P. 1
Dana Cadangan...

Dana Cadangan...

|Views: 107|Likes:
Published by Iin Zeo

More info:

Published by: Iin Zeo on Apr 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/27/2011

pdf

text

original

Dasar tentang pembentukan dana cadangan di atur di dalam ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004

tentang Pemerintahan Daerah Pasal 172 ayat (1) yang menyebutkan bahwa “Pemerintah daerah dapat membentuk dana cadangan guna membiayai kebutuhan tertentu yang dananya tidak dapat disediakan dalam satu tahun anggaran”. Demikian pula dalam ketentuan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, bahwa Dana Cadangan adalah dana yang disisihkan untuk menampung kebutuhan yang memerlukan dana relatif besar yang tidak dapat dipenuhi dalam satu tahun anggaran. Adapun di dalam Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen tentang Pembentukan Dana Cadangan disebutkan tujuan dari rancangan peraturan daerah ini adalah untuk membiayai penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2015. Setelah melalui pengkajian oleh Pansus I, maka Pansus I berpendapat bahwa rancangan peraturan daerah tentang Pembentukan Dana Cadangan ini yang semula akan dibahas oleh Pansus I beserta rancangan peraturan daerah yang lain, diputuskan untuk ditarik dari pembahasan di DPRD Kabupaten Kebumen dan dikembalikan kepada Bupati Kebumen dengan alasan sebagai berikut : 1. Dasar hukum penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2015 belum jelas.
2. Kemampuan Keuangan Daerah (APBD Kabupaten Kebumen) yang

masih terbatas dan sangat mendesak untuk membiayai kegiatan yang lain.

Pemerintah daerah dapat membentuk dana cadangan guna mendanai kegiatan yang penyediaan dananya tidak dapat dibebankan dalam satu tahun anggaran. pembentukan dana cadangan. Hasil penyualan kekayaan daerah yang dipisahkan. pembentukan dana cadangan. Jumlah pendapatan daerah yang disisihkan untuk pembentukan dana cadangan dalam tahun anggaran bersangkutan sesuai dengan jumlah yang ditetapkan dalam peraturan daerah. d. dan sumber dana cadangan serta jenis program/ kegiatan yang dibiayai dari . Pembentukan dana cadangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dengan peraturan daerah. pemberian pinjaman Pasal 74 1. Pasal 109 Penggunaan surplus APBD diutamakan untuk pengurangan utang. 3. c. Pengelolaan Dana Cadangan PasaI 122 1. Penerimaan kembali pemberian pinjaman. Penerimaan pembiayaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup: a. dan e. dan/atau pendanaan belanja peningkatan jaminan sosial. Pembiayaan daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (1) huruf c terdiri dari penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. 2. penyertaan modal pemerintah daerah. b. Peraturan daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mencakup penetapan tujuan. Penerimaan pinjaman.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah Pembiayaan Daerah Pasal 28 1. SiLPA tahun anggaran sebelumnya. Pencairan dana cadangan. c. b. dan d. Pengeluaran pembiayaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mencakup: a. pembayaran pokok utang. 2. 3. besaran.

Dana cadangan yang dibentuk sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat bersumber dari penyisihan atas penerimaan daerah kecuali DAK. 4.dana cadangan tersebut. Penggunaan dana cadangan dalam satu tahun anggaran menjadi penerimaan pembiayaan APBD dalam tahun anggaran yang bersangkutan. dan penerimaan lain yang penggunaannya dibatasi untuk pengeluaran tertentu berdasarkan peraturan perundang-undangan. 5. pinjaman daerah. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->