ANALISIS UNSUR INTRINSIK NOVEL LASKAR PELANGI

Disusun untuk memenuhi tugas ujian akhir semester Mata kuliah prosa fiksi Dosen Pembina: Drs.Heru Subakti, M.M.

Disusun oleh : Maya Pangestuningtyas 086119 2008-D

PROGRAM STUDI BAHASA dan SASTRA INDONESIA SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA JOMBANG 2010

1

3 Unsur ekstrinsik…………………………………………………….1 Sinopsis………………………………………………………………2 2.2 Unsur Intrinsik……………………………………………………….1 1.11 2...i Daftar Isi………………………………………………………………………..3 Tujuan………………………………………………………………..………………….1 1.16 3.16 2 ....1 Bab II Pembahasan………………………………………………………………2 2.……………..1 Kesimpulan……………………………………….2 Masalah………………………………………………………………1 1.…………….ii Bab I Pendahuluan……………………………………………….…..…..1 Latar Belakang……………………………………………………….DAFTAR ISI Kata Pengantar………………………………………………………………………..7 2.4 Resensi Novel………………………………………………………13 Bab III Penutup…………………………………………………………………16 3.2Kritik dan saran…………………………….

Alur Cerita 1.2. ( halaman 157 ) 3 . Tema Tema dalam sebuah cerpen adalah merupakan gagasan dasar umum yang menopang sebuah karya sastra dan yang terkandung di dalam teks sebagai stuktur semantis dan yang menyangkut persamaan-persamaan atau perbedaan-perbedaan.2. Tempat : SD SMP Muhamadiyah.2. ( halaman 1-8 )  Tahap pemunculan konflik : Ketika Bu Mus dengan segala usahanya dan semangat kesepuluh laskar pelangi mampu berjuang dan melewati masamasa sulit serta kebahagiaan bersama.3. Waktu : Pada waktu kesepuluh Laskar pelangi berjuang dalam pendidikannya mulai dari SD sampai SMP b. namun dengan kehadiran seorang murid yang bernama Harun telah menyelamatkan pembodohan di kampong paling miskin di pulau belitong yang kaya akan tambang timah. Sumatera c. Sosial : Perbedaan / terjadinya kesenjangan sosial antara rakyat miskin dengan PN Timah yang kaya raya 2. Tahapan Alur  Tahap penyituasian : Yaitu pada saat hari pertama penerimaan murid baru di SD Muhamadiyah kekurangan seorang murid dan sekolah hampir ditutup. Latar / Setting a.HASIL ANALISIS Unsur intrinsik 1. di Belitong. Tema :Pendidikan Karena novel tersebut mengangkat kisah realita kehidupan pendidikan di Indonesia Dalam novel ini menceritakan tentang perjuangan sepuluh anak pedalaman yang memperjuangkan sekolahnya Kutipan: 2.

Muslim Ramdhani Fadillah ~ Mahar.A. Mahar Ahlan bin Jumadi Ahlan bin Zubair bin Awam 4 . Yaitu pada saat tembok PN Timah mampu dihancurkan dan kemiskinan dapat dilawan oleh rakyat Belitong. (halaman 363 )  Tahap klimaks : Pada saat Lintang si murid paling jenius di antara yang lainnya meninggalkan bangku sekolah karena ia harus mengurus adikadiknya setelah kematian Ayahnya. Tokoh-tokoh dalam novel ~ Ikal:. Lintang Samudra Basara bin Syahbani Maulana Basara ~ Sahara. Dan kebahagiaan yang akhirnya mampu diraih oleh kesepuluh laskar pelangi. Tahap peningkatan konflik : Ketika Mahar dan Lintang berusaha mengharumkan nama SD SMP Muhamadiyah lewat kemahiran dan kepintaran mereka dalam perlombaan cerdas cermat dan karnaval saat perayaan HUT RI dan mampu mengalahkan sekolah milik PN Timah.2. Di sanalah akhir dari cerita perjuangan para kesepuluh Laskar Pelangi. Alur yang di pakai a. Penokohan 1. Alur maju Alasan : karena penulis menceritakan kejadian dari awal hingga akhir. 2. ( halaman 430 )  Tahap penyelesaian :.A. tanpa ada flash-back b. Sahara Aulia Fadillah binti K.5. (halaman 481 ) 2. ~ Lintang. N. aku duduk di bangku panjang didepan sebuah kelas .alur mundur Alasan:Karena penulis menceritakan cerita pada masa kecilnya ketika ia dudu dibangku SD Kutipan: Pagi itu waktu aq masih kecil. Disini disebutkan bahwa itu adalah cerita masa kecinya ketika masih duduk di sekolah dasah Sehingga alur yang dipakai dalam novel ini adalah alur campuran.Ikal merupakan julukan yang diberikan oleh warga kampung Belitong.

 Sahara : Satu-satunya gadis dalam anggota laskar pelangi. ia baik kepada siapa saja kecuali pada A Kiong yang semenjak mereka masuk sekolah sudah ia basahi dengan air dalam termosnya. Floriana ~ A-Ling .A. Ayahnya bekerja sebagai nelayan miskin yang tidak memiliki perahu dan harus menanggung kehidupan 14 jiwa anggota keluarga. Mukharam Kucai Khairani ~ Borek alias Samson ~ Trapani. Ia menyukai A Ling sepupu dari A Kiong. terlihat dari kesehariannya yang senag menulis puisi. Harun Ardhli Ramadhan bin Syamsul Hazana Ramadhan ~ Bu Mus. Trapani Ihsan Jamari bin Zainuddin Ilham Jamari ~ Harun. gadis yang ramah dan pandai. K.~ A Kiong. Muhammad Jundullah Gufron Nur Zaman ~ Syahdan. N. Cita-citanya terpaksa ia tinggalkan agar ia dapat bekerja untuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya semenjak ayahnya meninggal.  Lintang : Teman Ikal yang luar biasa jenius. Pertama diketahui ketika tanpa sengaja Bu Mus menunjuknya untuk bernyanyi di depan kelas saat pelajaran seni suara. ia memiliki bakat dan minta besar pada seni.  Mahar : Tampan. Lintang telah menunjukkan minat besar untuk bersekolah semenjak hari pertama berada di sekolah. Ia sangat menyukai sastra.A. Karakter tokoh dalam novel  Ikal : tokoh ‘aku’ dalam cerita ini. Muslimah Hafsari ~ Pak Harfan. 5 . Njoo Xian Ling 2. Ia berasal dari keluarga yang miskin. Harfan Efendy Noor ~ Flo. Syahdan Noor Aziz bin Syahari Noor Aziz ~ Kucai. Merupakan gadis keras kepala yang berpendirian kuat yang sangat patuh pada agama terbukti ia merupakan gadis berjilbab yang cantik dan selalu rajin menunaikan sholat dan mengaji. Ikal yang selalu menjadi peringkat kedua merupakan anak yang pintar.

Ketika dewasa ia menjadi kuli di toko milik A Kiong dan Sahara. Seorang anak tomboy yang berasal dari keluarga kaya. Ia adalah orang yang sangat baik hati dan penyabar meski murid – murid awalnya takut untuk melihatnya. meski mereka selalu bertengkar.A. semua murid sangat senang dan ketika beliau pulang murid-muridnya selalu menatap lekat-lekat pada dirinya. Merupakan anak yang mempunyai tipe pekerja keras. Fadilah Zein Noor.  Flo : Bernama asli Floriana.A. Muslimah Hapsari Hamid binti K.  Trapani : Pria tampan yang pandai dan baik hati ini sangat mencintai ibunya. Laki-laki jenaka ini senantiasa bercerita tentang kucingnya yang berbelang tiga dan melahirkan tiga anak yang masing-masing berbelang tiga pada tanggal tiga pada tanggal tiga kepada Sahara dan senang sekali menanyakan kapan libur lebaran kepada Bu Mus. A Kiong : Kendatipun ia memiliki wajah yang buruk rupa. serta suka menolong pada siapapun kecuali Sahara. Seperti pada saat beliau bercerita tentang kisah para nabi. 6 . Namun. Seperti misalnya ia akan tampil sebagai band yang di komando oleh Mahar. ia memiliki rasa persahabatan yang tinggi dan baik hati. Abdul Hamid. Dia tidak sombong walaupun menjadi anak orang kaya. Laki-laki ini sejak kecil terlihat bisa menjadi politikus dan akhirnya diwujudkan ketika ia dewasa menjadi ketua fraksi di DPRD Belitong. Dengan bekerja keras pada akhirnya dia menjadi aktor sungguhan Walaupun kalau ada apa-apa dia pasti menjadi seorang yang paling tidak diperhatikan.A. Harfan Efendi Noor bin K. Dan apapun yang ia lakukan harus selalu didampingi ibunya.  Harun : Pria yang memiliki keterbelakangan mental dan memulai sekolah dasar ketika ia berumur 15 tahun.  Bu Muslimah : Bernam lengkap N.  Syahdan : Anak nelayan yang ceria tak pernah menonjol.  Kucai : Ketua kelas sepanjang generasi sekolah Laskar Pelangi. Dia adalah Ibunda Guru bagi Laskar Pelangi dan berhati lembut. ternyata mereka berdua saling mencintai.A. ia tidak mau tampil jika tidak ditonton Ibunya.  Borek : Pria besar maniak otot dan selalu menjaga citranya sebagai lakilaki macho.  Pak Harfan : Bernama lengkap N.

Amanat Amanat yang dapat dipetik ialah :  Bahwa sebagai penyakit sosial.Buktinya ia malah berkeinginan untuk bersekolah di SD SMP Muhamadiyah dan sama sekali tidak merasa malu.2. Dia adalah perempuan yang cantik. 2. dan sabar dalam menghadapi cobaan  Kita dapat meniru semangat yang berkobar dari kesepuluh laskar pelangi di dunia pendidikan. kemiskinan harus diperangi dengan metode yang tepat guna membebaskan mereka dari peliknya kehidupan.6. agar kita mampu meraih cita-cita setinggi langit 2.7. bukan sekedar memberikan instruksi atau komando  Bahwa setiap anak memiliki potensi unggul yang akan tumbuh menjadi prestasi cemerlang pada masa depan. hingga ia mampu membuat Ikal jatuh hati padanya. kupu-kupu tropis yang menawan berwarna hitam bergaris biru-biru itu mengunjungi pucuk ficilium 7 . apabila mereka diberi kesempatan dan keteladanan oleh orang-orang yang mengerti akan makna pendidikan yang sesungguhnya  Hidup ini dapat kita lalui dengan bahagia apabila kita semangat dalam menjalankan kewajiban kita. Gaya bahasa Penulis memakai gaya bahasa campuran Alasan : Karena penulis masih memakai bahasa-bahasa asing (memakai kata serapan) Kutipan: Papilio blumei.  A Ling : Cinta pertama Ikal yang merupakan saudara sepupu A Kiong.  Bahwa pendidikan adalah memberikan hati kita kepada anak-anak.2.

A. Mereka adalah seorang bapak tua berwajah sabar. Mereka menunggu dengan perasaan cemas. sang kepala sekolah dan seorang wanita muda berjilbab.1. seorang murid yang diharapkan kedatangannya tak kunjung datang juga. Ayahku duduk di sampingku. Di ujung bangku-bangku panjang tadi ada sebuah pintu terbuka. setelah ditunggu-tunggu beberapa jam lamanya.A. Ibu N. Muslimah Hasfari atu Bu Mus. Tampak kegelisahan yang 8 . Harfan Efendy Noor. Akhirnya. ketika aku masih kecil. Semuanya menunggu seorang murid lagi dan berharap sekolah ini tidak dibubarkan hanya karena kekurangan seorang murid lagi. aku duduk di bangku panjang dapan sebuah kelas. Seperti ayahku. tegang. Kosen pintu sudah miring karena seluruh bangunan sekolah sudah doyong seolah akan roboh. memeluk pundakku dengan kedua lengannya dan tersenyum mengangguk-angguk pada setiap orangtua dan anak-anaknya yang duduk berderetderet dibangku panjang lain di dapan kami. serta penuh harap karena setelah beberapa jam mereka hanya mendapatkan sembilan orang murid baru. SINOPSIS : Pagi itu. Di mulut pintu berdiri dua orang guru seperti para penyambut tamu dalam perhelatan. Hari itu adalah hari yang agak penting: hari pertama masuk SD. Bapak K. Sebatang pohon filicium tua yang rindang meneduhiku. mereka berdua juga tersenyum.2.

Pak Mus telah memutuskan untuk membacakan pidato penutupan pada sekolah ini. Bu Mus melakukan penempatan tempat duduk. Umumnya Bu Mus mengelompokkan tempat duduk berdasarkan kemiripan. A Kiong. Setiap hari ia selalu melewati 4 kawasan pohon nipah yang lumayan seram. namun berbeda dengan yang pertama kali tadi. Lintang. Ke sepuluh murid ini bernama Ikal. Ibu yang satu ini sangatlah sabar. Namun tiba-tiba. dai anak seorang nelayan yang sangat miskin. Mereka semua menyambut Harun dengan perasaan haru dan sukacita. Lagi-lagi Bu Mus meneteskan air mata untuk yang kedua kalinya. Begitu pula Pak Mus yang sangat antusias menunggu datangnya seorang lagi. Mahar. tak jarang ada buaya yang sangat besar menyebrang disitu (kadang malah nongkrong). pada waktu Pak Mus hendak menyiapkan diri untuk membacakan pidato tanda sekolah ini akan ditutup dan semua murid telah putus harapannya untuk dapat menuntut ilmu. Raut wajah Ibu Mus terlihat sangat kecewa. Di pagi hari itu. Seorang ibu itu berkata kepada Pak Harfan dan Ibu Mus bahwa ia akan menyekolahkan anaknya yang benama Harun itu dengan perasaan berharap anaknya mampu diterima di SD Muhamadiyah tersebut. Trapani. sekarang Bu Mus sangat bahagia dan sangat lega sekolah yang bernama SD Muhamadiyah ini tak jadi ditutup berkat kehadiran Harun. begitu juga dengan Pak Harfan dan Bu Mus sangat bahagia. setiap hari dia bersepeda sejauh 40 km dari rumahnya yang berada di Tanjong Kelumpang.terpancar dari wajah cantik ibu guru satu ini. Walaupun begitu ia tetap semangat. terlihat seorang murid dengan sedikit mengalami kelatarbelakangan berlari-lari dengan gembiranya dan di tepat di belakangnya seorang Ibu mengikuti langkahnya dengan sabar. Kontan kehadiran Harun dan Ibunya tersebut membuat semua yang hadir. Kucai. dengan rasa penyesalan dan kekecewaan yang teramat dalam. desa yang sangat jauh di tepi laut sampai ke sekolah. dan tanpa terasa beliau meneteskan air mata. dan tentu saja Harun. Para murid yang hanya bejumlah sembilah inipun merasakan hal yang sama dengan perasaan yang dirasakan oleh Ibu Mus dan Pak Harfan. Syahdan. Borek. Pak Harfan pun akhirnya membacakan pidato penyambutan bagi kesepulu murid barunya. Dari sanalah akhirnya di mulai cerita kesepuluh murid baru. akhirnya sekolah SD Muhamadiyah ini diputuskan untuk ditutup. Pada saat diatur tempat duduknya ada satu anak yang bernama Lintang. Sampai akhirnya. Sahara. ia 9 .

berpengetahuan seluas samudra. Satu jam dengannya terasa hanya satu menit bagi kesepuluh laskar pelangi ini. Kucailah yang yang menjadi ketua kelas karena kesembelan temannya memilih ia yang menjadi 10 . dan bisa roboh kalau ditabrak anak kambing ngamuk. Ikal dan Lintang sebangku karena mereka sama-sama berambut ikal. Hingga pada akhirnya. Pak Mus memberikan cerita-cerita serta pesan yang sangatlah berharga bagi kehidupan kesepuluh murid yang oleh Bu Mus diberi nama “Laskar Pelangi” karena kecintaan mereka terhadap pelangi. Ia mengesankan sebagai pria yang yang kenyang akan pahit dan getir perjuangan dan kesusahan hidup. Esoknya Bu Mus mengadakan acara pemilihan ketua kelas dan yang ditunjuk oleh Bu Mus adalah Kucai. apalagi P3K. Apabila Pak Harfan pergi. berani mengambil resiko. Pak Harfan pun mengenalkan dirinya sebagai kepala sekolah sekaligus sebagai guru menemani Ibu Mus yang merupakan guru satu-satunya di sekolah ini. Beliau telah membuat para laskar pelangi ini pun jatuh cinta kepadanya. Kucai pun sengaja menunjuk Borek. namun Borek malah melakukan sesuatu kebodohan yang justru membuat Bu Mus kagum dengannya. Tidak susah menggambarkan sekolah SD Muhamadiyah ini. dan menikmati daya tarik dalam mencari-cari bagaimana cara menjelaskan sesuatu agar setiap orang mengerti. mereka memandang lekatlekat sosok tubuh beliau. malam harinya buat kandang ternak. Namun Borek dan Kucai didudukkan bersama bukan karena mereka miriptapi karena mereka sama-sama susah diatur. Sekolah ini sangat mirip dengan gudang kopra.tak sekalipun pernah membolos dari sekolah yang meskipun terkadang karena saking jauhnya jarak perjalanan tersebut terkadang ia tiba hanya untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dia nanti akan menjadi orang yang paling jenius yang pernah ada di dunia ini (mungkin). Tak lama kemudian. Trapani duduk dengan Mahar karena mereka berdua paling tampan. bijak. Mereka tidak mempunyai seragam. penampilan mereka seperti para pelantun irama semenanjung idola orang Melayu pedalaman. Ada semacam pengaruh yang lembut dan baik terpancar darinya. Awlanya Kucai tak setuju dengan usulan Bu Mus. tetapi yang lainnya sangat setuju jika Kucai yang ditunjuk sebagai ketua kelas. Yang rutin datang pun hanya pemberantas nyamuk. kalau sakit bakal diberi obat yang sangat pahit yaitu pil APC yang katanya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. keadaan yang sudah reot dengan atap yang bolong dan pasti bocorjika hujan tiba.

kreatif. banyak orang pergi ke sana tibatiba hilang begitu saja. Akhirnya para polisi menggunakan alternative lain yaitu bertanya kepada tuk bayan tula. Karena kejadian Flo sejak pagi itu. Karena Kucai sering bilang ada gubuk di seberang sungai paling angker/sungai buta. seorang pesuruh tukang parut kelapa sekaligus seniman dadakan yang imajinatif. namun ia berhasil mengangkat derajat sekolah kampung mereka. Maharlah yang dipercayakan sebagai pemimpin kelompok. setelah sebelumnya Mahar pada saat karnaval di sekolah SD PN Timah. Namun. mereka dilanda suatu kejadian yang termat menyedihkan yaitu meninggalnya kepala sekolah yang sangat mereka cintai. Akhirnya setelah bertanya kepada tuk bayan tula walaupun sudah pagi ia belum juga ditemukan. Dan Ketujuh laskar pelangi lainnya yang sangat membanggakan. dan sering diremehkan oleh sahabat-sahabatnya. ia harus membuat mereka bangkit dan menatap indahnya dan kerasnya kehidupan ini kembali. Banyak kisah yang terukir dari kesepuluh laskar pelangi ini. Karena Maharlah sekolah ini mendapat piala pertamanya setelah bertahun-tahun didirikan. Hingga sempat membuat Bu Mus enggan mengajar sekolah lagi. seorang petapa yang tinggal di pulau yang sangat terpencil. Orang itu bernama A Ling namun tidak lama setelah itu dia pergi ke Jakarta mengikuti Bibinya. Tengoklah Mahar. semakin terlihat karakter serta keajaiban yang mereka miliki. akhirnya Flo ketemu juga. jadinya mereka harus menyebrangi sungai buta walaupun banyak buaya dan ular. Keajaiban terjadi lagi karena Lintang berhasil memperoleh piagam karena ia telah memenangkan lomba mata pelajaran dan artinya SD SMP Muhamadiyah telah memiliki 2 prestasi. 11 .ketua kelas. Ia menerima keputusan ini dengan pasrah dan berusaha menjalankan tugasnya sebaik mungkin. Namun ia tersadar ia masih mempunyai kesepuluh laskar pelangi yang harus ia perjuangkan. terutama Bu Mus. Kepergian Pak Harfan merupakan pukulan terberat bagi kesepuluh laskar pelangi. tak logis. Atau pernah pada suatu malam hari ada anak yang bernama Flo hilang. Hingga seiring berjalannya waktu. Pernah pada saat giliran Ikal untuk membeli kapur ia bertemu dengan seseorang yang paling cantikyang pernah ia lihat. Kucai menjadi seorang yang tergila-gila dengan ilmu ghaib walaupun nantinya insyaf lagi. di tengah-tengah kebahagiaan yang mereka alami. walaupun telah dicari ke seluruh pelosok pulau juga tidak ketemu.

kejadian yang paling menyedihkan melanda sekolah Muhamaddiyah ketika Lintang. keluruhan budi.3. keterbatasan bukanlah kendala untuk yang maju. kemiskinan dapat diubah menjadi kekuatan. pendidikan Paling bermutu laskar memiliki pelangi definisi dan dan sekolah dimensi miskin tidak Muhamaddiyah menunjukkan bahwa pendidikan yang hebat sama sekali tak berhubungan dengan fasilitas. sangat dan luas. ada yang menjadi research and development manager di salah satu perusahaan multi nasional paling penting di negeri ini. Terakhir cerita laskar pelangi memberitahu kita bahwa bahwa guru benar-benar seorang pahlawan tanpa tanda jasa. Buku ini memperlihatkan bahwa di tangan seorang guru.Tak ayal.3. Native Belitong kembali dilanda ironi yang besar karena seorang anak jenius harus keluar sekolah karena alasan biaya dan nafkah keluarga justru disekelilingnya PN Timah menjadi semakin kaya raya dengan mengekploitasi tanah leluhurnya. Semua itu. Kedua orang hebat yang mungkin bahkan belum pernah keluar dari pulau mereka sendiri di ujung paling Selatan Sumatera sana. Latar Belakang Pengarang 12 . siswa paling jenius anggota laskar pelangi itu harus berhenti sekolah padahal cuma tinggal satu triwulan menyelesaikan SMP. dan ketekunan yang diajarkan Pak Harfan dan Bu Muslimah tetap hidup dalam hati para laskar pelangi. ada yang mendapatkan bea siswa international kemudian melakukan researsh di University de Paris. Akhirnya kedua guru itu bisa berbangga karena diantara sebelas orang anggota laskar pelangi sekarang ada yang menjadi wakil rakyat. Ia harus berhenti karena ia anak laki-laki tertua yang harus menghidupi keluarga sebab ketika itu ayahnya meninggal dunia.1. integritas. Banyak hal-hal inspiratif yang dimunculkan buku ini. 2. buah dari pendidikan akhlak dan kecintaan intelektual yang ditanamkan oleh Bu Mus dan Pak Harfan. Meskipun awal tahun 90-an sekolah Muhamaddiyah itu akhirnya ditutup karena sama sekali sudah tidak bisa membiayai diri sendiri tapi semangat. Sorbonne dan lulus S2 dengan predikat with distinction dari sebuah universitas terkemuka di Inggris. Buku ini memberikan contoh dan membesarkan hati. Unsur ekstrinsik 2.

United Kingdom. 2. Tesis Andra di bidang Ekonomi telekomunikasi mendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia lulus cum laude. Psikolog pengarang Pengarang merupakan sosok yamg imajinatif. di Himalaya. Ia mendapat beasiswa dari Uni Eropa untuk studi master of science di Universitas de Paris. Meskipun studi mayornya ekonomi.3. biologi. semngat. Kondisi miskin tak membuat pengarang menyerah dalam memperjuangkan pendidikannya.3. kreatif. Saat ini Andrea tinggal di Bandung dam masih bekerja di kantor pusat PT Telkom.Andrea Hirata lahir di Belitong. ia amat menggemari sains (fisika. Ia selalu mendeskripsikan hidup sebagai suatu tantangan bagi penulis hidup teka-teki yang harus dicari jawabnya. Tesis itu telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. 13 . Prancis. Keyakinan dan pandangan hidup pengarang Penulis adalah seorang yang optimis dan bersemangat dalam menjalani hidupnya. Edensor adalah novel ketiganya setelah novel – novel best seller Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi.4. Sekarang ia tengah mengejar mimpinya yang lain untuk tinggal di Kye Gompa. Andrea lebih mengidentikkan dirinya sebagai seorang akademis dan backpaper. 2. Andrea berpendidikan ekonomi dari Universitas Indonesia. dan optimistis.3. Dalam novel ini terlihat sekali bagaiman pengarang bersemangat dalm memperjuangkan pendidikan walaupun kemiskinan teru saja mendera. Sifat semngatnya itu yang membuat pengarang mampu menciptakan novel-novel penyemangat terutama Laskar Pelangi ini. desa tertinggi di dunia. dan Sheffield Hallam University. Buku itu telah beredar sebagai referensi ilmiah. Hingga akhirnya lingkungan yang awalnya sangat kurang menyadari pendidikan. kimia. terutama dalam hal pendidikan. Pengarang melalui hidupnya dengan gembira dan menyenangkan.3. Keadaan sosial masyarakat Penulis berada di tengah-tengah masyarakat yang dulunya merupakan pusat penghasilan Timah yaitu Belitong. menjadi suatu lingkungan yang sangat berwawasan dan berpengetahuan. 2. Hobinya naik komidi putar.2. Sorbonne. astronomi) dan tentu saja sastra. ulet.

yang harus mereka dapat dengan terengah-engah. tapi rakyatnya tetap miskin dalam kesehariannya. atau bekerja menjadi buruh kasar di PN Timah. Mahar. Saking semangatnya hingga akan tercium karet terbakar dari sepatunya yang aus digerus 14 .4 Resensi Sepuluh Murid-Murid Berbakat Judul Buku Penulis Negara Bahasa Genre: Roman Penerbit Tanggal terbit Halaman ISBN : Laskar Pelangi : Andrea Hirata : Indonesia : Indonesia : Yogyakarta: Bentang Pustaka : 2008 : xviii + 534 halaman. Trapani. Lintang dan Mahar adalah 2 diantara yang paling menonjol. Kesebalas anak itu memiliki keunikan masing-masing. Sebagian besar orang tua mereka lebih suka melihat anakanaknya bekerja membantu orang tua di ladang. Lintang jenius dalam bidang eksakta. Sahara. Derita sekolah itu tergambar jelas ketika SD Muhammadiyah di kampung miskin itu terancam tutup kalau murid baru sekolah itu tidak mencapai 10 orang. Lintang. Kucai. Mahar ahli di bidang seni budaya. yang tak lain adalah Ikal. kesebelas anak itulah yang telah menyelamatkan masa depan suar pendidikan yang hampir redup digilas ekonomi. Samson. A Kiong. daripada sekolah yang tak jelas masa depannya. 20. Andrea Hirata. Dia rela menempuh perjalanan dengan kereta angin sejauh 80 km pergi pulang demi dapat memuaskan dahaga ilmu pegetahuan. Flo dan sang penutur cerita – Ikal.2.5 cm : 979-3062-79-7 Ini adalah kisah heroik kenangan 11 anak Belitong yang tergabung dalam ”Laskar Pelangi”: Syahdan. Mereka seolah mewakili otak kanan dan otak kiri manusia. Ini adalah cerita tentang semangat juang menyala-nyala dari anak-anak kampung Belitong untuk mengubah nasib melalui sekolah. Lintang memiliki semangat juang yang tiada tara dalam belajar. Diantara 11 anak Laskar Pelangi itu. Harun. dengan cerdas mengajak pembaca mengikuti tamasya nostalgia masa kanak-kanak di pedalaman Belitong yang berada dalam kehidupan kontras: kaya dengan tambang timah.

kecewa pada kenyataan begitu banyak anak pintar yang harus berhenti sekolah karena alasan ekonomi. sang jenius itu misalnya kini harus terpuruk jadi sopir tronton karena harus menjadi tulang punggung keluarga. Filicium adalah pohon yang menjadi saksi seluruh drama kehidupan Laskar Pelangi. Novel Laskar Pelangi penuh dengan taburan wawasan yang luas bak samudra dari penulisnya yang paham betul tentang ilmu eksakta. Pohon itu menaungi sekolah mereka yang hampir roboh. Tapi siapa yang sanggup melawan sang nasib? Dua belas tahun kemudian. anak pemillik toko Sinar Harapan yang memiliki jari lentik dan kuku cantik. Mereka adalah anak-anak harapan bangsa yang terpaksa harus tunduk oleh gilasan nasib yang semestinya bisa diupayakan oleh pemerintah yang punya amanah dan kuasa untuk memajukan pendidikan. Ikal menyaksikan perubahan nasib teman-temannya yang sungguh diluar dugaan. ” jangan sedih Ikal. Ia mengutuki orang-orang bodoh sok pintar yang menyombongkan diri. tiada masalah baginya. Pohon itu pulalah yang menjadi saksi kerinduan Ikal pada gadis manis keturunan cina. Sang nasib sungguh menjadi sebuah misteri yang maha gelap. merancang karya untuk festival 17 Agustus. asal dapat menyanyikan lagu ”Padamu Negeri” pada akhir jam pelajaran. Lintang. tapi nasib jualah yang menentukan episode kehidupan mereka selanjutnya. kata-kata itu semakin menghancurkan hatinya. Anak-anak Laskar Pelangi itu boleh punya cita-cita setinggi langit. Tapi Lintang punya jawaban. 15 . Pohon itu menjadi markas setiap pertemuan mereka: membicarakan soal-soal di sekolah. ia marah. atau tempat Lintang memberi kuliah tentang ilmu fisika. menjadi pengganti ayahnya. terharu dan bahkan menangis ketika membaca kisah heroik kesebelas anak Laskar Pelangi.” Bagi Ikal. Kita akan dibuat tersenyum geli dari humor kecil yang dilontarkannya. paling tidak aku telah memenuhi harapan ayahku agar tidak jadi nelayan….pedal sepeda. Anak-anak Laskar Pelangi itu hidup dalam kebahagiaan masa kecil dan menyimpan mimpi masing-masing untuk hari esok. seni budaya. Jika ada aral melintang di jalan dan terlambat sampai sekolah. dan anak-anak orang kaya yang menyia-nyiakan kesempatan pendidikan. dan humaniora. Sang nasib bisa jadi adalah ketiadaan kepedulian pemerintah akan bibit-bibit unggul mutiara anak bangsa yang harus terhempas oleh himpitan ekonomi.

kini kita menjadi bangsa yang sering menjadi bahan olok-olok oleh bangsa lain.Kelemahan novel ini. bagi pemerintah yang selalu alpa pada pentingnya pendidikan. menurut saya menjadi ekor cerita yang membingungkan. Bab 34: Gotik. hanya terletak pada cara mengakhiri cerita. karena kita rajin mencetak manusia yang tak punya kualitas. novel ini sudah ditutup pada bab 33: Anarkonisme. Semestinya. yang menceritakan kejatuhan Babel (Bangka Belitung) yang dulu bergelimbang Timah. Novel ini juga wajib baca bagi para pendidik. menurut saya. dan bukan lagi Ikal. Bab 34 ini menjadi mubazir. BAB III PENUTUP 16 . Buah dari kealpaan itu diantaranya adalah. Kekuatan novel ini terletak pada sentilan humaniora tentang pentingnya pendidikan sekolah dan sekaligus kuatnya moral agama. Novel ini wajib baca bagi generasi muda yang terlena dengan gelimang kemudahan ekonomi dan tak lagi kenal jerih payah untuk menggapai masa depan. Karena penutur ”Aku” secara tiba-tiba menjadi orang lain.

2. 3. Dan dari unsurunsur ini dapat kita ketahui kejelasan dari isi novel serta kekurangan dan kelebihan yang ada pada novel ini. sedangkan dilihat dari segi peminat novel ini banyak disukai mulai dari kalangan anak – anak hingga dewasa.3. 17 . terdapat banyak kata – kata sulit untuk dimengerti yang digunakan oleh penulis dan di halaman belakang terdapat glosarium untuk katakata sulit tadi.2 Saran Sebaiknya penulis dapat lebih mengangkat kebudayaan yang ada di Indonesia agar bisa terlihat oleh dunia luas bahwa Indonesia mempunyai kebudayaan yang bagus untuk di terapkan pada kehidupan sehari-hari.1. 3. Kritik Menurut saya isi dari novel ini sangat mendukung bagi para pembaca karena ceritanya yang dapat dijadikan suatu contoh dalam hidup terutama dalam pendidikan.2. Kritik dan Saran 3.1. Kesimpulan Dari resensi novel tersebut dapat disimpulkan bahwa unsur pendukung dalam penyusunan novel ini adalah unsur intrinsik serta unsur ekstrinsik. Beberapa kelebihan dalam novel ini yaitu.2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful