Republik "lawannya" Monarki, Aristokrasi, Oligarki, Tirani, atau sistem kerajaan dan kedinastian lainnya.

Republik mengacu pada "Jenis Kekuasaan." Kata "republi k" menjelaskan asal usul dan penyelenggara kekuasaan suatu negara yaitu "publik" atau "warganegara" yang punya hak politik tanpa kecuali. Tidak ada turun-temuru n (kedinastian) atau kepemilikan perorangan atas negara. Padanannya adalah "demo krasi" dengan sejumlah perbedaan filosofis. Dalam mempelajari ilmu politik kita kerap dipusingkan oleh berbagai macam istilah yang satu sama lain saling berbeda. Peristilahan yang seringkali ditemukan terse but misalnya monarki, tirani, aristokrasi, oligarki, demokrasi, mobokrasi, feder asi, kesatuan, konfederasi, presidensil, dan parlementer. Bagaimana kita harus m engkategorikan masing-masing istilah tersebut? Apa beda antara monarki dengan parlementer? Sama atau berbedakah pengertian anta ra tirani dengan monarki? Dalam konteks apa kita berbicara mengenai presidensil atau oligarki? Pemusingan ini merupakan awal dari proses belajar, dan jangan kita surut, melainkan terus maju dengan membaca. Jika kita berbicara mengenai monarki, tirani, aristokrasi, oligarki, demokrasi, dan mobokrasi, berarti kita tengah berbicara mengenai jenis-jenis kekuasaan. Jik a kita berbicara mengenai federasi, kesatuan, dan konfederasi, berarti kita teng ah berbicara mengenai bentuk-bentuk negara. Jika kita berbicara mengenai preside nsil dan parlementer berarti kita tengah berbicara mengenai bentuk-bentuk pemeri ntahan. Jika kita berbicara mengenai jenis kekuasaan, berarti kita tengah berbicara meng enai apakah kekuasaan itu dipegang oleh satu tangan (mono), beberapa tangan atau orang (few), ataukah banyak tangan atau orang (many). Definisi kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau sekelompok orang untuk mempengaruhi pihak lain agar me reka menuruti keinginan atau maksud si pemberi pengaruh. Dalam hal ini, pihak pe mberi pengaruh dapat berwujud mono, few, atau many. Jika kita berbicara mengenai bentuk negara, berarti kita tengah membicarakan bag aimana sifat atau hubungan antara kekuasaan pusat saat berhadapan dengan daerah. Hubungan seperti ini disebut pula sebagai hubungan vertikal, artinya pusat diasum sikan berada di atas daerah , dalam mana keberadaan pusat di atas tersebut berbeda de rajatnya baik di negara kesatuan, federasi, atau konfederasi. Akhirnya, jika kita berbicara mengenai bentuk pemerintahan, berarti kita tengah berbicara mengenai kekuasaan dalam arti horizontal, khususnya seputar hubungan a ntara legislatif dengan eksekutif. Legislatif dan eksekutif, dalam doktrin Trias Politika adalah setara, yang satu tidak lebih berkuasa atau lebih tinggi posisi nya ketimbang yang lain. Dalam hubungan horizontal inilah kita akan menemui pemb icaraan mengenai presidensil atau parlementer. A. Jenis-Jenis Kekuasaan 1. Monarki dan Tirani Monarki berasal dari kata monarch yang berarti raja, yaitu jenis kekuasaan politik di mana raja atau ratu sebagai pemegang kekuasaan dominan negara (kerajaan). Pa ra pendukung monarki biasanya mengajukan pendapat bahwa jenis kekuasaan yang dip egang oleh satu tangan ini lebih efektif untuk menciptakan suatu stabiltas atau konsensus di dalam proses pembuatan kebijakan. Perdebatan yang bertele-tele, pen dapat yang beragam, atau persaingan antarkelompok menjadi relatif terkurangi ole h sebab cuma ada satu kekuasaan yang dominan. Negara-negara yang menerapkan jenis kekuasaan monarki hingga saat ini adalah Ing gris, Swedia, Denmark, Belanda, Norwegia, Belgia, Luxemburg, Jepang, Muangthai, dan Spanyol. Di negara-negara ini, monarki menjadi instrumen pemersatu yang cuku

atau Stalin. terutama parlemen. Kelas menengah baru ini mulai menentukan jalannya kekuasaan di parle men. Jika kenyataan ini terjadi. dan kerap kali bersifat kejam baik terhadap rakyat sendiri maupun lawan politik. Kita perhatikan negara yang modern dan maju seperti Inggris dan Jepang pun masih menerapkan sistem monarki. pihak yang relatif lebih berkuasa untu k menentukan jalannya pemerintahan adalah parlemen dengan perdana menteri sebaga i kepala pemerintahannya. Meskipun Hitler atau Stalin memerintah di era negara mo dern. tetapi jenis kekuasaan yang mereka jalankan pada hakekatnya terkonsentrasi pada satu tangan. dan kekuasaan poli tik yang besar. misalnya sebagai simbol persatuan antar berbagai kelompok yang ada di tengah masyarakat. monarki di era negara-negara mod ern sesungguhnya bukan lagi absolut melainkan bersifat monarki konstitusional. maka di sana ada pula monarki. Aristokrasi dan Oligarki Dalam jenis kekuasaan monarki. Pola kekuasaan di Arab Saudi juga dikenal sebagai dinasti (Dinasti al-Saud) . tidak ada partai politik dan oposisi di s ana. maka hal tersebut dinyatakan se bagai peralihan atau pergeseran dari aristokrasi menuju oligarki. di mana keduanya sama sekali tidak mau membagi kekuasaan deng an pihak lain. Namun. setelah Revolusi Industri mulai menunjukkan efek. dan sebab itu. yaitu peralihan dari kekua saan para bangsawasan ke kelompok non-bangsawan. Di ke-10 n egara monarki yang telah disebut di atas. yaitu berupa munculnya kelas menengah baru (pengusaha baru yang kekayaan diperoleh sendiri bukan diwari skan). kaya. dan cerdik. Jika kekuasaan lebih banyak dit entukan oleh orang-orang ini (penasihat dan birokrat) maka jenis kekuasaan tidak lagi berada pada satu orang (mono) melainkan beberapa (few). Tiran-tiran k ejam yang pernah muncul dalam sejarah politik dunia misalnya Kaisar Nero. raja atau ratu biasanya bergantung pada dukungan yang diberikan oleh para penasihat dan birokrat. 2. berpengaruh. Caligu la. . Aristokrasi sendiri merupakan pemerintahan oleh sekelompok elit (few) dalam masy arakat. di negara-negara ini. B ahkan. di mana ada kelas aristokrat yang dominan secara politik. Proses berbagi kekuasaan tersebut dikukuhkan lewat k onstitusi (Undang-undang Dasar). baiklah kami kemukakan apa yang terjadi d i Inggris. maka kekuasaan kaum bangsawasan dalam mempengaruhi kekuasaan monarki mula i digerogoti. Jenis monarki lainnya yang kini masih ada adalah Arab Saudi. Biasanya. Bentuk pemerintahan yang buruk di dalam satu tangan adalah Tirani. dan. oleh sebab orang-orang yang orang tuanya bukan bangsawan pun bi sa duduk mempengaruhi keputusan politik negara asalkan mereka berprestasi. Sebelum terjadinya Revolusi Industri padaa abad ke-18 tepatnya sebelum mesin uap ditemukan oleh James Watt Inggris menganut jenis kekuasaan monarki den gan kaum bangsawasan (aristokrat) sebagai pemberi pengaruh yang besar. di mana mereka ini mempunyai status sosial. Jenis kekuasaan aristokrasi ini disebut pula seb agai jenis kekuasaan kaum bangsawan (aristokrasi). di mana pewaris raja adalah keturunannya. pengaruh kaum Orang Kaya Baru ini dinyatakan sebagai jenis kekuasaan oli garki. Negara ini berupa k erajaan dan raja adalah sekaligus kepala negara dan pemerintahan. menu run dari orang tua kepada anak. Hitler. Untuk menggambarkan peralihan di atas. Namun. kekayaan. jenis kekuasaan oleh beberapa orang ini aristokrasi tida k bertahan lama. kekuasaannya hanya bersifat simbolik (sekadar kepala negara) ketimbang am at menentukan praktek pemerintahan sehari-hari (kepala pemerintahan). Ketiga hal ini dinikmati secara turun-temurun (diwariskan). Namun. Kekuasaan raja tidak dibatasi secara konstitusional.p efektif. penguasa monarki harus berbagi kekuasaan dengan pih ak lain.

1 orang wakil rakyat (anggota parlem en) kira-kira mewakili 300. Bandingkan kalau saja Indonesia menera pkan demokrasi langsung di mana 200 juta rakyat Indonesia duduk di parlemen. memang kedaulatan rakyat lebih terpelihara oleh seb ab kekuasaannya tidak diwakilkan.000 orang pemilih. pros es pemerintahan demokrasi di tingkat parlemen hanya dilakukan oleh 500 orang wak il rakyat yang duduk menjadi anggota DPR. rakyat tetap berkuasa untuk membuat UU. maka keku asaan tersebut dinamakan demokrasi. di parlemen Inggris terdapat dua kamar yaitu House of Lords dan House of Commons. tetap raky at yang memerintah. Rakyat terlibat secara total di dalam mekanisme pemilihan pejabat (utamanya anggot a parlemen) lewat Pemilihan Umum periodik (misal: 4 atau 5 tahun sekali). Namun. rakyat tidak terlibat secara penuh di dalam membuat UU negara. dan orang asing. secara budaya masyarakat relatif heterogen (beragam) yang ditambah dengan inf iltrasi budaya asing. pemilikan harta sama sekali tidak merat a. bukan oleh mono atau few. Semua warganegara ikut terlibat di dalam prose s pengambilan keputusan. terutama oleh ketidakrealistisannya untuk diberlakukan dalam keadaan negara modern.Hingga saat ini. Kategori pertama adalah demokras i langsung (direct democracy) dan demokrasi perwakilan (representative democracy ). jenis kekuasaan de mokrasi yang dikenal terdiri dari dua kategori. Pemilikan dan kemakmuran harus dibagi secara merata (hampir merata). Di dalam demokrasi perwakilan. bukan? Dengan kenyataan ini maka demokrasi per . Dengan alasan kelemahan demokrasi langsung. Kac au dan pasti memakan biaya mahal. dan pencaharian penduduk dunia tengah beralih dari pertani an ke industri. Di Indonesia. Terpenuhi di dalam masyarakat kecil yang bermata pencaharian pertanian. Dengan demokrasi perwakilan. Dengan demikian. meskipun mereka bukan berdarah bangsawan. Kamar yang pertama berisikan kaum bangsawan (namanya didahulu i dengan Sir). perempuan. sementara yang kedua banyak diisi oleh kaum kaya yang berpengaruh . tanpa ada yang tidak ikut serta. di zaman pelaks anaan demokrasi langsung sendiri. Namun. dari hampir 200 juta jiwa warganegara Indonesia. Masih mungkinkah demokrasi langsung dilaksanakan? Di dalam demokrasi langsung. di mana Rousseau ini mengemukakan 4 kondisi yang memungkinkan bagi dilaksanakannya demokrasi langsung yaitu : Jumlah warganegara harus kecil. Misalnya saja. Dengan memilih si anggota parlemen. oligarki-lah yang lebih berkuasa di Inggris ketimbang aristokrasi pada masa kini. tanpa pera ntara. 3. House of Commons lebih menentukan ja lannya parlemen Inggris ketimbang House of Lords. Masyarakat harus homogen (sama) secara budaya. Demokrasi langsung berarti rakyat memerintah dirinya secara langsung. maka demokrasi yang saat ini dik embangkan adalah demokrasi perwakilan. itu bukan berarti seluruh rakyat berbondong-bondong d atang ke parlemen atau istana negara untuk memerintah atau membuat UU. yaitu di masa negara-kota Yunani Kuno. Demokrasi dan Mobokrasi Jika kekuasaan dipegang oleh seluruh rakyat. Pertanyaan kemudian adalah: Mungkinkan keadaan yang digambarkan Rousseau itu ada di era negara modern saat ini? Jumlah warganegara negara-negara di dunia rata-r ata berada di atas jumlah 1-2 juta jiwa. Wakil ini adalah orang yang mendapat d elegasi wewenang dari rakyat. Tentu tid ak demikian. Salah satu pendukung demokrasi langsung adalah Jean Jacques Rousseau. akan tetap i keterlibatan tersebut melalui si wakil. ada beb erapa kelompok masyarakat yang tidak diizinkan untuk ikut serta di dalam proses demokrasi langsung yaitu: budak. Di dalam sejarah politik.

Pada tahun 1963.wakilan lebih praktis ketimbang demokrasi langsung. Namun. maka bukan demokrasi lagi namanya melainkan mobokrasi. untuk keperluan analisis. Negara Konfederasi Bagi L. Oppenheim. Mobokrasi adala h bentuk buruk dari demokrasi. 1. dengan tidak mem pengaruhi warganegara (individu warganegara) Malaysia dan Singapura. dan C. baik langsung ataupun tidak langsung. dan Federal. B. Menurut kepada definisi yang diberikan oleh L. Dalam demokrasi. pemerintah Malaysia dan Singapura tetap berdaulat dan be rdiri sendiri tanpa intervensi satu negara terhadap negara lainnya di dalam Konf ederasi. Bentuk-Bentuk Negara Bentuk-bentuk negara yang dikenal hingga saat ini terdiri dari tiga bentuk yaitu Konfederasi. baik ditinjau dari sudut ilmu politik maupun dari sudut hukum internasi onal. di mana rakyat memang berdaulat tetapi negara ber jalan dalam situasi perang dan tidak ada satu pun kesepakatan dapat dibuat secar a damai. Oppenheim di atas. tetapi tidak terhadap warganegara anggota Konfederasi itu. Dalam Konfederasi. bentuk negara Konfederas i kiranya jarang diterapkan di dalam bentuk-bentuk negara pada masa kini. konfederasi terdiri dari beberapa negara yang berdaulat penuh yang untuk mempertahankan kedaulatan ekstern (ke luar) dan intern (ke dalam) ber satu atas dasar perjanjian internasional yang diakui dengan menyelenggarakan beb erapa alat perlengkapan tersendiri yang mempunyai kekuasaan tertentu terhadap ne gara anggota Konfederasi. aturan-aturan yang ada di dalamnya hanya berefek kepada masin g-masing pemerintah (misal: pemerintah Malaysia dan Singapura). Meskipun te rikat dalam perjanjian. maka Konfedera si adalah negara yang terdiri dari persatuan beberapa negara yang berdaulat. garis komando hanya beranjak dari Konfederasi menuju pemerintah n egara A.perang semua lawa n semua). B. Per satuan tersebut diantaranya dilakukan demi mempertahankan kedaulatan dari negara -negara yang masuk ke dalam Konfederasi tersebut. Miriam Budiardjo menjelaskan bahwa Konfederasi itu sendiri pada hakekatnya bukan negara. tetapi tidak pada warganegara di ketiga negara. baiklah di dalam materi kuliah ini dicantumkan pula m asalah Konfederasi minimal untuk lebih meluaskan wawasan kita mengenai bentuk-be ntuk negara yang ada. mari kita lihat skema berikut : Garis putus-putus yang melambangkan rantai komando dari Konfederasi menuju Pemerin tah Negara A. dan jika hal ini berujung pada situa si chaos (kacau) bahkan perang (bellum omnium contra omnes --. Malaysia dan Singapura pernah membangun suatu Konfederasi. keterlibatan rakyat menja di tujuan utama penyelenggaraan negara. dan C. B. yang salah satunya dimaksudkan unt uk mengantisipasi politik luar negeri yang agresif dari Indonesia di masa pemeri ntahan Sukarno. Malaysia dan Singapura mendirikan Konfederasi lebih karena alasa n pertahanan masing-masing negara. Meskipun demikian. Oleh sebab keinginan tersebut ingin didahulukan. Dapat d ilihat misalnya. Keanggotaan suatu negara ke dalam suatu Konfederasi tidaklah menghilangkan ataupun mengurangi kedaulatan setiap negara yang menjadi anggota Konfederasi. Garis komando langsung terhadap warganegara di masing-masing negara dilakukan oleh . U ntuk lebih jelasnya. dimaksudkan guna menunjukkan hirarki yang kurang tegas a ntara kedua negara tersebut (tanpa petunjuk panah plus garis putus-putus). Masing-masing individu rakyat pasti ingi n kepentinganyalah yang terlebih dahulu dipenuhi. dan pihak lain pun sama. Kesatuan.

baiklah kami buat skema berikut : Ada sebagian kewenangan yang didelegasikan pemerintah pusat kepada pemerintah da erah.pemerintah masing-masing. Meskipun daerah diberi kewenangan untuk mengatur sendiri wilayahnya . Tid ak ada bidang kegiatan pemerintah yang diserahkan konstitusi kepada satuan-satua n pemerintahan yang lebih kecil (dalam hal ini. mengatur badan pengadila n. pemerintah pusat secara langsung mengatur masing-masing p enduduk yang ada di setiap daerah. Kesatuan Negara Kesatuan adalah negara yang pemerintah pusat atau nasional memegang kedud ukan tertinggi. Namun. daerah atau provinsi). dan memiliki kekuasaan penuh dalam pemerintahan sehari-hari. kekuasaan tertinggi tetap berada di tangan pemerintah pusat dan denga n demikian. Dalam negara Kesatuan. B. sebab pengawasan dan kekuasaan tertinggi tetap berada di tangan pemerintah pusat. Namun. atau satuan-satua n pemerintahan lokal. Namun. Keuntungan negara Kesatuan adalah adanya keseragaman Undang-Undang. tetapi itu bukan berarti pemerintah daerah itu berdaulat. heterogeni tas (keberagaman) budaya tinggi. Pemerintah pusat mempunyai wewenang untuk menyerahkan sebagian kekuasaannya kepa da daerah berdasarkan hak otonomi. dan C) ha nya bersifat kecil saja. pemerintah pusat (nasional) bisa melimpahkan banyak tugas (melimpahkan wewenang) kepada kota-kota. pemerintah pusat berwenang menarik pajak dari penduduk daerah. Pemerintah pusat-l ah sesungguhnya yang mengatur kehidupan setiap penduduk daerah. di mana hal tersebut dijamin di dalam konstitusi. Dalam negara Kesatuan. pelimpahan wewenang ini hanya diatur oleh undang-un dang yang dibuat parlemen pusat (di Indonesia DPR-RI). Misalnya. baik kedaulatan ke dalam maupun kedaulatan ke luar berada pada pemer intah pusat. yang dengan kewenangan tersebut pemerintah daerah mengatur penduduk yang a da di dalam wilayahnya. dan yang wilayahnya terpecah ke dalam pulau-pul au. Pengaruh Konfederasi terhadap ketiga negara berdaulat (A. bukan diatur di dalam kon stitusi (di Indonesia UUD 1945). Penanganan setiap masalah yang muncul di daerah kemungkinan akan lama diselesaik an oleh sebab harus menunggu instruksi dari pusat terlebih dahulu. Untuk lebih memperjelas masalah negara Kesatuan ini. membuat kurikulum pendidikan yang bersifat nasional. Kesediaan pemerintah ketiga negara berdaulat untuk be rgabung ke dalam konfederasi lebih disebabkan oleh motivasi sukarela ketimbang k ewajiban. . Namun. di mana pelimpahan wewenang tersebut bisa saja ditarik sewaktu-waktu. Mengenai lingkaran yang melingkupi masing-masing pemerint ah dan negara bagaian mengindikasikan kedaulatan yang tetap ada di masing-masing negara anggota Konfederasi. dan bahkan menunjuk gubernur kepala dae rah. di mana ini dikenal pula sebagai desentralisa si. karena atura n yang menyangkut nasib daerah secara keseluruhan hanya dibuat oleh parlemen pusat . negara Kesatuan bisa tertimpa beban berat oleh sebab adanya perhatian e kstra pemerintah pusat terhadap masalah-masalah yang muncul di daerah. mengatur kepolisian daerah. merelay stasiun televisi dan radio pemerintah ke seluruh daerah. Miriam Budiardjo menulis bahwa yang menjadi hakekat negara Kesatuan adalah kedau latannya tidak terbagi dan tidak dibatasi. Bentuk negara Kesatuan juga tidak cocok bagi negara yang jumlah penduduknya besar. 2. pengaturan pemerintah daerah terhadap penduduk di wilayahnya lebih bersifat instruksi dari pusat ketimbang improvisasi dan inovasi pemerintah daerah itu sendiri. kabupaten-kabupaten.

Wisconsin. West Virginia. dalam negara Federasi. Pembagian kekuasaan ini dicantumkan ke dalam konstitusi (unda ng-undang dasar). Di Amerika Serikat. Alaska. Florida. luas wilayah. mencetak mata uang. Kendatipun negara bagian memiliki wewenang konstitusi yang lebih besar ketimbang negara Kesatuan. Negara-negara bagian ini tidaklah berdaulat se ndiri-sendiri melainkan kedaulatan tersebut hanya ada di tangan pemerintah Feder asi yang dikenal sebagai United States of America (Amerika Serikat) dengan ibuko tanya di Washington D. juga ada! Negara-negara bagian suatu Federasi memiliki wewenang untu k membentuk undang-undang dasar sendiri serta pula wewenang untuk mengatur bentu k organisasi sendiri dalam batas-batas konstitusi federal. mengusahakan kepolisian negara bagian sendiri. atau wilayah). Wyoming.3. California. Perhatikan tabel di bawah ini : . Ne w Mexico. misalnya mengadakan pengadilan sendiri. adakah perbedaan antara negara Federasi dengan negara Kes atuan ? Ya. atau Texas. South Dakota. Wewenang negara bagian di negara Federasi telah tercantum secara rinci di dalam konstitusi federal. kedaulatan tetap berada di tangan pemerintah Federal yaitu den gan monopoli hak untuk mengatur Angkatan Bersenjata. dan ketimp angan ekonomi cukup tajam. Berikut hirarki neg ara Federasi : Di dalam negara Federasi. bentuk pemerintahan. (District Columbia) itu! Bagaimana selanjutnya. jumlah penduduk . Kedaulatan ke dalam dan ke lua r di dalam negara Federasi tetap menjadi hak pemerintah Federal bukan negara-neg ara bagian. oleh sebab kedaulatan ini hanya ada di tangan pemerintahan Federasi. Sistem pemerintahan Federasi sangat cocok untuk negara-negara yang memiliki kawasan geografis luas. memiliki undang-unda ng dasar sendiri. Ne braska. wewenang pembentukan undang-undang pus at ditetapkan dalam suatu rumusan umum dan wewenang pembentukan undang-undang lo kal tergantung pada badan pembentuk undang-undang pusat itu. Utah. sedangkan negara-negara yang tergabung ke dalam suatu Federasi kehilangan kedau latannya. New Mexico. New Hampshire. Pennsylvania. provinsi. memiliki kurikulum pendidikan sendiri. bukan milik negara-negara bagian. dan bentuk negara. wewenang negara-negara bagian untuk mengatur pendu duk di wilayahnya lebih besar ketimbang pemerintah daerah di negara Kesatuan. terdapat 50 negara bagian semisal Alabama. Maine. Federasi Negara Federasi ditandai adanya pemisahan kekuasaan negara antara pemerintahan n asional dengan unsur-unsur kesatuannya (negara bagian. dan mel akukan politik luar negeri (hubungan diplomatik). sedangkan di dalam ne gara Kesatuan. Hawaii. kawas an. Phoenix. Nevada. sedangkan dalam negara Kesatuan. bahkan melakukan perdagangan langsung dengan negara luar seperti pernah dilakukan pemerintah Indonesia dengan negara bagian Georgia di A merika Serikat di masa Orde Baru. ada! Negara-negara yang menjadi anggota suatu Konfederasi tetap merdeka sepenuhnya atau berdaulat. wewenang membentuk undang-undang pusat untuk mengatur hal-hal tertentu telah terperinci satu per satu dalam konstitusi Federal. Selanjutnya pula. Kansas. keragaman budaya daerah tinggi. Korelasi Demografis dengan Bentuk Negara dan Pemerintahan Guna memperlihatkan korelasi antara bentuk negara.C. di bawah ini kami cantumkan 20 negara dari beragam belahan dunia. Namun. Apakah ada perbedaan antara Konfederasi dengan Federasi ? Ya. republik. organisasi pemerintah daerah secara garis besar telah ditetapkan oleh undang-undang dari pusat. kedaulatan hanya milik pemerintah Federal. New Jersey.

Kepala pemerintahan dalam sistem Parlementer adalah perdana menteri (disebut Pre mier di Italia atau Kanselir di Jerman). biasanya memilih bentuk negara F ederasi. Pemerintahan tidak sekedar menyangkut pihak eksekutif. kita sekaligus menel aah hubungan antara badan eksekutif dengan legislatif. Dalam pembicaraan mengenai bentuk pemerintahan. Namun. dan Bolivia. Indonesi a terpecah ke dalam pulau-pulau di mana penduduk di masing-masing pulau tersebut memiliki budaya yang saling berbeda. maka secara otomatis. Jika sebuah partai memenangkan suara secara mayoritas (misalnya 51% suara pemili h). Mesir. Perdana menteri memilih menteri-menteri serta membentuk kabinet berdasarkan suatu mayoritas dalam parlemen (berdasarkan j umlah suara yang didapat masing-masing partai di dalam Pemilu). Anda pun dapat menganalisis berdasarkan tabel di atas khususnya sehubungan denga n masalah keragaman budaya di masing-masing negara dengan pemilihan bentuk negar a (Federasi atau Kesatuan). Wakil-wakil yang mereka pilih ters ebut merupakan anggota dari partai-partai politik yang ikut serta di dalam pemil ihan umum. Sementara Mesir dan Bolivia seluruh wilaya hnya berada di daratan. yang diorganisasi ke dalam satu atau lebih partai politik. melainkan juga eksekutif.Dari tabel di atas dapat kita sama-sama lihat bahwa negara-negara dengan luas wi layah besar (di atas 1 juta kilometer persegi). baiklah digambarkan terlebih dahu lu skema berikut : Dalam bentuk pemerintahan parlementer. Bentuk Pemerintahan Parlementer Dalam sistem Parlementer. 1. Mereka memilih anggota-anggota dewan perwakilan rakyat. kecuali Indonesia. sehingga anggota kabinet dapat berasal baik dari partainya sendiri maupun partai saingannya yang punya jumlah suara signifikan. Bentuk Pemerintahan Pengantar. Dua bentuk pemerintahan yang paling luas digunakan negara-negara di dunia adalah Parlementer dan Presidensil. ketua partai tersebut menjadi perdana menteri. pemilu hanya diadakan satu macam yaitu un tuk memilih anggota parlemen. mata uang. sistem Parlementer mengindikasika n hubungan kelembagaan yang erat antara eksekutif dan legislatif. Umumnya. Apakah Indonesia tengah berjalan menuju bentuk negar a Federasi atau tidak? Bagaimana argumentasi Anda? C. Provinsi Nangroe Aceh Darussal am telah diberi hak untuk menerapkan sistem hukum sendiri (syariat Islam). Lewat mekanisme pemilihan umum. Kedua bentuk tersebut memiliki mekanisme perekruta n yang berbeda satu dengan lainnnya. Untuk lebih memb eri kejelasan mengenai sistem Parlementer ini. . Pembicaraan ini juga meny angkut bagaimana proses perekrutan anggota eksekutif dan legislatif di suatu neg ara. Jumlah penduduk Bolivia dan Mesir pun jauh berada di baw ah jumlah penduduk Indonesia. Selanju tnya. tugas yang harus dilakukan si perdana menteri ini adalah membentuk kabinet . dan melakukan p olitik luar negeri sendiri. Mesir dan Bolivia terdapat sejumlah perbedaan. warganegara memili h wakil-wakil mereka untuk duduk di parlemen. di mana anggota-anggota kabinet diajukan oleh para anggota parlemen terpilih. antara Indonesia. warganegara tidak memilih kepala negara secara langsun g. Menteri-menteri inilah yang nant inya mengarahkan atau mengepalai kementerian-kementerian yang dibentuk. Di Indonesia sendiri. tetap i tetap tidak diperbolehkan memiliki angkatan perang.

perdana menteri (beserta kabi netnya) bertanggung jawab kepada parlemen sebagai representasi rakyat hasil pemi lihan umum. maka partai-partai harus berkoalisi untuk kemudian memilih siapa perdana menter inya. perdana menteri menjadi kepala pemerintahan sekaligus pemimpin partai. di mana dengan dua partai yang bersaing tersebut. Jadi. dan itu tidaklah mayor itas. Untuk selanjutnya. parlemen. dengan koalisi ini. penunjukkan menteri ole h presiden juga dapat efektif jika salah satu partai menang secara 51%. Parlemen inilah yang nanti menggunakan hak kontrolnya untuk mempertanyan sikap-sikap presiden yang diadukan rakyat tersebut. pemenang pem ilu. dapat mengajukan mo si tidak percaya kepada perdana menteri yang jika didukung oleh 51% suara parlem en. Di Indonesia yang bersistemkan presidensil. pemilu diadakan dua macam. Pertama untuk memilih anggo ta parlemen dan kedua untuk memilih presiden. tidak memilih lagi si presiden tersebut dalam proses pemilihan umumj. Dalam bentuk parlementer. PAN. berbeda dengan Parlementer di mana jika si perdana menteri dianggap tidak bertanggung jawab. Namun. partai yang menang dan masuk ke dalam kabinet menjadi pemerintah sementara yang tetap berada di dalam parlemen menjadi posisi. Sangat sedikit media tempat di mana eksekutif dan legislatif dapat saling bertan ya satu sama lain. layaknya ketika pemilu menghasilkan suara mayoritas 51%. terutama partai-partai oposisi. si perdana menteri tersebut beserta kabinetnya terpaksa harus mengundurkan d iri dalam sistem presidensil. mekanisme penunjukkan anggota kabine t efektif di masa pemerintahanan Suharto. Dalam sistem parlementer. presiden tidak bertanggung jawab kepada parlemen (D PR) tetapi langsung kepada rakyat. Untuk lebih jelasnya. Susunan kabinet pun. Jika kabinet pemerintah jatuh . Biasanya. mari kita lihat skema presidensil di ba wah ini : Dalam sistem presidensil.Jika pemilu tidak menghasilkan jumlah suara mayoritas (misalnya 30% hingga 50%). dan kedua. Bentuk Pemerintahan Presidensil Presidensil cenderung memisahkan kepala eksekutif dari dewan perwakilan rakyat. di masa reformasi. tidak bisa dimonopoli oleh satu partai saja. maka kabinet bayangan inil h yang akan menggantikannya lewat pemilu yang dipercepat atau pemilihan perdana me nteri baru. mengadukan pelanggara n-pelanggaran yang presiden lakukan kepada parlemen. o Hal yang menarik adalah. hal seperti ini sulit untuk dilakukan mengingat yan . pasti salah satu partai akan menang secara mayoritas. Masing-masing par tai yang berkoalisi biasanya menuntut jatah menteri sesuai dengan jumlah suara yan g mereka hasilkan dalam pemilu. PPP. Presiden inilah yang dengan hak pr erogatifnya menunjuk pembantu-pembantunya. sehingga di dalam menunjuk menteri-menteri Megawati harus mempertimbangkan pendapat dari partai-partai lain. Di dalam sistem presidensil. misalnya PDI-P. apalagi yang punya suara cukup besar seperti Golkar. partai dengan jumlah suara paling besar-lah yang ketua partainya menjadi perdana menteri di dalam koalisi (kabinet koalisi). anggota-angggota parlemen yang menjadi oposisi membentu k semacam kabinet bayangan. Sistem kabinet bayangan ini berlangsung efektif di Inggris di mana kabi net bayangan tersebut bekerja layaknya kabinet pemerintah dan digaji pula. 2. Sanksi jika presiden dianggap tidak menrespon hati nurani rakyat dapat berujung pada dua jalan: pertama. yaitu menteri-menteri di dalam kabine t. dan PKB. Di dalam sistem banyak partai. Pola penunjukkan menteri oleh presiden ini efektif di dalam sistem dua partai . hanya mengantongi sekitar 35% suara.

. (Jakarta: Rajawali. et al. Menjauhi Demokrasi Kaum Penjahat: Belajar dari Kekelir uan Negara-Negara Lain. (Bandung: Mizan. (Jakarta: Gramedia.g memilih si presiden bukanlah parlemen melainkan rakyat secara langsung. 1994). 2000). et al. 2001). Political Science: An Introduction. Roskin. Pengantar Ilmu Politik. New Jersey: Prentice Hall. Dasar-Dasar Ilmu Politik. (Englewood Cl iffs. Inc. Juan J. Michael G. Linz. Miriam Budiardjo. Referensi : Carlton Clymer Rodee... . 2002).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful