PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA (PBB

)
Perserikatan Bangsa-Bangsa atau disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial. Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC, namun Sidang Umum yang pertama - dihadiri wakil dari 51 negara - baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House, London). Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB. Sejak didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 sedikitnya 192 negara menjadi anggota PBB. Semua negara yang tergabung dalam wadah PBB menyatakan independensinya masing-masing, selain Vatikan dan Takhta Suci serta Republik Cina (Taiwan) yang tergabung dalam wilayah Cina pada 1971. Hingga tahun 2007 sudah ada 192 negara anggota PBB. Sekretaris Jenderal PBB saat ini adalah Ban Ki-moon asal Korea Selatan yang menjabat sejak 1 Januari 2007. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi internasional Tujuannya adalah memfasilitasi kerjasama dalam hukum internasional, keamanan internasional, pembangunan ekonomi, kemajuan sosial, hak asasi manusia, dan pencapaian perdamaian dunia. PBB didirikan pada tahun 1945 setelah Perang Dunia II untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa, untuk menghentikan perang antara negara, dan untuk menyediakan platform untuk dialog. 1. Peranan PBB Perang Dunia I dan Perang Dunia II telah banyak memakan korban,. Kita tentu tidak berharap adanya Perang Dunia III terjadi. Apabila terjadi dapat kita pastikan akan lebih dahsyat daripada perang – perang sebelumnya. Alam dan seisinya, termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan akan rusak dan musnah akibat kekejaman perang. Atas dasar itulah muncul pemikiran untuk membuat badan / lembaga internasional yang dapat melindungi kehidupan umat manusia. Selanjutnya, dengan diprakarsai oleh tokoh – tokoh Negara yang peduli kemanusiaan melalui serangkaian pertemuan, akhirnya pada tanggal 24 Oktober 1945 terbentuklah sebuah organisasi internasional yang dikenal dengan nama Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB). a. Tujuan PBB Sebagaimana organisasi internasional, PBB merupakan organisasi yang sangat besar. Organisasi masyarakat bangsa – bangsa ini tentu mempunyai tujuan yang dapat kita lihat di dalam Pasal 1 Piagam PBB yaitu sebagai berikut : 1. Menciptakan perdamaian dan keamanan internasional. 2. Memajukan hubungan persahabatan antar bangsa berdasarkan asas – asas persamaan hak, hak menentukan nasib sendiri, dan tidak mencampuri urusan dalam Negara lain. 3. Mewujudkan kerjasama internasional dalam memecahkan persoalan internasioanal di bidang ekonomi, social, kebudayaan, dan kemanusiaan. 4. Menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam merealisasikan tujuannya. Untuk mencapai tujuannya tersebut, asas – asas yang digunakan sebagaiman yang terumus di dalam Pasal 2 Piagam PBB, yaitu sebagai berikut. 1. PBB didirikan atas dasar persamaan kedaulatan dari semua anggota 2. Semua anggota dengan etiket baik harus melaksanakan kewajiban yang telah disetujui sesuai dengan ketentuan Piagam PBB ini. 3. Semua anggota PBB dalam menyelesaikan sengketa internasional dilakukan dengan cara damai.
Kelompok 2 _ XI IPA 1

1

yaitru PBB sebagai sarana untuk menyampaikan nilai – nilai dan norma kepada semua anggota. yaitu PBB diharapkan dapat memfasilitasi perundingan – prundingan antarnegara untuk membentuk hokum. yaitu PBB berusaha memberikan perlindungan kepada seluruh anggota. 7. PBB akan menjaga agar Negara – Negara yang bukan anggota bertindak sesuai dengan asas – asas PBB guna mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional. Fungsi arbitrase. Kelompok 2 _ XI IPA 1 2 . yaitu PBB hendaknya dapat menyelesaikan masalah – masalah secara hokum yang timbul dari sesame anggota sehingga tidak menjadi masalah yang berkepanjangan yang dapat mengganggu perdamaian dunia. Dalam melaksanakan hubungan internasional. 5. Telah berhasil menyelesaikan sengketa antara Indonesia dan Belanda (masalah Irian Barat). 4. 2. 6. PBB diharapkan dapat menjalankan fungsinya. 7. Fungsi negoisasi. 5. yaitu PBB sebagai lembaga internasional diharapkan mampu membina / mendorong kerja sama di segala bidang antar bangsa di dunia. tidak semua Negara dapat diterima menjadi anggota PBB. Fungsi sosialisasi.4. Berdasarkan tujuan dan asas – asas tersebut di atas. Negara yang akan menjadi anggota PBB adalah Negara yang merdeka. baik yang bersifat umum maupun khusus. Fungsi kooperatif. Negara – Negara tersebut harus memenuhi beberapa persyaratan di antaranya sebagai berikut 1. Peran yang dimainkan oleh PBB. Fungsi integrasi. dan Kemerdekaan 1. Untuk menjadi anggota PBB. 1. PBB tidak akan mencampuri urusan – urusan dalam negeri Negara mana pun. Fungsi proteksi. yaitu sebgai berikut. 3. Negara anggota PBB yang telah berulang kali melanggar asas – asas dan Piagam PBB dapat dikeluarkan dari keanggotaan PBB oleh Majelis Umum atas anjuran Dewan Keamanan. Fungsi pengendali konflik. Menyelesaikan masalah penjajahan di beberapa daerah Afrika sehingga muncul negara – negara di Afrika menjadi Negara merdeka. Negara itu harus benar – benar mencintai perdamaian dunia. Semua anggota harus membantu PBB sesuai dengan ketentuan – ketentuan di dalam Piagam PBB serta tidak memberikan bantuan kepada Negara manapun jika PBB sedang menjalankan tindakan terhadap Negara itu. semua anggota menjauhkan diri dari segala macam bentuk kekerasan yang bertentangan dengan tujuan PBB. Peran PBB dalam Bidang Keamanan. yaitu PBB sebagai lembaga internasional diharapkan dapat mengendalikan konflik – konflik yang muncul dari sesame anggota sehingga tidak sampai menimbulkan ketegangan dan peperangan sesame anggota PBB. Perdamaian. 2. sejak berdirinya sampai sekarang. 6. yaitu PBB sebagai wadah atau forum untuk membina persahabatan dan persaudaraan bangsa – bangsa. Mendapat persetujuan dari Dewan Keamanan PBB dan disetujui oleh Majelis Umum PBB. Fungsi PBB Fungsi PBB sebagai sebuah lembaga internasional dapat dilihat dari seberapa besar guna atau manfaat yang telah diberikan kepada masyarakat internasional. 4. c. Sebagaimana sejarah kelahirannya. Bersedia memenuhi kewajiban – kewajiban sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Piagam PBB dan keputusan – keputusan PBB. 3. dapat kita lihat pada bidang – bidang yang telah dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsinya. sebagai berikut. 2. b.

Prinsip Utama ASEAN Prinsip-prinsip utama ASEAN adalah sebagai berikut: • • • • • • Menghormati kemerdekaan. kemajuan sosial. d. 8. WHO. Penyelesaian konfrontasi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet tentang penempatan peluru kendali / nuklir di Kuba. subversif atau koersi pihak luar Tidak mencampuri urusan dalam negeri sesama negara anggota Penyelesaian perbedaan atau perdebatan dengan damai Menolak penggunaan kekuatan yang mematikan Kerjasama efektif antara anggota ASEAN didirikan oleh lima negara pemrakarsa.3. Peran PBB dalam Bidang Ekonomi. yang didirikan di Bangkok. 6. dan Thailand. dan Budaya 1. dan Thanat Khoman (Thailand). Tun Abdul Razak (Malaysia). 9. 4. Penghapusan diskriminasi terhadap wanita yang mencakupi hak. Menteri luar negeri penanda tangan Deklarasi Bangkok kala itu ialah Adam Malik (Indonesia). 8 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok oleh Indonesia. 7. seperti ILO. Memberikan bantuan bahan makanan untuk kesejahteraan anak – anak melalui UNICEF. UNESCO. integritas wilayah nasional. 5. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Telah berhasil mencegah timbulnya perang nuklir antara Negara adi kuasa (Amerika Serikat dan Uni Soviet). menyelamatkan bangunan – bangunan kuno Mesir yang terancam genangan air oleh bendungan Aswan dan pemugaran Candi Borobudur di Yogyakarta ASEAN Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (PERBARA) atau lebih populer dengan sebutan Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan sebuah organisasi geopolitik dan ekonomi dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara. 3. Penyelesaian konflik di Timur Tengah mengenai Trusan Suez. Rajaratnam (Singapura). Penghapusan dalam segala bentuk dominasi rasial. Malaysia. 6. Memberikan bantuan – bantuan kesejahteraan dan pembangunan di Negara – Negara yang sedang berkembang melalui badan – badan khusus PBB. Kelompok 2 _ XI IPA 1 3 . 4. dan kewarganegaraan. Ikut menyelesaikan konflik politik antara Negara – Negara yang tergabung dalam Uni Soviet. Membantu meredakan krisis di Libanon. 2. politik. ekonomi. Membantu proses kemerdekaan Timor – Timur. yaitu Indonesia. 5. Singapura. UNICEF. Singapura dan Thailand di Bangkok melalui Deklarasi Bangkok. Misi paninjauan PBB untuk membantu memisahkan pasukan setelah timbul peperangan antara India dan Pakistan. S. Memajukan kerja sama internasional tentang ilmu pengetahuan seperti penggunaan tenaga atom / nuklir untuk maksu – maksud damai. kedaulatan. Negara-negara anggota ASEAN mengadakan rapat umum pada setiap bulan November. dan pengembangan kebudayaan negara-negara anggotanya. Penanggulangan berjangkitnya penyakit cacar melalui program WHO. dan identitas nasional setiap negara Hak untuk setiap negara untuk memimpin kehadiran nasional bebas daripada campur tangan. kesamaan. dan IMF. Malaysia. Social. Narciso Ramos (Filipina). social – budaya. Filipina. serta memajukan perdamaian di tingkat regionalnya. FAO. Filipina.

Kelompok 2 _ XI IPA 1 4 . Sebelas tahun kemudian. Mempercepat pertumbuhan ekonomi. Vietnam. perluasan perdagangan komoditi internasional. ASEAN didirikan dengan tujuan sebagai berikut : 1. Malaysia. di kawasan Asia Tenggara melalui usaha bersama dalam semangat kebersamaan dan persahabatan untuk memperkukuh landasan sebuah masyarakat bangsa – bangsa Asia Tenggara yang sejahtera dan damai. dan Taiwan perairan di sebelah barat Kepulauan Spratly. RRC. Laos dan Myanmar menyusul masuk menjadi anggota ASEAN. 5. ASEAN telah mengeluarkan deklarasi tentang masalah ini. 4. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hokum di dalam hubungan antra Negara – Negara di kawasan Asia Tenggara serta memenuhi prinsip – prinsip piagam PBB. 2. Brunei Darussalam bergabung menjadi anggota ASEAN pada tanggal 7 Januari 1984 (tepat seminggu setelah memperingati hari kemerdekannya). teknik. RRC. Meskipun begitu. yaitu Vietnam yang menjadi anggota yang ketujuh pada tanggal 28 Juli 1995. latihan.tengah organisasi regional dan internasional yang ada Meningkatkan kerjasama untuk memajukan pendidikan. serta perkembangan kebudayaan. dan Taiwan atas ladang gas Malampaya dan Camago. Perselisihan tersebut dianggap sebagai titik konflik Asia yang paling berpotensi bahaya. teknik dan administrasi. Meningkatkan kerja sama yang aktif serta saling membantu satu sama lain dalam masalah – masalah kepentingan bersama dalam ekonomi. Kepulauan Paracel dipersengketakan antara RRC dan Vietnam. Bekerjasama dengan lebih efektif dalam meningkatkan penggunaan pertanian dan industri.Isi Deklarasi Bangkok adalah sebagai berikut: • • • • • Mempercepat pertumubuhan ekonomi. yaitu pada tanggal 23 Juli 1997. Brunei.ilmu pengetahuan. Filipina. social. kemajuan social. dan penelitian di kawasan Asia Tenggara Brunei Darussalam menjadi anggota pertama ASEAN di luar lima negara pemrakarsa. teknik. dua tahun kemudian Kamboja akhirnya bergabung menjadi anggota ASEAN yaitu pada tanggal 16 Desember 1998. Walaupun Kamboja berencana untuk bergabung menjadi anggota ASEAN bersama dengan Myanmar dan Laos. RRC. RRC. Taiwan. Kesemua atau beberapa dari pulau-pulau di daerah tersebut juga tengah diperebutkan Vietnam. Singapura dan Malaysia di sepanjang Selat Johor dan Selat Singapura. Dua tahun kemudian. Sengketa Laut Cina Selatan Beberapa negara telah bersaingan membuat klaim teritorial atas Laut Cina Selatan. RRC. professional. rencana tersebut terpaksa ditunda karena adanya masalah politik dalam negeri Kamboja. budaya. ASEAN kembali menerima anggota baru. menyerukan semua negara untuk menangani masalah tersebut tanpa menggunakan kekerasan. Saling memberi bantuan dalam saran – saran latihan dan penelitian dalam bidang – bidang pendidikan. Kamboja. 3. dan Filipina. Malaysia. dan administrasi. kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional Meningkatkan kerjasama dan saling membantu untuk kepentingan bersama dalam bidang ekonomi. dan administrasi Memelihara kerjasama yang erat di tengah . Perselisihan yang telah timbul: • • • • • • • Indonesia. ilmu pengetahuan. Thailand dan Vietnam atas daerah di Teluk Thailand. sosial. dan Taiwan atas Scarborough Shoal. dan Taiwan atas daerah perairan di timur laut Kepulauan Natuna Filipina. perbaikan sarana – sarana pengangkatan tarf hidup rakyat seluruh anggota ASEAN.

Perjanjian prefensi perdagangan antara Negara – Negara ASEAN melalui pertukaran komoditi. Meningkatkan studi – studi tentang Asia Tenggara. Tidak menggunakan ancaman atau kekuatan. ASEAN berkomitmen memperlebar area perdagangan terbesar di dunia. ASEAN hendak menyatukan ekonomi regional dan kekuatan pertahanan dalam kerangka perdamaian dan stabilitas kawasan. 1. Mempercepat upaya menciptakan pasar tunggal dan bekerja keras gfuna mengantisipasi tuntutan abad ke-21. Peran ASEAN Sejak berdirinya hingga sekarang. 4. 3. Hal itu ditandai dengan penandatanganan sebuah komitmen bersama dalam bentuk piagam. Meningkatkan kerjasama yang erat dan berguna dengan organisasi – organisasi internasional dan regional yang ada bertujuan serupa. Saling menghormati. Tidak ikut campur urusan dalam negeri masing – masing. pengembangan sector pangan. Sebagai penghasil kayu tropis terbesar di dunia Negara – Negara ASEAN sepakat mengadakan kerjasama yang menyangkut konservasi. Dalam KTT di Bali tahun 1976 disepakati program kerjasama untuk meningkatkan komoditi utama khususnya pangan dan energi. Ada beberapa kesepakatan yang telah dicapai oleh pemimpin negara – negara ASEAN dalam pertemuan tersebut. penghutanan Kelompok 2 _ XI IPA 1 5 . pertanian. 2. dan Malaysia tidak lagi membantu gerilyawan Moro. 3. serta meminta penyelesaian masalah Kamboja secara politis. dan sebagainya. Dalam bidang ekonomi. dan 7. ASEAN telah memberikan benyak konstribusi dalam menyelesaikan konflik Negara – Negara Asia Tenggara khususnya Negara – Negara ASEAN. industri. ASEAN telah memberikan banyak konstribusi terhadap pengembangan kawasan di Asia Tenggara.6. Sebagai organisasi regional yang metang. 2. Mengakui hak setiap bangsa. 6. pengembangan promosi pariwisata. antara lain: 1. Menyelesaikan sengketa antara Malaysia dan Filiphina mengenai masalah Sabah. Untuk mencapai tujuan – tujuan tersebut. KTT ASEAN yang ke-12 diselenggarakan di Cebu-Filiphina pada bulan Desember 2006. 5. perikanan dan kehutanan. antara lain sebagai berikut. Meningkatkan kerjasama melewan terorisme. dan untuk menjajagi segala kemungkinan untuk saling bekerja sama secara lebih erat satu sama lain. 2. Berupaya untuk menjadikan ASEAN sebagai organisasi berkelas Uni Eropa. antara lain. Serta perdagangan. 2. 1. Itulah piagam ASEAN pertama yang pernah dibuat. Selain itu. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Negara – Negara anggota ASEAN adalah menyelenggarakan Koferensi puncak antara pemimpin – pemimpin Negara anggota ASEAN yang diselenggarakan setiap tahunnya sejak KTT ke-7 tahun 2001 untuk membahas permasalahan – permasalahan yang dihadapi dan meningkatkan kerjasama antara Negara – Negara ASEAN. ASEAN mengajukan resolusi kepada PBB agar semua pasukan asing ditarik keluar dari Kamboja. Khususnya mengantisipasi kian kuatnya dominasi ekonomi Cina dan India. dan Melaksanakan kerjasama secara efektif. Filiphina tidak lagi mempertahankan klaimnya atas Sabah. Penyelesaikan masalah secara damai. kerjasama ASEAN didasarkan pada beberapa hal berikut ini: 1. 3. Dalam bidang politik. beberapa upaya yang telah dilakukan ASEAN dalam rangka meningkatkan taraf hidup bangsa – bangsa ASEAN. Membantu menyelesaikan masalah Kamboja.

Indonesia juga menawarkan penggunaan satelit palapa yang disambut baik oleh negara – negara ASEAN lainnya. Dalam bidangf olahraga. negara – negara ASEAN menyelenggarakan pesta olahraga yang diadakan setiap tahun yang dikenal dengan SEA Games (Southteast Aian Games). serta pertukaran wartawan antarnegara anggota ASEAN. 3. Selain itu. Melaksanakan pekerjaan sehari – hari dan bertanggung jawab kepada siding para menlu ASEAN dan Standing Committee. Menyelaraskan memperlancar serta memonitor kemajuan pelaksanaan kegiatan ASEAN. Brunei Darussalam. 4. Untuk memperlancar kegiatan ASEAN. dan Kamboja. 3. penyalahgunaan narkotika. dan lain sebagainya. 2. 4. proyek superpospat di Filiphina. yaitu Filiphina.kembali dan pengaturan sumber – sumber hutan. penelitian dan pengembangan. pecan film. Indonesia. Pembentukan korporasi keuangan ASEAN atas usaha Dewan Perbankan ASEAN untuk membantu negara anggota yang mengalami masalah likuiditas Negara. Komite Kebudayaan dan Penerangan. 2. jumlah negara anggota ASEAN menjadi sepuluh (10) negara. perbaikan dan kesejahteraan social. dan proyek abu soda di Thailand. Bertindak sebagai badan adminstratif pusat untuk membantu peningkatan pelaksanaan semua proyek dan kegiatan ASEAN. Vietnam. Pada saat ini. maka dibentuk Sekretariat ASEAN yang berkedudukan di Jakarta dengan fungsi dan tugas sebagai berikut: 1. pameran lukisan dan foto. Singapura. Dalam kegiatan tersebut. Laos. Malaysia. kegiatan ini dapat digunakan untuk meningkatkan prestasi olahraga Negara – Negara ASEAN dalam turnamen – turnamen internasional. Untuk meningkatkan transportasi dan komunikasi maka dibangun jaringan kabel laut yang menghubungkan negara –negara ASEAN. yaitu sebagai berikut : 1. yaitu proyek pupuk urea di Idonesia dan Malaysia. dll. masalnya mengadakan kegiatan penelitian dan pengembangan ilmu dan teknologi. misalnya mengadakan kegiatan festival nyanyi. Komite Ilmu Pengetahuan dan teknologi. KONFERENSI ASIA-AFRIKA (KAA) Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KTT Asia-Afrika) merupakan konferensi tingkat tinggi antara negara-negara Asia dan Afrika yang mayoritas baru memperoleh kemerdekaan. serta pendidikan dan pelatihan. Komite Pembangunan Nasional yang aktif dalam membina dan menangani masalah – masalah yang berkaitan dengan pembangunan seperti masalah pemuda. program pertukaran artis – artis dan televise. Selain untuk meningkatkan kerjasama. Untuk memajukan social dan kebudayaan Negara – Negara ASEAN. pemberian beasiswa kepada para siswa dan mahasiswa ASEAN. produksi pemrosesan. pelatihan dan kursus. pryek mesin diesl di Singapura. dan pemasaran. Kelompok 2 _ XI IPA 1 6 . maka dibentuk tiga komite. 6. Thailand. Sebagai jalur komunikasi antara ASEAN denagn semua pihak yang mengadakan hubungan dengan ASEAN. Negara – Negara anggota ASEAN mengirimkan utusannya dalam berbagai bidang olahraga. 5. Kesepakatan tentang proyek pengembangan industri penunjang pertanian di Negara – Negara ASEAN.

dan bahasa orang timur 3. Negaranegara yang diundang ada 30 negara. Mesir. Thailand. Afghanistan. Lebanon.2 Mei 1954 diadakan sebuah konferensi di Colombo. PM Mohammed Ali Jinnah dari Pakistan 4. Persamaan nasib sebagai victims of Western Imperialism 4. Kerjasama ekonomi 2. a. Libia. 5. Masalah perdamaian dunia dan kerjasama internasional Peranan KAA 1. Memajukan kerjasama antar bangsa Asia-Afrika untuk mengembangkan kepentingan bersama. Nepal. rasialisme dan kolonialisme 3. Maroko dan Tunisia beserta negara lain yang belum merdeka untuk memerdekakan diri 2. Kedua benua saling berdekatan letaknya dan saling melengkapi di dalam berbagai bidang kehidupan 2. Ghana. PM Ali Sastroamidjojo dari Indonesia 2. Sebagai pendorong bagi Aljazair. Latar Belakang Penyelenggaraan KAA 1. Kerjasama kebudayaan 3. Konferensi Asia-Afrika diselenggarakan tanggal 18-25 April 1955 di Bandung. Sri Lanka. dan Yordania. China. banyak masalah penting yang timbul dan harus diatasi bersama. pendidikan. Mempertimbangkan masalah-masalah social. pertalian hubungan keturunan agama. dan kebudayaan 5. Melemahnya kaum imperialis akibat Perang Dunia I dan II memberikan peluang kepada Negara-negara di kawasan Asia-Afrika untuk memperoleh kembali kemerdekaannya Tujuan KAA 1. dasar-dasar falsafah. persahabatan. Laos. Kamboja. India yang dikenal dengan Konferensi Colombo. Persamaan di bidang kebudayaan. Kelompok 2 _ XI IPA 1 7 . PM Sir John Koelawala dari Sri Lanka 5. Philipina. Yaman. Kamboja. HAM 4. Meningkatkan kesadaran berbangsa yang dimotori oleh golongan intelektual yang melahirkan bentuk perjuangan baru melalui organisasi 6. Loberia. Nepal. dan kebudayaan Negaranegara anggota 4. Vietnam dan Yordania (yang merupakan negara-negara potensial) di PBB 3. Meninjau kedudukan Asia-Afrika serta rakyatnya di dunia ini serta sumbangan bagi perdamaian dan kerjasama di dunia Pokok-pokok pembicaraan pada KAA di Bandung 1. Berperan dalam masuknya Jepang. Saudi Arabia. Masalah bangsa-bangsa yang belum merdeka (terjajah) 5.Sejarah penyelenggaraan KAA bermula ketika tanggal 28 April. Mempererat hubungan bangsa-bangsa Asia-Afrika 4. 1 negara tidak hadir yaitu Rhodesia karena tengah dilanda konflik nasional. Irak. Iran. PM U Nu dari Myanmar Tindak lanjut dari konferensi tersebut adalah Konferensi Pancanegara yang diselenggarakan di Bogor. Siria. Libia. budi pekerti. Turki. Sudan. Mempertimbangkan masalah-masalah khusus bangsa-bangsa di Asia-Afrika seperti kedaulatan nasional. Vietnam Utara. ekonomi. dan hubungan bertetangga yang baik 2. Jawaharlal Nehru dari India 3. Jabar tanggal 28-29 Desember 1954. misalnya masalah pembangunan di bidang ekonomi. Pemrakarsanya sebagai berikut : 1. Membentuk persatuan bangsa Asia-Afrika yang teguh dalam mensejajarkan diri terhadap bangsa Barat. b. Setelah bangsa Asia-Afrika merdeka. yaitu 5 negara pemrakarsa. Asia-Afrika diperhatikan dunia internasional sebagai kekuatan besar dan solid. Ethiopia. social. Vietnam Selatan. PM SP.