Fungsi Dan Tujuan Komunikasi

Fungsi Dan Tujuan Komunikasi Fungsi komunikasi menurut Harol D. Lasswell adalah sebagai berikut : The surveillance of the environment, fungsi komunikasi adalah untuk mengumpulkan dan menyebarkan informasi mengenai kejadian dalam suatu lingkungan (kalau dalam media massa hal ini sebagai penggarapan berita). The correlation of correlation of the parts of society in responding to the environment, dalam hal ini fungsi komunikasi mencakup interpretasi terhadap informasi mengenai lingkungan (disini dapat diidentifikasi sebagai tajuk rencana atau propaganda). The transmission of the social heritage from one generation to the next, dalam hal ini transmission of culture difocuskan kepada kegiatan mengkomunikasikan informasi, nilainilai, dan norma sosial dari suatu generasi ke generasi lain. Onong Uchjana Effendi dalam buku Dimensi-dimensi Komunikasi mempunyai pendapat sebagai berikut : Public Information♣ Publik Education♣ Publik Persuasion♣ ♣ Publik Entertainment Ad. 1. Memberikan informasi kepada masyarakat. Karena perilaku menerima informasi merupakan perilaku alamiah masyarakat. Dengan menerima informasi yang benar masyarakat akan merasa aman tentram. Informasi akurat diperlukan oleh beberapa bagian masyarakat untuk bahan dalam pembuatan keputusan. Informasi dapat dikaji secara mendalam sehingga melahirkan teori baru dengan demikian akan menambah perkembangan ilmu pengetahuan. Informasi disampaikan pada masyarakat melalui berbagai tatanan komunikasi, tetapi yang lebih banyak melalui kegiatan mass communication . 2. Mendidik masyarakat. Kegiatan komunikasi pada masyarakat dengan memberiakan berbagai informasi tidak lain agar masyarakat menjadi lebih baik, lebih maju, lebih berkembang kebudayaannya. Kegiatan mendidik masyarakat dalam arti luas adalah memberikan berbagai informasi yang dapat menambah kemajuan masyarakat dengan tatanan komunikasi massa. Sedangkan kegiatan mendidik masyarakat dalam arti sempit adalah memberikan berbagai informasi dan juga berbagai ilmu pengetahuan melalui berbagai tatanan komunikasi kelompok pada pertemuan-pertemuan, kelas-kelas, dan sebagainya. Tetapi kegiatan mendidik masyarakat yang paling efektif adalah melalui kegiatan Komunikasi Interpersonal antara penyuluh dengan anggota masyarakat, antara guru dengan murid, antara pimpinan dengan bawahan, dan antara orang tua dengan anakanaknya. 3. Mempengaruhi masyarakat. Kegiatan memberikan berbagai informasi pada masyarakat juga dapat dijadikan sarana untuk mempengaruhi masyarakat tersebut ke arah perubahan sikap dan perilaku yang diharapkan. Misalnya mempengaruhi masyarakat untuk mendukung suatu pilihan dalam pemilu dapat dilakukan melalui komunikasi massa dalam bentuk kampanye, propaganda, selebaran-selebaran, spanduk dan sebagainya. Tetapi berdasarkan beberapa penelitian kegiatan mempengaruhi masyarakat akan lebih efektif

dilakukan melalui Komunikasi Interpersonal. 4. Menghibur masyarakat. Perilaku masyarakat menerima informasi selain untuk memenuhi rasa aman juga menjadi sarana hiburan masyarakat. Apalagi pada masa sekarang ini banyak penyajian informasi melalui sarana seni hiburan. Selanjutnya tujuan dari komunikasi adalah seperti yang dikemukakan oleh Dan B. Curtis dalam buku Komunikasi Bisnis Profesional sebagai berikut : Memberikan informasi, kepada para klien, kolega, bawahan dan penyelia (supervisor) Diberi informasi, karena perilaku diberi informasi merupakan bentuk interaksi komunikasi. Orang atau masyarakat cenderung merasa lebih baik diberi informasi yang diperlukannya atau yang akan diberi jalan masuk menuju informasi tersebut yang merupakan bagian dari keadaan percaya dan rasa aman. Menolong orang lain, memberikan nasihat kepada orang lain, ataupun berusaha memotivasi orang lain dalam mencapai tujuan. Menyelesaikan masalah dan membuat keputusan, karena semakin tinggi kedudukan/status seseorang maka semakin penting meminta orang lain untuk keahlian teknis sehingga dalam menyelesaikan masalah/membuat keputusan tersebut harus ada komunikasi untuk meminta data sebagai bahan pertimbangan. Mengevaluasi perilaku secara efektif, yaitu suatu penilaian untuk mengetahui hal-hal yang akan mereka lakukan setelah menerima massege. (1992 : 9) Sementara itu menurut Onong Uchjana Effendi dalam buku Dimensi – dimensi Komunikasi tujuan komunikasi adalah sebagai berikut : Social Change♣ / Social Participation. Attitude Change.♣ Opinion Change♣ ♣ Behaviour Change 1. Perubahan Sosial dan partisipasi sosial. Memberikan berbagai informasi pada masyarakat tujuan akhirnya supaya masyarakat mau mendukung dan ikut serta terhadap tujuan informasi itu disampaikan. Misalnya supaya masyarakat ikut serta dalam pilihan suara pada pemilu atau ikut serta dalam berperilaku sehat, dan sebagainya. 2. Perubahan Sikap. Kegiatan memberikan berbagai informasi pada masyarakat dengan tujuan supaya masyarakat akan berubah sikapnya. Misalnya kegiatan memberikan informasi mengenai hidup sehat tujuannya adalah supaya masyarakat mengikuti pola hidup sehat dan sikap masyarakat akan positif terhadap pola hidup sehat. 3. Perubahan pendapat. Memberikan berbagai informasi pada masyarakat tujuan akhirnya supaya masyarakat mau berubah pendapat dan persepsinya terhadap tujuan informasi itu disampaikan, misalnya dalam informasi mengenai pemilu. Terutama informasi mengenai kebijakan pemerinatah yang biasanya selalu mendapat tantangan dari masyarakat maka harus disertai penyampaian informasi yang lengkap supaya pendapat masyarakat dapat terbentuk untuk mendukung kebijakan tersebut. 4. Perubahan perilaku. Kegiatan memberikan berbagai informasi pada masyarakat dengan tujuan supaya masyarakat akan berubah perilakunya. Misalnya kegiatan memberikan informasi mengenai hidup sehat tujuannya adalah supaya masyarakat mengikuti pola hidup sehat dan perilaku masyarakat akan positif terhadap pola hidup sehat atau mengikuti perilaku hidup sehat.

pembangunan ekonomi. Demikian pula banyak dari perilaku komunikasi kita dirancang untuk menghibur orang lain (menceritakan lelucon . Kita mendapatkan banyak informasi dari media. perang. mendiskusikannya dengan orang lain. dan kemudian kita juga ingin mencintai dan menyukai orang lain. membaca buku. Dengan berbicara tentang diri kita sendiri dengan orang lain kita memperoleh umpan balik yang berharga mengenai perasaan. misalnya) tujuan komunikasi pada dasarnya tetap sama. menyetujui atau mengecam gagasan tertentu. kita mengevaluasi diri sendiri sebagian besar dengan cara membanding diri kita dengan orang lain. kita mengandalkan beragam media komunikasi untuk mendapatkan informasi tentang hiburan. Kita mendengarkan pelawak. dan akhirnya mempelajari atau menyerap bahan-bahan tadi sebagai hasil interaksi kedua sumber ini. Kita ingin merasa dicintai dan disukai. Banyak yang kita peroleh dari media ini berinteraksi dengan yang kita peroleh dari interaksi antarpribadi kita. Kenyataannya. anak-anak. olahraga. c. Artinya. d. sedikit saja dari komunikasi antarpribadi kita yang tidak berupaya mengubah sikap atau perilaku. serta produk-produk baru yang dapat dibeli. nilai. dan perilaku kita. Media dapat hidup karena adanya dana dari iklan. Tetapi. Menemukan Salah satu tujuan utama komunikasi menyangkut penemuan diri (personal discovery) Bila anda berkomunikasi dengan orang lain. Tujuan dapat disadari ataupun tidak. Untuk bermain Kita menggunakan banyak perilaku komunikasi kita untuk bermain dan menghibur diri. Memang. (Arnold dan Bowers. menjadi editor sebuah majalah. Anda berinteraksi dengan mitra kerja. Dalam perjumpaan antarpribadi sehari-hari kita berusaha mengubah sikap dan perilaku orang lain. bekerja dengan komputer. dan film sebagian besar untuk hiburan. misalnya bahwa perasaan kita ternyata tidak jauh berbeda dengan perasaan orang lain. teknologi komunikasi berubah dengan cepat dan drastis (kita mengirimkan surat elektronika. peristiwa. pendapat. dan sebagainya. di kantor. Tetapi. Untuk meyakinkan Media masa ada sebagian besar untuk meyakinkan kita agar mengubah sikap dan perilaku kita. atau bekerja pada biro iklan. b. tetapi tidak lama lagi barangkali anda-lah yang akan merancang pesan-pesan itu—bekerja di suatu surat kabar. komunikasi juga memungkinkan kita untuk menemukan dunia luar—dunia yang dipenuhi objek. meskipun. meyakini bahwa sesuatu itu salah atau benar. Kita menghabiskan banyak waktu dan energi komunikasi kita untuk membina dan memelihara hubungan sosial. musik. Ada empat tujuan atau motif komunikasi yang perlu dikemukakan di sini. Selanjutnya. dan barangkali melalui telepon. masalah kesehatan dan gizi. Untuk berhubungan Salah satu motivasi kita yang paling kuat adalah berhubungan dengan orang lain (membina dan memelihara hubungan dengan orang lain). Dengan berkomunikasi kita dapat memahami secara lebih baik diri kita sendiri dan diri orang lain yang kita ajak bicara. sikap. menonton film. bagaimanapun hebatnya revolusi elektronika dan revolusi-revolusi lain yang akan datang. atau berbagai bidang lain yang berkaitan dengan komunikasi. juga tidak perlu mereka yang terlibat menyepakati tujuan komunikasi mereka. dan manusia lain. Dari perjumpaan seperti ini kita menyadari. mencoba cara diit yan baru. Kita berusaha mengajak mereka melakukan sesuatu.Tujuan Komunikasi Tujuan Komunikasi. Sekarang ini. khususnya dalam perjumpaan-perjumpaan antarpribadi. pembicaraan. dan kegagalan kita dengan orang lain. baik sebagai sumber maupun sebagai penerima. pemancar televisi. kita juga menghabiskan banyak waktu untuk melakukan persuasi antarpribadi. rnengambil mata kuliah tertentu.1984). Daftar ini bisa sangat panjang. dapat dikenali ataupun tidak. Sekarang ini mungkin anda lebih banyak bertindak sebagai konsumen ketimbang sebagai penyampai pesan melalui media. persepsi-diri anda sebagian besar dihasilkan dari apa yang telah anda pelajari tentang diri sendiri dari orang lain selama komunikasi. prestasi. a. Naisbit. membeli produk tertentu. Anda berbincang-bincang dengan orangtua. melalui perbandingan kemampuan. pemikiran. Motif atau tujuan ini tidak perlu dikemukakan secara sadar." Cara lain di mana kita melakukan penemuan diri adalah melalui proses perbandingan sosial. Pengukuhan positif ini membantu kita merasa "normal. yang diarahkan untuk mendorong kita membeli berbagai produk. 1984. anda belajar mengenai diri sendiri selain juga tentang orang lain. Anda berkomunikasi dengan teman dekat di sekolah. dan saudara anda.

Komunikasi intra personal 2. pembicara terkadang mendengarkan . sebab tunggal tampaknya tidak ada dunia ini. masih banyak tujuan komunikasi yang lain. Metode Refleksi : menanyakan kepada diri sendiri apakah tujuan hidup sudah tercapai atau belum. apakah hal yang direncanakan mampu dilaksanakan dengan baik Renungan : melakukan tanya jawab atau dialog dengan diri sendiri apa yang sudah dilakukan. TINGKATAN KOMUNIKASI Posted on Februari 21. Tentu saja. Kontemplasi : berdialog dengan diri sendiri. menyanyakan kepada diri sendiri tentang segala hal yang ingin dia ketahui terkait dengan keinginan. Tetapi keempat tujuan yang disebutkan di atas tampaknya merupakan tujuan-tujuan yang utama. Komunikasi massa Komunikasi intrapersonal adalah komunikasi dengan diri sendiri. dianalisa masalah apa yang terjadi dan bagaimana memecahkan masalah tersebut. Komunikasi interpersonal 3. pendengar terkadang memberi informasi. argumentasi maupun sanggahan Komunikasi dua arah : pembicara dan pendengar saling melakukan aksi reciprokal atau saling berbalasan. berusaha mengenal diri sendiri dan segala konsep diri yang melingkupinya. Oleh karenanya. saling bertukar peran. Komunikasi Interpersonal adalah berkomunikasi dengan orang lain secara face to face maupun dalam kelompok. 2009 by imron rosyidi Tingkatan Komunikasi dibagi dalam 3 tingkatan. Adakalanya hiburan ini merupakan tujuan akhir. dan mengaitkan cerita-cerita yang menarik). Selanjutnya tidak ada tindak komunikasi yang didorong hanya oleh satu faktor. tujuan komunikasi bukan hanya ini. setiap komunikasi barangkali didorong oleh kombinasi beberapa tujuan bukan hanya satu tujuan.mengutarakan sesuatu yang baru. Metode Komunikasi searah : pembicara memberikan sebuah informasi dan pendengar menyimak informasi tanpa memberikan pertanyaan. apakah hidup sudah seperti yang diinginkan dll Curhat/diary : menuliskan semua perasaan yang ada dalam hati kedalam bentuk tulisan privat sehingga bisa direnungi. kebutuhan dll. tetapi adakalanya ini merupakan cara untuk mengikat perhatian orang Iain sehingga kita dapat mencapai tujuan-tujuan lain. 1. apakah diri sudah sesuai dengan konsep yang diterima masyarakat atau belum.

bahkan dalam suasana belajar mengajar sekalipun. Bahasa Tubuh : jangan terlalu banyak mengekplorasi bahasa tubuh yang tidak perlu. Definisi komunikasi Kata atau istilah “komunikasi” (Bahasa Inggris “communication”) berasal dari Bahasa Latin “communicatus” yang berarti “berbagi” atau “menjadi milik bersama”. tanda-tanda atau tingkah laku”. kapan harus mendekat. Volume Suara : ucapan yang dikeluarkan mampu didengarkan oleh orang – orang dalam massa tersebut. kapan harus menjauh. Definisi Komunikasi dan Tingkatan Proses Komunikasi Kapita Selekta Komunikasi Kuliah 1 Dosen : Drs. Motivasi : gunakan kata – kata atau bahasa yang inspiratif maupun membangkitkan motivasi. Komunikasi Massa : menyampaikan informasi kepada beberapa orang di sebuah situasi yang sengaja diciptakan.Si.Dengan demikian.Syarat komunikasi interpersonal yang baik. ditengah maupun dibelakang. Janis & Kelley Komunikasi adalah suatu proses melalui mana seseorang (komunikator) menyampaikan stimulus (biasanya dalam bentuk kata- . Humor : menyegarkan hubungan dengan sebuah suasana yang fresh dan tidak terkesan formal. Berikut ini adalah bebarapa definsi tentang ilmu komunikasi yang dikemukakan oleh para ahli sebagai berikut :Hovland. jangan terlalu banyak humor jika lawan bicara sedang sedih atau sebaliknya. kata komunikasi menurut kamus bahasa mengacu pada suatu upaya yang bertujuan untuk mencapai kebersamaan. M. Riswandi. membuat perubahan posisi di depan. Good Listener : mendengarkan orang lain untuk memberi kesempatan mereka mengungkapkan ide atau pemikiran Intonasi : beri irama dalam setiap ucapan sehingga kata – kata mampu diserap dan dicerna oleh pendengar Empati : memperhatikan respon emosi orang lain. Syarat Positioning : menguasai posisi dimana harus berdiri.Menurut Webster New Collogiate Dictionary dijelaskan bahwa komunikasi adalah “suatu proses pertukaran informasi di antara individu melalui sistem lambanglambang. memotivasi orang lain sekalipun merupakan sebuah hal perlu dipertimbangkan.

Berelson & Steiner Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi. dan lain-lain. Masing-masing memberikan penekanan arti. dan lain-lain.kepada siapa (pelaku komunikasi lainnya yang dijadikan sasaran penerima) .Definisi Lasswell. gambar. Weaver Komunikasi adalah seluruh prosedur melalui mana pikiran seseorang dapat mempengaruhi pikiran orang lainnya. sebagai dasar bertindak efektif. dan “dengan akibat apa” atau “hasil apa”. dan konteks yang berbeda. bertindak secara efektif.siapa (pelaku komunikasi pertama yang mempunyai inisiatif atau sumber. keahlian.melalui saluran apa (alat/saluran penyampaian informasi) . yaitu dari yang semula (sebelum komunikasi) hanya dimiliki oleh satu orang kemudian setelah komunikasi menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih. keahlian. memberi penekanan pada proses penularanpemilikan. menekankan bahwa komunikasi adalah proses penyampaian.Definisi Barnlund. angka-angka. yaitu :.dengan akibat/hasil apa (hasil yang terjadi –pada diri penerima) Definisi Lasswell ini juga menunjukkan bahwa komunikasi itu adalah suatu upaya yang disengaja serta mempunyai tujuan. Harold Lasswell Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yang menjelaskan “siapa” “mengatakan “apa” “dengan saluran apa”. dan untuk mempertahankan atau memperkuat ego.Definisi Berelson dan Steiner. Gode Komunikasi adalah suatu proses yang membuat sesuatu dari semula yang dimiliki oleh seseorang (monopoli seseorang) menjadi dimiliki oleh dua orang atau lebih. Definisi Gode. menekankan pada tujuan komunikasi. mempertahankan atau memperkuat ego. gagasan. terlihat bahwa para ahli memberikan definisinya sesuai dengan sudut pandangnya dalamelihat komunikasi.kata) dengan tujuan mengubah atau membentuk perilaku orang-orang lainnya (khalayak.mengatakan apa ( isi informasi yang disampaikan) . Berdasarkan definisi-definisi tentang komunikasi tersebut di atas. ilmu komunikasi sebagai bagian dari ilmu sosial adalah suatu ilmu yang bersifat multi-disipliner. secara eksplisit dan kronologis menjelaskan tentang lima komponen yang terlibat dalam komunikasi. yaitu penyampaian informasi.Hal ini menunjukkan bahwa. memberikan penekanan bahwa tujuan komunikasi adalah mengubah atau membentuk perilaku. emosi. dan lain-lain melalui penggunaan simbolsimbol seperti kata-kata. yaitu untuk mengurangi ketidakpastian.(who says what in which channel to whom and with what effect). gagasan. Dari berbagai definisi tentang ilmu komunikasi tersebut di atas. dapat diperoleh . “kepada siapa” . emosi. Barnlund Komunikasi timbul didorong oleh kebutuhan-kebutuhan untuk mengurangi rasa ketidakpastian. ruang lingkup. Definisi Hovland Cs..

Komunikasi dalam kelompok Yakni kegiatan komunikasi yang berlangsung di antara suatu kelompok. Pada tingkatan ini. angka-angka atau tanda-tanda lainnya. korespondensi. berupa pengolahan informasi melalui pancaindra dan sistem syaraf. dsbnya. Lambang yang paling umum digunakan dalam komunikasi antar manusia adalah bahasaverbal dalam bentuk kata-kata. Dengan adanya berbagai produk teknologi komunikasi seperti telepon. Dua tindakan tersebut tentunya perlu dilakukan secara seimbang atau porsional. Komunikasi bersifat simbolis Komunikasi pada dasarnya merupakan tindakan yang dilakukan dengan menggunakan lambang-lambang. Tingkatan Proses Komunikasi Menurut Denis McQuail. dan lain-lain. internet. secara umum kegiatan/proses komunikasi dalam masyarakat berlangsung dalam 6 tingkatan sebagai berikut : Komunikasi intra-pribadi (intrapersonal communication Yakni proses komunikasi yang terjadi dalam diri seseorang. Pesan atau informasi yang disampaikan juga menyangkut . kalimat. percakapan melalui telepon. Komunikasi adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara sadar. menggambar. Komunikasi menembus faktor ruang dan waktu Maksudnya adalah bahwa para peserta atau pelaku yang terlibat dalam komunikasi tidak harus hadir pada waktu serta tempat yang sama. faktor ruang dan waktu tidak lagi menjadi masalah dalam berkomunikasi. Komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerja sama dari para pelaku yang terlibat kegiatan komunikasi akan berlangsung baik apabila pihak-pihak yang berkomunikasi (dua orang atau lebih) sama-sama ikut terlibat dan sama-sama mempunyai perhatian yang samaterhadap topik pesan yang disampaikan. merenung. disengaja. dll.gambaran bahwa komunikasi mempunyai beberapa karakteristik sebagai berikut Komunikasi adalah suatu proses Komunikasi sebagai suatu proses artinya bahwa komunikasi merupakan serangkaian tindakan atau peristiwa yang terjadi secara berurutan (ada tahapan atau sekuensi) serta berkaitan satu sama lainnya dalam kurun waktu tertentu. Komunikasi bersifat transaksional Komunikasi pada dasarnya menuntut dua tindakan. menulis sesuatu. setiap individu yang terlibat masingmasing berkomunikasi sesuai dengan peran dan kedudukannya dalam kelompok. Komunikasi adalah suatu upaya yang disengaja serta mempunyai tujuan.Contoh : berpikir. serta sesuai dengan tujuan atau keinginan dari pelakunya. yaitu memberi dan menerima. faximili. Komunikasi antar-pribadi Yakni kegiatan komunikasi yang dilakukan secara langsung antara seseorang dengan orang lainnya.Misalnya percakapan tatap muka.

Namun apakah cukup efektif? 2. Komunikasi antar-kelompok/asosiasi Yakni kegiatan komunikasi yang berlangsung antara suatu kelompok dengan kelompok lainnya. Komunikasi dengan masyarakat secara luas Pada tingkatan ini kegiatan komunikasi ditujukan kepada masyarakat luas. Bentuk kegiatan komunikasinya dapat dilakukan melalui dua cara :Komunikasi massa Yaitu komunikasi melalui media massa seperti radio. Efisiensi penyebaran informasi. Definisi Media Komunikasi dan Fungsinya Posted on M Baitul Alim on November 23. diskusi guru dan murid di kelas tentang topik bahasan. dsbnya. pemikiran dan waktu. 2002). Memperkuat eksistensi informasi.Misalnya. 2010 Secara sederhananya. Hal ini lebih disukai karena nilai praktisnya jika dibandingkan dengan mengirimkan kartu lebaran atau kartu Natal dengan waktu yang lebih lama. Jumlah pelaku yang terlibat boleh jadi hanya dua atau beberapa orang. surat kabar. media komunikasi ialah perantara dalam penyampaian informasi dari komunikator kepada komunikate yang bertujuan untuk efisiensi penyebaran informasi atau pesan tersebut. ngobrol-ngobrol antara ayah. mailist dan media canggih lainnya. kita memberikan ucapan selamat hari raya Idul Fitri atau Natal cukup melalui SMS. dan anak dalam keluarga.Bedanya dengan komunikasi kelompok adalah bahwa sifat organisasi organisasi lebih formal dan lebih mengutamakan prinsip-prinsip efisiensi dalam melakukan kegiatan komunikasinya. ibu. Efisiensi yang dimaksudkan di sini ialah penghematan dalam biaya. . dengan adanya media komunikasi yang hi-tech. Misalnya. bukan bersifat pribadi. Komunikasi Organisasi Komunikasi organisasi mencakup kegiatan komunikasi dalam suatu organisasi dan komunikasi antar organisasi. atau pidato di lapangan terbuka. 1. tetapi masing-masing membawa peran dan kedudukannya sebagai wakil dari kelompok/asosiasinya masing-masing.kepentingan seluruh anggota kelompok. MMS. Sedangkan fungsi media komunikasi yang berteknologi tinggi ialah sebagai berikut (Burgon & Huffner. dengan adanya media komunikasi terlebih yang hi-tech akan lebih membuat penyebaran informasi menjadi efisien. dsbnya. tenaga.Langsung atau tanpa melalui media massa Misalnya ceramah. TV. e-mail.

. Misalnya. S-O-R Theory (Teori S-O-R) Teori S-O-R singkatan dari Stimulus-Organism-Response ini semua berasal dari psikologi. Bahkan jika komunikasi itu bersifat hi-tech maka nilai jualnya pun akan semakin tinggi. Mendidik/ mengarahkan/ persuasi. media komunikasi berteknologi tinggi tentunya lebih menyenangkan (bagi yang familiar) dan dapat memberikan hiburan tersendiri bagi audience. Jawaban bagi pertanyaan paradigmatik : Lasswell itu merupakan unsur-unsur proses komunikasi yaitu Communicator (komunikator). Suatu contoh. dan Effeck (efek). 3. perilaku. Seperti misalnya. media komunikasi yang berteknologi tinggi akan lebih mempunyai fungsi pengawasan terhadap kebijakan sosial. Objek material dari psikologi dan ilmu komunikasi adalah sama yaitu manusia yang jiwanya meliputi komponen-komponen : sikap. Sebagaimana kita pelajari pada bab sebelumnya tentang komunikasi persuasi maka hal yang menarik tentunya mempermudah komunikator dalam mempersuasi. mendidik dan mengarahkan karena adanya efek emosi positif. Menghibur/ entertain/ joyfull. dosen yang mengajar dengan multimedia akan lebih efektif berkesan daripada dosen yang mengajar secara konvensional. Lasswell’s Model (Model Lasswell) Teori komunikasi yang dianggap paling awal (1948). 5. Message (pesan). 2. opini. 4. Adapun fungsi komunikasi menurut Lasswell adalah sebagai berikut : The surveillance of the environment (pengamatan lingkungan) The correlation of the parts of society in responding to the environment (korelasi kelompok-kelompok dalam masyarakat ketika menanggapi lingkungan). Lasswell menyatakan bahwa cara yang terbaik untuk menerangkan proses komunikasi adalah menjawab pertanyaan : Who says in which channel to whom with what effect (Siapa mengatakan apa melalui saluran apa kepada siapa dengan efek apa). Kontrol sosial. informasi yang disampaikan melalui TV dan internet akan lebih mempunyai kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah sehingga pemerintah menjadi cepat tanggap terhadap dampak kebijakan tersebut. presentasi seorang marketing akan lebih mempunyai nilai jual yang tinggi jika menggunakan media komunikasi hitech daripada presentasi yang hanya sekedar menggunakan metode konvensional. Masih ingat kasus facebookers pendukung Bibit & Chandra? Model-Model Komunikasi MODEL-MODEL KOMUNIKASI TEORI – TEORI KOMUNIKASI PADA TAHAP AWAL Menurut Effendy (2003) teori dan model komunikasi yang tampil pada tahun awal sekitar dekade 1940-an dan 1950-an adalah sebagi berikut : 1.kita dapat membuat informasi atau pesan lebih kuat berkesan terhadap audience/ komunikate. Receiver (komunikan/penerima). kognisi afeksi dan konasi. media komunikasi yang berteknologi tinggi dapat lebih menarik audience. Media (media). The transmission of the social heritage from one generation to the next (transmisi warisan sosial dari generasi yang satu ke generasi yang lain).

baik media massa. yakni media primer dan media sekunder. misalnya bahasa. penyiar atau reporter menggunakan dua media. C singkatan dari Channel yang berarti saluran atau media. Mengutip pendapat Hovland. Media sebagai saluran primer adalah lambang. saluran (channel) adalah udara. yang kemudian bersama Warren pada tahun 1949 diterapkan pada proses komunikasi manusia (human communication). Pemancar (transmitter) mengubah pesan menjadi isyarat (signal) yang sesuai bagi saluran yang akan dipergunakan. Shannon dan Warren Eaver. misalnya bahasa. sedangkan pada komunikasi bemedia seorang komunikator. . Dalam percakapan sumber informasi adalah benak (brain) pemancar adalah mekanisme suara yang menghasilkan isyarat. misalnya wartawan. S-M-C-R model (Model S-M-C-R) Rumus S-M-C-R adalah singkatan dari istilah-istilah : S singkatan dari Source yang berarti sumber atau komunikator . Janis dan Kelley yang menyatakan bahwa dalam menelaah sikap yang baru ada tiga variabel penting yaitu : (a) perhatian. yakni primer dan sekunder. Shannon pada tahun 1948 mengetengahkan teori matematik dalam komunikasi permesinan (engineering communication). musik. M singkatan dari Message yang berarti pesan . Kemampuan komunikan inilah yang melanjutkan proses berikutnya. misalnya surat kabar. The Mathematical Theory of Communication (Teori Matematika Komuikasi) Teori matematikal ini acapkali disebut model Shannon dan Weaver. merupakan perpaduan dari gagasan Claude E. 3. gambar. oleh karena teori komunikasi manusia yang muncul pada tahun 1949. Jadi unsur-unsur dalam model ini adalah . jelasnya bahasa dan sarana yang ia operasikan. Saluran (channel) adalah media yang menyalurkan isyarat dari pemancara kepada penerima (receiver). 4. Sumber informasi (information source) memproduksi sebuah (message) untuk dikomunikasikan. Jadi. maupun media nir-massa. sedangkan media sekunder adalah media yang berwujud. Komunikasi akan berlangsung jika ada perhatian dari komunikan. gambar atau warna. dan lain-lain.Menurut stimulus response ini efek yang ditimbulkan adalah reaksi khusus terhadap stimulus khusus sehingga seseorang dapat mengharapkan dan memperkirakan kesesuaian antara pesan dan reaksi komunikan. komunikator pada komunikasi tatap muka hanya menggunakan satu media saja. surat. komponen tersebut menurut Edward Sappir mengandung dua pengertian. maka terjadilah kesediaan untuk mengubah sikap. O) Efek (Response. Proses berikutnya komunikan mengerti. R) Dalam proses perubahan sikap tampak bahwa sikap dapat berubah. Setelah komunikan mengolahnya dan menerimanya. misalnya. sedangkan R singkatan dari Receiver yang berarti penerima atau komunikan. telepon atau poster. televisi atau radio. Pesan (stimulus. (b) pengertian. S) Komunikan (organism. Pesan tersebut dapat terdiri dari kata-kata lisan atau tulisan. kial (gesture). yaitu lambang-lambang yang dieprgunakan khusus dalam komunikasi tatap muka face-to-face communication). hanya jika stimulus yang menerpa benar-benar melebihi semula. Stimulus atau pesan yang disampaikan kepada komunikan mungkin diterima atau mungkin ditolak. Khusus mengenai istilah Channel yang disingkat C pada rumus S-M-C-R itu yang berarti saluran atau media. dan (c) penerimaan.

6. Dengan kata lain. yaitu encoding atau menajdi. Tetapi kenyataan menunjukkan bahwa sering pula seseorang berperilaku tidak konsisten seperti itu. terdiri dari unsur-unsur. model Osggod dan Schramm dinilai sebagai sirkular dalam derajat yang tinggi. Heliks (helix). Model ini menyatakan bahwa orientasi A (sikap) terhadap B dan terhadap X adalah saling bergantung dan ketiganya membentuk sistem yang meliputi empat orientasi. dua fungsi dipenuhi pada sisi pengiriman (transmiting) dan pada sisi pemnerimaan (receiving ) dari proses. Dance menggarisbawahi sifat dinamik dari komunikasi Proses kounikasi. maka informasi atau opini itu akan menimbulkan disonansi dengan perilaku. . Dance mengatakan bahwa dewasa ini kebanyakan orang menganggap bahwa pendekatan sirkular adalah paling tepat dalam menjelaskan proses komunikasi. Dalam percakapan . pengetahuan dan sebagainya. Perbedaan lainnya adalah apabila Shannon dan Weaver menitikberatkan perhatiannya langsung kepada saluran yang menghubungkan pengirim (sender) dan penerima (receiver) atau dengan perkataan lain komunikator dan komunikan.5. dan interpreting atau menafsirkan. The Osgood and Schramm Circular Model (Model sirkular Osgood dan Schramm) Jika model Shannon dan Weaver merupakan proses linier. Orang yang mengalami disonansi akan beruapaya mencari dalih untuk mengurangi disonansinya. Schramm dan Osgood menitikberatkan pembahasannya pad perilaku pelaku-pelaku utama dalam proses komunikasi. hubunganhubungan dan lingkungan-lingkungan yang terus menerus berubah. Ketika membandingkan model komunikasi linier dan sirkular. 8. Dance’Helical Model (Model Helical Dance) Model komunkasi helical ini dapat dikaji sebagai pengembangan dari model sirkular dari Osggod dan Schramm.misalnya bidang kognitif secara tetap membesar pada mereka yang terlibat. Shannon dan Weaver membedakan source dengan transmitter dan antara receiver dengan distination. Para aktor komunikasi secara sinambung memperoleh informasi mengenai topik termasa tentang pandangan orang lain. Pada umunya orang berperilaku ajeg atau konsisten dengan apa yang diketahuinya. Seperti dikutip Effendy (2003) menurut Severin dan Tankard (1992) pada model newcomb ini komunikasi merupakan cara yang biasa dan efektif dimana orang-orang mengorientasikan dirinya terhadap lingkungannya. decoding atau menjadi balik. The Theory of Cognitive Dissonance (Teori Disonansi Kognitif) Istilah disonansi kognitif dari teori yang ditampilkan Festinger ini berarti ketidaksesuain antara kognisi sebagai aspek sikap dengan perilaku yang terjadi pada diri seseorang. Dalam bentuk yang paling sederhana dari kegiatan komunikasi seseorang A menyampaikan informasi kepada orang lain B mengenai sesuatu X. Newcomb’ABX Model (Model ABX Newcomb) Pendekatan komunikasi yang berdasarkan pada pendekatan seorang pakar psikolog sosial berkaitan dengan interaksi manusia. yakni suatu bentuk melingkar yang semakin membesar menunjukkan perhatian kepada suatu fakta bahwa proses komunikasi bergerak maju dan apa yang dikomunikasikan kini akan mempengaruhi struktur dan isi komunikasi yang datang menyusul. Jika seseorang mempunyai informasi atau opini yang tidak menuju ke arah menjadi perilaku. 7. Digambarkannya dua pihak berperilaku sama. seperti halnya semua proses sosial. Heliks menggambarkan bagaimana aspek-aspek dri proses berubah dari waktu ke waktu. Pada Schramm dan Osgood ditunjukkan fungsinya yang hampir sama.

Suatu cara untuk membuatnya agar tidak mudah kena pengaruh adalah ”menyuntiknya” dengan argumentasi balasan (counterarguments). Innoculation Theory (Teori Inokulasi) Teori inokulasi atau teori suntikan yang pada mulanya ditampilkan oleh Mcguire ini mengambil analogi dari peristiwa medis. mengemukakan bahwa model kamunikasi mempunyai tiga fungsi : 1..tap gpp dah biar temen2 tambah pinta dan juga nambah referensi juga kali ajah berguna untuk tugas2 dari dosen hee.. Oleh karena hubungan antara model dengan teori begitu erat. 10. Jr. Suatu model merepresentasikan secara abstrak ciri-ciri penting dan menghilangkan rincian komunikasi yang tidak perlu dalam “dunia nyata”.. B.nah yaudah ane mulai ye. model adalah analogi yang mengabstraksikan dan memilih bagian dari fenomena yang dijadikan model. suatu model komunikasi merupakan deskripsi ideal mengenai apa yang dibutuhkan untuk terjadinya komunikasi. Tankard.. Melukiskan proses komunikasi.. polio disuntik. mengatakan bahwa model membantu merumuskan suatu teori dan menyarankan hubungan. maka ia akan lebih mudah untuk dipersuasi atau dibujuk. model sering dicampuradukkan dengan teori FUNGSI DAN MANFAAT MODEL Gordon Wiseman dan Larry Barker. Demikian pula halnya dengan orang yang tidak memiliki informasi mengenai suatu hal atau tidak menyadari posisi mengenai hal tersebut. Werner J. Severin dan James W. Orang yang terserang penyakit cacar. .9. The Bullet Theory of Communication (Teori Peluru) Teori peluru ini merupakan konsep awal sebagai efek komunikasi massa yang oleh para teoritis komunikasi tahun 1970-an dinamakan pula hypodermic needle theory yang dapat diterjemahkan sebagai teori jarum suntik Model Komunikasi menurut para ahli Written by Jurusan ilmu komunikasi on 22:21 Sebelumnya udah ada ne tentang model.!! Menurut Om Sereno dan Mortensen.tapi knapa yakk gw masii post lagi ne model. Aubrey Fisher mengatakan. Diberi vaksin untuk merangsang mekanisme daya tahan tubuhnya. 2. Menunjukkan hubungan visual.model komunikasi.

nantang ya?” lalu anda kecewa dan dalam pikiran anda merasa cintanya bertepuk sebelah tangan dan anda ingin bunuh dia. Model ini dipengaruhi oleh disiplin psikologi behavioristik. Prediktif. Pertukaran informasi ini bersifat timbal balik dan mempunyai banyak efek dan setiap efek dapat mengubah tindakan komunikasi. Ternyata orang tersebut malah menutup wajahnya dengan buku atau malah teriak “apa liat-liat. Model ini sering disebut sebagai seni berpidato. memungkinkan peramalan dari sekedar tipe ya atau tidak hingga kuantitatif yang berkenaan dengan kapan dan seberapa banyak. v Model Aristoteles Model ini adalah model komunikasi yang paling klasik. Mengorganisasikan (kemiripan data dan hubungan) yang tadinya tidak teramati. argumen anda (logos-logika dalam emosi khalayak). dan cara penyampainnya. Dengan kata lain. Contoh : Anda menyukai seseorang. mengukur fenomena yang diprediksi. Membantu dalam menemukan dan memperbaiki kemacetan komunikasi. yang sering juga disebut model retoris. 2. Heuristik (menunjukkan fakta-fakta dan metode baru yang tidak diketahui). Model ini menunjukkan bahwa komunikasi itu sebagai suatu proses “aksi-reaksi” yang sangat sederhana. Deutsch menyebutkan bahwa model itu mempunyai empat fungsi : 1. Salah satu kelemahan model ini adalah bahwa komunikasi dianggap sebagai fenomena . 3. Menurut Aristoteles. Maka disini kita “hanya” akan membahas sebagian kecil saja dari sekian banyak model komunikasi tersebut : v Model S – R Model stimulus – respons (S-R) adalah model komunikasi paling dasar. Pengukuran. faktor-faktor yang memainkan peran dalam menentukan efek persuatif suatu pidato meliputi isi pidato. susunannya. persuasi dapat dicapai oleh siapa anda (etos-kererpercayaan anda). Jadi model ini mengasumsikan bahwa kata-kata verbal.3. lalu anda melihat dan memperhatikan wajahnya sambil senyum-senyum. gambar dan tindakan tertentu akan merangsang orang lain untuk memberikan respon dengan cara tertentu. isyarat nonverbal. MODEL-MODEL KOMUNIKASI : SUATU PERKENALAN Sejauh ini terdapat anyak sekali model komunikasi yang telah dibuat pakar komunikasi. 4.

komunikasi dipandang sebagai fenomena satu arah. . 2. 3. model ini juga memberikan gambaran yang parsial. v Model Lasswell Model ini berupa ungkapan verbal. Setiap rangsangan tambahan dan tidak dikendaki yang dapat mengganggu kecermatan pesan yang disampaikan. Sayangnya. Model itu melukiskan suatu sumber yang menyandi atau menyiptakan pesan dan menyampaikannya melalui suatu saluran kepada seorang penerima. Akan tetapi model ini dikritik karena model ini mengisyaratkan kehadiran komunikator dan pesan yang bertujuan. Model ini juga terlalu menyederhanakan masalah. yaitu : Who Says What In Which Channel To Whom With What Effect Lasswell mengemukakan tiga fungsi komunikasi yaitu : 1.yang statis. v Model Shannon dan Weaver Model yang sering disebut model matematis atau model teori informasi. Konsep lain yang ikut andil adalah entropi dan redundasi serta keseimbangan yang diperlukan diantara keduanya untuk menghasilkan komunikasi yang efisien dan dapat mengatasi gangguan dalam saluran. Pengawasan Lingkungan – yang mengingatkan anggota-anggota masyarakat akan bahaya dan peluang dalam lingkungan. Korelasi berbagai bagian terpisah dalam masyarakat yang merespon lingkungan. Transmisi warisan sosial dari suatu generasi ke generasi lainnya. Konsep penting Shannon dan Weaver adalah : Gangguan (noise).

v Model Westley dan Maclean Menurut pakar ini. dalam komunikasi massa bersifat minimal atau tertunda. Konsep pentingnya adalah Umpan balik. Dan bereaksi 4. Yang mengandung isi 10.karena ketidakkeseimbangan atau kekurangan simetri secara psikologis tidak menyenangkan dan menimbulkan tekanan internal untuk memulihkan keseimbangan. calon presiden yang berdebat dalam rangka kampanye politik. perbedaan dalam umpan balik inilah yang membedakan komunikasi antarpribadi dengan komunikasi massa. Dalam suatu situasi 5. Model ini mengisyaratkan bahwa setiap sistem ditandai oleh suatu keseimbangan atau simetri. Sumber dalam komunikasi antar pribadi dapat langsung memanfaatkan umpan balik dari penerima sedangkan dalam komunikasi massa sumber misalnya penceramah agama. komunikator ) 2. Umpan balik dari penerima bersifat segera dalam komunikasi antarpribadi. Dalam suatu bentuk 8.v Model Newcomb Komunikasi adalah suatu cara yang lazim dan efektif yang memungkinkan orang orang mengorientasikan diri terhadap lingkungan mereka. Mempersepsi suatu kejadian 3. Ini adalah model tindakan komunikatif dua orang yang disengaja. Yang mempunyai suatu konsekuensi . Untuk menyediakan materi 7. Pesan ini juga membedakan pesan yang bertujuan dan pesan yang tidak bertujuan. Seseorang ( sumber. v Model Gerbner Model verbal Gerbner adalah : 1. Dan konteks 9. Melalui suatu alat 6. Perbedaan dan kemiripan komunikasi antarpribadidengan komunikasi massa.

Model ini bersifat heuristik (merangsang penelitian). Gangguan dalam model ini ada 2.v Model Berlo Menurut model Berlo. penyandian pesan dan penyandian balik pesan merupakan . bisa disengaja ataupun tidak disengaja. penglihatan dan perabaan. yang konsekuensinya adalah isomorfisme diantara respons internal terhadap seperangkat simbol tertentu pada pihak pengirim dan penerima. Gangguan teknis adalah faktor yang menyebabkan si penerima merasakan suatu perubahan dalam informasi atau rangsangan yang tiba. Pengetahuan 4. fungsi receiver dalam model ini adalah menerima informasi dan menyandi baliknya mengubah peristiwa fisik informasi menjadi pesan. v Model DeFleur Source dan Transmitter adalah dua fase yang berbeda yang dilakukan seseorang. v Model Tubbs Pesan dalam model ini dapat berupa pesan verbal. Keterampilan komunikasi 2. Menurut DeFleur komunikasi adalah terjadi lewat suatu operasi perangkat komponen dalam suatu sistem teoretis. Ganguan semiatik adalah pemberian makna yang berbeda atas lambang yang disampaikan pengirim. atau komunikasi dengan orang asing. namun juga komunikasi antarpribadi dan berbagai bentuk komunikasi tertulis. yakni komunikasi antara budaya yang berlainan. terutama pendengaran. Menurut Gudykunst dan Kim. juga non verbal. misalnya kegaduhan. gangguan teknis dan gangguan semantik. sumber dan penerima pesan dipengaruhi oleh faktor : 1. Budaya Salah satu kelebihan model ini adalah model ini tidak terbatas pada komunikasi publik atau komunikasi massa. v Model Gudykunst dan Kim Merupakan model antar budaya. Salurannya adalah alat indera. Sikap 3. Sistem sosial 5.

dan faktor lingkungan. politik dan keamanan 4. Misalnya. 5. atau berkomunikasi secara tergesa-gesa. ada orang yang hanya ingin mendengar informasi yang dia senangi saja. Diri berkembang lewat interaksi dengan orang lain. suasana yang otoriter. seorang pesuruh akan sulit berkomunikasi dengan seorang menteri karena ada jarak psichologis yaitu pesuruh merasa statusnya terlalu jauh terhadap menteri. PRINSIP DASAR YANG MEMPENGARUHI KOMUNIKASI 1. sedangkan informasi lainnya tidak. 3. yaitu status sosial maupun status dalam pekerjaan. 7. kejelian dalam memilih saluran. Adanya evaluasi terlalu dini Seringkali orang sudah mempunyai prasangka. Jarak Psychologis/status sosial Jarak psychologis biasanya terjadi akibat adanya perbedaan status. psikobudaya. Teknik komunikasi mencakup . yang tentunya tidak akan bisa memenuhi persyaratan-persyaratan komunikasi. dimulai dengan orang terdekatnya seperti keluarga dalam suatu tahap yang disebut tahap permainan dan terus berlanjut hingga kelingkungan luas dalam suatu tahap yang disebut tahap pertandingan. sifat yang egosentris. ketidak mampuan untuk berubah vvalaupun salah. Selanjutnya.unsur-unsur yang ada dalam komunikator dikala mengungkapkan pesan menjadi lambang-lambang. A. 2. atau sudah menarik suatu kesimpulan sebelum menerima keseluruhan informasi atau pesan. sosial. Faktor perilaku Bentuk dari perilaku yang dimaksud adalah perilaku komunikan yang bersifat : pandangan yang bersifat apriori. Faktor situasional Kondisi dan situasi yang menghambat komunikasi misalnya situasi ekonomi. Keterbatasan waktu Sering karena keterbatasan waktu orang tidak berkomunikasi. metode penyampaian pesan.suatu proses interaktif yang dipengaruhi oleh filter-filter konseptual yang dikategprikan menjadi faktor-faktor budaya. tepatnya melalui apa yang disebut pengambilan peran orang lain. berikut ini beberapa contoh suasana lingkungan yang tidak menunjang atau mendukung yaitu : • Keadaan suhu (terlalu panas atau terlalu dingin) • Keadaan ribut atau bising . Hal ini jelas menghambat komunikasi yang baik. Lingkungan yang tidak mendukung Komunikasi interpersonal akan lebih efektif jika dilakukan dalam lingkungan yang menunjang. Faktor teknis Faktor yang bersifat teknis yaitu kurangnya penguasaan teknis komunikasi. prasangka yang didasarkan atas emosi. v Model Interaksional Para peserta komunikasi menurut model interaksional adalah orang-orang yang mengembangkan potensi manusiawinya melalui interaksi sosial. sosial budaya. 6.

1989).Rintangan kerangka berpikir Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Komunikasi Kesehatan . atau kalau komunikator mempunyai cacat seperti suara sengau.Lahey. tidak adanya sarana kantor pos. kantor telepon. 19 • Komunikator sedang sakit. 20 Dalam komunikasi antar manusia rintangan fisik bisa juga diartikan karena adanya gangguan organik. Misalnya : • Komunikator sedang mempunyai masalah pribadi hingga pikiran kacau. c Komponen Penggunaan / Pragmatik Komponen pragmatik meliputi fungsi dan konteks. tidak sistematis hingga membingungkan pendengar/sasaran. Penguasaan akan komponen ini menjadikan mampu mengawali komunikasi. 9. hubungan objek. Gangguan bahasa a Komponen semantik : Gangguan Semantik ialah gangguang komunikasi yang disebabkan karena kesalahan pada bahasa yang digunakan (Blake. Hal ini akan mengakibatkan pesan yang disampaikannya juga kacau. pengetahuan objek. Rintangan fisik Rintangan fisik adalah rintangan yang disebabkan karena kondisi geografis misalnya jarak yang jauh sehingga sulit dicapai. 1989). b Komponen Struktur i Struktur bahasa yang digunakan tidak sebagaimana mestinya sehingga membingungkan penerima. ii Komponen Struktur meliputi. iii Komponen semantik meliputi. dan sintaksis (M. Lahey. dan hubungan peristiwa (M. morfologi. jalur transportasi dan semacamnya. fonologi. yakni tidak berfungsinya salah satu panca indra penerima. memelihara komunikasi dan mengakhiri komunikasi (M. Gangguang semantik sering terjadi karena : i Kata-kata yang digunakan terlalu banyak memakai jargon bahasa asing sehingga sulit dimengerti oleh khalayak tertentu. 1989) 10. 1979). 11.• Lingkungan fisik yang tidak mendukung (ruang terlalu sempit/kurang keleluasaan pribadi) 8. gagap dan sebagainya akan mengakibatkan pesan yang disampaikan tidak jelas tertangkap oleh sasaran. ii Bahasa yang digunakan pembicara berbeda dengan bahasa yang digunakan oleh penerima. juga mempengaruhi komunikasi. Keadaan si komunikator Keadaan fisik dan perasaan komunikator sangat berpengaruh terhadap berhasil atau gagalnya komunikasi.Lahey.

Kata-kata tidak dapat diterjemahkan ke dalam bahasa lain dengan kecermatan yang sama. sehingga dapat membuat orang sehat menjadi loyo. Mereka menganggap air matang hanya layak untuk orang sakit. Deddy Mulyana. (Rogers. orang kolektivis cenderung berbasa-basi. penyakit masuk angin yang dikenal di Indonesia tidak dikenal di Barat. Contohnya ketika seorang perawat Filipina di AS yang diminta dokter Amerika untuk memberi obat kepada pasien. Penyuluh kesehatan di sana menganggap kepercayaan tersebut sebagai kendala yang harus diatasi.Menurut Prof. 1995 : 1-5) Nilai Dalam masyarakat Timur yang kolektivis komunikasi lebih rumit daripada dalam masyarakat barat yang individualis. 1994 : 53) Komunikasi verbal Bahasaa sifatnya relatif. Misalnya. M. Kabupaten Banggai. Untuk menjaga hubugan serasi dengan orang lain. Begitu juga cara pengobatannya dengan mengerok badan dengan uang logam. (Brislin dan Yoshida. Kalau perlu berbohong untuk menyenangkan orang lain. Peru yang tidak mau meminum air matang. Ph. 2000). Meski perawat sadar bahwa dokter telah memberi resep yang salah dan akan merugikan pasien. ia terpaksa mengikuti pesan dokter tanpa membantahnya. Sulawesi Tengah yang terbiasa meminum air mentah mempercayai bahwa air matang tidak enak. nilai. komunikasi kesehatan dipengaruhi oleh kepercayaan. Kepercayaan ini mirip dengan kepercayaan suatu komunitas di Los Molinas. Warga desa tersebut memercayai air matang telah kehilangan kekuatan atau sarinya bagi kehidupan manusia. komunikasi Verbal dan Non Verbal. . Perbedaan pemahaman atas kata-kata akan lebih rumit lagi jika orang-orang menggunakan bahasa ibu yang berbeda.A. Kepercayaan Penduduk di Kecamatan Pagimana.D dalam bukunya "Komunikasi Lintas Budaya" yang terbit bulan Mei 2010. Karena kebiasaan meminum air mentah dapat menimbulkan penyakit diare yang mematikan (suartika.. Suatu anekdot melukiskan : seorang eksekutif Indonesia yang terbang ke luar negeri yang badannya merah2 setelah dikerok dilepaskan oleh kelompok teroris bule yang menyangka bahwa dia menderita penyakit menular.

seperti juga orang yang kurang percaya diri. 1992:33). jenis kelamin. jika dokter mengharapkan pasien untuk kembali menemuinya minggu depan. Dokter Abraham White melakukan eksperimen informal untuk mengetahui apakah meja yang membatasi dokter dan pasiennya mempengaruhi konsultasi mereka. budaya. (Rich. 1974:168). Orang yang memiliki konsep diri yang lemah tampaknya lebih mudah dipengaruhi. Dokter Indonesia harus kritis menafsirkan pesan pasien yang samar ini. 55. Pasien mengangguk. Bila meja itu ditempatnya. penelitian yang dilakukan oleh Cox dan Bauer (1979. profesional medis juga perlu memperhatikan bentuk. Riset dalam komunikasi kesehatan menunjukkan kebutuhan pasien akan sentuhan tidak dipenuhi oleh profesional medis (Kreps dan Thornton.Komunikasi non verbal Di Indonesia.8% dari jumlah pasiennya yang duduk santai. setelah dokter memberi obat. dan agama pasien agar pasien merasa nyaman dengan sentuhan tersebut. hanya 10. Karena di negara itu. Namun tentunya. tetapi pernyataan ini tidak menyakinkan. Padahal konsultasi selanjutnya penting bagi kesehatan pasien. Seorang profesional medis yang memanggil pasien dewasa di Ethiopia atau di Afrika Timur dengan telunjuk telah melakukan kesalahan besar. Isyarat tangan pun dapat menjadi sumber masalah. frekuensi. Pijitan dan sentuhan oleh dokter dan perawat menghasilkan efek positif pada pasien yang dirawat di RS (Knapp dan hall. bila meja pembatas itu ditiadakan. lokasi sentuhan. namun bisa jadi ia tidak berniat untuk kembali menemui dokter.46) menunjukkan . Orang yang berpendidikan dan/atau berkecerdasan tinggi dianggap lebih sulit dipengaruhi. (Dini) Faktor Yang Mempengaruhi Efektivitas Komunikasi Komunikator harus mencari sifat-sifat penerima yang berhubungan erat dengan daya persuasi dan menggunakan sifat-sifat ini untuk mengarahkan pesan dan mengembangkan media.4 % dari jumlah pasiennya duduk santai. 2002:273). menganggukkan kepala tidak selalu berarti ya dan menggelengkan kepala tidak selalu berarti tidak. anggukan kepala pasien tidak otomatis berarti persetujuan. Aspek sentuhan juga penting. Penataan ruangpun perlu juga diperhatikan. Dokter tersebut menemukan. Misalnya. isyarat tersebut hanya digunakan untuk memanggil anak-anak atau anjing. Namun.

Komunikator juga perlu memperhatikan kesadaran para penerima bahwa komunikator sedang berusaha mempengaruhi mereka. Fiske dan Hartley (1980. Komunikasi akan lebih efektif jika sumber dipercaya memiliki keahlian. kepercayaan dan watak penerima. . dan bukan inti. obyektif. 5. 4. status yang tinggi. Semakin besar monopoli sumber komunikasi terhadap penerima. yang tidak terletak pada pusat sistem nilai penerima itu. tetapi yang paling utama adalah sumber memiliki kekuasaan dan dapat diidentifikasikan. 3. yaitu mereka yang memiliki tingkat kepercayaan diri yang sedang adalah mereka yang paling mudah dipengaruhi.79) menunjukkan faktorfaktor umum yang mempengaruhi efektivitas suatu komunikasi : 1. semakin besar kemungkinan penerima akan menerima pengaruh atau pesan tersebut. Orang yang sebelumnya telah dihadapkan pada beberapa upaya persuasi akan memberikan tanggapan yang berbeda dengan orang yang belum pernah dipengaruhi sebelumnya. Pengaruh komunikasi yang paling besar adalah pada saat pesan yang disampaikan sesuai dengan pendapat. Konteks sosial. Komunikasi dapat menyebabkan perubahan yang efektif atas masalah yang tidak dikenal. kelompok atau kelompok referensi akan menjadi penengah dalam komunikasi dan mempengaruhi apakah komunikasi akan diterima ataukah ditolak.hubungan kurva linear antara kepercayaan diri dengan daya persuasi. dianggap ringan. 2. atau disukai.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful