50 . 60 .

jumlah uang yang dipertanggungkan; premi pertanggunganriya. (KUHD 254, 256, 258, 302, 306.)

Pasal 305. Perencanaan jumlah uangnya dan penentuan syarat pertanggungannya, sama sekali diserahkan kepada persetujuan kedua belah pihak. (KUHPerd. 1780.)

Pasal 306. Bila orang yang jiwanya dipertanggungkan pada waktu pengadaan pertanggungan telah meninggal dunia , gugurlah perjanjian itu, meskipun tertanggung tidak dapat mengetahui tentang meninggalnya itu; kecuali bila dipersyaratkan lain. (KUHPerd. 1779; KUHD 251 dst., 269, 281.)

Pasal 307. Bila orang yang mempertanggungkanjiwanya bunuh diri atau dihukum mati, gugurlah pertanggungannya. (KUHD 276.)

Pasal 308. Dalam bagian ini tidak termasuk dana janda, perkumpulan-perkumpulan tunjangan hidup (tontine), perseroan pertanggungan jiwa timbal-balik, dan perjanjian lain semacam itu yang berdasarkan kemungkinan hidup dan kematian, yang untuk itu diharuskan mengadakan simpanan atau sumbangan tertentu atau kedua-duanya. (KUHD 286; S. 1870-64 pasal 10.)

Pasal 300. Pertanggungannya dapat diadakan untuk satu tahun atau lebih. Bila tidak ada penentuan waktu, dianggap bahwa pertanggungan itu diadakan untuk satu tahun. (KUHPerd. 1597.)

Pasal 301. Pada penyusunan penghitungan kerugian, dihitung berapa nilai hasil pada waktu dipanen atau dinikmati tanpa terjadinya bencana, dan nilainya setelah bencana itu. Penanggung membayar selisihnya sebagai ganti rugi. (KUHD 273 dst., 288.)

Bagian 3. Pertanggungan Jiwa.

Pasal 302. (s.d.u. dg. S. 1876-141.) Jiwa seseorang dapat dipertanggungkan untuk keperluan orang yang berkepentingan, baik untuk selama hidup ataupun untuk suatu waktu yang ditentukan dengan perjanjian. (KUHD 247 dst., 304-40.)

Pasal 303. Yang berkepentingan dapat mengadakan pertanggungan, bahkan di luar pengetahuan atau izin dari orang yang jiwanya dipertanggungkan.

Pasal 304. Polis itu memuat: 10 . 20 . 30 . 40 . hari pengadaan pertanggungan itu; nama tertanggung; nama orang yang jiwanya dipertanggungkan; waktu bahaya bagi penanggung mulai berjalan dan berakhir;

Kerugiannya dihitung menurut nilai barang-barang yang ada pada waktu ada kebakaran. (KUHPerd. 1940 dst.)

Pasal 296. Bila tidak diadakan persyaratan khusus dalam polis tentang barangbarang bergerak, harta dalam rumah, perkakas rumah dan perhiasan rumah, maka pernyataan-pernyataan itu diberi arti sedemikian seperti yang diuraikan dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata Buku Kedua Bab I, Bagian 4. (KUHPerd. 512 dst.; KUHD 356-51.)

Pasal 297. Bila pada suatu hipotek antara debitur dan penagihnya dipersyaratkan, bahwa dalam hal ada kerugian menimpa persil yang dihipotekkan yang dipertanggungkan atau yang akan dipertanggungkan, uang asuransinya sampai jumlah utang dan bunga yang terutang, akan menggantikan hipotek itu, maka penanggung yang diberitahukan persyaratan itu wajib memperhitungkan ganti rugi yang terutang dengan penagih utang hipotek. (KUHPerd. 613, 1162 dst.; KUHD 268, 288; S. 1908-542 pasal 14.)

Pasal 298. Persyaratan dalam pasal di atas tidak mempunyai akibat, kecuali bila dan sepanjang penagih utang hipotek akan mendapat keuntungan, seandainya kerugian itu tidak terjadi. (KUHPerd. 1209 dst.)

Bagian 2. Pertanggungan Terhadap Bahaya yang Mengancam Hasil Pertanian yang Belum Dipaneni.

Pasal 299. Selain syarat-syarat yang tercantum dalam pasal 256, pohs itu harus menyatakan: 10 . 20 . letak dan batas-batas tanah yang hasilnya dipertanggungkan; penggunaannya. (KUHPerd. 1186-41; KUHD 247, 251, 254, 258, 263, 272, 287-10 dan 21; Rv. 101.)

Penanggung terbebas dari kewajibannya untuk memenuhi penggantian kerugian. juga kerusakan yang disebabkan oleh penghancuran seluruhnya atau sebagian barang yang dipertanggungkan. atau sebab lainnya. 249. 638. gudang atau tempat penyimpanan lain. 283. KUHD 2. selama pemadaman kebakaran atau penyelamatannya. meskipun meledaknya. atau hilangnya sesuatu dari barang itu karena pencurian. Pada pertanggungan atas barang-barang bergerak dan barang-barang dagangan dalam rumah. 290. bila ia membuktikan. karena air atau alat lain yang digunakan untuk menahan atau memadamkan kebakaran itu.) Pasal 294. (ISR. dan karena itu besar kemungkinan bahaya kebakaran lebih banyak. Bila sebuah bangunan yang dipertanggungkan diperuntukkan bagi penggunaan lain. 1366. yang terjadi atas perintah pihak atasan untuk menahan menjalamya kebakaran yang terjadi. pecahnya atau sambaran itu tidak mengakibatkan kebakaran. hakim dapat memerintahkan tertanggung untuk bersumpah.) Pasal 292. Pasal 293. disamakan dengan kerugianyang disebabkan oleh kebakaran. Kerugian yang disebabkan oleh kebakaran disamakan dengan kerugian sebagai akibat kebakaran. bila tidak ada atau tidak lengkap alat-alat bukti yang dinyatakan dalam pasal-pasal 273. (KUHD 287-20. penanggung tidak akan mempertanggungkan sama sekali atau tidak atas dasar syarat yang sama seperti itu. sambaran petir. (KUHPerd. maka berhentilah kewajibannya. bahwa kebakaran itu disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian besar tertanggung sendiri. sehingga bila hal itu telah ada sebelum dipertanggungkan. . ketel uap. 133. 276.Pasal 291. 652 dst.) Pasal 295. Onteig 84. Demikian pula kerugian yang disebabkannya oleh ledakan mesiu. juga bila hal itu terjadi dari kebakaran dalam bangunan-bangunan yang berdekatan. misalnya barang-barang yang dipertanggungkan berkurang atau membusuk. 274 dan 275. atau sebab lain.

akan diganti oleh penanggung. biasa atau tidak biasa. direncanakan atau tidak direncanakan. (KUHPerd . Penanggung mempunyai hak untuk mengawasi. tanpa ada yang dikecualikan. dan lainlainnya dengan nama apa pun.1367. yang dibebankan pada penanggung adalah semua kerugian dan kerusakan yang menimpa barang yang dipertanggungkan karena kebakaran yang disebabkan oleh cuaca yang sangat buruk atau peristiwa lain. KUHD 276. atau persil itu akan dibangun kembali atau diperbaiki paling tinggi sampai jumiah yang dipertanggungkan. bahwa uang yang harus dibayar olehnya. apinya sendiri. 254. 258. perampok. 1241. kelalaian. 293. (KUHD 53. 282. 624 dst. Dalam hal kedua.. KUHD 283. 302. 286. Akan tetapi pada persyaratan itu pertanggungan sekali-kali tidak boleh melampaui tiga perempat biaya itu. kalau perlu oleh haldm. 688.. dalam waktu yang ditentukan. 256-30. dipersyaratkan oleh tertanggung. kerugiannya dihitung dengan memperbandingkan nilai persil sebelum bencana. 284. tetangga. sungguh digunakan untuk tujuan itu.) Pasal 290. dan kerugiannya diganti dengan uang tunai.) . penanggung wajib membangun kembali atau memperbaikinya. akan diganti kerugian yang diderita pada persil itu. Pertanggungan dapat dilakukan untuk nilai penuh barang yang dipertanggungkan. 253. untuk menjamin hal itu secukupnya. 101. musuh. 288. 263. 272. hakim bahkan dapat memerintahkan kepada tertanggung atas tuntutan penanggung. 637. (KUHPerd. kesalahan atau kejahatan pelayan sendiri. Pada pertanggungan milik yang dibangun dipersyaratkan. 300. Dalam hal persyaratan pembangunan kembali. 294. dengan nilai sisanya segera setelah kebakaran. 291 dst. Rv. 1565. bila ada alasannya.) Pasal 289.KUHD 247 dst. Dalam hal yang pertama.) Pasal 288. bahwa biaya yang diperlukan untuk pembangunan kembali itu. dengan cara apa pun terjadinya kebakaran itu.

dan bila tidak lengkap. penggunaannya. igo6-348. (KUHD 15. nilai barang yang dipertanggungkan..) 285. sifat dan penggunaan bangunan-bangunan yang berbatasan. 50 . 20 . Pasal 286. Pertanggungan Terhadap Bahaya Kebakaran. 1186-41. harus menurut asas-asas hukum pada umumnya.Dihapus dg. 1354. KUHD 290. memperoleh semua hak yang sekiranya dimiliki oleh tertanggung terhadap pihak ketiga berkenaan dengan kerugian itu. s. 693. S. polis kebakaran harus menerangkan: 10 . secara khusus juga berlaku terhadap perseroan-perseroan ini. 637. 1402. . di mana barang bergerak yang dipertanggungkan berada. Penanggung yang telah membayar kerugian barang yang dipertanggungkan. letak dan batas bangunan dan tempat. 53. (KUHPerd. 40 . 656. Bagian 1. DAN TENTANG PERTANGGUNGAN JIWA.) BAB X. Selain menyatakan persyaratan dalam pasal 256. letak dan batas barang tetap yang dipertanggungkan.Pasal 284. (KUHPerd. Perseroan-perseroan pertanggungan atau penjaminan timbal-balik harus menaati ketentuan dalam perjanjiannya dan peraturan yang berlaku. TERHADAP BAHAYA-BAHAYA YANG MENGANCAM HASIL PERTANIAN YANG BELUM DIPANENI. selama hal itu dapat mempunyai pengaruh terhadap pertanggungannya. 308. 1870-64 pasal 10. Pasal 287. ASURANSI ATAU PERTANGGUNGAN TERRADAP BAHAYA BAHAYA KEBAKARAN. dan tertanggung bertanggurgjawab untuk setiap perbuatan yang mungkin merugikan hak penanggung terhadap pihak ketiga itu. disimpan atau ditumpuk. Larangan-larangan yang termuat dalam pasal 289 alinea terakhir. 1365 dst. 30 .

bahwa ia hanya akan dapat melakukan haknya terhadap para penanggung. Biaya yang dikeluarkan oleh tertanggung untuk menghindari atau mengurangi kerugian menjadi beban penanggung. 718. Dalam hal perjanjian yang demikian.. melampaui jumlah uang yang dipertanggungkan. 662. penanggung mendapat preminya. 635 dst. Tak dianggap sebagai perjanjian yang tidak diperkenankan. 294. 266 dst. 272. meskipun hal itu bila ditambahkan pada kerugian yang diderita. KUHP 381.Pasal 280.. bila setelah pertanggungan suatu barang untuk nilai penuhnya. 652 dst. Dalam segala hal di mana perjanjian pertanggungan untuk seluruhnya atau sebagian gugur. baik untuk seluruhnya atau sebagian yang sedemikian untuk mana Ia belum menghadapi bahaya. untuk seluruhnya atau sebagian. (KUHD 252. 603. (KUHPerd. (KUHD 250 dst. bila ada alasan untuk itu. penanggung harus mengembalikan preminya. atau menjadi batal. dengan tidak mengurangi tuntutan pidana. Dengan tidak mengurangi ketentuan khusus yang dibuat tentang berbagai macam pertanggungan. tertanggung wajib dengan giat mengusahakan. semua dengan ancaman penggantian kerugian. biaya dan bunga.) Pasal 281. agar kerugian terhindar atau berkurang.. 615. KUHD 270. 1357.. (KUHPerd. yang berkepentingan selanjutnya mempertanggungkannya. perjanjian yang diadakan sebelum itu. dengan ketentuan tegas. 1453. harus diuraikan dengan jelas dan begitu pula akan berlaku ketentuan pasal 277 dan pasal 278 terhadap itu. dengan ancaman hukuman akan menjadi batal. 276. 269.) Pasal 283. dan asalkan telah bertindak dengan itikad baik. bila dan selama ia tidak akan dapat menagih ganti rugi pada penanggung yang dahulu. KUHD 249. 1328. atau daya upaya yang dilakukan itu telah sia-sia belaka. Bila batalnya perjanjian terjadi berdasarkan akal busuk. 618. 653. 654. bila ada alasan untuk itu.) Pasal 282.) . penipuan atau kejahatan tertanggung. setelah kejadian tersebut ia harus segera memberitahukan kepada penanggung.

maka penanggung berikutnya bertanggung jawab untuk nilai selebihnya menurut urutan waktu mengadakan pertanggungan itu. Bahkan ia boleh tetap memegang atau menagih preminya. ia dianggap menetapkan diri mengganti tempat mereka sebagai penanggung untuk jumlah yang sama dan urutan yang sama. 282. (KUHD 271 dst. dan dengan yang pertama ditanggung nilai yang penuh. hanya inilah yang berlaku dan penanggung berikut dibebaskan. Bila tertanggung membebaskan penanggung-penanggung pertama. terhadap satu benda yang sama diadakan berbagai pertanggungan. mereka bersamasama. meskipun pada hari yang berlainan oleh berbagai penanggung dipertanggungkan lebih dari nilainya. (KUHD 249. 290.) Pasal 279. 693. (KUHD 277.) Pasal 278. bila pada hari yang sama. Tiada kerugian atau kerusakan yang disebabkan oleh kesalahan dari tertanggung sendiri. bila ia sudah mulai memikul bahaya. hanya memikul nilai sebenarnya yang dipertanggungkan. Bila pada satu polis saja. 307. Ketentuan itu juga berlaku. tidak boleh membatalkan pertanggungan yang lama agar dengan demikian penanggung yang kemudian terikat. Bila pada penanggung pertama tidak ditanggung nilai penuh. Bila ia mengadakan pertanggungan ulang untuk dirinya. 280. dibebankan pada penanggung. menurut perimbangan jumlah yang mereka tandatangani. Bila berbagai pertanggungan diadakan dengan itikad balk terhadap satu barang saja. 637. maka para penanggung ulang mengganti tempatnya dalam urutan itu juga.Pasal 276. Tertanggung dalam hal-hal yang disebut dalam dua pasal yang lalu. (KUHD 252.) Pasal 277. 294.) .

Dalam hal itu. Bila nilai barang yang dipertanggungkan tidak dinyatakan dalam polisnya oleh para pihak. KUHD 253. (KUHPerd. 295. harus disebutkan dalam polis yang baru. disumpah oleh hakim.) . 619. 275. Penanggung dalam segala hal mempunyai kekuasaan untuk membuktikan terlalu tingginya nilai yang dinyatakan itu di depan hakim. Meskipun nilai itu dinyatakan dalam polisnya. 619.. KUHD 256. 295. bila diajukan alasan yang menimbulkan persangkaan yang mempunyai dasar karena pemberitahuan nilai yang terlalu tinggi.) Pasal 272. 281 dst. hal itu dapat dibuktikan dengan semua alat bukti. maka penanggung tidak dapat membantahnya. 295.) Pasal 275. Akan tetapi bila barang yang dipertanggungkan sebelumnya telah dinilai oleh ahli yang diperuntukkan bagi itu oleh para pihak. 279. (KUHPerd. baik pertanggungan yang lama maupun pemutusan melalui pengadilan.) Pasal 273. semuanya ini tidak mengurangi pengecualian yang dibuat dalam ketentuan undang-undang. (KUHPerd. hakim mempunyai wewenang untuk memerintahkan kepada tertanggung untuk menguraikan dasar layaknya nilai yang dinyatakan.) Pasal 274. Bila tertanggung membebaskan penanggung dari kewajibannya untuk waktu yang akan datang melalui pengadilan ia dapat mempertanggungkan lagi kepentingannya untuk bahaya itu juga. (KUHD 279 dst. 1922. dan bila dituntut. 1449. Penanggung selalu dapat mempertanggungkan lagi hal yang telah ditanggung olehnya. (KUHD 252. kecuali dalam hal adanya penipuan. 621 dst. KUHD 282. 1866. dengan ancaman hukuman menjadi batal. 1328.Pasal 271.

) Pasal 267. sehingga tertanggung telah dapat mengetahuinya. 306. hakim bebas untuk memerintahkan tertanggung dan pemegang amanatnya bersumpah.. berpendapat bahwa sejak adanya kerugian itu telah lampau begitu banyak waktu. adalah batal. 598. (KUHD 265. 604. 333.. 1929 dst. 281. dapat terancam bahaya dan tidak dikecualikan oleh undang-undang. (KUHPerd.) . (KUHD 247. Dalam hal keragu-raguan. 597 dst. telah ada pada saat mengadakan perjanjiannya. tertanggung dianggap telah mengadakannya untuk dirinya sendiri.) Pasal 270.. KUHD 282. bila tertanggung atau orang yang dengan atau tanpa amanat telah menyuruh mempertanggungkan. bahwa orang telah mengetahui tentang kerugian itu. Pertanggungan dapat menjadikan sebagai pokok yakni semua kepentingan yang dapat dinilai dengan uang.dipertanggungkan oleh yang berkepentingan. 250.. KUHD 246. bahwa mereka pada waktu mengadakan perjanjiannya tidak mengetahui tentang adanya kerugian itu. 254. Semua pertanggungan yang diadakan atas suatu kepentingan apa pun. maka sumpah itu dalam segala hal oleh hakim harus diperintahkan. 378. 1940 dst. Bila dalam polisnya tidak dinyatakan. atau oleh pihak ketiga atas amanatnya. bila hakim dengan mengindahkan keadaannya. 597 dst. KUHP 381.. 1328. (KUHPerd. KUHD 252. Persangkaan ada. 1357.) Pasal 269. 606. bahwa pertanggungan itu diadakan atas beban pihak ketiga.) Pasal 268. 652. 1916-30. 599. sebelum saat ia mengetahui tentang pertanggungan yang diadakan di luar pengetahuannya. 277 dst. Bila sumpah itu dibebankan oleh satu pihak kepada pihak lawannya. 251. telah mengetahui tentang adanya kerugian itu. 281 dst. (KUHPerd. 264. yang kerugiannya terhadap itu dipertanggungkan. 281 dst.

333.. akan tetapi juga atas beban pihak ketiga.) Pasal 264. dan tertanggung asli masih tetap mempunyai kepentingan dalam barang yang dipertanggungkan. 584. Pada pertanggungan untuk pihak ketiga. pada tempat tinggainya.) Pasal 265. 1459 dst. (KUHD 60. sepanjang mengenai kerugian yang timbul setelah barang itu menjadi keuntungan atau kerugian pembeli atau mereka yang haru memperolehnya. maka dengan syarat sedemikian dapat dipakai untuk mengadakan pertanggungan itu. maka pertanggungan itu akan tetap berjalan untuk kepentingannya.) Pasal 266. dan bila tidak diajukan syarat itu.) Pasal 263. 1354 dst. KUHD 262. semua hal demikian berlaku. (KUHPerd. pertanggungannya berlangsung untuk keuntungan pembeli atau pemilik baru. 378. 321. adalah batal. bila dan sejauh barang yang sama itu telah . baik berdasarkan amanat umum atau khusus. Pada penjualan dan segala peralihan hak milik atas barang yang dipertanggungkan. kecuali bila dipersyaratkan sebaliknya antara penanggung dan tertanggung yang asli. (KUHD 256. dan untuk hal itu harus diindahkan ketentuan-ketentuan berikut. dianggap menjadi penanggung dengan syarat yang diajukan semula. Bila pada waktu penjualan atau peralihan hak milik. 598. 1792 dst. KUHD 281. Pertanggungan dapat diadakan tidak hanya atas beban sendiri. bahkan tanpa penyerahan.. Orang yang setelah menerima perintah orang lain untuk mempertanggungkan. maupun di luar pengetahuan yang berkepentingan sekalipun. (KUHPerd. adakah hal itu terjadi berdasarkan pemberian amanat. harus dengan tegas dinyatakan dalam polisnya.Pasal 262.. pembeli atau pemilik baru menolak untuk mengambil alih pertanggungannya. 264. di tempat is seharusnya melaksanakan perintah itu atau bila ini tidak ditunjukkan. menahan atas bebannya sendiri. Pertanggungan tanpa pemberian amanat dan di luar pengetahuan yang berkepentingan. 264. ataukah di luar pengetahuan yang berkepentingan.

262. 1902. dengan ancaman hukuman menjadi batal. (KUHD 64. 255.) Pasal 258. wajib mengganti kerugian yang mungkin dapat timbul karena kelalaian itu. atau orang yang diamanatkan atau diberi wewenang untuk itu. dan penanggung.) Pasal 261. KUHD 68.Perjanjian pertanggungan ada seketika setelah hal itu diadakan. (KUHD 681. polisnya yang ditandatangan harus diserahkan dalam delapan hari setelah mengadakan perjanjian. 259 dst. dapat dibuktikan dengan semua alat bukti. 606. dalam berbagai pertanggungan oleh ketentuan undang-undang. dan kewajiban kedua belah pihak dari penanggung dan dari tertanggung berjalan Pengadaan perjanjian itu membawa kewajiban penanggung untuk menandatangani Polis itu dalam waktu yang ditentukan dan menyerahkannya kepada tertanggung. (KUHPerd. dalam sesuatu hal khusus. 681-10. hak mulai saat itu. (KUHD 260. kecuali bila ditentukan jangka waktu yang lebih panjang oleh ketentuan undang-undang.) . penanggung atau makelar untuk kepentingan tertanggung. Untuk membuktikan adanya perjanjian itu. 684. akan tetapi semua alat bukti lain akan diizinkan juga. bila ada permulaan bukti tertulis. polis itu dalam 24 jam setelah pengajuan oleh penanggung harus ditandatangani dan diserahkan. Namun demikian janji dan syarat khusus.. Bila ada kelalaian dalam hal yang ditentukan dalam kedua pasal yang lalu. 615. harus ada bukti tertulis. Bila Pertanggungan langsung diadakan antara tertanggung. 618.) Pasal 260. (KUHD 255. malahan sebelum Polis ditandatangani. 681-10. 302. akan tetapi dengan pengertian bahwa harus ternyata secara tertulis syarat yang pernyataannya secara tegas diharus dalam polis. 681-10. Bila pertanggungan diadakan dengan perantaraan seorang makelar asuransi.) Pasal 259. 603. bila timbul perselisihan tentang hal itu dalam waktu antara pengadaan perjanjian dan penyerahan polisnya.

659 dst. 640 dst. 637. 592. 287. terkecuali polis 10 . 1335 dst. 50 . 686. dan semua syarat yang diperjanjikan antara para pihak. 624 dst. 306. harus menyatakan: hari pengadaan pertanggungan itu. pelepasan yang dilakukan pada waktu mengadakan pertanggungan atau selama berjalannya hal itu..) Pasal 256. 23. 634. 695. Polis itu harus ditandatangani oleh setiap Penanggung (KUHD 247. 263.. yang diberi nama polis.. 304. 296. 302. dan pada umumnya. 256. uraian yang cukup jelas tentang barang yang dipertanggungkan. 20 .Pasal 254. 287. 258. 253. pertanggungan jiwa. bahaya yang diambil oleh penanggung atas bebannya. 710. semua keadan yang pengetahuannya tentang itu mungkin mutlak Penting bagi penanggung. 296. 60 . 40 . . 596.. KUHPerd. jumlah uang yang untuk itu dipertanggungkan. KUHD 249. atas hal yang menurut ketentuan undang-undang dipersyaratkan untuk hakekat perjanjian itu.. 254. 264 dst. 30 . 688 dst. a5l dst.) Pasal 257. 80 . adalah batal. 304. (AB. 657. waktu mulai dan berakhirnya bahaya yang mungkin terjadi atas beban penanggung.) Pasal 255. Semua polis. Premi pertanggungan.. (KUHD 256. nama orang yang mengadakan pertanggungan itu atas beban sendiri atau atas beban orang lain. Pertanggungan harus dilakukan secara tertulis dengan akta. 624 dst. 299.. 299.. 70 . atau hal yang dengan tegas dilarang.

268. maka penanggung. 597 dst. (KUHPerd. (KUHPerd. atau seseorang yang atas bebannya dipertanggungkan oleh pihak ketiga. 280 dst. 677. hanyalah berlaku sampai jumlah nilainyanya Bila nilai barang itu tidak dipertanggungkan sepenuhnya. kerugian yang diderita oleh barang itu akan diganti sampai jumlah penuh yang dipertanggungkan. 1234.. 603 dst. dan untuk bahaya sang sama atas barang-barang yang telah dipertanggungkan untuk nilaiaya secara penuh. 256-10. Bila seseorang yang mempertanggungkan untuk dirinya sendiri. 277 dst. 266. 280. 289. KUHP 381. meskipun dilakukannya dengan itikad baik. 609 dst..) Pasal 253. yang sifatnya sedemikian.) Pasal 251. 1246.yang tidak dipertanggungkan. KUHD 269 dst.) . 264 dst. bahwa tanpa mengingat kelebihan nilai barang yang dipertanggungkan. Kecuali dalam hal yang diuraikan oleh ketentuan undang-undang. 268.. 266. 306. atau tidak diadak. 281 dst. Semua pemberitahuan yang keum atau tidak benar. atau semua penyembunyian keadaan yang diketahui oleh tertanggung. Pertanggungan yang melampaui jumlah harganya atau kepentingan yang sesungguhnya. maka penanggung tidak wajib mengganti kerugian. dengan ancaman kebatalan terhadap pertanggungan yang kedua.. (KUHD 253 dst.. hanya terikat menurut perimbangan antara bagian yang dipertanggungkan dan bagi.Pasal 250. 593. 1320 dst.) Pasal 252. bila penanggung mengetahui keadaan yang sesungguhnya dari semua hal itu. sehingga perjanjian itu tidak akan diadakan. (KUHD 268. dalam hal kerugian. 1328. 271 dst. KUHD 257. Akan tetapi bagi pihak yang berjanji bebas untuk mempersyaratkan dengan tegas. tidak boleh diadakan pertanggungan kedua untuk waktu yang sama.....dengan syarat-syarat yang sama. pada waktu pertanggungan tidak mempunyai kepentingan dalam denda yang dipertanggungkan. membuat pertanggungan itu batal.

) bahaya laut dan bahaya perbudakan. 294. 593. (KUHD 287 dst. KUHD 60. atau karena sifat dan kodrat dari yang dipertanggungkan sendiri. (KUHD 592 dst. Terhadap semua pertanggungan. baik yang dibicarakan dalam buku ini maupun dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang Buku Kedua ini. yang mungkin akan dapat diderita karena suatu peristiwa yang tidak pasti.) jiwa satu orang atau lebih. 637. 599. (AB. di mana penanggung mengikat diri terhadap tertanggung dengan memperoleh premi. (KUHD 686 dst.) Pasal 249. KUHD 268. di sungai. atau tidak mendapat keuntungan yang diharapkan. Penanggung sama sekali tidak wajib menanggung untuk kerusakan atau kerugian yang langsung timbul karena cacat. 283. 249. (KUHPerd.) . berlakulah ketentuan-ketentuan yang termuat dalam pasal-pasal berikut. dan perairan pedalaman.) Mengenai dua hal terakhir dibicarakan dalam buku berikutnya.) Pasal 248. 269.) Pasal 247. 1337. (KUHD 299 dst. (KUHD 276. (KUHD 256. 1774. kebusukan sendiri. Asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian. 252. (KUHD 302 dst. KUHPerd. Pertanggungan itu antara lain dapat mengenai: bahaya kebakaran. kecuali jika dipertanggungkan untuk itu dengan tegas.Pasal 246.275. untuk memberikan kepadanya ganti rugi karena suatu kehilangan. 23. kerusakan. 259.) bahaya yang mengancam hasil pertanian yang belum dipanen.) bahaya pengangkutan di darat. 286.

atau surat-surat dagang atau surat-surat lainnya yang dialihkan kepada orang yang pailit dapat dituntut kembali. 1938-276. 229e dst. Bila dalam harta paint terdapat surat-surat wesel.Pasal 241. 231 dst.. selama hal ini masih berada pada orang yang pailit. meskipun ada sesuatu yang diinasukkan dalam rekening koran. S. asalkan pengirimnya pada waktu pengiriman. tidak pemah berutang sama sekali untuk sesuatu jumlah pada orang yang pailit dan tidak termasuk dalam hal itu biaya yang timbul karena pengiriman itu. surat-surat dagang dan surat lain yang belum sampai jatuh tempo pembayarannya. (KUHD 100 dst. yang diserahkan ke tangan orang yang pailit hanya dengan amanat untuk menagihkannya dan memegang jumlah uangnya untuk penggunaan pengirim. 236. 127a... Pasal 242. atau pada pihak ketiga yang menguasai atau menyimpan untuknya. 146a. 117. 229e dst. 174 dst. surat-surat wesel. berlakulah peraturan-peraturan dari pasal 237.. .) 244. 174 dst. 178 dst. atau kemudian. Dihapus dg. BAB IX. ASURANSI ATAU PERTANGGUNGAN PADA UMUMNYA. atau yang sudah sampai jatuh temponya dan belum dibayar. atau surat-surat yang harus dibayar di tempat tinggatnya.. 102a. 178 dst.) Pasal 243. 245.. (KUHD 100 dst.. Jika barang-barang yang diberikan dalam komisi diambil sebagai jaminan utang oleh pihak ketiga dengan itikad baik. atau untuk melakukan pembayaran tertentu yang ditunjuk atau bila hal itu dimaksudkan untuk menjamin surat-surat wesel yang ditarik atas orang yang pailit dan diakseptasi olehnya. Juga selain soal maksud atau akseptasi yang disebut dalam pasal yang lalu. 109c. maka surat-surat wesel. suratsurat dagang dan surat-surat lain itu dapat dituntut kembali. namun semua tidak mengurangi hak atas harta itu untuk minta jaminan yang untuknya mungkin dapat dituntut darinya karena akseptasi-akseptasi orang yang pailit..

dengan bunga dan biaya yang terutang..) Pasal 239. 582.) Pasal 238. Namun penjual asunya dalam hal itu berhak untuk menagih pada pembeli harga pembehannya. 1150 dst. asalkan memenuhi harga pembelian kepada penjual yang olehnya telah dipersyaratkan pada orang yang pailit. 241. barang-barang yang dituntut kembali. barang-barang itu dapat dituntut kembali oleh pemberi komisi. 60. KUHD 90. Tuntutan kembali barang dihapus. (F. (KUHPerd. walaupun komisioner telah memperhitungkan keuntungan sebagai jaminan untuk pembelinya. 232. (KUHPerd. 507 dst. Ketentuan alinea yang lalu berlaku juga dalam hal barang itu. atau yang dinamakan del credere. Para pengurus harta pailit mempunyai wewenang untuk mempertahankan harta itu. 247. akan tetapi sebaliknya mempunyai kewajiban kepada pemberi utang untuk memenuhi jumlah yang dipinamkan. bila barang itu selama perjalanan dibell dengan itikad baik oleh fihak ketiga atas faktur dan atas konosemen atau surat muatan. 1381. Hak menuntut kembali yang sama terjadi terhadap harga pembelian barang-barang yang diberikan dalam komisi dan yang telah dbual dan diserahkan oleh komisioner. dengan tidak diperbolehkan untuk mencampurkan uang itu dengan harta orang yang pailit. 1402. dengan kewajiban yang dinyatakan dalam pasal 235. akibat pembelian dan penyerahan dengan itikad baik. 246 dst. Selama barang bergerak yang diberikan dalam komisi masih berada pada komisioner atau pada pihak ketiga yang menguasainya atau menyimpan untuk orang yang pailit. F.) .. asalkan harga pembeliannya tidak dilunasi sebelum kepailitannya.. KUHD 232. penjual tetap mempunyai hak menuntut kembali. dan Ia mempunyai hak mendahului terhadap uang itu. 41 dst. telah menjadi milik pihak ketiga. (KUHD 76 dst. selama belum dilunasi sebesarjumlah tagihannya.Pasal 237.) Pasal 240. setelah berada dalam penguasaan orang yang pailit atau seseorang yang bertindak untuknya. Bila barang yang dituntut kembali diambil dengan itikad baik sebagaijaminan utang oleh pihak ketiga.

. (KUHPerd.. maka tidak terjadi penuntutan kembali. pemberian kembali dilakukan menurut imbangan dan dalam perbandingan dengan harga pembelian dalam keseluruhannya. Dalam kedua hal. tuntutan kembali hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu enam puluh hari terhitung dari hari barang itu di simpan di bawah kekuasaan orang yang paint atau pihak ketiga. 1517. KUHD 234. 229e dst. dapat dilakukan penuntutan kembali.. (KUHPerd. (KUHD 231. 244. 236. KUHD 76 dst. KUHD 120 dst. atau pada pihak ketiga yang menguasai atau menyimpan barang itu untuknya. asalkan untuk kepentingan harta orang yang pailit diadakan jaminan untuk hal sebagai akibat dari akseptasi itu. 1139-41. 125.. 1415. komisi. 230. 86 dst.) Pasal 236. dan selanjutnya segala biaya yang digunakan untuk keselamatan barang dagangan. Penjual yang menerima kembali barangnya wajib memberikan ganti rugi kepada harta orang yang jatuh pailit untuk semua yang telah dibayar atau yang masih terutang karena bea. KUHD 76 dst. 246 dst. 699.) Pasal 235. 238.. 1413-11.174 dst.. 240.. Bila pembeli telah melunasi sebagian uang pembeliannya.orang yang jatuh pailit. 233. yang darinya dapat dituntut.) Pasal 234. Bila akseptasi itu dilakukan untuk sebagian dari uang pembelian yang terutang. asuransi. 91 dst.. 1266 dst. 188 dst. 178. 86 dst. upah pengangkutan. Bila barang yang dijual hanya sebagian didapatkan pada harta pailit.) Pasal 233. 1145. avarij umum (kerugian laut umum). (KUHPerd.. 230. 238.) . penjual wajib memberikan kembali uang yang telah diterimanya kepada harta pailit ftu. maka pada penuntutan kembali seluruhnya. Bila pembeli telah mengakseptasi dengan Surat wesel atau Surat dagang lain jumlah penuh dari harga barang yang dijual dan diserahkan. (KUHPerd...

. bila barang itu masih dalam perjalanan. dalam hal kepailitan pembeli. bahwa barang itu masih berada dalam keadaan yang sama seperti waktu diserahkan. bila mereka telah memperkaya diri dengan cara yang tidak adil. atau bila barang itu masih berada pada . S.) Pasal 232. (KUHD 98. yang di samping penerbit asli telah mengeluarkan Surat itu sebagai pembayaran. 1478. (KUHPerd. (KUHD 169. REKLAME ATAU TUNTUTAN KEMBALI DALAM HAL KEPAILITAN. 714 dst. baik di darat maupun di air. atau terhadap mereka yang di samping penerbit asli telah mengeluarkan Surat itu sebagai pembayaran. 1938-276. Daluwarsa yang dimaksud dalam alinea yang lalu tidak dapat digunakan oleh penerbit. KUHD 98. dg.) alinea BAB VIII.u. 24.Pasal 229k.. 234. Semua tuntutanhak terhadap para penerbit Surat yang disebut dalam bagian ini. meskipun barang itu sudah dikeluarkan dari bungkusannya. tidak dapat pula oleh penerbit atau oleh mereka. dan harga pembeliannya belum dilunasi sepenuhnya. terhitung dari hari penerbilan yang asli. 231. Barang bergerak. 1144 dst.d.) Untuk melakukan hak penuntutan kembali disyaratkan.612. 233 dst. 229. semuanya tidak mengurangi yang ditentukan dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1967. Terhadap daluwarsa yang disebut dalam pasal ini berlaku pasal 229a kedua. 1139-31. (s. 574. 1266 dst.. Rv. bila dan selama ia tidak menyediakan dananya. Bukti untuk itu diizinkan. 36. penjual berhak untuk menuntut kembali barang itu menurut ketentuan-ketentuan berikut. 236.) Pasal 231. F. Jika barang bergerak telah dijual dan diserahkan.. dibungkus kembali atau dikurangi. 1704.1517 dst. yang telah dijual baik dengan penentuan waktu maupun tanpa penentuan waktu dapat dituntut kembali. 1459. 230. kedaluwarsa dengan lampaunya waktu enam bulan. Pasal 230.

Pemegang promes atas-tunjuk wajib menagih pemenuhannya dalam waktu enam hari setelah hari Surat itu diambil sebagai pembayaran. tidak termasuk hari penerbilannya. wajib melepaskan dan menyerahkan kepada pemegang tagam pada dana yang ada darinya pada hari jatuh tempo di tangan orang yang atas namanya Surat itu telah dikeluarkan. maka jangka waktu enam hari tersebut berjalan mulai satu hari setelah hari pembayaran yang dinyatakan itu. dal. 1. akan tetapi dengan tidak mengurangi haknya terhadap orang yang menandatangani promes itu. dengan ancaman hukuman tanggungjawabnya akan berlangsung terus.) Pasal 229h.mempunyai dana sebesar jumlah pada Surat yang diterbitkannya pada orang yang atas dirinya telah diterbitkan Surat itu. di dalamnya tidak termasuk hari itu. F. Selain penerbit aslinya. 229j. yang terdapat dalam suatu ketentuan dalam bagian ini. dan ia harus memberikan kepada pemegang atas biayanya ini. tetap bertanggungjawab selama waktu enam hari sesudahnya. 613.jangka waktu yang sama. (KUHD 171. 229k. Bila hari terakhir suatu jangka waktu. kecuali bila mereka menganggap lebih baik untuk me an pemegang itu sebagai penagih utang untuk jumlah pada Surat yang dikeluarkan itu. dan bila tidak dilakukan pembayaran. 229j. setiap orang yang telah memberikan Surat tersebut di atas sebagai pembayaran. (KUHD 152. terhadap orang yang telah menerima Surat itu darinya. ia harus mengajukan promes itu untuk pencabutan.) Pasal 229j. (KUHD 146. para pengawas hartanya mempunyai kewajiban yang sama. dan hal itu sebesar jumlah pada Surat yang dikeluarkan. Bila penerbit asli dinyatakan pailit.) Pasal 229i. jatuh pada hari raya resmi dalam arti pasal 229b bis. kepada orang yang telah memberikan promes sebagai pembayaran kepadanya. bukti yang diperlukan untuk menjadikan tagihan itu berlaku sah. kewajiban bertanggungjawab itu tetap berlangsung sampai dengan hari pertama berikut yang bukan hari raya resmi. Penerbit asli.) . semua itu dengan ancaman hukuman akan kehilangan hak tagihnya terhadap orang itu. 13. 206. KUHD 152a. 217. (KUHPerd. Bila pada promes itu dinyatakan hari harus dibayar.

229j. bertanggungjawab terhadap setiap pemegangnya untuk memenuhinya selama dua puluh hari setelah hari tanggalnya dan hari itu tidak termasuk. beserta hari-hari raya lainnya yang setiap tahun kembali ditetapkan oleh Directeur van Justitie (Menteri Kehakiman). Penunjukan tanggal semua hari raya yang dimaksud dalam pasal ini.) Bagian 11.) Pasal 229d. 229. Pasal 229e. 205 dst.) Pasal 229c. Paskah Kristen kedua dan Pantekosta. 229i.. (KUHD 108. 581 -1 sub 21. Akan tetapi tanggungjawab penerbit asli tetap berlangsung.) Pasal 229g. Kuitansi Dan Promes Atas-Tunjuk. 227a dst. 225.) Pasal 229f. kecuali hari Minggu. Rv. Tabun Baru. Kenaikan Isa Almasih. Kuitansi dan promes atas-tunjuk harus memuat tanggal yang betul dari terbitan aslinya. 189. Penerbit asli kuitansi atas-tunjuk.. dilakukan setiap tahun dengan Surat ketetapan yang dimuat dalam Surat kabar resmi sebelum permulaan tahun. (KUHD 171a. baik menurut undang-undang maupun menurut keputusan hakim. (KUHD 173. tidak termasuk hari permulaan jalannya jangka waktu ini. kecuali bila ia membuktikan bahwa selama waktu yang ditentukan dalam pasal yang lampau . Dalam jangka waktu yang diatur dalam bagian-bagian sebelum bab ini. 201.Yang dianggap hari raya resmi dalam arti bagian ini ialah Minggu. yang harus dibayar oleh pihak ketiga. (KUHD 229f dst. 218.. (KUHD 172. kedua haii Natal. Tiada satu hari penangguhan pun diizinkan. 229g.

(KUHD 171. 205 dst. Rv. (KUHD 169. demikian pula antara suami-istri.) Bagian 10. . Bila hari terakhir jangka waktu yang ditetapkan oleh Undang-undang untuk melakukan tindakan mengenai cek yaitu untuk pengajuan dan untuk membuat protes atau keterangan yang disamakan dengan itu adalah hari raya. 171. yang telah memperkaya diri secara tidak adil.bis.) Pasal 229b. disamakan dengan semua orang atau lembaga yang dalam pekerjaan mereka secara tertib memegang uang untuk penggunaan langsung oleh orang lain. (KUHD 74 dst. dan tidak dapat digunakan oleh penarik atau pam endosan.Daluwarsa yang dimaksud dalam alinea pertama dan kedua tidak dapat digunakan oleh penarik..bis. 1381.. Pasal 229a. (KUHPerd.) Pasal 229b. semuanya tanpa mengurangi ketentuan dalam Kitab Undangundang Hukum Perdata pasal 1967. Bankir. bila atau sejauh Ia tidak menyediakan dana. Ketentuan-ketentuan Umum.maka jangka waktu ini diperpanjang sampai hari kerja pertama berikut pada akhir jangka waktu tersebut. yang tersebut dalam bagian-bagian sebelum bab ini. Pencegah daluwarsa hanya berlaku terhadap orang yang terhadapnya dilakukan tindak pencegahan daluwarsa itu. KUHD 168a. 214 dst. 180. dengan tidak mengurangi haktagih mereka yang belum dewasa dan yang dalam pengampuan terhadap wali atau pengampu mereka. 229k. Pengajuan dan protes dari suatu cek tidak dapat dilakukan selain pada hari kerja. 229k.) Pasal 229a.) Menyimpang dari Kitab Undang-undang Hukum Perdata pasal 1987 dan pasal 1988 berlakulah daluwarsa yang dibicarakan dalam pasal yang lalu terhadap mereka yang belum dewasa dan terhadap mereka yang berada dalam pengampuan. (KUHD 170. Hari raya yang terdapat diantara itu dimasukkan dalam perhitungan jangka waktu.

terikat menurut alas-hak aslinya. Daluwarsa.) Bagian 8. (KUHD 168. regresnya. terikat menurut alas-hak yang diubah. KUHD 167a.) Pasal 229. Rv. 196. KUHP 264.1967. atau dari hari Ia digugat di depan pengadilan. Pasal 228a. (KUHPerd. . penarik dan debitur cek lain. 1381. Orang yang kehilangan cek yang pemegangnya adalah ia sendiri dan yang sudah gugur dan di mana perlu telah diprotes. terhitung dari akhir jangka waktu pengajuan. maka mereka yang kemudian membubuhkan tanda tangan pada cek itu. 611 dst. utang karena cek dihapus oleh segala ikhtiar pembebasan utang yang tercantum dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata. Bila ada perubahan dalam alas-hak suatu cek. 217. Pasal 228. Rv. (KUHPerd.) Pasal 227b. dengan mengadakan jaminan untuk waktu tiga puluh tahun. Semua tuntutan regres pemegang terhadap para endosan. hanya dapat melakukan haknya terhadap penarik. mereka yang sebelum itu membubuhkan tanda tangan mereka pada cek itu. 212.waktu tigapuluh tahun. 218b. kedaluwarsa dengan lampaunya waktu enam bulan. KUHD 168a. KUHD 167b. Tuntutan regres dari berbagai debitur yang satu terhadap yang lain.) Bagian 9. (KUHPerd. Perubahan. 1830. 611 dst. 1967. 1830. yang wajib terhitung dari hari pembayaran oleh debitur cek itu untuk memenuhi kewajiban melakukan pembayaran cek. kedaluwarsa dengan lampaunya waktu enam bulan. Dengan tidak mengurangi ketentuan pasal berikut.198.

Bila cek ditarik dalam beberapa lembar. 191. 224. (KUHD 164. (KUHD 153. tidak dianggap sebagai halhal yang di luar kekuasaannya. bila pemberian nomor itu tidak ada. menyuruh menetapkan penolakan pembayaran dengan protes atau keterangan yang disamakan dengan itu. Fakta-fakta yang bersifat pribadi bagi pemegangnya. 182.) Pasal 227a. 206 dst. dapat ditarik dalam lembaran-lembaran lebih dari satu yang bunyinya sama.) Pasal 227. 218.itu. lembaran itu harus diberi nomor dalam alas-haknya. Kecuali cek atas-tunjuk. Bila keadaan di luar kekuasaannya itu berlangsung lebih dari lima betas hari terhitung dari hari sewaktu pemegang memberitahukan tentang keadaan yang di luar kekuasaannya kepada endosanya. hanya dapat meminta pembayaran kepada tertarik dengan mengadakan jaminan untuk . terikat oleh lembaran yang memuat tanda tangan mereka dan tidak diserahkan. meskipun sebelum akhir jangka waktu pengajuan. bahwa pembayaran itu menghapuskan kekuatan lembaran lain. demikian pula endosan yang kemudian.. yang dianggap bahwa setiap lembar merupakan cek tersendiri. meskipun tidak disyaratkan. Pembayaran yang dilakukan atas salah satu dari lembaran mengakibatkan pembebasan. 205 dst. Orang yang kehilangan cek yang pemegangnya adalah ia sendiri. atau untuk orang yang ditugaskan olehnya untuk mengajukan cek itu atau tintuk mengadakan protes atau keterangan yang dlqamakan dengan itu. (KUHD 163. setiap cek yang dikeluarkan dalam suatu negara dan harus dibayar di negara lain atau di daerah seberang laut dari satu negara yang sama dan sebaliknya. Lembaran Cek Dan Cek yang Hilang. atau dikeluarkan dan harus dibayar di daerah seberang laut yang sama atau di daerah seberang laut dari satu negara. 217. Pasal 226. Endosan yang telah menyerahkan lembaran itu kepada beberapa orang.) Bagian 7. maka hak regres dapat dilakukan tanpa diperlukan pembuatan protes atau keterangan yang disamakan dengan itu. 178.

bunga enam persen termtung dari hari pengajuan. KUHD 148. Orang yang untuk memenuhi kewajiban regresnya.) Pasal 225. 222. 20 . 12503 . maka jangka waktu itu diperpanjang. pemegangnya harus segera mengajukan cek itu untuk pembayaran. Setiap debitur cek. 217. KUHD 147. (KUHD 149. atau keterangan yang disamakan dengan itu. 218b. dan mencantumkan pemberitahuannya pada cek itu atau lembaran sambungannya dengan diberi tanggal dan ditandatangani. biaya protes atau keterangan yang disamakan dengan itu biaya pemberitahuan yang telah dilakukan beserta biaya lain. Bila pengajuan cek itu atau pembuatan protes atau keterangan yang disamakan dengan itu dalam jangka waktu yang ditetapkan terhalang oleh rintangan yang tidak dapat diatasi (peraturan perundang-undangan dari suatu negara atau hal lain di luar kekuasaannya). Setiap endosan yang telah membayar cek untuk memenuhi kewajiban regresnya. biaya yang telah dikeluarkan olehnya. dan. 227. 217. bunga enam persen terhitung dari hari pembayarannya. seluruh jumlah yang telah dibayarkan olehnya. 222. dapat menagih mereka yang berkewajiban regres terhadapnya: 10 . dapat menuntut penyerahan ceknya dengan protes. 12503. telah membayar cek itu. (KUHPerd. 30 . untuk selebihnya berlaku ketentuan pasal 219. 30 . Pemegangnya wajib segera memberitahukan kepada endosannya tentang keadaan yang di luar kekuasaan itu. beserta perhitungan yang ditandatangani sebagai pelunasan. terhadap siapa dilakukan atau dapat dilakukan hak regres. dengan membayar untuk memenuhi kewajiban regresnya. dapat mencoret endosemennya sendiri dan endosemen-endosemen berikutnya. bila ada alasan untuk . Setelah berakhirnya keadaan yang di luar kekuasaannya. (KUHPerd.20 .) Pasal 223. 217.) Pasal 224.

meskipun mereka mengikatkan diri lebih belakangan daripada yang ditagih pertama. 183a. Rv. maka biaya menjadi bebannya. tidak inenghalangi gugatan kepada debitur lainnya. bila hal itu dibuat oleh endosan atau oleh pemberi aval. 581-1 sub 11. F.Bila Klausula itu dibuat oleh penarik. maka biaya untuk protes atau keterangan yang dlqamakan dengan itu. 1283. 190a dst. 1292 dst. 217-20. 132. 219. Pemegang dapat menggugat orang-orang ini. sama sekali tidak mempunyai hak atas dana yang ada di tangan tertarik dari penariknya. 206. 1280 dst. Meskipun ada Klausula yang ditetapkan oleh penarik. maka hal ini hanya berakibat terhadap endosan atau pemberi aval saja. Semua orang yang terikat berdasarkan cek. terhadap siapa ia melaksanakan hak regresnya: 10 . tanpa wajib memperhatikan urutan ikatan mereka. KUHD 146. baik masing-masing maupun bersama-sama. F. Gugatan yang dilakukan terhadap salah seorang debitur cek. Dalam hal kepailitan penarik. Di samping itu juga pihak ketiga yang atas bebannya cek itu ditarik dan yang telah menikmati nilainya. (KUHD 146a. maka hal itu berakibat terhadap mereka Semua yang tandatangannya terdapat pada cek itu. 217. bertanggungjawab pula terhadap pemegang. bila pemegang menyuruh juga menetapkan penolakan pembayaran itu dengan protes atau keterangan yang dlganiakan dengan itu.) Pasal 221. . dapat ditagih dari mereka yang tandatangannya terdapat pada cek itu. Bila Klausula itu berasal dari endosan atau pemberi aval. jumlah uang cek itu yang tidak dibayar. 221a. Hak yang sama ada pada setiap orang yang tandatangannya terdapat pada cek dan yang telah membayar untuk memenuld kewajiban regresnya. (KUHPerd. Pemegang cek yang nonpembayarannya ditetapkan dengan protes atau keterangan yang disamakan dengan itu.. masih terikat untuk sepenuhnya terhadap pemegangnya.) Pasal 222. uang itu termasuk hartanya. bila dibuat akta semacam itu. Pemegang melakukan gugatan kepada mereka. 2992.. 19. (KUHD 145..) Pasal 22la.

Barangsiapa harus mengadakan pemberitahuan. harus disampaikan pemberitahuan yang sama dalam jangka waktu itu juga kepada pemberi avalnya. tidak menyebabkan dirinya kehilangan hak. kerugian dan bunga itu. KUHD 144. dapat membebaskan pemegangnya dari pembuatan protes atau keterangan yang disamakan dengan itu untuk melakukan hak regresnya. Bukti tentang tidak dundahkannya jangka waktu itu harus dibenkan oleh mereka yang mendasarkan haknya atas hal itu terhadap pemegang. Bila seorang endosan tidak menyatakan alamatnya atau menyatakannya dengan cara yang sukar dibaca.Pasal 219. 1243 dst.) Pasal 220. Bila sesuai dengan alinea yang lalu disampaikan pemberitahuan kepada seseorang yang tandatangannya terdapat pada cek itu.) Barangsiapa melakukan pemberitahuan itu tidak dalam jangka waktu tersebut di atas. bahkan dapat dengan hanya mengirimkan kembali cek itu. sudah cukuplah dengan pemberitahuan kepada endosan yang lebih dahulu. bila ada alasannya. seorang endosan atau seorang pemberi aval. tidak mungkin melampaui jumlah cek itu.. dapat melakukan hal itu dalam bentuk apa pun. Jangka waktu tersebut dianggap telah diindahkan. dan demikian seterusnya kembali pada penariknya. "tanpa protes" atau Klausula lain semacam itu yang ditulis dan ditandatangani di atas cek itu. Ia bertanggungjawab atas segala kerugian yang disebabkan oleh kelalaiannya. . Penarik. Jangka waktu ini berjalan mulai dari penerimaan pemberitahuan yang lebih dahulu. berikut dari hari pengajuan. dengan jalan klausula: "tanpa biaya". bahwa Ia telah melakukan pemberitahuan itu dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. dengan menyebut nama dan alamat mereka yang telah melakukan pembeiitahuan yang lebih dahulu. 217 dst. bila cek itu ditarik dengan Klausula tanpa biaya. atau keterangan yang disamakan dengan itu dan. bila surat yang memuat pemberitahuan itu dalam jangka waktu tersebut telah disampalkan dengan pos. (KUHPerd. akan tetapi biaya. tentang pemberitahuan yang diterima olehnya. Setiap endosan harus memberitahukan kepada endosannya dalam dua hari kerja yang berikut dan hari penerimaan pemberitahuan itu. Ia harus membuktikan. Klausula ini tidak membebaskan pemegang dari pengajuan cek itu dalam jangka waktu yang ditetapkan ataupun dari penyelenggaraan pemberitahuannya. Pemegangnya harus memberitahukan kepada endosannya dan kepada penariknya tentang nonpembayaran itu dalam empat hari kerja berikut dari hari protes. (KUHPerd. 1916.

dan dari alamat-alamat yang ditulis di atasnya. 8. dan alasan Hal itu harus 30 . karena penolakan itu telah memprotes. di daerah Gubememen Jawa dan Madura oleh asisten-residen dan di luar itu oleh KepaIa Pemerintahan Daerah. dan tempat tinggal di mana pembayaran harus dilakukan tidak ditunjuk. dan di luar itu kepada KepaIa Pemerintahan Daerah setempat. pernyataan. di daerab Gubememen Jawa dan Madura kepada assisten-residen. Mereka juga wajib. untuk mengganti apa yang ditentukan dalam nomor 1 alinea yang lalu. dari avalnya. 20 . menyerahkan selembar atau lebih dari salinan protes itu kepada mereka yang berkepentingan. kerugian dan bunga. bahwa mereka telah meminta pembayarannya kepada orangorang atau di tempat yang disebut dalam pasal yang lalu dan tidak memperolehnya. F. notaris atau juru sita.) Pasal 218c. Rv. 1. pernyataan alasan yang telah dikemukakan tentang nonpembayaran. para notaris atau para juru sita dengan ancaman untuk mengganti biaya-biaya. Bila protes itu mengenai cek yang hilang. bila ini tidak ada. setempat. 20 dst. (KUHD 143b. terhalang atau tak mungkin bertindak.. bila tempat tinggal mereka dalam kabupaten di mana raad van justitie itu berada dan di luar itu. Protes nonpembayaran dilakukan oleh notaris atau juru sita. (KUHD 143c. untuk. bahwa la. disertai dengan dua saksi. KUHD 143a. 4. 50 . 1393. 205 dst. pernyataan. dan membukukannya dalam register khusus menurut urutan waktu. 40 . oleh hakim pengadilan karesidenan. Demikian pulalah harus dilakukan seperti itu. penerimaannya penolakannya. dan bila di sana tidak ada kantor pos. 962. 217-11. Salinan kata demi kata dari cek itu. (KUHPerd.) Pasal 218b.. 227a dst. Not. dari endosemen-endosemen. wajib untuk membuat salinan protes tersebut dan memberitahukan hal itu dalam salinan. biIa dikehendald. cukuplah dengan uraian yang setelititelitinya dari isi cek itu. Protes itu memuat: 10 .) . yang diberi nomor dan tanda pengesahan oleh Ketua raad van justitie. bila suatu cek ditarik untuk dibayar di kabupaten lain daripada tempat tinggal tertarik.menandatangani protes itu.tinggal yang ditunjuk untuk pembayaran.

3. 180.) Pasal 217a. dan Ia harus memberikan kepada pemegang atas biayanya ini. maka permintaan pembayaran harus diminta dan protes dibuat di tempat yang ditunjuk atau kepada orang yang ditunjuk itu. Bila nonpembayaran dari cek ditetapkan dengan protes atau dengan keterangan yang disamakan dengan itu. 229g. maka bagaimanapun juga penarik wajib menjamin ganti rugi. 13. baik di kabupaten yang sama. (KUHD 152a. beresan. 1. (KUHD 178-41. maka protes itu harus dilakukan pada kantor pos di tempat . Dalam hal protes atau keterangan yang tidak diberikan pada waktunya. Bila dana yang dibutuhkan hanya ada sebagian. Protes atau keterangan yang disamakan dengan itu harus dilakukan sebelum akhir jangka waktu pengajuan.190a dst. 208'. (KUHD 1432. (KUHD 142 dst.) Pasal 218. bukti yang diperlukan untuk membuat tagihan itu berlaku sah.) Pasal 218a. Bila pengajuan terjadi pada hari terakhir jangka waktu tersebut. KUHPerd. maupun di kabupaten lain..30 . meskipun protes atau keterangan tidak diberikan pada waktunya. 227 dst. kecuali bila mereka lebih suka untuk mengizinkan tampil sebagai penagih untuk jumlah cek itu. 613. Bila orang yang harus membayar cek tidak dikenal sama sekali atau tidak dapat ditemukan. maka penarik bertanggung jawab atas kekurangannya. wajib menjamin ganti rugi. yang ada di tangan tertarik pada hari pengajuan sebesarjumlah cek itu. di mana dinyatakan bahwa cek itu telah diajukan tepat pada waktunya dan tidak dibayar.) Bila cek ditarik untuk dibayar di tempat lain yang ditunjuk atau oleh orang lain yang ditunjuk. kecuali bila dibuktikan bahwa pada hari cek diajukan dana yang diperlukan untuk pembayaran ada di tangan tertarik. tagihan atas dana penarik. Bila penarik dinyatakan dalam kepailitan. wajib melepaskan dan menyerahkan kepada pemegang. 206. ataupun dengan keterangan yang diberi tanggal dari suatu lembaga pem. protes atau keterangan yang disamakan dengan itu dapat dilakukan pada hari kerja pertama berikutnya. F. maka para pengawas hartanya mempunyai kewajiban yang sama seperti itu. maka penarik dengan ancaman hukuman.. Pembayaran cek harus diminta dan protes yang menyusul kemudian harus dilakukan di tempat tinggal tertarik.

) . cek itu hanya memberi alasan kepada tertarik untuk membukukannya (rekening koran. (KUHD 180. bertanggungjawab untuk kerugian sebesar jumlah dari cek itu. Tertarik yang tidak menaati ketentuan di atas. bila cek yang diajukan@epat pada waktunya tidak dibayar. Cek yang memuat lebih dari satu penyilangan khusus. dan bila perubahan itu ditetapkan: 10 . Dalam hal demikian. dapat melarang pembayaran dalam uang tunai dengan menyebutkan pada halaman depan dengan arah miring: "untuk dimasukkan dalam rekening " atau pernyataan semacam itu.) atau dengan keterangan tertarik yang diberi tanggal dan ditulis di atas cek dengan pernyataan hari pengajuannya. penarik dan para debitur cek yang lain. hanya boleh dibayar oleh tertatik.) Pasal 216. baik dengan akta otentik (protes). juga pemegang cek.Seorang bankir hanya boleh menerima cek bersilang dari salah seorang nasabahnya atau dari seorang bankir lain. Hak Regres Dalam Hal Nonpembayaran. 220. Pemegang dapat melakukan hak regresnya terhadap para endosan.. Tertarik atau bankir yang tidak mentaati ketentuan di atas. (KUHD 218b. giro atau kompensasi). Penarik. Pasal 217. bis. harus bertanggung jawab untuk kerugian sebesar jumlah dari cek itu. Pencoretan pernyataan: "untuk diinasukkan dalahi rekening " dianggap tidak pernah terjadi. Ia tidak boleh menagih atas beban orang lain selain dari orang tersebut. 20 . 1338 dst. (KUHD 143d.) Bagian 6. KUHD 211-213. bila tidak memuat lebih dari dua penyilangan yang satu di antaranya bertwuan untuk penagihan oleh suatu lembaga pemberesan. 218a. Pembukuan berlaku sebagai pembayaran. 229a. (KUHPerd.

penyilangan itu khusus. 1915 dst. bahwa jumlah yang harus dibayar diperhitungkan menurut kurs yang ditetapkan dalam cek itu. (KUHPerd. Penyilangan dilakukan dengan menempatkan dua garis sejajar di halaman depan cek itu. Pasal 214.) Hal yang tercantum di atas tidak berlaku.. atau pernyataan: "bankir " atau kata semacam itu. Akan tetapi penarik dapat menetapkan. bila tidak memuat di antara dua garis itu suatu penunjukan pun. 1-8. Penyilangan umum dapat diubah menjadi penyilangan khusus. Cek Bersilang Dan Cek Untuk Perhitungan. Cek dengan penyilangan khusus oleh tertarik hanya dapat dibayar kepada bankir yang ditunjuk. atau bila bankirr ini tertarik hanya kepada salah seorang nasabahnya. 178-2-. (AB. bila terdapat nama seorang bankir di antara dua garis itu. Cek dengan penyilangan umum oleh tertarik hanya dapat dibayar kepada bankir atau kepada nasabah tertarik. akan tetapi mempunyai nilai yang berbeda dalam negeri pengeluarannya dan dalam negeri tempat pembayarannya. KUHD 60. tapi penyilangan khusus tidak dapat diubah menjadi penyilangan umum. Penarik atau pemegang cek dapat menyilangnya dengan akibat yang disebut dalam pasal berikut.) Bagian 5. Bila jumlah dari cek itu dinyatakan dalam uang yang mempunyai nama yang sama. bila penarik menetapkan. Pasal 215.Nilai uang asing itu ditetapkan menurut kurs pada tempat pembayarannya. bahwa yang dimaksud adalah uang dari tempat pembayaran. 1756 dst. maka dianggap. bahwa pembayarannya harus dilakukan dalam uang tertentu yang ditunjuk (Klausula pembayaran sesungguhnya dalam uang asing). Pencoretan penyilangan atau naina bankir yang ditunjuk dianggap tidak pernah terjadi. Penyilangan ada yang umum atau ada juga yang khusus. . Akan tetapi bankir yang disebut dapat mengalihkan cek itu kepada bankir lain untuk diinkaso.. Penyilangan itu umum. 140.

wajib membayar untuk kedua kalinya.) Pasal 211. Pemegang tidak boleh menolak pembayaran sebagian. bahwa jumlah pada cek itu dibayar dalam uang negerinya menurut kurs. Tertarik yang membayar cek dengan endosemen. akan tetapi tidak tanda tangan para endosertien. 198. setelah membayar yang tidak membebaskan. tertarik dapat menuntut. 1813. Baik kematian penaiik maupun ketidakcakapannya menurut hukum yang timbul setelah pengeluaran cek itu. maka tertarik dapat membayar bahkan setelah jangka waktu berakhir. pemegang dapat menuntut sesuai dengan pilihannya. 1390. 187.) Pasal 213. (KUHPerd. 196. 1385 dst.Bila tidak ada penarikan kembali. maka Ia berhak menagih kepada mereka semua yang telah memperoleh cek itu dengan itikad buruk. maupun dari hari pembayaran. KUHD 138. (KUHD 206. 2003. tidak berpengaruh pada akibat-akibat dari cek. (KUHPerd. Dalam hal pembayaran sebagian. atau yang memperolehnya karena kesalahan yang besar. Bila pembayaran itu tidak terjadi pada waktu diajukan. 227a. Diluar hal dimaksud dalam pasal 227a. 1405-10.) Pasal 210. . 209.) Pasal 212. (KUHPerd. 1792. bahkan pembayaran dinyatakan dalam cek dan bahwa untuk itu ia mendapat tanda pembayaran.. wajib meneliti tertibnya deretan endosemen. tertarik yang telah membayar dapat menuntut penyerahan cek tersebut lengkap dengan tanda pelunasan secukupnya dari pemegang. 1386 dst. KUHPerd. (KUHD 1392. 183 a 3. baik dari hari pengajuan.. KUHD 139'.) Bila ia. Cek yang pembayarannya dipersyaratkan dalam uang lain dari uang di tempat pembayarannya dapat dibayar dalam jangka waktu pengajuan dengan uang dari negerinya menurut nilai pada hari pembayaran. KUHP 1173.

) Oleh Gubernur Jenderal (dalam hal ini Pemerintah) akan ditunjuk badanbadan yang dianggap sebagai lembaga tersebut dalam arti bab ini. Jangka waktu tersebut di atas mulai berjalan sejak hari yang disebut pada cek itu sebagai hari pengeluarannya. 226. Sepucuk cek yang dikeluarkan atau yang harus dibayar di Indonesia harus diajukan untuk pembayaran dalam waktu tujuh puluh hari. 217.Bagian 4. 209. Penarikan kembali cek itu hanya berlaku setelah jangka waktu pengajuan berakhir.) Pasal 207. Pengajuan kepada lembaga pemberesan (verrekeningskamer) berlaku sebagai pengajuan untuk pembayaran. Setiap pernyataan Cek yang diajukan untuk pembayaran sebelum tanggal yang disebut sebagai tanggal pengeluaran. 229i. (KUHD 206. . 137.) Pasal 209.) Pasal 206. Pasal 205. Hari pengeluaran cek yang ditarik antara dua tempat dengan tarikh yang berbeda dijatuhkan pada hari yang sama dari tarikh tempat pembayaran. dapat dibayar pada hari pengajuannya. (KUHD 217-31.) Pasal 208. 209. sebaliknya dianggap tidak ditulis. (KUHD 133'. (KUHD 136 2. Pengajuan dan Pembayaran. (KUHD 137 2. Cek harus dibayar pada waktu ditunjukkan.

(KUHPerd. (KUHPerd.f sub IO. Tanda tangan saja dari pemberi aval pada halaman depan cek itu berlaku sebagai aval. 204. (KUHPerd. 1831 dst.. sekalipun perikatan yang dijamin olehnya batal oleh sebab lain daripada cacat dalam bentuk. endosemen tanpa tanggal dianggap telah dibuat sebelum protes atau keterangan yang sama dengan itu. 613. atau dengan pernyataan semacam itu. 2992 .. KUHD 129.) Bagian 3. 178-3'. 1839 dst. Bila hal ini tidak ada.) 204. 220. Penjaminan tersebut dapat diberikan oleh pihak ketiga. kecuali bila tanda tangan itu dari penarik. 1824. KUHD 119. Pasal 202. Dalam aval harus dicantumkan untuk siapa hal itu diberikan. atau setelah habis jangka waktu pengajuan. (KUHPerd. 192 3 . Aval itu ditulis dalam cek itu atau di atas lembaran sambungannya.) . 1820 dst. atau sebelum lampaunya jangka waktu yang dimaksud dalam alinea yang lalu. hanya mempunyai akibat dari sesi biasa. (KUHD 130. Pembayaran cek dapat duamin dengan perjanjian jaminan (aval) untuk seluruhnya atau sebagian dari uang cek itu.) Dengan membayar.. yang ditandatangani oleh pemberi aval. 217 dst. KUHD 131. dianggap diberikan untuk penarik. Hal itu dinyatakan dengan kata-kata: "baik untuk aval ". 1282. 1280. Rv. 581 . pemberi aval memperoleh hak-hak yang berdasarkan cek itu dapat digunakan terhadap orang yang diberi aval dan terhadap mereka yang berdasarkan cek itu terikat padanya.) Dengan pengecualian pembuktian kebaukannya. Pemberi aval terikat dengan cara yang sama seperti orang yang diberi aval. 203 dst. 1915 dst. (KUHPerd. 1821.) Pasal 203.) Perikatannya berlaku sah.) Hal itu dapat juga dilakukan dengan naskah tersendiri atau dengan sepucuk surat yang menyebutkan tempat di mana hal itu diberikan.Endosemen yang dilakukan pada cek setelah protes atau keterangan yang sama dengan itu. (KUHPerd.. atau bahkan oleh orang yang tanda tangannya terdapat pada cek itu. (KUHPerd. Aval (Perjanjian Jaminan). kecuali oleh tertarik.

) Pasal 198. kecuali bila pada waktu memperoleh cek itu dengan sengaja telah bertindak dengan merugikan debitur. Dalam hal itu para debitur cek hanya dapat menggunakan alat-alat pembantah terhadap pemegangnya. maka pemegang cek tersebut. KUHD 117. "untuk inkaso". Bila seseorang dengan jalan apa pun juga telah kehilangan cek yang dikuasainya. yang haknya alas cek itu dibuktikan oleh pemegang dengan cara yang diatur dalam pasal 196. 191. (KUHD 182. 582. 182. kecuali bila Ia telah memperolehnya dengan itikad buruk atau mendapatnya karena kesalahan yang besar. Bila endosemen memuat pernyataan: "nilai untuk diinkaso ". 195. Amanat yang dimuat dalam endosemen inkaso tidak berakhir karena meninggalnya pemberi amanat atau karena kemudian pemberi amanat menjadi tak cakap menurut hukum. dan hal itu tidak dibedakan apakah mengenai cek atastunjuk atau cek yang dapat diendosemenkan.) Pasal 201. (KUHPerd.) Pasal 200.. 1813. selanjutnya hal itu tidak membuat menjadi cek kepada tertunjuk. 191. "diamanatkan " atau pernyataan yang membawa arti amanat belaka untuk memungut. tidak wajib untuk menyerahkan kembali. 183a. maka pemegangnya dapat melakukan semua hak yang timbul dari cek itu. seperti yang semestinya dapat digunakan terhadap endosan. 212.) Pasal 199. 227a. Mereka yang ditagih berdasarkan cek terhadap pemegangnya tidak dapat menggunakan alat-alat pembantah yang berdasarkan hubungan pribadinya dengan penarik atau para pemegang yang terdahulu. (KUHD 116. akan tetapi Ia tidak dapat mengendosenlenkannya secara lain daripada secara mengamanatkannya.Endosemen yang terdapat pada cek atas-tunjuk membuat endosan bertanggungjawab sesuai dengan ketentuan mengenai hak regres. 1792 dst. (KUHPerd. . 217 dst. KUHD 115'.

maka endosan menamin pembayarannya. pemegangnya dapat: 10 mengisi blangko itu baik dengan namanya sendiri ataupun dengan nama orang lain. atau endosemen itu hanya terdiri dari tanda tangan endosan (endosemen blangko). (KUHPerd. dianggap sebagai pemegangnya yang sah.) Pasal 196. bahkan bila endosemen terakhir dibuat sebagai endosemen blangko. 1911.) Pasal 197. Bila endosemennya itu dalam blangko. endosemen itu harus dibuat di halaman belakang cek itu atau pada lembaran sambungannya.) Pasal 194. 212. 2992. dalam hal itu is tidak menjamin pembayarannya terhadap mereka kepada siapa cek itu diendosemenkan kemudian. Dalam hal terakhir. Bila endosemen blangko diikuti oleh endosemen lain.Endosemen itu dapat membiarkan pihak yang diendosemenkan tidak disebut. (KUHD 114. 198. 227a. (KUHD 112.) Ia dapat melarang endosemen baru. 612. agar dapat berlaku sah. (Rv.) Pasal 195. Barangsiapa memegang cek yang dapat dialihkan dengan endosemen. 581-1 sub 11. 20 mengendosemenkan lagi cek itu dalam blangko atau kepada orang lain. KUHD 1151. maka penandatangan endosemen terakhir ini dianggap telah memperoleh cek itu karena endosemen blangko. 1977. Endosemen-endosemen yang dicoret dianggap dalam hal itu tidak ditulis. KUHD 113. Kecuali bila dipersyaratkan lain. 30 menyerahkan cek itu kepada orang ketiga tanpa mengisi blangkonya dan tanpa mengendosemenkannya. 2033. . bila Ia menunjukkan haknya dengan memperuhatkan deretan endosemen yang tak terputus. Dengan endosemen itu dipindahkan semua hak yang bersumber pada cek itu. (KUHPerd.

Endosemen kepada tertarik hanya berlaku sebagai pemberian pernyataan lunas. 22 la. Orang ini dapat mengendosemenkan lagi cek itu. paling sedikit sama denganjumlah pada cek itu.ditarik. . 217a. Endosemen atas-tunjk berlaku sebagai endosemen blangko. (KUHD 193. atau Klausula semacam itu.) Bagian 2. Cek yang ditetapkan agar harus dibayarkan kepada orang yang namanya disebut dengan atau tanpa Klausula yang tegas "kepada tertunjuk ". (KUHD 110 dst. Pasal 191. Hal itu harus ditandatangani oleh endosan. kecuali bila tertarik mempunyai beberapa kantor dan bila endosemen itu ditetapkan untuk keuntungan kantor lain daripada kantor yang atasnya cek itu ditarik. 180. ia mempunyai utang sejumlah uang yang sudah dapat ditagih. hanya dapat dialihkan dalam bentuk sesi biasa beserta akibatnya. 192 dst.) Pasal 193.) Endosemen itu bahkan dapat ditetapkan untuk keuntungan penarik atau setiap debitur cek lainnya.. (KUHD 109c.) Pasal 192. Pengalihan. Setiap syarat yang dimuat di dalamnya Endosemen untuk sebagian adalah batal. Endosemen harus tidak bersyarat. Endosemen harus dibuat di atas cek atau pada lembaran yang dilekatkan padanya (lembaran sambungan). dianggap tidak ditulis. Demikian juga endosemen dari tertarik adalah batal. Cek yang ditetapkan agar harus dibayarkan kepada orang yang namanya disebut dengan klausula: "tidak kepada tertunjuk ". Endosemen yang ditempatkan pada cek demikian berlaku sebagai sesi biasa. (KUHPerd. 613. dapat dialihkan dengan jalan endosemen.

(KUHD 109. Tertarik dianggap mempunyai dana yang diperlukan.) Pasal 190b. telah dibuat lengkap. wajib berusaha agar dana yang diperlukan untuk pembayaran pada hari pengajuartnya ada di tangan tertarik. bila pada waktu pengajuan cek itu kepada penarik atau kepada orang yang atas tanggungannya cek itu .) Pasal 189. Hal itu berlaku juga terhadap wakil yang melampaui batas wewenangnya. Setiap Klausula yang meniadakan Penarik menjamin pembayarannya. mampunyai hak yang sama seperti yang semestinya harus dipunyai oleh orang yang diwakw olehnya. 190a. 1797. 229f. Setiap orang yang membubuhkan tanda tangartnya di atas cek sebagai wakil dari seseorang untuk siapa Ia tidak mempunyai wewenang untuk bertindak.) Pasal 188.tangan mereka atau orang yang atas namanya telah dilakukan hal itu. kecuali pemegang telah memperoleh cek itu dengan itikad buruk atau karena kesalahan yang besar. (KUHD 108. 2292. Penarik atau seseorang yang atas tanggungannya cek itu ditarik.) Pasal 190. KUHD 107. maka kepada pemegang tidak dapat digjukan tentang tidak memenuhi peijardian-perjanjian itu. 190b. 1806.) Pasal 190a. bertentangan dengan perjanjian-perjanjian yang telah dibuat. dianggap tidak ditulis. dan setelah membayar. dengan tidak mengurangi kewajiban penarik sesuai dengan pasal 189. sekalipun bila cek itu ditetapkan harus dibayar oleh pihak ketiga. Bila cek. (KUHD 109b. KUHP 264. namun perikatan-perikatan dari orang-orang lain yang tanda tangannya terdapat pada cek itu. 581-1 sub 11. Rv. yang pada waktu pengeluarannya tidak lengkap. kewajiban ini. (KUHD 106. (KUHPerd. berlaku sah. Ia sendiri terikat karena cek itu.

baik lengkap dengan huruf maupun dengan angka. Cek yang jumiah uangnya ditulis beberapa kali. 1792 dst. "diamanatkan ". Klausula bunga yang dimuat dalam cek dianggap tidak ditulis. KUHD 102a. 1813. baik di tempat tinggal tertarik. 24. KUHD 105. bila terdapat perbedaan.. (KUHPerd. hanya berlaku jumlah yang terkecil.) Pasal 186. tanda tangan palsu. seperti yang semestinya dapat digunakan terhadap penarik. tidak dapat mengikat orang-orang yang telah membubuhkan tanda . Amanat yang dimuat dalam cek-inkaso tidak berakhir karena meninggalnya pemberi amanat atau karena pemberi amanat menjadi tak cakap menurut hukum. Bila cek itu memuat tanda tangan orang yang tidak cakap menurut hukum untuk mengikatkan diri dengan menggunakan cek. ataupun di tempat lain. berlaku jumlah yang ditulis lengkap dalam huruf. (KUHPerd.) Pasal 185. Cek yang jumlah uangnya ditulis lengkap dalam huruf danjuga dengan angka. (KUHPerd.. (KUHD104. 200. penerima dapat melakukan semua hak yang timbul dari cek itu. atau tanda tangan dari orang rekaan. 210.Pasal 183a. Cek dapat ditentukan bahwa dapat dibayar di tempat tinggal pihak ketiga. 17 dst. 117 . Bila penarik memuat dalam cek pernyataan: "nilai untuk diinkaso . Dalam cek demikian para debitur cek hanya dapat menggunakan alat-alat pembantah terhadap pemegangnya..) Pasal 187. atau tanda tangan orang-orang yang karena alasan lain apa pun juga. atau pernyataan lain yang membawa arti amanat belaka untuk memungut. KUHD 103. akan tetapi Ia tidak dapat mengendosemenkannya. bila terdapat perbedaan. "untuk inkaso ". 1878 dst. selain dengan cara mengamanatkannya. 221.) Pasal 184.

.kepada orang yang namanya disebut dengan klausula: "tidak kepada tertunjuk ". Cek tidak dapat diakseptasi. bis. Pasal 183. . bahwa penarik mempunyai hak untuk menggunakan dana itu dengan menarik cek. (KUHD 1830. Akan tetapi bila peraturan-peraturan itu tidak diindahkan. Suatu pernyataan akseptasi yang dibuat pada cek itu dianggap tidak ditulis. 191.atas-tunjuk.kepada orang yang namanya disebut dengan atau tanpa Klausula "kepada tertunjuk ". Cek tanpa pernyataan tentang penerimaannya berlaku sebagai cek atas-tunjuk. (KUHD 102. (KUHD 120 dst. atau istilah semacam itu berlaku sebagai cek atas-tunjuk. Cek dapat ditarik atas beban pihak ketiga. Penarik dianggap menarik atas bebannya sendiri bila dari cek itu atau dari Surat pemberitahuannya tidak ternyata atas beban siapa hal itu dilakukan. dan menurut perjanjian tegas atau secara diam-diam yang menetapkan.Pasal 180. Cek dapat berbunyi kepada yang ditunjuk oleh penarik.) Pasal 181.) . Cek dapat ditarik pada penariknya sendiri. 214-216. maka alas-hak itu tetap berlaku sebagai cek. 229a.) tegas: .) Pasal 182. (KUHD 190a dst. Cek dapat ditetapkan untuk dibayarkan: . Cek yang ditetapkan harus dibayarkan kepada orang yang namanya disebut. atau Klausula semacam itu. Cek itu harus ditarik atas seorang bankir yang menguasai dana untuk kepentingan penarik. dengan menyatakan: "atau atas-tunjuk ".

174.) 50. Cek yang tidak menunjukkan tempat ditarik.3.) 20. yang dimasukkan dalam teksnya sendiri dan dinyatakan dalam bahasa yang digunakan dalam alas-hak itu. dianggap telah ditandatangani di tempat yang disebut di samping nama penarik. 1935. kecuali dalam hal tersebut di bawah ini. mengatur undang-undang bea meterai cek. tempat yang ditulis di samping nama penarik dianggap sebagai tempat pembayarannya. Traktat ini telah dinyatakan berlaku terhadap antara lain Indonesia dengan Undang-undang 2 Agustus 1935. tidak berlaku sebagai cek. maka cek itu harus dibayar di tempat kedudukan kantor pusat tertarik. Bila ditulis beberapa tempat di samping nama penarik. (KU HD 185.) . Pasal 179. N. 175. Bila tidak terdapat penunjukan khusus. Pengeluaran Dan Bentuk Cek. penunjukan tempat pembayaran harus dilakukan. pernyataan tanggal penandatanganan beserta tempat cek itu ditarik. 40. tanda tangan orang yang mengeluarkan cek itu (penarik).) 10 Nama cek ". 30. (AB. Alas-hak yang di dalamnya tidak memuat salah satu pernyataan yang ditetapkan dalam pasal yang lalu. nama orang yang harus membayar (tertarik). (KUHD 101.S. Bila tidak terdapat penunjukan itu atau penunjukan lain apa pun.) 60 . 1935-490 yang mulai berlaku pada tanggal 29 Des. 18. maka cek itu harus dibayar di tempat yang ditulis pertama. Cek memuat: (KUHD 100. perintah tidak bersyarat untuk membayar suatu jumlah uang tertentu. Pasal 178. (KUHD 1794. Bagian 1.

2. Perbedaan pernyataan berkenaan dengan jumlah uang yang harus dibayar (pasal 105). dianggap diberikan atas tanggungan penandatangan surat anggup itu. harus diajukan kepada penandatangan untuk ditandatangani sebagai tanda "telah dilihat " dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pasal 122. Klausula bunga (pasal 104). yang telah diatur sesuai dengan Traktat Genewa 19 Maret 1931. 1935 -77jo. Penandatangan Surat sanggup terikat dengan cara yang sama seperti akseptan Surat Wesel. yang harus dibuat oleh penandatangan pada Surat sanggup itu. Pasal 177. mengatur penyelesajan perselisihan perundang-undangan tertentu mengenai cek. yang mulai berlaku tanggal 1 Januari 1936. . N. Rv. waktu pengunjukan. S. BAB VII. memberlakukan undang-undang yang seragam mengenai cek. (KUHD 127. 1933-613. akibat pembubuhan tanda tanpa adanya keadaan dimaksud dalam pasal 106. 581 -I sub 21.) Surat sanggup yang harus dibayar pada waktu tertentu setelah pengunjukan. Anotasi: Bab VII yang lama telah diganti dengan Bab VII yang baru ini berdasarkan S. Traktat ini bertujuan: 1. PROMES DAN KWITANSI ATAS-TUNJUK. Jangka waktu pengunjukan berlangsung mulai pada tanda itu. 562. harus dinyatakannya dengan protes (pasal 124) yang tanggalnya merupakan permulaan berlangsungnya jangka.Demikian pula terhadap Surat sanggup berlaku ketentuan tentang Surat Wesel yang harus dibayar oleh Pihak ketiga atau di tempat lain dari domisili penarik (Pasal 103 dan pasal 126). bila sesuai dengan apa yang ditentukan pada pasal 130 alinea terakhir. aval itu tidak menyebutkan kepada siapa aval itu diberikan. 299. dengan tujuan untuk menyesuaikan dengan ketentuan-ketentuan dari Undang-undang 17 Nopember 1933. Penolakan untuk memberikan tanda tangan itu. CEK. akibat dari tanda tangan seseorang yang bertindak tanpa wewenangnya (pasal 107) dan Surat Wesel blangko (pasal 109) Demikian pula terhadap surat sanggup berlaku ketentuan mengenai aval (pasal 129 -131).

) Pasal 176. perubahan (pasal 168). hari jatuh tempo (Pasal-pasal 132-136). salinan Surat Wesel (pasal 166 dan pasal 167).50. tempat penandatanganannya Surat itu dianggap sebagai tempat pembayarannya dan juga sebagai domisili penandatangan. 1921. Selama tidak menyalahi sifat Surat sanggup. Surat Wesel yang hilang (pasal 167a). hari-hari raya.) 60. maka terhadapnya berlaku ketentuan-ketentuan mengenai Surat Wesel tentang: endosemen (Pasal-pasal 110-119). hak regres dalam hal nonpembayaran (pasal-pasal 142-149. 172 dan 173). penyebutan tanggal. Bila tidak terdapat penunjukan khusus. pembayaran dengan perantaraan (pasal-pasal 154. perhitungan jangka waktu dan larangan hari penangguhan (pasalpasal 171. 169-170). . tanda tangan orang yang mengeluarkan alas-hak itu (penandatanganan). Surat sanggup yang tidak menyebutkan tempat penandatangannya. KUHD 101'. daluwarsa (Pasal -pasal 168a. tidak berlaku sebagai Surat sanggup. 171a. Pasal 175. 158-162). 1915 dst. 151-153). kecuali dalam hal tersebut di bawah ini. dianggap harus dibayar atas-tunjuk. 70. dianggap ditandatangani di tempat yang disebut di samping nama dari penandatangan.. (KUHPerd. 109a. (KUHD 102. serta tempat surat sanggup itu ditandatangani. pembayaran (Pasal-pasal 137-141). Alas-hak yang tidak memuat salah satu pernyataan yang ditetapkan dalam pasal yang lalu. Surat sanggup yang hari jatuh tempo pembayarannya tidak ditunjuk.nama orang yang kepadanya pembayaran itu harus dilakukan atau yang kepada tertunjuk pembayaran itu harus dilakukan.

(KUHD 132 dst. baik Klausula tertunjuk. (KUHD 229b. maupun sebutan.) . 229b. 30. kepada tertunjuk . penyanggupan tak bersyarat untuk membayar sejumlah uang tertentu. maupun menurut keputusan hakim. 229d. 144.u. Tahun Baru. Surat Sanggup (Order). 179) memuat: surat sanggup atau promes 10. 133 .) Pasal 172. (s. 131. beserta hari-hari raya lainnya yang setiap tahun kembali yang ditetapkan oleh Menteri yang bersangkutan. 137. 158.) yang dianggap hari raya resmi menurut bagian ini ialah: Minggu. 152. 169. (KUHD 143. 144. tidak termasuk hari permulaan jangka waktu itu.. 153. Kenaikan Isa Almasih. 135.d. 137. S. 172. baik menurut undang-undang. (KUHD 122. 122. Dalam jangka waktu yang ditetapkan undang-undang atau Perjanjian. 171a. 1937-572.. 132'.) Pasal 171a.S.120. Penunjukan tanggal semua hari raya dimaksud dalam pasal ini. Paskah Kristen kedua dan Pantekosta. 171. l 351. yang dimasukkan dalam teksnya sendiri dan dinyatakan dalam bahasa yang digunakan dalam alas-hak itu.S. Pasal 174. (AB. dg. 1432. Rv.) 20. Surat sanggup (KUHD 100. penunjukan hari jatuh tempo. 152 dst. Tiada satu hari penangguhan pun diizinkan.) Pasal 173. 132 dst. (KUHD 103.) 40. dilakukan setiap tahun dengan surat ketetapan yang dimuat dalam surat kabar resmi sebelum pennulaan tahun. kedua hari Natal.) Bagian 13. 126. 1938-161. kecuali hari Minggu. 229c. 229j. 1752. 1935-77. 143. bis. penunjukan tempat pembayaran harus dilakukan.. 18. 141.

. u.) Menyimpang dari pasal 1987 dan 1988 Kitab Undang-undang Hukum Perdata berlakulah daluwarsa yang dibicarakan dalam pasal yang lalu terhadap mereka yang belum dewasa dan terhadap mereka yang berada dalam pengampuan. 132 dst. 120 dst. (KUHD 190c. (KUHD 229a. Hari raya yang terdapat di antara itu dimasukkan dalam perhitungan jangka waktu..yang dilakukan pada saatnya atau. (s. maka jangka waktu ini diperpanjang sampai hari kerja pertama berikut pada akhir jangka waktu tersebut. Tuntutan hukum endosan yang satu terhadap endosan yang lain dan terhadap penarik kedaluwarsa karena lampaunya waktu enam bulan terhitung dari hari pembayaran surat wesel itu oleh endosan untuk memenuhi wajib regresnya. Demikian pula semua tindakan lain berkenaan dengan surat wesel.. Pencegahan daluwarsa hanya berlaku terhadap orang yang terhadapnya dilakukan tindakan pencegahan daluwarsa itu. dg.) Daluwarsa yang dimaksud dalam alinea pertama tidak dapat digunakan oleh akseptan. 110 dst. 229. 143. dg. bila dan sejauh ia selama tidak menyediakan dana. 1935-77jo. bila atau sejauh ia telah menerima dana atau telah memperkaya diri secara tidak adil. dengan tidak mengurangi hak-tagih mereka yang belum dewasa dan yang dalam pengampuan terhadap wali atau pengampu mereka. yaitu pengajuannya untuk akseptasi dan protesnya.. 170. 127. (KUHPerd.) Pasal 170. 1979 dst. dari hari jatuh temponya bila ada Klausula tanpa biaya. dan tidak dapat pula digunakan oleh penarik atau para endosan.. atau dan hari endosan sendiri digugat di depan pengadilan. demikian pula daluwarsa yang dimaksud dalam alinea kedua dan ketiga tidak dapat digunakan oleh penarik.) Bagian 12. Ketentuan-ketentuan Umum. Pasal 171. 145 dst. 562. 1935-77jo. 229k. 562. 168a.) (s. 1982. S.t. S. baru dapat ditagih pada hari kerja berikutnya. (KUHD .d. semuanya tanpa mengurangi ketentuan dalam pasal 1967 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. demikian pula antara suami-istri. yang telah memperkaya diri secara tidak adil.d. Pembayaran suatu surat wesel yang hari jatuh temponya pada hari raya resmi.. tidak dapat dilakukan selain pada hari kerja. Bila salah satu tindakan itu harus dilakukan dalam jangka waktu tertentu yang hari terakhirnya adalah hari raya resmi.

Barangsiapa kehilangan surat wes,l yang pemegangnya adalah ia, hanya dapat meminta Pembayaran dari tertarik dengan mengadakan jaminan untuk waktu tiga puluh tahun. (KUHPerd. 1830, 1967; KUHD 115, 137, 139, 143b2, 167b, 227a; Rv. 611 dst.)

Pasal 167b. Barangsiapa kehilangan surat wesel yang pemegangnya adalah ia, dan sudah jatuh tempo pembayarannya dan di mana perlu telah diprotes, hanya dapat melakukan haknya terhadap akseptan dan terhadap penarik dengan mengadakan jaminan untuk waktu tiga puluh tahun. (KUHPerd. 1830, 1967; KUHD 115, 137, 139,143b 2, 167a, 227b; Rv. 611 dst.)

Bagian 10. Perubahan.

Pasal 168. Bila ada perubahan dalam teks suatu surat wesel, maka mereka yang kemudian membubuhkan tandatangannya pada surat wesel itu, terikat menurut teks yang telah diubah; mereka yang telah membubuhkan tandatangannya sebelum itu terikat menurut teks yang asli. (KUHD 109, 228; KUHP 264.)

Bagian 11. Daluwarsa.

Pasal 168a. Dengan tidak mengurangi ketentuan pasal berikut, maka utang wesel dihapus oleh segala ikhtiar pembebasan utang wesel yang tercantum dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata. (KUHPerd. 1381; KUHD 228a.)

Pasal 169. Semua tuntutan hukum yang timbul dari surat wesel terhadap akseptan, kedaluwarsa karena lampaunya waktu tiga tahun, terhitung dari hari jatuh temponya. Tuntutan hukum pemegang terhadap para endosan dan terhadap penariknya kedaluwarsa karena lampaunya waktu satu tahun, terhitung dari tanggal protes

20. bahwa ia telah tidak berhasil memperoleh akseptasi atau pembayaran atas lembaran lain. (KUHD 120, 143, 143b, 146.)

sub 2. Salinan Wesel

Pasal 166. Setiap pemegang surat wesel mempunyai hak untuk membuat beberapa salinannya. Salinannya harus dengan saksama menggambarkan aslinya endosemennya dan semua penyebutan lainnya, yang terdapat padanya. tersebut harus menunjukkan, di mana salinan itu berakhir. dengan Salinan

Salinan dapat diendosemenkan dan di tanda-tangan untuk aval dengan cara dan dengan akibat yang sama seperti astinya. (KUHPerd. 1888 dst.; KUHD 110, 129, 163, 167.)

Pasal 167. Salinan harus menyebutkan orang pada siapa lembaran aslinya berada. Orang ini wajib menyerahkan lembaran aslinya kepada pemegang yang sah dari salinannya. Bila ia menolak hal ini, maka pemegang baru hanya dapat melakukan hak regresnya terhadap mereka, yang telah mengendosemenkan salinannya atau menandatanganinya untuk aval, setelah dengan protes ia menyelenggarakan pernyataan, bahwa lembaran asli yang telah diminta tidak diserahkan kepadanya. Bila setelah endosemen yang terakhir diadakan di atasnya, sebelum salinannya dibuat, lembaran aslinya memuat klausula; mulai dari sini endosemen hanya berlaku pada salinannya , atau Klausula lain semacam itu, maka endosemen yang kemudian diadakan pada lembaran aslinya adalah batal. (KUHPerd. 1888 dst.; KUHD 146, 166.)

sub 3. Surat Wesel yang Hilang.

Pasal 167a.

Bagian 9. Lembaran Wesel, Salinan Wesel Dan Surat Wesel yang Hilang. sub 1. Lembaran Wesel.

Pasal 163. Surat Wesel dapat ditarik dalam beberapa lembaran yang bunyinya sama. Lembaran itu harus dibubuhi nomor dalam teks sendiri dari alas-hak, dan bila hal ini tidak ada, maka setiap lembar dianggap sebagai surat Wesel tersendiri. Tiap pemegang suatu surat Wesel, di mana tidak dicantumkan, bahwa hal itu ditarik dalam satu lembar saja, dapat menuntut atas biayanya untuk menyerahkan beberapa lembar. Untuk hal itu ia harus menghubungi endosan yang langsuung mengendosemenkan padanya, yang wajib memberikan bantuannya untuk meminta kepada endosannya sendiri, dan demikian seterusnya sampai kembali pada penariknya. para endosan juga wajib menulis endosemen itu pada lembaran yang baru. (KUHD 100, 226.)

Pasal 164. Pembayaran yang dilakukan atas salah satu lembar mengakibatkan pembebasan, meskipun tidak disyaratkan, bahwa pembayaran tersebut menggugurkan kekuatan berlakunya lembaran-lembaran lainnya. Akan tetapi tertarik tetap terikat oleh setiap lembaran yang diakseptasi dan tidak diserahkan kepadanya. (KUHD 124.) Endosan yang telah menyerahkan lembaran itu kepada berbagai orang, demikian pula endosan yang kemudian, terikat oleh lembaran yang memuat tanda tangan mereka dan tidak diserahkan. (KUHD 110 dst., 138, 227.)

Pasal 165. Barangsiapa telah mengirimkan salah satu lembaran untuk akseptasi, harus menunjukkan pada lembaran yang lain, nama orang pada siapa lembaran itu berada. Orang ini berkewajiban untuk menyerahkan lembaran itu kepada pemegang yang sah dari lembaran lain. Bila ia menolak, maka pemegang baru dapat melakukan hak regresnya, setelah dia dengan protes mengatakan: 10. bahwa lembaran yang dikirimkan untuk akseptasi setelah diminta tidak diserahkan;

Bila penunjukan itu tidak ada. 146. (KUHD 143 dst. terbebas dari segala ikatan. yang mempunyai domisili pada tempat pembayaran. 17 dst.) Pasal 160. 24. Bila ada beberapa orang yang mengaiukan untuk pembayaran dengan perantaraan. pemegang harus mengajukan surat Wesel itu kepada mereka semua. terbebas dari segala ikatan mereka. (KUHD 146. bila ini diadakan.. didahulukan pembayaran yang menyebabkanjumlah pembebasan yang terbesar. (KUHD 149. (KUHPerd. maka orang yang telah memberikan alamat darurat atau untuk siapa surat Wesel itu diakseptasi. 145. dan terhadap mereka yang berdasarkan surat Wesel terikat pada orang yang tersebut terakhir ini. 154y3.) Bila tidak terjadi protes dalamjangka waktu tersebut. Akan tetapi dia tidak boleh mengendosemenkannya kembali.) Surat Wesel dan protesnya. atau bila disebut orang dengan domisili di tempat itu juga yang dalam keadaan darurat akan membayar. 1915 dst. Perantara yang dengan sadar melanggar ketentuan ini.. 158. kehilangan hak regresnya terhadap mereka yang seharusnya akan terbebas oleh itu. Para endosan yang berikut untuk siapa telah dilakukan pembayaran. maka dianggap pembayaran itu dilakukan untuk penarik. (KUHPerd. (KUHD 110 dst. harus menyelenggarakan protes nonpembayaran paling lambat pada hari yang berikut pada hari terakhir waktu hal ini dapat dilakukan. Pemegang yang menolak pembayaran dengan perantaraan. untuk siapa hal itu dilakukan. dan endosan yang kemudian. memperoleh hak yang bersumber dari surat Wesel itu terhadap orang untuk siapa ia telah melakukan pembayaran.) Pasal 161.) Pasal 162. 164. dibubuhkan pada surat Wesel dengan menunjuk kepada orang. harus diserahkan kepada orang yang membayamya selaku perantara. Barangsiapa membayar selaku perantara.) . Pembayaran dengan perantaraan harus dinyatakan dengan tanda pelunasan. dan bila ada alasan untuk itu.Bila Surat Wesel itu diakseptasi oleh perantara. kehilangan hak regresn a terhadap mereka yang seharusnya sudah terbebas.

bila ada alasan untuk itu. orang untuk siapa hal itu telah dilakukan dan mereka yang wajib regimes terhadap orang itu dapat menuntut dari pemegangnya penyerahan surat Wesel itu. (KUHPerd. KUHD 124. Hal itu menunjuk orangnya untuk siapa akseptasi itu telah diberikan. bila tidak ada penunjukan itu. dan terhadap mereka yang sesudah itu telah membubuhkan tandatangannya pada surat Wesel itu.hak regresnya yang ia miliki sebelum hari jatuh tempo terhadap orang untuk siapa telah dilakukan akseptasi itu.) Pasal 157.) Pasal 159. protesnya dan perhitungan yang ditanda sebagai pelunasan. (KUHD 146. Pasal 158. Pembayaran Dengan Perantara. maupun sebelum hari jatuh tempo. 148. baik pada hari jatuh tempo. terikat dengan cara yang sama seperti mereka yang tersebut di atas ini. Meskipun ada akseptasi dengan perantaraan. . 146 dst. 1915 dst. 1543. dianggap hal itu telah dilakukan untuk penarik. di mana pemegang mempunyai hak regres. Hal itu harus berlangsung paling lambat pada hari terakhir. Pembayaran itu harus meliputi seluruh jumlah uang yang harus dilunasi oleh orang untuk siapa hal itu dilakukan. (KUHD 143. 159 dst.) sub 3.. Akseptasi dengan perantaraan dicantumkan pada surat Wesel. (KUHD 127. Akseptan dengan perantaraan terhadap pemegang dan terhadap para endosan yang telah mengendosemenkan surat Wesel itu setelah orang untuk siapa perantaraan itu diberikan. hal itu ditandatangani oleh perantara.) Pasal 156. 146. di mana protes nonpembayaran dapat diselenggarakan. Pembayaran dengan perantaraan dapat dilakukan dalam semua keadaan. dengan pembayaran kembali jumiah uang yang dimaksud dalam pasal 147. 161.

(KUHD 142 dst. 1382. Penarik. Akseptasi dengan perantaraan dapat terjadi dalam segala keadaan.) 2. seorang endosan. Bila ia tidak Memperhatikan jangka waktu itu. KUHD 146. Perantaraan. 155 dst. 1540. akan tetapi biaya. 1355 dst. Akseptasi Dengan Perantaraan.) Perantara itu memberitahukan dalam jangka waktu dua hari tentang perantaraannya kepada orang yang diberi perantaraan olehnya. 1792 dst. maka bila ada alasan untuk itu. (KUHPerd. (KUHPerd. dalam keadaan darurat. ia kehilangan . Pasal 154. atau seorang pemberi aval dapat menunjuk seseorang yang dalam keadaan darurat untuk mengakseptasi atau membayar. sebelum hari jatuh tempo pembayaran dapat melakukan hak regres. Ketentuan Umum. pemegang dapat menolak akseptasi dengan perantaraan. atau orang yang telah terikat berdasarkan surat Wesel itu. kecuali akseptan.) Dalam keadaan-keadaan lainnya tentang perantaraan.Bagian 8.) Surat Wesel itu dapat diakseptasi atau dibayar dengan syarat-syarat yang ditetapkan di bawah ini oleh seseorang yang memberi perantaraan untuk seorarg debitur yang terhadapnya dapat dilakukan hak regres. sebelum hari jatuh tempo pembayarannya. Pasal 155. Akan tetapi bila ia menerimanya. (KUHD 1213. bahkan tertarik. Perantara itu bisa seorang ketiga. kerugian dan bunga tidak dapat melebihi jumlah uang dalam surat Wesel itu.) Bila pada surat Wesel ditunjuk seseorang untuk mengakseptasinya atau membayar di tempat pembayarannya. 1354. sub 1. ia bertanggung jawab untuk kerugian yang disebabkan oleh kelalaiannya.. kecuali bila ia telah mengajukan surat Wesel tersebut kepada orang yang ditunjuk itu dan telah dibuat protes tentang penolakannya untuk mengakseptasi.. maka pemegang tidak dapat melakukan haknya terhadap orang yang telah melakukan penunjukan dan terhadap mereka yang sesudah itu telah membubuhkan tandatangannya pada surat Wesel itu. (KUHPerd. di mana Pemegang surat Wesel yang dapat diakseptasi.

kecuali bila mereka menganggap lebih baik untuk mengizinkan pemegang itu sebagai penagih utang untuk jumlah surat wesel itu. maka penarik bertanggung jawab untuk kekurangannya. yang telah diterima dari padanya oleh tertarik pada hari jatuh tempo pembayaran.. untuk surat-surat wesel yang ditarik dengan jatuh tempo pembayaran pada waktu tertentu setelah pengajuan. (KUHD 109b dst. maka jangka waktu itu diperpanjang. 143. 225. 1. untuk selebihnya berlaku ketentuan pasal 144.pembayararmya pada tertarik ada tersedia dana untuk pembayaran surat wesel itu. meskipun belum berakhir jangka waktu pengajuan.) Pasal 153. dan mengajukan protes bila ada alasannya.. Fakta-fakta yang bersifat pribadi bagi pemegangnya.) . atau untuk orang yang ditugaskan olehnya untuk mengajukan surat wesel itu atau untuk mengadakan protes. Bila pengajuan surat wesel atau penyelenggaraan protesnya dalam jangka waktu yang ditentukan terhalang oleh rintangan yang tidak dapat diatasi (peraturan undang-undang dari suatu negara atau lain hal di luar kekuasaannya). (KUHD 121 dst. Bila dana yang harus disediakan hanya ada sebagian. berkewajiban untuk melepaskan dan menyerahkan kepada pemegangnya tagihan terhadap dana itu. (KUHPerd. Pemegangnya berkewajiban untuk segera memberitahukan kepada endosannya tentang keadaan yang di luar kekuasaannya itu. maka jangka waktu tiga puluh hari diperpanjang dengan jangka waktu pengunjukannya yang dinyatakan dalam surat wesel itu. dan meliputi jumlah wesel itu.. 152. F. 133 dst. Setelah berakhirnya keadaan yang di luar kekuasaannya. maka dapatlah dilakukan hak regresnya tanpa memerlukan pengajuan atau pembuatan protes. Untuk surat-surat wesel yang ditarik sebagai wesel atas-tunjuk atau dengan jatuh tempo pembayaran pada waktu tertentu setelah penunjukkan. 127a. maka para pengawas hartanya mempunyai kewajiban yang sama. KUHD 109c. 146a. dan ia harus memberikan kepada pemegang atas biayanya.) Bila surat wesel itu tidak diakseptasi. 143. penarik yang dengan ancaman wajib membebaskan. dan mencantumkan pemberitahuannya pada surat wesel itu atau halaman sambungannya dengan tanggal dan tanda tangannya. Bila keadaan di luar kekuasaannya itu berlangsung lebih dari tiga puluh hari terhitung dari hari jatuh tempo pembayarannya. Bila penarik dinyatakan pailit. berjalannya jangka waktu tiga puluh hari itu mulai hari ketika pemegang memberitahuktentang keadaan di luar kekuasaannya itu kepada endosannya. tidak dianggap sebagai hal-hal yang ada di luar kekuasaannya. 613. 13. maka jikalau protes dilakukan tidak pada saatnya. pemegangnya harus segera terus mengajukan surat wesel itu untuk akseptasi atau pembayaran. bukti-bukti secukupnya untuk memungkinkan berlakunya tagihan itu.

Surat wesel nonakseptasi atau nonpembayaran yang diprotes. dengan pengecualian terhadap akseptan. (KUHD 143.) untuk membuat protes nonakseptasi atau nonpembayaran. kecuali bila penarik membuktikan.).) Bila terjadi kelalaian mengaiukan untuk akseptasi dala. jugajumlah-jumlah uang provisi dan meterai dari wesel ulangan. Pasal 152.) Pasal 152a. 119. 137. Setelah jewat jangka waktu yang ditetapkan: (KUHD 153. (KUHD 145. dan harus dibayar di tempat tinggalnya. baik karena nonpembayaran maupun nonakseptasi. Bila wesel ulangan itu ditarik oleh seorang endosan. namun penarik berkewajiban untuk membebaskan.) untuk pengajuan buat pembayaran dalam hal ada persyaratan tanpa biaya. terhadap tertarik dan terhadap para debitur wesel lainnya. bahwa pada hari jatuh tempo .) Bila ketentuan jangka waktu untuk mengajukan dimuat dalam endosemen. walaupun protes itu dilakukan tidak pada saatnya.wesel untuk salah scorang dari mereka yang berkewajiban regres terhadapnya. gugurlah hak regres Pemegang. (KUHD 127.jangka waktu yang ditetapkan oleh penarik. 153. (KUHD 146. di tempat tinggal wajib regres. (KUHD 122. (KUHD.) untuk pengajuan sebuah surat wesel yang ditarik atas-tunjuk atau untuk waktu tertentu setelah pengunjukan. maka jumlah uangnya ditentukan menurut kurs sebuah wesel atas-tunjuk yang ditarik dari tempat tinggal penarik wesel ulangan itu di tempat tinggal wajib regres. 110 dst. 146. maka hanya endosan itu saja yang dapat menggunakannya sebagai landasan.. 133 dst. Wesel ulangan itu meliputi kecuali jumlah-jumlah uang yang disebut dalam pasal-pasal 147 dan 148. kecuali bila dari kata-kata surat wesel itu ternyata. (KUHD 140. maka jumlah uangnya ditentukan menurut kurs sebuah wesel atas-tunjuk. Bila wesel ulangan itu ditarik oleh pemegang.. bahwa penarik hanya menghendaki untuk membebaskan diri dari kewajiban untuk menjamin akseptasinya. yang ditarik dari tempat surat wesel asli harus dibayar.) gugurlah hak pemegang terhadap endosan.

142 dst. (KUHPerd. 152a.) Pasal 150. 222. 143d dst. Setiap orang yang dapat melakukan hak regres. terhadap siapa dilakukan atau dapat dilakukan hak regres. Barangsiapa telah membayar surat wesel untuk memenuhi kewajiban regresnya. menuntut. 157. (KUHPerd. bahwa pembayaran itu disebutkan dalam surat wesel itu dan padanya diberi tanda pelunasan. dapat mencoret endosemennya sendiri dan endosemen-endosemen berikutnya.) Pasal 149.. dapat menuntut dengan pembayaran sebagai pemenuhan kewajiban regresnya. Dalam hal akseptasi sebagian dapatlah orang yang telah membayar bagian nilai wesel yang tidak diakseptasi untuk memenuhi kewajiban regresnya. pada hari pelaksanaan hak regres.pemegang. Setiap debitur wesel. 151. untuk memungkinkannya melaksanakan hak-hak regres selanjutnya. (KUHPerd.223. kecuali dipersyaratkan kebalikannya. bunga sebesar enam persen terhitung dari hari pembayarannya. KUHD 104. untuk penyerahan surat wesel itu dengan protesnya beserta perhitungan yang ditandatangani sebagai tanda pelunasan. 139. 20. Di samping itu pemegang harus menyerahkan kepadanya salinan surat wesel itu yang sama bunyinya beserta protesnya. 143. 127. 12500. KUHD 125. dapat menagih kepada orang yang mempunyai kewajiban regres terhadapnya: 10. seluruh jumlah uang yang telah dibayarnya. 30.) Pasal 151. 166 dst. 224. 12503. 1390.) Pasal 148. 151. Setiap endosan yang telah membayar surat wesel untuk memenuhi kewajiban regresnya.. (KUHD 138. 148. biaya-biaya yang telah dikeluarkannya. dapat mendapatkan bagi dirinya penggantian kerugian-kerugian itu dengan jalan surat wesel baru (surat wesel ulangan) yang ditarik sebagai surat . 146 dst. KUHD 147.

157. meskipun mereka mengjkatkan diri lebih belakangan daripada yang digugat paling Pertama. 152. 1283. maka dilakukan pemotongan terhadap jumlah uang wesel itu. Potongan ini dihitung menurut diskonto resmi (diskonto bank) yang berlaku qi tempat tinggal . baik masing-masing tersendiri. tanpa berkewajiban untuk mengindahkan urutan waktu mereka mengikatkan diri. (F. KUHD 102 dst. (KUHD 1453. 120 dst. jumlah surat wesel yang tidak diakseptasi atau tidak dibayar dengan bunganya bila hal ini dipersyaratkan. 127. Pemegang dapat menggugat orang-orang ini. 110 dst. dengan tidak mengurangi kewajibannya terhadap pemegang untuk memenuhi akseptasinya. (KUHPerd. 167. 1292 dst. bertanggungjawab pula terhadap pemegang. 221a. 152a..) Pasal 147. 127a. Bila surat wesel itu tidak diakseptasi. Pemegang surat wesel yang diprotes tidak mempunyai hak apa pun atas uang cadangan penarik yang ada pada tertarik. 165. terhadap siapa Ia melaksanakan hak regresnya: 10 .biaya-biaya protes. 299. 19. bunga sebesar enam persen.) Bila penggunaan hak regres dilaksanakan sebelum hari jatuh tempo. 581-1 sub 11. Rv. 20. (KUHD 109b dst. maupun bersama-sama. Di samping itu juga pihak ketiga yang atas bebannya telah ditarik surat wesel itu dan telah menikmati nilainya. Hak itu pun diberikanjuga kepada setiap orang yang tanda tangannya terdapat pada surat weset itu dan telah membayarnya untuk memenuhi kewajiban regresnya. 131. tetaplah dana itu pada tertarik sampai jumlah dalam surat wesel itu.. 1280 dst.. P. Gugatan yang dilakukan terhadap salah seorang debitur wesel.) Pasal 146a.. 30. 221. 132. tidak menghalangi gugatan kepada debitur lainnya.tanggung-renteng.) Dalam hal akseptasi.. Pemegang melakukan gugatan kepada mereka. terhitung dari hari jatuh tempo pembayarannya. uang wesel termasuk harta bendanya. pemberitahuan-pemberitahuan yang telah dilakukan beserta biaya-biaya lainnya. maka dalam hal kepailitan penarik..

) Pasal 145. 147-1 sub 30. Bila Klausula itu dibuat oleh penarik. bila ada alasannya. tidak menyebabkan dirinya kehilangan hak. ia bertanggungjawab atas segala kerugian yang disebabkan oleh kelalaiannya. terikat pada pemegangnya secara . kerugian dan bunga itu tidak mungkin melampaui jumlah pada wesel tersebut. meskipun ada Klausula itu yang dibuat oleh penarik. 1243 dst. mengakseptasi.. akan tetapi biaya. untuk melaksanakan hak regresnya. KUHD 143 dst. seorang endosan atau seorang pemberi aval. sudah cukuplah dengan pemberitahuan kepada endosan yang lebih dahulu. bila hal itu dibuat oleh endosan atau pemberi aval. maka biaya-biayanya untuk itu adalah atas bebannya. 219. dapat membebaskan pemegangnya dari pembuatan protes nonakseptasi atau nonpembayaran. mengendosemen. Bukti tentang tidak diindahkannya jangka waktu itu harus diberikan oleh mereka yang mendasarkan haknya atas hal itu terhadap pemegang. 1916. Bila Klausula itu berasal dari seorang endosan atau seorang pemberi aval. Barangsiapa harus mengadakan pemberitahuan. 220. Bila pemepng mengadakan juga protes. maka bila diadakan protes.) Barangsiapa melakukan pemberitahuan itu tidak dalam jangka waktu tersebut di atas. (KUHD 143. bahkan dapat dengan hanya mengirimkan kembali surat weselnya. 143d. dapat melakukan hal itu dalam bentuk apa pun. bahwa ia telah iinelakukan pemberitahuan itu dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. (KUHPerd. 153. Jangka waktu tersebut dianggap telah diindahkan. maka hal itu berakibat terhadap mereka semua yang tanda tangannya terdapat pada surat wesel itu.Bila seorang endosan tidak menyatakan alamatnya atau menyatakannya dengan cara yang sukar dibaca. Semua orang yang menarik. (KUHPerd. Penarik.) Pasal 146. biayanya dapat ditagih pada mereka semua yang tanda tangannya terdapat pada surat wesel itu.. denganjalan klausula "tanpa biaya". Klausula ini tidak membebaskan pemegang dari pengajuan surat wesel itu dalam jangka-jangka waktu yang ditetapkan ataupun dari penyelenggaraan pemberitahuannya. maka hal ini hanya berakibat terhadap endosan atau pemberi aval saja. atau menandatangani surat wesel untuk aval. bila surat yang memuat pemberitahuan itu dalam jangka waktu tersebut telah disampaikan dengan pos. "tanpa protes" atau Klausula lain semacam itu yang ditulis dan ditandatangani diatas surat wesel itu. Ia harus membuktikan.

(KUHD 218c. atau bila surat wesel itu telah ditarik dengan klausula tanpa biaya. oleh hakim pengadilan karesidenan. dan membukukannya dalam register khusus. bahwa ia menghendaki protes otentik. 21720. 218b. yang diberi nomor dan tanda pengesahan oleh Ketua raad van justitie.) Pasal 144. bila tempat tinggal mereka dalam kabupaten di mana raad van justitie itu berada. dan di luar itu. 4. (KUHD 143. berikut pada hari pengajuan. cukuplah dengan uraian yang seteliti-telitinya dari isi surat wesel itu. Sebagai protes nonakseptasi. Jangka-jangka waktu ini berjalan mulai hari penerimaan pemberitahuan-pemberitahuan yang lebih dahulu. wajib untuk membuat salinan protes tersebut dan memberitahukan hal itu dalam. ditanggau dan ditandatangani oleh orang yang diminta akseptasinya atau pembayarannya. 169. 20 dst. kecuali bila penarik telah mencatat. dengan menunjukkan nama dan alamat mereka yang telah melakukan pemberitahuan yang terdahulu. 167a dst. berlakulah keterangan yang dibuat di atas surat wesel dengan izin pemegangnya. 8. Pemegangnya harus memberitahu kepada endosannya dan kepada penariknya tentang nonakseptasi atau nonpembayaran itu dalam empat hari kerja berikut dari hari protes.. 137. Mereka juga berkewajiban. . Not. Rv. para notaris atau juru sita dengan ancaman untuk mengganti biaya-biaya. (KUHD 112. bila ini tidak ada. bila dikehendaki. 130. untuk mengganti apa yang ditentukan dalam 10 dari alinea yang lalu. untuk menyerahkan selembar atau lebih dari salinan-salinan protes itu kepada mereka yang berkepentingan.) Pasal 143c.. yang berisi bahwa ia menolak. Bila sesuai dengan alinea yang lalu disampaikan pemberitahuan kepada seseorang yang tanda tangannya terdapat pada surat wesel itu.Bila protes itu mengenai surat wesel yang hilang. dan demikian selanjutnya kembali pada penariknya. 124 dst. 155 dst. menurut urutan waktu..) Pasal 143d. 1. Setiap endosan harus memberitahukan tentang pemberitahuan yang diterimanya dalam dua hari kerja berikut pada hari penerimaan pemberitahuan tersebut. terhalang atau tak mungkin bertindak. kerugian dan bunga. di daerah Gubememen di Jawa dan Madura oleh asisten-residen dan di luar itu oleh Kepala Pemerintahan Daerah setempat. dan berturut-turut juga sebagai protes nonpembayaran. harus disampaikan pemberitahuan yang sama dalam jangka waktu itu juga kepada pemberi avalnya.

I dst.) Pasal 143b. KUHD 100-31. baik protes nonakseptasi maupun protes nonpembayaran harus dibuat oleh notaris atau oleh juru sita. dan tidak ditunjuk tempat tinggal untuk melakukan pembayarannya. di daerah Gubememen di Jawa dan Madura kepada asisten-residen dan di luar itu kepada KepaIa Pemerintahan Daerah setempat. 171. harus dilakukan di tempat tinggal tertarik. 218a. atau oleh orang yang ditunjuk.. 962. Permintaan pembayaran surat wesel dan protes yang menyusulnya kemudian. Demikianlah juga harus dilakukan seperti itu. salinan kata demi kata dari surat weselnya. Bila surat wesel itu ditarik untuk dibayar di tempat tinggal lain yang ditunjuk. Protes-protes itu memuat: 10.. 102. dari endosemenendosemen. 212. Hal itu harus disertai dua saksi. dari akseptasinya. pernyataan. 40.. pernyataan.memperlihatkan keputusan hakim. 143d. peringatan untuk menandatangard protes itu. (KUHPerd. di mana dinyatakan kepailitan itu. 125. notaris ataujuru sita. 1393. dari avalnya dan dari alamat-alamat yang dibuat di atasnya. 50. 143b. 20 . F. 145. Bila orang yang harus membayar surat wesel itu tidak dikenal sama sekali atau tidak dapat ditemukan. bahwa mereka telah memintakan akseptasi itu atau pembayarannya kepada orang-orang atau di tempat yang disebut dalam pasal yang lalu dan tidak memperolehnya. bahwa ia. . Semua protes. bila surat wesel ditarik untuk dibayar di luar kabupaten yang bukan tempat tinggal tertarik. (KUHD 120 dst. 143b-2 sub 21. maka protes itu harus dilakukan pada kantor pos di tempat tinggal yang ditunjuk untuk pembayaran. 132 dst. 30. pernyataan tentang alasan yang telah dikemukakan tentang nonakseptasi atau nonpembayaran. 126. 214. baik di dalam afdeling (kini dapat disamakan dengan kabupaten) yang sama maupun dalam kabupaten lain.) Pasal 143a. F. 217. karena nonakseptasi atau nonpembayaran itu telah memprotes. dan bila di sana tidak ada kantor pos. maka permintaan pembayaran dan pembuatan protes harus dilakukan di tempat tinggal yang ditunjuk atau kepada orang yang ditunjuk itu. dan alasan-alasan penolakannya.

Penolakan akseptasi atau pembayaran harus ditetapkan dengan akte otentik (protes nonakseptasi atau nonpembayaran). 1937-590. akseptan atau bukan akseptan. sebelum surat wesel itu diajukin kepada tertarik untuk pembayaran dan dibuat protes. pengajuan pertama dilakukan pada hari terakhir dari jangka waktu itu. 125.. S. 109b. maka untuk melakukan hak regresnya.d. dalam hal pailitnya tertarik. F.) Bila pembayarannya tidak terjadi.) Bahkan sebelum hari jatuh temponya: 10. 141. maka protesnya harus dilakukan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang ditetapkan dalam alinea di atas untuk membuat protes nonakseptasi. telah dinyatakan pailit.) Pasal 143. (KUHD 1435. atau pada waktu tertentu setelah hari tanggalnya atau setelah pengunjukan. (KUHD 120 dst. Protes nonpembayaran suatu surat wesel yang harus dibayar pada hari tertentu. maka protes itu masih dapat dilakukan pada hari berikutnya. dinyatakan pailit. maka pemegangnya tidak dapat melakukan hak regresnya. baik sebagai akseptan ataupun bukan dan sejak saat berlakunya penundaan pembayaran. (KUHD 132 dst. 131. 216. terhadap penarik dan para debitur wesel lainnya: (KUHD 108..6. Protes nonakseptasi menjadikan Pengajuan untuk pembayaran dan protes nonpembayaran tidak perlu lagi. c. Bila ini mengenai surat wesel yang harus dibayar atas-tunjuk.. 1 dst. 114. Bila tertarik. Dalam pengangkatan para pengurus atas permintaan tertarik. 1 dst. dalam hal pailitnya penarik dari surat wesel yang tidak dapat dimintakan akseptasinya. pemegangnya cukup dengan ..) Pada hari jatuh temponya: (KUHD 100-40.) 30.u. Bila dalam hal seperti yang diatur dalam pasal 123 alinea pertama. 127. Protes nonakseptasi harus diselenggarakan dalamjangka waktu yang ditetapkan untuk pengajuan untuk akseptasi. harus dilakukan pada salah satu dari dua hari kerja yang berikut dari hari surat wesel itu harus dibayar. F. 137.) Pemegang surat wesel dapat melakukan hak regresnya terhadap para endosan.(s. 212 dst. akseptasi atau bukan akseptan. untuk penundaan pembayaran.) 20. atau bila penarik surat wesel yang tidak dapat dimintakan akseptasi. dg. bila akseptasi ditolak seluruhnya atau sebagian. (KUHD f435 6 .

Pasal 142. 1385. 213. .. Nilai uang asing itu. Akan tetapi penarik dapat menetapkan. 1386. b.100-20. bahwa pembayarannya harus dilakukan dalam uang tertentu yang ditunjuknya (klausula pembayaran sungguh dalam uang asing). 1756 dst. atau mereka yang telah memperoleh karena kesalahannya yang besar. KUHD 147 2. pemegang dapat menuntut menurut pilihannya. 212. setelah melakukan pembayaran tanpa dibebaskan. KUHD 60. bahwa jumlah pada surat wesel itu dibayar dalam uang negerinya menurut kursnya. Hal yang tercantum di atas tidak berlaku bila penarik menetapkan. 1513 . 133. 1270. 1387. dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pasal 137.) Pasal 140.. (KUHPerd.) Pasal 141. maka dianggap bahwa yang dimaksud adalahuang dari tempat pembayarannya. Bila tidak terjadi pengunjukan surat wesel untuk pembayaran. 1404 dst. Hak Regres Dalam Hal Nonakseptasi Atau Nonpembayaran. 167a. 1393. 1407 dst. (KUHPerd.. 1382.. maka tiap-tiap debitur mempunyai wewenang untuk menyerahkan jumlah itu kepada yang berwajib untuk disimpan atas biaya dan tanggung jawab pemegangnya. akan tetapi mempunyai nilai yang berbeda dalam negeri pengeluarannya dan negeri tempat pembayarannya. Bila jumlah dalam wesel itu dinyatakan dalam uang yang mempunyai nama sama. 1405-40. (KUHPerd. 142. bahwa jumlah uang yang harus dibayar harus dihitung menurut kurs yang ditetapkan dalam surat wesel tersebut.. ditetapkan menurut kebiasaan di tempat pembayarannya. 146. 1280 dst. 1395. maka Ia mempunyai hak-menagih kepada mereka yang telah memperoleh surat wesel itu dengan itikad buruk. diwajibkan membayar untuk kedua kalinya. dapat dibayar dengan uang dari negerinya menurut nilai pada hari jatuh temponya.Bila ia. Surat wesel yang pembayarannya dipersyaratkan untuk dilakukan dengan uang lain dari yang berlaku di tempat pembayarannya.) Bagian 7. Bila debitur lalai. KUHD 1271. baik dari hari jatuh temponya ataupun dari hari pembayarannya. 1409 dst. 139.

18. dapat menuntut penyerahan surat wesel itu kepadanya lengkap dengan tanda pelunasan yang sah dari pemegangnya. KUHD 115. (AB. 135. KUHD 150. 122. Pengajuan suatu surat wesel kepada suatu badan pemberesan berlaku sebagai pengajuan untuk pembayaran. 164.) . 1360 dst. tetapi tidak terhadap tanda tangannya.) Pasal 138. melakukan hal itu atas tanggungjawabnya sendiri. Tertarik yang membayar sebelum harijatuh temponya. 169. Pembayaran. yang harus dibayar pada hari tertentu atau pada waktu tertentu setelah pengunjukan. 120. 139. atau satu dari antara dua hari kerja berikutnya.) Barangsiapa membayar surat wesel pada hari jatuh temponya.. 141. Di luar hal seperti yang tercantum dalam pasal 167b. Oleh Gubernur Jenderal (dalam hal ini Presiden) akan ditunjuk badan-badan yang akan dipandang sebagai badan pemberesan dalam arti bab ini.Pasal ini tidak berlaku bila dari Klausula yang termuat dalam surat wesel itu atau dari kata-katanya dapat ditarik kesimpulan tentang adanya maksud lain. harus mengajukannya untuk pembayaran. bahwa tentang pembayaran itu dinyatakan di atas surat wesel itu dan bahwa untuk itu Ia mendapat tanda pembayaran. Pemegang surat wesel tidak dapat dipaksa untuk menerima pembayaran sebelum hari jatuh temponya.) Bagian 6. (KUHPerd.) Pasal 139. Pemegang tidak boleh menolak pembayaran sebagian. 168. Pasal 137. tertarik sambil membayar surat wesel itu. (KUHD 100-41. 133. asalkan dari pihaknya tidak ada penipuan atau kesalahan yang besar. (KUHPerd. ia berkewajiban merrieriksa tertibnya deretan endosemen-endosemen. telah terbebas dengan sempuma. 1385 dst. 21 1. Pemegang suatu surat wesel. pada hari surat itu harus dibayar.) Dalam hal pembayaran sebagian. (KUHPerd. KUHD 207. tertarik dapat menuntut. (KUHD 125. 1390.

maka pernyataanpernyataan demikian harus diartikan: tanggal satu. tanggal lima belas. Hari jatuh tempo suatu surat wesel yang harus dibayar pada suatu hari tertentu. (KUHD 137. di mana tarikhnya berlainan dengan tarikh tempat pengeluarannya. dan hari jatuh tempo pembayarannya ditetapkan sesuai dengan itu.) Pasal 135. "lima belas hari ". pertengahan (pertengahan Januari. Pada surat wesel yang ditarik dengan jatuh tempo pembayaran pada satu atau beberapa bulan ditambah setengah bulan setelah hari tanggalnya atau setelah pengunjukan.) atau pada akhir suatu bulan. harus diartikan bukan satu atau dua minggu. 142 dst. Bila tidak ada protes maka akseptasi yang tidak bertanggal. Pernyataan: "setengah bulan " berarti jangka waktu lima belas hari. Surat wesel yang ditarik untuk dibayar satu atau beberapa bulan setelah hari tanggalnya atau setelah pengunjukan. jatuh temponya ialah pada hari dari bulan seperti yang ditetapkan untuk melakukan pembayaran itu. pada suatu tempat. dianggap telah ditetapkan menurut tarikh tempat pembayaran. atau hari tanggal protesnya. 1352. 124. melainkan suatu jangka waktu dari delapan atau lima belas hari.Hari jatuh tempo pembayaran suatu surat wesel yang ditarik untuk dibayar pada suatu waktu tertentu setelah penguitukan. hari terakhir butan itu. ditentukan olch hari tanggal akseptasi. dihitung lebih dahulu bulan-bulannya yang penuh. terhadap akseptan dianggap telah dilakukan pada hari terakhir dari jangka waktu yang ditetapkan untuk mengajukannya untuk akseptasi. .) Pasal 136. Hari pengeluaran suatu surat wesel yang ditarik antara dua tempat dengan tarikh yang berbeda dan harus dibayar pada waktu tertentu setelah pengunjukan. dijatuhkan pada hari yang sama dari tarikh tempat pembayaran. pertengahan Februari dsb. Bila tidak terdapat hari seperti yang dimaksud maka surat wesel demikian mencapai jatuh tempo pembayarannya pada hari terakhir bulan itu. Pernyataan-pernyataan: "delapan hari ". Jangka waktu pengajuan surat wesel dihitung sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam alinea yang lalu. Bila hari jatuh tempo itu ditentukan pada awal. (KUHD 122.

1831 dst. bahwa suatu surat wesel tidak boleh diajukan untuk dibayar sebefum hari tertentu. para endosan dapat memperpendek jangka waktu itu. Penarik dapat memperpendek atau memperpanjang jangka waktu itu. Hari jatuh Tempo. 299. Pada waktu tertentu setelah hari tanggalnya.) Perikatannya berlaku sah. 1282.Pasal 131. (KUHD 101. Pada hari tertentu.. Pasal 132. pemberi aval memperoleh hak-hak yang berdasarkan surat wesel itu dapat digunakan terhadap orang yang diberi aval. sekalipun perikatan yang dijamin olehnya batal oleh sebab lain daripada eacat dalam bentuk. KUHD 115. Penarik dapat menetapkan. 1821.) Bagian 5. Pada waktu tertentu setelah pengunjukan. . Surat wesel yang ditarik sebagai wesel atas-tunjuk harus dibayar pada waktu ditunjukkan. Pemberi aval terikat dengan cara yang sama seperti orang yang diberi aval.) Dengan membayar. 1$39 dst. dan terhadap mereka yang berdasarkan surat wesel itu terikat padanya.) Pasal 133. (KUHPerd. (KUHPerd. 581-1 sub 11. 1280. (KUHPerd. Surat wesel tersebut harus diajukan untuk dibayar dalam jangka satu tahun setelah hari tanggalnya. 143 3. (KUHD 122.) Pasal 134. Dalam hal demfldan jangka waktu itu berjalan mulai hari itu. Surat wesel dapat ditarik: Pada waktu ditunjukkan. Rv. Surat-surat wesel dengan hari jatuh tempo yang ditentukan lain atau dapat dibayar dengan angsuran adalah batal.. 136.

Tanda tangan saja dari pemberi aval pada halaman depan surat wesel itu. Aval ditulis dalam surat wesel itu atau pada lembaran sambungan. Aval (Perjanjian Jaminan). Bila tertarik mencoret akseptasi yang telah dilakukan atas surat wesel sebelum penyerahan kembau surat tersebut.) Akan tetapi bila tertarik telah menyatakan secara tertulis tentang akseptasinya kepada pemegangnya atau kepada seseorang yang taanda tangannya terdapat dalam surat wesel itu. 127b. Bila hal itu tidak ada. KUHD 125. (KUHD 203. 1824. Dengan kemungkinan pembuktian sebaliknya maka pencoretan itu dianggap telah terjadi sebelum penyerahan kembali surat wesel itu.) Hal itu juga dapat dilakukan dengan naskah tersendiri atau dengan sepucuk surat yang menyebutkan tempat di mana hal itu diberikan. Pasal 129. Pembayaran suatu surat wesel dapat dijamin dengan perjanjian jaminan (aval) untuk seluruhnya atau sebagian dari uang wesel itu. hal itu ditandatangari oleh pemberi aval. dianggap akseptasinya telah ditolak.Pasal 128. dianggap diberikan untuk penarik. (KUHPerd. Dalam aval itu harus dicantumkan untuk siapa hal itu diberikan. 1820 dst. maka Ia terikat terhadap orang ini sesuai dengan isi akseptasinya..) Pasal 130. (KUHPerd.) . berlaku sebagai aval.) Bagian 4. Peean tersebut dapat diberikan oleh pihak ketiga. (KUHD 127. kecuali bila tanda tangan itu dari tertarik atau penarik. (KUHD 125. atau bahkan oleh orang yang tanda tangannya terdapat dalam surat wesel itu. Hal itu dinyatakan dengan kata-kata "baik untuk aval " atau dengan pernyataan semacam itu'.

diwajibkan melaksanakan akseptasinya. 127c. mempunyai tagihan langsung yang timbul dari surat wesel itu terhadap akseptan. Barangsiapa memegang dana secukupnya yang khusus disediakan untuk pembayaran surat wesel yang telah ditarik. KUHD 121. bila surat wesel itu telah ditarik atas beban penarik sendiri. berdasarkan penyanggupan yang diperoleh dari penyanggup. untuk segala sesuatu yang dapat ditagih berdasarkan pasal-pasal 147 dan 148. pemegang sekalipun Ia penarik. (Rv. Kerugian terdiri dari biaya protes dan penarikan surat wesel baru. KUHD 109c.) Pasal 127b. 151. 1243 dst. dengan ancaman hukuman penggantian biaya. 1243 dst. kepada pihak ketiga itu. (KUHPerd.) Pasal 127a. Bila penarikan telah dilakukan atas beban pihak ketiga. Penarik berkewajiban untuk memberikan advis pada saatnya kepada tertarik tentang surat wesel yang ditarik olehnya. (KUHPerd.) . akan tetapi memberi hak kepada penarik untuk menggugat penggantian kerugian terhadap penyanggup.. (KUHPerd. KUHD 127a. Penyanggupan untuk mengakseptasi suatu surat wesel. 1243 dst. dan dari jumlah yang atas kredit surat wesel itu telah dibayar lebih dulu oleh penarik.) Dalam kelalaian pembayaran. (KUHD 164. yang menolak memenuhi kesanggupannya. tidak berlaku sebagai akseptasi. dan bila melalaikan hal itu. 299.Dengan akseptasi itu tertarik mengikat diri untuk membayar surat weselnya pada hari jatuh tempo pembayarannya.) Pasal 127c.) Pasal 127d. (KUHD 102... 146a. kerugian dan bunga terhadap penarik. 581-1 sub 1'. maka hanya orang inilah yang terikat pada akseptan. Ia berkewajiban mengganti biaya akibat penotakan akseptasi atau pembayaran yang terjadi karena itu. kerugian dan bunga itu terdiri dari biaya protes dan penarikan surat wesel baru. 152a. Bila surat wesel itu ditarik atas beban orang ketiga.

(KUHD 128. tanpa menunjuk orang ketiga di mana pembayaran hanis dilakukan.) Pasal 127. pemegangnya harus menyuruh menetapkan kelalaian itu dengan jalan protes pada saatnya. 1390. dengan ancaman hukuman kehilangan hak regres terhadap para endosan dan terhadap penariknya yang telah menyediakan dananya.) Pasal 126. Bila tanggal itu tidak tercantum.Pemegang tidak berkewajiban untuk melepaskan kepada tertarik surat wesel yang diajukan olehnya untuk akseptasi. maka dalam akseptasi harus termuat tanggal hari penyelenggaraannya. atau bila ia berdasarkan persyaratan tegas harus diajukan untuk akseptasi dalam jangka waktu tertentu. kecuali pemegangnya minta hari pengajuannya. Hal itu dinyatakan dengan perkatataan: "diakseptasi". Bila penarik menetapkan pada surat wesel itu. Ia ditandatangani oleh tertarik. 143. (KUHD 127. 143. atau dengan kata semacam itu. maka tertarik dapat menunjuknya pada akseptasinya. akseptan dianggap mengikatkan diri untuk membayar pada tempat pembayaran. (KUHD 122. (KUHD 143a. (KUHPerd. berlaku sebagai penolakan akseptasi.) Setiap perubahan lain yang diadakan oleh akseptan berkenaan dengan hal yang dinyatakan dalam surat wesel itu. Sebuah tanda tangan saja dari tertarik yang dibubuhkan di halaman depan surat wesel itu.) Bila surat wesel itu harus dibayar di tempat domisili tertarik. (KUHD 101.) Pasal 124. 1253 dst. Dalam hal kelalaian penunjukan demikian.) Pasal 125. bahwa pembayarannya harus dilakukan di tempat lain dari tempat domisiti tertarik. Akseptasi dibuat di atas surat wesel. 165. akan tetapi tertarik dapat membatasinya sampai sebagian dari jumlahnya. Akan tetapi akseptan terikat sesuai dengan isi akseptasinya. Akseptasi itu tidak bersyarat. 150. .) Bila surat wesel itu harus dibayar suatu waktu tertentu setelah ditunjukkan.. 127b. 126. (KUHD 143. berlaku sebagai akseptasi. maka ia dalam akseptasinya dapat menunjuk alamat di tempat itu juga di mana pembayarannya harus dilakukan.

Tertarik dapat meminta untuk mengadakan pengajuan kedua pada keesokan harinya setelah pengajuan hari pertama. bahwa oleh mereka permintaan itu telah tidak dikabulkan. Mereka yang berkepentingan tidak akan diperkenankan untuk menggunakan sebagai dalih. kecuali dalam surat-surat wesel yang harus dibayar oleh pihak ketiga.) Pasal 121. Ia dapat melarang dalam surat wesel itu diajukan untuk akseptasi. kecuali bila permintaan itu tercantum dalam protesnya.) Penarik dapat memperpendek atau memperpanjang hal itu.. . dengan atau tanpa penetapan jangka waktu. (KUHD 127b. (KUHD 132 dst. 152. Surat wesel yang harus dibayar suatu waktu setelah ditunjukkan harus diajukan untuk akseptasi dalam satu tahun setelah hari ditandatangani. 124 dst. bahwa surat wesel itu harus diajukan untuk akseptasi. bahwasurat wesel itu harus diajukan untuk akseptasi. Sampai hari jatuh tempo pembayaran. dengan atau tanpa penetapan suatu jangka waktu. Pasal 123. atau harus dibayar di tempat lain dari tempat domisili tertarik atau yang harus dibayar pada waktu tertentu setelah pengunjukah.) Setiap endosan dapat menentukan.Pasal 120. 143.) Pasal 122. Dalam setiap surat wesel dapat ditentukan oleh penarik. 132. (KUHD 127c. kecuali bila penarik telah menerangkan. bahwa surat wesel itu tidak dapat dimintakan akseptasi. (KUHD 121. Para endosan dapat memperpendek jangka-jangka waktu tersebut. bahwa mengajukannya untuk akseptasi tidak dapat dilakukan sebelum suatu hari tertentu. kepada tertarik di tempat tinggalnya untuk akseptasi. surat wesel dapat diajukan oleh pemegang yang sah atau oleh orang yang semata-mata hanya memegangnya belaka.) Ia dapat juga menentukan. 122. (KUHD 108.

KUHD 143.) Pasal 119. maka pemegangnya dapat mempergunakan segala hak yang timbul dari surat wesel itu. kecuali bila pada waktu memperoleh surat wesel itu pemegang dengan sengaia telah bertindak dengan merugikan debitur. Endosemen yang dilakukan setelah jatuh tempo pembayaran. 1792 dst. Akseptasi. mempunyai akibatakibat yang sama seperti endosemen yang dibuat sebelum jatuh tempo itu. (KLJHPerd. maka endosemen tanpa tanggal dianggap dibuat sebelum lewatnyajangka waktu yang ditentukan untuk membuat protes tersebut. 1152 dst. Bila suatu endosemen memuat pernyataan: "nilai untuk jaminan ". hanya mempunyai akibat-akibat sebagai sesi biasa. 1813. .) Dengan kemungkinan untuk membuktikan kebalikannya. Amanat yang termuat dalam endosemen inkaso tidak berakhir karena meninggainya pemberi amanat atau karena kemudian pemberi amanat menjadi tak cakap menurut hukum. KUHPerd. (KUHD 116.) para debitur wesel terhadap pemegangnya tidak dapat menggunakan alat-alat pembantah yang berdasarkan hubungan pribadi mereka terhadap endosan.) Bagian 3. seperti yang semestinya dapat digunakan terhadap endosan. akan tetapi Ia tidak dapat mengendosemenkayinya secara lain daripada secara mengamanatkannya. ( KUHPerd.) Pasal 118. "diamanatkan ". Dalam hal itu para debitur wesel hanya dapat menggunakan alat-alat pembantah terhadap pemegangnya. 1150.. maka pemegangnya dapat rrtenggunakan semua hak yang timbul dari surat wesel itu. Bila endosemen itu memuat pernyataan: "nilai untuk inkaso ". atau pernyataan lain yang membawa arti amanat belaka untuk memungut. nilai untuk gadai " atau pernyataan lain yang membawa arti pemberianjaminan gadai. 1915 dst. (KUHD 102a. akan tetapi endosemen yang dilakukan olehnya hanya berlaku sebagai endosemen dengan cara pemberian amanat. 613. (KUHPerd.Pasal 117. Akan tetapi endosemen yang dilakukan setelah protes non-pembayaran atau setelah lewat jangka waktu yang ditentukan untuk membuat protes itu.

1122. Barangsiapa memegang surat wesel. KUHD 194. 167b.) Ia dapat melarang endosemen baru.) Pasal 114. (KUHD 1393. (KUHD 102a. maka penandatangan endosemen terakhir ini dianggap telah mctmperoleh surat wesel itu karena endosemen dalam blangko. kecuali bila Ia telah memperolehnya dengan itikad buruk. 612 dst. maka pemegangnya dapat: (KUHD 1113. 1977. bahkan bila endosemen terakhir dibuat sebagai endosemen blangko. (KUHD 111.. Endosemen-endosemen yang dicoret dianggap dalam hal itu tidak ditulis. (KUHPerd. 30. Bila endosemen blangko diikuti oleh endosemen lain. (KUHPerd. mengendosemenkan lebih lanjut surat wesel itu dalam blangko atau kepada orang lain.Bila endosemen itu dalam blangko. maka endosan me@amin akseptasi dan pembayarannya.) .) Pasal 116. 20. KUHD 167a. mengisi blangko itu baik dengan namanya sendiri ataupun nama orang lain.) Bila seseorang dengan jalan apa pun juga telah kehilangan surat wesel yang dikuasainya.) 10. kecuali bila pemegang tersebut pada waktu memperoleh surat wesel itu dengan sengaja telah bertindak dengan merugikan debitur. dianggap sebagai pemegang yang sah. menyerahkan surat wesel itu kepada pihak ketiga tanpa mengisi blangko itu dan tanpa mengendosemenkannya. bila Ia menunjukkan haknya dengan memperlihatkan deretan endosemen yang tak terputus. Kecuali bila dipersyaratkan lain. 113'. 118. tidak diwajibkan untuk melepaskan surat wesel itu. 581-1 sub 11. Mereka yang ditagih berdasarkan surat wesel terhadap pemegangnya tidak dapat menggunakan alat-alat pembantah yang berdasarkan hubungan pribadinya dengan penarik atau para pemegang yang terdahulu. dalam hal itu Ia tidak merdamin akseptasi dan pembayarannya terhadap mereka kepada siapa surat wesel itu diendosemenkan kemudian.) Pasal 115. 299. (Rv. atau karena suatu kesalahan yang besar. 582. maka pemegangnya yang menunjukkan haknya dengan cara seperti yang diatur dalam alinea di atas.

) Endosemen untuk sebagian adalah batal. Endosemen yang ditempatkan pada surat wesel yang demikian berlaku sebagai sesi biasa. Dengan endosemen itu semua hak-hak yang bersumber pada surat wesel itu dipindahkan ke tangan pihak lain. Hal itu harus ditandatangani oleh endosan.) Endosemen itu bahkan dapat dilakukan untuk keuntungan tertarik. 613. baik sebagai akseptan ataupun bukan. (KUHD 1122. 119. juga yang tidak dengan tegas berbunyi kepada tertunjuk. untuk keuntungan penarik atau setiap debitur wesel..) Pasal 113.) Setiap syarat yang dimuat padanya Pasal 112. (KUHD 111 dst. Bila penarik mencantumkan dalam surat wesel itu: "tidak kepada tertu@uk" atau pernyataan lain semacam itu. maka surat wesel itu hanya dapat dipindahkan ke tangan orang lain dalam bentuk sesi biasa beserta akibat-akibatnya. dianggap tidak ditulis. Endosemen itu dapat membiarkan pihak yang diendosemenkan tidak disebut. agar dapat berlaku sah. Dalam hal yang terakhir. (KUHD 1133. Endosemen atas-tunjuk berlaku sebagai endosemen dalam blangko. 113 2. Endosemen itu harus diadakan di atas surat weset itu atau pada lembaran yang dilekatkan padanya (lembaran sambungan). (KUHD 114.) Pasal 111. (KUHD 114. dapat dipindahkan ke tangan orang lain dengan jalan endosemen. Endosemen itu harus tidak bersyarat. 1132.) . endosemen itu harus dibuat di halaman belakang surat wesel itu atau pada lembaran sambungannya. Setiap surat wesel. Orang-orang ini dapat mengendosemenkan lagi surat wesel itu. 166. (KUHPerd. atau endosemen itu terdiri dari tanda tangan belaka dari endosan (endosemen blangko).Pasal 110.

) Pasal 109b.. .. suatu jumlah uang yang sudah dapat ditagih. berkewajiban untuk berusaha agar tertarik mempunyai dana yang cukup guna membayar.. (KUHD 121. sekalipunjika surat wesel itu harus dibayar pada pihak ketiga. ataupun dengan penambahan suatu istilah seperti dimaksud dalam pasal 110 alinea kedua. maka kepada pemegang tidak dapat diajukan tentang tidak memenum perjanjianperjanjian itu. (KUHD 102.) Pasal 109a.) Pasal 109. tertarik berutang kepada penarik atau kepada orang yang atas bebannya telah ditarik wesel. tiap-tiap Klausula yang membebaskannya dari kewajiban penjaminan pembayaran. Rv.) Bagian 2. 127a. telah dibuat lengkap.) Ia dapat menyatakan dirinya bebas dari -penjaminan akseptasi. Bila surat wesel yang pada waktu pengetuarannya tidak lengkap. atau pada saat di mana berdasarkan pasal 142 alinea ketiga pemegang dapat menggunakan hak regresnya. ataukah kepada orang lain.Pasal 108. 146a. 299. bertentangan dengan perjanjian-perjanjian yang telah dibuat. bahwa penarik sendiri secara pribadi bagaimanapun bertanggung jawab pada pemegang dan para endosan sebelumnya. dianggap tidak ditulis. (KUHD 127a.) 109C. Tertarik dianggap telah mempunyai dana yang diperlukan itu. 146a. (KUHD 120 dst. paling sedikit sama dengan jumlah pada surat weset itu. (KUHD 168. 137 dst. Endosemen. dalam hal kedua-duanya itu kepada tertunjuk atau tanpa tambahan kata "kepada tertunjuk ". apakah harus dibayarkan kepada penerima surat wesel itu. bila pada waktu jatuh tempo pembayaran surat wesel itu. (KUHD 102 dst. Penarik berkewajiban untuk menetapkan atas pilihan penerima. tapi dengan pengertian. 581. Penarik atau seseorang atas tanggungan siapa surat wesel ditarik. Penarik menjamin akseptasinya dan pembayarannya. kecuali pemegang telah memperoleh surat wesel itu dengan itikad buruk atau disebabkan oleh kesalahan yang besar.

Pasal 105. berlaku menurutjumlah uang yang ditulis lengkap dengan huruf. KUHD 70. Bila surat Wesel memuat tanda tangan orang-orang yang menurut hukum tidak cakap untuk mengikatkan diri dengan menggunakan surat Wesel. Dalam tiap-tiap surat Wesel lain. maka bila terdapat perbedaan. berlaku sah.) . bahwa jumlahuang itu membawa bunga. Bunga itu berjalan terhitung dari hari penandatanganan surat Wesel itu. tanda tangan dari orang rekaan.) Pasal 107..) Pasal 106. dan setelah membayar. Surat Wesel yangjumlah uangnya dengan lengkap ditulis dengan huruf danjuga dengan angka. atau tanda tangan orang-orang yang karena alasan-alasan lain apa pun juga tidak dapat mengikat orangorang yang telah membubuhkan tanda tangan atau orang yang atas nama siapa telah dilakukan hal itu. maka bila terdapat perbedaan. hanya berlaku sebesar jumlah yang terkeeil. 1872. KUHP 264. 1446. memuat lands tangan palsu. 1878 dst. 113. (KUHPerd. Ia sendiri terikat berdasarkan surat Wesel itu. namun perikatan-perikatan orang-orang lain yang tanda tangannya terdapat dalam surat Wesel itu. mempunyai hak yang sama seperti yang semestinya ada pada orang yang katanya diwakilinya itu. KUHD 186. Dalam surat Wesel yang harus dibayar atas pengunjukan atau dalam suatu jangka waktu tertentu setelah pengunukan. 1797. KUHD 188. 108. Klausula bunga ini dianggap tidak ditulis.Pasal 104. Setiap orang yang membubuhkan tanda tangannya di atas surat Wesel sebagai wakil dari seseorang untuk siapa Ia tidak mempunyai wewenang untuk bertindak. (KUHPerd. 1806. 1876 dst. Hal itu berlaku juga terhadap seorang wakil yang melampaui batas wewenangnya. Surat Wesel yang jumlahnya berkali-kali ditulis dengan lengkap baik dengan huruf maupun dengan angka.. (KUHPerd. 187. kecuali bila dkunjuk hari lain. penarik dapat menentukan.

Penarik dianggap menarik atas beban diri sendiri. KUHPerd. (KUHD 100... akan tetapi Ia tidak dapat mengendosemenkan secara lain daripada secara mengamanatkannya. 1792 dst. Surat Wesel dapat dibayar di tempat kediaman pihak ketiga. 1921. 126. 17 dst. KUHPerd. (KUHD 183. baik di tempat dontisili tertarik. dianggap telah ditandatangani di tempat yang tercantum di samping nama penarik. 1915 dst. 1921. 185.) Pasal 102a. maka tempat yang tersebut di samping nama tertarik dianggap sebagai tempat pembayaran dan juga sebagai tempat domisili tertarik.) . Pada surat Wesel demikian para debitur Wesel hanya dapat menggunakan alatalat pembantah terhadap pemegang. "diamanatkan ". "untuk inkaso ". Surat Wesel yang tidak menunjukkan tempat penarikannya. 24.. maupun di tempat lain.Surat Wesel yang tidak ditetapkan hari jatuh tempo pembayarannya. Dapat ditarik atas diri penarik sendiri. Bila penarik mencantumkan pada surat Wesel pernyataan "nilai untuk diinkaso ". Amanat yang termuat dalam surat Wesel inkaso tidak berakhir karena meninggatnya pemberi amanat atau karena kemudian pemberi amanat menjadi tidak cakap menurut hukum. (KLTHD 100-5'. Bila tidak terdapat penunjukan tempat khusus. KUHPerd. bila dari surat Wesel itu atau dari surat pemberitahuannya tidak temyata atas beban siapa hal itu terjadi. maka penerimanya dapat menggunakan semua hak yang timbul dari surat Wesel. yang semestinya dapat mereka gunakan terhadap penarik.) Pasal 102. (KUHPerd. 117. 1915 dst. dianggap harus dibayar pada hari ditunjukkannya.) Pasal 103. Dan yang dapat ditarik atas beban pihak ketiga. Surat Wesel dapat dibuat kepada orang yang ditunjuk oleh penarik. 1813. atau pernyataan lain yang membawa arti amanat betaka untuk memungut..

179. Pasal 100. atau orang lain yang ditunjuk kepada siapa pembayaran itu harus dilakukan. 178. (KUHD 101. tidak berlaku sebagai surat Wesel. pernyataan hari ditandatangani beserta tempat penarikan surat Wesel itu. tanda tangan orang yang mengeluarkan surat Wesel itu (penarik).) 70. nama orang yang harus membayar (tertarik). pengaturan perselisihan-perselisihan mengenai surat-surat Wesel dan Suratsurat sanggup. Dengan undang-undang tgl. (KUHD 106 dst. (KUHD 102.) 50. 18.) Pasal 101. nama orang kepada siapa pembayaran harus dilakukan. (AB. penunjukan tempat pembayaran harus dilakukan.) 60. yang dimuat dalam teksnya sendiri dan dinyatakan dalam bahasa yang digunakan dalam surat itu. 103. 109a. 224) traktat-traktat itu dinyatakan berlaku terhadap Indonesia.) 10. pemberian nama " surat Wesel ". Surat wesel memuat: (KUHD 174.1. Suatu surat demikian. 3. penunjukan hari jatuh tempo pembayaran. 126.) 40. No. bea meterai surat-surat Wesel dan surat-surat sanggup. (KUHD 102. (KUHD 101. 2. 25 April 1935 (N. Bagian 1. perintah tak bersyarat untuk membayar suatu jumlah uang tertentu. 14 Oktober 1935 untuk Indonesia dan Cura@ao. pengadaan undang-undang yang seragam tentang surat-surat Wesel dan suratsurat sanggup.S. di mana satu dari pernyataan-pernyataan yang termaktub dalam pasal yang lalu tidak tercantum. (KUHD 104 dst. Pengeluaran Dan Bentuk Surat Wesel.) 30. 132 dst. dengan pengecualian-pengecualian seperti tersebut di bawah ini: (KUHD 175. Suriname dan Curaqao terhitung dari tgl.) 20. (KUHD 101.) 80.) .

maka ketentuan-ketentuan bagian ini berlaku pula terhadap para pengusaha kendaraan umum di darat dan di air. dan menaksir serta menetapkan ganti rugi berdasarkan pemberitahuan itu. mutiara.S. 1473 dst. perak. berdasarkan S. yang berlaku terhitung dari 1 Januari 1936. maka dalam hal terjadinya kehilangan atau kerusakan.) Pasal 97. Anotasi: Bab lama telah diganti dengan bab ini dengan menghilangkanpasal 99. Dihapus dg. Bila pemberitahuan itu tidak terjadi. Pasal 98. permata. BAB VI. agar ketentuan-ketentuan mengenai Surat Wesel dan Surat Sanggup sedapat-dapatnya dipersamakan dengan ketentuan-ketentuan Undang-undang Negeri Belanda dari 25 Juli 1932. pembuktian tentang nilainya hanya diperbolehkan menurut ujud lahirnya saja. 1935-531. SURAT WESEL DAN SURAT SANGGUP (ORDER). Ketentuan-ketentuan bab ini tidak berlaku terhadap hak-hak dan kewajibankewajiban antara pembeli dan penjual. yang telah disesuaikan dengan Traktat Genewa 7 Juni 1930 tentang: . S. maka hal itu dapat dibuktikan dengan segala alat bukti menurut hokum. 91 dst. dan malahan hakim I>erwenaiftg untuk mempercayai sepenuhnya pemberitahuan pengirim setelah diperkuat dengan sumpah. 1938-276. 1457 dst... Pelayaran-bergilir dan semua perusahaan pengangkutan lainnya tetap tunduk kepada peraturan-peraturan dan perundang-undangan yang ada dalam bidang ini. 1513. emas. batubatu mulia. (KUHPerd. kupon-kupon atau surat-surat berharga lain yang semacam itu. 1934-592 jo. N. 1823-3. selama hal itu tidak bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam bab ini. S. (KUHD 86. efek-efek.. Bila pemberitahuan nilai itu ada.Dengan tidak mengurangi hal-hal yang mungkin diatur dalam peraturan khusus. 1932-405. Tujuannya ialah. Bila barang-barang itu terdiri dari uang. dan Ia dapat menuntut pencatatan hal itu dalam register tersebut. maka pengirim berkewajiban untuk memberitahukan rdlai barangbarang itu. Mereka berkewajiban menyelenggarakan registrasi untuk barang-barang yang diterimanya.) 99.

Kedaluwarsa ini tidak berlaku dalam hal adanya penipuan atau ketidakjujuran. bila Ia berada di tempat itu juga.. terhitung dari hari waktu seharusnya pengangkutan barang-barang dagangan dan barang-barangnya selesai. atau timbul perselisihan tentang hal itu. (KUHD 81.) Pasal 96.Jika kerusakan atau kekurangannya tidak dapat dilihat dari luar. maka kepaIa pemerintahan setempat memerintahkan. setelah pihak lainnya.753. hakim karesidenan ataujika Ia tidak ada. dapat dilakukan pemeriksaan oleh pengadilan setelah barang-barang itu diterima. 91. atas surat pennohonan sederhana untuk diambil tindakantindakan seperlunya guna pemeriksaan barang-barang itu oleh ahli-ahli. bila dalam hal hilangnya barang-barang. dg. asalkan pemeriksaan itu diminta dalam waktu dua kali dua puluh empat jam setelah penerimaan. tanpa membedakan sudah atau belum dibayar upah pengangkutan. 93. dan dengan demikian pula dapat memerintahkan juga untuk menyimpannya secara memuaskan. 1967. u. dan kerusakan pada barang-barang dagangan atau barang-barang. S. didengar. 1925-497. pengangkut ataujuragan kapal berdasarkan kehilangan barang-barang seluruhnya.d. (KUHPerd. kedaluwarsanya pengiriman yang dilakukan dalam wilayah Indonesia. terhalang atau tidak di tempat. (s. atau bila tidak ada. dan temyata barang-barang itu masih dalam wujud yang semula. selama satu tahun dan selama dua tahun dalam hal pengiriman dari Indonesia ke tempat-tempat lain.) Bila terjadi penotakan penerimaan barang-barang dagangan atau barang-barang lainnya. Raad van justitie atau Hakim Karesidenan atau KepaIa Daerah setempat berwenang dengan cara seperti ditentukan di atas untuk memberi kuasa menual di depan umum barang-barang yang mudah rusak atau sebagian dari barang-barang itu untuk memenuhi pembayaran upah pengangkutan dan biaya lain. kelambatan penyerahan. 746. 493 dst. dan dalam hal kerusakan dan kelambatan penyampaian. terhitung dari hari waktu barangbarang itu seharusnya akan sampai di tempat tujuan. Semua hak-menuntut terhadap ekspeditur. (KUHD 485 dst.) Pasal 94.. agar dari itu dapat dibayarkan upah pengangkutan dan biaya-biaya lainnya kepada pengangkut dan juragan kapal. ketua Raad van Justitie. KUHD 86 dst. .) Pasal 95.

533. atau oleh keadaan di luar kekuasaan mereka. penandatanganan pengirim atau ekspeditur. (KUHD 86.10. 40. kecuali hal itu disebabkan oleh cacat barang itu sendiri. bila cacatnya waktu itu dapat ditihat dari luar. Pengangkut atau juragan kapal tidak bertanggung jawab atas kelambatan pengangkutan.. 95. nama dan berat atau ukuran barang-barang yang harus diangkut beserta merek-mereknya dan bilangannya. 342 dst. 454 dst. Pengangkut Dan Juragan Kapal Melalui Sungai-sungai Dan Perairan Pedalaman.. . 93. (KUHPerd. bila hal itu disebabkan oleh keadaan yang memaksa. 1367. KUHD 87 dst. para pengangkut dan juragan kapal harus bertanggungjawab atas semua kerusakan yang terjadi pada barang-barang dagangan atau barang-barang yang telah diterima untuk diangkut.) Bagian 3. 693. 1139-71.) Pasal 93.1245. 506. Surat muatan harus dicatat dalam daftar harian oleh ekspeditur. 1617. 60. 98.atau oleh kesalahan atau ketalaian pengirim atau ekspeditur sendiri.. nama yang dikirimi barang-barang itu. KUHD 87. Pasal 91. Setelah pembayaran upah pengangkutan barang-barang dagangan dan barangbarang yang telah diangkut atas dasar pesanan diterima. nama dan tempat tinggal pengangkut atau juragan kapal.. 1246.) Pasal 92. 20. 50. (KUHPerd. 30. 1147. jumlah upah pengangkutan. tanggal penandatanganan. maka gugurlah segala hak untuk menuntut kerugian kepada pengangkut atau juragan kapal dalam hal kerusakan atau kekurangan.

Bagian 2.. 90. dan bila diminta. seperti misalnya jangka waktu penyelenggaraan pengangkutannya dan penggantian kerugian dalam hal kelambatan. 1803. 1792 dst. Ia harus juga menanggung ekspeditur-perantara yang digunakannya. (KUHPerd. Ia juga harus menanggung kerusakan atau kehilangan barang-barang dagangan dan barang-barang sesudah pengirimannya yang disebabkan oleh kesalahan atau keteledorannya. Ia harus menjamin pengiriman dengan rapi dan secepatnya atas barang-barang dagangan dan barang-barang yang telah diterimanya untuk itu. KUHD 6 dst. dengan sarana yang dapat diambilnya untuk menamin mengindahkan segala pengiriman yang baik..) Pasal 88. 1244. Ekspeditur adalah seseorang yang pekerjaannya menyelenggarakan pengangkutan barang-barang dagangan dan barang-barang lain di darat atau di perairan. Surat muatan merupakan perjanjian antara pengirim atau ekspeditur dan pengangkut atau juragan kapal. Ekspeditur.) Pasal 90..) Pasal 89. KUHD 88. 95. (KUHPerd. (KUHPerd. 1367. juga tentang nilainya. dan meliputi selain apa yang mungkin menjadi persetujuan antara pihak-pihak bersangkutan. Pasal 86.) Pasal 87. juga meliputi: . (KUHD 91 dst. 76. Ia diwajibkan membuat catatan-catatan dalam register harian secara berturut-turut tentang sifat dan jumlah barang-barang atau barang-barang dagangan yang harus diangkut. 1147. 1800 dst. 1139-71.

78.) Pasal 85a. atas order dan atas beban orang lain. 80 sampai dengan 85. S. Seorang komisioner yang untuk pemberi amanat telah membeli barang-barang dan menerimanya.. dg. Penundaan pembayaran yang diberikan kepada pihak pemberi amanat tidak menjadi halangan baginya untuk menggunakan wewenang-wewenang yang diberikan kepadanya oleh pasal-pasal 81. 1906-348.u. S.Komisioner tersebut berkewajiban untuk memberitahukan kepada pemberi amanat baik tentang permohonan izin itu. dengan pos pertama yang berangkat. (KUHD 76-79. dg. Pemberian wewenang-wewenang tersebut dalam pasal 81. maka ketentuanketentuan dalam pasal-pasal 56. 1792.d. 85a. Pasal 85. 57 dan 58 peraturan kepailitan mengenai pihak pemegang gadai atau pihak yang berutang berlaku bagi dan terhadap komisioner. 76. 82 dan 83 sama sekali tidak mengurangi hak menahan yang diberikan kepada komisioner oleh pasal 1812 Kitab Undang-undang Hukum Perdata. 240 dan 241.d. 82 dan 83.) Dalam hal pailitnya pemberi amanat. dapat diberi kuasa oleh raad van justitie tempat tinggalnya dengan cara seperti ditentukan dalam pasal di atas untuk menjual barangbarang itu. mengadakan perjanjian tanpa menjadikannya sebagai perusahaan. (KUHD 6 dst. 1794. 1938-276. (KUHD 81. (s. KUHPerd.) Bila seseorang atas namanya sendiri atau firmanya dan dengan mendapat upah atau provisi tertentu. maupun tentang penjualan yang telah terjadi berdasarkan izin itu paling lambat hari berikutnya. bila pemberi amanat tidak memenuhi tagihan-tagihan komisioner itu terhadapnya dan yang menurut pasal 80 diberi hak mendahului.) Pasal 83. bila tiap-tiap hari ada pos ataupun telegrap.) . (s. atau kalau tidak demikian. (KUHPerd.) Pasal 84. maka terhadapnya bertaku juga pasal-pasal 77. Pemberitahuan dengan telegrap atau dengan surat tercatat berlaku sebagai pemberitahuan yang sah. Alinea terakhir pasal 82 berlaku terhadap hal ini. 1366 dst.t.

Akan tetapi bila seorang komisioner telah bertindak atas nama pemberi amanat. KUHD 80 dst.. komisioner mempunyai hak mendahului atas barang-barang yang telah dikirim kepadanya oleh pemberi amanat untuk dijual. 1139-41. atau bila amanat untuk menjualnya sudah dihapus. 85. kecuah dari pasal 1139-10 dari Kitab Undang-undang Hukum Perdata. juga terhadap pihak ketiga. KUHD 85a. maka hak-hak dan kewajiban-kewajibannya. dan yang disebut pertama tidak memenuhi tagihantagihan komisioner terhadapnya yang diberi hak mendahului oleh pasal 80. 1134. (KUHPerd. Bila pemberi amanat telah mengirimkan barang-barang kepada komisioner. atau yang telah dibeli olehnya untuk pemberi amanat dan telah diterimanya. Hak mendahului ini mengalahkan segala hak lainnya. KUHD 81 dst. 1812. 1425 dst.Pasal 79. 85a. Untuk tagihan-tagihan terhadap pemberi amanat sebagai komisioner. biayabiaya dan provisi-provisi. dengan amanat untuk menyimpannya sampai ketentuan lebih lanjut atau membatasi kekuasaan komisioner untuk menjualnya. demikian juga untuk perikatan-perikatannya yang masih berjalan. maka komisioner membayar pada dirinya sendiri jumlah tagihan-tagihannya yang ada hak mendahuluinya menurut pasal tersebut. Ia tidak mempunyai hak mendahului seperti dimaksud dalam pasal-pasal berikut. Bila barang-barang yang dimaksud dalam pasal 80 dijual dan diserahkan atas nama pemberi amanat. 1792 dst.) Pasal 81. . atau untuk disimpan sampai penentuan lebih lanjut. yang diambilkan dari hasil penjualannya. maka dengan memperlihatkan surat-surat bukti yang perlu. (KUHPerd.. bunga-bunga.) Pasal 82. demikian pula dalam hal uang yang telah dibayarkan lebih dahulu. selama barang-barang itu masih ada dalam kekuasaannya. diatur oleh ketentuan-ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Perdata dalam Bab "Pemberian Amanat".. (KUHPerd. atas surat permohonan sederhana komisioner dapat memperoleh izin dari raad van justitie tempat tinggalnya untuk menjual barang-barang itu seluruhnya atau sebagian dengan cara yang ditentukan dalam surat keputusan hakim.) Pasal 80. 51 dan 7'.

(KUHPerd. seperti halnya pihak yang bertindak dengan komisioner tidak dapat menuntut pemberi amanat.) Komisioner adalah orang yang menyelenggarakan perusahaannya dengan melakukan perjanjian-perjanjian atas namanya sendiri atau firmanya. dg. 59. KUHD 6 dst. 62. KUHD 6 dst.d. EKSPEDITUR..u. Ia langsung bertanggungjawab terhadap sesama rekan dalam perjanjian seolaholah tindakan itu urusannya sendiri. (KUHPerd. 1802. atas order dan atas beban pihak lain. (KUHPerd. 1792 dst. 85a. Bagian 1. 1938-276. Komisioner tidak berkewajiban untuk memberitahukan kepada orang dengan siapa ia bertindak tentang yang menanggung beban tindakannya itu. 1799. Pasal 76. 1792 dst.) .) Pasal 77. Kasir adalah orang yang diserahi kepercayaan untuk menyimpan dan membayarkan uang dengan mendapat upah atau provisi tertentu. 1694 dst. (KUHPerd. (KUHPerd. 1812. (s.) Pasal 78..) BAB V. S.. Komisioner. 240. Seorang kasir yang menangguhkan pembayarannya atau jatuh pailit dianggap karena kesalahannya sendiri menjatuhkan usahanya. Pemberi amanat tidak mempunyai hak tagihan terhadap pihak dengan siapa komisioner bertindak. 85a. KOMISIONER. PENGANGKUT DAN JURAGAN KAPAL YANG MENGARUNGI SUNGAI-SUNGAI DAN PERAIRAN PEDALAMAN.Pasal 74.. dan dengan mendapat upah atau provisi tertentu. KUHD 78. 262. 1916.) Pasal 75. 79.

Bila tidak dibebaskan oleh pihak-pihak yang bersangkutan. kerugiankerugian dan bunga-bunga yang menjadi kewajibannya sebagai penerima amanat. 71. 187. dan kemudian dapat dihentikan dari jabatannya oleh hakim. atau dihentikan dari jabatannya. Makelar yang telah dihentikan dari jabatannya tak dapat sama sekali dikembalikan ke dalam jabatannya. 178. Pasal 70. hingga pada waktunya terselenggara penyerahan. (KUHD 62. akan dihentikan sementara dari tugasnya oleh kekuasaan umum yang mengangkat mereka. dengan tidak mengurangi hukuman-hukuman yang ditentukan untuk itu. 1801. 506 dst. Dalam hal pelanggaran larangan yang termuat dalam pasal 65 alinea kedua. dengan dibubuhi catatan yang cukup untuk mengenalinya. Seorang makelar dihentikan sementara dari tugasnya oleh keadaan pailit.) Pasal 72. maka para makelar harus menyimpan contoh dari tiap-tiap partai barang yang telah dijual atas dasar contoh dengan perantaraan mereka. 65 dst.) Pasal 73.) Pasal 71. 69. harus dipecat dari jabatannya. KUHD 62. 1803. Kasir. menurut keadaan.) Bagian 3. demikian pula penggantian biaya-biaya. sejauh mengenai mereka.. makelar menyerahkannya kepada pembeh. para makelar yang bersalah karena melanggar salah satu ketentuan yang diatur dalam bagian ini. (KUHPerd. 100. 110113. (KUHD 65. . (KUHD 71 dst. Setelah menutup jual-beli surat wesel atau efek lain semacam itu yang dapat diperdagangkan. seorang makelar yang telah dinyatakan pailit. bertanggung jawab atas kebenaran tanda tangan penjual yang ada di atasnya.

atau catatancatatan pinggir. KUHPerd.) Pasal 69. inengenai sifat-sifat danjumlah barangnya. dilakukannya perbuatan dan penyerahannya. (KUHPerd. yaitu dalam segala bidang. jumlahnya dan harga barangnya. dan semua persyaratan perbuatan yang dilakukan. dan mereka dapat menuntut pewelasan tentang itu. 64. garis-garis sela. dengan menyebutkan dengan jelas nama-nama pihak-pihak yang bersangkutan. sifatnya. maka catatan-catatan yang dipindahkan oleh makelar dari buku-sakunya ke buku-hariannya merupakan bukti antara pihak-pihak yang ber-sangkutan mengenai waktu. dan selanjutnya setiap hari memindahkannya ke dalam buku-harian mereka. 1468 dst. Ia tidak diperbolehkan berdagang. Dalam bidang atau bidang-bidang di mana ia menjadi makelar. 1905. ataupun menjadi penjamin perbuatan-perbuatan yang dilakukan dengan perantaraan mereka. ataupun secara berkongsi. (KUHD 62. para makelar diwajibkan untuk memberikan kepada pihak-pihak yang bersangkutan setiap waktu dan begitu mereka ini menghendaki.) Pasal 67.) Pasal 68. atau dalam akta pengangkatan disebutkan bidang atau bidang-bidang apa saja pekerjaan makelar itu boleh dilakukan. (KUHD 12. petikan-petikan dari buku mereka yang berisi segala sesuatu yang mereka catat berkenaan dengan perbuatan yang menyangkut pihak tersebut. ataupun bersama-sama dengan pihak-pihak lain..) Pasal 66. 71 dst.Pengangkatan makelar adalah umum. (KUHD 6. tanpa bidang-bidang kosong. mengenai harga beserta syarat-syaratnya yang menjadi dasar pelaksanaan perbuatan itu. (KUHD 66. waktu perbuatan atau waktu penyerahan. . para makelar diwajibkan untuk segera mencatat setiap perbuatan yang dilakukan dalam buku-saku mereka. baik sendiri maupun dengan perantaraan pihak lain. Bila perbuatannya tidak seluruhnya dipungkiri.) Hakim dapat memerintahkan para makelar untuk membuka buku-bukunya di hadapan pengadilan untuk mencocokkan petikan-petikan yang dikeluarkan dengan aslinya.

surat-surat wesel. perutangan uang dan lain sebagainya. 1938-276. 1155. KUHD 59. (KUHPerd. Mereka menyelenggamkan perusahaan mereka dengan melakukan pekerjaan seperti yang dimaksud dalam pasal 64 dengan mendapat upah atau provisi tertentu. menyelenggarakan diskonto. asuransi. 389..) Pasal 64. perkreditan dengan jaminan kapal dan pemuatan kapal. S. KUHD 62.) Pasal 65. surat-surat order dan surat-surat dagang tainnya. Bagian 2. . (s. bahwa mereka akan menunaikan kewajiban yang dibebankan dengan jujur. mereka harus bersumpah di depan raad van justitie di mana Ia termasuk dalam daerah hukumnya. 681. atas amanat dan atas nama orang-orang lain yang dengan mereka tidak terdapat hubungan kerja tetap. kapal-kapal. 681 dst. 1920-69.) Makelar adalah pedagang perantara yang diangkat oleh Gubernur Jenderal (dalam hal ini Presiden) atau oleh penguasa yang oleh Presiden dinyatakan berwenang untuk itu. Pekerjaan makelar terdiri dari mengadakan pembelian dan penjualan untuk majikannya atas barang-barang dagangan. 1078.. dan segala sesuatu yang berkenaan dengan ketertibannya yang baik diatur oleh Gubernur Jenderal (dalam hal ini Menteri Keuangan) dengan peraturan tersendiri. dg. 1078. 1906-335.d. Sebelum diperbolehkan melakukan pekerjaan. saham-saham dalam dana umum dan efek tainnya dan obligasi. 71 dst. Makelar.u.Jam mulai diadakan dan berakhirnya bursa. (KUHPerd. Pasal 62. KUHD 67 dst. S. Perbuatan-perbuatan para pedagang perantara yang tidak diangkat dengan cara demikian tidak mempunyai akibat yang lebih jauh daripada apa yang ditimbulkan dari perjanjian pemberian amanat. (KUHPerd. 1792 dst.) Pasal 63.

(KUHD 32 dst. dengan jangka waktu tertentu yang ditetapkan dalam akta. Rv. Perseroan yang dibubarkan dibereskan oleh para pengurus. 398. Dihapus dg. kasir dan orang-orang lain yang bersangkut-paut dengan perdagangan. Kurs-kurs atau harga-harga yang bermacam-macam itu disusun menurut peraturan atau kebiasaan setempat. Rv. Rv. 1155. (KUHPerd. Hal itu diselenggarakan atas kekuasaan Gubernur Jenderal (dalam hal ini Menteri Keuangan). (KUHPerd.menyediakan suatu perhitungan untuk diperiksa dan memberitahukannya kepada para pesero. 1938-276. juragan kapal. 621 dst. KUHD 61. asuransi-asuransi dan muatan janji laut. . Pasal 59. 595-31. 57 dan 58. BAB IV. kecuali bila dalam akta hal itu ditentukan cara lain.) Pasal 60.. Bursa Perdagangan. biaya pengangkutan laut dan darat.) Pasal 61. MAKELAR DAN KASIR. 1427. BURSA PERDAGANGAN. 389. dan surat-surat berharga lainnya yang dapat digunakan untuk menetapkan kurs. 764 dst. (KUHD 52. obligasi dalam dan luar negeri. 99. 539-571. harga barang-barang dagangan. Bursa perdagangan adalah pertemuan para pedagang. dana-dana. KUHD 15 13 . makelar. 1077.) Pasal 56. Dari perundingan-perundingan dan kesepakatan-kesepakatan yang diadakan pada bursa disusunlah ketentuan-ketentuan kurs-kurs wesel. s. 1156. 262. Bagian 1.) Ketentuan pasal 35 berlaku untuk hal ini.

Setiap pemegang saham sekurang-kurangnja berhak mengeluarkan satu suara. yang tidak boleh dilampaui untuk mengasuransikan telah menyerahkan kepada keputusan para pengurus. (5) Tidak seorang pengurus atau komisaris dibolehkan bertindak sebagai kuasa dalam pemungutan suara. 1971-20. para pengurus diwajibkan setiap tahun membuat laporan tentang laba dan rugi yang diperoleh atau diderita dalam tahun yang telah lampau.u. dengan atau tanpa para suatu benda yang sama. Sisa suara yang belum mencapai satu suara tidak diperhitungkan. (4) Pembatasan mengenai banjaknja suara yang berhak dikeluarkan oleh pemegang saham dapat diatur dalam akta pendirian.d. LN. maka setiap pemegang saham berhak mengeluarkan suara sebanjak kelipatan dari harga nominal saham yang terkecil dari perseroan terhadap keseluruhan djumlah harga nominal dari saham yang dimiliki pemegang. dan tidak dapat mengeluarkan lebih dari tiga suara apabila modal perseroan terbagi dalam kurang dari seratus saham. Laporan itu dapat dilakukan.) Pasal 54. (s. maka setiap pemegang saham berhak mengeluarkan suara sebanyak djumlah saham yang dimilikinja. Pasal 55. dg.. ataupun dengan . 4/1971. maupun dengan mengirimkan suatu daftar kepada masing-masing pesero.) (1) Hanya pemegang saham yang berhak mengeluarkan suara. Pada perseroan asuransi atas benda-benda tertentu harus ditentukan dalam akta suatu maksimum. dengan ketentuan bahwa seorang pemegang saham tidak dapat mengeluarkan lebih dari enam suara apabila modal perseroan terbagi dalam seratus saham atau lebih. UU No. (KUHD 246 dst.t.Pasal 53. (3) Dalam hal modal perseroan terbagi dalam saham-saham dengan harga nominal yang berbeda. (2) Dalam hal modal perseroan terbagi dalam saham-saham dengan harga nominal yang sama. baik dalam rapat umum. 253. kecuali para pesero dalam akta dengan perjanjian tegas komisaris.

(KUHD 49. dan dengan demikian sama sekali tidak ikut serta dalam pengurusan. Perseroan itu tidak akan dapat mulai berjalan sebelum paling sedikit sepuluh persen dari modal bersama disetor. dimana sisa sero-sero atau saham-saham harus sudah ditempatkan.) Pasal 52. atas nama para pesero. 50.) Pasal 51. dg. S. Pembagian-pembagiannya harus dengan segala pengeluaran. 54 dst.. selanjutnya akan ditentukan suatu jangka waktu. (KUHD 41.digunakan untuk menutupi kekurangan uang itu untuk sebagian atau untuk seluruhnya. Dalam akta itu tidak boleh diperjanjikan bunga tetap. 1938-161. maka mereka dalam akta dapat diberi kuasa untuk memeriksa dan mengesahkan perhitungan dan pertanggungjawaban para pengurus. Bila pekerjaan para komisaris hanya terbatas pada pengawasan terhadap para pengurus. (KUHD 48. (KUHD 36 dst. Dalam hal yang sebaliknya.d.) Pasal 50. (KUHD 43 dst. kecuali bila ternyata bahwa para pendiri pertama bersama-sama mewakili paling sedikit seperlima dari modal perseroan. pemeriksaan dan pengesahan itu harus dilakukan oleh para pesero atau orang-orang yang ditunjuk dalam akta.) .) Pasal 49. 1937-572. diambil dari pendapatan setelah dipotong Akan tetapi dapat diadakan perjanjian.) Izin termaksud dalam pasal 36 tidak akan diberikan. S. (s. Jangka waktu itu atas permohonan para pendiri selalu dapat diperpanjang oleh Gubernur Jenderal (dalam hal ini Presiden) atau oleh pejabat yang berwenang atas penunjukan Presiden berdasarkan pasal 36 alinea kedua. bahwa pembagian-pembagian itu tidak akan melebihi suatu jumlah tertentu. 55.u.

) Pasal 46. dengan atau tanpa pengawasan komisaris. 1636.) Pasal 48. 1646-l'. 48. maka perseroan itu demi hukum bubar. Perseroan terbatas itu harus didirikan untukiangka waktu tertentu. (KUHD 39. 47. (KUHPerd. KUHD 17.) Pasal 45. para pesero. dan demikian pula dalam surat kabar resmi. 55. (KUHPerd. para pengurus tak dapat diangkat dengan cara yang tidak dapat ditarik kembali.Perseroan itu diurus oleh para pengurus. 38. KUHD 38. (KUHPerd. Untuk menghindari pembubaran menurut peraturan tersebut di atas. 45. Bila nyata bagi para pengurus. dengan tidak mengurangi kemungkinan untuk memperparoangnya. aktanya harus memuat ketentuan-ketentuan untuk membentuk kas cadangan yang dapat .) Pasal 47. Akan tetapi bila mereka melanggar suatu ketentuan dalam akta atau perubahan syarat-syaratnya yang diadakan kemudian.. setiap kaii setelah waktu itu lampau. bahwa telah diderita kerugian sebesar lima puluh persen dari modal perseroan. dan para pengurus bertanggungiawab terhadap pihak ketiga atas perjanjian-perjanjian yang telah mereka adakan setelah mereka tahu atau harus mereka tahu tentang kerugian itu. atau lain-lainnya yang diangkat oleh para pesero. para pengurus tidak bertanggungiawab lebih daripada untuk menunaikan sebaikbaiknya tugas yang diberikan kepada mereka. 1814 dst. 54 dst. dengan atau tanpa menerima upah. mereka tidak bertanggung jawab secara pribadi terhadap pihak ketiga atas perikatan perseroan. 52.. maka mereka berkewajiban untuk mengumumkannya dalam register yang diselenggarakan untuk itu pada kepaniteraan raad van justitie. Bila kerugian itu berjumiah twuh puluh lima persen. KUHD 39. 1800 dst. maka mereka terhadap pihak ketiga bertanggungjawab masing-masing secara tanggung-renteng untuk keseluruhannya untuk kerugian-kerugian yang diderita oleh pihak ketiga karenanya.

kecuali bila pengurus dan para komisaris. atau pada perpanJangan waktu perseroan. atau ahli waris mereka atau mereka yang memperoleh hak.) Pasal 41. maka para pengurus atas perbuatan mereka. 613 dst. Bila jumlah penuh sero atau saham demikian belum disetor. Dalam akta ditentukan cara bagaimana sero-sero atau saham-sahan atas nama dioperkan. para pesero aslinya. 1417. tetap bertanggungjawab atas penyetoran jumlah yang terutang pada perseroan. atau dengan pernyataan seperti itu yang dimuat dalam buku-buku perseroan itu dan ditandatangani oleh atau atas nama kedua belah pihak.. KUHD 43. hal itu dapat dilakukan dengan Pemberitahuan suatu pernyataan kepada para pengurus dari Pesaro bersangkutan dan pihak peneiima pengoperan. Modal perseroan dibagi atas sahain-saham atau Sero-sero atas nama atau blangko. (KUHPerd. Ketentuan-ketentuan pasal 25 berlaku juga terhadap ini. para pesero atau pemegang saham atau sero tidak bertanggung jawab lebih daripada jumlah penuh saham-saham itu. 50 dst.SegaIa sesuatu yang tersebut di atas berlaku terhadap perubahan-perubahan dalam syarat-syarat. 1977. 955. Selama peadaftaran dan pengumuman seperti yang termaktub dalam pasal yang lalu belum terjadi. menyatakan dengan tegas persetujuan mereka untuk menerima baik penerima hak yang baru itu. 1977. 833. terikat secara pribadi untuk keseluruhannya terhadap pihak ketiga.) 40. 47. Rv.) Pasal 43. bila ini ada. dan demikian pesero lama menjadi bebas dari egaIa tanggungjawab. 6-7. KUHD 41.) Pasal 44.) Pasal 42. (KUHPerd. Pasal 39. . 47. (KUHD 45. Tiada sero atau sabam blangko dapat dikeluarkan sebelum jumlah sepenuhnya disetor dalam kas perseroan. (KUHPerd. (KUHD 42.

dg. melainkan mendapat namanya hanya dari twuan perusahaan saja. 48 dst. yang pendapatnya dalam hal ini harus didengar. KUHD 23.) . 37. Rv.. dg.d. kecuali setelah Hooggerechtshof (kini: Mahkamah Agung). KUHD 45. (Ov. kecuab sekiranya pemberitahuan itu dianggap tidak seyogyanya. 1937-572. Untuk tiap-tiap perubahan syarat-syarat dan untuk perpanjangan waktu perseroan. (KUHD 22 dst. S. bila ada alasan-alasannya. S. S. S.(s. S.u. Pemberian izin itu. 58. dg. 1870-64. akta pendiriannya atau rencana pendiriannya harus disampaikan kepada Gubernur Jenderal (dalam hal ini Presiden) atau penguasa yang ditunjuk oleh Presiden untuk memperoleh izinnya. 1937-572. Akta perseroan itu harus dibuat dalam bentuk otentik dengan ancaman akan batal. 1946-135.. 50. 99. (KUHD 3 dst. 594. harus juga terdapat izin seperti itu.) Perseroan terbatas tidak mempunyai firma. 1937-572.) para pesero diwajibkan untuk mendaftarkan akte itu dalam keseluruhannya beserta izin yang diperolehnya dalam register yang diadakan untuk itu pada panitera raad van justitie dari daerah hukum tempat kedudukan perseroan itu. 52 dst. 56. 1923-548. dan mengumumkannya dalam surat kabar resmi. dg. 42. 105. maka izinnya diberikan.u. 1938-276.d. 51. 23. 1335.d. dan tak memakai nama salah seorang atau lebih dari antara para pesero.u. S. (s.) Sebelum perseroan tersebut dapat didirikan. 1653.) Pasal 37. KUHPerd. (s. menyatakan. dapat digantungkan pada syarat bahwa perseroan itu akan bersedia dibubarkan.) Bila perseroan itu tidak bertentangan dengan kesusilaan atau dengan ketertiban umum. bila menurut pertimbangan Gubernur Jenderal (dalam hal ini Menteri Kehakiman) hal itu dianggap perlu untuk kepentingan umum. Bila izin itu tidak diberikan. (AB...) (s. 82. pun pula aktanya tidak memuat ketentuanketentuan yang berlawanan dengan hal-hal yang diatur dalam pasal 38 sampai dengan pasal 55. alasan-alasannya diberitahukan kepada para pemohon agar diketahuinya. Bila izin itu diberikan tanpa syarat. dan selain itu tidak ada keberatankeberatan yang penting terhadap pendiriannya.d.u. bahwa para pengurusnya telah tidak memenuhi ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat akta perseroan itu.) Pasal 38. maka perseroan tidak dapat dibubarkan atas kekuasaan umum. S.

Bila keadaan kas perseroan yang dibubarkan tidak mencukupi untuk membayar utang-utang yang telah dapat ditagih. 6-50. dengan tidak mengurangi kebebasan para pesero atau para penerima hak untuk melihatnya.. 1652. maka buku-buku dan surat-surat yang dulu menjadi milik perseroan yang dibubarkan itu tetap ada pada pesero yang terpilih dengan suara terbanyak atau yang ditunjuk oleh raad van justitie karena macetnya pemungutan suara. 1652. 99.) Pasal 33. raad van justitie mengambil keputusan sedemikian yang menurut pendapatnya paling layak untuk kepentingan perseroan yang dibubarkan itu. maka mereka yang bertugas untuk membereskan keperluan itu dapat menagih uang yang seharusnya akan dimasukkan dalam perseroan oleh tiap-tiap pesero menurut bagiannya masingmasing. (KUHD 18. . (KUHD 33. 56. 31. (KUHPerd. Perseroan Terbatas.) Pasal 35.) Pasal 36.) Pasal 34. (KUHPerd. Jika pemungutan suara macet. KUHD 17. 56.termasuk para pesero komanditer) mengangkat seorang pengurus lain dengan pemungutan suara seorang demi scorang dengan suara terbanyak. harus dibagikan sementara. 22.) Bagian 3. KUHD 12. 1939-569. Setelah pemberesan dan pembagian itu. Uang yang selama pemberesan dapat dikeluarkan dari kas perseroan. 1801 dst. 22. 20. (Mengenai Maskapai Andil Indonesia dan perubahan Perseroan Terbatas menjadi Maskapai Andil Indonesia. lihat S. bila tidak ada perjanjian yang menentukan lain. 1885. Rv.

Kelalaian dalam hal itu mengakibatkan. KUHD 22. Dalam hal adanya perbedaan antara yang didaftarkan dan yang diumumkan. demikian puia segala perubahan yang diadakan dalam petia4ian yang asfi yang berhubungan dengan pihak ketiga.. penghentian atau perubahan itu tidak berlaku terhadap pihak ketiga. Terhadap kelalaian mendaftarkan dan mengumumkan dalam hal perpanjangan waktu perseroan. serta dengan ancaman hukuman yang tercantum dalam pasal 29. atau bila dalam hal adanya kematian. 39. 26. berlaku ketentuan-ketentuan pasiti 29. (KUHPerd. Pada pembubaran perseroan. 1646 dst. 30.. para ahli waiisnya tidak menentangnya.) Pasal 32. (KUHPerd. Ketentuan pasal 20 alinea pertama tidak berlaku. dan mendaftarkannya dan mengumumkannya dalam surat kabar resmi atas dasar dan dengan cara yang ditentukan dalam pasal 23 dan berikutnya. Pembubaran sebuah perseroan firma sebelum waktu yang ditentukan dalam perjanjian. KUHD 26. baik atas kekuatan perjanjian pendiriannya maupun bila diizinkan dengan tegas oleh bekas pescro yang namanya disembut di situ. atau terjadi karena pelepasan diii atau penghentian. KUHD 30 dst.) Pasal 31. kecuali bila dalam perjanjiannya ditentukan lain . 1651. bahwa pembubaran. dan dalam hal itu ulituk membuktikannya harus dibuat akta. pelepasan diri. dan terhadap ini berlaku ketentuan-ketentuan pendaftaran dan pengumuman dalam surat kabar resmi seperti telah disebut. atau seluruh pesero (tidak . (KUHPerd. 1916. Firma dari suatu perseroan yang telah dibubarkan dapat dilanjutkan oleh seorang atau lebih. diadakanjuga dengan akta otentik.) Pasal 30. perpanjangan waktu setelah habis waktu yang ditentukan. maka terhadap pihak ketiga berlaku ketentuan-ketentuan yang berkenaan dengan pasal yang lalu yang dicantumkan dalam surat kabar resmi. jikalau pesero yang mengundurkan diri sebagai pesero firma menjadi pesero komanditer.ditentukan dan dianggap tiada seorang pesero pun yang dilarang melakukan hak untuk bertindak dan bertandatangan untuk firma itu. para pesero yang tadinya mempunyai hak mengurus harus membereskan urusan-urusan bekas perseroan itu atas nama firma itu juga.

S. Di samping itu para pesero wajib untuk mengumumkan petikan aktanya dalam surat kabar resmi sesuai dengan ketentuan pasal 26. (KUHD 17. dg. 1938-276. dan dalam hal terakhir. nama.Pasal 25. dengan menunjukkan cabang khusus itu. (s. S. (Ov.) Selama pendaftaran dan pengumuman belum terjadi. dg.u. KUHD 29. Pasal 27. Pendaftarannya harus diberi tanggal dari hari pada waktu akta atau petikannya itu dibawa kepada panitera. (s. pekerjaan dan tempat tinggal para pesero firma.) Petikan yang disebut dalam pasal 24 harus memuat: 1. bagian-bagian dari perjanjiannya yang harus dipakai untuk menentukan hak-hak pihak ketiga terhadap para pesero. dan dapat memperoleh sahnannya atas biaya sendiri. yang tidak diperkenankan bertandatangan atas nama firma. 1938-276. 1851-27 pasal 7.) penunjukan para pesero. 1036.) 3. (KUHD 23. pernyataan firmanya dengan menunjukkan apakah perseroan itu umum. pada umumnya. nama kecil. 38. ataukah terbatas pada suatu cabang khusus dari perusahaan tertentu.d. KUHPerd. 4. 105.d. 2.) Pasal 26. (KUHD 38.) Pasal 29. S. dan selanjutnya. 444. 5. maka perseroan firma itu terhadap pihak ketiga dianggap sebagai perseroan umum untuk segala urusan.) Pasal 28. (KUHD 27 dst. Setiap orang dapat memeriksa akta atau petikannya yang terdaftar.u. saat mulai berlakunya perseroan dan saat berakhirnya. dianggap didirikan untuk waktu yang tidak .

Pasal 20. Dengan tidak mengurangi kekecualian yang terdapat dalam pasal 30 alinea kedua, maka nama pesero komanditer tidak boleh digunakan dalam firma. (KUHD 19-21.) Pesero ini tidak boleh melakukan tindakan pengurusan atau bekerja dalam perusahaan perseroan tersebut, biar berdasarkan pemberian kuasa sekalipun. (KUHD 17, 21, 32.) Ia tidak ikut memikul kerugian lebih daripada jumlah uang yang telah dimasukkannya dalam perseroan atau yang harus dimasukkannya, tanpa diwajibkan untuk mengembalikan keuntungan yang telah dinikmatinya. (KUHPerd. 1642 dst.)

Pasal 21. Pesero komanditer yang melanggar ketentuan-ketentuan alinea pertama atau alinea kedua dari pasal yang lain, bertanggungjawab secara tanggung-renteng untuk seluruhnya terhadap semua utang dan perikatan perseroan itu. (KUHD 18.)

Pasal 22. Perseroan-perseroan firma harus didirikan dengan akta otentik, tanpa adanya kemungkinan untuk disangkalkan terhadap pihak ketiga, bila akta itu tidak ada. (KUHPerd. 1868, 1874, 1895, 1898; KUHD 1, 26, 29, 31.)

Pasal 23. para pesero firma diwajibkan untuk mendaftarkan akta itu dalam register yang disecliakan untuk itu pada keparliteraan raad van justitie (pengadilan negeri) daerah hukum tempat kedudukan perseroan itu. (Ov. 82; KUHPerd. 152; KUHD 24, 27 dst., 30 dst., 38 dst.; S. 1946-135 pasal 5.)

Pasal 24. Akan tetapi para pesero firma diperkenankan untuk hanya mendaftarkan petikannya saja dari akta itu dalam bentuk otentik. (KUHD 26, 28.)

undang ini dan oleh Kitab Undang-undang Hukum Perdata. (KUHPerd. 1618 dst., KUHD 1.

Bagian 2. Perseroan Firma Dan Perseroan Dengan Cara meminjamkan Uang Atau Disebut Perseroan Komanditer.

Pasal 16. (s.d.u. dg. S. 1938-276.) Perseroan Firma adalah suatu perseroan yang didirikan untuk melakukan suatu usaha di bawah satu nama bersama. (KUHD 19 dst., 22 dst., 26-11, 29; Rv. 6-5o, 8-2 o, 99.)

Pasal 17. Tiap-tiap pesero kecuali yang tidak diperkenankan, mempunyai wewenang untuk bertindak, mengeluarkan dan menerima uang atas nama perseroan, dan mengikat perseroan kepada pihak ketiga, dan pihak ketiga kepada perseroan. tindakantindakan yang tidak bersangkutan dengan perseroan, atau yang bagi para pesero menurut perjanjian tidak berwenang untuk mengadakannya, tidak dimasukkan dalam ketentuan ini. (KUHPerd. 1632, 1636, 1639, 1642; KUHD 20, 26, 29, 32.)

Pasal 18. Dalam perseroan firma tiap-tiap pesero bertanggungjawab secara tanggungrenteng untuk seluruhnya atas perikatan-perikatan perseroannya. (KUHPerd. 1282, 1642, 1811.)

Pasal 19. Perseroan yang terbentuk dengan cara meminjamkan uang atau disebut juga perseroan komanditer, didirikan antara seseorang atau antara beberapa orang pesero yang bertanggung-jawab secara tanggung-renteng untuk keseluruhannya, dan satu orang atau lebih sebagai pemberi pinaman uang. Suatu perseroan dapat sekaligus berwujud perseroan firma terhadap peseropesero firma di dalamnya dan perseroan komanditer terhadap pemberi pinjaman uang. (KUHD. 16, 20, 22 dst.)

Dari tidak dipenuhinya perintahnya itu, hakim bebas untuk mengambil kesimpulan yang sebaiknya menurut pendapatnya. (KUHPerd. 1888, 1915 dst.; KUHD 67.)

Pasal 9. Bila buku-buku, naskah atau surat-surat berada di tempat lain daripada tempat kedudukan hakim yang mengadili perkara itu, maka ia dapat mengamanatkan kepada hakim dari tempat lain untuk menyelenggarakan pemeriksaan yang dikehendaki terhadap hal itu dan membuat berita acara tentang pendapatpendapatnya serta mengirimkannya. (RO. 33; KUHD 35.)

10 dan 11. Dihapus dg. S. 1927-146.

Pasal 12. (s.d.u. dg. S. 1927-146; S. 1938-276.) Tiada seorang pun dapat dipaksa untuk memperlihatkan pembukuarinya kecuali untuk mereka yang mempunyai kepentingan langsung sebagai ahli waris, sebagai pihak yang berkepentingan dalam suatu persekutuan, sebagai pesero, sebagai pengangkat Pimpinan perusahaan atau pengeloIa dan akhirnya dalam hal kepailitan. (KUHPerd. 573, 1082; KUHD 35, 67.)

13. Dihapus dg. S. 1927-146.

BAB III. BEBERAPA JENIS PERSEROAN. Bagian 1. Ketentuan-ketentuan Umum.

14. Dihapus dg. S. 1938-276.

Pasal 15. (s.d.u. dg. S. 1938-276.) Perseroan-perseroan yang disebut dalam bab ini dikuasai oleh perjanjian pihak-pihak yang bersangkutan, oleh Kitab Undang-

Hakim dapat mendengar para ahli mengenai sifat dan isi surat-surat yang diperlihatkan. PEMBUKUAN. 86. KUHD 12. KUHP 396 dst. 67. 96.) Ia diwajibkan menyimpan selama tiga puluh tahun. kepada masing-masing pihak atau kepada salah satu pihak untuk membuka bukubuku yang diselenggarakan.) Ia diwajibkan dalam enam bulan pertama dari tiap-tiap tahun untuk membuat neraca yang diatur menurut syarat-syarat perusahaannya dan menandatanganinya sendiri. surat-surat dan naskah-naskah yang harus dibuat atau disimpan oleh mereka menurut pasal 6 alinea ketiga. (KUHD 35. agar dapat dilihat di dalamnya atau dibuat petikan-petikannya sebanyak yang dibutuhkan berkenaan dengan soal yang dipersengketakan. (Rv. 86.d. 1938-276. dan selama sepuluh tahun. S. dg. Pasal 6. (KUHPerd. kekuatan bukti sedemikian rupa yang menurut pendapatnya harus diberikan pada masing-masing kejadian yang khusus.u. 348. 1881.d. dg. 35.) Pasal 8. 66.) . S. surat-surat dan telegram-telegram yang diterima dan salinan-salinan surat-surat dan telegiram-telegram yang dikeluarkan. 1938-276.u.) Pasal 7. dengan cara yang sedemikian sehingga dari catatan-catatan yang diselenggarakan itu sewaktu-waktu dapat diketahui semua hak dan kewajibannya. dg. 1938-276. buku-buku dan surat-surat di mana ia menyelenggarakan catatan-catatan dimaksud dalam allnea pertama beserta neracanya. hakim bebas untuk memberikan kepada pemegang-buku.u.) Untuk kepentingan setiap orang. (KUHPerd.) Sewaktu pemeriksaan perkara di sidang pengadilan berjalan.BAB II.d. (s. 1881. (s.) Setiap orang yang menjalankan perusahaan diwajibkan untuk menyelenggarakan catatan-catatan menurut syarat-syarat perusahaannya tentang keadaan hartanya dan tentang apa yang berhubungan dengan perusahaannya. (s. (KUHD 35. hakim dapat menentukan atas permintaan atau karena jabatannya. baik pada sidang pengadilan maupun dengan cara seperti yang diatur dalam pasal-pasal 215 sampai dengan 229 Reglemen Acara Perdata. S.

u.) Alinea kedua gugur berdasarkan S. (AB. 1878. KUHPerd. S. 1924556. 1774. B. maka Kitab Undang-undang Hukum Perdata berlaku juga terhadap hal-hal yang dibicarakan dalam K-itab Undang-undang ini.KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM DAGANG (Wetboek van Koophandel voor Indonesie) S. 747. KUHD 15.d. kecuali dengan perubahan redaksional pasal 396.. . 85. 1938-276. 79 dst. 1938-276. 1938-276 yang berlaku mulai pada 17 Juli 1938 maka Bab I tentang Pedagang dan Perbuatan Dagang (pasal 2 sld 5) telah dihapus. dg. KETENTUAN UMUM. 1617. (s. 286. Anotasi: Seluruhnya KUHD ini berlaku untuk golongan Timur Asing bukan Tionghoa dan golongan Tionghoa. pasal I sub 21. 168a.) Selama dalam Kitab Undang-undang ini terhadap Kitab Undang-undang Hukum Perdata tidak diadakan penyimpangan khusus. 15. 296. 119. 754. 1847-23. BUKU KESATU DAGANG PADA UMUMNYA Berdasarkan S. 1917-129. S. S. 1. pasal 1. Pas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful