MAKALAH KEDUDUKAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA NEGARA DAN BAHASA NASIONAL Diajukan untuk memenuhi

tugas mata bahasa Indonesia

Di susun oleh: Aries Budiman Jurusan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Majalengka 2009 =============================================================== BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Istilah kedudukan dan fungsi tentunya sering kita dengar, bahkan pernah kita pakai. Misalnya dalam kalimat ³Bagaimana kedudukan dia sekarang?´, ³Apa fungsi baut yang Saudara pasang pada mesin ini?´, dan sebagainya. Kalau kita pernah memakai kedua istilah itu tentunya secara tersirat kita sudah mengerti maknanya. Hal ini terbukti bahwa kita tidak pernah salah pakai menggunakan kedua istilah itu. Kalau demikian halnya, apa sebenarnya pengertian kedudukan dan fungsi bahasa? Samakah dengan pengertian yang pernah kita pakai? Kita tahu bahwa bahasa sebagai alat komunikasi lingual manusia, baik secara terlisan maupun tertulis. Ini adalah fungsi dasar bahasa yang tidak dihubungkan dengan status dan nilai-nilai sosial. Setelah dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari, yang di dalamnya selalu ada nilainilai dan status, bahasa tidak dapat ditinggalkan. Ia selalu mengikuti kehidupan manusia seharihari, baik sebagai manusia anggota suku maupun anggota bangsa. Karena kondisi dan

Memahami kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dan bahasa nasional? . Perumusan Masalah 1. bagi masyarakat yang dwi bahasa (dwilingual). Mengetahui kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dan bahasa nasional? 2. misalnya. Kedudukan dan fungsi bahasa yang dipakai oleh pemakainya (baca: masyarakat bahasa) perlu dirumuskan secara eksplisit. antara lain. akan dapat µmemilah-milahkan¶ sikap dan pemakaian kedua atau lebih bahasa yang digunakannya. Sejauhmana kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dan bahasa nasional? 3. yaitu kebijaksanaan nasional yang berisi perencanaan. sedangkan unsur-unsur yang dianggap merugikannya akan ditolak. dan kapan seharusnya ditolak.pentingnya bahasa itulah. pengarahan. Mereka bisa mengetahui kapan dan dalam situasi apa bahasa yang satu dipakai. Pemakainya akan berusaha mempertahankan kedudukan dan fungsi bahasa yang telah disepakatinya dengan. Di negara kita itu disebut Politik Bahasa Nasional. dan ketentuan-ketentuan yang dapat dipakai sebagai dasar bagi pemecahan keseluruhan masalah bahasa. Sehubungan dengan itulah maka perlu adanya aturan untuk menentukan kapan. maka ia diberi µlabel¶ secara eksplisit oleh pemakainya yang berupa kedudukan dan fungsi tertentu. Pemakaiannya akan memperlakukannya sesuai dengan µlabel¶ yang dikenakan padanya. Mereka tidak akan memakai secara sembarangan. Di pihak lain. Tujuan 1. Bagaimana kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara dan bahasa nasional? 2. 2. menyeleksi unsur-unsur bahasa lain yang µmasuk¶ ke dalamnya. Pemakainya akan menyikapinya secara jelas terhadapnya. Semuanya itu dituangkan dalam bentuk kebijaksanaan pemerintah yang bersangkutan. sebab kejelasan µlabel¶ yang diberikan akan mempengaruhi masa depan bahasa yang bersangkutan. Dengan demikian perkembangan bahasa (-bahasa) itu akan menjadi terarah. Unsur-unsur yang dianggap menguntungkannya akan diterima. suatu unsur lain yang mempengaruhinya layak diterima. dan kapan dan dalam situasi apa pula bahasa yang lainnya dipakai.

) Perjalanan itu dimulai sebelum kolonial masuk ke bumi Nusantara. Bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia. Butir ketiga itulah yang dianggap sesuati yang luar biasa. misalnya yang didapatkan di Bukit Talang Tuwo dan Karang Brahi serta batu nisan di Aceh. (Untuk meyakinkan pernyataan ini. Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional Janganlah sekali-kali disangka bahwa berhasilnya bangsa Indonesia mempunyai bahasa Indonesia ini bagaikan anak kecil yang menemukan kelereng di tengah jalan.========================================================== BAB II PEMBAHASAN TEORI A. khususnya negara tetangga kita. Tanah Air Indonesia. . Kehadiran bahasa Indonesia mengikuti perjalanan sejarah yang panjang. Dikatakan demikian. sebab negara-negara lain. Oleh pemuda kita. silahkan dipahami sekali lagi Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia. dengan bukti-bukti prasasti yang ada. mencoba untuk membuat hal yang sama selalu mengalami kegagalan yang dibarengi dengan bentrokan sana-sini. sebab semuanya telah mempunyai kebulatan tekad yang sama. sampai dengan tercetusnya inpirasi persatuan pemuda-pemuda Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928 yang konsepa aslinya berbunyi: Kami poetera dan poeteri Indonesia mengakoe bertoempah darah satoe. kejadian itu dilakukan tanpa hambatan sedikit pun. Dari ketiga butir di atas yang paling menjadi perhatian pengamat (baca: sosiolog) adalah butir ketiga. Kami poetera dan poeteri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean. Kami poetera dan poeteri Indonesia mengakoe berbangsa satoe. Kita patut bersyukur dan angkat topi kepada mereka.

Dengan keluhuran nilai yang dicerminkan bangsa Indonesia. sebelum tercetusnya Sumpah Pemuda. Sebagai lambang kebanggaan nasional. Kesadaran masyarakat yang semacam itulah. dan . kerangkanya sama. Apakah ada bedanya bahasa Melayu pada tanggal 27 Oktober 1928 dan bahasa Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928? Perbedaan ujud. dengan bahasa Indonesia akan dapat diketahui siapa kita. Sebelum Sumpah Pemuda. Dengan adanya kondisi yang semacam itu. Pada saat itulah. Yang berbeda adalah semangat dan jiwa barunya. Kita harus bngga memakainya dengan memelihara dan mengembangkannya. Jadi. kita harus bangga dengannya. maupun kosakata jelas tidak ada. Ini beratri. Adanya bahasa Melayu yang dipakai sebagai lingua franca ini pun tidak akan mengurangi fungsi bahasa daerah. bahasa Indonesia berfungsi sebagai (1) lambang kebanggaan nasional. ³Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional´ yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25-28 Februari 1975 antara lain menegaskan bahwa dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional. malu. (2) lambang identitas nasional. Bahasa daerah tetap dipakai dalam situasi kedaerahan dan tetap berkembang. Hal itu terjadi sudah berabad-abad sebelumnya. bahasa Melayu dipakai sebagai lingua franca di seluruh kawasan tanah air kita. bahasa Indonesia merupakan µlambang¶ bangsa Indonesia. yaitu sifat. semangat dan jiwa bahasa Melayu masih bersifat kedaerahan atau jiwa Melayu. Sebagai realisasi kebanggaan kita terhadap bahasa Indonesia. kita harus menjunjungnya. baik struktur. bahasa Melayu yang berjiwa semangat baru diganti dengan nama bahasa Indonesia. dan acuh tak acuh. masyarakat kita sama sekali tidak merasa bahwa bahasa daerahnya disaingi. perangai. Sebagai lambang identitas nasional. bahasa Indonesia µmemancarkan¶ nilai-nilai sosial budaya luhur bangsa Indonesia. setelah Sumpah Pemuda semangat dan jiwa bahsa Melayu sudah bersifat nasional atau jiwa Indonesia. khusunya pemuda-pemudanya yang mendukung lancarnya inspirasi sakti di atas. dan kita harus mempertahankannya. kita harus memakainya tanpa ada rasa rendah diri. Akan tetapi. Di balik itu. mereka telah menyadari bahwa bahasa daerahnya tidak mungkin dapat dipakai sebagai alat perhubungan antar suku.Kita tahu bahwa saat itu. sistem. sebab yang diajak komunikasi juga mempunyai bahasa daerah tersendiri.

Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara . Kedudukan dan fungsi bahasa daerah masih tegar dan tidak bergoyah sedikit pun. Jangan sampai bahasa Indonesia tidak menunjukkan gambaran bangsa Indonesia yang sebenarnya. (3) alat pemersatu berbagai-bagai masyarakat yang berbeda-beda latar belakang sosial budaya dan bahasanya. sosial. apabila arus informasi antarkita meningkat berarti akan mempercepat peningkatan pengetahuan kita. dan rasa nasib yang sama. memungkinkan masyarakat Indonesia yang beragam latar belakang sosial budaya dan berbedabeda bahasanya dapat menyatu dan bersatu dalam kebangsaan. Dengan bahasa Indonesia. Apabila pengetahuan kita meningkat berarti tujuan pembangunan akan cepat tercapai. bahasa Indonesia sering kita rasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. pertahanan. maka kita harus menjaganya jangan sampai ciri kepribadian kita tidak tercermin di dalamnya. Apalagi dengan adanya kenyataan bahwa dengan menggunakan bahasa Indonesia. bangsa Indonesia merasa aman dan serasi hidupnya. (4) alat perhubungan antarbudaya antardaerah. ================================================================= B. Bayangkan saja apabila kita ingin berkomunikasi dengan seseorang yang berasal dari suku lain yang berlatar belakang bahasa berbeda. sebab mereka tidak merasa bersaing dan tidak merasa lagi µdijajah¶ oleh masyarakat suku lain. bahasa daerah diharapkan dapat memperkaya khazanah bahasa Indonesia. Akhirnya. identitas suku dan nilai-nilai sosial budaya daerah masih tercermin dalam bahasa daerah masing-masing. Bahkan. Karena fungsinya yang demikian itu. segala kebijakan dan strategi yang berhubungan dengan ideologi. cita-cita. mungkinkah kita dapat bertukar pikiran dan saling memberikan informasi? Bagaimana cara kita seandainya kita tersesat jalan di daerah yang masyarakatnya tidak mengenal bahasa Indonesia? Bahasa Indonesialah yang dapat menanggulangi semuanya itu.watak kita sebagai bangsa Indonesia. politik. Dengan bahasa Indonesia kita dapat saling berhubungan untuk segala aspek kehidupan. dan kemanan (disingkat: ipoleksosbudhankam) mudah diinformasikan kepada warganya. ekonomi. Bagi pemerintah. budaya.

tetapi berbeda jiwanya: jiwa kolonial dan jiwa nasional. 1) 2) bahasa dalam hasil sastra. bahasa Belanda. sebab pada waktu itu bahasa Melayu masih juga digunakan dalam lapangan atau ranah pemakaian yang berbeda. Terlalu banyak hal yang harus dipertimbangkan. kemerdekaan Indonesia. Ia merupakan sambungan yang tidak langsung dari bahasa Melayu. Bab XV. Demikianlah. Secara resmi adanya bahasa Indonesia dimulai sejak Sumpah Pemuda. Hal itu dinyatakan dalam Uud 1945. Pemilihan bahasa sebagai bahasa negara bukanlah pekerjaan yang mudah dilakukan. sedangkan bahasa Indonesia digunakan di luar situasi pemerintahan tersebut oleh pemerintah yang mendambakan persatuan Indonesia dan yang menginginkan kemerdekaan Indonesia. b. diangkat pulalah bahasa Indonesia sebagai bahasa negara. Bahasa Melayu: Bahasa Indonesia: a. Singapura. Penerbitan-penerbitan yang dikelola kemerdekaan Indonesia baik berupa: oleh jawatan Belanda. Secara terperinci perbedaan lapangan atau ranah pemakaian antara kedua bahasa itu terlihat pada perbandingan berikut ini. Bahasa yang diajarkan di sekolahb.Sebagaimana kedudukannya sebagai bhasa nasional. Hal ini terbukti pada uraian berikut. masih tetap menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi di negaranya. 28 Oktober 1928. negara tetangga kita Malaysia. Sebagai contoh konkret. Kondisi di atas berlangsung sampai tahun 1945. Salah timbang akan mengakibatkan tidak stabilnya suatu negara. walaupun sudah berusaha dengan sekuat tenaga untuk menjadikan bahasanya sendiri sebagai bahasa resmi. terutama untuk tingkat kebangsaan untuk mencapai yang dianggap rendah. Bersamaan dengan diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. dan India. untuk mewujudkan cita-cita perjuangan c. pemerintah Hindia bahasa pers. Ini tidak berarti sebelumnya tidak ada. Bahasa Melayu digunakan sebagai bahasa resmi kedua oleh pemerintah jajahan Hindia Belanda. bahasa Indonesia sebagai bahasa negara/resmi pun mengalami perjalanan sejarah yang panjang. Dikatakan demikian. . pada saat itu terjadi dualisme pemakaian bahasa yang sama tubuhnya. Bahasa resmi kedua di samping Bahasa yang digunakan dalam gerakan a. Filipina. Bahasa yang digunakan dalam sekolah yang didirikan atau menurut penerbitan-penerbitan yang bertuju-an sistem pemerintah Hindia Belanda. Pasal 36.

Singapura. bahasa pemersatu bangsa Indonesia. bahasa Indonesia befungsi sebagai: 1. Sehubungan dengan ini kita patut bangga terhadap presiden kita. Bagaimana dengan kita? 2. dan India tidak mempunyai ketiga faktor di atas. dan (3) bahasa tersebut diterima oleh seluruh penduduk negara itu. Tidak demikian halnya dengan negara Indonesia. Sebelumnya bahasa Indonesia sudah menjalankan tugasnya sebagai bahasa nasional. kita patut bersyukur kepada Tuhan atas anugerah besar ini. Bahkan. 28 Februari 1975 dikemukakan bahwa di dalam kedudukannya sebagai bahasa negara. Oleh sebab itu. Soeharto yang selalu menggunakan bahasa Indonesia dalam situsi apa dan kapan pun selama beliau mengatasnamakan kepala negara atau pemerintah. tidak hanya itu. Dengan demikian. hal yang dianggap berat bagi negara-negara lain. Sebagai bahasa pengantar resmi di lembaga-lembaga pendidikan. Dalam ³Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional´ yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25 s.d. . bahasa tersebut lebih menyeluruh penyebarannya. Pemakaian pertama yang membuktikan bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kenegaran ialah digunakannya bahasa Indonesia dalam naskah proklamasi kemerdekaan RI 1945.Hal-hal yang merupakan penentu keberhasilan pemilihan suatu bahasa sebagai bahasa negara apabila (1) bahasa tersebut dikenal dan dikuasai oleh sebagian besar penduduk negara itu. Sebagai bahasa resmi kenegaraan.Keputusan-keputusan. dan surat-surat resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah dan lembaga-lembaganya dituliskan di dalam bahasa Indonesia. Masyarakat multilingual yang terdapat di negara itu saling ingin mencalonkan bahasa daerahnya sebagai bahasa negara. Mulai saat itu dipakailah bahasa Indonesia dalam segala upacara. Pidato-pidato atas nama pemerintah atau dalam rangka menuanaikan tugas pemerintahan diucapkan dan dituliskan dalam bahasa Indonesia. Mereka saling menolak untuk menerima bahasa daerah lain sebagai bahasa resmi kenegaraan. dan kegiatan kenegaraan baik dalam bentuk lisan maupun tulis. peristiwa. Filipina. (2) secara geografis. terutama faktor yang nomor (3). dokumen-dokumen. Ketig faktor di atas sudah dimiliki bahasa Indonesia sejak tahun 1928. Bahasa-bahasa yang terdapat di Malaysia. bagi kita tidak merupakan persoalan.

rasanya tidaklah mungkin dapat disebarluaskan kepada dan dinikmati oleh masyarakat Indonesia dengan bahasa lain selain bahasa Indonesia. bahasa Indonesia terasa sekali manfaatnya. maka materi pelajaran ynag berbentuk media cetak hendaknya juga berbahasa Indonesia. majalah-majalah ilmiah maupun media cetak lain. dan Bugis dengan bahasa Bali? Tidak mungkin! Hal ini juga berlaku dalam penyebarluasan ilmu dan teknologi modern. 3. sebagai fungsi pengembangan kebudayaan nasional. 4. Sebagai bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi modern. Agar jangkauan pemakaiannya lebih luas.Sebagai konsekuensi pemakaian bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di lembaga pendidikan tersebut. Pelaksanaan ini mempunyai hubungan timbal-balik . Hal ini dapat dilakukan dengan menerjemahkan buku-buku yang berbahasa asing atau menyusunnya sendiri. Apabila hal ini dilakukan. dan teknologi. sangatlah membantu peningkatan perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa ilmu pengetahuan dan teknolologi (iptek). bahasa Indonesia dipakai sebagai bhasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai dari taman kanak-kanak sampai dengan perguruan tinggi. Apakah mungkin guru tari Bali mengajarkan menari Bali kepada orang Jawa. Mungkin pada saat mendatang bahasa Indonesia berkembang sebagai bahasa iptek yang sejajar dengan bahasa Inggris. Sebagai fungsinya di dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah. Tujuan penyeragaman dan peningkatan mutu tersebut agar isi atau pesan yang disampaikan dapat dengan cepat dan tepat diterima oleh orang kedua (baca: masyarakat). yang berasal dari masyarakat Indonesia yang beragam pula. hendaknya menggunakn bahasa Indonesia. Sehubungan dengan itu hendaknya diadakan penyeragaman sistem administrasi dan mutu media komunikasi massa. buku-buku populer.Sebagai bahasa resmi. Hanya saja untuk kepraktisan. Kebudayaan nasional yang beragam itu. baik melalui buku-buku pelajaran. ilmu. beberapa lembaga pendidikan rendah yang anak didiknya hanya menguasai bahasa ibunya (bahasa daerah) menggunakan bahasa pengantar bahasa daerah anak didik yang bersangkutan. Hal ini dilakukan sampai kelas tiga Sekolah Dasar. bahasa Indonesia dipakai dalam hubungan antarbadan pemerintah dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Sunda. penyebaran ilmu dan teknologi. Sebagai bahasa resmi di dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah.

com/2007/04/kedudukan-dan-fungsi-bahasa-indonesia.blogspot.html . Penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kedudukan dan fungsinya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar ============================================================== DAFTAR PUSTAKA http://muslich-m. sebab minimal empat fungsi itulah memang sebagai ciri penanda bahwa suatu bahasa dapat dikatakan berkedudukan sebagai bahasa negara ============================================================= BAB III PENUTUP A. karena sebagai warga negara Indonesia yang menjalankan tugas-tugas µpembangunan¶ Indonesia. sedangkan seseorang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi.dengan fungsinya sebagai bahasa ilmu yang dirintis lewat lembaga-lembaga pendidikan. Kesimpulan 1. 3. B. Saran 1. Kita harus dapat memahami kedudukan dan fungsi bahasa indonesia 2. Penggunaan bahasa Indonesia sebagai penghubung antarsuku.proses terbentuknya dan dari segi fungsinya 2. khususnya di perguruan Keempat fungsi itu harus dilaksanakan. Perbedaan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional dan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara/Resmi bias terlihat dari ujudnya. karena warga yang berbangsa Indonesia yang menetap di wilayah Indonesia. Dualisme kedudukan bahasa Indonesia tersebut dilatarbelakangi oleh proses pembentukan yang berbeda.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful