EFEK SAMPING OBAT KEMOTERAPI

HARI WAHYU NUGROHO Pendahuluan Kanker adalah sel yang pertumbuhan tidak terkendali dan mempunyai sifat ganas yang dapat menyebar dan merusak organ-organ di dalam tubuh. Sampai saat ini penyebab kanker masih menjadi perdebatan, ada yang berpendapat diturunkan secara genetik namun ada pula yang berpendapat karena toksin dari lingkungan.1,2,3,4 Secara umum pengobatan terdiri dari pengobatan bedah, radioterapi dan kemoterapi. Kemoterapi bekerja dengan prinsip sitotoksik yaitu merusak proses mitosis dari sel-sel kanker sehinga sel-sel kanker tidak dapat membelah.2,3,4 Hal ini terutama efektif pada sel-sel kanker yang mempunyai kemampuan pembelahan sel yang cepat. Namun sampai saat ini para ahli belum dapat menemukan kemoterapi yang spesifik bagi sel kanker sehingga kemoterapi juga akan mengganggu proses mitosis sel-sel tubuh normal lainnya, terutama sel-sel tubuh yang membelah dengan cepat seperti sumsum tulang, folikel rambut, sel-sel epitel mukosa saluran pencernaan.1,2,3,4 Efek samping kemoterapi merupakan salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam rangka pengobatan kanker, hal ini dikarenakan efek samping kemoterapi dapat berakibat sangat fatal bahkan dapat berakhir dengan kematian.3,4 Efek samping kemoterapi berbeda satu dengan lainnya, dimana akan bergantung pada jenis kemoterapi, cara pemberian dan toleransi masing-masing penderita kanker.1,3,4 Dalam sari pustaka ini akan dibahas mengenai efek samping yang sering muncul dalam penggunaan kemoterapi dan efek samping dari masing-masing kemoterapi yang banyak atau sering digunakan dalam tatalaksana kanker pada anak. Gejala-gejala umum yang sering timbul akibat kemoterapi Depresi sumsum tulang Sumsum tulang merupakan cairan yang berada di bagian dalam tulang, yang berfungsi memproduksi sel-sel darah merah, sel-sel darah putih dan trombosit. Sumsum tulang sangat sensitif terhadap efek dari kemoterapi.3 Penurunan sel-sel darah tidak akan

Untuk meningkatkan kadar trombosit diperlukan tranfusi trombosit concentrate. phlebitis.000 akan berpatensi signifikan menimbulkan perdarahan spontan apabila kemoterapi dilanjutkan. Demam merupakan gejala yang paling sering muncul sebagai akibat dari infeksi pada keadaan neutropenia yang biasa dikenal dengan demam neutropenia yang perlu perhatian dan penanganan khusus. kadar hemoglobin dibawah 12 g/dl atau hematokrit kurang dari 37 % merupakan definisi dari anemia. Kadar hemoglobin minimal 10 g/dl. Netrofil yang merupakan bagian dari sel darah putih yang berfungsi sebagai pertahanan tubuh mempunyai umur 6 jam. Dalam keadaan ini biasanya kemoterapi akan ditunda kemudian diberikan antibiotik.5.3.4 Masing-masing sel darah mempunyai masa hidup yang berbeda-beda. hitung leukosit diatas 2000 dan atau jumlah neutropil absolut diatas 1000 serta hitung . batuk. Lennan menyebutkan bahwa kadar trombosit kurang dari 20. Dalam keadaan yang berat transfusi sel darah merah diperlukan untuk mengatasi kegawatan. keadaan yang perlu diperhatikan yaitu Neutropenia dimana jumlah netrofil di bawah 1000 sel per meter kubik-jika dibawah 500 sel per meter kubik disebut severe neutropenia-. nyeri tenggorok. nyeri saat buang air kecil. pilek.4 Menurut National Cancer Institute USA. selain tranfusi dapat juga diberikan oprelvelkin untuk merangsang pembentukan trombosit. Gejala yang sering menyertai neutropenia antara lain panas.terjadi pada awal kemoterapi. dan sel darah merah mempunyai umur yang terpanjang yaitu 120 hari. sesak.6 Anemia merupakan keadaan lain yang juga harus diperhatikan.4 Perdarahan sebagai akibat dari kekurangan trombosit pada pengobatan kemoterapi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. anti jamur. Sehingga netrofil akan turun lebih cepat dibandingkan sel darah merah yaitu satu sampai dua minggu sedangkan sel darah merah sekitar 4 minggu. anti virus dan obat perangsang pertumbuhan netrofil.6 Pada beberapa pusat pendidikan dan protokol kemoterapi menerapkan syarat profil hematologi yang aman untuk menerima kemoterapi. sedangkan trombosit mempunyai umur 10 hari. Hal ini disebabkan oleh karena tubuh jadi mudah terkena infeksi. tindakan lain yaitu dengan memberikan erithropoetin untuk mempercepat pembentukan darah merah. karena kemoterapi tidak menghancurkan darah yang berada di aliran darah tepi tetapi darah yang baru saja diproduksi oleh sumsum tulang.

Pertama oleh karena teriritasinya mukosa usus halus sehingga akan merangsang saraf-saraf tertentu yang akan mengaktifasi vomiting center dan chemoreseptor trigger zone di otak. Persyaratan profil hematologi ini berbeda di setiap pusat pendidikan atau protokol kemoterapi.5.3.000 dipandang aman untuk pemberian kemoterapi. Penggunaan kompres dingin di kepala untuk pencegahan kerontokan rambut masih menjadi kontroversi.4 Penangulangan mual dan muntah yang disebabkan oleh karena efek samping kemoterapi antara lain dengan pemberian anti mual dan muntah seperti ondansentron yang termasuk golongan penghambat serotonin.1. Biasanya stomatitis muncul setelah dua sampai dengan empat minggu setelah kemoterapi. Kedua area di otak ini juga dapat diaktifasi oleh karena obstruksi saluran cerna.4. akupresure dan terapi relaksasi. dan akan sembuh sempurna setelah kemoterapi dihentikan.1. Mual dan muntah Efek samping yang juga sering timbul pada pengggunaan kemoterapi adalah mual dan muntah. ulcer. Manifestasi klinis dari rusaknya sel epitel mukosa saluran cerna dapat berupa stomatitis. akupuntur.trombosit diatas 50.6 Kerusakan epitel mukosa saluran pencernaan Epitel mukosa saluran pencernaan merupakan sel normal tubuh yang sering menerima dampak kemoterapi oleh karena sel epitel mukosa saluran pencernaan membelah dengan cepat. akan tetapi dapat mengganggu aspek sosial dan psikologis dari penderita kanker.3. Kerontokan rambut ini tidak bersifat permanen sehingga apabila kemoterapi dihentikan maka rambut akan tumbuh kembali.6 Kerontokan rambut Kemoterapi akan menyebabkan kerusakan pada folikel rambut sehingga rambut akan mudah patah dan rontok.6 Selain pemberian preparat anti mual dan anti muntah dapat juga diberikan ekstrak jahe.4 .3 Stomatitis merupakan salah satu efek samping kemoterapi yang sering timbul akibat kemoterapi. peradangan. perlambatan pengosongan lambung yang kesemuanya dapat disebabkan oleh kemoterapi. Ada beberapa penjelasan mengenai munculnya muntah oleh karena efek samping kemoterapi. diare dan kolitis. Kerontokan rambut ini secara klinis tidak membahayakan. Hal ini disebabkan oleh karena rusaknya mukosa akibat dari pemberian kemoterapi.

Untuk menghindari efek fatal dari gangguan jantung sebelum kemoterapi dimulai biasanya dilakukan pemeriksaan untuk menilai fungsi jantung seperti EKG. Dapat berlangsung dalam waktu seminggu atau bahkan sampai sebulan. Namun demikian fatique hampir selalu timbul pada setiap penderita yang menjalani kemoterapi.4 Gejala fatique berbeda pada setiap individu dan sangat subyektif. namun disayangkan kemoterapi juga merusak hati dan ginjal. Fatique akibat kemoterapi biasanya muncul tiba-tiba dan tidak hilang atau berkurang dengan istirahat. hati dan ginjal Beberapa kemoterapi meyebabkan gangguan pada otot pada otot jantung. Definisi pasti mengenai fatique sampai saat ini belum ada kesepakatan. dan Ekokardiografi.1. hal ini hanya bersifat sementara. Fatique akibat efek samping kemoterapi berbeda dengan kondisi fatique sehari-hari yang biasanya hilang setelah istirahat. Peningkatan ureum diatas 50 mg/dl dan kreatinin diatas 1 mg/dl harus diwaspadai bila akan memberikan kemoterapi.4.3 Gangguan jantung. hati dan ginjal akan kembali normal.5 Pemecahan sebagian jenis obat kemoterapi terjadi di hati. Hal yang perlu diperhatikan adalah gejala dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit yang terjadi akibat diare. tergantung juga pada jenis obat dan dosis obat kemoterapi yang digunakan.6 .4. CKMB. Kolitis dan ulcer merupakan perlukaan pada lambung dan usus akibat lesi pada sel epitel. Apabila obat kemoterapi dihentikan maka fungsi jantung. Untuk pemantauan fungsi hati dilakukan pemeriksaan enzim SGOT dan SGPT.5.2. Hal ini dapat menyebabkan terjadi kegagalan pompa jantung. tetapi biasanya berkurang sesuai sel kanker yang respon terhadap kemoterapi yang dilakukan.5 Fatique Fatique adalah perasaan lelah atau kurang energi.5 Pemeriksaan penunjang ureum dan kreatinin harus rutin dilakukan untuk memantau fungsi ginjal. CK. Namun seperti efek samping yang lainnya.Kerusakan mukosa juga akan menimbulkan gejala diare. apabila terjadi peningkatan diatas 3-4 kali lipat dari kadar normal perlu dilakukan penyesuaian dosis atau bahkan penghentian kemoterapi. dan sebagian lagi terjadi di ginjal. Penyebab dan mekanisme pastinya sampai saat ini belum diketahui.

sehingga akan . terutama pada pemberian dosis tinggi preparat yang biasa digunakan adalah leucovorin.5. Depresi sumsum tulang dengan berbagai akibatnya merupakan salah satu efek samping yang sering terjadi pada pengobatan dengan metotreksat. Perdarahan juga merupakan salah satu manisfestasi klinis dari depresi sumsum tulang akibat dari penurunan dari jumlah produksi trombosit. Selain digunakan untuk mengobati berbagai jenis leukemia.7 1.1. DNA pada fase S. sehingga biasanya sebelum dimulai pengobatan dengan metotreksat penderita terlebih dahulu mendapat beberapa vaksinasi untuk melindungi tubuh dari bahaya infeksi yang mungkin terjadi selama menjalani pengobatan dengan metotreksat. Anti-metabolit Metotreksat Metotreksat yang termasuk obat anti-metabolit merupakan salah satu obat kemoterapi yang banyak digunakan.4 Untuk mengurangi efek samping biasanya diberikan asam folat untuk mempercepat perbaikan sel tubuh normal. Sebagai anti-metabolit metotreksat akan menghentikan proses replikasi menghentikan pembelahan sel-sel kanker. metotreksat juga banyak digunakan dalam pengobatan kanker payudara. Depresi sumsum tulang. kanker tulang.6 Beberapa efek samping metotreksat antara lain:2.4 Struktur metotreksat menyerupai molekul asam folat dengan perbedaan yang sangat tipis sehingga disebut analog asam folat yang akan menghambat enzim dihidrofolat reductase yang bertugas mensintesis DNA. Selain itu yang paling sering terjadi adalah lebih mudahnya tubuh terkena infeksi sebagai akibat dari penurunan produksi sel darah putih.Efek samping obat kemoterapi yang banyak digunakan berdasarkan golongan obat kemoterapi 1. kanker kandung kemih. Manifestasi klinis yang timbul akibat adanya depresi sumsum tulang adalah cepat lelah atau bahkan sampai pada keadaan sesak nafas dan gagal jantung akibat dari anemia oleh karena produksi sel-sel darah merah yang menurun.

Penurunan nafsu makan . pada dosis tinggi/high dose dapat terjadi stroke–like encephalopathy. Fatique 2. Bagi penderita peptic ulcer dan kolitis ulserosa perlu mendapat perhatian khusus. Kerontokan rambut. Gangguan sistem saraf Dapat terjadi kejang terutama pada pasien leukemia akut. Kerusakan mukosa akan berakibat berbagai macam manifestasi klinis sesuai dengan yang terkena seperti misalnya stomatitis dan perdarahan saluran cerna. Untuk mencegah terjadinya gagal ginjal dibutuhkan hidrasi cairan dan juga perlu dilakukan alkalinisasi urin untuk mengurangi keasaman urin. Pada penggunaan secara intratekal dapat terjadi efek samping myelopati dan leukoensepalopati kronis. Perhatian khusus bagi penderita defisiensi enzim thiopurine metiltransferase. 6. 7. Penurunan nafsu makan Merkaptopurin Merkaptopurin sebagai anti-metabolit digunakan dalam fase maintenance dan induksi remisi pengobatan leukemia akut.1. maka dosis merkaptopurin harus disesuaikan. Seperti anti-metabolit yang lain merkaptopurin menghambat replikasi DNA sehingga menghambat pertumbuhan dan pembelahan sel kanker. Pemantauan fungsi hati harus dilakukan untuk mencegah kerusakan hati lebih lanjut. Fatigue atau kelelahan. Gangguan hati Peningkatan enzim hati (transaminase) dan penyakit hati kronis (fibrosis. Kerusakan mukosa.4 Efek samping merkaptopurin :3. 4. 5. Merkaptopurin tersedia dalam bentuk tablet 50 mg yang diminum 60 menit sebelum makan. sirosis).2. Gagal ginjal akut Terutama pada penggunaan dosis tinggi/high dose dan penggunaan bersamaan obat kemoterapi lain yang bersifat nefrotoksik.7 1. 3. 8.

leukopenia dengan segala akibatnya seperti lelah. paru.4 Seperti obat anti-metabolit yang lainnya citarabin mempunyai efek samping yang sama dengan metotreksat dan merkaptopurin.4 . sehingga akan menimbulkan anemia. untuk mencegah hal ini biasanya diberikan steroid. dimana vinkristin akan menghambat fungsi mikrotubuli sel kanker. Obat ini biasanya dipakai untuk pengobatan leukemia akut dan limfoma non-Hodgkin. kanker payudara. Rasa bingung 2. Vinca alkaloids Vinkristin Vinkristin merupakan salah satu kemoterapi yang secara luas dan banyak digunakan dalam pengobatan berbagai leukemia. trombositopenia. 6. merkaptopurin juga mempunyai efek samping depresi sumsum tulang. perdarahan dan kerentanan terhadap infeksi. Mekanisme kerja vinkristin adalah menghambat pembelahan sel kanker menjadi sel kanker yang baru. limfoma non-Hodgkin. 2. Konjungtivitis Hal ini disebabkan oleh karena pengeluaran citarabin melalui air mata. Diare 5. 4.3. Efek samping lain yang sering timbul dalam penggunaan dalam dosis tinggi/high dose:5 1. Nyeri mulut dan tenggorok Citarabin Citarabin merupakan obat kemoterapi golongan anti-metabolit yang menghambat sintesis DNA. sesak. Depresi sumsum tulang Seperti obat kemoterapi lainnya yang menghambat dan sintesis DNA. Pemantauan berkala fungsi hati diperlukan untuk mencegah kerusakan hati. Gangguan fungsi hati Biasanya terjadi 2-3 bulan setelah memulai terapi dan akan hilang setelah terapi dihentikan.

3. pasien yang menjalani kemoterapi dengan doxorubicin akan mengalami depresi sumsum tulang yang akan menyebabkan anemia. sarcoma. Konstipasi. Disebabkan oleh karena terjadinya ileus paralitik. pusing. Mual dan muntah 5. Gangguan berkemih Hal ini disebabkan oleh karena terganggu saraf kandung kemih. Inhibitor enzim topoisomerase I dan II Doxorubicin Doxorubicin banyak digunakan dalam terapi leukemia. kandung kemih. Fatique 4. . Kerontokan rambut 7. Pada penggunaan dosis tinggi dapat terjadi: kolik abdomen. dan trombositopeni dengan berbagai macam akibatnya. nyeri tulang. leukopenia.4 Efek samping doxorubicin yang banyak ditemukan antara lain:3. gangguan pendengaran.8 1. 3. hal ini dapat diatasi dengan konsumsi diet tinggi serat atau apabila diperlukan pemberian laksantiva dapat dipertimbangkan. limfoma non-Hodgkin kanker payudara. 2. Nyeri tenggorok dan mulut. Depresi sumsum tulang. halusinasi. 6. Neuropati perifer ini dapat berupa gejala ringan seperti kesemutan pada ujung-ujung jari sampai dengan kelemahan sehingga tidak dapat melakukan pekerjaan seperti mengancingkan kancing baju. Mekanisme doxorubicin adalah dengan menghambat enzim topoisomerase II yang sangat penting untuk replikasi DNA sel kanker. paru.7 1. Sama halnya dengan metotreksat.Efek samping yang sering muncul pada pengobatan vinkristin antara lain :7. 2. Neuropati Neuropati perifer sering terjadi pada penggunaan vinkristin.

sehingga pemantauan EKG dan ekokardiografi diperlukan selama penggunaan doxorubicin. Perubahan warna air seni Etoposide Etoposide termasuk golongan inhibitor enzim topoisomerase II yang bekerja dengan menghambat fase G1 dan S pada proses replikasi DNA. Mudah terjadi phlebitis 9. Phlebitis pada tempat infus 5. Fatique 4. Etoposide banyak digunakan dalam pengobatan kanker paru. sehingga sel kanker tersebut tidak bisa berkembang biak. Fotosensitif 8.Hal ini disebabkan oleh karena kerusakan mukosa mulut dan tenggorokan. limfoma non-Hodgkin.4 Efek samping etoposide antara lain yaitu:5. 5. 3.7 1. sehingga sel tidak dapat melakukan pembelahan. Depresi sumsum tulang 2. Epirubicin biasa digunakan dalam kemoterapi kanker payudara. sedangkan penurunan LVEF dibawah 30% maka dosis doxorubicine harus dikurangi. usus. Namun tidak menutup kemungkinan terjadi pada dosis dibawah itu. Gangguan pada otot jantung Biasanya terjadi pada dosis toksik. usus. Hipotensi Epirubicin Epirubicin merupakan kemoterapi yang bekerja dengan cara mengikat DNA sel kanker. Sindroma lisis tumor 6. Penurunan fungsi jantung yang ditandai dengan penurunan left ventricel ejection fraction(LVEF) sampai dengan dibawah 10% maka penggunaan doxorubicine harus dihentikan. Kebotakan. Rasa besi saat di infus 4. yaitu sekitar 450-500mg/m2 secara kumulatif. dan kanker testis. Penurunan nafsu makan 3. ovarium. 7. efek samping ini akan hilang dengan sendirinya setelah sekitar 5 hari paska pengobatan dengan doxorubicin.1. dan beberapa keganasan .

tumor wilm. Iritasi mukosa kandung kemih dan ginjal . Efek samping Daunorubicin sama seperti doxorubicin.7 1. Penurunan nafsu makan 2. Peradangan mulut 5. Diare 4.7 3. Depresi sumsum tulang 2. payudara. sehingga akan menyebabkan kematian pada sel kanker.4 Efek samping yang ditimbulkan oleh karena pemberian siklofosfamid antara lain adalah:5.pada anak. Alkylating Agent Siklofosfamid Siklofosfamid banyak digunakan dalam terapi leukemia. choriocarcinoma. Siklofosfamid biasanya diberikan dalam bentuk injeksi intravena dan oral yang diminum sebelum makan. Obat ini biasanya digunakan pada terapi sarkoma.1. kanker paru. Depresi sumsum tulang 3.1.7 1.5. Efek samping yang ditimbulkan oleh epirubicin sama seperti doxorubicin yang telah diuraikan diatas.4 Efek samping obat ini antara lain:5. Demam 4.1.7 Daunorubicin Daunirubicin merupakan kemoterapi golongan anti-tumor antibiotik yang memblok enzim topoisomerase 2 sehingga akan menghambat pembelahan DNA. Mekanisme kerja siklofosfamid yang termasuk golongan alkylating dengan cara merusak dan menghentikan aktifitas DNA.5. Anti-tumor Antibiotik Actinomicin Golongan kemoterapi lainnya yang termasuk dalam golongan ant-tumor antibiotik adalah actinomycin. Penurunan nafsu makan 3.1.

Struktur utama obat ini yang merupakan senyawa platinum akan merusak sel kanker. L-asparaginase Salah satu kemoterapi yang banyak digunakan dalam pengobatan leukemia adalah L-asparaginase. Efek samping dari cisplatin sama dengan siklofosfamid yang telah diuraikan diatas.4 Alasan digunakannya steroid dalam pengobatan kanker antara lain adalah untuk mematikan sel kanker itu sendiri. Peningkatan nafsu makan dan berat badan. 4.4 Berikut beberapa efek samping yang sering muncul pada terapi menggunakan steroid:3. mengurangi perasaan sickness akibat kemoterapi.1.Hal ini dapat dicegah dengan cara hidrasi sebelum pemberian dan dengan penggunaan preparat mesna. 4.Steroid Steroid sebagai terapi hormonal biasanya digunakan sebagai obat kemoterapi dalam bentuk kortikosteroid.5.1. mengurangi inflamasi.7 1. 5. Iritasi lambung. Peningkatan resiko infeksi. metilprednisolon. Kebotakan Cisplatin Golongan alkylating yang lain adalah cisplatin. 6. Sindroma Cushing. Peningkatan kadar gula darah. Lasparaginase mengandung enzim asparaginase yang akan menyebabkan sel kanker tidak bisa menggunakan protein asparagine dari tubuh.6 . Preparat yang banyak digunakan dalam pengobatan kanker antara lain : prednisolon.3. Osteoporosis.7 5.5. 7. Retensi air. 2.coli atau Erwina Chrysantemi. meningkatkan nafsu makan. 3. dexamethasone. obat ini dapat dibuat dari bakteria E. menekan respon imun. hal ini akan membuat sel kanker mati.

SGPT. JAMA 2008. Lnym C. Pankreatitis Hal ini akan menimbulkan peningkatan kadar gula darah 4. mual. terutama sel-sel tubuh yang tumbuh dengan cepat. angka trombosit. kadar ureum. dan cara penggunaan. 2.299(22):2706 2. Kemoterapi selain membunuh sel kanker juga akan merusak sel tubuh. Cancer chemotherapy. www. Pick R. angka leukosit. Pemeriksaan yang penting dilakukan sebelum pemberian kemoterapi : Hemoglobin. 3. Understanding and managing chemotherapy side effects.gov diunduh pada tanggal 19 Juni 2008 3. Gralla RJ. fatique.7 1. Zeller JL.org diunduh pada tanggal 19 Juni 2008 . Chemotherapy: side effects and way to manage. hitung jenis leukosit. Thrombosis 6. trombositopenia. Daftar pustaka 1. Perdarahan 5. jantung dan ginjal. seperti sumsum tulang. folikel rambut dan sel epitel mukosa. Houlihan NG.cancercare. jenis obat. oleh sebab itu diperlukan pemantauan dan penanganan efek samping kemoterapi secara ketat. Fatique 2. kadar kreatinin.Efek samping L-asparaginase antara lain:5. Glass RC. gangguan fungsi hati. kerontokan rambut. Depresi sumsum tulang 3. Efek samping kemoterapi yang sering muncul: anemia. diare. dosis. National Cancer Institute. Penurunan nafsu makan Kesimpulan 1. CK. muntah. www. dan CKMB. ulcer. Efek samping kemoterapi sangat bergantung pada masing-masing individu. SGOT. 4. leukopenia.cancer. stomatitis.

American Cancer Society. Vol 73 2006 . Oner AF.uk 2002. diunduh 21 Juni 2008 7. Yilamz C.4. Individual cancer drugs. Heiken M. diunduh pada tanggal 18 Juni 2008 8. National Care Institute.org 2008. www. Indian Journal of Pediatrics.gov diunduh pada tanggal 20 Juni 2008 5. Cancer treatment side effects. Vincristine induced polyneuropathy. Bay A. Cancer Research UK.cancerhelp. www.com 2008. Yilmaz N.caring. What are the possible effects of chemotherapy.org.cancer.cancer. www. Chemotherapy. www. diunduh pada tanggal 19 Juni 2008 6.