P. 1
ILMU FALAK/ HISAB RUKYAH: Sejarah Perkembangan Ilmu Falak Di Indonesia

ILMU FALAK/ HISAB RUKYAH: Sejarah Perkembangan Ilmu Falak Di Indonesia

|Views: 1,378|Likes:
Published by Jayusman Djusar
SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU FALAK DI INDONESIA: UPAYA PENELUSURAN1 Abstrak Menarik untuk mencoba membahas sejarah perkembangan ilmu Falak di Indonesia. Perkembangan awal ilmu Falak di Nusantara adalah diadopsinya sistem penanggalan hijriah ke dalam penanggalan Jawa yang dilakukan oleh sultan Agung. Menguraikan transmisi keilmuan Falak sampai ke Nusantara. Menggambarkan bentuk pengembangan dan interaksinya dengan perkembangan ilmu pengetahuan terutama astronomi. Serta momentum bagi kajian-kajian il
SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU FALAK DI INDONESIA: UPAYA PENELUSURAN1 Abstrak Menarik untuk mencoba membahas sejarah perkembangan ilmu Falak di Indonesia. Perkembangan awal ilmu Falak di Nusantara adalah diadopsinya sistem penanggalan hijriah ke dalam penanggalan Jawa yang dilakukan oleh sultan Agung. Menguraikan transmisi keilmuan Falak sampai ke Nusantara. Menggambarkan bentuk pengembangan dan interaksinya dengan perkembangan ilmu pengetahuan terutama astronomi. Serta momentum bagi kajian-kajian il

More info:

Published by: Jayusman Djusar on May 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/07/2013

pdf

text

original

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU FALAK DI INDONESIA: UPAYA PENELUSURAN1 Abstrak Menarik untuk mencoba membahas sejarah perkembangan ilmu

Falak di Indonesia. Perkembangan awal ilmu Falak di Nusantara adalah diadopsinya sistem penanggalan hijriah ke dalam penanggalan Jawa yang dilakukan oleh sultan Agung. Menguraikan transmisi keilmuan Falak sampai ke Nusantara. Menggambarkan bentuk pengembangan dan interaksinya dengan perkembangan ilmu pengetahuan terutama astronomi. Serta momentum bagi kajian-kajian ilmu Falak seperti penentuan awal waktu salat, arah kiblat, awal bulan Kamariah, dan gerhana untuk reaktualisasi. Perkembangan ilmu Falak di Indonesia tidak selalu bersifat linier antara perkembangan sains dengan realita yang terjadi pada masa itu. Dengan asumsi bahwa pada pertengahan abad ke -20 metode hisab Hakiki Tahqiqi akan berkembang dengan pesat menggantikan teori lama yang telah gugur secara ilmiah; dan metode hisab Hakiki Taqribi mulai ditinggalkan orang. Tapi kenyataannya tidak seperti demikian. Metode hisab Hakiki Taqribi tetap memiliki pengikut fanatiknya bahkan sampai dengan sekarang ini, misalnya kasus metode Sullamun Nayyiran. Kata Kunci: Sejarah, Ilmu Falak, ibadah A. Pendahuluan Dalam makalah ini mungkin belum dapat dirumuskan secara sistematis tentang sejarah perkembangan ilmu Falak di Indonesia. Hal ini karena dari bukubuku ilmu Falak yang telah ditulis oleh berbagai kalangan ahli dan praktisi ilmu Falak sampai sekarang belum banyak yang mengulasnya secara memadai. Namun akan berusaha diungkapkan poin-poin penting dalam perkembangan ilmu Falak di Indonesia. Untuk mengungkapkan sejarah perkembangan ilmu Falak di Indonesia perlu penelitian tentang bagaimana transmisi keilmuan Falak samp ke ai Nusantara. Literatur awal yang diajarkan dan bagaimana perkembangannya. Hal ini untuk memetakan jaringan ulama Falak Nusantara. Sebagai sebuah sains yang dikembangkan oleh umat Islam tentulah ilmu Falak mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Akan dibahas juga bagaimana ahli Falak²yang sebagiannya adalah dari kalangan
1 Jayusman, Dosen Fakultas Ushuluddin IAIN Raden //jayusmanfalak.blogspot.com dan email: jay_falak@yahoo.co.id

Intan

Lampung,

http:

ulama di pondok-pondok pesantren dalam mengikapi persoalan tersebut. Dalam pengembangan kajian ilmu Falak ini terdapat momentum-momentum yang menjadi tahapan penting bagi perkembangannya. Di antara momentummomentum itu yang penulis anggap signifikan untuk diungkap antara lain: 1. Perubahan arah kiblat masjid keraton Jogjakarta oleh KH Ahmad Dahlan, 2. KH Turaichan Adjhuri yang berbeda dalam penetapan awal bulan Kamariah dengan pemerintah dan menyerukan untuk menyaksikan peristiwa gerhana matahari di kala pemerintah melarang hal tersebut, 3. Kisah 1995, 4. Yang paling belakangan adalah peristiwa yang terjadi di tahun 2008 dan 2009 lalu; Hasil Penelitian lembaga Rukyatul Hilal Indonesia (RHI) tentang banyaknya arah kiblat masjid di Jogjakarta yang melenceng. 5. Dan Majalah Qiblati yang menggugat jadwal awal waktu salat Subuh yang ditetapkan Pemerintah lebih dahulu dari yang seharusnya. Di bagian akhir, penulis memberikan beberapa catatan tentang perkembangan ilmu Falak Indonesia. B. Sejarah Awal Perkembangan Ilmu Falak di Indonesia Pembahasan tentang ilmu Falak terkait dengan persoalan ibadah. Ini karena bahasan utama dalam kajian ilmu Falak adalah penentuan awal waktu salat, arah kiblat, awal bulan Kamariah, dan gerhana. Sebagai bagian dari kegiatan ibadah, ilmu Falak tentu saja masuk ke Indonesia beriringan dengan masuknya agama Islam ke Indonesia. Berbicara tentang sejarah perkembangan awal ilmu Falak di Indonesia secara keilmuan masih belum diungkap secara memadai. Pembicaraan tentang sejarah awal perkembangan ilmu Falak di Indonesia di dalam buku-buku ilmu Falak hampir sama saja. Rata-rata mereka menyatakan bahwa perkembangan awal ilmu Falak di Nusantara adalah diadopsinya sistem penanggalan hijriah ke dalam penanggalan Jawa yang dilakukan oleh sultan ³kecelakaan´ ilmu Falak secara akademik dengan dikeluarkannya mata kuliah ilmu Falak dari Kurikulum PTAI tahun

Belanda mengganti penanggalan tersebut dengan penanggalan masehi. Kajian Keilmuan Ilmu Falak Nusantara Tahapan perkembangan ilmu Falak di Nusantara dapat diklasifikasikan sebagai berikut: 1. 1449 M) yang biasanya disebut Zeij Sulthani.org/wiki/Kalender_Jawa). Tabel astronomi Ulugh Beik ini merupakan penemuan yang sangat berharga pada masa itu. 1981: 22). Penanggalan Islam. sebelum abad ke-20. Perhitungannya masih berpatokan pada asumsi Bumi sebagai pusat peredaran Bulan dan Matahari. yang disebut dengan Geosentris. 2 . Perhitungan awal bulan yang dilakukan menggunakan tabel-tabel astronomi yang dirumuskan oleh Ulugh Beik (w. Masa kepemimpinan kerajaan Mataram dipegang oleh Sri Sultan Muhammad Sultan Agung Prabu Hayrayakusumo (1613-1643 M) inilah penanggalan Islam mulai dipekenalkan.wikipedia. Tabel ini telah digunakan bahkan juga oleh para astronom di Barat selama berabad-abad lamanya. di dunia Islam umumnya berkembang metode hisab yang belakangan diidentifikasi sebagai metode hisab Hakiki Taqribi. Ia menetapkan penanggalan resmi kerajaan berdasarkan tahun Jawa Islam tersebut. C. Pada tahun 1625 Masehi. Namun perhitungan tahunnya tetap dengan melanjutkan perhitungan Hindu sebelumnya. penanggalan hijriah ini diasumsikam secara umum digunakan oleh kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara sejak zaman meeka berdaulat penuh.Agung. Pengaruh Ulugh Beik (w. Penanggalan ini digunakan sebagai penanggalan resmi kerajaankerajaan tersebut. Namun setelah datangnya penjajahan Belanda di Nusantara pada abad ke-16. 1449 M) dengan tabel Zeij Sulthaninya Sejarah tentang perkembangan ilmu Falak sebagai sebuah keilmuan yang mandiri di Indonesia dimulai pada awal abad ke-20. Penaggalan masehi inilah yang digunakan untuk administrasi pemerintahan dan penanggalan resmi (BHR. Muhyiddin Khazin (2008: 28) memberikan penjelasan yang sedikit berbeda bahwa Sultan Agung memadukan penanggalan Hindu dan penanggalan Islam menjadi penanggalan Jawa Islam pada tahun 1043H/1633M. Sejak saat itu kalender Jawa versi Mataram menggunakan sistem kalender 2 kamariah atau lunar (http://id. Dalam perhitungan awal bulan Kamariah misalnya. Sultan Agung yang berusaha keras menyebarkan agama Islam di pulau Jawa dalam kerangka negara Mataram mengeluarkan dekrit untuk mengubah penanggalan Saka. Asimilasi penanggalan ini dilakukan dengan cara merubah pedoman pengambilan dari tahun berdasarkan peredaran Matahari menjadi berdasarkan peredaran bulan.

bahwa Mataharilah pusat tata surya (bukan Bumi sebagaimana yang diyakini sebelumnya). mereka tidak hanya mempelajari ilmu-ilmu agama seperti: tafsir. melainkan juga membawa catatan tentang ilmu Falak. Ia membawa Zeij (tabel astronomi) Ulugh Beik (w. Di antara muridnya adalah Ahmad Dahlan as-Simarani atau at-Tarmasi (w. dan pemikiran yang mendorong umat Islam yang pada masa itu rata-rata di bawah belenggu kolonialisme untuk membebaskan diri. Penemuan ini tentu saja akan berpengaruh terhadap metode dan rumus ilmu Falak atau astronomi yang selama ini digunakan. Ia menulis buku Iqazhu an-Niyam fi ma Yata¶allaq bi ahillah wa ashShiyam dicetak pada 1321H/1903M. Dengan semangat menjalankan dakwah islamiah. Kemudian proses transfer knowledge ini berlanjut kepada para murid mereka di tanah air (Khazin. Lalu Ahmad Dahlan as-Simarani atau at-Tarmasi mengajarkannya di daerah Termas (Pacitan) dengan menyusun buku Tazkirah al-Ikhwan fi Ba¶dhi Tawarikhi A¶mal al-Falakiyah bi Semarang yang selesai ditulis pada 1321 H/1903M. tauhid. Diperkirakan baru sampai ke Indonesia pada pertengahan abad ke-20. di antara para ulama ada yang baerdakwah ke berbagai daerah yang baru. ilmu Falak mulai tumbuh dan berkembang di tanah air. Pada dekade itu misalnya. Ia kemudian mengajarkannya pada para ulama di Betawi pada waktu itu. fiqh.Setelah Nicolas Copernicus (1473-1543 M) menemukan teori Heliosentris. . Pembaharuan yang digulirkan inipun kemudian sampai ke Indonesia. ditandai dengan penulisan kitab-kitab ilmu Falak oleh para ulama ahli Falak Indonesia. 2008: 29). Seiring kembalinya para ulama yang telah berguru di Mekah pada awal abad ke-20. Ketika berguru di tanah suci. Sedang Habib Usman ibn Abdillah ibn µAqil ibn Yahya tetap mengajar di Betawi. Awalnya tdak mudah untuk menentang doktrin yang diyakini gereja. Buku ini di samping memuat masalah ilmu Falak. hadis. 2008: 28-29). Syekh Abdurrahman ibn Ahmad al-Mishra (berasal dari Mesir) pada tahun 1314H/1896M datang ke Betawi. tasawuf. namun pada tahapan selanjutnya teori ini mendapat dukungan secara ilmiah dari ilmuan setelahnya. Dalam sejarah perkembangan modern ilmu Falak di Indonesia pada awal abad ke-20. juga terdapat di dalamnya tentang masalah puasa (Khazin. 1449 M) yang masih mendasarkan teorinya pada teori Geosentris. 1329H/1911M) dan Habib Usman ibn Abdillah ibn µAqil ibn Yahya yang dikenal dengan Mufti Betawi.

Pada priode kedua. buku Ilmu Falak dan Hisab dan buku Hisab Urfi dan Hakiki karya K Wardan Dipo Ningrat yang dicetak pada 1957. Menurut M. 2. Kedua kitab tersebut dibawa oleh mereka yang menunaikan ibadah haji setelah menyempatkan diri untuk belajar di tanah suci. dan Natijah al-Ummi The Almanac: Muslim and Christian Calendar and Direction of Qiblat according to Shafie Sect dicetak pada 1951. Di antara kitab kitab karangan ulama Nusantara tersebut adalah kitab al-Khulashah alWafiyah karya Zubair Umar al-Jailani yang dicetak pertam kalinya pada 1354H/ 1935M. Pengaruh Mathla¶ as-Sa¶id fi Hisab al-Kawakib µala Rashd alJadid dan al-Manahij al-Hamidiyah. 2008: 29).Adapun pemikirannya tentang ilmu Falak kemudian dibukukan oleh salah seorang muridnya Muhammad Manshur bin Abdul Hamid bin Muhammad Damiri bin Muhammad Habib bin Abdul Muhit bin Tumenggung Tjakra Jaya yang menulis kitab Sullamun Nayyiran dicetak pertama kali pada 1344H/1925M. 2007: 10). Kitab Sullamun Nayyiranlah paling dikenal dari karya ulama Falak pada masa ini dan masih banyak dipelajari sampai sekarang. dan KH Sholeh Darat (Azhari. al-Qawa¶id al-Falakiyah karya Abd al-Fatah as-Sayyid ath-Thufi al-Falaki. Sebagian kitab-kitab ilmu Falak karya para ulama Indonesia. Ahmad Rifa¶I. Tokoh lainnya Djamil Djambek dengan karyanya Almanak Djamiliyah dan Diya¶al Niri fi ma Yata¶allaq bi al-Kawakib (Azhari. Itulah kitabkitab yang dihasilkan oleh ulama Falak nusantara pada priode awal ini. Tokoh Falak Nusantara yang hidup pada masa itu yang bersinar antara lain Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi. Sementara tokoh Falak yang menonjol di daerah Sumatera adalah Thahir Djalaluddin dan Djamil Djambek. dan Badi¶ah al-Mitsal karya Ma¶shum Jombang (w 1351H/1933M) (Murtadho. 2007: 10). Taufik bahwa kitab ilmu Falak yang ditulis oleh ulama Falak nusantara pada priode kedua ini banyak yang merupakan cangkokan dari kedua kitab tersebut. ditandai dengan kuatnya pengaruh kitab Mathla¶ asSa¶id fi Hisab al-Kawakib µala Rashd al-Jadid karangan Husen Zaid al-Mishra dan al-Manahij al-Hamidiyah karangan Abd al-Hamid Mursy Ghais al-Falaki asySyafi¶i. Thahir Djalaluddin dengan karyanya Pati Kiraan Pada Menentukan Waktu yang Lima diterbitkan pada 1357H/1938M. yang selain menjadikan al-Mathla¶ as-Sa¶id fi Hisbah al-Kawakib µAla Rasd al-Jadid dan al- .

3.id). Sumatra Barat. ia banyak menulis tentang ilmu Hisab. ia wafat di Jakarta pada tanggal 22 November 1977 M/11 Zulhijjah 1397 H. Ia lahir di Bukittinggi pada tanggal 24 Maret 1911 M/ 1330 H. Pertemuannya dengan Syekh Taher Jalaluddin membekas dalam dirinya dan menjadi awal pembentukan keahliannya di bidang penanggalan. ia kemudian mengikuti kursus Legere Akte Ilmu Pasti di Yogyakarta pada tahun 1941-1942 M/1360-1361 H serta mengikuti kuliah ilmu pasti alam dan astronomi pada FIPIA (Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam) di Bandung pada tahun 1954-1955 M/13741375 H (http://bimasislam.--yang merupakan kitab yang dipelajari guru mereka sendiri ataupun guru dari guru mereka.depag. putra ulama besar Syekh Muhammad Djamil Djambek (1860-1947 M/1277-1367 H) dari Minangkabau (http://bimasislam. Ia belajar ilmu hisab dari Syekh Taher Jalaluddin. Kemudian ia memberi kuliah ilmu Falak sebagai dosen tidak tetap di Fakultas Syari'ah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (1959-1961 M/1379-1381 H). Pada tahun 1955-1956 M/1375-1376 H menjadi lektor kepala dalam mata kuliah ilmu Pasti pada PTPG (Perguruan Tinggi Pendidikan Guru) di Batusangkar.Manahij al-Hamidiyah sebagai rujukan utamanya juga merujuk karya ulama Indonesia sebelum mereka (yang telah mempelajari dan mencangkok kitab alMathla¶ as-Sa¶id fi Hisbah al-Kawakib µAla Rasd al-Jadid dan al-Manahij alHamidiyah). al-Maksuf karya Ahmad Soleh Mahmud Jauhari Cirebon. Ia mulai tertarik mempelajari ilmu hisab pada tahun 1929 M/1348 H.id).depag.go.go. Ia merupakan seorang guru serta ahli hisab dan rukyat. Di antaranya adalah Almanak Menara Kudus karya Turaikhan Adjhuri. Sebagai ahli ilmu Falak. yang mengajar di Al-Jami'ah Islamiah Padang tahun 1939 M/1358 H. Untuk memperdalam pengetahuannya. Nur al-Anwar karya Noor Ahmad SS Jepara yang dicetak pada 1986. Keahliannya di bidang ilmu pasti dan ilmu Falak dikembangkannya melalui tugas yang dilaksanakannya di beberapa tempat. Di antara karyanya adalah : (1) . Ittifaq Dzat al-Bain karya Muhammad Zuber Abdul Abdul Karim Gresik. ³Perkawinan´ Ilmu Falak dan Astronomi Pembahasan tentang sejarah perkembangan ilmu Falak modern Indonesia tak lepas dari peran Saadoe'ddin Djambek.

Ia dan putranya menyusun Win Hisab versi 2. Hisab Awal bulan Qamariyah merupakan pergumulan pemikirannya yang akhirnya merupakan ciri khas pemikirannya dalam hisab awal bulan Kamariah (http://bimasislam. program falakiyah .Waktu dan Djadwal Penjelasan Populer Mengenai Perjalanan Bumi. 2008: 36-37).depag. Karya yang terakhir ini. Bulan dan Matahari (diterbitkan oleh Penerbit Tintamas tahun 1952 M/1372 H).go. Sewaktu melaksanakan ibadah haji. (2) Almanak Djamiliyah (diterbitkan oleh Penerbit Tintamas tahun 1953 M/1373 H).id). Selanjutnya jajaran ulama yang berkiprah dalam mengembangan ilmu Falak pada priode ini antara lain: Taufik.0 pada tahun 1998. Satu lagi kontribusi Sa¶adoeddin Djambek adalah dalam penentuan koordinat geografis Ka¶bah. Ia menyatakan bahwa koordinat geografis Ka¶bah adalah lintang ( ) 21° 25¶ LU dan bujur ( ) 39° 50¶ BT. (3) Perbandingan Tarich (diterbitkan oleh penerbit Tintamas pada tahun 1968 M/1388 H). Perhitungan Awal Bulan dan Gerhana Matahari system Newcomb. ia melakukan pengukuran koordinat geografis Ka¶bah. Win Hisab ini dikenal juga dengan Sistem Ephemeris (Khazin. Ia lah yang meletakkan dasar perhitungan awal bulan Kamariah menggunakan hisab yang berdasarkan pada ilmu astronomi di Indonesia.go.id). (4) Pedoman Waktu Sholat Sepanjang Masa (diterbitkan oleh Penerbit Bulan Bintang pada tahun 1974 M/1394 H). Perbedaan dalam ber-Idul Fitri pada tahun 1993. Sofware Falak itu antara lain: Mawaqit oleh ICMI Korwil Belanda pada tahun 1993. Dengan lahirnya software-software Falak yang praktis dari para ahli Falak. Karya Abdul Rachim antara lain Ilmu Falak yang dicetak pada 1983. 1993 dan 1994 medatang berkah tersendiri bagi perkembangan ilmu Falak Indonesia.depag. Hak lisensinya pada badan Hisab dan Ruky Depag at RI. yang disempurnakan menjadi Mawaqitt versi 2002 oleh Khafid. (5) Sholat dan Puasa di daerah Kutub (diterbitkan oleh Penerbit Bulan Bintang pada tahun 1974 M/1394 H) dan (6) Hisab Awal bulan Qamariyah (diterbitkan oleh Penerbit Tintamas pada tahun 1976 M/1397 H) (http://bimasislam. Jaringan keilmuan Sa¶adoeddin Djambek ini diteruskan oleh muridnya. Di antara muridnya adalah Abdul Rachim dan A Mustadjib.

Rentang waktu tersebut adalah rentang waktu dari konjungsi (ijtimak) ke konjungsi berikutnya. umur bulan itu tetap setiap bulannya. gasal berumur tiga puluh hari sedangkan bulan yang genap berumur dua puluh sembilan hari. Pertama. Secara garis besar perhitungan hisab rukyat awal bulan itu ada dua. Jawa Barat (Izzuddin. Bulan. rendah.pdf ± Adobe Reader: 8) Biasanya untuk memudahkan dan kepentingan praktis perhitungan dalam pembuatan kalender Kamariah dibuat secara Urfi. Dengan demikian bulan Ramadan sebagai bulan kesembilan (ganjil) selamanya akan berumur tiga puluh hari (Anwar. Dalam sistem hisab Urfi berdasarkan pada perhitungan rata-rata dari peredaran Bulan mengelilingi Bumi. Kalender Kamariah Urfi didasarkan pada peredaran Bulan mengelilingi Bumi dalam orbitnya dengan masa 29 hari. 8 jam. Pengetan dan Tsaqib oleh Muhyiddin Khazin pada tahun 2004 (Khazin. Kedua. Kalender ini terdiri 12 bulan. 12 jam. Pemilahan ini dalam forum seminar sehari ilmu Falak tanggal 27 April 1997 di Tugu. Bogor. yakni hisab Urfi dan Hakiki. 2008: 37). Bulan yang ganjil. perhitungan kalender Kamariah di mulai dari menghitung awal bulan atau bulan baru/ new month (Fathurohman 2006). Dengan perkataan lain. hisab Haq q Taqr b . 2. dengan masa satu tahun 354 hari.8 detik setiap satu bulannya. Ahillah. program Astinfo oleh jurusan Astronomi ITB pada tahun 1996. Perhitungan secara Urfi ini bersifat tetap. Misal. 35 detik. 44 menit. Klasifikasi Metode Falak Departemen Agama telah mencoba melakukan pengklasifikasian kitabkitab ilmu Falak karya ulama Indonesia terkait dengan perhitungan penetapan awal bulan Kamariah tersebut ke dalam beberapa kategori sesuai dengan tingkat akurasi penghitunganya. Kemudian hisab hakiki yang didasarkan pada peredaran bulan yang sebenarnya ini dibagi lagi menjadi tiga tingkatan. dan Bumi berada pada bidang kutub ekliptika yang sama. hakiki kontemporer. Almanak_Hijriah. kitab yang tingkat akurasi penghitungannya tinggi. 21 jam (sekitar 11 hari) dibanding . kitab yang tingkat akurasi penghitungannya sedang dan ketiga. D. Dengan demikian. Rentang waktu itu disebut dengan satu bulan/month. Itu berarti lebih pendek 10 hari.Najmi oleh Nuril Fuad tahun 1995. 2006: 135136). rentang waktu antara posisi titik pusat Matahari. hisab aq q kitab yang tingkat akurasi penghitungannya bi at-Tahq q . 48 menit. dan program Badiah al-Mitsal tahun 2000.

hhtp://afdacairo.com). 10. tahuntahun kabisat terletak pada tahun ke 2. awal tahun pertama Hijriah (1 Muharam 1 H) bertepatan dengan hari Kamis tanggal 15 Juli 622 M. 21. Sebagai contoh tahun 1430 H. yang diistilahkan dengan satu daur (Taqwim Hijriyah. akan terjadi 11 tahun Kabisah yang berumur 355 hari dan sebagai tambahan satu hari ditempatkan pada bulan Zulhijah (bulan Zulhijahnya berumur 30 hari). 24. blogspot. satu periode (daur) membutuhkan waktu 30 tahun. 2. 13. 7. Sa¶aduddin Djambek agak berbeda dalam penentuan tahun Kabisah ini. ia memasukkan tahun ke 16 sebagai tahun Kabisah dan tidak tahun yang ke 15. dan 293. Jika sisanya termasuk deretan angka-angka pada syair di atas maka tahun tersebut termasuk tahun Kabisah. Masa satu tahun sama dengan 354 hari. Contoh yang lain adalah tahun 1431 daur sisa 21. 26. 15. 18. 8 jam. 4. Dalam siklus 30 tahun. penambahan satu hari pada tahun kabisat diletakkan pad bulan yang a kedua belas/ Zulhijah. 35 detik yang kalau kita sederhanakan dapat dikatakan bahwa satu tahun itu sama dengan 354 11/30 hari. Dengan demikian jumlah hari dalam masa 30 tahun = 30 x 354 hari + 11 hari = 10631 hari. Bilangan 21 termasuk tahun Kabisah. 48 menit. Sedangkan 19 tahun sisanya merupakan tahun Basitah yang berumur 354 hari. Dengan demikian. 1430: 30= 47 daur sisa 20. jika tidak maka termasuk tahun Basitah. dalam satu periode/ 30 tahun terdapat 11 tahun panjang (kabisat) dan 19 tahun pendek (basitah). Menurut Susiknan Azhari dan Ibnor Azli Ibrahim (pdf ± Adobe Reader: 136-137 ) penanggalan berdasarkan hisab Urfi memiliki karakteristik: 1. 3. Cara menentukan suatu tahun itu termasuk tahun Kabisah atau basitah adalah dengan membagi tahun tersebut dengan angka 30. Sistem hisab ini tak ubahnya seperti Kalender Miladiah (Syamsiah). maka tahun 1430 H adalah tahun Basitah.dengan kalender Masehi dalam setiap tiga puluh tahunnya. bilangan hari pada tiap-tiap bulan berjumlah tetap kecuali bulan tertentu pada tahun-tahun Kabisah tertentu jumlahnya lebih panjang satu hari. Bilangan 20 tidak termasuk tahun Kabisah. 3 . Untuk menentukan tahun kabisat dan basitah dalam satu periode biasanya digunakan syair: * Tiap huruf yang bertitik menunjukkan tahun kabisat dan huruf yang tidak bertitik menunjukkan tahun basitah. 5.

631. Berikut ini kita akan melihat beberapa konsep yang terkait dengan penanggalan Islam yang berdasarkan hisab Hakiki: 1. bulan Ramadan sebagai bulan kesembilan (ganjil) selamanya akan berumur tiga puluh hari. Hisab Hakiki adalah sistem hisab yang didasarkan pada peredaran Bulan dan Bumi yang sebenarnya. 2.5305888 hari selama 30 tahun adalah 10.01204). Atau bisa jadi umur bulan itu berturut-turut dua puluh sembilan atau berturut-turut tiga puluh hari. bulan-bulan gasal umurnya ditetapkan 30 hari. 30-31) Sistem ini tentu saja berbeda dengan penetapan kalender secara urfi.631 hari (355 x 11 + 354 x 19 = 10.631).5. Semua ini bergantung pada peredaran Bulan dan Bumi yang sebenarnya. Sistem kalender Islam. Sementara itu. Permulaan Hari Dalam kalender hijriah. 7. Bila tanpa melakukan perhitungan sebelumnya secara Urfi tentulah para ahli Falak tersebut akan mengalami kesulitan. sedangkan bulan-bulan genap umurnya 29 hari (kecuali pada tahun kabisat bulan terakhir/ Zulhijah ditambah satu hari menjadi genap 30 hari). Boleh jadi umur bulan itu berselang seling antara dua puluh sembilan dan tiga puluh hari. kalender Hijriah yang dapat dijadikan acuan dalam hal ibadah adalah kalender yang berdasarkan perhitungan atau hisab Hakiki. Dalam sistem penetapan kalender Urfi. posisi hilal pada awal bulan tersebut (Azhari. pdf ± Adobe Reader: 8). 6. Umur Bulan Menurut sistem ini umur bulan tidaklah konstan (tetap) dan tidak pula tidak beraturan. panjang periode 30 tahun adalah 10. 2004. Penentuan awal bulan. Pada hal dalam kenyataannya tidak selalu seperti itu (Anwar. sebuah hari/tanggal dimulai ketika terbenamnya matahari setiap harinya. periode sinodis bulan rata-rata 29.01204 hari (29. perhitungan berdasarkan hisab Urfi ini biasanya dijadikan sebagai ancar-ancar sebelum melakukan perhitungan penanggalan ataupun perhitungan awal bulan berdasarkan hisab Hakiki. bulan baru . tapi bergantung posisi hilal setiap awal bulan.5305888 hari x 12 x 30 = 10.631.

Sementara itu pergantian atau permulaan hari dalam penanggalan Islam dalam penentuan awal bulan Kamariah adalah saat terbenamnya Matahari (Fathurohman. yakni pada saat Matahari terbenam. Katakanlah: "Bulan sabit itu adalah tanda-tanda waktu bagi manusia dan (bagi ibadat) haji´« QS alBaqarah/ 2 ayat 189 Ketika masuknya waktu Magrib berarti telah memasuki hari yang baru.00 atau pukul 12. 3.ditandai dengan munculnya hilal di ufuk Barat waktu Magrib setelah terjadinya konjungsi atau ijtimak. Mereka sama sekali tidak mempermasalahkan hilal dapat dirukyah atau tidak. pergantian atau permulaan hari berlangsung saat posisi Matahari berkulminasi bawah. Keduanya sama dalam penentuan awal masuknya bulan Kamariah. maka sejak Matahari terbenam itulah perhitungan bulan baru dimulai (BHR. Aliran ijtimak qabl ghurub sama sekali tidak mempertimbangkan dan memperhitungkan kedudukan hilal di atas ufuk pada saat sunset. yakni pada pukul 24. maka sejak Matahari terbenam itulah awal bulan baru sudah mulai masuk. Ini yang dijadikan patokan dalam kalender yang berbasiskan peredaran Matahari (Solar Calendar). Sedangkan kelompok yang berpegang pada posisi hilal menetapkan jika pada saat Matahari terbenam posisi hilal sudah berada di atas ufuk.Sebaliknya kelompok yang berpegang pada posisi hilal saat sunset menyatakan apabila hilal sudah . Namun keduanya berbeda dalam menetapkan kedudukan Bulan di atas ufuk. Ini berdasarkan firman Allah: Mereka bertanya kepadamu tentang bulan sabit.00 malam. New Month (Bulan Baru) Dalam penentuan telah masuknya bulan baru atau awal bulan Kamariah terdapat perbedaan ahli hisab. Kelompok yang berpegang pada sistem ijtimak menetapkan jika ijtimak terjadi sebelum Matahari terbenam. Dalam ilmu astronomi. di antaranya yang berpendapat bahwa awal bulan baru itu ditentukan oleh terjadinya ijtimak sedangkan yang lain mendasarkannya pada posisi hilal. 1981: 99). 2004: 114-115). terjadinya pergantian tanggal dan sekaligus meninggalkan hari yang sebelumnya.

Keduanya merupakan bagian dari mereka yang berpegang pada posisi hilal dan memiliki standar atau patokan yang berbeda. Akan dibahas tentang kelompok yang berpedoman pada wujudul hilal dan kelompok yang berpedoman pada imkanu rukyah dalam penentuan awal bulan. Ini berbeda dengan kalender Syamsiah (kalender matahari) yang menekankan pada keajegan (konsistensi) terhadap perubahan musim. kelompok yang berpegang pada posisi hilal inilah yang lebih mendominasi. Perbedaan ini disebabkan atau dikaitkan dengan fenomena-fenomena yang terdapat di sekitar peristiwa ijtimak dan ghurub asy-syams. Penting artinya perhitungan posisi hilal ini. Nampaknya karena alasan kemudahan dalam penentuan awal bulan dan kemudahan dalam mengenali tanggal dari perubahan bentuk (fase) bulan inilah kelebihan tahun Kamariah. Jika hilal telah wujud di atas ufuk menurut kriteria sebagian kelompok atau ketinggian hilal telah memenuhi kriteria visibilitas untuk dirukyah (imkanu . tanpa memperhatikan tanda perubahan hariannya. 2007: 109). Bila hilal belum wujud berarti hari itu merupakan hari terakhir dari bulan yang sedang berlangsung (Azhari.berada di atas ufuk itulah pertanda awal masuknya bulan baru. Hilal Hilal (bulan sabit pertama yang bisa diamati setelah konjungsi) digunakan sebagai penentu waktu ibadah. 4. Dan dalam perkembangan wacana dalam penetapan awal bulan Kamariah. Selanjutnya kedua kelompok ini masing-masingnya terbagi lagi menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil. Mereka yang berpedoman pada wujudul hilal menyatakan bahwa pedoman masuknya awal bulan adalah telah terjadi ijtimak sebelum terbenam Matahari dan pada saat sunset itu hilal telah wujud di atas ufuk. Sementara itu mereka yang berpedoman pada imkanu rukyah menyatakan bahwa patokan masuknya awal bulan adalah telah ijtimak terjadi sebelum terbenam Matahari dan pada saat sunset itu hilal telah berada di atas ufuk pada ketinggian yang memungkinkan untuk dirukyah. Karena perhitungan posisi hilal terkait dengan penentuan awal bulan (new month). Perubahan yang jelas dari hari ke hari menyebabkan bulan dijadikan penentu waktu ibadah yang baik.

Bogor. Almanak Menara Kudus karya Turaikhan Adjhuri. Ephimeris Departemen Agama. persoalan yang terkait dengan libur Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dan penetapan awal Ramadan. Metode yang masuk kategori hisab Hakiki Tahqiqi antara lain kitab alKhulashah al-Wafiyah karya Zubair Umar al-Jailani. Dan yang tergolong metode hisab Hakiki Kontemporer antara lain: metode al-Mawaqit karya Khafid. maka esok harinya adalah tanggal satu bulan yang baru. al-Qawa¶id al-Falakiyah karya Abd al-Fatah as-Sayyid ath-Thufi al-Falaki. dan Badi¶ah al-Mitsal karya Ma¶shum Jombang. Karena kitab ini basis data yang dijadikan acuannya adalah Zeij (tabel astronomi) Ulugh Beik (w. Berdasarkan klasifikasi metode Hisab dalam forum seminar sehari ilmu Falak tanggal 27 April 1997 di Tugu. alFalakiyah karya Sriyatin Shadiq. Kenyataannya hasil perhitungannya itu tidak didukung oleh argumentasi-argumentasi ilmiah sebagai pengungkapan data. Metode hisab Hakiki Kontemporer yang memiliki tingkat akurasi tinggi karena telah berbasiskan ilmu Astronomi. fakta. Badan Hisab Rukyat (BHR): Upaya Penyatuan Penentuan Awal Bulan Kamariah di Indonesia Departemen Agama Republik Indonesia didirikan tanggal 3 Januari 1946. maka kitab Sullam an-Nayyiran karya Muhammad Manshur bin Abdul Hamid bin Muhammad Damiri dan Fath ar-Rauf al-Mannan karya Abu Hamdan Abdul Jalil adalah tergolong hisab Hakiki Taqribi yang tingkat akurasinya rendah. Syawal. Metode dalam melakukan perhitungannya telah melakukan koreksi yang banyak dan menyajikan data-data yang lengkap untuk keperluan rukyatul hilal.rukyah) menurut sebagian kelompok yang lain. Ittifaq Dzat al-Bain karya Muhammad Zuber Abdul Abdul Karim Gresik. dan kenyataannya dalam praktek di lapangan. Nur al-Anwar karya Noor Ahmad SS Jepara. 1449 M) dan dalam pelaksanaan pengamatannya berdasarkan teori Geosentrisnya Ptolomeus. Jawa Barat di atas. Dengan kata lain hasil perhitungannya terkadang berbeda dengan kenyataan yang ditemui di lapangan ketika observasi rukyatul hilal dilakukan. E. dan Zulhijah . Hisab Hakiki karya K Wardan Dipo Ningrat. alMaksuf karya Ahmad Soleh Mahmud Jauhari Cirebon. Secara ilmiah teori ini telah gugur. Setelah berdirinya Depag.

Ini berdasarkan Penetapan Pemerintah tahun 1946 No. Dalam wilayah etis-praktis sampai saat ini penetapan dan awal bulan Kamariah tersebut belum seragam. 25 tahun 1967. 4. anggota-anggota tetap dan anggota . Anggota-anggota tetap tersebut merupakan pengurus harian yang menangani mmasalah sehari-hari. Tugas Badan Hisab dan Rukyat yang termuat dalam dictum pertama ialah memberikan saran-saran kepada Mentri Agama dalam penentuan permulaan tanggal bulan-bulan Kamariah. 148 tahun 1968 dan No. Badan Hisab dan Rukyat tersebut dalam melakukan tugasnya bertanggung jawab kepada Direktur Peradilan Agama. mata tersebut terdiri dari: ketua. 1999: 15). Pada tanggal 16 Agustus 1972 dikeluarkan surat Keputusan Mentri Agama no.10 tahun 1971 (Azhari. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.1241 dan untuk tahun-tahun berikutnya anggaran yang selaras untuk itu. 6. dan anggota-anggota diberikan honorarium menurut peraturan yang berlaku. Bahkan perbedaan ini menjadi penyebab friksi dan mengusik ukhuwah islamiah di antara mereka (Azhari. 1999: 14).1.76 tahun 1972 tentang Pembentukan Badan Hisab dan Rukyat Departemen Agama. Segala pengeluaran dan biaya-biaya dari Badan Hisab dan Rukyat tersebut dibebankan kepada anggaran dan belanja Departemen Agama mata anggaran 18. wakil ketua. Persoalan inilah yang melatarbekangi pendirian sebuah Lembaga Hisab dan Rukyat. sekretaris. 7/Um. 3. sedangkan anggota tersebar bersidang dalam waktu-waktu tertentu menurut keperluan. 7.diserahkan dan menjadi kewenangannya. Kepengurusan dari Badan Hisab dan Rukyat tersebar (associate members). No.2/ Um. 9. 2. Adapun diktumnya sebagai berikut: 1. 5. wakil ketua. sekretaris. Anggota-anggota tersebar diangkat dengan keputusan tersendiri oleh Dirjen Bimas Islam. Membentuk Badan Hisab dan Rukyat Departemen Agama. 8. 9/Um jo Keputusan Presiden No. Kepada ketua.

I/96/P/1973 tanggal 28 Juni 1973 telah menetapkan susunan anggota tersebar Badan Hisab dan Rukyat Departemen Agama sebagai berikut: KH Muchtar Jakarta.K. D. Drs Bambang Hidayat Bandung/ITB. KH Turaichan Adjhuri Kudus. Wasit Aulawi MA. selama ini lebih bercorak paktis (practical guidance) dan kian melupakan wilayah teoritis-filosofis. Sudah saatnya Badan Hisab dan Rukyat mengembangkan wilayah teoritis dan filosofis. Tujuan Pendirian Badan Hisab Rukyah adalah mengupayakan unifikasi dalam menentukan awal bulan Kamariah di Indonesia. H Bidran Hadi Yogyakarta. K. Syawal. Jakarta.B Tang Soban Sukabumi. Kajian hisab misalnya. Jakarta sebagai sekretaris merangkap anggota. Akan tetapi problem intern dari masing-masing kalangan tersebut. H Aslam Z Yogyakarta. Ir Muchlas Hamidi Yogyakarta. KH Ali Yafi Ujung Pandang. Akan tetapi menurut Susiknan Azhari (1999: 20): dalam perjalanannya badan Hisab dan Rukyat terkungkung oleh rutinitas dan lebih bercorak bayani ketimbang burhani. dan Syarifuuin BA. dan Zulhijah. Drs Adb Rachim Yogyakata. Ir Basit Wachit Yogyakarta. Kapten Laut Muhadji. Ir Hamran Wachid Bandung/ITB. Adapun anggota tersebar diserahkan penyrlesaiannya oleh Direktur Jendral Bimas Islam. KH Wardan Yogyakarta. Jakarta sebagai wakil ketua merangkap anggota. dan Kyiai Zuhdi Usman Nganjuk. Jakarta. . Jakarta sebagai ketua merangkap anggota. terutama awal Ramadan. Namun dalam wilayah etik praktis belum bisa terwujud. Jakarta. Jakarta.A Azis Jakarta. Ust Ali Ghozali Cianjur.Selanjutnya dengan Surat Keputusan No. Banadji Aqil Jakarta. Kehadiran Badan Hisab dan Rukyat merupakan wadah bagi pemikiran hisab dan rukyat di Indonesia. KH A Djalil Kudus. dan Drs Djabir Manshur. Dirjen Bimas Islam dengan surat keputusannya No. Drs Susanto LMC. Jakarta. Drs Peunoh Dali. Jakarta. Menurut Susikanan Azhari (1999: 19-20): perbedaan tersebut tidak hanya tarik menarik antara mereka yang berpedoman kepada hisab ataupun mereka yang menggunakan rukyat. Rodi Saleh. Drs Santoso.R. Jakarta. Jakarta. Adapun anggotanya adalah: ZA Noeh. Djunaidi. KH O. 77 tahun 1972 tanggal 16 Agustus 1972 memutuskan susunan personalian Badan Hisab dan Rukyat Departemen Agama sebagai berikut: Sa¶adoeddin Djambek.

Kyai Shaleh Darat (Semarang). Dahlan mengemban amanat mengoreksi kekeliruan.H. Sebagai ulama yang menimba ilmu bertahun-tahun di Mekah. letaknya ke barat lurus. Ia lah yang meluruskan Arah Kiblat Masjid Agung Yogyakarta pada tahun 1897 M/1315 H. letaknya ke barat lurus. (http://pakarfisika. Kyai Termas (Jawa Timur). Pada saat itu masjid Agung dan masjid-masjid lainnya. Pada saat itu masjid Agung dan masjidmasjid lainnya.blogspot. Abu Bakar bin Kyai Sulaiman.blogspot.html).com/2007/05/koreksiarah-kiblat. Dahlan (Semarang). Bila masyarakat dipaksa menganut suatu pendapat sebelum ada titik temu dari berbagai pendapat.multiply. tidak tepat menuju arah kiblat.H. Momen-Momen Bagi Kajian Ilmu Falak di Indonesia Ada beberapa momen penting bagi kajian ilmu Falak di Indonesia. seorang penghulu. tidak tepat menuju arah kiblat (http://pakarfisika. Nama kecil KH Ahmad Dahlan adalah Muhammad Darwis (ada literatur yang menulis Darwisy).Dalam hal ini patut direnungkan pernyataan KH Syukri Ghazali sebagaimana yang dikutip oleh Susiknan Azhari (1999: 21): agar Badan Hisab dan Rukyat Departemen Agama memperhatikan masyarakat Islam Indonesia. Momen-momen ini dianggap memiliki peranan yang signifikan dalam mengaktualkan kajian ilmu Falak. seorang khatib di Masjid Sultan di kota Yogyakarta. F. maka usaha untuk mempersatukan pendapat akan mengalami kegagalan.html) Ia adalah anak seorang kyai tradisional yaitu K. Dengan berbekal pengetahuan ilmu Falak atau ilmu Hisab yang dipelajari melalui K. Ibunya Siti Aminah adalah anak Haji Ibrahim. Ahmad Dahlan adalah anak keempat dari tujuh bersaudara (http://peaceman.com/2007/05/koreksi-arah-kiblat. Perubahan arah kiblat masjid keraton Jogjakarta oleh KH Ahmad Dahlan.com/journal). dilahirkan di Kampung Kauman Yogyakarta pada tahun 1868 Masehi bertepatan dengan tahun 1285 H. Syekh Muhammad Djamil . Di antara momen itu adalah: 1.

Dahlan dicatat sebagai pelopor pembetulan arah kiblat dari semua surau dan masjid di Nusantara. Turaikhan disebut-sebut sebagai Galileo Islam Indonesia.ilmufalak. Melalui organisasi Muhammadiyah ia mendobrak kekakuan tradisi yang memasung pemikiran Islam.com).arwaniyyah. Sirril Wafa (http://www. Di awal kiprahnya. adanya gerhana dan dalam penerbitan almanak yakni Kalender Menara Kudus yang sampai saat ini masih berjalan dan dimanfaatkan oleh khalayak ramai. Ia juga menentang maklumat . ia kerap mendapat rintangan. mengaji dan muthola¶ah Kitab. Ia mendirikan organisasi Muhammadiyah.com). semasa kecil menghabiskan waktunya untuk belajar.arwaniyyah. Melalui organisasi Muhammadiyah ia mendobrak kekakuan tradisi yang memasung pemikiran Islam. mulai dari penentuan dari awal bulan Hijriah. ia pun mendirikan organisasi Muhammadiyah. Ia menjadi duri bagi stabilitas pemerintah.id).id).com).wawasandigital. Ia belajar Falak secara atodidak. bahkan sampai ke penjuru tanah air (http://www. tak hanya msyarakat Kudus.or.Djambek. Ia pernah diadili pada 1990 karena menentukan waktu Idul Fitri yang berbeda dari Pemerintah. (http://www. Penyusunan Kalender Menara Kudus saat ini diteruskan putranya. Turaichan). Mbah Tur dalam ilmu falak tak dapat diragukan lagi kepiawaiannya. ia berkonsultasi dengan KH. Setelah "tragedi kiblat" di Masjid Agung. Sebagian kalangan masyarakat yang menggunakan keputusannya dan meninggalkan keputusan pemerintah. Perhitungan itu umumnya dipakai oleh Nahdlatul Ulama. KH Turaichan Adjhuri yang menyaksikan peristiwa gerhana matahari di kala pemerintah melarang hal tersebut.or. Abdul Djalil (gurunya) (http://www. Dahlan menghitung arah kiblat pada setiap masjid. (http://www. Mbah Tur (panggilan akrab KH. dan Syekh Ahmad Khatib Minangkabau. Tapi ketika menemui kemusykilan. 2. bahkan dicap hendak mendirikan agama baru.ilmufalak.

Bahkan ide perubahan Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) adalah untuk melihat kontribusi Islam kepada ilmu pengetahuan sehingga dikotomi pemisahan antara ilmu umum dan ilmu agama akan dapat dieliminir (Azhari. Italia. . Pada satu sisi ilmu Falak mulai terabaikan tetapi di sisi lain pemikiran hisab rukyat pada saat bersamaan mulai berkembang dengan munculnya ide pembuatan teleskop rukyat. oleh pemerintah ia diangkat sebagai anggota Badan Hisab dan Rukyat Depag RI. ilmu Falak dianggap tidak lagi penting untuk menjadi salah satu ilmu yang menjadi kompetensi para lulusan PTAI terutama fakultas Syari¶ah. Kisah besarnya adalah Galileo yang terpenjara di Kota Arcetri. 3. pengarang kitab al-Mathla¶ as-Sa¶id dari Mesir yang banyak memengaruhi pemikirannya (http://blogcasa.com).wordpress.com). Kisah Turaikhan adalah kisah kecil dari pembangkangan kaum astronom dalam menghitung waktu. Kisah ³Kecelakaan´ Ilmu Falak Secara Akademik Secara akademik. pada 1632 karena menebar mazab heliosentrisme-bahwa matahari adalah pusat tata surya-seperti ditulisnya dalam Script Dialogue. Jika Galileo penyokong Copernicus. Turaikhan adalah penyokong Syekh Husein Zaid al-Misra.wordpress. Padahal dari lembaga inilah diharapkan muncul dan berkembangnya pemikiran ilmu Falak atau hisab rukyat yang komprehensif dan filosofis. Di antara bentuk pengakuan atas ketingggian keilmuannya dibidang ilmu Falak.pemerintah yang menyerukan agar masyarakat bersembunyi di rumahrumah ketika gerhana matahari total pada tahun 1983 dengan menganjurkan umat melihat dan mendirikan salat gerhana (http://blogcasa. 1990: 20). Mata kuliah ilmu Falak keluar dari Kurikulum Nasional PTAI tahun 1995. Hal ini sangat ironis. Ia subversif terhadap doktrin gereja di bawah otoritas Paus Urbanus yang geosentrisme. ilmu Falak pernah eksit dari kurikulum PTAI.

Sebastian Usher.wordpress. Saat menunaikan salat.wordpress. adalah perkembangan yang positif.com/). Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Surat kabar Saudi Gazette melaporkan. di internetpun banyak dijumpai blog dan webset yang menyajikan tentang ilmu Falak. warga Muslim sedapat mungkin menghadap ke Ka¶bah. Namun. (http://blogcasa. Kini bila dilihat dari gedung-gedung tinggi yang baru.com/). problem arah kiblat ternyata bukan cuma hanya di Indonesia saja tapi mungkin meliputi negara-negara Islam lainnya. sekitar 200 masjid di kota Mekah tidak menghadap ke arah kiblat. Adapun Strata 3 baru setingkat konsentrasi dibuka pada tahun 2008. Untuk kasus Indonesia. 4. pihak berwenang belakangan melakukan pembangunan kembali kawasan di dan sekitar al-Masjid al-Haram. bahkan kalau diperlukan. di Jawa tengah misalnya. bisa menggunakan kompas khusus untuk mencari arah kiblat itu (http://blogcasa. masjid-masjid lama di Mekah tetap dipertahankan keberadaannya. Wartawan BBC. Hasil Penelitian lembaga Rukyatul Hilal Indonesia (RHI) tentang banyaknya arah kiblat masjid di Jogjakarta yang melenceng. Hal yang akan menggairahkan perkembangan ilmu falak pada masa-masa yang akan datang. Beberapa laporan dari Arab Saudi menyebutkan. Banyaknya interaksi yang terjadi seputar permasalahan dan problematika ilmu Falak terutama masalah-masalah yang ditemui di tengah-tengah masyarakat. sejumlah warga menemukan lokasi mihrab di sebagian masjid tersebut tidak tepat arah kiblatnya. Jika memang ini benar adanya. orang-orang yang melihat ke bawah dari atas gedung-gedung tinggi yang baru di Mekah menemukan. Misalnya didirikannya prodi ilmu Falak di IAIN Walisongo pada tahun 2007 dan untuk Strata 2 pada tahun 2009. seperti . mengatakan. mihrab di banyak masjid tua Mekah tidak mengarah langsung ke Ka¶bah.Kini telah berhebus angin yang menyejukkan bagi perkembangan ilmu Falak di Indonesia.

dituliskan Ahmad Izzudin. Penyempurnaan arah kiblat bukan berarti adanya perubahan arah kiblat. 5. Ibarat mengambil rambut dalam tepung. Rambutnya dapat dikeluarkan dan tepungnya tidak tumpah. Dalam tulisannya ditulis bahwa waktu salat Subuh yang kita gunakan selama ini lebih cepat dari yang seharusnya²bahkan sampai di atas dua puluh menit.wordpress.com). Majalah Qiblati yang menggugat jadwal awal waktu salat Subuh yang ditetapkan Pemerintah lebih dahulu dari yang seharusnya. dan ³Salah Kaprah Waktu Subuh Kesaksian Dan Fatwa Para Ulama´ .com). Sebenarnya arah kiblat tidak berubah. dalam Majalah Qiblati Edisi 10 Volume 4 tulisan Mamduh Farhan alBuhairi telah mengagetkan umat Islam Indonesia khususnya. ³Salah Kaprah Waktu Subuh Memajukan Waktu . Masalah yang penting selanjutnya setelah kita melakukan pengecekan arah kibalat masjid dan musala di sekitar kita adalah sosialisasi. Artikel dalam majalah Qiblati yang berjudul. bagaimana melakukan pengukuran dengan benar di lapangan. 70 % masjid yang ada memiliki arah kiblat yang tidak tepat (http://blogcasa. yang terjadi semata-mata hanya karena ketidakpahaman atas duduk perkara yang sebenarnya (http://blogcasa. Sehingga menurutnya bahwa salat Subuh yang kita laksanakan selama ini dilaksanakan sebelum masuknya awal waktu salat Subuh yang seharusnya (Mamduh. menyampaikan hasil-hasilnya kepada masyarakat dan sekaligus mengedukasi publik agar tidak terjadi situasi di mana ada pihak yang merasa ³tersakiti´. ³Salah Kaprah Waktu Subuh Memajukan Waktu Subuh Adalah Bid'ah Kuno´ dalam Majalah Qiblati Edisi 9 Volume 4. Perlu penyempurnan atau pemeriksaan ulang arah kiblat masjid dan musala di sekitar kita.wordpress. Penting kiranya dilakukan pendekatan persuasif dan pemberian pemahaman tentang permasalahan ini secara komprehensif sebelum melangkah lebih lanjut. Salah Kaprah Waktu Subuh: Fajar Kazib Dan Fajar Shadiq. ³Salah Kaprah Waktu Subuh: Fajar Kazib Dan Fajar Shadiq´ dalam Majalah Qiblati Edisi 8 Volume 4. Tantangannya.

Catatan Akhir Berikut ini beberapa catatan tentang sejarah perkembangan ilmu Falak di Indonesia: . timbullah kegoncangan. kita mendapati dalam pengumandangan azan Subuh ada masjid-masjid yang baru mengumandangkan azan di saat masjidmasjid yang lain telah selesai melaksanakan salat Subuh berjamaah.Kondisi ini tentunya memerlukan penelitian lebih lanjut dan mendalam. Menurut mereka azan tetap dikumandangkan sesuai dengan jadwal yang ada (jadwal yang dikeluarkan oleh Departemen Agama. Masyarakat mulai goncang.Subuh Adalah Bid'ah Kuno´ dan ³Salah Kaprah Waktu Subuh Kesaksian Dan Fatwa Para Ulama´. Mereka tidak mau merubah apa yang diyakini selama ini tentang penentuan awal waktu salat Subuh sampai terwujudnya kesepatan para ahli atau pemerintah dalam hal ini Departemen Agama mengumumkan perubahannya. http://id. Mereka membahasnya lewat forum-forum diskusi keislaman di masjid-masjid bahkan juga di internet. Sehingga tidak heran bila dalam keseharian. mereka mulai mempertanyaan keabsahan pedoman penentuan awal waktu Subuh yang mereka gunakan selama ini. Mereka mengundurkan waktu pengumandangan azan sebagai pertanda masuknya awal waktu Subuh. Tanggapan yang sebagiannya alih-alih memberikan pencerahan terhadap masyarakat malah justru membuat mereka bertambah bingung. Setelah penerbitan majalah Qiblati yang mempertanyakan tentang kebenaran awal waktu Subuh yang dikeluarkan Departemen Agama dan dijadikan pedoman oleh umat Islam selama ini. Namun mayoritas mereka masih menggunakan jadwal yang dikeluarkan oleh Departemen Agama. Sebagian pengurus/ta¶mir masjid mengambil jalan tengah menurut mereka sendiri. G. Begitu banyak tanggapan yang muncul tentang hal ini. Yang lain malah melangkah lebih jauh lagi. namun pelaksanaan salat Subuh dimundurkan waktunya dari biasanya.qiblati.com). Dalam menyikapi hal ini umatpun terbelah.

Pelopornya adalah dua buah kitab yakni kitab Mathla¶ as-Sa¶id fi Hisab al-Kawakib µala Rashd al-Jadid karangan Husen Zaid al-Mishra dan al-Manahij al-Hamidiyah karangan Abd alHamid Mursy Ghais al-Falaki asy-Syafi¶i. Kedua kitab tersebut oleh mereka yang menunaikan ibadah haji dan lalu menyempatkan diri untuk belajar di tanah suci. Saat dunia Islam memasuki priode modernnya pada awal abad ke-20.1. Misalnya menurut mengklasifikasian yang dilakukan . Perkembangan ilmu Falak di Indonesia tidak selalu bersifat linier antara perkembangan sains dengan realita yang terjadi pada masa itu. di dunia Islam umumnya berkembang metode hisab yang belakangan diidentifikasi sebagai metode hisab Hakiki Taqribi. Metode hisab Hakiki Taqribi tetap memiliki pengikut fanatiknya bahkan sampai dengan sekarang ini. bahwa Mataharilah pusat tata surya kita (bukan Bumi sebagaimana yang diyakini sebelumnya). Penemuan ini tentu saja akan berpengaruh terhadap metode dan rumus ilmu Falak atau astronomi yang selama ini digunakan. ilmu pengetahuan yang berasal dari Barat. Setelah Nicolas Copernicus menemukan teori Heliosentris. sebelum abad ke-20. Dengan asumsi bahwa pada pertengahan abad ke-20 metode hisab Hakiki Tahqiqi akan berkembang dengan pesat menggantikan teori lama yang telah gugur secara ilmiah. Ilmu Falak sebagai bagian sains yang berkembang di kalangan umat Islam mengalami hal sama. Tapi kenyataannya tidak seperti demikian. Perhitungannya masih berpatokan pada asumsi Bumi sebagai pusat peredaran Bulan dan Matahari. Kajian Ilmu Falak: Antara Sains dan Masalah Ijtihadiah Sejarah perkembangan ilmu Falak di Indonesia bersifat dinamis. dan metode hisab Hakiki Taqribi mulai ditinggalkan orang. Metode baru ini dikemudian hari disebut dengan metode Hakiki Tahqiqi. Pembaharuan yang digulirkan inipun kemudian sampai ke Indonesia kirakira pada pertengahan abad ke-20. yang disebut dengan Geosentris. Dalam perhitungan awal bulan Kamariah misalnya. Teori-teori lama yang sudah out of date mulai ditinggalkan digantikan dengan penemuan baru yang lebih sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. ilmu Falak pun bersentuhan dengan kemoderenan.

tingkat akurasi rendah dan terkadang hasil perhitungannya berbeda dengan kenyataan di lapangan. Lalu Hisab Hakiki diklasifikasikan menjadi 1). tentu diperlukan penjelasan. Masalah lain yang timbul dari pengklasifikasian tersebut adalah perbedaan-perbedaan definisi. 2). dan hisab astronomi. 1999: 22-23) misalnya tingkat keakurasian sistem hisab dari masing-masing pembagian tersebut. perlu kira ditinjau aliran hisab yang ada. hisab imakanur rukyat. Nama aliran yang digunakan cukup beragam. Hisab Hakiki Kontemporer yang tikat akurasinya tinggi. yang biasa digunakan antara lain urfi. Depag menggunakan pembagian hisab Urfi dan Hisab Hakiki. dan 3). dan pendapat lebih mendalam para ahli hisab rukyah di balik eksisnya perhitungan awal bulan Kamariah menggunakan sistem hisab rukyah kitab Sullam anNayyirain ini4. anehnya lagi eksistensinya masih diakui oleh Departemen Agama. Biarkanlan kitab Sullam an-Nayyirain sebagaimana adanya. Menurut penganut sistem ini. argumentasi. Untuk memahami permasalahan ini. 4 . metode Sullam an-Nayyirain adalah hasil ijtihad Manshur al-Batawi. Prolematika Pengklasifikasian Metode Hisab Sebagai kajian yang berkaitan dengan persoalan aliran dan pola pemikiran (paradigma). Ia menambahkan bahwa pernah mengusulkan pada ahli waris pengarang kitab tersebut untuk melakukan perobahan agara perhitungannya akurat tetapi usulan ini ditolak oleh mereka. 2. Akibatnya timbul penilaian yang beragam terhadap masing-masing aliran (Azhari. Karena hasil perhitungannya masih digunakan sebagai pertimbangan sidang penetapan awal bulan Kamariah Departemen Agama. al-ijtihad la yanqudhu bi ijtihad. Dalam pengklasifikasian ini setidaknya terdapat dua permasalahan: a. hisab hakiki.Departemen Agama dinyatakan bahwa Perhitungan kitab Sullam anNayyirain ini termasuk hakiki taqribi. Hisab Hakiki Taqribi yang dinyatakan tingkat akurasinya rendah. Hisab Hakiki Tahqiqi yang tingkat akurasinya sedang. Perlu juga kiranya permasalahan ini didekati dengan pendekatan historical knowledge (latar belakang perkembangan ilmu Muhyiddin Khazin (2008 a) menyatakan bahwa tetap dijadikannya kitab Sullam anNayyirain sebagai salah satu rujukan dalam penetapan awal bulan Kamariah adalah untuk mengakomodir anggota masyarakat (--jumlah mereka cukup banyak) yang berpedoman kepada kitab tersebut. b.

pengetahuan). Namun seiring perkembangan ilmu Falak yang bersentuhan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Cet. H. ³Saadoeddin Djambek dan Hisab Awal Bulannya´ dalam Depag RI. Perkembngan yang mutakhir. Hasil Penelitian lembaga Rukyatul Hilal Indonesia (RHI) tentang banyaknya arah kiblat masjid di Jogjakarta yang melenceng dan Majalah Qiblati yang menggugat jadwal awal waktu salat Subuh yang ditetapkan Pemerintah lebih dahulu dari yang seharusnya. Mengingat a belum terwujudnya kesepakatan kriteria hilal dalam penenentuan awal bulan Kamariah. 1999. semenjak awalnya perkembangannya. Sehingga kita akan memposisikannya sesuai dengan perkembangan ilmu Falak pada saat itu dan menjawab persoalan umat pada masanya. Sampai saat ini masalah ini selalu dianggap sebagai masalah yang using namun senantias up to date. Ilmu Falak Teori dan Praktek. Syamsul. Sa¶adoeddin Djambek (1911-1977) dalam Sejarah Pemikiran Hisab Di Indonesia.ke1 ___________. masalah penentuan awal bulan Kamariah yang mendominasi pembahasan hisab rukyat. Almanak_Hijriah. Inilah tugas berat dari BHR dan para ahli Falak di Indonesia. bahasan ilmu Falak lainnya juga mengalami dinamika. Hisab Rukyat dan Perbedaannya. Wa Allahu a¶lamu bi ash-shawab Daftar Pustaka Anwar. Penutup Demikianlah sekelumit sejarah perkembangan ilmu Falak di Indonesia. 1998/1999 ____________. Turut mengaktualkan wacana ilmu Falak. Susiknan. Yogyakarta: Proyek PTA IAIN Sunan Kalijaga. 2001. Pendekatan ini dalam kerangka memposisikan suatu metode hisab secara porposional dalam pemetaan ilmu Falak di Indonesia. 2004. Bukan secara serta menyatakan penyejajaran ataupun hanya melihat ketertinggalannya dari perkembangan ilmu Hisab Hakiki Kontemporer.pdf ± Adobe Reader Azhari. Almanak Berdasarkan Hisab Urfi Kurang Sejalan Dengan Sunnah Nabi saw: Surat Terbuka Untuk Pak Darmis. Jakarta: Depag RI . Yogyakarta: Lazuari.

go. Cet. Jakarta: Depag RI ___________. 1976.____________.depag. 2004. Jakarta: Depag RI ____________. Jakarta:Depag RI Djambek. Hisab Rukyat dan Perbedaannya. Jakarta: Depag RI Penghitungan Awal Bulan ____________. Almanak Hisab Rukyat. Hisab Rukyat dan Perbedaannya. http://id. 1992.id ____________ dan Ibnor Azli Ibrahim. Oman. Majalah Qiblati Edisi 8 Volume 4 . I. Salah Kaprah Waktu Subuh: Fajar Kazib Dan Fajar Shadiq. Kalender Jawa Islam: Memadukan Tradisi dan Tuntutan Syar'i dalam Jurnal Asy-Syir¶ah Vol. Jakarta: Tinta Mas Kalender Jawa.com Depag RI. http://bimasislam.qiblati. Hisab Awal Bulan. 2007. Mamduh Farhan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Majalah Qiblati Edisi 9 Volume 4. http://id. dalam Majalah Qiblati Edisi 10 Volume 4. Ke-2 ____________. ³Saadoeddin Djambek dan Hisab Awal Bulannya´ dalam Depag RI. Ahmad.wikipedia.qiblati. al-.qiblati. 2004 Izzuddin. 1990.com ____________.ke-2 ____________. 1981. Jakarta: Depag RI. ³Saadoeddin Djambek dan Hisab Awal Bulannya´ dalam Depag RI. Ditjen Binbaga Islam. Salah Kaprah Waktu Subuh Kesaksian Dan Fatwa Para Ulama.com ____________. Salah Kaprah Waktu Subuh Memajukan Waktu Subuh Adalah Bid'ah Kuno. Ensiklopedi Hidab Rukyat.pdf ±Adobe Reader BHR Depag RI. Bandung: Gema Risalah Press ___________. Tokoh-Tokoh Falak di Indonesia: Saadoe'ddin Djambek. Jakarta: Depag RI Buhairi. Ilmu Falak Perjumpaan Khazanah Islam dan Sains Modern. Sa¶adoeddin. Laporan Keputusan Musyawarah Hisab Rukyat. Idul Fitri dan Idul Adha. 2004. 07-susiknan. Jakarta: Erlangga . 2008. Cet. http://id. Hisab Rukyat dan Perbedaannya. 2008. Pedoman Qamariyah. 2007.org Fathurohman SW. Al-Qur¶an dan Terjemahannya. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah. 42 No.1994/1995. Fiqh Hisab Rukyat Menyatukan NU dan Muhammadiyah dalam Penentuan Awal Ramadhan. http://id.

com/ Taqwim Hijriyah. http://pakarfisika. Cet. Sriyatin. K.com/journal Pembaharu Ajaran Agama . 1983.live. Ilmu Falak Praktis (Metode Hisab Rukyat Praktis dan Solusi Permasalahannya). Kriyan Kalinyamatan Jepara pada tanggal 26-29 Desember 2008M/ 28 Zulhijjah. Mengkompromikan Rukyat & Hisab. 28 Desember 2008 200 Masjid di Mekah Tidak Menghadap Kiblat.H.space. Hisab Perbedaannya. Muhyiddin. Makalah Simulasi dan Metode Rukyatul Hilal.H. 2006 . Ilmu Falak. Ahmad Dahlan.ke-1 Saksono.wawasandigital. Pelatihan Hisab Rukyah Tingkat Nasional. http: //tdjamaluddin.arwaniyyah. 2004. hhtp://afdacairo.or.id/ K. Moh.___________. Yogyakarta: Liberty.blogspot.H.id Murtadho.com Wawancara dengan Muhyiddin Khazin a. http://www.Hisab Awal Bulan Sistem Astronomis) dalam Depag RI. Toto. Jakarta: Amythas Publicita bekerja sama dengan Center for Islamic Studies Shadiq. Djamaluddin. cet. Cet. http://blogcasa. Lebaran bisa beda.1 Muharram 1430H Sistem almanak Masjid Menara Kudus Awal Ramadan sama. Turaichan Adjhuri Es Syarofi. Semarang: Komala Grafika K.com Kontribusi Ulama Betawi Terhadap Ilmu Falak.ke1 Rachim. Malang: UIN Malang Press. hhtp://islamic-center. Ponpes Setinggil. 2008. Ahmad Dahlan: Reformis dan http://peaceman. 2007.wordpress. Jakarta: Depag RI Nurul Anwar Rukyat (Kajian dan KH. Rekonstruksi Kejadian Zaman Nabi Berdasarkan Hisab Konsistensi Historis-Astronomis Kalender Hijriyah.or. Khazin. 2008.com T. Ilmu Falak dalam Teori dan Praktek. http://www.ilmufalak.blogspot. 2008.multiply. http://www.Yogyakarta: Buana Pustaka.com .com Tokoh Ilmu Falak: Ahmad Dahlan. Abdur. Ilmu Falak Praktis.ke-3 ____________.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->