P. 1
BAB 1-5

BAB 1-5

|Views: 493|Likes:
Published by Nurul Hamdani

More info:

Published by: Nurul Hamdani on Apr 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/17/2013

pdf

text

original

Sections

19

http://wikipedia.org/perdagangan internasional

20

Hamdy Hady, Ekonomi Internasional, Jakarta, Penerbit Ghalia, 2001, hal 29

E-Commerce

Dari namanya, kita sudah bisa menebak kalau ini berkaitan dengan kegiatan

yang bersifat komersial. Tidak salah memang, karena istilah e-commerce yang akan

kita bahas ini memang mengacu pada kegiatan komersial di internet. Contoh paling

umum dari kegiatan e-commerce tentu saja adalah aktifitas transaksi perdagangan

melalui sarana internet. Dengan memanfaatkan e-commerce, para penjual (merchant)

dapat menjajakan produknya secara lintas negara karena memang sifat internet

sendiri yang tidak mengenal batasan geografis. Transaksi dapat berlangsung secara

real time dari sudut mana saja di dunia asalkan terhubung dalam jaringan internet.21

Pada website ECARM ( The Society For Electronic Commerce And Rights

Management ) di jelaskan bahwa e-commerce secara umum menunjukkan seluruh

bentuk transaksi yang berhubungan dengan aktifitas-aktifitas perdagangan, termasuk

organisasi dan perorangan yang berdasarkan pada pemrosesan dan transmisi data

digital termasuk teks, suara, dan gambar-gambar visual.22

E-Banking

21

http://dhani.singcat.com/internet/modul.php?page=3

22

jbptgunadarma-gdl-course-2004-suryariniw-55-sim1-eco-
e,library.gunadarma.ac.idfilesdisk12jbptgunadarma-gdl-course-2004-suryariniw-55-sim1-eco-e.pdf

Electronic Banking, atau e-banking bisa diartikan sebagai aktifitas perbankan

di internet. Layanan ini memungkinkan nasabah sebuah bank ( baik itu bank lokal

maupun bank asing / yang berada diluar negeri ) dapat melakukan hampir semua jenis

transaksi perbankan melalui sarana internet, khususnya via web. Mirip dengan

penggunaan mesin ATM, lewat sarana internet seorang nasabah dapat melakukan

aktifitas pengecekan rekening, transfer dana antar rekening, hingga pembayaran

tagihan-tagihan rutin bulanan (listrik, telepon, dsb.) melalui rekening banknya. Jelas

banyak keuntungan yang bisa didapatkan nasabah dengan memanfaatkan layanan ini,

terutama bila dilihat dari waktu dan tenaga yang dapat dihemat karena transaksi e-

banking jelas bebas antrian dan dapat dilakukan dari mana saja sepanjang nasabah

dapat terhubung dengan jaringan internet.

Untuk dapat menggunakan layanan ini, seorang nasabah akan dibekali dengan

login dan kode akses ke situs web dimana terdapat fasilitas e-banking milik bank

bersangkutan. Selanjutnya, nasabah dapat melakukan login dan melakukan aktifitas

perbankan melalui situs web bank bersangkutan. Dan melalui e-banking pula,

transaksi perdagangan dan bisnis dapat dijalankan dengan mudah dan aman, serta

dapat memberikan jaminan bahwa transaksi yang dilakukan melalui internet seperti

bisnis, transfer pembayaran / pembelian produk, dan lain sebagainya sangat cepat dan

bisa dipercaya karena adanya jaminan dari bank yang bersangkutan.23

B. Operasional Konsep

23

Opcit

Pada era millennium ini kehidupan seseorang begitu amat mudah dan

dimanjakan oleh berbagai macam kemudahan-kemudahan yang ada, seperti barang

atau jasa. Segala sesuatu yang berhubungan dengan aspek kehidupan dapat dengan

mudahnya ditemukan untuk membuat hidup yang dilalui dapat berjalan sesuai

dengan yang diharapkan. Globalisasi ekonomi adalah salah satu contoh nyata yang

membantu manusia untuk memudahkan segala urusan dibidang yang menyangkut

dengan aspek-aspek perekonomian didalam kehidupannya. Sebab manusia pada masa

sekarang ini menginginkan segala sesuatu dengan serba cepat dan mudah. Semua

sekarang seolah-olah harus menjadi siapa cepat dia dapat, sebab semakin tingginya

tingkat kebutuhan hidup manusia maka akan ada keinginan untuk selalu menjadi

yang terbaik.

Bahkan saat ini tidak ada satu pun negara-negara didunia yang tidak terkena

terkena dampak, keuntungan dan arus yang ditimbulkan oleh globalisasi secara

umum. Makin meningkatnya derajat saling keterkaitan ekonomi antara dua

perekonomian nasional, sebagai contohnya adalah dalam bentuk perdagangan atau

investasi asing yang lebih eksternal, merupakan salah satu aspek globalisasi ekonomi.

Tetapi ada aspek tambahan yang menunjukkan pergeseran menuju sistem ekonomi

yang benar-benar mengglobal.

Globalisasi ekonomi yang nyata, dengan demikian, menimbulkan pergeseran

kualitatif menuju perekonomian dunia yang tidak lagi berdasarkan pada

perekonomian nasional yang otonom, melainkan berdasarkan pada pasar global yang

kuat bagi produksi, distribusi dan konsumsi. Globalisasi didorong oleh beberapa

faktor, yang paling penting adalah perubahan teknologi, yang digerakkan oleh

persaingan ekonomi yang keras antar perusahaan.24

Dan globalisasi ekonomi juga menyebabkan salah satu aspek didalam bidang

perekonomian juga menjadi penting, atau bisa dikatakan merupakan bagian

terpenting dari globalisasi ekonomi yaitu perdagangan. Perdagangan di era globalisasi

ekonomi saat ini begitu mudah dan cepat. Sebab dengan ditemukannya faktor-faktor

pendukung kegiatan perdagangan seperti kemajuan teknologi, sangat-sangat

membantu sekali kegiatan perdagangan tersebut. Perdagangan yang terjadi saat ini

sudah sangat maju dan terorganisasi dengan baik sebab dengan adanya fenomena

globalisasi yang menyeluruh di dunia, membuat setiap manusia di dunia untuk

menjadi yang terbaik serta membuat segala sesuatu untuk menjadi lebih baik dari

sebelumnya.

Globalisasi juga membuat perusahaan-perusahaan dapat dengan mudah untuk

melakukan perdagangan dengan perusahaan, individu, organisasi atau negara yang

berada diluar negaranya sendiri atau berbeda wilayah atau pun benua menjadi sangat

mudah. Sebagai contoh adalah di Uni Eropa, dimana setiap negara yang berada

dikawasan tersebut dapat melakukan kegiatan perekonomian seperti perdagangan

menjadi begitu mudah karena adanya penyatuan wilayah yang ditujukan untuk

memberikan segala kemudahan bagi negara anggotanya. Hal ini juga merupakan

24

Robert J & George S, Pengantar Studi Hubungan Internasional, Yogtakarta, Pustaka Pelajar, hal

267

dampak yang ditimbulkan oleh globalisasi ekonomi sebab sekat antar negara menjadi

kabur dan seperti tidak terlihat lagi.

Namun bagi setiap perusahaan, individu ataupun negara tidak dengan begitu

mudah melakukan kegiatan perdagangan. Walaupun dengan adanya globalisasi

ekonomi justru menimbulkan semacam hukum rimba, yakni siapa yang kuat dialah

yang menang atau berkuasa. Maksudnya adalah apabila melakukan kegiatan

perdagangan atau pun bisnis yang dilakukan, harus mempunyai semacam keunggulan

yang tidak atau jarang dimiliki oleh perusahaan, individu, atau negara lain yang ada

di seluruh dunia. Sebab apabila produk yang dihasilkan ternyata ada yang lebih baik

lagi kualitasnya, dapat dipastikan produk tersebut tidak dapat bertahan lama dipasaran

domestik atau internasional. Dengan adanya hal tersebut semakin membuat

perusahaan-perusahaan besar dunia menjadi sangat kompetitif satu sama lain dan

saling berlomba-lomba untuk membuat produk-produk yang dihasilkan dapat menjadi

yang terbaik dipasaran domestik atau pasar internasional.

Revolusi teknologi informasi telah memberikan kekuatan yang sangat besar

dalam merubah paradigma kemanusiaan. Diantaranya yang paling cepat mengadopsi

perubahan paradigma itu adalah dunia usaha dan perekonomian global. Gelombang

reformasi dan demokrasi yang kita hadapi sesungguhnya hanyalah konsekuensi dari

perubahan di dalam fundamen yang menyokong ekonomi dunia. Perubahan itu terjadi

akibat dari berlangsungnya 3 faktor yang membentuk kembali dunia perdagangan

internasional. Ketiga faktor tersebut adalah internasionalisasi komoditi,

transnasionalisasi modal dan globalisasi informasi .

Penemuan di bidang teknologi dapat memberikan kemudahan-kemudahan

bagi kita, misalnya dalam melakukan pertukaran informasi, transaksi maupun

transportasi. Perkembangan teknologi juga meningkatkan standar hidup manusia,

meningkatkan mutu informasi, hiburan dan pendidikan serta meningkatkan

perekonomian, baik suatu negara, perusahaan dan organisasi, maupun individu.25

Perubahan global dan kemajuan teknologi telekomunikasi - informasi akhir-

akhir ini pada dasarnya diakibatkan oleh keinginan masyarakat dunia untuk lebih

mengairahkan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dunia secara keseluruhan.

Hal ini terbukti dari rendahnya pertumbuhan ekonomi di Eropa dan Amerika Utara,

sementara di kawasan Asia Fasifik terjadi lonjakan pertumbuhan ekonomi, yang

didominasi oleh negara-negara ASEAN dan Cina.26

Bahkan dengan adanya kemajuan teknologi seperti jaringan internet semakin

memudahkan perusahaan-perusahaan tersebut melakukan kegiatan perdagangan.

Sebab dengan adanya internet apabila ada sebuah perusahaan yang meluncurkan

produk terbarunya dapat dengan mudah mempromosikannya keseluruh dunia melalui

jaringan internet bahkan dengan internet pula produk-produk tersebut dapat

diperdagangkan. Dengan adanya jaringan internet yang memiliki aspek dibidang

perekonomian seperti e-commerce sangat membantu bagi perusahaan untuk

25

www.unhas.as.id/makalah/adisas/html

26

www.elektroindonesia.com/elektro/khusus

memasarkan produknya dengan jalur yang berbeda dari yang biasa. Dan juga dapat

memudahkan perusahaan atau individu untuk memilki produk yang tidak ada

diwilayahnya untuk dengan mudah dimiliki. Serta dapat membuat dengan cepat dan

mudah sebuah perusahaan dengan sebuah perusahaan lainnya di negara yang berbeda

untuk mempererat kerja sama antar kedua belah pihak, sebagai contohnya.

Pada intinya, globalisasi ditandai dengan persaingan bebas dan persaingan

global serta kemajuan teknologi yang selanjutnya memunculkan era informasi dan era

perdagangan bebas. Maka bagi setiap negara, perusahaan atau pun individu, apabila

ingin menembus pasar internasional haruslah memiliki suatu keunggulan tertentu

agar dapat bersaing dengan yang lain. Sehingga akan membuat mereka menjadi lebih

kuat dan maju dibidang perekonomian di bandingkan dengan negara atau pesaing

yang lain, didalam merebut pasar internasional. Dan dapat mempertahankannya

dalam jangka waktu yang lama, dan mampu untuk mengendalikan pasar dalam

beberapa waktu, sehingga dapat mencapai apa yang telah di cita-citakan atau

digariskan.

C. Kerangka Teori

Untuk memahami hubungan antar variable maka perlu dibuat sebuah model

atau kerangka yang di gunakan sebagai pola analisis. Dalam penelitian ini, analisis

dibuat dalam bentuk berhubungan atau berkolerasi antara variable bebas dengan

variable terikat. Variable bebas merupakan pengaruh yang mempengaruhi suatu

fenomena tertentu yang di tetapkan sebagai variable terikat atau yang dipengaruhi.

Globalisasi merupakan sebuah proses yang terjadi sejak lama. Dari proses

yang terjadi tersebut ada berbagai macam aspek yang di timbulkan oleh globalisasi,

salah satunya adalah bidang ekonomi. Bidang tersebut adalah aspek yang paling

terkena oleh proses globalisasi, karena pada akhirnya globalisasi ekonomi

menimbulkan berbagai macam kemudahan-kemudahan baru bagi kegiatan

perdagangan dan bisnis internasional. Salah satu hal yang membuat kemudahan-

kemudahan bagi kegiatan perdagangan dan bisnis internasional adalah dengan

kemajuan yang terjadi di bidang teknologi, yang juga terjadi akibat dari proses

globalisasi yaitu melalui jaringan internet. Jaringan internet merupakan jalur baru di

dalam kegiatan perdagangan serta bisnis internasional, yang pada awalnya di gunakan

untuk kegiatan telekomunikasi semata, namun dengan gencar nya proses globalisasi

yang terjadi terutama globalisasi ekonomi, akhirnya membuat jaringan internet di

gunakan untuk kegiatan perekonomian.

Berdasarkan pemikiran tersebut, maka kerangka pemikiran yang dapat digambarkan

adalah sebagai berikut :

Variabel Bebas

Variabel Terikat

Jaringan Internet

Globalisasi Ekonomi

&

Bisnis Internasional

D. Hipotesis

Kemajuan manusia dibidang teknologi ternyata berdampak pada semakin

terintegrasinya kegiatan perekonomian diseluruh dunia. Hal ini terbukti dengan

maraknya bisnis yang muncul pada dekade akhir perang dingin dengan menggunakan

kecanggihan teknologi, salah satunya dengan jaringan internet. Hal ini terjadi karena

jaringan internet sangat mempermudah kegiatan bisnis dan perdagangan. Seperti

bisnis investasi keuangan, MLM, produk digital dan lain sebagainya. Dan ternyata

berdampak positif pada sebagian negara, yang sebagian perusahaan & penduduknya

telah memanfaatkan teknologi jaringan internet untuk mempermudah dan

memperluas kegiatan perekonomian yang mereka lakukan.

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian

Metode penelitian merupakan suatu prosedur atau cara yang dipergunakan

dalam penelitian yang mempunyai langkah-langkah sistematis.27

Metode penelitian

adalah salah satu bagian vital dari penelitian karena berhasil atau gagalnya penelitian

terletak pada pemahaman metode yang digunakan. Desain penelitian adalah suatu

pilihan model yang mampu memberikan gambaran yang menyeluruh tentang tujuan

penelitian yang hendak dicapai.28

Desain penelitian, seperti halnya metode penelitian sangat diperlukan untuk

menentukan keberhasilan suatu penelitian. Menurut J. Supranto desain adalah

pengaturan syarat-syarat untuk mengontrol pengumpulan di dalam suatu penelitian

sedemikian rupa dengan tujuan mengkombinasikan segala informasi yang relevan

sesuai dengan tujuan penelitian.29

Dalam suatu penulisan ilmiah desain penelitian sangat menentukan

keberhasilan suatu penelitian. Dalam penelitian ilmiah dikenal lima jenis metode

penelitian yaitu, histories, deskriptif, analitis, eksplanasi, dan eksplorasi.30

Dari

banyak metode penelitian, dalam penelitian ini digunakan metode penelitian

deskriptif, yaitu menggambarkan suatu keadaan secara menyeluruh.

B. Unit Analisis

27

Husaini Usman & Purnomo S. Akbar, Metode Penelitian Sosial, Bumi Aksara, Jakarta, 1998, hal 42

28

M. Ashlan Sumhudi, Komposisi Desain Riset, LPUI, Jakarta, 1998, hal 43

29

J. Supranto, Metode Riset, Rineka Cipta, Jakarta, 1997, hal 38

30

Freddy B.L Tobing, Pengembangan Model Penelitian Hubungan Internasional, Dalam Zaenuddin
Djafat et all, Perkembangan Studi Hubungan Internasional dan Tantangan Masa Depan, Pustaka Jaya,
Depok, 1996, hal 54

Penulisan skripsi ini mengambil bahan-bahan dari berbagai macam sumber

informasi dan sumber data. Serta di dapatkan melalui serangkaian penelitian yang

cukup lama untuk membuat penelitian ini menjadi sebuah karya ilmiah yang dapat di

uji kebenarannya. Unit analisis yang dipakai dalam penelitian ini globalisasi,

terutama globalisasi ekonomi serta dampaknya bagi perkembangan bisnis serta

perdagangan secara global melalui jaringan internet, yang mana internet merupakan

salah satu ciri dari globalisasi itu sendiri yang timbul melalui kecanggihan teknologi.

C. Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi

pustaka ( Library Research ) yaitu pengumpulan data yang berhubungan dengan

sumber-sumber pustaka seperti buku, koran dan internet serta bahan pustaka

penunjang lainnya. Studi kepustakaan sangat diperlukan untuk mengetahui topik

penelitian kita sudah diselidiki orang lain sebelumnya dan untuk mempertajam

orientasi dan dasar teoritis tentang masalah penelitian serta memperoleh informasi

tentang teknik-teknik penelitian yang diterapkan.31

D. Metode Analisis Data

Metode analisis data merupakan proses mengorganisasikan dan mengurutkan

data ke dalam pola, kategori dan satuan uraian dasar sehingga pada akhirnya dapat

dirumuskan suatu hipotesa. Menurut Paton sebagaimana dikutip oleh Lexy. J

31

Sanapiah Faisal, Penelitian Kualitatif Dasar-Dasar dan Aplikasi, Yayasan Asah Asih Asuh, Malang,

1990, hal 145-146

Moleong analisa data merupakan proses mengatur urusan data, mengorganisasikan ke

dalam suatu pola kategori serta satuan uraian dasar.32

BAB IV

Globalisasi Ekonomi Dari Segi Perdagangan Internasional Dan Bisnis

Internasional Melalui Jaringan Internet

A. Gambaran Globalisasi Secara Umum

Globalisasi adalah salah satu tema yang marak diperbincangkan tidak hanya

dikalangan akademisi tapi juga para politisi, ekonom, jurnalis dan lain sebagainya.

Jika dilihat dari asal usulnya, istilah globalisasi pertama kali diperkenalkan oleh

32

Lexy. J Moleong, Metode Penelitian Kualitatif, PT. Remaja Rosda Karya, Bandung, 2001, hal 3

seorang filosof Jeremy Eentham pada tahun 1780, ia mengistilahkan dengan kata

“International” , yaitu berkembangnya negara bangsa dan transaksi yang terjadi

melintasi batas diantara masyarakat di dunia ini.33

Dalam dekade terakhir ini globalisasi telah menjadi salah satu kecenderungan

utama dalam bisnis dan perekonomian dunia. Kesenjangan yang menonjol antara “si

kaya” dan “si miskin” tampaknya menjadi perhatian serius berkenaan dengan

keberadaan komputer dan teknologi komunikasi, baik dalam persepsi individu sampai

jenjang suatu bangsa.34

A.1 Perkembangan Globalisasi Ekonomi

Sejarah hidup manusia selalu diikuti oleh perjuangannya untuk bertahan

hidup. Banyak cara dilakukan oleh manusia untuk bertahan hidup. Dan banyak cara

pula yang dilakukan oleh manusia agar kehidupannya menjadi lebih baik dari

sebelumnya. Dimana manusia berlomba-lomba untuk mendapatkan kebutuhannya

masing-masing, dengan caranya sendiri-sendiri. Pada masa lalu, manusia primitive

masih melakukan perburuan atau pun melakukan kegiatan bercocok tanam. Dan ada

pula yang masih berpindah-pindah tempat tinggal, karena tempat yang telah ditempati

tidak dapat lagi menghasilkan kebutuhan hidupnya lagi.

Seiring dengan perkembangan waktu, maka kebutuhan hidup manusia makin

bertambah. Dimana, yang tadinya bisa tercukupi oleh kegiatan berburu atau bercocok

tanam, tetapi hal tersebut ternyata sudah tidak bisa / dapat lagi diandalkan oleh

33

T. May Rudi, “Hubungan Internasional Kontemporer dan Masalah-Masalah Global”, PT Refika
Aditama, Bandung, Hal 4

34

F.X. Kurniawan Tjakrawala, Jurnal Ekonomi, /Th.VIII/01/Juli/2003 hal 44 &53

manusia didalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Maka ketika

manusia sudah mengenal perlu dan pentingnya untuk bersosialisasi maka mereka

melakukan kegiatan lain salah satunya yaitu melalui perdagangan.

Sejarah perdagangan antar manusia atau pun antar negara sebenarnya sudah

terjadi ribuan tahun yang lalu dimana pada masa kerajaan, banyak para pedagang

yang berdagang jauh dari tempat asal / negerinya ke negeri yang lain untuk

memasarkan produknya. Bahkan kegiatan perdagangan tersebut bisa membuat

hubungan antara negara yang satu dengan yang lain menjadi erat.

Salah satu contoh yang paling mudah tentang sejarah perdagangan antar

negara / wilayah di masa lalu yang mudah di ingat adalah tentang perdagangan yang

di lakukan oleh Nabi Muhammad Saw ketika ia masih kecil bersama pamannya, yang

berdagang ke negeri Syam.

Kegiatan perdagangan atau pun bisnis internasional yang telah dilakukan oleh

manusia pada masa lalu hanya berpatokan kepada kegiatan pemasaran saja. Namun

ketika tahun 1500an maka kegiatan perdagangan atau bisnis internasional sedikit

mengalami perubahan. Hal ini dikarenakan orientasi perdagangan yang dianut

sebelumnya sudah tidak dapat lagi / mampu untuk digunakan pada masa tersebut

ataupun sekarang. Sebab pada masa tersebut banyak dari negara eropa yang

melakukan penjajahan terhadap negara lain yang intinya adalah untuk mengambil

atau menyedot sumber daya alam yang ada dinegara tersebut untuk digunakan

sebagai bahan baku produksi mereka. Dan kemudian mereka jual kepada sesama

negara penjajah untuk medapatkan keuntungan semaksimal mungkin dari kegiatan

perdagangan tersebut. Agar mereka bisa atau tetap mempertahankan eksistensi

mereka dipasar internasional dan mempertahankan kekuatan ekonomi yang mereka

miliki agar negara mereka menjadi negara yang paling makmur diantara negara-

negara tersebut.

Pada masa tersebut perusahaan-perusahaan perdagangan internasional telah

terbentuk. Memang pada masa tersebut perusahaan-perusahaan tersebut masih

dikendalikan oleh negara. Ini dikarenakan pada masa tersebut belum dikenal istilah

kepemilikan perseorangan. Salah satu contoh nyata adalah adanya perusahaan dari

Belanda yaitu “Ducth East India Company” pada tahun 1590an. Kemudian disusul

oleh perusahaan dari Inggris yaitu “The British East India Company” pada tahun

1600an. Dikarenakan ingin memperluas jaringan perdagangan maka pada awal-awal

tahun 1600an mereka membuka cabang di Malaka. Yang pada waktu itu terkenal

karena merupakan salah satu pusat perdagangan terbesar. Hal ini mereka lakukan

karena mereka melihat kesuksesan yang diraih oleh Belanda melalui perusahaan

perdagangan mereka.

Setelah itu pada tahun 1700an Amerika yang pada masa itu mulai

menunjukkan kekuatan ekonominya, mulai memiliki MNC-MNC baru yang mampu

bersaing dengan MNC lain yang ada di eropa. Salah satu produksi dari MNC

Amerika adalah produk I Singer Machine, yaitu sebuah mesin jahit, pada tahun 1868.

Hal itu juga bersamaan dengan adanya peristiwa Restorasi Meiji di Jepang, dimana

Jepang pada waktu itu membuka dirinya dengan negara luar, salah satu sebabnya

adalah dengan melihat kemajuan yang telah dicapai oleh Amerika melalui kapal-

kapal mereka yang serba canggih dan modern, yang pada waktu itu Amerika

dipimpin oleh Commodor Perry bertujuan untuk melakukan kegiatan perdagangan

dengan Jepang.

Memasuki awal tahun 1900an atau pada masa sebelum dan sesudah era

Perang Dunia I, semakin banyak bermunculan MNC-MNC baru di beberapa negara

eropa dan di amerika itu sendiri. Salah satu MNC yang muncul di era tersebut

adalah lahirnya Ford Motor Company pada tahun 1914. Yang mampu memproduksi

mobil massal untuk di ekspor ke 14 negara di luar Amerika Serikat. Inggris pun pada

saat itu telah mempunyai beberapa MNC, salah satunya adalah Parke – Davies yaitu

sebuah perusahaan yang salah satu produksinya adalah memproduksi obat-obatan

massal yang diekspor ke beberapa negara di seluruh dunia. Jerman pun tidak mau

ketinggalan, mereka juga memilki sebuah MNC yang bergerak di bidang kimia atau

chemical company yang terkenal yaitu Bayer. Yang didirikan oleh Fredrich Bayer.

Mereka mempunyai produk unggulan dibidang obat-obatan yang terkenal di seluruh

dunia yaitu aspirin. Namun pada masa itu nama Bayer belum bisa digunakan sebagai

merk dari perusahaan tersebut karena pada saat itu Jerman identik dengan Nazi.

Barulah pada tahun 1995 Bayer boleh menggunakan namanya lagi dan dapat

digunakan sebagai nama perusahaan ataupun nama merk.35

Dari yang telah diuraikan sebelumnya, dapat dipahami ternyata globalisasi

ekonomi telah ada dan terjadi ribuan tahun yang lalu, dari yang sifatnya masih sangat

tradisional sekali sampai mencapai kemajuan yang sangat signifikan pada era

35

Perkuliaan Bisnis Internasional, Sejarah Bisnis Internasional, 2007

renaissance. Kemudian berkembang menjadi lebih baik dan maju ketika memasuki

tahun 1900an, yang mana kemajuan globalisasi ekonomi tersebut didukung oleh

kemajuan dibidang teknologi yang berkembang sangat pesat. Sehingga semakin

memudahkan terjadinya globalisasi ekonomi diseluruh dunia. Dimana teknologi

merupakan alat yang sangat ampuh bagi pendukung utama kegiatan perekonomian

diseluruh dunia.

Dengan dimanfaatkannya teknologi sebagai sarana pendukung bagi kegiatan

perekonomian, maka kegiatan tersebut semakin menunjukkan kemajuan yang

signifikan. Karena dengan teknologi ternyata kegiatan perekonomian bukan hanya

menunjukkan perkembangan yang pesat tetapi juga mampu memberikan sebuah

alternative baru bagi kegiatan perekonomian.36

Perubahan global dan kemajuan teknologi telekomunikasi - informasi akhir-

akhir ini pada dasarnya diakibatkan oleh keinginan masyarakat dunia untuk lebih

mengairahkan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dunia secara keseluruhan.

Hal ini terbukti dari rendahnya pertumbuhan ekonomi di Eropa dan Amerika Utara,

sementara di kawasan Asia Fasifik terjadi lonjakan pertumbuhan ekonomi, yang

didominasi oleh negara-negara ASEAN dan Cina.37

Teknologi informasi mengaburkan batas-batas tradisional yang membedakan

bisnis, media dan pendidikan. Teknologi informasi juga mendorong pemaknaan ulang

perdagangan dan investasi. Revolusi ini secara pasti merasuki semua aspek

36

Kesimpulan Perkuliahan Bisnis Internasional Tentang : Sejarah Bisnis Internasional, 2007

37

www.elektroindonesia.com/khusus

kehidupan., pendidikan, segala sudut usaha, kesehatan, entertainment, pemerintahan,

pola kerja, perdagangan, pola produksi, bahkan pola relasi antar masyarakat dan antar

individu. Dewasa ini sedang diributkan seputar politik dan kontrol terhadap teknologi

yang terus tumbuh ini. Suatu hal yang merupakan tantangan bagi semua bangsa,

masyarakat dan individu.

Pada dasarnya, teknologi yang memungkinkan dan memudahkan manusia

saling berhubungan dengan cepat, mudah, dan terjangkau memiliki potensi untuk

mendorong pembangunan masyarakat yang demokratis. Teknologi semacam ini harus

dimiliki oleh rakyat untuk membantu rakyat mengorganisir diri secara modern,

efisien, sehingga pada gilirannya rakyat yang mendapat manfaat tersebar dari proses

berekonomi dan bermasyarakat.38

Perkembangan teknologi informasi dalam hal ini teknologi transformasi data

juga telah demikian pesatnya, sehingga dapat memberikan kontribusi yang sangat

berarti terhadap pelaksanaan aktifitas manusia untuk berkomunikasi dari segala

penjuru dunia. Berkembangnya teknologi transformasi data yang diiringi dengan

perkembangan teknologi komputer baik software dan hardware telah berhasil

mewujudkan suatu bentuk jaringan komputer terpadu yang bersifat global. Salah satu

jaringan global yang sangat pesat perkembangannya adalah jaringan internet. Internet

sebagai hasil dari teknologi komunikasi atau informasi sudah menjadi komoditi

penting dalam kehidupan masa kini. Selain sebagai sarana informasi dan komunikasi

38

www.unhas.ac.id/adisas

internet kini mulai dimanfaatkan oleh kalangan dunia usaha sebagai media promosi,

bahkan dapat melakukan kegiatan jual beli melalui internet.

Kemampuan-kemampuan yang ditawarkan teknologi komunikasi misalnya

dapat memberikan kenyamanan bagi kelangsungan transaksi bisnis. Dalam bidang

pendidikan, kemajuan teknologi komunikasi dan informasi telah memberikan

kesempatan yang amat luas bagi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan.

Dengan teknologi komunikasi dan informasi memungkinkan orang belajar dengan

sistem jarak jauh atau belajar dengan bantuan komputer. Di negara-negara maju,

teknologi on line telah merasuk dalam aktifitas belajar mengajar pada level dasar,

menengah, hingga tinggi.39

Akibat dari kemajuan teknologi komunikasi, lingkungan internasional telah

banyak berubah dalam dua dasa warsa terakhir. Ekonomi dunia telah menjadi global.

Perdagangan dan investasi dunia tumbuh dengan cepat sehingga masyarakat umum

maupun pelaku bisnis berusaha mancari peluang baru dan mengakses informasi dari

negara-negara lain dan tidak ada batas menembus budaya bangsa dan negara tersebut.

Adanya kemajuan globalisasi khususnya dibidang perekonomian dewasa ini

mendorong pertumbuhan di sektor jasa. Banyak peluang bisnis yang muncul dari

sektor ini, demikian pula halnya kesempatan kerja yang semakin luas. Di Indonesia

banyak perusahaan-perusahaan atau instansi berdiri di sektor jasa, salah satunya

39

F.X. Kurniawan Tjakrawala, Jurnal Ekonomi, /Th.VIII/Juli/2003, hal 53

adalah jasa warnet atau lebih dikenal warnet, yang salah satu fungsinya adalah

mensosialisasikan kemajuan teknologi ini.40

Kajian-kajian ekonomi mengenai globalisasi menyampaikan pandangan

bahwa esensi dari fenomena tersebut meliputi “meningkatnya keterkaitan ekonomi

nasional melalui perdagangan, aliran keuangan, investasi asing langsung ( foreign

direct investment / FDI ) melalui perusahaan-perusahaan multinasional. Sehingga

kegiatan ekonomi yang ekspansif di identifikasi baik sebagai aspek utama dari

globalisasi maupun sebagai mesin di balik lajunya perkembangan globalisasi.41

A. 2 Dampak Dari Globalisasi Ekonomi

Terjadinya fenomena globalisasi ekonomi yang sangat cepat dan tak

terkendali, memunculkan beberapa dampak yang timbul akibat dari globalisasi

ekonomi tersebut, yaitu :

Kebaikan globalisasi ekonomi

o Produksi global dapat ditingkatkan

Pandangan ini sesuai dengan teori 'Keuntungan Komparatif' dari David Ricardo.
Melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia dapat digunakan
dengan lebih efesien, output dunia bertambah dan masyarakat akan memperoleh
keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan dalam bentuk pendapatan yang
meningkat, yang selanjutnya dapat meningkatkan pembelanjaan dan tabungan.

o Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara

40

http://digilib.itb.ac.id/gdl

41

Manfred B. Steger, Globalisme : Bangkitnya Ideologi Pasar, Jogjakarta, September 2005, hal 38-52

Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara
mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen
mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Selain itu, konsumen juga dapat
menikmati barang yang lebih baik dengan harga yang lebih rendah.

o Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri

Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara memperoleh
pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.

o Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik

Modal dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati oleh negara-negara
berkembang karena masalah kekurangan modal dan tenaga ahli serta tenaga terdidik
yang berpengalaman kebanyakan dihadapi oleh negara-negara berkembang.

o Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi

Pembangunan sektor industri dan berbagai sektor lainnya bukan saja dikembangkan
oleh perusahaan asing, tetapi terutamanya melalui investasi yang dilakukan oleh
perusahaan swasta domestik. Perusahaan domestik ini seringkali memerlukan modal
dari bank atau pasar saham. dana dari luar negeri terutama dari negara-negara maju
yang memasuki pasar uang dan pasar modal di dalam negeri dapat membantu
menyediakan modal yang dibutuhkan tersebut.

Keburukan globalisasi ekonomi

o Menghambat pertumbuhan sektor industri

Salah satu efek dari globalisasi adalah perkembangan sistem perdagangan luar negeri
yang lebih bebas. Perkembangan ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak
dapat lagi menggunakan tarif yang tingi untuk memberikan proteksi kepada industri
yang baru berkembang (infant industry). Dengan demikian, perdagangan luar negeri
yang lebih bebas menimbulkan hambatan kepada negara berkembang untuk
memajukan sektor industri domestik yang lebih cepat. Selain itu, ketergantungan
kepada industri-industri yang dimiliki perusahaan multinasional semakin meningkat.

o Memperburuk neraca pembayaran

Globalisasi cenderung menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, apabila suatu
negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak berkembang. Keadaan ini dapat
memperburuk kondisi neraca pembayaran. Efek buruk lain dari globaliassi terhadap

neraca pembayaran adalah pembayaran neto pendapatan faktor produksi dari luar
negeri cenderung mengalami defisit. Investasi asing yang bertambah banyak
menyebabkan aliran pembayaran keuntungan (pendapatan) investasi ke luar negeri
semakin meningkat. Tidak berkembangnya ekspor dapat berakibat buruk terhadap
neraca pembayaran.

o Sektor keuangan semakin tidak stabil

Salah satu efek penting dari globalisasi adalah pengaliran investasi (modal) portofolio
yang semakin besar. Investasi ini terutama meliputi partisipasi dana luar negeri ke
pasar saham. Ketika pasar saham sedang meningkat, dana ini akan mengalir masuk,
neraca pembayaran bertambah bak dan nilai uang akan bertambah baik. Sebaliknya,
ketika harga-harga saham di pasar saham menurun, dana dalam negeri akan mengalir
ke luar negeri, neraca pembayaran cenderung menjadi bertambah buruk dan nilai
mata uang domestik merosot. Ketidakstabilan di sektor keuangan ini dapat
menimbulkan efek buruk kepada kestabilan kegiatan ekonomi secara keseluruhan.

o memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang

Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dlam
jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil. Dalam jangka panjang
pertumbuhan yang seperti ini akan mengurangi lajunya pertumbuhan ekonomi.
Pendapatan nasional dan kesempatan kerja akan semakin lambat pertumbuhannya dan
masalah pengangguran tidak dapat diatasi atau malah semakin memburuk. Pada
akhirnya, apabila globalisasi menimbulkan efek buruk kepada prospek pertumbuhan
ekonomi jangka panjang suatu negara, distribusi pendapatan menjadi semakin tidak
adil dan masalah sosial-ekonomi masyarakat semakin bertambah buruk.42

Dari dampak yang dihasilkan dari perkembangan globalisasi ekonomi ternyata

sangat menguntungkan tetapi juga sangat merugikan. Sangat menguntungkan apabila

suatu negara dapat menjadi spesialisasi didalam memproduksi suatu produk tertentu

yang sangat laku dan diminati pasar. Dengan begitu mereka dapat dipastikan dapat

mengekspor produk tersebut keberbagai negara lain di dunia. Dan mendapatkan

keuntungan yang tidak sedikit seperti aliran dana dari luar yang masuk, pengangguran

yang menurun akibat dari tingginya aktivitas untuk memproduksi dan tentu saja dapat

42

http://wikipedia.org/globalisasi

meningkatkan kesejahteraan rakyat dari negara tersebut. Namun bagi negara yang

tidak siap didalam menghadapi gempuran dari globalisasi ekonomi dapat

menimbulkan berbagai macam akibat dan masalah yang besar, seperti apabila disuatu

negara terdapat pasar yang menjual dua produk yang sama namun produk yang

diproduksi oleh negara tersebut kualitasnya kalah dengan produk yang berasal dari

luar negeri maka dapat dipastikan produk dalam negeri tersebut akan kehilangan

pasar, sehingga perusahaan yang memproduksi produk tersebut akan terganggu

bahkan bisa tutup yang bisa mengakibatkan bertambahnya pengangguran. Bukan

hanya itu, masyarakat dinegara tersebut bahkan bisa menjadi lebih menyukai produk

luar sehingga apabila ada produk yang sama lagi, masyarakat negara tersebut akan

lebih memilih produk dari luar

B. Gambaran Globalisasi Ekonomi Melalui Jaringan Internet Secara Umum

Kemajuan teknologi informasi dan komputerisasi telah mempengaruhi seluruh

lini kehidupan. Demikian pula bioteknologi dan rekayasa genetika sudah semakin

dahsyat perkembangannya, berikut implementasinya di dunia industri hingga sampai

pada teknologi produksi massal. Pengembangan yang paling revolusioner adalah

ekspansi internet hingga merambah dan mempengaruhi aktivitas dunia bisnis, politik,

dan budaya. Website telah merubah dunia serta merubah cara berpikir dan

berkomunikasi masyarakat.

Peningkatan laju pertukaran informasi yang begitu dahsyat ini telah secara

dramatis mengurangi biaya transaksi. Misalnya, pada tahun 1800an biaya untuk

mengirim dua kata saja untuk melewati lautan Atlantik kira-kira sama dengan 40

dollar AS dengan nilainya saat ini, pada hal pada tahun 2001, dengan uang sejumlah

tersebut dapat mengirimkan “isi sebuah perpustakaan”.

Revolusi internet saat ini telah mempercepat pertumbuhan ekonomi dihampir

seluruh negara di dunia, walaupun belum seluruh manusia dapat memanfaatkan

kesempatan emas ini. Revolusi internet dan jaringan komputer sudah tidak dapat

dipisahkan dari kehidupan masyarakat di negara-negara maju, sementara di negara-

negara berkembang masih di rasakan sebagai sesuatu yang baru. Internet telah

merubah “ukuran” bumi, dunia sudah terasa sempit, pasar telah dapat diakses tanpa

hambatan geografis dan politis. Tidak ada tempat di dunia ini yang “jauh”, semuanya

sudah “dekat”.

Dalam kegiatan bisnis tertentu, internet telah hampir meniadakan hambatan

jarak dan telah secara nyata mengurangi biaya. Akses internet yang sangat mudah ini

telah menyebabkan data dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain dengan

sangat mudah, cepat dan dengan biaya yang sangat murah. Juga sangat mungkin

untuk melakukan pelayanan-pelayanan tertentu dan menjual barang-barang tertentu

melalui internet. Dalam situasi seperti ini, babak baru revolusi industri saat ini serta

kemajuan teknologi website yang sangat pesat, telah menunjukkan adanya ekspansi

yang sangat luar biasa, sehingga bumi terasa mengecil.43

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->