material dan membuat pagar serta jalan . rapat tetapi tidak dihadiri oleh pelaku.Kesepakatan rapat masyarakat akan tetap menuntut pelaku untuk mengembalikan dana atau dilaporkan kepihak yang berwajib secepatnya setelah ada persetujuan dari kepala desa. Sementara penyelesaian dari rembuk desa tetap ditunggu.

25/11/2009 Masyarakat desa Sui Pangkalan 2 telah mengadakan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 167 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkayang Sungai Betung

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Feb-09 01-Feb-09
Berdasarkan informasi masyarakat, ketua TPK dan pengakuan dari pelaku (Ketua TPK) telah terjadi tindakan penyalahgunaan dana kegiatan fisik di Desa Sei Pangkalan I yang diakui sebesar Rp. 9.000.000,FK dan PJOK koordinasikan masalah kepada Fas-Kab dan PJO Kabupaten untuk membahas langkah-langkah penyelesaian masalah. Dana kembali ke UPK.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
tanggal 29 des 2009 perwakilan masyarakat sui pangkalan 2 dengan diidampingi oleh fasilitator telah meilaporkan permasalahan tersebut ke pihak kepolisian dan telah proses dengan surat BAP. Pak Camat , menanyakan tindak lanjut laporan masyarakat pelaku penyelewengan dana TPK sui Pangkalan 2 ke ke pihak berwajib. Menurut pak camat prosesnya masih berjalan.

STATUS 29/12/2009 Dengan hasil kesepakatan masyarakat, maka pada

Proses Non Litigasi

16/01/2010 Fas Kab mengadakan pertemuan dengan PJOK dan

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 6102-2-30042010-004-PNPM Perdesaan 1 5, Bengkayang Sungai Raya 05-Jul-09 05-Jul-09
Ditemukan indikasi penyalahgunan dana dengan melakukan peminjaman dana kelompok SPP untuk membayar biaya kecelakaan motor oleh Sekretaris UPK dan ketua BKAD meminjam untuk biaya wisuda anaknya).Diketahui saat pemerisaan lap keuangan UPK oleh Fas kab.

9.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana Kembali seluruhnya ke UPK

0

Sisa Rp.

9.000.000

FK, UPK dan PJOK segera memfasilitasi MAD khusus untuk menyepakati langkah-langkah penyelesaian masalah agar dana segera kembali.

05/07/2009 Faskab Bengkayang melakukan pendalaman kasus

dengan melakukan audit keuangan dari semua pembukuan keuangan UPK Sumngai Raya. Hasilnya menguatkan dugaan hingga terbentuk kesimpulan telah terjadi penyalahgunaan kewenangan oleh Sekretaris UPK dan Ketua BKAD Sungai Raya dengan menyalahgunakan senilai Rp 5..000.000,- oleh Sekretaris UPK. dan Ketua BKAD sebesar Rp. 2.000.000. Hal ii sesuai dengan pengakuan kedua pelaku. audit kepada Sekretaris UPK dan Ketua BKAD Sungai Raya. Hasilnya pelaku membenarkan hasil temuan dan membuat pernyataan tertulis di atas meterai dengan menyatakan telah menyalahgunakan dana keuangan Kelompok SPP senilai Rp. 7..000.000,- Pelaku menyatakan akan mengganti dengan cara menjual tanah oleh orang tuanya. Sedangkan ketua BKAD akan mengganti dengan dana pensiunan sebagai PNS. tua pelaku. Ada pengakuan dari orang tuanya bahwa dana tersebut memang dipaka untuk membayar biaya tabrakan dengan pengendara motor lain. Cara openggantian telah disepakati dengan cara menjual tanah wearisan yang lokasinya masih satu desa. kesepakatan awal. Keua bkad akan mengganti dana pada bulan Oktober. Sedangkan Ketua UPK masih menunggu pembeli jaminan tanah.

Proses Non Litigasi

22/07/2009 Dilakukan klarifikasi dengan melakukan konfrontir hasil

01/08/2009 Dilakukan pertemuan secara persuasif dengan orang

30/09/2009 Fas Kab dasn Faskeu menindak lanjuti hasil

16/10/2009 Fas Kab dasn Faskeu menindak lanjuti dengan

mengadakan pertemuan dengan kedua pelaku dan meminta kepda mereka untuk membuat penjadwalan pengermbalian hutang.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 168 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bengkayang Sungai Raya

TANGGAL Kejadian Diketahui 05-Jul-09 05-Jul-09
Ditemukan indikasi penyalahgunan dana dengan melakukan peminjaman dana kelompok SPP untuk membayar biaya kecelakaan motor oleh Sekretaris UPK dan ketua BKAD meminjam untuk biaya wisuda anaknya).Diketahui saat pemerisaan lap keuangan UPK oleh Fas kab. FK, UPK dan PJOK segera memfasilitasi MAD khusus untuk menyepakati langkah-langkah penyelesaian masalah agar dana segera kembali. Dana Kembali seluruhnya ke UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
forum dan akan dilanjutkan kembali pada tanggal 20 November 2009.

STATUS 30/10/2009 Diadakan MAD Khusus,namun belum ada akeputusan

Proses Non Litigasi

30/10/2009 Tela melaksanakan MAD khusus namun belum ada
esepakatan tentang langkah-langkah konkrit penyelesaian masalah.

20/11/2009 Diadakan MAD perguliran daan sekaligus membahas

permasalahan , tetapi ketua UPK tidak hadir. Kesepakatan masalah ini akan dibahas kembali bulan Desember.

29/12/2009 Forum masih memberikan waktu kepada pelaku untuk
mengembalikan dana dengan batas waktu bulan januari 2010.

17/01/2010 Fas Kab berrtemu dengan orang tua pelaku Sekretaris
upk, bahwa jaminnan belum bisa terjual, mereka meminta waktu lagi bulan depan.

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 6102-4-26042010-005-PNPM Perdesaan 1 11, Bengkayang Siding Tangguh 15-Nop-08 15-Nop-08
Terjadi kerusakan rumah turbin PLTMH yang didanai melalui PNPM-MP hingga hancur akibat terjangan tanah longsor sebagai dampak tingginya curah hujan di perhuluan

7.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dibangunnya kembali rumah turbin penganti di lokasi yang lebih aman dari kemungkinan longsor dan didukung melalui alternatif pendannan diluar program

0

Sisa Rp.

7.000.000

Dilakukan penyelidikan di lapangan leh perangkat kecamatan dan kabupaten untuk menyimpulkan kondisi force majeur atau hal-hal lain, dan dilakukan langkah-langkah penyelesaian kegiatan dengan opsi alternatif membangun rumah turbin pengganti sesuai mekanism

Selesai 12-Feb-09

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 6103 : LANDAK
1 KODE KASUS : 6103-1-26042010-004-PNPM Perdesaan 2 4, Landak Sompak Galar Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH 19-Nop-08 01-Des-08
Terjadi proses kesalahan prosedur dalam penyaluran dana dari UPK ke TPK Desa Galar yang difasilitasi oleh FT Sompak Supervisor kabupaten melakukan kajian pendalaman terkaita administrasi langsung ke TPK dan desa yang didanai Ada kejelasan berdasarkan fakta di lapangan dan dilakukan pembenahan dan pengulangan jika ditemukan terjadi kesalahan admnistrasi sesuai proporsinya

Selesai 17-Mar-09 0 Sisa Rp. Halaman 169 dari 223

Nilai Pengembalian Rp.

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

2

KODE KASUS : 6103-1-26042010-005-PNPM Perdesaan 3 4, Landak Mandor 01-Mar-09 01-Mar-09
Diterimanya pengaduan via telpon kepada Faskab Landak terkait indikasi terjadinya penyelewengan dana dan penyalahgunaan jabatan serta manipulasi keputusan yang dilakukan fasilitator kecamatan Dilakukan langkah-langkah investigasi untuk membuktikan kebenaran informasi dan dilakukan langkah-langkah strategis jika info terbukti dan/atau tidak terbukti sesuai ketentuan program dan tingkat kesalahan yang dilakukan FK dan FT Ada kejelasan berdasarkan fakta di lapangan dan dilakukan pembenahan serta tindakan majamerial sesuai mekanisme dan aturan ketentuan program

Selesai 15-Jun-09 0 Sisa Rp.

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 6103-1-26042010-007-PNPM Perdesaan 3 8, Landak Sengah Temila Keranji Paidang 14-Jan-09 14-Jan-09
Disampaikannya pengaduan melalui SMS kepada Satker Pengendali PNPM di Kementerian Kesra dengan tindasan ke TL KM Nas PNPM MP, terkait dilakukannya unjuk rasa ke DPRD Landak oleh sekelompok anggota masyarakat yang memprotes pekerjaan PNPM di Dusun Banakng

Nilai Pengembalian Rp.

Dilakukan Langkah-langkah Investigasi dan pendalaman kasus ditingkat Kabupaten, Kecamatan hingga lokasi yang dilaporkan dan hasilnya akan ditindaklanjuti untuk membangun strategi penanganan yang efektif, tepat dan optimal

Adanya kejelasan kasus yang diadukan berdasarkan pendalaman kasus secara investigasi dan terbentuk langkahlangkah penanganan secara efektif, tepat dan optimal sesuai ketentuan keprograman

Selesai 16-Jul-09

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 6103-1-26042010-008-PNPM Perdesaan 1 10, Landak Sengah Temila Andeng 28-Jan-09 02-Feb-09
Terjadi pelanggaran prosedur penyaluran dana terakhir dari TPK Desa Andeng ke suplier, dimana suplier dengan alasan pengembalian kerugian pembelanjaan material yang berlebih di lapangan, meminta dan mengambil semua dana dari TPK

Nilai Pengembalian Rp.
Dilakukan Langkah-langkah investigasi dan pendalaman kasus dan fasilitasi pertemuan antara TPK dan Suplier dengan target terbangunnya penjelasan aturan dan mekanisme penyaluran dana program serta dikembalikannya fungsi TPK sebagai perpanjangan tangan prog Dikembalikannya dana ke TPK dan dibayarkanya hak supplier sesuai ketentuan dalam kontrak kerja dengan TPK Desa Andeng

0

Sisa Rp.

Selesai 26-Jun-09

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 6103-1-26042010-009-PNPM Perdesaan 1 8, Landak Sengah Temila Aur Sampuk 30-Apr-09 26-Sep-09
Adanya kesalahan prosedur pengelolaan dana oleh TPK, terjadi bagi-bagi dana alokasi Desa Aur Sampuk untuk TA. 2008 kepada Aparat Kecamatan, Desa, Fasilitator Kecamatan, UPK, dan TPK sebesar Rp. 19.000.000,-dan tersebut disalurkan oleh TPK.

Nilai Pengembalian Rp.
Faskab, Satker PNPM MP segera memanggil dan meminta keterangan kepada nama nama yang terindikasi, dan akan di klarifikasi dengan sumber pengaduan Apabila benar terjadi Dana sejumlah Rp. 19.000.000,- kembli ke TPK dan segera untuk disalurkan ke Desa Aur Sampuk Untuk Peningkatan Mutu atau Volume pekerjaan

0

Sisa Rp.

Selesai 29-Des-09 0 Sisa Rp.

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 6103-2-21042010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Landak Ngabang 18-Jan-10 18-Jan-10
Terjadi penyalahgunaan dana sebesar Rp.48.753.950,- (Dana pengembalian SPP sebesar Rp. 47.301.800,- dan dana Operasional Upk (2%) sebesar Rp. 1.452.150,- ) Oleh Ketua UPK(Linerika, A.Md).

Nilai Pengembalian Rp.

Lakukan Langkah-langkah inventarisasi dan Investigasi serta pendalaman kasus terhadap pelaku dan permasalahannya, pastikan komitmen dan jaminan penyelesaian dana tersebut oleh pelaku dan pelaku segera di Non Aktifkan dari kepengurusan UPK.

Dana sejumlah Rp. 48.753.950,kembli ke UPK selaku pengelola kegiatan di Kec. Ngabang.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 7 KODE KASUS : 6103-2-26042010-006-PNPM Perdesaan

48.753.950

Nilai Pengembalian Rp.

11.000.000

Sisa Rp.

37.753.950

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 170 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Landak Mandor

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Mei-09 15-Mei-09
Saat pemeriksaan keuangan UPK, ditemukan tindakan penyalahgunaan dana oleh FK Mandor dengan menarik dana dari rekening SPP di bank tanpa koordinasi dengan UPK serta tidak diserahkanya dana angsuran pengembalian pinjaman SPP dari kelompok Segera dilakukan investigasi dan pendalaman kasus ditingkat kecamatan bersama para pelaku PNPM lainnya dan dilakukan langkah-langkah penanganan masalah secara bersama hingga dana yang ditarik dapat kembali sesuai jumlah yang telah dikalkulasikan dalam pem Dikembalikanya semua dana yang telah ditarik oleh FK berikut angsuran kelompok SPP ke rekening SPP dan pelaku dikenakan sanksi program sesuai tingkat kesalahan yang telah dilakukan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Selesai 17-Jun-09 STATUS

Nilai Penyimpangan Rp.

116.202.100

Nilai Pengembalian Rp.

116.202.100

Sisa Rp.

0

LOKASI - 6105 : SANGGAU
1 KODE KASUS : 6105-2-26042010-009-PNPM Perdesaan 1 8, Sanggau Noyan Idas Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 6105-2-26042010-010-PNPM Perdesaan 1 8, Sanggau Noyan 14-Jan-09 20-Jan-09
Masuknya laporan masyarakat terkait tindakan bendahara TPK yang melakukan pemanfaatan tidak wajar dalam penggunaan dana BLM dengan membagikan dana tersebut ke masyarakat Dusun Idas Perlu penanganan yang cepat dan tepat agar dana yang dibagikan kepada masyarakat tersebut dapat dikembalikan. Dana yang disalahgunakan dapat dikembalikan secara utuh.

14-Jan-09 20-Jan-09

Ketua TPK diduga menggunakan dana BLM dan jaminan penawaran suplier untuk kepentingan pribadi.

Segera dilakukan kalkulasi dana yang diselewengkan dan upaya pengembalian dana tersebut oleh Ketua TPK.

Kembalinya dana yang diselewengkan dan pelaku dikenai sanksi.

Selesai 24-Apr-09

3.651.700

Nilai Pengembalian Rp.

3.651.700

Sisa Rp.

0

Selesai 31-Agust-09

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 6105-2-26042010-011-PNPM Perdesaan 1 5, Sanggau Tayan Hulu 29-Jul-09 30-Sep-09
Ditemukannya penyalahgunaan dana Cash on Hand oleh ketua UPK pada dana BLM sbb: DOK Perencanaan Tahun 2008 Rp.56.200,Operasional UPK Rp.534.900,- DOK PPK Rp.261.500,- DOK Pelmas 2007 Rp.349.600 dengan total Jumlah Rp.1.202.200,-

Nilai Pengembalian Rp.
Berdasarkan Petunjuk Teknis Operasional (PTO) penjelasan X hal.II menyatakan apabila dalam monitoring ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan program atau mengancam pelestarian maka harus ditindaklanjuti sbb : Penghentian Operasional sement Adanya perbaikan manajemen UPK dan menon-aktifkan dari jabatan sebagai ketua UPK sampai ada keputusan Forum MAD.

0

Sisa Rp.

Selesai 24-Nop-09

Nilai Penyimpangan Rp.

1.202.200

Nilai Pengembalian Rp.

1.202.200

Sisa Rp.

0

LOKASI - 6106 : KETAPANG
1 KODE KASUS : 6106-1-28042010-001-PNPM Perdesaan 1 11, Ketapang Simpang Dua 18-Jan-10 19-Jan-10
FK/FT diancam oleh masyarakat yang mantan Menyampaikan laporan mengenai maslah anggota TPU untuk membayar adat karena tersebut kepada PjOK Kec Simpang Dua serta pencemaran nama baik, yaitu oknum tersebut ketua BKAD agar maslah tersebut ditangani. dipecat dari PNPM-MP (anggota TPU), walau sudah dijelaskan bahwa tidak ada pemecatan dalam TPU, yang ada habis masa kerjanya, tapi Permasalahan cepat diselesaikan baik secara aturan perundangundangan maupun secara adat istiadat yang sebenarnya.

Selesai 12-Feb-10 0 Sisa Rp.

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

LOKASI - 6107 : SINTANG
REPORT PENANGANAN MASALAH Halaman 171 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

1

KODE KASUS : 6107-1-30042010-001-PNPM Perdesaan 2 11, Sintang Dedai 05-Des-08 07-Des-08
Tejadinya penahanan material kayu belian (Eusideroxylon zwageri) untuk pembangunan prasarana fisik kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan Tahun Anggaran 2008 di Kecamatan Dedai, Kab. Sintang oleh aparat kepolisian Resort Kab. Melawi

10/06/2009 Telah menjalankan persidangan ke 6 di Pengadilan
Negeri Sintang.

Proses Litigasi (Pengadilan

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 6108 : KAPUAS HULU
1 KODE KASUS : 6108-2-26042010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Kapuas Hulu Silat Hilir 20-Des-08 28-Des-08
Terjadi penyalahgunaan dana SPP oleh Ketua UPK Kec. Silat Hilir, dengan modus tidak menyalurkan dana kepada kelompok SPP sesuai SPC, namun digunakan untuk kepentingan pribadi pelaku. Dilakukan rangkaian penanganan masalah mulai dari kajian besaran dana yang disalahgunakan, mekanisme pengembalian dana oleh pelaku, serta sanksi kepada pelaku sesuai koridor program Dana kembali kepada UPK dan selanjutnya disalurkan ke kelompok SPP sesuai SPC dan pelaku diberikan sanksi sesuai koridor keprograman

Selesai 01-Jun-09 10.000.000 Sisa Rp. 0

Nilai Penyimpangan Rp.

10.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

LOKASI - 6111 : KAYONG UTARA
1 KODE KASUS : 6111-2-20042010-001-PNPM Perdesaan 2 8, Kayong Utara Simpang Hilir Penjalaan Hilir 03-Feb-10 03-Feb-10
Terjadi penyalahgunaan dana oleh Ketua TPK Desa Penjalaan untuk kegiatan TA.2009 Dilakukan Audit kepada Penghurus TPK Desa Penjalaan Diketahui secara rinci penggunaan dana oleh TPK, berapa dana yang masih ada, berapa dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan targetnya dana BLM Masyarakat yang diselewengkan oleh pelaku dapat kembali

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

88.484.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

88.484.000

LOKASI - 6201 : KOTAWARINGIN BARAT
1 KODE KASUS : 6201-2-01052010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Kotawaringin Bar Kumai 06-Mar-09 23-Mar-09
Penggunaan dana pengembalian SPP oleh Pengurus UPK (Ketua) Rp,6.220.000,- Yang terdiri dari Rp. 5.320.000,- (Desa Sebuai) dan Rp. 900.000,-(Desa Teluk Bogam). FK, bersama BKAD, BP-UPK menindaklanjuti penanganan masalah sesuai kesepakatan MAD Tahunan tgl 25 Maret 2009 Dana Kembali ke UPK.

24/03/2009 Telah dilakukan pertemuan dangan Ketua UPK dan

menyatakan kesanggupan untuk mengembalikan dana ke UPK.

Proses Non Litigasi

25/03/2009 MAD Tahunan memutuskan Ketua UPK didemisioner

dan pelaku tetap berkewajiban mengembalikan dana ke UPK.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 172 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Kotawaringin Bar Kumai

TANGGAL Kejadian Diketahui 06-Mar-09 23-Mar-09
Penggunaan dana pengembalian SPP oleh Pengurus UPK (Ketua) Rp,6.220.000,- Yang terdiri dari Rp. 5.320.000,- (Desa Sebuai) dan Rp. 900.000,-(Desa Teluk Bogam). FK, bersama BKAD, BP-UPK menindaklanjuti penanganan masalah sesuai kesepakatan MAD Tahunan tgl 25 Maret 2009 Dana Kembali ke UPK.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
disepakati melakukan pemanggilan I kepada Pelaku agar hadir pada Musyawarah Khusus pada Tgl 06 Juni 2009

STATUS 30/05/2009 Dilaksanakan pertemuan BKAD, BP-UPK, UPK

Proses Non Litigasi

01/10/2009 UPK telah bertemu dengan pihak keluarga (orang tua)
ybs dan telah ada kesanggupan untuk menyicil Rp. 250.000 terhitung mulai bulan nopember 2009

01/11/2009 Ada pengembalian Rp. 250.000, sisa yang harus
dikembalikan Rp. 5.070.000

01/12/2009 Ada pengembalian Rp. 250.000, sisa yg harus
dikembalikan Rp. 4.820.000

01/01/2010 Ada pengembalian Rp. 250.000, sisa yg harus
dikembalikan Rp. 4570000

01/02/2010 Ada pengembalian Rp. 250.000, sisa dana yang harus
dikembalikan Rp. 4.320.000

01/03/2010 Ada pengembalian Rp. 250.000, sisa yg harus
dikembalikan Rp. 4.070.000

20/04/2010 Ada pengembalian Rp. 250.000, sisa yg harus
dikembalikan Rp. 3.820.000

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 6201-2-29042010-002-PNPM Perdesaan

6.220.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

6.220.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 173 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Kotawaringin Bar Arut Utara Pangkut

TANGGAL Kejadian Diketahui 29-Des-09 28-Des-09
Penyelewengan penggunaan Dana Bergulir SPP oleh Bendahara UPK Kec. Arut Utara sebesar Rp. 47.300.000 Penyelesaian Penyelewengan Segera Pengembalian 100 %

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Proses Non Litigasi STATUS

Nilai Penyimpangan Rp.

47.300.000

Nilai Pengembalian Rp.

11.500.000

Sisa Rp.

35.800.000

LOKASI - 6202 : KOTAWARINGIN TIMUR
1 KODE KASUS : 6202-2-02052010-007-PNPM Perdesaan 2 9, Kotawaringin Tim Baamang Baamang Hilir 01-Des-08 01-Mei-09
Penyelewengan Dana oleh suami Ketua Laporkan kepada Kepolisian untuk dilakukan Kelompok SPP RT 05 sebesar Rp 10.000.000.- penyelidikan dan tindaklanjut karena diselesaikan secara kekeluargaan tidak membuahkan hasil 1. Dana Kembali ke UPK. 2. Pelaku diproses secara hukum dan diberikan sanksi hukum.

12/07/2009 Ketua Kelompok SPP RT 05 dipanggil oleh Camat untuk
dimintai keterangan , Hasil yang didapat Ketua Kelompok memberikan Keterangan dia ditekan, dipaksa dan disiksa kalau dana SPP itu tidak diserahkan kesuaminya ( Ardiansyah ). permasalahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan . Tetapi Pelaku membangkang dan tidak mau mendengarkan saran Camat

Proses Litigasi (Kepolisian)

15/07/2009 Pelaku an. Ardiansyah dipanggil oleh Camat agar

17/07/2009 PJOK Baamang melaporkan kasus ke Polsek Baamang.

20/07/2009 Ketua Kelompok dan suaminya dipanggil oleh kepolisian
untuk dimintai keterangan.

23/07/2009 PJO dan pengurus UPK dipanggil oleh ke Polisian
untuk dimintai keterangan.

31/01/2010 Pelaku belum mengembalikan sisa dana lagi ke UPK

28/02/2010 Belum ada perkembangan yang siknifikan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 174 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Kotawaringin Tim Baamang Baamang Hilir

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Des-08 01-Mei-09
Penyelewengan Dana oleh suami Ketua Laporkan kepada Kepolisian untuk dilakukan Kelompok SPP RT 05 sebesar Rp 10.000.000.- penyelidikan dan tindaklanjut karena diselesaikan secara kekeluargaan tidak membuahkan hasil 1. Dana Kembali ke UPK. 2. Pelaku diproses secara hukum dan diberikan sanksi hukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dicicil sebesar Rp 300.000

STATUS 31/03/2010 Pelaku mengembalikan dana ke UPK dengan cara

Proses Litigasi (Kepolisian) 26.597.746

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 6202-2-21042010-004-PNPM Perdesaan 2 8, Kotawaringin Tim Mentaya Hulu Lunuk Bagantung 27-Apr-09 30-Apr-09
Terdapat penyalahgunaan dana PNPM-MPd oleh ketua TPK a.n Jumadi

26.597.746

Nilai Pengembalian Rp.
Pertengahan bulan Mei 2010 dilaksanakan MDST

0

Sisa Rp.

Segera diadakan MD Khusus untuk memilih TPK baru, karena TPK lama telah cacat hukum. Kepada TPK baru agar segera mencairkan dana yang masih di UPK untuk menelesaikan pekerjaan fisik hingga 100 % dan segera diadakan MDST.

Proses Litigasi (Kejaksaan)

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 6202-2-21042010-006-PNPM Perdesaan 1 5, Kotawaringin Tim Kota Besi 10-Jan-09 10-Jan-09
Terdapat penyelewengan dana perguliran SPP dan UEP oleh bendahara UPK Kec. Kota Besi a.n Ibu Lie Lieng

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Kepada pelaku segera mengembalikan sisa dana yang telah diselewengkan dengan cara dicicil sesuai kesepakatan yang telah diambil

1 tahun ke depan sisa dana yang telah diselewengkan telah selesai dikembalikan

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

130.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

70.000.000

Sisa Rp.

60.000.000

LOKASI - 6203 : KAPUAS
1 KODE KASUS : 6203-1-18052010-002-PNPM Perdesaan 2 6, Kapuas Selat Sei Lunuk 21-Mar-09 21-Mar-09
Pekerjaan Penghamparan sirtu TA. 2008 belum FK, PJOK dengan dukungan Camat selesai. Masih terdapat kekurangan 300 M. memastikan pekerjaan penghamparan sirtu Akibat dari kurangnya material sirtu yang dapat diselesaikan didatangkan oleh Supplier (yg ternyata didalangi Kades) MAD Prioritas TA. 2009 pekerjaan penghamparan sudah selesai, jika tidak maka masuk desa bermasalah dan akan dikenai sanksi di MAD

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 6204 : BARITO SELATAN
1 KODE KASUS : 6204-1-08052010-002-PNPM Perdesaan 2 4, Barito Selatan Karau Kuala Teluk Sampudau 05-Mar-10 06-Mar-10
Adanya Surat Aduan dari masyarakat Desa Teluk Sampudau Kecamatan Karau Kuala ke Pihak Kejaksaan Barito Selatan, yang mana pelaksanaannya dianggap bermasalah Meminta kejelasan permasalahan tersebut kepada FK dan melakukan klarifikasi pengaduan tersebut ke tingkat desa (Pelapor). Faskab dan PjoKab meminta pelapor agar permasalahan diselesaikan di tingkat desa secara musyawarah dan meminta pelapor mencabut peng Pelaku yang dipalsukan tandatangannya dapat berdamai dan permasalahan diselesaikan di tingkat Desa. Namun yang bersangkutan tetap tidak mau menarik pengaduannya.

Proses Litigasi (Kejaksaan)

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 6204-2-08052010-003-PNPM Perdesaan

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 175 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Barito Selatan Karau Kuala

TANGGAL Kejadian Diketahui 12-Okt-09 22-Apr-10
Asdanya indikasi pemotongan dana BLM kegiatan PNPM 2008 dan ,2009 pada saat proses penyaluran dana ke TPK Melakukan klarifikasi ke desa yang lainnya tentang pemotongan dana tersebut kepada TPK Desa PNPM TA.2008 dan 2009. Menyampaikan permasalahan kepada Satker Prov dan Korprov Kalimantan Tengah Klarifikasi yang dilakukan kepada TPK akan selesai pada Bulan Mei 2010 Adanya pernyataan dari klarifikasi yang dilakukan Faskab kepada FK Kecamatan Karau Kuala Noor Abdi dan T Agustinus Soeharto.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Proses Non Litigasi STATUS

Nilai Penyimpangan Rp.

17.500.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

17.500.000

LOKASI - 6205 : BARITO UTARA
1 KODE KASUS : 6205-1-02052010-004-PNPM Perdesaan 2 6, Barito Utara Lahei Ipu 28-Nop-09 04-Des-09
Kades meminjam dana BLM dari TPK sebesar Rp.6.500.000 untuk kepentingan pribadi FK/FT disarankan agar memfasilitasi pertemuan TPK dengan masyarakat dan Kades, membahas status dana Rp.6.500.000 Kades segera mengembalikan dana tersebut kepada TPK, sehingga TPK dapat melanjutkan pelaksanaan kegiatan fisik TA 2009 kegiatan penyediaan sarana air bersih

Selesai 30-Apr-10 6.500.000 Sisa Rp.

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 6205-2-01052010-001-PNPM Perdesaan 2 5, Barito Utara Lahei 01-Mar-09 03-Apr-09
Mantan Ketua UPK melakukan penyelewengan dana BLM dan SPP yang diperkirakan mencapai Rp 40 Juta pada masa jabatannya.

Nilai Pengembalian Rp.
Lakukan serah terima yang sesuai aturan, sehingga nilai yg diselwengkan menjadi jelas dan harus dicantumkan dalam Berita Acara Dana kembali ke UPK

30/04/2009 FK dan FT melakukan fasilitasi dengan PJOK dan

Camat agar proses serah terima antar Pengurus UPK lama dengan yang baru tidak menyisakan masalah.

Proses Non Litigasi

30/04/2009 Koordinasi FK/FT bersama PJOK, Camat untuk proses
serahterima jabatan Ketua UPK

01/05/2009 Ada pengembalian dana dari yang bersangkutan
sebesar Rp.27.000.000

31/07/2009 Dilakukan klarifikasi kembali dana-dana yang masih

dikelola oleh yang bersangkutan dan akan dilanjutkan tanggal 16 Agustus 2009

21/08/2009 Fastekab melakukan mediasi, antara yang

bersangkutan dengan UPK dan FK/FT untuk melakukan perhitungan kembali dana0dana yang digunakan oleh yang bersangkutan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 176 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Barito Utara Lahei

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Mar-09 03-Apr-09
Mantan Ketua UPK melakukan penyelewengan dana BLM dan SPP yang diperkirakan mencapai Rp 40 Juta pada masa jabatannya. Lakukan serah terima yang sesuai aturan, sehingga nilai yg diselwengkan menjadi jelas dan harus dicantumkan dalam Berita Acara Dana kembali ke UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
beberapa indikasi selisih dana Operasional sebesar Rp.19.674.200 dan SPP Rp.4.050.000

STATUS 31/10/2009 Faskeu melakukan internal audit dan menemukan

Proses Non Litigasi

14/11/2009 Dilaksanakan pertemuan dengan Camat, PJoK, Faskab,
Faskeu, Fastekab, FK/FT dan UPK, disepakati agar pihak Kecamatan melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan

23/11/2009 Dilaksanakan pertemuan Camat, Faskab, Faskeu,

Fastekab, FK/FT dan UPK dengan yang bersangkutan, hanya ada diakui Rp.4.000.000.

20/03/2010 Yang bersangkutan kembali dipanggil untuk memenuhi

kewajibanya, namun yang bersangkutan tidak kooperatif dan selalu menghindar sehingga sulit untuk ditemui.

30/04/2010 Yang bersangkutan sulit ditemui oleh FK/FT maupun

UPK, sehingga belum ada tindak lanjut pengembalian dana dari yang bersangkutan

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 6205-2-02052010-003-PNPM Perdesaan 2 5, Barito Utara Gunung Timang 15-Mei-09 28-Sep-09
Terjadi penyelewengan dana angsuran SPP oleh pengurus UPK pada TA 2009 oleh Mantan Ketua UPK TA 2007 - 2009 a.n Didik Gondang

40.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

40.000.000

Pengurus UPK yang melakukan penyelewengan Dana SPP sudah tidak menjabat sebagai pengurus Hasil Audit internal Kabupaten segera ditindaklanjuti oleh pengurus UPK baru dan FK/FT

berdasarkan kesepakatan antara yang bersangkutan dengan program yang diwakili oleh faskeu, yang bersangkutan harus menyelesaikan pengembalian dana sejak April s/d Agustus 2010, sudah dapat dikembalikan sebesar 100%.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 6205-2-02052010-005-PNPM Perdesaan 2 6, Barito Utara Teweh Timur Benangin 2 25-Des-09 04-Jan-10

7.500.000

Nilai Pengembalian Rp.

2.000.000

Sisa Rp.

5.500.000

Oknum Kades meminta dana dari TPK sebesar FK/FT telah melakukan pendekatan kepada Rp.5.000.000 sebagai syarat penandatangan pihak yang melaporkan kepada kepolisian, SPPB, untuk kepentingan pribadi supaya dapat diselesaikan secara musyawarah di desa. Namun pelapor tetap bersikukuh untuk meneruskan ke pengadilan Dari sisi oknum Kades telah mengaku kesalahannya, dan meng

Permasalahan masih proses di kepolisian, sehingga penanganannya menunggu proses hukum berjalan

Proses Litigasi (Kepolisian)

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

5.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

5.000.000 Halaman 177 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

5

KODE KASUS : 6205-2-04052010-007-PNPM Perdesaan 2 5, Barito Utara Montalat 01-Nop-09 14-Nop-09
Oknum UPK meminta Dana dari TPK sebesar Rp.7.000.000, dengan alasan sebagai balas jasa UPK FK/FT diminta segera mencari data dukung di tingkat desa, dan mengagendakan pemanggilan terhadap yang bersangkutan Pengembalian dana kepada TPK dan yang bersangkutan berhenti per 17 Desember 2009

Selesai Keputusan Tetap 14-Des-09 7.000.000 Sisa Rp.

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 6205-4-02052010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Barito Utara Gunung Purei 23-Jan-10 29-Jan-10
Uang Pengembalian SPP sebesar Rp.3.304.000 hilang dari Rumah Bendahara UPK

Nilai Pengembalian Rp.

Hasil Penyidikan kehilangan dana angsuran SPP murni akibat dari kelalaian Bendahara UPK a.n Almi Susanti Telah dilakukan rapat internal antara PJOK. UPK, BKAD, dan FK/FT membahas hasil penyidikan polisi.

Setelah ada kesepakatan dengan pihak keluarga, akan dikembalikan pada bulan Mei 2010.

Proses Litigasi (Kepolisian)

Nilai Penyimpangan Rp. 7 KODE KASUS : 6205-4-02052010-002-PNPM Perdesaan 1 11, Barito Utara Gunung Timang Batu Raya 20-Feb-10 21-Feb-10
Terjadi perampokan dengan tindak kekerasan terhadap Bendahara TPK, sehingga menghilangkan dana BLM tahap II TA 2010 sebesar Rp.11.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Masih dalam proses penyidikan pihak kepolisian, sementara di Desa telah dilakukan Musdes Khusus untuk membahas pelaksanaan kegiatan fisik rabat beton jalan desa, dan disepakati untuk berswadaya. Sementara penyidikan polisi berlangsung, pekerjaan fisik tetap dilaksanakan, dan akan dilakukan sertifikasi kegiatan untuk pengajuan tahap III pada bulan Mei 2010

0

Sisa Rp.

Proses Litigasi (Kepolisian)

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 6209 : KATINGAN
1 KODE KASUS : 6209-1-08052010-002-PNPM Perdesaan 1 8, Katingan Katingan Kuala Kampung Tengah 22-Jan-10 22-Jan-10
TPK membeli meublair posyandu tanda ada musyawarah dengan masyarakat sehingga untuk penyelesaian bangunan gedung posyandu tidak dapat diselesaikan karena ada kekurangan pendanaan sehingga lantainya tidak dikeramik Sudah dilakukan musyawarah dengan masyarakat dan kepala desa.Ada kesanggupan kepala desa dan TPK untuk segera menyelesaikan pekerjaan lantai karena ada kesepakatan forum MAD apabila pada saat MAD Prioritas Usulan kegiatan belum selesai dan belum diserahte TPK Desa Kampung Tengah

30/04/2010

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 6209-2-08052010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Katingan Katingan Hilir Hampalit 08-Apr-10 13-Apr-10
Penyelewengan dana oleh Ketua kelompok UEP atas nama Nadirah (Setoran UEP dan SPP) untuk UEP kelompok Damai Sejahtera sebesar Rp.2.065.000,- SPP Adil Sejahtera sebesar Rp. 8.834.334 (2 Bulan) dan Kel.Mandiri Sejati sebesar Rp.4.916.666 (1 Bulan)

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Telah dilakukan penanganan di tingkat desa bersama dengan kelompok dan anggotanya serta kepala desa.Permasalahan ini telah dilaporkan kepada pihak berwajib

Ketua kelompok UEP atas nama Nadirah

Proses Litigasi (Kepolisian)

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

15.815.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

15.815.000 Halaman 178 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

LOKASI - 6210 : PULANG PISAU
1 KODE KASUS : 6210-2-09052010-001-PNPM Perdesaan 2 4, Pulang Pisau Banama Tingang Ramang 01-Agust-08 FT Kecamatan Banama Tingang an. 17-Feb-10
Guswindo,ST telah menerima dana dari TPK Desa Ramang untuk pengadaan alat bermain TK sebesar Rp. 6.500.000,- pada pertengahan tahun 2008 serta biaya pembuatan dokumen penyelesaian yang cukup besar di 2 desa yaitu Desa Bawan Agar dapat dilakukan upaya tindak lanjut dari tim penanganan masalah PNPM_MPd Provinsi Kalimantan Tengah maupun pihak yang berwenang lainnya. Penanganan masalah dapat segera diselesaikan mengingat hak-hak masyarakat yang harus segera dikembalikan dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 6210-2-09052010-004-PNPM Perdesaan 1 8, Pulang Pisau Kahayan Hilir Mantaren I Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 6210-2-10052010-004-PNPM Perdesaan 2 4, Pulang Pisau Banama Tingang Manen Kaleka 12-Des-10 22-Apr-10
Pengadaan alat bermain TK yang juga dilakukan oleh FT Banama Tingang an. Guswindo

6.500.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

6.500.000

01-Feb-10 08-Mar-10

Penyelewengan dana oleh ketua TPK

Adanya langkah-langkah penanganan masalah dengan melakukan kordinasi dan komunikasi dengan ketua TPK untuk penyelesaian masalah.

Pengembalian dana oleh ketua TPK mengingat ha-hak masyarakat yang harus dikembalikan dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Proses Non Litigasi

3.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana yang diserahkan kepada sdr Guswindo untuk pengadaan alat tersebut dapat segera dikembalikan kepada TPK mengingat hak-hak masyarakat yang yang harus segera direalisasikan.

3.000.000

Sisa Rp.

0

Agar segera dilakukan cek lapangan mengenai nilai pasti dari alat bermain tersebut dengan berkordinasi dengan camat, pjok, maupun TPK.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

0

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

0

LOKASI - 6212 : BARITO TIMUR
1 KODE KASUS : 6212-2-01052010-001-PNPM Perdesaan 2 8, Barito Timur Benua Lima Kandris 19-Nop-08 19-Nop-08
Ketua TPK (Rais Al Mahfuzs alias Apus) melarikan dana BLM penyaluran tahap II senilai Rp 49.559.800,- yang rencananya akan digunakan untuk kegiatan Pembuatan Sumur Gali Rp 33.797.300,- dan Pembuatan/Rehab Titian Rp 15.762.500,FK dan Faskab memfasilitasi masyarakat dan Pemda agar usulan/kebutuhan dapat terealisir dan bermanfaat. Motivasi keswadayaan masyarakat dan kepedulian Pemerintah Daerah. 1. Pelaku tertangkap, dan diberi sanksi sesuai hukum yang berlaku. 2. Dana Kembali ke PK, agar kegiatan yang direncanakan dapat terealisir walaupu harus dilakukan revisi

10/01/2008 Revisi Design dan RAB agar kegiatan dapat difungsikan
: a/Titian senilai Rp 16.731.500,- dan b/ Sumur Gali (8 Unit) senilai Rp 30.602.000,-

Proses Litigasi (Kepolisian)

15/01/2008 Hasil swadaya masyarakat : a/ Titian Rp 4.504.000,-

(dari tenaga kerja dan material Rp 3.104.000,- dan uang Rp 1.400.000,- ) untuk menyelesaikan kegiatan titian ini masih diperlukan dana sebesar Rp 6.133.000,sedangkan b/ Sumur gali Rp 10.996.000,- (dari tenaga kerja dan material) untuk menyelesaikan kegiatan sumur gali masih diperlukan dana sebesar Rp 19.606.000,-

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 179 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Barito Timur Benua Lima Kandris

TANGGAL Kejadian Diketahui 19-Nop-08 19-Nop-08
Ketua TPK (Rais Al Mahfuzs alias Apus) melarikan dana BLM penyaluran tahap II senilai Rp 49.559.800,- yang rencananya akan digunakan untuk kegiatan Pembuatan Sumur Gali Rp 33.797.300,- dan Pembuatan/Rehab Titian Rp 15.762.500,FK dan Faskab memfasilitasi masyarakat dan Pemda agar usulan/kebutuhan dapat terealisir dan bermanfaat. Motivasi keswadayaan masyarakat dan kepedulian Pemerintah Daerah. 1. Pelaku tertangkap, dan diberi sanksi sesuai hukum yang berlaku. 2. Dana Kembali ke PK, agar kegiatan yang direncanakan dapat terealisir walaupu harus dilakukan revisi

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Penanganan Masalah Desa (TPMD) dan Masyarakat dengan maksud : Memastikan bahwa Ketua TPK melarikan dana. Upaya penyelesaian secara kekeluargaan dengan orang tua pelaku namun tidak berhasil, Melaporkan kasus ini ke Polsek setempat. Bukti lapor ke Polsek No. Pol : TBL/L/16/XI/2008/SPK Perkara Penggelapan Dana PNPM-MPd Desa Kandris Kec. Benua Lima Kab. Barito Timur. TPK dan masyarakat membantu membiayai wakil masyarakat yang membantu kepolisian dalam upaya pencairan pelaku (DPO).

STATUS 20/11/2008 MD Khusus Penanganan Masalah bersama Tim

Proses Litigasi (Kepolisian)

21/11/2008 Melaksanakan MD khusus evaluasi penyaluran dana ke

03/12/2008 Rapat koordinasi kabupaten menepakati, Pemda

memberikan dukungan dalam upaya penyelesaian masalah.

06/12/2008 MD Khusus Penyusunan target penyelesaian

pekerjaan, kesepakat target ; usulan masyarakat akan tetap direalisir dengan mengutamakan azas manfaat (berfungsi dan bermanfaat) sehingga harus dilakukan Revisi RAB dan Design. Pelaksanaan diupayakan dengan swadaya masyarakat. Selanjutnya untuk penyempurnaan diperlukan bantuan dari Pemda. Pemerintah Daerah melalui BPMDes Kab. Bartim dengan nilai Rp 25.739.000,-

23/01/2009 Masyarakat mengajukan permohonan bantuan kepada

28/02/2009 Pemerintah Daerah sedang melakukan kajian untuk

memberikan bantuan tetapi masih belum ada kesepakatan (apakah disalurkan melalui Dinas PU atau melalui Dinas Sosial)

11/03/2009 Pada Forum Exposs Hasil Audit BPKP thd PNPM-MPd

TA.2008, Wakil Bupati yg memimpin forum memastikan Pemda akan membantu proses percepatan penyelesaian masalah

Nilai Penyimpangan Rp.

49.559.800

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

49.559.800

LOKASI - 6213 : MURUNG RAYA
1 KODE KASUS : 6213-2-01052010-001-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 180 dari 223

NO.

DM 3

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Murung Raya Tanah Siang

TANGGAL Kejadian Diketahui 06-Mei-09 08-Mei-09
Hasil audit FMS, Haryono (FK Tanah Siang) melakukan penyelewengan dana sebesar Rp. 919.279.277,- dengan rincian sbb: 1. BLM 2007 senilai Rp 108.634.977,2. BLM 2008 senilai Rp 650.000.000,3. DOK Pelmas 2007 senilai Rp 934.250,4. DOK Pelmas 2008 senilai Rp 5.223.500,5. DOK Pelmas 2009 senilai Rp 81.445.000,6. DOK Perencanaan 2007 senilai Rp 80.000,7. DOK Perencanaan 2008 senilai Rp 16.322.000,8. DOK Perencanaan 2009 senilai Rp 37.380.000,9. Operasional UPK 2007 & 2008 senilai Rp 37.380.000,10.Bunga bank-pajak-administrasi senilai Rp 12.409.500,Pastikan nilai dana yg diselewengkan. Libatkan semua pihak dan jaringan untuk penanganan kasus ini. 1. Dana kembali seluruhnya ke UPK. 2. Pelaku diproses secara hukum dan diberikan sanksi hukum.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Ktr KM Prov Kalteng ybs berasal dr Jateng Kab. Pati Kec.Winong. Koordinasi intens dilakukan dgn jajaran Konsultan di Jateng.

STATUS 10/05/2009 Berdasarkan CV Sdr Haryono yg terdokumentasikan di

Proses Litigasi (Kepolisian)

11/05/2009 Hal serupa dilakukan juga oleh pihak Polres Murung
Raya dgn Polwil Pati Jawa Tengah.

12/05/2009 Rekening pribadi Sdr. Haryono di Bank BNI diblokir dgn
saldo Rp 46.108.754,- untuk kepentingan penyelidikan.

17/05/2009 Honda Supra X warna merah No. Pol. KH 5604 M dan

Yamaha Vixion warna hitam silver No. Pol. DA 3658 HY. Info dari Faskab Tabalong kalsel dan mantan SpTR Kaselteng. Bahwa motor Yamaha Vixion yg dibeli di sana, BPKBnya belum dipegang oleh Sdr Haryono. Provinsi lain (terutama Jateng, Kalsel, Kaltim) untuk membantu memberikan informasi jika menemukan pelaku.

19/05/2009 Melakukan Koordinasi dengan jajaran Konsultan di

30/05/2009 Pelaku masih dalam pencarian pihak Kepolisian.

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 6213-2-04052010-002-PNPM Perdesaan

919.279.277

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

919.279.277

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 181 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Murung Raya

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Feb-09 01-Sep-09
Penyelewengan oleh FK Fas-Kab dan Tim Koordinasi segera memfasilitasi Pengembalian dana kepada Pelaku dan jika pelaku tidak mengembalikan dana, fasilitasi MAD khusus untuk menyepakati penyelesaian masalah dengan pendekata proses hukum. Dana kembali seluruhnya ke UPK atau pelaku diproses secara hukum pidana.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
digunakan diakui oleh FK yang bersangkutan.

STATUS 30/09/2009 Telah difasilitasi oleh Fas-Kab dan seluruh dana yang

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 6213-2-17052010-001-PNPM Perdesaan 3 4, Murung Raya Permata Intan 07-Jan-10 10-Jan-10

169.262.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

169.262.000

Penyimpangan dana Pengembalian SPP dan Hasil Keputusan MAD Sosialisasi TA.2010 Dana Jaminan Pelaksanaan Fisik Masy. 10% untuk dilakukan pemanggilan sebanyak 3 kali serta Dana DOK Pelmas dan DOK Perencanaan untuk mempertanggung jawabkan kepada Forum MAD jika tidak dilakukan maka akan dilaporkan ke pihak kepolisian kepada Mantan FK (Nanang Soemartono) Mantan Faskab ( Yetro ) M

Sampai dengan Bulan Juni 2010

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 6213-2-17052010-003-PNPM Perdesaan 3 4, Murung Raya Laung Tuhup 27-Mei-08 10-Jan-09

200.291.000

Nilai Pengembalian Rp.

9.000.000

Sisa Rp.

191.291.000

Dana BLM SPP yang tidak disalurkan kelompok Untuk di proses agar dilakukan pengembalian yang tidak siap kemudian akan dikembalikan ke dana tersebut yang dipakai oleh Mantan Faskab Rekening SPP Murung Raya ( Yetro)

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 6213-2-17052010-004-PNPM Perdesaan 3 4, Murung Raya Sumber Barito 07-Jan-10 23-Des-09
Adanya selisih pembayaran Dana BLM yang diterima Masyarakat di Kec. Sumber Barito sebesar Rp. 85.000.000,- hasil temuan Audit Internal yang dilakukan Satker Prov, FCMS, Adwil Prov

54.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

54.000.000

Pemberhentian Mantan FK Kec. Sumber Barito ( LEO APOLLO ) pada Bulan Januari 2010

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 6 KODE KASUS : 6213-2-17052010-005-PNPM Perdesaan 3 5, Murung Raya Murung 23-Feb-10 23-Feb-10
Penggelapan dana pengembalian Dana SPP oleh Bendahara UPK Kec. Murung ( SATRIANNOR ) sebesar Rp. 164.593.200,-

85.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

85.000.000

Dilaporkan ke Polsek Murung untuk dilakukan pengejaran terhadap pelaku

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

164.593.200

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

164.593.200

LOKASI - 6401 : PASIR
1 KODE KASUS : 6401-1-08072010-001-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 182 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pasir Muara Komam

TANGGAL Kejadian Diketahui 20-Feb-09 20-Feb-09
Jalan menuju areal perkebunan yg didanai PNPM-MP di desa Batu Butok Kec. Muara Komam, rencana awal cor blok panjang 277m x 3m yg tergarap hanya 70m & dana sebesar Rp267.000.000,- sudah habis. Panjang cor beton sebenarnya 73,3m dg lebar rata2 3,5m serta ad Untuk penanganan thd kesalahan prosedur yg mengarah kpd penyimpangan di desa Batu Butok maka rekomendasi yg harus ditindaklanjuti antara lain: - FK/FT didampingi FT melakukan pemeriksaan lapangan dan melakukan audit thd semua pengeluaran biaya pelaksanaa - Dilaksanakannya pemeriksaan lapangan dan melakukan audit thd semua pengeluaran biaya pelaksanaan pembuatan rabat beton. - Melaksanakan kegiatan rabat beton sesuai dg target rencana awal

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
oleh FT thd hasil pekerjaan yg telah dilakukan. Dilakukan audit secara rinci & menyeluruh thd semua pengeluaran & by pelaksanaan.

STATUS 23/02/2009 Dilaksanakannya pemeriksaan lapangan secara rinci

Proses Non Litigasi

16/03/2009 Tindak lanjut rekom thd pemerksaan lapngn & audit thd
semua by pengeluarn & by plaksanaan.

24/03/2009 FTKab bersama FT mengkoordinasikan semua hasil
temuan lapangan dg PjOK & TPK & upaya penyelesaiannya serta sanksi.

27/03/2009 Bersamaan diadakannya MDSos 2009 dilakukan

pembahasan & penyampaian hasil permasalahn keg prasarana di ds Batu Butok

30/05/2009 Belum ada kepastian untuk penyelesaian kegiatan rabat
beton, sesuai kesepakatan untuk menyelesaikan pekerjaan, hal ini dikarenakan masih proses untuk menggali sumber dana guna menutupi pembiayaan kegiatan yang disyaratkan. yang telah dilakukan

30/06/2009 Belum ada kemajuan dari proses penanganan masalah

03/07/2009 - Proses penanganan masih dalam proses penyelesaian
sambil mencari alternatif pendanaan untuk penyelesaian kegiatan yang menjadi permasalahan.

27/08/2009 - Belum ada peningkatan progres penyelesaian masalah
- Direncanakan diadakan koordinasi dg pelaku tingkat kecamatan dan desa untuk menindaklanjuti penyelesaian masalah

03/09/2009 Dilakukan Monitoring oleh SP2M dan koordinasi PjOK

untuk melakukan penanganan masalah sbb:1. Diadakan audit terhadap penggunaan dana2. FT membuat laporan hasil audit dan memintakan pertanggungjawaban TPK untuk menyelesaikan kegiatan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 183 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Pasir Muara Komam

TANGGAL Kejadian Diketahui 20-Feb-09 20-Feb-09
Jalan menuju areal perkebunan yg didanai PNPM-MP di desa Batu Butok Kec. Muara Komam, rencana awal cor blok panjang 277m x 3m yg tergarap hanya 70m & dana sebesar Rp267.000.000,- sudah habis. Panjang cor beton sebenarnya 73,3m dg lebar rata2 3,5m serta ad Untuk penanganan thd kesalahan prosedur yg mengarah kpd penyimpangan di desa Batu Butok maka rekomendasi yg harus ditindaklanjuti antara lain: - FK/FT didampingi FT melakukan pemeriksaan lapangan dan melakukan audit thd semua pengeluaran biaya pelaksanaa - Dilaksanakannya pemeriksaan lapangan dan melakukan audit thd semua pengeluaran biaya pelaksanaan pembuatan rabat beton. - Melaksanakan kegiatan rabat beton sesuai dg target rencana awal

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
penyelesaian masalah

STATUS 17/11/2009 Koordinasi dengan PjOK belum ada tindak lanjut

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 6401-1-08072010-002-PNPM Perdesaan 2 8, Pasir Muara Komam Muara Komam 15-Okt-09 15-Nop-09
Pekerjaan semenisasi jalan belum dilakukan MDST kondisi rusak dan administrasi pertanggungjawaban dana belum diselesaikan

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Sebelum dilaksanakan MDST untuk kegitan TA. 2008 maka usulan 2009 gugur

Sebelum dilaksanakan MAD Penetapan usulan kelurahan Muara Komam sudah menyelesaikan tahapan MDST

17/11/2009 Koordinasi bersama PjOK, FK dan FT bahwa kelurahan Proses Non Muara Komam diberi keempatan menyelesaikan Litigasi
kegiatan sampi dengan batas waktu 23 Nop 2009 apabil tidak selesai usulan TA. 2009 gugur dn dilanjutkan ke rangking berkutnya

20/11/2009 FK/FT mengadakan koordinasi dengan pelaku tingkat

desa bersama camat dengan hasil : - Pelaku tingkat desa sanggup menyelesaikan kegiaatn TA. 2008 apabila usulan TA. 2009 sudah terdanai dan terealisasi kegiatan fisiknya. - FK/FT dipaksa merealisasikan usulan kegiatan TA. 2009 dengan tekanan dan ancaman pelaku tingkaat desa - Untuk keamnan FK/FT ditarik ke kabupaten untuk sementara melkukan aktifitas ditingkat kabupaten sampai dengan masalah di kec. Muara Komam bisa diselesaikan

14/12/2009 Belum ada progres penanganan

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 6402 : KUTAI BARAT
1 KODE KASUS : 6402-2-08072010-002-PNPM Perdesaan 1 5, Kutai Barat Nyuatan Temula 02-Apr-09 30-Nop-09
Ada temuan penyimpangan penyaluran dana BLM Kegiatan SPP di Kelompok Famili Desa Temula yang dilakukan oleh Sdr. Agustinus. Mantan ketua UPK sebesar Rp. 15.000.000,dan telah dikembalikan sebesar Rp. 3.000.000,pada tanggal 10 Pebruari 2009 Agar segera diadakan musyawarah bersama FK/FT/UPK/BPUK/BKAD/PJOK dan wakil masyarakat dan dilakukan investigasi permasalahan terkait penyimpangan dana BLM yang dilakukan oleh Mantan Ketua Kelompok. Pengembalian dana yang diselewengkan oleh mantan Ketua UPK sejumlah Rp, 12.000.000,-

02/10/2009 ada pengembalian sebesar Rp. 3.000.000

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 184 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Kutai Barat Nyuatan Temula

TANGGAL Kejadian Diketahui 02-Apr-09 30-Nop-09
Ada temuan penyimpangan penyaluran dana BLM Kegiatan SPP di Kelompok Famili Desa Temula yang dilakukan oleh Sdr. Agustinus. Mantan ketua UPK sebesar Rp. 15.000.000,dan telah dikembalikan sebesar Rp. 3.000.000,pada tanggal 10 Pebruari 2009 Agar segera diadakan musyawarah bersama FK/FT/UPK/BPUK/BKAD/PJOK dan wakil masyarakat dan dilakukan investigasi permasalahan terkait penyimpangan dana BLM yang dilakukan oleh Mantan Ketua Kelompok. Pengembalian dana yang diselewengkan oleh mantan Ketua UPK sejumlah Rp, 12.000.000,-

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Sdr. Agustinus diberi waktu selama 3 (tiga) bulan sejak tanggal dibuatkan keputusan untuk mengembalikan dana BLM yang masih tersisa sebesar Rp. 12.000.000,2) Jika tidak mengembalikan dalam jangka waktu tersebut maka harta pribadi berupa tanah yang dimilikinya di Desa Dempar dengan ukuran 15 X 20 m akan disita oleh UPK.

STATUS 30/11/2009 Telah di adakan MAD Khusus dengan keputusan 1)

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 6402-2-19042010-001-PNPM Perdesaan 1 10, Kutai Barat Linggang Bigung Bigung Baru 09-Apr-08 09-Apr-08
Adanya temuan penyimpangan dana pada pembangunan prasarana air bersih oleh supplier sejumlah total Rp. 59.311.400.

15.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

3.000.000

Sisa Rp.

12.000.000

Agar dilakukan musyawarah bersama FK/FT TPK,Supplier dan wakil2 masyarakat dan dilakukan investigasi permasalahan pecahnya pipa dan upaya pencapaian solusi

1.Pengembalian dan pertanggungjawaban dana oleh supplier. 2.Pelaksanaan pembangunan air bersih sesuai rencana dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat

30/09/2008 Dijadualkan pertemuan pembahasan permasalahan

pada 12 Oktober 2008, dan proses identifikasi masalah.

Proses Non Litigasi

31/10/2008 Telah dilaks. musy. khusus pd tgl 18 dan 19 Oktober

2008 di Balai Desa Bigung Baru yang dihadiri oleh aparat desa, BPK Lembaga Adat, TPK , FK/FT, PJOK, Fas-Kab, dengan hasil musy, suplier tetap mau mengganti pipa dan pasir dan permasalahan diserahkan kpd lembaga adat, utk tertib adm dan keuangan TPK. karena supplier mengaku hanya menerima Rp.10.000.000,- sebagian yang lain menurut supplier masih di tangan TPK, permasalahan akan diupayakan penyelesaian melalui MD Khusus yang rencananya akan dilaksanakan di bulan Desember 2008. beberapa pertemuan masih menemui jalan buntu. Alternatif jalur hukum sedang dalam pembahasan.

30/11/2008 Dari hasil pertemuan, ada indikasi keterlibatan pihak lain

30/12/2008 Supplier belum bersedia mengganti uang masy,

29/01/2009 Dijadualkan kembali pertemuan bersama masyarakat
untuk membahas permasalahan tgl 5 Feb 2009

18/02/2009 Dilaksanakan pertemuan kembali, dan jika tidak ada

kesepakatan lagi, maka peserta musyawarah mengusulkan penyelesaian permasalahan melalui jalur hukum.

25/02/2009 Satker Prov secara khusus melayangkan surat

no.050/105/PNPM/BPM/II/2009 ke PjOKab Kubar u/ membantu menyelesaikan masalah dg melibatkan berbagai pihak terkait.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 185 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 10,

KABUPATEN Kecamatan Desa Kutai Barat Linggang Bigung Bigung Baru

TANGGAL Kejadian Diketahui 09-Apr-08 09-Apr-08
Adanya temuan penyimpangan dana pada pembangunan prasarana air bersih oleh supplier sejumlah total Rp. 59.311.400. Agar dilakukan musyawarah bersama FK/FT TPK,Supplier dan wakil2 masyarakat dan dilakukan investigasi permasalahan pecahnya pipa dan upaya pencapaian solusi 1.Pengembalian dan pertanggungjawaban dana oleh supplier. 2.Pelaksanaan pembangunan air bersih sesuai rencana dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 28/02/2009 Tgl 18 Feb 09 dilaksanakan pertemuan kembali, dan jika Proses Non tidak ada kesepakatan lagi, maka peserta musyawarah Litigasi
mengusulkan penyelesaian permasalahan melalui jalur hukum. Tgl 25 feb 09 Satker Prov secara khusus melayangkan surat no.050/105/PNPM/BPM/II/2009 ke PjOKab Kubar utk membantu menyelesaikan masalah dengan melibatkan berbagai pihak terkait. hadir, pertemuan dilaksanakan tgl 8 feb, supplier menawar untuk mengembalikan hanya dana pasir dlm jangka wk 3 bln, namun jika spt itu permslhan tdk bs diselesaikan krn masy tdk py dana utk mengganti kekurangan pipa, pertemuan deadlock. PJOK, tomas setempat menjelaskan aturan program dlm penanganan masalah termasuk sanksi apabila masalah tdk ditangani. Dilanjutkan musy bersama Fkab, FK/FT, Tim Penanganan Masalah Kec yg sdh dibentuk, TPK desa, supplier & wakil masy lainnya u/ bersama mencapai solusi. Hasil keputusan, supplier mash meminta waktu u/ menyelesaikan permasalahannya s/d akhir Maret sebelum masalah dibawa ke jalur hukum. pendekatan kepada Camat,PjOK ,tomas setempat menjelaskan aturan program dlm penanganan masalah termasuk sanksi apabila masalah tidak ditangani.Dilanjutkan musy bersama Fkab,FK/FT,Tim Penanganan Masalah Kec yg sudah dibentuk,TPK desa,Supplier dan wakil masy lainnya untuk bersamasama mencari solusi. Hasil keputusan, supplier masih meminta waktu untuk menyelesaikan permasalahannya s/d akhir Maret sebelum masalah dibawa ke jalur hukum. dihadiri semua Kepala Desa, Tokoh masyarakat, PJOK, Camat dan PJOK Kabupaten. Dengan hasil Supliel tetap tidal mau mengembalikan uang mark up harga pipa dan pasir uruq yang belum dikirim dan Suplier hanya sanggup menyumbang uang sebesar Rp. 5.000.000,Juta dan itupun di angsur. TPK, dan KPMD dengan hasil TPK siap membantu menyelesaikan permasalahan di Bigung Baru, dan menyepakati pertemuan MD Khusus yang akan dilkasanakan di bulan Juli 2009.

28/02/2009 Pertemuan tgl 5 feb gagal krn byk peserta musy tidak

06/03/2009 SP2M scara khuss mlakukan pendekatan kpd Camat,

29/03/2009 Tgl 6 Maret 2009, SP2M secara khusus melakukan

03/06/2009 Pd tgl 3/6/2009 Dilaksanakan MAD Khusus yang

29/06/2009 Dilaksanakan Pertemuan Khusus yang dihadiri PJOK,

22/07/2009 Dilaksanakan Musyawarah Khusus masalah

penyalahgunaan dana mark up dana pipa dan pasir urug yang dihadiri petinggi dan BPK dengan hasil disepakatinya penyelesaian masalah akan di tindaklanjuti lewat jalur hukum, untuk melaporkan kepihak yang berwajib akan disepakati Musyawarah di Bigung Baru pada bulan Agustus 2009.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 186 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 10,

KABUPATEN Kecamatan Desa Kutai Barat Linggang Bigung Bigung Baru

TANGGAL Kejadian Diketahui 09-Apr-08 09-Apr-08
Adanya temuan penyimpangan dana pada pembangunan prasarana air bersih oleh supplier sejumlah total Rp. 59.311.400. Agar dilakukan musyawarah bersama FK/FT TPK,Supplier dan wakil2 masyarakat dan dilakukan investigasi permasalahan pecahnya pipa dan upaya pencapaian solusi 1.Pengembalian dan pertanggungjawaban dana oleh supplier. 2.Pelaksanaan pembangunan air bersih sesuai rencana dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
masyarakat untuk menindaklanjuti permasalahan penyimpangan dana mark up harga pipa dan pasir uruq untuk dilaporkankan ke pihak yang berwajib.

STATUS 12/08/2009 Diadakan pertemuan dengan Kepala Desa dan tokoh

Proses Non Litigasi

10/09/2009 Tanggal 10 /09/2009, Pihak Kapolres mengadakan

konfirmasi ulang kepada Fas- Kab tentang kasus penyimpangan mark up pipa dan pasir urug kegiatan sarana air bersih (dalam kapasitas pemberian informasi tentang kronologis kasus) kutai barat terkait hasil pemanggilan suplier yang mana dalam pemanggilan ini pihak suplier mau menggembalikan uang pasir sesuai dengan pasir yang belum di kirim oleh pihak suplier sebesar Rp. 33,333,868 sedang untuk mark up pipa pihak suplier masih berpikir sementara waktu. menanyakan perkembangan masalah di Kecamatan Linggang bigung, dengan hasil pihak penyidik akan memanggil pihak suplier pada hari senin tanggal 25 Januari 2010. Isi rencana pemanggilan pada hari senin tanggal 25 Januari 2010 yaitu untuk mempertegas kesanggupan suplier akan mengembalikan dana pasir urug secara tertulis. (Dion) terkait dengan penggantian dana pasir. Suplier menyatakan belum memiliki dana sehingga realisasi belum dapat dilaksanakan. Setelah didesak, suplier menawarkan format penyelesaian yang lain yaitu k

21/11/2009 Koordinasi dengan pihak penyilidik dari pihak berwajib

22/01/2010 Bersama SP2M bertemu dengan pihak penyidik untuk

08/02/2010 FK dan ketua TPK melakukan penagihan kepada suplier

21/03/2010 Telah dilakukan Musyawarah Khusus untuk penggantian
dana pasir urug oleh suplier yang dihadiri oleh Petinggi, BPK, TPK, BKAK dan Suplier. Dengan hasil Suplier sanggup mengganti pasir dengan cara mengangsur setiap bulan dengan nilai minimal Rp. 100.000,-, dibuktikan dengan surat pernyataan. Selain itu suplier juga bersedia membantu TPK mengganti pipa yang rusak dan memperbaiki sampai air mengalir.

Nilai Penyimpangan Rp.

59.311.400

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

59.311.400

LOKASI - 6405 : BERAU
1 KODE KASUS : 6405-2-08072010-001-PNPM Perdesaan 1 10, Berau Segah 17-Mar-09 17-Mar-09
Adanya kasus wanprestasi oleh supplier alat berat a.n. Dede Haryono selaku Kuasa Direktur CV. Mitra Media sehingga negara dirugikan sebesar Rp. 12 Juta rupiah akibat kelalaian supplier yg tdk membayar denda 5% atas pengunduran dirinya thdp kontrak yg tlh TPK hrs menagih denda tsb kepada sdr. Dede Haryono sebagaimana jumlah yg dimaksud dlm surat Perjanjian Kontrak No. 01/TPK/HJ/SGH/XII/2008 Denda 5% dibayar oleh Supplier

09/03/2009 TPK di dukung muspida Kecamatan Segah telah

melayangkan surat pemanggilan terhadap Supplier, akan tetapi yg bersangkutan tdk bersedia hadir krn sibuk dlm kegiatan persiapan pemilihan caleg selaku Pengurus KPPS, Foto Copy surat pemanggilan.

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 187 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 10,

KABUPATEN Kecamatan Desa Berau Segah

TANGGAL Kejadian Diketahui 17-Mar-09 17-Mar-09
Adanya kasus wanprestasi oleh supplier alat berat a.n. Dede Haryono selaku Kuasa Direktur CV. Mitra Media sehingga negara dirugikan sebesar Rp. 12 Juta rupiah akibat kelalaian supplier yg tdk membayar denda 5% atas pengunduran dirinya thdp kontrak yg tlh TPK hrs menagih denda tsb kepada sdr. Dede Haryono sebagaimana jumlah yg dimaksud dlm surat Perjanjian Kontrak No. 01/TPK/HJ/SGH/XII/2008 Denda 5% dibayar oleh Supplier

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
sebesar 5%.

STATUS Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 31/03/2009 Belum ada pembayaran akibat wanprestasi darikontrak

30/04/2009 Hingga saat ini proses penyelesaian terus dilakukan

namun belum dilakukan pembayaran oleh Supplier terhadap denda sebesar 5 % yang harus di bayarkan

30/06/2009 Hingga saat ini proses penyelesaian terus dilakukan

namun belum dilakukan pembayaran oleh Supplier terhadap denda sebesar 5 % yang harus di bayarkan

31/07/2009 Hingga saat ini proses penyelesaian terus dilakukan

namun belum dilakukan pembayaran oleh Supplier terhadap denda sebesar 5 % yang harus di bayarkan

31/08/2009 Supplier tetap belum membayar uang denda

30/09/2009 Supplier tetap belum membayar uang denda

31/10/2009 Supplier tetap belum membayar uang denda

30/11/2009 Supplier tetap belum membayar uang denda

Nilai Penyimpangan Rp.

12.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

12.000.000

LOKASI - 6406 : MALINAU
1 KODE KASUS : 6406-2-08072010-001-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 188 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 4,5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Malinau Malinau Utara

TANGGAL Kejadian Diketahui 24-Apr-09 05-Nop-09
UPK, FK dan FT kelebihan pembayaran kepada desa Kelapis senilai Rp. 25.000.000,- sehingga desa respen tubu dan desa kaliamok tidak mendapat alokasi pencairan tahap terakhir, yang mengakibatkan pelaksanaan fisik kedua desa tersebut belum mencapai 100% krn FK lama, FT dan UPK segera melakukan konsolidasi dg TPK ttng kelebihan pembayaran termin terakhir kpd TPK desa kelapis, dan membuatkan pernyataan kpd TPK bahwa kelebihan pembayaran tsb adalah benar adanya, dan TPK akan mengembalikan dana tsb secepatnya da Kelebihan pembayaran termin terakhir ke desa kelapis dapat dikembalikan oleh TPK desa kelapis, sehingga alokasi pembayaran tahap terakhir untukn desa respen tubu dan desa kaliamok dapat segera dilaksanakan sehingga kedua desa tersebut mampu menyelesaikan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Berdasrkan kenyataannya bahwa betul terjadi kelebihan pembayaran di TPK desa Kelapis, yang mana penyebabnya adalah adanya 1 (satu) bukti Kwitansi pembayaran yang tidak disertai RPD (Rencana penggunaan Dana )

STATUS 11/05/2009 Cross cek Bukti Pembayaran ke TPK Desa Kelapis,

Proses Non Litigasi

11/05/2009 Fkab dan FTKab memastikan kelebihan pembayaran, &
mendapatkn cukp bukti.

14/05/2009 Fas-Kab dan FT-Kab mengunjungi Ketua TPK Desa

Kelapis dan menyampaikan terjadi kelebihan pembayaran sarana Fisik di Desa Kelapis sebesar Rp. Kurang lebih Rp. 20 jutaan dan ketua TPK pun mencoba mencari Faktanya. menyampaikan masalah tsb dan meminta segera dikembalikan

14/05/2009 Fkab & FTKab mengunjungi ketua TPK desa kelapis

27/05/2009 Ketua TPK Desa Kelapis, memastikan kelebihan

pembayaran tersebut dengan melakukan cros cek bersama UPK, FT, dan FK terhadap kebenaran bukti pembayaran yang ditandatangani bersama oleh yang menyerahkan Jamsiah (Ketua UPK ) dan yang menerima Jonesen (Ketua pembayaran dg melakukan kroscek bersama UPK, FT & FK lama & dinyatakan bersama bahwa bukti tsb sah.

27/05/2009 Ketua TPK ds kelapis memastikan kelebihan

04/06/2009 Ketua TPK Desa Kelapis menyampaikan kepada Fas-

Kab bahwa telah mengakui kebenaran bukti kelebihan pembayaran ke TPK Desa Kelapis dan berjanji akan mengembalikan dalam waktu yang singkat dan meminta waktu/ tempo untuk mengembalikan Dana tersebut. TPK Desa Kelapis membuat pernyataan dengan tulisan tangan sendiri diatas materai 6000 yang intinya bahwa mengakui kelebihan pembayaran tersebut, dan akan mengembalikan secara bertahap dengan tiga kali

10/06/2009 Dengan difasilitasi oleh Fas-Kab, FT-Kab dan FT Ketua

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 189 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 4,5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Malinau Malinau Utara

TANGGAL Kejadian Diketahui 24-Apr-09 05-Nop-09
UPK, FK dan FT kelebihan pembayaran kepada desa Kelapis senilai Rp. 25.000.000,- sehingga desa respen tubu dan desa kaliamok tidak mendapat alokasi pencairan tahap terakhir, yang mengakibatkan pelaksanaan fisik kedua desa tersebut belum mencapai 100% krn FK lama, FT dan UPK segera melakukan konsolidasi dg TPK ttng kelebihan pembayaran termin terakhir kpd TPK desa kelapis, dan membuatkan pernyataan kpd TPK bahwa kelebihan pembayaran tsb adalah benar adanya, dan TPK akan mengembalikan dana tsb secepatnya da Kelebihan pembayaran termin terakhir ke desa kelapis dapat dikembalikan oleh TPK desa kelapis, sehingga alokasi pembayaran tahap terakhir untukn desa respen tubu dan desa kaliamok dapat segera dilaksanakan sehingga kedua desa tersebut mampu menyelesaikan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
PJOKab, PJOK dan Camat Malinau Utara

STATUS 11/06/2009 Fas-Kab, FT dan FK Melaporkan Hal tsb Kepada

Proses Non Litigasi

23/06/2009 FT Menghubungi Sdr J (Jonesen, Red) ternyata dia
akan berangkat Ke Samarinda dalam rangka menggadaikan mobil Dump Truknya untuk menyelesaikan pengembalian dana PNPM.

27/06/2009 FT dan Fas-Kab kembali menghubungi sdr. Jenason
dan Hpnya tidak diaktifkan.Tanggal 29 Juni 2009, Melaporkan hal tersebut Kepada PJOK dan Camat Malinau Utara dan disepakati bahwa Camat akan melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan untuk dimintai ketr yang telah di lakukan .

30/06/2009 Belum terjadi perkembangan dari proses penanganan

08/07/2009 Sdr. Jeneson dihadapan Camat Malinau Utara

mengembalikan Dana Ke UPK Kec. Malinau Utara sebesar Rp. 5.000.000,- dan berjanji akan segera menyelesaikan semuanya,

20/10/2009 Sdr. Jenesen Menyerahkan sejumlah dana sebesar Rp.
5 Juta Kepada Pengurus UPK Kec. Malinau Utara dan langsung diserahkan ke TPK Desa Kaliamok sebagai Dana termin terakhir yang belum diterima sehingga masih menyisakan dana sebesar Rp. 15.472.000 Nunukan kepada PJOKab tentang penyelesaian Masalah Saudara Jeneson, maka PJOKab menyampaikan Kepada Camat Malinau Utara agar segera memanggil yang bersangkutan untuk menyelesaikan sisa pengembalian dana k

04/11/2009 Berdasarkan tindak lanjut dari Penyampaian Fas-Kab

07/11/2009 Camat Malinau Utara memanggil lagi yang

bersangkutan sdr. Jeneson untuk segera menyelesaikan pengembalian sisa dana tersebut kepada UPK, namun yang bersangkutan menyatakan belum punya dana untuk mengembalikan dana tersebut, Dari hasil investigasi tersebut

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 190 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 4,5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Malinau Malinau Utara

TANGGAL Kejadian Diketahui 24-Apr-09 05-Nop-09
UPK, FK dan FT kelebihan pembayaran kepada desa Kelapis senilai Rp. 25.000.000,- sehingga desa respen tubu dan desa kaliamok tidak mendapat alokasi pencairan tahap terakhir, yang mengakibatkan pelaksanaan fisik kedua desa tersebut belum mencapai 100% krn FK lama, FT dan UPK segera melakukan konsolidasi dg TPK ttng kelebihan pembayaran termin terakhir kpd TPK desa kelapis, dan membuatkan pernyataan kpd TPK bahwa kelebihan pembayaran tsb adalah benar adanya, dan TPK akan mengembalikan dana tsb secepatnya da Kelebihan pembayaran termin terakhir ke desa kelapis dapat dikembalikan oleh TPK desa kelapis, sehingga alokasi pembayaran tahap terakhir untukn desa respen tubu dan desa kaliamok dapat segera dilaksanakan sehingga kedua desa tersebut mampu menyelesaikan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Kepada Kapolsek Malinau Utara untuk segera ditindak lanjuti

STATUS 08/11/2009 Camat Malinau Utara melimpahkan permasalahan ini

Proses Non Litigasi

11/11/2009 Berdasarkan informasi dari PJOKab Kab. Malinau

diperoleh informasi bahwa Jika sampai batas akhir penyelesaian seperti yang dipersyaratkan oleh PNPMMP agar Kec. Malinau Utara tidak dimasukkan sebagai Kec. Bermasalah maka Camat Malinau Utara bersedia me Rp. 10 Juta Kepada Pengurus UPK Kec. Malinau Utara dan langsung diserahkan Kepada TPK Desa Kaliamok sehinnga sisa dana yang belum di serahkan kepada TPK Desa Kaliamok sebesar Rp. 5.472.000,Malinau Utara bahwa sampai saat ini belum mampu melunasi pengembalian dana yang tersisa Rp. 5.742.000,- dan meminta jangka waktu.

16/11/2009 Kembali Sdr. Jeneson mengembalikan dana sebesar

01/01/2010 Sdr. Jeneson menyampaikan kepada PJOK Kec.

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 6406-2-08072010-002-PNPM Perdesaan 3 4, Malinau Malinau Barat Tanjung Lapang 31-Jul-09 06-Feb-10
berdasarkan Laporan Bendahara UPK Kec. Malinau Barat Bahwa FT Kec. Malinau Barat ( Amir Syarifudin, ST) di indikasi telah meminta dana kepada TPK Desa Kuala Lapang sebesar Rp. 5.000.000 untuk dipergunakan kepentingan sendiri berdasarkan pengakuan dari TPK

25.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

25.000.000

Jika terbukti yang bersangkutan melakukan penyelewengan dana maka yang bersangkutan direkomendasikan oleh satker Provinsi dilakukan Pemutusan Hubungan kerja (PHK) dan wajib mengembalikan sejumlah dana yang telah diambil dari pengurus TPK Desa Kuala lapang

Pengembalian Dana dari FT Lama Kec. Malinau Barat ( Sdr. Amir Syarifudin, ST ) kepada Pengurus TPK Desa Kuala lapang sebesar Rp. 5.000.000,sesuai Laporan dari TPK melalui Bendahara UPK.

06/02/2010 Berdasarkan pengakuan dari TPK Desa Kuala Lapang
melalui Bendahara UPK bahwa FT Kec. Malinau Barat (Sdr. Amir Syarifudin, ST ) telah meminta sejumlah Dana Kepada TPK Desa Kuala Lapang sejumlah Rp. 5.000.000,- untuk kepentingan pribadi dan menggantinya den

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 6406-2-08072010-004-PNPM Perdesaan 3 4,5, Malinau Malinau Barat 04-Feb-10 05-Feb-10
Adanya indikasi Kerja sama Penyalahgunaan Dana oleh FK (Sdri Hertati Manalu, SP), FT ( Sdr. Amir Syarifudin, ST ) dan Ketua UPK ( Frengky) serta Bendahara UPK ( Murni ). Dengan cara Dana Termin terakhir yang ditahan sementara untuk penyelesaian Kegiatan M

5.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana termin terakhir sebesar Rp. 10.000.000,-untuk TPK Desa Sempayang, Desa Kuala Lapang, dan Desa Tanjung lapang dapat diserahkan kembali ke TPK masing -masing Desa .

0

Sisa Rp.

5.000.000

Jika nantinya terbukti FKatau Ft atau UPK tidak menyerahkan dana termin terakhir yang ditahan sementara untuk penyelesaian kegiatan MDST, dan laporan Akhir kegiatan TPK tidak diserahkan ke masing-masing TPK Desa Sempayang, Desa Tanjung Lapang dan Desa Kua

06/02/2010 Lain halnya dengan keterangan dari Sdr. Frengky (

Ketua UPK Kec. Malinau Barat ) bahwa jumlah dana yang belum diserahkan ke TPK adalah sebesar Rp. 15 jUta terdiri dari TPK Desa Sempayang sebesar Rp. 7 Juta, TPK Desa Kuala Lapang Rp. 5 juta dan TPK Desa Ta

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 191 dari 223

NO.

DM 3

PELAKU 4,5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Malinau Malinau Barat

TANGGAL Kejadian Diketahui 04-Feb-10 05-Feb-10
Adanya indikasi Kerja sama Penyalahgunaan Dana oleh FK (Sdri Hertati Manalu, SP), FT ( Sdr. Amir Syarifudin, ST ) dan Ketua UPK ( Frengky) serta Bendahara UPK ( Murni ). Dengan cara Dana Termin terakhir yang ditahan sementara untuk penyelesaian Kegiatan M Jika nantinya terbukti FKatau Ft atau UPK tidak menyerahkan dana termin terakhir yang ditahan sementara untuk penyelesaian kegiatan MDST, dan laporan Akhir kegiatan TPK tidak diserahkan ke masing-masing TPK Desa Sempayang, Desa Tanjung Lapang dan Desa Kua Dana termin terakhir sebesar Rp. 10.000.000,-untuk TPK Desa Sempayang, Desa Kuala Lapang, dan Desa Tanjung lapang dapat diserahkan kembali ke TPK masing -masing Desa .

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
(Murniyanti ) bahwa Dana termin Terakhir yang ditahan sementara sampai penyelesaian kegiatan MDST dan Laporan Akhir Kegiatan TPK untuk desa Sempayang, Desa Kuala Lapang dan Desa Tanjung Lapang telah dititipkan ke

STATUS 06/02/2010 Berdasarkan keterangan dari Bendahara UPK

Proses Non Litigasi

06/02/2010 Setelah dilakukan investigasi oleh FasKab, FasKeu dan
FMS berdasarkan pengakuan dari TPK Desa Sempayang Bahwa khusus untuk Desa Sempayang telah menerima dana termin terakhir untuk Kegiatan TPK Desa Sempayang sebesar Rp. 7.000.000,- yang sebagian dipergu

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 6406-4-08072010-003-PNPM Perdesaan 2 11, Malinau Malinau Barat 15-Jan-10 01-Feb-10
Ketua UPK melaporkan kepada Faskeu Kab bahwa di sekertariat UPK telah terjadi kecurian dana kurang lebih sebesar Rp.4 Juta

10.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

10.000.000

Segera dilaporkan kepada Pihak yang berwajib dalam hal ini pihak Kepolisian (Mapolres Kab. Malinau ) dan hasilnya ditindak lanjuti.

Dana yang hilang karena Kecurian bisa kembali dengan utuh berdasarkan laporan Ketua UPK sebesar kurang lebih Rp. 4 Juta

28/01/2010 Pihak Kepolisian melakukan olah TKP

Proses Non Litigasi

28/01/2010 Pihak Kepolisian setelah olah TKP menyatakan bahwa

hasil penyelidikan sementara menyatakan bahwa pelakunya adalah orang dalam sendiri terbukti dengan congkelan atau beberapa kerusakan yang terjadi pada jendela itu dapat dibuktilkan dilakukan dari dalam Kecurian uang sebesar Rp. 4 Jutaan kepada Pihak Kepolisian (Polres Malinau )

28/01/2010 Ketua UPK bersama Faskeu Kab. Melaporkan Kejadian

28/01/2010 Frengky ( Ketua UPK Kec. Malinau Barat ) diperiksa
dan diambil kesaksiannnya oleh tim penyidik dari Mapolres Malinau.

29/01/2010 Hasil penyelidikan belum disampaikan secara resmi

oleh Pihak Kepolisian karena pihak PNPM Pasif dan selanjutnya tidak dapat ditindak lanjuti karena membutuhkan dana untuk penyidikan selanjutnya.

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 6407 : BULONGAN
1 KODE KASUS : 6407-2-19042010-001-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 192 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bulongan Tanjung Palas Tim

TANGGAL Kejadian Diketahui 28-Mar-09 28-Mar-09
FT menyalahgunakan dana DOK sebesar Rp. 4.918.600, dan meninggalkan lokasi tanpa ijin serta keberadaanya tidak diketahui. Agar dikoordinasikan bersama UPK, PjOK, PjOKab untuk mencari FT ybs agar dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Masalah agar dibawa ke MAD Sos untuk mendorong masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Keberadaan FT dapat diketahui dan dana dapat dikembalikan ke UPK serta yang bersangkutan diberhentikan dari program.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
oenyalahgunaan dana lainnya di TPK dan akhirnya dipastikan bahwa hanya dana DOK yang disalahgunakan FT dan sedang dilakukan upaya penanganan bersama Tim Koordinasi Kabupaten.

STATUS 30/04/2009 FT Kab telah mengklarifikasi kemungkinan adanya

Proses Non Litigasi

12/05/2009 Telah dilakukan koordinasi bersama antara FT Kab, TK

PNPM-MP Kab, bersama PjO Kab dan SP2M, disepakati akan dilakukan upaya penanganan melalui pendekatan kpd Camat, PjOK dan tokoh masyarakat lainnya untuk mencari solusi melalui pertemuan MAD yg direncanakan akan difasilitasi oleh FTKab. bersama antara FT Kab, TK PNPM MP Kab, bersama PjO Kab dan SP2M, disepakati akan dilakukan upaya penanganan melalui pendekatan kpd Camat, PjOK dan tokoh masyarakat lainnya untuk mencari solusi melalui pertemuan MAD yang direncanakan akan difasilitasi oleh FT Kab. ketahui , namun penanganan tetap di lanjutkan dengan terus menelusuri laporan keuangan DOK

30/05/2009 Pada tgl 12 Mei 2009 telah dilakukan koordinasi

30/06/2009 FT belum bisa di hubungi dan keberadaannya belum di

30/07/2009 Perkembangan masalah masih sama dengan bulan lalu

30/09/2009 Dari bulan Juni sampai dengan bulan Sept tidak ada
perkembangan

Nilai Penyimpangan Rp.

4.918.600

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

4.918.600

LOKASI - 6409 : PENAJAM PASER UTARA
1 KODE KASUS : 6409-2-08072010-001-PNPM Perdesaan 2 4, Penajam Paser Ut Babulu 14-Okt-08 03-Des-08
Setelah dilakukan audit terhadap laporan DOK diketahui penggunaan dana RAB belum dapat dibuktikan penggunaannya karena sesuai laporan UPK yang bertanggung jawab pembelanjaannya adalah FK yang bertugas saat itu Melakukan klarifikasi terhadap FK tentang penggunaan alokasi desain dan RAB yang dikelolanya Penggunaan dana dapat dipertanggungjawabkan

11/01/2009 FTKab telah menelusuri alamat rumah yg bersangkutan
tetapi sdh pindah tempat.

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 193 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Penajam Paser Ut Babulu

TANGGAL Kejadian Diketahui 14-Okt-08 03-Des-08
Setelah dilakukan audit terhadap laporan DOK diketahui penggunaan dana RAB belum dapat dibuktikan penggunaannya karena sesuai laporan UPK yang bertanggung jawab pembelanjaannya adalah FK yang bertugas saat itu Melakukan klarifikasi terhadap FK tentang penggunaan alokasi desain dan RAB yang dikelolanya Penggunaan dana dapat dipertanggungjawabkan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dan telepon ttng penggunaan dana tsb tetapi blm ada bukti transaksi yg memadai dan bersedia datang ke Kec. Babulu

STATUS 20/01/2009 FK yg bersangkutan memberikan klarifikasi melalui sms

Proses Non Litigasi

07/02/2009 Melakukan klarifikasi terhadap permasalahan yang
terjadi di lapangan

21/02/2009 didapatkan untuk sementara bahan bukti untuk transaksi
yg blm dicek keabsahannya secara keseluruhan krn barang & bahan yg tertera dlm bukti transaksi belum dpt ditunjukkan semuanya.

31/03/2009 Barang bukti sebuah staples besar yg harganya Rp.

300.000,- sdh ada & skrang berada di kantor UPK Babulu. Koordinasi dg TPK Babulu Darat skrang yg bersangkutan bekerja pada PT. varitas (tambang batu bara) di Jl. Grogot. SPPB dan pembelian perlengkapan ATK untuk pembuatan SPPB.

18/05/2009 Alokasi dana di gunakan untuk pembayaran perbayakan

25/06/2009 Sedang dilakukan proses penggandaan terhadap

kekurangan dari SPPB. Akan dilakukan Pengecekan ulang terhadap bukti transaksi dan kondisi barang apabila proses penggandaan telah selesai dilakukan

07/07/2009 Pada rakor kabupaten yang melibatkan FK dan UPK

diberikan aplikasi program sederhana untuk memantau pengeluaran DOK setiap minggu, agar lebih terkontrol. Semua berkas bukti transaksi untuk DOK kec. Babulu akan dievaluasi sebelum MAD Prioritas Usulan. termasuk pengelolaan dana DOK yang telah dievaluasi bersama antar pelaku ditingkat kecamatan untuk disampaikan pada MAD tgl 20/08/09. Hasil evaluasi menyatakan bahwa ketua UPK tidak mengawasi proses administrasi keuangan sesuai tupoksi pada periode sebelumnya, sehingga bendahara UPK (sebelum diganti) melakukan transaksi tanpa dilengkapi buktibukti yang sah.

18/08/2009 UPK mempersiapkan laporan pertanggungjawaban

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 194 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Penajam Paser Ut Babulu

TANGGAL Kejadian Diketahui 14-Okt-08 03-Des-08
Setelah dilakukan audit terhadap laporan DOK diketahui penggunaan dana RAB belum dapat dibuktikan penggunaannya karena sesuai laporan UPK yang bertanggung jawab pembelanjaannya adalah FK yang bertugas saat itu Melakukan klarifikasi terhadap FK tentang penggunaan alokasi desain dan RAB yang dikelolanya Penggunaan dana dapat dipertanggungjawabkan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
forum MAD mendapatkan rekomendasi untuk mengevaluasi kinerja UPK dgn membentuk BP-UPK yang lebih solid. Ketua UPK masih diberi kesempatan untuk melakukan tugasnya hingga masa evaluasi berikutnya.

STATUS 20/08/2009 Penyampaian laporan pertanggungjawaban UPK pada

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

300.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

300.000

LOKASI - 7101 : BOLAANG MONGONDOW
1 KODE KASUS : 7101-2-20052010-007-PNPM Perdesaan 1 5, Bolaang Mongon Dumoga Barat 01-Sep-08 30-Sep-08
Penyalahgunaan dana setoran kelompok SPP Evaluasi progres penanganan dan adanya rencana tindaklanjut dalam pencapaian target dana kembali. Dana Kembali /pelaku di kenakan Sanksi

31/03/2009 Tim Penanganan telah melakukan pendekatan kepada
yang bersangkutan namun tidak ada realisasi pengembalian sehingga tim akan melanjut ke proses hukum

Proses Non Litigasi

09/04/2009 Telah di bahas di tingkat kecamatan untuk memanggil
pelaku sebelum keproses jalur hukum.

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 7101-2-20052010-008-PNPM Perdesaan 1 5, Bolaang Mongon Kotabunan 01-Mei-08 31-Mei-08
Penyimpangan dana oleh ketua UPK

7.893.666

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

7.893.666

Adanya rencana tindaklanjut penangan, Evaluasi progres pengembalian

Dana kembali /pelaku di kenakan sanksi

28/07/2008 Forum telah memutuskan untuk diberikan penyelesaian Proses Non sacara persuasif oleh BKAD sampi dengan 3 bln drai Litigasi
pelaksanaan forum MAD dan apabila tidak ditindak lanjuti oleh sdri Irma Kunrade maka akan diproses secara hukum

30/05/2009 Oleh Camat Kotabunan ybs telah dipanggil dan

memenuhi panggilan pd tanggal 31 Mei 2009 dengan kesepakatan serta pernyataan dari ybs tetap akan mengembalikan dana yang telah digunakan dengan melihat kemampuan keuangan dari ybs

Nilai Penyimpangan Rp.

38.323.126

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

38.323.126

LOKASI - 7102 : MINAHASA
1 KODE KASUS : 7102-2-20052010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Minahasa Kakas 02-Mei-08 31-Mei-08
Dana pengembalian SPP di salah gunakan oleh sekretaris dan bendahara UPK Koordinasikan dengan camat untuk memanggil pelaku mengembalikan dana dengan waktu yang tidak berlarut-larut. Evaluasi progres penanganan . Dana kembali atau sanksi diterapkan

10/12/2008 Berdasarkan hasil kunjungan lapangan akan di tindak
lanjuti setelah pelaku partes/melahirkan.

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 195 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Minahasa Kakas

TANGGAL Kejadian Diketahui 02-Mei-08 31-Mei-08
Dana pengembalian SPP di salah gunakan oleh sekretaris dan bendahara UPK Koordinasikan dengan camat untuk memanggil pelaku mengembalikan dana dengan waktu yang tidak berlarut-larut. Evaluasi progres penanganan . Dana kembali atau sanksi diterapkan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
surat peringatan sebelum di laporkan kepada pihak berwajib.

STATUS 20/04/2009 FK telah berkoordinasi dengan camat akan membuat

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 7102-2-20052010-002-PNPM Perdesaan 2 4, Minahasa Tombariri 23-Des-08 03-Mar-09
Mantan FK T Tombariri a.n Evafrodita Tompodung meminjam dana kegiatan di TPK Desa Teling Rp 5 Jta,TPK Desa Poopoh Rp 6 Jta ,TPK Desa Ranotongkor Rp 3.850.000,-

9.163.500

Nilai Pengembalian Rp.
Dana kembali/pelaku di kenakan sanksi

0

Sisa Rp.

9.163.500

Koordinasikan dengan camat untuk memanggil pelaku Tembusan kepada pimpinan tempat pelaku bekerja saat ini/PPIP Agar pelaku mengembalikan dana .

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 7102-2-20052010-003-PNPM Perdesaan 1 5, Minahasa Remboken 01-Mar-09 05-Mar-09
Dana pengembalian SPP sejak Februari 2009 belum di setor kerekening dan di salah gunakan oleh dan bendahara UPK

14.850.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

14.850.000

Fasilitator memastikan dana yang sudah di kembalikan disetor ke rekening dengan bukti print out rekening koran dan di salurkan sesuai peruntukkannya.

Dana Kembali ,Pelaku di ganti

09/04/2009 Ada pengembalian dana dari pelaku sebesar Rp
1.473.000

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

44.801.355

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

44.801.355

LOKASI - 7105 : MINAHASA SELATAN
1 KODE KASUS : 7105-2-20052010-004-PNPM Perdesaan 1 5, Minahasa Selatan Tenga 01-Nop-08 30-Nop-08
Penyalah gunaan dana pengembalian SPP Rp 11.451.241, Dana UEP Rp 7.100.000,. Fasilitator memastikan dana yang sudah di kembalikan di setor kerekening dengan bukti print out rekening koran dan di salurkan sesuai peruntukkannya. Buat rencana tindaklanjut dan target waktu pengembalian.Evaluasi kinerja UPK ,Fasilitasi Pertanggung jawaban UPK. Dana Kembali ,pelaku di ganti

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 7105-2-20052010-005-PNPM Perdesaan 1 5, Minahasa Selatan Motoling 01-Mar-09 31-Mar-09
Penyalahgunaan dana pengembalian kelompok SPP

18.551.241

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

18.551.241

Buat Rencana tindaklanjut penangan ,Evaluasi progres dengan target waktu yang tidak berlarut larut,dana kembali dan di gunakan sesuai peruntukkannya.

Dana Kembali/Pelaku di kenakan sanksi.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 7105-2-20052010-006-PNPM Perdesaan

41.765.419

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

41.765.419

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 196 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Minahasa Selatan Tenga

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Feb-09 02-Feb-09
Penyalahgunaan dana pengembalian SPP dan operasional UPK Fasilitasi penanganan masalah ,melakukan identifikasi kekelompok SPP Untuk memastikan total penyimpangan dana,koordinasikan dengan pihak kecamatan untuk memanggil pelaku ,buat rencana tindaklanjut yang terukur dengan meperhatikan target waktu pengembalian dana. Dana Kembali ,pelaku diganti

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 24/02/2009 BA(surat pernyataan per tgl 24 maret 2009)yang ditanda Proses Non tangani oleh ybs Litigasi
dan para saksi menyangkut dana yang disalah gunakan sebesar Rp.23.596.000

24/03/2009 Telah ada pemanggilan oleh camat ,ada pengakuan
/pernyataan untuk mengembalikan dana yang disalahgunakan.

Nilai Penyimpangan Rp.

23.596.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

23.596.000

LOKASI - 7106 : MINAHASA UTARA
1 KODE KASUS : 7106-2-20052010-005-PNPM Perdesaan 1 5, Minahasa Utara Kema 01-Okt-08 31-Okt-08
Penyimpangan dana pengembalian kelompok SPP Rp 4.865.380. Berdasarkan hasil identifikasi penyimpangan dana pengembalian kelompok SPP bertambah Rp 12.171.000,. Total penyimpangan menjadi Rp 17036380,. Fasilitatsi MAD dan koordinasikan dengan camat memanggil pelaku untuk mempertanggung jawabkan dengan target waktu yang tidak berlarut-larut. Dana kembali/pelaku di kenakan sanksi

09/02/2009 Telah dilakukan pemanggilan oleh camat dan membuat
pernyataan pengembalian dana.

Proses Non Litigasi

23/04/2009 Masalah telah di bahas dalam MAD tgl 23 April 2009

untuk rencana penanganan dan penonaktifan bendahara UPK.

18/05/2009 FK meminta kepada pengurus UPK utk mengajukan

surat permohonana penanganan masalah kpd PJOK dengan tembusan kpd kepala BPM PD minut dan faskab tetapi sampai dgn tgl 31 mei 2009 PJOK blm menindaklanjuti karena sangat padatnya kegiatan PJOK

Nilai Penyimpangan Rp.

17.036.380

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

17.036.380

LOKASI - 7107 : BOLAANG MONGONDOW UTARA
1 KODE KASUS : 7107-2-20052010-008-PNPM Perdesaan 1 5, Bolaang Mongon Bolang Itang Timur 13-Apr-09 20-Apr-09
Penyimpangan dana BLM Untuk kegiatan Fisik desa Mokoditek I Rp 27.563.933,Pengembalian kelompok SPP Rp 5.673.513,Operasional UPK Rp 3881.992,DOK Pelatihan Rp 329.550,.DOK Perencanaan Rp 368.000,. Fasiliatasi bersama masyarakat untuk memastikan keberadaan pelaku/ dan membentuk tim penangann masalah dengan target waktu yang tidak berlarut-larut. Jika keberadaan pelaku meninggalkan kecamatan agar dilaporkan kepada pihak berwajib , Dana kembali ,pelaku di kenakan sanksi.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

37.816.987

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

37.816.987

LOKASI - 7209 : TOJO UNA-UNA
1 KODE KASUS : 7209-2-14042010-001-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 197 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Tojo Una-una Ampana Tete Urundaka

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Feb-09 27-Feb-09
Ketua TPK merekayasa HOK penggalian pipa dan pemasangan pipa, upah borong tukang, pembelian kayu daerah dan pembelian pipa PVC diameter 1,5" Segera fasilitasi secara kekeluargaan, apabila tidak ada progres signifikan segera ditempuh jalur hukum sarana prasarana dapat dibangun sesuai kesepakatan MAD/MD khusus, pelaku segera mendapatkan sanksi

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
menjemput pelaku di gorontalo, karena terkendala masalah biaya operasional

STATUS 13/05/2009 sampai saat ini pihak kepolisian touna belum bisa

Proses Litigasi (Kepolisian)

30/06/2009 Pelaku sudah dijemput ke lokasi kejadian, dan telah di
BAP oleh kepolisian dan mengakui kesalahannya

31/07/2009 sudah dilakukan audit kembali adminsitrasi TPK serta
dilakukan kunjungan lapangan dan didapatkan nilai penyelewengan sebesar Rp. 13.527.000,-

Nilai Penyimpangan Rp.

13.527.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

13.527.000

LOKASI - 7301 : SELAYAR
1 KODE KASUS : 7301-2-14042010-001-PNPM Perdesaan 3 5,11, Selayar Bontomatene 21-Jun-09 25-Jun-09
Adanya penyalahgunaan dana pengembalian UEP dan dana DOK Lakukan audit terhadap semua administrasi keuangan UPK untuk memastikan jumlah penyalahgunaan dana Pelaku harus diproses sesuai dengan ketentuan PNPM dan aturan hukum serta dana harus kembali

19/09/2000 Orang Tua pelaku bersedia melunasi pada bulan
Nopember 2009

Proses Non Litigasi

30/11/2009 ada pengembalian sebesar Rp. 1.000.000

21/12/2009 Yang bersangkutan mengembalikan sebesar Rp.
2.000.000

21/12/2009 yang bersangkutan mengembalikan sebesar Rp
17.000.000,-

30/12/2009 pelaku mengangsur pengembalian total sebesar Rp.
16.000.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 198 dari 223

NO.

DM 3

PELAKU 5,11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Selayar Bontomatene

TANGGAL Kejadian Diketahui 21-Jun-09 25-Jun-09
Adanya penyalahgunaan dana pengembalian UEP dan dana DOK Lakukan audit terhadap semua administrasi keuangan UPK untuk memastikan jumlah penyalahgunaan dana Pelaku harus diproses sesuai dengan ketentuan PNPM dan aturan hukum serta dana harus kembali

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
2.000.000 dan sisa tunggakannya Rp 3.802.350,-

STATUS 30/12/2009 yang bersangkutan mengembalikan lagi sebesar Rp

Proses Non Litigasi

26/02/2010 tela ada pengembalian dari orang tua pelaku sebesar
Rp 1.000.000,- sisa tunggakan Rp 2.802.350,

01/03/2010 bulan Maret 2010 tidak ada pengembalian dan progres
penanganan.

12/04/2010 PjOK telah memanggil pelaku (Abd Aziz) dan berjanji

akan melunasi pada bulan Mei namun sekarang tengah dalam proses penjualan Kebunnya. Berkas ; Perlu dilengkapi

Nilai Penyimpangan Rp.

22.802.350

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

22.802.350

LOKASI - 7302 : BULUKUMBA
1 KODE KASUS : 7302-1-03062010-002-PNPM Perdesaan 2 5, Bulukumba Rilau Ale 01-Des-09 01-Jan-10
Ketua UPK dengan inisiatif sendiri men DO (Delivery Order) semen pada beberapa Suplayer, pada bulan Januari 2010 DO tersebut telah Habis masa waktuna/hangus dan semen tidak di Drop/dikirim ke Lokasi. Segera dilakukan Koordinasi pada pelaku, pemerintah dan Tokoh Masyarakat untuk dilakukan Musyawarah khusus penanganan pada pelanggaran prosedur tersebut. 1. Suplayer Harus mengirim Semen secepatnya, 2. Dana Segera dikembalikan Karena batas waktu DO telah habis.

10/02/2010 Ketua UPK FK/FT diundang untuk mengklarifikasi
masalah yang terjadi.

Proses Non Litigasi

15/02/2010 telah dilakukan pertemuan bersama Faskab/Fastekab,

ketua, UPK, BKAD, FK/FT dan Suplayer untuk memberi penjelasan dan penyelesaian seputar masalah yang terjadi dan mempertanggung jawabkankannya, saat tersebut suplayer telah berjanji akan menyelesaikan secepatnya FK/FT dengan SP2M untuk membahas penyelesaian Masalah tersebut

06/03/2010 ) telah dilakukan pertemuan dengan pihak UPK, Faskab,

29/03/2010 Telah dilakukan Audit keuangan UPK dan TPK guna
mendapatkan data yang konkrit

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 199 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Bulukumba Rilau Ale

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Des-09 01-Jan-10
Ketua UPK dengan inisiatif sendiri men DO (Delivery Order) semen pada beberapa Suplayer, pada bulan Januari 2010 DO tersebut telah Habis masa waktuna/hangus dan semen tidak di Drop/dikirim ke Lokasi. Segera dilakukan Koordinasi pada pelaku, pemerintah dan Tokoh Masyarakat untuk dilakukan Musyawarah khusus penanganan pada pelanggaran prosedur tersebut. 1. Suplayer Harus mengirim Semen secepatnya, 2. Dana Segera dikembalikan Karena batas waktu DO telah habis.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dilakukan penarikan Aset berupa lahan sawah 1.2 Ha, dan saat ini Ketua UPK sedang dalam proses pemeriksaan oleh Jaksa. Berkas : perlu dilengkapi.

STATUS 13/04/2010 telah dibentuk tim Penyelamat Dana dan telah

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 7302-1-24052010-001-PNPM Perdesaan 2 5, Bulukumba Rilau Ale 25-Jan-10 12-Feb-10
Penyaluran dana SPP tidak sesuai prosedur,Dana tidak sampai ke Kelompok tapi dialihkan untuk penyelesaian Fisik untuk pengadaan Semen

Nilai Pengembalian Rp.
Segera dilakukan Koordinasi pada pelaku, pemerintah dan Tokoh Masyarakat untuk dilakukan Musyawarah khusus penanganan pada pelanggaran prosedur tersebut. Dana untuk kelompok agar segera dikembalikan dan disalurkan pada kelompok pengusul yang telah layak dan disetujui oleh Forum untuk didanai.

0

Sisa Rp.

01/03/2010 Telah ada pengembalian dana dari ketua UPK

Proses Non Litigasi 01-Mar-10

02/04/2010 Telah ada pengembalian Ketua UPK/pelaku sebesar Rp
35.000.000,- Berkas : perlu dilengkapi.

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

72.000.000

Sisa Rp.

LOKASI - 7304 : JENEPONTO
1 KODE KASUS : 7304-2-03062010-002-PNPM Perdesaan 1 9, Jeneponto Bangkala Palantikang 14-Mei-09 14-Mei-09
Dana pengembalian Anggota Kelompok tidak disetor ke UPK tapi digunakan untuk kepentingan Pribadi sebesar pokok Rp 5.662.500 dan Jasa Rp 337.500,UPK melakukan Identifikasi kembali, penagihan dan pembinaan Kelompok Dana SPP tersebut harus dikembalikan dan seterusnya disetor ke UPK

30/07/2009 Telah ada pengembalian ada pengembalian dari dari
Pelaku sebesar Rp 2.000.000,-.

Proses Non Litigasi

30/12/2009 Pelaku telah menyampaikan pada pengurus UPK bulan

desember 09 tidak ada pengembalian dan berjanji akan segera melunasinya. Berkas : Hasil pemeriksaan secara detail pada buku kas UPK dan data kelompok, maka ada perubahan data penyelewengan dan pengembalian pallantikang dan pelaku bersedia melunasi pada minggu II bulan Maret 2010

23/02/2010 telah dilakukan pertemuan yang difasilitasi oleh Kades

01/04/2010 Tidak ada pengembalian namun telah dilakukan

pertemuan yang difasilitasi oleh kades.hasilnya akan dilakukan penagihan yang dikoordinir oleh Kades. berkas segera dilengkapi.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 200 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Jeneponto Bangkala Palantikang

TANGGAL Kejadian Diketahui 14-Mei-09 14-Mei-09
Dana pengembalian Anggota Kelompok tidak disetor ke UPK tapi digunakan untuk kepentingan Pribadi sebesar pokok Rp 5.662.500 dan Jasa Rp 337.500,UPK melakukan Identifikasi kembali, penagihan dan pembinaan Kelompok Dana SPP tersebut harus dikembalikan dan seterusnya disetor ke UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
1.000.000,

STATUS Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 08/04/2010 telah ada pengembalian dari pelaku sebesar Rp

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 7304-2-14042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Jeneponto Bangkala Palantikang 14-Mei-09 14-Mei-09
Dana pengembalian Anggota Kelompok tidak disetor ke UPK tapi digunakan untuk kepentingan Pribadi sebesar pokok Rp 5.662.500 dan Jasa Rp 337.500,-

6.000.000

Nilai Pengembalian Rp.
Dana SPP tersebut harus dikembalikan dan seterusnya disetor ke UPK

3.000.000

Sisa Rp.

3.000.000

UPK melakukan Identifikasi kembali, penagihan dan pembinaan Kelompok

30/07/2009 Telah ada pengembalian ada pengembalian dari dari
Pelaku sebesar Rp 550.000,-.

Proses Non Litigasi

30/12/2009 Pelaku telah menyampaikan pada pengurus UPK bulan

desember 09 tidak ada pengembalian dan berjanji akan segera melunasinya

31/03/2010 Telah dilakukan koordinasi pada pemerintah

Kecamatan, Desa FK/FT Faskab/Fastekab dan Faskeu untuk dilakukan MAD Khusus guna mencari pemecahan masalah dan alternatif penyelesaiannya

14/04/2010 Tlah dilakukan MAD khusus khusus tgl 8 April 2010

yang dihadiri oleh Camat, Faskab, Faskeu, UPK dan Wakil Masyarakat serta pengurus Kelompok saat pertemuan tersebut telah ada pengembalian dari pelaku sebesar Rp 2.000.000,- Berkas : perlu dilengkapi.

Nilai Penyimpangan Rp.

6.550.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

6.550.000

LOKASI - 7305 : TAKALAR
1 KODE KASUS : 7305-2-14042010-001-PNPM Perdesaan 3 9, Takalar Galesong Selatan Bontoloe 05-Jul-09 01-Okt-09
Sekretaris Kelompok (Adik kandung ketua Lakukan identifikasi terhadap pelaku, dan BKAD) menitipkan Dana Pengembalian seterusnya dibahas dalam Forum MAD khusus. Kelompok pada ketua BKAD sebesar Rp 3.680.000,- dan Dana tersebut tidak disetyor ke UPK tapi digunakan untuk kepentingan Pribadi. Dana SPP tersebut harus dikembalikan dan seterusnya disetor ke UPK sebagai bukti bahwa kelompok telah mengembalikan Pinjamannya.

01/07/2009 Identifikasi terhadap Pelaku dan ada telah ada rencana
untuk mengembalikan dengan Sistim di Angsur

Proses Non Litigasi

20/10/2009 Setelah dilakukan penagihan pelaku hanya berjanji akan
melunasi di bulan Desember

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 201 dari 223

NO.

DM 3

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Takalar Galesong Selatan Bontoloe

TANGGAL Kejadian Diketahui 05-Jul-09 01-Okt-09
Sekretaris Kelompok (Adik kandung ketua Lakukan identifikasi terhadap pelaku, dan BKAD) menitipkan Dana Pengembalian seterusnya dibahas dalam Forum MAD khusus. Kelompok pada ketua BKAD sebesar Rp 3.680.000,- dan Dana tersebut tidak disetyor ke UPK tapi digunakan untuk kepentingan Pribadi. Dana SPP tersebut harus dikembalikan dan seterusnya disetor ke UPK sebagai bukti bahwa kelompok telah mengembalikan Pinjamannya.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
1.500.000,-

STATUS Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 30/11/2009 telah ada pengembalian dari pelaku sebesar Rp

21/12/2009 telah ada pengembalian oleh pelaku Rp 1.500.000,-

Nilai Penyimpangan Rp.

4.870.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

4.870.000

LOKASI - 7307 : SINJAI
1 KODE KASUS : 7307-1-03062010-001-PNPM Perdesaan 2 4, Sinjai Sinjai Timur 01-Okt-09 15-Okt-09
terdapat kemahalan harga dari keslahan segera dilakukan perubahan dan perbaikan atas perhitungan analisa sebesar Rp 24.151.500,temuan BPKP yaitu di kecamatan Bulu poddo, Kec. Sinjai Timur di Desa Kampala, saukang, sanjai, Lamati riaja,lappacenrana, bulutellue, mannanti, saotengah, tellulimpoe, pattongko, kompang dan samaenre harus disesuai antara rencana dan realisasi

24/10/2009 telah dilakukan klarifikasi dan revisi dan selanjutnya
telah disampaikan.

Proses Non Litigasi

01/04/2010 berkas hasil revisi, perubahan dan Klarifikasi telah di
sampaikan pada pihak BPKP dan tengah dipelajari.

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 7308 : MAROS
1 KODE KASUS : 7308-2-14042010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Maros Simbang 01-Des-08 01-Okt-09
Penyalahgunaan pengembalian Dana kelompok 1) lengkapi data kelompok 2) telusuri pada SPP oleh masing-masing ; ketua UPK sebesar Kelompok lainnya untuk memastikan jumlah Rp 5.175.000,- dan bendahara sebesar Rp Dana sesungguhnya yang disalahgunakan 5.175.000,- sehingga total Rp 10.350.000,Dana yang disalahgunakan oleh pengurus UPK dikembalikan ke kas UPK

30/12/2009 1) ketua UPK telah mengembalikan sebesar Rp

850.000,- dan bendahara UPK diambil dari Honornya selama 12 hari kerja sebesar Rp 280.000,-

Proses Non Litigasi

28/01/2010 ketua UPK telah mengembalikan sebesar Rp

3.725.000,- sisanya akan dikembalikan secara di angsur dibayar oleh Keluarganya dan diambil dari Insentif setiap bulannya.

24/02/2010 telah ada pengembalian dari ketua sebesar Rp

1.100.000,- yang diambil dari honor UPK dan pengmebalian dari keluarga bendahara UPK sebesar Rp 2.000.000,- sisa tunggakan Rp 2.395.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 202 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Maros Simbang

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Des-08 01-Okt-09
Penyalahgunaan pengembalian Dana kelompok 1) lengkapi data kelompok 2) telusuri pada SPP oleh masing-masing ; ketua UPK sebesar Kelompok lainnya untuk memastikan jumlah Rp 5.175.000,- dan bendahara sebesar Rp Dana sesungguhnya yang disalahgunakan 5.175.000,- sehingga total Rp 10.350.000,Dana yang disalahgunakan oleh pengurus UPK dikembalikan ke kas UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 10/03/2010 Tidak ada pengembalian dan progres penanganan STATUS

29/04/2010 Telah dilakukan MAD khusus yang membahas

penanganan dan pelaku membuat pernyataan akan melunasi pada minggu III bulan Mei 2010, berkas ; dilengkapi

Nilai Penyimpangan Rp.

10.350.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

10.350.000

LOKASI - 7310 : BARRU
1 KODE KASUS : 7310-1-14042010-001-PNPM Perdesaan 2 9, Barru Tanete Riaja Harapan 01-Jan-09 01-Jan-09
(1) Pekerjaan PLTMH belum berfungsi karena Debit Air berkurang dan sudah dilakukan MDST. (2) Pihak Kejaksaan telah memanggil Pelaku di Kab. Kec. dan Desa untuk dimintai Keterangan seputar tidak berfungsinya PLTMH. 1. Komponen yang rusak pada PLTMH agar segera dilakukan perbaikan 2. berikan informasi yang jelas pada pihak kejaksaan menyangkut PNPM-MP. PLTMH agar segera dapat berfungsi dan dimanfaatkan oleh Masyarakat.

13/01/2010 Telah di lakukan penggantian Turbin di Dusun Warue,
hanya masih menunggu laporan lanjutan dari FT terkait dengan berfungsi tidaknya turbin pengganti

Proses Non Litigasi

18/01/2010 teknisi bersama TPK telah melakukan uji coba tturbin

dengan menggunakan Dinamo lain karena Dinamo Asli akan di perbaiki.

01/02/2010 bulan Februari 2010 PLTMH belum berfungsi secara
Norma

01/03/2010 Telah dilakukan pergantian pada beberapa komponen
Alatnya,

30/04/2010 Telah dilakukan perbaikan pada Turbin dan telah

berfungsi dengan baik sehingga Masyarakat telah menikmati Penerangan Listrik. Berkas : dilengkapi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 7313 : WAJO
1 KODE KASUS : 7313-2-14042010-001-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 203 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Wajo Sajoanging

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Des-08 23-Des-09
Hasil Audit: ditemukan adanya penyalahgunaan Dana : Bunga Bank BPNPM Rp 1.485.000,Ops UPK 2% Rp 5.200.000 Ops TPK 3% Rp 7.800.000,- kelompok Fiktif SPP Cemara Rp 9.500.000,- selisih pengembalian UEP dan SPP Rp 20.430.900,- dana Reguler Rp 1.000.000,Total Rp. 45.415.900,- dan telah diakui semuanya oleh Pelaku. 1) lakukan identifikasi secara ril dan data disesuaikan dengan data lapangan 2) lengkapi administrasi dan bukti-bukti untuk memastikan jumlah sesungguhnya. Dana yang disalahgunakan oleh pengurus UPK dikembalikan ke kas UPK sampai maret 2010.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Kabupaten maka Oknum pelaku (pengurus UPK) telah membuat pernyataan untuk mengembalikan secara angsur Rincian : Ketua (andi Arifudin) Rp 33.556.700,bendahara (Lena Patra) 7.725.900, sekretaris (Adi) Rp 742.500,- dan Rp 3.390.800,- ada di TPK.

STATUS 28/12/2009 Setelah dilakukan pertemuan ditingkat kecamatan dan

Proses Non Litigasi

01/01/2010 Tidak kemajuan dan tidak ada progres pengembaliannya

28/02/2010 telah ada pengembalian dari mantan ketua UPK (Andi

Arifudin) sebesar Rp 3.907.000,- dan mantan Sekretaris (Adi) Rp 2.292.500,-

01/03/2010 (Ralat) pengembalian 2.292.500 Bukan dari Sekretaris
(Adi) tapi pembayaran dari Lena Patra Mantan Bendahara UPK.

30/04/2010 telah dilakukan pertemuan bersama DPRD, Tim

Koordinasi, sekcam dan Fastekab dengan hasil memberi kesempatan penyelesaian sampai tgl 10 Mei 2010 bila tidak ada kemajuannya maka akan ditempuh jalur Hukum dan terlebih dahulu akan disampaikan pada Bupati. berkas : dilengkapi

Nilai Penyimpangan Rp.

45.515.900

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

45.515.900

LOKASI - 7315 : PINRANG
1 KODE KASUS : 7315-1-03062010-001-PNPM Perdesaan 2 4, Pinrang Tiroang 01-Okt-09 15-Okt-09
Lemahnya pengawasan dari FT/FK sehingga TPK Segera dilakukan menyelesaikan terjadi selisih Volume pekerjaan Timbunan penimbunan Jalan, dan membahas Jalan Tani dengan selisih Rp 81.261.680,- dan penambahan Volume untuk Jalan dan Jembatan. selisih Jembatan sebesar Rp 17.295.352. serta selisih pada Duicker sebesar Rp 9.138.558,Pekerjaan di selesaikan sesuai Target dan sisa Dana di bahas pada Forum khusus untuk penganggaran sisa dana tersebut.

24/10/2009 telah dilakukan Revisi RAB dan telah selesai dilakukan

penambahan Volume Timbunan sirtu sebanyak 739 M3 dengan ketebalan rata-rata 40 Cm dengan panjang 739 M dengan Harga 110.000/M3

Proses Non Litigasi

01/04/2010 berkas hasil revisi, perubahan dan Klarifikasi telah di
sampaikan pada pihak BPKP dan tengah dipelajari.

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 7316 : ENREKANG
1 KODE KASUS : 7316-2-03062010-001-PNPM Perdesaan Halaman 204 dari 223 REPORT PENANGANAN MASALAH

NO.

DM 2

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Enrekang Maiwa Boto Malangga

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Mei-09 01-Jun-09
Dana Pinjaman anggota kelompok SPP tidak disalurkan ke anggota tapi digunakan sendiri oleh ketua kelompoknya Dana anggota harus disalurkan ke masingmasing anggota sesuai permohonan dalam Proposal 1. Dana tersalur ke anggota sesuai permintaan, 2. Pengembalian harus terjadwal dan sesuai kesepakatan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal
3 Bulan

STATUS Upaya Penanganan Proses Non Litigasi 01/12/2009 telah ada pengembalian sebesar Rp 3.000.000,- untuk

16/01/2010 telah dilakukan MAD khusus penanganan masalah yang
dihadiri oleh Tim Koordinasi Kabupaten namun ia berjanji akan mengembalikan bulan Pebruari 2010,

01/02/2010 UPK telah melakukan penagihan sesuai janji Kades
tapi tidak ada realisasinya

20/03/2010 telah disepakati pada forum MAD jika tidak ada

kemajuan pengembalian maka akan dilaporkan pada pihak yang berwajib

29/04/2010 telah disepakati akan dilaporkan pada pihak yang

berwajib, namun belum ada realisasi. Berkas : perlu dilengkapi.

Nilai Penyimpangan Rp.

10.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

3.000.000

Sisa Rp.

7.000.000

LOKASI - 7317 : LUWU
1 KODE KASUS : 7317-2-14042010-001-PNPM Perdesaan 2 11, Luwu Belopa Balo-Balo 15-Apr-09 15-Apr-09
KPMD perempuan balo-balo menyalahgunakan dana pengembalian anggota kelompok SPP 1. Advokasi pelapor agar secara kontinyu memonitor perkembangan penanganan di kepolisian. 2. Koordinasi dengan pihak penyidik agar secepatnya dapat dikeluarkan DPO, karena pelaku tidak berada dilokasi/meninggalkan domisili 1. Dana kemabli ke kas UPK 2. Pelaku segera ditangkap dan ada penanganan yang serius dari aparat penegak hukum hingga ada putusan tetap

31/07/2009 Pihak keluarga telah menjaminkan sebidang tanah dan
proses penjualannya tetap dilakukan oleh pihak keluarga pelaku dan tetap dibawah pemantau kepala desa dan UPK

Proses Litigasi (Kepolisian)

31/08/2009 jika belum terjual lahan yang menjadi jaminan, maka
pelaku PNPM-MP tetap akan dilakukan proses

31/08/2009 Telah terbit DPO oleh Polres Luwu Surat Polisi No :
DPO/33/VII/2009/Reskrim tanggal 31 Juli 2009

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 205 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Luwu Belopa Balo-Balo

TANGGAL Kejadian Diketahui 15-Apr-09 15-Apr-09
KPMD perempuan balo-balo menyalahgunakan dana pengembalian anggota kelompok SPP 1. Advokasi pelapor agar secara kontinyu memonitor perkembangan penanganan di kepolisian. 2. Koordinasi dengan pihak penyidik agar secepatnya dapat dikeluarkan DPO, karena pelaku tidak berada dilokasi/meninggalkan domisili 1. Dana kemabli ke kas UPK 2. Pelaku segera ditangkap dan ada penanganan yang serius dari aparat penegak hukum hingga ada putusan tetap

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Pol: DPO/33/VII/2009/Reskrim Tanggal 27 Juli 2009

STATUS 24/10/2009 Telah terbit DPO oleh Polres Luwu dengan Nomor : No.

Proses Litigasi (Kepolisian)

13/12/2009 Tanah yang dijaminkan telah ditawarkan pada
Masyarakat Namun belum ada peminatnya

01/03/2010 tidak ada kemajuan penanganan dari aparat kepolisian
dan tidak ada pengembalian, namun telah berkomunikasi dengan Aparat di Papua

01/04/2010 tidak ada kemajuan penanganan dari pihak kepolisian.
Berkas ; Perlu dilengkapi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 7317-3-14042010-002-PNPM Perdesaan 1 6, Luwu Ponrang Buntu Kanna 27-Apr-09 27-Apr-09
Kepala Desa bertindak sebagai TPK dan melakukan intervensi terhadap TPK serta memaksakan melakukan pencairan dana fisik meskipun bobot realisasi dilapangan belum mencukup

60.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

60.000.000

1. Telusuri akar masalah kenapa hal itu terjadi 2. Fasilitasi pembahasan solusi pemecahannya bersama pelaku tingkat kecamatan

28/07/2009 Telah dilakukan penanganan dengan melakukan

kunjungan kelapangan dan pemeriksaan administrasi dan yang bersangkutan bersedia menyelesaikan pekerjaan

Proses Non Litigasi

31/08/2009 Telah dilakukan pendekatanm ke kepala desa supaya
menyelesaikan pekerjaan

30/09/2009 Kegiatan sudah dilanjutkan kembai

08/12/2009 Kades membuat pernyataan pekerjaan akan
diselesaikan sampai akhir Desember 2009

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 206 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

LOKASI - 7325 : LUWU TIMUR
1 KODE KASUS : 7325-2-14042010-001-PNPM Perdesaan 1 9, Luwu Timur Mangkutana Margolembo 20/11/2009 telah dilaporkan ke pihak yang berwajib 02-Jun-09 02-Jun-09
Penyalahgunaan Dana Pengembalian Anggota Kelompok oleh ketua Kelompok. Lakukan Identifikasi terhadap Pelaku dan anggota Kelompok serta dilengkapi Administrasi pendukungnya. Dana SPP tersebut harus dikembalikan dan seterusnya disetor ke UPK

26/10/2009 Telah dilakukan pendekatan secara persuasif oleh FK,
UPK dan Kades

Proses Non Litigasi

30/12/2009 dilakukan penagihan tapi belum ada pengembalian

17/02/2010 telah ada pengembalian sebesar Rp 1.000.000

01/03/2010 Tidak ada pengembalian dan kemajuan penanganan

25/04/2010 ) telah dilakukan penanganan dan koordinasi pada pihak
keluarganya namun belum ada pengembaliannya Berkas : perlu dilengkapi

Nilai Penyimpangan Rp.

7.350.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

7.350.000

LOKASI - 7401 : BUTON
1 KODE KASUS : 7325-2-14042010-005-PPK PNPM 1 8, Buton Kadatua Banabungi 19-Jan-09 22-Jan-09
Terhentinya pembangunan gedung SD Negeri 2 1. dilakukan pemeriksaan audit terhadap Banabungi 2 RKB karena dana yg dikelola oleh pembukuan keuangan TPK TPK sudah habis. 2. Kades, BPD dan masyarakat melakukan penanganan terhadap masalah Pekerjaan fisik dapat diselesaikan sesuai dengan Desain dan RAB

27/02/2009 FK, FT, PjOK, BP UPK dan BKAD mengadakan rapat

bersama untuk menindaklanjuti permasalahan dan disepakati : 1. BP UPK akan melakukan audit terhadap TPK tgl 01 Maret 2009 dan akan dikonfirmasikan terlebih dahulu ke Kades 2. Untuk mempercepat penanganan masalah tetap diupayakan pendekatan persuasif oleh BKAD, BP uPK dan pelaku lain tingkat kecamatan kepada kades Banabungi, BPD dan tokoh masyarakat.

Proses Non Litigasi

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 207 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui Nilai Penyimpangan Rp. Nilai Pengembalian Rp. URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan 0 Sisa Rp.

LOKASI - 7408 : KOLAKA UTARA
1 KODE KASUS : 7408-2-15042010-001-PNPM Perdesaan 2 9, Kolaka Utara Batu Putih Bukit Tinggi Nilai Penyimpangan Rp. 4.000.000 Nilai Pengembalian Rp. 0 Sisa Rp. 4.000.000 05-Agust-08 Dana yang disetor oleh anggota kelompok 05-Agust-08
padaidi digunakan untuk kepentingan pribadi yang seharusnya disetor ke pengurus UPK. agar dana yang digunakan dikembalikan /disetor secepatnya kepada pengurus UPK.

Proses Non Litigasi

LOKASI - 7501 : BOALEMO
1 KODE KASUS : 7501-2-26042010-004-PNPM Perdesaan 1 9, Boalemo Tilamuta Hungayonaa 29-Feb-08 29-Feb-08
Terjadi penyimpangan dana oleh pengurus Kelompok, dengan modus memakai nama anggota klpk, dengan mencantumkan jumlah pinjamannamun yang diterima angota lebih kecil. FK dan UPK untuk memfasilitasi musyawarah klpk atau musdes khusus. Dan memintaan surat pernyataan yang berisi pengakuan penyimpangan dana dan kesanggupan mengembalikan, Dana yang diselewengkan dikembalikan sesuai jadwal yg disepakati

29/03/2008 FK Telah mengistruksikan kepada UPK agar memanggil Proses Non Ketua Kelompok SPKP tersebut untuk membuat surat Litigasi
pernyataan untuk mengembalikan dana tersebut

30/04/2008 Ketua Kelompok telah mengembalikan sebagian dana
SPKP ke UPK

30/06/2008 yang bersangkutan telah membuat surat pernyataan

untuk mengembalikan dana yang diselewengkan pada pertengahan bulan Juli nanti

30/07/2008 Ketua kelompok telah mengembalikan dana yang
disalah gunakan sebesar 750.000

23/10/2008 Ketua kelompok telah mengembalikan dana yang
disalah gunakan sebesar 750.000

28/02/2009 Ketua kelompok telah mengembalikan dana yang
disalah gunakan sebesar 750.000

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 7501-2-26042010-005-PNPM Perdesaan

8.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

8.000.000

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 208 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 9,

KABUPATEN Kecamatan Desa Boalemo Mananggu Buti

TANGGAL Kejadian Diketahui 29-Feb-08 29-Feb-08
Pengembalian SPKP disalah gunakan oleh pengurus kelompok Direkomendasikan kepada ketua kelompok agar dana yang digunakan segera dikembalikan Dana pengembalian tersebut dikembalikan ke UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
untuk menyita dan melelang barang yang dijaminkan oleh pelaku

STATUS 22/10/2008 FK bersama UPK meminta kesediaan kepala desa

Proses Non Litigasi

31/12/2008 Ada tambahan pengembalian dari pelaku sehingga yang
sudah kembali sebesar Rp.2.605.000

03/02/2009 Sampai dengan saat ini belum ada kemajuan

penanganan masalah, tetapi para pelaku telah dikunjungi oleh pengurus UPK dan mereka menyatakan tetap akan membayar sisa uang tersebut

Nilai Penyimpangan Rp.

7.740.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

7.740.000

LOKASI - 7502 : GORONTALO
1 KODE KASUS : 7502-1-26042010-004-PNPM Generasi 2 10, Gorontalo Pulubala 09-Sep-08 09-Sep-08
Terjadi Wanprestasi oleh Suplyer menyangkut kesepakatan kontrak dengan PK dan indikasi penyimpangan dana Pengadaan Barang Dilakukan indentifikasi maslah di 5 Desa untuk segera dilakukan langkah -langkah penyelesaiannya Segera didapat kepastian agar pelaksanaan kegiatan bisa dilanjutkan

22/09/2008 Fas-kab ,FK barsama Tim koordinasi laangsung

mengadakan monitoring ke 5 Desa terkait dengan masalah pengadaan barang yang dilakukan oleh Suplyer a.n Hamka Pakaya Hasil Kunjungan : Ditemukan benar adanya keteralambatan pengadaan barang oleh suplyer - Adanya pengadaan barang yang tidak sesuai permintaan seperti ukuran sepatu dengan pakaian seragam. - Pihak suplyer memaksa meminta uang muka padahal isi kontrak,PK menyerahkan dana setelah barang terlebih dahulu sudah disertifikasi oleh FK,UPK & PJOK. ke 5 Desa hasil kunjungan ditemukan beberapa hal : Belum ditemukan dok.lelang seperti undanangan,surat penawaran,BA Lelang. - Penawaran hanya dilakukan oleh 1 suplyer yaitu Bpk.hamka Pakaaya dengan menggunakan nama perusahaan CV .Karya Dwi Putra. - Desa Mulyonegoro tidak ditemukan surat Perjanjian kontrak. - Ada 2 Desa yang belum terpenuhi 100 % barang yaitu desa Puncak dan Toyidito dimana Desa Puncak dana yang sudah diterima oleh Suplyer sebesar Rp.54.409.028 , sementara nilai barang yang sudah diadakan baru sejumlah Rp.37.352.100 jadi masih ada selisih Rp. 17.056.928. dan Desa Toyidito dana yang telah diterima sebesar rp.65.296.250 sementara nilai barang yang sudah diadaan Rp. 64.827.750 selisih Rp.468.500

Proses Non Litigasi

08/11/2008 FK ( Muchlis Panai )mengadakan kunjungan lapangan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 209 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 10,

KABUPATEN Kecamatan Desa Gorontalo Pulubala

TANGGAL Kejadian Diketahui 09-Sep-08 09-Sep-08
Terjadi Wanprestasi oleh Suplyer menyangkut kesepakatan kontrak dengan PK dan indikasi penyimpangan dana Pengadaan Barang Dilakukan indentifikasi maslah di 5 Desa untuk segera dilakukan langkah -langkah penyelesaiannya Segera didapat kepastian agar pelaksanaan kegiatan bisa dilanjutkan

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
bermasalah : Desa Puncak dan Toyidito. Hasil Kunjungan : - Ada sebanyak 138 Pasang sepatu yang telah diadakan oleh suplyer dikembaikan oleh PK karena ukurannya tidak sesuai pesanan. - Suplyer menjanjikan akan dipenuhi pada tanggal 9 Desember 2008. - Di desa Toyidito suplyer sudah memenuhi janjinya untuk pengadaan sejumlah barang Camat Pulubala,PJOK,dan UPK untuk membahs langkah penanganannya.Hasil Pembahasan: 1.bahwa tidak akan diadakan pembayaran kepada pihak Suplyer, sebelum di penuhi kewajibannya untuk menukar 138 bh sepatu di Desa Puncak yang tidak sesuai ukurannya. 2.Jika tidaak dipenuhi dlam waktu dekat ini ,maka akan di berikan sanksi Hukum bersama Suplyer dengan diFasilitasi oleh FK ,PJOK & UPK maka dilakukan pembahasan penyelesaian Masalah : Hasil pembahasan untuk 4 Desa selain Desa Puncak sudah tidak ada masalah, sedangkan untuk Desa Puncak tinggal menggantikan Seepatu siswa sebanyak 138 Pasang yang tidak sesuai ukurannya.Jika suplyer tidak dapat mengadakan dalam waktu dekat maka PK akan melakukan PHK kepada Suplyer dan mengadakan sendiri pengadaannya.Karena Dana Suplyer masih ada di PK menyepakati kembali langkah penyelesaian masalah.Hasil Kesepakatan.FK & UPK melakukan Verifikasi kembali dana yang telah dicairkan ke desa dan barang yang telah diadakan suplyer.untuk mengetahui berapa yang menjadi hak dan kewajiban suplyer.untuk kemudian segera direalisasikan oleh sekda kabupaten.menyepakati bahwa Cepatu sebanyak 82 pasang supaya segera di antar ke Sekda kabupaten Gorontalo, untuk kemudian ditukar sesuai nomor yang dibutuhkan oleh pemanfaat. Kabupaten selanjutnya akan ditukar dengan nomor yang sesuai kebutuhan pemanfaat.

STATUS 02/12/2008 FK mengadakan kunjungan ke ke 2 Desa yang masih

Proses Non Litigasi

15/01/2009 FK.Muchlis Panai mengadakan pertemuan dengan

04/05/2009 Telah Dilakukan Pertemuan antara PK di 5 Desa

16/07/2009 Dilakukan pembahsan bersama Suplyer untuk

10/08/2009 Rapat Pelaku PNPM sekabupaten gorontalo di pimpin

15/09/2009 Sepatu sebanyak 82 pasang diantar ke PK PNPM

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 7502-1-26042010-005-PNPM Perdesaan

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 210 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Gorontalo Bongomeme

TANGGAL Kejadian Diketahui 31-Mei-08 22-Jan-09
Terjadi Kesalahan Prinsip dan Prosesedur (Pelanggaran Kode Etik Konsultan) ,dimana ditemukan mantan Fasilitator Kecamatan a/n Yeti E.Tatuil mengelola dana Operasional Kecamatan ( DOK ) Perencanaan Segera di lakukan Kroscek data Pertanggungjawaban Dana bersama Ybs, untuk memastikan besar dana yang sudah dikelola beserta bukti-buktinya DOK Perencanaan kembali dikelola oleh UPK

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan STATUS 06/05/2008 Karena ,Belum ada tindak lanjut yang signifikan tentang Proses Non administrasi DOK, maka Fas T kab melakukan kembali Litigasi
memeriksan dokumen administrasi UPK tentang LPJ dana DOK tersebut, ditemukan masih ada transaksi yang belum ada notanya , dan ada tanda terima pembayaran ke FD yang masih belum jelas. Hasil pemeriksaan direkomendasikan supaya UPK & FK segera menuntaskan bukti2 tanda terima transport FD dan segera menyerahkan hasilnya selambat2nya tanggal 14 Mei 2009 untuk ditindaklanjuti FK,untuk memastikan dan meminta data pertanggungjawaban Dana DOK tersebut, tapi yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan Data LPJ sementara dirampungkan. FD,TPK,Fas-Kab dan mantan FK untuk membahas pertanggungjawaban dana DOK.Hasil Pembahsan : 1.Yeti T menyerahkan sebagian uraian penggunaan dana beserta bukti-buktinya kecuali data LPJ Pelatihan TPK dan TPU yang belum masuk. 2.Dilakukan kroschek langsung ke FD di tiap desa tentang dana transport yang telah dan belum diterima.3.Datanya di rekap. oleh Bendahara UPK untuk selanjutnya akan di periksa/diaudit Fas-kab.

26/01/2009 Direncanakan Pertemuan antara UPK dan Mantan

07/02/2009 Dilakukan Pertemuan Bersama Pelaku Desa

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 7502-2-26042010-002-PNPM Perdesaan 1 5,8, Gorontalo Tibawa Buhu 31-Jan-09 22-Feb-08
Menyikapi ketidakberesan dalam pembuatan Saluran air dan Abutmen, FT & Faskab telah melakukan perhitungn dan pemeriksaan administrasi TPK di mana ditemukan adanya dana sebesar Rp.10.300.000 yang belum dapat di pertanggung jawabkan TPK

Nilai Pengembalian Rp.
Akan dilakukan pertemuan kembali antara kepala Desa, FK,Faskab, Lembaga di desa dan tokoh masyarakat untuk membahas penyelesaian masalah tersebut Penyimpangan prosedur harus di luruskan, dan klarifikasi atas indikasi penyimpangan dana saluran dengan dan / atau pemenuhan pekerjaan kekurangan volume saluran.

0

Sisa Rp.

15/08/2008 Dilakukan kunjungan lapangan oleh TK-PNPM Kab
Gorontalo, Korprov, faskab, dengan rekomendasi Kades memfasilitasi Tomas, Lembaga desa dan masyarakat untuk memberikan dukungan swadaya dalam penyelesaian masalah ini, dan hasilnya dilaporkan ke Kabupaten. dan kecamatan.

Proses Non Litigasi

25/08/2008 Sekda Gorontalo mengeluarkan surat penegasan Ke

camat Tibawa utk segera memfasilitasi dan mendorong kades untuk mengambil langkah2 penyelesaian masalah dan pekerjaan selambat2nya akhir agustus 2008. Kab,Fas-Kab,FK,PJOK,Camat,Kades dan TPK di Ruang Asisten II Kab. Hasil Pembahsan : 1. Disepakati Penyelesaian pekerjaan dalam bentuk realisasi Fisik senilai dana penyimpangan dan perlu di selesaikan secara bersama 2.Pekerjaan Harus sudah selesai paling lambat minggu ke 2 Maret 2009 .3.Camat Tibawa akan mem fasilitasi pelaksanaan pekerjaan yang akan dikerjakan oleh TPK. 4.Sumbangan Semen dari Asisten II : 10 Sak, Sumbngan Semen dri TK-PNPM Kab : 10 Sak ,dari Camat Tibawa: 5 Sak,dari Fas-Kab : 10 Sak.

10/02/2009 Dilakukan Pertemuan antara Asisten II,TK-PNPM

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 211 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 5,8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Gorontalo Tibawa Buhu

TANGGAL Kejadian Diketahui 31-Jan-09 22-Feb-08
Menyikapi ketidakberesan dalam pembuatan Saluran air dan Abutmen, FT & Faskab telah melakukan perhitungn dan pemeriksaan administrasi TPK di mana ditemukan adanya dana sebesar Rp.10.300.000 yang belum dapat di pertanggung jawabkan TPK Akan dilakukan pertemuan kembali antara kepala Desa, FK,Faskab, Lembaga di desa dan tokoh masyarakat untuk membahas penyelesaian masalah tersebut Penyimpangan prosedur harus di luruskan, dan klarifikasi atas indikasi penyimpangan dana saluran dengan dan / atau pemenuhan pekerjaan kekurangan volume saluran.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
untuk membahas langkah penyelesaian masalah, karena tidak ada langkah-langkah tindak lanjut yang dilakukan : Hasil Pembahsan Camat Tibawa menyanggupi untuk dapat segera memfasilitasi bersama FK dan Pelaku di desa untuk dapat memulai pelaksanaan pekerjaan tersebut.

STATUS 14/04/2009 Fas-Kab Berkoordinasi dengan Camat Kec.Tibawa

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 7502-2-26042010-004-PNPM Generasi 1 6, Gorontalo Pulubala Molamahu 21-Okt-08 10-Jan-09
Kepala Desa Molamahu Kec.Pulubala menahan dana PNPM Generasi tahun 2008 sebesar Rp.7.460.000 yang telah di sepakati untuk pembangunan Bak Penampung Air oleh Masyarakat setelah dana tersebut di cairkan ke TPK dengan alasan bahwa dana tersebut adalah dana Pribadinya yang telah digunakan untuk menalangi penyimpangan dana oleh TPK PPK II tahun 2003 ke UPK Kec.Tibawa.

10.372.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

10.372.000

Dilakukan Musyawarah Desa Khusus untuk membahas pertanggung jawaban Dana tersebut sekaligus mendudukan persoalan yang sebenarnya untuk segera di tindaklanjuti

Dana Rp.7.460.000,- untuk kegiatan generasi haurs di kembalikan.

07/03/2009 Dilakukan musyawarah Desa Penyelesaian Masalah

dengan kesepakatan : 1.Bahwa penyelesaian Kegiatan Fisik dilakukan dengan dukungan swadaya masyarakat,2. Swadaya masyarakat seperti tiap kk menyumbangkan dana sebesar Rp.5000, bahan Lokal, tenaga kerja, 3. Kegiatan akan di laksanakan pada awal Bulan April 2009.

Proses Non Litigasi

06/04/2009 Sudah terkumpul dana dari swadaya masyarakat
sebesar Rp.375.000.

Nilai Penyimpangan Rp.

7.460.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

7.460.000

LOKASI - 7503 : POHUWATO
1 KODE KASUS : 7503-1-26042010-005-PNPM Generasi 1 5, Pohuwato Randangan Sari Murni 30-Apr-08 31-Jul-08
Ketua UPK Melakukan Pungli memungut dana Pelaksana Kegiatan di Desa Sari Murni Senilai Rp.1.500.000,- dan desa Manunggal Karya Rp. 2.500.000 Faskab dan FK menindaklanjuti dengan membuat Tim khusus dalam investigasi ke desa-desa lain, guna memastikan terjadin atau tidakya pengembangan kasus serta upaya pengembalian dana dari pelaku Uang kembali kepada yang berhak sesuai prosedur yang berlaku

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 7503-1-26042010-006-PNPM Generasi 1 9, Pohuwato Taluditi UPTMarisa VI

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Dana Guliran SPKP disalah gunakan oleh FK, FT menindaklanjuti dengan mengadakan pengurus kelompok dengan memakai uang pertemuan dengan Pengurus UPK lama, Camat, 29-Jun-1905 pengembalian anggota sebesar Rp. 22.900.000 PJOK serta Ketua Kelompok ( Ibu salma )

01-Apr-08

Uang yang diselewengkan oleh pengurus kelompok dikembalikan

Proses Non Litigasi

30/09/2008 Pengembalian tgl 10 September 2008 sebesar
Rp.2.000.000

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp. Halaman 212 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

3

KODE KASUS : 7503-1-26042010-007-PNPM Generasi 2 4, Pohuwato 30-Jun-08 31-Des-08
Dlaporkan adanya penggelolaan DOK Rp. 2 juta, oleh FK Syarman, dan laporan masyarakat terkait Pinjaman BLm yang dilakkan oleh FK Amir hajarati, dan pinjaman dana BLM oleh saudara Idris Djou Dilakukan penyelidikan lebih lanjut, berikut investigasi, dan pembuktian-pembuktian lebih lanjut, untk menjadi dasara dalam hearing dan pengambilan keputusan. Kepastian adanya unsur pelanggaran kode etik atau tidak

16/01/2009 Bersama Faskab, SP2M melakukan pemeriksaan dan
penyelidikan leih lanjut dengan langsung klarifikasi ke kec Taluditi, Randangan dan Patilanggio di masingmasing lokasi tugas FK yang bersangkutan.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 7504 : BONE BOLANGO
1 KODE KASUS : 7504-2-26042010-010-PNPM Perdesaan 1 9, Bone Bolango Tapa Ayula Utara Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 7504-2-26042010-011-PNPM Perdesaan 1 5, Bone Bolango Tapa 01-Apr-08 01-Apr-09
Setoran anggota SPKP digunakan untuk kepentingan pribadi. Jumlah dana tersebut masih dalam penelusuran oleh Tim Penangnanan Tunggakan SPKP & UEP BKAD,BP-UPK,PjOK dan FK segera bekerjasama melakukan penanganan Seluruh dana yang telah digunakan oleh Bendahara UPK dikembalikan ke UPK

31-Mar-08 03-Sep-08

Terdapat setoran anggota sebesar Rp. FK, UPK, dan PJOK akan meminta pertanggung 2.895.000 telah digunakan oleh ketua kelompok jawaban dari ketua kelompok untuk kepentingan pribadi

Dana pengembalian tersebut dikembalikan ke UPK

31/01/2009 Informasi dari pemerintah Desa dan pelaku TPK Desa

Ayula Utara bahwa pengurus kelompok Suci Bordir saat ini kesehatannya sudah sering sakit-sakit sehingga sampai saat ini belum ada upaya pengembalian yang jelas

Proses Non Litigasi

2.895.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

2.895.000

18/04/2009 Telah dilakukan Rakor yang dihadiri

Faskab,FK,FT,PjOK,BKAD dan BP UPK membahas masalah temuan penyimpangan di UPK

Proses Non Litigasi

04/05/2009 Rapat Koordinasi FK & PjOK Tapa membahas surat

dari Pemda Bonbol mengenai mekanisme pengurus UPK yang akan kembali bertugas setelah dinonaktfkan karena keterlibatan sebagai caleg 2009.hasilnya pembahasan khusus mengenai bendahara UPK yang juga di non aktifkan karena caleg namun teridentifikasi melakukan penyimpangan dana Program. untuk selanjutnya dilaksanakan MAD Khusus.

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 7505 : GORONTALO UTARA
1 KODE KASUS : 7505-1-26042010-003-PNPM Perdesaan 1 10, Gorontalo Utara Atinggola 10-Jan-09 06-Feb-09
Suplier menerima upah double dari TPK Desa TPK meminta kembali kelebihan upah yang KotaJin dan tidak sesuai dengan kontrak. TPK telah dibayarkan kepada suplier. masih membyar upah operator, sopir, dan dump track padahal sesuai kontrak menjadi tanggungjawab suplier Suplier mengembalikan kelebihan uang yang telah diterimanya dari TPK, bila tidak, akan diproses hukum karena nyata-nyata telah merugikan masyarakat

07/02/2009 FTKab bersama Faskab mengkomunikasikan masalah

ini dengan FK, selanjutnya dengan TPK Desa Kota Jin. Baik FK maupun TPK beranggapan bahwa tidak ada pembayaran double, tapi apapun alasannya hal ini telah menyalahi kontrak dan dana harus dikembalikan

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 7601 : MAJENE
1 KODE KASUS : 7601-2-14042010-001-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 213 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,

KABUPATEN Kecamatan Desa Majene Sendana

TANGGAL Kejadian Diketahui 30-Nop-08 10-Mar-09
Laporan hasil Audit Fas-Kab/FasT-Kab, beberapa kelompok SPP di desa Moso Dhua dan desa Sendana telah melakukan pembayaran angsuran pnjaman ke UPK melalui Ketua UPK sdr. Sabanur sebesar Rp. 19.794.300; namun pengembalian angsuran tsb tidak disetorkan ke Rekening pengembalian SPP Kecamatan Sendana, tetapi igunakan untuk kepentingan pribadi. 1) FT dengan dukunganFas-Kab/FasT-Kab, segera memfasilitasi Camat untuk melakukan MAD khusus membahas langkah-langkah penanganan masalah dan membentuk Tim khusus untuk melakukan audit ke kelompokkelompok yang telah membayar angsuran pinjaman ke UPK. 1) MAD khusus terlaksana dan memutuskan membentuk Tim khusus untuk mengaudit ke kelompok yg telah membayar angsuran pinjaman ke UPK; 2) Seluruh kelompok yang telah membayar diketahui jumlah dan waktu penyetoran ke UPK; 3) Dana sebesar Rp. 19.794.300, kembali ke UPK utk selanjutnya disetor ke Rekening pengembalian SPP.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
kesediaan mengembalikan dana s/d hari pelaksanaan MAD Pendanaan PNPM-MP tahun 2009; tetapi sebelumnya ada pengembalian sebesar Rp. 1.160.000,-

STATUS 17/04/2009 Camat memanggil sdr. Sabanur dan menyatakan

Proses Non Litigasi

31/10/2009 Sudah ada pernyataan kesanggupan pengembalian
setiap bulan;

Nilai Penyimpangan Rp.

19.794.300

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

19.794.300

LOKASI - 7602 : POLEWALI MANDAR
1 KODE KASUS : 7602-2-14042010-001-PNPM Perdesaan 1 5, Polewali Mandar Campalagian 01-Jul-08 25-Feb-09
Laporan FK, pengembalian angsuran kelompokkelompok SPP desa Katumbangan Lemo, desa Botto, desa Ongko, desa Lapeo dan desa Kenje dg total sebesar Rp. 21.641.800 ; digunakan oleh sdr. Abd. Rahim (eks Ketua UPK) untuk kepentingan pribadi. FK, PJOK dengan dukungan FasT-Kab dan Tim Koordinasi, segera memfasilitasi penyelesaian masalah dan mendorong UPK melakukan penagihan kpd sdr. Abd. Rahim sesuai pernyataanya yakni pengembalian dana paling lambat 3 bulan, terhitung sejak tanggal 20 April 2009; Jika, pelaku melakukan wanprestasi, lakukan alternatif penyelesaian dengan pola lain, antara lain proses hukum atau talangan oleh masyarakat dan pemerintah daerah; 1) Seluruh dana yang telah digunakan dikembalikan ke Rekening pengembalian SPP di UPK; 2) Pelaku diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku;

23/04/2009 Ada pengembalian dana ke UPK sebesar Rp.6.139.000; Proses Non dan sebelumnya ada pengembalian sebesar Rp. Litigasi
1.800.000

30/06/2009 Lap Fas T.Kab telah diminta pernyataan tertulis ttg

kesediaan mengembalikkan paling lambat bulan Juli '09

31/07/2009 Lap Fas T.Kab/Fas Kab. per Tanggal 25 Juli '09, Ada
pengembalian dana ke UPK sebesar Rp.7,726,000

30/11/2009 Ada penyataan yang bersangkutan akan melunasi
paling lambat tanggal 15 Desember 2009

Nilai Penyimpangan Rp.

21.641.800

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

21.641.800

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 214 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

LOKASI - 7604 : MAMUJU
1 KODE KASUS : 7604-2-14042010-001-PNPM Perdesaan 1 8, Mamuju Budong-Budong Babana 10-Okt-08 10-Okt-08
Laporan FasT-Kab/FasT-Kab, Arif, anggota TPK menggunakan dana pengembalian kelompok SPP Sipatuo desa Babana untuk kepentingan pribadi sebesar Rp.1.000.100, 1) FK dan FT dg dukungan FasT-Kab/Fas-Kab segera memfasilitasi sdr. Arif untuk mengembalikan dana tsb ke UPK dan selanjutnya disetorkan ke rekening pengembalian SPP kecamatan Budong-Budong. 1) Dana sebesar Rp.1.000.100, kembali ke UPK dan disetor ke Rekening pengembalian SPP; 2) Transaksi dana tsb di catat di dalam buku kas harian dan buku Bank pengembalian SPP.

10/04/2009 Melakukan MAD khusus penanganan masalah pd tgl 29 Proses Non April 2009 dan menyepakati masalah akan dilaporkan Litigasi
ke Polsek Babana antara tanggal 6 s/d 12 Mei 2009

31/05/2009 Laporan Fas-Kab/FasT-kab, sesuai rekomendasi MAD

khusus penyelesaian masalah tgl 29 April 2009, sdr. Arif telah dilaporkan ke Kepolisian Sektor Budong-Budong di Babana bersama sdr. Dahlan, S.Pd, tgl 12 Mei 2009 dan kini sedang di proses di Polsek Babana. mantan ketua TPK dan Kelompok, bhw sepenuhnya menjadi tanggungjawab kelompok, dan dana OP 3% tdk boleh disangkut pautkan dengan dana pengembalian SPP

30/06/2009 Lap.Fas Kab/Fas T.Kab, sudah disampaikan pada

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 7604-2-14042010-002-PNPM Perdesaan 1 11, Mamuju Budong-Budong Pontanakayang 23-Sep-08 26-Sep-08
Laporan FK, Dana pengembalian pinjaman kelompok SPP oleh sdr. Dahlan, S.Pd, Rp.1.312.500,- tidak disetorkan ke Rekening pengembalian SPP, tetapi digunakan untuk kepentingan pribadi.

1.000.100

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

1.000.100

Fas-Kab/T-Kab segera 1) memfasilitasi FK/FT untuk menyusun rencana penagihan dengan melibatkan pengurus UPK; 2) Jika penagihan tidak mebuahkan hasil, segera memfasilitasi FK bersama UPK melakukan MD khusus untuk menyepakati langkah penyelesaian masalah melalui negosiasi dan proses hukum;

1) Dana kembali ke Rekening pengembalian SPP; 2) Ada kesepakatan MD khusus sebagai dasar tindak lanjut penanganan dengan cara negosiasi dan proses hukum; 3) Ada sanksi yang tegas kepada pelaku sesuai prosedur hukum yang berlaku.

31/05/2009 Laporan Fas-Kab/FasT-kab, sesuai rekomendasi MAD

khusus penyelesaian masalah tgl 29 April 2009, sdr. Arif Litigasi telah dilaporkan ke Kepolisian Sektor Budong-Budong di (Kepolisian) Babana bersama sdr. Dahlan, S.Pd, tgl 12 Mei 2009 dan kini sedang di proses di Polsek Babana. Namun sebeluymnya ada pengembalian sebesar Rp. 312.500,-

Proses

30/06/2009 Lap Fas Kab/Fas T.Kab, Proses penyelidikan Polsek

Budong-Budong dan telah dilakukan interogasi pada pengurus kelompok dan pengumpulan dokumen sesuai Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) nomor;B/59/VI/2009/Reskrim tanggal 22 Juni 2009; selesai krn ada pergantian penyidik

31/07/2009 Lap.FasKab sdr Dahlan telah diperiksa namun belum

31/08/2009 Hasil koordinasi SP2M dengan penyidik, kasus telah
dilimpahkan ke penyidik Polres Mamuju di Mamuju;

Nilai Penyimpangan Rp. REPORT PENANGANAN MASALAH

1.312.500

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

1.312.500 Halaman 215 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

3

KODE KASUS : 7604-2-14042010-003-PNPM Perdesaan 1 11, Mamuju Budong-Budong Tinali 30-Sep-08 07-Nop-08
Laporan FK, sdr. Dahlan, S.Pd. telah menggunakan dana pengembalian Pinjaman SPP PNPM-MP 2008, sebesar Rp.4.089.400 dengan perincian : kelompok SPP Kajian Anissa Rp.3.201.000 dan kelompok SPP Mulya Rp. 888.400; Fas-Kab/T-Kab segera 1) memfasilitasi FK/FT untuk menyusun rencana penagihan dengan melibatkan pengurus UPK; 2) Jika penagihan tidak mebuahkan hasil, segera memfasilitasi FK bersama UPK melakukan MD khusus untuk menyepakati langkah penyelesaian masalah melalui negosiasi dan proses hukum; 1) Dana kembali ke Rekening pengembalian SPP; 2) Ada kesepakatan MD khusus sebagai dasar tindak lanjut penanganan dengan cara negosiasi dan proses hukum; 3) Ada sanksi yang tegas kepada pelaku sesuai prosedur hukum yang berlaku.

31/05/2009 Lap. Fas-Kab, sesuai rekomendasi MAD penyelesaian

masalah tgl 29 April 2009, sdr. Arif telah dilaporkan ke Kepolisian Sektor Budong-Budong tgl 12 Mei 2009 dan kini sedang di proses di Polsek Babana dan sebelumnya telah dikembalikan sebesar Rp. 1.662.500

Proses Litigasi (Kepolisian)

30/06/2009 Lap Fas Kab/Fas T.Kab sedang proses penyelidikan

oleh Polesek Budong-Budong dan telah dilakukan interogasi pada pengurus Kelompok dan pengumpulan dokumen sesuai Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) nomor: B/59/VI/2009/Reskrim, tanggal 22 Juni 2009. selesai krn ada pergantian penyidik;

31/07/2009 Lap Fas Kab sdr Dahlan telah diperiksa namun belum

31/08/2009 Hasil koordinasi SP2M dengan penyidik, kasus telah
dilimpahkan ke penyidik Polres Mamuju di Mamuju

30/09/2009 Dalam proses penyelidikan polres Mamuju

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 7604-2-14042010-004-PNPM Perdesaan 1 11, Mamuju Budong-Budong Babana 04-Jul-08 24-Jan-09
Laporan FK, sdr. Dahlan, S.Pd. telah menggunakan dana pengembalian Pinjaman SPP PNPM-MP 2008, sebesar Rp.4.471.800 dengan perincian : kelompok SPP Lembah Harapan Rp.2.652.000 dan kelompok SPP Maranu Rp. 1.819.800;

4.089.400

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

4.089.400

Fas-Kab/T-Kab segera 1) memfasilitasi FK/FT untuk menyusun rencana penagihan dengan melibatkan pengurus UPK; 2) Jika penagihan tidak mebuahkan hasil, segera memfasilitasi FK bersama UPK melakukan MD khusus untuk menyepakati langkah penyelesaian masalah melalui negosiasi dan proses hukum;

1) Dana kembali ke Rekening pengembalian SPP; 2) Ada kesepakatan MD khusus sebagai dasar tindak lanjut penanganan dengan cara negosiasi dan proses hukum; 3) Ada sanksi yang tegas kepada pelaku sesuai prosedur hukum yang berlaku.

31/05/2009 Laporan Fas-Kab/FasT-kab, sesuai rekomendasi MAD

khusus penyelesaian masalah tgl 29 April 2009, sdr. Arif Litigasi telah dilaporkan ke Kepolisian Sektor Budong-Budong di Babana bersama sdr. Dahlan, S.Pd, tgl 12 Mei 2009 dan (Kepolisian) kini sedang di proses di Polsek Babana.

Proses

30/06/2009 Lap Fas Kab/Fas T.Kab sedang proses penyelidikan

oleh Polesek Budong-Budong dan telah dilakukan interogasi pada pengurus Kelompok dan pengumpulan dokumen sesuai Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) nomor: B/59/VI/2009/Reskrim, tanggal 22 Juni 2009.;

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 216 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 11,

KABUPATEN Kecamatan Desa Mamuju Budong-Budong Babana

TANGGAL Kejadian Diketahui 04-Jul-08 24-Jan-09
Laporan FK, sdr. Dahlan, S.Pd. telah menggunakan dana pengembalian Pinjaman SPP PNPM-MP 2008, sebesar Rp.4.471.800 dengan perincian : kelompok SPP Lembah Harapan Rp.2.652.000 dan kelompok SPP Maranu Rp. 1.819.800; Fas-Kab/T-Kab segera 1) memfasilitasi FK/FT untuk menyusun rencana penagihan dengan melibatkan pengurus UPK; 2) Jika penagihan tidak mebuahkan hasil, segera memfasilitasi FK bersama UPK melakukan MD khusus untuk menyepakati langkah penyelesaian masalah melalui negosiasi dan proses hukum; 1) Dana kembali ke Rekening pengembalian SPP; 2) Ada kesepakatan MD khusus sebagai dasar tindak lanjut penanganan dengan cara negosiasi dan proses hukum; 3) Ada sanksi yang tegas kepada pelaku sesuai prosedur hukum yang berlaku.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
selesai karena ada pergantian penyidik;

STATUS 31/07/2009 Lap Fas Kab sdr Dahlan sedang diperiksa namun belum

Proses Litigasi (Kepolisian)

31/08/2009 Hasil Koordinasi SP2M dengan penyidik, kasus telah
dilimpahkan ke penyidik polres Mamuju di Mamuju;9

Nilai Penyimpangan Rp. 5 KODE KASUS : 7604-2-14042010-005-PNPM Perdesaan 1 11, Mamuju Budong-Budong 28-Des-08 18-Mar-09
Laporan FK, sdr. Nadir, telah menggunakan dana pengembalian Pinjaman Kelompok SPP PNPM-MP 2008, sebesar Rp.11.264.500 dengan perincian : kel. SPP Bunga Anggrek dan kel.SPP Sejati Ds. Saluma nurung Rp.3.214.800 dan kelompok SPP Bina Sejahtera Ds. Kire sebesar Rp. 8.049.700;

4.471.800

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

4.471.800

FK/FT, PJOK dan UPK dengan dukungan FasKab/T-Kab dan Tim Koordinasi segera 1) berkoordinasi dengan Camat guna melakukan MAD khusus penyelesaian masalah untuk menyepakati langkah-langkah penyelesaian masalah melalui negosiasi/pendekatan kekeluargaan dan proses hukum;

1) Dana kembali ke Rekening pengembalian SPP; 2) Ada kesepakatan MD khusus sebagai dasar tindak lanjut penanganan dengan cara negosiasi dan proses hukum; 3) Ada sanksi yang tegas kepada pelaku sesuai prosedur hukum yang berlaku.

31/05/2009 Lap. FK, UPK telah melakukan pendekatan dan

penagihan dana ke tempat domisili pelaku, namun Litigasi pelaku tidak ada niat mengembalikan, bahkan sering menghindar jika UPK mendatangi rumah pelaku;. Tetapi (Kepolisian) sebelumnya telah ada pengembalian sebesar Rp. 2.090.250

Proses

30/06/2009 Lap Fas Kab/Fas T.Kab sedang proses penyelidikan

oleh Polesek Budong-Budong dan telah dilakukan interogasi pada pengurus Kelompok dan pengumpulan dokumen sesuai Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) nomor: B/59/VI/2009/Reskrim, tanggal 22 Juni 2009.; dilimpahkan ke penyidik Polres Mamuju di Mamuju;

31/08/2009 Hasil Koordinasi SP2M dengan Penyidik, kasus telah

Nilai Penyimpangan Rp.

11.264.500

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

11.264.500

LOKASI - 7605 : MAMUJU UTARA
1 KODE KASUS : 7605-1-14042010-002-PNPM Perdesaan

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 217 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,5,8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Mamuju Utara Bambalamotu Bambaira

TANGGAL Kejadian Diketahui 22-Nop-08 12-Feb-09
Laporan FasT-Kab/FasT-Kab, dan hasil monitoring SP2M Provinsi menemukan, pengadaan Genzet ( tanpa spesifikasi dan Faktur pembelian) pekerjaan Listrik Desa Bambaira kegiatan PNPM-MP Ta.2008 senilai Rp.120,000,000 dan kelengkapan senilan Rp.6,555,000,- Total nilai Rp.126.555.000. adalah bekas pakai dan rusak berat. Penyebabnya, karena pen cairan dana dilakukan tidak sesuai prinsip dan prosedur di PTO akibat adanya tekanan dari FK dan TPK dan lemahnya pengendalian FK terkait pengadaan bahan. Akibatnya masyarakat dan Negara dirugikan. 1) FasT-Kab/Fas-Kab dan Tim Koordinasi segera Melakukan koordinasi dengan Inspektorat Kabupaten untuk meminta melakukan pemeriksaan khusus (emirgensi) agar dapat diketahui status penggunaan dana dan kondisi pekerjaan termasuk kondisi Mesin Listrik yg dibeli TPK; 2) Memberikan teguran kepada FK dan Ketua TPK serta memberikan rekomendasi kpd Satker PNPM-MP Provinsi utk menunda pembayaran gaji FK. 1) Ada komitemen dan dukungan Inspektorat Kabupaten untuk melakukan pemeriksaan khusus; 2) Ada surat teguran kepada FK dan Ketua TPK sebagai pembelajaran; 3) ada surat penundaan pembayaran gaji FK bambalamotu dari Fas-Kab/FasTkab yang diketahui oleh Tim Koordinasi Kabupaten kepada Satker PNPM-MP Provinsi Sulbar.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
sertifikasi mesin pengganti, namun hasil sertifikasi dikesimpulkan juga mesin bekas, karena itu akan digelar MAD khusus; 5

STATUS 31/07/2009 Lap Fas T.Kab. tanggal 25 Juli '09 telah dilakukan

Proses Litigasi (Kejaksaan)

31/08/2009 Lap Fas T.Kab.Tgl 1 Agst 09 dilaksanakan MAD khusus
Membentuk Tim Pelapor; tgl 3 Agst 09 Koord dgn wakil Bupati; Tgl 7 Agst '09 Koord dgn Wakil Bupati bersama wakil masy desa bambaira utk memastikan bukti pendukung; Tgl,8 Agst '09 Fas T.Kab, PJOKab, staf Inspektorat ke Palu memastikan ada faktur prmbrlian, garansi pabrik, Buku petunjuk, semuanya tidak bisa dibuktikan oleh Suplier; Kejaksaan Negeri Mamuju pada tanggal 14 September 2009;

14/09/2009 Tim Pelapor telah menyampaikan Laporan ke

23/10/2009 oordinasi dgn kejaksaan, sedang dalam peroses dan
akan menetapkan jadwal pemeriksaan lapangan;

30/11/2009 Dalam proses penyelidikan Kejaksaan Negeri Mamuju

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 7605-1-14042010-005-PNPM Perdesaan 2 8, Mamuju Utara Pasangkayu Pedanda Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 7605-2-14042010-003-PNPM Perdesaan 04-Agust-09 Laporan Fas Kab/Fas T.Kab, mesin pompa air 04-Agust-09
hilang, sehingga pompa air bersih belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Segera melaksanakan MD khusus untuk 1) Membahas pengadaan mesin pompa air. 2) Menyepakati sumber pendanaannya

1) Telah dilakukan MD khusus untuk menyepakati sumber dana dan pelaksanaan pengadaan pompa air yang hilang. 2) Air bersih telah berfungsi dan dimanfaatkan oleh masyarakat

30/11/2009 Telah dilaksanakan Mdkhusus, disepakati penggatian
mesin secara suadaya

Proses Non Litigasi

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 218 dari 223

NO.

DM 1

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Mamuju Utara Bambalamotu Kasoloang

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Okt-08 17-Mar-09
Laporan FasT-Kab/FasT-Kab, dan hasil monitoring SP2M Provinsi menemukan, sdr. Muh.Iqbal FK Kecamatan Bambalamotu, menggunakan dana pengembalian Kelompok SPP Bunga Lestari sebesar Rp. 918.000 untuk kepentingan pribadi; Sdr. Muh. Iqbal meninggalkan lokasi tugas sampai sekarang. 1) FasT-Kab/Fas-Kab dan Tim Koordinasi segera Melakukan koordinasi dengan Satker PNPM-MP provinsi untuk menyampaikan stattus FK di lokasi dan memberikan rekomendasi penundaan pembayaran gaji dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan Satker Provinsi karena terbukti melakukan pelanggaran kode Etik Konsultan. 1) Ada komunikasi antara satker PNPM-MP, Fas-Kab/FasT-Kab dengan Satker PNPM-MP provinsi dan KM-Prov terkait masalah sdr. Muh. Iqbal; 2) Ada surat rekomendasi PHK kepada sdr. Muh.Iqbal dari Fas-Kab/FasTkab mengetahui Satker PNPMMP Kabupaten akibat meinggalkan lokasi dan pelanggaran kode etik konsultan.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
'09, sdr. Muh.Iqbal juga menggunakan utk peribadi pengembalian dari kelompok Nur Ilahi sebesar Rp.500.000, sehingga Total sebesar Rp.1.418.000.dan Faskab telah menghubungi, namun belum ada pengembalian.dan tanggal 23 Juni2009 Fas Kab/Fas T.Kab telah mengajukan usulan PHK pada Satker PNPM-MP Prov. yang diketahui Satker PNPM-MP Kabupaten;

STATUS 30/06/2009 Lap Fas Kab/Fas T.Kab pada kunjungan tgl, 17 Juni

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

1.418.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

1.418.000

LOKASI - 8101 : MALUKU TENGGARA BARAT
1 KODE KASUS : 8101-1-20052010-006-PNPM Perdesaan 3 4, Maluku Tenggara Wer Tamrian 19-Jun-09 19-Jun-09
FK Kecamatan telah melakukan pemalsuan tandatangan KPMD dan mengelola dana DOK pelatihan masyarakat ybs terbukti melakukan pelanggaran kode etik fasilitator dan direkomendasikan untuk PHK rekomendasi ditindaklanjuti oleh Satker Provinsi

30/09/2009 Oleh Satker Provinsi ybs hanya diberikan "teguran
keras dan terakhir".

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 8101-1-20052010-007-PNPM Perdesaan 3 4, Maluku Tenggara Selaru 04-Apr-09 04-Apr-09
FK/FT kecamatan Selaru telah melakukan pembayaran langsung kepada suplier.

Nilai Pengembalian Rp.
Direkomendasikan untuk dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja Tindaklanjut rekomendasi oleh Satker Provinsi

0

Sisa Rp.

30/09/2009 Oleh Satker Provinsi ybs hanya diberikan "teguran
keras dan terakhir"

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 3 KODE KASUS : 8101-1-20052010-008-PNPM Perdesaan 3 4, Maluku Tenggara Nirunmas 21-Jan-09 21-Jan-09
FK telah melakukan pembayaran langsung kepada supplier

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

Rekomendasi PHK karena pelanggaran kode etik

Tindaklanjut rekomendasi oleh Satker Provinsi

30/09/2009 Oleh Satker Provinsi ybs hanya diberikan "teguran
keras dan terakhir"

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp. 4 KODE KASUS : 8101-2-20052010-005-PNPM Perdesaan 1 5, Maluku Tenggara Leti Moa Lakor 01-Mar-08 14-Mar-08
Dana Cash on Hand pengembalian SPP sebesar Rp. 4.922.000 dan dana Opr UPK sebesar Rp. 208.700,- hilang di rumah bendahara UPK a.n. Omi

Nilai Pengembalian Rp.
FK/FT dibantu Fas/T Kab untuk membuat pertemuan dg bendahara untuk membahas dana yang menjadi tanggung jawab ybs. Dana dikembalikan

0

Sisa Rp.

30/04/2008 yang bersangkutan membayar dana operasial telah

dikembalikan semua sebesar Rp. 208.700, dana SPP sebesar Rp. 926.500,- sisa yang belum Rp. 3.820.500

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

5.130.700

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

5.130.700

LOKASI - 8105 : KEPULAUAN ARU
REPORT PENANGANAN MASALAH Halaman 219 dari 223

NO.

DM

PELAKU

KABUPATEN Kecamatan Desa

TANGGAL Kejadian Diketahui URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal

KEMAJUAN PENANGANAN STATUS Upaya Penanganan

1

KODE KASUS : 8105-1-20052010-001-PNPM Perdesaan 3 4, Kepulauan Aru Aru Tengah Selata 08-Mei-09 08-Mei-09
FK an.Joseph S.Renleuw mengelola dana operasional UPK dan melakukan penyaluran dana BLM ke desa Rekomendasi PHK atas pelanggaran kode etik Tindaklanjut rekomendasi oleh satker provinsi

30/09/2009 Tidak ada progres

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 8106 : SERAM BAGIAN BARAT
1 KODE KASUS : 8106-1-09052010-006-PNPM Perdesaan 1 1, Seram Bagian Bar 24-Jul-09 Seram Barat 19-Agust-09
Camat Seram Barat mengerjakan usulan kegiatan jalan rabat didesa piru dan air bersih didesa Kawa lalu meminta pembayaran dari UPK sesuai nilai SPC dari kedua prasarana tersebut Pembayaran Dana harus sesuai dengan mekanisme yaitu diberikan kepada TPK dan tidak dibayarkan kepada Camat Seram Barat Prasarana terbangun sesuai dengan prosedur dan dikerjakan masyarakat sampai progres 100%

23/03/2010 Sebelum MAD soaiaisasi Faskab Teknik berbicara

dengan camat bahwa yang bersangkutan tidak bisa dibayar oleh UPK karena pekerjaan tidak sesuai dengan prosedur program dan Diumumkan MAD sosialisasi bahwa UPK tidak bisa membayaarkan dana keua prasarana tersebut kepada camat akhir pelaksanaan kegiatan persiapan pelaksanaan sebelum diserobot oleh camat dan berdiskusi dengan masyarakat langkah langkah pelaksanaan prasarana dan pencairan dana dari UPK ke TPK

Proses Non Litigasi

07/05/2010 FKP dan FKT kedesa kawa untuk mengecek progres

Nilai Penyimpangan Rp. 2 KODE KASUS : 8106-2-09052010-005-PNPM Perdesaan 1 1, Seram Bagian Bar 10-Sep-09 Taniwel 31-Mar-10
Camat Taniwel meminjam dana SPP

Nilai Pengembalian Rp.
FKP dan FKT memonitor pencairan dana rutin kecamatan, apabila sudah cair segera merekomendasikan UPK untuk mengadakan penagihan Dana yang dipinjam kembali 100%

0

Sisa Rp.

30/03/2010 Camat telah menandatangani pernyataan untuk

mengembalikan dana bila dana rutin kecamatan telah dicairkan karena pinjaman digunakan untuk rutinitas kecamatan

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

20.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

20.000.000

LOKASI - 8201 : HALMAHERA BARAT
1 KODE KASUS : 8201-2-24052010-002-PNPM Perdesaan 2 4, Halmahera Barat Loloda 01-Nop-08 01-Sep-09
Penyelewengan Dana DOK. Perencanaan dan Lakukan klarifikasi ke pelaku bersangkutan dan DOK Pelatihan oleh mantan FK Novictor UPK. Kadede dan FT Rahmat Samad sebesar 20 juta rupiah. Dana kembali pada UPK atau dikenakan sanksi pidana

01/10/2009 Yang bersangkutan sudah ada pernyataan untuk
mengembalikan.

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

20.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

20.000.000

LOKASI - 9403 : JAYAPURA
1 KODE KASUS : 9403-2-07052010-002-PNPM Respek

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 220 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Jayapura Nimbokrang Hamonggrang

TANGGAL Kejadian Diketahui 20-Sep-09 20-Sep-09
Dana untuk kegiatan Sarana Air bersih dinyatakan hilang pada saat proses pembellian material, akan tetapi tidak dapat membuktikannya dan dugaan ada digunkan secara pribadi oleh ketua TPKK an. Simon Sanggra A. Penkab mendorong PD untuk segera mebuat pertemuan khusus serta medorong pelaku untuk mengembalikan dana. B. Penkab dan Pendis monitoring dan koordinasi secara berkala dengan kepala kampung dan tim lain ditingkat kampung untuk perkembangan A. Pelaku mengembalikan dana atau dikenakan sanksi sesuai hukm yang berlaku. B. Adanya kejelasan proses penyidikan pada tingkat kepolisian.

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
Kampung, pelaku, Masyarakat dan saksi, dengan keputusan pelaku haus mengembalikan dana sehingga kegiatn yang dierncanakan dapat terealisasi.

STATUS 23/09/2009 Dilakukan pertemuan khusus, dengan dihadiri, Kepala

Proses Litigasi (Kepolisian)

10/12/2009 Pendamping Kabupaten dan pendamping Distrik koord
dgn ka kampung disepakati dilakukan pertemuan tanggal 15 Desember 2009.

15/12/2009 Pertemuan Batal dan disepakati kembali tanggal
28/12/2009.

28/12/2009 Dilaksanakan pertemuan dengan hasil pelaku siap

megembalikan dana dengan batas waktu 28/02/2010 dan apa tidak direalisasikan akan diproses hukum

03/03/2010 pertemuan khusus dengan hasil pelaku tidak sanggup
mengembalkan dana sehingga proses hukum.

05/03/2010 Menindaklanjuti hasil pertemuan khusus tertannga

03/03/10 maka permasalahan dilaporkan kembali kepada pihak yang berwajib dan pada bulan ini juga terjadi pemeriksaan saksi-saksi.

09/04/2010 SP2M, Penkab dan Pendis Pertemuan dengan kepala

kampung dengan hasil, kasus dipihak penyidik kepolisian pada proses pemeriksaan saksi dan pelaku.

Nilai Penyimpangan Rp.

39.000.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

39.000.000

LOKASI - 9410 : PANIAI
1 KODE KASUS : 9410-2-07052010-001-PNPM Respek

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 221 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 4,

KABUPATEN Kecamatan Desa Paniai Paniai Barat

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Feb-09 01-Mar-09
Terjadi penyalahgunaan dana DOK Pelatihan 08 yang nilainya sebesar Rp.60.320.000,dilakukan oleh pendamping distrik an. Restu Batara Kiding 1. Penkab mendorong PD untuk segera mengembalikan dana tersebut apabila tidak bisa mengembalikan dan dikenakan sanksi sesuai aturan program khususnya pelanggaran kode etik. 2. Penkab dan Pendis Faslitasi Masyarakat untuk pertemuan khusus dan melaporkan Pelaku mengembalikan dana atau Pelaku dikenakan sanksi sesuai hukum yang berlaku dan ketentuan program

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
dugaan penyimpangan dana tersebut /kasus ini.

STATUS 26/10/2009 Asst.FMS melakukan melakukan Audit dengan adanya

Proses Non Litigasi

26/11/2009 SP2M koordinasi dengan Penkab, Kepala Distrik dan

Ketua TPKD, Diketahui pelaku menarik dana sebanyak 4 kali berkelanjutan selama 2 hari dengan nilai Rp. 73.792.000,- untuk pelatiha pelaku-pelaku tingkat kampung dan realisasi dana tidak digunakan seluruhnya sesuai rencana. Kepala Distrik akan mensuport permasalahan ini dengan langkah koordiansi bersama satker . dengan dihitung dana yang digunakan senilai Rp. 13.472.000,- sehingga selisih dana yang ditarik senilai Rp. 60.320.000,-

28/11/2009 Konfirmasi dengan PD mendapatka data sesuai TPKD,

29/11/2009 Ada kesepakatan pendamping akan mensuport masalah
ini dengan koordiansi kembali bersama satker dan kepala distrik, serta akan dilaporkan pada jalur hukum. CATATAN . PENDAMPING DISTRIK SEBAGAI PELAKU TELAH MENINGGALKAN LOKASI TUGAS DAN DIKELUARKAN SURAT PHK

Nilai Penyimpangan Rp.

60.320.000

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

60.320.000

LOKASI - 9417 : PEGUNUNGAN BINTANG
1 KODE KASUS : 9417-1-08062010-002-PNPM Respek 2 5, Pegunungan Bint 01-Mar-09 01-Mar-09
Terjadi kesalahan prosedur dalam penyaluran dana Pendamping terus memfasilitasi agar terjadi pelurusan terhadap kesalahan tersebut Pelaku mengakui kesalahan dan terjadi pelurusan terhadap kesalahan tersebut

Proses Non Litigasi

Nilai Penyimpangan Rp.

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

LOKASI - 9420 : KEEROM
1 KODE KASUS : 9420-1-07052010-001-PNPM Respek 2 5,8, Keerom Senggi 01-Mar-09 09-Mar-09
Terjadi kesalahan prosedur dalam penyaluran 1. Pendamping terus memfasilitasi agar terjadi dana yakni tidak melalui dan mengetahui TPKD pelurusan terhadap kesalahan tersebut. tetapi langsung ke kampung/desa 2. Penkab dan pendis melakukan investigasi kembali selanjutnya fasiltasi pertemuan khusus dengan pelaku dan menjelaskan kembali alur pencairan dan sehingga ada pelurusa Pelaku mengakui kesalahan dan terjadi pelurusan terhadap kesalahan tersebut

09/04/2009 Pendamping Kabupaten melakukan investigasi dan

hasil yang didapat bahwa ternyata sebagian dana tidak digunakan untuk membiayai usulan kegiatan yang sudah disiapkan.

Selesai 27-Mar-10

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 222 dari 223

NO.

DM 2

PELAKU 5,8,

KABUPATEN Kecamatan Desa Keerom Senggi

TANGGAL Kejadian Diketahui 01-Mar-09 09-Mar-09
Terjadi kesalahan prosedur dalam penyaluran 1. Pendamping terus memfasilitasi agar terjadi dana yakni tidak melalui dan mengetahui TPKD pelurusan terhadap kesalahan tersebut. tetapi langsung ke kampung/desa 2. Penkab dan pendis melakukan investigasi kembali selanjutnya fasiltasi pertemuan khusus dengan pelaku dan menjelaskan kembali alur pencairan dan sehingga ada pelurusa Pelaku mengakui kesalahan dan terjadi pelurusan terhadap kesalahan tersebut

KEMAJUAN PENANGANAN URAIAN MASALAH REKOMENDASI TARGET PENANGANAN Tanggal Upaya Penanganan
penyeesaian masalah untuk pelurusan kesalahan prosedur.

STATUS 13/01/2010 Pertemuan dengan Penkab dan Pendis belum ada

Selesai 27-Mar-10

27/03/2010 Adanya pengakuan dari kepala distrik tentang

kesalahan prosedur dan prinsip penarikan dana dalam hitam diatas putih,

Nilai Penyimpangan Rp. KETERANGAN : DM ( DERAJAT MASALAH ) 1 : Kecamatan 2 : Kabupaten 3 : Provinsi 4 : Nasional PELAKU MASALAH 1. Camat 2. PJOK 3. PJAK 4. Konsultan 5. UPK 6. Kepala Desa 7. KPMD 8. TPK

Nilai Pengembalian Rp.

0

Sisa Rp.

9. Kelompok/Masyarakat 10. Supplier 11. Lain lain

REPORT PENANGANAN MASALAH

Halaman 223 dari 223

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->