Disusun oleh: Achmad Ridhoullah Pratama

Daftar Isi:
Daftar Isi ............................................................................................ 1 Pendahuluan ......................................................................................... 2 Uraian BAB III ................................................................................... 3 A. Hakekat Hak Asasi Manusia ...................................................... 4 B. Hukum Dan Kelembagaan Hak Asasi Manusia ....................... 5 C. Kasus Pelanggaran Dan Upaya Penegakan HAM .................... 15 D. Menghargai Upaya Perlindungan HAM .................................... 17 E. Menghargai Upaya Penegakan HAM ........................................ 18

1

Kedua. pahamilah tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Pertama. adapun sistematika buku ini meliputi : pendahuluan. pahamilah dengan baik uraian materi pembelajaran dalam setia pembelajaran 2 . daftar isi. penyajian uraian materi pembelajaran didukung dengan belajar yang bersifat kontekstual utamanya terkait dengan berbagai kenyataan yang terjadi di masyarakat. uraian materi. Peserta didik hendaknya mengikuti langkahlangkah kegiatan belajar mengajar sebagai berikut.Pendahuluan : Pada mata pelajaran PKN.

derajat. 3 .. dan mempunyai derajat yang luhur. Sebagai mahkluk ciptaan tuhan. Derajat manusia yang luhur berasal dari tuhan dengan demikiansemua manusia bebas mengembangkan dirinya sesuai dengan budinya yang sehat. dan hak-hak yang sama. mempunyai budi dan karsa yang merdeka sendiri. URAIAN BAB III : A. HAKEKAT HAK ASASI MANUSIA Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling mulia. Semua manusia memiliki martabat.

Manusia dipertanggung jawabkan kepada tuhan sebagai asal tujuan hidup manusia. Penindasan terhadap HAM bertentangn dengan keadilandan kamausiaan. Jadi HAM pada hakekatnya merupakan hak-hak fundamentalyang melekat pada kodrat manusia sendiri.setiap manusia adalah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. yaitu : 1. 4 . Jadi HAM pada hakekatnya merupakan hak-hak fuda mental yang melekat pada kodrd manusia sendiri. sebab prinsip dasar keadilandan kemanusiaan adalah bahwa semua manusia memiliki martabat yang sama dengan hak-hak dankewajibankewajiban yang sama. maka HAM memiliki landasan utama. Hakhak yang sama inilah disebut hak asasi manusia. HAM tidak tergantung dari pengakuan orang lain.. yaitu Tuhan yang menciptakan manusia. Hak asasi manusia berarti hak-hak yang melekat pada manusia berdasarkan kodradnya maksudnya hak-hak yang di miliki manusia sebagai manusia.hak yang lahir bersama keberadaan manusia itu sendiri. Berdasarkan pada pengertian HAM di atas. Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak-hak dasar yang dimiliki manusia sebagai manusia yang berasal dari tuhan dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun. Landasan langsung yang pertama yaitu kodrad manusia.tidak tergantungdari pengkean masyarakat ayau negara. landasan kedua yang lebih dalam. Dapat mengembangkan dirinya sedemikian rupa sehingga ia dapat berkembang secara leluasa.semau manusia memiliki hak-hak yang sama sebagai manusia. yaitu hak-hak yang paling dasar dari aspek-aspek kodrad manusia. 2.

pemikir politik dari Inggris.Pengakuan pada orang-orang lain maupun pada negara ataupun agama tidaklah dapat menghilangkan atau menghapuskan adanya HAM. Pengakuan HAM secara konstitutional ditetapkan pertama kali di Amerika Serikat pada tahun 1776 ”Unanimous Declaration of Independece”. Ketentuan hukum HAM atau disebut juga Instrumen HAM merupakan alat yang berupa peraturan perundangundanganyang digunakan dalam menjamin perlindungan dan penegakan HAM. Untuk mempertegas hakekat dan pengertian HAM di atas dikuatkanlah dengan landasan hukum HAM sebagai mana dikemukakan dalam ketentuan pasal 1 angka uu nomor 39 tahun 1996 tentang Hak Asasi Manusia. menyatakan bahwa semua orang diciptakan sama dan memiliki hak alamiah yang tidak dapat dilepaskan. Beberapa Ketentuan Hukum Atau Instrumen HAM John Locke. B. HUKUM DAN KELEMBAGAAN HAK ASASI MANUSIA 1. 5 . Badan dunia yaitu PBB(Perserikatan Bangsa Bangsa) juga memperkenalkan pengertian HAM yang bisa kita dapatkan dalam Deklarasi Universal HAM. Dalam UDHR pengertian HAM daapt ditemukan dalam Mukaddimah yang prinsipnya dinyatakan bahwa HAM merupakan pengakuan martabat yang terpadu dalam diri setiap orang. Sejak munculnya Deklarasi Universal HAMitulah secara Internasional HAM telah diatur dalam ketentua hukum sebagai instrumen internasional.

a. Hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan. mendirikan parpol. Dalam amandemen UUD1945 kedua. berpendapat dan menyebarluaskannya. meningkatkan koalitas hidup. mendirikan serikat verja. Hak memperoleh keadalan ( misalnya hak : kepastian hukum. upaya untuk menjabarkan ketentuan HAM telah dilakukan melalui amandemen UUD 1945. memilih status kewarganegaraan.memperoleh lingkungan hidup yang baik dan sehat ) 2. memperoleh informasi. Hak atas kebebasan pribadi ( misalnya hak : memeluk agama. perlindungan terhadap ancaman ketakutan. ada Bab yang secara eksplisit menggunakan istilah hak asasi manusia yaitu Bab XA. keyakinan politik. dan jaminan social ) 6 . Hak mengembangkan diri ( misalnya hak : pemenuhan kebutuhan dasar . melakukan pekerjaan social ) 4. perlindungan terhadap penyiksaan. persamaan didepan hukum ) 5.secara garis besar meliputi : 1. memperoleh pekerjaan yang layak. memperoleh manfaat dari iptek.Di negara kita diera reformasi sekarang ini. Apabila dicermati jaminan HAM dalam UUD 1945 penjabarannya dalam UURI Nomar 39 tahun 1999. melakukan hubungan komunikasi. LSM. bebas bergerak dan tempat tinggal) 6. memperoleh kesejahteraan lahir batin . dan organisasi lain. bertempat tingla yang layak. Hak atas kesejahteraan ( misalnya hak : milik pribadidan kolektif. Hak untuk hidup ( misalnya hak : mempertahankan hidup. UU RI No 39 tahun 1999 tentang HAM. penghilangan dengan paksa dan penghilangan nyawa ) 7. 3. Hak atas rasa aman ( misalnya hak : memperoleh suara politik.

8. pekerjaan. perlakuan khusus bagi anak CACAT. dan zat adiktif lanilla). perdagangan anak. partisipasi langsung dan tidak langsung.masyarakat dan negara. perlindungan dari eksploitasi ekonomi. yang senantiasa harus kita jaga karena dalam dirinya mekekat harkat. Undang-uandang RI Nomor 7 tahun 1984 Tentang Ratifikasi Konvensi PBB tentang Penghapusan segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan ( disingkat Konvensi Wanita ) Dengan Ratifikasi Konvensi Wanita tersebut. martabat. 7 . Kita harus menyadari bahwa pembangunan statu negara. diangkat dalam jabatan pemerintahan. Hak turut serta dalam pemerintahan ( misalnya hak : memilih dan dipilih dalam pemilu. dan usa perdamaian menghendaki partisipasi maksimal kaum wanita atas dasar persamaan dengan kaum pria. keluarga perkawinan ) 10. status kewarganegaraan.Undang RI Nomor 23tahun 2002 tentang perlindungan anak. Bahwa anak adalah amanah sekaligus kurnia Tuhan Yang Maha Esa. maka segala bentuk diskriminasi yang didasarkan pada perbedaan jenis kelamin ( laki-laki – perempuan ) harus dihapus. Undang. Latar belakang dikeluarkannya undang-undang ini. Meskipun Undang-Undang Nomor 39 tahun 1999 tentang hak asasi manusia telah mencantumkan tentang hak anak. c. Hak anak ( misalnya hak : perlindungan oleh orang tua. pelecehan sexsual. dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi. beribadah menurut agamanya. kesejahteraan dunia. 2. Hak wanita ( hak yang sama / tidak ada diskriminasi antara wanita dan pria dalam bidang politik. sebagaimana dikemukakan dalam penjelasan Umum undangundang ini antara lain : 1.pekerjaan. berekspresi. b. penyalagunaan narkotoka. mengajukan usul kepada pemerintahan ) 9.

pengembangan dan perlindungan anak. hak untuk hidup. baik melalui lembaga perlindungan anak . atau lembaga pendidikan. 4. dan masyarakat bertanggung jawab untuk menjaga dan memelihara hak asasi tersebut sesuai dengan kewajiban yang dibebankan oleh hukum. non diskriminasi b. media masa.pelaksanaan kewajiban dan tanggung jawab orang tua. Upaya perlindungan anak dilaksanakan sedini mungkin. Bertitiktilak dari konsepsi perlindungan anak yang utuh. 3. dunia usaha. undang-undang ini meletakkan kewajiban memberikan perlindungan kepada anak berdasarkan asas-asas sebagai berikut : a. masyarakat. keluarga.Undang RI Nomor 8 Tahun 1998 Tentang Pengesahan Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman lain yang kejam. lembaga swadaya masyarakat. dan perkembangan. Penghargaan terhadap pendapat anak. organisasi sosial. Orang tua. pemerintah dan negara untuk memberikan perlindungan pada anak masih memerlukan suata undang-undang mengenai perlindungan anak sebagai landasan yuridis bagi pelaksanaan kewajiban dan tanggung jawab tersebut. atau merendahkan martabat Manusia 8 . Dalam melakukan pembinaan. perlu peran masyarakat. keluarga. tidak manusiawi. 6. 5.pemerintah dan negaramerupan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara terusmenerus demi terlindungnya hak-hak anak. yakni sejak dari janin kandungan sampai anak berumur 18 tahun . Undang. keluarga. d. masyarakat. organisasi kemasyarakatan. menyeluruh dan komprehensip. kepentingan yang terbaik bagi anak c. d. lembaga keagamaan. kelangsungan hidup. Undang-undang Nomor 23 tahun2002 menegaskan bahwa pertanggungjawaban orang tua.

e.tidak manusiawi atau merendahkan martabat manusia yang dilakukan oleh atau atas hasutan dari atau dengan persetujuan / sepengetahuan pejabat publik dan orang lain yang bertindak dalam jabatannya. Segala bentuk perbudakan atau praktik. untuk produksi pornografi. 4.praktik sejenis perbudakan misalnya : a) Penjualan anak b) Perdagangan anak-anak c) Kerja ijon d) Perhambaan ( perbudakan ) e) Kerja paksa atau wajib kerja f) Pengerahan anak-anak secara paksa atau wajib untuk dimanfaatkan dalam konflik bersenjata 2. 9 .Konvensi ini mengatur pelarangan penyiksaan baik fisik maupun mental. dan perlakuan atau penghukuman lain yang kejam. Pekerjaan yang sifatnya atau lingkungan tempat pekerjaan itu dilakukan dapat membahayakan kesehatan. khususnya untuk produksi dan perdagangan obatobatan. 3. Undang-Undang RI Nomor 1 tahun 2000 tentang Pengesahan Konvensi ILO nomor 182 Mengenai Pelarangan dan Tindakan Segera Penghapusan Bentuk-bentuk Pekerjaaan terburuk untuk anak. Dengan UURI Nomor 1 tahun 2000 tentang pengesahan Kovenan Internasional ILO Nomor 128. Pemanfaatan. atau untuk pertunjukan-pertunjukan porno. Menurut Konvensi ILO ( International Labour Organization / Organasasi Buruh Internasional ) istilah betuk – bentuk terburuk kerja anak mengandung pengertian sebagai berikut : 1. Pemanfaatan penyediaan atau penawakan anak untuk kegiatan haram. penyedian atau penawaran anak untuk pelacuran.

Intinya klovenan ini mengakui hak asasi setiap orang dibidang ekonomi. Hak untuk menikmati standar kesehatan fisik dan mental yang tertinggi yanf dapat dicapai 8. hak atas pekerjaan 2. dan nudaya meliputi: 1.Hak untuk menikmati kondisi kerja yang adil dan menyenangkan.sosial dan budaya dari UDHR ayau DUHAM ( Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia ) dalam ketentuan –ketentuan yang mengikat secara hukum.ibu.anak. hak untuk menikmati kondisi kerja yang adil dan menyenangkan 3. Hak atas pekerjaan. yang meliputi : 1. Hak atas jaminan sosial. Hak untuk membentuk dan ikut serikat buruh 4. dan orang muda. g. 6 Hak atas standar kehidupan yang memadai 7. hak atas standar kehidupan yang memadai. sosial. dan orang muda. 6. Hak atas perlindungan dan bantuan yang seluas mungkin bagi keluarga. hak atas perlindungan dan bantuan yang seluas mungkin bagi keluarga.Kovenan terdiri dari pembukaan dan pasal-pasal yang mencangkup 31 pasal. Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2005 tentang Pengesahan kovenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik ( International Kovenan on Svpil and Political Rights Kovenan ini mengukuhkan dan menjabarkan pokok-pokok HAM dibidang ekonomo. 5. termasuk asuransi sosial. 3. hak atas jaminan sosial. Hak Asasi manusia tentang ekonomi. dan budaya. Hak untuk ikut srta dalam kehidupan budaya. 2. termasuk asuransi sosial 5. sosial. hak untuk membentuk dan ikut serikat buruh 4. Hak atas pendidikan 9. 10 . anak.ibu. UURI Nomor 11 tahun 2005tentang pengesahan Kovenan Internasional tentang hak-hak ekonomi.f.

Kebebasan asasi untuk memekuk agama bagi penduduk dijamin oleh negara (pasal 29 ayat 2 ) e. hak untuk menikmati standar kesehatan fisik dan mental yang tertinggi yang dapat dicapai. mengeluarkan pikian dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan oleh UU (pasal 28) d. Hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak (pasal 27 ayat 2) c. 8. Hak atas pengejaran (pasal 31 ayat 1) 11 .LATAR BELAKANG LAHIRNYA INSTRUMEN NASIONAL HAM.7. hak atas pendidikan. 2. Bagaimana latar belakang lahirnya Instrumen Nasional HAM.ketentuan yang mengikat secara hokum. 9. Kovenan tersebut terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal yang mencangkup 6 bab dan 53 pasal. Dari keempat pasal tersebut. yaitu : a. Undang-Undang RI Nomor 12 tahun 2005 tentang Pengesahan Kovenan Internasianal tentang Hak-hak Sipil dan Politik ( International Covenan on Civil and Political Rights ) Kovenan ini mengukuhkan pokok-pokok HAM di bidang sipil dan politik yang tercantum dalam UDHR sehingga menjadi ketentuan. Jaminan HAM dalam UUD 1945 (sebelum perubahan/amademen) menurut Kuntjara Purbopranoto belum disusun secara sintematis dan hanya empat pasal. i. h. Kesamaan kedudukan dan kewajiban warga negara di dalam hukum dan dalam pemerintahan(pasal 27 ayat 1) b. hak untuk ikut serta dalam kehidupan budaya. terdapat 5 pokok mengenai hak-hak asasi manusia dalam batang tubuh UUD 1945. UURI Nomor 26 tahun 2000 tentang pengadilan HAM. Kemerdekaan berserikat dan berkumpul.

maka dipandang perlu membentuk Undang-Undang HAM. Begitu pula atas desakan masyarakat bagi pengambangan kehidupan yang demokratis dan pelalaksanaan HAM serta adanya ketetapan MPR Nomor 17 / MPR / 1998 tentng HAM. Dengan demikian memahami pokok-pokok HAM dalam UUD 1945 rujukannya yang akurat adalah pendapat Bung Hatta yang esensinya mencegah berkrmbang negara kekuasaan ..Masuknya pasal-pasal HAM dalam UUD 1945 di atas. hendaknya kita memperhatikan syarat-syarat supaya negara yang kita bikin jangan sampai menjadi negara kekuasaan”. 3. Mendirikan negara yang baru. Bangsa Indonesia sebagai warga dunia dan anggota PBB mempunyai tanggung jawab moral untuk melaksanakan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Sedangkan pemikiran Bung Karno yang memandang HAM bersifat individualismoe dan dipertentangkan dengan kedaulatan rakyat dan keadilan social sampai saat ini asih dianut terutama penguasa Apa yang dikhawatirkan Bung Hatta terbukti sudah.. Kelembagaan HAM 12 .20 masih tampak perjuangan HAM terutama dilakukan masyarakat terhadap pemerintahan sendiri yang otoriter. tidak lepas dari perdebatan yang mendahuluinya antara kelompok yang keberatan (terutama Soekarno dan Soepomo) dan kelompok yang menghendaki dimasukan (terutama Moh. Bung Karno menjelaskan bahwa “kita menyetujui keadilan social” Pendapat bung Hatta menyatakan “. Hal itu dapat dicermati bahwa pada abad ke. UURI Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM lahir dalam suasana diatas.Hatta).

13 . Komnas HAM yang dibentuk kepres tersebut harus menyesuaikan dengan UURI Nomor 39 tahun 1999. Pengaduan hanya akan dilayani apabila disertai dengan identitas pengadu yang benar dan keterangan bukti awal yang jelas tentang materi yang diadukan. 2) Meningkatkan perlindungan dan penegakan HAM guna berkembangnya pribadi manusia seutuhnya dan kemampuan berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan. Komnas HAM. Fungsi mediasi Bagi setiap orang dan atau kelompok yang memiliki alasan kuat bahwa hak asasinya telah dilanggar dapat mengajukan laporan dan pengaduan lisan atau tertulis pada komnas HAM. Fungsi penyuluhan 3. peradilan HAM dan Lembaga-lenbaga yang dibentuk oleh masyarakat dalam bentuk LSM pro demokrasi dan HAM a. Fungsi pemantauan 4. Komnas HAM melaksanakan fungsi : 1. Fungsi pengkajian dan penelitian 2.Dalam upaya perlindungan dan penegakan HAM pemerintah telah membentuk lembaga-lembaga resma seperti . Komnas HAM Komnas HAM dibentuk dalam Kepres nomor 50 tahun 1993 sebagai jalaban terhadap tuntutan masyarakat maupun tekanan dunia nternasional tentang perlunya penegakan hak HAM di Indonesia. Komnas HAM bertujuan : 1) Membantu pengembangan kondisi yang kondusif bagi pelaksanaan HAM. komisi anti kekerasan terhadap perempuan .

KNPA juga mendorong lahirnya UURINomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. penelantaran. etnis. Oleh karena itu pelanggaran HAM yang berat tidak mengenal kadaluarsa . misalnya : diskriminasi.b. bik ekonomi maupun seksual. c. ras. dengan kata lain adanya pengadilan HAM Ad Hoc merupakan pemberlakuan asas retroaktive ( berlaku surut ) terhadap pelanggaran HAM berat . Pengadilan HAM Pengadilam HAM merupakan pengadilan khusus yang berada di lingkungan peradilan umum dan berkedudukan di daerah kabupaten atau kota. dan perlakuan salah yang lain. dan agama. ketidakadilan. Komisi Nasional Perlindungan Anak dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia. Pengadilan HAM merupakan pengadilan khusus terhadap pelanggaran HAM berat yang meliputi kejahata genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan ( UURI nomor 26 tahun 2000 tentang pengadilan HAM ) Kejahatan genosida adalah setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau mamusnakan seluruh atan sebagian kelompok bangsa. Tugas KNPA melakukan perlindungan anak dari perlakuan. kekerasan. kelompok. eksploitasi. kekejaman. Komisi Nasional Perlindungan anak ( KNPA ) ini lahir berawal dari gerakan nasional perlindungan anak yang telah di mulai sejak tahun 1997. KPAI dibentuk berdasarkan 14 . Pengadilan HAM bertugas dan berwenang memeriksa dan memutuskan perkara pelanggaran HAM yang berat yang dilakukan di luar batas toritorial wilayan negara RI oleh warga negara Indonesia. penganiayaan. Disamping KNPA juga dikenal KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia).

Dibentuknya Komisi Nasional ini adalah sebagai upaya untuk mencegah terjadinya dan menghapus segala bentuk kekerasan terhadap perempuan. KPAI juga mencatat konsumsi rokok tahun 2006 mencapai 230 milyar batang padahal tahu 1970 baru 33 milyar. akibatnya 43 juta anak teracam penyakit mematikan. Komisi ini dibentuk berdasarkan UURI Nomor 27 Tahun 2004 tentang Komisi kebenaran dan rekonsiliasi. Rasialisme resma 3. Komisi Nasional ini bersifat independen . e. C. Keberadaan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi ( KKR ) adalah untuk : 1. Pembunuhan besar-besaran 2. KASUS PELANGGARAN DAN UPAYA PENEGAKAN HAM 1. Sarana mediasi antara pelaku dengan korbann pelanggaran HAM berat untuk menyelesaikan diluar pengadilan HAM. PENGGOLONGAN PELANGGARAN HAM Hak-hak asasi manusia yang dianggap kejam. Terorisme secara resmi bersekala besar 4. Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi. Memberikan alternatif penyelesaian pelanggaran HAM berat diluar pengadilan HAM ketika penyelesaian pelanggaran HAM berat lewat pengadilan HAM dan pengadilan HAM Ad Hoc mengalami kebuntuan. yaitu: 1.amanat pasal 76 UURI Nomor 23 tahun 2002. Pemerintah totaliter 15 . 2. d. Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dibentuk berdasarkan Keppres Nomor 181 Tahun 1998.

b. Pembuhuhan masal b. baik dilakukan pemerintah.CPS pada tanggal 3-4 Mei 1993. Kasus Marsinah Kasus ini berawal dari unjuk rasa dan pemogokan dilakukan oleh buruh PT. kejahatan-kejahatan perang Akhir-akhir ini di dunia Internacional maupun di Indonesia. a. 16 . dihadapkan banyak pelanggaran HAM di dalam wujud teror. Penolakan secara sadar untuk memenuhi kebutuhankebutuhan dasar manusia 6. Aita juga dapat dengan mudah menemukan pelanggaran HAM di sekitar kita yang menimpa anak-anak. Berbagai contoh pelanggaran HAM Banyak terjadi pelanggaran HAM di indonesia. Penyiksaan d. Perbudakan atau diskriminasi yang dilakukan secara sistematis 2. aparat keamanan maupun oleh masyarakat. Pembunuhan sewenang-wenang atau di luar putusan keadilan c. Dalam UURI Nomor 39 Tahun 1999 yang di katagorikan pelanggaran HAM yang berat adalah : a. Penghilangan orang secara paksa e. perusakan koalitas lingkungan 7. Kasus Triskti dan semanggi Demonstrn merupakan senjata mahasiswa untuk menekan tuntunan ketika dialog mengalami jalan buntuk atau tidak efektif.5.

termasuk di lingkungan sekolah. D. Adanya pandangan HAM c.c. Mengantuk b. Masih belum adanta kesalah pahaman pada tataran konsep HAM b. Kasus Bom Bali Peristiwa ledakan bom pada sejumlah teroris di Legian kuta bali 12 November 2002. 3. MENGHARGAI UPAYA PERLINDUNGAN HAM 17 . Dilihat dari segi hukum c. Paham belum merata tentang HAM 4. Menanggapi Kasus-kasus Pelanggaran HAM di Indomesia Asalnya: a. yakni: a. Dilihat dari segi politik Dengan kata lain tanggspsn terhadap pelanggaran HAM di Indonesia dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. CONTOH KASUS PELANGGARAN HAM DAN UPAYA PENEGAKANNYA. Kasus pelanggaran HAM dapat terjadi di lingkungan apa saja. Mendukung dan berpartisipasi d. Kurang berfungsi lembaga-lembaga penegak hukum d. Mendukung upaya lembaga c. Dilihat dari segi moral b. FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PELANGGARAN HAM Faktor-faktor penyebab terjadinya antara lain : a. Mendukung upaya terjadinya jaminan restituti 6. Sebagai tindakan pengecahan maka dilingkungan sekolah maka dilingkungan sekolah antara lain perlu dikembangkan sikap dan perilaku jujur.

dan ekonomi Bebagai kegiatan yang dapat dimasukkan dalam upya perlindungan HAM antara lain : 1. Mempelajari peran tentang lembaga-lembaga perlindungan HAM 4. Menghormati hak orng lain 6. Beberapa kegiatan untuk mendorong negara untuk mencegah kegiatan yang dapat menimbulkan kesengsaraan rakyat E. Mempelajari perpu 3. Beberapa kegiatan untuk mendorong aparat penegak hukum 9. Masyarakat tentang pentingnya memahami dan melaksanakan HAM 5. Beberapa kegiatan untuk mondorong agar negara mwncegah beberbagai kegiatan 8. Dalam bidang politik 2. Bertindak dengan mematuhi peraturan 7.Upaya perlindungan HAM penegakan pada berbagai tindakan pengecahan terhadap terjadinya pelanggaran HAM. MENGHARGAI UPAYA PENEGAKAN HAM 18 . sebagai berikut : 1. Dalam bidang ekonomi Ketiga indikator tersebut jika dilihat untuk pelaksanakan pembangunan di Indonesia dewasa ini dibidang politik. Dalam bidang sosial 3. sosial . Negara-lah yang memiliki tugas utama untuk melindungi warga negara-nya termasuk hak-hak asasinya. Kegiatan belajar bersama 2. HAM apabila telah menujukkan adanya indikator – indikato.

Upaya penegakan HAM yang dapat dilakukan melalui jalur hukum dan politik. mengikuti ketentuan-ketentuan antara lain sebagai berikut : 1. Beberapa contoh kegiatan yang dapat di masukkan menghargai upaya penegakan HAM. Agar pelaksanaan pengdilan HAM bersifat jujur Secara sederhana ukuran yang dapat di pakai ukuran yang dapat dipakai untuk menuntukan kagiatan yang dapat digolongkan menghargai upaya penegakan HAM. 4. Terhadap pelanggaran HAM yang berat terjadi subelum diundangkan UURI No. antara lain : 1. Membantu dan menjadi saksi Mendukung para korban untuk memperoleh restituti Tidak mengganggu jalannya persidangan HAM Memberikan informasi kepada aparat penegak hukum mendorong untuk mendapat rekonsiliasi 19 . 3. 2. Upaya penegakan HAM melalui jalur pengadilan HAM. Kewenangan memeriksa dan memutuskan perkara pelanggaran HAM 2.26 Tahun 2000 3. 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful