P. 1
Pengertian Tari

Pengertian Tari

|Views: 9,227|Likes:
Published by Halim0808

More info:

Published by: Halim0808 on May 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2013

pdf

text

original

Pengertian Tari ( seni tari

)
Unsur utama yang paling pokok dalam tari adalah gerak tubuh manusia yang sama sekali lepas dari unsur ruang, dan waktu, dan tenaga.Tari adalah keindahan ekspresi jiwa manusia yang diungkapkan berbentuk gerak tubuh yang diperhalus melalui estetika.Beberapa pakar tari melalui simulasi di bawah ini beberapa tokoh yang mendalami tari menyatakan sebagai berikut. Haukin menyatakan bahwa tari adalah ekspresi jiwa manusia yang diubah oleh imajinasi dan diberi bentuk melalui media gerak sehingga menjadi bentuk gerak yang simbolis dan sebagai ungkapan si pencipta (Haukins: 1990, 2). Secara tidak langsung di sini Haukin memberikan penekanan bahwa tari ekspresi jiwa menjadi sesuatu yang dilahirkan melalui media ungkap yang disamarkan.

Kesenian
Kesenian mengacu pada nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia akan keindahan yang dinikmati dengan mata ataupun telinga. Sebagai makhluk yang mempunyai cita rasa tinggi, manusia menghasilkan berbagai corak kesenian mulai dari yang sederhana hingga perwujudan kesenian yang kompleks. ® Kebudayaan

material

Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi: mangkuk tanah liat, perhisalan, senjata, dan seterusnya. Kebudayaan material juga mencakup barang-barang, seperti televisi, pesawat terbang, stadion olahraga, pakaian, gedung pencakar langit, dan mesin cuci.

® Kebudayaan nonmaterial
Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional.

Budaya
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.

merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Tari Piring Tarian Piring (Minangkabau: Tari Piriang) merupakan sebuah seni tarian milik orang Minangkabau yang berasal dari Sumatra Barat. bahasa. Bagi menambah unsur-unsur estetika . penari lelaki dan perempuan akan memijak piring-piring pecah tanpa rasa takut dan tidak pula luka. perkakas. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya. Bahasa."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika. Tarian ini merupakan tarian gerak cepat dengan para penari memegang piring di tapak tangan mereka. termasuk sistem agama dan politik. Citra budaya yang brsifat memaksa tersebut membekali anggotaanggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka. "keselarasan individu dengan alam" d Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina. membuat kerja menuai dan sebagainya. diiringi dengan lagu yang dimainkan oleh talempong dan saluang. membuktikan bahwa budaya itu dipelajari. Ia merupakan salah satu seni tarian Minangkabau yang masih diamalkan penduduk Negeri Sembilan keturunan Minangkabau. sebagaimana juga budaya. pakaian. Kadangkala.Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia. budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain. adat istiadat. Penonton tentu akan berasa ngeri apabila kaca-kaca pecah dan tajam itu dipijak sambil menarik. . Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Tarian ini memiliki gerakan yang menyerupai gerakan para petani semasa bercucuk tanam. Tarian ini juga melambangkan rasa gembira dan syukur dengan hasil tanaman mereka. piring-piring itu akan dilontar ke udara atau pun dihempas ke tanah dan dipijak oleh penari-penari tersebut. Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri. magis dan kejutan dalam tarian ini. bangunan.Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh.Definisi Budaya Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.Dengan demikian. dan karya seni. budaya bersifat kompleks. abstrak. dan luas.

dimana para muda mudi mengayunkan geraklangkah dengan menunjukkan kebolehan mereka dalam mempermainkan piring yang ada di tangan mereka. Pada awalnya sejarah tari piring ini memiliki maksud dalam pemujaan masyarakat minangkabau terhadap Dewi Padi dan penghormatan atas hasil panen. . Namun pada jaman sekarang tarian tersebut lebih sering diadakan pada acara pernikahan. dimana para muda mudi mengayunkan gerak langkah dengan menunjukkan kebolehan mereka dalam mempermainkan piring yang ada di tangan mereka. yang dimana gerakannya dilakukan dengan cepat sambil memegang piring di telapak tangan mereka. serta gerakan dari tari tersebut tidak monoton sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton Tari Piring. Kadangkala piring-piring tersebut mereka lempar ke udara atau mereka menghempaskannya ke tanah dan diinjak oleh para penari tersebut dengan kaki telanjang. di luar negeri tari piring dikenal dan disenangi karena tarian ini memiliki gerakan yang enerjik. Kadangkala piring-piring tersebut mereka lempar ke udara atau mereka menghempaskannya ke tanah dan diinjak oleh para penari tersebut dengan kaki telanjang.Tarian ini diiringi lagu yang dimainkan dengan talempong dan saluang. Kesenian tari piring ini dilakukan secara berpasangan maupun secara berkelompok dengan beragam gerakan yang dilakukan dengan cepat.Tarian ini diiringi lagu yang dimainkan dengan talempong dan saluang. Tarian tersebut menggambarkan rasa kegembiraan dan rasa syukur masyarakat Minangkabau ketika musim panen telah tiba.Tari Piring ini menjadi sangat digemari bahkan di negeri tetangga juga seperti Malaysia tari ini sering dibawakan. dinamis serta diselingi bunyi piring yang berdentik yang dibawa oleh para penari tersebut. atraktif.Tarian Piring merupakan seni tari yang dimiliki oleh orang Minangkabau yang berasal dari Sumatera Barat. bersemangat. dinamis. Tarian tersebut menggambarkan rasa kegembiraan dan rasa syukur masyarakat Minangkabau ketika musim panen telah tiba. yang dimana gerakannya dilakukan dengan cepat sambil memegang piring di telapak tangan mereka. Tarian Piring merupakan seni tari yang dimiliki oleh orang Minangkabau yang berasal dari Sumatera Barat. Kesenian tari piring ini dilakukan secara berpasangan maupun secara berkelompok dengan beragam gerakan yang dilakukan dengan cepat. dinamis serta diselingi bunyi piring yang berdentik yang dibawa oleh para penari tersebut. Pada awalnya sejarah tari piring ini memiliki maksud dalam pemujaan masyarakat minangkabau terhadap Dewi Padi dan penghormatan atas hasil panen.

Anda pasti kenal kesenian yang bernama Topeng Monyet. . Topeng Betawi dapat diartikan pertunjukan dalam bentuk teater yang mengandung aspek tari. Cina dan Thailand. Salah seorang tokoh seniman Betawi yang telah mengusung aneka tari-tarian Betawi khususnya Tari Topeng hingga ke mancanegara adalah Entong Kisam. tari. dan teater. Dirinya sudah berkeliling ke 5 benua. Tarian dalam Topeng Betawi inilah yang disebut Tari Topeng. Mengapa menggunakan ³topeng´? Ini dikarenakan dahulu masyarakat Betawi menganggap Topeng memiliki kekuatan magis. namun dalam Topeng Betawi memakai bahasa Betawi. juga dinilai mampu menghilangkan kedukaan karena kematian. bukan? Ya. salah satunya adalah Topeng Betawi. Para penarinya menggunakan topeng yang mirip dengan Topeng Banjet Karawang Jawa Barat. masyarakat Betawi menggunakan pendekatan berbeda mengenai istilah topeng. dinamis. Tari Topeng Betawi Masyarakat Jakarta asli atau dikenal dengan suku Betawi mempunyai banyak kesenian. atau pun petaka lainnya. Namun. tidak untuk masyarakat Betawi. Selain dapat menolak bala. narasi dengan dialog maupun monolog. kesenian yang biasa Anda temui di Jakarta dan sekitarnya ini adalah pertunjukkan yang menampilkan atraksi dari monyet yang terlatih. Topeng Betawi memiliki tiga unsur utama yaitu : musik. Jadi. serta gerakan dari tari tersebut tidak monoton sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton Tari Piring. Mungkin bagi banyak orang. topeng itu adalah kedok (penutup wajah). di luar negeri tari piring dikenal dan disenangi karena tarian ini memiliki gerakan yang enerjik. Negara yang paling sering ia lawati bersama grup tari topengnya adalah Perancis.Namun pada jaman sekarang tarian tersebut lebih sering diadakan pada acara pernikahan. sakit. bersemangat.Tari Piring ini menjadi sangat digemari bahkan di negeri tetangga juga seperti Malaysia tari ini sering dibawakan. atraktif. Masyarakat Betawi menggunakan ³topeng´ untuk istilah pertunjukan. nyanyi. serta 33 negara. Selain itu.

Tercatat ada lima bentuk perubahan yang disebabkan oleh urutan waktu dalam sejarah. dan penyambutan tamu. Tari Jaipong biasanya dipentaskan pada acara pernikahan. sekarang paling lambat pukul 3 harus sudah selesai. namun rasanya hal itu tidak menjadi persoalan. Dengan kata lain. . dalam hal ini keragaman pagelaran Topeng Betawi.Kedua. kekurangannya akan dibayar pagi setelah pesta usai. juga mengalami pergeseran ke acara yang lebih bersifat nasional. Pada kedua ritual itu. ³Biar tekor asal kesohor´ begitu ungkapan kalangan masyarakat Betawi tertentu dalam menjaga image status sosiainya. bahkan populer sampai di luar Jawa Barat. Meskipun harus membayar mahal untuk sebuah pertunjukan Topeng Betawi. Setelah ada kesepakatan biaya. Masyarakat Betawi lebih percaya rumah sakit atau puskesmas untuk mengobati seseorang yang sakit. Tari Jaipong sangat menarik dan diminati banyak orang. seperti pernikahan dan khitanan. Jika dulu (tahun 70-an) masih berlangsung hingga pukul 4 pagi. Topeng Betawi dipagelarkan untuk memeriahkan pesta. mengingat rasa memiliki terhadap budaya Betawi. nampaknya Topeng Betawi juga telah mengalami perubahan yang cukup signifikan. Topeng Betawi juga digelar dengan tujuan membayar nazar. Seiring pergantian zaman. hilang secara perlahan lahan. dan tari klasik. esensi Topeng yang sakral dan magis tak lagi menjadi motivasi bagi yang punya hajat. berkembangnya zaman telah merubah historical sequences dari Topeng Betawi. Uangnya diambil dari amplop sumbangan dari para tamu yang hadir. Tidak saja secara fisik tetapi juga ideologinya. hal yang paling menarik adalah setiap gerakan yang terkandung dalam tarian ini enerjik dan unik. pagelaran yang diselenggarakan dalam lingkup tradisi yaitu acara pernikahan dan khitanan. ia lebih dulu membayar panjer (uang muka) pada grup yang telah dipilih. dan telah beralih dengan mengunakan isu nasional yang kadang-kadang menjadi legitimasi kepentingan politik tertentu. Perkembangannya saat ini sudah sampai mancanegara.Pertama. lama kelamaan bergeser durasinya. Yang tumbuh mulai tahun 1985. Topeng Betawi digunakan dalam ritual kehidupan yang dianggap cukup penting. Kelima.Keempat. Termasuk berbagai bentuk kedok yang memperlihatkan keragaman topeng. tapi juga dimiliki para pendatang yang ingin melestarikan budaya Betawi menurut zamannya.Bisa dirasakan. Ketiga. keragaman estetika yang muncul di antara orang-orang Betawi pun mulai menghilang karena masuknya para pendatang ke daerah orang-orang Betawi. yaitu Gugum Gumbira. Tari Jaipong berhasil dikembangkan oleh Seniman Sunda menjadi tarian yang memasyarakat dan sangat digemari oleh masyarakat Jawa Barat ( khususnya ). Itu bisa dimaklumi. kini bukan hanya milik orang Betawi saja. tari gerege. durasi seni pertunjukan mengalami pergeseran. TARI JAIPONG aipong adalah sebuah genre seni tari kreasi rakyat yang lahir dari kreativitas seorang seniman asal Bandung. Unsur dasar dari tari jaipong adalah perpaduan dari gerak tari ketuk tilu. pencak silat. bila si empunya hajat ingin menggelar Topeng Betawi. Selain itu. Nah. telah terjadi pertumbuhan keragaman budaya.Bagi masyarakat Betawi. yang dikemas oleh Bapak Gugum Gumbira. tak lagi mengangkat tema kemiskinan di wilayah-wilayah tuan-tuan tanah. sunatan. Topeng tak lagi berfungsi sebagai penolak bala atau nazar bagi anak yang sering sakit-sakitan. Ini dikarenakan orang-orang harus bersiap diri untuk sholat Subuh agar tidak kesiangan. narasi pagelaran Topeng.

tapi juga di kanca internasional. ada juga wanita yang berumur sekitar 67 tahun. Diklat ini sudah berdiri sejak tahun 1982 hingga tahun ini diklat sudah berjalan kurang lebih 28 tahun. dikarenakan semakin majunya perkembangan jaman. selaku pengajar diklat di anjungan Jawa Barat. Masih ada yang melestarikannya. yang biasanya dalam pertunjukan tari-tari pergaulan tak lepas dari keberadaan ronggeng dan pamogoran. . hal yang menarik dalam diklat ini. Tarian daerah di jaman sekarang. Informasi ini disampaikan oleh Bapak Ahmad Maulana. Ronggeng dalam tari pergaulan tidak lagi berfungsi untuk kegiatan upacara. dan diklat dilakukan 3 kali dalam seminggu. biasanya mengandung gerakan ± gerakan pencak silat. Sejarah Sebelum bentuk seni pertunjukan ini muncul. tapi harus sopan. Tapi di dalam objek wisata Taman Mini Indonesia Indah. Peserta diklat untuk tarian jaipong tidak dibatasi usianya. ada beberapa pengaruh yang melatarbelakangi bentuk tari pergaulan ini. sedangkan para kaum wanita gerakannya mengandung gerakan ± gerakan pergaulan. energik. adalah peserta diklat yang masih sangat anak . yaitu dalam rangka misi kebudayaan. mungkin sudah banyak yang tenggelam. Diklat di anjungan Jawa Barat sudah mengikuti banyak event yang ada bukan hanya di regional. Diklat ini juga tidak terlalu mahal biayanya yaitu tiga puluh lima ribu rupiah perbulan. Karena antara ketuk tilu dan jaipongan sangat banyak yang berbeda dari mulai gerakan tari. ketuk tilu ada dua nama yaitu ketuk tilu perkembangan dan ketuk tilu abc-an. dan lebih unik.anak. karna dari ujung kaki sampai kepala semua dituntut untuk bergerak. kebanyakan adalah wanita. sampai musik pengiring semua diubah dengan sangat modern. Dulu jaipong dikenal dengan nama ketuk tilu. Pada tahun 1985 Bapak Gugum Gumilang mengubah ketuk tilu menjadi jaipongan. Jaipongan dipercaya dapat menghilangkan pikun. karna penari dituntut harus mampu mengingat setiap gerakan ± gerakan yang terkandung dalam tarian ini. perubahan yang dilakukan oleh bapak Gugum sangat signifikan. Sebagai duta kesenian. tepatnya di anjungan Jawa Barat. Gerakan ± gerakan yang dilakukan oleh kaum pria. tari pergaulan merupakan pengaruh dari Ball Room. Di Jawa Barat misalnya. bahkan menjadikan tarian ini sebagai diklat.Gerakannya bebas. Selain itu jaipongan juga dapat membugarkan badan dan menjaga kecantikan.

apa adanya). yang kemudian tarian itu menjadi populer dengan sebutan Jaipongan. Karya pertama Gugum Gumbira masih sangat kental dengan warna ibing Ketuk Tilu. Beberapa gerakgerak dasar tari Jaipongan selain dari Ketuk Tilu. kesenian ini hanya didukung oleh unsur-unsur sederhana. dan kesederhanaan (alami. kostum penari yang sederhana sebagai cerminan kerakyatan. Purwakarta. biasanya dibawakan oleh penari tunggal atau Sinden Tatandakan (serang sinden tapi tidak bisa nyanyi melainkan menarikan lagu sinden/juru kawih). yang isu sentralnya adalah gerakan yang erotis dan vulgar. Misalnya pada tari Ketuk Tilu yang begitu dikenal oleh masyarakat Sunda.tetapi untuk hiburan atau cara gaul. di mana beberapa pola gerak Bajidoran diambil dari tarian dalam Topeng Banjet ini. Istilah ini dapat kita temui pada Jaipongan gaya kaleran. Ibing Bajidor serta Topeng Banjet adalah Tayuban dan Pencak Silat. Namun dari ekspos beberapa media cetak. nibakeun dan beberapa ragam gerak mincid yang pada gilirannya menjadi dasar penciptaan tari Jaipongan. Bekasi. . tiga buah ketuk. humoris. Secara koreografis tarian itu masih menampakan pola-pola tradisi (Ketuk Tilu) yang mengandung unsur gerak-gerak bukaan. Dalam penyajiannya. Indramayu. dan Pepen Dedi Kurniadi. Hal itu tercermin dalam pola penyajian tari pada pertunjukannya. pencugan. mantan pamogoran (penonton yang berperan aktif dalam seni pertunjukan Ketuk Tilu/Doger/Tayub) beralih perhatiannya pada seni pertunjukan Kliningan. yakni keceriaan. eksistensi tari-tarian dalam Topeng Banjet cukup digemari. Seiring dengan memudarnya jenis kesenian di atas. Demikian pula dengan gerak-gerak tarinya yang tidak memiliki pola gerak yang baku. yang di daerah Pantai Utara Jawa Barat (Karawang. seperti waditra yang meliputi rebab. sebagai berikut: 1) Tatalu. Eli Somali. Ciri khas Jaipongan gaya kaleran. dan Subang) dikenal dengan sebutan Kliningan Bajidoran yang pola tarinya maupun peristiwa pertunjukannya mempunyai kemiripan dengan kesenian sebelumnya (Ketuk Tilu/Doger/Tayub). semangat. apalagi setelah tari Jaipongan pada tahun 1980 dipentaskan di TVRI stasiun pusat Jakarta. dan gong. dua buah kulanter. Dalam pada itu. merupakan bagian pertunjukan ketika para penonton (bajidor) sawer uang (jabanan) sambil salam tempel. Kemunculan tarian karya Gugum Gumbira pada awalnya disebut Ketuk Tilu perkembangan. Istilah jeblokan diartikan sebagai pasangan yang menetap antara sinden dan penonton (bajidor). ada yang diberi pola (Ibing Pola) seperti pada seni Jaipongan yang ada di Bandung. Sebagai seni pertunjukan rakyat. erotis. 4) Tari Pembukaan (Ibing Pola). 2) Kembang Gadung. diperkirakan kesenian ini populer sekitar tahun 1916. yang memang karena dasar tarian itu merupakan pengembangan dari Ketuk Tilu. 3) Buah Kawung Gopar. kendang. nama Gugum Gumbira mulai dikenal masyarakat. Awal kemunculan tarian tersebut sempat menjadi perbincangan. Dari tarian itu muncul beberapa nama penari Jaipongan yang handal seperti Tati Saleh. khususnya di Karawang. Yeti Mamat. terutama di daerah Subang. Jaipongan gaya kaleran ini. Keberadaan ronggeng dalam seni pertunjukan memiliki daya tarik yang mengundang simpati kaum pamogoran. juga ada pula tarian yang tidak dipola (Ibing Saka). 5) Jeblokan dan Jabanan. baik dari segi koreografi maupun iringannya. spontanitas. misalnya pada seni Jaipongan Subang dan Karawang. Perkembangan Tari Jaipong Karya Jaipongan pertama yang mulai dikenal oleh masyarakat adalah tari "Daun Pulus Keser Bojong" dan "Rendeng Bojong" yang keduanya merupakan jenis tari putri dan tari berpasangan (putra dan putri).

tarian merak ini termasuk tarian baru hasil ciptaan oleh Raden Tjetjep Somantri pada tahun 1950an dan dibuat ualng oleh dra. Rawayan dan tari Kawung Anten. Tari merak tarian merak adalah tarian dari tanah pasundan . Kuntul Mangut. Aa Suryabrata dan Asep. kacapi jaipong. baik di media televisi. Cepy. Dewasa ini tari Jaipongan boleh disebut sebagai salah satu identitas keseniaan Jawa Barat. Tarian eksotik ini mengambarkan tentang pesona merak jantan yang terkenal pesolek untuk menarik hati sang betina. Nuni. misalnya di Subang dengan Jaipongan gaya "kaleran" (utara). Setra Sari. Pencug. Iring-iring Daun Puring. dan hampir semua pertunjukan rakyat maupun pada musik dangdut modern yang dikolaborasikan dengan Jaipong. meskipun tarian ini dibawakan oleh wanita . dimana perkembangan lebih lanjut peluang usaha semacam ini dibentuk oleh para penggiat tari sebagai usaha pemberdayaan ekonomi dengan nama Sanggar Tari atau grup-grup di beberapa daerah wilayah Jawa Barat. Irawati Durban pada tahun 1965 . dimanfaatkan oleh para penggiat seni tari untuk menyelenggarakan kursus-kursus tari Jaipongan. hal ini nampak pada beberapa acara-acara penting yang berkenaan dengan tamu dari negara asing yang datang ke Jawa Barat. Sonteng. Mira Tejaningrum. Nani. di mana Gugum Gumbira menciptakan tari lainnya seperti Toka-toka. Tari Jaipongan banyak mempengaruhi kesenian-kesenian lain yang ada di masyarakat Jawa Barat. dimanfaatkan pula oleh pengusaha pub-pub malam sebagai pemikat tamu undangan. Yumiati Mandiri. maka disambut dengan pertunjukan tari Jaipongan. hajatan maupun perayaan-perayaan yang diselenggarakan oleh pihak swasta dan pemerintah. baik pada seni pertunjukan wayang. Erna. Perkembangan selanjutnya tari Jaipongan terjadi pada taahun 1980-1990-an. Ega. Gerak gerik sang jantan yang tampak seperti tarian yang gemulai untuk menampilkan pesona dirinya yang terbaik sehingga sang betina terpesona dan melanjutkan ritual perkawinan mereka. Miming Mintarsih.Sang jantan akan menampilkan keindahan bulu ekornya yang panjang dan berwarna-warni untuk menarik hati sang betina. Dari tarian-tarian tersebut muncul beberapa penari Jaipongan yang handal antara lain Iceu Effendi. Kehadiran Jaipongan memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap para penggiat seni tari untuk lebih aktif lagi menggali jenis tarian rakyat yang sebelumnya kurang perhatian. Demikian pula dengan misi-misi kesenian ke manca negara senantiasa dilengkapi dengan tari Jaipongan. Ine Dinar. degung. Agah. Dengan munculnya tari Jaipongan. .Dampak dari kepopuleran tersebut lebih meningkatkan frekuensi pertunjukan. genjring/terbangan.

Seperti halnya burung-burung lain burung Merak jantan akan berlomba-lomba menampilkan keindahan ekornya untuk menarik hati merak betina. Tingkah laku burung Merak inilah yang divisualisasikan menjadi tarian Merak yang menggambarkan keceriaan. . serta mahkota yang berhiaskan kepala burung merak yang disebut singer yg akan bergoyang setiap penari menggerakkan kepalanya. Pesona bulu ekor yang berwarna-warni diimplementasikan dalam kostum yang indah dengan sayap yang seluruhnya diberikan payet. bahkan tarian Merak ditampilkan juga sebagai tari persembahan dan penyambutan pengantin.Kostumnya yang berwarna warni dengan aksen khas burung merak dan ciri khas yang paling dominan adalah sayapnya dipenuhi dengan payet yang bisa dibentangkan oleh sang penari dengan satu gerakan yang anggun menambah indah pesona tarian ini.Setiap gerakan penuh makna ceria dan gembira. dengan gayanya yang anggun dan mempesona. Merak jantan yang pesolek akan melenggang dengan bangga mempertontonkan keindahan bulu ekornya yang panjang dan berwarna-warni untuk mencari pasangannya.Tarian ini sendiri banyak ditarikan di beberapa even baik Nasional maupun perkenalan budaya di luar negeri. keanggunan gerak. sehingga tarian ini kerap digunakan sebagai tarian persembahan bagi tamu atau menyambut pengantin pria menuju pelaminan. Dalam setiap acara tari Merak paling sering ditampilkan terutama untuk menyambut tamu agung atau untuk memperkenalkan budaya Indonesia terutama budaya Pasundan ke tingkat Internasional.Jenis tarian merak ini juga terdapat juga didaerah jawa tengah dan jawa timur dengan jenis tarian dan kostum berbeda namun masih menggunakan nama tarian merak. dan hiasan kepala (mahkota) yang disebut ³siger´ dengan hiasan berbentuk kepala burung merak yang akan bergoyang mengikuti gerakan kepala sang penari.

Kedua tarian ini ada kemiripannya. Rakitan taridan nama peranannya berbeda-beda. bila ditilik dari: y y y MENDHUNG = awan. Kata-kata yang mengalun dinyanyikan oleh suarawati jelas melukiskan rayuan yang dapat merangsang rasa birahi. Sanggulnya bokor mengkureb lengkap dengan perhiasanperhiasannya. Anglirmedhung ini digubah olehK. Jalannya penari di waktu keluar dan masuk ke Dalem Ageng. Semula terdiri atas tujuh penari. Pilihan hari untuk pelaksanaannya. letaknya terdapat dalam hal: 1. melainkan juga pada latihan-latihannya. Riasan mukanya seperti riasan temanten putri. 4.Mangkunagara I. yang kemudian dipersembahkan kepada Sinuhun Paku Buwana. Gamelannya berlaras pelog. Bila akan ditinjau keistimewaan Bedhaya Ketawang.A. garudha mungkur. di tempat tertentu saja. kita lihat para penari duduk dan menari dalam urutan tergambar dibawah in .Tari serimpi Ada lagi satu tarian yang juga termasuk keramat. tanpa keprak. 5. yang terdiri atas: centhung. Sebagai lapisan bawahnya dipakai cindhe kembang.G. Mereka selalu mengitari Sinuhun dengan arah menganan. Dari situ dapat diperkirakan bahwa Bedhaya Ketawang dapat juga digolongkan dalam ³Tarian Kesuburan´ di candi. Bedhaya Ketawang hanya stu kali setahun dan hanya di dalam keraton. cundhuk mentul dan memakai tiba dhadha (untaian rangkaian bunga yang digantungkan di dada bagian kanan). lengkap dengan pending bermata dan bunta. meskipun dalam pergelarannya Srimpi Anglirmendhung boleh dilakukan kapan saja dan di mana saja.P. 2. sisir jeram saajar. berwarna ungu. Bukan pada pergelaran resminya saja. Ini suatu pertanda bahwa Bedhaya Ketawang ini termasuk klasik. yang inti sarinya menggambarkan harapan untuk mempunyai keturunan yang banyak. ialah Srimpi Anglirmendhung. yaitu hanya pada haru Anggarakasih. Tarian Srimpi ini diduga lebih muda daripada Bedhaya Ketawang. menjadi Srimpi yang hanya terdiri atas empat penari saja Namun begitu mengenai kekhudusan dan kekhidmatannya tiada bedanya dengan Bedhaya Ketawang. Dalam lajur permulaan sekali.T. 3. Pakaian: Mereka memakai dodot banguntulak). Tempatnya di langit (=TAWANG) Dipakainya kemanak sebagai alat pengiring utama Pelaksanaan tariannya juga dibagi menjadi 3 babak Menurut R.A. Pakaian penari dan kata-kata dalam hafalan sindhenannya. Tetapi atas kehendak Sinuhun Paku Buwana IV tarian inidirubah sedikit. Warsadiningrat.

Endhel ajeg 3. beliau berkenaan merubah nama Sangapati menjadi Sangupati. sebenarnya merupakan tarian karya Pakubuwono IV yang memerintah Kraton Surakarta Hadiningrat pada tahun 1788-1820 dengan nama Srimpi sangopati kata sangapati itu sendiri berasal dari kata ³sang apati´ sebuah sebutan bagi calon pengganti raja. Ini dimaksudkan apabila kegagalan.Dalam melakukan peranan ini para penari disebut: 1.Hal ini dilakukan berkaitan dengan suatu peristiwa yang terjadi di masa pemerintahan beliau yaitu pemerintah Kolonial Belanda memaksa kepada Pakubuwono IX agar mau menyerahkan tanah pesisir pulau Jawa kepada Belanda. Dhada 9. maka para penaripun telah siap mengorbankan jiwanya.Pakubuwono IX terkenal sebagai raja amat berani dalam menentang pemerintahan Kolonial Belanda sebagai penguasa wilayah Indonesia ketika itu. juga dengan cara mengitari dan menempatkan Sinuhun di sebelah kanan mereka semua. melainkan berubah-rubah. Oleh sebab itu pistolpistol yang dipakai untuk menari sesungguhnya diisi dengan peluru yang sebenarnya. Sebetulnya sikap berani menentang Belanda dilandaskan atas peristiwa yang menyebabkan kematian ayahnya yaitu Pakubuwono VI (pahlawan nasional Indonesia) yang meninggal akibat hukuman mati ditembak Belanda saat menjalani hukuman dibuang keluar pulau Jawa . sesuai dengan adegan yang dilambangkan. disusul dengan iringan untuk kembali masuk ke Dalem Ageng. Hanya pada penutup tarian mereka duduk berjajar tiga-tiga. Dalam susunan semacam inilah pergelaran Bedhaya Ketawang diakhiri. Tarian srimpi sangopati karya Pakubuwono IX ini. Disaat pertemuan perundingan masalah tersebut Pakubuwono IX menjamu para tamu Belanda dengan pertunjukan tarian srimpi sangopati Sesungguhnya sajian tarian srimpi tersebut tidak hanya dijadikan sebagai sebuah hiburan semata. Endhel weton 4. Maka ini tampak jelas dalam pemakaian ³sampir´ warna putih yang berarti kesucian dan ketulusan. Apit meneg 7. Apit ngarep 5. karena kata sangopati itu berarti bekal untuk mati. Gulu 8.Ketika Pakubuwono IX memerintah kraton Surakarta Hadiningrat pada tahun 1861-1893. akan tetapi sesungguhnya sajian tersebut dimaksudkan sebagai bekal bagi kematian Belanda. Boncit Selama menari tentu saja susunannya tidak tetap. Batak 2. Apit mburi 6.

Karena terlanjur terbuai dengan keindahan tarian ditambah lagi dengan semakin banyaknya minuman atau arak yang ditegak maka mereka (Belanda) kemudian mabuk. Saat ini Serimpi Sangaupati masih sering ditarikan. saja. dengan maksud agar semua perbuatan maupun tingkah laku manusia hendaknya selalu ditunjukkan untuk menciptakan dan memelihara keselamatan maupun kesejahteraan bagi kehidupan. setidaknya bisa mengakibatkan pihak Belanda tidak menyadari kalau dirinya dikelabui. Setelah Pakubuwono IX meninggal 1893 dalam usia 64 tahun beliau digantikan putranya Pakubuwono X atas kehendak Pakubuwono X inilah tarian Srimpi Sangupati yang telah diganti nama oleh ayahanda Pakubuwono IX menjadi srimpi Sangapati . Penamaan Sangupati sendiri ternyata merupakan salah satu bentuk siasat dalam mengalahkan musuh. perjanjian yang sedianya akan diadakan akhirnya berhasil digagalkan. Boleh dibilang mereka adalah prajurit di barisan depan yang menjadi penentu berhasil dan tidaknya misi menggagalkan perjanjian tersebut. Baru setelah Pakubuwono VIII meninggal Pakubuwono menuruskan IX meneruskan tahta kerajaan ayahandanya Pakubuwono VI sebagai raja yang ketika itu beliau berusia 31 tahun. jika perjanjian dimaksudkan bisa digagalkan. Perjanjian antara Keraton Kasunanan Surakarta dengan pihak Belanda tersebut yang terjadi sekitar tahun 1870-an. Tari payung . Dengan gagalnya perjanjian tersebut maka beberapa daerah yang disebutkan diatas dapat diselamatkan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi agar pihak keraton tidak perlu melepaskan daerah pesisir pantai utara dan beberapa hutan jati yang ada. Karena jika siasat itu tercium oleh Belanda. namun hanya berfungsi sebagai sebuah tarian hiburan saja. Tarian ini sengaja di tarikan sebagai salah satu bentuk politik untuk menggagalkan perjanjian yang akan diadakan dengan pihak Belanda pada masa itu. Dan adegan minum arak yang ada dalam tari tersebut masih ada namun hanya dilakukan secara simbol. Ternyata taktik yang dipakai saat sangat efektif. Namun demikian yang perlu digarisbawahi dalam tarian ini adalah keberanian para prajurit puteri tersebut yang dalam hal ini diwakili oleh penari serimpi itu. Tarian Serimpi Sangaupati sendiri merupakan tarian yang dilakukan 4 penari wanita dan di tengah-tengah tariannya dengan keempat penari tersebut dengan keahliannya kemudian memberikan minuman keras kepada pihak Belanda dengan memakai gelek inuman. Hal ini nampak tercermin dalam makna simbolis dari tarian srimpi sangopati yang sesungguhnya menggambarkan dengan jalan mengalahkan hawa nafsu yang selalu menyertai manusia dan berusaha untuk saling menang menguasai manusia itu sendiri. Buntutnya. maka yang akan menjadi tumbal pertama adalah mereka para penari tersebut. Dari berbagai jenis tarian tersebut yang terkenal sampai saat ini adalah tari Serimpi Sangupati. Sehingga untuk mengaburkan misi sebenarnya yang ada dalam tarian tersebut maka nama tari itu disebut dengan Serimpi Sangaupati yang diartikan sebagai sangu pati. Salah satu kekayaan Keraton kasunanan Surakarta ini tengah diupayakan konservasinya adalah berbagai jenis tarian yang sering menghiasi dan menjadi hiburan pada berbagai acara yang digelar di lingkungan keraton.saat Pakubuwono VI meninggal Pakubuwono IX yang seharusnya menggantikan menjadi raja saat itu masih berada didalam kandungan ibunda prameswari GKR Ageng disebabkan masih dalam kandungan usia 3 bulan maka setelah Pakubuwono ke VI meninggal yang menjadi raja Pakubuwono VII adalah paman Pakubuwono IX ketika Pakubuwono VII meninggal yang menggantikan kedudukan sebagai raja adalah paman Pakubuwono IX sebagai Pakubuwono VII. tidak dengan arak yang sesungguhnya.

dan lain sebagainya. mulai dari agak pelan. sangat dinamis. Keberagaman tersebut hanyalah varian dari tari-tari yang sudah ada sebelumnya. Payung yang dimainkan juga berbentuk sama. Sejauh tri terseut tidak melenceng dari akar tradisinya. lalu agak cepat dan cepat.Tari Payung adalah salah satu tari klasik dari Minang. bukan berarti hatinya terbagi dua atau lebih. penari wanita juga menggunakan selendang sebagai pelengkapnya. Keberagaman Tari Payung tidak membunuh tari payung yang ada sebagai alat ungkap budaya Minangkabau. Tari Payung sejak mulanya telah mengalami perkembangan yang sangat berarti terutama oleh seniman-seniman muda Minagkabau. sedikit banyak menyentuh wilayah ini. Senian pembaharu tari payung menjadikan fungsi seni tari itu bergeser dari ritual adat menjadi seni untuk profan . Tarian yang menggambarkan kasih sayang seorang kekasih. begitu dengan penari laki-laki yang semuanya juga sama. bisa tiga atau empat pasang. Awalnya tari ini memiliki makna tentang kegembiraan muda mudi (penciptaan) yang memperlihatkan bagaimana perhatian seorang laki-laki terhadap kekasihnya. Sikap ini penting diambil untuk kita tidak terjebak dengan penilaian bahwa varian tari yang satu menyalahi yang lainnya. Teori ini dipakai untuk melihat budaya apa saja yang mempengaruhi perkembangan tari payung dari dulu hingga sekarang. tetapi divisualkan dalam bentuk banyak. maka kreasi menjadi alat kreativitas seniman dalam menyikapi budaya yang sedang berkembang. Tari ini biasa dibawakan untuk memeriahkan acara pesta. akan tetapi hanya wujud dari kreasi yang dimainkan. Selain menggunakan payung sebagai alat bantu yang dimainkan oleh penari pria. Teori perubahan akan dipakai untuk melihat perkembangan yang terjadi pada tari payung. Begitu juga dengan pola gerak barat. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh tingkat keilmuan yang sudah beragam. pameran. Melayu merupakan unsur utama dalam mempengaruhi gerak tari payung. Makanya. Foster. dimana seluruh penari permpuan berpakaian sama. Kalaupun ada gerakan lelaki berpindah pasangan.Musiknya cukup variatif. Teori lain yang akan mendukung adalah teori akulturasi yang dikembangkan oleh Koentjaraningrat dan GM. tarian ini dibawakan secara berpasangan. Sumatera Barat . Pengaruh gaya dari mana saja msuk menyentuh wilayah seni. Payung menjadi icon bahwa keduanya menuju satu tujuan yaitu membina rumah tangga yang baik. tidak terkecuali tari payung. Pada hakekatnya mereka hanya satu pasang. Tarian ini merupakan tari pergaulan muda-mudi yang dilambangkan dengan payung sebagai pelindung. Jumlah penari dalam tari payung selau genap dan selalu berpasangan. Penelitian ini memakai teori perubahaan yang dikembangkan oleh Herbert Spencer. Hal ini bisa dlihat dari kostum yang dimainkan. Tari Payung merupakan tari tradisi Minangkabau yang saat ini telah banyak perubahan dan dikembangkan oleh senian-seniman tari terutama di Sumatra Barat.

Fungsi seni ritual tidak mengalami perkembangan yang berarti. bahkan tidak mungkin untuk diubah. Sistem sosial di Minangkabau memiliki sebuah tipe tertentu yang berbeda dengan sistem sosial yang lain. Berkaitan dengan hal itu. . karean seni ritual didukungh oleh pakem-pakem yang jelas dan sulit untu diubah. Mereka hanya memasuki wilayah seni profan yang memiliki potensi untuk dikembangkan dan dijual untuk masyarakat luas. karena dia berkaitan dengan persolan adat yang memiliki hukumhukum yang jelas. Seniman pembaharu tari payung melakukan tindakan dalam membentuk gaya baru dalam tyari payung agar keteraturan dan arah yang diinginkan dalam dunia kreativitas bisa terjaga dengan baik tanpa adanya konflik yang merusak sosial itu sendiri. seniman pebaharu tari payung memasuki gerakgerak yang inovatif supaya bisa menyeimbangkan antara seni profan dengan seni ritual.yang perkembangannya sangat pesat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->