RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Persamaan Gerak
Kelas/ Program : XI / IPA
Semester : 1 ( satu )
Waktu : 4 x 45 menit

A. Standar Kompetensi :
1. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik
B. Kompetensi Dasar :
1.1 Menganalisis gerak lurus, gerak melingkar dan gerak parabola dengan menggunakan vektor
C. Indikator :
1. Menjelaskan perpaduan GLB dengan GLB
2. Menganalisis besaran perpindahan,kecepatan dan percepatan pada perpaduan gerak lurus dengan
menggunakan vektor
3. Menganalisis besaran kecepatan dan percepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vektor
4. Menganalisis besaran perpindahan, kecepatan, dan percepatan pada gerak parabola dengan menggunakan
vektor
5. Menganalisis energi kinetik dan energi potensial pada gerak parabola
6. Menganalisis vektor percepatan tangensial dan percepatan sentripetal pada gerak melingkar
7. Mengkorelasikan percepatan tangensial dan percepatan sentripetal
8. Menganalisis besaran perpindahan, kecepatan dan percepatan pada perpaduan gerak lurus dengan
menggunakan vektor
9. Menganalisis besaran kecepatan dan percepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vektor
10. Menganalisis besaran perpindahan dan kecepatan pada gerak parabola dengan menggunakan vektor
11. Menganalisis vektor percepatan tangensial dan percepatan sentripetal pada gerak melingkar

D. Tujuan Pembelajaran :
Setelah melakukan kegiatan belajar mengajar diharapkan siswa dapat
1. Menjelaskan perpaduan GLB dengan GLB
2. Menganalisis besaran perpindahan,kecepatan dan percepatan pada perpaduan gerak lurus dengan
menggunakan vektor
3. Menganalisis besaran kecepatan dan percepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vektor
4. Menganalisis besaran perpindahan, kecepatan, dan percepatan pada gerak parabola dengan menggunakan
vektor
5. Menganalisis energi kinetik dan energi potensial pada gerak parabola
6. Menganalisis vektor percepatan tangensial dan percepatan sentripetal pada gerak melingkar
7. Mengkorelasikan percepatan tangensial dan percepatan sentripetal
8. Menganalisis besaran perpindahan, kecepatan dan percepatan pada perpaduan gerak lurus dengan
menggunakan vektor
9. Menganalisis besaran kecepatan dan percepatan pada gerak melingkar dengan menggunakan vektor
10. Menganalisis besaran perpindahan dan kecepatan pada gerak parabola dengan menggunakan vektor
11. Menganalisis vektor percepatan tangensial dan percepatan sentripetal pada gerak melingkar
E. Materi Pembelajaran :
Terlampir
F. Metode Pembelajaran :
1. Diskusi informasi
2. Penugasan
3. Tes tertulis
G. Langkah – langkah Pembelajaran :
Pertemuan 1 :
Kegiatan awal :
- Pengelolaan kelas
- Apersepsi ( prasyarat )
- Motivasi
Kegiatan Inti,
- Informasi tentang Vektor satuan dalam bidang yang berkaitan dengan fisika
- Informasi bahwa posisi dinyatakan dengan persamaan r = xi + yj
- Menentukan nilai komponen kecepatan sesaat dari kemiringan grafik komponen r, v, st
- Menginterpretasikan kecepatan sesaat sebagai turunan fungsi posisi
- Menurunkan Kecepatan sesaat sebagai turunan fungsi posisi
- Mendiskusikan cara menentukan Posisi dari fungsi kecepatan
- Menentukan nilai komponen percepatan sesaat dari kemiringan komponen frafik v-t

- Menurunkan rumusan percepatan gerak pada bidang.
- Diskusi informasi tentang kecepatan dari grafik fungsi perrcepatan vs t dalam bentuk integral
V = v
0
+
í
t
0
dt t a ) (
Kegiatan Akhir :
- Merangkum
- Mengadakan tes
- Tindak lanjut : perbaikan, pengayaan, soal-soal Penugasan,
- Penutup
Pertemuan 2 :
Kegiatan awal :
- Pengelolaan kelas
- Apersepsi ( prasyarat )
- Motivasi
Kegiatan Inti,
- Informasi tentang Vektor satuan dalam bidang yang berkaitan dengan fisika
- Informasi bahwa posisi dinyatakan dengan persamaan r = xi + yj
- Menentukan nilai komponen kecepatan sesaat dari kemiringan grafik komponen r, v, s t.
- Menginterpretasikan kecepatan sesaat sebagai turunan fungsi posisi
Kegiatan Akhir :
- Merangkum
- Mengadakan tes
- Tindak lanjut : perbaikan, pengayaan.
- soal-soal Penugasan,
- Penutup
H. Sumber / bahan / alat :
1. Sumber: Buku Fisika yang relevan (Mekanika)
2. Bahan: bahan presentasi, lembar kerja
3. Alat: alat-alat praktikum gerak melingkar dan gerak parábola.
I. Penilaian dan Tindak Lanjut :
1. Tugas individu, tugas kelompok, tes lisan, tugas rumah, kuis, ulangan harian.
2. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih
3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 %
4. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %
5. Contoh Instrumen Terlampir
J. Sumber Bacaan
1. Sri Handayani (2009), Fisika XI, Jakarta : BSE.
2. Sunardi (2008), Fisika XI Bilingual, Jakarta: Yrama Widya.
3. Bob Foster (1999), Fisika Jilid I, Jakarta : Erlangga.
4. Marthen Kanginan, Fisika I. Jakarta : Erlangga.
5. Supono, dkk (1976). Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka.


Mengetahui, Rembang, Juli 2010
Kepala SMA N 1 Rembang, Guru Mapel,




Drs. Setiya Purwoko Sukarno, S.Pd, M.PFis
NIP 196 303281988031003 NIP197001081994121002

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Grafitasi Newton
Kelas/ Program : XI / IPA
Semester : 1 ( satu )
Waktu : 2 x 45 menit

A. Standar Kompetensi :
1. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik
B. Kompetensi Dasar :
1.2. Menganalisis keteraturan gerak planet dalam tatasurya berdasarkan hukum-hukum Newton .
C. Indikator :
1. Menganalisis hubungan antara gaya gravitasi dengan massa benda dan jaraknya
2. Menghitung resultan gaya gravitasi pada benda titik dalam suatu sistem
3. Membandingkan percepatan gravitasi dan kuat medan gravitasi pada kedudukan yang berbeda
4. Menganalisis gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum Keppler
D. Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat menganalisis hubungan antara gaya gravitasi dengan massa benda dan jaraknya
2. Siswa dapat menghitung resultan gaya gravitasi pada benda titik dalam suatu sistem
3. Siswa dapat membandingkan percepatan gravitasi dan kuat medan gravitasi pada kedudukan yang berbeda
4. Siswa dapat menganalisis gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum Keppler
E. Materi Pembelajaran :
Terlampir
F. Metode Pembelajaran :
1. Diskusi informasi
2. Penugasan
3. Tes tertulis
G. Langkah – langkah Pembelajaran :
Pertemuan ke – 1
Kegiatan Awal
Siswa mengingat kembali dan mendefinisikan tentang hukum I Newton, hukum II Newton dan hukum III
Newton.
Kegiatan Inti
- Siswa memahami bunyi hukum Newton tentang gravitasi
- Siswa menurunkan persamaan tentang gaya gravitasi Newton yang bekerja pada 2 buah benda
- Siswa menghitung besar gaya gravitasi pada 2 buah benda
Kegiatan Akhir
- Guru menyimpulkan tentang hubungan antara gaya gravitasi dengan massa benda dan jaraknya
- Guru memberi tugas tentang besar gaya gravitasi pada 2 buah benda
Pertemuan ke – 2
Kegiatan Awal
siswa mengingat kembali hukum Newton tentang gravitasi
Kegiatan Inti
- Siswa berdiskusi tentang resultante gaya gravitasi Newton pada benda / titik yang terletak pada satu garis
lurus
- Siswa menyelesaikan soal tentang resultante gaya gravitasi
- Siswa berdiskusi tentang resultante gaya gravitasi Newton apabila 3 buah benda saling membentuk sudut
- Siswa menyelesaikan soal tentang gaya gravitasi newon
- Siswa berdiskusi tentang gaya gravitasi apabila 4 buah benda diletakkan di sudut-sudut bujur sangkar
- Siswa menyelesaikan soal-soal tentang gaya gravitasi Newton
Kegiatan Akhir
- Guru menyimpulkan
- Guru memberi tugas
Pertemuan ke – 3
Kegaitan Awal
Siswa mengingat kembali tentang hukum Newton tentang gravitasi
Kegiatan Inti
- Siswa berdiskusi tentang kuat medan gravitasi
- Siswa menurunkan persamaan tentang kuat medan gravitasi
- Siswa menyelesaikan soal tentang resultante kuat medan gravitasi di suatu titik apabila 2 benda terletak
pada satu garis lurus.
- Siswa menyelesaikan soal tentang resultante kuat medan gravitasi di suatu titik apabila titik tersebut dan
benda saling membentuk sudut tertentu.
Kegiatan Akhir

Guru memberi kesimpulan dan tugas
Pertemuan ke – 4
Kegiatan Awal :
Siswa berdiskusi massa dan berat benda apabila benda berada di 2 tempat yang berbeda ketinggiannya dari
permukaan bumi
Kegiatan Inti
- Siswa menurunkan persamaan percepatan gravitasi secara umum
- Siswa menurunkan persamaan perbandingan gravitasi benda yang berbeda ketinggiannya di atas
permukaan bumi
- Siswa menghitung percepatan gravitasi benda yang berada pada ketinggian tersebut di atas permukaan
bumi
Kegiatan Akhir
Guru memberi kesimpulan dan tugas
Pertemuan ke – 5
Kegiatan Awal :
Siswa mengingat kembali periode planet bumi
Kegiatan Inti :
- Siswa berdiskusi tentang hukum I Keppler, hukum II Keppler dan hukum III Keppler.
- Siswa mendapat informasi tentang hukum III Keppler dan pemanfaatannya
- Siswa menyelesaikan masalah tentang hokum III Keppler
H. Sumber / bahan / alat :
1. Sumber: Buku Fisika yang relevan (Mekanika)
2. Bahan: bahan presentasi, lembar kerja
3. Alat: media presentasi,
I. Penilaian dan Tindak Lanjut :
1. Tugas individu, tugas kelompok, tes lisan, tugas rumah, kuis, ulangan harian.
2. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih
3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 %
4. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %
5. Contoh Instrumen Terlampir
J. Sumber Bacaan :
1. Sri Handayani (2009), Fisika XI, Jakarta : BSE.
2. Sunardi (2008), Fisika XI Bilingual, Jakarta: Yrama Widya.
3. Bob Foster (1999), Fisika Jilid I, Jakarta : Erlangga.
4. Marthen Kanginan, Fisika I. Jakarta : Erlangga.
5. Supono, dkk (1976). Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka.

Mengetahui, Rembang, Juli 2010
Kepala SMA N 1 Rembang, Guru Mapel,



Drs. Setiya Purwoko Sukarno, S.Pd, M.PFis
NIP 196 303281988031003 NIP197001081994121002

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Elastisitas
Kelas/ Program : XI / IPA
Semester : 1 ( satu )
Waktu : 4 x 45 menit

A. Standar Kompetensi :
1. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik
B. Kompetensi Dasar :
1.3. Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan .
C. Indikator :
1. Mendeskripsikan karakteristik gaya pada benda elastis berdasarkan data percobaan (grafik)
2. Mengidentifikasi modulus elastisitas dan konstanta gaya
3. Membandingkan tetapan gaya berdasarkan data pengamatan
4. Menganalisis susunan pegas seri dan paralel
D. Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat mendeskripsikan karakteristik gaya pada benda elastis berdasarkan data percobaan (grafik)
2. Siswa dapat mengidentifikasi modulus elastisitas dan konstanta gaya
3. Siswa dapat membandingkan tetapan gaya berdasarkan data pengamatan
4. Siswa dapat menganalisis susunan pegas seri dan paralel
E. Materi Pembelajaran :
Terlampir
F. Metode Pembelajaran :
1. Diskusi informasi
2. Penugasan
3. Tes tertulis
G. Langkah – langkah Pembelajaran :
Pertemuan ke – 1
Kegiatan Awal
Motivasi : Siswa mengingat tentang sifat elastis bahan
Siswa mengingat tentang Hukum Hooke.
Kegiatan Inti
- Siswa dibagi menjadi 8 kelompok
- Siswa melakukan percobaan untuk menentukan besar simpangan, amplitude, periode, frekuensi
- Siswa berdiskusi tentang hasil percobaan
- Siswa mempresentasikan hasil percobaan
Kegiatan Akhir
- Guru memberi kesimpulan dan penekanan bagian-bagian yang essensial
Pertemuan ke – 2
Kegiatan Awal
Siswa mengingat kembali getaran
Kegiatan Inti
- Siswa dibagi menjadi 8 kelompok
- Siswa melakukan percobaan untuk memperoleh hubungan antara periode, getaran dengan massa beban
- Siswa mendiskusikan hasil pengamatan dan membuat laporan
Kegiatan Akhir
- Guru menyimpulkan hubungan natara periode getaran dengan massa beban
Pertemuan ke – 3
Kegiatan Awal
Motivasi : Siswa mengingat kenbali tentang getaran
Kegiatan Inti
- Siswa mendapat informasi tentang persamaan simpangan
- Setiap mengingat kembali tentang
- Siswa menurunkan persamaan kecepatan dari persamaan simpangan
- Siswa menurunkan persamaan percepatan dari persamaan kecepatan
- Siswa menyelesaikan masalah tentang simpangan, kecepatan dan percepatan
Kegiatan Akhir
- Guru memberi kesimpulan dan memberi tugas
Pertemuan ke – 4
Kegiatan Awal
Motivasi : Siswa mengingat kembali tentang simpangan, kecepatan dan percepatan
Kegiatan Inti
- Siswa mendapat informasi tentang sudut fase, fase getar dan beda fase getar

- Siswa menuliskan sudut fase, fase getar dan beda fase secara matematis
- Siswa berdiskusi untuk menyelesaikan masalah sudut fase, fase dan beda fase
Kegiatan Akhir
- Guru memberi tugas rumah
1. Melakukan percobaan untuk mengidentifikasi sifat benda elastis
2. Memformulasikan konsep gaya pegas, modulus elastisitas, tetapan gaya, dan energi potensial pegas melalui
diskusi kelas
3. Menganalisis penerapan susunan pegas seri atau paralel dalam kehidupan (misalnya: sock breker, spring
bad, peralatan fitness, dan lain-lain)
4. Menganalisis penerapan konsep pegas dan prinsip hukum Hooke dalam diskusi pemecahan masalah
H. Sumber / bahan / alat :
1. Sumber: Buku Fisika yang relevan (Mekanika)
2. Bahan: bahan presentasi, lembar kerja, data hasil percobaan
3. Alat: media presentasi, statif, beban gantung, mistar, dan pegas
I. Penilaian dan Tindak Lanjut :
1. Tugas individu, tugas kelompok, tes lisan, tugas rumah, kuis, ulangan harian.
2. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih
3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 %
4. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %
5. Contoh Instrumen terlampir
J. Sumber Bacaan :
1. Sri Handayani (2009), Fisika XI, Jakarta : BSE.
2. Sunardi (2008), Fisika XI Bilingual, Jakarta: Yrama Widya.
3. Bob Foster (1999), Fisika Jilid I, Jakarta : Erlangga.
4. Marthen Kanginan, Fisika I. Jakarta : Erlangga.
5. Supono, dkk (1976). Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka.

Mengetahui, Rembang, Juli 2010
Kepala SMA N 1 Rembang, Guru Mapel,




Drs. Setiya Purwoko Sukarno, S.Pd, M.PFis
NIP 196 303281988031003 NIP197001081994121002

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Getaran Harmonik
Kelas/ Program : XI / IPA
Semester : 1 ( satu )
Waktu : 6 x 45 menit

A. Standar Kompetensi :
1. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik
B. Kompetensi Dasar :
1.4. Menganalisis hubungan antara gaya dan gerak getaran .
C. Indikator :
1. Melakukan percobaan untuk mengidentifikasi karakteristik gerak getaran pada pegas (simpangan,
amplitudo, periode, dan lain-lain) secara berkelompok
2. Memformulasikan hubungan antara simpangan, kecepatan, percepatan, dan gaya pada gerak getaran
melalui diskusi kelas
3. Menganalisis penerapan konsep dan prinsip pada getaran melalui diskusi pemecahan masalah
D. Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat melakukan percobaan untuk mengidentifikasi karakteristik gerak getaran pada pegas
(simpangan, amplitudo, periode, dan lain-lain) secara berkelompok
2. Siswa dapat memformulasikan hubungan antara simpangan, kecepatan, percepatan, dan gaya pada gerak
getaran melalui diskusi kelas
3. Siswa dapat menganalisis penerapan konsep dan prinsip pada getaran melalui diskusi pemecahan masalah
E. Materi Pembelajaran :
Terlampir
F. Metode Pembelajaran :
1. Diskusi informasi
2. Penugasan
3. Tes tertulis
G. Langkah – langkah Pembelajaran :
Pertemuan ke – 1
Kegiatan Awal
Motivasi : Memberi pertanyaan pada sisa jika kita mendorong dinding dengan gaya tertentu dinding tetap diam ,
sementara saat kita mendorong kursi dengan gaya yang sama kursi akan bergerak , Bagaimana
perbandingan usaha yang dilakukan siswa ?
Kegiatan Inti
- Siswa mendapat informasi tentang konsep usaha
- Siswa mendiskripsikan hubungan antara usaha, gaya dan perpindahan
- Siswa menentukan besar usaha oleh berbagai gaya
Kegiatan Akhir
- Guru memberi kesimpulan dan penekanan bagian-bagian yang essensial
- Guru memberi tugas
Pertemuan ke – 2
Kegiatan Awal
Siswa mengingat kembali tentang gaya grafitasi
Kegiatan Inti
- Siswa mengamati demonstrasi tentang energi potensial dengan berbagai lintasan
- Siswa mendiskusikan hasil demonstrasi
- Siswa memperoleh informasi tentang energi potensial grafitasi
- Siswa memperoleh informasi tentang energi potensial pegas
- Siswa memperoleh informasi tentang energi kinetic
- Siswa menyelesaikan masalah tentang energipotensial grafitasi, Ep pegas dan Ek
Kegiatan Akhir
- Guru menyimpulkan dan memberi tugas rumah
Pertemuan ke – 3
Kegiatan Awal
Motivasi : Gerak pemain ski di atas permukaan bersalju pada umumnya memanfaatkan proses perubahan Ep
menjadi Ek
Kegiatan Inti
- Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang hubungan antara usaha dan Ek
- Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang hubungan antara usaha dan Ep
- Siswa berdiskusi tentang bentuk hokum kekekalan energi mekanik
- Siswa menyelesaikan masalah tentang usaha yang berhubungan dengan Ek dan Ep
- Sisa menyelesaikan masalah tentang Hukum kekekalan Energi Mekanik

Kegiatan Akhir
- Guru memberi kesimpulan dan memberi tugas

1. Melakukan percobaan untuk mengidentifikasi karakteristik gerak getaran pada pegas (simpangan,
amplitudo, periode, dan lain-lain) secara berkelompok
2. Memformulasikan hubungan antara simpangan, kecepatan, percepatan, dan gaya pada gerak getaran
melalui diskusi kelas
3. Menganalisis penerapan konsep dan prinsip pada getaran melalui diskusi pemecahan masalah
H. Sumber / bahan / alat :
1. Sumber: Buku Fisika yang relevan (Mekanika)
2. Bahan: bahan presentasi, lembar kerja, data hasil percobaan, bahan presentasi
3. Alat: media presentasi, statif, beban gantung, stopwatch, pegas dan media presentasi
I. Penilaian dan Tindak Lanjut :
1. Tugas individu, tugas kelompok, tes lisan, tugas rumah, kuis, ulangan harian.
2. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih
3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 %
4. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %
5. Contoh Instrumen Terlampir
J. Sumber Bacaan :
1. Sri Handayani (2009), Fisika XI, Jakarta : BSE.
2. Sunardi (2008), Fisika XI Bilingual, Jakarta: Yrama Widya.
3. Bob Foster (1999), Fisika Jilid I, Jakarta : Erlangga.
4. Marthen Kanginan, Fisika I. Jakarta : Erlangga.
5. Supono, dkk (1976). Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka.

Mengetahui, Rembang, Juli 2010
Kepala SMA N 1 Rembang, Guru Mapel,




Drs. Setiya Purwoko Sukarno, S.Pd, M.PFis
NIP 196303281988031003 NIP197001081994121002

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Usaha dan Energi
Kelas/ Program : XI / IPA
Semester : 1 ( satu )
Waktu : 8 x 45 menit

A. Standar Kompetensi :
1. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik
B. Kompetensi Dasar :
1.5. Menganalisis hubungan antara usaha , perubahan energi dengan hukum kekekalan energi mekanik .
C. Indikator :
1. Mendeskripsikan hubungan antara usaha, gaya, dan perpindahan
2. Menghitung besar energi potensial (gravitasi dan pegas) dan energi kinetik
3. Menganalisis hubungan antara usaha dan energi kinetik
4. Menganalisis hubungan antara usaha dengan energi potensial
5. Merumuskan bentuk hukum kekekalan energi mekanik
D. Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat mendeskripsikan hubungan antara usaha, gaya, dan perpindahan
2. Siswa dapat menghitung besar energi potensial (gravitasi dan pegas) dan energi kinetik
3. Siswa dapat menganalisis hubungan antara usaha dan energi kinetik
4. Siswa dapat menganalisis hubungan antara usaha dengan energi potensial
5. Siswa dapat merumuskan bentuk hukum kekekalan energi mekanik
E. Materi Pembelajaran :
Terlampir
F. Metode Pembelajaran :
1. Diskusi informasi
2. Penugasan
3. Tes tertulis
G. Langkah – langkah Pembelajaran :
Pertemuan ke – 1
Kegiatan Awal
Motivasi : Memberi pertanyaan pada sisa jika kita mendorong dinding dengan gaya tertentu dinding tetap diam ,
sementara saat kita mendorong kursi dengan gaya yang sama kursi akan bergerak , Bagaimana
perbandingan usaha yang dilakukan siswa ?
Kegiatan Inti
- Siswa mendapat informasi tentang konsep usaha
- Siswa mendiskripsikan hubungan antara usaha, gaya dan perpindahan
- Siswa menentukan besar usaha oleh berbagai gaya
Kegiatan Akhir
- Guru memberi kesimpulan dan penekanan bagian-bagian yang essensial
- Guru memberi tugas
Pertemuan ke – 2
Kegiatan Awal
Siswa mengingat kembali tentang gaya grafitasi
Kegiatan Inti
- Siswa mengamati demonstrasi tentang energi potensial dengan berbagai lintasan
- Siswa mendiskusikan hasil demonstrasi
- Siswa memperoleh informasi tentang energi potensial grafitasi
- Siswa memperoleh informasi tentang energi potensial pegas
- Siswa memperoleh informasi tentang energi kinetic
- Siswa menyelesaikan masalah tentang energipotensial grafitasi, Ep pegas dan Ek
Kegiatan Akhir
- Guru menyimpulkan dan memberi tugas rumah
Pertemuan ke – 3
Kegiatan Awal

Motivasi : Gerak pemain ski di atas permukaan bersalju pada umumnya memanfaatkan proses perubahan Ep
menjadi Ek
Kegiatan Inti
- Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang hubungan antara usaha dan Ek
- Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang hubungan antara usaha dan Ep
- Siswa berdiskusi tentang bentuk hokum kekekalan energi mekanik
- Siswa menyelesaikan masalah tentang usaha yang berhubungan dengan Ek dan Ep
- Sisa menyelesaikan masalah tentang Hukum kekekalan Energi Mekanik
Kegiatan Akhir
- Guru memberi kesimpulan dan memberi tugas
H. Sumber / bahan / alat :
1. Sumber: Buku Fisika yang relevan
2. Bahan: lembar kerja, hasil laporan siswa, bahan presentasi
3. Alat: media presentasi
I. Penilaian dan Tindak Lanjut :
1. Tugas individu, tugas kelompok, tes lisan, tugas rumah, kuis, ulangan harian.
2. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih
3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 %
4. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %
5. Contoh Instrumen terlampir
J. Sumber Bacaan :
1. Sri Handayani (2009), Fisika XI, Jakarta : BSE.
2. Sunardi (2008), Fisika XI Bilingual, Jakarta: Yrama Widya.
3. Bob Foster (1999), Fisika Jilid I, Jakarta : Erlangga.
4. Marthen Kanginan, Fisika I. Jakarta : Erlangga.
5. Supono, dkk (1976). Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka.

Mengetahui, Rembang, Juli 2010
Kepala SMA N 1 Rembang, Guru Mapel,




Drs. Setiya Purwoko Sukarno, S.Pd, M.PFis
NIP 196303281988031003 NIP197001081994121002

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Hukum Kekekalan Energi
Kelas/ Program : XI / IPA
Semester : 1 ( satu )
Waktu : 4 x 45 menit

A. Standar Kompetensi :
1. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik

B. Kompetensi Dasar :
1.6. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik untuk menganalisis gerak dalam kehidupan sehari – hari
C. Indikator :
1. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak misalnya gerak jatuh bebas, gerak parabola dan
gerak harmonik sederhana
2. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak dalam bidang miring
3. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak benda pada bidang lingkaran
4. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak satelit
5. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak getaran
D. Tujuan Pembelajaran :
1. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak misalnya gerak jatuh bebas, gerak parabola dan
gerak harmonik sederhana
2. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak dalam bidang miring
3. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak benda pada bidang lingkaran
4. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak satelit
5. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak getaran
E. Materi Pembelajaran :
Terlampir
F. Metode Pembelajaran :
1. Diskusi informasi
2. Penugasan
3. Tes tertulis
G. Langkah – langkah Pembelajaran :
Pertemuan ke – 1
Kegiatan Awal
Motivasi : Memberi pertanyaan pada sisa jika kita mendorong dinding dengan gaya tertentu dinding tetap diam ,
sementara saat kita mendorong kursi dengan gaya yang sama kursi akan bergerak , Bagaimana
perbandingan usaha yang dilakukan siswa ?
Kegiatan Inti
- Siswa mendapat informasi tentang konsep usaha
- Siswa mendiskripsikan hubungan antara usaha, gaya dan perpindahan
- Siswa menentukan besar usaha oleh berbagai gaya
Kegiatan Akhir
- Guru memberi kesimpulan dan penekanan bagian-bagian yang essensial
- Guru memberi tugas
Pertemuan ke – 2
Kegiatan Awal
Siswa mengingat kembali tentang gaya grafitasi
Kegiatan Inti
- Siswa mengamati demonstrasi tentang energi potensial dengan berbagai lintasan
- Siswa mendiskusikan hasil demonstrasi
- Siswa memperoleh informasi tentang energi potensial grafitasi
- Siswa memperoleh informasi tentang energi potensial pegas
- Siswa memperoleh informasi tentang energi kinetic
- Siswa menyelesaikan masalah tentang energipotensial grafitasi, Ep pegas dan Ek
Kegiatan Akhir
- Guru menyimpulkan dan memberi tugas rumah
Pertemuan ke – 3
Kegiatan Awal
Motivasi : Gerak pemain ski di atas permukaan bersalju pada umumnya memanfaatkan proses perubahan Ep
menjadi Ek
Kegiatan Inti
- Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang hubungan antara usaha dan Ek
- Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang hubungan antara usaha dan Ep

- Siswa berdiskusi tentang bentuk hokum kekekalan energi mekanik
- Siswa menyelesaikan masalah tentang usaha yang berhubungan dengan Ek dan Ep
- Sisa menyelesaikan masalah tentang Hukum kekekalan Energi Mekanik
Kegiatan Akhir
- Guru memberi kesimpulan dan memberi tugas
H. Langkah – langkah Pembelajaran :
1. Menyelidiki berlakunya hukum kekekalan energi mekanik pada gerak jatuh bebas, parabola dan gerak
harmonik sederhana
2. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah gerak jatuh bebas, gerak
bidang miring, gerak dalam bidang lingkaran, gerak planet/satelit, dan gerak getaran secara berkelompok
I. Sumber / bahan / alat :
1. Sumber: Buku Fisika yang relevan
2. Bahan: lembar masalah, hasil kerja siswa, bahan presentasi
3. Alat: media presentasi
J. Penilaian dan Tindak Lanjut :
1. Tugas individu, tugas kelompok, tes lisan, tugas rumah, kuis, ulangan harian.
2. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih
3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 %
4. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %
5. Contoh instrumen terlampir
K. Sumber Bacaan :
1. Sri Handayani (2009), Fisika XI, Jakarta : BSE.
2. Sunardi (2008), Fisika XI Bilingual, Jakarta: Yrama Widya.
3. Bob Foster (1999), Fisika Jilid I, Jakarta : Erlangga.
4. Marthen Kanginan, Fisika I. Jakarta : Erlangga.
5. Supono, dkk (1976). Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka.


Mengetahui, Rembang, Juli 2010
Kepala SMA N 1 Rembang, Guru Mapel,



Drs. Setiya Purwoko Sukarno, S.Pd, M.PFis
NIP 196303281988031003 NIP197001081994121002

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Impuls dan Momentum
Kelas/ Program : XI / IPA
Semester : 1 ( satu )
Waktu : 6 x 45 menit
A. Standar Kompetensi :
1. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik
B. Kompetensi Dasar :
1.7. Menunjukan hubungan antara konsep impuls dan momentum untuk menyelesaikan masalah .
C. Indikator :
1. Memformulasikan konsep impuls dan momentum, keterkaitan antar keduanya, serta aplikasinya dalam
kehidupan (misalnya roket)
2. Merumuskan hukum kekekalan momentum untuk sistem tanpa gaya luar
3. Mengintegrasikan hukum kekekalan energi dan kekekalan momentum untuk berbagai peristiwa tumbukan
D. Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat memformulasikan konsep impuls dan momentum, keterkaitan antar keduanya, serta
aplikasinya dalam kehidupan (misalnya roket)
2. Siswa dapat merumuskan hukum kekekalan momentum untuk sistem tanpa gaya luar
3. Siswa dapat mengintegrasikan hukum kekekalan energi dan kekekalan momentum untuk berbagai peristiwa
tumbukan
E. Materi Pembelajaran :
Terlampir
F. Metode Pembelajaran :
1. Praktik
2. Diskusi informasi
3. Penugasan
4. Tes tertulis
G. Langkah – langkah Pembelajaran :
1. Mendiskusikan konsep momentum, impuls, hubungan antara impuls dan momentum dalam diskusi kelas
2. Melakukan percobaan hukum kekekalan momentum
3. Menganalisis pemecahan masalah tumbukan dengan menggunakan hukum kekekalan momentum
Pertemuan 1 :
Kegiatan Awal :
- Pengelolaan kelas
- Apersepsi ( prasyarat pengetahuan dasar/penunjang )
- Motivasi : Contoh benda yang bergerak ( mengalami momentum )
Kegiatan Inti,
Diskusi informasi tentang
1. Persamaan impuls I = F.∆t
2. Persamaan momentum P = m.V
3. Hubungan antara impuls dan momentum I = m.∆V
Kegiatan Akhir :
- Meresume
- Mengadakan tes
- Tindak lanjut : perbaikan, pengayaan.
- Soal-soal Penugasan
- Penutup
Pertemuan 2 :
Kegiatan Awal :
- Pengelolaan kelas
- Apersepsi ( prasyarat pengetahuan dasar/penunjang )
- Motivasi :
Contoh tumbukan pada benda yang bergerak ( mengalami momentum )
Kegiatan Inti,
Diskusi Informasi :
- Pengertian tumbukan lenting sempurna
- Pengertian tumbukan lenting sebagian
- Perbedaan tumbukan tidak lenting sempurna
Kegiatan Akhir :
- Praktik
- Mengadakan tes
- Tindak lanjut : perbaikan, pengayaan.
- Soal-soal Penugasan

- Penutup
Pertemuan ke – 1
Kegiatan Awal
Motivasi : Siswa mengingat kembali tentang hukum Newton
Kegiatan Inti
- Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang impuls, momentum dan hubungan antara impuls
dan momentum
- Siswa dapat menyelesaikan masalah tentang impuls dan momentum
Kegiatan Akhir
- Guru memberi kesimpulan dan penekanan bagian-bagian yang essensial
- Guru memberi tugas
Pertemuan ke – 2
Kegiatan Awal
Siswa mengingat kembali tentang impuls dan momentum
Kegiatan Inti
- Siswa dibagi menjadi 3 kelompok
- Siswa melakukan percobaan untuk menyelidiki hokum kekekalan momentum dengan menggunakann tiker
timer dan dua kereta dinamik
- Siswa mendiskusikan hasil percobaan
- Siswa melaporkan hasil percobaan
Kegiatan Akhir
- Guru menyimpulkan dan memberi tugas rumah
Pertemuan ke – 3
Kegiatan Awal
Motivasi : Siswa mengingat kembali tentang hokum kekekalan energi dan kekekalan momentum
Kegiatan Inti
- Siswa berdiskusi tentang tumbukan
- Siswa mendapat informasi tentang tumbukan lenting sempurna, tidak lenting sama sekali dan lenting
sebagian
- Siswa dapat menyelesaikan masalah tumbukan
Kegiatan Akhir
- Guru memberi kesimpulan dan memberi tugas
Pertemuan ke – 4
Kegiatan Awal
Siswa mengingat kembali tentang impuls dan momentum
Kegiatan Inti
- Siswa mendapat informasi tentang keterkaitan antara impuls dan momentum dengan prinsip kerja roket
- Siswa berdiskusi tentang prinsip kerja roket
- Siswa mendapat informasi tentang prinsip kerja roket yang berkaitan dengan impuls dan momentum
- Siswa dapat menyelesaikan soal tentang kerja roket
Kegiatan Akhir
- Guru menyimpulkan dan memberi tugas rumah
H. Sumber / bahan / alat :
1. Sumber: Buku Fisika yang relevan
2. Bahan: lembar kerja, hasil laporan siswa, bahan presentasi
3. Alat: kereta dinamik, papan luncur, tiker timer, media presentasi
I. Penilaian dan Tindak Lanjut :
1. Tugas individu, tugas kelompok, tes lisan, tugas rumah, kuis, ulangan harian.
2. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih
3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 %
4. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %
5. Contoh instrumen terlampir
J. Sumber Bacaan :
1. Sri Handayani (2009), Fisika XI, Jakarta : BSE.
2. Sunardi (2008), Fisika XI Bilingual, Jakarta: Yrama Widya.
3. Bob Foster (1999), Fisika Jilid I, Jakarta : Erlangga.
4. Marthen Kanginan, Fisika I. Jakarta : Erlangga.
5. Supono, dkk (1976). Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka.

Mengetahui, Rembang, Juli 2010
Kepala SMA N 1 Rembang, Guru Mapel,



Drs. Setiya Purwoko Sukarno, S.Pd, M.PFis
NIP 196303281988031003 NIP197001081994121002

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Keseimbangan Benda Tegar
Kelas/ Program : XI / IPA
Semester : 2 ( dua )
Waktu : 8 x 45 menit

A. Standar Kompetensi :
2. Menerapkan konsep dan prinsip mekanika klasik sistem kontinu dalam menyelesaikan masalah .
B. Kompetensi Dasar :
2.1. Memformulasikan hubungan antara konsep torsi, momentum sudut, dan momen inersia, berdasarkan
Hukum II Newton serta penerapannya dalam masalah benda tegar .
C. Indikator :
1. Memformulasikan pengaruh torsi pada sebuah benda dalam kaitannya dengan gerak rotasi benda tersebut
2. Mengungkap analogi hukum II Newton tentang gerak translasi dan gerak rotasi
3. Menggunakan konsep momen inersia untuk berbagai bentuk benda tegar
4. Memformulasikan hukum kekekalan momentum sudut pada gerak rotasi
5. Menerapkan konsep titik berat benda dalam kehidupan sehari-hari
D. Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat memformulasikan pengaruh torsi pada sebuah benda dalam kaitannya dengan gerak rotasi
benda tersebut
2. Siswa dapat mengungkap analogi hukum II Newton tentang gerak translasi dan gerak rotasi
3. Siswa dapat menggunakan konsep momen inersia untuk berbagai bentuk benda tegar
4. Siswa dapat memformulasikan hukum kekekalan momentum sudut pada gerak rotasi
5. Siswa dapat menerapkan konsep titik berat benda dalam kehidupan sehari-hari
E. Materi Pembelajaran :
Terlampir
F. Metode Pembelajaran :
- Diskusi informasi
- Penugasan
- Tes tertulis
G. Langkah – langkah Pembelajaran :
Pertemuan ke-1 : Momen Gaya (Torsi)
Kegiatan Awal :
1. Guru mengajukan pertanyaan : apa jenis gerak pintu saat dibuka atau ditutup?
2. Mana yang lebih ringan : jika tangan mendorong di ujung dekat handle pintu atau di tengah daun pintu?
Guru menyiapkan penggaris/mistar kayu 1 m, beberapa penumpu berbentuk segitiga, beberapa beban balok atau
anak timbangan. Kegiatan secara berkelompok atau bergantian.
Kegiatan Inti :
1. Guru mengarahkan siswa untuk melakukan pengamatan dengan menggunakan papan dan beban untuk
memahami momen gaya atau torsi. Siswa menggunakan berbagai variasi beban untuk mendapatkan
keseimbangan dan mencatat hasil pengamatan.
2. Setelah selesai kegiatan praktikum siswa mendiskusikan besaran yang berpengaruh untuk mendapatkan
keseimbangan pada percobaan tersebut.
3. Guru melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai hasil pengamatan dan diskusi siswa, serta
mengarahkan/menunjukkan kekurangan dari kesimpulan siswa.
4. Guru menjelaskan pengertian momen gaya : t = l x F
5. Guru menjelaskan arah momen gaya sebagai vector, memakai perkalian silang atau kaidah tangan kanan.
Guru memberi contoh soal untuk menentukan besar dan arah momen gaya.
Kegiatan Akhir :
Guru memberi tugas individu kepada siswa untuk mengerjakan soal berikut :
1. Pada gambar berikut tentukan resultan momen gaya jika pusat rotasinya di :
a. titik A
b. titik D

2. Lihat gambar :


Batang OP beratnya 20 N dan panjangnya 1,2 m pada ujung P diberi beban 2 kg dan ujung O dikaitkan pada
tembok memakai engsel. Agar batang tetap horisontal ujung P diikat tali yang dikaitkan di tembok.
Tentukan :
a. Momen gaya oleh berat batang terhadap titik O
b. Momen gaya oleh berat beban terhadap titik O
Tegangan Tali
Pertemuan ke-2 : Momen Inersia
Kegiatan Awal :
1. Guru menyiapkan beberapa model sistem untuk menunjukkan besaran momen kopel.
Dengan memakai gambar Guru mengajukan pertanyaan : apa pengaruh jika dua gaya sama besar dan
berlawanan arah bekerja pada sebuah benda tetapi bekerja pada titik tangkap yang tidak sama.
Kegiatan Inti :
1. Guru mendemonstrasikan peristiwa timbulnya momen kopel, serta menjelaskan/merumuskan besaran
momen kopel.
2. Guru memberi contoh soal dan penyelesaiannya agar pengertian momen kopel lebih dipahami siswa.
3. Guru mendefinisikan momen inersia dan merumuskan secara teoritis untuk berbagai bentuk benda tegar.
4. I = E m.r2 → sistem/benda dianggap berbentuk titik; I = í r2 dm → benda tidak berbentuk titik
5. Guru memberi contoh untuk menentukan momen inersia batang homogen yang diputar salah satu
ujungnya, memakai I = í r2 dm
Guru memberi informasi rumus momen inersia untuk benda berbentuk silinder pejal/berongga dan bola
pejal/berongga.
Kegiatan Akhir :
Guru memberi tugas kepada siswa untuk menentukan momen inersia batang homogen yang diputar dengan
sumbu putar tegak lurus batang dan terletak pada pusat massa, memakai I = í r
2
dm
Pertemuan ke-3 : Dinamika Rotasi
Kegiatan Awal :
1. Guru mengajukan pertanyaan kepada siswa : apa perbedaan antara momen gaya dan momen inersia?
2. Siswa diminta mengingat lagi rumus momen inersia batang homogen, benda berbentuk silinder
pejal/berongga dan bola pejal/berongga.
Kegiatan Inti :
1. Guru meminta siswa membuat tabel hubungan antara gerak translasi dan gerak rotasi seperti berikut :
Hubungan Gerak Translasi dengan Gerak Rotasi
Jarak s
Posisi Sudut u
S = u.R
Kecepatan v
Kecepatan Sudut e
v = e.R
Percepatan a
Percepatan Sudut o
a = o.R
massa m
Momen Inersia I = E m.r
2

Gaya EF = m.a
Momen Gaya t
Et = I .o
Energi Kinetik Ek = ½.m.v
2

Energi Kinetik Rotasi Ek = ½.I.e
2

Ek
total
= ½.( 1 + k ).m.v
2

Momentum p = m.v
Momentum Sudut L = I.e
L = r x p
L = m.v.r
L = m.r
2
e
2. Guru meminta salah satu siswa menulis di papan tulis hubungan yang dipakai untuk Hukum Kekekalan
Momentum pada gerak translasi.

3. Dengan memakai analogi Hukum Kekekalan Momentum pada gerak translasi, Guru meminta siswa yang
lain untuk menentukan hubungan Hukum Kekekalan Momentum Sudut.
4. Guru melengkapi/menyimpulkan pada Hukum Kekekalan Momentum Sudut berlaku hubungan:
L
1
= L
2

I.e
1
= I.e
2
Kegiatan Akhir :
Guru memberi soal pemakaian Hukum Kekekalan Momentum Sudut pada kopling kendaraan bermotor dan
penari balet.
Pertemuan ke-4 : Hukum Newton II pada Dinamika Rotasi
Kegiatan Awal :
1.Guru mempersiapkan sebuah katrol berupa silinder pejal dan dua beban yang digantung pada katrol memakai
tali. Seperti gambar berikut :

1. Guru menanyakan arah gerak dan percepatan benda jika katrol licin.
2. Kegiatan Inti :
Guru mendemonstrasikan untuk melihat arah perputaran katrol jika beban dilepaskan.
Guru mengajak siswa untuk menganalisa hubungan-hubungan berikut :
t
1
= F
1
x r = w
1
.R = m
1
.g.R
t
2
= F
2
x r = w
2
.R = m
2
.g.R
I = ½.M.R
2
→ katrol sebagai silinder pejal
a = o.R → o = (a/R)
Guru menanyakan arah momen gaya yang ditimbulkan oleh w
1
dan w
2.

Guru mengajak siswa memakai Hukum II Newton pada gerak rotasi untuk menentukan
percepatan linier sebagai berikut :
E t = I .o
t
2
÷ t
1
= ½.M.R
2
.(a/R)
m
2
.g.R ÷ m
1
.g.R = ½.M.R.a
m
2
.g ÷ m
1
.g = ½.M..a
( m
2
÷ m
1
).g = ½.M..a

2 1
2.(m m ).g
a
M
÷
=

Kegiatan Akhir :
Guru memberikan soal untuk katrol dengan satu beban.
Pertemuan ke-5 : Keseimbangan Benda Tegar
Kegiatan Awal :
1. Guru menyandarkan penggaris kayu/mistar pada tembok kelas dan menanyakan apakah penggaris
tersebut seimbang?
2. Guru bertanya apa syarat terjadinya keseimbangan?
Kegiatan Inti :
1. Guru menggambarkan sistem seperti berikut untuk menentukan syarat keseimbangan titik P.



2. Guru mengajak siswa memakai syarat keseimbangan titik : E F
x
= 0 dan E F
y
= 0 untuk menentukan
tegangan tali T.
3. Guru menambahkan syarat keseimbangan : E t = 0
4. Guru memberi contoh soal dan penyelesaian dengan memakai syarat keseimbangan : E F
x
= 0 , E F
y
= 0
dan E t = 0

Kegiatan Akhir :
Guru menutup pertemuan dengan memberikan soal keseimbangan batang yang bersandar pada tembok licin dan
bertumpu pada lantai kasar.
Pertemuan ke-6 : Titik Berat
Kegiatan Awal :
Guru menyuruh siswa dalam kelompok menyiapkan : karton, benang, statif, beban gantung, gunting/cutter
untuk melakukan praktikum menentukan titik berat.
Kegiatan Inti :
1. Guru menyuruh tiap kelompok untuk menggambar dan memotong 6 bentuk karton seperti berikut :

2. Siswa dalam kelompok menentukan letak titik berat dengan memakai bantuan benang, beban gantung,
statif dan penggaris.
3. Guru menginformasikan bahwa titik berat benda berbentuk bidang datar dapat ditentukan dengan memakai
hubungan :
1 1 2 2
o
1 2
A .x A .x ...
x
A A ...
± ±
=
± ±
dan
1 1 2 2
o
1 2
A .y A .y ...
y
A A ...
± ±
=
± ±

4. Guru menginformasikan pemakaian tanda (+) atau (÷) sesuai bentuk benda di atas.
5. Guru meminta siswa untuk menandai titik-titik koordinat pada karton yang sama, dan menghitung letak
titik berat dengan memakai hubungan di atas.
Kegiatan Akhir :
1. Guru meminta siswa untuk membandingkan letak titik berat yang diperoleh melalui percobaan dan melalui
perhitungan.
2. Guru memberi soal menentukan letak titik berat gabungan antara silinder pejal dan kerucut.
H. Sumber / bahan / alat :
1. Sumber: Buku Fisika yang relevan
2. Bahan: lembar kerja, hasil kerja siswa, bahan presentasi
3. Alat: kertas karton, neraca, statif, dan media presentasi
I. Penilaian dan Tindak Lanjut :
1. Tugas individu, tugas kelompok, tes lisan, tugas rumah, kuis, ulangan harian.
2. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih
3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 %
4. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %
5. Contoh instrumen terlampir
J. Sumber Bacaan :
1. Sri Handayani (2009), Fisika XI, Jakarta : BSE.
2. Sunardi (2008), Fisika XI Bilingual, Jakarta: Yrama Widya.
3. Bob Foster (1999), Fisika Jilid I, Jakarta : Erlangga.
4. Marthen Kanginan, Fisika I. Jakarta : Erlangga.
5. Supono, dkk (1976). Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka.

Mengetahui, Rembang, Juli 2010
Kepala SMA N 1 Rembang, Guru Mapel,




Drs. Setiya Purwoko Sukarno, S.Pd, M.PFis
NIP 196303281988031003 NIP197001081994121002

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Fluida
Kelas/ Program : XI / IPA
Semester : 2 ( dua )
Waktu : 8 x 45 menit

A. Standar Kompetensi :
2. Menerapkan konsep dan prinsip mekanika klasik sistem kontinu dalam menyelesaikan masalah .
B. Kompetensi Dasar :
1. Menganalisis hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statis dan dinamis serta penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari .
C. Indikator :
1. Memformulasikan hukum dasar fluida statik
2. Menerapkan hukum dasar fluida statik pada masalah fisika sehari-hari
3. Memformulasikan hukum dasar fluida dinamik
4. Menerapkan hukum dasar fluida dinamik pada masalah fisika sehari-hari
D. Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat memformulasikan hukum dasar fluida statik
2. Siswa dapat menerapkan hukum dasar fluida statik pada masalah fisika sehari-hari
3. Siswa dapat memformulasikan hukum dasar fluida dinamik
4. Siswa dapat menerapkan hukum dasar fluida dinamik pada
E. Materi Pembelajaran :
Terlampir
F. Metode Pembelajaran :
1. Diskusi informasi
2. Penugasan
3. Tes tertulis
G. Langkah – langkah Pembelajaran :
Pertemuan ke-1 dan 2.
Kegiatan Awal :

Mengingat kembali tentang tekanan dan Hukum Pascal .
Motivasi : Apa yang terjadi jika sebuah benda dimasukan kedalam wadah yang berisi air penuh ?
Kegiatan Inti :
1. Mendikusikan tentang tekanan Hidrosstatis.
2. Mengamati percobaan hukum Archimedes secara berkelompok.
3. Mendiskusikan dan menyimpulkan hasil pengamatan
4. Mendiskusikan penerapan hukum Archimedes dan hukum Pascal dalam kehidupan sehari hari
5. Mendemonstrasikan tegangan permukaan air.
6. Mendiskusikan tegangan permukaan pada air.
Guru memberikan latihan soal tentang fluida static
Kegiatan Akhir :
Kesimpulan hasil percobaan dan diskusi seluruh kelompok dan menyerahkan hasil kegiatan .
Evaluasi dan memberikan tugas
Pertemuan ke-3 dan 4.
Kegiatan Awal :
Mengingat tentang pengertian fluida statik.
Motivasi Bagaimana jika zat cair dialirkan dari penampang besar ke penampang lebih kecil .
Kegiatan Inti :
1. Mendiskusikan karakteristik fluida ideal,
2. Mendiskusikan azas kontinuitas serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
3. Mendemonstrasikan penerapan hukum Bernaulli.
4. Mendiskusikan azas Bernaulli serta penerapanya dalam kehidupan sehari-hari.
5. Guru memberikan latihan soal tentang fluida dinamik
Kegiatan Akhir :
1. Kesimpulan hasil percobaan dari seluruh kelompok dan menyerahkan hasil kegiatan .
2. Evaluasi dan memberikan tugas
H. Sumber / bahan / alat :
1. Sumber: Buku Fisika yang relevan
2. Bahan: lembar kerja, hasil kerja siswa, bahan presentasi
3. Alat: hidrometer, gelas ukur, neraca, media presentasi
I. Penilaian dan Tindak Lanjut :
1. Tugas individu, tugas kelompok, tes lisan, tugas rumah, kuis, ulangan harian.

2. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih
3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 %
4. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %
5. Contoh Instrumen terlampir
J. Sumber Bacaan :
1. Sri Handayani (2009), Fisika XI, Jakarta : BSE.
2. Sunardi (2008), Fisika XI Bilingual, Jakarta: Yrama Widya.
3. Bob Foster (1999), Fisika Jilid I, Jakarta : Erlangga.
4. Marthen Kanginan, Fisika I. Jakarta : Erlangga.
5. Supono, dkk (1976). Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka.

Mengetahui, Rembang, Juli 2010
Kepala SMA N 1 Rembang, Guru Mapel,




Drs. Setiya Purwoko Sukarno, S.Pd, M.PFis
NIP 196303281988031003 NIP197001081994121002

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Teori Kinetik Gas
Kelas/ Program : XI / IPA
Semester : 2 ( dua )
Waktu : 8 x 45 menit

A. Standar Kompetensi :
3. Menerapkan konsep termodinamika dalam mesin kalor
B. Kompetensi Dasar :
1. Mendeskripsikan sifat-sifat gas ideal monoatomik .
C. Indikator :
1. Mendeskripsikan persamaan umum gas ideal pada persoalan fisika sehari-hari.
2. Menerapkan persamaan umum gas ideal pada proses isotermik, isokhorik, dan isobarik
D. Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat mendeskripsikan persamaan umum gas ideal pada persoalan fisika sehari-hari.
2. Siswa dapat menerapkan persamaan umum gas ideal pada proses isotermik, isokhorik, dan isobarik
E. Materi Pembelajaran :
Terlampir
F. Metode Pembelajaran :
1. Diskusi informasi
2. Penugasan
3. Tes tertulis
G. Langkah – langkah Pembelajaran :
Pertemuan ke-1 dan 2 (Persamaan Gas Ideal)
Kegiatan Awal :
1. Guru menyiapkan beberapa alat yang bekerja berdasarkan prinsip hukum Boyle seperti pompa sepeda dan alat
suntik bekas tempat tinta printer.
2. Guru bertanya kepada siswa tentang pompa sepeda, apa yang terjadi pada tekanan dan volume gas di dalamnya
jika piston ditekan atau ditarik.
Kegiatan Inti :
1. Sambil memperagakan pompa sepeda atau alat suntik, Guru membahas hukum Boyle :
Hukum Boyle  Dalam ruang tertutup pada suhu tetap (proses isotermis), tekanan gas (P) berbanding
terbalik dengan volume (V).
P ~
V
1
÷ P.V = tetap ÷ P
1
.V
1
= P
2
.V
2
2. Guru menginformasikan juga hukum Guy-Lussac :
Hukum Guy Lussac  Dalam ruang tertutup pada tekanan tetap (proses isobaris), volume gas (V) sebanding
dengan suhu mutlak (T).
V ~ T ÷ tetap
T
V
= ÷
T
V

T
V

2
2
1
1
=
 Dalam ruang tertutup pada volume tetap (proses isokhoris), tekanan gas (P) sebanding dengan suhu mutlak
(T).
P ~ T ÷
P
tetap
T
= ÷
1 2
1 2
P P

T T
=
3. Guru menginformasikan bahwa kedua hukum itu berlaku untuk gas ideal, dilanjutkan membahas definisi dan
cirri-ciri gas ideal.
4. Kemudian guru menjelaskan hubungan antara Hukum Boyle dan Guy-Lussac :
Persamaan Boyle-Gay Lussac :
tetap
T
P.V
= ÷
T
.V P

T
.V P

2
2 2
1
1 1
=
5. Berdasarkan persamaan Boyle-Gay Lussac, Guru menginformasikan persamaan gas ideal :
P.V = n.R.T ÷ n = jumlah mol gas ideal ; R = tetapan umum gas = 8314 J/Kmol.K
P.V = N.k.T ÷ N = jumlah partikel gas ideal ; k = tetapan Bolztmann = 1,38 x 10
-23
J/K
6. Guru memberi contoh soal menggunakan hukum Boyle, Gay-Lussac dan persamaan gas ideal.
Kegiatan Akhir :
Guru memberikan soal yang mengacu dari Buku Sumber sebagai tugas perorangan.
Pertemuan ke-3 dan 4 (Prinsip Ekuipartisi Energi)
Kegiatan Awal :
1. Guru bertanya kepada siswa perbedaan proses isotermis, isobaris dan isokhoris.

2. Guru bertanya selain suhu dan volume apakah ada besaran lain yang mempengaruhi tekanan gas
Kegiatan Inti :
1. Guru menginformasikan hubungan : Tekanan Gas, Energi Kinetik & Suhu Mutlak
P ~ v
2
÷
2
o
1 N
P m v
3 V
| |
=
|
\ .
÷
k
2 N
P E
3 V
| |
=
|
\ .


k
2 N NkT
E =
3 V V
| |
|
\ .
÷ E
k
=
3
/
2
.k.T
PV = NkT ÷
NkT
P =
V

2. Berdasarkan adanya hubungan antara energi kinetik dan suhu mutlak, Guru menginformasikan berlakunya
prinsip ekuipartisi energi.
Prinsip Ekuipartisi Energi oleh James Clerk Maxwell : Untuk suatu sistem yang terdiri dari molekul-molekul
gas pada suhu mutlak T, memiliki jumlah derajad kebebasan tertentu. Derajad kebebasan menyatakan molekul
menyimpan energi yang merupakan kelipatan dari energi kinetik rata-rata ½.k.T ÷ Sehingga E
k
= f.
1
/
2
.k.T ÷
f = derajad kebebasan gerak partikel.
Berdasarkan derajad kebebasan molekul-molekul gas, maka dibedakan atau dibagi energi kinetiknya sebagai
berikut :
E
k
=
3
/
2
.k.T ÷ untuk gas monoatomik (terdiri dari atom-atom)
E
k
=
3
/
2
.k.T ÷ untuk gas diatomik (molekul-molekul gas pada suhu rendah)
E
k
=
5
/
2
.k.T ÷ untuk gas diatomik (molekul-molekul gas pada suhu sedang)
E
k
=
7
/
2
.k.T ÷ untuk gas diatomik (molekul-molekul gas pada suhu tinggi)
3. Berdasarkan adanya ekuipartisi energi, Guru menginformasikan bahwa gas memiliki energi dalam yang
didefinisikan sebagai : jumlah energi kinetik seluruh molekul gas yang terdapat dalam ruang tertutup. Jika
dalam ruang tertutup terdapat sejumlah N molekul gas, maka energi dalam gas memenuhi persamaan :
U = N.Ek = N.f.
1
/
2
.k.T
Sehingga sesuai prinsip ekuipartisi, maka energi dalam gas juga dibedakan atau dibagi menjadi
U =
3
/
2
.N.k.T ÷ untuk gas monoatomik (terdiri dari atom-atom)
U =
3
/
2
.N.k.T ÷ untuk gas diatomik pada suhu rendah
U =
5
/
2
.N.k.T ÷ untuk gas diatomik pada suhu sedang
U =
7
/
2
.N.k.T ÷ untuk gas diatomik pada suhu tinggi
4. Berdasarkan hubungan E
k
=
3
/
2
.k.T dimana Ek = ½.m.v
2
, Guru menginformasikan bahwa gas ideal memiliki
kelajuan efektif sebagai nilai dari akar rata-rata kuadrat kalajuan (v
rms
).
Sehigga
2
rms
3.k.T
v v
m
= =
3.R.T
=
M

3.P.V
=
m

3.P
=
ρ

5. Guru memberi latihan soal
H. Sumber / bahan / alat :
1. Sumber: Buku Fisika yang relevan
2. Bahan: lembar kerja, hasil kerja siswa, bahan presentasi
3. Alat: hidrometer, gelas ukur, neraca, media presentasi
I. Penilaian dan Tindak Lanjut :
1. Tugas individu, tugas kelompok, tes lisan, tugas rumah, kuis, ulangan harian.
2. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih
3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 %
4. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %
5. Contoh instrumen terlampir
J. Sumber Bacaan :
1. Sri Handayani (2009), Fisika XI, Jakarta : BSE.
2. Sunardi (2008), Fisika XI Bilingual, Jakarta: Yrama Widya.
3. Bob Foster (1999), Fisika Jilid I, Jakarta : Erlangga.
4. Marthen Kanginan, Fisika I. Jakarta : Erlangga.
5. Supono, dkk (1976). Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka.

Mengetahui, Rembang, Juli 2010
Kepala SMA N 1 Rembang, Guru Mapel,




Drs. Setiya Purwoko Sukarno, S.Pd, M.PFis
NIP 196303281988031003 NIP197001081994121002

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Fisika
Materi Pokok : Termodinamika
Kelas/ Program : XI / IPA
Semester : 2 ( dua )
Waktu : 8 x 45 menit

A. Standar Kompetensi :
3. Menerapkan konsep termodinamika dalam mesin kalor
B. Kompetensi Dasar :
3.2. Menganalisis perubahan keadaan gas ideal dengan menerapkan hukum Termodinamika .
C. Indikator :
1. Mendeskripsikan usaha, kalor, dan energi dalam berdasarkan hukum utama termodinamika
2. Menganalisis proses gas ideal berdasarkan grafik tekanan-volume (P-V)
3. Mendeskripsikan prinsip kerja mesin Carnot
D. Tujuan Pembelajaran :
1. Siswa dapat mendeskripsikan usaha, kalor, dan energi dalam berdasarkan hukum utama termodinamika
2. Siswa dapat menganalisis proses gas ideal berdasarkan grafik tekanan-volume (P-V)
3. Siswa dapat mendeskripsikan prinsip kerja mesin Carnot
E. Materi Pembelajaran :
Termodinamika
1. Hukum utama termodinamika
2. Mesin Carnot
F. Metode Pembelajaran :
1. Diskusi informasi
2. Penugasan
3. Tes tertulis
G. Langkah – langkah Pembelajaran :
Pertemuan ke-1
Kegiatan Awal :
1. Guru mengingatkan kembali tentang konsep usaha dan kalor
2. Guru mengingatkan kembali tentang operasi matematika integral sederhana.
Kegiatan Inti :
1. Guru bersama siswa menurunkan perumusan usaha dengan pendekatan integral sederhana.
2. Dengan dasar persamaan usaha
í
=
2
1
V
V
PdV W , guru dan siswa mendiskusikan penurunannya pada proses
isotermal, isobarik, isokorik dan adiabatik.
3. Menyelesaikan beberapa contoh soal tentang usaha pada proses isitermal, isobar, isokorik dan adiabatik.
4. Mengerjakan latihan soal tambahan tentang usaha pada proses isitermal, isobar, isokorik dan adiabatik.
Kegiatan Akhir
1. Siswa mencatat hal-hal penting tentang usaha pada proses isitermal, isobar, isokorik dan adiabatik.
Pertemuan ke-2
Kegiatan Awal :
1. Guru mengingatkan kembali konsep usaha pada proses isitermal, isobar, isokorik dan adiabatik.
Kegiatan Inti :
1. Guru menjelaskan Hukum I Termodinamika
2. Dengan diskusi kelas, guru dan siswa menemukan aplikasi Hukum I Termodinamika pada proses isitermal,
isobar, isokorik dan adiabatik.
3. Guru dan siswa menyelesaikan soal-soal aplikasi Hukum I Termodinamika pada proses isitermal, isobar,
isokorik dan adiabatik.
4. Siswa mengerjakan latihan soal.
Kegiatan akhir
1. Siswa mencatat hal-hal penting tentang Hukum I Termodinamika dan penerapannya.
2. Guru menugaskan siswa menyelesaikan latihan soal di rumah.
Pertemuan ke-3
Kegiatan Awal :
Guru mengingatkan kembali konsep usaha pada proses isitermal, isobar, isokorik dan adiabatik.
Kegiatan Inti :
1. Guru bersama siswa menganalisis untuk menemukan karakteristik proses isobarik, isokhorik, isotermik,
dan adiabatik dalam diskusi kelas
2. Guru menjelaskan tentang kapasitas kalor pada zat gas.



Kegiatan akhir
1. Siswa mencatat hal-hal penting tentang karakteristik proses isobarik, isokhorik, isotermik, dan adiabatik
dalam diskusi kelas.
2. Guru menugaskan siswa menyelesaikan latihan soal tentang kapasitas kalor di rumah.
Pertemuan ke-4
Kegiatan Awal :
Guru mengingatkan kembali Hukum I Termodinamika
Kegiatan Inti :
1. Guru menjelaskan tentang materi siklus Carnot.
2. Menghitung efisiensi mesin kalor dan koefiseien performans mesin pendingin Carnot dalam diskusi
pemecahan masalah
Kegiatan Akhir
1. Siswa mencatat hal-hal penting tentang siklus Carnot dan efisiensi mesin pemanas dan pendingin Carnot.
2. Guru menugaskan siswa menyelesaikan latihan soal di rumah.
H. Sumber / bahan / alat :
1. Sumber: Buku Fisika yang relevan
2. Bahan: lembar kerja, hasil kerja siswa, bahan presentasi
3. Alat: hidrometer, gelas ukur, neraca, media presentasi
I. Penilaian dan Tindak Lanjut :
1. Tugas individu, tugas kelompok, tes lisan, tugas rumah, kuis, ulangan harian.
2. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih
3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 %
4. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 %
5. Contoh instrumen terlampir
J. Sumber Bacaan :
1. Sri Handayani (2009), Fisika XI, Jakarta : BSE.
2. Sunardi (2008), Fisika XI Bilingual, Jakarta: Yrama Widya.
3. Bob Foster (1999), Fisika Jilid I, Jakarta : Erlangga.
4. Marthen Kanginan, Fisika I. Jakarta : Erlangga.
5. Supono, dkk (1976). Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka.


Mengetahui, Rembang, Juli 2010
Kepala SMA N 1 Rembang, Guru Mapel,




Drs. Setiya Purwoko Sukarno, S.Pd, M.PFis
NIP 196303281988031003 NIP197001081994121002

 

Menurunkan rumusan percepatan gerak pada bidang. Diskusi informasi tentang kecepatan dari grafik fungsi perrcepatan vs t dalam bentuk integral
t

V = v0 +

 a(t ) dt
0

Kegiatan Akhir :  Merangkum  Mengadakan tes  Tindak lanjut : perbaikan, pengayaan, soal-soal Penugasan,  Penutup Pertemuan 2 : Kegiatan awal :  Pengelolaan kelas  Apersepsi ( prasyarat )  Motivasi Kegiatan Inti,  Informasi tentang Vektor satuan dalam bidang yang berkaitan dengan fisika  Informasi bahwa posisi dinyatakan dengan persamaan r = xi + yj  Menentukan nilai komponen kecepatan sesaat dari kemiringan grafik komponen r, v, s t.  Menginterpretasikan kecepatan sesaat sebagai turunan fungsi posisi Kegiatan Akhir :  Merangkum  Mengadakan tes  Tindak lanjut : perbaikan, pengayaan.  soal-soal Penugasan,  Penutup H. Sumber / bahan / alat : 1. Sumber: Buku Fisika yang relevan (Mekanika) 2. Bahan: bahan presentasi, lembar kerja 3. Alat: alat-alat praktikum gerak melingkar dan gerak parábola. I. Penilaian dan Tindak Lanjut : 1. Tugas individu, tugas kelompok, tes lisan, tugas rumah, kuis, ulangan harian. 2. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih 3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 % 4. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 % 5. Contoh Instrumen Terlampir J. Sumber Bacaan 1. Sri Handayani (2009), Fisika XI, Jakarta : BSE. 2. Sunardi (2008), Fisika XI Bilingual, Jakarta: Yrama Widya. 3. Bob Foster (1999), Fisika Jilid I, Jakarta : Erlangga. 4. Marthen Kanginan, Fisika I. Jakarta : Erlangga. 5. Supono, dkk (1976). Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka.

Mengetahui, Kepala SMA N 1 Rembang,

Rembang, Juli 2010 Guru Mapel,

Drs. Setiya Purwoko NIP 196 303281988031003

Sukarno, S.Pd, M.PFis NIP197001081994121002

Guru menyimpulkan . Standar Kompetensi : 1. Siswa dapat menganalisis hubungan antara gaya gravitasi dengan massa benda dan jaraknya 2.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/ Program Semester Waktu : : : : : Fisika Grafitasi Newton XI / IPA 1 ( satu ) 2 x 45 menit A.Siswa menghitung besar gaya gravitasi pada 2 buah benda Kegiatan Akhir . Kegiatan Akhir D.2. Membandingkan percepatan gravitasi dan kuat medan gravitasi pada kedudukan yang berbeda 4. Indikator : 1.Guru memberi tugas tentang besar gaya gravitasi pada 2 buah benda Pertemuan ke – 2 Kegiatan Awal siswa mengingat kembali hukum Newton tentang gravitasi Kegiatan Inti .Siswa menyelesaikan soal tentang resultante gaya gravitasi .Siswa berdiskusi tentang kuat medan gravitasi . Menganalisis keteraturan gerak planet dalam tatasurya berdasarkan hukum-hukum Newton .Guru menyimpulkan tentang hubungan antara gaya gravitasi dengan massa benda dan jaraknya .Siswa menurunkan persamaan tentang kuat medan gravitasi . Menganalisis gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum Keppler Tujuan Pembelajaran : 1. .Siswa menyelesaikan soal-soal tentang gaya gravitasi Newton Kegiatan Akhir . Diskusi informasi 2. Menganalisis hubungan antara gaya gravitasi dengan massa benda dan jaraknya 2. F. 1. .Siswa menyelesaikan soal tentang gaya gravitasi newon .Siswa berdiskusi tentang resultante gaya gravitasi Newton apabila 3 buah benda saling membentuk sudut .Guru memberi tugas Pertemuan ke – 3 Kegaitan Awal Siswa mengingat kembali tentang hukum Newton tentang gravitasi Kegiatan Inti . E. Kegiatan Inti . Tes tertulis Langkah – langkah Pembelajaran : Pertemuan ke – 1 Kegiatan Awal Siswa mengingat kembali dan mendefinisikan tentang hukum I Newton.Siswa menyelesaikan soal tentang resultante kuat medan gravitasi di suatu titik apabila 2 benda terletak pada satu garis lurus. Siswa dapat menganalisis gerak planet dalam tata surya berdasarkan hukum Keppler Materi Pembelajaran : Terlampir Metode Pembelajaran : 1.Siswa berdiskusi tentang gaya gravitasi apabila 4 buah benda diletakkan di sudut-sudut bujur sangkar .Siswa berdiskusi tentang resultante gaya gravitasi Newton pada benda / titik yang terletak pada satu garis lurus .Siswa menurunkan persamaan tentang gaya gravitasi Newton yang bekerja pada 2 buah benda . Siswa dapat menghitung resultan gaya gravitasi pada benda titik dalam suatu sistem 3. hukum II Newton dan hukum III Newton. G. Penugasan 3. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik B.Siswa memahami bunyi hukum Newton tentang gravitasi . Kompetensi Dasar : C.Siswa menyelesaikan soal tentang resultante kuat medan gravitasi di suatu titik apabila titik tersebut dan benda saling membentuk sudut tertentu. Menghitung resultan gaya gravitasi pada benda titik dalam suatu sistem 3. Siswa dapat membandingkan percepatan gravitasi dan kuat medan gravitasi pada kedudukan yang berbeda 4.

dkk (1976). Drs. Jakarta : Erlangga.Pd. 3. Sumber / bahan / alat : 1. kuis. Sri Handayani (2009). Bob Foster (1999).Siswa berdiskusi tentang hukum I Keppler. Bahan: bahan presentasi. 2. Alat: media presentasi. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 % 5. . Fisika I.Siswa menurunkan persamaan percepatan gravitasi secara umum .Siswa menghitung percepatan gravitasi benda yang berada pada ketinggian tersebut di atas permukaan bumi Kegiatan Akhir Guru memberi kesimpulan dan tugas Pertemuan ke – 5 Kegiatan Awal : Siswa mengingat kembali periode planet bumi Kegiatan Inti : .Siswa mendapat informasi tentang hukum III Keppler dan pemanfaatannya . 2. Energi Gelombang Medan I. Jakarta : Balai Pustaka. Jakarta : BSE. Fisika Jilid I. Sumber Bacaan : 1. Supono. Sumber: Buku Fisika yang relevan (Mekanika) 2. ulangan harian. 5. Jakarta : Erlangga. lembar kerja 3.Guru memberi kesimpulan dan tugas Pertemuan ke – 4 Kegiatan Awal : Siswa berdiskusi massa dan berat benda apabila benda berada di 2 tempat yang berbeda ketinggiannya dari permukaan bumi Kegiatan Inti . 4.Siswa menyelesaikan masalah tentang hokum III Keppler H. tugas kelompok. tes lisan. Kepala SMA N 1 Rembang. Sunardi (2008). tugas rumah. Fisika XI Bilingual. Contoh Instrumen Terlampir J. Mengetahui. Setiya Purwoko NIP 196 303281988031003 Sukarno. Tugas individu. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 % 4. Juli 2010 Guru Mapel. Marthen Kanginan. Rembang. M. Penilaian dan Tindak Lanjut : 1.Siswa menurunkan persamaan perbandingan gravitasi benda yang berbeda ketinggiannya di atas permukaan bumi . I. S. Jakarta: Yrama Widya. hukum II Keppler dan hukum III Keppler. Fisika XI.PFis NIP197001081994121002 . Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih 3.

Siswa berdiskusi tentang hasil percobaan . C.Siswa mendapat informasi tentang sudut fase. Mengidentifikasi modulus elastisitas dan konstanta gaya 3. Kegiatan Inti .Siswa menurunkan persamaan percepatan dari persamaan kecepatan . Indikator : 1. getaran dengan massa beban .Siswa menyelesaikan masalah tentang simpangan.Siswa mempresentasikan hasil percobaan Kegiatan Akhir . kecepatan dan percepatan Kegiatan Akhir . amplitude.Siswa dibagi menjadi 8 kelompok . Metode Pembelajaran : 1. Siswa dapat membandingkan tetapan gaya berdasarkan data pengamatan 4.Guru memberi kesimpulan dan memberi tugas Pertemuan ke – 4 Kegiatan Awal Motivasi : Siswa mengingat kembali tentang simpangan. Standar Kompetensi : 1.Siswa menurunkan persamaan kecepatan dari persamaan simpangan . Kompetensi Dasar : 1.Siswa melakukan percobaan untuk memperoleh hubungan antara periode. Siswa dapat mengidentifikasi modulus elastisitas dan konstanta gaya 3. fase getar dan beda fase getar . Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan . frekuensi .Guru memberi kesimpulan dan penekanan bagian-bagian yang essensial Pertemuan ke – 2 Kegiatan Awal Siswa mengingat kembali getaran Kegiatan Inti . periode. kecepatan dan percepatan Kegiatan Inti . Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik B.Siswa mendiskusikan hasil pengamatan dan membuat laporan Kegiatan Akhir . Tujuan Pembelajaran : 1. Tes tertulis G. Diskusi informasi 2. Menganalisis susunan pegas seri dan paralel D.Guru menyimpulkan hubungan natara periode getaran dengan massa beban Pertemuan ke – 3 Kegiatan Awal Motivasi : Siswa mengingat kenbali tentang getaran Kegiatan Inti .3.Siswa melakukan percobaan untuk menentukan besar simpangan. Penugasan 3.Siswa mendapat informasi tentang persamaan simpangan . Materi Pembelajaran : Terlampir F. Siswa dapat mendeskripsikan karakteristik gaya pada benda elastis berdasarkan data percobaan (grafik) 2.Siswa dibagi menjadi 8 kelompok . Membandingkan tetapan gaya berdasarkan data pengamatan 4.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/ Program Semester Waktu : : : : : Fisika Elastisitas XI / IPA 1 ( satu ) 4 x 45 menit A. Siswa dapat menganalisis susunan pegas seri dan paralel E.Setiap mengingat kembali tentang . Langkah – langkah Pembelajaran : Pertemuan ke – 1 Kegiatan Awal Motivasi : Siswa mengingat tentang sifat elastis bahan Siswa mengingat tentang Hukum Hooke. Mendeskripsikan karakteristik gaya pada benda elastis berdasarkan data percobaan (grafik) 2.

Siswa menuliskan sudut fase. Jakarta: Yrama Widya. peralatan fitness. M. Supono. Alat: media presentasi. fase getar dan beda fase secara matematis Siswa berdiskusi untuk menyelesaikan masalah sudut fase. Mengetahui. Contoh Instrumen terlampir J. 2. Tugas individu. Jakarta : Balai Pustaka.PFis NIP197001081994121002 . Memformulasikan konsep gaya pegas. dkk (1976). Sumber: Buku Fisika yang relevan (Mekanika) 2. ulangan harian. Jakarta : Erlangga. Rembang. Sumber / bahan / alat : 1. Menganalisis penerapan susunan pegas seri atau paralel dalam kehidupan (misalnya: sock breker. 5. Sumber Bacaan : 1. statif. kuis. Melakukan percobaan untuk mengidentifikasi sifat benda elastis 2. Marthen Kanginan. Fisika XI. Sunardi (2008). Menganalisis penerapan konsep pegas dan prinsip hukum Hooke dalam diskusi pemecahan masalah H. 4. Bob Foster (1999). Energi Gelombang Medan I. Juli 2010 Guru Mapel.Pd. Jakarta : Erlangga. Sri Handayani (2009). Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih 3. Fisika Jilid I. tetapan gaya. Bahan: bahan presentasi. Jakarta : BSE. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 % 4. Setiya Purwoko NIP 196 303281988031003 Sukarno. dan energi potensial pegas melalui diskusi kelas 3. Fisika XI Bilingual. spring bad.Guru memberi tugas rumah 1. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 % 5. data hasil percobaan 3. tugas kelompok. mistar. tes lisan. tugas rumah. modulus elastisitas. S. dan lain-lain) 4. dan pegas I. 2. - Drs. beban gantung. fase dan beda fase Kegiatan Akhir . Kepala SMA N 1 Rembang. 3. Fisika I. lembar kerja. Penilaian dan Tindak Lanjut : 1.

Siswa berdiskusi tentang bentuk hokum kekekalan energi mekanik .4.Guru memberi tugas Pertemuan ke – 2 Kegiatan Awal Siswa mengingat kembali tentang gaya grafitasi Kegiatan Inti . Siswa dapat memformulasikan hubungan antara simpangan. G. Siswa dapat melakukan percobaan untuk mengidentifikasi karakteristik gerak getaran pada pegas (simpangan. F. Standar Kompetensi : 1.Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang hubungan antara usaha dan Ek .Siswa menentukan besar usaha oleh berbagai gaya Kegiatan Akhir .Siswa memperoleh informasi tentang energi potensial grafitasi . Melakukan percobaan untuk mengidentifikasi karakteristik gerak getaran pada pegas (simpangan.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/ Program Semester Waktu : : : : : Fisika Getaran Harmonik XI / IPA 1 ( satu ) 6 x 45 menit A.Siswa memperoleh informasi tentang energi potensial pegas . kecepatan.Siswa memperoleh informasi tentang energi kinetic .Siswa menyelesaikan masalah tentang energipotensial grafitasi. Ep pegas dan Ek Kegiatan Akhir . periode. Kompetensi Dasar : C. amplitudo. periode. Indikator : 1.Guru menyimpulkan dan memberi tugas rumah Pertemuan ke – 3 Kegiatan Awal Motivasi : Gerak pemain ski di atas permukaan bersalju pada umumnya memanfaatkan proses perubahan Ep menjadi Ek Kegiatan Inti .Siswa mendiskusikan hasil demonstrasi . Menganalisis penerapan konsep dan prinsip pada getaran melalui diskusi pemecahan masalah Tujuan Pembelajaran : 1. . dan gaya pada gerak getaran melalui diskusi kelas 3. E. Memformulasikan hubungan antara simpangan. amplitudo.Siswa mendiskripsikan hubungan antara usaha.Guru memberi kesimpulan dan penekanan bagian-bagian yang essensial .Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang hubungan antara usaha dan Ep . dan gaya pada gerak getaran melalui diskusi kelas 3. Siswa dapat menganalisis penerapan konsep dan prinsip pada getaran melalui diskusi pemecahan masalah Materi Pembelajaran : Terlampir Metode Pembelajaran : 1. Bagaimana perbandingan usaha yang dilakukan siswa ? Kegiatan Inti . Penugasan 3. percepatan. Tes tertulis Langkah – langkah Pembelajaran : Pertemuan ke – 1 Kegiatan Awal Motivasi : Memberi pertanyaan pada sisa jika kita mendorong dinding dengan gaya tertentu dinding tetap diam . percepatan. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik B.Siswa mengamati demonstrasi tentang energi potensial dengan berbagai lintasan .Siswa mendapat informasi tentang konsep usaha . sementara saat kita mendorong kursi dengan gaya yang sama kursi akan bergerak .Siswa menyelesaikan masalah tentang usaha yang berhubungan dengan Ek dan Ep . gaya dan perpindahan . dan lain-lain) secara berkelompok 2.Sisa menyelesaikan masalah tentang Hukum kekekalan Energi Mekanik D. dan lain-lain) secara berkelompok 2. Menganalisis hubungan antara gaya dan gerak getaran . Diskusi informasi 2. 1. kecepatan.

M. tugas rumah. dan lain-lain) secara berkelompok 2. amplitudo. lembar kerja. Jakarta: Yrama Widya. Energi Gelombang Medan I. Contoh Instrumen Terlampir J. Fisika XI Bilingual.Pd. Sumber / bahan / alat : 1.PFis NIP197001081994121002 . Jakarta : Erlangga. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 % 5. dkk (1976). periode. kecepatan. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih 3. Sri Handayani (2009). kuis. Memformulasikan hubungan antara simpangan. 1. Drs. Sumber Bacaan : 1. Tugas individu. Sunardi (2008). Sumber: Buku Fisika yang relevan (Mekanika) 2. Jakarta : Erlangga. Supono. Penilaian dan Tindak Lanjut : 1. Bahan: bahan presentasi. statif. Setiya Purwoko NIP 196303281988031003 Sukarno.Kegiatan Akhir . Jakarta : BSE. bahan presentasi 3. Juli 2010 Guru Mapel. Alat: media presentasi. tes lisan. 4. Fisika I. dan gaya pada gerak getaran melalui diskusi kelas 3.Guru memberi kesimpulan dan memberi tugas Melakukan percobaan untuk mengidentifikasi karakteristik gerak getaran pada pegas (simpangan. 2. Bob Foster (1999). Fisika XI. percepatan. 3. Fisika Jilid I. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 % 4. Marthen Kanginan. stopwatch. 5. Menganalisis penerapan konsep dan prinsip pada getaran melalui diskusi pemecahan masalah H. Kepala SMA N 1 Rembang. beban gantung. Mengetahui. tugas kelompok. ulangan harian. S. data hasil percobaan. pegas dan media presentasi I. Jakarta : Balai Pustaka. Rembang. 2.

Tes tertulis Langkah – langkah Pembelajaran : Pertemuan ke – 1 Kegiatan Awal Motivasi : Memberi pertanyaan pada sisa jika kita mendorong dinding dengan gaya tertentu dinding tetap diam . Kegiatan Awal Siswa mengingat kembali tentang gaya grafitasi Kegiatan Inti . Siswa dapat mendeskripsikan hubungan antara usaha. dan perpindahan 2. Menghitung besar energi potensial (gravitasi dan pegas) dan energi kinetik 3.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/ Program Semester Waktu : : : : : Fisika Usaha dan Energi XI / IPA 1 ( satu ) 8 x 45 menit A. G.Siswa memperoleh informasi tentang energi kinetic .Siswa mendiskripsikan hubungan antara usaha. E. Indikator : 1. perubahan energi dengan hukum kekekalan energi mekanik . sementara saat kita mendorong kursi dengan gaya yang sama kursi akan bergerak .Siswa menyelesaikan masalah tentang energipotensial grafitasi. Bagaimana perbandingan usaha yang dilakukan siswa ? Kegiatan Inti .5. Ep pegas dan Ek Kegiatan Akhir Guru menyimpulkan dan memberi tugas rumah Pertemuan ke – 3 Kegiatan Awal . Menganalisis hubungan antara usaha . Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik B. dan perpindahan 2. 1. F. Diskusi informasi 2. Mendeskripsikan hubungan antara usaha. gaya.Siswa memperoleh informasi tentang energi potensial grafitasi . Menganalisis hubungan antara usaha dan energi kinetik 4. Siswa dapat menganalisis hubungan antara usaha dan energi kinetik 4. Siswa dapat merumuskan bentuk hukum kekekalan energi mekanik Materi Pembelajaran : Terlampir Metode Pembelajaran : 1.Siswa memperoleh informasi tentang energi potensial pegas . Menganalisis hubungan antara usaha dengan energi potensial 5. Siswa dapat menghitung besar energi potensial (gravitasi dan pegas) dan energi kinetik 3. Kompetensi Dasar : C.Siswa mendapat informasi tentang konsep usaha . gaya dan perpindahan . Penugasan 3.Siswa mendiskusikan hasil demonstrasi .Siswa mengamati demonstrasi tentang energi potensial dengan berbagai lintasan . gaya. Merumuskan bentuk hukum kekekalan energi mekanik Tujuan Pembelajaran : 1. Standar Kompetensi : 1. Siswa dapat menganalisis hubungan antara usaha dengan energi potensial 5.Siswa menentukan besar usaha oleh berbagai gaya Kegiatan Akhir Guru memberi kesimpulan dan penekanan bagian-bagian yang essensial Guru memberi tugas Pertemuan ke – 2 D.

ulangan harian. Supono. Jakarta : BSE. Setiya Purwoko NIP 196303281988031003 Sukarno. Sumber Bacaan : 1. S. Energi Gelombang Medan I. kuis. Jakarta: Yrama Widya. tes lisan. hasil laporan siswa.Sisa menyelesaikan masalah tentang Hukum kekekalan Energi Mekanik Kegiatan Akhir . Sumber / bahan / alat : 1. 4. tugas kelompok. Sunardi (2008). 2. bahan presentasi 3. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 % 5. Sri Handayani (2009). Marthen Kanginan. Rembang.Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang hubungan antara usaha dan Ep . tugas rumah.Siswa berdiskusi tentang bentuk hokum kekekalan energi mekanik . Jakarta : Erlangga. 5. Tugas individu.Guru memberi kesimpulan dan memberi tugas H. Jakarta : Balai Pustaka. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 % 4. 3. Fisika Jilid I. Drs. Mengetahui. Bahan: lembar kerja. Fisika XI. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih 3. dkk (1976). Juli 2010 Guru Mapel. Sumber: Buku Fisika yang relevan 2. Fisika XI Bilingual.PFis NIP197001081994121002 .Motivasi : Gerak pemain ski di atas permukaan bersalju pada umumnya memanfaatkan proses perubahan Ep menjadi Ek Kegiatan Inti . Alat: media presentasi I. Penilaian dan Tindak Lanjut : 1. Jakarta : Erlangga. Kepala SMA N 1 Rembang. M.Pd. Bob Foster (1999).Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang hubungan antara usaha dan Ek .Siswa menyelesaikan masalah tentang usaha yang berhubungan dengan Ek dan Ep . Fisika I. 2. Contoh Instrumen terlampir J.

gaya dan perpindahan . G. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak dalam bidang miring 3. sementara saat kita mendorong kursi dengan gaya yang sama kursi akan bergerak .Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang hubungan antara usaha dan Ek .Guru menyimpulkan dan memberi tugas rumah Pertemuan ke – 3 Kegiatan Awal Motivasi : Gerak pemain ski di atas permukaan bersalju pada umumnya memanfaatkan proses perubahan Ep menjadi Ek Kegiatan Inti . Penugasan 3.Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang hubungan antara usaha dan Ep D.Siswa menentukan besar usaha oleh berbagai gaya Kegiatan Akhir .Siswa mendiskusikan hasil demonstrasi . Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak getaran Tujuan Pembelajaran : 1. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak satelit 5. Kompetensi Dasar : C.Siswa mendapat informasi tentang konsep usaha . .Siswa menyelesaikan masalah tentang energipotensial grafitasi. 1. Ep pegas dan Ek Kegiatan Akhir . F. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik B.6. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak getaran Materi Pembelajaran : Terlampir Metode Pembelajaran : 1. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak benda pada bidang lingkaran 4. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak benda pada bidang lingkaran 4.Siswa mendiskripsikan hubungan antara usaha. Tes tertulis Langkah – langkah Pembelajaran : Pertemuan ke – 1 Kegiatan Awal Motivasi : Memberi pertanyaan pada sisa jika kita mendorong dinding dengan gaya tertentu dinding tetap diam . Diskusi informasi 2. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak misalnya gerak jatuh bebas.Guru memberi tugas Pertemuan ke – 2 Kegiatan Awal Siswa mengingat kembali tentang gaya grafitasi Kegiatan Inti .Guru memberi kesimpulan dan penekanan bagian-bagian yang essensial . Bagaimana perbandingan usaha yang dilakukan siswa ? Kegiatan Inti .Siswa memperoleh informasi tentang energi potensial pegas . E. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak satelit 5. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik untuk menganalisis gerak dalam kehidupan sehari – hari Indikator : 1.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/ Program Semester Waktu : : : : : Fisika Hukum Kekekalan Energi XI / IPA 1 ( satu ) 4 x 45 menit A.Siswa mengamati demonstrasi tentang energi potensial dengan berbagai lintasan . Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak dalam bidang miring 3.Siswa memperoleh informasi tentang energi potensial grafitasi . Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik pada gerak misalnya gerak jatuh bebas. gerak parabola dan gerak harmonik sederhana 2. Standar Kompetensi : 1. gerak parabola dan gerak harmonik sederhana 2.Siswa memperoleh informasi tentang energi kinetic .

Kepala SMA N 1 Rembang. Fisika XI Bilingual. 4. Marthen Kanginan. Fisika XI. 2. Fisika Jilid I. kuis. Drs. tugas kelompok. 2. 5. gerak dalam bidang lingkaran. Jakarta : Balai Pustaka. bahan presentasi 3.Pd. Jakarta : Erlangga.Siswa menyelesaikan masalah tentang usaha yang berhubungan dengan Ek dan Ep . Langkah – langkah Pembelajaran : 1. Energi Gelombang Medan I. Rembang. M.PFis NIP197001081994121002 . hasil kerja siswa. dan gerak getaran secara berkelompok I. 3. Sri Handayani (2009).. parabola dan gerak harmonik sederhana 2. Sumber / bahan / alat : 1. Fisika I. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 % 5. Juli 2010 Guru Mapel. Menerapkan hukum kekekalan energi mekanik dalam memecahkan masalah gerak jatuh bebas. Tugas individu. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 % 4. Contoh instrumen terlampir K. Jakarta : Erlangga. tugas rumah. Jakarta: Yrama Widya.Sisa menyelesaikan masalah tentang Hukum kekekalan Energi Mekanik Kegiatan Akhir . Bahan: lembar masalah. gerak planet/satelit. Sumber: Buku Fisika yang relevan 2. Mengetahui. Jakarta : BSE. ulangan harian. Bob Foster (1999). Supono. Alat: media presentasi J. Menyelidiki berlakunya hukum kekekalan energi mekanik pada gerak jatuh bebas.Guru memberi kesimpulan dan memberi tugas H. Setiya Purwoko NIP 196303281988031003 Sukarno.Siswa berdiskusi tentang bentuk hokum kekekalan energi mekanik . tes lisan. Sumber Bacaan : 1. S. Penilaian dan Tindak Lanjut : 1. gerak bidang miring. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih 3. dkk (1976). Sunardi (2008).

Mengintegrasikan hukum kekekalan energi dan kekekalan momentum untuk berbagai peristiwa tumbukan Tujuan Pembelajaran : 1.∆V Kegiatan Akhir :  Meresume  Mengadakan tes  Tindak lanjut : perbaikan. Menunjukan hubungan antara konsep impuls dan momentum untuk menyelesaikan masalah .  Soal-soal Penugasan  Penutup Pertemuan 2 : Kegiatan Awal :  Pengelolaan kelas  Apersepsi ( prasyarat pengetahuan dasar/penunjang )  Motivasi : Contoh tumbukan pada benda yang bergerak ( mengalami momentum ) Kegiatan Inti. Persamaan momentum P = m. Siswa dapat memformulasikan konsep impuls dan momentum.V 3. F.∆t 2. Hubungan antara impuls dan momentum I = m. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik Kompetensi Dasar : 1. Penugasan 4. E. Diskusi Informasi :  Pengertian tumbukan lenting sempurna  Pengertian tumbukan lenting sebagian  Perbedaan tumbukan tidak lenting sempurna Kegiatan Akhir :  Praktik  Mengadakan tes  Tindak lanjut : perbaikan.  Soal-soal Penugasan A. Siswa dapat merumuskan hukum kekekalan momentum untuk sistem tanpa gaya luar 3. Mendiskusikan konsep momentum. pengayaan. serta aplikasinya dalam kehidupan (misalnya roket) 2. impuls. C.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran : Fisika Materi Pokok : Impuls dan Momentum Kelas/ Program : XI / IPA Semester : 1 ( satu ) Waktu : 6 x 45 menit Standar Kompetensi : 1. Siswa dapat mengintegrasikan hukum kekekalan energi dan kekekalan momentum untuk berbagai peristiwa tumbukan Materi Pembelajaran : Terlampir Metode Pembelajaran : 1. Memformulasikan konsep impuls dan momentum. D. B. keterkaitan antar keduanya. G. Menganalisis pemecahan masalah tumbukan dengan menggunakan hukum kekekalan momentum Pertemuan 1 : Kegiatan Awal :  Pengelolaan kelas  Apersepsi ( prasyarat pengetahuan dasar/penunjang )  Motivasi : Contoh benda yang bergerak ( mengalami momentum ) Kegiatan Inti. Merumuskan hukum kekekalan momentum untuk sistem tanpa gaya luar 3. Melakukan percobaan hukum kekekalan momentum 3. pengayaan. keterkaitan antar keduanya. Diskusi informasi 3.7. hubungan antara impuls dan momentum dalam diskusi kelas 2. Diskusi informasi tentang 1. . serta aplikasinya dalam kehidupan (misalnya roket) 2. Tes tertulis Langkah – langkah Pembelajaran : 1. Persamaan impuls I = F. Indikator : 1. Praktik 2.

tidak lenting sama sekali dan lenting sebagian . Jakarta : BSE.Siswa melaporkan hasil percobaan Kegiatan Akhir . tes lisan.Siswa dapat menyelesaikan masalah tumbukan Kegiatan Akhir . Setiya Purwoko NIP 196303281988031003 Sukarno.Siswa berdiskusi tentang tumbukan . Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 % 5.Siswa mendiskusikan hasil percobaan . bahan presentasi 3. 2.Guru memberi kesimpulan dan memberi tugas Pertemuan ke – 4 Kegiatan Awal Siswa mengingat kembali tentang impuls dan momentum Kegiatan Inti . ulangan harian. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih 3. Jakarta: Yrama Widya. Fisika XI.Siswa dapat menyelesaikan soal tentang kerja roket Kegiatan Akhir . Tugas individu. Bahan: lembar kerja.Pd. momentum dan hubungan antara impuls dan momentum . hasil laporan siswa. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 % 4.Guru menyimpulkan dan memberi tugas rumah Pertemuan ke – 3 Kegiatan Awal Motivasi : Siswa mengingat kembali tentang hokum kekekalan energi dan kekekalan momentum Kegiatan Inti .Guru memberi kesimpulan dan penekanan bagian-bagian yang essensial . Jakarta : Balai Pustaka. Supono. Marthen Kanginan. Jakarta : Erlangga. Jakarta : Erlangga. Juli 2010 Guru Mapel. Energi Gelombang Medan I.Siswa mendapat informasi tentang prinsip kerja roket yang berkaitan dengan impuls dan momentum . 5. 4.Siswa melakukan percobaan untuk menyelidiki hokum kekekalan momentum dengan menggunakann tiker timer dan dua kereta dinamik . Sri Handayani (2009). dkk (1976).Guru memberi tugas Pertemuan ke – 2 Kegiatan Awal Siswa mengingat kembali tentang impuls dan momentum Kegiatan Inti . Contoh instrumen terlampir J. kuis. 3. tugas rumah. Mengetahui.Guru menyimpulkan dan memberi tugas rumah H. media presentasi I.Siswa mendapat informasi tentang keterkaitan antara impuls dan momentum dengan prinsip kerja roket . S. Sumber: Buku Fisika yang relevan 2. tugas kelompok. Bob Foster (1999). Penilaian dan Tindak Lanjut : 1. Rembang. tiker timer.Siswa dibagi menjadi 3 kelompok . Sumber / bahan / alat : 1. papan luncur. Fisika Jilid I.Siswa mendapat informasi tentang tumbukan lenting sempurna.Siswa berdiskusi untuk mendapatkan informasi tentang impuls.Siswa berdiskusi tentang prinsip kerja roket .Siswa dapat menyelesaikan masalah tentang impuls dan momentum Kegiatan Akhir . Penutup Pertemuan ke – 1 Kegiatan Awal Motivasi : Siswa mengingat kembali tentang hukum Newton Kegiatan Inti . Alat: kereta dinamik. Fisika XI Bilingual. Kepala SMA N 1 Rembang. Sunardi (2008).PFis NIP197001081994121002 . M. 2. Fisika I. Sumber Bacaan : 1. Drs.

Indikator : 1. Kompetensi Dasar : C. Menerapkan konsep titik berat benda dalam kehidupan sehari-hari Tujuan Pembelajaran : 1. 4. Guru mengarahkan siswa untuk melakukan pengamatan dengan menggunakan papan dan beban untuk memahami momen gaya atau torsi. Kegiatan Inti : 1. Pada gambar berikut tentukan resultan momen gaya jika pusat rotasinya di : a. 2. E. Setelah selesai kegiatan praktikum siswa mendiskusikan besaran yang berpengaruh untuk mendapatkan keseimbangan pada percobaan tersebut. titik D D. Siswa dapat memformulasikan pengaruh torsi pada sebuah benda dalam kaitannya dengan gerak rotasi benda tersebut 2. dan momen inersia. Guru memberi contoh soal untuk menentukan besar dan arah momen gaya. Guru mengajukan pertanyaan : apa jenis gerak pintu saat dibuka atau ditutup? 2. beberapa penumpu berbentuk segitiga.1. Memformulasikan hubungan antara konsep torsi. 2. Kegiatan Akhir : Guru memberi tugas individu kepada siswa untuk mengerjakan soal berikut : 1.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/ Program Semester Waktu : : : : : Fisika Keseimbangan Benda Tegar XI / IPA 2 ( dua ) 8 x 45 menit A. Menggunakan konsep momen inersia untuk berbagai bentuk benda tegar 4. Guru menjelaskan arah momen gaya sebagai vector. titik A b. serta mengarahkan/menunjukkan kekurangan dari kesimpulan siswa. Menerapkan konsep dan prinsip mekanika klasik sistem kontinu dalam menyelesaikan masalah . Mengungkap analogi hukum II Newton tentang gerak translasi dan gerak rotasi 3. Mana yang lebih ringan : jika tangan mendorong di ujung dekat handle pintu atau di tengah daun pintu? Guru menyiapkan penggaris/mistar kayu 1 m. 2. momentum sudut. memakai perkalian silang atau kaidah tangan kanan. G. beberapa beban balok atau anak timbangan. Siswa menggunakan berbagai variasi beban untuk mendapatkan keseimbangan dan mencatat hasil pengamatan. berdasarkan Hukum II Newton serta penerapannya dalam masalah benda tegar . Siswa dapat menerapkan konsep titik berat benda dalam kehidupan sehari-hari Materi Pembelajaran : Terlampir Metode Pembelajaran :  Diskusi informasi  Penugasan  Tes tertulis Langkah – langkah Pembelajaran : Pertemuan ke-1 : Momen Gaya (Torsi) Kegiatan Awal : 1. Standar Kompetensi : 2. Siswa dapat memformulasikan hukum kekekalan momentum sudut pada gerak rotasi 5. F. Guru melakukan tanya jawab dengan siswa mengenai hasil pengamatan dan diskusi siswa. 3. Guru menjelaskan pengertian momen gaya :  = l x F 5. Memformulasikan hukum kekekalan momentum sudut pada gerak rotasi 5. Lihat gambar : . Siswa dapat menggunakan konsep momen inersia untuk berbagai bentuk benda tegar 4. B. Kegiatan secara berkelompok atau bergantian. Siswa dapat mengungkap analogi hukum II Newton tentang gerak translasi dan gerak rotasi 3. Memformulasikan pengaruh torsi pada sebuah benda dalam kaitannya dengan gerak rotasi benda tersebut 2.

. serta menjelaskan/merumuskan besaran momen kopel. Guru menyiapkan beberapa model sistem untuk menunjukkan besaran momen kopel.r2 Gaya F = m. Guru mendefinisikan momen inersia dan merumuskan secara teoritis untuk berbagai bentuk benda tegar. I =  m.m. Energi Kinetik Ek = ½. Kegiatan Inti : 1.v2 Energi Kinetik Rotasi Ek = ½.I.v Momentum Sudut L = I. Dengan memakai gambar Guru mengajukan pertanyaan : apa pengaruh jika dua gaya sama besar dan berlawanan arah bekerja pada sebuah benda tetapi bekerja pada titik tangkap yang tidak sama. Momen gaya oleh berat batang terhadap titik O b. Kegiatan Akhir : Guru memberi tugas kepada siswa untuk menentukan momen inersia batang homogen yang diputar dengan sumbu putar tegak lurus batang dan terletak pada pusat massa.R Kecepatan v Kecepatan Sudut  v = . 2.R massa m Momen Inersia I =  m.2 Ek total = ½.v.2 m pada ujung P diberi beban 2 kg dan ujung O dikaitkan pada tembok memakai engsel.v2 Momentum p = m. Kegiatan Inti : 1.m.r2 2. Guru memberi contoh soal dan penyelesaiannya agar pengertian momen kopel lebih dipahami siswa.r L = m.r2 → sistem/benda dianggap berbentuk titik. Tentukan : a. I =  r2 dm → benda tidak berbentuk titik 5. Momen gaya oleh berat beban terhadap titik O Tegangan Tali Pertemuan ke-2 : Momen Inersia Kegiatan Awal : 1. 4. benda berbentuk silinder pejal/berongga dan bola pejal/berongga. Guru meminta siswa membuat tabel hubungan antara gerak translasi dan gerak rotasi seperti berikut : Hubungan Gerak Translasi dengan Gerak Rotasi Jarak s Posisi Sudut  S = . Guru meminta salah satu siswa menulis di papan tulis hubungan yang dipakai untuk Hukum Kekekalan Momentum pada gerak translasi. Siswa diminta mengingat lagi rumus momen inersia batang homogen.R Percepatan a Percepatan Sudut  a = . memakai I =  r2 dm Pertemuan ke-3 : Dinamika Rotasi Kegiatan Awal : 1. 3. Guru mendemonstrasikan peristiwa timbulnya momen kopel. Guru mengajukan pertanyaan kepada siswa : apa perbedaan antara momen gaya dan momen inersia? 2. Guru memberi contoh untuk menentukan momen inersia batang homogen yang diputar salah satu ujungnya. memakai I =  r2 dm Guru memberi informasi rumus momen inersia untuk benda berbentuk silinder pejal/berongga dan bola pejal/berongga.Batang OP beratnya 20 N dan panjangnya 1. Agar batang tetap horisontal ujung P diikat tali yang dikaitkan di tembok.a Momen Gaya   = I .( 1 + k ). L=rxp L = m.

g. 2  1 = ½.Guru mempersiapkan sebuah katrol berupa silinder pejal dan dua beban yang digantung pada katrol memakai tali.R = ½. Guru menyandarkan penggaris kayu/mistar pada tembok kelas dan menanyakan apakah penggaris tersebut seimbang? 2.R  m1.R2.R2 → katrol sebagai silinder pejal a = . 4. 2. Kegiatan Inti : Guru mendemonstrasikan untuk melihat arah perputaran katrol jika beban dilepaskan.M. Guru mengajak siswa untuk menganalisa hubungan-hubungan berikut : 1 = F1 x r = w1. Dengan memakai analogi Hukum Kekekalan Momentum pada gerak translasi.a m2. Guru mengajak siswa memakai Hukum II Newton pada gerak rotasi untuk menentukan percepatan linier sebagai berikut :   = I .g = ½.  Fy = 0 dan   = 0 .g M Kegiatan Akhir : Guru memberikan soal untuk katrol dengan satu beban.M.R.R 2 = F2 x r = w2.g. Guru melengkapi/menyimpulkan pada Hukum Kekekalan Momentum Sudut berlaku hubungan: L1 = L2 I. Guru menggambarkan sistem seperti berikut untuk menentukan syarat keseimbangan titik P. Guru meminta siswa yang lain untuk menentukan hubungan Hukum Kekekalan Momentum Sudut. Guru menanyakan arah gerak dan percepatan benda jika katrol licin..2 Kegiatan Akhir : Guru memberi soal pemakaian Hukum Kekekalan Momentum Sudut pada kopling kendaraan bermotor dan penari balet. 3. Guru mengajak siswa memakai syarat keseimbangan titik :  Fx = 0 dan  Fy = 0 untuk menentukan tegangan tali T. 4.(a/R) m2.M.M.. 2.g = ½.a ( m2  m1 ).a a 2.g  m1.3.R = m1.(m 2  m1 ).g. Guru bertanya apa syarat terjadinya keseimbangan? Kegiatan Inti : 1. Seperti gambar berikut : 1. Pertemuan ke-4 : Hukum Newton II pada Dinamika Rotasi Kegiatan Awal : 1.R →  = (a/R) Guru menanyakan arah momen gaya yang ditimbulkan oleh w1 dan w2.R I = ½. Guru menambahkan syarat keseimbangan :   = 0 Guru memberi contoh soal dan penyelesaian dengan memakai syarat keseimbangan :  Fx = 0 .1 = I.M. Pertemuan ke-5 : Keseimbangan Benda Tegar Kegiatan Awal : 1.R = m2.g.

Fisika XI Bilingual. Juli 2010 Guru Mapel. Supono.. H. Kegiatan Akhir : 1. benang. Siswa dalam kelompok menentukan letak titik berat dengan memakai bantuan benang. Kepala SMA N 1 Rembang. Guru menginformasikan bahwa titik berat benda berbentuk bidang datar dapat ditentukan dengan memakai hubungan : xo  4. Bahan: lembar kerja. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 % 5.. 5. Jakarta : BSE. dan media presentasi I. 2. statif dan penggaris.x 2  . Pertemuan ke-6 : Titik Berat Kegiatan Awal : Guru menyuruh siswa dalam kelompok menyiapkan : karton. Setiya Purwoko NIP 196303281988031003 Sukarno. Sumber: Buku Fisika yang relevan 2. S. Bob Foster (1999). ulangan harian. Fisika XI. dan yo  A1 . tugas rumah. Jakarta : Erlangga.. statif. Penilaian dan Tindak Lanjut : 1. hasil kerja siswa.. tes lisan. 3. gunting/cutter untuk melakukan praktikum menentukan titik berat. M. beban gantung. beban gantung. Fisika Jilid I. 2.PFis NIP197001081994121002 . Fisika I. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih 3. 3. Alat: kertas karton. Jakarta : Balai Pustaka. A1  A 2  . Rembang. Contoh instrumen terlampir J.y 2  . Guru meminta siswa untuk menandai titik-titik koordinat pada karton yang sama. Drs.. Marthen Kanginan. dan menghitung letak titik berat dengan memakai hubungan di atas. tugas kelompok. A1 . Kegiatan Inti : 1. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 % 4.Kegiatan Akhir : Guru menutup pertemuan dengan memberikan soal keseimbangan batang yang bersandar pada tembok licin dan bertumpu pada lantai kasar. Mengetahui.. Jakarta: Yrama Widya. Jakarta : Erlangga. Energi Gelombang Medan I. 2. A1  A 2  . Tugas individu. statif. 5.. Guru menginformasikan pemakaian tanda (+) atau () sesuai bentuk benda di atas. Sri Handayani (2009).x1  A 2 . kuis. Guru menyuruh tiap kelompok untuk menggambar dan memotong 6 bentuk karton seperti berikut : 2. bahan presentasi 3. dkk (1976). neraca..Pd. Sumber / bahan / alat : 1. 4.y1  A 2 . Guru meminta siswa untuk membandingkan letak titik berat yang diperoleh melalui percobaan dan melalui perhitungan. Sunardi (2008). Sumber Bacaan : 1. Guru memberi soal menentukan letak titik berat gabungan antara silinder pejal dan kerucut.

Tugas individu. 2. Mengamati percobaan hukum Archimedes secara berkelompok. Mengingat kembali tentang tekanan dan Hukum Pascal . Menerapkan konsep dan prinsip mekanika klasik sistem kontinu dalam menyelesaikan masalah . Mendiskusikan penerapan hukum Archimedes dan hukum Pascal dalam kehidupan sehari hari 5. Mendiskusikan karakteristik fluida ideal. tugas kelompok. Tes tertulis Langkah – langkah Pembelajaran : Pertemuan ke-1 dan 2. 2. Standar Kompetensi : 2. Penilaian dan Tindak Lanjut : 1. Menerapkan hukum dasar fluida dinamik pada masalah fisika sehari-hari Tujuan Pembelajaran : 1. tes lisan. Siswa dapat memformulasikan hukum dasar fluida dinamik 4. Menerapkan hukum dasar fluida statik pada masalah fisika sehari-hari 3. Menganalisis hukum-hukum yang berhubungan dengan fluida statis dan dinamis serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari . Memformulasikan hukum dasar fluida dinamik 4. Siswa dapat menerapkan hukum dasar fluida statik pada masalah fisika sehari-hari 3. bahan presentasi 3. ulangan harian. Mendiskusikan azas Bernaulli serta penerapanya dalam kehidupan sehari-hari. Mendiskusikan dan menyimpulkan hasil pengamatan 4. Mendikusikan tentang tekanan Hidrosstatis. neraca. Memformulasikan hukum dasar fluida statik 2. Sumber / bahan / alat : 1. 5. Diskusi informasi 2. Mendemonstrasikan penerapan hukum Bernaulli. 3. tugas rumah. Motivasi Bagaimana jika zat cair dialirkan dari penampang besar ke penampang lebih kecil . Siswa dapat menerapkan hukum dasar fluida dinamik pada Materi Pembelajaran : Terlampir Metode Pembelajaran : 1. Kompetensi Dasar : C.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/ Program Semester Waktu : : : : : Fisika Fluida XI / IPA 2 ( dua ) 8 x 45 menit A. G. F. B. 3. gelas ukur. 2. Mendiskusikan tegangan permukaan pada air. . Evaluasi dan memberikan tugas Pertemuan ke-3 dan 4. Mendemonstrasikan tegangan permukaan air. Bahan: lembar kerja. Guru memberikan latihan soal tentang fluida dinamik Kegiatan Akhir : 1. Evaluasi dan memberikan tugas H. Alat: hidrometer. Sumber: Buku Fisika yang relevan 2. 4. Kegiatan Inti : 1. Kesimpulan hasil percobaan dari seluruh kelompok dan menyerahkan hasil kegiatan . Siswa dapat memformulasikan hukum dasar fluida statik 2. Motivasi : Apa yang terjadi jika sebuah benda dimasukan kedalam wadah yang berisi air penuh ? Kegiatan Inti : 1. 6. hasil kerja siswa. Kegiatan Awal : Mengingat tentang pengertian fluida statik. Penugasan 3. 1. kuis. Guru memberikan latihan soal tentang fluida static Kegiatan Akhir : Kesimpulan hasil percobaan dan diskusi seluruh kelompok dan menyerahkan hasil kegiatan . Kegiatan Awal : D. media presentasi I. E. Mendiskusikan azas kontinuitas serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Indikator : 1.

Drs.PFis NIP197001081994121002 . Mengetahui. Jakarta : Erlangga. 5. 4. 3. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih 3. Energi Gelombang Medan I. Fisika I. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 % 4.Pd. Fisika XI Bilingual. Setiya Purwoko NIP 196303281988031003 Sukarno. Marthen Kanginan.2. Sunardi (2008). Juli 2010 Guru Mapel. Sumber Bacaan : 1. Supono. Rembang. 2. Bob Foster (1999). Sri Handayani (2009). Jakarta: Yrama Widya. S. Fisika XI. dkk (1976). Fisika Jilid I. Jakarta : Balai Pustaka. Kepala SMA N 1 Rembang. Jakarta : BSE. Contoh Instrumen terlampir J. Jakarta : Erlangga. M. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 % 5.

Berdasarkan persamaan Boyle-Gay Lussac. isobaris dan isokhoris. Penugasan 3. Menerapkan persamaan umum gas ideal pada proses isotermik. Siswa dapat mendeskripsikan persamaan umum gas ideal pada persoalan fisika sehari-hari. Materi Pembelajaran : Terlampir F.k. C. Indikator : 1. Guru bertanya kepada siswa tentang pompa sepeda.V1 = P2. R = tetapan umum gas = 8314 J/Kmol. Guru menginformasikan juga hukum Guy-Lussac : Hukum Guy Lussac  Dalam ruang tertutup pada tekanan tetap (proses isobaris). Kemudian guru menjelaskan hubungan antara Hukum Boyle dan Guy-Lussac : Persamaan Boyle-Gay Lussac : P. Menerapkan konsep termodinamika dalam mesin kalor B.V = N. dilanjutkan membahas definisi dan cirri-ciri gas ideal. PT P P P  tetap  1  2 T T1 T2 3. VT V V V  tetap  1  2 T T1 T2  Dalam ruang tertutup pada volume tetap (proses isokhoris). volume gas (V) sebanding dengan suhu mutlak (T). Guru menginformasikan bahwa kedua hukum itu berlaku untuk gas ideal.V P . 2. apa yang terjadi pada tekanan dan volume gas di dalamnya jika piston ditekan atau ditarik.T  n = jumlah mol gas ideal . Tes tertulis G.38 x 10-23 J/K 6. k = tetapan Bolztmann = 1. Mendeskripsikan persamaan umum gas ideal pada persoalan fisika sehari-hari. Guru membahas hukum Boyle : Hukum Boyle  Dalam ruang tertutup pada suhu tetap (proses isotermis).V = tetap  P1. Guru menyiapkan beberapa alat yang bekerja berdasarkan prinsip hukum Boyle seperti pompa sepeda dan alat suntik bekas tempat tinta printer. 2. 2. Kompetensi Dasar : 1.V P .V  tetap  1 1  2 2 T T1 T2 5. Guru menginformasikan persamaan gas ideal : P.V = n.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/ Program Semester Waktu : : : : : Fisika Teori Kinetik Gas XI / IPA 2 ( dua ) 8 x 45 menit A. Standar Kompetensi : 3. isokhorik. Metode Pembelajaran : 1.V2 V 2. Diskusi informasi 2. Siswa dapat menerapkan persamaan umum gas ideal pada proses isotermik. tekanan gas (P) sebanding dengan suhu mutlak (T). Gay-Lussac dan persamaan gas ideal. Kegiatan Akhir : Guru memberikan soal yang mengacu dari Buku Sumber sebagai tugas perorangan. Guru bertanya kepada siswa perbedaan proses isotermis. . Tujuan Pembelajaran : 1.K P. 4. tekanan gas (P) berbanding terbalik dengan volume (V). Mendeskripsikan sifat-sifat gas ideal monoatomik .R. dan isobarik E. Pertemuan ke-3 dan 4 (Prinsip Ekuipartisi Energi) Kegiatan Awal : 1. isokhorik. Guru memberi contoh soal menggunakan hukum Boyle. dan isobarik D.T  N = jumlah partikel gas ideal . Langkah – langkah Pembelajaran : Pertemuan ke-1 dan 2 (Persamaan Gas Ideal) Kegiatan Awal : 1. P 1  P. Kegiatan Inti : 1. Sambil memperagakan pompa sepeda atau alat suntik.

Setiya Purwoko NIP 196303281988031003 Sukarno.f. Prinsip Ekuipartisi Energi oleh James Clerk Maxwell : Untuk suatu sistem yang terdiri dari molekul-molekul gas pada suhu mutlak T.2.T  Sehingga Ek = f. media presentasi Penilaian dan Tindak Lanjut : 1. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 % 5. S.T  untuk gas monoatomik (terdiri dari atom-atom) Ek = 3/2 . memiliki jumlah derajad kebebasan tertentu. Marthen Kanginan.T dimana Ek = ½. tugas kelompok.T  untuk gas diatomik (molekul-molekul gas pada suhu sedang) Ek = 7/2 . Jakarta : Erlangga. dkk (1976). Berdasarkan derajad kebebasan molekul-molekul gas. Guru menginformasikan hubungan : Tekanan Gas.T Sehingga sesuai prinsip ekuipartisi. tes lisan. Berdasarkan adanya hubungan antara energi kinetik dan suhu mutlak. Kepala SMA N 1 Rembang.P = = = m M m ρ 5. Berdasarkan hubungan Ek = 3/2 . maka energi dalam gas memenuhi persamaan : U = N. Guru bertanya selain suhu dan volume apakah ada besaran lain yang mempengaruhi tekanan gas Kegiatan Inti : 1. Jakarta : Balai Pustaka.V 3.k. Sumber: Buku Fisika yang relevan 2.k. maka energi dalam gas juga dibedakan atau dibagi menjadi U = 3/2 .T  untuk gas diatomik (molekul-molekul gas pada suhu tinggi) 3. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 % 4.PFis NIP197001081994121002 .T  untuk gas monoatomik (terdiri dari atom-atom) U = 3/2 . Rembang. 3.k. Mengetahui.k. Guru memberi latihan soal H. Jakarta: Yrama Widya.T  untuk gas diatomik (molekul-molekul gas pada suhu rendah) Ek = 5/2 . 4.T  f = derajad kebebasan gerak partikel. 1/2 . hasil kerja siswa. Derajad kebebasan menyatakan molekul menyimpan energi yang merupakan kelipatan dari energi kinetik rata-rata ½. Energi Kinetik & Suhu Mutlak 2 N 1 N Ek   mo v2    P  3 V 3 V 2  N  NkT Ek =  Ek = 3/2 .k. 1/2.k. Jakarta : BSE. Alat: hidrometer. I. Sehigga v rms  v2  3. Fisika I. Supono.P. neraca. 2. J.N. 2. bahan presentasi 3.k.m. Guru menginformasikan berlakunya prinsip ekuipartisi energi.k. Sunardi (2008).T 3.N. Fisika XI. Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih 3.T  untuk gas diatomik pada suhu tinggi 4.T  untuk gas diatomik pada suhu sedang U = 7/2 .N. Guru menginformasikan bahwa gas ideal memiliki kelajuan efektif sebagai nilai dari akar rata-rata kuadrat kalajuan (vrms). kuis.R. Energi Gelombang Medan I. Jika dalam ruang tertutup terdapat sejumlah N molekul gas. Drs.v2 .k.k. Fisika XI Bilingual. 5. gelas ukur. Jakarta : Erlangga.T 3 V V   NkT PV = NkT  P = V P  v2  P  2. tugas rumah. ulangan harian.Ek = N. Berdasarkan adanya ekuipartisi energi.k. Bob Foster (1999). Contoh instrumen terlampir Sumber Bacaan : 1. Sumber / bahan / alat : 1. Juli 2010 Guru Mapel. M. Tugas individu. Bahan: lembar kerja.k.N.T  untuk gas diatomik pada suhu rendah U = 5/2 .T 3.k. Guru menginformasikan bahwa gas memiliki energi dalam yang didefinisikan sebagai : jumlah energi kinetik seluruh molekul gas yang terdapat dalam ruang tertutup.k. Fisika Jilid I. Sri Handayani (2009). maka dibedakan atau dibagi energi kinetiknya sebagai berikut : Ek = 3/2 .Pd.

Pertemuan ke-2 Kegiatan Awal : 1. Guru menugaskan siswa menyelesaikan latihan soal di rumah. Kegiatan Inti : 1. Siswa dapat mendeskripsikan usaha. Guru menjelaskan Hukum I Termodinamika 2. Mesin Carnot Metode Pembelajaran : 1. isobarik. isobar. Mendeskripsikan prinsip kerja mesin Carnot Tujuan Pembelajaran : 1. isokorik dan adiabatik. Mendeskripsikan usaha. Guru bersama siswa menganalisis untuk menemukan karakteristik proses isobarik. Guru menjelaskan tentang kapasitas kalor pada zat gas. 4. Tes tertulis Langkah – langkah Pembelajaran : Pertemuan ke-1 Kegiatan Awal : 1. isokorik dan adiabatik. isobar. isobar. Guru mengingatkan kembali tentang konsep usaha dan kalor 2. Menganalisis proses gas ideal berdasarkan grafik tekanan-volume (P-V) 3. isotermik. G. Menerapkan konsep termodinamika dalam mesin kalor B. Siswa dapat menganalisis proses gas ideal berdasarkan grafik tekanan-volume (P-V) 3. 3. Siswa mencatat hal-hal penting tentang Hukum I Termodinamika dan penerapannya. Menyelesaikan beberapa contoh soal tentang usaha pada proses isitermal. 2. 3.RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran Materi Pokok Kelas/ Program Semester Waktu : : : : : Fisika Termodinamika XI / IPA 2 ( dua ) 8 x 45 menit A. Siswa dapat mendeskripsikan prinsip kerja mesin Carnot Materi Pembelajaran : Termodinamika 1. guru dan siswa mendiskusikan penurunannya pada proses isotermal.2. V2 D. Kegiatan Inti : 1. Kegiatan Akhir 1. Guru mengingatkan kembali konsep usaha pada proses isitermal. Hukum utama termodinamika 2. . Dengan diskusi kelas. Siswa mengerjakan latihan soal. isobar. E. Menganalisis perubahan keadaan gas ideal dengan menerapkan hukum Termodinamika . Siswa mencatat hal-hal penting tentang usaha pada proses isitermal. isokorik dan adiabatik. isokorik dan adiabatik. Guru mengingatkan kembali tentang operasi matematika integral sederhana. Kompetensi Dasar : C. F. dan energi dalam berdasarkan hukum utama termodinamika 2. kalor. dan energi dalam berdasarkan hukum utama termodinamika 2. Mengerjakan latihan soal tambahan tentang usaha pada proses isitermal. Dengan dasar persamaan usaha W  V1  PdV . isokorik dan adiabatik. isobar. isobar. Standar Kompetensi : 3. guru dan siswa menemukan aplikasi Hukum I Termodinamika pada proses isitermal. Kegiatan Inti : 1. 3. kalor. 4. Pertemuan ke-3 Kegiatan Awal : Guru mengingatkan kembali konsep usaha pada proses isitermal. 2. dan adiabatik dalam diskusi kelas 2. isokorik dan adiabatik. Indikator : 1. Penugasan 3. Diskusi informasi 2. Kegiatan akhir 1. isokorik dan adiabatik. isokorik dan adiabatik. Guru bersama siswa menurunkan perumusan usaha dengan pendekatan integral sederhana. isokhorik. isobar. Guru dan siswa menyelesaikan soal-soal aplikasi Hukum I Termodinamika pada proses isitermal.

Siswa dikatakan berhasil jika tingkat pencapaiannya 75 % atau lebih 3. Jakarta: Yrama Widya. Juli 2010 Guru Mapel. Jakarta : BSE. Energi Gelombang Medan I. S. 2. Fisika XI. Drs. 4. Bob Foster (1999). Marthen Kanginan. 2. H. Fisika I. Memberi program remidi untuk siswa yang tingkat pencapaiannya kurang dari 75 % 4. Alat: hidrometer. Sunardi (2008). Setiya Purwoko NIP 196303281988031003 Sukarno. isokhorik. Rembang. tugas kelompok. Siswa mencatat hal-hal penting tentang karakteristik proses isobarik. Memberi program pengayaan untuk siswa yang tingkat pencapaiannya di atas 75 % 5. Guru menugaskan siswa menyelesaikan latihan soal tentang kapasitas kalor di rumah. 3. dan adiabatik dalam diskusi kelas. Kepala SMA N 1 Rembang. tes lisan. Fisika XI Bilingual. Bahan: lembar kerja. media presentasi I. Pertemuan ke-4 Kegiatan Awal : Guru mengingatkan kembali Hukum I Termodinamika Kegiatan Inti : 1. Contoh instrumen terlampir J. 2. isotermik. Jakarta : Balai Pustaka. bahan presentasi 3. 2.PFis NIP197001081994121002 . 2. Mengetahui. hasil kerja siswa. kuis.Pd. Guru menjelaskan tentang materi siklus Carnot. Tugas individu. Menghitung efisiensi mesin kalor dan koefiseien performans mesin pendingin Carnot dalam diskusi pemecahan masalah Kegiatan Akhir 1. M. Siswa mencatat hal-hal penting tentang siklus Carnot dan efisiensi mesin pemanas dan pendingin Carnot. Sumber: Buku Fisika yang relevan 2.Kegiatan akhir 1. Penilaian dan Tindak Lanjut : 1. Fisika Jilid I. dkk (1976). tugas rumah. Supono. Sri Handayani (2009). ulangan harian. Sumber / bahan / alat : 1. Sumber Bacaan : 1. Jakarta : Erlangga. 5. Jakarta : Erlangga. gelas ukur. neraca. Guru menugaskan siswa menyelesaikan latihan soal di rumah.