MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan ³pembangunan´ seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

mental. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. (Depkes. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. dan sosial yang utuh. mental. Mendeklarasikan HAP dan anak perempuan adalah mutlak. (WHO. dan sosial secara utuh. selaras. serta fungsi dan prosesnya. 1996) 1. fungsi serta prosesnya. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi.BAB II PEMBAHASAN 1. (BKKBN. jiwa. (UU Kesehatan No. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi. terpadu dan merupakan bagian dari HAM b) ICPD (International Conference on Population Development) . spiritual memiliki hubungan yang serasi.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan.

Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. 1999 . mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. rentan kekerasan. prilaku praktikyang berbahaya. konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. ICPD+5. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . kurangnya perlindungan hukum. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Kesehatan (mencakup fisik. Hak Asasi Manusia 9. mental dan psikososial) 4. keterbatasan SDM) 8.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir.

pelayanan kebidanan. mutilasi genital. PSIR.1. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. bayi. 7. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. hingga meninggal. 3.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. 6. misalnya kanker serviks. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. konseling dan tindak lanjut 1. pemeriksaan secara sukarela. 4. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. 5. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. wanita usia subur. 2. menopause. fistula dll. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . klimakterium. remaja.

4 HAK HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut. selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. termasuk HIV/AIDS. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. dan terbebas dari paksaan. 1.penyakit hubungan seksual. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. baik kesehatan jasmani maupun rohani. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi.

i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. kebijakan teknis operasional di Indonesia. LSM/LSOM. . Menurut BKKBN 2000. Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. kekerasan. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. tokoh agama. dan swasta. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. tokoh masyarakat.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi. dan pelecehan seksual. penyiksaan.

jumlah oorganisme adalah : a.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya.000 c. Masa menaupose : semua hilang. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. <Bahankuliahkesehatan> 1. bukan karena adanya hormone esterogen. Menurut umur wanita. Umur 16-25 tahun : 159. Umur 6-15 tahun : 439. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Primary ovarian fillicel d.000 d. Oogonia b. Liquor folliculi e.000 b. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron. Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Umur 35-45 tahun: 34. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. Bayi baru : 750. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. Pematangan pertama ovum . KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1.000 e.

Spermatosid pertama. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. membelah dua d. Spermatosid kedua. Spermatozoon (sperma) 3. Secara embrional. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar.f. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. kemudian tumbuh menjadi e. Pada masa pubertas. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). 3. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. membelah dua b. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Setelah itu. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. dan ekor. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. . Spermatogenium. 2. Setelah bayi laki-laki lahir. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. terdiri atas kepala. Konsepsi dapat terjadi. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. Spermatid. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. 4. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. membelah dua c.

Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. yang meningkat sebesar 0. perubahan kimia terjadi. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. Setelah ovulasi. lender kembali menjadi kental. lengket. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. Begitu sperma telah memasuki ovum. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. dan banyak (Flynn.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. Segera setelah satu sprema memasuki ovum.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. 1992). sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. dan jumlahnya menurun (Norman. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. . jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. melunak dan sedikit berdilatasi. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). Misalnya. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. 1986). suatu materi yang disebut spinnbarkeit. serviks memendek. licin. sekitar waktu ovulasi. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan.

Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Walaupun demikian. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. Apabila mensttruasinya tidak teratur. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. 2. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. 3.5 derajat Celsius. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. akan memerlukan waktu 2 atau 3 .

pembentukan alur. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista. Minggu keempat : . o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. Hari ke 4-5 blatokista bebas. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin y Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana.

o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. bumbung saraf menutup. peredaran darah berfungsi. o Diakhir minggu ke 4 gestasi.o Perkembagan bentuk badan. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. o o o y Jantung mengalami rudimeter. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. Terbentuk tepek telingga. usia 37-42 hari. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. telapak kaki samara-samar. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. Sinus serviklis menutup. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. telinga dan hidung mengalami rudimenten. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata. Telapak tangan amat jelas. usia 35-38 hari.75-1 mm . tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). usia 31-35 hari. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. .

Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. . . .Terjadi gerakan janin spontan.Pembentukan lempeng osifikasi.Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar.Berat 45 gram .5 cm .Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm.Reflek babinski positif. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan. .Panjang 7-9 cm . Pengolahan bertahap pada kepala. Ekstremitas terbentuk. Ekor mengalami retrogesi.o o o Stadium 23 : histologi. Gambaran wajah dapat dilihat. y Minggu ke 12 : . . . organogenesis telah lengkap.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler y Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif. berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya. . Diakhir minggu ke 8 gestasi.

.Berat 1600 gram . ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen. atau beratnya mencapai 601 gram. mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern. Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : .Terdapat simpanan lemak subkutan .Panjang 38-43 cm . y Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen. Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .Alfeolus paru matang .Terbentuk surfaktan dicairan amnion .y Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Panjang 35-38 cm .Testis turun (pada pria) y Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.Berat 1200 gram .Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif.

wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Terdapat simpanan glikogen.. janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Ginjal janin aktif .Berat 1900-2700 gram . ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi . karbohidrat dan kalsium .Laguno menghilang .Terbentuk cadangan zat besi . y Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.Berat 3000 gram .Panjang 48-52 cm . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : .Simpanan lemaksubkutan meningkat .Plantar mulai banyak .Panjang 42-49 cm .Biasanya berada pada posisi verteks y Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara.Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Reflek moro aktif . besi. Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .

walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. 1. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. Penyakit sistematik. menyebabkan pelepasan FSH dan LH.ovum yang sudah di buahi. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus.yang meliputi DM. 2. Lebih lanjut lagi. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. yang dapat disebabkan oleh faktor. Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. Bayi dan Anak . Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. psikologis. Misalnya kista atau tumor ovarium. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. kelenjar hipofisis. atau kombinasi keduanya. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. penyebeb infertilitas pada wanita. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. Oleh karena itu. terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. Dari perspektif psikologi.

sunat perempuan. Pengaruh ini seperti : y y Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1. ASI Eksklusif 2.y y y y y y ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. kesehatan lingkungan. pelayanan kesehatan primer. y Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. 1. postnatal. kesakitan dan kematian BBLR. kurang gizi (malnutrisi). pelayanan antenatal. imunisasi. persalinan. menyusui serta pemberian suplemen. Remaja . bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. dll. penyakit lain disemua usia dan kekerasan. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan : y y y y Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir.

Masa remaja akhir (16-19 tahun) y y y y y Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1. Tanda-tanda primer . Secara tradisi. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. dan siap dinikahkan. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis. Perubahan fisik 1. Masa remaja tengah (13-15 tahun) y y y y y Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. Masa remaja awal (10-12 tahun) y y y Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder
y

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.
y

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.
y

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.
y

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.
y

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.
y

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.
y

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. informasi dan pengobatan dini. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 1. ISR/IMS/HIV/AIDS. termasuk rabun. Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. diagnosis. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. Penyakit jantung koroner 9. 2. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. payudara/kanker prostat. prolaps/osteoporosis. Kadar estrogen yang cukup.17. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. Perhatian pada penyakit utama degenerative. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Perhatian pada problem menopause 7. kekerasan. 5. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. 3. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. gangguan mobilitas dan osteoporosis. kanker saluran reproduksi. termasuk rabun. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. Asuhan apa yang diberikan 6. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol .

antara lain: 1.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. kerja dan kedudukan. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). 14. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan. Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. kesempatan memperoleh pendidikan. . budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. 12. kecacatan dan kematian. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. Deteksi dini kanker rahim. Gangguan mata 13. Osteoporosis 11. 15. gelisah. sukar tidur. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. 10. yang dipengaruhi factor keturunan. 17. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. misalnya keadaan sosial ekonomi. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal.

dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. Seperti diketahui. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri. 18. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. antara lain karena: 1. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. 3.2. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. misalnya dalam ber-KB. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Beban ganda. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. d. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. 2. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . Keterbatasan biaya 4. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2.

kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Kondisi ibu 3. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Sistem reproduksi 23. Sikap orang tua 4. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Gizi 3. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh : y y y Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Kemampuan intelektual 3. Diskriminasi social 4. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Keadaan hormonal tubuh 4. faktor dalam 1.3. faktor luar 1. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22. Lingkungan 2. Budaya setempat 4. Emosi dan sifat 2. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Keluarga 2.

2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. menopause. menunjukkan 13.y y Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun.1 Defenisi Remaja a. 3. senium) Faktor yang berpengaruh : y y y y y Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu : y y y Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. Survei dilakukan kepada 33. b. Masa usia lanjut (klimakterium. Sementara 82% lainnya. . menggunakan alat kontrasepsi.

. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. d. e. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. DeBrun (dalam Rice. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. d. . Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1.c. Perubahan tersebut ialah : a. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. e. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). c. f. Kata remaja berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. b. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun). 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa. 2. g. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. Perubahan yang terjadi. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. Ciri ciri Seks Sekunder: Ciri ciri seks sekunder yang utama. 3.

sehingga remaja menjadi : a. Masa remaja sebagai periode pelatihan. b. termasuk HIV/AIDS. usus bertambah panjang dan bertambah besar. frustasi dan tertawa ) b. 2. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. antara lain : a. meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5.1. khususnya bagi perkembangan otot. Perkembangan intelegensia. Jaringan selain tulang. 2. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. Perubahan emosi. senang memberikan kritik b. sehingga remaja menjadi: a. keadaan ini . upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. sensitif ( mudah menangis. 4. sehingga misalnya mudah berkelahi. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. Mampu berpikir abstrak. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Ingin mengetahui hal-hal baru. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). cemas. pada usia tujuh belas atau delapan belas. 3. Status remaja tidak jelas. anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian.

proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. d. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. minum-minuman keras. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. maka pada masa seperti ini. Manakala tubuh juga mengalami transisi. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. yaitu dengan merokok. Masa remaja sebagai periode perubahan. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. e. Dikatakan demikian karena sulit diatur. c. f. Masa remaja sebagai masa dewasa.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. g. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. 3. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. remaja sangat perlu . Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5. Hak-hak reproduksi 9. serta keinginan akan kebebasan. cenderung berperilaku yang kurang baik.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh. Pengenalan mengenai sistem.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. . meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. 6. kerja dan rekreasi. musik. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. televisi. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. 8. 5. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). kekerasan substansial. efek samping. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. rasio 2 berbanding 1. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. sikap dan perilaku. video. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. 7. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. fil. Media massa hiburan (radio. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi.

hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. 4. Infertilitas primer . Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. Beberapa budaya. terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. 10.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. 9.

Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). Di dalam duktus ejakulatorius. Dari epididimis. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan). sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius.2 Penyebab a. 4. sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. Dari testis kiri dan kanan. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita.

yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. spironolakton dan nitrofurantoin). Kekurangan hormon 4. 2. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Impotensi 3. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur).marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . 5. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. Polusi lingkungan. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum.

f) Tumor. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. e) Infeksi panggul. i) Kelainan pada tuba falopii. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim).mengalami menstruasi (amenore). Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. Penyakit menular seksual 3. Selain faktor yang berhubungan dengan usia. d) Kista ovarium. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. d) Kekurangan gizi. Selama fase folikuler. Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. c) Kelainan hormon.

ini. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. Pada fase ovulatoir. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. Varikokel (pria) 7. Endometriosis 10. . lendir tampak seperti pohon pakis. Pengukuran suhu tubuh basal. pergerakan.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. Bila dilihat dengan mikroskop.6-10 cm tanpa terputus. PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual. 4. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. lendir menjadi basah. Dalam keadaan normal. sebelum beranjak dari tempat tidur. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi. Postcoital test (PCT). elastis dan licin. 4. jika terjadi peningkatan sebesar 0. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal. Gondongan (pria) 6. 3. Siklus menstruasi anovulatoir 9. 10-15% wanita menjadi mandul) 4. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. 2. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. Setiap pagi.

5. 12. 15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. 4. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. 9. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. 6. Kadar progesteron serum. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii. Progestin challenge 10. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. Kadar hormon pada suami dan istri. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. 11. Biopsi endometrium 7. Tanpa pengobatan. 14. . Prognosis Sekitar 85-90% kasus. 13. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan. Histeroskopi.

GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. . Tujuannya untuk menciptakan kehamilan.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. b. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan.

dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. e. PSK (Pekerja Seks Komersial). IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. Kemudian setelah sel telur dibuahi. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. Dengan teknik ini. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe. ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. 4. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT. seperti : anak-anak usia remaja.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara. . Lalu setelah terjadi pembuahan.c. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS).

kaum homoseksual. Kehamilan di luar rahim 4. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4. Hepatitis B. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. Pedikulosis Pubis 4.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. Pertama sekali penyakit ini sering disebut Penyakit Kelamin atau Veneral Disease. berat badan lahir rendah. Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa.2.pecandu narkotika. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3.2.2. Herpes Genitalis. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. Tidak melakukan hubungan seks. Kemandulan baik pria atau wanita 2. atau terinfeksi PMS . kehilangan berat badan. Sifilis.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. 4. seperti lahir sebelum cukup umur. Kondiloma Akuminata c. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. berbau dan gatal 9.2. demam. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). 4. lemah.2. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. Kanker leher rahim pada wanita 3.2. yaitu: a. Disebabkan oleh Parasit : Scabies. tidak berganti-ganti pasangan. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. dll. diare dan keringat malam hari 8. 4. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. Urethritis. Disebabkan Virus : AIDS. diantaranya : 1. Vaginosis Bakterial b.6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. Infeksi yang menyebar 5.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4.

Jika sperma terinfeksi oleh PMS. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. Pada pemeriksaan. endometrim. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. nyeri rectum. didikuti oleh sekret yang purulen. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3. sering berkemih dan malaise. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. Saat berhubungan seks. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. dan rongga peritonium pada perempuan. Alasan utamanya adalah: 1. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. dan tenesmus. infeksi dapat menyebar ke prostat. uertra. demam. nyeri abdomen. vas deferens. Banyak orang khususnya perempuan dan remaja enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. Infeksi ekstra genital di faring. gatal. 4. tuba fallopi . dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. Untuk dapat menular. dan limfodenopati leher. disuria. anus. epydydymis. vesikula seminalis. dan testis pada pria. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. Pemeriksaan diagnostik . Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. Jika perempuan terinfeksi PMS. dia tidak selalu menunjukkan gejala.2. Setelah terinokulasi.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae.

Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . tanpa disertai nyeri. Fase Primer. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). . Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. leher rahim. juga tanpa disertai nyeri. kerusakan otak maupun kematian. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. vulva atau vagina. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. lidah. bibir. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. yang tersering adalah pada penis. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. rata-rara 3-4 minggu. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Cangker juga bisa ditemukan di anus. Dalam beberapa jam. Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali. tenggorokan. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. rektum. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel.

Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. Fase Sekunder. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. wajah dan kulit kepala. Fase Laten. Sifilis kardiovaskuler. Pada saat ini jarang ditemukan.2. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. lelah. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. batang tubuh bagian atas. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. yang menyebabkan sakit kepala. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. mual. demam dan anemia. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. tumbuhnya perlahan. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). kehilangan nafsu makan. gagal jantung atau kematian. Tulang juga bisa terkena. Meskipun tidak diobati. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut. 3. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Fase Tersier. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. . Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. kaku kuduk dan ketulian. ruam ini akan menghilang. 4.

Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. Pada fase tersier. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. sekunder dan fase laten adalah baik. Pemeriksaan ini lebih akurat. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. mereka perlu menjalani pengobatan. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. prognosis untuk sifilis fase primer. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Untuk neurosifilis. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). 3. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. Gejala awal biasanya . Pada sifilis fase sekunder. 2. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Pada sifilis fase primer. Pada fase primer atau sekunder. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi.

menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut. Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. menyebar ke bagian tubuh lainnya. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). kesemutann dan sakit. Pada wanita. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Untuk memperkuat diagnosa. Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. luka herpes bisa sangat berat. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis.berupa gatal. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . Pada pria.

2. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. Wanita. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. Pada pria dan wanita. Epididimitis : infeksi pada epididimis. nyeri di perut bagian bawah. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering. Striktur uretra : penyempitan uretra. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. Pria. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. rasa nyeri ketika berkemih. bakteri yang menyebabkan gonore. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. Biasanya akan keluar nanah dari penis. frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. bisa menyebabkan nyeri. Konjungtivitis. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Pada bayi baru lahir. b. maka diagnosis . Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. Pada pagi hari. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. a. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. Infeksi saluran telur. Komplikasi 1. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. Pneumonia. bisa menyebabkan demam dan batuk. Timbul rasa sakit waktu berkemih. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil.

Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. pembengkakan kelenjar getah bening. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. Pertumbuhan yang jelek. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS. demam yang berlangsung lama atau berulang. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. Pada 10-20% kasus. yaitu sebanyak 5500 anak.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. jika tidak diobati. Pada sekitar 20% penderita. Melalui ASI. Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. penurunan berat badan. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. pembesaran hati dan limpa. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). tidak langsung menampakkan gejala. sedangkan pada 80-90% kasus. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan. diare yang menetap atau berulang. Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir.

2 masalah utama yang sering ditemukan pada . misalnya berjalan dan berbicara. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. Infeksi parasit. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Dalam waktu 2-3 bulan.2. Pneumonia pneumokistik b. Herpes zoster k. Kandidiasis (infeksi jamur) h. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. tergantung kepada beratnya penyakit. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. Meningitis e. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. jamur dan parasit 5. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. biasanya pada tahun-tahun pertama. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Infeksi jamur f. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). a. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). penambahan berat badannya juga jelek. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Herpes j. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Infeksi virus i. Infeksi bakteri d. pneumonia dan meningitis) 4. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Infeksi oportunistik virus. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak.

ddI bisa merusak pankreas. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. polymerase chain reaction). Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. antibodi ini akan menghilang. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). ddI. diare dan gangguan perut.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. Dalam kelompok nucleoside. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. Diagnosa Pada bayi baru lahir. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. maka setelah berumur 18 bulan. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. tetapi jika bayi terinfeksi. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. AZT. Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. mual dan sakit kepala (terutama AZT). Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. ddI. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. Jika bayi tidak terinfeksi.

infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya. Tanpa pengobatan. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. dari 25% menjadi 8%. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. kemungkinan penularan HIV lebih besar. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. Pada persalinan normal. Pada awal penemuan virus HIV. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS.

dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. depresi.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. 5. ukuran panggul bertambah besar. karena hormon estrogen yang berlebihan. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. meledak-ledak.kekurangan gizi. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. Kemungkinan lain.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. Abraham. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. dan nyeri di bagian perut. wajah terlihat sembab. Teori lain bilang. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. Selain itu. Sekitar 40% wanita berusia 14 . Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. seperti mudah marah. menurut suatu penelitian. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A. lelah dan tubuh agak membengkak. faktor kejiwaan.50 tahun. AS. Para peneliti melaporkan. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. atau fungsi serotonin yang dialami penderita. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. H. 5. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. Dr. Guy E. Penderita tipe H sekitar . sakit kepala. C. perasaan sensitif. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. pusing. 5. masalah sosial. Perubahan perubahan mood. Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. dan D. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS.

tetapi beberapa peneliti mengatakan. ingin menangis. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. nyeri pada buah dada. Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. sensitif. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi).b) c) d) e) 60%. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. pembengkakan tangan dan kaki. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri. PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan).3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. saraf tegang. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. peningkatan berat badan sebelum haid. jantung berdebar. atau kurangnya magnesium. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. perut kembung. lemah. 5. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). gangguan tidur. perasaan labil. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. dan PMS D 20%. PMS C 40%. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. bingung. pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. Bila saja Anda perhatikan. pelupa. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. tinggi garam dalam diet makanan. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. . pusing kepala yang terkadang sampai pingsan.

setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. Namun. banyak makan. dan mood yang tidak menentu. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. . seperti sakit kepala. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. nyeri sendi dan otot. tubuh dan payudara membengkak.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6.1. secara umum. berat badan bertambah. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. Secara rata-rata. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. 6. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua. itu belum tergolong masalah besar. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya. 6. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). PID. payudara sakit. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. lelah. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh.

Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. aborsi dan biopsi endometrium). Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii. stafilokokus. streptokokus). Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. Berganti-ganti pasangan seksual 3. Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. keguguran. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. setelah menopause maupun selama kehamilan. Faktor resiko terjadinya PID: 1. Di dalam tuba. Tuberkulosis. 4. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul.3.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri.1. ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). gejalanya segera memburuk dan . Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. 6. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. Pernah menderita PID 4. persalinan. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. mikoplasma. gonore. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. 6. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan.1.

5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut).1. 6. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan: y Pemeriksaan darah lengkap y Pemeriksan cairan dari serviks y Kuldosentesis y Laparoskopi y USG panggul.penderita bisa mengalami syok. Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. konsistensi dan bau yang abnormal y Demam y Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam y Kram karena menstruasi y Nyeri ketika melakukan hubungan seksual y Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual y Nyeri punggung bagian bawah y Kelelahan y Nafsu makan berkurang y Sering berkemih y Nyeri ketika berkemih. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut.1. mungkin perlu dilakukan pembedahan. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID: y Keluar cairan dari vagina dengan warna. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi. maka penderita harus dirawat di rumah sakit. 6. .4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

2. sosial dan ekonomi. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .3 juta pertahun.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . Kehamilan karena incest 6.1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy. psikis. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan.6. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja.000 dilakukan oleh remaja.seni dan keagamaan 3.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6. Di . Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi). Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman. Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2.2. Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2. 6.antara lain : a.2. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas .yaitu : 1. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD). sekitar 750.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil.edukasi dan penyediaan pelayanan.

Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. 3. 1. rujuk kepsikiater f. Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. diselesaikan secara kekeluargaan b. tertekan atau setres. 4. psikis. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja. panuk. segera menikah c. pernah mengalami KTD atau aborsi .2. dan keluarga berencana d. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. 2. persalinan. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi. sebagai petugas kesehatan harus : 1. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. bila ada gangguan kejiwaan. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. konseling kehamilan. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. 6. rujuk ke SpOG g. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. bila ada risiko tinggi kehamilan. bersikap bersahabat dengan remaja 2.Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman.

Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih.6. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global.2 juta aborsi dilakukan per tahun. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1.36 kali lebih kecil dari pedesaan. 750.2.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan.2. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi. 6. yaitu fetus belum viable by llaous.000 1. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. padahal penduduk kota 1. iminen dan sebagainya.5 juta dilakukan di Indonesia. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI. Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten.000 gram. 2001). Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. Etika ditinjau dari segi Etika. . Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. WHO memperkirakan ada 4. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. Dari 46 juta aborsi/tahun. Agama dan Hukum. inkompletus. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu.

ginjal. 2. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . 3. b. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu.2. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). e.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. Abortus iminen. ini terbagi menjadi dua: a. TBC. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan. f. adalah abortus yang disertai infeksi genital. b. panas tinggi.6. keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. Abortus infeksious dan abortus septic. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. Missed abortion. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. membatasi jumlah anak. Wanita selalu disalahkan. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. Sipilis atau karena kesalahan genetik. 6. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah. Alasan terjadinya Aborsi 1. jarak kehamilan yang terlalu pendek. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih.2.

Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. Suatu contoh konflik moral : 1. Karena merasa malu. 6. dengan teman-temannya. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita.tersebut akan melakukan aborsi. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah.2. Sewa rahim 4. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun. Batasan ini sering menakutkan. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan.3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. Bank sperma 5.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. Aborsi 2. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum legalism and medical ethics . Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. 5. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. 7. Untuk mencegah penurunan moral etik. 6. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. Bayi tabung 3. 6. 4. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. misal SMA.

serangan jantung dan stroke . Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. cincin vagina . 7.1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya. Testosteron juga dapat dimasukkan. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. troches. HRT tersedia dalam berbagai bentuk. dengan suntikan. yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . yang disebut progestin. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. krim. dan kadang-kadang testosteron . suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. Dosis sering bervariasi siklis. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . Sebuah metode alternatif. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. tablet. berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. Terkadang sebuah androgen . Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . cepat dan tidak terkendali. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . dan merupakan inovasi yang lebih baru. sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. Sebagai hasil dari temuan ini. IUD . haid tidak teratur. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . ditambahkan untuk mengobati berkurang libido . dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. umumnya testosteron. Sebagai hasil dari temuan ini. redistribusi lemak dll). progesteron atau progestin . gel atau. lebih jarang. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch.

mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. dan kehamilan pertama pada umur tua. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. riwayat PHS. 2. fibroadenoma. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. menopause pada umur lebih tua. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita.1 KANKER SERVIKS . K. menarche pada umur muda. Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur. 8.perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara.International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000.multiparitas . Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. 6. . 7. Pemakaian obat-obatan. Suheimi ).2. . risiko meningkat 1 .nutrisi : defisiensi antioksidan 7.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin .riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas.1. 4. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. 3. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara.5 x. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). H. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. dan fibrosis. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. 5. .2. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. 7.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. Riwayat keluarga dan faktor genetic .

Riwayat menstruasi c. Obesitas b.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala. Diabetes mellitus (DM) d. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. 7.3. Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron.3. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif. Riwayat infertilitas f. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. Hipertensi e.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7. Gambar hiperplasia endometrium 7.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Pemakaian estrogen g.2. .

dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit. . Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. g. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. b. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda.3. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups.3. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. psikososial dan sosial spiritual. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. 7. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium. Membantu melindungi kesehatan individual e.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a.

8.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun .Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun . Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan.kalau fasilitas tersedia lebih.1. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat. lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. ovarium. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional. perdagangan adalah dunia laki- . organ reproduksi lain dan rektum).ideal atau optimal. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. Ketika sampel sampai ke laboratorium. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.kalau fasilitas tersedia.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. 2. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : .2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. politik.1 Status Sosial 8. ekonomi. uterus. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun .1. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik.

Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki.laki. kembali mengurus keluarga. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci. Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. khususnya dibidang politik.3 Dampak Status Sosial Wanita . 8.1. Terutama dibidang politik. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. Perlindungan hukum. b. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. c. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri.

Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. psiko. Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung. . social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8.1. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio.

Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. . Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga kelas dua di dalam kehidupan social ekonomi.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk. 8. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. b.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan.1. a. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. masyarakat dan Negara. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak.

Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. kecintaan.2 Peran Wanita 8. bebas. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a.b.2. . Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. 8. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut.2. hangat. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. 8. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya.2. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang.

tidak hiperseksual dan tidak kurang. wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban.Selain berperan sebagi ibu. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. b. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga.

2. b. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. 8. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. atau karena kelelahan. karena kurang gizi. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita.2. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. 8. Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami.4. Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka .

Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air.5. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) .bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga. 8. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat. b. c. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain.2. mncuci pakaian. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita.

Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri.1. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai. c. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik. termasuk ancaman tindakan tertentu. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9. KUHP : y y y y y y y Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang.Dibeberapa wilayah. FAKTOR MASYARAKAT y kemiskinan .1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN y y y y Fisik Psikologis Seksual finansial 9. seksual atau psikologis.1.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1).

1.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku). melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan.2.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi : y y y y fisik psikologis sosial yuridis 9.y y y urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2). yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan y Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan y y y Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . FAKTOR KELUARGA y y y keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3). FAKTOR INDIVIDU y y y y y wanita single. bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer. 9.

y Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi. malu.2. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN y y y y y y y Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9. lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. terhina. kebingungan. siapa dan bagaimana ciri penyerang) y Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. yang berkaitan langsung . 9. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian. disorganisasi. lemah. mual.y y y Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan y Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian y Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9.2. ketakutan.

dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). malu 3). 9. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). Pelecehan seksual dengan ketakutan.1 Kategori pelecehan seksual a. mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal y y Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3). hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2).2 Macam-macam pelecehan seksual 1). yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal y y y y Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan. Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4).3. Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). Anger rape. Pelecehan seksual mental. Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. pelaku bertindak cepat dan menguasai korban.3. 5).

5 Dampak psikologis pelecehan seksual y y y y Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual y y y Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. gelisah. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya.9. menyalahkan diri sendiri. kehilangan kontrol diri. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. pindah rumah. nyeri lambung. takut. respon emosi korban terbagi menjadi dua. marah. ingin balas dendam.3. kemarahan. lelah. merasa terhina. gangguan pola tidur. malu dan perasaan bersalah 2. mimpi buruk. menunduk dan lembut) 3. muntah. menambah pengamanan.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual y y y Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9.3. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. depresi.3. tampil tenang. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. nyeri pada daerah pacinela. respon atau dampak jangka panjang : gelisah.3. gatal dan keluar darah pada vagina. 9. tegang. phobia sendirian.3. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. yaitu respon ekspresif (ketakutan. mual.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual y Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . sakit kepala. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya.4 Respon korban pelecehan seksual 1.

y y y y

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: ‡ Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. ‡ Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. ‡ single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll) 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan ‡ Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. ‡ Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan. Kondisi ni sgt b¶tentangan dgn ajran agma apapun t¶msk agma Islam yg sgt m¶hormati perempuan. d. agar anak tetap m¶peroleh hakx u/ hdup. Dampak sosial Fenomena sosial ini b¶kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. Dampak biologis Scr biologis.23 th 2002 ttg P¶lindungn Ank khususx psl 81. ikatan p¶kawinan akn m¶hilangkan hak ank u/ m¶peroleh pend. 9. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m¶yimpang yaitu prilaku yg gemar b¶hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia. seks.No. shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. . Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. P¶buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. eksploitasi & diskriminasi. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. Selain itu. Ank akn murung & m¶nyesali hidupx yg b¶akhr pd p¶kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. c. e. seks dg lawan jenisx. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m¶gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m¶yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m¶jd cntoh bgi yg lain. Hal ni b¶tentangn dgn UU.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. perobekan yg luas & infeksi yg akan m¶bahayakan organ reproduksix & dpt m¶bhykn jiwa anak. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. namun d¶kemas dgn p¶kwinan se-akn2 m¶jd legal.5. hak b¶main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. B.3 KERUGIAN KAWIN MUDA ‡ ‡ merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami.

9.‡ Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya. 9. ‡ Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian.5. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10.6 PERKWINAN USIA TUA 9.1 Pengertian . lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.6.1.2 Upaya mengatasinya: ‡ ‡ ‡ ‡ Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. Oleh karena itu patut ditentang.1 INCEST 10. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia).6.1 Dampak perkwinan usia tua ‡ ‡ ‡ ‡ Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.

3 Pelaku dan Korban a. Orang yg lebih berkuasa b.1. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Sosialisasi incest d. Dengan melakukan incest c. Faktor usia b. Perlu adanya perhatian. Jenis kelamin c. Tidak main hakim sendiri .1. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. pengetahuan dan pendidikan 10.5.1. Kurang perhatian dari orang tua 10. Pencegahan a. Empati dan penguatan terhadap korban b. Meningkatkan kegiatn keagamaan e.1. Abortus 10. b.4 Akibat Incest a. Orang2 yang lebih lemah 10. Unwanted pregnancy b.6 Penyelesaian a. Dengan memberikan pendidikan b. Pergaulan d.a. Kurang iman e. Kejiwaan atau truma c. Kurang pendidikan agama f.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a.1.

2 Masalah Yang Timbul a. Tindak kekerasan c. Perbudakan g. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka . Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. b. berharap mendapatkan perlindungan.c. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e.2. Peperangan untuk menyelamatkan diri. 10. Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Komplikasi berbagai penyakit 10. Melaporkan kasus ke polisi 10. Wanita yang diperjual belikan f. c. c.2 HOMELESS 10. b. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.2.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. Pelecehan seksual b. Kehilangn rumah b. Pemerkosaan d.2. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. ISPA.2.1 Pengertian a. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d.

Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). Tenaga professional sprt dokter. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. bahan audiovisual dan alat peraga c. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. sosiolog. Tersedia dukungan . Masyarakt sekitar dan umum d. Perpustakaan dan buku.3. fisioterapi 10. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a.2 Subyek Rehabilitasi a. Orang2 terdekat c.3.3. psikolog. pertolongan dan harapan b. Lingkungan yg sangat padat f.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Sarana rekreasi e.3. Fasilitas angkutan dan komunikasi g.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10. TOGA. psikiater.1 Pengertian a. Jadwal harian atau program kegiatan f. ahli kerohanian. mental (perilaku salah). Gembong dan pengedar narkoba 10. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal . 10.e. Pribadi korban narkoba b.

menguasai ketrampilan kerja. melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. c. d. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain.b. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. 10. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun).5 Jenjang Proses Kesembuhan a. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan.3. hidup normal dalam hati kecil. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an. b. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. c. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup).

penularan. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. keyakinan dan kepercayaan. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. d. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. f. Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. kekuatan dan harapan dr Tuhan. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel.

dimana menurut para ahli. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). C. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik. Khusus laki-laki. tanpa penyaluran itu. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. Sundal selain meresahkan juga mematikan. Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. namun toh dibutuhkan (evil necessity). dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. pelacuran dipandang negatif. Di kalangan masyarakat Indonesia. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. seorang bapak gereja. malah jahat.org) B. (http://id. wanita tuna susila." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial.wikipedia. alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. digunakan istilah gigolo.

misalnya karena terlanjur berbuat. menginginkan hubungan seks ini. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. . keingintahuannya begitu besar terhadap seks. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. penerimaan. dan harga diri selayaknya orang dewasa. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. rasa aman. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai.

id) A. dan sekaligus berbahaya. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. semua menyedihkan. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. guru dan sebagainya. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri.univrab. b. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural. sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. yang salah satunya dalam masalah seks. Penipuan . paman. c.ac. (http://www. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.

penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. . film atau yang dipersamakan dengan film. C. foto. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. Persoalan persoalan psikologis a. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. c. B. d. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan. video. b. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain.Faktor lain yaitu. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. tulisan. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a.

Keluarga 1. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. perempuan pendamping. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. prostitusi dibagi dalam : 1. Rumah panggilan call house 3. 2. a. Bantuan organisasi dan sindikat b. club malam.b. Segregasi/lokalisasi 2. D. panti pijat. b. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. Menurut jumlahnya. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. klamdia. Memberikan citra buruk bagi keluarga. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. Pemerintah 1. c. seperti gonore. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. Klasifikasi : 1. 2. Penanganan masalah PSK: a.sifilis. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. Individual 2. d. c. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . penyedia perempuan panggilan) 2. 3. hepatitis B. Menurut lokasinya : 1. dan HIV/AIDS.herpes kelamin.

film dan gambar porno yMeningkatkan kesejahteraan rakyat 2. menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik.d. Preventif yPenyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran yIntensifikasi pendidikan keagamaan yKesibukan untuk penyaluran energi yang positif yMemperluas lapangan kerja yPendidikan seks yKoordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran yPenyitaan buku. beraneka warna. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) yMelakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi yAktivitas rehabilitasi dan resosialisasi yPenyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan yPemberian pengobatan yMembuka lapangan kerja baru yPendekatan keluarga yMencarikan pasangan hidup yPemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A. atraktif. Penanggulangan prostitusi 1. manis. ayu. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. cepat. rupawan. Represif dan kuratif (menekan.

antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK.7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. gambar. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan . Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film.

siphilis. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. kehamilan. HIV/AIDS. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D.

perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. . 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G.5 DRUG ABUSE A. 10. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku. hilangnya rasa. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB.2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. terbaru. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. PENGERTIAN a. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran.

misal : barbiturate . Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.NO. ganja. hipnotik. rokok. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. kokain b. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. NO.2 TAHUN 1997 a. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU.d. missal : LSD b. morfin c. metilfenidad c. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi sedang. 05 TAHUN 1995 a. misal : ampetamiin. Zat adiktif lainnya adalah . serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. mengakibatkan ketergantungan. missal : Codein C. depresan. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. B. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. missal .

Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. bahkan tertidur. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. memiliki gangguan jiwa (cemas. b. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi. apatis). amfetamin c. penilaian diri negative. EFEK YANG DITIMBULKAN a. Misal : opium. depresi. misal : ganja. E.kurang PD. kokain. melarikan diri dr sesuatu. kafein. memuaskan rasa ingin tahu. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. sifat antisocial. selalu menuntut. misal : Diazepam D. heroin. cenderung agresif. sebagai lambing kemoderan.d. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. dan sedative b. morfin. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . agar diterima kelompok ttn. mescalin dan LSD. dan mendapat pengalaman baru. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. codein. tidak sadar diri. kurang religious.

yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. Kafein : gastritis. kehilangan BB. gangguan haid. ortu otoriter. rekreasi atau santai. d. keluarga terlalu permisisf. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh. e. social yg kurang mendukung. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. malnutrisi. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. c. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. ekonomi.c. opioida : kemandulan. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. G. ancaman fisik sgt kuat. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a. kecewa. adanya murid pengguna. Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. impotensi. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. Recreation use : hanya untuk bersenang2. Abuse . TINGKAT PEMAKAIAN a. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. ancaman fisik dr teman pengedar. sakit . b. Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. Lingkungan teman sebaya . F.

disiplin. Dalam hal ini (Cholil. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. memperkuat kehidupan agama. Akibat gangguan mental emosional c. Memburuknya kehidupan sosial H. ciptakan suasan yg hangat. b. luangkan waktu bersama. hubungan guru murid baik. akibat cara hidup kurang bersih. bronchitis. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. UPAYA PENCEGAHAN a. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. Melalui keluaga .6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. beri informasi yg benar.jantung dan hipertensi. akibat pertolongan yg salah. b. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. sikap positif ortu.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. bronkiektosis). menjadi contoh yg baik. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril. Nikotin : kanker paru. konseling bagi mahasiswa bermasalh.

yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. Teori ini menerangkan: . sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. dan menentukan kelahiran anak mereka. Upah Riil . 2. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo.4.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja. Upah Nominal. mental. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. Teori Upah Tenaga Kerja. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. penjarakan anak. 10. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut.

karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. merupakan suatu tindakan yang tidak etis . Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh. Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah Teori Upah Besi . Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya.

juga harus memberikan tunjangan keluarga. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. dan pengendalian jumlah penduduk. Oleh sebab itu wanita. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan pembangunan seperti program KB. . menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. maka wanita sebagai penerima kesehatan. 4. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. 3.

2. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. fungsi. Pengertian Seksualitas a. 2002:2) b. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. hak. bukan karena perbedaan biologis (WHO. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. 2. Karakteristik Sumber pembeda Visi. 1998). tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. 3. 2002 :4) d. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. 2003) c.11. 1998) B. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. 2003) c. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Pengertian Gender a. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani.

musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. perempuan pantas dipimpin dll. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. kedamaian dll. kenikmatan. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. Sepanjang masa dimana saja. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. tidak mengenal pembedaan kelas. contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan.4. Tidak dapat dipertukarkan. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . Sifat Harkat. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. Ke-berlaku-an Dapat berubah. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang pantas atau tidak pantas lakilaki pantas menjadi pemimpin.

contohnya di rumah. membawa air dan kayu bakar. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. suku dan umurnya. hamil. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . 5. 3. merawat anak-anak dan suami. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. dan kepala desa bahkan presiden. contohnya : di dalam suatu masyarakat. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. dikantor dan dimanapun berada. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. 4. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai kegiatan wanita . guru TK. wanita Buatan manusia. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. 2. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. C. tergantung pada tingkat pendidikan.Berlaku dimana saja. mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. contohnya perempuan bisa haid. tergantung pada kebiasaan. Ciptaan Tuhan. RW. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat.

Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. keyakinan. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. tafsiran agama. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang.Contoh . Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. hak kawin . kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. Sejak anak berusia muda. 6. Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. misalnya marginalisasi dibidang pertanian. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. wanita sebagai konco wingking. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. permohonan kredit harus seijin suami.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. E.

Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. wanita jadi obyek iklan. laki-laki sebagai pencari nafkah. ancaman. Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. Kekerasan fisik : perkosaan. dan paksaan. 3. pelecehan terhadap wanita. istri menghina/mencela kemampuan seksual. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. 4.wanita dinomor duakan. rasional. maka peran perempuan mengalami perkembangan . Wanita macak-masak-manak. pemukulan. social atau politik. 5. bagian warisan wanita lebih sedikit. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. Non fisik : pelecehan seksual. jabatan. karir dan pendidikan. kehebatan pada kemampuan seksualnya. perkosaan. cantik dan keibuan. janda mudah dirayu. perkasa. Eksploitsi terhadap wanita. dan penyiksaan. Laki-laki mata keranjang.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. laki-laki tlang punggung keluarga. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. Contoh . jantan. sehingga dinamakan pelabelan negative.

pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah mengubah peranannya yang lama yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). b. 2. Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. Contonya sebagai berikut : a. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. wanita sebagai perawat. Definisi keadilan gender dalam kesehatan menurut WHO mengandung 2 aspek : . Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. atau analisa data.yang cukup cepat. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. metode yang digunakan. F. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan.

Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan. melahirkan. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. b. Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. Infeksi Menular Seksual H. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. . Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. Keluarga Berencana 3. 1. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. kehamilan remaja. G. psikologi dan social). masalah pergaulan bebas .a. 2.

Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan. Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. dan AIDS. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). Namun keterlibatan . Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1.3. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. 6. 4. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. HIV. khusunya berkaitan dengan IMS. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. 5. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki.

Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. d. TBC . Peningkatan Kesehatan (health promotion) a. Isolasi terhadap penyakit menular c. Pengendalian sumber2 pencemaran 3. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Perbaikan dan peningkatan gizi b. bahan racun maupun alergi e. Olah raga secara teratur f.

Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. . Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. d. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. 4. rehabilitasi PSK. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular (contact person) f. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. kemudian 64. b. dan korban narkoba b. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. dan 70 tahun pada 2000.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia.d. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan.7 tahun pada 1990. e. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. 13. Misal . Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus.

Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. Ir.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . Penyebab panjangnya umur manusia. Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. Ali Khomsan. jantung koroner. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. . Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. Menurut Prof. Ali Khomsan. . tergantung dari beberapa faktor. . Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan.Lingkungan Tempat Tinggal .Strees Atau Tekanan C. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. 1. Berdasarkan data. diabetes dan stroke.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif. seperti penyakit kanker. 1. Ir. Dr.Pola Makan . Dr. diluar soal takdir tentunya. diluar soal takdir tentunya. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk.

Masalahnya adalah begitu orang merokok. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. Sir Richard Peto. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian.Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. dsb. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. . Banyak orang yang . Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. . disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani. susu. keju. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. seperti telor. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. . susah untuk menghentikan kebiasaan itu.Pada awal usia 50 tahunan.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan back to nature atau kembali ke alam. daging. .Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada.. Bahkan setelah 20 tahun. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. 1. bila anda berhenti merokok. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. selain juga mengurangi porsi makan seharihari.

5 juta orang atau 7. Di negara berkembang dewasa ini. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Sejak penelitian ini dilakukan. stroke. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. semakin banyak orang merokok. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. 1. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya. dan berbagai penyakit kronis lain . Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. katanya.5% dari total penduduk.Wajah kemerahan . Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini.mengaku tak bisa berhenti merokok. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. antara lain penyakit jantung. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun.6% dari total penduduk. stroke. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. Pada usia 50 tahun. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. kanker paru.0 juta atau 11. dan berbagai macam kanker.

degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi.mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak . Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.Kekeringan didaerah vagina .Sulit konsentrasi .Masalah kandung kemih ..Perdarahan menstruasi yang tidak teratur . stroke.Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting. kanker usus besar.Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Emosi yang mudah berubah-rubah .Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).Sakit kepala .Daya ingat menurun .Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri . Mengatasi menopause. tidak saja untuk kesehatan umum anda.Mudah pingsan .Depresi . Olahraga merupakan hal yang penting. Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda. . jantung koroner. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda.Keringat pada malamm hari . tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause. Diet Asia ini: .Gangguan tidur . Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping. Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui. anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya.Kulit kering .

Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. untuk mengurangi rasa sakit 1. semakin mudah terserang osteoporosis. .kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. sayur serta kacang-kacangan . (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. Namun demikian. . Alkohol. Semakin tua seseorang. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda.. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause.. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. . ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang.Kaya akan berbagai macam buah.Membatasi masukan daging . Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis.Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina.

nilai anak dan keluarga. 2. termasuk kehidupan seksualitasnya. Dampak pembangunan ekonomi. 5. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan.Kesehatan. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi.1 KESIMPULAN 1. 3. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak.BAB III PENUTUP 3. . 4. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. Misalnya program KB. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. dan lain sebagainya. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. 3.

6. www. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. 8. Wattie. 1995. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. 2. dan Ford Foundation. Anna Marie. Yogyakarta. 1998.Si. EGC. Kartono. 1996. Pusat Penelitian Kependudukan UGM.kespro.T 9. Manuaba. Jakarta.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Pusat penelitian Kependudukan UGM. terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. Midwiferysite. Yogyakarta. dkk. Seksualitas. 1996.Jakarta.com/Endah Purnasari. S. 1996. 3. PPK-UGM.blogspot. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi. Wattie. 1998. Yogyakarta. Anna Marie. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. Pustaka Sinar Harapan.Daftar pustaka 1. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi . 7. Pustaka Sinar Harapan. www. Jakarta. 4. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender. Wahid. pengertian dan implikasi. Jakarta. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Abdurrahman. 5.info/hak-hakreproduksi .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful