P. 1
MAKALAH 1

MAKALAH 1

|Views: 32,502|Likes:
Published by Fendik Eko Purnomo

More info:

Published by: Fendik Eko Purnomo on May 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

MAKALAH KESEHATAN REPRODUKSI

Disusun oleh : RISKA ASRI PUSPITA DEWI (250008110)

D III KEBIDANAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN YAYASAN RUMAH SAKIT ISLAM SURABAYA 2011

Kata Pengantar
Puji syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat iman dan islam kepada kita, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan kita sebagai generasi penerusnya hingga akhir zaman. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengangkat permasalahan permasalahankesehatan
wanita dan dimensi sosial dan upaya mengatasinya. saya mengucapkan banyak terima kasih kepada

semua pihak yang telah membantu dan mendukung makalah ini. saya sebagai penyusun menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu, saya mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi tenaga kesehatan dimasa kini.

Surabaya, 03 mei 2010

Penyusun

BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi, maka wanita sebagai penerima kesehatan, anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga, supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Oleh sebab itu wanita, seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. 3. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan ³pembangunan´ seperti program KB, dan pengendalian jumlah penduduk. 4. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya Indonesia menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan (Beijing dan Kairo). 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri.
2. RUMUSAN MASALAH 1) Apa konsep kesehatan reproduksi? 2) Bagaimana cara mengenali masalah pada kesehatan reproduksi? 3) Bagaimana cara menangani masalah pada kesehatan reproduksi? 4) Bagaimana kesehatan reproduksi dalam prespektif gender? 3. TUJUAN PENULISAN 1) Untuk mengetahui teori dan konsep kesehatan reproduksi 2) Untuk mendalami masalah kesehatan reproduksi 3) Untuk mengidentifikasi masalah kesehatan reproduksi dan cara mengatasinya 4) Untuk mengetahui seberapa besar peran gender dalam kesehatan reproduksi.

jiwa. dalam segala aspek yang berhubungan dengan sistem reproduksi. 1996) 1. (UU Kesehatan No. yang tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan. mampu memenuhi kebutuhan spiritual dan material yang layak. fungsi serta prosesnya.2 SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI a) Konferensi di Wina. mental. dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi. KONSEP KESEHATAN REPRODUKSI 1. bertakwa pada Tuhan yang Maha Esa. (BKKBN. 1992) Kesehatan adalah keadaan sejahtera badan. dan sosial secara utuh. selaras. mental. (WHO. dan sosial yang utuh. 1993 Mendiskusikan HAM dalam perspektif gender dan isu kontroversial mengenai hak reproduksi.BAB II PEMBAHASAN 1. fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan serta dibentuk berdasarkan atas perkawinan yang sah. seimbang antara anggota keluarga dan antara keluarga dan masyarakat dan lingkungan. 23 Tahun 1992) Kesehatan Reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik. spiritual memiliki hubungan yang serasi. serta fungsi dan prosesnya.1 PENGERTIAN KESEHATAN REPRODUKSI Sehat adalah suatu keadaan sejahtera fisik. bukan hanya bebas dari penyakit atau kecacatan. Mendeklarasikan HAP dan anak perempuan adalah mutlak. (Depkes. terpadu dan merupakan bagian dari HAM b) ICPD (International Conference on Population Development) . dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. 2001) Kesehatan reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental.

Lingkungan (dampak negatif kesehatan dan kesejahteraan) 11. yang menghasilkan kebijakan program kependudukan (Program Aksi 20 tahun) yang menyerukan agar setiap negara meningkatkan status kesehatan . konsekuensi hubungan seks yang tidak aman usia dini) * Telaah lima tahunan. Pendidikan dan pelatihan (merupakan sarana penting mencapai kesetaraan) 3. Mekanisme institusional (sering terpinggirkan dalam struktur pemerintahan. ICPD+5. rentan kekerasan. 1999 . pendidikan dan hak individu khususnya perempuan dan anak. mengintegrasikan program KB kedalam agenda kesehatan perempuan yang lebih luas (Wallstam. 1977) c) Konferensi perempuan sedunia ke 4 di Beijing (Fourth World Conference on Women) 1995 * Menghasilkan platform 12th Critical Area of concern yang dianggap sebagai penghambat utama kemajuan kaum perempuan 12th Critical Area of Concern 1. keterbatasan SDM) 8. Ekonomi (perempuan jarang dilibatkan dalam pengambilan keputusan sehingga cebderung dirugikan) 7. Diskriminasi (dihadapi sejak awal kehidupannya. mental dan psikososial) 4. kurangnya perlindungan hukum. Konflik bersenjata (perkosaan sebagai upaya pemusnahan) 6. Kekerasan (pada umumnya yang menjadi objek kekerasan adalah perempuan) 5. Hak Asasi Manusia 9. Kesehatan (mencakup fisik.Disponsori oleh PBB yang dihadiri oleh 180 negara dan bertempat di Cairo Mesir. prilaku praktikyang berbahaya. Kemiskinan (jumlah perempuan dalam kemiskinan lebih banyak daripada pria) 2. Media (terus menonjolkan gambaran yang merendahkan perempuan) 10.

remaja.1. hingga meninggal. wanita usia subur. klimakterium. h) Kesehatan reproduksi ibu dan bayi baru lahir meliputi perkembangan berbagai organ reproduksi mulai dari sejak dalam kandungan. metode perlindungan mncegah infeksi secara langsung (rujukan) Mengurangi kesenjangan anara proporsi individu pemakai alat kontrasepsi (alkom) dengan individu ysng ingin membatasi jumlah anak tanpa target/kuota Pelayanan pencegahan HIV untuk laki-laki dan perempuan usia 15-24 termasuk penyediaan kondom. 6. menopause. 7. perilaku seksual yang mana bila kurang pengetahuan dapat tertular . pemeriksaan secara sukarela. konseling dan tindak lanjut 1. PSIR. ruang lingkup kesehatan reproduksi meliputi : a) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir b) Penceghan dan penanggulangan infeksi saluran reproduksi (ISR) termasuk HIV/AIDS c) Pencegahan dan penanggulangan komplikasi aborsi d) Kesehatan reproduksi remaja e) Pencegahan dan penganan infertilitas f) Kanker pada usia lanjut dan osteoporosis g) Berbagai aspek kesehatan reproduksi lain. fistula dll. kondisi kesehatan seorang ibu hamil mempengaruhi kondisi bayi yang dilahirkannya. misalnya kanker serviks. permasalahan kesehatan reproduksi remaja termasuk pada saat pertama anak perempuan mengalami haid/menarche yang bisa berisiko timbulnya anemia. 2.3 RUANG LINGKUP KESEHATAN REPRODUKSI DALAM SIKLUS KEHIDUPAN Secara luas. 3. bayi. pelayanan kebidanan. kontrasepsi darurat/emergency contaception) Target baru 2015 untuk mengukur penerapan ICPD : Akses terhadap pendidikan dasar. tahun 2015 meningkatkan peran anak laki-laki dan perempuan 90% untuk SD sebelum 2010 menurunkan buta huruf sebagian pada tahun 2015 Semua fasilits KB menyediakan kontrasepsi yang aman dan efektif. 5. 4. Membahas tentang kemajuan dan kegagalan pemerintah dalam program kependudukan Isu kontroversial (isu seksualitas dan aborsi. termasuk didalamnya kondisi kesehatan organ-organ reproduksi bayinya. mutilasi genital.

selain hal tersebut diatas ICPD juga menyebutkan bahwa kesehatan reproduksi juga mengimplikasikan seseorang berhak atas kehidupan seksual yang memuaskan dan aman.4 HAK HAK REPRODUKSI Hak-hak reproduksi menurut kesehatan dalam Konferensi International Kependudukan dan Pembangunan bertujuan untuk mewujudkan kesehatan bagi individu secara utuh. meliputi : a) Hak mendapatkan informasi dan pendidikan kesehatan reproduksi b) Hak mendapatkan pelayanan dan perlindungan kesehatan reproduksi c) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan d) Hak untuk dilindungi dari kematian karena kehamilan . 1. seseorang berhak terbebas dari kemungkinan tertulari penyakit menular seksual yang bisa berpengaruh pada fungsi organ reproduksi. termasuk HIV/AIDS. hubungan seksual dilakukan dengan memahami dan sesuai etika dan budaya yang berlaku. remaja yang mengijnak masa dewasa bila kurang pengetahuan dapat mengakibatkan risiko kehamilan usia muda yang mana mempunyai risiko terhadap kesehatan ibu hamil dan janinnya. selain itu juga menyangkut kehidupan remaja memasuki masa perkawinan. dan terbebas dari paksaan. baik kesehatan jasmani maupun rohani. termasuk HIV/AIDS 5) Sedangkan Pelayanan Kesehatan Reproduksi Komprehensif (PKRK) terdiri dari PKRE ditambah kesehatan reproduksi pada usia lanjut.penyakit hubungan seksual. i) Penerapan pelayanan kesehatan reproduksi oleh Depkes RI dilaksanakan secara integratif memprioritaskan pada empat komponen kesehatan reproduksi yang menjadi masalah pokok di Indonesia yang disebut paket Pelayanan Kesehatan Reproduksi Esensial (PKRE) yaitu : 1) Kesehatan ibu dan bayi baru lahir 2) Keluarga berncana 3) Kesehatan reproduksi remaja 4) Pencegahan dan penanganan infeksi saluran reproduksi.

dan pelecehan seksual. tokoh masyarakat. . Dukungan para tokoh sangat membantu memperlancar terciptanya pemenuhan hak-hak reproduksi. untuk mewujudkan pemenuhan hak-hak reproduksi : a) Promosi hak-hak reproduksi Dilaksanakan dengan menganalisis perundang-undangan. tokoh agama. Dukungan swasta dan LSM sangat dibutuhkan karena ruang gerakan pemerintah lebih terbatas. kekerasan. Pelaksanaan upaya pemenuhan hak reproduksi memerlukan dukungan secara polotik. LSM yang memperjuangkan hak-hak reproduksi sangat penting artinya untuk terwujudnya pemenuhan hak-hak reproduksi. penyiksaan. LSM/LSOM. peraturan dan kebijakan yang saat ini berlaku apakah sudah seiring dan mendukung hak-hak reproduksi dengan tidak melupakan kondisi lokal sosial budaya masyarakat. h) Hak mendapatkan manfaat kemajuan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. l) Hak atas kebebasan berkumpul dan berpertisipasi dalam politik yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi.e) Hak untuk menentukan jumlah dan jarak kelahiran anak f) Hak atas kebebasan dan kamanan berkaitan dengan kehidupan reproduksinya g) Hak untuk bebas dari penganiayaan dan perlakuan buruk termasuk perlindungan dari perkosaan. b) Advokasi hak-hak reproduksi Advokasi dimaksudkan agar mendapatkan dukungan komitmen dari para tokoh politik. kebijakan teknis operasional di Indonesia. dan swasta. Menurut BKKBN 2000. i) Hak atas pelayanan dan kehidupan reproduksi j) Hak untuk membangun dan merencanakan keluarga k) Hak untuk bebas dari segala bentuk diskriminasi dalam kehidupan berkeluarga dan kehidupan reproduksi. dan legislatif sehingga bisa tercipta undang-undang hak reproduksi yang memuat aspek pelanggaran hak-hak reproduksi.

Sejak tujuh minggu masa depan konsepsi. Bayi baru : 750. Primary ovarian fillicel d. kromosoms X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. KESEHATAN REPRODUKSI WANITA SEPANJANG SIKLUS KEHIDUPAN 1. organ seksualitas laki-laki mulai terbentuk karena pengaruh hormon estrogen. Masa menaupose : semua hilang. Umur 35-45 tahun: 34. Oosit pertama (Primary Oocyte) c. Pematangan pertama ovum . SIKLUS KONSEPSI PADA MASA KONSEPSI Perkembangan biologis antara laki-laki dan perempuan ditentukan sejak masa konsepsi. Janin laki-laki mempunyai kromosom X dan Y. Sel telur (Ovum) Pertumbuhan embrional oogonium yang kelak menjadi ovum terjadi di genetalia ridge.c) KIE hak-hak reproduksi d) Dengan KIE diharapkan masyarakat semakin mengerti hak-hak reproduksi sehingga dapat bersama-sama mewujudkannya. Oogonia b. Menurut umur wanita. <Bahankuliahkesehatan> 1. jumlah oorganisme adalah : a. Janin perempuan mempunyai dua kromosom X dari setiap orang tua. Liquor folliculi e.000 d.000 b. e) Sistem pelayanan hak-hak reproduksi 2. Umur 6-15 tahun : 439. Urutan pembuahan ovum (oogenesis) : a. Umur 16-25 tahun : 159.000 e. bukan karena adanya hormone esterogen. Dan pada waktu yang sama organ seksual perempuan mulai terbentuk karena kurangnya testeteron.000 c.

4. Hanya satu sperma yang mengalami proses kapasitasi yang dapat melintasi zona pelusida dan masuk ke vitelus ovum.f. leher yang menghubungkan kepala dengan bagian tengah. 3. Tidak ada barier atau hambatan yang mencegah sperma mencapai penetrasi dan akhirnya membuahi ovum. Setelah itu. Spermatozoon (sperma) 3. Spermatosid pertama. Pria harus mengeluarkan sperma yang cukup normal dan sehat selama ejakulasi. jumlah spematogenium yang ada tidak mengalami perubahan sampai masa akil baliq. berbentuk lonjong agak gepeng berisi inti (nucleus). spermatogonium berasal darisel primitive tubilus testis. Konsepsi dapat terjadi. Sel mani (Sperma) Sperma bentuknya seperti kecebong. yang dapat bergetar sehingga sperma dapat bergerak dengan cepat. kemudian tumbuh menjadi e. zona pelusida mengalami perubahan sehingga tidak dapat dilalui oleh sperma. Spermatid. Jumlah sperma yang dikeluarkan sekali membuahi berjuta-juta sel mani yang keluar. 2. Pengertian Konsepsi Suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur didalam tuba falopi. Setelah bayi laki-laki lahir. Ovarium wanita harus melepaskan ovum yang sehat pada saat ovulasi. . dibawah pengaruh sel-sel interstisial leydig. jika beberapa kriteria berikut di penuhi : 1. Spermatosid kedua. Urutan pertumbuhan sperma (spermatogenesis) : a. Pematangan kedua ovum pada waktu sperma mebuahi telur 2. dan ekor. Panjang ekor sperma kira-kira 10x bagian kepala. Secara embrional. terdiri atas kepala. membelah dua b. membelah dua d. Senggama harus terjadi pada bagian siklus reproduksi wanita yang tepat. sel-sel spermatogenium ini mulai aktif mengadakan mitosis dan terjadilah spermatogenesis. Pada masa pubertas. Spermatogenium. membelah dua c.

. Misalnya. Segera setelah satu sprema memasuki ovum. sperma sementara berada didalam sitoplasma perifer.Konsepasi memiliki kemungkinan paling berhasil. Pada waktu inilah fertilisasi (pembuahan) terjadi. suatu materi yang disebut spinnbarkeit. melunak dan sedikit berdilatasi. Wanita dapat memprediksi ovulasi dengan memantau perubahan dalam tubuhnya. sperma harus menjalani sebuah proses yang disebut kapasitasi (berlangsung kurang lebih 7 jam). 1992). 1986). Begitu sperma telah memasuki ovum. dan jumlahnya menurun (Norman. Salah satu indicator ovulasi yang paling kuat adalah status lender serviks yang menjadi transparan. sekitar waktu ovulasi. Nucleus sperma menjadi membengkak dan saling mendekat sebagai pronukleus pria dan wanita saat terbentuk suatu " kumparan " diantara kedua nucleus tersebut membrane pronukleus kemudian rupture dan kromosom yang dibebaskan berkombinasi membentuk zigot. karena ovum hanya bisa hidup selam 12-24 jam. Lendir tersebut juga dapat direnggangkan. Setelah ovulasi. dan banyak (Flynn. jika hubungan seksual berlangsung tepat sebelum ovula. Sperma dapat hidup selama 3-4 hari didalam saluran genetalia wanita dan idealnya harus berada didalamtuba falopii saat ovulasi terjadi. Sebelum sebuah sperma mampu mempenetrasi dan membuahi sebuah ovum. Tindakan lebih jauh yang dapat dilakukan wanita adalah mengobservasi suhu tubuh basalnya. sementara nucleus wanita menjadi matur dan jumlah kromosom wanita menurun dari 46 menjadi 23. lengket.2 derajat celcius segera setelah ovulasi. perubahan kimia terjadi. serviks memendek. Pada proses ini membrane sperma menjadi rapuh (fragile) dan melepaskan enzim hidrolitik dari akrosom (lapisan seperti helm yang menutupi kepala sperma). yang meningkat sebesar 0. Walaupun banyak sperma terlibat dalam proses cerna ini. Enzim ini (hialuronidase dan proteinase) harus mencerna korona radiata dan zona pelusida sebelum dapat mencapai membrane ovum. licin. hanya satu sperma yang dibiarkan mempenetrasi ovum. Perubahan kimia ini mula-mula mencegah sperma lain berfusi lebih jauh dengan membrane ovum dan pada akhirnya semua sperma yang tersisa dikeluar dari ovum. lender kembali menjadi kental.

2. akan memerlukan waktu 2 atau 3 . Metode berikut dapat dipergunakan untuk menilai hari ovulasi : 1. System ini memerlukan pencetatan suhu mulut segera pada setiap bangun tidur pagi. Pemakaian metode ini mungkin dapat keliru karena kenaikan suhu dapat menunjukan adanya infeksi dan penurunan suhu tubuh kadang-kadang terjaid akibat dari pemberian obat misalnya aspirin. yang mencatat hari pertama setiap periode menstruasi (hari ke 1 keduanya darah mentruasi) dan dengan demikian menghitung waktu ovulasi selama 15 hari sebelum periode khusus tersebut. Metode suhu Pelepasan progesterone telah menyebabkan peningkatan suhu tubuh sampai 0. Metode kalender Pencatatan sebaiknya dilakukan terus dalam satu periode paling tidak 6 bulan. Dengan demikian penting bagi wanita mencoba untuk mengerti bahwa ia mengetahui perkiraan hari ovulasinya. Pada cara ini diperkirakan hari-hari pada bulan berikutnya kapan wanita akan menstruasi dan dengan demikianjuga dapat diperkirakan hari-hari kapan wanita tersebut berovulasi. Koitus (hubungan seksual) selama 24 jam sebelum ovulasi akan menyediakan spermatozoa pada tuba falopii yang siap menerima kedatangan ovum. Walaupun demikian. Suhu tubuh tersebut akan sedikit turun tepat sebelum mulainya ovulasi dan kemudian meningkat segera setelah ovulasi. Apabila mensttruasinya tidak teratur.Waktu yang optimal untuk mulainya kehamilan adalah dalam 24 jam ovulasi. Perubahan mucus serviks Peningkatan kadar estrogen tepat sebelum ovulasi menyebabkan peningkatan sekresi serviks maupun pengurangan kekentalan (vikositas) sekresi tersebut. Karena sekresi merupakan bagian dari sekresi vagina maka perubahan dapat dikenal oleh wanita yang diharapkan dapat mengerti. 3.5 derajat Celsius. Peningkatan suhu tubuh tersebut harus menetap dalam 24 jam untuk membuktikan bahwa telah terjadi ovulasi. maka penghitungan demikian tidak mungkun dilakukan.

Minggu ketiga : blatokista trilaminar o Stadium 6 : pembentukan mesoderm ekstra embrional dan reorganisasi ronggarongga embrional dan terbentuk garis sederhana. o o o Stadium 7 : timbauan korda Stadium 8 : terusan aksial Stadium 9 : lipatan kepala mulai terbentuk. pembentukan alur. o Stadium 3 : blastokista bebas menjadi senyawa sehingga jumlah sel menjadi 3258 buah dimulai pembentukan rongga blastokista.bulan lagi pasangan yang sebelumnya belum pernah mengetahui maknanya untuk memperhatikan hal ini. o Stadium 5 : masuknya blatokista kedalam selaput lendir sampai awal peredaran uteroplasenta. Embrioblast dan trofoblast rongga blatokista dilanjutkan dengan nidasi yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu. o o Minggu kedua : Implantasi Stadium 4 : implantasi blatokista dan krucut implantasi dalam selpaut lendir rahim. Diferensiasi menjadi sel-sel luar dan dalam pembelahan sel pertama langsung beralih kestadium kedua buah sel sementara diangkut menjadi saluran telur. Hari ke 4-5 blatokista bebas. Perubahan-Perubahan yang Terjadi : Tahap-Tahap Perkembangan Janin y Tahap perkembangan janin minggu 1-4 Minggu pertama : o o Stadium 1 : sel telur yang dibuahi Stadium 2 : hari ke 2-3. Minggu keempat : . jantung mulai berdenyut dan jonjotjonjot karion mulai terapung bebas dalam darah ibu.

usia 37-42 hari. Pada embrio yang tidak difiksasi sudah mengalami pigmentasi. mencakup stadium 10-13 pada awal minggu ke 4 jantung berdenyut. ectoderm menutup diatas gelembung lensa. Sinus serviklis menutup. Embrio melipatkan diri lepas dari kandung kuning telur. . o Stadium 15 : topografi pembuluh-pembuluh darah Panjang 7-9 mm. usia 31-35 hari. peredaran darah berfungsi. sel-sel embrio tumbuh dengan cepat tapi belum menyerupai manusia sesungguhnya. tampak seperti gumpalan dipermukaan anterior. Telapak tangan amat jelas. usia 35-38 hari. Duktus endolimfatikus bertunas keluar dari gelembung telinga. Terbentuk tepek telingga. telinga dan hidung mengalami rudimenten. telapak kaki samara-samar. Stadium 20 : tangan pada sikap pronasi. Lengkung kepala dan lengkung temgkuk sangat menonjol. Benjolan-benjolan telinga tampak jelas.75-1 mm . o Diakhir minggu ke 4 gestasi. o Stadium 16 : tonjolan-tonjolan wajah Panjang 8-11 mm. o o o Stadium 17 : gelembung-gelembung telenfesalon. bumbung saraf menutup. o o o Perkembangan minggu ke 4 gestasi mencakup yang berikut : Panjang 0. Tepek penghidu membenankan diri menjadi suatu alur kecil. Kerangka tulang rawan dan susunan otot. Gumpalan mirip lengan dan kaki Mata. berat 400 mg Pembentukan korda spinalis dan mulai menyatu digaris tengah back bant (kepala menyentuh ekor). Stadium 18-19 : bentuk yang kuboid. Tahap perkembangan janin minggu ke 5-8 : organogenesis o Stadium 14 : miotom-miotom Panjang 5-7 mm. o o o y Jantung mengalami rudimeter.o Perkembagan bentuk badan. alur lensa menenggelamkan kedalam cawan mata.

berat 20 gram Jantung mulai berdenyut disertai adanya katup dan septum. abdomen kencang dan kantung gestasional kelaminnya. organogenesis telah lengkap. o Berat 55-120 gram o Quickening o Antibody mulai di produksi o Rambut mulai terbentuk o Mekonium terdapat di usus bagian atas o Terbentuk lemak coklat o Pola tidur dan aktifitas dapat dibedakan.Gestasi mencakup : o Panjang 10 -17 cm. . . Pengolahan bertahap pada kepala.Sekresi ginjal dapat dimulai : urin belum terdapat di cairan amnion.Terjadi gerakan janin spontan. . y Minggu ke 12 : . Gambaran wajah dapat dilihat.5 cm . .Reflek babinski positif. Perkembangan pada minggu ke 8 gestasi mencekup yang berikut :      Panjang 2. Ekor mengalami retrogesi. .Jenis kelamin bisa dibedakan dari tampilan luar. . Ekstremitas terbentuk.Panjang 7-9 cm . Diakhir minggu ke 8 gestasi. .o o o Stadium 23 : histologi.Denyut jantung dapat di dengar melalui doppler y Minggu ke 16 : Diakhir minggu keenam belas gestasi janin menelan cairan amniotonic dengan aktif.Berat 45 gram .Pembentukan lempeng osifikasi.

atau beratnya mencapai 601 gram.Panjang 38-43 cm .Gestasi mencakup yang berikut : o Panjang 28-36 cm o Berat 550 gram o Antybody pasif ditransfer dari ibu kejanin o Terdapat ferniks kaseosa o Mekonium terdapat direktum o Produksi surfaktan mulai aktif o Kelopak dan bulu mata sudah dapat dibedakan o Kelopak mata sudah mulai terbuka dan pupil raktif. mereka telah mencapai batas usia viabilitas jika kelahiran mereka ditangani di fasilitas pelayanan modern.Testis turun (pada pria) y Tahap perkembangan janin minggu ke 32 : Diakhir minggu ke 32 gesatasi janin mulai menetapkan diri pada posisi lahir.Alfeolus paru matang . ini menjadi pertimbangan penting pada saat merawat bayi dengan berat lahir rendah yang memerlukan oksigen. y Tahap perkembangan janin minggu ke 28 : Pembuluh darah retina rentan terhadap kerusakan akibat konsentrasi oksigen.Terbentuk surfaktan dicairan amnion . Perkembangan pada minggu ke 32 gestasi mencakup yang berikut : . Perkembangan pada minggu ke 28 getasi mencakup yang berikut : .y Minggu ke 24 : Ketika janin mencapai usia 24 minggu.Panjang 35-38 cm .Berat 1600 gram .Berat 1200 gram . .Terdapat simpanan lemak subkutan .

Reflek moro aktif .Berat 1900-2700 gram .Biasanya berada pada posisi verteks y Tahap perkembangan janin pada minggu ke 40 : Pada primipara. karbohidrat dan kalsium .Terdapat simpanan glikogen. ovumnya harus normal dan tidakboleh ada hambatan dalam jalur lintasan sperma atau amplantasi .Janin mulai peka terhadap suara-suara dari luar kandungan .Terbentuk cadangan zat besi . Infertilitas pada wanita Untuk menjadi hamil.Panjang 48-52 cm . Pada perkembangan minggu ke 40 gestasi mencakup yang berikut : . y Tahap perkembangan janin minggu ke 36 : Diakhir minggu ke 36 janin berada pada posisi verteks atau kepala berada dibawah Perkembangan pada minggu ke 36 gestasi mencakup sebagai berikut : . besi. janin biasanya masuk kejalan lahir selama 2 minggu terakhir kehamilan yang membuat ibu merasa bahwa bayi siap lahir.Lipatan plantar terbentuk 1-2 .Kuku jari memenuhi ujung-ujung jari.Verniks kaseosa terbentuk lengkap .Berat 3000 gram . Ini merupakan peringatan bahwa trimester ke 3 kehamilan sudah berakhir dan persalinan siap dimulai.. wanita perlu memiliki siklus ovulasi yang teratur.Panjang 42-49 cm .Ginjal janin aktif .Laguno menghilang .Simpanan lemaksubkutan meningkat .Kuku jari mulai panjang Faktor-Faktor yang mempengaruhi : 1.Plantar mulai banyak .

terdapat juga suatu kolerasi antara hiperprolaktinemia dan tingginya tingkat stress (diantara pasangan yangn mendatangi klinik infertilitas). penyakit gagal ginjal yang mempengaruhi fungsi endokrin dapat juga menggangu siklus normal. walaupun efek stress pada fertilisasi memerlukan penelitian lebih lanjut. Oleh karena itu. area-area yangn terkait dengan sistem endokrin menjadi jelas. Lebih lanjut lagi. Bayi dan Anak . Masalah ovulasi dapat disebabkan oleh difungsi hipotalamus. gangguan pada ovarium dapat mempengaruhi ovulasi. sedangkan LH menstimulasi pelepasan ovum dan produksi progesterone. atau ovum tersebut terus menerus mengalami defek. yang dapat disebabkan oleh faktor. Penyakit sistematik. atau kombinasi keduanya. gangguan tertentu dalam system endokrin dapat mempengaruhi fertilisasi. FSH menstimulasi sebuah folikel menjadi matang dan menyebabkan produksi estrogen. Masalah ovulasi Karena ovulasi normal berlangsung dibawah kendali hormone. Misalnya ovum yang dihasilkan dapat dilepas sebelum ovum tersebut benar-benar matur. 1. Pertama hipotalamus perlu melepaskan faktor pelepasan gonadotropin yang bekerja pada kelenjar hipofisis. psikologis.ovum yang sudah di buahi. penyakit ovarium polikistis atau kerusakan ovarium akibat endomestiotis atau riwayat pembedahan dapat menggangu siklus ovarium sehingga mempengaruhi fertilitas. atau kelenjar tyroid (karena peningkatan kadar prolaktin dapat disebabkan baik oleh masalah kelenjar hipofisis ataupun kelenjar tyroid). Produksi estrogen dan progesterone juga dipengaruhi oleh kadar prolaktine yang bersikulasi dari kelenjar hipofisis. Dengan menelusuri kembali peristiwaperistiwa yang menyebabkan ovulasi. kelenjar hipofisis. Walaupun fungsi hormone dapat berada dalam keadaan normal. Dari perspektif psikologi.yang meliputi DM. dapat dibagi menjadi masalah ovulasi atau hambatan atau abnormalitas dalam saluran reproduksi. menyebabkan pelepasan FSH dan LH. dapat terjadi masalah pada produksi dan pelepasan ovum. 2. Misalnya kista atau tumor ovarium. penyebeb infertilitas pada wanita.

Pencegahan dan penanggulangan kekerasan terhadap perempuan (KtP) 5. menyusui serta pemberian suplemen. Remaja . penyakit lain disemua usia dan kekerasan. postnatal. dll. bayi masih membawa pengaruh estrogen yang didapat saat dlm kandungan. kurang gizi (malnutrisi). ASI Eksklusif 2. 1. imunisasi. y Pendekatan yang dilakukan: pendidikan kesehatan. Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan. Tumbuh kembang anak dan pemberian makanan dengan gizi seimbang 3. persalinan. kesehatan lingkungan. sunat perempuan.y y y y y y ASI Eksklusif dan penyapihan yang layak Tumbuh kembang anak. kesakitan dan kematian BBLR. Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit 4. pemberian makanan dengan gizi seimbang Imunisasi dan manajemen terpadu balita sakit Pencegahan dan penanggulangan kekerasan Pendidikan dan kesempatan yang sama pada anak laki-laki dan perempuan Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini : pengutamaan jenis kelamin. pelayanan antenatal. Perubahan pada bayi lahir cukup bulan : y y y y Pembentukan genitalia interna telah sempurna Folikel pada kedua ovarium telah lengkap Genitalia eksterna telah terbentuk Minggu pertama dan kedua setelah lahir. pelayanan kesehatan primer. Pengaruh ini seperti : y y Epitel vagina relative tebal dan pH vagina 5 1/3 bayi perempuan endoserviksnya tidak terhenti pada ostium uteri eksternum tetapi menutupi juga sebagian dari portio servisis uteri (pseudoerosio kongenitalis) Asuhan yang diberikan 1.

dan siap dinikahkan. Masa remaja tengah (13-15 tahun) y y y y y Ingin mencari identitas diri Ada keinginan untuk berkencan atau mulai tertarik dengan lawan jenis Timbul perasaan cinta yang mendalam Kemampuan berpikir abstrak makin berkembang Berkhayal mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seksual 1. Perubahan fisik 1. Peristiwa terpenting yang terjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yang dinamakan menarche. dan gadis yang mengalaminya dianggap sudah tiba waktunya untuk melakukan tugas-tugas sebagai wanita dewasa. Secara tradisi. Masa remaja awal (10-12 tahun) y y y Merasa lebih dekat dengan teman sebaya Merasa ingin bebas Lebih banyak memperhatikan keadan tubuhnya dan mulai suka berkhayal 1. Tanda-tanda primer . Masa remaja akhir (16-19 tahun) y y y y y Menampakkan pengungkapan kebebasan diri Dalam mencari teman sebaya lebih selektif Memiliki citra terhadap dirinya Dapat mewujudkan perasaan cinta Memiliki kemampuan berpikir abstrak Perubahan Kesehatan Wanita Pada Siklus Remaja Tanda-tanda perubahan yang terjadi pada remaja wanita 1.Masa remaja atau pubertas adalah usia antara 10 sampai 19 tahun dan merupakan peralihan dari masa kanak-anak menjadi dewasa. menarche dianggap sebagai tanda kedewasaan. karena mulai memproduksi hormon-hormon seksual yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sistem reproduksi Tahapan pubertas/remaja 1. Pada usia ini tubuh wanita mengalami perubahan dramatis.

Adanya perubahan kematangan organ-organ reproduksinya yang ditandai dengan datangnya haid.Ovarium mulai berfungsi dengan matang dibawah pengaruh hormone gonadotropin dan hipofisis, folikel mulai tumbuh meski belum matang tetapi sudah dapat mengeluarkan estrogen. Korteks kelenjar suprarenal membentuk androgen yang berperan pada pertumbuhan badan. Selain pengaruh hormone somatotropin diduga kecepatan pertumbuhan wanita dipengaruhi juga oleh estrogen. 2. Tanda-tanda sekunder
y

Rambut

Tumbuhnya rambut pada kemaluan ini terjadi setelah pinggul dan payudara mulai berkambang. Bulu ketiak dan bulu pada wajah mulai tampak setelah datang haid. Rambut yang mula-mula berwarna terang berubah menjadi lebih subur, gelap, kasar, keriting.
y

Pinggul

Pinggul berubah menjadi lebih memebesar dan membulat. Hal ini disebabkan karena membesranya tulang pinggul dan lemak dibawah kulit.
y

Payudara

Bersamaan dengan membesarnya pinggul maka payudara juga membaesar dan puting susu ikut menonjol. Disini makin membesarnya kelenjar susu maka payudara semakin besar dan bulat.
y

Kulit

Kulit menjadi semakin kasar, lebih tebal dan pori-pori lebih membesar. Tetapi kulit wanita lebih lembut daripada kulit pria.
y

Kelenjar lemak dan kelenjar keringat

Kelenjar lemak dan keringat menjadi lebih aktif. Pada masa ini sering timbul masalah jerawat karena adanya sumbatan kelenjar keringat dan baunya menusuk pada saat sebelum dan sesudah haid.
y

Otot

Menjelang akkhir masa puber, otot menjadi semakin membesar dan kuat. Akibat akan terbentuk bahu, lengan dan tungkai kaki.
y

Suara

Suara berubah menjadi merdu. 1. Perubahan kejiwaan 1. Perubahan emosi Remaja lebih peka atau sensitif sehingga lebih mudah menangis, cemas, frustasi, bisa tertawa tanpa alasan yang jelas. Selain itu, mudah bereaksi bahkan agresif terhadap gangguanatau rangsangan luar yang mempengaruhinya. Pada masa ini ada kecenderungan tidak patuh pada orang tua, lebih suka pergi sama teman, tidak betah tinggal dirumah. 2. Perkembangan intelrgensia Pada perkembangan ini remaja cenderung mengembangkan cara berpikir abstrak dan ingin mengetahui hal-hal baru yang mendorong perilaku ingin cobacoba. Asuhan apa yang diberikan 1. Gizi seimbang 2. Informasi tentang kesehatan reproduksi 3. Pencegahan kekerasan seksual (perkosaan) 4. Pencegahan terhadap ketergantungan napza 5. Perkawinan pada usia yang wajar 6. Peningkatan pendidikan, ketrampilan, penghargaan diri dan pertahanan terhadap godaan dan ancaman. 1. Siklus kesehatan wanita dewasa Usia dewasa muda, yaitu antara 18 sampai 40 tahun, sering dihubungkan dengan masa subur, karena pada usia ini kehamilan sehat paling mungkin terjadi. Inilah usia produktif dalam menapak karir yang penuh kesibukan di luar rumah. Di usia ini wanita harus lebih memperhatikan kondisi tubuhnya agar selalu dalam kondisi prima, sehingga jika terjadi kehamilan dapat berjalan dengan lancar, dan bayi yang dilahirkan pun sehat. Pada periode ini masalah kesehatan berganti dengan gangguan kehamilan, kelelahan kronis akibat merawat anak, dan tuntutan karir. Kanker, kegemukan, depresi, dan penyakit serius tertentu mulai menggerogoti tubuhnya. Gangguan yang sering muncul pada usia

ini, adalah endometriosis yang ditandai dengan gejala nyeri haid, kram haid, nyeri pinggul saat berhubungan seks, sakit saat buang air besar atau buang air kecil. Penderita kadang mengalami nyeri hebat, tetapi ada juga yang tidak mengalami gejala apa-apa. 1. Kehamilan dan persalinan yang aman 2. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan 3. bayi Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 4. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 5. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 6. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi secara rasional 7. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 8. Pencegahan dan manajemen infertilitas. 9. Masalah yang mungkin ditemui: Kesakitan dan kematiani ibu yang disebabkan berbagai kondisi, malnutrisi/anemia, kemandulan, pelecehan/kekerasan seksual, komplikasi aborsi, ISR/IMS/HIV/AIDS dan pengaturan kesuburan. 10. Pendekatan yang dapat dilakukan : pendidikan kesehatan, suplemen, konseling, pencegahan primer, pengobatan KB, pendidikan tentang perilaku seksual yang bertanggungjawab, pencegahan dan pengobatan IMS, pelayanan antenatal, persalinan, post partum pelayanan kebidanan darurat, imunisasi dan informasiinformasi. Asuhan yang diberikan 11. Kehamilan dan persalinan yang aman 12. Pencegahan kecacatan dan kematian akibat kehamilan pada ibu dan bayi 13. Menjaga jarak kelahiran dan jumlah kehamilan dengan penggunaan alat kontrasepsi (KB) 14. Pencegahan terhadap PMS/HIV/AIDS 15. Pelayanan kesehatan reproduksi berkualitas 16. Pencegahan dan penanggulangan masalah aborsi

Sangat penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya secara teratur. Inilah masa yang paling rentan diserang berbagai penyakit degeneratif dan penyakit berat lainnya. Berkurangnya hormone estrogen dapat menurunkan kadar kolesterol . Kadar estrogen yang cukup. gangguan mobilitas dan osteoporosis. Deteksi dini kanker rahim dan kanker rahim 4. Perhatian pada penyakit utama degenerative. Prioritas utamanya adalah menjaga agar tubuh tetap sehat dengan mengatur pola makan yang benar. prolaps/osteoporosis. dan minum suplemen yang dibutuhkan tubuh. termasuk rabun. ISR/IMS/HIV/AIDS. Pencegahan dan manajemen infertilitas. mampu melindungi wanita dari penyakit jantung koroner. Selain itu olahraga ringan dan tetap aktif secara intelektual. 3. kekerasan. Pendekatan yang dapat dilakukan: dipengaruhi oleh pengalaman reproduksi sebelumnya. Perhatian pada penyakit utama degeneratif. gangguan mobilitas dan osteoporosis. kanker saluran reproduksi. Deteksi dini kanker payudara dan leher rahim 18. payudara/kanker prostat.17. Perhatian pada problem meno/andro-pause 2. diagnosis. Perhatian pada problem menopause 7. Usia Lanjut Yang dianggap lanjut usia (lansia) adalah setelah mencapai usia 60 tahun. termasuk rabun. 5. 2. Masalah yang mungkin terjadi pada tahap ini: penyakit sistem sirkulasi. Berkurangnya hormone estrogen pada wanita menopause mungkin menyebabkan berbagai keluhan sebagai berikut : 8. 1. Asuhan apa yang diberikan 6. Penyakit jantung koroner 9. informasi dan pengobatan dini.

12. Osteoporosis 11. yang dipengaruhi factor keturunan. kecacatan dan kematian. Hal ini menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan yang pada akhirnya dapat berakibat kesakitan.baik (HDL) dan meningkatnya kadar kolesterol tidak baik (LDL) yang meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner. Perempuan dinomor-duakan dalam segala aspek kehidupan. Kemiskinan Diperkirakan sekitar 40% penduduk Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan sejak terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan. gelisah. 17. kerja dan kedudukan. Penurunan hormone estrogen menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. Deteksi dini kanker rahim. Gangguan mata 13. misalnya keadaan sosial ekonomi. sehingga tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Penyakit kepikunan tipe Alzeimer dapat terjadi bilam kekurangan estrogen sudah berlangsung cukup lama dan berat. kesempatan memperoleh pendidikan. budaya dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat di mana mereka menetap. 15. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Derajat Kesehatan Perempuan 16. Kepikunan (demensia tipe Alzeimer). Adalah berkurangnya kepadatan tulang pada wanita akibat penurunan kadar hormone estrogen. 14. . Mata terasa kering dan kadang terasa gatal karena produksi air mata berkurang. Kekurangan hormone estrogen juga mempengaruhi susunan saraf pusat dan otak. misalnya dalam pemberian makan sehari-hari. sukar tidur. antara lain: 1. depresi sampai pada kepikunan tipe Alzeimer. 10. Dewasa ini masih banyak ditemukan diskriminasi terhadap perempuan. Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat Kedudukan perempuan dalam keluarga dan masyarakat ditentukan oleh banyak hal.

tingkat pendidikan yang meningkat dapat meningkatkan rasa percaya diri.2. wawasan dan kemauan untuk mengambil keputusan yang baik bagi diri dan keluarga. Pengetahuan tentang seksualitas dan informasi mengenai hak reproduksi masih rendah. Tingkat pendidikan perempuan yang belum merata dan masih rendah menyebabkan informasi yang diterima tentang kesehatan reproduksi sangat terbatas. Pelayanan kesehatan yang kurang memperhatikan kebutuhan klien 2. Menonjolnya perilaku seksual resiko tinggi . Akses ke fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan 1. termasuk yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi. Keterbatasan biaya 4. tanggung jawab tidak proporsional sehingga kesehatan anak perempuan dan perempuan semakin buruk 21. Kemampuan fasilitas kesehatan yang kurang memadai 20. misalnya dalam ber-KB. dalam memilih bidan sebagai penolong persalinan atau dalam mendapat pertolongan segera di RS ketika diperlukan. Seperti diketahui. Perempuan seringkali terpaksa menikah pada usia muda. Keterbatasan perempuan dalam pengambilan keputusan untuk kepantingan dirinya. Tradisi yang menghambat pemanfaatan tenaga dan fasilitas kesehatan 19. antara lain karena: 1. d. Kualitas pelayanan kesehatan reproduksi yang kurang memadai. 2. Jarak ke fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan sulit dicapai 2. disamping kurangnya kesempatan mengendalikan penghasilan keluarga. Beban ganda. Akses untuk pelayanan kespro rendah karena: 1. 18. karena tekanan ekonomi atau orang tua mendorong untuk cepat menikah agar terlepas dari beban ekonomi. Kurangnya informasi tentang kemampuan fasilitas kesehatan 3. 3.

faktor dalam 1. faktor luar 1. Masa pubertas/remaja Faktor yang berpengaruh : y y y Status gizi Pendidikan Lingkungan dan pekerjaan . Keadaan hormonal tubuh 4. Sikap orang tua 4. Kondisi ibu 3. Lingkungan 2.3. kebiasaan anak dalam hal personal hygiene 24. Aspek psikologi pada masa bayi 5. Gizi 3. Emosi dan sifat 2. Budaya setempat 4. Diskriminasi social 4. Hal-hal yang diwariskan orang tua spt bentuk tubuh 2. Sikap negatif terhadap perempuan dan anak perempuan 5. Kemampuan intelektual 3. Masa bayi Faktor yang mempengaruhi siklus kehidupan wanita pada masa bayi : 1. Masa kanak-kanak Ada 2 faktor yang mempengaruhi kehidupan wanita pada masa ini : 1. Sistem reproduksi 23. Keluarga 2. Rendahnya kemampuan dalam pengendalian kehidupan seksual pada reproduksi Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus kesehatan wanita 22.

Batasan usia remaja menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia) adalah 12 sampai 24 tahun. . Sementara 82% lainnya. Masa usia lanjut (klimakterium. senium) Faktor yang berpengaruh : y y y y y Faktor hormonal Kejiwaan Lingkungan Pola makan Aktifitas fisik 3.y y Seks dan seksualitas Kesehatan reproduksi remaja itu sendiri 1. menunjukkan 13.2 % remaja berperilaku seks aktif semenjak usia 15 tahun dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Masa dewasa/reproduksi Faktor yang berpengaruh yaitu : y y y Perkembangan organ reproduksi Tanggapan seksual Kedewasaan psikologi 1. 3. b. menggunakan alat kontrasepsi.943 di 24 negara dan dikerjakan Service Medical du Rectorat de Toulouse tersebut. Survei dilakukan kepada 33. menopause.1 Defenisi Remaja a. ASPEK PENCEGAHANPENYAKIT DAN PROMOSI KESEHATAN Asuhan kesehatan reproduksi pada remaja melibatkan wanita dalam pengambilan keputusan Survei pada 24 negara di Amerika Utara dan Eropa menunjukkan bahwa perilaku seks remaja sudah dimulai sejak usia 15 tahun. Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.

Papalia dan Olds (2001) tidak memberikan pengertian remaja (adolescent) secara eksplisit melainkan secara implicit melalui pengertian masa remaja (adolescence). 3. d. e. e. Berat Badan: Perubahan berat badan mengikuti jadual yang sama dengan perubahan tinggi badan. Masa remaja awal dan akhir dibedakan oleh Hurlock karena pada masa remaja akhir individu telah mencapai transisi perkembangan yang lebih mendekati masa dewasa. Perubahan Eksternal Perubahan yang terjadi dan dapat dilihat pada fisik luar anak. . Perubahan Internal: Perubahan yang terjadi dalam organ dalam tubuh remaja dan tidak tampak dari luar. c. 1990) mendefinisikan remaja sebagai periode pertumbuhan antara masa kanak-kanak dengan masa dewasa.2 Perubahan fisik selama masa remaja dibagi menjadi beberapa tahap : 1. rata-rata anak laki-laki kira-kira setahun setelahnya. Namun jika pada usia remaja seseorang sudah menikah. g. Kata remaja berasal dari bahasa latin yaitu adolescere yang berarti to grow atau to grow maturity. Organ Seks: Baik laki-laki maupun perempuan organ seks mengalami ukuran matang pada akhir masa remaja. f. Proporsi Tubuh : Berbagai anggota tubuh lambat laun. d. Ciri ciri Seks Sekunder: Ciri ciri seks sekunder yang utama. Ciri sekunder tersebut antara lain ditandai dengan tumbunya kumis dan jakun pada laki-laki sedangkan pada wanita ditanda dengan membesarnya payudara. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. Perubahan ini nantinya sangat mempengaruhi kepribadian remaja.c. DeBrun (dalam Rice. tetapi fungsinya belum matang sampai beberapa tahun kemudian. Perubahan tersebut ialah : a. perubahan berat badan terjadi akibat penyebaran lemak pada bagian-bagian tubuh yang hanya mengandung sedikit lemak atau bahkan tidak mengandung lemak. b. Tinggi Badan : Rata-rata anak perempuan mencapai tinggi matang pada usia antara tujuh belas dan delapan belas tahun. perkembangannya matang pada masa akhir masa remaja. mencapai perbandingan yang tubuh yang baik. Masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun.. 2. Perubahan yang terjadi. Misalnya badan melebar dan memanjang sehingga anggota badan tidak lagi kelihatan terlalu pandang. Sedangkan Hurlock (1990) membagi masa remaja menjadi masa remaja awal (13 hingga 16 atau 17 tahun) dan masa remaja akhir (16 atau 17 tahun hingga 18 tahun).

meskipun belum mencapai ukuran yang matang sampai akhir masa remaja atau awal masa dewasa 5. khususnya bagi perkembangan otot. 4. frustasi dan tertawa ) b. antara lain akibat kematangan organ seks maka dapat terjadi kehamilan remaja putri diluar nikah. Masa remaja mempunyai ciri tertentu yang membedakan dengan periode sebelumnya : Ciri-ciri remaja menurut Hurlock (1990). sehingga muncul prilaku ingin mencoba-coba. hati bertambah berat dan kerongkongan bertambah panjang. usus bertambah panjang dan bertambah besar. Panjang dan tebal dinding pembuluh darah meningkat dan mencapai tingkat kematangan bilamana jantung sudah matang. senang memberikan kritik b. beratnya dua belas kali berat pada waktu lahir. Perubahan emosi. terus berkembang sampai tulang mencapai ukuran yang matang. Jaringan selain tulang. 2. sehingga remaja menjadi : a. b. sensitif ( mudah menangis. pada usia tujuh belas atau delapan belas. 2. termasuk HIV/AIDS. Agresif dan mudah bereaksi terhadap rangsangan luar yang berpengaruh. Kelenjar-kelenjar seks berkembang pesat dan berfungsi. Mampu berpikir abstrak. 3. Prilaku ini jika didorong oleh rangsangan sesual dapat membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah dengan segala akibatnya. antara lain : a. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. Sistem Pencernaan: Perut menjadi lebih panjang dan tidak lagi terlampau berbentuk pipa. Masa remaja sebagai periode pelatihan. Perkembangan intelegensia. keadaan ini . anak laki-laki mencapat tingkat kematangan baru beberapa tahun kemudian. Status remaja tidak jelas. Jaringan Tubuh: Perkembangan kerangka berhenti rata-rata pada usia delapan belas tahun. Sistem Endokrin: Kegiatan gonad yang meningkat pada masa puber menyebabkan ketidak seimbangan sementara dari seluruh system endokrin pada masa awal puber. sehingga remaja menjadi: a. sehingga misalnya mudah berkelahi. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya. cemas. Ingin mengetahui hal-hal baru. otot-oto di perut dan dinding-dinding usus menjadi lebih tebal dan kuat. Sistem Pernafasan: Kapasitas paru-paru anak perempuan hampir matang pada usia tujuh belas tahun . upaya abortus dan penularan penyakit kelamin. Perubahan kejiwaan Proses perubahan kejiwaan berlangsung lambat yang meliputi: 1.1. Sistem Peredaran Darah : Jantung tumbuh pesat selama masa remaja.

Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut. Penyakit menular seksual dan HIV/AIDS serta dampaknya terhadap kondisi kesehatan reproduksi 4. Manakala tubuh juga mengalami transisi. Masa remaja sebagai periode perubahan. Masa remaja sebagai masa dewasa. melihat dirinya sendiridan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita. minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri). Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas penyakit atau bebas dari kecacatan namun juga sehat secara mental serta sosial kultural. maka pada masa seperti ini. Kekerasan seksual dan bagaimana menghindarinya 7. cenderung berperilaku yang kurang baik. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu. Mengambangkan kemampuan berkomunikasi termasuk memperkuat kepercayaan diri agar mampu menangkal hal-hal yang bersifat negatif 8. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. f. 3. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa. g. Hak-hak reproduksi 9. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan. serta keinginan akan kebebasan. c. yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh.memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat. e. mengapa remaja perlu mendewasakan usia kawin serta bagaimana merencanakan kehamilan agar sesuai dengan keinginnannya dan pasanganya 3. nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya. remaja sangat perlu . Pengetahuan dasar yang perlu diberikan kepada remaja 1. d. Dikatakan demikian karena sulit diatur. fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. Pengenalan mengenai sistem. perubahan pada nilai-nilai yang dianut. menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. minum-minuman keras. Pengaruh sosial dan media terhadap perilaku seksual 6.3 Definisi Kesehatan Reproduksi Remaja Kesehatan reproduksi remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem. proses dan fungsi alat reproduksi (aspek tumbuh kembang remaja) 2. yaitu dengan merokok. Bahaya narkoba dan miras pada kesehatan reproduksi 5.

untuk benar-benar memperhatikan kondisi tubuh terutama organ reproduksi yang banyak berkembang dalam fase ini. 10. Anak-anak perempuan yang dulu hanya peduli untuk membersihkan organ kewanitaannya begitu saja tanpa ada permasalahan yang lain, pada masa remaja dan pubertas, organ kewanitaan anak gadis mulai mengalami perubahan. 11. Tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar organ intim juga perlu diperhatikan sehingga kebersihanpun tetap terjaga, terutama setelah buang air kecil maupun buang air besar. Cara mencuci pun harus perlu diperhatikan dimana arah yang sesuai (menjauhi arah kemaluan) lebih disarankan agar bakteri dan kotoran tidak kembali bersarang. 12. Organ kewanitaan memang patut benar-benar dijaga kebersihannya terutama bagi yang tinggal di negara tropis semcam Indonesia. Produksi keringat membuat daerah tersebut lembab dan merupakan kondisi yang tepat untuk tumbuhnya jamur. Selain itu darah haid dan perubahan hormon juga dapat merubah ekosistem organ kewanitaan. 13. Bekal pengetahuan seperti ini sangat mendasar dan penting yang nantinya akan sangat berpengaruh pada perkembangan organ kewanitaan pada remaja putri. 14. Kebersihan organ reproduksi juga harus diperhatikan oleh remaja pria. Beberapa remaja pria tidak harus mengalami pemotongan kulit pembungkus penis pada masa kanak-kanak yang sering dikenal dengan sunatan, nah remaja pria yang memiliki organ intim seperti ini harus tetap rajin membersihan organ intimnya dengan membersihkan daerah di dalam lipatan kulit tersebut, karena apabila bagian di dalam lipatan kulit tidak dibersihkan, potensi untuk tumbuhnya jamur dan hidupnya bakteri-bakteri lain akan sangat besar. 15. Seringkali karena terburu-buru, para remaja pria juga tidak memperhatikan keadaan sekitar saat mereka beraktivitas. Padahal apabila salah sedikit saja dan organ intim mereka terantuk, terjepit resleting ataupun terkena benda lain dengan cukup keras, organ intim tersebut dapat mengalami cedera, pembengkakan yang akan dapat berakibat fatal dikemudian hari bahkan sampai disfungsi ereksi. 3.4 Strategi kunci untuk menjangkau dan melayani generasi muda : Pada tahun 1994, International Conference on Population and Development (ICPD) melakukan upaya untuk mengembangkan program yang cocok untuk kebutuhan kesehatan reproduksi remaja. 1. Melakukan pengembangan layanan-layanan yang ramah bagi generasi muda; 2. Melibatkan generasi muda dalam perancangan, pelaksaan, dan evaluasi program; 3. Membentuk pelatihan bagi penyedia layanan (provider) untuk dapat melayani kebutuhan dan memperhatikan kekhawatiran-kekhawatiran khusus para remaja; 4. Mendorong upaya-upaya advokasi masyarakat untuk mendukung perkembangan generasi muda dan mendorong munculnya perilaku kesehatan remaja yang positif; 5. Memadukan latihan-latihan membangun keterampilan ke dalam program-program yang

ditujukan untuk generasi muda agar dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, mengembangkan kemampuan mereka berkomunikasi mengenai seksualitas,dan memperkuat kemampuan mereka dalam mengupayakan praktik-praktik seksual yang lebih aman. 3.5 Program kesehatan reproduksi remaja mulai menjadi perhatian pada beberapa tahun terakhir ini karena beberapa alasan: 1. Ancaman HIV/AIDS menyebabkan perilaku seksual dan kesehatan reproduksi remaja muncul ke permukaan. Diperkirakan 20-25% dari semua infeksi HIV di dunia terjadi pada remaja. Demikian pula halnya dengan kejadian PMS yang tertinggi di remaja, khususnya remaja perempuan, pada kelompok usia 15-292. 2. Walaupun angka kelahiran pada perempuan berusia di bawah 20 tahun menurun, jumlah kelahiran pada remaja meningkat karena pertumbuhan populasi remaja. Diperkirakan bahwa 40% dari semua anak perempuan berusia 14 tahun yang hidup akan hamil paling tidak sekali saat mereka berumur 20 tahun3. Selain itu, sebagian besar mereka masih belum memiliki akses untuk mendapatkan pendidikan seksual atau kesehatan reproduksi serta pelayanan yang dibutuhkan. 3. Bila pengetahuan mengenai KB dan metode kontrasepsi meningkat pada pasangan usia subur yang sudah menikah, tidak ada bukti yang menyatakan hal serupa terjadi pada populasi remaja. 4. Pengetahuan dan praktik pada tahap remaja akan menjadi dasar perilaku yang sehat pada tahapan selanjutnya dalam kehidupan. Sehingga, investasi pada program kesehatan reproduksi remaja akan bermanfaat selama hidupnya. 5. Kelompok populasi remaja sangat besar; saat ini lebih dari separuh populasi dunia berusia di bawah 25 tahun dan 29% berusia antara 10-25 tahun. 2.6 Masalah-Masalah kunci dalam Kesehatan Remaja dan peran bidan 1. Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan masyarakat terhadap kesehatan reproduksi remaja. Masalah reproduksi dan kesehatan seksual remaja merupakan masalah yang kontroversial di banyak kelompok masyarakat sehingga membuat tindakan advokasi dan mendorong munculnya kesadaran akan masalah ini menjadi lebih penting. Upaya-upaya advokasi dapat difokuskan pada membuat perubahan di tingkat lokal, daerah atau nasional dengan menargetkan para stake holder yang mempengaruhi penerimaan informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi bagi para remaja. Individu dan organisasi diposisikan dengan baik untuk membentuk persepsi publik dan program dapat dipusatkan dalam memperkuat dukungan untuk pendanaan dan pelaksanaan program yang relevan sehingga meningkatkan kemungkinan suksesnya program. 2. Komponen-komponen program yang berhasil

Program-program kesehatan reproduksi untuk remaja cenderung akan mencapai keberhasilan maksimal jika program-program tersebut: a. Secara akurat mengidentifikasi dan memahami kelompok yang akan dilayani. b. Melibatkan remaja dalam perancangna programnya. c. Bekerja sama dengan para pemuka masyarakat dan orang tua. d. Melepaskan hambatan-hambatan kebijakan dan mengubah pra anggapan para pemberi layanan (provider) e. Membantu remaja melatih keterampilan interpersonal yang diperlukan untuk menghindari risiko. f. Menghubungkan informasi dan saran dengan pelayanan g. Memberikan tokoh panutan (role model) yang membuat perilaku lebih aman menjadi perilaku yang menarik. h. Menginvestasikan sumber danan dan waktu dalam kerangka yang cukup panjang. 3. Melibatkan kaum remaja dalam aktivitas yang bermakna Pendidikan oleh teman sebaya dapat merupakan pendekatan efektif untuk melibatkan para remaja. Para pendidik/edukator remaja yang dilatih untuk membantu teman sebaya mereka dalam hal informasi dan pelayanan kesehatan reproduksi menerima pelatihan khusus dalam pengambilan keputusan, melakukan perujukan klien dan memberikan komoditas atau pelayanan. Program-program yang menggunakan pendidik/edukator teman sebaya didasarkan pada bukti bahwa para remaja memiliki hubungan baik dengan orang lain yang berusia hampir sama, dengan ketertarikan dan latar belakang serupa. 4. Pelayanan klinik yang ramah bagi remaja Pelayanan kesehatan reproduksi yang youth friendly (ramah untuk remaja) merupakan salah satu yang dikembangkan serta dibentuk dengan cara yang akan mengenali bahwa tantangan, kesulitan dan hambatan yang dihadapi remaja sangat berbeda dengan orang dewasa. Pendekatan ini mencakup memiliki petugas pelayanan kesehatan yang dilatih dengan baik, termasuk bidan dan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan khusus remaja secara biologis, psikologis dan kebutuhan kesehatan remaja, memiliki rasa hormat terhadpa privasi remaja dan kerahasiaan remaja sebagai klien, fasilitas yang dapat diakses dan lokasi yang nyaman, pelayanan dengan harga yang masuk akal dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi populasi remaja, termasuk kelompok remaja pria dan wanita yang sudah menikah. Untuk membuat pelayanan menjadi ramah dan nyaman, bidan harus mempertimbangkan masukan-masukan para remaja terhadap komponen-komponen klinik seperti famplet informasi dan gaya ruang tunggu. Pelayanan harus diberikan di tempat-tempat remaja biasa berkumpul untuk belajar, bersosialisasi dan bekerja dan kerahasiaan harus dipastikan. Sikap-sikap menghakimi dan kadang-kadang bahkan kekerasan di pihak pemberi layanan dapat menciptakan hambatan kritis

Kehamilan dini dan kehamilan yang tidak diinginkan Banyak remaja aktif secara seksual ( meskipun bukan pilihan mereka sendiri. Konseling harus mengungkapkan aspek pencegahan kehamilan sekaligus perlindungan terhadap PMS (penyakit menular seksual). Bidan yang bersikap menghakimi dapat menghambat pelayanan kesehatan reproduksi pada remaja. 7. efek samping. dan bagaimana menjangkau petugas pelayanan kesehatan untuk menjawab kekhawatiran mereka. rasio 2 berbanding 1. buku komik) dapat menjadi cara yang efektif dari segi biaya untuk mengomun ikasikan pesan-pesan yang dpat mempengaruhi pengetahuan. kekerasan substansial. meskipun para perempuan lebih tidak berpengalama seksual dan memiliki pasangan seksual yang lebih sedikit dibanding pria sebayanya. . dan di banyak negara berkembang data menunjukkan bahwa sampai 60% dari semua infeksi HIV baru terjadi pada kelompok usia antara 15 samapi 24 tahun. Infeksi di kalangan perempuan melebihi infeksi di kalangan pria. Memberikan informasi dan pelayanan untuk para remaja Remaja memerlukan informasi yang sesuai dengan usianya mengenai perkembangan fisik dan emosional. risiko-risiko potensial dari kegiatan seksual yang tidak terlindung. video. sikap dan perilaku. Salah satu penelitian di Tanzania memperlihatkan bahwa perempuan muda memiliki kemungkinan untuk terinfeksi HIV lebih dari empat kali dibandingkan pria muda. Proses persalinan selalu memiliki potensi risiko-risiko kesehtan.dan bertahan lama terhadap pelayanan kesehatan reproduksi. 6. Setiap tahun sekitar 15 juta remaja melahirkan anak. fil. televisi. Media massa hiburan (radio. bagaimana mengakses pelayanan kesehatan dan kesempatan-kesempatan pendidikan. Hampir setengah dari infeksi HIV secara keseluruhan terjadi pada pria dan wanita yang berusia di bawah 25 tahun. kerja dan rekreasi. Bidan sebagai penyedia layanan dapat melakukan hubungan interaktif dengan klien remaja dengan melakukan komunikasi interpersonal. 333 juta kasus baru PMS terjadi di seluruh dunia setiap tahun dan setidaknya 111 juta dari kasus ini terjadi pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun. 8. 5. Bidan mempunyai peranan yang sangat besar dalam memberikan informasi tersebut serta konseling yang sesuai sangat penting untuk membantu remaja menangani atau menyisihkan potensi efek samping. HIV dan PMS di kalangan Remaja Menurut WHO. tapi risiko persalinan lebih besar pada perempuan berusia di bawah 17 tahun. musik. Kontrasepsi bagi remaja Para remaja memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai kontrasepsi termasuk pemakain yang benar.

sehingga menimbulkan kepercayaan diri remaja. Infertilitas primer . terutama anak perempuan rentan terhadap kekerasan seksual. Perempuan muda seringkali memiliki pengetahuan terbatas atau kurang percaya diri untuk mengakses pelayanan kesehatan sehingga mengakibatkan pelayanan prenatal yang terbatas berperan penting terhadap terjadinya komplikasi. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA 4. perilaku pria berisiko ditoleransi dan kadang-kadang didukung. Program yang meminta para perempuan muda untuk mengambil keputusan dan tindakan yang merupakan kontradiksi dari peran perempuan yang diterima seperti menolak melakukan hubungan seksual atau berkeras akan pemakaian kondom. Peran bidan dalam asuhan prenatal sangat dibutuhkan. 9.1 INFERTILITAS Invfertilitas adalah ketidakmampuan sepasang suami istri untuk mencapai kehamilan setelah selama 1 tahun melaksanakan hubungan seksual secara teratur dan tidak menggunakan alat kontrasepsi. program harus secara langsung mengkonfrontasi masalah hubungan gender yang tidak setara. hubungan seksual yang dipaksakan dan hubungan dengan kekuatan yang tidak seimbang. 4. Masalah Gender Spesifik Generasi muda. Karena sikap-sikap gender ini telah terbukti tidak dapat dipisahkan dari dalam banyak upaya kesehatan reproduksi remaja. Aborsi yang tidak aman menempati proporsi tinggi dalam kematian ibu di antara para remaja. Beberapa budaya. Pendidikan seks berbasis sekolah Evaluasi yang dilakukan di antara para kawula muda di negara-negara berkembang dan negaranegara maju telah memperlihatkan bahwa pendidikan seks berbasis sekolah dapat membantu menunda hubungan seksual pertama para remaja yang belum aktif secara seksual. Bidan harus membantu para perempuan muda tersebut membangun keterampilan dan rasa percaya diri yang diperlukan untuk membantu mereka membuat keputusan-keputusan.Remaja dengan usia ini lebih mudah mengalami komplikasi dalam persalinan. pendidikan seksual dapat mendorong pemakaian kontrasepsi dan perlindungan PMS yang benar dan konsisten. Untuk para remaja yang aktif secara seksual. 10.

2 Penyebab a.adalah istilah yang digunakan jika pasangan suami istri sama sekali belum pernah memiliki anak.5 (lebih rendah dari suhu tubuh). faktor pria 1) Masalah pada sperma : Pada pria dewasa. berkurangnya pergerakan sperma dan meningkatkan jumlah sperma yang abnormal di dalam semen. sperma bergerak ke dalam epididimis (suatu saluran berbentuk gulungan yang terletak di puncak testis menuju ke testis belakang bagian bawah) dan disimpan di dalam epididimis sampai saat terjadinya ejakulasi. sperma bergerak ke vas deferens dan duktus ejakulatorius. yang kemudian mengalir menuju ke uretra dan dikeluarkan ketika ejakulasi. Dari epididimis. Faktor lain yang mempengaruhi jumlah sperma adalah pemakaian . sperma dibuat terus menerus di dalam testis (buah zakar). Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kemampuannya untuk mengantarkan sejumlah sperma yang normal ke dalam vagina wanita. Di dalam duktus ejakulatorius. Pembentukan sperma yang paling efsisien adalah pada suhu 33. Dari testis kiri dan kanan. Testis bisa tetap berada pada suhu tersebut karena terletak di dalam skrotum (kantung zakar) yang berada diluar rongga tubuh. 4. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi proses tersebut sehingga bisa terjadi kemandulan: a) Peningkatan suhu di dalam testis akibat demam berkepanjangan atau akibat panas yang berlebihan bisa menyebabkan berkurangnya jumlah sperma. tetapi kehamilan berikutnya belum berhasil dicapai. Proses pembuatan sperma disebut spermatogenesis. cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis ditambahkan pada sperma dan membentuk semen. Sel yang belum terspesialisasi memerlukan waktu sekitar 72-74 hari untuk berkembang menjadi sel sperma yang matang. Infertilitas sekunder Jika sebelumnya pasangan suami istri pernah memiliki anak (minimal 1 kali kehamilan).

Pembentukan jaringan parut akibat penyakit menular seksual. Impotensi 3. b) Penyakit serius pada testis atau penyumbatan atau tidak adanya vas deferens (kiri dan kanan) bisa menyebabkan azospermia (tidak terbentuk sperma sama sekali. Kekurangan hormon 4. Sel telur yang dilepaskan ini siap dibuahi oleh sperma yang berasal dari pria. c) Varikokel merupakan kelainan anatomis yang paling sering ditemukan pada kemandulan pria. Jika di dalam semen tidak terdapat fruktosa (gula yang dihasilkan oleh vesikula seminalis) berarti tidak terdapat vas deferens atau tidak terdapat vesikula seminalis atau terdapat penyumbatan pada duktus ejakulatorius. 5. Varikokel bisa menghalangi pengaliran darah dari testis dan mengurangi laju pembentukan sperma. spironolakton dan nitrofurantoin). Jika seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak . Ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum menstruasi hari pertama.marijuana atau obat-obatan (misalnya simetidin. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium (indung telur). yaitu semen mengalir ke dalam kandung kemih dan bukan ke penis. Varikokel adalah varises (pelebaran vena) di dalam skrotum. Polusi lingkungan. 2) Faktor wanita: a) Jaringan parut akibat penyakit menular seksual atau endometriosis. Ejakulasi retrograd juga bisa terjadi akibat kelainan fungsi saraf. 2. Kelainan ini lebih sering ditemukan pada pria yang telah menjalani pembedahan panggul (terutama pengangkatan prostat) dan pria yang menderita diabetes. d) Ejakulasi retrograd terjadi jika semen mengalir melawan arusnya. b) Disfungsi ovulasi (kelainan pada proses pelepasan sel telur oleh ovarium/sel telur).

Selain faktor yang berhubungan dengan usia. Kadang ovulasi tidak terjadi akibat tidak dilepaskannya GnRH (donadotropin-releasing hormone) oleh hipotalamus. Berganti-ganti pasangan seksual (karena meningkatkan resiko terjadi penyakit menular seksual) 2. Lendir pada serviks adalah kental dan tidak dapat ditembus oleh sperma kecuali pada fase folikuler dari siklus menstruasi. Lendir ini juga berfungsi memperpanjang kelangsungan hidup sperma. d) Kista ovarium. d) Kekurangan gizi. c) Kelainan hormon. h) Kelainan sistem pengangkutan dari leher rahim ke tuba falopii (saluran telur). Lendir pada serviks bertindak sebagai penyaring yang menghalangi masuknya bakteri dari vagina ke dalam rahim. maka dicari terlebih dahulu penyebabnya lalu dilakukan pengobatan untuk merangsang terjadinya ovulasi. g) Kelainan lendir servikal (lendir reher rahim). Bisa terjadi kelainan struktur maupun fungsi tuba falopii. Selama fase folikuler. f) Tumor. terjadi peningkatan hormon estradiol sehingga lendir lebih jernih dan elastis dan bisa ditembus oleh sperma. Selanjutnya sperma menuju ke rahim lalu ke tuba falopii dan terjadilah pembuahan di tuba falopii. Penyebab yang utama adalah: Infeksi Endometriosis Pengikatan tuba pada tindakan sterilisasi. Pernah menderita penyakit peradangan panggul (setelah menderita penyakit . i) Kelainan pada tuba falopii. risiko infertilitas juga meningkat pada: 1.mengalami menstruasi (amenore). Penyakit menular seksual 3. e) Infeksi panggul.

Dalam keadaan normal. dilakukan pengukuran suhu tubuh wanita. Pengukuran suhu tubuh basal. suami tidak boleh melakukan ejakulasi. pergerakan. Pada fase ovulatoir.6-10 cm tanpa terputus. 4. Bila dilihat dengan mikroskop. lendir tampak seperti pohon pakis. Memperhatikan perubahan pada lendir servikal.ini. sebelum beranjak dari tempat tidur. Kelainan pada rahim (mioma) atau penyumbatan leher rahim 11. Pemaparan DES (dietil stilbestrol) (pria maupun wanita) 8. lendir servikal adalah jernih dan bisa diregangkan sepanjang 7. Setiap pagi. kecepatan pergerakan dan bentuk sperma. Endometriosis 10. . 10-15% wanita menjadi mandul) 4. Penyakit menahun (misalnya diabetes Diagnosa Dilakukan pemeriksaan fisik dan pengumpulan riwayat kesehatan dari suami dan istri. elastis dan licin. Analisa semen untuk menilai volume dan kekentalan semen serta menilai jumlah. Varikokel (pria) 7. jika terjadi peningkatan sebesar 0. 3. 2-3 hari sebelum menjalani pemeriksaan ini. Gondongan (pria) 6. Pernah menderita orkitis atau epididimitis (pria) 5. 4. lendir menjadi basah.5-1O Celsius berarti sedang terjadi ovulasi.3 Pemeriksaan yang biasa dilakukan adalah: 1. 2. Tes ini dilakukan pada pertengahan siklus menstruasi yaitu pada saat estradiol mencapai kadar tertinggi dan pada saat terjadi ovulasi. Siklus menstruasi anovulatoir 9. Postcoital test (PCT). PCT dilakukan untuk menilai interaksi antara sperma dan lendir servikal dengan cara menganalisa lendir servikal yang dikumpulkan dalam waktu 2-8 jam setelah melakukan hubungan seksual.

15-20% kasus pada akhirnya akan mengalami kehamilan. 11. kemungkinan penyebabnya bisa diketahui. Kedua penyakit ini pada awalnya mungkin tidak menunjukkan gejala dan gejala baru timbul setelah terjadinya penyakit peradangan panggul atau salpingitis. 4. Kadar LH (luteinizing hormon) untuk memperkirakan saat ovulasi dan membantu menentukan waktu untuk melakukan hubungan seksual. Histerosalpingografi (HSG) untuk menilai sistem transport dari serviks melalui rahim sampai ke tuba falopii.4 Pencegahan Infertilitas seringkali disebabkan oleh penyakit menular seksual. Tanpa pengobatan. 13. Biopsi endometrium 7. 6. Peradangan menyebabkan pembentukan jaringan parut pada tuba falopii lalu terjadi penurunan kesuburan.5. 14. Kadar progesteron serum. Biopsi testis (jarang dilakukan) 8. Histeroskopi. Kadar hormon pada suami dan istri. karena itu dianjurkan untuk menjalani perilaku seksual yang aman guna meminimalkan resiko kemandulan di masa yang akan datang. Progestin challenge 10. Laparoskopi untuk melihat rongga panggul. 12. Pengobatan yang tepat (tidak termasuk teknik modern seperti fertilisasi in vitro) memungkinkan terjadinya kehamilan pada 50-60% pasangan yang sebelumnya didiagnosis mengalami kemandulan. Prognosis Sekitar 85-90% kasus. Pemeriksaan panggul (pada wanita) untuk menentukan adanya kista atau tidak. 9. . Penyakit menular seksual yang paling sering menyebabkan kemandulan adalah gonore dan klamidia.

GIFT (Gamete Intrafallopian Transfer) GIFT yang merupakan singkatan dari Gamete Intrafallopian Transfer merupakan teknik yang mulai diperkenalkan sejak tahun 1984. Tujuannya untuk menciptakan kehamilan. Kemandulan akibat gondongan bisa dicegah dengan menjalani immunisasi gondongan. b.kemandulan absolut atau kehamilan di luar kandungan. Immunisasi gondongan telah terbukti mampu mencegah gondongan dan komplikasinya pada pria (orkitis). Beberapa jenis teknik perawatan untuk masalah ketidaksuburan atau infertilitas yang memiliki tingkat keberhasilan cukup tinggi di antaranya yaitu: Tekhnik reproduksi buatan a. . Biasanya dokter akan menganjurkan inseminasi buatan sebagai langkah pertama sebelum menerapkan terapi atau perawatan jenis lainnya. IUD tidak dianjurkan untuk dipakai pada wanita yang belum pernah memiliki anak. Dengan menggunakan alat yang bernama laparoscope. Sehingga diharapkan langsung terjadi pembuahan dan kehamilan. Beberapa jenis alat kontrasepsi memiliki risiko kemandulan yang lebih tinggi (misalnya IUD). Cairan semen yang mengandung sperma diambil dengan alat tertentu dari seorang suami kemudian disuntikkan ke dalam rahim isteri sehingga terjadi pembuahan dan kehamilan. sel telur dan sperma yang sudah dipertemukan tersebut dimasukkan ke dalam tuba falopi atau tabung falopi wanita melalui irisan kecil di bagian perut melalui operasi laparoskopik. Prosesnya dilakukan dengan mengambil sel telur dari ovarium atau indung telur wanita lalu dipertemukan dengan sel sperma pria yang sudah dibersihkan. Inseminasi Buatan Inseminasi buatan atau artificial insemination (sering disingkat sebagai AI) dilakukan dengan memasukkan cairan semen yang mengandung sperma dari pria ke dalam organ reproduksi wanita tanpa melalui hubungan seks atau bukan secara alami.

sel sperma yang kurang aktif maupun tidak matang dapat digunakan untuk membuahi sel telur. Teknik ini merupakan kombinasi antara teknik IVF dan GIFT.2 SEKSUAL TRANSMITED DISEASE (STD) / PENYAKIT MENULAR SEKSUAL Penyakit kelamin sudah lama dikenal di beberapa negara.c. Karena pada kenyataanya penyakit-penyakit tersebut tidak hanya mengenai juga organorgan yang lain. ZIFT (Zygote Intrafallopian Transfer) ZIFT atau Zygote Intrafallopian Transfer merupakan teknik pemindahan zigot atau sel telur yang telah dibuahi. terbukti dari data yang diperoleh terlihat setiap tahun tidak kurang dari 250 kasus baru ditemukan dan dari jumlah tersebut 30-50% merupakan penyakit-penyakit yang tergolong PMS. Peningkatan Insident tersebut secara tidak langsung juga terjadi karena semakin banyaknya kelompok perilaku-perilaku berisiko tinggi. . 4. Proses ini dilakukan dengan cara mengumpulkan sel telur dari indung telur seorang wanita lalu dibuahi di luar tubuhnya. makin banyak juga ditemukan jenis-jenis penyakit baru. e. seperti : anak-anak usia remaja. Dengan semakin majunya ilmu pengetahuan. Lalu setelah terjadi pembuahan. Mula-mula sel telur wanita dan sel sperma dibuahi di media pembuahan di luar tubuh wanita. IVF (In Vitro Fertilization) IVF atau In Vitro Fertilization dikenal juga sebagai prosedur bayi tabung. hasilnya yang sudah berupa embrio dimasukkan ke dalam rahim melalui serviks d. Kemudian setelah sel telur dibuahi. dimasukkan kembali ke tuba falopi atau tabung falopi melalui pembedahan di bagian perut dengan operasi laparoskopik. sehingga istilah Penyakit Kelamin yang dulu banyak disebut sudah dianggap tidak sesuai lagi dan diubah menjadi Seksually Transmited Disease (STD) atau Penyakit Menular Seksual (PMS). Dengan teknik ini. terutama yang paling populer di antaranya adalah Sifilis dan Gonorrhoe.Dari tahun ke tahun insiden PMS bisa dikatakan semakin meningkat. PSK (Pekerja Seks Komersial). ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) ICSI atau Intracytoplasmic Sperm Injection dilakukan dengan memasukkan sebuah sel sperma langsung ke sel telur.

6 Komplikasi dari PMS (termasuk AIDS) antara lain : 1. Pertama sekali penyakit ini sering disebut Penyakit Kelamin atau Veneral Disease.5 Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain : a. 4. buang air kecil lebih sering dari biasanya 6. Memutuskan rantai penularan infeksi PMS b. dll. berbau dan gatal 9. atau terinfeksi PMS .pecandu narkotika. diantaranya : 1.4 Gejala awal yang menjadi pertanda PMS. Herpes Genitalis. Disebabkan oleh Bakteri : Gonorrhoe. bengkak atau merah di sekitar alat kelamin 4.2. Vaginosis Bakterial b. tidak berganti-ganti pasangan. berat badan lahir rendah.1 Defenisi PMS Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah : Suatu gangguan/ penyakit-penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak atau hubungan seksual. Tidak melakukan hubungan seks. pada wanita keluar darah di luar masa menstruasi dll 4. Disebabkan Virus : AIDS. kulit menguning dan rasa nyeri sekujur tubuh 7. gatal atau sakit di sekitar alat kelamin 3.3 Pencegahan PMS Prinsip utama dari pengendalian Penyakit Menular Seksual secara prinsip ada dua. demam. Kondiloma Akuminata c. rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil 5. Mencegah berkembangnya PMS serta komplikasi-komplikasinya. Disebabkan oleh Jamur : Kandidiasis Vaginosis d. yaitu: a.2. lemah. Kemandulan baik pria atau wanita 2. keluar cairan dari alat vital yang tidak biasa. 4.2. Hepatitis B. kaum homoseksual. Infeksi yang menyebar 5. Urethritis.2. Pedikulosis Pubis 4. kehilangan berat badan.2. diare dan keringat malam hari 8. benjolan atau lecet di sekitar alat kelamin 2. menggunakan kondom setiap hubungan seks b. Kanker leher rahim pada wanita 3. Kehamilan di luar rahim 4. tetapi sekarang sebutan yang paling tepat adalah Penyakit Hubungan Seksual/ Seksually Transmitted Disease atau secara umum disebut Penyakit Menular Seksual (PMS). Menghindari transfusi darah dengan donor yang tidak jelas asal-usulnya c.2. Bayi lahir dengan kelahiran yang tidak seharusnya. seperti lahir sebelum cukup umur. 4. Disebabkan oleh Parasit : Scabies.2 Beberapa Penyakit Menular Seksual yang sering ditemukan di Indonesia antara lain: a. Sifilis. Kebiasaan menggunakan alat kedokteran maupun non medis yang steril 4.

sering berkemih dan malaise. nyeri abdomen. serviks tampak edematous dan rapuh dan drainase mukopurulen dari ostium. dinding vagina dan leher rahim langsung terpapar oleh cairan sperma. vas deferens. Jika sperma terinfeksi oleh PMS. Untuk dapat menular. Jika perempuan terinfeksi PMS. Saat berhubungan seks.Perempuan lebih rentan tertular PMS dibandingkan dengan laki-laki. dia tidak selalu menunjukkan gejala. Gejala dan tanda pada laki-laki dapat muncul 2 hari setelah pajanan dan mulai dengan uretritis. gejala dan tanda timbul dalam 7-21 hari yang dimulai dengan sekret vagina. Setelah terinokulasi. Infeksi gonokokus di farinhg lebih sering asimptomatik tapi dapat juga menyebabkan faringitis dengan eksudat mukopurulen. dan rongga peritonium pada perempuan. Bakteri ini melekat dan menghancurkan membran sel epitel yang melapisi selaput lendir terutama epitel yang melapisi kanalis endoserviks dan uretra. dan rektum dapat dijum[pai pada kedua jenis kelamin.2. dengan yang tertinggi pada perempuan berusia 15-19 tahun dan laki-laki berusia 20-24 tahun. dan tenesmus. Pada pemeriksaan. anus. tuba fallopi . dan limfodenopati leher. disuria. Penularan dari laki-laki ke perempuan lebih sering terjadi dari pada penularan dari perempuan ke laki-laki karena lebih luasnya selaput lendir yang terpajan dan eksudat yang berdiam lama di fagina. Epidemiologi Angka infeksi paling tinggi pada kaum muda. nyeri rectum. didikuti oleh sekret yang purulen. gatal-gatal pada anus sedangkan pada perempuan. Alasan utamanya adalah: 1. Banyak orang khususnya perempuan dan remaja enggan untuk mencari pengobatan karena mereka tidak ingin keluarga atau masyarakat tahu mereka menderita PMS. 4. maka perempuan tsb pun bisa terinfeksi 2. Tidak munculnya gejala dapat menyebabkan infeksi meluas dan menimbulkan komplikasi 3.7 Jenis-jenis PMS a) GONORE Definisi infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri doplococcus gram-negatif Neisseria gonorrhoeae. gatal. dan pada laki-laki yang berhubungan seksual dengan sesama jenis. endometrim. Infeksi ekstragenital yang bersifat primer atau sekunder lebih sering dijumpai karena berubahnya paraktek-praktek seksual. epydydymis. uertra. Infeksi ekstra genital di faring. dan testis pada pria. infeksi dapat menyebar ke prostat. Gejala dan tanda Respon peradangan yang cepat disertai dekstruksi sel menyebabkan keluarnya sekret purulen kuning kehijauan khasdari uretra pada pria dan ostium serviks pada perempuan. harus terjadi kontak langsung mukosa ke mukosa. vesikula seminalis. demam. Pemeriksaan diagnostik .

tetapi jika digaruk akan mengeluarkan cairan jernih yang sangat menular. Luka tersebut hanya menyebabkan sedikit gejala sehingga seringkali tidak dihiraukan. Penyebab Bakteri Treponema pallidum. Terbentuk luka atau ulkus yang tidak nyeri (cangker) pada tempat yang terinfeksi. Fase Primer. bibir. juga tanpa disertai nyeri. namun sekarang banyak brkembang galur-galur gonorea yang resisten panisilin. Semua kontak seksual pasien yang terinfeksi harus dievaluasi dan ditawarkan terapi profilaktik. kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Biasanya penderita hanya memiliki1 ulkus. Seseorang yang pernah terinfeksi oleh sifilis tidak akan menjadi kebal dan bisa terinfeksi kembali.Gonore dapat didiagnosis dengan cepat dengan pewarnaan gram terhadap apusan eksudat yang diambil dari tempat infeksi. Cangker berawal sebagai suatu daerah penonjolan kecil yang dengan segera akan berubah menjadi suatu ulkus (luka terbuka). rata-rara 3-4 minggu. Luka biasanya membaik dalam waktu 3-12 minggu dan sesudahnya penderita tampak sehat secara keseluruhan. vulva atau vagina. . Bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia melalui selaput lendir (misalnya di vagina atau mulut) atau melalui kulit. kerusakan otak maupun kematian. yang tersering adalah pada penis. Kelenjar getah bening terdekat biasanya akan membesar. Cangker juga bisa ditemukan di anus. Apusan positif bila ditemukan diplokoccus gram negatif intra sel. tetapi kadang-kadang terbentuk beberapa ulkus. tenggorokan. rektum. jari-jari tangan atau bagian tubuh lainnya. tanpa disertai nyeri. Gejala Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1-13 minggu setelah terinfeksi. Infeksi bisa menetap selama bertahun-tahun dan jarang menyebabkan kerusakan jantung. Untuk memastikan diagnosis harus dilakukan pembiakan dari semua kemungkinan tempat infeksi. bakteri akan sampai ke kelenjar getah bening terdekat. Dalam beberapa jam. leher rahim. Infeksi oleh Treponema pallidum berkembang melalui 4 tahapan: 1. b) Sifilis Definisi Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh Treponema pallidum. Terapi Gonorea dapat disembuhkan dengan penisilin mulai tahun 1940-an. Sifilis juga bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan dan menyebabkan cacat bawaan. Terapi yang saat ini direkomendasikan adalah golonga sefalosporin dan fluorokuinolon . Uji-uji amplikasi DNA dengan metode reaksi berantai polimerase (PCR) dan reaksi berantai ligase (LCR) lebih sensitif dibandingkan biakan bakteri dan dapat digunakan sekret vagina atau serviks dan dapat digunakan urin . lidah. Luka tersebut tidak mengeluarkan darah. uji-uji nonbiakan misalnya deteksi antigen dengan antibodi imunofluerensensi lansung (DFA) dan enzyme imunosorbent assay (EIA) kurang dikembangkan dan jarang digunakan.

wajah dan kulit kepala.2. Benjolan ini bisa ditemukan di hampir semua bagian tubuh. bisa terbentuk daerah yang menonjol (kondiloma lata). 3. Hal ini bisa menyebabkan nyeri dada. Fase Laten. ruam ini akan menghilang. Tulang juga bisa terkena. Gejala lainnya adalah merasa tidak enak badan (malaise). Sekitar 50% penderita memiliki pembesaran kelenjar getah bening di seluruh tubuhnya dan sekitar 10% menderita peradangan mata. Fase sekunder biasanya dimulai dengan suatu ruam kulit. batang tubuh bagian atas. Ruam ini bisa berlangsung hanya sebentar atau selama beberapa bulan. demam dan anemia. Daerah ini sangat infeksius (menular) dan bisa kembali mendatar serta berubah menjadi pink kusam atau abu-abu. Pada fase sekunder sering ditemukan luka di mulut. yang muncul dalam waktu 6-12 minggu setelah terinfeksi. Rambut mengalami kerontokan dengan pola tertentu. Fase Tersier. sehingga pada kulit kepala tampak gambaran seperti digigit ngengat. Pada awal fase laten kadang luka yang infeksius kembali muncul . Benjolan yang disebut gumma muncul di berbagai organ. Peradangan ginjal bisa menyebabkan bocornya protein ke dalam air kemih. tumbuhnya perlahan. Sifilis kardiovaskuler. Sekitar 10% penderita mengalami peradangan pada tulang dan sendi yang disertai nyeri. Fase ini bisa berlangsung bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun atau bahkan sepanjang hidup penderita. Biasanya muncul 10-25 tahun setelah infeksi awal. Peradangan hati bisa menyebabkan sakit kuning (jaundice). Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Peradangan mata biasanya tidak menimbulkan gejala. Diagnosis pasti ditegakkan berdasarkan hasil pemeriskaan laboratorium dan pemeriksaan fisik. tetapi kadang terjadi pembengkakan saraf mata sehingga penglihatan menjadi kabur. kaku kuduk dan ketulian. Tetapi beberapa minggu atau bulan kemudian akan muncul ruam yang baru. Pada fase tersier penderita tidak lagi menularkan penyakitnya. Fase Sekunder. Setelah penderita sembuh dari fase sekunder. Meskipun tidak diobati. Bisa terjadi aneurisma aorta atau kebocoran katup aorta. gagal jantung atau kematian. lelah. tetapi yang paling sering adalah pada kaki dibawah lutut. Gejala bervariasi mulai ringan sampai sangat parah. kehilangan nafsu makan. . Di daerah perbatasan kulit dan selaput lendir serta di daerah kulit yang lembab. mual. Gejala ini terbagi menjadi 3 kelompok utama : Sifilis tersier jinak. penyakit akan memasuki fase laten dimana tidak nampak gejala sama sekali. Pada saat ini jarang ditemukan. Sejumlah kecil penderita mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis sifilitik akut). menyebabkan nyeri menusuk yang sangat dalam yang biasanya semakin memburuk di malam hari. yang menyebabkan sakit kepala. 4. menyembuh secara bertahap dan meninggalkan jaringan parut.

Pengobatan Penderita sifilis fase primer atau sekunder bisa menularkan penyakitnya. Pada sifilis fase sekunder. Prognosis Setelah menjalani pengobatan. mereka perlu menjalani pengobatan. Mungkin perlu dilakukan tes ulang karena pada beberapa minggu pertama sifilis primer hasilnya bisa negatif.Ada 2 jenis pemeriksaan darah yang digunakan: 1. diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan antibodi. tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid). Pada fase tersier. Bisa juga digunakan pemeriksaan antibodi pada contoh darah. diagnosis sifilis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan mikroskopis terhadap cairan dari luka di kulit atau mulut. sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. yang digunakan untuk memperkuat hasil tes penyaringan yang positif. Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2. Gejala Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi. Pada fase primer atau sekunder. kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. prognosis untuk sifilis fase primer. Herpes Genitalis Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin. Untuk neurosifilis. Salah satu dari pemeriksaan ini adalah tes FTA-ABS (fluorescent treponemal antibody absorption). HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. 2. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin. Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri. Gejala awal biasanya . Etiologi: Penyebabnya adalah virus herpes simpleks. Tes penyaringan ini mudah dilakukan dan tidak mahal. sekunder dan fase laten adalah baik. Pada sifilis fase primer. Tes penyaringan : VDRL (venereal disease research laboratory) atau RPR (rapid plasma reagin). Antibiotik terbaik untuk semua fase sifilis biasanya adalah suntikan penisilin. kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata). Pemeriksaan ini lebih akurat. Pemeriksaan antibodi terhadap bakteri penyebab sifilis. karena kerusakan yang telah terjadi biasanya tidak dapat diperbaiki. semua mitra seksualnya dalam 1 tahun terakhir terancam tertular. 3. Prognosis untuk sifulis fase tersier pada hati atau otak adalah buruk. karena itu penderita sebaiknya menghindari hubungan seksual sampai penderita dan mitra seksualnya telah selesai menjalani pengobatan. dilakukan pungsi lumbal guna mendapatkan contoh cairan serebrospinal. semua mitra seksualnya dalam 3 bulan terakhir terancam tertular. Mereka harus menjalani tes penyaringan antibodi dan jika hasilnya positif.

Diagnosa Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Untuk memperkuat diagnosa. Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV). Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus. kesemutann dan sakit. Pada wanita. lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Pada pria. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin. diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium. luka herpes bisa sangat berat. yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil. Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya. d) Uretritis Non-Gonokokus & Servisitis Klamidialis Uretritis Non-Gonokokus dan Servisitis Klamidialis merupakan penyakit menular seksual yang biasanya disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum (pada laki-laki). Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri. Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya. Infeksi ini disebut non-gonokokus untuk menunjukkan bahwa infeksi ini bukan . sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat. Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. tetapi kadang-kadang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis atau virus herpes simpleks. biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala. tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan. lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan. HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan asiklovir. maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum. termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis.berupa gatal. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit. menyebar ke bagian tubuh lainnya. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini. Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus. lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng. Pengobatan Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis. Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri. Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut.

frekuensi berkemih menjadi lebih sering dan dari uretra keluar nanah. bakteri yang menyebabkan gonore. Kadang-kadang penyakit ini dimulai lebih dramatis. Gejala Biasanya antara 4-28 hari setelah berhubungan intim dengan penderita. nyeri di perut bagian bawah. Nanahnya bisa jernih atau agak keruh. Biasanya akan keluar nanah dari penis. maka diagnosis . infeksi oleh Chlamydia trachomatis bisa didiagnosis berdasarkan hasil pemeriksaan cairan dari penis atau leher rahim di laboratorium. Konjungtivitis : infeksi pada bagian putih mata. Pada pria dan wanita. Pria. yang merupakan suatu bakteri yang menyerupai mikoplasma.disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. Epididimitis : infeksi pada epididimis. Infeksi pembungkus hati dan daerah di sekeliling hati. Infeksi Ureaplasma urealyticum tidak dapat didiagnosis secara spesifik dengan pemeriksaan medis yang biasa. Komplikasi 1. yang bisa menyebabkan nyeri pada buah zakar. Uretritis lainnya disebabkan oleh Ureaplasma urealyticum. bisa menyebabkan nyeri perut bagian atas 3. bisa menyebabkan nyeri mata dan belekan. tetapi lebih encer daripada nanah gonore. beberapa diantaranya mengalami urgensi (desakan) berkemih yang lebih sering. Infeksi saluran telur. dengan dinding sel yang tidak terlalu kuat. b. kehamilan ektopik (di luar kandungan) dan kemandulan. rasa nyeri ketika berkemih. Pada bayi baru lahir. bisa menyebakan nyeri mata dan belekan 4. Wanita. bisa menyebabkan demam dan batuk. Meskipun kebanyakan penderita wanita tidak menunjukkan gejala. Pada pagi hari. Timbul rasa sakit waktu berkemih. Konjungtivitis. Diagnosa Pada kebanyakan kasus. bisa menyebabkan nyeri. a. Karena pembiakannya sulit dan teknik diagnostik yang lainnya mahal. Infeksi ini menyebabkan rasa nyeri dan keluarnya lendir dan nanah yang berwarna kekuningan. seorang pria akan mengalami perasaan terbakar yang ringan ketika berkemih. Striktur uretra : penyempitan uretra. yang bisa menyebabkan penyumbatan aliran air kemih. Chlamydia merupakan bakteri kecil yang hanya bisa berkembangbiak di dalam sel. nyeri pada saat berhubungan intim dan keluarnya lendir kekuningan dan nanah dari vagina. 2. tetapi bisa berkembang biak di luar sel. Hubungan seksual melalui mulut atau dubur dengan penderita bisa menyebabkan infeksi tenggorokan atau infeksi dubur. Penyebab Chlamydia trachomatis menyebabkan sekitar 50% infeksi uretra yang bukan disebabkan gonore pada laki-laki dan infeksi leher rahim (serviks) penghasil nanah yang bukan disebabkan gonore pada wanita. Pneumonia. Ureaplasma adalah bakteri yang sangat kecil. lubang penis sering tampak merah dan melekat satu sama lain karena nanah yang mengering.

beberapa jenis kanker dan kemunduran sistem saraf. pembesaran hati dan limpa. Tetrasiklin tidak boleh diberikan kepada wanita hamil. Infeksi HIV dan AIDS terutama menyerang dewasa muda. Pada sekitar 20% penderita. 3 cara penularan virus kepada anak-anak: 1. Sekitar 50% anak-anak yang terinfeksi HIV. Pertumbuhan yang jelek. sedangkan pada 80-90% kasus. gejalanya baru timbul beberapa tahun kemudian. terdiagnosis menderita AIDS pada usia 3 tahun. Pengobatan Biasanya diberikan antibiotik tetrasiklin atau doksisiklin per-oral (melalui mulut). Penyebab Penyebab terjadinya infeksi HIV adalah virus HIV-1 atau virus HIV-2 (lebih jarang). e) Infeksi HIV Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel darah putih dan menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome). Pada tahun 1995 CDC (Centers for Disease Control and Prevention) telah menerima laporan tentang jumlah anak yang terinfeksi oleh HIV pada saat lahir. pembengkakan dan peradangan kelenjar liur di pipi . penurunan berat badan. AIDS adalah suatu keadaan dimana penurunan sistem kekebalan tubuh yang didapat menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh terhadap penyakit sehingga terjadi infeksi. infeksi kembali kambuh setelah penderita menjalani pengobatan.infeksi Chlamydia atau Ureaplasma sering ditegakkan berdasarkan gejalanya yang khas disertai bukti yang menunjukkan tidak adanya gonore. Seseorang yang terinfeksi oleh HIV mungkin tidak menderita AIDS. Infeksi HIV yang berakhir menjadi AIDS. jika tidak diobati. demam yang berlangsung lama atau berulang. telah menjadi penyebab utama kematian pada anak-anak. Ketika anak masih berada dalam kandungan 2. Melalui ASI. gejala baru timbul pada saat anak berumur 1-2 tahun. pembengkakan kelenjar getah bening. yaitu sebanyak 5500 anak. Gejala awal yang biasa ditemukan pada anak yang terinfeksi HIV: 1. anak-anak atau remaja hanya sekitar 2%. sedangkan yang lainnya baru menimbulkan gejala beberapa tahun setelah terinfeksi. diare yang menetap atau berulang. Pada saat proses persalinan berlangsung 3. Prognosis Pada sekitar 60-70% penderita. infeksi Chlamydia trachomatis akan membaik dalam waktu 4 minggu. minimal selama 7 hari atau diberikan azitromisin dosis tunggal. Pada 10-20% kasus. Gejala Infeksi sebelum selama atau segera setelah lahir. tidak langsung menampakkan gejala. Stadium akhir dari infeksi HIV adalah AIDS.

a. Pneumonia pneumokistik merupakan penyebab utama kematian pada anak-anak dan orang dewasa yang menderita AIDS. jamur dan parasit 5. Infeksi parasit. Sarkoma Kaposi sangat jarang menyerang anak-anak. Herpes zoster k. menderita peradangan paru-paru (pneumonitis interstisial limfositik). misalnya berjalan dan berbicara. Kanker jarang terjadi pada anak-anak. Esofagitis (peradangan kerongkongan) g. Infeksi bakteri berulang (misalnya infeksi telinga tengah. kerusakan otak yang progresif menyebabkan anak mengalami gangguan atau keterlambatan perkembangan. Infeksi jamur yang menetap atau berulang (thrush) di mulut atau daerah yang tertutup popok 3. Kandidiasis (infeksi jamur) h. Beberapa anak menderita hepatitis (peradangan hati) dan gagal ginjal atau gagal jantung. pneumonia dan meningitis) 4. 2 masalah utama yang sering ditemukan pada .2. bisa terjadi infeksi oportunistik berikut. Dalam waktu 2-3 bulan. Sekitar sepertiga anak-anak yang terinfeksi HIV. Bayi yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya memiliki berat badan lahir yang rendah. Anak-anak yang terlahir dengan infeksi HIV biasanya mengalami serangan pneumonia pneumokistik minimal 1 kali pada 15 bulan pertama. Infeksi oportunistik virus. penambahan berat badannya juga jelek. Herpes j. Pneumonia pneumokistik karena organisme Pneumocystis carinii merupakan ancaman yang serius pada anak-anak. Pada anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Infeksi jamur f. tergantung kepada beratnya penyakit. Infeksi virus i. biasanya pada tahun-tahun pertama. Gejalanya berupa batuk atau pembengkakan ujung jari tangan (clubbing). Sejumlah gejala dan komplikasi bisa timbul karena adanya penurunan sistem kekebalan. Meningitis e. Pada sejumlah anak-anak yang terinfeksi oleh HIV. Infeksi bakteri d. Pada anak-anak jarang terjadi keganasan. Pneumonia pneumokistik b. Pneumonia interstisial limfoid (pneumonia yang menjadi kronis dan kadang ditandai dengan batuk serta sesak nafas) c. tetapi kadang ditemukan limfoma non-Hodgkin dan limfoma otak. 20% dari mereka mengalami penurunan kemampuan sosial dan berbahasa serta penurunan pengendalian otot. Mereka juga mengalami gangguan kecerdasan serta memiliki kepala yang ukurannya relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya. Bisa terjadi kelumpuhan parsial atau langkahnya menjadi goyah atau ototnya menjadi kaku. Keterlambatan atau kemunduran perkembangan sistem saraf.

Antibodi ini akan tetap berada dalam darah bayi selama 12-18 bulan. bersifat reversibel dan tidak menimbulkan gejala. tes antigen p24 atau pembiakan virus HIV. Diagnosa Pada bayi baru lahir. maka darah bayi hampir selalu mengandung antibodi HIV. maka antibodi HIV tetap ditemukan dalam darahnya. Tapi penderita dengan kadar virus yang tinggi dalam darah harus segera diobati walaupun kadar CD4+nya masih tinggi dan penderita tidak menunjukkan gejala apapun. Penderita dengan limfosit CD4+ kurang dari 100 sel/mL darah mendapatkan azitromisin seminggu sekali atau klaritromisin atau rifabutin setiap hari untuk mencegah infeksi Mycobacterium avium. ddI. Penderita AIDS diberi obat-obatan untuk mencegah infeksi ooportunistik. juga menyebabkan nyeri punggung hebat (kolik renalis) yang serupa dengan nyeri yang ditimbulkan batu ginjal. maka setelah berumur 18 bulan. Karena itu untuk mendiagnosis infeksi HIV pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan dilakukan pemeriksaan darah khusus. diare dan gangguan perut. pemeriksaan darah standar untuk antibodi HIV tidak bersifat diagnostik karena jika ibunya terinfeksi HIV. Indinavir menyebabkan kenaikan ringan kadar enzim hati. 3TC tampaknya mempunyai efek samping yang paling ringan. Penderita yang bisa sembuh dari meningitis kriptokokal atau . Wasting syndrome kadang dapat diatasi dengan menjalani konsultasi diet. d4T dan ddC menyebabkan efek samping seperti nyeri abdomen. Kelompok protease inhibitor banyak menyebabkan perubahan metabolisme tubuh seperti peningkatan kadar gula darah dan kadar lemak. tetapi jika bayi terinfeksi. Ketiga protease inhibitor menyebabkan efek samping mual dan muntah. Pengobatan Semua obat-obatan ditujukan untuk mencegah reproduksi virus sehingga memperlambat progresivitas penyakit.anak-anak yang terinfeksi HIV atau menderita AIDS adalah wasting syndrome (ketidakmampuan untuk mempertahankan berat badan akibat berkurangnya nafsu makan sebagai respon terhadap infeksi HIV) dan ensefalopati HIV atau demensia AIDS (infeksi otak yang dapat menyebabkan pembengkakan atau penciutan otak). polymerase chain reaction). Penggunaan AZT terus menerus bisa merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia. mual dan sakit kepala (terutama AZT). Kombinasi obat bisa memperlambat timbulnya AIDS pada penderita HIV positif dan memperpanjang harapan hidup. Dokter kadang sulit menentukan kapan dimulainya pemberian obat-obatan ini. ddI bisa merusak pankreas. antibodi ini akan menghilang. Penderita dengan kadar limfosit CD4+ kurang dari 200 sel/mL darah mendapatkan kombinasi trimetoprim dan sulfametoksazol untuk mencegah pneumonia pneumokistik dan infeksi toksoplasma ke otak. AZT. sedangkan ensefalopati sulit untuk diobati. Ritonavir dengan pengaruhnya pada hati menyebabkan naik atau turunnya kadar obat lain dalam darah. ddI. yaitu reaksi rantai polimerase (PCR. Untuk bayi yang berumur lebih dari 18 bulan dilalukan pemeriksaan darah standar untuk infeksi HIV. HIV akan segera membentuk resistensi terhadap obat-obatan tersebut bila digunakan secara tunggal. serta perubahan distribusi lemak tubuh (protease paunch). Jika bayi tidak terinfeksi. Pengobatan paling efektif adalah kombinasi antara 2 obat atau lebih. ddC dan d4T bisa merusak saraf-saraf perifer. Dalam kelompok nucleoside.

Resiko terkena AIDS dalam 10-11 tahun setelah terinfeksi HIV mencapai 50%. Kepada ibu hamil yang diketahui terinfeksi HIV. Prognosis Pemaparan terhadap HIV tidak selalu mengakibatkan penularan. penderita bisa mempertahankan kemampuan fisik dan mentalnya sampai bertahun-tahun setelah terkena AIDS. Resiko ini meningkat 5% pada setiap tahun berikutnya. Pada persalinan normal. Pada awal penemuan virus HIV. karena itu pada ibu hamil yang terinfeksi HIV kadang dianjurkan untuk menjalani operasi sesar. Kombinasi beberapa jenis obat berhasil menurunkan jumlah virus dalam darah sampai tidak dapat terdeteksi. Tindakan tersebut telah berhasil menurunkan angka penularan HIV dari ibu kepada bayinya. penderita segera mengalami penurunan kualitas hidupnya setelah dirawat di rumah sakit. Penderita dengan infeksi herpes simpleks berulang mungkin memerlukan pengobatan asiklovir jangka panjang. Jika air yang tersedia tidak bersih sehingga besar kemungkinannya untuk terjadi diare atau . kemungkinan penularan HIV lebih besar. pada akhirnya semua kasus akan menjadi AIDS. Di sisi lain seseorang yang terinfeksi bisa tidak menampakkan gejala selama lebih dari 10 tahun. Sehingga pada saat ini bisa dikatakan bahwa AIDS sudah bisa ditangani walaupun belum bisa disembuhkan. maka sebaiknya ibu yang terinfeksi HIV tidak memberikan ASI kepada bayinya.terinfeksi candida mendapatkan flukonazol jangka panjang. pada trimester kedua dan ketiga (6 bulan terakhir) diberikan AZT per-oral (melalui mulut). Tanpa pengobatan. Pengobatan AIDS telah berhasil menurunkan angka infeksi oportunistik dan meningkatkan angka harapan hidup penderita. Hampir semua penderita akan meninggal dalam 2 tahun setelah terjangkit AIDS. beberapa orang yang terpapar HIV selama bertahun-tahun bisa tidak terinfeksi. Jika tersedia susu formula yang baik dan air yang bersih. Dengan perkembangan obat-obat anti virus terbaru dan metode-metode pengobatan dan pencegahan infeksi oportunistik yang terus diperbarui. Tapi belum ada penderita yang terbukti sembuh. Kepada bayi baru lahir diberikan AZT selama 6 minggu. Sebelum diketemukan obat-obat terbaru. Resiko penularan melalui ASI relatif rendah. Teknik penghitungan jumlah virus HIV (plasma RNA) dalam darah seperti polymerase chain reaction (PCR) dan branched deoxyribonucleid acid (bDNA) test membantu dokter untuk memonitor efek pengobatan dan membantu penilaian prognosis penderita. Kadar virus ini akan bervariasi mulai kurang dari beberapa ratus sampai lebih dari sejuta virus RNA/mL plasma. Pencegahan Pencegahan penularan HIV dari ibu kepada bayinya dilakukan dengan cara memberikan obat anti-HIV. sedangkan pada saat persalinan diberikan AZT melalui infus. dari 25% menjadi 8%. infeksi HIV mempunyai resiko 1-2 % untuk menjdi AIDS pada beberapa tahun pertama.

atau fungsi serotonin yang dialami penderita. mengalami sindrom pra-menstruasi atau yang lebih dikenal dengan PMS (pre-menstruation syndrome). Para peneliti melaporkan. pusing. Bahkan survai tahun 1982 di Amerika Serikat menunjukkan. meledak-ledak. Teori lain bilang. wajah terlihat sembab. itu berhubungan dengan gangguan perasaan. 5. menurut suatu penelitian. Yang lebih gawat adalah PMS pun dapat menimbulkan depresi. dan bahkan keinginan melakukan kekerasan kepada diri sendiri ataupun ke orang lain. salah satu kemungkinan yang kini sedang diselidiki adalah adanya perbedaan genetik pada sensitivitas reseptor dan sistem pembawa pesan yang menyampaikan pengeluaran hormon seks dalam sel. sakit kepala. seperti mudah marah. ahli kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran UCLA. Delapan puluh persen gangguan PMS termasuk tipe A.50 tahun. AS. H. Abraham.kekurangan gizi.2 Tipe dan gejala haid pre a) Tipe PMS bermacam-macam. maka sebaiknya ibu tetap memberikan ASI kepada bayinya karena pemberian ASI lebih menguntungkan bagi kesehatan bayinya. C. PMS dialami 50% wanita dengan sosio-ekonomi menengah yang datang ke klinik ginekologi. masalah sosial. depresi. dan sering menangis juga kerap menandai munculnyapremenstrual syndrome (PMS) ini. terkadang sampai memunculkan perasaan ingin bunuh diri. Sindrom itu akan menghilang pada saat menstruasi dimulai sampai beberapa hari setelah selesai haid. Kemungkinan lain. biasanya juga terjadi penumpukan cairan dengan payudara yang agak membengkak. lelah dan tubuh agak membengkak. Beberapa teori menyebutkan antara lain karena faktor hormonal yakni ketidakseimbangan antara hormon estrogen dan progesteron. Penderita tipe H sekitar . Gejala yang paling gampang dilihat dari sindrom pra menstruasi ini adalah mudah marah. Perubahan perubahan mood. dan nyeri di bagian perut. Dr. GANGGUAN HAID PRE Tentang sindrom PMS. Gangguan kesehatan sebelum haid biasanya dianggap hal yang lumrah bagi wanita usia produktif. faktor kejiwaan. sebuah sumber mengatakan sekitar 85% wanita mengalami gangguan fisik dan emosi menjelang masa ini. Sekitar 40% wanita berusia 14 . ukuran panggul bertambah besar. karena hormon estrogen yang berlebihan. PMS memang kumpulan gejala akibat perubahan hormonal yang berhubungan dengan siklus saat ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) dan haid. membagi PMS menurut gejalanya yakni PMS tipe A. 5. Guy E. Selain itu. 5.1 Etiologi Penyebab munculnya sindrom ini memang belum jelas. perasaan sensitif. dan D.

Hipoglikemia timbul karena pengeluaran hormon insulin dalam tubuh meningkat. Untuk mencegah terjadinya gejala ini penderita dianjurkan mengurangi asupan garam dan gula pada diet makanan serta membatasi minum sehari-hari. tinggi garam dalam diet makanan. Biasanya PMS tipe D berlangsung bersamaan dengan PMS tipe A. PMS C 40%. sensitif. peningkatan berat badan sebelum haid.b) c) d) e) 60%. ingin menangis. hanya sekitar 3% dari selururh tipe PMS benar-benar murni tipe D. Pemberian obat diuretika untuk mengurangi retensi (penimbunan) air dan natrium pada tubuh hanya mengurangi gejala yang ada. Pembengkakan itu terjadi akibat berkumpulnya air pada jaringan di luar sel (ekstrasel) karena tingginya asupan garam atau gula pada diet penderita. misalnya tipe A dan D secara bersamaan. perasaan labil. tetapi beberapa peneliti mengatakan. dan PMS D 20%. PMS tipe C (craving) ditandai dengan rasa lapar ingin mengkonsumsi makanan yang manis-manis (biasanya coklat) dan karbohidrat sederhana (biasanya gula). pembengkakan tangan dan kaki. perut kembung. Setiap tipe memiliki gejalanya sendiri. adanya stres kerja ini dapat membuat menstruasi Anda terlambat.3 Pencegahan a) Kurangi Stres Perhatikan jadwal kerja Anda. sulit dalam mengucapkan kata-kata (verbalisasi). saraf tegang. atau kurangnya magnesium. pelupa. jantung berdebar. Penderita PMS A sebaiknya banyak mengkonsumsi makanan berserat dan mengurangi atau membatasi minum kopi. Bila saja Anda perhatikan. 5. PMS tipe A (anxiety) ditandai dengan gejala seperti rasa cemas. pusing kepala yang terkadang sampai pingsan. . PMS tipe H (hyperhydration) memiliki gejala edema(pembengkakan). Bahkan beberapa wanita mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat haid. tidak terpenuhinya asam lemak esensial (omega 6). pada penderita PMS bisa jadi kekurangan vitamin B6 dan magnesium. gangguan tidur. bingung. Pada umumnya sekitar 20 menit setelah menyantap gula dalam jumlah banyak. Gejala ini timbul akibat ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron: hormon estrogen terlalu tinggi dibandingkan dengan hormon progesteron. nyeri pada buah dada. Kadang-kadang seorang wanita mengalami gejala gabungan. PMS tipe D(depression) ditandai dengan gejala rasa depresi. timbul gejala hipoglikemia seperti kelelahan. Pemberian hormon progesteron kadang dilakukan untuk mengurangi gejala. Rasa ingin menyantap makanan manis dapat disebabkan oleh stres. apakah saat ini Anda dikejar tenggang waktu soal pekerjaan Anda. Gejala tipe ini dapat juga dirasakan bersamaan dengan tipe PMS lain. lemah. bahkan kadang-kadang muncul rasa ingin bunuh diri atau mencoba bunuh diri.

Siklus yang normal berlangsung sekitar 21 hari hingga 35 hari. 6. Anda harus menggunakan pencegah kehamilan. tubuh dan payudara membengkak.1. b) Terjadi Pembuahan? Kebanyakan wanita hanya mengalami ovulasi sekali dalam sebulan. dan mood yang tidak menentu. tetapi karena sperma dapat hidup sampai tujuh hari di dalam vagina. sekitar 14 hari sebelum datang mensturasi. Pembuahan memang hanya berlangsung selama satu atau dua hari saja. akan menghilang saat berlangsungnya menstruasi. dan kecemasan yang lebih besar dibandingkan wanita yang lebih muda. Peradangan tuba falopii terutama terjadi pada wanita yang secara seksual aktif. Lama atau Sebentar itu Normal Kebanyakan wanita akan mengeluarkan darah sekitar dua hari sampai tujuh hari. Pelvic Inflammatory Disease) adalah suatu peradangan pada tuba falopii (saluran menghubungkan indung telur dengan rahim). itu belum tergolong masalah besar. itu merupakan hari pertama Anda memasuki siklus menstruasi. seperti sakit kepala. Gejala-gejala yang secara umum terjadi. Secara rata-rata. biasanya akan mengalami pembengkakan tubuh. setiap bulannya seorang wanita hanya kehilangan sekitar 3 ons darah. Jadikanlah hari itu sebagai patokan untuk siklus berikutnya.1 DEFINISI Penyakit Radang Panggul (Salpingitis. banyak makan. Wanita yang menderita PMDD juga memiliki gejala-gejala sama layaknya PMS.Tidak sebanyak yang Anda pikirkan Anda tidak perlu takut kehilangan jumlah darah terlalu banyak. 6. nyeri sendi dan otot. . Namun. c) Menghitung Siklus Saat Anda mendapatkan menstruasi di hari pertama. Bila menstruasi Anda lebih dari delapan hari. lelah. PID. payudara sakit. sebenarnya gejalanya telah berkurang dibandingkan wanita di bawah usia 30 tahun yang sering mengalami kejang. berat badan bertambah. e) Menurun di Usia 30 Tahun Pada wanita yang lebih tua.1 PELVIS INFLAMANTORY DISEASES (PID) 6. d) PMS yang bukan PMS Wanita yang mengalami sakit hebat saat menstruasi itu melebihi gejala umum sangat mungkin terkena premenstrual dysphoric disorder (PMDD). secara umum. MASALAH GANGGUAN PADA KESEHATAN REPRODUKSI DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA.

streptokokus). Faktor resiko terjadinya PID: 1. persalinan. mikoplasma. setelah menopause maupun selama kehamilan. Aktivitas seksual pada masa remaja 2. Sebagai akibatnya bisa terjadi nyeri menahun. GEJALA Gejala biasanya muncul segera setelah siklus menstruasi. Penderita merasakan nyeri pada perut bagian bawah yang semakin memburuk dan disertai oleh mual atau muntah. Penularan yang utama terjadi melalui hubungan seksual. stafilokokus. Tuberkulosis.Resiko terutama ditemukan pada wanita yang memakai IUD. Pernah menderita PID 4. 4. gejalanya segera memburuk dan . Biasanya infeksi akan menyumbat tuba falopii. Pernah menderita penyakit menular seksual 5. perdarahan menstruasi yang tidak teratur dan kemandulan. Aktinomikosis (infeksi bakteri) 2. Pemakaian alat kontrasepsi yang bukan penghalang. menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan perlengketan fibrosa yang abnormal diantara organ-organ perut serta menyebabkan nyeri menahun. Skistosomiasis (infeksi parasit) 3. aborsi dan biopsi endometrium). ovarium maupun panggul bisa terbentuk abses (penimbunan nanah). dimana bakteri masuk melalui vagina dan bergerak ke rahim lalu ke tuba falopii.2 PENYEBAB Peradangan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Infeksi ini jarang terjadi sebelum siklus menstruasi pertama. Penyebab lainnya yang lebih jarang terjadi adalah: 1. Penyuntikan zat warna pada pemeriksaan rontgen khusus. Jika abses pecah dan nanah masuk ke rongga panggul. Infeksi bisa menyebar ke rongga perut dan menyebabkan peritonitis. 6.1.3. 90-95% kasus PID disebabkan oleh bakteri yang juga menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual (misalnya klamidia. gonore. Bisasanya peradangan menyerang kedua tuba. keguguran.1. Infeksi bisa menyebar ke struktur di sekitarnya. Tuba yang tersumbat bisa membengkak dan terisi cairan. 6. Berganti-ganti pasangan seksual 3. tetapi bakteri juga bisa masuk ke dalam tubuh setelah prosedur kebidanan/kandungan (misalnya pemasangan IUD. Di dalam tuba.

Lebih jauh lagi bisa terjadi penyebaran infeksi ke dalam darah sehingga terjadi sepsis. 6. Antibiotik diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah) lalu diberikan per-oral (melalui mulut). Jika tidak ada respon terhadap pemberian antibiotik. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan pada PID: y Keluar cairan dari vagina dengan warna.1. 6.penderita bisa mengalami syok.1. Jika terjadi komplikasi atau penyebaran infeksi.5 PENGOBATAN PID tanpa komplikasi bisa diobati dengan antibiotik dan penderita tidak perlu dirawat. pasangan penderita sebaiknya menggunakan kondom. Pasangan seksual penderita sebaiknya juga menjalani pengobatan secara bersamaan dan selama menjalani pengobatan jika melakukan hubungan seksual. konsistensi dan bau yang abnormal y Demam y Perdarahan menstruasi yang tidak teratur atau spotting (bercak-bercak kemerahan di celana dalam y Kram karena menstruasi y Nyeri ketika melakukan hubungan seksual y Perdarahan setelah melakukan hubungan seksual y Nyeri punggung bagian bawah y Kelelahan y Nafsu makan berkurang y Sering berkemih y Nyeri ketika berkemih.4 DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Dilakukan pemeriksaan panggul dan perabaan perut. . maka penderita harus dirawat di rumah sakit. mungkin perlu dilakukan pembedahan. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan: y Pemeriksaan darah lengkap y Pemeriksan cairan dari serviks y Kuldosentesis y Laparoskopi y USG panggul.

Tidak melakukan hubungan seksual sebelum menikah 2. Penundaan dan peningkatan usia perkawinan.antara lain : a.2 UNWANTED PREGNANCY DAN ABORSI Unwanted preagnancy atau di kenal sebagai kehamilan yang tidak diinginkan merupakan suatu kondisi dimana pasangan tidak mengendaki adanya proses kelahira dari suatu kehamilan .1 Faktor-faktor penyebab Unwanted Pregnancy Banyak faktor yang menyebabkan unwanted pregnancy.2.seni dan keagamaan 3.6. Program kesehatan reproduksi yang dikembangkan oleh pemerintah tidak hanya untuk yang sudah menikah dan tidak merujuk pada kebutuhan yang terkait dengan informasi seksualitas . Ketidaktahuan atau minimnya pengetahuan tentang perilaku seksual yang dapat menyebabkan kehamilan c. Jika di negara maju yang melegalkan aborsi. 6.yaitu : 1. Di .2. Persoalan ekonomi (biaya untuk melahirkan dan membesarkan anak ) e. Akibat unwanted pregnancy dan aborsi bagi remaja Angka kejadian aborsi di indonesia di perkirakan mencapai 2. Ada 2 hal yang bisa dilakukan oleh remaja. sekitar 750.Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual/hubungan seksual baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja 6. bisa dilakukan secara aman oleh dokter atau bidan berpengalaman.2 Pencegahan unwanted pregnancy Unwanted pregnancy dapat di cegah dengan beberapa langkah. serta semakin dininya usia menstruasi pertama (menarche ) b. psikis.Semua tindakan tersebut membawa dampak baik fisik. Kehamilan karena incest 6. Bermula dari hubungan seks pranikah atau seks bebas adalah terjadi kehamilan yang tidak diharapkan (KTD).000 dilakukan oleh remaja. yaitu mempertahankan kehamilan dan mengakhiri kehamilan (aborsi).2.3 juta pertahun.3 Bila kehamilan diakhiri (aborsi) Banyak remaja memilih untuk mengakhiri kehamilan (aborsi) bila hamil. seperti merabaraba tubuh pasangannya dan menonton video porno. sosial dan ekonomi. Kehamilan yang diakibatkan oleh pemerkosaan d. Memanfaatkan waktu luang dengan melakukan kegiatan positif seperti berolah raga . Alasan karir atau masih sekolah (karena kehamilan dan konsekuensi lainnya yang dianggap dapat menghambat karir atau kegiatan belajar ) f.edukasi dan penyediaan pelayanan. Hindari perbuatan-perbuatan yang akan menimbulkan dorongan seksual.

Aborsi yang berulang selain bisa mengakibatkan kompilikasi juga bisa menyebabkan kemandulan.2. 3. pernah mengalami KTD atau aborsi . Risiko psikis Pelaku aborsi sering kali mengalami perasaan-perasaan takut. dan sosial terutama bila dilakukan secara tidak aman. dan keluarga berencana d. bila ingin melakukan aborsi berikan konseling risiko aborsi . bila ada gangguan kejiwaan. bila ada risiko tinggi kehamilan. bila tidak terselesaikan dengan menikah anjurkan pada keluarga supaya menerima dengan baik h. bersikap bersahabat dengan remaja 2. panuk. apabila ada masalah yang serius agar diberikan jalan keluar yang terbaik dan apabila belum bisa terselesaikan supaya dikonsultasikan kepada dokter ahli 4. Risiko sosial Ketergantungan pada pasangan sering kali menjadi lebih besar karena perempuan merasa tidak perawan. Risiko ekonomi Biaya aborsi cukup tinggi bila terjadi komplikasi maka biaya akan semakin tinggi.4 Penanganan kasus unwanted pregnancy (KTD) pada remaja Saat menemukan kasus unwanted pregnancy pada remaja.Selanjutnya remaja perempuan lebih sulit menolak ajakan seksual pasanganya. pemeriksaan kehamilan sesuai standar e. segera menikah c. memberikan alternatif penyelesaian masalah apabila terjadi kehamilan pada remaja yaiti: a. 1. Selain itu pelaku aborsi itu juga sering kehilangan kepercayaan diri. konseling kehamilan. psikis. Resiko lain adalah pendidikan menjadi terputus atau masa depan terganggu. 2. persalinan.negara kita lebih sering dilakukan dengan cara yang tidak aman bahkan tidak lazim dan oleh dukun aborsi mengakibatkan dampak negatif secara fisik. rujuk ke SpOG g. trauma mengingat proses aborsi dan kesakitan. memberikan konseling pada remaja dan keluarganya 3. tertekan atau setres. Aborsi yang dilakukan secara tidak aman bisa berakibat fatal yaitu kematian. Kecemasan karena rasa bersalah atau dosa akibat aborsi bisa berlangsung lama. Risiko fisik Perdarahan dan konflikasi lain merupakan salah satu risiko aborsi. rujuk kepsikiater f. sebagai petugas kesehatan harus : 1. 4. diselesaikan secara kekeluargaan b. 6.

Aborsi yang tidak aman adalah penghentian kehamilan yang tidak diinginkan yang dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih. Pada umumnya janin yang keluar itu sudah tidak bernyawa lagi.6 Defenisi Aborsi Ensiklopedi Indonesia mermberikan penjelasan bahwa abortus diartikan sebagai pengakhiran kehamilan sebelum masa gestasi 28 minggu atau sebelum janin mencapai berat 1. Kasus aborsi yang ditangani dukun bayi sebesar 11 % di kota dan 70 % di Kabupaten dan dari semua titik pelayanan 54 % di kota dan 85 % di Kabupaten dilakukan oleh swasta/ pribadi (PPKLP-UI.36 kali lebih kecil dari pedesaan.6. menimbulkan praktek aborsi tidak aman meluas. dan pelayan aborsi dilakukan oleh tenaga yang tidak terlatih terdapat di 16 % titik pelayanan aborsi di kota oleh dukun bayi dan 57 % di Kabupaten.5 juta dilakukan di Indonesia.2 juta aborsi dilakukan per tahun. 800 wanita diantaranya meninggal karena komplikasi aborsi tidak aman dan sekurangnya 13 persen kontribusi Angka Kematian Ibu Global. WHO memperkirakan ada 4. iminen dan sebagainya. Dari 46 juta aborsi/tahun.5 Aborsi Abortion dalam kamus Inggris-Indonesia diterjemahkan dengan pengguguran kandungan. tanpa memperhitungkan umur bayi dalam kandungan dan janin dilahirkan dalam keadaan mati atau hidup. Agama dan Hukum.000 1.2. Etika ditinjau dari segi Etika. 2001). 6. Macam-macam aborsi diantaranya spontaneus. atau tidak mengikuti prosedur kesehatan atau kedua-duanya (Definisi WHO). Sama halnya dengan Jefflot memberikan definisi abortus adalah pengeluaran dari hasil konsepsi sebelum usia kehamilan 28 minggu. karena masih dalam usia kehamilan kurang dari 28 minggu. yaitu fetus belum viable by llaous.000 gram.2. 20 juta dilakukan dengan tidak aman. . 750. Sedangkan secara yuridis abortus provokatus kriminalis adalah setiap penghentian kehamilan sebelum hasil konsepsi dilahirkan. Aborsi mungkin sudah menjadi kebutuhan karena alasan di atas. padahal penduduk kota 1. Menurut Eastmen abortus adalah terputusnya suatu kehamilan dimana fetus belum sanggup hidup sendiri di luar uterus. Penelitian pada 10 kota besar dan 6 kabupaten memperlihatkan 53 % Jumlah aborsi terjadi di kota. namun karena adanya larangan baik hukum maupun atas nama agama. Secara umum pengertian abortus provokatus kriminalis adalah suatu kelahiran dini sebelum bayi itu pada waktunya dapat hidup sendiri di luar kandungan. inkompletus.

Abortus habitualis atau keguguran berulang adalah keadaan dimana penderita mengalami keguguran berturut-turut 3 kali atau lebih. ginjal. Wanita selalu disalahkan. Pada aborsi spontan tidak jarang janin keluar dalam keadaan utuh. Ini dapat terjadi karena penyakit antara lain: demam. 2. adalah abortus yang disertai infeksi genital. yaitu apabila tindakan aborsi tidak diambil akan membahayakan jiwa ibu. membatasi jumlah anak. Abortus inkompletus (keguguran bersisa) artinya hanya ada sebagian dari hasil konsepsi yang dikeluarkan yang tertinggal adalah deci dua dan plasenta c. tidak ditolong atau dibesarkan jiwanya tetapi malah ditekan dan disudutkan sehingga dalam reaksinya wanita . 3. Abortus iminen. jarak kehamilan yang terlalu pendek. yaitu keguguran yang membakat dan akan terjadi dalam hal ini keluarnya fetus masih dapat dicegah dengan memberikan obat-obat hormonal dan anti pasmodica d. Keluarga yang tidak siap menerima kehamilan. Masyarakat cenderung menyisihkan dan menyudutkan wanita yang hamil di luar nikah. Abortus completes (keguguran lengkap) artinya seluruh hasil konsepsi dikeluarkan sehingga rongga rahim kosong. Rustam Mochtar dalam Muhdiono menyebutkan macam-macam aborsi spontan: a. b. panas tinggi. Sipilis atau karena kesalahan genetik. Abortus provocatus criminalis adalah aborsi yang terjadi oleh karena tindakan-tindakan yang tidak legal atau tidak berdasarkan indikasi medis. Alasan terjadinya Aborsi 1. Keluarga yang dikarenakan memiliki ekonomi pas-pasan sehingga cenderung bersikap menolak kelahiran anak. Abortus infeksious dan abortus septic. baik secara sengaja ataupun pada kasus perkosaan. misal : karena tidak ber-KB atau gagal berKB. sebagai contoh aborsi yang dilakukan dalam rangka melenyapkan janin sebagai akibat hubungan seksual di luar perkawinan.6. ini terbagi menjadi dua: a. Kehilangan janin tidak disengaja biasanya terjadi pada kehamilan usia muda (satu sampai dengan tiga bulan). keadan di mana janin sudah mati tetapi tetap berada dalam rahim dan tidak dikeluarkan selama dua bulan atau lebih. 6. f. Abortus provocatus medicinalis adalah aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. TBC.2.8 Abortus provokatus (indoset abortion) Adalah aborsi yang disengaja baik dengan memakai obat-obatan maupun alat-alat.2. Missed abortion. e. b.7 Jenis-jenis Aborsi Abortus spontaneus Adalah aborsi yang terjadi dengan tidak didahului faktor-faktor mekanis ataupun medicinalis semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah.

dengan teman-temannya. Ditambah dengan tekanan masyarakat yang menyisihkan sehingga akhirnya ia melakukan aborsi supaya tetap eksistensi di masyarakat dan dapat melanjutkan sekolah. terjadi pergeseran moral dan etika ke arah keterpurukan. 5. Sewa rahim 4. Bila seorang wanita hamil di luar batasan umur itu akan masuk dalam kriteria risiko tinggi. Bayi tabung 3.2. 6. diperlukan sikap etis yang menunjukkan bahwa sikap tindakan moral terdiri atas hak dan kewajiban yang ditentukan dengan peraturan yang bertujuan legalisasi dari moral dan moralisasi dari hukum legalism and medical ethics .3 HORMON REPLACEMENT THERAPY (HRT) Terapi penggantian hormon (HRT) adalah suatu sistem pengobatan medis untuk operasi menopause. Batasan ini sering menakutkan. 6. Maka hal ini akan memicu seorang wanita yang mengalami suatu masalah akan melakukan aborsi dengan alasan usia bayi belum sampai 3 bulan. 7. Aborsi 2. Ada aturan perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawatinya hamil (meskipun punya suami) selama dalam kontrak dan kalau ketahuan hamil akan dihentikan dari pekerjaannya. semua pihak harus menyadari hak dan kewajibannya serta mampu menempatkan diri dalam porsi yang tepat. Karena merasa malu. Klonning Untuk mengatasi konflik moral tersebut. 4. misal SMA. perimenopause dan tingkat yang lebih rendah postmenopause wanita. 6. Untuk mencegah penurunan moral etik. Suatu contoh konflik moral : 1. mengakibatkan kecelakaan dan membuahkan kehamilan. Hal ini didasarkan pada gagasan bahwa perawatan dapat mencegah ketidaknyamanan yang . sehingga perempuan yang mengalaminya lebih menjurus menolak kehamilannya dan ujung-ujungnya akan melakukan aborsi. Bank sperma 5.tersebut akan melakukan aborsi. Dari segi medis diketahui umur reproduksi sehat antara 20-35 tahun.9 Aborsi dalam etika Dalam masyarakat yang kompleks sebagai dampak modernisasi. Pergaulan yang sangat bebas bagi remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Pandangan sebagian orang bahwa tanda-tanda kehidupan janin antara lain adanya detak jantung yakni umur sekitar tiga bulan. takut kalau kesempatan belajarnya terhenti dan barangkali masa depannya pun menjadi buruk.

Kanker payudara (Carcinoma mammae) didefinisikan sebagai suatu penyakit neoplasma yang ganas yang berasal dari parenchyma. wanita muda dengan kegagalan ovarium prematur atau menopause bedah dapat menggunakan terapi penggantian hormon selama bertahun-tahun. serangan jantung dan stroke . berupa proliferasi permukaan epidermal dan mukosa. dosis konstan dengan kedua jenis hormon diminum setiap hari. dengan estrogen diambil harian dan progesteron atau progestin diambil selama sekitar dua minggu setiap bulan atau dua metode yang disebut "berurutan gabungan HRT" atau scHRT. dengan suntikan. Jenis utama dari hormon estrogen yang terlibat. Terkadang sebuah androgen . SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK 7. HRT dapat disampaikan ke tubuh melalui patch. Sebagai hasil dari temuan ini. Sikap terhadap HRT berubah pada tahun 2002 setelah pengumuman oleh Women's Health Initiative dari Institut Kesehatan Nasional bahwa mereka yang menerima perlakuan (Prempro) di bagian utama dari studi mereka memiliki insiden yang lebih besar dari kanker payudara . Women's Health Initiative merekomendasikan bahwa wanita dengan normal ketimbang menopause pembedahan harus mengambil dosis layak terendah HRT untuk waktu sesingkat mungkin untuk menghindari risiko tersebut. dan sering juga menyediakan baik progesteron atau analog kimia. troches. krim. Kanker serviks adalah Infeksi HumanPapillomaVirus (HPV). Ini juga mungkin memperlakukan energi dan membantu mengurangi osteoporosis setelah menopause. HRT tersedia dalam berbagai bentuk. terapi yang disebut sebagai "terapi estrogen terlindung". redistribusi lemak dll). Sebagai hasil dari temuan ini. gel atau. sampai usia yang menopause alami akan diharapkan terjadi. Dosis sering bervariasi siklis. Testosteron juga dapat dimasukkan. dan merupakan inovasi yang lebih baru. biasanya kurang dari lima) dari gejala-gejala menopause ( hot flashes . 7. Temuan WHI itu menegaskan kembali dalam studi nasional yang lebih besar dilakukan di Inggris. cincin vagina . lebih jarang. Pada wanita yang telah mengalami histerektomi . jumlah wanita yang menggunakan terapi hormon turun drastis. disebut "HRT gabungan terus menerus" atau ccHRT. haid tidak teratur. Ini melibatkan penggunaan satu atau lebih suatu kelompok obat yang dirancang untuk meningkatkan kadar hormon buatan. Penyakit ini oleh Word Health Organization (WHO) dimasukkan ke dalam . dan kadang-kadang testosteron . progesteron atau progestin . umumnya testosteron. menyebabkan metaplasi epitel permukaan serviks. HRT sering diberikan sebagai bantuan jangka pendek (biasanya satu atau dua tahun.disebabkan oleh sirkulasi berkurang estrogen dan progesteron hormon . Sebuah metode alternatif. yang disebut progestin. IUD . yang dikenal sebagai Studi Perempuan Juta . sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal. Hal ini sering disebut sebagai "pengobatan" daripada terapi. cepat dan tidak terkendali. tablet. Hal ini biasanya menyediakan dosis rendah satu atau lebih estrogen. suatu senyawa estrogen biasanya diberikan tanpa progesteron apapun. ditambahkan untuk mengobati berkurang libido .1 PENGERTIAN Kanker adalah suatu kondisi dimana sel telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya.

3. dan kehamilan pertama pada umur tua. 7.2. Obesitas : Terdapat hubungan yang positif antara berat badan dan bentuk tubuh dengan kanker payudara pada wanita pasca menopause. Kanker endometrium adalah jaringan atau selaput lender rahim yang tumbuh di luar rahim. Skrining sama artinya dengan deteksi dini atau pencegahan sekunder. Penggunaan hormon: Hormon estrogen berhubungan dengan terjadinya kanker payudara. 5. Skrining adalah: (1) pemeriksaan terhadap sejumlah besar orang untuk mengungkap karakteristik tertentu atau penyakit yang tidak diketahui seperti fenilketonuria atau hipotiroidisme pada neonatus (2) Fluroskopi ( Kamus Kebidanan ). 6. Penyakit fibrokistik: Pada wanita dengan adenosis. riwayat PHS. Kaum pria juga dapat terserang kanker payudara. Riwayat keluarga dan faktor genetic . Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara.1 KANKER SERVIKS . .International Classification of Diseases (ICD) dengan kode nomor 17. Konsumsi lemak: Konsumsi lemak diperkirakan sebagai suatu faktor risiko terjadinya kanker payudara.2.1. Ini adalah jenis kanker paling umum yang diderita kaum wanita. walaupun kemungkinannya lebih kecil dari 1 di antara 1000. Suheimi ). dan fibrosis. tetapi terdapat banyak faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara diantaranya: 1. risiko meningkat 1 . 7. 2. Pemakaian obat-obatan.merokok : efek karsinogenik zat hidrokarbon aromatic polisiklik amin . Pengobatan yang paling lazim adalah dengan pembedahan dan jika perlu dilanjutkan dengan kemoterapi maupun radiasi.5 x. Radias i: Eksposur dengan radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas meningkatkan terjadinya risiko kanker payudara. tidak ada peningkatan risiko terjadinya kanker payudara. Faktor reproduksi: Karakteristik reproduktif yang berhubungan dengan risiko terjadinya kanker payudara adalah nuliparitas. H.riwayat kontrasepsi hormonal : pil KB lebih dari 4 tahun.2 KANKER PAYUDARA Menurut Moningkey dan Kodim. fibroadenoma. 8. menopause pada umur lebih tua.multiparitas . Risiko utama kanker payudara adalah bertambahnya umur.nutrisi : defisiensi antioksidan 7. 4. . mencakup pemeriksaan (tes) pada orang-orang yang belum mempunyai simptom-simptom penyakit untuk menemukan penyakit yang belum terlihat atau pada stadium praklinik (dr. menarche pada umur muda.2 FAKTOR-FAKTOR RESIKO PENYEBAB 7. penyebab spesifik kanker payudara masih belum diketahui. ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko : Riwayat keluarga merupakan komponen yang penting dalam riwayat penderita yang akan dilaksanakan skrining untuk kanker payudara. .perilaku seksual : risiko > 10 x pada wanita dengan mitra seks lebih dari 6 dan hubungan seks pertama pada usia muda (kurang dari 15 tahun). K.

Hiperplasia Endometrium Faktor-faktor lain adalah yang mempengaruhi pemaparan terhadap estrogen atau meningkatkan kadar progesteron. KANKER ENDOMETRIUM Terdapat beberapa faktor risiko yang dinyatakan berperan terhadap terjadinya kanker endometrium : a. seperti penggunaan kontrasepsi oral dan merokok merupakan faktor yang bersifat protektif.Faktor lain yang diduga sebagai penyebab kanker payudara adalah tidak menikah menikah tapi tidak punya anak melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun tidak pernah menyusui anak. Obesitas b. Hipertensi e.3. Gambar hiperplasia endometrium 7.1 DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI Menurunkan morbiditas dan mortalitas penyakit dalam masyarakat melalui deteksi dini dan pengobatan pada keadaan belum terdapat symptom/gejala.3 HUBUNGAN SKRINING UNTUK KEGANASAN PENYAKIT 7.2. 7. Riwayat menstruasi c. . Diabetes mellitus (DM) d. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress (goncangan jiwa) dan juga bagi wanita yang sebelumnya mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Riwayat infertilitas f. Skrining merupakan upaya untuk meningkatkan kesehatan reproduksi wanita sepanjang daur kehidupannya meliputi sejarah. Pemakaian estrogen g.3.

Secara perlahan dokter akan memasukkan alat spekulum ke dalam vagina anda. Membantu melindungi kesehatan individual e. Membantu mengidentifikasi penyakit pada stadium dini. Tes Papanicolaou (PAP) smear : sitologi eksfoliasi serviks Gambar Pap Smear 7. Penegakan diagnosis pasti ditindak lanjuti di fasilitas kesehatan c. Memberikan fasilitas skrining kanker serviks dengan metode pap smear kemudian membantu dalam pengiriman hasil pemeriksaan ke laboratorium.3. Membantu dalam mengidentifikasi orang-orang yang berisiko terkena penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Tumit anda akan diletakkan pada alat stirrups. b. sehingga terapi dapat dimulai secepatnya dan prognosa penyakit dapat diperbaiki d. Memberikan motivasi pada para wanita untuk melakukan pentingnya melakukan langkah skrining. Memberikan penyuluhan dalam pemilihan alat kontrasepsi dengan metode barrier (pelindung) seperti diafragma dan kondom karena dapat memberi perlindungan terhadap kanker serviks. kesehatan reproduksi dalam perspektif gender.2 PERAN BIDAN SKRINING UNTUK KEGANASAN DAN PENYAKIT SISTEMIK a. Pertama anda berbaring di atas meja periksa dengan lutut ditekuk. dimana seorang cytotechnologist (orang yang terlatih untuk mendeteksi sel abnormal) akan memeriksanya. . permasalahannya serta indikator status kesehatan wanita. g.3 Bagaimana Pap Smear Dilakukan? Pap smear dilakukan di ruang dokter dan hanya beberapa menit.perkembangan wanita dalam aspek biologis. Lalu dokter akan mengambil sampel sel serviks anda dan membuat apusan (smear) pada slide kaca untuk pemeriksaan mikroskopis. Dokter akan mengirim slide ke laboratorium. psikososial dan sosial spiritual.3. 7. Membantu dalam pengendalian penyakit infeksi melalui proses identifikasi carrier penyakit di komunitas f.

Umumnya dokter akan melakukan Pap smear selama pemeriksaan panggul (prosedur sederhana untuk memeriksa genital eksternal.1. lakukan tiap 5 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . Jadi status social wanita adalah kedudukan seorang wanita yang akan mempengaruhi bagaimana seseorang wanita diperlakukan. Program pemeriksaan / skrining yang dianjurkan untuk kanker serviks (WHO) yakni : . ekonomi.Teknisi ini bekerja dengan bantuan patologis (dokter yang ahli dalam bidang abnormalitas sel). lakukan tiap 10 tahun pada wanita usia 35-55 tahun . DIMENSI STATUS SOSIAL WANITA 8. Cara melakukan pemeriksaan payudara sendiri : 1. Pemeriksaan payudara dengan teliti di depan cermin guna melihat apakah bentuk dan besarnya simetris dan memperhatikan adanya kerut pada kulit atau putting susu yang tertarik. lakukan tiap 3 tahun pada wanita usia 25-60 tahun .kalau fasilitas tersedia.skrining pada setiap wanita minimal satu kali pada usia 35-40 tahun .2 Faktor Yang Mempengaruhi Status Wanita Status wanita dipengaruhi oleh : a. Lengan direntangkan di atas kepala guna memeriksa payudara di cermin 8.Mensosialisasikan SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) sebagai salah satu bentuk skrining keganasan terhadap kankerpayudara. Pendekatan terbaru dengan menggunakan cairan untuk mentransfer sampel sel ke laboratorium.ideal atau optimal. namun dokter akan mencuci alat dengan cairan khusus. politik.1 Status Sosial 8.kalau fasilitas tersedia lebih. uterus. Patologis bertanggung jawab untuk diagnosis akhir. organ reproduksi lain dan rektum). Ketika sampel sampai ke laboratorium. perdagangan adalah dunia laki- . 8. Dokter akan mengambil sel dengan carayang sama. ovarium. 2. yang dapat menyimpan sel untuk pemeriksaan nantinya. bagaimana dia dihargai dan kegiatan apa yang boleh dilakukan.1 Pengertian Status adalah kedudukan seseorang di dalam keluarga dan masyarakat. Walaupun pemeriksaan panggul dapat mengetahui masalah reproduksi. hanya Pap smear yang dapat mendeteksi kanker serviks atau prakanker sejak dini. Rendahnya kedudukan wanita dari pria Walaupun separuh dari penghuni dunia adalah wanita namun sampai abad yang lalu dunia seni.1. teknisi menyiapkan slide mikroskopik yang lebih bersih dan mudah diinterpretasikan dibanding slide yang disiapkan dengan metode tradisional.

Rendahnya tingkat pendidikan wanita dibanding pria Ketika orang tua akan memutuskan untuk membiayai pendidikan anaknya umumnya kaum laki-laki yang mendapat prioritas utama untuk memperoleh pendidikan yang tinggi untuk bekal menjadi kepala keluarga dan pencari nafkah yang baik. karena dianggap kurang mampu dan dilihat sebagai saingan kaum pria. Karena itu wanita hidupnya bagaikan mengambang dalam keremangan senja. 8. wanita ditolak untuk menduduki posisi kepemimpinan dan fungsi-fungsi kunci.laki. c.3 Dampak Status Sosial Wanita . meningkatkan wanita untuk berperan ganda sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. hak dan kewajiban wanita serta peran ganda wanita sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah Di masyarakat seorang wanita tidak boleh memiliki / mewarisi hak milik atau mencari penghasilan. Meskipun wanita punya hak secara hokum tetapi tradisi tidak akan mengijinkan untuk mengkontrol hidupnya sendiri. bergerak hanyut seperti bayangan dibelakang panggung pria dan tidak berarti. b. Hukum manusia dari dulu hingga sekarang adalah hukum laki-laki. Persepsi ini yang merugikan kaum wanita karena dianggap kurang penting memperoleh pendidikan yang tinggi sehingga mengakibatkan banyak wanita tetap terpuruk dalam kebodohan karena tingkat pendidikan yang rendah. Selain itu karena ekonomi keluarga yang kurang baik. khususnya dibidang politik. pemerintah adalah pemerintahan pria dan Negara adalah Negara pria. Terutama dibidang politik.1. sedangkan wanita kurang perlu mendapat pendidikan tinggi karena nantinya juga harus bertugas menjadi ibu rumah tangga. Bila wanita dicerai maka dia tidak boleh merawat anaknya lagi atau hak miliknya. kembali mengurus keluarga. Perlindungan hukum.

dimana dia harus bersaing dengan kaum pria yang dari segi pendidikan dan pencurahan waktu ke sector public. Ketimpangan kelas berdasarkan jenis kelamin ini dikarenakan system kemasyarakatan yang bersifat patriarchal membenarkan hal ini berlangsung.Dengan status wanita yang rendah akan berdampak pada : a. psiko. Kesehatan : Ø Ancaman infeksi tinggi Ø Perlindungan terhadap trauma dan kecelakaan rendah Ø Kebutuhan bio.Status wanita akan kurang menguntungkan dan semakin tidak menguntungkan jika dia berperan ganda. Kehidupan social : Ø Kehidupan wanita terbelenggu Ø Potensi wanita terpendam karena harus sering mengalah Ø Wanita lebih terbelakang pada setiap strata social ekonomi Ø Suara dan kepentingan wanita kurang terwakili Ø Hak asasi tertekan Ø Kontribusi peran alamiah tidak tampak b.4 Masalah Yang Berhubungan Dengan Status Wanita a. social dan cultural kurang perhatian Ø Ancaman kesehatan reproduksi tinggi Ø Akses pelayanan kesehatan kurang Ø Menginginkan anak laki-laki dari pada perempuan Ø Tidak punya hak hokum dan kekuatan untuk memutuskan Ø Terlalu banyak anak atau sering melahirkan 8.1. . Bahkan hal ini dianggap wajar Karen apembagian peran kedua jenis kelamin ini memang dipersiapkan sesuai dengan nilai-nilai kodratnya masing-masing. Kedudukan wanita di masyarakat yang rendah Peran lelaki sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah serta wanita sebagai ibu rumah tangga. ternyata menempatkan wanita pada status yang kurang menguntungkan yang menyebabkan wanita lebih rendah dari lakilaki.

Wanita memperoleh perlakuan tidak layak Kaum wanita biasanya diperlakukan tidak sama dengan kaum pria. Tapi tatanan masyarakat bisa di ubah menjadi pendorong kea rah kesehatan yang lebih baik. Ø Kaum wanita banyak yang berpendidikan rendah dari kaum pria Ø Kaum wanita banyak yang tidak mempunyai kendali atas hak menerima pelayanan kesehatan yang mendasar. Usaha perbaikan dilingkungan keluarga Ø Memperbaiki derajat kesehatan kita dengan cara mempelajari masalah kesehatan wanita dan dengan merubah hidup kita sendiri dan lingkungan keluarga. Karena penyebab masalah kesehatan berawal dari lingkungan keluarga. Ø Bicarakan dengan pasangan hidup apa yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak untuk memajukan derajat kesehatan yang lebih baik. 8.1. termasuk melakukan cara hubungan suami-istri aman dan berbagi beban kerja yang lebih adil. Perubahan-perubahan akan memajukan derajat kesehatan wanita terjadi pada setuiap jenjang tingkat tersebut diatas. sumber daya dan kedudukan yang lebih lemah baik dikeluarga atau di masyarakat. b. Ø Berusaha untuk memajukan kesehatan dan masa depan anak-anak. bukan justru mendatangkan masalah kesehatan. masyarakat dan Negara. a. maka selama itu pula wanita akan tetap menjadi warga kelas dua di dalam kehidupan social ekonomi. Ketimpangan yang mendasari ini menyebabkan : Ø Kaum wanita tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan dan informasi kesehatan yang penting.Selama structural masyarakat patriarchal ini masih bertahan. . Kaum wanita biasanya mempunyai kekuasaan.5 Usaha perbaikan status social wanita baik dikeluarga maupun masyarakat Tatanan masyarakat akan mendorong kaum wanita jatuh dalam kemiskinan dan derajat kesehatan yang buruk.

menyenagkan serta penuh kasih saying dengan begitu suami akan betah tinggal dirumah. Peran wanita dalam keluarga Ø Sebagai istri dan pendamping suami Seorang wanita memiliki peran sebagai pendamping pria. . 8. Usaha perbaikan dan perubahan di lingkungan masyarakat Ø Berbagi informasi : temukan cara untuk menyebarkan informasi tentang masalah kesehatan umum yang ada di masyarakat setempat. Ø Sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak Setelah melahirkan wanita akan berperan sebagai ibu. bahagia dan bebas sehingga suasana rumah tangga menjadi semarak dan bisa membrikan rasa aman. Peran menerangkan pada apa yang harus dilakukan wanita dalam suatu situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri dn harapan orang lain. bebas.1 Pengertian Peran wanita adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi social yang diberikan kepada wanita. Ø Berusaha menuju kemandirian : program yang bisa membantu wanita mencari nafkah sendiri dan memperbaiki lingkungan kerja juga membantu wanita untuk membuat keputusan sendiri dan menumbuhkan harga diri. hangat. loyalitas dan kesetiaan pada partner hidupnya.b.2.2. juga mendorong suami untuk berkarir dengan caracara yang sehat. sehingga setiap orang tahu masalah tersebut. mencakup sikap hidup yang mantap bisa mendampingi suami dalam situasi senang atau sedih disetai rasa kasih sayang. Bila ibu tersebut mampu menciptakan iklim psikis yang gembira. Secara Sosial Wanita Selalu Memiliki Peran a. Ø Bentuk suatu kelompok pendukung : kaum wanita yang menderita masalah yang sama seperti wanita korban pemerkosaan / pelecehan seksual. kecintaan.2 Peran Wanita 8.2. 8.

wanita juga berperan dalam mendidik dan menciptakan moralitas dan akhlak yang baik bagi anak-anaknya. Ada relasi seksual yang tidak berlebihlebihan. Peran wanita dalam pembangunan dimana wanita ikut serta mensukseskan program nasional bidang : Ø Program Keluarga Berencana Ø Peningkatan Kesehatan Masyarakat . Ø Sebagai pengatur/pengelola rumah tangga Dalam hal ini terdapat relasi-relasi formal dan semacam pembagian kerja (devision of labour). Tujuan agar wanita dapat ikut berperan aktif dalam pembangunan nasional dan ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dengan kemampuan yang dimilkinya. tidak hiperseksual dan tidak kurang. maka kehidupan seks yang mapan terutama disebabkan oleh kehidupan psikis yang stabil. istri berfungsi sebagai pengurus rumah tangga tetapi seringkali juga berperan sebagai pencari nafkah. jadi terdapatnya hubungan heteroseksual yang memuaskan tanpa disfungsi (gangguan-gangguan fungsi) seks. Peran wanita dalam masyarakat Peran wanita di masyarakat adalah segala kegiatan atau aktifitas yang dilakukan wanita diluar lingkungan rumah tangga. Ada kesedihan untuk memahami partnernya serta rela berkorban. Ø Sebagai partner seks Tujuan berumah tangga adalah meneruskan keturunan dengan itu hubungan intim pasangan suami-istri sudah menjadi satu kesatuan. b. dimana suami bertindak sebagai pencari nafkah.Selain berperan sebagi ibu. imbang tanpa konflik-konflik batin yang serius. Dalam pengurusan rumah tangga ini yang sangat penting ialah factor kemampuan membagi waktu dan tenaga untuk melakukan berbagai macam tugas pekerjaan dirumah tangga dari pagi sampai larut malam.

Minimalnya waktu untuk privasi Ø Kurangnya perawatan diri Ø Kurangnya waktu untuk istirahat Ø Kurangnya disiplin terhadap kebutuhan nutrisi Ø Keterbatasan waktu menyebabkan wanita jarang makan dan kelelahan menjadikan wanita kurang makan.2.3 Faktor yang Mempengaruhi Peran Wanita Faktor yang mempengaruhi peran wanita antara lain adalah keinginan wanita untuk memperoleh status dimasyarakat dan keinginan wanita untuk menikah dan berkeluarga. Selain itu wanita mengalami resiko kesehatan setiap hari dari pekerjaannya. 8. Peran wanita dalam organisasi profesi Selain berperan di keluarga dan masyarakat sudah banyak wanita-wanita yang berperan dalam organisasi profesi seperti pemberdayaan perempuan (KOMNAS PEREMPUAN) dan organisasi-organisasi yang bergerak di bidang wanita yang tujuannya untuk memperjuangkan hak-hak kaum wanita. Dirumah ancaman penykit paru karena asap dapur dan luka . Misalnya wanita yang mengalami penyakit yang menyebabkan kecacatan / kelemahan biasanya ditolak oleh suami. karena keluarga merupakan arena peluang untuk memainkan fungsi-fungsi kewanitaannya.Ø Pendidikan kaum ibu dan kesejahteraan keluarga c. Ancaman kesehatan Wanita sering mengalami gangguan kesehatan tertentu karena pekerjaaan mereka. 8. b. atau karena kelelahan. Dampak Peran Dampak yang ditimbulkan dari peran wanita baik dikeluarga maupun di masyarakat : a. Penyakit bisa menjadi ancaman berbahaya yang berbeda pada wanita dari pada pria. Setiap wanita normal menginginkan hidup berkeluarga.4. karena kurang gizi.2.

maka dia mempunyai kekuatan emosional untuk merawat kebutuhan fisik dan keluarga.5. Stres (Frustasi dalam peran) Kegiatan dan kejadian sehari-hari sering memberikan tekanan pada wanita sehingga menyebabkan ketegangan pada tubuh dan jiwanya (stress). Penyakit menular melalui air juga sering terjadi karena wanita menghabiskan sebagian besar waktunya di air. Bila seorang wanita mengalami tekanan yang bertubi-tubi setiap harinya dan dalam jangka waktu yang lama dia akan merasa kewalahan dan tidak bisa mengatasinya. maka ia akan menjadi tegang dan nervus sehingga ia tidangak bisa merawat keluarganya dan mengalami gangguan kesehatan jiwa. mengambil air dan berdiri di air selama menanam padi. untuk menemukan masalah-masalahnya dan berusaha mengatasinya. 8. Masalah yang Berhubungan dengan Peran Wanita a. Tetapi bila kesulitan berlangsung terus dan menghambat kegiatan sehari-hari. Berjuta wanita nekerja diluar rumah mengalami gangguan kesehatan karena lingkungan kerja yang tidak aman. demikian juga dengan daya penalaran dan jiwa seorang wanita. b. Krisis psikologiSeperti tubuh wanita bisa sehat atau tidak sehat. Bila penalaran dan jiwa wanita sehat.bakar dari memasak sangat mudah terjadi sehingga dianggap sebagai masalah kesehatan kerja utama bagi wanita. Konflik peran (harapan-harapan peran yang tidak sesuai) . Dan sewaktu pulang kerumah mereka harus mendapatkan beban kerja dobel ini mengakibatkan kelelahan dan meningkatkan resiko penyakit. c. mncuci pakaian. Hampir setiap orang kadang-kadang mempunyai kesulitan untuk melakukannya. merencanakan masa depan dan membina hubungan yang memuaskan dengan orang lain.2.

termasuk ancaman tindakan tertentu. Banyak perubahan-perubahan ini membutuhkan perubahan yang menyeluruh pada sendi-sendi keluarga dan masyarakat sehingga banyak wanita yang merasa harapan untuk peran yang dia inginkan tidak sesuai.1 BENTUK-BENTUK KEKERASAN y y y y Fisik Psikologis Seksual finansial 9. 9 PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DAN DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA 9. c. baik yang terjadi di ranah publik atau dalam kehidupan pribadi. FAKTOR MASYARAKAT y kemiskinan . pemaksaan atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang.1 Kekerasan terhadap perempuan setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang berakibat atau mungkin berakibat kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik.2 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 1).1. wanita dipaksa untuk berubah secara cepat karena perubahan dalam tingkat ekonomi atau karena konflik politik.Dibeberapa wilayah. seksual atau psikologis. Kurang memadainya ketrampilan untuk memecahkan masalah Wanita sering tidak punya kesempatan khusus dalam kehidupan sehari-hari yang sangat sibuk untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. KUHP : y y y y y y y Pasal 89-90 Pasal 351-356 Pasal 285-301 Pasal 338-340 Pasal 324-337 Pasal 310-321 : kekerasan dan luka berat : penganiayaan : kejahatan susila : pembunuhan : penghilangan kemerdekaan : penistaan Pada umumnya tidak membedakan korban laki-laki dan perempuan kecuali pada kejahatan susila 9.1.

9. melainkan berhubungan dengan penguasaan dan dominan.3 PENATALAKSANAAN Rehabilitasi : y y y y fisik psikologis sosial yuridis 9. FAKTOR INDIVIDU y y y y y wanita single.2 Perkosaan Hubungan seksual tanpa kehendak bersama.1 Persepsi masyarakat tentang perkosaan y Biasanya korban yang memprovokasi/mengundang kejadian perkosaan dengan menggunakan pakaian yang minim ataupun dandanan yang berlebihan y y y Sebenarnya perempuan dapat menghindari terjadinya tindakan perkosaan Hanya perempuan tertentu yang akan diperkosa Perkosaan hanya terjadi di daerah asing pada malam hari . yang dipaksakan oleh satu pihak kepada pihak lain. yang juga dapat merupakan tindak pseudo seksual yaitu perilaku seksual yang tidak selalu di motivasi dorongan seksual sebagai motivasi primer. agresi dan perendahan pada satu pihak (korban) oleh pihak lainnya (pelaku). FAKTOR KELUARGA y y y keluarga yang sakit kelainan mental keluarga yang kacau dan tidak bahagia keluarga yang kurang akrab 3). bercerai/ingin bercerai berumur 17-28 tahun ketergantungan obat wanita hamil pasangan yang cemburu berlebihan 9.2.1.y y y urbanisasi keluarga ketergantungan obat lingkungan kekerasan dan kriminalitas 2).

lelah tidak dapat dijelaskan secara rinci/tepat apa yang terjadi (apa. dan jijik yang pada berikutnya dapat ditanggapi dengan represi dan pengingkaran sebagai upaya untuk mencoba menutup pengalaman ayng menyakitkan. mengalami mimpi-mimpi buruk atau kilas balik kejadian.3 Pelecehan seksual perilaku atau tindakan yang mengganggu.2. mual. mendapat santunan atau pun karena ia mempunyai kepribadian mencari perhatian y Perkosaan terjadi karena pelaku tidak dapat mengendalikan impuls seksualnya 9.3 PERAN PETUGAS KESEHATAN y y y y y y y Bersikap dengan santun dan jangan menyalahkan Merawat gangguan kesehatan korban Menulis semua hasil pemeriksaan sebagai bukti Merawat kebutuhan jiwa dan berusaha untuk menajdi sahabat yang bisa dipercaya Membantu dalam membuat keputusan Memberikan motivasi dan arahan untuk bangkit kembali menatap mas adepan Membantu untuk memberitahukan kepada orang tua/keluarga korban 9.y y y Perkosaan hanya dilakukan oleh orang sakit/kriminal Pria baik-baik tidak akan memperkosa kecuali karena undangan/rayuan dari perempuan Perempuan sering mengaku diperkosa untuk balas dendam. ketakutan. lemah. kebingungan. melecehkan dan tidak diundang yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap pihak lain. siapa dan bagaimana ciri penyerang) y Fase kedua (adaptasi awal) Individu menghayati berbagai emosi negatif seperti pemberontakan. disorganisasi. terhina. yang berkaitan langsung . y Fase reorganisasi jangka panjang Bertahun-tahun ditandai dengan upaya individu untuk keluar dari trauma yang dialami dan sungguh-sungguh menerima apa yang terjadi sebagai sesuatu fakta yang memang terjadi.2. Pada fase ini tidak jarang individu menampilkan ciri-ciri depresi. malu. 9.2 Reaksi yang terjadi setelah kejadian perkosaan y Fase akut (segera setelah serangan terjadi) Korban mengalami syok dan rasa takut yang sangat kuat.

Hostile work environment Pelecehan seksual yang terjadi tanpa janji atau iming-iming maupun ancaman Kategori pelecehan seksual menurut Nichaus 1). hal ini jarang dilaporkan karena Pelecehan oleh suami/mantan suami Pelecehan yang dialami seorang wanita oleh pacar/mantan pacar Pelecehan seorang wanita oleh teman kerja atau atasan Pelecehan seksual pada anak-anak oleh anggota keluarga 2).dengan jenis kelamin pihak yang diganggunya dan dirasakan menurunkan martabat dan harga diri orang yang diganggunya. Quid pro quo Pelecehan seksual yang seperti ini adalah pelecehan seksual yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang memiliki kekuasaan otoritas terhadap korbannya. malu 3). dimana akan terjadi kekerasan jika korban menolak 4).3.2 Macam-macam pelecehan seksual 1). 9. Pelecehan seksual dengan ketakutan. Pelecehan seksual dengan orang yang kita kenal y y y y Confidence rape yaitu pelecehan seksual dengan penipuan.1 Kategori pelecehan seksual a. Pelecehan seksual mental. Anger rape. Pelecehan dengan iming-iming atau paksa. Blitz rape yaitu pelecehan seksual yang terjadi sangat cepat. sedangkan pelaku tidak saling kenal 2). mempermalukan dengan memperlihatkan pornografi . 5). disertai iming-iming pekerjaan atau kenaikan gaji atau promosi b. dengan menyerang harga diri korban melalui kata-kata kasar. dimana pelaku memiliki otoritas pada korban 5). Power rape yaitu pelecehan seksual yang saling tidak mengenal. dilakukan oleh orang yang berpengalaman dan yakin korban akan menikmati 4). pelaku bertindak cepat dan menguasai korban. Sadistie rape yaitu pelecehan seksual dengan ciri kekejaman atau sampai pembunuhan 9. Pelecehan seksual dengan orang yang tidak dikenal y y Pelecehan di penjara Pelecehan saat terjaid perang 3).3. yaitu pelecehan seksual dimana korban menjadi marah dan balas dendam.

malu dan perasaan bersalah 2. depresi.3 Penyebab terjadinya pelecehan seksual y y y Dilihat dari si peleceh Dilihat dari si korban Dilihat dari tempat dan waktu kejadian 9.4 Respon korban pelecehan seksual 1.3. pindah rumah. gangguan pola tidur. mimpi buruk.6 Hukum-hukum yang mengatur tentang pelecehan seksual y y y Pasal 289-296 tentang pencabulan Pasal 295-298 dan 506 tentang penghubungan pencabulan Pasal 286-288 tentang persetubuhan dengan wanita dibawah umur 9. tegang. muntah.9. menunduk dan lembut) 3. takut akan penyiksaan diri dan kematian 5. kehilangan kontrol diri. gelisah. lelah. membuang/menghancurkan benda yang berkaitan dengan pelecahan 4. yang paling sering adalah ketidakberdayaan. kemarahan. gatal dan keluar darah pada vagina.3. mual. merasa menjadi orang yang kotor dan menjijikkan. sakit kepala.7 Hal-hal yang dilakukan ketika terjadi pelecehan seksual y Katakan TIDAK dengan tegas tanpa senyum dan minta maaf . nyeri pada daerah pacinela. menyalahkan diri sendiri. menangis terisak-isak) dan respon terkontrol (menyembunyikan perasaannya. nyeri lambung. yaitu respon ekspresif (ketakutan. respon atau dampak jangka panjang : gelisah. takut. respon lain yaitu: mandi sebersih-bersihnya. bahkan ada yang sampai menggunakan obat-obatan terlarang maupun ingin bunuh diri. phobia sendirian.3. respon emosi korban terbagi menjadi dua. ingin balas dendam. merasa terhina. beberapa hari kemudian akan timbu memar/lecet pada bagian tubuh.3.3.5 Dampak psikologis pelecehan seksual y y y y Frekuensi terjadinya pelecehan Parah tidaknya (halus atau kasar) Mengancam keselamatan fisik ataukah hanya sebatas pelecehan verbal Apakah mengganggu kinerja pekerja 9. menambah pengamanan. tampil tenang. 9. marah.

y y y y

Buat jurnal kejadian Cari informasi tentang si peleceh dan orang-orang sekitarnya Buat pernyataan tertulis kepada si peleceh, bahwa anda tidak suka dengan perilakunya Hubungi atasan atau pihak yang berwenang atau yang mempunyai kedudukan, seperti polisi/bos/orang tua/tokoh agama/tokoh masyarakat dan jeaskan apa yang terjadi

9.4. Single Parent Single parent adalah orang yang melakukan tugas sebagai orang tua (ayah dan ibu) seorang diri, karena kehilangan/ terpisah dengan pasangannya. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang menjadi Single Parent, diantaranya : 1. Tinggal terpisah karena pasangannya bekerja/belajar di kota/Negara lain. 2. Kematian pasangan 3. Perceraian

9.4.1 Masalah yang sering terjadi pada single parent: ‡ Single parent yang terpisah dengan pasangan karena bekerja/belajar di kota/negara lain, memiliki beberapa masalah, seperti : merasa kesepian, tidak terpenuhinya kebutuhan seks sementara ia seharusnya bisa mendapatkan pemenuhan kebutuhan seks dari pasangannya. Saat pasanganya berada jauh darinya, ia juga merasa berat membesarkan anak sendiri. ‡ Seseorang yg menjadi single parent krn kematian juga mengalami masalah yg berat. Namun jika mendapatkan pelayanan pendampingan/konseling yg tepat, ia dpt melalui masa-masa gelapnya. Sehingga kedukaannya tdk berlarut-larut (tdk lebih dari 6 bulan). single parent yg ditinggal mati pasangannya mengalami masalah keuangan dan merasa kesepian. ‡ single parent yg berpisah dengan pasangannya karena perceraian, memiliki masalah yg lebih serius lagi. Setidaknya ada 6 masalah besar,yaitu : 1.Masalah emosional 2.Masalah hukum (hak asuh, dll) 3.Menjalin hubungan baik dengan mantan suami/istri

4.Menghadapi anak 5.Masalah dengan lingkungan 6.Masalah keuangan ‡ Single parent pasca perceraian juga mengalami masalah dengan mantan pasangannya. Krn pengalaman pahitnya, seorang single parent sering tdk menyadari bhw sejelek apapun mantan suami/istri-nya, ia tetap ayah/ibu dari anak-anaknya. Sebelum single parent mengampuni mantan pasangannya, ia cenderung ingin balas dendam. Beberapa single parent bahkan melakukan usaha balas dendam kepada mantan pasangannya, dgn memanfaatkan anak-anaknya. ‡ Kondisi emosional single parent pasca perceraian : . Kecewa . Marah . Membenci mantan suami/istrinya . Cemburu terhadap rivalnya . Mudah marah kepada anak-anak . Luka batin/trauma . Kesepian . Merasa tak berharga . Merasa teraniaya oleh lingkungan . Mengasihani dirinya sendiri 9.4.2 Hal yang dibutuhkan seorang single parent saat menghadapi situasi yg sulit pasca perceraiannya adalah : 1.Single parent perlu menjalani konseling pribadi untuk membagi beban. 2.Jika diperlukan, single parent juga bisa menjalani terapi utk recovery dari traumanya. 3.Dukungan sosial/komunitas teman senasib (sesama single parent) juga dibutuhkan untuk menguatkan hati seorang single parent. 4. Single parent membutuhkan pengetahuan/ ketrampilan single parenting yg memadai supaya bisa menjadi teladan bagi anak-anaknya. 5.Seorang single parent juga perlu melatih diri untuk bersikap bijaksana terhadap lingkungan.

6. Utk mengatasi masalah ekonomi, seorang single parent membutuhkan kesempatan utk mengembangkan/memanfaatkan talentanya dlm kegiatan-kegiatan produktif. Namun kita perlu hati-hati, pemberian bantuan cuma-cuma atau santunan social justru bisa merendahkan martabat dan harga diri seorang single parent. 7. Perceraian dgn pasangan seringkali merusak harga diri seorang single parent. Bahkan tdk sedikit single parent yg kehilangan makna hidupnya gara-gara ditinggalkan/bercerai dgn pasangan. 9.4.3 Untuk mengatasi masalah yang timbul dalam berperan menjadi seorang single parent: 1.Siapkan mental 2.Jaga kesehatan 3.Tahan banting 4.tegar 5. Luangkan waktu 6.Terbuka 7.Jangan gegabah 8. Silaturrahmi

9.5 Perkawinan Usia Muda Dan Tua Di Wanita Di Tempat Kerja 9.5 1. Perkawinan usia muda Baru saja kita mendengar berita diberbagai media tentang kyai kaya yang menikahi anak perempuan yang masih belia berumur 12 tahun. Berita ini menarik perhatian khalayak karena merupakan peristiwa yang tidak lazim. Apapun alasannya, perkawinan tersebut dari tinjauan berbagai aspek sangat merugikan kepentingan anak dan sangat membahayakan kesehatan anak akibat dampak perkawinan dini atau perkawinan di bawah umur. 9.5.2 Dampak Pernikahan Dini (Perkawinan Dibawah Umur a. Dampak thd hkum 1. UU No. 1 th 1974 ttg Perkawinan 2. UU No. 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak 3. UU No. 21 th 2007 ttg Penjualan anak o/ ortu

shg akn menimbulkan trauma psikis b'kepanjangan dlm jiwa ank yg sulit disembuhkn. Hal ni b¶tentangn dgn UU. namun d¶kemas dgn p¶kwinan se-akn2 m¶jd legal. seks. Dampak prilaku seksual menyimpang Adax prilaku seksual yg m¶yimpang yaitu prilaku yg gemar b¶hub seks dgn ank2 yg dikenl dgn istilah pedofilia.Amanat Undang2 tsb di atas ber7an melindungi anak. B.No. eksploitasi & diskriminasi. Kondisi ni sgt b¶tentangan dgn ajran agma apapun t¶msk agma Islam yg sgt m¶hormati perempuan. tumbuh & berkembang serta terlindungi dri perbuatan kekerasan. perobekan yg luas & infeksi yg akan m¶bahayakan organ reproduksix & dpt m¶bhykn jiwa anak.5. c. menghalangi kemmpuannya dalam pendapatan. ancamnx pidana penjara max 15 th min 3 th & pidana denda max 300 jt & min 60 jt rupiah. Selain itu. Kondisi ni hx akn melestarikan budaya patriarki yg akn melahirkan kekerasn thd perempuan. Apabila tdk diambil tindkn hkm thd org yg m¶gunakn seksualitas ank scr ilegal akn m¶yebabkn tdk ada efek jera dr pelaku bahkn akn m¶jd cntoh bgi yg lain. Jk dipaksakan justru akn tjd trauma.alat2 reproduksi ank masih dlm proses menuju kematangan shg blm siap u/ melakukan hub. seks dg lawan jenisx. P¶buatan ni jls mrpkn tindkn ilegal.23 th 2002 ttg P¶lindungn Ank khususx psl 81. agar anak tetap m¶peroleh hakx u/ hdup. . 9. e. d. Dampak psikologis Scr psikis ank jg blm siap & mengerti ttg hub. Dampak biologis Scr biologis. apalagi jika smpai hamil kemudian melahirkan. hak b¶main & menikmati wktu luangx serta hak2 lainx yg melekat dlm diri ank. ikatan p¶kawinan akn m¶hilangkan hak ank u/ m¶peroleh pend. Dampak sosial Fenomena sosial ini b¶kaitan dg faktor sosbud dlm masy patriarki yg menempatkan perempuan pd posi2 yg rndah & hx dianggp pelengkap seks laki2 sj. Ank akn murung & m¶nyesali hidupx yg b¶akhr pd p¶kawinn yg dy sndri tdk mengerti ats putusan hidupx.3 KERUGIAN KAWIN MUDA ‡ ‡ merintangi rencana-rencana pendidikan /masa dpn suami. Dgn adanya suatu keluwarga yg bergabung padanya ketika dia sedang berjuang u/ kemampuan & aktivitsx sehingga tdk bisa memperoleh kemajuan.

9.1 Pengertian .1 INCEST 10.4 UPAYA MENGATASINYA Pernikahan dini lebih banyak mudharat drpd manfaatnya. Masyarakat yg peduli terhadap perlindungan anak dpat mengajukn class-action kepada pelaku.6 PERKWINAN USIA TUA 9. PERMASALAHAN KESEHATAN WANITA DALAM DIMENSI SOSIAL DAN UPAYA MENGATASINYA 10. 9. Oleh karena itu patut ditentang. yag kuat antar pernikahan terlalu muda dengan ketidak bahagiaan & diikuti oleh perceraian. Studi2 ttg kbhagian perkawinan menunjukan adax swt hub.6. (melaporkn kpd komisi perlindungan anak indonesia).5. lslam peduli anak lainx & para penegak hukum harus melakukan peyelidikan & peyidikan untuk melihat adanya pelanggaran terhadap perundang yg ada & bertindak terhadap pelaku untuk dikenai pasal pidana dari peraturan perundangn yang ada.6.1. Ortu hrs disadarkan untuk tdk mengizinkan menikahkan anknya dlm usia dini & hrs memahami peraturan perundang2an untuk mlindungi anak.1 Dampak perkwinan usia tua ‡ ‡ ‡ ‡ Melahirkan bayi dgn sindrom down kecenderungan untuk melahirkan dgn SC Masalah degnan DM & hipertensi Partus lebih sulit & lama 9.‡ Kawlitas penting dri pasangan yag baik seringkali tdk dihargai hingga usia pertengahan/akhir 20 th-an.2 Upaya mengatasinya: ‡ ‡ ‡ ‡ Sering berkunjung ke klinik Lebih banyak melakukan pemeriksaan Konseling genetik Pemeriksaan skrining 10. ‡ Orang yg lebih tua cenderung lebih siap untuk bertggung jawab dalam kehidupan RT.

Perlu adanya perhatian. Dengan memberikan pendidikan b.6 Penyelesaian a.a.5.1. Dengan melakukan incest c. Orang yg lebih berkuasa b. Kurang pendidikan agama f. Pergaulan d. Kurang iman e. Sosialisasi incest d. Empati dan penguatan terhadap korban b. Jenis kelamin c. Unwanted pregnancy b. Tidak main hakim sendiri . Abortus 10.4 Akibat Incest a.3 Pelaku dan Korban a. Kejiwaan atau truma c.1. Meningkatkan kegiatn keagamaan e. Orang2 yang lebih lemah 10. Kurang berkomunikasi dgn tetangga atau kurang pergaulan g. b.1. Terjadi diwilayah Rumah Tangga d. pengetahuan dan pendidikan 10. Faktor usia b. Akibatat seksual antara manusia yg demikian erat hubungannya shg perkawinan antara mereka dilarang secara hokum atau kebudayaan 10.1.2 Penyebab Dan Faktor Pendorong a. Kurang perhatian dari orang tua 10.1. Hubungan seksual yg dilakukan oleh saudara kandung atau masih ada hubungan darah. Pencegahan a.

2.c. Perbudakan g.1 Pengertian a. malaria dan campak namun penyakit ini dapat menyebabkan kematian karena keadaan sanitasi yang buruk. peperangan atau terusir oleh keluarga atau dapat pula berarti bahwa seseorang melakukan pengungsian dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Wanita yang diperjual belikan f.2. Komplikasi berbagai penyakit 10. Peperangan untuk menyelamatkan diri. 10.2 HOMELESS 10. berharap mendapatkan perlindungan. c. Pengungsi adalah sekumpulan orang yg melintasi perbatasan dr suatu Negara ke Negara lain karena mereka takut akan keamanan mrk dirumah. Kehilangan dukungan keluarga dan masyarakat c. Orang-orng terusir (tanpa tempat tinggal tetap) adalah orang yang terpaksa meninggalkan rumah mereka tapi tetap berada dalam wilayah negaranya sendiri.4 Penyebab Yang Menimbulkan Gangguan Jiwa a. ISPA. Seseorang yg kehilangan rumah karena bencana alam . Keadaan wanita pengungsi yg bekerja sebagai pembantu RT 10. kehidupan yg lebih baik dan lebih aman. c.2. b. Paksaan untuk masuk dunia pelacuran e. Pemerkosaan d.2 Masalah Yang Timbul a. Kehilangn rumah b. Bencana alam dapat timbul penyakit : diare. Kehilangan kebebasan dan pekerjaan yg barguna bagi mereka .2. Pelecehan seksual b. Tindak kekerasan c. Melaporkan kasus ke polisi 10. Menyaksikan/menjadi korban tindak kekerasan d.3 Pengungsian Dapat Terjadi Akibat a. b.

Perpustakaan dan buku. mental (perilaku salah). Sarana rekreasi e. Pusat rehabilitasi : tempat atau sarana yg digunakan untuk proses pemulihan atau perbaikan untuk kembali seperti semula missal ketergantungan narkoba. spiritual (kekacauan nilai2 luhur) dan social (rusak komunikasi) b. Sarana2 peningkatan minat dan ketrampilan d. sosiolog.3. bahan audiovisual dan alat peraga c.4 Pola Dasar Rancangan Rehabilitasi a. Lingkungan yg sangat padat f. psikolog. TOGA.3 WANITA DIPUSAT REHABILITASI 10.3. Masyarakt sekitar dan umum d. Gembong dan pengedar narkoba 10. Tenaga professional sprt dokter. penyandang cacat baik fisik atau mental dan masalah yg lain. Orang2 terdekat c. Jadwal harian atau program kegiatan f. Tahap I : proses transisi awal (1-8minggu) melewati 3 titik penting : Ø Informasi adanya masalah Ø Informasi klinis dan keputusan untuk menempuh rehabilitasi Ø Persiapan akhir lewat detoksifikasi dan stabilitasi awal .3.3 Sarana Dan Prasarana Rehabilitasi a.2 Subyek Rehabilitasi a. psikiater. Kesuliyn mengungkapkan rasa duka 10.e.3. ahli kerohanian.1 Pengertian a. fisioterapi 10. Wanita pemakai atau pecandu narkoba biasanya terganggu atau menderita secara fisik (penyakit). Pribadi korban narkoba b. Fasilitas angkutan dan komunikasi g. 10. pertolongan dan harapan b. Tersedia dukungan .

padahal selalu gagal ia mulai menyadari bahwa itu sia-sia. ketergantungan dan sulit untuk meninggalkan narkoba. mulai menakui bahwa ia sedang ketagihan. c. Tahap II : proses rehabilitasi intensif (3-18 bulan) melewati 3 titk penting yaitu : Ø Tahap konsolidasi : secara sadar dan tekun melepaskan diri dari berbagai penyakit dan akibat lain. d. menatap kedepan dan membuat pilihan hidup Ø Merasa puas menerima dirinya apa adanya lalu mempercayakan dirinya ke orang lain. Tahap IV : pemeliharaan lanjut (seumur hidup). melewati 3 titik penting : Ø Mengubah dan menjauhi nostalgia kesenangan narkoba Ø Setia mengikuti program-program dan acara affect care krg lebih 2 tahun Ø Tidak ada salahnya untuk ikut terlibat dalam gerakan kelompok bersih narkoba. Cara menstabilkan diri : Ø Mengakui perlunya jasa pendamping Ø Melangkah mengatasi gejala putus asa Ø Melangkah mengatasi masalah patologis Ø Mempelajari metode mengatasi stress tanpa obat2an.5 Jenjang Proses Kesembuhan a. hidup normal dalam hati kecil. Tahap III : proses transisi akhir (1-6 tahun). 10.b. b. kehidupan yg berlawanan dengan narkoba yaitu : . Jenjang stabilisasi Dini : mulai membenahi diri denga cara sendiri.3. Jenjang Transisi : gejala mulai kesadaran bahwa ia kehilangan sesuatu yg berharga : kewarasan. Jenjang kesembuhan awal : merubah seluruh system keyakinan menempuh arah baru. Akhirnya memutuskan untuk minta bantuan atau jasa orang lain. Ø Tahap pengakuan diri : menemukan jati diri. c. menguasai ketrampilan kerja. melewati 3 titik penting : Ø Terjadi perdamaian & penyasuain kembali dengan lingkungan Ø Berdamai dengan dirinya. dibina pengungkapan2 diri Ø Tahap positif thinking and doing : secar sadar dan dengan inisiatif untuk mencapai prestasi.

Jenjang Pemantapan : kesembuhan bukan sasaran tapi sarana menuju kesehatan. Jenjang kesembuhan menengah : pola gaya hidup masih rancu. penularan. Di Indonesia pelacur (pekerja seks komersial) sebagai pelaku pelacuran sering disebut sebagai sundal atau sundel. keyakinan dan kepercayaan. f. mereka kerap digunduli bila tertangkap aparat penegak ketertiban.Ø Mengaku narkoba itu berbahaya dan banyak membawa masalah Ø Bersedia menerima bantuan dari orang lain Ø Berserah diri pada Tuhan Ø Berusaha membangun hidup baru Ø Bersedia berbuat untuk kekurangan diri/pribadi Ø Yakin akan menerima keberanian. Ini menunjukkan bahwa prilaku perempuan sundal itu sangat begitu buruk hina dan menjadi musuh masyarakat. yang perlu dibenahi : Ø Menanggulangi bahaya patah semangat Ø Memperbaiki gangguan narkoba Ø Mengusahakn peningkatan emosi diri Ø Membangun gaya hidup yang seimbang Ø Menata perubahan dan pertumbuhan diri e. Mereka juga digusur karena dianggap melecehkan kesucian agama dan . yang dapat dilakukan : Ø Memelihara program kesembuhan Ø Mengubah pola hidup Ø Bertambah dan berkembang Ø Mampu menyesuaikan diri 10. d. kekuatan dan harapan dr Tuhan.4 PEKERJA SEKS KOMERSIAL A. Jenjang akhir kesembuhan : dalam jenjang akhir ini perhatian dipusatkan pada masalah yg berukuran pada pecandu seperti : masalah DNA. Pengertian Pekerja Seks Komersial Pekerja seks komersial adalah seseorang yang menjual jasanya untuk melakukan hubungan seksual untuk uang.

Khusus laki-laki. digunakan istilah gigolo. namun toh dibutuhkan (evil necessity). alasan seorang remaja melakukan seks adalah sebagai berikut : 1) Tekanan yang datang dari teman pergaulannya . Pekerjaan melacur atau nyundal sudah dikenal di masyarakat sejak berabad lampau ini terbukti dengan banyaknya catatan tercecer seputar mereka dari masa kemasa. Di kalangan masyarakat Indonesia.mereka juga diseret ke pengadilan karena melanggar hukum. Pandangan ini didasarkan pada anggapan bahwa kehadiran pelacuran bisa menyalurkan nafsu seksual pihak yang membutuhkannya (biasanya kaum laki-laki). (http://id. seorang bapak gereja. Ia mengatakan bahwa pelacuran itu ibarat "selokan yang menyalurkan air yang busuk dari kota demi menjaga kesehatan warga kotanya. Salah seorang yang mengemukakan pandangan seperti itu adalah Augustinus dari Hippo (354-430). Pelacur adalah profesi yang menjual jasa untuk memuaskan kebutuhan seksual pelanggan. C. Ada pula pihak yang menganggap pelacuran sebagai sesuatu yang buruk. Pelacuran Menurut Agama Pelacuran dalam pandangan islam Pelacuran dalam pandangan Islam adalah haram hukumnya. karena merekalah yang ditengarai menyebarkan penyakit AIDS akibat perilaku sex bebas tanpa pengaman bernama kondom. dan mereka yang menyewakan atau menjual tubuhnya sering dianggap sebagai sampah masyarakat. wanita tuna susila. Biasanya pelayanan ini dalam bentuk menyewakan tubuhnya. Sundal selain meresahkan juga mematikan. malah jahat. pelacuran dipandang negatif. tanpa penyaluran itu. Faktor-faktor pendukung perilaku seks pada remaja Pekerja seks komersial kebanyakan terjadi pada remaja yang diawali dengan terjadinya pergaulan kearah seks bebas." Istilah pelacur sering diperhalus dengan pekerja seks komersial.wikipedia.org) B.dimana menurut para ahli. istilah lain yang juga mengacu kepada layanan seks komersial. dikhawatirkan para pelanggannya justru akan menyerang dan memperkosa kaum perempuan baikbaik.

maka rasa penasaran tersebut semakin mendorong mereka untuk lebih jauh lagi melakukan berbagai macam percobaan sesuai dengan apa yang diharapkan. apalagi jika teman-temannya mengatakan bahwa terasa nikmat. ditambah lagi adanya infomasi yang tidak terbatas masuknya. rasa aman. melainkan juga sikap memberontak terhadap orang tuanya. seorang remaja perempuan biasanya berpendapat sudah tidak ada lagi yang dapat dibanggakan dalam dirinya. dan harga diri selayaknya orang dewasa. jadi wajar jika semua orang tidak terkecuali remaja. maka dalam pikirannya tersebut ia akan merasa putus asa dan mencari pelampiasan yang akan menjerumuskannya dalam pergaulan bebas. keingintahuannya begitu besar terhadap seks. 5) Pelampiasan diri factor ini tidak hanya datang dari diri sendiri. sekalipun akibat dari perbuatannya tersebut tidak sepadan dengan resiko yang akan dihadapinya. tanpa memikirkan resiko yang akan dihadapinya. seseorang harus rela melakukan apa saja terhadap pasangannya. dalam hal ini yang berperan bukan saja nafsu seksual. penerimaan. 2) Adanya tekanan dari pacar karena kebutuhan seorang untuk mencintai dan dicintai.Lingkungan pergaulan yang dimasuki oleh seorang remaja dapat juga berpengaruh untuk menekan temannya yang belum melakukan hubungan seks. . 3) Adanya kebutuhan badaniah Seks menurut para ahli merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan seseorang. misalnya karena terlanjur berbuat. Remaja lebih membutuhkan suatu hubungan. menginginkan hubungan seks ini. bagi remaja tersebut tekanan dari teman-temannyaitu dirasakan lebih kuat dari pada yang didapat dari pacarnya sendiri. 4) Rasa penasaran Pada usia remaja.

univrab. paman. akibatnya remaja tersebut merasa tertekan sehingga ingin membebaskan diri dengan menunjukkan sikap sebagai pemberontak. yang salah satunya dalam masalah seks.ac. Untuk mencegah hal-hal yang tidak di kehendaki. Faktor-faktor penyebab adanya PSK (pekerja seks komersial) adalah : a. Kebutuhan yang semakin banyak pada seorang perempuan memaksa dia untuk mencari sebuah pekerjaan dengan penghasilan yang memuaskan namun kadang dari beberapa mereka harus bekerja sebagai PSK untuk pemenuhan kebutuhan tersebut. b. c. semua menyedihkan. perlu ada perhatian dari kita bersama dengan cara memberikan informasi yang cukup mengenai pendidikan seks dan Pendidikan agama. Kemiskinan Diantara alasan penting yang melatarbelakangi adalah kemiskinan yang sering bersifat structural.id) A. Struktur kebijakan tidak memihak kepada kaum yang lemah sehingga yang miskin semakin miskin.Kalau tidak ada informasi dan pendidikan agama di khawatirkan remaja cendrung menyalah gunakan hasrat seksualnya tanpa kendali dan tanpa pencegahan sama sekali. (http://www. Kalau dikaitkan dengan kondisi saat ini maka sudah sewajarnyalah kita mendukung RUU APP. Kekerasan seksual Penelitian menunjukkan banyak faktor penyebab perempuan menjadi PSK diantaranya kekerasan seksual seperti perkosaan oleh bapak kandung. bagi seorang remaja mungkin aturan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya tidak dibuat berdasarkan kepentingan kedua belah pihak (orang tua dan anak). dan sekaligus berbahaya. Penipuan . sedangkan orang yang kaya semakin menumpuk harta kekayaannya.Faktor lainnya datang dari lingkungan keluarga. guru dan sebagainya. hanya karena kurangnya tuntunan seksualitas yang merupakan bagian dari kemanusiaan kita sendiri.

film atau yang dipersamakan dengan film. tayangan atau media komunikasi lainnya yang sengaja dibuat untuk memperlihatkan secara terang-terangan atau tersamar kepada public alat vital dan bagian bagian tubuh serta gerakan-gerakan erotis yang menonjolkan sensualitan dan seksualitas. Kenangan masa kecil yang buruk Tindak pelecehan yang semakin meningkat pada seorang perempuan bahkan adanya pemerkosaan pada anak kecil bisa menjadi faktor dia menjadi seorang PSK. b. Akibat gaya hidup modern Seseorang perempuan pastinya ingin tampil dengan keindahan tubuh dan barang-barang yang dikenalakannya. c. Dampak yang ditimbulkan bia seseorang bekerja sebagai PSK (pekerja seks komersial) : a. foto. B. . Keluarga dan masyarakat tidak dapat lagi memandang nilainya sebagai seorang perempuan.Faktor lain yaitu. Broken home Kehidupan keluarga yang kurang baik dapat memaksa seseorang remaja untuk melakukan hala-hal yang kurang baik di luar rumah dan itu dimanfaatkan oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab dengan mengajaknya bekerja sebagai PSK. penipuan dan pemaksaan dengan berkedok agen penyalur kerja. C. d. pornografi adalah bentuk ekspresi visual berupa gambar. Pornografi Menurut definisi Undang-undang Anti Pornografi. Persoalan persoalan psikologis a. Namun ada dari beberapa mereka yang terpojok karena masalah keuangan untuk pemenuhan keinginan tersebut maka mereka mengambil jalan akhir dengan menjadi PSK untuk pemuasan dirinya. Kasus penjualan anak perempuan oleh orangtua sendiri pun juga kerap ditemui. serta segala bentuk perilaku seksual dan hubungan seks manusia yang patut diduga menimbulkan rangsangan nafsu birahi pada orang lain. tulisan. video.

Keluarga 1.sifilis. d. D. Penanganan masalah PSK: a. klamdia. a. Mempermudah penyebaran penyakit menular seksual. prostitusi dibagi dalam : 1. Pemerintah 1.b. seperti gonore. karena masyarakat hanya akan selalu mencemooh dirinya. Individual 2. Masyarakat Meningkatkan kepedulian dan melakukan pendekatan terhadap kehidupan PSK. c. Klasifikasi : 1.herpes kelamin. Meningkatkan pendidikan anak-anak terutama mengenalkan pendidikan seks secara dini agar terhindar dari perilaku seks bebas. Memberikan citra buruk bagi keluarga. 2. Dibalik front organisasi/bisnis terhormat c. 3. 2. Meningkatkan keamanan dengan lebih menggiatkan razia lokalisasi PSK untuk dijaring dan mendapatkan rehabilitasi. club malam. b. panti pijat. Sektor formal (kompleks lokalisasi. Menurut lokasinya : 1. Sektor informal (berorientasi secara tidak tetap) . Bantuan organisasi dan sindikat b. Meningkatkan bimbingan agama sebagai tameng agar terhindar dari perbuatan dosa. c. Meregulasi undang-undang khusus tentang PSK. dan HIV/AIDS. Menurut jumlahnya. Stabilitas sosial pada dirinya akan terhambat. Rumah panggilan call house 3. Segregasi/lokalisasi 2. hepatitis B. Memperbanyak tempat atau panti rehabilitasi. penyedia perempuan panggilan) 2. perempuan pendamping.

Penanggulangan prostitusi 1. Represif dan kuratif (menekan. beraneka warna. tidak hadir secara psikis 6) Mobile . menarik 3) Muda 4) Pakaian mencolok.d. film dan gambar porno yMeningkatkan kesejahteraan rakyat 2. Preventif yPenyempurnaan UU larangan/pengaturan penyelenggaraan pelacuran yIntensifikasi pendidikan keagamaan yKesibukan untuk penyaluran energi yang positif yMemperluas lapangan kerja yPendidikan seks yKoordinasi berbagai instansi untuk pencegahan/penyebaran pelacuran yPenyitaan buku. Ciri khas pelacur Ada beberapa cirri khas seorang pelacur / Pekerja seks komersial 1) Wanita. ayu. eksentrik 5) Teknik seksual mekanistik. cepat. manis. atraktif. rupawan. lawan pelacur adalah gigolo (pelacur pria) 2) Biasanya cantik. menghapuskan dan menyembuhkan wanita dari ketunasusilaannya) yMelakukan pengawasan dan kontrol yang sangat ketat terhadap lokalisasi yang sering ditafsirkan sebagai legalisasi yAktivitas rehabilitasi dan resosialisasi yPenyempurnaan tempat penampungan dan pembinaan yPemberian pengobatan yMembuka lapangan kerja baru yPendekatan keluarga yMencarikan pasangan hidup yPemerataan penduduk dan perluasan lapangan kerja A.

gambar. bacaan 12) Pelayan dan pembantu RT 13) Penundaan perkawinan .7) Berasal dari strata ekonomi rendah 8) 60-80 % intelektual normal B. Motif yang melatarbelakangi Motif-motif yang melatarbelakangi seseorang menjadi pelacur / PSK 1) Kesulitan hidup 2) Nafsu seks abnormal 3) Tekanan ekonomi 4) Aspirasi materiil tinggi 5) Kompensasi terhadap perasaan inferior 6) Ingin tahu pada masalah seks 7) Pemberontakan terhadap otoritas orang tua 8) Simbol keberanian dan kegagahan 9) Gadis dari daerah slums dengan lingkungan immoril 10) Bujuk rayu laki-laki dan/calo 11) Stimulasi seksual melalui film. Kategori pelacuran Beberapa kategori seorang PSK. antara lain : 1) Pergundikan 2) Tante girang 3) Gadis panggilan 4) Gadis bar 5) Gadis juvenile delinguent 6) Gadis binal 7) Gadis taksi 8) Penggali emas 9) Hostes atau pramuria 10) Promiskuitas C.

PSK Pekerjaan tak bermoral Faktor-faktor yang menyebabkan PSK dianggap sebagai pekerjaan yang tidak bermoral : 1) Pekerjaan ini identik dengan perzinahan yang merupakan suatu kegiatan seks yang dianggap tidak bermoral oleh banyak agama . Masalah-masalah yang timbul dari PSK Beberapa masalah yang timbul karena menjadi PSK. karena: 1) Kebiasaan buruk 2) Badan lemas dan lelah 3) Badan dimanipulir dan di eksploitasi 4) PMS termasuk HIV/AIDS. HIV/AIDS.14) Disorganisasi dan disintegrasi kehidupan keluarga 15) Mobilitas pekerjaan atau jabatan pria 16) Ambisi besar mendapatkan status sosial ekonomi tinggi 17) Mudah dilakukan 18) Pecandu narkoba 19) Traumatis cinta 20) Ajakan teman 21) Tidak dipuaskan pasangan/suami D. Akibat menjadi pelacur / PSK Pelacur pada umumnya cepat menjadi tua dan layu. infertil 5) Kekerasan 6) Penghasilan lambat laun menurun 7) Usia lebih dari 30 tahun biasanya mengalami konflik jiwa E. antara lain : 1) Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhoe. Klamidia 2) Timbul kehamilan yang pada umumnya tidak diinginkan 3) Timbul Kekerasan 4) Mengganggu ketenangan lingkungan tempat tinggal F. siphilis. kehamilan.

2) Perilaku seksual oleh masyarakat dianggap sebagai kegiatan yang berkaitan dengan tugas reproduksi yang tidak seharusnya digunakan secara bebas demi untuk memperoleh uang. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan c. perawatan PMS dan obat yang terjangkau serta penanggulangan obat terlarang. 5) Memastikan ketersediaan pelayanan kesehatan termasuk KB. hilangnya rasa. PENGERTIAN a. Narkoba : pada dasarnya merupakan obat2an yang apabila pemakaiannya disalhgunakan dapat menimbulkan ketergantungan b. . 10. Peran sebagai petugas kesehatan Peran sebagai petugas kesehatan dalam masalah pekerja seks komersial yaitu : 1) Memberikan pelayanan secara sopan seperti melayani pasien-pasien yang lain 2) Belajar membuat diagnosa dan mengobati PMS 3) Mengenal berbagai jenis obat yang masih efektif. Narkotika : zat atau obat yang berasal dr tanaman atau bukan tanaman yg dapat menyebabkan penurunan / perubahan kesadaran. 4) Kaum wanita membenci pelacuran karena dianggap sebagai pecuri cinta dari lakilaki (suami) mereka sekaligus pencuri hartanya G.5 DRUG ABUSE A. 3) Pelacuran dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan keluarga yang dibentuk melalui perkawinan dan melecehkan nilai sakral perkawinan. terbaru. murah dan cobalah menjaga kelangsungan pengadaan obat 4) Cari pengadaan kondom yang cukup dan rutin bagi masyarakat. Psikotropika : zat atau obat baik alamiah atau sintetik bukan narkotika yg berkhasiat psikoaktif melalui susunan syaraf pusat yg menyebabkan perubahan khas pd aktivitas mental dan prilaku.

missal : LSD b. Narkotika golongan I : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. Zat adiktif lainnya adalah . serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan Misal : heroin. PENGGOLONGAN NARKOTIKA UU. minuman berakohol bersifat sedative (penenang). missal . hipnotik. serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. morfin c.d. missal : Codein C. misal : ampetamiin. mengakibatkan ketergantungan. NO.NO. PENGGOLONGAN PSIKOTROPIKA UU. serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan. Narkotika golingan III : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi. serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan ketergantungan. Psikotopika golongan I : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. ganja. rokok. Psikotropika golongan III : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. metilfenidad c. serta mempunyai potensi sedang. Narkotika golongan II : narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan & tidak digunakan dalam terapi.2 TAHUN 1997 a. 05 TAHUN 1995 a. B. Psikotropika golongan II : psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak dapat digunakan dalam terapi. misal : barbiturate . kokain b. depresan.

d. agar diterima kelompok ttn.kurang PD. bahkan tertidur. codein. tidak sadar diri. dan sedative b. dan mendapat pengalaman baru. FAKTOR2 PENYEBAB PENYALAHGUNAAN a. sifat antisocial. Jenis ini membuat pemakai merasa fly. selalu menuntut. kafein. misal : Diazepam D. Factor Zat Ketersediaan zata pada peredaran gelap Kemudahan memperoleh zat . penilaian diri negative. depresi. E. Psikotropika golongan IV : psikotropika yg berkhasiat pengobatan & dapat digunakan dalam terapi dan atau tujuan ilmu pengetahuan. sebagai lambing kemoderan. kokain. heroin. morfin. cenderung agresif. Misal : opium. Halusinogen : zat yg dapat menimbulkan efek halusinasi yg bersifat merubah perasaan dan pikiran seringkali disertai halusinasi. EFEK YANG DITIMBULKAN a. memuaskan rasa ingin tahu. mescalin dan LSD. misal : ganja. apatis). kurang religious. melarikan diri dr sesuatu. memiliki gangguan jiwa (cemas. b. Motivasi tertentu : menyatakan diri bebas. Faktor Individu Penyakit jasmaniah Kepribadian dgn resiko tinggi : mudah kecewa. amfetamin c. Depresan : jenis zat berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Stimulan : zat yg dapat merangsang fungsi tubuh dan meningkatkan kegairahan kerja (segar & bersemanagat) misal : ekstasi.

Sebagian akan berhenti tp ada juga yg meneruskan. e. Kafein : gastritis. kehilangan BB. impotensi. Situasional use : memakai zat pada saat tertentu saja ( saat sedih. ortu otoriter. ancaman fisik sgt kuat. opioida : kemandulan. Abuse . adanya murid pengguna. c. Dependence use : telah terjadi toleransi dan gejala putus zat. Eksperimen use : sekedar mencoba-coba dan memenuhi rasa ingin tahu. d. sakit . Lingkungan masyarakat luas : situasi politik. Lingkungan sekolah : sekolah kurang disiplin. Lingkungan teman sebaya . yg akan menimbulkan gangguan fungsional / okupasional. Recreation use : hanya untuk bersenang2. gangguan haid. F. rekreasi atau santai. bila pemakaian zat dihentikan atau dikurangi dosisnya. Faktor lingkungan Lingkungan keluarga : tidak harmonis. keluarga terlalu permisisf. DAMPAK PENYALAHGUNAAN a.c. G. ekonomi. KOmplikasi medic : akibat zat itu sendiri 9 kokain : anemia. malnutrisi. kecewa. TINGKAT PEMAKAIAN a. social yg kurang mendukung. komunikasi antara ortu dan ank krg efektif. pemakai sebagai pola penggunaan bersifat patologik yg ditandai untuk mengendalikan. tekanan kelompok sebaya sgt kuat. tegang) dan bertujuan menghilangkan perasaan. b. ancaman fisik dr teman pengedar. terus menggunakan walaupaun sakit fisiknya kambuh.

bronchitis. akibat cara hidup kurang bersih. Melalui keluaga .6 UPAH Berdasarkan Konferensi Wanita sedunia ke IV di Beijing pada tahun 1995 dan Koperensi Kependudukan dan Pembangunan di Cairo tahun 1994 sudah disepakati perihal hak-hak reproduksi tersebut. disiplin. Penentuan dalam keputusan reproduksi (reproductive decision making) 3. Dalam hal ini (Cholil.jantung dan hipertensi. sikap positif ortu. Akibat gangguan mental emosional c. bronkiektosis). beri informasi yg benar. akibat bahan campuran tau pelarut akibat cara pemakaian jarum suntik yg tidak steril.1996) menyimpulkan bahwa terkandung empat hal pokok dalam reproduksi wanita yaitu : 1. ciptakan suasan yg hangat. Memburuknya kehidupan sosial H. luangkan waktu bersama. proses belajar mengajar bentuk siswa mandiri. b. Melalui sekolah : lokasi sekolah tdk berada pada tempat rawan. libatkan partisipasi siswa dalam program pencegahan NAPZA melalui : Lembaga keagamaan LSM Kawan bukan pengguna 10. akibat pertolongan yg salah. konseling bagi mahasiswa bermasalh. b. UPAYA PENCEGAHAN a. memperkuat kehidupan agama. hubungan guru murid baik. Kesetaraan pria dan wanita (equality and equity for men and women) . Nikotin : kanker paru. Kesehatan reproduksi dan seksual (reproductive and sexual health) 2. menjadi contoh yg baik.

2. Teori Upah Wajar (alami) dari David Ricardo. yang diukur berdasarkan banyaknya barang dan jasa yang bisa didapatkan dari pertukaran tersebut. Teori Upah Tenaga Kerja. dan menentukan kelahiran anak mereka. Selain itu juga disinggung hak produksi yang didasarkan pada pengakuan hak asasi manusia bagi setiap pasangan atau individu untuk menentukan secara bebas dan bertanggung jawab mengenai jumlah anak. fungsi-fungsi dan proses reproduksi. Upah Nominal. sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim. penjarakan anak.6 UPAH Upah yang diberikan oleh para pengusaha secara teoritis dianggap sebagai harga dari tenaga yang dikorbankan pekerja untuk kepentingan produksi. yaitu sejumlah upah yang dinyatakan dalam bentuk uang yang diterima secara rutin oleh para pekerja. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas dalam hal upah dan pembentukan harga uapah tenaga kerja. Teori ini menerangkan: . Upah Riil . 10. Keamanan reproduksi dan seksual (sexual and reproductive security) Adapun definisi tentang arti kesehatan reproduksi yang telah diterima secara internasional yaitu : sebagai keadaan kesejahteraan fisik. mental. berikut akan dikemukakan beberapa teori yang menerangkan tentang latar belakang terbentuknya harga upah tenaga kerja.4. adalah kemampuan upah nominal yang diterima oleh para pekerja jika ditukarkan dengan barang dan jasa. Sehubungan dengan hal itu maka upah yang diterima pekerja dapat dibedakan dua macam yaitu: 1.

Untuk itulah Lassalle menganjurkan untuk menghadapi kebijakan para produsen terhadap upah agar dibentuk serikat pekerja. Teori Upah Besi Teori upah ini dikemukakan oleh Ferdinand Lassalle. Di pasar akan terdapat upah menurut harga pasar adalah upah yang terjadi di pasar dan ditentukan oleh permintaan dan penawaran. Menurut teori ini tinggi upah tergantung kepada permintaan dan penawaran tenaga kerja. Peningkatan jumlah penduduk akan mendorong tingkat upah yang cenderung turun. Upah harga pasar akan berubah di sekitar upah menurut kodrat. Sedangkan penawaran tenaga kerja tergantung pada jumlah dana upah yaitu jumlah modal yang disediakan perusahaan untuk pembayaran upah. upah kodrat dijadikan batas minimum dari upah kerja. merupakan suatu tindakan yang tidak etis . Oleh karena itu sebaiknya para pengusaha selain . Teori Dana Upah Teori upah ini dikemukakan oleh John Stuart Mill. Berhubungan dengan kondisi tersebut maka teori ini dikenal dengan istilah Teori Upah Besi . Teori Upah Etika Menurut kaum Utopis (kaum yang memiliki idealis masyarakat yang ideal) tindakan para pengusaha yang memberikan upah hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan minimum. karena tidak sebanding antara jumlah tenaga kerja dengan penawaran tenaga kerja. Oleh ahli-ahli ekonomi modern. Penerapan sistem upah kodrat menimbulkan tekanan terhadap kaum buruh.Upah menurut kodrat adalah upah yang cukup untuk pemeliharaan hidup pekerja dengan keluarganya. karena kita ketahui posisi kaum buruh dalam posisi yang sulit untuk menembus kebijakan upah yang telah ditetapkan oleh para produsen.

Kesehatan wanita secara langsung mempengaruhi kesehatan anak yang dikandung dan dilahirkan. . Oleh sebab itu wanita. Wanita menghadapi masalah kesehatan khusus yang tidak dihadapi pria berkaitan dengan fungsi reproduksinya 2. dan pengendalian jumlah penduduk. maka wanita sebagai penerima kesehatan. Oleh sebab itu pada wanita diberi kebebasan dalam menentukan hal yang paling baik menurut dirinya sesuai dengan kebutuhannya di mana ia sendiri yang memutuskan atas tubuhnya sendiri. pendapatan merupakan balas jasa yang diberikan kepada pekerja atau buruh yang punya majikan tapi tidak tetap. 4. anggota keluarga dan pemberi pelayanan kesehatan harus berperan dalam keluarga. menyepakati hasil-hasil Konferensi mengenai kesehatan reproduksi dan kependudukan ( 5. Berdasarkan pemikiran di atas kesehatan wanita merupakan aspek paling penting disebabkan pengaruhnya pada kesehatan anak-anak. Pendapatan adalah nilai maksimal yang dapat dikonsumsi oleh seseorang dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang sama pada akhir periode seperti keadaan semula. Demi tercapainya derajat kesehatan yang tinggi. juga harus memberikan tunjangan keluarga. Hubungan Upah Dengan Konsep Pemikiran Tentang Kesehatan Reproduksi Wanita Upah dalam Pembangunan kesehatan bertujuan untuk mempertinggi derajat kesehatan masyarakat. 3. Masalah kesehatan reproduksi wanita sudah menjadi agenda Intemasional diantaranya IndonesiaBeijing dan Kairo). seyogyanya diberi perhatian sebab : 1. supaya anak tumbuh sehat sampai dewasa sebagai generasi muda. Kesehatan wanita sering dilupakan dan ia hanya sebagai objek dengan mengatas namakan pembangunan seperti program KB.dapat memberikan upah yang layak kepada pekerja dan keluarganya.

hak. 1998) B. Pengertian Gender a. 2. Gender adalah pera dan tanggung jawab perempuan dan laki-laki yang ditentukan secara social. Perbedaan Gender dan Seksualitas No 1. Misi Unsur pembeda Gender Manusia (masyarakat) Kebiasaan Kebudayaan (tingkah laku) Seks Tuhan Kesetaraan Biologis (alat reproduksi) . 2003) c. Pengertian Seksualitas a. Seks adalah karakteritik genetic/fisiologis atau biologis seseorang yang menunjukkan apakah dia seorang perempuan atau laki-laki (WHO. Seksualitas/Jenis Kelamin adalah pembagian jenis kelamin yang ditentukan secara biologis melekat pada jenis kelamin tertentu 9handayani. bukan karena perbedaan biologis (WHO. Pengertian Gender dan Seksualitas 1. Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran. budaya dan adat istiadat (Badan Pemberdayaan Masyarakat. 3. 1998).11. KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PERSFEKTIF GENDER A. Karakteristik Sumber pembeda Visi. Gender pada awalnya diambil dari kata dalam bahasa arab JINSIYYUN yang kemudian di adopsi dalam bahasa perancis dan inggris menjadi Gender b. Gender berhubungan dengan persepsi dan pemikiran serta tindakan yang diharapkan sebagai perempuan dan laki-laki yang dibentuk masyarakat. tanggung jawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai social. Seksualitas/jenis kelamin adalah karakteristik biologis-anatomis (khususnya system reproduksi dan hormonal) diikuti dengan karakteristik fisiologis tubuh yang menentukan seseorang adalah laki-laki atau perempuan (Depkes RI. fungsi. 2002:2) b. 2003) c. 2002 :4) d. 2. Seksualitas/Jenis Kelamin (seks) adalah perbedaan fisik biologis yang mudah dilihat melalui cirri fisik primer dan secara sekunder yang ada pada kaum laki-laki dan perempuan(Badan Pemberdayaan Masyarakat.

contohnya status sebagai laki-laki atau perempuan Tergantung budaya dan kebiasaan. Menurut Badan Pemberdayaan Masyarakat. contohnya jakun pada laki-laki dan payudara pada perempuan Berlaku sepanjang masa. Sifat Harkat. Tidak dapat dipertukarkan. perempuan pantas dipimpin dll. tetapi jika di restoran juru masak lebih banyak laki-laki. contohnya alat kelamin laki-laki dan perempuan Gender Dapat berubah. tidak mengenal pembedaan kelas. kedamaian dll. contohnya peran dalam kegiatan sehari-hari. Ke-berlaku-an Dapat berubah. tertentu tidak dapat dipertukarkan 5. martabat dapat dipertukarkan Kodrat. seperti banyak perempuan menjadi juru masak jika dirumah. Setelah Indo merdeka perempuan mempunyai kebebasan mengikuti pendidikan Dapat dipertukarkan . kenikmatan. Sepanjang masa dimana saja. menguntungkan kebetulan adalah perempuan 6. musiman dan berbeda anra kelas kedua belah pihak. Dampak Terciptanya normanorma/ketentuan tentang pantas atau tidak pantas lakilaki pantas menjadi pemimpin. contohnya di jawa pada jaman penjajahan belanda kaum perempuan tidak memperoleh hak pendidikan. Sehingga Sering merugikan salah satu pihak. Terciptanya nilai-nilai : kesempurnaan.4. Perbedaan antara Gender dan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Tidak dapat berubah.

mempunyai cirri-ciri utama yang berbeda dengan cirri-ciri utama perempuan yaitu jakun. Sedangkan pria bertugas memberikan kesejahteraan bagi keluarga di masa tua serta melindungi keluarga dari ancaman. dengan akibat yang berbahaya bagi kesehatan wanita. tergantung pada kebiasaan. seorang laki-laki/perempuan tetap laki-laki dan perempuan Tergantung budaya setempat. dan kepala desa bahkan presiden. semuanya adalah hasil rekayasa masyarakat. guru TK. Kegiatan lain tidak sama dari satu daerah ke daerah lain diseluruh dunia. merawat anak-anak dan suami. Peran jenis kelamin bahkan bisa tidak sama didalam suatu masyarakat. contohnya pembatasan kesempatan di bidang pekerjaan terhadap perempuan dikarenakan budaya setempat antara lain diutamakan untuk menjadi perawat. Gender dan kegiatan yang dihubungkan dengan jenis kelamin tersebut. C.Berlaku dimana saja. contohnya pengaturan jumlah a nak dalam satu keluarga . contohnya : di dalam suatu masyarakat. 3. melahirkan dan menyusui sedang laki-laki tidak. hokum dan agama yang dianut oleh masyarakat tersebut. pengasuh anak Merupakan kodrat Tuhan. Budaya yang Mempengaruhi Gender 1. hamil. dikantor dan dimanapun berada. suku dan umurnya. Ciptaan Tuhan. wanita Buatan manusia. contohnya laki-laki Bukan merupakan budaya setempat. berperasaan dan bertindak dengan pola-pola tertentu dengan alas an hanya karena mereka dilahirkan sebagai wanita/pria. 2. Setiap masyarakat mengharapkan wanita dan pria untuk berpikir. contohnya di rumah. Sebagian besar masyarakat banyak dianut kepercayaan yang salah tentang apa arti menjadi seorang wanita. RW. contohnya perempuan bisa haid. contohnya laki-laki dan perempuan berhak menjadi calon ketua RT. Contohnya wanita diharapkan untuk menyiapkan masakan. membawa air dan kayu bakar. 5. tergantung pada tingkat pendidikan. Beberapa kegiatan seperti menyiapkan makanan dan merawat anak adalah dianggap sebagai kegiatan wanita . 4.

Gender dan Marginalisasi Perempuan Bentuk manifestasi ketidakadilan gender adalah proses marginalisasi/pemiskinan terhadap kaum perempuan. misalnya marginalisasi dibidang pertanian.dari suku tertentu biasanya bekerja menjadi pembantu rumah tangga. Contoh lain adanya pekerjaan khusus perempuan seperti : guru anak2. Gender dan Subordinasi Pekerjaan Perempuan Subordinasi adalah anggapan tidak penting dalam keputusan politik. wanita sebagai konco wingking. orang tua telah memberlakukan anak perempuan dan laki-laki berbeda.Contoh . Pengertian Diskriminasi Gender Diskriminasi gender adalah adanya perbedaan. Ada beberapa mekanisme proses marginalisasi kaum perempuan karena perbedaan gender. pengecualian/pembatasan yang dibuat berdasarkan peran dan norma gender yang dikonstruksi secara social yang mencegah seseorang untuk menikmati HAM secara penuh. kemajuan tehnologi industry meminggirkan peran serta wanita 2. izin usaha wanita harus diketahui ayah (jika masih lajang) dan suami jika udah menikah. meskipun kadang tanpa mereka sadari D. Dari segi sumbernya bisa berasal dari kebijakan pemerintah. Sejak anak berusia muda. pekerja pabrik yang berakibat pada penggajian yang rendah. Perempuan tersubordinasi oleh factor yang dikonstruksikan secara social. sedang wanita lain mempunyai pilihan yang lebih luas tentang pekerjaan yang bisa mereka pegang. permohonan kredit harus seijin suami. E. keyakinan tradisi dan kebiasaan bahkan asumsi ilmu pengetahuan. Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender 1. 6. Hal ini disebabkan karena belum terkoordinasi konsep gender dalam masyarakat yang mengakibatkan adanya diskriminasi kerja bagi perempuan. Peran gender diajarkan secara turun temurun dari orang tua ke anaknya. tafsiran agama. Contoh lain : upah wanita lebih kecil. pembatasan kesempatan dibidang pekerjaan terhadap wanita. keyakinan. contohnya revolusi hijau yang memfokuskan pada laki-laki mengakibatkan banyak perempuan tergeser dan menjadi miskin. hak kawin .

Posisi perempuan dianggap lebih rendah dibandingkan dengan laki-laki. dan paksaan. 5. Gender dan Sterotip atas Pekerjaan Perempuan Stereotip adalah pelabelan terhadap suatu kelompok / jenis pekerjaan tertentu. Non fisik : pelecehan seksual.suami membatasi uang belanja dan memonitor pengeluarannya. pemukulan. Secara umum stereotip merupakan pelabelan/penandaan terhadap kelompok tertentu dan biasanya pelabelan ini selalu berakibat pada ketidakadilan.Contoh : Wanita-sumur-dapur-kasur. karir dan pendidikan. Contoh . ancaman. Kekerasan fisik : perkosaan. Bentuk kekerasan ini tidak selalu terjadi antara laki-laki terhadap perempuan akan tetapi antara perempuan dengan perempuan atau erempuan dengan laki-laki. Eksploitsi terhadap wanita. rasional. Gender dan Kekerasan Terhadap Perempuan Kekerasan adalah suatu serangan terhadap fisik maupun integritas mental psikologi seseorang. cantik dan keibuan.wanita dinomor duakan. social atau politik. Gender dan Beban kerja Lebih Berat Dengan berkembangnya wawasan kemitrasejajaran berdasarkan pendekatan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Wanita macak-masak-manak. Laki-laki mata keranjang. Kekerasan terhadap perempuan merupakan kekerasan yang disebabkan adanya keyakinan gender. Meskipun demikian perempuan menjadi lebih rentan karena posisinya yang pincang dimata masyarakat baik secara ekonomi. Hal ini disebabkan pelabelan yang sudah melekat pada laki-laki misalnya manusia yang kuat. janda mudah dirayu. perkasa. maka peran perempuan mengalami perkembangan . sehingga dinamakan pelabelan negative. Stereotip adalah bentuk ketidakadilan. wanita jadi obyek iklan. perkosaan. Kekerasan terhadap manusia sumbernya macam-macam namun ada satu jenis kekerasan yang bersumber anggapan gender. jantan. kehebatan pada kemampuan seksualnya. 3. laki-laki sebagai pencari nafkah. 4. istri menghina/mencela kemampuan seksual. dan penyiksaan. Sedangkan perempuan adalah mahkluk yang lembut. bagian warisan wanita lebih sedikit. pelecehan terhadap wanita. wanita dinomor duakan dalam peluang bidang politik. laki-laki tlang punggung keluarga. jabatan.

Ketidak-adilan Gender Dalam berbagai aspek ketidak-setaraan gender tersebut sering ditemukan pula ketidakadilan gender yaitu ketidakadilan berdasarkan norma dan standart yang belaku. dan umumnya perempuan mengerjakan peranan sekaligus untuk memenuhi tuntutan pembangunan. Contoh : wanita bekerja diluar rumah atau dirumah. Ketidak-setaraan Gender Ketidak-setaraan gender merupakan keadaan diskriminatif (sebagai akibat dari perbedaan jenis kelamin) dalam memperoleh kesempatan. Perbedaan gender dalam akses terhadap pelayanan kesehatan Berbeda dengan Negara maju kaum perempuan dinegara berkembang pada umumnya belum dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan. Namun perlu dicermati bahwa perkembangan perempuan tidaklah mengubah peranannya yang lama yaitu peranan dalam lingkup rumah tangga (peran reproduktif). pembagian sumber-sumber dan hasil pembangunan serta kses terhadap pelayanan. Definisi keadilan gender dalam kesehatan menurut WHO mengandung 2 aspek : . Maka dari itu perkembangan peranan perempuan ini sifatnya menambah. Gangguan kesehatan biasa yang mengakibatkan gangguan berarti pada perempuan tidak mendapat perhatian bila tidak mempengaruhi fungsi reproduksi. Bias gender dalam penelitian kesehatan Ada indikasi bahwa penelitian kesehatan mempunyai tingkat bias gender nyata baik dalam pemilihan topic. 2. F.yang cukup cepat. wanita sebagai perawat. atau analisa data. Ketidakadilan adalah ketidaksetaraan yang tidak pantas atau tidak adil. Contonya sebagai berikut : a. b. metode yang digunakan. Ketidaksetaraan dan Ketidakadilan Gender dalam Pelayanan Kesehatan 1. untuk itulah maka beban kerja perempuan terkesan berlebihan. pendidik anak sekaligus pendamping suami pencari nafkah kehidupan. laki-laki mencari nafkah utama sekaligus sopir keluarga. Perempuan yang mengalami depresi karena kekerasan domestic yang dilakukan oleh pasangannya hanya diobati dengan antidepresan tanpa diberi dalam mengatasi masalah gender yang melatarbelaknginya.

melahirkan. Masalah kesehatan reproduksidapat terjadi sepanjang siklus hidup manusia missal masalah inses yang terjadi pada masa anak-anak dirumah. Keluarga Berencana 3. Keadilan dalam pelayanan kesehatan yang berarti bahwa pelayanan diberikan sesuai dengan kebutuhan tanpa tergntung pada kedudukan social dan diberikan sebagai respon terhadap harapan yang pantas dari masyarakat dengan penarikan biaya pelayanan yang sesuai dengan kemampuan. Karena struktur alat reproduksi yang rentan secara social atau biologis terhadap penularan IMS termasuk STD/HIV/AIDS. 2. 1. Infeksi Menular Seksual H. psikologi dan social). Keadilan dalam status kesehatan yaitu tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin (fisik. Kesehatan Reproduksi Remaja 4. masalah pergaulan bebas . b. Sebagai strategi operasional dalam mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dianjurkan melakukan pengarus-utamaan gender (PUG). Hal ini semakin dirasakan dalam ruang lingkup kesehatan reproduksi antara lain karena hal berikut : 1. Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Isu gender adalah suatu kondisi yang menunjukkan kesenjangan laki-laki dan perempuan yaitu adanya kesenjangan antara kondisi yang dicita-citakan (normatif) dengan kondisi sebagaimana adanya (obyektif). Penanganan Isu Gender dalam Kesehatan Reproduksi Gender mempunyai pengaruh besar terhadap kesehatan laki-laki dan perempuan. aborsi tidak aman dan pemakaian alat kontrasepsi.a. . kehamilan remaja. G. Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (Safe Motherhood) 2. Perempuan lebih rentan dalam menghadapi resiko kesehatan reproduksi seperti kehamilan.

Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat disebut pencegahan tersier. Pembatasan kecacatan ( disssability limitation) 5. Masalah kesehatan reproduksi tidak terpisah dari hubungan laki-laki dan perempuan. Laki-laki juga mempunyai masalah kesehatan reproduksi. 5. pembatasan kecacatan dan pemulihan kesehatan adalah usaha-usaha yang dilakukan pada waktu sakit (pathogenesis). 4. HIV. Perempuan rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga 9kekerasan domestic) atau perlakuan kasar yang pada dasarnya bersumber gender yamg tidak setara. Menegkkan diagnose secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat ( early diagnosis and promotion) 4. Namun keterlibatan . Kesehatan reproduksi lebih banyak dikaitkan dengan urusan perempuan seperti KB<> I. khusunya berkaitan dengan IMS. Agar mudah dipahami dapat dilihat pada skema dibawah ini : Fase Prepatogenesis § Peningkatan kesehatan Ø Perlindungan umum dan spesifik ---> pencegahan primer Fase Patogenesis . dan AIDS. 6. Peningkatan kesehatan (health promotion) 2. kepedulian dan tanggung jawab laki-laki. Upaya Promotif dan Preventif Menurut Leavel dan Clark Dalam kesehatan masyarakat ada lima tingkatan pencegahan penyakit dari leavel dan Clark yaitu : 1.3. Pemulihan kesehatan (rehabilitation) Peningkatan kesehatan dan perlindungan umum dan khusus terhadap penyakitpenyakit tertentu adalah usaha yang dilakukan sebelum sakit (pre pathogenesis) dan disebut pencegahan primer. motivasi serta partisipasi laki-laki dalam kespro dewasa ini sangat kurang. Perlindungan umum dan khusus terhada penyakit tertentu (spesifik protection) 3. Penengakan diagnosis secara dini dan pengobatan yg cepat dan tepat. Karena ini dalam menyusun strategi untuk memperbaiki kespro harus dipertimbangkan pula kebutuhan.

Peningkatan Kesehatan (health promotion) a.§ Penengakan diagnose dini dan pengobatan yg cepat --. Perlindungan terhadap bahan2 yg bersifat karsinogenik. Memberi perlindungan khusus terhadap suatu penyakit Misal : penggunaan kondom untuk mencegah HIV/AIDS. Melakukan pemeriksaan kesehatan umum secara rutin c. Kesempatan memperoleh hiburan yang sehat untuk kemungkinan perkembangan kesehatan mental & sosial g. Mencari kasus sedini mungkin (case finding) b. Perbaikan higiene & sanitasi lingkungan seperti : penyediaan air bersih. Perbaikan dan pemeliharaan kesehatan perorangan c. penggunaan sarung tangan & masker saat bekerja sebagai tenakes b. Perbaikan dan peningkatan gizi b. bahan racun maupun alergi e. Perlindungan terhadap kemungkinan kecelakaan di tempat umum & di tempat kerja. TBC . d. Menegakkan Diagnosa Secara Dini dan Pengobatan yang Cepat dan Tepat ( early diagnosis and promotion) a. Isolasi terhadap penyakit menular c. Olah raga secara teratur f. Nasehat & perkawinan serta pendidikan seks yang bertanggung jawab 2. perbaikan dan penyediaan tempat pembuangan sampah dan perumahan sehat d. Pendidikan kesehatan terhadap masyarakat e.> pencegahan sekunder Ø Pembatasan kecacatan Pencegahan tersier Ø Pemulihan kesehatan Kegiatan pada masing-masing tingkat pencegahan : 1. Pengawasan selektif terhadap penyakit tertentu sprt penyakit kusta. Perlindungan Umum dan Khusus Terhadap Penyakit2 Tertentu (spesifik protection) a. Pengendalian sumber2 pencemaran 3.

Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan 5. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan & perawatan yang lebih intensif c. . Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dgn memberikan dukungan moral tidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan. Harapan hidup penduduk Indonesia mengalami peningkatan jumlah dan proporsi sejak 1980. 4. dan korban narkoba b.d. Pembatasan Kecacatan (disability limitation) a. Mencari orang2 yg pernah berhubungan dgn penderita penyakit menular (contact person) f. Misal : penganan secara tuntas pd kasus infeksi organ reproduksi untuk mencegah terjadinya infertilitas. Kurangnya kesadaran masy tentang kesehatan shg masy tidak melanjutkan pengobatan scr tuntas shg dapat menyebabkan terjadi cacat atau ketidakmampuan. e. Penkes perlu bukan hanya untuk orang yang cacat tapi juga untuk masyarakat. Meningkatakan keteraturan pengobatan terhadap penderita (case holding)I e.7 tahun pada 1990. 13. dan 70 tahun pada 2000. INDIKATOR STATUS KESEHATAN WANITA 13. d. Pemulihan Kesehatan (rehabilitation) a. rehabilitasi PSK. kemudian 64. Usia harapan hidup perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Harapan hidup perempuan adalah 54 tahun pada 1980. Misal . Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit. Pemberian pengobatan yg tepat pada setiap permulaan kasus. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi social sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri. b.1 USIA HARAPAN HIDUP Pengertian Usia harapan Hidup Usia harapan hidup (Life Expectancy Rate) merupakan lama hidup manusia di dunia. Mengembangkan lembaga rehabilitasi dgn mengikutsertakan masyarakat c. Pusat rehabilitasi bagi korban kekerasan.

Dr. wanita Indonesia yang memasuki masa menopause saat ini semakim meningkat setiap tahunnya. Gizi Melewati kehidupan di dunia hingga usia 100 tahun mungkin menjadi harapan sebagian manusia. Faktor-faktor kesehatan yang mempengaruhi dan berhubungan dengan usia harapan hidup. Ali Khomsan. terlepas itu perbuatan yang baik maupun buruk. . 1. seperti penyakit kanker.Melakukan puasa seperti yang dilakukan umat Islam pada bulan Ramadhan. . ahli gizi Institut Pertanian Bogor) . diluar soal takdir tentunya. tergantung dari beberapa faktor: (Prof. Berdasarkan data. diluar soal takdir tentunya. Ali Khomsan. Dr. . Yaitu penyakit-penyakit yang mengancam kehidupan manusia. Menurut Prof.Penyakit bawaan dari lahir: mereka yang diberi berkah oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk menjalani hidup lebih panjang adalah orang-orang yang terkait dengan rendahnya penyakit degeneratif.Strees Atau Tekanan C. Ir. 1. Tapi yang paling berpengaruh adalah pola makan. diabetes dan stroke.Pola Makan . Hal-hal yang berpengaruh penting pada kelangsungan hidup yang lebih lama Penyebab panjangnya umur manusia. ahli gizi Institut Pertanian Bogor: . Ir. Mereka mengurangi konsumsi kalori ke dalam tubuhnya. Penyebab panjangnya umur manusia.Lingkungan Tempat Tinggal . tergantung dari beberapa faktor.Meningkatnya usia harapan hidup penduduk Indonesia membawa implikasi bertambahnya jumlah lansia. makan ikan dan minum teh hijau maupun teh hitam.Orang-orang lanjut usia ini mulai mengurangi konsumsi kalori dengan hanya memakan kacangkacangan (kedelai). Mereka yang mempunyai kesempatan untuk menikmati hidup lebih lama ini adalah orang-orang yang sangat memperhatikan pola makannya. jantung koroner. Meningkatnya jumlah itu sebagai akibat bertambahnya populasi penduduk usia lanjut dan tingginya usia harapan hidup diiringi membaiknya derajat kesehatan masyarakat. Mereka berpendapat bahwa dengan semakin panjang umur semakin banyak hal-hal yang dapat dilakukan.

Mereka juga memangkas konsumsi protein dan lemak dalam tubuh. Sir Richard Peto. . Penelitian ini melibatkan sekitar 35 ribu dokter di Inggris yang lahir antara tahun 1900 dan 1930. dengan cara mengurangi makanan yang mengandung lemak dan protein hewani.. susu. disaat proses metabolisme tubuh sudah mulai lambat. terdapat 20 penyakit yang terkait dengan kebiasaan merokok. seperti telor.Melakukan diet terhadap jenis makanan goreng-gorengan. . bila anda berhenti merokok. yang terlibat dalam penelitian ini hampir selama 40 tahun mengatakan. selain juga mengurangi porsi makan seharihari. yang dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. Dan data paling akhir menunjukkan resiko yang ada jauh lebih besar dari perkiraan awal. Diantaranya degan cara mengkonsumsi makanan tanpa dimasak atau menjadi seorang vegetarian. keju. Penelitian ini dimulai 50 tahun lalu ketika untuk pertama kalinya muncul kaitan antara merokok dan kanker paruparu. Atau kalau anda tidak merokok berarti menambah usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Temuan ini sangat penting untuk mendorong orang berhenti merokok. . Demikian antara lain hasil penelitian selama 50 tahun di Inggris mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. temuan yang ada menunjukkan berhenti merokok akan meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. dsb. anda bisa terbebas dari hampir semua resiko yang ada. . 1.Makan ikan yang mengandung zat omega 3 yang sangat tinggi. anda bisa menghindari sembilan dari 10 resiko yang ada. susah untuk menghentikan kebiasaan itu.Pada awal usia 50 tahunan.Menyarankan agar para manula tersebut mulai kembali ke makanan back to nature atau kembali ke alam. daging. Masalahnya adalah begitu orang merokok. Merokok Merokok mengurangi usia harapan hidup rata-rata 10 tahun. Jika anda berhenti merokok setelah 10 tahun. mereka banyak makan makanan yang mengandung zat anti oksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Banyak orang yang . Para ilmuwan memantau kebiasaan merokok mereka selama lebih dari 50 tahun. Hasil penelitian yang dimuat di Jurnal Kesehatan Inggris ini menunjukkan. Penelitian terlama tentang dampak merokok terhadap kesehatan menunjukkan bahwa rata-rata perokok meninggal dunia 10 tahun lebih cepat dibanding mereka yang tidak merokok. Bahkan setelah 20 tahun.

Jumlah dan proporsi penduduk perempuan yang berusia diatas 50 tahun dan diperkirakan memasuki usia menopause dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan. antara lain penyakit jantung. sehingga menurunnya produksi hormon akan berpengaruh terhadap beberapa perubahan penting dalam tubuh. katanya.0 juta atau 11. dan berbagai penyakit kronis lain . stroke. Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2000 jumlah perempuan berusia diatas 50 tahun baru mencapai 15. kanker paru. Apa saja gejala-gejala awal yang menandakan kurangnnya kadar estrogen ? . semakin banyak orang merokok. diperkirakan 100 juta orang meninggal di seluruh dunia akibat merokok. dan diyakini merupakan faktor resiko untuk penyakit jantung. stroke. bisa meningkatkan harapan hidup selama tiga tahun.5% dari total penduduk.mengaku tak bisa berhenti merokok. Disamping itu terjadi pula pergeseran umur menopause dari 46 tahun pada tahun 1980 menjadi 49 tahun pada tahun 2000. Mereka yang berhenti merokok pada usia 60 tahun. perempuan memasuki masa menopause sehingga terjadi penurunan atau hilangnya hormon estrogen yang menyebabkan perempuan mengalami keluhan atau gangguan yang seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari bahkan dapat menurunkan kualitas hidupnya.5 juta orang atau 7.Wajah kemerahan . Ada sekitar 20 penyakit yang terkait dengan merokok ini. Di negara berkembang dewasa ini. sedangkan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi 30. Kematian itu disebabkan merokok telah dibuktikan sebagai penyebab berbagai penyakit saluran pernapasan seperti penyakit paru obstruktif menahun. Sejak penelitian ini dilakukan. Menapause Keberhasilan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan telah meningkatkan status kesehatan dan gizi masyarakat antara lain meningkatnya umur harapan hidup (UHH) di Indonesia dari tahun ke tahun. 1. Pada usia 50 tahun. Padahal estrogen tersebut mempunyai manfaat yang beragam. berbagai dampak negatif terhadap kesehatan bisa diminimalkan.6% dari total penduduk. dan berbagai macam kanker. Sementara bila seseorang berhenti merokok pada usia 30 tahun.

Perdarahan menstruasi yang tidak teratur . Mengatasi menopause.Gejolak panas di dada dan muka (hot flushes) .Emosi yang mudah berubah-rubah .Hubungan seksual yang menimbulkan rasa nyeri . Bila anda telah mengetahui penyebab timbunya gejala-gejala tersebut.mengandung kurang dari 20% kalori yang berasal dari lemak . tidak saja untuk kesehatan umum anda.Gangguan tidur . anda dapat memulai usaha untuk mengatasinya. Olahraga merupakan hal yang penting. . Walupun efek samping yang akan muncul telah diketahui.Sakit kepala . tetapi juga memperbaiki densitas/kepadatan tulang anda dan menghilangkan gejala-gejala menopause.Sulit konsentrasi . Diet Asia ini: .Rasa sakit dan nyeri (nyeri tulang dan sendi) .Penyakit jangka panjang seperti tulang keropos (osteoporosis).Diet tradisional Asia tampaknya memberi keuntungan yang penting. degan Terapi penggantian hormon (TPH) bertujuan untuk mengganti hormon yang mulai menghilang agar efek-efek menopause dapat diatasi. stroke.Keringat pada malamm hari . kini anda bias mendapatkan pengobatan yang disesuaikan dengan keadaan anda untuk menghilangkan atau memperkecil efek samping.Kekeringan didaerah vagina . Berkonsultasi pada ahli kandungan untuk membantu anda mempertimbangkan risiko TPH dan menemukan penanganan yang paling tepat untuk anda.Masalah kandung kemih .Daya ingat menurun .Kulit kering .. Ingat bahwa setiap wanita adalah berbeda.Mudah pingsan .Depresi . jantung koroner. Anda dapat mengukur kadar estrogen dengan berkonsultasi pada dokter yang akan melakukan pemeriksaan darah sederhana. kanker usus besar.

Data dunia juga menyebutkan satu dar tiga wanita beresiko terkena osteoporosis. .Krim vagina dan jel dapat di gunakan untuk mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada vagina. masalah osteoporosis/tulang keropos perlu mendapat perhatian serius. yang merupakan sebuah tipe hormon tanaman yang diyakini bermanfaat bagi menopause. Alkohol.. ia mengalami resiko 40% mengalami 1 atau lebih patah tulang belakang.. Osteorosis Seiring meningkatnya usia harapan hidup di Indonesia. Ketika perempuan mencapai usia 80 tahun. sayur serta kacang-kacangan . Namun demikian.kemerahan pada wajah dapat di picu oleh makanan nyang panas atau pedas. untuk mengurangi rasa sakit 1. . Orang lanjut usia merupakan sasaran paling rapuh untuk terkena osteoporosis. kafein dan gula juga dapat memicu kemerahan pada wajah.Membatasi masukan daging .Kaya akan berbagai macam buah. Semakin tua seseorang.Hindari fakor-faktor yang memicu gejala-gejala menopause anda. preparat tersebut belum terbukti keuntungannya untuk mengatasi osteoporosis dan efek kardiovaskuler akibat menopause.Memasukan menu dari tahu atau olahan kedelai paling tidak sekali sehari. (Produk olahan kedelai mengandung fitoestrogen. . semakin mudah terserang osteoporosis. Preparattersebut juga dapat di gunakan pada saat berhubungan seksual.

termasuk kehidupan seksualitasnya. Intervensi pemerintah dan negara terhadap masalah reproduksi.1 KESIMPULAN 1. tujuan utama program kesehatan reproduksi adalah meningkatkan ksesadaran kemandiriaan wanita dalam mengatur fungsi dan proses reproduksinya. dan lain sebagainya. serta terjangkaunya secara ekonomi oleh kelompok perempuan dan anak-anak. 3. undang-undang yang berkaitan dengan masalah genetik.BAB III PENUTUP 3. 3. Maksudnya bagaimana pandan gan masyarakat terhadap kesuburan dan kemandulan. Misalnya program KB. Termasuk didalamnya juga maslah gizi dan anemia dikalangan perempuan. masalah kemandulan dan ketidaksuburan. 2. sehingga hak-hak reproduksinya dapat terpenuhi. morbiditas (gangguan kesehatan) dan kematian perempuan yang berkaitan denga kehamilan. Kesehatan bayi dan anak-anak terutama bayi dibawah umur lima tahun. industrialisasi dan perubahan lingkungan terhadap kesehatan reproduksi. sikap masyarakat terhadap perempuan hamil. . yang pada akhirnya menuju penimgkatan kualitas hidupnya. 4. 5. penyebab serta komplikasi dari kehamilan. Peranan atau kendali sosial budaya terhadap masalah reproduksi. Tersedianya pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga berencana. nilai anak dan keluarga.Kesehatan.2 SARAN Sehubungan dengan fakta bahwa fungsi dan proses reproduksi harus didahului oleh hubungan seksual. Dampak pembangunan ekonomi.

com/Endah Purnasari. 6.kespro. Pusat Penelitian Kependudukan UGM. S. Pusat penelitian Kependudukan UGM. Hak-hak reproduksi dan kesehatan reproduksi.Si.info/hak-hakreproduksi . terjemahan bahasa Indonesia Implication of the ICPD programme of actio. www.Daftar pustaka 1. Memahami Kesehatan reproduksi wanita. Kartono. 1996. 4. 3. Midwiferysite. Anna Marie. 1996. dan Ford Foundation. 5. 1996. 1995. Pustaka Sinar Harapan. 1998. Wattie. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Wattie. Jakarta. Jakarta. Telaah Aspek-Aspek Sosial Dalam Persoalan Kesehatan Reproduksi . 8. Kesehatan Reproduksi dan Ketimpangan Gender.blogspot. dkk. pengertian dan implikasi. 2. EGC. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia.Jakarta. Seksualitas. Pustaka Sinar Harapan. Yogyakarta. Bunga rampai Obstetri dan Ginekologi Sosial. Wahid. PPK-UGM. www. Yogyakarta. Anna Marie.T 9. 1998. Kesehatan Reproduksi dasar pemikiran. 7.Kontradiksi Dalam Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta. Manuaba. Jakarta. Abdurrahman.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->