P. 1
Model KTSP SMA Muhammaddyah

Model KTSP SMA Muhammaddyah

|Views: 4,180|Likes:
Published by Muhammad Abduh

More info:

Published by: Muhammad Abduh on Apr 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/14/2015

pdf

text

original

Sections

  • BAB I PENDAHULUAN
  • A. Latar Belakang
  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
  • Pendidikan Nasional pasal 3
  • Lebih lanjut lagi dalam Undang Undang Dasar 1945 Pasal 31 Ayat 5 berbunyi :
  • Bahkan ditegaskan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20
  • Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 55 ayat 1 : Masyarakat
  • B.Tujuan Penyusunan KTSP
  • C. Prinsip Pengembangan KTSP
  • peserta didik dan lingkungannya
  • 2. Beragam dan terpadu
  • 4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan
  • 5. Menyeluruh dan berkesinambungan
  • 6. Belajar sepanjang hayat
  • 7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
  • D. KEADAAN DAN POTENSI SEKOLAH
  • 1. Lingkungan Sekolah
  • 2. Keadaan Sekolah
  • Keadaan Gedung Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Palembang
  • b. Anggaran Sekolah
  • Kelas SPP / bulan (Rupiah)
  • Sumber Dana Pendidikan SMA Muhammadiyah 1 Palembang
  • 3. Personil Sekolah
  • NAMA PERIODE TUGAS
  • Keadaan Personil Sekolah
  • 4. Keadaan Peserta Didik
  • Jumlah Peserta Didik Tahun 2007/2008
  • Beasiswa peserta didik tahun 2007
  • Input dan Output NEM Peserta didik
  • 5. Orang Tua Peserta Didik
  • Keadaan Orang tua Peserta didik
  • No Pekerjaan Jumlah Prosentase
  • 6. Kerja Sama Sekolah
  • BAB II
  • VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH
  • A. Visi SMA Muhammadiyah 1 Palembang
  • Terselenggaranya pendidikan yang Islami,
  • B. Misi SMA Muhammadiyah 1 Palembang
  • C. Tujuan Sekolah
  • Tujuan Jangka Panjang
  • Tujuan Jangka Pendek
  • D. Standar Kompetensi Lulusan
  • E. Sasaran Program:
  • Sasaran Program Sekolah
  • SASARAN PROGRAM 8 TAHUN ( 2007 / 2015 ) (Program Jangka Panjang)
  • BAB III
  • STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM
  • A. Struktur Kurikulum
  • CAKUPAN KELOMPOK MATA PELAJARAN
  • CAKUPAN
  • a. Struktur Kurikulum Kelas X
  • b. Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII
  • Struktur Kurikulum Kelas X
  • Komponen Alokasi Waktu
  • Semester 1 Semester 2
  • Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPA
  • Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPS
  • Alokasi Waktu
  • Kelas XI Kelas XII
  • Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2
  • B. Muatan Kurikulum
  • 1. Mata Pelajaran
  • Metode pembelajaran diarahkan berpusat pada peserta didik (learner
  • 2. Muatan Lokal
  • Program Muatan Lokal
  • Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ)
  • STANDAR
  • KOMPETENSI DASAR
  • 3. Kegiatan Pengembangan Diri
  • Daftar Kegitan Ekstra Kurikuler sebagai berikut :
  • RUTIN SPONTAN KETELADANAN
  • 4. Pendidikan Kecakapan Hidup
  • 5. Beban Belajar
  • Beban Belajar Peserta Didik
  • X s.d
  • XII 45 39 34
  • 6. Ketuntasan Belajar
  • DAFTAR KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL
  • X XI IPA/IPS XI IPA/IPS
  • 7. Penjurusan
  • 8. Kenaikan Kelas dan Kelulusan
  • BAB IV
  • KALENDER PENDIDIKAN
  • TAHUN PELAJARAN 2008/2009
  • A. Permulaan Tahun Pelajaran
  • B. Waktu Belajar
  • C. Kegiatan Tengah Semester
  • D. Libur Sekolah
  • BAB V
  • PENUTUP
  • BEBERAPA PENGERTIAN / ISTILAH
  • KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) adalah kurikulum operasional
  • KEGIATAN MANDIRI TIDAK TERSTRUKTUR adalah kegiatan pembelajaran yang

KURIKULUM SMA MUHAMMADIYAH I PALEMBANG

Jalan Kecamatan Kota Telepon

: Jl. Balayudha no. 21 A Palembang : Kemuning : Palembang : 0711 411316

MAJELIS DIKDASMEN PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH KOTA PALEMBANG SMA MUHAMMADIYAH I PALEMBANG

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayahNya, SMA Muhammadiyah 1 Palembang telah dapat menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) bercirikan keagamaan (Islam). Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan merupakan salah satu upaya mengimplementasi Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan menjadi kegiatan pembelajaran yang operasional, siap dilaksanakan oleh sekolah, juga siap untuk diadopsi atau diadaptasi oleh sekolah yang bercirikan keagamaan (Islam), sesuai dengan karakteristik peserta didik, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Kurikulum SMA Muhammadiyah 1 Palembang disusun dengan mengacu pada Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan oleh BSNP, juga dijiwai oleh ruh Islami. Namun demikian, kami menyadari bahwa kurikulum ini masih belum sempurna. Penyempurnaan secara berkelanjutan akan terus dilakukan. Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh staf sekolah yang telah meluangkan waktu dan tenaganya untuk menyusun kurikulum ini, dan juga kepada Tim Pusat Kurikulum, TPK provinsi Sumsel dan kota Palembang, serta supervisi dari Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan yang telah melakukan pendampingan selama proses penyusunan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk terhadap segala upaya yang kita lakukan demi untuk peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Jakarta, September 2008 Kepala SMA Muhammadiyah 1 Palembang

Drs. Effendy As NBM. 734747

1

DAFTAR ISI
Lembar Pengesahan Tim Penyusun Kata Pengantar DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN A. B. C E. Latar Belakang ...................................................................................................................... Tujuan Penyusunan KTSP....................................................................................................... Prinsip Pengembangan KTSP ............................................................................................ Keadaan dan Potensi Sekolah................................................................................................ i ii iii iv 1 1 4 5 7 15 15 15 16 17 18 20 20 15 15 16 17 17 18 18 19 19 37 38 38 38 39 40

II. Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah A. B. C. D. E. Visi............................................................................................................................................... Misi. ......................................................................................................................................... Tujuan Sekolah ....................................................................................................................... Standar Kompetensi Lulusan.................................................................................................... Sasaran Program ........................................................................................................................

III. STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Struktur Kurikulum
.............................................................................................................

B. Muatan Kurikulum .............................................................................................................. - Mata Pelajaran .................................................................................................................... - Muatan Lokal .................................................................................................................. - Kegiatan Pengembangan Diri ................................................................................. - Pendidikan Kecakapan Hidup .................................................................................. - Beban Belajar .................................................................................................................. - Ketuntatasan Belajar ................................................................................................... - Penjurusan ....................................................................................................................... - Kenaikan Kelas dan Kelulusan ............................................................................... IV. KALENDER PENDIDIKAN A. Permulaan Tahun Pelajaran ......................................................................................... B. Waktu Belajar ....................................................................................................................... C. Kegiatan Tengah Semester .......................................................................................... D. Libur Sekolah ........................................................................................................................... V. PENUTUP LAMPIRAN Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

2

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan betaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab; sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3. Lebih lanjut lagi dalam Undang Undang Dasar 1945 Pasal 31 Ayat 5 berbunyi : Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. Bahkan ditegaskan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 55 ayat 1 : Masyarakat berhak menyelenggarakan pendidikan berbasis masyarakat pada pendidikan formal dan non formal sesuai dengan kekhasan agama, lingkungan sosial dan budaya untuk kepentingan masyarakat. Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 Tentang Standar Pendidikan Nasional, Pasal 17 ayat 1 : “Kurikulum tingkat satuan pendidikan SD/MI/SDLB, SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB,

SMK/MAK, atau bentuk lain yang sederajat dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah/karakteristik daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan peserta didik.” Disamping itu berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 22 tahun 1999 yang kemudian direvisi dalam bentuk Undang-Undang Republik Indonesia nomor 32 tahun 2004 tentang otonomi daerah bahwa pemerintah daerah diberi otonom dan kewenangan penuh untuk mengembangkan potensi daerahnya termasuk dalam bidang pendidikan. Peran serta masyarakat yang difasilitasi pemerintah 3

serta bertujuan untuk menghasilkan manusia yang jujur. pemahaman. etis. berbudi pekerti. saling menghargai. dan emosional agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia.(Qs: Al Imron Ayat : 190-191. maka internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan yang ditempuh terutama melalui pendidikan formal di sekolah. Peningkatan potensi spiritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Allah SWT. Pendidikan di sekolah Islam diberikan dengan mengikuti tuntunan bahwa agama diajarkan kepada manusia dengan visi untuk mewujudkan manusia yang bertakwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia. baik personal maupun sosial. adil. budi pekerti. Untuk sekolah yang`bercirikan keagamaan. Hal ini disebabkan agama menjadi pemandu dalam upaya mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna. damai dan bermartabat. Peningkatan potensi spiritual mencakup pengamalan. spiritual. harmonis dan produktif. disiplin. penanaman dan internalisasi nilai-nilai agama mutlak harus ditanamkan sejak dini kepada peserta didik dan dilakukan secara konsisten dan terus menerus. dan penanaman nilai-nilai keagamaan. serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan. Qs: At Taubah Ayat 122 dan Qs: Azzumar Ayat : 18).daerah dalam mengembangkan pendidikan sudah seharusnya dapat memajukan pendidikan di seluruh daerah di Indonesia sesuai dengan potensi dan karakteristik daerah masing-masing. Akhlak mulia mencakup etika. 4 . Menyadari betapa pentingnya peran agama bagi kehidupan umat manusia. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan KTSP berciri khas agama Islam antara lain : Menjadikan mata pelajaran agama Islam sebagai pusat kajian dan pengendali nilai-nilai keislaman. yang kemudian harus diaplikasikan dalam kehidupan di keluarga dan masyarakat. Pendidikan di sekolah Islam dimaksudkan untuk meningkatkan potensi peserta didik secara optimal yang meliputi potensi intelektual. dan moral sebagai perwujudan dari pendidikan di sekolah Islam.

Ketertiban. terutama dalam 5K (Kebersihan. Kenyamanan) Meluasnya kegiatan extra kurikuler dari aspek keagamaan SMA Muhammadiyah 1 Palembang sebagai salah satu sekolah yang berciri khas agama Islam ingin mewujudkan generasi yang berimtak sekaligus menguasai iptek. Tindak lanjutnya adalah sekolah menyusun sendiri kurikulum dengan mengacu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. Keindahan. potensi.Mengaktualisasikan ajaran islam dalam seluruh segi kehidupan (ilmu. Nilai-nilai agama Islam dapat diwujudkan melalui berbagai 5 . dan hormat guru Terpeliharanya pelaksanaan ajaran Islam. Keberhasilan suatu sekolah yang berciri khas agama Islam yang telah melaksanakan hal-hal di atas akan terlihat dari beberapa indikator sebagai berikut : Meningkatnya program pendidikan agama secara optimal Terwujudnya syiar keislaman dalam berbagai kegiatan Terwujudnya suasana keagamaan yang kondusif yang serba ibadah Terhindarnya dikotomi pendidikan Meningkatnya kesadaran untuk memuliakan Allah. 19 tahun 2005 pasal 36 ayat 2 dengan dijiwai nilai-nilai Islami dan Kemuhammadiyahan. dan kebutuhan peserta didik yang selalu dijiwai nilainilai agama Islam. Kesopanan. amal dan akhlak) Mengembangkan suasana keagamaan yang kondusif dalam perilaku yang takwa ibadah (ikhlas beramal) Memberikan nuansa ke-Islaman dari semua mata pelajaran yang bukan pendidikan agama Keteladanan yang Islami dari semua pendidik dan tenaga kependidikan Menempatkan ajaran Islam sebagai basic of reference dalam kehidupan Mengembangkan berbagai kegiatan intra dan ekstrakurikuler yang dijiwai oleh ruh islami. Melalui KTSP ini sekolah dapat melaksanakan program pendidikannya sesuai dengan karakteristik. cinta orangtua.

Pengaturan beban belajar e. Muatan lokal c. menantang. Struktur dan Muatan Kurikulum : a. Visi. Untuk itu. pergaulan islami. Silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Disamping itu akan lebih bermakna jika sekolah bercirikan agama Islam mampu mengadakan kegiatan seperti pesantren kilat. Menciptakan pembelajaran yang efektif. ada tadarusan atau khataman Al-Qu’an. yang secara keseluruhan mencakup: 1. Kenaikan kelas dan kelulusan g. pembiasaan ucapan salam dan ukhuwah islamiyah. Pendidikan kecakapan hidup 4. ibadah sosial seperti khitanan masal. B. Kebiasaan yang perlu dikembangkan antara lain pakaian islami. dalam pengembangannya melibatkan seluruh warga sekolah dengan berkoordinasi kepada pemangku kepentingan di lingkungan sekitar sekolah dan nara sumber yang relevan. Ketuntasan belajar f. manasik haji. 6 . Tujuan SMA Muhammadiyah 1 Palembang 3. Kegiatan pengembangan diri d. wisata keislaman. demokratis.kegiatan seperti ucapan salam.Tujuan Penyusunan KTSP Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) SMA Muhammadiyah 1 Palembang disusun dengan tujuan : Sebagai acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan suluruh kegiatan yang akan dilaksanakan di sekolah Sebagai acuan/ model dalam penyusunan KTSP sekolah yang bercirikan agama Islam. dan shalat berjamaah pada waktu tertentu. Mata pelajaran b. Kalender pendidikan 5. Misi. menyenangkan dan mengasyikkan yang dijiwai dengan nilai-nilai Islami. Pendahuluan(deskripsi model) 2. Dalam dokumen ini dipaparkan tentang Kurikulum SMA Muhammadiyah 1 Palembang. pembiasaan kalimat thayyibah. dan berbagai lomba keagamaan terutama pada peringatan hari besar agama.

Prinsip Pengembangan KTSP Pengembangan KTSP mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP. dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. jenjang dan jenis pendidikan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik.budaya. Beragam dan terpadu Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik. perkembangan. KTSP dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. sehat. dan pengembangan diri secara terpadu. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi. serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antarsubstansi. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. kondisi daerah. perkembangan. status sosial ekonomi. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. 3. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. teknologi dan seni 7 . kebutuhan. berakhlak mulia. berilmu. Berpusat pada potensi. adat istiadat. cakap. serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. suku.C. serta memperhatikan pertimbangan komite sekolah/madrasah. muatan lokal. kreatif. dikoordinasi dan Penyusunan KTSP untuk SMA Muhammadiyah 1 Palembang disupervisi oleh dinas pendidikan provinsi dan Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Palembang. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. 2. kebutuhan. dan jender.

keterampilan akademik. 6. dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan. pembudayaan. termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. dan seni. dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). pengembangan keterampilan pribadi. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antarsemua jenjang pendidikan. nonformal. teknologi.Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. 8 . Oleh karena itu. Oleh karena itu. dunia usaha dan dunia kerja. keterampilan sosial. berbangsa. Menyeluruh dan berkesinambungan Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. dan keterampilan vokasional merupakan keniscayaan. dan bernegara. Belajar sepanjang hayat Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. keterampilan berpikir. semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. 4. Kurikulum mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal. 5. 7.

D. KEADAAN DAN POTENSI SEKOLAH 1. Sarana dan Prasarana. 4. 1). Sumber Peta: Bappeda Kota Palembang 2. Tanah dan Halaman Tanah sekolah sepenuhnya milik Persyarikatan Muhammadiyah. Keadaan Sekolah a. Luas areal seluruhnya 4.675 m2. Sekitar sekolah dikelilingi oleh pagar sepanjang 300 m.5 Palembang Sumatera Selatan. 21A KM. Keadaan Tanah Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Palembang 9 . tepatnya di jalan Balayuda No. Lingkungan Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Palembang terletak di kota Palembang.

Status : Milik Persyarikatan Muhammadiyah Luas Tanah Luas Bangunan Pagar : : : 4.712 m2 : 1 Baik : 3 : : : : : 1 1 28 2 1 Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik : 1 : 1 : 1 : 1 : 1 : : : : 1 Baik 1 Baik 1 Baik 1 Baik 10 .675 m2 2. Keadaan Gedung Sekolah SMA Muhammadiyah 1 Palembang Luas Bangunan Ruang Kepala Sekolah (AC) Ruang Wakil Kepala Sekolah Ruang TU (AC) Ruang Guru Ruang Kelas Ruang Lab. IPA Ruang Lab. Gedung Sekolah Bangunan sekolah pada umumnya dalam kondisi baik. Jumlah ruang kelas untuk menunjang kegiatan belajar memadai. Bahasa Ruang Perpustakaan Ruang Serba Guna Musholla Ruang IRM / Osis Ruang Olahraga Ruang Ekskul Ruang UKS Ruang BK (AC) : 2.712 m2 300 m 2). Komputer (AC) Ruang Lab.

000 Sumber Dana Pendidikan SMA Muhammadiyah 1 Palembang Tahun Pelajaran 2006 / 2007 2007/2008 Pemerintah (Rupiah) 185. Drs. SE Tahun 2007 – 2007 10. Drs. Muhamad Yusup Tahun 2002 – 2003 8. Drs. 0005. Drs. H.993. Harun Yahya Tahun 1977 – 1997 5. terdiri atas guru 96 orang.841 Jumlah (Rupiah) 4. Effendi As. Slamat Pusponegoro Tahun 1956 – 1963 2. 3.122. Junus Wadjidun Tahun 1963 – 1963 3. SMA Muhammadiyah 1 Palembang sekarang telah berstatus Terakreditasi ”A” (Badan Akreditasi Sekolah Nasional No. karyawan tata usaha 8 orang.b. Tahun 2003 – 2007 9. Pimpinan sekolah yang pernah bertugas di SMA Muhammadiyah 1 Palembang sejak awal berdirinya (1956) adalah: NAMA PERIODE TUGAS 1. 11 . Abid Jazuli.000 100.000 115. Tahun 2007 – Skrg Jumlah seluruh personil sekolah ada sebanyak 118 orang.000 Komite Sekolah (Rupiah) 3. Drs.Ma. H.000 125. Anggaran Sekolah.000 135.239.348. Personil Sekolah SMA Muhamamdiyah 1 Palembang didirikan pada pada tanggal 1 Agustus 1956. Setiap peserta didik dikenai biaya : Kelas X Plus X Reguler XI Plus XI Reguler XII SPP / bulan (Rupiah) 185.00. Effendi As.276.901 4. M.129. Harun Yahya Tahun 1963 – 1977 4.090.05 tanggal 31 Desember 2005).841 Alokasi dana terutama diperuntukan untuk menunjang kegiatan-kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler. Alwi Sarkiti Tahun 1997 – 2002 6. dan pesuruh 4 orang. Anggaran sekolah berasal dari orang tua peserta didik. H. Hatta Wazzol. dan juga untuk memenuhi kelengkapan sarana belajar peserta didik. 11. SE Tahun 2002 – 2002 7.

8. 7. 31. 6. 24. Arab Penjaskes Kewarganegaraan Ekonomi/Akuntansi Komputer Kepala Tata Usaha Bendahara Pemb. 41. 21. 38. 36. 35. 37. 17. 39. BIDANG STUDI/PETUGAS Sosiologi / BP Geografi BP/BK Kimia Matematika PPKn Sejarah Ekonomi/Akuntansi Pend. 12. 2. 34. 18. 30. 23. 11.Agama KMD/Bahasa Arab PPKn.Keadaan Personil Sekolah NO 1. Laboratorium Kebersihan/Minuman Keamanan JUMLAH JUMLAH 3 5 1 1 9 1 3 1 5 3 3 6 1 1 3 5 10 4 4 10 4 4 3 2 1 1 2 2 1 1 1 3 1 2 1 1 1 1 1 3 5 118 12 .BK Fisika Al-Islam Sejarah Penjaskes Kesenian Bahasa Indonesia Kimia Biologi Bahasa Ingris Ekonomi/Akuntansi Tata Negara Antropologi B. 5.Pembukuan Perpustakaan Koperasi Staf Adm. 28. 25. 27. 40. 22. 15. 14. 4. 3. 20. 10. 32. Kantor Staf Adm/Komputer Peg. 19. Bendahara/Stap TU Staf.Komputer/Adm. 9. UKS Peg. 29. 26. 13./BP. 16. 33. Administrasi Bend.

Jumlah peserta didik Jumlah peserta didik pada tahun pelajaran 2007/2008 seluruhnya berjumlah 1737 orang. Sisanya 41 % guru PTT dan 28 % sebagai guru honorer.Keterangan: Guru tetap yayasan Guru bantu Guru DKP/DP Guru tidak tetap : 10 orang : 7 orang : 7 orang : 72 orang Dari jumlah guru yang ada. yang terdiri dari kelas IPA sebanyak 4 rombongan belajar dan kelas IPS sebanyak 10 rombongan belajar. yang terdiri dari kelas IPA sebanyak 7 rombongan belajar dan kelas IPS sebanyak 10 rombongan belajar. Peserta didik di kelas XI sebanyak 17 rombongan belajar. 31% berstatus guru PNS. 4. Peserta didik di kelas XII sebanyak 14 rombongan belajar. Peserta didik di kelas X sebanyak 16 rombongan belajar. Jumlah Peserta Didik Tahun 2007/2008 Kelas X Plus 1 X Plus 2 X Plus 3 X Plus 4 X Plus 5 X Plus 6 X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 X 10 XI IPA Plus 1 XI IPA Plus 2 XI IPA Plus 3 XI IPA 1 XI IPA 2 XI IPA 3 XI IPA 4 XI IPS Plus XI IPS1 Jumlah Laki-laki 14 14 14 14 13 14 15 16 16 18 18 18 15 14 16 16 10 9 10 16 17 16 16 14 18 Perempuan 16 16 14 16 16 16 19 20 20 20 20 18 15 18 18 16 20 20 21 23 21 22 22 18 20 Jumlah 30 30 28 30 29 30 34 36 36 38 38 36 30 32 34 32 30 29 31 39 38 38 38 32 38 Kelas X Kelas XI 13 . Keadaan Peserta Didik a. Persebaran jumlah peserta didik antar kelas merata.

Keadaan Tidak Naik Kelas dan Putus Sekolah /Droup Out Peserta didik yang tidak naik kelas dan angka putus sekolah (Droup-Out) peserta didik ternyata cukup tinggi setiap tahunnya.XI IPS 2 XI IPS 3 XI IPS 4 XI IPS 5 XI IPS 6 XI IPS 7 XI IPS 8 XI IPS Binaan XII IPA 1 XII IPA 2 XII IPA 3 XII IPA 4 XII IPS 1 XII IPS 2 XII IPS 3 XII IPS 4 XII IPS 5 XII IPS 6 XII IPS 7 XII IPS 8 XII IPS 9 XII IPS Binaan JUMLAH 17 18 20 18 19 20 18 37 15 16 16 16 21 20 20 20 20 20 20 20 22 28 812 24 23 23 24 22 22 22 3 24 24 24 24 21 21 22 22 22 22 22 22 22 5 925 41 41 43 42 41 42 40 40 39 40 40 40 42 41 42 42 42 42 42 42 44 33 1737 Kelas XII b. Tidak Naik Kelas dan Putus Sekolah Tahun Pelajaran Kelas I 2006 / 2007 II III I 2007 / 2008 II III I 2008 /2009 II III Jumlah 636 401 652 786 560 342 622 712 535 Tidak Naik 5 4 6 3 3 4 Putus Sekolah/DO 4 6 2 3 6 4 1 14 .

peserta didik yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. khususnya PMDK atau UMPTN ternyata kurang memuaskan. Pada tahun pelajaran 2006/2007 lebih dari 5% peserta didik mendapatkan bantuan biaya yang berupa beasiswa peserta didik.27 58 orang 63 orang 68 orang Faktor ekonomi keluarga dan kurangnya kesadaran terhadap pendidikan diduga menjadi penghambat dalam kemajuan pendidikan di sekolah.50 8. Input dan Output NEM Pencapaian nilai rata-rata NEM peserta dari tahun ke tahun cenderung mengalami kenaikan. sekolah telah mengupayakan berbagai bantuan dari berbagai pihak.Tingginya keadaan tidak naik kelas dan putus sekolah peserta didik terutama disebabkan karena masih kurangnya kesadaran orang tua dan peserta didik tentang arti pentingnya pendidikan. 15 . Untuk mengatasi kendala ekonomi. Input dan Output NEM Peserta didik Input Tahun Ratarata NEM 5.80 8.30 Output Tahun Rata-rata NEM Yang ke PTN Tahun 2004 – 2007 2004-2005 2005-2006 2006-2007 2003-2004 2004-2005 2005-2006 7. Beasiswa peserta didik tahun 2007 ASAL BANTUAN Bea Siswa Prestasi Jasa Raharja Bazis SMA Muhammadiyah 1 Plg JUMLAH PENERIMA (peserta didik) 15 5 16 c.25 5. Namun demikian.10 5. selain juga karena faktor kesulitan ekonomi.

3) mitra dalam membimbing kegiatan peserta didik. Kerja sama dengan Alumni. Kerja Sama Sekolah a. sementara komunikasi belum berjalan dengan lancar karena keadaan komunikasi yang tidak memungkinkan. Kerja sama dengan Orang Tua Kerja sama dengan orang tua peserta didik dilaksanakan melalui Komite Sekolah. yaitu sebagai: 1) donatur dalam menunjang kegiatan dan sarana sekolah. 4) mitra dialog dalam peningkatan kualitas pendidikan. b. Orang Tua Peserta Didik Keadaan Orang tua Peserta didik No 1 2 3 4 Pekerjaan PNS Pegawai Swasta Pedagang Lain-lain Jumlah 696 522 348 174 Prosentase 40% 30% 20% 10% 6.5. namun belum berjalan optimal mengingat kondisi ekonominya. Kerja sama antara sekolah dengan alumni belum dapat digali secara maksimal mengingat keberadaan alumni yang tidak berada di daerah Sumatera selatan. 16 . dan 5) sumber belajar. 2) mitra sekolah dalam pembinaan pendidikan. Ada lima peran orang tua dalam pengembangan sekolah.

Untuk mewujudkannya. Imtaq. 5. Mengamalkan ajaran Islam berdasarkan Alqur’an dan Sunah Rasul Mewujudkan lembaga pengkaderan dan dakwah Islam amar ma’ruf nahi mungkar Mewujudkan sekolah Islam yang berkualitas dalam bidang akademis. 3. sesuai dengan norma dan harapan masayarakat. Sekolah menentukan langkah-langkah strategis yang dinyatakan dalam Misi sebagai berikut: B. 2. Misi SMA Muhammadiyah 1 Palembang 1. Iptek. berkualitas dan terjangkau Visi tersebut di atas mencerminkan cita-cita sekolah yang berorientasi ke depan dengan memperhatikan potensi kekikinian. 4. MISI DAN TUJUAN SEKOLAH A. mandiri. Visi SMA Muhammadiyah 1 Palembang Sebagai sekolah swasta menengah umum yang bercirikan Islam dan Kemuhammadiyahan maka mempunyai Visi : Terselenggaranya pendidikan yang Islami.BAB II VISI. Mewujudkan sekolah yang diminati peserta didik dan terjangkau oleh masyarakat Mewujudkan sekolah yang mandiri terutama dalam masalah keuangan 17 . seni dan olah raga.

3. sosiologi. Meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. ekonomi.5. bahasa Arab dan bahasa Inggris. 4. 2. 4. Menanamkan rasa cinta tanah air dan bangsa serta negara kesatuan Republik Indonesia atas dasar persamaan hak dan kewajiban. agama dan ras. keanekaragaman suku bangsa. Terbentuknya kelompok-kelompok belajar siswa yang gemar pada bidang atau mata pelajaran tertentu seperti bahasa Arab. Tujuan Sekolah Tujuan Jangka Panjang Merujuk pada tujuan Pendidikan Nasional dan Tujuan Pendidikan Muhammadiyah maka tujuan pendidikan SMA Muhammadiyah 1 Palembang dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. 2. Siswa dapat melaksanakan sholat dan ibadah khusus lainnya secara tertib dan teratur berdasarkan tuntunan Islam seperti yang diajarkan di perguruan Muhammadiyah. matematika. fisika. Meningkatkan kualitas keterampilan siswa terutama dalam bidang seni. berbudi pekerti luhur. olah raga dan komputer.C. Tujuan Jangka Pendek 1. 3. kimia. biologi. 18 . serta terbentuknya tim olimpiade siswa untuk mata pelajaran MIPA dan komputer. regional maupun global. Siswa semakin tertib dalam melaksanakan upacara bendera. dan berakhlak mulia serta percaya pada diri sendiri serta bertanggung jawab. bahasa Inggris. 5. peringatan hari-hari besar nasional dan keagamaan. Terjadinya peningkatan prestasi belajar dengan adanya peningkatan nilai selisih (Gain Score Achievement) antara rata-rata nilai komulatif input dengan nilai rata-rata output minimal 0. Meningkatkan kemampuan berbahasa terutama bahasa Indonesia. Meningkatkan prestasi lulusan sehingga mampu bersaing dengan dengan lulusan SMA lain terutama dalam memasuki perguruan tinggi negeri dan swasta yang bermutu serta mampu bersaing dalam bursa tenaga verja baik local.

ras. Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial 12. baik individual maupun kelompok 17. perbuatan. dan inovatif 7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis. Menghasilkan karya kreatif. kreatif. bangsa. Menjaga kesehatan dan keamanan diri. dan inovatif dalam pengambilan keputusan 8. volly dan paduan suara/Nasyid. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks 11. Menghargai keberagaman agama. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab 13. Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya 15. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya 3. kegiatan pembelajaran di sekolah mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan oleh BSNP sebagai berikut ini. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama Islam Berdasarkan Al-Quran dan Hadits 2. Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik 10. Meningkatkan prestasi Ekstrakurikuler terutama yang telah mencapai level kota.5. Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk suku. Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat. Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial 5. dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia 14. kreatif. Mengapresiasi karya seni dan budaya 16. kritis. serta kebersihan lingkungan 19 . provinsi dan nasional seperti basket. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis. dan pekerjaannya 4. Standar Kompetensi Lulusan Untuk mencapai standar mutu pendidikan yang dapat dipertanggungjawabkan secara nasional. dan golongan sosial pemberdayaan diri 9. 1. ekonomi dalam lingkup global 6. kritis. kebugaran jasmani. D. berbangsa.

Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis 22. 50 % lulusan dapat diterima di PTN baik melalui jalur PMDK maupun UMPTN. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain 21. Guru dan Karyawan lebih dari 98 %. 3. . Diatas 95% peserta 4. SASARAN PROGRAM 4 TAHUN ( 2008 / 2012 ) (Program Jangka Menengah) 1. benar. baik untuk jangka pendek. 10 % lulusan dapat diterima di PTN. menulis. Kehadiran Peserta didik. Guru dan Karyawan lebih dari 95%. Sasaran Program Sekolah SASARAN PROGRAM 1 TAHUN ( 2007 / 2008 ) (Program Jangka Pendek) 1. dan benar.18. 20 % lulusan dapat diterima di PTN baik melalui jalur PMDK maupun UMPTN. membaca.0. Memiliki ekstra kurikuler unggulan (KIR ) 5. Kehadiran Peserta didik. Sasaran Program: Kepala Sekolah dan Para Guru serta dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah kota Palembang menetapkan sasaran program. 100% peserta didik didik dapat membaca didik dapat membaca dapat membaca AlAl-Qur’an dengan baik Al-Qur’an dengan baik Qur’an dengan baik dan dan benar. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun 19. 2. Kehadiran Peserta didik. SASARAN PROGRAM 8 TAHUN ( 2007 / 2015 ) (Program Jangka Panjang) 1. Target pencapaian rata-rata Nilai Ujian Akhir 6. dan berbicara dalam bahasa Indonesia. Inggris dan bahasa Arab 23. 2. 3. Target pencapaian rata-rata NUAN lulusan 6. Ekstrakurikuler unggulan dapat meraih prestasi tinggkat nasional 20 5. Guru dan Karyawan lebih dari 97%. Target pencapaian ratarata NUAN lulusan 7. dan jangka panjang. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat 20. 2.0. Extra kurikuler unggulan dapat menjuarai tingkat provinsi 5. 3. baik melalui jalur PMDK maupun UMPTN. Menunjukkan keterampilan menyimak. Sasaran program dimaksudkan untuk mewujudkan visi dan misi sekolah.0. jangka menengah. 4. Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi E. Diatas 96% peserta 4.

Mengadakan jam tambahan pada pelajaran tertentu. 2. Membentuk kelompok gemar Bahasa Inggris. Membentuk kelompok belajar. 5. Pelaporan kepada orang tua secara berkala. Excel. Power point dan Internet). 7. 9. Menjalin komunikasi yang baik dengan Dinas Olah Raga kota Palembang. 12. Pembuatan/ membangun laboratorium bahasa. 25 % peserta didik dapat aktif berbahasa Inggris. Excel. peringatan hari besar Islam. Mengadakan Tadarusan menjelang pelajaran dimulai.6. 6. 7. Up grade komputer yang lebih tinggi. 8. 40 % peserta didik dapat aktif berbahasa Inggris. 3. 6. guru dan karyawan secara berkelanjutan. dan membentuk kelompok-kelompok pengajian peserta didik. Mengadakan pembinaan terhadap peserta didik. 60 % peserta didik dapat aktif berbahasa Inggris. Mengintensifkan komunikasi dan kerjasama dengan orang tua. Sasaran program tersebut selanjutnya ditindaklanjuti dengan strategi pelaksanaan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah sebagai berikut: 1. 7. 21 . Melengkapi buku-buku penunjang pengajaran dan pembelajaran 10. 4. 75 % peserta didik dapat mengoperasikan 2 program komputer (Microsoft Word . Melakukan kerjasama dengan pihak pemerintah dan perusahaan yang ada di kota Palembang untuk membantu pembiayaan bagi peserta didik yang mempunyai semangat dan motivasi yang tinggi untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. 90 % peserta didik dapat mengoperasikan 2 program komputer (Microsoft Word. 7. 11. 70 % peserta didik dapat mengoperasikan mengoperasikan program Ms Word dan Ms Excel 6. Power point dan Internet).

d. cakupan dari masing-masing kelompok itu dapat diwujudkan melalui mata pelajaran yang relevan. atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. b. c. Akhlak mulia mencakup etika. Masing-masing kelompok mata pelajaran tersebut di implementasikan dalam kegiatan pembelajaran pada setiap mata pelajaran secara menyeluruh. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. e.BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. kelompok mata pelajaran Ismuba (Islam. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum SMA Muhammadiyah 1 Palembang memuat kelompok mata pelajaran sebagai berikut ini: a. Cakupan setiap kelompok mata pelajaran adalah sebagai berikut: CAKUPAN KELOMPOK MATA PELAJARAN NO KELOMPOK MATA PELAJARAN Ismuba CAKUPAN 1. budi pekerti. kemuhammadiyahan dan bahasa arab dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWTserta berakhlak mulia. kelompok mata pelajaran jasmani. Disamping itu peserta didik mampu beramar ma’ruf nahi mungkar sesuai dengan prinsip dan amal Muhammadiyah dan mahir berbahasa arab sebagai bekal dasar memahami AlQur’an dan Hadits. kelompok mata pelajaran estetika. olahraga dan kesehatan. Dengan demikian. 22 . Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab).

5. Kelompok mata pelajaran jasmani. serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas. dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah. kecanduan narkoba. dan bernegara. penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia. dan hidup sehat. kemajemukan bangsa. hak. Karena SMA Muhammadiyah 1 bercirikan Islam dan dijiwai nilai-nailai Muhammadiyah maka 23 . demam berdarah. kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. ketaatan membayar pajak. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran. disiplin. kesetaraan gender. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi. demokrasi. berbangsa. pelestarian lingkungan hidup. Olahraga dan Kesehatan Penyusunan Struktur kurikulum didasarkan atas standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran yang telah ditetapkan oleh BSNP. Jasmani. HIV/AIDS. ketaatan pada hukum. dan nepotisme. jiwa dan patriotisme bela negara. maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. muntaber. dan sikap serta perilaku anti korupsi. dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbebasan dari perilaku seksual bebas. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan. 3. kerja sama.NO KELOMPOK MATA PELAJARAN Kewarganegara an dan Kepribadian CAKUPAN 2. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 4. kolusi. dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat. Estetika Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi pada SMA dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis. sikap. baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup. olahraga dan kesehatan pada SMA dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif. kreatif dan mandiri. tanggung jawab sosial.

Kelas X berjumlah 16 rombongan belajar . .Quran maupun Al Hadits.muatan lokal ( Baca Tulis Al-Quran ) . Peserta didik mengikuti pembelajaran sesuai dengan yang telah diprogramkan dalam struktur kurikulum. 1) SMA Muhammadiyah 1 Palembang menerapkan sistem paket. 2) Sekolah tidak menambah alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran.Program Ilmu Pengetahuan Sosial ( 10 rombongan belajar ) 5) Kelas XII merupakan program penjurusan yang terdiri atas: . Sekolah atas persetujuan Komite Sekolah dan memperhatikan keterbatasan sarana belajar serta minat peserta didik. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Struktur Kurikulum Kelas X 1) Kurikulum Kelas X terdiri atas: .Kelas XI berjumlah 17 rombongan belajar .Program Ilmu Pengetahuan Sosial ( 10 rombongan belajar ) a.struktur dan cakupan kelompok mata pelajaran diatas dilengkapi dan disempurnakan sesuai dengan konteks Al. 3) Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit.Program Ilmu Pengetahuan Alam ( 7 rombongan belajar ) . menetapkan pengelolaan kelas sebagai berikut ini.Kelas XII berjumlah 14 rombongan belajar 3) Kelas X merupakan program umum yang diikuti oleh seluruh peserta didik 4) Kelas XI merupakan program penjurusan yang terdiri atas: .17 mata pelajaran.program pengembangan diri. 2) Jumlah rombongan belajar berjumlah 47 (empat puluh tujuh) rombongan belajar terdiri dari : .Program Ilmu Pengetahuan Alam ( 4 rombongan belajar ) . 24 .

muatan lokal (Baca Tulis Al-Quran) . . 3) Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 45 menit. Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII 1) Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPA dan Program IPS. Pengembangan Diri Jumlah 2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Alokasi Waktu Semester 1 5 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2*) 41 Semester 2 5 2 4 4 4 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 2 2 2*) 41 25 . Sejarah 10. Bahasa Inggris 5. Bahasa Indonesia 4. Ekonomi 12.14 mata pelajaran. Muatan Lokal (BTQ) C. Geografi 11. Pendidikan Jasmani. Matematika 6. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. Struktur Kurikulum Kelas X Komponen A.b.program pengembangan diri. Mata Pelajaran 1. Olahraga dan Kesehatan 14. Kimia 9. Sosiologi 13. Seni Budaya 13. Fisika 7. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Biologi 8. terdiri atas: . Pendidikan Agama 2. Teknologi Informasi dan Komunikasi 15. Bahasa Arab B. 2) Sekolah tidak menambah alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran.

Olahraga dan Kesehatan 12. Bahasa Inggris 5. Mata Pelajaran 1. Pendidikan Jasmani. Biologi 9. Pengembangan Diri Jumlah 2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran Alokasi Waktu Kelas XI Kelas XII Smt 1 Smt 2 Smt 1 Smt 2 5 2 4 4 6 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2*) 44 5 2 4 4 6 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2*) 44 5 2 4 4 5 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2*) 43 5 2 4 4 5 4 4 4 1 2 2 2 2 2 2*) 43 26 . Pendidikan Agama 2. Kimia 8. Teknologi Informasi dan Komunikasi 13. Seni Budaya 11. Bahasa Indonesia 4. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Sejarah 10. Matematika 6.Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPA Komponen A. Fisika 7. Muatan Lokal (BTQ) C. Bahasa Arab B.

Pendidikan Kewarganegaraan 3. Geografi 8. Bahasa Indonesia 4. Teknologi Informasi dan Komunikasi 13. Bahasa Arab B. Olahraga dan Kesehatan 12. Ekonomi 9. Sejarah 7.Struktur Kurikulum Kelas XI dan XII Program IPS Alokasi Waktu Komponen Kelas XI Smt 1 A. 27 . Bahasa Inggris 5. Seni Budaya 11. Pendidikan Agama 2. Muatan Lokal (BTQ) C. Mata Pelajaran 1. Matematika 6. dan muatan lokal yang dikembangkan oleh sekolah serta kegiatan pengembangan diri. Muatan Kurikulum Muatan Kurikulum SMA Muhammadiyah 1 Palembang meliputi sejumlah mata pelajaran yang keluasan dan kedalamannya sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang ditetapkan oleh BSNP. Sosiologi 10. Pengembangan Diri Jumlah 2*) Ekuivalen 2 jam pembelajaran 2 2 2*) 42 2 2 2*) 42 2 2 2*) 42 2 2 2*) 42 2 2 2 2 5 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 5 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 5 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 5 2 4 4 4 3 3 4 3 2 2 Smt 2 Kelas XII Smt 1 Smt 2 B. Pendidikan Jasmani.

Geografi. Seni & Budaya. Mata Pelajaran Mata pelajaran terdiri dari mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan sebagai berikut: a. Kimia. Muatan Lokal SMA Muhammadiyah 1 Palembang adalah sekolah umum berbasis/bercirikan Islam. dan hangat antara peserta didik dan pendidik. Teknologi Informasi Komunikasi dan Kemuhammadiyahan b. Pendidikan Kewarganegaraan. Metode pembelajaran diarahkan berpusat pada peserta didik (learner oriented). akrab. Sosiologi. Fisika. Mata Pelajaran wajib: Pendidikan Agama. dalam pencapaian setiap kompetensi pada masing-masing mata pelajaran diberikan secara kontekstual (CTL Approach) dengan memperhatikan perkembangan kekinian dari berbagai aspek kehidupan. Selain itu. Guru sebagai fasilitator mendorong peserta didik agar mampu belajar secara aktif.1. Ekonomi. Bahasa Inggris. oleh karena itu muatan lokal yang dipilih berkaitan dengan organisasi Muhammadiyah. Penjasmani. 2. Bahasa Indonesia. baik fisik maupun mental. Pembelajaran setiap mata pelajaran dilaksanakan dalam suasana yang saling menerima dan menghargai. Mata Pelajaran pilihan: Bahasa Arab (pilihan mata pelajaran ini dimungkinkan dengan adanya sumber daya manusia yang memadai dan kehidupan masyarakatnya yang menunjuang program pembelajaran tersebut) . Program Muatan Lokal disusun bekerja sama antara sekolah dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah Kota Palembang 28 . Sejarah. Biologi. Matematika. terbuka.

Program Muatan Lokal Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) Kelas X Semester 1 STANDAR KOMPETENSI 1.2. Az-Zariyat : 56. Al-Mukminun : 12-14. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi. dan An-Nahl : 78 2.1. Al-Mukminun : 12-14.Menyebutkan arti QS.Membaca QS Al An’am : 162-163 dan AlBayyinah : 5 2.1.3.2. AlBaqarah : 30. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang keikhlasan dalam beribadah 2. KOMPETENSI DASAR 1. AzZariyat : 56. Az-Zariyat : 56.Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti yang terkandung dalam QS Al An’am : 162-163 dan Al-Bayyinah : 5 29 .Menampilkan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti yang terkandung dalam QS. Al-Baqarah : 30.Menyebutkan arti QS Al An’am : 162-163 dan Al-Bayyinah : 5 2.Membaca QS. dan AnNahl : 78 1. Al-Baqarah : 30.3. dan An-Nahl : 78 1. AlMukminun : 12-14.

1.1. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang kompetisi dalam kebaikan KOMPETENSI DASAR 1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang demokrasi KOMPETENSI DASAR 3.Menampilkan perilaku menyantuni kaum dhu’afa seperti yang terkandung dalam QS.3.Menjelaskan arti QS.Menyebutkan arti QS.Membaca QS. Ali Imron : 159 dan QS Asy Syura : 38 3. Al-Isra : 26-27 dan QS AlBaqarah : 177 2.3. Ali Imron : 159 dan QS Asy Syura : 38 3. Al-Baqarah : 148 dan QS. Ali Imron : 159 dan QS Asy Syura : 38 Kelas XI Semester 1 STANDAR KOMPETENSI 1. AlFatr : 32 1.3.Membaca QS.Menampilkan perilaku hidup demokrasi seperti terkandung dalam QS.Menjelaskan arti QS. Al-Isra : 26-27 dan QS Al-Baqarah:177 30 .2. Al-Baqarah : 148 dan QS.Membaca QS. Al-Baqarah : 148 dan QS.2. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang perintah menyantuni kaum dhu’afa 2.2. Al-Isra : 26-27 dan QS Al-Baqarah : 177 2.Kelas X Semester 2 STANDAR KOMPETENSI 3. Al-Fatr : 32 2.1. Al-Fatr : 32 1.Menampilkan perilaku kompetisi dalam kebaikan seperti yang terkandung dalam QS.

Yunus : 40-41 dan QS. Al-Jumuah : 9-10 2. Al Mujadalah : 11 dan QS. QS Al-A’raf : 56-58 dan QS. QS.Menjelaskan arti QS.2. Ash-Shad : 27 3. Ar-Rum : 41-42.2. QS.3.2. Yunus : 40-41 dan QS.Kelas XI Semester 2 STANDAR KOMPETENSI 3. Al-Kahfi : 29 1.Membaca QS. QS Al-A’raf : 56-58 dan QS. Membaca QS.3.1.1. Membiasakan perilaku menjaga kelestarian lingkungan hidup seperti terkandung dalam QS.3.Menjelaskan arti QS. Al-Kafirun. Ash-Shad : 27 3. Al Mujadalah : 11 dan QS. Membaca ayat-ayat Al Qur’an tentang anjuran bertoleransi KOMPETENSI DASAR 1. Yunus : 40-41 dan QS. Al-Jumuah : 9-10 31 . Ash-Shad : 27 Kelas XII Semester 1 STANDAR KOMPETENSI 1. Ar-Rum : 41-42. QS Al-A’raf : 56-58 dan QS. AlJumuah : 9-10 2.1. Al Mujadalah : 11 dan QS. Al-Kahfi : 29 2. Al-Kafirun. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang perintah menjaga kelestarian lingkungan hidup KOMPETENSI DASAR 3. QS.Membiasakan perilaku beretos kerja seperti terkandung dalam QS. Menjelaskan arti QS. Memahami ayat-ayat AlQur’an tentang etos kerja 2. Al-Kafirun.Membiasakan perilaku bertoleransi seperti terkandung dalam QS.Membaca QS. Ar-Rum : 41-42. Al-Kahfi : 29 1.

Yunus : 101 dan QS. Menjelaskan arti QS.3. mencakup hal-hal yang berkenaan dengan pribadi. belajar. AlBaqarah : 164 3. yaitu: 1) Bimbingan Konseling. Sekolah memfasilitasi kegiatan pengembangan diri sebagai berikut : a. dan persoalan kebangsaan. yaitu: 32 . Bimbingan Konseling diasuh oleh guru yang ditugaskan. Pelaksanaannya disesuaikan dengan waktu yang ada.Kelas XII Semester 2 STANDAR KOMPETENSI 3. Al-Baqarah : 164 3. kemasyarakatan. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang pengembangan IPTEK KOMPETENSI DASAR 3.2. Yunus : 101 dan QS.1. 2) Pengembangan diri yang dilaksanakan sebagian besar di luar kelas (ekstrakurikuler) diasuh oleh guru pembina. Melakukan pengembangan IPTEK seperti yang terkandung dalam QS.Membaca QS. Kegiatan Pengembangan Diri Pengembangan diri diarahkan untuk pengembangan karakter peserta didik yang ditujukan untuk mengatasi persoalan dirinya. Pengembangan diri yang dilaksanakan sebagian besar di dalam kelas (intrakurikuler) dengan alokasi waktu 2 jam tatap muka. persoalan masyarakat di lingkungan sekitarnya. Yunus : 101 dan QS. dan karier peserta didik. Al-Baqarah : 164 3.

S. S.00 – 10.00 15. S.00 07. Gita Hurustia Remaja (PMR) Minggu 4 Paskibra M.Pd. Suci Suin Minggu 10 Teater Seni Suara Seni Tari 11 Sepak Bola Sri Haryani.30 07.30 08. S.00 – 11. S.30 1 2 3 K I R IPA KIR IPS Palang Minggu Minggu Selasa Merah Dra.00 08.30 13.00 – 09.00 15.30 08.00 – 16.Pd 7 PKPR Martalia S. S.00 08. Minggu Mulyati.30 – 10. A. Minggu Minggu Minggu Pencak Silat /Tapak Drs.00 – 11.00 – 17. SE 5 6 Drum Band Majalah Sekolah Drs.00 08.00 06.30 – 20.30 – 09.Pd Minggu 33 .30 09.00 – 11. Hari Jam 08.00 – 17.30 – 14.30 – 09.30 12 Bola Volley Amir Hamzah Jumat Minggu 15.Daftar Kegitan Ekstra Kurikuler sebagai berikut : No Kegiatan Ekstrakurikuler Nama Pembimbing Maulina.00 – 16.Pd. Marlinda.30 13 Bola Basket Syarifudin. Minggu Minggu 07.Ag Sutarmanto Selasa Rabu Pratiwi. Yasir Arafat.00 – 07.00 14.Pd. Fauzi Dewi S.00 – 17.30 – 10.Pd Roslaini Efriyeni Caniago Oktadian.30 18.Pd 8 9 Nasyid Siti Fatimah.

kecakapan sosial. mengolah data dan menyimpulkan serta menganalisanya.b. ekspresi. Kecakapan keahlian 34 . disiplin. Potensi. Kesadaran diri antara lain : jujur. bekerja keras. toleran. dan kondisi psikologis peserta didik merupakan portofolio yang digunakan untuk penilaian. Kecakapan berfikir rasional : menggali data. Seluruh guru ditugaskan untuk membina Program Pembiasaan yang telah ditetapkan oleh sekolah. dan keteladanan. musyawarah hidup sederhana perilaku. Kecakapan dasar b. Penilaian kegiatan pengembangan diri bersifat kualitatif. bertanggung jawab. 4. Kecakapan bekerja sama Kecakapan vokasional meliputi : a. kecakapan vokasional/keahlian. spontan. suka menolong dan peduli lingkungan. Program Pembiasaan mencakup kegiatan yang bersifat pembinaan karakter peserta didik yang dilakukan secara rutin. RUTIN upacara Tadarus Alquran sholat berjamaah SPONTAN membiasakan antri memberi salam membuang KETELADANAN berpakaian rapi memberikan pujian sampah tepat waktu pada tempatnya kunjungan pustaka Membaca doa sebelum dan sesudah belajar Pembiasaan ini dilaksanakan sepanjang waktu belajar di sekolah. Kecakapan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan b. Kecakapan sosial meliputi : a. Pendidikan Kecakapan Hidup Pendidikan kecakapan hidup yang diterapkan oleh sekolah merupakan bagian integral dari pembelajaran pada setiap mata pelajaran berupa : kecakapan personal. Kecakapan personal meliputi : a. b.

sekolah menetapkan ketuntasan minimal pada masing-masing mata pelajaran sebagai berikut ini : 35 . sehari-hari yang diemban oleh mata pelajaran yang Beban Belajar Peserta Didik Jumlah Minggu jam Efektif Waktu pembelaper pembelajaran jaran tahun per tahun Per ajaran minggu 1326 jam pel 39 34 (59.. Beban Belajar Sekolah menetapkan beban belajar peserta didik sebagai berikut a. Ketuntasan Belajar 45 Berdasarkan analisis penetapan nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal)setiap mata pelajaran dan memperhatikan kemampuan peserta didik dari hasil tes awal(intake).Materi kecakapan hidup ini akan diperoleh peserta didik melalui kegiatan pembelajaran bersangkutan. b. Alokasi waktu untuk praktik adalah satu jam tatap muka setara dengan dua jam kegiatan praktik di sekolah atau empat jam praktik di luar sekolah. c. 5.. XII 6.d.679 menit) Jumlah jam per tahun (@60 menit) 994. daya dukung dan kompleksitas materi setiap indikator. Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur 30% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum.5 jam Kelas Satu jam tatap muka (menit) X s.

DAFTAR KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL SMA MUHAMMADIYAH I PALEMBANG TAHUN PELAJARAN 2008 . 36 . setiap warga sekolah diharapkan untuk lebih bekerja keras lagi agar mutu pendidikan sekolah dapat meningkat dari tahun ke tahun.2009 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 MATA PELAJARAN Al Islam Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sejarah Pendidikan Seni Pendidikan Jasmani Fisika Kimia Biologi Ekonomi Sosiologi Geografi TIK KeMuhammadiyahan Bahasa Arab Baca Tulis Al-Qur'an X 64 62 63 62 61 64 70 62 63 67 65 65 60 61 64 60 61 60 KELAS XI IPA/IPS 65 70 66 62 64/62 62/61 60 62 62 62 65 65 61 64 62 60 61 60 XI IPA/IPS 67 75 64 65 61/61 66/65 70 62 61 62 61 65 65 65 64 60 61 60 KETERANGAN Sekolah menargetkan agar angka ketuntasan belajar tersebut semakin meningkat setiap tahunnya. Oleh karena itu.

apabila yang bersangkutan memiliki : 37 . yaitu jurusan Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Penjurusan a. apabila yang bersangkutan berminat ke jurusan Ilmu Sosial dan nilai mata pelajaran yang menjadi ciri khas jurusan Ilmu Sosial ( ekonomi. Ilmu Sosial dan Bahasa dilakukan akhir semester 2 kelas X. Ketentuan kenaikan kelas didasarkan pada hasil penilaian yang dilakukan pada semester 2. Kriteria penjurusan : 1) Peserta didik yang bersangkutan naik ke kelas XI 2) Peserta didik dinyatakan masuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam. 2) Pelaksanaan penjurusan di semester 1 kelas XI. c. sejarah dan sosiologi) mencapai katagori tuntas. Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran atau pada akhir semester 2. apabila yang bersangkutan berminat ke jurusan Ilmu Alam dan nilai matapelajaran yang menjadi ciri khas jurusan ilmu alam ( matematika. fisika. 8. Waktu penjurusan 1) Penentuan penjurusan program studi Ilmu Pengetahuan Alam. kimia dan biologi) mencapai katagori tuntas. 3) Peserta didik dinyatakan masuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial. a. b. b.7. Peserta didik dinyatakan NAIK ke KELAS XI. maka sekolah menetapkan hanya ada 2 (dua) jurusan yang diprogramkan. c. Sesuai kesepakatan Sekolah dengan Komite Sekolah serta dengan memperhatikan keadaan sarana dan prasaran yang tersedia di sekolah. geografi. Kenaikan Kelas dan Kelulusan Kenaikan kelas dan Kelulusan diatur oleh Sekolah dengan mengacu kepada ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan.

geografi. XI. d. apabila yang bersangkutan memiliki:  mata pelajaran yang tidak mencapai ketuntasan belajar minimal (SKBM). maximum 3 (tiga) mata pelajaran  untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam. dan sosiologi) mencapai ketuntasan belajar minimal (SKBM)  kehadirannya minimal 90 % e. Peserta didik dinyatakan lulus Sekolah.26 untuk setiap mata pelajaran Nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 5. dan XII mengikuti ujian praktek dan teori memiliki nilai minimal 4. sejarah. semua mata pelajaran yang menjadi ciri khas jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (matematika. mata pelajaran yang tidak mencapai ketuntasan belajar minimal (SKBM). kimia. maximum 3 (tiga) mata pelajaran  kehadiran minimal 90 %. fisika. dan biologi) mencapai ketuntasan belajar minimal (SKBM)  untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial. apabila yang bersangkutan memenuhi ketentuan yang ditentukan sebagai berikut:     memiliki rapor kelas X. Peserta didik dinyatakan NAIK ke KELAS XII. semua mata pelajaran yang menjadi cirri khas Ilmu Pengetahuan Sosial (ekonomi.00 38 .

BAB IV KALENDER PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2008/2009 39 .

kelas X melaksanakan Masa Orientasi Sekolah (MOS) . Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran adalah sebagi berikut: A. waktu pembelajaran efektif belajar ditetapkan sebanyak 34 minggu untuk setiap tahun pelajaran. atau apabila hari tersebut merupakan hari libur. Sesuai dengan keadaan dan kebutuhan sekolah. Waktu Belajar Waktu belajar menggunakan sistem semester yang membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua). serta ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah. Pengaturan waktu belajar mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. kebutuhan peserta didik dan masyarakat.kelas XI melaksanakan Pembagian Kelas . Permulaan Tahun Pelajaran Permulaan tahun pembelajaran dimulai pada hari Senin minggu ketiga bulan Juli. Hari-hari pertama masuk sekolah berlangsung selama 3 (tiga) hari dengan pengaturan sebagai berikut: . C. Kegiatan Tengah Semester Kegiatan tengah semester direncanakan selama 5 (lima) hari. Kegiatan tengah semester akan diisi oleh peserta didik untuk mengadakan Pekan Olah Raga (POR) dan Pentas Seni (Pensi) serta Study Tour. maka permulaan tahun pelajaran dimulai pada hari berikutnya yang bukan hari libur. karakteristik sekolah.kelas XII melakukan Pembagian Kelas B.Kalender pendidikan disusun dan disesuikan setiap tahun oleh sekolah untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran. 40 .

Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/Kabupaten/Kota dalam hal penentuan hari libur umum/nasional atau penetapan hari serentak untuk setiap jenjang dan jenis pendidikan. 41 . Libur Sekolah Hari libur sekolah adalah hari yang ditetapkan oleh sekolah. pemerintah pusat. provinsi. Penentuan hari libur memperhatikan ketentuan berikut ini. dan/atau Menteri Agama dan/atau Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah Pusat dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan. kabupaten/kota dan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Muhammadiyah Pusat untuk tidak diadakan proses pembelajaran di sekolah.: Keputusan Menteri Pendidikan Nasional.D.

Dokumen yang mengikat peserta didik dalam kontrak belajar dengan sebaik-baiknya yang dimulai dari : learning to know.BAB V PENUTUP Dengan selesainya penyusunan kurikulum ini. sehingga mereka mau dan mampu menjadi manusia muslim yang berilmu amaliah dan beramal ilmiah. Model bagi masyarakat/ penyelenggara pendidikan di seluruh Indonesia yang akan membangun atau mendirikan sekolah yang bercirikan keagamaan khususnya yang bercirikan agama Islam. 4. diharapkan segenap civitas akademika di SMA Muhammadiyah 1 Palembang mampu dan mau serta bertekad untuk memberdayakan semua sarana dan kemampuannya untuk mendidik. Pegangan/ acuan bagi seluruh guru di SMA Muhammadiyah 1 Palembang untuk meningkatkan mutu lulusan 3. Kurikulum ini masih sangat jauh dari sempurna sehingga segala masukan dan kritik konsruktif dari berbagi pihak sangat diharapkan demi untuk perbaikan dan penyempurnaan. membimbing dan mengajar peserta didiknya secara maksimal dan optimal yang dilandasi dengan nilai-nilai keikhlasan semata-mata untuk mencapai ridha Allah SWT. 42 . learning to be dan learning to live together. learning to do. Pedoman dan petunjuk pelaksanaan dalam proses pembelajaran 2. Kurikulum ini diharapkan tidak sekedar sebagai pelengkap/ referensi administratif belaka tetapi harus menjadi : 1.

alokasi waktu. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN merupakan bagian dari perencanaan proses pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. kegiatan pembelajaran. SILABUS adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi . materi ajar. kompetensi dasar. penilaian. materi pokok/pembelajaran. dan sumber/bahan/alat belajar. struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan. metode pengajaran. Waktu penyelesaiannya diatur sendiri oleh peserta didik. dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. KALENDER PENDIDIKAN adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. indikator. 43 . Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik. dan silabus. PENUGASAN TERSTRUKTUR adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan. isi. minggu efektif belajar. KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. sumber belajar. dan penilaian hasil belajar.BEBERAPA PENGERTIAN / ISTILAH KURIKULUM adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan. PERMULAAN TAHUN PELAJARAN adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. kalender pendidikan. kegiatan pembelajaran. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. KEGIATAN MANDIRI TIDAK TERSTRUKTUR adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. waktu pembelajaran efektif dan hari libur.

WAKTU PEMBELAJARAN EFEKTIF adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu. ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri.MINGGU EFEKTIF BELAJAR adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran. 44 . WAKTU LIBUR adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh matapelajaran termasuk muatan lokal.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->