Contoh Skripsi Analisis Novel

Skripsi Analisis Penokohan Dalam Novel Pudarnya Pesona Cleopatra Karya Habiburrahman El Shirazy Berdasarkan Teori Kepribadian Sigmund

Freud Kajian P
|| Kategori : skripsi pendidikan bahasa dan sastra indonesia (Kode PEND-BSI-0007) : Skripsi Analisis Penokohan Dalam Novel Pudarnya Pesona Cleopatra Karya Habiburrahman El Shirazy Berdasarkan Teori Kepribadian Sigmund Freud - Kajian Psikologi Sastra BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Karya sastra merupakan hasil imajinasi manusia yang bersifat indah dan dapat menimbulkan kesan yang indah pada jiwa pembaca. Imaji adalah daya pikir untuk membayangkan atau menciptakan gambar-gambar kejadian berdasarkan kenyataan atau pengalaman seseorang. Menurut genrenya karya sastra dapat dibagi menjadi tiga, yaitu: prosa (fiksi), puisi dan drama. Dari ketiga jenis genre sastra tersebut penulis hanya memfokuskan kajiannya pada prosa fiksi. Supaya pemahaman kita lebih sistematis terlebih dahulu akan diuraikan pengertian prosa (fiksi) menurut pendapat beberapa tokoh. Prosa dalam pengertian kesastraan juga disebut fiksi, teks (naratif), atau wacana naratif (Nurgiantoro, 1995: 2). Hal ini berarti prosa (fiksi) merupakan cerita rekaan yang tidak didasarkan pada kebenaran sejarah (Abrams dalam Nurgiantoro, 1995: 2). Salah satu contoh prosa fiksi tersebut adalah novel. Novel merupakan prosa yang panjang, mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang-orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku. Prosa fiksi (novel) dibangun oleh dua unsur yaitu unsur instriksik dan unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun prosa fiksi (novel) dari dalam seperti alur, tema, plot, amanat dan lain-lain. Sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur yang membangun sastra dari luar seperti pendidikan, agama, ekonomi, filsafat, psikologi dan lain-lain. Dari beberapa unsur intrinsik yang telah disebutkan, penulis hanya akan memfokuskan penelitiannya pada penokohan dalam karya sastra, khususnya pada novel. Menganalisis kepribadian tokoh berdasarkan teori psikologi tertentu telah banyak dilakukan oleh mahasiswa khususnya mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Indonesia, untuk lebih memperbanyak referensi mengenai sastra psikologis, peneliti mencoba melakukan penelitian mengenai kepribadian tokoh utama dalam novel PPC karya Habiburrahman El Shirazy. Novel tersebut dianalisis berdasarkan pendekatan psikologi kepribadian yang dikemukakan oleh Sigmund Freud. Penulis memilih novel PPC sebagai obyek kajian karena tokoh utama (Aku) dalam novel tersebut mempunyai kepribadian yang bersifat dinamis. Kedinamisan tingkah-laku tokoh utama disebabkan oleh penggunaan energi ketiga sistem kepribadian yaitu id, ego, dan super ego. Menurut Sigmund Freud, kepribadian manusia dapat dibagi menjadi tiga yaitu: struktur kepribadian, dinamika kepribadian, dan perkembangan kepribadian. Ketiga aspek kepribadian tersebut tergambar dalam tingkah-laku tokoh utama dalam novel PPC karya Habiburrahman El Shirazy. Setelah peneliti melakukan pengamatan dan pengidentifikasian awal terhadap novel PPC

langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengamati dan mengidentifikasi perilaku dan watak tokoh. The Most Favorit Book 2005. . masalah yang dibahas dalam penelitian ini mengenai kepribadian tokoh utama dalam novel PPC karya Habiburrahman El Shirazy. Bagaimana struktur kepribadian yang berkaitan dengan id tokoh utama pada novel PPC karya Habiburrahman El Shirazy? 2. Selain itu Habiburrahman sering mendapat penghargaan seperti dari Pena Award sebagai karya terpuji. 3.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas. Supaya lebih memudahkan peneliti dalam menganalisis kepribadian tokoh. maka penulis tertarik untuk meneliti salah satu karya Habiburrahman El Shirazy yang berjudul Pudarnya Pesona Cleopatra. Mendeskripsikan super ego tokoh utama pada novel PPC karya Habiburrahman El Shirazy.ditemukan bahwa watak tokoh utama pada novel tersebut bersifat penuh pertimbangan. Bagaimana struktur kepribadian yang berkaitan dengan super ego tokoh utama dalam novel PPC karya Habiburrahman El Shirazy? 1. 2. Berpijak pada uraian latar belakang di atas. Bagaimanakah struktur kepribadian yang berkaitan dengan ego tokoh utama dalam novel PPC karya Habiburrahman El Shirazy? 3. Mendeskripsikan struktur kepribadian yang berkaitan dengan id. Meskipun pada awalnya pendekatan psikologis dianggap agak sulit berkembang. Karya-karya Habiburrahman banyak digemari penikmat sastra dari kalangan remaja maupun orang tua. 1.3 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1. tokoh utama pada novel PPC karya Habiburrahman El Shirazy. Novel PPC diberi sebutan sebagai novel Psikologi Islami Pembangun Jiwa. Novel ini lebih menonjolkan struktur kepribadian tokoh utama yaitu bahwa watak tokoh utama pada ovel tersebut bersifat penuh pertimbangan. bukan sampingan seperti diduga orang. Hal ini semakin memperkuat keinginan peneliti untuk menjadikan novel tersebut sebagai obyek kajian. Sebagai penulis muda yang berbakat Habiburrahman mampu mengantarkan karya-karyanya dengan nuansa Islami yang amat kental sehingga banyak novel-novelnya sebagai media dakwah. dapat dirumuskan sub masalah sebagai berikut: 1. Aspek ego yang berfungsi sebagai pemberi pertimbangan dominan menguasai tokoh Aku. Badrun (2005: 37) mengatakan untuk mengaplikasikan teori kepribadian dalam rangka membahas sifat tokoh cerita. Mendeskripsikan ego tokoh utama pada novel yang menjadi sasaran. karena novel ini mampu memberikan nafas baru bagi penggemar sastra yang ingin mendapatkan ilmu agama sekaligus membangun kejiwaan. Aspek ego yang berfungsi sebagai pemberi pertimbangan dominan menguasai tokoh Aku. peraih penghargaa fiksi dewasa terbaik IBF Award 2006. maka pendekatan psikologis diharapkan dapat menghasilkan model-model penelitian yang lebih beragam. sehingga tingkah-laku tokoh utama (Aku) tidak bersifat impuls. pemahaman baru terhadap teori-teori psikologi sastra di pihak lain. tetapi dengan makin diminatinya pendekatan multidisiplin di satu pihak. sehingga tingkah laku tokoh Aku tidak bersifat impuls. Hal ini semakin memperkuat keinginan peneliti untuk menjadikan novel tersebut sebagai objek kajian. Sampai saat ini teori yang paling banyak digunakan dan diacu dalam pendekatan psikologis adalah determinismisme psikologi Sigmund Freud (1856-1939). Menurut Miller dalam Ratna (2004: 62-63) pada dasarnya penelitian Freud memberikan tempat yang sentral terhadap sastra.

Diharapkan dapat menjadi salah satu sumber informasi bagi peneliti sastra selanjutnya. dan 3. . 2. khususnya sastra psikologis.4 Manfaat Penelitian Adapun fanfaat yang dapat diperoleh dari hasil penelitian ini adalah: 1. khususnya penelitian yang menggunakan pendekatan psikologi. Diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dalam usaha memahami karya sastra.1. Dapat meningkatkan pengetahuan peneliti tentang struktur kepribadian manusia khususnya struktur kepribadian tokoh utama dalam novel PPC karya Habiburrahman El Shirazy.

1986: 4) memberikan penjelasan bahwa sastra dapat berperan sebagai penuntun hidup.Skripsi Analisis Atas Novel Ayat-Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy (Sebuah Pendekatan Strukturalisme) || Kategori : skripsi pendidikan bahasa dan sastra indonesia (Kode PEND-BSI-0001) : Skripsi Analisis Atas Novel Ayat-Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy (Sebuah Pendekatan Strukturalisme) BAB I PENDAHULUAN A. Bagi seorang pengarang yang peka terhadap permasalahan-permasalahan tersebut. manusia dengan Tuhannya. Di dalam kehidupan. manusia tidak pernah luput dari suatu masalah/problema. dan antarperistiwa yang terjadi dalam batin seseorang. Sastra mampu berfungsi sebagai penyadar manusia akan kehadirannya yang bermakna bagi kehidupan. dan tidak langsung dalam pengungkapannya. Hal inilah antara lain yang menyebabkan sulitnya pembaca dalam menafsirkan karya sastra. melalui karya sastra (novel) diharapkan dapat digunakan untuk menyadarkan masyarakat (pembaca) untuk kembali pada fitrahya pada jalan yang benar. Hal ini sesuai pendapat Haji Saleh dalam Atar Semi (1993: 20) mengatakan bahwa tugas pertama sastra adalah sebagai alat penting bagi pemikirpemikir untuk menggerakkan pembaca kepada kenyataan dan menolongnya mengambil suatu keputusan bila mengalami masalah. Hanya saja penuntun hidup itu tersublimasi sedemikian rupa sehingga tidak mungkin bersifat mendikte tentang apa yang sebaiknya tidak dilakukan. serta mengungkapkan sesuatu secara tidak langsung. Membahas masalah karya sastra. perlu dilakukan suatu usaha kritik terhadap karya sastra untuk menjelaskannya dengan disertai bukti-bukti hasil kerja analisis. bersikap masa bodoh terhadap permasalahan yang terjadi di sekelilingnya. kekacauan berpikir. baik di hadapan sang pencipta maupun di hadapan sesama umat. unik. dan akhirnya dapat pula secara sosial. Oleh karena itu. antarmanusia. Selain itu. dan bahkan stres karena tidak mampu mengatasi masalah yang dialaminya. dewasa ini banyak masyarakat yang jauh dari sifat-sifat kemanusiaan. penghayatan serta imajinasinya. Latar Belakang Masalah Pada dasarnya kehidupan manusia sangatlah kompleks dengan berbagai masalah-masalah kehidupan. . Hal ini sesuai dengan pendapat Burhan Nurgiyantoro (1995: 3132) yang menyatakan bahwa salah satu penyebab sulitnya pembaca dalam menafsirkan karya sastra. Sastra mampu membentuk watak-watak pribadi secara personal. unik. karya sastra dapat berperan untuk membantu sebagai kartarsis/pencerahan. ada beberapa persoalan yang muncul. kemudian menuangkan gagasan atau idenya tersebut dalam karya sastra. dengan hasil perenungan. Dalam hal ini. yaitu dikarenakan novel merupakan sebuah struktur yang komplek. Tidak jarang manusia merasa mengalami kekosongan jiwa. lupa terhadap kewajiban-kewajiban hidupnya. Mengenai peran sastra. serta sebagai sarana pembelajaran sehingga dapat diambil manfaat dan pelajaran dalam kehidupan. George Santayana (dalam Suyitno. antara lain: kurangnya kemampuan pembaca dalam memahami karya sastra yang bersifat kompleks. Kehidupan yang kompleks tersebut dapat berupa permasalahan kehidupan yang mencakup hubungan antara masyarakat dengan orang-seorang. Dalam hal ini.

berbuat baik. mencintai keadilan. Apakah benar novel islami adalah buku agama yang hanya berisi norma agama sebagai dakwah tanpa mengindahkan segi keestetikannya? Novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy berhasil menepis anggapan para pencinta sastra sekuler tersebut yang menganggap novel islami kehilangan nilai sastranya. Di dalamnya terdapat penggunaan campur kode dan alih kode yang memanfaatkan bahasa Indonesia. Jawa. ekonomi. seperti suka menolong. Nilai-nilai syariat agama yang terdalam sebagai alat dakwah terbungkus secara rapi. budaya. Di dalam novel tersebut. dan berbagai sendi kehidupan manusia lainnya maka dalam era globalisasi ini. peneliti merasa tertarik untuk mengkajinya khususnya untuk mengetahui keterjalinan antarunsur . peranan sastra cukup berarti. khususnya pemimpin. tema cinta tersebut menyiratkan adanya pengertian cinta Tuhan kepada manusia yang diwujudkan dengan diberikannya cobaan kehidupan dan wahyu berupa petunjuk Ayat-ayat Al-Qur’an dan Sunnah nabi. Hal ini sesuai dengan pendapat Hadi Susanto seorang pemerhati sastra dan kandidat Doktor Twente Universiteit. Arab. Nani Tuloli (dalam Hasan Alwi dan Dendy Sugono (editor). yang merupakan kriteria bernilai tidaknya suatu karya sastra. politik. Selain itu. menyiratkan adanya lapis makna (neveau) yang lengkap. dengan ajaran-ajaran moral yang tidak menggurui. agama. Seperti terlihat dari judul novel yaitu Ayat Ayat Cinta (Sebuah Novel Pembangun Jiwa). Adapun permasalahan lain. (2) memberi pesan kepada manusia.Mengingat bahwa karya sastra adalah karya seni yang mempersoalkan kehidupan manusia dari berbagai segi kehidupan. dan (4) merangsang munculnya watak-watak pribadi yang tangguh dan kuat. Mengenai hal ini. Adanya variasi bahasa yang terdapat di dalamnya dapat memberikan gambaran kepada pembacanya tentang istilah-istilah/ungkapan kosa kata dari berbagai bahasa. baik sosial. dari segi bahasanya yang mengalir indah dengan perumpamaanperumpamaan dan majas hiperbola yang digunakan merupakan salah satu keestetikan karya sastra tersebut. Kisah cinta yang indah dibangun jauh dari kevulgaran dan keerotisan. yaitu adanya pandangan bahwa suatu karya sastra tertentu adalah bernilai rendah daripada karya sastra tertentu lain. Jerman. novel Ayat Ayat Cinta merupakan karya sastra yang sangat dalam menyentuh hakikat pengalaman jiwa segi kehidupan manusia. 2005: vi). dan Inggris. Novel Ayat Ayat Cinta merupakan sebuah novel islami sekaligus novel pembangun jiwa yang didalamnya terkandung ajaran agama yang terbungkus rapi tanpa meninggalkan segi keestetikannya. agar berbuat sesuai dengan harapan masyarakat. Ungkapan-ungkapan para penyair dunia yang sangat indah berhasil pengarang padukan dalam karyanya sehingga bertambahlah nilai keindahan novelnya yaitu Ayat Ayat Cinta. beriman dan bertakwa. (3) mengajak orang untuk bekerja keras demi kepentingan dirinya dan kepentingan bersama. dari tingkatan makna yang terendah sampai tingkatan makna yang tertinggi. yang menyatakan adanya anggapan dari pecinta sastra sekuler bahwa novel islami adalah buku agama yang hanya berisi norma agama sebagai dakwah tanpa mengindahkan segi keestetikannya. sastra dapat berperan dalam: (1) mendorong dan menumbuhkan nilai-nilai positif manusia. Selain itu. Belanda (dalam Habiburrahman El Shirazy. Selain itu. dan kejujuran. Tema/bahan pokok karangannya yang bermanfaat bagi penyempurnaan manusia yaitu tema cinta dalam arti yang luas. Dari berbagai keunggulan novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy tersebut. tetapi juga cinta manusia kepada Tuhan dan Rasul-Nya yang diwujudkan dengan cara teguh menjaga keimanan berdasarkan petunjuk-Nya. maka tema novel ini tidak hanya mengandung tema cinta manusia pada manusia semata. kebenaran. 1999: 235) mengemukakan.

Adapun masalah nilai-nilai edukatif. b. Manfaat Penelitian Manfaat yang dapat diperoleh dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. 3. Nilai-nilai edukatif apa sajakah yang terdapat dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy? C. Manfaat Teoretis a. Menambah khazanah penelitian sastra Indonesia. Bagaimanakah keterjalinan unsur intrinsik dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy? 2. Lapis makna yang terdapat dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. lapis makna yang tercermin di dalamnya. Nilai-nilai edukatif yang terkandung dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Mengenai lapis makna. Dapat membantu meningkatkan daya apresiasi terhadap novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. c. D. serta nilai-nilai edukatif yang dapat diambil dari cerita tersebut. . Tujuan Penelitian Berkaitan dengan masalah tersebut. tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan : 1. Lapis makna apa sajakah yang terdapat dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy? 3. dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: 1. 2. peneliti merasa perlu mengkajinya karena di dalam novel tersebut terkandung nilai-nilai ajaran yang sangat berguna bagi pembangunan watak manusia. Dapat menambah wawasan kepada penikmat karya sastra tentang lapis makna dan nilai-nilai edukatif yang terkandung dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. B. Dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran sastra di sekolah. Menjadi titik tolak untuk memahami dan mendalami karya sastra pada umumnya dan karya sastra novel Ayat Ayat Cinta khususnya. khususnya tentang apresiasi novel. peneliti merasa perlu mengkajinya karena peneliti merasa di dalamnya terdapat lapis makna yang lengkap. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas.intrinsiknya. 2. Keterjalinan unsur intrinsik dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. b. khususnya penelitian novel islami sehingga dapat bermanfaat bagi perkembangan karya sastra Indonesia. Peneliti merasa perlu mengkaji keterjalinan antarunsur intrinsiknya karena hal ini dipandang penting untuk dilakukan sebagai langkah awal untuk memahami keutuhan makna karya sastra yang dilihat dari segi karya sastra itu sendiri. yang dapat menunjukkan keunggulan novel Ayat Ayat Cinta. Manfaat Praktis Hasil penelitian ini diharapkan: a.

2003:198). Ia merupakan selah seorang sastrawan yang berhasil mengantongi penghargaan tertinggi dalam bidang sastra.1 Latar Belakang Masalah Dalam penelitian ini. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh adanya fenomena lebih yang terdapat pada psikologi tokoh-tokoh dalam novel ini. Hal tersebut diantaranya adalah Nanik Sumarlin (2000:1) meneliti masalah akulturasi tokoh utama wanita dalam novel yang berjudul Getaran-Getaran karya Haryati Soebadio. Sebagai bukti keinternasionalanya adalah karya-karya Najib Mahfouz banyak diterjemahkan ke berbagai bahasa asing dan dikaji peneliti lokal maupun asing. Dini. Prasetyo Utomo (2003:1) dengan judul penelitian Penokohan Dalam Novel Pertemuan Dua Hati Karya NH. Selain Nanik Sumarlin masih terdapat peneliti-peneliti lain. kegembiraan. kemarahan. karya-karya Najib Mahfouz termasuk karya yang bertaraf internasional (sastra internasional).Skripsi Analisis Penokohan Tokoh Utama Dan Tokoh Tambahan Dalam Novel Kampung Kehormatan Karya Najib Mahfouz Dengan Pendekatan Psikologi || Kategori : skripsi pendidikan bahasa dan sastra indonesia (Kode PEND-BSI-0008) : Skripsi Analisis Penokohan Tokoh Utama Dan Tokoh Tambahan Dalam Novel Kampung Kehormatan Karya Najib Mahfouz Dengan Pendekatan Psikologi BAB I PENDAHULUAN 1. dari Akademi Sastra Internasional di Swedia (Mahfouz. diantaranya M. peneliti akan melakukan penelitian pada tokoh utama serta tokoh tambahan yang terdapat di dalam novel yang berjudul Kampung Kehormatan. karya Najib Mahfouz dengan menggunakan pendekatan psikologi. Kesemuanya itu dituangkan oleh peneliti agar dapat dijadikan bahan perenungan dan bahkan kontrol sosial dalam menjalani realitas kehidupan bagi para penikmat karya Najib Mahfuoz. Sebagai pembanding. yaitu Nobel Sastra yang diterimanya pada 13 Oktober 1988. Perilaku tersebut bisa berupa perilaku psikologi yang berupa kesedihan. Dari sisi pengarang. Dari sisi karya. Najib Mahfouz merupakan salah seorang dari pengarang besar di dunia sastra. Selain itu juga dapat berupa efek perilaku psikologi yang tergambar melalui tindakan-tindakan fisiknya. Hasanatul Munawaroh (2004:1) juga melakukan penelitian pada wilayah penokohan dengan judul Analisis Penokohan Dalam Novel Perburuan karya Pramoedya Ananta Toer. Mengapa peneliti memilih karya Najib Mahfouz sebagai objek penelitianya? Hal tersebut disebabkan oleh faktor pengarang dan faktor karya. Latar belakang yang kedua adalah berfokus pada masalah pemilihan karya. keberanian. dan karakter-karakter lain yang masih banyak lagi. Sembilan karyanya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Fenomena-fenomena tersebut terpancar dari perilaku para tokohnya. dua . tujuh karya ke dalam bahasa Rusia. yaitu Aanalisis Penokohan Dalam Naskah Drama Sebabak Malam Jahanam Karya Motinggo Busye. peneliti menghadirkan bukti-bukti penelitian yang berfokus pada penokohan oleh peneliti lain. Latar belakang di atas merupakan pondasi utama dalam penelitian ini meskipun terdapat peneliti lain yang melakukan tindak penelitianya pada fokus penokohan. Abdul Mujib (2003:1) juga melakukan penelitian pada hal yang sama. ketakutan.

Awatif. Kodri. Awatif. 1. Yunus. Tokoh-tokoh tersebut adalah Irfah. tukang sampah. dua ke dalam bahasa Ibrani. pembantu Jabalawi. Awatif. Mengapa tokoh Irfah. Ummu Zanful. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Santuri. sebuah karya ke dalam bahasa Malaysia. Tidak hanya itu. Santuri. anak buah Santuri. Permasalahan dalam penelitian ini dibatasi pada masalah-masalah yang berhubungan dengan jiwa dan perilaku tokoh utama dan tokoh tambahan. anak buah Ujaj. a. Adapun tokoh tambahan yang dijadikan objek kajian adalah Hanasy. perempuan. Awatif. dan penyair. karya-karyanya juga banyak yang diangkat ke dunia perfilman dan diedarkan ke seluruh Negara yang memakai bahasa Arab (Soetrisno. anak-anak kecil. Ummu Zanful. Santuri. peneliti hanya mengambil enam karakter tokoh untuk dijadikan objek kajian penelitian ini. perempuan. Santuri. Kodri dan Hasany. Kodri dan Hasany yang dijadikan fokus penelitian? Penentuan pilihan tersebut disebabkan oleh pengaruh keenam tokoh itu sangatlah besar dalam membangun alur cerita. penelitian ini perlu merumuskan rumusan masalah. Bagaimana gambaran jiwa dan perilaku tokoh tambahan Awatif dalam novel Kampung Kehormatan? . penduduk kempung. anak buah Kodri. Fadhil.3 Batasan Masalah Agar lebih terarah dan lebih memberi gambaran penelitian yang lebih jelas. penelitian ini perlu dibatasi. Ujaj. 2003:197). Ujaj. Yusuf. Di dalam novel tersebut terdapat satu tokoh utama dan beberapa tokoh tambahan. 1. anak buah Kodri. Tokoh utama dalam novel tersebut adalah Irfah. Syukron. Dari sekian banyak tokoh yang ada. Hanasy. Hasany. Yunus. anak buah Ujaj. Hanasy. Hanasy. penduduk kempung.dalam bahasa Perancis. pembantu Jabalawi. Bagaimana jiwa dan perilaku tokoh utama Irfah dalam novel Kampung Kehormatan? b. Santuri. Hal itulah yang kiranya memotivasi dan menjadi latar belakang peneliti untuk melakukan penelitian terhadap karya Najib Mahfouz yang berjudul Kampung Kehormatan. Kodri. Hanasy. Jabalawi. anak buah Sa’dullah.2 Identifikasi Masalah Berdasarkan pandangan tersebut di atas. Yusuf. Di dalam novel Kampung Kehormatan karya Najib Mahfouz ini terdapat cukup banyak tokoh dengan karakter-karakternya yang ditampilkan. anak buah Santuri.4 Rumusan Masalah Agar pembahasan ini lebih terfokus. identifikasi masalah secara luas dalam novel ini mengarah pada satu objek. Awatif. Syukron. Tokoh-tokoh itulah yang menjadikan alur cerita menjadi berkembang. Sa’dullah. yaitu unsur intrinsik karya sastra yang berhubungan dengan jiwa dan perilaku tokohnya. 2003:68). Selain tokoh Irfah merupakan tokoh tanbahan. Adapun batasannya sesuai dengan identifikasi masalah yang telah tersebut di atas. meliputi jiwa dan perilaku tokoh Irfah. 1. Fadhil. Sa’dullah. Adapun identifikasi masalah secara khususnya. dan sekitar lima karya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia (Mahfouz. anak-anak kecil. tukang sampah. Jabalawi. dan penyair. Hasany. Bagaimana gambaran jiwa dan perilaku tokoh tambahan Hanasy dalam novel Kampung Kehormatan? c. Tokoh-tokoh tersebut adalah Irfah. Kodri dan Hasany. Di dalamnya lebih dari sepuluh tokoh dengan karakter-karakter pribadinya yang cukup bervariasi antara tokoh satu dengan tokoh-tokoh lainya. anak buah Sa’dullah.

Sisi intrinsik tersebut berupa kajian jiwa dan perilaku tokoh yang meliputi gambaran karakternya. a. b. peneliti merumuskan tujuan pembahasan dalam penelitian ini. Bagaimana gambaran jiwa dan perilaku tokoh tambahan Hasany dalam novel Kampunh Kehormatan? 1. c. Mendeskripsikan jiwa dan perilaku tokoh utama Irfah dalam novel Kampung Kehormatan. Mendeskripsikan jiwa dan perilaku tokoh tambahan Hasany dalam novel Kampung Kehormatan. penelitian ini akan memberi gambaran mengenai wujud intrinsik dalam novel Kampung Kehormatan karya Najib Mahfouz kepada para siswa peminat sastra serta menjadi jembatan pemahaman antara peminat karya sastra dengan pengarang. khususnya novel yang berjudul Kampung Kehormatan karya Najib Mahfouz. Mendeskripsikan jiwa dan perilaku tokoh tambahan Kodri dalam novel Kampung Kehormatan. penelitian ini dapat dijadikan motifasi untuk meneliti novel Kampung Kehormatan karya Najib mahfouz dengan pendekatan yang lain. (b) bagi peminat karya sastra.d. Bagaimana gambaran jiwa dan perilaku tokoh tambahan Kodri dalam novel Kampung Kehormatan? f. 1. e. khususnya yang berkaitan dengan jiwa dan perilaku tokoh utama dan tambahan. Manfaat Praktis Secara praktis. Dengan penelitian ini. Analisis adalah usaha menyelidiki atau memeriksa suatu pokok persoalan (dalam hal ini karya sastra) untuk memperoleh gambaran pemahaman dan penjelasan secukupnya yang tepat dan . untuk dapat dijadikan referensi dalam penyusunan skripsi. hasil penelitian ini juga dapat digunakan sebagai salah satu sarana untuk memasyarakatkan karya sastra. 1. dunia kesusastraan akan mendapat masukan pemikiran dari sisi intrinsik karya sastra. Adapun gambaran karakter tersebut merujuk pada tokoh-tokoh yang terdapat di dalam novel Kampung Kehormatan karya Najib Mahfouz.6 Manfaat Penelitian a. f. Bagaimana gambaran jiwa dan perilaku tokoh tambahan Santuri dalam novel Kampung Kehormatan? e. Mendeskripsikan jiwa dan perilaku tokoh tambahan Awatif dalam novel Kampung Kehormatan. d.7 Penjelasan Judul Agar tidak terjadi kesalapahaman dalam memahami judul penelitian ini. Mendeskripsikan jiwa dan perilaku tokoh tambahan Santuri dalam Novel Kampung Kehormatan. penelitian ini dapat bermanfaat (a) bagi peneliti sesudahnya. b.5 Tujuan Penelitian Dari rumusan masalah tersebut di atas. Adapun tujuan pembahasan dalam penelitian ini meliputi: a. (4) bagi masyarakat secara umum. (c) bagi guru. Manfaat Teoritis Secara teoritis penelitian ini bermanfaat bagi bidang kesusastraan khususnya ilmu sastra. Mendeskripsikan jiwa dan perilaku tokoh tambahan Hanasy dalam novel Kampung Kehormatan. maka perlu peneliti definisikan secara operasional istilah-istilah di bawah ini.

serta di tulis lebih panjang dari cerpen maupun novelette (Zaidan. 1 cm. diolah dengan tekhnik kisahan dan ragaan yang menjadi dasar konvensi penulis. Novel merupakan jenis prosa yang mengandung unsur tokoh. Sehingga penokohan dapat diartikan sebagai pelukisan gambaran yang jelas tentang seseorang yang ditampilkan dalam sebuah cerita (Nurgiantoro. Ia merupakan selah seorang sastrawan yang berhasil mengantongi penghargaan tertinggi dalam bidang sastra. 1995:176). Penokohan sering disamaartikan dengan karakter atau perwatakan. d. f. c. Pendekatan psikologi yaitu suatu cara menghampiri objek penelitian dengan penekanan pada aspek atau pokok-pokok perilaku manusia (Siswantoro. Mesir. latar rekaan. Kampung Kehormatan adalah judul novel yang dikarang oleh Najib Mahfouz yang berjudul asli Irfah yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Kuswaidi Syafi’i yang diterbitkan oleh penerbit Tarawang Yogyakarta. 1994:136) e. yang menggelarkan kehidupan manusia atas dasar sudut pandang pengarang dan mengandung nilai hidup. b. 2004:53). yakni mengacu pada penempatan tokoh-tokoh tertentu dengan watak tertentu. alur.pada Mei 2003 dengan tebal halaman 200 hal + xii. 2005:26). Najib Mahfouz adalah seorang sastrawan besar yang bernama lengkap Najib Mahfouz Abdul Aziz Ibrahim al-Basya yang lahir pada tanggal 15 Desember 1911. yaitu Nobel Sastra yang diterimanya pada 13 Oktober 1988. dkk. . dari Akademi Sastra Internasional di Swedia (Mahfouz.menyeluruh (Ratna. di Bandar Gamalia daerah pinggiran Cairo. 2003:195-198).

antara lain: kurangnya kemampuan pembaca dalam memahami karya sastra yang bersifat kompleks. karya sastra dapat berperan untuk membantu sebagai kartarsis/pencerahan. dan antarperistiwa yang terjadi dalam batin seseorang. Oleh karena itu. baik di hadapan sang pencipta maupun di hadapan sesama umat. Kehidupan yang kompleks tersebut dapat berupa permasalahan kehidupan yang mencakup hubungan antara masyarakat dengan orang-seorang. serta sebagai sarana pembelajaran sehingga dapat diambil manfaat dan pelajaran dalam kehidupan. Hanya saja penuntun hidup itu tersublimasi sedemikian rupa sehingga tidak mungkin bersifat mendikte tentang apa yang sebaiknya tidak dilakukan. Dalam hal ini. yaitu dikarenakan novel merupakan sebuah struktur yang komplek. perlu dilakukan suatu usaha kritik terhadap karya sastra untuk menjelaskannya dengan disertai bukti-bukti hasil kerja analisis. kemudian menuangkan gagasan atau idenya tersebut dalam karya sastra. Selain itu. Hal ini sesuai pendapat Haji Saleh dalam Atar Semi (1993: 20) mengatakan bahwa tugas pertama sastra adalah sebagai alat penting bagi pemikirpemikir untuk menggerakkan pembaca kepada kenyataan dan menolongnya mengambil suatu keputusan bila mengalami masalah. unik. bersikap masa bodoh terhadap permasalahan yang terjadi di sekelilingnya. penghayatan serta imajinasinya. Sastra mampu membentuk watak-watak pribadi secara personal. dan bahkan stres karena tidak mampu mengatasi masalah yang dialaminya. melalui karya sastra (novel) diharapkan dapat digunakan untuk menyadarkan masyarakat (pembaca) untuk kembali pada fitrahya pada jalan yang benar. lupa terhadap kewajiban-kewajiban hidupnya. 1986: 4) memberikan penjelasan bahwa sastra dapat berperan sebagai penuntun hidup. kekacauan berpikir. Di dalam kehidupan. ada beberapa persoalan yang muncul. serta mengungkapkan sesuatu secara tidak langsung. Hal inilah antara lain yang menyebabkan sulitnya pembaca dalam menafsirkan karya sastra. manusia tidak pernah luput dari suatu masalah/problema. Mengenai peran sastra. antarmanusia. . unik.Skripsi Analisis Atas Novel Ayat-Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy (Sebuah Pendekatan Strukturalisme) || Kategori : skripsi pendidikan bahasa dan sastra indonesia (Kode PEND-BSI-0001) : Skripsi Analisis Atas Novel Ayat-Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy (Sebuah Pendekatan Strukturalisme) BAB I PENDAHULUAN A. dan tidak langsung dalam pengungkapannya. dengan hasil perenungan. George Santayana (dalam Suyitno. Membahas masalah karya sastra. manusia dengan Tuhannya. Bagi seorang pengarang yang peka terhadap permasalahan-permasalahan tersebut. dan akhirnya dapat pula secara sosial. Hal ini sesuai dengan pendapat Burhan Nurgiyantoro (1995: 3132) yang menyatakan bahwa salah satu penyebab sulitnya pembaca dalam menafsirkan karya sastra. Latar Belakang Masalah Pada dasarnya kehidupan manusia sangatlah kompleks dengan berbagai masalah-masalah kehidupan. Sastra mampu berfungsi sebagai penyadar manusia akan kehadirannya yang bermakna bagi kehidupan. dewasa ini banyak masyarakat yang jauh dari sifat-sifat kemanusiaan. Tidak jarang manusia merasa mengalami kekosongan jiwa. Dalam hal ini.

Adapun permasalahan lain. Arab. mencintai keadilan. Novel Ayat Ayat Cinta merupakan sebuah novel islami sekaligus novel pembangun jiwa yang didalamnya terkandung ajaran agama yang terbungkus rapi tanpa meninggalkan segi keestetikannya. Nilai-nilai syariat agama yang terdalam sebagai alat dakwah terbungkus secara rapi. dan kejujuran. peneliti merasa tertarik untuk mengkajinya khususnya untuk mengetahui keterjalinan antarunsur . Jawa. 2005: vi). ekonomi. berbuat baik. Ungkapan-ungkapan para penyair dunia yang sangat indah berhasil pengarang padukan dalam karyanya sehingga bertambahlah nilai keindahan novelnya yaitu Ayat Ayat Cinta. 1999: 235) mengemukakan. kebenaran. Adanya variasi bahasa yang terdapat di dalamnya dapat memberikan gambaran kepada pembacanya tentang istilah-istilah/ungkapan kosa kata dari berbagai bahasa. Di dalamnya terdapat penggunaan campur kode dan alih kode yang memanfaatkan bahasa Indonesia. (2) memberi pesan kepada manusia. Tema/bahan pokok karangannya yang bermanfaat bagi penyempurnaan manusia yaitu tema cinta dalam arti yang luas. Seperti terlihat dari judul novel yaitu Ayat Ayat Cinta (Sebuah Novel Pembangun Jiwa). dan Inggris. Kisah cinta yang indah dibangun jauh dari kevulgaran dan keerotisan. novel Ayat Ayat Cinta merupakan karya sastra yang sangat dalam menyentuh hakikat pengalaman jiwa segi kehidupan manusia. Apakah benar novel islami adalah buku agama yang hanya berisi norma agama sebagai dakwah tanpa mengindahkan segi keestetikannya? Novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy berhasil menepis anggapan para pencinta sastra sekuler tersebut yang menganggap novel islami kehilangan nilai sastranya. agama. budaya. politik. maka tema novel ini tidak hanya mengandung tema cinta manusia pada manusia semata. tetapi juga cinta manusia kepada Tuhan dan Rasul-Nya yang diwujudkan dengan cara teguh menjaga keimanan berdasarkan petunjuk-Nya.Mengingat bahwa karya sastra adalah karya seni yang mempersoalkan kehidupan manusia dari berbagai segi kehidupan. yang merupakan kriteria bernilai tidaknya suatu karya sastra. Dari berbagai keunggulan novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy tersebut. peranan sastra cukup berarti. Hal ini sesuai dengan pendapat Hadi Susanto seorang pemerhati sastra dan kandidat Doktor Twente Universiteit. dan berbagai sendi kehidupan manusia lainnya maka dalam era globalisasi ini. seperti suka menolong. tema cinta tersebut menyiratkan adanya pengertian cinta Tuhan kepada manusia yang diwujudkan dengan diberikannya cobaan kehidupan dan wahyu berupa petunjuk Ayat-ayat Al-Qur’an dan Sunnah nabi. dengan ajaran-ajaran moral yang tidak menggurui. Nani Tuloli (dalam Hasan Alwi dan Dendy Sugono (editor). Di dalam novel tersebut. beriman dan bertakwa. Selain itu. Selain itu. yang menyatakan adanya anggapan dari pecinta sastra sekuler bahwa novel islami adalah buku agama yang hanya berisi norma agama sebagai dakwah tanpa mengindahkan segi keestetikannya. Belanda (dalam Habiburrahman El Shirazy. sastra dapat berperan dalam: (1) mendorong dan menumbuhkan nilai-nilai positif manusia. menyiratkan adanya lapis makna (neveau) yang lengkap. (3) mengajak orang untuk bekerja keras demi kepentingan dirinya dan kepentingan bersama. Mengenai hal ini. agar berbuat sesuai dengan harapan masyarakat. Selain itu. dari tingkatan makna yang terendah sampai tingkatan makna yang tertinggi. khususnya pemimpin. Jerman. baik sosial. dari segi bahasanya yang mengalir indah dengan perumpamaanperumpamaan dan majas hiperbola yang digunakan merupakan salah satu keestetikan karya sastra tersebut. dan (4) merangsang munculnya watak-watak pribadi yang tangguh dan kuat. yaitu adanya pandangan bahwa suatu karya sastra tertentu adalah bernilai rendah daripada karya sastra tertentu lain.

b. lapis makna yang tercermin di dalamnya. Lapis makna apa sajakah yang terdapat dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy? 3. serta nilai-nilai edukatif yang dapat diambil dari cerita tersebut. 3. Keterjalinan unsur intrinsik dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. c. khususnya tentang apresiasi novel. . D. Dapat membantu meningkatkan daya apresiasi terhadap novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. 2. Bagaimanakah keterjalinan unsur intrinsik dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy? 2. 2. Nilai-nilai edukatif apa sajakah yang terdapat dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy? C. Dapat menambah wawasan kepada penikmat karya sastra tentang lapis makna dan nilai-nilai edukatif yang terkandung dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Mengenai lapis makna. Lapis makna yang terdapat dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Tujuan Penelitian Berkaitan dengan masalah tersebut. Adapun masalah nilai-nilai edukatif. Manfaat Teoretis a. B. Peneliti merasa perlu mengkaji keterjalinan antarunsur intrinsiknya karena hal ini dipandang penting untuk dilakukan sebagai langkah awal untuk memahami keutuhan makna karya sastra yang dilihat dari segi karya sastra itu sendiri. Manfaat Praktis Hasil penelitian ini diharapkan: a. peneliti merasa perlu mengkajinya karena peneliti merasa di dalamnya terdapat lapis makna yang lengkap. Manfaat Penelitian Manfaat yang dapat diperoleh dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan : 1. khususnya penelitian novel islami sehingga dapat bermanfaat bagi perkembangan karya sastra Indonesia. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas. yang dapat menunjukkan keunggulan novel Ayat Ayat Cinta. Nilai-nilai edukatif yang terkandung dalam novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran sastra di sekolah. Menjadi titik tolak untuk memahami dan mendalami karya sastra pada umumnya dan karya sastra novel Ayat Ayat Cinta khususnya. peneliti merasa perlu mengkajinya karena di dalam novel tersebut terkandung nilai-nilai ajaran yang sangat berguna bagi pembangunan watak manusia.intrinsiknya. dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: 1. b. Menambah khazanah penelitian sastra Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful