P. 1
Yupiter - Ukuran, Rotasi-Evolusi Dan Satelit Yang Mengelilinginya

Yupiter - Ukuran, Rotasi-Evolusi Dan Satelit Yang Mengelilinginya

|Views: 286|Likes:
Published by Ryan D. Glory

More info:

Published by: Ryan D. Glory on May 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2012

pdf

text

original

Definisi yupiter adalah planet terbesar dalam tata surya.

Planet ini juga disebut masturi atau respati. Karena planet ini sangat besar, maka sering disebut planet raksasa. Diameternya 139.500 km, dan isi Yupiter jika dibandingkan dengan bumi adalah 1.300 : 1. Besar Yupiter hampir dua kali dari besar seluruh planet dalam tata surya, jika dikumpulkan. Jarak terdekat Yupiter dari matahari (perihelium) 579 juta km dan jarak terjauh Yupiter dari matahari (aphelium) 816 juta km. kala rotasi planet ini 9 jam 55 menit, sedangkan kala revolusinya 11,9 tahun. Suhu rata-rata di permukaan Yupiter 50° C lebih rendah dari pada suhu rata-rata bumi. Di atas permukaannya, terdapat bintik besar merah, panjangnya kira-kira 40.000 km dan lebarnya 15.000 km. bintik ini diduga merupakan pulau helium yang terdapat di lautan gas. Atmosfer Yupiter terdiri dari gas ammonia, dan metan, akibatnya atmosfer Yupiter kaya hydrogen. Berat jenis Yupiter 1,35, sedangkan berat jenis bumi 5,52. Karena yupiter mempunyai massa yang tidak sesuai dengan besarnya, percepatan gravitasinya 2,65 kali percepatan gravitasi bumi. Yupiter memiliki 14 satelit, empat di antaranya adalah lo, europa, Ganymede, dan callisto. Sumber: http://id.shvoong.com/exact-sciences/astronomy/2112609-pengertianyupiter/#ixzz1L6dTL9zX Yupiter atau Jupiter adalah planet terdekat kelima dari matahari setelah Merkurius, Venus, Bumi dan Mars. Jarak rata-rata antara Yupiter dan Matahari adalah 778,3 juta km. Jupiter adalah planet terbesar dan terberat dengan diameter 14.980 km dan memiliki massa 318 kali massa bumi. Periode rotasi planet ini adalah 9,8 jam, sedangkan periode revolusi adalah 11,86 tahun. Di permukaan planet ini terdapat bintik merah raksasa. Atmosfer Yupiter mengandung hidrogen (H), helium (He), metana (CH4) dan amonia (NH3). Lapisan atas atmosfer Yupiter terdiri dari 88 - 92% hidrogen dan 8 - 12% helium. Suhu di permukaan planet ini berkisar dari -140 oC sampai dengan 21oC. Seperti planet lain, Yupiter tersusun atas unsur besi dan unsur berat lainnya. Jupiter memiliki 63 satelit, di antaranya Io, Europa, Ganymede, Callisto (Galilean moons).

Ia merupakan benda langit yang berdiferensiasi sepenuhnya dengan inti yang cair.[9] Ganymede sebagian besar terdiri dari batu silikat dan es air. diapit lapisan-lapisan es. Ia lebih besar diameternya daripada planet Merkurius namun massanya hanya sekitar setengahnya.[14] Dimulai dengan Pioneer 10. cincin Yupiter merupakan hasil dari gagal terbentuknya satelit Yupiter. SATELIT PADA YUPITER Ganymede adalah satelit alam dari planet Jupiter dan satelit alami terbesar dalam Tata Surya. yang jenuh akan kawah tubrukan yang berasal dari hingga empat milyar tahun yang lalu. O2. sedangkan wahana Galileo menemukan samudera bawah tanah dan medan magnetnya. Apakah satelit itu mempunyai ionosfer yang berkaitan dengan atmosfernya masih belum diketahui. [13] Nama satelit itu segera diusulkan oleh astronom Simon Marius.[11] Magnetosfer yang kecil itu terkubur oleh medan magnet Jupiter yang jauh lebih besar dan terhubung dengannya lewat garis medan terbuka. menutupi sepertiga permukaan satelit itu.[10] Permukaannya terdiri dari dua macam bentuk medan permukaan. . Misi baru ke bulan-bulan es Jupiter.[8] Ganymede turut serta dalam resonansi orbit 1:2:4 masingmasing dengan satelit Europa dan Io. dilewati oleh alur-alur dan punggung bukit yang besar dan hanya sedikit lebih tua. Materi pembentuknya bukanlah dari es seperti Saturnus melainkan ialah batuan dan pecahan-pecahan debu. Mengitari planetnya kira-kira dalam tujuh hari. Satelit itu mempunyai atmosfir oksigen tipis yang termasuk O.berwarna hampir sama dengan atmosfernya dan sedikit memantulkan cahaya matahari. Penyebab kacaunya geologi medan permukaan terang itu tidak sepenuhnya diketahui. Setelah diteliti. kaya akan besi. namun mungkin karena aktivitas teknonik yang ditimbulkan oleh pemanasan pasang-surut. dari Ganymede yang mitologis. menutupi sisanya.[7] Hidrogen atomik adalah penyusun atmosfer yang sedikit.Cincin Yupiter Yupiter memiliki cincin yang sangat tipis . yang mengamatinya pada tahun 1610. wahana angkasa telah mampu memeriksa Ganymede dari dekat. Cincin Yupiter terbentuk atas materi yang gelap kemerah-merahan. Daerah yang lebih terang. dan mungkin O3 (ozon). pembawa cangkir Dewa-dewi Yunani dan kesayangan Zeus. Samudra air asin dipercaya ada pada hampir 200 km di bawah permukaan Ganymede.[2] Ganymede adalah satu-satunya satelit dalam Tata Surya yang diketahui memiliki magnetosfer.[15] Wahana Voyager memperbaiki pengukuran terhadapnya. yang mungkin timbul karena konveksi dalam inti besi cairnya. Daerah gelap. ia merupakan satelit ketujuh dan satelit Galilean ketiga dari Jupiter.[12] Penemuan Ganymene ditujukan kepada Galileo Galilei. Europa Jupiter System Mission (EJSM) diusulkan untuk diluncurkan pada tahun 2020.

dia memikirkan ³Bintang-bintang Kosmian´ lalu tiba pada ³Bintang-bintang Medicean´. dibawa ke surga dipunggungnya. yang ternyata adalah Ganymede. sistem penamaan yang berdasarkan dari Kepler dan Marius digunakan untuk bulan-bulan Jupiter.[14] Simon Marius.0022 dan 0.Penemuan dan penamaan Pada tanggal 11 Januari 1610.[14] Ganymede merupakan satu-satunya bulan Galilean Jupiter yang dinamai dari tokoh laki-laki. dan tidak digunakan secara umum hingga pertengahan abad ke-20.32°.[17] Orbitnya sangat sedikit eksentrik dan mencondong ke ekuator Jupiter. Ganymede [16] Nama ini dan nama satelit Galilean lain tidak disukai dalam waktu sangat lama. dan ³Merkuriusnya Jupiter´.0009±0.05±0. Pada banyak literatur astronomi yang lebih awal. seperti yang diceritakan dengan lantang oleh penyajak yang Ketiga. Dari saran oleh Johannes Kepler. yang berubah bentuk menjadi elang. mencoba menamai bulan-bulan tersebut ³Saturnusnya Jupiter´. Variasi orbit ini menyebabkan kemiringan sumbu (sudut antara sumbu rotasi dan sumbu orbit) bervariasi antara 0 dan 0.[14] Astronom Perancis Nicolas-Claude Fabri de Peiresc menyarankan nama individual dari keluarga Medici bagi bulan-bulan itu. Galileo Galilei mengamati apa yang dia percaya adalah tiga bintang di dekat Jupiter. Marius sekali lagi mencoba memberi nama bulan-bulan itu:[14] Lalu ada Ganymede. yang oleh Jupiter. tatanama lain yang tidak mendapat perhatian.[3] . Mengikuti penemuan bulan-bulan Saturnus. [18] Kisaran perubahannya masing-masing dari 0. Dia menemukan bintang keempat yang diperkirakan. Ganymede disebut dengan penamaan angka Romawinya (sistem yang diperkenalkan oleh Galileo) seperti Jupiter III atau sebagai ³satelit Jupiter yang ketiga´. dengan eksentrisitas dan inklinasi yang berubah secara quasiperiodik yang ditimbulkan oleh usikan gravitasi matahari dan planet dalam skala waktu berabad -abad. dengan satu permukaan yang selalu mengarah ke planetnya. Ganymede terkunci pasang-surut. Seperti kebanyakan bulan yang dikenal.33°. namun usulannya tidak diperhitungkan. tanggal 13 Januari. yang ketiga diantara satelit Galilean. Pada 15 Januari. Orbit dan rotasi Ganymede mengorbit Jupiter pada jarak 1 070 400 km. esok malamnya dia mengetahui bahwa mereka berpindah tempat. anak Raja Tros yang tampan. berdasarkan kebesaran cahayanya. Galileo menyimpulkan bahwa bintang tersebut sebenarnya adalah benda yang mengorbit Jupiter. ³Venusnya Jupiter´.[8] dan melengkapi revolusinya setiap tujuh hari tiga jam. ³Jupiternya Jupiter´ (yang ini adalah Ganymede). yang pada mulanya mengklaim telah menemukan satelit Galilean.[16] Dia mengklaim hak untuk memberi nama bulan-bulan tersebut.

it i t i l R t t it . ji i ti i i i i i t i i l i t i it t j i l t i it l ti ² t t l i i t i i t t i j t l i i ii l il i ti i li i i i l . t i il i t t l i i £¦ £ ¥  ¥  i il i £¦ j i i i t i t i i j i t j i i ti l R i it it i i t i it t i it it i it i i j l i t l l i t l .i i fi i £¦ t i i i t i l ¥  i : t i i . t l l j t i j i ti it i t it i l j t t t i i it i i : ti l it £¡ i l i i l t t l i l ¥  l l i t i : i i t t t l t i i t: i i i t it j £¦ ¥  l t ti i t t i . i £¦ ¥  ti j t t ² £¤¡   £¤¡   ¥  £¦ £ ¥  ¥  £¦ ¥  £   £¦ ¥  R t i i ti l i ti i il i it l t i il i ti it i .R i l ti i i £¤¡ £¢¡     i t £¢¡   li l l t j i il i i i l t j l ¥  l it i it it i t j i ji j i t li : t j ti i it i i i i i t £¦ l i l i t i it l t i l l i t it j i i ii i i t i Ci i.

Fraksi massa dari es adalah antara 46±50%. 1.[28][29] Sebaran karbon dioksida tidak menunjukkan asimetri belahan apapun.[24] Ini mirip dengan Europa. sedikit lebih rendah daripada yang ada di Callisto.[2][26] Hasil-hasil Galil o juga telah menunjukkan magnesium sulfat (MgSO4) dan. meski ia tidak teramati dekat kutub.[22][23] Komposisi pasti dari bebatuan Ganymede tidak diketahui. dengan fraksi massa 50±90%. yang bercirikan lebih sedikitnya besi total.0 m. tetapi mungkin dekat pada komposisi kondrit biasa bertipe L/LL.936 g/ m3.[24] Es air nampaknya ada dimana saja di permukaannya. menyarankan komposisi materi bebat an dan air [2] yang hampir sama.[24] Belahan belakang Ganymede nampaknya kaya akan belerang dioksida. belahan depannya ²yang menghadap ke arah gerakan orbit[g]²lebih terang daripada yang ada di belakang.04. yang juga membedakannya dari Callisto. namun yang sebaliknya terjadi dengan Callisto.5.[sunting] Komposisi Int i nymede Kerapatan rata-rata Ganymede. mungkin. Spektroskopi dekat-inframerah mengungkapkan adanya pita serapan es air yang kuat pada panjang gelombang 1.[30] ¨ ¨ © § ¨ § .8.[22] Permukaan Ganymede albedonya sekitar 43%. dekat-inframerah dan ultraviolet yang didapat oleh wahana antariksa lil o dan dari permukaannya telah mengungkapkan beragam bahan bukan -air: karbon dioksida.05±1. Level karbon dioksida Ganymede mungkin habispada masa dahulu. sianogen. belerang dioksida dan.[26][30] Kawah tubrukan di permukaan Ganymede (kecuali satu) tidak menunjukkan kayanya kandungan karbon dioksida.[24] Permukaan [25] berlekuk-lekuk lebih terang dan lebih banyak komposisi esnya daripada permukaan gelap. 1. dimana air sebagian besar berwujud es.[22] Sejumlah es vol til tambahan seperti amonia mungkin juga ada. 1. hidrogen sulfat dan bermacammacam senyawa organik.[17][27] Garam[27] garam ini mungkin berasal dari samudera di bawah permukaan. mungkin.25. lebih sedikit besi metalik dan lebih banyak besi oksida daripada kondrit H. sementara itu rasio Matahari sekitar 1. natrium sulfat (Na2SO4) pada permukaan Ganymede. Rasio berat besi dengan silikon adalah 1.27 pada Ganymede.0 dan 3.[2] jauh lebih banyak daripada di Ganymede secara keseluruhan. Permukaan Ganymede asimetris. 2. Analisis spektrum resolusi-tinggi.

[32] Konveksi dalam besi cair.[2][31] Model ini didukung oleh rendahnya nilai momen inersia yang [h] takberdimensi²0.4 3. mantel silikat dan mantel es luar. Jari-jari inti ini mungkin mencapai 500 km.[2][31] Kenyataannya.5 6 g/cm3 dan mantel silikat itu adalah 3.Struktur internal Perbatasan yang jelas membagi Nicholson Regio yang gelap dari Harpagia Sulcus yang terang Ganymede nampaknya berdiferensiasi sepenuhnya. Ganymede momen inersianya adalah yang terendah di antara bendabenda Tata Surya.3105 0.[31][32][33][34] Kerapatan inti itu adalah 5.0028²yang diukur selama terbang mendekat Galil o. dengan sisanya terbuat dari mantel silikat.[22][31] Nilai yang paling mungkin adalah 700 900 km untuk jari-jari inti dan 800 1000 km untuk ketebalan mantel es luar.[32] Suhu inti Ganymede mungkin 1500 1700 K dengan tekanan hingga 100 kBar (10 Gpa).6 g/cm3.[11] Ketebalan yang tepat dari lapisan-lapisan yang berbeda pada interior Ganymede bergantung dari asumsi komposisi silikat (fraksi olivin dan piroksen) dan banyaknya belerang di inti itu.[22][31][32][33] Beberapa model pembangkitan medan magnetik memerlukan adanya inti solid yang terdiri dari besi murni di dalam inti Fe FeS cair² mirip dengan struktur inti Bumi. Keberadaan inti cair kaya besi memberikan penjelasan ilmiah bagimedan magnet intrinsik Ganymede yang terdeteksi oleh Galil o. terdiri atasinti besi sulfida±besi. adalah model yang paling diterima dari pembangkitan medan magnetik.[31][32] [sunting] Fitur-fitur permukaan   . yang daya hantar listriknya tinggi.

Permukaan Ganymedian adalah campuran dari dua tipe medan permukaan: daerah gelap dengan sangat banyak kawah tubrukan serta sangat tua. Pembentukan medan berlekuklekuk mungkin juga berkaitan dengan pembentukan inti mula -mula serta pemanasan pasangsurut lanjutan pada bagian dalam bulan itu. Ia terpisah dari daerah gelap yang lebih kecil di Marius Regio di kirinya oleh pita Uruk Sulcus yang lebih terang dan lebih muda. contohnya. Model riset telah ditemukan bahwa jika eksentrisias orbitnya t berada pada besar yang lebih daripada yang ada sekarang (seperti yang ada di masa lalu) pemanasan pasang-surut akan menjadi sumber panas yang lebih penting daripada pemanasan radiogenik.[2] Di permukaan berlekuk yang lebih terang terdapat . Daerah gelap purba dari Galileo Regio terletak di kanan atas. yang menghilangkan [2][38] medan yang terang dan tua pada 70% permukaannya.[2] Selatam evolusi lanjutan.[40] Kawah tubrukan yang baru pada permukaan berlekuk di Ganymede Keberadaan kawah terlihat pada kedua tipe medan permukaan Ganymede. pada kedalaman samuderanya. menimbulkan terbentuknya retakan serta patahan sembul dan graben. kalau ada.[39] Pemanasan radiogenik di dalam satelit adalah sumber panas yang paling relevan pada saat ini. yang menyebabkan sedikit mengembangnya Ganymede sebesar 1±6% akibat transisi fase pada es dan pemuaian termal. yang merupakan sekitar sepertiga permukaannya. namun banyak terjadi pada permukaan gelap: nampaknya ia jenuh dengan kawah tubrukan dan telah sangat berevolusi melalui peristiwa tabrakan. menyebabkan. semburan air yang dalam dan panas mungkin muncul dari inti ke permukaannya.[35] mengandung lumpur dan bahan organik yang dapat menandakan komposisi dari benda penubruk dari mana satelit satelit Yovian terakresi.[2] f [2] Kriovulkanisme dianggap hanya berperan kecil.Mosaik gambar Voyager 2 dari Ganymede¶s belahan anti-Yovian. menimbulkan deformasi tektonik pada litosfer. daerah gelap dan daerah yang lebih terang yang agak lebih muda (tapi masih purba) ditandai denganbanyaknya jajaran lekukan serta punggung bukit.[2][37] Pemuluran pasangsurut terhadap es mungkin telah memanaskan interiornya dan menegangkan litosfernya. Es tawar yang dikeluarkan dari kawah Osiris yang relatif baru membuat berkas cahaya terang di bawah. Medan permukaan gelap. mungkin timbul saat satelit itu melewati resonansi orbital yang tidak stabil. Pandangan modern adalah bahwa medan berlekuk itu si atnya terutama tektonik. gaya yang menyebabkan tekanan yang kuat pada litosfer es Ganymedian yang perlu untuk memulai aktivitas tektonik mungkin berhubungan dengan peristiwa pemanasan pasang-surut dahulu kala.[36] Mekanisme pemanasan yang diperlukan untuk membentuk medan berlekuk -lekuk pada permukaan Ganymede merupakan problem yang tak terpecahkan dalamilmu keplanetan.

[2] Kerapatan kawah menandakan usia 4 milyar tahun bagi permukaan gelap.2± 1.[46] Pengukuran okultasi itu dilakukan dalam spektrum ultraviolet-jauh dengan panjang gelombang lebih pendek daripada 200 nm. Batas atas pada densitas jumlah partikel permukaan ditemukan bernilai 1. ia dianggap dihasilkan saat es air pada permukaan Ganymede terpecah menjadi hidrogen dan oksigen oleh radiasi. Teori-teori terhadap pembentukan kap-kap itu di antaranya berpindahnya air ke lintang yang lebih tinggi dan pemboman oleh plasma es.lebih sedikit fitur-fitur tubrukan.[43] Ciri menonjol lainnya pada Ganymede adalah tutupan kutub yang mungkin terdiri atas es air.4 nm dan 135. Kawah yang relatif muda dengan pancaranpancaran juga kentara. Indonesia mengklaim bahwa mereka telah mendeteksi atmosfer tipis disekitar satelit itu selama okultasi. mirip dengan dataran tinggi Bulan.[9] Kawah-kawah itu bertumpang tindih dan dilewati oleh sistem lekukan permukaannya. yang hanya memiliki sekidit kepentingan pada evolusi tektoniknya.2 × 10í5 Bar. Tidak ada atmosfer yang terungkap dalam data Voyager.[7][i] Nilai ini sesuai dengan batas atas Voyager yang ditetapkan tahun 1981. mereka lebih peka terhadap keberadaan gas daripada pengukuran dalam spektrum optik di tahun 1972. dengan hidrogen kemudian dengan cepat menghilang karena rendahnya massa atomnya. Hal ini mungkin karena sifat kerak es Ganymede yang relatif lemah. [7][47] Sebenarnya teleskop Hubble mengamati pijaran udara dari oksigen atomik pada ultraviolet-jauh pada panjang gelombang 130.[47] Pijaran udara yang diamati di . yang terdiri dari serangkaian lekukan atau alur-alur sepusat.[45] Mereka memperkirakan bahwa tekanan permukaannya sekitar 1 Bar (0. menandakan bahwa beberapa lekukan itu cukup tua umurnya. dengan hasil yang berbeda. Es itu meluas hingga 40° lintangnya.[41] Mungkin Ganymede telah mengalami satu periode sangat banyaknya pembentukan kawah pada 3. yang sangat mirip dengan yang ada di Europa. menandakan bahwa interpretasi yang lebih awal terlalu optimistik. sedangkan tingkat pembentukan kawah menjadi lebih kecil sejak saat itu.[41] Jika benar.1 Pa). tahun 1979 Voyager 1 mengamati okultasi bintang ( Centauri) selama ia terbang melintas pada planet itu.[9][42] Kawah-kawah Ganymedian lebih pipih daripada kawah di Bulan dan Merkurius. Oksigen bukanlah bukti adanya kehidupan. bukti akan atmosfer oksigen tipis di Ganymede. [17] Kap kutub ini terlihat pertama kali oleh wahana angkasa Voyager. Pijaran udara semacam itu tereksitasi saat oksigen molekuler terdisosiasi oleh tumbukan elektron. Kawah purba yang reliefnya telah menghilang hanya meninggalkan ³hantu´ kawah yang dikenal sebagai Palimpsest.[9] Satu fitur signifikan lain pada Ganymede adalah dataran gelap yang diberi nama Galileo Regio.[7] bukti dari atmosfer netral yang signifikan terutama terdiri dari molekul O2. ditemukan oleh teleskop luar angkasa Hubble pada tahun 1995. berkaitan dengan tekanan permukaan 0.6 nm.[45] Akan tetapi.[44]  Atmosfer d ionosfer Pada tahun 1972. kebanyakan tubrukan terjadi pada masa tersebut. yang mungkin terbentuk selama suatu periode aktivitas geologis.[46] Meski ada data Voyager. Data dari wahana Galileo mengindikasikan bahwa yang belakangan adalah benar. satu tim yang terdiri atas astronom India. saat Ganymede dan Jupiter lewat di depan sebuah bintang.2±7 × 108 cmí3. yang berkaitan dengan tekanan permukaan yang kurang dari 2. yang (mungkin) dapat mengalir dan melunakkan reliefnya. dan agak lebih muda bagi permukaan berlekuk (namun seberapa lebih muda tidak diketahui). Inggris dan Amerika yang sedang bekerja di Observatorium Bosscha.5 × 109 cmí3.5 sampai 4 milyar tahun yang lalu seperti yang terjadi pada Bulan.[46] Nilai yang belakangan hampir sebesar lima kali daripada yang terukur pada tahun 1972.5 × 10í5 Bar. Kerapatan jumlah permukaan mungkin terletak antara 1.

Pendeteksian pitaOzon (O3) diumumkan pada tahun 1996.[12] Namun. Teleskop Hubble mengamati dua binti k terang yang terletak di belahan utara dan selatan.Ganymede tidaklah homogen seperti di Europa. analisis spektroskopik mengungkapkan sifat menyerapdimer (atau diatom) dari oksigen molekuler.[12] Kerapatan elektron dekat permukaan diperkirakan oleh sumber sumber yang berbeda terletak pada kisaran 400 ±2. tak lama setelah penemuannya di Europa.[51] Tahun 1997. yang tepat merupakan [48] batas antara garis medan terbuka dan tertutup dari magnetosfer Ganymedian (lihat bawah). Dalamnya pita serapan dimer tergantung pada garis lintang dan garis bujur. Calon terbaik adalah oksigen molekuler terperangkap dalam es. sifat ionosfer Ganymedian sekontroversial sifat atmosfernya. Bukti tambahan tentang keberadaan oksigen berasal dari deteksi spektrum gas yang terperangkap di es di permukaan Ganymede. dekat lintang 50°0. Penyusun lain yang sedikit dari atmosfer ganymedian adalah hidrogen atomik.[12] Hingga tahun 2008.[52] Kerja di laboratorium menemukan bahwa O2 tidak akan mengelompok dan membentuk gelembung tetapi akan larut dalam es pada suhu permukaan Ganymede yang relatif hangat pada 100 K. Beberapa pengukuran wahana Galileo menemukan kenaikan kerapatan elektron dekat bulan itu.5 × 104 cmí3. menyarankan adanya ionosfer. karena molekul oksigen terionisasi oleh tumbukan elektron berenergi yang datang dari magnetosfer[50] dan oleh radiasi UV ekstrim dari matahari.[49] Warna semu peta suhu Ganymede Adanya atmosfer netral mengimplikasikan bahwa ionosfer mestilah ada. Atom hidrogen diamati sejauh 3. yang disebabkan oleh presipitasi plasma di sepanjang garis medan terbuka. sementara data lainnya gagal mendeteksi apapun.[53] Pencarian terhadap natrium di atmosfernya.500 cmí3. mungkin karena kekurangan relatif di permukaannya [54] atau karena magnetosfernya memerangkap partikel berenergi. parameter dari ionosfer Ganymede tidak begitu diketahui batasannya. sedangkan O3 menunjukkan efek yang sebaliknya.000 km dari permukaan bulan itu. t k a menghasilkan apapun di tahun 1997. Penyerapan itu hanya dapat terjadi jika oksigen berada pada fase yang padat. bukan dari albedo permukaannya²mereka cenderung turun dengan naiknya garis lintang pada Ganymede.[55] . Natrium setidaknya 13 kali kurang melimpah di sekitar Ganymede daripada di sekitar Europa. Kerapatan mereka di permukaan Ganymede adalah sekitar 1. Bintik terang itu mungkin adalah aurora.

di garis lintang yang lebih tinggi daripada 30°.[50] yang mungkin menyebabkan aurora yang diamati di sekitar kutub ganymedian. G7.[58] Di area ini. membuat semacam sabuk radiasi. Di daerah kap kutub.[48] Selain itu. G8.[57] Diameternya 4 5 RG (RG = 2.[sunting] Magnetosfer Gambar dari wahana Galileo dengan pengayaan warna dari permukaan belakang Ganymede[56] Wahana Galileo melakuakan enam kali terbang rendah pada Ganymede dari tahun 1995 ± 2000 (G1. Kutub utaranya terletak di bawah bidang orbitnya. G28 dan G29)[11] dan menemukan bahwa Ganymede memiliki [57] momen magnet (intrinsik) yang permanen yang bebas dari medan magnet Jupiter. ion-ion berat terus-menerus berjatuhan di permukaan kutub bulan itu. yang berarti bahwa arahnya berlawanan dengan momen magnet Jupiter.[57] Medan ekuator Ganymede berlawanan arah dengan medan Jupiter. garis medan magnetiknya terbuka. yang tiga kali lebih besar daripada momen magnet Merkurius. Dipol magnetiknya miring terhadap sumbu rotasi Ganymede sebesar [11] 176°. G2.2 km).[58] Magnetosfer Ganymede memiliki daerah dengan garis medan tertutup yang terletak di bawah garis lintang 30°. Momen 13 3 [11] tersebut nilainya sekitar 1.3 × 10 T·m . menghubungkan Ganymede denganionosfer Jupiter. yang berartirekoneksi adalah mungkin. dimana partikel bermuatan (elektron dan ion) terperangkap.631. membuat magnetosfer kecil tertanam dalam magnetosfer Jupiter.[58] Spesies ion utama di magnetosfernya adalah oksigen tunggal terionisasi²O+[12]²yang sesuai dengan atmosfer oksigen tipis di bulan itu.[11] ² Momen magnetik permanen itu melewati satu bagian ruang di sekitar Ganymede. Medan magnetikdipolnya yang timbul karena momen permanen ini besarnya 719 2 nT di ekuator bulan itu.[50] .[11] yang bila dibandingkan dengan medan magnet Yovian pada jarak Ganymede ²sekitar 120 nT. Kekuatan medan intrinsik di kutub adalah dua kali kekuatan di ekuator 1440 nT. elektron dan ion berenergi (puluhan dan ratusankeV) telah terdeteksi. melemparkan atom -atom es dan menggelapkan es itu di sana. ia merupakan satu-satunya bulan dalam Tata Surya yang diketahui memiliki fitur tersebut.

. Karena aliran subsonik itu.[11] Medan magnetik terinduksi Ganymede mirip dengan milik Callisto dan Europa. mantelnya mungkin telah mengisolasi inti itu.[2] Beberapa penelitian menyarankan bahwa. dengan ukurannya yang relatif kecil. Garis medan tertutup ditandai dengan warna hijau Intraksi antara magnetosfer ganymedian dan plasma Yovian dalam banyak segi mirip dengan yang terjadi antara angin matahari dan magnetosfer Bumi.[38] Penjelasan lain adalah kemagnetan sisa dari bebatuan silikat di mantelnya. Momen magnetik terinduksi itu lebih lemah daripada yang intrinsik. Momen terinduksi tersebut berarah radial ke atau dari Jupiter mengikuti arah bagian yang bervariasi dari medan magnet planet itu. Ganymede mempunyai medan magnet dipol terinduksi. Medan magnet yang dideteksi di sekitar Ganymede mungkin disebabkan oleh konveski bahan penyusun di [11][60] intinya. Keberadaannya berkaitan dengan variasi medan magnet Yovian dekat bulan itu.[58][59] Plasma yang turut berputar segerakan dengan Jupiter itu menimpa sisi belakang magnetosfer ganymedian sangat mirip dengan angin matahari menimpa magnetosfer Bumi. yang tertanam dalam medan magnetosfer Jupiter.[59] [11] Selain momen magnet intrinsik. intinya mestinya telah cukup mendingin ke titik dimana gerakan fluida dan medan magnet tidak bertahan keberadaann ya. Meski ada inti besi. magnetosfer Ganymede tetap menjadi teka -teki. menandakan bahwa bulan ini juga memiliki samudera air di bawah permukaannya dengan daya hantar listrik yang tinggi.Medan magnet satelit Yovian.[2][32] mdan magnetik intrinsiknya mungkin timbul dengan cara yang sama dengan [11][32] Bumi: hasilnya material penghantar bergerak di bagian dalamnya. terutama dengan diketahui bahwa benda-benda yang serupa tidak punya fitur seperti itu.[32] jika medan magnet itu hasil dari aksi dinamo. yang mungkin jika satelit itu punya lebih [2] banyak medan yang dibangkitkan oleh dinamo pada masa lalu. Ganymede. Perbedan utamanya adalah kecepatan aliran plasma²supersonik dalam kasus Bumi dan subsonik dalam kasus Ganymede. . tidak ada kejutan busur di lepas permukaan belakang Ganymede. mencegahnya mendingin.[11] Dengan diketahui bahwa Ganymede berdiferensiasi sepenuhnya dan memiliki inti metalik. atau magnetokonveksi. Kuat medan dari medan yang terinduksi di ekuator magnetik adalah sekitar 60 nT² setengah dari kuat medan di sekitar Jupiter. Satu penjelasan adalah bahwa resonasi orbit yang sama yang diajukan telah mengacaukan permukaannya juga memungkinkan medan magnetik tetap ada: dengan eksentrisitas Ganymede naik dan pemanasan pasang -surut meningkat selama resonansi itu.

[15] .[64] Sekarang. Dalam hal ini. Pembentukan yang relatif cepat ini menghindari lepasnya p anas akresi. dimana [62] anak nebula lebih padat.[62] jauh lebih singkat daripada 100 000 tahun perkiraan untuk Callisto. yang menyebabkan cairnya es dan diferensiasi planet: pemisahan batu dan es.[63] Selanjutnya. [sunting] Penjelajahan Wahana Voyager Beberapa wahana yang terbang dekat atau mengorbit Jupiter telah mengeksplorasi Ganymede dengan rinci.[32][63] Dengan ini. Fluks panas yang keluar dari Ganymede [63] mungkin lebih tinggi daripada yang keluar dari Callisto. peluruhan unsur-unsur radioaktif dalam bebatuan memanaskan inti itu lebih jauh. mantelnya.[34] Segera. Dengan perbandingan.[23] sementara pendinginan lambat inti Fe±FeS cair menyebabkan konveksi dan [32] mendukung terbentuknya medan magnet. Anak nebula Yovian itu mungkin relatif ³l par-gas´ saat satelita satelit Galilean terbentuk. pemanasan radioaktif dari Callisto yang tidak berdiferensiasi menyebabkan konveksi dalam interiornya yangber-es. Ganymede terus mendingin dengan perlahan.sul dan evolusi Ganymede mungkin terbentuk oleh akresi padaanak nebula Jupiter. Panas yang dibebaskan dari inti dan mantel silikatnya memungkinkan adanya samudera di bawah permukaan. hanya melepaskannya dengan lambat ke mantel es seperti semacam baterai termal.Asal. yang menjelaskan singkatnya skala waktu pembentukannya. meski massa dan komposisinya mirip. piringan gas dan debu [61] yang menyelimuti Jupiter setelah pembentukannya.[34][63] Setelah terbentuk. Batu -batu ini berada di tengah membentuk inti. Akresi Ganymede mungkin berlangsung selama sekitar 10 000 years. menyebabkan diferensiasi yang meningkat: intibesi±besi sulfida dalam dan mantel silikat terbentuk. Ganymede menjadi benda yang berdiferensiasi sepenuhnya. inti ganymedian mempertahankan sebagian besar panas yang terakumulasi selama akresi dan diferensiasi.[61] Kontras dengan itu Ganymede terbentuk lebih dekat pada Jupiter.[63] Hipotesis ini menjelaskan kenapa dua bulan Yovian itu nampak tidak mirip.[64] Gerakan konvektif di Callisto hanya menyebabkan pemisah batu dan es an [32] secara parsial. memindahkannya ke permukaan dengan cara konveksi. Wahana pertama yang mengeksplorasi adalahPioneer 10 dan Pioneer 11. yang gagal mencair dan berdiferensiasi lebih awal karena hilangnya panas akresi selama pembentukannya yang lebih lambat. ini mungkin memungkinkan lamanya waktu akresi yang diperlukan untuk Callisto. yang mendinginkannya dengan efektif dan menghindari pencairan es skala besar dan diferensiasi yang cepat. Ganymede berbeda dari Callisto.

[74] Proposal lama lain disebut The Grandeur of Ganymede. melewati Ganymede pada tahun 1979. Satu proposal yang dibatalkan untuk mengorbit Ganymede adalah Jupiter Icy Moons Orbiter. G8.[67] Pada tahun 1995.org/wiki/Ganymede#Catatan . Mereka memberikan perbaikan terhadap ukurannya. yang melewatinya pada tahun 2007 dalam perjalanannya menuju Pluto. wahana Galileo memasuki orbit Jupiter dan antara tahun 1996 dan 2000 melakukan enam terbang mendekat untuk mengeksplorasi Ganymede.[65] Voyager 1 dan Voyager 2 berikutnya. medan magnetik ganymedian ditemukan.[17] Terbang dekat ini adalah G1.[11] Selama terbang terdekat G2 Galileo berada hanya 264 km dari permukaan Ganymede. yang akan mampu mempelajari Ganymede dengan detail. [11][17] Galileo memancarkan sejumlah besar gambar spektrum dan menemukan beberapa senyawa non-es di permukaan Ganymede. mengungkapkan bahwa ia lebih besar daripada bulan Saturnus.[11] Selama penerbangan G1 di tahun 1996. misi itu dibatalkan tahun 2005 karena pemotongan anggaran.[73] Akan tetapi.[36] sumber :http://id. yang sebelumnya dianggap lebih besar. Fisi Nuklir akan digunakan untuk memberi tenaga wahana itu.[66] Permukaannya yang berlekuk-lekuk juga kelihatan.[26] Wahana angkasa terkini yang mengeksplorasi Ganymede dari dekat adalah New Horizons. Jupiter Ganymede Orbiter yang dipimpin ESA.namun keduanya tidak mengembalikan banyak informasi tentang satelit itu. Titan.[69][70] Diajukan untuk diluncurkan pada tahun 2020. Bulan Februari 2009 diumumkan bahwa ESA/NASA telah memberi misi ini prioritas terhadap Titan Saturn System Mission. New Horizons membuat peta topografi dan komposisi dari Ganymede saat ia lewat. G2. G28 dan G29.[68] sementara itu penemuan samudera diumumkan tahun 2001.wikipedia. dan mungkin Jupiter Magnetospheric Orbiter yang dipimpin JAXA.[71] Kontribusi ESA masih akan menghadapi kompetisi pendanaan dengan proyek ESA lainnya.[72] EJSM terdiri dari Jupiter Europa Orbiter yang dipimpin NASA. G7. Europa Jupiter System Mission (EJSM) adalah patungan proposal NASA/ESA untuk mengeksplorasi bulan-bulan Jupiter.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->