P. 1
Komunikasi Sebagai Ilmu Multidisipliner

Komunikasi Sebagai Ilmu Multidisipliner

|Views: 866|Likes:
Published by fizaki_144

More info:

Published by: fizaki_144 on May 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/30/2012

pdf

text

original

Komunikasi Sebagai Ilmu Multidisipliner

Maksud arti kata dari multidisipliner kata berbahasa Inggris maupun Indonesia. DeIinisi
pengertian dari multidisipliner . DeIinitions oI words in Indonesian and English. ilmu
pengetahuan sosial yang bersiIat multidisipliner, tidak bisa menghindari perspektiI dari beberapa
ahli yang tertarik pada kaiian komunikasi, sehingga deIinisi dan
ilmu pengetahuan sosial yang bersiIat multidisipliner, tidak bisa menghindari perspektiI dari
beberapa ahli yang tertarik pada kaiian komunikasi, sehingga deIinisi dan ilmu pengetahuan
sosial yang bersiIat multidisipliner, tidak bisa menghindari perspektiI dari beberapa ahli yang
tertarik pada kaiian komunikasi, sehingga deIinisi dan
Ilmu komunikasi merupakan ilmu pengetahuan sosial yang bersiIat multidisipliner sehingga
deIinisi komunikasi pun meniadi banyak dan beragam. ilmu pengetahuan sosial yang bersiIat
multidisipliner, tidak bisa menghindari perspektiI dari beberapa ahli yang tertarik pada kaiian
komunikasi, sehingga deIinisi dan DeIinisi Biologi Biologi berasal dari kata bios (þioc) dan
logos (ìovoc Tapi kedokteran kan ilmu terapan, multidisipliner, bukan lagi basic science dan
hanya pengertian pendekatan multidisipliner alamat kantor notaris di surabaya deIinisi esensi
budaya indonesia laporan penelitian tindakan kelas matematika kelas 4 5 6 sdDeIinisi
Komunikasi Istilah yang bersiIat multidisipliner, tidak bisa menghindari perspektiI dari beberapa
ahli yang tertarik pada kaiian komunikasi, sehingga deIinisi dan ilmu pengetahuan sosial yang
bersiIat multidisipliner, tidak bisa menghindari perspektiI dari beberapa ahli yang tertarik pada
kaiian komunikasi.


ilmu komunikasi berkembang melalui beberapa pendekatan. Pendekatan-pendekatan yang
dipergunakan yang mempengaruhi peta ilmu komunikasi, berasal dari berbagai disiplin ilmu lain
seperti psikologi, politik, linguistik, antropologi dan lain sebagainya. SiIat
âtokemultidisiplinanât ini tidak dapat dihindari karena obiek pengamatan dalam ilmu
komunikasi sangat luas dan kompleks, menyangkut berbagai aspek social, budaya, budaya,
ekonomi dan politik dari kehidupan manusia.
Keadaan seperti tersebut tergambar dari ienis teori-teori komunikasi yang dibahas nanti, dimana
terdapat seiumlah teori komunikasi yang mencerminkan masing-masing disiplin ilmu tertentu.
Karenanya tidak sedikit teori komunikasi yang ada
menyatakan suatu obiek secara berbeda atau bahkan bertentangan dibanding teori lainnya teori
komunikasi lainnya.
SiIat kemultidisplinan ilmu komunikasi tidak dapat dihindari karena obiek pengamatan dalam
ilmu komunikasi sangat luas dan kompleks, menyangkut berbagai aspek sosial, budaya,
ekonomi, politik dari kehidupan manusia.
Berkaitan dengan pendekatan yang mempengaruhi perkembangan ilmu komunikasi, Littleiohn
dalam buku Theories oI Human Communications, menyatakan bahwa secara umum terdapat tiga
cara pandang ilmu dan kaitannya dengan obiek pokok pengamatannya. Ketiga pendekatan itu
adalah:
A.Pendekatan ScientiIic (Ilmiah-Empiris), umumnya berlaku di kalangan para ahli ilmu eksakta
seperti Iisika, biologi, kedokteran, matematika, dll. Pendekatan atau aliran ini ditandai beberapa
hal:
1.Mengasosiasikan ilmu dengan obiektiIitas. ObiektiIitas yang dimaksud adalah obiektivitas
yang menekankan prinsip standarisasi observasi dan konsistensi. Landasan IilosoIisnya adalah
bahwa dunia dipandang dalam bentuk dan struktur. Secara individual boleh iadi peneliti berbeda
pandangan satu sama lain tentang bagaimana rupa atau macam dari bentuk dan struktur tersebut.
Namun apabila para peneliti melakukan penelitian terhadap suatu Ienomena dengan
menggunakan metode yang sama, maka akan dihasilkan temuan yang sama. Inilah hakikat dari
obiektivitas dalam konteks standarisasi observasi dan konsistensi.
2.Fokus perhatiannya pada dunia hasil penemuan (discovering world)
3.Terdapat pemisahan yang tegas antara known (obiek atau hal yang ingin diketahui/diteliti) dan
knower (subiek pelaku
atau pengamat).
4.Aliran ini lazim menggunakan metode eksperimen. Melalui metode ini si peneliti secara
sengaia melakukan suatu
percobaan terhadap obiek yang ditelitinya.
Tuiuan penelitian biasanya diarahkan pada upaya mengukur ada tidaknya pengaruh atau
hubungan sebab akibat di antara
dua variabel atau lebih, dengan mengontrol pengaruh dari variabel lain. Prosedur yang umum
dilakukan adalah dengan
cara memberikan atau mengadakan suatu perlakuakn khusus kepada obiek yang diteliti serta
meneliti dampak atau
pengaruhnya.
Sebagai contoh: 5 ekor tikus diberi suntikan X, sementara 5 tikus lainnya tidak. Setelah kurun
waktu tertentu
dibandingkan ada tidaknya perbedaan di antara dua kelompok tikus tersebut. Kalau ternyata
terdapat perbedaan, dapat
ditarik kesimpulan bahwa perbedaan tersebut teriadi karena pengaruh dari suntukan X tersebut.
5.Pemahaman dan kesimpulan terhadap suatu Ienomena dilakukan dengan berupaya memperoleh
konsensus.
Teori atau model komunikasi yang secara tegas mencerminkan pengaruh pendekatan ini adalah
model komunikasi
Stimulus-respon. Teori ini didasarkan pada prinsip bahwa stimuli akan menciptakan eIek atau
dampak. Menurut teori ini
eIek merupakan reaksi tertentu terhadap stimulus (rangsang) tertentu, sehingga orang dapat
menduga atau
memperkirakan adanya hubungan erat antara isi pernyataan dan reaksi audience. Model ini
secara ielas menggunakan
prinsip sebab akibat. Stimulus sebagai variabel X dan Respon sebagai variabel Y. Contohnya
adalah penyataan bahwa
semakin tinggi Irekuensi seseorang menonton tayangan kekerasan di televisi, maka semakin
tinggi perilaku agresivenya.
B.Pendekatan Humanistic :
1.Mengasosiasikan ilmu dengan prinsip subiektivitas, yang mengutamakan kreatiIitas individual.
2.Bertuiuan untuk memahami tanggapan dan hasil temuan subiektiI individual.
3.MemIokuskan perhatiannya dunia para penemunya (discovering person).
4.Ilmu pengetahuan dilihat sebagai bagian dari diri (pemikiran/interpretasi) peneliti.
5.Terhadap Ienomena yang diamati aliran ini pemahaman dilakukan dengan mengutamakan
interpretasi-interpretasi
alternatiI.
6.Metode penelitian yang lazim digunakan adalah partisipasi observasi. Melalui penelitian
seperti ini, peneliti dalam
mengamati sikap dan perilaku dari orang-orang yang ditelitinya, membaur dan melibatkan diri
secara aktiI.
7.Cara pandang seseorang tentang sesuatu hal akan menentukan penggambaran dan
penguraiannya tentang hal tsb.
8.Aliran ini biasanya mengkaii persoalan-persoalan yang menyangkut sistem nilai, kesenian,
kebudayaan, seiarah dan
pengalaman pribadi.
Dalam konteks ilmu-ilmu social, salah satu bentuk metode penelitian yang lazim digunakan dari
aliran ini adalah âtopartisipasi observasiât. Malalui metode ini si peneliti dalam mengamati
sikap dan perilaku dari orang-orang yang ditelitinya membaur dan melibatkan diri secara aktiI
dari kehidupan orang-orang yang ditelitinya. Misalnya bergaul, tinggal di rumah orang-orang
tersebut, serta ikut dalam aktivitas sehari-hari mereka dalam kurun waktu tertentu (misalnya 1
bulan, atau 1 tahun). Interpretasi atas sikap dan perilaku dari orang yang ditelitinya, tidak hanya
didasarkan atas inIormasi yang diperoleh melalui hasil wawancara atau tanya iawab dengan
orang-orang yang ditelitinya, tetapi iuga atas dasar pengamatan langsung atau pengalaman
berinteraksi dengan mereka. Cara pandang seseorang tentang sesuatu hal akan menentukan
penggambaran dan uraiannya tentang hal tersebut.
Teori komunikasi yang berkembang dan dipengaruhi oleh pendekatan ini adalah teori-teori kritis
yang berkembang dari disiplin ilmu sastra, sosiologi. Nama-nama ahli yang dominan adalah Karl
Marx, Max Weber dari disiplin ilmu sosiologi. Fedinand de Saussure dan Charles S. Pierce dari
disiplin ilmu sastra.
Dengan demikian perbedaan antara pendekatan scientiIic dan humanistic adalah :
1.Bagi aliran pendekatan ât`scientiIicât¹ ilmu bertuiuan untuk menstandardisasikan observasi,
sementara aliran ât`humanisticât¹
mengutamakan kreatiIitas individu.
2.Aliran ât`scientiIicât¹ berpandangan bahwa tuiuan ilmu adalah mengurangi perbedaan-
perbedaan pandangan tentang hasil
pengamatan, sementara aliran ât`humanisticât¹ bertuiuan untuk memahami tanggapan dan
hasil temuan subiektiI individual.
3.Aliran ât`scientiIicât¹ memandang ilmu pengetahuan sebagai sesuatu yang berada ât`di
sanaât¹ (out there), di luar diri
pengamat/peneliti. Di lain pihak aliran ât`humanisticât¹ melihat ilmu pengetahuan sebagai
sesuatu yang ât`berada di sisniât¹
(in here), dalam arti berada dalam diri (pemikiran, interpretasi) pengamat/peneliti.
4.Aliran ât`scientiIicât¹ mmIokuskan perhatiannya pada ât`dunia hasil penemuanât¹
(discovered world), sedangkan aliran
ât`humanisticât¹ menitikberatkan perhatiannya pada ât`dunia para penemunyaât¹
(discovering person).
5.Aliran ât`scientiIicât¹ berupaya memperoleh ât`konsensusât¹, sementara aliran
ât`humanisticât¹ mengutamakan
ât`interpretasi-interpretasi alternative.
6.Aliran ât`scientiIicât¹ membuat pemisahan yang tegas antara known dan knowner sedangkan
aliran ât`humanisticât¹ cenderung
tidak memisahkan kedua hal tersebut.
C.Pendekatan Khusus Ilmu pengetahuan sosial (Sosial Sciences)
Pendekatan ini pada dasarnya adalah gabungan antara dua aliran sebelumnya yaitu ScientiIic dan
humanistic. Dalam banyak hal pendekatan ilmu social merupakan perpaniangan tangan
(extensiùn) dari pendekatan ilmu alam (natural science), karena beberapa metode yang
diterapkan banyak diantaranya yang diambil dari ilmu alam/IÃsica. Namur metode-metode
pendekatan aliran humanistic iuga diterapkan.
Kedua pendekatan ini digabungkan, karena yang meniadi obiek studi ilmu pengetahuan adalah
kehidupan manusia. Untuk memahami tingkah laku manusia diperlukan pengamatan yang
cermat dan akurat, untuk ini ielas bahwa pengamatan harus dilakukan seobiektiI mungkin agar
hasilnya dapat berlaku umum tidak bersiIat kasus. Dengan kata lain para ahli ilmu social seperti
halnya ilmu alam harus mencapai kesepakatan atau konsesnsus mengenai hasil temuan dalam
pengamatannya, meskipun konsensus/kesepakatan yang dicapai siIatnya relatiI dalam arti
dibatasi oleh Iactor-Iaktor waktu, situasi dan kondisi tertentu. Di samping Iactor obiektivitas iuga
ilmu pengetahuan harus mengutamakan Iactor penielasan dan interpretasi. Hal ini disebabkan
manusia adalah mahluk yang aktiI, memiliki daya pikir, berprinsip terhadap nilai-nilai tertentu,
serta sikapnya dapat berubah-ubah sewaktu-waktu.. Karenanya selain pengukuran yang cermat
dan akurat diperlukan interpretasi subiektiI terhadap kondisi-kondisi spesiIik tingkah laku
manusia yang iadi obiek pengamatan guna menangkap makna dari tingkah laku tersebut.
Seringkali seseorang bersiIat semu dalam arti tidak mencerminkan keinginan hati yang
sebenarnya dari orang tersebut.
Interpretasi dan penielasan iuga diperlukan meskipun berdasarkan ciri-ciri biologis, social, atau
ciri-ciri lanilla manusia dapat dibagi dalam beberapa kategori-kategori tertentu, tidak berarti
bahwa masing-masing baik secara individual maupun kelompok akan mempunyai persamaan
dalam hal sikap dan perilakunya.
Umpamanya 3 orang (si A, si B, si C) semuanya memiliki beberapa karakteristik indiviudual
yang sama yakni semuanya wanita, semuamnya bekeria sebagai guru sekolah dasar, semuanya
berpendidikan SMA, Namur demikian, ketiga orang tersebut boleh iadi masing-masing akan
mempunyai perbedaan satu sama lanilla mengenai sikap dan perilakunya tentang suatu hal.
Dalam perkembangannya, Sebagai pengaruh dari pendekatan-pendekatan di atas dalam ilmu
pengetahuan sosial sendiri terbagi meniadi dua kubu yaitu:
ât¢kubu ilmu pengetahuan tingkah laku (behavioral science) yang menekankan pengkaiiannya
pada tingkah laku individual
manusia dan
ât¢kubu ilmu pengetahuan sosial yang menekankan pengkaiiannya pada interaksi antar manusia.
Kedua kubu ini memiliki perbedaan pada aspek yang diamatinya, sementara metode
penielasannya atau pengamatannya
relatiI sama.
Namun dengan adanya dua pendekatan (scientiI ic dan humanistic) yang diterapkan, mncul dua
kelompok masyarakat ilmuwan
komunikasi yang berbeda baik dalam spesiIikasi obiek permasalahan yang diamati, maupun
dalam aspek metodologis serta
teori-teori dan model-model yang dihasilkannya.
Ilmu komunikasi sebagai bagian dari ilmu sosial pada dasarnya memIokuskan pada pemahaman
tentang bagaimana tingkah laku manusia dalam menciptakan, mempertukarkan dan
menginterpretasikan pesan-pesan untuk tuiuan tertentu.
Adanya pengaruh-pengaruh dominan dari ketiga pendekatan di atas telah menimbulkan aliran
yang berbeda dalam mengembangkan ilmu komunikasi. Menurut Jhon Fiske dalam bukunya
introduction to communications studies, terdapat dua aliran utama dalam mengembangkan ilmu
komunikasi yaitu:
1.Aliran komunikasi yang menIokuskan pada proses. Atau disebut sebagai The process school.
Aliran ini melihat
pentingnya nilai-nilai eIektiIitas, keakuratan dari suatu kegiatan komunikasi. Karenanya nilai-
nilai standar dan
obiektivitas merupakan suatu keharusan dalam aliran ini.
2.Aliran komunikasi yang memIokuskan pada makna, atau disebut sebagai the semiotic School.
Teori ini memIokuskan
bagaimana makna dipertukarkan dan diciptakan (production and exchange oI meaning).
Kedua aliran di atas secara metodologis membagi pendekatan keilmuwannya meniadi dua
pengelompokan yaitu pendekatan kuantitatiI dan pendekatan kualitatiI. Pendekatan kuantitatiI
memIokuskan pada bagaimana mengukur pengaruh suatu variable dengan variable lainnya,
sementara pendekatan kualitatiI berusaha untuk memahami dan mengerti bagaimana suatu
Ienomena dimaknai.

.  04342 549/.342508 203.2.3.7..3503/0.3907.8.58:.3 2.32094/0. / !03/0.7./.2:08.8.83/8532:9079039:  . 80507918.4-09.3-079039.4-0503.8  -0919.703.3$.3.9/3/.39: .80.3/.7.3202503.3/03.9.39.3-..32:42:3.8/.9.3.7:50702-.3902:.5.  $1.9./5.9:4-080.78.7.9.848.343889038   4:8507.  0.34-0544503./.:/..9..-07-0/./03.3/..4.3:8.2/.:..2 2:42:3.3:8.34-0919.7/.2.9/.80/9904742:3.980:2.33.:-..38.88.5.8 99043 /.3/.2.8.:.850302:.32030.9.3..9/.2-::%0470841:2.3/.. 5.31484183.3/.3203.3/2..:.390.7-039:/./.3/. .:2.7.9438 203.3/-..3/./.3/.3 203:3.3549/..:2:2907/.32:/03..2-.343889038 .0391.3/. -44 0/4907.. 2578 :2:23. -:/.9.9. -.9.902:9/853.8/.33./.7./:3.78../03. 2..350309.2:3.38./.07347/   %07/.8.  03.35738589.503/0.38:.  !03/0.7 4-09.343 4-0.8/./50309-07-0/.33/9.3.3.9./.5.33...-40..9.5030920.0723.. 09.2-039:/.-.3.3.3897:9:7 $0.7.-07.8.9:.8..9. 3.5.-0-07...3/..3897:9:790780-:9  .9:1034203..904742:3.3/-. 2.8:/.84-807.9.3.:.32:/.5.9.9..380507990780-:9907./:.33. 203.32.2.9..7.3:9-07-.9..24390889. 907/..8..32:42:3.9:8.703.3.333/09.3-.83.9.5.38...8 .70389047 904742:3..8.3.33.89/..3/.35.39039..2...5.32.3/39047.99.5.850848.70/:5.5.9047 42:3.04342/.8/./.3. .9.84-807.3.3422:3.95028.2....7:5.3.3 /8.70/:5./:3.8.39 /2.32.83 2.3..7.  07.902.

9  .: .2./909 /.9.:503.3 3407 8:-050.

/.7.7.3..9.8. ..-0.38..89079039:907..708.././..5.389.9: 507./.:.370.70825:.3203./. 03:7:990473 010207:5.: /.802.:/03. /:.57385-.: 503..9/. 803./.3/9093.320343974503.380-.9 /9.507-0/.33.: :-:3. 24/042:3.3.:...38:.32094/008507203 0..:0- /03.9.:203.9 203/:.:7:3 ..8.3/900.390780-:9907.9.892:.390780-:9   !02..8 2.9/.503.-.307. 907/.3/03.503.3-.3203439439.9.. .9/..7.9./.../.3.. 802.8 $92::8 708543 %0473//.  $0-.9.-0 43943././:.9.38:.7:503/0.39.3/..7.2203:3...4-.3 9079039: 803.3 !7480/:7.9:8..503..3.30825:.78:39:.9.59.9:1034203.:-:3.8203:3..3 /.20250740 438038:8  %047.3010.8.3:2:2 /.25.9/.3:2..-.20.7:/./.3.3-07:5.042549:890780-:9 .-0/.:9073.3:8:805.0.:../.35./.3 5738580-.33.25.202-07.39.507-0/.4-0..3 93507.3/.8.3-.9:507.7./03./.3. 7.. 20309/.8.-0.3503.:24/042:3.  %::.:.7..:.380.0 4/03 80.9.: 2025077.370.3/9098079.85073.9..5892::8 7.9:9079039: /-...39.7.3-.3#0854380-.7:/.47.7.8203..3007.3 .3907.-.2.7..0723.7.7:.54-0.9.7.3/3..203::7.7.350309.3 802039.   !03/0./.90.9.3907.7.3.:5.3....703..393170:038808047.9..9507-0/.33.3.7.3/.7:3..03./. $090.5.58:./.43940479:8/-078:39.5..7.35.9 $92::880-..-.:2094/0385030980...3/.

83/.3:39:202. /8.3573858:-09.3/.38:-0913/./:3.8.   079::.4.3/.8902:.3203:9.5.3/.:.9.3..9.2../:.7/7 5027.3.   0214:8.3507..33.50302:3.370.8 .3.32:/03.-..980-.848. 03./:.919.073507843   2:50309.29.5.7.

7. 8.9.33-.3/.7.7503.747..5/.320-.9.2.3.72070.: 93. //.2.5/.203.3.3 503.:503.7/8532:8.3-0702-./  .91 /.3/9093.91   094/050309.3.2-..3 47.3.-07.3.:9.5.7..8.33.3/9093.. 84844 ...3503.9.3 47.3808047.7/8532:84844 0/3.3...-/03.897./.3/9093.3.:9.50784. 202-.3/.7 ..3/.:/.7 /8532:8.7:40503/0.3203039:.3/.3.8.7.8.747.708$ !07. 5.:3 39075709.:88:70/..84-807..7.:7/.2 203.9.90780-:9  %04742:3.320-.9 8.33.8 50309   %07.:9/.5:..91   ...3//0$.3/423.:/.3.8.3/780.3507.747.3/.32070../7:2.3/7 80.5..7.3.3.3/.70/:5.9. 3.84-807.3 50784.3  0-:/.7.9.9.3/9093.33502.3/..8.9047 9047798 .880.33.39039.7 .9073.98-   7.3507..3203.8.2-.3808:.7 .2.33..7..3.3 47.3 47.98..:7/./.897.2..:50309.9.357-./.:2094/03850309/.2/:3.3 503:7.:/.39039.0-07/.3 -073907...2.:.3. 0803./.3 90780-:9 8079..2.51034203./.3:9889023.3 503.0/.2.3/5074020..3 47..3.2203.3.3507.3 39075709.3.3/.7.8 0.9:. -:.3..2.9039.:.5/.3.3 .3 80../.9:9079039: 28.2.2.3/03.831472.  .202-.7.8.8 39075709.2439082: 2:84.3.7 .9.9.9..3 8050793 50309/.8/.2..3203039:.....2/:3..7.38:3.9.3/9093.2:7:3.39075709.3808:.3:7.8.7985.3. 9/.8 .3.. 8....47..8/03..88.3203:9. 909.3-0702-.9:-039:2094/050309./.3/503.8 .347. .3.7985..9.3 47.3/..9039.3..5.9:.3808047.

3507-0/.7.38:-0913/.3 :2.7/8.3507-0/.  .5.29.3 8./.9.919. 202..7.3/.7..389..3 :2.9.7.3 8.39039.3.380-..503/0.3.   7./:   7.83/.  203:9.3.32:..8.8 503.3 802039.7.3.3-.3 .389..7/7 503. 2:-079::.03.3.9:.389.35..203:7.0391.2.3/.9.  4:99070 /:.:.9::.3/.3:2.3/. -079::.3 507-0/.8  802039.0391.39.0391. / 8.3.38.0391.32:50309..370./:./..3:39:202.. -075.3/.3/02.7.3-07./.3503/0.8902:.3:39:20389.2.808:.3 8./.34-807.....9.2.

389./883  3070 /.380-.. 808:.35.3 39075709../.9:.9.3 -07./.2/7 5027.. 20.8 503.3 :2.:.50309 ..7.2.2.92:50309./.79-07.

.3./:.39..9.2094/0. 202-:.32:84.3-.3  :2. 203:9.  /8.703.2-/.389.3  /8.33430780/.3/.33.9073.9..3.3.7503/0.3  39075709.$.2-.90780-:9   !03/0.5.72:.7.9.7...3848.3 .5.39.8 39075709.35075...3.380-0:23.50309   7..9:$..7.03..335.32:.2 3.0391.5.9./.9.7.3  :2.503/0.8.207:5.2.03/07:3 9/...08  !03/0.0391.2.0391.5.4.3.3..3:8:82:50309.8.0391.3507.7.3 :2.03.8.3./. $48.9:7.3 :2.4.8.3 /907. ..7.3.343/./.50302:3.3.33./././..389. /:3..850302:.-0-07.20250740 438038:8  802039.073507843   7.7.3..95028.389.0   7. .30/:.3 09038 3 /.2028.7. /:3.389. -07:5.3507.-:3.390.73.5..9.39.3 8.39..9./.:.3 8.3.9.070/47/ 80/.3 8. 2214:8. 2039-07.7.0 .

7.3203.5.389./.33/.:. ..9.2:72094/0 2094/0 503/0. .1 8./4-089:/2:50309./907...:.9.3:2.3.3  0/:.503/0.-:3.3.3 .703.

3503. &39:202.9.9.0/:5.5.2 503.3/.2.:.9-07....9.8902:.83.32.8-.3.:7...2./507:.3 ..3.:4380838:820303.7 .9.9.9.2.3:8.3804-0912:33.33.293.9.3.503..3:8.3.805079 .2:.0805. 2085:3438038:8..2:84.:2.35...9 :39:30.7:8203.9/.072.7.8:8 03..::2:29/./..3.7:8/.5.3.2.-0781.

/./.57 -0757385907.9.9079039:  8079.20303.9.23.3. 802:.747./.9/-.: .3-0781...3:8. .3  T:-:2:50309..202-0-07.32025:3.2.:-:3202507-0/.5078.947 1./.8 .:.  .:.2094/0 5030.7:8203:9.9.7..8/.33.31.3.47.8/.70.5.907893/.38..3.8.9.5/./. $0-.52.9802:/.0805.-007./.3.-07.3503.3802:.3.3507.9:8..3.3 09.3848.9474-09.2.3:3.0 .:3.339075709.203./.:5:304254.9..8401.7 .:7:804.3:8.3507.3.3 2.8./:./2..7:/.8.90479079039: 9/.390780-:9-40.5.22: 50309..3./4-0503.80.:.9.0723.3033.88:-091907.203.7 802:...91 202/.32030.83 2.2.:90780-:9  $073..79 -./.3.3.9047 .33.2.83-.3/80-.3/.3:.503.3/./.79 /-.2.3 80-03.072.80.8..3.3.5.7.808047. :-.7503/0.2.03./.339075709.799/.8..9.3.5.9: ..:503.47.7.39.203../.3:8../507:.35030..80..3/.2.543/8 43/88508193.3:8..33.8:.9.9-07:-. 5..3848..38:.: 2.9.7 .2.93.5/.3 2025:3.8.:3/.947.93.83.3:8.  &25.703.: -0..9:  T:-:2:50309. 2:50309.2.9.32085:3-07/.7. .2-0-07..2.:3.7.2.93..3503::7.3 8 8 8 802:.5..3$ .250702-.393.9475030./..2. -07503//.. 2.:-:.8.33..3.3.793. . 802039.-.3..81.73.7-448 84.8.  0/:.2.9.47.2531..32030.//:../.3...39.2.3/.8.80-.53.3503.2.390780-:9  39075709.5.91/.3...2:7/02.850.:7.9039...343/89079039: 8. 3.3.:.9/507:.507-0/.72.3.53.3 503/0.35.:/:.803/7907-.3 /..3/.83 2.38../:.3.3907.:.9: 89:.8.9: .9:.33..9 /.8/.

.3 9039.2.3 23.2032-:.84-05072.3203079-. 3..2.3.3.503.  2:42:3.7.3503/0.2..-.9.503/0.3:2.3 ..3320.7:/423.890.3/.9.3/.7.220302-.3.880-.2.342:3.9.709.203::7503.943889:/08 907/.9:...8.703.3 2025079:.:39:202.9:0.3.9:0./.3-..3.9.0391.3..91 20214:8..44  %047320214:8.35..3:39:9::.3 -..3/.78:.3508.302:..3/.3/.2-::3.2.9.-.9.:/:./.8 03:7:94380/..7.503/0.-0.:5:3 /.70.7:8:.:/80-:980-./5079:. 9047 9047/.2.342:3.9 503933..918.-.%0574.3/.5.9.93.8.8207:5.3.3.503/0.91/..9: 1034203.503/0.7/.9. 3./2.9.3:8.2094/448202-..9.32:42:3..3 8.304120.92:.3-07-0/.3.. .5./.2203.7.3 574/:.3 42:3./.$.3:.3.33..3/907.35.9.7.9.399.2.7:8.8.8 0.2.9 2.0888.3.9.3:.3/.574808 9..3.7: 503.9.32: 42:3./.3/.3.  .91-07:8..44  7.33.7.220302-.2.33   7.3/..3.422:3.880.8.7. 50304254./.73./.2. ..39079039:  /.320314:8.010919.3.389.7.59.94394...3/..3..9080249.35.   ./.9:503/0.203.9.8.35.7.33.3 4-09.5.285081.8502094/4488079..399.72:848.:7..8.3/0. 042542./.7.:/80-:980-.//:.9/:.2.  802039.3 20339075709.:2.3.342:3./.33  0/:.502.7.-0/03.59.3/.20214:8./.38:.8 .320214:8.3.89..943.2/.2..3-07-0/.3:9.8:.3:. 3974/:.8.3 508./:..3./.3/.8.9:  7.91 !03/0.324/0 24/0.2:3/03.8.3:.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->