BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Atom adalah struktur terkecil suatu unit, oleh karena itu semua yang ada di alam semesta ini terdiri dari atom-atom penyusunnya. Termasuk unsur-unsur yang tersedia di alam yang biasa diguakan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan, kimia inti meruapakn ilmu yang mempelajari perubahan-perubahan dalam inti atom. Jadi tim penyusun merasa tertarik untuk menulis tentang topik kimia inti karena sesungguhnya atom-atom adalah untit dasar pembangun kehidupan dan mempelajari tentang topik terkait akan sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Seperti dalam bidang : kesehatan, pertanian, peternakan, hukum, biologi, arsitektur dan geologi, terutama dalam bidang kesehatan. 1. 2 Tujuan Penulisan 1. Menjelaskan pengertian dasar mengenai kimia inti 2. Menjelaskan karakteristik inti atom 3. Menjelaskan mengenai radioaktifitas 1.3 Metode Penulisan Karena keterbatasan waktu dna tempat yang dimilki oleh tim penyusun metode penulisan yang digunakan untuk menulis makalah ini adalah metode studi pustaka. Yaitu dengan menggali seluruh informasi tentang topik melalui buku, jurnal dan artikel. 1.4 Sistematika Penulisan BAB I: PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang I.2. Tujuan Penulisan I.3. Metode Penulisan I.4. Sistematika Penulisan BAB II: ISI 2.1. Inti Atom

1

2.1.1. Ukuran Atom 2.1.2. Massa Atom 2.1.3. Sifat Atom 2.1.4. Bentuk Atom 2.1.5. Energi Ikat Inti 2.2. Kimia Inti 2.3. Radioaktivitas 2.3.1. Laju Radioaktivitas 2.3.2. keaktifan 2.3.3. Waktu Paruh 2.3.4. Reaksi Nuklir 2.3.5. Reaksi Fisi 2.3.6. Reaksi Fusi 2.3.7. Stabilitas Nuklir 2.3.8. Aplikasi Radioaktivitas dan Radioisotop dalma kehidupan BAB III: PENUTUP 3.1 Kesimpulan 3.2 Saran

2

33 x 10-3 cm : Nomor massa (nukleon) 3 .1 Inti Atom Istilah atom berasal dari Bahasa Yunani (ἄτομος/átomos). para fisikawan berhasil menemukan struktur dan komponenkomponen subatom di dalam atom. Elektron-elektron pada sebuah atom terikat pada inti atom oleh gaya elektromagnetik. hal ini membuktikan bahwa ‘atom’ tidaklah tak dapat dibagi-bagi lagi. Inti atom mengandung campuran proton yang bermuatan positif dan neutron yang bermuatan netral (terkecuali pada Hidrogen-1 yang tidak memiliki neutron). A1/3 : Jari-jari atom 1. Atom adalah satuan dasar materi yang terdiri dari inti atom beserta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya.BAB II ISI 2.1. Sedangkan nuklida adalah suatu inti atom yang ditandai dengan jumlah proton (p) dan neutron (n) tertentu. yang berarti tidak dapat dipotong ataupun sesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi lagi.1 Ukuran Atom Inti atom terdiri atom proton-proton dan neutron-neutron Jari-jari inti : R0 A R = R0 . Kedua partikel pembentuk inti atom ini disebut juga nukleon. Selama akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Konsep ini pertama kali diajukan oleh para filsuf India dan Yunani. Partikel-partikel pembentuk inti atom adalah proton (1P1) dan netron ( 0n1). dituliskan: X = lambang unsur Z = nomor atom = jumlah proton (= p) A = bilangan massa = jumlah proton dan neutron (= p + n) 2.

2 neutron.2 Massa Atom Mayoritas massa atom berasal dari proton dan neutron.3 Sifat Atom Isoton : Atom-atom unsur tertentu ( Z sama) dengan nomor massa berbeda.000 549 u = 0. Nama Proton Neutron Elektron Lambang Nomor atom Nomor P atau H N e 1 0 -1 massa 1 1 0 Massa (sma) 1.66 × 10−27 kg.001 098 u + Massa 2. Atom memiliki massa yang kira-kira sama dengan bilangan massanya dikalikan satuan massa atom.1.008 665 u = 2. 4 = 4.00728 1.00867 0.Dengan demikian kita harapkan massa atom sama dengan jumlah 2 proton.Dengan demikian Massa 2 proton = 2 x 1.007 276 u = 2.001 098 u .017 330 u Massa 2 elektron = 2x 0.014 552 u Massa 2 neutron = 2 x 1.dan 2 elektron. jumlah keseluruhan partikel ini dalam atom disebut sebagai bilangan massa. yang kira-kira sebesar 1.000549 Contoh : Atom netral helium mengandung 2 proton. Massa atom pada keadaan diam sering diekspresikan menggunakan satuan massa atom (u). Isoton: kelompok nuklida dengan jumlah netron sama tetapi Z berbeda.2. Satuan ini didefinisikan sebagai seperduabelas massa atom karbon-12 netral. dan 2 elektron.1.2 neutron.

Pita kestabilan : Grafik antara banyaknya neutron versus banyaknya proton dalam berbagai isotop yang disebut pita kestabilan menunjukkan inti-inti yang stabil. yaitu inti yang mempunyai jumlah proton genap dan jumlah neutron genap lebih stabil daripada inti yang mempunyai jumlah proton dan neutron ganjil 3. Pengaruh bilangan ini untuk stabilitas inti sama dengan banyaknya elektron untuk gas mulia yang sangat stabil. 28. Kestabilan inti dapat dikaitkan dengan perbandingan neutron-proton. 20. 50 dan 82. 8. 20. 8. 50. agar sama dengan perbandingan pada pita kestabilan. 5 . yaitu: 1. Kestabilan inti : Kestabilan inti tidak dapat diramalkan dengan suatu aturan. ada beberapa petunjuk empiris yang dapat digunakan untuk mengenal inti yang stabil dan yang bersifat radioaktif/tidak stabil. Aturan ganjil genap. 82 dan 126 Untuk proton : 2.Isobar: kelompok nuklida dengan A sama tetapi Z berbeda. 4. Namun. Semua inti yang mempunyai proton 84 atau lebih tidak stabil 2. Bilangan sakti (magic numbers) Nuklida yang memiliki neutron dan proton sebanyak bilangan sakti umumnya lebih stabil terhadap reaksi inti dan peluruhan radioaktif. Inti-inti yang tidak stabil cenderung untuk menyesuaikan perbandingan neutron terhadap proton. Kebanyakan unsur radioaktif terletak di luar pita ini. Bilangan tersebut adalah: Untuk neutron : 2. 28.

Pada tahun 1789. api.4 Bentuk Atom Pada tahun 1661. istilah element (unsur) didefinisikan oleh seorang bangsawan dan peneliti Perancis. Z <> Untuk mencapai kestabilan : Inti memancarkan positron atau menangkap electron 2. terjadi kelebihan neutron dan proton Untuk mencapai kestabilan : Inti memancarkan partikel alfa 3. tanah.1. dan air. sebagai bahan dasar yang tidak dapat dibagi-bagi lebih jauh lagi dengan menggunakan metode-metode kimia. Di atas pita kestabilan. Antoine Lavoisier. Robert Boyle mempublikasikan buku The Sceptical Chymist yang berargumen bahwa materi-materi di dunia ini terdiri dari berbagai kombinasi "corpuscules" ataupun atom-atom yang berbeda. Z <> Untuk mencapai kestabilan : inti memancarkan (emisi) neutron atau memancarkan partikel beta 2. 6 . Di atas pita kestabilan dengan Z > 83. Hal ini berbeda dengan pandangan klasik bahwa materi terdiri dari unsur udara.1. Di bawah pita kestabilan.

John Dalton menggunakan konsep atom untuk menjelaskan mengapa unsur-unsur selalu bereaksi dalam perbandingan yang bulat dan tetap dan mengapa gas-gas tertentu lebih larut dalam air dibandingkan dengan gas-gas lainnya. Jika momen kuodrupol = 0 maka bentuknya bulat jika > 0 maka bentuknya akan lonjong atau cakram. Ia mengajukan bahwa setiap unsur mengandung atom-atom tunggal unik yang dapat kemudian lebih jauh bergabung menjadi senyawa-senyawa kimia. Berbagai atom dan molekul yang digambarkan pada buku John Dalton.Pada tahun 1803. Didalam inti atom berkerja gaya Coulomb dan momen kuodrupol. 7 . Sedangkan bentuk inti atom ada yang berbentuk bulat dan cakram. A New System of Chemical Philosophy (1808).

1. Mn= massa neutron(dalam u). Energi yang diperlukan untuk memutuskan inti menjadi proton-proton dan neutronnneutron pembentuknya disebut Enegi ikat inti(binding energi). terbentuk karena nukleon – nukleon berinteraksi hanya dengan tetangga – tetangga tersekatnya.2. Energi ikat dan defek massa Dengan 1 u=931MeV/c2 Sehingga jika E dan _m dinyatakan dalam MeV dan u. 8 . = massa atom netral X dari hasil pengukuran.Selisih massa antara gabungan massa nucleon-nukleon pembentuk inti dengan massa inti stabilnya disebut defek massa (mass defect).5 Energi Ikat Inti Massa sebuah inti stabil selalu lebih kecil daripada massa gaungan nucleon-nukleon pembentuknya. A= nomor atom dan nomor massa atom X. maka menjadi ∆E=∆m x (931 MeV/u) Rumus menghitung energi ikat Energi ikat inti ∆E = [Zmp + (A-Z)mn + m ] x 931 MeV/u ∆E=∆mc2 Dengan: ∆E=energi ikat inti atom(dalam MeV). Mp= massa proton(dalam u). Z. artinya enegi ikat per nukleon tak tergantung pada jumlah nukleon dalam ikat(nomor massa A). Me= massa electron(dalam u). Bentuk grafik gambar terutama ditentukan oleh 3 faktor: 1. lengkungan yang hamper lurus.

Unsur radioaktif secara sepontan memancarkan radiasi. Jenis-jenis radiasi yang dipancarkan unsure radioaktif adalah: 1. terbentuk karena inti ringan secara relatif memiliki nukleon – nukleon yang lebih datar dank arena itu hanya memiliki tetangga – tetangga terdekat yang lebih sedikit dari pada inti berat.2. Contoh: polonium-210 meluruh spontan menjadi timbal-206 dengan memancarkan sebuah partikel α.Kita juga dapat meggabungkan dua inti yang ringan menjadi sebuah inti yang berat. 2.Peluruhan radioaktif dan transmutasi inti merupakan reaksi inti.2 Kimia Inti Kimia Inti adalah kajian mengenai perubahan-perubahan dalam inti atom.kekuatan mengionisasi tergantung dari jumlah ion yang dihasilkan dari jumlah ion yang dihasilkan oleh sejumlah radiasi tertentu.Perubahan ini disebut reaksi inti. dan 3.sehingga dihasilkan ion-ion. Partikel α (Sinar α).energi akan dibebaskan.proses ini disebut reaksi fusi. 9 . Jika kita memisah suatu inti yang berat menjadi dua inti yang lebih ringan. lengkungan yang berkurang tajam untuk inti ringan.Radioaktivitas adalah fenomena pemancaran partikel atau radiasi elektromagnetik oleh inti yang tidak stabil secara spontan. Dan radioaktivitas tidak dapat dilepaskan dalam pembahasan kimia inti. Radioaktivitas suatu radioaktif berubah selama peluruhan radioaktif.Proses ini dikenal dengan reaksi fisi. Radioaktivitas ditemukan oleh ahli fisika Perancis Henri Becquerel.Radiasi yang dipancarkan oleh bahan radioaktif dapat mendorong electron-elektron bila sinar ini menumbuk atom suatu benda. terdiri dari inti yang bermuatan positip ). yang makin besar untuk jumlah proton yang lebih banyak. lengkungan yang berkurang secra berangsur untuk inti berat adalah berhuungan dengan gaya tolak menolak coulomb antara proton – proton. yang berupa partikel atau gelombang elektromagnetik (nonpartikel).dimana peluruhan radioaktif terjadi pemancran partikel dasar secara spontan.kerena energi ikat per nucleon lebih besar untuk dua inti yang lebih ringan daripada untuk inti induk yang berat. Semua unsur yang nomor atomnya diatas 83 adalah radioaktif.

00728 1. Perbandingan antara reaksi kimia dan reaksi inti No Reaksi kimia Reaksi Inti 10 .000549 4. 3. Umumnya 4. ). berupa foton dengan panjang gelombang sangat pendek (1 Å).2. sering bersamaan dengan pemancaran positron. Partikel β+ ( dipancarkan oleh inti zat radioaktif buatan. sebuah elektron pada kulit dalam diserap inti.000549 0. sama dengan elektron (e). merupakan elektron bermuatan positip (positron). 5. Elektron capture. + ⎯→ Kekosongan elektron diisi elektron pada kulit luar dengan memancarkan sinar-x. bermuatan negatip. Partikel Dasar yang umumnya terlibat dalam reaksi inti: Nama Proton Neutron Elektron Negatron Positron Partikel alpha Lambang Nomor atom Nomor P atau H N e Β Β He atau α 1 0 -1 -1 +1 2 massa 1 1 0 0 0 4 Massa (sma) 1. Sinar γ. Partikel β (Sinar β) atau .00867 0.00150 Gelombang elektromagnet yang biasa terlibat dalam reaksi inti adalah γ (gamma) dengan massa 0 dan muatan 0. mirip dengan sinar-x.000549 0.

Pada tahun 1934. Jumlah total muatan inti dalam produk dan reaktan harus sama (kekekalan nomor Bilangan tersebut adalah: Untuk neutron : 2. Reaksi ini merupakan transmutasi buatan pertama. 11 . Rutherford berhasil menembak gas nitrogen dengan partikel alfa dan menghasilkan hidrogen dan oksigen. yaitu perubahan satu unsur menjadi unsur lain. tekanan dan Aturan dalam penyetaraan reaksi inti. tekanan. katalis konsentrasi katalis dandipengaruhi oleh suhu. 1.1 Atom melalui diubah susunannyaUnsur (atau isotop dari unsur yang dansama) dikonversi dari unsur yang satu pemutusan 2 pembentukan ikatan ke lainnya Hanya elektron dalam orbitalProton. 28. 82 dan 126 Untuk proton : 2. Kestabilan inti dapat dikaitkan dengan perbandingan neutron-proton. 20. elektron dan partikel atom atau molekul yang terlibatdasar lain dapat saja terlibat dalam pemutusan dan denganReaksi diiringi dengan penyerapan pelepasanatau pelepasan energi yang sangat reaksi biasanya tidak pembentukan ikatan Reaksi diiringi penyerapan atau 3 4 energi yang relatif kecil besar Laju reaksi dipengaruhi olehLaju suhu. Transmutasi inti : pada tahun 1919. Pengaruh bilangan ini untuk stabilitas inti sama dengan banyaknya elektron untuk gas mulia yang sangat stabil. 4. neutron. 20. 50. 8. Jumlah total proton ditambah neutron dalam produk dan reaktan harus sama (kekekalan nomor massa) 2. 8. 50 dan 82. Irene Joliot-Curie. 28.

Marie Curie juga menemukan bahwa peristiwa peluruhan tersebut tidak dipengaruhi oleh suhu atau tekanan. dan Marie Curie berhasil membuktikan bahwa kekuatan radiasi uranium sebanding dengan jumlah kadar uranium yang dikandung dalam campuran senyawa uranium. Dua tahun setelah itu. atau berubahnya suatu unsur radioaktif menjadi unsur yang lain.berhasil membuat atom fosfor yang bersifat radioaktif dengan menembakkan aluminium dengan sinar alfa yang berasal dari polonium. Beberapa contoh reaksi inti: 1) Penembakan atom litium-7 dengan proton menghasilkan 2 atom helium-4 2) Penembakan nitrogen-14 dengan neutron menghasilkan karbon-14 dan hidrogen 2. Marie Curie meneliti radiasi uranium dengan menggunakan alat yang dibuat oleh Pierre Curie. Setelahitu H.Becquerel menamakan radiasi dengan uranium. ia menemukan unsur baru yang sifatnya mirip dengan bismut.3 Radioaktivitas Radioaktifitas adalah kemampuan inti atom yang tak-stabil untuk memancarkan radiasi dan berubah menjadi inti stabil. Proses perubahan ini disebut peluruhan dan inti atom yang takstabil disebut radionuklida. yaitu pengukur listrik piezo (lempengan kristal yang biasanya digunakan untuk pengukuran arus listrik lemah). Pada tahun 1898. Becquerel pada tahun 1896. dan sifat pemancaran radiasi seperti ini diberi nama radioaktifitas. Disamping itu. Radioaktifitas ditemukan oleh H. Unsur 12 . Peluruhan ialah perubahan inti atom yang tak-stabil menjadi inti atom yang lain. dan menemukan bahwa campuran senyawa thorium juga memancarkan radiasi yang sama dengan campuran senyawa uranium. Becquerel dan Marie Curie melanjutkan penelitiannya dengan menganalisis pitch blend(bijih uranium). Unsur baruini dinamakan polonium diambil dari nama negara asal Marie Curie. Mereka berpendapat bahwa di dalam pitch blend terdapat unsur yangradioaktifitasnya lebih kuat daripada uranium atau polonium. dan radiasi uranium dipancarkan secara spontan dan terus menerus tanpa bisa dikendalikan. yaitu Polandia. Materi yang mengandung radionuklida disebut zat radioaktif. Pada tahun yang sama merekamengumumkan bahwa ada unsur radioaktif yang sifatnya mirip dengan barium. Marie Curie juga meneliti campuran senyawa lain.

sehingga secarateoritis jumlahnya di alam adalah tetap.Terutama radioisotop yang terkandung dalam kalium alam. Berdasarkan fenomena tersebut.Radionuklida alam banyakterkandung dalam berbagai macam materi dalam lingkungan. dan dengan berkembangnya teknologi pembangkit listriktenaga nuklir. Tingkat radioaktivitas dari fall out yang paling tinggi terjadi pada tahun 1963 dan setelahitu jumlahnya terus menurun. yang artinya benda yang memancarkan radiasi. tumbuhan. Detail daripenemuan ini dapat dilihat pada pokok bahasan tentang Penemuan Radioaktifitas Alam. Dalam instalasi pembangkit listrik tenaga nuklir. Kecepatan peluruhan dan kecepatan pembentukan radionuklida seimbang.baru inidinamakan radium (Ra). Radio Aktifitas Primordial Pada litosfer. dan bahan bangunan.Hal itu disebabkan pada tahun 1962 Amerika dan Rusiamengakhiri percobaan senjata nuklir di udara. misalnya dalam air. Radioaktifitas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Energi yang dihasilkan oleh proses peluruhan dapat digunakan sebagai pembangkit listriktenaga nuklir. 13 .kayu. bebatuan. faktor keselamatan radiasimenjadi prioritas yang utama.Yang paling banyakdihasilkan adalah H-3 dan C-14. Radio Aktifitas Radiasi Kosmik Pada saat radiasi kosmik masuk ke dalam atmosfer bumi. Radioaktivitas Senjata Nuklir Radioaktivitas yang berasal dari jatuhan radioaktif akibat percobaan senjata nuklir disebut fallout. maka tingkat keselamatan radiasinya pun semakin tinggi.Radionuklida primordial dapat ditemukan juga di dalam tubuh mausia. 2. dapat ditentukan umur dari bendatersebut dan metode penentuan umur ini dinamakan penanggalan karbon Radio Aktifitas Buatan 1. yang tersebar secara luas yang disebut radionuklida alam. terjadi interaksi dengan inti atomyang ada di udara menghasilkan berbagai macam radionuklida. maka denganmengukur kelimpahan C-14 yang ada dalam suatu benda. banyak terdapat inti radioaktif yang sudah ada bersamaan dengan terjadinyabumi. Radio Aktifitas Alam 1. 2.

3. Rata-rata waktu hidup (τ)adalah rata-rata waktu hidup (umur hidup) sebuah material radioaktif. 4. Aktivitas khusus (SA)adalah jumlah peluruhan tiap detik per jumlah substansi. terapi. Konstanta peluruhan (λ)adalah konstanta peluruhan berbanding terbalik dengan waktu hidup (umur hidup). dan sterilisasi alat kedokteran. analisis struktur Penggunaan materi. Aktivitas total (A)adalah jumlah peluruhan tiap detik.Uraian lengkap dari penggunaanradioaktivitas di bidang kedokteran dapat dibaca pada pokok bahasan penggunaan radiasidalam bidang kedokteran.2 Keaktifan (A) 14 .pengembangan bahan-bahan baru. Radioaktivitas Rekayasa Teknologi radiasi dalam bidang pengukuran (gauging).3.1 Laju Radioaktifitas Waktu paruh (t1/2) adalah waktu yang diperlukan sebuah material radioaktif untuk meluruh menjadi setengah bagian dari sebelumnya.3. dan sebagai sumber energi dibahas dalam pokokbahasan penggunaan radiasi dalam rekayasa teknologi. dan teknologi pelestarian lingkungan dibahas dalam pokok bahasan penggunaanradiasi dalam produksi pertanian. pembasmian serangga atau penyimpanan Penggunaannya bahanpangan. 5. 2. Radioaktivitas dalam kedokteran Radioaktivitas yang berasal dari radioisotop dalam bidang kedokteran digunakan misalnyauntuk diagnosis. 2. dan laut. Radioaktivitas Pertanian dalam bioteknologi. kehutanan.

tetapi kuantitas fisik Nhanya dapat bernilai bilangan bulat positif. masing-masing mempunyai konstanta peluruhan sendiri (λ). peluruhan dari inti tidak stabil merupakan proses acak dan tidak mungkin untuk memperkirakan kapan sebuah atom tertentu akan meluruh. Alasan kedua. A=λN Satuan keaktifan adalah Curie (Ci) yang didefinisikan sebagai keaktifan dari 3. Penyelesaian dari persamaan diferensial orde 1 ini adalah fungsi berikut: Fungsi di atas menggambarkan peluruhan exponensial. Keaktifan tidak lain adalah laju peluruhan dan berbanding lurus dengan jumlah atom yang ada.3 Waktu Peluruhan Sebagaimana yang disampaikan di atas. maka kemungkinan (probabilitas) peluruhan (– dN/N) sebanding dengan dt: Masing-masing inti radioaktif meluruh dengan laju yang berbeda. 2. Jika N adalah jumlah atom.Tanda negatif pada persamaan menunjukkan bahwa jumlah N berkurang seiring dengan peluruhan. untuk sebuah sampel radioisotop tertentu. 15 . hanya benar secara statistik. melainkan ia dapat meluruh sewaktu waktu.7 x 1010 Bq Keaktifan jenis adalah jumlah disintegrasi per satuan waktu per gram bahan radioaktif. Pertama.Keaktifan suatu cuplikan radioaktif dinyatakan sebagai jumlah disintegrasi(peluruhan) per satuan waktu. Akan tetapi juga. jumlah kejadian peluruhan –dN yang akan terjadi pada selang (interval) waktu dt adalah sebanding dengan jumlah atom yang ada sekarang. yang merupakan penyelesaian pendekatan atas dasar dua alasan. karena persamaan ini penggambaran dari sebuah proses acak. Karenanya. Satuan SI untuk keaktifan adalah becquerel dengan lambang Bq 1 Ci = 3.7 x 1010 disintegrasi per detik. fungsi exponensial merupakan fungsi berlanjut. dalam banyak kasus. nilai Nsangat besar sehingga fungsi ini merupakan pendekatan yang baik.3.

sedang materi dengan dengan tingkat radiasi rendah akan lama habisnya. Pada prinsipnya sebuah reaksi dapat melibatkan lebih dari dua partikel yang bertubrukan. dan menghasilkan energi dan atom baru yang bermassa lebih kecil. untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal. peluruhan radioaktif sebuah material biasanya juga dicirikan oleh rerata waktu hidup. Masing-masing atom "hidup" untuk batas waktu tertentu sebelum ia meluruh.3.Selain konstanta peluruhan. juga dikenal sebagai reaksi yang bersih.Waktu paruh adalah waktu yang diperlukan sebuah inti radioatif untuk meluruh menjadi separuh bagian dari sebelumnya.Reaksi fusi juga menghasilkan radiasi sinar alfa. Hubungan waktu paruh dengan konstanta peluruhan adalah sebagai berikut: Hubungan waktu paruh dengan konstanta peluruhan menunjukkan bahwa material dengan tingkat radioaktif yang tinggi akan cepat habis.Reaksi fisi nuklir adalah reaksi pembelahan inti atom akibat tubrukan inti atom lainnya. sampai 10-6 detik untuk yang sangat tidak stabil. beta dan gamma yang sagat berbahaya bagi manusia. Dikenal dua reaksi nuklir.4 Reaksi Nuklir Dalam fisika nuklir. dan rerata waktu hidup adalah rerata aritmatika dari keseluruhan waktu hidup atomatom material tersebut. 2. Waktu paruh inti radioaktif sangat bervariasi. 16 . tetapi kejadian tersebut sangat jarang. Bila partikel-partikel tersebut bertabrakan dan berpisah tanpa berubah (kecuali mungkin dalam level energi). dan mempunyai hubungan dengan konstanta peluruhan sebagai berikut: Parameter yang lebih biasa digunakan adalah waktu paruh. dari mulai 1024 tahun untuk inti hampir stabil. serta radiasi elektromagnetik. Rerata waktu hidup disimbolkan dengan τ. sebuah reaksi nuklir adalah sebuah proses di mana dua nuklei atau partikel nuklir bertubrukan. proses ini disebut tabrakan dan bukan sebuah reaksi. yaitu reaksi fusi nuklir dan reaksi fisi nuklir.Reaksi fusi nuklir adalah reaksi peleburan dua atau lebih inti atom menjadi atom baru dan menghasilkan energi.

bisa ditulis dalam simbol α Jadi. Deuterium. disebut juga partikel alfa.Contoh reaksi fisi adalah ledakan senjata nuklir dan pembangkit listrik tenaga nuklir.Senjata bom hidrogen juga memanfaatkan prinsip reaksi fusi tak terkendali. Partikel proton atau protium (sebagai inti atom hidrogen) ditulis dalam simbol p. Uranium-235). bisa juga ditulis: 6 Li+D →α+α atau: 6 Li(D. masing-masing ditulis dalam simbol n dan e. Unsur yang sering digunakan dalam reaksi fisi nuklir adalah Plutonium dan Uranium (terutama Plutonium-239. Contohnya: Lithium-6 + Deuterium → Helium-4 + Helium-4 6 Li+D →4He+4He Li+D →2 4He 6 isotop helium-4. Setiap isotop ditulis dalam bentuk: simbol kimianya dan nomor massa.α)α(bentuk yang dipadatkan) 2. Partikel neutron dan elektron. Partikel deuterium dan tritium.3. Persamaan reaksi nuklir ditulis serupa seperti persamaan dalam reaksi kimia. Tritium).Contoh reaksi fusi nuklir adalah reaksi yang terjadi di hampir semua inti bintang di alam semesta.5 Reaksi Fisi 17 . masing-masing ditulis dalam simbol D dan T. sedangkan dalam reaksi fusi nuklir adalah Lithium dan Hidrogen (terutama Lithium-6.

95 neutron + 200MeV Beberapa contoh: n + U-235→ Ba-144 +Kr-90+2n + 179.Ratarata reaksi fisi pada Uranium-235 (U-235) dan Plutonium-239 (Pu-239) yang disebabkan oleh neutron. dan Bom Hidrogen meledak. menghasilkan atom-atom yang bermassa lebih kecil. yang membentuk inti atom yang lebih berat dan neutron bebas. bahkan elemen yang paling ringan.6 elektronvolt -. fusi nuklir (reaksi termonuklir) adalah sebuah proses saat dua inti atom bergabung. neutron+ U-235→(atom-atom yang lebih kecil) + 2. Cs . Energi yang dilepas di banyak reaksi nuklir lebih besar dari reaksi kimia. mempunyai massa atom sekitar 100 dan 135. I .3 MeV 2.6 MeV n +U-235 →Ba-141+Kr-92+ 3n + 173.Senjata nuklir adalah senjata yang menggunakan prinsip reaksi fisi nuklir dan fusi nuklir.Produk dari reaksi fisi uranium. Sedangkan.sebuah reaksi eksotermik yang dapat menciptakan reaksi yang terjadi sendirinya. Sr .lebih kecil satu per sejuta dari 17 MeV yang dilepas oleh reaksi D-T.3 MeV n +U-235 →Zr-94 +Te-139+ 3n+ 172. La dan Xe .6 Reaksi Fusi Dalam fisika. Tetapi fusi inti atom yang ringan. Proses ini membutuhkan energi yang besar untuk menggabungkan inti nuklir. Fusi nuklir adalah sumber energi yang menyebabkan bintang bersinar. seperti: Ba .Contoh.dengan massa atom sekitar 95 dan 135. energi ionisasi yang diperoleh dari penambahan elektron ke hidrogen adalah 13. Te .9 MeV n +U-235 →Zr-94+La-139+ 3n+ 199.52 neutron + 180MeV neutron + Pu-239 →(atom-atom yang lebih kecil) + 2. Zr . Kr . membentuk inti atom yang lebih besar dan melepaskan energi. produk dari reaksi fisi plutonium. karena energi pengikat yang mengelem kedua inti atom jauh lebih besar dari energi yang menahan elektron ke inti atom.3. bervariasi. 18 . akan menghasilkan energi yang lebih besar lagi dari energi yang dibutuhkan untuk menggabungkan mereka -. hidrogen.

01 MeV) + p (3.5 MeV) →4He(0. 2.7 Stabilitas Nuklir 19 . 8. 6.7 MeV) T +T → 4He + 2 n + 11.7 MeV 11. 5. D+T→4He(3. 2.6 MeV) + p (14.5 MeV)+n(14.9 MeV) 51% 43% 6% 3 7. 4. 9.45 MeV) 3.3 MeV 3 50% 50% He + 3He→ 4He + 2 p + 12. D+6Li→2 4He + 22.1 MeV →4He(4.5 MeV)+n(1.9 MeV He+T→4He+p+n+ 12.8 MeV)+D(9.9 MeV)+p(11.9 MeV 10. dan T (tritium) adalah sebutan untuk isotop-isotop hidrogen.3.82 MeV)+n(2.1 MeV) D + D → T (1.7 MeV)+3He 3 He+6Li →24He+p+ 16. p +7Li→ 24He+ 17. p +11B→ 34He+ 8.Beberapa contoh reaksi fusi nuklir yang dapat dilangsungkan di permukaan Bumi adalah sebagai berikut: 1.3 MeV p (protium).4 MeV (2. D (deuterium). D +3He → 4He (3.3 MeV) p +6Li→4He(1.02 MeV) →3He(0.

non-radioaktif Inti tidak stabil . Rasio ini mendekati 1 untuk atom unsur dengan nomor atom yang lebih rendah rendah dan akan meningkat jika nomor atom meningkat. • Nuklida genap dari kedua proton dan neutron berarti paling stabil namun lebih sedikit radioaktif.8 Energi Ikat Nuklir Energi ikat nuklir adalah energi yang dibutuhkan untuk memecah inti ke dalam 20 . Salah satu cara yang paling sederhana memprediksi stabilitas nuklir didasarkan pada apakah inti ganjil/ genap pada jumlah proton dan neutronnya. neutron untuk proton (n / p) adalah rasio faktor dominan dalam stabilitas nuklir. • Nuklida yang proton ganjil dan neutron genap lebih kurang stabil dibandingkan proton genap dan neutron ganjil. Di sisi lain. 16 8O mengandung 8 proton dan 8 neutron (genap-genap) dan 178O mengandung 8 proton dan 9 neutron (genap-ganjil). Maka 178O radioaktif. jika inti tidak stabil (tidak stabil). 2. Jumlah Nuklida yang stabil 4 50 57 168 Proton Ganjil Ganjil Genap Genap Neutron Ganjil Genap Ganjil Genap Stabilitas Paling stabil ↓ Stabil • Nuklida angka ganjil dari kedua proton dan neutron adalah yang paling stabil dan lebih radioaktif. Sebagai contoh. yaitu radioaktif. Oleh karena itu.Stabilitas nuklir adalah inti yang stabil yang tidak secara spontan memancarkan apapun radioaktivitas (radiasi).radioaktif Berdasarkan pada isotop stabil yang tersedia. maka akan memiliki kecenderungan untuk memancarkan radiasi. Stabil inti . radioaktivitas dikaitkan dengan inti tidak stabil.3.

pertanian (pemandulan serangga pengganggu). yaitu: E = mc2 dimana E adalah energi. Cr-51 limpa. penentuan umur dengan radioaktif (menggunakan pemancaran sinar beta).9 Aplikasi Radioaktifitas dan Radioisotop dalam Kehidupan Pemanfaatan Radioisotop (isotop-isotop yang tidak stabil) • Penggunaan radioisotop sebagai perunut (pencari jejak) Contoh: I-123 ginjal. Co-60 membunuh sel kanker. industri (pengatur ketebalan kertas menggunakan radiasi sinar beta). C-14 diabetes dan anemia. Perbedaan antara eksperimental massa atom dan jumlah dari massa yang proton.komponen proton dan neutron.massa reaktan = eksperimental massa of atom – perhitungan massa atom 2. dan elektron dikenal sebagai defek massa (Δm). • • • • • • Pengobatan (membunuh sel kanker dengan radiotherapy). sterilisasi (sinar gamma dapat membunuh bakteri). Konsep energi ikat nuklir berdasarkan pada persamaan Einstein. Na-24 penyempitan pembuluh darah.3. Pada dasarnya adalah ukuran kuantitatif nuklir stabilitas. I-131 tiroid. seni (detektor pemalsuan lukisan dan keramik). BAB III 21 .neutron. m adalah massa dan c adalah kecepatan cahaya.paru-paru. yang dihitung sebagai Δm = Massa produk .

Perubahan ini disebut reaksi inti.Peluruhan radioaktif dan transmutasi inti merupakan reaksi inti. maka akan memiliki kecenderungan untuk memancarkan radiasi.PENUTUP 3.Energi yang diperlukan untuk memutuskan inti menjadi proton-proton dan neutronn-neutron pembentuknya disebut Enegi ikat inti(binding energi).Mayoritas massa atom berasal dari proton dan neutron.Radioaktivitas adalah fenomena pemancaran partikel atau radiasi elektromagnetik oleh inti yang tidak stabil secara spontan.Reaksi fisi nuklir adalah reaksi pembelahan inti atom akibat tubrukan inti atom lainnya. Peluruhan dari inti tidak stabil merupakan proses acak dan tidak mungkin untuk memperkirakan kapan sebuah atom tertentu akan meluruh. Di sisi lain. juga dikenal sebagai reaksi yang bersih. melainkan ia dapat meluruh sewaktu waktu. Stabilitas nuklir adalah inti yang stabil yang tidak secara spontan memancarkan apapun radioaktivitas (radiasi). jumlah keseluruhan partikel ini dalam atom disebut sebagai bilangan massa Massa sebuah inti stabil selalu lebih kecil daripada massa gaungan nucleon-nukleon pembentuknya. yaitu radioaktif. jika inti tidak stabil (tidak stabil). dan menghasilkan energi dan atom baru yang bermassa lebih kecil. Dikenal dua reaksi nuklir. Kimia Inti adalah kajian mengenai perubahan-perubahan dalam inti atom.1 Kesimpulan Atom adalah satuan dasar materi yang terdiri dari inti atom beserta awan elektron bermuatan negatif yang mengelilinginya. Radioaktivitas ditemukan oleh ahli fisika Perancis Henri Becquerel.Reaksi fusi nuklir adalah reaksi peleburan dua atau lebih inti atom menjadi atom baru dan menghasilkan energi. serta radiasi elektromagnetik. 22 . Elektron-elektron pada sebuah atom terikat pada inti atom oleh gaya elektromagnetik. Inti atom mengandung campuran proton yang bermuatan positif dan neutron yang bermuatan netral (terkecuali pada Hidrogen-1 yang tidak memiliki neutron). radioaktivitas dikaitkan dengan inti tidak stabil. Oleh karena itu. yaitu reaksi fusi nuklir dan reaksi fisi nuklir.Selisih massa antara gabungan massa nucleon-nukleon pembentuk inti dengan massa inti stabilnya disebut defek massa (mass defect). Dan radioaktivitas tidak dapat dilepaskan dalam pembahasan kimia inti.

Secara khusus. DAFTAR PUSTAKA 23 . arsitektur dan geologi. ilmu kimia mempunyai peranan sangat penting dalam bidang : kesehatan.pemahaman kita menjadi lebih baik terhadap alam sekitar dan berbagai proses yang berlangsung di dalamnya lebih baik dan juga jadi mempunyai kemampuan untuk mengolah bahan alam menjadi produk yang lebih berguna bagi manusia. biologi.2 Saran Sesuai penjelasan diatas.3. pertanian. Oleh karena itu saran tim penulis sebaknya ilmu pengetahuan yang sudah ada dapat lebih dikembangkan lagi dengan tanggung jawab didalamnya. Dibalik sumbangannya yang besar bagi kehidupan kita. sesungguhnya mempelajari kimia inti dapat membawa manfaat bagi kehidupan sehari-hari. secara jujur harus diakui bahwa perkembangan ilmu kimia juga memberikan dampak negatif bagi kehidupan manusia. peternakan. hukum.

htm http://antunikimia.html http://www.id/2009/10/22/jari-jari-inti-atom/ http://ridowahyudi.pdf http://free.undip.files.com/2009/05/kimia-inti-dan-radiokimia.ac.ac.prg/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Fisika/035%20Fus-37dhtm 24 .undip.vlsm.students-blog.ncc.pdf http://faculty.blogspot.edu/LinkClick.wordpress.id/nuklir/radioaktivitas.aspx?fileticket=sSPFB6xEtbM%3D&tabid=1918 http://trimulyono.wordpress.go.• • • • • • • • • http://atophysics.com/2008/11/materi-26.students-blog.org/v12/sponsor/Sponsor-Pendamping/Praweda/Fisika/0350%20Fis-37c.com/2009/08/12/struktur-inti-atom/ http://free.warintek.id/2009/10/28/massa-inti-atom/ http://kliktedy.ristek.vlsm.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful