TINJAUAN PUSTAKA

Latar Belakang Tinjauan pustaka biasanya hanya muncul di karya-karya ilmiah seperti skripsi, tesis, disertasi. Pada makalahmakalah singkat biasanya bagian ini tidak ditentukan. Yang melatar belakangi mengapa tinjauan pustaka menjadi salah satu bagian dari skripsi, tesis atau disertasi adalah kenyataan bahwa penelitian yang dilakukan merupakan salah satu mata rantai dari penelitian-penelitian terdahulu. Tidak ada satupun penelitian yang terisolasi dari penelitian-penelitian sebelumnya. Dengan demikian aadalah sesuatu yang wajar jika peneliti menyebutkan dan menjelaskan penelitian-penelitian yang menjadi acuannya.

Tinjauan pustaka: Bagi peneliti: penguasaan teori dan konsep untuk memberikan cakrawala dan menempatkan penelitian kita dalam konteks ilmiah. Penyususnan proposal: ‡ mendapatkan kerangka konsep untuk menyusun hipotesis ‡ Mencari teknik pelaksanaan penelitian dan analisis hasil ‡ Meletakan penelitian kita dalam konteks dengan penelitian sebelumnya

Fungsi Tinjauan pustaka ‡ Menyediakan kerangka konsep/ kerangka teoritik untuk penelitian yang direncanakan. ‡ Menyediakan informasi tentang penelitian terdahulu ‡ Mendapatkan ide baru ‡ Meningkatkan kepercayaan diri

Syarat-syarat tinjauan pustaka
‡ Relevansi
Bukan untuk mengajarkan pembaca tentang teori menyeluruh topik yang kita pilih (bukan buku ajar) o Relevan dengan topik kita artinya meletakan penelitian kita dalam konteks penelitian dan teori yang telah ada. o Menerangkan kenapa dan bagaimana pertanyaan penelitian (hipotesis diformulasikan dalam proposal) o Formulasi konsep teori dan hipotesis nyambung dengan teori yang ada
o

‡ Recency
- Hendaknya muktahir (5-7 tahun) terakhir

seminar ataupun buku. proseding. ‡ Membaca berbagai karya ilmiah dalam bentuk jurnal. konperensi ilmiah.Persiapan ‡ Melakukan serangkaian studi literatur tentang hal-hal yang berkaitan dengan topik yang akan diteliti. ‡ Pertanyaan yang sering muncul: o o o Darimana studi literatur harus dimulai? Karya ilmiah yang mana yang harus dibaca? Bagaimana menentukan relevansi literatur dengan topik penelitian? .

yang digunakan sebagai pedoman adalah relevansi topik dengan penelitian. ‡ Salah satu ukuran yang dapat digunakan adalah tingkat kohesivitas dari informasi yang diperoleh ‡ Suatu literatur dikatakan releven jika informasi tambahan yang diperoleh dari literatur tersebut dapat bergabung secara´bulat´ dengan informasi kumulatif (dari sumber-sumber lain) ‡ Ciri-ciri informasi yang´bulat´ adalah ia memberikan suatu pengetahuan yang bersifat integral .Pelaksanaan ‡ Dalam mencari literatur.

‡ Adalah alat yang digunakan dalam melakukan pengukuran dalam hal ini untuk mengumpulkan data pada suatu penelitian . ‡ Adalah alat atau fasilitas yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data agar pekerjaannya lebih mudah dan hasilnya lebih baik.PENGERTIAN INSTRUMEN PENELITIAN ‡ Adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam maupun sosial yang diamati.

Ceklis. Angket 4. Pedoman wawancara. Pengamatan 6. skala bertingkat 4. data hasil analisis 7. Inventori Instrumen: 1. Rambu2 tertanyaan 3. Wawancara 5.. Tes lisan 3. Tes tertulis 2. angket dengan alasan sistematis .Hubungan antara instrumen penelitian dan metode penelitian Metode: 1. Soal tes 2. kerangka sistematika. Dokumentasi 1. Ceklis 6. angket. ceklis 5. inventori.

Skala nominal.Skala pengukuran Skala pengukuran merupakan kesepakatan yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan panjang pendeknya interval yang ada dalam alat ukur Jenis-jenis skala pengukuran berdasarkan sifatnya: 1. yaitu skala yang diberikan pada obyek/kategori yang sifatnya hanya sekedar label/kode saja. .

1. namun tidak terdapat titik nol absolut 3. yaitu skala yang diberikan pada obyek/kategori yang sifatnya menyatakan tingkat dengan jarak/ rentang yang tidak harus sama 2. yaitu skala yang diberikan pada obyek/kategori yang sifatnya menyatakan tingkat dengan jarak/rentang yang harus sama.Skala interval. yaitu skala yang diberikan pada obyek/kategori yang sifatnya menghimpun semua sifat dari ketiga skala lainnya dan dilengkapi dengan titik nol absolut .Skala rasio. Skala ordinal.

500 5 buku tulis 5 buku tulis 5 buku tulis 5 buku tulis 5 buku tulis 5 buku tulis 3 3 4 3 4 4 5 5 6 6 86 71 70 88 75 70 63 59 55 60 70 70 70 60 60 70 60 60 50 50 77 88 88 66 77 66 77 77 77 66 233 229 228 214 212 206 200 196 182 176 1 2 3 4 .000 Rp. 7. 25.000 Rp.Hasil lomba deklamasi perayaan Hari Kartini siswa SD Kolombo No Nama 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Adit Irma Ika Desi Eko Uun Ani Lia Iin ana kls Yuri 1 Yuri2 Nilai Yuri 3 Total Juara ke Hadiah Rp. 10.000 Rp. 15.

Objektivitas : pengukuran yang dilakukan benar-benar terbebas dari bias (menghasilkan data apa adanya) 2. 3.Validitas: pengukuran yang dilakukan benar-benar mengukur apa yang memang dikehendaki untuk diukur.Kaidah pokok pengukuran: 1. data yang benar-benar mencerminkan nilai yang sesungguhnya dari variabel yang diukur .Reliabilitas.

. 2. kesalahan hasil pengukuran yang terjadi karena sampling pengukuran yang dilakukan tidak representatif.Kesalahan sistematis: kesalahan yang terjadi karena faktor alat dan pengukuran itu sendiri.Kesalahan sampling .Kesalahan pengukuran: 1.

Dilakukan peneraan lebih dulu 3. Dipilih alat yang sudah dibakukan 2.Bagi pengukur perlu adanya altihan-latihan 5.Lingkungan atau suasana saat pengukuran sedapat mungkin sama.Menghindari kesalahan sistematis terhadap alat & terhadap pengukuran sendiri: 1. .Dilakukan uji coba untuk mengetahui validitas dan reliabilitas 4.Satu pengukuran dilakukan berulang 6.Pencatatan dilakukan dengan cermat 7.

METODE PENGUMPULAN DATA ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Metode observasi Metode questionnaire Metode interview Metode dokumentasi Metode eksperiment Metode test .

3. 2. Metode observasi Pengumpulan data dengan observasi langsung atau dengan pengamatan langsung adalah cara pengambilan data dengan menggunakan mata tanpa ada pertolongan alat standar lain untuk keperluan tersebut. Pengamatan dapat dicek dan dikontrol atas validitas dan reliabilitasnya.1. 4. Pengamatan tersebut dicatat secara sistematis dan dihubungkan dengan proposisi umum dan bukan dipaparkan sebagai suatu set yang menarik perhatian saja. . Pengamatan baru tergolong sebagai teknik mengumpulkan data. Pengamatan harus berkaitan dengan tujuan penelitian yang telah direncanakan. Pengamatan digunakan untuk penelitian dan telah direncanakan secara sistematik. jika pengamatan tersebut mempunyai kriteria berikut: 1.

Dengan cara pengamatan. o o Pertumbuhan dan sebagainya. Adakalanya subjek tidak mau berkomunikasi secara verbal dengan enumerator atau peneliti. data yang langsung mengenai perilaku yang tipikal dari objek dapat dicatat segera dan tidak menggantung data dari ingatan seseorang 1.Penggunaan pengamatan langsung sebagai cara mengumpulkan data mempunyai beberapa keuntungan: ‡ Dengan cara pengamatan langsung terdapat kemungkinan untuk mencatat hal-hal. perilaku. baik karena takut. . hal di atas dapat ditanggulangi. karena tidak ada waktu atau karena enggan. Dengan pengamatan langsung. sewaktu kejadian tersebut berlaku atau sewaktu perilaku tersebut terjadi. Pengamatan langsung dapat memperoleh data dari subjek baik tidak dapat berkomunikasi secara verbal atau yang tak mau berkomunikasi secara verbal.

Kelemahan dari pengamatan langsung adalah: ‡ Kadang kala diperlukan waktu menunggu yang lama untuk memperoleh pengamatan langsung terhadap satu kejadian. Misalnya untuk mengamati sejarah kehidupan seseorang sejak bayi sampai meninggal tidak mungkin sama sekali. 1. Ada kegiatan-kegiatan yang tidak mungkin diperoleh datanya dengan pengamatan. pertengkaan keluarga dan sebagainya. ‡ Pengamatan terhadap suatu fenomena yang lama tidak dapat dilakukan secara langsung. . Misalnya kegiatan seks.

Metode kuesioner Alat ini untuk mengumpulkan data adalah daftar pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam kuesioner atau daftar pertanyaan tersebut cukup terperinci dan lengkap. Kuesioner atau schdule tidak lain adalah sebuah set pertanyaan yang csecara logis berhubungan dengan masalah penelitian dan tiap pertanyaaan merupakan jawaban-jawaban yang mempunyai makna dalam menguji hipotesis .2. yang sering disebutkan secara umum dengan nama kuesioner.

Secara umum isi kuesioner dapat berupa: ‡ Pertanyaan tentang fakta ‡ Pertanyaan tentang pendapat ‡ Pertanyaan tentang persepsi diri Beberapa pentunjuk penting berkenaan dengan hal di atas perlu diketahui antara lain: ‡ Jangan gunakan perkataan-perkataan sulit ‡ Jangan gunakan pertanyaan yang bersifat terlalu umum ‡ Hindarkan pertanyaan yang mendua arti ‡ Jangan gunakan kata-kata yang samar ‡ Hindarkan pertanyaan yang mangandung sugesti ‡ Hindarkan pertanyaan yang berdasarkan presumasi ‡ Jangan membuat pertanyaan yang membuat malu responden ‡ Hindarkan pertanyaan yang menghendaki ingatan .

sambil bertatap muka antara si penanya atau pewawancara dengan si penjawab atau responden dengan menggunakan alat yang dinamakan interview guide. .3. Metode wawancara Yang dimaksud dengan waancara adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab.

antara lain: ‡ Pewawancara dan responden biasanya belum saling mengenal sebelumnya. ‡ Responden selalu menjawab pertanyaan. tetapi harus selalu bersifat netral. ‡ Pewawancara selalu bertanya. ‡ Pewawancara tidak menjuruskan pertanyaan kepada suatu jawaban. .Beberapa hal dapat membedakan wawancara dengan percakapan sehari-hari.

tenaga. biaya ‡ Data sudah tersusun rapi ‡ Tidak ada kesangsian dalam masalah lupa . Metode dokumentasi Adalah metode penyelidikan untuk memperoleh keterangan-keterangan atau informasi dari tata usaha atau catatan-catatan tentang gejala-gejala atau peristiwa masa lalu. Keuntungannya: ‡ Penyelidik dapat mengambil data dari masa lalu ‡ Menghemat waktu.4.

.5. Metode eksperiment Adalah suatu cara pengumpulan data yang dilaksanakan secara terencana. Metode test berasal dari kata testum yang mempunyai arti sebagai alat pengukur. 6. teratur dan diamati secara cermat selanjutnya dicatat hasilnya sebagai data penelitian.

Yang perlu dicek adalah: ‡ Dapat dibaca ‡ Dipenuhi tidaknya instruksi sampling ‡ Kelengkapan pengisian ‡ Keserasian ‡ Apakah isi jawaban .PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA PENGOLAHAN DATA Pengolahan data meliputi kegiatan: ‡ Editing : pekerjaan mengoreksi atau melakukan pengecekan yang dapat dilakukan ditempat penelitian.

Tabulating Jawaban-jawaban yang serupa dikelompokan dengan cara yang teliti dan teratur.. kemudian dihitung dan dijumlah berapa banyak peristiwa/item yang termasuk dalam satu kategori. Coding Pemberian tanda/simbol/kode bagi tiap-tiap data yang termasuk dalam kategori yang sama.2 1. misal: ‡ Status usaha: usaha pokok ««««.1 usaha sampingan««.1. Tanda berupa angka atau huruf. Sehingga terbetuk tabel yang lengkap dengan judul dan kolom-kolom beserta keterangan di dalam .

Penyajian data memiliki kegunaan. antara lain: ‡ Untuk menunjukan perkembangan suatu keadaan ‡ Untuk mengadakan perbandingan pada suatu waktu .

Tabel data. Tabel data disusun: ‡ Alfabetis ‡ Geografis ‡ Menurut besarnya angka ‡ Historis ‡ Menurut kelas-kelas yang lazim .Bentuk-bentuk penyajian data penelitian: 1. penyajian data dalam bentuk kumpulan angkaangka yang disusun menurut kategori-kategori tertentu. dalam suatu daftar.

sumber data yaitu sumber yang menjelaskan darimana data itu dikutip .Sebuah tabel memuat bagian-bagian sebagai berikut: ‡ Kepala tabel. memuat: keteranganketerangan tambahan. memuat data ‡ Kaki tabel. judul tabel. memuat keterangan atau judul kolom ‡ Badan tabel. ‡ Leher tabel. memuat : nomor tabel.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan tabel: ‡ Judul tabel dibuat singkat dan jelas ‡ Judul atau kepala kolom dibuat ringkas ‡ Jika dianggap perlu. data dapat dikelompok-kelompokan ‡ Keterangan di bawah dimuat untuk memberi penjelasan mengenai judul. kepala kolom atau angka-angka dalam tabel ‡ Sumber data dicantumkan .

yaitu: ‡ Piktogram adalah grafik data yang menggunakan gambar atau lambang dari data sendiri dengan skala tertentu. Grafik dapat dibedakan dalam beberapa jenis. Grafik data (diagram data) penyajian data dalam bentuk gambar-gambar. ‡ Grafik batang atau balok ‡ Grafik garis ‡ Grafik lingkaran ‡ Kartogram ‡ Histogram dan poligon frekuensi .1.

X/Y = rasio 1.ANALISIS DATA ‡ Membandingkan dua hal atau nilai variabel untuk mengetahui selisihnya atau rasionya. Menguraikan atau memecahkan suatu keseluruhan menjadi bagian-bagian atau komponen-komponen yang lebih kecil. agar dapat: Mengetahui komponen yang menonjol Membandingkan antara komponen yang satu dengan komponen lainnya o Membandingkan salah satu atau beberapa komponen dengan keseluruhan o o . kemudian diambil kesimpulannya (X-Y) = selisih.

Memperkirakan atau besarnya pengaruh secara kuantitatif dari perubahan suatu kejadian terhadap sesuatu kejadian lainnya. Tujuan analisis data ‡ Data dapat diberi arti makna yang berguna dalam memecahkan masalah-masalah penelitian ‡ Memperhatikan hubungan-hubungan antara fenomena yang terdapat dalam penelitian ‡ Untuk memberikan jawabanterhadap hipotesis yang diajukan dalam penelitian ‡ Bahan untuk membuat kesimpulan serta implikasi-implikasi dan saran-saran yang berguna untuk kebijakan penelitian lain .1.

Analisis data bertujuan: menyempitkan dan membatasi penemuanpenemuan hingga menjadi suatu data yang teratur. serta tersusun dan lebih berarti. Analisis dapat dilakukan secara non statistik dan secara statistik ‡ Analisis non statistik dilakukan dengan membaca tabel-tabel. grafik-grafik atau angkaangka yang tersedia. ‡ Analisis statistik berarti menganalisis data menurut dasar-dasar statistik .

‡ Pengertian luas: cara-cara ilmiah yang dipersiapkan untuk mengumpulkan. . menyusun. menyajikan dan menganalisa data penyelidikan berupa angka-angka.Pengertian statistik: ‡ Pengertian sempit: statistik digunakan untuk menunjukan semua kenyataan yang berujud angkaangka.

Simbol-simbol verbal lebih efisien daripada bahasa verbal ‡ Statistik memungkinkan seseorang untuk bekerja secara eksak dan pasti dalam proses dan cara berpikir ‡ Peneliti dapat memberikan rangkuman hasil penelitian dalam bentuk yang lebih berarti dan lebih ringkas. karena memberikan aturan-aturan tertentu ‡ Dapat menarik kesimpulan umum ‡ Memungkinkan untuk mengadakan ramalan .Keuntungan mempergunakan metode statistik adalah sebagai berikut: ‡ Statistik memungkinkan deskripsi tentang sesuatu secara eksak.

Bentuk-bentuk analisa data: ‡ Analisa kuantitatif. adalah analisis yang mempergunakan alat analisis bersifat kuantitatif. ‡ Analisis kualitatif. adalah analisis yang tidak menggunakan model matematik. . model statistik dan ekonometrik atau model-model tertentu lainnya.

ada urutan. merek dll ± ORDINAL ‡ Ada beda. tidak ‡ ada titik nol yang mutlak ‡ Contoh: gender. tidak ada titik nol mutlak ‡ Contoh: tingkat kesukaan.Tipe Data Statistika 1. dll . tidak ada beda (kesamaan).Kualitatif ± NOMINAL ‡ Hanya ciri. tidak ada urutan. tingkat pendidikan. jenis pekerjaan. hobi.

2. ipk. penghasilan dll . Kuantitatif ± INTERVAL ‡ Ada jarak. jarak. iq dll ± RASIO ‡ Data bersifat angka yang sesungguhnya (titik nol mutlak) dan ‡ dapat dibandingkan ‡ Contoh: pendapatan. tidak ada titik nol mutlak ‡ Contoh: suhu.

data dapat dibedakan atas: 1. Time Series Data yaitu data yang dikumpulkan selama kurun waktu/periode tertentu Contoh: Pergerakan nilai tukar rupiah dalam 1 bulan.Untuk keperluan analisis. Cross-sectional Data yaitu data yang dikumpulkan pada waktu tertentu yang sama atau hampir sama Contoh: Jumlah mahasiswa Teknik 2005/2006. Jumlah perusahaan go public tahun 2006 2. Produksi Padi Indonesia tahun 1997-2006 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful