P. 1
bulletinCK_jan11

bulletinCK_jan11

|Views: 439|Likes:
Published by Endar Ayu Saputri

More info:

Published by: Endar Ayu Saputri on Apr 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2013

pdf

text

original

Liputan KHuSuS Membangun Nilai Tambah di Kawasan Wisata Raja Ampat 13

inFo Baru 1 Menebar Infrastruktur di Kawasan Transmigrasi 16

Strategi KomuniKaSi Ditjen Cipta Karya 2010-2014

Edisi 01/Tahun IX/Januari 2011

Memastikan Program Cipta Karya

Sinergi Dengan Daerah

daftar isi
JANUARI 2011

Berita Utama
4
http://ciptakarya.pu.go.id

Memastikan Program Cipta Karya Sinergi dengan Daerah Pengecualian (WTP)

10 Menuju Wajar Tanpa
Pelindung Budi Yuwono P Penanggung Jawab Danny Sutjiono Dewan Redaksi Antonius Budiono, Tamin M. Zakaria Amin, Susmono, Guratno Hartono, Joessair Lubis, Budi Hidayat Pemimpin Redaksi Dwityo A. Soeranto, Sudarwanto Penyunting dan Penyelaras Naskah T.M. Hasan, Bukhori Bagian Produksi Djoko Karsono, Emah Sadjimah, Radja Mulana MP. Sibuea, Djati Waluyo Widodo, Aulia UI Fikri, Indah Raftiarty Bagian Administrasi & Distribusi Sri Murni Edi K, Ilham Muhargiady, Doddy Krispatmadi, A. Sihombing, Ahmad Gunawan, Didik Saukat Fuadi, Harni Widayanti, Deva Kurniawan, Mitha Aprini, Nurfhatiah Kontributor Panani Kesai, Rina Agustin Indriani, Nieke Nindyaputri, Hadi Sucahyono, Amiruddin, Handy B. Legowo, Endang Setyaningrum, Syamsul Hadi, Didiet. A. Akhdiat, Muhammad Abid, Siti Bellafolijani, Djoko Mursito, Ade Syaeful Rahman, Th. Srimulyatini Respati,Alex A.Chalik, Bambang Purwanto, Edward Abdurahman, Alfin B. Setiawan, Deddy Sumantri, M. Yasin Kurdi, Lini Tambajong Alamat Redaksi Jl. Patimura No. 20, Kebayoran Baru 12110 Telp/Fax. 021-72796578 Email publikasi_djck@yahoo.com
Redaksi menerima artikel, berita, karikatur yang terkait bidang cipta karya dan disertai gambar/foto serta identitas penulis. Naskah ditulis maksimal 5 halaman A4, Arial 12. Naskah yang dimuat akan mendapat insentif.

11 Jangan Kesampingkan

Penyiapan Program 2012

Liputan Khusus
13 Membangun Nilai Tambah
di Kawasan Wisata Raja Ampat

Info Baru
16 Menebar Infrastruktur
di Kawasan Transmigrasi

4

Inovasi
21 Strategi Komunikasi Ditjen
Cipta Karya 2010-2014

Pojok Hukum
25 Harmonisasi Peraturan
Rumah Negara

16 29

Gema PNPM
29 Penantian Panjang Warga
Steling untuk Air Minum

31 PPIP Buka Isolasi Batu Tulis

Resensi
33 Pencapaian Renstra Cipta
Karya 2005-2009

editorial

Persempit Kesenjangan di Kawasan Transmigran dan Pulau Terpencil

Foto Cover :

Karena keterbatasan infra struktur, para siswa sekolah di Polewali Mandar Sulawesi Barat harus menyeberangi sungai menuju sekolahnya.

Pengembangan Kota Terpadu Mandiri (KTM) menjadi tonggak awal pemerataan kesejahteraan di pelosok tanah air. Jika KTM sudah berkembang dengan dukungan infrastruktur yang mantap, maka bukan tidak mungkin fase selanjutnya adalah mendongkrak investasi. Saat ini memang baru berfikir bagaimana membangun dan menata infrastruktur dengan benar. Pemerintah pusat yang terlibat juga pasti tak mau gegabah menebar anggaran di daerah tanpa sinergi dan komitmen yang serius dari pemerintah daerah dan masyarakatnya. Percuma saja, jika semua prasarana ada, namun masyarakat dan Pemdanya belum siap. Pemda dan masyarakat transmigran sepatutnya bersyukur karena kegiatan KTM ini diusung bersama oleh banyak kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Agama, BKPM, Dinas Kehutanan, Kantor Menteri Negara Koperasi, BPN, Kementerian Kesehatan, kementerian Pendidikan Nasional, dan PLN. Pembangunan KTM yang dirancang di 44 kawasan layaknya membangun kawasan transmigrasi yang bernuansa perkotaan. Dari sini diharapkan terjadai akselerasi perekonomian perdesaan dan terwujudnya kawasan transmigrasi yang mandiri yang memberi peluang investasi dan membuka kesempatan kerja, yang pada akhirnya akan mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Tentang ini, kami mengulasnya dalam Info Baru Edisi perdana tahun 2011. Selamat tahun baru 2011. Semoga perubahan ke arah lebih baik tidak bosan-bosannya kita upayakan, seperti tampilan Buletin Cipta Karya yang akan lebih mempercantik wajahnya sedikit demi sedikit. Selamat membaca dan berkarya!

.....Suara Anda
Rusunawa
Yth: Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum; 1. Saya mohon penjelasan bagaimana pelaksanaan Rusunawa di kotakota yang padat? Berdasarkan survey yang saya lakukan, kondisi massa bangunan itu bentuknya hampir sama yakni blok2. Ketika saya tanyakan di DPU Surakarta, sistem yang dilakukan dalam pembangunan Rusunawa adalah sistem top down alias semua desain dilakukan oleh pusat? Apakah itu benar? 2. Mengapa desain yang diajukan tidak melalui sayembara yang dilakukan oleh arsitek, atau mahasiswa setempat? Bukannya itu lebih bisa menunjukkan kekreatifitasan mahasiswa/arsitek dan desain bangunan rusunawa juga bisa menandakan ciri khas kota tersebut? Ita Dwijayanti (Mahasiswa Teknik Arsitektur Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta) Kepada Yth. Ita Dwijayanti 1. Kementerian PU sudah memulai membangun Rusunawa sejak tahun 2003, diawali dengan mangadakan sayembara desain Rusunawa, hasilnya sudah dibukukan yang terbit yahun 2004, tetapi tidak bisa sepenuhnya diimplementasikan mengingat berbagai keterbatasan. 2. Sejak tahun 2003, desain Rusunawa dibuat untuk masing-masing Kota/Kabupaten dengan melibatkan pemerintah daerah setempat, desain langsung di konsultasikan bahkan ada yang dibuat sendiri oleh perguruan tinggi setempat (contoh ITS yang mendesain sendiri bangunan Rusunawa untuk asrama mahasiswa ITS tahun 2006) 3. Dengan hasil yang beraneka ragam ternyata kontrol dalam menjaga mutu pada saat proses maupun pasca kontruksi menjadi sulit karena antara satu dan lainnya bisa sangat berbeda baik cara penyelesaiannya maupun nanti pasa saat pemeliharaannya. Untuk itu, mulai tahun 2007 dikembangkan desain prototype yang kemudian mulai diujicobakan pada tahun 2009 dan mulai tahun 2010 sudah diterapkan. 4. Meskipun dengan desain prototype, arsitektur lokal masih diberi kesempatan untuk memberikan kesan pada tampak melalui aksesoris dan warna, bahkan tampilan-tampilan spesifik lainnya yang tidak memengaruhi struktur dasar prototype yang sudah ditetapkan. Perlu diketahui bahwa Rusunawa Kementerian PU konstruksinya dibangun sengan sistem precast (yang sudah diverifikasi) yang dapat menjamin kekuatan struktur termasuk ke andalan dalam mengantisipasi bencana gempa bumi. Terima Kasih

Redaksi menerima saran maupun tanggapan terkait bidang Cipta Karya ke email publikasi_djck@yahoo.com atau saran dan pengaduan di www.pu.go.id
Buletin Cipta Karya - 01/Tahun IX/Januari 2011

 3

Tepuk paling gemuruh hanya bersumber dari para punggawa Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang sempat dipuji Pak Dirjen karena performance yang prima selama 2010. “Masalah Cipta Karya tidak hanya menyelesaikan DIPA saja. stimulan kita benar-benar bersinergi dengan 4 Buletin Cipta Karya .Berita Utama Sinergi dengan Daerah Memastikan Program Cipta Karya “Masalah Cipta Karya tidak hanya menyelesaikan DIPA saja. para peserta tak bergeming. stimulan kita benar-benar bersinergi dengan yang diprogramkan Pemerintah Daerah”. Budi Yuwono.01/Tahun IX/Januari 2011 . Benar saja. L Lebih dari 150 peserta Rapat Kerja tahunan Ditjen Cipta Karya di awal 2011 menampakkan raut muka datar. atas hasil capaian Ditjen Cipta Karya Tahun Anggaran 2010 yang berhasil menembus angka 94 persen. tapi bagaimana pasca DIPA selesai dengan infrastruktur terbangun. tapi bagaimana pasca DIPA selesai dengan infrastruktur terbangun. Sepertinya tidak ada tanda-tanda mereka akan berlebihan menyikapi informasi yang akan disampaikan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.

Kedua. Permasalahan Faktor klasik yang memengaruhi capaian 2010 antara lain. masih terdapat Buletin Cipta Karya . Ukurannya tetap Rencana Strategis Ditjen Cipta Karya dan kesepakatan internasional yang tertuang dalam Millennium Development Goals (MDGs). dan pelibatan masyarakat.01/Tahun IX/Januari 2011  5 . yang diprogramkan Pemerintah Daerah. atau dengan perusahaan multi nasional. papar Budi Yuwono mengawali arahan. kita sudah mencapai angka 69. dll. dan anggaran paling tinggi selama lima tahun ke depan ada di depan mata. Salurannya bisa dengan banyak program seperti yang pernah dilakukan AusAID melalui Naskah Perjanjian Penerusan Hibah (NPPH) bidang air minum dan air limbah. Foto Kanan : Anak-anak Desa Kumbasa. Sindue.55% untuk akses sanitasi yang layak di perkotaan. Disini belum terasa banyak. DIPA hanya salah satu alat untuk mencapai sasaran. Cipta Karya memimpin dalam pencapaian sasaran. Capaian itu diharapkan masih dapat bertambah mengingat terdapat beberapa Satker Kabupaten/Kota yang belum melaporkan melalui e-Monitoring. terdiri dari rupiah murni Rp 5. yaitu mencapai 94. Sedangkan di sektor sanitasi. Capaian MDGs air minum dan sanitasi angkanya sering dipaparkan.7% (target 2015 sebesar 68. Menurutnya. untuk akses penduduk terhadap air minum yang aman mencapai 47. dan 34% untuk penduduk di perdesaan.4 triliun. pertama.87%). memastikan air minum dinikmati masyarakat setelah dibangunnya SPAM. dan seterusnya”.56% dari target 2015 41%. Misalnya bagaimana mengisi Rusunawa. tapi harus menggerakkan APBD. Jika puncak dilakukan pada 2014. “Renstra kita cukup besar kurang lebih RP 50 Triliun. walaupun outputnya bisa saja tercapai. Nusa Tenggara Timur kini bisa menikmati air minum dari SPAM Perdesaan. Tentu syaratnya 2011 dapat tercapai dengan baik agar pada 2014 outcome dapat tercapai dengan baik. Untuk mencapai sasaran tersebut tidak hanya dicapai dari APBN. Tahun 2011 adalah puncak anggaran APBN. dana luar melalui swasta. Sulawesi Tengah harus mengambil air dari sungai meskipun sudah tersedia air bersih dari program PAMSIMAS. Budaya sebagian masyarakat desa masih sulit berpaling dari sungai dalam memenuhi kebutuhan air minum. dan belum efektifnya Loan Agreement.40% dari pagu yang mencapai Rp 8. Tentu saja ada maksud di balik ini.4 triliun dan pinjaman luar negeri hampir Rp 3 triliun. Tahun 2010 dapat dijalani dengan baik. Upaya pembinaan terhadap APBD. lemahnya persiapan pelaksanaan yang mencakup. KPS. Capaian MDGs Data capaian MDGs bidang Cipta Karya sektor air minum pada akhir 2009 dapat dijelaskan sebagai berikut. Kec. dan melalui perpipaan telah tercapai 25. Pelaksanaan pembangunan Ditjen Cipta Karya di tahun 2010 ini merupakan yang terbaik selama ini. Secara konsisten. untuk selanjutnya menurun kembali pada 2012 dan seterusnya.” kata Budi Yuwono. sejak oktober 2010. terlambatnya penetapan lokasi. Apresiasi dari Menteri Pekerjaan Umum dan Wakilnya mengiringi usaha-usaha itu.” lanjut Budi. Kabupaten Donggala. Bahkan luar biasa. tidak hanya dengan tugas DIPA semata tetapi juga mendorong pihak lainnya terlibat. masih belum berjalan sesuai rencana. Sebelumnya pada 2009 RP 7 Triliun. adanya revisi DED. dan tahun 2011 menjadi Rp 13 Triliun. Angka-angka tersebut. menurut Budi Yuwono. maka outcome tidak tercapai. “Maksudnya agar outcome Cipta Karya tercapai pada 2014.BERITAUTAMA Foto Kiri : Anak-anak Desa Turaiskin Kabupaten Belu. masih harus diperjuangkan dengan keras. tahun 2010 Rp 8 Triliun. yaitu tahun 2011. Coorporate Social Responsibility (CSR). adanya pemindahan lokasi.

tidak patuhnya Satker Kabupaten/ Kota dalam pengiriman laporan kemajuan kegiatan melalui mekanisme e-Monitoring (periksa Lampiran Sandingan progres e-Monitoring dan Manual). Ketiga. Mereka sudah menindaklanjuti permasalahan tersebut dengan upaya-upaya antara lain.” pungkas Budi. tahun 2010 Rp 8 Triliun. Kedua. Maka harapan saya 2011 seluruh potensi dapat kita manfaatkan. lebih tinggi dari target 1. Namun dari jumlah jiwa 6 Buletin Cipta Karya . Capaian itu tidak terlepas dari kontribusi Pemda yang belum maksimal untuk memperluas distribusi pelayanan. dimana bahan untuk itu dari ada di Dit. kapasitas terbangun selama 2010 mencapai 2. Pertama. Seperti yang dipaparkan Dirjen Cipta Karya. dan keempat.beberapa paket yang diblokir (tanda bintang) oleh Ditjen Anggaran. misalnya Kalbe Farma pada kemenkes. tidak tersedianya dana DDUB oleh Pemda Kabupaten/Kota. dilakukan pengiriman tim pemantauan ke daerah yang dipimpin oleh Eselon I dan Eselon II khususnya untuk 20 provinsi yang Satkernya masuk kategori kritis. Untuk mencapai kualitas yang lebih baik. untuk urusan melayani jumlah jiwa untuk mengakses air minum yang layak. “Saya ingin menugasi kemitraan khusus pada satu subdit menjadi ujung tombaknya. keterlambatan proses penyiapan masyarakat Program Pemberdayaan dan penyerapan BLM baru akan dimulai secara signifikan pada Bulan September 2010. agar implementasinya tepat sasaran dan hasilnya menjadi lebih baik. PAM yang telah merinci berdasarkan propinsi.01/Tahun IX/Januari 2011 . Sebelumnya pada 2009 RP 7 Triliun. Secara umum. Bappenas meminta setiap daerah untuk punya rencana aksi MDGs. Ketiga. dilakukan pemantauan tengah bulanan oleh Dirjen Cipta Karya ke masing-masing Unit Kerja Eselon 2 Bulan Oktober dan Nopember 2010. banyak kapasitas terbangun namun banyak Pemda belum mendukung distribusinya. Kelima. Saya masih sering mendengar bahwa kemitraan identik dengan salah satu kementerian. perlu peninjauan terhadap Sertifikasi IPA yang dilakukan bersama dengan Puslitbangkim. dan tahun 2011 menjadi Rp 13 Triliun. Ditjen Cipta Karya bukannya tidak mengupayakan. Penyebab mendasarnya adalah ketika banyak kota yang mengusulkan bantuan air minum tapi belum memiliki rencana induk SPAM yang dipersyaratkan. Yang perlu didorong adalah kemitraan. Keempat.793 liter per detik.675 liter per detik. Kemitraan masih perlu digarap karena potensinya sangat besar. Bidang Air Minum Sekali lagi. kinerja pengembangan SPAM Tahun 2011 adalah puncak anggaran APBN. dilakukan pemantauan secara ketat untuk Satker-Satker yang penyerapan keuangannya masih di bawah rata-rata Ditjen Cipta Karya. untuk selanjutnya menurun kembali pada 2012 dan seterusnya oleh direktorat ini belum sesuai dengan sasaran Renstra. kurangnya koordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah. Direktorat Pengembangan Air Minum diingatkan oleh Dirjen Cipta Karya untuk terus berkoordinasi dengan Badan Pendukung Pengembangan (BPP) SPAM untuk mensinergikan program dan sasaran. masing-masing direktorat telah membuat alat kendali untuk memantau pelaksanaan kegiatan per paket kegiatan/per Satker. Dan keenam. Dari catatan capaian sektor air minum.

perbaikan dan peningkatan sarana kerja. Pembangunan SPAM untuk MBR di 171 kawasan. Anggarannya pada 2011 meningkat hampir 200%.5 juta jiwa. BRR NAD-NIAS). PLP memiiki kegiatan strategis antara lain pembangunan drainase di Banda Aceh (ex. dan PDAM Kota Malang. peningkatan sistem monev.255 jiwa di perdesaan. PDAM Ciamis. sinergi Cipta Karya dan Pemda hanya mampu melayani 1. sedangkan tahun sebelumnya (2010) sebesar Rp 1. Upaya lain dengan mencari sumber pendanaan alternatif seperti hibah luar negeri dan pinjaman perbankan. Tahun 2011 ini pula sebanyak 80 PDAM didorong melalui Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) agar lebih sehat. dan Pembinaan 98 PDAM dalam rangka penyehatan PDAM. Pengembangan Air Minum memiliki kegiatan prioritas antara lain.530 desa. terdiri dari 254. masih tingginya tingkat kebocoran. dan bahkan ada yang mengundurkan diri. dan 1. Lima PDAM diantaranya sudah maju ke Kemenkeu. Pembangunan SPAM di 57 kawasan Khusus (perbatasan. Namun upaya ini baru mengangkat 50 PDAM menjadi sehat. Dari fakta tersebut bisa dimaknai bahwa bantuan stimulan Cipta Karya melalui APBN kepada Pemda/PDAM hanya mampu dikembangkan untuk melayani sekitar 254 ribu jiwa.400. dan tentu saja kurangnya komitmen Pemda. seperti tarif yang tidak full recovery. beberapa kendala di daerah seperti Pekalongan adalah ditolaknya pen-  7 .077. Dit. Beberapa permasalahan tahun 2010 antara lain seputar lokasi lahan yang dibebaskan tidak sesuai dengan lokasi rencana seperti kasus TPA Tapanuli Tengah dan IPAL RSH Sukabumi akan diupayakan dengan Perencanaan Program Pembangunan memenuhi Readiness criteria. yaitu PDAM Lombok Timur. Pembangunan SPAM di 1.5 triliun. Tapi 10 lainnya masih terkendala persetujuan DPRD. Pada 2011 sudah tercatat 35 PDAM menjalankan program hibah air minum. Bogor. Metropolitan Sanitation and Health Management Project (MSMHP) – Loan ADB DI Medan dan Yogyakarta. Pemerintah juga telah memfasilitasi 15 PDAM untuk merealisasikan kerjasama dengan perbankan. KAPET). Di tahun 2011. belum mampu menyiapkan business plan yang baik. dan pengendalian progres fisik dan keuangan secara ketat. Dengan anggaran Rp 3 triliun dan tambahan dari Pinjaman Luar Negeri (PLN). Sedangkan program air minum di perdesaan melesat mencapai 1. peningkatan pemantauan dan pengawasan kualitas pekerjaan. PDAM Kudus. yang lain karena keterbatasan dana masih berkutat dengan penyakitnya.BERITAUTAMA cairan oleh Kementerian Keuangan karena Perdanya tidak sesuai dengan aturan Kemenkeu. yang terlayani masih belum mengejar angka target 2. Pembangunan SPAM IKK di 164 kawasan. Ancang-ancang langsung disiapkan diantaranya dengan peningkatan kualitas dan penambahan jumlah SDM.783. pemekaran.775 jiwa.01/Tahun IX/Januari 2011 Rusunawa Menteng Asri.529. Upaya terus dilakukan Ditjen Cipta Karya melalui program penyehatan PDAM dengan memberikan Bantek (Bantuan Teknis) di 261 PDAM sampai dengan 2010. yaitu sebesar Rp 3 triliun.520 jiwa di perkotaan. Jakarta Urgent Flood and Mitigation Project (JUFMP) Buletin Cipta Karya . perlu sosialisasi. PDAM Tasikmalaya. Rencana Tata Ruang Kota (RTRW). Lokasi yang bermasalah di IPAL Manado perlu pengecekan kesiapan lahan dan Surat Keputusan Bupati/ Walikota. Pembangunan SPAM di 10 kawasan Pelabuhan perikanan. Bidang Pengembangan PLP Beban berat harus dipanggul direktorat ini.

Bangkim mendapatkan tugas baru menjalankan Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) yang semula dilaksanakan oleh Dit. penguatan Randal Pusat dan Propinsi perlu dilakukan agar tugas-tugas pembinaan program baik melalui monitoring pelaksanaan maupun penyusunan RPIJM lebih baik lagi. Di tahun 2011.000 desa PPIP dan 1. sehingga RPIJM yang disusun di daerah sudah dapat memasukkan hasil SPPIP. pengembangan kawasan terpencil. Pengembangan persampahan terpadu 3R di 92 lokasi. Bina Program. Bidang PBL Inilah direktorat yang berhasil mendongkrak capaian penyerapan Ditjen Cipta Karya. Untuk tahun 2011 ini Direktorat Bangkim menetapkan program prioritas antar alain. Indonesia Water Sanitation Sub Program D (WASAB. Kab. Semarang. Perlu ada kelompokkelompok yang nyata. termasuk isinya (perabotan). Masih ada kegiatan prioritas yang menantang PBL di tahun 2011. mana yang bisa difungsikan segera. Termasuk kelembagaan. Rendahnya komitmen Pemda dalam pemanfaatan Rusunawa memerlukan Memorandum of Agreement yang lebih jelas dan lebih mengikat. dan pulau terpencil di Bangkim. Dengan lepasnya PPIP ke Bangkim. dan berhasil penuhi target 40 Twin Block. Makassar. Pengembangan Kawasan Agropolitan. hibah. Bangkim juga mendampingi Pemda dalam penyusunan SPPIP dan RPKPP. tapi selesaikan 1. dan masyarakat melalui peningkatan kualitas RPIJM. Pengembangan infrastruktur permukiman Perdesaan (PPIP) di 2. Penajaman TOR SPPIP dan RPKPP untuk mendapatkan hasil penyusunan dengan standar yang sama antara Kab/Kota. Bidang Bina Program Direktorat Bina Program diharapkan tidak hanya berfokus pada APBN saja. Tahun 2011 Dit.000 desa yang terdiri dari 1. Namun tidak usah jumawa dulu. perbatasan. Catatan dari pimpinan agar pemanfaatan gedung Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan (PIP2B) yang telah dibangun perlu ditinjau kembali sesuai rencana dan cita-cita semula sebagai Center of Excelent Cipta Karya di propinsi. Bandung Barat. PPIP akan dilaksanakan oleh Dit Bangkim. pendampingan intensif untuk optimalisasi hasil SPPIP/ RPKPP 2010 (Januari – Maret). dan penyiapan management koordinasi di pusat (dibantu konsultan). Semarang Urban Drainage – Loan JICA. “Konsolidasikan. CSR. Bina Program mestinya tidak lagi menemui masalah kualitas dokumen RPIJM dan memusingkan komitmen kabupaten/kota serta kemampuan Satgas Kabupaten/Kota dan Propinsi karena 8 Buletin Cipta Karya . Tahun 2011 ini Dit. penyiapan sosialisasi dan pelaksanaan di 3 wilayah. bersama dengan program-program pembangunan infrastruktur perdesaan. yaitu Pembinaan Bangunan Gedung di 65 kabupaten/kota. Bali. yaitu sekitar Rp 500 miliar difokuskan untuk Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).” pesan Budi Yuwono. Penataan Bangunan dan Lingkungan berhasil menembus angka 95. Rusunawa saja hanya dialokasikan Rp 300 miliar. seperti fasilitasi peraturan terkait Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) di daerah masih jauh dari harapan. Semarang sebagai lesson learned pada lokasi lain.D) – Grant Belanda – World Bank di Pusat dan 6 Kota (HIBAH LN). Bandung. Pun demikian dengan Peraturan Daerah tentang Bangunan Gedung.987 desa. penyempurnaan dan penyederhanaan panduan pelaksanaan.32%. TPA Nambo (RM). PLP juga harus berjibaku dengan pembangunan TPA Mamminasata (PLN). dan hampir sepertiga pagu bangkim. KTM. Dit. dan TPA Legok Nangka (RM). dan Makassar. Peningkatan TPA di 130 kab/kota. Peningkatan kualitas kawasan/revitalisasi dan RTH di 240 kawasan. Upayanya dengan penguatan Tim Korwil dan anggotanya. Pembangunan Air limbah sistem off site dan sistem on site di 160 Kawasan. melalui diskusi intensif tentang pemahaman SPPIP dan RPKPP.2 atau 3. dan Pembangunan drainase di 78 kabupaten/kota.000 desa untuk mendukung Daerah Tertinggal. serta kawasan Perbatasan dan pulau kecil terluar di 115 kawasan. tetapi harus menggali sumber dana lain melalui kemitraan. seperti agropolitan. Denpasar Sewerage Develoment Project (DSDP) Jilid II – Loan JICA. Kota Bandung (RM=Rupiah Murni). Minapolitan. Bali. Pembangunan Rusunawa sebanyak 70 Twin Block. diharapkan tahun 2012 semua Pemda sudah memilikinya. dan Penanggulangan Kemisikinan di Perkotaan melalui PNPM Perkotaan (P2KP) di 10. dan Regional Solid Waste Management for Mamminasata – Loan JICA.01/Tahun IX/Januari 2011 . Persiapan Greater Bandung. Pengembangan infrastruktur permukiman di 112 Kws. Mungkin diawali dari Yogyakarta. Dredging untuk Lower Angke & Cideng (PLN). Untuk itu perlu penguatan peran PIP2B di kota-kota Jogja. Pengembangan PLP mematok kegiatan prioritas yang harus diselesaikan antara lain. karena permasalahan masih banyak menanti. jangan berambisi semua berfungsi. Bidang Bangkim Direktorat Pengembangan Permukiman agaknya masih berkutat seputar upaya menangani kekumuhan dengan Program Rusunawanya.948 Kel/desa. Kumuh. MP persampahan/air limbah Kab.– Loan World Bank. serta pengembangan infrastruktur permukiman perdesaan yang dibiayai ADB (RIS PNPM) di 1. Sebanyak 63 SPPIP dan 54 RPKPP berusaha diwujudkan di tahun 2011. pada akhir Desember 2010 lalu Dit.

Reformasi ini juga harus berdampak agar komunkiasi antar unit. (bcr) Buletin Cipta Karya . dan memfasilitasi kegiatan evaluasi program bidang Cipta Karya TA. Belum semua kab/kota memiliki komitmen untuk menyediakan DDUB. 2012 dengan program jangka menengah. dan harus sudah ditentukan para direktur. mengkoordinasi pemantauan pelaksanaan kegiatan Randal propinsi.BERITAUTAMA Revitalisasi kawasan Kota Lama Singaraja. 2011 secara efektif dan efisien. khususnya daerah yang mendapatkan dana Cipta Karya paling besar. berbagai alasan. Bidang Setditjen Untuk meningkatkan kinerja DJCK. 2010. Bali. antar direktorat yang selama ini masih lemah bisa ada solusinya. harus disiapkan personil secara baik (kuantitas dan Yang perlu didorong adalah kemitraan. Tugas Randal harus memfasilitasi kegiatan perencanaan program bidang Cipta Karya TA. Reformasi birokrasi memerlukan manajer perubahan di tiap ditrektorat. Setditjen juga harus mengatur kebijakan pimpinan untuk menyebarluaskan tenaga baru (234 CPNS) maupun PNS yang sebelumnya ke Satker Wilayah yang sangat membutuhkan. Diharapkan perangkat yang telah dibangun dapat berfungsi cepat. memfasilitasi perkuatan tim pemantauan pelaksanaan program bidang Cipta Karya TA.01/Tahun IX/Januari 2011  9 . wajar tanpa pengecualian). Dengan demikian harus segera dirancang satker wilayah mana saja yang membutuhkan tenaga CPNS baru. kualitas) dengan mulai diterapkan Reformasi Birokrasi untuk menuju DJCK sebagai kantor modern dengan WTP (pengurusan aset & pertanggungjawaban harus baik. karena didukung Randal yang makin solid. kedepan hal ini harus didorong agar komitmen DDUB bisa dipenuhi. Kemitraan masih perlu digarap karena potensinya sangat besar. antar subdit.

terdapat 15 TB rusunawa yang telah memiliki dokumen pendukung lengkap.01/Tahun IX/Januari 2011 . selain laporan keuangan yang harus mantap ternyata harus diperkuat pencatatan dan penataan nilai asset riil yang semula tidak ada nilainya. “Membiarkan aset tidak optimal merupakan suatu kesalahan. Tekad 2010 ini memiliki predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dengan melakukan sinkronisasi antara Sistem Akuntansi Keuangan (SAK) dan SIMAK BMN.5 twin block (TB) rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di 112 lokasi (meliputi 55 kabupaten/ kota) milik PU sedang dalam proses untuk bisa segera diserahterimakan kepada pemerintah daerah (pemda). 10 Buletin Cipta Karya . Berdasarkan hasil verifikasi Kementerian PU dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). menindaklanjuti amanah peraturan tersebut. Budi Yuwono mengakui. Dirjen Cipta Karya mentargetkan di tahun 2011 ini. hingga ditetapkan status akhir sesuai aturan yang berlaku. D i r e k t u r Pengembangan Permukiman. Selain upaya itu. 6/2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara menjadi pijakan selanjutnya untuk Kementerian PU untuk memproses status “Untuk menuju wajar tanpa pengecualian ada banyak faktor.5 TB yang belum memiliki dokumen lengkap. 37 TB yang hampir lengkap dan 134. Selain itu. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab yang membuat Kementerian PU masih mendapat penilaian Wajar Dengan Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Untuk dokumen yang telah lengkap dan hampir lengkap. sebagian rusunawa dapat segera diserahterimakan agar dapat difungsikan secara optimal. tahun 2011 ini ditargetkan bisa dilakukan serah terima. Untuk itu. Saya harapkan segera selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama. serah terima Rusunawa ini memang menghadapi banyak permasalahan.” tegas Budi Yuwono.” kata Budi Yuwono saat memberi arahan dalam “Workshop Penyelesaian Alih Status/ Hibah Aset BMN Rusunawa” di Jakarta pertengahan Januari lalu. baik di bidang keuangan maupun asset dan semakin diperkuatnya kelembagaan/personil yang asset Rusunawa dengan Kementerian Keuangan. perlu juga menyelesaikan kasus/masalah. saat ini sebanyak 164. Amwazi Idrus menerangkan. Masalah prosedur dan administrasi dalam serah terima rusunawa yang belum dilakukan secara tertib menjadi beberapa permasalahan dalam penilaian BPK. sebanyak 22 TB rusunawa di 11 lokasi akan di-alih status-kan kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui kuasa pengguna barang Kementerian Pendidikan Nasional.BERITAUTAMA Menuju Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) U Kinerja yang semakin membaik ditandai dengan opini atas laporan keuangan Ditjen Cipta Karya dari status disclaimer pada tahun 2008 menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada tahun 2009. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan PP No. menangani SAI pada tingkat Satker/Wilayah (untuk Satker yang berada di kabupaten/ kota).” tambahnya. Laporan keuangan sudah kita perkuat dengan peran Satker Randal yang mulai tahun 2011 ini semua Satker sektoral tiap propinsi harus melaporkan dahulu ke Satker Randal baru kemudian ke pusat. “Saya harap tahun ini masalah tersebut bisa diatasi dan Kementerian PU dapat naik peringkatnya menjadi Wajar Tanpa Penge(bcr) cualiaan (WTP).

Banyaknya revisi anggaran tersebut berdampak pada terhambatnya pelaksanaan kegiatan yang berujung pada tertundanya penyerapan anggaran. P Pengalaman memperlihatkan bahwa proses penyiapan kegiatan. belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya. yang bahkan beberapa di antaranya diusulkan pada awal tahun anggaran. penyiapan program yang layak didanai semestinya dilakukan jauh hari sebelum pelaksanaan kegiatan. Mengacu pada struktur anggaran yang baru. istilah proyek dapat disamakan dengan rincian pekerjaan. Namun demikian. Program pembangunan Direktorat Jenderal Cipta Karya. Barangkali tidak terlalu populer bila kita membicarakan penyiapan program untuk tahun anggaran 2012. yang salah satu penopang utamanya adalah belanja (investasi dan konsumsi) Pemerintah. Indikasi ini dapat terlihat dari banyaknya usulan revisi dokumen anggaran. seringkali dilakukan dengan kurang matang.01/Tahun IX/Januari 2011  11 . bahkan sebelum proses penganggaran dilakukan. Pada tahun 2010 lebih dari 120 Satuan Kerja mengusulkan revisi anggaran. Buletin Cipta Karya . (Lihat kurva S ). Pada akhirnya keterlambatan penyerapan anggaran ini berkontribusi terhadap terhambatnya laju pertumbuhan ekonomi nasional. yaitu Program Pembinaan dan Pengembangan Infrastruktur Permukiman. Usulan revisi tersebut disampaikan dengan berbagai alasan mulai dari kesalahan teknis dalam input data aplikasi anggaran sampai pada pemindahan lokasi kegiatan yang dirasa tidak siap. sebagian besar perhatian kita tertuju pada penyiapan pelaksanaan kegiatan tahun 2011 dan evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun 2010. dengan jumlah total sebanyak 200 usulan.BERITAUTAMA Jangan Kesampingkan Penyiapan Program 2012 Djuang Fadjar Sodikin *) Pada awal tahun seperti saat ini. beserta penyusunan anggarannya. baik Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) maupun di level Petunjuk Operasional Kegiatan (POK). Penyiapan Program 2012 “Program” berbeda dengan apa yang dahulu diistilahkan sebagai “proyek”.

179 6546277.70288 EB MARA PR MEIJ GT SEPO KT NOPD ES memiliki tujuan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman dan cakupan pelayanan (dasar) infrastruktur permukiman untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.657 1000000 10552.72 4439214.304 8178407. Direktorat Bina Program. jumlah penduduk pemanfaat. padahal Peraturan Pemerintah No. Rincian pekerjaan untuk semua kegiatan yang layak didanai seharusnya sudah siap paling lambat pada awal Januari di tahun penganggaran.68117 0 JANF 697205. multi-pendanaan. Proses Penganggaran Untuk menjamin terlaksananya kegiatan yang diprioritaskan. Untuk menghindari intervensi Pemerintah yang dilakukan secara sporadis dan mencegah kemanfaatan infrastruktur yang tidak berkelanjutan. baik dilihat dari sisi perencanaan. perhatian Pemerintah Daerah setempat. yang kita kenal dengan Rencana Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM) Bidang PU/Cipta Karya.035 7000000 5937388.839 6553753. Namun demikian efisiensi dan efektifitas pemanfaatan sumber daya.324 dituangkan kedalam suatu kesepakatan (memorandum) program antara Ditjen Cipta Karya.8107 UN JULA BULAN 1127994.4907 46845. sehingga dapat meminimalisir kebutuhan revisi anggaran yang dapat menghambat peningkatan pelayanan infrastruktur permukiman.714 6037535. termasuk pendanaan. Pemerintah Provinsi. luas wilayah yang tertangani. Pekerjaan penyusunan aplikasi Rencana Kegiatan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) lebih sering menumpuk pada bulan November. Penyusunan program dan anggaran yang dilakukan secara tertib dan akuntabel merupakan perwujudan penerapan tata pemerintahan yang baik (good governance). DJCK 3000000 2624127. Kegiatan penyusunan program semestinya dilakukan 2 tahun sebelum pelaksanaan kegiatan (T-2).8217 660024. sehingga dapat siap dianggarkan pada tahun berikutnya. dan analisa kapasitas keuangan Pemerintah. tingkat kesiapan pelaksanaan kegiatan.636 271230.942 7279774. *) Staf Subdit Program dan Anggaran. Penyusunan tingkat prioritas rincian dan lokasi kegiatan akan menjadi referensi penting dalam memberikan justifikasi rencana pengalokasian anggaran dan waktu pelaksanaan kegiatannya. kebutuhan anggaran. sehingga waktu yang diperlukan untuk kontrol kualitas dokumen anggaran menjadi tidak memadai.952 6000000 DALAM JUTAAN RUPIAH 4795415. Agar program yang disusun dapat tuntas menyelesaikan masalah dan memenuhi kebutuhan pelayanan infrastruktur permukiman yang dihadapi.48 7934017.675 6867517. Dengan demikian diharapkan dapat menghasilkan dokumen anggaran yang lebih baik. sehingga masih cukup waktu untuk melakukan konsolidasi dalam pengisian aplikasi dan penelaahan dokumen RKA-KL.678 PAGU RENCANA REALISASI PERCEPATAN 5000000 4943012.689 8372544.703 2000000 1243900.572 4000000 3649233. Penyusunan rencana program pembangunan infrastruktur permukiman ini sudah semestinya berawal dari inisiatif Pemerintah Kabupaten/Kota sebagai pengemban tanggung jawab utama.96 1690925. penyusunan program harus dilakukan dalam kerangka jangka menengah. sebagaimana diamanatkan dalam Undangundang No.967 4339388. Guna menerjemahkan rencana program jangka menengah kedalam program dan anggaran tahunan.257 8036257. serta 12 Buletin Cipta Karya . formulasi operasionalisasi kebijakan dan strategi.301 5780277. tetap menjadi prinsip yang harus diacu.01/Tahun IX/Januari 2011 . perlu dilakukan sinkronisasi kebutuhan program dan indikasi alokasi anggaran tiap tahunnya. proses penganggaran perlu dilakukan secara tertib. dan waktu pelaksanaan. kesesuaian peruntukan lokasi dalam Rencana Tata Ruang.2298 128771. serta dampak positif ikutannya.717 3406432. Penyusunan prioritas rincian kegiatan didasarkan pada urgensi output kegiatan. pelaksanaan kegiatan. Idealnya.303 2131543.056 5129813. Penyusunan kegiatan prioritas ini perlu dilakukan dan disepakati secara bersama. sinkronisasi dengan strategi pembangunan kewilayahan yang lebih luas.625 5490273. Penyusunan program harus dilakukan dalam suatu kerangka menyeluruh dengan mempertimbangkan latar belakang dan kondisi eksisting daerah.43893 27140.705 7069971. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.158 3080912.872 2905370. Setiap rincian pekerjaan harus diterjemahkan dengan benar kedalam aplikasi anggaran.469 3862903. Dengan demikian. hendaknya komponen waktu atau berapa lama waktu pelaksanaan kegiatan beserta alokasi anggarannya tidak menjadi batasan terlebih dulu. serta sinkronisasi antar komponen output kegiatan.9676 302098.33 2361626. Pemerintah Daerah. dan sumber pendanaan lainnya yang dilakukan dengan cermat. sebagai bahan lampiran nota keuangan. dan Pemerintah Kabupaten/Kota. maupun pemanfaatannya. para perencana dan penyusun program dapat secara leluasa dan tajam merancang desain program yang sesuai.BERITAUTAMA RENCANA DAN REALISASI PENYERAPAN KEUANGAN DITJEN CIPTA KARYA TAHUN ANGGARAN 2010 9000000 7873440. Sudah menjadi rahasia umum bahwa penyusunan dan penelaahan anggaran kita masih dilakukan dengan kurang matang dan cenderung tergesa-gesa. dan salah satu bentuk respon terhadap tuntutan reformasi birokrasi yang saat ini semakin menguat. kegiatan-kegiatan yang akan dianggarkan adalah kegiatan yang sudah dinilai benar-benar layak untuk didanai.058 7094854. 90 tahun 2010 tentang Penyusunan RKA-KL mengatur agar penyiapan (aplikasi) RKA-KL sudah dilakukan pada bulan Juni-Juli setelah menerima Pagu Sementara.857 8000000 7702730 8292881.386 8016249.2578046649. termasuk sinkronisasi multi-pihak. Penyusunan Program dapat didefinisikan sebagai suatu rangkaian aktivitas penyiapan kegiatan berupa identifikasi permasalahan dan kebutuhan.

menggeliatkan perekonomian. Setelah itu.5 hingga 2 jam. Batanta dan Waigeo. Medio Nopember 2010 lalu. ibu kota kabupaten. Di lokasi ini telah terbangun infrastruktur berupa Jalan Poros Desa dan satu unit Pasar Buletin Cipta Karya .01/Tahun IX/Januari 2011  13 . Perjalanan dimulai dari Kota Sorong. yang dilaksanakan di Pulou Batanta. merupakan pulau-pulau besar. Waisai dapat dijangkau dalam waktu 1. satu-satunya transportasi antar pulau dan penunjang kegiatan masyarakat Raja Ampat adalah angkutan laut. yang sebenarnya ber-ibukota di Manokwari. yakni Pulau Misool. Dengan biaya sekitar Rp. 2010 untuk mendukung Minapolitan Kawasan Selat Segawin. dari Sorong perjalanan ke Waisai dilanjutkan dengan transportasi laut. K Kabupaten Raja Ampat dikenal dengan perairannya yang menakjubkan. Dari seluruh pulau hanya 35 pulau yang berpenghuni sedangkan pulau lainnya tidak berpenghuni dan sebagian besar belum memiliki nama.LIPUTANKHUSUS Liputan Khusus Membangun Nilai Tambah di Kawasan Wisata Raja Ampat Heri Supriyanta *) Seperti halnya dengan kondisi infrastruktur di kawasan wisata potensial di tanah air ini. dan memperbaiki derajat kesehatan. lebih dulu menuju Kota Sorong. dan MCK Umum. 15 atau 30 orang. Empat di antaranya. Dua hal ini minimal bermanfaat untuk meningkatkan akses masyarakat. Sebagai daerah kepulauan. Demikian juga untuk menjangkau Waisai. ujung barat kepala burung Papua di Provinsi Papua Barat. Kabupaten Raja Ampat memiliki 610 pulau. Salawati. dengan Distrik Yenanas. 2 juta. pasar desa. Kabupaten ini terletak di kepala burung Papua. penulis berkesempatan menjejakkan kaki di kabupaten kepulauan ini. Bila menggunakan pesawat udara. jika kita sepakat mengibaratkan pulau paling timur wilayah Indonesia ini mirip seekor burung. Raja Ampat masih mendambakan sentuhan ekstra dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Sarana yang tersedia adalah kapal cepat berkapasitas 10. Namun sedikit demi sedikit kawasan Raja Ampat sudah mendapatkan sentuhan infrastruktur dari Kementerian Pekerjaan Umum berupa jalan poros desa. Perjalanan kali ini dilaksanakan untuk mengunjungi Kabupaten Raja Ampat dalam rangka pengawasan dan pengendalian terhadap pembangunan infrastruktur TA.

Kabupaten Raja Ampat beruntung mendapatkan prasarana bantuan berupa satu unit Pasar Desa dan bangunan Kamar Mandi (toilet dua pintu). dan masyarakat yang memanfaatkan untuk berjualan kebutuhan-kebutuhan rumah tangga. bukan para penjual jual sayur mayur atau ikan hasil tangkapan. Namun demikian. Perlu diketahui. Setelah dikonfirmasi ternyata akibat angin laut yang besar sehingga naik ke lantai pasar. tidak hanya ikan dan sayur. Kawasan Selat Segawin. di beberapa titik masih ditemukan kondisi beton yang patah memanjang dan lebar. atau ombak musim angin utara. Jalan Poros Desa Dari hasil pengamatan di lapangan. Mereka memang kemudian mengusulkan adanya bangunan talud disepanjang bangunan gedung Pasar Desa ini. dan lantai rabat beton di aci. Sesuai informasi pegawai Distrik Batanta setempat yang menemani kami dalam berkeliling kawasan ini. pasar ini adalah satusatunya pasar desa yang ada di kawasan ini. Kedua prasarana dan sarana tersebut bernilai lebih hampir Rp 700 juta. Hanya saja di beberapa tempat masih terlihat adanya genangan air.51 m. para nelayan sudah dihampiri para pengumpul ditengah laut. Silahkan perhatikan foto-foto berikut ini. paling tidak peil lantai harus mengantisipasi air pasang laut tertinggi. seperti peralatan dapur dan pakaian/baju/ kaos. Namun kini. sehingga diperlukan penanganan lebih lanjut. Beberapa foto kondisi pasar Desa Yenanas. bahwa produksi sayur maupun ikan hasil tangkapan sudah habis sebelum mencapai pantai.dll. jalan yang dibangun di kawasan ini menggunakan konstruksi rigit semen beton. lokasi pembangunan memang di tepi pantai yang disetujui berbagai pihak. pasar desa ini juga sudah ramai dengan para penjual kebutuhan rumah tangga seperti peralatan dapur. di Distrik Batanta. yaitu dengan konstruksi kayu. Masyarakat pun sangat senang dengan pembangunan jalan ini. Kawasan Selat Segawin. di Distrik Batanta. Sementara itu draninase kawasan yang berada di sepanjang jalan ini dibangun dengan menggunakan alokasi perdesaan skala kawasan (APBN) sehingga terlihat kawasan ini menjadi semakin baik. Terbukti dengan kualitas beton di pinggiran cukup keras dan tidak mudah pecah. dengan lebar 3 M dan tebal 20 cm sepanjang 532.Kunjungan ke Kabupaten Raja Ampat dalam rangka pengawasan dan pengendalian terhadap pembangunan infrastruktur TA. Dilihat dari aspek kualitas. bangunan Pasar Desa dinilai cukup baik. Kabupaten Raja Ampat. Sehingga dalam perencanaan dan pembangunannya memerlukan penyelesaian secara teknis. Biaya pembangunannya lebih dari Rp 885 juta. atap seng. Pasar Desa Desa Yenanas. dan kualitas kayu yang dipergunakan untuk struktur. Dari aspek kualitas sudah cukup baik. kedua infrastruktur tersebut telah terbangun dan sudah dimanfaatkan oleh warga disekitar kawasan. pakaian dan lain-lain. Hal ini disebabkan 14 Buletin Cipta Karya . dan pasar saat ini dimanfaatkan oleh para pedagang kelontong (meskipun belum penuh). Tidak mengherankan karena lokasi pasar ini berada di pinggir pantai disebelah dermaga perahu/ speedboat. terlihat semakin banyak masyarakat Desa. Bahkan sebelum sempat mendarat. 2010 untuk mendukung Minapolitan Kawasan Selat Segawin. dimana pada saat kunjungan kami ke lokasi ini.01/Tahun IX/Januari 2011 .

2010 dari APBD Kab.01/Tahun IX/Januari 2011  15 . Sehingga di masa yang akan datang masyarakat di sekitar kawasan ini mampu melaksanakan kehidupan ekonominya dengan baik. Hanya saja. untuk jalan poros desa ini dibangun pada kawasan permukiman masyarakat nelayan. di mana masyarakat menghendaki dibangunnya talud penahan badan jalan. Raja Ampat. Abdul Halil Kastella. Demikian catatan perjalanan kami. Satu catatan. menurut catatan Kepala Satker PKP Provinsi Papua Barat.LIPUTANKHUSUS yang mulai membangun atau merenovasi rumah mereka. Tak pelak biaya menjadi relatif lebih tinggi. Selain itu ada beberapa titik kawasan. sehingga berpeluang untuk rusak/patah. pada TA. rencana pembangunan jalan cukup baik dan lurus. Sharing APBD Dari pemantauan di lapangan juga ditemui adanya bangunan talud penahan pantai yang dibangun pada TA. Namun demikian. Namun secara teknis bangunan ini kurang tahan terhadap ombak. Diharapkan masyarakat di sekitar kawasan melakukan gotong royong mengisi bahu jalan itu dengan tanah atau pasir setempat sehingga memperpanjang umur konstruksi. melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya terus berupaya meningkatkan infrastruktur perdesaan berpotensi ini. Untuk tahun ketiga kawasan Selat Segawin ini. Dilihat dari kondisi eksisting.2011 akan dialokasikan pembangunan jalan poros lanjutan untuk menuntaskaan kawasan ini. dan memiliki infrastruktur permukiman yang lebih lengkap. nampak bahu jalan tidak diisi dengan tanah lagi. Ditjen Cipta Karya Buletin Cipta Karya . sehingga kemungkinan memudahkan dalam pelaksanaan. kendala pelaksanaan hanya dalam proses mobilisasi material dari Sorong ke lokasi ini membutuhkan waktu tempuh laut selama 2-3 jam perjalanan dengan menggunakan perahu atau ponton. lagi-lagi Kementerian Pekerjaan Umum. semoga dapat menjadikan masukan dalam pengambilan putusan pimpinan di masa yang akan datang. *) Asisten Perencanaan Program Pengembangan Kawasan Agropolitan. Namun kalau dilihat perbedaan peil antara jalan dan drainase. sehingga didapatkan di satu titik yang sudah roboh/ ambruk karena konstruksinya tak didukung dengan struktur yang memadai.

Kawasan transmigrasi harus didukung infrastruktur yang mantap agar geliat ekonomi berjalan lancar.Info Baru 1 Menebar Infrastruktur di Kawasan Transmigrasi Penyebaran penduduk Indonesia melalui program transmigrasi bukan urusan gampang. 16 Buletin Cipta Karya .01/Tahun IX/Januari 2011 . Tantangan ini dengan serius didukung oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui pengembangan Kawasan Terpadu Mandiri (KTM).

dua kementerian ini berhasil membangun infrastruktur di 32 kawasan transmigrasi.293/MEN/IX/2009. penataan bangunan dan lingkungan tetap melalui RPIJM agar pasca program ada yang mengurus infrastruktur Buletin Cipta Karya .” ujar Djoko Kirmanto. Selama empat tahun. Menakertrans Muhaimin Iskandar menambahkan. dua kementerian tersebut ditargetkan mampu mengembangkan 44 kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) yang sudah ditetapkan dengan Keputusan Menakertrans Nomor Kep. karena fungsinya sebagai pusat pelayanan pengolahan. Beberapa kawasan itu antara lain KTM Mesuji Lampung. Kementerian PU akan mengkaji usulan rencana (masterplan) pembangunan kawasan. Dalam 2-3 tahun ke depan.01/Tahun IX/Januari 2011  17 . nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama itu dimaksudkan untuk mengembangkan infrastruktur permukiman di kawasan KTM agar terpelihara dan tetap berfungsi sesuai dengan standar pelayanan yang dibutuhkan. Ditjen Cipta Karya akan mengintegrasikan slot program yang ada dalam dukungan untuk KTM dengan Rencana Program dan Investasi Jangka Menengah daerah yang bersangkutan. upaya ini akan terus berlanjut. jalan lingkungan. Upaya itu perlu didorong terus dengan dukungan infrastruktur. sanitasi. Menurut Djoko.K INFOBARU 1 Komitmen ini diperkuat dengan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang pengembangan ekonomi lokal dan perdesaan melalui pembangunan infrastruktur di kawasan KTM. “Nantinya. KTM Belitang dan KTM Telang Sumatera Selatan. Integrasi KTM dan RPIJM Sementara itu Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono menjelaskan. Program yang bisa didukung oleh Ditjen Cipta Karya seperti penyediaan air minum.” kata Muhaimin. “Pusat-pusat pertumbuhan ini berperan penting sebagai motor penggerak ekonomi wilayah. pendampingan dan pembinaan teknis serta pelatihan operasional dan pemeliharaan infrastruktur. KTM Rambutan Parit. dan untuk 2011 Kementerian PU telah mengalokasikan program pendukung KTM untuk lokasi di KTM Kawasan Way Tuba Lampung dan KTM Cahaya Baru Kalimantan Selatan. dan pemasaran produk. secara teknis. pembangunan infrastruktur permukiman di kawasan transmigrasi. Penandatanganan tersebut menyambung upaya yang sudah dilakukan sejak 2007.

yang memberi dukungan sesuai kewenangan dan tupoksinya masingmasing. tersedianya sarana sosial. Kementerian Kesehatan. Karena itu diharapkan tidak saja dari Pemda. Sul-Sel KTM Malu/Lamonae Konawe Utara. NTB KTM Tambora Bima. ekonomi dan pemerintahan untuk melayani kebutuhan dasar para transmigran dan desa sekitar. Gorontalo KTM Morotai Morotai. Kedua. NAD KTM Semanggaris Nunukan. Sul-Teng KTM Bungku Morowali. provinsi maupun kabupaten. Sum-Sel KTM Tampolore Poso. Pernyataan Amwazi tentang kesiapan Pemda didukung oleh Dirjen Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi (PPMKT) Kemenakertrans. Instansi lintas sektor yang terkait diantaranya Pemerintah Kabupaten dan Propinsi. Jambi KTM Telang Banyu Asin. dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sul-Teng KTM Labangka SUmbawa. Sul-Teng KTM Mahalona Luwu Timur. Ba-Bel KTM Lamuni Kapuas. pertama. kementerian Pendidikan Nasional.yang sudah dibangun. NTT KTM Salor Merauke. pengolahan hasil.Amwazi Idrus menyatakan. Sum-Sel KTM Way Tube Way Kanan. Sul-Tra Keterangan : KTM Sarudu Baros Mamuju Utara. NAD KTM Lunang Silaut Pesisir Selatan. Maluku KTM Senggi Keenom. Kementerian Pekerjaan Umum. Kementerian Agama. Lampung KTM Belitang Oku Timur. Maluku Utara KTM Ketagang Nusantara Aceh Tengah. Kementerian Perindustrian. termasuk dalam rangka dukungan untuk KTM . Sul-Teng KTM Parimo Parimo. Kal-Sel KTM Sebatik Nunukan. Ini menjadi bagian penting dari pembelajaran pembangunan di daerah agar mampu menyusun program dengan baik dan bertanggung jawab. BKPM. Sul-Teng KTM Pada Joyo Tojo Uma-uma. Sedangkan sasarannya antara lain. Bengkulu KTM Geragai Tanjung Jabung. sinkronisasi. pertama. dengan penandatangan MoU antara dua menteri ini diharapkan bantuan Ditjen Cipta Karya lebih tepat sasaran karena ada penekanan harus masuk dalam Rencana Program dan Investasi Jangka Menengah (RPIJM) masing-masing daerah. Tujuan umum KTM di kawasan transmigrasi adalah. Kantor Menteri Negara Koperasi. dan integrasi yang sangat intensif dengan instansi lintas sektor terkait. NTB KTM Nageleo Nageleo. Dia mengatakan bahwa Pemda memiliki keterbatasan dalam pemeliharaan aset yang dibangun di kawasan KTM. maka asetaset prasarana dan sarana yang sudah dibangun bisa didukung dengan operational dan maintenance (OM) oleh Ditjen Cipta Karya agar pemeliharaannya tidak tersendat. masyarakat juga perlu terlibat. Jambi KTM Subah Sambas. Sul-Teng KTM Pasonsari Boalemo. Jangan ada lagi infrastruktur terbangun tidak terurus. “Jangan sampai kita meninggalkan daerah. Kal-Bar KTM Parit Rambutan Ogan Ilir. Papua KTM Punaga Takalar. Lampung KTM Batu Belumpang Bangka Selatan. Sul-Tra KTM Kobisonta Maluku Tengah. Kementerian Perhubungan. Kal-Teng KTM Cahaya Baru Bakola. Tujuan KTM Kota Terpadu Mandiri adalah desa atau kawasan yang tumbuh dan berkembang sebagai pusat koleksi. Kal-Tim KTM Labanan Berau. Dinas Kehutanan. Kesepakatan bersama (MoU0 ini akan berlaku untuk jangka waktu 4 tahun. Direktur Pengembangan Permukiman. “Jika MoU ini sudah berjalan. Sul-Teng KTM Tobudak Mamuju. Kal-Bar KTM Salim Batu Bulungan.” tegasnya.” ujarnya. Kedua. Kementerian Perdagangan. dan untuk mengawasi pelaksanaan kesepakatan ini akan dilakukan monitoring dan evaluasi secara terpadu setiap tahun. Ada 44 lokasi KTM yang diusulkan Kemenakertrans dan akan dipelajari oleh Cipta Karya agar dapat dimasukkan ke RPIJM. menciptakan sentra-sentra aktifitas bisnis yang menarik Investor sebagai upaya menumbuh kembangkan kegiatan ekonomi transmigran dan masyarakat sekitarnya. Papua Lokasi Kota Terpadu Mandiri Kawasan Kota Terpadu Mandiri Generasi I Generasi II Generasi II Rencana Program 2009 18 Buletin Cipta Karya . meningkatkan kemudahan dalam memenuhi berbagai kebutuhan dasar yang memungkinkan terbukanya kesempatan pertumbuhan ekonomi lokal dan sosbud daerah transmigrasi. BPN. Papua KTM Muting Merauke. Kal-Tim KTM Kalorang Kutai Timur. Kal-Tim KTM Rupat Bengkalis. Kal-Tim KTM Rasau Jaya Kubu Raya. Sumbar KTM Lagita Bengkulu Utara. NTT KTM Penu Tim-Teng Utara. Kementerian Dalam Negeri. Sul-Sel KTM Karnisa Muna. Kal-Tim KTM Air Tenang Buci. Sehingga dalam pelaksanaannya membutuhkan koordinasi. Kementerian Pertanian. tersedianya prasarana dan Peta sebaran KTM KTM Samar Kilang Bener Meriah. Sum-Sel KTM Mesuji Tulang Bawang. distribusi dan jasa dari WPT (Wilayah Pengembangan Transmigrasi) yang didesain sebagai arahan pengembangan terstruktur dari unit-unit permukiman transmigrasi dan desa-desa sekitar dalam satu satuan jaringan infrastruktur dan satuan ekonomi wilayah yang dalam operasionalnya dibangun secara terencana dan terpadu dengan melibatkan lintas sektor dan multidisiplin baik pusat.01/Tahun IX/Januari 2011 . PLN. Djoko Sidiq Pramono.Riau KTM Peuh Mandiangin Sarolangun.

f. Penginapan. Tempat Pembuangan Limbah Sementara. KEP-135/MEN/III/2006. TK.000 KK / 50. Pusat Informasi. SD. Telepon. Pusat Desa terdiri dari . Gudang Pengumpul. d. Setiap SKP terdiri dari 4 — 6 SP (Satuan Permukiman) yang memiliki Pusat Desa. No. WPT terdiri dari 4-5 SKP (Satuan Kawasan Pengembangan) yang memiliki Pusat/ Desa Utama. Air Bersih. = Ketiga. Listrik. Usulan pembangunan dan pengembangan KTM merupakan kesepakatan bersama antara pemerintah Kabupaten/Kota. Ketiga. DED dan lahan dalam penguasaan Pemda dan juga menyediakan dana pendamping serta sesuai RTRW Kabupaten dan Provinsi. SLTP. No.000 ha. yang diasumsikan berdaya tampung 10. Buletin Cipta Karya . Perkantoran dan Balai Pertemuan. Koperasi dan Sub Terminal. Air Bersih. Lantai Jemur Demplot. Pasar Pengumpul. Fasilitas Perbankan. Pusat Desa Utama terdiri dari . Landasan Hukum Penyelanggaraan pengembangan kawasan KTM dilandasi oleh beberapa hukum dan peraturan sebagai berikut. Super Market. 02/PKS/M/2006 tentang Pengadaan Perumahan dan Pengembangan Permukiman Pekerja/ Buruh. g. Kios Tani. Balai Latihan dan Perpustakaan Umum. Pasar. Hotel. b. industri rumah tangga). automotif). yaitu Pusat KTM. Ruang Rapat dan Balai Pertemuan. yaitu No. Seed Farm. Gudang Penyimpanan. Listrik. Balai Pengobatan Rumah Ibadah. TK. Struktur tata ruang KTM Secara garis besar tata ruang KTM akan dibentuk melalui tiga hirarki pusat pelayanan. Listrik. Pergudangan/Pabrikasi (barang mentah sampai setengah jadi.000 jiwa. Rumah Ibadah. Grosir. c. Telepon. pada tanggal 23 Desember 2010. Warung/Kios/Toko. Pusat-pusat tersebut dilengkapi berbagai fasilitas yang mendukungnya yaitu: = Pertama.000 jiwa yang terdiri dari transmigran dan penduduk sekitar. TK. Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya membantu dana stimulan tiap usulan dari Bupati/Pemda dengan telah masuk dalam RPIJM.000 ha. Galeri. e. Setelah dipenuhinya kriteria di atas. Kebutuhan lahan yang diperlukan untuk pembangunan dan pengembangan KTM adalah untuk pusat benih/bibit dan demfarm 230 ha. Pertokoan. KTM membawahi Desa Utama dan Desa Utama membawahi Pusat Desa. Labelling. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Transmigrasi. Luas wilayah KIM minimal ± 18. Luas WPT (Wilayah Pengembangan Transmigrasi) ± 50. Gudang Saprotan. Cipta Karya tentang Pengembangan Infrastruktur Permukiman di Kawasan Kota Terpadu Mandiri. = Kedua. Rumah Ibadah. SMU. mempunyai Master Plan. pengembangan permukiman transmigrasi baru minimal 1000 ha. Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri mengenai KTM. Perkantoran. Perbengkelan. Pergudangan. Masuk ke dalam Kawasan budidaya non kehutanan atau termasuk ke dalam Areal Penggunaan Lain (APL) dan Hutan Produksi yang dapat dikonversi (HPK) serta sesuai dengan yang diperuntukkan oleh RTRWP dan RTRWK. pembangunan sarana dan prasarana pusat KTM 120 ha. Test Farm. terbangunnya sentra-sentra kegiatan bisnis untuk menumbuhkan kegiatan ekonomi di daerah transmigrasi. P2MKT dengan Ditjen. Air Bersih. yang diasumsikan berdaya tampung ± 9. Packaging. Telepon. Pasar Induk. Show Room (elektronik. Sarana Olah Raga Kantor Pos Pembantu. dan penandatangan PKS antara Dirjen. = Pertama. Terminal Umum dan Terminal Agribisnis. Desa Utama dan Pusat Desa. Pusat Penjualan Produk. = Kedua. pengembangan transmigrasi swakarsa mandiri minimal 500 ha. SD. Ruang Pamer. Kotak Pos dan RTH. SLTP. KUD. Kios Tani. tempat sampah hasil olahan. Bengkel.03/ SKB/M/2006. Puskesmas/Rumah Sakit Tipe C. Pusat KTM terdiri dari. Industri Pengolahan. sarana untuk mendukung kegiatan usaha para transmigran dan desa sekitar. SD. Perbankan.INFOBARU 1 terdiri dari transmigran dan penduduk sekitar. Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri tersebut diperbaharui dengan dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (NK) antara kedua Menteri (Kementerian Nakertrans dan Kementerian PU) tentang Pengembangan Ekonomi Lokal dan Perdesaan Melalui Pembangunan Infrastruktur di Kawasan Transmigrasi. dikoordinasikan oleh pemerintah Propinsi. Puskesmas/Pustu. serta lolos seleksi Tim pemerintah.01/Tahun IX/Januari 2011  19 . Ketiga pusat-pusat pertumbuhan tersebut akan dibentuk dan berfungsi sesuai dengan hirarkinya. Kriteria yang ditetapkan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk suatu Kawasan transmigrasi akan dikembangkan melalui pembangunan dan pengembangan Kota Terpadu Mandiri (KTM) apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. Toko. Sarana Olah Raga dan RTH.

Lingkup Kegiatan Kegiatan dalam mendukung KTM memiliki ruang lingkup sebagai berikut. pola sampah 3R. terutama Kementerian Pekerjaan Umum. pun stimulan pengadaan fisik bidang Prasarana dan Sarana Dasar PU pada Kawasan KTM.INFOBARU 1 = = Ketiga. Dengan adanya sinergitas dan dukungan lintas sektoral. dan sistem sanitasi lingkungan yang dilaksanakan secara pemberdayaan masyarakat berupa penyediaan prasarana penyehatan lingkungan permukiman berbasis masyarakat (IPAL. yaitu Pusat KTM. Upaya itu semua dipersembahkan untuk mengangkat perekonomian masyarakat transmigran yang masih berkubang keterbatasan.293/ (bcr) MEN/IX/2009. Stimulan tersebut meliputi.01/Tahun IX/Januari 2011 . sosialisasi pelaksanaan mau- Contoh Lokasi KTM Mesuji sampai dengan Tahun 2009 mengalami kemajuan seperti berikut: 20 Buletin Cipta Karya . Lokasi Sasaran Lokasi kegiatan yang menjadi sasaran bantuan stimulan pada KTM eks transmigrasi yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Kota Terpadu Mandiri sejak Tahun Anggaran 2007 – 2010 (lihat di peta) dan mengacu kepada Keputusan Menakertrans Nomor Kep. unit produksi dan perpipaan distribusi utama. Secara garis besar tata ruang KTM akan dibentuk melalui tiga hirarki pusat pelayanan. 214 tahun 2007. sinkronisasi dan integrasi. Keputusan Menakertrans No. bahkan bisa lebih cepat lagi. MCK. sistem drainase berwawasan lingkungan). dengan fasilitasi penyediaan air baku. Desa Utama dan Pusat Desa. 110/MEN/II/2007 tentang Pembentukan Kelompok Kerja Pembangunan dan Pengembangan Kota Terpadu Mandiri. diharapkan dapat mempercepat pembanguan pusat-pusat pertumbuhan kawasan transmigrasi dan dapat mewujudkan KTM dalam 15 – 20 tahun ke depan. antara lain yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan memberikan fasilitasi berupa bantuan teknis. sebagai instrumen untuk kelancaran koordinasi. tentang Pedoman Umum Pembangunan dan Pengembangan KTM di Kawasan eks transmigrasi. Keempat. Sistem Penyediaan Air Minum kawasan. jaringan sirkulasi meliputi jalan produksi/poros dalam kawasan. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah membuat Keputusan Menteri Nomor Kep.

Ditjen Cipta Karya 2010-2014 Dwityo A. Dengan peran humas yang handal maka Buletin Cipta Karya . Tuntutan masyarakat akan transparansi informasi dan akuntabilitas semakin tinggi dari penyelenggara negara. dalam pemerintahan pun humas sangat diperlukan karena pemerintah memiliki kepentingan dan tujuan yang bahkan lebih kompleks dari sebuah perusahaan. akan dapat mengurangi citra buruk pelayanan birokrasi yang berkembang saat ini. Semakin cepat dan akurat berita diterima masyarakat. Sebagai kementerian teknis. Strategi Komunikasi H Humas atau biasa disebut PR (Public Relation) memiliki peran penting dalam mengelola sebuah informasi dalam suatu institusi pemerintah. Fungsi humas tidak hanya sekadar menjaga citra baik pemerintahan. Seperti layaknya di perusahaan.INOVASI 1 Inovasi 1 Strategi Komunikasi Cipta Karya memanfaatkan anak-anak sekolah sebagai duta sanitasi.01/Tahun IX/Januari 2011  21 . Sebagai institusi pemerintah. keterbukaan informasi yang cepat dan akurat sangat dibutuhkan oleh seluruh komponen masyarakat. Kementerian Pekerjaan Umum sudah tentu memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi kehumasan. Kecepatan dan keakuratan informasi merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi. dengan ribuan pembangunan infrastruktur yang dilakukan. tapi juga untuk mensosialisasikan kebijakan maupun program yang dijalankan. Soeranto *) Di era globalisasi. peran humas menjadi sangat vital dalam mengawal maupun menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

Upaya peningkatan nilai jual produk Cipta Karya mutlak dilakukan. Dalam menjalankan fungsi kehumasan. diterima. khususnya dalam hal pembangunan Bidang Cipta Karya.01/Tahun IX/Januari 2011 . drainase. Fakta di lapangan memang menunjukkan bahwa bidang ke-Cipta Karya-an kurang dikenal oleh masyarakat. Membutuhkan waktu untuk merasakan manfaat 3. Tanpa adanya strategi komunikasi yang handal maka pembangunan maupun kebijakan yang dilakukan oleh Ditjen Cipta Karya tidak akan dikenal dan mengena kepada masyarakat. lingkup tugas kompleks (persampahan. Beberapa hal yang menjadi fokus utama ke depan adalah penguatan komitmen pemerintah daerah untuk menempatkan pembangunan prasarana dan sarana bidang Cipta Karya sebagai salah satu prioritas utama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Pemahaman yang rendah akan manfaat Permukiman Layak huni terhadap peningkatan kualitas hidup 2. permukiman dan penataan bangunan). Bagaimana tidak. Perbedaan kepentingan stakeholder dalam bekerjasama 3. Konsep permukiman layak huni masih merupakan konsep abstrak bagi banyak orang 4. pembangunan ‘abstrak’ (pemberdayaan masyarakat. Pemahaman dan komitmen peran dan tanggung jawab antar stakeholders pusat daerah 4. air minum.citra institusi dan juga pembangunan yang dilakukan dapat mengena. baik secara internal maupun eksternal. Untuk menghadapi hal tersebut. Dari hasil eksplorasi tersebut dapat dirumuskan permasalahan yang dihadapi oleh Ditjen Cipta Karya seperti bagan dibawah ini: Persepsi terhadap nilai produk ke Cipta Karyaan belum maksimal 1. Selain itu juga dilakukan eksplorasi secara eksternal. perumahan. Eksplorasi internal ini digunakan untuk mendapat gambaran organisasi dan permasalahan Ditjen Cipta Karya dari internal organisasi. fasilitasi program. serta dipahami oleh masyarakat. dengan begitu persepsi masyarakat akan bergerak dengan sendirinya. Masyarakat masih menganggap pembangunan sanitasi. menurutnya. Meskipun demikian. Saat ini Ditjen Cipta telah menyusun strategi komunikasi untuk lima tahun ke depan (20102014). termasuk di Ditjen Cipta Karya. citra maupun keberhasilan institusi yang positif akan terangkat. dilakukan penelitian dengan metodologi eksploratif. Untuk itu. Lebih mengutamakan pembangunan sektor2 yang manfaat ekonomis dan sosialnya terasa langsung 2. Caranya tentu saja dengan edukasi yang dilakukan secara terus-menerus dan berkelanjutan. Belum memahami pentingnya permukiman layak huni bagi kesejahteraan masyarakat 1. Meningkatkan Nilai Produk Ditjen Cipta Karya Infrastruktur bidang cipta karya saat ini memang masih kurang mendapat apresiasi dari masyarakat. Ditjen Cipta Karya sebagai bagian dari Kementerian PU memiliki tantangan dan hambatan yang lebih kompleks daripada satminkal lain di KemenPU. utamanya yang berprestasi dan peduli akan masalah ke-CiptaKarya-an. Dalam menjalankan fungsi kehumasan. Dalam menjalankan fungsi kehumasan. sebagai satminkal yang memiliki ratusan satuan kerja. Secara internal dilakukan dengan mengadakan diskusi dengan seluruh sektor di Ditjen Cipta Karya dan “indepth interview” dengan pejabat eselon 1 dan 2 di lingkungan Ditjen Cipta Karya. Masukan dan pandangan dari para stakeholder ini diharapkan dapat memetakan permasalahan organisasi Ditjen Cipta Karya. cipta karya 2. Alhasil. tiap-tiap satminkal dalam KemenPU tentunya memiliki tantangan dan kendalanya masing-masing. Belum menganggap permukiman layak huni sebagai hak dasar DJCK Kerjasama antar stakeholders yang masih lemah Komitmen pemimpin yang masih rendah 1. Keterbatasan sumber daya finansial dan manusia dalam membangun Permukiman Layak Huni Berdasarkan hasil pemetaan permasalahan tersebut. Edukasi ini dilakukan untuk menyadarkan dan juga memberitahu tokoh maupun masyarakat akan manfaat dari pembangunan bidang Cipta Karya. Puskompu didukung juga oleh bagian kehumasan di tiap satminkal ataupun direktorat jenderal dalam menjalankan fungsi kehumasan. akademisi maupun Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). sampah maupun air minum kurang menarik dibandingkan jalan maupun jembatan. Eksplorasi eksternal dilakukan dengan melakukan interview terhadap para stakeholder Ditjen Cipta Karya seperti walikota. Dalam suatu kesempatan. memperkuat kerjasama dan pemahaman akan pentingnya pembangunan bidang Cipta Karya. Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono mengakui. Untuk itu Cipta Karya harus secara kontinyu dan berksesinambungan mengedukasi masyarakat. segala upaya pun dilakukan. air limbah. serta partisipasi unsur-unsur lintas sektoral dan antar stakeholders dalam menciptakan infrastruktur permukiman yang layak huni. Belum dapat menggali manfaat ekonomis. politis dan sosial dari pembangunan ke cipta karyaan 5. komitmen pemerintah daerah sangatlah penting dalam mengkampanyekan Cipta Karya. fasiltasi pemda) dan lain-lain membuat Ditjen Cipta Karya sulit untuk mengenalkan pembangunan bidang Cipta Karya kepada masyarakat luas. Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap tanggung jawab pemda dalam menyediakan infrastruktur Permukiman Layak Huni 4. pembangunan bidang Cipta Karya memang masih kurang mendapat apresiasi dari masyarakat. maka terdapat tiga fokus utama yang harus dilakukan Ditjen Cipta Karya dalam strategi komunikasi 2010 – 2014-nya: yaitu value enhancement (meningkatkan nilai Ditjen Cipta Karya). Salah satu aksi yang akan dilakukan 22 Buletin Cipta Karya . Kualitas hidup di-klaim oleh banyak sektor kesehatan. Permasalahan Lingkup Ditjen Cipta Karya Dalam menyusun strategi komunikasi publik Ditjen Cipta Karya. Pemimpin belum merasakan demand/tuntutan atas ke Cipta Karyaan 3. dibutuhkan suatu strategi komunikasi yang handal. Pembangunan bidang Cipta Karya masih dianggap kurang “seksi” dibanding infrastruktur bidang lainnya. commitment building (mendorong komitmen pemimpin) dan cooperation strengthening (memperkuat kerjasama). saat ini Kementerian PU memiliki Pusat Komukasi Publik (PuskomPU) di bawah Sekretariat Jenderal sebagai ‘corong’ kementerian.

Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono selalu mengingatkan akan pentingnya penguatan komitmen pemerintah daerah terhadap bidang Cipta Karya. Bisa dibilang masalah komitmen. semakin besar pula potensi kepedulian mereka dalam wadah Corporate Social Responsibility (CSR) yang bisa diberikan. dalam hal ini swasta. Sarana ini bisa diwujudkan dengan kerja sama antara pemerintah daerah dengan Ditjen Cipta Karya. Dalam Cipta Karya Information Center akan tersedia bahan-bahan mengenai CK. Information Center ini merupakan sarana yang memungkinkan akses data yang lebih mudah bagi masyarakat.INOVASI 1 Roadmap Strategi Komunikasi Ditjen Cipta Karya 2010-2014 1 VALUE ENHACEMENT NO PROGRAM/KEGIATAN 2010 I II 2011 I II 2012 I II 2013 I II 2014 I II 2 COMMITMENT BUILDING 1 2 3 Periklanan TV CK Resource Center Publikasi PKPD PU Lomba liputan media daerah CSR for quality of life 3 COOPERATION STRENGTHENING 4 5 Keterangan: Warna muda : Conditioning (persiapan) Warna sedang : Pelaksanaan (intensitas tinggi) Warna pekat : Pemeliharaan (maintenance) adalah dengan membuat iklan tentang manfaat dan hasil pembangunan Cipta Karya yang dipublikasikan di media elektronik maupun cetak secara berkelanjutan dan teratur. bidang Cipta Karya . Fakta saat ini. Perlu diingat bahwa pembangunan bidang Cipta karya merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah. Implementasi lainnya yaitu dengan mengadakan lomba liputan media daerah.yaitu permukiman sebagai hak dasar yang harus dipenuhi. Kerjasama ini masuk dalam strategi komunikasi. Tujuannya adalah memberi ego insentif bagi kepala daerah yang berprestasi dalam bidang CK dan public opinion pressure bagi setiap kepala daerah untuk memprioritaskan pemenuhan permukiman layak huni sebagai hak dasar setiap warga negara. air minum maupun permukiman masih kurang. Dengan komunikasi yang dilakukan secara intens maka diharapkan image Cipta Karya dapat dikenal baik di mata masyarakat. belum menjadi prioritas CSR. Dengan semakin berkembangnya perusahaan di Indonesia. Untuk itu perlu adanya sebuah upaya memacu kepala daerah di kabupaten/kota untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memprioritaskan pembangunan bidang Cipta Karya di daerah- nya. sampai dengan bahan siap cetak untuk flyer atau brosur. Ia juga selalu menghimbau kepada para pemangku kepentingan di daerah agar masalah ke-Cipta Karya-an mendapat porsi yang lebih. Cipta Karya Resource Center ini merupakan pusat informasi segala sesuatu yang berkaitan dengan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang dampaknya akan menguatkan image DJCK sebagai mitra dan narasumber dalam meningkatkan kualitas hidup. baik berupa buku petunjuk pelaksanaan. untuk lebih mengenalkan masyarakat perlu dibentuk sebuah Cipta Karya Information Center. Cipta Karya adalah masalah bersama dan membutuhkan kerjasama dalam mengatasinya. Mendorong Komitmen Pemimpin Membangun komitmen memang bukan perkara mudah. seminar maupun rapat koordinasi. Diharapkan melalui Cipta Karya Information Center ini juga memungkinkan adanya akses internet. modul pelatihan. Selain itu. untuk menjadikan permukiman Buletin Cipta Karya .01/Tahun IX/Januari 2011  23 . Memperkuat Kerjasama Tugas pemerintah tidak akan berjalan dengan efektif tanpa adanya dukungan dari pihak lain. Dalam berbagai kesempatan baik workshop. Perhatian para pemangku kepentingan di daerah dalam bidang Cipta Karya seperti sampah. Sehingga ke depannya. sehingga paling tidak masyarakat tahu apa itu Cipta Karya. Aksi yang dilakukan adalah dengan memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang berprestasi yang kemudian dipublikasikan ke media agar menjadi pemicu semangat kepada kepala daerah lainnya. dalam hal ini komitmen pemerintah daerah merupakan masalah utama pembangunan bidang Cipta Karya.

outputnya adalah pemahaman masyarakat tentang Cipta Karya yang dinilai meningkat 5% tiap tahunnya. seperti program “CSR for Quality of Life”. ratusan program pemberdayaan yang menyasar ribuan desa di seluruh Indonesia. Untuk lebih mengenalkan kepada pihak swasta nantinya Ditjen Cipta Karya akan menyediakan pusat informasi bagi pihak swasta mengenai proyek-proyek pengembangan CK yang dapat didanai. juga dilakukan dengan membuat branding.01/Tahun IX/Januari 2011 . nama cipta karya yang kurang dikenal dan masih dianggap sebagai sebuah perusahaan. Semoga. Hal ini dilakukan dengan mapping. Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono selalu mengingatkan akan pentingnya penguatan komitmen pemerintah daerah terhadap bidang Cipta Karya. 24 Buletin Cipta Karya . begitu juga dengan tahap lainnya. Dalam strategi komunikasi ke depan akan dilakukan upaya “pemasaran” kegiatan pengembangan sarana ke-Cipta Karya-an. Bina Program www. *) Kasubdit Data dan Informasi. design dan packaging. dimana dari 3 tahap pengelompokan ditargetkan mengalami kenaikan sebesar 5 % tiap tahun.blogspot. pemberdayaan. dan sebagainya secara berangsur-angsur dapat hilang di masyarakat.com Contoh: Apresiasi yang diberikan kepada pemerintah daerah melalui publikasi di media cetak. Misalnya dari value enhancement (peningkatan nilai ditjen cipta karya). layak huni sebagai salah satu bidang yang diminati program CSR. bantuan air minum yang telah dimaanfaatkan oleh ribuan bahkan jutaan rakyat indonesia dan segala pembangunan bidang ke Cipta Karyaan yang bersentuhan langsung dengan mayarakat akar rumput justru malah kurang mendapat apresiasi masyarakat. seminar maupun rapat koordinasi. media dan stakeholder lainnya. terdapat indikator pencapaian yang digunakan. Dengan adanya Strategi Komunikasi Cipta Karya 2010-2014. Tentunya hal ini juga menjadi pemicu semangat para “pekerja” Ditjen Cipta Karya agar lebih bekerja keras lagi. diharapkan kegiatan yang dilakukan akan lebih fokus dan terarah. penataan bangunan dan lingkungan maupun permukiman dapat dikenal dan mengena oleh masyarakat luas.INOVASI 1 Dalam berbagai kesempatan baik workshop. membuat pemetaan potensi CSR dan kegiatan pengembangan sarana ke-Cipta Karya-an di berbagai daerah.bp. Ironis memang. bengkel las. Selain itu. Bidang ke-Cipta Karya-an seperti persampahan. Untuk melihat sejauh mana keberhasilan strategi yang dijalankan. Dengan adanya komunikasi yang handal. Selain itu juga untuk menggali potensi program CSR swasta dalam mengembangkan prasarana dan sarana bidang Cipta Karya. air minum. Dit.

01/Tahun IX/Januari 2011  25 www.blogspot. Kementerian Keuangan kemudian mene- Buletin Cipta Karya . Cikarang. proses pembelian Rumah Negara Golongan III oleh Pegawai Negeri menjadi tersendat.POJOKHUKUM Pojok HUkum Perumahan Griya Mutiara Asri di Cibarusah.bp.com . Peraturan Rumah Negara Andry Marulitua *) Setelah disahkannya PMK 138 / 2010. Bekasi yang diperuntukan untuk Prajurit TNI/POLRI dan Pegawai Negeri Sipil. sedangkan Kementerian Pekerjaan Umum sebagai instansi yang secara khusus memiliki kewenangan dan sebagai Pembina rumah negara sesuai yang dituangkan dalam Hierarki Peraturan tentang Rumah Negara memiliki tugas sebagai pelaksana penjualan rumah negara kepada pegawainya untuk membantu Pegawai Negeri. Terdapat 110 proses pengalihan Rumah Negara Golongan III tertunda karena menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan. Harmonisasi K Kementerian Keuangan menganggap adanya kekosongan hukum yang mengatur secara rinci mengenai Barang Milik Negara (BMN) berupa Rumah Negara. khususnya Pegawai Negeri Sipil untuk bisa memiliki rumah sebagai tempat tinggal.

4/1992 Ttg Perumahan dan Permukiman PP No. (4) Menteri Keuangan memberikan persetujuan Pengalihan Hak Rumah Negara Golongan III sebagaimana dimaksud pada ayat (3). Kedua peraturan ini mengatur tentang objek yang sama yaitu Rumah Negara. dan Pengalihan Hak Atas Rumah Negara.tapkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 138/PMK.01/Tahun IX/Januari 2011 . 2. yang mana diberikan kemudahan mencicil selama jangka waktu minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun serta harga rumah yang akan dibayarkan oleh pegawai negeri tersebut dikenakan potongan harga yaitu sebesar 50% dari nilai jual objek pajak (NJOP). Perpres 11 / 2008 memberikan wewenang kepada Menteri Pekerjaan Umum selaku Pembina Rumah Negara. Jiwa dari UU No. dan Pengalihan Hak Atas Rumah Negara Kepmen Agraria/Kep BPN No. dimana peraturan ini memerlukan harmonisasi dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 22/PRT/M/2008 tentang Pedoman Teknis Pengadaan. Hubungan antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Keuangan dalam hal kewenangan mengenai pengelolaan rumah negara adalah dalam hal persetujuan permohonan penjualan Rumah Negara Golongan III (Pasal 1 Undang-Undang Nomor 72 Tahun 1957). yaitu : 1. Dalam hierarki peraturan ini. Bentuk persetujuan ini juga telah diatur dalam Perpres No.06/2010 tentang Pengelolaan BMN berupa Rumah Negara. Pendaftaran. 40/1994 Perpres No. Karena hal ini merupakan hal yang baru di Kementerian Keuangan. Dengan adanya artikel ini penulis berharap untuk bisa memperbaiki proses pengalihan hak Rumah Negara Golongan III agar bisa kembali berjalan dengan baik sehingga bisa mengakhiri adanya hambatan dalam pelaksanaan peraturan mengenai rumah negara yang sangat merugikan Pegawai Negeri dalam usaha memenuhi kebutuhan dasarnya untuk memiliki rumah sebagai tempat tinggal. 22 / 2008 dijabarkan format surat permohonan persetujuan pengalihan hak Rumah Negara Golongan III kepada Menteri Keuangan. pendaftaran. 22 / 2008. maupun III dokumennya secara fisik dibawa ke Instansi Kementerian Keuangan untuk diperiksa lagi. Penetapan Status. Akibatnya. dst. Pengalihan Status. 11 / 2008 dan Permen PU No. mulai dari proses pengadaan. masih banyak permasalahan dan pandangan yang berbeda dalam memproses dokumen permohonan Rumah Negara ini. Menurut Perpres No. Inti dari hierarki peraturan ini adalah memberikan kemudahan bagi Pegawai Negeri untuk bisa memiliki rumah. baik Golongan I. 22/PRT/M/2008 Ttg Pedoman Teknis Pengadaan. yang mempunyai wewenang dalam bidang pengelolaan Rumah Negara adalah Menteri Pekerjaan Umum. Penghunian. Berikut penjelasan mengenai peraturan rumah negara yang diatur dalam Permen PU No. 11 / 2008 BAB V Pasal 13 bentuk persetujuan dari Menteri Keuangan adalah : (3) Menteri mengajukan permintaan persetujuan Pengalihan Hak Rumah Negara Golongan III sebagaimana dimaksud pada ayat (2) beserta atau tidak beserta tanahnya baik yang berdiri sendiri dan/atau berupa Satuan Rumah Susun kepada Menteri Keuangan dengan melampirkan daftar rekapitulasi Rumah Negara Golongan III yang diusulkan untuk dialihkan haknya kepada penghuni. seperti tercantum pada : 1. Dalam Permen PU No. Penetapan Status. proses pembelian Rumah Negara Golongan III oleh Pegawai Negeri menjadi tersendat. Jadi untuk pegawai negeri yang memiliki masa kerja minimal 10 tahun bisa mengajukan permohonan sewa beli rumah. Setelah disahkannya PMK 138 / 2010. karena masing-masing proses Rumah Negara. Penghunian. Pasal 1 Undang-Undang Nomor 72 Tahun 1957 : Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga dengan persetujuan Menteri Keuangan dapat menjual rumah‐rumah Negeri termasuk golongan III. penetapan status. Pengalihan Status. Penetapan Status. Pendaftaran. Terdapat 110 proses pengalihan Rumah Negara Golongan III tertunda prosesnya menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan. 40/1994 Ttg Rumah Negara PP No. 26 Buletin Cipta Karya . 72 / 1957 yaitu ingin memberikan kemudahan bagi Pegawai Negeri untuk memiliki rumah adalah cukup dengan menerima rekapitulasi Rumah Negara Golongan III yang telah di data oleh Kementerian Pekerjaan Umum yang selanjutnya Kementerian Keuangan akan menerbitkan persetujuan pengalihan Rumah Negara Golongan III. 2 th 1998 Ttg Pemberian Hak Milik Tanah Untuk Rumah Tinggal yang Telah dibeli oleh Pegawai Negeri dan Pemerintah Materi yang diatur dalam hierarki peraturan ini adalah proses pengelolaan Rumah Negara. 22 / 2008 serta PMK 138 / 2010: Family Tree Pengaturan Rumah Negara UU No. dan Pengalihan hak atas Rumah Negara Kepmen Kimpraswil No. 31/2005 Ttg Perubahan Atas PP No. pengalihan status. penghunian. 11/2008 Ttg Tata Cara Pengadaan. Pasal 1 angka (4) Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1994 : Menteri adalah menteri yang bertanggung jawab dalam bidang pekerjaan umum. Satu hal utama yang menjadi permasalahan adalah mengenai persetujuan yang diberikan Kementerian Keuangan dalam menindaklanjuti permohonan pembelian Rumah Negara Golongan III oleh Pegawai Negeri. 373/KPTS/M/2001 Ttg Sewa Rumah Negara Permen PU No. banyak Pegawai Negeri yang dirugikan akibat adanya peristiwa ini. Pengalihan Status. sampai dengan pengalihan hak atas rumah negara serta penghapusan. 72/1957 Ttg Penetapan UU Drt No. 2. II. Sedangkan dalam PMK 138 / 2010 memiliki kebijakan yang berbeda dan cenderung menyulitkan pihak yang ingin mengajukan permohonan untuk membeli Rumah Negara Golongan III. 19/1955 Ttg Penjualan Rumah-Rumah Negeri kepada Pegawai Negeri sebagai UU UU No.

peraturan yang mengatur secara khusus mengesampingkan peraturan yang mengatur secara umum. pada Bab II yang Buletin Cipta Karya . Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2005 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1994 tentang Rumah Negara. Penetapan Status.01/Tahun IX/Januari 2011  27 www.com . Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah jo.mariarina. penjualan Rumah Negara Golongan III yang dilakukan dibawah pembinaan Kementerian Pekerjaan Umum telah berjalan dengan baik.files. Bahwa sejak mulai dilaksanakannya penjualan Rumah Negara Golongan III tahun 1955 sampai dengan sekarang (kurang lebih telah berlangsung selama 55 tahun). misalnya. 72 / 1957 dan UU No. dan Pengalihan Hak Atas Rumah Negara. karena wewenang untuk itu sudah diberikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum.06/2010 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara Berupa Rumah Negara. Dalam peraturan tersebut di atas tidak satupun yang memberikan kewenangan pengaturan mengenai Rumah Negara kepada Kementerian Keuangan. dan kendaraan dinas perorangan pejabat negara yang dijual kepada pejabat negara.POJOKHUKUM Pembangunan Unit Perumahan di komplek Perumahan CItra Asri Magelang. dimana keikutsertaan Kementerian Keuangan sebagai instansi yang memberikan persetujuan diatur secara lebih lanjut dalam SKB.wordpress. Bahkan dalam PP No. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2008 tentang Tata Cara Pengadaan. 22 / 2008 sudah ikut serta pihak interdep yang salah satunya adalah perwakilan dari Kementerian Keuangan. 4. Analisa terhadap Peraturan Menteri Keuangan Nomor 138/PMK. 2. dan pada saat itu telah disepakati bahwa yang dimaksud dengan persetujuan pembelian rumah negara oleh Kementerian Keuangan diwujudkan dalam bentuk surat persetujuan permohonan pembelian Rumah Negara Golongan III dan lampirannnya. 1 / 2004 dengan UU No. Pengalihan Status. 4 / 1992 adalah lex spesialis dan lex generalis yang mana sesuai asas hukum dinyatakan bahwa lex spesialis derogate legi generalis. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2008 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah. Itu artinya.” Dari dua analisa terhadap dua peraturan menteri tersebut dapat disimpulkan bahwa hubungan antara UU No. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1994 tentang Rumah Negara jo. Dalam membuat suatu peraturan perundang-undangan di Indonesia berpedoman kepada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Perumahan diperuntukan untuk Pegawai Negeri Sipil. Dalam proses penyusunan Permen PU No. 6 / 2006 pada penjelasan pasal 51 ayat (3) huruf (a) : “Yang termasuk barang milik negara/daerah yang bersifat khusus adalah barang-barang yang diatur secara khusus sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. rumah negara golongan III yang dijual kepada penghuni. Dasar hukum dalam PMK 138 / 2010 dalam konsideran ‘Mengingat’ yang mencantumkan antara lain : 1.

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas.Penatausahaan RN Golongan II K/L . kedayagunaan dan kehasilgunaan. 22 tahun 2008.Penetapan formula sewa MK .Pengawasan Pemungutan formula sewa MK/DJKN (PMK) . yang mana hal ini secara jelas dinyatakan dalam Perpres No. f.Pengadaan.Pendaftaran rumah negara . SH sebagai bahan dalam rapat kasus-kasus rumah negara Direktorat Penataan Bangunan dan Lingkungan.Melakukan penghapusan RN gol II PU . Berdasarkan ketentuan di atas pada Pasal 5 huruf (b). Cipta Karya. tidak tepat bagi Instansi Kementerian Keuangan untuk mengatur tentang Rumah Negara karena kelembagaan atau organ pembentuk yang tepat adalah Kementerian Pekerjaan Umum.Pelaksanaan pengalihan Hak MK .Persetujuan tertulis pengalihan status RN gol II ke gol III .Persetujuan penghapusan .Persetujuan alih Status BMN .Penetapan status penggunaan .Penetapan status penggunaan . SH dan D.Pengawasan Pemungutan sewa (DJPB) .Persetujuan penjualan . e.Persetujuan penghapusan .Penetapan besaran nilai sewa PU .Penatausahaan RN Golongan I K/L . Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang. b.Pengawasan Pemungutan formula sewa MK/DJKN (PMK) . hal ini juga sekaligus menyatakan bahwa PMK 138 bertentangan dengan hierarki peraturan diatasnya.Penetapan status RN gol III . dapat dilaksanakan. menurut kesimpulan saya perlu diadakan harmonisasi PMK 138 dengan Permen PU No.Mengajukan penetapan pengalihan status RN gol II ke gol III . c.Penetapan formula sewa MK .Pendaftaran dan Pengawasan . Dit.Persetujuan pemindahtanganan .Alih statsus dan penetapan status RN gol III di PU . Penetapan Status dan izin Penghunian . Peraturan Presiden. d.Mengajukan Persetujuan Pengalihan Hak ke Menkeu .Pendaftaran rumah negara . Penataan Bangunan dan Lingkungan.Persetujuan alih Status BMN . Peraturan Pemerintah. b. 2. Pasal 5 Dalam membentuk Peraturan Perundangundangan harus berdasarkan pada asas Pembentukan Peraturan Perundang-undangan yang baik yang meliputi : a.01/Tahun IX/Januari 2011 .Penatausahaan RN Golongan III 28 Buletin Cipta Karya .Penetapan besaran nilai sewa PU . Sitorus. Penetapan Status dan izin Penghunian . Ditjen.Persetujuan Pengalihan Hak (perpres 11/2008) MK/DJKN (PMK) . kesesuaian antara jenis dan materi muatan. (Tulisan ini telah dikonsultasikan dengan Sri Hastuti. d.POJOKHUKUM berbunyi sebagai berikut : ASAS PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN 1. dan g.Pengadaan. kejelasan rumusan.Penetapan formula sewa . kelembagaan atau organ pembentuk yang tepat. Kementerian Pekerjaan Umum. kejelasan tujuan. 11 Januari 2011) Pokok-pokok Pengaturan PMK Rumah Negara K/L .Direktorat Jenderal Cipta Karya. *) Staff Subdit Pengelolaan Gedung dan Rumah Negara. c. Peraturan Daerah.Pengawasan Pemungutan sewa (DJPB) . 11 / 2008 bahwa Kementerian Pekerjaan Umum adalah Pembina Rumah Negara.Persetujuan penghapusan . tiap stakeholder harus berkumpul dan duduk bersama dan melakukan focus group discussion.Pendaftaran dan Pengawasan .Persetujuan pemindahtanganan . e.Penetapan Nilai jual (sewa beli) . Pasal 7 (1) Jenis dan hierarki Peraturan Perundangundangan adalah sebagai berikut : a. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. keterbukaan.

Setiap ada upah untuk pengangkutan kayu sampai ke truk-truk pengangkut. masyarakat mempunyai ide untuk membangun sistem air minum dari sumber yang berjarak 7 km.” ungkap Imran. Desa ini tergolong rawan air. Dalam kesehariannya. masyarakat kumpulkan untuk membeli semen dan pasir. Masyarakat juga membangun bak penangkap air dan bak-bak pengumpulnya. Tetapi sangat disayangkan. baru dapat ditemukan mata air pada jarak lebih dari 120 m.01/Tahun IX/Januari 2011  29 . Dari Jumlah penduduk tersebut. Kepala Dusun Lingkuk Lima yang juga dipercaya oleh masyarakat sebagai Ketua OMS. Ada yang berjarak sekitar 7 kilometer. Semen ini mereka gunakan untuk membuat pipa semen. Mayoritas masyarakat adalah buruh tani dan dengan mengandalkan lahan garapan yang tidak seberapa luas. tetapi untuk membuat sumur gali di sekitar rumahnya.000 jiwa penduduk. “Sejak saya lahir. GEMAPNPM 1 Penantian Panjang Warga Steling untuk Air Minum M. biayanya cukup mahal. Salah satunya adalah prasarana air minum. ada yang berjarak 5 km dan ada pula yang berjarak hanya 2 kmr dari permukimannya. 60%nya adalah penduduk miskin.10. agar air dapat mengalir secara gravitasi.000 per hari. menjadikan desa ini masuk sebagai kawasan hutan lindung yang dimiliki oleh pemerintah. Tetapi. kabupaten Lombok Tengah ini. walaupun desa ini sebagian besar wilayahnya merupaka kawasan hutan lindung dan memiliki banyak sumber mata air. Desa ini terdiri 9 dusun. Inilah yang menjadi sumber penghasilan mereka. Baru pada tahun 1995. Desa ini hampir separuh wilayahnya tertutup pohon mahoni. Kemiskinan di desa ini ditandai dengan pendapatan masyarakatnya yang kurang dari Rp. mereka terkadang hanya mampu makan sekali dalam sehari. karena air yang mengalir tersebut habis di tengah jalan sebelum sampai Buletin Cipta Karya . dan harus turun dan naik bukit karena mata air tersebut terletak di bawah bukit. Karena sumber inilah yang mempunyai ketinggian yang cukup. karena jika harus membeli pipa yang didatangkan dari kota. Dengan telaten dan sabar masyarakat membuat pipa-pipa semen.Supriaddin *) Desa Steling berada di wilayah Kecamatan Keliang Utara. untuk memenuhi kebutuhan air minumnya. manggis dll. masyarakat disini harus memikul air dari mata air yang berjarak 2 km. merupakan desa miskin yang dihuni oleh 5. Dengan sukarela masyarakat mengumpulkan uang untuk membeli semen. pisang. masyarakat pun gagal mengalirkan air minum tersebut. Selama berpuluh-puluh tahun masyarakat desa steling memanggul air dengan jerigen atau ember. masyarakat desa ini bisa menghabiskan waktu setengah hari hanya untuk mengambil air untuk kebutuhan minum dan memasak.Gema PNPM 1 D Warga Desa Steling kini bisa mendapatkan air minum yang memadai. masyarakat juga memiliki lahan garapan yang sebagian besar ditanami durian. hal lain yang lebih krusial adalah tidak tersedianya infrastruktur yang memadai. Di samping tidak tersedianya lahan pekerjaan yang memadai sebagai penyebab kemiskinan di desa ini.

Tetapi sangat disayangkan. Oleh karena itu. keberuntungan belum berpihak kepada masyarakat desa secara keseluruhan.01/Tahun IX/Januari 2011 . masyarakat pun kembali harus memikul air dari jauh. disamping juga untuk membangun jalan lingkungan sepanjang 1. pembangunan ini tidak diperhitungkan untuk upah. Rumah yang jauh dari pipa jaringan harus membangun sambungan ke rumahnya masing-masing. pembangunan sistem air minum ini dilanjutkan oleh pemerintah kabupaten hingga selesai sepanjang 7 km. masyarakat memutuskan untuk mengoptimalkan sistem air minum yang sudah ada. Air pun telah berhasil mengalir ke area per- Keresahan masyarakat memudar. hal ini dilakukan agar dana PPIP bisa mencukupi untuk pemasangan pipa sepanjang 1. Dengan rasa sesal yang sangat dalam. 250 juta yang diterimanya. Sedangkan untuk 3 dusun yaitu Dusun Lingkuk Lima. Pada tahun 2004.200 m dari sumber air lainnya ke bak penampung yang sudah ada. ke permukiman warga. Pemerintah kabupaten baru membangun pipa sepanjang 3. mukiman warga tetapi hanya dapat dinikmati di sebagian kecil warga saja. ketika pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan membangun sistem air minum di desa ini. kini keberuntungan telah berpihak kepada masyarakat Desa Steling.GEMAPNPM 1 Warga Desa Steling bergotong royong membangun sarana air minum untuk keperluan mereka sehari-hari. dan Dusun Sakedek yang seluruhnya dihuni oleh 458 KK belum dapat menikmati air minumnya. Keresahan masyarakat memudar.200 meter dan pembangunan bak penangkap air. menggali dan memasang pipa dengan tidak diberi upah serupiah pun. Pipa semen yang dimungkinkan berpori-pori telah menelan air tersebut. ketika air minum ini telah berhasil sampai ke rumahrumah warga desa. Dengan berbondong-bondong masyarakat di tiga dusun membawa pipa. seluruh warga pun berantusias untuk menyediakan pipa-pipa sampai ke rumahnya. setelah lima tahun kemudian. sistem tersebut tidak dibangun dengan tuntas. Karena keterbatasan dana. Dalam perencanaannya.5 km dari 7 km pipa yang dibutuhkan. Masayarakat tidak ingin gagal lagi. *) Staf Teknis Bidang Cipta Karya. karena menjadi desa sasaran PPIP tahun 2010. ketika pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan membangun sistem air minum di desa ini. sebagian dananya digunakan untuk membangun sistem air minum di Desa Steling. melalui dana DAK yang diterima kabupaten ini. rasa syukur pun tak henti-hentinya diucapkan warga. Alhamdulillah. Kali ini masyarakat tiga dusun ini tidak ingin pengalaman buruknya terjadinya lagi. pada tahun 2010 setelah mendapatkan PPIP masyarakat Desa Steling benar-benar dapat menikmati air bersih secara langsung sampai ke rumahnya. Bahkan ada warga yang menyumbangkan se-ekor kambingnya untuk diselenggarakan doa bersama masyarakat. dari penantian yang panjang ini. segenap masyarakat sangat mendukung kegiatan pembangunan air minum ini. Hal ini dilakukan dengan cara melakukan pemasangan pipa sepanjang 1.370 m. Dari dana Rp. Akhirnya. Dinas PU Kabupaten Lombok Tengah 30 Buletin Cipta Karya . Dusun Umbak Dalam. Dengan semangat yang menggebu. Akhirnya. Hal ini disebabkan oleh debit air yang tidak mencukupi. yaitu pada tahun 2009. Namun upaya pemerintah pun belum dapat dirasakan manfaatnya oleh warga. Alhamdulilah. Optimalisasi sistem air minum yang dilaksanakan adalah dengan menambah kapasitas air yang ada di bak penampung.

Fajaruddin. Sejak tahun 1972. Setiap tahun jalan ini terus diperbaiki melalui swadaya masyarakat secara bertahap.01/Tahun IX/Januari 2011  31 . Padahal. Namun sangat sangat disayangkan. juga merupakan pusat ekonomi (pemasaran). Hal ini tidak mengherankan mengingat mayoritas masyarakat Desa Batu Tulis menggantungkan kehidupannya pada sektor pertanian. dan sekolah harus memutar dengan jarak 10 km dengan melintasi desa-desa lain terlebih dahulu. Hal ini disebabkan karena akses menuju pusat pemasaran belum tersedia. Kabupaten Lombok Tengah. potensi pertanian yang cukup tinggi tersebut tidak dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakatnya karena hasil-hasil pertanian tidak dapat dipasarkan dengan mudah. Buletin Cipta Karya . baru sampai ke pusat kota. pasar. selain merupakan pusat dari kota kecamatan Jonggat. salah seorang masyarakat Desa Batu Tulis mengatakan untuk menuju ke kantor kecamatan. Sampai tahun 1985. masyarakat Batu Tulis telah berusaha untuk mengatasi permasalahan transportasi ini dengan merintis jalan tembus menuju Desa Ubung. dengan adanya ABRI Masuk Desa Jembatan Desa Batu Tulis. Desa ini tidak mendapatkan akses langsung ke kecamatan yang berada di Desa Ubung karena terpisah oleh Sungai Tiwu Galih. Puskesmas.GEMAPNPM 2 Gema PNPM 2 Buka Isolasi Batu Tulis Yudi Gatot *) PPIP H Batu Tulis adalah desa yang terletak di Kecamatan Jonggat. Satu-satunya jalan akses desa menuju Desa Ubung sebagai pusat pemasaran terputus oleh Sungai Tiwu Galih yang lebarnya mencapai lebih dari 20 meter dan jalan yang dilalaui masih berupa jalan setapak. Hamparan hijau terlihat begitu menyejukkan mata ketika menuju lokasi Desa Batu Tulis. pendidikan dan kegiatan lainnya. Desa Ubung.

ternyata membutuhkan biaya yang melebihi dari dana bantuan sebesar Rp. Jalan ini pun telah selesai dilaksanakan. Keberhasilan pelaksanaan PPIP tahun 2009 di desa ini telah menggugah pemerintah pusat. (AMD). Kekurangan biaya tersebut dapat didukung dengan adanya swadaya masyarakat melalui gotong royong. Bahkan pada saat 32 Buletin Cipta Karya . kepala desanya selalu mengusulkan pembangunan jembatan tersebut ke tingkat kabupaten dan provinsi serta melalui Musrenbangdes. hanya dengan memberikan dana dua kali bantuan telah memberikan dorongan kepada masyarakat untuk membangun desanya. keberlangsungan dan pengembangan infrastruktur ini dapat diteruskan oleh masyarakat sendiri. Terlalu berat. masyarakat dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang selama ini tidak sanggup dilaksanakan. jalan ini dapat terselesaikan. sudah banyak mobil angkutan yang masuk. Kini telah terbangun jembatan sepanjang 35 meter dengan lebar 7 meter dan jalan tembus yang menghubungkan Desa Batutulis dan Desa Ubung. Bersama kita bisa. kayu/bambu perancah dan tenaga kerja.GEMAPNPM 2 pengecoran. Dengan dana sebesar Rp 250 juta yang diberikan dari PPIP. yaitu mencapai lebih dari 350 juta. Aktifitas masyarakat pun kian ramai. seperti batu. pada saat panen tiba. akhirnya pelaksanaan pembukaan jalan dan jembatan dapat terlaksanakan dengan baik. yang juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal bahkan nasional. sehingga permasalahan prioritas terutama terkait infrastruktur ini dapat diselesaikan. Mudahan-mudahan dengan terbukanya keterisolasian desa ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakatnya. Dana bantuan PPIP tahun 2010 ini digunakan untuk membangun jalan aspal sepanjang 1000 meter. Semangat masyarakat yang menggebu dan dengan diiringi oleh doa-doa para sesepuh desa. program-program pemberdayaan ini tetap terus dilaksanakan. Kerja keras masyarakat selama tiga bulan telah membuahkan hasil seperti yang diharapkan. hampir 70 warga masyarakat baik laki-laki dan perempuan turut membantu. Selayaknya. Sementara. Disisi lain. sehingga pada tahun 2010 desa ini diberikan bantuan dana PPIP yang ke-dua sebagai apresiasi atas keberhasilannya. Semangat masyarakat yang menggebu dan dengan diiringi oleh doa-doa para sesepuh desa. dan bersama-sama mengumpulkan bahan material yang ada di desa.01/Tahun IX/Januari 2011 . 250 juta. Dengan kebersamaan. Sehingga keterisolasian Desa Batu Tulis dan desa-desa sekitarnya seperti Desa Ubung dan beberapa desa di Kuripan. jika masyarakat harus mengemban tugas untuk mengatasi masalah infrastrukturnya sendiri. Sungguh luar biasa manfaat dari pelaksanaan Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) ini. barulah jembatan tersebut dapat direalisasikan. minimal 2 tahun berturut-turut. Namun jalan ini tetap tidak dapat menembus Desa Ubung karena memerlukan jembatan yang cukup panjang dengan biaya yang sangat tinggi. Selama lima periode pergantian kepemimpinan desa. perencanaan jembatan dilakukan pengurangan ketinggiannya namun masih dalam batas aman terhadap muka air banjir maksimal. Selanjutnya. akhirnya pelaksanaan pembukaan jalan dan jembatan dapat terlaksanakan dengan baik. kemampuan PAD Kabupaten yang tidak mampu menyokong pengentasan kemiskinan sampai ke desa-desa. Perencanaan yang sudah disusun dan mendapatkan verifikasi dari Tenaga Ahli Konsultan dan Satker di tingkat kabupaten. Sampai akhirnya di tahun 2009. Dengan optimis. jembatan ini dapat diselesaikan asalkan dukungan masyarakat dapat dilaksanakan secara optimal. itulah slogan yang cocok untuk pelaksanaan program ini. Pelaksanaan pembangunan jembatan ini bukanlah hal yang mudah. masyarakat Desa Batu Tulis secara bergotong-royong untuk dapat melakukan pembangunan jembatan yang telah lama mereka impikan dengan baik dan tepat waktu. *) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) Provinsi NTB Warga Desa Batu Tulis sedang bergotong royong membangun sarana jalan. Namun upaya tersebut belum dapat terealisasi. Kini masyarakat telah memperlihatkan manfaatnya jalan ini. desa ini mendapatkan alokasi dana bantuan Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP).

khususnya masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah.RESENSI Resensi Pencapaian Renstra Cipta Karya 2005-2009 elama periode 2005-2009. Meski mengatasnamakan Ditjen Cipta Karya. Bahkan. Semua sektor bidang Cipta Karya baik persampahan. berikut program-program utama yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. baik teknis maupun nonteknis. Kebehasilan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara tepat sasaran. propinsi dan daerah serta kalangan swasta hingga masyarakat setempat yang dilibatkan secara langsung maupun tidak program-program ini dapat berjalan dengan baik. program-program DJCK dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia secara luas. penataan bangunan dan lingkungan. Selama periode itu pula. Hal S ini dikarenakan berbagai kendala. akan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup bangsa ini. keberhasilan ini bukan semata-mata Ditjen Cipta Karya. Buku ini wajib dimiliki oleh seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Ditjen Cipta Karya sebagai bahan referensi pembangunan Cipta Karya yang telah dilakukan selama ini. pada sebagian program berhasil melebihi angka-angka yang telah ditargetkan sebelumnya. masih belum mencapai target yang ditetapkan. meskipun telah menunjukkan adanya peningkatan. air minum maupun permukiman. Semoga. Buku setebal 253 halaman ini dilengkapi dengan berbagai foto. Pencapaian-pencapaian selama kurun waktu tersebut dijabarkan secara terperinci dalam buku ini. melalui peningkatan kualitas dan penyediaan perumahan dan permukiman yang layak. bidang pengembangan permukiman Ditjen Cipta Karya (DJCK) Kementerian Pekerjaan Umum telah menetapkan rumusan sasaran dalam Renstra. yang kerap terjadi saat pelaksanaan di lapangan seperti keterbatasan anggaran dan lahan yang tersedia. Berkat dukungan stakeholder. Kendala-kendala yang ditemui selama periode lalu dapat menjadi bekal dan pembelajaran pada periode berikutnya. Kendati demikian. grafik. masyarakat dapat menjaga kelangsungan infrastruktur terbangun dan menjaga keberlanjutan dari setiap program yang telah terlaksana selama ini. tabel dan juga data-data lengkap pembangunan Cipta Karya selama periode 2005-2009. Sebagian lainnya. Yang pada akhirnya. DJCK telah berhasil mencapai targettarget yang ditetapkan.01/Tahun IX/Januari 2011  33 . sesuai dengan Millenium Developments Goals (MDGs). Diharapkan pula. (dvt) Buletin Cipta Karya . mulai dari pemerintah pusat. ketidakberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi keberlangsungan program-program DJCK selanjutnya.

Berbeda dengan tahun 2010 yang mengandalkan sakter sektoral di propinsi dalam berkoordinasi. Deddy Sumantri Kabag Hukum.” katanya. Demikian disampaikan Direktur Bina Program Antonius Budiono pada saat membuka acara Rapat Koordinasi Persiapan dan Pelaksanaan Kegiatan Perencanaan dan Pengendalian Tahun 2011 di Jakarta. “Dengan kenaikan anggaran Cipta Karya yang meningkat 60%. dilanjutkan dengan serah terima jabatan pejabat (sertijab) eselon III di Lingkungan Ditjen Cipta Karya. tidak seenaknya. Selain pameran. Kenaikan anggaran tersebut menjadikan tugas dan tanggungjawab semakin besar. koordinasi penting baik koordinasi ke atas maupun koordinasi ke bawah. Minimal penyerapan anggaran Cipta Karya tahun 2011 ini sama dengan tahun lalu yaitu sekitar 94%. Selasa (18/1). Sertijab dipimpin oleh Dirjen Cipta Karya Budi Yuwono di Ruang Sapta Taruna Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta. Jakarta. Peran Satker Randal Cipta Karya Sangat Vital Sebagai kepanjangan tangan Ditjen Cipta Karya untuk memperpendek jangkauan koordinasi kepada Pemerintah Kabupaten/Kota. “Beban berat ada di pundak bapak ibu sekalian. (dvt) 34 Buletin Cipta Karya . beban tersebut harus dilaksanakan dengan kaidahkaidah good governance. Selain itu. Didiet Arief Akhdiat Kasubdit Wilayah II. Raja Mulana Mangiring sebagai Kasubdit PA. dengan anggaran Cipta Karya yang meningkat hampir 60% tantangan Ditjen Cipta Karya tahun 2011 ini sangat besar. Adjar Prayudi Kasubdit Rentek. peran Satuan Kerja Perencanaan dan Pengendalian (Satker Randal) tahun 2011 ini sangat vital. Kamis (20/1). Kun Hidayat Soeratno Kabag Keuangan.01/Tahun IX/Januari 2011 . Rapat tersebut diikuti oleh PPK Randal dan Kasatker Propinsi Cipta Karya di 27 propinsi. Pameran tersebut diselenggarakan oleh Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI) dan Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI) yang didukung oleh Kementerian PU. peran randal akan menjadi tumpuan. Dalam arahannya. Eko Djuli Sasongko Kasubdit Gedung dan Rumah Negara. Bappenas dan Kementerian Keuangan. mulai 2011 ini semua satker sektoral tiap propinsi harus melaporkan dahulu ke Satker Randal baru kemudian ke pusat. PBL. IWWEF akan mengusung agenda utama yakni forum (konferensi dan seminar). Dwityo Akoro Soeranto Kasubdit KLN. Rina Farida Kasubdit Pengaturan dan Pembinaan Kelembagaan.” katanya. (dvt) Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak membuka expo dan forum terbesar di bidang air minum dan air limbah yang diberi nama Indonesia Water and Wastewater Expo and Forum (IWWEF) di Birawa Assembly Hall Bidakara. Budi Yuwono mengatakan. meskipun demikian. sinergi dan koordinasi dengan baik. “Saya harap pameran ini dapat menjadi ajang tukar menukar informasi para pemangku kepentingan bidang air minum maupun air limbah. Beberapa pejabat yang dirotasi antara lain. pemerintah dan Universitas. Untuk itu diperlukan kerja keras. terdiri dari para pabrikan (supplier) perusahaan pelaku air minum perpipaan (dalam dan luar negeri). Di lingkungan Dit. Pemerintah akan selalu mendukung badan usaha dalam pengembangan SPAM dengan prinsip yang sehat dan transparan. Dedy Permadi Kasubdit Wilayah I. Pameran yang berlangsung selama tiga Sertijab Eselon III di Lingkungan Ditjen Cipta Karya Sehari setelah pelantikan eselon III oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.SEPUTARKITA Seputar Kita Wamen PU Buka IWWEF 2011 hari ini diikuti oleh 66 peserta. ajang ini juga mempertemukan para Direktur Utama PDAM seluruh Indonesia dalam acara temu mitra Dana Pensiun Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (DAPENMAPAMSI).” kata Hermanto Dardak. Untuk masalah koordinasi disini perlu digarisbawahi. (dvt) 2011. Kamis (13/1). Kementerian Dalam Negeri.

Simatupang Ngatiman Sardjiono Hilwan Lain-lain: Sitti Bellafolijani Adimihardja Adi Susetyo Setio Djuwono Panani Kesai Savitri Rusdyanti Dewi Chomistriana Jabatan Baru Kabag Keuangan. Dit. BPPSPAM Kabid Pemantauan dan Evaluasi Kinerja. BPPSPAM Kabag Program dan Anggaran Biro Perencanaan. Setjen Kabag Tata Usaha. Setditjen CK Kabag Hukum. Bina Program Kasubdit Perencanaan Teknis. Dit. Dit. Chalik Djoko Mursito Oloan M. Dit. Bangkim Kasubdit Perencanaan Teknis. PPLP Kasubdit Persampahan. Dit. PBL Pengaturan dan Pembinaan Kelembagaan. PBL Kasubdit Wilayah I. PBL Kasubdit Perencanaan Teknis. Dit. Bina Program Kasubdit Program dan Anggaran. Dit. Setditjen CK Kepala Balai Teknik Air Minum dan Sanitasi Wilayah I Kepala Balai Teknik Air Minum dan Sanitasi Wilayah II Kasubdit Kebijakan dan Strategi. Bangkim Kasubdit Pengaturan Kelembagaan. Dit. PAM Kasubdit Wilayah I. PAM Kepala Bidang Kajian Kebijakan dan Program. Dit. Dit. Dit. Bangkim Kasubdit Bangkim Baru. Badan Pembinaan Konstruksi . Sibuea Dwityo Akoro Soeranto Dian Irawati Nieke Nindyaputri Adjar Prayudi Eko Djuli Sasongko Dedy Permadi Didiet Arief Akhdiat Rina Farida Theresia Sri Mulyatini Respati Joerni Makmoerniati Syamsul Hadi Hendarko Rudi Susanto Iwan Dharma Setiawan Rina Agustin Handy Bambang Legowo Dodi Krispatmadi Rudi Arifin Endang Setyaningrum Alex A. PPLP Kasubdit Pengaturan dan Pembinaan Kelembagaan. Dit. Dit. BPPSPAM Kabid Analisa Keuangan. Dit. PPLP Kasbudit Kasubdit Drainase. Puskompu. PPLP Kasubdit Air Limbah. Bina Program Kasubdit Evaluasi Kinerja. Dit.Redaksi Buletin Cipta K arya Mengucapk an Selamat atas Dilantiknya par a Pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Ditjen Cipta K arya Nama Kun Hidayat Soeratno Deddy Sumantri Sudarwanto Bambang Sudiatmo Djoko Murwanto Hadi Sucahyono R. Bina Program Kasubdit Data dan Informasi. Dit. Dit. Dit. Setditjen CK Kabag Umum. Bangkim Kasubdit Wilayah I. PBL Kasubdit Gedung dan Rumah Negara. PPLP Kasubdit Perencanaan Teknis. Bangkim Kasbudit Wilayah II. Dit. Bina Program Kasubdit Kerjasama Luar Negeri. Dit. PAM Kasubdit Pengaturan dan Pembinaan Kelembagaan. Dit. Dit. PBL Kasubdit Wilayah II. Dit. Dit. Mulana MP. PAM Kasubdit Investasi. Promosi dan Investasi. Setjen Kabid Konstrusi Berkelanjutan. Dit. PAM Kasubdit Wilayah II.

18 .20 Januari 2011 .Selamat dan Sukses International Water and Waste Water Expo and Forum (IWWEF) 2011 Jak arta.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->