KEKONGRUENAN I KEKONGRUENAN II PERKONGRUENAN LINEAR I PERKONGRUENAN LINEAR II .

Contoh : 25 1 (mod 4) sebab 25-1 terbagi oleh 4 31 5 (mod 6) sebab 31 ² 5 tidak terbagi oleh 6 .1 Jika m suatu bilangan bulat positif maka a kongruen dengan b modulo m (ditulis a=b (mod m) bila dan hanya bila m membagi (a-b). Jika m tidak membagi (a-b) maka dikatakan bahwa a tidak kongruen dengan b modulo m (ditulis a  b (mod m)).€ Definisi 1.

7 + 14. Contoh : 10 24 (mod 7).Teorema 1. sebab ada bilangan bulat 2 sedemikian hingga 24 = 2. .1 a=b (mod m) bila dan hanya bila ada bilangan bulat k sehingga a=mk+b.

.. tetapi 9 bukan residu terkecil dari 34 (mod 5) .1.. Walaupun 34 = 3 x 9 (mod 5) ..3. Residu terkecil dari 71 modulo 3 adalah 2.Teorema 1..2. Residu terkecil dari 34 modulo 5 adalah 4. Contoh : Residu terkecil dari 71 modulo 2 adalah 1...1. Jika a=r (mod m) dengan 0.2..3.(m1) maka r disebut residu terkecil dari a modulo m.(m-1).2 Setiap biilngan bulat kongruen bilangan bulat dengan tepat satu diantara 0.

1.Definisi 1.2..(m-1)} disebut himpunan residu terkecil modulo m.2.3.. seperti pada teorema berikut ini..3.2 Pada ar (mod m) dengan 0. ....(m-1) maka r disebut residu terkecil dari a modulo m.3.4} Kita dapat melihat relasi kekongruenan itu dengan cara lain...1. {0.2. Untuk kekongruenan ini. Contoh : Himpunan residu terkecil modulo 5 adalah {0.1.

dibuktikan jika a dan b memiliki sisa yang sama jika dibagi m. jika dibagi m. . a b (mod m) maka a r (mod m) dan b r (mod m). kedua.3 a=b (mod m) bila dan hanya bila a dan b memililki sisa yang sama jika dibagi m. b r (mod m) berarti b = mt + r untuk suatu t.Teorema 1. ini berarti a dan b memiliki sisa yang sama. maka a b (mod m). dengan r adalah residu terkecil modulo m atau 0” r < m. Misalkan a memiliki sisa r jika dibagi m. yaitu r. Bukti : Pertama dibuktikan: jika a b(mod m) maka a dan b memiliki sisa yang sama jika dibagi m. berarti b =mt + r. a r (mod m) berarti a= mq+ r untuk suatu q. berarti a= mq+r dan b memiliki sisa r jika di bagi m.

karena setiap sembarang bilangan bulat x yang kita ambil pasti kongruen modulo 6 dengan salah satu bilangan di himpunan A. 32. . 28. -5.3 Himpunan bilangan bulat disebut sistem residu lengkap modulo mbila dan hanya bila setiap bilangan bulat kongruen modulo m dengan satu dan hanya satu diantara . -45. Contoh : Himpunan A = {-12.Definisi 1. 41} merupakan sistem residu lengkap modulo 6.

(b + d) = m (s+t) Ini berarti a + c b+d (mod m) .4 Jika a b (mod m) dan c d (mod m) Maka a c b d (mod m) Bukti : a b (mod m) berarti a = ms + b a d (mod m) berarti c = mt + d dua persamaan ini akan memberikan bahwa a + c = (ms +b) + (mt +d) a + c = m(s+t) + (b+d) (a + c) .Teorema 1.

5 Jika a b (mod m ) dan c d (mod m) maka ax + cy bx + dy (mod m) Bukti : a b (mod m) berarti a = ms + b a d (mod m) berarti c = mt + d Jika kedua ruas persamaan pertama dikalikan x dan kedua ruaspersamaan kedua dikalikan y diperoleh ax = msx + by dan cy = mty + dy dengan penjumlahan . dari kedua persamaan ini diperoleh ax + cy = (msx + bx) + (mty +dy) ax + cy = m(sx + ty) + (bx +dy) (ax + cy) ² (bx + dy ) = m (sx + ty). Persamaan terakhir ini berarti bahwa m | [(ax + cy ) ² (bx + dy)] atau ax + cy bx + dy (mod m). .Te orema 1.

maka a b (mod ).m) = d maka () =1 karena () =1 dan | (a .bc) atau m | c (a-b) maka | (a-b) karena d adalah FPB dari c dan m. . Bukti : ac bc (mod m) berarti m dimana (ac. karena (c.m )= d.7 Jika ac bc (mod m) dan (c.b) maka (a .Teorema 1.b) berarti a b (mod ).

.«.2.Teorema 1. Teorema 1. Bukti : 10^n -1=999«9 (n angka semuanya 9) terbagi oleh 9 Jadi.9 Setiap bilanga bulat kongruen modulo 9 dengan jumlah angkaangkanya .3.8 10^n 1 (mod 9) untuk n = 1.10^n 1 (mod 9).

.Teorema 1.m) | b.m) | a dan (a. karena (6 . Perhatikan bahwa ar ² b = km. sehingga terbuktipula teorema tersebut. Terbuktilah kontra posisi dari teorema itu. Bukti : Kita buktikan kontraposisi dari teorema itu yaitu jika ax b (mod m) memiliki solusi maka. Misalkan r adalah solusi dari ax b (mod m) maka ar b (mod m) sehingga ar ² b = km utnuk suatu bilangan bulat k. (a.10 Jika (a. Contoh : 6x 7 (mod 8).m)  b maka perkongruenan linear ax b (mod m) tidak memiliki solusi. (a.m) | km maka (a. 8) = 2 dan 2 7 maka perkongruenan linear 6x 7 (mod 8) tidak mempunyai solusi.m) | b.

Teorema 1. .m) = d dan d | b maka ax b (mod m) mempunyai tepat d solusi.Teorema 1.11 Jika (a.m) =1. 12 Jika (a.maka perkongruenan linear ax b (mod m) mempunyai tepat 1 solusi.

y = s . k dengan () = 1 utnuk setiap i  j memiliki solusi bersama modulo (( ) dan solusi bersama itu tunggal.b) dan c· = c : (a. 2 .3 . maka himpunansemua penyelesaian dari ax + by = c adalah {(x..b· = b : (a.b) mempunyai suatu penyelesaian (solusi ) x = r dan y = s .14 (Teorema Sisa) Sistem perkongruenan linear x = (mod ) i = 1 .y)|x r + b· t .«.13 Persamaan linear diophantus a·x + b·y = c· yang diperoleh dari ax +by =c dengan a· = a : (a.b) .a· t dan t bilangan bulat.Teorema 1.} Teorema 1. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful