KOMPOS: Dari Tanah Kembali Ke Tanah

Catatan: Bahan ini digunakan untuk menjelaskan kompos pada petani, pekebun, atau masyarakat awam. Dibuat dengan bahasa yang lebih sederhana agar lebih mudah dipahami oleh petani. Semoga bermanfaat.

Apa itu kompos?
Kompos atau humus adalah sisa-sisa mahluk hidup yang telah mengalami pelapukan, bentuknya sudah berubah seperti tanah dan tidak berbau. Kompos memiliki kandungan hara NPK yang lengkap meskipun persentasenya kecil. Kompos juga mengandung senyawa-senyawa lain yang sangat bermanfaat bagi tanaman.

Apa manfaat kompos?
Kompos ibarat multivitamin bagi tanah dan tanaman. Kompos memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Kompos akan mengembalikan kesuburan tanah. Tanah keras akan menjadi lebih gembur. Tanah miskin akan menjadi subur. Tanah masam akan menjadi lebih netral. Tanaman yang diberi kompos tumbuh lebih subur dan kualitas panennya lebih baik daripada tanaman tanpa kompos.

Apa saja yang bisa dibuat kompos?
Pada prinsipnya semua bahan yang berasal dari mahluk hidup atau bahan organik dapat dikomposkan. Seresah, daun-daunan, pangkasan rumput, ranting, dan sisa kayu dapat dikomposkan. Kotoran ternak, binatang, bahkan kotoran manusia bisa dikomposkan. Kompos dari kotoran ternak lebih dikenal dengan istilah pupuk kandang. Sisa makanan dan bangkai binatang bisa juga menjadi kompos. Ada bahan yang mudah dikomposkan, ada bahan yang agak mudah, dan ada yang sulit dikomposkan. Sebagian besar bahan organik mudah dikomposkan. Bahan yang agak mudah alias agak sulit dikomposkan antara lain: kayu keras, batang, dan bambu. Bahan yang sulit dikomposkan antara lain adalah kayu-kayu yang sangat keras, tulang, rambut, tanduk, dan bulu binatang.

Mengapa harus dikomposkan terlebih dahulu?
Tanaman tidak dapat menyerap hara dari bahan organik yang masih mentah, apapun bentuk dan asalnya. Kotoran ternak yang masih segar tidak bisa diserap haranya oleh tanaman. Apalagi sisa tanaman yang masih segar bugar juga tidak dapat diserap haranya oleh tanaman. Kompos yang ‘setengah matang’ juga tidak baik untuk tanaman. Bahan organik harus dikomposkan sampai ‘matang’ agar bisa diserap haranya oleh tanaman. Prinsipnya adalah tanaman menyerap hara dari tanah, oleh karena itu harus dikembalikan menjadi tanah dan diberikan ke tanah lagi.

mudah. tebu. kacang. Air ini sangat dibutuhkan untuk kehidupan jasad renik di dalam aktivator kompos. Aktivator ini adalah jasad renik (mikroba) yang bekerja mempercepat pelapukan bahan organik menjadi kompos. Bahan yang akan dibuat kompos juga harus cukup mengandung air. Pupuk kimia dapat dikurangi sebagian dan digantikan dengan penambahan kompos. Kompos dapat diberikan ke tanaman apa saja. kakao. 2 – 3 minggu. Bahan-bahan yang keras membutuhkan waktu antara 4 – 6 minggu. dan kehutanan. karet.Bagaimana cara membuat kompos yang cepat. dan murah? Membuat kompos sangat mudah. Misalnya untuk tanaman: padi sawah. udara dibutuhkan untuk kehidupan jasad renik aktivator kompos. Bahan organik yang lunak dan ukurannya cukup kecil dapat dikomposkan tanpa harus dilakukan pencacahan. perkebunan. Agar proses pengomposan dapat berlangsung lebih cepat perlu perlakuan tambahan. dan lain-lain. Secara umum lebih banyak kompos memberikan hasil yang lebih baik. Akan tetapi kandungan air yang terlalu banyak juga akan menghambat proses pengomposan. kopi. akasia. Bahan yang kering lebih sulit dikomposkan. Secara alami bahan organik akan mengalami pelapukan menjadi kompos. Tidak ada batasan baku berapa dosis kompos yang diberikan untuk tanaman. agar tanaman dapat tumbuh lebih baik. Kompos juga bisa diberikan bersama-sama dengan pupuk kimia buatan. Kompos dapat diberikan sebagai satu-satunya sumber hara tambahan atau lebih dikenal dengan istilah pertanian organik. cahaya matahari. Aktivator kompos harus dicampur merata ke seluruh bahan organik agar proses pengomposan berlangsung lebih baik dan cepat. mulai dari tanaman pertanian. Ciri kompos yang sudah matang adalah bentuknya sudah berubah menjadi lebih lunak. Lama waktu yang dibutuhkan antara 2 minggu sampai 6 minggu tergantung dari bahan yang dikomposkan. sebaiknya dicacah terlebih dahulu. kompos perlu ditutup. tanaman hias. jagung. . penguapan. holtikultura. aglonema. mangga. Bagaiman cara penggunaan kompos? Kompos yang sudah matang dapat langsung digunakan untuk tanaman. dan perubahan suhu. Kompos yang diberikan sebaiknya dalam jumlah yang cukup. Penutupan ini bertujuan untuk melindungi bahan/jasad renik dari air hujan. sayuran. Bahan didiamkan selama beberapa waktu hingga kompos matang. sawit. gelombang cinta. Bahan juga harus cukup mengandung udara. padi gogo. kol. Bahan-bahan yang lunak dapat dikomposkan dalam waktu yang singkat. buah-buahan. kentang. Pembuatan kompos dipercepat dengan menambahkan aktivator atau inokulum atau biang kompos. dan mudah dihancurkan/remah. tidak berbau menyengat. warnanya coklat kehitaman. Jadi basahnya harus cukup. Tetapi jika kompos akan digunakan untuk pembibitan atau untuk tanaman di dalam pot/polybag. Untuk melindungi kompos dari lingkungan luar yang buruk. Tetapi bahan organik yang besar dan keras. tetapi waktunya lama antara setengah sampai satu tahun tergantung bahan dan kondisinya. kompos harus dicampur tanah dengan perbandingan satu bagian kompos : tiga bagian tanah. Seperti halnya air. ketela pohon.

kemudian disimpan dalam botol yang terbuka atau ditutup jangan terlalu rapat (agar bakteri tetap mendapatkan oksigend ari udara). botol-botol bakteri tersebut siap digunakan untuk membuat kompos. Setelah campuran rata. lalu aduk hingga rata. bekatul dan tetes tebu/gula (jika memakai gula merah harus dihancurkan dulu). Kemudian ditutup rapat selama 2 hari.wordpress. Adapun prosedur pembiakan bakteri EM4 adalah sebagai berikut: Bahan dan Komposisi: 1 liter bakteri 3 kg bekatul (minimal) ¼ kg gula merah/gula pasir/tetes tebu (pilih salah satu) ¼ kg terasi 5 liter air Alat dan Sarana: Ember Pengaduk Panci pemasak air Botol penyimpan Saringan (dari kain atau kawat kasa) Cara Pembiakan: Panaskan 5 liter air sampai mendidih. Sumber : http://petanidesa. Selanjutnya. Setelah 3-4 hari bakteri sudah dapat diambil dengan disaring. sehingga kebutuhan pupuk organik untuk luas lahan yang ada dapat dipenuhi.Sumber : http://isroi.com/2008/11/15/kompos-dari-tanah-kembali-ke-tanah/#more1140 Cara Pembiakan Bakteri Untuk menghemat biaya. dinginkan sampai betul-betul dingin! (karena kalau tidak betul-betul dingin. Masukkan bakteri dan aduk sampai rata. adonan justru dapat membunuh bakteri yang akan dibiakkan). Catatan: Ampas hasil saringan dapat untuk membiakkan lagi dengan menyiapkan air kurang lebih 1 liter dan menambahkan air matang dingin dan gula saja.wordpress.com/2007/02/03/cara-pembiakan-bakteri/ . pupuk cair maupun pupuk hijau dengan komposisi campuran seperti yang akan diuraikan dibawah ini. bibit bakteri EM4 yang dibeli di toko atau koperasi Saprotan dapat dikembangbiakkan sendiri. Pada hari ketiga dan selanjutnya tutup jangan terlalu rapat dan diaduk setiap hari kurang lebih 10 menit. Masukkan terasi.

sehingga kebutuhan pupuk organik untuk luas lahan yang ada dapat dipenuhi. Pada hari ketiga dan selanjutnya tutup jangan terlalu rapat dan diaduk setiap hari kurang lebih 10 menit. Masukkan terasi. Selanjutnya. bibit bakteri EM4 yang dibeli di toko atau koperasi Saprotan dapat dikembangbiakkan sendiri. pinus.. pupuk cair maupun pupuk hijau dengan komposisi campuran seperti yang akan diuraikan dibawah ini. Masukkan bakteri dan aduk sampai rata.com/2007. Setelah campuran rata.iakan-bakteri/ Cara Membuat Pupuk Cair Organik Bahan dan Alat: 1 liter bakteri 5 kg hijau-hijauan/daun-daun segar (bukan sisa dan jangan menggunakan daun dari pohon yang bergetah berbahaya seperti karet. nimba. damar. bambu. dinginkan sampai betul-betul dingin! (karena kalau tidak betul-betul dingin. Catatan: Ampas hasil saringan dapat untuk membiakkan lagi dengan menyiapkan air kurang lebih 1 liter dan menambahkan air matang dingin dan gula saja. . dan yang sulit lapuk seperti jato. botol-botol bakteri tersebut siap digunakan untuk membuat kompos. lalu aduk hingga rata. Setelah 3-4 hari bakteri sudah dapat diambil dengan disaring. kemudian disimpan dalam botol yang terbuka atau ditutup jangan terlalu rapat (agar bakteri tetap mendapatkan oksigend ari udara). adonan justru dapat membunuh bakteri yang akan dibiakkan). Adapun prosedur pembiakan bakteri EM4 adalah sebagai berikut: Bahan dan Komposisi: 1 liter bakteri 3 kg bekatul (minimal) ¼ kg gula merah/gula pasir/tetes tebu (pilih salah satu) ¼ kg terasi 5 liter air Alat dan Sarana: Ember Pengaduk Panci pemasak air Botol penyimpan Saringan (dari kain atau kawat kasa) Cara Pembiakan: Panaskan 5 liter air sampai mendidih.wordpress.Cara Pembiakan Bakteri Untuk menghemat biaya. Link: http://petanidesa. bekatul dan tetes tebu/gula (jika memakai gula merah harus dihancurkan dulu).. Kemudian ditutup rapat selama 2 hari.

Aduk hingga rata. 10 kg dedak halus. Demikian seterusnya. dan gula dengan perbandingan yang sama. . sisakan sekitar 1 sampai 2 liter. Setelah 8-10 hari. tambahkan air.dan lain-lainnya) 0. Ampas sisa saringan masih mengandung bakteri. Campurkan dengan cairan gula pasir atau gula merah.. terutama bahan kimia atau bahan untuk pestisida lainnya seperti tembakau. Dapat digunakan langsung sebagai pupuk semprot. ¼ liter bakteri. Cara Pembuatan: Hijau daun atau sampah dapur dicacah dan dibasahi. pembiakan bakteri sudah selesai dan drum sudah dapat dibuka.-cair-organik/ Cara Membuat Pupuk Hijau Organik Pupuk Hijau: adalah pupuk organik yang terbuat dari sisa tanaman atau sampah yang diproses dengan bantuan bakteri. kemudian ditutup rapat.. Kegunaan: Mempercepat pengomposan dari 3-4 bulan menjadi 30-40 hari. terasi. Link: http://petanidesa. 200 liter air atau secukupnya.wordpress. penggunaan langsung sebagai pupuk tidak dianjurkan. tetapi apabila tanah kurang subur/tandus. Saring dan masukkan ke dalam wadah yang bersih (botol) untuk disimpan/digunakan. Larutkan bakteri ke dalam air dan dimasukkan ke dalam drum. Bahan dan Komposisi: 200 kg hijau daun atau sampah dapur. apabila tanah sudah diberi kompos (subur). Campurkan dedak halus atau bekatul dengan hijau daun. Cairkan gula pasir atau gula merah dengan air. Aduk sampai rata. Masukkan bakteri ke dalam air. Cairan gula dan terasi dimasukkan ke dalam ember. ¼ kg gula pasir/gula merah. Setelah 8-10 hari kemudian bakteri sudah berkembang biak lagi dan siap digunakan. Cairan bakteri dan gula disiramkan pada campuran hijau daun/sampah+bekatul. Pupuk cair (larutan bakteri) ini tidak diperbolehkan untuk dicampur dengan bakteri lain.5 kg terasi dicairkan dengan air secukupnya 1 kg gula pasir/merah/tetes tebu (pilih salah satu) dan dicairkan dengan air 30 kg kotoran hewan Air secukupnya Ember/gentong/drum yang dapat ditutup rapat Cara Pembuatan: Kotoran hewan dan daun-daun hijau dimasukkan ke dalam ember.com/2007. kemudian digundukkan/ditumpuk hingga ketinggian 15-20 cm dan ditutup rapat.

alkohol dapat diserap langsung oleh akar tanaman. tangki bersih dan tangki yang dapat mempertahankan kondisi anaerob. peternakan.5. OLEH: WAYAN NITA Produk EM yang beredar di pasaran kebanyakan berupa EM asli. EM aktif yang dihasilkan tidak boleh digandakan.. Link: http://petanidesa. Air yang cocok untuk membuat EM aktif adalah air sumur. Semua membutuhkan proses agar mendapatkan hasil yang maksimal. EM aktif yang dihasilkan akan semakin bagus. dalam tanah memberikan multiple efect yang secara dramatis meningkatkan mikro flora tanah. EM merupakan campuran dari mikroorganisme bermanfaat yang terdiri dari lima kelompok.5-4. Wadah harus ditutup rapat dan dihindarkan dari sinar matahari langsung.Dalam waktu 3-4 hari pupuk hijau sudah jadi dan siap digunakan. sacharida. air yang bebas dari residu kimia.com/2007. ragi dan jamur fermentasi. Meski berbeda. EM asli perlu dilarutkan menjadi EM aktif. Rekomendasi penggunaan EM aktif hanya satu bulan dan aktivitas mikroorganisme paling tinggi pada hari ke-10 sampai hari ke-17 pasca dilarutkan. Meski sudah banyak kalangan masyarakat yang menggunakan tapi tidak banyak yang tahu tentang EM. yaitu mampu bertahan hingga lima tahun. Karena EM aktif aktivitasnya lebih tinggi daripada EM asli. lingkungan. bakteri asam laktat.hijau-organik/ Mudah2an Bermanfaat buat kita semua. actinomicetes. Bila sulit mendapat molasse. Bakteri fotosintetik membentuk zat-zat bermanfaat yang .7 atau kurang. dari segi daya simpan EM asli lebih lama dari pada EM aktif. Yang tidak dapat langsung diaplikasikan pada media.wordpress. Memang. Wadah yang baik untuk menyimpan EM aktif adalah tangki plastik atau tangki stainless stell. Terdiri dari mikroorganisme Aerob dan anaerob. Tetapi sebulan sesudah pembuatan EM aktif. Setelah 5-10 hari kemudian EM aktif sudah dapat digunakan bila tercium bau asam manis. EM berupa larutan coklat dengan pH 3. idealnya 3. PH EM aktif jadi 3.. EM asli dicampur dengan molasse dan air kemudian dimasukkan ke dalam wadah dan ditutup rapat. Sama saja dengan menaburkan kotoran ayam yang baru keluar ke tanaman. biarkan 5-10 hari dalam keadaan kedap udara. Kandungan EM terdiri dari bakteri fotosintetik. komposisi kandungan. maksimum satu tahun sejak dikeluarkan dari pabrik. kesehatan dan industri. dan dipilih dari pabrik gula berkualitas. Menakar Komposisi Kandungan EM4 HORISON OLEH: WAYAN NITA Teknologi EM (Effective Mikroorganism) dapat digunakan dalam bidang pertanian. Karena kandungan mikroorganisme dalam EM asli tidur sehingga tidak akan memberikan pengaruh yang nyata. juga bisa digunakan gula merah atau gula pasir yang telah dilarutkan. fungsi dan jenis-jenis EM. 10 Genius 80 Spesies dan setelah di lahan menjadi 125 Spesies. air yang bebas dari pncemaran dan air yang bersih. Bahan terlarut seperti asam amino. Tutup wadah dibuka pada hari ke lima untuk mengeluarkan gas agar tidak meledak. perikanan. aktivitasnya drastis menurun. Molasse yang digunakan harus dibersihkan dari kotoran.0. Semakin baru molasses. Pembuatan larutan aktif dengan mencampurkan EM asli dengan molasse (tetes tebu) dan air. Jangan gunakan bekas tempat oli atau tempat bahan kimia. yang kotor atau tangki logam berkarat.

EM3 terdiri dari 95% bakteri fotosintetik dengan pH 8. Pembuatannya tidak terlalu rumit. mencegah serangga dan ulat merugikan dengan menghilangkan pakan. perpanjang daya simpan produksi pertanian. Ragi menghasilkan zat anti biotik. Jenis-jenis EM yang ada seperti EM1 yang berupa media padat berbentuk butiran yang mengandung 90% actinomicetes. sesudah itu kalau sudah rutin. Hanya memerlukan persiapan pendahuluan.5. Berbentuk kultur dalam kaldu ikan dengan pH 8. Berfungsi untuk mempercepat proses pembentukan kompos dalam tanah. tidak merepotkan bahkan selain . menghilangkan bau busuk. Juga berfungsi untuk mengikat nitrogen dari udara. menghasilkan senyawa yang berfunsi antioksidan. EM2 terdiri dari 80 species yang disusun berdasarkan perbandingan tertentu. sekresi ragi menjadi substrat untuk mikroorganisme effektif bakteri asam laktat actinomicetes. Kompos adalah pupuk yang dibuat dari sampah organic organic. Cendawan fermentasi mampu mengurai bahan organik secara cepat yang menghasilkan alkohol ester anti mikroba. meningkatkan kandungan humus tanahlactobonillus sehingga mampu memfermentasikan bahan organik menjadi asam amino. meningkatkan kualitas daging.menghasilkan asam amino. Bakteri asam laktat berfungsi untuk fermentasi bahan organik jadi asam laktat. percepat perombakan bahan organik. dan menekan pathogen dengan asam laktat yang dihasilkan. lignin dan cellulose. Mari membuat kompos skala rumah tangga Salah satu dari pola hidup hijau yang dapat kita laksanakan adalah mengelola sampah organic rumah tangga. meningkatkan daya dukung lahan. EM5 berupa pestisida organik. meningkatkan kualitas air dan mengurangi molaritas Benur. menghasilkan enzim dan hormon. Bila disemprotkan di daun mampu meningkatkan jumlah klorofil.5 dalam kaldu ikan yang berfungsi membantu tugas EM2. menekan bau limbah. fotosintesis meningkat dan percepat kematangan buah dan mengurangi buah busuk. menggemburkan tanah. meningkatkan cita rasa produksi pangan. EM4 terdiri dari 95% lactobacillus yang berfungsi menguraikan bahan organik tanpa menimbulkan panas tinggi karena mikroorganisme anaerob bekerja dengan kekuatan enzim. asam nukleat dan zat-zat bioaktif yang berasal dari gas berbahaya dan berfungsi untuk mengikat nitrogen dari udara. tidak memerlukan tempat luas dan tidak memerlukan banyak peralatan dan biaya. Sakarida dan asam amino disintesa oleh bakteri fotosintetik sehingga secara langsung dapat diserap tanaman. Actinomicetes menghasilkan zat anti mikroba dari asam amino yang dihasilkan bakteri fotosintetik. Fungsi EM untuk mengaktifkan bakteri pelarut. dalam tanah mengeluarkan antibiotik untuk menekan patogen. dengan membuatnya menjadi kompos.

tidak perlu membeli. Apabila sampah organic ditimbun saja. Dasar bak pengomposan dapat tanah atau paving block. dalam 4 – 6 minggu sudah jadi. . yaitu suhu. Peralatan Di dalam rumah ( ruang keluarga. halaman menjadi asri dan teduh. zat makanan yang diperlukan tumbuhan akan tersedia. dan tidak berbau sampah. Suhu optimal untk pengomposan dan harus dipertahankan adalah 45-65C. binatang yang hidup di tanah. Pada minggu ke-1 dan ke-2 mikroba mulai bekerja menguraikan membuat . enzim dan jamur. Di bagian dasarnya diberi beberapa lubang untuk mengeluarkan kelebihan air.mengurangi masalah pembuangan sampah. Hasilnya bunga-bunga berkembang. Untuk menjaga kelembaban bagian atas dapat ditutup dengan karung goni atau anyaman bambu. Ini pertanda mikroba mengunyah bahan organic dan merubahnya menjadi kompos. sehingga kelebihan air dapat merembes ke bawah. Dalam proses pengomposan akan timbul panas krn aktivitas mikroba. Tanaman yang dipupuk dengan kompos akan tumbuh lebih baik. Tanah atau kompos ini mengandung mikroba aktif yang akan bekerja mengolah sampah menjadi kompos. udara dan kelembaban. Diperlukan bak plastic atau drum bekas untuk pembuatan kompos. Kompos berguna untuk memperbaiki struktur tanah. .Campur 1 bagian sampah hijau dan 1 bagian sampah coklat. Bak pengomposan tidak boleh kena air hujan. baru berbulan-bulan kemudian menjadi kompos. makin cepat pembentukan kompos. setidak-tidaknya setiap 7 hari. Bagaimana Kompos Terjadi Sampah organic secara alami akan mengalami peruraian oleh berbagai jenis mikroba.Pengomposan selesai jika campuran menjadi kehitaman. Mikroba yang ada dalam kompos akan membantu penyerapan zat makanan yang dibutuhkan tanaman. atau selapis demi selapis misalnya setiap 2 hari ditambah sampah baru. Jika ada kotoran ternak ( ayam atau sapi ) dapat pula dicampurkan . Proses peruraian ini memerlukan kondisi tertentu. kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sendiri.Tambahkan 1 bagian kompos lama atau lapisan tanah atas (top soil) dan dicampur. Hawa menjadi segar karena oksigen yang dihasilkan oleh tumbuhan. Makin cocok kondisinya. . harus di bawah atap. Cara Pengomposan .Jika terlalu panas harus dibolak-balik. kamar makan ) dan di depan dapur disediakan 2 tempat sampah yang berbeda warna untuk sampah organic dan sampah nonorganic. Setiap 7 hari diaduk. Tanah akan menjadi lebih gembur.Pembuatan bisa sekaligus.

plastic dsb. kompos sudah jadi. Marilah…. juga beribadah. Penutup Apabila setiap rumah tangga melakukan pemilahan sampahnya: yang organic dijadikan kompos. Keberhasilan pengomposan terletak pada bagaimana kita dapat mengendalikan suhu. uang yang diperoleh akan lebih banyak. yang tidak dikotori sisa makanan. kelembaban dan oksigen. Mulailah dari yang kecil. . bahaya longsor. agar mikroba dapat memperoleh lingkungan yang optimal untuk berkembang biak. Kompos yang kasar bisa dicampurkan ke dalam bak pengomposan sebagai activator.kita menjadi pelopor. penyakit dsb. Selain ikut memelihara lingkungan hidup. Sampah organic sebaiknya dicacah menjadi potongan kecil. Namun masingmasing rumah tangga tetap harus melakukan pemilahan sampahnya. Untuk mempercepat pengomposan. .Jika perlu diayak untuk memisahkan bagian yang kasar. atau apartemen. dapat ditambahkan bio-activator berupa larutan effective microorganism (EM) yang dapat dibeli di toko pertanian.kompos. maka pemerintah tinggal mengelola sisanya yang 10% saja. sehingga suhu menjadi sekitar 40C.yang tidak dapat didaur ulang. Mulailah dari diri sendiri. apabila keadaan tidak memungkinkan. yang non-organik disedekahkan kepada pemulung.. Sehingga tidak perlu lagi ada TPA yang memerlukan tanah luas dan menimbulkan masalah pencemaran. Pada minggu ke-5 dan ke-6 suhu kembali normal. Pembuatan kompos ini dapat pula dilakukan secara kolektif. Mulailah sekarang juga. penggerak keluarga dan masyarakat di sekitar kita. kalau penghuni rumah sudah memilah sampahnya. pendangkalan sungai. ialah makanan cukup (bahan organic). Alangkah senangnya pemulung. Jam kerjanya akan lebih pendek. kelembaban (30-50%) dan udara segar (oksigen) untuk dapat bernapas. Pengelolaannya dapat diserahkan kepada RW atau pihak swasta. tanpa mengobrak-abrik bak sampah (maaf) berebutan dengan anjing dan kucing. sehingga mereka tinggal mengambil kertas. Misalnya perumahan padat penduduk.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful