P. 1
Pembelajaran Kooperatif Jigsaw

Pembelajaran Kooperatif Jigsaw

|Views: 107|Likes:
Published by Bahrul Ulum
Pengaruh Penggunaan Pembelajaran Kooperatif Jigsaw
Pengaruh Penggunaan Pembelajaran Kooperatif Jigsaw

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Bahrul Ulum on May 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/01/2011

pdf

text

original

PENGARUH PENGGUNAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR KIMIA SISWA KELAS II MADRASAH ALIYAH MAARIF

SUKOREJO PASURUAN PADA POKOK BAHASAN KESETIMBANGAN
Bahrul Ulum 1,*, Dedek Sukarianingsih 1 dan Herunata 1
1

Jurusan Pendidikan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Malang (UM), Malang, Indonesia

* Keperluan korespondensi, telepon: 0343-7774443, email: bahrul_11@yahoo.com

ABSTRAK Beberapa strategi pembelajaran yang mengandung prinsip konstukrivisme selalu menekankan peran guru sebagai fasilitator belajar dan siswa sebagai pebelajar yang aktif (student centered). Salah satu strategi pembelajaran yang relevan dengan pernyataan ini adalah pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif terdiri dari beberapa strategi pembelajaran yang salah satunya adalah jigsaw. Strategi ini masih jarang diterapkan oleh guru karena umumnya mereka terbiasa menerapkan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh beberapa peneliti menyebutkan bahwa penggunaan pembelajaran kooperatif model jigsaw dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan pembelajaran kooperatif model jigsaw terhadap prestasi belajar kimia siswa pada pokok bahasan kesetimbangan kimia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu (quasi experimental) dengan rancangan penelitian post test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas II Madrasah Aliyah Maarif Sukorejo Pasuruan tahun ajaran 2004/2005 berjumlah empat kelas dengan kemampuan yang homogen. Dari empat kelas tersebut dipilih secara acak dua kelas sebagai sampel, yaitu kelas II1 dan II2. Instrumen penelitian ini adalah tes yang disusun oleh Prasetyo berjumlah 30 butir soal obyektif. Berdasarkan hasil ujicoba ulang instrumen oleh peneliti diperoleh 25 butir soal yang valid (dipakai) dan 5 butir soal yang tidak valid (dibuang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata prestasi belajar kimia siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata prestasi belajar kimia siswa kelas kontrol, yaitu 15,63 untuk kelas eksperimen dan 13,90 untuk kelas kontrol. Selain itu, berdasarkan uji statistik yaitu uji-t dua pihak diperoleh hasil thitung = 3,23. Bila diketahui ttabel =1,67, maka diperoleh thitung > ttabel. Dengan demikian hipotesis penelitian diterima, yaitu ada perbedaan prestasi belajar kimia antara siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model jigsaw dengan siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan pembelajaran kooperatif model jigsaw terhadap prestasi belajar kimia siswa pada pokok bahasan kesetimbangan kimia. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa keaktifan siswa selama proses pembelajaran pada kelompok eksperimen lebih tinggi daripada keaktifan siswa pada kelompok kontrol. Keaktifan ini meliputi keaktifan bertanya, menanggapi dan menjawab. Kata kunci: pembelajaran kooperatif model jigsaw, prestasi belajar

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->