P. 1
SKRIPSI ATHEIS

SKRIPSI ATHEIS

|Views: 7,269|Likes:
Published by Faizal

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Faizal on May 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2013

pdf

text

original

Berbicara tentang sastra, tidak lepas dari ragam sastra yang ada di

dalamnya. Adapun yang tergolong ke dalam ragam sastra adalah puisi,

cerpen, novel, dan drama (Laelasari, 2007:22). Dalam penelitian ini yang

dibahas adalah masalah novel, maka ragam sastra lainnya tidaklah

dibahas.

Novel berasal dari bahasa Italia, novella yang berarti sebuah

barang baru yang kecil, kemudian novel didefinisikan sebagai sebuah

karya sastra yang berbentuk prosa yang mengisahkan secara

keseluruhan (utuh) atas problematika kehidupan seseorang atau

beberapa tokoh (Laelasari, 2007:30).

Novel dapat menyampaikan dialog yang mampu menggerakkan

hati masyarakat pembaca. Dengan kekayaan perasaan, kedalaman visi,

dan keluasan pandangan terhadap masalah-masalah hidup dan

kehidupan, dengan ditopang oleh hidupnya penggambaran tokoh-tokoh

cerita, novel merupakan sarana yang ampuh untuk menyentuh perasaan

dan keharuan pembaca, memengaruhi pikiran, dan membentuk opininya.

Lewat novel, pembaca dapat diajak melakukan eksplorasi dan penemuan

diri. Namun, hal itu tidak berarti bahwa tema kemanusiaan yang ingin

7

didialogkan harus ditonjolkan sedemikian rupa sehingga ³mengalahkan´

unsur-unsur fiksi yang lain, melainkan haruslah tetap berada dalam

³proporsi´ yang semestinya sebagaimana halnya penulisan karya seni

yang menekankan tujuan estetik (Mangunwijaya dalam Nurgiyantoro,

2007:72).

Novel Atheis dikarang oleh Achdiat Karta Mihardja merupakan

salah satu karya sastra yang lahir pada angkatan 45. Karya sastra yang

lainnya, antara lain Surat Singkat Tentang Esai karya Asrul Sani, Deru

Campur Debu karya Chairil Anwar, Kesusastraan Indonesia Modern

dalam Kritik dan Esai karya H.B. Jassin, Surat Kertas karya Sitor

Situmorang, dan Sedih dan Gembira karya Usman Ismail (Laelasari,

2007:21).

Karya sastra pada angkatan 45 memiliki ciri-ciri yang khas, yaitu

bebas, artinya tidak berhubungan dengan masalah adat istiadat, tidak

tertuju pada satu aturan, realistic, artinya menceritakan sesuatu yang

terjadi dalam kehidupan sehari-hari, futuristic, artinya karya sastra

menciptakan hal-hal baru dan berorientasi pada masa depan,

individualistic, artinya karya benar-benar menceritakan isi perasaan dan

pikiran pengarangnya (Laelasari, 2007:20).

Sebuah novel merupakan sebuah totalitas. Sebagai sebuah

totalitas, novel memunyai bagian-bagian, unsur-unsur yang saling

berkaitan satu dengan yang lain secara erat dan saling menggantungkan.

8

Secara garis besar, pembagian unsur yang dimaksud adalah unsur

intrinsik dan ekstrinsik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->