APLIKASI KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM ASUHAN KEPERAWATAN

BAB I
• Latar Belakang :

Banyak perawat yang masih belum bisa berkomunikasi secara efektif. • Tujuan Komunikasi Efektif :
-

Umum : Mampu memahami konsep dasar komunikasi efektif dalam memberikan pelayanan asuhan keperawtan. Khusus : I. II. III. Mampu menjelaskan pengertian komunikasi efektif. Mampu menjabarkan unsur-unsur komunikasi efekstif. Mampu menguraikan proses komunikasi efektif.

-

BAB II
• Komunikasi Efektif : Komunikasi efektif terjadi apabila sesuatu pesan yang diberikan komunikator dapat diterima dengan baik oleh komunikan sehingga tidak terjadi salah presepsi dan menstimuli tindakan sehingga mendorong orang lain untuk melakukan tindakan sesuai dengan pesan yang disampaikan.

• Syarat Komunikasi Efektif : a. Mempergunakan bahasa yang baik agar artinya jelas.

Membentengi diri dengan agama. c. Tahan emosi. Memiliki prinsip hidup yang kuat untuk berkata “TIDAK” terhadap segala jenis yang mengarah kepada narkoba dan psikotropika lainnya. Secara lengkap agar pesan yang disampaikan dapat dipahami komunikan secara menyeluruh. . Memberdayakan diri terhadap HIV/AIDS b. Bagi penderita HIV/AIDS sebaiknya : a. Tabah dan terus berdoa untuk memohon kesembuhan. c. Memotivasikan penderita untuk terbiasa hidup dengan HIV/AIDS sehingga bisa melakukan pola hidup sehat. Bagi keluarga penderita HIV/AIDS sebaiknya : a. Mencoba unuk hidup lebih lama. Menjaga keharmonisan keluarga karena pergaulan bebas sering kali menjadi pelarian bagi anak-anak yang depresi. c. Dengarkan secara efektif e.b. Belajar agar dapat mengendalikan diri b. d. d. d. Atur arus informasi sehingga antara pengirim dan umpan balik seimbang. • Aplikasi Komunikasi Efektif Bagi yang belum terinfeksi virus HIV/AIDS : a. Mau berbaur dengan orang disekitarnya/lingkungan.

.b. Memotivasikan penderitan HIV/AIDS untuk mau beraktivitas dalam meneruskan hidup yang lebih baik.